P. 1
Karbohidrat

Karbohidrat

|Views: 81|Likes:
Published by Tetty Mukhriani

More info:

Published by: Tetty Mukhriani on Feb 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/17/2013

pdf

text

original

Karbohidrat ('hidrat dari karbon', hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον, sákcharon, berarti "gula

") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuhmakhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan danglikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur). prosesfotosintesis, tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. Secara biokimia, karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis.
[2] [1]

Pada

Karbohidrat mengandung gugus

fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugushidroksil. Pada awalnya, istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH 2O)n, yaitu senyawasenyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air.
[2] [3]

Namun demikian, terdapat pula

karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen, fosforus, atau sulfur.

Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida, misalnya glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang, disebut polisakarida, misalnya pati, kitin, dan selulosa. Selain monosakarida dan polisakarida, terdapat pula disakarida (rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida).

Peran dalam biosfer Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi, baik secara langsung atau tidak langsung. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau, bakteri, dan algafotosintetik memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. Sementara itu, hampir semua organisme heterotrof, termasuk manusia, benar-benar bergantung pada organisme autotrof untuk mendapatkan makanan.
[4]

Pada proses fotosintesis, karbon dioksida diubah menjadi karbohidrat yang kemudian dapat digunakan untuk mensintesis materi organik lainnya. Karbohidrat yang dihasilkan oleh fotosintesis ialah gula berkarbon tiga yang dinamai gliseraldehida 3-fosfat.menurut rozison (2009) Senyawa ini merupakan bahan dasar senyawa-senyawa lain yang digunakan langsung oleh organisme autotrof, misalnya glukosa, selulosa, dan amilum. [sunting]Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung banyak karbohidrat. Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. Monosakarida, khususnya glukosa, merupakannutrien utama sel. Misalnya, pada vertebrata, glukosa mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengambil tenaga yang tersimpan di dalam molekul tersebut pada proses respirasi seluler untuk menjalankan sel-sel tubuh. Selain itu, kerangka karbon monosakarida juga berfungsi sebagai bahan baku untuk sintesis jenis molekul organik kecil lainnya, termasuk asam amino dan asam lemak. Sebagai nutrisi untuk manusia, 1 gram karbohidrat memiliki nilai energi 4 Kalori.
[5] [1]

Dalam menu makanan

orang Asia Tenggaratermasuk Indonesia, umumnya kandungan karbohidrat cukup tinggi, yaitu antara 70– 80%. Bahan makanan sumber karbohidrat ini misalnya padi-padian atau serealia (gandum dan beras), umbi-umbian (kentang, singkong, ubi jalar), dan gula.
[6]

Namun demikian, daya cerna tubuh manusia terhadap karbohidrat bermacam-macam bergantung pada sumbernya, yaitu bervariasi antara 90%–98%. Serat menurunkan daya cerna karbohidrat menjadi 85%.
[7]

Manusia tidak dapat mencerna selulosa sehingga serat selulosa yang dikonsumsi manusia hanya

lewat melalui saluran pencernaan dan keluar bersama feses. Serat-serat selulosa mengikis dinding saluran pencernaan dan merangsangnya mengeluarkan lendir yang membantu makanan melewati saluran pencernaan dengan lancar sehingga selulosa disebut sebagai bagian penting dalam menu makanan yang sehat. Contoh makanan yang sangat kaya akan serat selulosa ialah buahbuahan segar, sayur-sayuran, dan biji-bijian.
[8]

Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh
[rujukan?]

, berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur

sel dengan mengikat protein dan lemak. [sunting]Peran sebagai cadangan energi Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau cadangan, yang nantinya akan dihidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan. Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid, termasuk kloroplas. Dengan mensintesis pati, tumbuhan dapat menimbun kelebihan glukosa. Glukosa merupakan bahan bakar sel yang utama, sehingga pati merupakan energi cadangan.
[9]

Sementara itu, hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. Manusia dan vertebrata lainnya menyimpan glikogen terutama dalam sel hati dan otot. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. Namun demikian, glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan. [sunting]Peran sebagai materi pembangun Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. Misalnya, selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. Selulosa bersifat seperti serabut, liat, tidak larut di dalam air, dan ditemukan terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan.
[10] [9]

Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain,

misalnya hemiselulosa dan pektin. Sementara itu, kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa. Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin, karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton) arthropoda (serangga, laba-laba, crustacea, dan hewan-hewan lain sejenis). Kitin murni mirip seperti kulit, tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi.
[8]

Sementara itu, dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida, disebut peptidoglikan. Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel.
[11]

Karbohidrat struktural lainnya yang juga merupakan molekul gabungan karbohidrat dengan molekul lain ialah proteoglikan, glikoprotein, dan glikolipid. Proteoglikan maupun glikoprotein terdiri atas karbohidrat dan protein, namun proteoglikan terdiri terutama atas karbohidrat, sedangkan glikoprotein terdiri terutama atas protein. Proteoglikan ditemukan misalnya pada perekat antarsel pada jaringan, tulang rawan, dan cairan sinovial yang melicinkan sendi otot. Sementara itu, glikoprotein dan glikolipid (gabungan karbohidrat dan lipid) banyak ditemukan pada permukaan sel hewan.
[12]

Karbohidrat pada glikoprotein

umumnya berupa oligosakarida dan dapat berfungsi sebagai penanda sel. Misalnya, empat golongan

fruktosa Heptosa : Sedoheptulosa 2. umbi-umbian. Xilosa. Gliseraldehid. Glukosa. Mannosa. laktosa. Disakarida . gandum. Terdiri atas unsur C. Arabinosa. dan amilum. sellulosa : (C6H10O5)n Klasifikasi Karbohidrat: 1. kentang. [sunting]Polisakarida Polisakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya.singkung. sukrosa : C12H22O11. Contoh dari disakarida adalahsukrosa. berikut macam-macam monosakarida : denagn ciri utamanya memiliki jumlah atom C berbeda-beda : triosa (C3). dan maltosa. heptosa (C7). [sunting]Referensi ARBOHIDRAT yaitu senyawa organik terdiri dari unsur karbon. dll. Dihidroksi aseton Tetrosa : threosa. sedangkan Binatang tidak dapat menghasilkan karbohidrat sehingga tergantung tumbuhan. Triosa : Gliserosa. Ribulosa Hexosa : Galaktosa. jagung. 2 atom H. sedangkan pada tumbuhan untuk sintesis CO2 + H2O yang akan menghasilkan amilum / selulosa. Eritrosa. Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n. dan oksigen. Ribosa. tetrosa (C4). yang melalui proses metabolisme. heksosa (C6). pentosa (C5). dan beberapa buah-buahan lainnya. melalui proses fotosintesis. Disakarida : senyawanya terbentuk dari 2 molekul monosakarida yg sejenis atau tidak. 1 atom O. sehingga tergantung dari tumbuhan. Contoh dari aldosa yaitu glukosa dan galaktosa.darah manusia pada sistem ABO (A. karbohidrat merupakan sumber energi dan cadangan energi. karbohidrat banyak terdapat pada tumbuhan dan binatang yang berperan struktural & metabolik. hidrogen. [13] [sunting]Klasifikasi karbohidrat [sunting]Monosakarida Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. H.glikogen. tidak dapat dihidrolisis ke bentuk yang lebih sederhana. AB. Monosakarida : terdiri atas 3-6 atom C dan zat ini tidak dapat lagi dihidrolisis oleh larutan asam dalam air menjadi karbohidrat yang lebih sederhana. B. dan O) mencerminkan keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah. Monosakarida dibedakan menjadi aldosa dan ketosa. Contoh ketosa yaitu fruktosa. O dengan perbandingan 1 atom C. Banyak sekali makanan yang kita makan sehari hari adalah suber karbohidrat seperti : nasi/ beras. sagu. Rumus umum karbohidrat yaitu Cn(H2O)m. [sunting]Disakarida dan oligosakarida Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus -OH dengan melepaskan molekul air. xylulosa Pentosa : Lyxosa. sedangkan yang paling banyak kita kenal yaitu glukosa : C6H12O6. Contoh polisakarida adalah selulosa.

2 glukosa (C1-1) Laktosa . senyawa ini bisa dihidrolisis menjadi banyak molekul monosakarida. Tes Iod negatif 4. INULIN      pati pada akar/umbi tumbuhan tertentu. Tes Iod : biru ikatan C1-4 : lurus ikatan C1-6 : titik percabangan 2. AMILUM/TEPUNG rantai a-glikosidik (glukosa)n : glukosan/glukan Amilosa (15 – 20%) : helix.dapat dihidrolisis oleh larutan asam dalam air sehingga terurai menjadi 2 molekul monosakarida. Polisakarida : senyawa yang terdiri dari gabungan molekul. tidak bercabang       Amilopektin (80 – 85%) : bercabang Terdiri dari 24 – 30 residu glukosa. Macam-macam polisarida : 1. hidrolisis : terdiri dari 2 monosakatida sukrosa : glukosa + fruktosa (C 1-2) maltosa : 2 glukosa (C 1-4) trehalosa . DEKSTRIN dari hidrolisis pati . Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang terdiri dari lebih 6 monosakarida dengan rantai lurus/cabang. Simpanan karbohidrat pada tumbuhan.Rantai cabang banyak Iod tes : merah 3. glukosa + galaktosa (C1-4) 3.molekul monosakarida yang banyak jumlahnya. GLIKOGEN    Simpanan polisakarida binatang Glukosan (rantai a) . Fruktosan Larut air hangat Dapat menentukan kecepatan filtrasi glomeruli. Oligosakarida :senyawa yang terdiri dari gabungan molekul2 monosakarida yang banyak gabungan dari 3 – 6 monosakarida dihidrolisis : gabungan dari 3 – 6 monosakarida misalnya maltotriosa 4.

GLIKOPROTEIN    Terdapat di cairan tubuh dan jaringan terdapat di membran sel merupakan Protein + karbohidrat Sumber terkait Gula menunjukkan berbagai isomer STEREOISOMER : senyawa dengan struktur formula sama tapi beda konfigurasi ruangnya      . ketosa Sumber: terkait Berikut Penjelasan Singkat langkah-langkah dalam metabolisme karbohidrat 1. 6.Isomer D. elastin.epimer (glukosa.terdiri dari unit b Tidak dapat dicerna mamalia (enzim untuk memecah ikatan beta tidak ada) .L .Cincin piranosa. . 2. b .GLIKOLISIS yaitu: dimana glukosa dimetabolisme menjadi piruvat (aerob) menghasilkan energi (8 ATP)atau laktat (anerob)menghasilkan (2 ATP). sedangkan di Otot bertujuan: kepentingan otot sendiri dalam membutuhkan energi. kolagen Contoh : asam hialuronat. chondroitin sulfat 8. GLIKOGENESIS yaitu: proses perubahan glukosa menjadi glikogen.Isomer aldosa. SELULOSA (serat tumbuhan)    Konstituen utama framework tumbuhan tidak larut air . manosa) . Di Hepar/hati berfungsi: untuk mempertahankan kadar gula darah. selanjutnya Asetil-KoA --> siklus Krebs --> fosforilasi oksidatif --> rantai respirasi --> CO2 + H2O (30 ATP. amina) penyusun jaringan misalnya tulang.Usus ruminantia.5. KHITIN  polisakarida invertebrata 7. GLIKOSAMINOGLIKAN     karbohidrat kompleks merupakan (+asam uronat. furanosa . herbivora ada mikroorganisme dapat memecah ikatan beta : selulosa dapat sebagai sumber karbohidrat.Anomer a. galaktosa.

gliserol. JALUR PENTOSA FOSFAT yaitu : hasil ribosa untuk sintesis nukleotida. PIRUVAT & SENYAWA ANTARA SIKLUS KREBS : untuk sintesis asam amino --> Asetil-KoA --> untuk sintesis asam lemak & kolesterol --> steroid Sumber : Biokimia Herper 2009 Sumber: terkait Weblog dr. Glikolisis Siklus Kreb Fosforilasi Oksidatif .Kes APA ITU PENCERNAKAN     Pencernakan: proses pemecahan makanan dari bentuk komplek menjadi bentuk sederhana Karbohidrat: dari polisakarida dirubah menjadi monosakarida (galaktose. GLUKONEOGENESIS : senyawa non-karbohidrat (piruvat. fruktose. D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Banyak kekurangan dalam penulisan. Materi hanya merupakan resume. untuk itu saran dan kritik untuk perbaikan penulisan sangat diharapkan (klik komentar). GLIKOGENOLISIS yaitu : proses perubahan glikogen menjadi glukosa. asam amino glukogenik) menjadi --> glukosa. Suparyanto. Trims Sabtu. tanpa mencantumkan penulis dan alamat web (URL). kewajiban bagi mahasiswa untuk membaca lebih lanjut pada referensi yang sesuai. asam nukleat dan equivalent pereduksi (NADPH) (biosintesis asam lemak dan lainnya. 6. 3. M. M.Kes berisi tentang materi kuliah untuk mahasiswa STIKES program studi S1 Keperawatan. kemudian masuk sirkulasi METABOLISME KARBOHIDRAT Terdiri 3 fase: 1. 4. TRIOSA FOSFAT yaitu: bagian gliseol dari TAG (lemak) 7. 09 Januari 2010 METABOLISME KARBOHIDRAT (Carbohydrate Metabolism) Dr. asam laktat. Suparyanto. glukose) Glukose merupakan monosakarida terbanyak dalam sirkulasi (70 – 110 mg/ml) Galaktose dan fruktose dikonversi oleh hati dengan enzim yang sesuai menjadi glukose . atau kebalikan dari GLIKOGENESIS. 2.3.) 5. Dilarang copy materi dari blog ini.

GLIKOLISIS   Proses perubahan glukose menjadi asam piruvat atau asetil coenzim-A Glikolisis terjadi di sitoplasma      Glukose tidak dapat langsung diffusi ke sel Glukose harus berikatan dulu dengan carrier: G + C → GC → GC dapat berdiffusi kedalam sel Didalam sel GC → G + C C keluar sel lagi untuk mengikat G yang lain → sampai semua G masuk sel Proses ini dipercepat oleh H. jika H. Insulin. Insulin kurang → proses masuknya G kedalam sel lambat → G menumpuk didalam darah → DM    G di sitoplasma mengalami fosforilasi → glukose 6-PO4 (enzim glukokinase) Fruktokinase → fruktose → fruktose 6-PO4 Galaktokinase → galaktose → galaktose 6-PO4 .

   Glikolisis: proses perubahan glukose menjadi asam piruvat atau asam laktat Glikolisis terdiri 2 lintasan: Katabolisme glukosa (glikolisis) melalui triose (dihidroksi aseton fosfat atau gliseraldehid 3-PO4) disebut lintasan Embden Meyerhof  Katabolisme glukosa (glikolisis) melalui 6-fosfoglukonat disebut lintasan oksidatif langsung (pintas heksosmonofosfat) SIKLUS KREBS    Proses perubahan asetil co-A → H Proses ini terjadi didalam mitokondria Pengambilan asetil co-A di sitoplasma dilakukan oleh: oxalo asetat → proses pengambilan ini terus berlangsung sampai asetil co-A di sitoplasma habis  Jika dalam asupan nutrisi kekurangan KH → akan kekurangan oxaloasetat .

 Kekurangan oxaloasetat → pengambilan asetil co-A di sitoplasma terhambat → asetil co-A menumpuk di sitoplasma   Penumpukan asetil co-A → berikatan sesama asetil co-A → asam aseto asetat Asam aseto asetat → senyawa tidak setabil → mudah mengurai: aseton + asam β hidroksi butirat    Ketiga senyawa: asam aseto asetat. karena biasanya terdapat pada penderita DM → koma diabeticum FOSFORILASI OKSIDATIF  Dalam proses rantai respirasi dihasilkan energi yang tinggi → energi tsb ditangkap oleh senyawa yang disebut ATP  Fosforilasi oksidatif adalah proses pengikatan fosfor menjadi ikatan berenergi tinggi dalam proses rantai respirasi . aseton dan asam β hidroksi butirat → disebut Badan Keton Meningkatnya badan keton didalam darah → ketosis Badan keton bersifat racun bagi otak → koma.

 Fosforilasi oksidatif: proses perubahan ADP → ATP dengan cara mengambil energi yang dihasilkan Rantai Respirasi (reaksi H + O2 → H2O) RINGKASAN METABOLISME KARBOHIDRAT       Glikolisis: perubahan glukose → asam piruvat R/ Glukose + 2 ADP + 2 PO4 → 2 asam piruvat + 2 ATP + 4 H Hasil utama glikolisis: asam piruvat Energi dihasilkan: 2 ATP Tempat reaksi glikolisis: sitoplasma Terdiri 2 lintasan: Embden Meyerhof dan Heksosmonofosfat      Siklus Kreb: perubahan asetil co-A → H R/ 2 Asetil Ko-A + 6 H2O + 2 ADP → 4 CO2 + 16 H + 2 Ko-A + 2 ATP Hasil utama: H Energi dihasilkan: 2 ATP Tempat berlangsung: mitokondria .

berfungsi menurunkan kadar glukosa dalam darah. Hormon yang mengatur kadar gula dalam darah. sehingga sintesis glikogen dari glukosa oleh hati akan naik. H.Karbohidrat adalah senyawa yang tersusun atas unsur-unsur C. 1. Karbohidrat setelah dicerna di usus. Hati dapat mengatur kadar glukosa dalam darah atas bantuan hormon insulin yang dikeluarkan oleh kelenjar pankreas. dan sebagian lainnya dibawa ke sel jaringan tertentu. 2. Proses pembentukan glikogen sebagai berikut. Faktor yang penting dalam kelancaran kerja tubuh adalah kadar glukosa dalam darah. atau dilepaskan untuk dibawa oleh aliran darah ke bagian tubuh yang memerlukan. Di dalam hati. yaitu ketidakmampuan ginjal untuk menyerap kembali glukosa yang telah mengalami filtrasi melalui sel tubuh. Adapun di atas 90 mg/100 ml disebut hiperglisemia. Sebaliknya. Glikogenesis adalah poses pembentukan glikogen dari glukosa. hormon adrenalin. hormon insulin. dengan bantuan enzimglukokinase dan mendapat tambahan energi dari ATP dan fosfat. dioksidasi menjadi CO2 dan H2O. dan O. glikogen akan diuraikan menjadi glukosa yang selanjutnya mengalami katabolisme menghasilkan energi (dalam bentuk energi kimia. Hipoglisemia yang serius dapat berakibat kekurangan glukosa dalam otak sehingga menyebabkan hilangnya kesadaran (pingsan). yaitu: 1. jika banyak kegiatan maka banyak energi untuk kontraksi otot sehingga kadar glukosa dalam darah menurun. Glikogenesis. dihasilkan oleh pankreas. . Monosakarida dibawa oleh aliran darah sebagian besar menuju hati. 2. monosakarida mengalami proses sintesis menghasilkan glikogen. Kadar glukosa di bawah 70 mg/100 ml disebut hipoglisemia. dan mengalami proses metabolisme lebih lanjut. Sisa metabolisme CO2 berasal dari hasil samping Siklus Krebs/ Siklus Asam Sitrat/ Siklus Asam Trikarboksilat  Fosforilasi oksidatif: proses perubahan ADP → ATP dengan cara mengambil energi yang dihasilkan Rantai Respirasi (reaksi H + O2 → H2O)    R/ 2 H + ½ O2 + 2e + ADP → H2O + ATP Energi yang dihasilkan: 34 ATP Total hasil energi metabolisme karbohidrat: 38 ATP Macam-macam Proses Metabolisme Karbohidrat dalam Tubuh. akan diserap oleh dinding usus halus dalam bentuk monosakarida. Dalam hal ini. Kenaikan prosespencernaan dan penyerapan karbohidrat menyebabkan glukosa dalam darah meningkat. dihasilkan oleh korteks adrenal. berfungsi menaikkan kadar glukosa dalam darah. Macam-macam proses metabolisme karbohidrat A. Glukosa-6-fosfat dengan enzim glukomutase menjadi glukosa-1-fosfat. ATP). Hiperglisemia merangsang terjadinya gejala glukosuria. Tahap pertama adalah pembentukan glukosa-6-fosfat dari glukosa.

Tahap terakhir terjadi kondensasi antara UDP-glukosa dengan glukosa nomor satu dalam rantai glikogen primer menghasilkan rantai glikogen baru dengan tambahan satu unit glukosa. . glikogen) diubah menjadi piruvat. Karbohidrat di dalam usus yaitu glukosa setelah melalui dinding usus. antara lain: a. c. terjadi sintesis ATP dari ADP + Pi. dan fosforilase bersifat oksidasi. Piruvat ini merupakan zat antara yang sangat penting dalam metabolisme karbohidrat. menghasilkan CO2. dapat berlangsung secara aerob dan anaerob. – Glikolisis adalah – Glikolisis anaerob adalah proses penguraian karbohidrat menjadi laktat tanpa melibatkan O 2. Glukosa dalam darah sebagian diubah menjadi glikogen. d. B.Sifat-sifat peristiwa glikolisis. Daur Krebs. Glukosa-1-fosfat bereaksi dengan UTP (Uridin Tri Phospat) dikatalisis oleh uridil transferase menghasilkan uridin difosfat glukosa (UDP-glukosa) dan pirofosfat (PPi). karbohidrat dan menjadi CO 2. ini. menghasilkan senyawa karbohidrat beratom tiga. sedangkan pada glikolisis anaerob dihasilkan laktat melalui piruvat. Respirasi dalam arti yang lebih khusus adalah proses-proses penguraian glukosa dengan menggunakan O2. dan energi (dalam bentuk energi kimia. Dalam hal ini adalah penguraian proses karbohidrat. oksidasi glikogen/glukosa menjadi piruvat laktat. Peristiwa oksidasi glukosa di dalam jaringan terjadi secara bertingkat dan pada tingkat tertinggi dilepaskan energi melalui prosesproses kimiawi (glukosa. Proses glikolisis secara keseluruhan ditunjukkan oleh skema pada Gambar 2. 4. menghasilkan CO2dan H2O. b. ATP) yang melibatkan metabolisme glikosis. penguraian etanol. e. Glikolisis. Istilah yang berhubungan dengan metabolisme penguraian glukosa sebagai berikut.2. – Fermentasi atau peragian adalah proses penguraian senyawa kimia yang menghasilkan gas. – Respirasi adalah proses reaksi kimia yang terjadi apabila sel menyerap O 2. Pada peristiwa glikolisis aerob dihasilkan piruvat. diperlukan adanya enzim dan energi. H2O. Glikolisis adalah proses penguraian karbohidrat menjadi piruvat.3. piruvat.

dan protein. Sifat-sifat peristiwa glukoneogenesis antara lain: a. 2) Pembentukan isositrat dari sitrat melalui cis-akonitat dengan enzim akonitase. 1) Pembentukan sitrat dari oksalo asetat dengan enzim sitratsinase. Daur Krebs. lemak. Gambar 2. etanol. a. 3) Oksidasi isositrat menjadi a-ketoglutarat dengan enzim isositrat dehidrogenase. yaitu ATP (Adenosin Tri Phosfat). d. c. Asetat khususnya asetil koenzim-A dapat diolah lebih lanjut dalam suatu proses siklis yang disebutlingkaran trikarboksilat. C. bersatunya asam oksalo asetat dengan asetil koenzim A sehingga tersusun asam sitrat. Dalam proses siklik dihasilkan CO2 dan H2O. melibatkan beberapa enzim dan organel sel. dan sebagian asetat. Daur Krebs merupakan jalur metabolisme yang utama dari berbagai senyawa hasil metabolisme. sehingga disebut juga Daur Krebs.2 Skema proses glikolisis secara Keseluruhan Glukoneogenesis adalah pembentukan glukosa dari piruvat (kebalikan glikolisis).Gambar 2. . terlebih dahulu mengubah piruvat menjadi malat. b. b. merupakan reaksi yang kompleks. Piruvat diubah menjadi asam laktat. Untuk lebih jelasnya. terlepas energi yang mengandung tenaga kimia besar. yaitu hasil katabolisme karbohidrat. terurainya asam piruvat terlebih dahulu atas CO 2 dan suatu zat yang mempunyai atom C (asetat). Fase kedua. Senyawa kemudian bersatu dengan koenzim A menjadi asetil koenzim A. metabolisme piruvat diangkut ke dalam mitokondrion dengan cara pengangkutan aktif melalui membran. Hal itu dikemukakan oleh Krebs (1937). 5) Oksidasi suksinat menjadi fumarat oleh enzim suksinat dehidrogenase. 4) Oksidasi a-ketoglutarat menjadi suksinat dengan enzim a-ketoglutarat dehidrogenase. yaitu mitokondrion. Tujuh reaksi dalam Daur Krebs sebagai berikut.3 Daur Krebs Tahap-tahap daur asam trikarboksilat (Daur Krebs) sebagai berikut. Fase pertama. dapat diamati dalam diagram berikut ini. Dalam peristiwa glukoneogenesis diperlukan energi sebanding dengan 12 molekul ATP.

Karbohidrat dikonsumsi sekitar 70-80% dari total kalori. sifat peristiwa glikolisis.6) Penambahan 1 mol H2O pada fumarat dengan enzim fumarase menjadi malat. Sumber karbohidrat nabati dalam bentuk glikogen. Akan tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. pengertian Glikolisis. Matahari merupakan sumber dari seluruh kehidupan. Jadi. klorofil pada tumbuh-tumbuhan akan menyerap dan menggunakan enersi matahari untuk membentuk karbohidrat dengan bahan utama CO2 dari udara dan air (H2O) yang berasal dari tanah. Hidrogen dan Oksigen. pengertian Glikolisis anaerob. gambar diagram daur krebs. Tujuh reaksi dalam Daur Krebs Artikel terkait Pengertian Karbohidrat Secara umum definisi karbohidrat adalah senyawa organik yang mengandung atom Karbon. hormon yang mengatur kadar gula. gandum. Adapun satu molekul glukosa akan menghasilkan 38 ATP. 2. jagung. Pada tumbuh-tumbuhan. sehingga tidak dapat diabsorpsi. hydrogen. karbohidrat di bentuk dari basil reaksi CO2 dan H2O melalui proses foto sintese di dalam sel-sel tumbuh-tumbuhan yang mengandung hijau daun (klorofil). karbohidrat adalah hasil sintesis CO2 dan H2O dengan bantuan sinar mataharidan zat hijau daun (klorofil) melalui fotosintesis. Sedangkan pada negara maju hanya sekitar 40-60%. proses Daur Krebs. Daerah miskin bisa mencapai 90%. dan pada umumnya unsur Hidrogen dan oksigen dalam komposisi menghasilkan H2O. Posted in: Biologi Kelas XII Tags: Biologi XII Bab Metabolisme. Energi kimia yang terbentuk akan disimpan di dalam daun. Karbohidrat.Glukoneogenesis. 2. tahap daur krebs. Karbohidrat merupakan suatu molekul yang tersusun dari unsure-unsur karbon. Satu molekul asetil co-A dalam Daur Krebs menghasilkan 12 ATP. batang. proses pembentukan glikogen. Pada proses fotosintesis. 7) Oksidasi malat menjadi oksalo asetat dengan enzim malat dehidrogenase. Rumus umumnya adalah CnH2nOn. hanya dijumpai pada otot dan hati dan karbohidrat dalam bentuk laktosa hanya dijumpai di dalam susu. pengertian Glikogenesis. serta pada biji-bijian yang tersebar luas di alam.2 1. Unvailable Carbohydrate (Karbohidrat yang tidak tersedia). yaitu karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisa oleh enzim-enzim pencernaan manusia.1 Karbohidrat yang Terdapat pada Makanan Karbohidrat yang terdapat pada makanan dapat dikelompokkan menjadi: 1. Karbohidrat merupakan sumber kalori bagi organisme heterotrof.2. diserap serta dimetabolisme sebagai karbohidrat. dan oksigen. pengertian proses glikolisis. Setiap gramnya menghasilkan 4 kalori.Skema proses glikolisis. terutama sumber bahan makan yang berasal dari tumbuhtumbuhan.2 Penggolongan Karbohidrat 2. Di dalam tubuh karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian dari gliserol lemak. Available Carbohydrate (Karbohidrat yang tersedia): yaitu karbohidrat yang dapat dicerna. Karbohidrat Berdasarkan Jumlah Molekulnya Monosakarida . Karbohidrat berfungsi sebagai penghasil energi. pengertian Fermentasi. Karbohidrat banyak ditemukan pada serealia (beras. umbi. tanpa matahari tanda-tanda dari kehidupan tidak akan dijumpai.2. 2. kentang dan sebagainya). buah dan biji-bijian. sifat peristiwa glukoneogenesis.

beras (nasi) dapat dibagi menjadi 4 golongan: -amilosa tinggi 25-33% -amilosa menengah 20-25% -amilosa rendah 9-20% -amilosa sangat rendah < 9% c. b. maltosa dan laktosa.Larut dengan air panas . bit. hanya terdiri dari satu gugus. oleh karena tidak bisa lagi dihidrolisa. Merupakan jenis sakarida yang paling manis. Galaktosa Tidak dijumpai dalam bentuk bebas di alam . pada bahan makanan disakarida terdapat 3 jenis yaitu sukrosa.Karbohidrat yang paling sederhana (simple sugar). Laktosa . glukosa. pada penderita Diabetes Mellitus. b. Mempunyai 2 (dua) molekul monosakarida yang terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa. semakin lekat nasi tersebut. Contohnya beras. Tiga jenis monosakarida yang penting yaitu. lebih mudah dicerna dan rasanya lebih enak dan nikmat. Amilosa . jelly. disebut gula meja (table sugar) atau gula pasir dan disebut juga gula invert. Banyak dijumpai di alam. Maltosa Mempunyai 2 (dua) molekul monosakarida yang terdiri dari dua molekul glukosa.Mempunyai struktur rantai lurus 2. mahkota bunga. a. Glukosa Disebut juga gula anggur ataupun dekstrosa.Monosakarida larut di dalam air dan rasanya manis. madu dan hasil hidrolisa dari gula tebu. Rumus umumnya yaitu C6H12O6. sukrosa. a. Dengan Jodium amilum akan berubah menjadi warna biru.Galaktosa yang ada di dalam tubuh merupakan hasil hidrolisa dari laktosa. Di dalam tubuh glukosa didapat dari hasil akhir pencernaan amilum. Penamaan kimianya selalu berakhiran osa. Di dalam tubuh maltosa didapat dari hasil pemecahan amilum. Buah-buahan. sayur-sayuran. Pulut sedikit sekali amilosanya (1-2%). c. Amilopektin . Dalam aliran darah (disebut Kadar Gula Darah) dan berfungsi sebagai penyedia energi bagi seluruh sel-sel dan jaringan tubuh. fruktosa dan galaktosa. madu. Melebihi normal disebut hiperglikemia.Tidak larut dengan air panas . Di dalam tubuh fruktosa didapat dari hasil pemecahan sukrosa. sehingga secara umum disebut juga gula. semakin kecil kandungan amilosa atau semakin tinggi kandungan amilopektinnya. beras mengandung amilosa > 2% Berdasarkan kandungan amilosanya. jam. N 80-120 mg %. Sukrosa Adalah gula yang kita pergunakan sehari-hari.Mempunyai struktur rantai bercabang Peranan perbandingan amilosa dan amilo pektin terlihat pada serelia. gula nira (50%). Banyak dijumpai pada buah-buahan. Amilum terdiri dari 2 fraksi (dapat dipisah kan dengan air panas): 1. maltosa dan laktosa. Disakarida Merupakan gabungan antara 2 (dua) monosakarida. Fruktosa Disebut juga gula buah ataupun levulosa. 2. sirup jagung dan tetes tebu. Disebut levulosa karena larutan fruktosa memutar bidang polarisasi ke kiri (laevus=kiri). Sumber: tebu (100% mengandung sukrosa).

dan AI 110 bebas Laktosa). tetapi larut di dalam air panas membentuk cairan yang sangat pekat seperti pasta. dekstrin. Glikogen disimpan di dalam hati dan otot sebagai cadangan energi. Glikogen Glikogen merupakan "pati hewani". Sebagian dari karbohidrat diubah langsung menjadi enersi untuk aktifitas tubuh. Isomil.maksimum tiga bulan krn untuk pertumbuhan sel-sel otak. Fungsi karbohidrat Karbohidrat mempunyai peranan penting dalam menentukan karakteristik bahan makanan. Dengan jodium akan berubah menjadi wama merah. hanya dapat menggunakan enersi yang berasal dari karbohidrat saja. Almiron. susu. clan sebagian lagi disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan di otot. serat dan beberapa zat gizi penting lainnya. vitamin. flatus dan kejang perut. ketela.ASI 4-7%. beras dan gandum kandungan amilumnya lebih dari 70%. Melindungi protein agar tidak dibakar sebagai penghasil enersi. Disamping bahan pangan kaya akan amilumjuga mengandung protein. . a. Laktosa kurang larut di dalam air. c. Dapat mengandung lebih dari 60. Ada beberapa jaringan tubuh seperti sistem syaraf dan eritrosit. serealia. seperti rasa. kentang dan sagu. yang sewaktu-waktu dapat diubah kembali menjadi glukosa bila dibutuhkan. Dekstrin Merupakan zat antara dalam pemecahan amilum. Def. peristiwa ini disebut "gelatinisasi".Mempunyai 2 (dua) molekul monosakarida yang terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekul galaktosa. Fungsi karbohidrat di dalam tubuh adalah: 1. jagung. Fungsi utamanya sebagai sumber enersi (1 gram karbohidrat menghasilkan 4 kalori) bagi kebutuhan sel-sel jaringan tubuh. Lebih mudah larut di dalam air. Prosobee dan Nutramigen. Sumber : hanya terdapat pada susu sehingga disebut juga gula susu. 3 (tiga) jenis yang ada hubungannya yaitu amilum.Polisakarida rasanya tawar (tidak manis). Kebutuhan tubuh akan enersi merupakan prioritas pertama. gandum. Amilum tidak larut di dalam air dingin. bila karbohidrat yang di konsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan enersi tubuh dan jika tidak cukup terdapat lemak di dalam makanan atau . Polisakarida Merupakan senyawa karbohidrat kompleks. Glikogen terdapat pada otot hewan. kembung. Formula rendah laktosa (LLM. Sumber : banyak terdapat pada kecambah.Susu sapi 4-5% . Sumber: umbi-umbian. sedangkan pada kacang-kacangan sekitar 40%.000 molekul monosakarida yang tersusun membentuk rantai lurus ataupun bercabang. terbentuk dari ikatan 1000 molekul. Amilum (zat pati) Merupakan sumber enersi utama sebagai bahan makanan pokok. syrup jagung (26%). terjadi kekejangan (rigor mortis) dan kemudian glikogen dipecah menjadi asam laktat selama post mortum. Molekulnya lebih sederhana. 3.3 Sumber dan Fungsi Karbohidrat Bahan-bahan yang mengandung karbohidrat antara lain padi. warna dan tekstur. b. ubi jalar.serealia dan biji-bijian merupakan sumber amilum yang berlimpah ruah oleh karena mudah didapat untuk di konsumsi.Laktosa dapat menimbulkan intolerance disebabkan kekurangan enzim laktase shg kemampuan untuk mencerna berkurang. Amilum merupakan karbohidrat dalam bentuk simpanan bagi tumbuh-tumbuhan dalam bentuk granul yang dijumpai pada umbi dan akarnya. Pada waktu hewan disembelih. manusia dan ikan. laktase sebabkan gangguan pertumbuhan. Jagung. larut di dalam air (pati nabati tidak larut dalam air) bila bereaksi dengan iodium akan menghasilkan warna merah. talas. 2. trus bertahap sesuai dengan pertumbuhan anak. 2. Gejala yang sering dijumpai adalah diare. glikogen dan selulosa.

dan oksigen. maka keadaan kekurangan enersi dan protein (KEP) tidak dapat dihindari lagi. yaitu “Kohlenhydrate” dan dari bahasa Perancis. glukosa C6H12O6. Karbohidrat merupakan sumber energi bagi aktivitas kehidupan manusia disamping protein dan lemak. sellulosa (C6H10O5)n. Ribosa merupakan merupakan komponen yang penting dalam asam nukleat. Membekalkan tenaga haba untuk memastikan suhu badan manusia kekal pada 36. gum dan beberapa karbohidrat yang lain. hidrogen (H) dan oksigen (O). mengandung serat (dietary fiber) berguna untuk pencernaan. sagu dan lain-lain. Sedangkan di Amerika sumber energi berasal dari karbohidrat 46%. karena bahan makanan pokok yang biasa dimakan sebagian besar mengandung komponen karbohidrat seperti beras. Nama lain dari karbohidrat adalah sakarida. Karbohidrat sederhana mempunyai rasa manis sehingga dikaitkan dengan gula.cadangan lemak yang disimpan di dalam tubuh. pektin. Selain itu beberapa golongan karbohidrat yang tidak dapat dicerna. pertumbuhan dan lain-lain aktiviti sel di dalam badan. 3. selulosa. Unsur-unsur yang membentuk karbohidrat hanya terdiri dari karbon (C). alkohol.Sebagai makanan simpanan dalam haiwan dan tumbuhan Di Indonesia kira-kira 80 – 90% kebutuhan energi berasal dari karbohidrat. Laktosa rnisalnya berfungsi membantu penyerapan kalsium. contoh. 5. senyawa ini pernah disangka sebagai hidrat karbon. Karbohidrat juga dapat diartikan polihidroksi aldehid (aldose) atau polihidroksi keton (ketose) dan turunannya atau senyawa yang bila dihidrolisa akan menghasilkan salah satu atau kedua komponen diatas. senyawa tersebut bukan hidrat dari karbon. Contoh glukosa. sukrosa C12H22O11. 4. Karbohidrat dapat dioksida menjadi energi. hemiselulosa. Melihat struktur molekulnya. misalnya arabinosa. Pentosa dan hektosa merupakan contoh karbohidrat sederhana.9° C. Kaitan antara Metabolisme Karbohidrat dan Diabetes Mellitus .Pengertian Karbohidrat Karbohidrat adalah senyawa organik terdiri dari unsur karbon. Penamaan ini didasarkan atas komposisi unsur karbon yang mengikat hidrogen dan oksigen dalam perbandingan yang selalu sama seperti pada molekul air yaitu perbandingan 2 : 1. Di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik tertentu. berasal dari bahasa Arab "sakkar" artinya gula. Membekalkan tenaga bagi aktiviti harian seperti gerakkan. lemak 42% dan protein 12%. kadang-kadang juga nitrogen (N). Beberapa jenis karbohidrat mempunyai fungsi khusus di dalam tubuh. Dalam bahan-bahan pangan nabati. hidrogen. misalnya glukosa dalam sel jaringan manusia dan binatang. memperlancar defekasi. Rumus umum karbohidrat Cn(H2O)m. pati. B. Karbohidrat berasal dari bahasa Jerman. karbohidrat lebih tepat didefinisikan sebagai suatu polihidroksialdehid atau polihidroksiketon. dekstrin. Karena komposisi yang demikian. adalah suatu polihidroksi aldehid karena mempunyai satu gugus aldehid da 5 gugus hidroksil (OH). karbohidrat merupakan komponen yang relatif tinggi kadarnya. tetapi sejak 1880. jagung. Membantu metabolisme lemak dan protein dengan demikian dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan. Dengan demikian protein akan meninggalkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun. Karbohidrat dihasilkan oleh proses fotosintesa di dalam tanaman-tanaman berdaun hijau. Beberapa zat yang termasuk golongan karbohidrat adalah gula. 6. Apabila keadaan ini berlangsung terus menerus. fruktosa. Karbohidrat memegang peranan penting dalam sistem biologi khususnya dalam respirasi. Fermentasi karbohidrat oleh kamir atau mikroba lain dapat menghasilkan CO2. A. maka protein akan menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil enersi. asam organik dan zat-zat organik lainnya. yaitu “Hydrate de Carbon”. glukosa. galaktosa dan sebagainya.

Penderita diabetes mellitus mengalami kerusakan dalam produksi maupun sistem kerja insulin. Insulin yang disekresikan dialirkan melalui aliran darah ke seluruh tubuh.Metabolisme karbohidrat dan diabetes mellitus adalah dua mata rantai yang tidak dapat dipisahkan. Jika telah berkembang penuh secara klinis. penderita diabetes mellitus akan mengalami gangguan pada metabolisme karbohidrat. 2003). sedangkan in sangat dibutuhkan dalam melakukan regulasi metabolisme karbohidrat. glikogen. Kadar glukosa darah sebesar > 70 mg/dl akan menstimulasi sintesa insulin. untuk selanjutnya digunakan sebagai bahan baker. Penyakit ini ditandai oleh komplikasi metabolic dan komplikasi jangka panjang yang melibatkan mata. Manifestasi klinis hiperglikemia biasanya telah bertahun-tahun mendahului timbulnya kelainan klinis dari penyakit vascularnya. Ketiga zat makanan tersebut akan diserap oleh usus kemudian masuk ke dalam pembuluh darah dan akan diedarkan ke seluruh tubuh untuk dipergunakan sebagai bahan bakar. Insulin manusia terdiri atas 21 residu asam amino pada rantai A dan 30 residu pada rantai B. Umur insulin dalam aliran darah sangat cepat. akan mengaktivasi tyrosin kinase dimana akan terjadi aktivasi sintesa protein. Sel-sel tubuh menangkap insulin pada suatu reseptor glikoprotein spesifik yang terdapat pada membran sel. Akibatnya. Tubuh manusia membutuhkan energi agar dapat berfungsi dengan baik. dan lemak menjadi asam lemak. aterosklerotik dan penyakit vascular microangiophaty dan neurophaty. Pasien dengan kelainan toleransi glukosa ringan ( gangguan glukosa puasa dan gangguan toleransi glukosa ) dapat tetap berisiko mengalami komplikasi diabetes mellitus. Reseptor tersebut berupa heterodimer yang terdiri atas subunit α dan subunit β dengan konfigurasi α2β2. Subunit β berupa protein transmembran yang melaksanakan fungsi tranduksi sinyal. maka diabetes mellitus ditandai dengan hiperglikemia puasa dan post prandial. Reseptor yang terfosforilasi akan mengalami perubahan bentuk. saraf dan pembuluh darah. Keterkaitan antara metabolisme karbohidrat dan diabetes mellitus dijelaskan oleh keberadaan hormon insulin. Insulin yang diterima oleh reseptor pada sel target. lipogenesis dan meningkatkan transport glukosa ke dalam otot skelet dan jaringan adipose dengan bantuan transporter glukosa (GLUT 4). membentuk agregat. Subunit α berada pada permukaan luar membran sel dan berfungsi mengikat insulin. internalisasi dan mnghasilkan lebih dari satu sinyal. Karbohidrat menjadi glukosa. Terikatnya insulin subunit α menyebabkan subunit β mengalami autofosforilasi pada residu tirosin. 2007). Dalam proses metabolisme. insulin memegang peranan sangat penting yaitu memasukkan glukosa ke dalam sel. makanan dipecah menjadi bahan dasar dari makanan tersebut. ginjal. Reseptor insulin mengalami endositosis ke dalam vesikel berbalut klatrin. Konsentrasi ambang untuk sekresi tersebut adalah kadar glukosa pada saat puasa yaitu antara 80-100 mg/dL. misalnya pada obesitas ataupun akromegali. Insulin berupa polipeptida yang dihasilkan oleh sel-sel β pankreas. . Struktu insulin manusia dan beberapa spesies mamalia kini telah diketahui. Bagian sitoplasma subunit β mempunyai aktivitas tirosin kinase dan tapak autofosforilasi (King. Diabetes mellitus merupakan penyakit endokrin yang paling lazim. waktu paruhnya kurang dari 3-5 menit. Respon maksimal diperoleh pada kadar glukosa yang berkisar dar 300-500 mg/dL. Insulin terdiri atas dua rantai polipeptida. Di dalam saluran pencernaan itu. Frekuensi sesungguhnya diperoleh karena perbedaan standar diagnosis tetapi mungkin antara 1-2% jika hiperglikemia puasa merupakan criteria diagnosis. Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang secara genetis dan klinis termasuk heterogen dengan menifestasi berupa hilangnya toleransi karbohidrat. Insulin disekresi sebagai respon atsa meningkatnya konsentrasi glukosa dalam plasma darah. jumlah reseptor insulin berkurang dan terjadi resistansi terhadap insulin. Resistansi ini diakibatkan terjadinya regulasi ke bawah. Pengeluaran insulin tergantung pada kadar glukosa dalam darah. Kedua rantai ini dihubungkan oleh adanya dua buah rantai disulfida (Granner. protein menjadi menjadi asam amino. Dalam kondisi dengan kadar insuli tinggi. Energi tersebut diperoleh dari hasil pengolahan makanan melalui proses pencernaan di usus.

GLUT2. Mekanisme defosforilasi enzim dilakukan melalui reaksi kaskade yang dipicu oleh fosforilasi substrat reseptor insulin. khususnya yang terjadi dengan cepat dilakukan dengan mempengaruhi reaksi fosforilasi dan dfosforilasi protein yang selanjutnya mengubah aktivitas enzimatik enzim tersebut. Translokasi protein pengangkut ini bergantung pada suhu dan energi serta tidak bergantung pada sintesis protein. 2003). Pengaturan metabolisme glukosa oleh insulin melalui berbagai mekanisme kompleks yang efek nettonya adalah peningkatan kadar glukosa dalam darah.6). insulin mempengaruhi berbagai proses spesifik dalam nukleolus.Insulin mengatur metabolisme glukosa dengan memfosforilasi substrat reseptor insulin (IRS) melalui aktivitas tirosin kinase subunit β pada reseptor insulin. GLUT4 dan GLUT 5. insulin memainkan peran ganda. b. Sebagai contoh adalah pengeruh insulin pada enzim glikogen sintase dan glikogen fosforilase (King. Di samping itu. GLUT2 terdapat pada sel hati. Enzim . Enzim-enzim yang dipengaruhi dengan cara ini dikemukakan pada tabel 2. menghambat protein kinase lain atau meransang aktivitas fosfoprotein fosfatase. Insulin meransang terbentuknya fosfodiesterase-cAMP.1. ginjal. Peningkatan aktivitas enzim Pada orang yang normal. fosfofruktokinase dan piruvat kinase. Selain menghambat secara langsung. Banyak efek metabolik insulin. sekitar separuh dari glukosa yang dimakan diubah menjadi energi lewat glikolisis dan separuh lagi disimpan sebagai lemak atau glikogen. GLUT1 merupakan pengangkut glukosa yang ada pada otak. otot jantung dan otot skeletal. Meningkatkan difusi glukosa ke dalam sel Pengangkutan glukosa ke dalam sel melalui proses difusi dengan bantuan protein pembawa. C. Oleh karena itu. Ada 5 jenis protein pembawa tersebut yaitu GLUT1. Glikolisis akan menurun dalam keadaan tanpa insulin dan proses glikogenesis ataupun lipogenesis akan terhalang. ginjal dan plasenta. Hormon insulin meningkatkan glikolisis sel-sel hati dengan cara meningkatkan aktivitas enzim-enzim yang berperan. GLUT5 bertanggung jawab terhadap absorpsi glukosa dari usus halus. GLUT4 terletak di jaringan adiposa. Protein ini telah diidentifikasi melalui teknik kloning molekular. penderita diabetes mellitus yang jumlah insulinnya tidak mencukupi atau bekerja tidak efektif akan mengalami hiperglikemia. IRS terfosforilasi memicu serangkaian rekasi kaskade yang efek nettonya adalah mengurangi kadar glukosa dalam darah. Kerja insulin dilaksanakan dengan mengaktifkan protein kinase. Efek ini tidak terjadi pada hati. termasuk glukokinase. Bertambahnya glikolisis akan meningkatkan penggunaan glukosa dan dengan demikian secara tidak langsung menurunkan pelepasan glukosa ke plasma darah. insulin juga mengurangi terbentuknya cAMP yang memiliki sifat antagonis terhadap insulin. kolon dan eritrosit. Sinyal yang ditransmisikan oleh insulin menarik pengankut glukosa ke tempat yang aktif pada membran plasma (Gambar 2. GLUT3 berfungsi pada sel otak. Mempengaruhi ekspresi gen Kerja insulin yang dibicarakan sebelumnya semuanya terjadi pada tingkat membran plasma atau di dalam sitoplasma. Defosforilasi meningkatkan aktivitas sejumlah enzim penting. Penumpukan glukosa 6fosfat dalam sel mengakibatkan retensi glukosa yang mengarah pada diabetes mellitus tipe 2. 2007). Insulin meningkatkan secara signifikan jumlah protein pembawa terutama GLUT4. Modifikasi kovalen ini memungkinkan terjadinya perubahan yang hampir seketika pada aktivitas enzim tersebut. Ada beberapa cara insulin bekerja yaitu (Granner. Insulin juga menurunkan aktivitas glukosa-6-fosfatase yaitu enzim yang ditemukan di hati dan berfungsi mengubah glukosa menjadi glukosa 6-fosfat. pankreas. c. d. GLUT3. Menghambat kerja cAMP Dalam menghambat atau meransang kerja suatu enzim. Dengan demikian insulin mengurangi kadar cAMP dalam darah. Ada 3 mekanisme yang terlibat yaitu : a. usus halus dan ginjal.

karena mereka kadang tidak dapat menghasilkan insulin sama sekali. terutama pada otot jantung. 2003). 1992). Penderita mengalami ketoasidosis dan dapat meninggal dalam keadaan koma diabetik (Kaplan dan Pesce. Glikolisis dan glikogenesis akan terhambat akan enzim yang berperan dalam kedua jalur tersebut diinaktivasi tanpa kehadiran insulin. asam lemak dikatabolisme lebih lanjut dengan melepas dua atom karbon satu persatu menghasilkan asetil-KoA.fosfoenolpiruvat karboksikinase mengkatalisis tahap yang membatasi kecepatan reaksi dalam glukoneogenesis. Glikosuria ini megakibatkan kehilangan kalori yang sangat besar (Mayes. otot rangka dan jaringan adiposa karena insulin yang mentranslokasikannya ke situs aktif tidak tersedia. Akibatnya kelebihan glukosa tersebut dikeluarkan melalui urine. Sintesis enzim tersebut dikurangi oleh insulin dengan demikian glukoneogenesis akan menurun. Kadar glukosa yang amat tinggi pada liran darah maupun pada ginjal. tetapi kemudian akan dikembalikan ke dalam sistem aliran darah melalui sistem reabsorpsi tubulus ginjal.Asam asetoasetat dapat terkonversi membentuk aseton. Secara otomatis. Gejala ini disebut glikosuria. Penurunan transkripsi tersebut menyebabkan terjadinya penurunan laju sintesis enzim ini. jalur metabolisme yang mengarah pada pembentukan glukosa diransang terutama oleh glukagon dan epinefrin yang bekerja melalui cAMP yang memiliki sifat antagonis terhadap insulin. Gejala yang diterima oleh penderita diabetes tipe I biasanya lebih komplek. Penderita tidak dapat memperoleh energi dari katabolisme glukosa. Gula disaring oleh glomerolus ginjal secara terus menerus. Penderita akan kehilangan berat tubuh yang hebat kendati terdapat . Sedangkan tanpa insulin. Penderita mengalami dehidrasi (hiperosmolaritas) bertambahnya rasa haus dan gejala banyak minum (polidipsia). filtrat glomerolus mengandung glukosa di atas batas ambang untuk direabsorpsi. Ginjal akan menerima lebih banyak air. Akibatnya gangguan metabolik yang dideritanya juga mempengaruhi metabolisme lemak dan bahkan asam amino. Lemak dihidrolisis sehingga menghasilkan asam lemak dan gliserol. Kapasitas ginjal mereabsorpsi glukosa terbatas pada laju 350 mg/menit. Energi adalah hal wajib yang harus dimiliki oleh sel tubuh. Ketika kadar glukosa amat tinggi. penderita diabetes mellitus baik tipe I atau tipe II kurang dapat menggunakan glukosa yang diperolehnya melalui makanan. Glukosa akan terakumulasi dalam plasma darah (hiperglikemia).. Ketidaksediaan glukosa dalam sel juga mengakibatkan terjadinya glukoneogenesis secara berlebihan. yang mrupakan indikasi lain dari penyakit diabetes mellitus. sehingga tubuh akan mencari alternatif substrat untuk menghasilkan energi tersebut. tubuh akan mengadakan osmosis untuk menyeimbangkan tekanan osmotik.9). Penderita dengan kadar gula yang sangat tinggi maka gula tersebut akan dikeluarkan melalui urine. Ketiga senyawa ini disebut sebagai keton body yang terdapat pada urine penderita serta dideteksi dari bau mulut seperti keton. Penderita diabetes mellitus memiliki jumlah protein pembawa yang sangat rendah. Akibatnya. tubuh kekurangan air. Penguraian asam lemak terus menerus mengakibatkan terjadi penumpukan asam asetoasetat dalam tubuh. Oleh karena itu. Kondisi ini diperparah pula dengan peranan insulin pada pengaturan metabolisme glukosa. mengubah tekanan osmotik tubuh. Cara yang digunakan oleh tubuh adalah dengan merombak simpanan lemak pada jaringan adiposa (Gambar 2. Peristiwa berlangsung terus-menerus karena insulin yang membatasi glukoneogenesis sangat sedikit atau tidak ada sama sekali. terjadi pengurangan jumlah jaringan otot dan jaringan adiposa secara signifikan. salah satunya adalah dengan merombak protein. Sel-sel hati akan meniungkatkan produksi glukosa dari substrat lain. ataupun dengan adanya karbondioksida dapat dikonversi membentuk asam β-hidroksibutirat. Hasil penelitian menunjukkan transkripsi enzim ini menurun dalam beberapa menit setelah penambahan insulin. Glukosa yang dihasilkan kemudian akan terbuang melalui urine. Asam amino hasil perombakan ditransaminasi sehingga dapat menghasilkan substrat atau senyawa antara dalam pembentukan glukosa. Konsekuensi lain dari hal ini adalah. sehingga penderita akan sering buang air kecil.

Akibatnya kadar lemak dalam darah akan meningkat. karbohidrat mengalami berbagai proses kimia. Pada makalah ini proses anabolisme yang dibahas adalah glukoneogenesis. akan terjadi penebalan pada pembuluh darah terutama pada bagian mata. ginjal dan organ dalam lain untuk mempertahankan kestabilan tubuh menjadi lebih berat.kealinan trombosis. Pada penderita yang akut. 2003). Diabetes mellitus dan penyakit turunannya telah menjadi ancaman serius. Asam lemak yang dihasilkan tidak semuanya mampu dikatabolisme. Amfibolisme (persimpangan) Reaksi ini memiliki lebih dari satu fungsi dan terdapat pada persimpangan metabolisme sehingga bekerja sebagai penghubung antara reaksi anabolisme dan reaksi katabolisme. Dalam sel-sel tubuh. Penderita diabetes tipe I juga mengalami hipertrigliseridemia. Contoh dari reaksi ini adalah . yang biasanya ditandai dengan penglihatan yang kabur (Clement et al. glikogenesis dan fotosintesis. Katabolisme (pemecahan) Katabolisme merupakan serangkaian reaksi kimiayang substrat awalnya adalah molekul besar dan produk akhirnya molekul kecil atau dengan kata lain reaksi yang bertujuan untuk pembongkaran atau penguraian suatu molekul. yaitu: 1. Hal ini terjadi karena peningkatan kecepatan sintesis de novo dari asam lemak tidak diimbangi oleh kecepatan penyimpanannya pada jaringan lemak. Jumlah enzim ini diransang oleh rasio insulin dan glukagon yang tinggi. inflamasi. Maka proses inilah yang kemudian mempunyai peranan penting dalam tubuh kita. Namun. Proses-proses yang dialami oleh unsur-unsur makanan setelah dicerna dan diserap disebut dengan metabolisme intermediet. Berbeda dengan penderita diabetes tipe I. dan kerusakan sel-sel endothelia serta kerusakan otak. Dampak dramatis dari diabetes mellitus terhadap kesehatan seseorang sangatlah kompleks. Defek pada produksi enzim ini juga mengakibatkan hipersilomikronemia. pada terjadi hipertrigliseridemia yang menghasilkan peningkatan VLDL tanpa disertai hipersilomikronemia. 3. 1992). ketoasidosis tidak terjadi karena penguraian lemak (lipolisis) tetap terkontrol. 2.8 juta orang per tahun dan dalam setiap 10 detik seorang penderita akan meninggal karena sebab-sebab yang terkait dengan diabetes. Hipertrigliseridemia terjadi karena VLDL yang disintesis dan dilepaskan tidak mampu diimbangi oleh kerja enzim lipoproteinlipase yang merombaknya. Anabolime (penyatuan/pembentukan) Anabolisme merupakan serangkaian reaksi kimia yang substrat awalnya adalah molekul kecil dan produk akhirnya adalah molekul besar atau dengan kata lain reaksi yang bertujuan untuk penyusunan atau sintesis molekul. Pada makalah ini proses katabolisme yang dibahas adalah glikolisis asam piruvat. kelebihannya diesterifikasi menjadi trigliserida dan VLDL. Akibatnya pada penderita diabetes akan mudah dikenai berbagai komplikasi diantaranya penurunan sistem imune tubuh. pada penderita diabetes tipe II. sehingga dapat menyebabkan rabun atau bahkan kebutaan (Harris dan Crabb. Proses metabolisme itu kemudian digolongkan menjadi 3 macam. kerusakan sistem kardivaskular.peningkatan selera makan (polifagia) dan asupan kalori normal atau meningkat (Granner. 2004). karena enzim ini juga dibutuhkan dalam katabolisme silomikron pada jaringan adiposa. Hal ini diperparah oleh aktivitas fisik penderita diabetes mellitus tipe II yang pada umumnya sangat kurang. arbohidrat merupakan komponen utama dalam suatu makanan yang merupakan sumber energi yang utama bagi setiap organisme hidup. yaitu kadsar trigliserida dan VLDL dalam darah yang tinggi. Metabolisme intermediet ini mencakup bidang luas yang tidak hanya proses metabolik yang dialami oleh masing-masing molekul saja. Kelainan tekanan darah akibat kadar glukosa yang tinggi menyebabkan kerja jantung. Penyakit ini membunuh 3. tetapi juga interelasi dan mekanisme yang mengatur arus metabolit untuk dapat melewati proses-proses atau tahapan-tahapan tersebut.

Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat diatmosfer bumi. alga. GLIKOGENESIS Glikogen adalah bentuk karbohidrat yang utama di dalam tubuh hewan dan merupakan polimer α-glukosa yang bercabang. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. glukosa mengalami pembongkaran menjadi senyawa . Jalur metabolisme ini terjadi terutama di hati dan ginjal. Beberapa metabolisme yang terjadi pada biosintesis karbohidrat A.senyawa-antara (intermediet) dengan dibantu enzim. C. Glikogenesis terutama terjadi pada hepar dan otot. lalu akan dibentuk piruvat atau laktat sesuai jalur glikolisisnya atau kandungan oksigennya. D. maka sumber karbonnya adalah sejumlah prekursor glukogenik yang terutama berasal dari asam amino-L. FOTOSINTESIS Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan. Karena prekursor yang digunakan bukan karbohidrat. D-glukosa harus dibentuk karena senyawa ini penting untuk fungsi sebagian besar sel dan mutlak dibutuhkan oleh sistem syaraf dan eritrosit. tetapi glukoneogenesis secara fisiologis tidak berarti dalam otot karena otot tidak mempunyai enzim glukosa 6-fosfatase yang mengubah glukosa 6fosfat menjadi glukosa untuk dilepaskan ke darah. Glikolisis merupakan reaksi katabolisme (pembongkaran). Glikolisis adalah reaksi pemecahan atau pembongkaran(katabolisme) satu molekul glukosa (6C) menjadi dua molekul senyawa piruvat (3C) yang berlangsung di dalam sitosol. GLUKONEOGENESIS Adalah proses pembentukan D-glukosa dari prekursor yang bukan karbohidrat. Terjadi bila jumlah glukosa itu berlebih sehingga sebagian glukosa diubah menjadi glikogen.. B. Dalam glikolisis. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Proses ini terjadi jika makanan yang dimakan tidak cukup mengandung D-glukosa yang dapat menyebabkan turunnya kadar glukosa darah. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. yang dilakukan oleh sejumlah bakteribelerang. . laktat atau gliserol. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. GLIKOLISIS ASAM PIRUVAT Kata glikolisis berarti “menguraikan gula”.siklus asam sitrat. Glikogenesis adalah proses sintesis dari glukosa menjadi glikogen. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof.

KARBOHIDRAT By : Mukhriani .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->