P. 1
Teori Dasar Elektronika

Teori Dasar Elektronika

|Views: 29|Likes:
Published by warsana
Teori Dasar Elektronika
Teori Dasar Elektronika

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: warsana on Feb 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2013

pdf

text

original

TEORI DASAR ELEKTRONIKA

BAB 1 Ada sementara orang beranggapan bahwa mempelajari elektronika itu sulit dan terlalu rumit. Anggapan ini sebagian ada benarnya, karena kita dituntut untuk menghafal satu demi satu komponen serta daya kekuatan yang ada pada setiap komponen, sehingga kesulitan itu akan timbul dua kali dalam usaha mempelajari dan menekuni dunia elektronika. Namun sebagian lagi mengatakan bahwa elektronika bukanlah suatu materi soal yang rumit dan sulit untuk dipecahkan. Melainkan suatu hal yang mengasikkan bagi orang yang ingin bisa mempelajarinya. Untuk mempelajari elektronika diperlukan suatu ketekunan, ketelitian dan kesabaran yang cukup tinggi. Dan sedikit biaya untuk mempraktekkan apa yang telah didapatkan. Dengan modal tersebut maka segala pelajaran yang tengah dipelajari akan menjadi lebih mudah dan cepat menemukan persoalannya. Dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak terlepas dengan adanya perangkat elektronika. Terutama pada masa sekarang ini, dimana perkembangan teknologi modern semakin cepat. Karena hampir setiap saat kita berhadapan dengan hal-hal yang berkaitan dengan elektronik, mulai dari dapur hingga keluar angkasa sekalipun. Oleh karena itu dalam pembahasan selanjutnya merupakan hal-hal yang paling mendasar sampai siswa mampu membuatnya sendiri tanpa guru. Meskipun rangkaianrangkaian praktek yang disajikan bukanlah merupakan barang baru lagi, artinya skema rangkaian telah banyak dimuat dalam buku-buku sejenis. Namun demikian tidak mengurangi arti dari minat siswa dalam menekuni dunia elektronika. A. TEORI ATOM Untuk memahami teknik dasar elektronika, perlu dipahami terlebih dahulu mengenai teori atom. Karena didalam teori atom akan dibahas mengenai teori elektron yang merupakan dasar dari pelajaran elektronika. Atom adalah partikel yang amat sangat kecil. Jari-jari atom adalah 3 – 5 nm(1 Nanometer = 10-9 meter).

TEORI DASAR KELISTRIKAN
BAB 2

A. ARUS LISTRIK

Daerah yang tinggi disebut daerah positif dan daerah yang rendah disebut daerah negatif. Satuan Arus Listrik Besar arus listrik atau kuat arus listrik dinyatakan dalam coulomb per sekon. 2.3 x 1018 elektron. Dalam hal ini dipindahkan sejumlah muatan dalam waktu tertentu(t). Jadi air tersebut dapat mengalir karena ada perbedaan ketinggian. Aliran muatan listrik didalam suatu penghantar terjadi seperti aliran zat cair yang bergerak dari daerah yang tinggi ke daerah yang rendah. TEGANGAN LISTRIK 1. Pengertian Arus Listrik Muatan–muatan negatif(elektron) mengalir dari potensial rendah ke potensial tinggi. Arus Listrik . Pengertian Tegangan Listrik Tegangan listrik adalah tenaga yang menyebabkan elektron bebas mengalir dalam suatu penghantar. jika dalam suatu poenghantar mengalir arus sebesar 5 coulomb dalam waktu 1 sekon. Tegangan listrik atau potensial listrik adalah perbedaan potensial atau selisih potensial. 1 coulomb = 6. apabila didalam penghantar terjadi perpindahan muatan scara terus menerus. Sehingga arus listrik akan mengalir dari potensial tinggi (+) ke potensial rendah(-). Arus listrik “1 coulomb per sekon” disebut !1 Ampere. maka kuat arus adalah 5 Ampere. Simbol kuat arus listrik adalah I dan satuannya Ampere. Selisih potensial terjadi karena adanya potensial yang berbeda. 1 A = 1000 miliampere (mA) 1 A = 103 mA 1 A = 106 mikroampere (µA) B. Sedangkan muatan-muatan positif mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah. Jadi. Jumlah muatan dinyatakan dengan Q dan satuannya Coulomb. Di dalam suatu penghantar dikatakan terdapat arus listrik. Perbedaan ketinggian ini jika diterapkan dalam listrik disebut beda potensial. elektron-elektron akan bergerak jika terjadi perbedaan potensial.1.

Maka dikatakan bahwa antara A dan B terjadi tegangan sehingga arus listrik yang mengalir berlawanan dengan arah aliran electron dalam kawat penghantar tersebut. sehingga antara A dan B terdapat beda potensial. Satuan tegangan listrik dinyatakan dalam Volt(V) atau kilovolt(kV).A (-) Aliran Elektron B (+) Gambar 2. 2. yaitu A negatif dan B positif.1 Elektron bergerak jika terdapat perbedaan potensial Kedua ujung kawat penghantar memiliki potensial yang berbeda. 1 Volt = 1000 milivolt(mV) = 103 mV 1 Volt = 1000000 mikrovolt(µV) = 106 µV 1 kilovolt = 1000 Volt = 103 V 1 megavolt = 1000000 Volt = 106 V Posted by Afinatuz zuhriyah at 16:21 . Satuan Tegangan Listrik Simbol tegangan listrik adalah V dan satuannya Volt.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->