BAB II KETENTUAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA TENTANG WASIAT

A. Dasar Hukum Wasiat Wasiat atau testament ialah suatu pernyataan dari seseorang tentang apa yang dikehendaki setelah ia meninggal. Pada asasnya suatu pernyataan yang demikian, adalah keluar dari suatu pihak saja (eenzijdig) dan setiap waktu dapat ditarik kembali oleh yang membuatnya. 13 Dengan sendirinya, dapat dimengerti bahwa tidak segala yang dikehendaki oleh seseorang, sebagaimana diletakkan dalam wasiat itu, juga diperbolehkan atau dapat dilaksanakan. Pasal 872 BW yang menerangkan wasiat atau testament, tidak boleh bertentangan dengan undangundang. Suatu testament berisi apa yang dinamakan suatu “erfslling” yang akan mendapat seluruh atau sebagian dari warisan. Orang yang ditunjuk itu dinamakan “testamentaire erfgenaam” yaitu ahli waris menurut wasiat dan sama halnya dengan seorang ahli waris menurut undang-undang, ia memperoleh segala hak dan kewajiban si meninggal “onder algemene titel.” 14 Adapun dasar hukum wasiat dalam KUH Perdata terdapat pada Pasal 874 sampai dengan Pasal 1002 KUH Perdata yang isinya sebagai berikut: 15 1. Bagian I Tentang Ketentuan Umum (diatur Pasal 874 s/d pasal 894): yang intinya, mengatur tentang Segala harta peninggalan seseorang yang meninggal dunia, adalah kepunyaan para ahli waris (Pasal 874 KUH Perdata). Surat wasiat atau testamen adalah sebuah akta berisi pernyataan
13

Oemarsalim, Dasar-Dasar Hukum Waris Di Indonesia, Rineka Cipta, Jakarta, 1991 Ibid hal., 83 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, pasal 874-1004

hal. 82.
14 15

Universitas Sumatera Utara

2.

seseorang tentang apa yang dikehendakinya terjadi setelah ia meninggal, yang dapat dicabut kembali olehnya (Pasal 875 KUH Perdata). Ketetapanketetapan dengan surat wasiat tentang harta benda dapat juga dibuat secara umum, dapat juga dengan alas hak umum, dan dapat juga dengan alas hak khusus (Pasal 876 KUH Perdata). Ketetapan dengan surat wasiat untuk keuntungan keluarga-keluarga sedarah yang terdekat, atau darah terdekat dan pewaris, dibuat untuk keuntungan para ahli warisnya menurut undang-undang (Pasal 877 KUH Perdata). Ketetapan dengan surat wasiat untuk kepentingan orang-orang miskin, tanpa penjelasan lebih lanjut, dibuat untuk kepentingan semua orang, tanpa membedakan agama yang dianut (Pasal 878 KUH Perdata). Pengangkatan ahli waris yang bersifat melompat atau substitusi fidelcommissaire adalah dilarang (Pasal 879 KUH Perdata). Larangan terhadap pengangkatan ahli waris dengan wasiat Fidelcommissaire (Pasal 880 KUH Perdata). Apabila pewaris telah meninggal, semua anaknya yang sah menurut hukum, baik yang telah lahir maupun yang akan dilahirkan, memperoleh seluruh atau sebagian harta warisan (Pasal 881 KUH Perdata). Seorang pihak ketiga mendapat hak warisan atau hibah wasiat dalam hal ahli waris atau penerima hibah wasiat tidak menikmatinya (Pasal 882 KUH Perdata). Hak pakai hasil diberikan kepada seseorang dan hak milik semata-mata diberikan kepada orang lain (Pasal 883 KUH Perdata). Harta peninggalan atau hibah wasiat seluruhnya atau sebagian, tidak boleh dipindahtangankan (Pasal 884 KUH Perdata). Surat wasiat tidak boleh ditafsirkan menyimpang (Pasal 885 KUH Perdata). surat wasiat lebih baik diselidiki lebih dahulu apa maksud si pewaris (Pasal 886 KUH Perdata), dan juga harus ditafsirkan dalam arti yang paling sesuai (Pasal 887 KUH Perdata). Surat wasiat tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dan kesusilaan (Pasal 888 KUH Perdata). Persyaratan tersebut dapat menghalangi pemberian harta waris (Pasal 899 KUH Perdata). Pewaris berhak untuk mengubah surat wasiat (Pasal 890 KUH Perdata). Alasan baik yang benar maupun yang palsu, namun berlawanan dengan undang-undang atau kesusilaan, menjadikan pengangkatan ahli waris atau pemberian hibah wasiat batal (Pasal 891 KUH Perdata). Suatu beban ahli waris dapat dipikulkan kepada beberapa ahli waris atau penerima hibah wasiat (Pasal 892 KUH Perdata). Suratsurat wasiat yang dibuat akibat paksaan, penipuan atau akal licik adalah batal (Pasal 893 KUH Perdata). Bila suatu kecelakaan menyebabkan ahli waris meninggal dunia maka pewaris dapat membatalkan surat wasiatnya (Pasal 894 KUH Perdata). Bagian II Tentang Kecakapan Seorang Untuk Membuat Surat Wasiat atau untuk Menikmati Keuntungan dari Surat Yang Demikian Yang Intinya Mengatur: Untuk dapat membuat atau menarik kembali suatu surat wasiat, orang harus mempunyai kemampuan bernalar. (KUH Perdata. 433, 446, 448, 875, 898, 992 jo Pasal 896 KUH Perdata), setiap orang dapat membuat surat wasiat, dan dapat mengambil keuntungan dari surat wasiat, kecuali mereka yang menurut ketentuan-ketentuan bagian ini dinyatakan tidak cakap untuk itu. (KUH Perdata. 2, 118, 173, 433, 446, 448, 836, 897,

Universitas Sumatera Utara

(s. dan dari perkawinan yang dahulu mereka mempunyai anak-anak atau keturunan. 1677 jo Pasal 898 KUH Perdata). dia tidak boleh menghibah wasiatkan sesuatu kepada bekas walinya. dan si pewaris telah meninggal pada waktu keabsahan perkawinan itu masih dapat dipertengkarkan di pengadilan karena persoalan tersebut (KUH Perdata. Anak di bawah umur tidak boleh menghibah wasiatkan sesuatu untuk keuntungan pengajarnya. dg. 1046. 894.). dengan mengindahkan peraturan yang ditetapkan dalam Pasal 2 Kitab UndangUndang ini. 169. bila perkawinannya dilaksanakan tanpa izin yang sah. 128 dst. Akan tetapi bila suatu barang dari harta bersama itu dihibah wasiatkan. 87.u. pasal yang lalu tidak berlaku dalam hal suami dan istri mengadakan kawin rujuk.).d. atau gurunya laki-laki atau Universitas Sumatera Utara . kecakapan pewaris dinilai menurut keadaannya pada saat surat wasiat dibuat. badan keagamaan. 1001 dst. (KUH Perdata. Jo Pasal 900 KUH Perdata (s.d. Setelah menjadi dewasa. 1937-572.). 472. Dari dua ketentuan di atas dikecualikan keluarga sedarah dari anak di bawah umur itu dalam garis lurus ke atas yang masih menjadi walinya atau yang dulu menjadi walinya. (KUH Perdata. 976.). 1680.t. 412. si penerima hibah wasiat tidak dapat menuntut barang itu dalam wujudnya. (Pasal 897 KUH Perdata). 904 dst. (Pasal 903 KUH Perdata) suami atau istri hanya boleh menghibah wasiatkan barang-barang dari harta bersama. (KUH Perdata. S. 489 dst.u.d. gereja atau rumah fakir-miskin tidak mempunyai akibat sebelum pemerintah atau penguasa yang ditunjuk oleh pemerintah memberi kuasa kepada para pengelola lembaga-lembaga itu untuk menerimanya (KUH Perdata. tidak diperkenankan membuat surat wasiat. (Pasal 901 KUH Perdata). 91. (Pasal 902a KUH Perdata dan (s. 895. anak-anak di bawah umur yang belum mencapai umur delapan belas tahun penuh. sekedar barang-barang itu termasuk bagian mereka masingmasing dalam harta bersama itu.. 1681 jo Pasal 905 KUH Perdata). pengasuhnya laki-laki atau perempuan yang tinggal bersama dia. tidak boleh menghibah wasiatkan sesuatu untuk keuntungan walinya. 904 dst.). Seorang anak di bawah umur. 1935-486. setiap pemberian hibah dengan surat wasiat untuk kepentingan lembaga kemasyarakatan.. (KUH Perdata. 134 dst. (KUH Perdata. 905. kecuali setelah bekas walinya itu mengadakan dan menutup perhitungan perwaliannya. Jo Pasal 899 KUH Perdata) untuk dapat menikmati sesuatu berdasarkan surat wasiat.. S. 1067 jo Pasal 904 KUH Perdata). suami atau istri yang mempunyai anak atau keturunan dari perkawinan yang dahulu. 1923-31. dg. 911 jo Pasal 902. 836. 966. dan melakukan perkawinan kedua atau berikutnya.. tidak boleh memberikan dengan wasiat kepada suami. bila barang itu tidak diserahkan oleh pewaris kepada para ahli waris sebagai bagian mereka. 330. 151. 138. 897. S. 28. seseorang harus sudah ada pada saat si pewaris meninggal. 330. Ketentuan ini tidak berlaku bagi orang-orang yang diberi hak untuk mendapat keuntungan dari yayasan-yayasan. meskipun telah mencapai umur delapan belas tahun penuh. 410. 1032. 35 dst.1676. 881. 911. 973 dst.. dg. seorang suami atau istri tidak dapat memperoleh keuntungan dari wasiat-wasiat istrinya atau suaminya.

953. 176. Rv. 944. suami atau istri. 1681. 904. anak-anaknya dan keturunan anak-anaknya. 385. memusnahkan atau memalsukan surat wasiat pewaris. tidak boleh menikmati keuntungan apa pun dari wasiat kawan berzinahnya. yang merawat seseorang selama dia menderita penyakit yang akhirnya menyebabkan dia meninggal.. dan para saksi yang hadir pada waktu itu. 875. suatu ketetapan wasiat yang dibuat untuk keuntungan orang yang tidak cakap untuk mendapat warisan. 181. maka mereka yang terakhir ini tidak akan boleh menikmati warisan lebih dari apa yang diberikan kepada mereka menurut Bab XII buku ini.3. (Bandingkan.. 1921 jo F. (KUH Perdata 168. 83. baik laki-laki maupun perempuan. 842 dst. 1681. dan orang-orang lain yang menjalankan ilmu penyembuhan. 902. Not. 334. 402 jo S. Yang dianggap sebagai orangorang perantara ialah ayahnya dan ibunya. KUH Perdata 937) (Pasal 911 KUH Perdata). ahli penyembuhan. baik sebagai hibah antara orang-orang yang masih hidup. 881. 1681 jo Pasal 909 KUH Perdata) pelaku zinahan. dan kawan berzinah ini tidak boleh menikmati keuntungan apa pun dari wasiat si pelaku. 1019.. 911 jo Pasal 906 KUH Perdata). orang yang telah menggelapkan. (KUH Perdata 911. (KUH Perdata 183. sekalipun ketetapan itu dibuat dengan nama seorang perantara. sewaktu meninggal. (KUH Perdata 280 dst. (Pasal 907 KUH Perdata) notaris yang telah membuat wasiat dengan akta umum. sebelum meninggalnya si pewaris. 862 dst. 1681. tidak boleh memperoleh kenikmatan apa pun dari apa yang kiranya ditetapkan dalam wasiat itu. serta istri atau suaminya dan anak-anaknya. ahli obat-obatan. 938 dst. orang yang dijatuhi hukuman karena telah membunuh pewaris. Dalam hal ini dikecualikan penetapan-penetapan yang dibuat sebagai hibah wasiat untuk membalas jasa-jasa yang telah diperoleh. meninggalkan anak-anak sah dan anak-anak di luar kawin tetapi telah diakui menurut undangundang. Dokter. tidak boleh menikmati suatu). Bagian 3 tentang Legitime Portie Atau Bagian Warisan Menurut UndangUndang Dan Pemotongan Hibah-Hibah Yang Mengurangi Legitime Portie Itu bagian ini mengatur: (Pasal 913 KUH Perdata) Legitime portie atau bagian warisan menurut undang-undang ialah suatu bagian dari hartabenda yang harus diberikan kepada para ahli waris dalam garis lurus menurut undang-undang. 879. asal perzinahan itu. (KUH Perdata. Stadblad. 916. 21 jo Pasal 908 KUH Perdata) Bila ayah atau ibu. (KUH Perdata 911. terbukti dari putusan hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum yang pasti. 1872-11 jis. adalah batal. Jo Pasal 914 KUH Perdata) Suatu ketetapan dengan surat wasiat untuk keuntungan keluarga- Universitas Sumatera Utara . yang terhadapnya orang yang meninggal dunia tidak boleh menetapkan sesuatu. 642. 1915-299. namun dengan mengingat baik kekayaan si pembuat wasiat maupun jasa-jasa yang telah dibaktikan kepadanya. 911. 44 jo Pasal 912 KUH Perdata).. 1686 dst. maupun sebagai wasiat. 307. perempuan di tempat pemondokan anak di bawah umur itu. atau orang yang dengan paksaan atau kekerasan telah menghalangi pewaris untuk mencabut atau mengubah surat wasiatnya.

maka hal itu akan dimaksukkan dalam legitieme portie. (Pasal 916a KUH Perdata) untuk menghitung legitieme portie harus diperhatikan pihak-pihak yang menjadi ahli waris. (Pasal 925 KUH Perdata) Pengembalian barang-barang dalam wujud tetap. (Pasal 916 KUH Perdata) anak yang lahir di luar perkawinan tetapi telah diakui dengan sah. (Pasal 923 KUH Perdata). dengan bunga dianggap sebagai hibah. untuk menentukan besarnya legitieme portie. tanpa penjelasan lebih lanjut. keluarga sedarah yang terdekat. (Pasal 920 KUH Perdata) Pemberian-pemberian kepada ahli waris yang masih hidup yang merugikan bagian legitieme portie. kecuali bila ternyata bahwa semua harta benda yang telah diwasiatkan tidak cukup untuk menjamin legitieme portie. baik dengan akta antara yang masih hidup maupun dengan surat wasiat. Bagian 4 Bentuk Surat Wasiat Mengatur: (Pasal 930 KUH Perdata) Tidak diperkenankan dua orang atau lebih membuat wasiat dalam satu akta yang Universitas Sumatera Utara . (Pasal 924 KUH Perdata) Hibah-hibah semasa hidup sekali-kali tidak boleh dikurangi. boleh dihibahkan. boleh dikurangi. (Pasal 929 KUH Perdata) Tuntutan hukum untuk pengurangan atau pengembalian dapat diajukan oleh para ahli waris terhadap pihak ketiga yang memegang besit. atau darah terdekat dan pewaris. dianggap telah dibuat untuk keuntungan para ahli warisnya menurut undang-undang. tetapi tanpa mengurangi keadaankeadaan di mana orang-orang tersebut terakhlr ini sehubungan dengan Bab 17 buku ini berkewajiban untuk memperhitungkan kembali. Pemindah-tanganan suatu barang. (Pasal 917 KUH Perdata) keluarga sedarah dalam garis ke atas dan garis ke bawah dan anak-anak di luar kawin yang diakui menurut undang-undang tidak ada.4. maka para ahli waris yang berhak memperoleh bagian warisan itu boleh memiih untuk melaksanakan penetapan itu. Pengurangan terhadap apa yang diwasiatkan. memperoleh seperdua bagian sebagaimana yang diatur oleh undang-undang. harus dilakukan tanpa membedakan antara pengangkatan tiap-tiap ahli waris. baik kepada orang-orang bukan ahli waris maupun anak-anaknya atau kepada orang lain yang mempunyai hak atas warisan itu. penerima hibah yang memanfaatkan barang-barang hibah wajib mengembalikan hasil dari pemanfaatan hibah tersebut. bila barang yang dihibahkan telah hilang di luar kesalahan ahli waris sebelum meninggalnya penghibah. (Pasal 927 KUH Perdata). pertama-tama hendaknya dijumlahkan semua harta yang ada pada waktu pewaris meninggal dunia. (Pasal 926 KUH Perdata). Dalam garis ke atas legitieme portie itu selalu sebesar separuh dan apa yang menurut undang-undang menjadi bagian tiap-tiap keluarga sedarah dalam garis itu pada pewarisan karena kematian. maka harta peninggalan tersebut harus dihibahkan. (Pasal 922 KUH Perdata). (Pasal 928 KUH Perdata) Barang-barang tetap harus dikembalikan ke dalam harta peninggalan. (Pasal 919 KUH Perdata) Bagian yang boleh digunakan secara bebas. (Pasal 921 KUH Perdata). baik seluruhnya maupun sebagian. (Pasal 915 KUH Perdata). (Pasal 918 KUH Perdata) penetapan dengan akta antara mereka yang masih hidup atau dengan surat wasiat itu berupa hak pakai hasil yang jumlahnya merugikan legitieme portie.

sama. (Pasal 952 KUH Perdata).948 alinea pertama.948 alinea pertama. wasiat dengan akta umum harus dibuat di hadapan notaris dan dua orang saksi. (Pasal 935 KUH Perdata) sepucuk surat di bawah tangan yang seluruhnya ditulis. saksi-saksi yang hadir pada waktu pembukaan wasiat. yang berada di medan perang ataupun di tempat yang diduduki musuh boleh membuat surat wasiat mereka di hadapan seorang perwira yang serendah-rendahnya berpangkat letnan. (Pasal 931 KUH Perdata). wasiat olografis setelah disimpan notaris sesuai dengan pasal yang lalu. (Pasal 938 KUH Perdata). surat wasiat hanya boleh dibuat. diberi tanggal dan ditandatangani oleh pewaris. dapat ditetapkan wasiat. surat wasiat olografis yang tertutup yang disampaikan ke tangan notaris setelah meninggalnya pewaris harus disampaikan kepada Balai Harta Peninggalan. maka surat itu harus disampaikan kepada Balai Harta Peninggalan yang di daerah hukumnya warisan itu dibuat. surat wasiat orang-orang yang sedang berlayar di laut. dengan akta umum atau dengan akta rahasia atau akta tertutup. (Pasal 942 KUH Perdata). Dalam keadaan perang. boleh dibuat dihadapan nakhoda atau mualim kapal itu. (Pasal 933 KUH Perdata). (Pasal 934 KUH Perdata). dia harus menandatangani penetapan-penetapannya. para tentara anggota angkatan bersenjata lain. (Pasal 945 KUH Perdata).947. surat-surat wasiat tersebut dalam tiga pasal yang lalu harus ditandatangani oleh pegawai negeri. (Pasal 944 KUH Perdata). (Pasal 953 KUH Perdata) formalitas- Universitas Sumatera Utara . Notaris harus menyampaikan wasiat rahasia atau tertutup itu kepada Balai Harta Peninggalan yang dalam daerahnya warisan itu dibuat. wasiat olografis harus seluruhnya ditulis tangan dan ditandatangani oleh pewaris. setelah pewaris meninggal dunia. pewaris boleh meminta kembali wasiat olografisnya sewaktu-waktu asal untuk pertanggungjawaban notaris. warga negara Indonesia yang berada di negeri asing tidak boleh membuat wasiat selain dengan akta otentik. (Pasal 937 KUH Perdata). (Pasal 950 KUH Perdata) Surat-surat wasiat termaksud dalam Pasal-Pasal 946. (Pasal 940 KUH Perdata) Bila pewaris hendak membuat surat wasiat tertutup atau rahasia. (Pasal 939 KUH Perdata) notaris harus menulis atau menyuruh menulis kehendak pewaris dalam kata-kata yang jelas. orang-orang yang disebut di dalamnya boleh membuat wasiat dengan surat di bawah tangan. (Pasal 943 KUH Perdata) notaris yang menyimpan surat-surat wasiat harus memberikannya kepada ahli waris. surat wasiat demikian akan kehilangan kekuatannya bila pewaris meninggal. (Pasal 948 KUH Perdata) Mereka yang mengidap penyakit menular dapat membuat surat wasiat di hadapan pegawai negeri. (Pasal 949 KUH Perdata). (Pasal 932 KUH Perdata). (Pasal 951 KUH Perdata) Dalam hal-hal yang diatur dalam Pasal-Pasal 946. (Pasal 936 KUH Perdata). bila surat seperti yang dibicarakan dalam pasal yang lalu diketemukan setelah pewaris meninggal. harus sudah dewasa dan penduduk Indonesia. (Pasal 947 KUH Perdata). mempunyai kekuatan yang sama dengan surat wasiat yang dibuat dengan akta umur. (Pasal 946 KUH Perdata). 947. dengan akta olografis atau ditulis tangan sendiri.

bila timbul perselisihan tentang siapa yang menjadi ahli waris. Bagian 5 Wasiat Pengangkatan Ahli Waris Mengatur Tentang: (Pasal 954 KUH Perdata). Bagian 6 Hibah Wasiat Mengatur: ( Pasal 957 KUH Perdata). (Pasal 967 KUH Perdata) ketentuan pasal yang lalu tidak menjadi halangan untuk membebankan kewajiban tertentu kepada ahli waris atau penerima hibah wasiat. (Pasal 972 KUH Perdata). hibah wasiat tersebut batal. barang yang dihibahwasiatkan harus diserahkan semuanya kepada ahli waris. setelah ahli waris menerima warisan maka hasil dari pemanfaatan harta waris tidak termasuk hibah waris. bila yang dihibahwasiatkan hanya hasil-hasil dan pendapatan-pendapatan tanpa digunakan kata-kata hak pakai basil atau hak pakai oleh pewanis. hibah wasiat yang murni dan tidak bersyarat. (Pasal 96O KUH Perdata). (Pasal 965 KUH Perdata) sebelum atau sesudah dibuat surat wasiat. diberikan kepada penerima wasiat (legitans). (Pasal 963 KUH Perdata). penerima hibah wasiat harus meminta barang yang dihibahkan kepada para ahli waris atau penerima wasiat yang diwajibkan untuk menyerahkan barang yang dihibahkan itu. (Pasal 970 KUH Perdata).5. pajak wasiat diberikan kepada penerima Wasiat. formalitas yang telah ditetapkan untuk berbagai-bagai surat wasiat itu harus diindahkan. di mana pewaris memberikan kepada satu atau beberapa orang barang-barang tertentu. hibah wasiat kepada seorang kreditur tidak boleh dihitung sebagai pelunasan piutangnya. maka barang yang bersangkutan haruslah tetap berada dalam pengelolaan ahli warisnya. maka mereka wajib memenuhinya. (Pasal 958 KUH Perdata). (Pasal 956 KUH Perdata). ahli waris tidak wajib memberikan barang yang terbaik. pada waktu pewaris meninggal dunia. (Pasal 959 KUH Perdata). (Pasal 971 KUH Perdata). (Pasal 955 KUH Perdata). (Pasal 968 KUH Perdata). hibah-hibah wasiat mengenai barangbarang tetentu adalah sah. (Pasal 962 KUH Perdata). (Pasal 964 KUH Perdata). bila hibah wasiatnya terdiri dari barang-barang tak tentu. barang yang dihibahwasiatkan terikat dengan hipotek atau dengan hak pakai basil untuk suatu utang dan harta peninggalan maka orang yang harus menyerahkan hibah wasiat itu tidak wajib melepaskan barang dan ikatan itu. wasiat pengangkatan ahli waris ialah suatu wasiat. di mana pewaris memberikan kepada satu orang atau lebih harta benda yang ditinggalkannya pada waktu dia meninggal dunia. (Pasal 969 KUH Perdata). bila warisan tidak seluruhnya atau hanya sebagian diterima. bila pewaris menghibahwasiatkan barang tertentu milik orang lain. para ahli waris yang diangkat dengan wasiat dapat memperoleh besit. (Pasal 966 KUH Perdata). maka Hakim dapat memerintahkan agar harta benda itu disimpan di pengadilan. ( Pasal 961 KUH Perdata). maka hibah-hibah wasiat itu harus dikurangi. bila pewaris mewajibkan suatu beban kepada beberapa penerima hibah. hibah wasiat ialah suatu penetapan khusus. sebanding dengan besarnya Universitas Sumatera Utara . bunga dan hasil barang-barang yang dihibahwasiatkan diberikan kepada penerima wasiat. 6.

(Pasal 977 KUH Perdata). (Pasal 980 KUH Perdata). dalam hal ada pengangkatan ahli waris atau pemberian hibah wasiat ahli waris atau penerima hibah berhak memindahkan atau Universitas Sumatera Utara . boleh mereka hibah wasiatkan. ahli waris memikul beban. hak-hak ahli yang diangkat dengan penunjukkan ahli waris dengan wasiat. pendaftaran dan pembubuhan keterangan. (Pasal 982 KUH Perdata). bila pewaris tidak mengangkat pengelola. harus dibuat perincian barang-barang yang merupakan harta peninggalan itu. pengangkatan ahli waris dengan wasiat yang pada bagian ini diperkenankan. (Pasal 975 KUH Perdata). (Pasal 979 KUH Perdata). maka sekalian keturunan ini berhak menikmati bagian dari harta waris. mulai berlaku pada saat berhentinya hak menikmati atas barang. Hakim berkuasa mengangkat orang lain untuk mengganti pengurus itu. (Pasal 974 KUH Perdata) demikian juga. barangsiapa membuat ketetapanketetapan tersebut dalam pasal yang lalu. ahli waris karena undang-undang atau ahli waris karena surat wasiat dan orang yang mengangkat ahli waris dengan wasiat. Bagian 8 Penunjukan Ahli Waris Dengan Wasiat dan Apa Yang Oleh Ahli Waris Atau Penerima Hibah Wasiat Tidak Dipindahtangankan Atau Dihabiskan Sebagai Harta Peninggalan Mengatur: (Pasal 989 KUH Perdata). (Pasal 985 KUH Perdata). para pengelola wajib menyelenggarakan pengumuman. tidak boleh dipertahankan terhadap pihak ketiga. tidak boleh mengajukan bantahan kepada ahli waris. (Pasal 978 KUH Perdata). (Pasal 987 KUH Perdata). (Pasal 988 KUH Perdata). harus merelakan barang-barang itu dialihkan. Bagian 7 Penunjukan Ahli Waris Dengan Wasiat Untuk Kepentingan Cucu-Cucu dan Keturunan Saudara Laki-Laki dan Perempuan Mengatur: (Pasal 973 KUH Perdata). harus mengelola barang-barang itu sebagaimana layaknya seorang kepala rumah tangga yang baik. dan ia wajib menjamin penyimpanannya. kecuali bila pewaris telah menetapkan lain mengenai hal itu. dengan suatu wasiat atau dengan suatu akta notaris yang dibuat kemudian. ahIi waris pemikul beban. barang-barang yang dikuasai sepenuhnya oleh orangtua. yang menjalankan sendiri pengelolaannya. bila ahli waris meninggal dengan meninggalkan anak-anak. dalam waktu sebulan setelah meninggalnya orang yang membuat penetapan wasiat seperti di maka atas permintaan orang-orang yang berkepentingan atau atas tuntutan jawatan Kejaksaan. masing-masing.7. hanya berlaku pada pengangkatan waris. (Pasal 986 KUH Perdata). kecuali dengan izin Pengadilan Negeri. boleh menempatkan barangbarang di bawah kekuasaan satu atau beberapa pengelola selama dalam masa beban. (Pasal 983 KUH Perdata). tidak boleh dipindahtangankan atau dibebani. atas permohonan orang-orang yang berkepentingan. bila pengelola itu meninggal atau tidak ada. (Pasal 984 KUH Perdata). 8. boleh dibuat penetapan wasiat untuk keuntungan satu atau beberapa saudara laki-laki atau perempuan dan pewaris. segala ketetapan wasiat yang diizinkan oleh Pasal 973 dan 974. maka barang-barangnya dikelola oleh ahli waris yang dibebani. segala harta benda tetap. demikian pula bunga dan piutang. (Pasal 976 KUH Perdata).

kewajiban untuk membuat perincian harta peninggalan atau daftar setelah pewaris meninggal. pencabutan yang dilakukan dengan surat wasiat yang kemudian baik secara tersurat maupun tersirat berlaku sepenuhnya. gugur pada saat pewaris meninggal dunia. setelah meninggalnya ahli waris atau penerima hibah yang dibebani. maka hal yang demikian itu tidak menghalangi ahil waris atau penerima hibah yang ditetapkan itu untuk mempunyai hak yang diperoleh itu. bila pewaris bermaksud menangguhkan pelaksanaan penetapannya. (Pasal 999 KUH Perdata). baik seluruhnya maupun sebagian. bila barang yang dihibahwasiatkan musnah sama sekali semasa pewaris masih hidup. suatu penetapan yang dibuat dengan wasiat. (Pasal 1003 KUH Perdata). (Pasal 995 KUH Perdata). semua penetapan dengan surat wasiat yang dibuat dengan persyaratan yang bergantung pada peristiwa yang tidak tentu terjadinya dan sifatnya sehingga pewaris harus dianggap telah menggantungkan pelaksanaan penetapannya. (Pasal 1002 KUH Perdata). ahli waris berhak menuntut. suatu hibah wasiat berupa bunga. Bagian 9 Pencabutan Dan Gugurnya Wasiat Mengatur Tentang: (Pasal 992 KUH Perdata). seharusnya diulangi agar tidak menimbulkan kerancuan. selanjutnya pewaris juga harus memberikan hibah wasiat kepada beberapa orang bersama-sama. pernyataan gugurnya surat-surat wasiat dapat diminta setelah meninggalnya pewaris. (Pasal 998 KUH Perdata). piutang atau tagihan utang lain kepada pihak ketiga. bila barang tersebut tidak dapat dibagi-bagi. gugur bila ahli waris atau penerima hibah yang ditetapkan itu menolak warisan atau hibah wasiat itu. menghabiskan barang-barang warisan. (Pasal 1000 KUH Perdata). semua pemindahtanganan. Universitas Sumatera Utara . kecuali dengan suatu akta notaris yang khusus.9. suatu hibah wasiat gugur. (Pasal 1004 KUH Perdata). dalam hal pengangkatan ahli waris atau pemberian hibah wasiat ditetapkan untuk beberapa orang. surat wasiat yang memuat penetapan-penetapan yang dahulu. harta warisan seluruhnya atau sebagian. dan kewajiban untuk menyerahkan surat-surat itu kepada kepaniteraan Pengadilan Negeri. supaya segala sesuatu yang masih tersisa dan warisan atau hibah wasiat itu segera diserahkan. tidak boleh dicabut. yang mengandung pernyataan pewaris tentang pencabutan seluruhnya atau sebagian wasiat yang dulu. suatu wasiat. (Pasal 991 KUH Perdata. surat wasiat yang baru dapat membatalkan penetapan-penetapan surat wasiat yang terdahulu. akan mengakibatkan tercabutnya hibah wasiat yang dipindahtangankan. (Pasal 993 KUH Perdata). (Pasal 1001 KUH Perdata) . (Pasal 997 KUH Perdata). (Pasal 996 KUH Perdata). warisan atau hibah wasiat bagi para ahli waris atau penerima hibah menjadi bertambah. (Pasal 994 KUH Perdata). (Pasal 990 KUH Perdata).

org/w/index.com/note. Fakultas Hukum Usu. 45. Dalam Pasal 888 KUH Perdata: Jika testament memuat syarat – syarat yang tidak dapat dimengerti atau tak mungkin dapat dilaksanakan atau bertentangan dengan kesusilaan. Menurut Pasal 895 KUH Perdata: Pembuat testament harus mempunyai budi akalnya. Selain larangan – larangan tersebut di atas yang bersifat umum di dalam hukum waris terdapat banyak sekali larangan – larangan yang tidak boleh dimuat dalam testament. Syarat-Syarat wasiat Orang yang memiliki harta terkadang aberkeinginan agar hartanya kelak jika ia meninggal dapat di manfaatkan sesuai kebutuhan.facebook. Beberapa Bab Penting Dalam Hukum Waris Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. yang paling penting ialah larangan membuat suatu ketentuan sehingga legitieme portie ( bagian mutlak para ahli waris ) menjadi kurang dari semestinya. Program Pendidikan Notariat. sehingga ia tidak dapat berpikir secara teratur. b. maka hal yang demikian itu harus dianggap tak tertulis. dan isi dari testament itu menunjukkan bahwa pewaris tidak akan membuat ketentuan itu jika ia tahu akan kepalsuannya maka testament tidaklah syah.wikipedia. 17 http://id-id. jika dibuat karena paksa. Menurut Pasal 897 KUH Perdata: Orang yang belum dewasa dan yang belum berusia 18 tahun tidak dapat membuat testament. Di antara larangan itu. 2. Sembiring M U. Pemberian harta warisan ini dapat dilakukan dengan surat wasiat. 1989. Dalam Pasal 890 KUH Perdata : Jika di dalam testament disebut sebab yang palsu. tipu atau muslihat. Sementara itu syarat-syarat isi wasiat sebagai berikut:18 a. artinya tidak boleh membuat testament ialah orang sakit ingatan dan orang yang sakitnya begitu berat. c. Dalam Pasal 893 KUH Perdata: Suatu testament adalah batal. 16 Adapun yang merupakan syarat-syarat wasiat terdiri: 17 1. Hal.php?note_id=124990310864045 diakses tanggal 4 juni 18 http://id. Medan.B.php?title=Istimewa%3APencarian&search=wasiat+men urut+kuh+perdata&fulltext=Cari diakses tangga l4 juni 16 Universitas Sumatera Utara .

19 C. Bandung. Hukum Kewarisan Islam. Universitas Sumatera Utara . Wasiat atau testament rahasia 19 Rahmadi Usman. Akta superscripsi ini harus ditanda tangani oleh notaris. 143-144. Seperti yang tercantum dalam pasal 754 yang berbunyi . dengan mana si yang mewasiatkan. Tulisan ini ditutup dalam sampul dan sampulnya disegel. Kemudian notaris membuat akta superscripsi yaitu untuk membuatkan keterangan itu. sepertiganya. misalnya setengahnya atau sepertiganya. bahwa yang termuat dalam sampul itu adalah wasiatnya atau testamentnya dan ditulis sendiri atau menyuruh orang lain untuk menulisnya dan ditandatangani sendiri. Kemudian si peninggal warisan membuat suatu keterangan di muka notaris dan saksi-saksi. diserahkan kepada notaris atau penutupan dan penyegelan itu boleh dilakukan di muka notaris dengan empat orang saksi. Jadi harus ditulis sendiri dan ditanda tangani sendiri. wasiat pengangkatan waris adalah suatu wasiat.Selain ahli waris juga dapat menerima seluruhnya maupun sebagian harta. 2009. Bentuk dan Sifat Wasiat 1. Mandar Maju. akta mana dapat ditulis sendiri dalam surat yang memuat keterangan itu sendiri atau pada sampulnya. Jika si pewaris tidak dapat menanda tangani. maka hal tersebut harus disebut dalam akta superscripsi itu. Wasiat rahasia (geheim) Syarat-syarat wasiat rahasia ini diatur dalam Pasal 940 dan 941 KUH Perdata (BW) wasiat rahasia ini ditulis sendiri oleh si pewaris atau menyuruh orang lain untuk menulisnya. kepada seorang atau lebih memberikan harta yang akan ditinggalkannya apabila ia meninggal dunia baik seluruhnya maupun sebagian seperti misalnya setengahnya.

Untuk ini notaris membuat kata superscripsi dan menyebutkan didalamnya bahwa keterangan dari si pewaris itu ditulis di hadapan notaris dan saksi-saksi. Untuk ini notaris berkewajiban untuk memberitahukan adanya wasiat itu kepada orang yang berkewajiban. bahwa tulisan yang diserahkan itu adalah wasiatnya. tetapi dapat menulis maka wasiat atau testament tetap harus ditulis. Dasar larangan ini ialah untuk mempersulit penarikan kembali dari wasiat atau testament itu. agar yang ditulis itu menjadi terang Universitas Sumatera Utara . baik seorang kedua maupun seorang ketiga maupun saling menguntungkan. Kemudian wasiat atau testament harus ditulis si pewaris di muka notaris dan para saksi. apabila si pewaris itu telah meninggal dunia. diberi tanggal dan ditanda tangani oleh pewasiat. Suatu wasiat atau testament tidak boleh dibuat oleh dua orang. Si pewaris menyatakan kemauannya kepada notaris secara secukupnya. Pernyataan yang dibuat dalam pasal BW adalah untuk menegaskan bahwa notaris tidak perlu menulis semua kata-kata yang diucapkan si pewaris.ini harus disimpan oleh notaris bersama-sama dengan aslinya dari akta-akta notaris lain. Dalam hal si pewaris adalah orang bisu. maka notaris harus menulis atau menyuruh menulis pernyataan itu dalam kata-kata yang terang. cukup hanya yang perlu saja menurut notaris. 2. Wasiat Umum (Openbaar) Pasal 938 BW (KUH Perdata) menentukan bahwa wasiat atau testament umum atau wasiat tak rahasia ini harus dibuat di muka seorang notaris yang dihadiri oleh dua orang saksi.

Pernyataan si pewaris ini dapat dilakukan kepada notaris di luar hadirnya para saksi. kemudian ditulis pula oleh notaris. Barulah tulisan notaris itu dapat dibacakan dan kepada si pewaris ditanyakan. menantu notaris. Syarat untuk menjadi seorang saksi sama halnya dengan wasiat atau testament rahasia. Para ahli waris atau orang-orang yang dihibah barang-barang. Universitas Sumatera Utara . 3. sebagaimana orang yang sakit tetapi dapat bicara ingin membuat wasiat. yaitu : 1. Menurut R. Pendapat lain yang menyatakan itu harus secara lisan bukanlah merupakan syarat mutlak. Subekti yang perlu mengenai pernyataan ini adalah bahwa notaris ini mengerti apa yang dinyatakan oleh si pewaris. Sebelum tulisan notaris itu dibacakan lebih dahulu si pewaris harus menyatakan lagi kemauannya secara singkat di muka para saksi. Pembantu notaris. Kemudian tulisan ini di baca notaris dengan suara keras dan setelah mendengarkannya. apakah sudah betul yang dibacakan itu kemauannya yang terakhir. sanak keluarga mereka sampai tingkat keempat. 2. maka pernyataan dengan cara ini pun sudah cukup terang dan juga sah. Ditambah pula dengan ketentuan siapa-siapa yang tidak boleh menjadi saksi.maksudnya. si pewaris menganggukkan kepalanya. Anak-anak. Wasiat atau testament ini lazim disebut wasiat atau testament lisan juga. maka kemauannya tersebut dapat ditulis di kertas. cucu-cucu serta anak menantu notaris atau cucu.

Penyerahan tersebut harus pula dihadiri oleh dua orang saksi. mungkin wasiat atau testament sudah tertutup dalam satu sampul yang disegel. Universitas Sumatera Utara . Bentuk wasiat atau testament umum inilah yang sering atau paling banyak dipakai. dan catatan itu harus ditanda tangani oleh si pewaris. 110. kemudian diserahkan sendiri kepada seorang notaris untuk disimpan (gedeponered). Penyerahan itu mungkin tidak tertutup. 20 Pada waktu penyerahan wasiat atau testament itu kepada notaris untuk disimpan.Kemudian akta itu ditanda tangani notaris. para saksi dan si pewaris. 3. para saksi dan oleh si pewaris tidak dapat atau berhalangan untuk menandatangani maka harus disebut dalam akta notaris dan harus disebutkan bahwa acara selengkapnya harus dilakukan. maka akta penerimaan untuk disimpan tadi oleh notaris ditulis pada wasiat atau testamentnya 20 Ibid. Dalam hal ini si pewaris di muka notaris dan para saksi mencatat pada sampul yang menyatakan bahwa dalam sampul dan wasiatnya. akta mana harus ditanda tangani oleh notaris. jadi tidak rahasia. Wasiat ditulis sendiri (Olografis) Menurut Pasal 932 BW (KUH Perdata) bahwa wasiat ini seluruhnya harus ditulis dan ditandatangani oleh orang yang akan meninggalkan warisan itu sendiri (eigenhanding). karena notaris dapat mengawasi isinya sehingga notaris dapat menasehatkan supaya wasiat atau testament itu tidak bertentangan dengan Undang-Undang. hal. Dan notaris sendiri harus membuat akta tersendiri dalam hal menerima wasiat atau testament untuk disimpan.

notaris menyerahkan kepada Balai Harta Peninggalan (Weeskamer) untuk dibuka seperti wasiat atau testament rahasia. yaitu dengan membuat proses verbal dari pembukaan itu dan wasiat atau testament yang dikemukakan selanjutnya harus dikembalikan kepada notaris. maka notaris tidak berhak membuka segel itu. dan tanggal ditulis dalam wasiat itu sendiri tidak diperhatikan. Universitas Sumatera Utara . maka permintaan kembali itu harus dinyatakan dalam suatu akta otentik. Dengan demikian wasiat atau testament olografis ini harus dianggap seperti ditarik kembali. maka hal demikian dianggap benar sampai dibuktikan sebaliknya. Jika terbukti bahwa wasiat atau testament itu ditulis dan ditanda tangani oleh si pewaris. kecuali jika si pewaris wafat atau meninggal dunia.di bawah tulisan si pewaris yang mengandung kemauan terakhir. jika berhalangan untuk menanda tangani sampul atau akta penerimaan yang dibuat notaris. maka dalam hal ini notaris harus mencatat hal ini serta sebab-sebabnya dia berhalangan. biasanya dengan akta notaris. Maka dengan ini terhindarlah cekcok di muka hakim mengenai pembagian kewajiban membuktikan hal sesuatu untuk pertanggung jawaban notaris. para saksi dan si pewaris menandatangani wasiat atau testamentnya. Kemudian notaris. Kekuatan wasiat atau testament ini sama dengan kekuatan wasiat atau testament rahasia yang dibuat di muka notaris. Apabila wasiat atau testament olografis itu diserahkan kepada notaris dengan sampul yang disegel.

Surat wasiat yang demikian ini hanya sah dengan isi terbatas. Akan tetapi jika yang diwasiatkan itu sendiri dari sejumlah uang. Sebagaimana diketahui cidikal ialah suatu akta dibawah tangan (jadi bukan akta notaris). diberi tanggal dan ditandai tangani oleh pewasiat sendiri. 21 Orang yang akan meninggalkan warisan itu menetapkan hal-hal yang tidak termasuk pemberian atau pembagian warisan. Wasiat Darurat Hal ini diatur dalam Pasal 946. Semuanya wasiat atau testament yang diatur menurut Pasal 946. pemesanan tentang pakaian-pakaian dan perhiasan. bagaimanapun kecilnya uang itu tidak boleh dimasukkan ke dalam codicil. hal. Penarikan kembali kemauan terakhir ini dapat dilakukan dengan akta di bawah tangan. Misalnya: Membuat pesananpesanan tentang penguburan mayatnya.111. Universitas Sumatera Utara . 947. 948 BW (KUH Perdata). Jika yang hendak dihadiahkan itu perhiasan atau permata. juga pengangkatan seorang Executeur Testamentair. Penarikan kembali atau mengubah isi codicil yang baru atau dengan akta wasiat atau akta testament. Codicil Di samping tiga macam wasiat atau testament tersebut undang-undang mengenal yang dinamakan “codicil”. Surat wasiat ini boleh disimpan sendiri atau ke pihak yang dipercayai. 947 dan pasal 948 BW tersebut diatas harus ditandatangani oleh si pewaris dan sekurang-kurangnya 21 Ibid.4. harus dicantumkan dengan jelas satu persatu barang-barang apa saja yang akan diberi. 5. Penarikan kembali codicil ini sederhana saja yaitu dengan jalan memusnahkannya.

Akta ini hanya berlaku selama tiga bulan terhitung dari waktu yang menyebabkan sifat luar biasa itu sendiri. Tenggang waktu enam bulan ini terhitung dari sejak pembuatan akta. Pada hakekatnya suatu wasiat atau testament berisi tentang Erfstelling. Legaat. Dalam keadaan luar biasa wasiat atau testament dapat dibuat dengan akta di bawah tangan.com/2010/02/macam-macam-bentuk-wasiat. kecuali kalau akta itu diserahkan kepada notaris untuk disimpan secara ketentuan olografis.html diakses tanggal 15 juni 2010 22 Universitas Sumatera Utara . diberi tanggal dan ditandatangani oleh si pewaris. 6. Orang yang ditunjuk tersebut dinamakan “testamentaire http://mkn-unsri. Jadi hakim harus menganggap wasiat atau testament itu batal. Fidil Commis. kalau mereka tidak menulis maka hal ini harus disebutkan dalam wasiat atau testament itu. Soal batal ini adalah dengan sendirinya tidak perlu diminta pembatalannya oleh siapapun juga. jika diketahui bahwa wasiat atau testament itu tidak memenuhi syarat-syarat menurut BW (KUH Perdata).seorang saksi.blogspot. Suatu wasiat atau testament yang tidak memenuhi syarat menurut BW (KUH Perdata) adalah batal. beban (last). Erfstelling Erfstelling adalah penentuan dalam testament yang maksudnya bahwa seorang tertentu ditunjuk oleh si pewaris untuk menerima seluruh harta warisan atau sebahagian tertentu. asal ditulis. 22 Wasiat atau testament luar biasa atau darurat menurut pasal-pasal tersebut di atas tidak berlaku setelah lampau waktu enam bulan sesudah hal yang menyebabkan hal yang luar biasa tadi berhenti.

hal. Dalam wasiat atau testament seperti ini si pewasiat hanya menentukan siapa-siapa yang menerima atau mendapat wasiat atau testament setelah ia kelak meninggal dunia. 23 Misalnya seperdua. sepertiga dan sebagainya (Pasal 954 KUH Perdata). Apabila si pewasiat tidak menentukan bagian masing-masing maka dianggaplah mereka memperoleh bagian yang sama besarnya. atau hak memetik hasil atau seluruh warisan atau sebahagian (Pasal 957 BW). Dan ada kalanya ditentukan berapa bagian masing-masing para penerima wasiat yang telah ditunjuk itu. atau suatu mobil tertentu atau semua barang bergerak milik si peninggal warisan. akan tetapi ia juga mempunyai kewajibankewajiban. dan sama halnya dengan seorang ahli waris menurut undang-undang. 7. ia memperoleh segala hak dan kewajiban si pewaris “under algemene titel”. Orang yang menerima atau mendapat erfstelling ini mempunyai kedudukan sebagai ahli waris ab intestato.erfgenaam”. Dari ketentuan tersebut jelaslah bahwa erfstelling itu adalah penunjukan seseorang atau beberapa orang untuk menjadi ahli waris yang akan menerima seluruh atau sebagian harta dari harta warisannya. Misalnya membayar hutang-hutang si pewaris. 107 Universitas Sumatera Utara . yaitu ahli waris menurut wasiat. Segala barang yag diserahkan baik barang-barang bergerak maupun barang-barang yang 23 Ibid. artinya orang ini tidak hanya mendapat hak-hak yang melekat pada benda itu. Legaat Legaat adalah petunjuk seseorang tertentu untuk mewarisi barang tertentu atau sekumpulan barang tertentu seperti misalnya suatu rumah tertentu.

hak memetik hasil seluruh harta warisan atau sebahagian ini dinamakan “Legataris”. rumah dan tanah yang luas.tidak bergerak. misal mobil. Apabila hal itu ditentukan oleh si peninggal warisan dalam wasiat atau testament. ataukah ia hanya berhak untuk menuntut penyerahan barang itu kepadanya baru sesudah penyerahan itu ia menjadi pemilik. Universitas Sumatera Utara . Jadi kedudukannya adalah seperti kedudukan orang yang berpiutang. gaji mingguan dengan dinamakan nafkah untuk keperluan sehari-hari. Apabila yang diberikan sebagai legaat adalah suatu bunga selama hidup atau gaji tahunan. Pasal 960 BW (KUH Perdata) menentukan si penerima legaat dapat menerima semua hasil sejak wafatnya si pewaris dengan tidak diperdulikan kapan barangnya diserahkan. Orang-orang yang menerima barang-barang bergerak dan barang tidak bergerak milik si peninggal warisan. serta surat-surat yang berhubungan dengan benda itu haruslah secara jelas dan terperinci dimuat dalam wasiat atau testament. gaji bulanan. 2. Dengan demikian ia tidak bertanggung jawab atas hutang-hutang si pewaris. Apakah seorang legataris dengan adanya wasiat atau testament itu sejak wafatnya si peninggal warisan menjadi pemilik-pemilik barang yang diberikan. yaitu: 1. Seorang legataris tidak hanya berhak menerima warisan bahkan legataris berhak dan dapat menuntut dari ahli waris supaya barang tertentu itu dapat diserahkan kepadanya.

Beban (Last) Pada kemungkinan lain dalam suatu wasiat atau testament dapat ditentukan bahwa seseorang akan diberikan keuntungan dengan suatu beban (last). maka syarat itu adalah batal artinya dianggap sebagai tidak tertulis dan wasiat atau testament. dapat pula merupakan kewajiban legataris. misalnya seseorang dijadikan ahli waris atau diberikan suatu barang warisan dengan syarat bahwa dari perkawinannya akan dilahirkan seorang anak laki-laki. Suatu erfstelling atau suatu legaat dapat juga digantungkan pada suatu syarat atau suatu kejadian di kemudian hari yang pada waktu pembuatan wasiat atau testament belum tentu akan terjadi atau tidak. Namun tidak diperbolehkan suatu syarat yang pelaksanaannya berada di dalam kekuasaannya si waris atau legataris sendiri. Suatu syarat yang sama sekali tidak mungkin terlaksana juga tidak diperbolehkan dicantumkan dalam suatu wasiat atau testament. berlaku seolah-olah tidak mengandung suatu syarat. Misalnya suatu syarat yang berbunyi bahwa si ahli waris atau legataris akan mengadakan pesta. diwajibkan memberikan benda itu kepada orang lain ayang ditunjuk dalam wasiat atau testament. 8. pemberian ini dinamakan “Sub Legaat”. misalnya seorang dijadikan waris dengan beban untuk memberikan suatu Universitas Sumatera Utara . Beban yang ditentukan dalam wasiat atau testament ini dapat merupakan kewajiban dari ahli waris.Ada kalanya seorang legataris yang menerima beberapa benda. Suatu legaat dapat disertai suatu kewajiban beban kepada si legataris. Suatu legaat dan erfstelling juga dapat digantungkan pada suatu ketetapan waktu.

Orang yang akan menerima warisan ini dinamakan “Verwachter” oleh karena ia menerima warisan itu dengan melewati semacam Undang-Undang. maka warisan atau legaat dapat dibatalkan atas permintaan yang berkepentingan atau atas permintaan ahli waris yang lain. Jika suatu beban tidak dipenuhi. atau untuk membayar hutang-hutang dengan uang kepunyaan si legataris sendiri. Kewajiban yang dibebankan kepada legataris. apabila kepada legataris oleh si pewaris dibebani berbagai kewajiban maka para legataris harus memenuhi kewajiban itu. Selanjutnya Pasal 962 BW menentukan. Fidei Commis Fidei Commis adalah suatu pemberian warisan kepada seorang ahli waris dengan ketentuan bahwa ia diwajibkan untuk menyimpan warisan itu dan setelah lewat suatu waktu tertentu atau apabila apabila si ahli waris itu sendiri telah meninggal dunia warisan itu harus diserahkan kepada orang yang sudah ditetapkan atau ditentukan dalam wasiat atau testament.pensiunan kepada ibunya si pewaris. 9. Dari ketentuan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa beban merupakan suatu kewajiban yang apabila beban ini tidak dipenuhi akan mengakibatkan batalnya warisan atau legaat atas permintaan yang berkepentingan. yang Universitas Sumatera Utara . Dan dalam Pasal 967 BW diperbolehkan seorang legataris diwajibkan melakukan pembayaran uang kepada seorang ketiga. dapat bermacam-macam isinya. Kecuali apabila si pewaris menentukan lain dan membebankan kewajiban itu misalnya hanya kepada salah seorang legataris saja. masing-masing seimbang dengan jumlah barang-barang legaat yang mereka akan terima.

“Ahli waris” yaitu orang-orang yang terpanggil untuk mewaris diatur dalam Pasal 913 KUH Perdata. Untuk memenuhi seseorang dan supaya benda itu diwariskan lagi kepada anak-anak si ahli waris sendiri. “Ahli waris” dalam garis lurus (garis lurus ke bawah dan garis lurus keatas) diatur dalam Pasal 913 KUH Perdata.ui. kecuali dua macam fidei commis yang diperbolehkan oleh undang-undang yaitu: 1. b. ditetapkan bahwa seseorang ahli waris harus mewariskan lagi apa yang dikemudian hari masih ketinggalan dari warisan yang diperolehnya. jadi sisanya saja yang diberikan kepada orang lain. Yaitu: 24 a.dinamakan “Erfstelling Voor De Hand” yaitu pemberian warisan secara melangkah.ac. Lazim disebut fidei commis de residue. Alasan larangan ini ialah karena adanya benda-benda yang untuk waktu lama dan tidak tertentu akan disingkirkan dari lalu lintas hukum dan dianggap sebagai suatu rintangan besar bagi kelancaran lalu lintas hukum.pdf diakses tanggal 15 juni 2010 24 Universitas Sumatera Utara . http://repository.id/contents/koleksi/11/2f25cb75491bd0ec15fb34dc5b3d5671ee65 98c3. Jadi di dalam fidei commis ada dua orang penerima warisan yang berturutturut akan menjadi pemilik dari barang warisan tersebut. Pada umumnya fidei commis dilarang oleh undang-undang. 2.

scribd. ia masih berhak untuk merubah atau mencabut testamentnya. selama pewaris masih hidup. sehingga dapat dikatakan testament akan memiliki kekuatan hukum ketika si http://www. Yang Dapat menikmati Wasiat Testament berlaku ketika pewaris sudah meninggal dunia. 2. sehingga dapat dikatakan testament akan memiliki kekuatan hukum ketika si pewaris meningggal dunia. 25 Universitas Sumatera Utara . Ahli waris tidak dinyatakan sebagai orang yang tidak cakap. ia masih berhak untuk merubah atau mencabut testamentnya. E. selama pewaris masih hidup.com/doc/32569905/WASIAT-KARENA-TESTAMENTER diakses tanggal 4 juni 2010.D. Kecakapan Membuat Surat Wasiat Kecakapan membuat wasiat atau testament dan untuk menariknya kembali diatur dalam Pasal 895 BW. yaitu : Testament berlaku ketika pewaris sudah meninggal dunia. Pihak-Pihak Yang Dapat Menikmati Wasiat dan Yang Tidak Diperkenankan Menikmati Wasiat 1. Syarat pokok bagi seseorang untuk dapat membuat atau cakap membuat wasiat atau testament pada umumnya adalah sama dengan syarat pokok bagi orang untuk melakukan perbuatan hukum yaitu bahwa orang itu harus mampu atau cakap untuk menentukan kemauannya secara bebas atau merdeka. Pihak-pihak yang dapat menikmati wasiat ( ahli waris testament) yaitu: 25 1. Orang yang mempunyai hak atas hak waris yang timbul karena adanya pemberian/ testament.

. Pihak-pihak yang dapat menikmati wasiat ( ahli waris testament) yaitu: 26 a. (b) Apabila ia dengan paksaan menghalang-halangi si pemberi wasiat (pewasiat) akan mengubah. oleh karena membunuh si pemberi wasiat (pewasiat). (b) Perkawinan suami isteri dan pada saat suami atau isteri wafat masih dapat dibatalkan. Disamping ada yang boleh menikmati wasiat atau testament tentu ada pula orang yang tidak pantas atau tidak diperkenankan menikmati wasiat atau testament. membuat atau mencabut wasiat atau testament. Seseorang dianggap tidak pantas atau tidak diperkenankan menikmati wasiat dalam hal sebagai berikut :27 1. (c) Apabila ia menghilangkan. b. 2. (a) Apabila ia dihukum oleh hakim. membinasakan atau memalsukan wasiat atau testament dari pemberi wasiat (pewasiat). Pasal 901-912 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Universitas Sumatera Utara . tidak diperbolehkan mendapat keuntungan dari wasiat atau testament. oleh karena untuk perkawinan itu tidak ada izin yang diperlukan antara/dengan anak yang belum dewasa.pewaris meningggal dunia. Ahli waris tidak dinyatakan sebagai orang yang tidak cakap. Tidak Diperkenankan Menikmati Wasiat Di atas sudah disebutkan syarat-syarat dan siapa-siapa yang cakap atau dapat untuk membuat wasiat atau testament. Orang yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaan maupun hubungan keluarga dengan si pemberi wasiat (pewasiat). 26 27 Ibid. 2. Orang yang mempunyai hak atas hak waris yang timbul karena adanya pemberian/testament. Misalnya notaris yang membuatkan surat wasiat itu beserta saksi-saksinya: (a) Dokter serta perawat yang merawat si pemberi wasiat (pewasiat) selama sakit.

kecuali kalau ada testament atau wasiat. Selain itu wasiat juga tidak dapat diberikan kepada juru. yang tidak pantas atau yang tidak diperkenankan itu menikmati harta atau benda yang diwasiatkan adalah batal. apabila ada dilakukan suatu perzinahan (overspel) yaitu seorang suami atau isteri bersetubuh dengan orang lain dan hal zina ini ditentukan telah terjadi oleh hakim.3. Hal ini adalah untuk menghindari anak luar kawin lebih beruntung dari pada anak yang sah. maka semua perbuatan dari penerima wasiat atau penerima testament. Maka mereka melakukan zina itu tidak boleh saling memberi hibah wasiat. 4. dilarang memberi suatu barang secara testament kepada walinya. (c) Seorang yang belum dewasa meskipun sudah berumur 18 tahun. Anak diluar perkawinan tidak boleh menerima hibah wasiat yang melebihi bagiannya. Akibat dari ketentuan-ketentuan inilah. atau ahli obat. kecuali wali itu adalah orang tua nenek sendiri. dan guru agama. Universitas Sumatera Utara . Salah seorang suami isteri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful