Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala

KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI Pemimpin tidak dapat serta kepemimpinan secara

merupakan suatu kesatuan kata yang dipisahkan struktural maupun fungsional. Banyak lain : 1. Figur 2. Keunggulan sentral seseorang yang atau mempersatukan kelompok beberapa individu dalam kelompok, dalam proses mengontrol gejalagejala sosial 3. Brown bahwa tetapi (1936) berpendapat tidak dapat sebagai pemimpin boleh Catatan muncul definisi mengenai

pemimpin dan kepemimpinan, antara

dipisahkan dari kelompok, akan dipandang suatu posisi dengan potensi tinggi di lapangan. Dalam hal sama, Krech dan Crutchfield memandang bahwa dengan berperan untuk kelompok, kebaikan sebagai suasana dari agen posisinya primer struktur kelompok, yang khusus dalam kelompok ia penentuan

tujuan kelompok, ideologi

Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala

kelompok, dan aktivitas kelompok. 4. Kepemimpinan untuk mungkin memperoleh dan kerja sebagai suatu hasil sama yang yang kemampuan menghandel orang lain maksimal dengan friksi sesedikit besar, kepemimpinan merupakan kekuatan semangat /moral yang kreatif dan terarah. 5. Individu yang dan memiliki bersama program/rencana

anggota kelompok bergerak untuk mencapai tujuan dengan cara yang pasti. PENDEKATAN DALAM KEPEMIMPINAN 1. Kaum behavioral memandang kepemimpinan dapat dilatih, yang berarti kepemimpinan dapat diperoleh, dikembangkan atau ditambah derajatnya. 2. Pendekatan traits, kepemimpinan itu ada dalam diri individu sejak lahir, kalau individu tersebut tidak dapat memimpin berarti memang tidak terlahir sebagai pemimpin dan tidak bisa diubah atau tidak terbuka kemungkinan untuk memiliki kepemimpinan Catatan

by Inspire To Change

2

Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala seseorang yang sangat egois. 3. Situasional memandang kepemimpinan berdasarkan dua aspek tersebut diatas. Sondang (1994) menyimpulkan bahwa seseorang hanya akan menjadi seorang pemimpin yang efektif apabila : a. genetika b. seseorang telah memiliki secara bakat Seorang pemimpin yang otoriter akan menujukan sikap yang

kepemimpinan. bakat-bakat untuk tersebut menduduki oleh yang dipupuk dan dikembangkan melalui kesempatan c. jabatan kepemimpinannya ditopang teoritikal pengetahuan

diperoleh melalui pendidikan dan latihan, baik yang bersifat umum maupun yang menyangkut teori kepemimpinan. TIPE KEPEMIMPINAN 1. Tipe Otokratik Semua otokratik dipandang yang negatif. Dilihat dari persepsinya seorang pemimpin yang otokratik adalah ilmuan segi yang berusaha bahwa memahami kepemimpinan Catatan

mengatakan sebagai

pemimpin yang tergolong otokratik karakteritik

by Inspire To Change

3

menuntut otokratik antara lain: dari para bawahannya b. menggunakan pendekatan premitif terjadinya menonjolkan “keakuannya”. bernada pemberian instruksi keras perintah dalam atau by Inspire To Change 4 . dalam menegakkan disiplin menunjukkan keakuannya c. Tipe Paternalistik Tipe pemimpin paternalistik hanya terdapat di lingkungan masyarakat dalam hal penyimpangan harkat dan martabat mereka b. Kecenderungan memperlakukan alat lain dalam kurang para organisasi. kepemimpinan pemimpin ketaatan dipergunakan a. Pengutamaan terhadap penyelesaian itu dengan pelaksanaan mengkaitkan pelaksanaan tugas kebutuhan para bawahannya. antara lain dalam bentuk : a. Pengabaian bawahan Gaya dalam pengambilan keputusan. dengan menghargai orientasi dan tanpa dan para proses yang yang penuh Catatan tugas kepentingan peranan bawahannya sama dengan alatseperti demikian mesin. c.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala d. 2. dan oleh bawahan.

3. Tipe Kharismatik Karakteristik yang khas dari tipe ini yaitu daya tariknya yang sangat memikat memperoleh sehingga pengikut mampu yang jumlahnya kadang-kadang sangat besar. sebagai adat. Tipe Laissez Faire Pemimpin yang bersifat tradisional. masyarakat. Pemimpin seperti ini kebapakan. Tegasnya seorang pemimpin yang kharismatik adalah seseorang yang dikagumi oleh banyak pengikut meskipun para pengikut by Inspire To Change 5 . Salah satu ciri utama masyarakat tradisional ialah rasa hormat yang tinggi yang ditujukan oleh para anggota masyarakat kepada orang tua atau seseorang yang dituakan.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala tersebut mengapa dikagumi. 4. Biasanya tokoh-tokoh ulama ini dan Pemimpin mengembangkan Catatan berjalan ini berpandangan dengan bahwa umumnya organisasi akan lancar sendirinya karena tidak selalu dapat konkret tersebut menjelaskan secara orang sikap kebersamaan. tauladan para atau panutan guru. umumnya di masyarakat agraris.

Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala c. menuntut kecuali dalam hal-hal tertentu keterlibatannya langsung. tugas apa yang harus ditunaikan oleh masingmasing anggota dan pemimpin tidak terlalu sering intervensi. by Inspire To Change 6 . Status quo organisasional tidak terganggu d. Pendelegasian b. Sepanjang para para anggota organisasi terdiri dari orang-orang yang sudah dewasa yang mengetahui apa yang menjadi tujuan organisasi. Pengambilan terjadi secara ekstensif diserahkan kepada para pejabat pimpinan yang lebih rendah dan kepada yang petugas nyata-nyata operasional. Penumbuhan pengembangan dan kemampuan berpikir dan bertindah yang inovatif diserahkan kepada para anggota organisasi yang bersangkutan sendiri. sasaran-sasaran apa yang ingin dicapai. Karakteristik dan gaya Catatan wewenang keputusan anggota dan selama organisasi menunjukkan perilaku dan prestasi kerja yang kepemimpinan tipe ini adalah : a. e.

tidak merasa puas kedua. yang Pengetahuan luas. CIRI-CIRI PEMIMPIN dan KEPEMIMPINAN 1. 2. pengetahuan harkat dan martabat manusia Seorang pemimpin demokratik disegani bukannya ditakuti. merupakan suatu sikap yang mencerminkan dua hal: pertama. Kemampuan Sikap yang intuitif bertumbuh dan berkembang atau rasa ingin tahu. Tipe Demokratik Pemimpin biasanya manusia manusiawi yang dengan dan demokratik cara yang memperlakukan menjunjung dengan yang tingkat dimiliki. semakin organisasi. untuk umum tinggi ia Catatan kedudukan seseorang dalam hirarki kepemimpinan semakin dituntut mampu by Inspire To Change 7 . 3. memadai. 5.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala berpikir dan bertindak secara generalis. intervensi pimpinan dalam organisasi berada pada tingkat yang minimum.

dalam komunikasi harus holistik menjadi seorang integrator dan mengenai orgainasi. berorientasi masalah. 5. by Inspire To Change 8 . 6. 4. fungsi kemauan baru. memiliki 7. Catatan yang dan pemecahan melaksanakan dan keinginan untuk Kapasitas pemimpin pandangan Ketrampilan efektif. harus kemampuan yang mempunyai rata-rata Kemampuan Analitik. kemampuannya diperlukan integralistik. fungsi ekspresi emosi. pemimpin di atas Daya ingat yang kuat. fungsi penyampaian informasi dan fungsi pengawasan. berkomunikasi secara organisasi antara lain : fungsi motivasi.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala salah satu bentuk kemampuan intelektual adalah daya ingat yang kuat. efektifitas seseorang kegiatan tidak yang kemampuannya operasional. kepemimpinan lagi bersifat melainkan untuk adalah strategik pada pada teknis pada berpikir. integratif. mencari dan menemukan hal-hal Cara dan kemampuan berpikir yang kemampuan inteletual yang berada orang-orang dipimpinnya.

sikap yang pragmatis biasanya 8. 11. tinggi seseorang tuntutan membuktikan mengubah dedikasinya kepada organisasi. Rasionalitas. kemampuan menentukan tujuan dan sasaran yang berada dalam menggunakan meningkatkan bawahan.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala pihak-pihak berkepentingan osrganisasi tersebut. perilakunya 9. semakin kedudukan semakin kepadanya manajerial besar pula untuk kemampuannya untuk berpikir. 10. satu kunci keberhasilan seorang pemimpin dalam mengemudikan organisasi terletak pada bertindak kemampuannya secara objektif. Pragmatisme. Keterampilan memiliki kemampuan untuk dan Catatan kemampuan sikap dan meningkatkan kesempatan terwujud dalam bentuk sebagai berikut : pertama. diharapkan dituntut dan berperan Salah di yang luar sebagai bapak dan penasehat bagi para bawahannya. akan tetapi juga dalam hubungan organisasi dengan by Inspire To Change 9 . Mendidik. Hasil pemikiran itu akan terasa dampaknya tidak hanya dalam organisasi. pemimpin bahkan Objektivitas. dalam kehidupan organisasional.

jangkauan mencapainya yang realistik kemampuan yang tanpa apabila hidup tidak untuk berarti melupakan menerima dalam selalu 17. kenyataan perjalanan 12. menetapkan tujuan dan sasaran idealisme. pemimpin tersebut mampu berpikir dan bertindak sehingga dikerjakannya hal-hal yang mempunyai melakukan sesuatu. yang tepat atau untuk tidak kemampuannya untuk memilih melakukan 15. tinggi. Kemampuan Prioritas. biasanya yang menjadi titik tolak strategik organisasional adalah “SWOT”. 16. Kemampuan Membedakan hal yang Urgen dan yang Penting 14. waktu Naluri yang Tepat. by Inspire To Change 10 . ketertarikan relevansi tinggi dan langsung dengan usaha pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi. seseorang yang dinilai pantas dijadikan sebagai panutan dan teladan dalam sikap. Menentukan Kedua. Keteladanan. tindaktanduk dan perilaku. Rasa Relevansi yang tinggi.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala 13. meraih hasil yang diharapkan. satu sama lain. Rasa Kohesi yang :senasib sepenanggungan”.

temporal by Inspire To Change 11 . cara berpikir. cara mampu melakukan perubahan bertindak. 22. Ketegasan Keberanian Orientasi Masa 18. Sikap yang Antisipatif dan Proaktif hidup yang dianut oleh seseorang. Menjadi Pendengar Adaptabilitas. Depan 24. situasional. selalu bersifat kepemimpinan dan spatial.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala 20. sikap dan perilaku agar sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi tertentu yang dihadapi tanpa mengorbankan prinsip-prinsip 21. yang Baik 19. dalam Fleksibilitas. Catatan 23. kondisional.

yang atasan atau orang tataran mereka untuk berada dalam yaitu peraturan-peraturan berlaku dalam suatu managemen.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala KOMUNIKASI ORGANISASI FUNGSI KOMUNIKASI ORGANISASI a. Fungsi informatif Organisasi dipandang sebagai anggota informasi suatu sistem proses informasi. Fungsi persuasif Dalam organisasi. lebih baik.seluruh dapat memperoleh dalam suatu organisasi berharap yang lebih banyak. dan lebih tepat. Fungsi regulatif Fungsi regulatif ini berkaitan dengan Catatan yang organisasi. c. b. mengatur kekuasaan suatu dan kewenangan tidak akan selalu by Inspire To Change 12 .pesan-pesan pada dasarnya berorientasi pada kerja. Ada dua hal yang berpengaruh terhadap fungsi regulatif Pertama. Maksudnya. berkaitan dengan pesan atau regulatif message. memiliki kewenangan mengendalikan semua informasi yang disampaikan. Kedua.

Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala membawa hasil sesuai dengan yang diharapkan. Model Roda Sistem jaringan komunikasi di sini. Fungsi integratif Setiap organisasi berusaha yang atau menyediakan melaksanakan saluran tugas memungkinkan karyawan dapat pekerjaan dengan baik. JARINGAN KOMUNIKASI a. Adanya kenyataan ini. Model Rantai Metode jaringan komunikasi di sini terdapat lima tingkatan dalam jenjang hirarkisnya dan hanya dikenal komunikasi sistem Catatan arus ke atas (upward) dan ke bawah artinya (downward). b. maka banyak pimpinan lebih suka memersuasi bawahannya daripada memberi perintah d. semua laporan. menganut garis yang langsung hubungan komunikasi (komando) baik ke atas atau ke bawah tanpa terjadinya suatu penyimpangan. instruksi perintah kepengawasan kerja terpusat dan satu orang yang memimpin empat by Inspire To Change 13 .

komunikasi adalah terbatas pada setiap pengembangan model lingkaran. dan antara bawahan tidak terjadi interaksi (komunikasi sesamanya). pada komunikasi pada bisa setiap semua terjadi tiga tetapi anggota/staff hirarkinya tanpa ada kelanjutannya pada tingkat yang lebih tinggi. d. c. di mana dari semua tiga level tersebut tanpa dapat melakukan siapa yang interaksi secara timbal balik menganut menjadi tokoh sentralnya. Model Lingkaran Model lingkaran interaksi tingkatan jaringan ini.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala bawahan atau lebih. Model Saluran Bebas/Semua Saluran Model Catatan sistem jaringan ini. tidak dengan rantai. by Inspire To Change 14 . yaitu terdapat empat level jenjang hirarkinya. Model Huruf ‘Y’ Model jauh jaringan berbeda komunikasi model satu dalam organisasi di sini. dan hanya level. e.

menumbuhkan perasaan sebagai memiliki bagian organisasi dari bawahannya. dan dari organisasi. Misal : dari ketua himpunan ke ketua bidang. Masalah yang timbul dalam komunikasi ke atas : 1. Komunikasi ke atas Merupakan pesan yang dikirim dari tingkat hirarki yang lebih rendah ke tingkat yang lebih tinggi.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala supervisor mempunyai dua bawahan dan dua atasan mungkin yang berbeda divisi/departemen. ARUS KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI a. atau dari ketua panitia ke para pelaksana. para by Inspire To Change 15 . Karena pesan yang mengalir ke atas sering merupakan pesan yang harus didengar oleh hirarki yang lebih tinggi/atasan. Komunikasi ini sangat penting untuk mempertahankan pertumbuhan manajemen dapat Catatan kerja Adanya merasa bagi umpan anggota dan balik bagi Muncul yang semangat organisasi.

Biasanya secara fisik pimpinan dengan bawahan berjauhan. 5. Hambatan fisik. enggan yang terutama atau tidak oleh menyampaikan pesan yang negatif. Komunikasi ke bawah Merupakan pesan yang dikirim dari tingkat hirarki yang lebih tinggi ke tingkat yang lebih rendah. ketidakpuasan didengar pesan disaring ditanggapi oleh manajemen. dari ketua senat pada bawahannya. Kadang-kadang sampai. Atau bisa terjadi lebih baik bertanya pada rekan kerja atau sesama mahasiswa. Arus ke bawah terlalu besar sehingga tidak ada celah untuk menerima pesan dari bawah. pesan dari direktur pada sekretaris. Seringkali disampaikan yang bawahan. Catatan b. dll. Masalah yang timbul: Karena by Inspire To Change 16 . ke tidak menyangkut seringkali pesan atas. 3. penjaga gerbang arus pesan. 4. Contoh.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala pekerja 2.

seringkali dipergunakan apabila: by Inspire To Change 17 . Kabar Sulit yang oleh khusus divisi adalah dalam tertentu di dalam organisasi bidangnya penting paling mengikuti garis formal semacam penyampai pesan. Komunikasi Lateral Merupakan arus pesan antar sesama – ketua bidang ke ketua bidang. Kabar Burung Jika tiga jenis komunikasi di atas Catatan mengikuti pola struktur formal di dalam organisasi. c. Masalah yang timbul 1.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala Manajemen dan bawahan seringkali berbicara berbeda. kabar melacak burung maka burung sumber yang tidak asli tergolong itu. anggota ke anggota. Pesan semacam ini bergerak di bagian bidang dengan bahasa yang yang sama di dalam organisasi atau mengalir antar bagian. Bahasa dikembangkan 2. Merasa yang organisasi d.

ASPEK POSITIF DALAM KONFLIK by Inspire To Change 18 . dalam upaya mencapai satu berada tujuan sehingga mereka dalam posisi oposisi.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala 1. Komunikasi tatap muka secara fisik mudah dilakukan 4. bukan kerjasama. Ada perubahan besar dalam organisasi 2. MANAJEMEN KONFLIK DEFINISI  Situasi yang terjadi ketika ada perbedaan perbedaan diantara pendapat cara beberapa atau pandang orang. Informasinya baru 3. yang memiliki tujuan dan pandangan berbeda.  Catatan Sikap saling mempertahankan diri sekurang-kurangnya diantara dua kelompok. kelompok atau organisasi. Anggotanya terkelompokan pada bidang-bidang tertentu.

 Memberikan kesempatan untuk menyalurkan emosi.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala Konflik bisa jadi merupakan sumber energi dan kreativitas yang positif apabila dikelola dengan baik. konflik dapat menggerakan setiap orang suatu untuk tentang perubahan :  Membantu saling memahami perbedaan pekerjaan dan tanggung jawab mereka. maka hal ini dapat berdampak pada penurunan efektivitas kerja dalam kelompok. Catatan Apabila konflik mengarah pada kondisi destruktif. Misalnya. by Inspire To Change 19 . bahkan luapan destruktif. perubahan.  Menumbuhkan semangat baru pada staf.  Menghasilkan distribusi sumber tenaga yang lebih merata dalam organisasi. emosi baik secara perorangan maupun apatis. berupa demonstrasi. resistensi mungkin berupa terhadap muncul organisasi penolakan. acuh tak acuh.  Memberikan saluran baru untuk komunikasi.

Pertimbangan dalam dukungan tujuan pengalaman hidupnya. peraturan dan kebijakan yang tidak masuk akal 5. seorang junior yang berprestasi by Inspire To Change 20 . Pertikaian antar pribadi 6. Hambatan komunikasi 3. Perbedaan status 7. Tekanan waktu 4. Disiplin: Mempertahankan disiplin dapat digunakan untuk mengelola dan mencegah konflik. Standar. mereka harus untuk bantuan memahaminya. Harapan yang tidak terwujud PENGELOLAAN KONFLIK Konflik dapat dicegah atau dikelola dengan: 1.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala PENYEBAB KONFLIK Konflik dapat berkembang karena berbagai sebab sebagai berikut: 1. Tahapan untuk sesuai dan Pengalaman Kehidupan: mencapai dengan tahapan dapat Konflik dapat dikelola dengan Misalnya. Jika Catatan belum mencari jelas. 2. Batasan pekerjaan yang tidak jelas 2. Manajer harus mengetahui dan memahami peraturan-peraturan yang ada dalam organisasi.

sedangkan bagi senior yang berprestasi lebih tinggi. Komunikasi: Suatu Komunikasi yang baik akan menciptakan lingkungan yang terapetik dan kondusif. TEKNIK KONFLIK Teknik 1: Ajak orang-orang yang sedang konflik pada tujuan yang PENGELOLAAN Mendengarkan secara aktif sebagai tanda bahwa mereka by Inspire To Change 21 . 3. 4. Mendengarkan dapat dijadikan sebagai satu cara secara aktif: merupakan hal penting untuk mengelola konflik. Suatu upaya adalah komunikasi yang dapat dilakukan menerapkan efektif dalam yang akhirnya manajer untuk menghindari konflik dengan yang dapat dipromosikan jabatan yang untuk menduduki kegitan sehari-hari hidup.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala dipromosikan untuk mengikuti pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk memastikan bahwa penerimaan Catatan para manajer telah memiliki pemahaman yang benar. mereka dapat merumuskan kembali pegawai permasalahan para telah mendengarkan.

mereka akan cenderung untuk berpikir lebih jernih. Contoh. Ketika mereka akan menggunakannya. Ini adalah contoh harapkan yang anda sangat menangkap menggampangkan. Begitu orang-orang itu kita ajak bicara pada tataran corporate. Catatan Cara manajemen konfliknya? Ya. hanya ada satu saluran telpon untuk dua bagian. konflik tetangganya. bagian anda terlibat konflik dalam menentukan kuota penjualan.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala lebih tinggi. mereka saling berebut. Konflik bisa terjadi karena sumber daya yang langka yang dibutuhkan banyak orang. Contoh. namun saya gagasannya. kemudian by Inspire To Change 22 . Bagian keuangan menuntut penjualan setinggi-tingginya. Teknik 3: Penghindaran. tambah saja pesawat telponnya. Teknik 2: Memperluas sumber daya yang ada. Ini yang orang Daripada terus orang sering dilakukan dan oleh pada ribut itu dengan umumnya. sedangkan bagian anda menuntut dukungan biaya promosi besar-besaran. untuk tujuan yang lebih besar.

perusahaan tidak akan bisa by Inspire To Change 23 . anda dapat memakai teknik ini. pihak yang ingin konflik akan berkurang ‘semangat’ untuk konfliknya. Contoh ada konflik antara bagian pemasaran dan produksi. Ketika anda melakukan kompromi dalam tanpa perusahaan. Misalnya. Daripada berdebat perbedaan fungsi mencari kedua bagian konflik itu. bukan cara manajemen konflik namun dengan penghindaran ini. Teknik 5: Kompromi. tetangganya yang efektif. Teknik 4: Mencari titik temu. sekaligus juga diperkecil perbedaan yang ada. Teknik ini berusaha mencari persamaan yang ada antara pihak yang terlibat konflik. mereka sama-sama fungsi yang sangat penting karena hidup.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala menghindar dan berusaha untuk tidak bertatapan itu. Ketika anda sebagai pemimpin dan menemui orang yang konflik. keduanya. Ini dengan memang kadang. dapat kedua Catatan manajemen persamaan bagian itu.

mau tidak mau mereka harus patuh kepada anda. mungkin masing-masing pihak tidak merasa puas terhadap keputusan itu. untuk sebagai pemimpin konflik itu. Namun manajemen konflik ini efektif yang jika topik/barang dikonflikkan bisa dibagi dua secara adil. di anda yang dijumpai sering bertengkar dengan karyawan lainnya. Ini adalah cara paling kuno untuk manajemen konflik. anda gunakan kekuasaan anda menyudahi Walau mereka tidak puas. Contoh. Mengubah sifat orang sangatlah sukar. Sebagai pemimpinnya. ini adalah manajemen konflik kantor karyawan yang efektif untuk jangka panjang. anda ajak pelan-pelan karyawan itu untuk mengubah by Inspire To Change 24 .Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala terhadap pihak yang terlibat konflik. Ketika orang yang konflik tidak mau menyudahi konfliknya. Teknik 7: Mengubah sifat-sifat orang yang konflik. Teknik 6: Pakai Power. namun karena mereka adalah bawahan anda. Catatan Namun.

karyawan karyawan sikapnya. gabung saja dua bagian itu dibawah satu departemen. mereka mengeluh karena terjadi pemotongan anggaran produksi besar-besaran dari bagian keuangan. promosi dan bagian saling ubahlah bagian Catatan tidak pemasaran mengeluhkan betapa sulitnya mereka menjual karena produknya desainnya jelek. strukturnya. Contoh. dan kualitasnya meragukan. terjadi di karyawan ia itu mampu baik. dan Ketika berubah sering akan menjadi sangat berkurang. sudah yang anda yang konflik bagian itu. Sekali lagi contoh manajemen konflik yang saya tulis ini by Inspire To Change 25 . Agar bagian produksi menyalahkan. Agar mereka tidak saling konflik. Sedang produk yang buruk.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala perilakunya. Teknik 8: Ubah strukturnya. Dengan sabar anda bimbing akhirnya. Keluhan itu ditanggapi dengan oleh cara bagian mereka produksi membuat produk begitu karena memang tidak ada masukan dari bagian pemasaran.

Musuh ini dapat berupa pesaing agresif yang harus dihadapi sekarang dengan ini. dan bukannya terpecah belah seperti Musuh ‘ciptaan’ dapat pula berupa ‘kunjungan’ pimpinan puncak ke bagian itu. STRATEGI MENGHADAPI KONFLIK  Menghindar Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika Catatan potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Manajer yang terlibat didalam konflik dapat menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua by Inspire To Change 26 . yang ‘terpaksa’ mereka harus bersatu padu untuk bersama-sama ‘menyambut’ pimpinan itu. Teknik saling 9: Ciptakan ciptakan musuh saja bersama. bersatu. Agar mereka tidak usreg konflik. musuh bersama. dan bukannya ‘resep’ yang harus diikuti secara membabi buta.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala hanya untuk menggampangkan. Penghindaran merupakan memungkinkan strategi pihak-pihak yang yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri.

Kompromi atau Negosiasi memberikan dan  Masing-masing menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan. saling memberi by Inspire To Change 27 .Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala pihak mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi” Mengakomodasi  Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah. ini khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Kompetisi  Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk alasan-alasan keamanan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di tempat yang pertama. Hal memungkinkan dengan pada timbulnya memberi untuk Catatan mereka kerjasama kesempatan membuat keputusan.

Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala dan menerima. serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak. Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya Catatan MANAJEMEN WAKTU Steve Pavlina memberi 15 tips manajemen waktu: by Inspire To Change 28 . Memecahkan Kolaborasi Pemecahan dimana sama-sama yang menang terlibat individu Masalah atau  mempunyai tujuan kerja yang sama.

tapi jalan menuju ke sana tidak harus jelas dari awal. Yang sering terjadi justru jalan tersebut harus mengalami penyesuaian di sana-sini. kita harus siap untuk mengubah Catatan rencana kita. Jangan dipecah-pecah. Tujuan yang hendak kita capai harus ditulis secara spesifik sehingga kita bisa mengetahui apakah kita sudah mencapainya atau belum.  Be flexible Tujuan kita memang harus jelas dan pasti. Tetap kerjakan tugas itu terus dan terus sampai benar-benar selesai. kerjakan semuanya sekaligus sampai tuntas 100%. Ini memungkinkan kita untuk berkonsentrasi penuh pada tugas by Inspire To Change 29 . Begitu kita mengetahui sesuatu yang baru. Langkah ini harus dilakukan lebih dulu sebelum langkah-langkah lainnya.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala  Clarity is key Langkah pertama yang penting adalah kita harus memiliki tujuan yang jelas.  Use single handling Sekali kita mengerjakan sesuatu.

Misalnya saja. Mengapa ? Sebab mereka selalu mencoba dan mencoba.  Failure is your friend Jangan takut akan kegagalan. batalkan langganan majalah yang tidak berguna. Penyesalan yang sesungguhnya adalah kalau kita tidak berani mencoba.  Triage ruthlessly Singkirkan dengan tegas segala sesuatu yang menyita waktu kita. katakan pada diri kita sendiri.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala tersebut tanpa tercampur dengan halhal lain. Lakukan sekarang ! Lakukan sekarang ! Segera bertindak Catatan jauh lebih penting daripada terlalu lama berpikir.  Do it now ! Begitu kita mulai merasa malas melakukan sesuatu. Bahkan meskipun majalah itu by Inspire To Change 30 . Orang yang banyak mengalami keberhasilan sebenarnya adalah juga orang yang banyak mengalami kegagalan. Lakukan saja seolaholah kita tidak mungkin gagal. Kita akan jauh lebih banyak belajar melalui berbuat daripada melalui berpikir.

Sekali kita menemukan waktu seperti ini. Waktu khusus ini sangat penting. tanpa interupsi. jangan menulis email selama 30 menit kalau kita bisa menyelesaikan urusan itu dengan telepon 10 menit . Begitu pula halnya dengan berbagai aktivitas yang tidak berguna. Kenali 20% tugas yang memberikan hasil optimal itu dan fokuskan waktu kita di sana. Misalnya. namun kalau menyita waktu kita sebenarnya majalah itu mahal harganya. Jangan membuang waktu dengan 80% tugas yang hanya memberikan 20% nilai.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala gratis. jagalah dengan segala cara agar jangan sampai terganggu. by Inspire To Change 31 . Catatan  Guard thy time Kita memerlukan waktu yang khusus. Aturan 80-20 (dikenal juga sebagai aturan Pareto) menyatakan bahwa 20% tugas memberikan 80% nilai. untuk bisa mengerjakan suatu tugas dengan efektif.  Identify and recover wasted time Cari kebiasaan-kebiasaan yang membuang waktu kita dan singkirkan.

atau sambil menyetir mendengar program audio yang mendidik. Jangan mengerjakan sesuatu yang lain. poin 11 ini ditujukan untuk pekerjaan yang intensitasnya rendah. Di pihak lain. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan multitask. saat kita beristirahat. Berbeda dengan poin 10 yang ditujukan untuk pekerjaan yang dengan intensitas tinggi (menuntut konsentrasi).  Multitask Karena perkembangan ilmu yang begitu cepat. Kerjakan tugas itu dengan konsentrasi 100%. beristirahatlah sepenuhnya. membaca email atau browsing Internet. seperti bercakap-cakap. fokuskan diri kita hanya pada tugas itu saja. saat mengantri kita bisa membaca artikel. satu-satunya cara untuk mengikutinya adalah kita juga harus menyerap ilmu baru secepat mungkin. yaitu melakukan beberapa hal secara Catatan bersamaan.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala  Work all the time you work Saat kita mengerjakan suatu tugas. Misalnya.  Experiment by Inspire To Change 32 .

Meskipun ide itu tidak lazim.Latihan Kepemimpinan Manajerial Mahasiswa Akademi Sekretari Universitas Katolik Widya Mandala Jangan takut bereksperimen dengan berbagai ide untuk meningkatkan produktivitas. bekerja akan terasa seperti bermain. Semua aspek hidup kita harus dijaga tetap baik dan seimbang. jangan takut untuk mencoba. Kalau kita antusias. by Inspire To Change 33 .  Cultivate your enthusiasm Kita memerlukan antusiasme dalam melakukan segala sesuatu. Catatan  Maintain balance Jaga keseimbangan hidup kita. Antusiasme ini perlu dipupuk terus-menerus dengan membaca bacaan atau dengarlah program audio yang bisa membangkitkan motivasi. Jangan sampai kita terlalu sibuk bekerja sehingga kehidupan sosial kita terbengkalai.  Eat and exercise for optimal energy Satu hal yang perlu dijaga dengan baik adalah tubuh fisik kita dengan memakan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful