PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta

Basic Electric Code : BA 007001

BATTERY

1.

KONSTRUKSI DAN TIPE BATTERY
Fungsi battery adalah sebagai alat perubah energi kimia menjadi energi listrik untuk menyediakan listrik bagi sistem kelistrikan pada unit. Battery dapat dibedakan berdasarkan konstruksi dan tipenya seperti berikut ini:

1.

Konstruksi Battery Battery menurut konstruksinya ada 2 macam yaitu : 1. 2. A. Konstruksi compound dan konstruksi solid Konstruksi Compound Battery ini sel-selnya berdiri sendiri-sendiri dan antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar (connector) diluar case, seperti gambar berikut ini.

B.

Konstruksi Solid Battery ini antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar didalam case. Terminal yang kelihatan hanya dua buah hasil hubungan seri dari sel-selnya seperti pada gambar berikut ini :

22

battery dry tipe ini pada dasarnya sama seperti dengan battery tipe basah (wet type). Setelah plat-plat itu terisi penuh dengan muatan listrik. akan terjadi reaksi kimia secara lambat yang menyebabkan berkurangnya kapasitas battery. Tipe Battery Battery menurut tipenya ada 2 macam yaitu : 1. tetapi dalam penyimpanannya tidak diisi dengan elektrolit. dari larutan elektrolit plat-plat kemudian tersebut dicuci dengan air dan case dikeringkan. Kemudian diassembling dalam 23 . Setelah battery tersebut diaktif (diisi elektrolit). Elemen-elemen battery ini diisi secara khusus dengan cara memberikan arus DC pada plat-plat yang direndamkan ke dalam larutan elektrolit lemah. Selama battery tidak digunakan dalam penyimpanan. Sehingga harus diisi (charge) secara periodic. kemudian diangkat battery. A. Battery ini tidak bias dipertahankan tetap dalam kondisi full charge. B. Jadi keluar dari pabrik dalam kondisi kering. Battery Tipe Kering (Dry type) Battery tipe kering (dry type) terdiri dari plate-plate (positif & negative) yang telah diisi penuh dengan muatan listrik. Tipe basah (Wet type) Tipe kering (Dry type) Battery Tipe Basah (Wet type) Battery tipe basah (wet type) terdiri dari elemen-elemen yang telah diisi penuh dengan muatan listrik (full charged) dan dalam penyimpanannya telah diisi dengan elektrolit. 2. Reaksi ini disebut “Self Discharge”.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 2.

cukup diisi elektrolit dan langsung bisa digunakan tanpa discharge kembali. PLAT POSITIF DAN PLAT NEGATIF Plat Positif Plat positif terbuat dari material PbO2 (lead peroxide) yang berwarna coklat tua. Membiarkan tutup sel itu tetap terbuka menyebabkan kotornya sekitar lubang oleh karena adanya uap asam. Cara pengisian elektrolit dapat dilihat pada gambar berikut ini : 2. 1. 24 . Fungsi yang lebih penting lagi adalah agar tersedia saluran (lubang) untuk membebaskan gas dan memungkinkan terbentuknya lagi asam sulfat yang terkandung didalam uap asam yang terbentuk pada saat pengisian battery (lihat bentuk saluran vent plug). 3.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 Sehingga bila battery tersebut akan dipakai. VENT PLUG Vent plug terdapat (menjadi satu) pada tutup disetiap sel. Fungsi tutup itu adalh untuk mencegah masuknya debu dan kotoran kedalam sel.

Untuk mencegah plat positif dan plat negatif bersinggungan.280.0007 (t-20) Dimana : S 20 = Berat jenis pada temperature 20 derajat celcius St T = Berat jenis pada temperature pengukuran = Temperature elektrolit pada saat pengukuran Berat jenis elektrolit akan turun pada saat battery dipakai (discharge). maka harus ditambah dengan air aki (air suling). Pada kondisi standart (20 derajat celcius). bila berat jenis elektrolit turun mencapai 1. Perubahan berat jenis elektrolit tergantung oleh : Discharge rate Charge rate Temperature Jumlah dari asam sulfat yang terkandung dalam elektrolit Perubahan berat jenis ini dapat dilihat pada gambar-gambar berikut ini: 25 . maka standart berat jenis elektrolit battery dapat dicari dengan rumus : S 20 = St + 0. maka battery harus diisi kembali (charging).PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta 2. Apabila temperature larutan eletrolit berubah. Bila jumlah elektrolit didalam battery berkurang. Plat Negatif Basic Electric Code : BA 007001 Plat negative terbuat dari material Pb (sponggy lead) yang berwarna kelabu. ELEKTROLIT (H2SO4) Standar berat jenis (specific gravity) elektrolit battery pada temperature standard (20 derajat celcius) adalah 1. di pasang separator yang terbuat dari polyvynil chloride (PVC) yang berpori-pori. 4.200.

80 -130 -210 -350 -590 Pembekuan elektrolit pada berat jeni dengan temperature tertentu. Reaksi Kimia Pada Saat Recharging 26 .220 Fully-charged 1. Reaksi Kimia Pada Saat Discharging Yang dimaksud discharging adalah penggunaan isi (kapasitas) battery. Reaksi kimia yang terjadi ialah : Pb 02 + 2 H2 SO4 + Pb elektolitnya akan menjadi H2 O. REAKSI KIMIA Battery pada saat discharging maupun re-charging akan terjadi reaksi kimia.140 1.180 1. 5. Pb SO4 + 2 H2 O + Pb SO4 Pada akhir discharging.750 (0C) .) (0F) +180 + 80 60 . Seperti terlihat pada tabel berikut ini : Condition of Battery Discharged Specific Gravity of Electrolyte 1. plat positif dan plat negative akan menjadi Pb SO4 dan 2. Oleh karena itu kalau menyimpan battery boleh ditempat sedingin mungkin asalkan tidak sampai larutan elektrolitnya membeku.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 Larutan elektrolit dapat membeku pada temperature tertentu.260 When Electrolyte Freezes (Temp. 1.310 .100 1.

Saat Discharging Ketika battery dipakai dengan arus besar. Saat Recharging 27 . maka tahanan dalam battery akan naik. Reaksi kimia yang terjadi ialah : Pb SO2 + 2 H2 O + Pb SO4 Pb O2 + 2 H2 SO4 + Pb Akhir dari proses recharging ini. TERMINAL VOLTAGE Terminal voltage adalah batas tegangan battery yang diijinkan pada saat discharging dan recharging. tetapi juga akibat polarisasi battery itu. 3.835 dan air (H2O) yang berat jenisnya 1 dengan komposisi tertentu seperti pada gambar berikut ini : Hasil campuran 36% Asam Sulfat dan 64% air akan menghasilkan elektrolit yang berat jenisnya 1. plat positif kembali menjadi Pb O2 dan plat negatifnya Pb.270 pada 80 derajat F (27 derajat C). 6. Hal ini tidak hanya disebabkan berkurangnya asam sulfat (yang semestinya untuk mempertahankan kecepatan reaksi kimia antara plat-plat dan elektrolit).PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 Recharging adalah proses pengisian battery. Larutan Elektrolit Larutan elektrolit ini terdiri dari pencampuran antara Asam Sulfat (H2SO4) yang berat jenisnya 1. sebagai contoh digunakan untuk memutar engine waktu start. Terminal voltage battery dalam satu sel yang dipakai selama 20 jam (untuk battery N 200) dan arus yang digunakan 10 A adalah seperti pada kurva berikut ini : 2. sedangkan elektrolit kembali terbentuk menjadi H2 SO4. 1.

Hal ini disebabkan. meskipun battery tersebut dipakai atau tidak. Pada saat recharging tersebut. Gelembung-gelembung tersebut dapat menyebabkan umur battery pendek. 3. Hubungan singkat antara plat positif dan plat negative melalui endapan dari material aktif. jika didiamkan (tidak dipakai) akan kehilangan muatan listriknya. Jika suhu dan konsentrasi elektrolit tidak merata disekitar plat positif dan negative akan terjadi reaksi elektrokimia local. Sifat seperti ini tidak dapat dihindarkan pada semua battery. SELF DISCHARGE Suatu battery yang telah diisi elektrolit. akan timbul gelembung-gelembung karena peristiwa elektrolisa (penguraian) H2O. setelah battery diisi elektrolit. Oleh karena itu. ketika recharging apabila sudah mencapai terminal voltage. 28 . 2. Sebab-sebab self discharge sebagai berikut : 1. Lihat kurva berikut ini. Plat negatif beraksi langsung dengan asam sulfat dari elektrolit membetuk timbal sulfat (Pb SO4). Kehilangan muatan listrik yang tersimpan tanpa pemakaian melalui rangkaian luar disebut “Self Discharge”. 7. maka recharging dihentikan.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 Pada saat recharging (arus pengisian kurang lebih seper sepuluh dari arus discharging rata-rata) maka akan menghasilkan naiknya perbedaan potensial antara terminal positif dan negatif. maka battery mulai mengalami suatu reaksi kimia.

karena akan menimbulkan reaksi lokal. perlu ditentukan laju arus pelepasan. Tapi tidak berarti sanggup melepaskan muatan sebesar 10 ampere selama 10 jam. Karena kapasitas battery tergantung dari kuat arus pelepasan. Faktor lain yang mempercepat “Self Discharge” adalah bila elektrolit atau air suling yang diisikan kedalam battery mengandung material-material pengetes. Sedang battery yang sanggup melepaskan muatan sebesar 5 ampere selam 20 jam disebut battery mempunyai kapasitas 100 AH untuk laju arus 20 jam. Misalnya suatu battery mempunyai kapasitas 100 AH untuk laju arus 20 jam. 29 . Jadi untuk menyatakan kapaasitas battery. Hal ini juga berarti “Self Discharge” akan bertambah cepat jika suhu lebih tinggi. Ini berarti battery tersebut sanggup melepaskan muatan sebesar 5 ampere selama 20 jam.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 Hal-hal seperti diatas ini yang menyebabkan muatan battery akan berkurang meskipun tidak dipakai. 8. Reaksi kimia yang terjadi dalam battery akan lebih cepat dengan kenaikan suhu elektrolit. Jadi penyimpanan battery pada suhu rendah lebih efektif dalam memperkecil kecepatan “Self Discharge” seperti terlihat pada kurva berikut ini. Jadi jika ingin membandingkan kapasitas battery perlu disamakan dahulu laju arus pelepasan muatan listriknya. KAPASITAS BATTERY Kapasitas Battery adalah jumlah listrik yang dapat dihasilkan dengan melepaskan arus tetap. sampai dicapai voltage akhir (final terminal voltage). Besarnya ditentukan dengan mengalihkan besar arus pelepasan dengan waktu pelepasan dan dinyatakan dalam AH (Ampere Hour). Suatu battery yang sanggup melepaskan muatan sebesar 10 ampere selama 10 jam disebut mempunyai kapasitas 100 AH untuk laju arus 10 jam.

akan sampai pada final terminal voltage selama laju arus 20 jam pada suhu elektrolit 25 derajat celcius. menyebabkan kapasitas battery naik. makin kecil laju arus pelepasan. Sebaliknya reaksi kimia terjadi dengan cepat pada temperature tinggi. Standard suhu untuk menentukan kapasitas battery adalah 25 derajat celcius. 30 . Pengaruh suhu elektrolit terhadap kapasitas battery dapat dilihat pada kurva berikut ini: Jika temperature elektrolit rendah kecepatan reaksi kimia didalam battery lambat yang menyebabkan berkurangnya kapasitas battery.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 Makin besar arus pelepasan. Misalnya suatu battey yang dinyatakan mempunyai kapasitas 200 AH untuk laju arus 20 jam adalah bila battery tersebut dipakai (discharge) dengan arus konstan 10 A. suhu elektrolit juga mempengaruhi kapasitas battery. Hubungan antara laju arus pelepasan kapasitas battery (untuk battery 120 AH/20 H) dapat dilihat pada kurva berikut ini: Selain arus pelepasan dan laju arus pelepasan.

High Rate Dicharge Test Battery dalam kondisi baik. kemampuan dichargena dapat diukur dengan pengujian berat jenis elektrolitnya. Kemudian check dengan hydrometer. tambahkan air suling ditiap-tiap sel. Pengetesan Battery Basic Electric Code : BA 007001 Tujuan pengetesan battery adalah untuk mengetahui apakah sebuah battery harus direcharging atau harus diganti (rusak). Pembacaan yang dengan menyudut akan didapatkan hasil yang kurang tepat. Metode pengetesan battery tersebut ada 2 cara yaitu : 1. Specificgravity test. Pembacaan skala pada hydrometer harus dipastikan bahwa hydrometer floatnya benar-benar bebas.] 1. Apabila dalam pengetesan berat jenis elektrolit lebih kecil dari 1. dan battery recharging beberapa lama untuk memastikan percampuran antara air dan elektrolit.28 berarti battery tersebut perlu direcharging kembali. dan kita luruskan mata kita dengan permukaan zat cari untuk mendapatkan pembacaan yang tepat. 31 . High rate discharge test. lihat gambar berikut ini : Jika level elektrolit terlalu rendah. Akan tetapi pengujian ini tidak memberikan petunjuk factor-faktor lain yang menyebabkan kemampuan battery jelek. 2.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta 9.

dapat dilakukan dengan “High Rate Discharge Test”. Untuk battery 6 volt penggunaan beban yang diijinkan dalam test adalah 2x kapasitasnya. antara lain: 1. Dari pengukuran ini dapat diketahui standard kemampuan battery. bila suhu -18 derajat celcius (0 derajat F) hanya sebesar 8. Temperature elektrolit battery harus antara 21 derajat celcius – 32 derajat celcius (70 derajat F – 90 derajat F). Contohnya final terminal voltage battery 12 volt pada temperature 27 derajat celcius (80 derajat F) dengan beban yang telah ditentukan adalah sebesar 10. Test ini menggambarkan kondisi dalam battery yang tidak mungkin bisa dideteksi dengan alat lain.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta Basic Electric Code : BA 007001 Untuk memastikan kemampuan battery mengalirkan arus dengan beban. Sedangkan untuk battery 12 volt penggunaan beban yang diijikan adalah 3x kapasitasnya. Lihat gambar berikut ini : Alat ini pada dasarnya terdiri dari variable resistor dengan kapasitas tinggi yang dirangkai seri dengan ampere meter dan parallel dengan volt meter. Sehingga bila kita gunakan untuk mengetes battery. Pada kondisi lain akan menyebabkan hasil pembacaan yang tidak menentu. langsung bisa dibaca arus yang dibebankan dan final terminal voltage dari battery tersebut.4 volt. 2. Catatan : Kapasitas (AH) battery pada umumnya tercetak pada casenya. maka final terminal voltage battery tidak tetap. 32 . Bila temperature lebih rendah dari batas ini.8 volt. Syarat yang harus dipenuhi sebelum test dilakukan.215 pada suhu 27 derajat celcius. Berat jenis elektrolit tidak boleh kurang dari 1.

Jika masih tetap terjadi perbedaan voltage. Jika terminal voltagenya dibawah standard. kemudian baca terminal voltagenya. Battery digunakan (discharge) dengan beban tetap selama kira-kira 20 detik. Untuk memperbaiki kondisi battery ini. Basic Electric Code : BA 007001 Cara Mengetes High Rate Discharge Battery Secara Lengkap Hubungkan high rate discharge tester ke battery seperti ditunjukkan pada gambar diatas. Kemudian test terminal sel yang lain dengan cara yang sama. Jika battery dalm kondisi yang memuaskan. Ganti battery bila kondisi battery tetap tidak baik. sebaiknya battery diisi (charge) lagi dan ulangi pengetesan. Test ini untuk mengetahui voltage tiap-tiap sel dibawah standard atau tidak. Sebaiknya ikuti instruksi dari pabrik pembuatnya. istilah battery dan ulangi pengetesan.5 volt untuk battery 6 volt atau diatas 9 volt untuk battery 12 volt. berarti battery rusak.PT United Tractors Tbk Training Centre Site Sangatta 2.2 volt. Cara Mengetes High Rate Discharge Setiap Sel Jika high rate discharge test telah dilakukan. tetapi kondisi battery masih diragukan. 3. Alat pengetesan sell battery disebut “Cell tester” cara mengetesnya. berarti kondisi battery tidak baik atau tidak dalam keadaan full charge seperti hasil test berat jenis. maka masih perlu pengetesan tiap-tiap sel melalui konektor tiaptiap sel (untuk battery jenis compound).hubungkan cell tester dengan terminal + dan terminal – gambar berikut ini : Catat pembacaan voltagenya. Bila dalam pembacaan terdapat perbedaan lebih dari 0. 33 . terminal voltagenya akan diatas 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful