Makalah Induksi Elektromagnet

MAKALAH FISIKA

Induksi Elektromagnetik
Fadhlurrahman Ruslan
Akselerasi 2 2012/2013

Pengertian Induksi Elektromagnetik dan Arus Listrik Induksi
Melalui berbagai percobaan, Michael Faraday (1791-1867), seorang ilmuwan jenius dari inggris akhirnya berhasil membuktikan bahwa arus listrik memang dapat dihasilkan dari perubahan medan magnetik. Peristiwa dihasilkannya arus listrik akibat adanya perubahan medan magnetik dinamakan induksi elektromagnetik, sedangkan arus yang dihasilkan dari induksi elektromagnetik dinamakan arus induksi. Penemuan ini dikenal dengan “Hukum Faraday”. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa? Pertama, “Hukum Faraday” memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama. Percobaan Faraday

Ketika magnet digerakkan ( keluar - masuk ) dalam kumparan, jarum pada galvanometer akan menyimpang.

Ketika magnet tidak digerakkan (berhenti) dalam kumparan, jarum pada galvanometer tidak menyimpang (menunjukkan angka nol). Penyimpangan jarum galvanometer ini menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik. Arus listrik seperti ini disebut arus induksi. Arus listrik timbul karena adanya perubahan jumlah garis gaya magnet, yang mengakibatkan pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial. Beda potensial ini disebut gaya gerak listrik induksi (ggl induksi)

Electromagnetic Induction: Demonstrations and Definition Hukum Faraday 1. Jika sebuah penghantar memotong garis-garis gaya dari suatu medan magnetik (fluks) yang konstan, maka pada penghantar tersebut akan timbul tegangan induksi. 2. Perubahan fluks medan magnetik didalam suatu rangkaian bahan penghantar, akan menimbulkan tegangan induksi pada rangkaian tersebut. Persamaan Ggl induksi (Eind) yang memenuhi hukum Faraday adalah sebagai berikut:

sedangkan pada permukaan yang lebih sempit kerapatan fluks magnet akan kuat dan kuat medan magnetik (B) lebih tinggi.Apa arti tanda negatif itu ? Tanda negatif berati sesuai dengan Hukum Lenz. disingkat Wb dan didefinisikan dengan: ”Suatu medan magnet serba sama mempunyai fluks magnetik sebesar 1 weber bila sebatang penghantar memotong garis-garis gaya magnetik selama satu detik akan menimbulkan gaya gerak listrik (ggl) sebesar satu volt” . Satuan internasional dari besaran fluks magnetik diukur dalam Weber. yaitu “Ggl Induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetiknya berlawanan dengan sumber perubahan fluks magnetik”. Demonstration of Lenz Law Fluks Magnetik Fluks Magnetik adalah kerapatan garis-garis gaya dalam medan magnet. artinya fluks magnetik yang berada pada permukaan yang lebih luas kerapatannya rendah dan kuat medan magnetik (B) lebih lemah.

Jarum galvanometer mula-mula pada posisi nol. dilakukan antara lain seperti kegiatan di atas. bahwa galvanometer adalah sebuah alat untuk menunjukkan ada atau tidaknya arus listrik di dalam rangkaian. Kalian pasti sudah mengetahui.Faraday memulai melakukan percobaan-percobaan. sedangkan ketika kutub selatan ditarik dari dalam kumparan. Karena termotivasi oleh gagasan tersebut kemudian pada tahun 1822.Terjadinya Arus Listrik Induksi oleh Magnet Seorang ilmuwan dari Jerman yang bernama Michael Faraday (1991 – 1867) memiliki gagasan dapatkah medan magnet menghasilkan arus listrik? Gagasan ini didasarkan oleh adanya penemuan dari Oersted bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet. Pada tahun 1831 Faraday berhasil membangkitkan arus listrik dengan menggunakan medan magnet. Dari hasil percobaan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa arus induksi yang timbul dalam kumparan arahnya bolak-balik seperti yang . jarum galvanometer akan menyimpang ke kiri. jarum galvanometer menyimpang ke kanan. Percobaan Faraday untuk menentukan arus listrik dengan menggunakan medan magnet. Ketika magnet ditarik dari dalam kumparan maka jarum galvanometer menyimpang ke kiri. Alat-alat yang digunakan Faraday dalam percobaannya adalah gulungan kawat atau kumparan yang ujung-ujungnya dihubungkan dengan galvanometer. Pada kegiatan tersebut diketahui bahwa ketika kutub utara magnet bergerak ke dalam kumparan maka jarum galvanometer. menyimpang ke kanan. Pada saat kutub selatan bergerak masuk ke dalam kumparan.

Faraday menggunakan konsep garis gaya magnet untuk menjelaskan peristiwa di atas. 2. Kesimpulan percobaan di atas adalah: Timbulnya gaya listrik (GGL) pada kumparan hanya apabila terjadi perubahan jumlah garis-garis gaya magnet. Magnet didekatkan pada kumparan maka gaya yang melingkupi kumparan menjadi bertambah banyak. . Karena arus induksi selalu bolak-balik.ditunjukkan oleh penyimpangan jarum galvanometer yaitu ke kanan dan ke kiri. kedua ujung kumparan juga timbul GGL. Perhatikan Gambar 13. 3. sehingga tidak ada GGL.1! 1. maka disebut arus bolakbalik (AC = Alternating Current). sehingga pada kedua ujung kumparan timbul gaya gerak listrik (GGL). Magnet diam terhadap kumparan. jumlah garis gaya magnet yang melingkupi kumparan tetap. Magnet dijauhkan terhadap kumparan maka garis gaya yang melingkupi kumparan menjadi berkurang.

Bahkan untuk alat-alat listrik DC lainakan terjadi ketidaknormalan fungsi. Bentuk gelombang ini dapat ditelitidengan menggunakan osiloskop.Sementara itu. Arus AC adalah arus listrik yang nilainya berubah terhadap satuan waktu. Arus ini dapat pula disebut dengan arus searah. setrika. control. kutub arus ini selalu berubah-ubah dari positif ke negartif dan negative ke positif. Karena itulah. Listrik arus bolak-balik dihasilkan oleh sumber pembangkit tegangan listrik yang terdapat pada pusatpusat pembangkit tenagalistrik. Osiloskop adaah alat yang digunakan untuk melihat gelombang sinusyang ditimbulkan tenaga AC dan DC Perbedaan yang kedua dapat dilihat dari metode penggunaannya. Arus AC memiliki besar dan arah yang berubahubah secara bolak-balik. dan lainlain.Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari bentuk gelombangnya. Pada umumnya listrik arus bolak-balik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. misalnyasebagai penerangan rumah (lampu) dan keperluan rumah tangga seperti kipas angina. walaupun stop kontak (colokan listrik) dipasang bolak-balik tidakakan terjadi konsleting ataupun kerusakan lainnya. Sebaliknya jika sebuah baterai yang merupakan listrik arus DC dipasang terbalik. . maka beterai tidak akan berfungsi.Perbedaan Arus Listrik AC dan DC AC merupakan singkatan dari Alternating Current. Arus ini dapat pula disebut dengan arus bolak-balik. Maksudnya. Karena itulah listrik banyak digunakanuntuk alat elektronik. Arus DC adalah arus listrik yang nilainya tetap atau konstan terhadap satuan waktu. Hal ini terjadi karena kutub arus DC tidak pernah berubah daripositif ke negatif maupun sebaliknya. automotive. dan lain-lain (Kanginan. DC merupakan singkatan dari Direct Current. 2006:226). Contohsumber listrik arus searah adalah baterai dan akumulator (accu).

piringan itu dapat berhenti dengan seketika jika diputar di antara kutub-kutub magnet yang berlawanan. Arus listrik seperti inilah yang disebut arus riak.kemudian di ratakan dengan kapasitor dan hasilnya berupa tegangan DC 310 volt dilewatkan ke trafoferiite dan transistor power. Namun. Cara mengubah tegangan dc menjadi ac.Cara mengubah tegangan ac menjadi dc Tegangan 220 volt AC langsung di searahkan. Gejala ini merupakan . Arus listrik menghasilkan medan magnet yang arahnya berlawanan dengan arah gerak piringan alumunium. untuk menghasilkan tegangan AC adalah dengan cara mengatur keterlambatan sudut penyalaan saklarpada tiap lengan inverter sehingga mampu menghasilkan level tegangan keluaran positip dan negatif yang berulang dengan frekuensi tertentu Pengertian Arus Riak Sebuah piringan alumunium yang berputar membutuhkan sejenak waktu agar gaya gesek dapat menghentikan geraknya. dengan dioda yang dirangkai merupakan jembatan. Hal ini terjai karena piringan itu terbuat dari konduktor listrik sehingga timbul arus listrik induksi padanya saat berputar di sekitar medan magnet. kemudian ada rangkaian yang men on off transistornya dengan jedatertentu sehingga kumparan sekunder trafo ferittenya yang dirancang menghasilkan tegangan pulsa disearahkan menjadi tegangan DC.

Apabila mendeteksi logam. Gejala ini di manfaatkan untuk pembuatan rem magnetik kereta. Selain itu. Arus listrik yang dihasilkan electromagnet menimbulkan arus induksi yang berlawanan arah pada rel. Sebuah electromagnet diletakkan pada bagian kereta yang berdekatan dengan rel. Hal ini kemudian menginduksi timbulnya arus riak pada sembarang benda logam di bawahnya. Manfaat Arus Riak dalam Kehidupan Sehari-hari Arus riak di manfaatkan untuk pembuatan rem magnetik kereta. Akibatnya. Arus listrik yang dihasilakan kumpran akan menyalakan detector.akibat ari hokum kekekalan energy sehingga tidak ada energy yang hilang atau diciptakan dari perubahan yang terjadi. Selain itu. arus listrik digunakan pada detektor logam. Arus listrik yang dihasilakan kumpran akan menyalakan detector. arus riak akan melepaskan medan magnetnya yang selanjutnya menginduksi kumparan. laju kereta melambat. Arus listrik yang dihasilkan electromagnet menimbulkan arus induksi yang berlawanan arah pada rel. arus listrik digunakan pada detektor logam. Sebuah electromagnet diletakkan pada bagian kereta yang berdekatan dengan rel. arus riak akan melepaskan medan magnetnya yang selanjutnya menginduksi kumparan. Sebuah kejutan arus listrikpada kumparan pipih akan menimbulkan perubahan medan magnet. Arus riak timbul jika suatu kepingan logam berada di sekitar medan magnet yang garis-garis gayanya sedang berubah-ubah. Akibatnya. Apabila mendeteksi logam. . laju kereta melambat.

garis gaya dalam kumparan bertambah. Sama halnya ketika magnet batang masuk ke kumparan. jumlah garis-garis gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan berkurang. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat menambah garis gaya itu. . Ketika kutub utara magnet batang digerakkan keluar dari dalam kumparan. Ketika kutub utara magnet batang diam di dalam kumparan. Karena jumlah garis-garis gaya tetap. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat mengurangi garis gaya itu.Pengertian GGL Induksi Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk ke dalam kumparan. pada saat magnet keluar garis gaya dalam kumparan berkurang. jumlah garis-garis gaya magnet di dalam kumparan tidak terjadi perubahan (tetap). tidak terjadi arus listrik dan jarum galvanometer tidak bergerak. Berkurangnya jumlah garis-garis gaya ini juga menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. maka pada ujung-ujung kumparan tidak terjadi GGL induksi. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan jarum galvanometer. Akibatnya. jumlah garis gaya-gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir dan menggerakkan jarum galvanometer. Arah arus induksi dapat ditentukan dengan cara memerhatikan arah medan magnet yang ditimbulkannya. Bertambahnya jumlah garisgaris gaya ini menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. Pada saat magnet masuk.

Dengan demikian. timbul medan magnet di sekitar kumparan primer dengan garis garis gaya yang terus-menerus berubah. medan magnet itu menerobos ke dalam rongga kumparan sekunder. Arus listrik yang ditimbulkan GGL induksi disebut arus induksi. . Arus listrik yang megalir pada kumparan primer tersebut disebut arus primer sedangkan pada kumparan sekunder disebut arus sekunder . Karena letaknya berdekatan. Akibat saklar diputus sambung secara terus menerus. Sedangkan. kumparan lain yang dihubungkan dengan galvanometer disebut kumparan sekunder. Membedakan Kumparan Primer dan Sekunder Kumparan yang dihubungkan dengan sumber GGL dan saklar disebut kumparan primer.Jadi. arus listrik yang mengalir di dalam kumparan perimer menjadi terputus-putus. Peristiwa timbulnya GGL induksi dan arus induksi akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut induksi elektromagnetik. GGL induksi dapat terjadi pada kedua ujung kumparan jika di dalam kumparan terjadi perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). GGL yang timbul akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan disebut GGL induksi. Hal ini menyebabkan timbulnya GGL induksi pada kumpran sekunder.

Kumparan dihubungkan dengan sebuah hambatan R sehingga ada putaran arus listrik yang akan menentukan jenis-jenis kutub magnet kumparannya. Perubahan fluks magnet ini akan menimbulkan beda potensial atau ggl induksi pada ujung-ujung kumparan. Akibatnya tidak timbul GGL induksi pada kumparan sekunder. medan magnet itu menerobos ke dalam rongga kumparan sekunder.Membedakan Arus Primer dan Sekunder Akibat saklar diputus sambung secara terus menerus. Karena letaknya berdekatan. GGL Induksi 2 Kumparan Magnet yang bergerak entah mendekat atau menjauh dari sebuah kumparan akan berakibat berubahnya jumlah fluks magnet yang mengenai kumparan. jarum jarum galvanometer tidak akan menyimpang. Hal ini karena arus listrik yang mengalir terus menerus tidak menimbulakan perubahan medan magnet di sekitar kumparan primer. Arus listrik yang megalir pada kumparan primer tersebut disebut arus primer sedangkan pada kumparan sekunder disebut arus sekunder . . arus listrik yang mengalir di dalam kumparan perimer menjadi terputus-putus. mana utara mana selatan. Jika saklar dibiarkan terus terhubung. timbul medan magnet di sekitar kumparan perimer dengan garis garis gaya yang terus-menerus berubah. Dengan demikian. Hal ini menyebabkan timbilnya GGL induksi pada kumpran sekunder.

Cluenya untuk ujung kumparan yang didekati adalah : JIKA DITINGGAL MENJAUH. Saat Magnet digerakkan Menjauhi Kumparan. sehingga ujung kumparan sebelah kiri menjadi kutub utara dan ujung lainnya adalah kutub selatan. Saat kumparan didekati oleh kutub utara magnet. DIA MENOLAK.Saat Magnet digerakkan Mendekati Kumparan. yang mendekati adalah kutub utara. Arah arus yang bagaimana yang menghasilkan kutub-kutub magnet pada kumparan seperti di atas? Gunakan kaidah tangan kanan namun kali ini bukan untuk mencari kutub-kutub magnet kumparannya karena kutubnya sudah ada. Didekati U dia jadi U. Cluenya untuk ujung kumparan yang didekati adalah : JIKA DIDEKATI. tetapi untuk mendapatkan arah arus yang menghasilkan kutub-kutub yang sudah ada tadi. Dalam contoh di atas. Sedangkan jika yang menjauhi adalah kutub selatan maka ujung kumparan yang dijauhi akan menjadi kutub utara. didekati S dia jadi S (kutub sejenis saling menolak). Dari penerapan kaidah tangan kanan didapat arah arus adalah dari A ke B. Dijauhi U dia jadi S. DIA BERUSAHA MENARIK. ujung kumparan yang dijauhi akanberlaku sebagai kutub selatan. dijauhi S dia jadi U (kutub berlawanan saling tarik). Demikian juga jika kutub yang mendekat adalah kutub selatan. . Saat kumparan dijauhi oleh kutub utara magnet. maka ujung kumparan yang didekati akan berlaku sebagai kutub selatan. ujung kumparan yang didekati akan berlaku sebagai kutub utara.

Jika lilitannya dipindah melalui sisi depan terlebih dahulu. maka GGL induksi yang timbul semakin besar. maka arus yang dihasilkan akan dari B ke A. sedangkan arus yang mengalir dinamakan arus induksi dan peristiwanya disebut induksi elektromagnetik. Pada contoh pertama di atas lilitan kawat pada ujung kiri melalui sisi belakang kumparan. maka GGL induksi yang timbul juga semakin besar. Factor-faktor yang Mempengaruhi GGL Induksi Gaya gerak listrik yang timbul akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut GGL induksi.Dalam contoh yang kedua ujung yang menjauh adalah utara. 3. tergantung dari cara melilit kumparan. maka GGL induksi yang timbul juga semakin besar. Apakah jika dengan kutub utara mendekati kumparan akan sealu menghasilkan arah arus dari A ke B? Tidak. Banyaknya lilitan Semakin banyak lilitannya. Kecepatan perubahan medan magnet. Arah arus seperti apa yang menghasilkan kutub-kutub kumparan seperti contoh kedua? Sama. Demikian juga berlaku untuk contoh yang kedua. Kekuatan magnet Semakin kuat gelaja kemagnetannya. 2. . Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besar GGL induksi yaitu: 1. sehingga ujung kumparan yang sebelah kiri akan menjadi kutub selatan dan ujung satu lagi sebagai utara. gunakan kaidah tangan kanan dan hasilnya adalah arah arus dari B ke A. Semakin cepat perubahan medan magnet.

Kumparan atau magnet yang berputar menyebabkan terjadinya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan. Perubahan menyebabkan mekanik yang terjadinya diberikan GGL induksi dan pada kumparan. Karena kumparan selalu berputar. Hal periodic itu menyebabkan GGL dihasilkan secara terus-menerus dengan pola yang berulang secara 1. Sebaliknya. jumlah garis gaya magnet yang . Kutubkutub magnet yang berlawanan saling dihadapkan. Kutub utara magnet yang satu dihadapkan ke kutub selatan magnet yang lain. di dalam ruangan antara dua kutub magnet dihasilkan medan magnet. Dengan demikian. Induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik. ketika posisi kumparan tegak lurus terhadap garis gaya magnet. tidak ada garis gaya magnet yang masuk ke dalam kumparan.Penerapan GGL Induksi dalam kehidupan seharihari Pada induksi elektromagnetik terjadi perubahan bentuk energi gerak menjadi energi listrik. Pembangkit energi listrik yang menerapkan induksi elektromagnetik adalah generator dan dinamo. Di dalam medan magnet tersebut terdapat kumparan yang mudah berputar pada porosnya. Ketika posisi kumparan sejajar dengan garis gaya megnet. generator tersebut Energi induksi dinamo diubah ke dalam bentuk energi gerak rotasi. jumlah garis gaya magnet yang masuk ke dalam kumparan pun selalu berubah-ubah. Generator Pada generator ini terdapat dua buah magnet yang kuat. Di dalam generator dan dinamo terdapat kumparan dan magnet.

GGL induksi pada dinamo dapat diperbesar dengan cara putaran roda dipercepat. GGL induksi ini dihubungkan dengan rangkaian listrik melalui sikat karbonyang terdapat pada kedua cincin geser bergantian. Dengan demikian. Cincin ini memungkinkan arus listrik yang dihasilkan pada rangkaian luar Dinamo berupa arus searah walaupun di dalam dinamo sendiri menghasilkan arus bolak-balik. Jika dihubungkan dengan lampu. timbul GGL induksi AC. Dinamo Dinamo dibedakan menjadi dua yaitu. Alat pembangkit listrik arus bolak balik yang paling sederhana adalah dinamo sepeda.masuk dalam kumparan maksimal. Bagian dinamo yang berputar disebut rotor. Pada dinamo arus searah menggunakan satu cincin yang dibelah menjadi dua yang disebut cincin belah (komutator). timbul arus listrik induks AC. Adapun. pada dinamo arus bolak-balik menggunakan cincin ganda (dua cincin). makin cepat magnet atau kumparan berputar. Prinsip kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar kumparan di dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan. Bagian dinamo yang tidak bergerak disebut stator. 2. Jika roda berputar. Perbedaan antara dinamo DC dengan dinamo AC terletak pada cincin yang digunakan. Tenaga yang digunakan untuk memutar rotor adalah roda sepeda. Makin besar pula GGL induksi dan arus listrik yang dihasilkan. nyala lampu makin terang. Akibatnya. timbul GGL induksi pada ujung-ujung kumparan dan arus listrik mengalir. Akibatnya. dinamo arus searah (DC) dan dinamo arus bolak-balik (AC). Makin cepat gerakan roda sepeda. kumparan atau magnet ikut berputar. menggunakan magnet yang .

dan sikat. Sebagaimana percobaan Faraday GGL induksi yang ditimbulkan leh generator AC dapat diperbesar dengan cara: . Prinsip Kerja Generator Listrik AC dan DC Generator AC Bagian utama generator AC terdiri atas magnet permanen (tetap). arus induksi yang ditimbulkan berupa arus AC. perputaran kumparan menimbulkan GGL induksi AC. Contoh generator AC yang akan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah dinamo sepeda. jumlah lilitan diperbanyak. kumparan (solenoida).kuat (besar). . Adanya arus AC ini ditunjukkan oleh menyalanya lampu pijar yang disusun seri dengan kedua sikat. Pada generator. cincin geser.menggunakan magnet permanen yang lebih kuat. Karena dihubungkan dengan cincin geser.memperbanyak lilitan kumparan. dan menyisipkan inti besi lunak ke dalam kumparan. perubahan garis gaya magnet diperoleh dengan cara memutar kumparan di dalam medan magnet permanen. OIeh karena itu. dan menggunakan inti besi lunak di dalam kumparan. . Bagian utama dinamo .mempercepat perputaran kumparan.

Bagian utama transformator adalah dua buah kumparan yang keduanya dililitkan pada sebuah inti besi lunak. Jika sebuah lampu pijar (lampu sepeda) dipasang pada kabel yang menghubungkan kedua ujung kumparan. perputaran tersebut menimbulkan GGL induksi pada kumparan. Hal ini disebabkan cincin yang digunakan pada generator DC berupa cincin belah (komutator).sepeda adalah sebuah magnet tetap dan kumparan yang disisipi besi lunak. Pada umumnya tegangan listrik yang disalurkan ke rumahrumah penduduk ada dua macam. Nyala lampu akan makin terang jika perputaran magnet tetap makin cepat (laju sepeda makin kencang). lampu tersebut menyala. pada generator DC arah arus induksinya tidak berubah. Akibatnya. Alat yang digunakan untuk menurunkan tegangan disebut transformator. Generator DC Prinsip kerja generator (dinamo) DC sama dengan generator AC. lampu tersebut akan dilalui arus induksi AC. yaitu 220 volt dan 1l0 volt. Transformator Agar tidak berbahaya tegangan yang tinggi itu harus diturunkan terlebih dahulu sebelum arus listrik disalurkan ke rumah-rumah penduduk. Namun. Jika magnet tetap diputar. Kedua kumparan tersebut memiliki .

Kumparan yang dihubungkan dengan sumber tegangan AC disebut kumparan primer. Jika kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan AC (dialiri arus listrik AC).step up adalah transformator yang jumlah lilitan primernya lebih kecil dari pada lilitan sekunder. Kita dapat rnembedakan transformator menjadi dua macam. Karena arus yang mengalir tersebut adalah arus AC. . Hal itu menyebabkan pada kumparan sekunder mengalir arus AC (arus induksi). transformator step up dapat digunakun untuk menaikkan tegangan AC. yaitu transformator step up dan transformator step down. Perubahan garis gaya itu menimbulkan GGL induksi pada kumparan sekunder.jumlah lilitan yang berbeda. Oleh karena itu. sedangkan kumparan yang lain disebut kumparan sekunder. Transformator . Oleh karena itu. garis-garis gaya yang dilingkupi oleh kumparan sekunder juga berubah-ubah. garis-garis gaya elektromagnet selalu berubah-ubah. besi lunak akan menjadi elektromagnet.

bila efisiensi sempurna. dan transformator 70/20 kv yang ditanahkan dengan tahanan di sisi netral 20 kv-nya. Dasar teori fungsi transformator adalah bila ada arus listrik bolak-balik yang mengalir melingkari satu inti besi kemudian inti besi itu akan beralih jadi magnet dan seandainya magnet tersebut dikelilingi oleh satu belitan maka pada kedua ujung belitan tersebut . contoh transformator ini adalah transformator 150/70 kv yang ditanahkan dengan langsung di sisi netral 150 kv. transformator atau dikenal juga dengan trafo adalah suatu peralatan listrik yang termasuk didalam klasifikasi mesin listrik statis. fluks bolak-balik ini kemudian menginduksikan gaya gerak listrik (ggl) dalam lilitan sekunder. Sistem kerja transformator tenaga pada biasanya di tanahkan pada titik netral. sebab transformator berperan untuk menyalurkan tenaga atau daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan yang rendah atau sebaliknya. sesuai dengan keperluan untuk sistem pengamanan atau proteksi. semua daya pada lilitan primer akan dilimpahkan ke lilitan sekunder.Fungsi Transformator Fungsi transformator amat di butuhkan dalam suatu rangkaian elektronika. dengan frekuensi yang sama. Prinsip kerja transformator dimana tegangan berdasar masukan pada bolak-balik induksi yang elektromagnetik membentangi primer menyebabkan fluks magnet yang idealnya semua bersambung dengan lilitan sekunder.

lilitan primer umumnya dihubungkan dengan bintang ( y ) dan lilitan sekunder dihubungkan dengan delta ( Δ . Transformator terdiri dari pasangan kumparan . Jenis-jenis Trafo Berkaitan dengan topic yang dikaji yakni kegunaan transformator adalah alat untuk mengubah tegangan arus bolak balik menjadi lebih tinggi atau rendah. terlebih pada transformator-transformator tenaga yang berkapasitas besar. kumparan transformator. diantaranya ialah transformator step up. sebab minyak transformator memiliki sifat sebagai media pemindah panas serta juga berperan pula sebagai isolasi ( mempunyai daya tegangan tembus tinggi ) hingga berperan sebagai media pendingin dan isolasi sebagai Fungsi Transformator. Bagian utama dari fungsi transformator terdiri dari suatu inti besi. transformator step down. hingga akan timbul gaya gerak listrik (ggl). Masing-masing dari Fungsi Transformator ini amat di butuhkan didalam susunan suatu rangkaian. autotransformator dan transformator 3 fasa. ). kumparan tersier dan minyak transformator.akan terjadi beda tegangan yang melingkari magnet. transformator 3 fasa terdiri dari tiga transformator yang dihubungkan secara khusus satu sama lain. Jenis-jenis transformator beraneka ragam. Sebagian besar dari transformator tenaga mempunyai kumparankumparan yang intinya direndam didalam minyak transformator.

[1] Gambar 2. .primer dan sekunder yang diisolasi (terpisah) secara listrik dan dililitkan pada inti besi lunak. Inti besi lunak dibuat dari pelat yang berlapis-lapis untuk mengurangi daya yang hilang karena arus pusar. ditunjukkan pada fluks magnet bocornya. dengan lilitan kumparan sekunder terletak diatas lilitan kumparan primer. Kumparan primer dan sekunder dililitkan pada kaki inti besi yang terpisah. Bagan fluks magnetic bocor pada pasangan kumparan Hasil diatas untuk mengurangi fluks magnet bocor pada pasangan kumparan digunakan pasangan kumparan seperti gambar diatas. Secara lebih lengkap bisa dicermati pada gambar 2. Kumparan sekunder dililitkan pada kaki inti besi yang sama (kaki yang tengah). maka dapat dicermati pada gambar dibawah ini. Bagian fluks magnetic bocor tampak bahwa pada pasangan kumparan terdapat fluks magnetic bocor disisi primer dan sekunder.

maka δΦ/δt = Vp/Np = Vs/Ns Dimana dengan menyusun ulang persamaan akan didapat Vp/Np = Vs/Ns Sedemikian sehingga Vp.Is Dengan kata lain.Ip = Vs. Step-Up . Jenis-jenis transformator adalah [3]: 1. hubungan antara tegangan primer dengan tegangan sekunder ditentukan oleh perbandingan jumlah lilitan primer dengan lilitan sekunder.Gambar 3. Hubungan primer dan sekunder Rumus untuk fluks magnet yang ditimbulkan lilitan primer adalah: δΦ = Є x δt Dan untuk rumus GGL induksi yang terjadi dililitan sekunder adalah Є = N δΦ/δt Karena kedua kumparan dihubungkan dengan fluks yang sama.

terutama dalam adaptor AC-DC. 3. Dalam transformator ini. 2. sehingga berfungsi sebagai penurun tegangan. Transformator ini biasa ditemui pada pembangkit tenaga listrik sebagai penaik tegangan yang dihasilkan generator menjadi tegangan tinggi yang digunakan dalam transmisi jarak jauh. sehingga berfungsi sebagai penaik tegangan. Skema transformator step-down Transformator step-down memiliki lilitan sekunder lebih sedikit daripada lilitan primer. sebagian lilitan primer juga merupakan lilitan sekunder. Fasa arus dalam . dengan sadapan tengah.Gambar 4. Transformator jenis ini sangat mudah ditemui. Skema transformator Transformator jenis ini hanya terdiri dari satu lilitan yang berlanjut secara listrik. Autotransformator Gambar 6. Lambang transformator step-up Transformator step-up adalah transformator yang memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer. Step-down Gambar 5.

Selain itu. Autotransformator Variabel Gambar 7.5 kali).lilitan sekunder selalu berlawanan dengan arus primer. Tetapi transformator jenis ini tidak dapat memberikan isolasi secara listrik antara lilitan primer dengan lilitan sekunder. . Skema Autotransformator Variabel Autotransformator variabel sebenarnya adalah autotransformator biasa yang sadapan tengahnya bisa diubah-ubah. sehingga untuk tarif daya yang sama lilitan sekunder bisa dibuat dengan kawat yang lebih tipis dibandingkan transformator biasa. memberikan perbandingan lilitan primer-sekunder yang berubah-ubah. autotransformator tidak dapat digunakan sebagai penaik tegangan lebih dari beberapa kali lipat (biasanya tidak lebih dari 1. Keuntungan dari autotransformator adalah ukuran fisiknya yang kecil dan kerugian yang lebih rendah daripada jenis dua lilitan.

6. 7. fluks magnet berhenti berubah. Untuk penerapan audio. Transformator Isolasi Transformator isolasi memiliki lilitan sekunder yang berjumlah sama dengan lilitan primer. gulungan sekunder dibuat sedikit lebih banyak untuk mengkompensasi kerugian. Transformator Tiga Fasa Transformator tiga fasa sebenarnya adalah tiga transformator yang dihubungkan secara khusus satu sama lain. Lilitan primer biasanya dihubungkan secara bintang (Y) dan lilitan sekunder dihubungkan secara delta (Δ). Transformator jenis ini menggunakan material inti yang cepat jenuh sehingga setelah arus primer mencapai titik tertentu. Tetapi pada beberapa desain. Transformator seperti ini berfungsi sebagai isolasi antara dua kalang. Karena GGL induksi pada lilitan sekunder hanya terbentuk jika terjadi perubahan fluks magnet. transformator jenis ini telah banyak digantikan oleh kopling kapasitor. .5. sehingga tegangan sekunder sama dengan tegangan primer. yaitu saat arus pada lilitan primer berbalik arah. transformator hanya memberikan keluaran saat inti tidak jenuh. Transformator Pulsa Transformator pulsa adalah transformator yang didesain khusus untuk memberikan keluaran gelombang pulsa.

Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik. Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input. Bagian-Bagian Transformator Gambar 9.Prinsip Kerja Trafo Komponen Transformator (trafo) Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan .[4] Gambar 8. Lambang Transformator Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output. dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.

[5] Gambar 10. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance). sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Gambar 11.magnet yang berubah. . Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder. Skema transformator kumparan primer dan kumparan sekunder terhadap medan magnet Pada skema transformator diatas. Hubungan antara tegangan primer. ketika arus listrik dari sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya. jumlah lilitan primer.

2.tegangan sekunder. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns). Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah. dapat dinyatakan dalam persamaan[6]: Vp/Vs = Np/Ns (6) Vp = tegangan primer (volt) Vs = tegangan sekunder (volt) Np = jumlah lilitan primer Ns = jumlah lilitan sekunder Simbol Transformator Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu: 1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi. transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns). jumlah lilitan primer. dan jumlah lilitan sekunder. 2. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer. . 3. tegangan sekunder. dan jumlah lilitan sekunder Hubungan antara tegangan primer. transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns > Np). Pada transformator (trafo) besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah: 1. Sebanding dengan besarnya tegangan primer ( VS ~ VP).

hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan kuat arus primer dan sekunder dapat dirumuskan sebagai Dengan demikian untuk transformator ideal akan berlaku persamaan berikut. Hubungan antara tegangan dengan kuat arus pada kumparan primer dan sekunder dirumuskan Jika kedua ruas dibagi dengan t. Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang dihasilkan makin besar. Besar tegangan sebanding dengan jumlah lilitan.Vs ~ 1/Np (7) Sehingga dapat dituliskan: Vs = Ns/Np x Vp (8) Syarat-syarat Trafo yang Ideal Besar tegangan dan kuat arus pada trafo bergantung banyaknya lilitan. Berdasarkan rumus-rumus di atas. Dengan: Vp = tegangan primer (tegangan input = Vi ) dengan satuan volt (V) . yaitu ketika jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang keluar pada kumparan sekunder. diperoleh rumus Dalam hal ini faktor (V × I) adalah daya (P) transformator. Hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan tegangan primer dan tegangan sekunder dirumuskan Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor.

Sebaliknya. Jika tegangan yang dikeluarkan terminal output lebih tinggi daripada tegangan yang dimasukkan ke terminal input. trafo ini disebut trafo step-down. Arus listrik yang akan diubah tegangannya masuk melalui terminal input. sedangkan arus listrik hasil pengubahan itu dapat diambil melalui terminal output. jika tegangan yang dikeluarkan terminal output lebih rendah daripada tegangan yang dimasukkan ke terminal input.Vs = tegangan sekunder (tegangan output = Vo) dengan satuan volt (V) Np = jumlah lilitan primer Ns = jumlah lilitan sekunder Ip = kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan ampere (A) Is = kuat arus sekunder (kuat arus output = Io) dengan satuan ampere (A) Perbedaan Trafo Step-Up dan Trafo Step-Down Trafo memilik dua terminal utama yaitu terminal input dan terminal output. . trafo jenis ini disebut trafo step-up.

biasanya dilakukan cara-cara sebagai Selama 1 sekon. 2. 3. Untuk mengurangi panas. Hal ini disebabkan selama transformator digunakan ada sebagian energi listrik yang berubah menjadi kalor. membuat inti besi untuk transformator berbentuk pelat atau lempengan. Agar diperoleh efisiensi mendekati 100% padapenggunaan transformator. adalah persentase harga perbandingan antara besar energi yang dilepas transformator tiap sekon pada kumparan sekunder dengan energi yang diterima transformator setiap sekon pada kumparan primer. kumparan primer tranformator menerima energi dari sumber yang akan diubah sebesar Wp = Vp Ip t joule. Selama t sekon transformator tersebut juga melepas energi melalui kumparan sekunder sebesar Ws = Vs Is t joule. besarnya daya yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder selalu lebih kecil daripada daya yang diterima oleh kumparan primer. berikut: 1. Efisiensi tranformator. Mengalirkan udara dingin. Oleh karena itu. . efisiensi . Diberi bahan pendingin.Pengertian Efisiensi Trafo Selama penggunaan transformator. Energi tiap sekon disebut daya. misal dengan air conditioning atau kipas angin. Dengan kata lain energi listrik yang keluar dari transformator selalu lebih kecil daripada energi yang masuk ke dalam transformator.

. dan mempunyai berbagai fungsi juga. Pp. Ps dan daya primer.dapat dinyatakan dalam perbandingan daya sekunder. kali 100 % dan dapat ditulis Kegunaan Trafo dalam Kehidupan Sehari-hari Ada bermacam-macam jenis trafo didalam perkembangannya.

yang digunakan untuk menaikkan tegangan AC. dll. trafo jenis ini dipakai dalam rangkaian-rangkain pembangkit tegangan pada perangkat elektronika seperti trafo inverter LCD monitor. contohnya pada pesawat radio. contoh pemakaiannya pada adaptor.Diantaranya yaitu trafo step-up. yang dipakai untuk mengatur frekuensi radio tersebut. dalamnya ada gulungan kawat yang disebut koker. Sedangkan trafo step-down adalah kebalikannya. Kegunaan lain yaitu trafo dipakai sebagai pengatur frekuensi. itu sebenarnya juga termasuk trafo. kalau speaker dibuka dalamya ada lilitan kan? nah. . Tau adaptor kan? kalau ga tau ya cari tau sendiri deh. Prinsip trafo juga digunakan dalam mengubah impedansi. yaitu berfungsi menurunkan tegangan AC. soalnya kalau dijelaskan disini jadi panjang berderet-deret nanti. trafo inverter TV. contohnya pada gulungan spul yang terdapat pada speaker.

crayonpedia.artidefinisi.fajardonny.org www.com www.blogspot.com www.physiscofunsyiah.scribd.com www.arisblogger-setiawan.Referensi www.kemendiknas.blogspot.google.com .wikipedia.com www.blogspot.id www.com www.com www.belajar.com www.org www.blogspot.slideshare.reidkidz.peperonity.go.com www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful