Definisi Sanitasi Lingkungan

Definisi Sanitasi Lingkungan Sanitasi lingkungan adalah Status kesehatan suatu lingkungan yang mencakup perumahan, pembuangan kotoran

, penyediaan air bersih dan sebaginya (Notoadmojo, 2003). Rumah Rumah adalah salah satu persyaratan pokok bagi kehidupan manusia. Rumah atau tempat tinggal manusia, dari zaman ke zaman mengalami perubahan. Pada zaman purba manusia bertempat tinggal digua-gua, kemudian berkembang, dengan mendirikan rumah tempat tinggal di hutan-hutan dan dibawah pohon. Sampai pada abad modern ini manusia sudah membangun rumah (tempat tinggalnya) bertingkat dan diperlengkapi dengan peralatan yang serba modern.sejak zaman dahulu pula manusia telah mencoba mendesain rumahnya, dengan ide mereka masing-masing yang dengan sendirinya berdasarkan kebudayaan masyarakat setempat dan membangun rumah mereka dengan bahan yang ada setempat (lokal material) pula. Setelah manusia memasuki abad modern ini meskipun rumah mereka dibangun dengan bukan bahan-bahan setempat tetapi kadang-kadang desainya masih mewarisi kebudayaan generasi sebelumnya (Notoadmojo, 2003). Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu rumah : 1. Faktor lingkungan, baik lingkungan fisik, biologis maupun lingkungan sosial. Maksudnya membangun suatu rumah harus memperhatikan tempat dimana rumah itu didirikan. Di pegunungan ataukah di tepi pantai, di desa ataukah di kota, di daerah dingin ataukah di daerah panas, di daerah pegunungan dekat gunung berapi (daerah gempa) atau di daerah bebas gempa dan sebagainya. Rumah didaerah pedesaan, sudah barang tentu disesuaikan kondisi sosial budaya pedesaaan, misalnya bahanya, bentuknya, menghadapnya, danlain sebagainya. Rumah didaerah gempa harus dibuat dengan bahan-bahan yang ringan namun harus kokoh, rumah didekat hutan harus dibuat sedemikian rupa sehingga aman terhadap serangan-serangan binatang buas. 2. Tingkat kemampuan ekonomi masyarakat Hal ini dimaksudkan rumah dibangun berdasarkan kemampuan keuangan penghuninya, untuk itu maka bahan-bahan setempat yang murah misal bambu, kayu atap rumbia dan sebagainya adalah merupakan bahan-bahan pokok pembuatan rumah. Perlu dicatat bahwa mendirikan rumah adalah bukan sekadar berdiripada saat itu saja, namun diperlukan pemeliharaan seterusnya (Notoadmojo, 2003).

Syarat-syarat rumah yang sehat : 1. Bahan bangunan

namun tidak cocok untuk kondisi ekonomi pedesaan. lantai : Ubin atau semen adalah baik. Disamping atap genteng cocok untuk daerah tropis. Namun demikian. Ventilasi Ventilasi rumah mempunyai banyak fungsi. patogen (bakteri-bakteri penyebab penyakit. Atap seng ataupun asbes tidak cocok untuk rumah pedesaan. lebih-lebih bila ventilasinya tidak cukup. c. Dinding : Tembok adalah baik. maka lubang pada ujung-ujung bambu yang digunakan untuk kaso tersebut ditutup dengan kayu. Kelembaban ini akan merupakan media yang baik untuk bakteri-bakteri. di samping mahal juga menimbulkan suhu panas didalam rumah. d. Sebab meskipun jendela tidak cukup.disamping itu tidak cukupnya ventilasi akan menyebabkan kelembaban udara didalam ruangan naik karena terjadinya proses penguapan dari kulit dan penyerapan. Fungsi pertama adalah untuk menjaga agar aliran udara di dalam rumah tersebut tetap segar. Kurangnya ventilasi akan menyebabkan O2 didalam rumah yang berarti kadar CO2 yang bersifat racun bagi penghuninya menjadi meningkat. kaso dan reng) Katu untuk tiang. 2. dan inipun mahal.) . untuk lantai rumah pedesaan cukuplah tanah biasa yang dipadatkan. b. Untuk memperoleh lantai tanah yang padat (tidak berdebu) dapat ditempuh dengan menyiram air kemudian dipadatkan dengan benda-benda yang berat. Syarat yang penting disini adalah tdak berdebu pada musim kemarau dan tidak basah pada musim hujan. Tapi perlu diperhatikan bahwa lubang-lubang bambu merupakan sarang tikus yang baik. Lain-lain (tiang.a. Menurut pengalaman bahan-bahan ini tahan lama. namun disamping mahal tembok sebenarnya kurang cocok untuk daerah tropis. maka atap daun rumbai atau daun kelapa pun dapat dipertahankan. dan dilakukan berkali-kali. banyak masyarakat pedesaan yang tidak mampu untuk itu. maka lubang-lubang pada dinding atau papan tersebut dapat merupakan ventilasi. Atap Genteng : Atap genteng adalah umum dipakai baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Untuk menghindari ini cara memotongnya barus menurut ruas-ruas bambu tersebut. Dinding rumah di daerah tropis khususnya di pedesaan lebih baik dinding atau papan. dan dapat menambah penerangan alamiah. Lantai kayu sering terdapat pada rumah-rumah orang yang mampu di pedesaan. Hal ini berarti keseimbangan O2 yang diperlukan oleh penghuni rumah tersebut tetap terjaga. juga dapat terjangkau oleh masyarakat dan bahkan masyarakat dapat membuatnya sendiri. Oleh karena itu. bambu untuk kaso dan reng adalah umum di pedesaan. Lantai yang basah dan berdebu merupakan sarang penyakit.

misalnya baksil TBC. Perlu diperhatika disinni bahwa sistem pembuatan ventilasi harus dijaga agar udara tidak berhenti atau membalik lagi.Funsi kedua daripada ventilasi adalah untuk membebaskan udara ruanganruangan dari bakteri-bakteri. Cahaya matahari ini sangat penting. Oleh karena itu. Sebaliknya terlalu banyak cahaya didalam rumah akan menyebabkan silau. misalnya kipas angin. juga merupakan media atau tempat yang baik untuk hidup dan berkembangnya bibit-bibit penyakit. karena dapat membunuh bakteri-bakteri patogen di dalam rumah. rumah yang sehat harus mempunyai jalan masuk cahaya yang cukup. Kurangnya cahaya yang masuk kedalam ruangan rumah. Ada 2 macam ventilasi. terutama bakteri patogen. terutama bakteri patogen. karena disitu selalu terjadi aliran udara dan sebagainya. dan mesin penghisap udara. Lokasi penempatan jendela pun harus diperhatikan dan dusahakan agar sinar matahari lama menyinari lantai (bukan menyinari dinding). karena merupakan jalan masuknya nyamuk dan serangga lainya ke dalam rumah. . Bakteri yang terbawa oleh udara akan selalu mengalir. yakni : a) Fungsi kedua dari pada ventaliasi adalah untuk membebaskan udara ruangan dari bakteri-bakteri. dam akhirnya dapat merusakan mata. Cahaya Rumah yang sehat memerlukan cahaya yang cukup. Fungsi lainya adalah untuk menjaga agar ruangan selalu tetap didalam kelembaban (humuduty) yang optium. yaitu dengan mempergunakan alat-alat khusus untuk mengalirkan udara tersebut. Di pihak lain ventilasi alamiah ini tidak menguntungkan. Seyogyanya jalan masuk cahaya (jendela) luasnya sekurang-kurangnya 15% sampai 20% dari luas lantai yang terdapat didalam ruangan rumah. disamping sebagai ventilasi. Perlu diperhatikan di dalam membuat jendela diusahakan agar sinar matahari dapat langsung masuk ke dalam ruangan. Cahaya dapat dibedakan menjadi 2. Artinya di dalam ruangan rumah harus ada jalan masuk dan keluarnya udara. juga sebagai jalan masuk cahaya. terutama cahaya matahari di samping kurang nyaman. tidak kurang dan tidak terlalu banyak. Tetapi jelas alat ini tidak cocok dengan kondisi rumah di pedesaan. karena disitu selalu terjadi aliran udara yang terus-menerus. Untuk itu harus ada usaha-usaha lain untuk melindung kita dari gigitan-gigitan nyamuk tersebut. harus mengalir. yakni matahari. tidak terhalang oleh bangunan lain. yakni : a) Cahaya alamiah. Fungsi jendela disini. b) Ventilasi buatan. 3. Maka sebaiknya jendela itu harus di tengah-tenan tinggi dinding (tembok).

api dan sebagainya. b) Kandang ternak. Maka sebaiknya demi kesehatan. artinya luas lanai bangunan tersebut harus disesuaikan dengan jumlah penghuninya. ternak harus . 5. tempat menyimpan hasil panen. yakni dengan melubangi genteng biasa waktu pembuatanya kemudian menutupnya dengan pecahan kaca. Luas bangunan yang tidak sebanding dengan jumlah penghuninya akan menyebabkan perjubelan (overcrowded). Penyediaan air bersih yang cukup b. Pembuangan air limbah (air bekas) d. atau bangunan tersendiri. 4. Hal ini tidak sehat. listrik. maka kadang-kadang ternak tersebut ditaruh di dalam rumah. seperti lampu minyak tanah. Gudang ini dapat merupakan bagian dari rumah tempat tinggal tersebut. b) Cahaya buatan. Pembuangan Tinja c.5 – 3 m2 untuk tiap orang (tiap anggota keluarga). Luas bangunan yang optimum adalah apabila dapat menyediakan 2. Oleh karena kandang ternak adalah merupakan bagian hidup dari petani.Jaln masuknya cahaya ilmiah juga diusahakan dengan geneng kaca. sebab di samping menyebabkan kurangnya konsumsi O2 juga bila salah satu anggota keluarga terkene penyakit infeksi. yaitu menggunakan sumber cahaya yang bukan alamiah. Fasilitas dapur ruang berkumpul keluarga Untuk rumah di pedesaan lebih cocok adanya serambi (serambi muka atau belakang). Pembuangan sampah e. karena ternak kadang-kadang merupakan sumber penyakit pula. Luas bangunan rumah Luas lantai bangunan rumah sehat harus cukup untuk penghuni di dalamnya. akan mudah menular kepada anggota keluarga yang lain. Hal ini tidak sehat. yakni: a) Gudang. ada fasilitas lain yang perlu diadakan tersendiri untuk rumah pedesaan. Disamping fasilitas-fasilitas tersebut. Fasilitas-fasilitas didalam rumah sehat Rumah yang sehat harus mempunyai fasilitas-fasilitas sebagai berikut: a. Genteng kaca pun dapat dibuat secra sederhana.

dan sebagainya. Pada umumnya air limbah ini terdiri dari ekskreta (tinja dan air seni). 3. sehingga tidak mencemari lingkungan hidup. Batasan lain mengatakan bahwa air limbah adalah kombinasi dari cairan dan sampah cair yang berasal dari daerah pemukiman. logam berat. air permukaan dan air hujan yang mungkin ada (Haryoto Kusnoputranto. Air buangan yang bersumber dari rumah tangga (domestic wastes water). secara garis besar dapat dikelompokan sebagai berikut : 1. air bekas cucian dapur dan kamar mandi. Zat-zat yang tergantung di dalamnya sangat bervariasi sesuai dengan bahan baku yang dipakai oleh masing-masing industri. Oleh sebab itu. karena hal ini akan menentukan cara pengolahan yang tepat. perhotelan. dan sebagainya. yaitu air limbah yang berasal dari pemukiman penduduk. Air buangan industri (industrial wastes water). baik kegiatan rumah tangga maupun kegiatan lain seperti industri. 1985). hotel. Sistem Pembuangan Air limbah atau air buangan adalah sisa air yang dibuang yang berasal dari rumah tangga.terpisah dari rumah tinggal. Pada umumnya zat-zat yang terkandung dalam jenis air limbah ini sama dengan air limbah rumah tangga. dan pada umumnya mengandung bahan-bahan atau zat-zat yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia serta mengganggu lingkungan hidup. Karakteristik fisik . atau dibikinkan kandang sendiri (Notoadmojo. Air limbah ini berasal dari berbagai sumber. air buangan ini harus dikelola atau diolah secara baik. yang berasal dari berbagai jenis industri akibat proses produksi. bersama-sama dengan air tanah. dan umumnya terdiri dari bahan-bahan organic. Meskipun merupakan air sisa. restoran. yaitu air buangan yang berasal dari daerah : perkantoran. namun volumenya besar. Karakteristik air limbah perlu dikenal. Secara garis besar karakteristik air limbah ini digolongkan menjadi sebagai berikut: 1. tempat-tempat ibadah. perdagangan. agar tidak menimbulkan polusi lingkungan memnjadi rumit. Selanjutnya air limbah ini akhirnya akan mengalir ke sungai dan laut dan akan digunakan oleh manusia lagi. Air buangan kotapraja (municipal wastes water). 2. Oleh sebab itu pengolahan jenis air limbah ini. antara lain : nitrogen. perdagangan. 2003). karena lebih kurang 80% dari air yang digunakan bagi kegiatan-kegiatan manusia sehari-hari tersebut dibuang lagi dalam bentuk yang sudah kotor (tercemar). perkantoran dan industri. zat pelarut dan sebagainya. Dari batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa air buangan adalah air yang tersisa dari kegiatan manusia. industri maupun tempat-tempat umum lainya.

pada umumnya bersifat basah pada waktu masih baru. typhus abdominalis. yakni : a. misalnya: urea. d. Menimbulkan bau yang tidak enak serta pandangan yang tidak sedap. sedikit berbau. Mengurangi produktivitas manusia. dan lingkungan hidup lainya. b. sabun. amine. Karakter kimiawi Biasanya air buangan ini mengandung campuran zat-zat kimia anorganik yang berasal dari air bersih serta bermacam-macam zat organik berasal dari penguraian tinja. Oleh sebab itu. Menjadi temoat-tempat berkembang biaknya nyamuk atau tempat hidup larva nyamuk. misalnya: lemak. Gabungan yang mengandung nitrogen. 2. Substansi organic dalam air buangan terdiri dari dua gabungan. protein. . terutama: kholera.Sebagian besar terdiri dari air dan sebagian kecil terdiri dari bahan-bahan padat dan suspensi. Terutama air limbah rumah tangga. bagian-bagian tinja. f. dan cenderung ke asam apabila sudah memulai membusuk. namun keduanya tidak berperan dalam proses pengolahan air buangan. Merupakan sumber pencemaran air permukaan. Menjadi media berkembang biaknya mikroorganisme pathogen. karena orang bekerja dengan tidak nyaman. Kadang-kadang mengandung sisa-sisa kertas. c. urine dan sampah-sampah lainya. tanah. dan sebagainya. e. biasanya berwarna suram seperti larutan sabun. Gabungan yang tak mengandung nitrogen. dan asam amino. menjadi transmisi atau media penyebaran berbagai penyakit. dan sebagainya. 3. dan karbuhidrat. termasuk selulosa. Sesuai dengan zat-zat yang terkandung di dalam air limbah ini. desentri baciler. berwarna bekas cucian beras dan sayur. maka air limbah yang tidak diolah terlebih dahulu akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup antara lain : a. b. Karakteristik bakteriologis Kandungan bakteri pathogen serta organisme golongan coli terdapat juga dalam air limbah tergantung darimana sumbernya.

sungai. dan sebagainya. Hal ini terutama dapat dilakukan untuk air limbah dari rumah tangga. dan air akan merembes masuk kedalam tanah melalui dasar dan dindindg parit tersebut. Beberapa cara sederhana pengolahan air buangan antara lain sebagai berikut : 1. Tetapi. Kolam Oksidasi (Oxidation ponds) Pada prinsipnya cara pengolahan ini adalah pemanfaatan sinar matahari. perusahaan susu sapi. 2. alam tersebut mempunyai kemampuan yang terbatas dalam daya dukungnya. cara ini menimbulkan kerugian lain. 3. Pengeceran (dilution) Air limbah diencerkan sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah. dengan makin bertambahnya penduduk. Namun demikian. danau. Secara ilmiah sebenarnya lingkungan mempunyai daya dukung yang cukup besar terhadap gangguan yang timbul karena pencemaraan air limbah tersebut. Air limbah dialirkan kedalam kolam berbentuk segi empat dengan kedalaman antara 1-2 meter. sehingga air limbah perlu dibuang. Disamping itu. dan didaerah yang terbuka. Dinding dan dasar kolam tidak perlu diberi lapisan apapun. diantaranya : bahaya kontaminasi terhadap badan-badan air masih tetap ada. maka cara ini tidak dapat dipertahankan lagi. . yang berarti makin meningkatnya kegiatan manusia. Irigasi Air limbah dialirkan ke parit-parit terbuka yang digali. Lokasi kolam harus jauh dari daerah pemukiman. Dalam keadaan tertentu air buangan dapat digunakan untuk pengairan ladang pertanian atau perkebunan dan sekaligus berfungsi untuk pemupukan. Selanjutnnya dapat menimbulkan banjir. ganggang (algae). dan diperluka air pengenceran terlalu banyak pula. damn lain-lainya dimana kandungan zat-zat organik dan protein cukup tinggi yang diperlukan oleh tanam-tanaman. maka jumlah air limbah yang harus dibuang terlalu banyak.Pegolahan air limbah dimaksudkan untuk melindungi lingkungan hidup terhadap pencemaran air limbah tersebut. pengendapan yang akhirnya menimbulkan pendangkalan terhadap badan-badan air. seperti selokan. rumah potong hewan. kemudian baru dibuang ke badan-badan air. sehingga memungkinkan memungkinkan sirkulasi angin dengan baik. bakteri dan oksigen dalam proses pembersihan alamiah.

mineral. atau amalan kebersihan peribadi (contohnya membasuh tangan dengan sabun). manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri). dua penyakit yang sangat berkaitan dengan sanitasi lingkungan.wikipedia. urin. Kecenderungan ini juga semakin mendapatkan legitimasi seiring dengan munculnya Flu Burung dan Flu Babi. Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. hewan. .http://creasoft. Bahaya ini mungkin sama ada dari segi fizikal. sisa bahan buangan pepejal. Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi. bunyi. iklim. serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan. Cara pencegahan bersih boleh dilakukan dengan menggunakan penyelesaian kejuruteraan (contohnya rawatan kumbahan dan sisa cecair buangan).org/wiki/Lingkungan Sanitasi merupakan cara untuk mencegah sentuhan manusia daripada bahaya bahan buangan untuk mempromosikan kesihatan. cahaya. kelembaban. Bahan buangan yang boleh menyebabkan masalah kesihatan adalah terdiri daripada tahi manusia atau binatang. bahan buangan mandian atau cucian). penyakitpenyakit berbasis lingkungan menyumbangkan lebih 80% dari penyakit yang diderita oleh bayi dan balita. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah. http://id. udara. air bahan buangan domestik (kumbahan. http://ms. Bahkan pada kelompok bayi dan balita.wordpress. air. energi surya. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan.com/2008/04/15/sanitasi-lingkungan/ Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah. air. tangki septik).org/wiki/Sanitasi Beberapa Pengertian Tentang Sanitasi Lingkungan Penyakit-penyakit berbasis lingkungan masih merupakan penyebab utama kematian di Indonesia.wikipedia. mikrobiologi dan agen-agen kimia bagi penyakit berkenaan. dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. bahan buangan industri dan bahan buangan pertanian. Ilmu yang mempelajari lingkungan adalah ilmu lingkungan atau ekologi. teknologi mudah (contohnya tandas.

” Pengertian Lingkungan Menurut A. bencana alam. mental. perumahan yang tidak sehat. lalat. Namun energi dan kebijakan anggaran agaknya masih masih sangat cenderung kepada program yang bersifat kuratif.Keadaan tersebut mengindikasikan masih rendahnya cakupan dan kualitas intervensi kesehatan lingkungan (Data Susenas 2001) Munculnya kembali beberapa penyakit menular sebagai akibat dari semakin besarnya tekanan bahaya kesehatan lingkungan yang berkaitan dengan masalah sanitas i. Pengertian sehat menurut WHO adalah “Keadaan yg meliputi kesehatan fisik.cakupan air bersih dan jamban keluarga yang masih rendah. ada korelasi yang sangat bermakna antara kualitas kesehatan lingkungan dengan kejadian penyakit menular maupun penurunan produktivitas kerja. dan sosial yg tidak hanya berarti suatu keadaan yg bebas dari penyakit dan kecacatan. industri kecil dan sektor informal lainnya). serta perilaku masyarakat yang belum mendukung ke arah pola hidup bersih dan sehat. penanganan sampah dan limbah yang belum memenuhi syarat kesehatan. Bahkan. Slamet Riyadi (1976) adalah ”Tempat pemukiman dengan segala sesuatunya dimana organismenya hidup beserta segala keadaan dan kondisi yang secara langsung maupun tidak dpt diduga ikut mempengaruhi tingkat kehidupan maupun kesehatan dari organisme itu. tikus dan lain-lain). kecoa. .” Terdapat beberapa pendapat tentang pengertian Kesehatan Lingkungan sebagai berikut :   Pengertian Kesehatan Lingkungan Menurut World Health Organisation (WHO) pengertian Kesehatan Lingkungan : Those aspects of human health and disease that are determined by factors in the environment. pencemaran makanan oleh mikroba. pemaparan akibat kerja (penggunaan pestisida di bidang pertanian. Pendapat ini menunjukkan bahwa demikian pentingnya peranan kesehatan lingkungan bagi manusia atau kualitas sumber daya manusia.L Bloom yang mengatakan bahwa kontribusi terbesar terhadap terciptanya peningkatan derajat kesehatan seseorang berasal dari kualitas kesehatan lingkungan dibandingkan faktor yang lain.” Menurut HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) : Suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia. jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.L. lebih jauh menurut hasil penelitian para ahli. It also refers to the theory and practice of assessing and controlling factors in the environment that can potentially affect health. Para ahli kesehatan masyarakat sebetulnya sudah sangat sepakat dengan kesimpulan H. Atau bila disimpulkan “Suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia. Sedangkan menurut UU No 23 / 1992 Tentang kesehatan “Keadaan sejahtera dari badan.”. telur cacing dan bahan kimia. vektor penyakit yang tidak terkendali (nyamuk. ginjal.

domestic wastewater (sewage. Subsets of this category are solid waste management. industrial waste treatment and noise and pollution control. septic tanks). sullage. Hygienic means of prevention can be by using engineering solutions (e.     Sanitation generally refers to the provision of facilities and services for the safe disposal of human urine and faeces. The word 'sanitation' also refers to the maintenance of hygienic conditions. location. through services such as garbage collection and wastewater disposal (Sanitation and public health) . greywater). simple handwashing with soap)-WHO The term "sanitation" can be applied to a specific aspect. Ecological sanitation . On-site sanitation . Environmental sanitation . concept. dan modifikasi lingkungan yang diarahkan menuju keseimbangan ekologi pada tingkat kesejahteraan manusia yang semakin meningkat.the collection and treatment of waste is done where it is deposited. simple technologies (e. and imhoff tanks.g. Inadequate sanitation is a major cause of disease world-wide and improving sanitation is known to have a significant beneficial impact on health both in households and across communities. water and wastewater treatment.refers to the management of human feces at the household level.g. Food sanitation . Wastes that can cause health problems are human and animal feces. biological or chemical agents of disease. Sanitasi Beberapa pengertian Sanitasi (dari berbagai sumber) : Sanitation is the hygienic means of preventing human contact from the hazards of wastes to promote health. microbiological. or strategy. sewerage and wastewater treatment).g. Hazards can be either physical. and agricultural wastes. pengelolaan. industrial wastes. Apabila disimpulkan Pengertian Kesehatan Lingkungan adalah : Upaya perlindungan. septic tanks.a concept and an approach of recycling to nature the nutrients from human and animal wastes. or even by personal hygiene practices (e. This terminology is the indicator used to describe the target of the Millennium Development Goal on sanitation.the control of environmental factors that form links in disease transmission. Examples are the use of pit latrines. solid wastes.latrines.refers to the hygienic measures for ensuring food safety. such as:  Basic sanitation .

yaitu kejadian diare menurun 32% dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi dasar. 3. Hal ini menimbulkan masalah kesehatan lingkungan yang besar. kejadian diare menurun sebesar 94%.1990). kolam. (3) sebelum makan 14%. Terdapat beberapa data yang mendukung. sawah. Berdasarkan studi Basic Human Services (BHS) di Indonesia tahun 2006. (4) sebelum memberi makan bayi 7%. Pemerintah juga telah sepakat dengan komitmen untuk mencapai target Millennium Development Goals (MDGs) tahun 2015. Terdapat 47% masyarakat masih berperilaku buang air besar ke sungai. 39% perilaku pengelolaan air minum yang aman di rumah tangga.Pengertian sanitasi adalah sesuatu cara untuk mencegah berjangkitnya suatu penyakit menular dengan jalan memutuskan mata rantai dari sumber. Sanitasi merupakan usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada penguasaan terhadap berbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan (Azwar. kebun dan tempat terbuka (Hasil studi Indonesia Sanitation Sector Development Program (ISSDP) tahun 2006) 2. namun 47. http://inspeksisanitasi. perilaku masyarakat dalam mencuci tangan adalah (1) setelah buang air besar 12%. serta merugikan pertumbuhan ekonomi dan potensi sumber daya manusia pada skala nasional . 45% dengan perilaku mencuci tangan pakai sabun. dan (5) sebelum menyiapkan makanan 6 %. Sementara studi BHS lainnya terhadap perilaku pengelolaan air minum rumah tangga menunjukan 99.blogspot. yaitu meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar secara berkesinambungan kepada separuh dari proporsi penduduk yang belum mendapatkan akses. penyakit diare membunuh satu anak di dunia ini setiap 15 detik. Kondisi seperti ini dapat dikendalikan melalui intervensi terpadu melalui pendekatan sanitasi total.html . (2) setelah membersihkan tinja bayi dan balita 9%. Hal ini dibuktikan melalui hasil studi WHO tahun 2007.20 % merebus air untuk mendapatkan air minum. Sedangkan dengan mengintegrasikan ketiga perilaku intervensi tersebut. Sanitasi merupakan salah satu tantangan yang paling utama bagi negara negara berkembang.com/2009/07/sanitasi-lingkungan. Karena menurut WHO. karena access pada sanitasi masih terlalu rendah. antara lain : 1.50 % dari air tersebut masih mengandung Eschericia coli.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful