P. 1
Fisika SMA-MA_SMK Kelas x Bab 7 Kalor Dan Perpindahannya

Fisika SMA-MA_SMK Kelas x Bab 7 Kalor Dan Perpindahannya

4.89

|Views: 33,894|Likes:
Published by Pristiadi Utomo
Materi kalor ini diperuntukkan pembelajarannya bagi siswa siswi di tahun pertama sekolah lanjutan atas. Di dalamnya tercakup pula materi pemuaian, heat transforms (perpindahan panas) Diharapkan siswa siswi dapat tenbantukan dengan tambahan bacaan ini. Pak pris selalu siap membantu peningkatan akademis siswa siswi Indonesia
Materi kalor ini diperuntukkan pembelajarannya bagi siswa siswi di tahun pertama sekolah lanjutan atas. Di dalamnya tercakup pula materi pemuaian, heat transforms (perpindahan panas) Diharapkan siswa siswi dapat tenbantukan dengan tambahan bacaan ini. Pak pris selalu siap membantu peningkatan akademis siswa siswi Indonesia

More info:

Published by: Pristiadi Utomo on Feb 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/08/2015

pdf

text

original

•Masukkan 1 kg es pada sebuah panci, kemudian letakkan panci diatas api.

•Amatilah beberapa saat. Apa yang akan terjadi pada es pada beberapa waktu

kemudian?

•Pindahkan isi panci ke dalam gelas. Buatlah kesimpulanmu.

Ternyata kalor dapat menyebabkan benda berubah wujud atau menyebabkan benda
mengalami perubahan suhu. Adanya pengaruh kalor terhadap perubahan wujud atau suhu,
diteliti lebih lanjut oleh Joseph Black.
Beberapa hal yang dikemukakan oleh Joseph Black berkaitan dengan perubahan
suhu benda, ternyata dapat digunakan untuk menentukan besar kalor yang diserap oleh
suatu zat.

a. Pemuaian

Pemberian kalor pada sustu zat selain dapat menaikkan atau
menurunkan suhu zat, dapat juga merubah wujud suatu zat, atau menyebabkan
benda mengalami pemuaian.

Umumnya semua zat akan memuai jika ia mengalami kenaikan suhu,
kecuali beberapa zat yang mengalami penyusutan saat terjadi kenaikan suhu, pada
suatu interval suhu tertentu. Kejadian penyusutan wujud zat saat benda mengalami
kenaikan suhu disebut anomali, seperti terjadi pada air. Air saat dipanaskan dari
suhu 0 °C menjadi 4 °C justru volumenya mengecil, dan baru setelah suhunya lebih
besar dari 4 °C volumenya membesar.

Anomali Air

138

Hal tersebut diatas tidak berlaku sepenuhnya pada air, pada air
terjadi perkecualian. Misalnya volume air akan berkurang bila suhunya dinaikkan
dari 0 °C, peristiwa ini disebut dengan anomali air.
Peristiwa anomali air dapat diterangkan dengan meninjau bangun kristal es.
Dari pengamatan kristal es disimpulkan bahwa kedudukan molekul-molekul H2O
teratur seperti bangun kristal es, yang penuh dengan rongga-rongga. Sedangkan
molekul H2O dalam bentuk cair (air) lebih rapat dibandingkan dalam bentuk es,
oleh karena itu es terapung dalam air. Bila air mulai 4 °C didinginkan molekul air
mulai mengadakan persiapan untuk membentuk bangun berongga tersebut. °C.

Volume (V)

0

4

Suhu (t)°C

Gambar 2. Grafik anomali air

Volume air terkecil pada suhu 4 °C, dan pada 0 °C terjadi loncatan volume dari
air 0 °C sampai es 0 °C, dimana pada suhu 0 °C volume es > volume air

Pada umumnya zat akan memuai menurut aturan sebagai berikut.

1) Pemuaian Panjang (Linier)

Suatu batang panjang mula-mula lo dipanaskan hingga bertambah panjang Δl, bila
perubahan suhunya Δt maka,

139

α = 1/lo . Δt/Δl
Δl = αlo . Δt
α = koefisien muai panjang suatu zat ( per °C )

Sehingga panjang batang suatu logam yang suhunya dinaikkan sebesar Δt

akan menjadi

lt = lo + Δl
lt = lo ( l + α . Δt )

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->