P. 1
Sk Uraian Tugas 2013

Sk Uraian Tugas 2013

|Views: 78|Likes:
Published by dhikachang

More info:

Published by: dhikachang on Feb 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/29/2013

pdf

text

original

MAHKAMAH AGUNG.

RI
PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG
Jl. Cemara Komplek Pemda Kab. Tulang Bawang Telp/Fax. (0726) 21832

MENGGALA

SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG NOMOR :W8-A7/ 79 /OT.01.3/I/2013 TANGGAL 02 JANUARI 2013 TENTANG

KEDUDUKAN, TATA KERJA DAN URAIAN TUGAS PEJABAT SERTA STAF PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG

SURAT KEPUTUSAN

SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG NOMOR : W8-A7/ 79 /OT.01.3/ I /2013 TENTANG KEDUDUKAN, TATA KERJA DAN URAIAN TUGAS PEJABAT SERTA STAF PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG Menimbang : 1. Bahwa setiap Pegawai Pengadilan Agama Tulang Bawang mempunyai kewajiban dan tanggung jawab didalam melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepadanya dengan penuh pengabdian dan kesadaran ; 2. Bahwa dalam rangka peningkatan terselenggaranya etos kerja dan efektifitas di lingkungan Pengadilan Agama Tulang Bawang, maka dipandang perlu untuk membuat pedoman bagi kelancaran pelaksana tugas tersebut ; 1. Undang-undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 48 Tahun 2009; 2. Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama ; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 ; 4. Peratutan Presiden Nomor 13 Tahun 2005 ; 5. Peraturan Menpan Nomor Per/21/M.PAN/II/2008 tentang Peyusunan Standar Operasional (SOP) Administrasi Pemerintah; 6. KMA Nomor 001/SK/I/1991 ; 7. KMA Nomor 004/SK/II/1992 ; MEMUTUSKAN Menetapkan Pertama Kedua : : : Kedudukan, Tata kerja dan uraian tugas Pejabat serta Staf Pengadilan Agama Tulang Bawang Tahun 2013 sebagaimana terlampir ; Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya ; Keputusan ini disampaikan kepada masing-masing yang bersangkutan untuk dilaksanakana sebagaimana mestinya ;

Mengingat

:

Ketiga

:

DITETAPKAN DI PADA TANGGAL KETUA,

: MENGGALA : 02 Januari 2013

Tembusan : - Yth. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung

Lampiran I Nomor Tanggal

: Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Tulang Bawang : W8-A7/ /OT.01.3/I/2013 : 02 Januari 2013 KEDUDUKAN, TATA KERJA DAN URAIAN TUGAS PEJABAT SERTA STAF PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG

I.

KETUA A. KEDUDUKAN - Ketua merupakan pimpinan Pengadilan B. TATA KERJA - Ketua memimpin dan bertanggung jawab atas terselenggaranya tugas Pengadilan secara baik dan lancar. - Ketua wajib untuk menguasai dan memahami dengan baik seluruh tugas-tugas yang meliputi bidang yudisial dan bidang non yudisial dan tugas lain yang dibebankan oleh Undang-undang. C. URAIAN TUGAS - Membuat perencanaan dan pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan agar penyelenggaraan peradilan dapat berjalan dengan baik dan terpeliharanya citra dan wibawa Pengadilan. - Melaksanakan pembagian tugas antara Ketua dan Wakil Ketua serta bekerja sama dengan baik. - Membagi dan menetapkan tugas dan tanggung jawab secara jelas dalam rangka mewujudkan keserasian dan kerja sama antar sesama pejabat/petugas yang bersangkutan. - Mengawasi pelaksanaan administrasi keuangan perkara dan mengawasi penggunaan anggaran rutin / pembangunan - Melaksanakan pertemuan berkala sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan dengan para Hakim serta pejabat Fungsional maupun Struktural dan beserta seluruh karyawan sekurang-kurangnya sekali dalam 3 bulan. - Membuat/menyusun legal data tentang putusan-putusan perkara penting. - Memerintahkan dan mengawasi eksekusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. - Mengadakan pengawasan intern terhadap pelaksanaan tugas Hakim, Panitera/Sekretaris dan seluruh Pegawai serta pengawasan extern terhadap penasehat hukum (advokat) dan seluruh pegawai diluar kedinasan. - Menerima berkas perkara dari Panitera selanjutnya membuat Penetapan Majelis Hakim, kemudian menyerahkan berkas perkara kepada Ketua Majelis Hakim melalui Panitera. - Menetapkan Majelis Hakim yang akan bersidang. - Mengganti Hakim Ketua Majelis dengan Hakim lain. - Menandatangani semua surat-surat dinas. - Menghadiri undangan-undangan dari instansi lain kecuali dalam keadaan mendesak dapat mewakilkan kepada Wakil Ketua dan Hakim atau Pejabat lain yang ditunjuk. - Mengadakan koordinasi dengan jajaran Pemerintah Daerah/MUSPIDA dan instansi terkait dalam tugas pemerintahan. - Membuat DP-3 untuk Wakil Ketua, Hakim dan Panitera. - Menunjuk Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran. - Menerbitkan surat izin beracara secara insidentil. - Membuat daftar senioritas Hakim. - Menunjuk Hakim pengawas bidang. - Menerbitkan surat izin penelitian bagi Mahasiswa dalam rangka pembuatan Skripsi. - Memeriksa buku induk keuangan perkara.

II.

WAKIL KETUA A. KEDUDUKAN - Wakil Ketua merupakan pimpinan Pengadilan B. TATA KERJA - Wakil Ketua melaksanakan tugas Ketua dalam memimpin dan bertanggung jawab atas terselenggaranya tugas Pengadilan secara baik dan lancar. - Wakil Ketua membantu Ketua untuk menguasai dan memahami dengan baik seluruh tugas-tugas yang meliputi bidang yudisial dan bidang non yudisial dan tugas lain yang dibebankan oleh Undang-undang. - Wakil Ketua selain melaksanakan tugas yang secara khusus didelegasikan kepadanya, juga mengganti tugas Ketua jika Ketua berhalangan. C. URAIAN TUGAS - Memimpin pelaksanaan tugas Pengadilan Agama ketika Ketua berhalangan. - Menentukan pelaksanaan tugas bawahan berdasarkan perintah dari Ketua, apabila ketua berhalangan. - Menanggapi dan memecahkan masalah yang muncul, mengadakan konsultasi dengan atasan setiap saat diperlukan. - Membantu Ketua dalam membuat perencanaan dan pengorganisasian, Pelaksana serta Pengawasan agar penyelenggaran peradilan dapat berjalan dengan baik dan terpeliharanya citra dan wibawa Peradilan. - Membantu tugas yang didelegasikan oleh Ketua. - Mengawasi disiplin keluar, masuk, izin, dinas luar, sakit, cuti, Pengawai Agama Tulang Bawang. - Memeriksa daftar hadir pegawai setiap hari. - Melakukan pengawasan kinerja seluruh Pengawai dan tenaga honorer sesuai dengan job descritionnya. - Mengkoordinir Hakim Pengawas Bidang sesuai SK Ketua Pengadilan Agama Tulang Bawang. - Mengkoordinir pelaksanaan diskusi setiap I minggu sekali. - Mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan sholat berjamaah dan kultum. - Mengaktifkan arisan dan pengajian keluarga besar Pengadilan Agama. - Menerima wartawan, LSM, Mahasiswa peneliti, Sales, Peminta Sumbangan dan masyarakat lain yang ingin mengakses informasi tentang Pengadilan Agama baik lisan ataupun tulisan serta melalui informasi tekhnologi. - Mengkoordinir berdirinya musholla Pengadilan Agama Tulang Bawang. - Menunjuk dan menentukan rohaniwan atas permintaan Instansi tertentu atas pertimbangan Pansek - Memimpin Rapat TPM sesuai SK Ketua Pengadilan Agama Tulang Bawang.

III.

HAKIM A. KEDUDUKAN - Pejabat fungsional sebagai unsur pembantu Ketua/Wakil Ketua B. TATA KERJA - Memberikan pertimbangan dan pendapat kepada Ketua berdasarkan kelahliannya serta mengkaji masalah hukum di bidang peradilan. - Menjadi Ketua Majelis Hakim atau anggota dalam memeriksa dan memutus perkara. - Melaksanakan tugas khusus kedinasan yang diperintahkan oleh Ketua. - Bertanggung jawab langsung kepada Ketua.

C. URAIAN TUGAS - Menerima, mengadili dan memutus perkara. - Ketua Majelis menerima berkas perkara dari ketua melalui panitera . - Ketua Majelis menentukan/menetapkan hari siding dan tanggal sidang. - Ketua Majelis membuat penetapan – penetapan yang berkaitan dengan perkara yang diselesaikannya. - Ketua Majelis menandatangani berita acara bersama Panitera yang bersidang. Menandatangi putusan/penetapan bersama Hakim anggota Majelis Panitera Pengganti yang bersidang. - Ketua Majelis mengadakan musyawarah dengan anggota majelis setiap mengambil keputusan. - Membuat konsep penetapan/putusan bersama Hakim Anggota. - Menyerahkan konsep putusan/penetapan kepada Panitera Pengganti yang turut bersidang untuk diketik. - Memerintahkan Panitera untuk menegur Pemohon/Penggugat dalam hal biaya Perkara habis. - Memerintahkan kepada Juru Sita/Juru Sita Pengganti untuk memanggil para pihak untuk datang ke persidangan, penyitaan dan perintah lain yang berkaitan dengan persidangan. - Melaksanakan tugas sebagai Hakim Mediator. - Melaksanakan tugas lain yang dimintakan oleh ketua untuk mewakili. - Melaksanakan tugas sebagai Hakim pengawas sesuai dengan Surat Keputusan yang telah ditetapkan. - Mengisbatkan Ru’yatul hilal. IV. PANITERA/SEKRETARIS A. KEDUDUKAN - Merupakan unsur pembentu pimpinan di bidang kepaniteraan dan kesekretariatan. - Koordinator penyusunan RKA-KL - Sebagai pengelola keuangan titipan pihak ketiga (panjar biaya perkara) - Kuasa pengguna anggaran dan barang B. TATA KERJA - Mengatur dan membina kerjasama, mengintegrasikan serta mengsinkronisasi seluruh kegiatan tugas-tugas kepaniteraan dan kesekretariatan - Mempersiapkan dan mengolah bahan-bahan yang diperlukan dalam rangka perumusan kebijaksanaan. - Melaksanakan tugas di bidang administrasi non yudisial yang dibantu oleh Wakil Sekretaris, di bidang tehnis perkara dibantu oleh Wakil Panitera, dibidang penyitaan dibantu oleh Jurusita Pengganti - Bertanggung jawab langsung kepada Ketua C. URAIAN TUGAS C.1 Sebagai Panitera - Menunjuk seorang dari Panitera Pengganti dan seorang Jurusita Pengganti untuk diperbantukan pada Majelis Hakim. - Melegalisasi salinan putusan/penetapan. - Menerbitkan Akta Cerai untuk para pihak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap. - Melegalisir surat kuasa dan bukti tertulis yang diajukan pihak-pihak. - Menandatangani akta pembagian waris (comparisi) bersama Ketua. - Menegur kekurangan biaya perkara. - Membuat surat keterangan bahwa Penggugat/Pemohon tidak menambah kekurangan biaya perkara. - Menerima berkas perkara dari Ketua setelah diterbitkan PMH, selanjutnya diserahkan kepada Ketua Majelis.

- Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan yang dituangkan dalam BAP. - Mengelola penerimaan dan pengeluaran serta bertanggung jawab atas keuangan perkara, uang titipan pihak ketiga, uang leges dan biaya lainnya yang berhubungan dengan perkara. - Bertanggung jawab dalam pengisian data dalam buku induk keuangan perkara - Melakukan penutupan buku induk keuangan perkara dan buku keuangan biaya eksekusi. - Mengelola permintaan bantuan dari Pengadilan Agama lain yang berhubungan dengan perkara. - Memberi bimbingan dan petunjuk kepada Wakil Panitera dibidang tehnis administrasi kepeniteraan. - Memberi penilaian (DP3) kepada Wakil Panitera dan Panitera Pengganti. - Melaporkan kegiatan Panitera kepada Ketua setiap diperlukan. - Melaksanakan eksekusi putusan perkara yang diperlukan oleh Ketua dibantu Jurusita Pengganti. - Melaksanakan penyitaan (sita jaminan, sita eksekusi). - Membuat laporan perkara. C.2 Sebagai Sekretaris - Melegalisir salinan / foto copy surat-surat yang berkaitan dengan masalah kepegawaian. - Menandatangani surat pengantar. - Memberikan bimbingan dan petunjuk kepada Wakil Sekretaris dalam bidang administrasi kesekretariatan. - Memberi penilaian dalam DP3 kepada Wakil Sekretaris. - Menyusun laporan tahunan Pengadilan. - Menyusun RKA-KL bersama Kaur Keuangan atas arahan Ketua. - Melaksanakan Anggaran sesuai dengan DIPA tahun berjalan dan bertanggung jawab atas Realisasi Anggaran. - Bertanggung jawab terhadap keluar masuknya keuangan perkara. - Memaraf setiap surat yang akan ditandatangani oleh Ketua/Pimpinan. - Melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh Ketua atau atasan. V. WAKIL PANITERA A. KEDUDUKAN - Sebagai unsur pembantu Panitera dalam administrasi Yustisial. B. TATA KERJA - Bertanggung jawab langsung kepada Panitera dalam tugas administrasi yustisial. - Menggantikan tugas Panitera (di bidang administrasi perkara) apabila Panitera berhalangan. C. URAIAN TUGAS - Mengkoordinir persiapan pelaksanaan sidang yaitu : menyusun agenda sidang, menanda tangani daftar sidang dan menunjuk petugas juru panggil diruang sidang. - Membantu hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan. - Mengkoordinir kegiatan yang berhubungan dengan perkara. - Mengkoordinir penyelenggaraan statistik perkara, dokumentasi perkara dan laporan bulan, laporan tahunan dan laporan berkala lainnya. - Memberi bimbingan dan petunjuk serta penilaan DP3 kepada Panitera Muda Gugatan, Hukum, dan Permohonan. - Menyusun program kerja dan laporan tahunan bersama Wakil Sekretaris. - Memonitor dan mengawasi pelaksanaan tugas staf kepaniteraan. - Memberikan laporan kepada Panitera sesuai tugas setiap saat diperlukan. - Memaraf setiap surat yang akan ditandatangani Panitera. - Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan.

VI.

WAKIL SEKRETARIS A. KEDUDUKAN - Sebagai unsur pembantu Sekretaris dalam bidang administrasi kesekretariatan B. TATA KERJA - Bertanggung jawab kepada Sekretaris dalam tugas administrasi kesekretariatan (umum) - Menggantikan tugas sebagai Sekretaris dibidang administrasi (umum) apabila Sekretaris berhalangan. C. URAIAN TUGAS - Mengkoordinir urusan Kepegawaian, Keuangan dan Umum. - Merencanakan daftar RKA-KL Pengadilan Agama. - Menata tertib administrasi Kesekretariatan. - Mengawasi kegiatan pengelola perpustakaan. - Menyusun program kerja dan laporan tahunan bersama Wakil Panitera. - Memonitor dan mengawasi pelaksanaan tugas staf kesekretariatan. - Memberi bimbingan dan petunjuk kepada kepala urusan Kepegawaian, Keuangan dan Umum. - Menggantikan kedudukan Sekretaris (di bidang administrasi umum) apabila Sekretaris berhalangan. - Memberikan laporan kepada Sekretaris setiap saat diperlukan. - Memaraf surat yang akan ditandatangani Sekretaris. - Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan.

VII. PANITERA MUDA A. KEDUDUKAN - Sebagai pembantu Wakil Panitera dalam bidang administrasi perkara / kepaniteraan B. TATA KERJA - Bertanggung jawab langsung kepada Wakil Panitera C. URAIAN TUGAS VII.1. PANITERA MUDA GUGATAN - Meregister perkara gugatan dalam buku register perkara gugatan. - Melengkapi berkas perkara gugatan sesuai blanko/Instrumen yang diperlukan. - Menyampaikan berkas perkara gugatan kepada wakil panitera setelah selesai dicatat dalam register gugatan. - Mencatat perjalanan proses persidangan dalam register gugatan. - Menyimpan berkas perkara yang diputus kepada panitera pengganti guna penyelesaian hal-hal sehubungan dengan putusan perkara melalui wakil panitera. - Mencatat jumlah perkara gugatan yang diterima, diputus, dicabut, dibatalkan dari pendaftaran sebagai data untuk Panitera Muda Hukum. - Menyerahkan berkas perkara yang telah selesai kepada Panitera Muda Hukum melalui Wakil Panitera. - Membagi tugas kepada staf serta mengawasi dan memberi petunjuk dalam melaksanakan tugasnya. - Memberi penilaian dalam DP3 kepada staf gugatan - Memberikan laporan setiap saat kepada wakil panitera sesuai tugas. - Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan yang dituangkan dalam BAP. - Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan.

VII.2. PANITERA MUDA PERMOHONAN - Meregisterkan perkara permohonan dalam buku register perkara permohonan. - Melengkapi berkas perkara permohonan sesuai blanko/instrument yang di perlukan - Menyampaikan berkas perkara permohonan kepada Wakil Panitera setelah selesai dicatat dalam register permohonan. - Mencatat jalannya proses persidangan dalam register permohonan. - Menyimpan berkas perkara permohonan yang masih berjalan. - Memberikan berkas perkara permohonan yang diputus kepada Panitera Pengganti guna penyelesaian hal-hal sehubungan dengan putusan perkara melalui Wakil Panitera. - Mencatat jumlah perkara permohonan yang diterima, diputus, dicabut, dan di batalkan dari pendaftaran dan lain-lain sebagai data untuk Panitera Muda Hukum. - Menyerahkan berkas perkara yang telah selesai kepada Panitera Muda Hukum melalui Wakil Panitera. - Membagi tugas kepada staf permohonan serta mengawasi dan memberi petunjuk dalam melaksanakan tugasnya. - Memberi penilaian dalam DP3 kepada staf permohonan. - Memberikan laporan setiap saat diperlukan kepada Wakil Panitera sesuai tugas. - Membantu Hakim dengan menghadiri/mengikuti dan mencatat jalannya persidangan yang dituangkan dalam BAP. - Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan. VII.3. PANITERA MUDA HUKUM - Mengumpulkan, mengelolah dan mengkaji data yang berhubungan dengan perkara. - Menyajikan data statistik perkara. - Menyusun laporan yang berhubungan dengan perkara, termasuk keadaan perkara yang diputus, yang sedang berjalan dan laporan kegiatan Hakim. - Menyimpan arsif berkas perkara dan bertanggung jawab atas keamanan arsif perkara. - Menghimpun putusan /penetapan yang sudah berkekuatan hukum tetap. - Menginventarisir administrasi pemyuluhan hukum dan menghimpun peraturan perundang- undangan. - Membuat konsep dan mengetik akta cerai dan menyerahkan kepada Panitera melalui Wakil Panitera untuk ditanda tangani Panitera dan menyerahkan salinan putusan pada pihak Pihak. - Mengarsifkan akta cerai yang telah ditanda tangani Panitera. - Membagi tugas kepada staf hukum serta mengawasi dan memberi petunjuk dalam melaksanakan tugas. - Memberi penilaian DP3 kepada staf hukum. - Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan yang dituangkan dalam BAP. VIII. KEPALA URUSAN A. KEDUDUKAN Sebagai unsur kesekretariatan.

pembantu

Wakil

Sekretaris

dalam

bidang

administrasi

B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada Wakil Sekretaris dalam pelaksanaan tugas administrasi kesekretariatan. C. URAIAN TUGAS VIII.1. KEPALA URUSAN KEPEGAWAIAN Melaksanakan administrasi Kepegawaian pada umumnya, seperti kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, Taspen, Karis/Karsu, surat cuti, penataran dan lainnya yang menyangkut masalah Kepegawaian.

-

Menata File kepegawaian. Mengisi buku induk pegawai. Menghimpun dan mempelajari segala peraturan serta mengawasi dan memberi petunjuk dalam pelaksaan tugasnya. Merencanakan program-program dibidang kepegawaian. Memberi penilaian DP3 kepada staf kepegawaian. Memberikan laporan kepada Wakil Sekretaris dibidang kepegawaian setiap saat bila diperlukan Membuat DUK (Daftar Urut Kepangkatan) dan Bezzetting Formasi. Mengonsep SK-SK yang berkaitan dengan Administrasi Kepegawaian Melaksanakan Absensi Pegawai dan membuat laporan rekapitulasinya. Membuat dan memperbarui data kepegawaian yang diperlukan. Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan. KEPALA URUSAN KEUANGAN

VIII.2. -

Menyiapkan rencana penyusunan anggaran rutin. Mengumpulkan, dan mengkaji data yang berhubungan dengan keuangan. Menyusun RKA-KL Pengadilan Agama bersama Wakil Sekretaris dan bendaharawan rutin. Merencanakan penggunaan dana dari DIPA dan membuat catatan perkembangan penggunaannya. Mempelajari peraturan tentang keuangan untuk dipedomani. Membagi tugas dengan staf keuangan, serta mengawasi dan memberi petunjuk dalam pelaksanaan tugas. Memberi penilaian DP3 kepada staf keuangan. Memberi laporan kepada Wakil Sekretaris dibidang keuangan setiap saat bila diperlukan. Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan.

VIII.3. KEPALA URUSAN UMUM Melakukan penataan arsif dinamis. Mengagendakan surat masuk dan surat keluar serta mengarsifkannya. Melaksanakan urusan perlengkapan dan pengadaan barang dan menginventariskannnya. Bertanggung jawab atas pengelolaan perpustakaan . Bertanggung jawab dan mengkoodinir kebersihan, ketertiban, keamanan dan kenyaman dalam kantor. Membagi tugas dengan staf umum serta mengawasi dan memberi petunjuk dalam pelaksanaan tugasnya. Memberi penilaian DP3 kepada staf umum. Memberi laporan kepada Wakil Sekretaris dibidang urusan umum setiap saat apabila diperlukan. Melaksanakan tugas pemeliharaan terhadap inventaris kantor. Melaksanakan tugas-tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan. IX. PANITERA PENGGANTI A. KEDUDUKAN Sebagai tenaga fungsional yang membantu Panitera dalam kegiatan persidangan B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada Panitera dalam melaksanakan tugasnya. C. URAIAN TUGAS Membantu tugas panitera untuk menghadiri persidangan sekaligus mencatat jalannya persidangan yang dituangkan dalam berita acara persidangan.

X.

Menandatangani berita acara sidang bersama Ketua majelis dan menanda tangani penetapan atau putusan bersama Ketua majelis dan anggota majelis. Menata susunan berkas perkara sesuai KMA Nomor 004/SK/II/1992/kronologis. Menyerahkan berkas perkara yang masih berjalan kepada Panitera Muda sesuai jenis perkara (gugatan / permohonan) melalui Wakil Panitera dan menerimanya kembali setiap sidang akan dilangsungkan. Bertanggung jawab terhadap pengetikan putusan / penetapan dan BAP. Meminutasi perkara yang telah selesai disidangkan sesuai kalender Court. Memberi laporan kepada Panitera tentang kegiatan persidangan setiap saat bila diperlukan. Melaporkan data terakhir perkara (tanggal penundaan dan alasannya, tanggal putus dan amar putusannya) kapada petugas meja II. Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan.

JURUSITA PENGGANTI A. KEDUDUKAN Tenaga fungsional kepaniteraan yang berfungsi membantu kelancaran pelaksanaan pemeriksaan dan penyelesaian perkara. B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada dan di bawah koordinasi Panitera C. URAIAN TUGAS Menyampaikan surat penggilan sidang dan pemberitahuan kepada pihak-pihak yang berperkara secara patut. Melakukan penyitaan dan membuat berita acara penyitaan. Memberikan laporan setiap saat kepada Panitera tentang kegiatan Jurusita Pengganti bila diperlukan. Melaksanakan tugas lain atas perintah Ketua Majelis atau atasannya.

XI.

BENDAHARA RUTIN A. KEDUDUKAN Sebagai pengelola keuangan Pengadilan Agama. B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada Sekretaris C. URAIAN TUGAS Menerima, membukukan dan membayar hal-hal yang berhubungan dengan anggaran rutin setelah ada persetujuan dari sekretaris sebagai penguasa pengguna anggaran dan barang. Membuat pertanggung jawaban keuangan yang telah diterima. Membuat daftar usulan rencana kerja dan anggaran di lengkapi RAB (Rincian Anggaran Biaya) serta data pendukung untuk tahun berikutnya bersama wakil sekretaris dan kepala urusan keuangan. Mengajukan permintaan dana anggaran rutin sesuai dengan peraturan. Membuat laporan sesuai ketentuan. Memberikan laporan kepada Sekretaris (atasan langsung) tentang kegiatan pengelolaaan dana rutin setiap saat diperlukan. Melaksanakan tugas lain atas perintah atasan dalam kedinasan.

XII. BENDAHARAWAN INSTANSI PENGGUNA A. KEDUDUKAN Sebagai pelaksana tugas penata usahaan biaya dan pajak. B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada Wakil Sekretaris C. URAIAN TUGAS Menyelanggarakan pembukuan. Melakukan pembayaran yang sudah disetujui atasan langsung dan diketahui Ketua Tim pengelola. Menyetorkan potongan pajak ke kas Negara sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap akhir bulan membuat register penutup buku. Memberikan laporan kepada Wakil Sekretaris (atasan langsung) setiap saat bila diperlukan. XIII. PEMBUAT DAFTAR GAJI A. KEDUDUKAN Sebagai pembuat daftar gaji pegawai Pengadilan Agama. B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada Panitera/Sekretaris sebagai atasan langsung dalam hal pembuatan daftar gaji pegawai Pengadilan Agama. C. URAIAN TUGAS Mengonsep dan mengetik daftar gaji setiap bulannya. Mempelajari peraturan tentang gaji sebagai pedoman. Mengambil gaji setiap bulannya bersama bendaharawan rutin di BRI Cabang Bandar Jaya. Membayarkan gaji pegawai Pengadilan Agama yang berhubungan dengan rapel, lembur dan sebagainya. Menghubungi instansi terkait (KPPN) dalam bidang keuangan. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Ketua Pengadilan Agama dan Panitera/Sekretaris. XIV. KASIR A. KEDUDUKAN Merupakan bagian dari meja pertama B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada Panitera. C. URAIAN TUGAS Menerima pembayaran uang panjar biaya perkara Tingkat Pertama, Banding, Kasasi, PK dan Eksekusi dari Penggugat/Pemohon sebagaimana tersebut dalam SKUM. Membukukan penerimaan uang panjar biaya perkara dan eksekusi dalam buku jurnal. Menandatangani SKUM, membubuhi nomor urut perkara dan tanggal penerimaan perkara dalam SKUM dan dalam surat gugatan/permohonan.

XV. STAF A. KEDUDUKAN Sebagai unsur pembantu atasan langsung dalan tugas kedinasan. B. TATA KERJA Dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada atasannya masingmasing. C. URAIAN TUGAS Melaksanakan tugas yang diberikan atasan langsung dengan penuh rasa tanggung jawab. Memberikan laporan setiap saat diperlukan kepada atasan langsung sesuai tugas. Menyiapkan / melaksanakan kegiatan-kegiatan kantor yang sifatnya insidentil seperti menyiapkan ruangan atau tempat setelah rapat pertemuan dinas dan lainnya.

KETENTUAN TAMBAHAN Pada prinsipnya seluruh Pegawai termasuk Hakim dan pejabat-pejabat struktural maupun fungsional serta staf bertanggung jawab atas terselenggaranya kegiatan Pengadilan Agama Tulang Bawang, untuk seluruh pegawai tersebut diatas berhak mengemukakan ide, saran yang kreatif yang membangun untuk mendukung terselenggaranya citra positif bagi Pengadilan Agama Tulang Bawang.

Menggala, 02 Januari 2013 KETUA,

Drs. TAUFIK, SH. NIP. 19600815 198703 1 005

KEDUDUKAN TATA KERJA PEJABAT FUNGSIONAL DAN STRUKTURAL
Nama NIP Pangkat/Gol.Ruang Jabatan : ADRIYADI : 19840927 200604 1 004 : Pengatur Muda TK.I (II/b) : Jurusita Pengganti

A. KEDUDUKAN Tenaga fungsional kepaniteraan yang berfungsi membantu kelancaran pelaksanaan pemeriksaan dan penyelesaian perkara. B. TATA KERJA Bertanggung jawab kepada dan di bawah koordinasi Panitera C. URAIAN TUGAS Menyampaikan surat penggilan sidang dan pemberitahuan kepada pihak-pihak yang berperkara. Melakukan penyitaan dan membuat berita acara penyitaan. Melaksanakan tugas lain atas perintah Ketua Majelis atau atasannya. Memberikan laporan setiap saat kepada Panitera tentang kegiatan Jurusita Pengganti bila diperlukan.

Mengetahui, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung

Wakil Ketua Pengadilan Agama Tulang Bawang

Drs. H. SUDIRMAN MALAYA, SH., MH NIP. 150 110 889

Drs. H. SHOBIRIN, SH NIP. 19630319 198903 1 008

KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG NOMOR : W8-A7/50/OT.01.3/I/2012 TENTANG TATA TERTIB KEDINASAN PADA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG

KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka meningkatkan wibawa Pengadilan dan aparatnya serta untuk menjamin terciptanya suasana kerja yang tertib, tenang, dinamis, berdaya guna dan berhasil guna, dipandang perlu menetapkan peraturan tata tertib kedinasan pada Pengadilan Agama Tulang Bawang;

2.

Bahwa untuk mempersiapkan Aparat Peradilan yang profesional dan menunjang terbentuknya pembinaan karir pegawai, maka diperlukan disiplin kerja yang tinggi dan dinamis.

Meningkat

:

1.

Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Kepegawaian;

2. 3. 4.

Undang-undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman; Undang-undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Mahkamah Agung; Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama;

5. 6. 7. 8. 9.

Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000; Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000; Keputusan KMA RI Nomor 004/SK/II/1992; Keputusan KMA RI Nomor 006/SK/II/1992; Keputusan Kepala BKN Nomor 13 Tahun 2002;

MEMUTUSKAN

Menetapkan

:

KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG TENTANG TATA TERTIB KEDINASAN PADA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG;

Pasal 1 1. Yang dimaksud dengan tata tertib kedinasan adalah : a. Tata tertib yang tercantum didalam Surat Keputusan ini b. Semua peraturan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang c. Semua perintah kedinasan yang dikeluarkan oleh atasan yang berwenang 2. Yang dimaksud dengan Pengadilan adalah Pengadilan Agama dalam wilayah Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung dan Pengadilan Agama Tulang Bawang 3. Yang dimaksud dengan Karyawan/Karyawati semua Pegawai Negeri Sipil dan Calon Pegawai Negeri Sipil, termasuk tenaga honorer pada Pengadilan Agama Tulang Bawang 4. Yang dimaksud dengan daftar hadir adalah daftar hadir pegawai Pengadilan Agama Tulang Bawang. Pasal 2 1. Jam kerja Pegawai Negeri Sipil pada Pengadilan Agama Tulang Bawang diatur sebagai berikut : a. Senin s/d Kamis b. Jum’at : Jam 08.00 s/d 16.30 Wib : Jam 08.00 s/d 17.00 Wib

2. Setiap pegawai wajib mematuhi jam kerja sebagaimana tersebut pada ayat (1) diatas. 3. Pegawai yang akan meninggalkan kantor pada jam kerja wajib memberi tahu dan mendapat izin dari atasan langsung atau pejabat yang berwenang. Pasal 3 1. Daftar hadir Pegawai setiap hari terdiri dari : a. Daftar hadir datang (pagi) b. Daftar hadir pulang (sore) 2. Pegawai Pengadilan wajib mengisi (memaraf) daftar hadir pagi pada waktu ia datang dan mengisi (memaraf) daftar hadir sore pada saat ia akan pulang kantor. 3. Daftar hadir pagi diparaf jam 07.30 s/d 08.00 wib pada kolom yang telah disediakan dalam daftar, dan setelah jam 08.00 wib daftar hadir pagi diteliti oleh Ketua Pengadilan atau Pejabat yang ditunjuk. 4. Daftar hadir sore , hari senin, Selasa, Rabu, dan Kamis diparaf jam 16.00 wib, hari Jum’at jam 16.30 wib pada kolom yang telah disediakan dalam daftar hadir, kemudian diteliti oleh Ketua Pengadilan atau Pejabat yang ditunjuk. 5. Pada setiap akhir bulan daftar hadir diteliti, dijurnal dan direkap untuk disampaikan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung selambat-lambatnya tanggal 07 pada setiap awal bulan denagn dilampirkan data Pegawai yang terlambat dan yang meninggalkan dinas.

6. Apabila berdasarkan penelitian daftar hadir, ternyata Pegawai Negeri Sipil yang sering terlambat masuk kerja tanpa alasan yang syah atau sering meninggalkan tugas pada jam kerja tanpa izin atasan, maka ia akan diberi tindakan atau dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980. 7. Penyimpanan dan pemeliharaan daftar hadir, menjadi tanggung jawab pejabat yang bertugas malaksanakan bidang kepegawaian. Pasal 4 1. Kecuali hari Jum’at, para Hakim diwajibkan memakai PSH sesuai Surat Edaran MARI Nomor : 4/1996 tanggal 13 Agustus 1996. 2. Bagi Pegawai bukan Hakim, kecuali hari Jum’at diwajibkan memakai Pakaian Dinas Harian dan memakai sepatu hitam berkaos kaki hitam dengan memakai bet (Lambang Peradilan) yang dipasang pada lengan baju sebelah kanan, sesuai dengan Surat Dirjen Binbaga Islam Nomor : 1076/Ks.00/1991 tanggal 09 Februari 1991, adapun Pakaian Dinas Harian tersebut sebagai berikut :  Hari Senin – Selasa PDH Mahkamah Agung RI  Hari Rabu PDH warna hitam  Hari Kamis PDH warna Merah Maron 3. Bagi Pegawai (termasuk Hakim) a. Khusus hari Jum’at memakai pakaian olah raga b. Bagi Hakim dan Panitera yang ikut bersidang, pada waktu menghadiri sidang diwajibkan memakai pakaian sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku c.q. Keputusan Menteri Agama Nomor 62 tahun 1985. 4. Seluruh Pegawai termasuk Hakim, khusus setiap tanggal 17 memakai pakaian untuk upacara bendera, sesuai yang tercantum dalam Surat undangan.

Pasal 5 1. Seluruh Pegawai wajib memiliki buku cacatan rapat. 2. Buku catatan rapat adalah buku yang didisi oleh Pegawai yang bersangkutan tentang rapat-rapat yang diikutinya. 3. Buku cacatan rapat berbentuk bebas dengan ketentuan didalamnya dapat dengan mudah diketahui apa yang menjadi isi dari pada rapat yang diikutinya. 4. Buku catatan rapat setiap akhir bulan ditutup dan ditanda tangani oleh Pegawai yang bersangkutan dan diketahui oleh atasan langsungnya.

Pasal 6 1. Penanggung jawab pelaksana piket adalah Kasubbag/Kasub/Kaur Umum pada Penagdilan 2. Petugas piket ditunjuk dari Pegawai Sub. Bagian Umum/Sub. Umum/Urusan Umum dan ditugaskan satu orang tiap-tiap hari kerja. 3. Piket sesuai dengan jadwal tugas yang ditetapkan oleh Kasubbag/Kasub/Kaur Umum. 4. Tugas piket meliputi : a. Keamanan, Kebersihan dan Ketertiban Pengadilan. b. Mengatur Parkir sesuai dengan tempat yang telah ditentukan. c. Mengatur, mendaftar dan menyalurkan tamu kepada tujuan dengan ketentuan, Pejabat yang berhak menerima tamu dinas hanya Pimpinan Pengadilan, Ketua/wakil Ketua dan Panitera/Sekretaris atau Pejabat yang ditunjuk. Pasal 7 1. Setiap pejabat yang tidak masuk kantor karena sakit, cuti dan Dinas Luar lebih dari 3 (tiga) hari harus mengusulkan yang mewakilinya dengan surat tugas. 2. Ketua Pengadilan menetapkan yang mewakilinya dengan surat tugas. 3. Karyawan yang mewakili tersebut wajib menyampaikan laporan tertulis kepada Ketua Penagdilan selama yang bersangkutan mewakili. 4. Setiap Pejabat Yang mewakili Ketua Pengadilan dalam tugasnya diwajibkan untuk menjelaskan bahwa yang bersangkutan mewakili Ketua Pengadilan disampingitu harus menyampaikan laporan atas pelaksanaan tugasnya yang disampaikan/dibebankan kepadanya. Pasal 8 1. Hakim dan Pegawai dilarang duduk/istirahat dikursi ruang tunggu tamu dan disekitar meja piket pada saat jam kerja. 2. Hakim dan Pegawai diwajibkan memelihara kebersihan, ketertiban dan ketentraman diruang kerja masing-masing. 3. Hakim dan Pegawai diharuskan membuang sampah pada keranjang sampah dan dilarang membuang sampah disembarang tempat. 4. Hakim dan Pegawai didalam menggunakan air agar sehemat mungkin dan menutup kran apabila telah selesai pemakaian. 5. Hakim dan Pegawai dilarang membawa atau mengasuh anaknya dikantor. 6. Hakim dan pegawai dilarang membawa senjata tajam dikantor.

Pasal 9 1. Hakim dan Pegawai dilarang jual beli diruang kerja masing-masing, kecuali diruang koperasi setelah mendapat izin dari Ketua Pengadilan. 2. Semua bentuk jual beli di Pengadilan dianjurkan melalui Koperasi Pengadilan, tidak diperkenankan atas nama pribadi. Pasal 10 1. Kegiatan olah raga diatur sebagai berikut : 1. Hari Jum’at selama jam kerja 2. Dalam keadaan tertentu dapat ditentukan waktu lain selain yang tersebut pada poin 1

Pasal 11 1. Hakim dan Pegawai yang melanggar tata tertib kedinasan ini merupakan pelanggaran disiplin. 2. Hakim dan Pegawai yang melanggar tata tertib kedinasan akan dijatuhi hukumam disiplin Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 30 tahun 1980 Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. DITETAPKAN DI : MENGGALA PADA TANGGAL : 02 JANUARI 2012 KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG,

Drs. TAUFIK, SH. NIP. 19600815 198703 1 005

Pasal 10 1. Kegiatan olah raga diatur sebagai berikut : 1. Hari Jum’at selama jam kerja 2. Dalam keadaan tertentu dapat ditentukan waktu lain selain yang tersebut pada poin 1

Pasal 11 1. Hakim dan Pegawai yang melanggar tata tertib kedinasan ini merupakan pelanggaran disiplin. 2. Hakim dan Pegawai yang melanggar tata tertib kedinasan akan dijatuhi hukumam disiplin Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 30 tahun 1980

Pasal 12 Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

DITETAPKAN DI : MENGGALA PADA TANGGAL : 02 JANUARI 2012 KETUA PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG,

Drs. TAUFIK, SH. NIP. 19600815 198703 1 005

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->