P. 1
SAP NAPZA

SAP NAPZA

|Views: 128|Likes:
Published by Dessyana Paulus

More info:

Published by: Dessyana Paulus on Feb 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2013

pdf

text

original

SATUAN ACARA PENGAJARAN Materi Waktu Pengajar Tempat : Narkotika, Alkohol, Psikotrpika, dan Zat Adiktif lainnya.

: 60 menit : Mahasiswa Prodi keperawatan Semarang semester V :

Hari, tanggal :

A. Latar belakang Narkotika,

Alkohol, Psikotropika,

dan zat

Adiktif

(NAPZA)

merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita. NAPZA kerap disebut juga dengan istilah narkoba yang merupakan kependekan dari narkotika, psikotropika dan bahan brbahaya lain. Sebenarnya narkoba adalah senyawa-senyawa yang cukup banyak diperlukan di dalam dunia kesehatan, industri dan rumah tangga. Sebagian besar senyawa narkoba bersifat mempengaruhi kerja system otak. Oleh karena itu, penggunaannya harus memenuhi aturan-aturan tertentu sebagaimana telah ditetapkan didalam Undang-Undang kesehatan. Sebagaimana obat yang bekerja pada system saraf, pemakaian narkoba dapat menimbulkan berbagai macam pengaruh, mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat. Pengaruh, mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat. Pengaruh yang ringan, misalnya rasa mengantuk dan rasa santai. Pengaruh yang berat, misalnya pingsan, mabuk, dan mengantuk dan bahkan mati. Oleh karena itu, narkoba tidak bisa dikonsumsi seberangan tanpa sepengetahuan tenaga medis atau tenaga kesehatan. (Ida Listyarini H, 2004). Menghindari dari NAPZA akan sangat bermanfaat sekali, karena zat tersebut akan merusak seluruh tubuh sehingga menyebabkan tidak sehat. . Selain itu juga akan menimbulkan penyakit jantung, kanker, dan kemunduran mentalitas. Kerusakan susunan saraf juga merupakan dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaaan napza ini. . Masalah rokok dan Narkotik serta bahan berbahaya lainnya merupakan masalah yang sangat komplek saat ini. Rokok merupakan salah satu pemicu terjadinya masalah penyalahgunaan narkotik dan bahan berbahaya

alkohol. d. Tujuan khusus Setelah mengikuti pengajaran selama ± 60 menit peserta didik mampu : a. c. Mengingat rokok bisa memicu terjadinya masalah penyalahgunaan napza. Moderator Penyampai materi Fasilitator Observer : Hadi Winarso. Menjelaskan pengertian tentang NAPZA dan macamnya. E. Menyebutkan cara pencegahan penggunaan NAPZA C. 2. psikotrpika. dan zat adiktif lainnya. Tujuan umum Peserta didik mampu memahami tentang narkotika. sehingga secara tidak langsung mempengaruhi juga daya ingat dan intelektual. Tujuan 1. B. Dampak lain yang banyak mengancam remaja Indonesia adalah kehancuran masa depan mereka. Karena pengaruhnya pada susunan saraf. Menyebutkan bahaya penggunaan NAPZA. : Yunia Inayah : Dwi Paryanti Yulia Nuraida : Ika Merry C.baik siswa putra maupun putri. Menyebutkan Faktor Penyebab Penyalahgunaan NAPZA. Say No To Drug! Napza Enak Berujung Maut. Target Peserta didik ……………………. D . Sasaran Seluruh peserta didik kelas …………………………. D. kami tergerak hati untuk membekali dan menambah pengetahuan tentang napza beserta penjelasannya.tersebut. Menyebutkan tanda dan gejala ketergantungan obat. maka janganlah memulainya apabila anda ingin sehat. Dari beberapa pernyataan diatas.. e. Pengorganisasian. b.

2. Diskusi dan tanya jawab I. Diskusi dan tanya jawab tentang NAPZA. Metode 1. penjelasan tujuan dan do’a Acara inti a. Strategi pelaksanaan Dalam penyampaian materi penyuluhan ini kami menggunakan media leaflet dan Poster G Susunan acara No 1. Ceramah. 4. Poster J. 2. Penyampaian hasil observasi Penutup dan do`a 20 menit 10 menit 5 menit 5 menit Waktu 5 menit H. c. Acara Pembukaan. Seting tempat C A B B D B B B Keterangan : B B B B B E B B B B B B B D B B B . Evaluasi dengan test tertulis 3. 2. b. Penyuluhan kesehatan oleh mahasiswa prodi keperawatan 15 menit Semarang tentang NAPZA. Leafleat.F. Media 1.

Pengertian dan macam. Daftar pertanyaan . b. Cara pencegahan penggunaan NAPZA L. Dapat menjalankan perannya sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. Kriteria evaluasi 1.macam NAPZA. waktu dan Kesiapan materi dari mahasiswa. Bahaya penggunaan NAPZA. Faktor Penyebab Penyalahgunaan NAPZA. 2. peserta didik). 3. Tanda dan gejala ketergantungan obat. e. • • Peserta ⅔ peserta didik SLTP hadir pertemuan berjalan lancar. c. ⅔ peserta didik yang hadir mengikuti kegiatan sampai selesai. Evaluasi proses. Evaluasi struktur • • Kesepakatan pertemuan dengan pihak sekolah (tempat.A : Penyampai materi B : Peserta didik C : Moderator D : Fasilitator E : Observer K. Materi a. d. Mahasiswa Dapat memfasilitasi jalannya penyuluhan. Evaluasi hasil Tes tertulis dan tes tidak tertulis (tanya jawab) diakhir ceramah.

faktor kelompok. Tanya Jawab : Sebutkan bahaya penggunaan NAPZA ? : a.1. Suka berkelahi dan Gangguan pemusatan perhatian. . 2. 3. Pembicaraan cadel. faktor kepribadian. masyarakat bahkan bangsa. hati. Jalan sempoyongan. Hukum Dan Keamanan : Pemakai NAPZA seringkali lingkungan. Tanya Jawab : Sebutkan tanda dan gejala ketergantungan obat? : Gejala atau tanda-tanda penyalahgunaan NAPZA. dan perilaku seseorang. Gangguan koordinasi motorik. Orientasi waktu terganggu. Fisik : sistim syaraf pusat yaitu otak dan sum-sum tulang belakang. Psikologis atau kejiwaan : Perasaan tertekan bila tidak memakai obat tersebut. Muka menjadi merah. Tanya Jawab : Apakah yang dimaksud dengan NAPZA ? : NAPZA adalah zat-zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia. melakukan tindak kekerasan. paru. Sensitif Perubahan perasaan. Sosial dan Ekonomi : Merugikan keluarga. b. 4. dihirup (melalui hidung) maupun intravena (melalui jarum suntik) sehingga dapat mengubah pikiran. c. faktor kesempatan. sekolah. suasana hati atau perasaan. organ-organ otonom (jantung. dan faktor lingkungan. percobaan bunuh diri karena tidak dapat mendapatkan obat yang dibutuhkan. Banyak bicara. tidak dapat mengendalikan diri dan bersikap sesuai dengan norma-norma umum masyarakat dan hal itu melanggar hukum yang berlaku di negera Indonesia. baik secara oral (melalui mulut). d. Tanya Jawab : Sebutkan faktor penyebab penyalahgunaan NAPZA ? : Faktor keluarga. ginjal) dan pancaindera.

5. Tanya Jawab : Sebutkan cara pencegahan penggunaan NAPZA dari diri sendiri ? : cara pencegahan dari diri sendiri meliputi : Jangan pernah mencoba Bergaul dengan selektif Jadi diri sendiri Melakukan kegiatan yang positif Pendirian yang teguh Kenali lingkungan dengan benar Kenali dengan benar informasi tentang Napza Mendekatkan diri dengan Tuhan .

Psikotrpika. D 4.1.1. dan Zat Adiktif lainnya) Disusun oleh : 1. Hadi Winarso 3.NAPZA (Narkotika. Alkohol.20360 1. Yunia Inayah 1.20355 1.20365 1.1. Ika Merry C.20387 1.1. Dwi Paryanti 2.1.20388 PROGRAM STUDI KEPERAWATAN SEMARANG POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG 2005 . Yulia Nuraida F 5.

Zat-zat tersebut sangat berbahaya karena bisa mematikan sel-sel otak. Alkohol.co. Psikotropik meliputi : Ecxtacy. Nizar R. Karena itu bagi yang sudah menghayatinya selalu muncul dorongan kuat untuk menggunakan napza guna memperoleh kenikmatan lahir batin atau eforia.go.id. ( www. Psikotropika dan Bahan-bahan berbahaya lainnya) ( www. NARKOTIKA: zat-zat alamiah maupun buatan (sintetik) dari bahan candu/kokaina atau turunannya dan padanannya . thinner cat. shabu-shabu. Semakin kuat napza mempengaruhan pusat-pusat penghayatan maka semakin kuat pula potensi ketergantungan yang akan ditimbulkan. 2002 ). NAPZA adalah zat-zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia.NAPZA (Narkotika. NAPZA adalah singkatan dari Narkotika. lem). suasana . Pengertian Napza merupakan singkatan narkotika.Bali Post. mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat PSIKOTROPIKA: adalah zat-zat dalam berbagai bentuk pil dan obat yang mempengaruhi kesadaran karena sasaran obat tersebut adalah pusat-pusat tertentu di sistem syaraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).bkkbn. psikotropika. baik secara oral (melalui mulut). Kata lain yang sering dipakai adalah Narkoba (Narkotika.id ). Zat adiktif juga termasuk nikotin (tembakau) dan kafein (kopi). ALKOHOL : zat aktif dalam berbagai minuman keras. ZAT ADIKTIF lainnya yaitu zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan (aseton. LSD. dan Zat Adiktif lainnya) A. obat anti depresi dan anti psikosis. dan stimulasi seksual. Psikotropika. dan Zat Adiktif lainnya. obat penenang/ tidur. Psikotrpika. Alkohol. makan.digunakan secara medis atau disalahgunakan yang mempunyai efek psikoaktif. dihirup (melalui hidung) maupun intravena (melalui jarum suntik) sehingga dapat mengubah pikiran. dan zat adiktif lainnya yang bekerja pada pusat penghayatan kenikmatan otak sebagaimana kenikmatan sensasi.

Konflik dapat terjadi antara ayah dan ibu. Bahan alamiah terdiri atas tumbuhan dan tanaman. Berbagai Faktor Penyebab Penyalahgunaan NAPZA Pada setiap kasus. Penggunaan NAPZA berlanjut akan mengakibatkan ketergantungan secara fisik dan/ atau psikologis serta kerusakan pada sistem syaraf dan organ-organ otonom. dengan anak yang hanya sekadar harus menuruti apa kata orang tua dengan alasan sopan santun. ibu dan anak.hati atau perasaan. Tidak sepaham dalam mendidik anak. Keluarga dengan orangtua yang otoriter. adat istiadat. mengapa seseorang akhirnya terjebak dalam perilaku ini merupakan sesuatu yang unik dan tidak dapat disamakan begitu saja dengan kasus lainnya. NAPZA terdiri atas bahan-bahan yang bersifat alamiah (natural) maupun yang sintetik (buatan). atau demi kemajuan . Beberapa faktor yang berperan pada penyalahgunaan NAPZA adalah :  Faktor Keluarga Faktor orangtua atau keluarga yang ikut menjadi pencetus remaja menjadi penyalahgunaan napza adalah orangtua yang: Kurang komunikatif dengan anak dan terlalu menuruti kemauan anak (permisif). B. Terlalu sibuk dan kurang memberi perhatian pada anak. maupun antar-saudara. sedangkan yang buatan berasal dari bahan-bahan kimiawi. ayah dan anak. Artinya. yang terlihat dari pelaksanaan aturan yang tidak konsisten dijalankan oleh ayah dan ibu. Keluarga dengan konflik yang tinggi dan tidak pernah ada upaya penyelesaian yang memuaskan semua pihak yang berkonflik. ada berbagai penyebab yang khas mengapa seseorang menyalahgunakan NAPZA dan ketergantungan. Di sini peran orangtua sangat dominan. Keluarga yang memiliki sejarah (termasuk orangtua) mengalami ketergantungan NAPZA Keluarga dengan manajemen keluarga yang kacau. dan perilaku seseorang.

biasanya penyalahguna NAPZA memiliki konsep diri yang negatif dan harga diri yang rendah. mudah cemas dan curiga. juga turut mempengaruhi. dengan ditandai oleh ketidak mampuan mengekspresikan emosinya secara wajar. Sangat wajar bila dalam usianya remaja membutuhkan pengakuan dari lingkungan sebagai bagian pencarian identitas diri.dan masa depan anak itu sendiri tanpa diberi kesempatan untuk berdialog dan menyatakan ketidaksetujuannya. Keluarga yang perfeksionis. Pada remaja. Dalam hal ini. Keluarga yang neurosis.faktor di luar dirinya yang menentukan segala sesuatu. Namun bila ia memiliki kepribadian yang tidak mandiri dan menganggap segala sesuatunya harus diperoleh dari lingkungan. akan sangat memudahkan kelompok teman sebaya untuk mempengaruhinya menyalahgunakan NAPZA. kepribadian yang dependen dan tidak mandiri memainkan peranan penting dalam memandang NAPZA sebagai satu-satunya pemecahan masalah yang dihadapi. Perkembangan emosi yang terhambat. Di sinilah sebenarnya peran keluarga dalam meningkatkan harga diri dan kemandirian pada anak remajanya. pasif agresif dan cenderung depresi. Faktor Kepribadian Kepribadian penyalahguna NAPZA juga turut berperan dalam perilaku ini.  . yaitu keluarga yang menuntut anggotanya mencapai kesempurnaan dengan standar tinggi yang harus dicapai dalam banyak hal. dan sering berlebihan dalam menanggapi sesuatu. Selain itu. kemampuan remaja untuk memecahkan masalahnya secara adekuat berpengaruh terhadap bagaimana ia mudah mencari pemecahan masalah dengan melarikan diri. mudah cemas. Hal ini juga berkaitan dengan mudahnya ia menyalahkan lingkungan dan lebih melihat faktor. yaitu keluarga yang diliputi kecemasan dengan alasan yang kurang kuat.

yaitu cara teman-teman atau orang-orang seumur untuk mempengaruhi seseorang agar berperilaku seperti kelompok itu. Kegagalan untuk memenuhi tekanan dari kelompok teman sebaya. mencapai prestasi dalam bidang olah raga. Faktor Kesempatan Ketersediaan NAPZA dan kemudahan memperolehnya juga dapat dikatakan sebagai pemicu.   . Faktor lingkungan Lingkungan masyarakat yang bayak berperan dalam menentukan karakteristik seseorang. menyebabkan zat-zat ini dengan mudah diperoleh. seperti berinteraksi dengan kelompok teman yang lebih populer. keberhasilan dari kelompok teman sebaya yang memiliki perilaku dan norma yang mendukung penyalahgunaan NAPZA dapat muncul. karena pada kenyataannya semua orang ingin disukai dan tidak ada yang mau dikucilkan. Tekanan kelompok dialami oleh semua orang bukan hanya remaja. termasuk sampai di SD. sifat serta perilaku seseorang akan sangat berpengarug terhadap penyalah gunaan obat tersebut karena kondisi lingkungan yang kurang aktiv dalam upaya pemberantasan peredaran obatobatan tersebut atau sikap tak acuh seolah membiarkan penyalahgunaan napza. sosial dan akademik. Faktor Kelompok Kelompok teman sebaya dapat menimbulkan tekanan kelompok. Penegakan hukum yang belum sepenuhnya berhasil tentunya dengan berbagai kendalanya juga turut menyuburkan usaha penjualan NAPZA di Indonesia. Sebaliknya. Bahkan beberapa media massa mendapat informasi bahwa para penjual narkotika menjual barang dagangannya di sekolah-sekolah. dapat menyebabkan frustrasi dan mencari kelompok lain yang dapat menerimanya. Indonesia yang sudah menjadi tujuan pasar narkotika internasional.

5. 8. 10. harapan atau perasaan saat memakai. 3. 11. Kerusakan pada organorgan tubuh itu menghilangkan dan merusak fungsi-fungsi tubuh pemakai . Efek obat terhadap tubuh manusia juga tergantung dari berbagai faktor psikologis seperti kepribadian. bagaimana cara menggunakan obat itu. Efek obat akan sangat tergantung pada berbagai faktor yang saling berinteraksi. dll. 4. menjadi buruk cenderung apatis yang dilaporkan. paru-paru. berapa banyak dan sering digunakan. Semua jenis obat dan zat dapat membahayakan tubuh bila digunakan tidak sesuai dengan aturan pemakaiannya. Bahaya penggunaan NAPZA. Secara fisiologis organ tubuh yang paling banyak dipengaruhi adalah sistem syaraf pusat (SSP) . dan faktor biologis seperti berat badan. 6. 7. 9. ginjal. Prestasi anak menurun tajam Kebiasaan berpakaian yang berubah drastis. Tanda dan gejala ketergantungan obat Tanda-tanda umum untuk mengenali apakah anak sudah mulai terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA: 1. 12. Seberapa besar efeknya bagi tubuh tergantung pada jenis obat yang digunakan. dan apakah digunakan bersama obat lain. hati. 2. dan pancaindera. termasuk otak dan sumsum belakang organ-organ otonom seperti jantung. kecenderungan alergi.C. dari yang rapih Perubahan tingkah laku yang tidak seperti biasanya/semestinya Anak tidak memperhatikan kebersihan diri sendiri Mendadak menjadi pendiam dan sering menyendiri dikamar serta Tidak menuruti lagi disiplin rumah Mata sering merah dan nafsu makan berubah Berat badan menurun Gampang tersinggung Anda sering mencium bau aneh dikamarnya Mulai ada insiden-insiden pencurian di rumah atau di sekolah Dll. D.

ia juga bisa menghadapi kematian karena overdosis atau penyakit lain. sehingga kebutuhan tubuh akan zat yang biasa dipakainya tersebut meningkat untuk dapat sampai pada efek yang sama "tingginya" (disebut toleransi). Penyalahgunaan NAPZA menimbulkan berbagai perasaan enak. Ketergantungan bukan hanya berarti memakai obat secara berlebih. selain tidak dapat hidup normal. Dosis yang tinggi dan pemakaian yang sering diperlukan untuk menenangkan keinginan yang besar. semakin besar kemungkinan pemakai mengalami over dosis (takaran melebihi kemampuan tubuh menerimanya) yang menyebabkan kematian. Keadaan ini semakin buruk manakala tubuh sang pemakai menjadi kebal. sehingga selanjutnya pemakai tidak dapat lagi hidup normal. bahagia. ngotot) untuk memperoleh obat-obatan tersebut Ketergantungan ini menyebabkan perilaku orang tersebut menjadi aneh dan kadang-kadang tak terkendali. Penyalahgunaan obat menciptakan ketergantungan fisik maupun psikologis pada tingkat yang berbeda-beda. senang. Orang yang menyalahgunakan NAPZA disebut pengguna obat biasanya tidak dapat hidup normal. Bagi pemakai. Tetapi perasaan positif . nikmat. Ketergantungan atau kecanduan menyebabkan dimulai pengguna ketika tidak dapat hidup tanpa obat. Semakin tinggi dosis dan semakin sering pemakaian. Ketergantungan secara psikologis menimbulkan tingkah laku yang kompulsif (berkeras. Para pemakai NAPZA biasanya juga menjadi beban bagi orang-orang lain di sekitarnya mulai dari keluarganya sendiri sampai masyarakat luas. tenang dan nyaman pada pemakainya. untuk Ketergantungan orang dengan sadar memilih menyalahgunakan obat. NAPZA membahayakan hidup pemakai sendiri maupun orang lain.sebagai manusia normal. Ketergantungan disebabkan efek obat pada kerja dan metabolisme otak yang merubah penyalahgunaan menjadi ketergantungan akan obat dan sebuah penyakit kronis. Ketergantungan fisik menyebabkan timbulnya rasa sakit luar biasa bila ada usaha untuk mengurangi pemakaiannya atau bila pemakaian akan dihentikan.

   Peranan Diri Sendiri Jangan pernah mencoba Bergaul dengan selektif Jadi diri sendiri Fisik : sistim syaraf pusat yaitu otak dan sum-sum tulang belakang. b. psikologis maupun sosial. e. E. Hukum Dan Keamanan : Pemakai NAPZA seringkali lingkungan. Sosial dan Ekonomi : Merugikan keluarga. yaitu selama zat bereaksi dalam tubuh. pancaindera. detoksifikasi (membersihkan Napza dari tubuh ) dan pasca detoksifikasi ( pemantapan ). paru. Lingkungan : pengguna NAPZA akan cenderung berperilaku tidak sesuai dengan norma dalam masyarakat. hati. Hal ini terus berulang sampai pemakai menjadi tergantung. 2. ginjal) dan . a. tidak dapat mengendalikan diri dan bersikap sesuai dengan norma-norma umum masyarakat dan hal itu melanggar hukum yang berlaku di negera Indonesia. yang dalam pengobatannya bermaksud bukan hanya fisik pasien yang disembuhkan tetapi juga kejiwaan. sosial dan keimanannya. Begitu efek NAPZA habis. terapi (pengobatan) dan rehabilitasi. yang terjadi adalah justru rasa sakit dan tidak nyaman sehingga pemakai merasa perlu menggunakannnya lagi. melakukan tindak kekerasan. d. percobaan bunuh diri karena tidak dapat mendapatkan obat yang dibutuhkan. baik secara fisik. c. Psikologis atau kejiwaan : Perasaan tertekan bila tidak memakai obat tersebut. Terapi di bagi menjadi dua tahapan.ini hanya berlangsung sementara. Ketergantungan pada NAPZA inilah yang mengakibatkan berbagai dampak negatif dan berbahaya. masyarakat bahkan bangsa. Cara Pencegahan Penggunaan NAPZA Penyembuhan ketergantungan Napza di bagi menjadi tiga bagian yaitu pencegahan. sekolah. organ-organ otonom (jantung.

Meskipun kita harus bergaul dengan sesama teman tanpa memilih-milih. Peranan Masyarakat Gerakan kampanye anti Napza Bekerjasama dengan orang yang berpengaruh Peranan Pemerintah     UU tentang Narkotika dan Psikotropika Pembentukan LSM Pembentukan Tempat Rehabilitasi   5. namun kita harus tetap menjaga agar pergaulan tidak merugikan dan . Peranan Orang Tua Menciptakan keluarga yang harmonis Menanamkan rasa tanggung jawab dan percaya diri Menciptakan komunikasi secara terbuka dan harmonis Menyalurkan hobi dan bakatnya secara positif Memperlakukan anak secara adil      4.     Melakukan kegiatan yang positif Pendirian yang teguh Kenali lingkungan dengan benar Kenali dengan benar informasi tentang Napza Mendekatkan diri dengan Tuhan 3.

kita harus selalu berani menolak ajakan yang : • • • bandar NAPZA). • Menolak ajakan teman tidak perlu dilakukan dengan kasar atau marah. "terima kasih. tapi saya tidak mau karena saya tidak suka nongkrong". Say No To Drug. . "saya tidak mau karena saya harus mengerjakan hal penting di rumah". Dengan cara yang baik tetapi tegas. permintaan untuk menjualkan obat/NAPZA). Tidak bermanfaat (misalnya nonkrong sambil Jelas merugikan atau melanggar aturan (misalnya Menakutkan atau mencurigakan (misalnya menemui mengisap ganja sampai malam). dan dengan alasan yang masuk akal. teman yang mengajak dapat mengerti dan berhenti merayu atau memaksa kita. Karena dirimu sungguh berarti. tetapi dapat dilakukan dengan halus dan sopan tetapi harus tegas. Masa depan yang cerah menantimu selalu. Carilah alasan yang tepat untuk menolak seperti : "terima kasih. • Bentengi dirimu dengan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan.membahayakan diri kita. tapi saya tidak mau terlibat dalam kegiatan yang merugikan saya". Sedekat apapun hubungan pertemanan kita.

(2004).DAFTAR PUSTAKA     Listyarini H. NARKOBA.com NAPZA www. Perlukah Mengenalnya?. Ida. Penerbit: PKBI Bandung www. Imran.com Obat-obatan terlarang Bandung: PT.yahoo. Pakar Raya . (1999).google. Narkoba dan Remaja.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->