Bahan Belajar Mandiri BAGI GURU Bahasa Inggris SMP

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading

Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

PB Bahasa Inggris SMP

Pengembang Drs. Djodi Etman, M.Ed Penelaah Ni’matulloh, S.Pd, MM Cipto Margono Perancang Grafis: Yance Ferdian Bagus Dwipayana Alamsyah Arief Rindy Andina

Bahan Belajar Mandiri Bahasa Inggris SMP © 2008 Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional

Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

Program BERMUTU

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR
Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) yang dimulai pada tahun 2008 sampai tahun 2013 yang dilaksanakan di 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi. Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru peserta. Salah satu komponen strategis Program BERMUTU untuk mencapai tujuan tersebut adalah penguatan peningkatan mutu dan profesional guru peserta secara berkelanjutan. Besarnya jumlah guru peserta yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1/D4 menjadi dasar pemikiran untuk memberdayakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mewadahi guru bidang studi di SMP, dalam hal ini adalah MGMP Bahasa Inggris SMP. Dalam Program BERMUTU, peningkatan kompetensi guru peserta akan ditingkatkan dengan memberdayakan MGMP sehingga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesional guru termasuk pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi bagi guru peserta yang belum memiliki Ijazah S1/D4. Paket Pembelajaran Model BERMUTU telah dikembangkan untuk dimanfaatkan sebagai perangkat utama dalam proses pendidikan dan pelatihan terakreditasi bagi guru peserta di MGMP. Paket Pembelajaran Model BERMUTU yang dirancang dengan mengintegrasikan pendekatan penelitian tindakan kelas, lesson study, dan studi kasus, diharapkan dapat memandu guru-guru peserta untuk melakukan kajian kritis terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan, memperbaiki dan mengembangkan kurikulum pembelajarannya, serta mempraktekkan pembelajaran yang baik berdasarkan metode PAKEM dan strategi pembelajaran inovatif lainnya. Paket Pembelajaran Model BERMUTU dikembangkan dengan melibatkan sejumlah widyaiswara dari P4TK, dosen LPTK, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, serta mengintegrasikan berbagai masukan dari praktisi lapangan dan nara sumber ahli dari LPTK. Dengan Paket Pembelajaran Model BERMUTU, beragam kegiatan pengembangan profesional guru di MGMP dapat dilaksanakan secara aktif. Penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pengembangan Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini yang dikoordinasikan oleh Direktorat Pembinaan Diklat, Ditjen PMPTK. Semoga Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini dapat bermanfaat bagi guru-guru dan komunitas pendidikan pada umumnya, sehingga pada akhirnya dapat tercapai cita-cita luhur peningkatan kualitas pendidikan di tanah air. Jakarta, 20 November 2008 Direktur Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan

Sumarna Surapranata, Ph,D. NIP. 131 470 163

PB/B.INGGRIS/SMP

i

serta diarahkan untuk mencapai peningkatan keterampilan guru dalam: • melakukan kajian sistematis terhadap proses belajar mengajar dari beberapa aspek.INGGRIS/SMP . dan aspek praktek mengajar. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualifikasi para peserta dengan adanya angka kredit yang diberikan kepada yang berhasil menyelesaikan program ini.PANDUAN PENGELOLAAN PENDAHULUAN Paket Pembelajaran BERMUTU merupakan program inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran melalui kelompok kerja guru. menganalisis dampak perbaikan yang dijalankan. yaitu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu untuk guru dan Paket Pembelajaran Manajemen untuk kepala sekolah dan pengawas. kepala sekolah. • • • ii PB/B. Program ini akan diadakan di 76 kabupaten/kota di Indonesia dengan harapan akhirnya program ini dapat dijadikan model pengembangan profesional yang sistematis bagi KKG dan MGMP di seluruh Indonesia. kepala sekolah. dan berkelanjutan. kepala sekolah. dan melakukan refleksi terhadap proses belajar mengajar yang dilaksanakan. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas sistem pengembangan tenaga profesional melalui tersedianya program kelompok kerja guru. • Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu diharapkan akan meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru dalam pembelajaran bidang ilmu secara profesional. sistematis. serta merangkum hasil-nya untuk menjadi acuan untuk proses belajar mengajar berikutnya. dan pengawas dalam memperbaiki kualitas pengajaran. Tujuan Terdapat 3 tujuan utama dari program ini. dan pengawas. melaksanakan tindakan perbaikan. Ada dua Paket Pembelajaran BERMUTU. aspek bidang ilmu. yaitu aspek kurikulum. dan pengawas yang dapat diterapkan. merancang tindakan perbaikan secara cermat dan sistematis. • • Meningkatkan kompetensi guru.

serta (3) menggunakan keterampilan PTK guna peningkatan pengajaran. (2) menggunakan beberapa strategi dalam Studi Pelajaran (Lesson Study). dan (5) Bahan Belajar Mandiri Pengelolaan Program Belajar Bermutu. Jenjang Bahan Belajar Mandiri (BBM) Tematik Bahan Belajar Mandiri (BBM) SD/MI Kelas tinggi Bahan Belajar Mandiri (BBM) SMP/MTs TIK Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Kajian Pengajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bidang Ilmu Tematik Maths IPA IPS BInd Maths IPA BInd BIngg Tabel 1: Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik mengembangkan tiga jenis strategi yang terfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan mengajar. (2) Bahan Belajar Mandiri Bidang Studi per jenjang (4 mata pelajaran per SD Kelas Tinggi dan SMP. kapasitas dalam mengembangkan kurikulum. Ketiga strategi tersebut adalah sebagai berikut: (1) menggunakan dan menuliskan studi kasus pribadi sebagai catatan pengalaman mengajar. satu-tematik-untuk Kelas Awal) (3) Bahan Belajar Mandiri TIK (ICT) dalam pembelajaran.INGGRIS/SMP iii . (4) Laman (Website) Cakrawala guru sebagai media penyimpan (repository) sumber belajar pendukung dan fasilitas interaksi. refleksi kelompok dan perencanaan. terutama pengamatan dan pemodelan pengajaran di kelas terbuka. yang ditujukan kepada Dinas setempat dan pengurus program Bermutu di tingkat KKG/MGMP. Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu dapat dilihat pada Tabel 1. dan praktik mengajar SI MASALAH/09/IPA PB/B.PANDUAN PENGELOLAAN Struktur Paket Paket Pembelajaran Bidang Ilmu terdiri atas beberapa komponen: (1) Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik yang memperkenalkan strategi belajar yang diutamakan dalam Paket Pembelajaran Bidang Ilmu. Bahan Belajar Mandiri (BBM) Program BERMUTU bertujuan memantapkan pengetahuan. serta pengembangan kompetensi guru menggunakan strategi tersebut.

Dalam Tugas Terstruktur setiap guru peserta menerapkan di kelas atau sekolah masingmasing hal-hal yang telah dipelajari. untuk mengerjakan tugas-tugas yang terdapat di dalam paket. Bahan Belajar Mandiri ditujukan bagi guru pemandu yang akan memandu pembelajaran guru di tingkat KKG/MGMP. Di dalam pertemuan tersebut terjadi pembelajaran sesama/ sejawat yang dipandu oleh guru pemandu. Model Belajar Bermutu Para guru diharapkan untuk menggunakan bahan-bahan ini secara kolaboratif di dalam pertemuan-pertemuan KKG/MGMP. Guru yang menyelesaikan paket Pembelajaran BERMUTU akan menghasilkan portofolio belajar yang minimal terdiri atas: satu rancangan atau proposal PTK. Sesi tatap muka dari modul dirancang berdasarkan asumsi bahwa pertemuan KKG/MGMP biasanya berlangsung selama 4 jam. dan untuk menggunakan bahan-bahan yang terdapat di dalamnya guna meningkatkan cara mereka mengajar.PANDUAN PENGELOLAAN para guru. Sesuai dengan Undang-Undang No 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Jumlah jam tatap muka dan jumlah jam tugas belajar mandiri didasarkan pada jumlah jam yang diwajibkan pada alokasi SKS. Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran menyediakan kompetensi dasar komputer yang relevan bagi para guru: dasar pengolah kata. iv PB/B. satu laporan PTK. dan penggunaan internet untuk pencarian informasi. Pertemuan tatap muka ini ditindaklanjuti dengan kegiatan pembelajaran terstruktur (Tugas Terstruktur) dan studi bebas (Tugas Belajar Mandiri). kesempatan recognition of prior learning (RPL) atau pengakuan hasil belajar sebelumnya diciptakan melalui program studi yang sesuai yang disampaikan di dalam kegiatan pengembangan profesional KKG dan MGMP. dasar lembar sebar untuk merekam kemajuan para siswa. Uraian tugas terstruktur dan mandiri terdapat di dalam BBM. Tugas belajar mandiri dimaksudkan untuk memantapkan.Bahan Belajar Mandiri telah dikembangkan agar para guru dapat memperoleh angka kredit dari program pembelajaran BERMUTU pada KKG dan MGMP. Tugas belajar mandiri dilaksanakan pada setiap tahap kegiatan. Bahan Belajar Mandiri dimaksudkan pula agar digunakan oleh para peserta KKG/MGMP sebagai paket pembelajaran mandiri untuk memeriksa kembali yang mereka pelajari dalam sesi tatap muka. memperluas. dan 3 buah hasil kajian kritis. Hasil tugas terstruktur dari masing-masing guru peserta akan menjadi dasar untuk belajar pada pertemuan KKG/MGMP berikutnya. dan memperdalam pemahaman guru. Kerjasama dengan LPTK Program Pembelajaran BERMUTU dirancang untuk membantu peningkatan kualifikasi para guru. Tiap-tiap aspek digali melalui keterampilan yang dipelajari dalam BBM Generik untuk diterapkan pada bidang ilmu tertentu.INGGRIS/SMP .

Sangat direkomendasikan agar mereka mengunjungi titik-titik proses PTK yang teridentifkasi di dalam tabel untuk membantu para guru menganalisis temuan mereka.INGGRIS/SMP SI MASALAH/09/IPA v . Para dosen juga akan menjadi asesor portofolio para guru. Meskipun demikian.PANDUAN PENGELOLAAN Selain itu LPTK akan berpartisipasi dalam pembimbingan yang diberikan kepada para guru khususnya dalam aspek PTK. Kalender pembelajaran program Bermutu Setiap Paket Pembelajaran BERMUTU memiliki bobot untuk dipelajari selama 16 minggu dalam waktu 1 semester sampai satu tahun. para dosen perlu menyediakan pembimbingan setidaknya dua kali dalam 16 (enam belas) kali pertemuan. proses pertemuan di KKG/MGMP diatur untuk mengakomodasikan peserta mempelajari beberapa Paket Pembelajaran selama 16 kali pertemuan. sehingga diperoleh pola pertemuan sebagai berikut. PB/B. Guna memenuhi persyaratan penjaminan mutu untuk pengakuan studi para guru oleh LPTK.

INGGRIS/SMP .PANDUAN PENGELOLAAN vi 16 x pertemuan dalam waktu 1 tahun I 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Generik Pendahuluan (Model BERMUTU Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Reflek si dan Tindak Lanjut TIK/ICT Keterampilan TIK/ICT 1& 2 Identifika -si Masalah Perencanaan Tindakan Bidang Ilmu Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpreta -si Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 Laporan Penyusunan Laporan Tabel 2: Urutan Paket Pembelajaran BERMUTU PB/B.

Dengan urutan ini keterampilan yang dibutuhkan untuk mengikuti BBM ilmu sudah tercapai. vii PB/B. Selain menggunakan bahan-bahan yang merupakan ‘good practice’ yang telah dikembangkan untuk peningkatan mengajar belajar.PANDUAN PENGELOLAAN Agar pembelajaran terkait bidang studi ini berhasil optimal. guru pemandu dan guru peserta hendaknya mengikuti urutan belajar sebagaimana tampak dalam Tabel 2.INGGRIS/SMP . Program ini mentransformasikan kelompok kerja guru menjadi sumber pengembangan mutu profesional yang berkelanjutan. BERMUTU juga membangun kompetensi guru ke arah yang lebih tinggi. KESIMPULAN Program BERMUTU diciptakan untuk membuka era baru pengembangan guru yang diangkat berdasarkan Undang-Undang Tentang Guru dan Dosen. dalam arti kompetensi untuk membangun komunitas pembelajaran profesional sebagai sumber utama peningkatan guru pada masa yang akan datang.

....... viii Pedoman Penggunaan Bahan Belajar Mandiri ............................DAFTAR ISI DAFTAR ISI Kata Pengantar ...................................................................................................................................................... Ruang Lingkup............................................................................ 5............................. Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah .......................... 1.............. Kegiatan Belajar .......................... Pentingya Langkah Perencanaan .... c............................................... 2................................................................................................................................ 3...... Kedudukan Topik Penyusunan Proposal ................ d....... xvii IDENTIFIKASI MASALAH .................................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ............................................... PERENCANAAN ....................... Petunjuk Kegiatan ............. Sumber Belajar ....... Pengantar ...................................... Pengantar ......................... ii Daftar Isi .............. 6..... Petunjuk Kegiatan Pembelajaran .......................................................................................... i Pendahuluan .................... Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran ..lampiran ................................................. Lampiran ........ Kegiatan Belajar .... d....................................................................................... a.lampiran ................................................................................................................................................................... Ruang Lingkup.................. 2............ c.. 1.................................................................. d................... b............................ 3.................................................. 4..... xii Pemetaan Kompetensi ........................... 2.............................. Persiapan .......................... Sumber Belajar ...... 3............................................................................. Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal .. a........INGGRIS/SMP .................. 5.................... Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran ...... Penilaian ................... Lampiran ......... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ........................... Ruang Lingkup............. 6......... Persiapan................ Pengantar ................................ a......................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ........................................................................................ xi Pola Umum ......... b............................. 4...................................................... 1............. c. 4................. Persiapan ....................................................................................... 1 2 2 2 3 3 5 6 7 8 12 13 27 28 28 28 28 29 31 32 33 34 39 39 48 49 49 50 50 50 51 52 53 viii PB/B............................................ b................ Penilaian .......................................... PENYUSUNAN PROPOSAL .................. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran ..................... Sumber Belajar ..............................................................................

....... a..................................................................... 96 4............ c.............................. Penilaian .............. 93 1..................................................................................... Ruang Lingkup ................................................................................ Pengantar ...................................... Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data . Lampiran ............................. Persiapan.................................INGGRIS/SMP ix ................... 1............................... Kedudukan Topik Penyusunan Laporan ..... a........................... Petunjuk Kegiatan .....................lampiran ........... b... 104 REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT ............................... 94 2...................................................... Penilaian ............................................................................................................................ Kedudukan Refleksi .......................................................... Ruang Lingkup ........ 5............. Kegiatan ........... 97 5.............................................................. 54 6...................................lampiran ........ 59 Lampiran .lampiran ................................................................................................. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ...................... Pengantar .... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ............................................ d......... 3..... Pengantar ............ 3.............................. PENYUSUNAN LAPORAN .. 6......................................................................................... 60 PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA ............................. Petunjuk Kegiatan . 4......................................................... 98 6.................... Kegiatan Belajar ......... Penilaian ............ 4........... Persiapan............................................. 6......... Sumber Belajar .... Petunjuk Kegiatan ............................. b............. d...... Persiapan........ Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data ...................................................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ............................... 1... Penilaian .................................................... Lampiran ......... d.................. Pengantar ........... 65 66 66 66 67 67 69 69 70 71 75 76 ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA ........... 95 3..................................................................... b................................................................................................................... c................................. Kegiatan Belajar............................................................................. Sumber Belajar ............ Sumber Belajar ....................... 114 115 116 116 116 117 117 118 119 120 127 128 131 132 132 132 132 132 PB/B.. Fungsi Refleksi .......................................................................................... Kegiatan Belajar .............................. 2............................... 104 Lampiran ..... a....................................................................DAFTAR ISI 5.............. c.................................... 1. 5..... Ruang Lingkup ........................................... 2.................................... Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ...................lampiran ...............................................

...................................... Kegiatan Belajar .............. Persiapan....................................................................lampiran ......................................................................................... 4....................................................................................................................... Lampiran ..lampiran . 4........ Persiapan......................................... 134 134 136 136 139 139 162 163 163 163 163 164 166 166 167 167 169 170 x PB/B......... Pengantar ............................................................ PENYUSUNAN LAPORAN 2 (LANJUTAN) ...................... Ruang Lingkup .......................................... Sumber Belajar ................ Petunjuk Kegiatan ....................... Sumber Belajar ...................... 2.... 5......................................... 3.. 3.. Penilaian ................................................................................... Penilaian .. c............. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .......... Lampiran ............ Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ................................... a... b................................ d...............................DAFTAR ISI 2.............. 5................... Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ............................................... Kedudukan Topik Penyusunan Laporan.......................... 6...... Kegiatan Belajar .................... 1.........................................................................INGGRIS/SMP ..... 6................................

Dari 16 kali pertemuan MGMP. Selain menggunakan BBM para guru peserta juga menggunakan kumpulan sumber belajar yang disiapkan. Karena pada dasarnya setiap guru peserta yang mengikuti kegiatan Program BERMUTU tetap menjalankan tugas mengajar rutin di sekolahnya. PB/B. diharapkan guru peserta dapat melakukan pengkajian dan perbaikan pembelajaran secara komprehensif. Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik dan BBM ICT digunakan untuk semua guru peserta dari jenjang SD dan SMP serta untuk semua bidang studi. yakni berupa bahan cetak dan kumpulan file komputer. berikutnya 2 kali pertemuan belajar dengan BBM ICT. mulai dari pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir mengikuti alur yang dijelaskan pada “Pola Umum Kegiatan Belajar Guru peserta dalam Program BERMUTU. dan Case Study. dan Case Study. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP dalam Program BERMUTU menggunakan pendekatan PTK. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP akan dilakukan minimal 16 kali pertemuan (tatap muka) masing-masing 4 x 50 menit. Tugas-tugas tersebut disusun dengan pertimbangan tidak terlalu memberatkan guru peserta. Sumber belajar dihimpun dalam dua bentuk. serta tujuan yang ditetapkan dapat dicapai seperti yang diharapkan. Alur kegiatan belajar.PEDOMAN PENGGUNAAN PEDOMAN PENGGUNAAN BAHAN BELAJAR MANDIRI BIDANG STUDI BAHASA INGGRIS SMP Bahan Belajar Mandiri (BBM) Bahasa Inggris pada dasarnya ini disusun untuk menjadi pedoman bagi guru pemandu dan guru anggota MGMP dalam melaksanakan kegiatan belajar dalam upaya meningkatkan kemampuan diri dan memperbaiki kualitas pem-belajaran melalui implementasi Program BERMUTU. Pada prinsipnya guru peserta harus secara aktif mengikuti kegiatan belajar tatap muka. kemudian menyelesaikan tugas-tugas terstruktur dan tugas mandiri. Lesson Study.INGGRIS/SMP xi . Melalui penerapan kegiatan PTK. 6 kali pertemuan pertama guru peserta dan pemandu melaksanakan kegiatan belajar menggunakan BBM Generik. ditambah dengan tugastugas terstruktur dan mandiri. Sementara itu BBM Bidang Studi disiapkan spesifik untuk setiap jenjang dan bidang studi. Lesson Study. dan menggunakan hasil kerjanya dalam Buku Kerja Guru. Kegiatan belajar dalam Program BERMUTU ini menuntut partisipasi aktif para peserta agar alur kegiatan belajar dapat dilaksanakan. dan 8 kali pertemuan berikutnya belajar menggunakan BBM Bidang Studi.

dan praktik pembelajaran. dan 4) berlatih mengklasifikasi masalah ke dalam aspek pengembangan kurikulum.INGGRIS/SMP . materi subjek.xii POLA UMUM POLA UMUM KEGIATAN BELAJAR GURU DI MGMP BAHASA INGGRIS SMP DALAM PROGRAM BERMUTU Pertemuan 9 Topik Kegiatan Pokok dalam Tatap Muka (Kegiatan Pemandu dan Peserta) Pertemuan ke 9: Identifikasi Masalah Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) melaksanakan curah pendapat (brainstorming) mengenai masalahmasalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran. Dilanjutkan dengan menganalisis faktor penyebab timbulnya masalah dan merumuskan masalah. 2) berlatih mengidentifikasi masalah dari studi kasus (Case Study). 3) berlatih merumuskan masalah berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru peserta belajar di MGMP. Terstruktur 1) Melaksanakan pembelajaran dan diamati oleh rekan sejawat 2) Menyusun studi kasus 3) Menentukan masalah dan kalimat rumusan masalah yang akan dicari solusinya Tugas Mandiri Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik yang sudah dipelajari (Identifikasi Masalah) dan yang akan didiskusikan pada pertemuan selanjutnya (perencanaan tindakan) PB/B.

Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) Mendiskusikan tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan) 2) Berlatih menyusun proposal (secara pleno. dan menetapkan calon guru model) 3) Setiap peserta berlatih menyusun proposal (berdasarkan rumusan masalah masing-masing) Melanjutkan penulisan rencana tindakan dan menyusun instrumen untuk pengambilan data Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Perencanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM POLA UMUM 11 Pertemuan ke 11: Penyusunan Proposal Melanjutkan penulisan Proposal PTK berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru. dari satu masalah terpilih.INGGRIS/SMP 10 Pertemuan ke 10: Perencanaan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang rumusan masalah dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/ berpasangan). satu masalah terpilih). dan 3) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumen (berdasarkan rumusan masalah dari masing-masing peserta). 2) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumennya (secara pleno. 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Penyusunan Proposal) 2) Menyiapkan pelaksanaan open class (tugas khusus untuk calon guru model) xiii .PB/B.

2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK POLA UMUM 13 Pertemuan ke 13: Analisis dan Interpretasi Data 1) Melanjutkan analisis dan interpretasi data. dipimpin Pemandu). 2) Menuliskan hasil analisis dan interpretasi data 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Analisis dan Interpretasi Data) 2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK. peserta yang lain mengobservasi. 2) Menyusun Case Study 3) Mengumpulkan data (kompilasi) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Pelaksanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM.xiv PB/B.INGGRIS/SMP 12 Pertemuan ke 12: Pelaksanaan Tindakan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) mempersiapkan pelaksanaan open class di di sekolah tempat kegiatan. 2) melaksanakan tindakan (open class) oleh guru model. Kegiatan persiapan meliputi klarifikasi kesiapan kelas dan penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen oleh Pemandu dan Guru Model. 1) Melaksanakan pelaksanaan tindakan di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan dengan peserta lain agar dapat saling mengobservasi. dan 4) berdiskusi atau membahas draf proposal dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil /berpasangan). dari salah satu peserta/open class). Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berlatih menganalisis dan menginterpretasi data (secara pleno. . atau meminta observer dari teman guru di sekolahnya. dan 2) berlatih melakukan analisis dan interpretasi data (berdasarkan data dari masing-masing peserta). 3) mlakukan diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi (secara pleno.

PB/B. dan 4) berdiskusi tentang rencana tindakan untuk Siklus II dari masing-masing peserta. 2) brlatih menyusun laporan (secara pleno. diberi waktu 23 minggu) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Refleksi dan Tindakan Lajut) 2) Mempelajari contoh hasil refleksi dari contoh-contoh laporan PTK POLA UMUM 15 PERTEMUAN KE 15: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil pelaksanaan tindakan Siklus II yang sudah dianalisis. 2) berlatih merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data serta menyusun rencana tindakan Siklus II (secara pleno. diinterpretasi dan direfleksikan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan). dipimpin oleh Pemandu. Melanjutkan penulisan Laporan PTK (sampai menjadi draf-1) 1) Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan. 3) berlatih melakukan refleksi dan menyusun rencana tindakan untuk siklus 2 berdasarkan data/hasil tindakan masingmasing peserta. dari salah satu hasil PTK terpilih. 1) Melanjutkan menulis hasil refleksi dan rencana tindakan pada siklus II. xv . 2) Mempelajari contoh format penulisan laporan dari contoh-contoh laporan PTK. dan 3) berlatih menyusun laporan PTK berdasarkan hasil PTK dalam dua siklus dari masing-masing peserta. dipimpin oleh Pemandu). 2) Melaksanakan tindakan siklus II di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan atau meminta observer dari teman di sekolahnya.INGGRIS/SMP 14 Pertemuan ke 14: Refleksi dan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan). dari salah satu hasil terpilih atau dari data open class.

Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan. 2) berdiskusi dalam kelompok kecil/berpasangan untuk membahas hasil penulisan laporan draf-1 dari masingmasing peserta.xvi PB/B. 1) Merampungkan penulisan laporan akhir (termasuk penjilidan) 2) Melengkapi Lembar Kerja Guru/Portofolio.INGGRIS/SMP 16 PERTEMUAN KE 16: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi dalam kelas (secara pleno) untuk membahas contoh hasil penulisan laporan draf-1 dari salah satu peserta. POLA UMUM . dan 3) melanjutkan penyelesaian penulisan laporan PTK oleh masing-masing peserta.

RPP.INGGRIS/SMP xvii . dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan Menentukan media pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami topik yang akan diajarkan Pelaksanaan Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Menyusun instrumen penilaian (alat pengumpul data hasil belajar) Mengembangkan instrumen observasi 3. Pedagogik 1. Menyelenggarakan Perencapembelajaran naan yang mendidik Membicarakan model pembelajaran yang sesuai dengan topiksyang akan diajarkan Membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. Perencanaan Mempelajari silabus dan menyusun RPP Topik Tatap Muka Tugas Terstruktur Tugas Belajar Mandiri 2. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.PEMETAAN KOMPETENSI PEMETAAN KOMPETENSI BAHAN BELAJAR MANDIRI BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP Kegiatan Pendukung Kompetensi Kompetensi Guru A. Mengembangkan instrumen penilaian Perencanaan PB/B.

Menguasai materi. Menganalisis. konsep. mengintepretasikan. serta merefleksikan hasil PTK B. dan merumuskan masalah dari berbagai sumber Mengidentifikasi masalah yang menghambat proses pembelajaran dan solusi yang digunakan Menyusun proposal tindakan kelas Menganalisis data hasil tindakan dan membuat interpretasinya Menelaah teknik atau cara penyusunan proposal Mempelajari contoh mengorganisasikan data. struktur. dan menginterpretasikannya Berlatih melakukan refleksi terhadap tindakan yang sudah dilakukan dan menentukan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Tindak Lanjut Membuat refleksi tindakan pertama dan merancang tindak lanjut xviii PB/B.PEMETAAN KOMPETENSI (mengumpulkan bukti atau data proses pembelajaran) Pelaksanaan Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Menentukan masalah yang akan di-PTK-kan sesuai dengan hasil yang telah dibicarakan Mengidentifikasi masalah. menganalisis. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. menganalisis masalah.INGGRIS/SMP . Identifikasi Masalah Identifikasi Masalah Penyusunan Proposal Menganalisis bagian-bagian proposal Memilah data ke dalam data kualitatif dan data kuantitatif. Profesional 1. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 2. mengorganisasikan data.

PEMETAAN KOMPETENSI

tindak lanjutnya

untuk tindakan selanjutnya Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK

Penyusunan Laporan

Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 Menilai laporan PTK sesuai kriteria penilaian laporan PTK yang dirujuk

3. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri

Semua topik

Menyeminarkan hasil PTK

Menyusun kajian kritis dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan di website

PB/B.INGGRIS/SMP

xix

IDENTIFIKASI MASALAH

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

BAHAN BELAJAR MANDIRI
Topik Identifikasi Masalah

Alokasi waktu

4 jam tatap muka(4 x 50 menit), 6 jam tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan 6 jam tugas mandiri (6 x 50 menit)

Pertemuan

ke-9

Sebelum pertemuan ini dimulai, guru peserta sebaiknya telah memahami materi pada pertemuan sebelumnya, antara lain (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU, (2) pengenalan PTK, Lesson Study, dan Case Study, serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi prosedur identifikasi masalah.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

1

IDENTIFIKASI MASALAH

1. PENGANTAR
Bahan Belajar Mandiri (BBM) pada pertemuan ini ditujukan untuk guru pemandu yang akan memandu kegiatan belajar di MGMP bahasa Inggris SMP dalam merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja pembelajaran dan mengidentifikasi masalah sebagai dasar penyusunan rencana PTK. Sebagai bahan untuk melatih guru, BBM ini memberikan contoh cara melakukan prosedur awal Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selanjutnya, guru peserta dapat menerapkan contoh tersebut pada masalah lain. Sebelum pembelajaran dimulai, agar lebih terarah dan terfokus, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh guru pemandu. Hal-hal tersebut di antaranya adalah berikut ini.

a.

Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran
Identifikasi masalah merupakan topik bahasan pada pertemuan minggu ke-8 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. Topik yang merupakan bagian dari tahap perencanaan, yaitu tahap pertama dari empat tahap utama dalam PTK ini pada dasarnya adalah aplikasi topik generik yang telah dipelajari dalam pertemuan sebelumnya.

b.

Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam pelaksanaan PTK, karena PTK bertolak dari adanya permasalahan dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru peserta. Tanpa adanya permasalahan, langkah berikutnya tidak akan bisa direncanakan dan PTK tidak dapat dilaksanakan. Setelah menyadari adanya masalah, guru peserta memikirkan cara pememecahannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dikelolanya. Jadi, tahapan ini sangat penting dilakukan karena merupakan modal dasar untuk perbaikan kinerja guru dalam pembelajaran.

2

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan tugas mandiri (6 x 50 menit). Ruang Lingkup Pada pembelajaran Bahasa Inggris. penguasaan materi. Penguasaan materi meliputi pemahaman dan penguasaan materi dalam aspek mendengarkan. pelaksanaan pembelajaran mencakup pemilihan strategi/model pembelajaran. Dalam kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan halhal berikut. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. dan pelaksanaan pembelajaran. dan merumuskan masalah berdasarkan case study yang tersedia. menganalisis masalah. membaca. ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan keterampilan mengidentifikasi masalah tersebut. media pembelajaran. berbicara. masalah yang dihadapi guru peserta berkenaan dengan tiga hal. serta tata bahasa dan kosakata. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini berupa diskusi prosedur identifikasi masalah. pendekatan. metode. dan menulis. Sedangkan.INGGRIS/SMP 3 . d. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Agar pemahaman terhadap langkah ini lebih baik. dan penilaian. meliputi pengembangan kurikulum. • Diskusi untuk memahami cara mengidentifikasi masalah dari berbagai sumber belajar. pengelolaan kelas dan penilaian proses dan hasil belajar.IDENTIFIKASI MASALAH c. ada dua sesi yang harus ditempuh. Berdasarkan hal tersebut. kemampuan menganalisis standar kompetensi dan kompetensi dasar. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. • Curah pendapat (brainstorming) mengenai permasalahan yang dihadapi pada waktu pembelajaran. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. yaitu sesi tatap muka di MGMP (4 x 50 menit). RPP. Aspek pengembangan kurikulum meliputi pemahaman tujuan mata pelajaran. pengembangan silabus. • Latihan mengidentifikasi masalah.

hasil observasi dari teman sejawat. (4) Laporan tugas terstruktur akan menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar dan dijadikan bahan portofolio guru Tugas Mandiri (1) Menugasi guru peserta untuk membaca dan memahami langkah identifikasi masalah dari sumber belajar (2) Membuat identifikasi masalah dan membawanya dalam pertemuan berikut di forum MGMP. (3) Hasil refleksi. 4 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan berikut ini. Kegiatan ini sebagai bagian dari kegiatan tetap muka di MGMP.INGGRIS/SMP . guru peserta merenungkan proses pembelajaran tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis. Tugas Terstruktur (1) Guru peserta melakukan pembelajaran di kelas. dan hasil kerja siswa dibuat dalam laporan singkat dan dibahas pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. RPP. LKS. Proses pembelajaran diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. (2) Setelah pembelajaran selesai.IDENTIFIKASI MASALAH mandiri.

Merumuskan masalah yang terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi yang hendak dicapai pada pertemuan ini ditunjukkan dalam indikator pencapaian kompetensi. Mengklasifikasi permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris d. Kompetensi Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a.INGGRIS/SMP 5 .IDENTIFIKASI MASALAH 2. Menentukan ruang lingkup permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris b. Mengidentifikasi permasalahan yang bisa dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris c. Menganalisis permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris e.

PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik identifikasi masalah. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Bahan Ajar 6 Bahan Ajar 7 Bahan Ajar 8 Bahan Ajar 9 Bahan Ajar 10 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Identifikasi Masalah Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran B. Guru pemandu menyiapkan format penilaian untuk mengukur keberhasilan pembelajaran d. b. spidol.INGGRIS/SMP .Inggris Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Masalah dan Perumusannya Pertanyaan untuk Diskusi Contoh Jawaban Pertanyaan Guru tentang Case Study Contoh Analisis dan Rumusan Masalah Rangkuman Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri c. Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran. papan tulis. 6 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. plastik tranparancies. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayang Bahan Ajar atau bentuk lain. Guru pemandu menyiapkan case study e. OHP. kertas plano. a. LCD dan laptop (jika memungkinkan). diperlukan persiapan seperti berikut ini. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. seperti ATK.IDENTIFIKASI MASALAH 3.

membuat Sedih.IDENTIFIKASI MASALAH 4. SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Handout pembelajaran topik identifikasi masalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP/MTs (disediakan pada waktu pelatihan) Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Format Observasi Kegiatan Pembelajaran Contoh case study dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris ”Miming.INGGRIS/SMP (10 menit) Kegiatan 5 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Presentasi (60 menit) 7 . Senang dan Tertawa ” Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 5. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (90 menit) Kegiatan 6 Penutup PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

dan pelaksanaan pembelajaran. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah Langkah selanjutnya. sarana atau sumber/lingkungan belajar. Kedudukan identifikasi masalah dapat dilihat melalui tayangan Bahan Ajar 2: Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK. jelas. materi subjek.IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 1 Pengantar Langkah awal pembelajaran guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari. diskusi/kegiatan difokuskan pada identifikasi masalah yang nyata. guru pemandu mengingatkan kembali bahwa Identifikasi Masalah berada pada tahapan Refleksi Awal. sebelum menanyangkan Bahan Ajar sebaiknya guru peserta dipandu dengan pertanyaanpertanyaan berikut.INGGRIS/SMP . kompetensi. siswa. Refleksi awal dilakukan oleh guru peserta berkolaborasi dengan teman sejawat atau praktisi lain untuk mencari informasi dalam mengenali dan mengetahui kondisi awal permasalahan yang akan dicarikan solusinya. aspek pengembangan kurikulum. • Mengapa identifikasi masalah perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan identifikasi masalah dengan langkah selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan Bahan Ajar 2. dan mendesak untuk dicarikan solusinya. ruang lingkup pembelajaran. 8 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Untuk mengingatkan. indikator pencapaian kompetensi. Refleksi awal dapat dilakukan dengan cara menelaah kekuatan atau kelemahan suatu proses pembelajaran yang telah dilakukan baik dari aspek diri sendiri. guru pemandu memberikan penguatan kedudukan identifikasi masalah dalam tahapan pelaksanaan PTK. Berdasarkan temuan awal.

guru pemandu dapat menggunakan pertanyaan pemandu berikut. Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam pembelajaran Bahasa Inggris? Coba sebutkan! Apa yang menyebabkan hal tersebut? Berdasarkan hasil curah pendapat. Selanjutnya. guru pemandu menayangkan Bahan Ajar 3: Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir (Bahan Ajar 4: Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris).IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) Guru pemandu memandu kegiatan curah pendapat mengenai berbagai masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMP. Sebagai langkah awal agar kegiatan curah pendapat berjalan dengan baik. guru pemandu mengajak mereka untuk berlatih mengidentifikasi masalah pada case study beberapa hal yang tak terduga (Sumber Belajar 4). Selanjutnya. guru pemandu mengingatkan guru peserta pada topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai makna masalah dan ciri-ciri rumusan masalah dengan menggunakan tayangkan Bahan Ajar 5: Masalah dan Perumusannya Kegiatan 3 Case Study dan Diskusi Kelompok Setelah para guru peserta memiliki persepsi yang sama mengenai makna masalah dan rumusan masalah. guru pemandu mengumpulkan dan menuliskan di papan tulis permasalahan yang sering dihadapi para guru peserta. guru pemandu meminta guru peserta duduk berkelompok. Satu kelompok terdiri atas 4 orang untuk menelaah dan mengklasifikasi permasalahan ke dalam aspek pengembangan kurikulum. Mintalah PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Sebagai pembanding. materi subjek.INGGRIS/SMP 9 . guru pemandu meminta salah satu kelompok untuk melaporkan hasil diskusinya dan meminta anggota kelompok lain untuk menyimak dan menanggapinya. Sebagai penguatan.

Kegiatan 5 Penutup (Tanya Jawab. Rangkuman. Kegiatan 4 Presentasi Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lain menanggapinya.INGGRIS/SMP . Refleksi.IDENTIFIKASI MASALAH salah seorang guru peserta untuk membacakan case study tersebut. Tujuan diskusi bebas ini adalah menarik rasa empati dan ownership atas masalah yang mungkin pernah mereka alami sendiri. Setelah itu. guru inti meminta guru peserta duduk berkelompok kembali untuk menjawab pertanyaan yang telah dipersiapkan guru inti (Bahan Ajar 6: Pertanyaan untuk Diskusi). Kemudian. Setelah selesai. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir. Langkah selanjutnya. guru pemandu memperlihatkan bagaimana rumusan masalah bisa ditarik dari analisis masalah yang dilakukan (Bahan Ajar 8: Contoh analisis dan rumusan masalah). guru pemandu minta kelompok untuk mengidentifikasi salah satu permasalahan yang sangat penting dan merumuskannya. guru peserta diminta untuk mengklasifikasikan permasalahan yang dihasilkan dari case studi dan diskusi kelompok ke dalam aspek pengembangan kurikulum. guru pemandu meminta para guru peserta untuk menanggapi pengalaman yang direkam dalam case study tersebut secara bebas. Kemudian. materi subjek. guru pemandu dan guru peserta melakukan refleksi pembelajaran. Berdasarkan hal 10 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Setelah tanya jawab. dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan terkait dengan topik identifikasi masalah. guru pemandu memberikan penguatan dengan menanyangkan Bahan Ajar 7: Contoh jawaban pertanyaan guru tentang case study. guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Rangkuman Pembelajaran Identifikasi Masalah Pada langkah selanjutnya. Selanjutnya. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengecek apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik pada pertemuan ini telah tercapai.

Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas. Tugas ini dituliskan dalam Buku Kerja. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri.IDENTIFIKASI MASALAH tersebut. Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun pada Pengantar. guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri yang berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri.INGGRIS/SMP 11 . yaitu Perencanaan.

kesungguhan mengikuti kegiatan. rumusan masalah pembelajaran. 12 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. penilaian hasil belajar dilakukan melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif.INGGRIS/SMP . kontribusi dalam diskusi. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio.IDENTIFIKASI MASALAH 6. Produk yang dapat dinilai adalah : laporan tugas terstruktur berupa daftar identifikasi masalah. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan proses pembelajaran. misalnya: keaktifan dalam diskusi. Selain itu. data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif berupa non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran).

penguasaan materi.INGGRIS/SMP 13 .IDENTIFIKASI MASALAH Lampiran .Lampiran Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah dalam PTK Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi permasalahan yang dapat dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengklasifikasikan permasalahan pembelajaran bahasa Inggris ke dalam aspek pengembangan kurikulum. dan solusinya Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Daftar masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Brainstorming Diskusi Latihan Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah Merumuskan masalah terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Rumusan masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. dan praktik/pelaksanaan pembelajaran Menganalisis permasalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah. penyebab.

RPP. Promes Guru menghadapi kesulitan dalam memilih materi yang bervariasi Guru menghadapi kesulitan memilih metode yang sesuai dengan Kompetensi Dasar Guru masih memandang pembelajaran Bahasa Inggris sebagai belajar mengenai struktur bahasa. Prota.INGGRIS/SMP .IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 2 Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3 Contoh Daftar Masalah Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Masalah Pengembangan Kurikulum       Guru kurang menguasai pemetaan kurikulum Guru kurang menguasai penyusunan silabus. 14 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. bukan keterampilan berbahasa.

berbicara dan mendengar siswa rendah Siswa mengalami kesulitan dalam menguasai kosakata dan penggunaan tenses PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.IDENTIFIKASI MASALAH Masalah Penguasaan Materi       Guru kurang menguasai penggunaan bahasa Inggris dalam kelas Guru kurang menguasai penggunaan ungkapan bahasa Inggris yang tepat Guru kurang menguasai pembelajaran bermacam-macam jenis teks Guru kurang menguasai pelafalan kata dalam bahasa Inggris dengan baik Guru kurang menguasai pengelolaan kelas yang baik Guru kurang menguasai teknik penyajian yang tepat dalam pembelajaran Masalah Praktik Pembelajaran           Guru menggunakan strategi pembelajaran yang kurang variatif Guru kurang menguasai penggunaan TIK Guru kurang memberdayakan media pembelajaran Siswa kurang berani mengemukakan pendapat Siswa tidak mau tampil di depan kelas Motivasi siswa untuk belajar bahasa Inggris rendah Siswa tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru Kemampuan membaca.INGGRIS/SMP 15 . menulis.

Masalah Pembelajaran Pengembangan Materi Kurikulum Subjek Praktik Pembelajaran Faktor Penyebab Bahan Ajar 5 Masalah dan Perumusannya MASALAH: SITUASI YANG TIDAK MEMUASKAN/ GANJALAN PIKIRAN DAN PERASAAN YANG MENDORONG PENELITI UNTUK MENCARI SOLUSI RUMUSAN MASALAH: • • MERUPAKAN PERTANYAAN YANG AKAN DICARIKAN JAWABNYA MELALUI PENELITIAN BERUPA KALIMAT PERTANYAAN DIRUMUSKAN SECARA RINCI YANG MENUNJUK PADA PROSES DAN HASIL 16 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 4 Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Area Masalah No.INGGRIS/SMP .

Rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Contoh Jawaban Pertanyaan Guru Tentang Case Study Permasalahan yang nampak berdasarkan case study: • Siswa belum dikondisikan untuk belajar sehingga kelas jadi ribut • Pembelajaran apersepsi tidak diawali dengan kegiatan • Siswa masih melakukan kesalahan dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ seperti terlihat masih ada siswa yang masih menggunakan ‘Are you feel happy?’ dan ‘Have you stomachache?’ • Belum semua pembelajaran. materi ajar. 2. Bagaimanakah cara meningkatkan kemampuan berbicara siswa? Bahan Ajar 6.INGGRIS/SMP 17 . Strategi pembelajaran apakah yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar? 3. 3. Kesulitan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’. Rendahnya kemampuan siswa dalam berbicara. • Siswa kurang berbicara. Sedih dan Tertawa Hal apakah yang menjadi penyebab permasalahan tersebut? Klasifikasikan permasalahan tersebut ke dalam aspek pengembangan kurikulum. Bagaimanakah cara mengatasi kesulitan siswa dalam penggunaan be dan do? 2. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir! Apakah yang menjadi masalah utama dalam case study! Tuliskanlah rumusan masalahnya dalam bentuk pertanyaan! Bahan Ajar 7. • • • • • Pertanyaan untuk Diskusi Diskusikan dan jawab pertanyaan berikut: Permasalahan apakah yang diceritakan dalam case study ? Miming Membuat Senang.IDENTIFIKASI MASALAH Contoh Masalah : 1. Rumusan masalah: 1. anak terlibat dalam kegiatan latihan mendapat kesempatan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

Siswa belum memamahami cara penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik Masalah esensial dari pembelajaran yang dituangkan dalam case study • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar. • Bimbingan guru pada kegiatan diskusi belum menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dalam berbicara (speaking). Contoh Pengklasifikasian Masalah Masalah Pembelajaran Area Masalah Pengembangan Kurikulum Materi Subjek √ Praktik Pembelajaran bimbingan atau penjelasan guru kurang menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’dalam berbicara No. • Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien .INGGRIS/SMP . Faktor Penyebab 1.IDENTIFIKASI MASALAH Penyebab timbulnya masalah • Guru kurang mengkondisikan siswa untuk siap belajar • Guru kurang memahami kemampuan siswa • Guru kurang memberikan bimbingan sewaktu siswa kerja kelompok • Siswa belum terkondisikan untuk lebih aktif dalam berbicara. 18 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 8.

Contoh Analisis dan Rumusan Masalah
Masalah • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar dalam pembelajaran keterampilan berbicara (speaking) Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien.

Analisis penyebab masalah • • Guru kurang mengkondisikan siswa agar siap belajar Kegiatan belajar mengajar belum efektif karena pada kegiatan diskusi guru belum menggali potensi kreatifitas siswa.

Rumusan Masalah Berdasarkan analisis penyebab masalah masalah dapat dirumuskan sebagai berikut. tersebut,

Apakah strategi sharing ideas (kerja kelompok) dapat meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Malang?

Bahan Ajar 9.

Rangkuman

Keterampilan mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama PTK yang harus dilakukan. Ini dapat dilakukan pada saat merefleksikan pembelajaran yang telah dilakukan. Dalam refleksi diingat kembali kejadian, atau hal-hal yang membuat guru tidak puas . Masalah merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan, jadi dapat berupa situasi yang tidak memuaskan. Rumusan masalah dapat dinyatakan dengan pertanyaan yang akan dicarikan solusinya. Jika merasakan adanya ketidakpuasan setelah melaksanakan pembelajaran, tuliskan dalam sebuah catatan. Kaji ulang penyebab timbulnya ketidakpuasan tersebut. Salah satu cara untuk mendokumentasikan proses pembelajaran yang telah dilakukan adalah dengan membuat case study.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

19

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 10.
Tugas Terstruktur 1.

Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri

2. 3.

4.

5.

Lakukan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda dengan diamati oleh dua orang guru teman sejawat Anda. Mintalah teman Anda untuk mencatat hal penting yang terjadi dalam pembelajaran. Gunakan format yang ada (Sumber Belajar 5: Observasi Kegiatan Pembelajaran). Mintalah komentar melalui kegiatan refleksi dengan teman Anda. Jangan lupa tulislah kejadian-kejadian yang Anda alami, rasakan, dan pikirkan ke dalam sebuah case study. ……………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… Identifikasi masalah pembelajaran yang muncul, dan rumusan masalah pembelajarannya! Pilih salah satu masalah yang menuntut Anda mendesak untuk segera ditangani atau carikan solusinya. Masalah Anda……………………………………………………………………………… Rumusan masalah:....................................................... Berikan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk segera dicarikan pemecahannya.…………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… Tentukan faktor penyebab munculnya masalah yang Anda rumuskan tersebut………………………………………………………………………………………

Tugas Belajar Mandiri Kajilah bahan bacaan dari sumber belajar 5 tentang identifikasi masalah dan tuliskan laporannya

20

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PROSES
Pertemuan ke- : ....... Hari, tanggal : ......................................... Topik : ......................................... Aspek No. Nama 1 Keaktifan 2 3 Kontribusi 1 2 3 Kedisiplinan 1 2 3

Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontributif/disiplin 2 = aktif/berkontributif/disiplin 3 = kurang aktif/berkontributif/disiplin

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

21

Nilai A : 85 -100 C : 55 – 69 D : 0 . : …………………………………. 4. : …………………………………. 3.54 22 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Nilai A B C D Keterangan Aspek yang Dinilai (Indikator) Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mengklasifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mendata faktor penyebab timbulnya masalah Menuliskan rumusan masalah dengan tepat B: 70 – 84 2.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 4 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK IDENTIFIKASI MASALAH Nama Guru Asal Sekolah No.INGGRIS/SMP . 1.

2. Interaksi siswa dengan media/sumber belajar/LKS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Interaksi siswa dengan guru 3.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 5 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN No. Pengelolaan Kegiatan Belajar Siswa Interaksi siswa siswa dengan Uraian (Deskripsi) Waktu 1.INGGRIS/SMP 23 . Interaksi materi siswa dengan 4.

Ini berarti saya mengajar bahasa Inggris kepada remaja SMP dan saya senang sekali. dan simulasi yang akan saya terapkan adalah Miming saja dengan lampiran RPP nya. Karena hasil pembelajaran akan dipakai sebagai sumber belajar oleh jurusan. Bapak kepala sekolah dengan senang hati menerima saya dan langsung mempertemukan saya dengan Pak Gema dan pak Saeful yang mengajar di kelas delapan SMP Lab School yang berlokasi di dekat kampus UPI Bandung. Pada hari Kamis bulan Agustus 2008 saya datang dengan membawa persiapan untuk mengajar seperti lesson plan atau RPP skenario khusus untuk pembelajaran Miming sebagai instructional media. Educational Drama bukan seperti drama dalam panggung tapi lebih merupakan teknik untuk mengajar di kelas. Pak Gema dan Pak Saeful sudah siap membantu baik sebagai pemeran pembantu dalam Miming maupun sebagai pengamat ketika siswa beraktivitas. Agar lebih jelas berikut ini saya uraikan secara singkat apa yang dimaksud dengan Miming sebagai salah satu teknik Educational Drama.INGGRIS/SMP . Ada beberapa bagian dalam educational drama yang dapat diterapkan sebagai teknik yaitu miming. role play atau bermain peran. Saya katakan kepada siswa bahwa kita akan belajar berakting sambil belajar bahasa Inggris. “Horee asyik dong Bu”. Kemudian saya jelaskan tujuan khusus yang akan dicapai sesuai dengan kompetensinya. Sedih Dan Tertawa. Oleh: Kimtafsirah Saya mendapat tugas untuk melaksanakan model pembelajaran di SMP oleh ketua prodi bahasa Inggris. Kegiatan awal saya lakukan dengan salam dan tidak lupa senyum. saya meminta pak Nana untuk merekamnya dengan video.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 6 Contoh Studi Kasus Case study Miming: Membuat Senang. Segera saya urus surat izin untuk kepala sekolah Lab School yang dipilih sebagai tempat mengajar.teknik kursi kosong atau the empty chair technique. berdoa dan perkenalan singkat. Kemudian saya 24 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Kedua teman sejawat.

saya bertanya apa mereka senang dengan teknik Miming ini.INGGRIS/SMP 25 . Perankan bahwa Anda sakit perut. Demikian seterusnya sampai pemeran keempat. Saya berperan sebagai presenter dalam satu kontes bermain peran. Jawaban tiba pada skenario dimana seseorang harus menirukan seseorang yang jatuh cinta dimana siswa tersebut mendekati saya. Mereka menjawab senang apalagi di rekam pakai handicam. Perankan Anda seorang guru yang sedang mengajar . All right smile now. Pak Gema dan Pak Saeful yang bertugas awal sebagai contoh. Sebelum saya tutup. act out. Ketika seorang siswa memerankan tokoh yang sedih. perankan bahwa Anda berdua berselisih paham. 2. “Are you sad ?”. Kegiatan inti saya awali dengan mengundang wakil dari tiap kelompok cukup 4 orang ditambah teman sejawat saya. Now I would invite the first contestant.” Siswa bertepuk tangan dengan ramai. Alhamdullilah. Setelah itu saya persilahkan kedua rekan guru berperan sebagai pengamat yang mengamati tingkah laku siswa. Kemudian saya katakan: “Allright now each group must provide one or two yes and no questions” Siswa bertanya dan saya minta pemeran menjawab. Saya bertanya dalam bahasa Inggris: ”Do you feel happy now?” siswa menjawab “yeees”. siswa semua berkata: “Oooh sedih sekali “ lalu ada “yes”/”no” questions. Perankan bahwa Anda sedih karena mendapat berita buruk lewat surat. 5. kemudian yang salah dibahas dan dibetulkan. 3. 4. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. please. Siswa terdiam dan mengamati apa yang diperankan kedua guru tersebut. Semua tertawa dan kelas hidup walau jadi gaduh. Perankan Anda sedang jatuh hati pada seseorang. Demikian kata mereka. Pokoknya Miming bikin sedih ketawa dan senang. Saya merespon dengan miming juga pura-pura jadi siswa. Lalu saya sodorkan skenario yang sudah saya pilihkan untuk dimainkkan dan minta tunggu di luar kelas untuk dipanggil. salah seorang dari Anda cemburu. Skenario yang telah saya siapkan ada lima contoh scenario sebagai berikut: 1. siswa menjawab ”No”. Saya berkata: “Ladies and gentlemen welcome to the contest.IDENTIFIKASI MASALAH minta siswa kerja dalam kelompok kecil yang terdiri atas lima orang. Untuk kegiatan awal saya lakukan apersepsi dengan dua pertanyaan saja. Kegiatan akhir saya isi dengan menyuruh siswa menuliskan pertanyaan yang sudah dibicarakan. Masuklah Pak Gema dan Pak Saeful langsung bermain peran sesuai dengan scenario pertama.

Refleksi dan komentar: Kimtafsirah Sebagai guru saya terharu karena para siswa senang situasi kelas komunikatif dan siswa have fun. Kegiatan Miming dapat mengajak siswa sedih. Pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik untuk siswa. dan gembira. walau tidak semua anak terlibat.INGGRIS/SMP . ”Have you stomach ache?” Demikian sedikit refleksi dan komentar dari saya. Anak. saya jadi tahu beberapa kelemahan siswa dalam membuat pertanyaan jadi harus dilatih lagi penggunaan ‘to be’ and ‘to do’.anak juga lebih aktif dalam berbicara. Ada masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas delapan SMP masalah penggunaan “to be” dan “to do” contoh: “Are you feeling happy”.IDENTIFIKASI MASALAH REFLEKSi: Refleksi Pak Gema Situasi kelas lebih kondusif karena murid lebih terfokus ke kegiatan yang dilakukan di depan kelas. tertawa. 26 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Refleksi Pak Saeful Anak anak senang.

guru peserta hendaknya telah memahami topik pertemuan sebelumnya.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Perencanaan Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-10 Agar pembelajaran topik ini dapat berjalan dengan baik. Bahkan. guru peserta harus sudah menentukan permasalahan yang akan diangkat dalam rencana penelitian tindakan. Hal tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi topik perencanaan.INGGRIS SMP 27 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.PERENCANAAN PB/PERENCANAAN/10/B. yaitu identifikasi masalah dan perumusan masalah.

Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran Pertemuan ini merupakan pertemuan ke-10 dari 16 pertemuan yang direncanakan dalam paket BERMUTU.PERENCANAAN 1. pada pertemuan ini peserta menyusun rencana tindakan perbaikan untuk mengatasi masalah tersebut. guru peserta mencoba mencari cara untuk memperbaiki atau mengatasi masalah tersebut. Setelah pada pertemuan ke -9 sebelumnya peserta mengidentifikasi dan merumuskan masalah pembelajaran yang ditemukan dalam pembelajarannya. Langkah ini sangat penting untuk dilakukan karena melalui perencanaan yang matang. RPP.INGGRIS SMP . pelaksanaan tindakan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat diperoleh balikan. Berdasarkan permasalahan (juga mencakup penyebab timbulnya masalah). guru peserta merencanakan tindakan perbaikan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah. dalam langkah ini. Pentingnya Langkah Perencanaan Modal awal penyusunan rencana adalah adanya permasalahan. serta menentukan dan penyusunan alat-alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. Dengan perkataan lain. PENGANTAR a. 28 PB/PERENCANAAN/10/B. penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. b. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan pada topik ini meliputi rencana tindakan perbaikan pembelajaran. Topik pembelajaran pada pertemuan ini merupakan langkah kedua dari PTK. dan bahan ajar (LKS). c.

pertemuan topik tindakan perbaikan menentukan d. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. a.INGGRIS SMP 29 . Hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut. c. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah membuat perencanaan tindakan. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Total alokasi waktu yang dipergunakan dalam topik ini adalah 16 jam pelajaran (@ 50 menit) dengan perincian kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit). b. Pada kegiatan ini Guru inti memandu guru untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. Mengkaji tugas terstruktur identifikasi masalah. e. 6 jam pelajaran @ 50 menit kegiatan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). RPP. Menentukan rencana pembelajaran. Petunjuk untuk masing-masing kegiatan dijabarkan sebagai berikut. Menggali sumber belajar untuk tindakan perbaikan pembelajaran. Diskusi untuk menyusun perangkat pembelajaran (silabus. f. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri. LKS). Diskusi untuk menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. Curah pendapat (brainstorming) mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membuat perencanaan dan kesulitan yang dihadapinya.PERENCANAAN d.

PERENCANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta menentukan materi yang akan diPTK-kan sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. Guru peserta menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. Guru peserta menentukan perbaikan pembelajaran. 30 PB/PERENCANAAN/10/B. dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan. membaca dan dari sumber 2) Menyusun laporan kajian kritis dan membawanya ke dalam pertemuan berikutnya. 4) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk memahami topik perencanaan belajar. rencana tindakan 2) 3) Guru peserta membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. RPP.INGGRIS SMP .

Menyusun instrumen penilaian e. dan bahan ajar (LKS) d. Menyusun instrumen PTK yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Merencanakan tindakan perbaikan pembelajaran b. Menentukan strategi dan media. Menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi Membuat rencana tindakan perbaikan pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a. pembelajaran yang tepat c.PERENCANAAN 2.INGGRIS SMP 31 . RPP.

a. plastik transparan. diperlukan persiapan seperti berikut ini. RPP. kertas plano. papan tulis. Guru inti mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. seperti ATK.PERENCANAAN 3. spidol. Guru inti menyiapkan contoh perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran pada langkah ini. OHP. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Kompetensi Guru Inti terkait dengan Prosedur Perencanaan Kedudukan Langkah-Langkah Kegiatan Perencanaan dalam PTK Landasan Pemilihan Masalah Kedudukan Prosedur Perencanaan dalam Urutan PTK Format Silabus dan Komponen-komponen RPP c. Guru inti menyiapkan alat dan bahan pembelajaran. Guru inti menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayangan PowerPoint atau bentuk lain. b.INGGRIS SMP . 32 PB/PERENCANAAN/10/B. LCD dan laptop (jika memungkinkan). dan bahan ajar (LKS) d. Guru inti menyiapkan contoh instrumen penilaian hasil belajar dan contoh instrumen observasi e.

PERENCANAAN 4. Model Penilaian Kelas (Jakarta: Puskur. hlm. SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Handout topik perencanaan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Bahasa Inggris SMP/MTs Contoh skenario pembelajaran bahasa Inggris (RPP) Contoh bahan ajar pembelajaran bahasa Inggris (LKS) Contoh lembar observasi Depdiknas.INGGRIS Kajian Tugas SMP Mandiri (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Diskusi Kelompok 33 (Menentukan rencana tindakan) . 2006). KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Kegiatan 2 (20 menit) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Kegiatan 3 (30 menit) Pengantar PB/PERENCANAAN/10/B. 8-27 web log guru dalam PTK (KTI online) 5. Balitbang Depdiknas.

ruang lingkup pembelajaran. kompetensi.PERENCANAAN Kegiatan 6 (60 menit) Latihan dan Penugasan (Menyusun perangkat pembelajaran dan instrument pengumpulan data) Kegiatan 5 (20 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji alat pengumpulan data) Kegiatan 4 (30 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 7 (30 menit) Presentasi Kegiatan (10 menit) Penutup Kegiatan 1 Pengantar (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Guru pemandu mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam.INGGRIS SMP . indikator pencapaian kompetensi. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 34 PB/PERENCANAAN/10/B. lalu menginformasikan topik yang akan dipelajari.

masing-masing PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Informasi tersebut dapat diperjelas dengan menayangkan powerpoint 2: Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK. sebelum menayangkan powerpoint. Agar suasana kelas lebih hidup. (sumber belajar 1). Setelah itu.PERENCANAAN melalui tayangan PowerPoint 1: Pembelajaran Langkah Perencanaan. sebaiknya guru inti mengajukan beberapa pertanyaan yang mengarah ke topik pembelajaran. guru peserta memperbaiki tugasnya.INGGRIS SMP 35 . Pengantar Selain itu. Guru pemandu memonitor tiap kelompok. Berdasarkan hasil koreksi dan tanggapan. Pertanyaan guru pemandu: • • Mengapa langkah perencanaan harus dilakukan dalam PTK? Bagaimana hubungan perencanaan dengan langkah sebelum dan selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana merencanakan tindakan yang baik? Kegiatan 2 Kajian Tugas (Mengkaji tugas terstruktur topik identifikasi masalah Guru pemandu membagi peserta menjadi beberapa kelompok (4 orang per kelompok) dan meminta masing-masing anggota kelompok saling mengoreksi dan menanggapi tugas terstruktur topik identifikasi masalah. guru pemandu memberikan penjelasan tentang kedudukan langkah perencanaan dalam tahapan melaksanakan PTK.

PERENCANAAN kelompok memilih salah satu permasalahan yang paling urgen. Untuk lebih jelasnya guru pemandu menayangkan powerpoint 3: Landasan Pemilihan Masalah Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (Menyusunan rencana tindakan) Berdasarkan perumusan masalah yang sudah dipilih. RPP maupun media dan instrumen penilaian belajar yang harus disiapkan.INGGRIS SMP . kompleksitas. strategi. Permasalahan yang terkumpul dari masingmasing kelompok kemudian dipilih kembali secara klasikal. guru pemandu meminta salah satu kelompok mempresentasikannya dan mempersilakan kelompok lain menanggapinya. guru pemandu meminta masing-masing kelompok untuk mengembangkan perencanaan terhadap tindakan yang telah ditetapkan dengan mencermati kesesuaian pendekatan. strategi dan metode yang telah ditetapkan dengan rancangan pembelajaran yang berupa silabus. dan metode yang akan digunakan. Setelah berdiskusi. Permasalahan dipilih berdasarkan tingkat essensial. Kegiatan 4 Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 5 merupakan kegiatan guru peserta dalam memperoleh wawasan dalam perencanaan pelaksanaan tindakan dalam hal keterkaitan antara pendekatan. 36 PB/PERENCANAAN/10/B. dan prosedural. Guru pemandu memantau kegiatan yang berlangsung.

melakukan • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. bahan ajar. Pernyataan penguatan berupa rangkuman • Guru pemandu dan guru peserta refleksi pembelajaran. dan instrumen penilaian yang terdapat pada lampiran 3 untuk mendiskusikan kesesuaian antara permasalahan yang ditetapkan dengan rencana tindakan yang akan dilakukan.INGGRIS SMP 37 . dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan alat dan teknik pengumpulan data yang akan dipergunakan dalam PTK. Refleksi. yaitu tentang : Silabus dan RPP Bahasa Inggris SMP Kelas VII. • Guru peserta mengkaji contoh perangkat pembelajaran bahasa Inggris SMP yang meliputi silabus. media pembelajaran. • Guru pemandu meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan dan mengomentari hasil kerja kelompok lain dengan berpedoman pada format terlampir. RPP. Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta. Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab.PERENCANAAN • Guru peserta diminta membuka naskah perangkat pembelajaran yang terdapat pada Lampiran 1. Penguatan.

Jelaskan mengapa masalah tersebut penting dan perlu tindakan secepatnya! Sebutkan faktor-faktor penyebab munculnya masalah tersebut! 2. 38 PB/PERENCANAAN/10/B. 5. 3. Tulislah case study yang Anda dan teman Anda lakukan. 4. Lalu rumuskan permasalahannya.INGGRIS SMP . Lalu lakukan pengamatan pembelajaran yang dilakukan teman Anda secara bergantian.PERENCANAAN Arahan Tugas Mandiri 1. Pahami kembali hal-hal yang berhubungan dengan identifikasi masalah dengan memanfaatkan sumber-sumber yang ada dan sumber belajar lain yang relevan. Tentukan satu masalah yang menurut Anda paling penting dan sangat memerlukan tindakan secepatnya (mintalah pertimbangan dari kelompok Anda). 6. Kemudian diskusikan dan identifikasikan masalah yang ada dalam case study tersebut (pergunakan format pada lampiran 2). Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4 orang.

4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. rumusan masalah pembelajaran. 3. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan guru peserta pada saat proses pembelajaran.PERENCANAAN 6. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif adalah non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran). Lampiran . Selain itu. 3. kontribusi dalam diskusi.INGGRIS SMP 39 . Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa rencana tindakan perbaikan pembelajaran. Kompetensi Guru Mata Pelajaran 3. 3. keaktifan dalam diskusi.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. kesungguhan mengikuti kegiatan.Lampiran PowerPoint 1: Kompetensi Guru pemandu Terkait dengan Prosedur Perencanaan NO. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif.3.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. 3. penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah. Misalnya. Kompetensi Inti Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 3. 3.

4. Standar Kompetensi Guru Mata Pelajaran di SD/MI. baik untuk kegiatan di dalam kelas.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. 10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.2007. 4.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. SMP/MTs. laboratorium. dan SMK/MAK* 40 PB/PERENCANAAN/10/B.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.2 Mengembangkan komponenkomponen rancangan pembelajaran.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik 4. maupun lapangan. SMA/MA. Sumber: Permen no 16.INGGRIS SMP . 10 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran 10. 10.PERENCANAAN 4.

INGGRIS SMP 41 .PERENCANAAN PowerPoint 2 Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN • PENYUSUNAN SKENARIO PEMBELAJARAN • PENYIAPAN SARANA PENUNJANG • PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGAMATAN PROSES PEMBELAJARAN DAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGUKUR HASIL BELAJAR SISWA • PELAKSANAAN OPEN CLASS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.

PERENCANAAN PowerPoint 3 Landasan Pemilihan Masalah Landasan Pemilihan Permasalahan Seberapa penting/ esensial Ada kesesuaian antara kompetensi siswa dan kesulitan guru dengan permasalahan yang diangkat. 42 PB/PERENCANAAN/10/B. Prosedur dan sistematis Perlu dipertimbangkan permasalahan mana dalam penyampaian yang menjadi prioritas Kompleksitas Perlu dipertimbangkan permasalahan mana yang mempunyai kompleksitas atau tingkat kesukaran sangat tinggi atau sebaliknya. guru masihmenghada pi kesulitan dalam membelajarkan -nya.INGGRIS SMP . kompetensi berbicara (speaking) siswa masih rendah. Misalnya.

PERENCANAAN

PowerPoint 4: Kedudukan prosedur Perencanaan dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Perencanaan Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III)

Bagan 1

Desain Penelitian Kelas Secara Umum

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

43

PERENCANAAN

PowerPoint 5: Format Silabus dan komponen RPP

Format Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : Bahasa Inggris : VII / 1 : 4 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi :

Contoh Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu : : : : : ..................................................... ..................................................... ..................................................... ..................................................... .....................................................

Kompetensi Dasar

Materi Pem belajaran

Kegiatan Pem belajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi waktu

Sumber/ Bahan/ Alat

44

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

PERENCANAAN

Komponen-komponen RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Kompetensi Dasar Indikator I. II. Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran : ------------------------: ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................

Standar Kompetensi : ............................................

III. KKM

IV. Model/Strategi/Pendekatan /Metode 1. 2. 3. 4. Model Strategi Pendekatan Metode : : : : -----------------------------------------------------------------------------------------------------

V. Langkah-langkah Kegiatan Waktu (menit)

Pertemuan

No. TP

Rincian Kegiatan

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

45

Pendekatan d. Alat Bantu : 46 PB/PERENCANAAN/10/B.PERENCANAAN Format RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------1. Pertemuan Rincian Kegiatan . Sumber/Alat Bantu 1.Lembar Kerja Siswa 2. VI.INGGRIS SMP . 3. Sumber : .buku teks bahasa Inggris jilid 1 . Model b. Metode Langkah-langkah Pembelajaran Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup 5. Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran KKM Model/strategi/Pendekatan/Metode a. 2. 4. Strategi c.buku bahasa Inggris lain yang relevan .

Penilaian Afektif Bentuk : Lembar pengamatan sikap siswa 2.PERENCANAAN VII. Materi Pembelajaran e. Metode Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Rincian Kegiatan Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. 7. Penilaian Kognitif Jenis : Pertanyaan lisan dan tulisan Bentuk : Pilihan Ganda dan Uraian b. Pendekatan g. Penilaian 1. Prosedur Penilaian a. Strategi f.INGGRIS SMP 47 . Instrumen 6.

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.PENYUSUNAN PROPOSAL PB/PENYUSUNAN PROPOSAL /11/B. guru peserta belajar di MGMP sebaiknya ke-10.INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Proposal Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-11 Agar pembelajaran di MGMP pada pembahasan topik Penyusunan Proposal ini berjalan dengan baik. tentang rencana tindakan membawa laporan hasil tugas terstruktur pada pertemuan masing-masing guru peserta sebagai alternatif solusi masalah yang mereka pilih.INGGRIS SMP 48 .

Pada pertemuan ini. Pada kegiatan sebelumnya. laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasikan seluruh rangkaian kegiatan PTK. dari empat tahap proses utama pelaksanaan PTK . yaitu Penyusunan Proposal. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasi seluruh rangkaian kegiatan PTK. Ada beberapa hal yang berhubungan dengan topik diskusi pada pertemuan ke-11 ini yang harus diketahui Guru pemandu. Kedudukan Topik Penyusunan Proposal Topik Penyusunan Proposal berada pada tahap pertama. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 49 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. telah dihasilkan rencana tindakan yang dItuangkan dalam bentuk perangkat pembelajaran yang telah didiskusikan.PENYUSUNAN PROPOSAL 1. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. a. PENGANTAR Pada pertemuan sebelumnya telah didiskusikan mengenai Penyusunan Proposal tindakan sebagai alternatif pemecahan masalah pembelajaran. Sementara laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan.INGGRIS SMP . akan didiskusikan penyusunan proposal PTK. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu.

PENYUSUNAN PROPOSAL b. Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal Topik penyusunan proposal penting dipelajari karena topik ini merupakan tahap pertama dari empat rangkaian proses PTK. Ruang Lingkup Ruang lingkup topik Penyusunan Proposal meliputi kegiatan: • • • Memfokuskan masalah penelitian yang dituangkan dalam pertanyaan penelitian Menilai kelayakan hipotesis tindakan( jika ada). (1) Mempelajari Sumber belajar yang terkait dengan bagaimana cara menilai kelayakan hipotesis tindakan dan membuat usulan PTK.INGGRIS SMP 50 . Dengan menyusun proposal berarti semua paparan tentang rencana kegiatan pemecahan masalah dapat diketahui. Melakukan PTK merupakan implementasi dari kompetensi inti guru peserta. d. Menyusun proposal PTK. (3) Latihan individu menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.16). c. Petunjuk Kegiatan Diskusi di MGMP untuk menyusun proposal dilakukan guru peserta melalui kegiatan pokok sebagai berikut. yaitu melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran (Permendiknas no. (2) Latihan secara berkelompok: Setiap guru peserta berdiskusi dan berkolaborasi menyusun proposal PTK sesuai dengan rumusan masalah yang dijadikan contoh.

KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang hendak dicapai dalam sesi pertemuan kedua pembahasan Penyusunan Proposal ini adalah sebagai berikut. Rumusan hipotesis tindakan atau merumuskan pertanyaan penelitian b. Rencana cara pengolahan data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 51 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Kompetensi Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta menghasilkan: mampu a.INGGRIS SMP . Ketentuan instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan data yang akan dikumpulkansi f. Nilai kelayakan tindakan hipotesis c. Rancangan tindakan-tindakan (penyusunan proposal umum) yang akan dilakukan. Ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data e. d.PENYUSUNAN PROPOSAL 2.

• • Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang disarankan dan relevan.PENYUSUNAN PROPOSAL 3. indikator pencapaian kompetensi. PERSIAPAN Agar pelaksanaan kegiatan diskusi di MGMP ini berjalan lancar. yang dilampirkan. Guru pemandu menyiapkan BAHAN AJAR. dan hasil belajar yang hendak dicapai Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK Pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan Sistematika proposal PTK Contoh Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. ada beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan Guru pemandu. untuk sesi ini dalam bentuk tayangan powerpoint berikut: Bahan Ajar 1 Penjelasan umum kompetensi. kegiatan. yaitu sebagai berikut.INGGRIS SMP 52 .

SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Modul PTK Hylite Module PTK.INGGRIS SMP .PENYUSUNAN PROPOSAL 4. Unit 6: Penyusunan Proposal Hylite Module PTK. Unit 7: Penyusunan Proposal dan Pelaksanaan PTK Contoh proposal PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 53 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.

dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar Kegiatan 2 10menit Tanya jawab Materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya.INGGRIS SMP 54 . kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi. Guru inti menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisi tugas terstruktur pada pertemuan ke-10 Kegiatan 3 40 menit Diskusi kelompok Tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (kelompok atau berpasangan) Kegiatan 4 90 menit Latihan menyusun Proposal PTK (secara bersama /perorangan) Kegiatan 5 45 menit Kegiatan 6 10 menit Merangkum hasil belajar dan memberikan tugas terstruktur dan mandiri Presentasi proposal PTK hasil diskusi PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. indikator pencapaian kompetensi.PENYUSUNAN PROPOSAL 5. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 5 menit Penjelasan umum tentang topik yang akan dipelajari. kompetensi.

INGGRIS SMP . Guru pemandu menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisikan tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya (10 menit). melalui powerpoint 2: Kedudukan Penyusunan Proposal dalam Tahapan PTK. indikator pencapaian kompetensi. dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar (5 menit). ucapkan salam dan informasikan topik yang akan dipelajari. Mengawali kegiatan belajar. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 55 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. dan hasil belajar yang diharapkan selama guru peserta mempelajari topik Penyusunan Proposal. Kegiatan 2 Tanya jawab tentang materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya. Guru pemandu menginformasikan kompetensi. Setelah pengkondisian guru peserta untuk mengikuti diskusi. kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi. kompetensi.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 1 Penjelasan gambaran umum topik yang akan dipelajari. Guru pemandu menanyakan topik yang telah dibahas sebelumnya dan selanjutnya mengingatkan kembali tahapan atau desain penelitian tindakan kelas. Informasikan pula bahwa topik Penyusunan Proposal ini akan difokuskan pada kemampuan guru peserta dalam menganalisis alternatif pemecahan masalah dan mengembangkan alternatif tindakan yang akan dikembangkan berdasarkan akar penyebab masalah yang akan dipilih untuk dibahas bersama. indikator. kegiatan belajar yang akan dilakukan. Melalui tayangan PowerPoint 1: Gambaran umum kegiatan Pembahasan Topik Penyusunan Proposal (2).

tayangkan pertanyaan arahan seperti pada PowerPoint 3: Pertanyaan arahan menilai kelayakan hipotesis tindakan.INGGRIS SMP 56 . di kelas VII SMP? • Rumuskan hipotesis tindakan dari rumusan masalah tersebut Untuk membantu guru peserta merumuskan hipotesis tindakan. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Selama kira-kira 40 menit. tugasi setiap kelompok untuk: • Menelaah masalah yang sudah teridentifikasi pada pertemuan 9. Contoh. Contoh. Guru pemandu meminta guru peserta duduk dalam kelompok-kelompok kecil. Unit 6: Penyusunan Proposal atau buku PTK lainnya.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 3 Diskusi kelompok: mempelajari sumber belajar yang berhubungan dengan penyusunan proposal PTK (40 menit). Contoh: Apakah fokus masalah tersebut? penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’). ajukan pertanyaan. Berdasarkan masalah tersebut. Siswa belum dapat menggunakan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik. (yaitu pada • Membuat rumusan masalah dalam bentuk kalimat tanya. Strategi pembelajaran apakah yang dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran berbicara dengan menggunakan “be” dan “do”. Pengelompokan dapat didasarkan pada kedekatan sekolah atau kelas tempat guru peserta mengajar. Kegiatan 4 Latihan kerja kelompok dan individu membuat proposal PTK (90 menit). Setiap guru peserta diminta mempelajari sumber belajar 1 Modul PTK dan Hylite Module. Untuk membantu memfokuskan hasil bacaan. Guru peserta menyimpulkan bahwa siswa kurang memiliki kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran berbicara. mintalah mereka menelaah rumusan masalah.

Unit 6 Penyusunan Proposal . Guru pemandu meminta setiap kelompok diskusi untuk menyimak sistematika usulan PTK. kegiatan dilanjutkan dengan mendiskusikan penyusunan usulan PTK.d 625. Lihat lampiran. unit 6: Penyusunan Proposal. Setelah latihan menilai kelayakan hipotesis. halaman 6-20 s. Gunakan tayangan PowerPoint 4: Sistematika usulan PTK.PENYUSUNAN PROPOSAL Jika guru peserta dapat mengidentifikasi variabel yang akan diteliti. Guru pemandu dapat meminta guru peserta untuk menyimak kembali sumber belajar 2: Hylite module PTK. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 57 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP . Dengan mengacu pada sumber belajar 2: Hylite Module PTK. Contoh. Guru pemandu memandu guru peserta untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan. Jika guru peserta masih menghadapi kesulitan merumuskan hipotesis. maka kemampuan berbicara siswa dapat meningkat . halaman 6-23 s.d 6-22. setelah contoh rumusan hipotesis dipahami bersama. Hasil bimbingan atau diskusi kelas diharapkan menghasilkan contoh proposal PTK. maka hipotesis tindakan dapat dirumuskan. Guru pemandu meminta guru peserta untuk menjawab pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan yang dicontohkan. Selanjutnya bimbinglah kelompok guru peserta untuk menyusun proposal PTK berdasarkan contoh masalah dan rumusan masalah yang telah dibahas di atas. Selanjutnya. Gunakan pertanyaan arahan dengan menayangkan powerpoint 3: pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan. Contoh hipotesis tindakan: Jika strategi sharing idea (kerja kelompok) digunakan secara terarah.

guru diminta mempelajari Sumber Belajar tentag Metode Penelitian Tindakan Kelas khususnya Topik Pengumpulan data. Guru pemandu meminta tiap kelompok untuk mempelajari contoh-contoh instrumen untuk pengumpulan data. mintalah guru peserta mengeluarkan buku kerja guru peserta. Tugas Mandiri Pelajari bacaan (teori-teori) yang menunjang permasalahan PTK Anda. terkait dan PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. termasuk perangkat pembelajaran yang sesuai dengan topik yang dipilih pada masalah PTK. 2. Kegiatan 6 Perangkuman dan terstruktur (10 menit) pemberian tugas Guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merangkum hal-hal yang telah dipelajari pada sesi ini. Lanjutkan penulisan proposal PTK sesuai dengan masalah yang telah Anda pilih dan carilah teman yang akan dijadikan mitra untuk berkolaborasi. Selanjutnya. Tugas Terstruktur 1. mintalah mereka berlatih menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. Lengkapi usulan PTK tersebut dengan instrumen penelitian. Untuk membantu. Gunakan PowerPoint 5: Lembar Observasi. Informasikan pula contoh lembar observasi yang dapat digunakan ketika mengobservasi pembelajaran yang biasa digunakan ketika kegiatan lesson study. lalu membaca tugas terstruktur yang harus dikerjakan.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 5 Latihan menyusun proposal secara individu Setelah guru peserta dapat menyusun proposal bersama.INGGRIS SMP 58 .

PENYUSUNAN PROPOSAL 6. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 59 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru peserta diskusi di MGMP. Produk yang dapat dinilai adalah: Usulan atau proposal PTK. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk kegiatan belajar.INGGRIS SMP .

PENYUSUNAN PROPOSAL Lampiran . Penjelasan umum kompetensi. kegiatan.Lampiran Bahan Ajar 1. • ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data • susunan instrumen pengumpulan data berupa catatan lapangan (field notes). pedoman observasi •rencana cara pengolahan data Hasil yang Diharapkan Rumusan Hipotesis tindakan Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Usulan PTK/propos al PTK PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. indikator pencapaian kompetensi. dan hasil belajar yang hendak dicapai Kegiatan Belajar Diskusi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu menghasilkan: •rumusan hipotesis tindakan • nilai kelayakan hipotesis tindakan • rancangan tindakantindakan (Penyusunan Proposal umum) yang akan dilakukan.INGGRIS SMP 60 .

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 2.

Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Penyusunan Proposal Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Penyusunan Proposal Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Penyusunan Proposal tindakan III)

Bahan Ajar 3.

Pertanyaan Arahan Untuk Kelayakan Hipotesis Tindakan

Menilai

1. Apakah saya memiliki pengetahuan yang berkenaan dengan hal itu? 2. Apakah saya dan siswa saya memiliki kemampuan untuk melaksanakannya? 3. Apakah tersedia sarana/fasilitas untuk mendukung kegiatan tersebut? 4. Apakah tersedia waktu yang cukup melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut? untuk

5. Apakah iklim sekolah dan iklim belajar di kelas cukup mendukung pelaksanaan tindakan?
PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

61

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 4.

Sistematika proposal PTK
A. Judul Penelitian B. Pendahuluan (Latar Belakang Masalah) C. Rumusan Masalah D. Tujuan Penelitian E. Manfaat Penelitian F. Kajian Pustaka G. Prosedur Penelitian H. Jadwal Penelitian I. Personalia Penelitian J. Daftar Pustaka (sementara) Lampiran (instrumen observasi) Silabus RPP LKS Penilaian Kuesioner Format Observasi

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

62

PENYUSUNAN PROPOSAL

Sumber Belajar 4

Contoh Proposal PTK
A. Judul : Penggunaan Strategi Sharing Ideas (kerja kelompok) untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di Kelas VII SMP B. Permasalahan dan Rumusan Masalah Permasalahan pokok yang akan dicarikan solusinya dalam PTK ini adalah pada umumnya siswa belum mampu menggunakan bentuk ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar. Berdasarkan masalah tersebut, rumusan masalahnya adalah: “ApakahTeknik/strategi sharing ideas dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’? C. Cara pemecahan masalah Untuk memecahkan permasalahan sebagaimana yang dikemukakan tersebut, dalam penelitian ini akan digunakan strategi sharing ideas (kerja kelompok). Bimbingan yang diberikan guru peserta memerlukan waktu dan kesabaran dalam mengajukan pertanyaan dan juga memerlukan keterampilan guru peserta untuk dapat menggali jawaban siswa dengan mengajukan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menggali dari seorang siswa dengan tujuan meningkatkan respon siswa menuju peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, maka hipotesis tindakan yang dapat dirumuskan adalah: Jika strategi sharing ideas (kerja kelompok) digunakan secara terarah, maka kemampuan berbicara siswa akan meningkat. D. Tujuan dan Manfaat PTK Tujuan PTK ini adalah : a. Mengetahui penggunaan strategi sharing ideas (kerja kelompok) untuk membantu meningkatkan kompetensi berbicara siswa di kelas VII.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

63

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

sebagai perbaikan pembelajaran b. Rekan sejawat guru peserta. Mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran. E. Manfaat hasil penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi: a. Guru peserta.INGGRIS SMP 64 .PENYUSUNAN PROPOSAL b. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. c. sebagai alternatif bahan rujukan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara dalam pembelajaran berbicara (speaking) di kelas VII SMP. memonitor serta memotivasi siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran berbicara (speaking). Mengetahui cara guru peserta mengaplikasikan strategi ini.

guru peserta dan perlu rencana tindakan persiapan perangkat pembelajaran yang baik. INGGRIS SMP 65 .PELAKSANAAN PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-12 Pelaksanaan pembelajaran tindakan yang merupakan dalam kegiatan rangka dilakukan memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat yang harus dimiliki oleh guru peserta untuk memulai pembelajaran pada topik ini. Agar dapat melaksanakan tindakan menyusun yang berhasil. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.

dan proses yang berlangsung. atau melalui tes hasil belajar. Hal ini pun sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya (pertemuan ke-4) a. Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data merupakan topik bahasan pertemuan minggu ke-10 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. perubahan yang perlu dilakukan. pola interaksi yang terjadi. kegiatan pelaksanaan tindakan akan dilakukan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. misalnya dengan wawancara terhadap siswa. Data yang dikumpulkan mencakup semua yang dilakukan oleh siapapun yang ada dalam situasi terkait. guru peserta anggota MGMP menjadi guru peserta model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelasnya. guru peserta pembelajar akan dapat melihat atau mengevaluasi keberhasilan rencana tindakan atau dampak dari tindakan yang dilakukan guru peserta. Data dapat diperoleh melalui observasi pelaksanaan pembelajaran atau dengan melakukan cara pengumpulan data yang lain. Dalam konteks PTK model BERMUTU ini. 66 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Salah satunya. Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tahap implementasi rencana tindakan merupakan bagian yang terpenting dari PTK karena pada tahap inilah peneliti dapat memperoleh data yang diperlukan. Dengan diperoleh data. sementara anggota MGMP yang lain menjadi pengamat. Topik ini merupakan tahap kedua dari empat tahap utama dalam PTK b. Pada saat tindakan dilaksanakan itulah pengumpulan data dilakukan. INGGRIS .PELAKSANAAN 1. PENGANTAR Tindakan pada dasarnya merupakan realisasi dari teori dan teknik mengajar serta tindakan yang sudah direncanakan.

INGGRIS SMP 67 . obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data. • Pelaksanaan pembelajaran oleh guru model. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. pelaksanaan pembelajaran oleh guru peserta model. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.PELAKSANAAN c. Pada kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri. dan diskusi refleksi bersama. d. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembelajaran pada topik ini adalah persiapan praktik pelaksanaan tindakan yang meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah kegiatan pelaksanaan tindakan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. • Observasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data • Diskusi untuk merefleksi kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. • Penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota. yaitu kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit) dan kegiatan mandiri (belajar mandiri dan tugas terstruktur) selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). Petunjuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dalam dua tahap.

RPP. guru peserta langsung merenungkan proses tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis atau case study.PELAKSANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta melaksanakan tindakan dan mengumpulkan data sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat pada tugas pembelajaran sebelumnya. Menyusun laporan kajian kritis hasil penelaahannya dan membawanya dalam pertemuan berikut. Setelah pembelajaran selesai. 2) 68 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. 2) 3) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk menelaah lebih lanjut langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan. dan hasil kerja siswa dibawa pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. Proses pembelajaran tersebut diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. LKS. INGGRIS . hasil observasi dari teman sejawat. Hasil refleksi atau case study.

PELAKSANAAN 2. Melaksanakan observasi pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi c. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. a. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang ingin dicapai pada pertemuan ini adalah sebagai berikut Kompetensi Terampil melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Indikator Pencapaian Kompetensi a. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan b. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data ini diperlukan persiapan seperti berikut. INGGRIS SMP 69 . Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk PowerPoint atau bentuk lain jika tidak memungkinkan. Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai 3. b.

kertas plano. Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri tentang Penggunaan Lembar Observasi Contoh RPP 5. seperti ATK. LCD dan laptop (jika memungkinkan). plastik tranparancies. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Handout pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data.PELAKSANAAN c. Guru pemandu menyiapkan lembar observasi pembelajaran Guru pemandu menyiapkan BBM tentang penggunaan lembar observasi Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Pengantar (Penjelasan tentang topik yang akan dipelajari) Kegiatan 3 (90 menit) Demonstrasi • Melaksanakan Presentasi pembelajaran (Penjelasan di kelas sesuai tentang skenario dengan pembelajaran rencana yang openclass tindakan dan penjelasan untuk penggunaan perbaikan instrumen untuk pembelajaran pengumpulan • Observasi data) PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. spidol. e. d. 4. papan tulis. INGGRIS pelaksanaan pembelajaran menggunakan istrumen yang Kegiatan 2 (30 menit) 70 . OHP.

guru pemandu memberikan penguatan kedudukan langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dalam tahapan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. Penjelasan mengenai hal ini dapat dibantu dengan memperlihatkan tayangan powerpoint 2: Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK. indikator pencapaian kompetensi. dan hasil belajar siswa) Kegiatan 1 Pengantar Pada awal pembelajaran.PELAKSANAAN Kegiatan 4 (60 menit) Kegiatan 5 (10 menit) Penutup (Merefleksi pembelajaran yang sudah dilakukan dan program tindak lanjut dalam bentuk tugas mandiri) Diskusi (Mengumpulkan dan memvalidasi data hasil observasi. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan powerpoint 1: Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Selanjutnya. kompetensi. guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari. Untuk mengingatkan. hasil refleksi atau case study. INGGRIS SMP 71 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. ruang lingkup pembelajaran.

misalnya menyangkut pengaturan tempat duduk dengan disertai denah yang berisikan 72 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. guru pemandu mempersilakan guru peserta mengungkapkan tanggapan terhadap informasi yang diterimanya. Selain itu. jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Kegiatan 3 Demonstrasi (Praktik Pelaksanaan Rencana Tindakan) Sebagai persiapan awal sebelum pelaksanaan rencana tindakan.PELAKSANAAN sebelum menanyangkan PowerPoint dipandu dengan pertanyaan berikut. guru peserta Bagaimana hubungan pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dengan langkah sebelum dan setelahnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan PowerPoint 2. guru pemandu meminta guru model atau guru yang akan melaksanakan rencana tindakan yang telah ditetapkan pada pertemuan sebelumnya menjelaskan terlebih dahulu skenario pembelajaran open class. Hal ini penting agar guru peserta yang bertindak sebagai observer dapat mengikuti alur pembelajaran dengan baik. termasuk lembar observasi (Sumber Belajar 4: Lembar Observasi Pembelajaran dan Sumber Belajar 5: Penggunaan Lembar Observasi). INGGRIS . guru model juga menjelaskan penggunaan instrumen untuk pengumpulan data yang telah dipilih. Skenario pembelajaran dikondisikan dengan menggunakan Sumber Belajar 6: Contoh RPP. guru pemandu mengingatkan dan mengiformasikan kembali bahwa tahap pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data sebenarnya berjalan bersamaan. guru pemandu meminta kepada guru model untuk memilih kelas dan mempersiapkannya untuk kegiatan open class. Persiapan yang dimaksud meliputi pengelolaan kelas. Selanjutnya. Kegiatan 2 Presentasi Sebelum praktik pelaksanaan rencana tindakan dimulai. Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan.

Disarankan kepada siswa agar mereka tidak perlu takut. Guru model diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana tindakan untuk perbaikan pembelajaran. Penting juga penting disampaikan kepada siswa bahwa dalam pembelajaran yang akan dilaksanakan akan ada beberapa guru pengamat. antara lain dengan tidak mengganggu pelaksanaan pembelajaran. Walaupun demikian. bukan berarti guru peserta harus secara ”kaku” melaksanakan langkahlangkah pembelajaran. Sebagaimana pembelajaran reguler yang biasa dilakukan oleh guru peserta. guru peserta juga melakukan kegiatan belajar mengajar sebagaimana biasa. Hal ini akan memudahkan pengamat untuk mengidentifikasi nama siswa yang menjadi fokus pengamatannya. Selain itu. para pengamat diharapkan dapat membuat catatan anekdotal sebagai tambahan data yang dianggap perlu. Guru pemandu mengingatkan bahwa selama pelaksanaan pembelajaran para guru peserta yang bertindak sebagai pengamat melakukan tugasnya untuk mengobservasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan instrumen yang telah ditentukan. Mereka harus belajar sebagaimana biasa. seperti mengintervensi guru peserta atau siswa. atau berbuat yang aneh-aneh. Langkah selanjutnya. tidak perlu tanya kepada pengamat. INGGRIS SMP 73 . para pengamat diharapkan mematuhi rambu-rambu sebagai pengamat yang baik. Walaupun fokus pengamatan sudah dituangkan dalam lembar observasi. guru pemandu mempersilahkan guru model melaksanakan pembelajaran. guru pemandu meminta semua guru peserta. cemas.PELAKSANAAN posisi dan nama siswa. tetapi langsung pada guru yang mengajar. Pada waktu yang bersamaan guru pemandu pun meminta guru peserta yang lain untuk melakukan pengamatan. Kegiatan 4 Mengumpulkan dan Memvalidasi Data Setelah pembelajaran selesai. pada saat melaksanakan tindakan. guru pemandu mempersilakan guru model untuk menuliskan refleksi pembelajarannya dalam bentuk case study dan mempersilakan para PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. hanya dalam kesempatan ini kelas diikuti oleh beberapa orang pengamat. Guru peserta dapat melakukan modifikasi yang dianggap sangat perlu untuk kelancaran pelaksanaan pembelajaran. Jika ada kesulitan dalam belajar. baik yang bertindak sebagai guru model maupun para pengamat untuk kembali ke ruang pertemuan. Kemudian.

PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui pengamatan selama proses pembelajaran. observasi pembelajaran. Guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif 74 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Guru pemandu mempersilakan setiap guru peserta menuliskan hasil refleksi diri tentang pengalaman melaksanakan rencana tindakan. Selanjutnya. dan pengumpulan data dalam buku kerja. Penilaian mencakup aspek afektif. Setelah tanya jawab. yaitu analisis data. Selanjutnya. interpretasi data. misalnya: keaktifan. INGGRIS . guru pemandu mengumpulkan data tersebut dan juga meminta data hasil belajar siswa. 6. data hasil observasi. dan data hasil belajar siswa akan menjadi modal utama untuk keperluan selanjutnya. Kegiatan 5 Penutup (Refleksi. toleransi. dan refleksi.PELAKSANAAN pengamat untuk melengkapi catatan hasil observasinya. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan powerpoint 4: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri. yaitu analisis dan interpretasi data. kesungguhan mengikuti kegiatan. guru pemandu dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran. beberapa guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan PowerPoint 3: Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas. dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan yang terkait dengan topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data. Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun di Pengantar. Case study.

INGGRIS SMP 75 . Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. Selain itu. dan hasil kerja siswa. hasil observasi dari teman sejawat. penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 3: Format Penilaian Produk).PELAKSANAAN berupa non tes (Sumber 2: Format Penilaian Proses Pembelajaran). PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa hasil refleksi atau case study.

INGGRIS . Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Kegiatan Belajar Demonstrasi Hasil yang Diharapkan Case study dan nilai hasil belajar siswa Data hasil observasi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Melaksanakan observasi pembelajaran dalam bentuk open class dengan menggunakan lembar observasi Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Penugasan Diskusi Penugasan Case study.Lampiran Bahan Ajar 1.PELAKSANAAN Lampiran . data hasil observasi dan nilai hasil belajar siswa 76 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.

Tindakan yang dimaksud dalam PTK adalah tindakan yang dilakukan secara sadar dan terkendali. Tindakan mengandung inovasi atau pembaruan. 3. PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. sekecil apapun. yang berbeda dengan yang biasa dilakukan sebelumnya. Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data 1. Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3. perlu dilakukan pengamatan (observasi). Untuk itu. INGGRIS SMP 77 . yang merupakan variasi praktik yang cermat dan bijaksana. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. Pengumpulan data berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan terkait bersama prosesnya.PELAKSANAAN Bahan Ajar 2.

hasil belajar siswa. 10. Aspek yang diamati dalam PTK adalah Proses tindakannya Pengaruh tindakan (baik yang disengaja maupun tidak disengaja) Keadaan dan kendala tindakan Bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat atau mempermudah tindakan yang direncanakan dan pengaruhnya Persoalan lain yang timbul selama kegiatan PTK. Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri Tugas Terstruktur 1. INGGRIS . 7. 3. 9. 5. 6. dan case study untuk dijadikan data dan bahan pertemuan selanjutnya! 2. Tugas Belajar Mandiri Kaji bahan bacaan dari tuliskanlah laporannya sumber belajar 5 dan 78 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Bahan Ajar 4. Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan. jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama.PELAKSANAAN 4. 8. Laksanakan tindakan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda sesuai dengan rencana tindakan yang sudah dibuat! Mintalah teman sejawat Anda untuk melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi! Susun case study pembelajaran yang sudah Anda lakukan! Kumpulkan hasil observasi.

... Hari............PELAKSANAAN Sumber Belajar 2 FORMAT PENILAIAN PROSES Pertemuan ke......................................... INGGRIS SMP 79 . Aspek No... tanggal : ............. Topik : ........: ..... Nama Keaktifan Kerja sama Kedisiplinan 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontribusi/disiplin 2 = aktif/berkontribusi/disiplin 3 = kurang aktif/berkontribusi/disiplin PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B........

: …………………………………. Nilai No. tetapi kurang jelas Jelas.PELAKSANAAN Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA Nama Guru Asal Sekolah : …………………………………. tetapi kurang lengkap Kurang lengkap dan kurang jelas 80 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Aspek yang Dinilai (Indikator) 1 2 3 4 Keterangan 1. INGGRIS . Data pelaksanaan rencana tindakan pembelajaran bahasa Inggris Keterangan 1 2 3 5 = = = = Lengkap dan jelas Lengkap.

Bagaimana respon siswa? Apakah siswa bertanya tentang masalah yang terkait dengan sajian guru peserta pada kegiatan awal? KEGIATAN INTI 3. Materi ajar: Apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS SMP 81 .PELAKSANAAN Sumber Belajar 4 : Lembar Observasi Pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN Mata Pelajaran/Topik Kelas/Sekolah Nama Pengajar : : : TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi 1. PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa? 2.

9. dan beraktivitas? 82 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK 4. lingkungan dan pengetahuan lainnya? Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? Pengelolaan sumber belajar/media 5. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 8. PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Bagaimana kaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. INGGRIS . 6. Bagaimana guru peserta memberikan arahan yang mendorong siswa untuk bertanya. berpikir. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar/media? Strategi pembelajaran 7.

Apakah guru pesertamemberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Evaluasi 13. Bagaimana ketuntasan belajar siswa? KOMENTAR OBSERVER Pelaksanaan skenario pembelajaran (berdasarkan RPP): Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh pengamat: Lain-lain: ……………………. (………………………………………………. merangkum atau menyimpulkan? 12. Observer. Bagaimana guru pesertamelakukan evaluasi pembelajaran? 14. Bagaimana guru peserta memberikan penguatan. INGGRIS SMP 83 . …………………….PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK PERTANYAAN HASIL OBSERVASI 10.200 . dengan mereviu. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? KEGIATAN PENUTUP Penguatan/ konsolidasi 11.) Jabatan/Posisi: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.

Teknik-teknik yang diambil dari praktik lesson study. Panduan Penggunaan Lembar Observasi A. kemudian melaksanakan pembelajaran dengan observasi oleh anggota MGMP. Sementara itu. ketika melaksanakan identifikasi masalah pembelajaran (untuk PTK) dilakukan melalui observasi dan refleksi pembelajaran secara kolaboratif.PELAKSANAAN Bahan Ajar 5. Pendekatan case study yang dimaksud dalam program ini adalah pemanfaatan salah satu teknik dalam case study. Lembar diobservasi ini semata-mata untuk menjadi sualtu cara alternatif sederhana bagi guru peserta untuk melakukan pengamatan dan mengidentifikasi permasalahan 84 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. yang akan diperbaiki melalui PTK. Panduan observasi ini diharapkan dapat membantu guru (pengamat pembelajaran) dalam konteks kegiatan MGMP. lesson study dan case study. untuk dapat merekam berbagai aspek pembelajaran dan akhirnya dapat menemukan berbagai permasalahan yang dapat diangkat sebagai salah satu masalah pembelajaran. namun tanpa mengabaikan peran dan aktivitas guru peserta dalam mengajar. yakni menuangkan gagasannya dalam tulisan berbentuk narasi ilmiah. dan menghindari kritik terhadap guru peserta. antara lain. akan dapat diungkapkan berbagai permasalahan dan kelebihan dari suatu kasus pembelajaran. Observasi pembelajaran dalam lesson study lebih difokuskan pada aktivitas belajar siswa. melaksanakan penyusunan rencana pembelajaran secara kolaboratif. cara ini akan dapat mengatasi kesulitan umum yang dialami sebagian besar guru peserta selama ini. Pendekatan yang dimaksud adalah memperbaiki kualitas pembelajaran dengan cara melaksanakan PTK dan mengadopsi teknik tertentu dari lesson study dan case study. yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi refleksi bersama. RASIONAL Salah satu komponen aktivitas dalam Program BERMUTU adalah melakukan upaya perbaikan kualitas pembelajaran melalui pendekatan PTK. diskusi refleksi membahas proses pelaksanaan dan hasil pembelajaran yang dilakukan bersama dan terfokus pada bahasan diskusi tentang aktivitas belajar siswa. Dengan cara ini. INGGRIS . dengan basis MGMP. Selain itu. yakni guru peserta atau pengamat harus dapat menuangkan segala temuannya yang berkaitan dengan aktivitas pembelajaran kedalam uraian naratif.

3. Di samping itu. serta komentar lain yang dianggap berguna untuk pengingat diri sendiri dan juga guru pengajar. yakni kegiatan awal. 1. Di dalam masing-masing tahap terdapat beberapa aspek utama yang perlu dicermati oleh pengamat dalam pembelajaran. Di bagian akhir lembar observasi ini. dapat jadi guru peserta tidak melakukan tahap PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh observer dari kegiatan observasi pembelajaran. RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN Agar penggunaan lembar observasi ini sesuai dengan yang diharapkan. perlu disusun rambu-rambu penggunaannya. Selanjutnya. proses pembelajaran dibagi menjadi 3 tahap. lembar observasi pembelajaran dalam Program BERMUTU ini memberikan peluang untuk merekam hasil pengamatan yang menyangkut aspek guru peserta selain aspek murid yang biasanya lebih diutamakan dalam lesson study. B. hitung atau perkirakan jumlah/frekuensi siswa yang memberikan respon. Sebagaimana kelaziman pembagian tahapan pembelajaran. PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.PELAKSANAAN dalam pembelajaran. perhatikan dan uraikan tentang respon yang tampak pada siswa. Jika mungkin. Uraikan secara singkat butir kegiatan apersepsi atau motivasi yang dilakukan oleh guru peserta. Pada kegiatan awal. dan penutup. Agak berbeda dengan lembar observasi yang biasa digunakan dalam lesson study. INGGRIS SMP 85 . kegiatan inti. observer diminta untuk menuliskan komentarnya secara obyektif tentang keterlaksanaan skenario pembelajaran. 4. lembar observasi ini bukan dimaksudkan sebagai alat mengevaluasi atau menilai baik dan buruknya suatu kegiatan pembelajaran yng dilakukan oleh guru peserta dan murid. untuk memudahkan penemuan alur pembelajaran dalam lembar observasi ini. guru peserta biasanya melakukan kegiatan apersepsi atau memotivasi siswa. Namun. Penjelasan tiap aspek pengamatan: a. Tentu saja lembar observasi pembelajaran lain dapat digunakan sesuai dengan keperluan masing-masing.

Apakah kegiatan sudah cukup baik dilakukan oleh guru peserta? Adakah yang perlu diperbaiki? Apakah materi ajar atau kegiatan yang dilakukan dikaitkan dengan realita kehidupan di sekitar siswa.? dst.PELAKSANAAN tersebut. apakah timbul konflik kognitif atau masalah pada diri siswa? Hal ini dapat diungkapkan oleh siswa dalam bentuk pertanyaan kepada guru. Pada akhir langkah apersepsi/motivasi. apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang garis besar materi ajar. sehingga menjadi bermakna dan membangkitkan minat siswa? Hal ini berkaitan dengan nilai kontekstual pembelajaran. g.. peralatan yang memadai (jumlah dan kualitas)? Bagaimana pengelolaan oleh guru peserta dan pemanfatannya oleh siswa? Apakah sumber belajar/media cukup efisien membantu siswa menemukan atau memahami konsep materi ajar? Uraikan temuan Anda tentang hal ini. setelah mengucapkan salam guru peserta langsung menjelaskan materi ajar atau masuk langsung ke kegiatan inti. Dalam mengawali kegiatan inti. Tuliskan penjelasan singkat tentang hal ini. apakah siswa memerhatikan dengan baik dan dapat memahami maksud penjelasan tersebut? Berapa frekuensi siswa yang memperhatikan dan memahaminya? Berikan komentar singkat tentang hal tersebut. media. 86 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.? Bagaimana jika . Secara umum. Apersepsi dapat dilakukan oleh guru peserta dengan cara menyampaikan pertanyaan untuk menggali pengetahuan awal siswa.. Misalnya. b.. apakah menggunakan strategi guru peserta pembelajaran c. INGGRIS . atau menjelaskan langkah kerja yang akan dilakukan siswa? Apakah penjelasan diberikan telah cukup jelas dan maksudnya mudah dipahami siswa? Perhatikan. d. e. mengapa terjadi demikian .... Apakah untuk pelaksanaan pembelajaran tersebut tersedia sumber belajar. f. Misalnya.? Seharusnya demikian .

atau memberikan pertanyaan arahan? Apakah pertanyaanpertanyaan tersebut efektif dalam mengarahkan kerja dan cara perpikir siswa? Apakah siswa beraktivitas secara fisik dan mental (berpikir) dalam belajar? Berapa frekuensi siswa yang telah benar-benar belajar dan berapa yang tidak? Apakah ada siswa yang bertanya atau menyampaikan pendapat secara langsung kepada guru peserta? Berapa orang? Apakah guru pembelajar rmemberikan respon terhadap pertanyaan atau komentar siswa? Pada kegiatan penutup. Setelah melakukan observasi pembelajaran. m. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Apakah guru peserta melakukan evaluasi terhadap hasil belajar? Bagaimana dengan capaian hasil belajar siswa (jika mungkin dilihat)? 5. dan dilakukannya secara lancar? Apakah siswa mengikuti alur belajar tersebut dengan baik atau tampak menjadi bingung? h. l. atau memberikan tugas rumah untuk remidi bagi siswa yang kurang berhasil atau untuk penguatan bagi yang telah berhasil? Apakah tampak adanya kepuasan pada siswa setelah kegiatan belajar selesai? Hal ini ditandai dengan kegembiraan pada siswa. apakah guru peserta melakukan penguatan terhadap hasil belajar siswa. Bagaimana cara guru peserta membimbing dan mengarahkan siswa. tidak ada siswa yang terlihat lesu atau murung. dengan membuat rangkuman atau kesimpulan. para pengamat diharapkan dapat menuliskan komentar yang obyektif dan terkait dengan keterlaksanaan skenario pembelajaran yang telah disusun atau direncanakan? (harus lihat RPP guru peserta).PELAKSANAAN tertentu dengan alur yang sesuai. j. INGGRIS SMP 87 . tidak tanpak siswa yang masih bingung atau bertanya-tanya tentang materi pelajaran atau pekerjaan rumah yang diberikan? i. mengajak siswa mereviu proses dan hasil belajar. k. Misalnya.

Setelah melakukan observasi pembelajaran. pengamat hendaknya menempatkan diri pada posisi yang tegas sehingga dapat melihat gerak-gerik siswa dan juga ekspresi wajah siswa pada saat proses pembelajaran. Nantinya pelajaran berharga tentang teknik pengajaran ini dapat dicoba-terapkan di sekolah atau di kelasnya sendiri. Pengamat juga dapat menuliskan komentar lain yang memang dianggap perlu atau berguna bagi pengamat sendiri ataupun sebagai pengingat bagi guru peserta yang menyajikan pembelajaran. SARAN 1. dan dengan melakukan diskusi refleksi. esei sederhana berbentuk recount.PELAKSANAAN 6. setiap orang akan dapat memetik pelajaran yang berbeda-beda. 88 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Sumber Belajar 6 : Contoh RPP MODEL PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas / Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : : : : Bahasa Inggris VII/1 Teks Procedure 2 x 40 menit STANDAR KOMPETENSI Mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional pendek. Selain itu. narrative dan procedure dalam konteks kehidupan sehari-hari. C. Dalam melakukan observasi pembelajaran. utamanya terhadap semua siswa dan tidak melakukan intervensi terhadap guru peserta yang sedang mengajar maupun siswa yang sedang belajar. Dalam melakukan pengamatan. Tentunya. pengamat diharapkan dapat menemukan atau menidentifikasi pelajaran berharga dari observasi pembelajaran tersebut. para observer diharapkan dapat: melakukan observasi secara cermat. 7. 2. INGGRIS . para pengamat dianjurkan untuk menguraikan hasil observasi tersebut dalam bentuk case study. menuliskan hasil pengamatannya dalam lembar observasi ini.

seal. Guru “memperkenalkan” beberapa kata kunci seperti: rub. narrative .PELAKSANAAN KOMPETENSI DASAR Mengungkapkan makna dan langkah-langkah retorika secara akurat. press. scratch. INGGRIS SMP 89 .MATERI AJAR • Teks procedure • Gambar III. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa tulis dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk recount. Guru meminta siswa mendiskusikan gambar HP yang diperlihatkan 2. wrap. button. 2. LANGKAH PEMBELAJARAN A. dan procedure.Pre Activity 1. B. INDIKATOR • Menggunakan kalimat imperative memberikankan petunjuk • Menghasilkan teks berbentuk procedure I.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. METODE PEMBELAJARAN • Tanya Jawab • Diskusi IV.While Activity 1. Guru meminta salah seorang siswa maju ke depan kelas untuk mempraktekkan cara memasukkan pulsa PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Siswa mampu menghasilkan berbentuk procedure teks tertulis dalam II. Guru menunjukkan gambar hand phone (HP) dan memberikan pertanyaan kepada siswa.

=28 =18 =18 =18 =18 _______+ 100 100 Guru Mata Pelajaran.....Voucher 3..Tugas 1. 6.. tiap kelompok terdiri atas 4 siswa....Pictures 4... Masing-masing kelompok berdiskusi untuk menghasilkan sebuah teks procedure tertulis. ...Post Activity Wakil masing-masing kelompok membacakan hasil karya mereka... Kejelasan makna d....Task 2: a. Alat/Bahan/Sumber Belajar 1. Guru meminta siswa yang lain untuk menuliskan langkah-langkah yang telah dipraktekkan dengan menggunakan kalimat perintah 4 Guru memberikan feedback atas kalimat-kalimat siswa 5.. Siswa membuat teks procedure dengan menggunakan kalimat kalimat imperative B.. Pedoman Penilaian: 1... 90 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B... 7.PELAKSANAAN 3....Hand Phone 2.. C.. Hubungan antar gagasan Skor maksimal Nilai maksimal Mengetahui Kepala Sekolah.... Grammar and Vocabulary b....... Manajemen wacana genre c. V..... Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok....Task 1: 2x14 2... INGGRIS . Siswa diminta melengkapi teks procedure dengan kalimat imperative 2.. Guru memberikan leading questions untuk membantu siswa menulis teks procedure.Text Book VI.... . Penilaian A.

1. Unlike a telephone.What should you do if you run out of money in your account? 4. INGGRIS SMP 91 .Which part of the card do we scratch? 6. We have to be sure that we do not run out of money in the account and its duration is not over.How do you refill your account? Activity During the activity the teacher asks the following questions to help the students write a procedure text.How do you contact your friends? What means of communication do you use? 2. How do we know that our handphone’s account has been refilled? How to Refill Your Phone Card’s Account The Handphone is one of the means of communication.Do we keep the voucher wrapped in plastics? What should we do to take it out from the plastic wrapping case? 5. the teacher asks the leading questions to attract the students’ attention to the topic.What is the next stage to refill the account? 8.What do we need to refill the account? 4.What phone do you use if you are away? 3.What is hidden behind the strip? 7.PELAKSANAAN Pre activity During pre activity. a mobile phone must be provided with a card.What should you do if you run out of money in your account or its duration validity is overdue? 3. Here are the steps we have to PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.What must a handphone be provided with? 2. 1.

press OK or YES. INGGRIS . After that. open the seal of the card you have just bought. Check the account of your card by dialling *388#. Then. First. You will see a silver strip on the back of the card. 92 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. You will see a 14 digit-number. take out the card from the plastic wrap. Now you can use your mobilephone as the account has been refilled. Scratch the silver strip by using a coin.PELAKSANAAN follow to refill the account your handphone or mobile phone (for example an IM3 Card). The next step is press *556* on your handphone or mobile phone followed by the 14 digit-number as shown on your card.

memahami materi : guru peserta juga telah (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU.ING/SMP 93 . Sebaiknya. serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. dan case study. Pemahaman materi yang telah dibahas sebelumnya merupakan prasyarat untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Analisis dan Interpretasi Data Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-13 Proses pembelajaran dengan topik analisis data dan interpresentasi data ini akan berjalan baik bila guru peserta belajar di MGMP memahami semua informasi yang diberikan dalam pembelajaran generik.ANALISIS DAN INTERPRETASI PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA/13/B. lesson study. (2) pengenalan PTK.

PENGANTAR Analisis data merupakan usaha untuk memilih. Latihan menganalisis dan menginterpretasi data Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik. peneliti perlu memahami teknik analisis data yang tepat agar manfaat penelitiannya memiliki nilai ilmiah yang tinggi . maka analisis data akan memberikan kehidupan dalam kegiatan penelitian tersebut. Diskusi untuk memahami cara menganalisis dan menginterpretasi data dari berbagai sumber belajar. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengumpulan data. 94 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. a. menggolongkan. Usahakan agar masalah penelitian.ING/SMP . Menganalisis dan menginterpretasi data yang sudah dikumpulkan sebelumnya. membuang. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut ini. memilah. mengorganisasikannya ke dalam suatu pola. dan mengatur urutan data. tujuan penelitian. Interpretasi hendaknya mencerminkan jawaban dari permasalahan yang diajukan.ANALISIS DAN INTERPRETASI 1. Oleh karena itu. landasan teori. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan. Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. Curah pendapat (brainstorming). Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan pengolahan atau analisis data dan interpretasinya. b. kategori. Pembahasan tentang interpretasi data difokuskan pada masalah pemaknaan terhadap hasil analisis data. Hasil analisis dapat dikatakan masih bersifat faktual sehingga perlu diberi arti atau makna. data. dan satuan uraian dasar. dan interpretasi selalu ditulis secara runtut. e. analisis data. belajar yang c. d. Jika kegiatan pengumpulan data sebagai jantungnya penelitian tindakan. Langkah ini sangat penting dilakukan agar data yang terkumpul dapat bermakna dan menjawab keberhasilan tindakan yang telah dilakukan. Pembahasan tentang analisis data difokuskan pada masalah menganalisis data kuantitatif dan menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif).

d. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Menganalisis dan menginterpretasi data pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris Kompetensi Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris. Lihat Sumber Belajar 4. Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan biasa dan menunjang kepastian reliabilitas sehingga observasi PTK berjalan dengan baik (Burns. Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis e. merumuskan masalah. Melihat reliabilitas PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP 95 . Menganalisis data (deskriptif kualitatif) kualitatif c. 2003:164). Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: pengamat triangulasi ini dilakukan oleh lebih dari satu pengamat yang dilakukan kelas yang sama atau latar yang sama. dan mendeskripsikan faktor penyebab timbulnya masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris SMP kelas VII.ANALISIS DAN INTERPRETASI 2. hasil Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menginterpretasi data kualitatif hasil analisis f. Menganalisis data kuantitatif b.

ANALISIS DAN INTERPRETASI 3. papan tulis. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik Analisis Data dan Interpretasi. c. diperlukan persiapan seperti berikut ini. contoh analisis data kuantitatif dan kualitatif. kertas plano. Alat dan bahan pembelajaran.ING/SMP . plastik tranparancies. spidol. contoh interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. Guru peserta menyiapkan data hasil pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan masalah dan rencana PTK. d. OHP. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. Guru pemandu menyiapkan contoh data kuantitatif dan data kualitatif. LCD dan laptop (jika memungkinkan). 96 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. seperti ATK. b. a.

KEGIATAN BELAJAR PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk Topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Definisi Data Kualitatif.ING/SMP 97 . Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu pengamat) Handout contoh analisis data kualitatif Handout contoh analisis data kuantitatif Handout contoh interpretasi data Contoh laporan PTK web log guru dalam PTK (KTI online) Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Sumber belajar 9 5.ANALISIS DAN INTERPRETASI 4.

ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Disukusi Kelompok (50 menit) Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan (60 menit) Kegiatan 4 Studi Kasus (40 menit) Kegiatan 6 Penutup (10 menit) 98 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan power point (sumber belajar 1) • Guru pemandu memberikan penguatan kedudukan topik Analisis Data dan Interpretasi dalam tahapan melaksanakan PTK. II (Perencanaan Tindakan III) dan seterusnya Bagan Desain Penelitian Tindakan Kelas PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. indikator pencapaian kompetensi. kompetensi.ING/SMP 99 . ruang lingkup pembelajaran.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar • Guru pemandu menginformasikan topik yang akan dipelajari. I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. Pertanyaan guru pemandu: • Mengapa analisis dan interpretasi data perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan langkah analisis data dan interpretasi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dapat diperlihatkan melalui tayangan PowerPoint (sumber belajar 1).

Guru pemandu meminta setiap kelompok menelaah dan menanggapi pemasalahan yang dialami kelompok lain. guru pemandu mengingatkan peserta topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai teknik analisis data (sumber belajar 1). pendamping menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran penelitian tindakan kelas. Dengan melakukan refleksi. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. Pertanyaan Pemandu Pernahkah Anda menganalisis data? Apakah data tersebut berhubungan dengan pembelajaran bahasa Inggris? Data apa sajakah yang Anda analisis? Bagaimanakah cara Anda menganalisis data? Tahukah Anda teknik-teknik analisis data? Apakah data yang sudah dianalisis Anda interpretasi? Bagaimanakah cara menginterpretasinya? • Guru pemandu meminta guru peserta berkelompok (4 orang per kelompok) lalu memandunya untuk mengemukakan permasalahan yang pernah dialami dalam analisis dan interpretasi data. peneliti akan memiliki wawasan autentik yang dapat membantu dalam menafsirkan data. Selanjutnya. Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) • Pendamping memandu kegiatan curah pendapat untuk mengetahui pemahaman peserta didik mengenai cara-cara menganalisis dan menginterpretasikan data. Setiap kelompok secara bergantian menyebutkan dan menuliskan di papan tulis atau kertas plano permasalahan yang pernah dialami.ANALISIS DAN INTERPRETASI Pada saat menanyangkan bagan di atas.ING/SMP . • 100 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

Analisis data kuantitatif bahasa Ingris dan tekniknya dalam pembelajaran . dan contoh analisis data kualitatif. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya. Guru pemandu memandu tanya jawab tentang permasalahan yang ditemukan guru peserta berdasarkan studi kasus tersebut PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA • PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 3 Diskusi Kelompok • Secara berkelompok guru peserta mendiskusikan hal yang berhubungan dengan analisis dan interpretasi data yang dipandu oleh guru pemandu. contoh analisis data kuantitatif. Pertanyaan Guru Pemandu Diskusikanlah hal-hal berikut: .Teknik interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris • Guru peserta menggunakan sumber belajar (sumber belajar 8 dan 9) pada saat diskusi kelompok. • Guru pendamping memberikan penguatan dengan menayangkan PowerPoint tentang teknik analisis data. dan contoh interpretasi pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar Bahasa Inggris) Kegiatan 4 Study Kasus • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk RPP (sumber belajar) dan meminta guru peserta untuk mendiskusikan cara mendapatkan dan menganalisis data dari perencanaan atau RPP tersebut.Analisis data kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris dan tekniknya .ING/SMP 101 .

• Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menganalisis data kualitatif dan kuantitatif Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menginterpretasi hasil analisis data. yaitu dengan banyaknya siswa yang bertanya secara tepat dan terarah. analisislah data tersebut dan buat interpretasinya. • 102 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Selain itu. dari hasil tes prestasi belajar siswa diketahui tingkat kemajuan dalam belajar Bahasa Inggris. Pernyataan pemandu Terdapat peningkatan aktivitas belajar dan perhatian siswa membaik terhadap pembelajaran Bahasa Inggris setelah guru peserta mengajar menggunakan metode miming.ING/SMP . Hal ini terbukti dari data hasil wawancara dan observasi di kelas. Menurut Anda dapatkah data tersebut dianalisis? Jika dapat.ANALISIS DAN INTERPRETASI Pertanyaan pemandu • • • Hal-hal apa sajakah yang dianalisis dalam contoh sumber 2? Bagaimanakah tahapan-tahapan menganalisisnya? Bagaimanakah cara menganalisisnya? Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan • Guru pemandu membagikan data kuantitatif dan data kualitataif dari hasil pengumpulan data dalam pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar 2 dan 3) dan meminta guru peserta untuk menganalisis data tersebut dan menginterpretasinya. Data berikut (sumber belajar 2 dan 3) merupakan data hasil observasi pembelajaran Bahasa Inggris.

peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif. persentase keberhasilan belajar.ING/SMP 103 . Misalnya. • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai? • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta. mencari nilai rata-rata. Data kuantitatif yaitu data yang dapat dianalisis secara deskriptif. dan lain-lain. aktivitas siswa mengikuti pembelajaran. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. antusias dalam belajar. dan sejenisnya. pandangan atau sikap siswa terhadap metode belajar yang baru (afektif). Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan 2. ada dua jenis data yang dapat dikumpulkan dan dianalisis peneliti 1. Data kualitatif yaitu data yang berupa informasi berbentuk kalimat yang memberikan gambaran tetang ekspresi siswa tingkat pemahaman terhadap suatu pembelajaran (kognitif). Refleksi. kepercayaan diri. dan Tindak Lanjut) • Penguatan. Dalam hal ini.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab. • Pernyataan penguatan berupa rangkuman Dalam pelaksanaan. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. perhatian. motivasi belajar. Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan topik analisis data dan interpretasinya.

Produk yang dapat dinilai adalah laporan hasil pengorganisasian. 6. organisasikan data sesuai dengan jenisnya dan tentukan cara menganalisisnya.ING/SMP . Lihat Sumber Belajar 4. misalnya: keaktifan dalam diskusi. 104 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan. Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan bias dan menunjang kepastian reliabilitas observasi PTK tersebut berjalan dengan baik (Burns. kesungguhan mengikuti kegiatan. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio Lampiran . analisis. Buat laporan hasil pengorganisasian data. Pelajari dan cek kembali data yang telah diperoleh. analisis dan interpretasi data hasil pembelajaran yang telah dilakukan sesuai dengan masalah dan rencana pembelajaran yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. 2. 2003:164).ANALISIS DAN INTERPRETASI Arahan Tugas Mandiri 1. kontribusi dalam diskusi.Lampiran Sumber Belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi • • • Menganalisis data kuantitatif Menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif) Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: triangulasi pengamat yaitu triangulasi yang dilakukan oleh lebih dari satu pengamat pada kelas yang sama atau latar yang sama. dan interpretasi data. Pelajari cara lain dalam mengolah data dari berbagai sumber belajar yang relevan. 3. Proses yang dinilai dapat mencakup aspek afektif.

ANALISIS DAN INTERPRETASI • • • Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis Menginterpretasi hasil analisis data kualitatif Melihat reliabilitas PTK Sumber Belajar 2 PowerPoint Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Refleksi Awal Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan I Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan I Analisis Data dan Interpretasi (validasi) Refleksi Ren Tindakan Siklus 2 Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP 105 .

perhatian siswa.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3 Definisi Data Kualitatif. Data kualitatif berhubungan dengan informasi yang berbentuk kalimat. Contoh data kualitatif. 106 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. dan Jawaban siswa atas soal atau lembar kerja siswa. Validasi data dilakukan dengan menggunakan pendekatan triangulasi pengamat oleh lebih dari satu orang. Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Data kuantitatif berhubungan dengan angka atau bilangan. Observasi pengamat lebih dari satu orang dilaksanakan pada kegiatan di kelas yang sama pada waktu yang sama. nilai ulangan harian. aktivitas siswa. atau data yang dikategorikan berdasarkan kualitas objek yang diteliti. nilai tes awal dan tes akhir.ING/SMP . Contoh data kuantitatif. baik yang diperoleh dari hasil pengukuran maupun diperoleh dengan cara mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif.

Nama siswa Achmad Mustofa Adhitya Muslim Syahput Ahmad Jauharul Fuady Alfina Savitri Amallia Della Santi Arga Prastyio Putra Ari Wibowo Asromi Zahrotul Maulidy Ayu Agustin Pratiwi Bayu Herdian Pranata Bhayangkara Tiwo Dian Krisnawati Edo Febrianto Eka Leha Fridaningtyas Erwin Ardhiansyah Fajar Setiono Fani Saputri Lestari Faradina Dwi Permatasa Hami Aziz Heru Prasetyo Kartika Ayu Wardhani Kausarin Diawan Putri Kujaeni Jami'u Mega Nur Anita Mifta Wahyu Widyawati Mohamad Amrullah Kus Much Rizki Kurniawan Mulyono Nanda Arianti Nomor urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3: Tayangan PowerPoint Contoh Data Kuantitatif Yang diolah TABEL 1: Daftar nama siswa diganti dengan pengkodean nomor urut.ING/SMP 107 .

ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Nur Maslichah Nur Ulah Utami Panggi Lubianto Pinky Sandra Bonita Rendra Kusuma Ria Ambarwati Robert Hari Prasetyo Sandika Puspitasari Serly Tri Wulandari Syafrulah Yunan Sya'roni Rahmad Hiday Tri Wahyu Novitasari 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 108 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

00 70.00 79.00 55.00 74.00 72.00 83.ING/SMP 109 .00 50.00 65.00 61.00 58.00 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.00 44.00 52.00 No.00 53.00 68.00 90.00 79.00 60.00 79.00 43.00 83.00 40.00 81.00 92.00 88.00 74.00 59.00 59.00 54.00 46.00 59.00 58.00 83.00 59.00 87.00 69.00 60.ANALISIS DAN INTERPRETASI Tabel 2: Tes awal dan Tes akhir siswa No.00 61.00 66.00 87.00 81.00 77.00 79.00 74. Siswa Tes awal Tes akhir 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 54.00 53.00 55.00 89.00 56.00 93.00 50.00 69. Siswa Tes awal Tes akhir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 68.00 56.00 57.00 50.00 45.00 85.00 59.00 64.00 55.00 96.00 89.00 88.00 86.00 88.00 54.00 45.00 52.00 40.00 72.00 79.00 44.00 73.00 77.00 84.00 70.00 49.00 79.00 62.00 79.00 82.00 77.

71 (perolehan nilai) rata-rata 110 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.20%. Pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 87.07 • Rata-rata skor setelah perbaikan 78.ANALISIS DAN INTERPRETASI Berdasarkan Tabel 2 di atas dapat disimpulkan: Secara individual: • Jumlah siswa = 41 • Siswa tuntas belajar 36 orang • Persentase siswa yang telah tuntas = 36:41 x 100% = 87. • Rata-rata skor sebelum perbaikan 56.ING/SMP .80% • Siswa yang belum tuntas 8 orang.80%. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21.05%.78 • Gain skor 22. sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih dibutuhkan 2. Secara klasikal • Siswa dinyatakan belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal mereka harus mencapai 90%.

Dianjurkan pada guru peserta untuk menerapkan teknik pembelajaran yang bisa membuat suasana kelas lebih komunikatif. sedih. Pada saat seorang murid bermain peran/pantomim memperaga-kan orang yang sakit gigi. Contoh: Are you have? Ternyata ada 10 murid menggunakan bentuk “to be” dan “to do” yang salah. Apa yang dilakukan guru peserta untuk mengetahui kemampuan siswa dalam berkomunik asi dengan menggunakan kalimat yang memakai “to be” dan “to do” dalam bentuk lisan. siswa tersebut sangat menghayati perannya. Sebaiknya. Bagaimana respons siswa dengan teknik “miming”? Pengamat 1 berpendapat bahwa teknik “miming” bagian dari Educational Drama direspon positif oleh 36 siswa dan pasif oleh 5 siswa. KEGIATAN INTI Materi ajar: 2. Hasil kerja siswa (qualitative) Sebagian besar siswa mengatakan mereka senang sekali dengan teknik “miming”/ panto-mim bagian dari Educational Drama. Pengamat 2 melihat bahwa siswa perlu diberi banyak llatihan karena masih banyak yang salah menerapkan “to be” dan “to do” dalam kalimat Mungkin karena pengaruh bahasa Ibu /L1 Guru peserta perlu menguasai berbagai macam teknik dan metode pembelajaran. INDIKATOR Refleksi diri 1. teman sekelas bertanya menggunkan Yes/No questions. guru peserta mengingatkan kembali penggunaan bentuk “to be” dan “to do” secara benar dalam bentuk lisan. Sehingga membuat suasana kelas menjadi ramai dan sangat menyenangkan. Juga pemahaman pemerolehan bahasa serta pengaruhnya kemampuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. dll. Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Salah seorang siswa pada waktu memainkan peran sedang jatuh cinta.ING/SMP 111 .ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 4 PowerPoint Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu Pengamat) TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Ada lima siswa yang diminta bermain peran. Setelah saya membaca naskah case study tentang pembelajaran Bahasa Inggris lisan tentang kondisi diri misalnya kalau sakit gigi. Saya merasa siswa termotivasi untuk secara aktif ikut serta berinteraksi walaupun mereka masih mendapatkan kesulitan dalam mengekspresikan ide mereka dalam bentuk lisan. Point Penting Pengamat menggarisbawahi pentingnya guru peserta melatih siswa menggunakan ‘to be” dan “to do” karena merupakan dasar pembelajar= an bahasa Inggris. gembira.

112 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) bahasa Indonesia. Media pembelajaran yang digunakan tidak sulit bagi sebagian besar siswa kecuali bagi siswa yang pemalu yang mempunyai kesulitan dalam menirukan tingkah laku seseorang. Siswa mulai bekerja sesuai dengan LKS. mengekspresikan rasa sakit. Apakah proses pembelajar an dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 5. walaupun pada awalnya kelihatam agak kurang aktif Pembelajaran sudah sesuai dengan rencana. Siswa dapat mengikuti alur pembelajaran setelah LKS dibagikan. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan RPP. Siswa dapat mengikuti kegiatan belajar yang direncanakan guru peserta. dll. penggunaan skenario dalam pembelajaran “miming” sangat menunjang kegiatan siswa. Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajar an? Dalam pembelajaran ini. setelah melaksanakan mencermati kegiatan sosiodrama dan kemudian mendiskusikan jawaban pertanyaan pada LKS Guru peserta tidak mendapat kesulitan dalam menyiapkan media karena hanya berupa perintah tertulis untuk diperankan oleh siswa. Pengelolaan sumber belajar/media 3. Strategi pembelajaran 4.ING/SMP . Misalnya: Saya sakit. yaitu menekankan pada upaya visualisasi materi yang bersifat abstrak dan kinerja siswa untuk bekerjasama dalam kegiatan kerja kelompok. namun masih perlu lebih mendorong siswa utuk lebih aktif. Pembelajaran dengan kerja kelompok pada kegiatan inti berjalan lancar. Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting menggunakan ‘to be” dan “to do”.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP 113 .ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting 6. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? Evaluasi 7. Perlakuan yang sama bagi yang lulus maupun yang tidak lulus. Guru peserta mengusulkan untuk melakukan tes kembali bagi yang tidak lulus dan pengayaan bagi yang sudah lulus. Artinya semua diberikan perhatian yang sama. Komentar pengamat tentang sejauh mana perencanaan perbaikan ini berhasil memecahkan masalah? Guru peserta mengusulkan untuk dilakukan remedial teaching pada lima siswa yang tidak lulus bagi pendekatan klasikal. Melakukan penilaian proses dan hasil pembelajaran menggunakan authentic assessment. Penilaian dilakukan selama pembelajaran dan hasil dari verja kelompok. Bagaimana guru peserta melakukan evaluasi pembelajaran? Guru peserta melakukan penilaian terhadap aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran secara individu maupun kelompok.

INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Refleksi dan Tindak Lanjut Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-14 Topik ini berhubungan dengan tugas terstruktur yang telah dilakukan oleh guru dalam pertemuan minggu sebelumnya. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Para peserta diwajibkan membawa contoh data hasil observasi dan penemuan data lain yang sudah terkumpul.INGGRIS SMP 114 .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

dan memberikan dasar perbaikan rencana siklus berikutnya. Peneliti mencoba mengatasi kekurangan/kelemahan yang terjadi akibat tindakan yang telah dilakukan. PENGANTAR Refleksi adalah kegiatan mengulas secara kritis (reflective) tentang perubahan yang terjadi pada siswa. persoalan. dan observasi. apa/di mana perubahan terjadi. tindakan.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 1. sedangkan jika belum tuntas harus diteruskan ke siklus berikutnya. Tahap ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah masalah PTK sudah tuntas diatasi atau belum. Refleksi merupakan tahap akhir dari sebuah PTK. bagaimana (how). apa kelebihan/kekurangan). 2008:133). dkk. dan kendala yang nyata dalam tindakan strategik. dan seberapa jauh (to what extent) intervensi telah menghasilkan perubahan. Pada tahap ini. dan guru (Arikunto. dengan mempertimbangkan ragam perspektif yang mungkin ada dalam situasi pembelajaran kelas • memahami persoalan pembelajaran dan keadaan kelas di tempat pembelajaran dilaksanakan Dalam melakukan refleksi. kolaborasi dengan teman (termasuk para ahli) akan berperan penting dalam memutuskan judging the value. Siklus ini merupakan perbaikan dari siklus sebelumnya. suasana kelas. mengapa demikian.INGGRIS SMP . guru peserta sebagai peneliti menjawab pertanyaan mengapa (why). kegiatan PTK dihentikan pada siklus itu.. menghasilkan rekonstruksi makna situasi pembelajaran kelas (seberapa jauh action telah membawa perubahan. masalah. yaitu setelah tahap perencanaan. Berdasarkan hal tersebut lewat refleksi kita berusaha untuk: • memahami proses. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 115 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Jika sudah.

Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut. langkah-langkah refleksi. Ini dilakukan setelah guru melakukan tindakan dan ini sangat penting karena tahap refleksi merupakan kegiatan evaluasi. b. dan menyusun program tindak lanjut. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan kemampuan merefleksi dan tindak lanjut.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT a. d. a. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan. Fungsi Refleksi Refleksi mempunyai fungsi penting sebagai penentu atau alat evaluasi apakah tindakan yang dilakukan sudah mencapai hasil yang diharapkan. Topik Refleksi dibahas pada pertemuan setelah peserta berlatih menganalisis data.INGGRIS SMP 116 . c. Kedudukan Refleksi Topik ini merupakan topik ke 13 setelah terkumpul data. b. Ungkapan bahwa refleksi merupakan jiwa pelaksanaan PTK sedangkan tindakan merupakan jantung PTK mengandung makna bahwa refleksi dilakukan setelah tindakan dan tahap akhir refleksi adalah penentuan tindakan selanjutnya. e. c. Curah pendapat (brainstorming) Diskusi kelompok Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik belajar yang Latihan membuat refleksi dan tindak lanjut Penugasan untuk menulis refleksi dan tindak lanjut PTK yang sudah dilakukan. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Pembahasan difokuskan pada hal-hal yang harus ada dalam refleksi dan tindak lanjut.

Kemudian. Indikator Pencapaian Kompetensi a. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 117 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Setelah pembahasan refleksi ini. kapan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. 2. Guru peserta mampu menentukan rencana tindakan berikut setelah menginterpretasi data. Guru pemandu menyiapkan skenario untuk simulasi sementara guru peserta bermain peran mendiskusikan hasil temuan dan menginterpretasikan data. guru peserta di MGMP dapat mencapai kompetensi dan indikator berikut ini: Kompetensi Guru peserta mampu merefleksi yang berarti mengevaluasi data dan menginterpretasi sesuai dengan data yang telah dianalisis Mereka sanggup dan mampu menguraikan. guru peserta wajib mampu menjelaskan kata kunci yang dipakai dalam PTK. menghubungkan dan menginterpretasi data kemudian menyimpulkannya. Pada waktu berada oi MGMP. Diskusi kelompok juga diadakan. Guru peserta mampu menjawab pertanyaan dalam kuis yang dirancang oleh guru pemandu c.INGGRIS SMP . baik sebagai tugas terstruktur maupun mandiri. Petunjuk Kegiatan Kegiatan pembelajaran Refleksi dilaksanakan pada saat tatap muka di MGMP dan diluar MGMP.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT d. Guru peserta mampu melaksanakan kegiatan kelompok mendiskusikan data yang diperoleh untuk dievaluasi b. guru pemandu memberikan kuis yang berhubungan dengan refleksi mengapa disebut jiwanya PTK. Guru peserta mampu memutuskan apakah hasil refleksi perlu direvisi karena dampaknya kurang signifikan d. Untuk lebih memahami arti refleksi dalam kaitannya dengan pembelajaran bermutu.

INGGRIS SMP 118 .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3. kalau tidak ada LCD ada OHP atau White board Flip chart atau papan tulis biasa guru pemandu dapat menyesuaikan dengan keadaan [Guru pemandu dapat menggunakan transparansi atau foto kopi bila PowerPoint tidak dimungkinkan]. Menyiapkan contoh data yang diperoleh dalam Bahasa Inggris e. Memahami isi Bahan Belajar Mandiri (BBM) tentang Refleksi dengan membaca BBM generik atau bahan yang disediakan dalam lampiran b. dan hasil belajar yang diharapkan untuk dicapai Mengapa Guru-guru melaksanakan PTK Refleksi harus PowerPoint 2 PowerPoint 3 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Menyiapkan kelas dengan media yang sesuai dengan situasi dan kondisi. PowerPoint 1 Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencampaian kompetensi. Menyiapkan kuis bagi peserta untuk pemantapan f. Mempelajari kembali cara menginterpretasi data dalam Bahasa Inggris d. Memahami isi hand out/tayangan PowerPoint tentang Refleksi sebagai jiwa dalam PTK c. kegiatan. PERSIAPAN a. Menyiapkan skenario untuk simulasi dalam upaya lebih memahami Refleksi g.

REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4. . KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) PENDAHULUAN : • setelah salam. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar yang terkait dengan refleksi dan tindak lanjut 5.INGGRIS SMP materi dengan PTK. • Kemudian guru pemandu mengadakan apersepsi atau memberikan pertanyaan untuk menimbulkan minat. simulasi khususnya • Skenario refleksi dan simulasi menyusun disiapkan oleh Kegiatan 4 (90 menit) . Kegiatan 6 (5 menit) Pemberian Tugas Setelah 119 pertemuan MGMP guru pemandu meminta peserta membaca tugas Kegiatan 5 (60 menit) Menuliskan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA definisi kata Pendalaman kunci dalam PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. menganalisis data dan mendiskusikannya serta menginterpresentasi -nya • Kemudian setiap kelompok melaporkan hasil interpretasi data. menjelaskan topik. Kegiatan 2 (25 menit) Pemberian kuis sehubungan dengan topik • Guru pemandu menyiapkan kelas dan media pembelajaran Kegiatan 3 (90 menit) Mempraktekkan Refleksi • Peserta bekerja dalam kelompok mendiskusikan hasil temuan yang berhubungan dengan bahasa Inggris. doa.kompetensi serta indikator pencapaian kompetensi.

Kegiatan 2 Pemberian kuis sehubungan dengan Refleksi dan Tindak lanjut [25menit] • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran bahasa Inggris dengan peserta didik Pertanyaan pemandu: • Apa Refleksi dan tindak lanjut itu? • Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran Bahasa Inggris? • Bagaimana lanjut? melakukan refleksi dan tindak • Hal-hal apa saja yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. guru pemandu menumbuhkan minat para peserta sesuai dengan topik Refleksi.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Kegiatan 1 Pendahuluan [5menit] Setelah pembukaan. Selanjutnya gunakan tayangan PowerPoint/tayangan 1: Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi.INGGRIS SMP 120 . Tentu saja guru pemandu harus menyebutkan kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi sebelum persepsi atau pemberian pertanyaan untuk menumbuhkan minat peserta.

Selanjutnya. Berikan contoh data yang diperoleh dalam pembelajaran Bahasa Inggris ! Jelaskan apa yang dimaksud dengan refleksi adalah jiwa dari PTK ! Apa pentingnya diskusi dalam menginterpretasi data? Kapankah Anda menentukan untuk merencanakan tindakan berikutnya? Kegiatan 3 Mempraktekkan Refleksi [90 menit] Guru pemandu mengingatkan bahwa guru peserta sudah mempelajari bagaimana menganalisis data dan menginterpretasikannya. guru peserta mendiskusikan tindakan yang akan dilaksanakan berdasarkan hasil refleksi. 2. Contoh skenario: Perankan: Salah seorang dari anggota kelompok menjadi guru pemandu yang harus berbicara tentang pentingnya refleksi dalam PTK Salah seorang bertanya tentang data yang berupa catatan mengenai bagaimana harus menginterpretasikannya. Perankan seolah-olah Anda sedang menghadapi masalah tentang cara menganalisis hasil temuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 121 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Sebutkan langkah langkah PTK sebelum Refleksi ! Refleksi berhubungan dengan data yang terhimpun. 4. Waktu Persiapan 15 menit sebelum tampil.Yang berperan sebagai guru pemandu harus mampu menjelaskan. Dalam kegiatan ke 3 ini peserta berlatih mengevaluasi dan menginterpretasi hasil temuan yang telah dianalisa. Contoh: 1. 1. 3.INGGRIS SMP . Pada tahap akhir peserta harus mempresentasikan hasil kesimpulan mereka beserta alasannya.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Guru pemandu menyiapkan kuis yang berkenaan dengan PTK dan khususnya refleksi. Kegiatan 4 Pendalaman materi dengan simulasi [90 menit] Guru pemandu membagi kelas dalam 5 kelompok setiap kelompok diberi skenario berbeda yang harus diperankan oleh tiap kelompok.

Setelah selesai. intervensi. Refleksi. guru peserta menyusun rencana tindakan siklus 2. achievement test. Kegiatan 6 Tugas terstruktur : Rekam suara sepuluh siswa sebagai perwakilan dari tiap kelompok untuk mencari tahu kemauan pelafalan mereka [pilih dua orang dari tiap kelompok]. peserta menyerahkan hasil tulisan kepada guru pemandu. masalah nyata. Kemudian. reduksi data penyimpulan. jawabannya didiskusikan secara klasikal. Anda harus berakting seperti Anda betul-betul dalam diskusi kelompok [guru pemandu mencatat dan pada akhir sesi ini memberikan komentar yang membangun] Kegiatan 5 [60 menit] Setiap peserta wajib menuliskan dengan kata kata sendiri definisi kata kunci sebagai berikut: Class room action research [PTK]. Diskusikan dengan anggota kelompok lain. • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran Bahasa Inggris dengan siswa Pertanyaan pemandu: • • Apa refleksi dan tindak lanjut itu? Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Siapkan teks berupa news agar dibaca siswa seolah-olah mereka sedang membaca berita. Tugas mandiri : Silakan baca informasi tentang action research terutama tentang refleksi dan buatlah ringkasannya.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT tentang hasil tes pelafalan [pronunciation] siswa yang belum mencapai target yang diharapkan. Analisis hasil rekaman sebagai kegiatan refleksi Anda.INGGRIS SMP 122 . Setelah itu. langkah PTK.

hikmah (lesson learned) untuk dijadikan bahan masukan atau pengalaman dalam menyusun refleksi. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya. Pertanyaan pemandu • Hal-hal apa sajakah yang terdapat dalam contoh refleksi ? • Bagaimanakah cara penyampaian sistematika penulisannya? atau • Cocokkah tindak lanjut yang akan dilakukannya? Mengapa? • Hasil diskusi dapat berupa temuan. Diskusi Kelompok • • Guru peserta dibagi dalam kelompok masing-masing beranggotakan 4 orang. yang Guru pemandu membagikan contoh hasil refleksi (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk mendiskusikan kelengkapan refleksi tersebut.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana melakukan refleksi dan tindak lanjut? Hal apa sajakah yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? • • • Guru pemandu menyajikan informasi tentang halhal yang berhubungan dengan topik refleksi dan tindak lanjut PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP. Penyajian dilengkapi dengan penggunaan tayangan PowerPoint (sumber belajar) dan tayangan video atau foto pembelajaran (jika ada). • Kegiatan Kerja Kelompok PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 123 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP .

Pertanyaan guru pemandu 1. Tiap guru peserta membuat rancangan refleksi dan tindak lanjut berdasarkan hasil analisis data dan interpretasi tersebut dengan bimbingan guru pemandu. Apakah kegiatan yang saya lakukan melalui PTK telah mampu memperbaiki proses belajar mengajar di kelas? • • • • PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk hasil analisis dan interpretasi data (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk membuat refleksi dan tindak lanjut. • Kegiatan Kerja Mandiri • Guru peserta diharapkan membawa dokumen atau tugas pada pertemuan sebelumnya (hasil analisis data dan interpretasi) Guru pemandu dan tiap guru peserta mengkaji ulang kejelasan dan kelengkapan tugas Tiap guru peserta membandingkan hasil kerjanya dengan hasil kerja rekannya dan saling menanggapi (dilakukan dalam kelompok) Tiap guru peserta menyempurnakan hasil kerjanya dengan bimbingan guru pemandu. Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih membuat refleksi dan tindak lanjut berdasarkan studi kasus tersebut. • Kunjung Karya • • Setiap kelompok memajang hasil kerja kelompok masing-masing. Masing-masing kelompok melihat karya kelompok lain dan melakukan tanya jawab. Setiap kelompok menugaskan salah satu wakilnya untuk menanggapi pertanyaan dan komentar pengunjung dari kelompok lain.INGGRIS SMP 124 .

masalah.atau kendala yang dihadapi dan meminta peneliti PTK untuk menimbang-nimbang pengalamnnya lalu mencari dan menemukan saran-saran tentang cara untuk meneruskan tindakannya. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 125 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Buat refleksi dan tindak lanjut PTK yang telah Anda lakukan. persoalan.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 2. Apa perubahan penelitian? yang diperoleh melalui 3. Penguatan. Refleksi biasanya dibantu oleh diskusi di antara para peserta • Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta Arahan Tugas Mandiri 1. Apa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan? Penutup (Tanya Jawab. Refleksi. Seberapa jauh perubahan ke arah perbaikan itu terjadi? 4. Pernyataan penguatan berupa rangkuman Refleksi adalah mengingat dan merenungkan kembali suatu tindakan persis seperti yang telah dicatat dalam lembar observasi. Refleksi berusaha memahami proses. Pelajari dan cek kembali rancangan refleksi dan tindak lanjutnya. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari.INGGRIS SMP . 2. dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik refleksi dan tindaklanjut PTK.

INGGRIS SMP 126 . PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3. Pelajari cara lain atau contoh dalam membuat refleksi dan tidak lanjut.

kontribusi dalam diskusi. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 127 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP . Dengan melakukan refleksi.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 6. guru pemandu menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran PTK. Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio. Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Refleksi dan Evaluasi Bagan Rancangan Penelitian Tindakan Kelas Pada saat menayangkan bagan di atas. peneliti memiliki wawasan autentik yang dapat membantu menafsirkan datanya. Proses yang dapat dinilai dapat mencakup aspek afektif. misalnya: keaktifan dalam diskusi. Produk yang dapat dinilai adalah hasil refeksi dan rancangan tindak lanjut PTK pada siklus berikutnya. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan. kesungguhan mengikuti kegiatan.

Melaksanakan 1.INGGRIS SMP 128 .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT LAMPIRAN – LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Penjelasan tentang kompetensi.dan hasil belajar yang diharapkan dicapai. terutama refleksi. menyiapkan skenario untuk melatih guru peserta lebih memahami pembelajaran bermutu dengan simulasi. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.Mendiskusikan kuis tentang makna kata pembelajaran kata kunci bermutu. indikator pencapaian kompetensi. Interpretasi data dan kesimpulannya Menentukan tindakan selanjutnya. Guru peserta mampu merefleksikan data dan menginterpretasikannya kemudian menyimpulkannya.Guru interpretasi pemandu hasil penemuan melaksanakan pre activity 2.kegiatan.Menyimpulkan kemudian hasil penemuan apersepsi dan menentukan 2. 4.Guru peserta menuliskan definisi kata kata kunci terkait dengan PTK.Guru tindakan pemandu melaksanakan 3. dalam PTK dan menuliskannya 3. 1. kompetensi Indikator dan pencapaian kompetensi Kegiatan belajar Hasil yang diharapkan Menjelaskan dengan jelas apa makna refleksi.Guru dengan kata pemandu kata sendiri.

Namun dalam wadah organisasi yang sama. Pengalaman Ross membuktikan bahwa setelah dia melakukan penelitian PTK secara kolaborasi dikelas yang terdiri dari para emigrant di New South Wales dia melakukan penelitian berdasar pada studi kasus.INGGRIS SMP .[Supardi. [dalam Burns A 1999]. Selanjutnya menurut Supardi[2007]. a spiral of cycles of planning. PTK adalah suatu pendekatan untuk meningkatkan pendidikan dengan melakukan perubahan kearah Perbaikan terhadap hasil pendidikan dan pembelajaran.PTK secara kolaborasi adalah bentuk perkembangan staf yang kuat karena kegiatan PTK melakukan praktek dulu bukan dari teori ke praktek.yang terdiri dari guru guru yang berasal dari berbagai pusat pengajaran yahg berbeda. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2.1999] PTK Menurut Ross. Dia menjadi bagian dari kelompok penelitian kolaboratif .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Lampiran 2 Mengapa Guru guru harus melaksanakan [diterjemahkan dari Anne Burns. Guru diberi dorongan untuk mencari jalan keluar atau solusinya sendiri kemudian menyimpulkan sendiri. 3. PTK dikembangkan melalui self reflective spiral. Ross dan kawan kawan guru membuktikan bahwa PTk adalah alat transformasi untuk menjawab masalah dalam kelas dan mengembangkan strategi dan teori mengajar untuk memenuhi kebutuhan siswa yang heterogin. 129 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. PTK dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas bila permasalahan yang dijadikan fokus penelitian adalah masalah yang diangkat dari kondisi nyata yang terjadi dikelas Salah satu srategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan memberikan kepada para pendidik atau tenaga kependidikan untuk menyelesaikan masalah pembelajaran dan lainnya secara profesiomal dan kolaboratif melalui PTK.acting observing reflecting the replanning. Berikut beberapa hal yang perlu dipahami tentang PTk yang dapat memperjelas jawaban mengapa guru perlu mengadakan penelitian tindakan kelas. Dia menganjurkan dengan sangat agar guru guru mengadakan penelitian tindakan . PTK adalah penelitian partisipatori yang melibatkan orang yang melakukan kegiatan untuk meningkatkan prakteknya sendiri.2007]: 1.

INGGRIS SMP 130 . Pada kegiatan refleksi ini juga ditelaah aspek mengapa. 8. Refleksi dilakukan dngan cara berdiskusi mengenai berbagai masalah yang muncul di kelas penelitian yang diperoleh dari analisis data sebagai bentuk dari tindakan yang dirancang.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4. 6. PTK menumbuhkan kesadaran diri mereka yang berpartisipasi dan berkolaborasi dalam seluruh tahapan PTk. PTK adalah penelitian yang kolaboratif. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. 9. 7. Berdasarkan masalah-masalah yang muncul pada refleksi hasil perlakuan tindakan pada siklus pertama. bagaimana dan sejauh mana tindakan yang dilakukan mampu memecahkan masalah secara bermakna. PTK memungkinkan kita untuk memberikan rasional justifikasi Rasional tentang pekerjaan kita terhadap orang lain dan membuat orang menjadi kritis dalam analisis [Mc taggart. PTK memerlukan orang untuk membangun teori tentang praktek mereka [guru].dalam proses tersebut menggunakan kecerdasan kritis membangun komitmen melakukan tindakan.1997] Lampiran 3 Refleksi [disarikan dari Susilo. PTK adalah proses belajar yang sistimatis.maka akan ditentukan oleh peneliti apakah tindakan yang dilaksanakan sebagai pemecahan masalah sudah mencapai tujuan . 5. PTK memerlukan gagasan dan asumsi kedalam praktik untuk mengkaji secara sistimatis bukti yang menantang [memberikan hipotesis tindakan]. melibatkan partisipan bersama sama bergabung untuk mengkaji praktek pembelajaran dan mengembangkan tentang makna tindakan.2007] Refleksi dilakukan untuk mengadakan upaya evaluasi yang dilakukan guru dan tim pengamat dalam PTK.

guru peserta harus memiliki bahan-bahan yang diperlukan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Laporan 1 Jumlah Jam 4 jam ( 4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-15 Laporan PTK menjadi lebih mudah disusun apabila guru peserta telah memiliki proposal yang disusun di awal pelaksanaan PTK. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 131 . Artinya setiap tahapan pelaksanaan PTK harus didokumentasikan dengan baik oleh guru peserta. Selain itu. untuk dapat menyusun laporan PTK. seperti seperangkat rencana tindakan dan data hasil observasi.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 1. PENGANTAR a. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji dan menyusun laporan berdasarkan sistematika penyusunan laporan PTK. penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. Pada dasarnya. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. d. • Menyusun laporan hasil tindakan siklus 1 dan siklus 2 masing-masing guru peserta. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-15 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak terkait. Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasikan atau mempublikasikan hasil suatu kegiatan. Pada Program BERMUTU. 132 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . • Memberikan tugas terstruktur dan tugas mandiri. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan. Petunjuk Kegiatan Kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • Mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang sudah dianalisis dan diinterpretasi oleh masing-masing guru peserta. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. c. b. • Latihan menyusun laporan bersama-sama untuk PTK yang dilakukan melalui tindakan Open Class. Jadi.

Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. Penilaian: Penilaian pencapaian kompetensi dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP. Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta yng berupa hasil penyusunan laporan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 133 . Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah melanjutkan dan menyempurnakan hasil penyusunan laporan masing-masing guru peserta. Para guru peserta disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU. Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif dan psikomotor. guru peserta melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri.

LCD • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK b. Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Format/Sistematika Penyusunan Laporan PTK Hasil analisis data dan interpretasi serta refleksi tindakan siklus 1 dan 2 Lap top. 5) 134 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . a. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menganalisis dan menginterpretasikan data c. Menyusun laporan PTK 3. PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan. kapur/spidol.PENYUSUNAN LAPORAN 1 2. Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 b. Guru pemandu mempelajari materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Guru pemandu menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. diperlukan persiapan sebagai berikut. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas.

Indikator. Kegiatan Belajar. dan Hasil Belajar yang Diharapkan PowerPoint/tayangan 3: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 135 .PENYUSUNAN LAPORAN 1 • PowerPoint/tayangan 2: Kompetensi. Pencapaian Kompetensi.

2.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) DISKUSI: 1. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Hylite Modul PTK.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4. Contoh Laporan PTK 5.Latihan menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 Open class. Penyusunan Laporan PTK. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1.Menyusun laporan PTK masing-masing guru peserta Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1. Unit 10.Mendiskusikan hasil analisis dan interpretasi data tindakan siklus 2 Kegiatan 3 (120 menit) LATIHAN DAN DISKUSI: 1.Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2.Pemberian tugas Mandiri 136 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .Menyimpulkan hasil kegiatan 2.

indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Kegiatan latihan ini dapat dilakukan dengan dua tahap kegiatan. interpretasi data dan refleksi tindakan siklus 1 dan 2 pada kegiatan Open class. Jika diperlukan kegiatan brainstorming dapat dibantu dengan penayangan sistematika tersebut melalui tayangan PowerPoint (lihat lampiran 2) Guru pemandu meminta guru peserta untuk latihan menyusun laporan dengan menggunakan sistematika penyusunan laporan PTK yang disediakan. Guru pemandu meminta salah satu hasil guru peserta untuk dibahas secara klasikal. Guru pemandu menjelaskan kompetensi. Guru pemandu menjelaskan kedudukan penyusunan laporan dalam prosedur PTK lampiran 1). topik (lihat Kegiatan 2 Diskusi Hasil Pelaksanaan Tindakan Siklus 2 Guru pemandu meminta guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. Kegiatan 3 Latihan menyusun Laporan PTK Guru pemandu memberikan lembar copy sistematika penyusunan laporan dan meminta guru peserta secara singkat melakukan brainstorming tentang sistematika laporan yang telah dipelajari pada materi generik. Penyusunan laporan menggunakan dokumen proposal PTK. yaitu: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 137 . Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang telah dianalisis dan diinterpretasi serta direfleksi secara berpasangan untuk saling melengkapi atau memperbaiki. yaitu seluruh dokumen siklus 1 dan 2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa. hasil analisis.

mendistribusikan pembagian tugas dari komponen-komponen laporan yang harus dituangkan yang akan disusun secara berkelompok. Dari sumber belajar yang dirujuk. Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tahap pertama. Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP. guru inti meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini. guru peserta diminta untuk mempelajari contoh-contoh laporan PTK. tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan penyusunan laporan PTK masing-masing guru peserta • Meminta salah satu guru peserta untuk mempersiapkan hasil penyusunan laporannya untuk dibuatkan tayangan dan/atau digandakan • Meminta seluruh guru pembelajar mempersiapkan kegiatan pleno untuk pembahasan hasil penyusunan laporan PTK. 138 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Selanjutnya. Untuk tugas mandiri. Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Guru pemandu meminta guru peserta untuk menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 yang dihasilkan oleh masing-masing guru peserta. Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta dalam menyusun laporan PTK . Guru pemandu memberikan tugas terstruktur. Untuk topik penyusunan laporan PTK. Tahap kedua melakukan penyamaan persepsi dari masing-masing komponen yang dihasilkan oleh beberapa kelompok.

LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penjilidan dan Penyerahan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 139 .PENYUSUNAN LAPORAN 1 6. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK masingmasing guru peserta.

• Menilai laporan PTK sesuai kriteria PowerPoint 3: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian. prosedur penelitian. ditulis tidak melebihi satu halaman. kegiatan belajar. dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK Guru peserta Diskusi mampu: kelompok Dan • Menuliskan abstrak penelitian latihan • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponen laporan PTK . nama-nama peneliti. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi sari unsur-unsur penelitian: permasalahan. Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 2: Kompetensi. 140 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . tujuan. hasil penelitian. nama institusi dan tahun. dan saran yang. kesimpulan. indikator pencapaian kompetensi.

lembaga dan pengembangan pembelajaran E. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru. siswa. teori. prosedur setiap siklus (perencanaan. BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep. yang akan dipecahkan melalui penelitian C. Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. pengalaman nyata. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. pelaksanaan & pengumpulan data. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. waktu penelitian. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istilah utama yang digunakan. D. khususnya dalam judul penelitian. tempat penelitian. identifikasi dan analisis masalah. refleksi) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 141 . Dari kajian pustaka ini harus menghasilkan hipotesis tindakan. akar penyebab masalah. pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. pendapat pakar.PENYUSUNAN LAPORAN 1 DAFTAR ISI Berisi daftar sub-sub judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya.

jurnal. teori. ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. lembar observasi. LAMPIRAN RPP. BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran. dst. nama jurnal dan nomor/edisi/volume. instrumen penelitian. hasil tes. artikel. hasil kegiatan belajar. dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. pendapat pakar. foto-foto kegiatan.  Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian. argumentasi mengapa hasilnya seperti itu. tahun penerbitan. dikaitkan dengan pengalaman praktis. mulai dari hasil observasi awal. nama kota penerbit.  Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah. nama penerbit). dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan 142 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . atau penelitian lain dalam kajian pustaka. pelaksanaan pada siklus I. judul buku. dokumen resmi. DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku.PENYUSUNAN LAPORAN 1 BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian.

Penggunaan instrumen. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat memberi b. tindakan didukung oleh faktor waktu. Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. c. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dala bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 143 . a. 3. Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4. Pendahuluan Terlihat unsur-unsur berikut. c. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. usaha validasi hipotesis tindakan. dan cara refleksi c. tujuan hasil b. berbasis masalah pada akar penyebab • Dapat dilaksanakan. prosedur 2. a.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO. Deskripsi tahapan siklus penelitian b. d. deskripsi lokasi dan waktu. latar belakang. Kajian Teori/pustaka a. Pelaksanaan Penelitian a. Ada teori-teori terkait yang arah/petunjuk pada pelaksanaan PTK b. latar belakang yang memuat deskripsi masalah.

selanjutnya (potret kemajuan) c. Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono. Mengapa berhasil atau tidak. Ada saran untuk penelitian. (2006:89-90) 144 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan dari berbagai instrumen. Hasil penelitian sesuai tujuan rekomendasi b. Ada saran untuk penerapan hasil 7. Penulisan konsisten daftar pustaka sesuai aturan dan b. dan rencana berikutnya. Hasil autentik disajikan • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. Kesimpulan dan a. Daftar Pustaka a. tujuan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 NO. 5. kelemahan.

guru belum mengetahui solusi pemecahan masalahnya.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Lampiran 2: Sumber Belajar 3 Contoh Laporan PTK Ringkasan dari Laporan Penelitian Tindakan Kelas: UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA KELAS VII D SMPN 1 SEMANU GUNUNGKIDUL DALAM MENGGUNAKAN EJAAN DAN TANDA BACA SECARA BENAR MELALUI LATIHAN IDENTIFIKASI DAN KOREKSI KESALAHAN SECARA INTENSIF PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2007/2008 (Ngadiman. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 145 . Kemungkinan lain disebabkan ada di antara para guru yang salah dalam menggunakan ejaan dan tanda baca di dalam menyampaikan pelajaran sehingga dicontoh oleh para siswa. diperoleh kenyataan bahwa siswa belum memahami penggunaan ejaan dan tanda baca dengan benar. Untuk mencari solusi. ada berbagai kemungkinan penyebab terjadinya kekurangpahaman siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca.1. guru mencari informasi teoritis yang menjelaskan penyebab terjadinya masalah serupa. 2008) 1. Atau barangkali siswa secara sengaja tidak peduli akan pentingnya pengetahuan aturan penulisan ejaan dan tanda baca yang benar. Kemudian. Mungkin karena kurangnya pemberian latihan yang cukup. Latar Belakang Masalah Dari observasi kelas dan refleksi guru. Menurut Hastuti (1976). Pendahuluan 1. Latar belakang masalah menjelaskan bahwa ada masalah otentik yang dialami guru di kelas.

harus didasarkan pada kajian pustaka dan hasil observasi guru. dengan menggunakan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif. sasaran dan lokasi sekolah. perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui penelitian tindakan kelas. peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut: ”Apakah melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar pada semester genap tahun pelajaran 2007/2008?” 146 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .Identifikasi masalah Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah ”Apakah penggunaan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMP Negeri I Semanu Gunungkidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar?” Berdasarkan permasalahan tersebut. yaitu metode latihan secara intensif. Masalah dan tujuan dirumuskan dengan spesifik menggambarkan masalah. Pilihan terhadap solusi pemecahan masalah. Diharapkan.Rumusan Masalah Dalam melakukan penelitian tindakan kelas. keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar akan meningkat.PENYUSUNAN LAPORAN 1 . solusi (strategi perbaikan yang dipilih guru). .

memupuk kreativitas. Menjelaskan bagaimana penelitian tindakan kelas yang dilakukan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas belajar mengajar.PENYUSUNAN LAPORAN 1 1. dan dapat membantu guru atau praktisi lain di lapangan yang menghadapi masalah sama. penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar dan meningkatkan kemampuan dasar guru dalam menerapkan pembelajaran Bahasa Inggris. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas Adapun manfaat penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut. Bagi siswa. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 147 .3. b. mengasah imajinasi. Bagi guru. 1. dan meningkatkan prestasi belajar. penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis. a. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas Tujuan penelitian ini adalah ”Untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif”.2.

Sekolah kami berada di jalur Wonosari – Baran. 148 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Hal inilah yang menyebabkan motivasi belajar siswa juga rendah. konteks di mana penelitian dilakukan. km. Kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunungkidul berjumlah 38 siswa. dll. fasilitas yang tersedia di tempat penelitian. Subjek Penelitian Siswa yang diteliti adalah siswa kelas VII D SMPN 1 Gunungkidul semester 2 tahun pelajaran 2007/2008. Tempat tinggal siswa kebanyakan berasal dari luar kota atau pelosok yang umumnya orang tuanya bekerja sebagai petani. Kemampuan menulis rata-rata masih rendah. kondisi internal dan eksternal tempat penelitian yang berpengaruh terhadap subjek. Letaknya sangat strategis. Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran 2. selatan Kali Jirak yang terkenal dengan nasi merahnya.) Sekolah kami terletak di sebelah barat Kantor Kecamatan Semanu Gunungkidul. serta profil peneliti sendiri (pengalaman mengajar. Dalam subjek penelitian dijelaskan tentang siapa yang akan menjadi responden penelitian. Keadaan sosial ekonomi orangtua siswa rata-rata menengah ke bawah. Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah Bahasa Jawa. 7. terdiri dari 19 putra dan 19 putri. sebelah timur Kantor Polsek dan Koramil Kecamatan Semanu Gunungkidul dan Puskesmas Semanu.PENYUSUNAN LAPORAN 1 2.1. Sebelah barat pasar Munggi.

2.2. Semua bangunan terdiri dari gedung yang masih baru. Lab. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 149 .PENYUSUNAN LAPORAN 1 Fasilitas sekolah kami cukup memadai di antaranya adalah Lab. Bahasa yang baru dalam proses pengusulan. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian ini mengikuti model PTK klasikal yang telah disesuaikan untuk perbaikan pengajaran dalam Model Belajar BERMUTU. IPA. Pernah mengajar di SMPN 1 Saptosari Gunungkidul selama 6 tahun (19942000). dan sebentar lagi Lab. Komputer. Internet. ruang kelas representatif dan diampu oleh guruguru mata pelajaran yang sudah berpengalaman dan berijazah sarjana yang relevan di bidangnya. Peneliti adalah guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang sudah mengajar selama 14 tahun. Pendidikan terakhir adalah DIII Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris. kemudian pindah ke SMPN 1 Semanu Gunungkidul dari tahun 2000 sampai sekarang.

Identifikasi Masalah dan Perencanaan Tindakan Masalah diidentifikasi bersama-sama dengan rekan sejawat guru berdasarkan studi kasus yang ditulis guru. Selanjutnya. 150 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . mempersiapkan bahan belajar dari berbagai sumber (lampiran 2). tindakan yang dipilih guru untuk memperbaiki proses belajar mengajar tersebut adalah dengan memberikan latihan yang lebih banyak kepada siswa. Studi kasus ini secara naratif dan detil menjelaskan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru. diidentifikasi bahwa guru merasa kesulitan dalam mengajarkan ejaan dan tanda baca kepada siswa. Berdasarkan diskusi dengan rekan sejawat guru dan juga dari beberapa pustaka. Prosedur penelitian mengikuti model Belajar BERMUTU Hasil observasi dan refleksi diri terhadap pengajaran yang dilakukannya dituliskan dalam bentuk studi kasus. berbagai persiapan untuk perbaikan pembelajaran dilakukan bersama dengan rekan sejawat. dan pencapaian hasil belajar siswa rendah. terdiri dari penyusunan RPP untuk kegiatan belajar mengajar (lampiran 1). Solusi pemecahan masalah juga dipilih bersama.PENYUSUNAN LAPORAN 1 a. Studi kasus kemudian didiskusikan bersama rekan sejawat untuk mengidentifikasi masalah pembelajaran yang potensial untuk diperbaiki. menyiapkan lembar observasi (lampiran 4). Selanjutnya guru membuat perencanaan tindakan. serta membuat denah kelas (lampiran 5) untuk memudahkan pelaksanaan observasi. serta refleksi oleh guru. meminta dua orang rekan guru untuk melakukan observasi kegiatan belajar. Dari studi kasus. mengembangkan latihan dan butir soal untuk evaluasi hasil belajar (lampiran 3).

dan memberi latihan untuk menyalin catatan wawancara menjadi wacana naratif untuk penggunaan ejaan dan tanda baca secara berurutan. Selanjutnya.PENYUSUNAN LAPORAN 1 b. Selanjutnya guru menjelaskan tentang penggunaan ejaan dan tanda baca. kegiatan belajar ditutup dengan postes 1 yang dikerjakan oleh siswa. Untuk siklus 2. sementara guru yang lain menjadi observer. tergantung pada topik yang dibelajarkan dan rencana pembelajaran yang disusun (untuk setiap siklus) Persiapan pelaksanaan tindakan meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua guru. Siswa terlibat dalam rembug sejoli untuk saling memeriksa hasil kerjanya. hasil kerja siswa dibahas secara umum oleh guru dalam kelas. dan diskusi refleksi bersama. Kemudian. Kemudian. penjelasan yang diberikan guru berfokus pada teknik merumuskan masalah dari satu catatan wawancara.. Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Pelaksanaan kegiatan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus dalam waktu satu minggu (2 jam pelajaran) berdasarkan RPP perbaikan pembelajaran yang telah dibuat. Siklus 1 dimulai dengan pembukaan oleh guru. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 151 . tetapi mungkin dua atau tiga kali kegiatan pembelajaran. Siklus 2 dilaksanakan kurang lebih sama dengan siklus satu. dan membuat narasi dari catatan wawancara tersebut berdasarkan topik permasalahan. pelaksanaan pembelajaran oleh guru “model”. Kegiatan pelaksanaan tindakan dilakukan dalam bentuk modeling open class. Pelaksanaan tindakan tidak hanya satu kali pertemuan pembelajaran. obsevasi oleh anggota untuk memperoleh data. kemudian guru meminta siswa untuk duduk berpasang-pasangan dengan teman yang telah ditentukan guru. yaitu salah seorang guru menjadi guru model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelas.

Sementara siklus 1 dan 2 berlangsung. serta refleksi diri yang dilakukan guru terhadap kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Perhatikan jenis data dan jumlah data yang diperoleh. guru menuliskan refleksi dari pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilakukannya. Pengumpulan analisis data data dan Data dikumpulkan dari hasil observasi rekan guru dengan menggunakan lembar observasi yang tersedia. Setelah kegiatan belajar berakhir. Siklus 2 ditutup dengan postes 2 dan rangkuman oleh guru dan siswa tentang hal-hal yang telah dipelajari. c. Hasil observasi berupa datadata tentang proses belajar. dan dari tes hasil belajar (pretes dan postes) pada saat pelaksanaan tindakan selama 2 siklus. dan masalah yang dihadapi siswa (secara otentik berdasarkan nama siswa). situasi kelas. Kumpulkan dan dokumentasikan semua data secara rapi. 2 orang rekan guru melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi yang telah tersedia. 152 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .PENYUSUNAN LAPORAN 1 siswa berlatih untuk menarasikan catatan wawancara berdasarkan topik permasalahan yang telah diidentifikasi dengan menggunakan ejaan dan tanda baca yang benar.

Refleksi Lanjut dan Tindak Proses refleksi berlangsung dua tahap. Hasil analisis keduanya kemudian dirangkum dan disimpulkan. yaitu data kualitatif berupa catatan hasil observasi guru serta catatan refleksi guru. kendala. Gunakan metode analisis yang sederhana yang dapat menggambarkan hubungan antara permasalahan dan perbaikan pembelajaran secara tepat. Untuk data kuantitatif dicari gain score (skor perolehan antara) postes 1 dan 2. dan data kuantitatif berupa skor pretes dan postes hasil belajar siswa. Guru mencatat masukan dan saran yang didiskusikan. secara berkelompok dengan rekan sejawat. Kumpulan data kemudian dipilah berdasarkan jenisnya. selanjutnya dianalisis dengan cermat. kemudian dirangkum hal-hal inti yang perlu memperoleh perhatian dalam proses pembelajaran. dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar yang sudah dilaksanakan. Hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif beserta kesimpulannya didiskusikan guru dan rekan sejawat dalam pertemuan refleksi untuk mengkilas balik hal-hal yang sudah terjadi. kemudian membuat rencana perbaikan pembelajaran berikutnya berdasarkan masukan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Analisis data dilakukan terhadap dua jenis data. d. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 153 . dan secara individual untuk refleksi mendalam dan mengintegrasikan masukan ke dalam rencana perbaikan pembelajaran berikutnya. Untuk data kualitatif dicari key point dan juga informasi tambahan dari hasil observasi.

serta analisis data. Hasil dan Pembahasan 3. dicatat Sementara itu.1. Laporan ditulis menggunakan format yang ditetapkan. yaitu data hasil observasi rekan sejawat. Gunakan format laporan yang telah ditetapkan. Situasi Kelas Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. yang dilaksanakan. 154 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . jelaskan beda antara yang diusulkan dalam proposal. penulisan laporan dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai aspek dan kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam proses perbaikan pembelajaran. pengumpulan data. a. dampak dari solusi pemecahan masalah. Hasil Analisis Data Analisis data dilakukan terhadap tiga kelompok data. Jadikan proposal sebagai acuan. rencana perbaikan. Ada tiga jenis data yang diperoleh dan telah didokumentasi (dikumpulkan) guru dengan baik. yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa. Pelaporan Dengan mengacu pada proposal. dengan mengacu pada RPP dibandingkan dengan hasil observasi. serta yang dihasilkan. dan menjelaskan secara rinci permasalahan. analisis dilakukan untuk dua dimensi dari tiga jenis data tersebut. dan dan hasil belajar siswa difokuskan pada dua hal utama.PENYUSUNAN LAPORAN 1 e. data refleksi guru. hasil yang diperoleh. serta kesimpulan dan saran. 3. pelaksanaan perbaikan. yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa.

antara lain: Pada saat pembentukan kelompok siswa tidak segera melaksanakan tugas tapi malah membuat kegaduhan. Prestasi Belajar Siswa Dalam penelitian ini diterapkan ketuntasan belajar secara individual. sehingga menyita waktu 10 menit. masih ada siswa yang pasif dan masa bodoh. Data yang rinci dan detil seperti ini hanya dapat diperoleh jika ada rekan sejawat yang melakukan observasi proses pembelajaran secara cermat. siswa secara aktif dan penuh kesungguhan mengerjakan tugas yang diberikan guru. siswa mulai berani tampil di depan kelas. - Hasil observasi kelas menyatakan bahwa ada kelebihan dari tindakan perbaikan ini antara lain: siswa mulai termotivasi untuk belajar. dengan kriteria minimal 65. b. siswa mulai berani mengajukan usul. tetapi masih ada kekurangan. mondarmandir. yaitu aktivitas siswa tidak merata. Sementara itu.PENYUSUNAN LAPORAN 1 beberapa kejadian penting. pertanyaan dan saran. mengobrol. kerjasama kelompok sebagaian ada yang belum kompak. bila diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi atau hasil pelaksanaan latihan siswa berlomba-lomba mengacungkan jari terlebih dahulu. Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kegaduhan kelas mulai berkurang. secara klasikal PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 155 .

4.PENYUSUNAN LAPORAN 1 dinyatakan tuntas apabila siswa yang nilainya sudah tuntas mencapai 85% dari jumlah keseluruhan siswa. Nilai 100 95 90 85 80 75 2 4 4 4 5 n No. 1. 3. Kriteria ketuntasan belajar ditetapkan pada saat dilakukan perencanaan perbaikan pembelajaran. 3. tahap demi tahap. 4. Data prestasi belajar siswa diperoleh dari nilai yang siswa pada postes 1 dan postes 2. 5. Perolehan Nilai Nilai Postes 1 No. Tabel 1. 1. 5. Jelaskan analisis yang dilakukan. Nilai Postes 2 Nilai 100 95 90 85 80 75 8 2 9 2 5 3 N 156 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . 2. Perbandingan nilai postes 1 dan postes 2 dari 2 siklus perbaikan pembelajaran sebagai berikut. 6. 2. Jelaskan darimana data diperoleh. 6. sampai dilakukan interpretasi.

untuk dua jenjang. Secara klasikal Interpretasi dari hasil analisis data disampaikan secara sistematis. 11. Nilai Postes 2 Nilai 70 65 60 55 50 3 4 2 38 N Jumlah siswa Jumlah siswa Rata-rata skor Rata-rata skor 72. dapat disimpulkan: .03 Berdasarkan tabel tersebut.94% Siswa yang belum tuntas ada 8 siswa. 8. 9.Secara individu: • • • Banyaknya siswa = 38 Siswa tuntas belajar ada 30 siswa Persentase siswa yang telah tuntas = 30:38 x 100% = 78. 10. 8.05%. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21. 7. • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 157 . yaitu jenjang individu siswa dan jenjang klasikal.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Nilai Postes 1 No. 70 65 60 55 50 Nilai 3 4 7 4 1 38 n No. 7. 9.50 83. 11. 10.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 • Siswa belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal harus mencapai 85%. yaitu mengubah teks wawancara menjadi teks narasi. Kesimpulan dilakukan berdasarkan data. Data tambahan: dari 3 latihan menggunakan ejaan. dan ternyata timbul masalah baru. Untuk mencari penyebab masalah secara lebih detil. terlihat kesalahan siswa sebagai berikut. sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih kurang 6. tetapi belum mencapai tingkat ketuntasan sebagaimana telah ditetapkan.03 setelah • • • Gain skor (perolehan nilai) rata-rata = 10. sedangkan pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 78.53 Dari data tersebut diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan pencapaian hasil belajar oleh siswa. dengan menganalisis data tambahan.50 Rata-rata skor perbaikan = 83. padahal terjadi peningkatan hasil belajar siswa. dilakukan kaji ulang terhadap proses pembelajaran. Proses pembelajaran kemudian dikaji ulang untuk menentukan sebab-sebab ketidaktuntasan. 158 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Rata-rata skor sebelum perbaikan = 72.06%.94%.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tabel 2. Jumlah kesalahan Jumlah No. 10. 3. 13. 14. 12. 12. Kesalahan Siswa Kesalahan sebelum perbaikan No. 8. 8. 5. 6. 3. 9. 10. 9. Siswa 1. 14. 6. 2. 11. 4. 2. 7. Tidak ada 2 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 0 2 4 5 2 1 0 3 4 4 3 6 2 Tidak ada 13 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 2 1 2 6 1 2 2 3 2 2 1 1 0 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 159 . 11. 13. 5. 7. Kesalahan sesudah perbaikan Jumlah kesalahan Jumlah Siswa 1. 4.

dan terlalu banyak waktu yang digunakan untuk membagi kelompok. peneliti dituntut kejujurannya untuk mengakui apakah tindakan perbaikan pembelajaran yang dilakukan telah berhasil atau belum. karena ada 8 siswa yang belum tuntas secara individual. Kesimpulan dituliskan secara ringkas dan jelas tentang apa yang dihasilkan dari proses perbaikan pembelajaran.53 dari sebelum perbaikan pembelajaran dan sesudah perbaikan pembelajaran. 4. yaitu 21. Kesimpulan Metode mengajar dengan menerapkan pola latihan dan koreksi kesalahan secara intensif ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Kesimpulan dan Rekomendasi 4.Namun. Refleksi . . serta solusi yang disarankan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya. . faktor-faktor yang menjadi kendala. 160 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .05%. dan waktu pembagian kelompok dikurangi menjadi 5 menit saja. Dalam refleksi. latihan akan diperbanyak menjadi 5 soal.Untuk pembelajaran berikutnya.2.Perbaikan pembelajaran sudah tercapai karena diperoleh gain skor rata-rata 10.1. Terjadi peningkatan perolehan nilai siswa setelah dilakukan perbaikan pembelajaran.Diperkirakan ketidaktuntasan disebabkan karena kurangnya latihan. belum diperoleh ketuntasan pembelajaran. .PENYUSUNAN LAPORAN 1 3.

Jakarta. sehingga dapat meningkatkan perolehan nilai siswa juga mencapai ketuntasan belajar. Saran • Dalam melakukan pola latihan dan koreksi kesalahan perlu diberikan porsi latihan yang cukup. Yogyakarta: Satker Pembinaan PLP. Jakarta: Balai Pustaka. IGAK. Saran dituliskan secara ringkas. misalnya membagi kelompok. 2001.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4. atau konfirmasi terhadap teori. 2005. B. Sistem Pembelajaran Bahasa Indonesia. Universitas Terbuka   PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 161 . Daftar Kepustakaan   Hastuti. • Pengelolaan waktu untuk pendahuluan dan hal-hal administratif. Wardani. Pengertian dan Prinsipprinsip Penelitian Tindakan Kelas. S. 1980. sehingga waktu belajar tidak habis untuk hal-hal administratif. dalam kelas perlu memperoleh perhatian. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. 1976.2. Metodologi Pengajaran Bahasa. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. menjelaskan kontribusi penelitian ini terhadap penelitian atau perbaikan pembelajaran berikutnya. Yogyakarta: Gajah Mada University Kartowagiran.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Jumlah Jam Penyusunan Laporan 2 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-16 Laporan PTK yang telah disusun perlu dipertanggungjawabkan baik dalam hal teknis maupun isinya agar dapat dikatakan ilmiah. Proses pertanggungjawaban tersebut dilakukan dalam bentuk pleno atau seminar hasil PTK. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 162 .

PENYUSUNAN LAPORAN 2 1. Jadi. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga akan menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak-pihak terkait. b. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 163 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. Untuk dapat diakui keilmiahannya dan nilai SKS. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan 2 dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-16 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. maka laporan penelitian ini perlu diplenokan atau diseminarkan terlebih dahulu. Pada dasarnya laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasi atau mempublikasikan hasil-hasil suatu kegiatan. Ruang Lingkup Laporan Penyusunan Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji hasil penelitian tindakan kelas melalui kegiatan pleno. c. Pentingnya Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. PENGANTAR a. Pada Program BERMUTU.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 d. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 164 . guru peserta akan melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri. Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang tentang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. Para guru peserta akan disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU. Menjilid dan menyerahkan laporan PTK kepada guru pemandu Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah menyempurnakan laporan masingmasing guru peserta berdasarkan masukan selama kegiatan pleno dan diskusi kelompok. • Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP. Petunjuk Kegiatan Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • • Melakukan pleno terhadap hasil laporan PTK dari seorang guru peserta Mendiskusikan secara berkelompok untuk memvalidasi laporan PTK masing-masing guru peserta Melakukan revisi terhadap laporan PTK berdasarkan masukan selama kegiatan pleno atau diskusi kelompok.

Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif maupun psikomotor.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Penilaian: Penilaian terhadap pencapaian kompetensi yang dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 165 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta berupa: laporan PTK yang telah divalidasi.

PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 166 . PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan diperlukan persiapan sebagai berikut. Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Laporan PTK Masing-masing guru peserta Lap top.PENYUSUNAN LAPORAN 2 2. Mendiskusikan secara pleno laporan PTK PTK hasil b. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas yang dapat dipertanggungjawabkan. Indikator Pencapaian Kompetensi a. kapur/spidol. a. LCD • • • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK PowerPoint/tayangan 2: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK b. Pendamping mempelajari materi-materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Pendamping menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. Merevisi laporan berdasarkan masukan pleno/diskusi kelompok 3.

Menyimpulkan hasil kegiatan 2.PENYUSUNAN LAPORAN 2 4.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan 2 dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) PLENO: 1. Melakukan diskusi kelompok untuk membahas/ memvalidasi laporan PTK masingmasing guru 2. Merevisi laporan PTK berdasarkan masukan kegiatan pleno/diskusi kelompok. Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1. Pemberian tugas Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 167 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . 5. Hylite Modul PTK. Penyusunan Laporan PTK. Unit 10. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1. SUMBER BELAJAR Sumber belajar sebagai bahan pendukung yag dapat digunakan dalam kegiatan diskusi adalah sebagai berikut: a. Mendiskusikan tentang laporan PTK seorang guru Kegiatan 3 (120 menit) DISKUSI: 1.Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2.

Jika diperlukan guru pemandu menjadi nara sumber pada tiap-tiap kelompok.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan (pleno) hasil laporan PTK salah satu guru peserta. Kegiatan 3 Kelompok Untuk Validasi Laporan PTK masing-Masing Guru Guru peserta berdiskusi dalam kelompok untuk membahas laporan masing-masing. Guru peserta dapat memberikan masukan berdasarkan analog pada kegiatan pleno. Kegiatan 2 Pleno Laporan PTK Guru pemandu meminta semua guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Guru pemandu menjadi moderator selama kegiatan pleno Guru pemandu mengklarifikasi hasil pleno. yaitu laporan PTK hasil Open Class dan hasil masing-masing guru peserta. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 168 . Masing-masing guru peserta diminta mencatat masukan dari guru peserta lain. Guru pemandu menjelaskan kedudukan topik penyusunan laporan 2 dalam prosedur PTK (lihat lampiran 1). Guru pemandu menjelaskan tentang kompetensi.

tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan revisi terhadap laporan PTK masingmasing guru peserta. 6. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan.. Guru pemandu memberikan tugas terstruktur. guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini. Untuk topik penyusunan laporan PTK. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru. • Mengkonsultasikan hasil revisi akhir kepada guru pemandu atau nara sumber jika diperlukan • Menjilid laporan PTK masing-masing guru peserta dan menyerahkannya kepada guru pemandu. Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 169 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut. Selanjutnya. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK hasil validasi.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Berdasarkan Hasil Masukan Pleno dan Diskusi Kelompok Guru pemandu meminta guru peserta untuk merevisi laporan PTK masing-masing berdasarkan catatan masukan selama pleno maupun diskusi kelompok Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP.

dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu: • Menuliskan abstrak penelitian • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK . indikator pencapaian kompetensi. • Menilai laporan PTK sesuai kriteria Kegiatan Belajar Diskusi kelompok Dan latihan Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 170 . I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 Penjilidan dan Penyerahan Powerpoint 2: Kompetensi. PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind.PENYUSUNAN LAPORAN 2 LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1. kegiatan belajar.

LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu. DAFTAR ISI Berisi daftar judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 2: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian. siswa. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi saripati unsur-unsur penelitian: permasalahan. Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istialah utama yang digunakan. nama-nama peneliti. pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. nama institusi dan tahun. lembaga dan pengembangan pembelajaran E. D. ditulis tidak melebihi satu halaman. tujuan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 171 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . dan saran. Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. identifikasi dan analisis masalah. yang akan dipecahkan melalui penelitian C. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. khususnya dalam judul penelitian. hasil penelitian. kesimpulan. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. prosedur penelitian. akar penyebab masalah. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru.

refleksi) BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. prosedur setiap siklus (perencanaan. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. waktu penelitian. dst. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. pelaksanaan & pengumpulan data. pengalaman nyata. pendapat pakar. Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian. sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian. Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah. teori. teori. dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan. dikaitkan dengan pengalaman praktis. argumentasi mengapa hasilnya seperti itu. tempat penelitian. pendapat pakar. pelaksanaan pada siklus I. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah.PENYUSUNAN LAPORAN 2 BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep. Dari kajian pustaka iniharus menghasilkan hipotesis tindakan. atau penelitian lain dalam kajian pustaka   BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran. mulai dari hasil observasi awal. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 172 .

ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. dokumen resmi. hasil kegiatan belajar. foto-foto kegiatan. instrumen penelitian. dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. jurnal. tahun penerbitan. judul buku. artikel. lembar observasi. hasil tes.PENYUSUNAN LAPORAN 2 DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku. nama penerbit) LAMPIRAN RPP. nama jurnal dan nomor/edisi/volume. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 173 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . nama kota penerbit.

Pendahuluan latar belakang. latar belakang yang memuat deskripsi masalah. Kajian a. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. d. Deskripsi tahapan siklus penelitian b. Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4. Ada teori-teori terkait yang memberi arah/petunjuk Teori/pustaka pada pelaksanaan PTK b. 3. deskripsi lokasi dan waktu. a. 2. dan cara refleksi c. biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dalam bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 174 . Penggunaan instrumen. c. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. berbasis pada akar penyebab masalah • Dapat dilaksanakan.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO. usaha validasi hipotesis tindakan. c. tindakan didukung oleh faktor waktu. a. prosedur Terlihat unsur-unsur berikut. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat b. tujuan hasil b. Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. Pelaksanaan Penelitian a.

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading .

Ada saran untuk penerapan hasil 7. Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono. Daftar Pustaka a. kelemahan. Mengapa berhasil atau tidak. 5. (2006:89-90) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 175 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Hasil autentik disajikan dari • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. tujuan. Kesimpulan dan rekomendasi a.PENYUSUNAN LAPORAN 2 NO. Penulisan daftar pustaka sesuai aturan dan konsisten b. dan rencana berikutnya. Ada saran untuk penelitian. selanjutnya (potret kemajuan) c. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan berbagai instrumen. Hasil penelitian sesuai tujuan b.