P. 1
Bhs Inggris Smp Pedagogik

Bhs Inggris Smp Pedagogik

|Views: 294|Likes:
Published by Fitri En Zainal

More info:

Published by: Fitri En Zainal on Feb 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2015

pdf

text

original

Sections

  • 1. PENGANTAR
  • a. Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran
  • b. Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah
  • c. Ruang Lingkup
  • d. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran
  • 2. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
  • 3. PERSIAPAN
  • 6. PENILAIAN
  • b. Pentingnya Langkah Perencanaan
  • c. Ruang Lingkup
  • Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi
  • a. Kedudukan Topik Penyusunan Proposal
  • b. Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal
  • d. Petunjuk Kegiatan
  • 4. SUMBER BELAJAR
  • 5. KEGIATAN BELAJAR
  • Lampiran - Lampiran
  • a. Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data
  • b. Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data
  • a. Kedudukan Refleksi
  • b. Fungsi Refleksi
  • Penyusunan Laporan 1
  • a. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan
  • b. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan
  • a. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan

Bahan Belajar Mandiri BAGI GURU Bahasa Inggris SMP

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading

Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

PB Bahasa Inggris SMP

Pengembang Drs. Djodi Etman, M.Ed Penelaah Ni’matulloh, S.Pd, MM Cipto Margono Perancang Grafis: Yance Ferdian Bagus Dwipayana Alamsyah Arief Rindy Andina

Bahan Belajar Mandiri Bahasa Inggris SMP © 2008 Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional

Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

Program BERMUTU

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR
Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) yang dimulai pada tahun 2008 sampai tahun 2013 yang dilaksanakan di 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi. Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru peserta. Salah satu komponen strategis Program BERMUTU untuk mencapai tujuan tersebut adalah penguatan peningkatan mutu dan profesional guru peserta secara berkelanjutan. Besarnya jumlah guru peserta yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1/D4 menjadi dasar pemikiran untuk memberdayakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mewadahi guru bidang studi di SMP, dalam hal ini adalah MGMP Bahasa Inggris SMP. Dalam Program BERMUTU, peningkatan kompetensi guru peserta akan ditingkatkan dengan memberdayakan MGMP sehingga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesional guru termasuk pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi bagi guru peserta yang belum memiliki Ijazah S1/D4. Paket Pembelajaran Model BERMUTU telah dikembangkan untuk dimanfaatkan sebagai perangkat utama dalam proses pendidikan dan pelatihan terakreditasi bagi guru peserta di MGMP. Paket Pembelajaran Model BERMUTU yang dirancang dengan mengintegrasikan pendekatan penelitian tindakan kelas, lesson study, dan studi kasus, diharapkan dapat memandu guru-guru peserta untuk melakukan kajian kritis terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan, memperbaiki dan mengembangkan kurikulum pembelajarannya, serta mempraktekkan pembelajaran yang baik berdasarkan metode PAKEM dan strategi pembelajaran inovatif lainnya. Paket Pembelajaran Model BERMUTU dikembangkan dengan melibatkan sejumlah widyaiswara dari P4TK, dosen LPTK, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, serta mengintegrasikan berbagai masukan dari praktisi lapangan dan nara sumber ahli dari LPTK. Dengan Paket Pembelajaran Model BERMUTU, beragam kegiatan pengembangan profesional guru di MGMP dapat dilaksanakan secara aktif. Penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pengembangan Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini yang dikoordinasikan oleh Direktorat Pembinaan Diklat, Ditjen PMPTK. Semoga Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini dapat bermanfaat bagi guru-guru dan komunitas pendidikan pada umumnya, sehingga pada akhirnya dapat tercapai cita-cita luhur peningkatan kualitas pendidikan di tanah air. Jakarta, 20 November 2008 Direktur Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan

Sumarna Surapranata, Ph,D. NIP. 131 470 163

PB/B.INGGRIS/SMP

i

INGGRIS/SMP . melaksanakan tindakan perbaikan. serta merangkum hasil-nya untuk menjadi acuan untuk proses belajar mengajar berikutnya. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualifikasi para peserta dengan adanya angka kredit yang diberikan kepada yang berhasil menyelesaikan program ini. dan melakukan refleksi terhadap proses belajar mengajar yang dilaksanakan. serta diarahkan untuk mencapai peningkatan keterampilan guru dalam: • melakukan kajian sistematis terhadap proses belajar mengajar dari beberapa aspek. yaitu aspek kurikulum. kepala sekolah. dan aspek praktek mengajar. sistematis. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas sistem pengembangan tenaga profesional melalui tersedianya program kelompok kerja guru. kepala sekolah. dan pengawas. menganalisis dampak perbaikan yang dijalankan.PANDUAN PENGELOLAAN PENDAHULUAN Paket Pembelajaran BERMUTU merupakan program inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran melalui kelompok kerja guru. • Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu diharapkan akan meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru dalam pembelajaran bidang ilmu secara profesional. Tujuan Terdapat 3 tujuan utama dari program ini. dan berkelanjutan. dan pengawas dalam memperbaiki kualitas pengajaran. dan pengawas yang dapat diterapkan. Ada dua Paket Pembelajaran BERMUTU. yaitu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu untuk guru dan Paket Pembelajaran Manajemen untuk kepala sekolah dan pengawas. Program ini akan diadakan di 76 kabupaten/kota di Indonesia dengan harapan akhirnya program ini dapat dijadikan model pengembangan profesional yang sistematis bagi KKG dan MGMP di seluruh Indonesia. • • Meningkatkan kompetensi guru. merancang tindakan perbaikan secara cermat dan sistematis. aspek bidang ilmu. kepala sekolah. • • • ii PB/B.

satu-tematik-untuk Kelas Awal) (3) Bahan Belajar Mandiri TIK (ICT) dalam pembelajaran. refleksi kelompok dan perencanaan. serta (3) menggunakan keterampilan PTK guna peningkatan pengajaran. (2) menggunakan beberapa strategi dalam Studi Pelajaran (Lesson Study). (2) Bahan Belajar Mandiri Bidang Studi per jenjang (4 mata pelajaran per SD Kelas Tinggi dan SMP.INGGRIS/SMP iii . Ketiga strategi tersebut adalah sebagai berikut: (1) menggunakan dan menuliskan studi kasus pribadi sebagai catatan pengalaman mengajar. kapasitas dalam mengembangkan kurikulum. Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu dapat dilihat pada Tabel 1. Bahan Belajar Mandiri (BBM) Program BERMUTU bertujuan memantapkan pengetahuan. terutama pengamatan dan pemodelan pengajaran di kelas terbuka. dan praktik mengajar SI MASALAH/09/IPA PB/B.PANDUAN PENGELOLAAN Struktur Paket Paket Pembelajaran Bidang Ilmu terdiri atas beberapa komponen: (1) Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik yang memperkenalkan strategi belajar yang diutamakan dalam Paket Pembelajaran Bidang Ilmu. Jenjang Bahan Belajar Mandiri (BBM) Tematik Bahan Belajar Mandiri (BBM) SD/MI Kelas tinggi Bahan Belajar Mandiri (BBM) SMP/MTs TIK Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Kajian Pengajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bidang Ilmu Tematik Maths IPA IPS BInd Maths IPA BInd BIngg Tabel 1: Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik mengembangkan tiga jenis strategi yang terfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan mengajar. yang ditujukan kepada Dinas setempat dan pengurus program Bermutu di tingkat KKG/MGMP. (4) Laman (Website) Cakrawala guru sebagai media penyimpan (repository) sumber belajar pendukung dan fasilitas interaksi. dan (5) Bahan Belajar Mandiri Pengelolaan Program Belajar Bermutu. serta pengembangan kompetensi guru menggunakan strategi tersebut.

Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran menyediakan kompetensi dasar komputer yang relevan bagi para guru: dasar pengolah kata. Sesuai dengan Undang-Undang No 14/2005 tentang Guru dan Dosen.INGGRIS/SMP . Guru yang menyelesaikan paket Pembelajaran BERMUTU akan menghasilkan portofolio belajar yang minimal terdiri atas: satu rancangan atau proposal PTK. Bahan Belajar Mandiri dimaksudkan pula agar digunakan oleh para peserta KKG/MGMP sebagai paket pembelajaran mandiri untuk memeriksa kembali yang mereka pelajari dalam sesi tatap muka. dan 3 buah hasil kajian kritis. untuk mengerjakan tugas-tugas yang terdapat di dalam paket. Bahan Belajar Mandiri ditujukan bagi guru pemandu yang akan memandu pembelajaran guru di tingkat KKG/MGMP. Di dalam pertemuan tersebut terjadi pembelajaran sesama/ sejawat yang dipandu oleh guru pemandu. dasar lembar sebar untuk merekam kemajuan para siswa. Hasil tugas terstruktur dari masing-masing guru peserta akan menjadi dasar untuk belajar pada pertemuan KKG/MGMP berikutnya. Tugas belajar mandiri dilaksanakan pada setiap tahap kegiatan. memperluas.Bahan Belajar Mandiri telah dikembangkan agar para guru dapat memperoleh angka kredit dari program pembelajaran BERMUTU pada KKG dan MGMP. Uraian tugas terstruktur dan mandiri terdapat di dalam BBM. Tugas belajar mandiri dimaksudkan untuk memantapkan. Kerjasama dengan LPTK Program Pembelajaran BERMUTU dirancang untuk membantu peningkatan kualifikasi para guru. Sesi tatap muka dari modul dirancang berdasarkan asumsi bahwa pertemuan KKG/MGMP biasanya berlangsung selama 4 jam. dan penggunaan internet untuk pencarian informasi. Jumlah jam tatap muka dan jumlah jam tugas belajar mandiri didasarkan pada jumlah jam yang diwajibkan pada alokasi SKS. satu laporan PTK. Dalam Tugas Terstruktur setiap guru peserta menerapkan di kelas atau sekolah masingmasing hal-hal yang telah dipelajari. kesempatan recognition of prior learning (RPL) atau pengakuan hasil belajar sebelumnya diciptakan melalui program studi yang sesuai yang disampaikan di dalam kegiatan pengembangan profesional KKG dan MGMP. Tiap-tiap aspek digali melalui keterampilan yang dipelajari dalam BBM Generik untuk diterapkan pada bidang ilmu tertentu. dan memperdalam pemahaman guru. iv PB/B.PANDUAN PENGELOLAAN para guru. Pertemuan tatap muka ini ditindaklanjuti dengan kegiatan pembelajaran terstruktur (Tugas Terstruktur) dan studi bebas (Tugas Belajar Mandiri). Model Belajar Bermutu Para guru diharapkan untuk menggunakan bahan-bahan ini secara kolaboratif di dalam pertemuan-pertemuan KKG/MGMP. dan untuk menggunakan bahan-bahan yang terdapat di dalamnya guna meningkatkan cara mereka mengajar.

Meskipun demikian. Kalender pembelajaran program Bermutu Setiap Paket Pembelajaran BERMUTU memiliki bobot untuk dipelajari selama 16 minggu dalam waktu 1 semester sampai satu tahun. proses pertemuan di KKG/MGMP diatur untuk mengakomodasikan peserta mempelajari beberapa Paket Pembelajaran selama 16 kali pertemuan.PANDUAN PENGELOLAAN Selain itu LPTK akan berpartisipasi dalam pembimbingan yang diberikan kepada para guru khususnya dalam aspek PTK. PB/B. Sangat direkomendasikan agar mereka mengunjungi titik-titik proses PTK yang teridentifkasi di dalam tabel untuk membantu para guru menganalisis temuan mereka. Guna memenuhi persyaratan penjaminan mutu untuk pengakuan studi para guru oleh LPTK. Para dosen juga akan menjadi asesor portofolio para guru. para dosen perlu menyediakan pembimbingan setidaknya dua kali dalam 16 (enam belas) kali pertemuan. sehingga diperoleh pola pertemuan sebagai berikut.INGGRIS/SMP SI MASALAH/09/IPA v .

INGGRIS/SMP .PANDUAN PENGELOLAAN vi 16 x pertemuan dalam waktu 1 tahun I 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Generik Pendahuluan (Model BERMUTU Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Reflek si dan Tindak Lanjut TIK/ICT Keterampilan TIK/ICT 1& 2 Identifika -si Masalah Perencanaan Tindakan Bidang Ilmu Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpreta -si Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 Laporan Penyusunan Laporan Tabel 2: Urutan Paket Pembelajaran BERMUTU PB/B.

vii PB/B.INGGRIS/SMP . Program ini mentransformasikan kelompok kerja guru menjadi sumber pengembangan mutu profesional yang berkelanjutan. Selain menggunakan bahan-bahan yang merupakan ‘good practice’ yang telah dikembangkan untuk peningkatan mengajar belajar. guru pemandu dan guru peserta hendaknya mengikuti urutan belajar sebagaimana tampak dalam Tabel 2. Dengan urutan ini keterampilan yang dibutuhkan untuk mengikuti BBM ilmu sudah tercapai. dalam arti kompetensi untuk membangun komunitas pembelajaran profesional sebagai sumber utama peningkatan guru pada masa yang akan datang.PANDUAN PENGELOLAAN Agar pembelajaran terkait bidang studi ini berhasil optimal. KESIMPULAN Program BERMUTU diciptakan untuk membuka era baru pengembangan guru yang diangkat berdasarkan Undang-Undang Tentang Guru dan Dosen. BERMUTU juga membangun kompetensi guru ke arah yang lebih tinggi.

......... Pengantar .. 6......................... Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran .................................................................................................................................. 3..........INGGRIS/SMP .. xii Pemetaan Kompetensi .................. 5............................................................................ Petunjuk Kegiatan Pembelajaran ........... 4.................. 1.. Kedudukan Topik Penyusunan Proposal ... d..................... 6.......................... Persiapan .................. Persiapan........... 4...................... Kegiatan Belajar ......... 4.................................... Ruang Lingkup............ c............................. Pengantar .................................................................... PENYUSUNAN PROPOSAL .............. Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran ....................... PERENCANAAN ............... d.. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .................................................. xi Pola Umum ................................................ 1.... b.... i Pendahuluan ............................ ii Daftar Isi ...................................................................................... a..... viii Pedoman Penggunaan Bahan Belajar Mandiri .............................................................. Pentingya Langkah Perencanaan .... 2......... Penilaian ......................................................................................................................... Petunjuk Kegiatan ............................................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .................................................................... Ruang Lingkup......... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .............. d....................... a................................................. a.......... b................................................................... Petunjuk Kegiatan Pembelajaran .....................................lampiran ............................ Lampiran .... Pengantar ............. Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah ............... Sumber Belajar ........................... 2............ 5....................................................................lampiran .................................. Persiapan ........................................................................ Kegiatan Belajar ... xvii IDENTIFIKASI MASALAH ............................. Lampiran ............................................... 3................................................ 3........................... Sumber Belajar ............................................................................................................................................................. Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal ............ 1 2 2 2 3 3 5 6 7 8 12 13 27 28 28 28 28 29 31 32 33 34 39 39 48 49 49 50 50 50 51 52 53 viii PB/B.......... Penilaian ..................................................................................................................................DAFTAR ISI DAFTAR ISI Kata Pengantar .................... 1............ Ruang Lingkup..................................... Sumber Belajar ....... c............................................ b...................................................... c........ 2........................

........ Pengantar ........................................................ 114 115 116 116 116 117 117 118 119 120 127 128 131 132 132 132 132 132 PB/B......................................................... Persiapan.. c........................ c....... Ruang Lingkup ............. 95 3................ c............. 3....................... Sumber Belajar ............................................................................... Persiapan......... 3............................................................. Lampiran .................................DAFTAR ISI 5........... Ruang Lingkup .............. 6.................... 1......................................................... 5.... Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data ..................... Kedudukan Refleksi ................... a...... Pengantar . b................. 1...................................................... 2.................. Lampiran ....................... 1..................... 54 6.............................................................................................................. Fungsi Refleksi ......................... Kegiatan Belajar ........ 98 6........................ Kegiatan Belajar........................ Kedudukan Topik Penyusunan Laporan .. Petunjuk Kegiatan ................................... d............................................................................................................. 60 PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA .. Penilaian .............lampiran ................................................................ 104 REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT ................................................................. 104 Lampiran ............. Pengantar ........................................................... 4....... d......... 97 5................................................ Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ................................................................................................................. 4.............................. Petunjuk Kegiatan ....lampiran .... 2........................... Persiapan..... Sumber Belajar ...................... 94 2.......... PENYUSUNAN LAPORAN ........ Pengantar ........................................ 65 66 66 66 67 67 69 69 70 71 75 76 ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA .................................... Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data ............................................................. 6.......................................................... b................. Kegiatan ........................INGGRIS/SMP ix ................................................................ d.................... Penilaian .......................................... Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ...............................................lampiran ................................................................................ 5........................ Penilaian .......................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ................................................................................................................... Sumber Belajar ................... Petunjuk Kegiatan .............. 96 4.............. b.................................................. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ......................... 59 Lampiran ........ 93 1. Kegiatan Belajar .............................................................................lampiran .... Ruang Lingkup ......... a........ a.................. Penilaian ....

............................. 5...................................................lampiran .................. 5................................... Ruang Lingkup ...............................................................INGGRIS/SMP . Kegiatan Belajar ....................................................... Sumber Belajar ..................... PENYUSUNAN LAPORAN 2 (LANJUTAN) ....................................................... d................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .............................................. Lampiran .................... Pengantar ...................... Kedudukan Topik Penyusunan Laporan........................................................DAFTAR ISI 2................... Sumber Belajar .................lampiran ............................................. Petunjuk Kegiatan .... Kegiatan Belajar ..................... Penilaian ..... 134 134 136 136 139 139 162 163 163 163 163 164 166 166 167 167 169 170 x PB/B.................. 6............. 3.. Persiapan. 6........ a....... 2........................................................ c.... Penilaian ...................................................................... Persiapan..................................................... Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ....... 1................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ................ 4................................................... Lampiran .................... 4................................... 3... b.....................................................................

6 kali pertemuan pertama guru peserta dan pemandu melaksanakan kegiatan belajar menggunakan BBM Generik. Sementara itu BBM Bidang Studi disiapkan spesifik untuk setiap jenjang dan bidang studi.PEDOMAN PENGGUNAAN PEDOMAN PENGGUNAAN BAHAN BELAJAR MANDIRI BIDANG STUDI BAHASA INGGRIS SMP Bahan Belajar Mandiri (BBM) Bahasa Inggris pada dasarnya ini disusun untuk menjadi pedoman bagi guru pemandu dan guru anggota MGMP dalam melaksanakan kegiatan belajar dalam upaya meningkatkan kemampuan diri dan memperbaiki kualitas pem-belajaran melalui implementasi Program BERMUTU. Lesson Study. dan Case Study. kemudian menyelesaikan tugas-tugas terstruktur dan tugas mandiri. Sumber belajar dihimpun dalam dua bentuk.INGGRIS/SMP xi . dan Case Study. Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik dan BBM ICT digunakan untuk semua guru peserta dari jenjang SD dan SMP serta untuk semua bidang studi. dan 8 kali pertemuan berikutnya belajar menggunakan BBM Bidang Studi. serta tujuan yang ditetapkan dapat dicapai seperti yang diharapkan. mulai dari pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir mengikuti alur yang dijelaskan pada “Pola Umum Kegiatan Belajar Guru peserta dalam Program BERMUTU. Selain menggunakan BBM para guru peserta juga menggunakan kumpulan sumber belajar yang disiapkan. Dari 16 kali pertemuan MGMP. Melalui penerapan kegiatan PTK. diharapkan guru peserta dapat melakukan pengkajian dan perbaikan pembelajaran secara komprehensif. Karena pada dasarnya setiap guru peserta yang mengikuti kegiatan Program BERMUTU tetap menjalankan tugas mengajar rutin di sekolahnya. ditambah dengan tugastugas terstruktur dan mandiri. Alur kegiatan belajar. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP akan dilakukan minimal 16 kali pertemuan (tatap muka) masing-masing 4 x 50 menit. yakni berupa bahan cetak dan kumpulan file komputer. Tugas-tugas tersebut disusun dengan pertimbangan tidak terlalu memberatkan guru peserta. berikutnya 2 kali pertemuan belajar dengan BBM ICT. dan menggunakan hasil kerjanya dalam Buku Kerja Guru. Kegiatan belajar dalam Program BERMUTU ini menuntut partisipasi aktif para peserta agar alur kegiatan belajar dapat dilaksanakan. Lesson Study. Pada prinsipnya guru peserta harus secara aktif mengikuti kegiatan belajar tatap muka. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP dalam Program BERMUTU menggunakan pendekatan PTK. PB/B.

INGGRIS/SMP . 2) berlatih mengidentifikasi masalah dari studi kasus (Case Study). dan 4) berlatih mengklasifikasi masalah ke dalam aspek pengembangan kurikulum. dan praktik pembelajaran.xii POLA UMUM POLA UMUM KEGIATAN BELAJAR GURU DI MGMP BAHASA INGGRIS SMP DALAM PROGRAM BERMUTU Pertemuan 9 Topik Kegiatan Pokok dalam Tatap Muka (Kegiatan Pemandu dan Peserta) Pertemuan ke 9: Identifikasi Masalah Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) melaksanakan curah pendapat (brainstorming) mengenai masalahmasalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran. materi subjek. Terstruktur 1) Melaksanakan pembelajaran dan diamati oleh rekan sejawat 2) Menyusun studi kasus 3) Menentukan masalah dan kalimat rumusan masalah yang akan dicari solusinya Tugas Mandiri Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik yang sudah dipelajari (Identifikasi Masalah) dan yang akan didiskusikan pada pertemuan selanjutnya (perencanaan tindakan) PB/B. 3) berlatih merumuskan masalah berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru peserta belajar di MGMP. Dilanjutkan dengan menganalisis faktor penyebab timbulnya masalah dan merumuskan masalah.

satu masalah terpilih). dan 3) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumen (berdasarkan rumusan masalah dari masing-masing peserta). 2) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumennya (secara pleno.PB/B. Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) Mendiskusikan tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan) 2) Berlatih menyusun proposal (secara pleno.INGGRIS/SMP 10 Pertemuan ke 10: Perencanaan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang rumusan masalah dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/ berpasangan). 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Penyusunan Proposal) 2) Menyiapkan pelaksanaan open class (tugas khusus untuk calon guru model) xiii . dari satu masalah terpilih. dan menetapkan calon guru model) 3) Setiap peserta berlatih menyusun proposal (berdasarkan rumusan masalah masing-masing) Melanjutkan penulisan rencana tindakan dan menyusun instrumen untuk pengambilan data Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Perencanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM POLA UMUM 11 Pertemuan ke 11: Penyusunan Proposal Melanjutkan penulisan Proposal PTK berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru.

2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK POLA UMUM 13 Pertemuan ke 13: Analisis dan Interpretasi Data 1) Melanjutkan analisis dan interpretasi data. dan 2) berlatih melakukan analisis dan interpretasi data (berdasarkan data dari masing-masing peserta). dan 4) berdiskusi atau membahas draf proposal dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil /berpasangan). 1) Melaksanakan pelaksanaan tindakan di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan dengan peserta lain agar dapat saling mengobservasi. Kegiatan persiapan meliputi klarifikasi kesiapan kelas dan penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen oleh Pemandu dan Guru Model. . 3) mlakukan diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi (secara pleno. peserta yang lain mengobservasi.xiv PB/B. Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berlatih menganalisis dan menginterpretasi data (secara pleno. 2) melaksanakan tindakan (open class) oleh guru model. atau meminta observer dari teman guru di sekolahnya. 2) Menuliskan hasil analisis dan interpretasi data 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Analisis dan Interpretasi Data) 2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK.INGGRIS/SMP 12 Pertemuan ke 12: Pelaksanaan Tindakan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) mempersiapkan pelaksanaan open class di di sekolah tempat kegiatan. 2) Menyusun Case Study 3) Mengumpulkan data (kompilasi) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Pelaksanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM. dipimpin Pemandu). dari salah satu peserta/open class).

3) berlatih melakukan refleksi dan menyusun rencana tindakan untuk siklus 2 berdasarkan data/hasil tindakan masingmasing peserta. diinterpretasi dan direfleksikan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan).PB/B. dipimpin oleh Pemandu). dan 4) berdiskusi tentang rencana tindakan untuk Siklus II dari masing-masing peserta.INGGRIS/SMP 14 Pertemuan ke 14: Refleksi dan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan). diberi waktu 23 minggu) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Refleksi dan Tindakan Lajut) 2) Mempelajari contoh hasil refleksi dari contoh-contoh laporan PTK POLA UMUM 15 PERTEMUAN KE 15: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil pelaksanaan tindakan Siklus II yang sudah dianalisis. dari salah satu hasil PTK terpilih. 2) Melaksanakan tindakan siklus II di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan atau meminta observer dari teman di sekolahnya. 2) brlatih menyusun laporan (secara pleno. 1) Melanjutkan menulis hasil refleksi dan rencana tindakan pada siklus II. 2) berlatih merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data serta menyusun rencana tindakan Siklus II (secara pleno. Melanjutkan penulisan Laporan PTK (sampai menjadi draf-1) 1) Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan. 2) Mempelajari contoh format penulisan laporan dari contoh-contoh laporan PTK. xv . dari salah satu hasil terpilih atau dari data open class. dan 3) berlatih menyusun laporan PTK berdasarkan hasil PTK dalam dua siklus dari masing-masing peserta. dipimpin oleh Pemandu.

dan 3) melanjutkan penyelesaian penulisan laporan PTK oleh masing-masing peserta. 1) Merampungkan penulisan laporan akhir (termasuk penjilidan) 2) Melengkapi Lembar Kerja Guru/Portofolio. POLA UMUM .INGGRIS/SMP 16 PERTEMUAN KE 16: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi dalam kelas (secara pleno) untuk membahas contoh hasil penulisan laporan draf-1 dari salah satu peserta. 2) berdiskusi dalam kelompok kecil/berpasangan untuk membahas hasil penulisan laporan draf-1 dari masingmasing peserta. Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan.xvi PB/B.

Mengembangkan instrumen penilaian Perencanaan PB/B. Menyelenggarakan Perencapembelajaran naan yang mendidik Membicarakan model pembelajaran yang sesuai dengan topiksyang akan diajarkan Membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus.PEMETAAN KOMPETENSI PEMETAAN KOMPETENSI BAHAN BELAJAR MANDIRI BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP Kegiatan Pendukung Kompetensi Kompetensi Guru A. RPP. dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan Menentukan media pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami topik yang akan diajarkan Pelaksanaan Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Menyusun instrumen penilaian (alat pengumpul data hasil belajar) Mengembangkan instrumen observasi 3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Perencanaan Mempelajari silabus dan menyusun RPP Topik Tatap Muka Tugas Terstruktur Tugas Belajar Mandiri 2. Pedagogik 1.INGGRIS/SMP xvii .

mengintepretasikan. Menguasai materi. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 2.INGGRIS/SMP . Profesional 1. Identifikasi Masalah Identifikasi Masalah Penyusunan Proposal Menganalisis bagian-bagian proposal Memilah data ke dalam data kualitatif dan data kuantitatif. Menganalisis. dan menginterpretasikannya Berlatih melakukan refleksi terhadap tindakan yang sudah dilakukan dan menentukan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Tindak Lanjut Membuat refleksi tindakan pertama dan merancang tindak lanjut xviii PB/B.PEMETAAN KOMPETENSI (mengumpulkan bukti atau data proses pembelajaran) Pelaksanaan Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Menentukan masalah yang akan di-PTK-kan sesuai dengan hasil yang telah dibicarakan Mengidentifikasi masalah. mengorganisasikan data. menganalisis. menganalisis masalah. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. dan merumuskan masalah dari berbagai sumber Mengidentifikasi masalah yang menghambat proses pembelajaran dan solusi yang digunakan Menyusun proposal tindakan kelas Menganalisis data hasil tindakan dan membuat interpretasinya Menelaah teknik atau cara penyusunan proposal Mempelajari contoh mengorganisasikan data. struktur. serta merefleksikan hasil PTK B. konsep.

PEMETAAN KOMPETENSI

tindak lanjutnya

untuk tindakan selanjutnya Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK

Penyusunan Laporan

Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 Menilai laporan PTK sesuai kriteria penilaian laporan PTK yang dirujuk

3. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri

Semua topik

Menyeminarkan hasil PTK

Menyusun kajian kritis dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan di website

PB/B.INGGRIS/SMP

xix

IDENTIFIKASI MASALAH

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

BAHAN BELAJAR MANDIRI
Topik Identifikasi Masalah

Alokasi waktu

4 jam tatap muka(4 x 50 menit), 6 jam tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan 6 jam tugas mandiri (6 x 50 menit)

Pertemuan

ke-9

Sebelum pertemuan ini dimulai, guru peserta sebaiknya telah memahami materi pada pertemuan sebelumnya, antara lain (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU, (2) pengenalan PTK, Lesson Study, dan Case Study, serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi prosedur identifikasi masalah.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

1

IDENTIFIKASI MASALAH

1. PENGANTAR
Bahan Belajar Mandiri (BBM) pada pertemuan ini ditujukan untuk guru pemandu yang akan memandu kegiatan belajar di MGMP bahasa Inggris SMP dalam merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja pembelajaran dan mengidentifikasi masalah sebagai dasar penyusunan rencana PTK. Sebagai bahan untuk melatih guru, BBM ini memberikan contoh cara melakukan prosedur awal Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selanjutnya, guru peserta dapat menerapkan contoh tersebut pada masalah lain. Sebelum pembelajaran dimulai, agar lebih terarah dan terfokus, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh guru pemandu. Hal-hal tersebut di antaranya adalah berikut ini.

a.

Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran
Identifikasi masalah merupakan topik bahasan pada pertemuan minggu ke-8 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. Topik yang merupakan bagian dari tahap perencanaan, yaitu tahap pertama dari empat tahap utama dalam PTK ini pada dasarnya adalah aplikasi topik generik yang telah dipelajari dalam pertemuan sebelumnya.

b.

Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam pelaksanaan PTK, karena PTK bertolak dari adanya permasalahan dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru peserta. Tanpa adanya permasalahan, langkah berikutnya tidak akan bisa direncanakan dan PTK tidak dapat dilaksanakan. Setelah menyadari adanya masalah, guru peserta memikirkan cara pememecahannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dikelolanya. Jadi, tahapan ini sangat penting dilakukan karena merupakan modal dasar untuk perbaikan kinerja guru dalam pembelajaran.

2

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

Aspek pengembangan kurikulum meliputi pemahaman tujuan mata pelajaran. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Agar pemahaman terhadap langkah ini lebih baik. berbicara. media pembelajaran. membaca. Penguasaan materi meliputi pemahaman dan penguasaan materi dalam aspek mendengarkan.INGGRIS/SMP 3 . guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. penguasaan materi. menganalisis masalah. d. meliputi pengembangan kurikulum. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini berupa diskusi prosedur identifikasi masalah. • Curah pendapat (brainstorming) mengenai permasalahan yang dihadapi pada waktu pembelajaran. tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan tugas mandiri (6 x 50 menit).IDENTIFIKASI MASALAH c. RPP. Berdasarkan hal tersebut. dan merumuskan masalah berdasarkan case study yang tersedia. ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan keterampilan mengidentifikasi masalah tersebut. pengembangan silabus. dan menulis. pendekatan. ada dua sesi yang harus ditempuh. Sedangkan. serta tata bahasa dan kosakata. kemampuan menganalisis standar kompetensi dan kompetensi dasar. pelaksanaan pembelajaran mencakup pemilihan strategi/model pembelajaran. • Latihan mengidentifikasi masalah. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. Ruang Lingkup Pada pembelajaran Bahasa Inggris. metode. masalah yang dihadapi guru peserta berkenaan dengan tiga hal. Dalam kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan halhal berikut. pengelolaan kelas dan penilaian proses dan hasil belajar. dan penilaian. • Diskusi untuk memahami cara mengidentifikasi masalah dari berbagai sumber belajar. dan pelaksanaan pembelajaran. yaitu sesi tatap muka di MGMP (4 x 50 menit).

Tugas Terstruktur (1) Guru peserta melakukan pembelajaran di kelas. LKS. guru peserta merenungkan proses pembelajaran tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis.IDENTIFIKASI MASALAH mandiri. 4 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. RPP. hasil observasi dari teman sejawat. Proses pembelajaran diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. (2) Setelah pembelajaran selesai. dan hasil kerja siswa dibuat dalam laporan singkat dan dibahas pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. Kegiatan ini sebagai bagian dari kegiatan tetap muka di MGMP. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan berikut ini. (4) Laporan tugas terstruktur akan menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar dan dijadikan bahan portofolio guru Tugas Mandiri (1) Menugasi guru peserta untuk membaca dan memahami langkah identifikasi masalah dari sumber belajar (2) Membuat identifikasi masalah dan membawanya dalam pertemuan berikut di forum MGMP.INGGRIS/SMP . (3) Hasil refleksi.

Mengklasifikasi permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris d. Menganalisis permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris e.IDENTIFIKASI MASALAH 2. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi yang hendak dicapai pada pertemuan ini ditunjukkan dalam indikator pencapaian kompetensi. Kompetensi Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a.INGGRIS/SMP 5 . Menentukan ruang lingkup permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris b. Merumuskan masalah yang terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Mengidentifikasi permasalahan yang bisa dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris c.

diperlukan persiapan seperti berikut ini. plastik tranparancies.IDENTIFIKASI MASALAH 3. LCD dan laptop (jika memungkinkan). Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayang Bahan Ajar atau bentuk lain.INGGRIS/SMP . Guru pemandu menyiapkan case study e. Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran. spidol. OHP. b. seperti ATK. papan tulis. 6 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik identifikasi masalah. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Bahan Ajar 6 Bahan Ajar 7 Bahan Ajar 8 Bahan Ajar 9 Bahan Ajar 10 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Identifikasi Masalah Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran B. kertas plano.Inggris Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Masalah dan Perumusannya Pertanyaan untuk Diskusi Contoh Jawaban Pertanyaan Guru tentang Case Study Contoh Analisis dan Rumusan Masalah Rangkuman Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri c. Guru pemandu menyiapkan format penilaian untuk mengukur keberhasilan pembelajaran d. a.

membuat Sedih.INGGRIS/SMP (10 menit) Kegiatan 5 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Presentasi (60 menit) 7 . SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Handout pembelajaran topik identifikasi masalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP/MTs (disediakan pada waktu pelatihan) Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Format Observasi Kegiatan Pembelajaran Contoh case study dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris ”Miming.IDENTIFIKASI MASALAH 4. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (90 menit) Kegiatan 6 Penutup PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Senang dan Tertawa ” Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 5.

diskusi/kegiatan difokuskan pada identifikasi masalah yang nyata. materi subjek. ruang lingkup pembelajaran. sarana atau sumber/lingkungan belajar. Untuk mengingatkan. sebelum menanyangkan Bahan Ajar sebaiknya guru peserta dipandu dengan pertanyaanpertanyaan berikut. guru pemandu memberikan penguatan kedudukan identifikasi masalah dalam tahapan pelaksanaan PTK. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah Langkah selanjutnya. kompetensi.INGGRIS/SMP . 8 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Refleksi awal dilakukan oleh guru peserta berkolaborasi dengan teman sejawat atau praktisi lain untuk mencari informasi dalam mengenali dan mengetahui kondisi awal permasalahan yang akan dicarikan solusinya. dan pelaksanaan pembelajaran. guru pemandu mengingatkan kembali bahwa Identifikasi Masalah berada pada tahapan Refleksi Awal. aspek pengembangan kurikulum. Refleksi awal dapat dilakukan dengan cara menelaah kekuatan atau kelemahan suatu proses pembelajaran yang telah dilakukan baik dari aspek diri sendiri. Kedudukan identifikasi masalah dapat dilihat melalui tayangan Bahan Ajar 2: Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK. indikator pencapaian kompetensi. dan mendesak untuk dicarikan solusinya. jelas. • Mengapa identifikasi masalah perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan identifikasi masalah dengan langkah selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan Bahan Ajar 2. Berdasarkan temuan awal. siswa.IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 1 Pengantar Langkah awal pembelajaran guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari.

materi subjek. Selanjutnya. guru pemandu mengumpulkan dan menuliskan di papan tulis permasalahan yang sering dihadapi para guru peserta.INGGRIS/SMP 9 . guru pemandu dapat menggunakan pertanyaan pemandu berikut. guru pemandu mengingatkan guru peserta pada topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai makna masalah dan ciri-ciri rumusan masalah dengan menggunakan tayangkan Bahan Ajar 5: Masalah dan Perumusannya Kegiatan 3 Case Study dan Diskusi Kelompok Setelah para guru peserta memiliki persepsi yang sama mengenai makna masalah dan rumusan masalah. guru pemandu menayangkan Bahan Ajar 3: Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. guru pemandu mengajak mereka untuk berlatih mengidentifikasi masalah pada case study beberapa hal yang tak terduga (Sumber Belajar 4). Sebagai pembanding. guru pemandu meminta guru peserta duduk berkelompok. Selanjutnya. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir (Bahan Ajar 4: Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris). Satu kelompok terdiri atas 4 orang untuk menelaah dan mengklasifikasi permasalahan ke dalam aspek pengembangan kurikulum. guru pemandu meminta salah satu kelompok untuk melaporkan hasil diskusinya dan meminta anggota kelompok lain untuk menyimak dan menanggapinya. Sebagai langkah awal agar kegiatan curah pendapat berjalan dengan baik. Mintalah PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam pembelajaran Bahasa Inggris? Coba sebutkan! Apa yang menyebabkan hal tersebut? Berdasarkan hasil curah pendapat.IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) Guru pemandu memandu kegiatan curah pendapat mengenai berbagai masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMP. Sebagai penguatan.

dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan terkait dengan topik identifikasi masalah. guru pemandu dan guru peserta melakukan refleksi pembelajaran. Berdasarkan hal 10 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Kegiatan 5 Penutup (Tanya Jawab. guru pemandu meminta para guru peserta untuk menanggapi pengalaman yang direkam dalam case study tersebut secara bebas. Refleksi. guru pemandu minta kelompok untuk mengidentifikasi salah satu permasalahan yang sangat penting dan merumuskannya.IDENTIFIKASI MASALAH salah seorang guru peserta untuk membacakan case study tersebut. Kegiatan 4 Presentasi Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lain menanggapinya. guru peserta diminta untuk mengklasifikasikan permasalahan yang dihasilkan dari case studi dan diskusi kelompok ke dalam aspek pengembangan kurikulum. guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Rangkuman Pembelajaran Identifikasi Masalah Pada langkah selanjutnya. Rangkuman. Setelah tanya jawab. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir. Tujuan diskusi bebas ini adalah menarik rasa empati dan ownership atas masalah yang mungkin pernah mereka alami sendiri. guru pemandu memberikan penguatan dengan menanyangkan Bahan Ajar 7: Contoh jawaban pertanyaan guru tentang case study. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengecek apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik pada pertemuan ini telah tercapai. guru pemandu memperlihatkan bagaimana rumusan masalah bisa ditarik dari analisis masalah yang dilakukan (Bahan Ajar 8: Contoh analisis dan rumusan masalah). Selanjutnya. Kemudian. Kemudian. Setelah selesai. guru inti meminta guru peserta duduk berkelompok kembali untuk menjawab pertanyaan yang telah dipersiapkan guru inti (Bahan Ajar 6: Pertanyaan untuk Diskusi). Setelah itu. materi subjek.INGGRIS/SMP . Langkah selanjutnya.

guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri yang berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri. Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun pada Pengantar. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas.INGGRIS/SMP 11 . Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri. yaitu Perencanaan.IDENTIFIKASI MASALAH tersebut. Tugas ini dituliskan dalam Buku Kerja. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

misalnya: keaktifan dalam diskusi. kesungguhan mengikuti kegiatan. kontribusi dalam diskusi. 12 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah.IDENTIFIKASI MASALAH 6. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif berupa non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran). Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif.INGGRIS/SMP . rumusan masalah pembelajaran. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. penilaian hasil belajar dilakukan melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). Selain itu. Produk yang dapat dinilai adalah : laporan tugas terstruktur berupa daftar identifikasi masalah. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan proses pembelajaran.

Lampiran Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah dalam PTK Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi permasalahan yang dapat dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengklasifikasikan permasalahan pembelajaran bahasa Inggris ke dalam aspek pengembangan kurikulum. penyebab.INGGRIS/SMP 13 .IDENTIFIKASI MASALAH Lampiran . penguasaan materi. dan solusinya Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Daftar masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Brainstorming Diskusi Latihan Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah Merumuskan masalah terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Rumusan masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. dan praktik/pelaksanaan pembelajaran Menganalisis permasalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah.

RPP. 14 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Prota.INGGRIS/SMP .IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 2 Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3 Contoh Daftar Masalah Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Masalah Pengembangan Kurikulum       Guru kurang menguasai pemetaan kurikulum Guru kurang menguasai penyusunan silabus. Promes Guru menghadapi kesulitan dalam memilih materi yang bervariasi Guru menghadapi kesulitan memilih metode yang sesuai dengan Kompetensi Dasar Guru masih memandang pembelajaran Bahasa Inggris sebagai belajar mengenai struktur bahasa. bukan keterampilan berbahasa.

menulis.INGGRIS/SMP 15 .IDENTIFIKASI MASALAH Masalah Penguasaan Materi       Guru kurang menguasai penggunaan bahasa Inggris dalam kelas Guru kurang menguasai penggunaan ungkapan bahasa Inggris yang tepat Guru kurang menguasai pembelajaran bermacam-macam jenis teks Guru kurang menguasai pelafalan kata dalam bahasa Inggris dengan baik Guru kurang menguasai pengelolaan kelas yang baik Guru kurang menguasai teknik penyajian yang tepat dalam pembelajaran Masalah Praktik Pembelajaran           Guru menggunakan strategi pembelajaran yang kurang variatif Guru kurang menguasai penggunaan TIK Guru kurang memberdayakan media pembelajaran Siswa kurang berani mengemukakan pendapat Siswa tidak mau tampil di depan kelas Motivasi siswa untuk belajar bahasa Inggris rendah Siswa tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru Kemampuan membaca. berbicara dan mendengar siswa rendah Siswa mengalami kesulitan dalam menguasai kosakata dan penggunaan tenses PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

INGGRIS/SMP .IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 4 Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Area Masalah No. Masalah Pembelajaran Pengembangan Materi Kurikulum Subjek Praktik Pembelajaran Faktor Penyebab Bahan Ajar 5 Masalah dan Perumusannya MASALAH: SITUASI YANG TIDAK MEMUASKAN/ GANJALAN PIKIRAN DAN PERASAAN YANG MENDORONG PENELITI UNTUK MENCARI SOLUSI RUMUSAN MASALAH: • • MERUPAKAN PERTANYAAN YANG AKAN DICARIKAN JAWABNYA MELALUI PENELITIAN BERUPA KALIMAT PERTANYAAN DIRUMUSKAN SECARA RINCI YANG MENUNJUK PADA PROSES DAN HASIL 16 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

INGGRIS/SMP 17 . Bagaimanakah cara meningkatkan kemampuan berbicara siswa? Bahan Ajar 6. Strategi pembelajaran apakah yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar? 3. 2. Bagaimanakah cara mengatasi kesulitan siswa dalam penggunaan be dan do? 2. Kesulitan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’. anak terlibat dalam kegiatan latihan mendapat kesempatan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. • • • • • Pertanyaan untuk Diskusi Diskusikan dan jawab pertanyaan berikut: Permasalahan apakah yang diceritakan dalam case study ? Miming Membuat Senang. • Siswa kurang berbicara. Rendahnya kemampuan siswa dalam berbicara. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir! Apakah yang menjadi masalah utama dalam case study! Tuliskanlah rumusan masalahnya dalam bentuk pertanyaan! Bahan Ajar 7. Rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar.IDENTIFIKASI MASALAH Contoh Masalah : 1. Rumusan masalah: 1. 3. Contoh Jawaban Pertanyaan Guru Tentang Case Study Permasalahan yang nampak berdasarkan case study: • Siswa belum dikondisikan untuk belajar sehingga kelas jadi ribut • Pembelajaran apersepsi tidak diawali dengan kegiatan • Siswa masih melakukan kesalahan dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ seperti terlihat masih ada siswa yang masih menggunakan ‘Are you feel happy?’ dan ‘Have you stomachache?’ • Belum semua pembelajaran. materi ajar. Sedih dan Tertawa Hal apakah yang menjadi penyebab permasalahan tersebut? Klasifikasikan permasalahan tersebut ke dalam aspek pengembangan kurikulum.

Faktor Penyebab 1.IDENTIFIKASI MASALAH Penyebab timbulnya masalah • Guru kurang mengkondisikan siswa untuk siap belajar • Guru kurang memahami kemampuan siswa • Guru kurang memberikan bimbingan sewaktu siswa kerja kelompok • Siswa belum terkondisikan untuk lebih aktif dalam berbicara. • Bimbingan guru pada kegiatan diskusi belum menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dalam berbicara (speaking). • Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien . Contoh Pengklasifikasian Masalah Masalah Pembelajaran Area Masalah Pengembangan Kurikulum Materi Subjek √ Praktik Pembelajaran bimbingan atau penjelasan guru kurang menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’dalam berbicara No.INGGRIS/SMP . 18 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Siswa belum memamahami cara penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik Masalah esensial dari pembelajaran yang dituangkan dalam case study • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar.

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 8.

Contoh Analisis dan Rumusan Masalah
Masalah • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar dalam pembelajaran keterampilan berbicara (speaking) Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien.

Analisis penyebab masalah • • Guru kurang mengkondisikan siswa agar siap belajar Kegiatan belajar mengajar belum efektif karena pada kegiatan diskusi guru belum menggali potensi kreatifitas siswa.

Rumusan Masalah Berdasarkan analisis penyebab masalah masalah dapat dirumuskan sebagai berikut. tersebut,

Apakah strategi sharing ideas (kerja kelompok) dapat meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Malang?

Bahan Ajar 9.

Rangkuman

Keterampilan mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama PTK yang harus dilakukan. Ini dapat dilakukan pada saat merefleksikan pembelajaran yang telah dilakukan. Dalam refleksi diingat kembali kejadian, atau hal-hal yang membuat guru tidak puas . Masalah merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan, jadi dapat berupa situasi yang tidak memuaskan. Rumusan masalah dapat dinyatakan dengan pertanyaan yang akan dicarikan solusinya. Jika merasakan adanya ketidakpuasan setelah melaksanakan pembelajaran, tuliskan dalam sebuah catatan. Kaji ulang penyebab timbulnya ketidakpuasan tersebut. Salah satu cara untuk mendokumentasikan proses pembelajaran yang telah dilakukan adalah dengan membuat case study.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

19

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 10.
Tugas Terstruktur 1.

Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri

2. 3.

4.

5.

Lakukan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda dengan diamati oleh dua orang guru teman sejawat Anda. Mintalah teman Anda untuk mencatat hal penting yang terjadi dalam pembelajaran. Gunakan format yang ada (Sumber Belajar 5: Observasi Kegiatan Pembelajaran). Mintalah komentar melalui kegiatan refleksi dengan teman Anda. Jangan lupa tulislah kejadian-kejadian yang Anda alami, rasakan, dan pikirkan ke dalam sebuah case study. ……………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… Identifikasi masalah pembelajaran yang muncul, dan rumusan masalah pembelajarannya! Pilih salah satu masalah yang menuntut Anda mendesak untuk segera ditangani atau carikan solusinya. Masalah Anda……………………………………………………………………………… Rumusan masalah:....................................................... Berikan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk segera dicarikan pemecahannya.…………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… Tentukan faktor penyebab munculnya masalah yang Anda rumuskan tersebut………………………………………………………………………………………

Tugas Belajar Mandiri Kajilah bahan bacaan dari sumber belajar 5 tentang identifikasi masalah dan tuliskan laporannya

20

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PROSES
Pertemuan ke- : ....... Hari, tanggal : ......................................... Topik : ......................................... Aspek No. Nama 1 Keaktifan 2 3 Kontribusi 1 2 3 Kedisiplinan 1 2 3

Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontributif/disiplin 2 = aktif/berkontributif/disiplin 3 = kurang aktif/berkontributif/disiplin

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

21

Nilai A B C D Keterangan Aspek yang Dinilai (Indikator) Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mengklasifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mendata faktor penyebab timbulnya masalah Menuliskan rumusan masalah dengan tepat B: 70 – 84 2. : ………………………………….IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 4 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK IDENTIFIKASI MASALAH Nama Guru Asal Sekolah No.INGGRIS/SMP . Nilai A : 85 -100 C : 55 – 69 D : 0 . 1. 3. : ………………………………….54 22 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. 4.

Pengelolaan Kegiatan Belajar Siswa Interaksi siswa siswa dengan Uraian (Deskripsi) Waktu 1. Interaksi siswa dengan media/sumber belajar/LKS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 5 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN No.INGGRIS/SMP 23 . Interaksi materi siswa dengan 4. Interaksi siswa dengan guru 3. 2.

berdoa dan perkenalan singkat.teknik kursi kosong atau the empty chair technique. Educational Drama bukan seperti drama dalam panggung tapi lebih merupakan teknik untuk mengajar di kelas. Kedua teman sejawat. Sedih Dan Tertawa. role play atau bermain peran. Bapak kepala sekolah dengan senang hati menerima saya dan langsung mempertemukan saya dengan Pak Gema dan pak Saeful yang mengajar di kelas delapan SMP Lab School yang berlokasi di dekat kampus UPI Bandung. Pada hari Kamis bulan Agustus 2008 saya datang dengan membawa persiapan untuk mengajar seperti lesson plan atau RPP skenario khusus untuk pembelajaran Miming sebagai instructional media. Ini berarti saya mengajar bahasa Inggris kepada remaja SMP dan saya senang sekali. Pak Gema dan Pak Saeful sudah siap membantu baik sebagai pemeran pembantu dalam Miming maupun sebagai pengamat ketika siswa beraktivitas.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 6 Contoh Studi Kasus Case study Miming: Membuat Senang. Kemudian saya 24 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Oleh: Kimtafsirah Saya mendapat tugas untuk melaksanakan model pembelajaran di SMP oleh ketua prodi bahasa Inggris. Segera saya urus surat izin untuk kepala sekolah Lab School yang dipilih sebagai tempat mengajar. dan simulasi yang akan saya terapkan adalah Miming saja dengan lampiran RPP nya. Saya katakan kepada siswa bahwa kita akan belajar berakting sambil belajar bahasa Inggris. Ada beberapa bagian dalam educational drama yang dapat diterapkan sebagai teknik yaitu miming. saya meminta pak Nana untuk merekamnya dengan video. Kemudian saya jelaskan tujuan khusus yang akan dicapai sesuai dengan kompetensinya. Kegiatan awal saya lakukan dengan salam dan tidak lupa senyum. “Horee asyik dong Bu”.INGGRIS/SMP . Agar lebih jelas berikut ini saya uraikan secara singkat apa yang dimaksud dengan Miming sebagai salah satu teknik Educational Drama. Karena hasil pembelajaran akan dipakai sebagai sumber belajar oleh jurusan.

Demikian kata mereka. Mereka menjawab senang apalagi di rekam pakai handicam. 4. “Are you sad ?”. Setelah itu saya persilahkan kedua rekan guru berperan sebagai pengamat yang mengamati tingkah laku siswa. Lalu saya sodorkan skenario yang sudah saya pilihkan untuk dimainkkan dan minta tunggu di luar kelas untuk dipanggil. Jawaban tiba pada skenario dimana seseorang harus menirukan seseorang yang jatuh cinta dimana siswa tersebut mendekati saya. saya bertanya apa mereka senang dengan teknik Miming ini. perankan bahwa Anda berdua berselisih paham. Demikian seterusnya sampai pemeran keempat. 5. Pak Gema dan Pak Saeful yang bertugas awal sebagai contoh. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Perankan Anda seorang guru yang sedang mengajar . Perankan bahwa Anda sedih karena mendapat berita buruk lewat surat. Saya berkata: “Ladies and gentlemen welcome to the contest. siswa menjawab ”No”. Perankan Anda sedang jatuh hati pada seseorang. Masuklah Pak Gema dan Pak Saeful langsung bermain peran sesuai dengan scenario pertama. Saya berperan sebagai presenter dalam satu kontes bermain peran. Siswa terdiam dan mengamati apa yang diperankan kedua guru tersebut. kemudian yang salah dibahas dan dibetulkan. All right smile now. 3. siswa semua berkata: “Oooh sedih sekali “ lalu ada “yes”/”no” questions.IDENTIFIKASI MASALAH minta siswa kerja dalam kelompok kecil yang terdiri atas lima orang. Pokoknya Miming bikin sedih ketawa dan senang. Kemudian saya katakan: “Allright now each group must provide one or two yes and no questions” Siswa bertanya dan saya minta pemeran menjawab. Now I would invite the first contestant.” Siswa bertepuk tangan dengan ramai. Sebelum saya tutup. Kegiatan inti saya awali dengan mengundang wakil dari tiap kelompok cukup 4 orang ditambah teman sejawat saya. act out. Skenario yang telah saya siapkan ada lima contoh scenario sebagai berikut: 1. 2. Kegiatan akhir saya isi dengan menyuruh siswa menuliskan pertanyaan yang sudah dibicarakan. Semua tertawa dan kelas hidup walau jadi gaduh. Saya merespon dengan miming juga pura-pura jadi siswa. Saya bertanya dalam bahasa Inggris: ”Do you feel happy now?” siswa menjawab “yeees”. Alhamdullilah. Ketika seorang siswa memerankan tokoh yang sedih. salah seorang dari Anda cemburu. Untuk kegiatan awal saya lakukan apersepsi dengan dua pertanyaan saja. please.INGGRIS/SMP 25 . Perankan bahwa Anda sakit perut.

”Have you stomach ache?” Demikian sedikit refleksi dan komentar dari saya.IDENTIFIKASI MASALAH REFLEKSi: Refleksi Pak Gema Situasi kelas lebih kondusif karena murid lebih terfokus ke kegiatan yang dilakukan di depan kelas. Refleksi Pak Saeful Anak anak senang. tertawa. Pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik untuk siswa. Anak.INGGRIS/SMP . Refleksi dan komentar: Kimtafsirah Sebagai guru saya terharu karena para siswa senang situasi kelas komunikatif dan siswa have fun. 26 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. dan gembira.anak juga lebih aktif dalam berbicara. Ada masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas delapan SMP masalah penggunaan “to be” dan “to do” contoh: “Are you feeling happy”. walau tidak semua anak terlibat. saya jadi tahu beberapa kelemahan siswa dalam membuat pertanyaan jadi harus dilatih lagi penggunaan ‘to be’ and ‘to do’. Kegiatan Miming dapat mengajak siswa sedih.

Bahkan.INGGRIS SMP 27 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. guru peserta hendaknya telah memahami topik pertemuan sebelumnya. guru peserta harus sudah menentukan permasalahan yang akan diangkat dalam rencana penelitian tindakan. yaitu identifikasi masalah dan perumusan masalah.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Perencanaan Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-10 Agar pembelajaran topik ini dapat berjalan dengan baik.PERENCANAAN PB/PERENCANAAN/10/B. Hal tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi topik perencanaan.

guru peserta mencoba mencari cara untuk memperbaiki atau mengatasi masalah tersebut. Langkah ini sangat penting untuk dilakukan karena melalui perencanaan yang matang.INGGRIS SMP . serta menentukan dan penyusunan alat-alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran Pertemuan ini merupakan pertemuan ke-10 dari 16 pertemuan yang direncanakan dalam paket BERMUTU. pelaksanaan tindakan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat diperoleh balikan. PENGANTAR a. c. Setelah pada pertemuan ke -9 sebelumnya peserta mengidentifikasi dan merumuskan masalah pembelajaran yang ditemukan dalam pembelajarannya. guru peserta merencanakan tindakan perbaikan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan pada topik ini meliputi rencana tindakan perbaikan pembelajaran. dan bahan ajar (LKS). pada pertemuan ini peserta menyusun rencana tindakan perbaikan untuk mengatasi masalah tersebut.PERENCANAAN 1. b. RPP. Pentingnya Langkah Perencanaan Modal awal penyusunan rencana adalah adanya permasalahan. dalam langkah ini. 28 PB/PERENCANAAN/10/B. penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. Berdasarkan permasalahan (juga mencakup penyebab timbulnya masalah). Dengan perkataan lain. Topik pembelajaran pada pertemuan ini merupakan langkah kedua dari PTK.

Hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut.INGGRIS SMP 29 . f. Menggali sumber belajar untuk tindakan perbaikan pembelajaran. Mengkaji tugas terstruktur identifikasi masalah. LKS). Petunjuk untuk masing-masing kegiatan dijabarkan sebagai berikut. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. Pada kegiatan ini Guru inti memandu guru untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah membuat perencanaan tindakan. Diskusi untuk menyusun perangkat pembelajaran (silabus.PERENCANAAN d. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Total alokasi waktu yang dipergunakan dalam topik ini adalah 16 jam pelajaran (@ 50 menit) dengan perincian kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit). PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. b. e. 6 jam pelajaran @ 50 menit kegiatan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). Menentukan rencana pembelajaran. Curah pendapat (brainstorming) mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membuat perencanaan dan kesulitan yang dihadapinya. RPP. a. pertemuan topik tindakan perbaikan menentukan d. Diskusi untuk menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. c.

rencana tindakan 2) 3) Guru peserta membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. 30 PB/PERENCANAAN/10/B.PERENCANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta menentukan materi yang akan diPTK-kan sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. RPP. Guru peserta menentukan perbaikan pembelajaran. dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan. 4) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk memahami topik perencanaan belajar. membaca dan dari sumber 2) Menyusun laporan kajian kritis dan membawanya ke dalam pertemuan berikutnya. Guru peserta menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data.INGGRIS SMP .

RPP. Menyusun instrumen penilaian e. pembelajaran yang tepat c. Menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi silabus.PERENCANAAN 2. Menyusun instrumen PTK yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Merencanakan tindakan perbaikan pembelajaran b. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi Membuat rencana tindakan perbaikan pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a. dan bahan ajar (LKS) d. Menentukan strategi dan media.INGGRIS SMP 31 .

dan bahan ajar (LKS) d. Guru inti menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayangan PowerPoint atau bentuk lain. seperti ATK. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran pada langkah ini. spidol. Guru inti menyiapkan contoh perangkat pembelajaran yang meliputi silabus.INGGRIS SMP . a. Guru inti menyiapkan contoh instrumen penilaian hasil belajar dan contoh instrumen observasi e.PERENCANAAN 3. OHP. plastik transparan. 32 PB/PERENCANAAN/10/B. Guru inti menyiapkan alat dan bahan pembelajaran. LCD dan laptop (jika memungkinkan). Guru inti mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. RPP. kertas plano. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Kompetensi Guru Inti terkait dengan Prosedur Perencanaan Kedudukan Langkah-Langkah Kegiatan Perencanaan dalam PTK Landasan Pemilihan Masalah Kedudukan Prosedur Perencanaan dalam Urutan PTK Format Silabus dan Komponen-komponen RPP c. diperlukan persiapan seperti berikut ini. papan tulis. b.

Balitbang Depdiknas. hlm.PERENCANAAN 4. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Kegiatan 2 (20 menit) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Kegiatan 3 (30 menit) Pengantar PB/PERENCANAAN/10/B. 2006). Model Penilaian Kelas (Jakarta: Puskur. SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Handout topik perencanaan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Bahasa Inggris SMP/MTs Contoh skenario pembelajaran bahasa Inggris (RPP) Contoh bahan ajar pembelajaran bahasa Inggris (LKS) Contoh lembar observasi Depdiknas.INGGRIS Kajian Tugas SMP Mandiri (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Diskusi Kelompok 33 (Menentukan rencana tindakan) . 8-27 web log guru dalam PTK (KTI online) 5.

lalu menginformasikan topik yang akan dipelajari. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 34 PB/PERENCANAAN/10/B. kompetensi.INGGRIS SMP .PERENCANAAN Kegiatan 6 (60 menit) Latihan dan Penugasan (Menyusun perangkat pembelajaran dan instrument pengumpulan data) Kegiatan 5 (20 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji alat pengumpulan data) Kegiatan 4 (30 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 7 (30 menit) Presentasi Kegiatan (10 menit) Penutup Kegiatan 1 Pengantar (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Guru pemandu mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam. ruang lingkup pembelajaran. indikator pencapaian kompetensi.

Berdasarkan hasil koreksi dan tanggapan. sebelum menayangkan powerpoint. sebaiknya guru inti mengajukan beberapa pertanyaan yang mengarah ke topik pembelajaran. Pertanyaan guru pemandu: • • Mengapa langkah perencanaan harus dilakukan dalam PTK? Bagaimana hubungan perencanaan dengan langkah sebelum dan selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana merencanakan tindakan yang baik? Kegiatan 2 Kajian Tugas (Mengkaji tugas terstruktur topik identifikasi masalah Guru pemandu membagi peserta menjadi beberapa kelompok (4 orang per kelompok) dan meminta masing-masing anggota kelompok saling mengoreksi dan menanggapi tugas terstruktur topik identifikasi masalah. Informasi tersebut dapat diperjelas dengan menayangkan powerpoint 2: Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK. Setelah itu. masing-masing PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. guru pemandu memberikan penjelasan tentang kedudukan langkah perencanaan dalam tahapan melaksanakan PTK.PERENCANAAN melalui tayangan PowerPoint 1: Pembelajaran Langkah Perencanaan.INGGRIS SMP 35 . Pengantar Selain itu. (sumber belajar 1). Guru pemandu memonitor tiap kelompok. guru peserta memperbaiki tugasnya. Agar suasana kelas lebih hidup.

dan metode yang akan digunakan. dan prosedural. Permasalahan dipilih berdasarkan tingkat essensial. kompleksitas. Untuk lebih jelasnya guru pemandu menayangkan powerpoint 3: Landasan Pemilihan Masalah Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (Menyusunan rencana tindakan) Berdasarkan perumusan masalah yang sudah dipilih. Kegiatan 4 Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 5 merupakan kegiatan guru peserta dalam memperoleh wawasan dalam perencanaan pelaksanaan tindakan dalam hal keterkaitan antara pendekatan. RPP maupun media dan instrumen penilaian belajar yang harus disiapkan. Setelah berdiskusi.PERENCANAAN kelompok memilih salah satu permasalahan yang paling urgen. guru pemandu meminta salah satu kelompok mempresentasikannya dan mempersilakan kelompok lain menanggapinya. Guru pemandu memantau kegiatan yang berlangsung. strategi.INGGRIS SMP . guru pemandu meminta masing-masing kelompok untuk mengembangkan perencanaan terhadap tindakan yang telah ditetapkan dengan mencermati kesesuaian pendekatan. Permasalahan yang terkumpul dari masingmasing kelompok kemudian dipilih kembali secara klasikal. strategi dan metode yang telah ditetapkan dengan rancangan pembelajaran yang berupa silabus. 36 PB/PERENCANAAN/10/B.

Refleksi.INGGRIS SMP 37 .PERENCANAAN • Guru peserta diminta membuka naskah perangkat pembelajaran yang terdapat pada Lampiran 1. • Guru pemandu meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan dan mengomentari hasil kerja kelompok lain dengan berpedoman pada format terlampir. Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta. Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab. bahan ajar. media pembelajaran. dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan alat dan teknik pengumpulan data yang akan dipergunakan dalam PTK. dan instrumen penilaian yang terdapat pada lampiran 3 untuk mendiskusikan kesesuaian antara permasalahan yang ditetapkan dengan rencana tindakan yang akan dilakukan. Pernyataan penguatan berupa rangkuman • Guru pemandu dan guru peserta refleksi pembelajaran. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. yaitu tentang : Silabus dan RPP Bahasa Inggris SMP Kelas VII. Penguatan. RPP. • Guru peserta mengkaji contoh perangkat pembelajaran bahasa Inggris SMP yang meliputi silabus. melakukan • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.

Jelaskan mengapa masalah tersebut penting dan perlu tindakan secepatnya! Sebutkan faktor-faktor penyebab munculnya masalah tersebut! 2.PERENCANAAN Arahan Tugas Mandiri 1. Lalu rumuskan permasalahannya.INGGRIS SMP . Pahami kembali hal-hal yang berhubungan dengan identifikasi masalah dengan memanfaatkan sumber-sumber yang ada dan sumber belajar lain yang relevan. 5. 4. 38 PB/PERENCANAAN/10/B. Tentukan satu masalah yang menurut Anda paling penting dan sangat memerlukan tindakan secepatnya (mintalah pertimbangan dari kelompok Anda). 6. Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4 orang. Kemudian diskusikan dan identifikasikan masalah yang ada dalam case study tersebut (pergunakan format pada lampiran 2). 3. Tulislah case study yang Anda dan teman Anda lakukan. Lalu lakukan pengamatan pembelajaran yang dilakukan teman Anda secara bergantian.

Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa rencana tindakan perbaikan pembelajaran. penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Lampiran .5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. Misalnya. 3. Kompetensi Guru Mata Pelajaran 3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah. kontribusi dalam diskusi. Kompetensi Inti Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. rumusan masalah pembelajaran. Selain itu. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan guru peserta pada saat proses pembelajaran. 3. 3.Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. keaktifan dalam diskusi. Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif. 3.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif adalah non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran).Lampiran PowerPoint 1: Kompetensi Guru pemandu Terkait dengan Prosedur Perencanaan NO. kesungguhan mengikuti kegiatan. 3. 3.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.3.INGGRIS SMP 39 .PERENCANAAN 6.

10 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran 10. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik 4. baik untuk kegiatan di dalam kelas. 10. dan SMK/MAK* 40 PB/PERENCANAAN/10/B. maupun lapangan. 4. SMP/MTs. 10. 4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. SMA/MA.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. laboratorium. Standar Kompetensi Guru Mata Pelajaran di SD/MI.2 Mengembangkan komponenkomponen rancangan pembelajaran.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.INGGRIS SMP .PERENCANAAN 4.2007. Sumber: Permen no 16.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

INGGRIS SMP 41 .PERENCANAAN PowerPoint 2 Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN • PENYUSUNAN SKENARIO PEMBELAJARAN • PENYIAPAN SARANA PENUNJANG • PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGAMATAN PROSES PEMBELAJARAN DAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGUKUR HASIL BELAJAR SISWA • PELAKSANAAN OPEN CLASS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.

Prosedur dan sistematis Perlu dipertimbangkan permasalahan mana dalam penyampaian yang menjadi prioritas Kompleksitas Perlu dipertimbangkan permasalahan mana yang mempunyai kompleksitas atau tingkat kesukaran sangat tinggi atau sebaliknya.PERENCANAAN PowerPoint 3 Landasan Pemilihan Masalah Landasan Pemilihan Permasalahan Seberapa penting/ esensial Ada kesesuaian antara kompetensi siswa dan kesulitan guru dengan permasalahan yang diangkat.INGGRIS SMP . guru masihmenghada pi kesulitan dalam membelajarkan -nya. Misalnya. kompetensi berbicara (speaking) siswa masih rendah. 42 PB/PERENCANAAN/10/B.

PERENCANAAN

PowerPoint 4: Kedudukan prosedur Perencanaan dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Perencanaan Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III)

Bagan 1

Desain Penelitian Kelas Secara Umum

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

43

PERENCANAAN

PowerPoint 5: Format Silabus dan komponen RPP

Format Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : Bahasa Inggris : VII / 1 : 4 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi :

Contoh Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu : : : : : ..................................................... ..................................................... ..................................................... ..................................................... .....................................................

Kompetensi Dasar

Materi Pem belajaran

Kegiatan Pem belajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi waktu

Sumber/ Bahan/ Alat

44

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

PERENCANAAN

Komponen-komponen RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Kompetensi Dasar Indikator I. II. Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran : ------------------------: ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................

Standar Kompetensi : ............................................

III. KKM

IV. Model/Strategi/Pendekatan /Metode 1. 2. 3. 4. Model Strategi Pendekatan Metode : : : : -----------------------------------------------------------------------------------------------------

V. Langkah-langkah Kegiatan Waktu (menit)

Pertemuan

No. TP

Rincian Kegiatan

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

45

buku teks bahasa Inggris jilid 1 . Metode Langkah-langkah Pembelajaran Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup 5. Sumber/Alat Bantu 1. Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran KKM Model/strategi/Pendekatan/Metode a.Lembar Kerja Siswa 2. Sumber : .INGGRIS SMP . 2. Pendekatan d. Pertemuan Rincian Kegiatan . Model b. Alat Bantu : 46 PB/PERENCANAAN/10/B. 3.buku bahasa Inggris lain yang relevan . VI. 4. Strategi c.PERENCANAAN Format RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------1.

Metode Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Rincian Kegiatan Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Prosedur Penilaian a.PERENCANAAN VII. Penilaian Kognitif Jenis : Pertanyaan lisan dan tulisan Bentuk : Pilihan Ganda dan Uraian b. Penilaian 1. Materi Pembelajaran e. 7.INGGRIS SMP 47 . Pendekatan g. Instrumen 6. Strategi f. Penilaian Afektif Bentuk : Lembar pengamatan sikap siswa 2.

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.PENYUSUNAN PROPOSAL PB/PENYUSUNAN PROPOSAL /11/B. tentang rencana tindakan membawa laporan hasil tugas terstruktur pada pertemuan masing-masing guru peserta sebagai alternatif solusi masalah yang mereka pilih. guru peserta belajar di MGMP sebaiknya ke-10.INGGRIS SMP 48 .INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Proposal Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-11 Agar pembelajaran di MGMP pada pembahasan topik Penyusunan Proposal ini berjalan dengan baik.

Pada pertemuan ini. akan didiskusikan penyusunan proposal PTK. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 49 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Pada kegiatan sebelumnya. yaitu Penyusunan Proposal. telah dihasilkan rencana tindakan yang dItuangkan dalam bentuk perangkat pembelajaran yang telah didiskusikan.INGGRIS SMP . Kedudukan Topik Penyusunan Proposal Topik Penyusunan Proposal berada pada tahap pertama. Ada beberapa hal yang berhubungan dengan topik diskusi pada pertemuan ke-11 ini yang harus diketahui Guru pemandu.PENYUSUNAN PROPOSAL 1. a. laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasi seluruh rangkaian kegiatan PTK. dari empat tahap proses utama pelaksanaan PTK . PENGANTAR Pada pertemuan sebelumnya telah didiskusikan mengenai Penyusunan Proposal tindakan sebagai alternatif pemecahan masalah pembelajaran. Sementara laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasikan seluruh rangkaian kegiatan PTK. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu.

(2) Latihan secara berkelompok: Setiap guru peserta berdiskusi dan berkolaborasi menyusun proposal PTK sesuai dengan rumusan masalah yang dijadikan contoh. (3) Latihan individu menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. Petunjuk Kegiatan Diskusi di MGMP untuk menyusun proposal dilakukan guru peserta melalui kegiatan pokok sebagai berikut. d.16). Melakukan PTK merupakan implementasi dari kompetensi inti guru peserta. Menyusun proposal PTK. Dengan menyusun proposal berarti semua paparan tentang rencana kegiatan pemecahan masalah dapat diketahui.INGGRIS SMP 50 . (1) Mempelajari Sumber belajar yang terkait dengan bagaimana cara menilai kelayakan hipotesis tindakan dan membuat usulan PTK. yaitu melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran (Permendiknas no. c.PENYUSUNAN PROPOSAL b. Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal Topik penyusunan proposal penting dipelajari karena topik ini merupakan tahap pertama dari empat rangkaian proses PTK. Ruang Lingkup Ruang lingkup topik Penyusunan Proposal meliputi kegiatan: • • • Memfokuskan masalah penelitian yang dituangkan dalam pertanyaan penelitian Menilai kelayakan hipotesis tindakan( jika ada). PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.

Ketentuan instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan data yang akan dikumpulkansi f. Rancangan tindakan-tindakan (penyusunan proposal umum) yang akan dilakukan. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang hendak dicapai dalam sesi pertemuan kedua pembahasan Penyusunan Proposal ini adalah sebagai berikut. d. Nilai kelayakan tindakan hipotesis c. Rumusan hipotesis tindakan atau merumuskan pertanyaan penelitian b. Rencana cara pengolahan data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 51 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Kompetensi Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta menghasilkan: mampu a. Ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data e.PENYUSUNAN PROPOSAL 2.INGGRIS SMP .

dan hasil belajar yang hendak dicapai Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK Pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan Sistematika proposal PTK Contoh Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. PERSIAPAN Agar pelaksanaan kegiatan diskusi di MGMP ini berjalan lancar. ada beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan Guru pemandu. indikator pencapaian kompetensi. • • Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang disarankan dan relevan. yang dilampirkan. kegiatan. yaitu sebagai berikut.INGGRIS SMP 52 . Guru pemandu menyiapkan BAHAN AJAR.PENYUSUNAN PROPOSAL 3. untuk sesi ini dalam bentuk tayangan powerpoint berikut: Bahan Ajar 1 Penjelasan umum kompetensi.

PENYUSUNAN PROPOSAL 4.INGGRIS SMP . SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Modul PTK Hylite Module PTK. Unit 7: Penyusunan Proposal dan Pelaksanaan PTK Contoh proposal PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 53 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Unit 6: Penyusunan Proposal Hylite Module PTK.

KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 5 menit Penjelasan umum tentang topik yang akan dipelajari. kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi.PENYUSUNAN PROPOSAL 5. Guru inti menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisi tugas terstruktur pada pertemuan ke-10 Kegiatan 3 40 menit Diskusi kelompok Tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (kelompok atau berpasangan) Kegiatan 4 90 menit Latihan menyusun Proposal PTK (secara bersama /perorangan) Kegiatan 5 45 menit Kegiatan 6 10 menit Merangkum hasil belajar dan memberikan tugas terstruktur dan mandiri Presentasi proposal PTK hasil diskusi PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar Kegiatan 2 10menit Tanya jawab Materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya. kompetensi.INGGRIS SMP 54 . indikator pencapaian kompetensi.

indikator. kegiatan belajar yang akan dilakukan.INGGRIS SMP . Setelah pengkondisian guru peserta untuk mengikuti diskusi. ucapkan salam dan informasikan topik yang akan dipelajari. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 55 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Melalui tayangan PowerPoint 1: Gambaran umum kegiatan Pembahasan Topik Penyusunan Proposal (2). dan hasil belajar yang diharapkan selama guru peserta mempelajari topik Penyusunan Proposal.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 1 Penjelasan gambaran umum topik yang akan dipelajari. indikator pencapaian kompetensi. dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar (5 menit). Guru pemandu menginformasikan kompetensi. Mengawali kegiatan belajar. kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi. Guru pemandu menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisikan tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya (10 menit). Informasikan pula bahwa topik Penyusunan Proposal ini akan difokuskan pada kemampuan guru peserta dalam menganalisis alternatif pemecahan masalah dan mengembangkan alternatif tindakan yang akan dikembangkan berdasarkan akar penyebab masalah yang akan dipilih untuk dibahas bersama. Kegiatan 2 Tanya jawab tentang materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya. melalui powerpoint 2: Kedudukan Penyusunan Proposal dalam Tahapan PTK. Guru pemandu menanyakan topik yang telah dibahas sebelumnya dan selanjutnya mengingatkan kembali tahapan atau desain penelitian tindakan kelas. kompetensi.

Unit 6: Penyusunan Proposal atau buku PTK lainnya. Contoh. Guru peserta menyimpulkan bahwa siswa kurang memiliki kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran berbicara. Berdasarkan masalah tersebut. Strategi pembelajaran apakah yang dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran berbicara dengan menggunakan “be” dan “do”. tugasi setiap kelompok untuk: • Menelaah masalah yang sudah teridentifikasi pada pertemuan 9. Contoh: Apakah fokus masalah tersebut? penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’).PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 3 Diskusi kelompok: mempelajari sumber belajar yang berhubungan dengan penyusunan proposal PTK (40 menit). (yaitu pada • Membuat rumusan masalah dalam bentuk kalimat tanya. di kelas VII SMP? • Rumuskan hipotesis tindakan dari rumusan masalah tersebut Untuk membantu guru peserta merumuskan hipotesis tindakan. tayangkan pertanyaan arahan seperti pada PowerPoint 3: Pertanyaan arahan menilai kelayakan hipotesis tindakan. Selama kira-kira 40 menit. Contoh. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. ajukan pertanyaan. Guru pemandu meminta guru peserta duduk dalam kelompok-kelompok kecil. Siswa belum dapat menggunakan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik. Untuk membantu memfokuskan hasil bacaan.INGGRIS SMP 56 . Pengelompokan dapat didasarkan pada kedekatan sekolah atau kelas tempat guru peserta mengajar. Kegiatan 4 Latihan kerja kelompok dan individu membuat proposal PTK (90 menit). mintalah mereka menelaah rumusan masalah. Setiap guru peserta diminta mempelajari sumber belajar 1 Modul PTK dan Hylite Module.

setelah contoh rumusan hipotesis dipahami bersama. kegiatan dilanjutkan dengan mendiskusikan penyusunan usulan PTK. Setelah latihan menilai kelayakan hipotesis. Dengan mengacu pada sumber belajar 2: Hylite Module PTK.INGGRIS SMP . Contoh. Selanjutnya. Lihat lampiran.PENYUSUNAN PROPOSAL Jika guru peserta dapat mengidentifikasi variabel yang akan diteliti. Selanjutnya bimbinglah kelompok guru peserta untuk menyusun proposal PTK berdasarkan contoh masalah dan rumusan masalah yang telah dibahas di atas.d 625. halaman 6-23 s. maka kemampuan berbicara siswa dapat meningkat .d 6-22. Gunakan tayangan PowerPoint 4: Sistematika usulan PTK. unit 6: Penyusunan Proposal. Guru pemandu dapat meminta guru peserta untuk menyimak kembali sumber belajar 2: Hylite module PTK. halaman 6-20 s. Hasil bimbingan atau diskusi kelas diharapkan menghasilkan contoh proposal PTK. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 57 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Guru pemandu meminta guru peserta untuk menjawab pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan yang dicontohkan. Guru pemandu memandu guru peserta untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan. Unit 6 Penyusunan Proposal . Guru pemandu meminta setiap kelompok diskusi untuk menyimak sistematika usulan PTK. Gunakan pertanyaan arahan dengan menayangkan powerpoint 3: pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan. maka hipotesis tindakan dapat dirumuskan. Contoh hipotesis tindakan: Jika strategi sharing idea (kerja kelompok) digunakan secara terarah. Jika guru peserta masih menghadapi kesulitan merumuskan hipotesis.

Gunakan PowerPoint 5: Lembar Observasi. guru diminta mempelajari Sumber Belajar tentag Metode Penelitian Tindakan Kelas khususnya Topik Pengumpulan data. Selanjutnya. Lanjutkan penulisan proposal PTK sesuai dengan masalah yang telah Anda pilih dan carilah teman yang akan dijadikan mitra untuk berkolaborasi. 2. Lengkapi usulan PTK tersebut dengan instrumen penelitian.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 5 Latihan menyusun proposal secara individu Setelah guru peserta dapat menyusun proposal bersama. Kegiatan 6 Perangkuman dan terstruktur (10 menit) pemberian tugas Guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merangkum hal-hal yang telah dipelajari pada sesi ini. lalu membaca tugas terstruktur yang harus dikerjakan. Untuk membantu. termasuk perangkat pembelajaran yang sesuai dengan topik yang dipilih pada masalah PTK. mintalah mereka berlatih menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. Tugas Terstruktur 1. Informasikan pula contoh lembar observasi yang dapat digunakan ketika mengobservasi pembelajaran yang biasa digunakan ketika kegiatan lesson study. Tugas Mandiri Pelajari bacaan (teori-teori) yang menunjang permasalahan PTK Anda. Guru pemandu meminta tiap kelompok untuk mempelajari contoh-contoh instrumen untuk pengumpulan data.INGGRIS SMP 58 . mintalah guru peserta mengeluarkan buku kerja guru peserta. terkait dan PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.

Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru peserta diskusi di MGMP. Produk yang dapat dinilai adalah: Usulan atau proposal PTK. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk kegiatan belajar.INGGRIS SMP . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 59 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.PENYUSUNAN PROPOSAL 6.

• ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data • susunan instrumen pengumpulan data berupa catatan lapangan (field notes).PENYUSUNAN PROPOSAL Lampiran . kegiatan. indikator pencapaian kompetensi.Lampiran Bahan Ajar 1. dan hasil belajar yang hendak dicapai Kegiatan Belajar Diskusi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu menghasilkan: •rumusan hipotesis tindakan • nilai kelayakan hipotesis tindakan • rancangan tindakantindakan (Penyusunan Proposal umum) yang akan dilakukan. Penjelasan umum kompetensi. pedoman observasi •rencana cara pengolahan data Hasil yang Diharapkan Rumusan Hipotesis tindakan Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Usulan PTK/propos al PTK PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP 60 .

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 2.

Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Penyusunan Proposal Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Penyusunan Proposal Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Penyusunan Proposal tindakan III)

Bahan Ajar 3.

Pertanyaan Arahan Untuk Kelayakan Hipotesis Tindakan

Menilai

1. Apakah saya memiliki pengetahuan yang berkenaan dengan hal itu? 2. Apakah saya dan siswa saya memiliki kemampuan untuk melaksanakannya? 3. Apakah tersedia sarana/fasilitas untuk mendukung kegiatan tersebut? 4. Apakah tersedia waktu yang cukup melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut? untuk

5. Apakah iklim sekolah dan iklim belajar di kelas cukup mendukung pelaksanaan tindakan?
PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

61

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 4.

Sistematika proposal PTK
A. Judul Penelitian B. Pendahuluan (Latar Belakang Masalah) C. Rumusan Masalah D. Tujuan Penelitian E. Manfaat Penelitian F. Kajian Pustaka G. Prosedur Penelitian H. Jadwal Penelitian I. Personalia Penelitian J. Daftar Pustaka (sementara) Lampiran (instrumen observasi) Silabus RPP LKS Penilaian Kuesioner Format Observasi

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

62

PENYUSUNAN PROPOSAL

Sumber Belajar 4

Contoh Proposal PTK
A. Judul : Penggunaan Strategi Sharing Ideas (kerja kelompok) untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di Kelas VII SMP B. Permasalahan dan Rumusan Masalah Permasalahan pokok yang akan dicarikan solusinya dalam PTK ini adalah pada umumnya siswa belum mampu menggunakan bentuk ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar. Berdasarkan masalah tersebut, rumusan masalahnya adalah: “ApakahTeknik/strategi sharing ideas dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’? C. Cara pemecahan masalah Untuk memecahkan permasalahan sebagaimana yang dikemukakan tersebut, dalam penelitian ini akan digunakan strategi sharing ideas (kerja kelompok). Bimbingan yang diberikan guru peserta memerlukan waktu dan kesabaran dalam mengajukan pertanyaan dan juga memerlukan keterampilan guru peserta untuk dapat menggali jawaban siswa dengan mengajukan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menggali dari seorang siswa dengan tujuan meningkatkan respon siswa menuju peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, maka hipotesis tindakan yang dapat dirumuskan adalah: Jika strategi sharing ideas (kerja kelompok) digunakan secara terarah, maka kemampuan berbicara siswa akan meningkat. D. Tujuan dan Manfaat PTK Tujuan PTK ini adalah : a. Mengetahui penggunaan strategi sharing ideas (kerja kelompok) untuk membantu meningkatkan kompetensi berbicara siswa di kelas VII.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

63

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

Rekan sejawat guru peserta. c. E. sebagai alternatif bahan rujukan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara dalam pembelajaran berbicara (speaking) di kelas VII SMP. Guru peserta. sebagai perbaikan pembelajaran b. Mengetahui cara guru peserta mengaplikasikan strategi ini. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran. Manfaat hasil penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi: a.PENYUSUNAN PROPOSAL b.INGGRIS SMP 64 . memonitor serta memotivasi siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran berbicara (speaking).

Agar dapat melaksanakan tindakan menyusun yang berhasil. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS SMP 65 . Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat yang harus dimiliki oleh guru peserta untuk memulai pembelajaran pada topik ini. guru peserta dan perlu rencana tindakan persiapan perangkat pembelajaran yang baik.PELAKSANAAN PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-12 Pelaksanaan pembelajaran tindakan yang merupakan dalam kegiatan rangka dilakukan memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar.

pola interaksi yang terjadi. guru peserta anggota MGMP menjadi guru peserta model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelasnya. Topik ini merupakan tahap kedua dari empat tahap utama dalam PTK b. guru peserta pembelajar akan dapat melihat atau mengevaluasi keberhasilan rencana tindakan atau dampak dari tindakan yang dilakukan guru peserta. Data yang dikumpulkan mencakup semua yang dilakukan oleh siapapun yang ada dalam situasi terkait. Pada saat tindakan dilaksanakan itulah pengumpulan data dilakukan. Hal ini pun sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya (pertemuan ke-4) a.PELAKSANAAN 1. kegiatan pelaksanaan tindakan akan dilakukan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. atau melalui tes hasil belajar. sementara anggota MGMP yang lain menjadi pengamat. PENGANTAR Tindakan pada dasarnya merupakan realisasi dari teori dan teknik mengajar serta tindakan yang sudah direncanakan. 66 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Data dapat diperoleh melalui observasi pelaksanaan pembelajaran atau dengan melakukan cara pengumpulan data yang lain. Salah satunya. Dengan diperoleh data. dan proses yang berlangsung. INGGRIS . perubahan yang perlu dilakukan. misalnya dengan wawancara terhadap siswa. Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tahap implementasi rencana tindakan merupakan bagian yang terpenting dari PTK karena pada tahap inilah peneliti dapat memperoleh data yang diperlukan. Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data merupakan topik bahasan pertemuan minggu ke-10 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. Dalam konteks PTK model BERMUTU ini.

d. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri.PELAKSANAAN c. • Observasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data • Diskusi untuk merefleksi kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah kegiatan pelaksanaan tindakan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. yaitu kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit) dan kegiatan mandiri (belajar mandiri dan tugas terstruktur) selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). dan diskusi refleksi bersama. • Pelaksanaan pembelajaran oleh guru model. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri. pelaksanaan pembelajaran oleh guru peserta model. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dalam dua tahap. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembelajaran pada topik ini adalah persiapan praktik pelaksanaan tindakan yang meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota. obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS SMP 67 . Pada kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut. • Penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota.

2) 68 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. 2) 3) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk menelaah lebih lanjut langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan. Setelah pembelajaran selesai. Hasil refleksi atau case study. RPP. LKS. Proses pembelajaran tersebut diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. Menyusun laporan kajian kritis hasil penelaahannya dan membawanya dalam pertemuan berikut. hasil observasi dari teman sejawat. guru peserta langsung merenungkan proses tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis atau case study. dan hasil kerja siswa dibawa pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. INGGRIS .PELAKSANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta melaksanakan tindakan dan mengumpulkan data sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat pada tugas pembelajaran sebelumnya.

Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan b. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk PowerPoint atau bentuk lain jika tidak memungkinkan. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. Melaksanakan observasi pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi c. b. INGGRIS SMP 69 . Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai 3. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang ingin dicapai pada pertemuan ini adalah sebagai berikut Kompetensi Terampil melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Indikator Pencapaian Kompetensi a.PELAKSANAAN 2. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data ini diperlukan persiapan seperti berikut. a.

OHP. 4. plastik tranparancies. spidol. d. Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri tentang Penggunaan Lembar Observasi Contoh RPP 5. seperti ATK. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Handout pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data. LCD dan laptop (jika memungkinkan). kertas plano. INGGRIS pelaksanaan pembelajaran menggunakan istrumen yang Kegiatan 2 (30 menit) 70 . papan tulis. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Pengantar (Penjelasan tentang topik yang akan dipelajari) Kegiatan 3 (90 menit) Demonstrasi • Melaksanakan Presentasi pembelajaran (Penjelasan di kelas sesuai tentang skenario dengan pembelajaran rencana yang openclass tindakan dan penjelasan untuk penggunaan perbaikan instrumen untuk pembelajaran pengumpulan • Observasi data) PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. e.PELAKSANAAN c. Guru pemandu menyiapkan lembar observasi pembelajaran Guru pemandu menyiapkan BBM tentang penggunaan lembar observasi Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran.

kompetensi. ruang lingkup pembelajaran. dan hasil belajar siswa) Kegiatan 1 Pengantar Pada awal pembelajaran. Untuk mengingatkan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.PELAKSANAAN Kegiatan 4 (60 menit) Kegiatan 5 (10 menit) Penutup (Merefleksi pembelajaran yang sudah dilakukan dan program tindak lanjut dalam bentuk tugas mandiri) Diskusi (Mengumpulkan dan memvalidasi data hasil observasi. INGGRIS SMP 71 . indikator pencapaian kompetensi. guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan powerpoint 1: Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Selanjutnya. hasil refleksi atau case study. guru pemandu memberikan penguatan kedudukan langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dalam tahapan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. Penjelasan mengenai hal ini dapat dibantu dengan memperlihatkan tayangan powerpoint 2: Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK.

termasuk lembar observasi (Sumber Belajar 4: Lembar Observasi Pembelajaran dan Sumber Belajar 5: Penggunaan Lembar Observasi). Hal ini penting agar guru peserta yang bertindak sebagai observer dapat mengikuti alur pembelajaran dengan baik.PELAKSANAAN sebelum menanyangkan PowerPoint dipandu dengan pertanyaan berikut. guru model juga menjelaskan penggunaan instrumen untuk pengumpulan data yang telah dipilih. misalnya menyangkut pengaturan tempat duduk dengan disertai denah yang berisikan 72 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. guru pemandu meminta guru model atau guru yang akan melaksanakan rencana tindakan yang telah ditetapkan pada pertemuan sebelumnya menjelaskan terlebih dahulu skenario pembelajaran open class. INGGRIS . Skenario pembelajaran dikondisikan dengan menggunakan Sumber Belajar 6: Contoh RPP. guru pemandu mengingatkan dan mengiformasikan kembali bahwa tahap pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data sebenarnya berjalan bersamaan. guru pemandu mempersilakan guru peserta mengungkapkan tanggapan terhadap informasi yang diterimanya. Selanjutnya. guru pemandu meminta kepada guru model untuk memilih kelas dan mempersiapkannya untuk kegiatan open class. Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan. guru peserta Bagaimana hubungan pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dengan langkah sebelum dan setelahnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan PowerPoint 2. jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Kegiatan 3 Demonstrasi (Praktik Pelaksanaan Rencana Tindakan) Sebagai persiapan awal sebelum pelaksanaan rencana tindakan. Persiapan yang dimaksud meliputi pengelolaan kelas. Kegiatan 2 Presentasi Sebelum praktik pelaksanaan rencana tindakan dimulai. Selain itu.

pada saat melaksanakan tindakan. para pengamat diharapkan mematuhi rambu-rambu sebagai pengamat yang baik. tetapi langsung pada guru yang mengajar. para pengamat diharapkan dapat membuat catatan anekdotal sebagai tambahan data yang dianggap perlu. Kemudian. hanya dalam kesempatan ini kelas diikuti oleh beberapa orang pengamat. Pada waktu yang bersamaan guru pemandu pun meminta guru peserta yang lain untuk melakukan pengamatan. Kegiatan 4 Mengumpulkan dan Memvalidasi Data Setelah pembelajaran selesai. Jika ada kesulitan dalam belajar. Walaupun demikian. Disarankan kepada siswa agar mereka tidak perlu takut. baik yang bertindak sebagai guru model maupun para pengamat untuk kembali ke ruang pertemuan. guru pemandu mempersilahkan guru model melaksanakan pembelajaran. seperti mengintervensi guru peserta atau siswa. Sebagaimana pembelajaran reguler yang biasa dilakukan oleh guru peserta. tidak perlu tanya kepada pengamat. Langkah selanjutnya. Guru model diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana tindakan untuk perbaikan pembelajaran. guru pemandu mempersilakan guru model untuk menuliskan refleksi pembelajarannya dalam bentuk case study dan mempersilakan para PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Hal ini akan memudahkan pengamat untuk mengidentifikasi nama siswa yang menjadi fokus pengamatannya. Walaupun fokus pengamatan sudah dituangkan dalam lembar observasi. Selain itu. Mereka harus belajar sebagaimana biasa.PELAKSANAAN posisi dan nama siswa. bukan berarti guru peserta harus secara ”kaku” melaksanakan langkahlangkah pembelajaran. cemas. INGGRIS SMP 73 . guru peserta juga melakukan kegiatan belajar mengajar sebagaimana biasa. Penting juga penting disampaikan kepada siswa bahwa dalam pembelajaran yang akan dilaksanakan akan ada beberapa guru pengamat. atau berbuat yang aneh-aneh. Guru peserta dapat melakukan modifikasi yang dianggap sangat perlu untuk kelancaran pelaksanaan pembelajaran. guru pemandu meminta semua guru peserta. Guru pemandu mengingatkan bahwa selama pelaksanaan pembelajaran para guru peserta yang bertindak sebagai pengamat melakukan tugasnya untuk mengobservasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan instrumen yang telah ditentukan. antara lain dengan tidak mengganggu pelaksanaan pembelajaran.

Setelah tanya jawab. Selanjutnya. Case study.PELAKSANAAN pengamat untuk melengkapi catatan hasil observasinya. dan refleksi. Guru pemandu mempersilakan setiap guru peserta menuliskan hasil refleksi diri tentang pengalaman melaksanakan rencana tindakan. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif 74 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan yang terkait dengan topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data. data hasil observasi. guru pemandu mengumpulkan data tersebut dan juga meminta data hasil belajar siswa. Kegiatan 5 Penutup (Refleksi. toleransi. 6. Guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri. observasi pembelajaran. misalnya: keaktifan. dan data hasil belajar siswa akan menjadi modal utama untuk keperluan selanjutnya. Selanjutnya. INGGRIS . Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun di Pengantar. interpretasi data. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan powerpoint 4: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri. dan pengumpulan data dalam buku kerja. Penilaian mencakup aspek afektif. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui pengamatan selama proses pembelajaran. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas. beberapa guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan PowerPoint 3: Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data. kesungguhan mengikuti kegiatan. yaitu analisis dan interpretasi data. guru pemandu dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran. yaitu analisis data.

hasil observasi dari teman sejawat. Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa hasil refleksi atau case study. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS SMP 75 .PELAKSANAAN berupa non tes (Sumber 2: Format Penilaian Proses Pembelajaran). Selain itu. penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 3: Format Penilaian Produk). dan hasil kerja siswa.

INGGRIS . data hasil observasi dan nilai hasil belajar siswa 76 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.PELAKSANAAN Lampiran .Lampiran Bahan Ajar 1. Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Kegiatan Belajar Demonstrasi Hasil yang Diharapkan Case study dan nilai hasil belajar siswa Data hasil observasi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Melaksanakan observasi pembelajaran dalam bentuk open class dengan menggunakan lembar observasi Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Penugasan Diskusi Penugasan Case study.

Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3. Tindakan mengandung inovasi atau pembaruan. Untuk itu. Tindakan yang dimaksud dalam PTK adalah tindakan yang dilakukan secara sadar dan terkendali. sekecil apapun.PELAKSANAAN Bahan Ajar 2. Pengumpulan data berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan terkait bersama prosesnya. Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data 1. perlu dilakukan pengamatan (observasi). yang berbeda dengan yang biasa dilakukan sebelumnya. PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. INGGRIS SMP 77 . 3. yang merupakan variasi praktik yang cermat dan bijaksana.

INGGRIS . Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan. Bahan Ajar 4. 10.PELAKSANAAN 4. dan case study untuk dijadikan data dan bahan pertemuan selanjutnya! 2. jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. hasil belajar siswa. 7. 8. 6. 5. Laksanakan tindakan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda sesuai dengan rencana tindakan yang sudah dibuat! Mintalah teman sejawat Anda untuk melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi! Susun case study pembelajaran yang sudah Anda lakukan! Kumpulkan hasil observasi. Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri Tugas Terstruktur 1. Aspek yang diamati dalam PTK adalah Proses tindakannya Pengaruh tindakan (baik yang disengaja maupun tidak disengaja) Keadaan dan kendala tindakan Bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat atau mempermudah tindakan yang direncanakan dan pengaruhnya Persoalan lain yang timbul selama kegiatan PTK. 9. Tugas Belajar Mandiri Kaji bahan bacaan dari tuliskanlah laporannya sumber belajar 5 dan 78 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. 3.

............ Hari................ Nama Keaktifan Kerja sama Kedisiplinan 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontribusi/disiplin 2 = aktif/berkontribusi/disiplin 3 = kurang aktif/berkontribusi/disiplin PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.......................... tanggal : ............ INGGRIS SMP 79 ...... Aspek No......... Topik : ......PELAKSANAAN Sumber Belajar 2 FORMAT PENILAIAN PROSES Pertemuan ke..: .....

PELAKSANAAN Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA Nama Guru Asal Sekolah : …………………………………. Aspek yang Dinilai (Indikator) 1 2 3 4 Keterangan 1. INGGRIS . Nilai No. tetapi kurang lengkap Kurang lengkap dan kurang jelas 80 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. : …………………………………. tetapi kurang jelas Jelas. Data pelaksanaan rencana tindakan pembelajaran bahasa Inggris Keterangan 1 2 3 5 = = = = Lengkap dan jelas Lengkap.

PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa? 2. INGGRIS SMP 81 . Materi ajar: Apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Bagaimana respon siswa? Apakah siswa bertanya tentang masalah yang terkait dengan sajian guru peserta pada kegiatan awal? KEGIATAN INTI 3.PELAKSANAAN Sumber Belajar 4 : Lembar Observasi Pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN Mata Pelajaran/Topik Kelas/Sekolah Nama Pengajar : : : TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi 1.

PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK 4. lingkungan dan pengetahuan lainnya? Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? Pengelolaan sumber belajar/media 5. 9. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar/media? Strategi pembelajaran 7. berpikir. Bagaimana guru peserta memberikan arahan yang mendorong siswa untuk bertanya. 6. PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Bagaimana kaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 8. INGGRIS . dan beraktivitas? 82 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.

Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? KEGIATAN PENUTUP Penguatan/ konsolidasi 11. Observer. Bagaimana guru peserta memberikan penguatan.PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK PERTANYAAN HASIL OBSERVASI 10. Bagaimana guru pesertamelakukan evaluasi pembelajaran? 14. merangkum atau menyimpulkan? 12. (………………………………………………. ……………………. INGGRIS SMP 83 . Bagaimana ketuntasan belajar siswa? KOMENTAR OBSERVER Pelaksanaan skenario pembelajaran (berdasarkan RPP): Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh pengamat: Lain-lain: …………………….) Jabatan/Posisi: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. dengan mereviu.200 . Apakah guru pesertamemberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Evaluasi 13.

INGGRIS . yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi refleksi bersama. Panduan observasi ini diharapkan dapat membantu guru (pengamat pembelajaran) dalam konteks kegiatan MGMP. antara lain. ketika melaksanakan identifikasi masalah pembelajaran (untuk PTK) dilakukan melalui observasi dan refleksi pembelajaran secara kolaboratif. Sementara itu. melaksanakan penyusunan rencana pembelajaran secara kolaboratif. Panduan Penggunaan Lembar Observasi A. Teknik-teknik yang diambil dari praktik lesson study. lesson study dan case study.PELAKSANAAN Bahan Ajar 5. Pendekatan yang dimaksud adalah memperbaiki kualitas pembelajaran dengan cara melaksanakan PTK dan mengadopsi teknik tertentu dari lesson study dan case study. namun tanpa mengabaikan peran dan aktivitas guru peserta dalam mengajar. Pendekatan case study yang dimaksud dalam program ini adalah pemanfaatan salah satu teknik dalam case study. RASIONAL Salah satu komponen aktivitas dalam Program BERMUTU adalah melakukan upaya perbaikan kualitas pembelajaran melalui pendekatan PTK. dan menghindari kritik terhadap guru peserta. yang akan diperbaiki melalui PTK. yakni guru peserta atau pengamat harus dapat menuangkan segala temuannya yang berkaitan dengan aktivitas pembelajaran kedalam uraian naratif. Dengan cara ini. dengan basis MGMP. Lembar diobservasi ini semata-mata untuk menjadi sualtu cara alternatif sederhana bagi guru peserta untuk melakukan pengamatan dan mengidentifikasi permasalahan 84 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Observasi pembelajaran dalam lesson study lebih difokuskan pada aktivitas belajar siswa. akan dapat diungkapkan berbagai permasalahan dan kelebihan dari suatu kasus pembelajaran. untuk dapat merekam berbagai aspek pembelajaran dan akhirnya dapat menemukan berbagai permasalahan yang dapat diangkat sebagai salah satu masalah pembelajaran. cara ini akan dapat mengatasi kesulitan umum yang dialami sebagian besar guru peserta selama ini. yakni menuangkan gagasannya dalam tulisan berbentuk narasi ilmiah. Selain itu. diskusi refleksi membahas proses pelaksanaan dan hasil pembelajaran yang dilakukan bersama dan terfokus pada bahasan diskusi tentang aktivitas belajar siswa. kemudian melaksanakan pembelajaran dengan observasi oleh anggota MGMP.

PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Pada kegiatan awal. Sebagaimana kelaziman pembagian tahapan pembelajaran. perlu disusun rambu-rambu penggunaannya. hitung atau perkirakan jumlah/frekuensi siswa yang memberikan respon. RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN Agar penggunaan lembar observasi ini sesuai dengan yang diharapkan. serta komentar lain yang dianggap berguna untuk pengingat diri sendiri dan juga guru pengajar. 1. Di dalam masing-masing tahap terdapat beberapa aspek utama yang perlu dicermati oleh pengamat dalam pembelajaran. perhatikan dan uraikan tentang respon yang tampak pada siswa. Di samping itu.PELAKSANAAN dalam pembelajaran. Selanjutnya. INGGRIS SMP 85 . Tentu saja lembar observasi pembelajaran lain dapat digunakan sesuai dengan keperluan masing-masing. Uraikan secara singkat butir kegiatan apersepsi atau motivasi yang dilakukan oleh guru peserta. B. lembar observasi ini bukan dimaksudkan sebagai alat mengevaluasi atau menilai baik dan buruknya suatu kegiatan pembelajaran yng dilakukan oleh guru peserta dan murid. 3. yakni kegiatan awal. pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh observer dari kegiatan observasi pembelajaran. dan penutup. dapat jadi guru peserta tidak melakukan tahap PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. Di bagian akhir lembar observasi ini. 4. kegiatan inti. Jika mungkin. observer diminta untuk menuliskan komentarnya secara obyektif tentang keterlaksanaan skenario pembelajaran. Namun. lembar observasi pembelajaran dalam Program BERMUTU ini memberikan peluang untuk merekam hasil pengamatan yang menyangkut aspek guru peserta selain aspek murid yang biasanya lebih diutamakan dalam lesson study. Agak berbeda dengan lembar observasi yang biasa digunakan dalam lesson study. guru peserta biasanya melakukan kegiatan apersepsi atau memotivasi siswa. untuk memudahkan penemuan alur pembelajaran dalam lembar observasi ini. proses pembelajaran dibagi menjadi 3 tahap. Penjelasan tiap aspek pengamatan: a.

mengapa terjadi demikian . peralatan yang memadai (jumlah dan kualitas)? Bagaimana pengelolaan oleh guru peserta dan pemanfatannya oleh siswa? Apakah sumber belajar/media cukup efisien membantu siswa menemukan atau memahami konsep materi ajar? Uraikan temuan Anda tentang hal ini. Apersepsi dapat dilakukan oleh guru peserta dengan cara menyampaikan pertanyaan untuk menggali pengetahuan awal siswa. apakah timbul konflik kognitif atau masalah pada diri siswa? Hal ini dapat diungkapkan oleh siswa dalam bentuk pertanyaan kepada guru. setelah mengucapkan salam guru peserta langsung menjelaskan materi ajar atau masuk langsung ke kegiatan inti... d. sehingga menjadi bermakna dan membangkitkan minat siswa? Hal ini berkaitan dengan nilai kontekstual pembelajaran.? dst.PELAKSANAAN tersebut. INGGRIS . e.. atau menjelaskan langkah kerja yang akan dilakukan siswa? Apakah penjelasan diberikan telah cukup jelas dan maksudnya mudah dipahami siswa? Perhatikan. Secara umum. Tuliskan penjelasan singkat tentang hal ini. apakah siswa memerhatikan dengan baik dan dapat memahami maksud penjelasan tersebut? Berapa frekuensi siswa yang memperhatikan dan memahaminya? Berikan komentar singkat tentang hal tersebut. Apakah untuk pelaksanaan pembelajaran tersebut tersedia sumber belajar. apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang garis besar materi ajar. Pada akhir langkah apersepsi/motivasi. Dalam mengawali kegiatan inti.. b. apakah menggunakan strategi guru peserta pembelajaran c. media.. Misalnya.? Seharusnya demikian . Apakah kegiatan sudah cukup baik dilakukan oleh guru peserta? Adakah yang perlu diperbaiki? Apakah materi ajar atau kegiatan yang dilakukan dikaitkan dengan realita kehidupan di sekitar siswa. f. 86 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B..? Bagaimana jika . g. Misalnya.

m. Setelah melakukan observasi pembelajaran. k. l. apakah guru peserta melakukan penguatan terhadap hasil belajar siswa. Bagaimana cara guru peserta membimbing dan mengarahkan siswa. atau memberikan tugas rumah untuk remidi bagi siswa yang kurang berhasil atau untuk penguatan bagi yang telah berhasil? Apakah tampak adanya kepuasan pada siswa setelah kegiatan belajar selesai? Hal ini ditandai dengan kegembiraan pada siswa. tidak ada siswa yang terlihat lesu atau murung. atau memberikan pertanyaan arahan? Apakah pertanyaanpertanyaan tersebut efektif dalam mengarahkan kerja dan cara perpikir siswa? Apakah siswa beraktivitas secara fisik dan mental (berpikir) dalam belajar? Berapa frekuensi siswa yang telah benar-benar belajar dan berapa yang tidak? Apakah ada siswa yang bertanya atau menyampaikan pendapat secara langsung kepada guru peserta? Berapa orang? Apakah guru pembelajar rmemberikan respon terhadap pertanyaan atau komentar siswa? Pada kegiatan penutup. Apakah guru peserta melakukan evaluasi terhadap hasil belajar? Bagaimana dengan capaian hasil belajar siswa (jika mungkin dilihat)? 5. INGGRIS SMP 87 . j. para pengamat diharapkan dapat menuliskan komentar yang obyektif dan terkait dengan keterlaksanaan skenario pembelajaran yang telah disusun atau direncanakan? (harus lihat RPP guru peserta). dengan membuat rangkuman atau kesimpulan. dan dilakukannya secara lancar? Apakah siswa mengikuti alur belajar tersebut dengan baik atau tampak menjadi bingung? h. Misalnya. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. mengajak siswa mereviu proses dan hasil belajar. tidak tanpak siswa yang masih bingung atau bertanya-tanya tentang materi pelajaran atau pekerjaan rumah yang diberikan? i.PELAKSANAAN tertentu dengan alur yang sesuai.

88 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Pengamat juga dapat menuliskan komentar lain yang memang dianggap perlu atau berguna bagi pengamat sendiri ataupun sebagai pengingat bagi guru peserta yang menyajikan pembelajaran. 7. Dalam melakukan observasi pembelajaran. utamanya terhadap semua siswa dan tidak melakukan intervensi terhadap guru peserta yang sedang mengajar maupun siswa yang sedang belajar. para observer diharapkan dapat: melakukan observasi secara cermat. Dalam melakukan pengamatan. setiap orang akan dapat memetik pelajaran yang berbeda-beda. C. pengamat diharapkan dapat menemukan atau menidentifikasi pelajaran berharga dari observasi pembelajaran tersebut. esei sederhana berbentuk recount. Nantinya pelajaran berharga tentang teknik pengajaran ini dapat dicoba-terapkan di sekolah atau di kelasnya sendiri. dan dengan melakukan diskusi refleksi. narrative dan procedure dalam konteks kehidupan sehari-hari. para pengamat dianjurkan untuk menguraikan hasil observasi tersebut dalam bentuk case study. 2. Setelah melakukan observasi pembelajaran. menuliskan hasil pengamatannya dalam lembar observasi ini. Sumber Belajar 6 : Contoh RPP MODEL PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas / Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : : : : Bahasa Inggris VII/1 Teks Procedure 2 x 40 menit STANDAR KOMPETENSI Mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional pendek. SARAN 1. pengamat hendaknya menempatkan diri pada posisi yang tegas sehingga dapat melihat gerak-gerik siswa dan juga ekspresi wajah siswa pada saat proses pembelajaran.PELAKSANAAN 6. Selain itu. INGGRIS . Tentunya.

lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa tulis dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk recount. press.While Activity 1. LANGKAH PEMBELAJARAN A. wrap. INGGRIS SMP 89 . 2. Guru menunjukkan gambar hand phone (HP) dan memberikan pertanyaan kepada siswa.MATERI AJAR • Teks procedure • Gambar III.PELAKSANAAN KOMPETENSI DASAR Mengungkapkan makna dan langkah-langkah retorika secara akurat. scratch. seal. INDIKATOR • Menggunakan kalimat imperative memberikankan petunjuk • Menghasilkan teks berbentuk procedure I. Guru “memperkenalkan” beberapa kata kunci seperti: rub.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. B. Guru meminta siswa mendiskusikan gambar HP yang diperlihatkan 2. METODE PEMBELAJARAN • Tanya Jawab • Diskusi IV. Guru meminta salah seorang siswa maju ke depan kelas untuk mempraktekkan cara memasukkan pulsa PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. dan procedure. Siswa mampu menghasilkan berbentuk procedure teks tertulis dalam II. narrative . button.Pre Activity 1.

. =28 =18 =18 =18 =18 _______+ 100 100 Guru Mata Pelajaran. Guru meminta siswa yang lain untuk menuliskan langkah-langkah yang telah dipraktekkan dengan menggunakan kalimat perintah 4 Guru memberikan feedback atas kalimat-kalimat siswa 5.... Grammar and Vocabulary b.Text Book VI...Post Activity Wakil masing-masing kelompok membacakan hasil karya mereka.Voucher 3...Task 2: a... Masing-masing kelompok berdiskusi untuk menghasilkan sebuah teks procedure tertulis. 90 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Alat/Bahan/Sumber Belajar 1............Tugas 1.. INGGRIS ........ Hubungan antar gagasan Skor maksimal Nilai maksimal Mengetahui Kepala Sekolah. Guru memberikan leading questions untuk membantu siswa menulis teks procedure...... tiap kelompok terdiri atas 4 siswa..Task 1: 2x14 2...Pictures 4.. Manajemen wacana genre c..Hand Phone 2. Penilaian A..PELAKSANAAN 3.. Pedoman Penilaian: 1. Siswa diminta melengkapi teks procedure dengan kalimat imperative 2. Siswa membuat teks procedure dengan menggunakan kalimat kalimat imperative B. V. ...... C. Kejelasan makna d.. Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. 6.. ... 7..

INGGRIS SMP 91 . 1.What is the next stage to refill the account? 8.What should you do if you run out of money in your account? 4.What should you do if you run out of money in your account or its duration validity is overdue? 3. Here are the steps we have to PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.How do you contact your friends? What means of communication do you use? 2.Do we keep the voucher wrapped in plastics? What should we do to take it out from the plastic wrapping case? 5. Unlike a telephone.How do you refill your account? Activity During the activity the teacher asks the following questions to help the students write a procedure text. We have to be sure that we do not run out of money in the account and its duration is not over. 1.What is hidden behind the strip? 7.PELAKSANAAN Pre activity During pre activity.Which part of the card do we scratch? 6. a mobile phone must be provided with a card. How do we know that our handphone’s account has been refilled? How to Refill Your Phone Card’s Account The Handphone is one of the means of communication.What phone do you use if you are away? 3.What must a handphone be provided with? 2.What do we need to refill the account? 4. the teacher asks the leading questions to attract the students’ attention to the topic.

INGGRIS . After that. You will see a 14 digit-number. Then. open the seal of the card you have just bought. Scratch the silver strip by using a coin. You will see a silver strip on the back of the card. Check the account of your card by dialling *388#.PELAKSANAAN follow to refill the account your handphone or mobile phone (for example an IM3 Card). Now you can use your mobilephone as the account has been refilled. The next step is press *556* on your handphone or mobile phone followed by the 14 digit-number as shown on your card. press OK or YES. First. take out the card from the plastic wrap. 92 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.

ING/SMP 93 . lesson study. memahami materi : guru peserta juga telah (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU. (2) pengenalan PTK. Sebaiknya.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Analisis dan Interpretasi Data Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-13 Proses pembelajaran dengan topik analisis data dan interpresentasi data ini akan berjalan baik bila guru peserta belajar di MGMP memahami semua informasi yang diberikan dalam pembelajaran generik. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. Pemahaman materi yang telah dibahas sebelumnya merupakan prasyarat untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya.ANALISIS DAN INTERPRETASI PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA/13/B. dan case study.

Pembahasan tentang interpretasi data difokuskan pada masalah pemaknaan terhadap hasil analisis data. Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan pengolahan atau analisis data dan interpretasinya. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengumpulan data. Hasil analisis dapat dikatakan masih bersifat faktual sehingga perlu diberi arti atau makna. b.ANALISIS DAN INTERPRETASI 1. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut ini. dan satuan uraian dasar. PENGANTAR Analisis data merupakan usaha untuk memilih. Pembahasan tentang analisis data difokuskan pada masalah menganalisis data kuantitatif dan menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif). data.ING/SMP . landasan teori. Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. maka analisis data akan memberikan kehidupan dalam kegiatan penelitian tersebut. Langkah ini sangat penting dilakukan agar data yang terkumpul dapat bermakna dan menjawab keberhasilan tindakan yang telah dilakukan. Diskusi untuk memahami cara menganalisis dan menginterpretasi data dari berbagai sumber belajar. tujuan penelitian. Latihan menganalisis dan menginterpretasi data Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik. Jika kegiatan pengumpulan data sebagai jantungnya penelitian tindakan. Interpretasi hendaknya mencerminkan jawaban dari permasalahan yang diajukan. menggolongkan. dan mengatur urutan data. membuang. memilah. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan. e. Usahakan agar masalah penelitian. kategori. peneliti perlu memahami teknik analisis data yang tepat agar manfaat penelitiannya memiliki nilai ilmiah yang tinggi . Curah pendapat (brainstorming). analisis data. Menganalisis dan menginterpretasi data yang sudah dikumpulkan sebelumnya. mengorganisasikannya ke dalam suatu pola. 94 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. dan interpretasi selalu ditulis secara runtut. a. Oleh karena itu. belajar yang c. d.

Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: pengamat triangulasi ini dilakukan oleh lebih dari satu pengamat yang dilakukan kelas yang sama atau latar yang sama.ANALISIS DAN INTERPRETASI 2. Lihat Sumber Belajar 4. d. Menganalisis data kuantitatif b. Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan biasa dan menunjang kepastian reliabilitas sehingga observasi PTK berjalan dengan baik (Burns. merumuskan masalah. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Menganalisis dan menginterpretasi data pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris Kompetensi Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris. Melihat reliabilitas PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Menginterpretasi data kualitatif hasil analisis f. dan mendeskripsikan faktor penyebab timbulnya masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris SMP kelas VII.ING/SMP 95 . Menganalisis data (deskriptif kualitatif) kualitatif c. 2003:164). Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis e. hasil Indikator Pencapaian Kompetensi a.

Alat dan bahan pembelajaran. c. diperlukan persiapan seperti berikut ini.ANALISIS DAN INTERPRETASI 3. d. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. papan tulis. b. OHP. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik Analisis Data dan Interpretasi. 96 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. a. seperti ATK. kertas plano. plastik tranparancies. contoh interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. spidol. Guru pemandu menyiapkan contoh data kuantitatif dan data kualitatif.ING/SMP . contoh analisis data kuantitatif dan kualitatif. LCD dan laptop (jika memungkinkan). Guru peserta menyiapkan data hasil pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan masalah dan rencana PTK.

Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu pengamat) Handout contoh analisis data kualitatif Handout contoh analisis data kuantitatif Handout contoh interpretasi data Contoh laporan PTK web log guru dalam PTK (KTI online) Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Sumber belajar 9 5.ANALISIS DAN INTERPRETASI 4. KEGIATAN BELAJAR PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk Topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Definisi Data Kualitatif.ING/SMP 97 .

ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Disukusi Kelompok (50 menit) Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan (60 menit) Kegiatan 4 Studi Kasus (40 menit) Kegiatan 6 Penutup (10 menit) 98 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dapat diperlihatkan melalui tayangan PowerPoint (sumber belajar 1). I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan power point (sumber belajar 1) • Guru pemandu memberikan penguatan kedudukan topik Analisis Data dan Interpretasi dalam tahapan melaksanakan PTK. indikator pencapaian kompetensi.ING/SMP 99 . ruang lingkup pembelajaran.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar • Guru pemandu menginformasikan topik yang akan dipelajari. Pertanyaan guru pemandu: • Mengapa analisis dan interpretasi data perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan langkah analisis data dan interpretasi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. kompetensi. II (Perencanaan Tindakan III) dan seterusnya Bagan Desain Penelitian Tindakan Kelas PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

ING/SMP . Pertanyaan Pemandu Pernahkah Anda menganalisis data? Apakah data tersebut berhubungan dengan pembelajaran bahasa Inggris? Data apa sajakah yang Anda analisis? Bagaimanakah cara Anda menganalisis data? Tahukah Anda teknik-teknik analisis data? Apakah data yang sudah dianalisis Anda interpretasi? Bagaimanakah cara menginterpretasinya? • Guru pemandu meminta guru peserta berkelompok (4 orang per kelompok) lalu memandunya untuk mengemukakan permasalahan yang pernah dialami dalam analisis dan interpretasi data. Dengan melakukan refleksi.ANALISIS DAN INTERPRETASI Pada saat menanyangkan bagan di atas. Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) • Pendamping memandu kegiatan curah pendapat untuk mengetahui pemahaman peserta didik mengenai cara-cara menganalisis dan menginterpretasikan data. Setiap kelompok secara bergantian menyebutkan dan menuliskan di papan tulis atau kertas plano permasalahan yang pernah dialami. peneliti akan memiliki wawasan autentik yang dapat membantu dalam menafsirkan data. pendamping menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran penelitian tindakan kelas. Selanjutnya. • 100 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. Guru pemandu meminta setiap kelompok menelaah dan menanggapi pemasalahan yang dialami kelompok lain. guru pemandu mengingatkan peserta topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai teknik analisis data (sumber belajar 1).

Pertanyaan Guru Pemandu Diskusikanlah hal-hal berikut: . Guru pemandu memandu tanya jawab tentang permasalahan yang ditemukan guru peserta berdasarkan studi kasus tersebut PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA • PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.Teknik interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris • Guru peserta menggunakan sumber belajar (sumber belajar 8 dan 9) pada saat diskusi kelompok.Analisis data kuantitatif bahasa Ingris dan tekniknya dalam pembelajaran .ING/SMP 101 . dan contoh interpretasi pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar Bahasa Inggris) Kegiatan 4 Study Kasus • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk RPP (sumber belajar) dan meminta guru peserta untuk mendiskusikan cara mendapatkan dan menganalisis data dari perencanaan atau RPP tersebut. contoh analisis data kuantitatif.Analisis data kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris dan tekniknya .ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 3 Diskusi Kelompok • Secara berkelompok guru peserta mendiskusikan hal yang berhubungan dengan analisis dan interpretasi data yang dipandu oleh guru pemandu. dan contoh analisis data kualitatif. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya. • Guru pendamping memberikan penguatan dengan menayangkan PowerPoint tentang teknik analisis data.

• 102 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Hal ini terbukti dari data hasil wawancara dan observasi di kelas.ANALISIS DAN INTERPRETASI Pertanyaan pemandu • • • Hal-hal apa sajakah yang dianalisis dalam contoh sumber 2? Bagaimanakah tahapan-tahapan menganalisisnya? Bagaimanakah cara menganalisisnya? Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan • Guru pemandu membagikan data kuantitatif dan data kualitataif dari hasil pengumpulan data dalam pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar 2 dan 3) dan meminta guru peserta untuk menganalisis data tersebut dan menginterpretasinya. Menurut Anda dapatkah data tersebut dianalisis? Jika dapat. Pernyataan pemandu Terdapat peningkatan aktivitas belajar dan perhatian siswa membaik terhadap pembelajaran Bahasa Inggris setelah guru peserta mengajar menggunakan metode miming. Data berikut (sumber belajar 2 dan 3) merupakan data hasil observasi pembelajaran Bahasa Inggris. • Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menganalisis data kualitatif dan kuantitatif Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menginterpretasi hasil analisis data. dari hasil tes prestasi belajar siswa diketahui tingkat kemajuan dalam belajar Bahasa Inggris. yaitu dengan banyaknya siswa yang bertanya secara tepat dan terarah. analisislah data tersebut dan buat interpretasinya.ING/SMP . Selain itu.

Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan 2. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. motivasi belajar. aktivitas siswa mengikuti pembelajaran. Data kuantitatif yaitu data yang dapat dianalisis secara deskriptif. perhatian. persentase keberhasilan belajar. pandangan atau sikap siswa terhadap metode belajar yang baru (afektif). dan lain-lain. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Refleksi. peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif. dan sejenisnya.ING/SMP 103 . dan Tindak Lanjut) • Penguatan. • Pernyataan penguatan berupa rangkuman Dalam pelaksanaan. ada dua jenis data yang dapat dikumpulkan dan dianalisis peneliti 1. mencari nilai rata-rata. Misalnya.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab. antusias dalam belajar. kepercayaan diri. Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan topik analisis data dan interpretasinya. Data kualitatif yaitu data yang berupa informasi berbentuk kalimat yang memberikan gambaran tetang ekspresi siswa tingkat pemahaman terhadap suatu pembelajaran (kognitif). Dalam hal ini. • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai? • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta.

Buat laporan hasil pengorganisasian data. Produk yang dapat dinilai adalah laporan hasil pengorganisasian. 2.ANALISIS DAN INTERPRETASI Arahan Tugas Mandiri 1.Lampiran Sumber Belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi • • • Menganalisis data kuantitatif Menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif) Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: triangulasi pengamat yaitu triangulasi yang dilakukan oleh lebih dari satu pengamat pada kelas yang sama atau latar yang sama. Pelajari dan cek kembali data yang telah diperoleh. 104 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan. Lihat Sumber Belajar 4. Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan bias dan menunjang kepastian reliabilitas observasi PTK tersebut berjalan dengan baik (Burns. misalnya: keaktifan dalam diskusi. Proses yang dinilai dapat mencakup aspek afektif.ING/SMP . dan interpretasi data. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio Lampiran . analisis dan interpretasi data hasil pembelajaran yang telah dilakukan sesuai dengan masalah dan rencana pembelajaran yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. organisasikan data sesuai dengan jenisnya dan tentukan cara menganalisisnya. 2003:164). analisis. kontribusi dalam diskusi. 6. Pelajari cara lain dalam mengolah data dari berbagai sumber belajar yang relevan. kesungguhan mengikuti kegiatan. 3.

ANALISIS DAN INTERPRETASI • • • Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis Menginterpretasi hasil analisis data kualitatif Melihat reliabilitas PTK Sumber Belajar 2 PowerPoint Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Refleksi Awal Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan I Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan I Analisis Data dan Interpretasi (validasi) Refleksi Ren Tindakan Siklus 2 Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP 105 .

baik yang diperoleh dari hasil pengukuran maupun diperoleh dengan cara mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif. dan Jawaban siswa atas soal atau lembar kerja siswa. 106 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. nilai ulangan harian. Contoh data kuantitatif. Contoh data kualitatif.ING/SMP . Data kualitatif berhubungan dengan informasi yang berbentuk kalimat.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3 Definisi Data Kualitatif. Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Data kuantitatif berhubungan dengan angka atau bilangan. atau data yang dikategorikan berdasarkan kualitas objek yang diteliti. Validasi data dilakukan dengan menggunakan pendekatan triangulasi pengamat oleh lebih dari satu orang. aktivitas siswa. Observasi pengamat lebih dari satu orang dilaksanakan pada kegiatan di kelas yang sama pada waktu yang sama. perhatian siswa. nilai tes awal dan tes akhir.

ING/SMP 107 .ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3: Tayangan PowerPoint Contoh Data Kuantitatif Yang diolah TABEL 1: Daftar nama siswa diganti dengan pengkodean nomor urut. Nama siswa Achmad Mustofa Adhitya Muslim Syahput Ahmad Jauharul Fuady Alfina Savitri Amallia Della Santi Arga Prastyio Putra Ari Wibowo Asromi Zahrotul Maulidy Ayu Agustin Pratiwi Bayu Herdian Pranata Bhayangkara Tiwo Dian Krisnawati Edo Febrianto Eka Leha Fridaningtyas Erwin Ardhiansyah Fajar Setiono Fani Saputri Lestari Faradina Dwi Permatasa Hami Aziz Heru Prasetyo Kartika Ayu Wardhani Kausarin Diawan Putri Kujaeni Jami'u Mega Nur Anita Mifta Wahyu Widyawati Mohamad Amrullah Kus Much Rizki Kurniawan Mulyono Nanda Arianti Nomor urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

ANALISIS DAN INTERPRETASI Nur Maslichah Nur Ulah Utami Panggi Lubianto Pinky Sandra Bonita Rendra Kusuma Ria Ambarwati Robert Hari Prasetyo Sandika Puspitasari Serly Tri Wulandari Syafrulah Yunan Sya'roni Rahmad Hiday Tri Wahyu Novitasari 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 108 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP .

00 62.00 61.ING/SMP 109 .00 56.00 77.00 No.00 45.00 77.00 40.00 81.00 82.00 69.00 46.00 70.00 83.00 43.ANALISIS DAN INTERPRETASI Tabel 2: Tes awal dan Tes akhir siswa No.00 64.00 79.00 49.00 50.00 55.00 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.00 89.00 74.00 88.00 86.00 79.00 79.00 59.00 56.00 55.00 66.00 45.00 52.00 72.00 44.00 77.00 88.00 54.00 40.00 50.00 50.00 44.00 96.00 93.00 58.00 68.00 59.00 74.00 70.00 69. Siswa Tes awal Tes akhir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 68.00 59. Siswa Tes awal Tes akhir 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 54.00 79.00 53.00 81.00 60.00 72.00 53.00 84.00 60.00 54.00 90.00 58.00 83.00 55.00 83.00 92.00 73.00 79.00 87.00 59.00 87.00 89.00 74.00 79.00 57.00 85.00 65.00 59.00 79.00 88.00 52.00 61.

78 • Gain skor 22. sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih dibutuhkan 2.05%. Pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 87. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21.20%.ANALISIS DAN INTERPRETASI Berdasarkan Tabel 2 di atas dapat disimpulkan: Secara individual: • Jumlah siswa = 41 • Siswa tuntas belajar 36 orang • Persentase siswa yang telah tuntas = 36:41 x 100% = 87.80%.80% • Siswa yang belum tuntas 8 orang. Secara klasikal • Siswa dinyatakan belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal mereka harus mencapai 90%.71 (perolehan nilai) rata-rata 110 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP .07 • Rata-rata skor setelah perbaikan 78. • Rata-rata skor sebelum perbaikan 56.

Saya merasa siswa termotivasi untuk secara aktif ikut serta berinteraksi walaupun mereka masih mendapatkan kesulitan dalam mengekspresikan ide mereka dalam bentuk lisan. Bagaimana respons siswa dengan teknik “miming”? Pengamat 1 berpendapat bahwa teknik “miming” bagian dari Educational Drama direspon positif oleh 36 siswa dan pasif oleh 5 siswa. INDIKATOR Refleksi diri 1. teman sekelas bertanya menggunkan Yes/No questions. sedih. Apa yang dilakukan guru peserta untuk mengetahui kemampuan siswa dalam berkomunik asi dengan menggunakan kalimat yang memakai “to be” dan “to do” dalam bentuk lisan. Dianjurkan pada guru peserta untuk menerapkan teknik pembelajaran yang bisa membuat suasana kelas lebih komunikatif. dll.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 4 PowerPoint Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu Pengamat) TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Ada lima siswa yang diminta bermain peran. Point Penting Pengamat menggarisbawahi pentingnya guru peserta melatih siswa menggunakan ‘to be” dan “to do” karena merupakan dasar pembelajar= an bahasa Inggris. Contoh: Are you have? Ternyata ada 10 murid menggunakan bentuk “to be” dan “to do” yang salah. guru peserta mengingatkan kembali penggunaan bentuk “to be” dan “to do” secara benar dalam bentuk lisan. gembira. KEGIATAN INTI Materi ajar: 2. siswa tersebut sangat menghayati perannya.ING/SMP 111 . Hasil kerja siswa (qualitative) Sebagian besar siswa mengatakan mereka senang sekali dengan teknik “miming”/ panto-mim bagian dari Educational Drama. Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Salah seorang siswa pada waktu memainkan peran sedang jatuh cinta. Pengamat 2 melihat bahwa siswa perlu diberi banyak llatihan karena masih banyak yang salah menerapkan “to be” dan “to do” dalam kalimat Mungkin karena pengaruh bahasa Ibu /L1 Guru peserta perlu menguasai berbagai macam teknik dan metode pembelajaran. Sehingga membuat suasana kelas menjadi ramai dan sangat menyenangkan. Setelah saya membaca naskah case study tentang pembelajaran Bahasa Inggris lisan tentang kondisi diri misalnya kalau sakit gigi. Pada saat seorang murid bermain peran/pantomim memperaga-kan orang yang sakit gigi. Juga pemahaman pemerolehan bahasa serta pengaruhnya kemampuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Sebaiknya.

Media pembelajaran yang digunakan tidak sulit bagi sebagian besar siswa kecuali bagi siswa yang pemalu yang mempunyai kesulitan dalam menirukan tingkah laku seseorang. mengekspresikan rasa sakit. Apakah proses pembelajar an dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 5. namun masih perlu lebih mendorong siswa utuk lebih aktif. Siswa dapat mengikuti alur pembelajaran setelah LKS dibagikan. walaupun pada awalnya kelihatam agak kurang aktif Pembelajaran sudah sesuai dengan rencana. Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajar an? Dalam pembelajaran ini. penggunaan skenario dalam pembelajaran “miming” sangat menunjang kegiatan siswa. Pengelolaan sumber belajar/media 3. Strategi pembelajaran 4. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan RPP. setelah melaksanakan mencermati kegiatan sosiodrama dan kemudian mendiskusikan jawaban pertanyaan pada LKS Guru peserta tidak mendapat kesulitan dalam menyiapkan media karena hanya berupa perintah tertulis untuk diperankan oleh siswa. Siswa mulai bekerja sesuai dengan LKS. Misalnya: Saya sakit. Siswa dapat mengikuti kegiatan belajar yang direncanakan guru peserta. Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting menggunakan ‘to be” dan “to do”. Pembelajaran dengan kerja kelompok pada kegiatan inti berjalan lancar. dll. yaitu menekankan pada upaya visualisasi materi yang bersifat abstrak dan kinerja siswa untuk bekerjasama dalam kegiatan kerja kelompok. 112 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) bahasa Indonesia.ING/SMP .

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Bagaimana guru peserta melakukan evaluasi pembelajaran? Guru peserta melakukan penilaian terhadap aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran secara individu maupun kelompok. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? Evaluasi 7. Melakukan penilaian proses dan hasil pembelajaran menggunakan authentic assessment. Guru peserta mengusulkan untuk melakukan tes kembali bagi yang tidak lulus dan pengayaan bagi yang sudah lulus. Perlakuan yang sama bagi yang lulus maupun yang tidak lulus. Artinya semua diberikan perhatian yang sama.ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting 6. Penilaian dilakukan selama pembelajaran dan hasil dari verja kelompok. Komentar pengamat tentang sejauh mana perencanaan perbaikan ini berhasil memecahkan masalah? Guru peserta mengusulkan untuk dilakukan remedial teaching pada lima siswa yang tidak lulus bagi pendekatan klasikal.ING/SMP 113 .

PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP 114 . Para peserta diwajibkan membawa contoh data hasil observasi dan penemuan data lain yang sudah terkumpul.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Refleksi dan Tindak Lanjut Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-14 Topik ini berhubungan dengan tugas terstruktur yang telah dilakukan oleh guru dalam pertemuan minggu sebelumnya.

Jika sudah. sedangkan jika belum tuntas harus diteruskan ke siklus berikutnya. dkk. masalah. dan seberapa jauh (to what extent) intervensi telah menghasilkan perubahan. mengapa demikian. dan guru (Arikunto. persoalan. 2008:133). suasana kelas. apa/di mana perubahan terjadi. apa kelebihan/kekurangan). dan kendala yang nyata dalam tindakan strategik.. bagaimana (how). kolaborasi dengan teman (termasuk para ahli) akan berperan penting dalam memutuskan judging the value. Siklus ini merupakan perbaikan dari siklus sebelumnya. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 115 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. kegiatan PTK dihentikan pada siklus itu.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 1. guru peserta sebagai peneliti menjawab pertanyaan mengapa (why). dan observasi. Pada tahap ini.INGGRIS SMP . PENGANTAR Refleksi adalah kegiatan mengulas secara kritis (reflective) tentang perubahan yang terjadi pada siswa. yaitu setelah tahap perencanaan. dengan mempertimbangkan ragam perspektif yang mungkin ada dalam situasi pembelajaran kelas • memahami persoalan pembelajaran dan keadaan kelas di tempat pembelajaran dilaksanakan Dalam melakukan refleksi. Peneliti mencoba mengatasi kekurangan/kelemahan yang terjadi akibat tindakan yang telah dilakukan. Berdasarkan hal tersebut lewat refleksi kita berusaha untuk: • memahami proses. Refleksi merupakan tahap akhir dari sebuah PTK. tindakan. menghasilkan rekonstruksi makna situasi pembelajaran kelas (seberapa jauh action telah membawa perubahan. dan memberikan dasar perbaikan rencana siklus berikutnya. Tahap ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah masalah PTK sudah tuntas diatasi atau belum.

a. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan. dan menyusun program tindak lanjut. b. Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. Ungkapan bahwa refleksi merupakan jiwa pelaksanaan PTK sedangkan tindakan merupakan jantung PTK mengandung makna bahwa refleksi dilakukan setelah tindakan dan tahap akhir refleksi adalah penentuan tindakan selanjutnya. Pembahasan difokuskan pada hal-hal yang harus ada dalam refleksi dan tindak lanjut. Fungsi Refleksi Refleksi mempunyai fungsi penting sebagai penentu atau alat evaluasi apakah tindakan yang dilakukan sudah mencapai hasil yang diharapkan.INGGRIS SMP 116 . b. Topik Refleksi dibahas pada pertemuan setelah peserta berlatih menganalisis data. Ini dilakukan setelah guru melakukan tindakan dan ini sangat penting karena tahap refleksi merupakan kegiatan evaluasi. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan kemampuan merefleksi dan tindak lanjut.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT a. c. e. d. langkah-langkah refleksi. Kedudukan Refleksi Topik ini merupakan topik ke 13 setelah terkumpul data. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. c. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut. Curah pendapat (brainstorming) Diskusi kelompok Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik belajar yang Latihan membuat refleksi dan tindak lanjut Penugasan untuk menulis refleksi dan tindak lanjut PTK yang sudah dilakukan.

Kemudian. baik sebagai tugas terstruktur maupun mandiri. kapan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. guru peserta wajib mampu menjelaskan kata kunci yang dipakai dalam PTK. Guru peserta mampu menentukan rencana tindakan berikut setelah menginterpretasi data. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Setelah pembahasan refleksi ini. guru peserta di MGMP dapat mencapai kompetensi dan indikator berikut ini: Kompetensi Guru peserta mampu merefleksi yang berarti mengevaluasi data dan menginterpretasi sesuai dengan data yang telah dianalisis Mereka sanggup dan mampu menguraikan. Pada waktu berada oi MGMP.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT d. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 117 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Petunjuk Kegiatan Kegiatan pembelajaran Refleksi dilaksanakan pada saat tatap muka di MGMP dan diluar MGMP.INGGRIS SMP . Untuk lebih memahami arti refleksi dalam kaitannya dengan pembelajaran bermutu. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Diskusi kelompok juga diadakan. Guru peserta mampu melaksanakan kegiatan kelompok mendiskusikan data yang diperoleh untuk dievaluasi b. Guru peserta mampu memutuskan apakah hasil refleksi perlu direvisi karena dampaknya kurang signifikan d. Guru pemandu menyiapkan skenario untuk simulasi sementara guru peserta bermain peran mendiskusikan hasil temuan dan menginterpretasikan data. menghubungkan dan menginterpretasi data kemudian menyimpulkannya. Guru peserta mampu menjawab pertanyaan dalam kuis yang dirancang oleh guru pemandu c. 2. guru pemandu memberikan kuis yang berhubungan dengan refleksi mengapa disebut jiwanya PTK.

kegiatan. kalau tidak ada LCD ada OHP atau White board Flip chart atau papan tulis biasa guru pemandu dapat menyesuaikan dengan keadaan [Guru pemandu dapat menggunakan transparansi atau foto kopi bila PowerPoint tidak dimungkinkan]. Menyiapkan kelas dengan media yang sesuai dengan situasi dan kondisi.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3. dan hasil belajar yang diharapkan untuk dicapai Mengapa Guru-guru melaksanakan PTK Refleksi harus PowerPoint 2 PowerPoint 3 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Memahami isi Bahan Belajar Mandiri (BBM) tentang Refleksi dengan membaca BBM generik atau bahan yang disediakan dalam lampiran b. Menyiapkan contoh data yang diperoleh dalam Bahasa Inggris e. Menyiapkan kuis bagi peserta untuk pemantapan f.INGGRIS SMP 118 . Menyiapkan skenario untuk simulasi dalam upaya lebih memahami Refleksi g. PowerPoint 1 Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencampaian kompetensi. Mempelajari kembali cara menginterpretasi data dalam Bahasa Inggris d. Memahami isi hand out/tayangan PowerPoint tentang Refleksi sebagai jiwa dalam PTK c. PERSIAPAN a.

Kegiatan 2 (25 menit) Pemberian kuis sehubungan dengan topik • Guru pemandu menyiapkan kelas dan media pembelajaran Kegiatan 3 (90 menit) Mempraktekkan Refleksi • Peserta bekerja dalam kelompok mendiskusikan hasil temuan yang berhubungan dengan bahasa Inggris. menjelaskan topik. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar yang terkait dengan refleksi dan tindak lanjut 5.kompetensi serta indikator pencapaian kompetensi. simulasi khususnya • Skenario refleksi dan simulasi menyusun disiapkan oleh Kegiatan 4 (90 menit) . KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) PENDAHULUAN : • setelah salam. . • Kemudian guru pemandu mengadakan apersepsi atau memberikan pertanyaan untuk menimbulkan minat. menganalisis data dan mendiskusikannya serta menginterpresentasi -nya • Kemudian setiap kelompok melaporkan hasil interpretasi data.INGGRIS SMP materi dengan PTK. doa. Kegiatan 6 (5 menit) Pemberian Tugas Setelah 119 pertemuan MGMP guru pemandu meminta peserta membaca tugas Kegiatan 5 (60 menit) Menuliskan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA definisi kata Pendalaman kunci dalam PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4.

INGGRIS SMP 120 .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Kegiatan 1 Pendahuluan [5menit] Setelah pembukaan. guru pemandu menumbuhkan minat para peserta sesuai dengan topik Refleksi. Selanjutnya gunakan tayangan PowerPoint/tayangan 1: Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi. Kegiatan 2 Pemberian kuis sehubungan dengan Refleksi dan Tindak lanjut [25menit] • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran bahasa Inggris dengan peserta didik Pertanyaan pemandu: • Apa Refleksi dan tindak lanjut itu? • Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran Bahasa Inggris? • Bagaimana lanjut? melakukan refleksi dan tindak • Hal-hal apa saja yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Tentu saja guru pemandu harus menyebutkan kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi sebelum persepsi atau pemberian pertanyaan untuk menumbuhkan minat peserta.

Selanjutnya. Kegiatan 4 Pendalaman materi dengan simulasi [90 menit] Guru pemandu membagi kelas dalam 5 kelompok setiap kelompok diberi skenario berbeda yang harus diperankan oleh tiap kelompok. 3. Perankan seolah-olah Anda sedang menghadapi masalah tentang cara menganalisis hasil temuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 121 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. 2.Yang berperan sebagai guru pemandu harus mampu menjelaskan. Sebutkan langkah langkah PTK sebelum Refleksi ! Refleksi berhubungan dengan data yang terhimpun.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Guru pemandu menyiapkan kuis yang berkenaan dengan PTK dan khususnya refleksi. Contoh: 1. guru peserta mendiskusikan tindakan yang akan dilaksanakan berdasarkan hasil refleksi. 1. Contoh skenario: Perankan: Salah seorang dari anggota kelompok menjadi guru pemandu yang harus berbicara tentang pentingnya refleksi dalam PTK Salah seorang bertanya tentang data yang berupa catatan mengenai bagaimana harus menginterpretasikannya. Dalam kegiatan ke 3 ini peserta berlatih mengevaluasi dan menginterpretasi hasil temuan yang telah dianalisa.INGGRIS SMP . Pada tahap akhir peserta harus mempresentasikan hasil kesimpulan mereka beserta alasannya. 4. Waktu Persiapan 15 menit sebelum tampil. Berikan contoh data yang diperoleh dalam pembelajaran Bahasa Inggris ! Jelaskan apa yang dimaksud dengan refleksi adalah jiwa dari PTK ! Apa pentingnya diskusi dalam menginterpretasi data? Kapankah Anda menentukan untuk merencanakan tindakan berikutnya? Kegiatan 3 Mempraktekkan Refleksi [90 menit] Guru pemandu mengingatkan bahwa guru peserta sudah mempelajari bagaimana menganalisis data dan menginterpretasikannya.

intervensi. jawabannya didiskusikan secara klasikal. peserta menyerahkan hasil tulisan kepada guru pemandu. langkah PTK. Tugas mandiri : Silakan baca informasi tentang action research terutama tentang refleksi dan buatlah ringkasannya. reduksi data penyimpulan. Setelah selesai. • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran Bahasa Inggris dengan siswa Pertanyaan pemandu: • • Apa refleksi dan tindak lanjut itu? Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. achievement test.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT tentang hasil tes pelafalan [pronunciation] siswa yang belum mencapai target yang diharapkan. Kemudian.INGGRIS SMP 122 . Diskusikan dengan anggota kelompok lain. Kegiatan 6 Tugas terstruktur : Rekam suara sepuluh siswa sebagai perwakilan dari tiap kelompok untuk mencari tahu kemauan pelafalan mereka [pilih dua orang dari tiap kelompok]. masalah nyata. Setelah itu. Anda harus berakting seperti Anda betul-betul dalam diskusi kelompok [guru pemandu mencatat dan pada akhir sesi ini memberikan komentar yang membangun] Kegiatan 5 [60 menit] Setiap peserta wajib menuliskan dengan kata kata sendiri definisi kata kunci sebagai berikut: Class room action research [PTK]. Siapkan teks berupa news agar dibaca siswa seolah-olah mereka sedang membaca berita. Analisis hasil rekaman sebagai kegiatan refleksi Anda. guru peserta menyusun rencana tindakan siklus 2. Refleksi.

REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana melakukan refleksi dan tindak lanjut? Hal apa sajakah yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? • • • Guru pemandu menyajikan informasi tentang halhal yang berhubungan dengan topik refleksi dan tindak lanjut PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP. Pertanyaan pemandu • Hal-hal apa sajakah yang terdapat dalam contoh refleksi ? • Bagaimanakah cara penyampaian sistematika penulisannya? atau • Cocokkah tindak lanjut yang akan dilakukannya? Mengapa? • Hasil diskusi dapat berupa temuan. hikmah (lesson learned) untuk dijadikan bahan masukan atau pengalaman dalam menyusun refleksi. Penyajian dilengkapi dengan penggunaan tayangan PowerPoint (sumber belajar) dan tayangan video atau foto pembelajaran (jika ada). Diskusi Kelompok • • Guru peserta dibagi dalam kelompok masing-masing beranggotakan 4 orang. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya. yang Guru pemandu membagikan contoh hasil refleksi (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk mendiskusikan kelengkapan refleksi tersebut.INGGRIS SMP . • Kegiatan Kerja Kelompok PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 123 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

Masing-masing kelompok melihat karya kelompok lain dan melakukan tanya jawab.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk hasil analisis dan interpretasi data (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk membuat refleksi dan tindak lanjut.INGGRIS SMP 124 . Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih membuat refleksi dan tindak lanjut berdasarkan studi kasus tersebut. • Kunjung Karya • • Setiap kelompok memajang hasil kerja kelompok masing-masing. Pertanyaan guru pemandu 1. • Kegiatan Kerja Mandiri • Guru peserta diharapkan membawa dokumen atau tugas pada pertemuan sebelumnya (hasil analisis data dan interpretasi) Guru pemandu dan tiap guru peserta mengkaji ulang kejelasan dan kelengkapan tugas Tiap guru peserta membandingkan hasil kerjanya dengan hasil kerja rekannya dan saling menanggapi (dilakukan dalam kelompok) Tiap guru peserta menyempurnakan hasil kerjanya dengan bimbingan guru pemandu. Setiap kelompok menugaskan salah satu wakilnya untuk menanggapi pertanyaan dan komentar pengunjung dari kelompok lain. Tiap guru peserta membuat rancangan refleksi dan tindak lanjut berdasarkan hasil analisis data dan interpretasi tersebut dengan bimbingan guru pemandu. Apakah kegiatan yang saya lakukan melalui PTK telah mampu memperbaiki proses belajar mengajar di kelas? • • • • PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

INGGRIS SMP . Pernyataan penguatan berupa rangkuman Refleksi adalah mengingat dan merenungkan kembali suatu tindakan persis seperti yang telah dicatat dalam lembar observasi. masalah. Apa perubahan penelitian? yang diperoleh melalui 3. Pelajari dan cek kembali rancangan refleksi dan tindak lanjutnya. 2. Apa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan? Penutup (Tanya Jawab. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. persoalan. Penguatan.atau kendala yang dihadapi dan meminta peneliti PTK untuk menimbang-nimbang pengalamnnya lalu mencari dan menemukan saran-saran tentang cara untuk meneruskan tindakannya. Seberapa jauh perubahan ke arah perbaikan itu terjadi? 4. dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik refleksi dan tindaklanjut PTK. Refleksi. Refleksi berusaha memahami proses. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 125 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 2. Buat refleksi dan tindak lanjut PTK yang telah Anda lakukan. Refleksi biasanya dibantu oleh diskusi di antara para peserta • Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta Arahan Tugas Mandiri 1.

Pelajari cara lain atau contoh dalam membuat refleksi dan tidak lanjut.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3.INGGRIS SMP 126 . PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

Produk yang dapat dinilai adalah hasil refeksi dan rancangan tindak lanjut PTK pada siklus berikutnya. guru pemandu menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran PTK. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 127 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Refleksi dan Evaluasi Bagan Rancangan Penelitian Tindakan Kelas Pada saat menayangkan bagan di atas. kesungguhan mengikuti kegiatan. Dengan melakukan refleksi. misalnya: keaktifan dalam diskusi. Proses yang dapat dinilai dapat mencakup aspek afektif. kontribusi dalam diskusi.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 6. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan.INGGRIS SMP . Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio. peneliti memiliki wawasan autentik yang dapat membantu menafsirkan datanya.

INGGRIS SMP 128 .Guru dengan kata pemandu kata sendiri.Guru interpretasi pemandu hasil penemuan melaksanakan pre activity 2.Menyimpulkan kemudian hasil penemuan apersepsi dan menentukan 2.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT LAMPIRAN – LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Penjelasan tentang kompetensi.Mendiskusikan kuis tentang makna kata pembelajaran kata kunci bermutu. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.kegiatan.Guru peserta menuliskan definisi kata kata kunci terkait dengan PTK. menyiapkan skenario untuk melatih guru peserta lebih memahami pembelajaran bermutu dengan simulasi. terutama refleksi.Guru tindakan pemandu melaksanakan 3.dan hasil belajar yang diharapkan dicapai. 4. indikator pencapaian kompetensi. kompetensi Indikator dan pencapaian kompetensi Kegiatan belajar Hasil yang diharapkan Menjelaskan dengan jelas apa makna refleksi. dalam PTK dan menuliskannya 3. Guru peserta mampu merefleksikan data dan menginterpretasikannya kemudian menyimpulkannya. 1.Melaksanakan 1. Interpretasi data dan kesimpulannya Menentukan tindakan selanjutnya.

Pengalaman Ross membuktikan bahwa setelah dia melakukan penelitian PTK secara kolaborasi dikelas yang terdiri dari para emigrant di New South Wales dia melakukan penelitian berdasar pada studi kasus. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. PTK adalah suatu pendekatan untuk meningkatkan pendidikan dengan melakukan perubahan kearah Perbaikan terhadap hasil pendidikan dan pembelajaran. [dalam Burns A 1999]. Berikut beberapa hal yang perlu dipahami tentang PTk yang dapat memperjelas jawaban mengapa guru perlu mengadakan penelitian tindakan kelas. Guru diberi dorongan untuk mencari jalan keluar atau solusinya sendiri kemudian menyimpulkan sendiri.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Lampiran 2 Mengapa Guru guru harus melaksanakan [diterjemahkan dari Anne Burns.acting observing reflecting the replanning. PTK dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas bila permasalahan yang dijadikan fokus penelitian adalah masalah yang diangkat dari kondisi nyata yang terjadi dikelas Salah satu srategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan memberikan kepada para pendidik atau tenaga kependidikan untuk menyelesaikan masalah pembelajaran dan lainnya secara profesiomal dan kolaboratif melalui PTK. PTK adalah penelitian partisipatori yang melibatkan orang yang melakukan kegiatan untuk meningkatkan prakteknya sendiri. Ross dan kawan kawan guru membuktikan bahwa PTk adalah alat transformasi untuk menjawab masalah dalam kelas dan mengembangkan strategi dan teori mengajar untuk memenuhi kebutuhan siswa yang heterogin.1999] PTK Menurut Ross. 129 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Namun dalam wadah organisasi yang sama.[Supardi.yang terdiri dari guru guru yang berasal dari berbagai pusat pengajaran yahg berbeda.INGGRIS SMP .2007]: 1. Dia menganjurkan dengan sangat agar guru guru mengadakan penelitian tindakan . Selanjutnya menurut Supardi[2007]. PTK dikembangkan melalui self reflective spiral. 3.PTK secara kolaborasi adalah bentuk perkembangan staf yang kuat karena kegiatan PTK melakukan praktek dulu bukan dari teori ke praktek. a spiral of cycles of planning. Dia menjadi bagian dari kelompok penelitian kolaboratif .

Refleksi dilakukan dngan cara berdiskusi mengenai berbagai masalah yang muncul di kelas penelitian yang diperoleh dari analisis data sebagai bentuk dari tindakan yang dirancang. PTK memungkinkan kita untuk memberikan rasional justifikasi Rasional tentang pekerjaan kita terhadap orang lain dan membuat orang menjadi kritis dalam analisis [Mc taggart. 6.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4.dalam proses tersebut menggunakan kecerdasan kritis membangun komitmen melakukan tindakan. PTK memerlukan gagasan dan asumsi kedalam praktik untuk mengkaji secara sistimatis bukti yang menantang [memberikan hipotesis tindakan]. 8. bagaimana dan sejauh mana tindakan yang dilakukan mampu memecahkan masalah secara bermakna. 7.maka akan ditentukan oleh peneliti apakah tindakan yang dilaksanakan sebagai pemecahan masalah sudah mencapai tujuan . PTK adalah penelitian yang kolaboratif. Pada kegiatan refleksi ini juga ditelaah aspek mengapa. melibatkan partisipan bersama sama bergabung untuk mengkaji praktek pembelajaran dan mengembangkan tentang makna tindakan.INGGRIS SMP 130 . 9. PTK adalah proses belajar yang sistimatis. PTK memerlukan orang untuk membangun teori tentang praktek mereka [guru]. Berdasarkan masalah-masalah yang muncul pada refleksi hasil perlakuan tindakan pada siklus pertama. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. 5. PTK menumbuhkan kesadaran diri mereka yang berpartisipasi dan berkolaborasi dalam seluruh tahapan PTk.2007] Refleksi dilakukan untuk mengadakan upaya evaluasi yang dilakukan guru dan tim pengamat dalam PTK.1997] Lampiran 3 Refleksi [disarikan dari Susilo.

guru peserta harus memiliki bahan-bahan yang diperlukan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Laporan 1 Jumlah Jam 4 jam ( 4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-15 Laporan PTK menjadi lebih mudah disusun apabila guru peserta telah memiliki proposal yang disusun di awal pelaksanaan PTK. untuk dapat menyusun laporan PTK. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 131 . seperti seperangkat rencana tindakan dan data hasil observasi. Artinya setiap tahapan pelaksanaan PTK harus didokumentasikan dengan baik oleh guru peserta. Selain itu.

b. 132 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasikan atau mempublikasikan hasil suatu kegiatan. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. • Menyusun laporan hasil tindakan siklus 1 dan siklus 2 masing-masing guru peserta. penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji dan menyusun laporan berdasarkan sistematika penyusunan laporan PTK. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan. Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak terkait. Pada dasarnya. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-15 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. PENGANTAR a. Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya. • Latihan menyusun laporan bersama-sama untuk PTK yang dilakukan melalui tindakan Open Class.PENYUSUNAN LAPORAN 1 1. Petunjuk Kegiatan Kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • Mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang sudah dianalisis dan diinterpretasi oleh masing-masing guru peserta. c. Jadi. Pada Program BERMUTU. • Memberikan tugas terstruktur dan tugas mandiri. d.

Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta yng berupa hasil penyusunan laporan. Penilaian: Penilaian pencapaian kompetensi dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah melanjutkan dan menyempurnakan hasil penyusunan laporan masing-masing guru peserta. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 133 .PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP. Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif dan psikomotor. Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. guru peserta melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri. Para guru peserta disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU.

Indikator Pencapaian Kompetensi a.PENYUSUNAN LAPORAN 1 2. Guru pemandu mempelajari materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Guru pemandu menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan. kapur/spidol. Menyusun laporan PTK 3. 5) 134 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 b. Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Format/Sistematika Penyusunan Laporan PTK Hasil analisis data dan interpretasi serta refleksi tindakan siklus 1 dan 2 Lap top. diperlukan persiapan sebagai berikut. a. Menganalisis dan menginterpretasikan data c. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas. LCD • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK b.

Kegiatan Belajar. Indikator. dan Hasil Belajar yang Diharapkan PowerPoint/tayangan 3: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 135 . Pencapaian Kompetensi.PENYUSUNAN LAPORAN 1 • PowerPoint/tayangan 2: Kompetensi.

Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2.Latihan menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 Open class.Mendiskusikan hasil analisis dan interpretasi data tindakan siklus 2 Kegiatan 3 (120 menit) LATIHAN DAN DISKUSI: 1.Pemberian tugas Mandiri 136 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4. Unit 10. Penyusunan Laporan PTK.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) DISKUSI: 1.Menyimpulkan hasil kegiatan 2.Menyusun laporan PTK masing-masing guru peserta Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1. 2. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Hylite Modul PTK. Contoh Laporan PTK 5.

topik (lihat Kegiatan 2 Diskusi Hasil Pelaksanaan Tindakan Siklus 2 Guru pemandu meminta guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. interpretasi data dan refleksi tindakan siklus 1 dan 2 pada kegiatan Open class. yaitu: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 137 . Guru pemandu menjelaskan kedudukan penyusunan laporan dalam prosedur PTK lampiran 1). hasil analisis. indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Kegiatan 3 Latihan menyusun Laporan PTK Guru pemandu memberikan lembar copy sistematika penyusunan laporan dan meminta guru peserta secara singkat melakukan brainstorming tentang sistematika laporan yang telah dipelajari pada materi generik. Guru pemandu menjelaskan kompetensi.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa. Guru pemandu meminta salah satu hasil guru peserta untuk dibahas secara klasikal. yaitu seluruh dokumen siklus 1 dan 2. Jika diperlukan kegiatan brainstorming dapat dibantu dengan penayangan sistematika tersebut melalui tayangan PowerPoint (lihat lampiran 2) Guru pemandu meminta guru peserta untuk latihan menyusun laporan dengan menggunakan sistematika penyusunan laporan PTK yang disediakan. Penyusunan laporan menggunakan dokumen proposal PTK. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang telah dianalisis dan diinterpretasi serta direfleksi secara berpasangan untuk saling melengkapi atau memperbaiki. Kegiatan latihan ini dapat dilakukan dengan dua tahap kegiatan.

Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Guru pemandu meminta guru peserta untuk menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 yang dihasilkan oleh masing-masing guru peserta. Untuk tugas mandiri. Selanjutnya. 138 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan penyusunan laporan PTK masing-masing guru peserta • Meminta salah satu guru peserta untuk mempersiapkan hasil penyusunan laporannya untuk dibuatkan tayangan dan/atau digandakan • Meminta seluruh guru pembelajar mempersiapkan kegiatan pleno untuk pembahasan hasil penyusunan laporan PTK. Guru pemandu memberikan tugas terstruktur. guru peserta diminta untuk mempelajari contoh-contoh laporan PTK. Dari sumber belajar yang dirujuk. Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP. Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut. Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tahap pertama. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta dalam menyusun laporan PTK . mendistribusikan pembagian tugas dari komponen-komponen laporan yang harus dituangkan yang akan disusun secara berkelompok. Untuk topik penyusunan laporan PTK. Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. Tahap kedua melakukan penyamaan persepsi dari masing-masing komponen yang dihasilkan oleh beberapa kelompok. guru inti meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini.

PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penjilidan dan Penyerahan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 139 . LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK masingmasing guru peserta.PENYUSUNAN LAPORAN 1 6. Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru.

tujuan. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi sari unsur-unsur penelitian: permasalahan. indikator pencapaian kompetensi. kegiatan belajar. nama institusi dan tahun. dan saran yang. dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK Guru peserta Diskusi mampu: kelompok Dan • Menuliskan abstrak penelitian latihan • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponen laporan PTK . prosedur penelitian. 140 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 2: Kompetensi. ditulis tidak melebihi satu halaman. nama-nama peneliti. kesimpulan. • Menilai laporan PTK sesuai kriteria PowerPoint 3: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian. LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu. Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. hasil penelitian.

Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. tempat penelitian. waktu penelitian. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. D. Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah. Dari kajian pustaka ini harus menghasilkan hipotesis tindakan. siswa. pendapat pakar. pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. akar penyebab masalah. lembaga dan pengembangan pembelajaran E. khususnya dalam judul penelitian. pelaksanaan & pengumpulan data. identifikasi dan analisis masalah. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep. pengalaman nyata. refleksi) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 141 . teori.PENYUSUNAN LAPORAN 1 DAFTAR ISI Berisi daftar sub-sub judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A. prosedur setiap siklus (perencanaan. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istilah utama yang digunakan. yang akan dipecahkan melalui penelitian C.

dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. LAMPIRAN RPP. lembar observasi. DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku. hasil tes. dst.  Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah. nama jurnal dan nomor/edisi/volume. pendapat pakar. atau penelitian lain dalam kajian pustaka. tahun penerbitan. mulai dari hasil observasi awal. jurnal. ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. teori. artikel. instrumen penelitian. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. dikaitkan dengan pengalaman praktis. sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian. nama kota penerbit. dokumen resmi. BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan 142 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .PENYUSUNAN LAPORAN 1 BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. pelaksanaan pada siklus I. argumentasi mengapa hasilnya seperti itu. judul buku. hasil kegiatan belajar. nama penerbit). dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan.  Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian. foto-foto kegiatan.

Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. latar belakang. Kajian Teori/pustaka a. tujuan hasil b. prosedur 2. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. berbasis masalah pada akar penyebab • Dapat dilaksanakan. d. c. a. biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dala bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 143 . Ada teori-teori terkait yang arah/petunjuk pada pelaksanaan PTK b. a. latar belakang yang memuat deskripsi masalah. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat memberi b. Pelaksanaan Penelitian a. usaha validasi hipotesis tindakan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO. Deskripsi tahapan siklus penelitian b. Penggunaan instrumen. tindakan didukung oleh faktor waktu. Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4. 3. deskripsi lokasi dan waktu. c. Pendahuluan Terlihat unsur-unsur berikut. dan cara refleksi c.

5. KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan dari berbagai instrumen. kelemahan. Hasil penelitian sesuai tujuan rekomendasi b. Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono. Kesimpulan dan a. tujuan. selanjutnya (potret kemajuan) c.PENYUSUNAN LAPORAN 1 NO. Mengapa berhasil atau tidak. dan rencana berikutnya. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. Ada saran untuk penerapan hasil 7. Hasil autentik disajikan • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. Daftar Pustaka a. (2006:89-90) 144 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Penulisan konsisten daftar pustaka sesuai aturan dan b. Ada saran untuk penelitian.

Mungkin karena kurangnya pemberian latihan yang cukup. diperoleh kenyataan bahwa siswa belum memahami penggunaan ejaan dan tanda baca dengan benar. 2008) 1. Kemudian.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Lampiran 2: Sumber Belajar 3 Contoh Laporan PTK Ringkasan dari Laporan Penelitian Tindakan Kelas: UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA KELAS VII D SMPN 1 SEMANU GUNUNGKIDUL DALAM MENGGUNAKAN EJAAN DAN TANDA BACA SECARA BENAR MELALUI LATIHAN IDENTIFIKASI DAN KOREKSI KESALAHAN SECARA INTENSIF PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2007/2008 (Ngadiman.1. Atau barangkali siswa secara sengaja tidak peduli akan pentingnya pengetahuan aturan penulisan ejaan dan tanda baca yang benar. ada berbagai kemungkinan penyebab terjadinya kekurangpahaman siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca. Latar belakang masalah menjelaskan bahwa ada masalah otentik yang dialami guru di kelas. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 145 . Latar Belakang Masalah Dari observasi kelas dan refleksi guru. Untuk mencari solusi. Kemungkinan lain disebabkan ada di antara para guru yang salah dalam menggunakan ejaan dan tanda baca di dalam menyampaikan pelajaran sehingga dicontoh oleh para siswa. guru mencari informasi teoritis yang menjelaskan penyebab terjadinya masalah serupa. Pendahuluan 1. Menurut Hastuti (1976). guru belum mengetahui solusi pemecahan masalahnya.

yaitu metode latihan secara intensif. sasaran dan lokasi sekolah. . dengan menggunakan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif. Masalah dan tujuan dirumuskan dengan spesifik menggambarkan masalah. solusi (strategi perbaikan yang dipilih guru). keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar akan meningkat. Pilihan terhadap solusi pemecahan masalah.Identifikasi masalah Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah ”Apakah penggunaan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMP Negeri I Semanu Gunungkidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar?” Berdasarkan permasalahan tersebut. Diharapkan.Rumusan Masalah Dalam melakukan penelitian tindakan kelas. harus didasarkan pada kajian pustaka dan hasil observasi guru. perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui penelitian tindakan kelas. peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut: ”Apakah melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar pada semester genap tahun pelajaran 2007/2008?” 146 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .PENYUSUNAN LAPORAN 1 .

penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar dan meningkatkan kemampuan dasar guru dalam menerapkan pembelajaran Bahasa Inggris. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas Tujuan penelitian ini adalah ”Untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif”.2. dan dapat membantu guru atau praktisi lain di lapangan yang menghadapi masalah sama. memupuk kreativitas. penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis. b. dan meningkatkan prestasi belajar. Bagi siswa. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas Adapun manfaat penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut. a. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 147 . mengasah imajinasi. Menjelaskan bagaimana penelitian tindakan kelas yang dilakukan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas belajar mengajar.3. Bagi guru. 1.PENYUSUNAN LAPORAN 1 1.

Sekolah kami berada di jalur Wonosari – Baran.PENYUSUNAN LAPORAN 1 2.) Sekolah kami terletak di sebelah barat Kantor Kecamatan Semanu Gunungkidul. kondisi internal dan eksternal tempat penelitian yang berpengaruh terhadap subjek. 7. Kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunungkidul berjumlah 38 siswa.1. Subjek Penelitian Siswa yang diteliti adalah siswa kelas VII D SMPN 1 Gunungkidul semester 2 tahun pelajaran 2007/2008. Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran 2. dll. Dalam subjek penelitian dijelaskan tentang siapa yang akan menjadi responden penelitian. 148 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . km. terdiri dari 19 putra dan 19 putri. Tempat tinggal siswa kebanyakan berasal dari luar kota atau pelosok yang umumnya orang tuanya bekerja sebagai petani. Keadaan sosial ekonomi orangtua siswa rata-rata menengah ke bawah. Letaknya sangat strategis. serta profil peneliti sendiri (pengalaman mengajar. selatan Kali Jirak yang terkenal dengan nasi merahnya. konteks di mana penelitian dilakukan. Sebelah barat pasar Munggi. Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah Bahasa Jawa. Hal inilah yang menyebabkan motivasi belajar siswa juga rendah. Kemampuan menulis rata-rata masih rendah. sebelah timur Kantor Polsek dan Koramil Kecamatan Semanu Gunungkidul dan Puskesmas Semanu. fasilitas yang tersedia di tempat penelitian.

Komputer. dan sebentar lagi Lab. kemudian pindah ke SMPN 1 Semanu Gunungkidul dari tahun 2000 sampai sekarang. Pernah mengajar di SMPN 1 Saptosari Gunungkidul selama 6 tahun (19942000).2. Peneliti adalah guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang sudah mengajar selama 14 tahun. Pendidikan terakhir adalah DIII Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris. Bahasa yang baru dalam proses pengusulan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 149 . Lab. Internet. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian ini mengikuti model PTK klasikal yang telah disesuaikan untuk perbaikan pengajaran dalam Model Belajar BERMUTU. Semua bangunan terdiri dari gedung yang masih baru. 2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Fasilitas sekolah kami cukup memadai di antaranya adalah Lab. ruang kelas representatif dan diampu oleh guruguru mata pelajaran yang sudah berpengalaman dan berijazah sarjana yang relevan di bidangnya. IPA.

dan pencapaian hasil belajar siswa rendah. meminta dua orang rekan guru untuk melakukan observasi kegiatan belajar. Identifikasi Masalah dan Perencanaan Tindakan Masalah diidentifikasi bersama-sama dengan rekan sejawat guru berdasarkan studi kasus yang ditulis guru. Selanjutnya. 150 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Solusi pemecahan masalah juga dipilih bersama. menyiapkan lembar observasi (lampiran 4). Selanjutnya guru membuat perencanaan tindakan. mengembangkan latihan dan butir soal untuk evaluasi hasil belajar (lampiran 3). tindakan yang dipilih guru untuk memperbaiki proses belajar mengajar tersebut adalah dengan memberikan latihan yang lebih banyak kepada siswa.PENYUSUNAN LAPORAN 1 a. Dari studi kasus. Prosedur penelitian mengikuti model Belajar BERMUTU Hasil observasi dan refleksi diri terhadap pengajaran yang dilakukannya dituliskan dalam bentuk studi kasus. serta refleksi oleh guru. serta membuat denah kelas (lampiran 5) untuk memudahkan pelaksanaan observasi. Studi kasus kemudian didiskusikan bersama rekan sejawat untuk mengidentifikasi masalah pembelajaran yang potensial untuk diperbaiki. berbagai persiapan untuk perbaikan pembelajaran dilakukan bersama dengan rekan sejawat. Studi kasus ini secara naratif dan detil menjelaskan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru. Berdasarkan diskusi dengan rekan sejawat guru dan juga dari beberapa pustaka. mempersiapkan bahan belajar dari berbagai sumber (lampiran 2). terdiri dari penyusunan RPP untuk kegiatan belajar mengajar (lampiran 1). diidentifikasi bahwa guru merasa kesulitan dalam mengajarkan ejaan dan tanda baca kepada siswa.

pelaksanaan pembelajaran oleh guru “model”. kegiatan belajar ditutup dengan postes 1 yang dikerjakan oleh siswa. dan memberi latihan untuk menyalin catatan wawancara menjadi wacana naratif untuk penggunaan ejaan dan tanda baca secara berurutan. kemudian guru meminta siswa untuk duduk berpasang-pasangan dengan teman yang telah ditentukan guru. Kemudian. Pelaksanaan tindakan tidak hanya satu kali pertemuan pembelajaran. yaitu salah seorang guru menjadi guru model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelas. Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Pelaksanaan kegiatan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus dalam waktu satu minggu (2 jam pelajaran) berdasarkan RPP perbaikan pembelajaran yang telah dibuat. dan diskusi refleksi bersama. obsevasi oleh anggota untuk memperoleh data. Selanjutnya. sementara guru yang lain menjadi observer. Siklus 1 dimulai dengan pembukaan oleh guru. Selanjutnya guru menjelaskan tentang penggunaan ejaan dan tanda baca. Siklus 2 dilaksanakan kurang lebih sama dengan siklus satu. tergantung pada topik yang dibelajarkan dan rencana pembelajaran yang disusun (untuk setiap siklus) Persiapan pelaksanaan tindakan meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua guru. penjelasan yang diberikan guru berfokus pada teknik merumuskan masalah dari satu catatan wawancara. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 151 . dan membuat narasi dari catatan wawancara tersebut berdasarkan topik permasalahan. Kemudian. Siswa terlibat dalam rembug sejoli untuk saling memeriksa hasil kerjanya. hasil kerja siswa dibahas secara umum oleh guru dalam kelas. Kegiatan pelaksanaan tindakan dilakukan dalam bentuk modeling open class.. tetapi mungkin dua atau tiga kali kegiatan pembelajaran. Untuk siklus 2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 b.

Setelah kegiatan belajar berakhir. Sementara siklus 1 dan 2 berlangsung. dan masalah yang dihadapi siswa (secara otentik berdasarkan nama siswa). Kumpulkan dan dokumentasikan semua data secara rapi. guru menuliskan refleksi dari pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilakukannya. situasi kelas. c. dan dari tes hasil belajar (pretes dan postes) pada saat pelaksanaan tindakan selama 2 siklus. Hasil observasi berupa datadata tentang proses belajar. serta refleksi diri yang dilakukan guru terhadap kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanakan sebanyak 2 siklus. 2 orang rekan guru melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi yang telah tersedia.PENYUSUNAN LAPORAN 1 siswa berlatih untuk menarasikan catatan wawancara berdasarkan topik permasalahan yang telah diidentifikasi dengan menggunakan ejaan dan tanda baca yang benar. Perhatikan jenis data dan jumlah data yang diperoleh. Pengumpulan analisis data data dan Data dikumpulkan dari hasil observasi rekan guru dengan menggunakan lembar observasi yang tersedia. Siklus 2 ditutup dengan postes 2 dan rangkuman oleh guru dan siswa tentang hal-hal yang telah dipelajari. 152 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .

Gunakan metode analisis yang sederhana yang dapat menggambarkan hubungan antara permasalahan dan perbaikan pembelajaran secara tepat. kemudian dirangkum hal-hal inti yang perlu memperoleh perhatian dalam proses pembelajaran. dan data kuantitatif berupa skor pretes dan postes hasil belajar siswa. Kumpulan data kemudian dipilah berdasarkan jenisnya. Refleksi Lanjut dan Tindak Proses refleksi berlangsung dua tahap. d. yaitu data kualitatif berupa catatan hasil observasi guru serta catatan refleksi guru. Guru mencatat masukan dan saran yang didiskusikan. Hasil analisis keduanya kemudian dirangkum dan disimpulkan. kendala.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Analisis data dilakukan terhadap dua jenis data. Untuk data kualitatif dicari key point dan juga informasi tambahan dari hasil observasi. selanjutnya dianalisis dengan cermat. dan secara individual untuk refleksi mendalam dan mengintegrasikan masukan ke dalam rencana perbaikan pembelajaran berikutnya. kemudian membuat rencana perbaikan pembelajaran berikutnya berdasarkan masukan. Untuk data kuantitatif dicari gain score (skor perolehan antara) postes 1 dan 2. dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar yang sudah dilaksanakan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 153 . secara berkelompok dengan rekan sejawat. Hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif beserta kesimpulannya didiskusikan guru dan rekan sejawat dalam pertemuan refleksi untuk mengkilas balik hal-hal yang sudah terjadi.

Laporan ditulis menggunakan format yang ditetapkan. a. hasil yang diperoleh. rencana perbaikan. Gunakan format laporan yang telah ditetapkan. yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa. analisis dilakukan untuk dua dimensi dari tiga jenis data tersebut. dengan mengacu pada RPP dibandingkan dengan hasil observasi.PENYUSUNAN LAPORAN 1 e. pelaksanaan perbaikan. yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa. data refleksi guru. pengumpulan data. Pelaporan Dengan mengacu pada proposal. yaitu data hasil observasi rekan sejawat. serta kesimpulan dan saran. serta yang dihasilkan. Hasil Analisis Data Analisis data dilakukan terhadap tiga kelompok data. 154 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Hasil dan Pembahasan 3. dan menjelaskan secara rinci permasalahan. dan dan hasil belajar siswa difokuskan pada dua hal utama.1. jelaskan beda antara yang diusulkan dalam proposal. dicatat Sementara itu. Ada tiga jenis data yang diperoleh dan telah didokumentasi (dikumpulkan) guru dengan baik. penulisan laporan dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai aspek dan kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam proses perbaikan pembelajaran. serta analisis data. Jadikan proposal sebagai acuan. Situasi Kelas Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. yang dilaksanakan. dampak dari solusi pemecahan masalah. 3.

Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kegaduhan kelas mulai berkurang. tetapi masih ada kekurangan. kerjasama kelompok sebagaian ada yang belum kompak. mengobrol. siswa mulai berani mengajukan usul. Prestasi Belajar Siswa Dalam penelitian ini diterapkan ketuntasan belajar secara individual. mondarmandir. masih ada siswa yang pasif dan masa bodoh. yaitu aktivitas siswa tidak merata. Data yang rinci dan detil seperti ini hanya dapat diperoleh jika ada rekan sejawat yang melakukan observasi proses pembelajaran secara cermat. - Hasil observasi kelas menyatakan bahwa ada kelebihan dari tindakan perbaikan ini antara lain: siswa mulai termotivasi untuk belajar. bila diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi atau hasil pelaksanaan latihan siswa berlomba-lomba mengacungkan jari terlebih dahulu. siswa secara aktif dan penuh kesungguhan mengerjakan tugas yang diberikan guru. secara klasikal PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 155 . sehingga menyita waktu 10 menit. pertanyaan dan saran. dengan kriteria minimal 65. antara lain: Pada saat pembentukan kelompok siswa tidak segera melaksanakan tugas tapi malah membuat kegaduhan. Sementara itu.PENYUSUNAN LAPORAN 1 beberapa kejadian penting. b. siswa mulai berani tampil di depan kelas.

Nilai Postes 2 Nilai 100 95 90 85 80 75 8 2 9 2 5 3 N 156 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . 5. 2. 6. 6.PENYUSUNAN LAPORAN 1 dinyatakan tuntas apabila siswa yang nilainya sudah tuntas mencapai 85% dari jumlah keseluruhan siswa. Perolehan Nilai Nilai Postes 1 No. tahap demi tahap. 4. sampai dilakukan interpretasi. Kriteria ketuntasan belajar ditetapkan pada saat dilakukan perencanaan perbaikan pembelajaran. 5. Jelaskan darimana data diperoleh. Data prestasi belajar siswa diperoleh dari nilai yang siswa pada postes 1 dan postes 2. 4. Jelaskan analisis yang dilakukan. 1. 2. Tabel 1. Nilai 100 95 90 85 80 75 2 4 4 4 5 n No. Perbandingan nilai postes 1 dan postes 2 dari 2 siklus perbaikan pembelajaran sebagai berikut. 1. 3. 3.

94% Siswa yang belum tuntas ada 8 siswa.50 83. 70 65 60 55 50 Nilai 3 4 7 4 1 38 n No.05%. 7. 9. 11. 8.03 Berdasarkan tabel tersebut. Secara klasikal Interpretasi dari hasil analisis data disampaikan secara sistematis. 8. dapat disimpulkan: . 10. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21.Secara individu: • • • Banyaknya siswa = 38 Siswa tuntas belajar ada 30 siswa Persentase siswa yang telah tuntas = 30:38 x 100% = 78. 11. 10. 7. Nilai Postes 2 Nilai 70 65 60 55 50 3 4 2 38 N Jumlah siswa Jumlah siswa Rata-rata skor Rata-rata skor 72. untuk dua jenjang. 9.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Nilai Postes 1 No. • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 157 . yaitu jenjang individu siswa dan jenjang klasikal.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 • Siswa belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal harus mencapai 85%. dengan menganalisis data tambahan. sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih kurang 6. terlihat kesalahan siswa sebagai berikut.53 Dari data tersebut diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan pencapaian hasil belajar oleh siswa. Kesimpulan dilakukan berdasarkan data. Proses pembelajaran kemudian dikaji ulang untuk menentukan sebab-sebab ketidaktuntasan. dilakukan kaji ulang terhadap proses pembelajaran. 158 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . yaitu mengubah teks wawancara menjadi teks narasi. dan ternyata timbul masalah baru. tetapi belum mencapai tingkat ketuntasan sebagaimana telah ditetapkan.94%.03 setelah • • • Gain skor (perolehan nilai) rata-rata = 10.50 Rata-rata skor perbaikan = 83. Rata-rata skor sebelum perbaikan = 72. padahal terjadi peningkatan hasil belajar siswa.06%. Data tambahan: dari 3 latihan menggunakan ejaan. Untuk mencari penyebab masalah secara lebih detil. sedangkan pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 78.

12. Tidak ada 2 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 0 2 4 5 2 1 0 3 4 4 3 6 2 Tidak ada 13 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 2 1 2 6 1 2 2 3 2 2 1 1 0 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 159 . 9. 4. Jumlah kesalahan Jumlah No. 13. 4. 7. 8. 6. 7. 13. Siswa 1. 2. 8. 3. 11.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tabel 2. 10. 5. 10. 11. Kesalahan sesudah perbaikan Jumlah kesalahan Jumlah Siswa 1. 14. 9. 6. 2. Kesalahan Siswa Kesalahan sebelum perbaikan No. 12. 3. 5. 14.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 3. .Untuk pembelajaran berikutnya. Kesimpulan Metode mengajar dengan menerapkan pola latihan dan koreksi kesalahan secara intensif ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. . belum diperoleh ketuntasan pembelajaran. 160 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . yaitu 21. serta solusi yang disarankan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya.2. 4. Kesimpulan dituliskan secara ringkas dan jelas tentang apa yang dihasilkan dari proses perbaikan pembelajaran. latihan akan diperbanyak menjadi 5 soal. . Terjadi peningkatan perolehan nilai siswa setelah dilakukan perbaikan pembelajaran. Dalam refleksi.Diperkirakan ketidaktuntasan disebabkan karena kurangnya latihan.1. faktor-faktor yang menjadi kendala. dan waktu pembagian kelompok dikurangi menjadi 5 menit saja. dan terlalu banyak waktu yang digunakan untuk membagi kelompok. peneliti dituntut kejujurannya untuk mengakui apakah tindakan perbaikan pembelajaran yang dilakukan telah berhasil atau belum. Kesimpulan dan Rekomendasi 4. karena ada 8 siswa yang belum tuntas secara individual.Perbaikan pembelajaran sudah tercapai karena diperoleh gain skor rata-rata 10.05%.53 dari sebelum perbaikan pembelajaran dan sesudah perbaikan pembelajaran. Refleksi .Namun.

misalnya membagi kelompok. B. S. Sistem Pembelajaran Bahasa Indonesia.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Daftar Kepustakaan   Hastuti. Saran • Dalam melakukan pola latihan dan koreksi kesalahan perlu diberikan porsi latihan yang cukup. Yogyakarta: Satker Pembinaan PLP.2. Pengertian dan Prinsipprinsip Penelitian Tindakan Kelas. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. atau konfirmasi terhadap teori. Jakarta: Balai Pustaka. • Pengelolaan waktu untuk pendahuluan dan hal-hal administratif. Saran dituliskan secara ringkas. Jakarta. Wardani. sehingga waktu belajar tidak habis untuk hal-hal administratif. 2001. 1980. sehingga dapat meningkatkan perolehan nilai siswa juga mencapai ketuntasan belajar. Metodologi Pengajaran Bahasa. menjelaskan kontribusi penelitian ini terhadap penelitian atau perbaikan pembelajaran berikutnya. Universitas Terbuka   PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 161 . 5. 1976. IGAK. 2005. dalam kelas perlu memperoleh perhatian. Yogyakarta: Gajah Mada University Kartowagiran.

PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 162 . Proses pertanggungjawaban tersebut dilakukan dalam bentuk pleno atau seminar hasil PTK.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Jumlah Jam Penyusunan Laporan 2 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-16 Laporan PTK yang telah disusun perlu dipertanggungjawabkan baik dalam hal teknis maupun isinya agar dapat dikatakan ilmiah.

c.PENYUSUNAN LAPORAN 2 1. Pada dasarnya laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasi atau mempublikasikan hasil-hasil suatu kegiatan. Ruang Lingkup Laporan Penyusunan Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji hasil penelitian tindakan kelas melalui kegiatan pleno. penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. Jadi. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan 2 dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-16 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga akan menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak-pihak terkait. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. b. maka laporan penelitian ini perlu diplenokan atau diseminarkan terlebih dahulu. PENGANTAR a. Pentingnya Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. Untuk dapat diakui keilmiahannya dan nilai SKS. Pada Program BERMUTU. Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 163 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS .

Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang tentang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah menyempurnakan laporan masingmasing guru peserta berdasarkan masukan selama kegiatan pleno dan diskusi kelompok. Menjilid dan menyerahkan laporan PTK kepada guru pemandu Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. Petunjuk Kegiatan Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • • Melakukan pleno terhadap hasil laporan PTK dari seorang guru peserta Mendiskusikan secara berkelompok untuk memvalidasi laporan PTK masing-masing guru peserta Melakukan revisi terhadap laporan PTK berdasarkan masukan selama kegiatan pleno atau diskusi kelompok. Para guru peserta akan disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU. guru peserta akan melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri. • Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP.PENYUSUNAN LAPORAN 2 d. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 164 .

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 165 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta berupa: laporan PTK yang telah divalidasi. Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif maupun psikomotor.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Penilaian: Penilaian terhadap pencapaian kompetensi yang dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil.

Pendamping mempelajari materi-materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Pendamping menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. LCD • • • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK PowerPoint/tayangan 2: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK b. kapur/spidol. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Laporan PTK Masing-masing guru peserta Lap top.PENYUSUNAN LAPORAN 2 2. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 166 . KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas yang dapat dipertanggungjawabkan. Mendiskusikan secara pleno laporan PTK PTK hasil b. a. Merevisi laporan berdasarkan masukan pleno/diskusi kelompok 3. PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan diperlukan persiapan sebagai berikut.

5. Melakukan diskusi kelompok untuk membahas/ memvalidasi laporan PTK masingmasing guru 2. Pemberian tugas Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 167 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Hylite Modul PTK. Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan 2 dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) PLENO: 1. SUMBER BELAJAR Sumber belajar sebagai bahan pendukung yag dapat digunakan dalam kegiatan diskusi adalah sebagai berikut: a. Merevisi laporan PTK berdasarkan masukan kegiatan pleno/diskusi kelompok. Mendiskusikan tentang laporan PTK seorang guru Kegiatan 3 (120 menit) DISKUSI: 1. Penyusunan Laporan PTK. Unit 10.PENYUSUNAN LAPORAN 2 4.Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2. Menyimpulkan hasil kegiatan 2.

indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan (pleno) hasil laporan PTK salah satu guru peserta. Kegiatan 3 Kelompok Untuk Validasi Laporan PTK masing-Masing Guru Guru peserta berdiskusi dalam kelompok untuk membahas laporan masing-masing. Masing-masing guru peserta diminta mencatat masukan dari guru peserta lain. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 168 . yaitu laporan PTK hasil Open Class dan hasil masing-masing guru peserta. Guru pemandu menjelaskan tentang kompetensi. Guru pemandu menjelaskan kedudukan topik penyusunan laporan 2 dalam prosedur PTK (lihat lampiran 1). Guru pemandu menjadi moderator selama kegiatan pleno Guru pemandu mengklarifikasi hasil pleno. Kegiatan 2 Pleno Laporan PTK Guru pemandu meminta semua guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. Guru peserta dapat memberikan masukan berdasarkan analog pada kegiatan pleno. Jika diperlukan guru pemandu menjadi nara sumber pada tiap-tiap kelompok.

Guru pemandu memberikan tugas terstruktur. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK hasil validasi. 6. Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan. • Mengkonsultasikan hasil revisi akhir kepada guru pemandu atau nara sumber jika diperlukan • Menjilid laporan PTK masing-masing guru peserta dan menyerahkannya kepada guru pemandu. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 169 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini. Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan revisi terhadap laporan PTK masingmasing guru peserta. Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut.. Selanjutnya. Untuk topik penyusunan laporan PTK. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Berdasarkan Hasil Masukan Pleno dan Diskusi Kelompok Guru pemandu meminta guru peserta untuk merevisi laporan PTK masing-masing berdasarkan catatan masukan selama pleno maupun diskusi kelompok Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP.

kegiatan belajar. indikator pencapaian kompetensi. I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 Penjilidan dan Penyerahan Powerpoint 2: Kompetensi.PENYUSUNAN LAPORAN 2 LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1. • Menilai laporan PTK sesuai kriteria Kegiatan Belajar Diskusi kelompok Dan latihan Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 170 . dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu: • Menuliskan abstrak penelitian • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK . PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind.

pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. nama institusi dan tahun. hasil penelitian. prosedur penelitian. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. lembaga dan pengembangan pembelajaran E. D. kesimpulan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 171 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru. ditulis tidak melebihi satu halaman. siswa. yang akan dipecahkan melalui penelitian C. tujuan. LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu. Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi saripati unsur-unsur penelitian: permasalahan. identifikasi dan analisis masalah. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. DAFTAR ISI Berisi daftar judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A. akar penyebab masalah. dan saran. khususnya dalam judul penelitian. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. nama-nama peneliti. Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istialah utama yang digunakan.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 2: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian.

Dari kajian pustaka iniharus menghasilkan hipotesis tindakan. atau penelitian lain dalam kajian pustaka   BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian. mulai dari hasil observasi awal. pelaksanaan pada siklus I. waktu penelitian. prosedur setiap siklus (perencanaan. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. pendapat pakar. refleksi) BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian. pengalaman nyata. tempat penelitian.PENYUSUNAN LAPORAN 2 BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep. pendapat pakar. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 172 . teori. dst. Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah. pelaksanaan & pengumpulan data. argumentasi mengapa hasilnya seperti itu. dikaitkan dengan pengalaman praktis. dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan. teori.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku. dokumen resmi. nama kota penerbit. nama penerbit) LAMPIRAN RPP. jurnal. dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. hasil tes. hasil kegiatan belajar. ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. tahun penerbitan. instrumen penelitian. nama jurnal dan nomor/edisi/volume. judul buku. lembar observasi. foto-foto kegiatan. artikel. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 173 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS .

biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dalam bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 174 . tindakan didukung oleh faktor waktu. berbasis pada akar penyebab masalah • Dapat dilaksanakan. Pendahuluan latar belakang. Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. c. Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4. a. dan cara refleksi c. Ada teori-teori terkait yang memberi arah/petunjuk Teori/pustaka pada pelaksanaan PTK b. a. Deskripsi tahapan siklus penelitian b. 2. 3. d. deskripsi lokasi dan waktu. Penggunaan instrumen. latar belakang yang memuat deskripsi masalah. Pelaksanaan Penelitian a. prosedur Terlihat unsur-unsur berikut. Kajian a. usaha validasi hipotesis tindakan. c. tujuan hasil b. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat b.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO.

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading .

Daftar Pustaka a. 5. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. selanjutnya (potret kemajuan) c. Hasil penelitian sesuai tujuan b. Ada saran untuk penerapan hasil 7. Ada saran untuk penelitian. Kesimpulan dan rekomendasi a. dan rencana berikutnya. Hasil autentik disajikan dari • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. (2006:89-90) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 175 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . tujuan. Penulisan daftar pustaka sesuai aturan dan konsisten b. kelemahan. Mengapa berhasil atau tidak. KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan berbagai instrumen.PENYUSUNAN LAPORAN 2 NO. Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->