Bahan Belajar Mandiri BAGI GURU Bahasa Inggris SMP

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading

Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

PB Bahasa Inggris SMP

Pengembang Drs. Djodi Etman, M.Ed Penelaah Ni’matulloh, S.Pd, MM Cipto Margono Perancang Grafis: Yance Ferdian Bagus Dwipayana Alamsyah Arief Rindy Andina

Bahan Belajar Mandiri Bahasa Inggris SMP © 2008 Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional

Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

Program BERMUTU

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR
Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) yang dimulai pada tahun 2008 sampai tahun 2013 yang dilaksanakan di 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi. Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru peserta. Salah satu komponen strategis Program BERMUTU untuk mencapai tujuan tersebut adalah penguatan peningkatan mutu dan profesional guru peserta secara berkelanjutan. Besarnya jumlah guru peserta yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1/D4 menjadi dasar pemikiran untuk memberdayakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mewadahi guru bidang studi di SMP, dalam hal ini adalah MGMP Bahasa Inggris SMP. Dalam Program BERMUTU, peningkatan kompetensi guru peserta akan ditingkatkan dengan memberdayakan MGMP sehingga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesional guru termasuk pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi bagi guru peserta yang belum memiliki Ijazah S1/D4. Paket Pembelajaran Model BERMUTU telah dikembangkan untuk dimanfaatkan sebagai perangkat utama dalam proses pendidikan dan pelatihan terakreditasi bagi guru peserta di MGMP. Paket Pembelajaran Model BERMUTU yang dirancang dengan mengintegrasikan pendekatan penelitian tindakan kelas, lesson study, dan studi kasus, diharapkan dapat memandu guru-guru peserta untuk melakukan kajian kritis terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan, memperbaiki dan mengembangkan kurikulum pembelajarannya, serta mempraktekkan pembelajaran yang baik berdasarkan metode PAKEM dan strategi pembelajaran inovatif lainnya. Paket Pembelajaran Model BERMUTU dikembangkan dengan melibatkan sejumlah widyaiswara dari P4TK, dosen LPTK, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, serta mengintegrasikan berbagai masukan dari praktisi lapangan dan nara sumber ahli dari LPTK. Dengan Paket Pembelajaran Model BERMUTU, beragam kegiatan pengembangan profesional guru di MGMP dapat dilaksanakan secara aktif. Penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pengembangan Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini yang dikoordinasikan oleh Direktorat Pembinaan Diklat, Ditjen PMPTK. Semoga Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini dapat bermanfaat bagi guru-guru dan komunitas pendidikan pada umumnya, sehingga pada akhirnya dapat tercapai cita-cita luhur peningkatan kualitas pendidikan di tanah air. Jakarta, 20 November 2008 Direktur Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan

Sumarna Surapranata, Ph,D. NIP. 131 470 163

PB/B.INGGRIS/SMP

i

• Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu diharapkan akan meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru dalam pembelajaran bidang ilmu secara profesional. • • Meningkatkan kompetensi guru. sistematis. Tujuan Terdapat 3 tujuan utama dari program ini. Program ini akan diadakan di 76 kabupaten/kota di Indonesia dengan harapan akhirnya program ini dapat dijadikan model pengembangan profesional yang sistematis bagi KKG dan MGMP di seluruh Indonesia. serta merangkum hasil-nya untuk menjadi acuan untuk proses belajar mengajar berikutnya.PANDUAN PENGELOLAAN PENDAHULUAN Paket Pembelajaran BERMUTU merupakan program inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran melalui kelompok kerja guru.INGGRIS/SMP . kepala sekolah. yaitu aspek kurikulum. merancang tindakan perbaikan secara cermat dan sistematis. yaitu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu untuk guru dan Paket Pembelajaran Manajemen untuk kepala sekolah dan pengawas. Ada dua Paket Pembelajaran BERMUTU. dan pengawas. kepala sekolah. • • • ii PB/B. menganalisis dampak perbaikan yang dijalankan. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas sistem pengembangan tenaga profesional melalui tersedianya program kelompok kerja guru. dan berkelanjutan. dan aspek praktek mengajar. dan pengawas yang dapat diterapkan. dan pengawas dalam memperbaiki kualitas pengajaran. serta diarahkan untuk mencapai peningkatan keterampilan guru dalam: • melakukan kajian sistematis terhadap proses belajar mengajar dari beberapa aspek. aspek bidang ilmu. kepala sekolah. melaksanakan tindakan perbaikan. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualifikasi para peserta dengan adanya angka kredit yang diberikan kepada yang berhasil menyelesaikan program ini. dan melakukan refleksi terhadap proses belajar mengajar yang dilaksanakan.

Bahan Belajar Mandiri (BBM) Program BERMUTU bertujuan memantapkan pengetahuan. refleksi kelompok dan perencanaan. Jenjang Bahan Belajar Mandiri (BBM) Tematik Bahan Belajar Mandiri (BBM) SD/MI Kelas tinggi Bahan Belajar Mandiri (BBM) SMP/MTs TIK Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Kajian Pengajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bidang Ilmu Tematik Maths IPA IPS BInd Maths IPA BInd BIngg Tabel 1: Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik mengembangkan tiga jenis strategi yang terfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan mengajar. (4) Laman (Website) Cakrawala guru sebagai media penyimpan (repository) sumber belajar pendukung dan fasilitas interaksi. (2) menggunakan beberapa strategi dalam Studi Pelajaran (Lesson Study).PANDUAN PENGELOLAAN Struktur Paket Paket Pembelajaran Bidang Ilmu terdiri atas beberapa komponen: (1) Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik yang memperkenalkan strategi belajar yang diutamakan dalam Paket Pembelajaran Bidang Ilmu. serta pengembangan kompetensi guru menggunakan strategi tersebut. dan (5) Bahan Belajar Mandiri Pengelolaan Program Belajar Bermutu. Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu dapat dilihat pada Tabel 1. dan praktik mengajar SI MASALAH/09/IPA PB/B. satu-tematik-untuk Kelas Awal) (3) Bahan Belajar Mandiri TIK (ICT) dalam pembelajaran.INGGRIS/SMP iii . terutama pengamatan dan pemodelan pengajaran di kelas terbuka. yang ditujukan kepada Dinas setempat dan pengurus program Bermutu di tingkat KKG/MGMP. Ketiga strategi tersebut adalah sebagai berikut: (1) menggunakan dan menuliskan studi kasus pribadi sebagai catatan pengalaman mengajar. kapasitas dalam mengembangkan kurikulum. serta (3) menggunakan keterampilan PTK guna peningkatan pengajaran. (2) Bahan Belajar Mandiri Bidang Studi per jenjang (4 mata pelajaran per SD Kelas Tinggi dan SMP.

dan untuk menggunakan bahan-bahan yang terdapat di dalamnya guna meningkatkan cara mereka mengajar. Pertemuan tatap muka ini ditindaklanjuti dengan kegiatan pembelajaran terstruktur (Tugas Terstruktur) dan studi bebas (Tugas Belajar Mandiri). Kerjasama dengan LPTK Program Pembelajaran BERMUTU dirancang untuk membantu peningkatan kualifikasi para guru. untuk mengerjakan tugas-tugas yang terdapat di dalam paket.INGGRIS/SMP .PANDUAN PENGELOLAAN para guru. dan 3 buah hasil kajian kritis. dasar lembar sebar untuk merekam kemajuan para siswa. Di dalam pertemuan tersebut terjadi pembelajaran sesama/ sejawat yang dipandu oleh guru pemandu. iv PB/B. memperluas. Guru yang menyelesaikan paket Pembelajaran BERMUTU akan menghasilkan portofolio belajar yang minimal terdiri atas: satu rancangan atau proposal PTK. Jumlah jam tatap muka dan jumlah jam tugas belajar mandiri didasarkan pada jumlah jam yang diwajibkan pada alokasi SKS. Dalam Tugas Terstruktur setiap guru peserta menerapkan di kelas atau sekolah masingmasing hal-hal yang telah dipelajari. Bahan Belajar Mandiri ditujukan bagi guru pemandu yang akan memandu pembelajaran guru di tingkat KKG/MGMP. Sesi tatap muka dari modul dirancang berdasarkan asumsi bahwa pertemuan KKG/MGMP biasanya berlangsung selama 4 jam. satu laporan PTK. Tiap-tiap aspek digali melalui keterampilan yang dipelajari dalam BBM Generik untuk diterapkan pada bidang ilmu tertentu. dan penggunaan internet untuk pencarian informasi. kesempatan recognition of prior learning (RPL) atau pengakuan hasil belajar sebelumnya diciptakan melalui program studi yang sesuai yang disampaikan di dalam kegiatan pengembangan profesional KKG dan MGMP. Sesuai dengan Undang-Undang No 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran menyediakan kompetensi dasar komputer yang relevan bagi para guru: dasar pengolah kata. Tugas belajar mandiri dilaksanakan pada setiap tahap kegiatan.Bahan Belajar Mandiri telah dikembangkan agar para guru dapat memperoleh angka kredit dari program pembelajaran BERMUTU pada KKG dan MGMP. Model Belajar Bermutu Para guru diharapkan untuk menggunakan bahan-bahan ini secara kolaboratif di dalam pertemuan-pertemuan KKG/MGMP. Hasil tugas terstruktur dari masing-masing guru peserta akan menjadi dasar untuk belajar pada pertemuan KKG/MGMP berikutnya. dan memperdalam pemahaman guru. Bahan Belajar Mandiri dimaksudkan pula agar digunakan oleh para peserta KKG/MGMP sebagai paket pembelajaran mandiri untuk memeriksa kembali yang mereka pelajari dalam sesi tatap muka. Uraian tugas terstruktur dan mandiri terdapat di dalam BBM. Tugas belajar mandiri dimaksudkan untuk memantapkan.

PB/B. sehingga diperoleh pola pertemuan sebagai berikut. Guna memenuhi persyaratan penjaminan mutu untuk pengakuan studi para guru oleh LPTK. Kalender pembelajaran program Bermutu Setiap Paket Pembelajaran BERMUTU memiliki bobot untuk dipelajari selama 16 minggu dalam waktu 1 semester sampai satu tahun. Sangat direkomendasikan agar mereka mengunjungi titik-titik proses PTK yang teridentifkasi di dalam tabel untuk membantu para guru menganalisis temuan mereka.PANDUAN PENGELOLAAN Selain itu LPTK akan berpartisipasi dalam pembimbingan yang diberikan kepada para guru khususnya dalam aspek PTK. Para dosen juga akan menjadi asesor portofolio para guru. Meskipun demikian. para dosen perlu menyediakan pembimbingan setidaknya dua kali dalam 16 (enam belas) kali pertemuan. proses pertemuan di KKG/MGMP diatur untuk mengakomodasikan peserta mempelajari beberapa Paket Pembelajaran selama 16 kali pertemuan.INGGRIS/SMP SI MASALAH/09/IPA v .

PANDUAN PENGELOLAAN vi 16 x pertemuan dalam waktu 1 tahun I 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Generik Pendahuluan (Model BERMUTU Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Reflek si dan Tindak Lanjut TIK/ICT Keterampilan TIK/ICT 1& 2 Identifika -si Masalah Perencanaan Tindakan Bidang Ilmu Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpreta -si Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 Laporan Penyusunan Laporan Tabel 2: Urutan Paket Pembelajaran BERMUTU PB/B.INGGRIS/SMP .

vii PB/B. dalam arti kompetensi untuk membangun komunitas pembelajaran profesional sebagai sumber utama peningkatan guru pada masa yang akan datang. Selain menggunakan bahan-bahan yang merupakan ‘good practice’ yang telah dikembangkan untuk peningkatan mengajar belajar. KESIMPULAN Program BERMUTU diciptakan untuk membuka era baru pengembangan guru yang diangkat berdasarkan Undang-Undang Tentang Guru dan Dosen.PANDUAN PENGELOLAAN Agar pembelajaran terkait bidang studi ini berhasil optimal.INGGRIS/SMP . Program ini mentransformasikan kelompok kerja guru menjadi sumber pengembangan mutu profesional yang berkelanjutan. Dengan urutan ini keterampilan yang dibutuhkan untuk mengikuti BBM ilmu sudah tercapai. guru pemandu dan guru peserta hendaknya mengikuti urutan belajar sebagaimana tampak dalam Tabel 2. BERMUTU juga membangun kompetensi guru ke arah yang lebih tinggi.

......................................... 3............................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ........ c............................................................ Ruang Lingkup..................................................................................................................... 4....................................................................... Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal ............................................................ a.................. b.............................. xvii IDENTIFIKASI MASALAH . PERENCANAAN .................................................................... Sumber Belajar . Ruang Lingkup........................................................................... 2..lampiran .................. d................... Lampiran ................................. 1..................................... Kegiatan Belajar .................................................... 5.....................INGGRIS/SMP ....................................................................................... Ruang Lingkup................................................... c...... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ......................... 1............................................... xi Pola Umum .................................................................. d........... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ...................................................................... Persiapan................. Persiapan ........... Petunjuk Kegiatan Pembelajaran ................. Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran ........................................ 1 2 2 2 3 3 5 6 7 8 12 13 27 28 28 28 28 29 31 32 33 34 39 39 48 49 49 50 50 50 51 52 53 viii PB/B........................................ Kegiatan Belajar ................................... PENYUSUNAN PROPOSAL .... Pengantar .......... Petunjuk Kegiatan ....... Pengantar .............. Penilaian ..................................... a... d........................................................................ Penilaian ................................................................................................................. 3..................... Sumber Belajar ............................................................. Pentingya Langkah Perencanaan ..................................... Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran ................... Pengantar ...........lampiran ..... 6...... b.. 6................... Sumber Belajar . Petunjuk Kegiatan Pembelajaran .................... 3...... Lampiran ............. viii Pedoman Penggunaan Bahan Belajar Mandiri ............... ii Daftar Isi ........ 2................................ 5................. Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah ............ Kedudukan Topik Penyusunan Proposal ..... 2................... 4........................DAFTAR ISI DAFTAR ISI Kata Pengantar ............... xii Pemetaan Kompetensi ....................................................................................... c................................................................ Persiapan ............... b................................................................................................................................................... 1.......... 4................................................ i Pendahuluan . a.............................

............................................................ Sumber Belajar ............................................ d......................................................................................................................... Kegiatan Belajar . Kedudukan Topik Penyusunan Laporan ........lampiran ............................................................................................. a......................................................... Kegiatan ..................................... 4......lampiran .......................... c..................... Kedudukan Refleksi ............... 60 PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA ......... Petunjuk Kegiatan .................lampiran ................................................... 59 Lampiran ............................................................................................................................................................................................................. 98 6................................................................................... Lampiran ............ 3....... Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data .................... Ruang Lingkup ....... 6.. Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data ..............DAFTAR ISI 5. 2........................ Penilaian ...................... c................. 5.. c....................................................... Petunjuk Kegiatan ........................... 2........... Lampiran ..................... 104 REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT .................................................................................................................... Fungsi Refleksi ................................. 93 1..................................... 1...................... Pengantar ................................... 1........................................... Pengantar ............................................ 94 2.................... Persiapan.................... Petunjuk Kegiatan ...... Pengantar ............................................... d..... Ruang Lingkup .............................................. Penilaian ............ 96 4............. b........................ 54 6............................ 1....... 104 Lampiran .................... a....... Pengantar ................................................................... Persiapan................. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ....................................... Persiapan................................ Penilaian ................................ Sumber Belajar ........ 5......... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ............. 97 5.................. 6. Ruang Lingkup ................................... d.................. Penilaian ........... a. 65 66 66 66 67 67 69 69 70 71 75 76 ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA ........................................................................... b..................................... 114 115 116 116 116 117 117 118 119 120 127 128 131 132 132 132 132 132 PB/B................ PENYUSUNAN LAPORAN ............................................................ Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .................................. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ............................... 95 3.............. 4........................... 3.................... Kegiatan Belajar..................................INGGRIS/SMP ix ........lampiran ... Sumber Belajar .... Kegiatan Belajar ........................................................................................... b............

. d............................ 5...... Kedudukan Topik Penyusunan Laporan.............. Kegiatan Belajar .............................................. 6................. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ....DAFTAR ISI 2..................................... c.................................................................. Lampiran .......... Petunjuk Kegiatan ......... Ruang Lingkup .........................lampiran .. Penilaian ... Lampiran .............. 2.................................... Pengantar ............................................................................................................................................................................................ 1....................... 4.... b.................................... Persiapan.................................. 6..................................... 3......... Persiapan................................................lampiran ....... Sumber Belajar ...................... 4... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi . PENYUSUNAN LAPORAN 2 (LANJUTAN) ........................... a..................................... 3................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ..................INGGRIS/SMP ................................. 134 134 136 136 139 139 162 163 163 163 163 164 166 166 167 167 169 170 x PB/B.................................................................. 5................................. Kegiatan Belajar ....... Sumber Belajar ..................................... Penilaian ...............................................................................

Sumber belajar dihimpun dalam dua bentuk. Tugas-tugas tersebut disusun dengan pertimbangan tidak terlalu memberatkan guru peserta. Lesson Study.PEDOMAN PENGGUNAAN PEDOMAN PENGGUNAAN BAHAN BELAJAR MANDIRI BIDANG STUDI BAHASA INGGRIS SMP Bahan Belajar Mandiri (BBM) Bahasa Inggris pada dasarnya ini disusun untuk menjadi pedoman bagi guru pemandu dan guru anggota MGMP dalam melaksanakan kegiatan belajar dalam upaya meningkatkan kemampuan diri dan memperbaiki kualitas pem-belajaran melalui implementasi Program BERMUTU. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP akan dilakukan minimal 16 kali pertemuan (tatap muka) masing-masing 4 x 50 menit. Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik dan BBM ICT digunakan untuk semua guru peserta dari jenjang SD dan SMP serta untuk semua bidang studi. Lesson Study. diharapkan guru peserta dapat melakukan pengkajian dan perbaikan pembelajaran secara komprehensif. dan 8 kali pertemuan berikutnya belajar menggunakan BBM Bidang Studi. serta tujuan yang ditetapkan dapat dicapai seperti yang diharapkan. Karena pada dasarnya setiap guru peserta yang mengikuti kegiatan Program BERMUTU tetap menjalankan tugas mengajar rutin di sekolahnya. Pada prinsipnya guru peserta harus secara aktif mengikuti kegiatan belajar tatap muka. Melalui penerapan kegiatan PTK. Alur kegiatan belajar. mulai dari pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir mengikuti alur yang dijelaskan pada “Pola Umum Kegiatan Belajar Guru peserta dalam Program BERMUTU. Sementara itu BBM Bidang Studi disiapkan spesifik untuk setiap jenjang dan bidang studi. Kegiatan belajar dalam Program BERMUTU ini menuntut partisipasi aktif para peserta agar alur kegiatan belajar dapat dilaksanakan. Dari 16 kali pertemuan MGMP. 6 kali pertemuan pertama guru peserta dan pemandu melaksanakan kegiatan belajar menggunakan BBM Generik. kemudian menyelesaikan tugas-tugas terstruktur dan tugas mandiri. dan Case Study. ditambah dengan tugastugas terstruktur dan mandiri. dan Case Study. berikutnya 2 kali pertemuan belajar dengan BBM ICT. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP dalam Program BERMUTU menggunakan pendekatan PTK. PB/B. Selain menggunakan BBM para guru peserta juga menggunakan kumpulan sumber belajar yang disiapkan. dan menggunakan hasil kerjanya dalam Buku Kerja Guru. yakni berupa bahan cetak dan kumpulan file komputer.INGGRIS/SMP xi .

INGGRIS/SMP . Terstruktur 1) Melaksanakan pembelajaran dan diamati oleh rekan sejawat 2) Menyusun studi kasus 3) Menentukan masalah dan kalimat rumusan masalah yang akan dicari solusinya Tugas Mandiri Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik yang sudah dipelajari (Identifikasi Masalah) dan yang akan didiskusikan pada pertemuan selanjutnya (perencanaan tindakan) PB/B. dan praktik pembelajaran. materi subjek. 3) berlatih merumuskan masalah berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru peserta belajar di MGMP. 2) berlatih mengidentifikasi masalah dari studi kasus (Case Study).xii POLA UMUM POLA UMUM KEGIATAN BELAJAR GURU DI MGMP BAHASA INGGRIS SMP DALAM PROGRAM BERMUTU Pertemuan 9 Topik Kegiatan Pokok dalam Tatap Muka (Kegiatan Pemandu dan Peserta) Pertemuan ke 9: Identifikasi Masalah Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) melaksanakan curah pendapat (brainstorming) mengenai masalahmasalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran. dan 4) berlatih mengklasifikasi masalah ke dalam aspek pengembangan kurikulum. Dilanjutkan dengan menganalisis faktor penyebab timbulnya masalah dan merumuskan masalah.

INGGRIS/SMP 10 Pertemuan ke 10: Perencanaan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang rumusan masalah dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/ berpasangan). satu masalah terpilih). 2) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumennya (secara pleno. dari satu masalah terpilih. Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) Mendiskusikan tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan) 2) Berlatih menyusun proposal (secara pleno.PB/B. 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Penyusunan Proposal) 2) Menyiapkan pelaksanaan open class (tugas khusus untuk calon guru model) xiii . dan 3) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumen (berdasarkan rumusan masalah dari masing-masing peserta). dan menetapkan calon guru model) 3) Setiap peserta berlatih menyusun proposal (berdasarkan rumusan masalah masing-masing) Melanjutkan penulisan rencana tindakan dan menyusun instrumen untuk pengambilan data Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Perencanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM POLA UMUM 11 Pertemuan ke 11: Penyusunan Proposal Melanjutkan penulisan Proposal PTK berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru.

dipimpin Pemandu). peserta yang lain mengobservasi. dari salah satu peserta/open class). .INGGRIS/SMP 12 Pertemuan ke 12: Pelaksanaan Tindakan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) mempersiapkan pelaksanaan open class di di sekolah tempat kegiatan. dan 4) berdiskusi atau membahas draf proposal dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil /berpasangan). Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berlatih menganalisis dan menginterpretasi data (secara pleno. 2) Menyusun Case Study 3) Mengumpulkan data (kompilasi) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Pelaksanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM. 1) Melaksanakan pelaksanaan tindakan di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan dengan peserta lain agar dapat saling mengobservasi. 3) mlakukan diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi (secara pleno. dan 2) berlatih melakukan analisis dan interpretasi data (berdasarkan data dari masing-masing peserta). atau meminta observer dari teman guru di sekolahnya. 2) Menuliskan hasil analisis dan interpretasi data 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Analisis dan Interpretasi Data) 2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK. 2) melaksanakan tindakan (open class) oleh guru model. Kegiatan persiapan meliputi klarifikasi kesiapan kelas dan penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen oleh Pemandu dan Guru Model. 2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK POLA UMUM 13 Pertemuan ke 13: Analisis dan Interpretasi Data 1) Melanjutkan analisis dan interpretasi data.xiv PB/B.

dan 4) berdiskusi tentang rencana tindakan untuk Siklus II dari masing-masing peserta. 2) brlatih menyusun laporan (secara pleno. dipimpin oleh Pemandu. dipimpin oleh Pemandu).PB/B. 2) berlatih merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data serta menyusun rencana tindakan Siklus II (secara pleno. diinterpretasi dan direfleksikan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan). 2) Melaksanakan tindakan siklus II di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan atau meminta observer dari teman di sekolahnya. xv . dari salah satu hasil terpilih atau dari data open class.INGGRIS/SMP 14 Pertemuan ke 14: Refleksi dan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan). 3) berlatih melakukan refleksi dan menyusun rencana tindakan untuk siklus 2 berdasarkan data/hasil tindakan masingmasing peserta. dan 3) berlatih menyusun laporan PTK berdasarkan hasil PTK dalam dua siklus dari masing-masing peserta. 1) Melanjutkan menulis hasil refleksi dan rencana tindakan pada siklus II. diberi waktu 23 minggu) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Refleksi dan Tindakan Lajut) 2) Mempelajari contoh hasil refleksi dari contoh-contoh laporan PTK POLA UMUM 15 PERTEMUAN KE 15: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil pelaksanaan tindakan Siklus II yang sudah dianalisis. dari salah satu hasil PTK terpilih. 2) Mempelajari contoh format penulisan laporan dari contoh-contoh laporan PTK. Melanjutkan penulisan Laporan PTK (sampai menjadi draf-1) 1) Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan.

INGGRIS/SMP 16 PERTEMUAN KE 16: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi dalam kelas (secara pleno) untuk membahas contoh hasil penulisan laporan draf-1 dari salah satu peserta. Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan. 2) berdiskusi dalam kelompok kecil/berpasangan untuk membahas hasil penulisan laporan draf-1 dari masingmasing peserta.xvi PB/B. dan 3) melanjutkan penyelesaian penulisan laporan PTK oleh masing-masing peserta. 1) Merampungkan penulisan laporan akhir (termasuk penjilidan) 2) Melengkapi Lembar Kerja Guru/Portofolio. POLA UMUM .

Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan Menentukan media pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami topik yang akan diajarkan Pelaksanaan Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Menyusun instrumen penilaian (alat pengumpul data hasil belajar) Mengembangkan instrumen observasi 3. RPP. Menyelenggarakan Perencapembelajaran naan yang mendidik Membicarakan model pembelajaran yang sesuai dengan topiksyang akan diajarkan Membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus.PEMETAAN KOMPETENSI PEMETAAN KOMPETENSI BAHAN BELAJAR MANDIRI BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP Kegiatan Pendukung Kompetensi Kompetensi Guru A. Pedagogik 1.INGGRIS/SMP xvii . Mengembangkan instrumen penilaian Perencanaan PB/B. Perencanaan Mempelajari silabus dan menyusun RPP Topik Tatap Muka Tugas Terstruktur Tugas Belajar Mandiri 2.

dan menginterpretasikannya Berlatih melakukan refleksi terhadap tindakan yang sudah dilakukan dan menentukan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Tindak Lanjut Membuat refleksi tindakan pertama dan merancang tindak lanjut xviii PB/B. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 2. dan merumuskan masalah dari berbagai sumber Mengidentifikasi masalah yang menghambat proses pembelajaran dan solusi yang digunakan Menyusun proposal tindakan kelas Menganalisis data hasil tindakan dan membuat interpretasinya Menelaah teknik atau cara penyusunan proposal Mempelajari contoh mengorganisasikan data. struktur. Menganalisis. serta merefleksikan hasil PTK B.INGGRIS/SMP . konsep. Profesional 1.PEMETAAN KOMPETENSI (mengumpulkan bukti atau data proses pembelajaran) Pelaksanaan Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Menentukan masalah yang akan di-PTK-kan sesuai dengan hasil yang telah dibicarakan Mengidentifikasi masalah. menganalisis. Menguasai materi. menganalisis masalah. mengintepretasikan. mengorganisasikan data. Identifikasi Masalah Identifikasi Masalah Penyusunan Proposal Menganalisis bagian-bagian proposal Memilah data ke dalam data kualitatif dan data kuantitatif.

PEMETAAN KOMPETENSI

tindak lanjutnya

untuk tindakan selanjutnya Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK

Penyusunan Laporan

Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 Menilai laporan PTK sesuai kriteria penilaian laporan PTK yang dirujuk

3. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri

Semua topik

Menyeminarkan hasil PTK

Menyusun kajian kritis dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan di website

PB/B.INGGRIS/SMP

xix

IDENTIFIKASI MASALAH

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

BAHAN BELAJAR MANDIRI
Topik Identifikasi Masalah

Alokasi waktu

4 jam tatap muka(4 x 50 menit), 6 jam tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan 6 jam tugas mandiri (6 x 50 menit)

Pertemuan

ke-9

Sebelum pertemuan ini dimulai, guru peserta sebaiknya telah memahami materi pada pertemuan sebelumnya, antara lain (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU, (2) pengenalan PTK, Lesson Study, dan Case Study, serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi prosedur identifikasi masalah.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

1

IDENTIFIKASI MASALAH

1. PENGANTAR
Bahan Belajar Mandiri (BBM) pada pertemuan ini ditujukan untuk guru pemandu yang akan memandu kegiatan belajar di MGMP bahasa Inggris SMP dalam merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja pembelajaran dan mengidentifikasi masalah sebagai dasar penyusunan rencana PTK. Sebagai bahan untuk melatih guru, BBM ini memberikan contoh cara melakukan prosedur awal Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selanjutnya, guru peserta dapat menerapkan contoh tersebut pada masalah lain. Sebelum pembelajaran dimulai, agar lebih terarah dan terfokus, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh guru pemandu. Hal-hal tersebut di antaranya adalah berikut ini.

a.

Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran
Identifikasi masalah merupakan topik bahasan pada pertemuan minggu ke-8 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. Topik yang merupakan bagian dari tahap perencanaan, yaitu tahap pertama dari empat tahap utama dalam PTK ini pada dasarnya adalah aplikasi topik generik yang telah dipelajari dalam pertemuan sebelumnya.

b.

Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam pelaksanaan PTK, karena PTK bertolak dari adanya permasalahan dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru peserta. Tanpa adanya permasalahan, langkah berikutnya tidak akan bisa direncanakan dan PTK tidak dapat dilaksanakan. Setelah menyadari adanya masalah, guru peserta memikirkan cara pememecahannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dikelolanya. Jadi, tahapan ini sangat penting dilakukan karena merupakan modal dasar untuk perbaikan kinerja guru dalam pembelajaran.

2

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

pengembangan silabus. d.IDENTIFIKASI MASALAH c. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. meliputi pengembangan kurikulum. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini berupa diskusi prosedur identifikasi masalah. • Latihan mengidentifikasi masalah. Berdasarkan hal tersebut. membaca.INGGRIS/SMP 3 . metode. RPP. penguasaan materi. menganalisis masalah. dan menulis. Dalam kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan halhal berikut. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Penguasaan materi meliputi pemahaman dan penguasaan materi dalam aspek mendengarkan. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Agar pemahaman terhadap langkah ini lebih baik. ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan keterampilan mengidentifikasi masalah tersebut. Aspek pengembangan kurikulum meliputi pemahaman tujuan mata pelajaran. kemampuan menganalisis standar kompetensi dan kompetensi dasar. dan penilaian. • Curah pendapat (brainstorming) mengenai permasalahan yang dihadapi pada waktu pembelajaran. berbicara. pelaksanaan pembelajaran mencakup pemilihan strategi/model pembelajaran. serta tata bahasa dan kosakata. yaitu sesi tatap muka di MGMP (4 x 50 menit). Ruang Lingkup Pada pembelajaran Bahasa Inggris. pengelolaan kelas dan penilaian proses dan hasil belajar. pendekatan. dan merumuskan masalah berdasarkan case study yang tersedia. ada dua sesi yang harus ditempuh. Sedangkan. media pembelajaran. tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan tugas mandiri (6 x 50 menit). • Diskusi untuk memahami cara mengidentifikasi masalah dari berbagai sumber belajar. dan pelaksanaan pembelajaran. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. masalah yang dihadapi guru peserta berkenaan dengan tiga hal.

dan hasil kerja siswa dibuat dalam laporan singkat dan dibahas pada pertemuan berikutnya di forum MGMP.INGGRIS/SMP . guru peserta merenungkan proses pembelajaran tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis. 4 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. hasil observasi dari teman sejawat. (4) Laporan tugas terstruktur akan menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar dan dijadikan bahan portofolio guru Tugas Mandiri (1) Menugasi guru peserta untuk membaca dan memahami langkah identifikasi masalah dari sumber belajar (2) Membuat identifikasi masalah dan membawanya dalam pertemuan berikut di forum MGMP.IDENTIFIKASI MASALAH mandiri. RPP. (2) Setelah pembelajaran selesai. Kegiatan ini sebagai bagian dari kegiatan tetap muka di MGMP. LKS. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan berikut ini. Tugas Terstruktur (1) Guru peserta melakukan pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. (3) Hasil refleksi.

Mengklasifikasi permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris d. Mengidentifikasi permasalahan yang bisa dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris c. Menentukan ruang lingkup permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris b. Menganalisis permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris e.IDENTIFIKASI MASALAH 2. Kompetensi Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi yang hendak dicapai pada pertemuan ini ditunjukkan dalam indikator pencapaian kompetensi.INGGRIS/SMP 5 . Merumuskan masalah yang terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

spidol. plastik tranparancies. kertas plano. OHP. Guru pemandu menyiapkan case study e. b. 6 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Bahan Ajar 6 Bahan Ajar 7 Bahan Ajar 8 Bahan Ajar 9 Bahan Ajar 10 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Identifikasi Masalah Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran B. seperti ATK. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayang Bahan Ajar atau bentuk lain. Guru pemandu menyiapkan format penilaian untuk mengukur keberhasilan pembelajaran d. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran. diperlukan persiapan seperti berikut ini.IDENTIFIKASI MASALAH 3.INGGRIS/SMP . a. LCD dan laptop (jika memungkinkan). PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik identifikasi masalah. papan tulis.Inggris Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Masalah dan Perumusannya Pertanyaan untuk Diskusi Contoh Jawaban Pertanyaan Guru tentang Case Study Contoh Analisis dan Rumusan Masalah Rangkuman Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri c.

Senang dan Tertawa ” Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 5. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (90 menit) Kegiatan 6 Penutup PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Handout pembelajaran topik identifikasi masalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP/MTs (disediakan pada waktu pelatihan) Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Format Observasi Kegiatan Pembelajaran Contoh case study dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris ”Miming.INGGRIS/SMP (10 menit) Kegiatan 5 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Presentasi (60 menit) 7 . membuat Sedih.IDENTIFIKASI MASALAH 4.

Refleksi awal dapat dilakukan dengan cara menelaah kekuatan atau kelemahan suatu proses pembelajaran yang telah dilakukan baik dari aspek diri sendiri. indikator pencapaian kompetensi. • Mengapa identifikasi masalah perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan identifikasi masalah dengan langkah selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan Bahan Ajar 2. 8 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. aspek pengembangan kurikulum. diskusi/kegiatan difokuskan pada identifikasi masalah yang nyata. Berdasarkan temuan awal.INGGRIS/SMP . Refleksi awal dilakukan oleh guru peserta berkolaborasi dengan teman sejawat atau praktisi lain untuk mencari informasi dalam mengenali dan mengetahui kondisi awal permasalahan yang akan dicarikan solusinya. Untuk mengingatkan. materi subjek. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah Langkah selanjutnya. guru pemandu mengingatkan kembali bahwa Identifikasi Masalah berada pada tahapan Refleksi Awal. dan mendesak untuk dicarikan solusinya. ruang lingkup pembelajaran. kompetensi. jelas. Kedudukan identifikasi masalah dapat dilihat melalui tayangan Bahan Ajar 2: Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK. sarana atau sumber/lingkungan belajar.IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 1 Pengantar Langkah awal pembelajaran guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari. siswa. dan pelaksanaan pembelajaran. guru pemandu memberikan penguatan kedudukan identifikasi masalah dalam tahapan pelaksanaan PTK. sebelum menanyangkan Bahan Ajar sebaiknya guru peserta dipandu dengan pertanyaanpertanyaan berikut.

guru pemandu mengingatkan guru peserta pada topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai makna masalah dan ciri-ciri rumusan masalah dengan menggunakan tayangkan Bahan Ajar 5: Masalah dan Perumusannya Kegiatan 3 Case Study dan Diskusi Kelompok Setelah para guru peserta memiliki persepsi yang sama mengenai makna masalah dan rumusan masalah.IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) Guru pemandu memandu kegiatan curah pendapat mengenai berbagai masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMP. Selanjutnya. Sebagai langkah awal agar kegiatan curah pendapat berjalan dengan baik. guru pemandu dapat menggunakan pertanyaan pemandu berikut. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir (Bahan Ajar 4: Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris). guru pemandu meminta salah satu kelompok untuk melaporkan hasil diskusinya dan meminta anggota kelompok lain untuk menyimak dan menanggapinya. Sebagai pembanding. Sebagai penguatan. Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam pembelajaran Bahasa Inggris? Coba sebutkan! Apa yang menyebabkan hal tersebut? Berdasarkan hasil curah pendapat. guru pemandu menayangkan Bahan Ajar 3: Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran Bahasa Inggris.INGGRIS/SMP 9 . guru pemandu mengajak mereka untuk berlatih mengidentifikasi masalah pada case study beberapa hal yang tak terduga (Sumber Belajar 4). materi subjek. guru pemandu mengumpulkan dan menuliskan di papan tulis permasalahan yang sering dihadapi para guru peserta. Satu kelompok terdiri atas 4 orang untuk menelaah dan mengklasifikasi permasalahan ke dalam aspek pengembangan kurikulum. guru pemandu meminta guru peserta duduk berkelompok. Mintalah PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Selanjutnya.

guru pemandu meminta para guru peserta untuk menanggapi pengalaman yang direkam dalam case study tersebut secara bebas. Rangkuman. guru pemandu dan guru peserta melakukan refleksi pembelajaran. guru pemandu minta kelompok untuk mengidentifikasi salah satu permasalahan yang sangat penting dan merumuskannya. Kegiatan 4 Presentasi Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lain menanggapinya. guru pemandu memperlihatkan bagaimana rumusan masalah bisa ditarik dari analisis masalah yang dilakukan (Bahan Ajar 8: Contoh analisis dan rumusan masalah). Refleksi.INGGRIS/SMP . Kegiatan 5 Penutup (Tanya Jawab. guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Rangkuman Pembelajaran Identifikasi Masalah Pada langkah selanjutnya. Selanjutnya. Setelah tanya jawab. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir. guru peserta diminta untuk mengklasifikasikan permasalahan yang dihasilkan dari case studi dan diskusi kelompok ke dalam aspek pengembangan kurikulum. guru inti meminta guru peserta duduk berkelompok kembali untuk menjawab pertanyaan yang telah dipersiapkan guru inti (Bahan Ajar 6: Pertanyaan untuk Diskusi). guru pemandu memberikan penguatan dengan menanyangkan Bahan Ajar 7: Contoh jawaban pertanyaan guru tentang case study. Setelah itu. materi subjek.IDENTIFIKASI MASALAH salah seorang guru peserta untuk membacakan case study tersebut. Berdasarkan hal 10 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengecek apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik pada pertemuan ini telah tercapai. Langkah selanjutnya. Tujuan diskusi bebas ini adalah menarik rasa empati dan ownership atas masalah yang mungkin pernah mereka alami sendiri. dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan terkait dengan topik identifikasi masalah. Kemudian. Kemudian. Setelah selesai.

guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri yang berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri. Tugas ini dituliskan dalam Buku Kerja.IDENTIFIKASI MASALAH tersebut. yaitu Perencanaan. Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun pada Pengantar. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri.INGGRIS/SMP 11 .

Selain itu. Produk yang dapat dinilai adalah : laporan tugas terstruktur berupa daftar identifikasi masalah. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. rumusan masalah pembelajaran.IDENTIFIKASI MASALAH 6. penilaian hasil belajar dilakukan melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk).INGGRIS/SMP . Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif berupa non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran). PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan proses pembelajaran. misalnya: keaktifan dalam diskusi. data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah. Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif. kesungguhan mengikuti kegiatan. kontribusi dalam diskusi. 12 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

dan praktik/pelaksanaan pembelajaran Menganalisis permasalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah. penyebab.Lampiran Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah dalam PTK Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi permasalahan yang dapat dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengklasifikasikan permasalahan pembelajaran bahasa Inggris ke dalam aspek pengembangan kurikulum. dan solusinya Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Daftar masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Brainstorming Diskusi Latihan Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah Merumuskan masalah terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Rumusan masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.IDENTIFIKASI MASALAH Lampiran . penguasaan materi.INGGRIS/SMP 13 .

IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 2 Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3 Contoh Daftar Masalah Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Masalah Pengembangan Kurikulum       Guru kurang menguasai pemetaan kurikulum Guru kurang menguasai penyusunan silabus.INGGRIS/SMP . Prota. bukan keterampilan berbahasa. 14 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Promes Guru menghadapi kesulitan dalam memilih materi yang bervariasi Guru menghadapi kesulitan memilih metode yang sesuai dengan Kompetensi Dasar Guru masih memandang pembelajaran Bahasa Inggris sebagai belajar mengenai struktur bahasa. RPP.

berbicara dan mendengar siswa rendah Siswa mengalami kesulitan dalam menguasai kosakata dan penggunaan tenses PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. menulis.IDENTIFIKASI MASALAH Masalah Penguasaan Materi       Guru kurang menguasai penggunaan bahasa Inggris dalam kelas Guru kurang menguasai penggunaan ungkapan bahasa Inggris yang tepat Guru kurang menguasai pembelajaran bermacam-macam jenis teks Guru kurang menguasai pelafalan kata dalam bahasa Inggris dengan baik Guru kurang menguasai pengelolaan kelas yang baik Guru kurang menguasai teknik penyajian yang tepat dalam pembelajaran Masalah Praktik Pembelajaran           Guru menggunakan strategi pembelajaran yang kurang variatif Guru kurang menguasai penggunaan TIK Guru kurang memberdayakan media pembelajaran Siswa kurang berani mengemukakan pendapat Siswa tidak mau tampil di depan kelas Motivasi siswa untuk belajar bahasa Inggris rendah Siswa tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru Kemampuan membaca.INGGRIS/SMP 15 .

IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 4 Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Area Masalah No. Masalah Pembelajaran Pengembangan Materi Kurikulum Subjek Praktik Pembelajaran Faktor Penyebab Bahan Ajar 5 Masalah dan Perumusannya MASALAH: SITUASI YANG TIDAK MEMUASKAN/ GANJALAN PIKIRAN DAN PERASAAN YANG MENDORONG PENELITI UNTUK MENCARI SOLUSI RUMUSAN MASALAH: • • MERUPAKAN PERTANYAAN YANG AKAN DICARIKAN JAWABNYA MELALUI PENELITIAN BERUPA KALIMAT PERTANYAAN DIRUMUSKAN SECARA RINCI YANG MENUNJUK PADA PROSES DAN HASIL 16 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP .

materi ajar. Bagaimanakah cara meningkatkan kemampuan berbicara siswa? Bahan Ajar 6. Kesulitan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’. • • • • • Pertanyaan untuk Diskusi Diskusikan dan jawab pertanyaan berikut: Permasalahan apakah yang diceritakan dalam case study ? Miming Membuat Senang.IDENTIFIKASI MASALAH Contoh Masalah : 1. Rendahnya kemampuan siswa dalam berbicara. • Siswa kurang berbicara. Rumusan masalah: 1. 2. anak terlibat dalam kegiatan latihan mendapat kesempatan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Strategi pembelajaran apakah yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar? 3.INGGRIS/SMP 17 . Sedih dan Tertawa Hal apakah yang menjadi penyebab permasalahan tersebut? Klasifikasikan permasalahan tersebut ke dalam aspek pengembangan kurikulum. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir! Apakah yang menjadi masalah utama dalam case study! Tuliskanlah rumusan masalahnya dalam bentuk pertanyaan! Bahan Ajar 7. 3. Contoh Jawaban Pertanyaan Guru Tentang Case Study Permasalahan yang nampak berdasarkan case study: • Siswa belum dikondisikan untuk belajar sehingga kelas jadi ribut • Pembelajaran apersepsi tidak diawali dengan kegiatan • Siswa masih melakukan kesalahan dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ seperti terlihat masih ada siswa yang masih menggunakan ‘Are you feel happy?’ dan ‘Have you stomachache?’ • Belum semua pembelajaran. Rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Bagaimanakah cara mengatasi kesulitan siswa dalam penggunaan be dan do? 2.

18 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Siswa belum memamahami cara penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik Masalah esensial dari pembelajaran yang dituangkan dalam case study • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar. Contoh Pengklasifikasian Masalah Masalah Pembelajaran Area Masalah Pengembangan Kurikulum Materi Subjek √ Praktik Pembelajaran bimbingan atau penjelasan guru kurang menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’dalam berbicara No.INGGRIS/SMP . Faktor Penyebab 1. • Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien .IDENTIFIKASI MASALAH Penyebab timbulnya masalah • Guru kurang mengkondisikan siswa untuk siap belajar • Guru kurang memahami kemampuan siswa • Guru kurang memberikan bimbingan sewaktu siswa kerja kelompok • Siswa belum terkondisikan untuk lebih aktif dalam berbicara. • Bimbingan guru pada kegiatan diskusi belum menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dalam berbicara (speaking).

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 8.

Contoh Analisis dan Rumusan Masalah
Masalah • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar dalam pembelajaran keterampilan berbicara (speaking) Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien.

Analisis penyebab masalah • • Guru kurang mengkondisikan siswa agar siap belajar Kegiatan belajar mengajar belum efektif karena pada kegiatan diskusi guru belum menggali potensi kreatifitas siswa.

Rumusan Masalah Berdasarkan analisis penyebab masalah masalah dapat dirumuskan sebagai berikut. tersebut,

Apakah strategi sharing ideas (kerja kelompok) dapat meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Malang?

Bahan Ajar 9.

Rangkuman

Keterampilan mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama PTK yang harus dilakukan. Ini dapat dilakukan pada saat merefleksikan pembelajaran yang telah dilakukan. Dalam refleksi diingat kembali kejadian, atau hal-hal yang membuat guru tidak puas . Masalah merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan, jadi dapat berupa situasi yang tidak memuaskan. Rumusan masalah dapat dinyatakan dengan pertanyaan yang akan dicarikan solusinya. Jika merasakan adanya ketidakpuasan setelah melaksanakan pembelajaran, tuliskan dalam sebuah catatan. Kaji ulang penyebab timbulnya ketidakpuasan tersebut. Salah satu cara untuk mendokumentasikan proses pembelajaran yang telah dilakukan adalah dengan membuat case study.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

19

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 10.
Tugas Terstruktur 1.

Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri

2. 3.

4.

5.

Lakukan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda dengan diamati oleh dua orang guru teman sejawat Anda. Mintalah teman Anda untuk mencatat hal penting yang terjadi dalam pembelajaran. Gunakan format yang ada (Sumber Belajar 5: Observasi Kegiatan Pembelajaran). Mintalah komentar melalui kegiatan refleksi dengan teman Anda. Jangan lupa tulislah kejadian-kejadian yang Anda alami, rasakan, dan pikirkan ke dalam sebuah case study. ……………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… Identifikasi masalah pembelajaran yang muncul, dan rumusan masalah pembelajarannya! Pilih salah satu masalah yang menuntut Anda mendesak untuk segera ditangani atau carikan solusinya. Masalah Anda……………………………………………………………………………… Rumusan masalah:....................................................... Berikan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk segera dicarikan pemecahannya.…………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… Tentukan faktor penyebab munculnya masalah yang Anda rumuskan tersebut………………………………………………………………………………………

Tugas Belajar Mandiri Kajilah bahan bacaan dari sumber belajar 5 tentang identifikasi masalah dan tuliskan laporannya

20

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PROSES
Pertemuan ke- : ....... Hari, tanggal : ......................................... Topik : ......................................... Aspek No. Nama 1 Keaktifan 2 3 Kontribusi 1 2 3 Kedisiplinan 1 2 3

Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontributif/disiplin 2 = aktif/berkontributif/disiplin 3 = kurang aktif/berkontributif/disiplin

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

21

IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 4 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK IDENTIFIKASI MASALAH Nama Guru Asal Sekolah No. : ………………………………….INGGRIS/SMP . Nilai A B C D Keterangan Aspek yang Dinilai (Indikator) Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mengklasifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mendata faktor penyebab timbulnya masalah Menuliskan rumusan masalah dengan tepat B: 70 – 84 2. : …………………………………. 1. 4.54 22 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Nilai A : 85 -100 C : 55 – 69 D : 0 . 3.

Pengelolaan Kegiatan Belajar Siswa Interaksi siswa siswa dengan Uraian (Deskripsi) Waktu 1. Interaksi siswa dengan guru 3. Interaksi siswa dengan media/sumber belajar/LKS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Interaksi materi siswa dengan 4.INGGRIS/SMP 23 . 2.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 5 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN No.

Agar lebih jelas berikut ini saya uraikan secara singkat apa yang dimaksud dengan Miming sebagai salah satu teknik Educational Drama. Pada hari Kamis bulan Agustus 2008 saya datang dengan membawa persiapan untuk mengajar seperti lesson plan atau RPP skenario khusus untuk pembelajaran Miming sebagai instructional media.teknik kursi kosong atau the empty chair technique. Pak Gema dan Pak Saeful sudah siap membantu baik sebagai pemeran pembantu dalam Miming maupun sebagai pengamat ketika siswa beraktivitas. Kemudian saya 24 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. saya meminta pak Nana untuk merekamnya dengan video. role play atau bermain peran. Segera saya urus surat izin untuk kepala sekolah Lab School yang dipilih sebagai tempat mengajar. Kedua teman sejawat. “Horee asyik dong Bu”.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 6 Contoh Studi Kasus Case study Miming: Membuat Senang. Kegiatan awal saya lakukan dengan salam dan tidak lupa senyum. dan simulasi yang akan saya terapkan adalah Miming saja dengan lampiran RPP nya.INGGRIS/SMP . Saya katakan kepada siswa bahwa kita akan belajar berakting sambil belajar bahasa Inggris. Ini berarti saya mengajar bahasa Inggris kepada remaja SMP dan saya senang sekali. Karena hasil pembelajaran akan dipakai sebagai sumber belajar oleh jurusan. Ada beberapa bagian dalam educational drama yang dapat diterapkan sebagai teknik yaitu miming. Educational Drama bukan seperti drama dalam panggung tapi lebih merupakan teknik untuk mengajar di kelas. Kemudian saya jelaskan tujuan khusus yang akan dicapai sesuai dengan kompetensinya. Sedih Dan Tertawa. Bapak kepala sekolah dengan senang hati menerima saya dan langsung mempertemukan saya dengan Pak Gema dan pak Saeful yang mengajar di kelas delapan SMP Lab School yang berlokasi di dekat kampus UPI Bandung. Oleh: Kimtafsirah Saya mendapat tugas untuk melaksanakan model pembelajaran di SMP oleh ketua prodi bahasa Inggris. berdoa dan perkenalan singkat.

kemudian yang salah dibahas dan dibetulkan. Mereka menjawab senang apalagi di rekam pakai handicam. saya bertanya apa mereka senang dengan teknik Miming ini. Kegiatan akhir saya isi dengan menyuruh siswa menuliskan pertanyaan yang sudah dibicarakan. Demikian kata mereka. Saya bertanya dalam bahasa Inggris: ”Do you feel happy now?” siswa menjawab “yeees”. siswa menjawab ”No”. 4. All right smile now. Saya merespon dengan miming juga pura-pura jadi siswa. Kemudian saya katakan: “Allright now each group must provide one or two yes and no questions” Siswa bertanya dan saya minta pemeran menjawab. Kegiatan inti saya awali dengan mengundang wakil dari tiap kelompok cukup 4 orang ditambah teman sejawat saya. 5. Sebelum saya tutup. Perankan Anda seorang guru yang sedang mengajar . Semua tertawa dan kelas hidup walau jadi gaduh. Siswa terdiam dan mengamati apa yang diperankan kedua guru tersebut. perankan bahwa Anda berdua berselisih paham. Saya berkata: “Ladies and gentlemen welcome to the contest.IDENTIFIKASI MASALAH minta siswa kerja dalam kelompok kecil yang terdiri atas lima orang. Pak Gema dan Pak Saeful yang bertugas awal sebagai contoh. 2. Untuk kegiatan awal saya lakukan apersepsi dengan dua pertanyaan saja. please. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Perankan bahwa Anda sakit perut. Perankan Anda sedang jatuh hati pada seseorang. Now I would invite the first contestant. Perankan bahwa Anda sedih karena mendapat berita buruk lewat surat. Lalu saya sodorkan skenario yang sudah saya pilihkan untuk dimainkkan dan minta tunggu di luar kelas untuk dipanggil. act out. salah seorang dari Anda cemburu. 3. Demikian seterusnya sampai pemeran keempat. siswa semua berkata: “Oooh sedih sekali “ lalu ada “yes”/”no” questions. Setelah itu saya persilahkan kedua rekan guru berperan sebagai pengamat yang mengamati tingkah laku siswa. Saya berperan sebagai presenter dalam satu kontes bermain peran. “Are you sad ?”. Jawaban tiba pada skenario dimana seseorang harus menirukan seseorang yang jatuh cinta dimana siswa tersebut mendekati saya.INGGRIS/SMP 25 . Ketika seorang siswa memerankan tokoh yang sedih. Alhamdullilah.” Siswa bertepuk tangan dengan ramai. Pokoknya Miming bikin sedih ketawa dan senang. Skenario yang telah saya siapkan ada lima contoh scenario sebagai berikut: 1. Masuklah Pak Gema dan Pak Saeful langsung bermain peran sesuai dengan scenario pertama.

saya jadi tahu beberapa kelemahan siswa dalam membuat pertanyaan jadi harus dilatih lagi penggunaan ‘to be’ and ‘to do’. ”Have you stomach ache?” Demikian sedikit refleksi dan komentar dari saya.IDENTIFIKASI MASALAH REFLEKSi: Refleksi Pak Gema Situasi kelas lebih kondusif karena murid lebih terfokus ke kegiatan yang dilakukan di depan kelas. 26 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Refleksi Pak Saeful Anak anak senang. dan gembira.anak juga lebih aktif dalam berbicara. Pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik untuk siswa. tertawa.INGGRIS/SMP . Anak. walau tidak semua anak terlibat. Ada masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas delapan SMP masalah penggunaan “to be” dan “to do” contoh: “Are you feeling happy”. Kegiatan Miming dapat mengajak siswa sedih. Refleksi dan komentar: Kimtafsirah Sebagai guru saya terharu karena para siswa senang situasi kelas komunikatif dan siswa have fun.

INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Perencanaan Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-10 Agar pembelajaran topik ini dapat berjalan dengan baik. guru peserta hendaknya telah memahami topik pertemuan sebelumnya. yaitu identifikasi masalah dan perumusan masalah. guru peserta harus sudah menentukan permasalahan yang akan diangkat dalam rencana penelitian tindakan. Hal tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi topik perencanaan. Bahkan.INGGRIS SMP 27 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.PERENCANAAN PB/PERENCANAAN/10/B.

dalam langkah ini. 28 PB/PERENCANAAN/10/B. b. Topik pembelajaran pada pertemuan ini merupakan langkah kedua dari PTK. Setelah pada pertemuan ke -9 sebelumnya peserta mengidentifikasi dan merumuskan masalah pembelajaran yang ditemukan dalam pembelajarannya. dan bahan ajar (LKS).INGGRIS SMP . Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran Pertemuan ini merupakan pertemuan ke-10 dari 16 pertemuan yang direncanakan dalam paket BERMUTU. Langkah ini sangat penting untuk dilakukan karena melalui perencanaan yang matang. guru peserta mencoba mencari cara untuk memperbaiki atau mengatasi masalah tersebut. PENGANTAR a. pada pertemuan ini peserta menyusun rencana tindakan perbaikan untuk mengatasi masalah tersebut. c.PERENCANAAN 1. penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. Dengan perkataan lain. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan pada topik ini meliputi rencana tindakan perbaikan pembelajaran. Pentingnya Langkah Perencanaan Modal awal penyusunan rencana adalah adanya permasalahan. guru peserta merencanakan tindakan perbaikan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah. Berdasarkan permasalahan (juga mencakup penyebab timbulnya masalah). pelaksanaan tindakan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat diperoleh balikan. serta menentukan dan penyusunan alat-alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. RPP.

Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah membuat perencanaan tindakan. Menentukan rencana pembelajaran. Mengkaji tugas terstruktur identifikasi masalah. f. Pada kegiatan ini Guru inti memandu guru untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut. pertemuan topik tindakan perbaikan menentukan d. LKS). yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri.PERENCANAAN d. e. a. Hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Total alokasi waktu yang dipergunakan dalam topik ini adalah 16 jam pelajaran (@ 50 menit) dengan perincian kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit). PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Menggali sumber belajar untuk tindakan perbaikan pembelajaran. c.INGGRIS SMP 29 . guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. Curah pendapat (brainstorming) mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membuat perencanaan dan kesulitan yang dihadapinya. RPP. Petunjuk untuk masing-masing kegiatan dijabarkan sebagai berikut. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. b. Diskusi untuk menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. 6 jam pelajaran @ 50 menit kegiatan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). Diskusi untuk menyusun perangkat pembelajaran (silabus.

30 PB/PERENCANAAN/10/B. Guru peserta menentukan perbaikan pembelajaran. 4) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk memahami topik perencanaan belajar. RPP. Guru peserta menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data.INGGRIS SMP . rencana tindakan 2) 3) Guru peserta membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan.PERENCANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta menentukan materi yang akan diPTK-kan sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. membaca dan dari sumber 2) Menyusun laporan kajian kritis dan membawanya ke dalam pertemuan berikutnya.

Menyusun instrumen PTK yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. dan bahan ajar (LKS) d. Merencanakan tindakan perbaikan pembelajaran b. pembelajaran yang tepat c. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi Membuat rencana tindakan perbaikan pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menentukan strategi dan media.PERENCANAAN 2. RPP.INGGRIS SMP 31 . Menyusun instrumen penilaian e. Menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi silabus.

32 PB/PERENCANAAN/10/B. LCD dan laptop (jika memungkinkan). OHP. Guru inti menyiapkan contoh perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. seperti ATK. b. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Kompetensi Guru Inti terkait dengan Prosedur Perencanaan Kedudukan Langkah-Langkah Kegiatan Perencanaan dalam PTK Landasan Pemilihan Masalah Kedudukan Prosedur Perencanaan dalam Urutan PTK Format Silabus dan Komponen-komponen RPP c. Guru inti menyiapkan alat dan bahan pembelajaran. RPP. dan bahan ajar (LKS) d. Guru inti menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayangan PowerPoint atau bentuk lain. Guru inti menyiapkan contoh instrumen penilaian hasil belajar dan contoh instrumen observasi e. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran pada langkah ini. plastik transparan. a. Guru inti mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan.INGGRIS SMP . kertas plano.PERENCANAAN 3. diperlukan persiapan seperti berikut ini. spidol. papan tulis.

INGGRIS Kajian Tugas SMP Mandiri (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Diskusi Kelompok 33 (Menentukan rencana tindakan) .PERENCANAAN 4. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Kegiatan 2 (20 menit) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Kegiatan 3 (30 menit) Pengantar PB/PERENCANAAN/10/B. hlm. Balitbang Depdiknas. 8-27 web log guru dalam PTK (KTI online) 5. 2006). SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Handout topik perencanaan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Bahasa Inggris SMP/MTs Contoh skenario pembelajaran bahasa Inggris (RPP) Contoh bahan ajar pembelajaran bahasa Inggris (LKS) Contoh lembar observasi Depdiknas. Model Penilaian Kelas (Jakarta: Puskur.

lalu menginformasikan topik yang akan dipelajari.PERENCANAAN Kegiatan 6 (60 menit) Latihan dan Penugasan (Menyusun perangkat pembelajaran dan instrument pengumpulan data) Kegiatan 5 (20 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji alat pengumpulan data) Kegiatan 4 (30 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 7 (30 menit) Presentasi Kegiatan (10 menit) Penutup Kegiatan 1 Pengantar (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Guru pemandu mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 34 PB/PERENCANAAN/10/B. indikator pencapaian kompetensi. ruang lingkup pembelajaran. kompetensi.INGGRIS SMP .

masing-masing PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP 35 . Setelah itu. guru peserta memperbaiki tugasnya. Guru pemandu memonitor tiap kelompok. sebelum menayangkan powerpoint. Informasi tersebut dapat diperjelas dengan menayangkan powerpoint 2: Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK. (sumber belajar 1).PERENCANAAN melalui tayangan PowerPoint 1: Pembelajaran Langkah Perencanaan. Pertanyaan guru pemandu: • • Mengapa langkah perencanaan harus dilakukan dalam PTK? Bagaimana hubungan perencanaan dengan langkah sebelum dan selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana merencanakan tindakan yang baik? Kegiatan 2 Kajian Tugas (Mengkaji tugas terstruktur topik identifikasi masalah Guru pemandu membagi peserta menjadi beberapa kelompok (4 orang per kelompok) dan meminta masing-masing anggota kelompok saling mengoreksi dan menanggapi tugas terstruktur topik identifikasi masalah. Berdasarkan hasil koreksi dan tanggapan. sebaiknya guru inti mengajukan beberapa pertanyaan yang mengarah ke topik pembelajaran. Pengantar Selain itu. Agar suasana kelas lebih hidup. guru pemandu memberikan penjelasan tentang kedudukan langkah perencanaan dalam tahapan melaksanakan PTK.

Setelah berdiskusi. Permasalahan dipilih berdasarkan tingkat essensial. kompleksitas.PERENCANAAN kelompok memilih salah satu permasalahan yang paling urgen. Untuk lebih jelasnya guru pemandu menayangkan powerpoint 3: Landasan Pemilihan Masalah Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (Menyusunan rencana tindakan) Berdasarkan perumusan masalah yang sudah dipilih. guru pemandu meminta masing-masing kelompok untuk mengembangkan perencanaan terhadap tindakan yang telah ditetapkan dengan mencermati kesesuaian pendekatan. 36 PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP . Guru pemandu memantau kegiatan yang berlangsung. RPP maupun media dan instrumen penilaian belajar yang harus disiapkan. guru pemandu meminta salah satu kelompok mempresentasikannya dan mempersilakan kelompok lain menanggapinya. Kegiatan 4 Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 5 merupakan kegiatan guru peserta dalam memperoleh wawasan dalam perencanaan pelaksanaan tindakan dalam hal keterkaitan antara pendekatan. strategi dan metode yang telah ditetapkan dengan rancangan pembelajaran yang berupa silabus. dan prosedural. Permasalahan yang terkumpul dari masingmasing kelompok kemudian dipilih kembali secara klasikal. dan metode yang akan digunakan. strategi.

Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari.INGGRIS SMP 37 .PERENCANAAN • Guru peserta diminta membuka naskah perangkat pembelajaran yang terdapat pada Lampiran 1. Pernyataan penguatan berupa rangkuman • Guru pemandu dan guru peserta refleksi pembelajaran. Refleksi. Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab. dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan alat dan teknik pengumpulan data yang akan dipergunakan dalam PTK. melakukan • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. RPP. Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta. yaitu tentang : Silabus dan RPP Bahasa Inggris SMP Kelas VII. bahan ajar. dan instrumen penilaian yang terdapat pada lampiran 3 untuk mendiskusikan kesesuaian antara permasalahan yang ditetapkan dengan rencana tindakan yang akan dilakukan. media pembelajaran. Penguatan. • Guru peserta mengkaji contoh perangkat pembelajaran bahasa Inggris SMP yang meliputi silabus. • Guru pemandu meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan dan mengomentari hasil kerja kelompok lain dengan berpedoman pada format terlampir.

PERENCANAAN Arahan Tugas Mandiri 1. 6.INGGRIS SMP . Lalu rumuskan permasalahannya. Kemudian diskusikan dan identifikasikan masalah yang ada dalam case study tersebut (pergunakan format pada lampiran 2). Pahami kembali hal-hal yang berhubungan dengan identifikasi masalah dengan memanfaatkan sumber-sumber yang ada dan sumber belajar lain yang relevan. 4. 5. Jelaskan mengapa masalah tersebut penting dan perlu tindakan secepatnya! Sebutkan faktor-faktor penyebab munculnya masalah tersebut! 2. 38 PB/PERENCANAAN/10/B. Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4 orang. Lalu lakukan pengamatan pembelajaran yang dilakukan teman Anda secara bergantian. Tentukan satu masalah yang menurut Anda paling penting dan sangat memerlukan tindakan secepatnya (mintalah pertimbangan dari kelompok Anda). Tulislah case study yang Anda dan teman Anda lakukan. 3.

Misalnya. 3.Lampiran PowerPoint 1: Kompetensi Guru pemandu Terkait dengan Prosedur Perencanaan NO. Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa rencana tindakan perbaikan pembelajaran. Selain itu. 3.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. 3. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). 3.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. rumusan masalah pembelajaran. kontribusi dalam diskusi. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan guru peserta pada saat proses pembelajaran. 3.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Lampiran . Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif.3.PERENCANAAN 6. Kompetensi Guru Mata Pelajaran 3. keaktifan dalam diskusi. 3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah.INGGRIS SMP 39 . kesungguhan mengikuti kegiatan. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif adalah non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran). Kompetensi Inti Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.

Sumber: Permen no 16. dan SMK/MAK* 40 PB/PERENCANAAN/10/B.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Standar Kompetensi Guru Mata Pelajaran di SD/MI. 10.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. laboratorium. 4.2007. 10.2 Mengembangkan komponenkomponen rancangan pembelajaran.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. maupun lapangan. 10 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran 10. SMP/MTs.INGGRIS SMP . baik untuk kegiatan di dalam kelas. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik 4. SMA/MA. 4.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.PERENCANAAN 4.

INGGRIS SMP 41 .PERENCANAAN PowerPoint 2 Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN • PENYUSUNAN SKENARIO PEMBELAJARAN • PENYIAPAN SARANA PENUNJANG • PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGAMATAN PROSES PEMBELAJARAN DAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGUKUR HASIL BELAJAR SISWA • PELAKSANAAN OPEN CLASS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.

guru masihmenghada pi kesulitan dalam membelajarkan -nya.PERENCANAAN PowerPoint 3 Landasan Pemilihan Masalah Landasan Pemilihan Permasalahan Seberapa penting/ esensial Ada kesesuaian antara kompetensi siswa dan kesulitan guru dengan permasalahan yang diangkat.INGGRIS SMP . Prosedur dan sistematis Perlu dipertimbangkan permasalahan mana dalam penyampaian yang menjadi prioritas Kompleksitas Perlu dipertimbangkan permasalahan mana yang mempunyai kompleksitas atau tingkat kesukaran sangat tinggi atau sebaliknya. 42 PB/PERENCANAAN/10/B. Misalnya. kompetensi berbicara (speaking) siswa masih rendah.

PERENCANAAN

PowerPoint 4: Kedudukan prosedur Perencanaan dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Perencanaan Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III)

Bagan 1

Desain Penelitian Kelas Secara Umum

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

43

PERENCANAAN

PowerPoint 5: Format Silabus dan komponen RPP

Format Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : Bahasa Inggris : VII / 1 : 4 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi :

Contoh Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu : : : : : ..................................................... ..................................................... ..................................................... ..................................................... .....................................................

Kompetensi Dasar

Materi Pem belajaran

Kegiatan Pem belajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi waktu

Sumber/ Bahan/ Alat

44

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

PERENCANAAN

Komponen-komponen RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Kompetensi Dasar Indikator I. II. Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran : ------------------------: ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................

Standar Kompetensi : ............................................

III. KKM

IV. Model/Strategi/Pendekatan /Metode 1. 2. 3. 4. Model Strategi Pendekatan Metode : : : : -----------------------------------------------------------------------------------------------------

V. Langkah-langkah Kegiatan Waktu (menit)

Pertemuan

No. TP

Rincian Kegiatan

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

45

VI. Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran KKM Model/strategi/Pendekatan/Metode a.INGGRIS SMP . Strategi c.Lembar Kerja Siswa 2.buku bahasa Inggris lain yang relevan . 2. Pendekatan d. Alat Bantu : 46 PB/PERENCANAAN/10/B. Sumber/Alat Bantu 1. Sumber : .PERENCANAAN Format RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------1. 3. 4.buku teks bahasa Inggris jilid 1 . Pertemuan Rincian Kegiatan . Metode Langkah-langkah Pembelajaran Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup 5. Model b.

Materi Pembelajaran e. Penilaian Kognitif Jenis : Pertanyaan lisan dan tulisan Bentuk : Pilihan Ganda dan Uraian b.INGGRIS SMP 47 . Instrumen 6. Strategi f. 7. Penilaian Afektif Bentuk : Lembar pengamatan sikap siswa 2. Prosedur Penilaian a. Metode Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Rincian Kegiatan Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.PERENCANAAN VII. Pendekatan g. Penilaian 1.

INGGRIS SMP 48 .INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Proposal Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-11 Agar pembelajaran di MGMP pada pembahasan topik Penyusunan Proposal ini berjalan dengan baik. tentang rencana tindakan membawa laporan hasil tugas terstruktur pada pertemuan masing-masing guru peserta sebagai alternatif solusi masalah yang mereka pilih. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. guru peserta belajar di MGMP sebaiknya ke-10.PENYUSUNAN PROPOSAL PB/PENYUSUNAN PROPOSAL /11/B.

PENYUSUNAN PROPOSAL 1. Kedudukan Topik Penyusunan Proposal Topik Penyusunan Proposal berada pada tahap pertama. laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. Ada beberapa hal yang berhubungan dengan topik diskusi pada pertemuan ke-11 ini yang harus diketahui Guru pemandu. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasi seluruh rangkaian kegiatan PTK. Sementara laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan. telah dihasilkan rencana tindakan yang dItuangkan dalam bentuk perangkat pembelajaran yang telah didiskusikan. akan didiskusikan penyusunan proposal PTK. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasikan seluruh rangkaian kegiatan PTK. PENGANTAR Pada pertemuan sebelumnya telah didiskusikan mengenai Penyusunan Proposal tindakan sebagai alternatif pemecahan masalah pembelajaran. a. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 49 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Pada kegiatan sebelumnya.INGGRIS SMP . Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. yaitu Penyusunan Proposal. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. dari empat tahap proses utama pelaksanaan PTK . Pada pertemuan ini.

yaitu melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran (Permendiknas no. c. Menyusun proposal PTK.16). PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal Topik penyusunan proposal penting dipelajari karena topik ini merupakan tahap pertama dari empat rangkaian proses PTK.PENYUSUNAN PROPOSAL b. Petunjuk Kegiatan Diskusi di MGMP untuk menyusun proposal dilakukan guru peserta melalui kegiatan pokok sebagai berikut. d.INGGRIS SMP 50 . Melakukan PTK merupakan implementasi dari kompetensi inti guru peserta. (2) Latihan secara berkelompok: Setiap guru peserta berdiskusi dan berkolaborasi menyusun proposal PTK sesuai dengan rumusan masalah yang dijadikan contoh. Ruang Lingkup Ruang lingkup topik Penyusunan Proposal meliputi kegiatan: • • • Memfokuskan masalah penelitian yang dituangkan dalam pertanyaan penelitian Menilai kelayakan hipotesis tindakan( jika ada). (3) Latihan individu menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. Dengan menyusun proposal berarti semua paparan tentang rencana kegiatan pemecahan masalah dapat diketahui. (1) Mempelajari Sumber belajar yang terkait dengan bagaimana cara menilai kelayakan hipotesis tindakan dan membuat usulan PTK.

Rencana cara pengolahan data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 51 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.PENYUSUNAN PROPOSAL 2.INGGRIS SMP . d. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang hendak dicapai dalam sesi pertemuan kedua pembahasan Penyusunan Proposal ini adalah sebagai berikut. Rancangan tindakan-tindakan (penyusunan proposal umum) yang akan dilakukan. Ketentuan instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan data yang akan dikumpulkansi f. Ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data e. Kompetensi Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta menghasilkan: mampu a. Rumusan hipotesis tindakan atau merumuskan pertanyaan penelitian b. Nilai kelayakan tindakan hipotesis c.

INGGRIS SMP 52 . untuk sesi ini dalam bentuk tayangan powerpoint berikut: Bahan Ajar 1 Penjelasan umum kompetensi. yaitu sebagai berikut. PERSIAPAN Agar pelaksanaan kegiatan diskusi di MGMP ini berjalan lancar. yang dilampirkan. dan hasil belajar yang hendak dicapai Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK Pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan Sistematika proposal PTK Contoh Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Guru pemandu menyiapkan BAHAN AJAR. indikator pencapaian kompetensi.PENYUSUNAN PROPOSAL 3. kegiatan. ada beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan Guru pemandu. • • Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang disarankan dan relevan.

INGGRIS SMP . Unit 7: Penyusunan Proposal dan Pelaksanaan PTK Contoh proposal PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 53 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Unit 6: Penyusunan Proposal Hylite Module PTK. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Modul PTK Hylite Module PTK.PENYUSUNAN PROPOSAL 4.

indikator pencapaian kompetensi. Guru inti menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisi tugas terstruktur pada pertemuan ke-10 Kegiatan 3 40 menit Diskusi kelompok Tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (kelompok atau berpasangan) Kegiatan 4 90 menit Latihan menyusun Proposal PTK (secara bersama /perorangan) Kegiatan 5 45 menit Kegiatan 6 10 menit Merangkum hasil belajar dan memberikan tugas terstruktur dan mandiri Presentasi proposal PTK hasil diskusi PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. kompetensi. kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi.INGGRIS SMP 54 .PENYUSUNAN PROPOSAL 5. dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar Kegiatan 2 10menit Tanya jawab Materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 5 menit Penjelasan umum tentang topik yang akan dipelajari.

melalui powerpoint 2: Kedudukan Penyusunan Proposal dalam Tahapan PTK. Guru pemandu menanyakan topik yang telah dibahas sebelumnya dan selanjutnya mengingatkan kembali tahapan atau desain penelitian tindakan kelas. kompetensi. Mengawali kegiatan belajar. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 55 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Guru pemandu menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisikan tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya (10 menit). Setelah pengkondisian guru peserta untuk mengikuti diskusi.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 1 Penjelasan gambaran umum topik yang akan dipelajari. Informasikan pula bahwa topik Penyusunan Proposal ini akan difokuskan pada kemampuan guru peserta dalam menganalisis alternatif pemecahan masalah dan mengembangkan alternatif tindakan yang akan dikembangkan berdasarkan akar penyebab masalah yang akan dipilih untuk dibahas bersama. Guru pemandu menginformasikan kompetensi. ucapkan salam dan informasikan topik yang akan dipelajari. kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi. kegiatan belajar yang akan dilakukan. Kegiatan 2 Tanya jawab tentang materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya. indikator pencapaian kompetensi. dan hasil belajar yang diharapkan selama guru peserta mempelajari topik Penyusunan Proposal. indikator. dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar (5 menit). Melalui tayangan PowerPoint 1: Gambaran umum kegiatan Pembahasan Topik Penyusunan Proposal (2).INGGRIS SMP .

tugasi setiap kelompok untuk: • Menelaah masalah yang sudah teridentifikasi pada pertemuan 9. Contoh. ajukan pertanyaan. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Strategi pembelajaran apakah yang dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran berbicara dengan menggunakan “be” dan “do”. di kelas VII SMP? • Rumuskan hipotesis tindakan dari rumusan masalah tersebut Untuk membantu guru peserta merumuskan hipotesis tindakan. Contoh. Contoh: Apakah fokus masalah tersebut? penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’). Kegiatan 4 Latihan kerja kelompok dan individu membuat proposal PTK (90 menit). Guru peserta menyimpulkan bahwa siswa kurang memiliki kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran berbicara. mintalah mereka menelaah rumusan masalah. Pengelompokan dapat didasarkan pada kedekatan sekolah atau kelas tempat guru peserta mengajar. Untuk membantu memfokuskan hasil bacaan.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 3 Diskusi kelompok: mempelajari sumber belajar yang berhubungan dengan penyusunan proposal PTK (40 menit). (yaitu pada • Membuat rumusan masalah dalam bentuk kalimat tanya. Selama kira-kira 40 menit. Berdasarkan masalah tersebut. Setiap guru peserta diminta mempelajari sumber belajar 1 Modul PTK dan Hylite Module. tayangkan pertanyaan arahan seperti pada PowerPoint 3: Pertanyaan arahan menilai kelayakan hipotesis tindakan. Guru pemandu meminta guru peserta duduk dalam kelompok-kelompok kecil. Unit 6: Penyusunan Proposal atau buku PTK lainnya. Siswa belum dapat menggunakan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik.INGGRIS SMP 56 .

Guru pemandu memandu guru peserta untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan. maka hipotesis tindakan dapat dirumuskan. Guru pemandu dapat meminta guru peserta untuk menyimak kembali sumber belajar 2: Hylite module PTK. maka kemampuan berbicara siswa dapat meningkat . Guru pemandu meminta setiap kelompok diskusi untuk menyimak sistematika usulan PTK. Lihat lampiran.d 625. setelah contoh rumusan hipotesis dipahami bersama.INGGRIS SMP . Gunakan tayangan PowerPoint 4: Sistematika usulan PTK. Selanjutnya bimbinglah kelompok guru peserta untuk menyusun proposal PTK berdasarkan contoh masalah dan rumusan masalah yang telah dibahas di atas. kegiatan dilanjutkan dengan mendiskusikan penyusunan usulan PTK. Gunakan pertanyaan arahan dengan menayangkan powerpoint 3: pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan. halaman 6-23 s.d 6-22. Setelah latihan menilai kelayakan hipotesis. Selanjutnya. Dengan mengacu pada sumber belajar 2: Hylite Module PTK. unit 6: Penyusunan Proposal.PENYUSUNAN PROPOSAL Jika guru peserta dapat mengidentifikasi variabel yang akan diteliti. Unit 6 Penyusunan Proposal . Guru pemandu meminta guru peserta untuk menjawab pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan yang dicontohkan. Hasil bimbingan atau diskusi kelas diharapkan menghasilkan contoh proposal PTK. Jika guru peserta masih menghadapi kesulitan merumuskan hipotesis. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 57 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Contoh. Contoh hipotesis tindakan: Jika strategi sharing idea (kerja kelompok) digunakan secara terarah. halaman 6-20 s.

Informasikan pula contoh lembar observasi yang dapat digunakan ketika mengobservasi pembelajaran yang biasa digunakan ketika kegiatan lesson study. guru diminta mempelajari Sumber Belajar tentag Metode Penelitian Tindakan Kelas khususnya Topik Pengumpulan data.INGGRIS SMP 58 . Untuk membantu. Lengkapi usulan PTK tersebut dengan instrumen penelitian. Tugas Terstruktur 1. lalu membaca tugas terstruktur yang harus dikerjakan. Kegiatan 6 Perangkuman dan terstruktur (10 menit) pemberian tugas Guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merangkum hal-hal yang telah dipelajari pada sesi ini.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 5 Latihan menyusun proposal secara individu Setelah guru peserta dapat menyusun proposal bersama. mintalah mereka berlatih menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. Guru pemandu meminta tiap kelompok untuk mempelajari contoh-contoh instrumen untuk pengumpulan data. mintalah guru peserta mengeluarkan buku kerja guru peserta. 2. Selanjutnya. Lanjutkan penulisan proposal PTK sesuai dengan masalah yang telah Anda pilih dan carilah teman yang akan dijadikan mitra untuk berkolaborasi. Tugas Mandiri Pelajari bacaan (teori-teori) yang menunjang permasalahan PTK Anda. Gunakan PowerPoint 5: Lembar Observasi. terkait dan PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. termasuk perangkat pembelajaran yang sesuai dengan topik yang dipilih pada masalah PTK.

PENYUSUNAN PROPOSAL 6.INGGRIS SMP . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 59 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru peserta diskusi di MGMP. Produk yang dapat dinilai adalah: Usulan atau proposal PTK. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk kegiatan belajar.

INGGRIS SMP 60 . dan hasil belajar yang hendak dicapai Kegiatan Belajar Diskusi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu menghasilkan: •rumusan hipotesis tindakan • nilai kelayakan hipotesis tindakan • rancangan tindakantindakan (Penyusunan Proposal umum) yang akan dilakukan.Lampiran Bahan Ajar 1. pedoman observasi •rencana cara pengolahan data Hasil yang Diharapkan Rumusan Hipotesis tindakan Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Usulan PTK/propos al PTK PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Penjelasan umum kompetensi. indikator pencapaian kompetensi. kegiatan. • ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data • susunan instrumen pengumpulan data berupa catatan lapangan (field notes).PENYUSUNAN PROPOSAL Lampiran .

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 2.

Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Penyusunan Proposal Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Penyusunan Proposal Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Penyusunan Proposal tindakan III)

Bahan Ajar 3.

Pertanyaan Arahan Untuk Kelayakan Hipotesis Tindakan

Menilai

1. Apakah saya memiliki pengetahuan yang berkenaan dengan hal itu? 2. Apakah saya dan siswa saya memiliki kemampuan untuk melaksanakannya? 3. Apakah tersedia sarana/fasilitas untuk mendukung kegiatan tersebut? 4. Apakah tersedia waktu yang cukup melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut? untuk

5. Apakah iklim sekolah dan iklim belajar di kelas cukup mendukung pelaksanaan tindakan?
PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

61

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 4.

Sistematika proposal PTK
A. Judul Penelitian B. Pendahuluan (Latar Belakang Masalah) C. Rumusan Masalah D. Tujuan Penelitian E. Manfaat Penelitian F. Kajian Pustaka G. Prosedur Penelitian H. Jadwal Penelitian I. Personalia Penelitian J. Daftar Pustaka (sementara) Lampiran (instrumen observasi) Silabus RPP LKS Penilaian Kuesioner Format Observasi

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

62

PENYUSUNAN PROPOSAL

Sumber Belajar 4

Contoh Proposal PTK
A. Judul : Penggunaan Strategi Sharing Ideas (kerja kelompok) untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di Kelas VII SMP B. Permasalahan dan Rumusan Masalah Permasalahan pokok yang akan dicarikan solusinya dalam PTK ini adalah pada umumnya siswa belum mampu menggunakan bentuk ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar. Berdasarkan masalah tersebut, rumusan masalahnya adalah: “ApakahTeknik/strategi sharing ideas dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’? C. Cara pemecahan masalah Untuk memecahkan permasalahan sebagaimana yang dikemukakan tersebut, dalam penelitian ini akan digunakan strategi sharing ideas (kerja kelompok). Bimbingan yang diberikan guru peserta memerlukan waktu dan kesabaran dalam mengajukan pertanyaan dan juga memerlukan keterampilan guru peserta untuk dapat menggali jawaban siswa dengan mengajukan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menggali dari seorang siswa dengan tujuan meningkatkan respon siswa menuju peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, maka hipotesis tindakan yang dapat dirumuskan adalah: Jika strategi sharing ideas (kerja kelompok) digunakan secara terarah, maka kemampuan berbicara siswa akan meningkat. D. Tujuan dan Manfaat PTK Tujuan PTK ini adalah : a. Mengetahui penggunaan strategi sharing ideas (kerja kelompok) untuk membantu meningkatkan kompetensi berbicara siswa di kelas VII.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

63

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

Rekan sejawat guru peserta. c. Mengetahui cara guru peserta mengaplikasikan strategi ini. Guru peserta. memonitor serta memotivasi siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran berbicara (speaking).INGGRIS SMP 64 . Manfaat hasil penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi: a. sebagai perbaikan pembelajaran b. Mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran. E.PENYUSUNAN PROPOSAL b. sebagai alternatif bahan rujukan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara dalam pembelajaran berbicara (speaking) di kelas VII SMP. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.

PELAKSANAAN PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-12 Pelaksanaan pembelajaran tindakan yang merupakan dalam kegiatan rangka dilakukan memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat yang harus dimiliki oleh guru peserta untuk memulai pembelajaran pada topik ini. guru peserta dan perlu rencana tindakan persiapan perangkat pembelajaran yang baik. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Agar dapat melaksanakan tindakan menyusun yang berhasil. INGGRIS SMP 65 .

Dengan diperoleh data. misalnya dengan wawancara terhadap siswa. guru peserta anggota MGMP menjadi guru peserta model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelasnya. pola interaksi yang terjadi. sementara anggota MGMP yang lain menjadi pengamat. Topik ini merupakan tahap kedua dari empat tahap utama dalam PTK b. PENGANTAR Tindakan pada dasarnya merupakan realisasi dari teori dan teknik mengajar serta tindakan yang sudah direncanakan. Data dapat diperoleh melalui observasi pelaksanaan pembelajaran atau dengan melakukan cara pengumpulan data yang lain. perubahan yang perlu dilakukan. Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data merupakan topik bahasan pertemuan minggu ke-10 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. Data yang dikumpulkan mencakup semua yang dilakukan oleh siapapun yang ada dalam situasi terkait. Hal ini pun sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya (pertemuan ke-4) a. dan proses yang berlangsung.PELAKSANAAN 1. atau melalui tes hasil belajar. guru peserta pembelajar akan dapat melihat atau mengevaluasi keberhasilan rencana tindakan atau dampak dari tindakan yang dilakukan guru peserta. Pada saat tindakan dilaksanakan itulah pengumpulan data dilakukan. 66 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. kegiatan pelaksanaan tindakan akan dilakukan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. Dalam konteks PTK model BERMUTU ini. Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tahap implementasi rencana tindakan merupakan bagian yang terpenting dari PTK karena pada tahap inilah peneliti dapat memperoleh data yang diperlukan. INGGRIS . Salah satunya.

yaitu kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit) dan kegiatan mandiri (belajar mandiri dan tugas terstruktur) selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). d. obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data. Pada kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dalam dua tahap. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembelajaran pada topik ini adalah persiapan praktik pelaksanaan tindakan yang meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah kegiatan pelaksanaan tindakan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. • Pelaksanaan pembelajaran oleh guru model. • Penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota. INGGRIS SMP 67 . dan diskusi refleksi bersama. • Observasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data • Diskusi untuk merefleksi kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri.PELAKSANAAN c. pelaksanaan pembelajaran oleh guru peserta model. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri.

2) 68 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. dan hasil kerja siswa dibawa pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. 2) 3) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk menelaah lebih lanjut langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan.PELAKSANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta melaksanakan tindakan dan mengumpulkan data sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat pada tugas pembelajaran sebelumnya. LKS. INGGRIS . Menyusun laporan kajian kritis hasil penelaahannya dan membawanya dalam pertemuan berikut. Proses pembelajaran tersebut diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. Hasil refleksi atau case study. RPP. hasil observasi dari teman sejawat. guru peserta langsung merenungkan proses tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis atau case study. Setelah pembelajaran selesai.

KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang ingin dicapai pada pertemuan ini adalah sebagai berikut Kompetensi Terampil melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Indikator Pencapaian Kompetensi a. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. INGGRIS SMP 69 .PELAKSANAAN 2. Melaksanakan observasi pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi c. b. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan b. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data ini diperlukan persiapan seperti berikut. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk PowerPoint atau bentuk lain jika tidak memungkinkan. Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai 3. a.

Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri tentang Penggunaan Lembar Observasi Contoh RPP 5. INGGRIS pelaksanaan pembelajaran menggunakan istrumen yang Kegiatan 2 (30 menit) 70 . 4.PELAKSANAAN c. LCD dan laptop (jika memungkinkan). d. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Handout pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data. papan tulis. OHP. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Pengantar (Penjelasan tentang topik yang akan dipelajari) Kegiatan 3 (90 menit) Demonstrasi • Melaksanakan Presentasi pembelajaran (Penjelasan di kelas sesuai tentang skenario dengan pembelajaran rencana yang openclass tindakan dan penjelasan untuk penggunaan perbaikan instrumen untuk pembelajaran pengumpulan • Observasi data) PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. spidol. seperti ATK. e. plastik tranparancies. Guru pemandu menyiapkan lembar observasi pembelajaran Guru pemandu menyiapkan BBM tentang penggunaan lembar observasi Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran. kertas plano.

dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan powerpoint 1: Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Selanjutnya. ruang lingkup pembelajaran. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. kompetensi. Untuk mengingatkan. Penjelasan mengenai hal ini dapat dibantu dengan memperlihatkan tayangan powerpoint 2: Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK. INGGRIS SMP 71 . dan hasil belajar siswa) Kegiatan 1 Pengantar Pada awal pembelajaran. indikator pencapaian kompetensi. hasil refleksi atau case study. guru pemandu memberikan penguatan kedudukan langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dalam tahapan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas.PELAKSANAAN Kegiatan 4 (60 menit) Kegiatan 5 (10 menit) Penutup (Merefleksi pembelajaran yang sudah dilakukan dan program tindak lanjut dalam bentuk tugas mandiri) Diskusi (Mengumpulkan dan memvalidasi data hasil observasi. guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari.

Skenario pembelajaran dikondisikan dengan menggunakan Sumber Belajar 6: Contoh RPP. Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan. guru peserta Bagaimana hubungan pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dengan langkah sebelum dan setelahnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan PowerPoint 2. guru pemandu meminta guru model atau guru yang akan melaksanakan rencana tindakan yang telah ditetapkan pada pertemuan sebelumnya menjelaskan terlebih dahulu skenario pembelajaran open class. guru pemandu mempersilakan guru peserta mengungkapkan tanggapan terhadap informasi yang diterimanya. misalnya menyangkut pengaturan tempat duduk dengan disertai denah yang berisikan 72 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Selanjutnya. Hal ini penting agar guru peserta yang bertindak sebagai observer dapat mengikuti alur pembelajaran dengan baik. termasuk lembar observasi (Sumber Belajar 4: Lembar Observasi Pembelajaran dan Sumber Belajar 5: Penggunaan Lembar Observasi). Persiapan yang dimaksud meliputi pengelolaan kelas. jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Selain itu. guru model juga menjelaskan penggunaan instrumen untuk pengumpulan data yang telah dipilih. INGGRIS . Kegiatan 2 Presentasi Sebelum praktik pelaksanaan rencana tindakan dimulai. guru pemandu meminta kepada guru model untuk memilih kelas dan mempersiapkannya untuk kegiatan open class. guru pemandu mengingatkan dan mengiformasikan kembali bahwa tahap pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data sebenarnya berjalan bersamaan.PELAKSANAAN sebelum menanyangkan PowerPoint dipandu dengan pertanyaan berikut. Kegiatan 3 Demonstrasi (Praktik Pelaksanaan Rencana Tindakan) Sebagai persiapan awal sebelum pelaksanaan rencana tindakan.

guru pemandu mempersilahkan guru model melaksanakan pembelajaran. Jika ada kesulitan dalam belajar. seperti mengintervensi guru peserta atau siswa.PELAKSANAAN posisi dan nama siswa. bukan berarti guru peserta harus secara ”kaku” melaksanakan langkahlangkah pembelajaran. guru pemandu mempersilakan guru model untuk menuliskan refleksi pembelajarannya dalam bentuk case study dan mempersilakan para PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Langkah selanjutnya. para pengamat diharapkan dapat membuat catatan anekdotal sebagai tambahan data yang dianggap perlu. Walaupun demikian. baik yang bertindak sebagai guru model maupun para pengamat untuk kembali ke ruang pertemuan. Kemudian. Selain itu. Hal ini akan memudahkan pengamat untuk mengidentifikasi nama siswa yang menjadi fokus pengamatannya. Sebagaimana pembelajaran reguler yang biasa dilakukan oleh guru peserta. Guru model diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana tindakan untuk perbaikan pembelajaran. hanya dalam kesempatan ini kelas diikuti oleh beberapa orang pengamat. Kegiatan 4 Mengumpulkan dan Memvalidasi Data Setelah pembelajaran selesai. INGGRIS SMP 73 . Walaupun fokus pengamatan sudah dituangkan dalam lembar observasi. cemas. Guru pemandu mengingatkan bahwa selama pelaksanaan pembelajaran para guru peserta yang bertindak sebagai pengamat melakukan tugasnya untuk mengobservasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan instrumen yang telah ditentukan. Pada waktu yang bersamaan guru pemandu pun meminta guru peserta yang lain untuk melakukan pengamatan. pada saat melaksanakan tindakan. guru peserta juga melakukan kegiatan belajar mengajar sebagaimana biasa. Penting juga penting disampaikan kepada siswa bahwa dalam pembelajaran yang akan dilaksanakan akan ada beberapa guru pengamat. atau berbuat yang aneh-aneh. para pengamat diharapkan mematuhi rambu-rambu sebagai pengamat yang baik. guru pemandu meminta semua guru peserta. Disarankan kepada siswa agar mereka tidak perlu takut. tetapi langsung pada guru yang mengajar. antara lain dengan tidak mengganggu pelaksanaan pembelajaran. tidak perlu tanya kepada pengamat. Guru peserta dapat melakukan modifikasi yang dianggap sangat perlu untuk kelancaran pelaksanaan pembelajaran. Mereka harus belajar sebagaimana biasa.

data hasil observasi. Selanjutnya. Case study. guru pemandu dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran. Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun di Pengantar. yaitu analisis dan interpretasi data. INGGRIS . misalnya: keaktifan. guru pemandu mengumpulkan data tersebut dan juga meminta data hasil belajar siswa. Guru pemandu mempersilakan setiap guru peserta menuliskan hasil refleksi diri tentang pengalaman melaksanakan rencana tindakan. toleransi. interpretasi data. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif 74 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Penilaian mencakup aspek afektif. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan powerpoint 4: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri. dan data hasil belajar siswa akan menjadi modal utama untuk keperluan selanjutnya. Kegiatan 5 Penutup (Refleksi. 6. yaitu analisis data. dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan yang terkait dengan topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data. Setelah tanya jawab.PELAKSANAAN pengamat untuk melengkapi catatan hasil observasinya. Selanjutnya. Guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri. observasi pembelajaran. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui pengamatan selama proses pembelajaran. kesungguhan mengikuti kegiatan. beberapa guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan PowerPoint 3: Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data. dan pengumpulan data dalam buku kerja. dan refleksi.

PELAKSANAAN berupa non tes (Sumber 2: Format Penilaian Proses Pembelajaran). hasil observasi dari teman sejawat. Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa hasil refleksi atau case study. dan hasil kerja siswa. penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 3: Format Penilaian Produk). INGGRIS SMP 75 . Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Selain itu.

data hasil observasi dan nilai hasil belajar siswa 76 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Kegiatan Belajar Demonstrasi Hasil yang Diharapkan Case study dan nilai hasil belajar siswa Data hasil observasi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Melaksanakan observasi pembelajaran dalam bentuk open class dengan menggunakan lembar observasi Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Penugasan Diskusi Penugasan Case study. INGGRIS .PELAKSANAAN Lampiran .Lampiran Bahan Ajar 1.

INGGRIS SMP 77 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3. perlu dilakukan pengamatan (observasi). yang berbeda dengan yang biasa dilakukan sebelumnya. 3. yang merupakan variasi praktik yang cermat dan bijaksana. Tindakan yang dimaksud dalam PTK adalah tindakan yang dilakukan secara sadar dan terkendali. Untuk itu. Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data 1.PELAKSANAAN Bahan Ajar 2. PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Tindakan mengandung inovasi atau pembaruan. sekecil apapun. Pengumpulan data berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan terkait bersama prosesnya.

6. Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan. 3. Aspek yang diamati dalam PTK adalah Proses tindakannya Pengaruh tindakan (baik yang disengaja maupun tidak disengaja) Keadaan dan kendala tindakan Bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat atau mempermudah tindakan yang direncanakan dan pengaruhnya Persoalan lain yang timbul selama kegiatan PTK. Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri Tugas Terstruktur 1. jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Bahan Ajar 4. 7. dan case study untuk dijadikan data dan bahan pertemuan selanjutnya! 2. Laksanakan tindakan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda sesuai dengan rencana tindakan yang sudah dibuat! Mintalah teman sejawat Anda untuk melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi! Susun case study pembelajaran yang sudah Anda lakukan! Kumpulkan hasil observasi. INGGRIS . Tugas Belajar Mandiri Kaji bahan bacaan dari tuliskanlah laporannya sumber belajar 5 dan 78 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. 5.PELAKSANAAN 4. hasil belajar siswa. 10. 8. 9.

..............PELAKSANAAN Sumber Belajar 2 FORMAT PENILAIAN PROSES Pertemuan ke..........: ............... INGGRIS SMP 79 .... Hari..... Nama Keaktifan Kerja sama Kedisiplinan 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontribusi/disiplin 2 = aktif/berkontribusi/disiplin 3 = kurang aktif/berkontribusi/disiplin PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.......................... Aspek No......... Topik : . tanggal : ..........

tetapi kurang jelas Jelas. Aspek yang Dinilai (Indikator) 1 2 3 4 Keterangan 1.PELAKSANAAN Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA Nama Guru Asal Sekolah : …………………………………. INGGRIS . : …………………………………. Nilai No. Data pelaksanaan rencana tindakan pembelajaran bahasa Inggris Keterangan 1 2 3 5 = = = = Lengkap dan jelas Lengkap. tetapi kurang lengkap Kurang lengkap dan kurang jelas 80 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.

PELAKSANAAN Sumber Belajar 4 : Lembar Observasi Pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN Mata Pelajaran/Topik Kelas/Sekolah Nama Pengajar : : : TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi 1. INGGRIS SMP 81 . Bagaimana respon siswa? Apakah siswa bertanya tentang masalah yang terkait dengan sajian guru peserta pada kegiatan awal? KEGIATAN INTI 3. Materi ajar: Apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa? 2.

INGGRIS .PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK 4. lingkungan dan pengetahuan lainnya? Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? Pengelolaan sumber belajar/media 5. 9. Bagaimana guru peserta memberikan arahan yang mendorong siswa untuk bertanya. dan beraktivitas? 82 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 8. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar/media? Strategi pembelajaran 7. PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Bagaimana kaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. berpikir. 6.

INGGRIS SMP 83 .200 . Apakah guru pesertamemberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Evaluasi 13. ……………………. Bagaimana guru peserta memberikan penguatan.PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK PERTANYAAN HASIL OBSERVASI 10. merangkum atau menyimpulkan? 12.) Jabatan/Posisi: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Bagaimana ketuntasan belajar siswa? KOMENTAR OBSERVER Pelaksanaan skenario pembelajaran (berdasarkan RPP): Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh pengamat: Lain-lain: ……………………. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? KEGIATAN PENUTUP Penguatan/ konsolidasi 11. Bagaimana guru pesertamelakukan evaluasi pembelajaran? 14. (………………………………………………. Observer. dengan mereviu.

Sementara itu. diskusi refleksi membahas proses pelaksanaan dan hasil pembelajaran yang dilakukan bersama dan terfokus pada bahasan diskusi tentang aktivitas belajar siswa. kemudian melaksanakan pembelajaran dengan observasi oleh anggota MGMP. namun tanpa mengabaikan peran dan aktivitas guru peserta dalam mengajar. Panduan observasi ini diharapkan dapat membantu guru (pengamat pembelajaran) dalam konteks kegiatan MGMP. dengan basis MGMP. Observasi pembelajaran dalam lesson study lebih difokuskan pada aktivitas belajar siswa. akan dapat diungkapkan berbagai permasalahan dan kelebihan dari suatu kasus pembelajaran. yakni menuangkan gagasannya dalam tulisan berbentuk narasi ilmiah. yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi refleksi bersama. Lembar diobservasi ini semata-mata untuk menjadi sualtu cara alternatif sederhana bagi guru peserta untuk melakukan pengamatan dan mengidentifikasi permasalahan 84 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. melaksanakan penyusunan rencana pembelajaran secara kolaboratif. ketika melaksanakan identifikasi masalah pembelajaran (untuk PTK) dilakukan melalui observasi dan refleksi pembelajaran secara kolaboratif. antara lain. Pendekatan case study yang dimaksud dalam program ini adalah pemanfaatan salah satu teknik dalam case study. Selain itu. untuk dapat merekam berbagai aspek pembelajaran dan akhirnya dapat menemukan berbagai permasalahan yang dapat diangkat sebagai salah satu masalah pembelajaran. Panduan Penggunaan Lembar Observasi A. Pendekatan yang dimaksud adalah memperbaiki kualitas pembelajaran dengan cara melaksanakan PTK dan mengadopsi teknik tertentu dari lesson study dan case study. RASIONAL Salah satu komponen aktivitas dalam Program BERMUTU adalah melakukan upaya perbaikan kualitas pembelajaran melalui pendekatan PTK. yang akan diperbaiki melalui PTK. yakni guru peserta atau pengamat harus dapat menuangkan segala temuannya yang berkaitan dengan aktivitas pembelajaran kedalam uraian naratif. lesson study dan case study. cara ini akan dapat mengatasi kesulitan umum yang dialami sebagian besar guru peserta selama ini. Teknik-teknik yang diambil dari praktik lesson study. Dengan cara ini.PELAKSANAAN Bahan Ajar 5. INGGRIS . dan menghindari kritik terhadap guru peserta.

perhatikan dan uraikan tentang respon yang tampak pada siswa. 1. Tentu saja lembar observasi pembelajaran lain dapat digunakan sesuai dengan keperluan masing-masing. Agak berbeda dengan lembar observasi yang biasa digunakan dalam lesson study. guru peserta biasanya melakukan kegiatan apersepsi atau memotivasi siswa. PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Selanjutnya. perlu disusun rambu-rambu penggunaannya. pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh observer dari kegiatan observasi pembelajaran. Di samping itu. Di dalam masing-masing tahap terdapat beberapa aspek utama yang perlu dicermati oleh pengamat dalam pembelajaran. Namun. serta komentar lain yang dianggap berguna untuk pengingat diri sendiri dan juga guru pengajar. Di bagian akhir lembar observasi ini. observer diminta untuk menuliskan komentarnya secara obyektif tentang keterlaksanaan skenario pembelajaran. lembar observasi pembelajaran dalam Program BERMUTU ini memberikan peluang untuk merekam hasil pengamatan yang menyangkut aspek guru peserta selain aspek murid yang biasanya lebih diutamakan dalam lesson study. Uraikan secara singkat butir kegiatan apersepsi atau motivasi yang dilakukan oleh guru peserta. yakni kegiatan awal. Pada kegiatan awal. untuk memudahkan penemuan alur pembelajaran dalam lembar observasi ini. kegiatan inti. 4. RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN Agar penggunaan lembar observasi ini sesuai dengan yang diharapkan.PELAKSANAAN dalam pembelajaran. proses pembelajaran dibagi menjadi 3 tahap. dapat jadi guru peserta tidak melakukan tahap PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. dan penutup. Sebagaimana kelaziman pembagian tahapan pembelajaran. INGGRIS SMP 85 . lembar observasi ini bukan dimaksudkan sebagai alat mengevaluasi atau menilai baik dan buruknya suatu kegiatan pembelajaran yng dilakukan oleh guru peserta dan murid. Jika mungkin. B. 3. Penjelasan tiap aspek pengamatan: a. hitung atau perkirakan jumlah/frekuensi siswa yang memberikan respon.

Pada akhir langkah apersepsi/motivasi. apakah menggunakan strategi guru peserta pembelajaran c. INGGRIS . apakah timbul konflik kognitif atau masalah pada diri siswa? Hal ini dapat diungkapkan oleh siswa dalam bentuk pertanyaan kepada guru. Apersepsi dapat dilakukan oleh guru peserta dengan cara menyampaikan pertanyaan untuk menggali pengetahuan awal siswa. sehingga menjadi bermakna dan membangkitkan minat siswa? Hal ini berkaitan dengan nilai kontekstual pembelajaran. Tuliskan penjelasan singkat tentang hal ini.PELAKSANAAN tersebut. media.? Bagaimana jika . d.. atau menjelaskan langkah kerja yang akan dilakukan siswa? Apakah penjelasan diberikan telah cukup jelas dan maksudnya mudah dipahami siswa? Perhatikan. f. mengapa terjadi demikian . apakah siswa memerhatikan dengan baik dan dapat memahami maksud penjelasan tersebut? Berapa frekuensi siswa yang memperhatikan dan memahaminya? Berikan komentar singkat tentang hal tersebut. e. b. g. Misalnya. Misalnya... 86 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.? dst. setelah mengucapkan salam guru peserta langsung menjelaskan materi ajar atau masuk langsung ke kegiatan inti.. Apakah untuk pelaksanaan pembelajaran tersebut tersedia sumber belajar. peralatan yang memadai (jumlah dan kualitas)? Bagaimana pengelolaan oleh guru peserta dan pemanfatannya oleh siswa? Apakah sumber belajar/media cukup efisien membantu siswa menemukan atau memahami konsep materi ajar? Uraikan temuan Anda tentang hal ini. Secara umum. Dalam mengawali kegiatan inti. apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang garis besar materi ajar...? Seharusnya demikian . Apakah kegiatan sudah cukup baik dilakukan oleh guru peserta? Adakah yang perlu diperbaiki? Apakah materi ajar atau kegiatan yang dilakukan dikaitkan dengan realita kehidupan di sekitar siswa.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. m. k. Apakah guru peserta melakukan evaluasi terhadap hasil belajar? Bagaimana dengan capaian hasil belajar siswa (jika mungkin dilihat)? 5. Bagaimana cara guru peserta membimbing dan mengarahkan siswa. l. j. para pengamat diharapkan dapat menuliskan komentar yang obyektif dan terkait dengan keterlaksanaan skenario pembelajaran yang telah disusun atau direncanakan? (harus lihat RPP guru peserta).PELAKSANAAN tertentu dengan alur yang sesuai. atau memberikan pertanyaan arahan? Apakah pertanyaanpertanyaan tersebut efektif dalam mengarahkan kerja dan cara perpikir siswa? Apakah siswa beraktivitas secara fisik dan mental (berpikir) dalam belajar? Berapa frekuensi siswa yang telah benar-benar belajar dan berapa yang tidak? Apakah ada siswa yang bertanya atau menyampaikan pendapat secara langsung kepada guru peserta? Berapa orang? Apakah guru pembelajar rmemberikan respon terhadap pertanyaan atau komentar siswa? Pada kegiatan penutup. tidak tanpak siswa yang masih bingung atau bertanya-tanya tentang materi pelajaran atau pekerjaan rumah yang diberikan? i. Setelah melakukan observasi pembelajaran. Misalnya. atau memberikan tugas rumah untuk remidi bagi siswa yang kurang berhasil atau untuk penguatan bagi yang telah berhasil? Apakah tampak adanya kepuasan pada siswa setelah kegiatan belajar selesai? Hal ini ditandai dengan kegembiraan pada siswa. mengajak siswa mereviu proses dan hasil belajar. apakah guru peserta melakukan penguatan terhadap hasil belajar siswa. INGGRIS SMP 87 . tidak ada siswa yang terlihat lesu atau murung. dan dilakukannya secara lancar? Apakah siswa mengikuti alur belajar tersebut dengan baik atau tampak menjadi bingung? h. dengan membuat rangkuman atau kesimpulan.

INGGRIS . Nantinya pelajaran berharga tentang teknik pengajaran ini dapat dicoba-terapkan di sekolah atau di kelasnya sendiri. C. Selain itu. 2. Dalam melakukan pengamatan. para observer diharapkan dapat: melakukan observasi secara cermat. setiap orang akan dapat memetik pelajaran yang berbeda-beda.PELAKSANAAN 6. Setelah melakukan observasi pembelajaran. Tentunya. Pengamat juga dapat menuliskan komentar lain yang memang dianggap perlu atau berguna bagi pengamat sendiri ataupun sebagai pengingat bagi guru peserta yang menyajikan pembelajaran. para pengamat dianjurkan untuk menguraikan hasil observasi tersebut dalam bentuk case study. pengamat diharapkan dapat menemukan atau menidentifikasi pelajaran berharga dari observasi pembelajaran tersebut. utamanya terhadap semua siswa dan tidak melakukan intervensi terhadap guru peserta yang sedang mengajar maupun siswa yang sedang belajar. Dalam melakukan observasi pembelajaran. 88 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. narrative dan procedure dalam konteks kehidupan sehari-hari. esei sederhana berbentuk recount. SARAN 1. Sumber Belajar 6 : Contoh RPP MODEL PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas / Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : : : : Bahasa Inggris VII/1 Teks Procedure 2 x 40 menit STANDAR KOMPETENSI Mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional pendek. 7. dan dengan melakukan diskusi refleksi. menuliskan hasil pengamatannya dalam lembar observasi ini. pengamat hendaknya menempatkan diri pada posisi yang tegas sehingga dapat melihat gerak-gerik siswa dan juga ekspresi wajah siswa pada saat proses pembelajaran.

While Activity 1.Pre Activity 1. scratch. press. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa tulis dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk recount.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. button. Guru menunjukkan gambar hand phone (HP) dan memberikan pertanyaan kepada siswa. Guru “memperkenalkan” beberapa kata kunci seperti: rub. INDIKATOR • Menggunakan kalimat imperative memberikankan petunjuk • Menghasilkan teks berbentuk procedure I. narrative . dan procedure. B.MATERI AJAR • Teks procedure • Gambar III. INGGRIS SMP 89 . Guru meminta salah seorang siswa maju ke depan kelas untuk mempraktekkan cara memasukkan pulsa PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.PELAKSANAAN KOMPETENSI DASAR Mengungkapkan makna dan langkah-langkah retorika secara akurat. Guru meminta siswa mendiskusikan gambar HP yang diperlihatkan 2. 2. Siswa mampu menghasilkan berbentuk procedure teks tertulis dalam II. METODE PEMBELAJARAN • Tanya Jawab • Diskusi IV. seal. LANGKAH PEMBELAJARAN A. wrap.

Siswa diminta melengkapi teks procedure dengan kalimat imperative 2. Kejelasan makna d...Hand Phone 2. Alat/Bahan/Sumber Belajar 1.. tiap kelompok terdiri atas 4 siswa. Masing-masing kelompok berdiskusi untuk menghasilkan sebuah teks procedure tertulis....Pictures 4.....PELAKSANAAN 3... =28 =18 =18 =18 =18 _______+ 100 100 Guru Mata Pelajaran. .... Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. C...... Siswa membuat teks procedure dengan menggunakan kalimat kalimat imperative B.. .. Hubungan antar gagasan Skor maksimal Nilai maksimal Mengetahui Kepala Sekolah. Penilaian A...Tugas 1... 7.... INGGRIS . 90 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.. Guru memberikan leading questions untuk membantu siswa menulis teks procedure. 6.... Grammar and Vocabulary b. V. Manajemen wacana genre c.Post Activity Wakil masing-masing kelompok membacakan hasil karya mereka.....Voucher 3........Task 2: a..Text Book VI...... Pedoman Penilaian: 1.. Guru meminta siswa yang lain untuk menuliskan langkah-langkah yang telah dipraktekkan dengan menggunakan kalimat perintah 4 Guru memberikan feedback atas kalimat-kalimat siswa 5.Task 1: 2x14 2.

What is hidden behind the strip? 7. 1.What phone do you use if you are away? 3.Do we keep the voucher wrapped in plastics? What should we do to take it out from the plastic wrapping case? 5.What must a handphone be provided with? 2. We have to be sure that we do not run out of money in the account and its duration is not over. INGGRIS SMP 91 .What is the next stage to refill the account? 8. a mobile phone must be provided with a card.PELAKSANAAN Pre activity During pre activity. Here are the steps we have to PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.What should you do if you run out of money in your account? 4.How do you refill your account? Activity During the activity the teacher asks the following questions to help the students write a procedure text.What do we need to refill the account? 4. Unlike a telephone.How do you contact your friends? What means of communication do you use? 2.Which part of the card do we scratch? 6.What should you do if you run out of money in your account or its duration validity is overdue? 3. 1. the teacher asks the leading questions to attract the students’ attention to the topic. How do we know that our handphone’s account has been refilled? How to Refill Your Phone Card’s Account The Handphone is one of the means of communication.

First. Now you can use your mobilephone as the account has been refilled. You will see a 14 digit-number. Check the account of your card by dialling *388#. open the seal of the card you have just bought. You will see a silver strip on the back of the card. 92 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. The next step is press *556* on your handphone or mobile phone followed by the 14 digit-number as shown on your card.PELAKSANAAN follow to refill the account your handphone or mobile phone (for example an IM3 Card). After that. Then. press OK or YES. Scratch the silver strip by using a coin. take out the card from the plastic wrap. INGGRIS .

INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Analisis dan Interpretasi Data Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-13 Proses pembelajaran dengan topik analisis data dan interpresentasi data ini akan berjalan baik bila guru peserta belajar di MGMP memahami semua informasi yang diberikan dalam pembelajaran generik.ANALISIS DAN INTERPRETASI PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA/13/B. lesson study. dan case study.ING/SMP 93 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Pemahaman materi yang telah dibahas sebelumnya merupakan prasyarat untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya. memahami materi : guru peserta juga telah (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU. serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. (2) pengenalan PTK. Sebaiknya.

menggolongkan. Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan pengolahan atau analisis data dan interpretasinya. d.ING/SMP . Interpretasi hendaknya mencerminkan jawaban dari permasalahan yang diajukan. Hasil analisis dapat dikatakan masih bersifat faktual sehingga perlu diberi arti atau makna. Usahakan agar masalah penelitian. dan satuan uraian dasar. Langkah ini sangat penting dilakukan agar data yang terkumpul dapat bermakna dan menjawab keberhasilan tindakan yang telah dilakukan. Pembahasan tentang analisis data difokuskan pada masalah menganalisis data kuantitatif dan menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif).ANALISIS DAN INTERPRETASI 1. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut ini. dan mengatur urutan data. Latihan menganalisis dan menginterpretasi data Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik. e. analisis data. Jika kegiatan pengumpulan data sebagai jantungnya penelitian tindakan. a. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan. kategori. mengorganisasikannya ke dalam suatu pola. maka analisis data akan memberikan kehidupan dalam kegiatan penelitian tersebut. PENGANTAR Analisis data merupakan usaha untuk memilih. landasan teori. 94 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. b. dan interpretasi selalu ditulis secara runtut. tujuan penelitian. Menganalisis dan menginterpretasi data yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. Pembahasan tentang interpretasi data difokuskan pada masalah pemaknaan terhadap hasil analisis data. Oleh karena itu. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengumpulan data. Diskusi untuk memahami cara menganalisis dan menginterpretasi data dari berbagai sumber belajar. belajar yang c. memilah. data. Curah pendapat (brainstorming). membuang. peneliti perlu memahami teknik analisis data yang tepat agar manfaat penelitiannya memiliki nilai ilmiah yang tinggi .

Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan biasa dan menunjang kepastian reliabilitas sehingga observasi PTK berjalan dengan baik (Burns.ANALISIS DAN INTERPRETASI 2. Menganalisis data (deskriptif kualitatif) kualitatif c. d. dan mendeskripsikan faktor penyebab timbulnya masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris SMP kelas VII. 2003:164). Lihat Sumber Belajar 4.ING/SMP 95 . KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Menganalisis dan menginterpretasi data pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris Kompetensi Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris. Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis e. Menginterpretasi data kualitatif hasil analisis f. Melihat reliabilitas PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. merumuskan masalah. hasil Indikator Pencapaian Kompetensi a. Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: pengamat triangulasi ini dilakukan oleh lebih dari satu pengamat yang dilakukan kelas yang sama atau latar yang sama. Menganalisis data kuantitatif b.

Guru pemandu menyiapkan contoh data kuantitatif dan data kualitatif. diperlukan persiapan seperti berikut ini. seperti ATK. d. plastik tranparancies. b. c. contoh interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik Analisis Data dan Interpretasi. papan tulis. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. LCD dan laptop (jika memungkinkan).ANALISIS DAN INTERPRETASI 3. Alat dan bahan pembelajaran. spidol. contoh analisis data kuantitatif dan kualitatif. kertas plano. a. OHP. Guru peserta menyiapkan data hasil pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan masalah dan rencana PTK. 96 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP .

Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu pengamat) Handout contoh analisis data kualitatif Handout contoh analisis data kuantitatif Handout contoh interpretasi data Contoh laporan PTK web log guru dalam PTK (KTI online) Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Sumber belajar 9 5. KEGIATAN BELAJAR PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI 4.ING/SMP 97 . SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk Topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Definisi Data Kualitatif.

ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Disukusi Kelompok (50 menit) Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan (60 menit) Kegiatan 4 Studi Kasus (40 menit) Kegiatan 6 Penutup (10 menit) 98 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP .

Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dapat diperlihatkan melalui tayangan PowerPoint (sumber belajar 1). II (Perencanaan Tindakan III) dan seterusnya Bagan Desain Penelitian Tindakan Kelas PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan power point (sumber belajar 1) • Guru pemandu memberikan penguatan kedudukan topik Analisis Data dan Interpretasi dalam tahapan melaksanakan PTK.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar • Guru pemandu menginformasikan topik yang akan dipelajari. ruang lingkup pembelajaran.ING/SMP 99 . I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. indikator pencapaian kompetensi. kompetensi. Pertanyaan guru pemandu: • Mengapa analisis dan interpretasi data perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan langkah analisis data dan interpretasi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind.

Pertanyaan Pemandu Pernahkah Anda menganalisis data? Apakah data tersebut berhubungan dengan pembelajaran bahasa Inggris? Data apa sajakah yang Anda analisis? Bagaimanakah cara Anda menganalisis data? Tahukah Anda teknik-teknik analisis data? Apakah data yang sudah dianalisis Anda interpretasi? Bagaimanakah cara menginterpretasinya? • Guru pemandu meminta guru peserta berkelompok (4 orang per kelompok) lalu memandunya untuk mengemukakan permasalahan yang pernah dialami dalam analisis dan interpretasi data. Setiap kelompok secara bergantian menyebutkan dan menuliskan di papan tulis atau kertas plano permasalahan yang pernah dialami. Dengan melakukan refleksi. peneliti akan memiliki wawasan autentik yang dapat membantu dalam menafsirkan data. pendamping menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran penelitian tindakan kelas.ING/SMP . Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) • Pendamping memandu kegiatan curah pendapat untuk mengetahui pemahaman peserta didik mengenai cara-cara menganalisis dan menginterpretasikan data. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. • 100 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Selanjutnya. guru pemandu mengingatkan peserta topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai teknik analisis data (sumber belajar 1).ANALISIS DAN INTERPRETASI Pada saat menanyangkan bagan di atas. Guru pemandu meminta setiap kelompok menelaah dan menanggapi pemasalahan yang dialami kelompok lain.

contoh analisis data kuantitatif.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 3 Diskusi Kelompok • Secara berkelompok guru peserta mendiskusikan hal yang berhubungan dengan analisis dan interpretasi data yang dipandu oleh guru pemandu.Analisis data kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris dan tekniknya . Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya. Pertanyaan Guru Pemandu Diskusikanlah hal-hal berikut: .ING/SMP 101 . dan contoh interpretasi pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar Bahasa Inggris) Kegiatan 4 Study Kasus • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk RPP (sumber belajar) dan meminta guru peserta untuk mendiskusikan cara mendapatkan dan menganalisis data dari perencanaan atau RPP tersebut. Guru pemandu memandu tanya jawab tentang permasalahan yang ditemukan guru peserta berdasarkan studi kasus tersebut PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA • PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.Teknik interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris • Guru peserta menggunakan sumber belajar (sumber belajar 8 dan 9) pada saat diskusi kelompok. dan contoh analisis data kualitatif. • Guru pendamping memberikan penguatan dengan menayangkan PowerPoint tentang teknik analisis data.Analisis data kuantitatif bahasa Ingris dan tekniknya dalam pembelajaran .

ING/SMP . analisislah data tersebut dan buat interpretasinya. • 102 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. yaitu dengan banyaknya siswa yang bertanya secara tepat dan terarah.ANALISIS DAN INTERPRETASI Pertanyaan pemandu • • • Hal-hal apa sajakah yang dianalisis dalam contoh sumber 2? Bagaimanakah tahapan-tahapan menganalisisnya? Bagaimanakah cara menganalisisnya? Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan • Guru pemandu membagikan data kuantitatif dan data kualitataif dari hasil pengumpulan data dalam pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar 2 dan 3) dan meminta guru peserta untuk menganalisis data tersebut dan menginterpretasinya. • Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menganalisis data kualitatif dan kuantitatif Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menginterpretasi hasil analisis data. Hal ini terbukti dari data hasil wawancara dan observasi di kelas. Selain itu. Menurut Anda dapatkah data tersebut dianalisis? Jika dapat. dari hasil tes prestasi belajar siswa diketahui tingkat kemajuan dalam belajar Bahasa Inggris. Pernyataan pemandu Terdapat peningkatan aktivitas belajar dan perhatian siswa membaik terhadap pembelajaran Bahasa Inggris setelah guru peserta mengajar menggunakan metode miming. Data berikut (sumber belajar 2 dan 3) merupakan data hasil observasi pembelajaran Bahasa Inggris.

• Pernyataan penguatan berupa rangkuman Dalam pelaksanaan. Data kuantitatif yaitu data yang dapat dianalisis secara deskriptif. pandangan atau sikap siswa terhadap metode belajar yang baru (afektif). dan lain-lain. perhatian. ada dua jenis data yang dapat dikumpulkan dan dianalisis peneliti 1. • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai? • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta. Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan 2. antusias dalam belajar. dan sejenisnya. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. Data kualitatif yaitu data yang berupa informasi berbentuk kalimat yang memberikan gambaran tetang ekspresi siswa tingkat pemahaman terhadap suatu pembelajaran (kognitif). Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan topik analisis data dan interpretasinya. Refleksi.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab. kepercayaan diri. Misalnya. Dalam hal ini. persentase keberhasilan belajar. motivasi belajar.ING/SMP 103 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. aktivitas siswa mengikuti pembelajaran. dan Tindak Lanjut) • Penguatan. mencari nilai rata-rata. peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif.

6.ANALISIS DAN INTERPRETASI Arahan Tugas Mandiri 1. analisis.ING/SMP . Buat laporan hasil pengorganisasian data. kesungguhan mengikuti kegiatan. 104 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Produk yang dapat dinilai adalah laporan hasil pengorganisasian. Lihat Sumber Belajar 4. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio Lampiran . dan interpretasi data. Pelajari cara lain dalam mengolah data dari berbagai sumber belajar yang relevan. Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan bias dan menunjang kepastian reliabilitas observasi PTK tersebut berjalan dengan baik (Burns. analisis dan interpretasi data hasil pembelajaran yang telah dilakukan sesuai dengan masalah dan rencana pembelajaran yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. organisasikan data sesuai dengan jenisnya dan tentukan cara menganalisisnya. kontribusi dalam diskusi. misalnya: keaktifan dalam diskusi.Lampiran Sumber Belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi • • • Menganalisis data kuantitatif Menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif) Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: triangulasi pengamat yaitu triangulasi yang dilakukan oleh lebih dari satu pengamat pada kelas yang sama atau latar yang sama. 3. Proses yang dinilai dapat mencakup aspek afektif. 2. 2003:164). Pelajari dan cek kembali data yang telah diperoleh.

ING/SMP 105 .ANALISIS DAN INTERPRETASI • • • Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis Menginterpretasi hasil analisis data kualitatif Melihat reliabilitas PTK Sumber Belajar 2 PowerPoint Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Refleksi Awal Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan I Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan I Analisis Data dan Interpretasi (validasi) Refleksi Ren Tindakan Siklus 2 Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

nilai tes awal dan tes akhir. nilai ulangan harian. atau data yang dikategorikan berdasarkan kualitas objek yang diteliti. perhatian siswa. Contoh data kuantitatif. Validasi data dilakukan dengan menggunakan pendekatan triangulasi pengamat oleh lebih dari satu orang. 106 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. aktivitas siswa.ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3 Definisi Data Kualitatif. Data kualitatif berhubungan dengan informasi yang berbentuk kalimat. baik yang diperoleh dari hasil pengukuran maupun diperoleh dengan cara mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif. Contoh data kualitatif. dan Jawaban siswa atas soal atau lembar kerja siswa. Observasi pengamat lebih dari satu orang dilaksanakan pada kegiatan di kelas yang sama pada waktu yang sama. Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Data kuantitatif berhubungan dengan angka atau bilangan.

ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3: Tayangan PowerPoint Contoh Data Kuantitatif Yang diolah TABEL 1: Daftar nama siswa diganti dengan pengkodean nomor urut. Nama siswa Achmad Mustofa Adhitya Muslim Syahput Ahmad Jauharul Fuady Alfina Savitri Amallia Della Santi Arga Prastyio Putra Ari Wibowo Asromi Zahrotul Maulidy Ayu Agustin Pratiwi Bayu Herdian Pranata Bhayangkara Tiwo Dian Krisnawati Edo Febrianto Eka Leha Fridaningtyas Erwin Ardhiansyah Fajar Setiono Fani Saputri Lestari Faradina Dwi Permatasa Hami Aziz Heru Prasetyo Kartika Ayu Wardhani Kausarin Diawan Putri Kujaeni Jami'u Mega Nur Anita Mifta Wahyu Widyawati Mohamad Amrullah Kus Much Rizki Kurniawan Mulyono Nanda Arianti Nomor urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP 107 .

ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Nur Maslichah Nur Ulah Utami Panggi Lubianto Pinky Sandra Bonita Rendra Kusuma Ria Ambarwati Robert Hari Prasetyo Sandika Puspitasari Serly Tri Wulandari Syafrulah Yunan Sya'roni Rahmad Hiday Tri Wahyu Novitasari 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 108 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

00 50.00 52.00 61.00 44.00 69.00 68.00 55.00 65.00 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.00 60.00 79.00 53.00 45.00 88.00 87.00 62.00 72.00 43.00 70.00 40.00 70.00 79.00 69.00 58.00 79.00 85.00 74.00 53.00 64.00 59.ING/SMP 109 .00 89.00 55.00 52.00 77.00 40.00 45.00 79. Siswa Tes awal Tes akhir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 68.00 66.ANALISIS DAN INTERPRETASI Tabel 2: Tes awal dan Tes akhir siswa No.00 92.00 49.00 74.00 46.00 79.00 56.00 88.00 59.00 44.00 89.00 74.00 83.00 86.00 54.00 96.00 59.00 55.00 77.00 84.00 72.00 60.00 No.00 93.00 73.00 50.00 56.00 83.00 77.00 83.00 58.00 59.00 81.00 54.00 79.00 59.00 82.00 79.00 61.00 90.00 87.00 88.00 50. Siswa Tes awal Tes akhir 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 54.00 57.00 81.

80%. • Rata-rata skor sebelum perbaikan 56. Pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 87.07 • Rata-rata skor setelah perbaikan 78. Secara klasikal • Siswa dinyatakan belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal mereka harus mencapai 90%.05%.80% • Siswa yang belum tuntas 8 orang.ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Berdasarkan Tabel 2 di atas dapat disimpulkan: Secara individual: • Jumlah siswa = 41 • Siswa tuntas belajar 36 orang • Persentase siswa yang telah tuntas = 36:41 x 100% = 87.78 • Gain skor 22.20%. sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih dibutuhkan 2. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21.71 (perolehan nilai) rata-rata 110 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

teman sekelas bertanya menggunkan Yes/No questions. INDIKATOR Refleksi diri 1. Dianjurkan pada guru peserta untuk menerapkan teknik pembelajaran yang bisa membuat suasana kelas lebih komunikatif. Apa yang dilakukan guru peserta untuk mengetahui kemampuan siswa dalam berkomunik asi dengan menggunakan kalimat yang memakai “to be” dan “to do” dalam bentuk lisan. Bagaimana respons siswa dengan teknik “miming”? Pengamat 1 berpendapat bahwa teknik “miming” bagian dari Educational Drama direspon positif oleh 36 siswa dan pasif oleh 5 siswa. Pengamat 2 melihat bahwa siswa perlu diberi banyak llatihan karena masih banyak yang salah menerapkan “to be” dan “to do” dalam kalimat Mungkin karena pengaruh bahasa Ibu /L1 Guru peserta perlu menguasai berbagai macam teknik dan metode pembelajaran. KEGIATAN INTI Materi ajar: 2. Juga pemahaman pemerolehan bahasa serta pengaruhnya kemampuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. gembira. Sehingga membuat suasana kelas menjadi ramai dan sangat menyenangkan.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 4 PowerPoint Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu Pengamat) TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Ada lima siswa yang diminta bermain peran. Contoh: Are you have? Ternyata ada 10 murid menggunakan bentuk “to be” dan “to do” yang salah. Sebaiknya. dll.ING/SMP 111 . siswa tersebut sangat menghayati perannya. Hasil kerja siswa (qualitative) Sebagian besar siswa mengatakan mereka senang sekali dengan teknik “miming”/ panto-mim bagian dari Educational Drama. Setelah saya membaca naskah case study tentang pembelajaran Bahasa Inggris lisan tentang kondisi diri misalnya kalau sakit gigi. Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Salah seorang siswa pada waktu memainkan peran sedang jatuh cinta. sedih. Pada saat seorang murid bermain peran/pantomim memperaga-kan orang yang sakit gigi. Point Penting Pengamat menggarisbawahi pentingnya guru peserta melatih siswa menggunakan ‘to be” dan “to do” karena merupakan dasar pembelajar= an bahasa Inggris. Saya merasa siswa termotivasi untuk secara aktif ikut serta berinteraksi walaupun mereka masih mendapatkan kesulitan dalam mengekspresikan ide mereka dalam bentuk lisan. guru peserta mengingatkan kembali penggunaan bentuk “to be” dan “to do” secara benar dalam bentuk lisan.

Misalnya: Saya sakit. Pengelolaan sumber belajar/media 3. Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting menggunakan ‘to be” dan “to do”. Strategi pembelajaran 4. yaitu menekankan pada upaya visualisasi materi yang bersifat abstrak dan kinerja siswa untuk bekerjasama dalam kegiatan kerja kelompok. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan RPP. Apakah proses pembelajar an dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 5.ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) bahasa Indonesia. namun masih perlu lebih mendorong siswa utuk lebih aktif. setelah melaksanakan mencermati kegiatan sosiodrama dan kemudian mendiskusikan jawaban pertanyaan pada LKS Guru peserta tidak mendapat kesulitan dalam menyiapkan media karena hanya berupa perintah tertulis untuk diperankan oleh siswa. walaupun pada awalnya kelihatam agak kurang aktif Pembelajaran sudah sesuai dengan rencana. mengekspresikan rasa sakit. 112 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. penggunaan skenario dalam pembelajaran “miming” sangat menunjang kegiatan siswa. Siswa dapat mengikuti kegiatan belajar yang direncanakan guru peserta. dll. Media pembelajaran yang digunakan tidak sulit bagi sebagian besar siswa kecuali bagi siswa yang pemalu yang mempunyai kesulitan dalam menirukan tingkah laku seseorang. Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajar an? Dalam pembelajaran ini.ING/SMP . Siswa mulai bekerja sesuai dengan LKS. Siswa dapat mengikuti alur pembelajaran setelah LKS dibagikan. Pembelajaran dengan kerja kelompok pada kegiatan inti berjalan lancar.

Bagaimana guru peserta melakukan evaluasi pembelajaran? Guru peserta melakukan penilaian terhadap aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran secara individu maupun kelompok. Penilaian dilakukan selama pembelajaran dan hasil dari verja kelompok. Artinya semua diberikan perhatian yang sama.ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting 6. Guru peserta mengusulkan untuk melakukan tes kembali bagi yang tidak lulus dan pengayaan bagi yang sudah lulus. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? Evaluasi 7. Komentar pengamat tentang sejauh mana perencanaan perbaikan ini berhasil memecahkan masalah? Guru peserta mengusulkan untuk dilakukan remedial teaching pada lima siswa yang tidak lulus bagi pendekatan klasikal.ING/SMP 113 . Perlakuan yang sama bagi yang lulus maupun yang tidak lulus. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Melakukan penilaian proses dan hasil pembelajaran menggunakan authentic assessment.

Para peserta diwajibkan membawa contoh data hasil observasi dan penemuan data lain yang sudah terkumpul.INGGRIS SMP 114 .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Refleksi dan Tindak Lanjut Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-14 Topik ini berhubungan dengan tugas terstruktur yang telah dilakukan oleh guru dalam pertemuan minggu sebelumnya. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

bagaimana (how). PENGANTAR Refleksi adalah kegiatan mengulas secara kritis (reflective) tentang perubahan yang terjadi pada siswa. apa/di mana perubahan terjadi. Tahap ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah masalah PTK sudah tuntas diatasi atau belum. apa kelebihan/kekurangan). dan guru (Arikunto. dengan mempertimbangkan ragam perspektif yang mungkin ada dalam situasi pembelajaran kelas • memahami persoalan pembelajaran dan keadaan kelas di tempat pembelajaran dilaksanakan Dalam melakukan refleksi. 2008:133). kegiatan PTK dihentikan pada siklus itu. Siklus ini merupakan perbaikan dari siklus sebelumnya. persoalan. guru peserta sebagai peneliti menjawab pertanyaan mengapa (why). Refleksi merupakan tahap akhir dari sebuah PTK. Jika sudah. suasana kelas. dan kendala yang nyata dalam tindakan strategik. kolaborasi dengan teman (termasuk para ahli) akan berperan penting dalam memutuskan judging the value. dan observasi. dkk.. dan seberapa jauh (to what extent) intervensi telah menghasilkan perubahan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 115 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. tindakan. masalah. menghasilkan rekonstruksi makna situasi pembelajaran kelas (seberapa jauh action telah membawa perubahan. Berdasarkan hal tersebut lewat refleksi kita berusaha untuk: • memahami proses.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 1. Peneliti mencoba mengatasi kekurangan/kelemahan yang terjadi akibat tindakan yang telah dilakukan. Pada tahap ini. dan memberikan dasar perbaikan rencana siklus berikutnya. mengapa demikian. yaitu setelah tahap perencanaan. sedangkan jika belum tuntas harus diteruskan ke siklus berikutnya.INGGRIS SMP .

Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan kemampuan merefleksi dan tindak lanjut. Kedudukan Refleksi Topik ini merupakan topik ke 13 setelah terkumpul data. Ungkapan bahwa refleksi merupakan jiwa pelaksanaan PTK sedangkan tindakan merupakan jantung PTK mengandung makna bahwa refleksi dilakukan setelah tindakan dan tahap akhir refleksi adalah penentuan tindakan selanjutnya.INGGRIS SMP 116 . Topik Refleksi dibahas pada pertemuan setelah peserta berlatih menganalisis data. Ini dilakukan setelah guru melakukan tindakan dan ini sangat penting karena tahap refleksi merupakan kegiatan evaluasi. b. d. Curah pendapat (brainstorming) Diskusi kelompok Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik belajar yang Latihan membuat refleksi dan tindak lanjut Penugasan untuk menulis refleksi dan tindak lanjut PTK yang sudah dilakukan. Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. c. b. c. Pembahasan difokuskan pada hal-hal yang harus ada dalam refleksi dan tindak lanjut. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. dan menyusun program tindak lanjut. langkah-langkah refleksi.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT a. a. Fungsi Refleksi Refleksi mempunyai fungsi penting sebagai penentu atau alat evaluasi apakah tindakan yang dilakukan sudah mencapai hasil yang diharapkan. e. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan.

INGGRIS SMP . Untuk lebih memahami arti refleksi dalam kaitannya dengan pembelajaran bermutu. Petunjuk Kegiatan Kegiatan pembelajaran Refleksi dilaksanakan pada saat tatap muka di MGMP dan diluar MGMP. Pada waktu berada oi MGMP.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT d. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Setelah pembahasan refleksi ini. Diskusi kelompok juga diadakan. Guru peserta mampu menjawab pertanyaan dalam kuis yang dirancang oleh guru pemandu c. guru peserta di MGMP dapat mencapai kompetensi dan indikator berikut ini: Kompetensi Guru peserta mampu merefleksi yang berarti mengevaluasi data dan menginterpretasi sesuai dengan data yang telah dianalisis Mereka sanggup dan mampu menguraikan. kapan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Guru pemandu menyiapkan skenario untuk simulasi sementara guru peserta bermain peran mendiskusikan hasil temuan dan menginterpretasikan data. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Guru peserta mampu menentukan rencana tindakan berikut setelah menginterpretasi data. Guru peserta mampu memutuskan apakah hasil refleksi perlu direvisi karena dampaknya kurang signifikan d. guru pemandu memberikan kuis yang berhubungan dengan refleksi mengapa disebut jiwanya PTK. 2. baik sebagai tugas terstruktur maupun mandiri. Kemudian. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 117 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. guru peserta wajib mampu menjelaskan kata kunci yang dipakai dalam PTK. menghubungkan dan menginterpretasi data kemudian menyimpulkannya. Guru peserta mampu melaksanakan kegiatan kelompok mendiskusikan data yang diperoleh untuk dievaluasi b.

dan hasil belajar yang diharapkan untuk dicapai Mengapa Guru-guru melaksanakan PTK Refleksi harus PowerPoint 2 PowerPoint 3 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. PERSIAPAN a. kalau tidak ada LCD ada OHP atau White board Flip chart atau papan tulis biasa guru pemandu dapat menyesuaikan dengan keadaan [Guru pemandu dapat menggunakan transparansi atau foto kopi bila PowerPoint tidak dimungkinkan]. Mempelajari kembali cara menginterpretasi data dalam Bahasa Inggris d. PowerPoint 1 Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencampaian kompetensi.INGGRIS SMP 118 .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3. Menyiapkan kuis bagi peserta untuk pemantapan f. Menyiapkan kelas dengan media yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Menyiapkan contoh data yang diperoleh dalam Bahasa Inggris e. Menyiapkan skenario untuk simulasi dalam upaya lebih memahami Refleksi g. Memahami isi hand out/tayangan PowerPoint tentang Refleksi sebagai jiwa dalam PTK c. kegiatan. Memahami isi Bahan Belajar Mandiri (BBM) tentang Refleksi dengan membaca BBM generik atau bahan yang disediakan dalam lampiran b.

simulasi khususnya • Skenario refleksi dan simulasi menyusun disiapkan oleh Kegiatan 4 (90 menit) .kompetensi serta indikator pencapaian kompetensi. menganalisis data dan mendiskusikannya serta menginterpresentasi -nya • Kemudian setiap kelompok melaporkan hasil interpretasi data. . SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar yang terkait dengan refleksi dan tindak lanjut 5. Kegiatan 6 (5 menit) Pemberian Tugas Setelah 119 pertemuan MGMP guru pemandu meminta peserta membaca tugas Kegiatan 5 (60 menit) Menuliskan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA definisi kata Pendalaman kunci dalam PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP materi dengan PTK. Kegiatan 2 (25 menit) Pemberian kuis sehubungan dengan topik • Guru pemandu menyiapkan kelas dan media pembelajaran Kegiatan 3 (90 menit) Mempraktekkan Refleksi • Peserta bekerja dalam kelompok mendiskusikan hasil temuan yang berhubungan dengan bahasa Inggris. doa. • Kemudian guru pemandu mengadakan apersepsi atau memberikan pertanyaan untuk menimbulkan minat. menjelaskan topik. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) PENDAHULUAN : • setelah salam.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4.

Tentu saja guru pemandu harus menyebutkan kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi sebelum persepsi atau pemberian pertanyaan untuk menumbuhkan minat peserta.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Kegiatan 1 Pendahuluan [5menit] Setelah pembukaan. guru pemandu menumbuhkan minat para peserta sesuai dengan topik Refleksi.INGGRIS SMP 120 . Selanjutnya gunakan tayangan PowerPoint/tayangan 1: Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi. Kegiatan 2 Pemberian kuis sehubungan dengan Refleksi dan Tindak lanjut [25menit] • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran bahasa Inggris dengan peserta didik Pertanyaan pemandu: • Apa Refleksi dan tindak lanjut itu? • Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran Bahasa Inggris? • Bagaimana lanjut? melakukan refleksi dan tindak • Hal-hal apa saja yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

2.INGGRIS SMP . Pada tahap akhir peserta harus mempresentasikan hasil kesimpulan mereka beserta alasannya. Sebutkan langkah langkah PTK sebelum Refleksi ! Refleksi berhubungan dengan data yang terhimpun. Berikan contoh data yang diperoleh dalam pembelajaran Bahasa Inggris ! Jelaskan apa yang dimaksud dengan refleksi adalah jiwa dari PTK ! Apa pentingnya diskusi dalam menginterpretasi data? Kapankah Anda menentukan untuk merencanakan tindakan berikutnya? Kegiatan 3 Mempraktekkan Refleksi [90 menit] Guru pemandu mengingatkan bahwa guru peserta sudah mempelajari bagaimana menganalisis data dan menginterpretasikannya. 4. Dalam kegiatan ke 3 ini peserta berlatih mengevaluasi dan menginterpretasi hasil temuan yang telah dianalisa.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Guru pemandu menyiapkan kuis yang berkenaan dengan PTK dan khususnya refleksi. Waktu Persiapan 15 menit sebelum tampil. Perankan seolah-olah Anda sedang menghadapi masalah tentang cara menganalisis hasil temuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 121 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. 1. Contoh: 1. 3.Yang berperan sebagai guru pemandu harus mampu menjelaskan. Selanjutnya. Kegiatan 4 Pendalaman materi dengan simulasi [90 menit] Guru pemandu membagi kelas dalam 5 kelompok setiap kelompok diberi skenario berbeda yang harus diperankan oleh tiap kelompok. Contoh skenario: Perankan: Salah seorang dari anggota kelompok menjadi guru pemandu yang harus berbicara tentang pentingnya refleksi dalam PTK Salah seorang bertanya tentang data yang berupa catatan mengenai bagaimana harus menginterpretasikannya. guru peserta mendiskusikan tindakan yang akan dilaksanakan berdasarkan hasil refleksi.

masalah nyata. Kegiatan 6 Tugas terstruktur : Rekam suara sepuluh siswa sebagai perwakilan dari tiap kelompok untuk mencari tahu kemauan pelafalan mereka [pilih dua orang dari tiap kelompok]. Analisis hasil rekaman sebagai kegiatan refleksi Anda. Siapkan teks berupa news agar dibaca siswa seolah-olah mereka sedang membaca berita. peserta menyerahkan hasil tulisan kepada guru pemandu. langkah PTK. Setelah itu. Tugas mandiri : Silakan baca informasi tentang action research terutama tentang refleksi dan buatlah ringkasannya. Setelah selesai. jawabannya didiskusikan secara klasikal. Diskusikan dengan anggota kelompok lain.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT tentang hasil tes pelafalan [pronunciation] siswa yang belum mencapai target yang diharapkan. achievement test. reduksi data penyimpulan. Refleksi. guru peserta menyusun rencana tindakan siklus 2.INGGRIS SMP 122 . intervensi. Kemudian. Anda harus berakting seperti Anda betul-betul dalam diskusi kelompok [guru pemandu mencatat dan pada akhir sesi ini memberikan komentar yang membangun] Kegiatan 5 [60 menit] Setiap peserta wajib menuliskan dengan kata kata sendiri definisi kata kunci sebagai berikut: Class room action research [PTK]. • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran Bahasa Inggris dengan siswa Pertanyaan pemandu: • • Apa refleksi dan tindak lanjut itu? Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

Pertanyaan pemandu • Hal-hal apa sajakah yang terdapat dalam contoh refleksi ? • Bagaimanakah cara penyampaian sistematika penulisannya? atau • Cocokkah tindak lanjut yang akan dilakukannya? Mengapa? • Hasil diskusi dapat berupa temuan. yang Guru pemandu membagikan contoh hasil refleksi (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk mendiskusikan kelengkapan refleksi tersebut.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana melakukan refleksi dan tindak lanjut? Hal apa sajakah yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? • • • Guru pemandu menyajikan informasi tentang halhal yang berhubungan dengan topik refleksi dan tindak lanjut PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP. Diskusi Kelompok • • Guru peserta dibagi dalam kelompok masing-masing beranggotakan 4 orang. Penyajian dilengkapi dengan penggunaan tayangan PowerPoint (sumber belajar) dan tayangan video atau foto pembelajaran (jika ada). • Kegiatan Kerja Kelompok PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 123 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. hikmah (lesson learned) untuk dijadikan bahan masukan atau pengalaman dalam menyusun refleksi.INGGRIS SMP . Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya.

REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk hasil analisis dan interpretasi data (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk membuat refleksi dan tindak lanjut.INGGRIS SMP 124 . Tiap guru peserta membuat rancangan refleksi dan tindak lanjut berdasarkan hasil analisis data dan interpretasi tersebut dengan bimbingan guru pemandu. Setiap kelompok menugaskan salah satu wakilnya untuk menanggapi pertanyaan dan komentar pengunjung dari kelompok lain. Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih membuat refleksi dan tindak lanjut berdasarkan studi kasus tersebut. Pertanyaan guru pemandu 1. Masing-masing kelompok melihat karya kelompok lain dan melakukan tanya jawab. • Kunjung Karya • • Setiap kelompok memajang hasil kerja kelompok masing-masing. Apakah kegiatan yang saya lakukan melalui PTK telah mampu memperbaiki proses belajar mengajar di kelas? • • • • PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. • Kegiatan Kerja Mandiri • Guru peserta diharapkan membawa dokumen atau tugas pada pertemuan sebelumnya (hasil analisis data dan interpretasi) Guru pemandu dan tiap guru peserta mengkaji ulang kejelasan dan kelengkapan tugas Tiap guru peserta membandingkan hasil kerjanya dengan hasil kerja rekannya dan saling menanggapi (dilakukan dalam kelompok) Tiap guru peserta menyempurnakan hasil kerjanya dengan bimbingan guru pemandu.

Pernyataan penguatan berupa rangkuman Refleksi adalah mengingat dan merenungkan kembali suatu tindakan persis seperti yang telah dicatat dalam lembar observasi. persoalan. dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik refleksi dan tindaklanjut PTK.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 2. Apa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan? Penutup (Tanya Jawab. Buat refleksi dan tindak lanjut PTK yang telah Anda lakukan.atau kendala yang dihadapi dan meminta peneliti PTK untuk menimbang-nimbang pengalamnnya lalu mencari dan menemukan saran-saran tentang cara untuk meneruskan tindakannya. Refleksi. Refleksi berusaha memahami proses. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. Refleksi biasanya dibantu oleh diskusi di antara para peserta • Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta Arahan Tugas Mandiri 1. masalah. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 125 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP . Pelajari dan cek kembali rancangan refleksi dan tindak lanjutnya. Seberapa jauh perubahan ke arah perbaikan itu terjadi? 4. Apa perubahan penelitian? yang diperoleh melalui 3. Penguatan. 2.

REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3.INGGRIS SMP 126 . Pelajari cara lain atau contoh dalam membuat refleksi dan tidak lanjut. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

guru pemandu menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran PTK. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio. Proses yang dapat dinilai dapat mencakup aspek afektif. kontribusi dalam diskusi. Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Refleksi dan Evaluasi Bagan Rancangan Penelitian Tindakan Kelas Pada saat menayangkan bagan di atas. peneliti memiliki wawasan autentik yang dapat membantu menafsirkan datanya. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan. kesungguhan mengikuti kegiatan. misalnya: keaktifan dalam diskusi. Produk yang dapat dinilai adalah hasil refeksi dan rancangan tindak lanjut PTK pada siklus berikutnya.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 6. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 127 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP . Dengan melakukan refleksi.

4.Guru dengan kata pemandu kata sendiri.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT LAMPIRAN – LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Penjelasan tentang kompetensi.Mendiskusikan kuis tentang makna kata pembelajaran kata kunci bermutu.Guru peserta menuliskan definisi kata kata kunci terkait dengan PTK. 1. Interpretasi data dan kesimpulannya Menentukan tindakan selanjutnya.Menyimpulkan kemudian hasil penemuan apersepsi dan menentukan 2.INGGRIS SMP 128 .kegiatan. kompetensi Indikator dan pencapaian kompetensi Kegiatan belajar Hasil yang diharapkan Menjelaskan dengan jelas apa makna refleksi. Guru peserta mampu merefleksikan data dan menginterpretasikannya kemudian menyimpulkannya.Guru interpretasi pemandu hasil penemuan melaksanakan pre activity 2. menyiapkan skenario untuk melatih guru peserta lebih memahami pembelajaran bermutu dengan simulasi. dalam PTK dan menuliskannya 3. indikator pencapaian kompetensi. terutama refleksi.Melaksanakan 1.dan hasil belajar yang diharapkan dicapai.Guru tindakan pemandu melaksanakan 3. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

PTK dikembangkan melalui self reflective spiral. Selanjutnya menurut Supardi[2007]. 3. Namun dalam wadah organisasi yang sama.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Lampiran 2 Mengapa Guru guru harus melaksanakan [diterjemahkan dari Anne Burns. Dia menganjurkan dengan sangat agar guru guru mengadakan penelitian tindakan .yang terdiri dari guru guru yang berasal dari berbagai pusat pengajaran yahg berbeda.acting observing reflecting the replanning.1999] PTK Menurut Ross.INGGRIS SMP . Pengalaman Ross membuktikan bahwa setelah dia melakukan penelitian PTK secara kolaborasi dikelas yang terdiri dari para emigrant di New South Wales dia melakukan penelitian berdasar pada studi kasus. Ross dan kawan kawan guru membuktikan bahwa PTk adalah alat transformasi untuk menjawab masalah dalam kelas dan mengembangkan strategi dan teori mengajar untuk memenuhi kebutuhan siswa yang heterogin. Berikut beberapa hal yang perlu dipahami tentang PTk yang dapat memperjelas jawaban mengapa guru perlu mengadakan penelitian tindakan kelas.2007]: 1. [dalam Burns A 1999].PTK secara kolaborasi adalah bentuk perkembangan staf yang kuat karena kegiatan PTK melakukan praktek dulu bukan dari teori ke praktek. Guru diberi dorongan untuk mencari jalan keluar atau solusinya sendiri kemudian menyimpulkan sendiri. a spiral of cycles of planning. PTK adalah suatu pendekatan untuk meningkatkan pendidikan dengan melakukan perubahan kearah Perbaikan terhadap hasil pendidikan dan pembelajaran. PTK dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas bila permasalahan yang dijadikan fokus penelitian adalah masalah yang diangkat dari kondisi nyata yang terjadi dikelas Salah satu srategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan memberikan kepada para pendidik atau tenaga kependidikan untuk menyelesaikan masalah pembelajaran dan lainnya secara profesiomal dan kolaboratif melalui PTK. 129 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.[Supardi. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. PTK adalah penelitian partisipatori yang melibatkan orang yang melakukan kegiatan untuk meningkatkan prakteknya sendiri. Dia menjadi bagian dari kelompok penelitian kolaboratif .

2007] Refleksi dilakukan untuk mengadakan upaya evaluasi yang dilakukan guru dan tim pengamat dalam PTK. PTK memungkinkan kita untuk memberikan rasional justifikasi Rasional tentang pekerjaan kita terhadap orang lain dan membuat orang menjadi kritis dalam analisis [Mc taggart. PTK adalah proses belajar yang sistimatis. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. 5. Pada kegiatan refleksi ini juga ditelaah aspek mengapa.1997] Lampiran 3 Refleksi [disarikan dari Susilo.dalam proses tersebut menggunakan kecerdasan kritis membangun komitmen melakukan tindakan. 8. PTK adalah penelitian yang kolaboratif. 9.INGGRIS SMP 130 . 7. 6.maka akan ditentukan oleh peneliti apakah tindakan yang dilaksanakan sebagai pemecahan masalah sudah mencapai tujuan . melibatkan partisipan bersama sama bergabung untuk mengkaji praktek pembelajaran dan mengembangkan tentang makna tindakan. Refleksi dilakukan dngan cara berdiskusi mengenai berbagai masalah yang muncul di kelas penelitian yang diperoleh dari analisis data sebagai bentuk dari tindakan yang dirancang. bagaimana dan sejauh mana tindakan yang dilakukan mampu memecahkan masalah secara bermakna. PTK menumbuhkan kesadaran diri mereka yang berpartisipasi dan berkolaborasi dalam seluruh tahapan PTk. Berdasarkan masalah-masalah yang muncul pada refleksi hasil perlakuan tindakan pada siklus pertama. PTK memerlukan orang untuk membangun teori tentang praktek mereka [guru]. PTK memerlukan gagasan dan asumsi kedalam praktik untuk mengkaji secara sistimatis bukti yang menantang [memberikan hipotesis tindakan].REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 131 .PENYUSUNAN LAPORAN 1 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Laporan 1 Jumlah Jam 4 jam ( 4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-15 Laporan PTK menjadi lebih mudah disusun apabila guru peserta telah memiliki proposal yang disusun di awal pelaksanaan PTK. Artinya setiap tahapan pelaksanaan PTK harus didokumentasikan dengan baik oleh guru peserta. untuk dapat menyusun laporan PTK. Selain itu. guru peserta harus memiliki bahan-bahan yang diperlukan. seperti seperangkat rencana tindakan dan data hasil observasi.

c. 132 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. Jadi. • Memberikan tugas terstruktur dan tugas mandiri. Pada Program BERMUTU. Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak terkait. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-15 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. Pada dasarnya. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. PENGANTAR a. Petunjuk Kegiatan Kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • Mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang sudah dianalisis dan diinterpretasi oleh masing-masing guru peserta. • Menyusun laporan hasil tindakan siklus 1 dan siklus 2 masing-masing guru peserta. b. • Latihan menyusun laporan bersama-sama untuk PTK yang dilakukan melalui tindakan Open Class.PENYUSUNAN LAPORAN 1 1. penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK. d. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji dan menyusun laporan berdasarkan sistematika penyusunan laporan PTK. laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasikan atau mempublikasikan hasil suatu kegiatan. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP. guru peserta melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri. Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif dan psikomotor. Para guru peserta disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 133 . Penilaian: Penilaian pencapaian kompetensi dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil. Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta yng berupa hasil penyusunan laporan. Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah melanjutkan dan menyempurnakan hasil penyusunan laporan masing-masing guru peserta.

kapur/spidol. a. Menganalisis dan menginterpretasikan data c. Guru pemandu mempelajari materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Guru pemandu menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. LCD • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK b. Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Format/Sistematika Penyusunan Laporan PTK Hasil analisis data dan interpretasi serta refleksi tindakan siklus 1 dan 2 Lap top.PENYUSUNAN LAPORAN 1 2. Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 b. PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan. Menyusun laporan PTK 3. diperlukan persiapan sebagai berikut. 5) 134 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Indikator Pencapaian Kompetensi a. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas.

Pencapaian Kompetensi.PENYUSUNAN LAPORAN 1 • PowerPoint/tayangan 2: Kompetensi. Kegiatan Belajar. Indikator. dan Hasil Belajar yang Diharapkan PowerPoint/tayangan 3: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 135 .

2. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) DISKUSI: 1.Menyusun laporan PTK masing-masing guru peserta Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1.Mendiskusikan hasil analisis dan interpretasi data tindakan siklus 2 Kegiatan 3 (120 menit) LATIHAN DAN DISKUSI: 1.Menyimpulkan hasil kegiatan 2.Latihan menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 Open class. Penyusunan Laporan PTK. Contoh Laporan PTK 5. Unit 10. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Hylite Modul PTK.Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4.Pemberian tugas Mandiri 136 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .

interpretasi data dan refleksi tindakan siklus 1 dan 2 pada kegiatan Open class. indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan. yaitu seluruh dokumen siklus 1 dan 2. Guru pemandu menjelaskan kedudukan penyusunan laporan dalam prosedur PTK lampiran 1). Guru pemandu meminta salah satu hasil guru peserta untuk dibahas secara klasikal. Jika diperlukan kegiatan brainstorming dapat dibantu dengan penayangan sistematika tersebut melalui tayangan PowerPoint (lihat lampiran 2) Guru pemandu meminta guru peserta untuk latihan menyusun laporan dengan menggunakan sistematika penyusunan laporan PTK yang disediakan. yaitu: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 137 . topik (lihat Kegiatan 2 Diskusi Hasil Pelaksanaan Tindakan Siklus 2 Guru pemandu meminta guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. hasil analisis.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa. Kegiatan latihan ini dapat dilakukan dengan dua tahap kegiatan. Penyusunan laporan menggunakan dokumen proposal PTK. Kegiatan 3 Latihan menyusun Laporan PTK Guru pemandu memberikan lembar copy sistematika penyusunan laporan dan meminta guru peserta secara singkat melakukan brainstorming tentang sistematika laporan yang telah dipelajari pada materi generik. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang telah dianalisis dan diinterpretasi serta direfleksi secara berpasangan untuk saling melengkapi atau memperbaiki. Guru pemandu menjelaskan kompetensi.

mendistribusikan pembagian tugas dari komponen-komponen laporan yang harus dituangkan yang akan disusun secara berkelompok. Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan. Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut. tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan penyusunan laporan PTK masing-masing guru peserta • Meminta salah satu guru peserta untuk mempersiapkan hasil penyusunan laporannya untuk dibuatkan tayangan dan/atau digandakan • Meminta seluruh guru pembelajar mempersiapkan kegiatan pleno untuk pembahasan hasil penyusunan laporan PTK. Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP. Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. guru inti meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini. Selanjutnya. Tahap kedua melakukan penyamaan persepsi dari masing-masing komponen yang dihasilkan oleh beberapa kelompok. Untuk tugas mandiri. 138 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tahap pertama. Dari sumber belajar yang dirujuk. Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Guru pemandu meminta guru peserta untuk menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 yang dihasilkan oleh masing-masing guru peserta. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta dalam menyusun laporan PTK . Guru pemandu memberikan tugas terstruktur. Untuk topik penyusunan laporan PTK. guru peserta diminta untuk mempelajari contoh-contoh laporan PTK.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 6. I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penjilidan dan Penyerahan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 139 . LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK masingmasing guru peserta.

prosedur penelitian. dan saran yang. nama institusi dan tahun. indikator pencapaian kompetensi.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 2: Kompetensi. Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi sari unsur-unsur penelitian: permasalahan. tujuan. hasil penelitian. kesimpulan. • Menilai laporan PTK sesuai kriteria PowerPoint 3: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian. 140 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . kegiatan belajar. nama-nama peneliti. LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu. ditulis tidak melebihi satu halaman. dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK Guru peserta Diskusi mampu: kelompok Dan • Menuliskan abstrak penelitian latihan • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponen laporan PTK .

siswa. pengalaman nyata. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. khususnya dalam judul penelitian. teori. identifikasi dan analisis masalah. pelaksanaan & pengumpulan data. lembaga dan pengembangan pembelajaran E. Dari kajian pustaka ini harus menghasilkan hipotesis tindakan. yang akan dipecahkan melalui penelitian C. tempat penelitian. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah. refleksi) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 141 . pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. waktu penelitian. akar penyebab masalah. Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru. pendapat pakar. Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. D. prosedur setiap siklus (perencanaan. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istilah utama yang digunakan. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep.PENYUSUNAN LAPORAN 1 DAFTAR ISI Berisi daftar sub-sub judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A.

nama kota penerbit.PENYUSUNAN LAPORAN 1 BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. pelaksanaan pada siklus I. LAMPIRAN RPP. hasil tes. dikaitkan dengan pengalaman praktis. ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku. atau penelitian lain dalam kajian pustaka.  Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah. nama penerbit). pendapat pakar. BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran. instrumen penelitian. judul buku. sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian. artikel. dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan. foto-foto kegiatan. dokumen resmi.  Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian. hasil kegiatan belajar. dst. lembar observasi. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan 142 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . nama jurnal dan nomor/edisi/volume. mulai dari hasil observasi awal. jurnal. argumentasi mengapa hasilnya seperti itu. tahun penerbitan. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. teori.

deskripsi lokasi dan waktu. latar belakang yang memuat deskripsi masalah. Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. dan cara refleksi c. biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dala bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 143 . Pelaksanaan Penelitian a. tindakan didukung oleh faktor waktu. usaha validasi hipotesis tindakan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO. tujuan hasil b. berbasis masalah pada akar penyebab • Dapat dilaksanakan. c. Deskripsi tahapan siklus penelitian b. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. 3. prosedur 2. a. Pendahuluan Terlihat unsur-unsur berikut. c. latar belakang. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat memberi b. Penggunaan instrumen. d. Kajian Teori/pustaka a. Ada teori-teori terkait yang arah/petunjuk pada pelaksanaan PTK b. a. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4.

Penulisan konsisten daftar pustaka sesuai aturan dan b. selanjutnya (potret kemajuan) c. tujuan. dan rencana berikutnya. Hasil penelitian sesuai tujuan rekomendasi b. Kesimpulan dan a. 5. KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan dari berbagai instrumen. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. Mengapa berhasil atau tidak. (2006:89-90) 144 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .PENYUSUNAN LAPORAN 1 NO. kelemahan. Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono. Ada saran untuk penelitian. Daftar Pustaka a. Hasil autentik disajikan • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. Ada saran untuk penerapan hasil 7.

guru belum mengetahui solusi pemecahan masalahnya. guru mencari informasi teoritis yang menjelaskan penyebab terjadinya masalah serupa. diperoleh kenyataan bahwa siswa belum memahami penggunaan ejaan dan tanda baca dengan benar. Mungkin karena kurangnya pemberian latihan yang cukup. Menurut Hastuti (1976). PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 145 .PENYUSUNAN LAPORAN 1 Lampiran 2: Sumber Belajar 3 Contoh Laporan PTK Ringkasan dari Laporan Penelitian Tindakan Kelas: UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA KELAS VII D SMPN 1 SEMANU GUNUNGKIDUL DALAM MENGGUNAKAN EJAAN DAN TANDA BACA SECARA BENAR MELALUI LATIHAN IDENTIFIKASI DAN KOREKSI KESALAHAN SECARA INTENSIF PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2007/2008 (Ngadiman. Kemudian. Latar Belakang Masalah Dari observasi kelas dan refleksi guru. Untuk mencari solusi. ada berbagai kemungkinan penyebab terjadinya kekurangpahaman siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca. Kemungkinan lain disebabkan ada di antara para guru yang salah dalam menggunakan ejaan dan tanda baca di dalam menyampaikan pelajaran sehingga dicontoh oleh para siswa. Pendahuluan 1. Atau barangkali siswa secara sengaja tidak peduli akan pentingnya pengetahuan aturan penulisan ejaan dan tanda baca yang benar.1. Latar belakang masalah menjelaskan bahwa ada masalah otentik yang dialami guru di kelas. 2008) 1.

yaitu metode latihan secara intensif. harus didasarkan pada kajian pustaka dan hasil observasi guru.Rumusan Masalah Dalam melakukan penelitian tindakan kelas. . Masalah dan tujuan dirumuskan dengan spesifik menggambarkan masalah. Pilihan terhadap solusi pemecahan masalah. sasaran dan lokasi sekolah.Identifikasi masalah Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah ”Apakah penggunaan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMP Negeri I Semanu Gunungkidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar?” Berdasarkan permasalahan tersebut. peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut: ”Apakah melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar pada semester genap tahun pelajaran 2007/2008?” 146 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui penelitian tindakan kelas. solusi (strategi perbaikan yang dipilih guru). Diharapkan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 . keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar akan meningkat. dengan menggunakan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif.

mengasah imajinasi. penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis. penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar dan meningkatkan kemampuan dasar guru dalam menerapkan pembelajaran Bahasa Inggris. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 147 . dan meningkatkan prestasi belajar. Menjelaskan bagaimana penelitian tindakan kelas yang dilakukan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas belajar mengajar.2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 1. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas Tujuan penelitian ini adalah ”Untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif”. a. Bagi siswa. 1. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas Adapun manfaat penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut. dan dapat membantu guru atau praktisi lain di lapangan yang menghadapi masalah sama. b.3. memupuk kreativitas. Bagi guru.

km. Dalam subjek penelitian dijelaskan tentang siapa yang akan menjadi responden penelitian.PENYUSUNAN LAPORAN 1 2. Kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunungkidul berjumlah 38 siswa. serta profil peneliti sendiri (pengalaman mengajar. Letaknya sangat strategis. terdiri dari 19 putra dan 19 putri. Sekolah kami berada di jalur Wonosari – Baran. selatan Kali Jirak yang terkenal dengan nasi merahnya. dll. konteks di mana penelitian dilakukan. Hal inilah yang menyebabkan motivasi belajar siswa juga rendah. Keadaan sosial ekonomi orangtua siswa rata-rata menengah ke bawah. 7.1. Tempat tinggal siswa kebanyakan berasal dari luar kota atau pelosok yang umumnya orang tuanya bekerja sebagai petani.) Sekolah kami terletak di sebelah barat Kantor Kecamatan Semanu Gunungkidul. Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran 2. Subjek Penelitian Siswa yang diteliti adalah siswa kelas VII D SMPN 1 Gunungkidul semester 2 tahun pelajaran 2007/2008. Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah Bahasa Jawa. 148 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . sebelah timur Kantor Polsek dan Koramil Kecamatan Semanu Gunungkidul dan Puskesmas Semanu. kondisi internal dan eksternal tempat penelitian yang berpengaruh terhadap subjek. Sebelah barat pasar Munggi. Kemampuan menulis rata-rata masih rendah. fasilitas yang tersedia di tempat penelitian.

kemudian pindah ke SMPN 1 Semanu Gunungkidul dari tahun 2000 sampai sekarang. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 149 . Bahasa yang baru dalam proses pengusulan. Internet. ruang kelas representatif dan diampu oleh guruguru mata pelajaran yang sudah berpengalaman dan berijazah sarjana yang relevan di bidangnya.2. 2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Fasilitas sekolah kami cukup memadai di antaranya adalah Lab. Pernah mengajar di SMPN 1 Saptosari Gunungkidul selama 6 tahun (19942000). dan sebentar lagi Lab. Pendidikan terakhir adalah DIII Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris. Peneliti adalah guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang sudah mengajar selama 14 tahun. Lab. IPA. Komputer. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian ini mengikuti model PTK klasikal yang telah disesuaikan untuk perbaikan pengajaran dalam Model Belajar BERMUTU. Semua bangunan terdiri dari gedung yang masih baru.

mengembangkan latihan dan butir soal untuk evaluasi hasil belajar (lampiran 3). Prosedur penelitian mengikuti model Belajar BERMUTU Hasil observasi dan refleksi diri terhadap pengajaran yang dilakukannya dituliskan dalam bentuk studi kasus. berbagai persiapan untuk perbaikan pembelajaran dilakukan bersama dengan rekan sejawat. menyiapkan lembar observasi (lampiran 4). serta refleksi oleh guru. Studi kasus ini secara naratif dan detil menjelaskan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru. tindakan yang dipilih guru untuk memperbaiki proses belajar mengajar tersebut adalah dengan memberikan latihan yang lebih banyak kepada siswa. Selanjutnya. Studi kasus kemudian didiskusikan bersama rekan sejawat untuk mengidentifikasi masalah pembelajaran yang potensial untuk diperbaiki. Dari studi kasus. terdiri dari penyusunan RPP untuk kegiatan belajar mengajar (lampiran 1).PENYUSUNAN LAPORAN 1 a. Selanjutnya guru membuat perencanaan tindakan. 150 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Solusi pemecahan masalah juga dipilih bersama. Identifikasi Masalah dan Perencanaan Tindakan Masalah diidentifikasi bersama-sama dengan rekan sejawat guru berdasarkan studi kasus yang ditulis guru. Berdasarkan diskusi dengan rekan sejawat guru dan juga dari beberapa pustaka. diidentifikasi bahwa guru merasa kesulitan dalam mengajarkan ejaan dan tanda baca kepada siswa. mempersiapkan bahan belajar dari berbagai sumber (lampiran 2). meminta dua orang rekan guru untuk melakukan observasi kegiatan belajar. dan pencapaian hasil belajar siswa rendah. serta membuat denah kelas (lampiran 5) untuk memudahkan pelaksanaan observasi.

Kemudian. Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Pelaksanaan kegiatan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus dalam waktu satu minggu (2 jam pelajaran) berdasarkan RPP perbaikan pembelajaran yang telah dibuat. Untuk siklus 2. Selanjutnya. Pelaksanaan tindakan tidak hanya satu kali pertemuan pembelajaran. tetapi mungkin dua atau tiga kali kegiatan pembelajaran. kegiatan belajar ditutup dengan postes 1 yang dikerjakan oleh siswa. tergantung pada topik yang dibelajarkan dan rencana pembelajaran yang disusun (untuk setiap siklus) Persiapan pelaksanaan tindakan meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua guru. Siswa terlibat dalam rembug sejoli untuk saling memeriksa hasil kerjanya. pelaksanaan pembelajaran oleh guru “model”.. obsevasi oleh anggota untuk memperoleh data. dan membuat narasi dari catatan wawancara tersebut berdasarkan topik permasalahan. Siklus 2 dilaksanakan kurang lebih sama dengan siklus satu. dan diskusi refleksi bersama. Siklus 1 dimulai dengan pembukaan oleh guru. Selanjutnya guru menjelaskan tentang penggunaan ejaan dan tanda baca. yaitu salah seorang guru menjadi guru model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelas. penjelasan yang diberikan guru berfokus pada teknik merumuskan masalah dari satu catatan wawancara. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 151 . kemudian guru meminta siswa untuk duduk berpasang-pasangan dengan teman yang telah ditentukan guru. hasil kerja siswa dibahas secara umum oleh guru dalam kelas. sementara guru yang lain menjadi observer.PENYUSUNAN LAPORAN 1 b. dan memberi latihan untuk menyalin catatan wawancara menjadi wacana naratif untuk penggunaan ejaan dan tanda baca secara berurutan. Kegiatan pelaksanaan tindakan dilakukan dalam bentuk modeling open class. Kemudian.

Kumpulkan dan dokumentasikan semua data secara rapi. situasi kelas. Pengumpulan analisis data data dan Data dikumpulkan dari hasil observasi rekan guru dengan menggunakan lembar observasi yang tersedia. Siklus 2 ditutup dengan postes 2 dan rangkuman oleh guru dan siswa tentang hal-hal yang telah dipelajari. c. dan masalah yang dihadapi siswa (secara otentik berdasarkan nama siswa). Perhatikan jenis data dan jumlah data yang diperoleh. dan dari tes hasil belajar (pretes dan postes) pada saat pelaksanaan tindakan selama 2 siklus. 2 orang rekan guru melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi yang telah tersedia. Sementara siklus 1 dan 2 berlangsung. serta refleksi diri yang dilakukan guru terhadap kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanakan sebanyak 2 siklus. 152 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . guru menuliskan refleksi dari pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilakukannya. Setelah kegiatan belajar berakhir. Hasil observasi berupa datadata tentang proses belajar.PENYUSUNAN LAPORAN 1 siswa berlatih untuk menarasikan catatan wawancara berdasarkan topik permasalahan yang telah diidentifikasi dengan menggunakan ejaan dan tanda baca yang benar.

dan secara individual untuk refleksi mendalam dan mengintegrasikan masukan ke dalam rencana perbaikan pembelajaran berikutnya. dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar yang sudah dilaksanakan. Refleksi Lanjut dan Tindak Proses refleksi berlangsung dua tahap. secara berkelompok dengan rekan sejawat. Untuk data kualitatif dicari key point dan juga informasi tambahan dari hasil observasi. Guru mencatat masukan dan saran yang didiskusikan. Hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif beserta kesimpulannya didiskusikan guru dan rekan sejawat dalam pertemuan refleksi untuk mengkilas balik hal-hal yang sudah terjadi. kendala. kemudian membuat rencana perbaikan pembelajaran berikutnya berdasarkan masukan. selanjutnya dianalisis dengan cermat. yaitu data kualitatif berupa catatan hasil observasi guru serta catatan refleksi guru. Gunakan metode analisis yang sederhana yang dapat menggambarkan hubungan antara permasalahan dan perbaikan pembelajaran secara tepat. Hasil analisis keduanya kemudian dirangkum dan disimpulkan. kemudian dirangkum hal-hal inti yang perlu memperoleh perhatian dalam proses pembelajaran. Kumpulan data kemudian dipilah berdasarkan jenisnya.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Analisis data dilakukan terhadap dua jenis data. dan data kuantitatif berupa skor pretes dan postes hasil belajar siswa. Untuk data kuantitatif dicari gain score (skor perolehan antara) postes 1 dan 2. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 153 . d.

yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa. a. serta analisis data. Laporan ditulis menggunakan format yang ditetapkan. yang dilaksanakan. serta yang dihasilkan. rencana perbaikan. yaitu data hasil observasi rekan sejawat. dicatat Sementara itu. dengan mengacu pada RPP dibandingkan dengan hasil observasi. Gunakan format laporan yang telah ditetapkan. serta kesimpulan dan saran. 3. Hasil dan Pembahasan 3. pelaksanaan perbaikan. pengumpulan data.PENYUSUNAN LAPORAN 1 e. yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa. Ada tiga jenis data yang diperoleh dan telah didokumentasi (dikumpulkan) guru dengan baik. Pelaporan Dengan mengacu pada proposal. data refleksi guru. Hasil Analisis Data Analisis data dilakukan terhadap tiga kelompok data. Situasi Kelas Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. dan dan hasil belajar siswa difokuskan pada dua hal utama. dan menjelaskan secara rinci permasalahan. analisis dilakukan untuk dua dimensi dari tiga jenis data tersebut. Jadikan proposal sebagai acuan. jelaskan beda antara yang diusulkan dalam proposal. 154 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . dampak dari solusi pemecahan masalah. penulisan laporan dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai aspek dan kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam proses perbaikan pembelajaran. hasil yang diperoleh.1.

siswa secara aktif dan penuh kesungguhan mengerjakan tugas yang diberikan guru. Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kegaduhan kelas mulai berkurang. dengan kriteria minimal 65. mengobrol.PENYUSUNAN LAPORAN 1 beberapa kejadian penting. antara lain: Pada saat pembentukan kelompok siswa tidak segera melaksanakan tugas tapi malah membuat kegaduhan. Prestasi Belajar Siswa Dalam penelitian ini diterapkan ketuntasan belajar secara individual. kerjasama kelompok sebagaian ada yang belum kompak. b. tetapi masih ada kekurangan. secara klasikal PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 155 . bila diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi atau hasil pelaksanaan latihan siswa berlomba-lomba mengacungkan jari terlebih dahulu. siswa mulai berani tampil di depan kelas. sehingga menyita waktu 10 menit. yaitu aktivitas siswa tidak merata. Sementara itu. siswa mulai berani mengajukan usul. - Hasil observasi kelas menyatakan bahwa ada kelebihan dari tindakan perbaikan ini antara lain: siswa mulai termotivasi untuk belajar. pertanyaan dan saran. Data yang rinci dan detil seperti ini hanya dapat diperoleh jika ada rekan sejawat yang melakukan observasi proses pembelajaran secara cermat. mondarmandir. masih ada siswa yang pasif dan masa bodoh.

4. 5. Perbandingan nilai postes 1 dan postes 2 dari 2 siklus perbaikan pembelajaran sebagai berikut. Data prestasi belajar siswa diperoleh dari nilai yang siswa pada postes 1 dan postes 2. 4. Tabel 1. Jelaskan analisis yang dilakukan. 1. Kriteria ketuntasan belajar ditetapkan pada saat dilakukan perencanaan perbaikan pembelajaran. tahap demi tahap. 3.PENYUSUNAN LAPORAN 1 dinyatakan tuntas apabila siswa yang nilainya sudah tuntas mencapai 85% dari jumlah keseluruhan siswa. 6. sampai dilakukan interpretasi. 2. Jelaskan darimana data diperoleh. 6. Perolehan Nilai Nilai Postes 1 No. Nilai Postes 2 Nilai 100 95 90 85 80 75 8 2 9 2 5 3 N 156 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . 3. 1. 2. Nilai 100 95 90 85 80 75 2 4 4 4 5 n No. 5.

Secara individu: • • • Banyaknya siswa = 38 Siswa tuntas belajar ada 30 siswa Persentase siswa yang telah tuntas = 30:38 x 100% = 78.50 83. 8. 7.94% Siswa yang belum tuntas ada 8 siswa. Nilai Postes 2 Nilai 70 65 60 55 50 3 4 2 38 N Jumlah siswa Jumlah siswa Rata-rata skor Rata-rata skor 72.03 Berdasarkan tabel tersebut. Secara klasikal Interpretasi dari hasil analisis data disampaikan secara sistematis. 11. yaitu jenjang individu siswa dan jenjang klasikal. 70 65 60 55 50 Nilai 3 4 7 4 1 38 n No. 10. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21. 11. 9. untuk dua jenjang. 8.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Nilai Postes 1 No. • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 157 .05%. dapat disimpulkan: . 10. 7. 9.

53 Dari data tersebut diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan pencapaian hasil belajar oleh siswa.94%. dilakukan kaji ulang terhadap proses pembelajaran.PENYUSUNAN LAPORAN 1 • Siswa belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal harus mencapai 85%. padahal terjadi peningkatan hasil belajar siswa.50 Rata-rata skor perbaikan = 83. terlihat kesalahan siswa sebagai berikut. tetapi belum mencapai tingkat ketuntasan sebagaimana telah ditetapkan. dengan menganalisis data tambahan. Untuk mencari penyebab masalah secara lebih detil. 158 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih kurang 6. Proses pembelajaran kemudian dikaji ulang untuk menentukan sebab-sebab ketidaktuntasan. yaitu mengubah teks wawancara menjadi teks narasi. sedangkan pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 78.06%. Kesimpulan dilakukan berdasarkan data. Data tambahan: dari 3 latihan menggunakan ejaan. dan ternyata timbul masalah baru.03 setelah • • • Gain skor (perolehan nilai) rata-rata = 10. Rata-rata skor sebelum perbaikan = 72.

4. Jumlah kesalahan Jumlah No. Kesalahan Siswa Kesalahan sebelum perbaikan No. Siswa 1. 13. 5. 8. 4. 14. 3. Tidak ada 2 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 0 2 4 5 2 1 0 3 4 4 3 6 2 Tidak ada 13 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 2 1 2 6 1 2 2 3 2 2 1 1 0 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 159 . 6. 9. 7. 7. 5. Kesalahan sesudah perbaikan Jumlah kesalahan Jumlah Siswa 1. 12. 11. 12. 10. 2. 14. 9. 8. 3. 2. 6. 11. 13.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tabel 2. 10.

Kesimpulan dan Rekomendasi 4.Untuk pembelajaran berikutnya. . latihan akan diperbanyak menjadi 5 soal. Kesimpulan Metode mengajar dengan menerapkan pola latihan dan koreksi kesalahan secara intensif ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. peneliti dituntut kejujurannya untuk mengakui apakah tindakan perbaikan pembelajaran yang dilakukan telah berhasil atau belum. dan waktu pembagian kelompok dikurangi menjadi 5 menit saja. yaitu 21.PENYUSUNAN LAPORAN 1 3.Namun.1. Dalam refleksi. dan terlalu banyak waktu yang digunakan untuk membagi kelompok.Diperkirakan ketidaktuntasan disebabkan karena kurangnya latihan. . belum diperoleh ketuntasan pembelajaran. Refleksi . karena ada 8 siswa yang belum tuntas secara individual.53 dari sebelum perbaikan pembelajaran dan sesudah perbaikan pembelajaran. Kesimpulan dituliskan secara ringkas dan jelas tentang apa yang dihasilkan dari proses perbaikan pembelajaran.2.05%. 160 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .Perbaikan pembelajaran sudah tercapai karena diperoleh gain skor rata-rata 10. . faktor-faktor yang menjadi kendala. 4. serta solusi yang disarankan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya. Terjadi peningkatan perolehan nilai siswa setelah dilakukan perbaikan pembelajaran.

Saran • Dalam melakukan pola latihan dan koreksi kesalahan perlu diberikan porsi latihan yang cukup. Jakarta. 1980. dalam kelas perlu memperoleh perhatian. 5. Yogyakarta: Gajah Mada University Kartowagiran. 2005.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4. Daftar Kepustakaan   Hastuti. Saran dituliskan secara ringkas. Universitas Terbuka   PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 161 .2. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. sehingga waktu belajar tidak habis untuk hal-hal administratif. • Pengelolaan waktu untuk pendahuluan dan hal-hal administratif. IGAK. sehingga dapat meningkatkan perolehan nilai siswa juga mencapai ketuntasan belajar. 2001. Pengertian dan Prinsipprinsip Penelitian Tindakan Kelas. S. B. menjelaskan kontribusi penelitian ini terhadap penelitian atau perbaikan pembelajaran berikutnya. Yogyakarta: Satker Pembinaan PLP. misalnya membagi kelompok. 1976. Jakarta: Balai Pustaka. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Metodologi Pengajaran Bahasa. Sistem Pembelajaran Bahasa Indonesia. Wardani. atau konfirmasi terhadap teori.

PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 162 .PENYUSUNAN LAPORAN 2 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Jumlah Jam Penyusunan Laporan 2 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-16 Laporan PTK yang telah disusun perlu dipertanggungjawabkan baik dalam hal teknis maupun isinya agar dapat dikatakan ilmiah. Proses pertanggungjawaban tersebut dilakukan dalam bentuk pleno atau seminar hasil PTK.

Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak-pihak terkait. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga akan menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. Ruang Lingkup Laporan Penyusunan Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji hasil penelitian tindakan kelas melalui kegiatan pleno.PENYUSUNAN LAPORAN 2 1. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. c. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 163 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan 2 dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-16 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. b. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. Pada dasarnya laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasi atau mempublikasikan hasil-hasil suatu kegiatan. Pada Program BERMUTU. PENGANTAR a. maka laporan penelitian ini perlu diplenokan atau diseminarkan terlebih dahulu. Jadi. Pentingnya Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. Untuk dapat diakui keilmiahannya dan nilai SKS. Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya.

Menjilid dan menyerahkan laporan PTK kepada guru pemandu Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. Petunjuk Kegiatan Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • • Melakukan pleno terhadap hasil laporan PTK dari seorang guru peserta Mendiskusikan secara berkelompok untuk memvalidasi laporan PTK masing-masing guru peserta Melakukan revisi terhadap laporan PTK berdasarkan masukan selama kegiatan pleno atau diskusi kelompok.PENYUSUNAN LAPORAN 2 d. • Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP. Para guru peserta akan disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 164 . Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang tentang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah menyempurnakan laporan masingmasing guru peserta berdasarkan masukan selama kegiatan pleno dan diskusi kelompok. guru peserta akan melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 Penilaian: Penilaian terhadap pencapaian kompetensi yang dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 165 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif maupun psikomotor. Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta berupa: laporan PTK yang telah divalidasi.

kapur/spidol. Pendamping mempelajari materi-materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Pendamping menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. Mendiskusikan secara pleno laporan PTK PTK hasil b. Indikator Pencapaian Kompetensi a. a. PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan diperlukan persiapan sebagai berikut. Merevisi laporan berdasarkan masukan pleno/diskusi kelompok 3. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 166 .PENYUSUNAN LAPORAN 2 2. LCD • • • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK PowerPoint/tayangan 2: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK b. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas yang dapat dipertanggungjawabkan. Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Laporan PTK Masing-masing guru peserta Lap top.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 4. Hylite Modul PTK.Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2. Merevisi laporan PTK berdasarkan masukan kegiatan pleno/diskusi kelompok. Melakukan diskusi kelompok untuk membahas/ memvalidasi laporan PTK masingmasing guru 2. Menyimpulkan hasil kegiatan 2. 5. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1. Pemberian tugas Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 167 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1. Mendiskusikan tentang laporan PTK seorang guru Kegiatan 3 (120 menit) DISKUSI: 1. SUMBER BELAJAR Sumber belajar sebagai bahan pendukung yag dapat digunakan dalam kegiatan diskusi adalah sebagai berikut: a. Unit 10.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan 2 dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) PLENO: 1. Penyusunan Laporan PTK.

PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 168 . Guru peserta dapat memberikan masukan berdasarkan analog pada kegiatan pleno. indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa. Guru pemandu menjelaskan tentang kompetensi. yaitu laporan PTK hasil Open Class dan hasil masing-masing guru peserta. Guru pemandu menjadi moderator selama kegiatan pleno Guru pemandu mengklarifikasi hasil pleno. Kegiatan 3 Kelompok Untuk Validasi Laporan PTK masing-Masing Guru Guru peserta berdiskusi dalam kelompok untuk membahas laporan masing-masing. Kegiatan 2 Pleno Laporan PTK Guru pemandu meminta semua guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. Jika diperlukan guru pemandu menjadi nara sumber pada tiap-tiap kelompok. Guru pemandu menjelaskan kedudukan topik penyusunan laporan 2 dalam prosedur PTK (lihat lampiran 1). Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan (pleno) hasil laporan PTK salah satu guru peserta. Masing-masing guru peserta diminta mencatat masukan dari guru peserta lain.

Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. Untuk topik penyusunan laporan PTK. • Mengkonsultasikan hasil revisi akhir kepada guru pemandu atau nara sumber jika diperlukan • Menjilid laporan PTK masing-masing guru peserta dan menyerahkannya kepada guru pemandu. guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK hasil validasi. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan. Guru pemandu memberikan tugas terstruktur.. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 169 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Selanjutnya. 6. tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan revisi terhadap laporan PTK masingmasing guru peserta.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Berdasarkan Hasil Masukan Pleno dan Diskusi Kelompok Guru pemandu meminta guru peserta untuk merevisi laporan PTK masing-masing berdasarkan catatan masukan selama pleno maupun diskusi kelompok Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru. Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut.

I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 Penjilidan dan Penyerahan Powerpoint 2: Kompetensi. dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu: • Menuliskan abstrak penelitian • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK . kegiatan belajar.PENYUSUNAN LAPORAN 2 LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1. • Menilai laporan PTK sesuai kriteria Kegiatan Belajar Diskusi kelompok Dan latihan Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 170 . PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. indikator pencapaian kompetensi.

yang akan dipecahkan melalui penelitian C. akar penyebab masalah.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 2: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian. siswa. pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. prosedur penelitian. Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istialah utama yang digunakan. D. kesimpulan. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi saripati unsur-unsur penelitian: permasalahan. dan saran. DAFTAR ISI Berisi daftar judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A. nama institusi dan tahun. tujuan. khususnya dalam judul penelitian. Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 171 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu. identifikasi dan analisis masalah. Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. nama-nama peneliti. ditulis tidak melebihi satu halaman. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. lembaga dan pengembangan pembelajaran E. hasil penelitian.

argumentasi mengapa hasilnya seperti itu. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. teori. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. dst. prosedur setiap siklus (perencanaan. pelaksanaan pada siklus I. teori. mulai dari hasil observasi awal. dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan. dikaitkan dengan pengalaman praktis. pendapat pakar. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 172 .PENYUSUNAN LAPORAN 2 BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep. waktu penelitian. tempat penelitian. pengalaman nyata. pendapat pakar. refleksi) BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. Dari kajian pustaka iniharus menghasilkan hipotesis tindakan. atau penelitian lain dalam kajian pustaka   BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran. Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian. pelaksanaan & pengumpulan data. Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku. nama kota penerbit. foto-foto kegiatan. instrumen penelitian. nama penerbit) LAMPIRAN RPP. hasil kegiatan belajar. tahun penerbitan. artikel. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 173 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . judul buku. dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. dokumen resmi. hasil tes. jurnal. lembar observasi. nama jurnal dan nomor/edisi/volume.

Deskripsi tahapan siklus penelitian b. a. d. Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. Penggunaan instrumen. usaha validasi hipotesis tindakan. berbasis pada akar penyebab masalah • Dapat dilaksanakan. latar belakang yang memuat deskripsi masalah. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. Kajian a. biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dalam bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 174 . Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4. deskripsi lokasi dan waktu. Ada teori-teori terkait yang memberi arah/petunjuk Teori/pustaka pada pelaksanaan PTK b. tujuan hasil b. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat b. prosedur Terlihat unsur-unsur berikut. c. dan cara refleksi c. c. tindakan didukung oleh faktor waktu. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. 3.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO. Pendahuluan latar belakang. a. 2. Pelaksanaan Penelitian a.

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading .

KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan berbagai instrumen. Mengapa berhasil atau tidak. Hasil autentik disajikan dari • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. Penulisan daftar pustaka sesuai aturan dan konsisten b. 5.PENYUSUNAN LAPORAN 2 NO. Ada saran untuk penelitian. Kesimpulan dan rekomendasi a. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. Daftar Pustaka a. Ada saran untuk penerapan hasil 7. dan rencana berikutnya. Hasil penelitian sesuai tujuan b. tujuan. kelemahan. selanjutnya (potret kemajuan) c. (2006:89-90) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 175 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful