Bahan Belajar Mandiri BAGI GURU Bahasa Inggris SMP

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading

Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

PB Bahasa Inggris SMP

Pengembang Drs. Djodi Etman, M.Ed Penelaah Ni’matulloh, S.Pd, MM Cipto Margono Perancang Grafis: Yance Ferdian Bagus Dwipayana Alamsyah Arief Rindy Andina

Bahan Belajar Mandiri Bahasa Inggris SMP © 2008 Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional

Gedung D Lantai 15 Jl. Jendral Sudirman Pintu I Senayan Jakarta Telp/fax. 021-57974128, 57974129, 57974130, 57974131, 57974132, 57974133 bermutu_diknas@yahoo.com

Program BERMUTU

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR
Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) yang dimulai pada tahun 2008 sampai tahun 2013 yang dilaksanakan di 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi. Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru peserta. Salah satu komponen strategis Program BERMUTU untuk mencapai tujuan tersebut adalah penguatan peningkatan mutu dan profesional guru peserta secara berkelanjutan. Besarnya jumlah guru peserta yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1/D4 menjadi dasar pemikiran untuk memberdayakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mewadahi guru bidang studi di SMP, dalam hal ini adalah MGMP Bahasa Inggris SMP. Dalam Program BERMUTU, peningkatan kompetensi guru peserta akan ditingkatkan dengan memberdayakan MGMP sehingga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesional guru termasuk pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi bagi guru peserta yang belum memiliki Ijazah S1/D4. Paket Pembelajaran Model BERMUTU telah dikembangkan untuk dimanfaatkan sebagai perangkat utama dalam proses pendidikan dan pelatihan terakreditasi bagi guru peserta di MGMP. Paket Pembelajaran Model BERMUTU yang dirancang dengan mengintegrasikan pendekatan penelitian tindakan kelas, lesson study, dan studi kasus, diharapkan dapat memandu guru-guru peserta untuk melakukan kajian kritis terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan, memperbaiki dan mengembangkan kurikulum pembelajarannya, serta mempraktekkan pembelajaran yang baik berdasarkan metode PAKEM dan strategi pembelajaran inovatif lainnya. Paket Pembelajaran Model BERMUTU dikembangkan dengan melibatkan sejumlah widyaiswara dari P4TK, dosen LPTK, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, serta mengintegrasikan berbagai masukan dari praktisi lapangan dan nara sumber ahli dari LPTK. Dengan Paket Pembelajaran Model BERMUTU, beragam kegiatan pengembangan profesional guru di MGMP dapat dilaksanakan secara aktif. Penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pengembangan Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini yang dikoordinasikan oleh Direktorat Pembinaan Diklat, Ditjen PMPTK. Semoga Paket Pembelajaran Model BERMUTU ini dapat bermanfaat bagi guru-guru dan komunitas pendidikan pada umumnya, sehingga pada akhirnya dapat tercapai cita-cita luhur peningkatan kualitas pendidikan di tanah air. Jakarta, 20 November 2008 Direktur Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan

Sumarna Surapranata, Ph,D. NIP. 131 470 163

PB/B.INGGRIS/SMP

i

sistematis.PANDUAN PENGELOLAAN PENDAHULUAN Paket Pembelajaran BERMUTU merupakan program inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran melalui kelompok kerja guru. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualifikasi para peserta dengan adanya angka kredit yang diberikan kepada yang berhasil menyelesaikan program ini. aspek bidang ilmu. serta diarahkan untuk mencapai peningkatan keterampilan guru dalam: • melakukan kajian sistematis terhadap proses belajar mengajar dari beberapa aspek. menganalisis dampak perbaikan yang dijalankan. dan melakukan refleksi terhadap proses belajar mengajar yang dilaksanakan. yaitu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu untuk guru dan Paket Pembelajaran Manajemen untuk kepala sekolah dan pengawas. yaitu aspek kurikulum. melaksanakan tindakan perbaikan. serta merangkum hasil-nya untuk menjadi acuan untuk proses belajar mengajar berikutnya. • • • ii PB/B. • Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Paket Pembelajaran Bidang Ilmu diharapkan akan meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru dalam pembelajaran bidang ilmu secara profesional. Memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas sistem pengembangan tenaga profesional melalui tersedianya program kelompok kerja guru. • • Meningkatkan kompetensi guru.INGGRIS/SMP . Tujuan Terdapat 3 tujuan utama dari program ini. dan pengawas dalam memperbaiki kualitas pengajaran. kepala sekolah. kepala sekolah. merancang tindakan perbaikan secara cermat dan sistematis. dan berkelanjutan. kepala sekolah. dan pengawas yang dapat diterapkan. dan aspek praktek mengajar. Ada dua Paket Pembelajaran BERMUTU. dan pengawas. Program ini akan diadakan di 76 kabupaten/kota di Indonesia dengan harapan akhirnya program ini dapat dijadikan model pengembangan profesional yang sistematis bagi KKG dan MGMP di seluruh Indonesia.

(2) Bahan Belajar Mandiri Bidang Studi per jenjang (4 mata pelajaran per SD Kelas Tinggi dan SMP. serta (3) menggunakan keterampilan PTK guna peningkatan pengajaran. Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu dapat dilihat pada Tabel 1. refleksi kelompok dan perencanaan. Jenjang Bahan Belajar Mandiri (BBM) Tematik Bahan Belajar Mandiri (BBM) SD/MI Kelas tinggi Bahan Belajar Mandiri (BBM) SMP/MTs TIK Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) TIK dalam Pembelajaran Kajian Pengajaran Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik Bidang Ilmu Tematik Maths IPA IPS BInd Maths IPA BInd BIngg Tabel 1: Ruang Lingkup Paket Pembelajaran Bidang Ilmu Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik mengembangkan tiga jenis strategi yang terfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan mengajar. yang ditujukan kepada Dinas setempat dan pengurus program Bermutu di tingkat KKG/MGMP. dan (5) Bahan Belajar Mandiri Pengelolaan Program Belajar Bermutu. Bahan Belajar Mandiri (BBM) Program BERMUTU bertujuan memantapkan pengetahuan. (2) menggunakan beberapa strategi dalam Studi Pelajaran (Lesson Study). (4) Laman (Website) Cakrawala guru sebagai media penyimpan (repository) sumber belajar pendukung dan fasilitas interaksi. serta pengembangan kompetensi guru menggunakan strategi tersebut.PANDUAN PENGELOLAAN Struktur Paket Paket Pembelajaran Bidang Ilmu terdiri atas beberapa komponen: (1) Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik yang memperkenalkan strategi belajar yang diutamakan dalam Paket Pembelajaran Bidang Ilmu. satu-tematik-untuk Kelas Awal) (3) Bahan Belajar Mandiri TIK (ICT) dalam pembelajaran. Ketiga strategi tersebut adalah sebagai berikut: (1) menggunakan dan menuliskan studi kasus pribadi sebagai catatan pengalaman mengajar.INGGRIS/SMP iii . dan praktik mengajar SI MASALAH/09/IPA PB/B. kapasitas dalam mengembangkan kurikulum. terutama pengamatan dan pemodelan pengajaran di kelas terbuka.

memperluas. dan untuk menggunakan bahan-bahan yang terdapat di dalamnya guna meningkatkan cara mereka mengajar. dan 3 buah hasil kajian kritis.Bahan Belajar Mandiri telah dikembangkan agar para guru dapat memperoleh angka kredit dari program pembelajaran BERMUTU pada KKG dan MGMP. Jumlah jam tatap muka dan jumlah jam tugas belajar mandiri didasarkan pada jumlah jam yang diwajibkan pada alokasi SKS. Bahan Belajar Mandiri ditujukan bagi guru pemandu yang akan memandu pembelajaran guru di tingkat KKG/MGMP. Tugas belajar mandiri dilaksanakan pada setiap tahap kegiatan. Dalam Tugas Terstruktur setiap guru peserta menerapkan di kelas atau sekolah masingmasing hal-hal yang telah dipelajari. iv PB/B. dan penggunaan internet untuk pencarian informasi. satu laporan PTK.PANDUAN PENGELOLAAN para guru. Di dalam pertemuan tersebut terjadi pembelajaran sesama/ sejawat yang dipandu oleh guru pemandu. Tugas belajar mandiri dimaksudkan untuk memantapkan. Model Belajar Bermutu Para guru diharapkan untuk menggunakan bahan-bahan ini secara kolaboratif di dalam pertemuan-pertemuan KKG/MGMP. untuk mengerjakan tugas-tugas yang terdapat di dalam paket. Tiap-tiap aspek digali melalui keterampilan yang dipelajari dalam BBM Generik untuk diterapkan pada bidang ilmu tertentu. Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran menyediakan kompetensi dasar komputer yang relevan bagi para guru: dasar pengolah kata. Sesuai dengan Undang-Undang No 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Pertemuan tatap muka ini ditindaklanjuti dengan kegiatan pembelajaran terstruktur (Tugas Terstruktur) dan studi bebas (Tugas Belajar Mandiri). Kerjasama dengan LPTK Program Pembelajaran BERMUTU dirancang untuk membantu peningkatan kualifikasi para guru. Sesi tatap muka dari modul dirancang berdasarkan asumsi bahwa pertemuan KKG/MGMP biasanya berlangsung selama 4 jam.INGGRIS/SMP . dasar lembar sebar untuk merekam kemajuan para siswa. Bahan Belajar Mandiri dimaksudkan pula agar digunakan oleh para peserta KKG/MGMP sebagai paket pembelajaran mandiri untuk memeriksa kembali yang mereka pelajari dalam sesi tatap muka. Hasil tugas terstruktur dari masing-masing guru peserta akan menjadi dasar untuk belajar pada pertemuan KKG/MGMP berikutnya. Uraian tugas terstruktur dan mandiri terdapat di dalam BBM. dan memperdalam pemahaman guru. kesempatan recognition of prior learning (RPL) atau pengakuan hasil belajar sebelumnya diciptakan melalui program studi yang sesuai yang disampaikan di dalam kegiatan pengembangan profesional KKG dan MGMP. Guru yang menyelesaikan paket Pembelajaran BERMUTU akan menghasilkan portofolio belajar yang minimal terdiri atas: satu rancangan atau proposal PTK.

Sangat direkomendasikan agar mereka mengunjungi titik-titik proses PTK yang teridentifkasi di dalam tabel untuk membantu para guru menganalisis temuan mereka. Meskipun demikian. proses pertemuan di KKG/MGMP diatur untuk mengakomodasikan peserta mempelajari beberapa Paket Pembelajaran selama 16 kali pertemuan. PB/B.PANDUAN PENGELOLAAN Selain itu LPTK akan berpartisipasi dalam pembimbingan yang diberikan kepada para guru khususnya dalam aspek PTK. sehingga diperoleh pola pertemuan sebagai berikut. Guna memenuhi persyaratan penjaminan mutu untuk pengakuan studi para guru oleh LPTK. para dosen perlu menyediakan pembimbingan setidaknya dua kali dalam 16 (enam belas) kali pertemuan. Kalender pembelajaran program Bermutu Setiap Paket Pembelajaran BERMUTU memiliki bobot untuk dipelajari selama 16 minggu dalam waktu 1 semester sampai satu tahun.INGGRIS/SMP SI MASALAH/09/IPA v . Para dosen juga akan menjadi asesor portofolio para guru.

INGGRIS/SMP .PANDUAN PENGELOLAAN vi 16 x pertemuan dalam waktu 1 tahun I 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Generik Pendahuluan (Model BERMUTU Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Reflek si dan Tindak Lanjut TIK/ICT Keterampilan TIK/ICT 1& 2 Identifika -si Masalah Perencanaan Tindakan Bidang Ilmu Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpreta -si Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 Laporan Penyusunan Laporan Tabel 2: Urutan Paket Pembelajaran BERMUTU PB/B.

KESIMPULAN Program BERMUTU diciptakan untuk membuka era baru pengembangan guru yang diangkat berdasarkan Undang-Undang Tentang Guru dan Dosen. dalam arti kompetensi untuk membangun komunitas pembelajaran profesional sebagai sumber utama peningkatan guru pada masa yang akan datang. BERMUTU juga membangun kompetensi guru ke arah yang lebih tinggi.PANDUAN PENGELOLAAN Agar pembelajaran terkait bidang studi ini berhasil optimal. Dengan urutan ini keterampilan yang dibutuhkan untuk mengikuti BBM ilmu sudah tercapai. Program ini mentransformasikan kelompok kerja guru menjadi sumber pengembangan mutu profesional yang berkelanjutan. Selain menggunakan bahan-bahan yang merupakan ‘good practice’ yang telah dikembangkan untuk peningkatan mengajar belajar. guru pemandu dan guru peserta hendaknya mengikuti urutan belajar sebagaimana tampak dalam Tabel 2. vii PB/B.INGGRIS/SMP .

............... c....................... 5...................................................................INGGRIS/SMP ..... Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal .. Lampiran ................ Ruang Lingkup................................... 4..................................................................... Sumber Belajar ................................................ Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ...................................................................... Penilaian ............................................ PENYUSUNAN PROPOSAL ....................... 2.............................................................. Ruang Lingkup.............................. Pengantar .............. Persiapan .......................... i Pendahuluan .......................................................................................... viii Pedoman Penggunaan Bahan Belajar Mandiri .....................lampiran ........................... 3............................................................................................... a... a. Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah ............................... 3.................................................................... 1 2 2 2 3 3 5 6 7 8 12 13 27 28 28 28 28 29 31 32 33 34 39 39 48 49 49 50 50 50 51 52 53 viii PB/B........................................................ Pengantar ................................................. Petunjuk Kegiatan ....................................... d....... 1...................... Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran ................... xvii IDENTIFIKASI MASALAH ............. Sumber Belajar .......................................................... b............................................................... b............lampiran ............................. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ................. Kegiatan Belajar ................... d.... 1.... Persiapan................ 3.......................... 2.... Ruang Lingkup................................................................................................................................................... 5............... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .......... 4.. 6............................... Kegiatan Belajar .................. a........................................ Kedudukan Topik Penyusunan Proposal .............................................................................. Sumber Belajar ................................................... Persiapan .................... b...........................DAFTAR ISI DAFTAR ISI Kata Pengantar ................................................................................... PERENCANAAN ..... Petunjuk Kegiatan Pembelajaran ...................... 1................................................ Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran ............................................. 4...................................... c..... ii Daftar Isi ..................................... d..... Pentingya Langkah Perencanaan ......................... c........................ Petunjuk Kegiatan Pembelajaran ..... 6............. Penilaian . Lampiran ........................... xii Pemetaan Kompetensi ........................ 2............................................... xi Pola Umum ..... Pengantar ...........................................................................

.... 94 2................... 2................................................................. 6............... Persiapan.......... Kedudukan Topik Penyusunan Laporan . c.................................................. Sumber Belajar ............................................. Sumber Belajar ................................................ 4........................................................... d........... d....... Lampiran ................................................ 4....................................... 1. Kedudukan Refleksi ................... Pengantar .......... b.. Penilaian ....... 6............ Persiapan.. Pengantar ......... c.................................lampiran ... 97 5. Kegiatan ......................................................................................................... Kegiatan Belajar ...................................................... 1.............................................................................................................................lampiran ...................................................................................................DAFTAR ISI 5............................................................... Persiapan.................................... 3............................................ Pengantar ..................................... Pengantar ... Lampiran ............................................................................... Kegiatan Belajar....... Ruang Lingkup ......................................................................... 3............. Penilaian ........................................................................... Petunjuk Kegiatan .............................. 5. 95 3................ PENYUSUNAN LAPORAN .............. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ............................................ 104 Lampiran ..................................................................................... Petunjuk Kegiatan ............ Kegiatan Belajar ................ 104 REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT .........INGGRIS/SMP ix ....................................... Penilaian ....................... a............... 54 6.......... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .......... c............... b...................... 59 Lampiran ........................................................... d.... a.......................... 2. Petunjuk Kegiatan ..................................................... 98 6.. 114 115 116 116 116 117 117 118 119 120 127 128 131 132 132 132 132 132 PB/B..... Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data ..... 96 4..lampiran ........ Sumber Belajar ................................. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .............................................................................................................. b..... 1....... 60 PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA ..... Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data ...................................... Ruang Lingkup ............................ a............................... Ruang Lingkup ........................... Fungsi Refleksi ........................ 93 1............................ Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ........... 5....... 65 66 66 66 67 67 69 69 70 71 75 76 ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA ... Penilaian ......................................................................................................................lampiran ..................................................................................................................

................................................ Pengantar ......... 5.lampiran ................... Kegiatan Belajar .. Kegiatan Belajar ................. 134 134 136 136 139 139 162 163 163 163 163 164 166 166 167 167 169 170 x PB/B.......................DAFTAR ISI 2................................... Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi .................... Kedudukan Topik Penyusunan Laporan............................. Kompetensi dan Indikator Pencapaian Kompetensi ............................ 1..........INGGRIS/SMP ................................... Penilaian ............ 5................................................. Persiapan................................................ Sumber Belajar ........................................................... Persiapan............................... Sumber Belajar ......... 3................. d................ b................. 4.......... a................................................................... Lampiran .... 6.......................................... Pentingnya Topik Penyusunan Laporan ......... Petunjuk Kegiatan ............................... Lampiran ............................................. 2................................ 6................... Penilaian .................................................... 3................................ 4.................................................................................... PENYUSUNAN LAPORAN 2 (LANJUTAN) ............................. c............... Ruang Lingkup ...................................lampiran ..............................................

kemudian menyelesaikan tugas-tugas terstruktur dan tugas mandiri. Bahan Belajar Mandiri (BBM) Generik dan BBM ICT digunakan untuk semua guru peserta dari jenjang SD dan SMP serta untuk semua bidang studi. Selain menggunakan BBM para guru peserta juga menggunakan kumpulan sumber belajar yang disiapkan. Kegiatan belajar dalam Program BERMUTU ini menuntut partisipasi aktif para peserta agar alur kegiatan belajar dapat dilaksanakan. yakni berupa bahan cetak dan kumpulan file komputer. serta tujuan yang ditetapkan dapat dicapai seperti yang diharapkan.INGGRIS/SMP xi . Alur kegiatan belajar. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP dalam Program BERMUTU menggunakan pendekatan PTK. Lesson Study. dan 8 kali pertemuan berikutnya belajar menggunakan BBM Bidang Studi. dan menggunakan hasil kerjanya dalam Buku Kerja Guru.PEDOMAN PENGGUNAAN PEDOMAN PENGGUNAAN BAHAN BELAJAR MANDIRI BIDANG STUDI BAHASA INGGRIS SMP Bahan Belajar Mandiri (BBM) Bahasa Inggris pada dasarnya ini disusun untuk menjadi pedoman bagi guru pemandu dan guru anggota MGMP dalam melaksanakan kegiatan belajar dalam upaya meningkatkan kemampuan diri dan memperbaiki kualitas pem-belajaran melalui implementasi Program BERMUTU. Pada prinsipnya guru peserta harus secara aktif mengikuti kegiatan belajar tatap muka. diharapkan guru peserta dapat melakukan pengkajian dan perbaikan pembelajaran secara komprehensif. mulai dari pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir mengikuti alur yang dijelaskan pada “Pola Umum Kegiatan Belajar Guru peserta dalam Program BERMUTU. Dari 16 kali pertemuan MGMP. Melalui penerapan kegiatan PTK. Sumber belajar dihimpun dalam dua bentuk. dan Case Study. Karena pada dasarnya setiap guru peserta yang mengikuti kegiatan Program BERMUTU tetap menjalankan tugas mengajar rutin di sekolahnya. dan Case Study. 6 kali pertemuan pertama guru peserta dan pemandu melaksanakan kegiatan belajar menggunakan BBM Generik. ditambah dengan tugastugas terstruktur dan mandiri. PB/B. berikutnya 2 kali pertemuan belajar dengan BBM ICT. Lesson Study. Kegiatan belajar guru peserta di MGMP akan dilakukan minimal 16 kali pertemuan (tatap muka) masing-masing 4 x 50 menit. Tugas-tugas tersebut disusun dengan pertimbangan tidak terlalu memberatkan guru peserta. Sementara itu BBM Bidang Studi disiapkan spesifik untuk setiap jenjang dan bidang studi.

INGGRIS/SMP . 2) berlatih mengidentifikasi masalah dari studi kasus (Case Study). materi subjek. dan 4) berlatih mengklasifikasi masalah ke dalam aspek pengembangan kurikulum.xii POLA UMUM POLA UMUM KEGIATAN BELAJAR GURU DI MGMP BAHASA INGGRIS SMP DALAM PROGRAM BERMUTU Pertemuan 9 Topik Kegiatan Pokok dalam Tatap Muka (Kegiatan Pemandu dan Peserta) Pertemuan ke 9: Identifikasi Masalah Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) melaksanakan curah pendapat (brainstorming) mengenai masalahmasalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran. dan praktik pembelajaran. Terstruktur 1) Melaksanakan pembelajaran dan diamati oleh rekan sejawat 2) Menyusun studi kasus 3) Menentukan masalah dan kalimat rumusan masalah yang akan dicari solusinya Tugas Mandiri Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik yang sudah dipelajari (Identifikasi Masalah) dan yang akan didiskusikan pada pertemuan selanjutnya (perencanaan tindakan) PB/B. 3) berlatih merumuskan masalah berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru peserta belajar di MGMP. Dilanjutkan dengan menganalisis faktor penyebab timbulnya masalah dan merumuskan masalah.

dan menetapkan calon guru model) 3) Setiap peserta berlatih menyusun proposal (berdasarkan rumusan masalah masing-masing) Melanjutkan penulisan rencana tindakan dan menyusun instrumen untuk pengambilan data Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Perencanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM POLA UMUM 11 Pertemuan ke 11: Penyusunan Proposal Melanjutkan penulisan Proposal PTK berdasarkan masalah yang dipilih oleh masing-masing guru. dan 3) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumen (berdasarkan rumusan masalah dari masing-masing peserta). satu masalah terpilih). 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Penyusunan Proposal) 2) Menyiapkan pelaksanaan open class (tugas khusus untuk calon guru model) xiii .INGGRIS/SMP 10 Pertemuan ke 10: Perencanaan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang rumusan masalah dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/ berpasangan). 2) berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumennya (secara pleno. dari satu masalah terpilih. Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) Mendiskusikan tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan) 2) Berlatih menyusun proposal (secara pleno.PB/B.

2) Menyusun Case Study 3) Mengumpulkan data (kompilasi) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Pelaksanaan Tindakan) atau yang dirujuk dalam BBM. dari salah satu peserta/open class). dan 2) berlatih melakukan analisis dan interpretasi data (berdasarkan data dari masing-masing peserta). Kegiatan persiapan meliputi klarifikasi kesiapan kelas dan penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen oleh Pemandu dan Guru Model. Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berlatih menganalisis dan menginterpretasi data (secara pleno.xiv PB/B.INGGRIS/SMP 12 Pertemuan ke 12: Pelaksanaan Tindakan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) mempersiapkan pelaksanaan open class di di sekolah tempat kegiatan. 2) melaksanakan tindakan (open class) oleh guru model. atau meminta observer dari teman guru di sekolahnya. dan 4) berdiskusi atau membahas draf proposal dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil /berpasangan). 2) Menuliskan hasil analisis dan interpretasi data 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Analisis dan Interpretasi Data) 2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK. peserta yang lain mengobservasi. 3) mlakukan diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi (secara pleno. dipimpin Pemandu). 1) Melaksanakan pelaksanaan tindakan di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan dengan peserta lain agar dapat saling mengobservasi. . 2) Menpelajari contoh rencana tindakan dari laporanlaporan PTK POLA UMUM 13 Pertemuan ke 13: Analisis dan Interpretasi Data 1) Melanjutkan analisis dan interpretasi data.

xv . 2) Melaksanakan tindakan siklus II di sekolah masingmasing (disarankan berpasangan atau meminta observer dari teman di sekolahnya. diberi waktu 23 minggu) 1) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik (Refleksi dan Tindakan Lajut) 2) Mempelajari contoh hasil refleksi dari contoh-contoh laporan PTK POLA UMUM 15 PERTEMUAN KE 15: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil pelaksanaan tindakan Siklus II yang sudah dianalisis. 2) brlatih menyusun laporan (secara pleno.PB/B. Melanjutkan penulisan Laporan PTK (sampai menjadi draf-1) 1) Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan. dan 4) berdiskusi tentang rencana tindakan untuk Siklus II dari masing-masing peserta. 2) Mempelajari contoh format penulisan laporan dari contoh-contoh laporan PTK. dari salah satu hasil PTK terpilih. dan 3) berlatih menyusun laporan PTK berdasarkan hasil PTK dalam dua siklus dari masing-masing peserta. 3) berlatih melakukan refleksi dan menyusun rencana tindakan untuk siklus 2 berdasarkan data/hasil tindakan masingmasing peserta. diinterpretasi dan direfleksikan dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan).INGGRIS/SMP 14 Pertemuan ke 14: Refleksi dan Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi tentang hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru (dalam kelompok kecil/berpasangan). 1) Melanjutkan menulis hasil refleksi dan rencana tindakan pada siklus II. dari salah satu hasil terpilih atau dari data open class. 2) berlatih merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data serta menyusun rencana tindakan Siklus II (secara pleno. dipimpin oleh Pemandu). dipimpin oleh Pemandu.

2) berdiskusi dalam kelompok kecil/berpasangan untuk membahas hasil penulisan laporan draf-1 dari masingmasing peserta. POLA UMUM .INGGRIS/SMP 16 PERTEMUAN KE 16: PENYUSUNAN LAPORAN Peserta dengan difasilitasi Pemandu: 1) berdiskusi dalam kelas (secara pleno) untuk membahas contoh hasil penulisan laporan draf-1 dari salah satu peserta. dan 3) melanjutkan penyelesaian penulisan laporan PTK oleh masing-masing peserta.xvi PB/B. Membaca buku rujukan untuk memperoleh tambahan rujukan ilmiah untuk melengkapi pembahasan. 1) Merampungkan penulisan laporan akhir (termasuk penjilidan) 2) Melengkapi Lembar Kerja Guru/Portofolio.

Mengembangkan instrumen penilaian Perencanaan PB/B. RPP. dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan Menentukan media pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami topik yang akan diajarkan Pelaksanaan Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Menyusun instrumen penilaian (alat pengumpul data hasil belajar) Mengembangkan instrumen observasi 3. Perencanaan Mempelajari silabus dan menyusun RPP Topik Tatap Muka Tugas Terstruktur Tugas Belajar Mandiri 2.PEMETAAN KOMPETENSI PEMETAAN KOMPETENSI BAHAN BELAJAR MANDIRI BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP Kegiatan Pendukung Kompetensi Kompetensi Guru A.INGGRIS/SMP xvii . Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Pedagogik 1. Menyelenggarakan Perencapembelajaran naan yang mendidik Membicarakan model pembelajaran yang sesuai dengan topiksyang akan diajarkan Membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus.

mengintepretasikan. menganalisis masalah. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. mengorganisasikan data. dan merumuskan masalah dari berbagai sumber Mengidentifikasi masalah yang menghambat proses pembelajaran dan solusi yang digunakan Menyusun proposal tindakan kelas Menganalisis data hasil tindakan dan membuat interpretasinya Menelaah teknik atau cara penyusunan proposal Mempelajari contoh mengorganisasikan data. Menguasai materi.INGGRIS/SMP . dan menginterpretasikannya Berlatih melakukan refleksi terhadap tindakan yang sudah dilakukan dan menentukan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Tindak Lanjut Membuat refleksi tindakan pertama dan merancang tindak lanjut xviii PB/B. konsep.PEMETAAN KOMPETENSI (mengumpulkan bukti atau data proses pembelajaran) Pelaksanaan Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Menentukan masalah yang akan di-PTK-kan sesuai dengan hasil yang telah dibicarakan Mengidentifikasi masalah. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 2. Menganalisis. Identifikasi Masalah Identifikasi Masalah Penyusunan Proposal Menganalisis bagian-bagian proposal Memilah data ke dalam data kualitatif dan data kuantitatif. menganalisis. Profesional 1. serta merefleksikan hasil PTK B. struktur.

PEMETAAN KOMPETENSI

tindak lanjutnya

untuk tindakan selanjutnya Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK

Penyusunan Laporan

Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 Menilai laporan PTK sesuai kriteria penilaian laporan PTK yang dirujuk

3. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri

Semua topik

Menyeminarkan hasil PTK

Menyusun kajian kritis dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan di website

PB/B.INGGRIS/SMP

xix

IDENTIFIKASI MASALAH

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

BAHAN BELAJAR MANDIRI
Topik Identifikasi Masalah

Alokasi waktu

4 jam tatap muka(4 x 50 menit), 6 jam tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan 6 jam tugas mandiri (6 x 50 menit)

Pertemuan

ke-9

Sebelum pertemuan ini dimulai, guru peserta sebaiknya telah memahami materi pada pertemuan sebelumnya, antara lain (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU, (2) pengenalan PTK, Lesson Study, dan Case Study, serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi prosedur identifikasi masalah.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

1

IDENTIFIKASI MASALAH

1. PENGANTAR
Bahan Belajar Mandiri (BBM) pada pertemuan ini ditujukan untuk guru pemandu yang akan memandu kegiatan belajar di MGMP bahasa Inggris SMP dalam merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja pembelajaran dan mengidentifikasi masalah sebagai dasar penyusunan rencana PTK. Sebagai bahan untuk melatih guru, BBM ini memberikan contoh cara melakukan prosedur awal Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selanjutnya, guru peserta dapat menerapkan contoh tersebut pada masalah lain. Sebelum pembelajaran dimulai, agar lebih terarah dan terfokus, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh guru pemandu. Hal-hal tersebut di antaranya adalah berikut ini.

a.

Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran
Identifikasi masalah merupakan topik bahasan pada pertemuan minggu ke-8 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. Topik yang merupakan bagian dari tahap perencanaan, yaitu tahap pertama dari empat tahap utama dalam PTK ini pada dasarnya adalah aplikasi topik generik yang telah dipelajari dalam pertemuan sebelumnya.

b.

Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam pelaksanaan PTK, karena PTK bertolak dari adanya permasalahan dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru peserta. Tanpa adanya permasalahan, langkah berikutnya tidak akan bisa direncanakan dan PTK tidak dapat dilaksanakan. Setelah menyadari adanya masalah, guru peserta memikirkan cara pememecahannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dikelolanya. Jadi, tahapan ini sangat penting dilakukan karena merupakan modal dasar untuk perbaikan kinerja guru dalam pembelajaran.

2

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

pelaksanaan pembelajaran mencakup pemilihan strategi/model pembelajaran. • Curah pendapat (brainstorming) mengenai permasalahan yang dihadapi pada waktu pembelajaran. pengembangan silabus. tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan tugas mandiri (6 x 50 menit). ada dua sesi yang harus ditempuh. berbicara. meliputi pengembangan kurikulum. serta tata bahasa dan kosakata. penguasaan materi. pendekatan. Penguasaan materi meliputi pemahaman dan penguasaan materi dalam aspek mendengarkan. metode. Dalam kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan halhal berikut.IDENTIFIKASI MASALAH c.INGGRIS/SMP 3 . • Diskusi untuk memahami cara mengidentifikasi masalah dari berbagai sumber belajar. yaitu sesi tatap muka di MGMP (4 x 50 menit). dan merumuskan masalah berdasarkan case study yang tersedia. Ruang Lingkup Pada pembelajaran Bahasa Inggris. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. • Latihan mengidentifikasi masalah. masalah yang dihadapi guru peserta berkenaan dengan tiga hal. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Sedangkan. media pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut. ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan keterampilan mengidentifikasi masalah tersebut. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. menganalisis masalah. dan penilaian. dan pelaksanaan pembelajaran. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Agar pemahaman terhadap langkah ini lebih baik. pengelolaan kelas dan penilaian proses dan hasil belajar. dan menulis. Aspek pengembangan kurikulum meliputi pemahaman tujuan mata pelajaran. d. membaca. RPP. kemampuan menganalisis standar kompetensi dan kompetensi dasar. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini berupa diskusi prosedur identifikasi masalah.

dan hasil kerja siswa dibuat dalam laporan singkat dan dibahas pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. (4) Laporan tugas terstruktur akan menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar dan dijadikan bahan portofolio guru Tugas Mandiri (1) Menugasi guru peserta untuk membaca dan memahami langkah identifikasi masalah dari sumber belajar (2) Membuat identifikasi masalah dan membawanya dalam pertemuan berikut di forum MGMP.IDENTIFIKASI MASALAH mandiri.INGGRIS/SMP . (3) Hasil refleksi. 4 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Kegiatan ini sebagai bagian dari kegiatan tetap muka di MGMP. Proses pembelajaran diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan berikut ini. guru peserta merenungkan proses pembelajaran tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis. RPP. Tugas Terstruktur (1) Guru peserta melakukan pembelajaran di kelas. hasil observasi dari teman sejawat. LKS. (2) Setelah pembelajaran selesai.

IDENTIFIKASI MASALAH 2. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi yang hendak dicapai pada pertemuan ini ditunjukkan dalam indikator pencapaian kompetensi. Menganalisis permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris e. Mengidentifikasi permasalahan yang bisa dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris c. Mengklasifikasi permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris d. Kompetensi Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a.INGGRIS/SMP 5 . Merumuskan masalah yang terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Menentukan ruang lingkup permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris b.

seperti ATK. 6 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. diperlukan persiapan seperti berikut ini.INGGRIS/SMP . PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik identifikasi masalah. Guru pemandu menyiapkan format penilaian untuk mengukur keberhasilan pembelajaran d. b. papan tulis. kertas plano.Inggris Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Masalah dan Perumusannya Pertanyaan untuk Diskusi Contoh Jawaban Pertanyaan Guru tentang Case Study Contoh Analisis dan Rumusan Masalah Rangkuman Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri c. LCD dan laptop (jika memungkinkan). OHP. plastik tranparancies. Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran.IDENTIFIKASI MASALAH 3. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Bahan Ajar 6 Bahan Ajar 7 Bahan Ajar 8 Bahan Ajar 9 Bahan Ajar 10 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Identifikasi Masalah Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran B. Guru pemandu menyiapkan case study e. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayang Bahan Ajar atau bentuk lain. a. spidol.

KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (90 menit) Kegiatan 6 Penutup PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Senang dan Tertawa ” Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 5.IDENTIFIKASI MASALAH 4. membuat Sedih. SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Handout pembelajaran topik identifikasi masalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP/MTs (disediakan pada waktu pelatihan) Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Format Observasi Kegiatan Pembelajaran Contoh case study dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris ”Miming.INGGRIS/SMP (10 menit) Kegiatan 5 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Presentasi (60 menit) 7 .

dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah Langkah selanjutnya.IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 1 Pengantar Langkah awal pembelajaran guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari. guru pemandu mengingatkan kembali bahwa Identifikasi Masalah berada pada tahapan Refleksi Awal. aspek pengembangan kurikulum. indikator pencapaian kompetensi. Kedudukan identifikasi masalah dapat dilihat melalui tayangan Bahan Ajar 2: Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK. ruang lingkup pembelajaran. siswa. jelas. • Mengapa identifikasi masalah perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan identifikasi masalah dengan langkah selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan Bahan Ajar 2. dan mendesak untuk dicarikan solusinya. Berdasarkan temuan awal. Untuk mengingatkan. Refleksi awal dapat dilakukan dengan cara menelaah kekuatan atau kelemahan suatu proses pembelajaran yang telah dilakukan baik dari aspek diri sendiri. sebelum menanyangkan Bahan Ajar sebaiknya guru peserta dipandu dengan pertanyaanpertanyaan berikut. diskusi/kegiatan difokuskan pada identifikasi masalah yang nyata. materi subjek. dan pelaksanaan pembelajaran. guru pemandu memberikan penguatan kedudukan identifikasi masalah dalam tahapan pelaksanaan PTK. 8 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. sarana atau sumber/lingkungan belajar. kompetensi. Refleksi awal dilakukan oleh guru peserta berkolaborasi dengan teman sejawat atau praktisi lain untuk mencari informasi dalam mengenali dan mengetahui kondisi awal permasalahan yang akan dicarikan solusinya.INGGRIS/SMP .

guru pemandu meminta salah satu kelompok untuk melaporkan hasil diskusinya dan meminta anggota kelompok lain untuk menyimak dan menanggapinya. Selanjutnya. guru pemandu mengumpulkan dan menuliskan di papan tulis permasalahan yang sering dihadapi para guru peserta. guru pemandu mengajak mereka untuk berlatih mengidentifikasi masalah pada case study beberapa hal yang tak terduga (Sumber Belajar 4). guru pemandu dapat menggunakan pertanyaan pemandu berikut. Mintalah PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. guru pemandu menayangkan Bahan Ajar 3: Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. Sebagai langkah awal agar kegiatan curah pendapat berjalan dengan baik. Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam pembelajaran Bahasa Inggris? Coba sebutkan! Apa yang menyebabkan hal tersebut? Berdasarkan hasil curah pendapat. guru pemandu meminta guru peserta duduk berkelompok.IDENTIFIKASI MASALAH Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) Guru pemandu memandu kegiatan curah pendapat mengenai berbagai masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMP. Satu kelompok terdiri atas 4 orang untuk menelaah dan mengklasifikasi permasalahan ke dalam aspek pengembangan kurikulum. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir (Bahan Ajar 4: Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris). Selanjutnya. guru pemandu mengingatkan guru peserta pada topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai makna masalah dan ciri-ciri rumusan masalah dengan menggunakan tayangkan Bahan Ajar 5: Masalah dan Perumusannya Kegiatan 3 Case Study dan Diskusi Kelompok Setelah para guru peserta memiliki persepsi yang sama mengenai makna masalah dan rumusan masalah.INGGRIS/SMP 9 . materi subjek. Sebagai pembanding. Sebagai penguatan.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengecek apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik pada pertemuan ini telah tercapai. Setelah itu. Rangkuman. Kemudian. guru peserta diminta untuk mengklasifikasikan permasalahan yang dihasilkan dari case studi dan diskusi kelompok ke dalam aspek pengembangan kurikulum. Kemudian. Selanjutnya. Kegiatan 4 Presentasi Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lain menanggapinya. guru pemandu memperlihatkan bagaimana rumusan masalah bisa ditarik dari analisis masalah yang dilakukan (Bahan Ajar 8: Contoh analisis dan rumusan masalah). dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir. Setelah selesai. guru pemandu memberikan penguatan dengan menanyangkan Bahan Ajar 7: Contoh jawaban pertanyaan guru tentang case study. Kegiatan 5 Penutup (Tanya Jawab. guru pemandu minta kelompok untuk mengidentifikasi salah satu permasalahan yang sangat penting dan merumuskannya. Tujuan diskusi bebas ini adalah menarik rasa empati dan ownership atas masalah yang mungkin pernah mereka alami sendiri. guru pemandu dan guru peserta melakukan refleksi pembelajaran. Langkah selanjutnya. Refleksi. guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Rangkuman Pembelajaran Identifikasi Masalah Pada langkah selanjutnya.IDENTIFIKASI MASALAH salah seorang guru peserta untuk membacakan case study tersebut. dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan terkait dengan topik identifikasi masalah. guru pemandu meminta para guru peserta untuk menanggapi pengalaman yang direkam dalam case study tersebut secara bebas.INGGRIS/SMP . Berdasarkan hal 10 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. guru inti meminta guru peserta duduk berkelompok kembali untuk menjawab pertanyaan yang telah dipersiapkan guru inti (Bahan Ajar 6: Pertanyaan untuk Diskusi). Setelah tanya jawab. materi subjek.

Tugas ini dituliskan dalam Buku Kerja. guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri yang berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri.IDENTIFIKASI MASALAH tersebut. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. yaitu Perencanaan. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri.INGGRIS/SMP 11 . Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun pada Pengantar.

misalnya: keaktifan dalam diskusi. 12 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Produk yang dapat dinilai adalah : laporan tugas terstruktur berupa daftar identifikasi masalah. penilaian hasil belajar dilakukan melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan proses pembelajaran. Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif. Selain itu. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif berupa non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran). rumusan masalah pembelajaran. kontribusi dalam diskusi.INGGRIS/SMP . kesungguhan mengikuti kegiatan.IDENTIFIKASI MASALAH 6.

dan praktik/pelaksanaan pembelajaran Menganalisis permasalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah. dan solusinya Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Daftar masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Brainstorming Diskusi Latihan Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah Merumuskan masalah terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Rumusan masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP 13 . penyebab.IDENTIFIKASI MASALAH Lampiran . penguasaan materi.Lampiran Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah dalam PTK Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi permasalahan yang dapat dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengklasifikasikan permasalahan pembelajaran bahasa Inggris ke dalam aspek pengembangan kurikulum.

bukan keterampilan berbahasa. RPP. Promes Guru menghadapi kesulitan dalam memilih materi yang bervariasi Guru menghadapi kesulitan memilih metode yang sesuai dengan Kompetensi Dasar Guru masih memandang pembelajaran Bahasa Inggris sebagai belajar mengenai struktur bahasa.INGGRIS/SMP . Prota. 14 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 2 Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3 Contoh Daftar Masalah Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Masalah Pengembangan Kurikulum       Guru kurang menguasai pemetaan kurikulum Guru kurang menguasai penyusunan silabus.

menulis.INGGRIS/SMP 15 .IDENTIFIKASI MASALAH Masalah Penguasaan Materi       Guru kurang menguasai penggunaan bahasa Inggris dalam kelas Guru kurang menguasai penggunaan ungkapan bahasa Inggris yang tepat Guru kurang menguasai pembelajaran bermacam-macam jenis teks Guru kurang menguasai pelafalan kata dalam bahasa Inggris dengan baik Guru kurang menguasai pengelolaan kelas yang baik Guru kurang menguasai teknik penyajian yang tepat dalam pembelajaran Masalah Praktik Pembelajaran           Guru menggunakan strategi pembelajaran yang kurang variatif Guru kurang menguasai penggunaan TIK Guru kurang memberdayakan media pembelajaran Siswa kurang berani mengemukakan pendapat Siswa tidak mau tampil di depan kelas Motivasi siswa untuk belajar bahasa Inggris rendah Siswa tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru Kemampuan membaca. berbicara dan mendengar siswa rendah Siswa mengalami kesulitan dalam menguasai kosakata dan penggunaan tenses PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

IDENTIFIKASI MASALAH Bahan Ajar 4 Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Area Masalah No.INGGRIS/SMP . Masalah Pembelajaran Pengembangan Materi Kurikulum Subjek Praktik Pembelajaran Faktor Penyebab Bahan Ajar 5 Masalah dan Perumusannya MASALAH: SITUASI YANG TIDAK MEMUASKAN/ GANJALAN PIKIRAN DAN PERASAAN YANG MENDORONG PENELITI UNTUK MENCARI SOLUSI RUMUSAN MASALAH: • • MERUPAKAN PERTANYAAN YANG AKAN DICARIKAN JAWABNYA MELALUI PENELITIAN BERUPA KALIMAT PERTANYAAN DIRUMUSKAN SECARA RINCI YANG MENUNJUK PADA PROSES DAN HASIL 16 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.

Bagaimanakah cara mengatasi kesulitan siswa dalam penggunaan be dan do? 2. Sedih dan Tertawa Hal apakah yang menjadi penyebab permasalahan tersebut? Klasifikasikan permasalahan tersebut ke dalam aspek pengembangan kurikulum. Rumusan masalah: 1. 3.IDENTIFIKASI MASALAH Contoh Masalah : 1. materi ajar. Rendahnya kemampuan siswa dalam berbicara. • Siswa kurang berbicara. Bagaimanakah cara meningkatkan kemampuan berbicara siswa? Bahan Ajar 6. Kesulitan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’. • • • • • Pertanyaan untuk Diskusi Diskusikan dan jawab pertanyaan berikut: Permasalahan apakah yang diceritakan dalam case study ? Miming Membuat Senang. Rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. 2. Strategi pembelajaran apakah yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar? 3. anak terlibat dalam kegiatan latihan mendapat kesempatan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir! Apakah yang menjadi masalah utama dalam case study! Tuliskanlah rumusan masalahnya dalam bentuk pertanyaan! Bahan Ajar 7.INGGRIS/SMP 17 . Contoh Jawaban Pertanyaan Guru Tentang Case Study Permasalahan yang nampak berdasarkan case study: • Siswa belum dikondisikan untuk belajar sehingga kelas jadi ribut • Pembelajaran apersepsi tidak diawali dengan kegiatan • Siswa masih melakukan kesalahan dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ seperti terlihat masih ada siswa yang masih menggunakan ‘Are you feel happy?’ dan ‘Have you stomachache?’ • Belum semua pembelajaran.

• Bimbingan guru pada kegiatan diskusi belum menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dalam berbicara (speaking). 18 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.IDENTIFIKASI MASALAH Penyebab timbulnya masalah • Guru kurang mengkondisikan siswa untuk siap belajar • Guru kurang memahami kemampuan siswa • Guru kurang memberikan bimbingan sewaktu siswa kerja kelompok • Siswa belum terkondisikan untuk lebih aktif dalam berbicara. Contoh Pengklasifikasian Masalah Masalah Pembelajaran Area Masalah Pengembangan Kurikulum Materi Subjek √ Praktik Pembelajaran bimbingan atau penjelasan guru kurang menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’dalam berbicara No. • Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien . Siswa belum memamahami cara penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik Masalah esensial dari pembelajaran yang dituangkan dalam case study • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar. Faktor Penyebab 1.INGGRIS/SMP .

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 8.

Contoh Analisis dan Rumusan Masalah
Masalah • Belum semuanya siswa menguasai penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar dalam pembelajaran keterampilan berbicara (speaking) Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien.

Analisis penyebab masalah • • Guru kurang mengkondisikan siswa agar siap belajar Kegiatan belajar mengajar belum efektif karena pada kegiatan diskusi guru belum menggali potensi kreatifitas siswa.

Rumusan Masalah Berdasarkan analisis penyebab masalah masalah dapat dirumuskan sebagai berikut. tersebut,

Apakah strategi sharing ideas (kerja kelompok) dapat meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Malang?

Bahan Ajar 9.

Rangkuman

Keterampilan mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama PTK yang harus dilakukan. Ini dapat dilakukan pada saat merefleksikan pembelajaran yang telah dilakukan. Dalam refleksi diingat kembali kejadian, atau hal-hal yang membuat guru tidak puas . Masalah merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan, jadi dapat berupa situasi yang tidak memuaskan. Rumusan masalah dapat dinyatakan dengan pertanyaan yang akan dicarikan solusinya. Jika merasakan adanya ketidakpuasan setelah melaksanakan pembelajaran, tuliskan dalam sebuah catatan. Kaji ulang penyebab timbulnya ketidakpuasan tersebut. Salah satu cara untuk mendokumentasikan proses pembelajaran yang telah dilakukan adalah dengan membuat case study.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

19

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 10.
Tugas Terstruktur 1.

Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri

2. 3.

4.

5.

Lakukan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda dengan diamati oleh dua orang guru teman sejawat Anda. Mintalah teman Anda untuk mencatat hal penting yang terjadi dalam pembelajaran. Gunakan format yang ada (Sumber Belajar 5: Observasi Kegiatan Pembelajaran). Mintalah komentar melalui kegiatan refleksi dengan teman Anda. Jangan lupa tulislah kejadian-kejadian yang Anda alami, rasakan, dan pikirkan ke dalam sebuah case study. ……………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… Identifikasi masalah pembelajaran yang muncul, dan rumusan masalah pembelajarannya! Pilih salah satu masalah yang menuntut Anda mendesak untuk segera ditangani atau carikan solusinya. Masalah Anda……………………………………………………………………………… Rumusan masalah:....................................................... Berikan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk segera dicarikan pemecahannya.…………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… Tentukan faktor penyebab munculnya masalah yang Anda rumuskan tersebut………………………………………………………………………………………

Tugas Belajar Mandiri Kajilah bahan bacaan dari sumber belajar 5 tentang identifikasi masalah dan tuliskan laporannya

20

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PROSES
Pertemuan ke- : ....... Hari, tanggal : ......................................... Topik : ......................................... Aspek No. Nama 1 Keaktifan 2 3 Kontribusi 1 2 3 Kedisiplinan 1 2 3

Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontributif/disiplin 2 = aktif/berkontributif/disiplin 3 = kurang aktif/berkontributif/disiplin

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

21

1. Nilai A B C D Keterangan Aspek yang Dinilai (Indikator) Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mengklasifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mendata faktor penyebab timbulnya masalah Menuliskan rumusan masalah dengan tepat B: 70 – 84 2. 3.54 22 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP . : …………………………………. : …………………………………. 4.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 4 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK IDENTIFIKASI MASALAH Nama Guru Asal Sekolah No. Nilai A : 85 -100 C : 55 – 69 D : 0 .

INGGRIS/SMP 23 .IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 5 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN No. Pengelolaan Kegiatan Belajar Siswa Interaksi siswa siswa dengan Uraian (Deskripsi) Waktu 1. Interaksi siswa dengan media/sumber belajar/LKS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. 2. Interaksi materi siswa dengan 4. Interaksi siswa dengan guru 3.

Segera saya urus surat izin untuk kepala sekolah Lab School yang dipilih sebagai tempat mengajar. Karena hasil pembelajaran akan dipakai sebagai sumber belajar oleh jurusan. Kemudian saya 24 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. berdoa dan perkenalan singkat. Ini berarti saya mengajar bahasa Inggris kepada remaja SMP dan saya senang sekali. Pada hari Kamis bulan Agustus 2008 saya datang dengan membawa persiapan untuk mengajar seperti lesson plan atau RPP skenario khusus untuk pembelajaran Miming sebagai instructional media. Agar lebih jelas berikut ini saya uraikan secara singkat apa yang dimaksud dengan Miming sebagai salah satu teknik Educational Drama. Bapak kepala sekolah dengan senang hati menerima saya dan langsung mempertemukan saya dengan Pak Gema dan pak Saeful yang mengajar di kelas delapan SMP Lab School yang berlokasi di dekat kampus UPI Bandung.teknik kursi kosong atau the empty chair technique. Pak Gema dan Pak Saeful sudah siap membantu baik sebagai pemeran pembantu dalam Miming maupun sebagai pengamat ketika siswa beraktivitas. Kemudian saya jelaskan tujuan khusus yang akan dicapai sesuai dengan kompetensinya. Oleh: Kimtafsirah Saya mendapat tugas untuk melaksanakan model pembelajaran di SMP oleh ketua prodi bahasa Inggris. Educational Drama bukan seperti drama dalam panggung tapi lebih merupakan teknik untuk mengajar di kelas. role play atau bermain peran. Kedua teman sejawat. saya meminta pak Nana untuk merekamnya dengan video. Ada beberapa bagian dalam educational drama yang dapat diterapkan sebagai teknik yaitu miming. “Horee asyik dong Bu”. dan simulasi yang akan saya terapkan adalah Miming saja dengan lampiran RPP nya. Sedih Dan Tertawa. Kegiatan awal saya lakukan dengan salam dan tidak lupa senyum. Saya katakan kepada siswa bahwa kita akan belajar berakting sambil belajar bahasa Inggris.IDENTIFIKASI MASALAH Sumber Belajar 6 Contoh Studi Kasus Case study Miming: Membuat Senang.INGGRIS/SMP .

” Siswa bertepuk tangan dengan ramai. kemudian yang salah dibahas dan dibetulkan. Ketika seorang siswa memerankan tokoh yang sedih.INGGRIS/SMP 25 . siswa menjawab ”No”. Perankan bahwa Anda sakit perut. All right smile now. Untuk kegiatan awal saya lakukan apersepsi dengan dua pertanyaan saja. Pokoknya Miming bikin sedih ketawa dan senang. Kegiatan inti saya awali dengan mengundang wakil dari tiap kelompok cukup 4 orang ditambah teman sejawat saya. Siswa terdiam dan mengamati apa yang diperankan kedua guru tersebut. Sebelum saya tutup. 5. Alhamdullilah. Saya berperan sebagai presenter dalam satu kontes bermain peran. Kegiatan akhir saya isi dengan menyuruh siswa menuliskan pertanyaan yang sudah dibicarakan. Saya bertanya dalam bahasa Inggris: ”Do you feel happy now?” siswa menjawab “yeees”. Demikian seterusnya sampai pemeran keempat. perankan bahwa Anda berdua berselisih paham. 2. siswa semua berkata: “Oooh sedih sekali “ lalu ada “yes”/”no” questions. Semua tertawa dan kelas hidup walau jadi gaduh.IDENTIFIKASI MASALAH minta siswa kerja dalam kelompok kecil yang terdiri atas lima orang. please. Lalu saya sodorkan skenario yang sudah saya pilihkan untuk dimainkkan dan minta tunggu di luar kelas untuk dipanggil. Masuklah Pak Gema dan Pak Saeful langsung bermain peran sesuai dengan scenario pertama. Saya merespon dengan miming juga pura-pura jadi siswa. “Are you sad ?”. Demikian kata mereka. Perankan bahwa Anda sedih karena mendapat berita buruk lewat surat. Kemudian saya katakan: “Allright now each group must provide one or two yes and no questions” Siswa bertanya dan saya minta pemeran menjawab. Saya berkata: “Ladies and gentlemen welcome to the contest. Jawaban tiba pada skenario dimana seseorang harus menirukan seseorang yang jatuh cinta dimana siswa tersebut mendekati saya. Now I would invite the first contestant. Perankan Anda sedang jatuh hati pada seseorang. salah seorang dari Anda cemburu. 3. Perankan Anda seorang guru yang sedang mengajar . Mereka menjawab senang apalagi di rekam pakai handicam. Setelah itu saya persilahkan kedua rekan guru berperan sebagai pengamat yang mengamati tingkah laku siswa. saya bertanya apa mereka senang dengan teknik Miming ini. Skenario yang telah saya siapkan ada lima contoh scenario sebagai berikut: 1. Pak Gema dan Pak Saeful yang bertugas awal sebagai contoh. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. act out. 4.

”Have you stomach ache?” Demikian sedikit refleksi dan komentar dari saya.anak juga lebih aktif dalam berbicara.INGGRIS/SMP . Pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik untuk siswa.IDENTIFIKASI MASALAH REFLEKSi: Refleksi Pak Gema Situasi kelas lebih kondusif karena murid lebih terfokus ke kegiatan yang dilakukan di depan kelas. Refleksi dan komentar: Kimtafsirah Sebagai guru saya terharu karena para siswa senang situasi kelas komunikatif dan siswa have fun. Anak. dan gembira. Ada masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas delapan SMP masalah penggunaan “to be” dan “to do” contoh: “Are you feeling happy”. walau tidak semua anak terlibat. saya jadi tahu beberapa kelemahan siswa dalam membuat pertanyaan jadi harus dilatih lagi penggunaan ‘to be’ and ‘to do’. 26 PB/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B. Refleksi Pak Saeful Anak anak senang. tertawa. Kegiatan Miming dapat mengajak siswa sedih.

Hal tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi topik perencanaan. Bahkan.INGGRIS SMP 27 . yaitu identifikasi masalah dan perumusan masalah. guru peserta harus sudah menentukan permasalahan yang akan diangkat dalam rencana penelitian tindakan.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Perencanaan Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-10 Agar pembelajaran topik ini dapat berjalan dengan baik. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.PERENCANAAN PB/PERENCANAAN/10/B. guru peserta hendaknya telah memahami topik pertemuan sebelumnya.

PENGANTAR a. Topik pembelajaran pada pertemuan ini merupakan langkah kedua dari PTK. c. penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. Langkah ini sangat penting untuk dilakukan karena melalui perencanaan yang matang. 28 PB/PERENCANAAN/10/B. RPP. guru peserta merencanakan tindakan perbaikan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah. b. Setelah pada pertemuan ke -9 sebelumnya peserta mengidentifikasi dan merumuskan masalah pembelajaran yang ditemukan dalam pembelajarannya. pada pertemuan ini peserta menyusun rencana tindakan perbaikan untuk mengatasi masalah tersebut.INGGRIS SMP . dalam langkah ini. guru peserta mencoba mencari cara untuk memperbaiki atau mengatasi masalah tersebut. Berdasarkan permasalahan (juga mencakup penyebab timbulnya masalah). Dengan perkataan lain. Kedudukan Perencanaan dalam Pembelajaran Pertemuan ini merupakan pertemuan ke-10 dari 16 pertemuan yang direncanakan dalam paket BERMUTU. dan bahan ajar (LKS). Pentingnya Langkah Perencanaan Modal awal penyusunan rencana adalah adanya permasalahan.PERENCANAAN 1. serta menentukan dan penyusunan alat-alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. pelaksanaan tindakan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat diperoleh balikan. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan pada topik ini meliputi rencana tindakan perbaikan pembelajaran.

guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah membuat perencanaan tindakan. a. Menentukan rencana pembelajaran. b.INGGRIS SMP 29 . 6 jam pelajaran @ 50 menit kegiatan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). c. Petunjuk untuk masing-masing kegiatan dijabarkan sebagai berikut. Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. e. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Diskusi untuk menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. Curah pendapat (brainstorming) mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membuat perencanaan dan kesulitan yang dihadapinya. Mengkaji tugas terstruktur identifikasi masalah. LKS). RPP. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran Total alokasi waktu yang dipergunakan dalam topik ini adalah 16 jam pelajaran (@ 50 menit) dengan perincian kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit). f. Hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut.PERENCANAAN d. Diskusi untuk menyusun perangkat pembelajaran (silabus. pertemuan topik tindakan perbaikan menentukan d. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri. Menggali sumber belajar untuk tindakan perbaikan pembelajaran. Pada kegiatan ini Guru inti memandu guru untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut.

Guru peserta menentukan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data. Guru peserta menentukan perbaikan pembelajaran. 4) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk memahami topik perencanaan belajar. dan bahan ajar (LKS) berdasarkan rencana tindakan. membaca dan dari sumber 2) Menyusun laporan kajian kritis dan membawanya ke dalam pertemuan berikutnya.PERENCANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta menentukan materi yang akan diPTK-kan sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. rencana tindakan 2) 3) Guru peserta membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus.INGGRIS SMP . 30 PB/PERENCANAAN/10/B. RPP.

pembelajaran yang tepat c. Menyusun instrumen PTK yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti atau data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP 31 . RPP. Merencanakan tindakan perbaikan pembelajaran b. Menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. Menentukan strategi dan media. dan bahan ajar (LKS) d. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi Membuat rencana tindakan perbaikan pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menyusun instrumen penilaian e.PERENCANAAN 2.

Guru inti menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayangan PowerPoint atau bentuk lain. kertas plano. plastik transparan. OHP. LCD dan laptop (jika memungkinkan). RPP. a. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Kompetensi Guru Inti terkait dengan Prosedur Perencanaan Kedudukan Langkah-Langkah Kegiatan Perencanaan dalam PTK Landasan Pemilihan Masalah Kedudukan Prosedur Perencanaan dalam Urutan PTK Format Silabus dan Komponen-komponen RPP c. Guru inti menyiapkan alat dan bahan pembelajaran. Guru inti menyiapkan contoh instrumen penilaian hasil belajar dan contoh instrumen observasi e. diperlukan persiapan seperti berikut ini. seperti ATK.PERENCANAAN 3. Guru inti menyiapkan contoh perangkat pembelajaran yang meliputi silabus. b. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran pada langkah ini. Guru inti mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan.INGGRIS SMP . 32 PB/PERENCANAAN/10/B. papan tulis. dan bahan ajar (LKS) d. spidol.

INGGRIS Kajian Tugas SMP Mandiri (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Diskusi Kelompok 33 (Menentukan rencana tindakan) . hlm. 2006). SUMBER BELAJAR Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain: Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Handout topik perencanaan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Bahasa Inggris SMP/MTs Contoh skenario pembelajaran bahasa Inggris (RPP) Contoh bahan ajar pembelajaran bahasa Inggris (LKS) Contoh lembar observasi Depdiknas.PERENCANAAN 4. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Kegiatan 2 (20 menit) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA Kegiatan 3 (30 menit) Pengantar PB/PERENCANAAN/10/B. Model Penilaian Kelas (Jakarta: Puskur. 8-27 web log guru dalam PTK (KTI online) 5. Balitbang Depdiknas.

lalu menginformasikan topik yang akan dipelajari. indikator pencapaian kompetensi.PERENCANAAN Kegiatan 6 (60 menit) Latihan dan Penugasan (Menyusun perangkat pembelajaran dan instrument pengumpulan data) Kegiatan 5 (20 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji alat pengumpulan data) Kegiatan 4 (30 menit) Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 7 (30 menit) Presentasi Kegiatan (10 menit) Penutup Kegiatan 1 Pengantar (Penjelasan topik yang akan dipelajari) Guru pemandu mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam.INGGRIS SMP . ruang lingkup pembelajaran. kompetensi. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 34 PB/PERENCANAAN/10/B.

masing-masing PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Informasi tersebut dapat diperjelas dengan menayangkan powerpoint 2: Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK. Setelah itu. Berdasarkan hasil koreksi dan tanggapan. Guru pemandu memonitor tiap kelompok. sebelum menayangkan powerpoint. guru peserta memperbaiki tugasnya.INGGRIS SMP 35 . guru pemandu memberikan penjelasan tentang kedudukan langkah perencanaan dalam tahapan melaksanakan PTK.PERENCANAAN melalui tayangan PowerPoint 1: Pembelajaran Langkah Perencanaan. Pertanyaan guru pemandu: • • Mengapa langkah perencanaan harus dilakukan dalam PTK? Bagaimana hubungan perencanaan dengan langkah sebelum dan selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana merencanakan tindakan yang baik? Kegiatan 2 Kajian Tugas (Mengkaji tugas terstruktur topik identifikasi masalah Guru pemandu membagi peserta menjadi beberapa kelompok (4 orang per kelompok) dan meminta masing-masing anggota kelompok saling mengoreksi dan menanggapi tugas terstruktur topik identifikasi masalah. Agar suasana kelas lebih hidup. Pengantar Selain itu. sebaiknya guru inti mengajukan beberapa pertanyaan yang mengarah ke topik pembelajaran. (sumber belajar 1).

Setelah berdiskusi. guru pemandu meminta salah satu kelompok mempresentasikannya dan mempersilakan kelompok lain menanggapinya. Kegiatan 4 Diskusi Kelompok (Mengkaji perangkat pembelajaran) Kegiatan 5 merupakan kegiatan guru peserta dalam memperoleh wawasan dalam perencanaan pelaksanaan tindakan dalam hal keterkaitan antara pendekatan.PERENCANAAN kelompok memilih salah satu permasalahan yang paling urgen. Permasalahan dipilih berdasarkan tingkat essensial. strategi dan metode yang telah ditetapkan dengan rancangan pembelajaran yang berupa silabus. strategi.INGGRIS SMP . RPP maupun media dan instrumen penilaian belajar yang harus disiapkan. guru pemandu meminta masing-masing kelompok untuk mengembangkan perencanaan terhadap tindakan yang telah ditetapkan dengan mencermati kesesuaian pendekatan. dan prosedural. Untuk lebih jelasnya guru pemandu menayangkan powerpoint 3: Landasan Pemilihan Masalah Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (Menyusunan rencana tindakan) Berdasarkan perumusan masalah yang sudah dipilih. Guru pemandu memantau kegiatan yang berlangsung. 36 PB/PERENCANAAN/10/B. Permasalahan yang terkumpul dari masingmasing kelompok kemudian dipilih kembali secara klasikal. kompleksitas. dan metode yang akan digunakan.

Refleksi. dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan alat dan teknik pengumpulan data yang akan dipergunakan dalam PTK. • Guru peserta mengkaji contoh perangkat pembelajaran bahasa Inggris SMP yang meliputi silabus. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. media pembelajaran. Pernyataan penguatan berupa rangkuman • Guru pemandu dan guru peserta refleksi pembelajaran. dan instrumen penilaian yang terdapat pada lampiran 3 untuk mendiskusikan kesesuaian antara permasalahan yang ditetapkan dengan rencana tindakan yang akan dilakukan. • Guru pemandu meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan dan mengomentari hasil kerja kelompok lain dengan berpedoman pada format terlampir. Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta.INGGRIS SMP 37 . RPP. melakukan • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab. Penguatan.PERENCANAAN • Guru peserta diminta membuka naskah perangkat pembelajaran yang terdapat pada Lampiran 1. bahan ajar. yaitu tentang : Silabus dan RPP Bahasa Inggris SMP Kelas VII.

Lalu rumuskan permasalahannya. 3. Jelaskan mengapa masalah tersebut penting dan perlu tindakan secepatnya! Sebutkan faktor-faktor penyebab munculnya masalah tersebut! 2. 5. Pahami kembali hal-hal yang berhubungan dengan identifikasi masalah dengan memanfaatkan sumber-sumber yang ada dan sumber belajar lain yang relevan.INGGRIS SMP . 38 PB/PERENCANAAN/10/B. Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4 orang.PERENCANAAN Arahan Tugas Mandiri 1. Kemudian diskusikan dan identifikasikan masalah yang ada dalam case study tersebut (pergunakan format pada lampiran 2). Tulislah case study yang Anda dan teman Anda lakukan. 4. 6. Lalu lakukan pengamatan pembelajaran yang dilakukan teman Anda secara bergantian. Tentukan satu masalah yang menurut Anda paling penting dan sangat memerlukan tindakan secepatnya (mintalah pertimbangan dari kelompok Anda).

3.Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. keaktifan dalam diskusi.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. rumusan masalah pembelajaran.Lampiran PowerPoint 1: Kompetensi Guru pemandu Terkait dengan Prosedur Perencanaan NO. Kompetensi Inti Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Misalnya.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Lampiran . Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa rencana tindakan perbaikan pembelajaran. Selain itu. Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif. 3. 3. 3. penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan guru peserta pada saat proses pembelajaran.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. 3.INGGRIS SMP 39 . kesungguhan mengikuti kegiatan. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif adalah non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran). Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. kontribusi dalam diskusi.PERENCANAAN 6. 3. 3. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah. Kompetensi Guru Mata Pelajaran 3.

INGGRIS SMP .PERENCANAAN 4. 4. laboratorium. SMP/MTs.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 10 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran 10. maupun lapangan.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. 10.2007. SMA/MA. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Standar Kompetensi Guru Mata Pelajaran di SD/MI.2 Mengembangkan komponenkomponen rancangan pembelajaran.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik 4.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. 4. 10. dan SMK/MAK* 40 PB/PERENCANAAN/10/B. Sumber: Permen no 16.

INGGRIS SMP 41 .PERENCANAAN PowerPoint 2 Kedudukan Langkah Perencanaan dalam PTK LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN LANGKAH KEGIATAN DALAM PERENCANAAN TINDAKAN • PENYUSUNAN SKENARIO PEMBELAJARAN • PENYIAPAN SARANA PENUNJANG • PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGAMATAN PROSES PEMBELAJARAN DAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENGUKUR HASIL BELAJAR SISWA • PELAKSANAAN OPEN CLASS PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B.

guru masihmenghada pi kesulitan dalam membelajarkan -nya.PERENCANAAN PowerPoint 3 Landasan Pemilihan Masalah Landasan Pemilihan Permasalahan Seberapa penting/ esensial Ada kesesuaian antara kompetensi siswa dan kesulitan guru dengan permasalahan yang diangkat. Prosedur dan sistematis Perlu dipertimbangkan permasalahan mana dalam penyampaian yang menjadi prioritas Kompleksitas Perlu dipertimbangkan permasalahan mana yang mempunyai kompleksitas atau tingkat kesukaran sangat tinggi atau sebaliknya. Misalnya.INGGRIS SMP . kompetensi berbicara (speaking) siswa masih rendah. 42 PB/PERENCANAAN/10/B.

PERENCANAAN

PowerPoint 4: Kedudukan prosedur Perencanaan dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Perencanaan Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III)

Bagan 1

Desain Penelitian Kelas Secara Umum

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

43

PERENCANAAN

PowerPoint 5: Format Silabus dan komponen RPP

Format Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP : Bahasa Inggris : VII / 1 : 4 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi :

Contoh Silabus Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu : : : : : ..................................................... ..................................................... ..................................................... ..................................................... .....................................................

Kompetensi Dasar

Materi Pem belajaran

Kegiatan Pem belajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi waktu

Sumber/ Bahan/ Alat

44

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

PERENCANAAN

Komponen-komponen RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Kompetensi Dasar Indikator I. II. Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran : ------------------------: ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................ : ............................................

Standar Kompetensi : ............................................

III. KKM

IV. Model/Strategi/Pendekatan /Metode 1. 2. 3. 4. Model Strategi Pendekatan Metode : : : : -----------------------------------------------------------------------------------------------------

V. Langkah-langkah Kegiatan Waktu (menit)

Pertemuan

No. TP

Rincian Kegiatan

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

PB/PERENCANAAN/10/B.INGGRIS SMP

45

Sumber/Alat Bantu 1. 2.Lembar Kerja Siswa 2. Pertemuan Rincian Kegiatan . Sumber : . Metode Langkah-langkah Pembelajaran Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup 5.PERENCANAAN Format RPP Mata Pelajaran Kelas/ Program Materi Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------: ---------------------------------------------------------------1. Strategi c. VI. 3.buku teks bahasa Inggris jilid 1 . 4. Model b.INGGRIS SMP . Pendekatan d. Alat Bantu : 46 PB/PERENCANAAN/10/B.buku bahasa Inggris lain yang relevan . Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran KKM Model/strategi/Pendekatan/Metode a.

Materi Pembelajaran e.INGGRIS SMP 47 . Prosedur Penilaian a.PERENCANAAN VII. Penilaian Afektif Bentuk : Lembar pengamatan sikap siswa 2. Penilaian 1. Metode Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Rincian Kegiatan Waktu (menit) I Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PERENCANAAN/10/B. 7. Pendekatan g. Instrumen 6. Penilaian Kognitif Jenis : Pertanyaan lisan dan tulisan Bentuk : Pilihan Ganda dan Uraian b. Strategi f.

INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Proposal Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-11 Agar pembelajaran di MGMP pada pembahasan topik Penyusunan Proposal ini berjalan dengan baik. tentang rencana tindakan membawa laporan hasil tugas terstruktur pada pertemuan masing-masing guru peserta sebagai alternatif solusi masalah yang mereka pilih.INGGRIS SMP 48 .PENYUSUNAN PROPOSAL PB/PENYUSUNAN PROPOSAL /11/B. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. guru peserta belajar di MGMP sebaiknya ke-10.

PENGANTAR Pada pertemuan sebelumnya telah didiskusikan mengenai Penyusunan Proposal tindakan sebagai alternatif pemecahan masalah pembelajaran. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 49 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Sementara laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan. Kedudukan Topik Penyusunan Proposal Topik Penyusunan Proposal berada pada tahap pertama. Ada beberapa hal yang berhubungan dengan topik diskusi pada pertemuan ke-11 ini yang harus diketahui Guru pemandu.INGGRIS SMP . dari empat tahap proses utama pelaksanaan PTK . a. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasi seluruh rangkaian kegiatan PTK. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. Pada pertemuan ini. telah dihasilkan rencana tindakan yang dItuangkan dalam bentuk perangkat pembelajaran yang telah didiskusikan. Proposal PTK merupakan paparan rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk naratif guna mengorganisasikan seluruh rangkaian kegiatan PTK. yaitu Penyusunan Proposal. Pada kegiatan sebelumnya.PENYUSUNAN PROPOSAL 1. akan didiskusikan penyusunan proposal PTK. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu.

16). Petunjuk Kegiatan Diskusi di MGMP untuk menyusun proposal dilakukan guru peserta melalui kegiatan pokok sebagai berikut. (1) Mempelajari Sumber belajar yang terkait dengan bagaimana cara menilai kelayakan hipotesis tindakan dan membuat usulan PTK. (3) Latihan individu menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. (2) Latihan secara berkelompok: Setiap guru peserta berdiskusi dan berkolaborasi menyusun proposal PTK sesuai dengan rumusan masalah yang dijadikan contoh. Dengan menyusun proposal berarti semua paparan tentang rencana kegiatan pemecahan masalah dapat diketahui. Menyusun proposal PTK. Ruang Lingkup Ruang lingkup topik Penyusunan Proposal meliputi kegiatan: • • • Memfokuskan masalah penelitian yang dituangkan dalam pertanyaan penelitian Menilai kelayakan hipotesis tindakan( jika ada). PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. d.PENYUSUNAN PROPOSAL b. Melakukan PTK merupakan implementasi dari kompetensi inti guru peserta. c. Pentingnya Prosedur Penyusunan Proposal Topik penyusunan proposal penting dipelajari karena topik ini merupakan tahap pertama dari empat rangkaian proses PTK. yaitu melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran (Permendiknas no.INGGRIS SMP 50 .

PENYUSUNAN PROPOSAL 2. Kompetensi Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta menghasilkan: mampu a. Rencana cara pengolahan data PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 51 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Rumusan hipotesis tindakan atau merumuskan pertanyaan penelitian b. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang hendak dicapai dalam sesi pertemuan kedua pembahasan Penyusunan Proposal ini adalah sebagai berikut. Ketentuan instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan data yang akan dikumpulkansi f.INGGRIS SMP . d. Nilai kelayakan tindakan hipotesis c. Ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data e. Rancangan tindakan-tindakan (penyusunan proposal umum) yang akan dilakukan.

• • Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang disarankan dan relevan. untuk sesi ini dalam bentuk tayangan powerpoint berikut: Bahan Ajar 1 Penjelasan umum kompetensi.PENYUSUNAN PROPOSAL 3. PERSIAPAN Agar pelaksanaan kegiatan diskusi di MGMP ini berjalan lancar. yang dilampirkan. kegiatan.INGGRIS SMP 52 . dan hasil belajar yang hendak dicapai Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK Pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan Sistematika proposal PTK Contoh Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. indikator pencapaian kompetensi. ada beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan Guru pemandu. yaitu sebagai berikut. Guru pemandu menyiapkan BAHAN AJAR.

PENYUSUNAN PROPOSAL 4. Unit 6: Penyusunan Proposal Hylite Module PTK. Unit 7: Penyusunan Proposal dan Pelaksanaan PTK Contoh proposal PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 53 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP . SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Modul PTK Hylite Module PTK.

indikator pencapaian kompetensi. kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi. kompetensi. dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar Kegiatan 2 10menit Tanya jawab Materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya.INGGRIS SMP 54 .PENYUSUNAN PROPOSAL 5. Guru inti menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisi tugas terstruktur pada pertemuan ke-10 Kegiatan 3 40 menit Diskusi kelompok Tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (kelompok atau berpasangan) Kegiatan 4 90 menit Latihan menyusun Proposal PTK (secara bersama /perorangan) Kegiatan 5 45 menit Kegiatan 6 10 menit Merangkum hasil belajar dan memberikan tugas terstruktur dan mandiri Presentasi proposal PTK hasil diskusi PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 5 menit Penjelasan umum tentang topik yang akan dipelajari.

INGGRIS SMP . Informasikan pula bahwa topik Penyusunan Proposal ini akan difokuskan pada kemampuan guru peserta dalam menganalisis alternatif pemecahan masalah dan mengembangkan alternatif tindakan yang akan dikembangkan berdasarkan akar penyebab masalah yang akan dipilih untuk dibahas bersama. Guru pemandu menanyakan topik yang telah dibahas sebelumnya dan selanjutnya mengingatkan kembali tahapan atau desain penelitian tindakan kelas. Guru pemandu menginformasikan kompetensi. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 55 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Guru pemandu menanyakan tugas terstruktur dan memastikan guru peserta MGMP membawa buku kerja mereka yang berisikan tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya (10 menit). Mengawali kegiatan belajar. kegiatan belajar yang akan dilakukan peserta diskusi.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 1 Penjelasan gambaran umum topik yang akan dipelajari. indikator pencapaian kompetensi. dan produk kegiatan belajar yang diharapkan dari kegiatan belajar (5 menit). kompetensi. Setelah pengkondisian guru peserta untuk mengikuti diskusi. indikator. Kegiatan 2 Tanya jawab tentang materi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya. melalui powerpoint 2: Kedudukan Penyusunan Proposal dalam Tahapan PTK. ucapkan salam dan informasikan topik yang akan dipelajari. kegiatan belajar yang akan dilakukan. dan hasil belajar yang diharapkan selama guru peserta mempelajari topik Penyusunan Proposal. Melalui tayangan PowerPoint 1: Gambaran umum kegiatan Pembahasan Topik Penyusunan Proposal (2).

Selama kira-kira 40 menit. Untuk membantu memfokuskan hasil bacaan. Unit 6: Penyusunan Proposal atau buku PTK lainnya. tugasi setiap kelompok untuk: • Menelaah masalah yang sudah teridentifikasi pada pertemuan 9. tayangkan pertanyaan arahan seperti pada PowerPoint 3: Pertanyaan arahan menilai kelayakan hipotesis tindakan. Setiap guru peserta diminta mempelajari sumber belajar 1 Modul PTK dan Hylite Module. Contoh: Apakah fokus masalah tersebut? penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’).INGGRIS SMP 56 . Strategi pembelajaran apakah yang dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran berbicara dengan menggunakan “be” dan “do”.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 3 Diskusi kelompok: mempelajari sumber belajar yang berhubungan dengan penyusunan proposal PTK (40 menit). Berdasarkan masalah tersebut. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. di kelas VII SMP? • Rumuskan hipotesis tindakan dari rumusan masalah tersebut Untuk membantu guru peserta merumuskan hipotesis tindakan. Contoh. ajukan pertanyaan. Contoh. Guru pemandu meminta guru peserta duduk dalam kelompok-kelompok kecil. Pengelompokan dapat didasarkan pada kedekatan sekolah atau kelas tempat guru peserta mengajar. mintalah mereka menelaah rumusan masalah. Siswa belum dapat menggunakan ‘to be’ dan ‘to do’ dengan baik. Guru peserta menyimpulkan bahwa siswa kurang memiliki kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran berbicara. (yaitu pada • Membuat rumusan masalah dalam bentuk kalimat tanya. Kegiatan 4 Latihan kerja kelompok dan individu membuat proposal PTK (90 menit).

Contoh. Guru pemandu meminta setiap kelompok diskusi untuk menyimak sistematika usulan PTK. Unit 6 Penyusunan Proposal .INGGRIS SMP . Hasil bimbingan atau diskusi kelas diharapkan menghasilkan contoh proposal PTK. halaman 6-20 s. Dengan mengacu pada sumber belajar 2: Hylite Module PTK. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 57 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. kegiatan dilanjutkan dengan mendiskusikan penyusunan usulan PTK. Jika guru peserta masih menghadapi kesulitan merumuskan hipotesis. Lihat lampiran. Guru pemandu dapat meminta guru peserta untuk menyimak kembali sumber belajar 2: Hylite module PTK. Selanjutnya bimbinglah kelompok guru peserta untuk menyusun proposal PTK berdasarkan contoh masalah dan rumusan masalah yang telah dibahas di atas. Contoh hipotesis tindakan: Jika strategi sharing idea (kerja kelompok) digunakan secara terarah. Setelah latihan menilai kelayakan hipotesis.d 625. maka kemampuan berbicara siswa dapat meningkat . halaman 6-23 s. setelah contoh rumusan hipotesis dipahami bersama. Guru pemandu meminta guru peserta untuk menjawab pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan yang dicontohkan. Guru pemandu memandu guru peserta untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan. maka hipotesis tindakan dapat dirumuskan.d 6-22. Selanjutnya. Gunakan tayangan PowerPoint 4: Sistematika usulan PTK. Gunakan pertanyaan arahan dengan menayangkan powerpoint 3: pertanyaan arahan untuk menilai kelayakan hipotesis tindakan.PENYUSUNAN PROPOSAL Jika guru peserta dapat mengidentifikasi variabel yang akan diteliti. unit 6: Penyusunan Proposal.

Lanjutkan penulisan proposal PTK sesuai dengan masalah yang telah Anda pilih dan carilah teman yang akan dijadikan mitra untuk berkolaborasi. guru diminta mempelajari Sumber Belajar tentag Metode Penelitian Tindakan Kelas khususnya Topik Pengumpulan data. mintalah mereka berlatih menyusun proposal PTK berdasarkan rumusan masalah masing-masing. Lengkapi usulan PTK tersebut dengan instrumen penelitian. Informasikan pula contoh lembar observasi yang dapat digunakan ketika mengobservasi pembelajaran yang biasa digunakan ketika kegiatan lesson study. Gunakan PowerPoint 5: Lembar Observasi. mintalah guru peserta mengeluarkan buku kerja guru peserta. Tugas Terstruktur 1. lalu membaca tugas terstruktur yang harus dikerjakan. Kegiatan 6 Perangkuman dan terstruktur (10 menit) pemberian tugas Guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merangkum hal-hal yang telah dipelajari pada sesi ini. Untuk membantu. termasuk perangkat pembelajaran yang sesuai dengan topik yang dipilih pada masalah PTK.PENYUSUNAN PROPOSAL Kegiatan 5 Latihan menyusun proposal secara individu Setelah guru peserta dapat menyusun proposal bersama. Tugas Mandiri Pelajari bacaan (teori-teori) yang menunjang permasalahan PTK Anda. 2.INGGRIS SMP 58 . terkait dan PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. Selanjutnya. Guru pemandu meminta tiap kelompok untuk mempelajari contoh-contoh instrumen untuk pengumpulan data.

Produk yang dapat dinilai adalah: Usulan atau proposal PTK. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk kegiatan belajar. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru peserta diskusi di MGMP.PENYUSUNAN PROPOSAL 6. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 59 PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP .

• ketentuan jenis data dan cara mengumpulkan data • susunan instrumen pengumpulan data berupa catatan lapangan (field notes).INGGRIS SMP 60 . kegiatan.PENYUSUNAN PROPOSAL Lampiran . indikator pencapaian kompetensi.Lampiran Bahan Ajar 1. Penjelasan umum kompetensi. dan hasil belajar yang hendak dicapai Kegiatan Belajar Diskusi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu menghasilkan: •rumusan hipotesis tindakan • nilai kelayakan hipotesis tindakan • rancangan tindakantindakan (Penyusunan Proposal umum) yang akan dilakukan. pedoman observasi •rencana cara pengolahan data Hasil yang Diharapkan Rumusan Hipotesis tindakan Guru peserta mampu menyusun usulan PTK Usulan PTK/propos al PTK PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 2.

Kedudukan topik Penyusunan Proposal dalam urutuan PTK

Refleksi Awal

Penyusunan Proposal Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Penyusunan Proposal Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Penyusunan Proposal tindakan III)

Bahan Ajar 3.

Pertanyaan Arahan Untuk Kelayakan Hipotesis Tindakan

Menilai

1. Apakah saya memiliki pengetahuan yang berkenaan dengan hal itu? 2. Apakah saya dan siswa saya memiliki kemampuan untuk melaksanakannya? 3. Apakah tersedia sarana/fasilitas untuk mendukung kegiatan tersebut? 4. Apakah tersedia waktu yang cukup melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut? untuk

5. Apakah iklim sekolah dan iklim belajar di kelas cukup mendukung pelaksanaan tindakan?
PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

61

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

PENYUSUNAN PROPOSAL

Bahan Ajar 4.

Sistematika proposal PTK
A. Judul Penelitian B. Pendahuluan (Latar Belakang Masalah) C. Rumusan Masalah D. Tujuan Penelitian E. Manfaat Penelitian F. Kajian Pustaka G. Prosedur Penelitian H. Jadwal Penelitian I. Personalia Penelitian J. Daftar Pustaka (sementara) Lampiran (instrumen observasi) Silabus RPP LKS Penilaian Kuesioner Format Observasi

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

62

PENYUSUNAN PROPOSAL

Sumber Belajar 4

Contoh Proposal PTK
A. Judul : Penggunaan Strategi Sharing Ideas (kerja kelompok) untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di Kelas VII SMP B. Permasalahan dan Rumusan Masalah Permasalahan pokok yang akan dicarikan solusinya dalam PTK ini adalah pada umumnya siswa belum mampu menggunakan bentuk ‘to be’ dan ‘to do’ dengan benar. Berdasarkan masalah tersebut, rumusan masalahnya adalah: “ApakahTeknik/strategi sharing ideas dapat digunakan guru peserta untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penggunaan ‘to be’ dan ‘to do’? C. Cara pemecahan masalah Untuk memecahkan permasalahan sebagaimana yang dikemukakan tersebut, dalam penelitian ini akan digunakan strategi sharing ideas (kerja kelompok). Bimbingan yang diberikan guru peserta memerlukan waktu dan kesabaran dalam mengajukan pertanyaan dan juga memerlukan keterampilan guru peserta untuk dapat menggali jawaban siswa dengan mengajukan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menggali dari seorang siswa dengan tujuan meningkatkan respon siswa menuju peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, maka hipotesis tindakan yang dapat dirumuskan adalah: Jika strategi sharing ideas (kerja kelompok) digunakan secara terarah, maka kemampuan berbicara siswa akan meningkat. D. Tujuan dan Manfaat PTK Tujuan PTK ini adalah : a. Mengetahui penggunaan strategi sharing ideas (kerja kelompok) untuk membantu meningkatkan kompetensi berbicara siswa di kelas VII.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

63

PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B.INGGRIS SMP

sebagai perbaikan pembelajaran b. Guru peserta.PENYUSUNAN PROPOSAL b. Mengetahui cara guru peserta mengaplikasikan strategi ini. sebagai alternatif bahan rujukan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara dalam pembelajaran berbicara (speaking) di kelas VII SMP. Mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran. PB/PENYUSUNAN PROPOSAL/11/B. E. memonitor serta memotivasi siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran berbicara (speaking). Manfaat hasil penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi: a. c.INGGRIS SMP 64 . Rekan sejawat guru peserta.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Jumlah Jam 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 6 jam (6 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-12 Pelaksanaan pembelajaran tindakan yang merupakan dalam kegiatan rangka dilakukan memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat yang harus dimiliki oleh guru peserta untuk memulai pembelajaran pada topik ini. INGGRIS SMP 65 . guru peserta dan perlu rencana tindakan persiapan perangkat pembelajaran yang baik.PELAKSANAAN PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Agar dapat melaksanakan tindakan menyusun yang berhasil.

Pada saat tindakan dilaksanakan itulah pengumpulan data dilakukan. Topik ini merupakan tahap kedua dari empat tahap utama dalam PTK b. misalnya dengan wawancara terhadap siswa. Hal ini pun sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya (pertemuan ke-4) a. Salah satunya. PENGANTAR Tindakan pada dasarnya merupakan realisasi dari teori dan teknik mengajar serta tindakan yang sudah direncanakan. Data dapat diperoleh melalui observasi pelaksanaan pembelajaran atau dengan melakukan cara pengumpulan data yang lain. perubahan yang perlu dilakukan. sementara anggota MGMP yang lain menjadi pengamat. Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data merupakan topik bahasan pertemuan minggu ke-10 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU.PELAKSANAAN 1. Data yang dikumpulkan mencakup semua yang dilakukan oleh siapapun yang ada dalam situasi terkait. kegiatan pelaksanaan tindakan akan dilakukan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. Dalam konteks PTK model BERMUTU ini. Dengan diperoleh data. guru peserta anggota MGMP menjadi guru peserta model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelasnya. atau melalui tes hasil belajar. 66 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. dan proses yang berlangsung. INGGRIS . pola interaksi yang terjadi. guru peserta pembelajar akan dapat melihat atau mengevaluasi keberhasilan rencana tindakan atau dampak dari tindakan yang dilakukan guru peserta. Pentingnya Prosedur Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tahap implementasi rencana tindakan merupakan bagian yang terpenting dari PTK karena pada tahap inilah peneliti dapat memperoleh data yang diperlukan.

Kegiatan Tatap Muka Kegiatan pembelajaran pada sesi ini adalah kegiatan pelaksanaan tindakan dalam bentuk modeling open class sebagaimana dalam kegiatan lesson study. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dalam dua tahap. d. obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data. guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri. Pada kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan kegiatan hal-hal berikut. INGGRIS SMP 67 .PELAKSANAAN c. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembelajaran pada topik ini adalah persiapan praktik pelaksanaan tindakan yang meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota. dan diskusi refleksi bersama. • Penjelasan skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua anggota. yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar mandiri. yaitu kegiatan tatap muka di MGMP selama 4 jam pelajaran (@ 50 menit) dan kegiatan mandiri (belajar mandiri dan tugas terstruktur) selama 6 jam pelajaran (@ 50 menit). • Pelaksanaan pembelajaran oleh guru model. • Observasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data obsevasi pembelajaran oleh anggota untuk memperoleh data • Diskusi untuk merefleksi kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan Kegiatan Mandiri Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP. pelaksanaan pembelajaran oleh guru peserta model.

2) 68 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. hasil observasi dari teman sejawat. INGGRIS . guru peserta langsung merenungkan proses tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis atau case study. 2) 3) Tugas Belajar Mandiri 1) Menugasi guru peserta untuk menelaah lebih lanjut langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dari sumber belajar yang tersedia dan sumber yang relevan. Menyusun laporan kajian kritis hasil penelaahannya dan membawanya dalam pertemuan berikut. Setelah pembelajaran selesai. RPP.PELAKSANAAN Tugas Terstruktur 1) Guru peserta melaksanakan tindakan dan mengumpulkan data sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat pada tugas pembelajaran sebelumnya. Proses pembelajaran tersebut diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. LKS. dan hasil kerja siswa dibawa pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. Hasil refleksi atau case study.

b. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data ini diperlukan persiapan seperti berikut. Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai 3. Melaksanakan observasi pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi c. a. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan indikator yang ingin dicapai pada pertemuan ini adalah sebagai berikut Kompetensi Terampil melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Indikator Pencapaian Kompetensi a. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan b. INGGRIS SMP 69 . Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan.PELAKSANAAN 2. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk PowerPoint atau bentuk lain jika tidak memungkinkan. Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Pengantar Pembelajaran Pertemuan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.

Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Lembar Observasi Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri tentang Penggunaan Lembar Observasi Contoh RPP 5. 4. kertas plano. e. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Handout pembelajaran topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data. d. Guru pemandu menyiapkan lembar observasi pembelajaran Guru pemandu menyiapkan BBM tentang penggunaan lembar observasi Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran. INGGRIS pelaksanaan pembelajaran menggunakan istrumen yang Kegiatan 2 (30 menit) 70 . OHP. LCD dan laptop (jika memungkinkan).PELAKSANAAN c. papan tulis. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (10 menit) Pengantar (Penjelasan tentang topik yang akan dipelajari) Kegiatan 3 (90 menit) Demonstrasi • Melaksanakan Presentasi pembelajaran (Penjelasan di kelas sesuai tentang skenario dengan pembelajaran rencana yang openclass tindakan dan penjelasan untuk penggunaan perbaikan instrumen untuk pembelajaran pengumpulan • Observasi data) PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. seperti ATK. plastik tranparancies. spidol.

dan hasil belajar siswa) Kegiatan 1 Pengantar Pada awal pembelajaran.PELAKSANAAN Kegiatan 4 (60 menit) Kegiatan 5 (10 menit) Penutup (Merefleksi pembelajaran yang sudah dilakukan dan program tindak lanjut dalam bentuk tugas mandiri) Diskusi (Mengumpulkan dan memvalidasi data hasil observasi. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS SMP 71 . Untuk mengingatkan. kompetensi. ruang lingkup pembelajaran. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan powerpoint 1: Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data Selanjutnya. guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari. guru pemandu memberikan penguatan kedudukan langkah pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dalam tahapan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. indikator pencapaian kompetensi. hasil refleksi atau case study. Penjelasan mengenai hal ini dapat dibantu dengan memperlihatkan tayangan powerpoint 2: Kedudukan Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data dalam PTK.

guru pemandu mengingatkan dan mengiformasikan kembali bahwa tahap pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data sebenarnya berjalan bersamaan.PELAKSANAAN sebelum menanyangkan PowerPoint dipandu dengan pertanyaan berikut. Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan. guru pemandu meminta guru model atau guru yang akan melaksanakan rencana tindakan yang telah ditetapkan pada pertemuan sebelumnya menjelaskan terlebih dahulu skenario pembelajaran open class. Skenario pembelajaran dikondisikan dengan menggunakan Sumber Belajar 6: Contoh RPP. guru model juga menjelaskan penggunaan instrumen untuk pengumpulan data yang telah dipilih. Kegiatan 2 Presentasi Sebelum praktik pelaksanaan rencana tindakan dimulai. misalnya menyangkut pengaturan tempat duduk dengan disertai denah yang berisikan 72 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. termasuk lembar observasi (Sumber Belajar 4: Lembar Observasi Pembelajaran dan Sumber Belajar 5: Penggunaan Lembar Observasi). Hal ini penting agar guru peserta yang bertindak sebagai observer dapat mengikuti alur pembelajaran dengan baik. Selain itu. Persiapan yang dimaksud meliputi pengelolaan kelas. guru pemandu mempersilakan guru peserta mengungkapkan tanggapan terhadap informasi yang diterimanya. Selanjutnya. jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Kegiatan 3 Demonstrasi (Praktik Pelaksanaan Rencana Tindakan) Sebagai persiapan awal sebelum pelaksanaan rencana tindakan. guru peserta Bagaimana hubungan pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data dengan langkah sebelum dan setelahnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris? Pada saat menayangkan PowerPoint 2. guru pemandu meminta kepada guru model untuk memilih kelas dan mempersiapkannya untuk kegiatan open class. INGGRIS .

Sebagaimana pembelajaran reguler yang biasa dilakukan oleh guru peserta. Walaupun fokus pengamatan sudah dituangkan dalam lembar observasi. cemas. bukan berarti guru peserta harus secara ”kaku” melaksanakan langkahlangkah pembelajaran. tetapi langsung pada guru yang mengajar. Selain itu. seperti mengintervensi guru peserta atau siswa. Guru peserta dapat melakukan modifikasi yang dianggap sangat perlu untuk kelancaran pelaksanaan pembelajaran. Disarankan kepada siswa agar mereka tidak perlu takut. baik yang bertindak sebagai guru model maupun para pengamat untuk kembali ke ruang pertemuan. Hal ini akan memudahkan pengamat untuk mengidentifikasi nama siswa yang menjadi fokus pengamatannya. Jika ada kesulitan dalam belajar. guru peserta juga melakukan kegiatan belajar mengajar sebagaimana biasa. antara lain dengan tidak mengganggu pelaksanaan pembelajaran. Penting juga penting disampaikan kepada siswa bahwa dalam pembelajaran yang akan dilaksanakan akan ada beberapa guru pengamat. pada saat melaksanakan tindakan. Guru pemandu mengingatkan bahwa selama pelaksanaan pembelajaran para guru peserta yang bertindak sebagai pengamat melakukan tugasnya untuk mengobservasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan instrumen yang telah ditentukan. Mereka harus belajar sebagaimana biasa. Guru model diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana tindakan untuk perbaikan pembelajaran. Kegiatan 4 Mengumpulkan dan Memvalidasi Data Setelah pembelajaran selesai.PELAKSANAAN posisi dan nama siswa. guru pemandu mempersilahkan guru model melaksanakan pembelajaran. tidak perlu tanya kepada pengamat. Walaupun demikian. atau berbuat yang aneh-aneh. hanya dalam kesempatan ini kelas diikuti oleh beberapa orang pengamat. INGGRIS SMP 73 . Langkah selanjutnya. Kemudian. para pengamat diharapkan dapat membuat catatan anekdotal sebagai tambahan data yang dianggap perlu. Pada waktu yang bersamaan guru pemandu pun meminta guru peserta yang lain untuk melakukan pengamatan. guru pemandu meminta semua guru peserta. guru pemandu mempersilakan guru model untuk menuliskan refleksi pembelajarannya dalam bentuk case study dan mempersilakan para PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. para pengamat diharapkan mematuhi rambu-rambu sebagai pengamat yang baik.

dan refleksi. kesungguhan mengikuti kegiatan. dan data hasil belajar siswa akan menjadi modal utama untuk keperluan selanjutnya. observasi pembelajaran. toleransi. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan powerpoint 4: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri. Guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri. interpretasi data. yaitu analisis data. dan Tindak Lanjut) Guru pemandu memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan yang terkait dengan topik pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data. Case study. dan pengumpulan data dalam buku kerja.PELAKSANAAN pengamat untuk melengkapi catatan hasil observasinya. guru pemandu dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran. data hasil observasi. misalnya: keaktifan. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif 74 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Guru pemandu mempersilakan setiap guru peserta menuliskan hasil refleksi diri tentang pengalaman melaksanakan rencana tindakan. Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun di Pengantar. guru pemandu mengumpulkan data tersebut dan juga meminta data hasil belajar siswa. yaitu analisis dan interpretasi data. 6. Selanjutnya. Selanjutnya. INGGRIS . beberapa guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan PowerPoint 3: Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data. Setelah tanya jawab. Kegiatan 5 Penutup (Refleksi. Penilaian mencakup aspek afektif. PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui pengamatan selama proses pembelajaran.

PELAKSANAAN berupa non tes (Sumber 2: Format Penilaian Proses Pembelajaran). penilaian hasil belajar dilakukan juga melalui produk yang dihasilkan (Sumber 3: Format Penilaian Produk). dan hasil kerja siswa. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio. Selain itu. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. hasil observasi dari teman sejawat. INGGRIS SMP 75 . Produk yang dapat dinilai adalah: laporan tugas terstruktur berupa hasil refleksi atau case study.

Pengantar Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Kegiatan Belajar Demonstrasi Hasil yang Diharapkan Case study dan nilai hasil belajar siswa Data hasil observasi Kompetensi Idikator Pencapaian Kompetensi Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana tindakan Melaksanakan observasi pembelajaran dalam bentuk open class dengan menggunakan lembar observasi Mengumpulkan data tentang hasil pelaksanaan dengan menggunakan instrumen yang sesuai Melaksanakan rencana tindakan perbaikan pembelajaran dalam bentuk open class dan mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data Penugasan Diskusi Penugasan Case study. INGGRIS .Lampiran Bahan Ajar 1. data hasil observasi dan nilai hasil belajar siswa 76 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.PELAKSANAAN Lampiran .

Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III) Bahan Ajar 3. Untuk itu. yang merupakan variasi praktik yang cermat dan bijaksana. Tindakan yang dimaksud dalam PTK adalah tindakan yang dilakukan secara sadar dan terkendali.PELAKSANAAN Bahan Ajar 2. Rangkuman Pembelajaran Topik Pelaksanaan Tindakan dan Pengumpulan Data 1. perlu dilakukan pengamatan (observasi). Pengumpulan data berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan terkait bersama prosesnya. yang berbeda dengan yang biasa dilakukan sebelumnya. 3. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. sekecil apapun. Tindakan mengandung inovasi atau pembaruan. PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS SMP 77 .

jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Pengumpulan data dilakukan pada waktu tindakan sedang berjalan. 3. 10. 5. 9. 8. Laksanakan tindakan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda sesuai dengan rencana tindakan yang sudah dibuat! Mintalah teman sejawat Anda untuk melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi! Susun case study pembelajaran yang sudah Anda lakukan! Kumpulkan hasil observasi. Aspek yang diamati dalam PTK adalah Proses tindakannya Pengaruh tindakan (baik yang disengaja maupun tidak disengaja) Keadaan dan kendala tindakan Bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat atau mempermudah tindakan yang direncanakan dan pengaruhnya Persoalan lain yang timbul selama kegiatan PTK. Tugas Belajar Mandiri Kaji bahan bacaan dari tuliskanlah laporannya sumber belajar 5 dan 78 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. INGGRIS . 7. 6.PELAKSANAAN 4. Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri Tugas Terstruktur 1. hasil belajar siswa. Bahan Ajar 4. dan case study untuk dijadikan data dan bahan pertemuan selanjutnya! 2.

. Aspek No...................................... INGGRIS SMP 79 ..... Topik : . tanggal : ................... Nama Keaktifan Kerja sama Kedisiplinan 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontribusi/disiplin 2 = aktif/berkontribusi/disiplin 3 = kurang aktif/berkontribusi/disiplin PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B...: ........... Hari.........PELAKSANAAN Sumber Belajar 2 FORMAT PENILAIAN PROSES Pertemuan ke.......

PELAKSANAAN Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK PELAKSANAAN TINDAKAN DAN PENGUMPULAN DATA Nama Guru Asal Sekolah : …………………………………. : …………………………………. tetapi kurang jelas Jelas. Aspek yang Dinilai (Indikator) 1 2 3 4 Keterangan 1. tetapi kurang lengkap Kurang lengkap dan kurang jelas 80 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Nilai No. INGGRIS . Data pelaksanaan rencana tindakan pembelajaran bahasa Inggris Keterangan 1 2 3 5 = = = = Lengkap dan jelas Lengkap.

PELAKSANAAN Sumber Belajar 4 : Lembar Observasi Pembelajaran LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN Mata Pelajaran/Topik Kelas/Sekolah Nama Pengajar : : : TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi 1. Materi ajar: Apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa? 2. INGGRIS SMP 81 . Bagaimana respon siswa? Apakah siswa bertanya tentang masalah yang terkait dengan sajian guru peserta pada kegiatan awal? KEGIATAN INTI 3.

Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar/media? Strategi pembelajaran 7. lingkungan dan pengetahuan lainnya? Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? Pengelolaan sumber belajar/media 5. Bagaimana guru peserta memberikan arahan yang mendorong siswa untuk bertanya. berpikir.PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK 4. INGGRIS . 6. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 8. PERTANYAAN HASIL OBSERVASI Bagaimana kaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. dan beraktivitas? 82 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. 9.

PELAKSANAAN TAHAP/ ASPEK PERTANYAAN HASIL OBSERVASI 10. ……………………. dengan mereviu. (……………………………………………….) Jabatan/Posisi: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. merangkum atau menyimpulkan? 12. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? KEGIATAN PENUTUP Penguatan/ konsolidasi 11. Bagaimana guru pesertamelakukan evaluasi pembelajaran? 14. Observer. INGGRIS SMP 83 .200 . Apakah guru pesertamemberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Evaluasi 13. Bagaimana ketuntasan belajar siswa? KOMENTAR OBSERVER Pelaksanaan skenario pembelajaran (berdasarkan RPP): Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh pengamat: Lain-lain: ……………………. Bagaimana guru peserta memberikan penguatan.

untuk dapat merekam berbagai aspek pembelajaran dan akhirnya dapat menemukan berbagai permasalahan yang dapat diangkat sebagai salah satu masalah pembelajaran. INGGRIS . Selain itu. yang akan diperbaiki melalui PTK. Observasi pembelajaran dalam lesson study lebih difokuskan pada aktivitas belajar siswa. Dengan cara ini. yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi refleksi bersama. Sementara itu. cara ini akan dapat mengatasi kesulitan umum yang dialami sebagian besar guru peserta selama ini. dan menghindari kritik terhadap guru peserta. namun tanpa mengabaikan peran dan aktivitas guru peserta dalam mengajar. melaksanakan penyusunan rencana pembelajaran secara kolaboratif. Teknik-teknik yang diambil dari praktik lesson study. diskusi refleksi membahas proses pelaksanaan dan hasil pembelajaran yang dilakukan bersama dan terfokus pada bahasan diskusi tentang aktivitas belajar siswa.PELAKSANAAN Bahan Ajar 5. dengan basis MGMP. Pendekatan case study yang dimaksud dalam program ini adalah pemanfaatan salah satu teknik dalam case study. antara lain. lesson study dan case study. akan dapat diungkapkan berbagai permasalahan dan kelebihan dari suatu kasus pembelajaran. Pendekatan yang dimaksud adalah memperbaiki kualitas pembelajaran dengan cara melaksanakan PTK dan mengadopsi teknik tertentu dari lesson study dan case study. yakni menuangkan gagasannya dalam tulisan berbentuk narasi ilmiah. RASIONAL Salah satu komponen aktivitas dalam Program BERMUTU adalah melakukan upaya perbaikan kualitas pembelajaran melalui pendekatan PTK. Panduan Penggunaan Lembar Observasi A. Panduan observasi ini diharapkan dapat membantu guru (pengamat pembelajaran) dalam konteks kegiatan MGMP. ketika melaksanakan identifikasi masalah pembelajaran (untuk PTK) dilakukan melalui observasi dan refleksi pembelajaran secara kolaboratif. Lembar diobservasi ini semata-mata untuk menjadi sualtu cara alternatif sederhana bagi guru peserta untuk melakukan pengamatan dan mengidentifikasi permasalahan 84 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. yakni guru peserta atau pengamat harus dapat menuangkan segala temuannya yang berkaitan dengan aktivitas pembelajaran kedalam uraian naratif. kemudian melaksanakan pembelajaran dengan observasi oleh anggota MGMP.

4. guru peserta biasanya melakukan kegiatan apersepsi atau memotivasi siswa. 3. kegiatan inti. yakni kegiatan awal. lembar observasi pembelajaran dalam Program BERMUTU ini memberikan peluang untuk merekam hasil pengamatan yang menyangkut aspek guru peserta selain aspek murid yang biasanya lebih diutamakan dalam lesson study. Uraikan secara singkat butir kegiatan apersepsi atau motivasi yang dilakukan oleh guru peserta. PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. 1. RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN Agar penggunaan lembar observasi ini sesuai dengan yang diharapkan. untuk memudahkan penemuan alur pembelajaran dalam lembar observasi ini. Di bagian akhir lembar observasi ini. Jika mungkin. Selanjutnya. Pada kegiatan awal. hitung atau perkirakan jumlah/frekuensi siswa yang memberikan respon. perhatikan dan uraikan tentang respon yang tampak pada siswa. B. dan penutup. Tentu saja lembar observasi pembelajaran lain dapat digunakan sesuai dengan keperluan masing-masing. perlu disusun rambu-rambu penggunaannya. observer diminta untuk menuliskan komentarnya secara obyektif tentang keterlaksanaan skenario pembelajaran. Namun. proses pembelajaran dibagi menjadi 3 tahap. Sebagaimana kelaziman pembagian tahapan pembelajaran. Di dalam masing-masing tahap terdapat beberapa aspek utama yang perlu dicermati oleh pengamat dalam pembelajaran. pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh observer dari kegiatan observasi pembelajaran. lembar observasi ini bukan dimaksudkan sebagai alat mengevaluasi atau menilai baik dan buruknya suatu kegiatan pembelajaran yng dilakukan oleh guru peserta dan murid. Di samping itu. dapat jadi guru peserta tidak melakukan tahap PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. Agak berbeda dengan lembar observasi yang biasa digunakan dalam lesson study.PELAKSANAAN dalam pembelajaran. serta komentar lain yang dianggap berguna untuk pengingat diri sendiri dan juga guru pengajar. INGGRIS SMP 85 . Penjelasan tiap aspek pengamatan: a.

? Bagaimana jika . INGGRIS . apakah siswa memerhatikan dengan baik dan dapat memahami maksud penjelasan tersebut? Berapa frekuensi siswa yang memperhatikan dan memahaminya? Berikan komentar singkat tentang hal tersebut.? dst. Secara umum. 86 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. apakah timbul konflik kognitif atau masalah pada diri siswa? Hal ini dapat diungkapkan oleh siswa dalam bentuk pertanyaan kepada guru.PELAKSANAAN tersebut. media. Misalnya. apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang garis besar materi ajar... f.. Dalam mengawali kegiatan inti. sehingga menjadi bermakna dan membangkitkan minat siswa? Hal ini berkaitan dengan nilai kontekstual pembelajaran. d. e. Pada akhir langkah apersepsi/motivasi. Apersepsi dapat dilakukan oleh guru peserta dengan cara menyampaikan pertanyaan untuk menggali pengetahuan awal siswa. b... atau menjelaskan langkah kerja yang akan dilakukan siswa? Apakah penjelasan diberikan telah cukup jelas dan maksudnya mudah dipahami siswa? Perhatikan. setelah mengucapkan salam guru peserta langsung menjelaskan materi ajar atau masuk langsung ke kegiatan inti. Apakah untuk pelaksanaan pembelajaran tersebut tersedia sumber belajar. apakah menggunakan strategi guru peserta pembelajaran c. g. Misalnya.. peralatan yang memadai (jumlah dan kualitas)? Bagaimana pengelolaan oleh guru peserta dan pemanfatannya oleh siswa? Apakah sumber belajar/media cukup efisien membantu siswa menemukan atau memahami konsep materi ajar? Uraikan temuan Anda tentang hal ini. Tuliskan penjelasan singkat tentang hal ini. Apakah kegiatan sudah cukup baik dilakukan oleh guru peserta? Adakah yang perlu diperbaiki? Apakah materi ajar atau kegiatan yang dilakukan dikaitkan dengan realita kehidupan di sekitar siswa. mengapa terjadi demikian .? Seharusnya demikian .

PELAKSANAAN tertentu dengan alur yang sesuai. para pengamat diharapkan dapat menuliskan komentar yang obyektif dan terkait dengan keterlaksanaan skenario pembelajaran yang telah disusun atau direncanakan? (harus lihat RPP guru peserta). INGGRIS SMP 87 . m. k. j. tidak ada siswa yang terlihat lesu atau murung. Misalnya. apakah guru peserta melakukan penguatan terhadap hasil belajar siswa. dengan membuat rangkuman atau kesimpulan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Bagaimana cara guru peserta membimbing dan mengarahkan siswa. Apakah guru peserta melakukan evaluasi terhadap hasil belajar? Bagaimana dengan capaian hasil belajar siswa (jika mungkin dilihat)? 5. l. dan dilakukannya secara lancar? Apakah siswa mengikuti alur belajar tersebut dengan baik atau tampak menjadi bingung? h. tidak tanpak siswa yang masih bingung atau bertanya-tanya tentang materi pelajaran atau pekerjaan rumah yang diberikan? i. Setelah melakukan observasi pembelajaran. mengajak siswa mereviu proses dan hasil belajar. atau memberikan pertanyaan arahan? Apakah pertanyaanpertanyaan tersebut efektif dalam mengarahkan kerja dan cara perpikir siswa? Apakah siswa beraktivitas secara fisik dan mental (berpikir) dalam belajar? Berapa frekuensi siswa yang telah benar-benar belajar dan berapa yang tidak? Apakah ada siswa yang bertanya atau menyampaikan pendapat secara langsung kepada guru peserta? Berapa orang? Apakah guru pembelajar rmemberikan respon terhadap pertanyaan atau komentar siswa? Pada kegiatan penutup. atau memberikan tugas rumah untuk remidi bagi siswa yang kurang berhasil atau untuk penguatan bagi yang telah berhasil? Apakah tampak adanya kepuasan pada siswa setelah kegiatan belajar selesai? Hal ini ditandai dengan kegembiraan pada siswa.

Dalam melakukan pengamatan. 2. para observer diharapkan dapat: melakukan observasi secara cermat. INGGRIS . Nantinya pelajaran berharga tentang teknik pengajaran ini dapat dicoba-terapkan di sekolah atau di kelasnya sendiri. Setelah melakukan observasi pembelajaran. Selain itu. pengamat diharapkan dapat menemukan atau menidentifikasi pelajaran berharga dari observasi pembelajaran tersebut. pengamat hendaknya menempatkan diri pada posisi yang tegas sehingga dapat melihat gerak-gerik siswa dan juga ekspresi wajah siswa pada saat proses pembelajaran. C. utamanya terhadap semua siswa dan tidak melakukan intervensi terhadap guru peserta yang sedang mengajar maupun siswa yang sedang belajar. Pengamat juga dapat menuliskan komentar lain yang memang dianggap perlu atau berguna bagi pengamat sendiri ataupun sebagai pengingat bagi guru peserta yang menyajikan pembelajaran. menuliskan hasil pengamatannya dalam lembar observasi ini. setiap orang akan dapat memetik pelajaran yang berbeda-beda. para pengamat dianjurkan untuk menguraikan hasil observasi tersebut dalam bentuk case study. Sumber Belajar 6 : Contoh RPP MODEL PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas / Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : : : : Bahasa Inggris VII/1 Teks Procedure 2 x 40 menit STANDAR KOMPETENSI Mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional pendek. Tentunya. 7. 88 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. dan dengan melakukan diskusi refleksi.PELAKSANAAN 6. esei sederhana berbentuk recount. Dalam melakukan observasi pembelajaran. narrative dan procedure dalam konteks kehidupan sehari-hari. SARAN 1.

button. METODE PEMBELAJARAN • Tanya Jawab • Diskusi IV. Siswa mampu menghasilkan berbentuk procedure teks tertulis dalam II.Pre Activity 1. LANGKAH PEMBELAJARAN A. INDIKATOR • Menggunakan kalimat imperative memberikankan petunjuk • Menghasilkan teks berbentuk procedure I. scratch.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. INGGRIS SMP 89 . press. narrative .PELAKSANAAN KOMPETENSI DASAR Mengungkapkan makna dan langkah-langkah retorika secara akurat. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa tulis dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk recount.While Activity 1. dan procedure.MATERI AJAR • Teks procedure • Gambar III. Guru meminta siswa mendiskusikan gambar HP yang diperlihatkan 2. 2. Guru “memperkenalkan” beberapa kata kunci seperti: rub. B. Guru meminta salah seorang siswa maju ke depan kelas untuk mempraktekkan cara memasukkan pulsa PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Guru menunjukkan gambar hand phone (HP) dan memberikan pertanyaan kepada siswa. seal. wrap.

...Task 1: 2x14 2.. Alat/Bahan/Sumber Belajar 1. Guru memberikan leading questions untuk membantu siswa menulis teks procedure....... C. . Masing-masing kelompok berdiskusi untuk menghasilkan sebuah teks procedure tertulis. tiap kelompok terdiri atas 4 siswa..Post Activity Wakil masing-masing kelompok membacakan hasil karya mereka...PELAKSANAAN 3. Manajemen wacana genre c. Pedoman Penilaian: 1.Task 2: a. Grammar and Vocabulary b.. INGGRIS .... 90 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Siswa membuat teks procedure dengan menggunakan kalimat kalimat imperative B.. Siswa diminta melengkapi teks procedure dengan kalimat imperative 2.. 7..... Hubungan antar gagasan Skor maksimal Nilai maksimal Mengetahui Kepala Sekolah. 6.Pictures 4.. =28 =18 =18 =18 =18 _______+ 100 100 Guru Mata Pelajaran. Kejelasan makna d.. Guru meminta siswa yang lain untuk menuliskan langkah-langkah yang telah dipraktekkan dengan menggunakan kalimat perintah 4 Guru memberikan feedback atas kalimat-kalimat siswa 5.....Text Book VI..... V.. Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok.........Hand Phone 2. Penilaian A. ...Voucher 3...Tugas 1......

How do you refill your account? Activity During the activity the teacher asks the following questions to help the students write a procedure text. How do we know that our handphone’s account has been refilled? How to Refill Your Phone Card’s Account The Handphone is one of the means of communication.What is the next stage to refill the account? 8.What is hidden behind the strip? 7.What should you do if you run out of money in your account or its duration validity is overdue? 3. 1. 1. We have to be sure that we do not run out of money in the account and its duration is not over.PELAKSANAAN Pre activity During pre activity. Here are the steps we have to PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B.What phone do you use if you are away? 3. Unlike a telephone.What should you do if you run out of money in your account? 4.Do we keep the voucher wrapped in plastics? What should we do to take it out from the plastic wrapping case? 5. a mobile phone must be provided with a card.How do you contact your friends? What means of communication do you use? 2.What must a handphone be provided with? 2.What do we need to refill the account? 4. the teacher asks the leading questions to attract the students’ attention to the topic. INGGRIS SMP 91 .Which part of the card do we scratch? 6.

92 PB /PELAKSANAAN TINDAKAN/12/B. Check the account of your card by dialling *388#. The next step is press *556* on your handphone or mobile phone followed by the 14 digit-number as shown on your card. INGGRIS . press OK or YES. Then. First. You will see a 14 digit-number. Now you can use your mobilephone as the account has been refilled. Scratch the silver strip by using a coin. After that. open the seal of the card you have just bought. take out the card from the plastic wrap.PELAKSANAAN follow to refill the account your handphone or mobile phone (for example an IM3 Card). You will see a silver strip on the back of the card.

(2) pengenalan PTK. Sebaiknya. Pemahaman materi yang telah dibahas sebelumnya merupakan prasyarat untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya.ING/SMP 93 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA/13/B. memahami materi : guru peserta juga telah (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU. serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. lesson study.INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Analisis dan Interpretasi Data Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-13 Proses pembelajaran dengan topik analisis data dan interpresentasi data ini akan berjalan baik bila guru peserta belajar di MGMP memahami semua informasi yang diberikan dalam pembelajaran generik. dan case study.

dan mengatur urutan data. Interpretasi hendaknya mencerminkan jawaban dari permasalahan yang diajukan. Curah pendapat (brainstorming). a. memilah. Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan. data. analisis data. Diskusi untuk memahami cara menganalisis dan menginterpretasi data dari berbagai sumber belajar. Pembahasan tentang interpretasi data difokuskan pada masalah pemaknaan terhadap hasil analisis data. Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan pengolahan atau analisis data dan interpretasinya. Jika kegiatan pengumpulan data sebagai jantungnya penelitian tindakan. dan interpretasi selalu ditulis secara runtut. membuang. Latihan menganalisis dan menginterpretasi data Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik. tujuan penelitian. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut ini. b. e. d. dan satuan uraian dasar. Usahakan agar masalah penelitian. 94 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI 1. Langkah ini sangat penting dilakukan agar data yang terkumpul dapat bermakna dan menjawab keberhasilan tindakan yang telah dilakukan. belajar yang c. Oleh karena itu. peneliti perlu memahami teknik analisis data yang tepat agar manfaat penelitiannya memiliki nilai ilmiah yang tinggi . Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengumpulan data. kategori. PENGANTAR Analisis data merupakan usaha untuk memilih. Menganalisis dan menginterpretasi data yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Hasil analisis dapat dikatakan masih bersifat faktual sehingga perlu diberi arti atau makna.ING/SMP . menggolongkan. maka analisis data akan memberikan kehidupan dalam kegiatan penelitian tersebut. landasan teori. mengorganisasikannya ke dalam suatu pola. Pembahasan tentang analisis data difokuskan pada masalah menganalisis data kuantitatif dan menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif).

Menganalisis data (deskriptif kualitatif) kualitatif c. 2003:164). Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis e. Menginterpretasi data kualitatif hasil analisis f. Melihat reliabilitas PTK PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Lihat Sumber Belajar 4.ANALISIS DAN INTERPRETASI 2. merumuskan masalah.ING/SMP 95 . KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Menganalisis dan menginterpretasi data pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris Kompetensi Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan biasa dan menunjang kepastian reliabilitas sehingga observasi PTK berjalan dengan baik (Burns. d. Menganalisis data kuantitatif b. dan mendeskripsikan faktor penyebab timbulnya masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris SMP kelas VII. hasil Indikator Pencapaian Kompetensi a. Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: pengamat triangulasi ini dilakukan oleh lebih dari satu pengamat yang dilakukan kelas yang sama atau latar yang sama.

plastik tranparancies. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. b. d.ING/SMP . c. 96 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. seperti ATK. Alat dan bahan pembelajaran.ANALISIS DAN INTERPRETASI 3. Guru pemandu menyiapkan contoh data kuantitatif dan data kualitatif. LCD dan laptop (jika memungkinkan). diperlukan persiapan seperti berikut ini. Guru peserta menyiapkan data hasil pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan masalah dan rencana PTK. papan tulis. contoh analisis data kuantitatif dan kualitatif. PERSIAPAN Untuk melaksanakan pembelajaran topik Analisis Data dan Interpretasi. OHP. a. spidol. contoh interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. kertas plano.

KEGIATAN BELAJAR PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI 4.ING/SMP 97 . Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu pengamat) Handout contoh analisis data kualitatif Handout contoh analisis data kuantitatif Handout contoh interpretasi data Contoh laporan PTK web log guru dalam PTK (KTI online) Sumber belajar 2 Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5 Sumber belajar 6 Sumber belajar 7 Sumber belajar 8 Sumber belajar 9 5. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk Topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Definisi Data Kualitatif.

ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Disukusi Kelompok (50 menit) Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan (60 menit) Kegiatan 4 Studi Kasus (40 menit) Kegiatan 6 Penutup (10 menit) 98 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

ruang lingkup pembelajaran. kompetensi. II (Perencanaan Tindakan III) dan seterusnya Bagan Desain Penelitian Tindakan Kelas PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind.ING/SMP 99 . Pertanyaan guru pemandu: • Mengapa analisis dan interpretasi data perlu dilakukan dalam PTK? • Bagaimana hubungan langkah analisis data dan interpretasi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 1 Pengantar • Guru pemandu menginformasikan topik yang akan dipelajari. dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan power point (sumber belajar 1) • Guru pemandu memberikan penguatan kedudukan topik Analisis Data dan Interpretasi dalam tahapan melaksanakan PTK. indikator pencapaian kompetensi. Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dapat diperlihatkan melalui tayangan PowerPoint (sumber belajar 1).

Dengan melakukan refleksi. pendamping menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran penelitian tindakan kelas. peneliti akan memiliki wawasan autentik yang dapat membantu dalam menafsirkan data. Setiap kelompok secara bergantian menyebutkan dan menuliskan di papan tulis atau kertas plano permasalahan yang pernah dialami. Selanjutnya. • 100 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Guru pemandu meminta setiap kelompok menelaah dan menanggapi pemasalahan yang dialami kelompok lain. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. Kegiatan 2 Curah Pendapat (Brainstorming) • Pendamping memandu kegiatan curah pendapat untuk mengetahui pemahaman peserta didik mengenai cara-cara menganalisis dan menginterpretasikan data. guru pemandu mengingatkan peserta topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai teknik analisis data (sumber belajar 1).ANALISIS DAN INTERPRETASI Pada saat menanyangkan bagan di atas.ING/SMP . Pertanyaan Pemandu Pernahkah Anda menganalisis data? Apakah data tersebut berhubungan dengan pembelajaran bahasa Inggris? Data apa sajakah yang Anda analisis? Bagaimanakah cara Anda menganalisis data? Tahukah Anda teknik-teknik analisis data? Apakah data yang sudah dianalisis Anda interpretasi? Bagaimanakah cara menginterpretasinya? • Guru pemandu meminta guru peserta berkelompok (4 orang per kelompok) lalu memandunya untuk mengemukakan permasalahan yang pernah dialami dalam analisis dan interpretasi data.

contoh analisis data kuantitatif.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 3 Diskusi Kelompok • Secara berkelompok guru peserta mendiskusikan hal yang berhubungan dengan analisis dan interpretasi data yang dipandu oleh guru pemandu. • Guru pendamping memberikan penguatan dengan menayangkan PowerPoint tentang teknik analisis data.ING/SMP 101 . Pertanyaan Guru Pemandu Diskusikanlah hal-hal berikut: . dan contoh analisis data kualitatif.Analisis data kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris dan tekniknya .Teknik interpretasi hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam pembelajaran bahasa Inggris • Guru peserta menggunakan sumber belajar (sumber belajar 8 dan 9) pada saat diskusi kelompok. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya. dan contoh interpretasi pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar Bahasa Inggris) Kegiatan 4 Study Kasus • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk RPP (sumber belajar) dan meminta guru peserta untuk mendiskusikan cara mendapatkan dan menganalisis data dari perencanaan atau RPP tersebut.Analisis data kuantitatif bahasa Ingris dan tekniknya dalam pembelajaran . Guru pemandu memandu tanya jawab tentang permasalahan yang ditemukan guru peserta berdasarkan studi kasus tersebut PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA • PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

Pernyataan pemandu Terdapat peningkatan aktivitas belajar dan perhatian siswa membaik terhadap pembelajaran Bahasa Inggris setelah guru peserta mengajar menggunakan metode miming.ANALISIS DAN INTERPRETASI Pertanyaan pemandu • • • Hal-hal apa sajakah yang dianalisis dalam contoh sumber 2? Bagaimanakah tahapan-tahapan menganalisisnya? Bagaimanakah cara menganalisisnya? Kegiatan 5 Latihan dan Penugasan • Guru pemandu membagikan data kuantitatif dan data kualitataif dari hasil pengumpulan data dalam pembelajaran Bahasa Inggris (sumber belajar 2 dan 3) dan meminta guru peserta untuk menganalisis data tersebut dan menginterpretasinya. yaitu dengan banyaknya siswa yang bertanya secara tepat dan terarah. analisislah data tersebut dan buat interpretasinya. dari hasil tes prestasi belajar siswa diketahui tingkat kemajuan dalam belajar Bahasa Inggris. Hal ini terbukti dari data hasil wawancara dan observasi di kelas. Menurut Anda dapatkah data tersebut dianalisis? Jika dapat. • 102 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP . • Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menganalisis data kualitatif dan kuantitatif Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih menginterpretasi hasil analisis data. Data berikut (sumber belajar 2 dan 3) merupakan data hasil observasi pembelajaran Bahasa Inggris. Selain itu.

• Pernyataan penguatan berupa rangkuman Dalam pelaksanaan. Refleksi. Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan topik analisis data dan interpretasinya. kepercayaan diri. ada dua jenis data yang dapat dikumpulkan dan dianalisis peneliti 1. Data kualitatif yaitu data yang berupa informasi berbentuk kalimat yang memberikan gambaran tetang ekspresi siswa tingkat pemahaman terhadap suatu pembelajaran (kognitif). motivasi belajar. Dalam hal ini. Misalnya. peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif. aktivitas siswa mengikuti pembelajaran. dan sejenisnya. pandangan atau sikap siswa terhadap metode belajar yang baru (afektif). antusias dalam belajar. Data kuantitatif yaitu data yang dapat dianalisis secara deskriptif.ANALISIS DAN INTERPRETASI Kegiatan 6 Penutup (Tanya Jawab. • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik analsis data dan interpretasi ini telah tercapai? • Guru pemandu menginformasikan tugas-tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta. perhatian.ING/SMP 103 . PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan 2. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. mencari nilai rata-rata. persentase keberhasilan belajar. dan lain-lain. dan Tindak Lanjut) • Penguatan.

Lihat Sumber Belajar 4. organisasikan data sesuai dengan jenisnya dan tentukan cara menganalisisnya. Produk yang dapat dinilai adalah laporan hasil pengorganisasian. 2. kontribusi dalam diskusi.Lampiran Sumber Belajar 1 Kompetensi dan Indikator Pencapaian untuk topik Analisis Data dan Interpretasi Indikator Pencapaian Kompetensi • • • Menganalisis data kuantitatif Menganalisis data kualitatif (deskriptif kualitatif) Validasi data berdasarkan teknik triangulasi: triangulasi pengamat yaitu triangulasi yang dilakukan oleh lebih dari satu pengamat pada kelas yang sama atau latar yang sama.ANALISIS DAN INTERPRETASI Arahan Tugas Mandiri 1. 3.ING/SMP . Hal ini akan membantu peneliti untuk menghilangkan bias dan menunjang kepastian reliabilitas observasi PTK tersebut berjalan dengan baik (Burns. Proses yang dinilai dapat mencakup aspek afektif. dan interpretasi data. 2003:164). Pelajari cara lain dalam mengolah data dari berbagai sumber belajar yang relevan. 104 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. analisis dan interpretasi data hasil pembelajaran yang telah dilakukan sesuai dengan masalah dan rencana pembelajaran yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. misalnya: keaktifan dalam diskusi. analisis. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio Lampiran . PENILAIAN Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan. kesungguhan mengikuti kegiatan. Buat laporan hasil pengorganisasian data. 6. Pelajari dan cek kembali data yang telah diperoleh.

ANALISIS DAN INTERPRETASI • • • Menginterpretasi hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis Menginterpretasi hasil analisis data kualitatif Melihat reliabilitas PTK Sumber Belajar 2 PowerPoint Kedudukan Analisis Data dan Interpretasi dalam Prosedur PTK Refleksi Awal Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan I Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan I Analisis Data dan Interpretasi (validasi) Refleksi Ren Tindakan Siklus 2 Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ING/SMP 105 .

Validasi data dilakukan dengan menggunakan pendekatan triangulasi pengamat oleh lebih dari satu orang. Data kualitatif berhubungan dengan informasi yang berbentuk kalimat. atau data yang dikategorikan berdasarkan kualitas objek yang diteliti. aktivitas siswa. perhatian siswa. nilai tes awal dan tes akhir. Contoh data kualitatif. Observasi pengamat lebih dari satu orang dilaksanakan pada kegiatan di kelas yang sama pada waktu yang sama. nilai ulangan harian. 106 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. dan Jawaban siswa atas soal atau lembar kerja siswa. baik yang diperoleh dari hasil pengukuran maupun diperoleh dengan cara mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif.ING/SMP . Data Kuantitatif dan Triangulasi Pengamat Data kuantitatif berhubungan dengan angka atau bilangan.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3 Definisi Data Kualitatif. Contoh data kuantitatif.

ING/SMP 107 . Nama siswa Achmad Mustofa Adhitya Muslim Syahput Ahmad Jauharul Fuady Alfina Savitri Amallia Della Santi Arga Prastyio Putra Ari Wibowo Asromi Zahrotul Maulidy Ayu Agustin Pratiwi Bayu Herdian Pranata Bhayangkara Tiwo Dian Krisnawati Edo Febrianto Eka Leha Fridaningtyas Erwin Ardhiansyah Fajar Setiono Fani Saputri Lestari Faradina Dwi Permatasa Hami Aziz Heru Prasetyo Kartika Ayu Wardhani Kausarin Diawan Putri Kujaeni Jami'u Mega Nur Anita Mifta Wahyu Widyawati Mohamad Amrullah Kus Much Rizki Kurniawan Mulyono Nanda Arianti Nomor urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 3: Tayangan PowerPoint Contoh Data Kuantitatif Yang diolah TABEL 1: Daftar nama siswa diganti dengan pengkodean nomor urut.

ING/SMP .ANALISIS DAN INTERPRETASI Nur Maslichah Nur Ulah Utami Panggi Lubianto Pinky Sandra Bonita Rendra Kusuma Ria Ambarwati Robert Hari Prasetyo Sandika Puspitasari Serly Tri Wulandari Syafrulah Yunan Sya'roni Rahmad Hiday Tri Wahyu Novitasari 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 108 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.

00 40.00 61.ANALISIS DAN INTERPRETASI Tabel 2: Tes awal dan Tes akhir siswa No.00 46.00 77.00 74.00 68.00 59.00 73.00 60.00 88.00 90.00 55.00 79.00 88.00 53.00 52.00 70.00 79.00 52.00 96.00 87.00 61.00 74.00 79.00 83.00 84.00 87.00 86. Siswa Tes awal Tes akhir 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 54.00 53.00 85.00 79.00 81.00 88.00 89.00 44.00 66.00 50.00 72.00 70.00 57.00 50.00 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B.00 69.00 79.00 59.00 45.00 77.00 89.00 56.00 83.00 49.00 77.00 54.00 93.00 59.00 56.00 64.00 55.00 62.00 40.00 55.00 82.00 81.00 59.00 43.00 59.00 45.00 60.00 69.00 92.00 58.00 83. Siswa Tes awal Tes akhir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 68.00 79.00 74.00 58.00 72.00 65.00 50.00 54.00 No.00 79.ING/SMP 109 .00 44.

20%.80%.05%.71 (perolehan nilai) rata-rata 110 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 87. • Rata-rata skor sebelum perbaikan 56. Secara klasikal • Siswa dinyatakan belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal mereka harus mencapai 90%.07 • Rata-rata skor setelah perbaikan 78.80% • Siswa yang belum tuntas 8 orang.ANALISIS DAN INTERPRETASI Berdasarkan Tabel 2 di atas dapat disimpulkan: Secara individual: • Jumlah siswa = 41 • Siswa tuntas belajar 36 orang • Persentase siswa yang telah tuntas = 36:41 x 100% = 87. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21.78 • Gain skor 22.ING/SMP . sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih dibutuhkan 2.

INDIKATOR Refleksi diri 1. siswa tersebut sangat menghayati perannya.ING/SMP 111 . KEGIATAN INTI Materi ajar: 2. guru peserta mengingatkan kembali penggunaan bentuk “to be” dan “to do” secara benar dalam bentuk lisan. Setelah saya membaca naskah case study tentang pembelajaran Bahasa Inggris lisan tentang kondisi diri misalnya kalau sakit gigi. Juga pemahaman pemerolehan bahasa serta pengaruhnya kemampuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Pengamat 2 melihat bahwa siswa perlu diberi banyak llatihan karena masih banyak yang salah menerapkan “to be” dan “to do” dalam kalimat Mungkin karena pengaruh bahasa Ibu /L1 Guru peserta perlu menguasai berbagai macam teknik dan metode pembelajaran. Apa yang dilakukan guru peserta untuk mengetahui kemampuan siswa dalam berkomunik asi dengan menggunakan kalimat yang memakai “to be” dan “to do” dalam bentuk lisan. Saya merasa siswa termotivasi untuk secara aktif ikut serta berinteraksi walaupun mereka masih mendapatkan kesulitan dalam mengekspresikan ide mereka dalam bentuk lisan. Point Penting Pengamat menggarisbawahi pentingnya guru peserta melatih siswa menggunakan ‘to be” dan “to do” karena merupakan dasar pembelajar= an bahasa Inggris. dll. sedih.ANALISIS DAN INTERPRETASI Sumber Belajar 4 PowerPoint Validasi dengan Triangulasi Pengamat (lebih dari satu Pengamat) TAHAP/ ASPEK KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Ada lima siswa yang diminta bermain peran. Hasil kerja siswa (qualitative) Sebagian besar siswa mengatakan mereka senang sekali dengan teknik “miming”/ panto-mim bagian dari Educational Drama. gembira. Bagaimana respons siswa dengan teknik “miming”? Pengamat 1 berpendapat bahwa teknik “miming” bagian dari Educational Drama direspon positif oleh 36 siswa dan pasif oleh 5 siswa. Sebaiknya. Contoh: Are you have? Ternyata ada 10 murid menggunakan bentuk “to be” dan “to do” yang salah. Dianjurkan pada guru peserta untuk menerapkan teknik pembelajaran yang bisa membuat suasana kelas lebih komunikatif. Sehingga membuat suasana kelas menjadi ramai dan sangat menyenangkan. Pada saat seorang murid bermain peran/pantomim memperaga-kan orang yang sakit gigi. teman sekelas bertanya menggunkan Yes/No questions. Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Salah seorang siswa pada waktu memainkan peran sedang jatuh cinta.

Siswa mulai bekerja sesuai dengan LKS. Strategi pembelajaran 4. namun masih perlu lebih mendorong siswa utuk lebih aktif.ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) bahasa Indonesia. Siswa dapat mengikuti kegiatan belajar yang direncanakan guru peserta. Misalnya: Saya sakit. Media pembelajaran yang digunakan tidak sulit bagi sebagian besar siswa kecuali bagi siswa yang pemalu yang mempunyai kesulitan dalam menirukan tingkah laku seseorang. Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting menggunakan ‘to be” dan “to do”. Pengelolaan sumber belajar/media 3. mengekspresikan rasa sakit.ING/SMP . Apakah proses pembelajar an dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 5. dll. Siswa dapat mengikuti alur pembelajaran setelah LKS dibagikan. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan RPP. penggunaan skenario dalam pembelajaran “miming” sangat menunjang kegiatan siswa. walaupun pada awalnya kelihatam agak kurang aktif Pembelajaran sudah sesuai dengan rencana. Pembelajaran dengan kerja kelompok pada kegiatan inti berjalan lancar. 112 PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. setelah melaksanakan mencermati kegiatan sosiodrama dan kemudian mendiskusikan jawaban pertanyaan pada LKS Guru peserta tidak mendapat kesulitan dalam menyiapkan media karena hanya berupa perintah tertulis untuk diperankan oleh siswa. yaitu menekankan pada upaya visualisasi materi yang bersifat abstrak dan kinerja siswa untuk bekerjasama dalam kegiatan kerja kelompok. Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajar an? Dalam pembelajaran ini.

ING/SMP 113 .ANALISIS DAN INTERPRETASI TAHAP/ ASPEK INDIKATOR Refleksi diri Komentar Pengamat 1 (sesama guru) Komentar Pengamat 2 (sesama guru) Hasil kerja siswa (qualitative) Point Penting 6. Perlakuan yang sama bagi yang lulus maupun yang tidak lulus. Guru peserta mengusulkan untuk melakukan tes kembali bagi yang tidak lulus dan pengayaan bagi yang sudah lulus. Penilaian dilakukan selama pembelajaran dan hasil dari verja kelompok. Bagaimana guru peserta melakukan evaluasi pembelajaran? Guru peserta melakukan penilaian terhadap aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran secara individu maupun kelompok. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/ANALISIS DAN INTERPRETASI/13/B. Komentar pengamat tentang sejauh mana perencanaan perbaikan ini berhasil memecahkan masalah? Guru peserta mengusulkan untuk dilakukan remedial teaching pada lima siswa yang tidak lulus bagi pendekatan klasikal. Melakukan penilaian proses dan hasil pembelajaran menggunakan authentic assessment. Artinya semua diberikan perhatian yang sama. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? Evaluasi 7.

INGGRIS SMP BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Refleksi dan Tindak Lanjut Jumlah Jam Pertemuan 4 jam (4 x 50 menit) ke-14 Topik ini berhubungan dengan tugas terstruktur yang telah dilakukan oleh guru dalam pertemuan minggu sebelumnya. Para peserta diwajibkan membawa contoh data hasil observasi dan penemuan data lain yang sudah terkumpul. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.INGGRIS SMP 114 .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

bagaimana (how). apa/di mana perubahan terjadi. Berdasarkan hal tersebut lewat refleksi kita berusaha untuk: • memahami proses. tindakan. Tahap ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah masalah PTK sudah tuntas diatasi atau belum. dan kendala yang nyata dalam tindakan strategik. Jika sudah. apa kelebihan/kekurangan). PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 115 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. mengapa demikian.INGGRIS SMP . guru peserta sebagai peneliti menjawab pertanyaan mengapa (why). persoalan. dan observasi. 2008:133). dkk. masalah. dan memberikan dasar perbaikan rencana siklus berikutnya.. Refleksi merupakan tahap akhir dari sebuah PTK. PENGANTAR Refleksi adalah kegiatan mengulas secara kritis (reflective) tentang perubahan yang terjadi pada siswa. suasana kelas. kolaborasi dengan teman (termasuk para ahli) akan berperan penting dalam memutuskan judging the value. kegiatan PTK dihentikan pada siklus itu. Peneliti mencoba mengatasi kekurangan/kelemahan yang terjadi akibat tindakan yang telah dilakukan.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 1. dengan mempertimbangkan ragam perspektif yang mungkin ada dalam situasi pembelajaran kelas • memahami persoalan pembelajaran dan keadaan kelas di tempat pembelajaran dilaksanakan Dalam melakukan refleksi. dan guru (Arikunto. sedangkan jika belum tuntas harus diteruskan ke siklus berikutnya. menghasilkan rekonstruksi makna situasi pembelajaran kelas (seberapa jauh action telah membawa perubahan. yaitu setelah tahap perencanaan. dan seberapa jauh (to what extent) intervensi telah menghasilkan perubahan. Pada tahap ini. Siklus ini merupakan perbaikan dari siklus sebelumnya.

Curah pendapat (brainstorming) Diskusi kelompok Penugasan mencari sumber berhubungan dengan topik belajar yang Latihan membuat refleksi dan tindak lanjut Penugasan untuk menulis refleksi dan tindak lanjut PTK yang sudah dilakukan. Agar pemahaman terhadap topik ini lebih baik. Ungkapan bahwa refleksi merupakan jiwa pelaksanaan PTK sedangkan tindakan merupakan jantung PTK mengandung makna bahwa refleksi dilakukan setelah tindakan dan tahap akhir refleksi adalah penentuan tindakan selanjutnya. dan menyusun program tindak lanjut.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT a. langkah-langkah refleksi. terdapat beberapa kegiatan yang harus dilakukan. e. d. Kegiatan tersebut meliputi hal-hal berikut. a. Ini dilakukan setelah guru melakukan tindakan dan ini sangat penting karena tahap refleksi merupakan kegiatan evaluasi. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Pembahasan difokuskan pada hal-hal yang harus ada dalam refleksi dan tindak lanjut. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan kemampuan merefleksi dan tindak lanjut. c.INGGRIS SMP 116 . Fungsi Refleksi Refleksi mempunyai fungsi penting sebagai penentu atau alat evaluasi apakah tindakan yang dilakukan sudah mencapai hasil yang diharapkan. Kedudukan Refleksi Topik ini merupakan topik ke 13 setelah terkumpul data. b. b. c. Topik Refleksi dibahas pada pertemuan setelah peserta berlatih menganalisis data.

KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Setelah pembahasan refleksi ini. Guru pemandu menyiapkan skenario untuk simulasi sementara guru peserta bermain peran mendiskusikan hasil temuan dan menginterpretasikan data.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT d. baik sebagai tugas terstruktur maupun mandiri. menghubungkan dan menginterpretasi data kemudian menyimpulkannya. Guru peserta mampu menjawab pertanyaan dalam kuis yang dirancang oleh guru pemandu c.INGGRIS SMP . kapan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. guru pemandu memberikan kuis yang berhubungan dengan refleksi mengapa disebut jiwanya PTK. guru peserta wajib mampu menjelaskan kata kunci yang dipakai dalam PTK. Guru peserta mampu memutuskan apakah hasil refleksi perlu direvisi karena dampaknya kurang signifikan d. guru peserta di MGMP dapat mencapai kompetensi dan indikator berikut ini: Kompetensi Guru peserta mampu merefleksi yang berarti mengevaluasi data dan menginterpretasi sesuai dengan data yang telah dianalisis Mereka sanggup dan mampu menguraikan. Diskusi kelompok juga diadakan. Guru peserta mampu melaksanakan kegiatan kelompok mendiskusikan data yang diperoleh untuk dievaluasi b. Petunjuk Kegiatan Kegiatan pembelajaran Refleksi dilaksanakan pada saat tatap muka di MGMP dan diluar MGMP. 2. Pada waktu berada oi MGMP. Kemudian. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Guru peserta mampu menentukan rencana tindakan berikut setelah menginterpretasi data. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 117 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Untuk lebih memahami arti refleksi dalam kaitannya dengan pembelajaran bermutu.

Menyiapkan contoh data yang diperoleh dalam Bahasa Inggris e. PERSIAPAN a. Menyiapkan skenario untuk simulasi dalam upaya lebih memahami Refleksi g. Menyiapkan kuis bagi peserta untuk pemantapan f. dan hasil belajar yang diharapkan untuk dicapai Mengapa Guru-guru melaksanakan PTK Refleksi harus PowerPoint 2 PowerPoint 3 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Memahami isi hand out/tayangan PowerPoint tentang Refleksi sebagai jiwa dalam PTK c. PowerPoint 1 Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencampaian kompetensi. kalau tidak ada LCD ada OHP atau White board Flip chart atau papan tulis biasa guru pemandu dapat menyesuaikan dengan keadaan [Guru pemandu dapat menggunakan transparansi atau foto kopi bila PowerPoint tidak dimungkinkan].REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3. Menyiapkan kelas dengan media yang sesuai dengan situasi dan kondisi. kegiatan.INGGRIS SMP 118 . Mempelajari kembali cara menginterpretasi data dalam Bahasa Inggris d. Memahami isi Bahan Belajar Mandiri (BBM) tentang Refleksi dengan membaca BBM generik atau bahan yang disediakan dalam lampiran b.

KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) PENDAHULUAN : • setelah salam. Kegiatan 6 (5 menit) Pemberian Tugas Setelah 119 pertemuan MGMP guru pemandu meminta peserta membaca tugas Kegiatan 5 (60 menit) Menuliskan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA definisi kata Pendalaman kunci dalam PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar yang terkait dengan refleksi dan tindak lanjut 5. menganalisis data dan mendiskusikannya serta menginterpresentasi -nya • Kemudian setiap kelompok melaporkan hasil interpretasi data. simulasi khususnya • Skenario refleksi dan simulasi menyusun disiapkan oleh Kegiatan 4 (90 menit) . • Kemudian guru pemandu mengadakan apersepsi atau memberikan pertanyaan untuk menimbulkan minat. doa. .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4.kompetensi serta indikator pencapaian kompetensi.INGGRIS SMP materi dengan PTK. Kegiatan 2 (25 menit) Pemberian kuis sehubungan dengan topik • Guru pemandu menyiapkan kelas dan media pembelajaran Kegiatan 3 (90 menit) Mempraktekkan Refleksi • Peserta bekerja dalam kelompok mendiskusikan hasil temuan yang berhubungan dengan bahasa Inggris. menjelaskan topik.

Selanjutnya gunakan tayangan PowerPoint/tayangan 1: Penjelasan tentang kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi.INGGRIS SMP 120 . Tentu saja guru pemandu harus menyebutkan kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi sebelum persepsi atau pemberian pertanyaan untuk menumbuhkan minat peserta.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Kegiatan 1 Pendahuluan [5menit] Setelah pembukaan. Kegiatan 2 Pemberian kuis sehubungan dengan Refleksi dan Tindak lanjut [25menit] • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran bahasa Inggris dengan peserta didik Pertanyaan pemandu: • Apa Refleksi dan tindak lanjut itu? • Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran Bahasa Inggris? • Bagaimana lanjut? melakukan refleksi dan tindak • Hal-hal apa saja yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. guru pemandu menumbuhkan minat para peserta sesuai dengan topik Refleksi.

Pada tahap akhir peserta harus mempresentasikan hasil kesimpulan mereka beserta alasannya. Contoh skenario: Perankan: Salah seorang dari anggota kelompok menjadi guru pemandu yang harus berbicara tentang pentingnya refleksi dalam PTK Salah seorang bertanya tentang data yang berupa catatan mengenai bagaimana harus menginterpretasikannya. Sebutkan langkah langkah PTK sebelum Refleksi ! Refleksi berhubungan dengan data yang terhimpun. Contoh: 1. Berikan contoh data yang diperoleh dalam pembelajaran Bahasa Inggris ! Jelaskan apa yang dimaksud dengan refleksi adalah jiwa dari PTK ! Apa pentingnya diskusi dalam menginterpretasi data? Kapankah Anda menentukan untuk merencanakan tindakan berikutnya? Kegiatan 3 Mempraktekkan Refleksi [90 menit] Guru pemandu mengingatkan bahwa guru peserta sudah mempelajari bagaimana menganalisis data dan menginterpretasikannya. 3. guru peserta mendiskusikan tindakan yang akan dilaksanakan berdasarkan hasil refleksi. Kegiatan 4 Pendalaman materi dengan simulasi [90 menit] Guru pemandu membagi kelas dalam 5 kelompok setiap kelompok diberi skenario berbeda yang harus diperankan oleh tiap kelompok. 2. Perankan seolah-olah Anda sedang menghadapi masalah tentang cara menganalisis hasil temuan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 121 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Selanjutnya. 1.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Guru pemandu menyiapkan kuis yang berkenaan dengan PTK dan khususnya refleksi. 4.Yang berperan sebagai guru pemandu harus mampu menjelaskan. Dalam kegiatan ke 3 ini peserta berlatih mengevaluasi dan menginterpretasi hasil temuan yang telah dianalisa. Waktu Persiapan 15 menit sebelum tampil.INGGRIS SMP .

guru peserta menyusun rencana tindakan siklus 2. Analisis hasil rekaman sebagai kegiatan refleksi Anda. Setelah itu. Refleksi. Tugas mandiri : Silakan baca informasi tentang action research terutama tentang refleksi dan buatlah ringkasannya. Siapkan teks berupa news agar dibaca siswa seolah-olah mereka sedang membaca berita. reduksi data penyimpulan. Kemudian. Diskusikan dengan anggota kelompok lain. • Guru pemandu melakukan tanya jawab tentang topik refleksi dan tindak lanjut PTK pembelajaran Bahasa Inggris dengan siswa Pertanyaan pemandu: • • Apa refleksi dan tindak lanjut itu? Mengapa perlu ada refleksi dan tindak lanjut dalam PTK? PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT tentang hasil tes pelafalan [pronunciation] siswa yang belum mencapai target yang diharapkan. Kegiatan 6 Tugas terstruktur : Rekam suara sepuluh siswa sebagai perwakilan dari tiap kelompok untuk mencari tahu kemauan pelafalan mereka [pilih dua orang dari tiap kelompok]. Anda harus berakting seperti Anda betul-betul dalam diskusi kelompok [guru pemandu mencatat dan pada akhir sesi ini memberikan komentar yang membangun] Kegiatan 5 [60 menit] Setiap peserta wajib menuliskan dengan kata kata sendiri definisi kata kunci sebagai berikut: Class room action research [PTK]. peserta menyerahkan hasil tulisan kepada guru pemandu. achievement test.INGGRIS SMP 122 . intervensi. masalah nyata. langkah PTK. Setelah selesai. jawabannya didiskusikan secara klasikal.

Penyajian dilengkapi dengan penggunaan tayangan PowerPoint (sumber belajar) dan tayangan video atau foto pembelajaran (jika ada). Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapinya. hikmah (lesson learned) untuk dijadikan bahan masukan atau pengalaman dalam menyusun refleksi. yang Guru pemandu membagikan contoh hasil refleksi (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk mendiskusikan kelengkapan refleksi tersebut. Diskusi Kelompok • • Guru peserta dibagi dalam kelompok masing-masing beranggotakan 4 orang.INGGRIS SMP .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Apa hubungan refleksi dengan langkah sebelumnya dalam PTK pembelajaran bahasa Inggris? Bagaimana melakukan refleksi dan tindak lanjut? Hal apa sajakah yang perlu direfleksi dan ditindak lanjuti? • • • Guru pemandu menyajikan informasi tentang halhal yang berhubungan dengan topik refleksi dan tindak lanjut PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP. Pertanyaan pemandu • Hal-hal apa sajakah yang terdapat dalam contoh refleksi ? • Bagaimanakah cara penyampaian sistematika penulisannya? atau • Cocokkah tindak lanjut yang akan dilakukannya? Mengapa? • Hasil diskusi dapat berupa temuan. • Kegiatan Kerja Kelompok PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 123 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

• Kunjung Karya • • Setiap kelompok memajang hasil kerja kelompok masing-masing. Masing-masing kelompok melihat karya kelompok lain dan melakukan tanya jawab. • Kegiatan Kerja Mandiri • Guru peserta diharapkan membawa dokumen atau tugas pada pertemuan sebelumnya (hasil analisis data dan interpretasi) Guru pemandu dan tiap guru peserta mengkaji ulang kejelasan dan kelengkapan tugas Tiap guru peserta membandingkan hasil kerjanya dengan hasil kerja rekannya dan saling menanggapi (dilakukan dalam kelompok) Tiap guru peserta menyempurnakan hasil kerjanya dengan bimbingan guru pemandu. Guru pemandu memandu guru peserta dalam berlatih membuat refleksi dan tindak lanjut berdasarkan studi kasus tersebut.INGGRIS SMP 124 . Setiap kelompok menugaskan salah satu wakilnya untuk menanggapi pertanyaan dan komentar pengunjung dari kelompok lain. Pertanyaan guru pemandu 1. Tiap guru peserta membuat rancangan refleksi dan tindak lanjut berdasarkan hasil analisis data dan interpretasi tersebut dengan bimbingan guru pemandu.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT • Guru pemandu membagikan studi kasus dalam bentuk hasil analisis dan interpretasi data (sumber belajar) dan meminta tiap kelompok untuk membuat refleksi dan tindak lanjut. Apakah kegiatan yang saya lakukan melalui PTK telah mampu memperbaiki proses belajar mengajar di kelas? • • • • PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 125 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Apa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan? Penutup (Tanya Jawab.atau kendala yang dihadapi dan meminta peneliti PTK untuk menimbang-nimbang pengalamnnya lalu mencari dan menemukan saran-saran tentang cara untuk meneruskan tindakannya. Penguatan. Buat refleksi dan tindak lanjut PTK yang telah Anda lakukan. persoalan. 2. Guru pemandu memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dipelajari. Refleksi biasanya dibantu oleh diskusi di antara para peserta • Guru pemandu dan refleksi pembelajaran guru peserta melakukan • Pertanyaan untuk refleksi Apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik ini telah tercapai • Guru pemandu menginformasikan tugas mandiri yang harus dikerjakan guru peserta Arahan Tugas Mandiri 1. Apa perubahan penelitian? yang diperoleh melalui 3. Refleksi berusaha memahami proses.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 2.INGGRIS SMP . dan Tindak Lanjut) • Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik refleksi dan tindaklanjut PTK. Refleksi. Seberapa jauh perubahan ke arah perbaikan itu terjadi? 4. Pernyataan penguatan berupa rangkuman Refleksi adalah mengingat dan merenungkan kembali suatu tindakan persis seperti yang telah dicatat dalam lembar observasi. masalah. Pelajari dan cek kembali rancangan refleksi dan tindak lanjutnya.

PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 3.INGGRIS SMP 126 . Pelajari cara lain atau contoh dalam membuat refleksi dan tidak lanjut.

misalnya: keaktifan dalam diskusi. Dengan melakukan refleksi.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 6. Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II) Pelaksanaan Tindakan II Observasi Refleksi dan Evaluasi Refleksi dan Evaluasi Bagan Rancangan Penelitian Tindakan Kelas Pada saat menayangkan bagan di atas. Informasikan pula bahwa penjelasan lebih lanjut tentang refleksi ada dalam topik tersendiri. Produk yang dapat dinilai adalah hasil refeksi dan rancangan tindak lanjut PTK pada siklus berikutnya. kesungguhan mengikuti kegiatan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 127 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. peneliti memiliki wawasan autentik yang dapat membantu menafsirkan datanya. guru pemandu menginformasikan bahwa analisis data diwakili oleh momen refleksi putaran PTK. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan peserta waktu proses pembelajaran dan produk yang dihasilkan. Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio.INGGRIS SMP . Proses yang dapat dinilai dapat mencakup aspek afektif. kontribusi dalam diskusi.

REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT LAMPIRAN – LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Penjelasan tentang kompetensi. 4.Melaksanakan 1.Guru dengan kata pemandu kata sendiri.Mendiskusikan kuis tentang makna kata pembelajaran kata kunci bermutu. 1.Guru interpretasi pemandu hasil penemuan melaksanakan pre activity 2.kegiatan. Interpretasi data dan kesimpulannya Menentukan tindakan selanjutnya.dan hasil belajar yang diharapkan dicapai. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. menyiapkan skenario untuk melatih guru peserta lebih memahami pembelajaran bermutu dengan simulasi.Menyimpulkan kemudian hasil penemuan apersepsi dan menentukan 2.INGGRIS SMP 128 . terutama refleksi. indikator pencapaian kompetensi. kompetensi Indikator dan pencapaian kompetensi Kegiatan belajar Hasil yang diharapkan Menjelaskan dengan jelas apa makna refleksi.Guru peserta menuliskan definisi kata kata kunci terkait dengan PTK. Guru peserta mampu merefleksikan data dan menginterpretasikannya kemudian menyimpulkannya. dalam PTK dan menuliskannya 3.Guru tindakan pemandu melaksanakan 3.

INGGRIS SMP . PTK dikembangkan melalui self reflective spiral. Selanjutnya menurut Supardi[2007].1999] PTK Menurut Ross.2007]: 1. Namun dalam wadah organisasi yang sama. [dalam Burns A 1999]. PTK adalah suatu pendekatan untuk meningkatkan pendidikan dengan melakukan perubahan kearah Perbaikan terhadap hasil pendidikan dan pembelajaran.PTK secara kolaborasi adalah bentuk perkembangan staf yang kuat karena kegiatan PTK melakukan praktek dulu bukan dari teori ke praktek.[Supardi.REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Lampiran 2 Mengapa Guru guru harus melaksanakan [diterjemahkan dari Anne Burns. Berikut beberapa hal yang perlu dipahami tentang PTk yang dapat memperjelas jawaban mengapa guru perlu mengadakan penelitian tindakan kelas. Guru diberi dorongan untuk mencari jalan keluar atau solusinya sendiri kemudian menyimpulkan sendiri. PTK adalah penelitian partisipatori yang melibatkan orang yang melakukan kegiatan untuk meningkatkan prakteknya sendiri. Dia menganjurkan dengan sangat agar guru guru mengadakan penelitian tindakan .yang terdiri dari guru guru yang berasal dari berbagai pusat pengajaran yahg berbeda. 129 PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. Pengalaman Ross membuktikan bahwa setelah dia melakukan penelitian PTK secara kolaborasi dikelas yang terdiri dari para emigrant di New South Wales dia melakukan penelitian berdasar pada studi kasus.acting observing reflecting the replanning. PTK dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas bila permasalahan yang dijadikan fokus penelitian adalah masalah yang diangkat dari kondisi nyata yang terjadi dikelas Salah satu srategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan memberikan kepada para pendidik atau tenaga kependidikan untuk menyelesaikan masalah pembelajaran dan lainnya secara profesiomal dan kolaboratif melalui PTK. a spiral of cycles of planning. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 2. 3. Ross dan kawan kawan guru membuktikan bahwa PTk adalah alat transformasi untuk menjawab masalah dalam kelas dan mengembangkan strategi dan teori mengajar untuk memenuhi kebutuhan siswa yang heterogin. Dia menjadi bagian dari kelompok penelitian kolaboratif .

dalam proses tersebut menggunakan kecerdasan kritis membangun komitmen melakukan tindakan. Refleksi dilakukan dngan cara berdiskusi mengenai berbagai masalah yang muncul di kelas penelitian yang diperoleh dari analisis data sebagai bentuk dari tindakan yang dirancang. PTK memungkinkan kita untuk memberikan rasional justifikasi Rasional tentang pekerjaan kita terhadap orang lain dan membuat orang menjadi kritis dalam analisis [Mc taggart. 5. PTK adalah proses belajar yang sistimatis. 7. bagaimana dan sejauh mana tindakan yang dilakukan mampu memecahkan masalah secara bermakna. melibatkan partisipan bersama sama bergabung untuk mengkaji praktek pembelajaran dan mengembangkan tentang makna tindakan.1997] Lampiran 3 Refleksi [disarikan dari Susilo. PTK menumbuhkan kesadaran diri mereka yang berpartisipasi dan berkolaborasi dalam seluruh tahapan PTk. PTK memerlukan gagasan dan asumsi kedalam praktik untuk mengkaji secara sistimatis bukti yang menantang [memberikan hipotesis tindakan]. Pada kegiatan refleksi ini juga ditelaah aspek mengapa. 6. PB/REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT/14/B. 9. PTK memerlukan orang untuk membangun teori tentang praktek mereka [guru].maka akan ditentukan oleh peneliti apakah tindakan yang dilaksanakan sebagai pemecahan masalah sudah mencapai tujuan .REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT 4.2007] Refleksi dilakukan untuk mengadakan upaya evaluasi yang dilakukan guru dan tim pengamat dalam PTK. 8.INGGRIS SMP 130 . PTK adalah penelitian yang kolaboratif. Berdasarkan masalah-masalah yang muncul pada refleksi hasil perlakuan tindakan pada siklus pertama.

untuk dapat menyusun laporan PTK.PENYUSUNAN LAPORAN 1 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Penyusunan Laporan 1 Jumlah Jam 4 jam ( 4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-15 Laporan PTK menjadi lebih mudah disusun apabila guru peserta telah memiliki proposal yang disusun di awal pelaksanaan PTK. Selain itu. Artinya setiap tahapan pelaksanaan PTK harus didokumentasikan dengan baik oleh guru peserta. guru peserta harus memiliki bahan-bahan yang diperlukan. seperti seperangkat rencana tindakan dan data hasil observasi. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 131 .

Jadi. Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya. Pada Program BERMUTU. • Memberikan tugas terstruktur dan tugas mandiri.PENYUSUNAN LAPORAN 1 1. Petunjuk Kegiatan Kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • Mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang sudah dianalisis dan diinterpretasi oleh masing-masing guru peserta. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak terkait. laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasikan atau mempublikasikan hasil suatu kegiatan. d. b. Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji dan menyusun laporan berdasarkan sistematika penyusunan laporan PTK. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-15 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. 132 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Pada dasarnya. penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK. • Menyusun laporan hasil tindakan siklus 1 dan siklus 2 masing-masing guru peserta. • Latihan menyusun laporan bersama-sama untuk PTK yang dilakukan melalui tindakan Open Class. c. Pentingnya Topik Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil pelaksanaan kegiatan. PENGANTAR a.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah melanjutkan dan menyempurnakan hasil penyusunan laporan masing-masing guru peserta. Para guru peserta disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU. Penilaian: Penilaian pencapaian kompetensi dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil. Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta yng berupa hasil penyusunan laporan. Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif dan psikomotor. guru peserta melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri. Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 133 .

PENYUSUNAN LAPORAN 1 2. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menganalisis dan menginterpretasikan data c. a. Guru pemandu mempelajari materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Guru pemandu menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. Menghimpun data atau dokumen hasil pelaksanaan tindakan siklus 1 dan 2 b. PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan. kapur/spidol. diperlukan persiapan sebagai berikut. LCD • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK b. Menyusun laporan PTK 3. Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Format/Sistematika Penyusunan Laporan PTK Hasil analisis data dan interpretasi serta refleksi tindakan siklus 1 dan 2 Lap top. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas. 5) 134 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .

PENYUSUNAN LAPORAN 1 • PowerPoint/tayangan 2: Kompetensi. Indikator. Pencapaian Kompetensi. Kegiatan Belajar. dan Hasil Belajar yang Diharapkan PowerPoint/tayangan 3: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 135 .

2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4.Menyusun laporan PTK masing-masing guru peserta Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1. Unit 10. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1.Latihan menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 Open class.Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) DISKUSI: 1. Contoh Laporan PTK 5.Pemberian tugas Mandiri 136 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . SUMBER BELAJAR Sumber belajar 1 Sumber belajar 2 Hylite Modul PTK.Menyimpulkan hasil kegiatan 2.Mendiskusikan hasil analisis dan interpretasi data tindakan siklus 2 Kegiatan 3 (120 menit) LATIHAN DAN DISKUSI: 1. Penyusunan Laporan PTK.

Kegiatan latihan ini dapat dilakukan dengan dua tahap kegiatan. Penyusunan laporan menggunakan dokumen proposal PTK. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang telah dianalisis dan diinterpretasi serta direfleksi secara berpasangan untuk saling melengkapi atau memperbaiki. Guru pemandu menjelaskan kedudukan penyusunan laporan dalam prosedur PTK lampiran 1). Kegiatan 3 Latihan menyusun Laporan PTK Guru pemandu memberikan lembar copy sistematika penyusunan laporan dan meminta guru peserta secara singkat melakukan brainstorming tentang sistematika laporan yang telah dipelajari pada materi generik. Guru pemandu menjelaskan kompetensi. indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa. hasil analisis. yaitu seluruh dokumen siklus 1 dan 2. Jika diperlukan kegiatan brainstorming dapat dibantu dengan penayangan sistematika tersebut melalui tayangan PowerPoint (lihat lampiran 2) Guru pemandu meminta guru peserta untuk latihan menyusun laporan dengan menggunakan sistematika penyusunan laporan PTK yang disediakan. interpretasi data dan refleksi tindakan siklus 1 dan 2 pada kegiatan Open class. topik (lihat Kegiatan 2 Diskusi Hasil Pelaksanaan Tindakan Siklus 2 Guru pemandu meminta guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. Guru pemandu meminta salah satu hasil guru peserta untuk dibahas secara klasikal. yaitu: PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 137 .

Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan. Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Guru pemandu meminta guru peserta untuk menyusun laporan PTK dari tindakan siklus 1 dan 2 yang dihasilkan oleh masing-masing guru peserta. tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan penyusunan laporan PTK masing-masing guru peserta • Meminta salah satu guru peserta untuk mempersiapkan hasil penyusunan laporannya untuk dibuatkan tayangan dan/atau digandakan • Meminta seluruh guru pembelajar mempersiapkan kegiatan pleno untuk pembahasan hasil penyusunan laporan PTK. Untuk topik penyusunan laporan PTK.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tahap pertama. guru peserta diminta untuk mempelajari contoh-contoh laporan PTK. Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP. Untuk tugas mandiri. Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. Selanjutnya. Dari sumber belajar yang dirujuk. Guru pemandu memberikan tugas terstruktur. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta dalam menyusun laporan PTK . Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut. guru inti meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini. Tahap kedua melakukan penyamaan persepsi dari masing-masing komponen yang dihasilkan oleh beberapa kelompok. mendistribusikan pembagian tugas dari komponen-komponen laporan yang harus dituangkan yang akan disusun secara berkelompok. 138 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .

LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. Produk guru peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK masingmasing guru peserta. I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penjilidan dan Penyerahan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 139 .PENYUSUNAN LAPORAN 1 6.

dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK Guru peserta Diskusi mampu: kelompok Dan • Menuliskan abstrak penelitian latihan • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponen laporan PTK . dan saran yang. ditulis tidak melebihi satu halaman. indikator pencapaian kompetensi. kesimpulan. prosedur penelitian. LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi sari unsur-unsur penelitian: permasalahan. 140 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. • Menilai laporan PTK sesuai kriteria PowerPoint 3: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 2: Kompetensi. tujuan. nama-nama peneliti. hasil penelitian. nama institusi dan tahun. kegiatan belajar.

BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep.PENYUSUNAN LAPORAN 1 DAFTAR ISI Berisi daftar sub-sub judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A. lembaga dan pengembangan pembelajaran E. pendapat pakar. identifikasi dan analisis masalah. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah. yang akan dipecahkan melalui penelitian C. teori. pengalaman nyata. pelaksanaan & pengumpulan data. refleksi) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 141 . Dari kajian pustaka ini harus menghasilkan hipotesis tindakan. pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. D. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. siswa. prosedur setiap siklus (perencanaan. Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. tempat penelitian. waktu penelitian. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istilah utama yang digunakan. khususnya dalam judul penelitian. akar penyebab masalah.

dokumen resmi. nama jurnal dan nomor/edisi/volume. LAMPIRAN RPP. DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku. tahun penerbitan. dst. mulai dari hasil observasi awal. pelaksanaan pada siklus I.  Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian. dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. dikaitkan dengan pengalaman praktis. jurnal. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. hasil tes. lembar observasi. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan 142 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . instrumen penelitian. argumentasi mengapa hasilnya seperti itu. pendapat pakar. sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian. ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan. teori. atau penelitian lain dalam kajian pustaka. nama penerbit). hasil kegiatan belajar. judul buku. BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran.PENYUSUNAN LAPORAN 1 BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. nama kota penerbit. artikel. foto-foto kegiatan.  Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah.

latar belakang yang memuat deskripsi masalah. Kajian Teori/pustaka a. a. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat memberi b. 3. c. tujuan hasil b. berbasis masalah pada akar penyebab • Dapat dilaksanakan. Pelaksanaan Penelitian a. Pendahuluan Terlihat unsur-unsur berikut. Ada teori-teori terkait yang arah/petunjuk pada pelaksanaan PTK b. Deskripsi tahapan siklus penelitian b. d. dan cara refleksi c. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4. Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. prosedur 2. Penggunaan instrumen. latar belakang. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. usaha validasi hipotesis tindakan. a. deskripsi lokasi dan waktu. biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dala bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 143 . tindakan didukung oleh faktor waktu.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Powerpoint 4: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO. c.

dan rencana berikutnya. Daftar Pustaka a. Hasil penelitian sesuai tujuan rekomendasi b. Penulisan konsisten daftar pustaka sesuai aturan dan b. Ada saran untuk penerapan hasil 7. Mengapa berhasil atau tidak. Kesimpulan dan a.PENYUSUNAN LAPORAN 1 NO. (2006:89-90) 144 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . tujuan. Hasil autentik disajikan • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. selanjutnya (potret kemajuan) c. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan dari berbagai instrumen. Ada saran untuk penelitian. kelemahan. Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono. 5.

Latar Belakang Masalah Dari observasi kelas dan refleksi guru. Atau barangkali siswa secara sengaja tidak peduli akan pentingnya pengetahuan aturan penulisan ejaan dan tanda baca yang benar. 2008) 1. diperoleh kenyataan bahwa siswa belum memahami penggunaan ejaan dan tanda baca dengan benar. Menurut Hastuti (1976). Untuk mencari solusi.1. ada berbagai kemungkinan penyebab terjadinya kekurangpahaman siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Lampiran 2: Sumber Belajar 3 Contoh Laporan PTK Ringkasan dari Laporan Penelitian Tindakan Kelas: UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA KELAS VII D SMPN 1 SEMANU GUNUNGKIDUL DALAM MENGGUNAKAN EJAAN DAN TANDA BACA SECARA BENAR MELALUI LATIHAN IDENTIFIKASI DAN KOREKSI KESALAHAN SECARA INTENSIF PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2007/2008 (Ngadiman. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 145 . Mungkin karena kurangnya pemberian latihan yang cukup. Pendahuluan 1. Kemudian. Latar belakang masalah menjelaskan bahwa ada masalah otentik yang dialami guru di kelas. guru mencari informasi teoritis yang menjelaskan penyebab terjadinya masalah serupa. Kemungkinan lain disebabkan ada di antara para guru yang salah dalam menggunakan ejaan dan tanda baca di dalam menyampaikan pelajaran sehingga dicontoh oleh para siswa. guru belum mengetahui solusi pemecahan masalahnya.

Pilihan terhadap solusi pemecahan masalah. harus didasarkan pada kajian pustaka dan hasil observasi guru. perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui penelitian tindakan kelas.PENYUSUNAN LAPORAN 1 . Diharapkan. keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar akan meningkat. sasaran dan lokasi sekolah. yaitu metode latihan secara intensif. peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut: ”Apakah melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar pada semester genap tahun pelajaran 2007/2008?” 146 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . dengan menggunakan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif. Masalah dan tujuan dirumuskan dengan spesifik menggambarkan masalah.Rumusan Masalah Dalam melakukan penelitian tindakan kelas. solusi (strategi perbaikan yang dipilih guru).Identifikasi masalah Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah ”Apakah penggunaan metode latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMP Negeri I Semanu Gunungkidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar?” Berdasarkan permasalahan tersebut. .

PENYUSUNAN LAPORAN 1 1. b. dan dapat membantu guru atau praktisi lain di lapangan yang menghadapi masalah sama. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 147 . Manfaat Penelitian Tindakan Kelas Adapun manfaat penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut. memupuk kreativitas. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas Tujuan penelitian ini adalah ”Untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunung Kidul dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar melalui latihan identifikasi dan koreksi kesalahan secara intensif”. dan meningkatkan prestasi belajar. Menjelaskan bagaimana penelitian tindakan kelas yang dilakukan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas belajar mengajar. Bagi siswa. 1. a. penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar dan meningkatkan kemampuan dasar guru dalam menerapkan pembelajaran Bahasa Inggris. mengasah imajinasi.3.2. penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis. Bagi guru.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 2. Hal inilah yang menyebabkan motivasi belajar siswa juga rendah. selatan Kali Jirak yang terkenal dengan nasi merahnya.1. terdiri dari 19 putra dan 19 putri. 7.) Sekolah kami terletak di sebelah barat Kantor Kecamatan Semanu Gunungkidul. Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran 2. konteks di mana penelitian dilakukan. Letaknya sangat strategis. Subjek Penelitian Siswa yang diteliti adalah siswa kelas VII D SMPN 1 Gunungkidul semester 2 tahun pelajaran 2007/2008. kondisi internal dan eksternal tempat penelitian yang berpengaruh terhadap subjek. Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah Bahasa Jawa. Sekolah kami berada di jalur Wonosari – Baran. serta profil peneliti sendiri (pengalaman mengajar. Kemampuan menulis rata-rata masih rendah. 148 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Tempat tinggal siswa kebanyakan berasal dari luar kota atau pelosok yang umumnya orang tuanya bekerja sebagai petani. Kelas VII D SMPN 1 Semanu Gunungkidul berjumlah 38 siswa. sebelah timur Kantor Polsek dan Koramil Kecamatan Semanu Gunungkidul dan Puskesmas Semanu. dll. km. fasilitas yang tersedia di tempat penelitian. Dalam subjek penelitian dijelaskan tentang siapa yang akan menjadi responden penelitian. Keadaan sosial ekonomi orangtua siswa rata-rata menengah ke bawah. Sebelah barat pasar Munggi.

Peneliti adalah guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang sudah mengajar selama 14 tahun. Komputer. kemudian pindah ke SMPN 1 Semanu Gunungkidul dari tahun 2000 sampai sekarang. Internet. IPA. Pernah mengajar di SMPN 1 Saptosari Gunungkidul selama 6 tahun (19942000). Pendidikan terakhir adalah DIII Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris. Semua bangunan terdiri dari gedung yang masih baru. 2.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Fasilitas sekolah kami cukup memadai di antaranya adalah Lab. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian ini mengikuti model PTK klasikal yang telah disesuaikan untuk perbaikan pengajaran dalam Model Belajar BERMUTU. Bahasa yang baru dalam proses pengusulan. dan sebentar lagi Lab. Lab. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 149 . ruang kelas representatif dan diampu oleh guruguru mata pelajaran yang sudah berpengalaman dan berijazah sarjana yang relevan di bidangnya.2.

terdiri dari penyusunan RPP untuk kegiatan belajar mengajar (lampiran 1). Prosedur penelitian mengikuti model Belajar BERMUTU Hasil observasi dan refleksi diri terhadap pengajaran yang dilakukannya dituliskan dalam bentuk studi kasus. berbagai persiapan untuk perbaikan pembelajaran dilakukan bersama dengan rekan sejawat. dan pencapaian hasil belajar siswa rendah. Berdasarkan diskusi dengan rekan sejawat guru dan juga dari beberapa pustaka. Identifikasi Masalah dan Perencanaan Tindakan Masalah diidentifikasi bersama-sama dengan rekan sejawat guru berdasarkan studi kasus yang ditulis guru. tindakan yang dipilih guru untuk memperbaiki proses belajar mengajar tersebut adalah dengan memberikan latihan yang lebih banyak kepada siswa.PENYUSUNAN LAPORAN 1 a. meminta dua orang rekan guru untuk melakukan observasi kegiatan belajar. mempersiapkan bahan belajar dari berbagai sumber (lampiran 2). Selanjutnya guru membuat perencanaan tindakan. 150 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Solusi pemecahan masalah juga dipilih bersama. mengembangkan latihan dan butir soal untuk evaluasi hasil belajar (lampiran 3). Dari studi kasus. menyiapkan lembar observasi (lampiran 4). Selanjutnya. serta refleksi oleh guru. serta membuat denah kelas (lampiran 5) untuk memudahkan pelaksanaan observasi. Studi kasus kemudian didiskusikan bersama rekan sejawat untuk mengidentifikasi masalah pembelajaran yang potensial untuk diperbaiki. Studi kasus ini secara naratif dan detil menjelaskan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru. diidentifikasi bahwa guru merasa kesulitan dalam mengajarkan ejaan dan tanda baca kepada siswa.

dan memberi latihan untuk menyalin catatan wawancara menjadi wacana naratif untuk penggunaan ejaan dan tanda baca secara berurutan.. kemudian guru meminta siswa untuk duduk berpasang-pasangan dengan teman yang telah ditentukan guru. tergantung pada topik yang dibelajarkan dan rencana pembelajaran yang disusun (untuk setiap siklus) Persiapan pelaksanaan tindakan meliputi penjelasan tentang skenario pembelajaran serta penggunaan instrumen pengambilan data kepada semua guru. dan diskusi refleksi bersama. Pelaksanaan tindakan tidak hanya satu kali pertemuan pembelajaran. Siklus 1 dimulai dengan pembukaan oleh guru. Siswa terlibat dalam rembug sejoli untuk saling memeriksa hasil kerjanya. Kemudian. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 151 . Selanjutnya guru menjelaskan tentang penggunaan ejaan dan tanda baca. obsevasi oleh anggota untuk memperoleh data.PENYUSUNAN LAPORAN 1 b. penjelasan yang diberikan guru berfokus pada teknik merumuskan masalah dari satu catatan wawancara. tetapi mungkin dua atau tiga kali kegiatan pembelajaran. hasil kerja siswa dibahas secara umum oleh guru dalam kelas. kegiatan belajar ditutup dengan postes 1 yang dikerjakan oleh siswa. Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Pelaksanaan kegiatan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus dalam waktu satu minggu (2 jam pelajaran) berdasarkan RPP perbaikan pembelajaran yang telah dibuat. sementara guru yang lain menjadi observer. pelaksanaan pembelajaran oleh guru “model”. Selanjutnya. dan membuat narasi dari catatan wawancara tersebut berdasarkan topik permasalahan. Kegiatan pelaksanaan tindakan dilakukan dalam bentuk modeling open class. yaitu salah seorang guru menjadi guru model yang akan mengimplementasikan rencana pembelajaran (skenario) di kelas. Kemudian. Untuk siklus 2. Siklus 2 dilaksanakan kurang lebih sama dengan siklus satu.

c. 2 orang rekan guru melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi yang telah tersedia. Sementara siklus 1 dan 2 berlangsung. Siklus 2 ditutup dengan postes 2 dan rangkuman oleh guru dan siswa tentang hal-hal yang telah dipelajari. guru menuliskan refleksi dari pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dilakukannya. dan masalah yang dihadapi siswa (secara otentik berdasarkan nama siswa). Perhatikan jenis data dan jumlah data yang diperoleh. Hasil observasi berupa datadata tentang proses belajar. Pengumpulan analisis data data dan Data dikumpulkan dari hasil observasi rekan guru dengan menggunakan lembar observasi yang tersedia. Kumpulkan dan dokumentasikan semua data secara rapi. serta refleksi diri yang dilakukan guru terhadap kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanakan sebanyak 2 siklus. situasi kelas. Setelah kegiatan belajar berakhir.PENYUSUNAN LAPORAN 1 siswa berlatih untuk menarasikan catatan wawancara berdasarkan topik permasalahan yang telah diidentifikasi dengan menggunakan ejaan dan tanda baca yang benar. dan dari tes hasil belajar (pretes dan postes) pada saat pelaksanaan tindakan selama 2 siklus. 152 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP .

Refleksi Lanjut dan Tindak Proses refleksi berlangsung dua tahap. Untuk data kuantitatif dicari gain score (skor perolehan antara) postes 1 dan 2. Guru mencatat masukan dan saran yang didiskusikan. kemudian membuat rencana perbaikan pembelajaran berikutnya berdasarkan masukan. kendala. d. Kumpulan data kemudian dipilah berdasarkan jenisnya.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Analisis data dilakukan terhadap dua jenis data. dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar yang sudah dilaksanakan. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 153 . selanjutnya dianalisis dengan cermat. dan secara individual untuk refleksi mendalam dan mengintegrasikan masukan ke dalam rencana perbaikan pembelajaran berikutnya. secara berkelompok dengan rekan sejawat. Untuk data kualitatif dicari key point dan juga informasi tambahan dari hasil observasi. Hasil analisis keduanya kemudian dirangkum dan disimpulkan. yaitu data kualitatif berupa catatan hasil observasi guru serta catatan refleksi guru. dan data kuantitatif berupa skor pretes dan postes hasil belajar siswa. kemudian dirangkum hal-hal inti yang perlu memperoleh perhatian dalam proses pembelajaran. Gunakan metode analisis yang sederhana yang dapat menggambarkan hubungan antara permasalahan dan perbaikan pembelajaran secara tepat. Hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif beserta kesimpulannya didiskusikan guru dan rekan sejawat dalam pertemuan refleksi untuk mengkilas balik hal-hal yang sudah terjadi.

data refleksi guru. dengan mengacu pada RPP dibandingkan dengan hasil observasi. pelaksanaan perbaikan. pengumpulan data. yaitu data hasil observasi rekan sejawat. yang dilaksanakan. yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa. serta kesimpulan dan saran.1. rencana perbaikan. Hasil dan Pembahasan 3. Situasi Kelas Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. analisis dilakukan untuk dua dimensi dari tiga jenis data tersebut. jelaskan beda antara yang diusulkan dalam proposal. dan menjelaskan secara rinci permasalahan. a. Laporan ditulis menggunakan format yang ditetapkan. Gunakan format laporan yang telah ditetapkan. serta yang dihasilkan. 154 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . dicatat Sementara itu. Hasil Analisis Data Analisis data dilakukan terhadap tiga kelompok data. yaitu situasi kelas dan prestasi belajar siswa. penulisan laporan dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai aspek dan kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam proses perbaikan pembelajaran. serta analisis data. Jadikan proposal sebagai acuan. Ada tiga jenis data yang diperoleh dan telah didokumentasi (dikumpulkan) guru dengan baik.PENYUSUNAN LAPORAN 1 e. Pelaporan Dengan mengacu pada proposal. dan dan hasil belajar siswa difokuskan pada dua hal utama. 3. dampak dari solusi pemecahan masalah. hasil yang diperoleh.

bila diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi atau hasil pelaksanaan latihan siswa berlomba-lomba mengacungkan jari terlebih dahulu. Prestasi Belajar Siswa Dalam penelitian ini diterapkan ketuntasan belajar secara individual. pertanyaan dan saran. Sementara itu. secara klasikal PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 155 . Data yang rinci dan detil seperti ini hanya dapat diperoleh jika ada rekan sejawat yang melakukan observasi proses pembelajaran secara cermat. Selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kegaduhan kelas mulai berkurang. dengan kriteria minimal 65. siswa mulai berani mengajukan usul. mengobrol. antara lain: Pada saat pembentukan kelompok siswa tidak segera melaksanakan tugas tapi malah membuat kegaduhan. mondarmandir. kerjasama kelompok sebagaian ada yang belum kompak. sehingga menyita waktu 10 menit. siswa secara aktif dan penuh kesungguhan mengerjakan tugas yang diberikan guru. masih ada siswa yang pasif dan masa bodoh. yaitu aktivitas siswa tidak merata.PENYUSUNAN LAPORAN 1 beberapa kejadian penting. - Hasil observasi kelas menyatakan bahwa ada kelebihan dari tindakan perbaikan ini antara lain: siswa mulai termotivasi untuk belajar. b. siswa mulai berani tampil di depan kelas. tetapi masih ada kekurangan.

Nilai 100 95 90 85 80 75 2 4 4 4 5 n No. 5. 1. tahap demi tahap. Jelaskan analisis yang dilakukan. 2. Tabel 1.PENYUSUNAN LAPORAN 1 dinyatakan tuntas apabila siswa yang nilainya sudah tuntas mencapai 85% dari jumlah keseluruhan siswa. 3. Nilai Postes 2 Nilai 100 95 90 85 80 75 8 2 9 2 5 3 N 156 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Jelaskan darimana data diperoleh. sampai dilakukan interpretasi. 3. 5. 6. Perbandingan nilai postes 1 dan postes 2 dari 2 siklus perbaikan pembelajaran sebagai berikut. 4. 1. Data prestasi belajar siswa diperoleh dari nilai yang siswa pada postes 1 dan postes 2. 6. 4. 2. Kriteria ketuntasan belajar ditetapkan pada saat dilakukan perencanaan perbaikan pembelajaran. Perolehan Nilai Nilai Postes 1 No.

PENYUSUNAN LAPORAN 1 Nilai Postes 1 No. untuk dua jenjang. • • PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 157 . 11. 9. 7.Secara individu: • • • Banyaknya siswa = 38 Siswa tuntas belajar ada 30 siswa Persentase siswa yang telah tuntas = 30:38 x 100% = 78. 9. 10. 8.05%. persentase siswa yang belum tuntas = 8:38 x 100% = 21.94% Siswa yang belum tuntas ada 8 siswa.03 Berdasarkan tabel tersebut. 7. 10. Nilai Postes 2 Nilai 70 65 60 55 50 3 4 2 38 N Jumlah siswa Jumlah siswa Rata-rata skor Rata-rata skor 72. 8. Secara klasikal Interpretasi dari hasil analisis data disampaikan secara sistematis. yaitu jenjang individu siswa dan jenjang klasikal. 11. 70 65 60 55 50 Nilai 3 4 7 4 1 38 n No. dapat disimpulkan: .50 83.

dilakukan kaji ulang terhadap proses pembelajaran. Data tambahan: dari 3 latihan menggunakan ejaan. Proses pembelajaran kemudian dikaji ulang untuk menentukan sebab-sebab ketidaktuntasan. sehingga untuk mencapai ketuntasan klasikal masih kurang 6. Untuk mencari penyebab masalah secara lebih detil.06%. 158 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Rata-rata skor sebelum perbaikan = 72. dan ternyata timbul masalah baru. yaitu mengubah teks wawancara menjadi teks narasi. dengan menganalisis data tambahan. tetapi belum mencapai tingkat ketuntasan sebagaimana telah ditetapkan.50 Rata-rata skor perbaikan = 83. Kesimpulan dilakukan berdasarkan data.94%.PENYUSUNAN LAPORAN 1 • Siswa belum tuntas belajar karena menurut standar ketuntasan belajar secara klasikal harus mencapai 85%.03 setelah • • • Gain skor (perolehan nilai) rata-rata = 10.53 Dari data tersebut diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan pencapaian hasil belajar oleh siswa. padahal terjadi peningkatan hasil belajar siswa. sedangkan pencapaian hasil belajar setelah siklus 1 baru mencapai 78. terlihat kesalahan siswa sebagai berikut.

11. 14. 8. Siswa 1. Jumlah kesalahan Jumlah No. 12. 4. 2. Tidak ada 2 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 0 2 4 5 2 1 0 3 4 4 3 6 2 Tidak ada 13 yang salah 1 kesalahan 2 kesalahan 3 kesalahan 4 kesalahan 5 kesalahan 6 kesalahan 7 kesalahan 8 kesalahan 9 kesalahan 10 kesalahan 11 kesalahan 12 kesalahan 13 kesalahan 2 1 2 6 1 2 2 3 2 2 1 1 0 PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 159 . Kesalahan sesudah perbaikan Jumlah kesalahan Jumlah Siswa 1. Kesalahan Siswa Kesalahan sebelum perbaikan No.PENYUSUNAN LAPORAN 1 Tabel 2. 5. 4. 6. 3. 12. 13. 14. 6. 2. 10. 13. 9. 7. 9. 3. 5. 11. 7. 8. 10.

Perbaikan pembelajaran sudah tercapai karena diperoleh gain skor rata-rata 10. 160 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP . Dalam refleksi.Diperkirakan ketidaktuntasan disebabkan karena kurangnya latihan. Kesimpulan Metode mengajar dengan menerapkan pola latihan dan koreksi kesalahan secara intensif ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. karena ada 8 siswa yang belum tuntas secara individual.PENYUSUNAN LAPORAN 1 3.2. . Kesimpulan dan Rekomendasi 4. . dan terlalu banyak waktu yang digunakan untuk membagi kelompok. faktor-faktor yang menjadi kendala.Namun. belum diperoleh ketuntasan pembelajaran. latihan akan diperbanyak menjadi 5 soal.Untuk pembelajaran berikutnya. Refleksi . dan waktu pembagian kelompok dikurangi menjadi 5 menit saja.05%. 4. yaitu 21.53 dari sebelum perbaikan pembelajaran dan sesudah perbaikan pembelajaran.1. . peneliti dituntut kejujurannya untuk mengakui apakah tindakan perbaikan pembelajaran yang dilakukan telah berhasil atau belum. serta solusi yang disarankan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya. Terjadi peningkatan perolehan nilai siswa setelah dilakukan perbaikan pembelajaran. Kesimpulan dituliskan secara ringkas dan jelas tentang apa yang dihasilkan dari proses perbaikan pembelajaran.

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta. menjelaskan kontribusi penelitian ini terhadap penelitian atau perbaikan pembelajaran berikutnya. 2001. Universitas Terbuka   PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA PB/PENYUSUNAN LAPORAN 1/15/BAHASA INGGRIS/SMP 161 . Wardani. Saran • Dalam melakukan pola latihan dan koreksi kesalahan perlu diberikan porsi latihan yang cukup. B. dalam kelas perlu memperoleh perhatian. sehingga dapat meningkatkan perolehan nilai siswa juga mencapai ketuntasan belajar. Yogyakarta: Gajah Mada University Kartowagiran. 1980.PENYUSUNAN LAPORAN 1 4. Yogyakarta: Satker Pembinaan PLP. • Pengelolaan waktu untuk pendahuluan dan hal-hal administratif. IGAK. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. sehingga waktu belajar tidak habis untuk hal-hal administratif. atau konfirmasi terhadap teori. Metodologi Pengajaran Bahasa. Daftar Kepustakaan   Hastuti. Saran dituliskan secara ringkas. S. Sistem Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. misalnya membagi kelompok.2. 1976. Pengertian dan Prinsipprinsip Penelitian Tindakan Kelas. 5. 2005.

PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 162 . Proses pertanggungjawaban tersebut dilakukan dalam bentuk pleno atau seminar hasil PTK.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS BAHAN BELAJAR MANDIRI Topik Jumlah Jam Penyusunan Laporan 2 4 jam (4 x 50 menit) tatap muka dan 8 jam (8 x 50 menit) tugas mandiri Pertemuan ke-16 Laporan PTK yang telah disusun perlu dipertanggungjawabkan baik dalam hal teknis maupun isinya agar dapat dikatakan ilmiah.

Kedudukan Topik Penyusunan Laporan Topik Penyusunan Laporan 2 dalam Bahan Belajar Mandiri (BBM) ini merupakan kegiatan ke-16 dari 16 kegiatan dalam pembelajaran berbasis PTK. Pentingnya Penyusunan Laporan Laporan PTK adalah paparan dari hasil-hasil pelaksanaan kegiatan. Laporan merupakan bukti fisik dari suatu kegiatan yang memaparkan pelaksanaan dan hasilnya. b. maka laporan akan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban. Pada Program BERMUTU. PENGANTAR a. Dengan bukti berupa laporan inilah kegiatan PTK dapat diakui oleh pihak-pihak terkait. Untuk dapat diakui keilmiahannya dan nilai SKS. maka laporan penelitian ini perlu diplenokan atau diseminarkan terlebih dahulu. Laporan PTK ditulis secara naratif dengan menggunakan format tertentu. Jadi. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 163 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Pada dasarnya laporan ditulis dengan maksud sebagai sarana untuk mengkomunikasi atau mempublikasikan hasil-hasil suatu kegiatan. Jika PTK tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pihak donor atau instansi terkait pendidikan. laporan PTK yang akan dibuat oleh peserta selain menjadi alat publikasi ilmiah juga akan menjadi bukti fisik untuk pengakuan nilai SKS tertentu dari perguruan tinggi. Ruang Lingkup Laporan Penyusunan Ruang lingkup pembahasan materi penyusunan laporan adalah mengkaji hasil penelitian tindakan kelas melalui kegiatan pleno. c.PENYUSUNAN LAPORAN 2 1. penyusunan laporan merupakan langkah terakhir dari PTK.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 d. Menjilid dan menyerahkan laporan PTK kepada guru pemandu Tugas terstruktur dialokasikan 6 x 50 menit Laporan tugas terstruktur menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar pada pertemuan di MGMP. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 164 . Para guru peserta akan disiapkan untuk melaksanakan kedua tugas tersebut sebagai bagian dari kegiatan Belajar BERMUTU. • Kegiatan Terstruktur dan Mandiri Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di MGMP. Tugas Terstruktur Pelaksanaan Tugas Terstruktur untuk penyusunan laporan adalah menyempurnakan laporan masingmasing guru peserta berdasarkan masukan selama kegiatan pleno dan diskusi kelompok. Petunjuk Kegiatan Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam bagian ini antara lain: • • Melakukan pleno terhadap hasil laporan PTK dari seorang guru peserta Mendiskusikan secara berkelompok untuk memvalidasi laporan PTK masing-masing guru peserta Melakukan revisi terhadap laporan PTK berdasarkan masukan selama kegiatan pleno atau diskusi kelompok. Tugas Mandiri Tugas Mandiri adalah tugas yang dilakukan guru peserta di luar tatap muka untuk meningkatkan kompetensi penyusuan laporan dengan membaca dan mengkaji ulang tentang penyusunan laporan dengan menggunakan sumber yang dirujuk dalam BBM ini. guru peserta akan melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta belajar mandiri.

Penilaian proses terhadap guru peserta mencakup aspek afektif maupun psikomotor. Penilaian hasil dilakukan terhadap produk yang dihasilkan guru peserta berupa: laporan PTK yang telah divalidasi. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 165 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS .PENYUSUNAN LAPORAN 2 Penilaian: Penilaian terhadap pencapaian kompetensi yang dilakukan oleh guru peserta selama proses maupun hasil.

Indikator Pencapaian Kompetensi a. Merevisi laporan berdasarkan masukan pleno/diskusi kelompok 3. kapur/spidol. LCD • • • PowerPoint/tayangan 1: Kedudukan Penyusunan Laporan dalam Proses PTK PowerPoint/tayangan 2: Format Sistematika Laporan PTK PowerPoint/tayangan 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK b. a. PERSIAPAN Untuk memfasilitasi guru peserta berdiskusi di MGMP dalam topik penyusunan laporan diperlukan persiapan sebagai berikut.PENYUSUNAN LAPORAN 2 2. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi dan Indikator pencapaian kompetensi dari penyusunan laporan adalah: Kompetensi Guru peserta mampu menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas yang dapat dipertanggungjawabkan. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 166 . Contoh laporan PTK Bahasa Inggris Laporan PTK Masing-masing guru peserta Lap top. Pendamping mempelajari materi-materi yang terkait dengan penyusunan laporan PTK dan sumber belajar yang akan digunakan Pendamping menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan: 1) 2) 3) 4) Kertas plano/papan tulis. Mendiskusikan secara pleno laporan PTK PTK hasil b.

Penyusunan Laporan PTK. SUMBER BELAJAR Sumber belajar sebagai bahan pendukung yag dapat digunakan dalam kegiatan diskusi adalah sebagai berikut: a. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 (5 menit) Pendahuluan: 1.Penyampaian Kompetensi dan Indikator Pencapaian kompetensi 2.PENYUSUNAN LAPORAN 2 4.Penjelasan kedudukan Penyusunan Laporan 2 dalam prosedur PTK Kegiatan 2 (60 menit) PLENO: 1. Mendiskusikan tentang laporan PTK seorang guru Kegiatan 3 (120 menit) DISKUSI: 1. 5. Melakukan diskusi kelompok untuk membahas/ memvalidasi laporan PTK masingmasing guru 2. Merevisi laporan PTK berdasarkan masukan kegiatan pleno/diskusi kelompok. Pemberian tugas Mandiri PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 167 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Kegiatan 4 (10 menit) Penutup: 1. Unit 10. Menyimpulkan hasil kegiatan 2. Hylite Modul PTK.

yaitu laporan PTK hasil Open Class dan hasil masing-masing guru peserta. Guru pemandu menjelaskan tentang kompetensi. Guru peserta dapat memberikan masukan berdasarkan analog pada kegiatan pleno. Guru pemandu memfasilitasi guru peserta untuk mendiskusikan (pleno) hasil laporan PTK salah satu guru peserta. Guru pemandu menjelaskan kedudukan topik penyusunan laporan 2 dalam prosedur PTK (lihat lampiran 1). indikator dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Kegiatan 2 Pleno Laporan PTK Guru pemandu meminta semua guru peserta untuk mempersiapkan hasil tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya. Kegiatan 3 Kelompok Untuk Validasi Laporan PTK masing-Masing Guru Guru peserta berdiskusi dalam kelompok untuk membahas laporan masing-masing. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 168 . Guru pemandu menjadi moderator selama kegiatan pleno Guru pemandu mengklarifikasi hasil pleno. Jika diperlukan guru pemandu menjadi nara sumber pada tiap-tiap kelompok. Masing-masing guru peserta diminta mencatat masukan dari guru peserta lain.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 1 Pendahuluan Guru pemandu menanyakan kepada guru peserta tentang tugas terstruktur pada pertemuan sebelumnya yang harus dibawa.

Guru peserta lain dapat menambahkannya apabila masih diperlukan. tugas terstrukturnya adalah: • Melanjutkan revisi terhadap laporan PTK masingmasing guru peserta. Tugas terstruktur yang diberikan kepada guru peserta sesuai dengan yang ada pada buku kerja guru. Selanjutnya. • Mengkonsultasikan hasil revisi akhir kepada guru pemandu atau nara sumber jika diperlukan • Menjilid laporan PTK masing-masing guru peserta dan menyerahkannya kepada guru pemandu. guru pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merefleksikan atau merangkum apa yang telah dipelajari pada pertemuan hari ini. Untuk topik penyusunan laporan PTK. Guru pemandu memberikan tugas terstruktur.. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio guru. 6. Produk yang dapat dinilai adalah laporan PTK hasil validasi.PENYUSUNAN LAPORAN 2 Kegiatan 4 Menyusun Laporan PTK Berdasarkan Hasil Masukan Pleno dan Diskusi Kelompok Guru pemandu meminta guru peserta untuk merevisi laporan PTK masing-masing berdasarkan catatan masukan selama pleno maupun diskusi kelompok Kegiatan 5 Penutup dan Pemberian Tugas Mandiri Sebelum mengakhiri kegiatan dalam MGMP. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 169 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . PENILAIAN Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar peserta dilakukan melalui produk yang dihasilkan. Guru pemandu mengucapkan terima kasih dan salam sebagai penutup pada pertemuan tersebut.

PENYUSUNAN LAPORAN 2 LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1. PowerPoint 1: Kedudukan Penyusunan dalam Proses PTK Laporan Refleksi Awal Perencanaan Tindakan I Pelaksanaan Tindakan I Observasi Analisis data dan interpretasi Refleksi dan Evaluasi Revisi Tind. kegiatan belajar. indikator pencapaian kompetensi. • Menilai laporan PTK sesuai kriteria Kegiatan Belajar Diskusi kelompok Dan latihan Hasil Belajar yang diharapkan Draft PTK laporan Guru peserta mampu: Menyusun Laporan PTK PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 170 . dan hasil belajar yang diharapkan Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Guru peserta mampu: • Menuliskan abstrak penelitian • Menuliskan hasil penelitian sesuai sistematika/ komponenkomponen laporan PTK . I (Perencanaan Tindakan II) Penyusunan Laporan 1 Penyusunan Laporan 2 Penjilidan dan Penyerahan Powerpoint 2: Kompetensi.

Manfaat Penelitian: penjelasan tentang manfaat penelitian bagi guru. nama-nama peneliti. PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 171 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . hasil penelitian. kesimpulan. dan saran. tujuan. Perumusan Masalah: berisi hasil identifikasi dan analisis masalah sebagai rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. pentingnya masalah tersebut untuk diatasi B. khususnya dalam judul penelitian. DAFTAR ISI Berisi daftar judul-judul di dalam laporan dan nomor halamannya Bab I: PENDAHULUAN A.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 2: Format sistematika laporan PTK JUDUL (Halaman Judul) Memuat judul penelitian. siswa. akar penyebab masalah. Pembimbing dan Kepala Sekolah tempat penelitian. yang akan dipecahkan melalui penelitian C. KATA PENGANTAR ABSTRAK Berisi saripati unsur-unsur penelitian: permasalahan. D. lembaga dan pengembangan pembelajaran E. Tujuan Penelitian berbeda dengan tujuan pembelajaran. Tujuan Penelitian: ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tindakan perbaikan. identifikasi dan analisis masalah. Latar Belakang: uraian masalah pembelajaran. ditulis tidak melebihi satu halaman. prosedur penelitian. nama institusi dan tahun. LEMBAR PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Guru Pemandu. Definis Operasional: penjelasan tentang pengertian atau maksud atau batasan dari istialah utama yang digunakan.

sedangkan saran mengacu pada hasil penelitian. teori. pendapat pakar. dikaitkan dengan pengalaman praktis. Dari kajian pustaka iniharus menghasilkan hipotesis tindakan. pendapat pakar. Pembahasan dapat ditulis terpadu dengan sajian hasil penelitian. PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 172 . waktu penelitian. tempat penelitian. pengalaman nyata. Kesimpulan mengacu pada rumusan masalah. BAB III: PELAKSANAAN PENELITIAN Uraian tentang subjek penelitian. atau penelitian lain dalam kajian pustaka   BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi uraian singkat tentang kesimpulan dan saran. refleksi) BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN  Uraian tentang data hasil penelitian. pelaksanaan pada siklus I. pelaksanaan & pengumpulan data. prosedur setiap siklus (perencanaan.PENYUSUNAN LAPORAN 2 BAB II: KAJIAN PUSTAKA Uraian kajian konsep. yaitu hasil pemecahan masalah sementara yang didasarkan pada kajian pustaka. Sajian hasil analisis data diurutkan sesuai rumusan masalah. teori. dst. mulai dari hasil observasi awal. dapat pula ditulis terpisah setelah sajian hasil penelitian Setiap sajian hasil disertai pembahasan. hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah dan menjadi landasan tindakan yang dirancang dalam bentuk kerangka pikir untuk meyakinkan tindakan perbaikan yang direncanakan dapat mengatasi masalah. argumentasi mengapa hasilnya seperti itu.

tahun penerbitan. nama kota penerbit. ditulis secara konsisten mengikuti aturan tertentu (biasanya mencakup nama penulis. lembar observasi. hasil tes. dokumen resmi. dll) yang digunakan sebagai acuan penelitian. foto-foto kegiatan. instrumen penelitian. hasil kegiatan belajar. artikel. nama jurnal dan nomor/edisi/volume. nama penerbit) LAMPIRAN RPP. jurnal. dokumen lain yang dianggap perlu dilampirkan PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 173 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS .PENYUSUNAN LAPORAN 2 DAFTAR PUSTAKA Daftar semua referensi (buku. judul buku.

a. biaya dan sarana prasarana • Adanya kerja sama dalam bentuk kolaborasi dengan guru lain • Jumlah siklus lebih dari satu PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS 174 . dan cara refleksi c. Ada teori-teori terkait yang memberi arah/petunjuk Teori/pustaka pada pelaksanaan PTK b. Pelaksanaan Penelitian a. 1 KRITERIA Abstrak ASPEK YANG DINILAI Terlihat jelas unsur pokok berikut. Pendahuluan latar belakang. 3. Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoritis bahwa tindakan tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran 4. tujuan hasil b. 2.PENYUSUNAN LAPORAN 2 PowerPoint 3: Contoh Kriteria Penilaian Laporan PTK Kriteria Penilaian Laporan PTK NO. serta pentingnya masalah dipecahkan rumusan masalah tujuan manfaat b. c. tindakan didukung oleh faktor waktu. latar belakang yang memuat deskripsi masalah. Tindakan yang dilakukan bersifat: • Rasional. Penggunaan instrumen. data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah. prosedur Terlihat unsur-unsur berikut. berbasis pada akar penyebab masalah • Dapat dilaksanakan. c. Deskripsi tahapan siklus penelitian b. a. d. usaha validasi hipotesis tindakan. Kajian a. deskripsi lokasi dan waktu.

Paket Pembelajaran BERMUTU Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading .

tujuan.PENYUSUNAN LAPORAN 2 NO. 5. Hasil penelitian sesuai tujuan b. Kelengkapan lampiran Sumber: Suhardjono. Mengapa berhasil atau tidak. apa yang perlu dilakukan berikutnya Siklus II dan III: idem 6. dan rencana berikutnya. kelemahan. Hasil autentik disajikan dari • Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan. Kesimpulan dan rekomendasi a. selanjutnya (potret kemajuan) c. Ada saran untuk penelitian. (2006:89-90) PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA 175 PB/PENYUSUNAN LAPORAN 2/16/BAHASA INGGRIS . Ada saran untuk penerapan hasil 7. Daftar Pustaka a. Penulisan daftar pustaka sesuai aturan dan konsisten b. KRITERIA Hasil penelitian ASPEK YANG DINILAI Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap Siklus I • Perencanaan: diuraikan tindakan khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa • Pelaksanaan: diuraikan pelaksanaan tindakan • Pengamatan: disajikan hasil pengamatan berbagai instrumen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful