METODE CERAMAH Ceramah adalah penuturan atau penerangan secara lisan oleh guru terhadap kelas.

Alat interaksi yang terutama dalam hal ini adalah “berbicara". Dalam ceramahnya kemungkinan guru menyelipkan pertanyaan pertanyaan, akan tetapi kegiatan belajar siswa terutama mendengarkan dengan teliti dan mencatat pokok pokok penting, yang dikemukakan oleh guru; bukan menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa. Dalam lingkungan pendidikan modern, ceramah sebagai metode mengajar telah menjadi salah satu persoalan yang cukup sering diperdebatkan. Sebagian orang menolak sama sekali dengan alasan bahwa cara sebagai metode mengajar kurang efisien dan bertentangan dengan cara manusia belajar. Sebaliknya, sebagian yang mempertahankan berdalih, bahwa ceramah lebih banyak dipakai sejak dulu dan dalam setiap pertemuan di kelas guru tidak mungkin meninggalkan ceramah walaupun hanya sekedar sebagai kata pengantar pelajaran atau merupakan uraian singkat di tengah pelajaran. Kalau kita teliti lebih lanjut, sebenarnya alasan-alasan tersebut di atas tidaklah sama sekali salah, tetapi juga tidak sama sekali benar. Hal yang sebenarnya adalah bahwa dalam situasi-situasi tertentu, metode ceramah merupakan metode yang paling baik, tetapi dalam situasi lain mungkin sangat tidak efisien. Guru yang bijaksana senantiasa menyadari kondisi-kondisi yang berhubungan situasi pengajaran yang dihadapinya, sehingga ia dapat menetapkan bilamanakah metode ceramah sewajamya digunakan, dan bilakah sebaiknya dipakai metode lain. Tidak jarang guru menunjukkan kelemahannya, karena ia hanya mengenal satu atau dua macam metode saja dan karenanya ia selalu saja menggunakan metode ceramah untuk segala macam situasi. Kelemahan ini juga merupakan salah satu sebab mengapa metode ceramab dikritik orang, dan sering dirangkaikan dengan sifat verbalistis ( kata - kata tetapi tidak mengerti artinya ). Situasi di bawah ini sesuai untuk penggunaan metode ceramah :

Kalau guru akan menyampaikan fakta atau pendapat dimana tidak terdapat bahan bacaan yang merangkum fakta yang dimaksud. Sebagai contob: di suatu kelas SMP, guru mengajarkan Sejarah terbentuknya candi Borobudur. Di perpustakaan sekolah tidak tersedia bukti yang menggambarkan sejarah candi tersebut. Maka tepatlah bila guru memberikan penjelasan dengan metode ceramah Jika guru akan menyampaikan pengajaran kepada sejumlah siswa yang besar ( misalnya sekitar 75 orang atau lebih ), maka metode ceramah Iebih efisien dari pada metode lain seperti diskusi, demonstrasi atau eksperimen. Sebab dengan diskusi, guru harus mengatur siswa berkelompok dengan mengubah susunan kursi, sudah tentu dibutuhkan kelas yang besar. Juga guru akan mengalami kesulitan dalam mengawasi kelompok - kelompok yang berjumlah besar. Demikian pula untuk penyelenggaraan demonstrasi atau eksperimen untuk jumlah besar, selain alat-alat yang tidak mencukupi, pengelolaan pengajaran juga mengalami kesulitan

Kalau guru adalah pembicara yang bersemangat sehingga dapat memberi motivasi kepada siswa untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Dalam keadaan tertentu, sebuah pembicaraan yang bersemangat akan menggerakkan hati siswa untuk menimbulkan tekad baru. Misalnya ceramah tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia Jika guru akan menyimpulkan pokok - pokok penting yang telah diajarkan, sehingga memungkinkan siswa untuk melihat lebih jelas hubungan antara pokok yang satu dengan lainnya. Misalnya, setelah guru selesai mengajarkan sejarah perjuangan bangsa, kepada para siswa ia memberi tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang dikerjakan di rumah. Kemudian pada pelajaran berikutnya, guru membicarakan bersama tugas yang telah dikerjakan siswa, dan guru menyimpulkan garis besar sejarah tersebut Kalau guru akan memperkenalkan pokok bahasan baru. Dalam sebuah kelas, siswa telah sampai pada bagian tata bahasa yang membicarakan tata kata. Untuk itu guru akan menjelaskan perbedaan antara fonetik dan fonemik dengan berbagai contoh

Kelebihan dan kelemahan metode ceramah : Kelebihan :

Guru menguasai arah pembicaraan seluruh kelas : Kalau kelas sedang berdiskusi, sangatlah mungkin bahwa seorang siswa mengajukan pendapat yang berbeda dengan anggota kelompok yang lain, hal ini dapat mempengaruhi suasana dan diskusi jadi berkepanjangan bahkan sering menyimpang dari pokok bahasan. Tetapi pada metode ceramah hanya guru yang berbicara, maka ia dapat menentukan sendiri arah pembicaraan. Organisasi kelas sederhana : Dengan ceramah, persiapan satu-satunya bagi guru adalah buku catatannya. Pada seluruh jam pelajaran ia berbicara sambil berdiri atau kadang-kadang duduk. Cara ini paling sederhana dalam hal pengaturan kelas, jika dibandingkan dengan metode demonstrasi dimana guru harus mengatur alat alat. Atau dibandingkan dengan kerja kelompok, dimana guru harus membagi kelas ke dalam beberapa kelompok, ia harus merubah posisi kelas.

Kelemahan :

Guru tak dapat mengetahui sampai di mana siswa telah mengerti pembicaraannya Kadang - kadang guru beranggapan bahwa kalau para siswa duduk diam mendengarkan atau sambil mengangguk - anggukkan kepalanya, berarti mereka telah mengerti apa yang diterangkan guru. Padahal anggapan tersebut sering meleset, walaupun siswa memperlihatkan reaksi seolah-olah mengerti, akan tetapi guru tidak mengetahui sejauh mana penguasaan siswa terhadap pelajaran itu. Oleh karena itu segera setelah ia berceramah, harus diadakan evaluasi, misalnya dengan tanya jawab atau tes. Kata-kata yang diucapkan guru, ditafsirkan lain oleh siswa. Dapat terjadi bahwa siswa memberikan pengertian yang berlainan dengan apa yang dimaksud oleh

Peragaan tersebut dapat berbentuk benda yang sesungguhnya. Misalnya: kata modul. Lebih-lebih lagi bila kata-kata itu dirangkaikan dalam kalimat. “kesusilaan”. Oleh karena itu bila guru ingin menjelaskan sesuatu yang kiranya masih asing bagi siswa. Kata-kata yang diucapkan hanyalah bunyi yang disetujui penggunaannya dalam suatu masyarakat untuk mewakili suatu pengertian. menggambarkan dengan bagan atau diagram di papan tulis. Hal ini dapat dilaksanakan dengan berbagai jalan. Menanamkan pengertian yang jelas. mungkin bagi setiap siswa tidak sama pengertiannya. Kalau guru menggunakan kata . guru dapat menyertakan peragaan dalam caramahnya. akan semakin banyak kemungkinan salah tafsir dari pembicaraan guru. c. dan .kata itu. Sering terjadi setelah melihat tujuan dan metode ternyata untuk keperluan ini lebih tepat digunakan metode lain. Itulah sebabnya maka setiap anak harus membentuk perbendaharaan bahasanya berdasarkan pengalaman hidupnya sehari-hari.kata abstrak seperti “keadilan”. Mempersiapkan bahan ceramah yang efektif : a. Selama ada persamaan pendapat antara pembicara dengan pendengar. modul diartikan sebagai salah satu komponen dari pesawat luar angkasa. maksudnya setiap pengertian dapat menghubungkan pembicaraan dengan pendengar dengan tepat. Sedangkan bagi para astronout. “kepribadian”. Itulah sebabnya mengapa sering terjadi siswa sama sekali tidak memperoleh pengertian apapun dari pembicaraan guru. atau sangat kabur mengartikan kata . bagi siswa SLTP Terbuka dan mahaiswa UT diartikan sebagai salah satu bentuk bahan belajar yang berwujud buku materi pokok. Kemudian menyusul bagian dari pokok bahasan yang merupakan inti. Salah satu diantaranya adalah : guru memulai pembicaraan dengan suatu ikhtisar / ingkasan tentang pokok -p okok yang akan diuraikan. Langkah . Menyusun ceramah dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : • • • Bahan ceramah dapat dimengerti dengan jelas. model-model dari benda. Dapat menangkap perhatian siswa Memperlihatkan kepada pendengar bahwa bahan yang mereka peroleb berguna bagi kehidupan mereka.langkah di bawah ini dapat dipakai sebagai petunjuk untuk mempertinggi hasil metode ceramah : • • Tujuan pembicaraan ( ceramah ) harus dirumuskan dengan jelas Setelah menetapkan tujuan.guru. maksud pembicaraan akan dimengerti oleh pendengar. Kiranya perlu kita sadari bahwa tidak ada arti yang mutlak untuk setiap kata tertentu. harus diteliti apakah metode ceramah merupakan metode yang sudah tepat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. b.

ilmu kimia.pokok yang penting dari pembicaraan itu. menulis. sering disamakan artinya dengan istilah ulangan. melaksanakan gerak dalam olah raga. Metode drill biasanya digunakan dengan tujuan agar peserta didik: 1) Memiliki ketrampilan motoris atau gerak. antara tanda huruf dan bunyi. terlebih dahulu dikemukakan contoh-contoh. Metode drill adalah suatu cara mengajar di mana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan.shvoong. mengurangi. tanda baca dan sebagainya. menjumlahkan. Dengan pertanyaan itu mereka diajak berpikir dan seterusnya mengikuti pembicaraan guru. Sebenarnya berbeda. seperti menghafalkan katakata. ilmu pasti. untuk setiap ungkapan sulit.com/social-sciences/education/2145663-pengertian-metodelatihan-drill/#ixzz1LLUXAOtl Metode Drill dan Pembelajaran Matematika (1) Penggunaan istilah latihan. d. seperti mengalikan. Sedangkan latihan dimaksudkan . sehingga dapat menggambarkan dengan jelas apa yang dimaksud. Sebuah teknik yang sering dapat menguasai perhatian siswa pada awal ceramah sampai selesai adalah dengan menghadapkan siswa pada pertanyaan. 2) Mengembangkan kecakapan intelek. Atau guru terlebih dahulu mengemukakan suatu cerita singkat bersifat ilustratif. 3) Memiliki kemampuan menghubungkan antara satu keadaan dengan hal lain. agar siswa memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari. serta teratur melaksanakan pembinaan kepada anak didik dalam meningkatkan sebuah ketrampilan akan lebih memungkinkan anak didik memiliki ketrampilan dengan sempurna. mudah dilakukan. Siswa akan tertarik bila mereka melihat bahwa apa yang di pelajari berguna bagi kehidupan. seperti hubungan sebab akibat. Mengenal benda atau bentuk dalam pelajaran matematika. Metode latihan (drill) pada umumnya digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan atau ketrampilan dari apa yang dipelajari. membagi. Jalan lain yang dapat ditempuh misalnya. Hal ini juga menunjang anak didik untuk berprestasi dalam bidang tertentu. ulangan adalah suatu tindakan untuk sekedar mengetahui sejauh mana siswa telah menyerap pelajaran yang telah diberikan oleh guru. Menangkap perhatian siswa dengan menunjukkan penggunaannya. Latihan yang praktis. mempergunakan alat-alat atau membuat suatu benda.akhimya disimpulkan kembali pokok . dan penggunaan lambang atau simbol di dalam peta dan lain-lain Sumber: http://id.

Simandjuntak. dkk. ilmu pasti. membagi. dkk. a. Memiliki keterampilan motoris/gerak. Dari keterangan-keterangan di atas. Adapun metode drill (latih siap) itu sendiri menurut beberapa pendapat memiliki arti sebagai berikut. Siswa memperoleh pengetahuan praktis dan siap pakai. (Shalahuddin. Mengembangkan kecakapan intetek. (Zuhairini. c. seperti menghafal kata-kata.agar pengetahuan dan kecakapan tertentu menjadi milik siswa dan dapat dikuasai sepenuhnya. 1986: 112). Dari segi pelaksanaannya siswa teriebih dahulu telah dibekali dengan pengetahuan secara teori secukupnya. menarik akar dalam hitungan mencongak. 1983: 106). (Roestiyah N. dapat ditarik kesimpulan bahwa metode drill (latihan siap) adalah suatu cara menyajikan bahan pelajaran dengan Jalan melatih siswa agar menguasai pelajaran dan terampil. menjumlahkan. dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan dari metode drill (latihan siap) adalah untuk melatih kecakapan-kecakapan motoris dan mental untuk memperkuat asosiasi yang dibuat.K (1985: 125-126) dalam strategi belajar mengajar teknik metode drill (latihan siap) ini biasanya dipergunakan untuk tujuan agar siswa: a. b. Kebaikan Metode drill (Latihan Siap) Menurut Yusufdan Syaifiil Anwar (1997: 66) kebaikan metode drill (latihan siap) adalah.K. b. Tujuan Metode drill (latihan Siap) Tujuan metode drill (latihan siap) adalah untuk memperoleh suatu ketangkasan. Suatu kegiatan dalam melakukan hal yang sama secara berulang-ulang dan sungguhsungguh dengan tujuan untuk memperkuat suatu asosiasi atau menyempumakan suatu keterampilan supaya menjadi permanen. Kemudian dengan tetap dibimbing oleh guru. mengurangi. 1987: 100). Memiliki kemampuan menghubungkan antara sesuatu keadaan dengan hal lain. antara tanda hurufdan bunyi -ing. -ny dan lain sebagainya. seperti mengalikan. (Pasaribu dan B. a. Dan siap dipergunakan bila sewaktuwaktu diperlukan. c. Dari beberapa pendapat di atas. seperti sebab akibat banjir – hujan. . mahir dan lancar. Suatu metode dalam pendidikan dan pengajaran dengan jalan melatih anakanak terhadap bahan pelajaran yang sudah diberikan. Sedangkan menurut Roestiyah N. siswa memiliki ketangkasan atau keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari. 2. keterampilan tentang sesuatu yang dipelajari anak dengan melakukannya secara praktis pengetahuan-pengetahuan yang dipelajari anak itu. ilmu kimia. siswa disuruh mempraktikkannya sehingga menjadi mahir dan terampil. tanda baca dan sebagainya. Mengenal benda/bentuk dalam pelajaran matematika. mempergunakan alat atau membuat suatu benda. Dalam waktu yang tidak lama siswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. melaksanakan gerak dalam olah raga. 1985:125). 1. Suatu teknik yang dapat diartikan sebagai suatu cara mengajar di mana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan. menulis. b. penggunaan lambang/simbol di dalam peta dan tarn-lain.

melatih diri. Membentuk kebiasaan yang kaku Dengan metode latihan siswa belajar secara mekanis. dkk. Siswa harus dapat menjawab soal-soal secara otomatis. Dan sebagai gantinya timbullah responrespon yang melalui bersifat verbalistis. (1983: 107) menguraikan hal tersebut sebagai berikut: a. c. Siswa dilatih menghafal pertanyaan-pertanyaan (soalsoal). guru mengadakan ulangan lebih-lebih jika menghadapi ujian. karena itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pendidik. Para siswa dibawa kepada kofomuitas dan diarahkan menjadi uniformitas. Akan menanamkan pada anak-anak kebiasaan belajar secara rutin dan disiplin. Hal mi bertentangan dengan prinsip belajar di mana siswa seharusnya mengorganisasi kembali pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan situasi yang mereka hadapi. Menumbuhkan kebiasaan belajar secara kontinue dan disiplin diri. Model pembelajaran yang tepat untuk peserta didik Posted on 12 October 2010. Menghambat bakat dan inisiatif siswa Mengajar dengan metode drill berarti minat dan inisiatif siswa dianggap sebagai gangguan dalam belajar atau dianggap tidak layak dan kemudian dikesampingkan. Dalam memberikan respon terhadap suatu stimulus siswa dibiasakan secara otomatis. Kekurangan Metode Drill (Latihan Slap) Team Kurikulum Didakt’k Metodik Kurikulum IKIP Surabaya (1981: 45-46) dalam Pengantar Didaktik Metodik Kurikulum PBM menguraikan tentang kekurangan dari metode drill sebagai berikut: a. Pada pelafalan agama dengan melalui metode latihan siap ini anak didik menjadi terbiasa dan menumbuhkan semangat untuk beramal kepada Allah. Mereka harus tahu. Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan Perkembangan inisiatif di dalam menghadapi situasi baru atau masalah baru pelajar menyelesaikan persoalan dengan cara statis. Karena itu maka proses belajar yang lebih realistis menjadi terdesak. Kecakapan siswa dalam memberikan respon stimulus dilakukan secara otomatis tanpa menggunakan vintelegensi. c.c. b. hanya berdasarkan routine saja. belajar mandiri. salah satunya adalah metodologi mengajar. Sedangkan menurut Zuhairini. 3. dan menghafal jawaban-jawaban atau pertanyaan-pertanyaan tertentu. cepat dapat diperoleh penguasaan dan keterampilan yang diharapkan b. d. Tidaklah itu irrasional. Dalam waktu relatif singkat. d. Tujuan pembelajaran yang diinginkan tentu optimal. Menimbulkan verbalisme Setetah mengajarkan bahan pelajaran siswa berulang kali. . Para murid akan memiliki pengetahuan siap.

guru hanya perlu menguasai pengetahuan bidang studinya dan menyampaikan kepada peserta didik dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian. Biggs (1991). Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa mengajar merupakan suatu cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara siswa dan guru yang sama-sama aktif melakukan kegiatan. the students do something in return”. yaitu disesuaikan dengan tipe belajar peserta didik dan kondisi serta situasi yang ada pada saat itu. menguasai. tingkah laku. seorang ahli psikologi membagi konsep mengajar menjadi tiga macam pengertian yaitu: Kuantitatif Mengajar diartikan sebagai transmission of knowledge. Agar tujuan pengajaran tercapai sesuai dengan yang telah dirumuskan oleh pendidik. rajin. dan gaya hidupnya. cara mengajar pendidik menarik. Masalah berhasil atau tidaknya peserta didik bukan tanggung jawab pendidik. Nasution (1986) berpendapat bahwa mengajar adalah suatu aktivitas mengorganisir atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkannya dengan anak. menanggapi. Metodologi pembelajaran/pengajaran harus dimiliki oleh pendidik. Dengan demikian. metodologi pengajaran adalah ilmu yang mempelajari cara untuk melakukan aktivitas yang sistematis dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik.Pembelajaran/pengajaran merupakan istilah kunci yang hampir tidak pernah luput dari pembahasan mengenai pendidikan karena hubungan yang erat antara keduanya. peserta didik akan tekun. pendidik tidak menggunakan hanya satu metode. tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan oleh pendidik dapat terwujud/tercapai. Pembelajaran atau Pengajaran Arifin (1978) mendefinisikan bahwa mengajar adalah suatu rangkaian kegiatan penyampaian materi ajar kepada siswa agar dapat menerima. tetapi harus bervariasi. dan antusias menerima pelajaran yang diberikan. Jika menurut peserta didik. sehingga diharapkan akan terjadi perubahan pada peserta didik baik tutur kata. Kata metodologi berasal dari bahasa Latin yakni meta yang berarti jauh (melampaui) dan hodos yang berarti jalan (cara). mempelajari. Dalam hal ini. yang berarti tercapainya tujuan pengajaran. dan mengembangkan bahan pelajaran itu. . dan mempraktikkan beberapa metode mengajar pada saat mengajar. pendidik harus mengetahui. karena keberhasilan proses belajar mengajar (PBM) bergantung pada cara mengajar pendidik.Banyaknya metodologi pembelajaran mengharuskan pendidik memiliki metode mengajar yang beragam. Tyson dan Caroll (1970) mengemukakan bahwa mengajar adalah “A way working with students…a process of interaction. the teacher does something to student. Dalam proses belajar mengajar. Metodologi adalah ilmu mengenai cara mencapai tujuan. Tardif (1989) mendefinisikan mengajar sebagai tindakan yang dilakukan seseorang (pendidik) dengan tujuan membantu atau memudahkan orang lain (peserta didik) melakukan kegiatan belajar. yakni penyebaran pengetahuan. motorik. sehingga terjadi proses belajar.

mendefinisikan metode diskusi sebagai metode mengajar yang sangat berkaitan dengan pemecahan masalah (problem solving). Pendidik mudah menerangkan banyak bahan ajar berjumlah besar. 7. dan kebutuhan. Mendorong peserta didik mengekspresikan pendapatnya secara bebaS. Membuat peserta didik pasif. 3. 2. 2.. Dapat diikuti oleh peserta didik dalam jumlah besar. Sukar mengendalikan sejauh mana pemahaman belajar peserta didik. Mudah dilaksanakan (Djamarah. 3. Mengambil satu atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdasarkan pertimbangan yang cermat. 2. bakat. yang pada umumnya mengikuti secara pasif (Syah M. Mengandung sedikit daya kritispeserta didik (Daradjat. yaitu upaya membantu memudahkan kegiatan belajar peserta didik mencari makna dan pemahamannya sendiri. 2000). Mengandung unsur paksaan kepada peserta didik. Bagi peserta didik dengan tipe belajar visual akan lebih sulit menerima pelajaran dibandingkan dengan peserta didik yang memiliki tipe belajar audio. 6.. Pendidik mudah menguasai kelas.B.B. 2000). . 4. 2000). S. 4. kemampuan. Metode Pembelajaran atau Pengajaran Metode ceramah Metode ceramah (preaching method) adalah sebuah metode pengajaran dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa.Institusional Mengajar adalah penataan segala kemampuan mengajar secara efisien. dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli serta daya paham peserta didik. pendidik dituntut untuk selalu siap menyesuaikan berbagai teknik mengajar terhadap peserta didik yang memiliki berbagai macam tipe belajar. Mendorong peserta didik berpikir kritis. Dalam hal ini. 5. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme. Metode diskusi Muhibbin Syah (2000). S. Jika terlalu lama dapat membuat jenuh (Djamarah. Beberapa kelebihan metode ceramah adalah: 1. 4. Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi. 1985). Tujuan metode diskusi dalam proses belajar mengajar adalah: 1.. 3. Beberapa kelemahan metode ceramah adalah: 1. Metode ini sering disebut sebagai diskusi kelompok dan resitasi/pelafalan bersama (socialized recitation). Kualitatif Mengajar adalah upaya memfasilitasi pembelajaran (facilitation of learning). Mendorong peserta didik menyumbangkan buah pikirnya untuk memecahkan masalah bersama.

. Metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan ajar (Djamarah. 3. Terdapat tiga macam metode ceramah plus yaitu: .. Memudahkan berbagai jenis penjelasan. Metode ceramah plus Metode ceramah plus adalah metode pengajaran yang menggunakan lebih dari satu metode. 4.B. Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri peserta didik (Daradjat. Metode demontrasi Metode demonstrasi adalah metode pengajaran dengan cara memperagakan benda. S. 2000). B. Peserta didik kadang kala sukar melihat dengan jelas benda yang akan diperagakan. 2. Kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melalui pengamatan dan contoh konkret. Tidak dapat digunakan dalam kelompok yang besar. 3. Menyadarkan peserta didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan. Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal (Djamarah.Kelebihan metode diskusi adalah: 1.. Cenderung dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara. aturan. Manfaat psikologis pengajaran dari metode demonstrasi adalah: 1. 2. Sukar dimengerti jika didemonstrasikan oleh pengajar yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Djamarah. 2000). Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut: 1. 1985). Membiasakan peserta didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya dan membiasakan peserta didik bersikap toleransi (Djamarah. Proses belajar peserta didik lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari. S. S. Membantu peserta didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atau kerja suatu benda.. B.. yakni metode ceramah yang dikombinasikan dengan metode lainnya. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan. 2000). 2000). 2000). Kelemahan metode diskusi adalah: 1. 2. 3. dengan menghadirkan objek sebenarnya (Djamarah. 2. Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas. Perhatian peserta didik dapat lebih dipusatkan. 3. 2000). B. 3. Menyadarkan peserta didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang Iebih baik. S.. S. kejadian. dan urutan melakukan suatu kegiatan. B. 2. baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan (Syah M. Kelebihan metode dernonstrasi adalah: 1.

Metode ceramah plus tanya jawab dan tugas Metode ini adalah metode pengajaran yang menggabungkan antara ceramah dan tanya jawab serta pemberian tugas. yakni peserta didik hanya meniru hasil pekerjaan temannya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri. Metode ceramah plus diskusi dan tugas Metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengombinasiannya. Pengetahuan yang diperoleh peserta didik dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama. S. untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan (Djamarah. 2. dan mandiri. b. yaitu pertama pendidik menguraikan materi ajar. Metode eksperimental Metode eksperimental atau percobaan adalah metode pemberian kesempatan kepada peserta didik perorangan atau kelompok. Pemberian peluang tanya jawab antara pendidik dan siswa. dan akhirnya memberi tugas. 2. Kelebihan metode resitasi adalah (Djamarah. Kadang kala tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan. 2. 2000). Kelemahan metode resitasi adalah sebagai berikut: 1. B. Peserta didik memiliki peluang untuk meningkatkan keberanian. S. Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL) Metode ini merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan dan memperagakan materi serta latihan keterampilan. kemudian mengadakan diskusi. . 2000): 1. Kadang kala peserta didik melakukan penipuan. Tata Cara metode campuran ini adalah: a. Peserta didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi tentang ilmu dan teknologi. inisiatif.1. Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual. bertanggung jawab.. 3. Pemberian tugas kepada siswa. c. Kelebihan metode eksperimental adalah: 1. Penyampaian materi oleh pendidik. Metode ini dapat membuat peserta didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata pendidik/pengajar atau buku. 3. misalnya percobaan kimia di laboratorium. B. Metode eksperimental merupakan suatu metode mengajar yang menggunakan alat tertentu dan dilakukan lebih dari satu kali. 2. Metode resitasi Metode resitasi adalah suatu metode pengajaran dengan mengharuskan siswa membuat resume dengan kalimat sendiri..

seperti menulis. 3. Kelemahan metode study tour adalah: 1. Dalam study tour. pengurangan. Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama. Metode ini bertujuan membentuk kebiasaan atau pola yang otomatis pada peserta didik. diharapkan terbina peserta didik yang akan menciptakan terobosan atau penemuan baru yang dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia. unsur rekreasi sering kali lebih menjadi prioritas daripada tujuan utama. Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi. 2. Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik peserta didik di lapangan. sehingga unsur studi terabaikan. Dapat membentuk kebiasaan dan meningkatkan ketepatan dan kecepatan pelaksanaan. dan mengajaknya langsung ke tempat latihan keterampilan untuk melihat proses tujuan. 2. 4. kegunaan dan manfaat sesuatu (mis. melafalkan huruf. seperti dalarn perkalian. Meningkatkan kecakapan motorik. Meningkatkan kecakapan mental. fungsi. Tidak cukupnya ketersediaan alat menyebabkan tidak setiap peserta didik berkesempatan mengadakan eksperimen. 2. 3. Membuat materi yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat. . membuat dan menggunakan alat-alat. Metode study tour Study four (karya wisata) adalah metode mengajar dengan mengajak peserta didik mengunjungi suatu objek guna memperluas pengetahuan dan selanjutnya peserta didik membuat laporan dan mendiskusikan serta membukukan basil kunjungan tersebut dengan didampingi oleh pendidik. Kelebihan metode latihan keterampilan adalah: 1. tanda-tanda simbol. Biayanya cukup mahal. Memerlukan tanggung jawab pengajar/pendidik dan sekolah atas kelancaran metode ini dan keselamatan peserta didik.3. 5. Kelemahan metode eksperimental adalah: 1. 3. Metode ini menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. penjumlahan. 6. peserta didik harus menunggu untuk melanjutkan pelajaran. membuat tas dari mute). 2. pembagian. 3. Kelebihan metode study tour adalah: 1. Metode latihan keterampilan (drill method) metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar dengan memberikan pelatihan keterampilan secara berulang kepada peserta didik. terutama untuk study tour jangka panjang dan jauh. Dengan ini. Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak. Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang. Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak.

perencanaan. 2. Project method Project method atau metode perancangan adalah suatu metode mengajar dengan meminta peserta didik merancang suatu proyek yang akan diteliti sebagai objek kajian. Kurikulum yang berlaku di negara kita scat ini. Materi pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas. kemudian digabungkan. 3. belum menunjang pelaksanaan metode ini. sikap. Cara pengujiannya. Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan. 4. dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari pendidik. Melalui metode ini. Memperluas pola pikir peserta didik dan menyeluruh dalam memandang serta memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan. 2. yang masing-masing mempunyai tugas. Metode pengajaran beregu (team teaching method) Metode pengajaran beregu adalah suatu metode mengajar dengan jumlah pendidik lebih dari satu orang. baik secara vertikal maupun horizontal. Pengaturan penyusunan materi pelajaran. Kelebihan project method adalah: 1. Dapat menimbulkan verbalisme. Peer teaching method Metode peer teaching atau pengajaran oleh teman sejawat adalah suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya sendiri. Menghambat bakat dan inisiatif peserta didik karena peserta didik lebih sering diarahkan untuk melakukan kebiasaan bukan keterampilan nalisis. Kadang kala latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan menjenuhkan. 2. Metode pemecahan masalah (problem solving method) Metode ini adalah suatu metode mengajar dengan memberikan soal latihan kepada peserta didik kemudian diminta pemecahannya. cukup fasilitas. 4. Jika ujian lisan. Biasanya salah seorang pendidik ditunjuk sebagai kordinator. dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan. peserta didik yang diuji harus langsung berhadapan dengan tim pendidik tersebut. dan keterampilan dengan terpadu. Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan peserta didik. Kelemahan project method adalah: 1.Kelemahan metode latihan keterampilan adalah: 1. . 3. yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. masing-masing pendidik membuat soal. peserta didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan.

maka sering juga dinamakan strategi "chalk and talk". Metode global (Gauze method ) Metode global adalah suatu metode mengajar dengan meminta peserta didik membaca keseluruhan materi kemudian membuat resume atau kesimpulan dari apa yang mereka baca. oleh karena itu sering orang mengidentikkannya dengan ceramah.Teileren method Teileren method atau metode bagian adalah suatu metode mengajar dengan memberikan materi secara bertahap/sebagian-sebagian. dari semua model pembelajaran yang sudah diterangkan di atas. misalnya paragraf per paragraf kemudian dilanjutkan lagi dengan paragraf lainnya yang tentu saja berkaitan dengan masalahnya. 22 Agustus 2010 [4624 Dibaca] [2 Komentar] 1. LATIHAN PRAKTIK (DRILL AND PRACTICE). . PENEMUAN DAN INKUIRI Kategori: Pendidikan Diposting oleh widyastuti pada Minggu.Kep METODE PEMBELAJARAN EKSPOSITORI. Metode Pembelajaran Ekspositori Pengertian Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal. Roymond H. Karena strategi ekspositori lebih menekankan kepada proses bertutur. Karakteristik Pembelajaran Ekspositori Terdapat beberapa karakteristik strategi ekspositori di antaranya: · Strategi ekspositori dilakukan dengan cara menyampaikan materi pelajaran secara verbal. Dalam strategi ini materi pelajaran disampaikan langsung oleh guru. manakah model pembelajaran yang tepat untuk peserta didik Anda? Daftar Pustaka Buku Ajar Pendidikan dalam Keperawatan Oleh Ns. artinya bertutur secara lisan merupakan alat utama dalam melakukan strategi ini. Nah. Simamora. M.

· Tujuan utama pembelajaran adalah penguasaan materi pelajaran itu sendiri. Ekspositori yang berhasil adalah manakala melalui proses penyampaian dapat membawa siswa pada situasi ketidakseimbangan (disequilibrium). Prinsip Komunikasi Proses pembelajaran dapat dikatakan sebagai proses komunikasi. b. sehingga mendorong mereka untuk mencari dan menemukan atau menambah wawasan melalui proses belajar mandiri. Justru tujuan itulah yang harus menjadi pertimbangan utama dalam penggunaan strategi ini. c. yang menunjuk pada proses penyampaian pesan dari seseorang (sumber pesan) kepada seseorang atau sekelompok orang (penerima pesan). · Strategi pembelajaran ekspositori merupakan bentuk dari pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada guru (teacher centered approach). yang harus diperhatikan oleh setiap guru. seperti data atau fakta.· Biasanya materi pelajaran yang disampaikan adalah materi pelajaran yang sudah jadi. d. setelah proses pembelajaran berakhir siswa diharapkan dapat memahaminya dengan benar dengan cara dapat mengungkapkan kembali materi yang telah diuraikan. Metode pembelajaran dengan kuliah merupakan bentuk strategi ekspositori. terlebih dahulu kita harus memposisikan mereka dalam keadaan siap baik secara fisik maupun psikis untuk menerima pelajaran. Prinsip Penggunaan Strategi Pembelajaran Ekspositori Dalam penggunaan strategi pembelajaran ekspositori terdapat beberapa prinsip berikut ini. Berorientasi pada Tujuan Walaupun penyampaian materi pelajaran merupakan ciri utama dalam strategi pembelajaran ekspositori melalui metode ceramah. namun tidak berarti proses penyampaian materi tanpa tujuan pembelajaran. . konsep-konsep tertentu yang harus dihafal sehingga tidak menuntut siswa untuk berpikir ulang. Fokus utama strategi ini adalah kemampuan akademik (academic achievement) siswa. Prinsip Berkelanjutan Proses pembelajaran ekspositori harus dapat mendorong siswa untuk mau mempelajari materi pelajaran lebih lanjut. a. Prinsip Kesiapan Siswa dapat menerima informasi sebagai stimulus yang kita berikan. Artinya.

Mengembangkan kecakapan intelek. Memacu kebiasaan dan mental agar yang dipelajari siswa dapat lebih mengena atau berarti. Memiliki ketrampilan motoris/gerak. Memiliki kemampuan menghubungkan antara sesuatu keadaan dengan hal lain. Secara umum teknik mengajar latihan ini biasanya digunakan untuk tujuan agar siswa: a. c. Drill and Practice sangat efektif karena dapat dikerjakan individu atau berkelompok. Metode Pembelajaran Latihan Praktik (Drill and Practice) Pengertian Metode latihan yang disebut juga metode training. melaksanakan gerak dalam olah raga. seperti hubungan sebab akibat banyak hujan – banjir. seperti menghafalkan kata-kata.2. menjumlahkan. metode ini dapat juga digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan. dan keterampilan. Memacu kemampuan dasar motorik 2. Hal-hal tersebut di atas dapat berhasil apabila siswa juga mengerti konteks keseluruhan dari akibat drill and practice atau kegunaan bagi dirinya. . kesempatan. tepat. Juga sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. banyak mempunyai kelebihan. seperti mengalikan. Selain itu. Maka dari itu. mempergunakan alat/membuat suatu benda. maupun kelompok besar dalam skala satu kelas. penggunaan lambang/simbol di dalam peta dan lain-lain. Sebagai suatu metode yang diakui. dan berguna. membagi. juga tidak dapat disangkal bahwa metode latihan mempunyai beberapa kelemahan. menulis. merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. antara tanda huruf dan bunyi – ng – ny dan sebagainya. b. menarik akar dalam hitung mencongak. guru yang ingin mempergunakan metode latihan ini kiranya tidak salah bila memahami karakteristik metode ini. ketepatan. mengurangi. Tujuan dan Manfaat Drill and Practice pertama kali digunakan oleh sekolah-sekolah tua di Amerika sebagai cara untuk: 1.

Respon yang terbentuk secara otomatis akan mempengaruhi tindakan yang bersifat irrasionil. karena siswa lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan jauh dari pengertian. Di dalam menghadapi masalah. 5. siswa menyelesaikan secara statis.Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan metode pembelajaran Drill Practice adalah: 1. Pengetahuan atau keterampilan siap yang telah terbentuk sewaktu-waktu dapat dipergunakan dalam keperluan sehari-hari. Menimbulkan verbalisme. Akhirnya anak enggan berlatih dan malas atau mogok belajar. 4. Respons terhadap stimulus yang telah terbentuk dengan latihan itu akan. Metode ini memungkinkan kesempatan untuk lebih memperdalam kemampuan secara spesifik. Adanya pengawasan. 2. Menghambat bakat dan inisiatif siswa. Menimbulkan kebosanan dan kejengkelan. baik untuk keperluan studi maupun untuk bekal hidup di masyarakat kelak. 5. baik kepada mata pelajaran maupun kepada gurunya. bimbingan dan koreksi yang segera diberlkan oleh guru memungkinkan murid untuk segera melakukan perbaikan terhadap kesalahankesalahannya. 6.. inisiatif pun terhambat. 3. . berakibat kurang digunakannya rasio sehingga. Menimbulkan adaptasi mekanis terhadap lingkungannya. rutine serta tidak menggunakan akal. 3. Bahan yang diberikan secara teratur 2. Berbagai macam strategi dapat menambah dan meningkatkan kemampuan Kekurangannya adalah: 1. Dapat membentuk kebiasaan yang kaku. 4. 6. Dapat menambah kesiapan siswa dan meningkatkan kemampuan respon yang cepat. Latihan yang terlampau berat akan menimbulkan perasaan benci.

Dalam menemukan konsep dan prosedur yang dipelajari. Mengeksplorasi dan memecahkan masalah untuk menciptakan. belum diketahui sebelumnya. menggabungkan dan menggeneralisasi pengetahuan. Ruseffendi juga menyatakan belajar penemuan itu penting. Siswa lebih mudah mengingat konsep. Pada metode penemuan konsep dan prosedur yang dipelajari siswa merupakan hal yang baru. Belajar menemukan. 3. struktur atau rumus yang telah . tetapi diberikan bimbingan agar siswa tidak tersesat. Berpusat pada siswa. Belajar melalui penemuan berpusatkan pada siswa. Dengan menemukan hubungan dan keteraturan dari materi yang sedang dipelajari. Kegiatannya untuk menggabungkan pengetahuan baru dan pengatahuan yang sudah ada. Bimbingan tersebut dapat dimulai dengan mengajukan beberapa pertanyaan dan dengan memberikan informasi secara singkat. Metode Pembelajaran Penemuan Pengertian Menurut Ruseffendi (1988) metode penemuan adalah metode mengajar yang mengatur pengajaran sedemikian rupa sehingga anak memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum diketahuinya itu tidak melalui pemberitahuan: sebagian atau seluruhnya ditemukan sendiri. 2. sebab matematika adalah bahasa yang abstrak : konsep dan lain-lainnya itu akan lebih melekat bila melalui penemuan dan dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah.3. siswa menjadi lebih mudah mengerti struktur materi yang dipelajari. Oleh karena itu beberapa instruksi atau petunjuk perlu diberikan kepada siswa apabila mereka belum mampu menunjukkan ide atau gagasan. sebaiknya siswa tidak dilepas begitu saja bekerja untuk menemukan. Karakteristik Metode Penemuan Biknell-Holmes dan Hoffman dalam Ardhiprabowo menjelaskan tiga ciri utama belajar menemukan 1. menyebabkan siswa berkembang potensi intelektualnya.

Hal ini sejalan dengan pendapat Dreyfus dalam Ardhiprabowo yang menyatakan bahwa belajar dengan penemuan menghabiskan waktu dan ini salah satu alasan mengapa guru cenderung tidak menggunakan penemuan. inkuiri merupakan proses yang bervariasi dan meliputi kegiatan-kegiatan mengobservasi. merumuskan pertanyaan yang relevan. Metode Pembelajaran Inkuiri Pengertian Secara umum. kelas tidak terlalu besar agar siswa mendapat perhatian guru. menganalisis dan menginterpretasi data. Hasil belajar penemuan mempunyai efek transfer yang lebih baik dengan kata lain konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang dijadikan milik kognitif seseorang lebih mudah diterapkan pada situasi-situasi baru. Melihat kelemahan belajar penemuan. dan belajar menemukan tidak menjangkau seluruh materi yang dianjurkan oleh kurikulum. yaitu guru tidak sepenuhnya melepas siswa untuk menemukan konsep. merencanakan penyelidikan atau investigasi. sangat tergantung kepada pengetahuan siap mahasiswa dan pengetahuan baru siswa yang baru saja diperolehnya.ditemukan. Selain beberapa keuntungan dari belajar menemukan seperti yang dijelaskan di atas. Kelebihan dan Kelemahan Metode Penemuan Dahar dalam Ardhiprabowo menyatakan beberapa keuntungan belajar menemukan yaitu pengetahuan bertahan lama atau lebih mudah ingat. Oleh karena itu metode penemuan yang diterapkan dalam proses pembelajaran adalah metode penemuan terbimbing dan dibawakan melalui bekerja dalam kelompok. belajar menemukan juga mempunyai kelemahan yaitu belajar menemukan membutuhkan waktu persiapan dan belajar yang lebih lama dibandingkan dengan belajar menerima. Secara menyeluruh belajar penemuan meningkatkan penalaran siswa dan kemampuan untuk berpikir bebas. prosedur dan prinsip sendiri melainkan dapat berkolaborasi dengan teman. melaksanakan percobaan atau eksperimen dengan menggunakan alat untuk memperoleh data. mereview apa yang telah diketahui. Dengan kata lain metode penemuan terbimbing dengan setting belajar kooperatif. serta . mengevaluasi buku dan sumbersumber informasi lain secara kritis. 4. Untuk memperkecil (mengurangi) kelemahan-kelemahan tersebut maka diperlukan bantuan guru. Untuk sampai kepada konsep yang harus ditemukan. maka diperlukan kombinasi dalam pembelajarannya.

Langkah-langkah Pembelajaran dalam Inkuiri Langkah pembelajaran inkuri. Mengevaluasi dan mensintesis informasi. Merumuskan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan data.membuat prediksi dan mengkomunikasikan hasilnya. Memahami bidang khusus dari materi pelajaran Mengembangkan keterampilan proses sains 3. 2. Sebagai strategi pembelajaran. Mengajukan pertanyaan tentang fenomena yang dihadapi 3. merupakan suatu siklus yang dimulai dari: 1. Mengembangkan minat terhadap pelajaran dan bidang ilmu . memecahkan masalah dan melakukan percobaan 4. ide dan masalah baru Memperkuat keterampilan berpikir kritis Sasaran afektif 1. 6. Mengumpulkan data yang terkait dengan pertanyaan yang diajukan 5. inkuiri dapat diimplementasikan secara terpadu dengan strategi lain sehingga dapat membantu pengembangan pengetahuan dan pemahaman serta kemampuan melakukan kegiatan inkuiri oleh siswa. Mengajukan dugaan atau kemungkinan jawaban 4. Observasi atau pengamatan terhadap berbagai fenomena alam 2. 5. Mengembangkan kemampuan bertanya. Sasaran Pembelajaran Inkuiri Sasaran pembelajaran yang dapat dicapai dengan penerapan inkuiri adalah: Sasaran kognitif 1. Menerapkan pengetahuan dalam situasi baru yang berbeda.

ubah kondisinya sehingga menuntut respons yang berubah. Bila situasi belajar itu diubah . akan tetapi bagaimanapun juga antara situasi belajar yang pertama dengan situasi belajar yang realistis.T.unnes. Referensi: Ardhiprabowo.co. 2009.persimpangan. E. Model Pembelajaran Inkuiri diakses dari http://gurupemula. maka keterampilan akan lebih disempurnakan.latihan terhadap apa yang telah dipelajari siswa sehingga memperoleh suatu keterampilan tertentu. Ada keterampilan yang dapat disempurnakan dalam jangka waktu yang pendek dan ada yang membutuhkan waktu cukup lama. Drill and Practice diakses dari http://blog.co. Pembelajaran dengan Penemuan diakses dari http://blog. Perlu diperhatikan latihan itu tidak diberikan begitu saja kepada siswa tanpa pengertian. 3.cc/2010/02/strategi-pembelajaran-ekspositori_08.id/ardhi/2009/08/26/pembelajaran-dengan-penemuan-discoverylearning/ tanggal 9 Januari 2010 NN.2. Strategi Pembelajaran Ekspositori diakses dari http://www. 2007.cc/modelpembelajaran-inkuiri/ tanggal 9 Januari 2010 NN. Drill wajar digunakan untuk : .com/blog/2007/08/15/drill-and-practice/ tanggal 9 Januari 2010 NN.ac.html tanggal 9 Januari 2010 Ruseffendi. Bandung : Tarsito METODE LATIHAN ( DRILL ) Drill merupakan suatu cara mengajar dengan memberikan latihan . 2009. (1988).ulang. Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pendidikan Matematika untuk Meningkatkan CBSA. jadi latihan itu didahului dengan pengertian dasar. Meningkatkan intelektual dan integritas Mendapatkan kemampuan untuk belajar dan menerapkan materi pengetahuan. ia akan berusaha melatih keterampilannya. 2010. Kata latihan mengandung arti bahwa sesuatu itu selalu diulang .pgsd. Memperoleh apresiasi untuk pertimbangan moral dan etika yang relevan dengan bidang ilmu tertentu. 4.

mudah dilakukan. menggalikan. Sebab itu di dalam proses mengajar belajar. menari. membagi dan sebagainya Hal . Hal ini menunjang siswa berprestasi dalam bidang tertentu.Kecakapan motoris. Latihan yang praktis. serta teratur melaksanakannya membina anak dalam meningkatkan penguasaan ketrampilan itu.kesalahan umum yang dilakukan siswa untuk perbaikan secara kiasikal sedangkan kesalahan perorangan dibetulkan secara perorangan pula Kelebihan dan kelemahan : Kelebihan : Pengertian siswa lebih luas melalui latihan berulang-ulang Siswa siap menggunakan keterampilannya karena sudah dibiasakan Kelemahan : Siswa cenderung belajar secara mekanis Dapat rnenyebabkan kebosanan Mematikan kreasi siswa Menimbulkan verbalisme ( tahu kata .kata tetapi tak tahu arti ) Drill And Practice Wednesday.hal yang perlu diperhatikan : Tujuan harus dijelaskan kepada siswa sehingga selesai latihan mereka diharapkan dapat mengerjakan dengan tepat sesuai apa yang diharapkan Tentukan dengan jelas kebiasaan yang dilatihkan sehingga siswa mengetahui apa yang harus dikerjakan Lama latihan harus disesuaikan dengan kemampuan siswa Selingilah latihan agar tidak membosankan Perhatikan kesalahan . olahraga. menjumlah. atletik. juara bersepeda dan sebagainya. misalnya juara lari. misalnya dalam lari cepat. August 15th. berenang. perlu diadakan latihan untuk menguasai ketrampilan tersebut. atau berkebun. 2007 | Education Resources Pengertian Seorang siswa perlu memiliki ketangkasan atau ketrampilan dalam sesuatu. misalnya : menggunakan alat-alat ( musik. misalnya: Menghafal. Teknik ini memang banyak digunakan untuk pelajaran olah raga. Dalam hal ini banyak cabang olah raga yang . agar siswa memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari. Maka salah satu teknik penyajian pelajaran untuk memenuhi tuntutan tersebut ialah teknik latihan atau drill. pertukangan dan sebagainya ) Kecakapan mental. juara sepak bola. Ialah suatu teknik yang dapat diartikan sebagai suatu cara mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan. bahkan mungkin siswa dapat memiliki ketangkasan itu dengan sempurna.

memacu kebiasaan dan mental agar yang dipelajari siswa dapat lebih mengena atau berarti. kesempatan. metode ini dapat juga digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan. Hal “hal tersebut di atas dapat berhasil apabila siswa juga mengerti konteks keseluruhan dari akibat drill and Practice/kegunaan bagi dirinya. praktek itu dikategorikan menjadi satu strategi karena di kelas dipakai bersamaan. anak kurang kreatif dan kurang dinamis. Memacu kemampuan dasar motorik b. pembelajaran itu sebenarnya efektif bagi masing masing siswa 2. Harus disadari sepenuhnya bahwa apabila penggunaan metodc tersebut tidak/kurang tepat akan menimbulkan hal-hal yang negatif. dan keterampilan. guru yang ingin mempergunakan metode latihan ini kiranya tidak salah bila memahami karakteristik metode ini. Kemampuan untuk mencapai keberhasilan belajar secara akurat dan tuntas adalah dengan berlatih dan melakukan praktek. Sebagai suatu metode yang diakui. dan keterampilan. banyak mempunyai kelebihan. Lebih dari itu diharapkan agar pengetahuan atau keterampilan yang telah dipelajari itu menjadi permanen. corntohnya: Drill (berlatih) : mengeja kata. Sebagai suatu metode yang diakui.memerlukan latihan khusus dan teratur. menghapal. ketepatan. yang diterapkan pada berbagai subjek mata pelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Drill adalah latihan dengan praktek yang dilakukan berulang kali atau kontinyu/untuk mendapatkan keterampilan dan ketangkasan praktis tentang pengetahuan yang dipelajari. pembelajaran pada dasarnya adalah proses mengatasi masalah sehingga siswa . merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Juga sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. metode ini dapat juga digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan. mengatakan bahwa : 1. Metode latihan yang disebut juga metode training. Hover. Berlatih juga bisa dikatakan bagian dari praktek sebagai prosedur pembelajaran. melaksanakan gerak dalam olahraga. Pakar pendidikan. banyak mempunyai kelebihan. juga tidak dapat disangkal bahwa metode latihan mempunyai beberapa kelemahan. tepat. Maka dari itu. Juga sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. ketepatan. guru yang ingin mempergunakan metode latihan ini kiranya tidak salah bila memahami karakteristik metode ini. kesempatan. Maka dari itu. Selain itu. Practice (praktek) : menulis. dsb. Selain itu. dan berguna. serta pengawasan dari trainer yang baik. juga tidak dapat disangkal bahwa metode latihan mempunyai beberapa kelemahan. Metode ini dalam beberapa sumber juga sering disebut sebagai metode latihan yang disebut juga metode training. Sehingga sering pula dikatakan bahwa berlatih dan. Tujuan & Manfaat Drill and Practice pertama kali digunakan oleh sekolah-sekolah tua di Amerika sebagai cara untuk: a. mantap dan dapat dipergunakan setiap saat oleh yang bersangkutan. yang merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. dll.

menulis. menghitung. Latihan itu juga rtyampu menyadarkan siswa akan kegunaan bagi kehidupannya saat sekarang ataupun di masa yang akan datang. lari dan sebagainya. tanda baca dan sebagainya. Guru memperhitungkan waktu/masa latihan yang singkat saja agar tidak meletihkan dan membosankan. agar siswa dapat melakukan kecepatan atau ketrampilan menurut waktu yang telah ditentukan. seperti hubungan sebab akibat banyak hujan – banjir. Drill & Practice sangat efektif karena dapat dikerjakan individu atau berkelompok. sehingga timbul response yang berbeda untuk peningkatan dan penyempurnaan kecakapan atau ketrampilannya. Guru harus memilih latihan yang mempunyai arti luas ialah yang dapat menanamkan pengertian pemahaman akan makna dan trujuan latxhan sebeHm mexeka melakukan. Masa latihan itu harus menyenangkan dan menarik. Langkah-Langkah penerapan Drill & Practice Untuk kesuksesan pelaksanaan teknik latihan itu perlu instruktur/guru memperhatikan langkah-langkah/prosedur yang disusun demikian: a. e. Mengembangkan kecakapan intelek. Secara umum teknik mengajar latihan ini biasanya digunakan untuk tujuan agar siswa: a. antara tanda huruf dan bunyi – ng – ny dan sebagainya. maupun kelompok besar dalam skala satu kelas. penggunaan lambang/simbol di dalam peta dan lain-lain. kemudian diperhatikan kecepatan. sehingga dapat mernilih/menentukan latihan mana yang perlu diperbaiki. tetapi sering dilakukan puda kesempatan yang lain. Gunakanlah latihan ini hanya untuk pelajaran atau tindakan yang dilakukan secara otomatis. Pada latihan berikutnya guru perlu meneliti kesukaran atau hambatan yang timbul dan dialami siswa. Juga dengan latihan itu siswa merasa perlunya untuk melengkapi pelajaran yang diterimanya. mengurangi. Kemudian instruktur menunjukkan kepada siswa response/tanggapan yang telah benar dan memperbaiki response-response yang salah. juga perlu diperhatikan pula apakah response siswa telah dilakukan dengan tepat dan cepat. Tetapi dapat dilakukan dengan cepat seperti gerak refleks saja. Perlu mengutamakan ketepatan.ditegaskan agar dapat mencari hubungan akan sesuatu hal dengan Drill & Practice sehingga ia dapat mencapai standar minimumnya sendiri untuk objek yang ia teliti dan guru hanya berperan sebagai fasilitator. Mengenal benda/bentuk dalam pelajaran matematika. karena latihan permulaan itu kita belum bisa mengharapkan siswa dapat menghasilkan ketrampilan yang sempurna. Guru dan siswa perlu memikirkan dan mengutamakan prosesproses yang esensial/yang . f. membagi. Memiliki ketrampilan motoris/gerak. ialah yang dilakukan siswa tanpa menggunakan pemikiran dan pertimbangan yang mendalam. seperti menghafalkan kata-kata. menjumlahkan. b. b. seperti mengalikan. mempergunakan alat/membuat suatu benda. ilmu kimia. menarik akar dalam hitung mencongak. Memiliki kemampuan menghubungkan antara sesuatu keadaan dengan hal lain. melaksanakan gerak dalam olah raga. ilmu pasti. c. bila perlu dengan mengubah situasi dan kondisi sehingga meni~nbulkan optimisme pada siswa dan kemungkinan rasa gembira itu bisa menghasilkan ketrampilan yang baik. agar siswa melakukan latihan secara tepat. d. Di dalam latihan pendahuluan instruktur harus lebih menekankan pada diagnosa. c. Kalau perlu guru mengadakan variasi latihan dengan mengubah situasi dan kondisi latihan. seperti: menghafal.

seperti menulis. dan terampil menggunakan peralatan olah raga. h. menjadi lebih otomatis. f. g. j. tidak loncat-loncat dan step by step akan lebih melekat pada diri anak dan benar-benar menjadi miliknya. Adanya pengawasan. i. melafalkan huruf. tanda-tanda (simbol). dan sebagainya. dan mengkaitkan beberapa situasi atau problema yang ada. Dengan langkah-langkah itu diharapkan bahwa latihan akan betul-betul bermanfaat bagi siswa untuk menguasai kecakapan itu. pembagian. Dapat menambah kesiapan siswa dan meningkatkan kemampuan respon yarg cepat. Dengan demikian juga akan menghemat waktu belajamya. seperti hubungan huruf-huruf dalam ejaan. bimbingan dan koreksi yang segera diberlkan oleh guru memungkinkan murid untuk segera melakukan perbaikan terhadap kesalahankesalahannya. Pembentukan kebiasaan-kebiasan membuat gerakan gerakan yang kornpleks.pokok atau inti. menggunakan alat-alat (mesin perinainan dan atletik). c. membaca peta. Instruktur perlu memperhatikan perbedaan individual siswa. Keuntungan Drill & Practice Di antara keuntungan Metode Drill adalah : a. baik untuk keperluan studi maupun untuk bekal hidup di masyarakat kelak. Kedua unsur guru dan siswa dapat mengena lebih jauh kegunaan dari ketrampilan yang sedang dikembangkan itu. dan sebagainya. Dapat menambah minat siswa terhadap pelajaran mereka. Metode ini memungkinkan kesempatan untuk lebih memperdalam kemampuan secara spesifik. membuat alat-alat. Untuk memperoleh kecakapan motoris. rumit. k. Serta dapat menumbuhkan pemahaman untuk melengkapi penguasaan pelajaran yang diterima secara teori dan praktek di sekolah. kata-kata atau kalimat. Pemanfaatan kebiasaan-kebiasaan yang tidak memerlukan konsentrasi dalam pelaksanaannya. n. g. Untuk memperoleh kecakapan dalam bentuk asosiasi yang dibuat. Bahan yang diberikan secara teratur. Maka dalam pelaksanaan latihan guru perlu mengawasi dan memperhatikan latihan perseorangan. d. o. Pengetahuan atau keterampilan siap yang telah terbentuk sewaktu-waktu dapat dipergunakan dalam keperluan sehari-hari. mengembangkan. b. Memungkinkan tiap individu untuk mengaplikasikan. Untuk memperoleh kecakapan mental seperti dalam perkalian. beberapa ejaan kata dapat dieja tanpa harus berulang kali membuka kamus. p. menjumlah. e. Pembentukan kebiasaan yang dilakukan dan menambah ketepatan serta kecepatan pelaksanaan. pengurangan. Sehingga kemampuan dan kebutuhan siswa masing-masing tersalurkan/dikembangkan. Berbagai macam strategi dapat menambah dan meningkatkan kemampuan q. penggunaan simbol. Metode metode difokuskan kepada satu komponen yang spesifk sehingga siswa dapat konsentrasi pada suatu kemampuan dalam waktu singkat m. . Dapat mernbangkitkan perasaan sukses bagi siswa yang dapat menguasai lebih dari satu kemampuan yang spesifik. Misalnya. sehingga tidak tenggelam pada hal-hal yang rendah/tidak perlu kurang diperlukan. l.

Strategi ini memungkinkan terlihat sebagai sebuah gambaran pembelajaran yang terlalu menekankan kemampuan sesuai kenyataan yang ada saat ini. Menimbulkan verbalisme. m. o. berakibat kurang digunakannya rasio sehingga. Akhirnya anak enggan berlatih dan malas atau mogok belajar. b. Drill and Practice di kelas jika tidak diberi perhatian dapat menimbulkan kesalahan atau respon yang tidak pada tempatnya. maka memerlukan tanggapan/sambutan yang berbeda pula. Hal-hal yang perlu diperhartikan dalam Drill and Practice Dalam penggunaan teknik latihan agar bila berhasil guna dan berdaya guna perlu ditanamkan pengertian bagi instruktur maupun siswa ialah: a. Dapat membentuk kebiasaan yang kaku. karena siswa lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan jauh dari pengertian. j. tetapi sebaliknya ada ketrampilan yang sukar. sehingga memerlukan latihan dengan jangka waktu lama serta latihan yang maksimal. Respon yang terbentuk secara otomatis akan mempengaruhi tindakan yang bersifat irrationil. Hal itu disebabkan karena situasi dan pengaruh latihan yang lalu berbeda juga. Kemudian perlu diperhatikan juga adanya perubahan kondisi/situasi belajar yang menuntut daya tanggap/ response yang berbeda pula.. Latihan yang dilakukan dengan pengawasan yang ketat dan dalam suasana yang serius mudah sekali f. l. sehingga timbul tantangan yang dihadapi berlainan dengan situasi sebelumnya. dalam waktu singkat latihan minimal itu segera dikuasai. Dapat menimbulkan verbalisme. Bila situasi latihan berubah. siswa menyelesaikan secara statis. Menghambat bakat dan inisiatif siswa. c. mengepel lantai. kadang-kadang ada ketrampilan yang sederhana yang bisa dikuasai dalam waktu singkat. mudah membosankan. n. Menimbulkan adaptasi mekanis terhadap lingkungannya. Tentang sifat-sifat suatu latihan. Berlatih sudah merupakan teknik ang tidak asing lagi dan digunakan di berbagai lingkungan masyarakat sebagai strategi pembelajaran yang valid Kerugian Drill & Practice a.r. k. Di dalam menghadapi masalah. menimbulkan kebosanan dan kejengkelan. Drill and Practice menuntut persiapan apa saja yang matang dengan perti’mbangan memberikan sesuatu yang dibutuhkan oleh siswa. Kadang-kadang latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton. e. Respons terhadap stimulus yang telah terbentuk dengan latihan itu 1 akan. bahwa setiap latihan harus selalu berbeda dengan latihan yang sebelumnya. Dapat menyebabkan kebosanan bila siswa tidak tahu kegunaan dan dari latihan itu di masa yang akan datang. g. inisiatif pun terhambat. Membentuk kebiasaan yang kaku. Latihan yang terlampau berat akan menimbulkan perasaan benci. baik kepada mata pelajaran maupun kepada gurunya. d. seperti menanak nasi. karena bersifat otomatis. . Perlu pula disadari bahwa dalam segala perbuatan manusia. i. Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan. h. routine serta tidak menggunakan akal.

apakah motivasi untuk memulainya? 3. f. 6. apakah siswa senang akan kegunaan dari kegiatan ini? 3. Bagaimana Latihan di Berikan a. Guru perlu memperhatikan dan memahami nilai dari latihan itu sendiri serta kaitannya dengan keseluruhan pelajaran di sekolah. baik individual maupun ke!ompok: 1. tertib dan tidak loncat-loncat. Mengkondisikan Drill and Practice pada kondisi sebenarnya sehingga kemampuan yang dimiliki siswa akan lebih berguna. sehingga mereka mengerti dan memahami apa tujuan latihan dan bagaimana kaitannya dengan pelajaran-pelajaran lain yang diterimanya. ditamrinkan dan ditanyakan (murid selalu ditagih). e. g. dengan perorangan guru dapat mengetahui kemajuan siswanya. menyadari kegunaan dari Drill and Practice tersebut? 2. Jangan diberikan dalam suasana yang penuh ketegangan dan ketakutan. b. . Latihan hendaklah diberikan secara sistematis. Latihan yang diberikan secara bersama harus diikuti dengan latihan individu. Menggunakan acuan waktu untuk tes kemampuan / kecepatan / ketepatan pemahaman siswa dengan Drill and Practice. c. 5. Latihan hendaklah diselenggarakan dalam suasana yang menyenangkan. dipakai. berarti dan bermakna bagi penerima pengetahuan dan akan lama tinggal dalam jiwanya karena sifatnya permanen. i. Cara menanamkan apakah siswa. Sebelum latihan dilaksanakan perlu diketahui lebih dahulu arti dan kegunaan latihan serta perlunya diadakan latihan. Sesuatu yang dilatihkan harus berarti. Cara memilah-milah jenis Drill and Practice yang tepat pada siswa agar kegiatan belajar sukses (siswa dapat menangkap objek materinya) 4. Contohnya dengan pemberian soal. Klasifikasikan rencana kemajuan seperti ‘pemanasan’ atau demo materi terlebih dahulu. Mana yang telah diberikan supaya selalu diulangi. b. Persiapan yang baik sebelum Iatihan mendorong/mernotivasi siswa agar responsif yang fungsional. Dalam persiapan sebelum memasuki latihan guru harus memberikan pengertian dan perumusan tujuan yang jelas bagi siswa. 2.seperti memperbaiki mesin motor. guru biasanya meneliti kebiasaan atau keadaan seperti di bawah ini: 1. Saat menggunakan strategi Drill and Practice. Guru janganlah mudah-mudah melangkah ke pelajaran berikutnya sebelum pelajaran yang terdahulu masak benar. Cara memeriksa apakah siswa sudah mengerti akan bahan yang akan dilatih dan dipraktekkan. Latihan hendaklah diberikan mulai dari dasar atau dari permulaan. serta siap untuk digunakan/dimanfaatkan oleh siswa dalam kehidupan. memudahkan mengontrol dan mengoreksi. d. Guru hendaklah pandai membuat bermacam-macam latihan agar murid tidak jemu atau bosan. Latihan yang diberikan secara perorangan akan lebih baik daripada latihan bersama. menarik dan dihayati murid sebagai kebutuhannya. membangun rumah dan sebagainya. kemudian baru meningkat ke jenjang yang lebih sulit. Sebab. h.

mengulang kembali jawaban hitungan dari tes aritmetika dengan menggunakan tiga cara yang sudah disiapkan dari rumah. tetapi harus pula diperhatikan ketepatan waktu dan keterampilan siswa.7. Sekolah Menengah Pertama Strategi pembelajaran di SMP sebenarnya ditujukan untuk membangun kernampuan mental secara umum dan jiwa kemandirian mulai diterapkan. Memberi semangat bagi siswa yang memiliki kompetensi lebih untuk melokukan latihan dan praktek secara mandiri baik. dll. Sekelompok anak juga terlihat sedang bereksperimen dengan mikroskop yang ada di sudut kelas. maupun di luar kelas. betul. 2. maka guru tersebut akan tersenyum sambil dikuatkan dengan pernyataan verbal (baik. Gunakan penekanan nonverbal. Misalnya. maka guru dapat . ada pula yang memberikan makan ikan karena memang saat inilah gilirannya. midtest. dan lain-lain. Apubila ada siswa yang menjawab dengan benar. Melihat /memperhatikan tingkat kemajuan atau perkembangan masing-masing siswa . 9. mereka boleh beraktivitas apa saja dengan menggunakan fasilitas yang ada di kelas tersebut. 12. Sekolah Dasar Seorang guru harus dapat membagi kegiatan antar siswa sehingga tidak terpaku hanya dengan satu tugas saja. 14. Contoh Ilustrasi 1. digambarkan berikut ini: Seorang guru sudah menyambut murid-muridnya dengan tugas yang sudah tertera di papan tulis. Menjadwalkan evaluasi sesuai tahap kemampuan dalam Drill and Practice. Hal ini menunjukkan sekolah benar-benar digunakan sebagai sarana pendidikan karena guru dapat mengatur waktu dan kegiatan siswa sedemikian rupa sehingga berguna bagi siswa. Hal ini dimaksudkan untuk merasakan mereka menghadapi tugas sehingga tidak malas. Contohnya: pretest. posttest. Setelah tugas dikerjakah selama beberapa menit. berjalan-jalan di antara bangku siswa untuk melihat sejauh mana pekerjaan mereka. Drill and Practice harus vaiiatif (siswa menemukan sendiri objek yang akan dibahas). maka siswa-siswi lainnya yang belum mendapat giliran harus mengerjkan tugas di buku mereka masing-masing. guru memberikan instruksi bagi setiap siswa untuk berlatih sekaligus praktek dengan tujuan melatih kecepatan keterampilan mereka dengan petunjuk khusus untuk mengasah kemampuan mereka. 8. bik itu dengan sentuhan. Apabila seorang guru sedang sibuk dengan sekelompok siswa di depan kelas dengan menilai presentasi hasil membaca mereka. Sebagai ilustrasi. Setelah selesai ‘pemanasan’. maka mulailah ‘pemanasan’ untuk memeriksa daya tangkap siswa itu sendiri. Apabila kegiatan di atas berakhir tetapi masih ada waktu luang. suara. (musik). Memotivasi siswa untuk terus berlatih dan berpraktek. Setelah selesai. bahkan ada ang berlatih mengeja kata dengan temannya. contohnya pemberian pujian 10. Ada sekelompok anak yang membaca buku dari perpustakaan. di dalam . 13. Gunakan penguatan penekanan lisan ang positif. Tentunya kegiatan ini juga diberi batasan waktu agar kemampuan siswa terukur. bagus) untuk memotivasi siswa. misalnya dengan tersenyum 11. Memberikan materi tambahan bagi siswa yang bermasalah.

Akhirnya selain kombinasi sebagaimana disebutkan di depan. mudah dilakukan. juga dapat memberikan semangat kompetisi pada siswa. Tujuan dari ceramah untuk memberikan penjelasan kepada siswa mengenai bentuk keterampilan tertentu yang akan dilakukannya. Setelah itu baru siswa mulai latihan jaipongan seperti yang dilakukan guru. Penggunaan metode Drill and Practice yang kurang tepat akan menimbulkan hal-hal yang negatif misalnya anak menjadi kurang kreatif dan kurang dinamis. serta teratur melaksankannya membina anak dalam meningkatkan penguasaan keterampilan itu. bahkan mungkin siswa dapat memiliki ketangkasan itu dengan sempurna. Siswa sebelum berlatih jaipongan diberikan penjelasan dulu seluruh geraklan tangan. serta pengawaasan dari trainer yang baik. Lalu guru mendemonstrasikan tari jaipongan dan siswa memperhatikan demonstrasi tersebut. PENUTUP Kesimpulan Drill adalah latihan dengan praktek yang dilakukan berulang kali atau kontinue/ untuk mendapatkan keterampilan dan ketangkasan praktis tentang pengetahuan yang dipelajari. masih terbuka kemungkinan adanya kombinasi yang lain. Tetapi latihan yang praktis. Metode ini mempunyai keuntungan dan kerugian. Misalnya belajar tari jaipong. kombinasi dari Drill and Practice dapat dijadikan sebagi prosedur pembelajaran untuk membantu siswa terhadap dirinya sendiri. dan sebagainya melalui ceramah. . gerakan badan. metode ceramah dapat digunakan sebelum maupun sesudah latihan dilakukan. Karena itu. Sedangkan demonstrasi disini dimaksudkan untuk memperagakan atau mempertunjukkan suatu keterampilan yang akan dipelajari siswa. Dengan mengacu pada bebrapa ilustrasi di atas. Metode ini lebih banyak digunakan dalam bidang pelajaran olahraga karena dalam bidang ini banyak memerlukan latihan khusus dan teratur.membuat suatu kuis berkclornpok yang didalamnya diharapkan selain dapat mengetahui sejauh mana pemahaman anak. Bahkan tidak mustahil kombinasi metode mengajar dapat dibuat untuk dua atau empat metode mengajar. Metode Drill and Practice umumnya digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan atau keterampilan dari materi yang dipelajari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful