TATA CARA PENULISAN JURNAL

Dosen Pembimbing: Agustine Nurhayati, S.Pd., M.Pd. Di susun oleh: Mar’atus Sholikhah 10-550-0281

UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PENDIDIKAN MATEMATIKA/2011

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena berkat rahmatnya, saya dapat menyelesaikan makalah dengan judul “ Tata Cara Penulisan Jurnal”. Tak lupa, penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen mata kuliah Bahasa Indonesia, serta kepada pihak-pihak lain yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Makalah ini saya susun dengan maksud agar dapat membantu mahasiswa-mahasiswa lain maupun orang yang membutuhkannya. Agar informasi yang kami berikan dapat bermanfaat untuk ke depannya. Saya selaku penulis makalah, menyadari bahwa masih banyak kekurangankekurangan yang harus saya perbaiki mengingat kemampuan saya yang terbatas. Oleh karena itu, penulis selalu mengharap adanya kritik serta saran yang membangun demi perbaikan dan kesempurnaan makalah ini. Terima kasih.

Surabaya, 3 Desember 2011 Penulis,

antara lain: • Majalah: Terbitan berkala yang bukan harian.PEMBAHASAN A. Tujuan Penerbitan Jurnal Tujuan penerbitan jurnal ilmiah. Selain jurnal. antara lain: • • Jurnal ilmiah: Terbitan berkala yang berbentuk pamflet yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati saat di terbitkan. B. Komunikasi melalui jurnal lebih cepat. yang di gunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang ada di debet maupun kredit. C. dibandingkan dengan publikasi buku. . atau penerbit komersial. Macam dan Jenis Jurnal Ada berbagai macam jenis jurnal. atau publikasi jurnal merupakan satu-satunya rekaman yang tersedia. universitas atau institusi belajar lainnya. Pengertian Jurnal Jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet ber-seri berisi bahan yang sangat diminati orang saat di terbitkan. setiap keluar di beri halaman terpisah. Alasan yang sama juga berlaku saat ini. pada awalnya adalah untuk memungkinkan para filsuf dan ilmuwan mengomunikasikan ide dan pemikiran mereka kepada orang lain yang tertarik dalam subjek yang sama atau yang berdekatan.yaitu:  Jurnal umum: Catatan akuntansi permanen yang pertama. dan bahkan lebih cepat lagi dengan versi elektronik. Publikasi buku dapat dilakukan setelah publikasi jurnal. Jurnal Akuntansi: Semua transaksi keuangan suatu badan usaha atau organisasi yang di catat secara kronologis dan bertujuan untuk pendataan.  Jurnal khusus: Jurnal yang dapat di kelompokkan sesuai dengan jenis transaksinya. Jurnal jenis ini biasanya diterbitkan oleh masyarakat/asosiasi profesi atau ilmiah. Dalam akuntansi di kenal 2 macam jurnal. masih ada berbagai macam tebitan berkala. biasanya di identifikasi dengan tanggal dan bukan nomor ber-seri.

• Bulletin: Terbitan berkala resmi yang di keluarkan lembaga atau organisasi profesi ilmiah serta memuat berita. Selain itu. untuk keperluan pendidikan ada pula yang di sebut berkala tinjauan yang memuat berbagai artikel ilmiah sejenis yang terbit beberapa tahun terakhir untuk memberikan gambaran kemajuan menyeluruh suatu topik. dari sisi teknis isi ada 3 macam berkala ilmiah. D. yang di maksud dengan jurnal ilmiah adalah terbitan berkala yang berisi kajiankajian ilmiah yang spesifik dan dalam bidang tertentu. termasuk kemajuan keilmuan yang berisi catatan singkat yang mengutarakan materi secara umum dan tidak mendalam. maka sebagian orang menyanggah pendapat mengenai ciri-ciri artikel di atas. • Berkala sekunder: Berisi abstrak atau ringkasan majalah primer yang disebut pula berkala penyari (abstracting jurnal). hasil. laporan berita atau esai dalam majalah. pengertian. karena tidak adanya aturan baku sebuah artikel. . • Berkala semi ilmiah: Terbitan berkala yang memuat tulisan teknis dengan cakupan yang bersifat siklopedia dan di tujukan bagi mereka yang bukan ahli atau spesialis dalam bidang yang di maksudkan. Karena. penulisan artikel bisa tergantung oleh tujuan penulisan artikel tersebut. • Warkat warta: Terbitan pendek berisi berita. dan jenis jurnal di atas. sebuah artikel idealnya membahas seluk beluk suatu tema secara tuntas. Berdasarkan macam. sedangkan artikel menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah karya tulis lengkap. Oleh karena itu. Selain itu. Biasanya di gunakan sebagai sarana untuk komunikasi para pakar spesialis. dan laporan kgiatan dalam satu bidang. beberapa orang mencoba untuk merinci ciri-ciri sebuah artikel sebagai berikut: • • • • • • Lugas Logis Tuntas Objektif Cermat Jelas dan padat Akan tetapi. Menurut definisi ini. Misalnya. Perbedaan Jurnal dan Artikel Jurnal merupakan terbitan berkala berbentuk pamflet. yaitu: • Majalah teknis ilmiah: Majalah yang memuat hasil dan temuan baru penelitian.

Tujuan pembuatan artikel antara lain: • • • • • • • • • • • • • • • Tujuan Penugasan Tujuan Informasi Tujuan Persuasi (membujuk) Tujuan Entertainment Tujuan Eksistensi Tujuan Kreatif Tujuan Pemecahan masalah Maksud dan tujuan penulisan jurnal Ruang lingkup jurnal tersebut Bahasa yang di gunakan dalam jurnal Bentuk naskah jurnal Isi naskah jurnal Judul karangan dan nama pengarang Daftar pustaka Alamat redaksi E. desain yang baik dapat membantu dan menyinari isinya. bentuk dan penampilan atau struktur pengaturan elemen-elemen jurnal disebut format. diskusi. Format dan Isi Jurnal Artikel jurnal atau karya tulis ilmiah bergaya jurnal. dan rujukan. Sedangkan ukuran. tetapi apa yang tampil miskin dengan isi yang bagus kadang-kadang mampu bertahan dan berhasil baik. Desain Jurnal Desain adalah suatu rencana yang didasarkan pada suatu konsep yang dibuat sebelum menerbitkan suatu jurnal. metode. pengarang dan afiliasi institusi. Dalam semua komunikasi cetak. Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Penulisan Jurnal F. Susunan bagian yang akan tampil dalam suatu artikel jurnal adalah sebagai berikut: Proses Apa yang telah saya lakukan secara singkat? Apa masalahnya? Bagaimana saya memecahkan masalah tersebut? Apa yang saya temukan? Apa maknanya? Abstrak Pengantar Bahan-bahan dan metode Hasil Diskusi Bagian . Kombinasi desain yang baik dan isi yang miskin bisa gagal. G. pengantar. penghargaan. abstrak. biasanya terdiri dari bagianbagian seperti: Judul. hasil. Dan cara elemen-elemen diatur pada halaman tertentu disebut tata letak ( lay out ).

Jika judul dapat memberikan pernyataan sangat sederhana tentang isi suatu artikel. Rancangan percobaan dan metode yang digunakan. Ringkasan interpretasi dan kesimpulan (diambil dari diskusi). Jika pengarang lebih dari dua. (diambil dari pengantar). dan Afiliasi Institusi Fungsi: Artikel biasanya dimulai dengan judul singkat yang menggambarkan isi karya tersebut. Nama Pengarang. 4. kecuali untuk nama terakhir dipisahkan dengan menggunakan kata “dan”. Nama pengarang (pengarang utama pertama) afiliasi institusi dicantumkan dua spasi setelah judul dan diketengahkan. dsb. Masalah yang diselidiki (atau tujuan). sebutkan atau uraikan dengan ringkas metodologi dasar dan teknik kunci yang digunakan. maka abstrak memberikan uraian lebih terperinci untuk masing-masing aspek utama dari .  Abstrak Fungsi: Abstrak adalah ringkasan aspek-aspek utama dari keseluruhan karya tulis. Sebutkan tujuan dengan jelas pada kalimat pertama atau kedua.Siapa yang membantu? Karya siapa yang saya rujuk? Informasi tambahan Penghargaan Rujukan Lampiran  Judul. biasanya dalam satu paragraf dengan urutan sebagai berikut: 1. Kebanyakan pembaca akan menentukan karya tersebut melalui database elektronik dengan menelusur kata kunci yang ditemukan pada judul. Sebutkan dengan jelas implikasi dari hasil yang diperoleh. Temuan utama termasuk hasil kuantitatif. 3. Sebaiknya menggunakan kata-kata deskriptif yang benar-benar berhubungan dengan isi karya. 2. (diambil dari metode). tidak digaris bawah ataupun cetak miring. Ungkapkan dengan jelas rancangan dasar studi. Format: • • Judul sebaiknya diketengahkan pada bagian atas halaman pertama. perubahan relatif atau perbedaan-perbedaan. identifikasi kecenderungan. Laporkan semua hasil dengan menjawab masalah yang telah dikemukakan. atau kecenderungan (diambil dari hasil). nama dipisahkan dengan tanda koma.

Penyajian sebaiknya diorganisasikan sehingga pembaca akan memahami alur logis dari penyelidikan tersebut. manusia. Jika studi lapangan. replikasi. atau abstrak yang dipublikasikan. 3. kita menguraikan dengan jelas bagaimana kita melaksanakan studi tersebut. 2. kapan dan dimana studi tersebut dilakukan (jika lokasi dan waktu menjadi faktor penting). Menyatakan tujuan dari karya dalam bentuk hipotesis. dsb. 3. perlakuan.  Metode Dalam bagian ini. Setiap aspek dapat terdiri dari dua atau tiga kalimat. Percobaan atau rancangan sampel (antara lain bagaimana percobaan atau studi distrukturisasi.) tentang prosedur penyelidikan tersebut sehingga ilmuwan lain dapat mereproduksinya. Menjelaskan dengan ringkas dasar pemikiran atau alasan dan pendekatan. pertanyaan. 2. dsb. Pengantar diisi dengan mendiskusikan literatur utama penelitian (dengan kutipan) dan meringkaskan pemahaman kita terkini tentang masalah yang diselidiki.). antara lain bagaimana prosedur penyelidikan telah dilakukan. hasil yang mungkin diperoleh dari hasil studi tersebut.karya tersebut. Memperlihatkan konteks dari karya yang diperlukan. berapa lama. kontrol. suatu uraian tentang tempat studi termasuk fitur fisik dan biologis dari lokasi yang sesungguhnya. 4. contoh. termasuk tingkat probabilitasnya. variabel yang diukur.  Pengantar Fungsi: 1. Secara umum. atau masalah yang diselidiki. Abstrak merupakan satu-satunya bagian dari suatu karya yang dapat diperoleh melalui penelusuran literatur elektronik. hewan. Suatu pengantar harus dapat menjawab pertanyaan:apa yang telah saya pelajari? Mengapa hal tersebut menjadi suatu masalah yang penting? Apa yang kita ketahui tentang hal tersebut sebelum saya melakukan studi ini? Bagaimana studi ini bisa memajukan pengetahuan?.dan jika memungkinkan.kapan. Abstrak membantu pembaca untuk memutuskan apakah mereka ingin membaca seluruh karya tersebut. diberikan rincian kuantitatif (berapa banyak. dengan struktur dan organisasi sebagai berikut: 1.dsb.) dan penanganannya. 5. Subjek yang digunakan (tumbuhan. Protokol untuk pengumpulan data. Kita juga harus menjelaskan prosedur statistik yang digunakan untuk menganalisis hasil. . berapa banyak sampel yang kumpulkan. Bagaimana data tersebut dianalisis (prosedur statistik yang digunakan). untuk itu diperlukan sub-heading.

dan mencantumkan nama akhir pengarang dan tahun publikasi di dalamnya.  Diskusi Fungsi: Untuk menginterpretasikan hasil yaitu apa yang telah diketahui tentang subjek penyelidikan tersebut. tanpa interpretasi dalam suatu susunan logis dan teratur menggunakan bahan ilustratif (tabel dan gambar) maupun teks. Hasil seharusnya diorganisasikan dalam suatu seri tabel dan atau gambar secara berurutan untuk menyajikan temuan utama dalam susunan logis. kita harus membuat kutipan darimana informasi tersebut diperoleh. atau memperoleh bahan-bahan dari seseorang. Beberapa jurnal seperti science. yang disusun secara alfabetis. Ringkasan analisis statistik dapat dimuat dalam bentuk teks (biasanya dalam tanda kurung) tabel atau gambar yang relevan (dalam bentuk legenda atau catatan kaki terhadap tabel atau gambar). perancangan. pelaksanaan pekerjaan. Hasil Fungsi: Menyajikan hasil utama secara objektif. kita harus menghargai bantuan mereka atas layanan atau bahan-bahan yang disediakan. menggunakan sistem nomor untuk rujukan . Di dalam tulisan (terutama pada pengantar dan diskusi). setiap merujuk pada suatu sumber informasi.  Penghargaan Jika di dalam penyelidikan tersebut kita memperoleh suatu bantuan penting dalam hal pemikiran. Cara paling sederhana untuk itu adalah dengan menggunakan tanda kurung.  Rujukan Fungsi: Bagian rujukan atau literatur yang dikutip menyajikan suatu daftar rujukan yang benar-benar dikutip dalam karya tulis. dan menjelaskan pemahaman baru terhadap masalah yang telah dikemukakan dengan memperhatikan hasil yang diperoleh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful