…Makalah Sejarah…

Strategi Organisasi Pergerakan Kebangsaan Indonesia

Di susun oleh Dwi Puspitasari XI IPA 2/11

Kata Pengantar

Assalamualaikum wr.wb

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT. Karena rahmat dan ridhoNya saya dapat menyelesaikan makalah Sejarah mengenai Strategi Organisasi Pergerakan Kebangsaan Indonesia ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. Orang tua, yang sudah mensupport saya 2. Bunda, yang telah membimbing saya 3. Teman - teman XI IPA 2, yang memberi semangat Harapan saya, semoga laporan ini berguna bagi semua orang yang memerlukan materi ini dan sebagai bahan pelajaran.

Wassalamualaikum wr.wb

Jakarta,

Januari 2010 Penulis

Pembahasan

tujuan dan juga rencana kerja dengan aturan-aturan tertentu yang telah ditetapkan. Budi Utomo (BU) Budi Utomo adalah organisasi pergerakan modern yang pertama di Indonesia dengan memiliki struktur organisasi pengurus tetap.A. Budi utomo pada saat ini lebih dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu STM yang memiliki siswa yang suka tawuran. serta bagaimana cara memperbaiki keadaan yang amat buruk dan tidak adil itu. Sejak saat itu. misalnya dengan menarik pajak sebanyak-banyaknya untuk menyenangkan hati atasan dan para penguasa Belanda. salah satunya STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen). Mereka memikirkan nasib bangsa yang sangat buruk dan selalu dianggap bodoh dan tidak bermartabat oleh bangsa lain (Belanda). Tanggal 20 Mei 1908 biasa diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional Indonesia. Biasanya anak sekolah tersebut menyebut dengan singkatan Budut / Boedoet (Boedi Oetomo). bandel. Wahidin Sudirohusodo dan Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang bertujuan untuk memajukan Bangsa Indonesia. mahasiswa STOVIA mulai terbuka pikirannya dan mereka mulai mengadakan pertemuan-pertemuan dan diskusi yang sering dilakukan di perpustakaan STOVIA oleh beberapa mahasiswa. bikin rusuh. Pada artikel kali ini yang kita sorot adalah Budi Utomo yang organisasi jaman dulu. bukan yang STM. dan Soeleman. antara lain Soetomo. meningkatkan martabat bangsa dan membangkitkan Kesadaran Nasional. Latar belakang Budi Utomo lahir dari inspirasi yang dikemukakan oleh Wahidin Soedirohoesodo disaat beliau sedang berkeliling ke setiap sekolah untuk menyebarkan beasiswa. Goenawan Mangoenkoesoemo. anggota. Goembrek. a. seperti halnya golongan-golongan lain yang mendirikan perkumpulan hanya untuk golongan mereka seperti Tiong Hoa Hwee Koan untuk orang Tionghoa dan Indische Bond untuk orang Indo- . Para pejabat pangreh praja (sekarang pamong praja) kebanyakan hanya memikirkan kepentingan sendiri dan jabatan. Para pemuda mahasiswa itu juga menyadari bahwa mereka membutuhkan sebuah organisasi untuk mewadahi mereka. Saleh. Dalam praktik mereka pun tampak menindas rakyat dan bangsa sendiri. dan sebagainya. Budi Utomo didirikan oleh mahasiswa STOVIA dengan pelopor pendiri Dr.

para pemuda itu berjuang untuk penduduk yang tinggal di Pulau Jawa dan Madura. ~ Mendirikan TK / Taman kanak-kanak untuk bumi putera. tetapi sejarah penjajahan dan nasib suku-suku bangsa yang ada di wilayah itu bermacammacam. Pemerintah Hindia Belanda jelas juga tidak bisa diharapkan mau menolong dan memperbaiki nasib rakyat kecil kaum pribumi. aspirasi. Sebagai suatu organisasi yang baik. terutama Sumatera. Perkumpulan ini tidak bersifat eksklusif tetapi terbuka untuk siapa saja tanpa melihat kedudukan. bahkan sebaliknya. ~ Mengadakan sekolah VAK / kejuruan untuk para bumi putera dan para perempuan.Belanda. merekalah yang selama ini menyengsarakan kaum pribumi dengan mengeluarkan peraturan-peraturan yang sangat merugikan rakyat kecil. sekali lagi pada awalnya Budi Utomo memang memusatkan perhatiannya pada penduduk yang mendiami Pulau Jawa dan Madura saja karena. . atau pendidikannya. begitu pula kebudayaannya. ~ Memberi beasiswa bagi orang-orang bumi putera. dan keinginan sukusuku bangsa lain di luar Pulau Jawa. menurut anggapan para pemuda itu. yang untuk mudahnya disebut saja suku bangsa Jawa. Pada awalnya. Sulawesi. Pada waktu itulah muncul gagasan Soetomo untuk mendirikan sebuah perkumpulan yang akan mempersatukan semua orang Jawa. Apa yang diketahui adalah bahwa Belanda menguasai suatu wilayah yang disebut Hindia (Timur) Belanda (Nederlandsch Oost-Indie). ~ Menyediakan lebih banyak tempat pada sekolah pertanian. Budi Utomo memberikan usulan kepada pemerintah Hidia Belanda sebagai mana berikut ini : ~ Meninggikan tingkat pengajaran di sekolah guru baik guru bumi putera maupun sekolah priyayi. ~ Memelihara tingkat pelajaran di sekolah-sekolah dokter jawa. dan Madura yang diharapkan bisa dan bersedia memikirkan serta memperbaiki nasib bangsanya. Mereka mengakui bahwa mereka belum mengetahui nasib. ~ Izin pendirian sekolah desa untuk Budi Utomo. Dengan demikian. penduduk Pulau Jawa dan Madura terikat oleh kebudayaan yang sama. Para pemuda itu akhirnya berkesimpulan bahwa merekalah yang harus mengambil prakarsa menolong rakyatnya sendiri. Sunda. kekayaan. dan Maluku.

dan lain-lainnya. Pemerintah Hindia-Belanda mengesahkan Budi Utomo sebaga badan hukum yang sah karena dinilai tidak membahayakan. ⋲ Bidang utama adalah pendidikan dan kebudayaan. arab.  Pengaruh golongan priyayi yang mementingkan jabatan lebih kuat dibandingkan yang nasionalis.T. B. ⋲ Terbatas wilayah jawa dan madura.Belanda. Tirtokusumo lebih memperhatikan kepentingan pemerintah kolonial daripada rakyat. Kongres pertama budi utomo diadakan di Yogyakarta pada oktober 1908 untuk mengkonsolidasikan diri dengan membuat keputusan sebagai berikut : ⋲ Tidak mengadakan kegiatan politik.~ Memberikan kesempatan bumi putra untuk mengenyam bangku pendidikan di sekolah rendah eropa atau sekolah Tionghoa . Danu . Keterangan : Bumi Putera adalah bukan bank atau lembaga keuangan bisnis lainnya.T. tetapi yang dimaksud dengan bumi putera adalah warga pribumi yang pada zaman dahulu dianggap sebagai warga tingkat rendah dibanding warga ras eropa. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker yang kemudian dikenal sebagai Dr.  Keluarga anggota-anggota dari golongan mahasiswa dan pelajar.  Bupati-bupati lebih suka mendirikan organisasi masing-masing. namun tujuan organisasi Budi Utomo tidak maksimal karena banyak hal. yakni :  Mengalami kesulitan dinansial  Kelurga R. Tirtokusumo yang menjabat sebagai Bupati Karanganyar sebagai ketua. Indische Partij (IP) Indische Partij (IP) didirikan di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912 oleh Dr.  Bahasa belanda lebih menjadi prioritas dibandingkan dengan Bahasa Indonesia. cina. ⋲ Mengangkat R.  Lebih memajukan pendidikan kaum priyayi dibanding rakyat jelata.

Dr. malang-malang putung”. Indo-Arab dan orang-orang yang dilahirkan di Hindia atau yang menganggap Hindia sebagai tanah airnya. Hal ini dilakukan dengan cara menyadarkan masyarakat dengan menghidupkan kembali harga diri. namun tidak selesai dan karena bakat jurnalistiknya ia bersama Douwes Dekker mengasuh majalah “De Express”. Dan Suwardi Suryaningrat adalah keturunan bangsawan. Menurut anggaran dasarnya. Indo-Cina. Indische Partij bermaksud membangun rasa cinta dalam setiap hati orang Hindia terhadap bangsa dan tanah airnya. Oleh karena itu sejarawan Ricklefs (2006) mengatakan bahwa Indische Partij yang sebagian besar anggotanya adalah orang-orang Indo-Eropa. Awalnya bersekolah di STOVIA. Pada tahun 1913. cucu dari Sri Paku Alam III. Dan dalam hal ini mereka menganjurkan suatu nasionalisme yang jauh lebih luas dari nasionalisme Boedi Oetomo.Dirdjo Setia Budhi. Marxisme ataupun ukuran-ukuran suku bangsa yang sempit. . EFE Douwes Dekker sendiri adalah cucu dari adik d Douwes Dekker penulis buku yang cukup terkenal “Max Haveelar” yang memuat kisah-kisah penderitaan “Saija dan Adinda” dengan menggunakan nama samaran Multatuli. Cipto adalah anak seorang guru dan pernah dianugerahi bintang jasa “Ridder in de Orde van Oranje Nassau” oleh Ratu Wilhelmina karena keberaniannya bertugas di Kepajen dekat kota Malang tatkala berjangkit wabah pes disana. Sedangkan Dr. ketika Belanda merayakan seratus tahun kemerdekaannya . dan rasa kebangsaan atau nasionalisme. Ia seseorang yang pantang menyerah dalam menggapai cita-citanya dan terkenal dengan semboyannya “rawe-rawe rantas. Mengenai siapakah yang dimaksud dengan orang Hindia itu. Dan cita-cita ini mereka ini disebarluaskan melalui Harian De Express. Indische Partij berpendapat bahwa orang Hindia itu tidak hanya bumi putera saja. Isi tulisan tersebut kurang lebih sebagai berikut. Soewardi Soerjaningrat menulis sebuah artikel dalam Harian De Express (edisi 19 Juli) yang berjudul “Als ik eens Nerdelander was” (Sekiranya saya menjadi seorang Belanda). merupakan satu-satunya partai yang lebih banyak berpikir dalam kerangka nasionalisme (Indonesia) daripada dalam kerangka Islam. tetapi IndoBelanda. rasa mampu. Cipto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Soerjaningrat yang kemudian terkenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara.

Selama masa pembuangan di Belanda. Cipto sendiri telah kembali pada tahun 1914 karena alasan kesehatan.F. artikel itu dianggap menghasut dan akhirnya tiga serangkai diasingkan ke negeri Belanda. Count of Limburg Stirum (1916-1921). Dr. Sedangkan Dr.P. Insulinde di bawah pengaruh kuat Cipto menjadi partai yang radikal di Hindia Belanda. jumlah anggota Insulinde pada tahun 1915 yang semula berjumlah 1. terutama di daerah pesisir utara pulau Jawa. Cipto sendiri membuka praktek dokter di Bandung dan sempat menjadi anggota Volksraad tahun 1918. maka saya tidak akan merayakan pesta-pesta kemerdekaan di dalam suatu negeri yang kami sendiri tidak sudi memberikan kemerdekaan negeri itu” Akibatnya. Pada 9 Juni 1919 Insulinde mengubah nama menjadi Nationaal-Indische Partij (NIP) . bersama Suwardi dan Douwes Dekker. oleh pemerintah kolonial Belanda yang waktu itu dipimpin oleh Gubernur Jenderal A.“Sekiranya saya seorang Belanda.000 orang. Mereka menerbitkan majalah” De Indier” yang berupaya menyadarkan masyarakat Belanda dan Indonesia yang berada di Belanda akan situasi di tanah jajahan. Setelah kembali. kemudian surat kabar berbahasa Belanda De Beweging. Jumlah anggota Insulinde mencapai puncaknya pada Oktober 1919 yang mencapai 40. Akibat propaganda Dr.000 orang pada tahun 1917. Para tokoh Indiche Partij kemudian kembali ke Hindia Belanda pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal J. Douwes Dekker bergerak di bidang pendidikan dengan mendirikan sekolah yang diberi nama “Institut Ksatrian” yang berpusat di Bandung. Cipto. Selain itu. surat kabar Madjapahit. propaganda Cipto untuk kepentingan Insulinde dijalankan pula melalui majalah Indsulinde yaitu Goentoer Bergerak. Cipto menjadi anggota pengurus pusat Insulinde untuk beberapa waktu dan melancarkan propaganda untuk Insulinde. van Idenburg. dan surat kabar Pahlawan. Dr. Ki Hadjar Dewantara mengikuti jejak Douwes Dekker dengan mendirikan “Taman Siswa” di Yogyakarta. Majalah De Indier menerbitkan artikel yang menyerang kebijaksanaan Pemerintah Hindia Belanda. Cipto tetap melancarkan aksi politiknya dengan melakukan propaganda politik berdasarkan ideologi Indische Partij. Kemudian Indische Partij berubah namanya menjadi “Insulinde”.000 orang meningkat menjadi 6.

Partai Komunis Indonesia (PKI) Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. C. Setidaknya lebih dari lima teori berusaha mengungkap kejadian tersebut. sepak terjang tiga serangkai tidaklah surut. mantan anggota PKI dan beberapa orang yang lolos dari pembantaian anti PKI. Namun teori-teori yang terkadang saling berlawanan menjadikanya diskusi besar sampai hari ini. melainkan didalangi oleh Soeharto (dan CIA). dan masih dipertanyakan seberapa jauh kebenaran tuduhan bahwa pemberontakan itu didalangi PKI. Henk Sneevliet pada 1914. Meskipun banyak ditinggalkan oleh anggotanya. mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948 dan dicap oleh rezim Orde Baru ikut mendalangi insiden G30S pada tahun 1965.Akan tetapi NIP rupanya tidak mendapat sambutan yang luas di masyarakat bumi putera karena masih banyak pemuda bumi putera yang takut secara terang-terangan menyatakan kemerdekaannya dan pihak Indo-Belanda masih ingin mempertahankan hak prerogatifnya sebagai warga negara kelas satu. dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) (atau . Namun tuduhan dalang PKI dalam pemberontakan tahun 1965 tidak pernah terbukti secara tuntas. Akibatnya banyak orang-orang Indo-Belanda yang keluar dari NIP dan membentuk partai sendiri yang sesuai dengan kepentingan mereka sendiri yaitu “Indo-Europeesch Verbong” (IEV). Sumber luar memberikan fakta lain bahwa PKI tahun 1965 tidak terlibat. Dalam sejarahnya. Latar belakang sejarah Sebelum Revolusi Indonesia Gerakan Awal PKI Partai ini didirikan atas inisiatif tokoh sosialis Belanda. sehingga demikian pada tahun 1921 Nationaal-Indische Partij (NIP) dibubarkan. Hal ini masih diperdebatkan oleh golongan liberal. PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926. Kegiatan-kegiatan dalam bentuk tulisan dan propaganda yang dilakukan oleh ketiganya memperjuangkan kemerdekaan dan nasionalisme Hindia tetap merupakan ancaman bagi pemerintah kolonial.

Pada 1917 ISDV mengeluarkan penerbitannya sendiri dalam bahasa Melayu. termasuk Sneevliet. yang aktif di Hindia Belanda Pada Oktober 1915 ISDV mulai aktif dalam penerbitan dalam bahasa Belanda. Editornya adalah Adolf Baars. ISDV tidak menuntut kemerdekaan Indonesia. "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka). partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis. kelompok reformis dari ISDV memisahkan diri dan membentuk partainya sendiri. Di bawah kepemimpinan Sneevliet. Dibentuklah "Pengawal Merah" dan dalam waktu tiga bulan jumlah mereka telah mencapai 3. Keanggotaan awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda. Pada saat pembentukannya. Para pemimpin pemberontakan di kalangan militer Belanda dijatuhi hukuman penjara hingga 40 . Di bawah pimpinan Sneevliet partai ini merasa tidak puas dengan kepemimpinan SDAP di Belanda. para tentara dan pelaut itu memberontak di Surabaya. Pada 1917. Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah terbitan yang lain. Soeara Ra’jat. meskipun dengan cara bergerak di bawah tanah. Pada saat itu. dan dari semuanya itu hanya tiga orang yang merupakan warga pribumi Indonesia. yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis). ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota. ISDV terus melakukan kegiatannya. dan membentuk sebuah dewan soviet. Namun demikian. "Soeara Merdeka". yaitu Partai Demokrat Sosial Hindia. Pada akhir 1917. ditambah dengan pekerjaan di kalangan Sarekat Islam. sebuah pangkalan angkatan laut utama di Indonesia saat itu. Para pemimpin ISDV tahun. dikirim kembali ke Belanda. Setelah sejumlah kader Belanda dikeluarkan dengan paksa.000 orang. Kelompok ini berhasil mendapatkan pengikut di antara tentara-tentara dan pelaut Belanda yang ditempatkan di Hindia Belanda.Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda). Para penguasa kolonial menindas dewan-dewan soviet di Surabaya dan ISDV. ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober seperti yang terjadi di Rusia harus diikuti Indonesia. keanggotaan organisasi ini pun mulai berubah dari mayoritas warga Belanda menjadi mayoritas orang Indonesia. dan yang menjauhkan diri dari ISDV.

Keadaan yang semakin parah dimana ada perselisihan antara para anggotanya. Partai Nasional Indonesia (PNI) PNI atau Partai Nasional Indonesia adalah partai politik tertua di Indonesia. dari jumlah keseluruhan kurang dari 400 orang anggota. Yakni melarang anggotanya mendapat gelar ganda di kancah perjuangan pergerakan indonesia. Chou mendesak Aidit untuk membentuk badan itu yang mana dapat digunakan untuk menangani aksi-aksi rahasia partai yang dengan demikian aksi-aksi rahasia itu dapat dipisahkan dari politik resmi partai. Mr. PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. D. Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920). Mr Iskaq Tjokrohadisuryo dan Mr Sunaryo. Tjipto Mangunkusumo. biro ini menangani aspek teknis operasional dari keseluruhan program G30S yang dibidani oleh Politbiro dan CC PKI terutama oleh ketua CC PKI sendiri. Keputusan tersebut tentu saja membuat para anggota yang beraliran komunis kesal dan keluar dari partai dan membentuk partai baru yang disebut ISDV. kali ini adalah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah. Pembentukan Partai Komunis Pada awalnya PKI adalah gerakan yang berasimilasi ke dalam Sarekat Islam. Partai ini didirikan pada 4 Juli 1927 dengan nama Perserikatan Nasional Indonesia dengan ketuanya pada saat itu adalah Dr. terutama di Semarang dan Yogyakarta membuat Sarekat Islam melaksanakan disiplin partai.Pada 1919. . BC dibentuk oleh Aidit pada paruh kedua tahun 1964 atas nasehat Menteri Luar Negeri Cina. Aidit. Biro Chusus (BC) Partai Komunis Indonesia (PKI) memegang peranan sangat penting dalam peristiwa G30S. Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920. Sartono. Chou En Lai. nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. ISDV hanya mempunyai 25 orang Belanda di antara anggotanya. Semaoen diangkat sebagai ketua partai.

Pada awalnya dibentuknya. karena bekerja sama dengan Inggris dan Amerika. Dan perlu diketahui bahwa awal tahun 1965. Sedangkan Suwandi bertugas sebagai sekretaris BC. Orang nomer dua Pono. Njoto dan Sudisman. yaitu menginflitrasi Angkatan Bersenjata. mendirikan sel-sel rahasia di unit-unit mereka yang terdiri dari perwira yang bersimpati dengan PKI dan menetralisir orang-orang yang memusuhi partai. Pendidikan dan indoktrinasi perwira yang telah direkrut berada di tangan Ramin. menurut Njono. Politbiro telah menyetujui laporan Aidit pada tahun 1964 bahwa ia telah mendirikan organisasi BC ini untuk membantu melaksanakan tugasnya dalam ‘masalah-masalah’ militer. Sosiologi dan mata pelajaran lain. BC ini merupakan kewenangan Aidit. Aidit meletakkan tanggung jawab BC di tangan Dewan Harian Tetap Politbiro yang terdiri dari Aidit. Aidit mengangkat Syam (Kamaruzaman) yang bertugas untuk mencari orang-orang yang bersimpati pada partai dalam Angkatan Darat (AD). Namun demikian harus ditekankan bahwa konstitusi PKI dengan jelas sekali melarang rekrutmen para perwira AB untuk menjadi anggota langsung Partai. Psikologi. Biro Regional di setiap provinsi. Meski BC itu bukanlah sebuah badan PKI yang sesuai dengan statuta yang tercantum dalam konstitusinya. (2) menuduh . yang bertugas mencari di Angkatan Laut (AL) dan Kepolisian (AK) serta orang nomer tiga adalah Walujo yang bertugas mencari di Angkatan Udara (AU) dan intelejen. meskipun demikian Aidit tetap merupakan juru bicara satusatunya. Salah satu cara perekrutan adalah mengadakan suatu seminar/pelatihan khusus yang mana perwira AB yang ikut dalam pelatihan itu diajarkan Marxisme-Leninisme. Lukman.Sebagai pimpinan BC ini. Struktur organisasi BC itu terdiri dari Biro Pusat di Jakarta. Aidit dan BC-nya mulai meletakkan dasar-dasar untuk melawan komando puncak AD yaitu dengan cara: (1) Mencemarkan komando itu dengan tuduhan terlibat dalam konspirasi menentang RI. para koordinator dan tutor yang mendidik para rekrutmen serta kelompok dan sel lainnya. Sujono Pradigdo dan Ismail. Biro itu diciptakan dengan tujuan jelas. Biro Regional terdiri dari 2-3 pemimpin yang melakukan perekrutan terhadap AB dan orang-orang lain untuk meningkatkan kepentingan PKI. namun pada rapat Politbiro PKI tanggal 28 Agustus 1965.

Selain itu para pelajar yang tergabung dalam Algemeene Studie Club yang diketuai oleh Ir. dijatuhi hukuman mati tahun 1982.Berganti nama dari Perserikatan Nasional Indonesia menjadi Partai Nasional Indonesia 1929 . Diantara beberapa perwira yang penting (yang nantinya berperan aktif pada peristiwa G30S) yang berhubungan dengan Biro Chusus PKI adalah :  Letnan Kolonel Untung.komando puncak AD itu telah mendirikan ‘Dewan Jenderal’ yang bertujuan menggulingkan Presiden Sukarno dan dasar-dasar lainnya. Kronologis PNI • 1927 .Didirikan di Bandung oleh para tokoh nasional seperti Dr. Penangkapan baru dilakukan pada tanggal 29 Desember 1929 terhadap tokoh-tokoh PNI di Yogyakarta seperti Soekarno. BC yang memiliki 44 anggota tetap di 12 Provinsi telah merekrut dan mengendalikan kurang lebih 700 perwira. Soekarno turut pula bergabung dengan partai ini. I dari Kodam V (dipenjara tahun 1965. Komandan Pangkalan Udara Halim (dihukum mati tahun 1966 dan dieksekusi) a. Tjakrabirawa. Mr Iskaq Tjokrohadisuryo dan Mr Sunaryo. Tjipto Mangunkusumo. yang secara ideologi adalah seorang Komunis sejak pemberontakan PKI tahun 1948 (kemudian dihukum mati dan dieksekusi pada tahun 1966)  Mayor Jenderal Pranoto (kemudian ditahan dari tahun 1966 sampai 1981)  Brigadir Jenderal Supardjo (kemudian dihukum mati dan dieksekusi)  Kolonel Latief. dibebaskan atas grasi presiden tahun 1998. Mr.Pengadilan para tokoh yang ditangkap ini dilakukan pada tanggal 18 Agustus 1930. menurut Sjam. Soepriadinata dan Maskun Sumadiredja • • 1930 . • 1928 . Di tahun 1965 sendiri. Gatot Mangkupraja. Komandan Brigade Inf.PNI dianggap membahayakan Belanda karena menyebarkan ajaran-ajaran pergerakan kemerdekaan sehingga Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan perintah penangkapan pada tanggal 24 Desember 1929. Setelah diadili di pengadilan Belanda maka para tokoh . dibebaskan 1995)  Mayor Sujono. Sartono.  Laksamana Madya Udara Omar Dhani (divonis hukuman mati tahun 1966.

PNI memenangkan Pemilihan Umum 1955. 1955 . Hatta Gatot Mangkuprojo Soepriadinata Maskun Sumadiredja Amir Sjarifuddin Wilopo Ali Sastroamidjojo Djuanda Kartawidjaja Mohammad Isnaeni Supeni . 1998 .PNI bergabung dengan empat partai peserta pemilu 1971 lainnya membentuk Partai Demokrasi Indonesia. 2002 . Ir. 1934 .[3] Moh. 1973 . Sartono kemudian membubarkan PNI dan membentuk Partindo pada tanggal 25 April 1931. Ir.ini dimasukkan dalam penjara Sukamiskin. Soekarno bergabung dengan Partindo. 1999 . • Dalam masa pengadilan ini Ir. PNI didirikan kembali. membacakannya di depan pengadilan sebagai gugatannya. Sartono Mr Iskaq Tjokrohadisuryo Mr Sunaryo Soekarno Moh. anak dari Soekarno. • 1933 .Pimpinan PNI.Moh.Ir. Mr. mantan Duta besar keliling Indonesia. Flores sampai dengan 1942.PNI menjadi peserta pemilu 1999. Bandung. Tjipto Mangunkusumo Mr.PNI berubah nama menjadi PNI Marhaenisme dan diketuai oleh Sukmawati Soekarno. Soekarno menulis pidato "Indonesia Menggugat" dan 1931 . Hatta yang tidak setuju pembentukan Partindo akhirnya membentuk PNI Baru. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Ende. Soekarno diganti oleh Mr. Sartono.Dipimpin oleh Supeni. Tokoh-tokoh dan mantan tokoh-tokoh • • • • • • • • • • • • • • • Dr. Hatta dan Syahrir dibuang ke Bandaneira sampai dengan 1942. • • • • • • b.

Jawa Timur. sebagai tanda berakhirnya fase kedaerahan dalam pergerakan kebangsaan. dan lainnya. Soetomo. Sejarah Dr. Serikat Ambon. Partai Indonesia Raya (PARINDRA) Partai Indonesia Raya atau Parindra adalah suatu partai politik yang berdasarkan nasionalisme Indonesia dan menyatakan tujuannya adalah Indonesia Mulia dan Sempurna (bukan Indonesia Merdeka). pada akhir tahun 1935 di kota Solo. salah seorang pendiri Budi Utomo. Soetomo pada tahun 1930 di Surabaya. Partai-Partai Penerus • • • • • • Partindo PNI Baru PNI Marhaenisme PNI Supeni PNI Massa Marhaen PNI Partai Nasional Indonesia E. menjadi Partai Indonesia Raya atau Parindra.• • • Sanusi Hardjadinata Sukmawati Soekarno Agus Supartono Supeni c. PBI sendiri merupakan klub studi yang didirikan Dr. Budi Utomo. Tokoh . Serikat Selebes. Parindra menganut azas cooperatie alias bekerja sama dengan pemerintah Hindia Belanda dengan cara duduk di dalam dewan-dewan untuk waktu yang tertentu. Serikat Sumatera. Jawa Tengah berusaha untuk menggabungkan antara PBI (Persatuan Bangsa Indonesia).

250 orang. serta mendirikan percetakan-percetakan yang menerbitkan surat kabar dan majalah. Sebelum menjadi ketua Parindra. Parindra menganut azas “cooperatie” alias bekerja sama dengan pemerintah Hindia Belanda dengan cara duduk di dalam dewan-dewan untuk waktu yang tertentu. R. Ketika Dr.Tokoh-tokoh Tirtoprodjo. Pada tahun 1937. menyusun serikat pekerja perkapalan dengan mendirikan “Rukun Pelayaran Indonesia” (Rupelin). Soesanto Pergerakan PARINDRA Parindra adalah suatu partai politik yang berdasarkan nasionalisme Indonesia dan menyatakan tujuannya adalah Indonesia Mulya dan Sempurna (bukan Indonesia Merdeka). Di kemudian hari partai ini bertambah maju dan mulai berpengaruh di masyarakat Indonesia. van Starkenborg. Dan ia memainkan “kartu Jepang” ketika ia berada di panggung politik “Volksraad”.  lain yang ikut bergabung dengan Parindra antara lain Woeryaningrat.500 orang. Partai Indonesia Raya ini menyatakan punya anggota sebanyak 19. Soetomo meninggal pada bulan Mei 1938. menjadi “beambtenstaat” (“negara pegawai”) yang memberi konsensi yang lebih baik kepada organisasi-organisasi yang kooperatif dengan pemerintah.600 orang. . Parindra mengaku memiliki anggota 4. Moehammad Hoesni Thamrin telah mengadakan kontak-kontak dagang dengan Jepang. Soekardjo Wirjopranoto. Gubernur Jenderal van Starkenborg memodifikasi “politiestaat” peninggalan de Jonge. kedudukannya sebagai ketua Parindra digantikan oleh Moehammad Hoesni Thamrin. Pada bulai Mei 1941 (menjelang perang Pasifik). 11. yang menggantikan de Jonge pada tahun 1936. Panji Soeroso dan Mr. Parindra berusaha menyusun kaum tani dengan mendirikan “Rukun Tani”. menyusun perekonomian dengan menganjurkan “Swadeshi” (menolong diri sendiri). Anggota ini sebagian besar di Jawa. mendirikan “Bank Nasional Indonesia” di Surabaya. seorang pedagang dan anggota “Volksraad”. Kegiatan Parindra ini mendapat semakin mendapatkan dukungan dari Gubernur Jenderal yang baru. Pada ahir tahun 1938. dimana Jawa Timurlah konsentrasi pengikutnya yang terbesar.

dengan 16 halaman dan biaya langganan seharga 2. Majalah ini terbit dwibulanan. Soetomo dan Herman Kartawisastra organisasi ini berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging. pemerintah Hindia Belanda menganggap ia lebih berbahaya daripada Soekarno. F. Saat Iwa Kusumasumantri menjadi ketua pada 1923. yang disinyalir nama ini bertendensi dengan negara Jepang. saat pergantian ketua antara Dr. Pada September 1922. Bukti lain adalah pembentukan gerakan pemuda yang disebut “Surya Wirawan” (Matahari Gagah Berani). Dalam 2 edisi pertama.5 gulden setahun. Indonesische mulai menyebarkan ide non-kooperasi yang mempunyai arti berjuang demi . Dengan demikian Parindra digambarkan sebagai partai yang bekerjasama dengan pemerintahan Hindia Belanda di awal berdirinya. para anggota Parindra memberikan penghormatan dengan mengangkat tangan kanannya. selang dua hari kemudian Muhammad Husni Thamrin menghembuskan nafas yang terakhir. gagasan nama indonesisch (Indonesia) diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). akan tetapi dicurigai di akhir kekuasaan Hindia Belanda di Indonesia pada tahun 1942 sebagai partai yang “bermain mata” dengan Jepang untuk memperoleh kemerdekaan. Saat itu istilah "Indonesier" dan kata sifat "Indonesich" sudah tenar digunakan oleh para pemrakarsa Politik Etis. Penerbitan kembali Hindia Poetra ini menjadi sarana untuk menyebarkan ide-ide antikolonial. Salah satu bukti kedekatan Parindra dengan Jepang yaitu ketika Thamrin meninggal dunia.Karena aktifitas politiknya yang menguat dan kedekatannya dengan Jepang. inlander (pribumi) diganti dengan indonesiër (orang Indonesia). Sejalan dengan itu. Hatta menyumbangkan tulisan kritik mengenai praktek sewa tanah industri gula Hindia Belanda yang merugikan petani. Penyebab kematiannya masih merupakan teka-teki hingga saat ini. Perhimpunan Indonesia (PI) Semula. Para anggota Indonesische juga memutuskan untuk menerbitkan kembali majalah Hindia Poetra dengan Mohammad Hatta sebagai pengasuhnya. rumah Moehammad Hoesni Thamrin digeledah oleh PID (dinas rahasia Hinda Belanda) ketika ia sedang terkena penyakit malaria. Maka pada tanggal 9 Februari 1941.

pada tanggal 22 Desember 1930. Bondan. Setiadjid dan Abdul Madjid) dalam suatu rapat pleno tanggal 27 November 1931. Tahun 1924. berkenaan dengan keputusan pengadilan negeri Bandung tersebut. Mereka menolak bergabung dengan Partindo dan membentuk dalam daerahnya masing-masing “Golongan Merdeka”. Tokoh-tokoh lain yang menjadi anggota organisasi ini antara lain: Achmad Soebardjo. Soekarto dan Teguh. mengusulkan pembubaran PNI dan sebagai gantinya mereka mendirikan Partai Indonesia (Partindo). Sutomo. Soekarno. saat M. Sastromoeljono. Keempat orang tersebut naik banding. sebelumnya setiap ketua hanya menjabat selama setahun. Nazir Datuk Pamoentjak menjadi ketua. Soekiman Wirjosandjojo. Sebelumnya. PNI Baru 1931 Setelah dipecat dari Perhimpunan Indonesia di Belanda oleh kader-kader komunis (seperti Rustam Effendi. Sutan Sjahrir. Kantaatmaka. Sartono. Prof Mr Sunario Sastrowardoyo. Hatta dan Sjahrir memulai suatu perjuangan baru yaitu bergabung dengan Pendidikan Nasional Indonesia (PNI-Baru) yang bertujuan kearah Indonesia Merdeka. Arnold Mononutu. Pengurus besar PNI atas anjuran Mr. Tahun 1925 saat Soekiman Wirjosandjojo nama organisasi ini resmi berubah menjadi Perhimpunan Indonesia (PI). . Abdul Madjid. G. namun pada tanggal 17 April 1931 Raad van Justitie Batavia mengukuhkan keputusan Pengadilan Negeri Bandung dengan tetap menghukum penjara keempat pemimpin PNI tersebut. Hatta menjadi Voorzitter (Ketua) PI terlama yaitu sejak awal tahun 1926 hingga 1930. Ali Sastroamidjojo. Namun demikian kejadian tersebut ditentang oleh beberapa tokoh PNI lainnya seperti Soedjadi Moerad. dll. nama majalah Hindia Poetra berubah menjadi Indonesia Merdeka. Maskoen dan Soepriadinata. Perhimpunan Indonesia kemudian menggalakkan secara terencana propaganda tentang Perhimpunan Indonesia ke luar negeri Belanda. Gatot Mangkupradja. Pengadilan Negeri Bandung menghukum empat orang pemimpin PNI yaitu.kemerdekaan tanpa bekerjasama dengan Belanda.

Bagi Hatta pembubaran PNI melemahkan pergerakan rakyat. yang sebagian dilakukan melalui halaman-halaman “Daulat Rakjat” dan tulisan-tulisan lain. Sebagian besar kegiatan partai ini adalah menyelenggarakan pendidikan politik bagi para anggotanya. . perekonomian dan pergaulan sosial. Keputusan bahwa PNI Baru adalah sebagai partai kader setelah mengalami diskusi yang cukup panjang dan rumit yang pada akhirnya argumentasi Sjahrir yang cukup kuat untuk membawa PNI Baru sebagai partai kader dapat diterima oleh sebagian besar pengurus. yaitu tentang bubarnya PNI dan pembentukan “Golongan Merdeka”. untuk menerbitkan majalah yang diterbitkan sekali dalam 10 hari guna pendidikan kader baru. Dimasukkannya kata ‘Pendidikan’ ke dalam nama partai mengandung maksud yang serius. Dalam kongres itu dirumuskan bahwa PNI Baru sebagai suatu partai politik yang merupakan partai kader. Sjahrir terpilih sebagai ketua cabang Jakarta dan sekretaris cabangnya adalah Djohan Sjahroezah. Mohammad Hatta kemudian membuat kesepakatan dengan Soedjadi Moerad.Soedjadi Moerad yang sudah lama berkorespondensi dengan Hatta yaitu sejak sebelum didirikannya PNI (tanggal 4 Juli 1927) menyampaikan sikap mereka kepada Hatta. Hatta mengusulkan majalah itu diberi nama “Daulat Rakjat”. Pada tanggal 25-27 Desember 1931 (menurut Soebadio Sastroastomo diadakan pada bulan Februari 1932) sebuah konferensi diadakan di Yogyakarta untuk merampungkan penyatuan golongan-golongan Merdeka yang mana kelompok tersebut kemudian diberi nama Pendidikan Nasional Indonesia atau yang dikenal sebagai PNI-Baru dengan Soekemi sebagai ketuanya. Pimpinan Umum PNI Baru diserahkan oleh Sjahrir kepada Hatta. termasuk risalah “Kearah Indonesia Merdeka”-KIM yang secara khusus ditulis oleh Hatta sebagai semacam manifesto pergerakan itu. Kemudian Hatta dan Sjahrir bermufakat agar Sjahrir pulang ke Indonesia pada Bulan Desember 1931 untuk membantu “Golongan Merdeka” serta membantu “Daulat Rakjat”. Kemudian dalam Kongres Pendidikan Nasional Indonesia bulan Juni 1932 yang berlangsung di Bandung Sjahrir terpilih menjadi Pimpinan Umum Pendidikan Nasional Indonesia menggantikan Soekemi. Dan dengan pulangnya Hatta pada awal tahun 1933. yang mempertahankan asas kerakyatan yang sebenarnya dalam segala susunan politik.

Beberapa pertanyaan dalam KIM diantaranya :  Apa tujuan PNI baru ?  Apa yang dimaksud dengan nasionalisme ?  Apa yang dimaksud dengan demokrasi ?  Apa itu parlemen ?  Apa yang dimaksudkan oleh Montesqieu dengan otokrasi. “Mengapa demokrasi politik saja tidak cukup ?”. “Tujuan kita adalah merdeka 100% !”. Suasana dalam kursus-kursus yang diselenggarakan oleh Pendidikan Nasional Indonesia dan kesungguhan anggota-anggotanya mengingatkan banyak orang kepada “Workers Educational Association” (WEA-Perhimpunan Pendidikan Kaum Buruh) yang berusaha memberikan pendidikan kepada masyarakat Inggris pada . ekonomi dan sosial. bahwa kekuasaan politik didistribusikan menurut distribusi kekuasaan ekonomi dalam suatu masyarakat. oligarki dan revolusi ?  Siapakah Rousseau dan apa yang diajarkannya ?  Apa itu Revolusi Industri ?  Apakah kartel itu ?  Bagaimana sifat kombinasi vertikal ? Bagaimana pula kombinasi horisontal ?  dan lainnya Jawaban-jawabannya juga diberikan. “Demokrasi politik saja tidak cukup karena ia akan dilumpuhkan oleh otokrasi yang masih ada di bidang-bidang ekonomi dan social. Mayoritas rakyat masih menderita di bawah kekuasaan kaum kapitalis dan majikan”. bahwa kebebasan politik tanpa persamaan di bidang ekonomi sangatlah terbatas dan bahwa kemerdekaan Indonesia baru merupakan realita jika disertai perubahan ekonomi. Secara keseluruhan. jawabannya. jawaban-jawaban itu mengandung suatu doktrin yang jelas walaupun sederhana. sebagaimana pertanyaan (kunci) sebagai berikut. “Apa tujuan PNI (baru) ?”.Arah sentral pendidikan diungkapkan ke dalam 150 pertanyaan di dalam KIM yang mencakup banyak aspek politik. seperti. Jawabannya.

Bagi Hatta dan Sjahrir. Karena kegiatan aktivitas politik PNI Baru yang dinilai mulai membahayakan bagi pemerintah kolonial Belanda maka pada tanggal 25 Februari 1934 jajaran teras PNI Baru seperti Hatta. Basri. karena sebagian besar mereka adalah berpendidikan menengah. banyak berhutang kepada tradisi sosial demokrasi Eropa. Atmadipura. PNI Baru bersikap kritis dengan terhadap watak PNI Lama dan Partindo seperti gaya agitasi yang ekspresif dan mempertahankan persatuan nasional tanpa syarat. Sjahrir dan beberapa pimpinan PNI Baru diasingkan ke Boven Digoel. Kesadaran diri akan perjuangan melawan kapitalisme. PNI Baru. menurut Benhard Dahm. Burhanuddin. Murwoto. . Sekitar bulan Januari 1935.akhir abad 19. Yang pasti PNI Baru memiliki pandangan yang berbeda dengan PNI Lama ataupun Partindo. Setiarata. Kartawikanta. WEA mempunyai ikatan-ikatan yang kuat dengan gerakan Fabian dan sebagian kegiatannya adalah memberikan pendidikan sosialis. Wangsawidjaja. bersama-sama dengan orang yang sependirian dan generasi yang lebih muda keluar dari Partai Sosialis untuk mendirikan PSI. imperialisme dan fasisme melalui kegiatan intelektual masih mempunyai arti penting pada tahun 1948 ketika anggota-anggota PNI Baru yang masih hidup. persatuan tidak ada artinya kecuali apabila didasarkan pada pengertian atas prinsip-prinsip bersama. Tisno. Oesman. Hamdani. Soeka. Tentu saja harus diakui bahwa sejauh menyangkut analisis-analisisnya mengenai imperialisme dan tatanan sosial. Dengan cara ini. mengembangkan suatu pandangan dunia yang khas dan suatu cara yang unik dalam membahas masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh pergerakan kebangsaan. Sjahrir. PNI Baru. Ciri khasnya adalah pengutamaan terhadap teori sosial sebagai suatu pedoman aksi. imperialisme dan munculnya fasisme yang saling melengkapi dan berusaha untuk menempatkan kemalangan Indonesia dalam suatu gambaran global. Wagiman dan Karwani ditangkap. Bondan. adanya koherensi pada pandangan dunianya yang merangkul analisis-analisis tentang kapitalisme. Hatta. PNI Baru tidak memiliki monopoli ideologis. Meskipun anggota PNI Baru bukan terdiri dari kelas pekerja. dibawah kepemimpinan Hatta dan Sjahrir. namun mereka menginginkan suatu pendidikan politik yang berwarna sosialis yang akan membawa mereka melampaui batas-batas gaya agitasi nasionalisme yang sempit.

H. Sarekat Islam .