…Makalah Sejarah…

Strategi Organisasi Pergerakan Kebangsaan Indonesia

Di susun oleh Dwi Puspitasari XI IPA 2/11

Kata Pengantar

Assalamualaikum wr.wb

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT. Karena rahmat dan ridhoNya saya dapat menyelesaikan makalah Sejarah mengenai Strategi Organisasi Pergerakan Kebangsaan Indonesia ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. Orang tua, yang sudah mensupport saya 2. Bunda, yang telah membimbing saya 3. Teman - teman XI IPA 2, yang memberi semangat Harapan saya, semoga laporan ini berguna bagi semua orang yang memerlukan materi ini dan sebagai bahan pelajaran.

Wassalamualaikum wr.wb

Jakarta,

Januari 2010 Penulis

Pembahasan

antara lain Soetomo.A. Latar belakang Budi Utomo lahir dari inspirasi yang dikemukakan oleh Wahidin Soedirohoesodo disaat beliau sedang berkeliling ke setiap sekolah untuk menyebarkan beasiswa. Pada artikel kali ini yang kita sorot adalah Budi Utomo yang organisasi jaman dulu. Saleh. Sejak saat itu. salah satunya STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen). meningkatkan martabat bangsa dan membangkitkan Kesadaran Nasional. seperti halnya golongan-golongan lain yang mendirikan perkumpulan hanya untuk golongan mereka seperti Tiong Hoa Hwee Koan untuk orang Tionghoa dan Indische Bond untuk orang Indo- . Budi utomo pada saat ini lebih dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu STM yang memiliki siswa yang suka tawuran. a. bukan yang STM. dan sebagainya. tujuan dan juga rencana kerja dengan aturan-aturan tertentu yang telah ditetapkan. Dalam praktik mereka pun tampak menindas rakyat dan bangsa sendiri. Para pejabat pangreh praja (sekarang pamong praja) kebanyakan hanya memikirkan kepentingan sendiri dan jabatan. Budi Utomo (BU) Budi Utomo adalah organisasi pergerakan modern yang pertama di Indonesia dengan memiliki struktur organisasi pengurus tetap. bandel. Budi Utomo didirikan oleh mahasiswa STOVIA dengan pelopor pendiri Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang bertujuan untuk memajukan Bangsa Indonesia. anggota. misalnya dengan menarik pajak sebanyak-banyaknya untuk menyenangkan hati atasan dan para penguasa Belanda. Para pemuda mahasiswa itu juga menyadari bahwa mereka membutuhkan sebuah organisasi untuk mewadahi mereka. Goembrek. bikin rusuh. dan Soeleman. Goenawan Mangoenkoesoemo. Tanggal 20 Mei 1908 biasa diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional Indonesia. Biasanya anak sekolah tersebut menyebut dengan singkatan Budut / Boedoet (Boedi Oetomo). serta bagaimana cara memperbaiki keadaan yang amat buruk dan tidak adil itu. Mereka memikirkan nasib bangsa yang sangat buruk dan selalu dianggap bodoh dan tidak bermartabat oleh bangsa lain (Belanda). mahasiswa STOVIA mulai terbuka pikirannya dan mereka mulai mengadakan pertemuan-pertemuan dan diskusi yang sering dilakukan di perpustakaan STOVIA oleh beberapa mahasiswa.

~ Mendirikan TK / Taman kanak-kanak untuk bumi putera. ~ Memberi beasiswa bagi orang-orang bumi putera. Sulawesi. aspirasi. dan keinginan sukusuku bangsa lain di luar Pulau Jawa. Mereka mengakui bahwa mereka belum mengetahui nasib. tetapi sejarah penjajahan dan nasib suku-suku bangsa yang ada di wilayah itu bermacammacam. ~ Izin pendirian sekolah desa untuk Budi Utomo. terutama Sumatera. Sebagai suatu organisasi yang baik. penduduk Pulau Jawa dan Madura terikat oleh kebudayaan yang sama. Dengan demikian. begitu pula kebudayaannya. yang untuk mudahnya disebut saja suku bangsa Jawa. . ~ Mengadakan sekolah VAK / kejuruan untuk para bumi putera dan para perempuan. Perkumpulan ini tidak bersifat eksklusif tetapi terbuka untuk siapa saja tanpa melihat kedudukan. para pemuda itu berjuang untuk penduduk yang tinggal di Pulau Jawa dan Madura. Apa yang diketahui adalah bahwa Belanda menguasai suatu wilayah yang disebut Hindia (Timur) Belanda (Nederlandsch Oost-Indie). ~ Memelihara tingkat pelajaran di sekolah-sekolah dokter jawa. Sunda. Pemerintah Hindia Belanda jelas juga tidak bisa diharapkan mau menolong dan memperbaiki nasib rakyat kecil kaum pribumi. Budi Utomo memberikan usulan kepada pemerintah Hidia Belanda sebagai mana berikut ini : ~ Meninggikan tingkat pengajaran di sekolah guru baik guru bumi putera maupun sekolah priyayi. merekalah yang selama ini menyengsarakan kaum pribumi dengan mengeluarkan peraturan-peraturan yang sangat merugikan rakyat kecil. menurut anggapan para pemuda itu. dan Madura yang diharapkan bisa dan bersedia memikirkan serta memperbaiki nasib bangsanya. Pada awalnya. atau pendidikannya. sekali lagi pada awalnya Budi Utomo memang memusatkan perhatiannya pada penduduk yang mendiami Pulau Jawa dan Madura saja karena. dan Maluku. bahkan sebaliknya. Pada waktu itulah muncul gagasan Soetomo untuk mendirikan sebuah perkumpulan yang akan mempersatukan semua orang Jawa. kekayaan. ~ Menyediakan lebih banyak tempat pada sekolah pertanian. Para pemuda itu akhirnya berkesimpulan bahwa merekalah yang harus mengambil prakarsa menolong rakyatnya sendiri.Belanda.

yakni :  Mengalami kesulitan dinansial  Kelurga R.Belanda. Indische Partij (IP) Indische Partij (IP) didirikan di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912 oleh Dr.  Lebih memajukan pendidikan kaum priyayi dibanding rakyat jelata. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker yang kemudian dikenal sebagai Dr. B.  Pengaruh golongan priyayi yang mementingkan jabatan lebih kuat dibandingkan yang nasionalis. Tirtokusumo lebih memperhatikan kepentingan pemerintah kolonial daripada rakyat.T. ⋲ Mengangkat R. ⋲ Bidang utama adalah pendidikan dan kebudayaan. arab.  Keluarga anggota-anggota dari golongan mahasiswa dan pelajar. Pemerintah Hindia-Belanda mengesahkan Budi Utomo sebaga badan hukum yang sah karena dinilai tidak membahayakan. Danu . Keterangan : Bumi Putera adalah bukan bank atau lembaga keuangan bisnis lainnya. tetapi yang dimaksud dengan bumi putera adalah warga pribumi yang pada zaman dahulu dianggap sebagai warga tingkat rendah dibanding warga ras eropa. Kongres pertama budi utomo diadakan di Yogyakarta pada oktober 1908 untuk mengkonsolidasikan diri dengan membuat keputusan sebagai berikut : ⋲ Tidak mengadakan kegiatan politik. Tirtokusumo yang menjabat sebagai Bupati Karanganyar sebagai ketua. dan lain-lainnya.  Bahasa belanda lebih menjadi prioritas dibandingkan dengan Bahasa Indonesia.  Bupati-bupati lebih suka mendirikan organisasi masing-masing.~ Memberikan kesempatan bumi putra untuk mengenyam bangku pendidikan di sekolah rendah eropa atau sekolah Tionghoa . ⋲ Terbatas wilayah jawa dan madura. namun tujuan organisasi Budi Utomo tidak maksimal karena banyak hal. cina.T.

Marxisme ataupun ukuran-ukuran suku bangsa yang sempit. dan rasa kebangsaan atau nasionalisme. Dan cita-cita ini mereka ini disebarluaskan melalui Harian De Express. Mengenai siapakah yang dimaksud dengan orang Hindia itu. namun tidak selesai dan karena bakat jurnalistiknya ia bersama Douwes Dekker mengasuh majalah “De Express”. .Dirdjo Setia Budhi. Ia seseorang yang pantang menyerah dalam menggapai cita-citanya dan terkenal dengan semboyannya “rawe-rawe rantas. ketika Belanda merayakan seratus tahun kemerdekaannya . cucu dari Sri Paku Alam III. malang-malang putung”. Sedangkan Dr. Cipto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Soerjaningrat yang kemudian terkenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara. tetapi IndoBelanda. rasa mampu. merupakan satu-satunya partai yang lebih banyak berpikir dalam kerangka nasionalisme (Indonesia) daripada dalam kerangka Islam. Pada tahun 1913. Awalnya bersekolah di STOVIA. EFE Douwes Dekker sendiri adalah cucu dari adik d Douwes Dekker penulis buku yang cukup terkenal “Max Haveelar” yang memuat kisah-kisah penderitaan “Saija dan Adinda” dengan menggunakan nama samaran Multatuli. Indische Partij bermaksud membangun rasa cinta dalam setiap hati orang Hindia terhadap bangsa dan tanah airnya. Soewardi Soerjaningrat menulis sebuah artikel dalam Harian De Express (edisi 19 Juli) yang berjudul “Als ik eens Nerdelander was” (Sekiranya saya menjadi seorang Belanda). Indo-Arab dan orang-orang yang dilahirkan di Hindia atau yang menganggap Hindia sebagai tanah airnya. Indische Partij berpendapat bahwa orang Hindia itu tidak hanya bumi putera saja. Menurut anggaran dasarnya. Hal ini dilakukan dengan cara menyadarkan masyarakat dengan menghidupkan kembali harga diri. Dr. Cipto adalah anak seorang guru dan pernah dianugerahi bintang jasa “Ridder in de Orde van Oranje Nassau” oleh Ratu Wilhelmina karena keberaniannya bertugas di Kepajen dekat kota Malang tatkala berjangkit wabah pes disana. Dan Suwardi Suryaningrat adalah keturunan bangsawan. Indo-Cina. Oleh karena itu sejarawan Ricklefs (2006) mengatakan bahwa Indische Partij yang sebagian besar anggotanya adalah orang-orang Indo-Eropa. Isi tulisan tersebut kurang lebih sebagai berikut. Dan dalam hal ini mereka menganjurkan suatu nasionalisme yang jauh lebih luas dari nasionalisme Boedi Oetomo.

Selama masa pembuangan di Belanda. Dr. Cipto tetap melancarkan aksi politiknya dengan melakukan propaganda politik berdasarkan ideologi Indische Partij. Sedangkan Dr. Para tokoh Indiche Partij kemudian kembali ke Hindia Belanda pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal J.000 orang pada tahun 1917. Pada 9 Juni 1919 Insulinde mengubah nama menjadi Nationaal-Indische Partij (NIP) .F. Kemudian Indische Partij berubah namanya menjadi “Insulinde”. Majalah De Indier menerbitkan artikel yang menyerang kebijaksanaan Pemerintah Hindia Belanda.P. Cipto menjadi anggota pengurus pusat Insulinde untuk beberapa waktu dan melancarkan propaganda untuk Insulinde. terutama di daerah pesisir utara pulau Jawa. bersama Suwardi dan Douwes Dekker. Cipto. dan surat kabar Pahlawan. Jumlah anggota Insulinde mencapai puncaknya pada Oktober 1919 yang mencapai 40. Ki Hadjar Dewantara mengikuti jejak Douwes Dekker dengan mendirikan “Taman Siswa” di Yogyakarta. artikel itu dianggap menghasut dan akhirnya tiga serangkai diasingkan ke negeri Belanda. surat kabar Madjapahit. maka saya tidak akan merayakan pesta-pesta kemerdekaan di dalam suatu negeri yang kami sendiri tidak sudi memberikan kemerdekaan negeri itu” Akibatnya. Mereka menerbitkan majalah” De Indier” yang berupaya menyadarkan masyarakat Belanda dan Indonesia yang berada di Belanda akan situasi di tanah jajahan. Cipto sendiri telah kembali pada tahun 1914 karena alasan kesehatan.“Sekiranya saya seorang Belanda.000 orang meningkat menjadi 6. Setelah kembali. Akibat propaganda Dr. propaganda Cipto untuk kepentingan Insulinde dijalankan pula melalui majalah Indsulinde yaitu Goentoer Bergerak. oleh pemerintah kolonial Belanda yang waktu itu dipimpin oleh Gubernur Jenderal A. van Idenburg.000 orang. Cipto sendiri membuka praktek dokter di Bandung dan sempat menjadi anggota Volksraad tahun 1918. jumlah anggota Insulinde pada tahun 1915 yang semula berjumlah 1. Dr. Douwes Dekker bergerak di bidang pendidikan dengan mendirikan sekolah yang diberi nama “Institut Ksatrian” yang berpusat di Bandung. Selain itu. kemudian surat kabar berbahasa Belanda De Beweging. Count of Limburg Stirum (1916-1921). Insulinde di bawah pengaruh kuat Cipto menjadi partai yang radikal di Hindia Belanda.

PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926.Akan tetapi NIP rupanya tidak mendapat sambutan yang luas di masyarakat bumi putera karena masih banyak pemuda bumi putera yang takut secara terang-terangan menyatakan kemerdekaannya dan pihak Indo-Belanda masih ingin mempertahankan hak prerogatifnya sebagai warga negara kelas satu. mantan anggota PKI dan beberapa orang yang lolos dari pembantaian anti PKI. Dalam sejarahnya. Setidaknya lebih dari lima teori berusaha mengungkap kejadian tersebut. Latar belakang sejarah Sebelum Revolusi Indonesia Gerakan Awal PKI Partai ini didirikan atas inisiatif tokoh sosialis Belanda. Namun teori-teori yang terkadang saling berlawanan menjadikanya diskusi besar sampai hari ini. Hal ini masih diperdebatkan oleh golongan liberal. Meskipun banyak ditinggalkan oleh anggotanya. sehingga demikian pada tahun 1921 Nationaal-Indische Partij (NIP) dibubarkan. Partai Komunis Indonesia (PKI) Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. melainkan didalangi oleh Soeharto (dan CIA). sepak terjang tiga serangkai tidaklah surut. Akibatnya banyak orang-orang Indo-Belanda yang keluar dari NIP dan membentuk partai sendiri yang sesuai dengan kepentingan mereka sendiri yaitu “Indo-Europeesch Verbong” (IEV). dan masih dipertanyakan seberapa jauh kebenaran tuduhan bahwa pemberontakan itu didalangi PKI. dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) (atau . Kegiatan-kegiatan dalam bentuk tulisan dan propaganda yang dilakukan oleh ketiganya memperjuangkan kemerdekaan dan nasionalisme Hindia tetap merupakan ancaman bagi pemerintah kolonial. Sumber luar memberikan fakta lain bahwa PKI tahun 1965 tidak terlibat. C. Henk Sneevliet pada 1914. Namun tuduhan dalang PKI dalam pemberontakan tahun 1965 tidak pernah terbukti secara tuntas. mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948 dan dicap oleh rezim Orde Baru ikut mendalangi insiden G30S pada tahun 1965.

Pada 1917 ISDV mengeluarkan penerbitannya sendiri dalam bahasa Melayu. "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka).Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda). dan membentuk sebuah dewan soviet. Pada saat pembentukannya. "Soeara Merdeka". ISDV tidak menuntut kemerdekaan Indonesia. Pada akhir 1917. Dibentuklah "Pengawal Merah" dan dalam waktu tiga bulan jumlah mereka telah mencapai 3. Editornya adalah Adolf Baars. yaitu Partai Demokrat Sosial Hindia. dan dari semuanya itu hanya tiga orang yang merupakan warga pribumi Indonesia. partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis. keanggotaan organisasi ini pun mulai berubah dari mayoritas warga Belanda menjadi mayoritas orang Indonesia. yang aktif di Hindia Belanda Pada Oktober 1915 ISDV mulai aktif dalam penerbitan dalam bahasa Belanda. Keanggotaan awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda. dikirim kembali ke Belanda. Para pemimpin pemberontakan di kalangan militer Belanda dijatuhi hukuman penjara hingga 40 . Di bawah pimpinan Sneevliet partai ini merasa tidak puas dengan kepemimpinan SDAP di Belanda. Di bawah kepemimpinan Sneevliet. sebuah pangkalan angkatan laut utama di Indonesia saat itu. para tentara dan pelaut itu memberontak di Surabaya. yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis). meskipun dengan cara bergerak di bawah tanah. Namun demikian. ISDV terus melakukan kegiatannya. Para pemimpin ISDV tahun. Pada saat itu. ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober seperti yang terjadi di Rusia harus diikuti Indonesia. ditambah dengan pekerjaan di kalangan Sarekat Islam. Para penguasa kolonial menindas dewan-dewan soviet di Surabaya dan ISDV. Pada 1917. ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota. termasuk Sneevliet.000 orang. Soeara Ra’jat. Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah terbitan yang lain. kelompok reformis dari ISDV memisahkan diri dan membentuk partainya sendiri. Setelah sejumlah kader Belanda dikeluarkan dengan paksa. dan yang menjauhkan diri dari ISDV. Kelompok ini berhasil mendapatkan pengikut di antara tentara-tentara dan pelaut Belanda yang ditempatkan di Hindia Belanda.

terutama di Semarang dan Yogyakarta membuat Sarekat Islam melaksanakan disiplin partai. Partai ini didirikan pada 4 Juli 1927 dengan nama Perserikatan Nasional Indonesia dengan ketuanya pada saat itu adalah Dr. D. Partai Nasional Indonesia (PNI) PNI atau Partai Nasional Indonesia adalah partai politik tertua di Indonesia. ISDV hanya mempunyai 25 orang Belanda di antara anggotanya. Sartono.Pada 1919. Tjipto Mangunkusumo. nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. Keputusan tersebut tentu saja membuat para anggota yang beraliran komunis kesal dan keluar dari partai dan membentuk partai baru yang disebut ISDV. Semaoen diangkat sebagai ketua partai. BC dibentuk oleh Aidit pada paruh kedua tahun 1964 atas nasehat Menteri Luar Negeri Cina. Mr Iskaq Tjokrohadisuryo dan Mr Sunaryo. Chou En Lai. Pembentukan Partai Komunis Pada awalnya PKI adalah gerakan yang berasimilasi ke dalam Sarekat Islam. Yakni melarang anggotanya mendapat gelar ganda di kancah perjuangan pergerakan indonesia. kali ini adalah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). biro ini menangani aspek teknis operasional dari keseluruhan program G30S yang dibidani oleh Politbiro dan CC PKI terutama oleh ketua CC PKI sendiri. PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. Keadaan yang semakin parah dimana ada perselisihan antara para anggotanya. Mr. Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920. Chou mendesak Aidit untuk membentuk badan itu yang mana dapat digunakan untuk menangani aksi-aksi rahasia partai yang dengan demikian aksi-aksi rahasia itu dapat dipisahkan dari politik resmi partai. Biro Chusus (BC) Partai Komunis Indonesia (PKI) memegang peranan sangat penting dalam peristiwa G30S. Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920). dari jumlah keseluruhan kurang dari 400 orang anggota. Aidit. . Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah.

Orang nomer dua Pono. namun pada rapat Politbiro PKI tanggal 28 Agustus 1965. mendirikan sel-sel rahasia di unit-unit mereka yang terdiri dari perwira yang bersimpati dengan PKI dan menetralisir orang-orang yang memusuhi partai. Meski BC itu bukanlah sebuah badan PKI yang sesuai dengan statuta yang tercantum dalam konstitusinya. yaitu menginflitrasi Angkatan Bersenjata. Njoto dan Sudisman.Sebagai pimpinan BC ini. Aidit dan BC-nya mulai meletakkan dasar-dasar untuk melawan komando puncak AD yaitu dengan cara: (1) Mencemarkan komando itu dengan tuduhan terlibat dalam konspirasi menentang RI. karena bekerja sama dengan Inggris dan Amerika. Biro itu diciptakan dengan tujuan jelas. Pada awalnya dibentuknya. Aidit meletakkan tanggung jawab BC di tangan Dewan Harian Tetap Politbiro yang terdiri dari Aidit. Biro Regional di setiap provinsi. Aidit mengangkat Syam (Kamaruzaman) yang bertugas untuk mencari orang-orang yang bersimpati pada partai dalam Angkatan Darat (AD). Pendidikan dan indoktrinasi perwira yang telah direkrut berada di tangan Ramin. Struktur organisasi BC itu terdiri dari Biro Pusat di Jakarta. BC ini merupakan kewenangan Aidit. Salah satu cara perekrutan adalah mengadakan suatu seminar/pelatihan khusus yang mana perwira AB yang ikut dalam pelatihan itu diajarkan Marxisme-Leninisme. menurut Njono. Psikologi. yang bertugas mencari di Angkatan Laut (AL) dan Kepolisian (AK) serta orang nomer tiga adalah Walujo yang bertugas mencari di Angkatan Udara (AU) dan intelejen. Lukman. Sosiologi dan mata pelajaran lain. Sedangkan Suwandi bertugas sebagai sekretaris BC. Namun demikian harus ditekankan bahwa konstitusi PKI dengan jelas sekali melarang rekrutmen para perwira AB untuk menjadi anggota langsung Partai. Dan perlu diketahui bahwa awal tahun 1965. Biro Regional terdiri dari 2-3 pemimpin yang melakukan perekrutan terhadap AB dan orang-orang lain untuk meningkatkan kepentingan PKI. meskipun demikian Aidit tetap merupakan juru bicara satusatunya. Politbiro telah menyetujui laporan Aidit pada tahun 1964 bahwa ia telah mendirikan organisasi BC ini untuk membantu melaksanakan tugasnya dalam ‘masalah-masalah’ militer. Sujono Pradigdo dan Ismail. para koordinator dan tutor yang mendidik para rekrutmen serta kelompok dan sel lainnya. (2) menuduh .

Soekarno turut pula bergabung dengan partai ini. Di tahun 1965 sendiri. I dari Kodam V (dipenjara tahun 1965. yang secara ideologi adalah seorang Komunis sejak pemberontakan PKI tahun 1948 (kemudian dihukum mati dan dieksekusi pada tahun 1966)  Mayor Jenderal Pranoto (kemudian ditahan dari tahun 1966 sampai 1981)  Brigadir Jenderal Supardjo (kemudian dihukum mati dan dieksekusi)  Kolonel Latief.Berganti nama dari Perserikatan Nasional Indonesia menjadi Partai Nasional Indonesia 1929 . dibebaskan atas grasi presiden tahun 1998. Soepriadinata dan Maskun Sumadiredja • • 1930 .  Laksamana Madya Udara Omar Dhani (divonis hukuman mati tahun 1966. Gatot Mangkupraja. Tjipto Mangunkusumo. dijatuhi hukuman mati tahun 1982. Mr Iskaq Tjokrohadisuryo dan Mr Sunaryo. Mr. Diantara beberapa perwira yang penting (yang nantinya berperan aktif pada peristiwa G30S) yang berhubungan dengan Biro Chusus PKI adalah :  Letnan Kolonel Untung. menurut Sjam. Tjakrabirawa.komando puncak AD itu telah mendirikan ‘Dewan Jenderal’ yang bertujuan menggulingkan Presiden Sukarno dan dasar-dasar lainnya. • 1928 . BC yang memiliki 44 anggota tetap di 12 Provinsi telah merekrut dan mengendalikan kurang lebih 700 perwira. dibebaskan 1995)  Mayor Sujono. Penangkapan baru dilakukan pada tanggal 29 Desember 1929 terhadap tokoh-tokoh PNI di Yogyakarta seperti Soekarno.Didirikan di Bandung oleh para tokoh nasional seperti Dr.Pengadilan para tokoh yang ditangkap ini dilakukan pada tanggal 18 Agustus 1930. Komandan Pangkalan Udara Halim (dihukum mati tahun 1966 dan dieksekusi) a. Kronologis PNI • 1927 . Komandan Brigade Inf.PNI dianggap membahayakan Belanda karena menyebarkan ajaran-ajaran pergerakan kemerdekaan sehingga Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan perintah penangkapan pada tanggal 24 Desember 1929. Selain itu para pelajar yang tergabung dalam Algemeene Studie Club yang diketuai oleh Ir. Setelah diadili di pengadilan Belanda maka para tokoh . Sartono.

Flores sampai dengan 1942. Mr. Hatta yang tidak setuju pembentukan Partindo akhirnya membentuk PNI Baru. Ir. 2002 . Tjipto Mangunkusumo Mr. 1998 . • • • • • • b. Soekarno diganti oleh Mr.Ir.PNI bergabung dengan empat partai peserta pemilu 1971 lainnya membentuk Partai Demokrasi Indonesia. mantan Duta besar keliling Indonesia. Sartono Mr Iskaq Tjokrohadisuryo Mr Sunaryo Soekarno Moh. 1973 . Sartono. PNI didirikan kembali. Sartono kemudian membubarkan PNI dan membentuk Partindo pada tanggal 25 April 1931. Ir.ini dimasukkan dalam penjara Sukamiskin. • Dalam masa pengadilan ini Ir.Dipimpin oleh Supeni.PNI menjadi peserta pemilu 1999.[3] Moh. • 1933 . anak dari Soekarno. membacakannya di depan pengadilan sebagai gugatannya. 1999 . Bandung.PNI berubah nama menjadi PNI Marhaenisme dan diketuai oleh Sukmawati Soekarno. 1934 .PNI memenangkan Pemilihan Umum 1955. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Ende. Tokoh-tokoh dan mantan tokoh-tokoh • • • • • • • • • • • • • • • Dr. Soekarno menulis pidato "Indonesia Menggugat" dan 1931 . Soekarno bergabung dengan Partindo. 1955 .Moh.Pimpinan PNI. Hatta Gatot Mangkuprojo Soepriadinata Maskun Sumadiredja Amir Sjarifuddin Wilopo Ali Sastroamidjojo Djuanda Kartawidjaja Mohammad Isnaeni Supeni . Hatta dan Syahrir dibuang ke Bandaneira sampai dengan 1942.

pada akhir tahun 1935 di kota Solo. Partai Indonesia Raya (PARINDRA) Partai Indonesia Raya atau Parindra adalah suatu partai politik yang berdasarkan nasionalisme Indonesia dan menyatakan tujuannya adalah Indonesia Mulia dan Sempurna (bukan Indonesia Merdeka). salah seorang pendiri Budi Utomo. Tokoh . dan lainnya. Soetomo pada tahun 1930 di Surabaya. Budi Utomo. Serikat Sumatera. Jawa Tengah berusaha untuk menggabungkan antara PBI (Persatuan Bangsa Indonesia). Parindra menganut azas cooperatie alias bekerja sama dengan pemerintah Hindia Belanda dengan cara duduk di dalam dewan-dewan untuk waktu yang tertentu.• • • Sanusi Hardjadinata Sukmawati Soekarno Agus Supartono Supeni c. Serikat Selebes. Serikat Ambon. Soetomo. Sejarah Dr. menjadi Partai Indonesia Raya atau Parindra. sebagai tanda berakhirnya fase kedaerahan dalam pergerakan kebangsaan. PBI sendiri merupakan klub studi yang didirikan Dr. Partai-Partai Penerus • • • • • • Partindo PNI Baru PNI Marhaenisme PNI Supeni PNI Massa Marhaen PNI Partai Nasional Indonesia E. Jawa Timur.

menyusun serikat pekerja perkapalan dengan mendirikan “Rukun Pelayaran Indonesia” (Rupelin). Panji Soeroso dan Mr.  lain yang ikut bergabung dengan Parindra antara lain Woeryaningrat. seorang pedagang dan anggota “Volksraad”. Kegiatan Parindra ini mendapat semakin mendapatkan dukungan dari Gubernur Jenderal yang baru. Sebelum menjadi ketua Parindra. Parindra berusaha menyusun kaum tani dengan mendirikan “Rukun Tani”. Anggota ini sebagian besar di Jawa.Tokoh-tokoh Tirtoprodjo. Soekardjo Wirjopranoto.600 orang. Moehammad Hoesni Thamrin telah mengadakan kontak-kontak dagang dengan Jepang. serta mendirikan percetakan-percetakan yang menerbitkan surat kabar dan majalah. 11. van Starkenborg. Pada bulai Mei 1941 (menjelang perang Pasifik). menyusun perekonomian dengan menganjurkan “Swadeshi” (menolong diri sendiri). Gubernur Jenderal van Starkenborg memodifikasi “politiestaat” peninggalan de Jonge. R.500 orang.250 orang. menjadi “beambtenstaat” (“negara pegawai”) yang memberi konsensi yang lebih baik kepada organisasi-organisasi yang kooperatif dengan pemerintah. . Ketika Dr. Parindra menganut azas “cooperatie” alias bekerja sama dengan pemerintah Hindia Belanda dengan cara duduk di dalam dewan-dewan untuk waktu yang tertentu. dimana Jawa Timurlah konsentrasi pengikutnya yang terbesar. Pada tahun 1937. Dan ia memainkan “kartu Jepang” ketika ia berada di panggung politik “Volksraad”. Soesanto Pergerakan PARINDRA Parindra adalah suatu partai politik yang berdasarkan nasionalisme Indonesia dan menyatakan tujuannya adalah Indonesia Mulya dan Sempurna (bukan Indonesia Merdeka). yang menggantikan de Jonge pada tahun 1936. mendirikan “Bank Nasional Indonesia” di Surabaya. Partai Indonesia Raya ini menyatakan punya anggota sebanyak 19. Pada ahir tahun 1938. Soetomo meninggal pada bulan Mei 1938. Parindra mengaku memiliki anggota 4. Di kemudian hari partai ini bertambah maju dan mulai berpengaruh di masyarakat Indonesia. kedudukannya sebagai ketua Parindra digantikan oleh Moehammad Hoesni Thamrin.

5 gulden setahun. gagasan nama indonesisch (Indonesia) diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Perhimpunan Indonesia (PI) Semula. para anggota Parindra memberikan penghormatan dengan mengangkat tangan kanannya. Maka pada tanggal 9 Februari 1941. Saat Iwa Kusumasumantri menjadi ketua pada 1923. Dengan demikian Parindra digambarkan sebagai partai yang bekerjasama dengan pemerintahan Hindia Belanda di awal berdirinya. Dalam 2 edisi pertama. pemerintah Hindia Belanda menganggap ia lebih berbahaya daripada Soekarno. rumah Moehammad Hoesni Thamrin digeledah oleh PID (dinas rahasia Hinda Belanda) ketika ia sedang terkena penyakit malaria. dengan 16 halaman dan biaya langganan seharga 2. F. Bukti lain adalah pembentukan gerakan pemuda yang disebut “Surya Wirawan” (Matahari Gagah Berani). yang disinyalir nama ini bertendensi dengan negara Jepang. akan tetapi dicurigai di akhir kekuasaan Hindia Belanda di Indonesia pada tahun 1942 sebagai partai yang “bermain mata” dengan Jepang untuk memperoleh kemerdekaan.Karena aktifitas politiknya yang menguat dan kedekatannya dengan Jepang. Penyebab kematiannya masih merupakan teka-teki hingga saat ini. saat pergantian ketua antara Dr. Soetomo dan Herman Kartawisastra organisasi ini berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging. selang dua hari kemudian Muhammad Husni Thamrin menghembuskan nafas yang terakhir. inlander (pribumi) diganti dengan indonesiër (orang Indonesia). Saat itu istilah "Indonesier" dan kata sifat "Indonesich" sudah tenar digunakan oleh para pemrakarsa Politik Etis. Sejalan dengan itu. Para anggota Indonesische juga memutuskan untuk menerbitkan kembali majalah Hindia Poetra dengan Mohammad Hatta sebagai pengasuhnya. Penerbitan kembali Hindia Poetra ini menjadi sarana untuk menyebarkan ide-ide antikolonial. Majalah ini terbit dwibulanan. Pada September 1922. Indonesische mulai menyebarkan ide non-kooperasi yang mempunyai arti berjuang demi . Hatta menyumbangkan tulisan kritik mengenai praktek sewa tanah industri gula Hindia Belanda yang merugikan petani. Salah satu bukti kedekatan Parindra dengan Jepang yaitu ketika Thamrin meninggal dunia.

dll. Ali Sastroamidjojo. Keempat orang tersebut naik banding. berkenaan dengan keputusan pengadilan negeri Bandung tersebut. Gatot Mangkupradja. G. namun pada tanggal 17 April 1931 Raad van Justitie Batavia mengukuhkan keputusan Pengadilan Negeri Bandung dengan tetap menghukum penjara keempat pemimpin PNI tersebut. mengusulkan pembubaran PNI dan sebagai gantinya mereka mendirikan Partai Indonesia (Partindo). Maskoen dan Soepriadinata. Tahun 1925 saat Soekiman Wirjosandjojo nama organisasi ini resmi berubah menjadi Perhimpunan Indonesia (PI). Soekarto dan Teguh. Soekiman Wirjosandjojo. Kantaatmaka. Pengurus besar PNI atas anjuran Mr. pada tanggal 22 Desember 1930. Tahun 1924. Soekarno. Abdul Madjid. sebelumnya setiap ketua hanya menjabat selama setahun. nama majalah Hindia Poetra berubah menjadi Indonesia Merdeka. . Bondan. Sastromoeljono. PNI Baru 1931 Setelah dipecat dari Perhimpunan Indonesia di Belanda oleh kader-kader komunis (seperti Rustam Effendi. Setiadjid dan Abdul Madjid) dalam suatu rapat pleno tanggal 27 November 1931. Perhimpunan Indonesia kemudian menggalakkan secara terencana propaganda tentang Perhimpunan Indonesia ke luar negeri Belanda. Prof Mr Sunario Sastrowardoyo. Pengadilan Negeri Bandung menghukum empat orang pemimpin PNI yaitu.kemerdekaan tanpa bekerjasama dengan Belanda. Namun demikian kejadian tersebut ditentang oleh beberapa tokoh PNI lainnya seperti Soedjadi Moerad. Arnold Mononutu. Tokoh-tokoh lain yang menjadi anggota organisasi ini antara lain: Achmad Soebardjo. Sartono. Sebelumnya. Mereka menolak bergabung dengan Partindo dan membentuk dalam daerahnya masing-masing “Golongan Merdeka”. Sutomo. Nazir Datuk Pamoentjak menjadi ketua. saat M. Hatta menjadi Voorzitter (Ketua) PI terlama yaitu sejak awal tahun 1926 hingga 1930. Sutan Sjahrir. Hatta dan Sjahrir memulai suatu perjuangan baru yaitu bergabung dengan Pendidikan Nasional Indonesia (PNI-Baru) yang bertujuan kearah Indonesia Merdeka.

yang sebagian dilakukan melalui halaman-halaman “Daulat Rakjat” dan tulisan-tulisan lain. yang mempertahankan asas kerakyatan yang sebenarnya dalam segala susunan politik. yaitu tentang bubarnya PNI dan pembentukan “Golongan Merdeka”. Mohammad Hatta kemudian membuat kesepakatan dengan Soedjadi Moerad. Bagi Hatta pembubaran PNI melemahkan pergerakan rakyat. Keputusan bahwa PNI Baru adalah sebagai partai kader setelah mengalami diskusi yang cukup panjang dan rumit yang pada akhirnya argumentasi Sjahrir yang cukup kuat untuk membawa PNI Baru sebagai partai kader dapat diterima oleh sebagian besar pengurus. Kemudian Hatta dan Sjahrir bermufakat agar Sjahrir pulang ke Indonesia pada Bulan Desember 1931 untuk membantu “Golongan Merdeka” serta membantu “Daulat Rakjat”. . Dan dengan pulangnya Hatta pada awal tahun 1933.Soedjadi Moerad yang sudah lama berkorespondensi dengan Hatta yaitu sejak sebelum didirikannya PNI (tanggal 4 Juli 1927) menyampaikan sikap mereka kepada Hatta. Dimasukkannya kata ‘Pendidikan’ ke dalam nama partai mengandung maksud yang serius. untuk menerbitkan majalah yang diterbitkan sekali dalam 10 hari guna pendidikan kader baru. Pimpinan Umum PNI Baru diserahkan oleh Sjahrir kepada Hatta. Hatta mengusulkan majalah itu diberi nama “Daulat Rakjat”. Sebagian besar kegiatan partai ini adalah menyelenggarakan pendidikan politik bagi para anggotanya. Kemudian dalam Kongres Pendidikan Nasional Indonesia bulan Juni 1932 yang berlangsung di Bandung Sjahrir terpilih menjadi Pimpinan Umum Pendidikan Nasional Indonesia menggantikan Soekemi. perekonomian dan pergaulan sosial. Sjahrir terpilih sebagai ketua cabang Jakarta dan sekretaris cabangnya adalah Djohan Sjahroezah. Pada tanggal 25-27 Desember 1931 (menurut Soebadio Sastroastomo diadakan pada bulan Februari 1932) sebuah konferensi diadakan di Yogyakarta untuk merampungkan penyatuan golongan-golongan Merdeka yang mana kelompok tersebut kemudian diberi nama Pendidikan Nasional Indonesia atau yang dikenal sebagai PNI-Baru dengan Soekemi sebagai ketuanya. Dalam kongres itu dirumuskan bahwa PNI Baru sebagai suatu partai politik yang merupakan partai kader. termasuk risalah “Kearah Indonesia Merdeka”-KIM yang secara khusus ditulis oleh Hatta sebagai semacam manifesto pergerakan itu.

“Mengapa demokrasi politik saja tidak cukup ?”. bahwa kebebasan politik tanpa persamaan di bidang ekonomi sangatlah terbatas dan bahwa kemerdekaan Indonesia baru merupakan realita jika disertai perubahan ekonomi. seperti. oligarki dan revolusi ?  Siapakah Rousseau dan apa yang diajarkannya ?  Apa itu Revolusi Industri ?  Apakah kartel itu ?  Bagaimana sifat kombinasi vertikal ? Bagaimana pula kombinasi horisontal ?  dan lainnya Jawaban-jawabannya juga diberikan. Beberapa pertanyaan dalam KIM diantaranya :  Apa tujuan PNI baru ?  Apa yang dimaksud dengan nasionalisme ?  Apa yang dimaksud dengan demokrasi ?  Apa itu parlemen ?  Apa yang dimaksudkan oleh Montesqieu dengan otokrasi. Mayoritas rakyat masih menderita di bawah kekuasaan kaum kapitalis dan majikan”. “Demokrasi politik saja tidak cukup karena ia akan dilumpuhkan oleh otokrasi yang masih ada di bidang-bidang ekonomi dan social. “Tujuan kita adalah merdeka 100% !”. “Apa tujuan PNI (baru) ?”. Secara keseluruhan. jawaban-jawaban itu mengandung suatu doktrin yang jelas walaupun sederhana. Jawabannya. Suasana dalam kursus-kursus yang diselenggarakan oleh Pendidikan Nasional Indonesia dan kesungguhan anggota-anggotanya mengingatkan banyak orang kepada “Workers Educational Association” (WEA-Perhimpunan Pendidikan Kaum Buruh) yang berusaha memberikan pendidikan kepada masyarakat Inggris pada . sebagaimana pertanyaan (kunci) sebagai berikut. bahwa kekuasaan politik didistribusikan menurut distribusi kekuasaan ekonomi dalam suatu masyarakat. jawabannya.Arah sentral pendidikan diungkapkan ke dalam 150 pertanyaan di dalam KIM yang mencakup banyak aspek politik. ekonomi dan sosial.

Sjahrir. Ciri khasnya adalah pengutamaan terhadap teori sosial sebagai suatu pedoman aksi. Wangsawidjaja. WEA mempunyai ikatan-ikatan yang kuat dengan gerakan Fabian dan sebagian kegiatannya adalah memberikan pendidikan sosialis. Hamdani. Sjahrir dan beberapa pimpinan PNI Baru diasingkan ke Boven Digoel. Soeka. Dengan cara ini. adanya koherensi pada pandangan dunianya yang merangkul analisis-analisis tentang kapitalisme. Murwoto. Yang pasti PNI Baru memiliki pandangan yang berbeda dengan PNI Lama ataupun Partindo. Wagiman dan Karwani ditangkap. PNI Baru bersikap kritis dengan terhadap watak PNI Lama dan Partindo seperti gaya agitasi yang ekspresif dan mempertahankan persatuan nasional tanpa syarat. Tentu saja harus diakui bahwa sejauh menyangkut analisis-analisisnya mengenai imperialisme dan tatanan sosial. persatuan tidak ada artinya kecuali apabila didasarkan pada pengertian atas prinsip-prinsip bersama. Setiarata. bersama-sama dengan orang yang sependirian dan generasi yang lebih muda keluar dari Partai Sosialis untuk mendirikan PSI. . imperialisme dan fasisme melalui kegiatan intelektual masih mempunyai arti penting pada tahun 1948 ketika anggota-anggota PNI Baru yang masih hidup. PNI Baru. banyak berhutang kepada tradisi sosial demokrasi Eropa. dibawah kepemimpinan Hatta dan Sjahrir. PNI Baru. Hatta. menurut Benhard Dahm. Karena kegiatan aktivitas politik PNI Baru yang dinilai mulai membahayakan bagi pemerintah kolonial Belanda maka pada tanggal 25 Februari 1934 jajaran teras PNI Baru seperti Hatta. mengembangkan suatu pandangan dunia yang khas dan suatu cara yang unik dalam membahas masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh pergerakan kebangsaan. imperialisme dan munculnya fasisme yang saling melengkapi dan berusaha untuk menempatkan kemalangan Indonesia dalam suatu gambaran global. Tisno. Sekitar bulan Januari 1935. Burhanuddin. Meskipun anggota PNI Baru bukan terdiri dari kelas pekerja. Basri. Oesman. Bagi Hatta dan Sjahrir. Bondan. Kesadaran diri akan perjuangan melawan kapitalisme. karena sebagian besar mereka adalah berpendidikan menengah.akhir abad 19. namun mereka menginginkan suatu pendidikan politik yang berwarna sosialis yang akan membawa mereka melampaui batas-batas gaya agitasi nasionalisme yang sempit. PNI Baru tidak memiliki monopoli ideologis. Kartawikanta. Atmadipura.

H. Sarekat Islam .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful