Latihan Menghapal

PERPRES 54 tahun 2010 Dan Perubahannya (p54 – p35 – p70)

Created by: www.heldi.net

Ruang lingkup Peraturan Presiden nomor 54 tahuh 2010  tentang Pengadaan Barang Jasa salah satunya meliputi  Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan K/L/D/I yang  / / / / pembiayaannya: a. seluruhnya bersumber dari APBN/APBD. b. seluruhnya bersumber dari AP N. b. seluruhnya bersumber dari APBN. c. sebagian atau seluruhnya bersumber dari APBN/APBD. d. dari APBN dan sebagian dari APBD.

Jawaban: c
Ruang Lingkup dari Perpres 54 tahun 2010 adalah  Ruang Lingkup dari Perpres 54 tahun 2010 adalah Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan K/L/D/I yang  pembiayaannya baik sebagian atau seluruhnya  bersumber dari APBN/APBD. b b d / Perpres 54/2010 pasal 2 angka (1)

2

Pengadaan Barang/Jasa yang dananya bersumber  dari APBN/APBD tidak termasuk  yang diatur dengan  Perpres 54 untuk dananya sebagian  atau  seluruh   dananya bersumber dari pinjaman atau hibah dalam  negeri yang diterima oleh Pemerintah dan/atau  Pemerintah Daerah. (B/S) Jawaban: (S) 
Mencakup Pengadaan  Barang/Jasa  yang  sebagian  atau  seluruh   M k P d B /J b i t l h dananya bersumber dari pinjaman atau hibah dalam negeri yang  diterima oleh Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah. Pasal 2 ayat (2)

Pasal 2 ayat (3) .Ketentuan Pengadaan Barang/Jasa yang dananya baik sebagian atau seluruhnya berasal dari Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN) berpedoman pada ketentuan Peraturan Presiden ini. (B/S) Jawaban: (B)  Ketentuan Pengadaan Barang/Jasa yang dananya baik sebagian  K t t P d B /J d b ik b i atau seluruhnya   berasal  dari  Pinjaman/Hibah  Luar Negeri (PHLN)  berpedoman pada ketentuan Peraturan Presiden ini.

 Para pihak dapat menyepakati tata cara Pengadaan yang akan  dipergunakan.Apabila terdapat perbedaan dipandang tidak prinsipil oleh pelaksana  kegiatan dan pemberi pinjaman/hibah. Penjelasan Pasal 2 ayat (4) 5 . Perubahan terbaru Perpres 70 tahun 2012. D. maka Peraturan Presiden ini tetap berlaku. Peraturan dari pemberi pinjaman/hibah. maka Peraturan  pelaksana kegiatan dan pemberi pinjaman/hibah. maka Peraturan yang berlaku g p p j / . Jawaban: B Dalam hal perbedaan  antara ketentuan berdasarkan Peraturan  Dalam hal perbedaan antara ketentuan berdasarkan Peraturan Presiden ini dengan pedoman Pengadaan Barang/Jasa pemberi  pinjaman/hibah luar negeri dipandang tidak prinsipil oleh  pelaksana kegiatan dan pemberi pinjaman/hibah. C. Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 dan semua  perubahannya. dipergunakan B. y g adalah: A.

  Pengadaan/Penunjukan/Pemilihan Langsung. Pelelangan/Seleksi Umum. d.Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dilakukan melalui: a. Sayembara. / / b. Sayembara. Swakelola dan/atau pemilihan Penyedia Barang/Jasa. S k l l d / ilih P di B /J Perpres 54/2010 pasal 3 6 . Kontes. Pada prinsipnya dilakukan dengan Pelelangan Umum utk  Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi/Jasa Lainnya & Seleksi  Umum untuk Pengadaan Jasa Konsultansi Jawaban: a J b Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dilakukan melalui  Swakelola dan/atau pemilihan Penyedia Barang/Jasa.  Pengadaan/Penunjukan/Pemilihan Langsung. Pelelangan/Seleksi dan/atau tidak melalui  Pelelangan/Seleksi. Pelelangan/Seleksi c. Pengadaan Sederhana.

 barang setengah jadi. c barang jadi/peralatan. barang jadi/peralatan e. c. mahluk hidup  d.  b. 7 Penjelasan Pasal 4 Huruf a . tidak ada yang benar Jawaban: e J b Pengadaan Barang meliputi. d. b.  bahan baku. c.  a bahan baku.Pengadaan Barang meliputi. d mahluk hidup. barang jadi/peralatan.  kecuali: a. namun tidak terbatas pada: a. b barang setengah jadi.  bahan baku. barang setengah jadi.

   penghancuran (demolition) dan pembersihan (removal). b. pesawat atau kendaraan tempur.  pekerjaan perencanaan bandara internasional .Pekerjaan Konstruksi adalah pembuatan wujud fisik lainnya. e.  reboisasi Jawaban: b J b b pekerjaan perencanaan bandara internasional adalah jasa konsultansi 8 . c.   e reboisasi.   konstruksi bangunan kapal.  perakitan atau instalasi komponen pabrikasi.  kecuali: k li a. d. meliputi  Pekerjaan Konstruksi adalah pembuatan wujud fisik lainnya meliputi keseluruhan atau  sebagian rangkaian kegiatan pelaksanaan yang  mencakup pekerjaan untuk mewujudkan selain bangunan antara  lain.

 bantuan  teknis. j . layanan kesehatan. b. c.Pengadaan Jasa  Konsultansi meliputi. dan kependudukan adalah jasa lainnya manusia dan kependudukan adalah jasa lainnya Penjelasan Pasal 4 9 .  jasa  keahlian  profesi. pendidikan. kecuali: a. dan konsultan hukum  d.  jasa rekayasa (engineering).  jasa  penilaian. pengembangan sumber  daya manusia. pengembangan sumber daya  manusia. a jasa rekayasa (engineering).  perancangan (design) dan pengawasan (supervision)  untuk  Pekerjaan Konstruksi. konsultan  manajemen. jasa  pendampingan. pendidikan. seperti jasa  penasehatan. dan kependudukan  daya manusia dan kependudukan Jawaban: d J b d layanan kesehatan.

 jasa  pekerjaan  survei yang tidak  membutuhkan  telaahan tenaga ahli  telaahan tenaga ahli Jawaban: d J b d jasa  pekerjaan  survei yang tidak  membutuhkan telaahan tenaga ahli  adalah termasuk jasa lainnya adalah termasuk jasa lainnya Penjelasan Pasal 4 10 . jasa  pendampingan. seperti jasa  penasehatan.  jasa  a jasa keahlian profesi seperti jasa penasehatan jasa penilaian. jasa  keahlian  profesi. c.  Pengadaan Sertifikat atau Tanda Penghargaan hasil  cetakan yang dijual umum.  perancangan (design) dan pengawasan (supervision)  p g ( g ) p g ( p ) untuk  Pekerjaan Konstruksi.Yang termasuk Pengadaan Jasa Lainnya  adalah : a. b. d.

 pesawat atau kendaraan  tempur perakitan atau instalasi komponen pabrikasi perakitan atau instalasi komponen pabrikasi Penyusunan Modul Pelatihan Pencetakan Soal Ujian UAN Jenis Barang/Jasa Barang Pekerjaan Konstruksi Jasa Konsultansi Jasa Lainnya Jasa Lainnya .Menjodohkan  Pekerjaan jasa layanan internet event organizer reboisasi pengawasan (supervision)  pengawasan (supervision) Pekerjaan survei yg membutuhkan  telaahan Tenaga Ahli pekerjaan  survei yg tidak  membutuhkan telaahan TA pembuatan bangunan kapal.

 pesawat atau kend tempur perakitan atau instalasi komponen pabrikasi Penyusunan Modul Pelatihan Pencetakan Soal Ujian UAN Jenis Barang/Jasa Jasa Lainnya Jasa Lainnya Pekerjaan Konstruksi Jasa Konsultansi Jasa Konsultansi Jasa Lainnya Jasa Lainnya Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan Konstruksi Jasa Konsultansi Jasa Lainnya .Menjodohkan  Pekerjaan jasa layanan internet event organizer reboisasi pengawasan (supervision)  pengawasan (supervision) Pekerjaan survei yg membutuhkan  telaahan Tenaga Ahli pekerjaan  survei yg tidak  membutuhkan telaahan TA pembuatan bangunan kapal.

 berarti Pengadaan  Barang/Jasa  dapat   Transparan berarti Pengadaan Barang/Jasa dapat diikuti  oleh   semua Penyedia Barang/Jasa yang  memenuhi persyaratan/kriteria tertentu  memenuhi persyaratan/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang  jelas.Transparan.(B/S) jelas (B/S) Jawaban: (S)  Ini adalah definisi TERBUKA. Transparan. berarti semua ketentuan  I i d l h d fi i i TERBUKA T b ti k t t dan informasi mengenai Pengadaan Barang/Jasa  bersifat jelas dan  dapat diketahui secara luas oleh Penyedia Barang/Jasa yang  berminat serta oleh masyarakat pada umumnya Pasal 5 Prinsip Pengadaan .

g p memperhatikan kepentingan nasional: a. dengan tetap   g p p . Terbuka d.Berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon  Berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon Penyedia  Barang/Jasa dan tidak mengarah untuk memberi  keuntungan kepada pihak tertentu. Bersaing c. Transparan d Transparan Jawaban: a J b Adil/tidak diskriminatif Pasal 5 huruf f P l5h ff 14 . Adil/tidak diskriminatif b.

Jawaban: c J b semua ketentuan dan informasi mengenai Pengadaan Barang/Jasa  bersifat jelas  dan dapat diketahui secara luas oleh Penyedia arang/Jasa yang berminat serta dan dapat diketahui secara luas oleh Penyedia Barang/Jasa yang berminat serta  oleh masyarakat pada umumnya adalah definisi transparan Pasal 5 dan pasal 6 15 . disertai rasa tanggung jawab untuk mencapai sasaran. serta menjaga kerahasiaan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa yang menurut sifatnya harus dirahasiakan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengadaan Barang/Jasa. bekerja secara profesional dan mandiri. semua ketentuan dan informasi mengenai Pengadaan Barang/Jasa  bersifat  jelas dan dapat diketahui secara luas oleh Penyedia Barang/Jasa yang berminat  serta oleh masyarakat pada umumnya. kecuali a.Para pihak yang terkait dalam pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa harus  mematuhi etika sebagai berikut. b. c. d. kelancaran dan ketepatan tercapainya tujuan Pengadaan Barang/Jasa. menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan tertulis para pihak. melaksanakan tugas secara tertib.

 konsultan perencana/pengawas lt / bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang  direncanakannya/ diawasinya. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi Penjelasan Pasal 6 huruf e .Dalam Pekerjaan Konstruksi.  kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi karena terjadi pertentangan kepentingan (B/S) Jawaban: (S)  Dalam Pekerjaan K t k i k D l P k j Konstruksi. konsultan perencana tidak boleh bertindak sebagai konsultan pengawas dari pekerjaan yang direncanakannya/ diawasinya.

PPK/ULP/Pejabat Pengadaan baik langsung maupun tidak langsung dilarang mengendalikan atau menjalankan perusahaan Penyedia Barang/Jasa karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan (B/S) d i i d Jawaban: (S)  Bukan i i B k prinsip pengadaan t t i etika pengadaan d tetapi tik d Penjelasan Pasal 6 Pasal 6 .

 serta menjaga kerahasiaan  Dokumen Pengadaan Barang/Jasa yang menurut sifatnya harus dirahasiakan  Kepenti g ngan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengadaan Barang/Jasa untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengadaan Barang/Jasa PPK/ULP/Pejabat Pengadaan baik langsung maupun tidak langsung  mengendalikan atau menjalankan perusahaan Penyedia Barang/Jasa .Menjodohkan (1) harus diusahakan dengan menggunakan dana dan  daya yang minimum  untuk mencapai  kualitas dan sasaran dalam waktu yang ditetapkan atau  untuk mencapai kualitas dan sasaran dalam waktu yang ditetapkan atau menggunakan  dana yang telah ditetapkan untuk mencapai hasil dan  sasaran  dengan  kualitas yang maksimum menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran  keuangan negara dalam Pengadaan Barang/Jasa semua ketentuan dan informasi mengenai Pengadaan Barang/Jasa  bersifat  jelas dan dapat diketahui secara luas oleh Penyedia Barang/Jasa yang  berminat serta oleh masyarakat pada umumnya b l h k d Prinsip Etika Etika ‐ Pertent angan  bekerja secara profesional dan mandiri.

  sehingga dapat diperoleh Barang/Jasa yang ditawarkan secara  persyaratan.Menjodohkan (2) Pengadaan  Barang/Jasa  harus  dilakukan   melalui persaingan yang sehat  Prinsip diantara sebanyak mungkin Penyedia Barang/ Jasa yang  setara dan memenuhi   persyaratan. sehingga dapat diperoleh Barang/Jasa yang ditawarkan secara kompetitif dan tidak ada intervensi yang mengganggu terciptanya mekanisme  pasar dalam Pengadaan Barang/Jasa menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan  menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara dalam Pengadaan Barang/Jasa Etika dalam suatu badan usaha anggota Direksi atau Dewan Komisaris merangkap   Etika sebagai  anggota  Direksi atau Dewan Komisaris pada badan usaha lainnya yang  ‐ g gg p y y g menjadi peserta pada Pelelangan/Seleksi yang sama Pertenta ngan  konsultan  manajemen  konstruksi  berperan  sebagai Konsultan Perencana  Kepenti dan/atau Konsultan Pengawas ngan harus  sesuai dengan  kebutuhan dan  sasaran yang  telah  ditetapkan  serta  memberikan  manfaat yang sebesar‐besarnya dapat  diikuti  oleh   semua Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi  dapat diikuti oleh semua Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas .

 serta menjaga kerahasiaan  Dokumen Pengadaan Barang/Jasa yang menurut sifatnya harus dirahasiakan  untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengadaan Barang/Jasa untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengadaan Barang/Jasa PPK/ULP/Pejabat Pengadaan baik langsung maupun tidak langsung  mengendalikan atau menjalankan perusahaan Penyedia Barang/Jasa Etika – pertent angan  angan kep .Menjodohkan (1) ‐ jawaban harus diusahakan dengan menggunakan dana dan  daya yang minimum  untuk mencapai  kualitas dan sasaran dalam waktu yang ditetapkan atau  untuk mencapai kualitas dan sasaran dalam waktu yang ditetapkan atau menggunakan  dana yang telah ditetapkan untuk mencapai hasil dan  sasaran  dengan  kualitas yang maksimum menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran  keuangan negara dalam Pengadaan Barang/Jasa semua ketentuan dan informasi mengenai Pengadaan Barang/Jasa  bersifat  jelas dan dapat diketahui secara luas oleh Penyedia Barang/Jasa yang  berminat serta oleh masyarakat pada umumnya b l h k d Prinsip ‐ efisien Etika Prinsip ‐ terbuka etika bekerja secara profesional dan mandiri.

Menjodohkan 
Pengadaan  Barang/Jasa  harus  dilakukan   melalui persaingan yang sehat  Prinsip ‐ diantara sebanyak mungkin Penyedia Barang/ Jasa yang  setara dan memenuhi   bersaing persyaratan,  sehingga dapat diperoleh Barang/Jasa yang ditawarkan secara  persyaratan, sehingga dapat diperoleh Barang/Jasa yang ditawarkan secara kompetitif dan tidak ada intervensi yang mengganggu terciptanya mekanisme  pasar dalam Pengadaan Barang/Jasa menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan  menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara dalam Pengadaan Barang/Jasa Etika

dalam suatu badan usaha anggota Direksi atau Dewan Komisaris merangkap   Etika – sebagai  anggota  Direksi atau Dewan Komisaris pada badan usaha lainnya yang  pertent g gg p y y g p menjadi peserta pada Pelelangan/Seleksi yang sama angan  konsultan  manajemen  konstruksi  berperan  sebagai Konsultan Perencana  dan/atau Konsultan Pengawas harus  sesuai dengan  kebutuhan dan  sasaran yang  telah  ditetapkan  serta  memberikan  manfaat yang sebesar‐besarnya dapat  diikuti  oleh   semua Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi  persyaratan/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas Etika – pertent angan  Prinsip ‐ efektif Prinsip ‐ terbuka

Organisasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pengadaan  Organisasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pengadaan melalui Swakelola oleh K/L/D/I sebagai  Penanggungjawab Anggaran terdiri atas, kecuali: Penanggungjawab Anggaran terdiri atas kecuali: a. PA/KPA b.  b PPK c. Tim Pengadaan   d.  Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan d Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan Jawaban: c J b
Tim Pengadaan digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa melalui  Swakelola oleh kelompok masyarakat  Swakelola oleh kelompok masyarakat Penjelasan Pasal 7 ayat 2
22

Tim yang terdiri atas Direksi Lapangan, konsultan pengawas, tim Pelaksana Swakelola adalah a. Tim Teknis b. Tim Pendukung c.  Tim Ahli d.  Tim Pembantu PPK Jawaban: b Tim pendukung antara lain terdiri atas Direksi  Ti d k l i di i Di k i Lapangan, konsultan  pengawas, tim Pelaksana  Swakelola S k l l PenjelasanPasal 7 ayat 3

23

PPK  dapat  meminta kepada PA  untuk   menugaskan Pejabat Pelaksana Teknis   Kegiatan (PPTK)  dalam rangka membantu  tugas PPK (B/S) tugas PPK (B/S) Jawaban: B PPK  dapat  meminta kepada PA  untuk   PPK d i k d PA k menugaskan Pejabat Pelaksana Teknis  Kegiatan  (PPTK)  dalam rangka membantu tugas PPK  (PPTK) d l k b PPK PenjelasanPasal 7 ayat 3 24 .

 Pejabat Pengadaan. dan PPHP setiap  tahun harus diperbaharui oleh pejabat yang  mengangkatnya (B/S) mengangkatnya (B/S) Jawaban: S Pengangkatan dan pemberhentian Pejabat  P k d b h i P j b sebagaimana disebut  pada ayat (1)  dan ayat (2)  tidak terikat tahun anggaran  id k ik h PenjelasanPasal 7 ayat 2a 25 .Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PA/KPA. ULP.  ( ) / PPK.

Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah  pada K/L/D/I ditetapkan diumumkan oleh: a. ULP/Pokja/Pejabat Pengadaan. PA/KPA b. PPK c. tidak ada yang benar. d. Jawaban: a Penetapan Rencana Umum Pengadaan merupakan  P R U P d k salah satu tugas PA (Pengguna Anggaran) Perpres 54/2010 pasal 8 26 .

 Menetapkan Pejabat Pengadaan. Menetapkan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Menetapkan Tim Teknis. ULP pada K/L/D/I dibentuk oleh Menteri/Pimpinan  Lembaga/ Kepala Daerah/Pimpinan Institusi. g. c. kecuali a. Menetapkan Tim Juri/Tim Ahli untuk Sayembara/Kontes h. f. Menetapkan PPK. Lembaga/ Kepala Daerah/Pimpinan Institusi Perpres 54/2010 pasal 8 dan pasal 14 angka (2) 27 .  Menetapkan Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. d Menetapkan Tim Teknis e.Berikut ini adalah salah satu tugas PA (Pengguna Anggaran). d. p b. Menetapkan Tim Uji Coba. Menetapkan unsur Panitia Pengadaan dalam Pokja ULP Jawaban: h Menetapkan panitia pengadaan dalam ULP bukan tugas  M t k iti d d l ULP b k t PA.

Jawaban: (B) BENAR PPK dapat diangkat lebih dari 1 (satu) orang sesuai beban  PPK dapat diangkat lebih dari 1 (satu) orang sesuai beban pekerjaan/rentang kendali PA Pertimbangan  beban  pekerjaan  dan  rentang  kendali   dititikberatkan  kepada kemampuan   PA  melakukan   dititikberatkan kepada kemampuan PA melakukan pengawasan  terhadap  pelaksanaan  Pengadaan Barang/Jasa.PPK dapat diangkat lebih dari 1 (satu)  orang sesuai beban  orang sesuai beban pekerjaan/rentang kendali PA. Pasal 9 .

PA pada PA pada Kementerian/ Lembaga/ Institusi pusat lainnya dan Pemerintah  Daerah menetapkan seorang atau  beberapa orang KPA beberapa orang KPA Jawaban: (S) SALAH PA pada Pemerintah Daerah mengusulkan 1 (satu)  PA pada Pemerintah Daerah mengusulkan 1 (satu) atau beberapa orang KPA kepada Kepala Daerah  untuk ditetapkan Pasal 9 .

KPA untuk dana dekonsentrasi dan  tugas pembantuan ditetapkan  oleh  Kepala Daerah pada Kementerian/ Kepala Daerah pada Kementerian/ Lembaga/ Institusi pusat lainnya atas  usul PA Jawaban: (S) SALAH KPA untuk dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan  KPA untuk dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan ditetapkan  oleh PA pada Kementerian/Lembaga/Institusi  pusat lainnya atas usul Kepala Daerah  Pasal 10 .

 kecuali : berikut ini.Selain kewenangan dan tugas nya. menetapkan besaran Uang Muka yang akan dibayarkan  d k b U M k k dib k kepada Penyedia Barang/Jasa. Jawaban: a tim juri/ahli untuk kontes/sayembara ditetapkan  i j i/ hli kk / b di k oleh PA. kecuali : a. menetapkan tim juri/ahli untuk kontes/sayembara b. menetapkan tim pendukung c. PPK dapat menetapkan hal  berikut ini. menetapkan tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis  untuk membantu pelaksanaan tugas ULP d. pasal 8 dan pasal 11 ayat (2) 31 .

Menyetujui bukti pembelian atau  menandatangani  Kuitansi/Surat Perintah Kerja (SPK)/surat perjanjian Kuitansi/Surat Perintah Kerja (SPK)/surat perjanjian adalah kewenangan dari: a. ULP/Pejabat Pengadaan a ULP/Pejabat Pengadaan b. PPK c. PA/KPA c PA/KPA d. Bendahara atau PPSPM Jawaban: b menyetujui bukti pembelian atau  menandatangani  j ib k i b li d i Kuitansi/Surat Perintah Kerja (SPK)/surat perjanjian adalah kewenangan dari PPK d l hk d i PPK Perpres 54/2010 pasal 11
32

Dalam melakukan kaji ulang paket pekerjaan dapat terjadi  perubahan total nilai paket pekerjaan maupun harga  satuan, dan jadual kegiatan pengadaan. Terhadap hal tsb  PPK dapat melakukan: a. Hanya perubahan Paket Pekerjaan karena jadual adalah  a Hanya perubahan Paket Pekerjaan karena jadual adalah wewenang ULP b. Hanya Jadual Kegiatan saja b. Hanya Jadual Kegiatan saja c. Perubahan paket maupun jadual pekerjaan. d. Mengusulkan Perubahan kepada PA/KPA

Jawaban: d
PPK dapat mengusulkan kepada PA/KPA: PPK dapat mengusulkan kepada PA/KPA 1) perubahan paket pekerjaan; dan/atau 2) perubahan jadwal kegiatan pengadaan  b h j d lk i t d pasal 11 ayat (2)

33

Tugas/Wewenang Siapa?
• menetapkan Rencana Umum Pengadaan PA  PA • menetapkan PPK PA • menetapkan rencana pelaksanaan Pengadaan  p p g Barang/ Jasa yang meliputi spesifikasi teknis  g/ , g ( ); Barang/Jasa, Harga Perkiraan Sendiri (HPS);   dan rancangan Kontrak. PPK

Tugas/Wewenang Siapa? • menyusun rencana pemilihan Penyedia  Barang/ Jasa  Barang/ Jasa ULP/Pejabat Pengadaan  • menetapkan Dokumen Pengadaan  ULP/Pejabat Pengadaan  • mengumumkan secara luas Rencana Umum  g p g g / / / Pengadaan paling kurang di website K/L/D/I PA  .

Tugas/Wewenang Siapa? • menerbitkan Surat  Penunjukan Penyedia  Barang/ Jasa Barang/ Jasa PPK • menetapkan besaran nominal Jaminan  Penawaran ULP/Pejabat Pengadaan  • menyimpan dokumen asli pemilihan penyedia  y p p p y Barang/Jasa  ULP/Pejabat Pengadaan  ULP/Pejabat Pengadaan .

Tugas/Wewenang Siapa? • menetapkan Pejabat Pengadaan &  Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan PA • menyelesaikan perselisihan antara PPK dengan  ULP/Pejabat Pengadaan. dalam hal terjadi  ULP/Pejabat Pengadaan dalam hal terjadi perbedaan pendapat  PA • menetapkan tim atau tenaga ahli pemberi  penjelasan teknis  untuk membantu pelaksanaan  tugas ULP ULP PPK .

Tugas/Wewenang Siapa? • Menetapkan besaran jaminan Uang Muka PPK • menyetujui bukti pembelian atau   menandatangani Kuitansi/Surat Perintah Kerja  (SPK)/surat perjanjian (SPK)/surat perjanjian PPK • Menetapkan pemenang pada Pelelangan atau Menetapkan pemenang pada Pelelangan   atau    penyedia pada Penunjukan Langsung untuk paket  Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa  Lainnya  dengan nilai diatas  Rp  L i d il i di R 100.000.000.000.00  (seratus  miliar rupiah) PA .

 (B/S)  Jawaban: (S) SALAH Persyaratan  tidak menjabat sebagai PPSPM sebagaimana  Persyaratan tidak menjabat sebagai PPSPM sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f. dikecualikan untuk  PA/KPA  yang  bertindak  sebagai PPK Pasal 12 ayat 2a .Salah satu persyaratan sebagai PPK  adalah tidak  menjabat   sebagai P j b t d l h tid k j b t b i Pejabat   Penanda  Tangan Surat  Perintah  Membayar (PPSPM)  atau Bendahara.  meskipun PA/KPA yang bertindak sebagai  meskipun PA/KPA yang bertindak sebagai PPK.

  dan/atau PA/KPA yang bertindak sebagai  dan/atau PA/KPA yang bertindak sebagai PPK (B/S) Jawaban: (B) BENAR Dalam hal tidak ada personil yang memenuhi persyaratan untuk ditunjuk  Dalam hal tidak ada personil yang memenuhi persyaratan untuk ditunjuk sebagai PPK.PA/KPA yang bertindak sebagai PPK Pasal 12 ayat (2b) . dan/atau y g j p j b.Persyaratan memiliki Sertifikat Keahlian  Pengadaan Barang/ Jasa dapat  P d B /J d t dikecualikan untuk PPK  yang dijabat  oleh  pejabat  eselon I  dan II  di K/L/D/I.PPK  yang dijabat  oleh pejabat  eselon I  dan II  di K/L/D/I. persyaratan pada ayat (2) huruf g (memiliki sertifikasi  Keahlian Pengadaan) dikecualikan untuk: a.

c. sedangkan Husin adalah  lulusan S1 dgn golongan III/d tapi belum mengikuti ujian  Sertifikasi Keahlian Pengadaan maka yang paling tepat  menjadi PPK adalah: j di PPK d l h a. b k j Jawaban: a Dalam hal jumlah Pegawai Negeri yang memenuhi persyaratan   sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a (persyaratan  pendidikan S1) terbatas. PA/KPA dari K/L/D/I tempat Husin dan Husen bekerja. Husen. b us b. Husin. dapat  diganti dengan paling kurang  golongan IIIa atau disetarakan dengan golongan IIIa. PNS dari Instansi lain di luar K/L/D/I tempat Husin dan Husen  bekerja.Husen adalah lulusan SMA dgn golongan III/a dan memiliki  Sertifikat Keahlian Pengadaan. d. ‐ Pasal 12 ayat (4) .

 dan/atau b.PPK  yang dijabat  oleh pejabat  eselon I  dan II  di K/L/D/I. persyaratan pada ayat (2) huruf g (memiliki sertifikasi Keahlian Pengadaan)  dikecualikan untuk: a. d. PA/KPA dari OPD tempat Husin dan Husen bekerja. Husin. b. PNS dari Instansi lain di luar OPD tempat Husin dan Husen bekerja. Husen. Jawaban: c ‐ Pasal 12 ayat (2b) Jawaban: c Pasal 12 ayat (2b) Dalam hal tidak ada personil yang memenuhi persyaratan untuk ditunjuk sebagai  p y p y fg f g PPK. c.PA/KPA yang bertindak sebagai PPK . sedangkan  Husin adalah lulusan S1 dgn golongan III/b.Husen adalah lulusan SMA dgn golongan III/a. Kantor tempat  mereka bekerja adalah OPD baru yang mana semua  mereka bekerja adalah OPD baru yang mana semua karyawannya belum ada yang mengikuti ujian Sertifikasi  Keahlian Pengadaan maka yang paling tepat menjadi PPK  Keahlian Pengadaan maka yang paling tepat menjadi PPK adalah: a. PNS dari Instansi lain di luar OPD tempat Husin dan Husen  d.

b.000.00 (lima puluh juta rupiah).00 (lima  b.000. . Pengadaan Jasa Konsultansi dengan nilai diatas Rp50.000. Pengadaan Jasa Konsultansi dengan nilai diatas Rp50.Keanggotaan ULP wajib dibentuk  untuk pengadaan pelaksana  konstruksi/barang/jasa lainnya/jasa  konstruksi/barang/jasa lainnya/jasa konsultansi dengan nilai diatas 200  juta rupiah Jawaban: (S) SALAH ‐ Pasal 15 – P54 Pasal 15 – Keanggotaan ULP wajib ditetapkan untuk : Keanggotaan ULP wajib ditetapkan untuk : a. Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa lainnya dengan nilai  diatas Rp200.000.00 (dua juta rupiah).000.000.

Keanggotaan pokja ULP berjumlah  gasal. Pasal 15 ayat (3)  Pasal 15 ayat (3) – P54 . min 3 (tiga) orang sesuai  gasal min 3 (tiga) orang sesuai besaran nilai pekerjaan Jawaban: (S) Anggota Kelompok Kerja berjumlah gasal beranggotakan paling kurang 3  Anggota Kelompok Kerja berjumlah gasal beranggotakan paling kurang 3 (tiga) orang dan dapat ditambah sesuai dengan kompleksitas pekerjaan.

000.000. ULP.000. Jawaban: d Paket Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa  Paket Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp200. Panitia Pengadaan. b d Perpres 54/2010 pasal 16 angka (1) 45 . c.00  (dua ratus juta rupiah) dapat dilaksanakan oleh ULP  atau Pejabat Pengadaan. Pejabat Pengadaan. d.00  (dua juta rupiah) dapat dilaksanakan oleh (pilih  jawaban paling lengkap): a.Paket Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa  Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp200. b. ULP atau Pejabat Pengadaan.000.

Pengadaan Langsung hanya dapat  dilaksanakan oleh Pejabat Pengadaan Jawaban: (B) BENAR Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu)  Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan. Pasal 16 ayat (3) – Pasal 16 ayat (3) – P54 .

ULP atau PA Jawaban: d Penunjukan Langsung dapat bernilai berapa saja. untuk nilai paling  Penunjukan Langsung dapat bernilai berapa saja untuk nilai paling tinggi 100 M oleh ULP. ULP atau Pejabat Pengadaan.Penetapan penyedia barang/jasa dengan cara  Penunjukan Langsung dapat dilakukan oleh (pilih  Penunjukan Langsung dapat dilakukan oleh (pilih jawaban paling lengkap ): a. c ULP atau Pejabat Pengadaan d. ULP. Pejabat Pengadaan. 2) dan angka (2) h. Pejabat pengadaan tidak lagi menangani penunjukan langsung  Perpres 54/2010 pasal 17 angka (2) g. dan di atas 100 M oleh PA. c. 1) 47 . a Pejabat Pengadaan b.

 4) . (B/S) Jawaban: (S) Pejabat Pengadaan membuat laporan mengenai  P j b P d b l i proses Pengadaan kepada PA/KPA  Pasal 17 ayat (2) h.Pejabat Pengadaan membuat laporan  mengenai proses pengadaan kepada  mengenai proses pengadaan kepada Kepala ULP.

Pasal 17 ayat (1a) dan Penjelasannya .Ketua ULP yang ikut menjadi Pokja  ULP dikecualikan dalam persyaratan  ULP dikecualikan dalam persyaratan sertifikasi ahli pengadaan Jawaban: (S) Persyaratan Sertifikasi Keahlian Pengadaan  Persyaratan Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/Jasa pada ayat (1) huruf e dapat dikecualikan  untuk Kepala ULP.

/ b. perubahan spesifikasi teknis pekerjaan . perubahan HPS. Jawaban: (S) SALAH ‐ Pasal 17 ayat (3) – P54 Pasal 17 ayat (3) – dalam hal diperlukan ULP/Pejabat Pengadaan dapat  dalam hal diperlukan ULP/Pejabat Pengadaan dapat mengusulkan kepada PPK: a.ULP berwenang untuk menetapkan  D k Dokumen Pemilihan Penyedia  P ilih P di Barang/Jasa dan bila diperlukan dapat  merubah HPS dan/atau Spesifikasi Teknis  Pekerjaan yang ada dalam Dokumen Pekerjaan yang ada dalam Dokumen  Pemilihan. dan/atau p .

  memiliki integritas. (B/S) I t it (B/S) Jawaban: (B) BENAR ‐ Pasal 18 ayat (4) – P54 ( ) Pasal 18 ayat (4) – 54 y ( ) (4 Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan wajib memenuhi persyaratan sebagai  berikut: a.PPHP wajib menandatangani Pakta  Integritas. d. menandatangani Pakta Integritas. c. tidak menjabat sebagai Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar  (PPSPM) atau Bendahara . memahami isi Kontrak.    iliki i t it  di i li  d  t   j b  d l   l k k  t b. dan d  d t i P kt  I t it  d e. disiplin dan tanggung  jawab  dalam melaksanakan tugas. memiliki kualifikasi teknis.

 dan d  d t i P kt  I t it  d e. memiliki kualifikasi teknis. memahami isi Kontrak. tidak menjabat sebagai Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar  (PPSPM) atau Bendahara . c.  memiliki integritas. (B/S) d (B/S) Jawaban: (S) SALAH ‐ Pasal 18 ayat (4) – P54 ( ) Pasal 18 ayat (4) – 54 y ( ) (4 Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan wajib memenuhi persyaratan sebagai  berikut: a.    iliki i t it  di i li  d  t   j b  d l   l k k  t b. d.PPHP wajib memiliki sertifikasi ahli  pengadaan. menandatangani Pakta Integritas. disiplin dan tanggung  jawab  dalam melaksanakan tugas.

 untuk pengadaan  Barang dan Jasa Konsultansi tidak  Barang dan Jasa Konsultansi tidak dipersyaratkan.Kemampuan Dasar (KD) dan Sisa Kemampuan  Paket (SKP) hanya dipersyaratkan untuk Usaha  ( ) non‐kecil dalam pengadaan Pelaksana  Konstruksi dan Jasa Lainnya.  KD dan SKP diberlakukan untuk Pelaksana Konstruksi dan Jasa Lainnya SKP diberlakukan/dihitung untuk usaha kecil juga Pasal 19 ayat (1) huruf h dan i ‐ Pasal 19 ayat (1) huruf h dan i  Pasal 19 ayat (1) huruf h dan i ‐ P54 . Jawaban: (S) SALAH KD dan SKP diberlakukan untuk Pelaksana Konstruksi dan Jasa Lainnya.

10% dari nilai Pagu Anggaran. c 10% dari nilai Paket Pekerjaan d. Jawaban: c. Dukungan Bank untuk pekerjaan konstruksi adalah sebesar  10% Pasal 19 54 . 10% dari nilai DIPA/DPA c. 10% dari nilai Paket Pekerjaan. a 10% dari nilai kontrak b. 10% dari nilai kontrak.Besaran nilai Dukungan Bank yang dipersyaratkan  dalam persyaratan kualifikasi  pekerjasaan  dalam persyaratan kualifikasi pekerjasaan konstruksi adalah sebesar: a.

Rp.6 juta . d. b. 2.Untuk pengadaan Komputer Server. PC dan  jaringannya dengan nilai HPS rp. Pasal 19 55 . besaran  jaringannya dengan nilai HPS rp 2 6 Milyar besaran nilai Dukungan Bank untuk paket pekerjaan  tersebut adalah sekurang kurangnya: tersebut adalah sekurang‐kurangnya: a. Rp. 260 Juta. 2. d Tidak diperlukan Jawaban: d Jawaban: d Dukungan Bank hanya untuk pekerjaan konstruksi. Dukungan Bank hanya untuk pekerjaan konstruksi. 26 Juta. b Rp 26 Juta c. Rp.6 Milyar. Tidak diperlukan.

2 * N. Pasal 19 ayat (1) huruf i – Pasal 19 ayat (1) huruf i – P. 54 . nilai Kemampuan Paket (KP) ditentukan sebanyak 5 (lima) paket pekerjaan. b) untuk usaha non kecil. P = jumlah paket yang sedang dikerjakan. nilai Kemampuan Paket (KP) ditentukan sebanyak (enam) atau 1. dengan ketentuan: a) untuk Usaha Kecil. dengan ketentuan: SKP = KP – P      KP = nilai Kemampuan Paket. N = jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat  ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir.Penyedia Jasa Konstruksi non‐kecil masih dapat  menjadi pemenang dalam suatu pemilihan  menjadi pemenang dalam suatu pemilihan meskipun sudah memperoleh/mengerjakan 6 paket  pekerjaan pada saat pelelangan berlangsung asalkan  pekerjaan pada saat pelelangan berlangsung asalkan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir pernah  menangani lebih dari 5 pekerjaan pada saat  menangani lebih dari 5 pekerjaan pada saat bersamaan Jawaban: (B) SKP = KP – P      KP = nilai Kemampuan Paket.2 * N. b) untuk usaha non kecil. nilai Kemampuan Paket (KP) ditentukan sebanyak (enam) atau 1.

  BUMN/BUMD. lembaga donor. dan/atau Pemerintah  negara lain negara lain Pasal 19 ayat (1) huruf n .Penyedia Barang/Jasa yang dikenakan Penyedia Barang/Jasa yang dikenakan  sanksi (Daftar Hitam) oleh pemerintah  negara lain. masih dapat mengikuti  pengadaan di K/L/D/I pengadaan di K/L/D/I. Jawaban: (S) SALAH Yang dimaksud Daftar Hitam adalah daftar  yang memuat  Yang dimaksud Daftar Hitam adalah daftar yang memuat identitas Penyedia Barang/Jasa yang dikenakan sanksi oleh  K/L/D/I.

Metode Penilaian Kualifikasi baik dengan pra atau paska dilakukan dengan sistem gugur Jawaban: (S) SALAH Pada penilaian pra kualifikasi jasa konsultansi  P d il i k lifik i j k l i dilakukan dengan sistem nilai dalam penilaian  tenaga ahli dan pengalaman perusahaan hli d l h .

b) Kesesuaian besaran nilai pekerjaan sejenis yang pernah diselesaikan dengan nilai  pekerjaan yang akan dikompetisikan dengan bobot 35‐45%. termasuk unsur komisaris/direksi yang  berpengalaman pada pekerjaan yang sejenis dan  kompleksitas yang setara (B/S) Jawaban: (S) ‐ Perka  no 6 ‐ BAB IV.Evaluasi Persyaratan Teknis Pra Kualifikasi Konsultan  Badan Usaha dilakukan dengan menilai pengalaman  perusahaan pada pekerjaan yang sejenis dan  kompleksitas yang setara dan kepemilikan tenaga  ahli tetap. d. 17 a) Pengalaman pada pekerjaan sejenis dengan bobot 40‐55%. . kecuali Provinsi DKI  Jakarta) dengan bobot 5%. 1. d) Domisili Perusahaan Induk (tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota. c) Pengalaman Pekerjaan pd lokasi yg sama pada tingkat Kab/Kota dengan bobot 5‐ 15%. B.

. Kesesuaian besaran nilai pekerjaan sejenis yang pernah  diselesaikan dengan nilai pekerjaan yang akan dikompetisikan  diselesaikan dengan nilai pekerjaan yang akan dikompetisikan c. d. B.Evaluasi Persyaratan Teknis Pra Kualifikasi Konsultan Badan Usaha  dilakukan dengan menilai hal berikut ini. kecuali Provinsi DKI  Jakarta) dengan bobot 5%. b) Kesesuaian besaran nilai pekerjaan sejenis yang pernah diselesaikan dengan nilai  pekerjaan yang akan dikompetisikan dengan bobot 35‐45%. c) Pengalaman Pekerjaan pd lokasi yg sama pada tingkat Kab/Kota dengan bobot 5‐ 15%. d) Domisili Perusahaan Induk (tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota. kecuali: a. 1. Pengalaman Pekerjaan pd lokasi yg sama pada tingkat Kab/Kota  d. Kepemilikan Tenaga Ahli Tetap Jawaban: d ‐ Perka  no 6 ‐ BAB IV. Pengalaman pada pekerjaan sejenis  b. 17 a) Pengalaman pada pekerjaan sejenis dengan bobot 40‐55%.

 Terhadap ketentuan  Perpres 54/2010.  Tetapi dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir. termasuk pengalaman subkontrak. 4  (empat)  tahun terakhir tidak pernah memiliki pengalaman. memiliki  kemampuan dasar yang memenuhi. ULP memutuskan  kemampuan dasar yang memenuhi ULP memutuskan untuk meluluskan peserta ini dengan alasan memiliki  kemampuan dasar yang memenuhi.54 . Terhadap ketentuan kemampuan dasar yang memenuhi. c – P. Pasal 19 ayat 1 .Dari data kualifikasi salah satu peserta prakualifikasi. tindakan ULP tersebut menurut saudara  Jawaban: (S) SALAH Salah satu persyaratan menjadi penyedia adalah: memperoleh  S l h t t j di di d l h l h paling kurang 1 (satu) pekerjaan sebagai Penyedia Barang/Jasa  dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir baik dilingkungan  pemerintah maupun swasta.

 maka dalam pelaksanaan  Pengadaan Barang/Jasa diberikan kesempatan yang  memungkinkan para Penyedia Barang/Jasa  saling   bergabung  dalam  suatu  konsorsium atau bentuk kerja  b b d l k i b kk j sama lain. . atau jenis keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikan kegiatan  tidak  dapat  dilakukan oleh  1 (satu) Penyedia Barang/Jasa. maka dalam pelaksanaan Pengadaan  Barang/Jasa: p y g g p y g g a. diberikan kesempatan yang memungkinkan Penyedia Barang/Jasa atau  konsorsium Penyedia Barang/Jasa untuk menggunakan tenaga ahli asing.Dalam  hal  sifat dan  lingkup  kegiatan  Pengadaan   Barang/Jasa terlalu luas. atau  jenis keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikan  kegiatan  tidak  dapat   j i k hli di l k k l ik k i id k d dilakukan oleh 1 (satu) Penyedia Barang/Jasa. dan/atau b. diberikan kesempatan yang memungkinkan para Penyedia Barang/Jasa  saling   bergabung  dalam  suatu  konsorsium atau bentuk kerja sama lain. atau jenis keahlian yang diperlukan  Barang/Jasa terlalu luas. (B/S) Jawaban: (B) ‐ Pasal 21 Dalam  hal  sifat dan  lingkup  kegiatan  Pengadaan  Barang/Jasa terlalu luas.

 dan 3) pengorganisasian Pengadaan  pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. kecuali: k i b i b ik k li a.  menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK). 4)  penetapan penggunaan produk dalam negeri . dan 3) pengorganisasian Pengadaan Barang/Jasa. mengindentifikasi kebutuhan Barang/Jasa yang diperlukan K/L/D/I. 63 .Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa meliputi kegiatan‐ kegiatan sebagai berikut. Jawaban: d – pasal 22 Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa meliputi kegiatan‐ kegiatan sebagai berikut: a.menyusun dan menetapkan rencana  penganggaran untuk Pengadaan Barang/Jasa c. d. menyusun Harga Perkiraan Sendiri. mengindentifikasi kebutuhan Barang/Jasa yang diperlukan K/L/D/I. menyusun dan menetapkan rencana  penganggaran untuk  y p p g gg Pengadaan Barang/Jasa . b. menetapkan kebijakan umum Pengadaan Barang/Jasa.menetapkan kebijakan umum tentang: 1) pemaketan pekerjaan. b. menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK). d menyusun Harga Perkiraan Sendiri e. c. 2) cara  pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. d.

waktu pelaksanaan yang diperlukan. e. spesifikasi teknis Barang/Jasa yang akan diadakan. waktu pelaksanaan yang diperlukan. b. cara pelaksanaan pengadaan barang/jasa. b. dan  64 d.  uraian kegiatan yang akan dilaksanakan. p y g p c.  Jawaban: d – pasal 22 ayat (4) KAK paling sedikit memuat: KAK paling sedikit memuat: a. besarnya total perkiraan biaya pekerjaan .  d. besarnya total perkiraan biaya pekerjaan. spesifikasi teknis Barang/Jasa yang akan diadakan. c. kecuali: meliputi memuat hal‐hal berikut ini kecuali: a.Kerangka Acuan Kerja yang disususn dalam RUP paling sedikit  meliputi memuat hal hal berikut ini.  uraian kegiatan yang akan dilaksanakan.

  harus diselesaikan pada Tahun Anggaran yang  harus diselesaikan pada Tahun Anggaran yang berjalan .Penyusunan Rencana Umum Penyusunan Rencana Umum  Pengadaan Barang/Jasa pada K/L/D/I  untuk Tahun Anggaran 2013 . harus  untuk Tahun Anggaran 2013 diselesaikan pada Tahun 2013 diselesaikan pada Tahun  diselesaikan pada Tahun 2013 Jawaban: (S) SALAH – pasal 23 ayat (1) Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa  Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa pada K/L/D/I untuk Tahun Anggaran berikutnya .

  Jenis Kontrak.PA melakukan Pemaketan dengan  menetapkan  sebanyak‐ banyaknya paket usaha  untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil  serta koperasi kecil  tanpa  mengabaikan hal berikut. Prinsip Efisiensi b Prinsip Efisiensi.  d. kesatuan sistem dan kualitas  kemampuan teknis 66 . persaingan sehat. Persaingan Sehat. e. Kesatuan Sistem.  Jawaban: a – pasal 24 ayat (2) Pemaketan dilakukan  dengan  menetapkan  sebanyak Pemaketan dilakukan dengan menetapkan sebanyak‐ banyaknya paket usaha  untuk Usaha Mikro dan Usaha  Kecil serta koperasi kecil  tanpa  mengabaikan   prinsip  efisiensi. b. Kesatuan Sistem. Kualitas dan Kemampuan Teknis. kecuali: a. c.

 (B/S) Jawaban: (S) SALAH – pasal 24 ayat (3) PA dilarang memecah Pengadaan Barang/Jasa  PA dil hP d B /J menjadi beberapa paket dengan maksud  menghindari pelelangan hi d i l l .PA memecah Pengadaan B/J beberapa  paket pelelangan umum menjadi  pengadaan langsung dengan alasan  pengadaan langsung dengan alasan sudah mendekati akhir tahun  anggaran.

 (B/S) Jawaban: (B) BENAR – pasal 25 ayat (1) PA mengumumkan Rencana Umum Pengadaan Barang/  PA mengumumkan Rencana Umum Pengadaan Barang/ Jasa pada masing‐masing Kementerian/Lembaga/ Institusi  secara terbuka kepada masyarakat luas setelah rencana  kerja dan anggaran Kementerian/ Lembaga/Institusi kerja dan anggaran Kementerian/ Lembaga/Institusi disetujui oleh DPR  .PA mengumumkan Rencana Umum Pengadaan  Barang/ Jasa pada masing‐masing  / Kementerian/Lembaga/ Institusi secara  terbuka kepada masyarakat luas setelah  rencana kerja dan anggaran Kementerian/  rencana kerja dan anggaran Kementerian/ Lembaga/Institusi disetujui oleh DPR .

 meskipun APBD belum  disetujui bersama oleh Pemerintah  Daerah   disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD.PPK pada Pemerintah Daerah dapat  mengumumkan Rencana Umum Pengadaan  Barang/Jasa secara terbuka kepada  masyarakat luas. setelah APBD yang merupakan rencana  keuangan tahunan Pemerintah Daerah dibahas dan  keuangan tahunan Pemerintah Daerah dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah  Daerah  dan DPRD . (B/S) (B/S) Jawaban: (S) SALAH – pasal 25 ayat (1a) PA pada Pemerintah Daerah mengumumkan Rencana pada Pemerintah Daerah mengumumkan Rencana  Umum Pengadaan Barang/Jasa secara terbuka kepada  masyarakat luas.

 apabila  pekerjaan telah mencapai 60% (enam puluh perseratus). apabila Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola telah siap  melaksanakan Swakelola.  apabila   pekerjaan  telah  mencapai  30% (tiga puluh perseratus). dan 3) 30% (tiga puluh perseratus) dari keseluruhan dana Swakelola. apabila pekerjaan telah mencapai 60% (enam puluh  perseratus). b. 2) 30% (tiga puluh perseratus) dari keseluruhan dana Swakelola. d. apabila pekerjaan telah mencapai 100% (seratus perseratus)  Jawaban: c – pasal 31 huruf f 1)  40%  (empat  puluh   perseratus)   dari  keseluruhan   dana Swakelola. 70 . dan pekerjaan telah mencapai 30% (tiga puluh perseratus). apabila  pekerjaan  telah  mencapai  30% (tiga puluh  b apabila pekerjaan telah mencapai 30% (tiga puluh perseratus)  c.  apabila Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola telah siap melaksanakan  Swakelola.Penyaluran dana kepada Kelompok Masyarakat Pelaksana  Swakelola. dibayarkan 100% setelah : a.

heldi.pengadaan.lkpp.go.go.net  Jawaban: c – penjelasan pasal 25 ayat (3) Portal Pengadaan Nasional adalah  Portal Pengadaan Nasional adalah www.go.lpse. www.inaproc.go.inaproc.id p g e. www.lkpp.   www.web.id.lkpp.id a www lkpp go id b. www.id i lk id d.lkpp.  www. 71 .Portal Pengadaan Nasional adalah: a.id c.

  dikerjakan dan/atau diawasi  sendiri oleh  K/L/D/I   sebagai   penanggung    jawab  anggaran. instansi pemerintah lain dan/atau kelompok masyarakat Jawaban: (B) BENAR – Pasal 26 Swakelola  merupakan  kegiatan  Pengadaan  Barang/Jasa   Swakelola merupakan kegiatan Pengadaan Barang/Jasa dimana pekerjaannya direncanakan.  dikerjakan dan/atau  diawasi sendiri oleh  K/L/D/I   sebagai   penanggung   jawab   anggaran. instansi pemerintah lain dan/atau kelompok  anggaran instansi pemerintah lain dan/atau kelompok masyarakat .Swakelola  merupakan  kegiatan  Pengadaan   Barang/Jasa  dimana pekerjaannya  / direncanakan. instansi pemerintah lain  jawab anggaran.

PPK menetapkan jenis pekerjaan menetapkan   jenis  pekerjaan   serta  pihak  yang  akan melaksanakan  Pengadaan Barang/Jasa secara  Swakelola Jawaban: (S) SALAH – Pasal 26 ayat 5 PA/KPA menetapkan   jenis  pekerjaan  serta   k j i k j pihak  yang  akan melaksanakan Pengadaan  Barang/Jasa secara Swakelola B /J S k l l .

Boleh Swakelola Tidak? Pekerjaan pemeliharaan saluran irigasi tersier pembangunan kantor kepala desa pengadaan buku sekolah untuk SMU pekerjaan di  daerah berbahaya (wilayah konflik) pekerjaan di daerah berbahaya (wilayah konflik) pemeliharaan saluran/jalan desa Pekerjaan hotmix jalan desa pembuatan soal‐soal ujian negara b l l pemeliharaan tembok penahan tanah bendungan di desa pemeliharaan hutan/tanah ulayat reboisasi 20 hektar hutan desa  penyelenggaraan diklat. penataran. seminar. kursus.  lokakarya atau penyuluhan Boleh Swakelola Tidak? .

  lokakarya atau penyuluhan Swakelola Swakelola Swakelola Swakelola Boleh Swakelola Tidak? Swakelola . kursus. seminar. penataran.Boleh Swakelola Tidak? Pekerjaan pemeliharaan saluran irigasi tersier pembangunan kantor kepala desa pengadaan buku sekolah untuk SMU pekerjaan di  daerah berbahaya (wilayah konflik) pekerjaan di daerah berbahaya (wilayah konflik) pemeliharaan saluran/jalan desa Pekerjaan hotmix jalan desa pembuatan soal‐soal ujian negara b l l pemeliharaan tembok penahan tanah bendungan di desa pemeliharaan hutan/tanah ulayat reboisasi 20 hektar hutan desa  penyelenggaraan diklat.

dilaksanakan dengan ketentuan: a. pelaksanaan pekerjaannya dilakukan oleh Instansi  Pemerintah yang bukan Penanggung Jawab Anggaran. b. dilaksanakan dengan ketentuan: Pemerintah lain. direncanakan oleh  Instansi Pemerintah Lain.Pengadaan Swakelola yang dilakukan oleh Instansi  Pemerintah lain. d.  dan b.  direncanakan dan  diawasi  oleh  K/L/D/I   Penanggung Jawab Anggaran.  d l k l h K/L/DI P j bA Jawaban: b – pasal 27 ayat (3) Pengadaan Swakelola yang dilakukan oleh Instansi Pemerintah lain Pelaksana  Swakelola dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: a. pelaksanaan oleh K/L/DI Penanggungjawab Anggaran. 76 . pelaksanaan pekerjaannya dilakukan oleh Instansi Pemerintah yang bukan  b l k k j dil k k l hI t iP i t h b k Penanggung Jawab Anggaran. c. diawasi  oleh Instansi Pemerintah Lain.

Jumlah tenaga ahli tidak boleh   melebihi 50% (lima puluh  perseratus)   dari jumlah keseluruhan   pegawai   dari jumlah keseluruhan pegawai K/L/D/I   yang  terlibat  dalam   kegiatan Swakelola di K/L/D/I Jawaban: (B) BENAR  pasal 27 ayat (2) l 27 (2) .

PA/KPA bertanggung jawab terhadap  penetapan Kelompok Masyarakat  Pelaksana Swakelola termasuk   Pelaksana Swakelola termasuk sasaran.  tujuan  dan besaran  anggaran Swakelola Jawaban: (B) ‐ pasal 28 ayat (6) .

 ditetapkan oleh PA/KPA  setelah melalui proses evaluasi Jawaban: (S) ‐ pasal 28 ayat (4) Perencanaan kegiatan Swakelola yang diusulkan dan  Perencanaan kegiatan Swakelola yang diusulkan dan dilaksanakan oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana  Swakelola. ditetapkan oleh PPK setelah melalui proses evaluasi. ditetapkan oleh PPK setelah melalui  Swakelola.Perencanaan kegiatan Swakelola yang  diusulkan dan dilaksanakan oleh  Kelompok Masyarakat Pelaksana  Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola. .

Swakelola dapat dilaksanakan  melebihi 1 (satu)Tahun Anggaran. Jawaban: (B) ‐ pasal 28 ayat (8) Swakelola dapat dilaksanakan melebihi 1  S k l l d dil k k l bihi 1 (satu)Tahun Anggaran. .

 Jasa Lainnya. pengadaan bahan/barang. dilakukan  oleh tim pelaksana swakelola Jawaban: (S) ‐ pasal 29 huruf a.Pengadaan bahan/barang. peralatan/suku cadang dan tenaga ahli  dalam swakelola K/L/D/I   selaku  dalam swakelola K/L/D/I selaku Penanggung Jawab Anggaran.  d b h /b J L i peralatan/suku cadang dan tenaga ahli dilakukan  oleh ULP/Pejabat Pengadaan l h ULP/P j b P d . y . Jasa Lainnya.  g / g.

Dalam Swakelola oleh Instansi Pemerintah  lain; pengadaan  bahan,  Jasa  Lainnya,   peralatan/suku  cadang  dan tenaga ahli yang  diperlukan dilakukan oleh ULP/Pejabat  Pengadaan pada Instansi Pemerintah lain  Pengadaan pada Instansi Pemerintah lain pelaksana Swakelola
Jawaban: (B) – pasal 30 huruf b.

Penyaluran sejumlah 100% dana kepada Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola dapat dilakukan apabila: a. Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola telah siap melaksanakan Swakelola b. pekerjaan telah mencapai 30% (tiga puluh perseratus)  c. pekerjaan telah mencapai 60% (enam puluh perseratus)  60% (enam perseratus) d. pekerjaan telah mencapai 100% (seratus perseratus) 

Jawaban: c – penjelasan pasal 31 huruf f
1)  40%  (empat puluh perseratus)   dari keseluruhan dana Swakelola,  apabila Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola telah siap melaksanakan Swakelola; 2)  30% (tiga puluh perseratus)  dari keseluruhan dana Swakelola,  apabila pekerjaan telah mencapai 30% (tiga puluh perseratus); dan 30% (tiga perseratus); dan 3)  30% (tiga puluh perseratus) dari keseluruhan dana Swakelola, apabila pekerjaan telah mencapai 60% (enam puluh perseratus). 83

Dalam pengkajian paket pekerjaan,  apabila terjadi perubahan paket  bil t j di b h k t pekerjaan maka ULP/Pejabat Pengadaan  dapat langsung mengusulkan perubahan    dapat langsung mengusulkan perubahan    paket pekerjaan untuk ditetapkan oleh  paket pekerjaan untuk ditetapkan oleh PA/KPA. PA/KPA.
Jawaban: (S) SALAH – pasal 34
Apabila terjadi perubahan  paket pekerjaan maka: Apabila terjadi perubahan paket pekerjaan maka: a. PPK mengusulkan perubahan paket pekerjaan kepada PA/KPA untuk  ditetapkan; atau b. ULP/Pejabat Pengadaan mengusulkan perubahan paket pekerjaan ULP/Pejabat Pengadaan  mengusulkan   perubahan   paket pekerjaan  melalui PPK untuk ditetapkan oleh PA/KPA.

Dalam pemilihan penyedia barang  tidak dikenal metode pelelangan  tidak dikenal metode pelelangan terbatas Jawaban: (B) ‐ Pasal 35 ayat (2) Pemilihan Penyedia Barang dilakukan dengan: Pelelangan Umum ‐ Pelelangan Terbatas ‐ Pelelangan S d h P l l Sederhana ‐ P Penunjukan L j k Langsung ‐ Pengadaan Langsung ‐ Kontes .

 ULP dapat menambah media  perlu. mengikutinya. radio. papan p g / . Jawaban: (B) BENAR Pasal 36 . sehingga LPSE.  lain  media cetak radio televisi. papan pengumuman resmi Daerah/Institusi .p p untuk masyarakat. radio. dan mengundang Penyedia Barang/Jasa yang  Barang / dianggap mampu. dan Portal Pengadaan Nasional melalui masyarakat. mampu.Pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Barang / Konstruksi/ Lainnya melalui Metode Pelelangan Umum diumumkan paling kurang website Kementerian/Lembaga/  paling kurang di website Kementerian/Lembaga/  Pemerintah Daerah/Institusi . dan apabila dipandang perlu. dan Portal Pengadaan LPSE. dan televisi. ULP dapat pengumuman antara lain dengan media cetak. sehingga masyarakat luas dan dunia usaha yang  berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengikutinya.  lain dengan media cetak.

000.000.000. atau b. Pelelangan d Pelelangan Umum untuk Pengadaan Barang/Jasa Lainnya/Pekerjaan Konstruksi Jawaban: b pasal 37 Pengadaan pekerjaan yang tidak kompleks dan bernilai paling   g p j y g p p g tinggi Rp5. Pelelangan Umum untuk Pengadaan Barang/Jasa Lainnya b.000. Pemilihan Langsung untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi c. Pemilihan Langsung untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi.  g g g/ y . Seleksi Sederhana untuk Pengadaan Jasa Konsultansi d. 87 .00 (lima  milyar rupiah)  dapat dengan: a.000. Pelelangan Sederhana untuk Pengadaan Barang/Jasa Lainnya.00 (lima  milyar rupiah)  dapat dilakukan dengan: a.Pengadaan pekerjaan yang tidak kompleks dan bernilai paling   tinggi Rp5 000 000 000 00 (lima milyar rupiah) dapat dilakukan Rp5.000.

Pasal 36 ayat (4) www. kecuali: a. Jasa Konsultansi Perorangan c. Pelelangan Umum Jawaban: d Dalam Pelelangan Umum tidak ada negosiasi teknis  D l P l l U id k d i i k i dan harga.heldi. Jasa Konsultansi untuk Badan Usaha b.Negosiasi dalam perpres 54 tahun 2010 digunakan  pada metode berikut ini. Penunjukan Langsung d.net .

Jawaban: (B) BENAR – Pasal 36 & 37 Pelelangan U P l l Umum/Sederhana atau P ilih /S d h Pemilihan Langsung tidak ada negosiasi teknis dan harga.Pelelangan Umum/Sederhana atau Pemilihan Langsung tidak ada negosiasi teknis dan harga. .

 dilakukan d dilakukan kepada Penyedia Barang/Jasa yang dinilai mampu yang dinilai melaksanakan pekerjaan dan memenuhi kualifikasi Jawaban: c ‐ pasal 38 Apabila darurat dilakukan dengan paskakualifikasi 90 . pengadaan Barang/Konstruksi/Jasa Lainnya (yang bersifat)  khusus c. kecuali: (satu) Penyedia kecuali: a. keadaan tertentu b.Hal berikut ini terkait dengan Penunjukan Langsung terhadap 1  (satu) Penyedia. hanya melalui proses pra kualifikasi d.

 dan koperasi kecil. c.000. risiko kecil d.000.000.00 (dua rupiah).  kebutuhan operasional K/L/D/I.Pengadaan Langsung dapat dilakukan terhadap Pengadaan Barang/ Pekerjaan Konstruksi/ Jasa Lainnya yang bernilai paling  tinggi Rp200 000 000 00 (dua ratus juta rupiah) dengan Rp200. kebutuhan operasional K/L/D/I b. risiko kecil. semua benar Jawaban: e – pasal 39 ayat (1) Pengadaan Langsung dapat dilakukan terhadap Pengadaan Barang/ Pekerjaan  Konstruksi/ Jasa  Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp200. dengan ketentuan: a. .00 (dua ratus  K k i/ J L i b il i li i i R 200 000 000 00 (d juta rupiah). teknologi sederhana c.  dilaksanakan d.  teknologi sederhana.000. b. kecuali untuk paket pekerjaan yang  menuntut kompetensi teknis yang tidak dapat dipenuhi oleh Usaha Mikro. dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa usaha orang perseorangan dan/atau badan usaha kecil serta koperasi kecil. dan/atau d. Usaha  91 Kecil. dilaksanakan d dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa usaha orang perseorangan dan/atau badan usaha kecil serta koperasi kecil e. dengan ketentuan: a.

   kreatifitas. tidak dapat ditetapkan berdasarkan Harga Satuan c. tidak mempunyai harga pasar b.  kecuali: a. 92 . budaya dan metode pelaksanaan tertentu Jawaban: c ‐ pasal 40 (5) Persyaratan teknis disusun oleh tim yang ahli  (5) Persyaratan teknis disusun oleh tim yang ahli dibidangnya.Hal berikut ini terkait dengan Sayembara atau Kontes. Persyaratan teknis disusun oleh ULP d. inovasi. merupakan proses dan hasil dari gagasan.

Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi dilakukan  dengan. b.    Seleksi yang terdiri atas  Seleksi Umum dan Seleksi Sederhana. kontes Jawaban: d ‐ pasal 41 ayat (3) Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi dilakukan dengan: y g a. kecuali: dengan kecuali: a. c. Seleksi yang terdiri atas Seleksi Umum dan Seleksi  Sederhana. Pengadaan c Pengadaan Langsung d. c. Penunjukan Langsung. b. Penunjukan Langsung. c Pengadaan Langsung atau Langsung. atau d. sayembara 93 .

 (B/S) Jawaban: (B) BENAR ‐ pasal 41 Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi dilakukan  Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi dilakukan melalui negosiasi teknis dan biaya  sehingga  diperoleh  harga  yang sesuai dengan harga pasar dan  diperoleh harga yang sesuai dengan harga pasar dan secara teknis dapat dipertanggungjawabkan .Semua pemilihan Penyedia Jasa  Konsultansi dilakukan melalui negosiasi  K lt i dil k k l l i i i teknis dan biaya  sehingga diperoleh   harga  yang sesuai dengan harga pasar  dan secara teknis dapat  dan secara teknis dapat dipertanggungjawabkan.

Daftar pendek dalam Seleksi Sederhana berjumlah 3   p j (tiga) sampai 5 (lima) Penyedia Jasa Konsultansi . (B/S) Konsultansi (B/S) Jawaban: (B) BENAR ‐ pasal 42 ayat (3). 43 ayat (4) Daftar pendek dalam Seleksi Umum berjumlah 5 (lima)  Daftar pendek dalam Seleksi Umum berjumlah 5 (lima) sampai 7 (tujuh) Penyedia Jasa Konsultansi.Daftar pendek dalam Seleksi  Daftar pendek dalam Seleksi Umum/Sederhana berjumlah 5 (lima)  sampai 7 (tujuh) Penyedia Jasa  Konsultansi.

Seleksi Sederhana dapat dilakukan untuk pengadaan  Jasa Konsultansi berikut ini.  bersifat sederhana. dan b if d h d b. bersifat sederhana b.000.00  (dua ratus juta rupiah).200. dalam  hal  Seleksi  Umum dinilai  tidak efisien  dari segi biaya seleksi d. resiko tinggi Jawaban: c  ‐ pasal 43 ayat (1) dan (2) Seleksi  Sederhana   dapat  dilakukan  terhadap   Pengadaan  Jasa Konsultansi   Seleksi Sederhana dapat dilakukan terhadap Pengadaan Jasa Konsultansi dalam  hal  Seleksi  Umum dinilai  tidak efisien dari segi biaya seleksi. kecuali : a. c. bernilai  paling tinggi Rp.00  (dua   ratus  juta rupiah). bernilai paling tinggi Rp200.000.000.000. Seleksi  Sederhana dapat dilakukan untuk pengadaan Jasa Konsultansi yang : a. .

  P l 44 (2) h f perubahan dari Perpres 35  . (B/S) Jawaban: (B) Benar Pasal 44 ayat (2) huruf e. untuk  menghadapi gugatan dan/atau tuntutan hukum dari  menghadapi gugatan dan/atau tuntutan hukum dari pihak tertentu kepada Pemerintah.Pekerjaan jasa konsultansi di bidang hukum meliputi  konsultan hukum/advokasi atau pengadaan arbiter  konsultan hukum/advokasi atau pengadaan arbiter yang tidak direncanakan sebelumnya. yang sifatnya  pelaksanaan pekerjaan dan/atau pembelaannya  pelaksanaan pekerjaan dan/atau pembelaannya harus segera dan tidak dapat ditunda.

ULP/Pejabat Pengadaan menetapkan ULP/P j b t P d t k persyaratan administratif bagi Penyedia Jasa Konsultansi yang akan mengikuti Sayembara Jawaban: (B) Benar Pasal 46 ayat (2) P l 46 .

Metode satu sampul digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang  sederhana. atau c. Pekerjaan yang bersifat sederhana dengan standar harga yang telah  ditetapkan Pemerintah. b. Pengadaan Jasa Konsultansi dengan KAK yang sederhana.  dimana  evaluasi teknis tidak dipengaruhi oleh harga  dan  memiliki karakteristik sebagai berikut: iliki k kt i tik b i b ik t a. Pekerjaan bersifat kompleks Jawaban: d – pasal 47 ayat (3) Pekerjaan K P k j Kompleks menggunakan 2 l k k 2 sampul atau 2 t h l t 2 tahap . Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya  yang  spesifikasi teknis atau volumenya dapat dinyatakan secara jelas dalam  spesifikasi teknis atau volumenya dapat dinyatakan secara jelas dalam Dokumen Pengadaan d.

 satu sampul b. dua sampul c. atau 2)  pekerjaan bersifat kompleks sehingga diperlukan evaluasi teknis yang lebih mendalam.  Pengadaan Jasa Konsultansi yang memiliki karakteristik sebagai berikut: 1)  dibutuhkan 1) dibutuhkan penilaian yang terpisah antara persyaratan teknis dengan harga penawaran agar penilaian yang terpisah penawaran. agar penilaian harga tidak mempengaruhi penilaian teknis. dua sampul atau dua tahap Jawaban: b  – pasal 47 ayat (5) Metode dua sampul digunakan untuk Pengadaan dimana evaluasi teknis dipengaruhi oleh penawaran harga: a. agar penilaian harga tidak mempengaruhi penilaian teknis digunakan metode penyampulan: a. dua tahap d. b. dua b.  Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang  menggunakan evaluasi sistem nilai atau sistem biaya selama umur ekonomis.Untuk pengadaan barang/jasa yang membutuhkan penilaian yang terpisah antara persyaratan teknis dengan harga penawaran. .

d.heldi.  y y g g kecuali: a. b.  b memenuhi kriteria kinerja tertentu dari keseluruhan sistem termasuk pertimbangan kemudahan atau efisiensi pengoperasian dan  pemeliharan peralatannya. c. membutuhkan penyetaraan teknis Jawaban: a Jawaban: a – pasal 47 ayat (6) 47 ayat www. memenuhi kriteria kinerja tertentu dari keseluruhan sistem.Metode dua tahap digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan  Konstruksi/ Jasa Lainnya yang memiliki karakteristik sebagai berikut.  Pekerjaan bersifat tidak kompleks. dan/atau e. mempunyai beberapa alternatif  penggunaan sistem dan desain  ib b l if i d d i penerapan  teknologi yang berbeda. membutuhkan waktu evaluasi teknis yang lama.net .

 dan b.net . sistem nilai.  sistem gugur.Metode evaluasi penawaran dalam pemilihan Penyedia  Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya terdiri atas.  sistem gugur a sistem gugur b. dan c.heldi.  / / kecuali: a. b.  sistem biaya terendah Jawaban: d – pasal 48 ayat (1) Metode evaluasi penawaran dalam pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan  p p y g/ j Konstruksi/Jasa Lainnya terdiri atas: a.  sistem nilai.  sistem nilai c. sistem penilaian biaya selama umur ekonomis sistem penilaian biaya selama umur ekonomis d. sistem penilaian biaya selama umur ekonomis www.

Sistem nilai dilakukan dengan ketentuan besaran bobot teknis antara 70% (tujuh puluh perseratus)   sampai perseratus) sampai dengan 90% (sembilan 90%  (sembilan puluh perseratus) dari total bobot keseluruhan. www.heldi.  (B/S) Jawaban: S  – pasal 48 ayat (4) Sistem nilai dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: g g a.  unsur yang dinilai b. dan yang dapat dikuantifikasikan.net .  tata cara dan kriteria penilaian harus dicantumkan dengan jelas dan rinci dalam Dokumen Pengadaan. unsur yang dinilai harus bersifat kuantitatif atau yang dapat dikuantifikasikan. besaran bobot biaya antara 70% (tujuh puluh perseratus)   sampai dengan 90%   (sembilan puluh perseratus) dari total bobot keseluruhan b. dan c.

nilai. biaya selama umur ekonomis  g. d . kualitas dan biaya   d. metode evaluasi berdasarkan kualitas dan biaya. e. b metode evaluasi berdasarkan kualitas dan biaya c. biaya terendah  Jawaban: b . atau  www. kualitas  c. g – pasal 49 Metode  evaluasi  penawaran   dalam  pemilihan   Penyedia  Jasa Konsultansi dapat dilakukan  d l d l lh d l d dl k k dengan menggunakan: a. nilai.net d. f. . pagu Anggaran  e.Metode evaluasi penawaran dalam pemilihan Penyedia Jasa  Konsultansi Lainnya terdiri atas metode evaluasi berdasarkan/sistem  (pilihan lebih dari satu jawaban) : (pilihan lebih dari satu jawaban) : a. gugur b.  metode evaluasi berdasarkan kualitas.heldi. c . metode evaluasi berdasarkan biaya terendah. b. metode evaluasi berdasarkan Pagu Anggaran.

 untuk pekerjaan yg besarnya biaya dapat ditentukan  dengan  mudah. bobot penawaran  biaya antara 0. keluaran (output). d.40.  lingkup pekerjaan yang sulit ditetapkan dalam KAK www. c. bobot penawaran teknis antara 0. bobot penawaran  teknis antara 0. jelas dan tepat. dan/atau (outcome) secara keseluruhan.80.  mengutamakan kualitas penawaran teknis sebagai faktor yang menentukan terhadap hasil/manfaat (outcome) secara keseluruhan.20 sampai 0.60 sampai 0. lingkup pekerjaan yang sulit ditetapkan dalam KAK Jawaban: e – pasal 49 Metode evaluasi b d d l berdasarkan k l k kualitas sebagaimana d b dimaksud pada ayat ( ) h f a.heldi. e.80.Metode  evaluasi  berdasarkan   kualitas  dan  biaya. KECUALI: dengan ketentuan KECUALI: a. dan/atau  b. waktu penugasan  dan hal‐hal lain dapat diperkirakan dengan baik dalam KAK. digunakan   dengan ketentuan. c.60 sampai 0. untuk pekerjaan yg lingkup.  k d d (1) huruf digunakan untuk pekerjaan yang: a.net . dan/atau b.

 biaya terendah Jawaban: d – penjelasan pasal 49 ayat (5) Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi dengan evaluasi berdasarkan biaya terendah. www. contohnya adalah desain dan/atau supervisi bangunan sederhana dan pengukuran skala kecil. kualitas. d.Dalam pemilihan penyedia Jasa konsultan untuk Desain atau supervisi bangunan sederhana dan pengukuran skala kecil lebih tepat menggunakan metode evaluasi: a.net . c. pagu anggaran. b.heldi. kualitas dan biaya.

f. Kontrak Persentase g. Kontrak Tahun Tunggal d.heldi. h pasal 50 berdasarkan pembebanan Tahun Anggaran : Tahun Tunggal dan Tahun  berdasarkan pembebanan Tahun Anggaran : Tahun Tunggal dan Tahun Jamak berdasarkan sumber pendanaan : Kontrak Pengadaan Tunggal.  Kontrak Payung (Framework Contract). Kontrak Harga Satuan. Kontrak  Pengadaan Bersama. Kontrak Terima Jadi (Turnkey) h. Kontrak Tahun Jamak e.net .  Kontrak Lump Sum. dan Kontrak Payung (Framework Contract). d. c. k ( k ) www. K t kL S b. Kontrak gabungan Lump Sum dan Harga Satuan. Jawaban: c. KECUALI (jawaban  lebih dari satu): a.Kontrak berdasarkan cara pembayaran terdiri dari.  f Kontrak Persentase.

  jumlah harga pasti dan tetap serta tidak  dimungkinkan penyesuaian  harga.... e. total harga penawaran  bersifat mengikat. Jawaban: Kontrak Lump Sum  ‐ pasal 51 ayat (1) Kontrak Lump Sum merupakan Kontrak Pengadaan  Kontrak Lump Sum merupakan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas  waktu tertentu sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak g p www.. dan f. pembayaran  didasarkan  pada  tahapan  produk/ keluaran yang  dihasilkan sesuai dengan isi Kontrak.Kontrak.. semua risiko sepenuhnya ditanggung oleh Penyedia Barang/Jasa.. sifat pekerjaan berorientasi kepada keluaran (output based).. tidak diperbolehkan adanya pekerjaan tambah/kurang Adalah jenis Kontrak? . dan e total harga penawaran bersifat mengikat..net .heldi. dengan ketentuan sebagai berikut: a. d. b... c..

www.Kontrak paling tepat digunakan untuk membeli suatu barang atau instalasi jadi yang hanya diperlukan sekali saja.net .  dan tidak mengutamakan kepentingan untuk alih (transfer)  g p g f teknologi selanjutnya. dan mengutamakan kepentingan untuk alih (transfer) teknologi selanjutnya adalah kontrak Terima Jadi (Turn Key) T i J di (T K ) Jawaban: S  – penjelasan pasal 51 ayat (5) Kontrak Terima Jadi digunakan untuk membeli suatu barang atau instalasi jadi yang hanya diperlukan sekali saja.heldi.

 diadakan untuk menjamin harga Barang/Jasa  yang lebih   efisien.  dan sifatnya dibutuhkan secara berulang   dan sifatnya dibutuhkan secara berulang dengan volume atau kuantitas  pekerjaan yang  belum dapat ditentukan pada saat Kontrak  b l d di k d K k ditandatangani Jawaban: S  – Kontrak Payung pasal 53 ayat (3) Kontrak Payung (Framework Contract) merupakan Kontrak  Harga Satuan antara Pejabat K/L/D/I dengan  Penyedia  Barang/Jasa  yang dapat  dimanfaatkan  oleh K/L/D/I.net Barang/Jasa secara nyata  . dengan ketentuan sebagai berikut: a.  ketersediaan   Barang/Jasa terjamin.heldi. pembayarannya dilakukan  oleh setiap PPK/Satuan Kerja yang didasarkan pada hasil penilaian/  pengukuran bersama terhadap volume/kuantitas pekerjaan  yang  telah  dilaksanakan oleh Penyedia  www.Kontrak Tahun Jamak paling tepat digunakan  untuk menjamin harga Barang/Jasa  yang lebih   untuk menjamin harga Barang/Jasa yang lebih efisien.  ketersediaan   Barang/Jasa terjamin.  dan sifatnya dibutuhkan secara berulang  dengan volume atau kuantitas  pekerjaan yang belum dapat  ditentukan pada saat Kontrak ditandatangani. dan p g b.

net . pelaksanaan  dan/atau  pengawasan paling tepat menggunakan  kontrak Kontrak Pengadaan Pekerjaan  kontrak Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi  Jawaban: S  – Kontrak Payung ‐ pasal 54 Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi merupakan Kontrak  Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi merupakan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi yang bersifat kompleks  dengan menggabungkan  kegiatan  perencanaan.heldi.Pengadaan Pekerjaan Konstruksi yang bersifat  kompleks dengan menggabungkan  kegiatan   perencanaan. www. pelaksanaan   g gg g g p p dan/atau pengawasan.

 kecuali: 1. 4. Kontrak Rancang Bangun Konstruksi (Engineering  Procurement Construction/EPC). Kontrak berbasis kinerja (Performance Based Contract) 2. 6 Kontrak Pengelolaan 7. Kontrak berbasis kinerja (Performance  Based Contract)  1. Kontrak Operasi dan Pemeliharaan Jawaban: Benar Semua – Penjelasan pasal 54 ayat (2) www.heldi. Kontrak Rancang‐ Bangun‐ Operasi‐ Pemeliharaan  (Design‐Build‐Operate‐Maintain). Kontrak  Jasa Pelayanan (Service Contract 6. 3.  Kontrak Pengelolaan.Model Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi antara lain  Model Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi antara lain dapat berbentuk.net . (D i B ild O t M i t i ) 5. Kontrak Rancang dan Bangun (Design & Build).

b. KECUALI a.Tanda bukti perjanjian terdiri atas.  bukti pembelian.net .heldi.  Surat Perintah Kerja (SPK).  b kuitansi. dan  d. materai Jawaban: e –pasal 55 Jawaban: e –pasal 55 Materai bukan bukti perjanjian www. d surat perjanjian. k c. surat perjanjian e.

Menjodohkan Tanda Bukti Perjanjian Menjodohkan Tanda Bukti Perjanjian Tanda Bukti digunakan  untuk   Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya  sampai dengan Rp10.000.00 (dua ratus juta rupiah) digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya  g g g y g y sampai dengan Rp50.000.000.  Kuitansi.00  (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa  Konsultansi  dengan nilai diatas  Rp50.000.000.00  (lima puluh juta rupiah) digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan  Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai diatas Rp200.000. SPK.000.00  (lima puluh juta rupiah) untuk Jasa Konsultansi dengan nilai sampai dengan  Rp50.000.000. Surat  Perjanjian. Materai .00 (lima puluh juta rupiah) Bukti Pembelian.000.000.00 (sepuluh juta rupiah) Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/ Jasa Lainnya  sampai dengan Rp200.000.

besaran bobot biaya antara 70% (tujuh puluh perseratus)   sampai dengan 90%   (sembilan puluh perseratus) dari total bobot keseluruhan b. dan yang dapat dikuantifikasikan. Jawaban: B – pasal 56 ayat (1) dan (2) Sistem nilai dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: g g a. unsur yang dinilai harus bersifat kuantitatif atau yang dapat dikuantifikasikan.  tata cara dan kriteria penilaian harus dicantumkan dengan jelas dan rinci dalam Dokumen Pengadaan.net .  unsur yang dinilai b. www.Kualifikasi merupakan proses penilaian  kompetensi dan kemampuan usaha serta  pemenuhan persyaratan tertentu lainnya dari  Penyedia Barang/Jasa yang dapat dilakukan  dengan 2 (dua) cara yaitu prakualifikasi atau  dengan 2 (dua) cara yaitu prakualifikasi atau pascakualifikasi. dan c.heldi.

Menjodohkan PRA atau PASKA Menjodohkan PRA atau PASKA Tanda Bukti Pelelangan Umum tidak kompleks Pelelangan Umum pekerjaan kompleks Pelelangan Sederhana Pelelangan Sederhana Pemilihan Langsung Metode Penunjukan Langsung untuk penanganan darurat Metode Penunjukan Langsung  (bukan penanganan darurat) Pengadaan Langsung Konstruksi/Konsultansi Pelelangan Terbatas Pengadaan Langsung Barang/Jasa Lainnya Pra Kualifikasi  Paska Kualifikasi .

Menjodohkan PRA atau PASKA Menjodohkan PRA atau PASKA Tanda Bukti Pelelangan Umum tidak kompleks Pelelangan Umum pekerjaan kompleks Pelelangan Sederhana Pelelangan Sederhana Pemilihan Langsung Metode Penunjukan Langsung untuk penanganan darurat Metode Penunjukan Langsung  (bukan penanganan darurat) Pengadaan Langsung Konstruksi/Konsultansi Pelelangan Terbatas Pelelangan Terbatas Pengadaan Langsung Barang/Jasa Lainnya Paska Kualifikasi Pra Paska Kualifikasi Paska Kualifikasi Paska Kualifikasi Paska Kualifikasi Pra Pra Pra ‐ .

Menjodohkan PRA atau PASKA Menjodohkan PRA atau PASKA Tanda Bukti Pembangunan Gedung MPR/DPR senilai rp. 150juta Pengadaan Fornitur & Meubelair kantor HPS rp. 175juta Pengadaan konsultan pembuatan draft perda (konsultan  hukum perorangan ) p g ) Pra Kualifikasi  Paska Kualifikasi . 800 milyar Pelelangan Terbatas Cetak Security Printing Pengadaan Tenda Darurat untuk bencana tsunami Pengadaan Tenda Darurat untuk bencana tsunami Pengadaan Kendaraan Bermotor Perencanaan Gedung Sederhana senilai 10juta Perencaan Landasan Bandara Soeta Pembangunan Jembatan Selat Sunda Pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) HPS rp.

pembuktian kualifikasi pada pelelangan/seleksi internasional dapat dilakukan pembuktian kualifikasi pada pelelangan/seleksi internasional dapat dilakukan  dengan meminta dokumen yang dapat membuktikan kompetensi calon Penyedia  Barang/Jasa www. tidak meminta seluruh dokumen yang disyaratkan kecuali pada tahap pembuktian  kualifikasi.  meminta Penyedia Barang/Jasa mengisi formulir kualifikasi. b. dan c.heldi.net . y g/ g .Proses kualifikasi dilakukan dengan meminta  Penyedia Barang/Jasa mengisi formulir  kualifikasi dan meminta seluruh dokumen yang  disyaratkan pada tahap pembuktian kualifikasi disyaratkan pada tahap pembuktian kualifikasi Jawaban: B – pasal 56 ayat (11) a.

Sistem Nilai untuk Pengadaan Jasa Konsultansi www. untuk metode paskakualifikasi  dan 2. untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya. b. 1.net . Sistem Gugur.heldi.  Sistem Nilai untuk metode prakualifikasi Jawaban: S – pasal 56 ayat (12) Penilaian kualifikasi dilakukan dengan metode: a.  Sistem Gugur.  Sistem Nilai untuk Pengadaan Jasa Konsultansi b.Penilaian kualifikasi dilakukan dengan metode.

. www. kecuali untuk metode  evaluasi sistem nilai .heldi.net ..  14)melakukan penyetaraan teknis apabila diperlukan. apabila  diperlukan dapat dilakukan penyetaraan  teknis.Pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan  P ilih P di B /P k j Konstruksi dengan prakualifikasi ‐ metode dua  tahap ‐ metode evaluasi sistem nilai... metode dua tahap yang meliputi kegiatan:  .  Jawaban: S – pasal 57 ayat (1) huruf b Pelelangan Umum untuk pemilihan Penyedia Barang/ Pekerjaan Konstruksi/Jasa  Lainnya atau Pelelangan Terbatas untuk pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan  Konstruksi dengan prakualifikasi.

 b. dua tahap d h d. c . satu sampul b. Semua benar Jawaban: d pasal 57 ayat (1) huruf a. metode penyampulannya dapat dilakukan  dengan: a. c pasal 57 ayat (1) huruf a. dua sampul c. b.Pelelangan Umum atau  Pelelangan Terbatas  untuk  pemilihan   Penyedia  Barang/Pekerjaan  Konstruksi dengan    pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi dengan prakualifikasi.

ULP/Pejabat   Pengadaan   menyusun   dan    ULP/P j b t P d d menetapkan   jadwal pelaksanaan Pengadaan  Barang/Jasa dan harus memberikan  alokasi  waktu yang cukup untuk semua tahapan   proses Pengadaan Jawaban: B – pasal 59 (1)  ULP/Pejabat   Pengadaan   menyusun   dan   menetapkan   jadwal pelaksanaan  Pengadaan Barang/Jasa.  harus  memberikan  alokasi waktu yang cukup untuk semua tahapan  proses  Pengadaan www. (2) Penyusunan jadwal pelaksanaan Pengadaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).net .heldi.

Menjodohkan Jadual Menjodohkan Jadual Kegiatan Pengumuman Pra Kualifikasi Pelelangan Umum Pengumuman Pra Kualifikasi Seleksi Umum Pengumuman Pra Kualifikasi Pelelangan Terbatas Pra Kualifikasi Pelelangan Terbatas Pengumuman Pelelangan Umum Paska Kualifikasi Pengumuman  Seleksi Umum Perorangan Pelelangan Sederhana. atau Pengumuman Pemilihan Langsung Pengumuman Seleksi Sederhana Perorangan  Pemberian Penjelasan masa sanggahan terhadap hasil  Pelelangan/Seleksi Sederhana Perorangan  g g masa sanggahan terhadap hasil kualifikasi  Waktu paling kurang 7 (tujuh) hari kerja paling kurang 4 (empat) hari kerja paling cepat 3 (tiga)  hari kerja  paling cepat 3 (tiga) hari kerja sejak tanggal pengumuman selama 5 (lima) hari kerja  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful