P. 1
Laporan Perjalanan (SURIA)

Laporan Perjalanan (SURIA)

|Views: 565|Likes:
Published by sekrefan

More info:

Published by: sekrefan on Feb 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2013

pdf

text

original

Laporan Perjalanan

SFAN ke Forum Anak Gunung Kidul – Jogjakarta

Suria (20thn) Administrator Website FAN Mahasiswa Desain Grafis Semester II Bekerja di Rumah Belajar sebagai Tutor Komputer uiaciel@gmail.com

Hari Pertama, Kamis 15 November 2012

P

ersiapan sudah dilakukan, saya pun berangkat menuju Kantor KPP-PA jam 5.30 pagi, karena hari libur saya

menggunakan Bus Trans Jakarta dari Halte Mambo, Tg. Priuk. Karna Kondisi Jalan dan Bus Trans Jakarta yang lama mengakibatkan saya sedikit terlambat. Peserta yang lain sudah menunggu sambil foto-foto bersama, saya pun ikut bergabung dan menyapa teman-teman yang sudah menunggu saya. Setelah itu mulai mempersiapkan keberangkatan di dalam mini bus pariwisata yang menjadi armada keberangkatan kami. Di awal perjalanan, kami saling berkenalan satu sama lain karena ada beberapa temanteman yang baru saya lihat yaitu perwakilan Forum Anak Kota Bogor, selain berkenalan ada

juga beberapa kegiatan seru selama perjalanan menuju Gunung Kidul, Jogjakarta seperti Sharing Pengalaman di Forum Anak, Dongeng, Tebak-tebakan, Games Seru hingga maen Kartu UNO  . Beberapa kali kami menyempatkan diri untuk mampir ke rumah makan tentunya untuk lunch ataupun menyegarkan tubuh lagi, setelah itu melanjutkan perjalanan kembali. Temanteman yang sudah mulai kelelahan menyempatkan diri untuk tidur sejenak dan beristirahat. Kesan Hari Pertama : Tambah temen baru lagi dari Forum Anak Kota Bogor. Seru berbagi games selama perjalanan. Perjalanan yang panjang tapi menyenangkan. Tidak sabar ingin cepat sampai dan bertemu temen-temen Forum Anak Gunung Kidul. Cukup Melelahkan 

Hari Kedua, Jum’at 16 November 2012
Perjalanan yang cukup lama yaitu 19 jam akhirnya berakhir juga, Sekitar pukul 1 dini hari kami tiba di Hotel, kami pun bergegas untuk segera beristirahat di kamar yang sudah disediakan, 1 kamar terdiri dari 3 orang yaitu saya, Andre, Rifai dan Supian, saya langsung berbaring di atas tempat tidur untuk mengistirahatkan badan sejenak, ada juga yang menyempatkan diri untuk cucimuka taupun mandi. sambil beristirahat saya dan teman-teman berdiskusi tentang Forum Anak DKI Jakarta karena memang Supian adalah Ketua Forum Anak Jakarta dan saya juga berasa dari Jakarta walaupun sudah bukan Anak lagi , banyak hal yang kami diskusikan dan banyak hal pula masukan yang bisa saya dapatkan, kami berdiskusi hingga dini hari dan terlelap tidur. Pagi Harinya Kami bergegas bangun, sepertinya saya memang kurang tidur jadi sedikit kesiangan dari teman-teman yang lain. Saya pun bergegas mandi dan mengambil sarapan pagi. Kami semua berkumpul disebuah pendopo hotel sambil mendengarkan pengarahan tentang

breakdown kegiatan selama di Gunung Kidul sambil menikmati sarapan pagi dan teh hangat, tak lupa untuk saya membagikan Gantungan Kunci dari Perjalanan saya bersama Pak Usman mengunjungi Forum Anak di Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, namun tidak semua kebagian, untuk temen-temen yang baru kenal :D tetep semangat yah .. Setelah perjalanan selesai, waktunya BPPKB melanjutkan Kabupaten

menuju

Kantor

Gunung Kidul untuk melihat Sekretariat dan Kegiatan Forum Anak Gunung Kidul. Tiba di Kantor BPPKB kami disambut dengan baik dan ramah  hingga kami masuk kedalam aula, kami berkenalan satu sama lain dan kami mendengarkan penjelasan singkat tentang Forum Anak Gunung Kidul. Sekretariat disana cukup sempit, hanya ada meja, beberapa foto kegiatan, penjelasan forum anak, spanduk dan pernak-pernik hasil karya anak namun tidak akan cukup untuk menampung 10 anak berada didalam ruangan terlebih lagi ruang gerak anak-anak yang terbatas. Atas prestasi yang telah dicapai oleh Forum Anak Gunung Kidul, Kementerian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia memberikan 1 Unit Komputer dengan teknologi terbaru, dan berita yang sangat menggembirakan adalah teman-temen Forum Anak Gunung Kidul mendapatkan Ruangan Sekretariat Forum Anak yang baru dan tentunya lebih baik dari yang sudah ada. Selamat buat temen-temen Forum Anak Gunung Kidul  . Sebelum Melanjutkan Perjalanan, kami berfoto-foto bersama  sebagai kenangan SFAN telah berkunjung ke Forum Anak Gunung Kidul. Kunjungan Berikutnya adalah Desa Kemadang, Desa yang dikenal sebagai Desa Ramah Anak, saya tidak terbayang seperti apa desa itu, yang terlintas dibenak saya adalah cerita Pak Usman tentang Stetment Tersenyum “Anda Memasuki Kawasan Wajib Tersenyum”. Dalam perjalanan menuju Desa Ramah Anak kami ditemani oleh Jazelyn, Ketua dari Forum Anak

Gunung Kidul. Selama Perjalanan Jazelyn menjadi Tour Guide dengan semangat dan Logat nya yang khas mengenalkan Gunung Kidul pada kami. Sesampainya di Desa Kemadang, saya

membuktikan stetment Tersenyum dengan melihat langsung banner dan poster tentang Kawasan Ramah Anak, kami turun dari bus kemudian masuk ke lokasi pertemuan dengan disambut oleh tarian anak-anak dari sungguh menawan dan lucu, sungguh sangat menawan dan menggemaskan. Selama pertemuan kami bersama-sama mendengarkan Penjelas tentang Forum Anak Desa Kemadang 17 Dusun, hingga kami diantar untuk melihat Sekretariat Forum Anak Desa Kemadang. Saya pun dengan semangat mengikuti teman-teman dari Forum Anak Desa Kemadang, saat saya masuk kedalamnya kesan pertama saya adalah Rapi, teman-teman Forum Anak ternyata sungguh aktif karna saya melihat sebuah sekertariat hidup, banyak foto-foto kegiatan, ada juga mading Forum Anak yang bersisi Agenda Kegiatan lengkap dengan jadwal pertemuan/kegiatan, Forum Anak terlebih rapi lagi administrasi belum sudah

sungguh dengan

walaupun yang

menyesuaikan

panduan

ditentukan, tapi itu sangat baik. Saya tidak melihat sebuah unit komputer didalam Sekertariat tersebut, sepertinya teman-teman disana belum memiliki komputer dan masih menggunakan manual. Kemudian kami berfoto-foto bersama sebelum melanjutkan melihat Sanggar Anak yang masih berada didalam desa kemadang. Ternyata tidak terlalu jauh perjalanan menuju sanggar anak, saya dan yang lainnya berjalan kami, suasana pedesaan yang terasa berbeda dengan tempat tinggal saya di Jakarta, udara yang sejuk dan banyak pohon mangga. Tiba di Sanggar saya melihat anak-anak sedang senam, kami pun spontan ikut senam dengan mereka, anak-anak memandu gerakan senam kepada kami kakak-kakak dari SFAN

sungguh berani dan mereka sangat enerjik dari kami. Setelah senam yang sangat menyenangkan, saya masuk kedalam sebuah pendopo bersama yang lain, disana kami disuguhi makanan khas Gunung Kidul, seperti Getog, Gatot, Es Kelapa dan banyak lagi, saya pun mencicipinya satu-persatu, rasanya enak untuk lidah yang baru pertama kali merasakannya. Sejenak saya dan teman-teman khususnya yang laki menunaikan ibadah Solat Jum’at terlebih dahulu, masjidnya tidak terlalu jauh hanya tinggal menanjak sedikit. Pulang salat jum’at saya dan teman-teman bergegas makan siang, tak lama setelah itu kami bermain games dan meneriakan yel-yel FAN dipandu oleh Kak Audi, anak-anak pun mengikuti yelyel yang kami tujutkan dengan semangatnya, lalu kami membagikan Topi FAN kepada anak-anak sebagai kenang-kenangan dari SFAN. Tak terasa waktu begitu singkat karena kami harus melanjutkan perjalanan kembali, sebelum pulang ada penyerahan kenang-kenangan dari Forum Anak Desa Kemadang kepada SFAN, kami berterima kasih sekali kepada temen-temen semua, anak-anak disana sungguh menginspirasi dan desa yang ramah anak menjadi harapan saya akan desa-desa yang lain di Seluruh Indonesia. Perjalanan selanjutnya adalah pantai kukup, salah satu pantai di Gunung Kidul, padahal seharusnya kami akan mengunjungi Sekretariat Forum Anak Kota Jogjakarta, namun rasa penasaran teman-temen tentang pantai-pantai di Gunung Kidul membawa kami semua menjadi ingin sekali mengunjunginya untuk berfoto-foto sebentar. Kami berangkat dengan menggunakan bus dan melewati bukit-bukin bebatuan yang banyak sekali pepohonan, ini adalah pengalaman pertama saya pergi kepantai namun harus melewati bukit terlebih dahulu, sungguh mengesankan. Sesampainya dipantai saya langsung bergegas menginjakan kaki saya di atas pasir putih pantai kukup, sudah sangat lama saya merindukan pantai yang luas dan banyak pasir-pasir sama seperti cerita orang tua saya dulu tentang pantai disekitar rumah. Saya pun mulai mencoba menikmati pasir dan pantai yang mempesona, tak lupa saya berfoto-foto, asik sekali 

Tak lama kami di Pantai Kukup segera bergegas melanjutkan perjalanan, hari mulai sore. Perjalanan selanjutnya ternyata menuju rumah jazelyn untuk makan-makan dan silahtuhrahmi atas undangan dari keluarga Jazelyn, dalam perjalanan saya mencoba mengistirahatkan diri, tiba dirumah jazelyn ternyata hujan, saya yang masih kelelahan menikmati istirahat sambil mendengarkan musik di notebook kesayangan. Setelah teman-teman sudah kenyang menyantap suguhan makan, kami melanjutkan perjalanan kembali, suasana hujan membuat saya semakin nyaman untuk tidur sejenak. Perjalanan selanjutnya adalah Sekretariat Forum Anak Kota Jogjakarta, saya akan bertemu teman-temen dari Jogja yang sangat menginspirasi, selain itu disana juga saya akan bertemu dengan kak Tiara dari Riau dan Desi dari Maluku, mereka kuliah di Jogja sehingga mereka sekarang ikut membantu teman-temen Forum Anak Jogjakarta. Saya terbangun ketika handphone saya berdering, ternyata sms dari Desi, jauh sebelum keberangkatan saya dan SFAN ke Jogja, saya dan desi sudah membahas beberapa kegiatan Forum Anak tingkat Nasional karena Desi sendiri sudah sangat membantu saya dalam mengelolah website FAN, Desi telah banyak membantu mensukseskan kegiatan Pameran Online HAN 2012 dan kali ini kami mempunyai beberapa rencana kegiatan yang sudah dibahas juga dengan teman-teman Forum Anak di Jejaring Sosial FAN, perjalanan cukup jauh menuju Sekretariat Forum Anak Jogjakarta, agar tidak hilang kontak saya terus sms desi dan yang lainnya sambil menikmati istirahat. Akhirnya kami tiba di Sekretariat Forum Anak Jogjakarta dengan kondisi yang sudah sore dan gelap, turun dari bus saya membawa beberapa oleh-oleh perjalanan ke Kalimantan untuk Kak Tiara dan Sebuah Hadiah Rahasia untuk Desi yang telah banyak membantu saya dalam mengelolah website dan membuat ide-ide kegiatan Forum Anak. Teman-teman masuk terlebih dahulu, kebetulan saya mengikut paling belakang, saat kami masuk langung kami disambut dengan Heboh, ternyata teman-temen Jogjakarta telah menunggu kami sejak lama, kami langsung saling menyapa satu sama lain, menayakan kabar dan ikutan heboh pula, saya yang berada di paling belakang langsung disapa teman-teman Jogjakarta, Kak Tiara dan Desi pun langsung menyambut saya. Desi langsung bercerita tentang rencana kegiatannya dengan semangat. Saya memberikan oleh-oleh untuk kak tiara, persis

gantungan kunci dari Kaltim yang saya berikan kepada teman-teman SFAN. Setelah itu saya melanjutkan pembicaraan dengan Desi sambil masuk kedalam Aula bersama yang lain. Saya menyerahkan Hadiah Rahasia kepada Desi dengan ucapan terima kasih sebanyaknya dan rasa kagum saya kepada Desi yang juga penerima anugerah TMPI 2011 lalu, saya dan desi yang terus semangat bercerita sampai tidak memperhatikan Pak Usman yang sedang berbicara di Depan Kami semua, setelah pak usman selesai memberikan pengarahan, saya dan desi mengajak Kak Adit dan Kak Andra untuk ikut diskusi tentang kegiatan yang akan dilakukan karena dalam kegiatan ini peran SFAN sangatlah penting dan berpengaruh, kami berdiskusi dengan serius hingga kami tertinggal masuk kedalam bis, pembicaraan kami pun dipotong sejenak. Sesuai dengan arahan Pak Usman kami diperbolehkan belanja di Malioboro dengan didampingi oleh teman-temen dari Jogja, selama perjalanan menuju Malioboro berdasarkan hasil diskusi kami maka kami share kepada teman-teman SFAN yang lain yang berasal dari Forum Anak JABODETABEK sebagai langkah Awal selain itu kami juga meminta saran dan masukan serta dukungan dari KPP-PA yang pada saat itu di dalam bus diwakili oleh Pak Ismangil, Rencana Kegiatan yang ingin dilakukan adalah dalam rangka memperingati hari ibu yaitu dimana anakanak mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan cara menulis surat dan diserahkan di Hari Ibu, Kegiatan ini akan dilombakan dengan beberapa teknis yang sudah dibicarakan dan nantinya pemenang lomba ini akan dihadiahkan pada Pertemuan Forum Anak Nasional tahun 2013 nanti. Respon dari KPP-PA sangat mendukung, itu menjadi langkah awal bagi kami, setelah saya menjelaskan tentang kegiatan Forum Anak, Desi ikut membantu meyakinkan teman-temen tentang kegiatan ini  desi selalu bersemangat dan terus membuat rusuh hehe. Sesampainya di Malioboro saya segera berbelanja oleh-oleh yang memang sudah direncanakan, terutama untuk adik-adik saya dirumah, saya membeli kaos, gelang, gantungan kunci dan kemeja batik jogja. Setelah Selesai berbelanja saya segera menuju bis, namun saya kehilangan desi padahal masih ada berapa hal yang ingin saya diskusikan dengan desi, tapi tak masalah saya pun menunggu teman-teman yang masih belanja didalam Bus, Setelah semuanya sudah selesai belanja dan kembali duduk didalam bis, kami semua berpamitan dengan teman-teman Forum

Anak Jogja, Kak Josuke, Kak Tiara, Kak Desi dan teman-teman semua yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu, sungguh waktu yang singkat pertemuan kami dengan teman-teman semua, sedih dan mengharuhkan saat bus mulai bergerak, namun saya percaya bahwa kami akan terus bersama walaupun terpisah dan akan terus bersama-sama membangun forum anak demi Indonesia layak anak yang dicita-citakan. “tetap semangat!” pastinya itu yang selalu saya ingat ketika saya berada ditengah-tengah orang hebat seperti mereka. Kesan Hari Kedua dan Pelajaran yang saya dapat : Seru bisa sharing sama-sama dengan temen-temen SFAN dan Lebih terbuka. Pelajaran dari teman-temen Gunung Kidul adalah tetap menjaga semangat dan terus berusaha dengan kondisi seadanya. Desa Ramah Anak Kemadang sangat menginsprasi, apalagi dengan Spanduk dan Poster atau Iklan yang ramah anak, media-media sangat berperan penting terutama untuk menyampaikan sebuah isu – terlebih saya mahasiswa desain grafis. Sekretariat Forum Anak sungguh Rapi, Sekertariat Hidup mulai dari Administrasi hingga tata ruang yang selalu digunakan, menandakan bahwa Sekertariat mencerminkan Forum Anak yang Aktif. Data menjadi Hal yang penting karena sebagai tolak ukur keberhasialan. Warga dan Pemuda/Remaja Peduli dengan Lingkungan dan permasalahan hak-hak anak. Daerah yang Asri dan Nyaman menginspirasi saya untuk tetap bersih dan rapi. Anak-anak kecil sudah berani mengekspresikan diri, lucu sekali. Makanannya Enak, terutama Es Kelapa. Gunung Kidul punya potensi pariwisata yang baik Jogjakarta mempunyai Forum Anak yang sangat aktif dan tentunya mereka telah banyak berprestasi seperti saat pertama kali jumpa, Mereka tetap Istimewah. Seneng bisa Diskusi langsung dengan Desi dan temen-temen yang lain walaupun hanya singkat sekali.

-

Komitmen sangat diperlukan terlebih jalan hidup mana yang akan kita ambil, terutama dalam menyuarakan hak-hak anak dan mengembangkan Forum Anak.

-

Tetap semangat, Senang dan bangga sekali bisa ada diantara teman-teman yang hebat, teman-teman terpilih, teman-teman yang semangat.

Hari Ketiga, Sabtu 17 November 2012
Hari ketiga lebih banyak dihabiskan didalam perjalanan menuju Jakarta, dengan sisa-sisa lelah di Jogja. Didalam perjalanan pulang saya dan teman-teman lebih banyak tidur dan berisitirahat. Hingga sampai di Jakarta.

Terima Kasih.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->