OBSTIPASI 1.

Pengertian Necel (Desember 2007) Obstipasi berasal dari bahasa Latin Ob berarti in the way = perjalanan Stipare berarti to compress = menekan Secara istilah obstipasi adalah bentuk konstipasi parah biasanya disebabkan oleh terhalangnya pergerakan feses dalam usus (adanya obstruksi usus). Secara umum, Obstipasi adalah pengeluaran mekoniun tidak terjadi pada 24 jam pertama sesudah kelahiran atau kesulitan atau keterlambatan pada faeces yang menyangkut konsistensi faeces dan frekuensi berhajat. Gejala antara obstipasi dan konstipasi sangat mirip dimana terdapat kesukaran mengeluarkan feses (defekasi). Namun obstipasi dibedakan dari konstipasi berdasarkan penyebabnya. konstipasi disebabkan selain dari obstruksi intestinal sedangkan obstipasi karena adanya obstruksi intestinal. Ada beberapa variasi pada kebiasaan buang air besar yang normal. Pada bayi baru lahir biasanya buang air besar 2-3 kali sehari tergantung jenis susu yang dikonsumsi akan tetapi masih mungkin normal bila buang air besar 36-48 jam sekali asal konsistensi tinja normal. 2. Penyebab Etiologi Obstipasi disebabkan juga karena sebagai berikut : a. Obstipasi akibat obstruksi dari intralumen usus meliputi akibat adanya kanker dalam dinding usus b. Obstipasi akibat obstruksi dari ekstralumen usus, biasanya akibat penekanan usus oleh massa intraabdomen misalnya adanya tumor dalam abdomen yang menekan rectum. c. Penyaluran makanan yang kurang baik, misalnya masukan makanan bayi muda kurang mengandung air / gula, sedangkan pada bayi usia lebih tua biasanya karena makanan yang kurang mengandung polisakarida atau serat.

d. Kemungkinan adanya gangguan pada usus seperti pada penyakit Hirschpung yang berarti usus tidak melakukan gerakan peristaltik. e. Sering menahan terselit karena nyeri pada saat buang air besar.

3. Tanda dan Gejala        Sering menangis Susah tidur Gelisah Perut kembung Kadang-kadang muntah Abdomen distensi Anoreksia

4. Jenis – Jenis Obstipasi Obstipasi ada 2 macam, yaitu : a. Obstipasi obstruksi total Memiliki ciri tidak keluarnya feses atau flatus dan pada pemeriksaan colok dubur didapatkan rectum yang kosong, kecuali jika obstruksi terdapat pada rectum. b. Obstipasi obstruksi parsial. Memiliki ciri pasien tidak dapat buang air besar selama beberapa hari tetapi kemudian dapat mengeluarkan feses disertai gas. Keadaan obstruksi parsial kurang darurat daripada obstruksi total. 5. Menegakan Diagnosa Obstipasi Obstipasi didiagnosa melalui cara: a. Anamnesis Riwayat penyakit difokuskan pada gagal untuk mengeluarkan baik feses maupun gas. Perlu untuk menentukan apakah termasuk obstruksi total atau partial Anamnesis ditujukan untuk

menggali lebih dalam riwayat penyakit terdahulu yang mungkin dapat menstimulasi terjadinya obstipasi. Dicari juga apakah ada kelainan usus sebelumnya, nyeri pada perut, dan masalah sistemik lain yang penting, sebagai contoh riwayat adanya penurunan berat badan yang kronis dan feses yang bercampur darah kemungkinan akibat obstruksi neoplasma b. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan abdomen standar seperti inspeksi, auskultasi, perkusi,dan palpasi untuk melihat apakah ada massa abdomen, nyeri abdomen, dan adanya distensi kolon.Obstruksi usus pada fase lanjut tidak terdengar bising usus Pemeriksaan region femoral dan inguinal untuk melihat apakah ada hernia atau tidak. Obstruksi kolon bisa terjadi akibat hernia inguinal kolon sigmoid Pemeriksaan rectal tussae (colok dubur) untuk mengidentifikasi kelainan rectum yang mungkin menyebabkan obstruksi dan memberikan gambaran tentang isi rectum. c. Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan pada bayi yang menderita obstipasi adalah :    Pemeriksaan Hb Pemeriksaan Urine Pemeriksaan penunjang lain yang dianggap perlu. dengan CT scan, USG, X rays dengan atau tanpa bahan kontras.

d. Pencitraan

Pencitraan untuk melihat apakah ada dilatasi kolon. Dilatasi kolon tanpa udara menandakan obstruksi total dan dilatasi kolon dengan terdapat udara menandakan partial obstruksi parsial. Pencitraan ini dapat digunakan untuk menentukan letak obstruksi dan penyebab obstruksi. e. Laboratorium seperti pemeriksaan elektrolit darah (mengetahui dehidrasi dan

ketidakseimbangan elektrolit), hematokrit (apakah ada anemia yang dihubungkan dengan perdarahan usus missal akibat neoplasma), hitung leukosit (mengetahui infeksi usus). Endoskopi untuk melihat bagian dalam kolon dan mennetukan sebab obstipasi 6. Penatalaksanaan Obstipasi

e.buah prem kering atau prem. Apel atau jus prem efektif bagi bayi antara 2 bulan dan 4 bulan g. Obstipasi Pada Neonatus I. Bila diduga terdapat penyakit hirscprung dapat dilakukan tes tekanan usus.kacang polong. Bayi kurang dari dua bulan yang menerima susu formula atau ASI yang memadai bisa diberi 1 sendok teh sirup jagung ringan pada botol pagi dan malam hari f. buahbuahan dan sayur-sayuran. Pemberian laktasi hanya merupakan tindakan pariatif yaitu hanya bila diperlukan saja. Usahakan diet pada ibu dan bayi yang cukup mengandung makanan yang banyak serat. Peningkatan intake cairan d.buncis dan bayam. Bayi antara 4 bulan dan 1 tahun dapat sembuh dengan sereal serat tinggi atau jus aprikot.sereal. . b. Anak usia lebih dari 1 tahun sebaiknya diberi makan serat tinggi seperti buah-buahan. c. Defenisi Obstipasi Necel (Desember 2007) Obstipasi berasal dari bahasa Latin Ob berarti in the way = perjalanan Stipare berarti to compress = menekan Secara istilah obstipasi adalah bentuk konstipasi parah biasanya disebabkan oleh terhalangnya pergerakan feses dalam usus (adanya obstruksi usus).keripik graham. h.a.

Gejala antara obstipasi dan konstipasi sangat mirip dimana terdapat kesukaran mengeluarkan feses (defekasi). Obstipasi akibat obstruksi dari ekstralumen usus. Kemungkinan adanya gangguan pada usus seperti pada . penyaluran makanan yang kurang baik. konstipasi disebabkan selain dari obstruksi intestinal sedangkan obstipasi karena adanya obstruksi intestinal. 4. Obstipasi adalah pengeluaran mekoniun tidak terjadi pada 24 jam pertama sesudah kelahiran atau kesulitan atau keterlambatan pada faeces yang menyangkut konsistensi faeces dan frekuensi berhajat. Namun obstipasi dibedakan dari konstipasi berdasarkan penyebabnya. Ada beberapa variasi pada kebiasaan buang air besar yang normal. Etiologi Obstipasi disebabkan juga karena sebagai berikut : 1. Pada bayi baru lahir biasanya buang air besar 2-3 kali sehari tergantung jenis susu yang dikonsumsi akan tetapi masih mungkin normal bila buang air besar 36-48 jam sekali asal konsistensi tinja normal.Secara umum. misalnya masukan makanan bayi muda kurang mengandung air / gula. II. sedangkan pada bayi usia lebih tua biasanya karena makanan yang kurang mengandung polisakarida atau serat. Obstipasi akibat obstruksi dari intralumen usus meliputi akibat adanya kanker dalam dinding usus 2. biasanya akibat penekanan usus oleh massa intraabdomen misalnya adanya tumor dalam abdomen yang menekan rectum. 3.

Memiliki ciri pasien tidak dapat buang air besar selama beberapa hari tetapi kemudian dapat mengeluarkan feses disertai gas. Menegakan Diagnosa Obstipasi . Sering menahan terselit karena nyeri pada saat buang air besar. Gambar : penumpukan kotoran pada usus V. Obstipasi obstruksi parsial. III. Keadaan obstruksi parsial kurang darurat daripada obstruksi total.penyakit Hirschpung yang berarti usus tidak melakukan gerakan peristaltik. 5. kecuali jika obstruksi terdapat pada rectum. yaitu : 1. 2. Jenis – Jenis Obstipasi Obstipasi ada 2 macam. Obstipasi obstruksi total Memiliki ciri tidak keluarnya feses atau flatus dan pada pemeriksaan colok dubur didapatkan rectum yang kosong. Tanda dan Gejala Sering menangis Susah tidur Gelisah Perut kembung Kadang-kadang muntah Abdomen distensi Anoreksia IV.

nyeri pada perut.Obstipasi didiagnosa melalui cara: 1. dan adanya distensi kolon. Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan pada bayi yang menderita obstipasi adalah : Pemeriksaan Hb . Obstruksi usus pada fase lanjut tidak terdengar bising usus Pemeriksaan region femoral dan inguinal untuk melihat apakah ada hernia atau tidak. dan masalah sistemik lain yang penting.dan palpasi untuk melihat apakah ada massa abdomen. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan abdomen standar seperti inspeksi. auskultasi. perkusi. Anamnesis Riwayat penyakit difokuskan pada gagal untuk mengeluarkan baik feses maupun gas. sebagai contoh riwayat adanya penurunan berat badan yang kronis dan feses yang bercampur darah kemungkinan akibat obstruksi neoplasma 2. nyeri abdomen. Obstruksi kolon bisa terjadi akibat hernia inguinal kolon sigmoid Pemeriksaan rectal tussae (colok dubur) untuk mengidentifikasi kelainan rectum yang mungkin menyebabkan obstruksi dan memberikan gambaran tentang isi rectum 3. Perlu untuk menentukan apakah termasuk obstruksi total atau partialAnamnesis ditujukan untuk menggali lebih dalam riwayat penyakit terdahulu yang mungkin dapat menstimulasi terjadinya obstipasi Dicari juga apakah ada kelainan usus sebelumnya.

hitung leukosit (mengetahui infeksi usus). dan pengobatan lain untuk mencegah semakin parahnya sakit 2. Perawatan medis Meliputi resusitasi untuk mengoreksi cairan dan elektrolit tubuh. X rays dengan atau tanpa bahan kontras. hematokrit (apakah ada anemia yang dihubungkan dengan perdarahan usus missal akibat neoplasma). Obstipasi obstruksi total bersifat sangat urgent untuk dilakukan tindakan segera dimana jika terlambat dilakukan . Operasi Untuk mengatasi obstruksi sesuai dengan penyebab obstruksi. Pencitraan dengan CT scan. USG. Dilatasi kolon tanpa udara menandakan obstruksi total dan dilatasi kolon dengan terdapat udara menandakan partial obstruksi parsial. dan untuk mencegah perforasi usus akibat tekanan tinggi.Pemeriksaan Urine Pemeriksaan penunjang lain yang dianggap perlu. Penatalaksanaan Obstipasi 1. nasograstis decompression pada obstruksi parah untuk mencegah muntah dan aspirasi. Pencitraan ini dapat digunakan untuk menentukan letak obstruksi dan penyebab obstruksi. 4. Laboratorium seperti pemeriksaan elektrolit darah (mengetahui dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit). Endoskopi untuk melihat bagian dalam kolon dan mennetukan sebab obstipasi VI. Pencitraan untuk melihat apakah ada dilatasi kolon.

Sindrom fungsional pada gangguan saluran cerna tersebut. GASTRITIS (UPPER ABDOMINAL SYNDROME) Gangguan pencernaan bagian atas yang secara umum dikenal sebagai penyakit “maag” merupakan gangguan saluran cerna yang cukup sering dikeluhkan. Gangguan ini ditandai antara lain oleh adanya rasa sakit dan atau rasa penuh di daerah epigastrium (ulu hati). namun gangguan tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor psikologis. 3. selain disebabkan oleh adanya faktor organik (kelainan struktur saluran cerna. gangguan ini juga dihubungkan dengan faktor psikologis mendasarinya.dapat mengakiabtkan perforasi usus karena peningkatan tekanan feses yang besar. Penderita dapat mengalami gangguan pencernaan walaupun penyebab dan mekanisme terjadinya gangguan tersebut secara pasti belum diketahui secara pasti. Selain disebabkan oleh faktor organik seperti adanya luka/peradangan pada saluran cerna bagian atas (lambung). . kita merasa sakit perut. dan aerofagi. Diet Pada obstruksi total dianjuran tidak makan apa-apa. sindrom fungsional hipogastrium (lower abdominal syndrome). pada obstruksi parsial dapat diberikan makanan cair dan obatobatan Adakalanya ketika dalam keadaan tertekan. kanan atau kiri di bawah lengkung iga. Penyakitpenyakit yang timbul pada salurancerna. Timbulnya gangguan pada saluran cerna cukup sering dikeluhkan dan menjadi masalah kesehatan dalam masyarakat. antara lain adalah : gastritis (upper abdominal syndrome). infeksi) ternyata 40-60 % merupakan sindrom fungsional.

irritable colon. colitis nervosa. Keseimbangan yang rapuh yang mudah menjadi runtuh dapat terlihat ketika penderita mengalami keluhan pada saluran cernanya dan jelas terlihat adanya ketergantungan pada objek yang memanjakannya. Gejala-gejala lain yang timbul antara lain gangguan menelan. peradangan atau gangguan anatomis) dari hasil pemeriksaan pada saluran cerna bagian bawah. Tetapi penderita merasa takut tergantung pada orang yang menguasainya dan ketergantungan ini dirasakannya sebagai suatu penghinaan. Seringkali penderita menyalahkan lingkungan atau makanannya. pirosis (merasa terbakar dan rasa asam atau pahit). dimanja. yang dapat memberikan kepuasan. mual dan muntah. tidak jarang menjalar. Tidak ditemukannya penyebab spesifik (infeksi. menghebat karena makanan atau langsung setelah makan. dan ini menimbulkan rasa bersalah (guild) yang dirasakan dirinya sebagai sesuatu yang sangat buruk. intensitasnya sedang. DROM FUNGSIONAL HIPOGASTRIUM (LOWER ABDOMINAL SYNDROM) Gangguan pencernaan yang mengenai saluran cerna bagian bawah ini juga dikenal sebagai spastic colon. dan obstipasi spastic. dan terhina mengakibatkan sikap agresif terhadap mereka. dan untuk memiliki objek yang diinginkan sehingga mereka sulit menemukan kepuasan yang dibutuhkannya. tetapi ternyata dengan diet (makanan) juga tidak mengurangi rasa sakitnya. Mereka memiliki angan-angan untuk dirawat.Rasa sakit bersifat membakar atau samar-samar. eruktasi (bersendawa). kembung (meteorismus). Timbulnya depresi pada penderita gastritis dikarena mereka mengelakkan agresi yang timbul agar tidak kehilangan obyek yang memanjanya. tidak ada hubungannya dengan kejadian tertentu. walaupun . Penderita gastritis biasanya menunjukkan perubahan yang cukup mencolok yaitu sikap depresi. Rasa takut ketergantungan. dan lain-lain.

Simtom ini terutama ditemukan pada meraka yang bergantian menelan dan mengeluarkan udara. Pertahanan diri mereka akan runtuh dan dapat mengakibatkan timbulnya gangguan saluran cerna tersebut bila mereka merasa “tidak dapat membayar” atau ketika meraka merasa dirinya “kurang dibayar”. Penderita penyakit ini akan mengeluhkan rasa sakit pada perut. biasanya di bawah pusat. sehingga tidak timbul reaksi terhadap angan-angan pemanjaan yang tak dirasa puas. AEROFAGI Gejala yang timbul dari gangguan saluran cerna ini adalah berupa rasa sakit perut dan perut dirasakan penuh dan membengkak. merupakan salah satu petunjuk kecurigaan adanya sindrom fungsional hipogastrium. .penderitanya tetap mengeluhkan kelainan pada pencernaannya. feses penderita dapat keluar berbentuk seperti potlot atau tahi kambing (obstipasi spastik). maka perut akan terasa kembung (meteorismus) dan kentut (flatus) yang tidak berbau. mereka dapat meminta lebih banyak. Bila terjadi obstipasi. Mereka secara sadar yakin dapat memberi banyak kepada orang lain namun secara tidak sadar mereka meminta/mengharapkan lebih banyak lagi. diare atau obstipasi (sembelit). Secara tidak sadar mereka merasa bahwa mereka telah memberi “terlampau banyak”. Faktor psikologis yang berperan pada penderitanya yaitu adanya harapan-harapan untuk meminta lebih banyak lagi dari orang lain karena mereka telah memberi banyak pada orang tersebut. Penderita gangguan ini pada puncak intelektualitasnya dapat secara terus terang mengakui bahwa dengan prestasi yang mereka miliki. Bila tidak dapat bersendawa. Anganangan utama untuk dimanja telah berhasil diubahnya menjadi mekanisme-mekanisme pengelak. hal ini dibuktikan dengan bersendawa (belching) yang keras bertubitubi.

Dan obstipasi yang cukup parah dapat menyebabkan kanker usus yang berakibat fatal bagi penderitanya. . Konstipasi atau sering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia (atau mungkin juga pada hewan) mengalami pengerasan feses atau tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. Konstipasi yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi. Karena penyebab yang mendasari gangguan ini adalah faktor psikologis (setelah hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya penyebab organik yang mendasari nya) dari penderitanya maka selain memberikan pengobatan yang dapat mengurangigejala yang dialami penderitanya maka psikoterapi juga dibutuhkan untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi gangguan ini. Yang terlebih penting adalah peran serta dari penderita untuk mengatasimasalah yang dialaminya dengan petunjuk dan bantuan dari dokter dan psikiaternya. Penatalaksanaan sindrom fungsional saluran cerna ini memerlukan kerjasama yang baik dari penderita dan dokter yang merawatnya serta jika diperlukan dapat meminta bantuan dari seorang psikiater.Gejala-gejala tersebut juga sering disebut sebagai sindrom Roemheld yang terdiri dari rasa sakit di daerah jantung yang disebabkan oleh diafragma yang tertekan ke atas oleh lambung yang membengkak karena terisi oleh udara (meteorismus).

Menurunnya frekwensi buang air besar. dan tubuh terasa terbebani yang mengakibatkan kualitas dan produktivitas kerja menurun. tetapi biasanya gejala dan tanda yang umum ditemukan pada sebagian besar atau kadang-kadang beberapa penderitanya adalah sebagai berikut:           Perut terasa begah. lemas dan berat. Sering kurang percaya diri dan kadang-kadang ingin menyendiri. dan berwarna lebih gelap daripada biasanya. tidak bersemangat. Pada saat buang air besar feses atau tinja sulit dikeluarkan atau dibuang. Tinja atau feses lebih keras. dan meningkatnya waktu buang air besar (biasanya buang air besar menjadi 3 hari sekali atau lebih). Sedangkan untuk konstipasi yang kronis atau obstipasi. gejala pada penderitanya tidak terlalu berbeda hanya saja sedikit lebih parah yaitu:        Perut terlihat seperti sedang hamil dan terasa sangat mulas. Sering berdebar-debar sehingga cepat emosi yang mengakibatkan stres sehingga rentan sakit kepala atau bahkan demam. Terdengar bunyi-bunyian dalam perut. dan terasa berat sehingga malas mengerjakan sesuatu bahkan kadang-kadang sering mengantuk. dan lebih sedikit daripada biasanya. Tetap merasa lapar tapi ketika makan akan lebih cepat kenyang (apalagi ketika hamil perut akan terasa mulas) karena ruang dalam perut berkurang. penuh. lebih panas.Tanda dan gejala Gejala dan tanda akan berbeda antara seseorang dengan seseorang yang lain. Tubuh sering terasa panas. lesu. karena pola makan. Bagian anus atau dubur terasa penuh. dan kadang-kadang harus mengejan ataupun menekan-nekan perut terlebih dahulu supaya dapat mengeluarkan dan membuang tinja (bahkan sampai mengalami ambeien). dan terganjal sesuatu disertai sakit akibat bergesekan dengan tinja atau feses yang kering dan keras atau karena mengalami ambeien atau wasir sehingga pada saat duduk terasa tidak nyaman. Aktivitas sehari-hari terganggu karena menjadi kurang percaya diri. tidak plong. dan bahkan terasa kaku. Lebih sering buang angin yang berbau lebih busuk daripada biasanya. Tubuh tidak fit. Frekwensi buang air besar dapat mencapai berminggu-minggu. tidak nyaman. cepat lelah. tubuh berkeringat dingin. hormon. Mengalami mual bahkan muntah .gaya hidup dan bentuk usus besar setiap orang berbeda-beda. Tinja sangat keras dan berbentuk bulat-bulat kecil.

Jalan terbaik untuk menghindari konstipasi adalah membiasakan BAB yang teratur. beras. Makan rendah serat seperti. Ketidaksesuaian diet Makanan lunak dan rendah serat yang berkurang pada feses sehingga menghasilkan produk sisa yang tidak cukup untuk merangsang refleks pada proses defekasi. 2. telur dan daging segar bergerak lebih lambat di saluran cerna. Peningkatan stres psikologi Emosi yang kuat diperkirakan menyebabkan konstipasi dengan menghambat gerak peristaltik usus melalui kerja dari epinefrin dan sistem syaraf simpatis.PENYEBAB KONSTIPASI : 1. Yang berhubungan dengan konstipasi tipe ini adalah kram pada abdominal. 3. Kebiasaan buang air besar (BAB) yang tidak teratur Salah satu penyebab yang paling sering menyebabkan konstipasi adalah kebiasaan BAB yang tidak teratur. Meningkatnya asupan cairan dengan makanan seperti itu meningkatkan pergerakan makanan tersebut. keinginan untuk defekasi habis. Perubahan rutinitas dan diet juga dapat berperan dalam konstipasi. . Anak pada masa bermain bisa mengabaikan refleks-refleks ini sedangkan pada orang dewasa mengabaikannya karena tekanan waktu dan pekerjaan. Refleks defekasi yang normal dihambat atau diabaikan. Stres juga dapat menyebabkan usus spastik (spastik/konstipasi hipertonik atau iritasi colon ). Klien yang dirawat inap bisa menekan keinginan buang air besar karena malu menggunakan pispot atau karena proses defekasi yang sangat tidak nyaman. refleks-refleks ini terkondisi untuk menjadi semakin melemah. Ketika kebiasaan diabaikan.

Secara tidak langsung kurangnya latihan dihubungkan dengan kurangnya nafsu makan dan kemungkinan kurangnya jumlah serat. yang penting untuk merangsang refleks pada proses defekasi. yang digunakan pada proses defekasi. diafragma. 6. Penggunaan laxative yang berlebihan Laxative sering digunakan untuk menghilangkan ketidakteraturan buang air besar. Obat-obatan Banya obat menyebabkan efek samping konstipasi. termasuk otot abdomen. menyebabkan konstipasi yang lainnya seperti: zat besi. Zat besi juga mempunyai efek mengiritasi dan dapat menyebabkan diare pada sebagian orang. Beberapa di antaranya seperti . mempunyai efek menciutkan dan kerja yang lebih secara lokal pada mukosa usus untuk menyebabkan konstipasi. codein. Kebiasaan pengguna laxative bahkan memerlukan dosis yang lebih besar dan kuat. Penggunaan laxative yang berlebihan mempunyai efek yang sama dengan mengabaikan keinginan BAB – refleks pada proses defekasi yang alami dihambat. morfiin. Latihan yang tidak cukup Pada klien yang pada waktu yang lama otot secara umum melemah. 4. sama halnya dengan obat-obatan adrenergik dan antikolinergik. melambatkan pergerakan dari colon melalui kerja mereka pada sistem syaraf pusat. sejak mereka mengalami efek yang semakin berkurang dengan penggunaan yang terus-menerus (toleransi obat). dasar pelvik.meningkatnya jumlah mukus dan periode bertukar-tukarnya antara diare dan konstipasi. . 5. Kemudian.

Tertahannya napas meningkatkan tekanan intratorakal dan intrakranial. menghindari regangan merupakan pencegahan yang terbaik. terjadinya peradangan pelvik yang menghasilkan paralisis atau atoni pada usus. . tingkatan ini dapat dikurangi jika seseorang mengeluarkan napas melalui mulut ketika regangan terjadi. Jika tidak ditemukan penyakit lain sebagai penyebabnya. maka penyakitnya harus diobati. Proses penyakit Beberapa penyakit pada usus dapat menyebabkan konstipasi. Bagaimanapun. paralisis. regangan ketika BAB dapat menyebabkan stres pada abdomen atau luka pada perineum (post operasi). trauma otak. makanan kaya serat dan penggunaan obat-obatan yang sesuai untuk sementara waktu. Konstipasi bisa jadi beresiko pada klien. Gerakan ini dapat menciptakan masalah yagn serius pada orang dengan sakit jantung. beberapa di antaranya obstruksi usus. nyeri ketika defekasi berhubungan dengan hemorhoid. Ruptur merusak mereka jika tekanan cukup besar. atau penyakit pada pernapasan.7. Pada beberapa tingkatan. pencegahan dan pengobatan terbaik untuk konstipasi adalah gabungan dari olah raga. Ditambah lagi peregangan sering bersamaan dengan tertahannya napas. 8. Umur Otot semakin melemah dan melemahnya tonus spinkter yang terjadi pada orang tua turut berperan menyebabkan konstipasi. PENGOBATAN Jika konstipasi disebabkan oleh suatu penyakit. yang menghambat kemampuan klien untuk buang air besar. yang membuat orang menghindari defekasi.

obat lainnya hanya boleh digunakan sesekali. Bulking agents (gandum. Pada mulanya diberikan dalam jumlah kecil. Bulking agents bekerja perlahan dan merupakan obat yang paling aman untuk merangsang buang air besar yang teratur. obat lainnya digunakan untuk mengobati konstipasi. Bulking Agents. psilium. sampai dicapai keteraturan dalam buang air . Supaya bisa bekerja dengan baik.  Bulking Agents Pelunak Tinja Minyak Mineral Bahan-bahan Osmotik Pencahar Perangsang. Beberapa obat digunakan untuk mencegah konstipasi. Beberapa obat aman digunakan dalam jangka waktu lama. 5. Golongan obat-obat pencahar yang biasa digunakan adalah: 1. Dosisnya ditingkatkan secara bertahap. OBAT-OBAT PENCAHAR Banyak orang menggunakan obat pencahar (laksatif) untuk menghilangkan konstipasi.Sayur-sayuran. 4. 3. serat harus dikonsumsi bersamaan dengan sejumlah besar cairan. kalsium polikarbofil dan metilselulosa) bisa menambahkan serat pada tinja. Penambahan serat ini akan merangsang kontraksi alami usus dan tinja yang berserat lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan. 2. buah-buahan dan gandum merupakan sumber serat yang baik.

Sebenarnya bahan ini adalah detergen yang menurunkan tegangan permukaan dari tinja.  Bahan Osmotik.  Minyak Mineral. Dan jika seseorang yang dalam keadaan lemah menghirup minyak mineral secara tidak sengaja. menyebabkan retensi (penahanan) cairan pada penderita penyakit ginjal atau gagal jantung. Selain itu. Orang yang menggunakan bahan-bahan ini harus selalu minum banyak cairan. Bahan-bahan osmotik mendorong sejumlah besar air ke dalam usus besar. Beberapa bahan osmotik mengandung natrium. sulfat dan magnesium) atau gula (laktulosa dan sorbitol). Pencahar ini mengandung garam-garam (fosfat. Dokusat akan meningkatkan jumlah air yang dapat diserap oleh tinja. bisa terjadi iritasi yang serius pada jaringan paru-paru. Tetapi bahan ini akan menurunkan penyerapan dari vitamin yang larut dalam lemak. Minyak mineral akan melunakkan tinja dan memudahkannya keluar dari tubuh.besar. . minyak mineral juga bisa merembes dari rektum. terutama jika diberikan dalam jumlah besar. sehingga tinja menjadi lunak dan mudah dilepaskan.  Pelunak Tinja. Cairan yang berlebihan juga meregangkan dinding usus besar dan merangsang kontraksi. Peningkatan jumlah serat akan merangsang kontraksi alami dari usus besar dan membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh. sehingga memungkinkan air menembus tinja dengan mudah dan menjadikannya lebih lunak.

Obat ini bekerja setelah 6-8 jam dan menghasilkan tinja setengah padat. kaskara. Dalam bentuk supositoria (obat yang dimasukkan melalui lubang dubur). Bahan ini juga digunakan untuk mengosongkan usus sebelum pemeriksaan rontgen pada saluran pencernaan dan sebelum kolonoskopi. fenolftalein. Obat ini mengandung substansi yang dapat mengiritasi seperti senna.  Pencahar Perangsang. Pencahar perangsang secara langsung merangsang dinding usus besar untuk berkontraksi dan mengeluarkan isinya. Pencahar ini pada umumnya bekerja dalam 3 jam dan lebih baik digunakan sebagai pengobatan daripada untuk pencegahan. akan bekerja setelah 15-60 menit. tapi sering menyebabkan kram perut.Bahan osmotik yang mengandung magnesium dan fosfat sebagian diserap ke dalam aliran darah dan berbahaya untuk penderita gagal ginjal. Pencahar ini sering digunakan untuk mengosongkan usus besar sebelum proses diagnostik dan untuk mencegah atau mengobati konstipasi yang disebabkan karena obat yang memperlambat kontraksi usus besar (misalnya narkotik). juga seseorang bisa menjadi tergantung pada obat ini sehingga usus menjadi malas berkontraksi (Lazy Bowel Syndromes). . bisakodil atau minyak kastor. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada usus besar.

Konstipasi 1. tergantung pada konsistensi tinja. . Pada anak normal yang hanya berak setiap 2-3 hari dengan tinja yang lunak tanpa kesulitan. bukan disebut konstipasi. Definisi Konstipasi Definisi kontipasi bersifat relatif. frekuensi buang air besar dan kesulitan keluarnya tinja.

Pada tahun 1999 Komite Konsensus Internasional telah membuat suatu pedoman untuk membuat diagnosis konstipasi. Diagnosis dibuat berdasar adanya keluhan paling sedikit 2 dari beberapa keluhan berikut. Konstipasi berarti bahwa perjalanan tinja melalui kolon dan rektum mengalami penghambatan dan biasanya disertai kesulitan defekasi. Mengejan pada saat defekasi 3. keras. kering. meliputi minimal 2 keluhan dari beberapa keluhan berikut yang diderita penderita minimal 25 % selama minimal 3 bulan: 1. Perasaan kurang puas setelah defekasi. Tinja yang keras minmal 25 % . Perasaan tidak puas berdefekasi minimal 25 % selama defekasi 4. Tinja yang keras 2. terdapat rasa sakit. harus mengejan atau feses keras. Mengejan berlebihan minimal 25 % selama defekasi 3. yaitu (Whitehead 1999): 1. Kriteria baku untuk menentukan ada tidaknya konstipasi telah ditetapkan. Disebut konstipasi bila tinja yang keluar jumlahnya hanya sedikit. dan gerakan usus hanya terjadi kurang dari 3 x dalam 1 minggu. Defekasi hanya 2 x atau kurang dalam seminggu. minimal dalam waktu 1 tahun tanpa pemakaian laksans (kriteria Roma II). dan 4.Konstipasi adalah persepsi gangguan buang air besar berupa berkurangnya frekuensi buang air besar. Defekasi kurang dari 3x/minggu 2. sensasi tidak puasnya buang air besar.

dan 1. maka tinja akan menjadi lebih padat dan mengeras.5. Tinja yang keras dan padat menyebabkan makin susahnya defekasi. Konstipasi dikatakan idiopatik apabila tidak dapat dijelaskan adanya abnormalitas anatomik. Pada masa anak penyebab terbanyak adalah konstipasi fungsional yang biasanya berawal dari kurangnya makanan berserat. Gangguan dapat terjadi pada kekuatan propulsif. radiologik dan histopatologik sebagai penyebabnya. fisiologik. Berak yang nyeri dapat merupakan pencetus primer dari konstipasi pada awal masa anak. . obat farmakologis. Pada seseorang yang mengalami konstipasi. Penggunaan jari untuk usaha evakuasi tinja 2. sehingga akan menimbulkan haemorrhoid. sebagai akibat dari absorpsi cairan yang terus berlangsung. zat-zat organik misalnya glukose dan air. disfungsi neuromuskuler otot intrinsik. masalah neurologis. kurang minum atau kurangya aktifitas Akibat dari konstipasi Sebagaimana diketahui. faktor metabolik atau endokrin. Perasaan defekasi yang terhalang. fungsi kolon di antaranya melakukan absorpsi cairan elektrolit. sensasi rektal ataupun suatu obstruksi fungsional pengeluaran (functional outlet). Pada masa bayi dan anak. Patofisiologi Konstipasi dapat terjadi apabila salah satu atau lebih faktor yang terkait dengan faktor anatomi dan fisiologi dalam proses mekanisme berak terganggu. Konstipasi pada masa bayi biasanya disebabkan masalah diet atau pemberian minum. konstipasi kronik dapat disebabkan lesi anatomis. hal ini berjalan terus sampai di kolon descendens.

kresol dan hydrogen sulfide. Pada konstipasi juga akan terjadi absorpsi zat-zat tersebut terutama indol dan skatol. tetapi biasanya gejala dan tanda yang umum ditemukan pada sebagian besar atau kadang-kadang beberapa penderitanya adalah sebagai berikut: a. cepat lelah.Sisa-sisa protein di dalam makanan biasanya dipecahkan di dalam kolon dalam bentuk indol. dan bahkan terasa kaku. sakit kepala atau bahkan demam. Sehingga akan memberikan bau yang khas pada tinja. Pada kolon stasis dan adanya pemecahan urea oleh bakteri mungkin akan mempercepat timbulnya “hepatik encepalopati” pada penderita sirhosis hepatis. Gejala fisik 1) Perut terasa penuh. sehingga akan terjadi intestinal toksemia. dan jumlahnya lebih sedikit daripada biasanya.Tubuh tidak fit. 3. karena pola makan. Bila terjadi intestinal toksemia maka pada penderita dengan sirhosis hepatis merupakan bahaya. 3) Tinja atau feses lebih keras. lebih panas. skatol. fenol. berwarna lebih gelap daripada biasanya. dan terasa berat sehingga malas mengerjakan sesuatu bahkan kadangkadang sering mengantuk. Tanda dan Gejala Gejala dan tanda akan berbeda antara seseorang dengan seseorang yang lain. tidak nyaman. lesu. hormon.gaya hidup dan bentuk usus besar setiap orang berbeda-beda. . 2) Sering berdebar-debar sehingga mudah stres.

begitupula mulasdan nyeri yang tak tentu . Lainnya Munculnya rasa mulas dan nyeri pada perut bukan suatu tanda dan gejala. dan meningkatnya waktu buang air besar (biasanya buang air besar menjadi 3 hari sekali atau lebih lama lagi). Terdengar bunyi-bunyian dalam perut. tubuh berkeringat dingin. 8) b. 7) Menurunnya frekwensi buang air besar. dan terganjal sesuatu disertai sakit akibat bergesekan dengan tinja atau feses yang kering dan keras atau karena mengalami ambeien atau wasir sehingga pada saat duduk terasa tidak nyaman. 5) Bagian anus atau dubur terasa penuh. 1) 2) 3) 4) Terkadang mual dan muntah. Gelisah. dan kadang-kadang harus mengejan ataupun menekan-nekan perut terlebih dahulu supaya dapat mengeluarkan dan membuang tinja (bahkan sampai mengalami ambeien). Lebih suka menyendiri.4) Pada saat buang air besar feses atau tinja sulit dikeluarkan atau dibuang. Susah tidur. 5) Kurang percaya diri dan kurang bersemangat. Gejala psikologis Mudah emosi. tidak plong. 6) Lebih sering buang angin yang berbau lebih busuk daripada biasanya. c.

Konstipasi sekunder 1) Pola hidup: Diet rendah serat. hipotiroid. penyakit jaringan ikat. “rectal outlet obstruction”. kelainan syaraf. dan lain-lain (diabetes melitus. disotonomia familier. konstipasi tanpa dilatasi kolon. abses perineum. lesi sumsum tulang belakang. sclerosis multiple. hipokalemia. konstipasi dapat mengarah kepada soiling (enuresis dan encopresis). Pada anak-anak. dan lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. hipotiroid. hemoroid. daerah pelvis yang lemah.juga tidak menuju ke suatu gejala penyakit. Konstipasi atau sembelit lebih sering terjadi pada anak-anak (karena sistem pencernaan pada anak-anak belum terlalu sempurna) dan orang tua (karena kinerja sistem pencernaan pada orang tua menurun). penyakit Hirschprung. kurang olahraga. 4) Kelainan syaraf : stroke. kurang minum. . kebiasaan buang air besar yang buruk. dan skleroderma). dan kehamilan. “Irritabel bowel syndrome”. konstipasi fungsional (konstipasi biasa. striktur. misalnya : Konstipasi sekunder (diit. Etiologi Penyebab konstipasi biasanya multifaktor. Parkinson. 3) Kelainan endokrin dan metaolik : hiperkalsemia. neuropati. obat. 1. kelainan endokrin dan metabolik. penyakit Chagas. 2) Kelainan anatomi (struktur) : fissura ani. keracunan timah. Parkinson. hiperparatiroid. dan tumor. kelainan anatomi. 4. konstipasi dengan dilatasi kolon. dan gangguan psikologi). dan “ineffective straining”). DM. obstruksi intestinal kronik. megakolon.

tukak rectal soliter.5) Kelainan jaringan ikat : skleroderma. morfin). “calcium channel blockers” (verapamil). diclofenac). 1. amiloidosis. anti kholinergik. opioid (kodein. logam (besi. 7) Gangguan psikologi (depresi). 7) Daerah pelvis yang lemah : “descending perineum”. senyawa kalsium). 6) Obat : antidepresan (antidepresan siklik. 2) “Irritabel bowel syndrome” dilatasi kolon : “idiopathic 3) Konstipasi dengan megacolon or megarektum” 4) Konstipasi tanpa dilatasi kolon : “idiopathic slow transit constipation” 5) Obstruksi intestinal kronik. “mixed connective-tissue disease”. 8) 5. 6) “Rectal outlet obstruction” : anismus. Konstipasi fungsional = kontipasi simple atau temporer 1) Konstipasi biasa : akibat menahan keinginan defekasi. cholestyramine dan laksan stimulans jangka panjang. intusesepsi. inhibitor MAO). bismuth). rectocele. Mengejan yang kurang efektif (“ineffective straining”) Penanganan . antasida (aluminium. OAINS (ibuprofen. simpatomimetik (pseudoephidrine).

Anak harus duduk selama lima menit. Kadang anak mengalami kekhawatiran jika harus menggunakan toilet di sekolah. bahkan jika anak telah menyelesaikan BAB sebelum lima menit tersebut habis. 3) Berikan roti gandum (wheat) sebagai ganti roti putih. dan peach. Serat membuat BAB lebih lunak karena menahan lebih banyak air dan lebih mudah untuk dikeluarkan. Beberapa cara untuk memenuhi kebutuhan serat anak adalah: 1) Berikan minimal 2 sajian buah setiap hari. Buah yang dimakan beserta kulitnya. Jika orang tua mencurigai adanya masalah tersebut. bahkan jika anak tidak merasa ingin BAB. misalnya plum. Biasakan anak untuk minum setiap kali makan. orang tua hendaknya membicarakan masalah tersebut dengan anak maupun pihak sekolah.Anus yang tidak tampak normal baik bentuk maupun posisinya Anak yang mengalami konstipasi harus dilatih untuk membangun kebiasaan BAB yang baik. aprikot. Makanan tinggi serat. memiliki banyak kandungan serat. Banyak minum dapat mencegah konstipasi. dan sebelum tidur. Namun perlu diperhatikan bahwa . Salah satu caranya adalah dengan membiasakan duduk di toilet secara teratur sekitar lima menit setelah sarapan. sekali di antara waktu makan. 2) Berikan minimal 3 sajian sayuran setiap hari. Memperbanyak jumlah serat dalam makanan anak dapat mencegah konstipasi. Anak juga harus belajar untuk tidak menahan keinginan BAB.

sehingga dapat melunakkan tinja. pemberian laksans dan atau klisma untuk jangka waktu tertentu dapat dipertimbangkan. tetapi masih tetap mengalami konstipasi. Namun bagi mereka yang telah melakukan perubahan gaya hidup. Beberapa contoh: Psyllium (Metamucil. Pelunak tinja (“stool softeners”) dapat melembabkan tinja. tablet. Laksans dapat diberikan per oral. Emollients/softeners/surfactant/wetting agents Menurunkan tekanan permukaan tinja. Laksans Sebagian besar penderita dengan konstipasi ringan biasanya tidak membutuhkan pemberian laksans. Pengobatan a. membantu penyampuran bahan cairan dan lemak. Ispaghula (Mucofalk) dan Dietary brand. Bulk forming agents/hydrophilic Digunakan untuk meningkatkan masa tinja. dalam bentuk cairan. . Surfak).Fiberall). Bahan ini biasanya cukup aman. Beberapa contoh: Docusate (Colace. c. bubuk. hingga akan merangsang terjadinya perilstatik.terlalu banyak susu sapi atau produk susu lainnya (keju. Mineral oil dan Polaxalko. Methylcellulose (Citrucel). Laksans ini juga dikenal dengan nama “fiber supplements”. tetapi dapat mengganggu penyerapan obat lain. 6. b. Laksans ini banyak dianjurkan pada penderita setelah melahirkan atau pasca bedah. dan harus diminum dengan air. dan menghambat terjadinya dehidrasi. Pengobatan ini dapat menolong sementara untuk mengatasi konstipasi yang telah berlangsung lama akibat usus yang malas. yogurt) justru dapat mengakibatkan konstipasi pada sebagian anak.

Senna®.d. Laksans jenis ini mempunyai kemampuan seperi “spons”. Obat prokinetik (seperti : cisapride dan . a. Diocto C. menimbulkan kontraksi otot yang teratur (“rhythmic”). Feen-A-Mint®. atau mempengaruhi pola distribusi air dalam tinja. osmosis. SilaceC) Bisacodyl (Dulcolax). Stimulan meningkatkan aktivitas perilstatik saluran cerna. sebaiknya dianjurkan untuk menghentikan obat ini secara perlahan-lahan. Purge®. tetapi belum banyak publikasi yang menunjukkan efektivitasnya. Pengobatan Lain Pengobatan spesifik terhadap terhadap penyebab konstipasi. Hyperosmolar laxatives : Polyethylene glycol solution (Miralax) Lactulose (Cephulac. Brand names include Correctol®. e. and Senokot®. 7. Lactulax) Sorbitol Glycerine. Constilac. Emollient stool softeners in combination with stimulants / irritant “Emollient stool softeners” menyebabkan tinja menjadi lunak. Penderita yang sudah tergantung pada pemakaian laksans ini. menarik air ke dalam kolon. Duphalac. Cholac. Osmotic laxatives Mempunyai efek menahan cairan dalam usus. Beberapa contoh : Docusate sodium and casanthranol combination (Peri-Colace. juga dapat dikerjakan tergantung apakah penyebabnya dapat dikoreksi atau tidak. sehingga tinja mudah melewati usus. Prokinetik Obat-obat prokinetik telah dicoba untuk pengobatan konstipasi.

nyeri sepanjang hari. Dalam uji klinik fase III. b. Klisma dan supositoria Bahan tertentu dapat dimasukkan ke dalam anus untuk merangsang kontraksi dengan cara menimbulkan distensi atau lewat pengaruh efek kimia. menghasilkan peningkatan kelompok “Irritabel bowel syndrome” tipe konstipasi yang mencapai tujuan utama “hilangnya keluhan “ penderita. “Biofeedback” menggunakan sensor untuk memonitor aktivitas otot yang pada saat yang sama dapat dilihat di layar komputer sehingga fungsi tubuh dapat diikuti dengan lebih akurat. tegaserod 12 mg/hari. Kerusakan mukosa rektum yang berat dapat terjadi akibat ekstravasasi larutan klisma ke dalam lapisan submukosa. dan rasa kembung. Efek sekunder yang ditemukan termasuk antara lain perbaikan dalam konstipasi. d.metoclopramide) merupakan agonis 5HT4 dan antagonis 5HT3. Beberapa cara yang dapat dipakai: 1) 2) 3) Klisma dengan PZ atau air biasa Na-fosfat hipertonik Gliserin supositori 4) Bisacodyl supositori c. Operasi . untuk melunakkan tinja. Biofeedback Penderita dengan konstipasi kronik akibat disfungsi anorektal dapat dicoba dengan pengobatan “biofeedback” untuk mengembalikan otot yang mengendalikan gerakan usus.

Obstipasi 1. Gejala obstipasi berupa pengeluaran feses yang keras dalam jangka waktu tiap 3-5 hari. Obstipasi akibat obstruksi dari intralumen usus meliputi akibat adanya kanker dalam dinding usus 2. Sebab dari obstipasi ada 2 yaitu: 1. konstipasi disebabkan selain dari obstruksi intestinal sedangkan obstipasi karena adanya obstruksi intestinal. Obstipasi akibat obstruksi dari ekstralumen usus. Namun obstipasi dibedakan dari konstipasi berdasarkan penyebabnya. karena komplikasinya cukup banyak seperti : nyeri perut dan diare. kadang disertai adanya perasaan perut penuh akibat adanya feses atau gas dalam perut.Tindakan bedah (subtotal colectomy dengan ileo-ractal anastomosis) hanya dicadangkan pada penderita dengan keluhan yang berat akibat kolon yang tidak berfungsi sama sekali (“colonic inertia”). 2. Definisi Obstipasi Necel (Desember 2007) Obstipasi berasal dari bahasa Latin: Ob berarti in the way = perjalanan dan Stipare berarti to compress = menekan. Macam-macam Obstipasi Obstipasi ada dua macam: . Namun tindakan ini harus dipertimbangkan sungguh-sungguh. Gejala antara obstipasi dan konstipasi sangat mirip dimana terdapat kesukaran mengeluarkan feses (defekasi). biasanya akibat penekanan usus oleh massa intraabdomen misalnya adanya tumor dalam abdomen yang menekan rectum.

Obstruksi kolon bisa terjadi akibat hernia inguinal kolon sigmoid . Anamnesis Riwayat penyakit difokuskan pada gagal untuk mengeluarkan baik feses maupun gas. Anamnesis ditujukan untuk menggali lebih dalam riwayat penyakit terdahulu yang mungkin dapat menstimulasi terjadinya obstipasi. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan abdomen standar seperti inspeksi. Obstipasi obstruksi parsial. auskultasi. Pemeriksaan region femoral dan inguinal untuk melihat apakah ada hernia atau tidak. Obstruksi usus pada fase lanjut tidak terdengar bising usus. Obstipasi didiagnosa melalui cara: 1.1. Keadaan obstruksi parsial kurang darurat daripada obstruksi total. 1. nyeri abdomen. dan adanya distensi kolon. kecuali jika obstruksi terdapat pada rectum.dan palpasi untuk melihat apakah ada massa abdomen. Perlu untuk menentukan apakah termasuk obstruksi total atau partial. perkusi. Memiliki ciri pasien tidak dapat buang air besar selama beberapa hari tetapi kemudian dapat mengeluarkan feses disertai gas. Obstipasi obstruksi total Memiliki ciri tidak keluarnya feses atau flatus dan pada pemeriksaan colok dubur didapatkan rectum yang kosong.

Endoskopi untuk melihat bagian dalam kolon dan mennetukan sebab obstipasi. hematokrit (apakah ada anemia yang dihubungkan dengan perdarahan usus missal akibat neoplasma). Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan Hb. X rays dengan atau tanpa bahan kontras Pencitraan untuk melihat apakah ada dilatasi kolon. USG.Pemeriksaan rectal tussae (colok dubur) untuk mengidentifikasi kelainan rectum yang mungkin menyebabkan obstruksi dan memberikan gambaran tentang isi rectum.urine dan lai sebagainya yang di anggap perlu Pencitraan dengan CT scan. hitung leukosit (mengetahui infeksi usus). Penanganan obstipasi Perawatan medis Meliputi resusitasi untuk mengoreksi cairan dan elektrolit tubuh. Dilatasi kolon tanpa udara menandakan obstruksi total dan dilatasi kolon dengan terdapat udara menandakan partial obstruksi parsial. nasograstis decompression pada obstruksi parah . 3. Pencitraan ini dapat digunakan untuk menentukan letak obstruksi dan penyebab obstruksi. Laboratorium seperti pemeriksaan elektrolit darah (mengetahui dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit).

wikipedia.com/2011/06/patologikonstipasi-dan-obstipasi.scribd. http:// www. Diet Pada obstruksi total dianjuran tidak makan apa-apa. dan untuk mencegah perforasi usus akibat tekanan tinggi. dan pengobatan lain untuk mencegah semakin parahnya sakit Operasi Untuk mengatasi obstruksi sesuai dengan penyebab obstruksi.html Frekwensi normal buang air besar setiap orang berbeda satu sama lain. 2002.com Betz Cecily L. EGC http://dasatisnaasyari. Buku Saku Keperawatan Pediatik. Sowden Linda A.com. http://id.blogspot. mungkin antara tiga kali . Jakarta. referensi: http://ahrikuwordpress.untuk mencegah muntah dan aspirasi.org. Obstipasi obstruksi total bersifat sangat urgent untuk dilakukan tindakan segera dimana jika terlambat dilakukan dapat mengakiabtkan perforasi usus karena peningkatan tekanan feses yang besar. pada obstruksi parsial dapa diberikan makanan cair dan obatobatan.

Orang yang SUSAH BUANG AIR BESAR disebut menderita konstipasi bila buang air besar terhambat di luar kebiasaan. Penyebab susah buang air besar secara umum adalah : 1.sehari sampai sekali setiap tiga hari. kering dan keras. Dan obstipasi yang cukup parah dapat menyebabkan kanker usus yang berakibat fatal bagi penderitanya. Adapun gejala dari susah buang air besar tersebut adalah : 1. Umumnya SUSAH BUANG AIR BESAR yang terjadi masih wajar dan bukan keadaan serius. Diare yang sangat cair (karena hanya cairan yang bisa melewati hambatan kotoran yang keras). Tapi. Konstipasi yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi. Kurang cairan atau serat-seratan dalam diet . Banyak gas terkumpul di usus dan sering kentut. 6. Kesulitan buang air besar. Terhambatnya buang air besar di luar kebiasaan yang normal. yang mungkin merupakan salah satu tanda penyakit yang serius seperti kanker colon (usus besar). penderita harus bisa membedakan dari perubahan kebiasaan buang air besar yang mencolok dan terus menerus. 4. Bentuk feses kecil. yang ditandai dengan harus mengejan. 3. Perut kembung dan berasa tidak enak. 5. 2.

Atau Anda juga bisa mencoba cara mengobati susah buang air besar secara alami. yakni dengan cara : . wasir yang membesar sehingga menghambat jalan keluar. Cara mengatasi susah buang air besar dapat dilakukan dengan cara berikut ini : 1. 4. Obat-obatan tertentu seperti anti-nyeri yang mengandung opiat dan tablet besi. Tidak mempunyai pola buang air besar. Kehamilan menyebabkan tekanan pada usus 5. karena pemakaian jangka panjang akan melemahkan usus dan memperberat konstipasi) 3. Minum 6-8 gelas cairan dan 3-4 kali makanan yang mengandung serat (sayur dan buah-buahan) setiap hari 2. 6. Bila kedua tindakan di atas gagal. konstipasi menetap atau tidak wajar. sehingga menyebabkan kontraksi usus melemah yang seharusnya bisa mendorong kotoran sepanjang usus.2. Anda sebaiknya periksa ke dokter. Minum obat pencahar (obat ini hanya boleh diminum beberapa hari saja. Kurang aktivitas fisik dan latihan olahraga. 3. biasanya sering mengacuhkan dorongan untuk buang air besar karena tidak mau mengganggu aktivitas kerja atau sosial.

Lakukanlah dua kali sehari pagi dan sore. Ada juga cara lain yaitu dengan minum ramuan sari telumak dan dibubuhi gula dan sedikit asam. **sumber : tanyadokteranda. tambahi sedikit garam.com . Cara 2 Bahan-bahan : Tape ketela pohon secukupnya Buah pepaya secukupnya Buah pisang secukupnya Sirsak atau moris secukupnya Caranya : Semua bahan digodok sebagai kolak lalu diminum setiap pagi hari. lalu seduh dengan air mendidih dan minum hangat-hangat kuku. insya allah sembuh.Cara 1 Ambilah satu sendok teh kopi. beri gula secukupnya. Mudahmudahan akan melancarkan masalah susah buang air besar Anda.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.