KEPEMIMPINAN YANG BERKARAKTER

Kepemimpinan kerap disoroti sebagai penyebab krisis multidimensi bangsa Indonesia. Pertanyaanya, apakah sesungguhnya yang menjadi masalah dengan kepemimpinan? apakah para elit pemimpin nasional kurang mampu dan terampil memimpin? Kalau kepemimpinan disoroti dari aspek kompetensi dan kecakapan memimpin, yang menjadi bagian dari unsur kepemimpinan, hampir pasti, kita tidak kekurangan pemimpin-pemimpin yang mampu dan terampil. Aspek yang hilang dari ciri kepemimpinan itu ialah soal karakter. Meminjam perkataan Robert Greenleaf, seorang pemikir kepemimpinan, bahwa banyak pemimpin kita lebih memilih untuk menjadi kritikus dan ahli, daripada menjadi pemimpin sejati/berkarakter. Kepemimpinan: Tiga C Pengertian kepemimpinan, kalau dicermati memiliki banyak batasan. Namun, secara ringkas, Kepemimpinan itu terdiri dari unsur-unsur seperti: kompetensi, keterampilan dan karakter. Barna, seorang ahli kepemimpinan, merumuskan kepemimpinan sebagai tiga C, yakni (call/panggilan, character/karakter, dan competencies/kemampuan). Jika ada yang perlu ditambahkan dari rumusan ini, mungkin itu aspek akibatnya, atau hasil dari kepemimpinan. Sebab, Kepemimpinan itu pada akhirnya diukur bukannya menurut keterampilan sang pemimpin, melainkan dari hasil-hasil yang dicapai sang pemimpin. Sebagaimana dipaparkan ahli manajemen, Peter Drucker bahwa, ”Kepopuleran bukanlah kepemimpinan. Tetapi hasil yang dicapai itulah kepemimpinan.” Semua kemampuan fungsional tidak ada gunanya sama sekali jika rakyat, bangsa, dan negara tidak terangkat harkat-martabat dan kedaulatannya. Karakter Kepemimpinan Inti atau karakter dalam kepemimpinan adalah: kredibilitas, kejujuran, integritas, kebijaksanaan, dan pengorbanan. Karakter-karakter inilah yang menjadi pilar dan fondasifondasi utama kepemimpinan sekaligus dasar di mana hubungan antara pemimpin dan pengikutnya (baca: rakyat) dibangun. Kalau diumpamakan seperti manusia yang terdiri atas badan dan jiwa, posisi atau jabatan formal seorang pemimpin adalah badan, sedangkan roh kepemimpinan adalah jiwa. Posisi seorang pemimpin tidak akan memiliki arti dan makna apa-apa tanpa roh kepemimpinan. Karakter-karakter ini yang hampir absen dari praktek kepemimpinan kita. Kenneth Blanchard mengatakan bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, dan visi serta misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati

Menemukan Pemimpin Berkarakter Ditengah krisis pemimpin berkarakter dan kegalauan kita dengan situasi bangsa saat ini, sangat mendesak untuk mencari dan menemukan pemimpin-pemimpin berkarakter. Kazuo Inamori, salah satu guru manajemen terkemuka abad ini menunjukkan, kunci keberhasilan hidup yang sesungguhnya terletak pada attitude, karakter atau watak. Setelah watak, baru keberanian (courage) dan kemampuan (ability). Kepintaran, kompetensi, inteligensia, bahkan kerja keras sekalipun tak akan pernah membuat sebuah bangsa menjadi kuat dan disegani tanpa pemimpin dan rakyat yang berkarakter. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil studi maupun pengalaman empirik bangsa Jepang yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin berkarakter kuat. Sebut saja Saigo Takamori, salah satu negarawan terkemuka Jepang pada abad ke-19. Menurut Takamori, pemimpin yang kuat tak bisa hanya bermodal kepintaran, karena jika itu yang menjadi dasar kepemimpinan, maka yang didapat hanyalah ‘kekuasaan yang beralaskan uang’. Namun, jika yang dicari adalah pemimpin yang berwatak (noble character), maka yang akan didapat lebih dari sekadar uang, yakni martabat. Character Building Selain mencari dan menemukan pemimpin-pemimpin yang memiliki karakter terpuji, agenda utama yang harus diprioritaskan kepemimpinan nasional sekarang dan ke depan adalah pengembangan karakter bangsa (character building). Ketahanan sebuah bangsa terjadi manakala pemimpin dan rakyatnya memiliki karakter yang kuat. Kita bisa bandingkan, misalnya dengan negara-negara seperti Jepang, AS dan Eropa serta kini disusul oleh Korea Selatan dan China. Mereka meraih kemajuan dan kejayaan, antara lain, karena bangsa-bangsa tersebut memberi perhatian lebih pada pembangunan karakter masyarakat dan bangsanya. Sepertinya, ada semacam “hukum alam” bahwa bangsa yang kuat (ketahanannya) serta maju dan jaya (pencapaian pembangunannya) itu tidak semata-mata disebabkan oleh kompetensi, kecanggihan teknologi, dan kekayaan sumber daya alamnya, tetapi yang utama dan terutama justeru lebih disebabkan oleh dorongan semangat dan karakter bangsanya. Pembangunan karakter bangsa (nation and character building) yang dilakukan dari bawah dan keteladanan nyata dari atas serta dilakukan secara berkelanjutan itu pula yang sesungguhnya telah diwasiatkan oleh the founding fathers kita. Karakter yang menjadi jiwa bangsa yang berbudaya unggul diharapkan menjadi identitas dan jati diri bangsa- negara Indonesia. Sebuah wasiat yang dulu kerap ditegaskan oleh the founding fathers kita, bahwa tugas berat bagi kita dalam mengisi kemerdekaan adalah mengutamakan pelaksanaan nation and character building.

sejek nenek moyang kita menjalin kerja sama antar manusia. sejak terjalinnya usaha bersama untuk mencapai kebutuhan bersama dan sejak saat itulah dibutuhkan pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan. bisa mengerti karakteristik dari bawahannya dan bisa mendengarkan masukan dari siapa saja. Tipe Militeristis. Jiwa kepemimpinan juga bisa dilihat dari tipologi kepemimpinan(Siagian. kecerdasaan. Seorang pemimpin yang tergolong sebagai pemimpin yang paternalistis ialah seorang yang memiliki ciri sebagai berikut : menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa. Sukar menerima kritikan dari bawahannya. tentu saja setiap orang yang tergabung dalam organisasi tersebut akan merasa memiliki kekuasaan untuk memerintah atau merasa memiliki kedudukan yang tertinggi dan bisa dipastikan tujuan yang akan dicapai tidak akan terpenuhi. Dalam tindakan pengge-rakkannya sering memperguna-kan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum. Jika dilihat dari sejarah. kepemimpina itu ada sejak dulu. kepercayaan diri. Senang pada formalitas yang berlebih-lebihan.1997). Tidak mau menerima kritik. saran dan pendapat. Menggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.JIWA KEPEMIMPINAN Kepemimpinan adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh seseorang agar bisa memimpin bawahannya di dalam suatu organisasi dan mencapai tujuan bersama. Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya. yaitu : Tipe Otokratis. Perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dari seorang pemimpin tipe militerisme berbeda dengan seorang pemimpin organisasi militer. Apabila disuatu organisasi tidak memiliki pemimpin. Tipe Paternalistis. Tapi dapat dilihat dari kenyataan yang ada pada saat ini. banyak seorang pemimpin yang salah menggunakan jabatannya dan banyak juga seorang pemimpin tetapi tidak memiliki jiwa kepemimpinan. Jiwa kepemimpinan itu mungkin saja ada apabila seseorang memiliki kewibaawaan. bertanggung jawab. maka apa yang akan terjadi? ya. bersikap terlalu melindungi (overly protective). Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya. Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata. Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan. Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi. jarang . Seorang pemimpin yang otokratis ialah pemimpin yang memiliki kriteria atau ciri sebagai berikut: Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi. Seorang pemimpin yang bertipe militeristis ialah seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat berikut : Dalam menggerakan bawahan sistem perintah yang lebih sering dipergunakan.

Gandhi tidak dapat digolongkan sebagai orang yang ‘ganteng”. Menurut teori social kepemimpinan setiap orang bisa menjadi pemimpin melalui proses pendidikan dan pengalaman yang cukup.memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan. karena pemimpin yang demikian adalah yang paling ideal. alangkah baiknya jika semua pemimpin berusaha menjadi seorang pemimpin yang demokratis. Tipe Demokratis. dan sering bersikap maha tahu. Pengetahuan tentang kepemimpinan telah membuktikan bahwa tipe pemimpin yang demokratislah yang paling tepat untuk organisasi modern. jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya. Kekayaan. pendapat. Tipe Karismatik. Umumnya diketahui bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya yang sangat besar. umur. jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil inisiatif. Gandhi bukanlah seorang yang kaya. tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain. Mengenai profil. dan bahkan kritik dari bawahannya. selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan. profil tidak dapat dipergunakan sebagai kriteria untuk karisma. meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu. selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya. selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya. John F Kennedy adalah seorang pemimpin yang memiliki karisma meskipun umurnya masih muda pada waktu terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. kesehatan. Namun. maka sering hanya dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supra natural powers). ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama. . Yang berarti setiap orang berhak dan bisa menjadi seorang pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Hal ini terjadi karena tipe kepemimpinan ini memiliki karakteristik sebagai berikut : dalam proses penggerakan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia. Secara implisit tergambar bahwa untuk menjadi pemimpin tipe demokratis bukanlah hal yang mudah. Iskandar Zulkarnain bukanlah seorang yang fisik sehat. Hingga sekarang ini para ahli belum berhasil menemukan sebab-sebabsebab mengapa seseorang pemimpin memiliki karisma. dan berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin. senang menerima saran. Karena kurangnya pengetahuan tentang sebab musabab seseorang menjadi pemimpin yang karismatik.

Sikap kepemimpinan merupakan sebuah proses yang terus menerus dipelajari dalam tahapan menjadi seorang pemimpin. Atau dengan kata lain. Sikap itu terus membangun diri melalui serangkaian tempaan.Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Apa sih kepemimpinan itu? Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan proses mempengaruhi orang baik individu maupun masyarakat. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasan-alasannya. Bagaimana caranya menjadi seorang pemimpin yang ideal? Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah. atau juga sebaliknya. menerima efek positif dari semua tidakannya. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk bersama-sama. dengan sengaja mempengaruhi dari orang ke orang lain dalam susunan aktivitasnya dan hubungan dalam kelompok atau organisasi. Jadi sikap kepemimpinan dalam diri seseorang bukan sesuatu yang sifatnya pasti. Dalam kasus ini. ataupun dengan mempelajarinya selama beberapa jam pertemuan. Pemimpin selalu terdepan (teladan). menanggung resiko atas semua tindakan yang telah diambil. menjadi yang mengkoordinasi. inti kepemimpinan adalah mempengaruhi dan mendapatkan pengikut. Lantas siapa pemimpin itu? Pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. sejalan . tetap atau juga stagnan. Sebab sikap-sikap kepemimpinan bukan diperoleh dari bakat sejak lahir. Pemimpin adalah mencapai seseorang tujuan yang aktif membuat rencana-rencana.

yang tak lain adalah mengatur. Apa yang dibutuhkan pasar? Apa yang sedang mereka pikirkan? Dalam hal apa mereka membutuhkan pembaharuan? Pertanyaan-pertanyaan ini harus selalu ada di dalam pikiran para pemimpin.dengan semakin matangnya pola pikir serta kedewasaan sikap. Sama seperti hal di atas. Ing ngarso sung tuladha (di depan sebagai contoh). Hanya analisa yang teliti dan pemahaman yang sepenuhnya yang dapat membawa kesuksesan. Serangkaian proses yang tak pernah usai tersebut bermuara pada satu tujuan yaitu menjadi pemimpin yang sesungguhnya. tut wuri handayani (di belakang memberikan dorongan). Ketika melakukan produksi. Sebagai contoh. Lalu. Ketika kita melakukan suatu bisnis di pasar dunia. perluasan kapasitas produksi tidak akan menjamin kesuksesan dalam bisnis kita. Sikap itu bukan sesuatu yang bisa mencapai tahap finish. ing madya mangun karso (di tengah memberi semangat). mereka yang kurang memiliki kemampuan dalam memahami dan menganalisa kebutuhan orang lain tidak dapat menjadi seorang pemimpin. Setidaknya ada empat kualitas pemimpin yang mesti kita pelajari untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan dalam diri kita. kita harus memahami dan menganalisa status produksi dari barang-barang di seluruh dunia dan berdasarkan itu kita harus mencocokkannya dengan pabrik kita. konsumen dan situasi terkini dalam pendistribusian order agar dapat meraih sukses dalam bisnisnya. . kita harus dengan cepat memahami kebutuhan orang-orang dan memenuhinya. namun akan memperoleh perluasan jika dibenturkan dalam ranah praktis. Apa yang diajarkan Ki Hajar Dewantara setidaknya bisa menjawab permasalahan ini. bisakah seseorang menjadi pemimpin yang sesungguhnya? Pemimpin yang sesungguhnya atau lumrah disebut sebagai pemimpin ideal dalam arti paling klasik adalah seorang pemimpin yang mampu menjalankan fungsi dan perannya. Seorang pemimpin harus terus menerus tanggap dan harus bisa menganalisa. seorang pedagang harus dengan cepat memahami kebutuhan para produsen. 1) Untuk menjadi seorang pemimpin yang ideal. Seorang pemimpin adalah. Setidaknya dalam ranah ideologis memang demikian.

Tipe pemimpin seperti ini telah kehilangan rasa kemanusiaannya dan menjadi mesin virtual. mereka dapat bekerja dengan senang hati dan mendapatkan kesempatan untuk dipromosikan. seorang pemimpin harus mampu mendorong mereka untuk mengembangkan talentanya. Memastikan bahwa orang yang tepat telah ditempatkan di tempat yang tepat (the right man on the right place) merupakan tanggung jawab seorang pemimpin.2) Untuk menjadi seorang pemimpin yang ideal. Menolong orang lain bukan berarti mengambil orang-orang dari jalanan dan mentoleransi kemampuan mereka yang kurang. Para pemimpin otoriter tidak mempedulikan ide-ide atau pendapat dari orang yang berada di bawahnya. Untuk melakukan hal ini. Pemimpin seperti ini tidak dapat membantu orang lain agar menjadi sukses. ada tipe pemimpin otoriter. sang pemimpin harus mendorong dan mengajari mereka sehingga mereka menjadi mampu untuk melakukan pekerjaannya. Ada beberapa pemimpin yang dengan senang hati membantu orang lain agar menjadi sukses. Tipe lainnya yaitu tipe pemimpin mekanis. kita harus memiliki kemampuan untuk membuat/membantu orang lain sukses. Mereka ini akan memanfaatkan bawahan mereka. Para pemimpin tipe ini menyuruh orang-orang agar mematuhi perintah-perintahnya. Mereka ini sangat terikat dengan aturan-aturan yang mereka ikuti. Di antara berbagai macam tipe pemimpin. kemudian mengarahkan mereka kepada tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan mereka. Kita semua harus mempraktekkan kepemimpinan yang seperti ini. lalu mengabaikannya. Seorang pemimpin yang mampu membantu orang lain agar menjadi sukses mula-mula harus mampu mengevaluasi orang lain. Dengan demikian. 3) Untuk menjadi seorang pemimpin yang ideal. seorang pemimpin harus mempunyai minat dan fokus yang tetap terhadap orang-orang yang mereka pimpin. Apabila sang pemimpin menemukan bahwa seseorang sedang berusaha dan sedang berjuang dengan pekerjaan yang sebenarnya tidak cocok untuknya. maka pemimpin tersebut harus mencarikannya pekerjaan baru. kita harus selalu memiliki semangat untuk mempelopori (pioneer) dan harus selalu . Dengan melihat talenta yang berbeda-beda di dalam diri tiap-tiap orang. Sedangkan terhadap orang-orang yang kurang mempunyai kemampuan.

maka ia telah kehilangan tujuannya sebagai seorang pemimpin. pikiran kita harus lebih maju daripada orang lain. Ide-ide baru harus dipikirkan dan diterapkan dan meskipun dan ide-ide tersebut oleh mungkin sejumlah mengakibatkan Pertumbuhan ketidakpastian membawa diikuti resiko/bahaya. Ini dikarenakan mereka lebih memilih untuk amannya saja daripada hidup dalam ketidakpastian. kita harus menginvestasikan semua usaha kita untuk pengembangan diri. orang-orang yang berpegang pada realita akan mengalami kesulitan untuk memahami mereka. Saya menghabiskan banyak energi untuk melakukan pengembangan dan peningkatan diri. Oleh karena itu. Seorang pemimpin yang ideal harus mempunyai sifat petualang dan agresif. kita harus memiliki visi dan misi yang jauh ke depan dan berusaha keras untuk meraihnya dengan segala usaha. mereka hanya berusaha agar keadaan tetap seperti itu. Oleh karena itu. kita harus melakukan yang terbaik untuk pengembangan diri kita. Mereka kadang-kadang mengatakan hal-hal yang sulit dimengerti dengan sudut pandang biasa.bergerak maju. Saya selalu berpikir tentang bagaimana cara . Kita harus membayangkan seberapa banyak kita telah mengembangkan dan meningkatkan diri sejak tahun lalu sambil bertanya pada diri kita. 4) Untuk menjadi seorang pemimpin yang ideal. Seorang pemimpin harus terus mengembangkan dan memperluas dirinya agar dapat menjadi pemimpin yang lain daripada yang lain. Maka kita dapat menjadi pemimpinpemimpin yang ideal. Apa yang bisa saya lakukan untuk menjadi seorang pemimpin yang lebih baik lagi? Bagaimana caranya agar saya dapat menjalankan tugas saya sebagai pemimpin dengan lebih efektif? Selain itu. Kebanyakan orang hanya diam di tempat. dan kita harus menjadi pemimpin yang selalu bekerja keras. Saya telah banyak membaca profile para pemimpin yang terkenal di dunia. Untuk menjadi seorang pemimpin yang ideal. Apabila seorang pemimpin hanya mencari rasa aman saja sewaktu ia memimpin suatu kelompok. dan saya menemukan bahwa mereka semua mempunyai satu persamaan yaitu mereka semua terlihat sedikit fanatik di dalam beberapa hal tertentu. perkembangan selalu resiko/bahaya. Mereka semakin menjauh dari realita dan menemukan hal-hal yang baru untuk dikerjakan.

maka kita akan menemukan bahwa kita tidak akan mampu memimpin. Lihatlah para CEO atau para eksekutif perusahaan. . Menjadi seorang pemimpin ideal memang sulit dan memerlukan proses belajar yang sangat panjang. Ketika kita tidak bisa merefleksikan pada diri kita menemukan kelemahan-kelemahan diperbaiki. namun bukan berarti tidak mungkin. Tetapi jika kita melihat mereka lebih dekat. setidaknya menjadi pemimpin atas dirinya sendiri. Jadi di sini manusia dituntut untuk bisa mengontrol dirinya agar tetap pada koridor dan nilai-nilai tertentu.meningkatkan dan mengembangkan diri saya sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya manusia adalah pemimpin. kita akan terkejut karena kita akan menemukan bahwa mereka banyak menghabiskan sendiri untuk waktu mereka untuk mengembangkan yang dan perlu meningkatkan diri. Tentu saja mereka sangat sibuk dengan pekerjaan mereka. Hal ini sejalan dengan idiom bahwa tiap manusia akan menanggung sendiri atas apa yang telah mereka lakukan.

kolega maupun atasan pemimpin itu sendiri. Dengan begitu pengikut yang termotivasi akan berusaha mencapai tujuan secara sukarela dan selanjutnya menghasilkan kepuasan. Gheselli yang dikutip dari Manning dan Curtis (2005) mengidentifikasikan sifat kepemimpinan yang efektif. Berdasarkan atas Teori Sifat Kepemimpinan Teori sifat mengasumsikan kepemimpinan tidak dilahirkan dan tidak dapat dibuat. Intellegence Pemimpin harus memiliki pertimbangan. sebab keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat bergantung kepada kewibawaan. baik itu seorang yang mempunyai kedudukan tinggi maupun berkedudukan rendah sekalipun pasti mempunyai yang namanya “jiwa kepemimpinan”. baik itu memimpin jiwa sebagai makhluk yang bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri (pribadi) maupun bagi seorang yang mempunyai banyak pengikut. Seorang pemimpin harus bekerja bersama-sama dengan orang lain atau bawahannya. Menurut Wahjosumidjo (1984). Seorang pemimpin memberikan arahan berupa motivasi kepada pengikut melalui gaya kepemimpinan yang baik dan tentu mempunyai tujuan yaitu menghasilkan pencapaian tujuan kelompok dan tujuan individu.JIWA KEPEMIMPINAN Setiap orang yang telah diciptakan oleh Sang Penguasa tentunya mempunyai jiwa kepemimpinan. dan pemikiran yang baik. dan juga pemimpin itu di dalam menciptakan motivasi di dalam diri setiap orang bawahan. . untuk itu diperlukan kemampuan memberikan motivasi kepada bawahan. 2. Kepemimpinan terdiri dari karakter dan sifat yang diturunkan. Secara garis besar jiwa kepemimpinan ini timbul akibat dari rasa tanggungjawab atas sesuatu yang dirasa harus diurus guna untuk memberikan kenyamanan bagi orang lain yang tengah kita pimpin dalam wadah kelompok untuk mencapai kemakmuran bersama dan jiwa kepemimpinan ada untuk memberikan motivasi kepada orang lain yang tengah kita pimpin. Need for achievement Seorang pemimpin harus bertanggung jawab dan bekerja keras agar berhasil. Kepuasan mengakibatkan kepada perilaku pencapaian tujuan yang diulang kembali untuk mencapai tujuan atau memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang. Karakter dan sifat tersebut yang membedakan seseorang sebagai pemimpin. sebagaimapana dalam penjabaran sebagai berikut: 1. alasan. kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi.

Ketekunan Seorang pemimpin memiliki kebulatan tekad dan ketekunan untuk menyelesaikan suatu masalah yang sulit. tetapi mereka akan kehilangan kepercayaan kepada seorang pemimpin yang gagal dalam melaksanakan tugasnya Antusiasme Ciri dari seorang pemimpin yang baik yaitu memiliki antusiasme yang kuat. dan keberanian. Memahami Sesama Seorang pemimpin tidak boleh merendahkan bawahannya atau memperlakukan mereka seperti mesin. Percaya Diri Apabila seorang pemimpin kurang percaya diri. Self Confidence Seorang pemimpin harus memiliki kesan positif sebagai seorang yang memiliki kemampuan. loyalitas. yaitu: kejujuran. Stabilitas Seorang pemimpin harus memiliki profesionalisme. 3.3. Seorang pemimpin harus memahami kesejahteraan bawahannya. Supervisory Ability Pemimpin harus dapat mendelegasikan tugas secara baik kepada bawahannya. 10. 7. melakukan pekerjaan dengan pengawasan yang minimal. karyawan akan mempertanyakan otoritasnya. Pengertian terhadap orang lain membutuhkan kesabaran dan kemauan untuk mendengarkan permasalahan bawahannya. 4. 4. Kemampuan Seorang pemimpin harus memiliki pemahaman yang baik atas pekerjaanya. 6. Visi menginspirasi yang lain dan menyebabkan seorang pemimpin dapat melakukan tugasnya. Tanpa integritas maka tidak ada kepercayaan. bahkan mengabaikan perintah. karakter yang kuat. Lebih lanjut Manning dan Curtis menyatakan bahwa sepuluh kualitas yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin untuk membantunya dalam proses kepemimpinan: 1. dengan membedakan masalah perusahaan dengan masalah pribadi. 2. 6. 8. 5. Vitalitas Seorang pemimpin harus memiliki kekuatan dan stamina yang prima dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin. Karisma Seorang pemimpin harus memiliki karisma yaitu kemampuan untuk menarik perhatian pegawainya dan membuat mereka mengikutinya. . Decisiveness Seorang pemimpin harus mampu membuat keputusan tanpa keraguan. dan tindakan. Initiative Pemimpin harus menjadi acuan. Antusiasme yang ditunjukkan seorang pemimpin membangkitkan antusiasme bagi pengikutnya. Visi Syarat utama menjadi seorang pemimpin adalah memiliki visi yang baik. 5. 9. Integritas Syarat paling penting seorang pemimpin adalah integritas. Karyawan biasanya menunjukkan kesabaran kepada seorang pemimpin yang baru. Kepercayaan memimpin kepada rasa hormat.

sehingga ia mempunyai pengikut yang sangat besar jumlahnya dan pengawal-pengawal yang bisa dipercaya. sugesti. keberanian. Tipe Kepemimpinan Militeristik Tipe kepemimpinan militeristik ini sangat mirip dengan tipe kepemimpinan otoriter. Tipe Kepemimpinan Kharismatis Tipe kepemimpinan karismatis memiliki kekuatan energi. Menurut beberapa kelompok sarjana (dalam Kartono. dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri. (4) menuntut adanya disiplin yang keras dan kaku dari bawahannya. maka pada kesempatan kali ini saya juga akan membahas mengenai Tipe-Tipe Kepeminpinan. (6) komunikasi hanya berlangsung searah. (3) sangat menyenangi formalitas. (2) mereka bersikap terlalu melindungi. Shinta (2002) membagi Tipe Kepemimpinan berbagai macam. (2) menghendaki kepatuhan mutlak dari bawahan. daya tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain. yang diperolehnya sebagai karunia Yang Maha Kuasa. Adapun sifat-sifat dari tipe kepemimpinan militeristik adalah: (1) lebih banyak menggunakan sistem perintah/komando.Tipe-Tipe Kepemimpinan Setelah kemaren membahas tentang Definisi Kepemimpinan. . Macam – macam Tipe Kepemimpinan: 1. yang mana tipe kepemimpinan sering kali menjadi perdebatan para tokoh-tokoh besar. 2. (5) tidak menghendaki saran. Tipe Kepemimpinan Paternalistis/Maternalistik Kepemimpinan paternalistik lebih diidentikkan dengan kepemimpinan yang kebapakan dengan sifat-sifat sebagai berikut: (1) mereka menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak/belum dewasa. (5) mereka memberikan atau hampir tidak pernah memberikan kesempatan pada pengikut atau bawahan untuk mengembangkan imajinasi dan daya kreativitas mereka sendiri. Totalitas kepemimpinan kharismatik memancarkan pengaruh dan daya tarik yang amat besar. Karena kepemimpinan sangat berguna sekali dalam kehidupan kita. 3. kaku dan seringkali kurang bijaksana. Sedangkan tipe kepemimpinan maternalistik tidak jauh beda dengan tipe kepemimpinan paternalistik. 2003). (6) selalu bersikap maha tahu dan maha benar. Langsung saja tidak usah terlalu panjang basa-basinya. dan kritikan-kritikan dari bawahannya. Kepemimpinan kharismatik dianggap memiliki kekuatan ghaib (supernatural power) dan kemampuan-kemampuan yang superhuman. usul. (4) mereka hampir tidak pernah memberikan kesempatan kepada bawahan untuk berinisiatif. keras dan sangat otoriter. (3) mereka jarang memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengambil keputusan sendiri. Kepemimpinan yang kharismatik memiliki inspirasi. minimal bagi seorang laki-laki nantinya akan memimpin sebuah keluarga. atau anak sendiri yang perlu dikembangkan. upacara-upacara ritual dan tanda-tanda kebesaran yang berlebihan. yang membedakan adalah dalam kepemimpinan maternalistik terdapat sikap over-protective atau terlalu melindungi yang sangat menonjol disertai kasih sayang yang berlebih lebihan.

dia membiarkan kelompoknya dan setiap orang berbuat semaunya sendiri. Kedudukan sebagai pemimpin biasanya diperoleh dengan cara penyogokan. (8) selalu ingin berkuasa secara absolut. Kepemimpinan jenis ini mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme. (7) adanya sikap eksklusivisme. ketat dan kaku. 5. dengan penekanan pada rasa tanggung jawab internal (pada diri sendiri) dan kerjasama yang baik. Semua pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan oleh bawahannya sendiri. Oleh karena itu organisasi yang dipimpinnya biasanya morat marit dan kacau balau. (5) bawahan tidak pernah diberi informasi yang mendetail tentang rencana dan tindakan yang akan dilakukan. (3) berambisi untuk merajai situasi. 6. Bersedia mengakui keahlian para spesialis dengan bidangnya masingmasing. suapan atau karena sistem nepotisme. Pemimpin hanya berfungsi sebagai simbol. Tipe Kepemimpinan Laissez Faire Pada tipe kepemimpinan ini praktis pemimpin tidak memimpin.4. (10) pemimpin ini akan bersikap baik pada bawahan apabila mereka patuh. Pemimpinnya biasanya terdiri dari teknokratteknokrat dan administratur-administratur yang mampu menggerakkan dinamika modernisasi dan pembangunan. Mampu memanfaatkan kapasitas setiap anggota seefektif mungkin pada saat-saat dan kondisi yang tepat. tidak mampu menciptakan suasana kerja yang kooperatif. (4) setiap perintah dan kebijakan selalu ditetapkan sendiri. manajemen modern dan perkembangan sosial ditengah masyarakat. (6) semua pujian dan kritik terhadap segenap anak buah diberikan atas pertimbangan pribadi. Tipe Kepemimpinan Otokratis (Outhoritative. mau mendengarkan nasehat dan sugesti bawahan. Tipe Kepemimpinan Demokratis Kepemimpinan demokratis berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para pengikutnya. Tipe Kepemimpinan Administratif/Eksekutif Kepemimpinan tipe administratif ialah kepemimpinan yang mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif. (9) sikap dan prinsipnya sangat konservatif. Oleh karena itu dapat tercipta sistem administrasi dan birokrasi yang efisien dalam pemerintahan. 8. tidak mampu melaksanakan koordinasi kerja. Refleksi dari Tipe Kepemimpinan tsb: . 7. tidak memiliki keterampilan teknis. Kepemimpinan demokratis menghargai potensi setiap individu. tidak bisa mengontrol anak buah. Dominator) Kepemimpinan otokratis memiliki ciri-ciri antara lain: (1) mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak yang harus dipatuhi. indutri. tidak mempercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. Terdapat koordinasi pekerjaan pada semua bawahan. Pada tipe kepemimpinan ini diharapkan adanya perkembangan teknis yaitu teknologi. Tipe Kepemimpinan Populistis Kepemimpinan populis berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisonal. kuno. tidak mempunyai wibawa. Pemimpin tidak berpartisipasi sedikit pun dalam kegiatan kelompoknya. (2) pemimpinnya selalu berperan sebagai pemain tunggal. kekuatan kepemimpinan demokratis tidak terletak pada pemimpinnya akan tetapi terletak pada partisipasi aktif dari setiap warga kelompok.

Pada situasi atau keadaan tertentu dibutuhkan gaya kepemimpinan yang otoriter. tinggal bagaimana kita menyesuaikan gaya kepemimpinan yang akan diterapkan dalam keluarga. walaupun pada umumnya gaya kepemimpinan yang demokratis lebih bermanfaat. Oleh karena itu dalam aplikasinya.Pada dasarnya Tipe kepemimpinan ini bukan suatu hal yang mutlak untuk diterapkan. organisasi/perusahan sesuai dengan situasi dan kondisi yang menuntut diterapkannnya gaya kepemimpinan tertentu untuk mendapatkan manfaat. . karena pada dasarnya semua jenis gaya kepemimpinan itu memiliki keunggulan masingmasing.

Terry. Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi. kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok. sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Pengertian Kepemimpinan Menurut Para ahli Menurut Tead. Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpnan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya. Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. 3. Mungkin. sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia. EMPAT GAYA KEPEMIMPINAN DARI EMPAT MACAM KEPRIBADIAN Keempat gaya kepemimpinan berdasarkan kepribadian adalah : 1. Biasanya pemimpin dengan gaya kepribadian ini visionaris. kelemahan terbesar tipe kepemimpinan model ini bisa di analogikan dengan peribahasa Tong Kosong Nyaring Bunyinya. Hoyt (dalam Kartono. Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing. Mereka terpesona dengan cara berbicaranya yang membangkitkan semangat.KEPEMIMPINAN DAN MACAM-MACAM GAYA KEPEMIMPINAN Definisi Kepimpinan Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social. Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Mereka sangat menyenangi perubahan dan tantangan. definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan. dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus. Mereka mampu menarik orang untuk datang . 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut. Gaya Kepemimpinan Karismatis 2. Menurut Young (dalam Kartono. untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok Macam-Macam Gaya Kepemimpinan 1. 2. Gaya Kepemimpinan Moralis GAYA KEPEMIMPINAN KARISMATIS Kelebihan gaya kepemimpinan karismatis ini adalah mampu menarik orang. bawahan atau kelompok. Gaya Kepemimpinan Diplomatis 3. Gaya Kepemimpinan Otoriter 4. memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya. 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya.

Rata orang seperti ini sangat tidak stabil. GAYA KEPEMIMPINAN OTORITER Kelebihan model kepemimpinan otoriter ini ada di pencapaian prestasinya. mereka sangat sabar dan sanggup menerima tekanan. permintaan maaf. Ketika diminta pertanggungjawabannya. Mereka sangat mementingkan tujuan sehingga tidak pernah peduli dengan cara. Makan atau dimakan adalah prinsip hidupnya. Umumnya. yaitu sisi keuntungan dirinya. kadang pula bisa sangat menyenangkan dan bersahabat. Ketika dia memutuskan suatu tujuan. Banyak orang seringkali melihat dari satu sisi. GAYA KEPEMIMPINAN MORALIS Kelebihan dari gaya kepemimpinan seperti ini adalah umumnya Mereka hangat dan sopan kepada semua orang. dan janji. itu adalah harga mati. Mereka bisa menerima perlakuan yang tidak menyengangkan tersebut. Namun kesabarannya ini bisa sangat keterlaluan. yang ada adalah hasil. Tidak ada satupun tembok yang mampu menghalangi langkah pemimpin ini. Kelemahan dari pemimpinan seperti ini adalah emosinya. juga sabar.kepada mereka. tetapi pengikut-pengikutnya tidak. Apa yang diucapkan ternyata tidak dilakukan. GAYA KEPEMIPINAN DIPLOMATIS Kelebihan gaya kepemimpinan diplomatis ini ada di penempatan perspektifnya. tidak ada alasan. orang – orang yang datang ini akan kecewa karena ketidak-konsisten-an. Orang – orang yang datang karena kehangatannya terlepas dari segala kekurangannya. Hanya pemimpin dengan kepribadian putih ini yang bisa melihat kedua sisi. Langkah – langkahnya penuh perhitungan dan sistematis. Mereka memiliki empati yang tinggi terhadap permasalahan para bawahannya. Dan seringkali hal inilah yang membuat para pengikutnya meninggalkan si pemimpin. dan juga menguntungkan lawannya. kadang bisa tampak sedih dan mengerikan. Kesabaran dan kepasifan adalah kelemahan pemimpin dengan gaya diplomatis ini. Dingin dan sedikit kejam adalah kelemahan pemimpin dengan kepribadian merah ini. Setelah beberapa lama. . dengan jelas! Apa yang menguntungkan dirinya. melihat dari sisi keuntungan lawannya. Sisanya. murah hati Segala bentuk kebajikan ada dalam diri pemimpin ini. si pemimpin akan memberikan alasan.

Kita harus patuh dalam melaksanakan aturan yang telah ada. Sekolah bersangkutan harus menjalankan proses belajar mengajarnya. siswa miskin maupun kaya mempunyai kesempatan yang sama untuk masuk ke sekolah favorite. jika anak itu pintar. Di NTB lanjut Ali. H. sekolah SD. karena menyalahi UU Dasar yang telah ditetapkan.Penghapusan RSBI. sekolah SD hingga SMA yang berstatus RSBI hanya 1 unit di 9 kabupaten dan Kota. jarak rumah dan sekolah. Ali A Rahim. Selain itu." tegasnya. karena siswa lain terkadang merasa minder. Iuran sekolah pun cukup mahal. Di mana. dengan tidak adanya lagi RSBI akan menghapus sekat pendidikan yang selama ini terjadi. Karena sejumlah orang tua murid menyambut baik dihapuskannya RSBI karena tidak membedakan antara sekolah yang satu dengan yang lain. RSBI ini baru berjalan selama 5 tahun. mengatakan. kepada Reporter Global FM Lombok. Sekat Pendidikan Diharapkan Tidak Terjadi Lagi Mataram (Global FM Lombok)Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB. walau pendidikan yang diterima sama seperti sekolah lainnya. walau status RSBI tidak disandang lagi. jika dihapus. H. Ali A Rahim. " Keputusan MK yang membubarkan RSBI itu. " Saya setuju RSBI dibubarkan saja agar siswa memilih sekolah berdasarkan kecerdasan. Drs. Tapi penghapusan RSBI itu tidak boleh membuat pihak sekolah menurunkan mutu dan kualitasnya dalam proses belajar mengajar. SMP dan SMA di NTB yang berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf International (RSBI) harus mengikuti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah menghapus RSBI. Hanya Kota Mataram yang memiliki 2 sekolah RSBI dari jenjang SD hingga SMA. Ali menuturkan. Senin (14/1). (ozi) . jika bertemu dengan murid dari sekolah RSBI. sehingga tidak ada masalah. dampak dari RSBI sebenarnya kurang baik. via telepon selulernya." kata Drs.

MK menilai pasal ini tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat seperti yang dijelaskan ketua MK. maka tidak adalagi sekolah-sekolah di Indonesia yang berhak mengenakan label RSBI baik ditingkat Sekolah Daras (SD). Ada keterangan yang menyatakan bahwa RSBI tidak hanya diisi oleh siswa dari kalangan ekonomi menengah keatas saja karena mereka memberikan jatah 20% kepada siswa kurang mampu yang berprestasi untuk bersekolah disana. sistem pendidikan indonesia yang sentralistik membuat hal tersebut menjadi sesuatu yang janggal karena adanya perbedaan yang diterapkan dalam proses belajar . Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sama-sama kita ketahui bahwa selama ini RSBI digadang-gadang sebagai sekolah yang mampu menciptakan bibit-bibit muda berprestasi dengan mengandalkan dukungan dari segala fasilitas sekolah yang jauh lebih baik dibandingkan sekolah-sekolah umum lainnya. dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penghapusan ini merupakan sinkronisasi dari dibatalkannya Pasal 50 ayat (3) UndangUndang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal (UU Sisdiknas) yang menjadi dasar pelaksanaan RSBI. Namun tanpa disadari sistem yang diterapkan oleh RSBI tersebut membuat 20% siswa dari latar belakang keluarga kurang mampu tadi merasa minder dengan teman-teman satu sekolahnya yang pada umumnya dilengkapi dengan aksesoris mewah seperti HP. Mahfud MD. Meskipun anak-anak berprestasi tadi berkesempatan mendapatkan ilmu dengan fasilitas penunjang yang sama. kendaraan. Hal tersebut memang memiliki tujuan yang baik karena memberikan kesempatan bagi generasi muda berprestasi namun memiliki kekurangan dari segi materi untuk menimbah ilmu di sekolah yang didukung fasilitias mewah sehingga memberikan kenyamanan bagi mereka untuk menuntut ilmu. Namun persoalan lain muncul manakala sekolah yang mengenakan label RSBI menerapkan aturan untuk memungut uang masuk yang relatif besar kepada setiap calon peserta didiknya serta mematok uang SPP yang tinggi sehingga hanya siswa dengan latar belakang berkecukupan saja dapat bersekolah di RSBI serta menikmati fasilitas yang super ekstra tersebut. Faktor lain yang menjadikan RSBI tidak efektif adalah persaingan mutu pendidikan yang sangat timpang antara sekolah umum baik itu negeri maupun swasta dengan RSBI yang mengadopsi kurikulum dari luar negeri dan menggunakan jasa guru-guru asing untuk menambah kualitas berbahasa asing siswa-siswi di RSBI karena adanya kemampuan sumber dana yang mereka miliki melalui pungutan-pungutan dari siswanya. PENGHAPUSAN DISKRIMINASI Pasca dikeluarkannya putusan MK mengenai penghapusan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). hingga Pakaian yang otomatis sangat kentara perbedaanya. karena secara tidak langsung sudah mengadopsi pola diskriminasi dan kastanisasi (penggolongan) di lingkup dunia pendidikan indonesia karena hanya mereka dengan latar belakang ekonomi berkecukupan saja dapat menikmati RSBI dengan segala fasilitasnya dan tidak merasa tertekan karena gaya hidup yang diterapkan sekolah sesuai dengan kemampuan ekonomi orang tua mereka. Pada dasarnya. Sekolah Menengah Atas (SMA). Inilah salah satu alasan mengapa RSBI dianggap kurang efektif dalam penerapannya. namun mereka pasti merasa tertekan dengan situasi yang ada dan secara tidak langsung menghakimi status sosial yang mereka sandang dengan segala batasan yang ada. Laptop. Ruang kelas berlantaikan keramik serta didukung fasilitas AC disetiap ruangan serta dilengkapi dengan Laptop di meja guru yang langsung dihubungkan dengan infocus guna mempermudah guru dalam memberikan pelajaran kepada siswa-siswi di RSBI menjadi salah satu keunggulan fasilitas yang dimiliki oleh RSBI.PENGHAPUSAN RSBI.

Dalam pasal 31 ayat 4 UUD 1945 dijelaskan bahwa Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Sebagaimana yang tercantum dalam pasal 11 ayat 1 UndangUndang Nomor 20 tahun 2003 tentang pendidikan yang menyatakan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan. . Dengan berbagai landasan hukum tentang substansifitas dari hak atas pendidikan yang harus dijamin keberadaanya oleh negara tanpa adanya diskriminasi tersebut. sudah seharusnya semua anak bangsa mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengenyam dunia pendidikan dengan fasilitas dan sarana yang memadai demi menunjang peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia kita. Sebab hak atas pendidikan bersifat universal. serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Sebab semua orang memiliki kedudukan yang sama dimata hukum untuk mendapat pendidikan tanpa memandang strata sosial dan latar belakang karena negara dengan tegas telah menjamin hal tersebut. Hak atas pendidikan ini kembali diperkuat dalam Pasal 31 UUD 1945. dengan kata lain dapat diartikan bahwa hak akan pendidikan benar-benar dijamin keberadaanya secara mutlak oleh negara sehingga tercapailah apa yang menjadi cita-cita bangsa seperti yang tertuang dalam preambule dasar konstitusi negara ini. Tidak ada diskriminasi akan pencapaian hak atas pendidikan sebagaimana yang tertulis diatas. tentunya memerlukan dana yang sangat besar. Hal ini bukanlah sesuatu yang aneh mengingat untuk menjamin terwujudnya hak atas pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun sekali lagi melalui sokongan dana yang begitu besar. diharapkan tidak adanya lagi pengkotak-kotakan dalam sistem pendidikan kita sebagaimana yang selama ini telah terjadi. Dengan begitu tidak ada alasan bagi kita menjadikan pendidikan sebagai wadah pengelompokan antara kaum borjuis dengan proletar sebagaimana yang banyak terjadi dalam kehidupan bangsa ini. Pemerintah sebagai awak yang menakhodai jalannya negara memiliki andil yang sangat signifikan atas terwujudnya pendidikan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Pendidikan Tanpa Diskriminasi Dalam preambule UUD 1945 terdapat beberapa tujuan bangsa indonesia yang salah satunya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.mengajar sementara eksekusi final mengenai proses kelulusan siswa masih ditentukan oleh pusat dengan sistem yang sama. Tentu saja acuan hukum mengenai hak atas pendidikan ini mengedepankan sistem pendidikan yang merata dan berimbang tanpa adanya disikriminasi. Bukan hanya mereka yang berada dikalangan menengah keatas saja yang berhak untuk mengenyam manisnya dunia pendidikan. Sehingga wajar jika negara memprioritaskan 20% dana APBN untuk dunia pendidikan. namun semua warga negara Indonesia juga berhak untuk merasakan nikmatnya berpengetahuan dan menjadi orang yang berpendidikan. Dalam konstitusi telah dijelaskan negara menganggarkan dana yang cukup besar untuk dunia pendidikan demi terpenuhinya hak atas pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

jelas terlihat garis pemisah atau diskriminasi antara siswa yang mampu dengan yang kurang mampu. Namun semangat di balik tujuan tersebut sangat diberi dukungan. Namun. karena semua terkait dengan pertarungan bangsa di mata internasional. Menurutnya. Ia menyatakan.Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penghapusan penyelenggaraan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) didukung Ketua Dewan Pendidikan Sulawesi Tenggara (Sultra) Prof.” ujar Abdullah. Seperti diketahui. Hanya saja. Adanya RSBI yang diterapkan. misalnya Bandara Internasional. menurutnya belum menjamin kualitas yang baik. Padahal dengan biaya yang mahal. dengan adanya RSBI dianggap oleh sebagian masyarakat dengan sikap diskriminasi terhadap pendidikan di negara ini.DEWAN PENDIDIKAN SULTRA DUKUNG PENGHAPUSAN RSBI (Humas Kemenag Sultra) —. Selain itu memberikan pengaruh pada psikologi para siswa-siswi di sekolah tersebut. Putusan tersebut terkait dengan penghapusan RSBI di Indonesia. akhir pekan lalu. dan untuk mendapatkan pendidikan yang baik pula harus sejajar dengan biaya yang dikeluarkan. saya selalu menyampaikan tidak setuju dengan RSBI. Ia juga menyatakan. “Sejak dahulu.” terangnya. H. (KE) . Rumah Sakit Bertaraf Internasional dan lain-lain. biaya yang dikeluarkan siswa yang bersekolah di RSBI tergolong mahal. Abdullah Alhadza. padahal mereka juga memiliki hak memperoleh pendidikan sebagaimana diatur dalam UUD 45. kata dia. Keadaan ini sangat berpengaruh pada jiwa dan psikologi peserta didik. Tapi ide dari program tersebut sebenarnya untuk kualitas pendidikan yang baik. terdapat beberapa sekolah dengan dalih RSBI melakukan tindakan yang semena-mena. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) ini menganggap. Seperti yang telah ada saat ini. bahkan menimbulkan perbedaan antara sekolah RSBI dengan regular hanya terletak pada keunggulan fasilitas saja. MK mengabulkan permohonan uji materi Pasal 50 ayat 3 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). sehingga lahir pula pendidikan dengan standar internasional. DR. “Saya setuju dengan adanya pembubaran RSBI. dirinya setuju dengan pembubaran RSBI bukan berarti tidak mendukung dengan peningkatan kualitas pendidikan. meningkatkan kualitas pendidikan bukan berarti ‘mencekik leher’ masyarakat dengan biaya tinggi. sebab mahal. sekolah RSBI tidak memberi banyak perubahan. membebani masyarakar.

tujuan penghapusan RSBI tersebut adalah agar tidak ada diskriminasi dalam memperoleh pendidikan. pemerintah harus memberlakukukan sama kepada lapisan masyarakat dalam pendidikan. karena RSBI mempunyai nilai plus. "Saya pikir perlu ada penyesuaian dari pemerintah di semua tingkatan dalam menyikapi putusan MK tentang penghapusan RSBI tersebut. Karenanya pemerintah di semua tingkatan harus berupaya mengakomodir hak-hak masyarakat dalam memperoleh pendidikan."ujar Paulus Sinulingga kepada wartawan di gedung sementara DPRD Medan Jalan Gunung Krakatau Rabu (16/01/2013) Sebab lanjut anggota Fraksi Partai Damai Sejahtera (F-PDS) DPRD Medan ini. disikapi oleh berbagai pihak. ungkap Paulus.Pemerintah Harus Akomodir Hak-hak Masyarakat Dalam Memperoleh Pendidikan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penghapusan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). imbuh Paulus. Sepertinya ada semacam perlakuan istimewa bagi siswa yang masuk dalam kelas RSBI ini. RSBI hanya diperuntukkan khusus bagi orang-orang mampu. akibatnya timbul kesannya ada diskriminasi dalam memperoleh pendidikan di negera ini. perlu adanya penyesuaian dari pemerintah dalam menyikapi putusan MK tentang penghapusan RSBI tersebut. Untuk itu pemerintah harus merespon keputusan MK ini dengan mengimplementasikannya melalui Peraturan Pemerintah (PP) bagi Pemerintah Pusat dan Peraturan Daerah (Perda) bagi Pemerintah Daerah (Perda). Sebab selama ini sebagaian masyarakat menilai ada diskriminasi dalam memperoleh pendidikan. sebut Paulus. tidak terkecuali legislator yang bertugas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Medan. . Seperti ungkap Wakil Ketua Komisi B DPRD Medan Drs Paulus Sinulingga. Sehingga bagi masyarakat yang mempunyai penghasilan pas-pasan merasa tertinggal.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah biaya yang mahal mengakibatkan adanya diskriminasi pendidikan. Putusan ini dikeluarkan oleh MK setelah menimbang bahwa keberadaan RSBI dan SBI tidak sesuai dengan konstitusi yang ada. MK telah menetapkan untuk mengabulkan permohonan uji materi atas Pasal 50 ayat 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur soal Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Selain itu. Dampak dari keputusan itu adalah dihilangkannya RSBI dalam sistem pendidikan di Indonesia. .Seperti diketahui. Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam tiap mata pelajaran di sekolah RSBI-SBI juga dianggap dapat mengikis jati diri bangsa dan melunturkan kebanggaan generasi muda terhadap penggunaan dan pelestarian bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa. pembedaan antara RSBI-SBI dan non RSBI-SBI menimbulkan adanya kastanisasi pendidikan.

Hal ini bertentangan dengan tujuan pendidikan untuk mencerdaskan seluruh anak bangsa. Yang ada anak yang cepat dan lambat dalam menerima pelajaran. hal itu memang harus dilakukan agar tidak ada lagi pembedaan perlakuan terhadap siswa. nama daerah dan bangsa akan terangkat di dunia internasional. imbuh dia. Karenanya. Selain itu. bukan hanya yang mampu atau pintar. tugas sekolah/madrasah adalah mencerdaskan seluruh anak bangsa. Bangsa yang harus memiliki dignity atau kewibawaan. Hendro Suyono. Kalau kami tetap semangat belajar untuk terus berprestasi.’’ tukas pria yang menjabat rektor Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) ini. ’’Harusnya kita kembangkan tapis dalam pembelajaran di sekolah hingga bisa terkenal sampai mancanegara. ’’Ujung-ujungnya. Kenapa tidak kita desain kurikulum sendiri yang berbasis keunggulan bangsa kita.” ujarnya. Menurut mereka. sisi eksklusivitas dalam sekolah RSBI itu akan melahirkan kesombongan pada diri siswanya. Menurutnya. status sebuah sekolah bukan hal utama. Sehingga banyak kelemahan dan ketidakadilan dalam sistem tersebut. hal itu akan melahirkan dua generasi berbeda kalau sistem seperti ini dipertahankan. Jadi wajar kalau sekarang MK menganulirnya. ’’Sedangkan dalam RSBI kan hanya menerima anak yang cerdas. tapis yang merupakan hak paten orang Lampung. Yang terpenting kualitas pembelajaran dan output yang dihasilkan. Belum lagi. Dia mencontohkan kurikulum yang digunakan RSBI mayoritas meniru dari luar negeri. Lagian kan bukan sekolahnya yang dihapus. Sementara itu. Sehingga terdapat pengelompokan dalam memperlakukan siswa.” ujar para siswa kelas XII ini saat ditemui di sekolahnya kemarin. ’’Konsep RSBI ini dari awal memang sudah salah kaprah. dan Maharani Putri Hikam. Sebab. Dia mengaku siap menjalankan keputusan MK tentang penghapusan status RSBI itu. Sementara siswa di sekolah umum/madrasah akan menjadi minder.RSBI SALAH SEJAK AWAL Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mencabut status rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) mendapat respons positif dari pengamat pendidikan Lampung Dr. Dengan begitu. Seperti diungkapkan Tri Zella Setyanda. M. Tetapi untuk tidak lanjutnya. sambung Agus. Hal itu agar tidak ada pembedaan perlakuan terhadap siswa di sekolah. Karena memang tugas sekolah/madrasah itu adalah mengaktualisasikan potensi yang dimiliki seluruh peserta didik. Perumusannya tidak melibatkan para pakar pendidikan dan pemberlakuannya juga tergesa-gesa. para siswa dan sekolah RSBI mengaku tidak terpengaruh dengan adanya keputusan MK ini. Hal senada diungkapkan Kepala SMAN 9 Bandarlampung Drs.” ujar pria yang juga menjabat ketua Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (Hipkin) Lampung ini. Agus Pahrudin.” tandas Agus saat ditemui di kampusnya kemarin. . Misalnya. kita ini bangsa yang besar. dalam perspektif pendidikan tidak ada anak yang bodoh. terusnya. ’’Jadi ya kami biasa saja menanggapi keputusan MK itu.Pd. ’’Padahal. siswa SMA Negeri 9 Bandarlampung.” tegas dia. Hendro masih menunggu petunjuk dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). melainkan cuma statusnya yang diubah. Bincar Rakutta. saya sangat mendukung status RSBI dihapus.

Hendro mengimbau sekolah-sekolah yang masih tertinggal untuk tidak malu dan mau melakukan studi banding ke sekolah yang sudah memiliki konsep dan manajemen bagus. Apa pun namanya. tegas dia. Dengan begitu. tetapi ada juga kuota bagi yang tidak mampu. Sedangkan Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Ir. Inilah yang harus dipertahankan. Semuanya gratis.Pd. Seperti sekolah kami yang lulusannya 100% diterima di SMA unggulan. Jadi yang terpenting sekarang komitmen sekolah untuk mengembangkan kualitasnya. menjalin kerja sama atau melakukan pembelajaran di sekolah yang lebih dahulu maju. ’’Namun sebenarnya kalau RSBI-nya sih nggak salah.” ujarnya. ’’Sehingga hal itu juga bisa diterapkan di sekolahnya. Sebelumnya. ’’Seperti untuk sekolah kami ini tidak hanya menampung siswa yang mampu.” pungkasnya. Jadi sebenarnya tidak terlalu masalah.” singkatnya. Kualitasnya harus terus ditingkatkan. Sementara.’’Namun bagi kami prinsipnya mau RSBI.” tandas Hendro.” ujarnya kemarin. Tetapi mungkin karena dianggap masyarakat terlalu eksklusif dan biayanya mahal sehingga menjadi sorotan. mau nggak. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Bandarlampung Tatang Setiadi menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk dari pusat mengenai kelanjutan dari putusan MK ini. Perlakuan terhadap mereka pun sama dengan yang lain. Dia mencontohkan sekolahnya yang terbuka menerima sekolah mana pun yang mau belajar. Nah kalau mau bagus kan sekolah harus seperti itu. Untuk tahun ini saja 15 anak yang nilainya baik dan tidak mampu dibebaskan dari biaya. Jadi guru-guru di sekolah itu kami ajak ke sini untuk belajar dan kami juga ke sana memberikan pelatihan. baik mengenai proses pembelajaran hingga penggunaan sarana teknologinya. ’’Yaitu semangat untuk mencetak generasi bangsa yang cerdas serta memiliki iman dan takwa.” ujarnya. mengungkapkan. Tetapi apa pun nanti perubahan yang dilakukan. Siapa pun dipersilakan studi banding ke sisni. Dia juga menepis anggapan kalau sekolah RSBI itu mahal dan eksklusif. dari informasi yang diperolehnya. ’’Dan itu tidak ditarik biaya. . Jadi sekolahsekolah harus mempertahankan prestasi. RSBI. ’’Artinya nanti bisa saja kalau di sini SMPN 1 Unggulan atau SDN 2 Rawalaut Unggulan. Lampung Barat. yang penting kita komitmen di sekolah ini bagaimana mencerdaskan anak bangsa. semangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan harus terus dijaga.” tuturnya. nantinya sekolah-sekolah yang status RSBI atau SBI-nya dihapus itu tetap menjadi unggulan. Kepala SMPN 2 Bandarlampung Euis Tati Darnati mengatakan bahwa sekolah yang sudah unggulan itu harus tetap unggul. pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia bisa tercapai. Yang penting. Siti Maidasuri. semangat RSBI jangan dihilangkan. ’’Seperti kami yang memiliki sekolah binaan di Lemong.” ucapnya. M. sekolah itu harus unggul. Di sisi lain.” imbuhnya. ’’Walaupun namanya bukan lagi SBI.

perkembangan mereka tak akan optimal. Pringsewu.” ujar dia. Untuk di Lampung sendiri. Sekolah-sekolah itu tersebar di kabupaten/kota di provinsi ini. Metro. proses pembelajarannya sudah menggunakan teknologi informasi dan sarana-prasarananya unggul. ’’Layanannya pun individual. lanjut dia. bukan kuantitas. Lampung Utara. ’’Rinciannya untuk SD ada 7 sekolah. Karena itu. SMP (8).” ucapnya. SMA (8). keberadaan sekolah unggulan sangat penting karena orientasinya mutu. Kalau tidak. Seperti Bandarlampung. dan SMK (7). harus dibina secara maksimal. . imbuh dia. imbuh Maidasuri. baik di bidang akademik maupun nonakademik. memang dibutuhkan biaya yang tak sedikit. ada sekitar 30 RSBI. Sehingga setiap potensi yang dimiliki anak harus bisa dikembangkan seluruhnya. Untuk hal itu.” pungkasnya.Sebab anak-anak yang memiliki potensi. ’’Sebab. dan Lampung Barat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful