PENCEMARAN AIR LAUT OLEH LOGAM BERAT

I. Pendahuluan Laut Indonesia memiliki luas lebih kurang 5,6 juta km 2 dengan garis pantai sepanjang 81.000 km, dengan potensi sumberdaya, terutama perikanan laut yang cukup besar, baik dari segi kuantitas maupun diversitasnya. Selain itu Indonesia tetap berhak untuk berpartisipasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam di laut lepas di luar batas 200 mil laut ZEE, serta pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam dasar laut perairan internasional di luar batas landas kontinen. Nampak bahwa kepentingan pembangunan ekonomi di Indonesia lebih memanfaatkan potensi sumberdaya daratan daripada potensi sumberdaya perairan laut. Perkembangan IPTEK memacu terjadinya pencemaran lingkungan baik pencemaran air, tanah dan udara. Pencemaran air yang diakibatkan oleh dampak perkembangan industri harus dapat dikendalikan, karena bila tidak dilakukan sejak dini akan menimbulkan permasalahan yang serius bagi kelangsungan hidup manusia maupun alam sekitarnya. Salah satu hal yang perlu dilakukan dalam pengendalian dan pemantauan dampak lingkungan adalah melakukan analisis unsur-unsur dalam ikan air tawar, terutama Pb, Cu, dan Cd. Pencemaran logam-logam tersebut dapat mempengaruhi dan menyebabkan penyakit pada konsumen, karena di dalam tubuh unsur yang berlebihan akan mengalami detoksifikasi sehingga membahayakan manusia. Logam berat umumnya bersifat racun terhadap makhluk hidup walaupun beberapa diantaranya diperlukan dalam jumlah kecil. Melalui berbagai perantara, seperti udara, makanan, maupun air yang terkontaminasi oleh logam berat, logam tersebut dapat terdistribusi ke bagian tubuh manusia dan sebagian akan terakumulasikan. Jika keadaan ini berlangsung terus menerus, dalam jangka waktu lama dapat mencapai jumlah yang membahayakan kesehatan manusia Pencemaran logam berat merupakan permasalahan yang sangat serius untuk ditangani, karena merugikan lingkungan dan ekosistem secara umum. Sejak kasus merkuri di Minamata Jepang pada 1953, pencemaran logam berat semakin sering terjadi dan semakin banyak dilaporkan. Agen Lingkungan Amerika Serikat (EPA) melaporkan, terdapat 13 elemen logam berat yang diketahui berbahaya bagi lingkungan. Di antaranya arsenik (As), timbal (Pb), merkuri (Hg), dan kadmium (Cd). Logam berat sendiri sebenarnya merupakan unsur esensial yang sangat dibutuhkan setiap makhluk hidup, namun beberapa di antaranya (dalam kadar tertentu) bersifat

Logam merupakan bahan pertama yang dikenal oleh manusia dan digunakan sebagai alat-alat yang berperan penting dalam sejarah peradaban manusia (Darmono. Logam berat mempunyai sifat yang mudah mengikat bahan organik dan mengendap di dasar perairan dan bersatu dengan sedimen sehingga kadar logam berat dalam sedimen lebih tinggi dibanding dalam air (Hutagalung. Berbeda dengan logam biasa. Dari nomor atom sampai efek fisiologis telah secara rinci dibahas dalam buku-buku kimia terutama kimia anorganik dan kimia lingkungan. 1995). baja.kemudian diserap oleh organisme yang hidup di perairan tersebut. Dampak dari pencemaran logam berat ini sering dilaporkan.Logam berat yang masuk ke sistem perairan. Pada saat buangan limbah industri masuk ke dalam suatu perairan maka akan terjadi proses pengendapan dalam sedimen. dan absorbsi oleh organisme-organisme perairan (Bryan. besi merupakan logam yang dibutuhkan dalam pembentukan pigmen darah dan zink merupakan kofaktor untuk aktifitas enzim (Wilson. 1991). Logam berat yang masuk ke dalam lingkungan perairan akan mengalami pengendapan. Keberadaan . Logam berat masih termasuk golongan logam dengan kriteria-kriteria yang sama dengan logam lain. logam berat biasanya menimbulkan efek-efek khusus pada mahluk hidup (Palar. adsorbsi. Mungkin istilah logam berat masih terasa asing di telinga mereka dan didefinisikan secara sederhana saja yaitu logam yang berat (dalam artian ditimbang) seperti besi. biasanya dalam literatur kimia istilah “logam berat” digunakan untuk memerikan logam-logam yang memiliki sifat toksisitas (racun) pada makhluk hidup.racun. 1988). 1994). aluminium dan tembaga. pengenceran dan dispersi. Pengertian logam berat Mungkin istilah logam berat sudah tak asing bagi para kimiawan. II. 1984). Tapi tak demikian dengan orang awam. 1976). baik di sungai maupun lautan akan dipindahkan dari badan airnya melalui tiga proses yaitu pengendapan. Pengendapan logam berat di suatu perairan terjadi karena adanya anion karbonat hidroksil dan klorida (Hutagalung. Di alam. unsur ini biasanya terdapat dalam bentuk terlarut atau tersuspensi (terikat dengan zat padat) serta terdapat sebagai bentuk ionik. Perbedaannya terletak dari pengaruh yang dihasilkan bila logam berat ini berikatan dan atau masuk ke dalam organisme hidup. Hal ini menyebabkan konsentrasi bahan pencemar dalam sedimen meningkat. Terlepas dari definisi di atas. Dasar Teori A. Tidak semua logam berat dapat mengakibatkan keracunan pada mahluk hidup.

Jenis pertama adalah logam berat esensial. logam berat ini akan bertindak sebagai penyebab alergi. Cd. Co. namun dalam jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan efek racun. dan tembaga terikat pada sel-sel membran yang menghambat proses transpormasi melalui dinding sel. Fe. teratogen atau karsinogen bagi manusia. kadmium (Cd). Logam berat adalah unsur-unsur kimia dengan bobot jenis lebih besar dari 5 gr/cm3. Sebagian logam berat seperti timbal (Pb). Jalur masuknya adalah melalui kulit. sehingga enzim bersangkutan menjadi tak aktif. Logam berat juga mengendapkan senyawa fosfat biologis atau mengkatalis penguraiannya (Manahan. 1995). logam berat ini dapat dibagi dalam dua jenis. Pertama dari proses alamiah seperti pelapukan secara kimiawi dan kegiatan geokimiawi serta dari tumbuhan dan hewan yang membusuk. mutagen. timbal. pernapasan dan pencernaan. 1977). . mempunyai afinitas yang tinggi terhadap unsur S dan biasanya bernomor atom 22 sampai 92 dari perioda 4 sampai 7 (Miettinen. terletak di sudut kanan bawah sistem periodik. Cu. Cr dan lain-lain. sehingga proses metabolisme tubuh terputus. di mana keberadaannya dalam tubuh masih belum diketahui manfaatnya atau bahkan dapat bersifat racun. Pb. Logam berat ini dapat menimbulkan efek kesehatan bagi manusia tergantung pada bagian mana logam berat tersebut terikat dalam tubuh. Afinitas yang tinggi terhadap unsur S menyebabkan logam ini menyerang ikatan belerang dalam enzim. Gugus karboksilat (COOH) dan amina (-NH2) juga bereaksi dengan logam berat. Sedangkan jenis kedua adalah logam berat tidak esensial atau beracun. Berdasarkan sudut pandang toksikologi.logam berat dalam lingkungan berasal dari dua sumber. 1988). seperti Hg. dan merkuri (Hg) merupakan zat pencemar yang berbahaya. di mana keberadaannya dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidup. 1977). Mn dan lain sebagainya. Kedua dari hasil aktivitas manusia terutama hasil limbah industri (Connel dan Miller. Dalam neraca global sumber yang berasal dari alam sangat sedikit dibandingkan pembuangan limbah akhir di laut (Wilson. Contoh logam berat ini adalah Zn. Menurut Vouk (1986) terdapat 80 jenis dari 109 unsur kimia di muka bumi ini yang telah teridentifikasi sebagai jenis logam berat. Daya racun yang dimiliki akan bekerja sebagai penghalang kerja enzim. Kadmium. Lebih jauh lagi.

kerusakan pembuluh darah. 3. bahkan mengakibatkan kanker paru-paru.B. dapat menyebabkan kegagalan fungsi sumsum tulang. mudah lelah. kegagalan ginjal akut maupun shock. Dampak negatif logam berat bagi manusia Masing-masing logam berat memiliki dampak negatif terhadap manusia jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar dan waktu yang lama. hiperkeratosis (penebalan kulit). Turunan oleh Merkuri (biasanya etil merkuri) pada proses kehamilan akan nampak setelah bayi lahir yang dapat berupa cerebral palsy maupun gangguan mental. kerusakan ginjal dan hati. menyebabkan bronchitis. pasien merasa mulutnya kebal sehingga tidak peka terhadap rasa dan suhu. gangguan pada ginjal. nafas sesak (pendek). kram. kerusakan sarung selaput saraf dan bagian dari otak kecil. Gejala umum keracunan Kadmium adalah sakit di dada. 4. Kadmium (Cd) Jika berakumulasi dalam jangka waktu yang lama dapat menghambat kerja paru-paru. kerusakan ginjal. dapat menurunkan IQ pada anak kecil jika terdapat 10-20 myugram/dl dalam darah. mual. dan gangguan kardiovaskuler. 2. gangguan pernafasan. dan sering sakit kepala. menurunnya sel darah. dermatitis. hidung tidak peka bau. Selain itu. Gejala keracunan Merkuri tingkat awal. Merkuri (Hg) dapat berakumulasi dan terbawa ke organ-organ tubuh lainnya. gangguan neurologi (susunan syaraf). gangguan fungsi hati. gangguan psikologi (rasa cemas dan sifat agresif). dan lemah. Arsenik (As) Dalam tubuh dapat mengganggu daya pandang mata. Sedangkan keracunan Merkuri yang akut dapat menyebabkan kerusakan saluran pencernaan. Selain itu. gangguan kardiovaskuler. osteoporosis) dan meningkatkan tekanan darah. Dampak tersebut antar lain : 1. Kadmium dapat pula merusak tulang (osteomalacia. gangguan pada luas pandang. pencetus kanker. Jika terjadi akumulasi yang tinggi mengakibatkan kerusakan sel-sel saraf di otak kecil. dan gangguan saluran pencernaan. infeksi kulit (dermatitis). muntah. gangguan sistem reproduksi. menurunnya daya tahan tubuh. sampai rusaknya paru-paru. . anemia. batuk – batuk. hiperpigmentasi (kulit menjadi berwarna gelap). diare. varises. dan gangguan fungsi paru-paru. penyakit akut atau kronik sistem syaraf. pertumbuhan lambat. sistem reproduksi. Timbal (Pb) Dalam peredaran darah dan otak dapat menyebabkan gangguan sintesis hemoglobin darah.

maka akumulasi logam berat dalam tubuh dapat kita cegah III. Konsentrasi polutan dalam tubuh zooplankton lebih tinggi dibanding dalam tubuh fitoplankton karena zooplankton memangsa fitoplankton sebanyak-banyaknya. Selain itu air laut juga sebagai tempat penerimaan polutan (bahan cemar) yang jatuh dari atmosfir. Salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan adalah dengan mendeteksi kondisi air yang kita gunakan sehari-hari.Fitoplankton adalah produsen dan sebagai tropik level pertama dalam rantai makanan. Ikan planktivores dimangsa oleh ikan karnivores (pemakan ikan atau hewan) sebagai tropik level ketiga. Namun. terutama kebutuhan untuk minum. kerang. Kemudian fitoplankton dimakan zooplankton. ikan. Fitoplankton dan zooplankton dimakan oleh ikan-ikan planktivores (pemakan plankton) sebagai tropik level kedua. Bila polutan ini berada dalam jaringan tubuh organisme laut . Dampak kandungan logam berat memang sangat berbahaya bagi kesehatan. polutan tersebut yang masuk ke air diserap langsung oleh fitoplankton. Kerang juga mengandung logam berat yang tinggi karena cara makannya dengan menyaring air masuk ke dalam insangnya setiap saat dan fitoplankton ikut tertelan. dan ginjal. Proses Pencemaran Air Laut Oleh Logam Berat Air laut adalah suatu komponen yang berinteraksi dengan lingkungan daratan.Ikan predator dan ikan yang berumur panjang mengandung konsentrasi polutan dalam tubuhnya paling tinggi di antara seluruh organisme laut. rumput laut dan lainlain). pembuluh darah. Polutan ikut masuk ke dalam tubuhnya dan terakumulasi terusmenerus dan bahkan bisa melebihi konsentrasi yang di air. di mana buangan limbah dari daratan akan bermuara ke laut. Sebagian larut dalam air.5. Jika kondisi air Anda sudah terdeteksi. sebagian tenggelam ke dasar dan terkonsentrasi ke sedimen. cumi-cumi. udang. Kemudian. dan sebagian masuk ke dalam jaringan tubuh organisme laut (termasuk fitoplankton. Chromium (Cr) Dalam tubuh dapat berakibat buruk terhadap sistem saluran pernafasan. selanjutnya dimangsa oleh ikan predator sebagai tropik level tertinggi. Polutan tersebut mengikuti rantai makanan mulai dari fitoplankton sampai ikan predator dan pada akhirnya sampai ke manusia. kita dapat mencegahnya dengan meningkatkan kesadaran untuk ikut serta melestarikan sumber daya hayati serta menjaga kesehatan baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Limbah tersebut yang mengandung polutan kemudian masuk ke dalam ekosistem perairan pantai dan laut. kulit.

produk susu. peleburan emas.tersebut dalam konsentrasi yang tinggi. industri pembuatan cat. kemudian dijadikan sebagai bahan makanan maka akan berbahaya bagi kesehatan manusia. WHO (World Health Organization) atau Organisasi Kesehatan Dunia dan FAO (Food Agriculture Organization) atau Organisasi Pangan Dunia merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi makanan laut (seafood) yang tercemar logam berat. pembungkus makanan juga kadang mencemari makanan tersebut. Pencemaran logam mercury (Hg) mulai mendapat perhatian sejak munculnya kasus minamata di Jepang pada tahun 1953. Bahkan tidak sedikit yang menyebabkan kematian. Demikian juga makanan laut (seafood) yang berasal dari pantai dan laut yang tercemar juga mengandung bahan polutan yang tinggi. Karena kesehatan manusia sangat dipengaruhi oleh makanan yang dimakan. pembuatan gigi palsu. Kasus minamata yang terjadi dari tahun 1953 sampai 1975 telah menyebabkan ribuan orang meninggal dunia akibat pencemaran mercury di Teluk Minamata Jepang. Terjadinya pencemaran mercury di perairan laut lebih banyak disebabkan oleh faktor manusia dibanding faktor alam. udang dan makanan laut lainnya yang mengandung mercury. dan lain-lain. Dewasa ini mercury telah digunakan secara meluas dalam produk elektronik. Meskipun pencemaran mercury dapat terjadi secara alami tetapi kadarnya sangat kecil. kerang. . Makanan yang berasal dari daerah tercemar kemungkinan besar juga tercemar. Logam berat telah lama dikenal sebagai suatu elemen yang mempunyai daya racun yang sangat potensil dan memiliki kemampuan terakumulasi dalam organ tubuh manusia. Industri Kimia Chisso menggunakan mercury khlorida (HgCl2) sebagai katalisator dalam memproduksi acetaldehyde sintesis di mana setiap memproduksi satu ton acetaldehyde menghasilkan limbah antara 30-100 gr mercury dalam bentuk methyl mercury (CH3Hg) yang dibuang ke laut Teluk Minamata. Pencemaran mercury secara besar-besaran disebabkan karena limbah yang dibuang oleh manusia. Penggunaan mercury sebagai elektroda dalam pembuatan soda api dalam industri makanan seperti minyak goreng. Beberapa logam berat yang berbahaya adalah : a. Mercury Air Raksa atau Mercury (Hg) adalah salah satu logam berat dalam bentuk cair. Pada saat itu banyak orang mengalami penyakit yang mematikan akibat mengonsumsi ikan. sebagai katalisator. Manusia telah menggunakan mercury oksida (HgO) dan mercury sulfida (HgS) sebagai zat pewarna dan bahan kosmetik sejak jaman dulu. Salah satu polutan yang paling berbahaya bagi kesehatan manusia adalah logam berat. kertas tima.

Sementara batas maksimum konsentrasi atau kandungan Cd pada daging makanan laut yang layak bagi kesehatan yang direkomendasikan FAO dan WHO adalah lebih kecil dari 0. jantung dan kerapuhan tulang. peleburan logam. Pencemaran kadmium pada air minum di Jepang menyebabkan penyakit “itai-itai”. penciuman. pupuk superpospat juga mengandung Cd bahkan ada yang sampai 170 ppm. Kemudian mencapai konsentrasi yang tinggi pada daging kerangkerangan. ginjal.Methyl mercury ini masuk ke dalam tubuh organisme laut baik secara langsung dari air maupun mengikuti rantai makanan. pewarnaan. Konsentrasi atau kandungan mercury dalam rambut beberapa pasien di rumah sakit Minamata mencapai lebih 500 ppm. Masyarakat Minamata yang mengonsumsi makanan laut yang tercemar tersebut dalam jumlah banyak telah terserang penyakit syaraf. baterai.01. Pb dapat diakumulasi . c. Keracunan kronis yang disebabkan oleh Cd adalah kerusakan sistem fisiologis tubuh seperti pada pernapasan. Sebaliknya Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan merekomendasikan tidak lebih dari 2. lumpuh. Kadmium Kadmium (Cd) menjadi populer sebagai logam berat yang berbahaya setelah timbulnya pencemaran sungai di wilayah Kumamoto Jepang yang menyebabkan keracunan pada manusia. anemia dan mempengaruhi anggota tubuh lainnya. kehilangan indera perasa dan bahkan banyak yang meninggal dunia. serta merusak kelenjar reproduksi. Limbah cair dari industri dan pembuangan minyak pelumas bekas yang mengandung Cd masuk ke dalam perairan laut serta sisa-sisa pembakaran bahan bakar yang terlepas ke atmosfir dan selanjutnya jatuh masuk ke laut. Konsentrasi Cd pada air laut yang tidak tercemar adalah kurang dari 1 mg/l atau kurang dari 1 mg/kg sedimen laut.mg/l. batubara mengandung Cd sampai 2 ppm.0 mg/kg. Bahan bakar dan minyak pelumas mengandung Cd sampai 0. b. Gejalanya ditandai dengan ketidak-normalan tulang dan beberapa organ tubuh menjadi mati. crustacea dan ikan yang merupakan konsumsi sehari-hari bagi masyarakat Minamata. menyebabkan penyumbatan sel-sel darah merah. bahan bakar. Timbal Timbal (Pb) juga salah satu logam berat yang mempunyai daya toksitas yang tinggi terhadap manusia karena dapat merusak perkembangan otak pada anak-anak. sirkulasi darah.Konsentrasi Cd maksimum dalam air minum yang diperbolehkan oleh Depkes RI dan WHO adalah 0. Kadmium telah digunakan secara meluas pada berbagai industri antara lain pelapisan logam.5 ppm.95 mg/kg. minyak pelumas.

zat organik dan logam berat lainnya. karena memiliki kelebihan dibandingkan dengan proses kimiawi. Cd dan Pb. Penanggulangan Pencemaran Logam Berat Upaya penanganan pencemaran logam berat sebenarnya dapat dilakukan dengan menggunakan proses kimiawi. penggunaan mikroorganisme untuk menangani pencemaran logam berat lebih efektif dibandingkan dengan ion exchange dan reverse osmosis dalam kaitannya dengan sensitivitas kehadiran padatan terlarut (suspended solid). Umumnya.Penanganan logam berat dengan mikroorganisme atau mikrobia (dalam istilah Biologi dikenal dengan bioakumulasi. Selanjutnya Pb tersebut jatuh ke laut mengikuti air hujan. Dengan kejadian tersebut maka banyak negara di dunia mengurangi tetraeil Pb pada minyak bumi dan gas alam untuk mengurangi pencemaran Pb di atmosfir. Organisme Selular Sianobakteria merupakan organisme selular yang termasuk kelompok mikroalga atau ganggang mikro. Dewasa ini pelepasan Pb ke atmosfir meningkat tajam akibat pembakaran minyak dan gas bumi yang turut menyumbang pembuangan Pb ke atmosfir. penanganan logam berat dengan mikroorganisme relatif mudah dilakukan. organisme ini tersebar luas baik di perairan tawar maupun lautan. menjadi alternatif yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat keracunan elemen logam berat di lingkungan perairan tersebut.langsung dari air dan dari sedimen oleh organisme laut. Beberapa hasil studi melaporkan. serta beberapa metode lainnya seperti penyerapan menggunakan karbon aktif.bioremediasi. atau bioremoval). penyerapan ion . Metode atau teknologi ini sangat menarik untuk dikembangkan dan diterapkan.000 jenis sianobakteria tersebar di berbagai habitat. Di alam. Namun proses ini relatif mahal dan cenderung menimbulkan permasalahan baru. menjelaskan lebih rinci tentang proses penyerapan ion logam berat oleh sianobakteria dan mikroorganisme secara umum. Berdasarkan penelitian terbaru. Sampai saat ini diketahui sekitar 2. sianobakteria merupakan salah satu organisme yang diketahui mampu mengakumulasi (menyerap) logam berat tertentu seperti Hg. Suhendrayatna (2001) dalam makalahnya. Dengan kata lain. electrodialysis dan reverse osmosis. murah dan cenderung tidak berbahaya bagi lingkungan. Seperti penambahan senyawa kimia tertentu untuk proses pemisahan ion logam berat atau dengan resin penukar ion (exchange resins). lebih baik dari proses pengendapan (presipitation) kalau dikaitkan dengan kemampuan menstimulasikan perubahan pH dan konsentrasi logam beratnya. yaitu akumulasi senyawa tersebut dalam sedimen dan organisme akuatik (perairan). IV. Serta.

Namun demikian. ditumbuhkan dan selanjutnya dikontakkan dengan air yang tercemar ion logam berat tersebut. b. Proses ini tergantung dari energi yang terkandung dan sensitivitasnya terhadap parameter yang berbeda seperti pH. Proses pertama. baik oleh masyarakat. Proses aktif uptake Proses ini juga dapat terjadi pada berbagai tipe sel hidup. Suhendrayatna (2001) menambahkan. tidak tersedianya sumber energi dan penghambat metabolisme sel. untuk mendesain suatu proses pengolahan limbah yang mengandung ion logam berat dengan melibatkan sianobakteria relatif mudah dilakukan. a. cahaya dan lainnya. Karena. mempunyai spektrum habitat sangat luas. Proses pasif uptake Proses ini terjadi ketika ion logam berat terikat pada dinding sel biosorben. sianobakteria merupakan organisme selular yang mudah dijumpai. sianobakteria pilihan dimasukkan. dapat tumbuh dengan cepat dan tidak membutuhkan persyaratan tertentu untuk hidup.logam berat oleh sianobakteria dan mikroorganisme terdiri atas dua mekanisme yang melibatkan proses aktif uptake (biosorpsi) dan pasif uptake (bioakumulasi). Peristiwa ini seperti ditunjukkan oleh akumulasi kadmium pada dinding sel Ankistrodesmus dan Chlorella vulgaris yang mencapai sekitar 80 derajat dari total akumulasinya di dalam sel. Proses pengontakkan dilakukan dalam jangka waktu tertentu yang ditujukan agar sianobakteria berinteraksi dengan ion logam berat. Logam berat dapat juga diendapkan pada proses metabolisme dan ekresi sel pada tingkat kedua. proses ini dapat pula dihambat oleh suhu rendah. mudah dibudidayakan dalam sistem akuakultur. Mekanisme passive uptake dapat dilakukan dengan dua cara. selanjutnya biomassa sianobakteria ini dipisahkan dari cairan. Proses terakhir. kekuatan ikatan ionik. Pemanfaatan sianobakteria untuk menanggulangi pencemaran logam berat merupakan hal yang sangat menarik dilakukan. biomassa sianobakteria yang terikat dengan ion logam berat diregenerasi untuk digunakan kembali atau kemudian dibuang ke lingkungan. pemerintah maupun industri. dan/atau akumulasi intraselular ion logam tersebut. Mekanisme ini secara simultan terjadi sejalan dengan konsumsi ion logam untuk pertumbuhan sianobakteria. pertama dengan cara pertukaran ion di mana ion pada . sedangkan arsenik yang berikatan dengan dinding sel Chlorella vulgaris rata-rata 26 persen. suhu.

Kesimpulan Dari uraian diatas maka dapat diambil beberapa kesimpulan anatara lain : a. Proses pasisive uptake Cr pada permukaan membran sel Sumber : Cossich. et. Logam berat memiliki efek negative bagi lingkungan tertama air laut jika memiliki kandungan logam berat melebihi ambang batas b. thiol. Logam berat jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar dalam jangka waktu yang lama dapart menyebabkab gangguan kesehatan c.al (2002) V. Sebagai contoh adalah pada Sargassum sp. fosfat. di mana Cr(6) mengalami reaksi reduksi pada pH rendah menjadi Cr(3) dan Cr(3) di-remove melalui proses pertukaran kation.dinding sel digantikan oleh ion-ion logam berat. Pencemaran oleh logam berat harus segera ditangani agar tidak menimbukan bahaya bagi manusia . Gambar.. dan hidroksi-karboksil secara bolak balik dan cepat. dan Eklonia sp. dan kedua adalah pembentukan senyawa kompleks antara ion-ion logam berat dengan gugus fungsional seperti karbonil. amino. hidroksi.

or.DAFTAR PUSTAKA http://www.html http://forum.blogspot.com/2007/09/15/profil-laut-indonesia/ http://www.id http://www.serasan.co.blogspot.walhi.org arifin_pararaja@yahoo.ychi.kafegaul.php?t=194365 http://lets-belajar.html http://ikasiwalima.com/2007/08/logam-berat.cc/2008/11/dampak-pencemaran-pantai-bagi-kesehatan.co.walhi.com/showthread.html http://www.com/2008/01/bahaya-pencemaran-logam-berat-dalam-air_31.id/kampanye/tambang/buanglimbah/040803_buyatcemar_cu/ http://adinfobogor.org .wordpress.org – ychi.

LAMPIRAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful