BELERANG

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN1 A.Latar Belakang1 B.Permasalahan4 C.Tujuan5 BAB II PEMBAHASAN6 A.Pengertian tembaga6 B.Sumber – Sumber dialam6 C.Siklus belerang7 D.Cara Pembuatan8 BAB III PENUTUP 14 A.Kesimpulan 14 B.Saran14 DAFTAR PUSTAKA

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena berkat rahmat dan hidayahnya makalah yang berjudul “Belerang” ini dapat penulis selesaikan dengan sebaiknya. Penulisan makalah ini sebagai salah satu syarat melengkapi nilai.Penulis menyadari makalah ini mungkin masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan. Mudah-mudahan makalah ini bermamfaat bagi semua pembaca khususnya diri penulis sendiri.

Sudah lama diketahui bahwa belerang sangat penting untuk tanaman dan hewan. serat. Mn. Belerang merupakan salah satu unsur dalam asam amino metionin. lemak. Oleh karena itu. struktur tanah serta meningkatkan mikroorganisme tanah. Pemberian pupuk pada saat hijauan ditanam. Pupuk kandang juga digunakan sebagai penyeimbang pH tanah. pupuk kandang dan alam berupa air belerang menjadi alternatif dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hijauan. Tingkat dan kualitas kandungan zat makanan tersebut sangat bervariasi. protein. akan meningkatkan produksi dan akan memperbaiki kualitas. khususnya pupuk anorganik disamping dampak negatif terhadap struktur tanah yang diakibatkannya. vitamin biotin serta tiamin. vitamin dan mineral. Hijauan di daerah tropis umumnya berkualitas rendah jika dibandingkan dengan hijauan didaerah sedang (temperate). Kenyataan di lapang menunjukkan bahwa petani sangat jarang melakukan hal tersebut. Hal ini disebabkan harga pupuk yang cukup mahal. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai nutrisi hijauan pakan tersebut adalah dengan pemberian hara melalui pemupukan. sistein dan sistin. P. Ca.BAB I PENDAHULUAN A. Zn dan Co. Pupuk kandang dapat memperbaiki kondisi tanah. Mineral ini juga sangat penting untuk banyak reaksi dalam tiap sel hidup. Seperti unsur penting yang lain. Mg. Pupuk kandang dapat menyediakan unsur N. Latar Belakang Hijauan merupakan pakan utama ternak ruminansia yang mengandung zat makanan seperti energi. belerang . S.

tembaga (Cu). Kecamatan Parung. antara lain berupa lahan pertanian yang subur dan juga merupakan sumber daya mineral yang bermanfaat. air panas tersebut sering disebut juga air belerang. magnesium (Mg). terutama yang tumbuh di lahan granitik.000 km2 atau 17% dari luas Indonesia. sering kekurangan unsur belerang sehingga tidak mampu memberi respons yang optimal terhadap hewan yang mengkonsumsinya. mangan (Mn). Oleh karena berbau dan mengadung belerang. Tanah di Indonesia. karena sangat bermanfaat bagi manusia. Interaksi pemupukan air belerang dan pupuk kandang diharapkan meningkatkan produktivitas dan kualitas hijauan pakan yang ditanam. Sumber air panas juga merupakan salah satu dari dampak positif adanya gunung berapi. baik untuk kesehatan maupun sebagai objek wisata. antara lain belerang. . sebagai akibat adanya pencucian. Dampak positif yang disebabkan oleh aktivitasnya. besi (Fe). Air belerang tersebut biasanya mengandung berbagai zat yaitu nitrogen (N). serta tidak mustahil untuk dapat digunakan bagi tanaman lain yang berguna bagi manusia. Sampai saat ini air belerang (khususnya yang berasal dari daerah Ciseeng. terutama di daerah bercurah hujan tinggi bisa saja defisiensi terhadap belerang dan unsur-unsur hara lain. belum dimanfaatkan sebagai pupuk. Air belerang ini merupakan sumber daya alam yang dapat ditingkatkan kegunaannya yaitu dalam meningkatkan produktivitas ruminansia secara tidak langsung (melalui pemupukan hijauan makanan ternak tropis) dan secara langsung (sebagian sudah dilakukan). Kandungan belerang pada air tersebut paling dominan. Sebagai konsekuensinya beberapa hijauan pakan. aluminium (Al). seng (Zn) dan sulfur (S).dilaporkan berperan khusus dalam metabolisme tanaman dan hewan. Hal ini menunjukkan ketersediaan unsur belerang sangat melimpah. di samping akibat penggunaan pupuk anorganik yang belebihan. Kabupaten Bogor). kalium (K). Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah gunung berapi yang menempati luas sekitar 350. fosfor (P). Oleh karena itu perlu adanya penelitian pemanfaatan air belerang dan pupuk kandang pada lahan pertanian umumnya dan peternakan khususnya. kalsium(Ca).

B. pengertian. Tujuan Supaya dapat mempelajari lebih jauh tentang belerang. Mengetahui latar belakang. Cara Pembuatan. C. Sumber – sumber di alam. Rumusan Masalah Pengertian Belerang. dan cara pembuatannya. . Siklus Belerang.

6°C.09.2. Siklus Belerang . terbentuk cairan berwarna kuning muda yang terdiri dari satuan S8. terutama di sepanjang lingkaran api pasifik. Mudah larut dalam CS2. minyak bumi. sinabar (merkuri sulfida). pegunungan tengger dan bromo. karena pengaruh unsur pengotornya. dan anilin.S4 dan S2 komposisinya bergantung pada suhu. Jika belerang cair di panaskan . PbS.5 . CC14. Sulfur di alam terdapat dalam keadaan bebas maupun sebagai bijih sulfida.2. di peroleh belerang plastis. dan kira-kira pada 160°C.Unsur belerang berupa campuran satuan S8. minyak bumi.Satuan struktur kedua bentuk alotrop dalam keadaan cair mengerut menjadi lingkar S8. Pada suhu 95. dan barit ( barium sulfat ).05 .viskositasnya berubah karena perubahan struktur dalam molekul belerang. kuning kegelapan. C. Belerang terdapat dalam dua bentuk alotrop (polimorf). sifat-sifat fisik belerang adalah : Kristal belerang berwarna kuning. Kilap : damar Gores : berwarna putih. dan sebagai sulfat CaSO4.5 (skala Mohs). ZnS.8°C). warna cairan menjadi gelap. dan batu bara.2H2O dan MgSO4. Jika suhu di naikan lagi.Kedua alotrof ini adalah belerang rombik. Selain itu belerang bebas terdapat sebagai deposit belerang di dalam perut bumi.Unsur sulfur kita temukan pada gunung berapi misalnya di pegunungan dieng.BAB II PEMBAHASAN A. galena (plumbum sulfida). minyak tanah. atau H2SO4. dan stibnit (antimoni sulfida). Ketahanan : getas/mudah hancur (brittle). dan logam sulfat seperti gipsum ( kalsium sulfat ) alunit ( kalium aluminium sulfat. Unsur ini mendidih pada 444.6°C. penghantar panas dan listrik yang buruk. Pengertian belerang Belerang atau sulfur adalah mineral yang dihasilkan oleh proses vulkanisme. dan kehitam-hitaman. sfalerit (zink sulfida). pecahan :berbentuk konkoidal dan tidak rata. viskositas cairan mencapai maksimum dan tidak dapat di tuang.Jika di biarkan . Senyawa-senyawa belerang juga terdapat sebagai pengotor (impuritis) pada gas alam.25°C). Pada suhu agak di atas titik leleh . Sifat belerang lainnya adalah : tidak larut dalam air. FeS2. lama kelamaan berubah menjadi belerang rombik.7H2O. berupa lingkar S8 putus menjadi rantai spiral panjang (belerang – μ) dengan beberapa satuan S6 ( belerang – π ) antara 160°C dan 180°C. Titik lebur 129oC dan titik didihnya 446oC. Jika cairan belerang ( pada 250°C – 350 °C ) di tuang kedalam air dingin . Sumber-Sumber di Alam Unsur sulfur dapat di peroleh dari mata air panas dan kawasan gunung berapi di berbagai belahan dunia. belerang rombik berubah menjadi belerang monokolin yang di sebut belerang – β (titik leleh 119. berupa serat yang terutama berbentuk μ. B.S6. Senyawa belerang termasuk logam sulfida seperti pirit (besi sulfida). berwarna kuning yang di sebut belerang – α (tidak leleh 112. kekerasan : 1. Berat jenis : 2. Apabila dibakar apinya berwarna biru dan menghasilkan gas-gas SO2 yang berbau busuk.

.Ada tiga sumber alami pokok unsur hara belerang (S) bagi tanah yan menyediakan belerang untuk tanaman. Proses Frasch b.. Disamping itu ada 4 aliran utama belerang ke atmosfir dengan urutan sebagai berikut. Pada gilirannya. Seperti tumbuhan hewan dan manusia. senyawa belerang ini dikembalikan ke daratan untuk dimanfaatkan makhluk daratan. Ini dilakukan dengan membentuk senyawa penahan yang berbahan baku belerang. Pada proses ini pipa logam berdiameter 15 cm yang terdapat 2 pipa konsentrik yang lebih kecil ditanam sampai menyentuh lapisan belerang. yang menjadi hujan. i. Uap air yang sangat panas dipompa dan dimasukan melalui pipa luar. Proses tersebut bukan saja memungkinkan hidupnya makhluk yang terlibat. Belerang dari daratan cenderung terbawa air ke laut. terbentuk awan. untuk di manfaatkan kembali oleh tumbuhan laut tadi.5%. Agar reaksi ini bergeser kekanan gas SO3 yang terbentuk segera direaksikan dengan air untuk . Kemurnian belerang yang keluar mencapai 99.Lalu ampasnya dibuang lagi ke laut. lepasan/produk bakteri < pembakaran bahan bakar fosil < penghembusan garam-garam laut < pelepasan gas volkan. sehingga terbentuk busa belerang dan terpompa ke atas melalui pipa ketiga. 2. Kemudian dimasukan udara bertekanan tinggi melalui pipa terkecil. mineral tanah. Proses kontak e. Pada pembuatan belerang dengan proses kontak bahan baku yang digunakan belerang. Gas SO2 bereaksi dengan oksigen dengan udara untuk membentuk gas SO3. Setiap saat. Tumbuhan ini berusaha hidup dengan menahan masuknya garam (NaCl) ke dalam selnya. 2SO2(g)+O2(g)↔2SO3(g) ∆H = -90 kJ j. sejumlah besar senyawa ini dilepas ke atmosfir. Cara frasch adalah mengambil belerang dari deposit belerang di bawah tanah. Cara Pembuatan a. tetapi juga memungkinkan bumi memiliki suhu yang mendukung D. karena pasok belerang di laut banyak sekali yang datang dari daratan. SO3(g)+H2O(l)→H2SO4(aq) Pertama-tama belerang padat dimasukan kedalam drum berputar lalu dibakar dengan oksigen dari udara dan hasilnya gas SO2 dimurnikan dengan pengendap elektrostatika ( kawat-kawat betegangan tinggi ) partikel-partikel debu dan kotoran lain menjadi bermuatan dan tertarik oleh kawat yang muatannya berlawanan. Campuran gas SO2 dan udara kemudian dialirkan kedalam ruangan yang dilengkapi katalis serbuk V2O5. Namun belerang di daratan tak tampak habis setelah jutaan tahun. Saat hujan jatuh di darat. Pada dewasa ini 50% belerang yang digunakan dalam industri diperoleh dengan proses frasch d. S(s)+O2(g) SO2(aq) g. dan 3. bahan organik. karena kembali ke darat.Proses tersebut terjadi karena tumbuhan laut. udara dan air. dan senyawa ini mampu menjadi inti kondensasi uap air. Disini berlangsung proses kontak yaitu kontak antara campuran gas-gas dengan katalis. f. 2SO2(g)+O2(g)↔2SO3(g) h. pompa frasch dirancang oleh Herman Frasch dari Amerika Serikat tahun 1904. c. Ketiga sumber tersebut ialah: 1. sehingga belerang meleleh. gas belerang dalam atmosfir. yang memiliki sel-sel sederhana. sehingga debu-debu itu jatuh kelantai ruangan. senyawa penahan ini pecah dan menghasilkan gas dimetil sulfida (DMS) yang lepas ke atmosfir. Waktu sel mereka terurai.

SO2 dapat dioksida menjadi SO3. Meskipun pada keadan biasa SO3 sukar terbentuk pada keadaan tertentu.Polutan akan tinggal beberapa lama di udara dan kemudian musnah terdeposisi kepermukaan bumi . SO3(g)+H2O(l)→ H2SO4(aq) l. 3. Polisulfida Logam Belerang tidak hanya terikat bersama dalam belerang unsur. selama polutan diudara. Zat ini dapat dengan mudah di buat dengan aksi asam terhadap sulfida logam. sebab apabila terisap oleh pernapasan secara berlebihan akan bereaksi dengan air dalam saluran pernapasan dan membentuk asam sulfit yang akan merusak jaringan dan menimbulkan rasa sakit. Gas SO3 direaksikan dengan H2SO4 untuk membentuk asam pirosulfat. tetapi dapat bereaksi juga dengan ion sulfida dengan membentuk ion polisulfida. Sifat SO2 yang mudah larut dan menghasilkan asam seperti dijelaskan di atas mengakibatkan persoalan lingkungan seperti misalnya hujan asam. London smog / smog kelabu terjadi dari campuran SO partikulat dan kabut.sampai S63-. Sulfur dioksida dapat terbentuk pada pembakaran batu bara yang mengandung belerang.Terjadinya hujan asam yaitu dari pembakaran bahan bakar posil seperti minyak dan batu bara akan di hasilkan NOx dan SOx juga partikel lain. Sulfur dioksida dapat melarut dengan baik dalam air. Hidrogen Biner Hidrogen Sulfida adalah sebuah bahan kimia laboratorium yang penting. SO2(g) + H2O(l) → H2SO3 (aq). Sampai kini belum ditemukan sepesi H2SO3 dalam larutan. Senyawa-senyawa sulfur 1.menghasilkan H2SO4 k. BaS + 2S → BaS3 Ion polisulfida ukurannya berkisar dari S22. H2S2O7 kemudian barulah asam pirosulfat direaksikan denga air untuk membentuk asam sulfat SO3¬(g) +H2SO4(aq) →H2S2O7(aq) H2S2O7(aq)+H2O→2H2SO4¬(aq) c. dan pemanggangan bijih sulfida. atau dengan hidrolisis tioasetamida : FeS + 2HCl → H2S + FeCl2 CH3CSNH2 + H2O → H2S + CH3CONH2 Hidrogen Sulfida adalah gas yang beracun dan dapat larut dalam air. namun telah dikenal garam hidrogen sulfit dan garam sulfit. zat dalam partikulat dapat mengkatalisa pembentuk SO3 dari SO2 dan dengan udara lembab dapat menghasilkan kabut yang mengandung asam sulfat. Berbau khas memerihkan mata dan dapat merusak saluran pernapasan. karena di pakai secara luas dalam analisis kualitatif. . SO2 dan SO3 Sulfur dioksida (SO2) adalah gas tidak berwarna. yaitu bijih besi yang umum seperti pirit (FeS2). kualitas udara menurun yang dapat berakibat langsung pada kesehatan manusia seperti sesak napas / gatal-gatal di kulit. Kristal polisulfida yang paling terkenal. Setengah dari sulfur dioksida berasal dari pembangkit energi dan proses industri yang menggunakan bahan baku yang mengandung belerang. dan dianggap bahwa jika SO3 dialirkan kedalam air terbentuk suatu hidrat. Oksida dan Asam okso a. H2S + H2O → H3O+ +HS2. Polutan seperti oksida sulfur (SO2) dan dioksida nitrogen (NO2) melalui reaksi oksidasi dengan ozon akan berubah menjadi (SO3) dan NO3 selanjutnya berubah menjadi senyawa sulfat dan senyawa nitrat.

pembuatan karbon di sulfida. Sulfur trioksida dapat dibuat dengan cara oksida belerang dioksida dengan oksigen. Proses deposisi basah terjadi dengan pembentukan awan dan akhirnya turun sebagai hujan salju atau kabut yang mengandung asam.CaSO4 CaSO4 + 2C → 2CO2 + CaS CaS + 3CaSO4 → 4CaO + 4SO2 Untuk mempermudah pengenalan asal dari gas oksida belerang dan terjadinya asam sulfat di atmosfer dapat dilihat skema berikut ini : c.Senyawa-senyawa tersebut akan berpindah dari atmosfer kepermukaan bumi melalui hujan dan deposisi langsung sehingga di kenal dengan deposisi basah dan deposisi kering. Kategori angka pH mengindikasikan hujan basa atau asam. CS2 (bahan baku serat rayon) serta pada proses vulkanisasi karet (ikatan silang belerang akan memperkuat polimer karet). BAB III PENUTUP A.Thiosulfat Dalam sejumlah senyawa sebuah atom belerang dianggap menggantikan sebuah atom oksigen. Belerang bereaksi dengan ion sulfit membentuk sebuah ion sulfat : S + SO32. Kesimpulan Sulfur merupakan salah satu unsur kimia dalam table priodik dengan simbol S. Dengan adanya katalis. b. nomer atom 16 dan termasuk dalam periode tiga. Pirit (seng sulfida) Pada pemanggangan bijih-bijih logam ini. Cara pembuatan sulfur dilakukan dalam dua tahap yaitu dengan cara proses kontak dan proses pompa frasch . oksida SO2 menjadi SO3 segera berlangsung. Asam Sulfat Pada suhu kamar belerang trioksida berupa padatan yang terdiri dari satuan SO3 dengan struktur yang rumit.→ S2O32-d. Gas SO3 bereaksi dengan air membentuk H2SO4 SO3(g) + H2O (l) → H2SO4(l) Pabrik asam sulfat memerlukan belerang dioksida yang dapat diperoleh dari : a. 2SO2(g) + O2(g) → 2SO3 ∆H = -98kJ mol-1 SO2 sangat stabil diudara. Kegunaan sulfur mempunyai banyak kegunaan diantaranya sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat.Anhidrit. Bila air hujan mempunyai nilai pH di bawah 5.Unsur belerang di alam di temukan sebagai unsur bebas dan sebagai senyawaan. Padatan ini mudah menguap dan pada pase gas SO3 terdiri dari molekul segitiga planar . dihasilkan sulfur dioksida sebagai hasil samping 4FeSO4 + 11O2 → 2Fe2O3 + SO2 2ZnS + 3O2 → 2ZnO + 2SO2 c.6 di katakan telah terjadi hujan asam di daerah tersebut. Deposisi asam yang terkandung dalam hujan dapat menggambarkan kondisi keasaman air hujan dalam angka pH. Pembakaran belerang S + O2 → SO2 b.

tekmira.id/data/belerang/ulasan.org/wiki/Karet http://rusiman. Belerang merupakan salah satu unsur dalam asam amino metionin.wordpress.id/file/charlesipbbab2. 2001.yahoo. Saran Sudah lama diketahui bahwa belerang sangat penting untuk tanaman danhewan.net/index.bpdas-pemalijratun. Seperti unsur penting yang lain.com/group kimia_indonesia/message/5424 http://smk3ae. terutama di daerah bercurah hujan tinggi bisa saja defisiensi terhadap belerang dan unsur-unsur hara lain. Citra Aditya Bakti. sistein dan sistin. Irfan.com/2008/07/15/metode-pengolahan-detergen/ http://kun.php?option=com_ http://www. Tanah di Indonesia.or. Mineral ini juga sangat penting untuk banyak reaksi dalam tiap sel hidup.wikipedia. Wilkinson dan Cotton. di samping akibat penggunaan pupuk anorganik yang belebihan.go.damandiri. Ratih.co.com http://tech.wikipedia.org/wiki/sulfur http://id. 2006. Jakarta. B.groups.com .Jakarta: Erlangga.wordpress. http://ms. Bandung: PT.yahoo. 2007. DAFTAR PUSTAKA Ahmad. Kimia SMA. 2002. Sudarmo.Unggul. Selain berguna untuk kehidupan.esdm. Kimia Unsur dan Radiokimia. Anshory. Jakarta : Bumi aksara http://www. belerang dilaporkan berperan khusus dalam metabolisme tanaman dan hewan. Kimia SMU. 2005.Dkk. Hiskia.Sulfur dalam bentuk senyawa sangat penting dalam kehidupan diantaranya sebagai pembuatan bahan baku asam sulfat dan vulkanisasi karet. vitamin biotin serta tiamin. Jakarta: Universitas Indonesia.ro/2007/01/10/ http://id.pdf http://verliany. sulfur juga mempunyai dampak yang berbahaya bagi kehidupan misalnya senyawa-senyawa belerang yang bertindak sebagai zat pencemar yang berbahaya adalah SO2 dan SO3 yang dapat menyebabkan radang paru-paru dan tenggorokan (merusak saluran pernapasan ) dan hujan asam.answers. Kimia 2B. sebagai akibat adanya pencucian. Kimia Anorganik Dasar.: Erlangga.