KAMPAR Data Narasumber : NAMA AGAMA SUKU USIA ALAMAT RUMAH ALAMAT KANTOR No.

HP LATAR BELAKANG PENDIDIKAN

: : : : : : : :

JABATAN

:

TANZIL. S,E ISLAM PILIANG 28 tahun jln. Uka Panam Garuda Sakti KM 3 jln. Nangka 083187091962 SD 014 MUARA JALAI SMP 006 MUARA JALAI SMAN KUOK KAMPAR FAKULTAS EKONOMI DI UIN PERNAH MENJADI KARYAWAN BANK BTN SEKARANG DI TOKO LIFE FURNITURE di jalan Nangka

Wawancara subtansi penelitian 1. Sejarah perkembangan kepariwisataan sejak dulu sampai sekarang(2012) menurut bapak bagaimana? Di jawab : “semua kepariwisataan di Kampar dahulunya sebelum di temukan , tentu tidak terpelihara atau terbiarkan begitu saja. Perkembangan kepariwisataan satu persatu di temukan pada saat individu atau masyarakat menetap pada suatu daerah. Perkembangan kepariwisataan mulai melonjak di Kampar pada saat di jabat oleh beberapa orang pejabat yang mulai mengetahui seberapa berharga dan penting nya suatu sejarah dan budaya peninggalan orang terdahulu. Sehingga Kampar pun bernilai di Indonesia.” 2. Perkembangan kebijakan kepariwisataan di Provinsi Riau dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya Melayu menurut Bapak bagaimana? Dijawab : Sejak Kampar di pimpin oleh pejabat-pejabat ternama, kepariwisataaan di bidang budaya melayu mulai di minati oleh para pengunjung dari luar Kabupaten Kmapar karena beberapa fasilitas yang nyaman dan budaya yang di wariskan masih tetap kental sama dengan orang terdahulu. Tidak terjadi perubahan sedikit pun dari budaya tersebut. Contoh : bahasa ocu 3. Perkembangan Budaya Melayu menurut Bapak bagaimana? Di jawab : Awal sejarah budaya melayu adalah melayu dan minang kabau, pada saat jahiliah ( matrianil ) dari pihak ibu dan ( patrianil ) dari pihak ayah. Pada saat matrianil semua dalam keadaan yang tidak normal( jahiliah) artinya layak nya ayam yang gonta ganti pasangan. Sehingga tidak tahu siapa ayah nya dari anak tersebut dan suku dan budaya dari anak tersebut pun

Pada saat islam masuk . Aspek-aspek perkembangan kebijakan kepariwisataan di Provinsi Riau dalam pengembangan dan pelestarian budaya Melayu sebagai program unggulan pariwisata yang berbeda dari kebijakan Pemerintah Pusat.memang hal itu adalah hak pribadi tapi gotong royong juga merupakan kewajiban. di akomodasikan oleh pejabat karena tempat nya yang strategis dan arsitektur nya yang bagus. Mesjid Jamik di Air tiris. masyarakat harus mendahulukan ke utamaan masyarakatdari pada kepentingan pribadi seperti jalan-jalan dan shopping. Mengompakkan Masyarakat .tidak di ketahui. seperti ngaji yasin setiap hari kamis dan tidak boleh menikah dengan satu suku. Sehingga terjadi terus menerus dan akhirnya jadi budaya dan warisan secara turun temurun. seperti gotong royong . Di jawab : 1. 6. tidak menebang pohon sembarangan 2. 5. Mesjid Jami’ 3. Dimana dalam syari’at aturan ini tidak ada dalam syari’at. Menjaga kebersihan daerah 3. Menjaga budaya melayu tetap seperti pertama kali nya 4. Budaya melayu yang paling dominan penagruhnya terhadap perkembangan kepariwisataan menurut Bapak ? Di jawab : 1. Bahasa ocu 7. Aspek agama. Terus menerus melakukan evaluasi 8. Pelaksanaan kebijakan kepariwisataan di Provinsi Riau dalam pengembangan dan pelestarian budaya melayu sebagai program unggulan pariwisata . dimana proses pernikahan dan ada beberapa aturannya yang lebih masuk akal. Memelihara alam sekitar . aturan pun berubah . Aspek-aspek budaya melayu yang ada pada masyarakat dan perkembangan menurut Bapak bagaiamana? Di jawab : Aspek sosial. Di jawab : 1. Ma antau tando di setiap pernikahan 4.. Candi muara takus 2. semua berubah ke patrianil. mesjid tertua di kampar. namun karena di pandang baik maka hal ini menjadi budaya. Meningkatkan sumber daya Alam dam manusia 5. Perkembangan budaya melayu pun mulai berubah dan di ikuti oleh para masyarakat awam secara perlahan dan merasakan kebahagiaan dari aturan tersebut.. 4.. Aspek-aspek budaya melayu yang di akomodasikan dalam kebijakan kepariwisataan dan perkembangan menurut bapak? Di jawab : Candi Muara Takus.

Museum 2. Faktor sosiologis yang menghambat pelaksanaan program pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu menurut bapak? Di jawab : 1. Pengamanan di daerah pariwisata agar tidak terjadi kerusakan pada arsitektur budaya 3. Masyarakat. memelihara dengan sega=enap hati budaya tersebut 2. Globalisasi 3. bisa saling berbagi info budaya ke yang lain dan mewariskan ke cucu 3. Gengsi terhadap budaya sendiri 13. Pengaruh positif keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu terhadap kebudayaan melayu menurut bapak ? Di jawab : . Dengan senang hati memelihara budaya yang di dapat 11. pemerintah 12. Keluarga. Pemerintah yang adil 14. Di anggap nya Kampar daerah bernilai 3. Aspek-aspek kreativitas pemerintah provinsi Riau dalam pengembangan dan pelestarian budaya melayu menurut bapak adalah? Di jawab : 1. Bangga pada Kabupaten sendiri 9. Faktor sosiologis yang mendukung pelaksanaan program pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu menurut bapak ? Di jawab : 1. Di video kan atau di rekam 10.2. Menjaga persatuan 3. Tidak merusak alam pariwisata 4. Modern 4. Pemasukan bertambah banyak 4. Pemotretan acara-acara yang di anggap langka 2. Di bukukan 3. Individu. Banyak nya pengunjung dari luar yangberkunjung 2. Keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu secara umum menurut bapak ? Di jawab : 1. Aspek-aspek kreativitas mayrakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya melayu menurut bapak ? Di jawab : 1. ini intinya 4. Pemerintah yang bodoh 2.

Pengaruh negatif keberhasilan pengembangan pariwisata bebasis budaya melayu terhadap gaya hidup masyarakat setempat menurut bapak ? Di jawab : Masyarakat merasa minder karena menganggap hal tersebut kuno dan ketinggalan zaman. Pengaruh keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu terhadap mata pencaharian masyarakat setempat menurut bapak ? Di jawab : sama jawabannya dengan no. maka masyarakat dapat berbisnis di sekitar temapt pariwisata tersebut dan pemasukan uang dari pemerintah. Di jawab : Masyarakan tersebut menjadi sombong dan pemerintah pun bangga dengan pariwisata yang ada di daerahnya sehingga sombong. sehingga tidak ada niat untuk memelihara budaya.1. 17. 16.. dan mereka pun di gaji. Daerah jadi bernilai dan terkenal 2. 21. 20. Pengaruh positif keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu terhadap kehidupan sosial masyarakat. . karena lebih efektif dekat dan para pekerja nya juga dapat mengecek setiap waktu.. Pengaruh negatif keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu terhadap kebudayaan melayu menurut bapak ? Di jawab : Terjadi nya perombakan setiap waktu sehingga ke aslian arsitektur atau budaya tersebut mulai memudar karena datang zaman baru.. 19. dan mereka pun di gaji.. 16. karena lebih efektif dekat dan para pekerja nya juga dapat mengecek setiap waktu. akses komunikasi dengan masyarakat pun lancar. Salah satu tempat bersejarah 3. Pengaruh positif keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis buday amelayu terhadap kehidupan ke agamaan masyarakat. Keuangan pariwisata meningkat 15. Dan juga SDM di butuh kan dari tempat tersebut. Pengaruh negatif keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu terhadap kehidupan sosial masyarakat. Pengaruh positif keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis budaya melayu terhadap perkembangan tarapp kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat menurut bapak? Di jawab : Dengan banyak nya pengunjung di tempat pariwisata . Dan juga SDM di butuh kan dari tempat tersebut. Di jawab : Tambah maju suatu daerah . Dengan banyak nya pengunjung di tempat pariwisata .. 18. maka masyarakat dapat berbisnis di sekitar temapt pariwisata tersebut dan pemasukan uang dari pemerintah.

. Pengaruh negatif keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis buday amelayu terhadap kehidupan ke agamaan masyarakat. . Dan budaya yang ada di Kampar ini sebagian termasuk bid’ah. Di jawab : Dalam agama ada yang namanya bid’ah( mengada-ngadakan hal yang baru yang belum pernah nabi Muhammad pernah melakukannya ). Pendidikan agama pun mulai membaik 4. 22.Di jawab : 1. Kebersamaan 3. Budaya melayu di aspek agama tetap lancar 2. Semua berakhlak baik 5. Menghormati para leluhur nya yangh membuat budaya tersebut.