1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kewirausahaan adalah padanan kata dari entrepreneurship dalam bahasa Inggris, unternehmer dalam bahasa Jerman, ondernemen dalam bahasa Belanda. Sedangkan di Indonesia diberi nama kewirausahaan. Kata entrepreneur berasal dari bahasa Perancis yaitu entreprende yang berarti petualang, pengambil risiko, kontraktor, pengusaha (orang yang mengusahakan suatu pekerjaan tertentu), dan pencipta yang menjual hasil ciptaannya. Entrepreneurship adalah suatu kemampuan untuk mengelola sesuatu yang ada dalam diri Anda untuk dimanfaatkan dan ditingkatkan agar lebih optimal (baik) sehingga bisa meningkatkan taraf hidup Anda dimasa mendatang. Indonesia entrepreneurial skill untuk bisa menekan sekecil mungkin tingkat kemiskinan yang tinggi. Menngandalkan investor asing untuk membuka lapangan kerja tidaklah cukup, menghimbau kepada perusahaan untuk tidak mem-PHK karyawan atau buruhnya juga sulit diwujudkan. Salah satu cara atau jalan terbaiknya adalah mengandalkan sector pendidikan untuk mengubah pola pikir lulusannya dari berorientasi mencari kerja menjadi mencetak lapangan kerja sendiri alias menjadi wirausahawan mandiri. B. Rumusan Masalah. 1. Apa itu kewirausahaan ? 2. Bagaimana karakteristik kewirausahaan dan karakteristik wirausaha ? 3. Bagaimana nilai dan perilaku wirausaha ? 4. Apa saja motif menjadi wirausaha ? 5. Bagaimana proses kewirausahaan ? 6. Apa saja faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha ?

D. 2. memahami karakteristik kewirausahaan maupun karakteristik wirausaha. . karakteristik kewirausahaan dan wirausaha. nilai dan perilaku wirausaha. memahami hakikat nilai dan perilaku wirausaha. motif menjadi wirausaha. Manfaat Penulisan 1. Tujuan Penulisan Untuk mengetahui pengertian kewirausahaan. karakteristik kewirausahaan dan wirausaha. mengetahui motif yang mendasari menjadi wirausaha memahami proses kewirausahaan serta factor-faktor penyebab kegagalan dan keberhasilan wirausaha. Membantu mahasiswa memahami dan mendalami pokok bahasan khususnya tentang konsep dasar kewirausahaan.Memberikan informasi secara mendalam mengenai pengertian kewirausahaan. serta proses kewirausahaan dan faktor-faktor penyebab kegagalan dan keberhasilan wirausaha. serta proses kewirausahaan dan factorfaktor penyebab kegagalan dan keberhasilan wirausaha.2 C. motif menjadi wirausaha. nilai dan perilaku wirausaha.

Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru dan sesuatu yang berbeda yang bermanfaat member nilai lebih 6. siasat. tujuan. kewirausahaan adalah suatu usaha yang kreatif yang membangun suatu value dari yang belum ada menjadi ada dan bisa dinikmati oleh orang banyak.1959) 3. kiat. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (Zimmerer. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha dan perkembangan usaha ( Soeharto Prawiro. Konsep Kewirausahaan Kewirausahaan merupakan sikap mental dan sifat jwa yang selalu aktif dalam usaha untuk memajukan karya baktinya dalam rangka upaya meningkatkan pendapatan di dalam kegiatan usahanya. Dari beberapa konsep yang ada di atas. Selain itu kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda ( Drucker.2003 : 13) : 1.1996) 4. Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. kiat. proses. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya. tenaga penggerak. Sedangkan menurut Menurut Peggy A.1997) 5.1994) 2. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara . Kuehl dalam buku Entrepreneurship (1999). dan hasil bisnis (Acad Sanusi. dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses.3 BAB II PEMBAHASAN A. ada enam hakekat penting kewirausahaan sebagai berikut ( Suryana. Lambing & Charles R.

Karakter Wirausahaan 1.  Selalu memerlukan umpan balik yang segera untuk melihat keberhasilan dan kegagalan. menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang 7 Baru yang lebih efisien. Seprti yang dikemukakan oleh Maslow (1943) tentang teori motivasi yang dipengaruhi oleh tingkatan kebutuhan-kebutuhan sesuai dengan tingkatan pemuasannya. Motif Berprestasi Tinggi Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat berwirausaha karena adanya motif tertentu. memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada. B.  Memiliki tanggung jawab personal yang tinggi  Berani menghadapi resiko dengan penuh perhitungan  Menyukai tantangan dan melihat tantangan secara seimbang. . maka wirausaha merasa kurang tantangan. Kebutuhan berprestasi wirausaha terlihat dalam bentuk tindakan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih efisien dibandingkan sebelumnya. 2003 : 32) motif berprestasi adalah suatu nilai social yang menekankan pada hasrat utuk mencapai yan terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi. menemukan pengetahuan baru.yaitu motif berprestasi. Jika tugas yang diembannya sangat ringan. Karakteristik Wirausahaan Dan Karakteristik Wirausaha A.4 mengembangkan teknologi baru. Faktor dasarnya adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. 2003 : 33-34):  Ingin mengatasi sendiri kesulitan dan persoalan-persoalan yang timbul pada dirinya.Wirausaha yang memiliki motif berprestasi pada umumnya memiliki cirri-ciri sebagai berikut (Suryana. tetapi ia selalu menghindari tantangan yang paling sulit yang memungkinkan pencapaian keberhasilan sangat rendah. Menurut Gede Anggan Suhada (dalam Suryana. dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan baru kepada konsumen.

Kreativitas adalah menciptakan sesuatu yang asalnya tidak ada. Tetapi tidaklah sesulit yang dibayangkan banyak orang. Karena memiliki pandangan jauh ke masa depan maka ia akan selalu berusaha untuk berkarsa dan berkarya ( Suryana. Menurut Zimmerer dalam buku yang ditulis Suryana (2003 : 24). kreativitas adalah kemampuan untuk berfikir yang baru dan berbeda.Pandangan yang jauh ke depan membuat wirausaha tidak cepat puas dengan karya yang sudah ad. Oleh karena itu menurutnya kewirausahaan adalah berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berfikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru. Orang yang berorientasi ke masa depan adalah orang yang memiliki perspektif dan pandangan ke masa depan. seorang yang perspektif harus tetap tabah dalam mencari peluang tantangan demi pembaharuan masa depan. Walaupun dengan resiko yang mungkin dapat terjadi. Fakta sejarah menunjukkan kepada kita bahwa . Memiliki Perilaku Inovatif Tinggi Menjadi wirausaha yang handal tidaklah mudah. Kuncinya pada kemampuan utnuk menciptakan sesuatu yang baru serta berbeda dengan yang sudah ada. Hasil kerjasama masa kini untuk memperbaiki masa lalu dengan cara baru 3.5 2. Melihat ke depan dengan berfikir dan berusaha. 2. Karena itu ia harus mempersiapkannya dengan mencari suatu peluang. Memiliki Kreatifitas Tinggi Menurut Teodore Levit.2003 : 23). Selalu Perspektif Seorang wirausaha hendaknya seorang yang mampu menatap depan dengan lebih optimis. Dari definisi di atas. Usaha memanfaatkan peluang dengan penuh perhitungan. kreativitas mengandung pengertian yaitu : 1. Menggantikan sesuatu dengan sesuatu yang lebih sederhana dan lebih baik 4. mengungkapkan bahwa ide kreativitas sering muncul ketika wirausaha melihat sesuatu yang lama dan berfikir sesuatu yang baru dan berbeda. 3.

7. di dalam menjalankan usaha tersebut wirausaha yang sukses terus memiliki tekad yang menggebu-gebu dan menyala-nyala dalam mengembangkan usahanya. 6. penemu computer pribadi (Apple). berani menanggung resiko. Oleh karena itu pentng sekali bagi seorang wirausaha untuk komit terhadap usaha dan pekerjaannya. Berani Mengambil Resiko . maka seorang wirausaha harus mempuyai kemampuan kreatif dalam mengembangkan ide dan pikirannya terutama dalam menciptakan peluang usaha dalam pikrannya. Selalu Komitmen dalam Pekerjaan. bekerja keras dan tidak takut menghadapi peluang-peluang yang ada di pasar. ia tidak setengah-setengah dalam berusaha. 5. dia dapat mandiri dalam usaha yang digelutinya tanpa harus bergantung pada orang lain. seorang digital entrepreneur yang meluncurkan hotmail. Dan kesadaran itu membuatnya cukup percaya diri ketika menetapkan harga penemuannya senilai 400 juta dollar AS kepada Bill Gates. serta memiliki etos keja dan tanggung jawab yang baik. pemilik mocrosoft yang juga manusia biasa.6 para wirausaha yang paling berhasil sekalipun pada dasarnya adalah manusia biasa. baru menyadari hal ini ketika ia berguru kepada orang-orang seperti Steve Jobs. Sebeer Bathia. Mandiri atau Tidak Ketergantungan Sesuai dengan inti dari jiwa kewirausahaan yaitu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui berfikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup. Memiliki Etos Kerja dan Tanggung Jawab Seorang wirausaha harus memiliki jiwa komitmen dalam usahanya dan tekad yang bulat didalam mencurahkan semua perhatiannya pada usaha yang akan digelutinya.com pada tanggal 1996. Tanpa usaha yang sungguh-sungguh terhadap pekerjaan yang digeluti maka wirausaha sehebat apapun pasti menemui jalan kegagalan dalam usahanya.

mengkoordinasikan usaha. dan merupakan umpan balik bagi kelancaran kegiatannya ( Suyana. 2003 : 14-15 ). Memiliki Kemampuan Manajerial Salah satu jiwa kewirausahaan yang harus dimiliki seorang wirausaha adalah kemampuan untuk managerial usaha yang sedang digelutinya. 9. teknologi. dan memimpin serta membimbing orang lain untuk mencapai tujuan. mengatakan bahwa wirausaha adalah seseorang yang menanggung resiko. Ia berani mengambil resiko terhadap pekerjaannya karena sudah diperhitungkan. 8. Hasil-hasil itu harus nyata atau jelas dan obyektif. mengelola usaha dan sumer daya manusia. menentukan tujuan. mengumpulkan sumber daya ( bahan. Wirausaha dalam mengambil tindakan hendaknya tidak didasari oleh spekulasi. orang pertama yang menggunakan istilah entrepreneur di awal abad ke 18. seorang wirausaha harus memiliki kemampuan perencanaan usaha. Memiliki Jiwa Kepemimpinan Wirausahawan yang berhasil juga merupakan pemimpin yang berhasil. mendorong wirausaha untuk terus berjuang mencari peluang sampai memperoleh hasil. Oleh sebab itu wirasaha selalu berani engambil resiko yang moderat. manusia . mengontrol usaha. artinya resiko yang diambil tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.7 Richard Cantillon. Dikatakan sebagai pemimpin karena mereka harus mencari peluang-peluang. baik untuk mereka sendiri maupun untuk orang lain. Selalu Mencari Peluang Esensi kewirausahaan yaitu tanggapan yang positif terhadap peluang untuk memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik pada pelanggan dan masyarakat. melainkan perhitugan yang matang. maupun . dan modal ) yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan. cara yang etis dan produktif untuk mencapai tujuan serta sikap mental untuk merealisasikan tanggapan yang positif tersebut. Keberanian resiko yang didukung komitmen yang kuat. 10.

membentuk jaringan dari bawah dan menambah landscape atau scope usahanya. 3. Ketujuh karakter tersebut adalah sebagai berikut. . Mereka melihat persoalan dengan jernih dan menyelesaikan masalah satu demi satu secara bertahap. tanpa itu semua maka bukan eberhasilan yang diperoleh tetapi kegagalan usaha yang diperoleh. bahan baku. atau peluang dari usaha yang sama. melainkan untuk dihadapi dan ditaklukkan dengan tindakan dan kelihaian. Berpikir simpel. energi. Karakter Wirausaha Menurut McGraith & Mac Milan (2000). Dan sekalipun berilmu tinggi. 2. Sekalipun dunia telah berubah menjadi sangat kompleks. dan struktur biaya produksi. Apakah itu peluang usaha yang benar-benar baru. mereka bukanlah manusia teknis yang ribet dan menghendaki pekerjaan yang kompleks. 1. Bagi mereka. Prinsip yang mereka anut adalah see and do. kemasan. platform. Mereka selalu mencari peluang-peluang baru. Seorang entrepreneur selalu ingin segera bertindak. B. Sedangkan dalam usaha yang sama. sekalipun situasinya tidak pasti (uncertain). mereka selalu belajar menyederhanakannya. ada tujuh karakter dasar yang perlu dimiliki setiap calon wirausaha. Untuk usaha-usaha yang baru. Action oriented. Mereka meraih keuntungan bukan hanya dari bisnis atau produk baru. resiko bukanlah untuk dihindari. melainkan juga dengan cara-cara baru. mereka selalu mau belajar yang baru. mereka selalu tekun mencari alternatif-alternatif baru desain.8 kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaannya yang kesemuannya itu adalah merupakan kemampuan managerial yang wajib dimiliki dari seorang wirausaha.

belum tentu akan kembali lagi. Karena wirausaha melakukan investasi dsn menanggung resiko. Setiap gagasan brilliant dan inovasi biasanya harus dibangun dari bawah dan disusun seluruh mata rantai nilainya (value chain). diciptakan. Sekali kesempatan itu hilang. 6.3). Semua itu biasanya dikaitkan dengan "rasa suka" terhadap objek usaha atau kepercayaan bahwa dia "mampu" merealisasikannya. Apa yang menjadi peluang pada suatu waktu. Fokus pada eksekusi. 7. Wirausahwirausaha yang sukses bukanlah pemalas atau penunda pekerjaan. Peluang bukan hanya dicari. dibuka. Memfokuskan energi setiap orang pada bisnis yang digeluti.hlm. 5. memiliki mata yang tajam dalam melihat peluang.9 4. Cara penilaian peluang tersebut ada pada nilai-nilai ekonomis yang terkandung didalamnya. dan diperjelas. tetapi mereka bergerak ke arah itu. Wirausaha bukanlah orang yang bergulat dengan pikiran. "Manusia dengan entrepreneur mindset mengeksekusi. atau memiliki penciuman yang kuat terhadap keberadaan peluang itu. sukses yang diraih setiap orang ditentukan oleh keberhasilan orang itu dalam memilih. dan apa ya g dipikirkan dapat dikerjakan segera. maka seorang wirausaha harus memiliki disiplin yang tinggi. dan perubahan yang dihasilkan. . yaitu melakukan tindakan dan merealisasikan yang dipikirkan daripada menganalisa ide-ide baru sampai mati" (McGraith dan Mac Millan. Mereka bertarung dengan waktu karena peluang selslu berhubungan dengan waktu.2000. Mengejar peluang dengan disiplin tinggi. Hanya mengambil peluang yang terbaik. kemampuan menunjukkan prestasi. Mereka tidak mau berhenti pada eksploitasi pikiran atau berputar-putar dalam pikiran penuh keraguan. belum tentu masih menjadi peluang di lain waktu. Mereka ingin pekerjaannya beres. melainkan orang yang fokus pada eksekusi. Seorang wirausahabukan hanya awas. Pada akhirnya. merenung atau menguji hipotesis. masa depan yang lebih cerah.

inisiatif. dan berkomunikasi. keberanian.10 Seorang wirausaha tidak bekerja sendirian. tampil berbeda. baik dari dalam maupun luar perusahaannya. persediaan untuk rugi dan kemungkinan relative untuk sukses atau gagal. Keorisinilan : kreativitas da keinovasian. energik dan berinisiatif. dan kegairahan berkarya. kreativitas. ketekunan dan ketabahan. Percaya diri. tekad kerja keras. berorientasi pada laba. dia harus memiliki kemampuan mengumpulkan orang. Berorientasi tugas dan hasil. semangat kerja keras. Nilai Dan Perilaku Wirausaha A. kesediaan untuk menggunakan kemampuan. Nilai Wirausaha Menurut Suryana (2001:15) ada beberapa nilai hakiki penting dari kewirausahaaan yaitu : 1. ketekunan. dia mengumpulkan pemusik-pemusik yang ahli dalam memainkan instrumen-instrumen yang berbeda-beda untuk menghasilkan nada-nada musik yang disukai penonton. seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah seseorang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi. Kemampuan utnuk mengambil resiko ditentukan oleh keyakinan diri. dan kemampuan untuk menilai resiko. membangun jaringan. mempunyai dorongan kuat. 3. Perilaku Wirausaha . Kreativitas adalah kemampuan untuk berfikir yang baru dan berbeda. Mereka membangun jaringan daripada melakukan impiannya sendiri. C. Dia menggunakan tangan dan pikiran setiap orang. B. Keberanian mengambil resiko. memotivasi. menyatukan gerak. Ibarat seorang orkestraktor atu dirigen musik. kepercayaan diri berpengaruh pada gagasan. tergantung pada daya tarik setiap alternatif. Untuk itu. 5. 4. 2. karsa. lebih menonjol dan lebih menonjol. dan mampu berfikir divergen dan konvergen. sedangkan keinovasian adalah kemampuan untuk bertindak yang baru dan berbeda. Kepemimpinan kewirausahaan memiliki sifat sifat kepeloporan keteladanan. memimpin.

pola tingkah laku kewirausahaan tergambar dalam perilaku dan kemampuan sebagai berikut :  Kepribadian. membahagiakan orang tua. untuk menjadi atasan/mandiri. Alasan memenuhi diri. oprasionalnya dapat dilihat dari indicator komunikasi dan hubungan antar personal. membantu anak yatim. agar lebih produktif dan untuk menggunakan kemampuan pribadi. Motiv Menjadi Wirausaha Ada beberapa alasan seseorang berwirausaha menurut Wirasasmita (1994) yaitu: 1. kepemimpinan dan manajmen  Pemasaran. untuk menghindari ketergantungan pada orang lain. untuk menjadi panutan. keberanian menghadapi resiko. indikatornya adalah sikap terhadap uang dan cara mengatur uang. keinginan menanggung resiko. 2. D. Proses Inovasi Faktor yang mendorong terjadinya inovasi. E. disiplin diri. pengembangan kewirausahaan diawali dari proses sebagai berikut : 1. aspek ini bias diamati dari segi kreativitas. Alasan pelayanan. Alasan keuangan. agar dapat bertemu dengan orang banyak.yaitu keinginan berprestasi.11 Menurut Kathleen L. Alasan social yaitu memperoleh gengsi/status. demi masa depan keluarga 4. untuk mencari pendapatan tambahan. Proses Pemicu . sebaagai jaminan stabilitas keuangan. memiliki dorongan dan kemauan kuat. yaitu memberi pekerjaan kepada masyarakat. untuk menjadi kaya.  Kemampuan hubungan. yaitu untuk mencari nafkah. 3. Turla ( dalam Suryana. adanya sifat penasaran. Hawkins dan Peter A. periklanan dan promosi  Keuangan. dan pengalaman 2. meliputi kemampuan dalam menentukan produk dan harga.2001 :2526). untuk mencapai sesuatu yang di inginkan. Proses Kewirausahaan Menurut Srie Sulastri (2008). untuk dapat dikenal dan dihormati.

industri atau manufaktur. Kepemilikan. Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha terdiri dari : 1.keberanian menanggung resiko. terjadinya pemutusan hubungan kerja.12 Faktor yang mendorong seseorang terjun ke dunia bisnis yaitu adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan yang ada. Mencakup aspek-aspek : Pembiayaan. Kepemimpinan yang meliputi bagaimana pengambilan resiko dan mengambil keputusan pemasaran dan melakukan evaluasi.yaitu adanya tim yang kompak dalam menjalankan usaha.di awali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin. SDM. 3. 2. adanya struktur dan budaya organisasi yang baik dan adanya produk yang menjadi unggulan. Organisasi. Proses Pertumbuhan Proses pertumbuhan didorong factor organisasi. Proses Pelaksanaan Faktor yang mendorong pelaksanaan dari sebuah bisnis yaitu kesiapan mental wirausaha secara total. . Mempertahankan usaha Tahap ini dimana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai untuk ditindak lanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi. adanya manager sebagai pelaksana kegiatan. Tahap Memulai Tahap ini dimana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala seuatu yang diperlukan. maupun produksi atau jasa. dan komitmen yang tinggi terhadap bisnis 3.apakah membuka usaha baru atau melakukan franchising. adanya strategi yang mantap. Tahap melaksanakan usaha Tahap ini seseorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya. dan adanya visi jauh kedepan untuk mencapai keberhasilan 4. Juga memilih usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian.

13 4. Faktor Keuangan 4. Mengembangkan usaha Tahap dimana jika hasil yang diperoleh tergolong psitif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha yang menjadi salah satu pilihan yang mungkin di ambil. Faktor Administrasi 9. Catatan Bisnis B. Faktor SDM 3. Faktor Peluang 2. Faktor Perencanaan 6. Faktor Peraturan Pemerintah. Politik. Faktor Penyebab Keberhasilan Wirausaha Menurut Hendro ( 2011 : 47-50 ) ada beberapa faktor yang menyebabkan wirausaha berhasil adalah : 1. F. dan Budaya Lokal 10. Faktor-Faktor Penyebab Keberhasilan Dan Kegagalan Wirausaha A. Faktor Organisasional 5. Sosial. Faktor Penyebab Kegagalan Wirausaha Menurut Zimmerer (dalam Suryana. Faktor Pengelolaan usaha 7. 2003:44-45) ada beberapa faktor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya : . Faktor Pemasaran dan Penjualan 8.

Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu. Yaitu mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan efektif. Dengan sikap setengah hati. sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan. . Kurang dapat mengendalikan keuangan Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik factor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakiatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien. Lokasi yang kurang memadai Lokasi usaha yang strategis merupakan factor yang menentukan keberhasilan usaha. Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan. 8. Tidak kompeten dalam manajerial Tidak kompeten atautidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan factor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil 2. Gagal dalam perencanaan Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan. Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melaksanakan perubahan.kemungkinan gagal menjadi besar. ketrampilan mengelola SDM. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan Mengkoordinasikan. Kurangnya pengawasan peralatan Pengawasan erat hubungannya dengan efisiensi dan efektifitas. 4. 5. 6.14 1. 7. 3.

Ada beberapa alas an mengapa seseorang berminat berwirausaha yaitu alas an keuangan.15 BAB III PENUTUP A. alasan pelayanan dan alasan memenuhi diri. Kreativitas adalah berfikir sesuatu yang baru dan keinovasian adalah berbuat sesuatu yang baru.alas an social. Hakikat dasar dari kewirausahaan adalah kreativitas dan keinovasian. . Kesimpulan Kewirausahaan adalah suatu kemampuan kreatif dan inovatif dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda yang dijadikan dasar. kiat dalam usaha atau perbaikan hidup.

Kasali Rhenald. 24 Januari 2012 Cholichul (2012). Erni (2012).(Online).ac. Karakteristik Kewirausahaan.unair. 16 Desenber 2011.kamriantiramli.cholichulfpsi. (Online). (Online).blogspot. 27 Desember 2011 . Proses Kewirausahaan.web.ernirismayana. (http://www. Kamrianti (2012). Dasar-dasar Kewirausahaan.id ).com). 2011. Jakarta Selatan : PT. Mengenal Tentang Kewirausahaan. Modul Kewirausahaan. 2010.wordpress. (http://www. (http://www. Jakarta : Penerbit Erlangga.16 DAFTAR PUSTAKA Hendro. Mizan Publika.com).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful