STRUKTUR KALIMAT BAHASA INDONESIA

Kalimat adalah:Satuan bahasa terkecil dalam wujud lisan atau tulisan yang mengungkapkan suatu pikiran yang utuh . Dalam suatu kalimat terdiri dari beberapa unsur antara lain subyek,predikat, obyek ,pelengkap dan keterangan. Kalimat dikatakan sempurna jika minimal memliki unsur Subyek dan Predikat. 1. Ciri-Ciri Subjek

Jawaban atas Pertanyaan Apa atau Siapa kepada Predikat. Contoh : 1. Juanda memelihara binatang langka Siapa memelihara? Jawab : Juanda. (maka juanda adalah S sedangkan
memelihara adalah ) Siapa atau apa Binatang langka ? = tidak ada jawaban 2. Meja itu dibeli oleh paman. Apa dibeli ? = jawab Meja

♦Biasanya disertai kata itu,ini,dan yang (yang ,ini,dan itu juga sebagai pembatas antara subyek dan predikat) Contoh : Anak itu mengambil bukuku

SP 2 Ciri-Ciri Predikat
♦Menimbulkan Pertanyaan apa atau siapa. Dalam hal ini jika predikat maka dengan pertanyaan tersebut akan ada jawabannya. Perhatikan pada Subyek diatas. Subyek dan predikat ditentukan secara bersamasama. ♦Kata Adalah atau Ialah Predikat kalimat dapat berupa kata adalah atau ialah. Kalimat dengan Predikat demikian itu terutama digunakan pada kalimat majemuk bertingkat anak kalimat pengganti predikat. ♦Dapat Disertai Kata-kata Aspek atau Modalitas Predikat kalimat yang berupa verba atau adjektiva dapat disertai kata-kata aspek seperti telah, sudah, sedang, belum, dan akan. Kata-kata itu terletak di depan verba atau adjektiva. Kalimat yang subjeknya berupa nomina bernyawa dapat juga disertai modalitas, kata-kata yang menyatakan sikap pembicara (subjek), seperti ingin, hendak, dan mau.

1

3 Ciri-Ciri Objek
Predikat yang berupa verba intransitif (kebanyakan berawalan ber- atau ter-) tidak memerlukan objek, verba transitif yang memerlukan objek kebanyakan berawalan me-. Ciri-ciri objek ini sebagai berikut. ♦Langsung di Belakang Predikat Objek hanya memiliki tempat di belakang predikat, tidak pernah mendahului predikat. ♦Dapat Menjadi Subjek Kalimat Pasif Objek yang hanya terdapat dalam kalimat aktif dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Perubahan dari aktif ke pasif ditandai dengan perubahan unsur objek dalam kalimat aktif menjadi subjek dalam kalimat pasif yang disertai dengan perubahan bentuk verba predikatnya. ♦Didahului kata Bahwa Anak kalimat pengganti nomina ditandai oleh kata bahwa dan anak kalimat ini dapat menjadi unsur objek dalam kalimat transitif.

4 Ciri-Ciri Pelengkap
Perbedaannya terletak pada kalimat pasif. Pelengkap tidak menjadi subjek dalam kalimat pasif. Jika terdapat objek dan pelengkap dalam kalimat aktif, objeklah yang menjadi subjek kalimat pasif, bukan pelengkap. Berikut ciri-ciri pelengkap. ♦Di Belakang Predikat Ciri ini sama dengan objek. Perbedaannya, objek langsung di belakang predikat, sedangkan pelengkap masih dapat disisipi unsur lain, yaitu objek. Contohnya terdapat pada kalimat berikut. a) Diah mengirimi saya buku baru. b) Mereka membelikan ayahnya sepeda baru. Unsur kalimat buku baru, sepeda baru di atas berfungsi sebagai pelengkap dan tidak mendahului predikat. • Hasil jawaban dari predikat dengan pertanyaan apa. Contoh : a. Pemuda itu bersenjatakan parang. Kata parang adalah pelengkap. Bersenjatakan apa ? jawab parang ( maka parang sebagai pelengkap ) b. Budi membaca buku. Membaca apa ? jawab buku (buku sebagai obyek karena dapat menempati Subyek) 2

5 Ciri-Ciri Keterangan
Ciri keterangan adalah dapat dipindah –pindah posisinya . perhatikan contoh berikut: Cintya sudah membuat tiga kue dengan bahan itu. SPOK Dengan bahan itu Cintya sudah membuat tiga kue . Cintya dengan bahan itu sudah membuat tiga kue. Dari jabatan SPOK menjadi KSPO dan SKPO .Jika tidak dapat di pindah maka bukan keterangan.

3

Mereka murid-murid kebanggaan. Contoh: • • Adik tidur. Dia tidak melamun. 2. Kalimat nominal.Kalimat Verbal dan Nominal 1. tetapi berpikir. Kalimat verbal. yaitu Kalimat yang predikatnya bukan kata kerja. Pelajar di sekolah ini hampir semuanya rajin dan disiplin 4 . • • • Nartosabdo dalang. yaitu kalimat yang predikatnya kata kerja.

2. Endosentris atributif (frase bertingkat). Frase dibedakan atas: a. bapak ibu. Endosentris koodinatif (setara). MD dan MDM( dalam frase bertingkat hanya ada satu unsur inti (D) sedangkan penjelasnya boleh lebih dari satu. predikat (P) atau objek (O) atau keterangan (K). Artinya satu frase maksimal hanya menduduki gatra subjek (S).perusahaan rokok. Misalnya: meja kursi. maju mundur. yaitu frase yang setidaknya memiliki dua inti. ada dua macam: 1. tidak pergi Frase bertingkat mempunyai pola DM. sebuah susunan yang merupakan gabungan dua kata (atau lebih) yang menunjukkan bahwa kelas kata dari perpaduan itu tidak sama dengan kelas kata dari salah satu(atau lebih) unsur pembentukannya.Frase Frase adalah bagian kalimat yang terdiri atas dua kata atau lebih yang tidak melebihi batas fungsi. Frase endosentris. Contoh: baju baru DM anak manis DM sebatang rokok kretek MDM sebuah rumah mewah MDM seorang guru MD sepotong roti MD 2. Misalnya: pegawai negeri. yaitu frase yang terdiri atas unsur inti (Diterangkan/D) dan unsur penjelas (Menerangkan/M). Frase eksosentris. 5 . Contoh : dari sekolah (kata keterangan) → dari (kata depan) sekolah (kata benda).

frase dibedakan: -frase nominal (kata benda) -frase verbal (kata kerja) -frase adjektival (kata sifat) -frase numeralia (kata bilangan) -frase adverbial(kata keterangan) -frase preposisional (kata depan) 6 .yang memimpin(kata benda) → yang (kata tugas) memimpin (kata kerja Menurut jenis kata.

Akan tetapi. Paragraf deduktif Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas.Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Utama 1. Pengembangan Umum-Khusus Paragraf yang dimulai dengan pikiran pokok kemudian diikuti oleh pikiran-pikiran penjelas Contoh: 7 . Dalam rapat sebelumnya sudah diputuskan bahwa dana itu harus disimpan dulu. hari ini ia memaksa menggunakannya membuka usaha baru. Paragraf Campuran Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat topik. sendi-sendi kehidupan akan lemah. Komunikasi tidak lancar. 2. dan efisien. Keterangan :Kalimat yang tercetak miring sebagai pokok pikiran sedangkan yang lain sebagai penjelas. Informasi tersendat-sendat. 2. Contoh 1 Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat dilepaskan dari komunikasi. 3. Para peserta sudah menyepakati hal itu. baik sarana komunikasi yang sederhana maupun yang modern. Tanpa bahasa. Kegiatan apa pun yang dilakukan manusia pasti menggunakan sarana komunikasi. Kebudayaan dan peradaban manusia tidak akan bisa maju seperti sekarang ini tanpa adanya sarana komunikasi. MACAM-MACAM POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF 1. Memang bahasa alat komunikasi yang penting. Paragraf Induktif Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat topik Contoh Semua orang menyadari bahwa bahasa merupakan sarana pengembangan budaya. efektif. Contoh : Kemauannya sulit untuk diikuti. Kalimat topik yang ada pada akhir paragraf merupakan penegasan dari awal paragraf.

Pengembangan Khusus-Umum Paragraf yang dimulai dengan pikiran-pikiran penjelas kemudian diikuti oleh pikiran pokok atau kesimpulan. kebingungan. 2. Mungkin akan tertulis kata-kata yang kurang terpikir. Memang bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. kekesalan. Seandainya manusia tidak berbahasa. Kalau sedang sedih. kesal. atau marah kita jangan menulis surat. manusia dapat mewarisi dan mewariskan semua pengalaman dan pengetahuannya.Pada waktu menulis surat kita harus tenang. 8 . alangkah sunyinya dunia ini. Contoh Dengan bahasa. dan dapat merusak suasana. Dengan bahasa pula. bingung. manusia dapat menyampaikan bermacam-macam pikiran dan perasaan kepada sesama manusia. terburu nafsu. dan kemarahan itu akan tergambar dalam surat kita. Kesedihan.

1. Siswa dapat menggunakan dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari Kalimat langsung adalah : Kalimat hasil kutipan pembicaaraan seseorang persis seperti apa yang dikatakannya.” Anggel nanti pulangnya saya antar!” “Anggel Nanti pulangkanya kamu saya antar ya?” kata Desmon. Jawaban anda itulah kalimat tak langsungnya. Contoh : Kata Desmon. Jikapengiring di belakang perhatikan tanda baca sebelum tanda kutib( Jika kalimat tanya dan perintah sebelum tanda kutib menggunakan tanda ? atau ! jika kalimat berita menggunakan koma. ” Saya akan datang nanti malam. 2. Selain itu Huruf awal di pengiring huruf kecil perhatikan contoh berikut. ” Belikan saya mobil baru!“ pinta Tria. Siswa dapat mengubah kalimat langsung ke tak langsung atau sebaliknya 3. 3. Perubahan Kalimat Langsung ke Tak Langsung Dalam perubahan bentuk ini perhatikan perubahan kata gantinya: Langsung —>Tak Lansung Saya —-> Dia Kamu —–> Saya Kalian —–> Kami Kami —–> Mereka Kita —–> Kami Ada alternatif lain agar tidak menghafal : Caranya Posisikan diri anda menjadi orang yang diajak bicara setelah itu informasikan kepada orang ketiga. 2. 9 . ” Kapan bukuku kamu kembalikan?“ tanya Samid.“ kata Hamid. Contoh : Kata Dhani.” Coba kamu bantu saya menyelesaikan tugas ini!” Maka anda menjadi orang yang diajak bicara Dhani.Kalimat Langsung dan Tak Lansung Kopentensi : 1. Kata Desmon disebut kalimat pengiring. Setelah itu ada orang lain yg bertanya : Dhani tadi bicara apa? jawab: Dhani mengatakan supaya saya membatu dia menyelesaikan tugas. Siswa dapat menuliskan kalimat langsung dengan benar.

” 10 .” Pulanglah kalian secepatnya karena sebentar lagi hujan turun. Hasilnya : Kata Webby. Contoh : Webby mengatakan bahwa dia akan datang kerumahku nanti sore. 2. Untuk merubahnya maka anda harus : 1.” 2. Menerka kira-kira Webby bicaranya apa saat itu. Paman mengatakan.” Terimakasih atas sambutan kalian kepada kami pada acara kunjungan kami.” Saya nanti sore akan kerumahmu. Kalimat menyatakan isi ujaran orang ketiga tanpa mengulang kata-katanya secaraCara merubah Kalimat tak langsung ke Kalimat langsung.Selamat mencoba. 1. Kata Ketua Rombongan.” Kalimat Tak Lansung. Ubahlah kembali ke Tak Langsung lagi sebagi cek ulang.

Tetanggaku terkena bisa ular yang mematikan. Saya sudah bisa menyetir mobil. Perhatikan kata darah pada kalimat a berarti keluarga (makna konotasi). Tubuhnya berlumuran darah setelah kepalanya terbentur tiang listrik. (bisa berarti dapat dan bermakna denotasi) b. Homonim adalah : Dua kata yang bentuk penulisan dan pengucapanya sama tetapi artinyaberbeda.(artinya racun makna denotasi) 11 . Contoh : a. Saya masih punya hubungan darah dengan keluarga Bu Rani. Contoh: a. b. sedangkan darah pada kalimat b berarti zat merah dalam tubuh kita(Makna denotasi).Polisemi dan Homonim Polisemi adalah : Satu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.

seperti gadis-gadis tanggung berbanjar dan bergurau di bawah curah pancuran . menyapu pandangan dari kanan ke kiri. Selain pohon kelapa yang memberi kesan lembut dibatang sengon yang lurus dan langsing menjadi garis-garis tegak berwarna putih dan kuat.Deskripsi Contoh paragraf deskripsi Dari balik tirai hujan sore hari pohon-pohon kepla di seberang lembah itu seperti perawan mandi basah. misalnya aroma yang menunjukkan bahwa dapur itu sedang menyiapkan makanan tertentu. ada bunga bungur yang unguberdekatan dengan phon dadap dengan kembangnya yang benar-benar merah. Batng-batang yang ramping dan meliuk-liuk oleh embusan angin seperti tubuh semampai yang melenggang tenang dan penuh pesona. telingan. ruangan dapur yang ada seseorang di dalamnya. Dan batang-batang jambe rowe sejenis pinang dengan buahnya yang bulat dan lebih besar. memberi kesan purba pada lukisan yang terpanjang disana. Ada beberapa pohon aren dengan daun mudanya yang mulai mekar kuning dan segar.dan daya hidup. Lakukanlah observasi dengan menggunakan sebanyak mungkin alat indra. segarpenuh gairah. Teknik Penulisan Deskripsi Sebuah Ruangan (Benda) • • • • • Tentukan sebuah ruangan yang akan dideskripsikan misalnya. Pohon-pohon kelapa itu tumbuh di tanah lereng membuat pemandangan seberang lembah itu seperti lukisan alam gaya klasik Bali yang terpapar di dinding langit. Ketika angin tiba-tiba bertiup lebih kencang pelepah-pelepah itu serentak terjulur sejajar satu arah. Ada pucuk pohon jengkol yang berwarna coklat kemerahan. sediakan satu alinea untuk kembali ke “kesan pertama” tadi. Mulailah dengan sebuah ‘kesan pertama’ lakukan pengembangan observasi berdasarkan spasi. 12 . serta lidah jika sempat mencicipi makanan yang sudah selesai dimasak. dan cari upaya untuk mengakhiri tulisan itu misalnya “ koki” dapur memandangi Anda dengan curiga. atau dari kiri ke kanan. seperti tangan-tangan penari yang mengikuti irama hujan. Pada akhirnya. kulit (untuk suhu udara). hidung. mata. Selipkan beberapa referensi yang diketahui dari pengalaman sebelumnya. Pelepah-pelepah yang kuyup adalah rambut basah yang tergerai dan jatuh di belahan punggung.

(2) Awalan serba = seluruhnya/semuanya 13 . Siswa dapat menentukan jenis Imbuhan Asing. Contoh perintah soal : a. Kopetensi yang harus dimiliki siswa 1. Siswa dapat menggunakan ibuhan asing dengan tepat.tak sosial.dsb. 3. Contoh perintah soal : Kalimat berikut yang menggunakan ibuhan asing adalah ? 2. Imbuhan asing dari bahasa Daerah (1) Awalan tak = tidak Contoh: tak sadar. banyak imbuhan baru atau serapan dari bahasa daerah. Imbuhan asing yang berarti …………. b. Penggunaan imbuhan asing “isme yang tepat adalah…. terutama dari bahasa-bahasa asing. Imbuhan-imbuhan tersebut sangat produktif. Contoh perintah soal : a.(misal intesitas) terdapat dalam kalimat. b.tak aktif. Siswa dapat menentukan arti imbuhan asing.Imbuhan Asing Imbuhan Asing Dalam pertumbuhan bahasa Indonesia. Penggunaan imbuhan asing yg tepat terdapat dalam kalimat… Macam-macam Imbuhan Asing dan maknanya A. Nosi (arti ) imbuhan asing pada kalimat berikut adalah…. lebih banyak tampil dalam surat kabar-surat kabar atau karya ilmiah.

artinya menyatakan ‘ 6.isasi. insani. dsb.dsb. manusiawi. Imbuhan asing dari bahasa Sanskerta 1. dan dwi = dua. serba susah. (b). tuna susila. sastrawan. -man. Menyatakan orang yang ahli Misalnya : ilmuwan. isme. dan industriwan 3. Menyatakan bersifat bersifat. B. dsb Contoh: (a). Orang yang memiliki sifat khusus Misalnya : hartawan dan dermawan 4. 2.Contoh: serba merah.ketiadaan. 2. Dalam mempelajari Imbuhan ini sebagian siswa belajar dengan cara menghafal arti maupun fungsinya . Para mahasiswa sedang melakukan penelitian di Gunung Merapi. rohaniwan. pra = sebelum (= pre). Zaman prasejarah manusia belum mengenal tulisan. dan budayawan. cacad. Perhatikan cara mencari fungsi imbuhan dan arti imbuhan berikut. Bentuk awalan sebagai berikut: Awalan maha = sangat/besar.i. (3) Awalan tuna = kehilangan sesuatu. Menyatakan orang yang mata pencahariannya dalam bidang tertentu Misalnya : karyawan. 14 . duniawi. dsb. isasi) Nosi atau arti : 1. Menyatakan sifat contoh alami. wartawan. Bentuk akhiran dari bahasa Asing (wan. dan surgawi. Contoh: tuna karya. iah . Menyatakan jenis kelamin 5. -wati. swa = sendiri. hewani. tuna wisma. badani.

Pengecualian Imbuhan. Sebenarnya arti atau nosi imbuhan tak ubahnya kita mencari sinonim dari imbuhan tersebut.bukan rohaniiah Sejarah di akhiri konsonan “h” dan mendapat imbuhan yang diawali Konsonan “w” Rohani di akhiri vocal “i”dan mendapat imbuhan yang diawali vocal “i” Jadi jika huruf akhir bertemu dengan akhiran yang sejenis akan luluh salah satunya. Sejarah + wan = sejarawan — bukan sejahwan Rohani + iah = rohaniah —.Cara mencari arti imbuhan Pemerintah sedang menggalakkan program komputerisasi di perkantoran. NIscaya anda akan menemukan sinonimnya. Pemerintah sedang menggalakkan program computer…… di perkantoran. (itulah arti imbuhannya) Bahkan jika soal adalah pilihan ganda anda tinggal memasukkan satu persatu dari jawaban ke titik-titik itu. 15 . Coba kamu cari kata yg tepat untuk mengisi titik-titik itu. Kata computer mendapat imbuhan isasi Apa nosi /arti isasi pada kata komputerisasi ? Jawab : Menyatakan proses.

(Kalimat aktif) S P O K Novel dibaca Andi di kamar. ter-. Subjeknya sebagai penderita. Wawan telah membeli buku gambar. Predikatnya tergolong kata kerja aus. Ciri-ciri : 1. Predikat berimbuhan me – ~ di3. 3. Subjek akan menjadi Objek 2. Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif : 1.ter-kan. (pasif) 16 . Tatang bermain bola. Contoh : 1. 4. Adik membaca buku. Kata ganti orang tersebut diletakkan sebelum predikat tanpa imbuhan. Saya menulis cerita di teras rumah. 3. Kalimat Pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau dikenai perbuatan. Contoh : 1.KALIMAT AKTIF DAN PASIF Kalimat aktifKalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan atau melakukan perbuatan. Subjeknya sebagai pelaku. Helsa Situmorang membaca buku. Predikatnya berawalan di-. disusul oleh kata kerja yang kehilangan awalan). 2. Bila subjeknya berupa kata ganti orang pada kalimat aktif maka predikat pada kalimat aktif tidak menggunakan awalan di-. Andi membaca novel di kamar.atau ber-. Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang. (kalimat pasif) S P O K 2. Yuli mandi di kolam renang. Ciri-ciri : 1. Predikatnya berawalan me. 2. 3. (aktif) S P O K (kalimat aktif dengan subyek kata ganti orang ) Cerita saya tulis di teras rumah. atau . (Helsa sebagai pelaku) 2.

(aktif) Buku itu sudah kubeli. (pasif) 17 .S O P K (kalimat pasif kata kerja imbuhan di hilangkan) Saya sudah membeli buku itu.

Metonimia: Pengungkapan berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek. 2. 4. Perhatikan contoh berikut : Majas Personifikasi = Membandingkan benda mati seolah-olah hidup Ombak pantai menyapu gubuk-gubuk di Pantai Parangtritis. saya ini hanya pelengkap saja. umpama. Contoh : Dewi malam leuar dari peraduannya Pemuda sebagai tunas-tunas bangsa harus bekerja keras. seperti. Mengapa ? karena siswa lebih banyak menghafal dan meninjau dari sisi definisi. Ada cara yang lebih Praktis untuk belajar ini. Dalam majas ini perhatikan menggunakan merek. Dalam majas ini mempunyai ciri kata hubung diatas. Ibu naik honda ke pasar. jadi jika menentukan majas carilah yang menggunakan kata hubung tersebut 3. Litotes: Ungkapan berupa mengecilkan fakta dengan tujuan merendahkan diri. Contoh : Perilakunya seperti binatang.bagai. tak ubahnya dll. Perhatikan kata kerjanya adalah menyapu Ombak = benda mati melakukan tindakan menyapu (ombak tidak bisa melakukan itu) Jadi pada majas ini yg diperhatikan adalah pekerjaan kalau pelaku tidak bisa melakukan maka Personifikasi. Contoh : Silahkan singgah ke gubuk kami. seperti bak. 5.( berperan penting) 18 . ( gubuk yang di maksud adalah rumah) Wah. atau atribut. Majas ini biasanya menggunakan ungkapan.Belajar Majas atau Gaya Bahasa Banyak yang mengalami kesulitan yang di alami siswa dalam belajar majas gaya bahasa. Coba-coba Majas perbandingan 1. ciri khas. Contoh : Ayah ke Jakarta naik Garuda.laksana. perumpamaan : Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan pengubung. Alegori: Menyatakan perbandingan secara menyeluruh : Contoh : Mereka mengarungi bahtera kehidupan. Metafora: Pengungkapan berupa perbandingan analogis. Simile . Asosiasi.

6. contoh : Maaf bapak ini pendengarannya sudah berkurang. Personifikasi: Pengungkapan dengan menyampaikan benda mati atau tidak bernyawa sebagai manusia. COntoh : Sejak kemarin dia tidak kelihatan batang hidungnya.( Orang tersebut tuli) Mohon ijin ke belakang . Totum pro parte: Pengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian. 10. (hancur lebur berarti tidak berwujud lagi) 7. Contoh : Indonesia bertanding Volly melawan Thailand.(ke WC) 19 . Pars pro toto: Pengungkapan sebagian dari objek untuk menunjukkan keseluruhan objek. Contoh : Suaranya menggema di angkasa. (menyebutkan seakan-akan seluruh bangsa Indonesia bermain padahal hanya 6 orang yg bermain) Dalam mengahafal sinekdoce yang terbagi pars pro toto dan tontem pro parte sering terbalik agar tidak terbalik gunakan trik : Pars = sebagian artinya sebagian untuk seluruh. Eufimisme (memperhalus pernyataan): Pengungkapan kata-kata yang dipandang tabu atau dirasa kasar dengan kata-kata lain yang lebih pantas atau dianggap halus. 8. Mobil itu hancur lebur. Hiperbola(melebih-lebihkan) : Pengungkapan yang melebih-lebihkan kenyataan sehingga kenyataan tersebut menjadi tidak masuk akal. ( batang hidungnya mewakili seluruh tubuh) 9.

Ciri-ciri : 1. Membuat Majemuk Bertingkat. 4. lagi pula dll) 2. Siswa dapat membuat kalimat majemuk bertingkat 2. 1. Pola umum uraian jabatan kata : S-P+S-P Jenis majemuk Setara 1.Kalimat majemuk majemuk 3. 2. Setara sebab akibat B. Setara Sejalan (kata hubungnya dan. Kalimat majemuk dibagi menjadi : 1. Setara menguatkan (bahkan) 5. pembeda sifat kesetaraan. 2. Majemuk Bertingkat. 1. Setara memilih 3.Penggabungannya disertai perubahan intonasi. 3. 3. Kalimat majemuk Setara Kalimat majemuk setara adalah : Kalimat gabung yang hubungan antar pola-pola kalimat di dalamnya sederajat atau seharkat. serta.Kalimat majemuk 4. 1. Siswa dapat menentukan Kalimat majemuk bertingkat. 3. 1.Kalimat majemuk KALIMAT MAJEMUK Suatu bentuk kalimat luas hasil penggabungan atau perluasan kalimat tunggal sehingga membentuk satu pola kalimat baru di samping pola yang ada.Berkata tugas/penghubung. 4.Kedudukan pola-pola kalimat.Kalimat majemuk setara (koordinatif) rapatan bertingkat (subordinatif) campuran A. Setara berlawanan 4. Majemuk bertingkat adalah kalimat luas yang mana perluasannya membentuk klausa 20 .Kalimat 2. sama derajatnya. 2.

Kembangkan salah satu jabatan kalimat menjadi klausa bawahan (anak kalimat ) sesuai dengan anak kalimat apa yg diinginkan Contoh : Ansar akan menyunting seorang gadis minggu depan. Buatlah kalimat tunggal atau kalimat luas terlebih dahulu.bawahan (anak kalimat) Cara membuat majemuk bertingkat. S P O K Kalimat diatas akan dijadikan bertingkat anak O Ansar akan menyunting Wanita cantik yang bernama Mutia Rahman minggu depan s p S P Pel K o 21 . 2. 1.

3. Fungsi Afiks Perhatikan kalimat berikut: Ika Bonita membesarkan anak-anaknya sendirian. Infiks (sisipan) c. c. Bahasa Indonesia mempunyai banyak imbuhan antara lain: a. b. Siswa dapat menentukan jenis afiksasi.kan. Siswa dapat menyebutkan arti (nosi).ternak ayam. sisipan(infiks) dan Akhiran (Sufiks) Dalam pembahasan materi ini kopetensi yang harus diperoleh adalah : 1.se. Siswa dapat menyebutkan fungsi afiksasi. Prefiks b. 15 nosi. 2. Tetanggaku yang cantik itu memberi salam setiap masuk rumah.di) -> telapak 22 . Nosi ber pada kata bersalam adalah memberi 2. Siswa dapat mengunakan imbuhan secara tepat dalam kalimat. Fungsi me-kan pada kata membesarkan adalah : Membesarkan “berasal dari kata besar) ( contoh: el “tapak me. a.d.nya NOSI (arti) Afiks Dalam hal pemberian arti imbuhan saya mencoba memberikan satu konsep mudahmudahan bermanfaat. Paman mempunyai peternakan ayam.ke. I. Dalam buku-buku disebutkan banyak arti bahkan satu afiks bisa 10 s. Nosi Per-an adalah tempat Jadi sebenarnya mencari arti sama halnya mencari pengganti imbuhan “ber” sehingga kalimat itu menjadi benar. 4.Kata Berimbuhan(Afiks) Imbuhan(Afiksasi) Dalam bahasa Indonesia kita mengenal awalan (prefiks). Konfiks (akhiran) an. Contoh: 1. Paman mempunya…. Tetanggaku yang cantik itu bersalam setiap masuk rumah. Tetanggaku yang cantik itu ……salam setiap masuk rumah.

23 .besar adalah kata sifat membesarkan adalah kata kerja Jadi fungsi me-kan adalah : membentuk kata kerja dari kata sifat.

Sehubungan dengan hal tersebut.. 5 Agustus 1979 Tempat & tgl. Bpk. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan. Contoh ke 1. Bambang Satrio. Hand's Parmantindo. Semoga 12 contoh surat ini dapat membantu anda. Hand's Parmantindo. lahir : Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila .Contoh-contoh Surat Lamaran Kerja dalam Bahasa Indonesia Di bawah ini diberikan 12 contoh Surat Lamaran Kerja dalam Bahasa Indonesia. Hand's Parmantindo. sebagai staf akuntasi dan perpajakan. HP. 5 Cibinong Dengan hormat. saya lampirkan : 1. e: 021 . Cibinong Alamat 16913 Telepon.com Status Perkawinan : Menikah. Cibinong. seorang asisten editor di PT. Blok ZT No. dapat saya jelaskan sebagai berikut : : Florentina Putri Nama : Probolinggo. Daftar Riwayat Hidup. 6 September 2009 Hal : Lamaran Pekerjaan Kepada Yth. menginformasikan kepada saya tentang rencana pengembangan Departemen Finansial PT. Saat ini saya bekerja di PT. 2. Mengenai diri saya. Raya Bumi Sentoda No. e-mail = mail putri.Jakarta Pendidikan Akhir : Perum Bojong Depok Baru 1. Foto copy ijazah S-1.3. Manajer Sumber Daya Manusia PT. yang mewakili berbagai kondisi dan situasi dari pelamar maupun penerima kerja.87903802.flo@gmail. Hand's Parmantindo Jl. 24 . 3. Flamboyan Bumi Singo. HP = 0817 9854 203. dengan fokus utama pekerjaan di bidang finance dan perpajakan. perkenankan saya mengajukan diri (melamar kerja) untuk bergabung dalam rencana pengembangan PT. Sebagai bahan pertimbangan.

Demikian saya sampaikan. saya mempunyai latar belakang pendidikan.4. Besar harapan saya untuk diberi kesempatan wawancara. Terima kasih atas perhatian Bapak. Seperti yang tersirat di resume (riwayat hidup). Pas foto terbaru. Hormat saya. Florentina Putri 25 . pengalaman potensi dan seorang pekerja keras. dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenai diri saya.

Gilland Ganesha. saya lampirkan : 1. OutLook.. Acces. Raya Kebon Durian No. juga internet. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office. Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT.co.87914990. 3. 2. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. 0815 965 5695. Sebagai bahan pertimbangan. Hilmy Finance. PowerPoint.id Status Perkawinan : Menikah Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik. 11 Jakarta Timur 6 September 2009 Dengan hormat. Daftar Riwayat Hidup. Jakarta. 26 . Word. Saya senang untuk belajar.5 Bekasi Telepon. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan. e: 021 . dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik. maupun suratmenyurat dalam Bahasa Inggris. 19 Februari 1976 Tempat & tgl. lahir : Sarjana Manajemen Universitas Islam As-Syafi'iyah (UIA) Pendidikan Akhir . seperti yang termuat di harian Kompas tanggal 4 September 2009.Contoh ke 2. Hal : Lamaran Pekerjaan Kepada Yth. Data singkat saya. Gilland Ganesha. : Benny Kasmanto Nama : Bukit Tinggi. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. seperti Excel. Gilland Ganesha Jl.Jakarta (Konsentrasi Manajemen Pemasaran) Alamat : Perum Bumi Sentosa Blok A. mail benny_kas07@yahoo. Saat ini saya bekerja sebagai staff Marketing di PT. HP. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. seperti berikut ini. Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai. dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Manajer Sumber Daya Manusia PT.

Demikian surat lamaran ini. Benny Kasmanto 27 . Pas foto terbaru. Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara. Hormat saya. dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.4.

kalimat pasif. Contohnya seperti kalimat lengkap.Joy Tobing adalah pemenang lomba Indonesian Idol yang pertama.Subjek / Subyek (S) . . kalimat perintah. kalimat majemuk.The Samsons sedang konser tunggal di pinggir pantai ancol yang sejuk dan indah. Gabungan dari unsur-unsur kalimat akan membentuk kalimat yang mengandung arti.Keterangan (K) 28 .Predikat (P) . .Objek / Obyek (O) . Berikut ini adalah contoh kalimat secara umum : . Unsur-unsur inti kalimat antara lain SPOK : . dan lain sebagainya.Kalimat dan Unsur kalimat Bahasa Indonesia Kalimat adalah gabungan dari dua buah kata atau lebih yang menghasilkan suatu pengertian dan pola intonasi akhir. Setiap kalimat memiliki unsur penyusun kalimat. kalimat tidak lengkap.Pergi! . Kalimat dapat dibagi-bagi lagi berdasarkan jenis dan fungsinya yang akan dijelaskan pada bagian lain.Bang Napi dihadiahi timah panas oleh polisi yang mabok minuman keras itu.

k. Contohnya : nyamuk. e. q. d. r. Sengau. 3. u. y. i. t. 2. Huruf Konsonan atau Huruf Mati Huruf Konsonan adalah bunyi ujaran akibat adanya udara yang keluar dari paru-paru mendapatkan hambatan atau halangan. l. Huruf Diftong atau Huruf vokal Rangkap Huruf diftong adalah gabungan dua buah huruf vokal yang menghasilkan bunyi rangkap. Pakai. Huruf dibagi menjadi empat kelompok. khawatir. dan sy. Huruf Vokal atau Huruf Hidup Huruf Vokal adalah bunyi ujaran akibat adanya udara yang keluar dari paru-paru tidak terkena hambatan atau halangan. w. dsb. Huruf Konsonan Rangkap Gabungan dua huruf konsonan ada 4 buah dalam bahasa indonesia. 4. v. Perangai. yaitu b. yakni : 1. g. j. Dalam Bahasa Indonesia huruf diftong berbentuk ai. h. ng. ny. dan z. dsb. dan o. x. syarat. n.Huruf Vokal dan Konsonan dalam Bahasa Indonesia Dalam Bahasa Indonesia. yaitu a. Jumlah huruf konsonan ada 21 buah. Contoh : Bangau. 29 . f. au. dan oi. m. kumbang. s. yaitu : kh. p. Jumlah huruf vokal ada 5. c.

Dua puluh enam (26) Abjad dalam Bahasa Indonesia 1. Huruf G / g dibaca ge 8. Huruf F / f dibaca ef 7. Huruf N / n dibaca en 15. Huruf E / e dibaca e 6. Huruf M / m dibaca em 14. Abjad dalam Bahasa Indonesia terdiri atas 26 huruf. Huruf K / k dibaca ka 12. Huruf V / v dibaca ve 23. Huruf C / c dibaca ce 4. Huruf A / a dibaca a 2.Huruf dan Aksara dalam Bahasa Indonesia Huruf adalah sama juga dengan Aksara yaitu unsur dari abjad yang melambangkan bunyi. Huruf I / I dibaca i 10. Huruf P / p dibaca pe 17. Huruf Z / z dibaca zet 30 . Huruf B / b dibaca be 3. Huruf T / t dibaca te 21. Huruf R / r dibaca er 19. Huruf W / w dibaca we 24. Huruf J / j dibaca je 11. Huruf D / d dibaca de 5. Huruf Q / q dibaca qi 18. Huruf O / o dibaca o 16. Huruf L / l dibaca el 13. Huruf X / x dibaca eks 25. Huruf Y / y dibaca ye 26. Huruf U / u dibaca u 22. Huruf S / s dibaca es 20. Huruf H / h dibaca ha 9.

rangkaian diatas juga merupakan sebagian dari kalimat. F . Kalimat Seperti kita ketahui pada saat kita semua masih berada di bangku Sekolah Dasar (SD).Kalimat adalah kumpulan / gabungan dari beberapa kata yang membentuk dan mempunyai struktur atau pola yang berkaitan. Ibu. Ibu Budi pergi ke pasar adalah merupakan dari Kalimat. Karena terdiri dari 2 kata yang terdiri dari dua kata yang terangkai menjadi satu makna. 31 . C . B . A . ( S + P + O + K ) . D . budi. Struktur serta tatanan Bahasa Indonesia adalah salah satu yang kita pelajari. . …dst adalah merupakan dari sukukata. ( S ) ( P ) ( O ) ( K ) . Ibu sebagai Subjek yang diterangkan/dikuatkan oleh Budi sebagai Keterangan Subjek. Seperti halnya grammar pada bahasa Inggris. Kata. … dst adalah merupakan dari kata. E . kita diajarkan oleh bapak / ibu guru kita mengenai Bagaimana cara ber-bahasa Indonesia dengan benar.Suku Kata. di. dalam posting kali ini saya akan membahas sedikit mengenai struktur bahasa Indonesia. dan. Apakah rangkaian kata dibawah termasuk kalimat ? Ibu budi (s) (ks) Dalam kata diatas : Ibu berperan sebagai subjek sedangkan Budi sebagai keterangan subjek ya.Sukukata adalah bagian terkecil dari kata dan yang paling terkecil dari kalimat dan sudah tidak bisa di uraikan kembali. Ibu Budi pergi ke pasar (s) (p) (kt) Ibu Budi adalah Subjek Pergi adalah Predikat Pasar adalah Keterangan Tempat Predikat adalah kata kerja atau kata yang mewakili suatu pekerjaan atau kegiatan. yang.Kata adalah bagian terkecil dari kalimat yang terdiri dari kumpulan / gabungan beberapa suku kata yang terangkai dan mempunyai makna atau arti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful