MODUL 17

BUKU AJAR

PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR

MODUL TIK/PTD SMP SBI KELAS IX
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DITJEN MENDIKDASMEN-DEPDIKNAS
Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar

1 dari 43

JAKARTA 2008

Pada saat ini sedang dikembangkan di SMP program pendidikan yang berorientasi pada teknologi yang masuk pada mata pelajaran TIK dan Pengetahuan Dasar Teknologi(PTD). Pendidikan teknologi yang sedang dikembangkan tersebut adalah pendidikan teknologi sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan kemampuan anak didik untuk dapat berpikir teratur, kritis, kreatif, dan inovatif dalam konteks teknologi sehingga secara langsung dan tidak langsung dapat meningkatkan kualitas “melek teknologi.” Program pembelajaran PTD dilengkapi dengan 3 modul, yaitu : Buku Ajar, Buku Kerja, dan Buku Guru. Salah satu paket modul PTD dalah modul “Listrik Rumah Tangga.” Buku ini terdiri dari 5 Kegiatan Belajar (KB). Kegiatan belajar tersebut adalah sebagai berikut. 1. Kegiatan Belajar 1 : Pendahuuan 2. Kegiatan Belajar 2 : Kelistrikan 3. Kegiatan Belajar 3 : Komponen Instalasi Listrik Penerangan 4. Kegiatan Belajar 4 : Merencanakan Instalasi Listrik Penerangan 5. Kegiatan Belajar 5 : Membuat Diagram Kerja Instalasi Listrik Penerangan 6. Kegiatan Belajar 6 : Memasang Instalasi Listrik Penerangan(Benda Kerja) Setiap kegiatan belajar pada buku ini memuat tujuan pembelajaran, indikator pencapaian hasil belajar, materi pembelajaran, tugas dan rangkuman. Selain itu, pada buku ini juga memuat tugas tambahan, dan penilaian. Paket pembelajaran ini mengandung dasar kecakapan menggunakan alat kerja, alat pengukur, pemilihan bahan, merancang sketsa produk, membuat, menilai dan memperbaiki produk, serta dasar kecenderungan bertindak dan sifat kewirausahaan. Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam kelancaran penyusunan modul ini. Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik.

Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar

2 dari 43

Jakarta,……. 2008 Penyusun

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI v

iii

Tujuan, Alokasi waktu dan Alur Pembelajaran 1. Tujuan 2. Alokasi Waktu Belajar 3. Alur Pembelajaran A. Pendahuluan B. Listrik 1. Apakah Listrik itu? 2. Sentral Listrik 3. Kawat Listrik 4. Meter Enersi Listrik 5. Tegangan Listrik 6. Keselamatan Kerja Rangkuman 1 1 2 3 5 5 7 8 8 8 9 9

C. Peralatan dan Komponen Instalasi Listrik

Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar

3 dari 43

1. Peralatan Tangan 2. Komponen dan Bahan Instalasi Listrik Rangkuman

11 15 20

f

D. MERENCANAKAN INSTALASI LISTRIK PENERANGAN 21 1. Kondisi Rumah 21 2. Simbol-simbol Dalam Instalasi Listrik e Penerangan 21 3. Bagan Instalasi Listrik Penerangan 22 4. Jumlah dan Kekuatan Lampu 24 5. Jumlah Kelompok Pada Instalasi Penerangan 24 6. Penampang Kawat dan Ukuran Sekring 24 7. Daftar Bahan Listriik Penerangan 25 Rangkuman 26

E. MEMBUAT DIAGRAM KERJA INSTALASI LISTRIK PENERANGAN.............. 27 F. BAGIAN-BAGIAN DALAM KOMPONEN INSTALASI LLISTRIK ………………………… 30 G. MENENTUKAN TATA LETAK KOMPONEN INSTALASI LISTRIK … 1. Tata letak sakelar 32 2. Tata letak fitting 32 3. Tata letak stop kontak 33 H. Pengawatan Instalasi Penerangan .............................................. 33

Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar

4 dari 43

Tujuan pembelajaran tersebut berikut. 5. No. 3. Pemasangan Lampu Neon (TL) 3. Menggambarkan hubungan antara komponen-komponen instalasi listrik rumah tangga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. sebagai Stkalianr Kompetensi Menciptakan model transmisi energi menggunakan bahan-bahan yang relatif murah dan mudah diperoleh. PEMASANGAN KOMPONEN LISTRIK …………………………… 1. Menguji komponen komponen instalasi listrik rumah tangga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kompetensi Dasar 1. Pemasangan Instalasi Penerangan Rangkuman Daftar Pustaka 34 34 35 36 36 37 39 Tuj uan pembelajaran ini mengacu pada kompetensi dasar yang dijabarkan dari stkalianr kompetensinya. POKOK MATERI JUMLAH JAM 2 jam 3 jam PENDAHULUAN PERALATAN DAN KOMPONEN INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA(TEORI KELISTRIKAN) Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 5 dari 43 . Menggunakan alat ukur listrik untuk mengukur energi listrik dan kuat cahaya lampu penerangan serta menghitung satuan biaya pemakaian. 1. Pemasangan dan Pengawatan Dalam Pipa 2.komponen instalasi listrik rumah tangga sesuai dengan spesifikasinya. 2. Pemasangan Tusuk Kontak 4. 4.I. Membedakan jenis dan sifat komponen. 2. Merangkai dan menyambung komponen-komponen instalasi listrik rumah tangga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

RENCANA INSTALASI LISTRIK PENERANGAN (PRAKTIKUM HUBUNGAN LISTRIK) DIAGRAM KERJA INSTALASI LISTRIK PENERANGAN (PRAKTIKUM MEJA ELEKTRO) MEMBUAT BENDA KERJA TES/REVIEU 3 jam 3 jam 3 jam 2 jam KB-1 Teori Kelistrikan (3 jam) KB-2 Praktikum Hubungan Listrik & menggambar bagan (3 jam) Pendahuluan (2 jam) ROTASI Tes/Review (2 jam) KB-4 Membuat Benda Kerja (3 jam) KB-3 Praktikum Meja Elektro (3 jam) Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 6 dari 43 . 5.3. 4. 6.

serta aplikasi sederhana yang terkait dengan listrik. rangkaian. Besarnya arus listrik di dalam suatu kawat penghantar dinyatakan dengan kuat arus listrik (lambangnya. Alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik adalah ampermeter. Elektron mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah . satuannya adalah amper. Masih ingatkah kalian tentang berbagai hal yang berkaitan dengan aliran arus listrik? Berikut adalah hal dasar yang berkaitan dengan arus listrik. sumbersumber listrik. arus listrik. 1. Jika ada elektron mengalir dari potensial rendah ke potensial tinggi maka seolah-olah ada muatan positif yg bergerak dari potensial tinggi ke potensial rendah. 3. Arus listrik adalah besaran yg khayal dan tidak dapat dilihat oleh mata. energi listrik. Bagaimanakah listrik dapat menyalakan lampu pijar? Gambar berikut menunjukkan bagaimana arus listrik dapat menyalakan lampu pijar. Arus listrik mengalir selama ada beda potensial. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 7 dari 43 . Pengertian inilah yang selanjutnya disebut arus listrik. khususnya kelistrikan di dalam rumah tangga.Pengetahuan kelistrikan telah dipelajari dalam mata pelajaran fisika. seperti elektrostatika. tetapi dapat dirasakan dan dapat dilihat dari akibat yang ditimbulkannya. I). Dalam modul ini akan lebih banyak dibahas berbagai hal yang berkaitan dengan aliran arus listrik.

Gambar 2: Lampu pijar dan Filamen Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 8 dari 43 . Gambar berikut ini adalah elemen pemanas yang menyala karena dilalui oleh arus listrik.Aliran dan arah arus listrik Gambar 1 : Bagan Arah arus listrik dari dan kembali ke baterai Arus listrik mengalir dari kutub positif baterei. Melalui bagian pinggir lampu. Arus listrik akan melewati elemen pijar yang membuat lampu itu menyala. melalui kawat penghantar masuk ke lampu pijar melalui bagian tengah bawah. arus listrik meninggalkan lampu dan terus menuju kutub negatif baterei.

memperoleh cahaya penerang melalui lampu dan memperoleh air melalui pompa air yang berputar (bergerak) menghisap air. kulkas. untuk pemanfaatan listrik menjadi energi lain dimulai sejak ditemukannya beberapa penemuan oleh Thomas Alva Edison (1847-1931). 9 dari 43 Buku Ajar . Dari peristiwa tersebut kalian berpikir dan sadar betapa pentingnya listrik. pompa air dan peralatan rumah tangga lainnya tidak dapat bekerja. Listrik mempunyai arus disebut arus listrik. Listrik mempunyai daya disebut daya listrik. Listrik mempunyai tekanan (tegangan) disebut tegangan listrik. dengan simbol “U” dan dinyatakan dalam satuan “volt” ditulis “V”. dengan simbol “I” dan dinyatakan dalam satuan “ampere” ditulis “A”. televisi. saklar (Switch). Namun. Listrik mempunyai hambatan disebut hambatan listrik. kotak kontak (Stop Contact). Bila listrik padam tentunya sangat merepotkan kita semua. misalnya dudukan lampu (Lamp Holder atau Fitting}. Dengan memanfaatkan energi listrik manusia banyak terbantu dalam kehidupannya. Lalu apa sebenarnya listrik tersebut? Ada empat hal yang perlu diketahui tentang listrik. yaitu : Pengetahuan Dasar Teknologi a.Sebenarnya listrik sudah lama ditemukan. c. dengan simbol “R” dan dinyatakan dalam satuan “ohm” ditulis “Ω”. Bayangkan mulai lampu. Suatu instalasi listrik terdiri dari komponen-komponen listrik. Agar listrik dapat dimanfaatkan secara aman. b. misalnya dengan listrik kita dapat memperoleh panas melalui rice cooker atau kompor listrik untuk memasak nasi. termasuk di antaranya lampu pijar. Kotak kontak digunakan untuk menghubungkan peralatan listrik ke sumber listrik. d. sekering (Fuse). Gambar 1-1 Thomas Alva Edison Setiap hari kita begitu akrab dengan listrik. dengan simbol “P” dan dinyatakan dalam satuan “watt” ditulis “W”. dibutuhkan instalasi pengkabelan (instalasi listrik) untuk penerangan dan kotak kontak.

Demikian juga dengan peralatan listrik yang lain selalu disertai dengan data-data tersebut. maka perlu ada pengaturan pemakaian agar pemakaian tidak melebihi daya listrik yang tersedia. Bagaimanakah cara kita mengetahui daya dari peralatan tersebut? Umumnya setiap peralatan listrik dan lampu penerangan oleh pabriknya dicantumkan daya dan tegangan operasinya. Pernahkah kalian mendengar orang berkata “daya listrik di rumah saya 450 watt”? dan apakah artinya? Artinya daya listrik yang terpasang pada rumah orang tersebut dapat dipakai untuk mengaktifkan peralatan listrik maksimum 450 watt dan bila lebih maka akan terjadi kelebihan beban yang mengakibatkan komponen pengaman bekerja memutuskan aliran listrik.pemutus rangkaian mini (MCB) dan pengukur pemakaian daya. Hal ini perlu diketahui agar kita dapat mengatur jumlah pemakaian peralatan listrik di rumah secara bergantian. Oleh karena itu. dengan hanya menjumlahkan semua Pengetahuan Dasar Teknologi nilai daya yang tertera pada masingmasing peralatan listrik tersebut. Tulisan tersebut berarti lampu pijar dapat dihubungkan ke aliran listrik yang bertegangan 220V dengan daya listrik yang dipakai oleh lampu tersebut sebesar 25 Watt. sangat mudah bagi kalian untuk menghitung berapa daya listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan semua peralatan listrik yang ada di rumah kalian. Tentunya bila hasil perhitungan kalian menunjukkan nilai yang lebih besar dari daya listrik yang terpasang pada rumah. Gambar 2: Beberapa peralatan listrik 10 dari 43 Buku Ajar . misalnya lampu pijar dengan tulisan “220V/25W” yang tertulis pada permukaan lampu tersebut.

angin. Generator adalah alat yang Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar membangkitkan listrik. Stasion pembantu distribusi mendistribusikan lagi ke Transformator Distribusi. Uap air digunakan untuk meniup/menekan sudu turbin agar roda-sudu berputar. 11 dari 43 . uap/gas. Untuk menggerakkan mesin pembangkit listrik dapat menggunakan tenaga air. menggunakan uap dari proses pemanasan air pada ketel besar (ketel uap). Listrik mengalir dalam suatu sistem jaringan listrik yang dimulai dari pembangkit listrik. tegangan listrik diturunkan dengan tranformator penurun tegangan sebelum dikirim ke Stasion Pembantu distribusi. tetapi dari manakah listrik tersebut diperoleh? Listrik yang ada di rumah kalian diperoleh dari sentral listrik.Gambar 3: Sistem jaringan listrik dari pembangkit hingga rumah Kalian sudah mengetahui tentang listrik yang ada di rumah. atau bahan bakar (bensin atau solar). tegangannya dinaikkan oleh transformator penaik tegangan dan selanjutnya dikirim lewat penghantar tegangan tinggi(transmisi tegangan tinggi) ke stasion pembantu. Pembangkit listrik tenaga uap. Pada stasion pembantu. Keluaran dari transformator distribusi sudah merupakan nilai tegangan listrik yang dapat digunakan yaitu 220V untuk pemakaian di rumah. Poros roda-sudu turbin dihubungkan dengan poros generator. Listrik yang dibangkitkan oleh generator.

kuning adalah kawat arus atau fasa. Bahan penghantar listrik yang umum kita jumpai adalah tembaga dan aluminium. merah. sedangkan rumah yang besar biasanya memiliki beberapa kelompok. Lampu senter atau lampu pada sepeda motor menggunakan tegangan antara 3V s/d 12V. Kawat listrik selalu diisolasi dengan bahan yang tidak dapat menghantarkan listrik. Tegangan ini tidak berbahaya dan kita bisa bekerja dengan tegangan ini tanpa masalah. Gambar 4 : Warna isolasi Kawat Listrik Besaran tegangan listrik yang digunakan bervariasi sesuai dengan tujuan pemakaiannya. Tegangan 220V termasuk klasifikasi tegangan tinggi. aliran listrik kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok yang berbeda. Klasifikasi tegangan ini termasuk klasifikasi tegangan rendah. Di rumah kita ada meter listrik.Menggunakan apakah listrik dialirkan? Listrik dialirkan melalui kawat listrik yang terbuat dari bahan penghantar. tiang ke rumah kita. Dapat dikatakan bahwa tegangan di bawah 50V dalam keadaan normal tidak menimbulkan bahaya serius. Meter ini berfungsi untuk mengukur berapa banyak energi listrik yang kalian gunakan. Tegangan ini sangat berbahaya dan dapat mematikan manusia. Meter listrik biasanya dihubungkan dengan kabel listrik yang masuk dari Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 12 dari 43 . Setiap kelompok masingmasing memiliki pengaman berupa sekering (fuse). Aliran listrik di rumah mempunyai tegangan 220V. warna biru adalah kawat nol. dan kawat hijau atau kuning/hijau adalah kawat pembumian (ground). Rumah yang kecil biasanya hanya memiliki satu kelompok. seperti plastik atau karet untuk keamanan. Dari meter listrik. Isolasi kawat listrik dibuat dalam beberapa warna untuk membedakan antara kawat yang satu dengan yang lainnya : warna hitam.

tegangan listrik. Instalasi listrik terdiri dari komponen-komponen listrik yang antara lain: dudukan lampu (Lamp Holder atau Fitting}. 2) Listrik diperoleh dari sentral listrik yang dialirkan melalui suatu sistem jaringan listrik yang dimulai dari pembangkit listrik. yaitu arus listrik. tegangan listrik diturunkan oleh trasformator penurun tegangan sebelum 13 dari 43 1) Listrik adalah energi atau tenaga yang membuat benda lain bekerja : bergerak. tegangannya dinaikkan oleh transformator penaik tegangan generator dan dikirim lewat penghantar tegangan tinggi ke stasion pembantu. peralatan listrik dan lainlainnya yang menggunakan listrik. pemutus rangkaian mini (MCB). Bila hal itu terjadi.uap/gas. Listrik membantu manusia dalam kehidupan sehari–hari. Untuk menggerakkan mesin pembangkit listrik dapat digunakan tenaga air. cahaya penerang melalui Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar . dibutuhkan instalasi pengkabelan (instalasi listrik) untuk penerangan dan titik kontak. Sengatan Listrik sangat berbahaya. lampu dan air melalui pompa air yang berputar (bergerak) menghisap air. bersinar. Ada empat hal yang perlu diketahui tentang listrik. pakailah skalianl karet yang kering. berhati-hatilah dengan listrik dan bila mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan listrik. Oleh karena itu. dan pengukur pemakaian daya. Listrik dapat membuat kalian kejangkejang otot. Listrik yang dikeluarkan oleh Generator. Dengan listrik kita dapat memperoleh: panas melalui rice cooker atau kompor listrik untuk memasak nasi. panas dsb. Isolasi kawat yang rusak atau sobek dapat saja terjadi pada titik kontak.Karena sesuatu hal isolasi kawat bisa rusak. Pada stasion pembantu. dan daya/energi listrik. sekering (Fuse). Agar listrik dapat dimanfaatkan secara aman. atau bahan bakar (bensin atau solar). dapat menimbulkan bahaya berupa hubungan singkat yang menimbulkan kebakaran dan bila tersentuh maka kalian akan terkena aliran listrik dan tubuh kalian mengalirkan aliran listrik tersebut ke bumi (ground). angin. titik kontak (Stop Contact). Mengapa demikian? Itu karena tubuh kalian terdiri dari air sehingga termasuk penyalur listrik juga . saklar (Switch). lemas. hambatan listrik. pingsan dan bahkan dapat merenggut nyawa kalian.

4) Meter listrik dihubungkan dengan kabel listrik yang masuk dari tiang ke rumah. aliran listrik dibagi ke dalam beberapa kelompok yang berbeda. pingsan. pakailah sandal karet yang kering. Oleh karena itu. peralatan listrik. Stasion pembantu distribusi mendistribusikan lagi ke transformator distribusi. dan lainlainnya yang menggunakan listrik. Keluaran transformator distribusi sudah merupakan tegangan 220V. Rumah yang kecil biasanya hanya memiliki satu kelompok. Tegangan 50V kebawah termasuk tegangan rendah dan tegangan 220V termasuk tegangan tinggi. merah. Warna hitam. 5) Klasifikasi tegangan terdiri dari tegangan rendah dan tegangan tinggi. berhati-hatilah dengan listrik dan bila mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan listrik. kuning adalah kawat arus atau fasa. Meter berfungsi untuk mengukur berapa banyak energi listrik yang gunakan. 3) Listrik dialirkan melalui kawat listrik yang terbuat dari bahan penghantar tembaga dan atau aluminium. Isolasi kawat yang rusak atau sobek dapat terjadi pada titik kontak. Bila tersentuh maka tubuh akan terkena aliran listrik dan mengalirkannya ke bumi (ground). Isolasi kawat listrik dibuat dalam beberapa warna untuk membedakan antara kawat yang satu dengan yang lainnya.dikirim ke stasion pembantu distribusi. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 14 dari 43 . dan bahkan dapat merenggut nyawa. 6) Isolasi kawat yang rusak dapat menimbulkan bahaya berupa hubungan singkat yang menimbulkan kebakaran. Kawat listrik diisolasi dengan bahan yang tidak dapat menghantarkan listrik. Setiap kelompok mempunyai pengaman berupa sekering (fuse). sedangkan rumah yang besar biasanya memiliki beberapa kelompok. warna biru adalah kawat nol dan kawat hijau atau kuning/hijau adalah kawat pembumian (ground). Dari meter listrik. seperti plastik atau karet untuk keamanan. Sengatan listrik sangat berbahaya dan dapat membuat kejang-kejang otot lemas.

Gambar 5 : Tang pemotong Gambar 7: Tang rahang bulat panjang c. Tang rahang tipis (Flat nose pliers) Alat ini mempunyai rahang tipis (pelat) yang digunakan untuk Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 15 dari 43 . Tang pemotong Cutting Pliers) (Diagonal d. Tang rahang bulat panjang (Long Nose Pliers) Alat ini berahang bulat dan agak panjang kadang-kadang dilengkapi dengan sisi pemotong. ujungnya yang lancip dapat pula digunakan untuk membengkokkan kawat/kabel a. membuka mur/baut dan mengencangkan benda kerja. Gambar 6: Tang dengan rahang tipis b. memutar. Alat ini sangat banyak penggunaannya dalam pemasangan instalasi listrik.memegang benda/bagian yang kecil. Alat ini mempunyai sendi gkalian dan rahang yang keras yang digunakan untuk memotong kawat listrik/kabel. Tang (Pliers) Tang (plier) digunakan untuk memotong. membengkokkan. Rahangnya ada yang lurus dan bengkok. memegang.

Tang Pengupas Isolasi Kabel Alat ini digunakan untuk mengupas kabel yang berisolasi supaya ujung-ujung kabel tersebut dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. akan terjadi panas pada elemen pemanasnya. f. Bentuk yang lain adalah pipih dan sering disebut obeng minus atau obeng plat dan digunakan untuk mengencangkan/ mengendorkan ujung sekerup yang beralur lurus. Bentuknya ada yang menyerupai kembang dan sering disebut obeng kembang atau obeng plus dan digunakan untuk mengencangkan/ mengendorkan ujung sekerup yang beralur seperti kembang. Gambar 10: Macam-macam obeng h. Tang Kombinasi (Combination pliers) Alat ini dapat digunakan untuk memotong kawat. Apabila arus listrik masuk ke dalam solder. Daya listrik yang digunakan berkisar antara 20 watt sampai dengan 200 watt tergantung keperluannya. Obeng (Screwdrivers) Alat ini membuka digunakan untuk atau memasang/ Pengetahuan Dasar Teknologi . memegang pelat tipis dan memegang pipa ukuran kecil. Ujung obeng ini yang digunakan sebagai pengencang/pengendor sekerup tersebut. Panas yang 16 dari 43 Buku Ajar Gambar 9: Tang pengupas isolasi kabel g.e. Solder Listrik Solder listrik adalah alat untuk menyolder komponen listrik/ elektronika. Gambar 8: Tang kombinasi mengencangkan sekerup yang kepalanya beralur.

atau alat untuk mengukur besarnya tegangan listrik. Gambar 13: Cara memegang solder yang benar adalah pada posisi (2) i. 3. Gambar 12: Macam-macam solder dan dudukan solder. 6. arus listrik atau hambatan listrik.terjadi pada elemen pemanas diteruskan ke ujung mata solder yang runcing yang terbuat dari tembaga. Panas ini digunakan untuk mencairkan timah solder dan memanaskan titik penyolderan. 2. dalam menyolder dan cara memegang solder haruslah benar seperti gambar berikut ini. Hasil penyolderan ditentuoleh kemahiran seseorang Gambar 14: Contoh bentuk AVO meter analog dan digital kan Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 17 dari 43 . 4. Terdapat dua macam AVO Meter. yaitu AVO meter analog dan AVO meter digital. Penyeka /isolator Elemen pemanas Ujung solder Selubung solder Pegangan solder Kontak penghubung (steker). 5. Gambar 11: Solder listrik dan bagianbagiannya Keterangan gambar : 1. Multi Meter Multi meter atau juga disebut AVO meter adalah alat ukur yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah ada listrik atau tidak.

Dalam pengukuran besaran listrik yang sering dilakukan dalam instalasi listrik adalah pengukuran tegangan listrik dan hambatan listrik. a) Atur posisi selektor (saklar pemilih) pada kedudukan Volt DC dan pilih batas ukur pada kedudukan yang lebih tinggi dari sumber listrik DC yang akan kita ukur. c) Hubungkan salah satu dari kedua ujung kabel dari AVO meter ke kawat fasa dan ujung satunya lagi ke kawat nol. untuk memeriksa apakah terjadi hubung singkat atau tidak dalam penyambungan kawat. Cara pengukuran tegangan listrik DC adalah sebagai berikut. berarti sambungan tidak ada yang terhubung singkat. j. 3) Pengukuran Hambatan Listrik Dalam pemasangan instalasi listrik. b) Atur posisi selektor (saklar pemilih) pada kedudukan ohm. b) Hubungkan ujung kabel (jumper) warna merah dari AVO meter ke terminal positif (+) dan kabel warna hitam ke terminal negatif(-). Bila jarum penunjuk bergerak menyimpang ke kanan berarti terdapat sambungan yang short (hubung singkat) dan periksa kembali hubungan pengawatan pada instalasi tersebut. a) Matikan terlebih dahulu sumber listrik. Pengukuran tegangan listrik AC dengan cara: a) Atur posisi saklar selektor pada kedudukan Volt AC pada batas ukur 250VAC atau yang lebih besar. Tespen Tespen adalah sejenis peralatan listrik yang berfungsi untuk mengetahui apakah dalam instalasi listrik terdapat 18 dari 43 Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar . dapat kita lakukan dengan cara sebagai berikut. b) Hubungkan kedua ujung kabel (jumper) dari AVO meter ke jala-jala listrik pada stop kontak. 2) Pengukuran tegangan listrik DC Pengukuran tegangan listrik DC dilakukan apabila kita ingin mengetahui besarnya tegangan listrik seperti batere dan aki. d) Bila jarum penunjuk tidak bergerak. 1) Pengukuran Tegangan Listrik AC Pengukuran tegangan listrik dilakukan apabila kita ingin memeriksa apakah dalam rumah ada listrik atau tidak atau kita ingin mengukur besarnya tegangan listrik.

atau plastik. Berikut adalah beberapa contoh bentuk dari kawat-kawat penghantar. Berikut adalah beberapa contoh bentuk dari tespen. 2) Kabel NYA Kabel NYA yaitu kabel berinti satu kawat tembaga pejal dan berisolasi PVC. diantaranya sebagai berikut. Gambar 2-12 Tespen Gambar 15: Contoh bentuk tespen Cara menggunakan tespen adalah dengan menempelkan ujungnya ke kabel listrik yang akan diperiksa dan tempelkan salah satu jari kalian pada ujung bagian kepala tespen. Terdapat bermacammacam kawat penghantar yang dipakai dalam instalasi di rumah-rumah. Berikut ini penjelasan bermacam-macam komponen dan bahan listrik. 1) Kabel NYM Kabel NYM yaitu kabel yang berinti lebih dari satu kawat tembaga pejal. seperti: a. f) Palu (Hammer) Alat ini digunakan untuk memukul benda kerja atau benda lain seperti paku atau pemasangan sekerup sebelum diputar dengan obeng. Gambar 16: Contoh bentuk palu Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 19 dari 43 . dan berselubung PVC atau plastik.arus listrik atau tidak.5 mm2. Kawat /Kabel Listrik Kawat listrik atau kawat penghantar adalah bahan yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik. Komponen dan bahan listrik adalah yang diperlukan dalam merangkai instalasi listrik. berisolasi. Misalnya: kabel NYM 2x2.

Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 20 dari 43 . Sakelar Listrik Sakelar listrik berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan rangkaian listrik. stop kontak dengan hubungan tanah dan stop kontak tahan air (tetesan air). Terdapat bermacam-macam sakelar listrik. stop kontak terdiri dari stop kontak yang dapat ditanam dalam dinding dan stop kontak yang harus dipasang di permukaan dinding atau kayu. diantaranya adalah sakelar tunggal. Di bawah ini adalah beberapa contoh bentuk dari sakelar listrik. sakelar tukar dan lain-lain. Untuk pemasangan instalasi listrik biasanya digunakan kawat dengan luas penampang 1. terdapat beberapa macam yaitu stop kontak biasa.Gambar 17: Beberapa bentuk kabel listrik Ukuran atau luas penampang dari kawat penghantar bermacam-macam.5 mm2. Berdasarkan pemasangannya. sakelar deret (seri). Gambar 18: Macam-macam sakelar listrik c. Berdasarkan bentuknya. Berikut ini adalah contoh beberapa bentuk dari stop kontak. b. Stop Kontak dan Tusuk Kontak Stop kontak atau kotak kontak adalah kotak tempat sumber tegangan listrik yang siap pakai.5 mm2 dn 2.

21 dari 43 Buku Ajar Gambar 20: Tusuk Kontak Pengetahuan Dasar Teknologi . sepasang fitting. Lampu Lampu pijar adalah lampu yang menghasilkan cahaya dengan memanaskan serabut pijar (filamen) di dalamnya. Berikut adalah bagian-bagian dari sebuah lampu TL. Gambar 21: Contoh bentuk lampu pijar Lampu tabung fluoresen atau TL terdiri dari beberapa komponen pokok. Semakin besar daya sebuah lampu pijar.Gambar 19: Stop Kontak Tusuk Kontak merupakan pasangan yang lengkap dengan stop kontak. Dengan menggunakan kontak-kontak tusuk peralatan listrik dapat dihubungkan ke sumber listrik melalui stop kontak. maka akan semakin terang lampu tersebut. 25W. 60W dan lain-lain. sedangkan cabang yang satunya untuk kawat Nol (netral). 40W. Di dalam serabut pijar inilah tenaga listrik diubah menjadi panas dan cahaya. cabang yang ketiga merupakan cabang untuk hubungan ke tanah. cabang yang satu untuk kawat fasa. 15W. d. Berikut ini adalah beberapa contoh bentuk dari lampu pijar. 15W. misalnya. berupa: tabung. 10W. starter. Terdapat beberapa ukuran daya untuk lampu pijar misalnya: 10W. 40W dan lain-lain. Apabila dijumpai tusuk kontak yang bercabang tiga. 20W. Pada umumnya tusuk kontak dibuat dengan dua cabang. Untuk lampu TL juga terdapat bermacam-macam ukuran dayanya. dan balas (ballast).

Jadi. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 22 dari 43 . f. fitting bayonet. Gambar 22: Bagian-bagian dari sebuah lampu TL e.Disebut fitting duduk karena setelah dipasang kedudukannya melekat atau menempel di tempatnya (duduk). Fitting atau dudukan lampu Fitting atau dudukan lampu adalah suatu alat untuk menghubungkan lampu dengan kawat-kawat jaringan listrik secara aman. pada prinsipnya sekering digunakan sebagai pengaman. Fitting duduk sering pula disebut fitting dinding. gabungan antara fitting dengan stop kontak dan lain-lain. Disebut fitting gantung karena dalam pemasangannya digantung pada langit-langit rumah. Berdasarkan pemakaiannya bentuk fitting terdapat beberapa macam. yaitu fitting tempel (fitting duduk). Gambar 24: Sekering Gambar 23: Contoh bentuk fitting. Sekering (Fuse) Pada dasarnya sebuah sekering merupakan alat pemutus rangkaian karena adanya pemakaian arus listrik yang berlebihan. fitting gantung. Di dalam beberapa sekering dipasang kawat perak yang sedemikian kecil sebagai sambungan sekering sehingga kawat tersebut mudah meleleh (putus) bila teraliri arus yang melebihi kapasitasnya. Terjadinya arus yang berlebihan dalam suatu rangkaian dapat disebabkan adanya hubungan singkat.

seperti klem pipa. = Kawat nol (tak bertegangan) Kawat hubung (kawat fasa setelah keluar saklar) = Lampu pijar Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 23 dari 43 . Simbol Berikut ini adalah simbolsimbol dari komponen listrik yang sering digunakan dalam pamasangan instalasi listrik. Ukuran pipa yang biasa digunakan dalam pemasangan instalasi rumah adalah 5/8”. = Saklar tunggal = Stop kontak berarde atau dengan hubungan pembumian (ground) = Stop kontak tanpa arde = Saklar deret (seri) = Kawat fasa (tegangan) = Gambar 25: Pipa. penyambung dan klem h. = PHB (perlengkapan hubung bagi) satu fasa /satu group. Berikut adalah contoh dari beberapa bentuk pipa dan penyambungnya serta klem pipa.g. Pipa Listrik Pipa berfungsi untuk melindungi kabel-kabel instalasi listrik. Untuk pemasangan pipa pada instalasi rumah biasanya dilengkapi dengan bahan-bahan pendukungnya. dan pipa penyambung. Terdapat beberapa jenis pipa diantaranya pipa union dan pipa pvc.

Alat-alat untuk pemasangan instalasi listrik diantaranya: a) palu b) tang lancip c) tang kombinasi d) tang potong e) tang pengupas kabel f) obeng kembang (obeng plus) g) obeng pipih (obeng minus) h) solder i) AVO Meter j) tespen.simbol komponen listrik yang sering digunakan dalam pemasangan instalasi listrik penerangan diantaranya: = PHB (Perlengkapan hubung bagi) satu fasa /satu group. 2) Komponen instalasi listrik adalah komponen atau bahan yang diperlukan dalam pemasangan instalasi listrik. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar Simbol . Bahan-bahan yang diperlukan dalam pemasangan instalasi listrik diantaranya: a) pipa b) fitting c) kabel d) isolasi e) kotak sambung f) stop kontak g) tusuk kontak h) sekering i) lampu j) sakelar. rapih dan menjamin keselamatan baik pada pekerja maupun pada pemakai listriknya. = Saklar tunggal = Stop kontak berarde atau dengan hubungan pembumian (ground) = Stop kontak tanpa arde = Saklar deret (seri) = Kawat fasa (tegangan) = Kawat nol (tak bertegangan) Kawat hubung (kawat fasa setelah keluar saklar) = = Lampu pijar 24 dari 43 .3) 1) Peralatan instalasi listrik adalah alat-alat yang dipergunakan dalam pemasangan instalasi listrik oleh para instalator agar pemasangan menjadi baik.

= Saklar tunggal = Saklar deret (seri) = Saklar tukar = Stop kontak berarde atau dengan hubung-an pembumian (ground) 25 dari 43 . Sebelum kalian melakukan pemasangan instalasi listrik penerangan. Komponen tersebut tidak dipasangkan pada dinding karena tebal dinding tidak memenuhi syarat. Sekarang pada umumnya pipa dipasang atau ditanam dalam tembok sehingga instalasi tidak kelihatan. Halhal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan instalasi listrik penerangan adalah sebagai berikut. Rumah kayu Pemasangan instalasi penerangan pada rumah kayu. permukaan tembok atau dinding. Dahulu pipa dipasang pada Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar Agar kalian dapat membaca gambar bagan pada instalasi listrik penerangan. Rumah tembok Pemasangan instalasi listrik pada rumah tembok kita gunakan pipa union atau PVC. Beberapa komponen yang dapat ditanam seperti sakelar dan stop kontak. perlu dilakukan perencanaan terlebih dahulu. Penempatan komponen listrik yang berupa sakelar dan stop kontak dapat dipasangkan pada tiang rumah.Instalasi listrik untuk penerangan atau biasa disebut dengan instalasi penerangan adalah instalasi listrik yang memberi energi listrik untuk keperluan penerangan (lampu). seluruhnya dipergunakan pipa union atau PVC kecuali bagian atas langit-langit. berikut ini dituliskan simbol-simbol yang digunakan pada gambar bagan instalasi.

= Kawat nol (kawat tidak bertegangan) = Kawat hubung (kawat fasa setelah keluar dari sakelar Kawat fasa (kawat bertegangan) = Gambar 26: Simbol-simbol instalsi penerangan Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 26 dari 43 . sedangkan kelompok yang lain tidak terganggu.= Stop kontak tanpa arde = = Lampu pijar Lampu TL Biasanya instalasi listrik penerangan di dalam rumah-rumah mempergunakan sistem radial. Apabila salah satu kelompok mendapat gangguan hubung singkat. maka hanya kelompok itu yang mendapat gangguan (mati). Adapun sistem yang dipakai di negara kita seperti ditunjukkan pada gambar 27. murah dan mudah pengamanannya. Maksud pembagian kelompok ini adalah untuk mempertinggi kekalianlan dari sistem tersebut. karena sederhana. Beban seperti lampu-lampu dan alat-alat rumah tangga dibagi menjadi kelompok-kelompok.

yang berisi sakelarsakelar dan sekering-sekering untuk melindungi tiap kelompok. e. 4 kawat (dengan hantaran di atas tanah atau juga dengan kabelkabel tanah). Lemari hubung. berisi sakelar dan sekering utama untuk melindungi instalasi penerangan seluruhnya di dalam rumah/gedung. 2 kawat. 3 fasa. Untuk instalasi yang kecil dipakai pembatas arus listrik otomatis. Kotak bagi. biasanya ditempat-kan di tiang (bila disambung dengan jala-jala dari PLN). d.f 1 2 3 a b c d e 4 5 6 7 8 9 Gambar 27: Bagan pemasangan instalasi listrik penerangan Keterangan gambar a. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar f. Hantaran pengisi (feeder). b. Sekering pengaman feeder (pengisi). Gambar berikut adalah contoh denah hubungan listrik rumah tinggal. 27 dari 43 . Jala-jala dari PLN. untuk gedung-gedung besar. Gambar 28 Denah hubungan listrik rumah tinggal. Lemari hu-bung ditempatkan di dalam rumah/gedung. untuk rumah biasa mempergunakan 1 fasa. KWH-meter untuk mengukur tenaga tau energi listrik yang dipakai. c.

Apakah dinding tersebut menyerap cahaya atau memantulkan cahaya. suatu ruangan semakin banyak jumlah lampu yang diperlukan. 28 dari 43 . Keadaan dinding dari ruangan tersebut. d. c. kamar tidur. Gambar 29: Bagan instalasi penerangan Prinsip kerja dari gambar 3-3 adalah bahwa kita bisa menghidupkan kedua buah lampu menggunakan sakelar seri. Untuk apa ruangan tersebut? (misal pada ruang tamu. kamar mandi.Berikut ini adalah contoh gambar bagan dari instalasi listrik penerangan sederhana yang terdiri dari sebuah sakelar seri (deret) dan dua buah lampu pijar. a. ruang makan dan lain-lain). Menurut Peraturan Instalasi Umum Instalasi Listrik (PUIL 661 c. Luas dan ukuran dari ruangan tersebut. instalasi penerangan harus dibagi dalam kelompok dan setiap kelompok harus diamankan sendiri-sendiri dengan pengaman arus lebih (sekering) dan sakelar. Setiap jenis ruangan mempunyai kebutuhan kuat penerangan yang berbeda-beda. Jumlah dan kekuatan lampu yang dibutuhkan oleh suatu ruangan tergantung pada hal-hal sebagai berikut. Tiap-tiap jenis ruang membutuhkan jumlah dan kekuatan lampu yang berbeda-beda.1). Macam atau jenis lampu yang dipakai dan sistem penerangannya. b. Semakin luas ukuran Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar Berikut ini diberikan tabel tentang kuat arus yang diizinkan untuk setiap luas penampang kawat (penghantar) dan ukuran sekering yang diperlukan. Banyaknya titik-titik pengambil arus seperti lampu dan stop kontak paling banyak 10 titik untuk tiap kelompok.

5 5/8” 5/8” Meter meter lonjor Biji Biji Biji buah buah buah buah buah buah Biji Biji Biji buah buah buah 2.5 Kuat Arus (ampere) 11 14 Ukuran Sekering (ampere) 6 10 Tabel 2 Daftar instalasi listrik penerangan Bahan/ No. Jenis Fitting lain Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 29 dari 43 . sebaiknya dibuat dalam daftar supaya kelihatan rapi dan mudah dibaca/diketahui. Lampu pijar 18. Tule 5. Sekerup kayu 5/8x5 15.5mm2 1.5 4 6 10 16 20 25 31 43 75 15 20 25 35 60 25 35 50 70 95 100 125 160 200 240 80 100 125 160 200 Untuk mengetahui macam dan jumlah bahan yang dipakai. Kotak sambung 3 8. Sakelar Tunggal 10. 3.Tabel 1 Penampang kawat dan kemampuan arus yang diizinkan Penampang Kawat (mm2) 1 1. Sekerup kayu 2”x9 14. 6A/250 V 6A/250 V 11. Fitting WD normal 19. Berikut adalah contoh daftar bahan untuk instalasi penerangan rumah. 2. Sakelar seri 1. 2. Komponen Ukuran Satuan Kabel NYA Kabel NYA Pipa Union/PVC 4. Lasdop 7. Sekerup kayu 1”x9 16.5mm 5/8” 5/8” 5/8” 3x2. Penyambung pipa 6. Stop kontak 10A/25 WD 0V 13. Kotak sambung 4 9. Sakelar tukar 6A/250 V 12.

4) Dalam menentukan jumlah dan kekuatan lampu maka hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya. macam atau jenis lampulampu yang akan digunakan. misal bangunan yang terbuat dari kayu atau tembok. jenis atau fungsi dari ruangan. 3) Simbol-simbol dalam instalasi listrik penerangan sangat penting untuk dipahami terutama dalam pembuatan atau pembacaan gambar bagan suatu instalasi listrik penerangan. luas dan ukuran ruangan.1) Instalasi listrik penerangan adalah instalasi listrik yang memberi energi listrik untuk keperluan penerangan seperti lampu-lampu. hal-hal yang perlu diperhatikan adalah besarnya daya pada beban yang terpasang sehingga dapat diketahui ukuran dari kawat penghantar dan sekering yang diperlukan. 2) Kondisi bangunan merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan suatu instalasi penerangan. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 30 dari 43 . 6) Untuk mengetahui macam dan jumlah bahan yang diperlukan dalam instalasi penerangan perlu dibuat daftar kebutuhan bahan. 5) Dalam memilih kabel (kawat penghantar) dan sekering pengaman.

serta bagaimanakah hubungan antara komponen-komponen instalasi listriknya. Diagram kerja instalasi listrik penerangan adalah gambar tentang hubungan pengawatan antara komponen-komponen atau bahanbahan yang digunakan dalam pemasangan instalasi listrik penerangan . Untuk membuat diagram kerja suatu instalasi listrik. dengan hanya berkata. selain gambar bagan yang dibutuhkan maka kalian juga memerlukan informasi tentang gambar kerja dari masingmasing komponen instalasi listrik yang akan dipakai. komponen listrik apa saja yang dibutuhkan untuk instalasi listrik tersebut. Dengan melihat diagram kerja suatu instalasi listrik. “Pasang instalasi listrik untuk penerangan di rumah saya. gambar bagan dan gambar kerja komponen instalasi listrik penerangan. “ Didalam hati kalian akan bertanya seperti apakah instalasi listrik yang akan dipasang. 31 dari 43 Buku Ajar . Berdasarkan gambar bagan instalasi listrik tersebut. barulah kalian dapat membuat gambar atau diagram kerjanya.? Pertanyaan-pertanyan dalam hati tersebut akan terjawab bila ada diagram kerja instalasi listrik. maka kalian harus melihat gambar bagan dari instalasi listrik yang akan dipasang. seseorang dengan mudah dapat menentukan jenis dan jumlah komponen dan bahan instalasi listrik yang dibutuhkan serta dengan mudah pula mengetahui letak-letak penempatan Pengetahuan Dasar Teknologi dan pengawatan dari komponen instalasi listrik tersebut. Pada tabel 3 disajikan beberapa contoh bentuk fisik. Untuk membuat suatu diagram kerja instalasi listrik.Apakah diagram kerja instalasi listrik penerangan itu? Tentu kalian akan bingung jika seseorang menyuruh kalian untuk memasang instalasi listrik. berapa jumlah masing-masing komponen instalasi listrik yang dibutuhkan.

Tabel 3 Gambar Bagan dan Gambar Kerja Komponen Instalasi Listrik Penerangan KOMPONEN INSTALASI LISTRIK NAMA BENTUK FISIK GAMBAR BAGAN (SIMBOL) GAMBAR KERJA Saklar Tunggal Saklar Ganda Saklar Deret (seri) Saklar Tukar Stop Kontak Berarde atau dengan Hubungan Pembumian (ground) Stop Kontak Tanpa Arde Lampu Pijar Lampu TL Sekring ( fuse ) Rangkaian Pemutus Mini ( MCB ) Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 32 dari 43 .

sedangkan pada sakelar seri terdiri dari tiga jalur kawat yang masingmasing adalah satu jalur kawat fasa yang masuk ke sakelar dan dua jalur kawat yang lain adalah kawat fasa yang keluar dari sakelar. Jalur kawat nol digambarkan dengan garis putus-putus (----). Gambar 31: Diagram Kerja instalasi penerangan sederhana Perhatikan diagram kerja instalasi penerangan tersebut! Pada tiap-tiap lampu pijar berisi dua jalur kawat yaitu kawat fasa dan kawat nol.Kawat Fasa (Kawat Bertegangan) Kawat Nol (Kawat tidak Bertegangan) Kawat Arde (Pembumian atau ground) 3 Kawat terdiri : Kawat Fasa. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 33 dari 43 . masingmasing dihubungkan ke lampu pijar. Kawat Nol dan Arde Berikut ini adalah contoh gambar bagan instalasi listrik penerangan sederhana yang terdiri dari dua buah lampu pijar yang dapat dihidupkan dan dimatikan menggunakan sebuah sakelar seri (deret). Gambar 30: Bagan instalasi penerangan sederhana Berdasarkan gambar bagan tersebut kita dapat menggambarkan hubungan pengawatannya seperti ditunjukkan pada diagram kerja berikut.

Stop kontak dan Tusuk Kontak yang terpisah. Gambar 34: Stop Kontak Keterangan gambar: 1. Gambar 32: Lampu Pijar Untuk memudahkan dalam melakukan pemasangan komponenkomponen suatu instalasi listrik penerangan. Ujung kawat 2. Penjepit kabel 6. Kontak tusuk yang telah terpasang 7. Penutup 5.Berdasarkan diagram kerja instalasi penerangan tersebut. Lubang tempat kontak tusuk Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 34 dari 43 . Sekerup penjepit kawat 4. Pelat hubungan 8. Contoh bentuk stop kontak 2. Gambar 33: Tusuk kontak (Steker) Keterangan gambar 1. Sekerup pengunci 3. berikut ini diuraikan bagian-bagian dari beberapa komponen listrik. Cabang terminal 4. Berikut adalah komponen-komponen yang dibutuhkan. Bagian dalam stop kontak 3. maka bentuk fisik komponen-komponen listrik yang digunakan dapat ditentukan.

Fitting Gambar 36: Fitting Keterangan gambar: 1. Batang kaca 7. 6. Kaki fitting Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 35 dari 43 . 4. 1. Kaki dari kuningan 8. Gambar 4-8. Diagram kerja merupakan hal yang sangat penting dalam instalasi listrik penerangan. Penyangga dari kaca 5. Bagian-bagian dan fungsi dari tiap-tiap komponen listrik adalah hal yang harus benar-benar dipahami sebelum melakukan pemasangan pada instalasi. Isolasi 9. 2.2. 7. Gambar 35: Lampu pijar Keterangan gambar: 1. seseorang akan lebih mudah melakukan pekerjaan instalasi terutama dalam melakukan penyambungan kawat-kawat penghantar dengan komponenkomponen listrik sehingga pekerjaan instalasi penerangan dilakukan dengan benar. 3. Terminal Tempat lampu Lekukan fitting bayonet Kontak fitting lampu bayonet Kontak lampu Kaki lampu Pena lampu Kaca lampu. 8. Ruang dalam bola(hampa) 3. Kawat pijar (filament) 4. 9. Kawat penghantar masuk 6. Kontak. Bola kaca 2. 5. Dengan membaca diagram kerja. Hal tersebut terutama untuk menghindari terjadinya salah sambung atau salah pasang.

Letak/posisi sakelar dari lantai berkisar antara 1. pintu masuk ruangan-ruangan dan lain sebagainya. Untuk pemasangan dalam kamar mandi maka posisi sakelar adalah 2 meter dengan menggunakan sakelar kedap air. Pengetahuan Dasar Teknologi Gambar 37: Cara pemasangan fitting gantung 36 dari 43 Buku Ajar . Bebarapa hal tentang penempatan komponen sebagai berikut : Pada pemasangan instalasi untuk rumah tinggal. tergantung dari jenis dudukan lampu yang digunakan. b. artinya tidak jauh dari pintu masuk rumah. Jarak sakelar dari sudut ruangan atau ujung tembok sekitar 20 cm. Secara umum posisi sakelar adalah 1.20 meter sampai dengan 2.50 meter dari lantai. maka terlebih dahulu kalian harus memperperhatikan cara menempatkan komponen-komponen yang akan dipasang.Apakah yang kalian lakukan sebelum memasang instalasi listrik? Sebelum kalian melakukan pemasangan instalasi listrik penerangan. Penempatan sakelar mudah dijangkau. c. maka penempatan dudukan lampu (fitting) diusahakan semudah mungkin. Tata letak sakelar untuk pasangan luar maupun dalam pada dasarnya adalah sama. d. Sakelar jangan dipasang di posisi yang akan tertutup ketika membuka daun pintu atau daun jendela. yaitu: a.00 meter. Penempatan dudukan lampu ada yang langsung menempel pada langit-langit rumah dan ada pula yang digantung.

Pipa pelindung kabel. 2. 6. Memasang ujung kabel pada terminal kontak. Pemasangan stop kontak pada rumah tinggal dimaksudkan untuk mendapatkan sumber tegangan listrik dengan cara yang mudah dari instalasi listrik yang terpasang di rumah tersebut. radio. Posisi stop kontak adalah 150 cm dari lantai. Membuka rumah fitting. Penyambungan antar kawat penghantar 37 dari 43 Buku Ajar . Ruang dapur Stop kontak yang ditempatkan di ruang dapur dapat difungsikan untuk memberikan sumber tegangan listrik untuk peralatan seperti kompor listrik dan lainlain. c. Ruang tamu Stop kontak yang ditempatkan di ruang tamu dapat digunakan untuk menghidupkan kipas angin dan peralatan listrik lainnya. Memasukkan kabel dari tutup atas. Penempatan komponen tersebut sama dengan penempatan stop kontak di ruang tamu. Penutup. d.Keterangan gambar: 1. Karet. 5. 2. Hal yang perlu diperhatikan pada pengawatan instalasi listrik terutama pada penyambungan antarkawat penghantar. Kontak 4. Mengencangkan pengunci kabel. 3. Kabel yang yang telah terpasang pada kontak. dan tape recorder. Berikut penjelasan peletakan stop kontak pada tiap jenis ruangan. peralatan hiburan dan peralatan industri. Jaraknya dari sudut ruangan minimal 20 cm dan tidak dipasang di tempat yang akan Pengetahuan Dasar Teknologi terhalangi bila daun pintu atau daun jendela terbuka. Keterangan gambar bawah: 1. 3. Peralatan-peralatan yang memerlukan sumber listrik diantaranya peralatan rumah tangga. b. seperti TV. Kamar tidur Stop kontak yang terdapat di kamar tidur dapat digunakan untuk memberikan sumber tegangan listrik untuk kipas angin atau sejenisnya. Penempatan atau cara pemasangannya sama seperti di ruang tamu. Memasang kembali rumah fitting bagian atas. Ruang keluarga Stop kontak yang dipasang di ruang keluarga dapat digunakan untuk memberikan sumber tegangan listrik untuk peralatan elektronik. 4. a.

Gambar 38: Sambungan kawat ditutup lasdop ditempatkan pada kotak sambung Gambar 39: Beberapa macam kotak sambung Hampir seluruh pengawatan pada instalasi penerangan dilaksanakan dalam pipa. Pada pemasangan pipa. Pemasangan pipa dapat dilaksanakan dalam dinding atau tembok. Sebaiknya pipa dipasang lurus. hindari tekukan atau belokan yang tajam. Banyak manfaat yang diperoleh dengan menggunakan pipa. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya pemasangan instalasi. Jangan membuat belokan-belokan dengan jarak yang pendek karena hal-hal tersebut akan menyulitkan dalam pengawatan (ketika memasukkan kabel dalam pipa). Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 38 dari 43 . Hanya pada bagian atas langit-langit tidak menggunakan pipa. terutama bila pipa ditanam dalam dinding beton yang tidak mungkin dibongkar lagi.harus dilindungi atau ditutup dengan lasdop dan ditempatkan dalam kotak sambung seperti ditunjukkan pada gambar berikut. Untuk hal tersebut perlu rencana yang baik. Manfaat yang diperoleh diantaranya adalah aman dan rapi. Sering kali untuk menghindari terjadinya belokan-belokan yang berdekatan dapat dilakukan dengan menggunakan kotak penyambung.

Memasang tabung lampu TL pada soketnya. Gambar 41: Contoh pemasangan pipa pada rumah tembok Gambar 42: Contoh pemasangan pipa di atas plafon Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 39 dari 43 . Memasang sambungan dengan jala-jala listrik. 5. 3. 2. Memasang starter TL pada tempatnya. Berikut ditunjukkan bagianbagian dari lampu neon (TL) dan cara pemasangannya. Gambar 40: Pemasangan pipa pada dinding Gambar 43: Pemasangan Lampu Neon (TL) Keterangan gambar 1. Membuka rumah lampu neon. 6. Menutup kembali rumah lampu TL seperti semula.Gambar berikut menunjukkan beberapa contoh pemasangan pipa pada dinding. Menempelkan dudukan lampu pada langit-langit. 4.

Gambar 45: Pemasangan Tusuk Kontak (Steker) Pengetahuan Dasar Teknologi Sebelum kalian melakukan pemasangan instalasi listrik penerangan maka terlebih dahulu kalian harus melihat perencanaannya. Diagram kerja c. kulkas dan lain-lain. Menutup kembali tutup luar tusuk kontak. selanjutnya kalian 40 dari 43 Buku Ajar . Membuka tutup luar tusuk kontak. Gambar bagan b. Daftar kebutuhan komponen ponen instalasi listrik yang diperlukan e. yaitu gambar bagan dan diagram kerja suatu instalasi listrik. Mengencangkan jepitan kabel. kompor listrik. Rencana biaya. 2. Bentuk starter 2. Berikut adalah cara pemasangan steker. Jumlah daya yang diperlukan d. 4. Menjepit kabel pada pelat penjepit. 3.Gambar 44: Pemasangan Starter Keterangan gambar: 1. Untuk lebih jelasnya beberapa hal berikut yang perlu diketahui sebelum melakukan pekerjaan pemasangan instalasi listrik penerangan : a. Steker atau tusuk kontak banyak digunakan pada berbagai peralatan listrik seperti seterika listrik. Fitting starter 3. Fitting lampu TL Keterangan gambar 1. Kabel yang telah terpasang pada tusuk-tusuknya.alat kerja yang diperlukan f. Alat. 6. Memasang kabel pada salah satu tusuk. 5. Dengan informasi yang telah diuraikan di atas.

Daya yang diinginkan untuk penerangan setiap lampu diminta 25 Watt. seperti : sakelar.diminta untuk melaksanakan tugas praktik. fitting (dudukan lampu) dan stop kontak. Gambar Bagan pijar. Gambar 46: Diagram Kerja atau penempatan 1) Tata-letak komponen-komponen instalasi listrik. jumlah lampu yang dibutuhkan adalah 2 buah lampu Pengetahuan Dasar Teknologi . Gambar 48: Pemasangan instalasi listrik penerangan menggunakan pipa. Sebelum kalian melakukan tugas praktek memasang instalasi listrik penerangan. dengan demikian daya yang dibutuhkan adalah 2 x 25 Watt = 50 Watt Hasil Akhir yang Diharapkan Hasil akhir dari praktek yang akan dilakukan seperti pada gambar 48. merupakan hal yang harus diperhatikan pada pemasangan instalasi penerangan. 41 dari 43 Buku Ajar Gambar 47: Jumlah Daya Yang dibutuhkan Sesuai gambar bagan dan diagram kerja diatas. 2) Hal yang perlu diperhatikan pada pengawatan instalasi listrik terutama pada penyambungan antar kawat penghantar adalah sambungan antarkawat penghanar harus dilindungi atau ditutup dengan lasdop dan ditempatkan dalam kotak sambung. yang dapat membantu kalian melaksanakan tugas praktik. maka berikut ini disajikan beberapa hal yang dibutuhkan untuk suatu pemasangan instalasi listrik penerangan.

jumlah daya yang diperlukan. diantaranya adalah aman dan rapi. 5) Hal-hal penting yang perlu diketahui sebelum melakukan pekerjaan pemasangan instalasi listrik penerangan adalah gambar bagan. Pipa dapat dipasang dengan cara ditempel pada dinding atau ditanam dalam tembok. dan rencana biaya. daftar kebutuhan komponen-komponen instalasi listrik yang diperlukan.3) Pengawatan pada instalasi penerangan dilakukan dalam pipa dan hanya pada bagian atas langit-langit rumah yang tidak menggunakan pipa. Banyak manfaat yang diperoleh dengan menggunakan pipa. dan lain sebagainya dengan cara yang benar. tusuk kontak. alat-alat kerja yang diperlukan. Jangan membuat belokan-belokan dengan jarak yang pendek karena hal tersebut akan menyulitkan dalam pengawatan (ketika memasukkan kabel dalam pipa). Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 42 dari 43 . Sebaiknya pipa dipasang lurus. Untuk menghindari terjadinya belokanbelokan yang berdekatan dapat digunakan kotak sambungan. Hindari tekukan atau belokan yang tajam pada pemasangan pipa. 4) Sangat penting untuk memasang berbagai komponen instalasi listrik seperti lampu neon. diagram kerja.

Effendi. 2002. 2004. Keterampilan Listrik.DAFTAR PUSTAKA Depari. Ganti. 2001. Bandung: TEDC Ferweda. Usman. Bandung: PPPG Teknologi Bandung. Listrik dalam Rumah Tangga. Jakarta: PT Rineka Cipta. 2003. Ian.Bandung: Penerbit M2S. Pengetahuan Dasar Teknologi Buku Ajar 43 dari 43 . F. Modul Instalasi Listrik. Teknik Listrik Instalasi Penerangan. Suryanto.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.