BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Skripsi adalah suatu karya tulis ilmiah, berupa paparan tulisan hasil penelitian didasarkan pada perencanaan / perancangan / studi literatur / studi kasus yang membahas suatu masalah dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah ilmiah yang berlaku sesuai dengan jurusan / program studinya. Penelitian adalah kegiatan yang terencana, terarah, sistematis dan terkendali dalam upaya memperoleh data dan informasi dengan menggunakan metode ilmiah untuk menjawab pertanyaan atau menguji hipotesis dalam bidang ilmu tertentu. Sumber data untuk penyusunan skripsi dapat diperoleh melalui data primer, data sekunder, dan data tersier. Data primer adalah data yang diperoleh peneliti di lapangan, baik melalui wawancara maupun hasil pengukuran langsung lainnya. Data sekunder adalah data yang diperoleh dengan memanfaatkan hasil pengumpulan data pihak lain, misalnya profil kelurahan, data Badan Pusat Statistik, dan rekam medik. Data tersier dapat diperoleh dari tesis, disertasi, jurnal, dan majalah ilmiah. Untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer, mahasiswa wajib mengerjakan skripsi pada akhir perkuliahannya yang disusun dengan menggunakan prosedur serta acuan yang berlaku pada dunia keilmuan. Proses penyusunan skripsi didahului dengan penulisan proposal dan diakhiri penyusunan skripsi. Skripsi harus memenuhi tiga persyaratan utama, yaitu : 1. Kajian berada dalam lingkup pengetahuan keilmuan, 2. Langkah pengerjaannya menggunakan metode keilmuan, 3. Memenuhi persyaratan sebagai tulisan ilmiah.

Buku Pedoman Skripsi ini berisi aturan tentang ketentuan tata cara penulisan proposal dan skripsi di Fakultas Ilmu Komputer, dengan demikian diharapkan akan diperoleh satu kesamaan Pedoman penyusunan Skripsi pada semua mahasiswa dilingkungan Program Studi Teknik Informatika dalam menyusun proposal dan skripsinya.

B. Tujuan Penulisan Skripsi Tujuan penulisan adalah mahasiswa diharapkan memiliki sikap mental ilmiah secara mandiri dan mampu menerapkan kemampuan bernalar keilmuan secara tertulis untuk merumuskan permasalahan atau perancangan penelitian dan mengkomunikasikannya dalam mencari pemecahan permasalahan. Penyusunan skripsi dilaksanakan dengan tujuan: 1. Mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmu yang ditempuh. 2. Mahasiswa mampu melakukan penelitian mulai dari merumuskan masalah, mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis data, dan menarik suatu kesimpulan. 3. Membantu mahasiswa menyampaikan, menggunakan, mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh menjadi suatu sistem yang terpadu untuk pengembangan ilmu.

BAB II PETUNJUK UMUM
A. Pelaksanaan Penyusunan Skripsi 1. Penyusunan usulan skripsi Mahasiswa yang akan mengajukan usulan skripsi diwajibkan mengikuti tata cara sebagai berikut : a. Usulan Skripsi diajukan mulai Semester VII dengan judul dan permasalahan yang sesuai dengan disiplin ilmu. b. Mahasiswa yang dapat mengajukan usulan skripsi adalah mahasiswa yang telah menempuh sekurang-kurangnya 123 sks, dan telah menempuh mata kuliah Metodologi Penelitian dan sedang menempuh Kuliah Kerja Praktek. c. Skripsi yang diusulkan harus sesuai dengan konsentrasi atau matakuliah yang telah diambil. d. Setiap mahasiswa dapat memilih 2 orang dosen bimbingan, terdiri dari: dosen pembimbing I dan dosen pembimbing II. e. Mahasiswa dapat mengikuti ujian komprehensif setelah menyelesaikan 138 SKS dan telah mengikuti KKM, dan telah lulus TOEFL dengan nilai 400. 2. Penyusunan skripsi Mahasiswa yang akan menyusun skripsi diwajibkan mengikuti tata cara sebagai berikut : a. Mencantumkan skripsi pada KRS semester bersangkutan yang telah ditandatangani oleh dosen wali. b. Mahasiswa yang dapat menyusun skripsi adalah mahasiswa yang menempuh sekurang-kurangnya 134 sks, dan telah mengambil mata kuliah Metodologi Penelitian, Kuliah Kerja Praktek dan Kuliah Kerja Mahasiswa. c. Setiap mahasiswa wajib mendapatkan bimbingan 2 orang dosen sesuai dengan bimbingan usulan skripsi.

B. Persyaratan Dosen Pembimbing I dan Pembimbing II 1. Dosen Pembimbing I a. Dosen tetap Fakultas ilmu komputer dan mempunyai pendidikan minimal S2 atau dosen senior yang masih S1dengan jabatan fungsional minimal Asisten Ahli. b. Pernah menjadi dosen pembimbing II dan memiliki keahlian relevan pada kajian yang akan diteliti mahasiswa. c. Apabila tenaga dosen tetap yang memenuhi persyaratan butir (a) jumlahnya tidak mencukupi, fakultas dapat menunjuk tenaga dosen tidak tetap yang memenuhi persyaratan serendah-rendahnya memiliki gelar Magister (S-2). 2. Dosen Pembimbing II a. Dosen tetap Fakultas ilmu komputer dan mempunyai pendidikan minimal S2 atau dosen senior yang masih S1dengan jabatan fungsional minimal Asisten Ahli. b. Apabila tenaga dosen tetap yang memenuhi persyaratan butir (a) jumlahnya tidak mencukupi, fakultas dapat menunjuk tenaga dosen tidak tetap yang memenuhi persyaratan serendah-rendahnya memiliki gelar Magister (S-2) dengan jabatan fungsional minimal Asisten Ahli. c. Pernah menjadi dosen pembimbing Kerja Praktek dan memiliki keahlian relevan atau mendekati dengan kajian yang akan diteliti mahasiswa.

C. Prosedur Penunjukan Pembimbing Mekanisme penentuan pembimbing skripsi 1. Penunjukan Dosen pembimbing I dan II, ditentukan berdasarkan usulan mahasiswa yang disesuaikan dengan topik penelitian dan bidang keahlian dosen pembimbing. 2. Penunjukan Dosen pembimbing dibatasi maksimal 10 orang mahasiswa per semester.

Ketua Program Studi secara tertulis menyampaikan penunjukan pembimbing I dan pembimbing II kepada dekan dengan persetujuan Wakil Dekan I. dosen penguji. Tugas dan Kewajiban Pembimbing I a. Bertanggung jawab terhadap kelancaran skripsi. pembimbing pendamping. Dekan segera mengeluarkan SK pengangkatannya yang berlaku untuk dua semester dan dapat diperpanjang sampai dengan tiga semester. Memberi petunjuk tentang cara: . b. mahasiswa yang bersangkutan melapor kepada ketua program studi sehingga dapat menunjuk penggantinya dengan memperhatikan persyaratan pembimbing pada point B. Tugas dan kewajiban ketua prodi a. D. 2. Apabila dosen pembimbing telah memenuhi poin 2. dan mahasiswa dengan tugas dan kewajiban masing-masing sebagai berikut: 1. Memeriksa dan menentukan kerangka skripsi yang diajukan. 5. b.2 E. d. Tugas dan Kewajiban Pelaksanaan pembuatan skripsi terdiri 4 unsur utama yaitu: ketua program studi. c.3. Penggantian Pembimbing Apabila karena suatu alasan atau adanya halangan sehingga pembimbing I dan/atau salah pembimbing II tidak dapat menjalankan tugasnya lebih dari dua bulan. Mengajukan daftar calon Dosen Pembimbing I dan Pembimbing II kepada Wakil Dekan I jika kuota spesialisasi pembimbing telah memenuhi batas maksimal.1 dan B. jika ada masalah dalam proses pembuatan skripsi. pembimbing skripsi. Menerima usulan calon dosen pembimbing proposal skripsi yang diajukan mahasiswa sesuai dengan peraturan fakultas ilmu komputer. Membantu jalan keluar kepada Pembimbing I dan pembimbing II. maka mahasiswa dapat mengusulkan dosen pembimbing yang lainnya. 4.

4) Menyusun hasil penelitian. Menandatangani pengesahan skripsi. Memberi pengarahan pelaksanaan teknis pembuatan skripsi sesuai yang digariskan pembimbing I. Berfungsi sebagai sekretaris tim penguji 4. e. c. d.1) Mendapatkan dan menentukan permasalahan dan judul. Membantu pembimbing I dalam pelaksanaan penulisan skripsi sesuai yang digariskan pembimbing I. b. 3) Mengerjakan penelitian. e. c. Menguji kemampuan mahasiswa dalam membuat skripsi. c. 5. b. Memberi penilaian yang obyektif terhadap mahasiswa sesuai dengan petunjuk ujian skripsi. Menandatangani pembimbing). 2) Memperoleh pustaka yang diperlukan. pengesahan skripsi (mendukung persetujuan . Secara aktif mempersiapkan rencana kegiatan penyelesaian skripsi. Menepati jadwal pertemuan skripsi yang telah disepakati bersama. Memberikan bimbingan secara aktif atas pelaksanaan yang digariskan Pembimbing. d. 6) Menyimpulkan hasil penelitian. 7) Membuat bagan alir dan jadwal rincian penelitian. 5) Menganalisis hasil penelitian. 3. Tugas dan kewajiban mahasiswa a. Mengikuti petunjuk Pembimbing dan Pembimbing Pendamping. c. Tugas Dosen Penguji I a. Duduk sebagai ketua tim penguji. Bertanggung jawab penuh pengesahan skripsi. Tugas Pembimbing II a. Menyerahkan hasil penilaian dan menerima keputusan ketua penguji. b.

d. desain/rancangan penelitian. Prosedur Penyelesaian Skripsi Prosedur penyelesaian skripsi diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam proses pemetaan tahapan yang telah dan/atau akan diselesaikan mahasiswa. 3. Diwajibkan komprehensif. 4. Batas waktu penyelesaian skripsi paling lama 3 (tiga) semester. Mahasiswa bersama pembimbing utama dan pembimbing pendamping mendiskusikan judul. Semester bersangkutan tetap diperhitungkan dalam waktu melaksanakan seminar/ujian proposal. 6. F. Usulan penelitian yang telah disidangkan harus di setujui oleh penguji. parameter yang digunakan. Usulan penelitian yang telah disetujui pembimbing wajib disidangkan. 2. dan ujian maksimal studi. Mahasiswa melakukan penelitian serta menyusun skripsi sesuai dengan buku panduan skripsi. 7. outline (garis besar). diberlakukan ketentuan sebagai berikut: a. jika belum selesai dikembalikan ke ka. maka wajib mengulang ujian usulan penelitian. Apabila skripsi tidak dapat diselesaikan dalam tiga semester berturut-turut. Apabila usulan penelitian yang telah disidangkan tidak di setujui oleh penguji. maka. Mahasiswa diperkenankan menyelesaikan pada semester berikutnya . bahan dan metode. e. a. Mahasiswa diperkenankan menyelesaikan pada semester berikutnya dengan mencantumkan kembali pada KRS (topik dan pembimbingnya tetap sama) b. 5. Adapun tahapan pelaksanaan sebagai berikut: 1.Prodi dan dikonfirmasikan ke Wakil Dekan I untuk ditindak lanjuti. Apabila skripsi tidak dapat diselesaikan pada semester bersangkutan.

8. tim pembimbing dapat melakukan evaluasi final.dengan mencantumkan kembali pada KRS (topik dan pembimbingnya tetap sama). Apabila dalam seminar tersebut terdapat masukan/saran perbaikan. Satu buah untuk pembimbing utama. mahasiswa yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sebagaimana disebut pada butir (8) di bawah ini. 9. bahwa jika pada semester perpanjangan skripsi tidak dapat diselesaikan. a. Final draft (konsep akhir) skripsi. Apabila dalam seminar tersebut tidak ada masukan/saran perbaikan. b. . Pembimbing utama. c. Selanjutnya berlaku ketentuan pengambilan skripsi mulai dari awal (ganti judul). dalam rangkap lima. Pembimbing utama memberikan huruf mutu E. yang belum dijilid. Setelah skripsi selesai dalam bentuk first draft (konsep pertama) dan telah disetujui tim pembimbing. c. Penulisan akhir dilakukan mahasiswa setelah seminar dengan mempertimbangkan masukan/saran perbaikan (kalau ada) dari hasil diskusi dalam seminar tersebut. dengan rincian: a. tim pembimbing melakukan evaluasi final. Apabila skripsi tidak dapat diselesaikan dalam empat semester berturutturut. mahasiswa perlu mempertimbangkan penulisan akhir. b. memberikan peringatan tertulis kepada mahasiswa yang berisi pernyataan. b. Semester bersangkutan tetap diperhitungkan dalam waktu maksimal studi. 11. diberlakukan ketentuan sebagai berikut: a. melalui Pembantu Dekan Bidang Akademik. Nilai maksimal yang didapatkan pada ujian sidang skripsi B d. sebelum diajukan dalam sidang ujian Skripsi/Akhir. Setelah penulisan akhir selesai. Mahasiswa diharuskan menempuh kembali skripsi tersebut dengan topik yang berbeda (tim pembimbing bisa tetap sama atau berbeda). 10.

apabila dinyatakan lulus. skripsi yang telah disetujui pembimbing harus dibuat sekurang-kurangnya dalam rangkap lima dengan rincian: a. Satu buah untuk pembimbing pendamping. d. Satu buah untuk pembimbing utama c. Satu buah (atau lebih) untuk fakultas. Satu buah untuk UPT Perpustakaan Universitas Almuslim e. Satu buah untuk pembimbing pendamping. Setelah ujian Skripsi/Akhir (komprehensif). Dua buah untuk penguji. . Apabila mahasiswa yang bersangkutan di nyatakan tidak lulus dalam ujian komprehensif : a. b. Satu buah untuk mahasiswa. Bila mahasiswa yang bersangkutan tidak lulus pada ujian komprehensif yang pertama maka mahasiswa tersebut di berikan kesempatan untuk mengulang pada ujian komprehensif yang kedua. Bila mahasiswa yang bersangkutan tidak lulus pada ujian komprehensif yang kedua maka mahasiswa tersebut harus mengganti judul skripsi dan memulai dari awal. d. dan setelah dilakukan perbaikan seperlunya. 12. c.b. Satu buah untuk mahasiswa. b. 13.

Sampul Sampul harus memuat judul proposal skripsi. Nama dan nomor induk mahasiswa. Untuk peningkatan kualitas akademik pada jenjang Sarjana (S1). hanya proposal skripsi memiliki bagian lebih pendek. tata cara penulisan proposal skripsi dan skripsi sama. Bagian Utama Bagian Utama. dan terperinci. 3. Judul dibuat sesingkat-singkatnya.BAB III SISTEMATIKA PROPOSAL SKRIPSI Proposal Skripsi merupakan persyaratan bagi mahasiswa sebagai usulan untuk melakukan penulisan skripsi. Pedoman bagi pembimbing dalam mengarahkan penulisan proposal skripsi. jelas dan menunjukkan dengan tepat masalahyang hendak diteliti dan tidak membuka peluang penafsiran ganda 2. yang meliputi : A. Pada dasarnya. B. Penulisan proposal hendaknya dibuat secara realistis. 3. . Lembar pengesahan Lembar pengesahan memuat pengesahan dosen penguji setelah proposal skripsi diuji dan dinyatakan lulus. 2. komprehensif. Sebagai standarisasi format penulisan proposal skripsi. fakultas dan tahun akademik. Bagian Awal Bagian awal terdiri dari : 1. Lembar persetujuan Lembar persetujuan memuat persetujuan yang telah disetujui oleh dosen pembimbing. terdiri atas : 1. logo Univerisitas Almuslim. Penulisan proposal skripsi yang seragam sesuai buku pedoman ini merupakan suatu kebutuhan dengan maksud : 1. Latar belakang masalah Latar belakang masalah mengambarkan secara jelas permasalah yang terjadi sehingga memerlukan pemecahan masalah dengan dukungan logika dan teori yang mendasari timbulnya gagasan pemecahan / pembahasan masalah.

5. 3. 6. 7. manfaat bagi obyek yang diteliti. 4. manfaat bagi peneliti sendiri ataupun bagi pengembangan penelitian. Metode penelitian Metodologi penelitian memuat langkah-langkah yang akan ditempuh di dalam penelitian 9. 8. Keaslian penelitian Keaslian penelitian merupakan bagian pernyataan tentang usulan penelitian yang diajukan oleh peneliti tentang ide penelitian. 10. Manfaat penelitian Setiap hasil penelitian pada prisipnya harus memiliki manfaat atas tujuan yang akan dicapai dari penelitian. dengan mengikuti cara sitasi nama-tahun dalam kurung biasa. baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Sistematika penulisan Berisi sistematika penulisan Skripsi yang memuat uraian secara garis besar isi Skripsi untuk tiap-tiap bab. rincian kegiatan serta target waktu yang diperlukan untuk melaksanakan setiap tahap dan jadwal disajikan dalam bentuk matriks.2. Jadwal penelitian Bagian ini menjelaskan rencana jadwal yang dibuat dengan mempertimbangkan tahap-tahap penelitian yang akan dilakukan. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang informasi hasil penelitian yang disajikan dalam pustaka dan menghubungkannya dengan masalah penelitian yang sedang diteliti. Fakta-fakta yang dikemukakan sejauh mungkin diacu dari sumber aslinya. untuk menambah ketajaman masalah. Batasan masalah Batasan masalah merupakan pembahasan yang ruang lingkupnya lebih terperinci agar penyelesaian masalah dapat dilakukan secara maksimal. Perumusan masalah Rumusan masalah hendaknya dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya yang tegas dan jelas. Tujuan penelitian Tujuan penelitian memuat uraian yang menyebutkan secara spesifik maksud atau tujuan yang hendak dicapai dari penelitian yang dilakukan dan harus dikemukakan dengan jelas. .

C. Contoh cara penulisan daftar pustaka disajikan pada Lampiran . Bagian Akhir Bagian Akhir. Daftar pustaka Bagian ini memuat pustaka yang digunakan dalam dokumen usulan penelitian. Penulisan daftar pustaka mengikuti sistem Harvard (sitasi nama-tahun) dan diurutkan sesuai dengan urutan abjad nama belakang pengarang. Perlu diperhatikan bahwa daftar pustaka berisi daftar buku teks atau artikel ilmiah/jurnal yang mendukung penelitian. terdiri atas : 1.

Judul tugas akhir ditulis dalam bahasa Indonesia. maka skripsi Program Studi Teknik Informatika merupakan karya ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian yang membahas masalah dalam bidang ilmu informatika di bawah pengawasan dosen pembimbing dengan menggunakan kaidah yang berlaku sesuai buku pedoman.5 cm. Nama ditulis lengkap. jelas. bagian utama. daftar tabel. Nama dan nomor mahasiswa. logo Universitas Almuslim. b. Nama program studi. Berdasarkan hal ini. Sampul depan Sampul depan memuat judul tugas akhir. Bab ini dibahas sistematika dari penulisan skripsi terdiri dari bagian awal. Bagian Awal Bagian awal mencakup halaman sampul depan. daftar lampiran. Semua tulisan/logo dibuat dengan format rata tengah (center). dibuat singkat. Perlu diperhatikan bahwa urutannya harus hierarki: . nama dan nomor mahasiswa. tidak boleh disingkat.BAB III SISTEMATIKA SKRIPSI Penelitian Skripsi dilakukan setelah proposal mendapatkan persetujuan. 5. Kota Institusi dan Tahun. jika diperlukan arti lambang dan singkatan disajikan.5 cm c. d. fakultas dan kota institusi serta tahun penyelesaian tugas akhir. daftar isi. halaman pengesahan. halaman judul. 1. abstract (bahasa Inggris). Urutan seperti berikut: a. intisari (bahasa Indonesia). A. Nomor mahasiswa secara lengkap dituliskan di bawah nama. daftar gambar. dan menunjukkan masalah yang diteliti dengan tepat serta tidak membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam. Logo Universitas Almuslim dicantumkan dengan diameter 5. dan bagian akhir. sebagai sebuah karya ilmiah. nama program studi. Selanjutnya. Universitas. harus dibuat laporan berupa penulisan skripsi. kata pengantar. Fakultas.

Halaman moto dan persembahan (jika diperlukan) Bahasa yang digunakan harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang baku. untuk digunakan sebagai petunjuk bagi pembaca. daftar gambar.1 <Heading tabel><Pemisah><Nomor halaman> Tabel 2. Universitas Almuslim.: . daftar isi memuat seluruh bagian tugas akhir. Format penulisan sbb.: Tabel 2. disertai dengan nomor halaman bagian tersebut. Daftar gambar Bagian ini berisi daftar seluruh gambar yang ditampilkan di dalam skripsi. 3. Contoh halaman judul disajikan pada Lampiran. Halaman Pernyataan Lembar ini menyatakan bahwa Laporan Skripsi tidak terdapat karya yang pernah dilakukan penelitian oleh orang lain. Apabila di dalam tugas akhir memuat daftar tabel. Halaman judul Secara umum. Posisi nomor halaman rata kanan. 5. Antara heading dengan nomor halaman dipisahkan oleh titik-titik.2 <Heading tabel><Pemisah><Nomor halaman> 9. 2012 2. daftar lampiran. Daftar tabel Bagian ini berisi daftar seluruh tabel yang tertulis di dalam skripsi. harapan-harapan yang dianggap perlu oleh penulis. atau daftar lambang dan singkatan. maka daftar-daftar tersebut harus dicantumkan pada daftar isi. Bireuen. Secara lengkap. 6. Kata pengantar Bagian ini memuat ucapan syukur yang disampaikan penulis kepada siapa saja yang telah membantu menyelesaikan tugas akhir. 7. Fakultas Ilmu Komputer. Antara heading dengan nomor halaman dipisahkan oleh titik-titik. tetapi ditulis dengan tambahan informasi. Contoh daftar isi disajikan pada Lampiran 8. Halaman pengesahan Lembar pengesahan memuat pengesahan dari dosen penguji setelah skripsi diuji dan dinyatakan lulus. Daftar isi Daftar isi memberikan gambaran tentang isi tugas akhir secara menyeluruh. Posisi nomor halaman rata kanan.Program Studi Teknik Informatika. halaman judul sama dengan halaman sampul depan. Format penulisan sbb. 4.

Abstrak (bahasa indonesia) Bagian ini memuat uraian singkat (tidak lebih dari 250 kata) tetapi padat dan jelas serta memberikan gambaran menyeluruh tentang isi tugas akhir. batasan masalah. arti lambang dan singkatan (jika diperlukan) Daftar istilah. Intisari tugas akhir memuat apa dan mengapa penelitian dikerjakan.2 <Heading gambar><Pemisah><Nomor halaman> 10. dapat berupa definisi -definisi atau model yang langsung berkaitan dengan ilmu atau masalah yang diteliti. B. alat yang digunakan untuk mengkonversi gambar/teks tercetak menjadi data dijital. metodologi penelitian.1 <Heading gambar><Pemisah><Nomor halaman> Gambar 2. perumusan masalah. tujuan penelitian. arti lambang dan singkatan menjelaskan seluruh istilah (asing ataupun serapan yang sudah dibakukan tetapi belum digunakan secara luas) Contoh : Berkas Pemindai : : file scanner. Format penulisan sebagai berikut : Lampiran 1 <Heading lampiran><Pemisah><Nomor halaman> Lampiran 2 <Heading lampiran><Pemisah><Nomor halaman> 11. Daftar istilah. manfaat penelitian. bagaimana dikerjakan. Bab II Landasan Teori Pokok bahasan menguraikan teori-teori yang mendasari pembahasan secara detail. 12.Gambar 2. dan apa hasil penting yang diperoleh dari penelitian. . dan sistematika penulisan. Daftar lampiran Daftar lampiran memuat nomor dan judul semua lampiran yang disajikan dalam naskah berikut nomor halamannya. Bagian Utama Sistematika penulisan tugas akhri pada bagian utama memuat butir-butir sebagai berikut: 1. 2. BAB I Pendahuluan Pokok bahasan meliputi latar belakang permasalahan. Judul lampiran dalam halaman daftar lampiran harus sama dengan judul lampiran dalam naskah.

Bab IV Implementasi Bagian ini berisi penjelasan tentang lingkungan implemetasi (OS. maka bagian ini berisi penjelasan tentang strategi pengujian (unit. Kesimpulan didasarkan atas pengujian dan analisis yang dilakukan di dalam proses penelitian. laboratory manuals. Bab III Analisa dan Perancangan Sistem Bab ini menguraikan tentang analisis terhadap permasalahan yang terdapat di kasus yang sedang di teliti. Meliputi analisis terhadap masalah sistem yang sedang berjalan. C. 4. Di dalam penjelasan setiap kasus uji harus dimasukkan antara lain tujuan. Saran berisi hal-hal yang diperlukan dalam rangka pengembangan topik skripsi selanjutnya maupun perbaikan yang harus dilakukan sesuai dengan kesimpulan yang didapatkan. Kesimpulan harus memiliki korelasi dengan rumusan masalah. hand outs. Dijelaskan juga seluruh kasus uji beserta hasil pengujiannya. Bagian Akhir Bagian akhir terdiri dari Daftar Pustaka serta Lampiran 1. Bab V Pengujian dan Pembahasan Untuk kategori topik pengembangan perangkat lunak (dimana perangkat lunak sebagai produk utama/akhir). dan karya ilmiah lainnya . data masukan. file-file implementasi analisa dan perancangan sistem dari masing-masing modul atau klas (relasinya) serta algoritma yang diimplementasikan. perangkat keras dan bahasa pemrograman yang digunakan). analisis hasil solusinya. analisis kelayakan sistem yang di usulkan. Bab VI Kesimpulan dan Saran Kesimpulan memuat secara singkat dan jelas tentang hasil penelitian yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. seperti buku Jurnal/papers. artikel. 5. prosedur uji dan hasil yang diharapkan. 6. Saran digunakan untuk menyampaikan masalah yang dimungkinkan untuk penelitian lebih lanjut.3. Daftar Pustaka Daftar pustaka merupakan daftar referensi dari semua isi referensi. analisis kebutuhan terhadap system yang di usulkan. integrasi dan validasi) dan teknik pengujian (black box atau white box) yang dilakukan. Perancangan sistem berisikan model-model penyelesaian masalah sistem lama dengan membuat rancangan untuk sistem baru yang diusulkan.

algoritma. 3. Lampiran juga dapat digunakan untuk menampilkan data primer yang diperoleh dalam penelitian yang tidak dapat diinterpretasikan secara langsung. Semua referensi yang tertulis dalam daftar pustaka harus dirujuk di dalam skripsi.yang dikutip di dalam penulisan skripsi. 2. bukti atau keterangan lain yang tidak mungkin disingkat sehingga terlalu panjang untuk dimuat di Bagian Utama Skripsi. Riwayat Hidup (apabila perlu). . hasil simulasi. Lampiran Lampiran dapat digunakan untuk menyajikan prosedur program komputer.

6. sesuai dengan kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang benar. Kata hubung tidak boleh digunakan sebagai awal suatu kalimat. terpaksa harus menggunakan istilah asing atau istilah daerah. “sehingga”. Harus dicetak (tidak boleh bolak-balik) pada Jenis kertas ukuran A4 210 x 297 MM dengan berat 80 gram. karena sesuatu hal. 5. “sedangkan”. permulaan kalimat. dan Letak simetris. dan Sub Sub Bab. Simbol atau rumus tidak boleh berada di awal kalimat. dan lain sebagainya. Apabila. . jarak baris. Ketentuan Umum Penulisan Cakupan penyusunan penulisan. 4. perincian kebawah. B. Perlu diperhatikan bahwa penulisan “ke” dan “di” sebagai awalan. Penggunaan kata ganti dihindari (digunakan kalimat pasif) dan sedapat mungkin menggunakan istilah Indonesia. alenia baru. 3. Naskah diketik dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman. istilah tersebut harus ditulis miring atau digaris-bawahi secara konsisten. misalnya “maka”. harus dibedakan dengan penulisan “ke” dan “di” sebagai kata depan. Pemenggalan kata harus dilakukan secara cermat. pengisian ruangan. Jenis Huruf a. Judul Bab. batas tepi. 1. bilangan dan satuan. 7. dan untuk seluruh naskah harus dipakai jenis huruf yang sama. Calibri atau Arial berukuran 12pt. 2. Sub Bab. Naskah disusun dalam bahasa Indonesia yang baku sesuai dengan ketentuan ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan. bahan dan ukuran terdiri dari ketentuan sebagai berikut : 1.BAB IV TATA CARA PENULISAN DAN PENGETIKAN A. Pengetikan Naskah Aturan pengetikan meliputi: jenis huruf.

artinya pengetikan harus mulai dari batas tepi kiri sampai ke batas tepi kanan (Justify). atau hal-hal yang khusus.b. harus ditulis dengan rapi memakai tinta hitam 2. tabel. 10 cal.5 spasi. Tepi bawah : c. kutipan langsung. Bilangan desimal ditandai dengan tanda koma. b. abstrak. dan daftar pustaka diketik dengan jarak 1 spasi. 4. Jarak antara 2 baris dibuat 1. c. Batas tepi Batas-batas pengetikan. b. Bilangan dan Satuan a. dan jangan ada ruangan yang terbuang. misal : 10. diatur sebagai berikut : a. Jarak Baris a. sub-sub-bab). Tepi kiri : d. sub-bab. kecuali kalau akan memulai alenia baru. persamaan. Rumus diketik dengan jarak spasi sesuai dengan kebutuhan. misal: Roti ini memerlukan 10 gram tepung terigu. Tepi kanan : 5. Satuan yang dinyatakan dengan singkatan resminya ditulis dengan huruf kecil tanpa titik dibelakang. Tepi atas : 4 cm 3 cm 4 cm 3 cm b. gambar. bukan dengan tanda titik. dan l0 m. ditinjau dari tepi kertas. misalnya untuk menandai istilah dalam bahasa asing. misalnya: 10 g. . 10 kg. 3. judul gambar.5 gram. Pengisian Ruangan Ruangan yang terdapat pada halaman naskah harus diisi penuh. c. Bilangan diketik dengan angka. Huruf khusus lain (seperti huruf tebal atau huruf miring bergaris bawah) dapat dipakai untuk tujuan tertentu. kecuali pada Permulaan kalimat. Lambang huruf atau simbol-simbol yang tidak dapat diketik. judul tabel. kecuali untuk daftar isi.

Alinea Baru Alinea baru dimulai pada ketikan yang ke-6 atau 0. Judul sub bab bila lebih dari satu baris maka ditulis satu spasi. 8. Judul Bab. jarak judul sub bab dengan baris sebelumnya 3 spasi. dan diatur supaya simetris. misal: Roti ini memerlukan 10 gram tepung terigu. pakailah nomor unit dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat rincian.6. dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa diakhiri dengan titik. jarak judul sub bab dengan baris berikutnya 1. 9. tanpa diakhiri dengan titik. c.5 spasi. Penggunaan garis penghubung (-) yang ditempatkan di depan rincian tidak diperkenankan. Judul Bab ditulis seluruhnya dengan huruf besar.5 spasi. b. Judul Sub Sub Bab dan seterusnya diketik mulai dari batas tepi kiri dan dicetak tebal. atau rumus kimia yang mengawali suatu kalimat harus dieja. misalnya : Sepuluh ekor kucing.5 inci dari tepi kiri. Judul Sub Bab dicetak tebal tanpa diakhiri dengan titik. Sedangkan bilangan yang bukan pada permulaan kalimat diketik dengan angka. Letak simetris Gambar. Kalimat pertama sesudah judul sub bab dimulai dengan alinea baru. jarak judul sub bab dengan baris berikutnya 1. lambang. 7. tabel dan judul gambar/tabel diletakkan simetris terhadap tepi kiri dan kanan pengetikan. Semua kata diawali dengan huruf besar.5 spasi. hanya kata pertama diawali huruf besar. Sub Bab. jarak bab dengan judul bab 1. 10. kecuali kata penghubung dan kata depan. Permulaan Kalimat Bilangan. Kalimat pertama sesudah judul sub sub bab dimulai dengan alinea baru. diketik tebal dengan ukuran 14pt. Rincian Ke-Bawah Jika pada penulisan naskah ada rincian yang harus disusun ke bawah. dan Sub Sub Bab a. . jarak judul sub bab dengan baris sebelumnya 1.5 spasi.

ii. . tanpa diakhiri dengan tanda titik. dan seterusnya. d. angka Romawi Kecil di tengah kertas bagian bawah. kecuali untuk BAB BARU di tengah kertas bagian bawah. c. iii.3. e. II. 2) Tabel tidak boleh dipenggal. iv. sehingga harus dibuat memanjang kertas. angka Romawi Besar. Tabel 1) Nomor tabel yang diikuti dengan judul ditempatkan simetris di atas tabel. Bagian Awal. Contoh: i. kecuali kalau memang panjang. b. dan seterusnya. 1. 3) Kalau tabel lebih lebar dari ukuran lebar kertas. 62. 5) Huruf pertama pada kata pertama judul ditulis kapital. III. penomoran tabel dan gambar. Nomor bab. Penomoran Penomoran meliputi penomoran halaman. Pada halaman lanjutan tabel. Contoh: 60. Contoh : 1. V.5. maka bagian atas tabel harus dilelakkan disebelah kiri kertas. kata selanjutnya dengan huruf kecil. dan Sub-sub Bab. 4) Letak Tabel harus simetris. dan seterusnya. Contoh: 1. Penomoran Halaman a. sehingga tidak mungkin diketik dalam satu halaman. angka Nominal lanjutan Bagian Isi ditengah kertas bagian bawah.4. Penomoran tabel dan gambar Aturan penulisan tabel dan gambar yaitu: a. dicantumkan nomor tabel yang sama dan kata lanjutan dalam kurung. dan seterusnya. beserta penomoran persamaan matematika.1. 61. Nomor sub-Bab.1 1.2. v. Bagian Utama.C. angka nominal di pojok kanan kertas bagian atas.1 dan seterusnya 2. Bagian Akhir. IV. Contoh: I.

2) Nomor gambar yang diikuti dengan judulnya diletakkan simetris dibawah gambar tanpa diakhiri tanda titik. Gambar 1) Bagan. kata selanjutnya dengan huruf kecil. (b). dengan keterangan yang tercakup pada bagian judul gambar. grafik. 6) Letak gambar diatur agar simetris. dan seterusnya. 3) Gambar tidak boleh dipenggal. 9) Untuk gambar yang terdiri dari beberapa bagian harus digunakan keterangan urutan menggunakan (a). 4) Bila gambar diambil dari buku atau kutipan yang lainnya.1 Biodata pegawai NIP NAMA ALAMAT Mns. sumber keterangan gambar harus disebutkan. 7) Huruf pertama pada kata pertama judul ditulis kapital. peta dan foto semuanya disebut gambar (tidak dibedakan). 8) Apabila judul gambar lebih dari satu baris maka harus ditulis satu spasi.1 Logo universitas . 5) Ukuran gambar (lebar dan tingginya) diusahakan supaya sewajarwajarya atau serasi (jangan terlalu kecil atau besar).6) Apabila judul Tabel lebih dari satu baris maka harus ditulis satu spasi. Contoh: Tabel dan Gambar pada BAB III Tabel 3. Capa Pulo Ara GOLONGAN IIIa IIIa 11900 Desita 11901 Iqbal Gambar 3. b.

sebagai contoh untuk persamaan ke 52 pada Bab III maka ditulis (3. Turban (2007) menyatakan . 2007). 2.. Nomor diketik dalam tanda kurung. Nagle et al. Sitasi Pustaka Pengacuan sitasi pustaka dilakukan dengan sistem Harvard. 4. c. (2004) menyatakan bahwa. D.. b. Untuk pencantuman pustaka yang melibatkan nama penulis berjumlah lebih dari dua digunakan nama penulis pertama diikuti dengan dkk.52). 1995).. Penulis dua orang : a. Contoh : 1.. 3. Jika titik ekuilibrium sistem non linear hiperbolik. Menurut Turban (2007) . Brauer dan Castillo-Chavez (2001) menyatakan bahwa. Penomoran persamaan matematika Nomor persamaan matematika ditulis dengan angka sesuai dengan nomor bab diikuti dengan urutan persamaan matematika. b. Himpunan A subset n R kompak jika dan hanya jika ... maka… (Nayfeh dan Balachandra.. (pilih salah satu secara konsisten). atau et al.. Penulis tunggal : a. (Lang. maka. Liapunov menyatakan bahwa. 4.. jika terdapat fungsi Liapunov yang terdefinisi pada persekitaran suatu titik ekuilibrium. (2004) menyatakan bahwa. Nagle dkk. Nomor tersebut ditempatkan di dekat batas tepi kanan. Penulis lebih dari dua orang atau lebih hanya ditulis nama penulis pertama saja : a.. Jika sitasi terpaksa dilakukan tidak dari sumber asli: 5.. Penomoran bullet and numbering Penomoran tidak boleh dilakukan dengan menggunakan bullet.. nama belakang kedua penulis harus dicantumkan...3. Jika artikel ditulis oleh dua orang. . Dalam Hirsch dan Smale (1999). b.

Pustaka dalam bentuk artikel dalam seminar ilmiah: . jilid (jika ada). 2. tahun terbit. c. Penulisan Daftar Pustaka Perlu diperhatikan bahwa pustaka yang dicantumkan dalam daftar pustaka adalah pustaka yang benar-benar diacu di dalam skripsi. nomor.E. 3) Urutan penulisan Artikel dalam Buku: Penulis artikel. Daftar pustaka Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad nama belakang penulis pertama. judul buku terjemahan (harus ditulis miring). volume / jilid (jika ada). judul artikel (harus ditulis miring).nama penerbit. b. (diterjemahkan oleh: nama penerjemah). tahun buku terjemahan. Daftar pustaka ditulis dalam spasi tunggal. Contoh halaman Daftar Pustaka tercantum pada lampiran. nama majalah (harus ditulis miring sebagai singkatan resminya). dengan susunan sebagai berikut: 1. edisi (jika ada). Pustaka dalam bentuk buku dan buku terjemahan 1) Urutan penulisan Buku: nama pengarang. tahun. Pustaka dalam bentuk artikel dalam majalah ilmiah: Urutan penulisan: Penulis. Sumber pustaka a. volume dan halaman. Baris pertama rata kiri dan baris berikutnya menjorok ke dalam. tempat penerbit. judul buku (harus ditulis miring). edisi (jika ada). nama penerbit dan kota penerbit. tahun. judul artikel. edisi (jika ada). 2) Urutan penulisan Buku Terjemahan: Penulis asli. judul buku (harus ditulis miring). volume (jika ada). Antara satu pustaka dan pustaka berikutnya diberi jarak satu setengah spasi. nama penerbit terjemahan dan kota penerbit terjemahan. nama editor.

Artikel majalah ilmiah versi cetakan dengan urutan penulisan: Penulis. tahun. nama surat kabar (harus ditulis miring). . nama majalah (harus ditulis miring sebagai singkatan resminya). nomor. Pustaka dalam bentuk artikel dalam surat kabar: Urutan penulisan: Penulis. tahun. nama majalah (harus ditulis miring sebagai singkatan resminya). kota seminar.1) Urutan penulisan artikel dalam prosiding seminar: Penulis. e. universitas. judul artikel. tahun. alamat website (harus ditulis miring). nomor. nama laporan penelitian (harus ditulis miring). Judul prosiding Seminar (harus ditulis miring). judul artikel. g. Nomor. volume dan halaman. tahun. judul artikel. Artikel majalah ilmiah versi online dengan urutan penulisan: Penulis. tahun. judul laporan penelitian. nama surat kabar. tahun. nama institusi. f. Pustaka dalam bentuk Laporan Penelitian: Urutan penulisan: Peneliti. judul paten (harus ditulis miring). Judul prosiding Seminar (harus ditulis miring). tahun. d. judul artikel. paten negara. judul artikel. dan kota. tahun. judul artikel. tanggal terbit dan halaman. Pustaka dalam bentuk artikel umum Urutan penulisan: Penulis. dan kota. nama proyek penelitian. kota seminar. h. dan tanggal seminar. halaman dan alamat website. j. Pustaka dalam bentuk dokumen paten: Urutan penulisan: Penemu. tahun. judul Skripsi/Tesis/Disertasi (harus ditulis miring). 2) Urutan penulisan artikel lepas tidak dimuat dalam prosiding seminar: Penulis. nama fakultas/program pasca sarjana. volume. Pustaka dalam bentuk Skripsi/Tesis/Disertasi: Urutan penulisan: Penulis. diakses tanggal … (artikel tanpa nama penulisnya tidak diperkenankan melakukan sitasi) i.

k. cara penulisannya menggunakan nama keluarga atau nama utama diikuti dengan koma dan singkatan nama-nama lainnya masing-masing diikuti titik. Shepley L. ditulis: Ross Jr. Hassan El-Bayanu ditulis: El-Bayanu. Penulisan gelar kesarjanaan. b. W.. b. 4.I. Nama penulis lebih dari satu kata Jika nama penulis terdiri atas 2 nama atau lebih. atau et al. Nama dengan garis penghubung Nama yang lebih dari dua kata tetapi merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dirangkai dengan garis penghubung. 3. S. R.D c. Contoh: Ronnie McDouglas ditulis: McDouglas. Contoh : Mawardi A. ditulis sebagai nama yang menyatu. Gelar kesarjanaan dan gelar lainnya tidak boleh dicantumkan dalam penulisan nama. . Ross Jr. Dalam daftar pustaka. Gunakan istilah “anonim” untuk referensi tanpa nama penulis c. Edwin van de Saar ditulis: van de Saar. S.I. A. H. Ditulis: Mawardi. Nama yang diikuti dengan singkatan Nama utama atau nama keluarga yang diikuti dengan singkatan.. Ross ditulis: Ross. E. William D. semua nama penulis harus dicantumkan tidak boleh menggunakan dkk. anonim dan nama-nama penulis a. Pustaka dalam bentuk artikel internet tidak diperkenankan melakukan sitasi artikel bila tidak ada nama penulisnya. L. kecuali dalam ucapan terima kasih atau prakata. Tata cara penulisan Nama penulis: a. Contoh: Soeparna Darmawijaya ditulis: Darmawijaya.

............. .. Hormat saya...... ..Lampiran 1................ ..... Pilihan Kedua 1........... Form Pengajuan Dosen Pembimbing Form Pengajuan Dosen Pembimbing Kepada Yth.. 3..... Nim Nama Usulan Judul : : : 1... ....... atas kesediaan dan pertimbangannya diucapkan terima kasih.. (Pembimbing I) (Pembimbing II) (Pembimbing I) (Pembimbing II) (Pembimbing I) (Pembimbing II) Demikianlah permohonan ini dibuat dengan harapan terkabul hendaknya dan mengeluarkan SK pembimbing untuk pelaksanaan skripsi tersebut... ... . c................ Mahasiswa .....Tempat Dengan hormat........... 2.... Saya yang bertanda tangan dibawah ini...... Nim. Oktober 2012 saya mengajukan permohonan calon dosen pembimbing untuk membimbing skripsi sebagai berikut: a.. b. Ketua Kaprodi Teknik Informatika Di . Pilihan Pertama 1. 2.... 2..... 2.... Pilihan Ketiga 1.......... ... Bireuen..

Bireuen. Oktober 2012 Hormat Saya ____________________ Disetujui Oleh : Pembimbing I Nama dosen NIDN Pembimbing II Nama dosen NIDN .Lampiran 2. terimakasih. Form Kesedian Dosen Pembimbing FORM KESEDIAAN DOSEN PEMBIMBING Saya yang bertandatangan dibawah ini Nama Mahasiswa : N I M : Usulan Judul Skripsi : Telah melakukan konsultasi Usulan Judul Skripsi dengan : Nama dosen : NIDN : (Pembimbing I) Nama dosen : NIDN : (Pembimbing II) Dosen tersebut bersedia meluangkan waktu bimbingan dan konseling dengan jadwal berikut: Pembimbing I Pagi Siang (Jam) (Jam) Pembimbing II Pagi Siang (Jam) (Jam) Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu Sore (Jam) Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu Sore (Jam) Demikian isi dari kesediaan perencanaan dosen pembimbing ini saya buat.

Lampiran 1 Contoh halaman sampul usulan penelitian USULAN PENELITIAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENEMPATAN BIDAN PTT (PEGAWAI TIDAK TETAP) PADA KABUPATEN BIREUEN IQBAL 0805020001 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS ALMUSLIM BIREUEN 2012 .

S. S.Cs NIDN 0124038403 Zara Yunizar.Kom.Kom. M. M. Contoh halaman persetujuan usulan penelitian HALAMAN PERSETUJUAN USULAN PENELITIAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENEMPATAN BIDAN PTT (PEGAWAI TIDAK TETAP) PADA KABUPATEN BIREUEN Diusulkan oleh IQBAL 0805020001 Telah disetujui pada tanggal 11 September 2012 Pembimbing I Pembimbing II Iqbal.Kom NIDN 0118108302 .Lampiran 2.

Studi Kepustakaan 3. Penyusunan Proposal 4. Penentuan dan Pendefinisian Model 3. Pengujian Sistem 8. Penulisan Laporan Skripsi September 1 2 3 4 Oktober 1 2 3 4 1 Januari 2 3 4 1 Februari 2 3 4 . Implementasi Sistem 7. Identifikasi Masalah 2. Desain User Interface 5. Konsultasi pembimbing Kegiatan penelitian 1. Desain Basis Data.Lampiran 3 Contoh Jadwal Penelitian SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENEMPATAN BIDAN PTT (PEGAWAI TIDAK TETAP) PADA KABUPATEN BIREUEN Bulan November Desember 1 2 3 4 1 2 3 4 Kegiatan Pra Penelitan 1. Basis Model 4. Evaluasi dan Perbaikan Sistem Kesimpulan Penelitian 1. Pengumpulan Data 2. Desain Proses 6.

Contoh halaman persetujuan usulan penelitian FORM PERMOHONAN SEMINAR PROPOSAL SKRIPSI Kepada Yth. Oktober 2012 Hormat Saya ____________________ Mengetahui Oleh : Pembimbing I Pembimbing II Nama dosen NIDN Nama dosen NIDN . Nama : Nim : Judul Proposal : No Hp : Nama Pembimbing I : Nama Pembimbing II : Memohon kepada ibu agar saya terdaftar sebagai peserta seminar ujian proposal skripsi sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak akademik program studi teknik informatika. Oktober 2012 Dengan hormat.Kom Ketua Ka.Tempat Bireuen.Lampiran 2. Demikianlah permohonan ini saya buat. atas pertimbangannya saya ucapkan terimakasih. S. Setelah melakukan konsultasi dan bimbingan penyusunan proposal skripsi. saya . Ibu : Sriwinar. maka bersama ini. Bireuen. Prodi TI Di .

Lampiran 4. Contoh halaman sampul luar SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENEMPATAN BIDAN PTT (PEGAWAI TIDAK TETAP) PADA KABUPATEN BIREUEN IQBAL 0805020001 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS ALMUSLIM BIREUEN 2012 .

Lampiran 5. Contoh halaman judul Skripsi SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENEMPATAN BIDAN PTT (PEGAWAI TIDAK TETAP) PADA KABUPATEN BIREUEN Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh derajat Sarjana Komputer IQBAL 0805020001 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS ALMUSLIM BIREUEN 2012 .

M.Cs NIDN 0124038403 Pembimbing II Mukti Qamal.Lampiran 6. Contoh halaman pengesahan Skripsi HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENEMPATAN BIDAN PTT (PEGAWAI TIDAK TETAP) PADA KABUPATEN BIREUEN Telah dipersiapkan dan disusun oleh IQBAL 0805020001 Telah dipertahankan di depan Tim Penguji pada tanggal 7 Desember 2012 Susunan Tim Penguji Pembimbing I Penguji I Iqbal. M.Kom NIDN 0125088401 .Kom. M.IT NIDN 0117107103 Penguji II Zara Yunizar.Kom. M. S.Kom. ST. S.Kom NIDN 0118108302 Afijal. S.

Format Halaman Pernyataan PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi. Bireuen. 7 November 2012 Yang membuat pernyataan IQBAL . kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.Lampiran 7. dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain.

.......................................................................................... DAFTAR ISI ......................1 ........ ABSTRAK ........... DAFTAR LAMPIRAN ......................................... LEMBAR PERNYATAAN ...........................6 Metodologi Penelitian ......1 .......................................................................................................................... 1.... BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3....... DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN BIODATA DIRI ......2 Perumusan Masalah ............ Format Halaman Daftar Isi DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ...................................... BAB V PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN 5......................... HALAMAN PENGESAHAN ................... 1......................................................................4 Tujuan Penelitian ............................................................................ DAFTAR TABEL ..................................................................1 .................................................. 1...................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN 1.................................................. BAB IV IMPLEMENTASI 4.....Lampiran 8..............................................................................................................................5 Manfaat Penelitian ................................................................. 1................. i ii iii v vi vii viii ix x 1 2 3 3 4 4 5 BAB II LANDASAN TEORI 2............................................................................................................................................................................................................................... KATA PENGANTAR ................................................. 1...................... 1.......... DAFTAR GAMBAR ..............................................................................................................................1 ....7 Sistematika Penulisan .............................3 Batasan Masalah ................1 Latar Belakang Permasalahan ... BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6...............................................................1 ......

hanya memperluas konsep-konsep UML (Unified Modeling Language) yang telah ada dengan menggunakan mekanisme perluasan UML untuk memberikan konsep orientasi-aspek yang ada di dalam AspectJ. AspectJ masih belum memiliki bahasa pemodelan yang dapat memenuhi perancangan program berorientasi aspek. dan kemampuan lebih baik untuk menambahkan feature baru. premis dari masalah ini adalah sebaran concern. Format Halaman Abstrak (bahasa indonesia) ABSTRAK Konsep dan Pemodelan Berorientasi-Aspek Menggunakan UML dalam AspectJ Oleh M. dipahami. Dengan menggunakan AOP. Lebih jauh lagi. sebagai sebuah model perancangan baru pada pengembangan program dalam AspectJ. AspectJ adalah bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk menerapkan program-program berorientasi aspek di Java. Aspect Oriented Design Model (AODM). Namun demikian. serta susah untuk dikembangkan. Kata kunci : UML. AODM menyediakan spesikasi model rancangan orientasi-aspek untuk ditransformasikan menjadi model rancangan UML biasa. terdapat cara untuk membuat penerapan sistem yang lebih mudah untuk dirancang.Lampiran 9. Konsep dan Pemodelan . AspectJ. Lukluk 98/123919/PA/07519 Pada umumnya sistem perangkat lunak terdiri dari beberapa concern. dan dipelihara. peningkatan kualitas. Teknik orientasi-objek yang menerapkan concern tersebut cenderung menghasilkan kode yang tersebar. aspect-oriented programming (AOP). di mana kebutuhan rancangan tertentu cenderung memotong-melintasi grup inti fungsional modul. AOP menjanjikan produktivitas yang lebih tinggi. daya baca yang sulit. Metodologi baru. memberikan fasilitas modularisasi pemotong-lintasan/cross-cutting concern.

.... Parameter tempat tinggal bidan dengan desa penempatan .. Parameter prestasi akademik ............................................. Model kriteria ....................1 Tabel 4...... Format Halaman Daftar Tabel DAFTAR TABEL Tabel 2............ Parameter riwayat pekerjaan ........................................................... Parameter perkawinan ...........4 Tabel 4..................6 Tabel 4.2 Tabel 4................................................................7 Tabel 4......... Parameter status wilayah tempat tinggal bidan terhadap desa penempatan ......5 Tabel 4.. Parameter pendidikan ........................................................................................................... Parameter izin keluarga ...1 Tabel 4.................8 Tabel 4....................................... 23 40 43 44 46 46 47 48 50 51 Tabel 4............ ...........................................................3 Daftar penelitian yang terkait .................................Lampiran 10.....9 Parameter usia ........................................

..........1 SPK penentuan penempatan bidan PTT .................................Lampiran 11.... Format Halaman Daftar Gambar DAFTAR GAMBAR Gambar 3.............2 Karakteristik dan Kapabilitas kunci SPK ......3 Desain antarmuka parameter .................1 Sistem dan Lingkungannya ......... Gambar 4..... Gambar 4............. 30 32 33 35 39 39 42 45 ............. Gambar 3..................... Gambar 4..4 Mekanisme Kerja Bagian Penempatan .......................................................2 Desain antarmuka kriteria dan subkriteria ............4 Desain antarmuka bobot kriteria setiap desa ........................................... Gambar 3....... Gambar 4................... Gambar 3..................3 Skematik Sistem Pendukung Keputusan ...........................

Davis. J . Skripsi. and Tang.. http://www. 69-88. J.CA/0005013v1. 1985. Leung. New York. Creswell. Yogyakarta. Inc. Sistem Linear dan Beberapa Aplikasinya. Tulsa. dan Soediro. W. World Scientific. Lanzhou Lectures on Henstock Integration..J. Husaini. 2007. 279-281. C. Autodesk Inc. 1987. M. O. dan Campbell. dan Stewart. Cambridge University Press.M. Brauer. Sekolah Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada. Functions of Baire Class One.. Analysis for Applied Mathematics.. K.. Chem. Jumina dan Tahir. Runquist. W.arXiv. Husna.. . Bandung. Lee P. and Castillo-Chavez... Skin Metabolism by Oxydation and Conjugation.P. Jakarta. I. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Penempatan Guru (mata pelajaran) SLTP pada Kabupaten Aceh Utara Nanggore Aceh Darussalam. edisi 2. 2002. 72.G. Tesis. 107.. Cambridge. Skin.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Program Magister Ilmu Komputer. Zoeblish. 1989. Am. dan Quigley. Healy.J. I. E. Synthesis of New C-9154 Antibiotics Based on Quantitative Structure-Activity Relationship.S. Springer.Y. 1992. C. Educ. math. 72. 2000. Soc.H.. 2001. & Výborný. A. 1995. Dewar. Hyperchem TM Release 3 for Windows : Manual. F. E. Yogyakarta.Chem..A. Pharmacol.. Penerbit ITB.R. M.J. diakses 12 Nopember 2007. Jurusan Matematika FMIPA UGM. D.N.. The Integral: An Easy Approach after Kurzweil and Henstock.J. 2001. New York. J.. Lee P. Mathematical Models in Population Biology and Epidemiology. Springer-Verlag. Dai.. M. M. Cheney. 2 May 2000. 2000. AM1: A New General Purpose Quantum Mechanical Molecular Model. Liquid Chromatographic Determination of UV Absorbens in Sunscreen. J.F. 1989.. R. 4. Laporan Penelitian Indonesian Toray Scientific Foundation. L.. Finnen. Springer-Verlag. Analisis Spektrum Senyawa Organik (diterjemahkan oleh Padmawinata. 1982.. 3902-3905. 2001. Singapore. Lecture Notes in Control and Information Sciences: Singular Control System. New York.. Inc..Y. M..

Software Engineering. dan Bender. J. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Sepuluh Nopember. Sistem Pendukung Keputusan Untuk Analisis Dampak Lingkungan : Dampak Biologi pada Komponen Biotis pada Kegiatan Pembangunan Kilang Padi. E. Upper Saddle River. Program Magister Ilmu Komputer. Turban. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi menggunakan Metode Brown Gibson. 2010. Yogyakarta.Salmah. Yogyakarta.. McGraw-Hill. Wang. Prosiding Konferensi Nasional Matematika XIII UNNES. Septiana. 2005.. Surabaya. Yogyakarta. Nurismawati. A Practitioner’s Approach. B. 2003. Tesis. Roger S. et al.. Aplikasi Permainan Dinamis Linear Kuadratis Sistem Deskriptor pada Interaksi Fiskal di EMU. Pressman.. 2006. 24 – 27 Juli 2006. New Jersey dan Penerbit Andi. Antiviral Azaindole Derivatives as Antibiotics. 2001. Inc. 2003. Tesis. Edisi 7 jilid 1. Pearson Education Inc. US Patent no: 621139 . Sekolah Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada. 5th Edition. 815 – 821. 2002. Decision Support System and Intelligent System. Owen. Irfan. Sistem Pendukung Keputusan. Subakti... Program Magister Ilmu Komputer. Nenny. Sekolah Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada. T.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful