P. 1
games outbound.doc

games outbound.doc

|Views: 464|Likes:
Published by Fatya Welinsa

More info:

Published by: Fatya Welinsa on Feb 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/18/2014

pdf

text

original

Sections

  • 1.Blind Leader
  • 2. Pipa Bocor
  • 3. Evakuasi Bambu
  • 4. Folding Karpets
  • 5. Trush Fall
  • 6. Human Ladder
  • 7. Hell Barier
  • 8. Titanic (kapal tenggelam)
  • 9. Solo
  • 10. Birthday Line Up
  • 11. Jembatan birma
  • 12. Flying Fox
  • 13. Escape From The Island
  • 14. Volley Ballon
  • 15. Hunter My Name
  • 16. Mencari Harta Karun
  • 17. Time Bomb
  • 18. Spider`s Web
  • 19. Air Bridge (jembatan udara)
  • 20. Crocodille River
  • 21. Bangun Rakit
  • 22. All Stand Up
  • 23. Hollahop Berpindah
  • 24. Frantic Balloon
  • 25. Ball Tossing
  • 26. TOXIC WASTE
  • 27. ALMOST INFINITE CIRCLE
  • 28. Tupai dan Pemburu
  • 29. Game Arung Jeram
  • 30. Scorpion
  • 31. Stik Goyang
  • 32.Ball Estafet
  • 33. The Opposite
  • 34. Water Estafet
  • 35. Kereta Terpanjang
  • 36. Piring Keseimbangan
  • 37. Meteor Garden
  • 38. Mengurai Benang Kusut
  • 39. Menara Manusia
  • 40. Pindah Kursi
  • 41. Do You Love Me?
  • 42. Water War
  • 43. Bangun Kastil
  • 44. Ring Berpindah
  • 45. This Is My Chair
  • 46. Pipa Air
  • 47. Mutiara Dalam Kerang
  • 48. Ball Train
  • 49. Telur Sakti
  • 50. My Pencil
  • 51. Find Your Family
  • 52.Get Our Dream
  • 53. Two Line Bridge
  • 54. Changing name
  • 55. Menjahit Manusia
  • 56. Riddle
  • 57. Tusuk Ballon
  • 58. Tiup Balon
  • 59. Mini Labirin
  • 60. Perang Balon
  • 61. Caterpillar Race
  • 62. Fashion Show
  • 63. Roda Manusia
  • 64. Sedotan dan Kentang
  • 65. Blind Train
  • 66. Impossible Castle
  • 67. Lifting Water
  • 68. Satu Tujuan
  • 69. Stepping Carpets
  • 70. Flying Eggs
  • 71. Sirkuit Yang Kelebihan Beban
  • 72. STRAW CASTLE
  • 73. Lifting Water Together
  • 74. Karapan Sapi games
  • 75. Polisi dan Penjahat
  • 76. Susun Cerita
  • 77. Game Topi Rimba
  • 78. Tali Kusut
  • 79. Pindah Kalung tali
  • 80. Intelegensia Leader
  • 81. Berlindung dalam Lingkaran
  • 82 Permainan Kreativitas
  • 84. Dimana Tempat Duduk Saya?
  • 85. Puisi Berantai
  • 86. Icebreaking
  • 87. ICE BREAKING DAN ORIENTASI
  • 88. PASS THE BALL”
  • 89. “APA KABAR ?”
  • 90. “IKUTI APA YANG SAYA KATAKAN”
  • 91. “TEBAK APA YANG SAYA KATAKAN”
  • 92. BREAK THE RULE
  • 93. Ice Breaking dalam Pembelajaran
  • 94. Game untuk Perkenalan
  • 95. Game untuk menghangatkan, kerjasama dan komunikasi
  • 96. Game untuk menghangatkan, kerjasama dan komunikasi
  • 97. Permainan (Ice Breaking)
  • 98. ICE BREAKING

SILATURRAHIM PENDIDIKAN ANAK ISLAM SPAI KECAMATAN TRUCUK KLATEN

Sekretariat : Masjid Al Hidayah Sumber Kulon Sumber Trucuk Klaten 57467. Telp 081336347511. Email dan facebook : Rosyada_123@Yahoo.co.id, Blog Web : spaitrucuk.wordpress.com

1.Blind Leader
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak peserta outbound. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta outbound adalah tiap-tiap peserta dalam outbound training ditutup matanya, kecuali yang ditunjuk sebagai leader, mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan Leader, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Orang yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana seorang bisa tampil sebagai pemimpin (leader) dan bagaimana rasanya dipimpin orang lain. Saling percaya antar sesama divisi dalam perusahaan.

2. Pipa Bocor
March 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah. Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember/kaleng, bola pimpong. Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.

2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan ember yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaiman mengatur strategi kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan

3. Evakuasi Bambu
May 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif. Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu. 2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan 3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah : 1. 2. 3. 4. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ? Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ? Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik

4. Folding Karpets
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Jenis games ini dimainkan dengan alat bantu sebuah karpet atau terpal plastik atau kain yang ukurannya 1 meter persegi untuk 8-10 orang. Ukuran karpet dapat disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut bermain maupun tingkat kesulitan yang ingin diberikan, lebih banyak peserta maka dibutuhkan karpet yang lebih luas. Instruksi 1. Pertama, seluruh peserta diminta naik ke atas karpet dan 2. Setelah aba-aba dimulai mereka harus dapat membalik karpet tersebut 3. Kelompok harus bekerja sama dalam menemukan cara dan kemudian membalik karpet tersebut. Target Kelompok yang paling cepat membalik karpet dianggap sebagai pemenang. Larangan dan Hukuman

2010 By: yudho Category: Games Outbound . dan saling mengaitkan tangan yang satu dengan yang lainnya. Jika melakukan pelanggaran tersebut maka kelompok dianggap gagal melakukan tugasnya. Orang-orang yang berada di atas karpet tersebut tidak boleh turun ataupun menyentuh tanah. Human Ladder April 15. 5. Tujuannya adalah menangkap orang yang berada di atas drum pada saat peserta outbound tersebut menjatuhkan diri. Trush Fall April 15. Mengembangkan sikap bekerja dengan fokus yang dalam Melatih keberanian mengambil resiko 6. Teaching pointnya adalah : o o o o o Mengembangkan rasa percaya diri pada peserta outbound Mengembangkan rasa percaya diri pada orang lain Mengembangkan kerjasama kelompok. 2. Peserta lainnya berada di bawah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Perintahkan seseorang untuk berdiri di atas drum atau bangku menghadap ke depan.1.

Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut 3.Tanggung jawab. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? Apa kunci keberhasilan mereka ? Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ? Apa makna dari kegiatan ini ? .5 m). 5. Tujuan dalam games outbound ini adalah : 1. Debriefing : . dan berdiri berjajar membuat seperti anak tangga. Peserta outbound training menaiki anak tangga yang dipegang oeh temannya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainanoutbound ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk mencapai puncak yang diharapkan. 2. Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter. Setiap pasangan memegang kayu (ukuran 1-1.Peserta berpasangan berhadap-hadapan dan berdiri sejajar. 6. kong.Apa yang dirasakan pada saat menaiki anak tangga . Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran. 3.Pasrah. Peserta yang telah dilewati menuju ke depan untuk membuat anak tangga berikutnya. 2.Apa yang dirasakan saat dilewati Apakah rasa percaya kepada orang lain membuat anda mudah melewati tantangan ini? Teaching point : Trush. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. 4. webbing.Menjadi peserta aktif 7. Ketinggian bisa bervariasi. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. Alat bantu dalam permainan outbound ini meliputi jaring. 5. Hell Barier April 15. karmentel. snappling. kaos tangan dan helm. 4.

Kemudian dilakukan kembali proses seperti semula. visi pribadi. Setelah mereka berhasil berdiri. Merefleksikan kualitas keberagaman dalam kehidupan sehari-hari.8. .00-24. Solo April 15. Titanic (kapal tenggelam) April 15. Apabila berhasil. seakan akan mereka berada dia atas sebuah kapal yang akan tenggelam. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dari nama game nya sudah kelihatan solo = sendirian. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah Berfikir kreatif 9. Kelompok yang mampu berdiri di atas kain yang terkecil adalah pemenangnya. Kemudian menuliskan semua pertanyaan berdasarkan daftar pertanyaan yang dibuat mencakup : Visi kehidupan. maka instruktur outbound menghitung satu sampai lima hitungan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua anggota tim diminta untuk berdiri di atas kain. kain dilipat menjadi lebih kecil. Melihat kekuatan diri yang dimiliki. Melihat kelemahan-kelemahan diri dan menyusun langkah-langkah untuk memperbaikinya.00. Jadi semua peserta dibuat berpencar satu dengan lainnya. diperlukan pengorbanan Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan kelompok. Teaching point : • • • • • Membangun kebersamaan Menunjukkan untuk kesuksesan tim. visi keluarga dan visi organisasi. Tidak ada bagian dari kaki berdiri diluar kain. duduk/tidur menyendiri selama sekitar 2 jam antara pukul 22.

Apa kunci keberhasilan mereka ? 4. Berani mengambil keputusan . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan outbound training permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. 2. 6. Kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan hari ualng tahun mereka atau berdasarkan tinggi badan. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran Pemaknaan dalam program outbound permainan ini adalah : 1.snappling. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? 3. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah : 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua peserta diminta berdiri di atas papan. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? 2. 4. Mengembangkan cara berkomunikasi yang efektif Melatih untuk berinovasi Aplikasi praktis dalam proses pemecahan masalah Kepemimpinan bersama 11. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. webbing dan helm. Meningkatkan rasa percaya diri 10. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. 5.karmentel. Birthday Line Up April 15. Alat bantu dalam out bound training permainan ini meliputi bambu. Mereka tidak boleh berbicara dalam menyusun barisan itu.kong. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? 5. 3. Jembatan birma April 15. Teaching point : • • • • • Melatih konsentrasi pada tugas.Teaching point : • • • • Membangun visi kehidupan memahami kelemahan-kelemahan diri melihat diri dan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. Melatih Kepercayaan diri 6.

Tujuan permainan ini adalah :   Melatih peserta untuk cepat mengambil keputusan Melatih keberanian Merubah pola piker Memberi pengalaman baru pada peserta outbound   Hal yang harus diperhatikan : Masalah keamanan  Masalah pengalaman intruktur outbound  Games ini beresiko tinggi. safety yang memadai dan juga tenaga operator maupun instruktur yang mempunyai pengalaman yang cukup untuk memainkan games ini. Harnes. Helm. Carabiner. Cara mainnya sederhana. Sepertinya tidak lengkap bila tidak ada Flying fox. dll. Flying Fox April 15. Game ini sendiri termasuk dalam kategori High Impact. Setiap peserta training outbound disuruh untuk meluncur dari ketinggian melalui tali/sling yang teah disediakan. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan ini adalah : Carmantel. Sling Baja. sehingga diharapkan untuk tidak melakukan cobacoba/bereksperimen hal yang tidak perlu  .12. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dalam sebuah kegiatan outbound training. Pulley. sehingga dibutuhkan peralatan yang memadai.

Bambu ukuran 1.2 m. Apabila ada peserta outbound yang menyentuh tanah. Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi dalam 2 atau 3 kelompok.13. Peralatan yang dibutuhkan diantaranya adalah : Tali Carmantel.5 m. maka seluruh anggota groupnya harus kembali kedalam pulau. Masing2 kelompok diberikan satu buah bambu. dan dimulai lagi dari awal. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Tali rafiah dibuat melingkari pohon membentuk seperti sebuah pulau. Tali rafiah. Volley Ballon April 15. Tali carmantel diikatkan pada sebuah pohon/penyangga setinggi 1. Tujuan permainan?      Melatih kekompakan team Melatih personal untuk cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Melatih kesabaran Melatih kekuatan fisik peserta outbound 14. Kemudian dibuat garis lurus pembatas seolah-olah seperti sebuah pantai. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Escape From The Island April 15. Peserta outbound diminta untuk menyeberangi pulau menuju pantai tanpa menyentuh tanah (dalam hal ini berfungsi sebagai laut). Pemenangnya adalah team yang berhasil keluar dari pulau semua terlebih dahulu.

Masing-masing peserta diminta untuk menuliskan namanya masing-masing pada kertas kecil yang sudah disediakan. Team dengan nilai point terbanyak adalah pemenangnya. Kemudian kertas tersebut digulung dandi aduk/diacak. Teaching point : • • • • Melatih kekompakan team Mengetahui kelebihan dan kekurangan teman Kerjasama Kecerdasan mengatur strategi 15. dan webbing atau tali dibuat melingkar berdiameter kurang lebih 1meter.Cara permainan : Peserta outbound dibuat menjadi beberapa kelompok. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah : Balon yang diisi air. Penuh dengan keceriaan dan tawa. Peserta outbound melempar balon dengan menggunakan kain pelempar yang dipegang oleh 4 orang. paling ideal masing-masing team berjumlah 16 orang. kain pembatas. kemudian melempar lagi seperti semula. Kemudian instruktur outbound menyebar kertas yang berisi nama seluruh peserta outbound di lapangan/area outbound. selain itu memiliki makna yang dalam. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah :Kertas yang di potong ukuran 10×5 cm. Hunter My Name April 15.Games outbound ini termasuk dalam kategori Fun game. 3 atau 4 anggota kelompok ditutup matanya. Seluruh peserta diminta untuk mencari namanya masing2 dalam waktu yang teah ditentukan oleh instruktur outbound. Tali rafiah dibuat berbentuk kotak seperti lapangan volley mini dan kain pembatas dibuat sebagai net. Peserta dilarang keluar lingkaran group dalam mencari nama mereka. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Masing-masing peserta diminta untuk memegang ujung kain. Berfikir kreatif dan inovatif . Cara permainannya adalah : Peserta outbound dibagi dalam dua team. tali rafiah dan kain untuk melempar balon berukuran 1×1 m. Pulpen. Teaching point : • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk kedalam webbing/tali yang sudah disediaka n instruktur. Satu kain pelempar untuk 4 orang. Team lawan bertugas menangkap balon dengan kain.

instruktur menyuruh peserta outbound berkumpul dan menjelaskan bahwa tandu yang mereka buat belum tentu mereka yang memakainya. Cara permainan. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Kemudian ketua kelompok naik ke atas tandu dan diangkat oleh seluruh anggota kelompok yang memakai penutup mata. buah lainnya. Berfikir kreatif dan inovatif Siap memimpin dan siap dipimpin Mengetahui bahwa kita mempunyai keterbatasan .16. penutup mata/slayer. Setelah tandu selesai. kecuali ketua kelompoknya. Kelompok yang berhasil mendapatkan buah(harta karun) paling dulu adalah pemenangnya. Teaching point : • • • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Setelah masing-masing kelompok mendapatkan tandu. Seluruh anggota kelompok diminta untuk membuat tandu dengan kreasinya sendiri-sendiri. seluruh anggota kelompok memakai penutup mata/slayer. Peralatan yang dibutuhkan adalah Bambu ukuran 1. Masing-masing kelompok diberikan 4 buah bambu dan 2 buah tali.8 m. Mencari Harta Karun April 15. 4 buah. buah jeruk.buah salak. Tali atau webbing. Ketua kelompok memerintahkan anak buahnya untuk menuju lokasi harta karun (buah) yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Buah diikat pada seutas tali kemudian digantung pada ketinggian sekitar 3meter. Kemudian instruktur outbound mengundi tandu untuk menentukan siapa memakai tandu siapa.

Seluruh peserta outbound diminta untuk memegang ujung tali. Kayu/bambu yang ujungnya diset sedemikian rupa sehingga berlubang dan bisa dipakai untuk menaruh bola c. Peserta mulai berjalan menuju garis finish. Tali rafiah Persiapan alat : Tambang plastik dipotong berukuran 1. maka game harus diulangi kembali mulai dari garis start kembali. Teaching point : Kerjasama kelompok/team Melatih Konsentrasi Mengatur ritme kerja Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman . Bola Plastik d.5 m. Tambang plastik b.17. Kelompok harus bisa menstabilkan kayu. Seluruh peserta menuju garis start. Kelompok pemenang adalah yang mencapai garis finish terlebih dahulu tanpa membuat bolanya jatuh. Cara permainan/ gamesnya : Instruktur outbound membagi peserta dalam beberapa kelompok yang terdiri antara 8-10 orang. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah : a. Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk mengambil satu buah kayu yang sudah diikatkan tambang plastik dan satu buah bola plastik. kemudian bola ditaruh di atas kayu. Time Bomb April 16. Masing-masing kayu memiliki 8-10 ujung tambang plastik. bola tersebut tidak jatuh. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Apabila bolanya jatuh. setiap orang mendapat satu utas tali. Instruktur outbound menyiapkan garis start dan finish menggunakan tali rafiah. sehingga apabila bola plastik ditaruh di atas kayu. kemudian diikatkan pada kayu.

Setiap anggota team harus melewati sarang labalaba tersebut. Air Bridge (jembatan udara) April 16. Kaitkan dengan manajemen kualitas kerja? Tonggak/pohon Tali Helm 19. Sarang laba-laba tersebut harus memiliki lobang yang besarnya cukup untuk setiap peserta. Yang mereka lakukan biasanya adalah kerja intra team mereka sendiri. Debriefing : Seringkali peserta tidak melakukan kerjasama antar team. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi . Perlengkapan : • • • Cara permainan: Fasilitator harus menyiapkan sarang laba-laba diantara dua tonggak/pohon. Kalau hal itu terjadi.18. semua peserta harus ulang lagi dari awal. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : o Sinergi antar team dan intra team o Mengembangkan komunikasi yang efektif o Mengembangkan strategi bersama o Membangun kepercayaan diri anggota team o Melatih proses pemecahan masalah o Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota o Memahamani saling ketergantungan antar sesama. Spider`s Web April 16. Kalau menyentuh tali. tanyakan mengapa mereka tidak mau bekerja sama? Tanyakan. apa hubungan permainan ini dengan pekerjaan di tempat kerja? Konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus kembali.

Crocodille River April 16. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh.Tantangan terberat adalah memindahkan . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Perlengkapan : Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. maka game dimulai lagi dari awal. Seluruh anggota kelompok berada di atas papan. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 20.Perlengkapan : - Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Separuh anggota yang lain bertugas menggeser bangku untuk track jembatan berikutnya. Separuh anggota kelompok berdiri di atas papan yang ditaruh diatas bangku. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat.

membosankan) Bambu ukuran 3. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. Bila dalam percobaan tidak safe. menantang. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 21. tanpa turun dari papan/tanpa menyentuh tanah. menarik. 8 buah Empat buah drum plastik Tali /webbing Tali plastik Gergaji Palu Meteran Selembar kertas manila dan spidol untuk perencanaan Pelampung Helm Dayung . Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Menyusun perencanaan yang strategik Mengimplementasikan perencanaan strategik Kerjasama antar kelompok kerja dalam satu sinergi Komunikasi yang efektif Leadership Kemampuan mengalokasikan sumber daya Kemampuan mengatasi ketakutan akan tenggelam Perlengkapan yang diperlukan : Instruksi : Tim anda ditugaskan untuk membangun sebuah rakit yang akan digunakan untuk menyeberangkan anggota team kesuatu tujuan dengan selamat.papan dan bangku. maka game dimulai lagi dari awal. maka team harus membangun rakit ulang agar safe.5 meter. Tim diberi waktu 15 menit untuk merencanakan rakit. melelahkan. Debriefing : Arahkan keluaran peserta untuk dapat mengungkapkan bagaimana perasaan masing-masing peserta dengan kegiatan tersebut (takut. Tim diberi kesempatan untuk mencoba rakitnya sebelum digunakan untuk menyeberang. Bangun Rakit April 16. 4 buah Bambu ukuran 3 meter.

22. dimulai dari 2 orang lagi dengan duduk saling membelakangi.4 hingga seluruh team yang ada berdiri bersama berbarengan. perencanaan. Debriefing : Faktor penunjang keberhasilan? Perasaan setelah berhasil? Implikasi ke tempat kerja? . Apabila berhasil.3. tangan tidak usah berpegangan. Mereka dipersilahkan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. Perencanaan strategik Pergeseran paradigma kerja.Arahkan keluaran peserta pada bagaimana proses pembuatan/penyusunan rakit (mulai observasi. Cara permainan : Permainan dimulai dengan sepasang anggota team duduk berhadap-hadapan. pengorganisasian. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama. Kemudian tantangan diubah. pelaksanaan serta pengawasannya) Arahkan kepada peserta tentang siapa berperan sebagai apa. Ujung kaki saling dikaitkan dan tangan berpegangan. All Stand Up April 16. Kemudian dilanjutkan hingga berdiri seluruh team nya. Peserta diminta berdiri dengan bantuan punggung temannya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja Memecah kebekuan (ice Breaking) dengan saling bersentuhan fisik Memahami bahwa kekurangan anggota team ( terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja team. maka jumlahnya ditambah menjadi 2.

Hollahop ditaruh di ujung kanan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami perubahan lingkungan bisnis terhadap strategi organisasi. hollahop ditaruh di sebelah kanan. Apabila sudah maka tantangan berikutnya adalah. Tujuan : • • • • Melatih kerjasama team Mengetahui kecerdasan peserta Sebagai game pemecah kebekuan Berfikir kreatif dan inovatif 24. kemudian peserta outbound diminta untuk memindahkan hollahop tersebut ke sebelah kiri tanpa memutus pegangan tangan. Kemudian tantangan di ubah dengan menggunakan tali.23. tali. Frantic Balloon April 21. webbing ditaruh disebelah kiri. Hollahop Berpindah April 16. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Kategori game ini adalah termasuk low game dan biasa digunakan untuk game pemecah kebekuan (Ice Breaking). Alat : Hollahop. kemudian dengan menggunakan webbing. webbing Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok besar. Kemudian insruktur outbound memerintahkan seluruh anggota kelompok berpegangan tangan sehingga membentuk garis lurus. Kemudian peserta diminta memindahkan benda tersebut ke sisi yang berseberangan secara bersamaan. Berubahnya lingkungan bisnis menuntut perubahan strategi Menyusun perencanaan strategik Mengimplementasikan rencana yang disusun Kerjasama dalam kelompok .

tim dipersilahkan untuk mencoba lagi dan diberi waktu untuk membuat perencanaan srategik lagi. Kalau dihubungkan dengan dunia kerja dan kehidupan organisasi apa arti permainan tersebut. Selanjutnya peserta diminta untuk melempar sebuah bola kepeserta lain dengan menyebutkan namanya sendiri dan nama orang yang diberi bola. Semua peserta outbound training akan melambungkan bola tersebut ke angkasa dengan menepuknya dari bawah ke atas. Tolok ukur sukses adalah berapa banyak balon yang dapat ditangkap dan tidak pecah dalam kurun waktu 10 menit. Selanjutnya orang yang diberi bola juga menyebut namanya dan memberikan kepada orang lain sambil menyebut nama orang lain. hal yang sama dilakukan secara bergantian pada peserta lainnya. Setelah percobaan pertama. Tim diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat perencanaan strategik. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching point : • • • • Fokus pada pekerjaan Sensitivitas terhadap orang lain Pelayanan prima Inovasi Perlengkapan : • • • Tiga buah bola plastik Stopwatch Pluit Cara permainan : Game ini termasuk dalam kategori fun game dan ice breaking. Peserta diberitahu bahwa balon akan ditambah oleh fasilitator dari waktu ke waktu.Lokasi : Dilapangan terbuka kira-kira seperempat lapangan bola Perlengkapan : Balon dalam jumlah 4x jumlah peserta dan stopwatch Cara permainan : Setiap anggota diminta untuk meniup dua buah baloon dengan ukuran cukup besar. Peserta diminta untuk membentuk lingkaran dengan wajah menghadap ketengah dan berhadapan dengan peserta lain. 25. . Debriefing : • • • • Apa yang merupakan teaching pointnya Faktor apa yang menentukan kecepatan kerja Hal-hal yang menjengkelkan di saat kegiatan dan bagaimana mengatasi kejengkelan tersebut. Tolok ukur : Kesuksesan tim dinilai dari berapa banyak kesalahan menyebut nama sendiri dan nama orang lain. Ball Tossing April 21.

apabila tumpah permainan diulang dari awal. Alat bantu yang dapat digunakan hanya berupa tali-tali yang tersedia. Aturan Main : Fasilitator outbound memberikan instruksi : • • • • • Tipe Peserta tidak boleh berbicara satu sama lain. disiplin. bila ada seorang peserta yang menginjak maka permainan harus diulang dari awal lagi. melatih kesabaran. inovasi-kreativitas . komunikasi yang efektif terhadap rekan kerja . 2010 By: yudho Category: Uncategorized Permainan ini biasa dikenal dengan sebutan “masukkan air ke dalam botol” Alat yang dibutuhkan : Permainan : Tim harus memindahkan cairan beracun dari satu container (diwakili oleh botol) ke container yang lain. Tidak boleh memasuki area radiasi.Jumlah bola jatuh Debriefing : • • Menanyakan pengalaman individu dari permainan Perilaku peserta yang mendukung dan menghambat kesuksesan tim 26. Setiap botol dibeli tali minimal 10 buah botol air mineral ditaruh tegak di atas tanah dengan tutup terbuka : Strategic Game Target : team work dalam mencapai target. Cairan tidak boleh tumpah. mengetahui kekurangan dan kelebihan rekan kerja. TOXIC WASTE April 21. Botol air mineral yang diberi tali. Dianggap selesai bila tali-tali yang dipergunakan kembali keluar lingkaran.

dengan saling menyilang dengan pasangannya Permainan : Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya. Saling pengertian Mau tau kunci dari permainan ini? sepertinya anda harus menghubungi manajemen outbound malang di marketing@outboundmalang.com . ALMOST INFINITE CIRCLE April 21.27. Kemudian setiap orang mengikatkan tali rafiah dipergelangan tangannya. Stopwatch Persiapan : Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta outbound untuk berpasangan dua-dua. Masing-masing peserta outbound training mendapatkan satu buah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Peralatan yang dibutuhkan : Tali rafiah yang dipotong sepanjang 80cm. Aturan Main : • • Tidak boleh memotong tali. dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang. Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan Teaching point : • • • • Problem solving Melatih kesabaran’ Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain.

maka semua harus berpindah dan berganti peran. ANGIN. minta mereka untuk mencari kelompok / posisi yang ada di seberangnya pada saat melakukan perpindahan. Pendahuluan dan Persiapan Permainan dapat dilakukan di ruangan yang cukup besar atau pun di halaman. Panjangnya disesuaikan dengan jumlah group yang bermain 2. tanpa boleh melepas pegangan tangannya. Variasi Untuk lebih meriah. Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita. Game Arung Jeram March 22. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan pelaksanaan : Kerjasama team/regu Kekompakan regu Saling membantu antara yang kuat dan yang lemah Menetapkan strategi manajemen secara tepat dan bersama-sama Menempatkan diri dengan tepat saat bertindak /saat menjalankan tugas. 29. dengan jumlah peserta tidak terbatas. kemudian secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 3 orang. sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak mempunyai kelompok. atau 31…dst. Kedua ujung tali harus diikat dengan kuat . Tupai dan Pemburu March 21. o Jika disebut kata ANGIN. lebih baik dengan jumlah kelipatan 3 plus 1. dan BADAI. Peralatan yang dibutuhkan : 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori ice breaking. boleh jadi tupai atau pohon dan sebaliknya. berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan. o Namun jika yang disebut adalah BADAI. maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain. Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan. 22.28. di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU. dan jenisnya fun games. seperti pada permainan “ular naga panjangnya”. Misalnya 13. o Jika disebut kata PEMBURU. dan diteruskan hingga beberapa kali Pada saat berpindah. Dari 3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan jongkok/merunduk. Tali besar (berdiameter 4-5 cm/seukuran tali perahu/bisa juga menggunakan webbing. jadi berpindah ke kelompok lainnya. secepatnya. maka yang berpindah adalah pohon.Pohon tetap diam di tempat. 16. mencari tupai yang lain. Instruksi dan petunjuk permainan • • • • • • Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran. orang yang bercerita harus ikut segera mencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong.

Bila dalam permainan berlangsung. maka semakin baik. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • Menjalin kerjasama dan toleransi antar anggota Belajar menerima dan siap kapan pun harus bisa memberi kesempatan kepada orang lain Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan. Stik Goyang March 23. jumlah tali disesuaikan dengan jumlah peserta.5m-1m. sedangkan yang paling belakang bertindak sebagai ekornya. kemudian berusaha duduk bersamaan kembaliDiusahakan jangan ada peserta yang jatuh 30. jarak anggota regu 0. Pegangan tidak boleh lepas selama permainan berlangsung Kepala kalajengking harus berusaha memegang ekor lawan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : Kerjasama antar anggota maupun tim Mengatur strategi Kekompakan dalam satu team work Mengenali kekuatan/kemampuan team nya dan kemampuan team lawan. Pemenang adalah yang lebih dahulu memegang ekor lawan. Cara permainan : Tiap tim/regu terdiri dari 10-15 orang Setiap tim berdiri berbaris dan berpegangan pada pinggang orang yang ada didepannya Anggota yang paling depan bertindak sebagai kepala kalajengking. apabila ada tim yang pegangannya lepas. Panjang tali sekitar 3 meter Tongkat/bambu yang panjangnya sekitar 2-3 meter Aneka halang rintangan Cara permainan : . Jika jarak semakin rapat.Cara permainan : • • Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur (selonjor) ke dalam lingkaran Kedua tangan tiap anggota regu memegang tali. maka team tersebut dinyatakan kalah Ulangi 2-3 kali sampai benar-benar ada pemenangnya 31. Alat yang dibutuhkan untuk permainan ini : • • • Tali. Scorpion March 22. • Setiap anggota regu berusaha berdiri secara bersamaan. • Saat berdiri kedua kaki/lutut tidak boleh ditekuk (harus tetap lurus) • Setelah dapat berdiri bersamaan.

The Opposite March 23. sehingga bisa mencapai tujuan Bagian terakhir adalah memasukkan bola kedalam ember plastik Saat bola meluncur tidak boleh tersentuh tangan/jari Bola bergerak hanya melalui satu jalur (bambu) Bila bola jatuh. Peserta dibagi dalam 3-4 kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. maka harus dimulai dari awal (start) 33. 2. Alat : • • Kerjasama team Pembagian tugas (manajemen) Mengatur diri dan waktu untuk bertindak dan memberikan kesempatan Mengatur strategi bermain bersama-sama Bola kecil. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. masing-masing regu satu buah Bambu/pipa plastik yang telah dibelah dua. Jika memungkinkan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. minta mereka memeluk rekan yang ada didepannya masing-masing. semakin bagus Seluruh peserta berusaha mengatur gerak bola yang meluncur di dalam bambu. Instruksi dan petunjuk permainan • • • Setiap kelompok diminta membentuk barisan ke belakang seperti kereta.• • • • • • Tiap anggota tim berhak memegang seutas tali. 3. sepanjang 50cm. Kemudian kita beri aba-aba untuk mereka secara bersama-sama bergerak ke kiri atau ke kanan atau ke depan ke belakang sesuai instruksi. . Masing-masing orang 1 buah. 32. 4. Tim pemenang adalah yang mencapai finish lebih dahulu tanpa membuat tongkat jatuh Apabila tongkat jatuh maka harus mulai lagi dari start. boleh diseblah kanan. dimana tali dalam keadaan kondisi kencang Tim menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas. Cara permainan : • • • • • • • Tiap anggota regu memegang 1 buah bambu yang sudah dibelah Tetapkan jarak tempuh estafet (10-15 meter). boleh disebelah kiri Letakkan tongkat di tengah tarikan utas tali. Semakin jauh jaraknya. dengan tangan memegang bahu atau pinggang kawan yang ada di depannya.Ball Estafet March 23.

maka kemudian mereka harus melakukan gerakan yang berlawanan dengan instruksi yang diberikan. Water Estafet March 23. Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. 34. tanpa boleh barisannya putus atau rusak. sedangkan peserta paling belakang bertugas menuang air ke dalam botol Gelas yang telah berisi air secara estafet diberikan kepada rekan dibelakangnya melalui kepala Lubang gelas hanya boleh ditutup oleh jari tangan saja Menggunakan batas waktu tertentu Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu adalah pemenangnya . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • • Kerjasama team Mengatur cara kerja yang efektif Pembagian tugas/menempatkan personel dengan tepat Kekompakan antar anggota team Peralatan yang dibutuhkan : • • • Ember berisi air Gelas plastik yang bagian bawahnya diberi lubang Sebuah botol plastik Cara permainan • • • • • • Peserta duduk dalam posisi berbanjar Peserta outbound paling depan bertugas mengambil air. kita dapat memberi instruksi dengan ditambahkan gerakan tangan atau kita melompat juga sambil memberi instruksi. Larangan dan hukuman • • • Barisannya tidak boleh putus atau rusak. Minta mereka untuk tidak bersuara (yang dapat dijadikan “alat bantu komando”) pada saat melakukan gerakan. yaitu yang tidak pernah melakukan kesalahan Variasi • • Untuk mendistorsi. Setelah beberapa kali mencoba ke arah yang sesuai dengan instruksi.• • Peserta harus bergerak dengan cara melompat bersama. Bagi kelompok yang salah atau ada anggota kelompoknya salah melakukan pergerakan maka kelompok tersebut harus gugur Target • Permainan terus dilanjutkan hingga didapat pemenang.

Tidak diperkenankan melepas baju 9. Kerjasama kelompok Alat yang harus disiapkan : 1. tali sepatu. Regu pemenang adalah yang membuat deretan yang terpanjang 36. 2. Mengatur strategi dan kreativitas 3. ikat pinggang. Melatih kecermatan dalam menggunakan strategi 2. Peserta melakukan permainan ini secara estafet. 3. Jadi anggota kelompok harus berjajar dengan jarak 10-15 m 3. Kelompok yang menang adalah kelompok yang sampai ke garis finish . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. dll) 8. 7. 5. Begitu seterusnya sampai finish Aturan : 1. Permainan ini dilakukan secara kelompok 2. badan. Kereta Terpanjang March 24. 4. Balon (ditiup sebelum permainan dimulai) Cara permainan/games : 1. Piring 2. Menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki Aturan permainan/games outbound : 1. Kerjasama antar anggota dan team 2. Peserta tiap-tiap kelompok outbound terdiri dari 8-10 orang Seluruh peserta sebaiknya menggunakan celana panjang Gunakan lokasi/tempat yang tidak becek Dilakukan serentak dan terdiri dari beberapa regu Tiap regu memiliki jumlah yang sama Tiap regu berusaha keras membuat timnya menjadi regu dengan deretan paling panjang Peserta boleh menggunakan apa saja yang saat itu dibawa sebagai penyambung (dompet. kartu. Melatih kesabaran 3. Peserta pertama membawa balon dari garis start menuju ke peserta kedua. Piring Keseimbangan March 24. kemudian peserta kedua ke peserta ketiga. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan/games : 1. 6.35. Bola harus selalu berada di dalam piring selama peserta berjalan 2.

3. Bola plastik sebanyak mungkin dengan berbagai ukuran Tali/ rafiah untuk daerah pembatas bagi peserta Dua kantong plastik besar untuk tempat bola Penghalang (kain) Cara permainan : 1. Instruktur dan fasilitator melemparkan bola dari balik penghalang. Bola yang tidak tertangkap tidak boleh diambil peserta 3. Meteor Garden March 24. Setelah bola ditangkap. 2. Peserta tidak boleh keluar dari garis pembatas selama menangkap bola 2. 4. langsung dimasukkan kedalam kantong plastik yang telah disediakan Aturan : 1. agar peserta kesulitan menangkapnya 4. 3. . 4. dan peserta harus dapat menangkap bola. Lemparan bola dilakukan dengan cepat dan tidak beraturan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Meningkatkan kekompakan kelompok Kecermatan Kecepatan Bertindak cepat Bisa mengatur strategi Alat yang digunakan : 1. Jumlah anggota kelompok antara 10-15 orang 2. 5. Permainan meteor garden dimainkan secara kelompok. 2. tetapi harus tetap berada di garis pembatas yang berbentuk persegi 3.37. Kelompok yang paling banyak menangkap bola adalah pemenangnya.

tanpa melepas tangan. Menara Manusia March 24. Permainan dilakukan berkelompok dengan jumlah anggota kelompok 6-10 orang 2. Kemudian semua peserta harus bergandengan tangan dengan cara : tangan kanan kepada teman si A. Tugas kelompok adalah harus mengurai tangan yang asalnya tak beraturan (kusut) menjadi terurai. Melatih kerjasama team 2. Meningkatkan kekompakan team 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Tim yang mampu mengurai paling cepat adalah pemenangnya. 5. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan adalah : 1. Team yang tangannya terlepas dinyatakan gagal (diskualifikasi) 6. 2. Melatih kerjasama tim Melatih kekompakan tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Menumbuhkan sikap rela berkorban demi kesuksesan bersama Mengembangkan strategi untuk tercapainya tujuan Cara permainan : . 39.Mengurai Benang Kusut March 24. Jadi kedua tangan tidak boleh berpegangan kepada orang yang sama 4. Mengatur strategi dalam menghadapi masalah Alat yang dibutuhkan : Tidak ada Cara permainan : 1. 4. Instruktur memerintahkan masing-masing kelompok untuk untuk membentuk lingkaran 3. 5. 3. tangan kiri kepada teman si B.38.

Anda mulai aktifitas ini dengan mengatakan: “Setiap orang yang me-makai sepatu berwarna coklat pindah 5 kali ke samping kanan. Permainan ini dilakukan dalam kelompok besar 2. 6. Bermain strategi 3. 5.” Tentu saja. maka perintahnya begini:”Setiap orang yang jadi guru Sekolah Minggu. Biarkan mereka yang mengatur diri mereka sendiri. 41. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini cocok dimainkan di dalam ruangan sebagai game pemecah kebekuan (ice breaking). 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Permainan ini dikutip dari serial “Permainan Asyik”. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok Tugas kelompok adalah membuat menara manusia setinggi-tingginya Peserta dibebaskan membuat strategi apapun untuk membuat menara tersebut Peserta tidak diperkenankan menggunakan alat bantu apapun Waktu permainan dibatasi 10-20 menit Kelompok dengan menara tertinggi adalah pemenangnya 40. Tentu saja masih ada orang yang menempati kursi itu. Seorang peserta sebagai relawan berada di tengah. Setelah itu ia menghampiri kursi itu. Do You Love Me? March 25. lalu bertanya kepada peserta lain. dan setiap peserta mempunyai posisi sendirisendiri dengan diberi tanda sepatu atau kertas tebal 3. Cara permaiannya adalah sebagai berikut : Semua peserta diminta duduk melingkar. penerbit Andi dan penerbit Metanoia.” Peserta pelatihan yang sesuai dengan kriteria itu menghitung orang di samping kanan sampai orang kelima.1. Melatih kejujuran Alat : Sepatu atau kertas tebal sebagai tanda Cara permainan : 1. kadangkala ada lebih dari satu orang yang sesuai dengan kriteria itu. 2. 3. “apakah kamu mencintaiku?” Para peserta lain bebas menjawab “ya” atau “tidak . Seluruh peserta membentuk satu lingkaran besar. 4. Caranya dengan memberi perintah sesuai dengan kriteria orang tersebut. Namun Anda tidak perlu campur tangan. Acara menjadi sedikit kacau. Pindah Kursi March 24. Melatih menemukan kesamaan 2. pindah ke samping kiri 3 kali. Di sinilah serunya aktifitas ini. Akibatnya mereka akan berebutan memberi perintah. Karena itu dia harus menyuruh penghuninya pergi. Misalnya dia adalah guru sekolah minggu.

Apabila mengatakan “ya”. Peserta yang terkena peluru air. Peserta yang tidak mendapatkan posisi dalam lingkaran. Water War March 25. 2. ketahanan dan keberanian dalam memainkan games ini. 3. sebagai pimpinan perang. Masing-masing peserta outbound dibekali peluru/amunisi berupa air yang dibungkus dalam plastik gula (plastik kiloan). Peserta outbound diperkenankan mengatur strategi sendiri untuk melumpuhkan lawan 6. Relawan tersebut berusaha merebut posisi dalam barisan 5. Peserta outbound training dibagi dalam dua kelompok besar. Game ini sangat bagus bila dimainkan malam hari. 6. Paling cocok apabila dimainkan di Malam hari dengan area hutan yang agak luas Cara Permainan : 1. masing-masing peserta mendapat 10 peluru. maka ia harus memberi alasan. maka seluruh peserta harus pindah tempat dari posisi awal keposisi yang lain. Dibutuhkan kekuatan fisik. Peserta yang tidak mengenakan sepatu warna hitam tetap pada posisinya. Apabila peserta yang ditanya menjawab “tidak”. peserta tidak boleh merebut peserta lain yang telah mendapatkan posisi 42. . Maka seluruh peserta yang memakai sepatu hitam harus mencari posisi (tempat) lain dengan cara berpindah tempat. 5. Kemudian kedua kelompok dipisahkan dengan jarak minimal 100 m. 4.4. dianggap mati dan harus keluar dari permainan 7. Misalnya “ karena saya mencintai orang yang memakai sepatu hitam”. 7. Kedua kelompok besar tersebut kemudian diperintahkan untuk menunjuk seorang jenderal. Dan relawan tersebut juga berusaha merebut barisan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Kejujuran peserta Kekompakan peserta Keberanian peserta Kemampuan peserta outbound dalam mengatur strategi Ketahanan peserta dalam menghadapi situasi yang tertekan Game ini tergolong dalam kategori middle impact. 8. Kelompok yang berhasil membunuh jenderal lawan adalah pemenangnya. menggantikan relawan tersebut. Peserta harus jujur apabila menemukan kesamaan dalam dirinya 9. Dalam berebut posisi. 8.

Cocok digunakan untuk pelatihan indoor maupun dalam kegiatan outdoor training Alat yang diperlukan hanyalan 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda-beda warna diantara kelompokkelompok yang ada. Target peserta pelatihan Pemenangnya adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. Bangun Kastil March 25. Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. Variasi • • Sebagai variasi. Biasanya dinamika dalam interkasi antar kelompok menjadi lebih menarik. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat juga dijadikan alat “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games ini diperlukan perencanaan dan strategi serta paembagian tugas. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator. tergantung jumlah sedotan yang akan diberikan kepada kelompok. Komunikasi dan insiatif juga dapat diamati dalam games ini. bisa 15-30 menit. Cara permainan • • Berbekal sedotan yang ada. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan. Fasilitator mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal-hal penting untuk didiskusikan dalam debrief.43. Alat yang dibutuhkan: • 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang . untuk membuat bangunannya lebih indah. Yang tidak boleh dilakukan adalah : Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain. dan mereka diijinkan untuk saling barter.

Ujung atas bambu diikat dengan tali rafiah/tambang plastik. untuk masing-masing kelompok 2. masing-masing kelompok dua buah Tali rafiah/tambang plastik kecil Cara permainan : 1. Teaching point : Kekompakan team Team work/kerjasama yang bagus. 6. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game outbound ini termasuk dalam kategori middle games. Kelompok outbound diberi waktu 10 menit untuk berdiskusi menentukan cara terbaik untuk memindahkan ring tersebut. Dibutuhkan kekuatan. 3. Peralatan yang dibutuhkan : Ring berdiameter 15-20 cm. artinya kelompok harus memindahkan satu demi satu ring tersebut sampai habis 7. Ring yang dipindahkan tidak boleh sekaligus. 2 buah Bambu 3 meter didirikan dengan jarak kurang lebih 10 meter. 10 buah ring dimasukkan kedalam bambu. Ring Berpindah March 28. kecerdasan. dan kecepatan untuk memainkan games ring berpindah. dihubungkan dengan bambu pasangannya. Kelompok yang berhasil memindahkan ring tercepar adalah pemenangnya. Tugas kelompok adalah memindahkan ring dari satu bambu ke bambu yang lain tanpa menyentuh tali. Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Kesabaran Kepedulian terhadap sesama .44. Instruktur memerintahkan peserta outbound training untuk berdiri di masing-masing bambu yang telah disediakan 5. 8. masing-masing kelompok 10 buah Tongkat bambu berukuran 3m.

kolam renang. This Is My Chair March 28. dengan jumlah kelompok sebaiknya 10 orang 2. sungai. (masing-masing peserta mendapatkan satu buah) Ember kecil Ember besar Lokasi permainan harus dekat dengan sumber air (laut. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : Mengatur strategi Kerjasama/team work Membangun kekompakan team (team building) Alat yang dibutuhkan : Pipa air minimal ukuran 1 dim dengan panjang 1 meter. jarak kursi dengan peserta 6-10 meter 3. Peserta membentuk lingkaran dan ditengah-tengahnya diletakkan 9 kursi. 4. Masing-masing peserta outbound dibuat berkelompok dengan anggota kelompok sekitar 8-10 orang 2. Peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak boleh minta kepada peserta lain. yang jumlah kurang dari peserta outbound dalam satu kelompok Cara Permainan : 1. danau. kolam. Mengatur strategi 3. Seluruh anggota kelompok bertugas memegang pipa.45. dll) Cara permainan/pelaksanaan: 1. Pipa Air March 28. Pada akhirnya pasti terdapat 1 peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk. Permainan ini dilakukan berkelompok. kecuali satu orang yang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. Berpikir dan bergerak cepat 2. Setelah aba-aba (peluit atau yang lainnya). Melatih konsentrasi Alat : Kursi. untuk 9 peserta. Peserta tidak boleh bergerak mendahului aba-aba 8. Selanjutnya kursi dikurangi satu. 5. . 46. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan games outbound ini : 1. Begitu seterusnya sampai tinggal 1 kursi dan 2 peserta 6. Maka peserta tersebut harus mundur dari permainan. peserta dengan berebut berusaha untuk duduk pada kursi yang telah disediakan. Peserta tidak boleh mendorong peserta lain dengan keras sampai menimbulkan luka fisik 7.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori fun games. artinya seluruh peserta membentuk kelompok. Melatih konsentrasi peserta outbound training Termasuk dalam kategori Low Impact Melatih team work yang solid dalam team Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Alat yang dibutuhkan . 4. sedangkan 5 orang berada di luar lingkaran 4. kecuali yang bertugas menuang dan mengambil air. 3. Fun dan penuh dengan keceriaan. Kelompok dengan air terbanyak adalah pemenangnya. 6. 5. Instruktur outbound memberikan aturan permainan dalam keadaan peserta posisi lingkaran besar. Ball Train March 28. Bila instruktur berkata “5” dan “3” artinya seluruh peserta membentuk kelompok dengan 5 orang berada di dalam lingkaran. 1. 2 orang berada di dalam lingkaran. Cara permainan : 1. Untuk membuat game lebih menarik. 3. Mutiara Dalam Kerang March 28. 2.3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. 2. Peserta yang tidak mendapatkan kelompok harus keluar dari permainan untuk mendapatkan hukuman ala outbound. 47. Peserta yang paling depan bertugas menuangkan air ke dalam ember Peraturan : Permainan ini hanya diberikan waktu maksimal 5 menit. Peserta outbound harus berusaha mengalirkan air dengan menggunakan pipa yang diletakkan di atas pundak. permainan dapat dilakukan yang kedua kali dengan seluruh peserta matanya tertutup. Bila instruktur berkata “2” dan “5’. Peserta yang paling belakang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. sedangkan 3 orang berada di luar lingkaran. Peserta yang lain sambungmenyambung berusaha mengalirkan air ke peserta di depannya tanpa menumpahkan ait di tengah jalan 5. Melatih peserta outbound training untuk memiliki komunikasi yang efektif 48. Pertama-tama peserta outbound dibuat dalam suatu lingkaran besar. Sangat cocok sebagai ice breaking (game untuk memecah kebekuan peserta outbound). 4. Games ini dapat digunakan untuk mencari kelompok secara acak Tujuan permainan : 1. Melatih peserta outbound training untuk cepat dalam bertindak 2.

Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta untuk berbaris berbanjar 1 di masing-masing kelompoknya. 4. 4. . Permainan dilakukan berkelompok. Gunting Kantong plastik TELOR Tali rafiah Kardus mie instant Bambu. Apabila jatuh. 2. Bola plastik (sejumlah peserta). Goal dari games ini adalah peserta menjatuhkan telur hingga menyentuh tanah tanpa membuat telur tersebut pecah. Telur digantung dengan ketinggian kurang lebih 1. CATATAN : Telur harus MENYENTUH TANAH 6. 3. Peserta outbound berjalan menuju garis finish yang telah ditentukan oleh instruktur outbound (jaraknya kurang lebih 30 m dari start) 5. 3. harus kembali lagi dari start. Cara permainan : 1. 6. 2. bambu 4 buah. 5. 2. 4.5 m dari tanah 3. 5. Antara peserta yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh bola plastik yang ditempelkan di punggung peserta yang di depan dan diperut peserta yang dibelakangnya. asalkan ketika telur digunting dan jatuh di bangunan/semacam penadah tersebut. bola tidak boleh jatuh. Membangun kekompakan tim Problem solving’ Melatih daya fikir peserta outbound Belajar memimpin dan belajar dipimpin Cepat mengambil keputusan yang sulit Alat dan bahan yang diperlukan : 1. dengan jumlah kelompok sebaiknya antara 10-12 orang 2. Namanya jadi Ballon Train.1. 4. Pada saat berjalan. Telur Sakti March 28. bagi yang ingin berhemat bola nya bisa diganti dengan Ballon. Seluruh kelompok outbound masing-masing mendapatkan gunting. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 3. kantong plastik. 5. Waktu membuat bangunan dibatasi maksimal 10 menit. kardus mie instant. 7. Peserta outbound diminta untuk membuat suatu bangunan bebas. Peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi selama 5 menit sebelum membuat bangunan 7. Peserta yang telurnya tidak pecah adalah pemenangnya 8. masing-masing kelompok 4 buah yang dipotong berdiameter 3 cm dan panjangnya 80 cm Cara permainan : 1. Kelompok yang sampai garis finish terlebih dahulu adalah pemenangnya 49. telur itu tidak pecah. Peserta tidak boleh menyentuh bola dengan tangannya 6.

Peserta harus konsentrasi mengikuti petunjuk. Kelompok yang berhasil memasukkan pencil terlebih dahulu adalah pemenangnya 51. seluruh peserta berusaha memasukkan pencil ke dalam botol. Alat : 1. Peserta tidak boleh memegang tali. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games outbound ini termasuk kategori fun game. 3. Tali diikatkan pada pinggang peserta. Pencil diikat dengan tali.50. dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang 2. Seluruh peserta matanya ditutup dengan kain penutup kecuali satu peserta. 2. 4. Sangat cocok untuk dipakai ice breaking dan untuk mencari kelompok secara acak. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. 7. My Pencil March 28. 3. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. 2. Seluruh peserta berdiri membelakangi botol. masing-masing peserta mendapat satu buah tali. 5. Pensil Botol Tali Penutup mata Melatih kekompakan Melatih kesabaran Kerjasama tim (team work) Melatih konsentrasi dalam dunia kerja Cara permainan : 1. 6. 4. Find Your Family March 05. Dengan arahan peserta outbound yang tidak ditutup matanya. 4. Tujuan permainannya adalah : Melatih konsentrasi Melatih kekompakan Melatih kesabaran Melatih indra pendengar Melatih daya ingat Alat yang digunakan : Penutup mata (slayer atau yang lainnya) Tali rafiah untuk pembatas .

Tali diikatkan pada pohon-pohon 2. Mampu belajar dari pengalaman yang salah Alat : 1. Masing-masing suara binatang maksimal 10 buah kertas (tergantung jumlah kelompok yang akan dibentuk) 5.Get Our Dream March 05. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. sehingga tulisan tidak terlihat 3. Melatih sikap pantang menyerah dalam menggapai impian 2. Carabineer 3.Cara permainan games 1. mereka terlebih dahulu harus mengaitkan carabineer dengan tali tersebut. CIT. PETOK. sehingga mereka harus menggunakan carabineer untuk tetap bisa menggantung 5. tergantung kondisi lapangan 2. peserta harus kembali ke posisi start dengan cara yang sama . Apabila peserta menemukan impian temannya. maka harus dikembalikan ke tempat semula 8. Semua peserta outbound diminta menutup matanya dengan slayer 6. dll 4. Peserta outbound harus mencari keluarganya dengan cara menyuarakan suara yang telah dibaca mereka sebelumnya 7. Kerta bertuliskan impian peserta Cara permainan : 1. Peserta harus tetap berjalan mencari kertas yang bertuliskan impian mereka sendiri. 6. Peserta tidak boleh keluar arena 9. Pada saat peserta berpindah dari tali yang satu ke yang lain. arena diberi garis pembatas dulu. Semua peserta outbound diberi secarik kertas yang bertuliskan suara binatang. Setelah peserta menemukan impian mereka sendiri. Semua peserta outbound berada dalam area 3. 7. misal : MEONG. GUK. Permainan ini diumpamakan peserta dalam posisi menggantung pada tali dengan kaki tidak menyentuh tanah. Peserta diberi carabineer 4. Kerta bertuliskan impian ditempatkan pada pohon dengan posisi kertas terbalik. Peserta tidak bersuara selain suara yang telah ditentukan 52. Sebelum permainan dimulai. Tali plastik kecil 2. Waktu pencarian dibatasi 8.

maka peserta dipersilahkan satu persatu untuk menyeberanginya. 54. Jangan mencobacoba untuk melakukan experiment kalau belum berpengalaman. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Two line bridge atau jembatan dua tali termasuk dalam kategori high impact. dll Sebelum permainan. webbing. carabiner. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching Point : 1. harness. 3. Peralatan yang dibutuhkan : . Changing name March 06. Melayani pelanggan (customer) dengan baik Menghilangkan struktur hirarki dalam organisasi Melatih konsentrasi kerja Cara baik untuk mengakrabkan peserta outbound dengan saling menyebutkan nama. Game high rope ini memberikan tantangan baru kepada peserta outbound training agar mereka lebih berani dalam mengambil keputusan. 2.53. Perhatian : Games ini berbahaya. Peralatan yang digunakan : . Lintasan sebaiknya berjarak kurang lebih 20-30 meter dengan ketinggian 6 meter dari tanah. jadi harus dilakukan oleh yang ahli dan perpengalaman.Peralatan high rope seperti : Carmantel. Two Line Bridge March 05. 4. Kalau sudah siap. tim outbound training harus memasang dahulu lintasan yang akan dilalui peserta untuk melakukan two line bridge. helm.

Menunjukkan bahwa sesuatu yyyannng tadinya dianggap tidak mungkin. Dimainkan pada awal pelatihan. Mereka yang salah menyebutkan nama diri sendiri atau orang yang akan dituju dikenakan sangsi tertentu. misalnya dengan meminta maaf. yang jumlahnya masing-masing tim antara 7-10 orang. Kalau peserta belum saling mengenal. Bola/yang lainnya dipakai untuk melempar Cara permainan : Permainan ini sangat bagus dipakai untuk ice breaking (game awal/game pemecah kebekuan) dalam suatu pelatihan atau kegiatan outbound. Makin sedikit. Atas perintah instruktur outbound. Menyeberang ke kaki kanan. Peserta pelatihan outbound di bagi dalam beberapa tim. bahkan kalau bisa sebelum peserta sempat memperkenalkan dirinya kepada yang lain. . Begitu seterusnya. Peserta kedua mulai melakukan proses yang sama. Kelompok outbound yang paling pertama menyelesaikan games ini adalah pemenangnya. peserta mulai memasukkan spidol yang diikat rafiah ke dalam bajunya. makin sukses tim tersebut. mungkin anda akan banyak mengenakan sangsi tersebut.1. mereka kita minta untuk memperkenalkan diri. Menjadi 2 atau 3 bola. Dalam tubuh. kemudian ke lengan kanan. Peserta diminta instruktur untuk berbaris menyamping di masing-masing kelompok 2. dapat terwujud bila ada dorongan dan pendapat kolektif yang serempak dan kompetitif 3. 55. ke pundak. Dengan cara : dari lengan baju sebelah kiri peserta pertama. Untuk beberapa menit pertama. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Tujuan permainan : 1. menuju ke bawah (rok atau celana) kiri. Agar lebih menarik permainan dilanjutkan dengan menambah jumlah bolanya. Ke tubuh terus keluar melalui pundak sebelah kanan. 4. Masingmasing kelompok diberikan spidol yang diikat dengan tali rafiah yang cukup panjang. Kesuksesan tim diukur dari berapa banyak kesalahan yang dibuat. 5. Peserta diminta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. 3. peserta diminta untuk saling melempar bola dan saling menangkap bola dengan menyebut nama dan orang yang akan dituju untuk menangkap bola yang akan dilempar. Menjahit Manusia March 12. terus naik ke paha. Selamat mencoba…………………. Bisa dimainkan indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (diluar ruangan). Cara permainan (games) 1. hingga peserta terakhir. Kekompakan team/tim 2. Setelah semua peserta memperkenalkan diri.

Bagaimana agar bisa cepat selesai Apakah diperlukan figur pemimpin dalam permainan ini? Apa hubungan persepsi dengan permainan ini? 56. Ia menjumpai tiga buah benda untuk membantu mebuat api : kertas agak sedikit basah pinggirnya. dipinggir kota pada jam 18. Hari ini istrinya merayakan hari ualng tahunnya yang ke 53. Sampai disana ada seorang dokter dan suster yang membantu membopong anak kecil itu. Ketika jam berdering dan membangunkkannya. ketika dikamar melihat jam weker manual yang sudah lama. dan secarik kain yang kering.Diskusi : Apa yang muncul dibenak peserta ketika mendengar nama permainan menjahit manusia? Dimana letak hikmah dari permainan ini. Ia ingin sekali dibangunkan jam 07. Melatih konsentrasi Melatih IQ Cara permainan : Instruktur/fasilitator menyiapkan 5 buah pertanyaan dalam bentuk riddle. Tidak ada pilihan. Si anak pingsan dan luka hingga berdarah di pelipisnya. Seorang ayah sedang jalan-jalan naik mobil dengan anaknya yang masih berusia 5 tahun. Tiba-tiba dokter langsung berteriak keras “ Oh. Mana yang akan dinyalakan terlebih dahulu?? 2. Seorang ibu hanya membawa korek api untuk membuat penerangan. Tujuan permainan : Menunjukkan pengaruh persepsi oleh pemikiran umum mengakibatkan pemikiran negatif atau bias dari kenyataan sebenarnya. Dll…… pertanyaan berbentuk riddle bisa anda kreasikan sendiri. Siapa yang lebih sering berulang tahun?? Seorang pria atau wanita?? 5.00. peserta yang dapat menjawab pertanyaan paling banyak dengan benar adalah pemenangnya. Kelima pertanyaan itu adalah : 1. Masing-masing soal hanya butuh waktu 20 detik untuk menjawab. . Sepasang mempelai yang sudah 35 tahun menikah tampak bahagia ketika di poto bersama. berapa jam ia istirahat? 4. Tiba-tiba ditikungan ada sapi menyeberang dan ia tidak bisa mengendalikan mobil sehingga bagian sebelah kiri mobil menabrak pohon. karena tidak ada lampu disana.00 pagi. kayu tipis kering. Ketika memasuki sebuah gudang tua di bawah tanah. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. semua peserta harus konsentrasi penuh agar bisa menjawab pertanyaan tersebut. Riddle July 13. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) training Seluruh peserta pelatihan diberikan sebuah kuis berupa pertanyaan yang berbentuk riddle (sekali dibacakan dan tidak bisa diulangi lagi). Seorang tamu yang baru datang di penginapan. anakku!” mengapa dokter itu berkata demikian??? 3. langsung menuju instalasi gawat darurat.

2. Masing-masing kelompok antara 8-10 orang 3. 5. 4.5 m. Ballon ditiup hingga besar. Tongkat bambu di set sedemikian rupa sehingga masing-masing anggota kelompok kebagian satu buah tali untuk dipegang.Mau tahu jawaban dari keempat pertanyaan di atas? . Kekompakan team/tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Melatih kesabaran. Tusuk Ballon March 13. Dan games dimulai kembali 7. 6. 5. Paku besar diikatkan di ujung tongkat bambu. 3. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk menusuk balon secara bersamaan dengan waktu tertentu 6. 2. kompetisi . agar games menjadi lebih menarik. Selamat mencoba Teaching point : 1. Digantung dengan tali rafiah kurang lebih setinggi 1. Apabila sudah berhasil. 2. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori low games. 3. Ballon Tali tambang plastik Paku besar Tali rafiah Tongkat bambu kurang lebih 1. kecuali ketua kelompoknya. Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok. 4. Wah sepertinya anda harus memikirkan dulu. silahkan request kuncinya ke manajemen kami di 57. Peralatan yang dibutuhkan : 1.5 m Penutup mata Cara permainan : 1. kalau tidak bisa menjawab. 4. seluruh anggota kelompok ditutup matanya.

Kira-kira bagaimana menurut anda reaksi peserta? Pasti akan bermacam-macam reaksinya Sambil meniup balon. instruktur outbound memberi motivasi : bahwa kita harus bisa berubah… bahwa tidak ada perubahan yang tidak memerlukan pengorbanan. . Yaitu meniup balon sampai pecah. Tiup Balon July 14. Sebagai awalan dalam melakukan kegiatan outbound dan juga berfungsi untuk pemanasan... Sangat cocok digunakan untuk ice breaking atau pemecah kebekuan. dan seterusnya. Kemudian peserta diminta meniup balon tersebut sampai pecah. Nah. Anda pernah meniup balon sampai pecah? Kalau menjawab pertanyaan ini jawabannya bisa beragam Nah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Anda Pernah meniup ballon? Saya yakin jawabannya adalah ya. game outbound berikut ini hanyalah permainan sederhana. Alat yang dibutuhkan : Balon sejumlah peserta pelatihan outbound Cara melakukan permainan : Peserta diberikan balon. masing-masing satu buah.58.

59. Tambang plastik dipakai sebagai alat untuk memegang mini labirin tersebut 4. 8. 5. Melatih kekompakan tim 3. Bisa dimainkan di dalam maupun diluar ruangan (indoor maupun outdoor) Peralatan yang dibutuhkan : 1. kecuali ketua kelompoknya. Triplek digunakan sebagai alas untuk membuat labirin mini. Peserta yang paling cepat mengeluarkan kelereng adalah pemenangnya 7. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori middle games. Melatih kesabaran 2. Peserta outbound secara berkelompok diminta untuk memegang satu buah tali yang diikatkan pada mini labirin. Kemudian secara bersama-sama berusaha mengeluarkan kelereng ke lubang tertentu di dalam labirin tersebut. 6.. Kelereng digunakan sebagai alat yang harus dikeluarkan peserta di lubang tertentu pada mini labirin 3. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain . 4. Tambang plastik Kelereng Triplek diameter 1×1 meter Gabus Tutup mata/slayer Cara permainan : 1. Gabus dipotong-potong sedemikian rupa untuk membuat sekat-sekat sebagai labirin nya 2. 5. Mini Labirin March 14. Permainan/games dilanjutkan dengan seluruh peserta ditutup matanya. 3. Teaching point : 1. Selamat mencoba …. 2.

Tugas kelompok adalah berjalan dengan menggunakan tangan sampai ke garis finish. 3. Tali (untuk mengikat balon) Cara Permainan : 1. Why? Pelajaran apa yang didapat? 61. Dalam permainan ini kita akan membuat sesuatu yang mirip ulet bulu. Termasuk dalam kategori middle game. Tentunya peserta yang berada didepan tetap menyentuh tanah kakinya. Perang Balon April 19. Peserta terakhir yang balonnya tidak pecah adalah pemenangnya. Bagaimana cara memainkannya? Baik kita mulai. 8. Bagi peserta yang balonnya meletus. . Instruktur menjelaskan kepada peserta tujuan permainannya. Instruktur memerintahkan peserta untuk meniup balon masing-masing 3. mereka dengar dan mereka lihat selama kegiatan tadi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Namanya juga caterpillar (ulet bulu). harus meninggalkan lokasi permainan dan tidak boleh menginjak balon temannya lagi 7. Caterpillar Race April 19. Tentukan garis start dan garis finishnya terlebih dahulu. Bagikan satu buah balon dan seutas tali (kurang lebih 60cm) kepada masing-masing peserta outbound. Balon (1 peserta 1 buah) 2. sehingga kaki seluruh peserta outbound tidak ada yang menyentuh tanah. 2. dimana kedua kaki peserta diletakkan di paha temannya yang berada di depannya. Balon yang sudah ditiup kemudian diikatkan dengan tali dan diikatkan dengan salah satu kaki peserta (kanan atau kiri) 4. 1. Game ini ada juga yang menyebutnya game kaki seribu. 4. apa yang mereka rasa. 2. yaitu memecahkan balon peserta lain sebanyak mungkin tanpa membuat balon yang ada dikakinya pecah 5. Penuh fun dan keceriaan di dalamnya.60. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk berbaris dikelompoknya masing-masing dengan posisi duduk. Bagilah peserta outbound training dalam beberapa kelompok (sebaiknya satu kelompok terdiri dari 7-12 orang). ajaklah peserta untuk berdialog. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : • • Memberikan kesegaran kepada peserta dalam meluapkan emosi Melatih kecepatan dalam bertindak Alat yang digunakan : 1. Permainan dimulai ketika ada aba-aba dari instruktur 6. Setelah permainan usai.

kemudian memakai sarung. perlengkapan bisa ditambah. Semua perlengkapan tadi di taruh di garis yang lain (jaraknya sekitar 15 meter) Instruktur outbound bertugas memberikan aba-aba Begitu terdengar aba-aba. 6. 6. Begitu seterusnya sampai peserta terakhir memakai semua perlengkapan yang ada. Pada saat berjalan. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. 2. 4. Apa manfaat dari permainan ini? 1. Yang paling cepat adalah pemenangnya. Apabila peserta kelompok lebih dari 5 orang. 3. Mengatur strategi kelompok. Melatih kecepatan dalam berfikir Melatih kekompakan tim Cepat bertindak Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Apa sih peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini? 1. berlari menuju garis start dan memakaikannya ke peserta berikutnya. kemudian melepas helm dan rompi. 5. maka peserta pertama segera berlari mengambil helm dan memakainya. Fashion Show March 20. 4. anggota kelompok tidak boleh terputus. kemudian memakai rompi/jaket Peserta kedua berlari menuju start. Peserta ketiga berlari menuju peralatan. 1. 7. 5. 10. 3. Setelah helm dipakai. Melatih kekompakan tim. 3. Helm Jaket/rompi Sarung Kaos kaki Sepatu Bagaimana cara memainkan game ini? Sederhana saja kok. Kedua peralatan tadi dipakaikan ke peserta ketiga. 2.5. Tujuan dari permainan ini adalah : 1. seperti celana. 3. segera berlari menuju garis start. Mula-mula peserta outbound dibagi menjadi beberapa tim. 7. SELAMAT MENCOBA… 62. ikat pinggang. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Termasuk dalam kategori low game. helm dilepaskan dan dipakai kan ke peserta kedua Peserta kedua berlari menuju peralatan. 4. dll . Setiap tim mendapat perlengkapan seperti tersebut di atas. Masing-masing kelompok berlomba sampai garis finish. 5. 2. Fun dan penuh keceriaan. Bisa menempatkan seseorang pada posisi yang tepat. 9. Segera setelah sarung terpakai. 11. gelang. Tentukan dulu garis start dan garis finish nya Masing-masing tim berada di garis start. Setelah peserta pertama tiba di garis start. 2. 8. 4.

4. Selamat mencoba 63. Instruktur outbound menentukan dulu garis start dan garis finish nya. kemudian di injak salah satu bagian. 3. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Roda Manusia March 26. Kelompok tercepat adalah pemenangnya. kemudian dijahit ujungnya sehingga berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 2 meter. Tim yang sampai lebih dulu ke garis finish adalah pemenangnya. Mengatur strategi team Alat yang dibutuhkan : Peralatan yang dibutuhkan adalah anda harus membuat Ban Luar dulu.12. Peserta mengambil peralatan harus sesuai dengan urutan yang telah ditentukan oleh instruktur 13. Yaitu terpal dengan lebar 1 meter dipotong memanjang (terpal bisa diganti dengan bahan lain asal bahan tersebut kuat dan tidak mudah robek. Cara Permainan : 1. fun dan memerlukan team work yang cerdas. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk dalam lingkaran dengan cara terpal (roda luar) didirikan dan dikembangkan. dengan masing-masing kelompok berjumlah sekitar 8-10 orang 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game roda manusia termasuk dalam kategori middle game. 5. Kemudian instruktur outbound memerintahkan untuk mulai kegiatan menuju garis finish yang telah ditentukan. 15. Permainan sederhana. Tujuan : Tujuan dari game ini adalah untuk melatih team work Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Mengetahui kekurangan dan kelebihan diri sendiri. . sedangkan bagian lainnya dipegang menggunakan tangan. Peserta harus memakai serapi mungkin 14.

6. dan akan jauh lebih banyak lagi yang tidak berhasil. tim tersebut harus mulai kembali dari garis start. Ada yang berhasil. Pengaturan strategi. Tentunya akan banyak reaksi macam-macam dari peserta outbound. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game berikut ini sangat cocok untuk kegiatan ice breaking. Teaching point : 1. Sedotan dan Kentang March 27. baik untuk pelatihan indoor maupun outdoor. Kegiatan kita kali ini adalah membuat sedotan tembus terhadap kentang. Alat yang digunakan : 1. Sangat cocok untuk pemanasan maupun pengisi waktu sela dalam kegiatan outbound training maupun dalam kegiatan pelatihan lainnya. Apabila ada peserta yang terjatuh dan keluar dari roda. Mau tahu kuncinya bagaimana supaya sedotan bisa tembus kentang. 7. Selamat mencoba. semoga sukses 64. Berilah seluruh peserta outbound training masing-masing satu buah kentang dan satu buah sedotan. Instruktur outbound memberi pengarahan mengenai game kali ini. Sedotan 2. Melatih kecepatan peserta outbound training untuk cepat bertindak dan tidak ragu-ragu 2. tanpa membuat sedotan tersebut patah atau tidak bengkok? Tampaknya anda harus menghubungi kami di “executive Adventure” outbound malang SUKSES SELALU BUAT ANDA . Kentang Cara permainan : Sederhana saja. sehingga sedotannya bisa keluar dari sisi yang satu ke sisi yang lain.

7. 2. Peserta yang paling belakang bertindak sebagai masinis. Peserta outbound training di bagi dalam beberapa kelompok tim. 10. Instruktur outbound mengumpulkan “masinis” kemudian diberi briefing cara permainan dan diberitahu garis finishnya. 4. Impossible Castle April 18. 3. 4. berdiri diposisi paling belakang barisan. Kelompok pertama yang sampai di garis finish adalah pemenangnya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 66. 5. 6. 2. 3. 3. Melatih kekompakan team/tim Melatih kepercayaan kepada pemimpin Pengaturan strategi Menempatkan orang di tempat yang tepat Cara permainan : 1. 5. dengan cara menepuk bahu kanan untuk belok ke kanan. Mengatur strategi Kerja yang efektif Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Percaya kepada pemimpin Ketepatan Melatih kesabaran Alat dan bahan : . 6. Blind Train April 18. Cara berjalan adalah. Seluruh masinis kembali kekelompoknya masing-masing. Mulut tidak boleh berbicara sama sekali. Menepuk dua-duanya untuk jalan lurus. 8. Menepuk bahu kiri untuk belok ke kiri. 4. Tiap-tiap kelompok berjumlah antara 8-10 orang Instruktur outbound menentukan garis finish terlebih dahulu Seluruh peserta outbound membuat barisan satu banjar kebelakang Seluruh mata peserta outbound ditutup oleh penutup mata/slayer. 9.65. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. 2.

67. 6. 2. 4. Seluruh peserta outbound mulai mengangkat air menuju titik finish. 3. 9. Selamat mecoba…. 4. 3. 8. Kelompok yang paling cepat mendirikan bangunan adalah pemenangnya. 3. Kaleng. Masing-masing peserta outbound mendapatkan satu buah tongkat pramuka 3. Semoga sukses. 2. 4. Permainan dilakukan secara beregu/berkelompok dengan jumlah masing-masing kelompok sekitar 810 orang 2. . Jumlah anggota kelompok kalau bisa genap (8. Peserta outbound tidak boleh memegang bahan tersebut dengan tangan.12) 2. 5. 4. Instruktur outbound menentukan titika start dan titik finish nya terlebih dahulu (jaraknya sebaiknya antara 5 sampai 10 meter). 5. Alat yang digunakan untuk memindahkan barang dan membangun kastil adalah tali pramuka. 3. Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start sejumlah regu yang bertanding. Bola. Tali pramuka (2 meter) sebanyak separuh dari jumlah peserta Kaleng susu Bola Kotak susu/balok kayu berukuran 20 cm Bambu bulat panjang 30 cm.1. Instruktur outbound memberi aba-aba mulai. 7. 2. Tugas kelompok adalah membangun sebuah kastil dengan bahan-bahan yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. 4. Cara Permainan 1. 5. Masing-masing anggota kelompok berpasang-pasangan. Ember (jumlah sesuai dengan jumlah kelompok outbound) Cara permainan 1. Tongkat pramuka sejumlah peserta.10. 2. 5. 6. Bangunan disusun berdiri tegak dengan urutan : 1. Bambu. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Kerjasama tim Kekompakan Melatih kehati-hatian Melatih kesabaran’ Mengatur strategi tim Membangun jiwa kompetisi Alat yang digunakan : 1. Kotak susu. Masing-masing pasangan diberi seutas tali pramuka dan dipegang masing-masing ujungnya. Lifting Water April 19. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.

5. Masing-masing kelompok dibekali 2 rangkaian tali. Ember bisa diangkat dengan tongkat caranya menyentuhkan ujung tongkat ke bibir ember. peserta hanya boleh menggunakan tongkat. 7.Aturan main : 1. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan games outbound ini : 1. di atas triplek tersebut di beri bola ping pong. Serangkaian tali Triplek (ukuran 40cmx40cm) Bola pingpong Kertas dibentuk segitiga. 5. 2. 3. yang masing-masing tali dipegang minimal oleh 3 orang. Masing-masing kelompok outbound diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola. Permainan diulang lagi bila ember terjatuh atau dianggap gagal. Satu Tujuan April 20. Permainan ini dilakukan secara kelompok. Pemenang adalah kelompok yang paling dahulu sampai titik finish tanpa menjatuhkan ember. 8. Semoga sukses selalu untuk anda Executive adventure Outbound Malang hotline : 081233342777 www. 3. 3. Masing-masing kelompok terdiri antara 7-10 orang 2. Kerja sama kelompok Melatih jiwa kepemimpinan (leadership) Melatih komunikasi yang efektif. 2. Peserta yang membawa triplek tidak boleh menyentuh tali dan menjaga agar bola pingpong tidak keluar dari segitiga kertas. Menempatkan orang pada tempatnya. Tali sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga ditengahnya berbentuk lubang yang cukup untuk satu orang tanpa membuat orang tersebut tersentuh tali. 4. 4. Membangun jiwa kompetisi. Dalam mengangkat ember yang berisi air. Seorang peserta outbound dari tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga. 1. 4. Selamat mencoba. 4. tidak boleh memakai tangan.outboundmalang. sebuah bola ping pong dan triplek yang diberi pembatas kertas segitiga. Peserta tersebut pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasangi serangkaian tali.com 68. 6. . 2. Pelaksanaan. Peserta yang memegang tali harus meregangkan tali supaya lingkarannya tidak menyentuh peserta yang membawa triplek. 3. Alat : 1. 5.

dengan jarak yang menyesuaikan. Tim yang berhasil sampai duluan ke finish dengan baik. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan: 1. 5. Cara Permainan: 1. 2. 4. . 6.9. Permainan dilakukan dengan cara berkelompok dengan jumlah kelompok 7-10 orang. (semakin jauh semakin baik). Bagaimana komunikasi yang tercipta selama permainan? 69. maka kelompok tersebut harus mengulang dari awal. Pengaturan staregi. Tugas tim/kelompok adalah menempuh jarak sampai finish dengan menggunakan 3 buah pijakan tersebut. 3. dinyatakan sebagai pemenang Kerja sama tim (team building) Menunjukkan bahwa untuk kesuksesan tim dibutuhkan pengorbanan anggota tim. kaki tidak diperbolehkan menyentuh tanah. Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan tujuan kelompok. Beri setiap kelompok 3 buah pijakan. 3. Bila bola keluar dari pembatas ataupun peserta pemegang triplek menyentuh tali. start dan finish. Selama permainan. Bila menyentuh tanah. Alat : Tempat pijakan berbentuk kotak (bisa terbuat dari karpet yang dipotong ataupun dengan menggunakan karton). maka tim tersebut dinyatakan gugur dan harus mengulang lagi dari awal. Stepping Carpets August 25. Tetapkan jarak tempuhnya. Debriefing : Dapatkah kelompok tersebut membawa bola dengan selamat? Bagaimana sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya. Sebanyak 3 buah untuk masing-masing tim. 2.

telur tersebut dilemparkan kembali ke peserta berikutnya. Masing-masing tim beranggotakan 8-10 orang. Tiap kelompok membentuk barisan sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan jarak 5-10 meter. . dinyatakan sebagai pemenang. Kelompok yang berhasil memindahkan telur dari awal sampai akhir tanpa membuat telur tersebut pecah.70. 2. Sirkuit Yang Kelebihan Beban October 11. Peserta pertama menerima sebuah telur dari instruktur outbound. Bagi peserta outbound dalam beberapa tim. Alat Telur sejumlah kelompok/tim yang ada. Semoga sukses selalu untuk anda. 4. Melatih sikap kehati-hatian. Setelah menerima telur. Flying Eggs April 25. 3. Kelompok yang memecahkan telur dianggap gagal/gugur. 3. Pelaksanaan : 1. Jumlah peserta Tidak dibatasi. 6. Dalam menerima telur. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. 71. Meningkatkan kerjasama tim 2. lalu melemparkannya ke peserta tim yang ada didepannya. 5. Mengidentifikasi sumber stress. peserta menggunakan kaos yang dipakainya. Melatih psikomotorik (kasar dan halus). Tujuan 1. Waktu yang dibutuhkan 15 menit. Begitu seterusnya sampai ke peserta terakhir. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Garis besar Ini merupakan latihan yang menunjukkan kepada peserta bagaimana mengidentifikasi sumber stress.

Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan. Miripkah kita dengan papan sirkuit itu? 2.Berbekal sedotan yang ada. 72. Tekhnik apa yang kita gunakan untuk menghindari kelebihan beban? Variasi 1. Pimpinlah diskusi tentang tekhnik manajemen stress.Materi yang dibutuhkan Sebuah pulpen dan kertas untuk masing-masing peserta dan sebuah diagram ‘Papan Sirkuit’ yang telah dipersiapkan untuk ditunjukkan oleh fasilitator. Komunikasi dan inisiatif juga dapat diamati dalam games ini. 4. Nancy Loving Tubesing dan Donald A. 3. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. Papan sirkuit bisa kelebihan beban (rusak) jika diminta menangani terlalu banyak hal. Setelah ini diidentifikasi. Setelah diagram penuh. Prosedur 1. 5. 2. Mintalah mereka untuk menulis sumber stress yang utama selama 3 atau 4 menit. Setelah selesai. 2. Instruksi dan petunjuk permainan : . letakkan di dalam salah satu ruang kosong pada diagram. Tubesing. Mulailah diskusi tentang apa saja sumber stress yang utama bagi masing-masing individu. Fasilitator outbound mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal – hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. katakan kepada peserta bahwa mereka mirip dengan papan sirkuit ini. Berikan sebuah pulpen dan kertas bagi masing-masing peserta.Vol. Alat yang diperlukan hanyalah 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang.. STRAW CASTLE January 25. Duluth MN. 1983. . Latihan Terstruktur Manajemen Stress. Sama halnya kita akan kelebihan beban (rusak) bila diminta menangani terlalu banyak hal. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Games ini dapat juga menjadikan “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games outbound ini diperlukan perencanaan dan strategi serta pembagian tugas. Adakah yang merasa tertekan dengan latihan ini? Mengapa? 3. Whole Person Press. tunjukkan ‘Papan Sirkuit’ dan mintalah masing-masing peserta memberitahukan salah satu sumber stress mereka. Sumber Diambil dari ‘Circuit Overland’. Poin diskusi 1. Dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5-7 peserta.

2.Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain Target : Pemenangnya games ini adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan 1. tergantung jumlah sedotan yang akan diberkan kepada kelompok. antara 15 – 30 menit. 7.Sebagai variasi.Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator outbound. untuk membuat bangunannya lebih indah. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan Variasi : .5 meter (tiap orang mendapat 1 buah) Ember (tiap kelompok mendapat 1 buah) Cara Permainan : 1.. 4. Permainan ini dimainkan secara berkelompok/beregu dengan jumlah anggota antara 8-10 Masing-masing anggota kelompok outbound memegang satu buah tongkat Tetapkan titik start dan finish dengan jarak 8-10 meter Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start. orang 2. 5.Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi team pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. . Biasanya dinamika didalam interaksi antar kelompok menjadi lebih menarik. 4. Tool : · 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang 73. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda – beda warna diantara kelompok – kelompok yang ada. Larangan : . Lifting Water Together January 27. . 3. 6. Kerjasama tim Kekompakan Kehati-hatian Kesabaran Pengaturan strategi Leadership Membangun jiwa kompetisi Alat dan Bahan • • Tongkat ukuran 1. 3. dan mereka diijinkan untuk saling barter.

Perlengkapan yang disiapkan : Karung goni sesuai dengan jumlah kelompok. Dalam mengangkat ember yang berisi air. karena kita akan gunakan istilah karapan sapi sebagai nama dari permainan outbond. Selamat mencoba Executive adventure outbound Malang selalu berusaha mencari game-game baru dalam kegiatan outbound training yang kami laksanakan. tidak menggunakan dua ekor sapi. Permainan ini merupakan pertandingan yang menyerupai karapan sapi.Panitia menyediakan 4 buah karung goni yang akan digunakan sebagai karapannya. 2 orang bertugas menarik karapan dan 1 orang sebagai jokinya. Dalam permainan outbond karapan sapi ini. Sebagai persiapan. Karapan Sapi games May 13. 3. 74. masing-masing kelompok yang bertanding mendapat 1 karung goni. .5. 2 orang bersiap untuk menyeret karung goni dan 1 orang duduk sambil berpegang erat diatas karung goni. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Karapan Sapi berasal dari Pulau Madura – Jawa Timur Indonesia. dengan strateginya. yakni dengan cara menyentuh ujung tongkat ke ember. Saran : • Lakukan permainan ini pada tempat yang rata dan kering. Permainan diulang dari titik start apabila ember jatuh. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama kelompok. Untuk membuat perlombaan antar kelompok. Jadi jangan salah paham ya. Pemenangnya adalah yang tercepat mencapai garis finish dan joki tidak terjatuh dari karungnya. 2. Setelah aba-aba mulai terdengar. peserta outbound hanya diperbolehkan dengan menggunakan tongkat. yang merupakan jenis olah raga pacu yang menggunakan dua ekor sapi untuk membawa seorang joki. setiap kelompok terdiri dari 3 orang. barulah setiap kelompok yang telah siap berada digaris start bergerak menyeret karung goninya menuju garis finish. tentunya dengan sebuah kereta yang menyerupai bajak sawah. Aturan mainnya setiap kelompok akan bertanding secara bertahap. Masing-masing kelompok berusaha mengangkat ember yang telah diisi air ke titik finish yang telah ditentukan dengan menggunakan tongkat yang ada Peraturan 1. hamparan pasir dipantai sangat cocok untuk permainan ini.

Susun Cerita May 13. selanjutnya searah jarum jam berputar. pemandu menyediakan beberapa lembar kertas yang berisi sebuah gambar dan harus berbeda dengan yang lainnya. pemandu memberi aba-aba agar semua peserta segera mengambil kertas bergambar secara bersamaan. Tujuan Permainan : Untuk mencairkan suasana selama kegiatan. dengan formasi bergandengan tangan membuat satu lingkaran. selanjutnya peserta ini akan diberi hukuman. Sedangkan sarung adalah adalah penjahat yang berusaha berlari menghindari kejaran polisi. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan diikuti oleh lebih dari 20 peserta. Intinya pemandu akan meletakan kertas bergambar ditengah-tengah para peserta agar semua peserta dapat mengambilnya secara bersamaan. 76. ingat tiap peserta harus mengambil satu lembar kertas. pemandu mempersilahkan masing-masing kelompok untuk berdiskusi menyusun gambar menjadi sebuah cerita menarik. Peralatan yang dibutuhkan : Sebuah hulahop dan sarung. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan ini bertujuan melatih seseorang untuk membuat sebuah opini. Setelah siap. dan merupakan permainan kompetisi antar kelompok. . bergerak searah jarum jam. diibaratkan sebagai polisi yang bergerak mengejar penjahat. Polisi dan Penjahat May 13. Permainan akan berakhir jika posisi hulahop dan sarung bertemu pada salah satu peserta dalam lingkaran.75. tentunya tidak diperbolehkan melepas gandengan tangan. pemandu memberi aba-aba kepada peserta untuk memindahkan hulahop dan sarung kepada peserta dalam lingkaran. tentunya dengan posisi berdiri. Pemandu mengkaitkan sebuah hulahop pada salah satu gandengan tangan yang telah membentuk lingkaran tersebut. membuat barisan saling berhadapan dengan kelompok lainnya. Langkah awal kelompok yang beradu. Setelah semua peserta mendapat kertas bergambar. Hulahop dalam permainan ini. pemandu mengkaitkan sebuah sarung pada salah satu gandengan tangan dengan jarak kira-kira 10 peserta. jika peserta sudah siap. Jumlah kertas bergambar haruslah sama dengan jumlah peserta yang mewakili kelompoknya. bisa juga semua peserta membuat formasi lingkaran.

Kemudian dilanjutkan sesuai urutan dalam barisan tersebut. Pemenangnya adalah kelompok yang paling banyak merebut topi rimba. Ketangkasan peserta dalam berlomba.Kemudian. Masing-masing dua peserta yang berhadapan dan memiliki nomor yang sama. Posisikan agar kedua kelompok berdiri berhadapan dengan kelompok lain. dengan jumlah yang sama. dengan jarak 10 meter. Tujuan dari permainan ini adalah : • • • Membuat perlombaan antar kelompok. Kemudian kedua kelompok tersebut berdiri berhadaphadapan dengan kelompok lainnya. Jika pemandu memberikan aba-aba dengan meneriakan salah satu nomor. melalui cerita yang dibawakan 77. Maka peserta nomor 5 harus segera berebut topi rimba nomor 5. Caranya. semisal kita ambil contoh jika masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. 78. saatnya setiap kelompok harus membawakan ceritanya kepada semua peserta lainnya. Buatlah garis ditengah yang memisahkan kedua kelompok tersebut. Dua peserta yang berhadapan memiliki nomor yang sama. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengajak setiap peserta untuk dapat berdiskusi dalam kelompoknya. akan berebut 1 topi rimba yang sesuai dengan nomornya. satu orang berhadapan dengan satu orang pada kelompok lainnya. begitu seterusnya sampai semua topi berhasil diperebutkan. Memberi kesempatan kepada peserta untuk berbicara di depan umum. Letakan 10 topi rimba pada garis yang memisahkan kelompok tersebut. Kertas untuk dengan tulisan nomo1 sd 10. Kemudian gantilah nama peserta dengan sistim penomoran bilangan secara urut. dimulai dari anggota yang pertama. Penilaiannya adalah berdasarkan isi cerita yang sesuai dan menarik. mulai menceritakan bagian ceritanya masing-masing. Jadi masing-masing anggota mendapat kesempatan untuk bercerita.misalnya nomor 5. atau anda dapat mengganti dengan benda yang lain. Perlengkapan yang disiapkan : • • 10 topi rimba untuk diperebutkan. namun isi cerita harus berkaitan dengan isi cerita anggota sebelumnya. Tali Kusut . Perlengkapan yang disiapkan : Kertas dengan tema gambar sejumlah peserta. untuk nomor dada. Masing – masing peserta harus berkonsentrasi terhadap aba-aba pemandu. sebelumnya topi rimba telah ditandai dengan penomoran 1 sd 10. dalam hal ini 1 sd 10. masing – masing anggota kelompok harus berbaris membawa dan menunjukan gambar sesuai urutan cerita. Game Topi Rimba May 18. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Semua peserta dibagi menjadi dua kelompok.

akan ditunjuk sebagai leader dalam kelompok. Setelah kita perhatikan. kemungkinan besar pemain tidak dapat menarik ujung tali yang sama. dengan jumlah sama dengan pemain saat itu. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama tim. namun menarik ujung tali yang ditarik oleh para pemain lainnya. semua lembar soal yang berisi jawaban di kumpulkan dan dinilai oleh instruktur. masing-masing kelompok membuat satu garis barisan dengan berdiri. dan semua peserta harus mengikuti kompetisi ini. Cara bermain adalah. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai 10 orang peserta. Lembar soal dengan 20 pertanyaan mudah sebanyak jumlah peserta. Dimulai dengan aba-aba. Dan peserta hanya boleh menulis nomor angka dalam menjawab. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kelompok yang terdiri dari 6 orang atau lebih. Pindah Kalung tali May 19. Tantangannya. Pemenangnya adalah kelompok yang tercepat memindah kalung tali tersebut. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kompetisi antar kelompok. Permainannya adalah. Perlengkapan yang disiapkan : Tali tampar untuk kalung sesuai jumlah kelompok. Dan terbentuklah formasi hubungan tali yang kusut. Kemudian berusaha memindah kalung tali dari peserta paling kanan ke kiri barisan. lembar kunci jawaban berada 5 meter didepan posisi peserta. namun urutan nomor pada lembar kunci jawaban tidak sesuai dengan urutan pertanyaan pada lembar soal. . Pada saat mencontek. Lembar kunci jawaban sebanyak 5 lembar. Peserta harus beranjak melihat kunci dan harus meninggalkan lembar soal pada posisi awal. seluruh jumlah peserta dibagi menjadi 2 kelompok. setiap pemain diwajibkan menarik 1 ujung tali di tangan kanan dan 1 ujung tali di tangan kiri. Instruktur menyiapkan lembar kunci jawaban yang boleh dicontek oleh setiap peserta. masing-masing 3 menit untuk dapat menjawab pertanyaan. Intelegensia leader sangat mengandalkan daya ingat. satu kelompok tersebut harus merapikan hubungan tali kusut tadi menjadi sebuah formasi lingkaran yang rapi. setiap beserta diberikan lembar soal yang berisi 20 pertanyaan yang sangat mudah. instruktur menyiapkan tali rafia sepanjang 1 meter. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan permainan kompetisi individu untuk mencari ketua kelompok. Alat – alat yang dibutuhkan adalah : Stopwatch. Penarikan ujung tali dilakukan serentak. Dalam intelengensia leader permainan dibatasi oleh waktu. Kemudian ujung-ujung tali dipertemukan jadi satu dalam pegangan tangan instruktur. Pada akhir permainan. Setelah mendapat 2 leader. 80. Intelegensia Leader May 20. Untuk peserta dengan nilai tertinggi dan menduduki rangking 1 dan 2. Peralatan yang disiapkan : tali rafia 79. tentunya dengan dihitung waktu penyelesaiannya. Menguji ketangkasan setiap peserta dalam permainan ini. Dalam memindahkan kalung tali tidak boleh menggunakan tangan.May 19.

Lesson Plan: 1. Jika ada peserta yang berada di dalam lingkaran terpegang tangan oleh peserta di luar lingkaran. Untuk pembahasan kali ini. Begitu juga peserta yang berada di luar lingkaran tidak boleh masuk ke dalam lingkaran. Objek Mahasiswa 3. namun peserta yang berada dalam lingkaran berusaha menghindar dan tidak boleh keluar dari garis lingkaran. Tujuan Merupakan permainan yang dapat diikuti oleh semua peserta dan hanya permainan ketangkasan untuk menghindar pegangan peserta yang ada di luar lingkaran. maka peserta tersebut harus mengganti posisi sebagai peserta yang berada diluar lingkaran. perkirakan semua peserta dapat berdiri di dalam lingkaran itu. Permainannya adalah satu peserta yang berada di luar lingkaran berusaha memegang peserta yang ada di dalam lingkaran. Aturlah agar peserta yang sedang berada dalam lingkaran dapat dijangkau oleh tangan salah satu peserta yang berada diluar garis lingkaran. 81. Objektive o Peserta dapat menjelaskan apa itu kreativitas o Peserta dapat berpikir kreatif o Peserta dapat mempraktekan dan mengaplikasikan kreativitas lewat permainan 4. karena peserta yang memiliki nilai terbaik akan ditunjuk untuk memimpin kelompok. mampu menghargai pemberian orang lain sebesar apapun ---} role play ada yang berperan sebagai pengamen dan yang diamen . Permainan ini sangat menghibur 82 Permainan Kreativitas Games dapat berbentuk games kreatif. motifasi. Perlengkapan yang disiapkan adalah : Tali rafia dan pasak untuk membuat marka lingkaran pada tanah. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Buatlah sebuah garis lingkaran pada tanah tempat bermain. Materi o o o o Pengertian kreativetas Games yang berhubungan dengan kreativitas Teknik kreatif Beradaptasi (membaca situasi). dan sebagainya. Mencari ketua kelompok. Berlindung dalam Lingkaran May 20. saya akan memberikan contoh games kreatif yang pernah saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Training for Trainer "Smart Training To Be a Smart Trainer" pada tahun 2007. Tema Kreativitas 2.Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengasah daya ingat masing – masing peserta.

dan interest sehingga peserta dapat digiring menuju pembelajaran  Ice breaking: "Besar-kecil" atau bernyanyi bersama dengan lagu yang berbeda: 1. setelah itu dilakukan evaluasi 6. dan begitu seterusnya sampai ada kelompok yang tidak bisa melanjutkan kata o Evaluasi dan summary  Simulasi untuk menerapkan materi Devinisi kreatifitas . Penyebutan kata (stimulus) makin lama makin cepat frekuensinya o Penyampaian materi Untuk meyampaikan materi dimulai dari penilaian games yang berhubungan dengan kreativitas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seorang anak untuk bisa berpikir secara kreatif pada saat situasi yang mendesak walaupun sebaiknya lebih bagus pada saat kapanpun kreativitas itu dapat dimunculkan. Metode Cara dan teknik penyampaian materi training yang digunakan games dan simulasi-simulasi dilakukan setelah materi selesai disampaikan lewat games. Waktu 50 menit 7. Jenis games baiknya yang dapat memunculkan madness dan mind storming.5. sebagai berikut: "Perhatikan jika saya menyebutkan kata (stimulus) "SEMUT" maka tangan kita membuat lingkaran "besar" dan jika saya menyebutkan kata "GAJAH" maka tangan kita membentuk lingkatan "kecil" 3. attention. Kegiatan o Opening Untuk membuat kelas fokus. Kemudian trainer menjelaskan aturan permainan. Media Seluruh anggota badan 8. begitu juga sebaliknya kelompok selanjutnya harus mengucapkan kalimat yang terdiri dari bagian kalimat yang terdiri dari bagian kata terakhir yang telah diucapkan kelompok sebelumnya (kelompok pertama). misalnya:  Bernyanyi dengan nada yang berbeda Peserta sebelah kanan diminta menyanyikan lagu "topi saya bundar" dengan nada "burung kakak tua" dan peserta sebelah kiri menyanyikan lagu "potong bebek angsa" dengan nada "pelangi-pelangi" Tujuan: untuk melatih konsentrasi  Merangkai kata Kelompok pertama diminta untuk melanjutkan kata-kata terakhir yang telah diucapkan oleh trainer dalam sebuah kalimat. Peserta berdiri menghadap trainer dan pandangan fokus pada trainer 2.

bakteri. peserta akan memilih untuk berpindah ke tempat duduk yang ada di hadapannya (jika forum diatur dalam bentuk U). d. Instruksinya adalah begitu bel atau lonceng berbunyi maka peserta harus berpindah tempat duduk. Kreatif. Seni menyeruak Semakin banyak informasi yang anda miliki tentang sebuah masalah 2. Fasilitator menyiapkan sebuah bel atau lonceng kecil. Terkadang saking sibuknya. Bagi yang tidak melakukan akan diberikan hukuman misalkan didenda Rp 1.1. Aktifitas kognitif ataupun prose berfikir yang menghasilkan gagasan yang baru dan berguna 3. e. panik dapat memaksa memunculkan kreativitas 84. Nilai yang terkandung : a. Fasilitator mengumumkan kepada peserta untuk melakukan aktifitas yang diinstruksikan. Dengan bergerak dan melakukan aktifitas bersama-sama. Kedua. depan-belakang) untuk meng-create sesuatu atau menciptakan sesuatu baik itu konsep ataupun karya yang berbeda tapi berkualitas Teknik kreatif 1.zat yang menyaring racun. kelenjar getah bening menjadi lebih aktif memproduksi zat. Untuk forum dengan bentuk U. Merupakan suatu kapasitas untuk menciptakan ssesuatu yang orisinil. b. b. maka fasilitator bisa menambahkan input bahwa cara yang efektif untuk berpindah tempat adalah dengan berpindah ke kursi di sebelah kiri atau kanannya. Dengan bergerak. Kursi sejumlah peserta Jumlah Peserta : > 25 orang Teknis : a. Belajar dari resiko Belajar dari kesalahan 3. merupakan kemampuan menggunakan seluruh lapisan otak (kanankiri. virus. c. Untuk forum yang diatur seperti di alam kelas (kursi berderet menghadap ke guru) maka biasanya mereka akan berpindah ke samping kiri atau kanannya. maka peserta dapat lebih mengakrabkan diri untuk mengenal peserta training lainnya. Dimana Tempat Duduk Saya? Permainan ini dilakukan untuk membuat peserta training melakukan aktifitas gerak atau peregangan otot-otot atau untuk mencairkan suasana yang tegang.orang yang mungkin kelak di kemudian waktu bisa membantu kita (bekerja sama atau menawarkan kesempatan bisnis) karena kemiripan `hobi' tadi tersebut. .. Hal ini penting! Mengapa? Pertama. dan membuat peserta menjadi lebih bergairah dan bersemangat dalam menerima pengalaman baru. Durasi : 5 menit (bisa dilakukan di sela-sela acara pelatihan) Peralatan : Satu buah Bel / Lonceng kecil. hanya melihat yang ada di depannya maka dalam permainan ini.per sekali hukuman yang nantinya uang tersebut akan dipakai untuk makan-makan bersama atau kegiatan lainnya yang disepakati bersama setelah acara pelatihan selesai. Biasanya ketika berpindah tempat duduk. kita diingatkan untuk juga melihat kepada rekanrekan peserta yang ada di sebelah kiri dan kanan kita.000. kita semua hanya semata-mata mengejar harta atau kekayaan yang ada di depan mata kita (kacamata kuda) tanpa meluangkan waktu untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya. yang berlaku untuk apapun yang dilakukan orang 2. karena mereka adalah orang. aliran darah menjadi lebih lancar. Kecemasan adalah kaki tangan kreatifitas dalam keadaan terdesak. Peserta diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Seperti sifat manusia. karena peserta yang mengikuti training tersebut mempunyai kemiripan `hobi' dengan kita (mengikuti tema seminar atau pelatihan yang sama) sehingga bias memperluas jaringan koneksi kita.

• • • Target Pemenangnya adalah kelompok yang bisa membuat puisi lebih cepat dan juga indah. dimana proses penyusunan puisi tersebut harus dilakukan oleh seluruh anggota kelompok. Diperlukan whiteboard atau flipchart dengan spidol yang cukup. Leadership. dapat juga dilibatkan sebagi juri. termasuk juga dalam penyampaiannya. bagi peserta dalam 2 kelompok dan mulailah dengan memberikan instruksi sbb: • Kelompok diminta menyusun sebuah puisi yang indah. lengkap dengan kreasi gaya dan intonasi. Untuk memulai kompetisi membuat puisi ini. Setiap anggota kelompok boleh menuliskan satu kata atau beberapa kata di whiteboard/flipchart secara bergantian dan kata-kata tersebut harus melanjutkan apa yang sudah dituliskan rekan sebelumnya. Instruksi dan petunjuk permainan Caranya. Setelah selesai. biasanya makin seru dan menarik hasil puisinya.Games tersebut terdapat di Buku Laris Koleksi Games Seru : untuk Ice Breaker. Puisi Berantai Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di kelas maupun di luar ruang. Fasilitator bertindak sebagai juri. o Demikian dilanjutkan hingga ke anggota kelompok terakhir. namun biasanya makin banyak anggota tiap kelompok. dengan cara dibacakan orang-perorang apa yang dituliskan di whiteboard/flipchart. & High Ropes (PERTAMA di Indonesia yang dilengkapi dengan VCD Panduan) yang tersedia di Toko Buku Terkemuka di kota Bapak/Ibu atau lewat Penerbit di blog 85. minta 2 kelompok mengambil jarak dari whiteboard dan berbaris ke belakang. Tools: • • White Board / Flip Chart Spidol . Variasi • • Kelompok bisa dikembangkan lebih banyak tergantuk jumlah peserta training. kelompok harus membacakan puisinya. Creativity. o Setelah aba-aba dimulai. Team Work. jika ada atasan peserta ataupun observer lain. orang pertama baru boleh bergerak mengambil spidol dan menuliskan kata-kata. o Jika orang pertama selesai maka dia harus meletakkan spidol dan kembali ke barisan untuk kemudian anggota kelompok dibelakangnya segera maju mengambil spidol dan menuliskan kata-kata di whiteboard. Fungsi utamanya lebih sebagai Icebreaking ataupun acara sela dalam sebuah meeting.

Peserta diminta mengamati teman rahasianya sesuai dengan yang tertulis di amplop dari awal training. tapi hanya sekedar sistematisnya pembahasan. kemudian di akhir training diberi ungkapan ekspresi. ICE BREAKING DAN ORIENTASI A. Hal ini bukan dimaksudkan untuk memisahkan makna keduanya. penulis sengaja memisahkan antara dua istilah ini. Dengan kata lain tak heran bila orientasi dan ice breaking menjadi momok yang selalu dibicarakan di antara pengelola training sebagai penentu kesuksesan pelatihan di hari-hari berikutnya. Bagi peserta yang kalah akan mendapatkan hukuman yakni menggantikan posisi pemandu di depan dan member instruktruksi kepada peserta lainnya. Metode Presentasi Sharing dengan peserta Permainan MEDIA:  Amplop  Kursi/tempat duduk  MATERI Games Rujakan  DURASI 15 menit 87. maka peserta yang mendapat nama buah itu saja yang pindah. .Semoga Berguna! 86. Pendahuluan Sudah menjadi kebiasaan di setiap pelatihan. Pada tulisan yang singkat ini. keduanya ibarat dua mata uang logam yang menyatu pada satu kesatuan arti dan mempunyai makna yang sangat signifikan terhadap kesuksesan dan tercapainya target sebuah pelatihan. untuk menjelaskan secara detail mengenai ice breaking dan orientasi. Jika pemandu menyebut “rujakan” maka seluruh peserta harus berpindah tempat duduk. Main games : RUJAKAN Rule of the Game: Para pesera saling berebut kursi apabila pemandu mengucapkan kata“rujakan” atau menyebut nama salah satu buah. Namun jika . ketika memulai melaksanakan sebuah training (latihan) terlebih dahulu dimulai suatu segmen peleburan dan pendahuluan yang kemudian dikenal dengan “Ice Breaking dan Orientasi”. pemandu hanya menyebut nama salah satu nama buah. Secara sederhana kedua istilah ini tidak dapat dipisahkan secara jelas. Icebreaking ) Teknis Membagikan amplop “teman rahasia” kepada para peserta.

Menimbulkan kegairahan (motivasi) antara sesama peserta untuk melakukan aktivitas selama training berlangsung. kognitif maupun psikomotornya. Metode Studi Kasus. kerjasama antar kelompok dll. penghasilan. Permainan ini banyak sekali bentuknya. si anu bodoh. sehingga tidak ada lagi anggapan si anu pintar. Membiasakan peserta untuk berinteraksi dengan kelompoknya yang baru. metode ini dimulai dari membaca beberapa halaman dari buku. Istilah ini sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan. ziq-zaq dan lain-lain. pekerjaan. di antaranya : a. yang ada hanyalah kesamaan kesempatan untuk maju. Untuk melihat potensi awal yang dimiliki masing-masing peserta baik dari segi afektif.Terciptanya keakraban di antara peserta. b. pesan berantai. dengan bertanya. 2. permainan lempar kokarde. dimana dalam suatu pemecahan masalah dipadukan berbagai pendapat dari berbagai disiplin ilmu sehingga memunculkan solusi yang lebih kreatif terhadap persoalan yang muncul.Masing-masing peserta dapat menghafal nama dan beberapa identitas penting peserta lainnya. di antaranya adalah . Pengertian Ice Breaking adalah padanan dua kata Inggris yang mengandung makna “memecah es”. sampai akhirnya peserta keluar dari lorong-lorong tersebut.B. perlakukan yang sama. untuk melebur dinding-dinding penghambat tersebut.Tertanamnya anggapan bahwa mereka adalah satu kesatuan (solidaritas) “bila satu sakit. Metode Ceramah. sehingga mereka saling mengenal. Metode Lorong Penuh Liku. tujuannya adalah . usia. menanggapi atau mengamati peserta lain. antara lain : pentingnya kesatuan dalam suatu komunitas. Menghilangkan sekat-sekat pembatas di antara peserta. e. Kemudian diberikan sebuah skenario yang berdasarkan keputusan yang telah dibuat dan keputusan lebih lanjut akan mengirim anda ke halaman muka atau halaman-halaman belakang dari buku. c. jabatan dan sebagainya akan menyebabkan terjadinya dinding pemisah antara peserta yang satu dengan yang lainnya. pelatih mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan (ice breaking games) peserta. pelatih harus terlebih dahulu mempersiapkan bahanbahannya). (untuk penggunaan teknik ini. Metode Sinetik. yaitu sebuah metode pengembangan sumbang saran. persamaan hak di antara sesama peserta. Tujuan simulasi ini adalah : . Berdasarkan keputusan itu peserta diinstruksikan untuk membuka pada suatu halaman tertentu yang telah disusun secara acak. Ice Breaking 1. yang lain akan ikut merasakannya”. Hal ini dimungkinkan karena perbedaan status. 3. Metode Simulasi dan Permainan. mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. Metode Banyak metode yang dapat dilakukan dalam ice breaking ini. b. kesadaran potensi. diperlukan sebuah proses ice breaking. c. mungkin setelah melakukan beberapa langkah-langkah yang salah. . d. . tim building. kemudian dipaksa untuk membuat keputusan. Tujuan Tujuan dilaksanakan ice breaking ini adalah : a. Terciptanya kondisi-kondisi yang equal (setarap) antara sesama peserta dalam forum training. pelatih melakukan terlebih dahulu ceramah pembuka yang pada hakikatnya menjelaskan tentang beberapa hal. si anu kaya. Terciptanya kondisi yang dinamis di antara peserta d. Memberikan pengertian bahwa sejak hari itu mereka akan menjadi sebuah keluarga (sanak famili) sampai kapanpun. yaitu memberikan kesempatan kepada peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis sehari-hari yang ditawarkan oleh pelatih. si anu bos dan lain sebagainya. metode ini merupakan metode yang paling mudah dilakukan. .

baik dari segi pendapat. organisasi pelatih. tugas dan wewenang pelatih. Saat melakukan ice breaking. Ketika peserta belum lebur namun ice breaking sudah dihentikan. Apa yang mesti mereka lakukan ? c. aspek-aspek (ranah) penilaian. seorang pelatih haruslah dipandang oleh peserta dalam pandangan yang positif. Oleh karena itu seorang pelatih harus mempunyai beberapa “jurus simpanan” yang harus dikeluarkannya bila peserta sulit mengalami peleburan antara satu dengan yang lainnya. Ia harus tahu saat peserta sudah lebur atau belum dan masih harus dileburkan. Menghilangkan kebingungan peserta tentang apa yang sebenarnya mereka ikuti. 4. tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan latihan yang sedang diadakan. Orientasi 1. Apa sebenarnya pelatihan yang sedang berlangsung. bobot penilaian. Hal-hal apa saja yang akan mereka temui ? 2. c. Tujuan Adapun tujuan dilakukan orientasi ini adalah : a. b. (minimal beberapa orang dari peserta sudah masuk dalam memorinya) tentang potensi awal. sifat dan interaksinya dengan peserta. e. Waktu yang disediakan untuk melakukan ice breaking sangat kondisional. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Orientasi .4. karena perbedaan pendidikan. latar belakang. Memberikan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang mesti mereka lakukan selama mengikuti pelatihan tersebut d. dispensasi izin dan kriteria lulus peserta. Ada peserta yang mudah lebur dan ada yang sulit lebur. target. seorang pelatih harus sudah dapat mendeteksi. Seluruh hal-hal yang berkenaan dengan proses pelatihan (asal tidak hal-hal yang paling esensial dan rahasia dalam pelatihan tersebut) 4. dll yang sangat signifikan. C. kedudukan panitia. sifat dan “karakteristik special” seorang peserta. Meluruskan motivasi awal mereka untuk mengikuti pelatihan tersebut c. Metode Metode yang dapat digunakan dalam melakukan orientasi adalah ceramah dan diskusi. yaitu : a. Pengertian Orientasi yang dimaksudkan disini adalah suatu proses pemberian pemahaman kepada peserta. b. ruangan-ruangan yang ada di tempat diselenggarakannya pelatihan yang boleh dan tidak boleh peserta masuk ke dalamnya. 2. 3. Ceramah dimaksudkan untuk menjelaskan kepada seluruh peserta tentang : a. sikap. Pada hakikatnya orientasi yang dilakukan pada saat pelatihan adalah berusaha menjawab tiga pertanyaan penting. Memberikan gambaran ringkas tentang hal-hal yang akan mereka temui selama mengikuti pelatihan (dengan tidak memberitahu hal-hal yang sangat rahasia/esensil). tergantung kepada tingkat keleburan peserta. 3. hal ini akan menyusahkan sewaktu penyajian materi berikutnya. sikap. tujuan. karena tidak menutup kemungkinan nanti seorang pelatih akan menjadi tempat “curhat” paling dipercaya bagi peserta yang mengalami persoalan-persoalan khusus. Menimbulkan kesan positif. resume. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ice Breaking 1. Seorang pelatih haruslah mempunyai naluri (feeling) khusus yang kuat ketika melakukan proses ice breaking. Tugas-tugas terstruktur. Sedang apa mereka (para peserta) dalam acara ini ? b. sistem penilaian peserta. Memunculkan komitmen dan kesediaan mereka untuk mengikuti acara ini dari awal hingga akhir dengan penuh perhatian dan kesadaran diri.

hendaklah diungkapkan dengan sejelas-jelasnya apa saja mengenai pelatihan yang akan mereka ikuti. Dalam orientasilah sebaiknya motivasi awal setiap peserta diluruskan dan diarahkan. kenapa dalam permainaan kita membutuhkan aturan main yang jelas dan sebagainya sampai akhirnya siswa secara tidak sengaja telah mulai membentuk opini akan pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat dan guru mengeksplor pengetahuan siswa akan norma-norma yang selama ini berlaku di masyarakat. guru kemudian berupaya memperbaiki keadaan dengan betul-betul membuat aturan main yang jelas dan tegas dengan sangsi yang tegas pula bagi pelanggarnya seperti : memberikan bola dengan tangan kanan lewat belakang. jangan memanipulasi keadaan. mata harus ditutup. 89. PASS THE BALL” Adapaun langkah-langkah yang penulis lakukan diantaranya adalah sebagai berikut : 1. guru meminta siswa untuk memainkan Pass the Ball dengan cara memberikan bola ke siswa tanpa memberikan petunjuk yang jelas 3. c. Setelah berjalan guru kembali menghentikan permainan dan memberikan aturan lainnya dan begitu seterusnya sampai siswa menjadi kacau dan melakukan protes kepada guru 6. Waktu yang disediakan untuk orientasi tergantung kepada keadaan. sebaiknya peserta tersebut mengundurkan diri dari awal. jika peserta tidak meragukan lagi (tidak muncul lagi pertanyaan) saat itu orientasi dapat dinyatakan selesai. missal: Tanya : Bagaimana kabarnya pada pagi hari ini…! Jawab: Alhamdulillah. layani setiap pertanyaan yang muncul dan jelaskan apa adanya. Jika ada yang tidak mau menyatakan komitmennya.a. menyanyikan lagu nasional sambil bermain. setelah bola mulai bergulir guru menghentikan game dengan alasan kurang menarik dan memberikan satu aturan yaitu memberikan bola dengan tangan kanan dari arah belakang 4. apabila bola jatuh maka akan diberikan sangsi yang disepakati bersama dan seterusnya berdasarkan masukan dari siswa itu sendiri. Waktu akan mengakhiri orientasi. namun untuk memudahkan . b. o o Tanya kabar ini bisa bermacam-macam. apa yang harus dikoreksi dari permainan tersebut. Setelah selesai bermain guru melakukan brainstorming dengan siswa tentang apa yang mereka rasakan dengan bermain pass the Ball?. 7. Guru meminta siswa untuk membentuk lingkaran apabila dalam kelas kecil (tidak lebih dari 24 siswa) dimana guru menjadi bagian dari lingkaran tersebut tapi apabila kondisi kelas besar dapat dilakukan dengan cara dibentuk 4 kelompok dan masing-masing kelompok membentuk barisan 2. Setiap peserta tentunya mempunyai motivasi masing-masing untuk mengikuti pelatihan. apa yang dirasakan setelah aturannya menjadi jelas dan tegas. “APA KABAR ?” Prosedur : Sampaikan pada audience. permainan pun dapat dilanjutkan sampai bola kembali pada guru 8. d. luar biasa Allahu akbar…! . setelah berjalan guru kembali mengehentikan permainan dengan alasan yang sama kemudian menambah aturan baru dengan cara sambil bernyanyi 5. 88. Sewaktu melaksanakan orientasi. motivasi awal ini ada yang baik dan ada yang perlu diluruskan. semua peserta dapat diikat dengan satu komitmen yang disampaikan secara lisan satu persatu bahwa mereka siap dan bersedia menjadi peserta pelatihan tersebut. buat kesepakatan diawal bila kita bertanya sesuatu maka audience harus menjawab dengan kata-kata yang disepakati.

91. Mungkin akan keluar jawaban-jawaban berupa angka-angka. Trainer bisa memilih beberapa benda atau hewan untuk disebutkan. tapi untuk mengikuti yang dikatakan trainer. 90. Karena yang disuruh bukan menghitung ayam atau itiknya. ayam itik itik ayam. . bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan kita. “IKUTI APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur: Pertama sampaikan peraturannya kepada audience. sehingga jawabannya pun akan benar. “TEBAK APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur : Sampaikan instruksi permainan ini: “tebak apa yang saya katakan” Sanbil menunjukkan jempol. katakan bahwa semua jawaban salah…! Maka harus diulangi lagi. itik-itik. Setelah cukup puas membuat peserta senang. barulah trainer menjalankan aksinya.o o Tanya : How are you today? Jawab: Excellent…. aitu untuk mengenali dan melaksanakan instruksi yang diberikan.! Atau Fantastic…! Keterangan : kata-kata yang diucapkan bisa bervariasi. trainer mengucapkan ini ayam Ketika menunjukkan telunjuk trainer mengucapkan yang ini sapi Kemudian ketika menunjukkan jari tengah trainer mengucapkan kalo yg ini kerbau. Tanyakan kepada peserta sudah paham atau belum. Kalau perlu berilah contoh/praktekan sekali saja: Kata kunci kita pada permainan ini adalah instruksi : “Ikuti Apa Yang Saya Katakan” peserta disuruh mengikuti kata-kata trainer. katakan: ada berapa ayam? (biasanya peserta akan bingung dan terdiam di sini. diulang beberapa kali dengan tetap menyebutkan instruksi permainan ini. biasanya audience akan sadar terhadap instruksinya. kebanyakan dari mereka bahkan minta agar permainan diulang) o ikuti saja kemauan mereka.(diulang-ulang sampai beberapa kali). Setelah semuanya paham barulah dimulai. Inti dari permainan ini adalah konsentrasi. praktekan sekali untuk mengetest kepahaman mereka. misalnya: o ayam-ayam. setelah dirasa paham. bukan untuk menghitung jumlah ayam atau itik. Setelah beberapa lama.

93. Ketika peserta telah memahami instruksi diatas. Jika jawabannya “Tidak” maka peserta diharuskan untuk menganggukkan kepalanya. 92. setelah selesai. (3) Prosesnya berlanjut sampai semuanya telah dikenalkan. Biasanya peserta akan bingung dan protes. Berikut beberapa contohnya: Harta benda dalam dompet/tas Minta peserta memilih dua benda yang mereka bawa di dompet atau tas mereka yang penting bagi mereka. Ada beberapa hal yang mendukung efektivitas hasil belajar siswa diantaranya siswa belajar dalam kondisi senang. perkuliahan. penyesuaian dengan konteks.Peserta diminta menebak apa yang trainer katakana. nama saya Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). Variasikan dengan . katakana seperti contoh diatas. Ice Breaking dalam Pembelajaran Menurut Dryden & Vos (2000) belajar akan efektif bila proses pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang menyenangkan (joyfull learning). (2) Orang berikutnya mengenalkan diri dan orang sebelum dia yang telah mengenalkan diri (misalnya nama saya Urip tukang foto dan dia Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). maka jawabannya adalah “ayam” dst. Dari permainan ini menjelaskan tentang betapa sussahnya kita merubah sebuah kebiasaan. Ulangi lagi dengan variasi lain. Caranya dapat secara integratif atau secara khusus diberikan dalam sela atau jeda dalam proses pembelajaran. atau pelatihan sangat membantu dalam membuat suasana belajar yang menyenangkan. guru menggunakan berbagai variasi metode dan teknik. memberikan nama mereka dan sesuatu yang menarik tentang mereka sendiri (misalnya. Jawaban yang benar adalah bila trainer menyebutkan “ini”. Yang Menarik dari Saya… (1) Minta peserta mengenalkan dirinya. dengan seluruh kelompok membantu jika ada yang terlupakan. maka ia akan mengikuti kata kunci tanpa memperhatikan jari mana yang kita tunjukkan. Minta masing-masing peserta untuk menjelaskan kenapa itu penting. dan siswa sebagai subjek dalam pembelajaran. Ice breaking dalam pembelajaran. Halo-Hai Fasilitator mengucapkan kata HALO peserta diminta menjawab HAI atau sebaliknya. pola induktif. Sampai terjawab dengan benar. BREAK THE RULE Prosedure: Ketika trainer menanyakan sesuatu dengan jawaban Iya atau Tidak maka peserta harus menjawab dengan tingkah laku yang berbeda dari biasanya Jika jawabannya “Iya” maka peserta diharuskan untuk menggelengkan kepalanya. katakan” Kalo yang ini” tetapi kita menunjuk pada jari kelingking. menggunakan media belajar menarik dan menantang. Perubahan itu tidak akan secara tiba-tiba bisa dilakukan namun pastinya bertahap.

memiliki anak remaja. Menuliskan Huruf Peserta menulis huruf tetapi dengan menggunakan anggota tubuh sambil mengucapkan huruf tersebut dengan keras. Cari saya (1) Sebelum sesi. Perlu diperhatikan bahwa nama hewan harus yang tidak sensitif dengan kultur masyarakat. video clip dan meminta mereka mengapresiasinya. Dicari yang tercepat selesai gambarnya dan bagus. pensil. Kekuatan Memori Beri sederetan kata-kata beri waktu beberapa saat kemudian hapus tulisan dan minta mereka menyebutkan atau menuliskan lagi kata-kata tersebut. Lempar Bola Tepuk Tangan Minta peserta bertepuk tangan satu kali setiap kali fasilitator melemparkan bola/bola terlepas dari tangan fasilitator. Deskripsikan Hasil Pengamatan Beri benda (pena. Mencari Teman Mencari teman dengan cara menirukan bunyi. (3) Berikan 10 . Menggambar Bangun Datar Peserta menggambar bangun datar dengan anggota tubuh. menirukan gerakan atau tanya jawab untuk membentuk kelompok. Hapus tulisan dan minta mereka menulis/menyebutkan kata–kata yang ada dalam lagu. adalah ibu dari tiga anak). Cari jawaban yang paling masuk akal atau sebaliknya. Menghitung Jumlah Segi Empat pada Papan Catur Beri peserta gambar papan catur dan minta mereka menghitung berapa jumlah segi empat yang ada dalam waktu yang sangat singkat. Menggambar Sambil Menutup Mata Peserta berpasangan. Minta mereka mengambil benang merah dari kegiatan tersebut. Teka-Teki Memberikan teka-teki ringan dan lucu dan memberi penghargaan bagi yang bisa menjawab. Memberikan hukuman bagi peserta yang salah bertepuk tangan atau tidak bertepuk tangan. penghapus. buat daftar sepuluh karakteristik yang mungkin bisa diterapkan ke dalam kelompok (misalnya.mengucapkannya menjadi 2 atau 3 kata. Minta mereka membandingkan perolehan kata pertama dan yang kedua. . atau benda apa saja yang ada di meja pelatihan) dan minta mereka menuliskan deskripsi tentang benda tersebut minimal 50 kalimat (Kemampuan mengobservasi). Mencari Teman dengan Suara Hewan Tulislah nama-nama hewan dalam sebuah kertas kecil dan berikan kepada peserta untuk mencari anggota kelompok dengan menyuarakan suara hewan. salah seorang memberi instruksi kepada pasangannya untuk menggambar sesuatu dalam keadaan mata tertutup. (2) Perbanyak/copy daftar tersebut dan bagikan ke tiap peserta. Menonton Film Memutarkan film singkat. Hal tersebut dapat membantu mengembalikan konsentrasi peserta.15 menit agar semua orang berbaur dan mencari nama sebanyak mungkin untuk mengisi tiap karateristik yang dituliskan dalam daftar. Lalu tampilkan lagi sederetan kata yang berbeda dan ajak peserta menyanyikannya dengan melodi lagu yang sangat akrab ditelinga mereka.

latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu.. Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras – keras kepada seluruh peserta lain. atau tempat tinggal. hobi main catur. Game untuk Perkenalan Siapa Dia? Langkah-langkah : • • • • • Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut... tapi karena beberapa hal. barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian . jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya untuk menyahut ‘ya’!. peserta dikenakan hukuman ramai – ramai oleh peserta lain. atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa. Ajak peserta berkeliling ruangan sambil menyanyi “naik kereta api tut. demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya. misal: Nama saya Retno.. Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya.tut. Jika terlambat 3 detik.” 94. baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri. Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?.siapa hendak turut dan seterusnya…. jelaskan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka. Setelah yakin. Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar mengingat nomor urutnya masing – masing.tut. hobi baca buku.Kereta Api Peserta diminta berbaris berurutan dengan memegang pundak peserta yang ada di depannya.). Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama. misal : teman saya Retno. Langkah-langkah : • • • • • • Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis) Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik. maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?’ Kisah Angka-Angka Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan. Mulai bercerita. misalnya : saudara – saudara. jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh. saya Rahnat. hobi baca buku. Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri. hobi.

Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi. Minta peserta untuk mencari pasangannya masing – masing agar kalimat itu menjadi lengkap. yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat. Bagikan kertas – kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil. dst. “. dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat 95. kerjasama dan komunikasi . Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta. “ dsb.. satu kertas berisi kalimat “Bersama Membangun” dan satu kertas berisi kata “Kepedulian”. kalau peserta 20 orang. Game untuk menghangatkan. misal : Bersama Membangun Kepedulian. satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri ) Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing – masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap.. contoh – contoh kalimat misalnya : Saya adalah petugas lapangan . Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain. lalu pemandu berdiri di tengah.Saya memiliki hobby membaca.Saya lahir di pedesaan . Simpulkan Mencari Jodoh Langkah-langkah : • • • • • • • • Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan . misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang…. Berdirilah Jika ………… Langkah-langkah : • • • Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran. peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya. Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas. termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri. Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( yang penting.Saya lahir di kota besar .• • • dipersiapkan oleh delapan orang panitia ………. minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama. Ucapkan kalimat – kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri). asal. “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik……. Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut. Jelaskan kepada peserta bentuk permainannya. dsb • Setelah selesai. dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ). peserta mengucapkan kalimat. harus disediakan 10 kalimat. Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan Anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia) Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan.

Sebenarnya. ajukan pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan membuat patung sesuai keinginannya sendiri ? Ajukan juga pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan untuk dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? . Minta peserta untuk mendiskusikan : (1) Manakah yang lebih baik banyak terjadi kesalahan.1. cara 1 atau cara 2 ? (2) Mengapa demikian ? (3) Kira-kira. Mengubah kebiasaan atau cara pandang yang sudah lama kita miliki. Langkah – langkah : • • • • • • • Minta peserta untuk berdiri mambentuk suatu lingkaran. Menghitung Mundur Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat atau siswa. melainkan diganti dengan tepuk tangan. pemahat dan patung tidak boleh saling berbicara) Setelah selesai. berdasarkan apa yang mereka butuhkan. tangan. merupakan hal sulit. permainan selesai. lutut kanan bertumpu di lantai. dan bukan pemberi atau sumber informasi. simbol. Apabila ada peserta yang salah melaksanakan tugasnya. tangan kiri memegang kepala. permainan tahap 1 selesai Permainan tahap – 2 dimulai dengan cara yang sama seperti di atas. Minta satu orang untuk menjadi pemahat patung. minta peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’. Kita menggunakan bahasa. Peraturan yang diterapkan juga sama. Memahat Patung Permainan ini bisa dipakai untuk menyadarkan peserta bahwa manusia tidak bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain. dsb) Minta patung untuk menuruti semua posisi yang diminta oleh pemahat (selama proses. gambar. satu orang lainnya menjadi patung itu sendiri. Sesudah 3 – 4 ronde. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat atau siswa untuk menerima hal–hal yang tidak biasa bagi mereka. kaki. informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. Setelah 3-4 ronde. kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat atau siswa hanyalah penerima informasi. dengan cara yang mudah diterima mereka. angka itu tidak disebutkan. melainkan diganti dengan tepuk tangan. tubuh patungnya (misal : tangan kanan ke atas. apa hubungannya permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita ( apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari atas dengan yang dari bawah ) ?. kepala belok ke kiri. 2. Langkah – langkah : • • • • • • Minta beberapa orang peserta untuk tampil ke depan. yaitu setiap angka ‘tujuh’ atau angka ‘kelipatan tujuh’ . Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. angka itu tidak disebutkan. maka permainan dimulai dari awal. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta) Pada saat menghitung. Minta pemahat patung untuk mulai bekerja menjadikan patung itu sesuai dengan keinginannya dengan cara membimbing posisi kepala. program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat atau siswa. tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur terus sampai dengan angka 1.

Pasangan yang tidak ditutup matanya. Apabila peserta belum berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. dengan panjang masing – masing 2 meter. apa yang mereka amati selama proses permainan berlangsung? • • • • • • • • • • • Dari pertanyaan tersebut temukan kata kunci dari peserta : untuk dapat berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. akan dimulai dengan permainan memasukkan pensil ke dalam botol. tanpa kerjasama akan sulit untuk mencapai tujuan bersama. Memasukan Spidol ke Botol Langkah–langkah : • Jelaskan kepada peserta bahwa sebelum membahas modul. Langkah-langkah : • Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. berdiri di belakang yang ditutup matanya dan memberikan perintah (aba – aba) untuk memasukkan pensil tersebut ke dalam botol. . pasangan – pasangan tersebut berdiri membentuk lingkaran dimana di tengah – tengah lingkaran diletakkan sebuah botol. • Bahas bersama peserta faktor–faktor yang bisa mempengaruhi dan menghambat kerjasama. kerjasama dan komunikasi 1. memerlukan kerjasama di antara mereka. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan. Sebelum permainan dimulai siapkan terlebih dahulu sebuah botol yang bisa dimasuki pensil. Setelah selesai permainan. mintalah mereka untuk mencoba beberapa kali sampai berhasil. Sebuah pensil yang diikat oleh 4 utas tali rapia. Badai Berhembus (The Great Wind Blows) Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. tanyakan kepada peserta : Mengapa mereka memilih pasangannya masing – masing? Cukup mudahkah atau susah untuk memasukkan pensil ke dalam botol? Kalau mudah apa saja faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi mudah? Apabila susah. 96. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. Game untuk menghangatkan. Mintalah 8 orang peserta sebagai sukarelawan. Tali rapia tersebut harus bisa ditarik ke empat arah yang berbeda. Tugaskan 8 orang peserta tersebut untuk berpasangan (menjadi 4 pasang). sedangkan peserta lain menjadi pengamat. Salah seorang dari setiap pasangan ditutup matanya dan bertugas untuk memegang tali rapia yang mengikat pensil.• Kemudian diskusikan bersama peserta : Apakah manusia bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? Apakah anak – anak bisa ? Apakah orang dewasa bisa ? Bagaimana tanggapan peserta tentang permainan ini ? 3. apa saja yang membuat hal tersebut menjadi susah? Apa yang dirasakan oleh pasangan yang matanya ditutup? Adakah interaksi atau komunikasi antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain? Tanyakan kepada para pengamat.

• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin. Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata). Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi. Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin. Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

2. Lempar spidol Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Langkah–langkah :
• • • •

Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing. Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali. Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”. Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks : spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerk tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ? Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

3. Sepatu Lapangan : Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Langkah – langkah :
• • • • •

Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok. Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit) Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing. Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas. Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

4. Kompak

Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Langkah–langkah :
• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang. Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masingmasing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya. Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja. Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran .

5. Bercermin Langkah–langkah :
• • • •

Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin. Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan. Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama. Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.

97. Permainan (Ice Breaking) Posted on July 25, 2009 by ketutsutawijaya
Ini adalah beberapa permainan untuk memecah kebekuaan suasana saat berada dalam pertemuan atau pelatihan. Ada banyak permainan lainnya, tapi yang berhasil saya tulis (di tengah kesibukan yang tinggi, cie..ileh.. :p) cuma 4 permainan ini. Permainan yang saya tulis di sini adalah permainan yang saya dapatkan selama proses mengikuti dan mengadakan pelatihan secara langsung, sehingga jika ada yang keberatan karena hak ciptanya tidak dituliskan di sini, saya minta maaf sekali. Permainan di bawah ini saya tuliskan secara singkat. Kalau ada waktu, mungkin akan saya tambahkan lagi 1. Perkenalan Perkenalan sebaiknya dibuat meriah dan menjadi kesan pertama yang tidak terlupakan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk membuat suasana perkenalan menjadi menarik. Di sini dijelaskan cara berkenalan yang sedikit banyak berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dimiliki semua orang yaitu menulis. Urutan prosesnya seperti di bawah ini: Mintalah setiap peserta untuk mengambil selember kertas dan sebuah balpoin Instruksikan pada peserta untuk membentuk lingkaran. Jika peserta jumlahnya sedikit posisinya adalah duduk melingkar, namun jika pesertanya banyak, lebih dari 15 orang, mintalah mereka berdiri dan membuat lingkarab besar.

Minta pada peserta untuk menulis nama panggilan (subyek) mereka di ujung kiri atas kertas yang dibawa. Ukuran tulisan sebaiknya tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran kertas dan balpoin yang digunakan. Lipat kertas sebanyak dua kali agar nama yang ditulis tidak terlihat. Besar lipatan sesuaikan dengan besar tulisan, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Lakukan pengacakan. Kertas tersebut diputar ke kanan atau ke kiri dalam lingkaran tersebut sampai si pemilik kertas tidak memegang kertas miliknya lagi, namun memegang kertas milik orang lain. Mintalah peserta menulis kata predikat di kertas yang dipegangnya. Usahakan tidak menulis di bagian lipatan namun di bawah lipatan, agar kalau kertas dibuka tulisan-tulisan yang sudah dibuat berada di halaman yang sama atau tidak berada di halaman depan dan belakang. Kata predikat yang ditulis bebas, namun jika ingin membuat suasana menjadi meriah pikirkanlah jenis-jenis predikat yang harus ditulis peserta agar nantinya dapat membentuk kalimat yang lucu. Setelah selesai menulis kata predikat, lipat lagi dan lakukan pengacakan lagi. Minta peserta munulis kata obyek. Kata obyek yang ditulis juga bebas. Bisa berupa benda-benda yang ada di sekitar atau anggota badan. Kemudian lipat dan acak lagi. Terakhir minta peserta menulis kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu. Setelah selesai, kertas tersebut dilipat menjadi gulungan kecil. Instruksikan pada peserta untuk menyerahkan gulungan kertas kecil yang dipegangnya ke teman sebelah kirinya. Lakukan terus dengan kecepatan yang terus ditingkatkan. Saling oper akan terjadi dengan cepat dan koordinasi mulai kacau karena saking cepatnya. Teriakan kata “stop!” untuk memberhentikan putaran kertas-kertas yang terjadi dan sekaligus mengagetkan peserta yang sedang asik saling lempar kertas. Bagi peserta yang memegang dua kertas atau tidak memegang kertas adalah peserta yang “bersalah” dan harus “dihukum” dengan membaca pertama kertas yang dipegangnya. Contoh kalimat yang dibaca seperti ini: “Adi menyium bokong di pasar pada pagi hari”. Perkenalan telah dimulai dengan Adi. Lanjutan seterusnya dengan kertas-kertas yang lain. Output dari sesi ini adalah mengingatkan kembali pada peserta tentang hukum SPOK yang harus dipatuhi untuk melakukan penulisan. Output lainnya adalah menyegarkan suasana ketika bekenalan satu dengan yang lain. 2. Perkenalan dan Membangun Rasa Optimis Buatlah lingkaran. Peserta diminta untuk mengambil 2 lembar kertas A4. kertas tersebut di tempel di punggung teman di sebelah kanannya. Setiap peserta membawa satu spidol. Tanyakan pada teman yang ada di sebelah kanan tersebut tentang nama panggilannya. Tulislah menurun nama panggilan tersebut di kertas yang tertempel di punggung si pemilik nama (teman yang ada di kanan). Lakukanlah permainan angin bertiup untuk mengacak peserta. Sebelumnya, fasilitator menyiapkan tempat-tempat hinggap dari masing-masing peserta. Katakan “angin bertiup ke arah orang yang memakai kacamata”. Lakukan sampai teracak. Minta peserta untuk mengamati satu sama lain selama proses berlangsung. Lakukan 1 menit. Kemudian, peserta secara acak menuliskan kesan yang ada pada TEMAN BARU-nya dengan cara menuliskan kesan tersebut sesuai nama yang tertempel di punggung. Fasilitator menyiapkan contoh isian kertas. Contohnya:

Terangkan juga untuk menggunakan peraturan “menulis harus huruf kapital. cukup dalam hati masing-masing. Setelah selesai. pertanyaan tidak perlu dijawab secara verbal. satu sama lain harus saling berhubungan. Biarkan para peserta berkreativitas sendiri. Fasilitator menerangkan tentang Inbound. kembali ke lingkaran. bandingkan dengan kesan oleh orang lain melalui tulisan yang dibuat di punggung. khususnya barang-barang yang melekat di badannya untuk membentuk barisan yang terpanjang. Cukup instruksikan: “Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang“. Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok. Setelah melakukan inbound. Kemudian. kemudian bagikan kertas HVS dan spidol dan mintalah mereka menulis tentang apa yang dipikirkan tersebut. Setelah itu.B = Baik U = Udik D = Diam dan pemalu I = Idaman Minta peserta untuk membuat sekreatif mungkin. Gunakan SPOK. sekarang minta peserta untuk melihat ke sekeliling di dalam kelas. “kenapa kita ada di sini?”. “apa yang anda harapkan dari forum ini?” Minta peserta untuk merenung 1 menit. tidak ada diskusi pada sesi ini. Adu Panjang Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok yang maisng-masing kelompok terdiri dari 5 – 6 orang. Apakah ada kesamaan? Ajak peserta diskusi selama 2 menit. Tempel kertas-kertas yang sudah ditulis dan bacalah bersama. Mintalah peserta untuk merenung memikirkan tentang karakter diri atau siapa kita sebenarnya. . kita berkenalan dengan diri sendiri. Tetap berdiri membentuk lingkaran. instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk barisan yang paling panjang. Inbound adalah cara melihat ke dalam diri sendiri. 3. tanyakan lagi: “apakah anda semua memiliki optimisme terhadap apa yang akan kita lakukan ini?” “seberapa besar optimisme itu?” (gunakan skala 10 untuk mengukur optimisme ini). Bagikan kertas kepada peserta untuk menuliskan Satu Kata saja yang dapat mewakili karakter dirinya sendiri. Tapi kunci ini jangan diungkapkan ke peserta. Tulis dengan ukuran yang besar yang bisa dibaca dari arah mana saja dalam ruangan”. Ulangi dua kali pertanyaan ini. Barisan tidak boleh terputus. berderet satu baris dari depan ke belakang. Setelah itu menulis di punggung masing-masing orang. Tanyakan: “ruangan apa ini?”. Melihat semuanya. Kuncinya adalah peserta boleh menggunakan apa saja. Tulis dengan huruf kapital dan berukuran besar. Tidak boleh lebih dari 7 kata.

satu sama lain. minta mereka untuk saling menyilangkan tangannya satu sama lain. Ada aturan dalam permainan itu. Kedua. mintalah masing-masing kelompok kecil yang ada untuk berlomba. Percaya Teman Buatlah lingkaran-lingkaran kecil yang terdiri dari 5 – 6 orang. Kemudian. para peserta diminta untuk memikirkan di mana tempat untuk menyembunyikan benda berharga tersebut. Cukup kita sendiri yang tahu. bersilangan. Lingkaran harus tetap kuat. minta mereka untuk membentuk lingkaran kecil namun masing-masing orang menghadap keluar. kerjasama harus diutamakan karena mengambil barang tanpa tangan bukanlah hal yang mudah. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di tengah lingkaran dan menjatuhkan diri secara bebas. Setelah mereka mengerti aturan ini. Setelah itu. komunikasi sangat penting untuk membangun koordinasi yang kuat. Setelah ada ide tempat menyembunyikan langsung dengan cepat sembunyikan dan jaga hanya kita saja yang tahu tempat persembunyian itu. Satu orang yang berdiri di tengah lingkaran tersebut menutup mata dan menyilangkan tangan di depan dada. tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun. Mencari benda berharga Mintalah peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. karena tangan harus terus berpegangan. 5. Menjatuhkan diri dengan bebas dan tidak kaku. Setelah kelompok terbentuk. sehingga saling memunggungi. Fasilitator kemudian membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 5 orang. Dalam satu lingkaran ada satu orang berdiri di tengah lingkaran. tidak mudah lepas. pertama. Barang yang tidak boleh diambil dengan tangan juga memaksa peserta untuk bekerjasama satu dengan yang lain. Terserah peserta untuk mengambil barang berharga miliknya dengan menggunakan apa saja. Silangan tangan harus kuat. Lakukan bergantian. Mereka tidak berkomunikasi menyebabkan mereka harus mencari jalan lain untuk berkoordinasi agar menjadi tercepat dalam mengumpulkan barang. Semua orang harus menutup mulutnya rapat-rapat. namun badan yang jatuh. Bebaskan peserta untuk menyembunyikan barang berharga tersebut di mana saja asal tersembunyi. Jangan biarkan peserta lainnya tahu tentan benda berharga kita itu.Kemudian. minta peserta untuk berkumpul kembali. Instruksikan peserta untuk memikirkan benda apa yang paling berharga yang ada pada dirinya. Orang-orang yang berdiri mengelilinginya harus siap sedia menyangga tubuh orang yang jatuh ke arahnya. . ajak peserta untuk berdiskusi apa yang terjadi saat proses beradu panjang berlangsung. Cara menjatuhkan badan adalah kaki tetap tidak berpindah. Lombanya adalah adu kecepatan mengumpulkan barangbarang berharga yang disembunyikan oleh masing-masing orang yang berada di masing-masing kelompok. Akan terjadi tarik menarik dan gerak tidak tidak terkoordinasi antar peserta yang ada di kelompokkelompok. Kemudian. Pelajaran dari permainan ini adalah. Lalu. 4. orang berdiri di tengah lingkaran menjatuhkan diri dengan mata tertutup dan tangan dilipat di depan dada ke arah manapun. kenapa hal itu terjadi. Barang-barang yang disembunyikan tersebut tidak boleh diambil dengan tangan. Ajak semua peserta untuk meyakini bahwa yang dimilikinya tersebut adalah benda yang paling berharga dan harus dilindungi sebisa mungkin. rahasiakan. Semuanya rahasia.

Tapi yang paling penting dari permainan ini adalah membangun rasa kepercayaan satu sama lain bahwa kita semua bisa saling melindungi.Permainan ini dijamin menghilangkan kejenuhan dan rasa ngantuk. Faktor penunjang keberhasilan. Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja regu. delapan dan seterusnya. 4. Untuk berdiri peserta diminta menarik pegangan tangan. Perencanaan strategis. ICE BREAKING Teaching point : 1. Memahami bahwa kekurangan anggota regu (terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja regu. Lama permainan Perlengkapan Instruksi : 20 – 40 menit : Peluit : 1. Debriefing 1. Mereka dipersilakan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. jumlah anggota ditambah dari dua jadi empat. enam. . 3. tangan tidak usah berpegangan. 4. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama dengan cara saling menekan punggung. 3. 3. sepasang peserta diminta duduk berhadapan. apa yang dirasakan ketika menjatuhkan badan? Apakah ada perasaan takut atau sangat percaya dengan teman yang selalu siap melindungi? 98. Kemudian kedua tangan peserta saling berpegangan antar pasangan. 2. 4. Fasilitator menanyakan pada semua peserta. 2. Perasaan setelah berhasil. Setelah sukses dengan cara yang pertama. 2. : Teaching point yang dirasakan. Kegiatan di mulai dengan sepasang anggota regu duduk bertolak belakang di tanah dengan melipatkan kedua kaki ke arah dada. ujung kaki diletakkan saling bersentuhan dengan kaki masing-masing pasangan. Setelah sukses dengan cara kedua. Memecah kebekuan (ice breaking) dengan saling bersentuhan fisik. Implikasi terhadap regu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->