SILATURRAHIM PENDIDIKAN ANAK ISLAM SPAI KECAMATAN TRUCUK KLATEN

Sekretariat : Masjid Al Hidayah Sumber Kulon Sumber Trucuk Klaten 57467. Telp 081336347511. Email dan facebook : Rosyada_123@Yahoo.co.id, Blog Web : spaitrucuk.wordpress.com

1.Blind Leader
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak peserta outbound. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta outbound adalah tiap-tiap peserta dalam outbound training ditutup matanya, kecuali yang ditunjuk sebagai leader, mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan Leader, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Orang yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana seorang bisa tampil sebagai pemimpin (leader) dan bagaimana rasanya dipimpin orang lain. Saling percaya antar sesama divisi dalam perusahaan.

2. Pipa Bocor
March 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah. Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember/kaleng, bola pimpong. Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.

2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan ember yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaiman mengatur strategi kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan

3. Evakuasi Bambu
May 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif. Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu. 2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan 3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah : 1. 2. 3. 4. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ? Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ? Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik

4. Folding Karpets
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Jenis games ini dimainkan dengan alat bantu sebuah karpet atau terpal plastik atau kain yang ukurannya 1 meter persegi untuk 8-10 orang. Ukuran karpet dapat disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut bermain maupun tingkat kesulitan yang ingin diberikan, lebih banyak peserta maka dibutuhkan karpet yang lebih luas. Instruksi 1. Pertama, seluruh peserta diminta naik ke atas karpet dan 2. Setelah aba-aba dimulai mereka harus dapat membalik karpet tersebut 3. Kelompok harus bekerja sama dalam menemukan cara dan kemudian membalik karpet tersebut. Target Kelompok yang paling cepat membalik karpet dianggap sebagai pemenang. Larangan dan Hukuman

5. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Perintahkan seseorang untuk berdiri di atas drum atau bangku menghadap ke depan. dan saling mengaitkan tangan yang satu dengan yang lainnya. Teaching pointnya adalah : o o o o o Mengembangkan rasa percaya diri pada peserta outbound Mengembangkan rasa percaya diri pada orang lain Mengembangkan kerjasama kelompok. Trush Fall April 15. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Jika melakukan pelanggaran tersebut maka kelompok dianggap gagal melakukan tugasnya. Tujuannya adalah menangkap orang yang berada di atas drum pada saat peserta outbound tersebut menjatuhkan diri. Human Ladder April 15. Peserta lainnya berada di bawah. Orang-orang yang berada di atas karpet tersebut tidak boleh turun ataupun menyentuh tanah. Mengembangkan sikap bekerja dengan fokus yang dalam Melatih keberanian mengambil resiko 6.1.

webbing.Menjadi peserta aktif 7. 6. Ketinggian bisa bervariasi. Hell Barier April 15. Alat bantu dalam permainan outbound ini meliputi jaring.Pasrah. 2. kong. Peserta outbound training menaiki anak tangga yang dipegang oeh temannya. 3.5 m). Tujuan dalam games outbound ini adalah : 1. Peserta yang telah dilewati menuju ke depan untuk membuat anak tangga berikutnya.Tanggung jawab. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? Apa kunci keberhasilan mereka ? Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ? Apa makna dari kegiatan ini ? . karmentel. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut 3.Apa yang dirasakan saat dilewati Apakah rasa percaya kepada orang lain membuat anda mudah melewati tantangan ini? Teaching point : Trush. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta.Apa yang dirasakan pada saat menaiki anak tangga . Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya.Peserta berpasangan berhadap-hadapan dan berdiri sejajar. kaos tangan dan helm. dan berdiri berjajar membuat seperti anak tangga. Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter. Debriefing : . 4. 4. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainanoutbound ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk mencapai puncak yang diharapkan. 5. Setiap pasangan memegang kayu (ukuran 1-1. snappling. 2. 5.

Jadi semua peserta dibuat berpencar satu dengan lainnya. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah Berfikir kreatif 9. Apabila berhasil. maka instruktur outbound menghitung satu sampai lima hitungan. Tidak ada bagian dari kaki berdiri diluar kain. kain dilipat menjadi lebih kecil. Setelah mereka berhasil berdiri. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua anggota tim diminta untuk berdiri di atas kain. Solo April 15.8. Kelompok yang mampu berdiri di atas kain yang terkecil adalah pemenangnya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dari nama game nya sudah kelihatan solo = sendirian. Kemudian dilakukan kembali proses seperti semula.00-24. Melihat kekuatan diri yang dimiliki. visi keluarga dan visi organisasi. visi pribadi. seakan akan mereka berada dia atas sebuah kapal yang akan tenggelam. Merefleksikan kualitas keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. diperlukan pengorbanan Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan kelompok. Teaching point : • • • • • Membangun kebersamaan Menunjukkan untuk kesuksesan tim. . duduk/tidur menyendiri selama sekitar 2 jam antara pukul 22. Kemudian menuliskan semua pertanyaan berdasarkan daftar pertanyaan yang dibuat mencakup : Visi kehidupan. Melihat kelemahan-kelemahan diri dan menyusun langkah-langkah untuk memperbaikinya. Titanic (kapal tenggelam) April 15.00.

webbing dan helm. Meningkatkan rasa percaya diri 10. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan outbound training permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. 6. Kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan hari ualng tahun mereka atau berdasarkan tinggi badan. 2.Teaching point : • • • • Membangun visi kehidupan memahami kelemahan-kelemahan diri melihat diri dan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. Teaching point : • • • • • Melatih konsentrasi pada tugas. 5.snappling. 3. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah : 1. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran Pemaknaan dalam program outbound permainan ini adalah : 1. Jembatan birma April 15. Alat bantu dalam out bound training permainan ini meliputi bambu. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? 5. Melatih Kepercayaan diri 6. Mereka tidak boleh berbicara dalam menyusun barisan itu. Birthday Line Up April 15.karmentel. Mengembangkan cara berkomunikasi yang efektif Melatih untuk berinovasi Aplikasi praktis dalam proses pemecahan masalah Kepemimpinan bersama 11. Apa kunci keberhasilan mereka ? 4. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? 3. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? 2. 4.kong. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua peserta diminta berdiri di atas papan. Berani mengambil keputusan .

dll. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan ini adalah : Carmantel. Game ini sendiri termasuk dalam kategori High Impact. Cara mainnya sederhana. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dalam sebuah kegiatan outbound training. Tujuan permainan ini adalah :   Melatih peserta untuk cepat mengambil keputusan Melatih keberanian Merubah pola piker Memberi pengalaman baru pada peserta outbound   Hal yang harus diperhatikan : Masalah keamanan  Masalah pengalaman intruktur outbound  Games ini beresiko tinggi.12. sehingga diharapkan untuk tidak melakukan cobacoba/bereksperimen hal yang tidak perlu  . Carabiner. Pulley. safety yang memadai dan juga tenaga operator maupun instruktur yang mempunyai pengalaman yang cukup untuk memainkan games ini. sehingga dibutuhkan peralatan yang memadai. Harnes. Helm. Sepertinya tidak lengkap bila tidak ada Flying fox. Sling Baja. Flying Fox April 15. Setiap peserta training outbound disuruh untuk meluncur dari ketinggian melalui tali/sling yang teah disediakan.

Tali rafiah dibuat melingkari pohon membentuk seperti sebuah pulau. Escape From The Island April 15. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Kemudian dibuat garis lurus pembatas seolah-olah seperti sebuah pantai. Tujuan permainan?      Melatih kekompakan team Melatih personal untuk cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Melatih kesabaran Melatih kekuatan fisik peserta outbound 14. dan dimulai lagi dari awal.13. Peserta outbound diminta untuk menyeberangi pulau menuju pantai tanpa menyentuh tanah (dalam hal ini berfungsi sebagai laut).2 m. Bambu ukuran 1. Volley Ballon April 15. Pemenangnya adalah team yang berhasil keluar dari pulau semua terlebih dahulu. Apabila ada peserta outbound yang menyentuh tanah. Tali carmantel diikatkan pada sebuah pohon/penyangga setinggi 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Peralatan yang dibutuhkan diantaranya adalah : Tali Carmantel. Tali rafiah.5 m. Masing2 kelompok diberikan satu buah bambu. Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi dalam 2 atau 3 kelompok. maka seluruh anggota groupnya harus kembali kedalam pulau.

kemudian melempar lagi seperti semula. Kemudian instruktur outbound menyebar kertas yang berisi nama seluruh peserta outbound di lapangan/area outbound. Team lawan bertugas menangkap balon dengan kain. Hunter My Name April 15.Games outbound ini termasuk dalam kategori Fun game. dan webbing atau tali dibuat melingkar berdiameter kurang lebih 1meter. Pulpen. Berfikir kreatif dan inovatif . Penuh dengan keceriaan dan tawa. 3 atau 4 anggota kelompok ditutup matanya. Cara permainannya adalah : Peserta outbound dibagi dalam dua team. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. tali rafiah dan kain untuk melempar balon berukuran 1×1 m. kain pembatas. Seluruh peserta diminta untuk mencari namanya masing2 dalam waktu yang teah ditentukan oleh instruktur outbound. Kemudian kertas tersebut digulung dandi aduk/diacak.Cara permainan : Peserta outbound dibuat menjadi beberapa kelompok. Team dengan nilai point terbanyak adalah pemenangnya. Satu kain pelempar untuk 4 orang. selain itu memiliki makna yang dalam. Teaching point : • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Teaching point : • • • • Melatih kekompakan team Mengetahui kelebihan dan kekurangan teman Kerjasama Kecerdasan mengatur strategi 15. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah :Kertas yang di potong ukuran 10×5 cm. Peserta dilarang keluar lingkaran group dalam mencari nama mereka. Peserta outbound melempar balon dengan menggunakan kain pelempar yang dipegang oleh 4 orang. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk kedalam webbing/tali yang sudah disediaka n instruktur. Masing-masing peserta diminta untuk memegang ujung kain. Masing-masing peserta diminta untuk menuliskan namanya masing-masing pada kertas kecil yang sudah disediakan. Tali rafiah dibuat berbentuk kotak seperti lapangan volley mini dan kain pembatas dibuat sebagai net. paling ideal masing-masing team berjumlah 16 orang. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah : Balon yang diisi air.

buah jeruk.16. 4 buah. Setelah masing-masing kelompok mendapatkan tandu. buah lainnya. Kemudian instruktur outbound mengundi tandu untuk menentukan siapa memakai tandu siapa. Cara permainan. Tali atau webbing. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Teaching point : • • • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Kemudian ketua kelompok naik ke atas tandu dan diangkat oleh seluruh anggota kelompok yang memakai penutup mata. Ketua kelompok memerintahkan anak buahnya untuk menuju lokasi harta karun (buah) yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound.8 m. Buah diikat pada seutas tali kemudian digantung pada ketinggian sekitar 3meter. kecuali ketua kelompoknya. Masing-masing kelompok diberikan 4 buah bambu dan 2 buah tali. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Kelompok yang berhasil mendapatkan buah(harta karun) paling dulu adalah pemenangnya. Peralatan yang dibutuhkan adalah Bambu ukuran 1. Mencari Harta Karun April 15.buah salak. Seluruh anggota kelompok diminta untuk membuat tandu dengan kreasinya sendiri-sendiri. Berfikir kreatif dan inovatif Siap memimpin dan siap dipimpin Mengetahui bahwa kita mempunyai keterbatasan . seluruh anggota kelompok memakai penutup mata/slayer. instruktur menyuruh peserta outbound berkumpul dan menjelaskan bahwa tandu yang mereka buat belum tentu mereka yang memakainya. Setelah tandu selesai. penutup mata/slayer.

Masing-masing kayu memiliki 8-10 ujung tambang plastik. Peserta mulai berjalan menuju garis finish. bola tersebut tidak jatuh. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Instruktur outbound menyiapkan garis start dan finish menggunakan tali rafiah. kemudian bola ditaruh di atas kayu. Cara permainan/ gamesnya : Instruktur outbound membagi peserta dalam beberapa kelompok yang terdiri antara 8-10 orang. Tali rafiah Persiapan alat : Tambang plastik dipotong berukuran 1. Teaching point : Kerjasama kelompok/team Melatih Konsentrasi Mengatur ritme kerja Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman . Kelompok harus bisa menstabilkan kayu. Time Bomb April 16. Tambang plastik b. Seluruh peserta outbound diminta untuk memegang ujung tali. setiap orang mendapat satu utas tali. sehingga apabila bola plastik ditaruh di atas kayu. Kayu/bambu yang ujungnya diset sedemikian rupa sehingga berlubang dan bisa dipakai untuk menaruh bola c. kemudian diikatkan pada kayu. Apabila bolanya jatuh. Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk mengambil satu buah kayu yang sudah diikatkan tambang plastik dan satu buah bola plastik. Bola Plastik d. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah : a. Kelompok pemenang adalah yang mencapai garis finish terlebih dahulu tanpa membuat bolanya jatuh. maka game harus diulangi kembali mulai dari garis start kembali.17.5 m. Seluruh peserta menuju garis start.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : o Sinergi antar team dan intra team o Mengembangkan komunikasi yang efektif o Mengembangkan strategi bersama o Membangun kepercayaan diri anggota team o Melatih proses pemecahan masalah o Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota o Memahamani saling ketergantungan antar sesama.18. Kaitkan dengan manajemen kualitas kerja? Tonggak/pohon Tali Helm 19. Air Bridge (jembatan udara) April 16. semua peserta harus ulang lagi dari awal. Sarang laba-laba tersebut harus memiliki lobang yang besarnya cukup untuk setiap peserta. Spider`s Web April 16. Setiap anggota team harus melewati sarang labalaba tersebut. Yang mereka lakukan biasanya adalah kerja intra team mereka sendiri. Perlengkapan : • • • Cara permainan: Fasilitator harus menyiapkan sarang laba-laba diantara dua tonggak/pohon. tanyakan mengapa mereka tidak mau bekerja sama? Tanyakan. Kalau menyentuh tali. Kalau hal itu terjadi. apa hubungan permainan ini dengan pekerjaan di tempat kerja? Konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus kembali. Debriefing : Seringkali peserta tidak melakukan kerjasama antar team. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi .

maka game dimulai lagi dari awal. Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. Seluruh anggota kelompok berada di atas papan. Crocodille River April 16. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 20. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Separuh anggota kelompok berdiri di atas papan yang ditaruh diatas bangku.Perlengkapan : - Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Separuh anggota yang lain bertugas menggeser bangku untuk track jembatan berikutnya.Tantangan terberat adalah memindahkan . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Perlengkapan : Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress.

4 buah Bambu ukuran 3 meter. Debriefing : Arahkan keluaran peserta untuk dapat mengungkapkan bagaimana perasaan masing-masing peserta dengan kegiatan tersebut (takut. menarik. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. maka game dimulai lagi dari awal. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. Tim diberi waktu 15 menit untuk merencanakan rakit. 8 buah Empat buah drum plastik Tali /webbing Tali plastik Gergaji Palu Meteran Selembar kertas manila dan spidol untuk perencanaan Pelampung Helm Dayung . membosankan) Bambu ukuran 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Menyusun perencanaan yang strategik Mengimplementasikan perencanaan strategik Kerjasama antar kelompok kerja dalam satu sinergi Komunikasi yang efektif Leadership Kemampuan mengalokasikan sumber daya Kemampuan mengatasi ketakutan akan tenggelam Perlengkapan yang diperlukan : Instruksi : Tim anda ditugaskan untuk membangun sebuah rakit yang akan digunakan untuk menyeberangkan anggota team kesuatu tujuan dengan selamat. menantang. Bila dalam percobaan tidak safe. Tim diberi kesempatan untuk mencoba rakitnya sebelum digunakan untuk menyeberang.5 meter. melelahkan. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 21. maka team harus membangun rakit ulang agar safe.papan dan bangku. Bangun Rakit April 16. tanpa turun dari papan/tanpa menyentuh tanah.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja Memecah kebekuan (ice Breaking) dengan saling bersentuhan fisik Memahami bahwa kekurangan anggota team ( terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja team. tangan tidak usah berpegangan. Debriefing : Faktor penunjang keberhasilan? Perasaan setelah berhasil? Implikasi ke tempat kerja? . Cara permainan : Permainan dimulai dengan sepasang anggota team duduk berhadap-hadapan.Arahkan keluaran peserta pada bagaimana proses pembuatan/penyusunan rakit (mulai observasi.3. dimulai dari 2 orang lagi dengan duduk saling membelakangi. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama. Apabila berhasil. Ujung kaki saling dikaitkan dan tangan berpegangan.4 hingga seluruh team yang ada berdiri bersama berbarengan. Perencanaan strategik Pergeseran paradigma kerja. perencanaan. pelaksanaan serta pengawasannya) Arahkan kepada peserta tentang siapa berperan sebagai apa. pengorganisasian. maka jumlahnya ditambah menjadi 2. Peserta diminta berdiri dengan bantuan punggung temannya. All Stand Up April 16. 22. Mereka dipersilahkan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. Kemudian dilanjutkan hingga berdiri seluruh team nya. Kemudian tantangan diubah.

Frantic Balloon April 21. Hollahop ditaruh di ujung kanan. kemudian dengan menggunakan webbing. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami perubahan lingkungan bisnis terhadap strategi organisasi. Alat : Hollahop. Berubahnya lingkungan bisnis menuntut perubahan strategi Menyusun perencanaan strategik Mengimplementasikan rencana yang disusun Kerjasama dalam kelompok . Apabila sudah maka tantangan berikutnya adalah. Hollahop Berpindah April 16. kemudian peserta outbound diminta untuk memindahkan hollahop tersebut ke sebelah kiri tanpa memutus pegangan tangan. webbing Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok besar.23. Kemudian insruktur outbound memerintahkan seluruh anggota kelompok berpegangan tangan sehingga membentuk garis lurus. Kemudian tantangan di ubah dengan menggunakan tali. Kemudian peserta diminta memindahkan benda tersebut ke sisi yang berseberangan secara bersamaan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Kategori game ini adalah termasuk low game dan biasa digunakan untuk game pemecah kebekuan (Ice Breaking). hollahop ditaruh di sebelah kanan. tali. Tujuan : • • • • Melatih kerjasama team Mengetahui kecerdasan peserta Sebagai game pemecah kebekuan Berfikir kreatif dan inovatif 24. webbing ditaruh disebelah kiri.

hal yang sama dilakukan secara bergantian pada peserta lainnya. . Selanjutnya peserta diminta untuk melempar sebuah bola kepeserta lain dengan menyebutkan namanya sendiri dan nama orang yang diberi bola.Lokasi : Dilapangan terbuka kira-kira seperempat lapangan bola Perlengkapan : Balon dalam jumlah 4x jumlah peserta dan stopwatch Cara permainan : Setiap anggota diminta untuk meniup dua buah baloon dengan ukuran cukup besar. Ball Tossing April 21. Peserta diberitahu bahwa balon akan ditambah oleh fasilitator dari waktu ke waktu. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching point : • • • • Fokus pada pekerjaan Sensitivitas terhadap orang lain Pelayanan prima Inovasi Perlengkapan : • • • Tiga buah bola plastik Stopwatch Pluit Cara permainan : Game ini termasuk dalam kategori fun game dan ice breaking. Tolok ukur : Kesuksesan tim dinilai dari berapa banyak kesalahan menyebut nama sendiri dan nama orang lain. Kalau dihubungkan dengan dunia kerja dan kehidupan organisasi apa arti permainan tersebut. Debriefing : • • • • Apa yang merupakan teaching pointnya Faktor apa yang menentukan kecepatan kerja Hal-hal yang menjengkelkan di saat kegiatan dan bagaimana mengatasi kejengkelan tersebut. 25. Selanjutnya orang yang diberi bola juga menyebut namanya dan memberikan kepada orang lain sambil menyebut nama orang lain. Peserta diminta untuk membentuk lingkaran dengan wajah menghadap ketengah dan berhadapan dengan peserta lain. tim dipersilahkan untuk mencoba lagi dan diberi waktu untuk membuat perencanaan srategik lagi. Setelah percobaan pertama. Tim diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat perencanaan strategik. Semua peserta outbound training akan melambungkan bola tersebut ke angkasa dengan menepuknya dari bawah ke atas. Tolok ukur sukses adalah berapa banyak balon yang dapat ditangkap dan tidak pecah dalam kurun waktu 10 menit.

Dianggap selesai bila tali-tali yang dipergunakan kembali keluar lingkaran. TOXIC WASTE April 21. Alat bantu yang dapat digunakan hanya berupa tali-tali yang tersedia. Tidak boleh memasuki area radiasi. inovasi-kreativitas . mengetahui kekurangan dan kelebihan rekan kerja. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Permainan ini biasa dikenal dengan sebutan “masukkan air ke dalam botol” Alat yang dibutuhkan : Permainan : Tim harus memindahkan cairan beracun dari satu container (diwakili oleh botol) ke container yang lain. apabila tumpah permainan diulang dari awal. melatih kesabaran. komunikasi yang efektif terhadap rekan kerja . disiplin. bila ada seorang peserta yang menginjak maka permainan harus diulang dari awal lagi. Aturan Main : Fasilitator outbound memberikan instruksi : • • • • • Tipe Peserta tidak boleh berbicara satu sama lain. Botol air mineral yang diberi tali.Jumlah bola jatuh Debriefing : • • Menanyakan pengalaman individu dari permainan Perilaku peserta yang mendukung dan menghambat kesuksesan tim 26. Setiap botol dibeli tali minimal 10 buah botol air mineral ditaruh tegak di atas tanah dengan tutup terbuka : Strategic Game Target : team work dalam mencapai target. Cairan tidak boleh tumpah.

27. ALMOST INFINITE CIRCLE April 21. Stopwatch Persiapan : Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta outbound untuk berpasangan dua-dua. dengan saling menyilang dengan pasangannya Permainan : Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya. dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang. Saling pengertian Mau tau kunci dari permainan ini? sepertinya anda harus menghubungi manajemen outbound malang di marketing@outboundmalang. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Peralatan yang dibutuhkan : Tali rafiah yang dipotong sepanjang 80cm. Kemudian setiap orang mengikatkan tali rafiah dipergelangan tangannya. Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan Teaching point : • • • • Problem solving Melatih kesabaran’ Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain.com . Aturan Main : • • Tidak boleh memotong tali. Masing-masing peserta outbound training mendapatkan satu buah.

seperti pada permainan “ular naga panjangnya”. atau 31…dst. Tali besar (berdiameter 4-5 cm/seukuran tali perahu/bisa juga menggunakan webbing. dan BADAI. Panjangnya disesuaikan dengan jumlah group yang bermain 2. Dari 3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan jongkok/merunduk. berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan. o Jika disebut kata ANGIN. Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan. orang yang bercerita harus ikut segera mencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong. dengan jumlah peserta tidak terbatas. 22. 29. jadi berpindah ke kelompok lainnya. Kedua ujung tali harus diikat dengan kuat . secepatnya. Misalnya 13. maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain. 16. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori ice breaking. Tupai dan Pemburu March 21. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan pelaksanaan : Kerjasama team/regu Kekompakan regu Saling membantu antara yang kuat dan yang lemah Menetapkan strategi manajemen secara tepat dan bersama-sama Menempatkan diri dengan tepat saat bertindak /saat menjalankan tugas. minta mereka untuk mencari kelompok / posisi yang ada di seberangnya pada saat melakukan perpindahan. Variasi Untuk lebih meriah. lebih baik dengan jumlah kelipatan 3 plus 1. maka semua harus berpindah dan berganti peran. Instruksi dan petunjuk permainan • • • • • • Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran. Peralatan yang dibutuhkan : 1. dan jenisnya fun games. o Namun jika yang disebut adalah BADAI.28.Pohon tetap diam di tempat. di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU. sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak mempunyai kelompok. Pendahuluan dan Persiapan Permainan dapat dilakukan di ruangan yang cukup besar atau pun di halaman. maka yang berpindah adalah pohon. o Jika disebut kata PEMBURU. ANGIN. dan diteruskan hingga beberapa kali Pada saat berpindah. mencari tupai yang lain. Game Arung Jeram March 22. tanpa boleh melepas pegangan tangannya. boleh jadi tupai atau pohon dan sebaliknya. kemudian secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 3 orang. Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita.

maka semakin baik. jarak anggota regu 0. Stik Goyang March 23. • Saat berdiri kedua kaki/lutut tidak boleh ditekuk (harus tetap lurus) • Setelah dapat berdiri bersamaan. Scorpion March 22. • Setiap anggota regu berusaha berdiri secara bersamaan.Cara permainan : • • Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur (selonjor) ke dalam lingkaran Kedua tangan tiap anggota regu memegang tali. Bila dalam permainan berlangsung. sedangkan yang paling belakang bertindak sebagai ekornya. Cara permainan : Tiap tim/regu terdiri dari 10-15 orang Setiap tim berdiri berbaris dan berpegangan pada pinggang orang yang ada didepannya Anggota yang paling depan bertindak sebagai kepala kalajengking. apabila ada tim yang pegangannya lepas. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • Menjalin kerjasama dan toleransi antar anggota Belajar menerima dan siap kapan pun harus bisa memberi kesempatan kepada orang lain Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : Kerjasama antar anggota maupun tim Mengatur strategi Kekompakan dalam satu team work Mengenali kekuatan/kemampuan team nya dan kemampuan team lawan. Pegangan tidak boleh lepas selama permainan berlangsung Kepala kalajengking harus berusaha memegang ekor lawan. maka team tersebut dinyatakan kalah Ulangi 2-3 kali sampai benar-benar ada pemenangnya 31. Pemenang adalah yang lebih dahulu memegang ekor lawan. Panjang tali sekitar 3 meter Tongkat/bambu yang panjangnya sekitar 2-3 meter Aneka halang rintangan Cara permainan : .5m-1m. jumlah tali disesuaikan dengan jumlah peserta. kemudian berusaha duduk bersamaan kembaliDiusahakan jangan ada peserta yang jatuh 30. Alat yang dibutuhkan untuk permainan ini : • • • Tali. Jika jarak semakin rapat.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. masing-masing regu satu buah Bambu/pipa plastik yang telah dibelah dua. minta mereka memeluk rekan yang ada didepannya masing-masing. Instruksi dan petunjuk permainan • • • Setiap kelompok diminta membentuk barisan ke belakang seperti kereta. sepanjang 50cm. maka harus dimulai dari awal (start) 33. boleh disebelah kiri Letakkan tongkat di tengah tarikan utas tali. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.• • • • • • Tiap anggota tim berhak memegang seutas tali. Cara permainan : • • • • • • • Tiap anggota regu memegang 1 buah bambu yang sudah dibelah Tetapkan jarak tempuh estafet (10-15 meter). Tim pemenang adalah yang mencapai finish lebih dahulu tanpa membuat tongkat jatuh Apabila tongkat jatuh maka harus mulai lagi dari start. Alat : • • Kerjasama team Pembagian tugas (manajemen) Mengatur diri dan waktu untuk bertindak dan memberikan kesempatan Mengatur strategi bermain bersama-sama Bola kecil. Jika memungkinkan. dengan tangan memegang bahu atau pinggang kawan yang ada di depannya. Peserta dibagi dalam 3-4 kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. The Opposite March 23. sehingga bisa mencapai tujuan Bagian terakhir adalah memasukkan bola kedalam ember plastik Saat bola meluncur tidak boleh tersentuh tangan/jari Bola bergerak hanya melalui satu jalur (bambu) Bila bola jatuh. boleh diseblah kanan. 3. Semakin jauh jaraknya. dimana tali dalam keadaan kondisi kencang Tim menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas. . Masing-masing orang 1 buah. semakin bagus Seluruh peserta berusaha mengatur gerak bola yang meluncur di dalam bambu. 2. Kemudian kita beri aba-aba untuk mereka secara bersama-sama bergerak ke kiri atau ke kanan atau ke depan ke belakang sesuai instruksi. 32.Ball Estafet March 23.

yaitu yang tidak pernah melakukan kesalahan Variasi • • Untuk mendistorsi.• • Peserta harus bergerak dengan cara melompat bersama. Water Estafet March 23. Minta mereka untuk tidak bersuara (yang dapat dijadikan “alat bantu komando”) pada saat melakukan gerakan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • • Kerjasama team Mengatur cara kerja yang efektif Pembagian tugas/menempatkan personel dengan tepat Kekompakan antar anggota team Peralatan yang dibutuhkan : • • • Ember berisi air Gelas plastik yang bagian bawahnya diberi lubang Sebuah botol plastik Cara permainan • • • • • • Peserta duduk dalam posisi berbanjar Peserta outbound paling depan bertugas mengambil air. Larangan dan hukuman • • • Barisannya tidak boleh putus atau rusak. kita dapat memberi instruksi dengan ditambahkan gerakan tangan atau kita melompat juga sambil memberi instruksi. Setelah beberapa kali mencoba ke arah yang sesuai dengan instruksi. Bagi kelompok yang salah atau ada anggota kelompoknya salah melakukan pergerakan maka kelompok tersebut harus gugur Target • Permainan terus dilanjutkan hingga didapat pemenang. 34. maka kemudian mereka harus melakukan gerakan yang berlawanan dengan instruksi yang diberikan. Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. tanpa boleh barisannya putus atau rusak. sedangkan peserta paling belakang bertugas menuang air ke dalam botol Gelas yang telah berisi air secara estafet diberikan kepada rekan dibelakangnya melalui kepala Lubang gelas hanya boleh ditutup oleh jari tangan saja Menggunakan batas waktu tertentu Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu adalah pemenangnya .

2. ikat pinggang. dll) 8.35. 4. Kelompok yang menang adalah kelompok yang sampai ke garis finish . 5. Piring 2. Kerjasama kelompok Alat yang harus disiapkan : 1. Peserta pertama membawa balon dari garis start menuju ke peserta kedua. Menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki Aturan permainan/games outbound : 1. Begitu seterusnya sampai finish Aturan : 1. Melatih kesabaran 3. Regu pemenang adalah yang membuat deretan yang terpanjang 36. Peserta tiap-tiap kelompok outbound terdiri dari 8-10 orang Seluruh peserta sebaiknya menggunakan celana panjang Gunakan lokasi/tempat yang tidak becek Dilakukan serentak dan terdiri dari beberapa regu Tiap regu memiliki jumlah yang sama Tiap regu berusaha keras membuat timnya menjadi regu dengan deretan paling panjang Peserta boleh menggunakan apa saja yang saat itu dibawa sebagai penyambung (dompet. Tidak diperkenankan melepas baju 9. Mengatur strategi dan kreativitas 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan/games : 1. 7. Peserta melakukan permainan ini secara estafet. Piring Keseimbangan March 24. Bola harus selalu berada di dalam piring selama peserta berjalan 2. Kerjasama antar anggota dan team 2. Kereta Terpanjang March 24. Jadi anggota kelompok harus berjajar dengan jarak 10-15 m 3. kartu. 6. 3. tali sepatu. Melatih kecermatan dalam menggunakan strategi 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. Permainan ini dilakukan secara kelompok 2. Balon (ditiup sebelum permainan dimulai) Cara permainan/games : 1. badan. kemudian peserta kedua ke peserta ketiga.

Kelompok yang paling banyak menangkap bola adalah pemenangnya. . 5. 2. Lemparan bola dilakukan dengan cepat dan tidak beraturan. Meteor Garden March 24. 2.37. 4. dan peserta harus dapat menangkap bola. Bola yang tidak tertangkap tidak boleh diambil peserta 3. 4. Permainan meteor garden dimainkan secara kelompok. Setelah bola ditangkap. tetapi harus tetap berada di garis pembatas yang berbentuk persegi 3. Peserta tidak boleh keluar dari garis pembatas selama menangkap bola 2. Instruktur dan fasilitator melemparkan bola dari balik penghalang. Meningkatkan kekompakan kelompok Kecermatan Kecepatan Bertindak cepat Bisa mengatur strategi Alat yang digunakan : 1. Bola plastik sebanyak mungkin dengan berbagai ukuran Tali/ rafiah untuk daerah pembatas bagi peserta Dua kantong plastik besar untuk tempat bola Penghalang (kain) Cara permainan : 1. langsung dimasukkan kedalam kantong plastik yang telah disediakan Aturan : 1. agar peserta kesulitan menangkapnya 4. 3. Jumlah anggota kelompok antara 10-15 orang 2. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.

Melatih kerjasama tim Melatih kekompakan tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Menumbuhkan sikap rela berkorban demi kesuksesan bersama Mengembangkan strategi untuk tercapainya tujuan Cara permainan : . tanpa melepas tangan.38. 4. Jadi kedua tangan tidak boleh berpegangan kepada orang yang sama 4.Mengurai Benang Kusut March 24. Melatih kerjasama team 2. tangan kiri kepada teman si B. Menara Manusia March 24. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan adalah : 1. Tim yang mampu mengurai paling cepat adalah pemenangnya. Meningkatkan kekompakan team 3. Kemudian semua peserta harus bergandengan tangan dengan cara : tangan kanan kepada teman si A. Permainan dilakukan berkelompok dengan jumlah anggota kelompok 6-10 orang 2. Team yang tangannya terlepas dinyatakan gagal (diskualifikasi) 6. 5. 3. Instruktur memerintahkan masing-masing kelompok untuk untuk membentuk lingkaran 3. Mengatur strategi dalam menghadapi masalah Alat yang dibutuhkan : Tidak ada Cara permainan : 1. 39. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. 5. Tugas kelompok adalah harus mengurai tangan yang asalnya tak beraturan (kusut) menjadi terurai.

” Tentu saja. Anda mulai aktifitas ini dengan mengatakan: “Setiap orang yang me-makai sepatu berwarna coklat pindah 5 kali ke samping kanan. Tentu saja masih ada orang yang menempati kursi itu. penerbit Andi dan penerbit Metanoia. Pindah Kursi March 24. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok Tugas kelompok adalah membuat menara manusia setinggi-tingginya Peserta dibebaskan membuat strategi apapun untuk membuat menara tersebut Peserta tidak diperkenankan menggunakan alat bantu apapun Waktu permainan dibatasi 10-20 menit Kelompok dengan menara tertinggi adalah pemenangnya 40. pindah ke samping kiri 3 kali. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Akibatnya mereka akan berebutan memberi perintah. Bermain strategi 3.” Peserta pelatihan yang sesuai dengan kriteria itu menghitung orang di samping kanan sampai orang kelima. kadangkala ada lebih dari satu orang yang sesuai dengan kriteria itu. maka perintahnya begini:”Setiap orang yang jadi guru Sekolah Minggu. Karena itu dia harus menyuruh penghuninya pergi. Melatih kejujuran Alat : Sepatu atau kertas tebal sebagai tanda Cara permainan : 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini cocok dimainkan di dalam ruangan sebagai game pemecah kebekuan (ice breaking). Seorang peserta sebagai relawan berada di tengah. 3. Permainan ini dikutip dari serial “Permainan Asyik”. Biarkan mereka yang mengatur diri mereka sendiri. 41. Seluruh peserta membentuk satu lingkaran besar. Setelah itu ia menghampiri kursi itu. Acara menjadi sedikit kacau. Di sinilah serunya aktifitas ini.1. Misalnya dia adalah guru sekolah minggu. lalu bertanya kepada peserta lain. Permainan ini dilakukan dalam kelompok besar 2. Caranya dengan memberi perintah sesuai dengan kriteria orang tersebut. “apakah kamu mencintaiku?” Para peserta lain bebas menjawab “ya” atau “tidak . Do You Love Me? March 25. Cara permaiannya adalah sebagai berikut : Semua peserta diminta duduk melingkar. Namun Anda tidak perlu campur tangan. 5. 2. Melatih menemukan kesamaan 2. 4. dan setiap peserta mempunyai posisi sendirisendiri dengan diberi tanda sepatu atau kertas tebal 3. 6.

6. Apabila mengatakan “ya”. Peserta harus jujur apabila menemukan kesamaan dalam dirinya 9. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Kejujuran peserta Kekompakan peserta Keberanian peserta Kemampuan peserta outbound dalam mengatur strategi Ketahanan peserta dalam menghadapi situasi yang tertekan Game ini tergolong dalam kategori middle impact. Misalnya “ karena saya mencintai orang yang memakai sepatu hitam”. 8. menggantikan relawan tersebut. Maka seluruh peserta yang memakai sepatu hitam harus mencari posisi (tempat) lain dengan cara berpindah tempat. Peserta outbound diperkenankan mengatur strategi sendiri untuk melumpuhkan lawan 6. Water War March 25. Game ini sangat bagus bila dimainkan malam hari. Masing-masing peserta outbound dibekali peluru/amunisi berupa air yang dibungkus dalam plastik gula (plastik kiloan). Peserta yang terkena peluru air. 4. ketahanan dan keberanian dalam memainkan games ini. 7. sebagai pimpinan perang. masing-masing peserta mendapat 10 peluru. Dalam berebut posisi. Relawan tersebut berusaha merebut posisi dalam barisan 5. peserta tidak boleh merebut peserta lain yang telah mendapatkan posisi 42. Dan relawan tersebut juga berusaha merebut barisan. 8. Paling cocok apabila dimainkan di Malam hari dengan area hutan yang agak luas Cara Permainan : 1. 3. 5. Kelompok yang berhasil membunuh jenderal lawan adalah pemenangnya. 2. . maka seluruh peserta harus pindah tempat dari posisi awal keposisi yang lain. Apabila peserta yang ditanya menjawab “tidak”. Peserta yang tidak mendapatkan posisi dalam lingkaran.4. Kemudian kedua kelompok dipisahkan dengan jarak minimal 100 m. Dibutuhkan kekuatan fisik. Kedua kelompok besar tersebut kemudian diperintahkan untuk menunjuk seorang jenderal. maka ia harus memberi alasan. dianggap mati dan harus keluar dari permainan 7. Peserta outbound training dibagi dalam dua kelompok besar. Peserta yang tidak mengenakan sepatu warna hitam tetap pada posisinya.

Biasanya dinamika dalam interkasi antar kelompok menjadi lebih menarik. Cara permainan • • Berbekal sedotan yang ada. Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator. Cocok digunakan untuk pelatihan indoor maupun dalam kegiatan outdoor training Alat yang diperlukan hanyalan 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Fasilitator mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal-hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. Bangun Kastil March 25. Alat yang dibutuhkan: • 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang . dan mereka diijinkan untuk saling barter. bisa 15-30 menit. Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan. Target peserta pelatihan Pemenangnya adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. Komunikasi dan insiatif juga dapat diamati dalam games ini. Variasi • • Sebagai variasi.43. tergantung jumlah sedotan yang akan diberikan kepada kelompok. Yang tidak boleh dilakukan adalah : Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat juga dijadikan alat “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games ini diperlukan perencanaan dan strategi serta paembagian tugas. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda-beda warna diantara kelompokkelompok yang ada. untuk membuat bangunannya lebih indah.

6. masing-masing kelompok dua buah Tali rafiah/tambang plastik kecil Cara permainan : 1. Kelompok yang berhasil memindahkan ring tercepar adalah pemenangnya.44. Kelompok outbound diberi waktu 10 menit untuk berdiskusi menentukan cara terbaik untuk memindahkan ring tersebut. artinya kelompok harus memindahkan satu demi satu ring tersebut sampai habis 7. 4. 3. 10 buah ring dimasukkan kedalam bambu. Ring Berpindah March 28. 2 buah Bambu 3 meter didirikan dengan jarak kurang lebih 10 meter. Teaching point : Kekompakan team Team work/kerjasama yang bagus. untuk masing-masing kelompok 2. dihubungkan dengan bambu pasangannya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game outbound ini termasuk dalam kategori middle games. Ring yang dipindahkan tidak boleh sekaligus. Peralatan yang dibutuhkan : Ring berdiameter 15-20 cm. Tugas kelompok adalah memindahkan ring dari satu bambu ke bambu yang lain tanpa menyentuh tali. Dibutuhkan kekuatan. kecerdasan. Instruktur memerintahkan peserta outbound training untuk berdiri di masing-masing bambu yang telah disediakan 5. Ujung atas bambu diikat dengan tali rafiah/tambang plastik. dan kecepatan untuk memainkan games ring berpindah. Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Kesabaran Kepedulian terhadap sesama . 8. masing-masing kelompok 10 buah Tongkat bambu berukuran 3m.

Pipa Air March 28. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : Mengatur strategi Kerjasama/team work Membangun kekompakan team (team building) Alat yang dibutuhkan : Pipa air minimal ukuran 1 dim dengan panjang 1 meter. Melatih konsentrasi Alat : Kursi. Mengatur strategi 3. . yang jumlah kurang dari peserta outbound dalam satu kelompok Cara Permainan : 1. Masing-masing peserta outbound dibuat berkelompok dengan anggota kelompok sekitar 8-10 orang 2. Seluruh anggota kelompok bertugas memegang pipa. Peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak boleh minta kepada peserta lain. Selanjutnya kursi dikurangi satu. Peserta tidak boleh bergerak mendahului aba-aba 8.45. 4. sungai. dengan jumlah kelompok sebaiknya 10 orang 2. Maka peserta tersebut harus mundur dari permainan. Pada akhirnya pasti terdapat 1 peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk. kolam renang. Begitu seterusnya sampai tinggal 1 kursi dan 2 peserta 6. Peserta membentuk lingkaran dan ditengah-tengahnya diletakkan 9 kursi. kolam. This Is My Chair March 28. Peserta tidak boleh mendorong peserta lain dengan keras sampai menimbulkan luka fisik 7. (masing-masing peserta mendapatkan satu buah) Ember kecil Ember besar Lokasi permainan harus dekat dengan sumber air (laut. Setelah aba-aba (peluit atau yang lainnya). jarak kursi dengan peserta 6-10 meter 3. dll) Cara permainan/pelaksanaan: 1. untuk 9 peserta. danau. 46. peserta dengan berebut berusaha untuk duduk pada kursi yang telah disediakan. Berpikir dan bergerak cepat 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan games outbound ini : 1. kecuali satu orang yang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. Permainan ini dilakukan berkelompok. 5.

3. Untuk membuat game lebih menarik. Games ini dapat digunakan untuk mencari kelompok secara acak Tujuan permainan : 1. Ball Train March 28. sedangkan 5 orang berada di luar lingkaran 4. Bila instruktur berkata “2” dan “5’. Peserta yang lain sambungmenyambung berusaha mengalirkan air ke peserta di depannya tanpa menumpahkan ait di tengah jalan 5. Peserta outbound harus berusaha mengalirkan air dengan menggunakan pipa yang diletakkan di atas pundak. Melatih konsentrasi peserta outbound training Termasuk dalam kategori Low Impact Melatih team work yang solid dalam team Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Alat yang dibutuhkan . 1. sedangkan 3 orang berada di luar lingkaran. Peserta yang paling belakang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. 5. 47. Peserta yang tidak mendapatkan kelompok harus keluar dari permainan untuk mendapatkan hukuman ala outbound. 6. 2 orang berada di dalam lingkaran. Mutiara Dalam Kerang March 28. kecuali yang bertugas menuang dan mengambil air. 3. Melatih peserta outbound training untuk memiliki komunikasi yang efektif 48. Fun dan penuh dengan keceriaan. Melatih peserta outbound training untuk cepat dalam bertindak 2. Sangat cocok sebagai ice breaking (game untuk memecah kebekuan peserta outbound). permainan dapat dilakukan yang kedua kali dengan seluruh peserta matanya tertutup. 2. Bila instruktur berkata “5” dan “3” artinya seluruh peserta membentuk kelompok dengan 5 orang berada di dalam lingkaran. Instruktur outbound memberikan aturan permainan dalam keadaan peserta posisi lingkaran besar. 4. Pertama-tama peserta outbound dibuat dalam suatu lingkaran besar. Cara permainan : 1. artinya seluruh peserta membentuk kelompok. Kelompok dengan air terbanyak adalah pemenangnya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori fun games. Peserta yang paling depan bertugas menuangkan air ke dalam ember Peraturan : Permainan ini hanya diberikan waktu maksimal 5 menit. 2. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. 3.

asalkan ketika telur digunting dan jatuh di bangunan/semacam penadah tersebut. Pada saat berjalan. Permainan dilakukan berkelompok. Bola plastik (sejumlah peserta). bola tidak boleh jatuh. bambu 4 buah. 2. Goal dari games ini adalah peserta menjatuhkan telur hingga menyentuh tanah tanpa membuat telur tersebut pecah. 7. Telur digantung dengan ketinggian kurang lebih 1. Gunting Kantong plastik TELOR Tali rafiah Kardus mie instant Bambu. kantong plastik. Telur Sakti March 28. Seluruh kelompok outbound masing-masing mendapatkan gunting. 5. . Peserta outbound diminta untuk membuat suatu bangunan bebas.1. dengan jumlah kelompok sebaiknya antara 10-12 orang 2. masing-masing kelompok 4 buah yang dipotong berdiameter 3 cm dan panjangnya 80 cm Cara permainan : 1. Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta untuk berbaris berbanjar 1 di masing-masing kelompoknya. 3. Peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi selama 5 menit sebelum membuat bangunan 7. telur itu tidak pecah. bagi yang ingin berhemat bola nya bisa diganti dengan Ballon. Namanya jadi Ballon Train. 4. Kelompok yang sampai garis finish terlebih dahulu adalah pemenangnya 49. Apabila jatuh. 2. Peserta tidak boleh menyentuh bola dengan tangannya 6. CATATAN : Telur harus MENYENTUH TANAH 6. Peserta yang telurnya tidak pecah adalah pemenangnya 8. 5.5 m dari tanah 3. 6. Membangun kekompakan tim Problem solving’ Melatih daya fikir peserta outbound Belajar memimpin dan belajar dipimpin Cepat mengambil keputusan yang sulit Alat dan bahan yang diperlukan : 1. Peserta outbound berjalan menuju garis finish yang telah ditentukan oleh instruktur outbound (jaraknya kurang lebih 30 m dari start) 5. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 3. Antara peserta yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh bola plastik yang ditempelkan di punggung peserta yang di depan dan diperut peserta yang dibelakangnya. 5. 4. 4. kardus mie instant. 2. Waktu membuat bangunan dibatasi maksimal 10 menit. Cara permainan : 1. 3. harus kembali lagi dari start. 4.

Alat : 1. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Peserta tidak boleh memegang tali. Sangat cocok untuk dipakai ice breaking dan untuk mencari kelompok secara acak. Pencil diikat dengan tali.50. Dengan arahan peserta outbound yang tidak ditutup matanya. 2. 5. Pensil Botol Tali Penutup mata Melatih kekompakan Melatih kesabaran Kerjasama tim (team work) Melatih konsentrasi dalam dunia kerja Cara permainan : 1. Peserta harus konsentrasi mengikuti petunjuk. 3. 2. Seluruh peserta matanya ditutup dengan kain penutup kecuali satu peserta. Seluruh peserta berdiri membelakangi botol. seluruh peserta berusaha memasukkan pencil ke dalam botol. masing-masing peserta mendapat satu buah tali. Kelompok yang berhasil memasukkan pencil terlebih dahulu adalah pemenangnya 51. 3. 4. Find Your Family March 05. My Pencil March 28. 3. Tujuan permainannya adalah : Melatih konsentrasi Melatih kekompakan Melatih kesabaran Melatih indra pendengar Melatih daya ingat Alat yang digunakan : Penutup mata (slayer atau yang lainnya) Tali rafiah untuk pembatas . Tali diikatkan pada pinggang peserta. 7. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games outbound ini termasuk kategori fun game. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. 6. dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang 2.

Pada saat peserta berpindah dari tali yang satu ke yang lain. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Kerta bertuliskan impian ditempatkan pada pohon dengan posisi kertas terbalik. maka harus dikembalikan ke tempat semula 8. tergantung kondisi lapangan 2. Melatih sikap pantang menyerah dalam menggapai impian 2. sehingga tulisan tidak terlihat 3. Peserta tidak bersuara selain suara yang telah ditentukan 52. Masing-masing suara binatang maksimal 10 buah kertas (tergantung jumlah kelompok yang akan dibentuk) 5. Permainan ini diumpamakan peserta dalam posisi menggantung pada tali dengan kaki tidak menyentuh tanah. sehingga mereka harus menggunakan carabineer untuk tetap bisa menggantung 5. 6. Tali diikatkan pada pohon-pohon 2. Peserta tidak boleh keluar arena 9. Waktu pencarian dibatasi 8. Tali plastik kecil 2. Mampu belajar dari pengalaman yang salah Alat : 1. PETOK. Setelah peserta menemukan impian mereka sendiri. GUK. Kerta bertuliskan impian peserta Cara permainan : 1. Semua peserta outbound berada dalam area 3. Sebelum permainan dimulai. CIT. dll 4. arena diberi garis pembatas dulu. mereka terlebih dahulu harus mengaitkan carabineer dengan tali tersebut. Peserta harus tetap berjalan mencari kertas yang bertuliskan impian mereka sendiri. Semua peserta outbound diberi secarik kertas yang bertuliskan suara binatang. Carabineer 3. Semua peserta outbound diminta menutup matanya dengan slayer 6. 7. Peserta diberi carabineer 4. Peserta outbound harus mencari keluarganya dengan cara menyuarakan suara yang telah dibaca mereka sebelumnya 7. Apabila peserta menemukan impian temannya. peserta harus kembali ke posisi start dengan cara yang sama .Cara permainan games 1. misal : MEONG.Get Our Dream March 05.

3. jadi harus dilakukan oleh yang ahli dan perpengalaman. Lintasan sebaiknya berjarak kurang lebih 20-30 meter dengan ketinggian 6 meter dari tanah. maka peserta dipersilahkan satu persatu untuk menyeberanginya. 54. helm. Peralatan yang dibutuhkan : . webbing. Kalau sudah siap. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching Point : 1.53.Peralatan high rope seperti : Carmantel. Game high rope ini memberikan tantangan baru kepada peserta outbound training agar mereka lebih berani dalam mengambil keputusan. Two Line Bridge March 05. 4. 2. dll Sebelum permainan. Peralatan yang digunakan : . Perhatian : Games ini berbahaya. tim outbound training harus memasang dahulu lintasan yang akan dilalui peserta untuk melakukan two line bridge. Changing name March 06. Jangan mencobacoba untuk melakukan experiment kalau belum berpengalaman. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Two line bridge atau jembatan dua tali termasuk dalam kategori high impact. harness. carabiner. Melayani pelanggan (customer) dengan baik Menghilangkan struktur hirarki dalam organisasi Melatih konsentrasi kerja Cara baik untuk mengakrabkan peserta outbound dengan saling menyebutkan nama.

2010 By: yudho Category: Uncategorized Game ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Tujuan permainan : 1. Menjadi 2 atau 3 bola. Masingmasing kelompok diberikan spidol yang diikat dengan tali rafiah yang cukup panjang. mungkin anda akan banyak mengenakan sangsi tersebut. bahkan kalau bisa sebelum peserta sempat memperkenalkan dirinya kepada yang lain. Kekompakan team/tim 2. Dalam tubuh. Kesuksesan tim diukur dari berapa banyak kesalahan yang dibuat. . Agar lebih menarik permainan dilanjutkan dengan menambah jumlah bolanya. Dengan cara : dari lengan baju sebelah kiri peserta pertama. Menyeberang ke kaki kanan. Kelompok outbound yang paling pertama menyelesaikan games ini adalah pemenangnya. Kalau peserta belum saling mengenal. Peserta kedua mulai melakukan proses yang sama. Atas perintah instruktur outbound. Begitu seterusnya. 4. Untuk beberapa menit pertama. Peserta diminta instruktur untuk berbaris menyamping di masing-masing kelompok 2. dapat terwujud bila ada dorongan dan pendapat kolektif yang serempak dan kompetitif 3. ke pundak. Makin sedikit. Selamat mencoba…………………. misalnya dengan meminta maaf. Dimainkan pada awal pelatihan. mereka kita minta untuk memperkenalkan diri. kemudian ke lengan kanan. Peserta pelatihan outbound di bagi dalam beberapa tim. 5. Bola/yang lainnya dipakai untuk melempar Cara permainan : Permainan ini sangat bagus dipakai untuk ice breaking (game awal/game pemecah kebekuan) dalam suatu pelatihan atau kegiatan outbound. Menjahit Manusia March 12. 3. peserta mulai memasukkan spidol yang diikat rafiah ke dalam bajunya. terus naik ke paha. Bisa dimainkan indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (diluar ruangan). yang jumlahnya masing-masing tim antara 7-10 orang. Mereka yang salah menyebutkan nama diri sendiri atau orang yang akan dituju dikenakan sangsi tertentu. Setelah semua peserta memperkenalkan diri.1. Peserta diminta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. menuju ke bawah (rok atau celana) kiri. Menunjukkan bahwa sesuatu yyyannng tadinya dianggap tidak mungkin. hingga peserta terakhir. Cara permainan (games) 1. makin sukses tim tersebut. peserta diminta untuk saling melempar bola dan saling menangkap bola dengan menyebut nama dan orang yang akan dituju untuk menangkap bola yang akan dilempar. Ke tubuh terus keluar melalui pundak sebelah kanan. 55.

Tujuan permainan : Menunjukkan pengaruh persepsi oleh pemikiran umum mengakibatkan pemikiran negatif atau bias dari kenyataan sebenarnya. ketika dikamar melihat jam weker manual yang sudah lama. Sampai disana ada seorang dokter dan suster yang membantu membopong anak kecil itu. Kelima pertanyaan itu adalah : 1. Ia ingin sekali dibangunkan jam 07. Seorang ayah sedang jalan-jalan naik mobil dengan anaknya yang masih berusia 5 tahun. Si anak pingsan dan luka hingga berdarah di pelipisnya. dan secarik kain yang kering. Ketika memasuki sebuah gudang tua di bawah tanah. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Hari ini istrinya merayakan hari ualng tahunnya yang ke 53. Bagaimana agar bisa cepat selesai Apakah diperlukan figur pemimpin dalam permainan ini? Apa hubungan persepsi dengan permainan ini? 56.Diskusi : Apa yang muncul dibenak peserta ketika mendengar nama permainan menjahit manusia? Dimana letak hikmah dari permainan ini.00. Tiba-tiba ditikungan ada sapi menyeberang dan ia tidak bisa mengendalikan mobil sehingga bagian sebelah kiri mobil menabrak pohon. Masing-masing soal hanya butuh waktu 20 detik untuk menjawab. berapa jam ia istirahat? 4. dipinggir kota pada jam 18.00 pagi. Riddle July 13. Melatih konsentrasi Melatih IQ Cara permainan : Instruktur/fasilitator menyiapkan 5 buah pertanyaan dalam bentuk riddle. Siapa yang lebih sering berulang tahun?? Seorang pria atau wanita?? 5. kayu tipis kering. anakku!” mengapa dokter itu berkata demikian??? 3. Mana yang akan dinyalakan terlebih dahulu?? 2. Ia menjumpai tiga buah benda untuk membantu mebuat api : kertas agak sedikit basah pinggirnya. Seorang tamu yang baru datang di penginapan. peserta yang dapat menjawab pertanyaan paling banyak dengan benar adalah pemenangnya. langsung menuju instalasi gawat darurat. Sepasang mempelai yang sudah 35 tahun menikah tampak bahagia ketika di poto bersama. Tiba-tiba dokter langsung berteriak keras “ Oh. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) training Seluruh peserta pelatihan diberikan sebuah kuis berupa pertanyaan yang berbentuk riddle (sekali dibacakan dan tidak bisa diulangi lagi). Dll…… pertanyaan berbentuk riddle bisa anda kreasikan sendiri. semua peserta harus konsentrasi penuh agar bisa menjawab pertanyaan tersebut. Seorang ibu hanya membawa korek api untuk membuat penerangan. Tidak ada pilihan. Ketika jam berdering dan membangunkkannya. karena tidak ada lampu disana. .

kompetisi . 2. Wah sepertinya anda harus memikirkan dulu. 3. silahkan request kuncinya ke manajemen kami di 57. kecuali ketua kelompoknya. Peralatan yang dibutuhkan : 1. Dan games dimulai kembali 7.5 m. 3. Tusuk Ballon March 13. Tongkat bambu di set sedemikian rupa sehingga masing-masing anggota kelompok kebagian satu buah tali untuk dipegang. 4. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori low games. Ballon Tali tambang plastik Paku besar Tali rafiah Tongkat bambu kurang lebih 1. 4. seluruh anggota kelompok ditutup matanya. 4. kalau tidak bisa menjawab. Masing-masing kelompok antara 8-10 orang 3. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk menusuk balon secara bersamaan dengan waktu tertentu 6.Mau tahu jawaban dari keempat pertanyaan di atas? . 5. 5. Selamat mencoba Teaching point : 1. Paku besar diikatkan di ujung tongkat bambu. Ballon ditiup hingga besar. agar games menjadi lebih menarik. Apabila sudah berhasil. 2.5 m Penutup mata Cara permainan : 1. 2. Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok. 6. Kekompakan team/tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Melatih kesabaran. Digantung dengan tali rafiah kurang lebih setinggi 1.

dan seterusnya. Anda pernah meniup balon sampai pecah? Kalau menjawab pertanyaan ini jawabannya bisa beragam Nah..58. Alat yang dibutuhkan : Balon sejumlah peserta pelatihan outbound Cara melakukan permainan : Peserta diberikan balon. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Anda Pernah meniup ballon? Saya yakin jawabannya adalah ya. Tiup Balon July 14. Sangat cocok digunakan untuk ice breaking atau pemecah kebekuan. Sebagai awalan dalam melakukan kegiatan outbound dan juga berfungsi untuk pemanasan. masing-masing satu buah. Kemudian peserta diminta meniup balon tersebut sampai pecah. game outbound berikut ini hanyalah permainan sederhana. Yaitu meniup balon sampai pecah. instruktur outbound memberi motivasi : bahwa kita harus bisa berubah… bahwa tidak ada perubahan yang tidak memerlukan pengorbanan.. Nah. Kira-kira bagaimana menurut anda reaksi peserta? Pasti akan bermacam-macam reaksinya Sambil meniup balon. .

Mini Labirin March 14. 3. Peserta yang paling cepat mengeluarkan kelereng adalah pemenangnya 7. Melatih kekompakan tim 3. Permainan/games dilanjutkan dengan seluruh peserta ditutup matanya. Peserta outbound secara berkelompok diminta untuk memegang satu buah tali yang diikatkan pada mini labirin. 5. 6. Teaching point : 1. 2. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori middle games.59. Triplek digunakan sebagai alas untuk membuat labirin mini. Selamat mencoba …. Melatih kesabaran 2. 4. 8.. kecuali ketua kelompoknya. Kemudian secara bersama-sama berusaha mengeluarkan kelereng ke lubang tertentu di dalam labirin tersebut. Tambang plastik Kelereng Triplek diameter 1×1 meter Gabus Tutup mata/slayer Cara permainan : 1. 5. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain . Gabus dipotong-potong sedemikian rupa untuk membuat sekat-sekat sebagai labirin nya 2. Bisa dimainkan di dalam maupun diluar ruangan (indoor maupun outdoor) Peralatan yang dibutuhkan : 1. Kelereng digunakan sebagai alat yang harus dikeluarkan peserta di lubang tertentu pada mini labirin 3. Tambang plastik dipakai sebagai alat untuk memegang mini labirin tersebut 4.

8. Dalam permainan ini kita akan membuat sesuatu yang mirip ulet bulu. mereka dengar dan mereka lihat selama kegiatan tadi. Penuh fun dan keceriaan di dalamnya. Balon yang sudah ditiup kemudian diikatkan dengan tali dan diikatkan dengan salah satu kaki peserta (kanan atau kiri) 4. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk berbaris dikelompoknya masing-masing dengan posisi duduk. . Tali (untuk mengikat balon) Cara Permainan : 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : • • Memberikan kesegaran kepada peserta dalam meluapkan emosi Melatih kecepatan dalam bertindak Alat yang digunakan : 1. Bagikan satu buah balon dan seutas tali (kurang lebih 60cm) kepada masing-masing peserta outbound. Tugas kelompok adalah berjalan dengan menggunakan tangan sampai ke garis finish. Balon (1 peserta 1 buah) 2. 1. harus meninggalkan lokasi permainan dan tidak boleh menginjak balon temannya lagi 7. Caterpillar Race April 19. Instruktur menjelaskan kepada peserta tujuan permainannya. yaitu memecahkan balon peserta lain sebanyak mungkin tanpa membuat balon yang ada dikakinya pecah 5. Peserta terakhir yang balonnya tidak pecah adalah pemenangnya. Tentukan garis start dan garis finishnya terlebih dahulu. sehingga kaki seluruh peserta outbound tidak ada yang menyentuh tanah. 4. Perang Balon April 19. Permainan dimulai ketika ada aba-aba dari instruktur 6. apa yang mereka rasa. Setelah permainan usai. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Namanya juga caterpillar (ulet bulu). Tentunya peserta yang berada didepan tetap menyentuh tanah kakinya. Why? Pelajaran apa yang didapat? 61. 2. 3. 2. ajaklah peserta untuk berdialog. Termasuk dalam kategori middle game. Game ini ada juga yang menyebutnya game kaki seribu.60. Bagilah peserta outbound training dalam beberapa kelompok (sebaiknya satu kelompok terdiri dari 7-12 orang). Instruktur memerintahkan peserta untuk meniup balon masing-masing 3. Bagi peserta yang balonnya meletus. dimana kedua kaki peserta diletakkan di paha temannya yang berada di depannya. Bagaimana cara memainkannya? Baik kita mulai.

4. Mula-mula peserta outbound dibagi menjadi beberapa tim. 5. Setiap tim mendapat perlengkapan seperti tersebut di atas. kemudian memakai sarung. 10. Apa manfaat dari permainan ini? 1. Melatih kekompakan tim. 4. Fashion Show March 20. 1.5. Apabila peserta kelompok lebih dari 5 orang. 3. kemudian memakai rompi/jaket Peserta kedua berlari menuju start. 5. 9. Fun dan penuh keceriaan. perlengkapan bisa ditambah. Tentukan dulu garis start dan garis finish nya Masing-masing tim berada di garis start. Helm Jaket/rompi Sarung Kaos kaki Sepatu Bagaimana cara memainkan game ini? Sederhana saja kok. 4. 3. 2. Kedua peralatan tadi dipakaikan ke peserta ketiga. Mengatur strategi kelompok. ikat pinggang. 4. Pada saat berjalan. segera berlari menuju garis start. SELAMAT MENCOBA… 62. helm dilepaskan dan dipakai kan ke peserta kedua Peserta kedua berlari menuju peralatan. Begitu seterusnya sampai peserta terakhir memakai semua perlengkapan yang ada. Setelah helm dipakai. Peserta ketiga berlari menuju peralatan. 2. Semua perlengkapan tadi di taruh di garis yang lain (jaraknya sekitar 15 meter) Instruktur outbound bertugas memberikan aba-aba Begitu terdengar aba-aba. Yang paling cepat adalah pemenangnya. seperti celana. 2. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. 5. anggota kelompok tidak boleh terputus. Masing-masing kelompok berlomba sampai garis finish. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Termasuk dalam kategori low game. 6. Bisa menempatkan seseorang pada posisi yang tepat. maka peserta pertama segera berlari mengambil helm dan memakainya. 6. Segera setelah sarung terpakai. 2. 11. gelang. 7. Tujuan dari permainan ini adalah : 1. dll . berlari menuju garis start dan memakaikannya ke peserta berikutnya. 3. Setelah peserta pertama tiba di garis start. 7. 8. Melatih kecepatan dalam berfikir Melatih kekompakan tim Cepat bertindak Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Apa sih peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini? 1. 3. kemudian melepas helm dan rompi.

Mengatur strategi team Alat yang dibutuhkan : Peralatan yang dibutuhkan adalah anda harus membuat Ban Luar dulu. kemudian dijahit ujungnya sehingga berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 2 meter. Selamat mencoba 63. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok. 3. . Tim yang sampai lebih dulu ke garis finish adalah pemenangnya. dengan masing-masing kelompok berjumlah sekitar 8-10 orang 2. Instruktur outbound menentukan dulu garis start dan garis finish nya.12. sedangkan bagian lainnya dipegang menggunakan tangan. 5. Kelompok tercepat adalah pemenangnya. Yaitu terpal dengan lebar 1 meter dipotong memanjang (terpal bisa diganti dengan bahan lain asal bahan tersebut kuat dan tidak mudah robek. 4. Cara Permainan : 1. Roda Manusia March 26. Kemudian instruktur outbound memerintahkan untuk mulai kegiatan menuju garis finish yang telah ditentukan. 15. kemudian di injak salah satu bagian. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game roda manusia termasuk dalam kategori middle game. fun dan memerlukan team work yang cerdas. Peserta mengambil peralatan harus sesuai dengan urutan yang telah ditentukan oleh instruktur 13. Tujuan : Tujuan dari game ini adalah untuk melatih team work Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Mengetahui kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk dalam lingkaran dengan cara terpal (roda luar) didirikan dan dikembangkan. Peserta harus memakai serapi mungkin 14. Permainan sederhana.

dan akan jauh lebih banyak lagi yang tidak berhasil.6. baik untuk pelatihan indoor maupun outdoor. Sedotan dan Kentang March 27. Tentunya akan banyak reaksi macam-macam dari peserta outbound. tanpa membuat sedotan tersebut patah atau tidak bengkok? Tampaknya anda harus menghubungi kami di “executive Adventure” outbound malang SUKSES SELALU BUAT ANDA . Melatih kecepatan peserta outbound training untuk cepat bertindak dan tidak ragu-ragu 2. Apabila ada peserta yang terjatuh dan keluar dari roda. Sedotan 2. semoga sukses 64. Sangat cocok untuk pemanasan maupun pengisi waktu sela dalam kegiatan outbound training maupun dalam kegiatan pelatihan lainnya. Selamat mencoba. Pengaturan strategi. Instruktur outbound memberi pengarahan mengenai game kali ini. sehingga sedotannya bisa keluar dari sisi yang satu ke sisi yang lain. Kentang Cara permainan : Sederhana saja. 7. Kegiatan kita kali ini adalah membuat sedotan tembus terhadap kentang. Berilah seluruh peserta outbound training masing-masing satu buah kentang dan satu buah sedotan. Mau tahu kuncinya bagaimana supaya sedotan bisa tembus kentang. Teaching point : 1. tim tersebut harus mulai kembali dari garis start. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game berikut ini sangat cocok untuk kegiatan ice breaking. Alat yang digunakan : 1. Ada yang berhasil.

65. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Instruktur outbound mengumpulkan “masinis” kemudian diberi briefing cara permainan dan diberitahu garis finishnya. 9. Mulut tidak boleh berbicara sama sekali. Blind Train April 18. 3. berdiri diposisi paling belakang barisan. 8. Menepuk bahu kiri untuk belok ke kiri. 6. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. Impossible Castle April 18. 5. Cara berjalan adalah. Kelompok pertama yang sampai di garis finish adalah pemenangnya. 4. 4. 10. Mengatur strategi Kerja yang efektif Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Percaya kepada pemimpin Ketepatan Melatih kesabaran Alat dan bahan : . Melatih kekompakan team/tim Melatih kepercayaan kepada pemimpin Pengaturan strategi Menempatkan orang di tempat yang tepat Cara permainan : 1. 2. Seluruh masinis kembali kekelompoknya masing-masing. 6. Peserta yang paling belakang bertindak sebagai masinis. 3. 2. 3. dengan cara menepuk bahu kanan untuk belok ke kanan. Peserta outbound training di bagi dalam beberapa kelompok tim. 7. 5. Tiap-tiap kelompok berjumlah antara 8-10 orang Instruktur outbound menentukan garis finish terlebih dahulu Seluruh peserta outbound membuat barisan satu banjar kebelakang Seluruh mata peserta outbound ditutup oleh penutup mata/slayer. 2. 66. 4. Menepuk dua-duanya untuk jalan lurus.

4. 6. 3. 2. 3. Tali pramuka (2 meter) sebanyak separuh dari jumlah peserta Kaleng susu Bola Kotak susu/balok kayu berukuran 20 cm Bambu bulat panjang 30 cm. Bangunan disusun berdiri tegak dengan urutan : 1. Cara Permainan 1. Kaleng.12) 2. Tongkat pramuka sejumlah peserta. Masing-masing pasangan diberi seutas tali pramuka dan dipegang masing-masing ujungnya. Masing-masing peserta outbound mendapatkan satu buah tongkat pramuka 3. Bola. Seluruh peserta outbound mulai mengangkat air menuju titik finish. 6. 2. 3. Ember (jumlah sesuai dengan jumlah kelompok outbound) Cara permainan 1. 5. 9.10. 7. Selamat mecoba…. 2. Peserta outbound tidak boleh memegang bahan tersebut dengan tangan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Kotak susu. Kerjasama tim Kekompakan Melatih kehati-hatian Melatih kesabaran’ Mengatur strategi tim Membangun jiwa kompetisi Alat yang digunakan : 1. Instruktur outbound memberi aba-aba mulai. Tugas kelompok adalah membangun sebuah kastil dengan bahan-bahan yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Jumlah anggota kelompok kalau bisa genap (8. 5. Semoga sukses. 4. 67. 4. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. 4. Masing-masing anggota kelompok berpasang-pasangan. Bambu. Instruktur outbound menentukan titika start dan titik finish nya terlebih dahulu (jaraknya sebaiknya antara 5 sampai 10 meter).1. Kelompok yang paling cepat mendirikan bangunan adalah pemenangnya. 2. Permainan dilakukan secara beregu/berkelompok dengan jumlah masing-masing kelompok sekitar 810 orang 2. 4. Lifting Water April 19. 5. . 5. Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start sejumlah regu yang bertanding. Alat yang digunakan untuk memindahkan barang dan membangun kastil adalah tali pramuka. 3. 8.

5. yang masing-masing tali dipegang minimal oleh 3 orang. tidak boleh memakai tangan. 4.outboundmalang. Semoga sukses selalu untuk anda Executive adventure Outbound Malang hotline : 081233342777 www. Peserta yang memegang tali harus meregangkan tali supaya lingkarannya tidak menyentuh peserta yang membawa triplek. peserta hanya boleh menggunakan tongkat. sebuah bola ping pong dan triplek yang diberi pembatas kertas segitiga. Masing-masing kelompok dibekali 2 rangkaian tali. Menempatkan orang pada tempatnya. 4. Masing-masing kelompok terdiri antara 7-10 orang 2. Serangkaian tali Triplek (ukuran 40cmx40cm) Bola pingpong Kertas dibentuk segitiga. 2. 8. 4. Membangun jiwa kompetisi. 1. di atas triplek tersebut di beri bola ping pong. 7. 5. Dalam mengangkat ember yang berisi air. 5. 3. Permainan diulang lagi bila ember terjatuh atau dianggap gagal. Peserta yang membawa triplek tidak boleh menyentuh tali dan menjaga agar bola pingpong tidak keluar dari segitiga kertas. 3. Kerja sama kelompok Melatih jiwa kepemimpinan (leadership) Melatih komunikasi yang efektif. 6. 3.com 68. Masing-masing kelompok outbound diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola. 2. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan games outbound ini : 1. Seorang peserta outbound dari tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga. Permainan ini dilakukan secara kelompok. 4. Ember bisa diangkat dengan tongkat caranya menyentuhkan ujung tongkat ke bibir ember. Satu Tujuan April 20. . Peserta tersebut pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasangi serangkaian tali. Pelaksanaan.Aturan main : 1. 2. Alat : 1. Tali sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga ditengahnya berbentuk lubang yang cukup untuk satu orang tanpa membuat orang tersebut tersentuh tali. Pemenang adalah kelompok yang paling dahulu sampai titik finish tanpa menjatuhkan ember. 3. Selamat mencoba.

2. Beri setiap kelompok 3 buah pijakan. maka tim tersebut dinyatakan gugur dan harus mengulang lagi dari awal. 5. 4. 3. Sebanyak 3 buah untuk masing-masing tim. kaki tidak diperbolehkan menyentuh tanah. start dan finish. dinyatakan sebagai pemenang Kerja sama tim (team building) Menunjukkan bahwa untuk kesuksesan tim dibutuhkan pengorbanan anggota tim. 3. Tim yang berhasil sampai duluan ke finish dengan baik. Tugas tim/kelompok adalah menempuh jarak sampai finish dengan menggunakan 3 buah pijakan tersebut.9. Debriefing : Dapatkah kelompok tersebut membawa bola dengan selamat? Bagaimana sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya. Bagaimana komunikasi yang tercipta selama permainan? 69. Selama permainan. (semakin jauh semakin baik). 4. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan: 1. Stepping Carpets August 25. Alat : Tempat pijakan berbentuk kotak (bisa terbuat dari karpet yang dipotong ataupun dengan menggunakan karton). . Bila bola keluar dari pembatas ataupun peserta pemegang triplek menyentuh tali. Cara Permainan: 1. 6. Pengaturan staregi. Bila menyentuh tanah. Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan tujuan kelompok. dengan jarak yang menyesuaikan. maka kelompok tersebut harus mengulang dari awal. Permainan dilakukan dengan cara berkelompok dengan jumlah kelompok 7-10 orang. Tetapkan jarak tempuhnya.

2010 By: yudho Category: Uncategorized Garis besar Ini merupakan latihan yang menunjukkan kepada peserta bagaimana mengidentifikasi sumber stress. Semoga sukses selalu untuk anda. Setelah menerima telur. Peserta pertama menerima sebuah telur dari instruktur outbound. peserta menggunakan kaos yang dipakainya. Meningkatkan kerjasama tim 2. Tujuan 1. Melatih psikomotorik (kasar dan halus). Sirkuit Yang Kelebihan Beban October 11. Bagi peserta outbound dalam beberapa tim. Melatih sikap kehati-hatian. telur tersebut dilemparkan kembali ke peserta berikutnya. 6. 71.70. Kelompok yang berhasil memindahkan telur dari awal sampai akhir tanpa membuat telur tersebut pecah. Alat Telur sejumlah kelompok/tim yang ada. 2. Waktu yang dibutuhkan 15 menit. 4. Dalam menerima telur. Pelaksanaan : 1. Kelompok yang memecahkan telur dianggap gagal/gugur. Mengidentifikasi sumber stress. Begitu seterusnya sampai ke peserta terakhir. Tiap kelompok membentuk barisan sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan jarak 5-10 meter. lalu melemparkannya ke peserta tim yang ada didepannya. Jumlah peserta Tidak dibatasi. Flying Eggs April 25. Masing-masing tim beranggotakan 8-10 orang. 3. . 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. 5. dinyatakan sebagai pemenang. 3.

72. Dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5-7 peserta. Instruksi dan petunjuk permainan : . Tekhnik apa yang kita gunakan untuk menghindari kelebihan beban? Variasi 1. 2. Duluth MN. Prosedur 1.. Whole Person Press. Fasilitator outbound mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal – hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. . Poin diskusi 1. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh.Materi yang dibutuhkan Sebuah pulpen dan kertas untuk masing-masing peserta dan sebuah diagram ‘Papan Sirkuit’ yang telah dipersiapkan untuk ditunjukkan oleh fasilitator. 5. Mulailah diskusi tentang apa saja sumber stress yang utama bagi masing-masing individu. 4. Alat yang diperlukan hanyalah 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang. 3. Sumber Diambil dari ‘Circuit Overland’. katakan kepada peserta bahwa mereka mirip dengan papan sirkuit ini. Nancy Loving Tubesing dan Donald A. 2. 1983. STRAW CASTLE January 25. Latihan Terstruktur Manajemen Stress. Setelah diagram penuh.Berbekal sedotan yang ada. Setelah ini diidentifikasi. Adakah yang merasa tertekan dengan latihan ini? Mengapa? 3. Papan sirkuit bisa kelebihan beban (rusak) jika diminta menangani terlalu banyak hal.Vol. Pimpinlah diskusi tentang tekhnik manajemen stress. Tubesing. letakkan di dalam salah satu ruang kosong pada diagram. Setelah selesai. Mintalah mereka untuk menulis sumber stress yang utama selama 3 atau 4 menit. Miripkah kita dengan papan sirkuit itu? 2. Komunikasi dan inisiatif juga dapat diamati dalam games ini. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Games ini dapat juga menjadikan “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games outbound ini diperlukan perencanaan dan strategi serta pembagian tugas. Sama halnya kita akan kelebihan beban (rusak) bila diminta menangani terlalu banyak hal. tunjukkan ‘Papan Sirkuit’ dan mintalah masing-masing peserta memberitahukan salah satu sumber stress mereka. Berikan sebuah pulpen dan kertas bagi masing-masing peserta. Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan.

2011 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan 1. 2. antara 15 – 30 menit. Larangan : . 4.Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator outbound. 7..Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain Target : Pemenangnya games ini adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh.Sebagai variasi. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan Variasi : . . untuk membuat bangunannya lebih indah. Permainan ini dimainkan secara berkelompok/beregu dengan jumlah anggota antara 8-10 Masing-masing anggota kelompok outbound memegang satu buah tongkat Tetapkan titik start dan finish dengan jarak 8-10 meter Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start. Tool : · 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang 73. 3. Biasanya dinamika didalam interaksi antar kelompok menjadi lebih menarik. 3.5 meter (tiap orang mendapat 1 buah) Ember (tiap kelompok mendapat 1 buah) Cara Permainan : 1. 6. . tergantung jumlah sedotan yang akan diberkan kepada kelompok. 5. Lifting Water Together January 27.Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi team pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda – beda warna diantara kelompok – kelompok yang ada. 4. Kerjasama tim Kekompakan Kehati-hatian Kesabaran Pengaturan strategi Leadership Membangun jiwa kompetisi Alat dan Bahan • • Tongkat ukuran 1. orang 2. dan mereka diijinkan untuk saling barter.

karena kita akan gunakan istilah karapan sapi sebagai nama dari permainan outbond. 74. setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Aturan mainnya setiap kelompok akan bertanding secara bertahap. yakni dengan cara menyentuh ujung tongkat ke ember. hamparan pasir dipantai sangat cocok untuk permainan ini. 2 orang bertugas menarik karapan dan 1 orang sebagai jokinya. Jadi jangan salah paham ya. barulah setiap kelompok yang telah siap berada digaris start bergerak menyeret karung goninya menuju garis finish. masing-masing kelompok yang bertanding mendapat 1 karung goni. Permainan ini merupakan pertandingan yang menyerupai karapan sapi. Masing-masing kelompok berusaha mengangkat ember yang telah diisi air ke titik finish yang telah ditentukan dengan menggunakan tongkat yang ada Peraturan 1. 2 orang bersiap untuk menyeret karung goni dan 1 orang duduk sambil berpegang erat diatas karung goni. Dalam permainan outbond karapan sapi ini. Pemenangnya adalah yang tercepat mencapai garis finish dan joki tidak terjatuh dari karungnya. dengan strateginya. .5. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama kelompok. Permainan diulang dari titik start apabila ember jatuh.Panitia menyediakan 4 buah karung goni yang akan digunakan sebagai karapannya. Selamat mencoba Executive adventure outbound Malang selalu berusaha mencari game-game baru dalam kegiatan outbound training yang kami laksanakan. Perlengkapan yang disiapkan : Karung goni sesuai dengan jumlah kelompok. yang merupakan jenis olah raga pacu yang menggunakan dua ekor sapi untuk membawa seorang joki. 2. 3. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Karapan Sapi berasal dari Pulau Madura – Jawa Timur Indonesia. Karapan Sapi games May 13. Saran : • Lakukan permainan ini pada tempat yang rata dan kering. Sebagai persiapan. tentunya dengan sebuah kereta yang menyerupai bajak sawah. Untuk membuat perlombaan antar kelompok. Setelah aba-aba mulai terdengar. peserta outbound hanya diperbolehkan dengan menggunakan tongkat. tidak menggunakan dua ekor sapi. Dalam mengangkat ember yang berisi air.

Setelah siap. Tujuan Permainan : Untuk mencairkan suasana selama kegiatan. Peralatan yang dibutuhkan : Sebuah hulahop dan sarung.75. pemandu memberi aba-aba kepada peserta untuk memindahkan hulahop dan sarung kepada peserta dalam lingkaran. selanjutnya searah jarum jam berputar. jika peserta sudah siap. Hulahop dalam permainan ini. bergerak searah jarum jam. selanjutnya peserta ini akan diberi hukuman. membuat barisan saling berhadapan dengan kelompok lainnya. Permainan akan berakhir jika posisi hulahop dan sarung bertemu pada salah satu peserta dalam lingkaran. Polisi dan Penjahat May 13. pemandu mempersilahkan masing-masing kelompok untuk berdiskusi menyusun gambar menjadi sebuah cerita menarik. pemandu mengkaitkan sebuah sarung pada salah satu gandengan tangan dengan jarak kira-kira 10 peserta. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan ini bertujuan melatih seseorang untuk membuat sebuah opini. Sedangkan sarung adalah adalah penjahat yang berusaha berlari menghindari kejaran polisi. Intinya pemandu akan meletakan kertas bergambar ditengah-tengah para peserta agar semua peserta dapat mengambilnya secara bersamaan. diibaratkan sebagai polisi yang bergerak mengejar penjahat. Setelah semua peserta mendapat kertas bergambar. ingat tiap peserta harus mengambil satu lembar kertas. tentunya tidak diperbolehkan melepas gandengan tangan. 76. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan diikuti oleh lebih dari 20 peserta. pemandu memberi aba-aba agar semua peserta segera mengambil kertas bergambar secara bersamaan. Pemandu mengkaitkan sebuah hulahop pada salah satu gandengan tangan yang telah membentuk lingkaran tersebut. pemandu menyediakan beberapa lembar kertas yang berisi sebuah gambar dan harus berbeda dengan yang lainnya. . Langkah awal kelompok yang beradu. dan merupakan permainan kompetisi antar kelompok. Susun Cerita May 13. Jumlah kertas bergambar haruslah sama dengan jumlah peserta yang mewakili kelompoknya. tentunya dengan posisi berdiri. dengan formasi bergandengan tangan membuat satu lingkaran. bisa juga semua peserta membuat formasi lingkaran.

namun isi cerita harus berkaitan dengan isi cerita anggota sebelumnya. semisal kita ambil contoh jika masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. Memberi kesempatan kepada peserta untuk berbicara di depan umum. satu orang berhadapan dengan satu orang pada kelompok lainnya. 78. mulai menceritakan bagian ceritanya masing-masing. Kertas untuk dengan tulisan nomo1 sd 10. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengajak setiap peserta untuk dapat berdiskusi dalam kelompoknya. saatnya setiap kelompok harus membawakan ceritanya kepada semua peserta lainnya. sebelumnya topi rimba telah ditandai dengan penomoran 1 sd 10. Jika pemandu memberikan aba-aba dengan meneriakan salah satu nomor. Penilaiannya adalah berdasarkan isi cerita yang sesuai dan menarik. begitu seterusnya sampai semua topi berhasil diperebutkan. Kemudian kedua kelompok tersebut berdiri berhadaphadapan dengan kelompok lainnya. Dua peserta yang berhadapan memiliki nomor yang sama. Posisikan agar kedua kelompok berdiri berhadapan dengan kelompok lain. Jadi masing-masing anggota mendapat kesempatan untuk bercerita. atau anda dapat mengganti dengan benda yang lain. masing – masing anggota kelompok harus berbaris membawa dan menunjukan gambar sesuai urutan cerita. Tujuan dari permainan ini adalah : • • • Membuat perlombaan antar kelompok. dalam hal ini 1 sd 10. Ketangkasan peserta dalam berlomba. Perlengkapan yang disiapkan : Kertas dengan tema gambar sejumlah peserta. dimulai dari anggota yang pertama. melalui cerita yang dibawakan 77. Maka peserta nomor 5 harus segera berebut topi rimba nomor 5. Buatlah garis ditengah yang memisahkan kedua kelompok tersebut. Game Topi Rimba May 18. Tali Kusut . dengan jumlah yang sama.misalnya nomor 5. akan berebut 1 topi rimba yang sesuai dengan nomornya.Kemudian. Kemudian dilanjutkan sesuai urutan dalam barisan tersebut. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Semua peserta dibagi menjadi dua kelompok. Caranya. Letakan 10 topi rimba pada garis yang memisahkan kelompok tersebut. Perlengkapan yang disiapkan : • • 10 topi rimba untuk diperebutkan. Kemudian gantilah nama peserta dengan sistim penomoran bilangan secara urut. dengan jarak 10 meter. Masing – masing peserta harus berkonsentrasi terhadap aba-aba pemandu. untuk nomor dada. Masing-masing dua peserta yang berhadapan dan memiliki nomor yang sama. Pemenangnya adalah kelompok yang paling banyak merebut topi rimba.

Pindah Kalung tali May 19. Dalam intelengensia leader permainan dibatasi oleh waktu. Pada akhir permainan. Dalam memindahkan kalung tali tidak boleh menggunakan tangan. Untuk peserta dengan nilai tertinggi dan menduduki rangking 1 dan 2. Dan terbentuklah formasi hubungan tali yang kusut. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama tim. namun urutan nomor pada lembar kunci jawaban tidak sesuai dengan urutan pertanyaan pada lembar soal. Menguji ketangkasan setiap peserta dalam permainan ini. setiap beserta diberikan lembar soal yang berisi 20 pertanyaan yang sangat mudah. Kemudian berusaha memindah kalung tali dari peserta paling kanan ke kiri barisan. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai 10 orang peserta. Dimulai dengan aba-aba. namun menarik ujung tali yang ditarik oleh para pemain lainnya. Instruktur menyiapkan lembar kunci jawaban yang boleh dicontek oleh setiap peserta. Alat – alat yang dibutuhkan adalah : Stopwatch. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kompetisi antar kelompok. Intelegensia Leader May 20. Pada saat mencontek. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kelompok yang terdiri dari 6 orang atau lebih. Peserta harus beranjak melihat kunci dan harus meninggalkan lembar soal pada posisi awal. . Setelah mendapat 2 leader. Kemudian ujung-ujung tali dipertemukan jadi satu dalam pegangan tangan instruktur. Intelegensia leader sangat mengandalkan daya ingat. Lembar kunci jawaban sebanyak 5 lembar. dengan jumlah sama dengan pemain saat itu. kemungkinan besar pemain tidak dapat menarik ujung tali yang sama. seluruh jumlah peserta dibagi menjadi 2 kelompok. Peralatan yang disiapkan : tali rafia 79. Pemenangnya adalah kelompok yang tercepat memindah kalung tali tersebut. masing-masing kelompok membuat satu garis barisan dengan berdiri. setiap pemain diwajibkan menarik 1 ujung tali di tangan kanan dan 1 ujung tali di tangan kiri. semua lembar soal yang berisi jawaban di kumpulkan dan dinilai oleh instruktur. akan ditunjuk sebagai leader dalam kelompok. tentunya dengan dihitung waktu penyelesaiannya. Penarikan ujung tali dilakukan serentak. Permainannya adalah. Dan peserta hanya boleh menulis nomor angka dalam menjawab. Tantangannya.May 19. Perlengkapan yang disiapkan : Tali tampar untuk kalung sesuai jumlah kelompok. 80. dan semua peserta harus mengikuti kompetisi ini. Cara bermain adalah. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan permainan kompetisi individu untuk mencari ketua kelompok. masing-masing 3 menit untuk dapat menjawab pertanyaan. lembar kunci jawaban berada 5 meter didepan posisi peserta. Setelah kita perhatikan. Lembar soal dengan 20 pertanyaan mudah sebanyak jumlah peserta. instruktur menyiapkan tali rafia sepanjang 1 meter. satu kelompok tersebut harus merapikan hubungan tali kusut tadi menjadi sebuah formasi lingkaran yang rapi.

Permainan ini sangat menghibur 82 Permainan Kreativitas Games dapat berbentuk games kreatif. Aturlah agar peserta yang sedang berada dalam lingkaran dapat dijangkau oleh tangan salah satu peserta yang berada diluar garis lingkaran. saya akan memberikan contoh games kreatif yang pernah saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Training for Trainer "Smart Training To Be a Smart Trainer" pada tahun 2007. 81. namun peserta yang berada dalam lingkaran berusaha menghindar dan tidak boleh keluar dari garis lingkaran. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Buatlah sebuah garis lingkaran pada tanah tempat bermain. motifasi. Perlengkapan yang disiapkan adalah : Tali rafia dan pasak untuk membuat marka lingkaran pada tanah. Berlindung dalam Lingkaran May 20. Tujuan Merupakan permainan yang dapat diikuti oleh semua peserta dan hanya permainan ketangkasan untuk menghindar pegangan peserta yang ada di luar lingkaran. Materi o o o o Pengertian kreativetas Games yang berhubungan dengan kreativitas Teknik kreatif Beradaptasi (membaca situasi). Begitu juga peserta yang berada di luar lingkaran tidak boleh masuk ke dalam lingkaran.Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengasah daya ingat masing – masing peserta. Lesson Plan: 1. mampu menghargai pemberian orang lain sebesar apapun ---} role play ada yang berperan sebagai pengamen dan yang diamen . dan sebagainya. perkirakan semua peserta dapat berdiri di dalam lingkaran itu. Mencari ketua kelompok. Tema Kreativitas 2. Objek Mahasiswa 3. Untuk pembahasan kali ini. Jika ada peserta yang berada di dalam lingkaran terpegang tangan oleh peserta di luar lingkaran. karena peserta yang memiliki nilai terbaik akan ditunjuk untuk memimpin kelompok. maka peserta tersebut harus mengganti posisi sebagai peserta yang berada diluar lingkaran. Permainannya adalah satu peserta yang berada di luar lingkaran berusaha memegang peserta yang ada di dalam lingkaran. Objektive o Peserta dapat menjelaskan apa itu kreativitas o Peserta dapat berpikir kreatif o Peserta dapat mempraktekan dan mengaplikasikan kreativitas lewat permainan 4.

Media Seluruh anggota badan 8. dan interest sehingga peserta dapat digiring menuju pembelajaran  Ice breaking: "Besar-kecil" atau bernyanyi bersama dengan lagu yang berbeda: 1. sebagai berikut: "Perhatikan jika saya menyebutkan kata (stimulus) "SEMUT" maka tangan kita membuat lingkaran "besar" dan jika saya menyebutkan kata "GAJAH" maka tangan kita membentuk lingkatan "kecil" 3. dan begitu seterusnya sampai ada kelompok yang tidak bisa melanjutkan kata o Evaluasi dan summary  Simulasi untuk menerapkan materi Devinisi kreatifitas . Kegiatan o Opening Untuk membuat kelas fokus. Kemudian trainer menjelaskan aturan permainan.5. attention. setelah itu dilakukan evaluasi 6. Waktu 50 menit 7. misalnya:  Bernyanyi dengan nada yang berbeda Peserta sebelah kanan diminta menyanyikan lagu "topi saya bundar" dengan nada "burung kakak tua" dan peserta sebelah kiri menyanyikan lagu "potong bebek angsa" dengan nada "pelangi-pelangi" Tujuan: untuk melatih konsentrasi  Merangkai kata Kelompok pertama diminta untuk melanjutkan kata-kata terakhir yang telah diucapkan oleh trainer dalam sebuah kalimat. begitu juga sebaliknya kelompok selanjutnya harus mengucapkan kalimat yang terdiri dari bagian kalimat yang terdiri dari bagian kata terakhir yang telah diucapkan kelompok sebelumnya (kelompok pertama). Jenis games baiknya yang dapat memunculkan madness dan mind storming. Peserta berdiri menghadap trainer dan pandangan fokus pada trainer 2. Metode Cara dan teknik penyampaian materi training yang digunakan games dan simulasi-simulasi dilakukan setelah materi selesai disampaikan lewat games. Penyebutan kata (stimulus) makin lama makin cepat frekuensinya o Penyampaian materi Untuk meyampaikan materi dimulai dari penilaian games yang berhubungan dengan kreativitas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seorang anak untuk bisa berpikir secara kreatif pada saat situasi yang mendesak walaupun sebaiknya lebih bagus pada saat kapanpun kreativitas itu dapat dimunculkan.

Untuk forum yang diatur seperti di alam kelas (kursi berderet menghadap ke guru) maka biasanya mereka akan berpindah ke samping kiri atau kanannya. yang berlaku untuk apapun yang dilakukan orang 2. Kecemasan adalah kaki tangan kreatifitas dalam keadaan terdesak. d. maka peserta dapat lebih mengakrabkan diri untuk mengenal peserta training lainnya. Dengan bergerak. Dengan bergerak dan melakukan aktifitas bersama-sama.per sekali hukuman yang nantinya uang tersebut akan dipakai untuk makan-makan bersama atau kegiatan lainnya yang disepakati bersama setelah acara pelatihan selesai. Peserta diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Biasanya ketika berpindah tempat duduk. Kedua. Seni menyeruak Semakin banyak informasi yang anda miliki tentang sebuah masalah 2. dan membuat peserta menjadi lebih bergairah dan bersemangat dalam menerima pengalaman baru. b. merupakan kemampuan menggunakan seluruh lapisan otak (kanankiri. Durasi : 5 menit (bisa dilakukan di sela-sela acara pelatihan) Peralatan : Satu buah Bel / Lonceng kecil. hanya melihat yang ada di depannya maka dalam permainan ini. Fasilitator menyiapkan sebuah bel atau lonceng kecil. Belajar dari resiko Belajar dari kesalahan 3. Terkadang saking sibuknya. Kursi sejumlah peserta Jumlah Peserta : > 25 orang Teknis : a. Fasilitator mengumumkan kepada peserta untuk melakukan aktifitas yang diinstruksikan. kelenjar getah bening menjadi lebih aktif memproduksi zat. Hal ini penting! Mengapa? Pertama.. peserta akan memilih untuk berpindah ke tempat duduk yang ada di hadapannya (jika forum diatur dalam bentuk U). Nilai yang terkandung : a. bakteri. Merupakan suatu kapasitas untuk menciptakan ssesuatu yang orisinil. Kreatif. kita diingatkan untuk juga melihat kepada rekanrekan peserta yang ada di sebelah kiri dan kanan kita. e. depan-belakang) untuk meng-create sesuatu atau menciptakan sesuatu baik itu konsep ataupun karya yang berbeda tapi berkualitas Teknik kreatif 1. maka fasilitator bisa menambahkan input bahwa cara yang efektif untuk berpindah tempat adalah dengan berpindah ke kursi di sebelah kiri atau kanannya. virus.orang yang mungkin kelak di kemudian waktu bisa membantu kita (bekerja sama atau menawarkan kesempatan bisnis) karena kemiripan `hobi' tadi tersebut. Bagi yang tidak melakukan akan diberikan hukuman misalkan didenda Rp 1. Instruksinya adalah begitu bel atau lonceng berbunyi maka peserta harus berpindah tempat duduk. b. karena peserta yang mengikuti training tersebut mempunyai kemiripan `hobi' dengan kita (mengikuti tema seminar atau pelatihan yang sama) sehingga bias memperluas jaringan koneksi kita. c. Untuk forum dengan bentuk U. Seperti sifat manusia. kita semua hanya semata-mata mengejar harta atau kekayaan yang ada di depan mata kita (kacamata kuda) tanpa meluangkan waktu untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya. karena mereka adalah orang. Dimana Tempat Duduk Saya? Permainan ini dilakukan untuk membuat peserta training melakukan aktifitas gerak atau peregangan otot-otot atau untuk mencairkan suasana yang tegang.1. .000. aliran darah menjadi lebih lancar. Aktifitas kognitif ataupun prose berfikir yang menghasilkan gagasan yang baru dan berguna 3. panik dapat memaksa memunculkan kreativitas 84.zat yang menyaring racun.

namun biasanya makin banyak anggota tiap kelompok. Puisi Berantai Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di kelas maupun di luar ruang. orang pertama baru boleh bergerak mengambil spidol dan menuliskan kata-kata. kelompok harus membacakan puisinya. & High Ropes (PERTAMA di Indonesia yang dilengkapi dengan VCD Panduan) yang tersedia di Toko Buku Terkemuka di kota Bapak/Ibu atau lewat Penerbit di blog 85. biasanya makin seru dan menarik hasil puisinya. Setiap anggota kelompok boleh menuliskan satu kata atau beberapa kata di whiteboard/flipchart secara bergantian dan kata-kata tersebut harus melanjutkan apa yang sudah dituliskan rekan sebelumnya. Creativity. dimana proses penyusunan puisi tersebut harus dilakukan oleh seluruh anggota kelompok. jika ada atasan peserta ataupun observer lain. Untuk memulai kompetisi membuat puisi ini. dapat juga dilibatkan sebagi juri. o Setelah aba-aba dimulai. Instruksi dan petunjuk permainan Caranya. lengkap dengan kreasi gaya dan intonasi. minta 2 kelompok mengambil jarak dari whiteboard dan berbaris ke belakang. Leadership. termasuk juga dalam penyampaiannya. dengan cara dibacakan orang-perorang apa yang dituliskan di whiteboard/flipchart. Variasi • • Kelompok bisa dikembangkan lebih banyak tergantuk jumlah peserta training. Team Work. bagi peserta dalam 2 kelompok dan mulailah dengan memberikan instruksi sbb: • Kelompok diminta menyusun sebuah puisi yang indah.Games tersebut terdapat di Buku Laris Koleksi Games Seru : untuk Ice Breaker. Fungsi utamanya lebih sebagai Icebreaking ataupun acara sela dalam sebuah meeting. • • • Target Pemenangnya adalah kelompok yang bisa membuat puisi lebih cepat dan juga indah. o Demikian dilanjutkan hingga ke anggota kelompok terakhir. Setelah selesai. Diperlukan whiteboard atau flipchart dengan spidol yang cukup. o Jika orang pertama selesai maka dia harus meletakkan spidol dan kembali ke barisan untuk kemudian anggota kelompok dibelakangnya segera maju mengambil spidol dan menuliskan kata-kata di whiteboard. Tools: • • White Board / Flip Chart Spidol . Fasilitator bertindak sebagai juri.

Dengan kata lain tak heran bila orientasi dan ice breaking menjadi momok yang selalu dibicarakan di antara pengelola training sebagai penentu kesuksesan pelatihan di hari-hari berikutnya. ketika memulai melaksanakan sebuah training (latihan) terlebih dahulu dimulai suatu segmen peleburan dan pendahuluan yang kemudian dikenal dengan “Ice Breaking dan Orientasi”. Main games : RUJAKAN Rule of the Game: Para pesera saling berebut kursi apabila pemandu mengucapkan kata“rujakan” atau menyebut nama salah satu buah. maka peserta yang mendapat nama buah itu saja yang pindah. . Peserta diminta mengamati teman rahasianya sesuai dengan yang tertulis di amplop dari awal training. Namun jika . Bagi peserta yang kalah akan mendapatkan hukuman yakni menggantikan posisi pemandu di depan dan member instruktruksi kepada peserta lainnya. penulis sengaja memisahkan antara dua istilah ini. kemudian di akhir training diberi ungkapan ekspresi. keduanya ibarat dua mata uang logam yang menyatu pada satu kesatuan arti dan mempunyai makna yang sangat signifikan terhadap kesuksesan dan tercapainya target sebuah pelatihan. Hal ini bukan dimaksudkan untuk memisahkan makna keduanya.Semoga Berguna! 86. Pendahuluan Sudah menjadi kebiasaan di setiap pelatihan. Pada tulisan yang singkat ini. ICE BREAKING DAN ORIENTASI A. Jika pemandu menyebut “rujakan” maka seluruh peserta harus berpindah tempat duduk. Secara sederhana kedua istilah ini tidak dapat dipisahkan secara jelas. Metode Presentasi Sharing dengan peserta Permainan MEDIA:  Amplop  Kursi/tempat duduk  MATERI Games Rujakan  DURASI 15 menit 87. tapi hanya sekedar sistematisnya pembahasan. pemandu hanya menyebut nama salah satu nama buah. Icebreaking ) Teknis Membagikan amplop “teman rahasia” kepada para peserta. untuk menjelaskan secara detail mengenai ice breaking dan orientasi.

c. Berdasarkan keputusan itu peserta diinstruksikan untuk membuka pada suatu halaman tertentu yang telah disusun secara acak. Membiasakan peserta untuk berinteraksi dengan kelompoknya yang baru. pekerjaan. penghasilan. usia. Metode Ceramah. Metode Studi Kasus. 2.B.Terciptanya keakraban di antara peserta. kognitif maupun psikomotornya. d. b. . Metode Lorong Penuh Liku. Terciptanya kondisi yang dinamis di antara peserta d. pelatih harus terlebih dahulu mempersiapkan bahanbahannya). sehingga mereka saling mengenal. perlakukan yang sama. pelatih melakukan terlebih dahulu ceramah pembuka yang pada hakikatnya menjelaskan tentang beberapa hal. mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. di antaranya adalah . Permainan ini banyak sekali bentuknya.Tertanamnya anggapan bahwa mereka adalah satu kesatuan (solidaritas) “bila satu sakit. untuk melebur dinding-dinding penghambat tersebut. Menghilangkan sekat-sekat pembatas di antara peserta. di antaranya : a. diperlukan sebuah proses ice breaking. pelatih mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan (ice breaking games) peserta. ziq-zaq dan lain-lain. Ice Breaking 1. tujuannya adalah . c. Hal ini dimungkinkan karena perbedaan status. tim building. antara lain : pentingnya kesatuan dalam suatu komunitas. Metode Sinetik.Masing-masing peserta dapat menghafal nama dan beberapa identitas penting peserta lainnya. . Metode Banyak metode yang dapat dilakukan dalam ice breaking ini. si anu bos dan lain sebagainya. b. kemudian dipaksa untuk membuat keputusan. sehingga tidak ada lagi anggapan si anu pintar. persamaan hak di antara sesama peserta. pesan berantai. menanggapi atau mengamati peserta lain. Terciptanya kondisi-kondisi yang equal (setarap) antara sesama peserta dalam forum training. kesadaran potensi. yaitu memberikan kesempatan kepada peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis sehari-hari yang ditawarkan oleh pelatih. metode ini dimulai dari membaca beberapa halaman dari buku. dimana dalam suatu pemecahan masalah dipadukan berbagai pendapat dari berbagai disiplin ilmu sehingga memunculkan solusi yang lebih kreatif terhadap persoalan yang muncul. sampai akhirnya peserta keluar dari lorong-lorong tersebut. mungkin setelah melakukan beberapa langkah-langkah yang salah. yang ada hanyalah kesamaan kesempatan untuk maju. Pengertian Ice Breaking adalah padanan dua kata Inggris yang mengandung makna “memecah es”. jabatan dan sebagainya akan menyebabkan terjadinya dinding pemisah antara peserta yang satu dengan yang lainnya. yang lain akan ikut merasakannya”. si anu kaya. Memberikan pengertian bahwa sejak hari itu mereka akan menjadi sebuah keluarga (sanak famili) sampai kapanpun. 3. dengan bertanya. Untuk melihat potensi awal yang dimiliki masing-masing peserta baik dari segi afektif. e. kerjasama antar kelompok dll. Kemudian diberikan sebuah skenario yang berdasarkan keputusan yang telah dibuat dan keputusan lebih lanjut akan mengirim anda ke halaman muka atau halaman-halaman belakang dari buku. metode ini merupakan metode yang paling mudah dilakukan. . si anu bodoh. Tujuan simulasi ini adalah : . permainan lempar kokarde. Istilah ini sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan. yaitu sebuah metode pengembangan sumbang saran. Metode Simulasi dan Permainan. Menimbulkan kegairahan (motivasi) antara sesama peserta untuk melakukan aktivitas selama training berlangsung. Tujuan Tujuan dilaksanakan ice breaking ini adalah : a. (untuk penggunaan teknik ini.

Menghilangkan kebingungan peserta tentang apa yang sebenarnya mereka ikuti. (minimal beberapa orang dari peserta sudah masuk dalam memorinya) tentang potensi awal. Pengertian Orientasi yang dimaksudkan disini adalah suatu proses pemberian pemahaman kepada peserta. Seorang pelatih haruslah mempunyai naluri (feeling) khusus yang kuat ketika melakukan proses ice breaking. b. sifat dan interaksinya dengan peserta. tergantung kepada tingkat keleburan peserta. Memberikan gambaran ringkas tentang hal-hal yang akan mereka temui selama mengikuti pelatihan (dengan tidak memberitahu hal-hal yang sangat rahasia/esensil). Ceramah dimaksudkan untuk menjelaskan kepada seluruh peserta tentang : a. karena tidak menutup kemungkinan nanti seorang pelatih akan menjadi tempat “curhat” paling dipercaya bagi peserta yang mengalami persoalan-persoalan khusus. c. Tujuan Adapun tujuan dilakukan orientasi ini adalah : a. tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan latihan yang sedang diadakan. 4. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Orientasi . Memberikan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang mesti mereka lakukan selama mengikuti pelatihan tersebut d. latar belakang. Orientasi 1. Ketika peserta belum lebur namun ice breaking sudah dihentikan. Menimbulkan kesan positif. b. Oleh karena itu seorang pelatih harus mempunyai beberapa “jurus simpanan” yang harus dikeluarkannya bila peserta sulit mengalami peleburan antara satu dengan yang lainnya. sikap. baik dari segi pendapat. sifat dan “karakteristik special” seorang peserta. e. Hal-hal apa saja yang akan mereka temui ? 2. C. Seluruh hal-hal yang berkenaan dengan proses pelatihan (asal tidak hal-hal yang paling esensial dan rahasia dalam pelatihan tersebut) 4. 3. Apa yang mesti mereka lakukan ? c. Metode Metode yang dapat digunakan dalam melakukan orientasi adalah ceramah dan diskusi. Saat melakukan ice breaking. seorang pelatih haruslah dipandang oleh peserta dalam pandangan yang positif. target. 3. hal ini akan menyusahkan sewaktu penyajian materi berikutnya. ruangan-ruangan yang ada di tempat diselenggarakannya pelatihan yang boleh dan tidak boleh peserta masuk ke dalamnya. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ice Breaking 1. dispensasi izin dan kriteria lulus peserta. dll yang sangat signifikan. Meluruskan motivasi awal mereka untuk mengikuti pelatihan tersebut c. yaitu : a. Pada hakikatnya orientasi yang dilakukan pada saat pelatihan adalah berusaha menjawab tiga pertanyaan penting. 2. Waktu yang disediakan untuk melakukan ice breaking sangat kondisional. tugas dan wewenang pelatih. karena perbedaan pendidikan. Memunculkan komitmen dan kesediaan mereka untuk mengikuti acara ini dari awal hingga akhir dengan penuh perhatian dan kesadaran diri. Apa sebenarnya pelatihan yang sedang berlangsung. Ia harus tahu saat peserta sudah lebur atau belum dan masih harus dileburkan. Sedang apa mereka (para peserta) dalam acara ini ? b. sikap. sistem penilaian peserta. bobot penilaian. resume. aspek-aspek (ranah) penilaian. Tugas-tugas terstruktur. seorang pelatih harus sudah dapat mendeteksi.4. Ada peserta yang mudah lebur dan ada yang sulit lebur. kedudukan panitia. organisasi pelatih. tujuan.

namun untuk memudahkan . Waktu akan mengakhiri orientasi. b. Setelah selesai bermain guru melakukan brainstorming dengan siswa tentang apa yang mereka rasakan dengan bermain pass the Ball?. buat kesepakatan diawal bila kita bertanya sesuatu maka audience harus menjawab dengan kata-kata yang disepakati. Setelah berjalan guru kembali menghentikan permainan dan memberikan aturan lainnya dan begitu seterusnya sampai siswa menjadi kacau dan melakukan protes kepada guru 6. 7. apa yang harus dikoreksi dari permainan tersebut. c. motivasi awal ini ada yang baik dan ada yang perlu diluruskan. Jika ada yang tidak mau menyatakan komitmennya. permainan pun dapat dilanjutkan sampai bola kembali pada guru 8. setelah berjalan guru kembali mengehentikan permainan dengan alasan yang sama kemudian menambah aturan baru dengan cara sambil bernyanyi 5. guru kemudian berupaya memperbaiki keadaan dengan betul-betul membuat aturan main yang jelas dan tegas dengan sangsi yang tegas pula bagi pelanggarnya seperti : memberikan bola dengan tangan kanan lewat belakang. Dalam orientasilah sebaiknya motivasi awal setiap peserta diluruskan dan diarahkan. PASS THE BALL” Adapaun langkah-langkah yang penulis lakukan diantaranya adalah sebagai berikut : 1. menyanyikan lagu nasional sambil bermain. hendaklah diungkapkan dengan sejelas-jelasnya apa saja mengenai pelatihan yang akan mereka ikuti. mata harus ditutup. Guru meminta siswa untuk membentuk lingkaran apabila dalam kelas kecil (tidak lebih dari 24 siswa) dimana guru menjadi bagian dari lingkaran tersebut tapi apabila kondisi kelas besar dapat dilakukan dengan cara dibentuk 4 kelompok dan masing-masing kelompok membentuk barisan 2. missal: Tanya : Bagaimana kabarnya pada pagi hari ini…! Jawab: Alhamdulillah. guru meminta siswa untuk memainkan Pass the Ball dengan cara memberikan bola ke siswa tanpa memberikan petunjuk yang jelas 3. d. o o Tanya kabar ini bisa bermacam-macam. 89. kenapa dalam permainaan kita membutuhkan aturan main yang jelas dan sebagainya sampai akhirnya siswa secara tidak sengaja telah mulai membentuk opini akan pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat dan guru mengeksplor pengetahuan siswa akan norma-norma yang selama ini berlaku di masyarakat. jangan memanipulasi keadaan. 88. layani setiap pertanyaan yang muncul dan jelaskan apa adanya.a. sebaiknya peserta tersebut mengundurkan diri dari awal. Sewaktu melaksanakan orientasi. jika peserta tidak meragukan lagi (tidak muncul lagi pertanyaan) saat itu orientasi dapat dinyatakan selesai. apabila bola jatuh maka akan diberikan sangsi yang disepakati bersama dan seterusnya berdasarkan masukan dari siswa itu sendiri. semua peserta dapat diikat dengan satu komitmen yang disampaikan secara lisan satu persatu bahwa mereka siap dan bersedia menjadi peserta pelatihan tersebut. “APA KABAR ?” Prosedur : Sampaikan pada audience. luar biasa Allahu akbar…! . Setiap peserta tentunya mempunyai motivasi masing-masing untuk mengikuti pelatihan. Waktu yang disediakan untuk orientasi tergantung kepada keadaan. setelah bola mulai bergulir guru menghentikan game dengan alasan kurang menarik dan memberikan satu aturan yaitu memberikan bola dengan tangan kanan dari arah belakang 4. apa yang dirasakan setelah aturannya menjadi jelas dan tegas.

“TEBAK APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur : Sampaikan instruksi permainan ini: “tebak apa yang saya katakan” Sanbil menunjukkan jempol. Mungkin akan keluar jawaban-jawaban berupa angka-angka. Karena yang disuruh bukan menghitung ayam atau itiknya. diulang beberapa kali dengan tetap menyebutkan instruksi permainan ini.(diulang-ulang sampai beberapa kali). Inti dari permainan ini adalah konsentrasi. biasanya audience akan sadar terhadap instruksinya. katakan: ada berapa ayam? (biasanya peserta akan bingung dan terdiam di sini. setelah dirasa paham. kebanyakan dari mereka bahkan minta agar permainan diulang) o ikuti saja kemauan mereka. bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan kita. aitu untuk mengenali dan melaksanakan instruksi yang diberikan. “IKUTI APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur: Pertama sampaikan peraturannya kepada audience. trainer mengucapkan ini ayam Ketika menunjukkan telunjuk trainer mengucapkan yang ini sapi Kemudian ketika menunjukkan jari tengah trainer mengucapkan kalo yg ini kerbau. . sehingga jawabannya pun akan benar. barulah trainer menjalankan aksinya. Kalau perlu berilah contoh/praktekan sekali saja: Kata kunci kita pada permainan ini adalah instruksi : “Ikuti Apa Yang Saya Katakan” peserta disuruh mengikuti kata-kata trainer. Tanyakan kepada peserta sudah paham atau belum. itik-itik. praktekan sekali untuk mengetest kepahaman mereka. katakan bahwa semua jawaban salah…! Maka harus diulangi lagi. 91.! Atau Fantastic…! Keterangan : kata-kata yang diucapkan bisa bervariasi. tapi untuk mengikuti yang dikatakan trainer.o o Tanya : How are you today? Jawab: Excellent…. Setelah beberapa lama. Setelah cukup puas membuat peserta senang. Setelah semuanya paham barulah dimulai. ayam itik itik ayam. misalnya: o ayam-ayam. 90. Trainer bisa memilih beberapa benda atau hewan untuk disebutkan. bukan untuk menghitung jumlah ayam atau itik.

93. Ice Breaking dalam Pembelajaran Menurut Dryden & Vos (2000) belajar akan efektif bila proses pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang menyenangkan (joyfull learning). Ada beberapa hal yang mendukung efektivitas hasil belajar siswa diantaranya siswa belajar dalam kondisi senang. penyesuaian dengan konteks. nama saya Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). Berikut beberapa contohnya: Harta benda dalam dompet/tas Minta peserta memilih dua benda yang mereka bawa di dompet atau tas mereka yang penting bagi mereka. Ice breaking dalam pembelajaran. Ketika peserta telah memahami instruksi diatas. katakan” Kalo yang ini” tetapi kita menunjuk pada jari kelingking. memberikan nama mereka dan sesuatu yang menarik tentang mereka sendiri (misalnya. guru menggunakan berbagai variasi metode dan teknik. perkuliahan. menggunakan media belajar menarik dan menantang. Sampai terjawab dengan benar. Halo-Hai Fasilitator mengucapkan kata HALO peserta diminta menjawab HAI atau sebaliknya. (3) Prosesnya berlanjut sampai semuanya telah dikenalkan. atau pelatihan sangat membantu dalam membuat suasana belajar yang menyenangkan. BREAK THE RULE Prosedure: Ketika trainer menanyakan sesuatu dengan jawaban Iya atau Tidak maka peserta harus menjawab dengan tingkah laku yang berbeda dari biasanya Jika jawabannya “Iya” maka peserta diharuskan untuk menggelengkan kepalanya. 92. (2) Orang berikutnya mengenalkan diri dan orang sebelum dia yang telah mengenalkan diri (misalnya nama saya Urip tukang foto dan dia Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). katakana seperti contoh diatas. dan siswa sebagai subjek dalam pembelajaran. Ulangi lagi dengan variasi lain. maka jawabannya adalah “ayam” dst. setelah selesai. Perubahan itu tidak akan secara tiba-tiba bisa dilakukan namun pastinya bertahap. Jawaban yang benar adalah bila trainer menyebutkan “ini”. maka ia akan mengikuti kata kunci tanpa memperhatikan jari mana yang kita tunjukkan. Dari permainan ini menjelaskan tentang betapa sussahnya kita merubah sebuah kebiasaan. Biasanya peserta akan bingung dan protes. Variasikan dengan . Minta masing-masing peserta untuk menjelaskan kenapa itu penting. pola induktif.Peserta diminta menebak apa yang trainer katakana. Jika jawabannya “Tidak” maka peserta diharuskan untuk menganggukkan kepalanya. Yang Menarik dari Saya… (1) Minta peserta mengenalkan dirinya. dengan seluruh kelompok membantu jika ada yang terlupakan. Caranya dapat secara integratif atau secara khusus diberikan dalam sela atau jeda dalam proses pembelajaran.

15 menit agar semua orang berbaur dan mencari nama sebanyak mungkin untuk mengisi tiap karateristik yang dituliskan dalam daftar. Menggambar Bangun Datar Peserta menggambar bangun datar dengan anggota tubuh. video clip dan meminta mereka mengapresiasinya. salah seorang memberi instruksi kepada pasangannya untuk menggambar sesuatu dalam keadaan mata tertutup. Cari jawaban yang paling masuk akal atau sebaliknya. memiliki anak remaja. adalah ibu dari tiga anak). Teka-Teki Memberikan teka-teki ringan dan lucu dan memberi penghargaan bagi yang bisa menjawab. Menonton Film Memutarkan film singkat. (3) Berikan 10 . buat daftar sepuluh karakteristik yang mungkin bisa diterapkan ke dalam kelompok (misalnya. Menghitung Jumlah Segi Empat pada Papan Catur Beri peserta gambar papan catur dan minta mereka menghitung berapa jumlah segi empat yang ada dalam waktu yang sangat singkat. Cari saya (1) Sebelum sesi.mengucapkannya menjadi 2 atau 3 kata. Perlu diperhatikan bahwa nama hewan harus yang tidak sensitif dengan kultur masyarakat. Minta mereka mengambil benang merah dari kegiatan tersebut. Dicari yang tercepat selesai gambarnya dan bagus. . Mencari Teman Mencari teman dengan cara menirukan bunyi. penghapus. Deskripsikan Hasil Pengamatan Beri benda (pena. Hapus tulisan dan minta mereka menulis/menyebutkan kata–kata yang ada dalam lagu. menirukan gerakan atau tanya jawab untuk membentuk kelompok. Mencari Teman dengan Suara Hewan Tulislah nama-nama hewan dalam sebuah kertas kecil dan berikan kepada peserta untuk mencari anggota kelompok dengan menyuarakan suara hewan. atau benda apa saja yang ada di meja pelatihan) dan minta mereka menuliskan deskripsi tentang benda tersebut minimal 50 kalimat (Kemampuan mengobservasi). Kekuatan Memori Beri sederetan kata-kata beri waktu beberapa saat kemudian hapus tulisan dan minta mereka menyebutkan atau menuliskan lagi kata-kata tersebut. Hal tersebut dapat membantu mengembalikan konsentrasi peserta. Lempar Bola Tepuk Tangan Minta peserta bertepuk tangan satu kali setiap kali fasilitator melemparkan bola/bola terlepas dari tangan fasilitator. Memberikan hukuman bagi peserta yang salah bertepuk tangan atau tidak bertepuk tangan. Lalu tampilkan lagi sederetan kata yang berbeda dan ajak peserta menyanyikannya dengan melodi lagu yang sangat akrab ditelinga mereka. (2) Perbanyak/copy daftar tersebut dan bagikan ke tiap peserta. Minta mereka membandingkan perolehan kata pertama dan yang kedua. pensil. Menggambar Sambil Menutup Mata Peserta berpasangan. Menuliskan Huruf Peserta menulis huruf tetapi dengan menggunakan anggota tubuh sambil mengucapkan huruf tersebut dengan keras.

Mulai bercerita. misal: Nama saya Retno. Game untuk Perkenalan Siapa Dia? Langkah-langkah : • • • • • Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut. misalnya : saudara – saudara. peserta dikenakan hukuman ramai – ramai oleh peserta lain. saya Rahnat. atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa.. baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri. maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?’ Kisah Angka-Angka Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan. hobi main catur. Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya. tapi karena beberapa hal. hobi baca buku. Ajak peserta berkeliling ruangan sambil menyanyi “naik kereta api tut.. latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu. barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian .siapa hendak turut dan seterusnya…. atau tempat tinggal. jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya untuk menyahut ‘ya’!.). Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri. jelaskan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka. Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar mengingat nomor urutnya masing – masing. Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama. demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya. Langkah-langkah : • • • • • • Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis) Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik. Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?. hobi.Kereta Api Peserta diminta berbaris berurutan dengan memegang pundak peserta yang ada di depannya.” 94. Jika terlambat 3 detik. jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh.. misal : teman saya Retno. Setelah yakin..tut. hobi baca buku.tut. Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras – keras kepada seluruh peserta lain.

dsb • Setelah selesai.Saya memiliki hobby membaca. dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ). Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas. Ucapkan kalimat – kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri). Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut. minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama. Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( yang penting. peserta mengucapkan kalimat. kalau peserta 20 orang. “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik……. satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri ) Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing – masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap. “ dsb. misal : Bersama Membangun Kepedulian. termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri. kerjasama dan komunikasi ..Saya lahir di pedesaan . Jelaskan kepada peserta bentuk permainannya. Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan Anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia) Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan. satu kertas berisi kalimat “Bersama Membangun” dan satu kertas berisi kata “Kepedulian”. peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya. Minta peserta untuk mencari pasangannya masing – masing agar kalimat itu menjadi lengkap.. Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain. asal. Bagikan kertas – kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil. Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta. Simpulkan Mencari Jodoh Langkah-langkah : • • • • • • • • Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan .Saya lahir di kota besar . “. contoh – contoh kalimat misalnya : Saya adalah petugas lapangan .• • • dipersiapkan oleh delapan orang panitia ………. Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi. misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang…. dst. dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat 95. Game untuk menghangatkan. Berdirilah Jika ………… Langkah-langkah : • • • Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran. lalu pemandu berdiri di tengah. harus disediakan 10 kalimat. yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat.

dsb) Minta patung untuk menuruti semua posisi yang diminta oleh pemahat (selama proses. Mengubah kebiasaan atau cara pandang yang sudah lama kita miliki. maka permainan dimulai dari awal. angka itu tidak disebutkan. lutut kanan bertumpu di lantai. tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur terus sampai dengan angka 1. Sesudah 3 – 4 ronde. tubuh patungnya (misal : tangan kanan ke atas. kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat atau siswa hanyalah penerima informasi. Minta pemahat patung untuk mulai bekerja menjadikan patung itu sesuai dengan keinginannya dengan cara membimbing posisi kepala. Langkah – langkah : • • • • • • Minta beberapa orang peserta untuk tampil ke depan. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta) Pada saat menghitung. 2. berdasarkan apa yang mereka butuhkan.1. gambar. Langkah – langkah : • • • • • • • Minta peserta untuk berdiri mambentuk suatu lingkaran. Setelah 3-4 ronde. yaitu setiap angka ‘tujuh’ atau angka ‘kelipatan tujuh’ . apa hubungannya permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita ( apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari atas dengan yang dari bawah ) ?. kaki. permainan tahap 1 selesai Permainan tahap – 2 dimulai dengan cara yang sama seperti di atas. melainkan diganti dengan tepuk tangan. minta peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’. Apabila ada peserta yang salah melaksanakan tugasnya. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. Minta peserta untuk mendiskusikan : (1) Manakah yang lebih baik banyak terjadi kesalahan. simbol. merupakan hal sulit. permainan selesai. melainkan diganti dengan tepuk tangan. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat atau siswa untuk menerima hal–hal yang tidak biasa bagi mereka. kepala belok ke kiri. angka itu tidak disebutkan. cara 1 atau cara 2 ? (2) Mengapa demikian ? (3) Kira-kira. Menghitung Mundur Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat atau siswa. Kita menggunakan bahasa. Minta satu orang untuk menjadi pemahat patung. informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. pemahat dan patung tidak boleh saling berbicara) Setelah selesai. tangan kiri memegang kepala. Memahat Patung Permainan ini bisa dipakai untuk menyadarkan peserta bahwa manusia tidak bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain. tangan. ajukan pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan membuat patung sesuai keinginannya sendiri ? Ajukan juga pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan untuk dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? . program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat atau siswa. dan bukan pemberi atau sumber informasi. dengan cara yang mudah diterima mereka. Peraturan yang diterapkan juga sama. Sebenarnya. satu orang lainnya menjadi patung itu sendiri.

Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. Tali rapia tersebut harus bisa ditarik ke empat arah yang berbeda. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan. • Bahas bersama peserta faktor–faktor yang bisa mempengaruhi dan menghambat kerjasama. memerlukan kerjasama di antara mereka. kerjasama dan komunikasi 1. sedangkan peserta lain menjadi pengamat. Badai Berhembus (The Great Wind Blows) Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. tanyakan kepada peserta : Mengapa mereka memilih pasangannya masing – masing? Cukup mudahkah atau susah untuk memasukkan pensil ke dalam botol? Kalau mudah apa saja faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi mudah? Apabila susah. Game untuk menghangatkan. Memasukan Spidol ke Botol Langkah–langkah : • Jelaskan kepada peserta bahwa sebelum membahas modul. apa yang mereka amati selama proses permainan berlangsung? • • • • • • • • • • • Dari pertanyaan tersebut temukan kata kunci dari peserta : untuk dapat berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. Pasangan yang tidak ditutup matanya. apa saja yang membuat hal tersebut menjadi susah? Apa yang dirasakan oleh pasangan yang matanya ditutup? Adakah interaksi atau komunikasi antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain? Tanyakan kepada para pengamat. Sebuah pensil yang diikat oleh 4 utas tali rapia. Salah seorang dari setiap pasangan ditutup matanya dan bertugas untuk memegang tali rapia yang mengikat pensil. akan dimulai dengan permainan memasukkan pensil ke dalam botol. Tugaskan 8 orang peserta tersebut untuk berpasangan (menjadi 4 pasang). . Setelah selesai permainan.• Kemudian diskusikan bersama peserta : Apakah manusia bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? Apakah anak – anak bisa ? Apakah orang dewasa bisa ? Bagaimana tanggapan peserta tentang permainan ini ? 3. 96. berdiri di belakang yang ditutup matanya dan memberikan perintah (aba – aba) untuk memasukkan pensil tersebut ke dalam botol. Langkah-langkah : • Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. dengan panjang masing – masing 2 meter. Apabila peserta belum berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. tanpa kerjasama akan sulit untuk mencapai tujuan bersama. pasangan – pasangan tersebut berdiri membentuk lingkaran dimana di tengah – tengah lingkaran diletakkan sebuah botol. Sebelum permainan dimulai siapkan terlebih dahulu sebuah botol yang bisa dimasuki pensil. mintalah mereka untuk mencoba beberapa kali sampai berhasil. Mintalah 8 orang peserta sebagai sukarelawan.

• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin. Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata). Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi. Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin. Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

2. Lempar spidol Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Langkah–langkah :
• • • •

Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing. Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali. Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”. Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks : spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerk tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ? Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

3. Sepatu Lapangan : Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Langkah – langkah :
• • • • •

Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok. Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit) Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing. Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas. Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

4. Kompak

Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Langkah–langkah :
• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang. Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masingmasing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya. Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja. Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran .

5. Bercermin Langkah–langkah :
• • • •

Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin. Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan. Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama. Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.

97. Permainan (Ice Breaking) Posted on July 25, 2009 by ketutsutawijaya
Ini adalah beberapa permainan untuk memecah kebekuaan suasana saat berada dalam pertemuan atau pelatihan. Ada banyak permainan lainnya, tapi yang berhasil saya tulis (di tengah kesibukan yang tinggi, cie..ileh.. :p) cuma 4 permainan ini. Permainan yang saya tulis di sini adalah permainan yang saya dapatkan selama proses mengikuti dan mengadakan pelatihan secara langsung, sehingga jika ada yang keberatan karena hak ciptanya tidak dituliskan di sini, saya minta maaf sekali. Permainan di bawah ini saya tuliskan secara singkat. Kalau ada waktu, mungkin akan saya tambahkan lagi 1. Perkenalan Perkenalan sebaiknya dibuat meriah dan menjadi kesan pertama yang tidak terlupakan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk membuat suasana perkenalan menjadi menarik. Di sini dijelaskan cara berkenalan yang sedikit banyak berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dimiliki semua orang yaitu menulis. Urutan prosesnya seperti di bawah ini: Mintalah setiap peserta untuk mengambil selember kertas dan sebuah balpoin Instruksikan pada peserta untuk membentuk lingkaran. Jika peserta jumlahnya sedikit posisinya adalah duduk melingkar, namun jika pesertanya banyak, lebih dari 15 orang, mintalah mereka berdiri dan membuat lingkarab besar.

Minta pada peserta untuk menulis nama panggilan (subyek) mereka di ujung kiri atas kertas yang dibawa. Ukuran tulisan sebaiknya tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran kertas dan balpoin yang digunakan. Lipat kertas sebanyak dua kali agar nama yang ditulis tidak terlihat. Besar lipatan sesuaikan dengan besar tulisan, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Lakukan pengacakan. Kertas tersebut diputar ke kanan atau ke kiri dalam lingkaran tersebut sampai si pemilik kertas tidak memegang kertas miliknya lagi, namun memegang kertas milik orang lain. Mintalah peserta menulis kata predikat di kertas yang dipegangnya. Usahakan tidak menulis di bagian lipatan namun di bawah lipatan, agar kalau kertas dibuka tulisan-tulisan yang sudah dibuat berada di halaman yang sama atau tidak berada di halaman depan dan belakang. Kata predikat yang ditulis bebas, namun jika ingin membuat suasana menjadi meriah pikirkanlah jenis-jenis predikat yang harus ditulis peserta agar nantinya dapat membentuk kalimat yang lucu. Setelah selesai menulis kata predikat, lipat lagi dan lakukan pengacakan lagi. Minta peserta munulis kata obyek. Kata obyek yang ditulis juga bebas. Bisa berupa benda-benda yang ada di sekitar atau anggota badan. Kemudian lipat dan acak lagi. Terakhir minta peserta menulis kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu. Setelah selesai, kertas tersebut dilipat menjadi gulungan kecil. Instruksikan pada peserta untuk menyerahkan gulungan kertas kecil yang dipegangnya ke teman sebelah kirinya. Lakukan terus dengan kecepatan yang terus ditingkatkan. Saling oper akan terjadi dengan cepat dan koordinasi mulai kacau karena saking cepatnya. Teriakan kata “stop!” untuk memberhentikan putaran kertas-kertas yang terjadi dan sekaligus mengagetkan peserta yang sedang asik saling lempar kertas. Bagi peserta yang memegang dua kertas atau tidak memegang kertas adalah peserta yang “bersalah” dan harus “dihukum” dengan membaca pertama kertas yang dipegangnya. Contoh kalimat yang dibaca seperti ini: “Adi menyium bokong di pasar pada pagi hari”. Perkenalan telah dimulai dengan Adi. Lanjutan seterusnya dengan kertas-kertas yang lain. Output dari sesi ini adalah mengingatkan kembali pada peserta tentang hukum SPOK yang harus dipatuhi untuk melakukan penulisan. Output lainnya adalah menyegarkan suasana ketika bekenalan satu dengan yang lain. 2. Perkenalan dan Membangun Rasa Optimis Buatlah lingkaran. Peserta diminta untuk mengambil 2 lembar kertas A4. kertas tersebut di tempel di punggung teman di sebelah kanannya. Setiap peserta membawa satu spidol. Tanyakan pada teman yang ada di sebelah kanan tersebut tentang nama panggilannya. Tulislah menurun nama panggilan tersebut di kertas yang tertempel di punggung si pemilik nama (teman yang ada di kanan). Lakukanlah permainan angin bertiup untuk mengacak peserta. Sebelumnya, fasilitator menyiapkan tempat-tempat hinggap dari masing-masing peserta. Katakan “angin bertiup ke arah orang yang memakai kacamata”. Lakukan sampai teracak. Minta peserta untuk mengamati satu sama lain selama proses berlangsung. Lakukan 1 menit. Kemudian, peserta secara acak menuliskan kesan yang ada pada TEMAN BARU-nya dengan cara menuliskan kesan tersebut sesuai nama yang tertempel di punggung. Fasilitator menyiapkan contoh isian kertas. Contohnya:

Cukup instruksikan: “Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang“. kita berkenalan dengan diri sendiri. Mintalah peserta untuk merenung memikirkan tentang karakter diri atau siapa kita sebenarnya. Biarkan para peserta berkreativitas sendiri. khususnya barang-barang yang melekat di badannya untuk membentuk barisan yang terpanjang. Tanyakan: “ruangan apa ini?”. sekarang minta peserta untuk melihat ke sekeliling di dalam kelas. Barisan tidak boleh terputus. Setelah itu. Inbound adalah cara melihat ke dalam diri sendiri. Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok. pertanyaan tidak perlu dijawab secara verbal. Tapi kunci ini jangan diungkapkan ke peserta. . Kemudian. cukup dalam hati masing-masing. 3. Tidak boleh lebih dari 7 kata. kembali ke lingkaran. Bagikan kertas kepada peserta untuk menuliskan Satu Kata saja yang dapat mewakili karakter dirinya sendiri. tanyakan lagi: “apakah anda semua memiliki optimisme terhadap apa yang akan kita lakukan ini?” “seberapa besar optimisme itu?” (gunakan skala 10 untuk mengukur optimisme ini). Tempel kertas-kertas yang sudah ditulis dan bacalah bersama. Setelah selesai. Melihat semuanya. Setelah itu menulis di punggung masing-masing orang. Adu Panjang Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok yang maisng-masing kelompok terdiri dari 5 – 6 orang. Ulangi dua kali pertanyaan ini. Tulis dengan huruf kapital dan berukuran besar. Tetap berdiri membentuk lingkaran. Setelah melakukan inbound. berderet satu baris dari depan ke belakang. instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk barisan yang paling panjang. Terangkan juga untuk menggunakan peraturan “menulis harus huruf kapital.B = Baik U = Udik D = Diam dan pemalu I = Idaman Minta peserta untuk membuat sekreatif mungkin. satu sama lain harus saling berhubungan. bandingkan dengan kesan oleh orang lain melalui tulisan yang dibuat di punggung. kemudian bagikan kertas HVS dan spidol dan mintalah mereka menulis tentang apa yang dipikirkan tersebut. tidak ada diskusi pada sesi ini. Tulis dengan ukuran yang besar yang bisa dibaca dari arah mana saja dalam ruangan”. Gunakan SPOK. “kenapa kita ada di sini?”. “apa yang anda harapkan dari forum ini?” Minta peserta untuk merenung 1 menit. Fasilitator menerangkan tentang Inbound. Kuncinya adalah peserta boleh menggunakan apa saja. Apakah ada kesamaan? Ajak peserta diskusi selama 2 menit.

satu sama lain. 4. tidak mudah lepas. Ada aturan dalam permainan itu. para peserta diminta untuk memikirkan di mana tempat untuk menyembunyikan benda berharga tersebut. kerjasama harus diutamakan karena mengambil barang tanpa tangan bukanlah hal yang mudah. bersilangan. Setelah kelompok terbentuk. namun badan yang jatuh. minta peserta untuk berkumpul kembali. Terserah peserta untuk mengambil barang berharga miliknya dengan menggunakan apa saja. Akan terjadi tarik menarik dan gerak tidak tidak terkoordinasi antar peserta yang ada di kelompokkelompok. Satu orang yang berdiri di tengah lingkaran tersebut menutup mata dan menyilangkan tangan di depan dada. Orang-orang yang berdiri mengelilinginya harus siap sedia menyangga tubuh orang yang jatuh ke arahnya. Semuanya rahasia. Barang-barang yang disembunyikan tersebut tidak boleh diambil dengan tangan. pertama. minta mereka untuk membentuk lingkaran kecil namun masing-masing orang menghadap keluar. rahasiakan. Setelah mereka mengerti aturan ini. Bebaskan peserta untuk menyembunyikan barang berharga tersebut di mana saja asal tersembunyi. Lombanya adalah adu kecepatan mengumpulkan barangbarang berharga yang disembunyikan oleh masing-masing orang yang berada di masing-masing kelompok. Instruksikan peserta untuk memikirkan benda apa yang paling berharga yang ada pada dirinya. Setelah ada ide tempat menyembunyikan langsung dengan cepat sembunyikan dan jaga hanya kita saja yang tahu tempat persembunyian itu. komunikasi sangat penting untuk membangun koordinasi yang kuat. Kemudian. Kemudian. Cara menjatuhkan badan adalah kaki tetap tidak berpindah. tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun. Lalu. karena tangan harus terus berpegangan. Ajak semua peserta untuk meyakini bahwa yang dimilikinya tersebut adalah benda yang paling berharga dan harus dilindungi sebisa mungkin. . sehingga saling memunggungi. Cukup kita sendiri yang tahu. orang berdiri di tengah lingkaran menjatuhkan diri dengan mata tertutup dan tangan dilipat di depan dada ke arah manapun. Fasilitator kemudian membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 5 orang.Kemudian. mintalah masing-masing kelompok kecil yang ada untuk berlomba. Lingkaran harus tetap kuat. ajak peserta untuk berdiskusi apa yang terjadi saat proses beradu panjang berlangsung. Jangan biarkan peserta lainnya tahu tentan benda berharga kita itu. Barang yang tidak boleh diambil dengan tangan juga memaksa peserta untuk bekerjasama satu dengan yang lain. Lakukan bergantian. minta mereka untuk saling menyilangkan tangannya satu sama lain. 5. Pelajaran dari permainan ini adalah. Menjatuhkan diri dengan bebas dan tidak kaku. Mereka tidak berkomunikasi menyebabkan mereka harus mencari jalan lain untuk berkoordinasi agar menjadi tercepat dalam mengumpulkan barang. Setelah itu. kenapa hal itu terjadi. Percaya Teman Buatlah lingkaran-lingkaran kecil yang terdiri dari 5 – 6 orang. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di tengah lingkaran dan menjatuhkan diri secara bebas. Dalam satu lingkaran ada satu orang berdiri di tengah lingkaran. Mencari benda berharga Mintalah peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. Semua orang harus menutup mulutnya rapat-rapat. Silangan tangan harus kuat. Kedua.

tangan tidak usah berpegangan. Tapi yang paling penting dari permainan ini adalah membangun rasa kepercayaan satu sama lain bahwa kita semua bisa saling melindungi. Mereka dipersilakan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. 4. 3. 2. Perasaan setelah berhasil. Fasilitator menanyakan pada semua peserta. apa yang dirasakan ketika menjatuhkan badan? Apakah ada perasaan takut atau sangat percaya dengan teman yang selalu siap melindungi? 98. Kegiatan di mulai dengan sepasang anggota regu duduk bertolak belakang di tanah dengan melipatkan kedua kaki ke arah dada. jumlah anggota ditambah dari dua jadi empat. Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja regu. sepasang peserta diminta duduk berhadapan. Setelah sukses dengan cara yang pertama. . 3. delapan dan seterusnya. Setelah sukses dengan cara kedua.Permainan ini dijamin menghilangkan kejenuhan dan rasa ngantuk. Faktor penunjang keberhasilan. Kemudian kedua tangan peserta saling berpegangan antar pasangan. enam. 4. ujung kaki diletakkan saling bersentuhan dengan kaki masing-masing pasangan. : Teaching point yang dirasakan. Implikasi terhadap regu. Memahami bahwa kekurangan anggota regu (terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja regu. 2. ICE BREAKING Teaching point : 1. 3. 2. Perencanaan strategis. Lama permainan Perlengkapan Instruksi : 20 – 40 menit : Peluit : 1. Debriefing 1. Untuk berdiri peserta diminta menarik pegangan tangan. 4. Memecah kebekuan (ice breaking) dengan saling bersentuhan fisik. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama dengan cara saling menekan punggung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful