SILATURRAHIM PENDIDIKAN ANAK ISLAM SPAI KECAMATAN TRUCUK KLATEN

Sekretariat : Masjid Al Hidayah Sumber Kulon Sumber Trucuk Klaten 57467. Telp 081336347511. Email dan facebook : Rosyada_123@Yahoo.co.id, Blog Web : spaitrucuk.wordpress.com

1.Blind Leader
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak peserta outbound. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta outbound adalah tiap-tiap peserta dalam outbound training ditutup matanya, kecuali yang ditunjuk sebagai leader, mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan Leader, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Orang yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana seorang bisa tampil sebagai pemimpin (leader) dan bagaimana rasanya dipimpin orang lain. Saling percaya antar sesama divisi dalam perusahaan.

2. Pipa Bocor
March 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah. Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember/kaleng, bola pimpong. Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.

2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan ember yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaiman mengatur strategi kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan

3. Evakuasi Bambu
May 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif. Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu. 2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan 3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah : 1. 2. 3. 4. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ? Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ? Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik

4. Folding Karpets
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Jenis games ini dimainkan dengan alat bantu sebuah karpet atau terpal plastik atau kain yang ukurannya 1 meter persegi untuk 8-10 orang. Ukuran karpet dapat disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut bermain maupun tingkat kesulitan yang ingin diberikan, lebih banyak peserta maka dibutuhkan karpet yang lebih luas. Instruksi 1. Pertama, seluruh peserta diminta naik ke atas karpet dan 2. Setelah aba-aba dimulai mereka harus dapat membalik karpet tersebut 3. Kelompok harus bekerja sama dalam menemukan cara dan kemudian membalik karpet tersebut. Target Kelompok yang paling cepat membalik karpet dianggap sebagai pemenang. Larangan dan Hukuman

Jika melakukan pelanggaran tersebut maka kelompok dianggap gagal melakukan tugasnya. Trush Fall April 15. 2. 5. Mengembangkan sikap bekerja dengan fokus yang dalam Melatih keberanian mengambil resiko 6. Tujuannya adalah menangkap orang yang berada di atas drum pada saat peserta outbound tersebut menjatuhkan diri. Human Ladder April 15. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Perintahkan seseorang untuk berdiri di atas drum atau bangku menghadap ke depan. dan saling mengaitkan tangan yang satu dengan yang lainnya.1. Peserta lainnya berada di bawah. Teaching pointnya adalah : o o o o o Mengembangkan rasa percaya diri pada peserta outbound Mengembangkan rasa percaya diri pada orang lain Mengembangkan kerjasama kelompok. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Orang-orang yang berada di atas karpet tersebut tidak boleh turun ataupun menyentuh tanah.

Menjadi peserta aktif 7. kong. 6. Ketinggian bisa bervariasi.Tanggung jawab. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. 5. Hell Barier April 15. Peserta outbound training menaiki anak tangga yang dipegang oeh temannya.Apa yang dirasakan saat dilewati Apakah rasa percaya kepada orang lain membuat anda mudah melewati tantangan ini? Teaching point : Trush. kaos tangan dan helm. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainanoutbound ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk mencapai puncak yang diharapkan. 2. Peserta yang telah dilewati menuju ke depan untuk membuat anak tangga berikutnya. webbing. karmentel. 5. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. 3. 4. dan berdiri berjajar membuat seperti anak tangga. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut 3. Setiap pasangan memegang kayu (ukuran 1-1. snappling. Debriefing : .Apa yang dirasakan pada saat menaiki anak tangga . Alat bantu dalam permainan outbound ini meliputi jaring.Peserta berpasangan berhadap-hadapan dan berdiri sejajar.5 m). Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? Apa kunci keberhasilan mereka ? Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ? Apa makna dari kegiatan ini ? .Pasrah. Tujuan dalam games outbound ini adalah : 1. 2. 4.

seakan akan mereka berada dia atas sebuah kapal yang akan tenggelam. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah Berfikir kreatif 9. Apabila berhasil. .00. diperlukan pengorbanan Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan kelompok. Melihat kekuatan diri yang dimiliki. kain dilipat menjadi lebih kecil. Tidak ada bagian dari kaki berdiri diluar kain. Merefleksikan kualitas keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. Kelompok yang mampu berdiri di atas kain yang terkecil adalah pemenangnya.8. Jadi semua peserta dibuat berpencar satu dengan lainnya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dari nama game nya sudah kelihatan solo = sendirian. Solo April 15. visi pribadi. Melihat kelemahan-kelemahan diri dan menyusun langkah-langkah untuk memperbaikinya. Teaching point : • • • • • Membangun kebersamaan Menunjukkan untuk kesuksesan tim. Titanic (kapal tenggelam) April 15. Kemudian menuliskan semua pertanyaan berdasarkan daftar pertanyaan yang dibuat mencakup : Visi kehidupan. visi keluarga dan visi organisasi. maka instruktur outbound menghitung satu sampai lima hitungan. Kemudian dilakukan kembali proses seperti semula. duduk/tidur menyendiri selama sekitar 2 jam antara pukul 22. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua anggota tim diminta untuk berdiri di atas kain. Setelah mereka berhasil berdiri.00-24.

Teaching point : • • • • Membangun visi kehidupan memahami kelemahan-kelemahan diri melihat diri dan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? 3. Teaching point : • • • • • Melatih konsentrasi pada tugas.kong. Melatih Kepercayaan diri 6. 5. 4. 3. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? 2. Berani mengambil keputusan . 2. Kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan hari ualng tahun mereka atau berdasarkan tinggi badan. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? 5.karmentel. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua peserta diminta berdiri di atas papan. Mengembangkan cara berkomunikasi yang efektif Melatih untuk berinovasi Aplikasi praktis dalam proses pemecahan masalah Kepemimpinan bersama 11.snappling. Alat bantu dalam out bound training permainan ini meliputi bambu. Birthday Line Up April 15. 6. Mereka tidak boleh berbicara dalam menyusun barisan itu. webbing dan helm. Apa kunci keberhasilan mereka ? 4. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah : 1. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran Pemaknaan dalam program outbound permainan ini adalah : 1. Meningkatkan rasa percaya diri 10. Jembatan birma April 15. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan outbound training permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan.

Flying Fox April 15. Setiap peserta training outbound disuruh untuk meluncur dari ketinggian melalui tali/sling yang teah disediakan. Tujuan permainan ini adalah :   Melatih peserta untuk cepat mengambil keputusan Melatih keberanian Merubah pola piker Memberi pengalaman baru pada peserta outbound   Hal yang harus diperhatikan : Masalah keamanan  Masalah pengalaman intruktur outbound  Games ini beresiko tinggi. Carabiner.12. Game ini sendiri termasuk dalam kategori High Impact. Harnes. Cara mainnya sederhana. Helm. safety yang memadai dan juga tenaga operator maupun instruktur yang mempunyai pengalaman yang cukup untuk memainkan games ini. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dalam sebuah kegiatan outbound training. sehingga diharapkan untuk tidak melakukan cobacoba/bereksperimen hal yang tidak perlu  . Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan ini adalah : Carmantel. dll. sehingga dibutuhkan peralatan yang memadai. Sepertinya tidak lengkap bila tidak ada Flying fox. Pulley. Sling Baja.

Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi dalam 2 atau 3 kelompok. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Escape From The Island April 15. Bambu ukuran 1. Kemudian dibuat garis lurus pembatas seolah-olah seperti sebuah pantai. Tali rafiah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Apabila ada peserta outbound yang menyentuh tanah. Peralatan yang dibutuhkan diantaranya adalah : Tali Carmantel. Tali rafiah dibuat melingkari pohon membentuk seperti sebuah pulau. Pemenangnya adalah team yang berhasil keluar dari pulau semua terlebih dahulu.13. Tujuan permainan?      Melatih kekompakan team Melatih personal untuk cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Melatih kesabaran Melatih kekuatan fisik peserta outbound 14. maka seluruh anggota groupnya harus kembali kedalam pulau.2 m.5 m. dan dimulai lagi dari awal. Tali carmantel diikatkan pada sebuah pohon/penyangga setinggi 1. Masing2 kelompok diberikan satu buah bambu. Volley Ballon April 15. Peserta outbound diminta untuk menyeberangi pulau menuju pantai tanpa menyentuh tanah (dalam hal ini berfungsi sebagai laut).

Berfikir kreatif dan inovatif . Kemudian instruktur outbound menyebar kertas yang berisi nama seluruh peserta outbound di lapangan/area outbound. Team lawan bertugas menangkap balon dengan kain. kain pembatas. 3 atau 4 anggota kelompok ditutup matanya. Tali rafiah dibuat berbentuk kotak seperti lapangan volley mini dan kain pembatas dibuat sebagai net. paling ideal masing-masing team berjumlah 16 orang. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Masing-masing peserta diminta untuk menuliskan namanya masing-masing pada kertas kecil yang sudah disediakan. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah : Balon yang diisi air. Teaching point : • • • • Melatih kekompakan team Mengetahui kelebihan dan kekurangan teman Kerjasama Kecerdasan mengatur strategi 15. Hunter My Name April 15. selain itu memiliki makna yang dalam. Seluruh peserta diminta untuk mencari namanya masing2 dalam waktu yang teah ditentukan oleh instruktur outbound. Satu kain pelempar untuk 4 orang. Peserta dilarang keluar lingkaran group dalam mencari nama mereka. Peserta outbound melempar balon dengan menggunakan kain pelempar yang dipegang oleh 4 orang. Team dengan nilai point terbanyak adalah pemenangnya. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk kedalam webbing/tali yang sudah disediaka n instruktur. Teaching point : • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. tali rafiah dan kain untuk melempar balon berukuran 1×1 m. Masing-masing peserta diminta untuk memegang ujung kain.Games outbound ini termasuk dalam kategori Fun game. Cara permainannya adalah : Peserta outbound dibagi dalam dua team. kemudian melempar lagi seperti semula. Penuh dengan keceriaan dan tawa. Pulpen. dan webbing atau tali dibuat melingkar berdiameter kurang lebih 1meter. Kemudian kertas tersebut digulung dandi aduk/diacak. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah :Kertas yang di potong ukuran 10×5 cm.Cara permainan : Peserta outbound dibuat menjadi beberapa kelompok.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Cara permainan. Mencari Harta Karun April 15. Teaching point : • • • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Peralatan yang dibutuhkan adalah Bambu ukuran 1. instruktur menyuruh peserta outbound berkumpul dan menjelaskan bahwa tandu yang mereka buat belum tentu mereka yang memakainya. Setelah masing-masing kelompok mendapatkan tandu. Buah diikat pada seutas tali kemudian digantung pada ketinggian sekitar 3meter. Berfikir kreatif dan inovatif Siap memimpin dan siap dipimpin Mengetahui bahwa kita mempunyai keterbatasan . buah jeruk. Kemudian instruktur outbound mengundi tandu untuk menentukan siapa memakai tandu siapa. kecuali ketua kelompoknya.buah salak.8 m. Ketua kelompok memerintahkan anak buahnya untuk menuju lokasi harta karun (buah) yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Setelah tandu selesai. seluruh anggota kelompok memakai penutup mata/slayer. 4 buah. Masing-masing kelompok diberikan 4 buah bambu dan 2 buah tali.16. Kelompok yang berhasil mendapatkan buah(harta karun) paling dulu adalah pemenangnya. Seluruh anggota kelompok diminta untuk membuat tandu dengan kreasinya sendiri-sendiri. Kemudian ketua kelompok naik ke atas tandu dan diangkat oleh seluruh anggota kelompok yang memakai penutup mata. Tali atau webbing. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. buah lainnya. penutup mata/slayer.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah : a. Tambang plastik b. kemudian diikatkan pada kayu. Tali rafiah Persiapan alat : Tambang plastik dipotong berukuran 1. Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk mengambil satu buah kayu yang sudah diikatkan tambang plastik dan satu buah bola plastik. Kelompok harus bisa menstabilkan kayu. Time Bomb April 16. Instruktur outbound menyiapkan garis start dan finish menggunakan tali rafiah. kemudian bola ditaruh di atas kayu.5 m. Teaching point : Kerjasama kelompok/team Melatih Konsentrasi Mengatur ritme kerja Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman . Kelompok pemenang adalah yang mencapai garis finish terlebih dahulu tanpa membuat bolanya jatuh. Peserta mulai berjalan menuju garis finish. Bola Plastik d. setiap orang mendapat satu utas tali. Masing-masing kayu memiliki 8-10 ujung tambang plastik. Kayu/bambu yang ujungnya diset sedemikian rupa sehingga berlubang dan bisa dipakai untuk menaruh bola c. Seluruh peserta outbound diminta untuk memegang ujung tali. Seluruh peserta menuju garis start.17. bola tersebut tidak jatuh. sehingga apabila bola plastik ditaruh di atas kayu. Cara permainan/ gamesnya : Instruktur outbound membagi peserta dalam beberapa kelompok yang terdiri antara 8-10 orang. maka game harus diulangi kembali mulai dari garis start kembali. Apabila bolanya jatuh.

Kalau hal itu terjadi.18. apa hubungan permainan ini dengan pekerjaan di tempat kerja? Konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus kembali. Sarang laba-laba tersebut harus memiliki lobang yang besarnya cukup untuk setiap peserta. Yang mereka lakukan biasanya adalah kerja intra team mereka sendiri. Perlengkapan : • • • Cara permainan: Fasilitator harus menyiapkan sarang laba-laba diantara dua tonggak/pohon. Air Bridge (jembatan udara) April 16. Spider`s Web April 16. Debriefing : Seringkali peserta tidak melakukan kerjasama antar team. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : o Sinergi antar team dan intra team o Mengembangkan komunikasi yang efektif o Mengembangkan strategi bersama o Membangun kepercayaan diri anggota team o Melatih proses pemecahan masalah o Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota o Memahamani saling ketergantungan antar sesama. semua peserta harus ulang lagi dari awal. Kaitkan dengan manajemen kualitas kerja? Tonggak/pohon Tali Helm 19. tanyakan mengapa mereka tidak mau bekerja sama? Tanyakan. Setiap anggota team harus melewati sarang labalaba tersebut. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi . Kalau menyentuh tali.

Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Crocodille River April 16. Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat.Tantangan terberat adalah memindahkan .Perlengkapan : - Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Perlengkapan : Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Seluruh anggota kelompok berada di atas papan. Separuh anggota kelompok berdiri di atas papan yang ditaruh diatas bangku. maka game dimulai lagi dari awal. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 20. Separuh anggota yang lain bertugas menggeser bangku untuk track jembatan berikutnya.

Bila dalam percobaan tidak safe. Debriefing : Arahkan keluaran peserta untuk dapat mengungkapkan bagaimana perasaan masing-masing peserta dengan kegiatan tersebut (takut. membosankan) Bambu ukuran 3.papan dan bangku. Bangun Rakit April 16. maka game dimulai lagi dari awal. menarik. Tim diberi waktu 15 menit untuk merencanakan rakit. maka team harus membangun rakit ulang agar safe. melelahkan. 4 buah Bambu ukuran 3 meter.5 meter. menantang. tanpa turun dari papan/tanpa menyentuh tanah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Menyusun perencanaan yang strategik Mengimplementasikan perencanaan strategik Kerjasama antar kelompok kerja dalam satu sinergi Komunikasi yang efektif Leadership Kemampuan mengalokasikan sumber daya Kemampuan mengatasi ketakutan akan tenggelam Perlengkapan yang diperlukan : Instruksi : Tim anda ditugaskan untuk membangun sebuah rakit yang akan digunakan untuk menyeberangkan anggota team kesuatu tujuan dengan selamat. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 21. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. 8 buah Empat buah drum plastik Tali /webbing Tali plastik Gergaji Palu Meteran Selembar kertas manila dan spidol untuk perencanaan Pelampung Helm Dayung . Tim diberi kesempatan untuk mencoba rakitnya sebelum digunakan untuk menyeberang.

Mereka dipersilahkan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. maka jumlahnya ditambah menjadi 2. pelaksanaan serta pengawasannya) Arahkan kepada peserta tentang siapa berperan sebagai apa. 22. Perencanaan strategik Pergeseran paradigma kerja. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja Memecah kebekuan (ice Breaking) dengan saling bersentuhan fisik Memahami bahwa kekurangan anggota team ( terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja team.3. perencanaan. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama. All Stand Up April 16. Kemudian dilanjutkan hingga berdiri seluruh team nya. Kemudian tantangan diubah. pengorganisasian. Peserta diminta berdiri dengan bantuan punggung temannya. Cara permainan : Permainan dimulai dengan sepasang anggota team duduk berhadap-hadapan. Ujung kaki saling dikaitkan dan tangan berpegangan. Apabila berhasil.Arahkan keluaran peserta pada bagaimana proses pembuatan/penyusunan rakit (mulai observasi. dimulai dari 2 orang lagi dengan duduk saling membelakangi.4 hingga seluruh team yang ada berdiri bersama berbarengan. tangan tidak usah berpegangan. Debriefing : Faktor penunjang keberhasilan? Perasaan setelah berhasil? Implikasi ke tempat kerja? .

Berubahnya lingkungan bisnis menuntut perubahan strategi Menyusun perencanaan strategik Mengimplementasikan rencana yang disusun Kerjasama dalam kelompok . Apabila sudah maka tantangan berikutnya adalah. Hollahop ditaruh di ujung kanan. Frantic Balloon April 21. webbing ditaruh disebelah kiri. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami perubahan lingkungan bisnis terhadap strategi organisasi. Kemudian tantangan di ubah dengan menggunakan tali. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Kategori game ini adalah termasuk low game dan biasa digunakan untuk game pemecah kebekuan (Ice Breaking). webbing Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok besar. Kemudian peserta diminta memindahkan benda tersebut ke sisi yang berseberangan secara bersamaan. Tujuan : • • • • Melatih kerjasama team Mengetahui kecerdasan peserta Sebagai game pemecah kebekuan Berfikir kreatif dan inovatif 24. tali.23. Alat : Hollahop. Hollahop Berpindah April 16. kemudian peserta outbound diminta untuk memindahkan hollahop tersebut ke sebelah kiri tanpa memutus pegangan tangan. hollahop ditaruh di sebelah kanan. kemudian dengan menggunakan webbing. Kemudian insruktur outbound memerintahkan seluruh anggota kelompok berpegangan tangan sehingga membentuk garis lurus.

2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching point : • • • • Fokus pada pekerjaan Sensitivitas terhadap orang lain Pelayanan prima Inovasi Perlengkapan : • • • Tiga buah bola plastik Stopwatch Pluit Cara permainan : Game ini termasuk dalam kategori fun game dan ice breaking. tim dipersilahkan untuk mencoba lagi dan diberi waktu untuk membuat perencanaan srategik lagi. Setelah percobaan pertama. hal yang sama dilakukan secara bergantian pada peserta lainnya. Semua peserta outbound training akan melambungkan bola tersebut ke angkasa dengan menepuknya dari bawah ke atas.Lokasi : Dilapangan terbuka kira-kira seperempat lapangan bola Perlengkapan : Balon dalam jumlah 4x jumlah peserta dan stopwatch Cara permainan : Setiap anggota diminta untuk meniup dua buah baloon dengan ukuran cukup besar. Peserta diminta untuk membentuk lingkaran dengan wajah menghadap ketengah dan berhadapan dengan peserta lain. 25. Tolok ukur sukses adalah berapa banyak balon yang dapat ditangkap dan tidak pecah dalam kurun waktu 10 menit. . Debriefing : • • • • Apa yang merupakan teaching pointnya Faktor apa yang menentukan kecepatan kerja Hal-hal yang menjengkelkan di saat kegiatan dan bagaimana mengatasi kejengkelan tersebut. Selanjutnya peserta diminta untuk melempar sebuah bola kepeserta lain dengan menyebutkan namanya sendiri dan nama orang yang diberi bola. Tim diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat perencanaan strategik. Kalau dihubungkan dengan dunia kerja dan kehidupan organisasi apa arti permainan tersebut. Ball Tossing April 21. Peserta diberitahu bahwa balon akan ditambah oleh fasilitator dari waktu ke waktu. Tolok ukur : Kesuksesan tim dinilai dari berapa banyak kesalahan menyebut nama sendiri dan nama orang lain. Selanjutnya orang yang diberi bola juga menyebut namanya dan memberikan kepada orang lain sambil menyebut nama orang lain.

Aturan Main : Fasilitator outbound memberikan instruksi : • • • • • Tipe Peserta tidak boleh berbicara satu sama lain. Cairan tidak boleh tumpah. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Permainan ini biasa dikenal dengan sebutan “masukkan air ke dalam botol” Alat yang dibutuhkan : Permainan : Tim harus memindahkan cairan beracun dari satu container (diwakili oleh botol) ke container yang lain. Tidak boleh memasuki area radiasi. TOXIC WASTE April 21. Setiap botol dibeli tali minimal 10 buah botol air mineral ditaruh tegak di atas tanah dengan tutup terbuka : Strategic Game Target : team work dalam mencapai target.Jumlah bola jatuh Debriefing : • • Menanyakan pengalaman individu dari permainan Perilaku peserta yang mendukung dan menghambat kesuksesan tim 26. melatih kesabaran. mengetahui kekurangan dan kelebihan rekan kerja. disiplin. inovasi-kreativitas . Alat bantu yang dapat digunakan hanya berupa tali-tali yang tersedia. bila ada seorang peserta yang menginjak maka permainan harus diulang dari awal lagi. Dianggap selesai bila tali-tali yang dipergunakan kembali keluar lingkaran. apabila tumpah permainan diulang dari awal. Botol air mineral yang diberi tali. komunikasi yang efektif terhadap rekan kerja .

Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan Teaching point : • • • • Problem solving Melatih kesabaran’ Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. Stopwatch Persiapan : Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta outbound untuk berpasangan dua-dua. Kemudian setiap orang mengikatkan tali rafiah dipergelangan tangannya. Saling pengertian Mau tau kunci dari permainan ini? sepertinya anda harus menghubungi manajemen outbound malang di marketing@outboundmalang. Aturan Main : • • Tidak boleh memotong tali. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Peralatan yang dibutuhkan : Tali rafiah yang dipotong sepanjang 80cm.com . ALMOST INFINITE CIRCLE April 21. dengan saling menyilang dengan pasangannya Permainan : Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya.27. Masing-masing peserta outbound training mendapatkan satu buah. dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang.

lebih baik dengan jumlah kelipatan 3 plus 1. dengan jumlah peserta tidak terbatas. dan jenisnya fun games. orang yang bercerita harus ikut segera mencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong. maka yang berpindah adalah pohon. dan diteruskan hingga beberapa kali Pada saat berpindah. Tali besar (berdiameter 4-5 cm/seukuran tali perahu/bisa juga menggunakan webbing. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori ice breaking. Variasi Untuk lebih meriah. dan BADAI. Misalnya 13. Panjangnya disesuaikan dengan jumlah group yang bermain 2. o Namun jika yang disebut adalah BADAI. o Jika disebut kata ANGIN. Peralatan yang dibutuhkan : 1. ANGIN. jadi berpindah ke kelompok lainnya. mencari tupai yang lain. maka semua harus berpindah dan berganti peran. minta mereka untuk mencari kelompok / posisi yang ada di seberangnya pada saat melakukan perpindahan. maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain. atau 31…dst. 22. tanpa boleh melepas pegangan tangannya. seperti pada permainan “ular naga panjangnya”. Dari 3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan jongkok/merunduk. kemudian secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 3 orang. 16. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan pelaksanaan : Kerjasama team/regu Kekompakan regu Saling membantu antara yang kuat dan yang lemah Menetapkan strategi manajemen secara tepat dan bersama-sama Menempatkan diri dengan tepat saat bertindak /saat menjalankan tugas. Tupai dan Pemburu March 21. sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak mempunyai kelompok. di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU.28. berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan.Pohon tetap diam di tempat. Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita. Instruksi dan petunjuk permainan • • • • • • Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran. Pendahuluan dan Persiapan Permainan dapat dilakukan di ruangan yang cukup besar atau pun di halaman. o Jika disebut kata PEMBURU. boleh jadi tupai atau pohon dan sebaliknya. Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan. secepatnya. Kedua ujung tali harus diikat dengan kuat . 29. Game Arung Jeram March 22.

Bila dalam permainan berlangsung. Pegangan tidak boleh lepas selama permainan berlangsung Kepala kalajengking harus berusaha memegang ekor lawan. maka team tersebut dinyatakan kalah Ulangi 2-3 kali sampai benar-benar ada pemenangnya 31.5m-1m. Cara permainan : Tiap tim/regu terdiri dari 10-15 orang Setiap tim berdiri berbaris dan berpegangan pada pinggang orang yang ada didepannya Anggota yang paling depan bertindak sebagai kepala kalajengking. Alat yang dibutuhkan untuk permainan ini : • • • Tali. Scorpion March 22. Stik Goyang March 23. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : Kerjasama antar anggota maupun tim Mengatur strategi Kekompakan dalam satu team work Mengenali kekuatan/kemampuan team nya dan kemampuan team lawan. • Saat berdiri kedua kaki/lutut tidak boleh ditekuk (harus tetap lurus) • Setelah dapat berdiri bersamaan.Cara permainan : • • Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur (selonjor) ke dalam lingkaran Kedua tangan tiap anggota regu memegang tali. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • Menjalin kerjasama dan toleransi antar anggota Belajar menerima dan siap kapan pun harus bisa memberi kesempatan kepada orang lain Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan. Jika jarak semakin rapat. jarak anggota regu 0. maka semakin baik. apabila ada tim yang pegangannya lepas. sedangkan yang paling belakang bertindak sebagai ekornya. • Setiap anggota regu berusaha berdiri secara bersamaan. kemudian berusaha duduk bersamaan kembaliDiusahakan jangan ada peserta yang jatuh 30. Panjang tali sekitar 3 meter Tongkat/bambu yang panjangnya sekitar 2-3 meter Aneka halang rintangan Cara permainan : . Pemenang adalah yang lebih dahulu memegang ekor lawan. jumlah tali disesuaikan dengan jumlah peserta.

sehingga bisa mencapai tujuan Bagian terakhir adalah memasukkan bola kedalam ember plastik Saat bola meluncur tidak boleh tersentuh tangan/jari Bola bergerak hanya melalui satu jalur (bambu) Bila bola jatuh. Tim pemenang adalah yang mencapai finish lebih dahulu tanpa membuat tongkat jatuh Apabila tongkat jatuh maka harus mulai lagi dari start. 4.Ball Estafet March 23. Jika memungkinkan. 2. boleh disebelah kiri Letakkan tongkat di tengah tarikan utas tali. The Opposite March 23. 32. sepanjang 50cm. maka harus dimulai dari awal (start) 33. Kemudian kita beri aba-aba untuk mereka secara bersama-sama bergerak ke kiri atau ke kanan atau ke depan ke belakang sesuai instruksi. 3. dimana tali dalam keadaan kondisi kencang Tim menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas. Semakin jauh jaraknya. masing-masing regu satu buah Bambu/pipa plastik yang telah dibelah dua.• • • • • • Tiap anggota tim berhak memegang seutas tali. Masing-masing orang 1 buah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. dengan tangan memegang bahu atau pinggang kawan yang ada di depannya. minta mereka memeluk rekan yang ada didepannya masing-masing. . Alat : • • Kerjasama team Pembagian tugas (manajemen) Mengatur diri dan waktu untuk bertindak dan memberikan kesempatan Mengatur strategi bermain bersama-sama Bola kecil. Instruksi dan petunjuk permainan • • • Setiap kelompok diminta membentuk barisan ke belakang seperti kereta. boleh diseblah kanan. Peserta dibagi dalam 3-4 kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Cara permainan : • • • • • • • Tiap anggota regu memegang 1 buah bambu yang sudah dibelah Tetapkan jarak tempuh estafet (10-15 meter). semakin bagus Seluruh peserta berusaha mengatur gerak bola yang meluncur di dalam bambu. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.

sedangkan peserta paling belakang bertugas menuang air ke dalam botol Gelas yang telah berisi air secara estafet diberikan kepada rekan dibelakangnya melalui kepala Lubang gelas hanya boleh ditutup oleh jari tangan saja Menggunakan batas waktu tertentu Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu adalah pemenangnya . Setelah beberapa kali mencoba ke arah yang sesuai dengan instruksi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • • Kerjasama team Mengatur cara kerja yang efektif Pembagian tugas/menempatkan personel dengan tepat Kekompakan antar anggota team Peralatan yang dibutuhkan : • • • Ember berisi air Gelas plastik yang bagian bawahnya diberi lubang Sebuah botol plastik Cara permainan • • • • • • Peserta duduk dalam posisi berbanjar Peserta outbound paling depan bertugas mengambil air. Minta mereka untuk tidak bersuara (yang dapat dijadikan “alat bantu komando”) pada saat melakukan gerakan. tanpa boleh barisannya putus atau rusak. maka kemudian mereka harus melakukan gerakan yang berlawanan dengan instruksi yang diberikan.• • Peserta harus bergerak dengan cara melompat bersama. Larangan dan hukuman • • • Barisannya tidak boleh putus atau rusak. kita dapat memberi instruksi dengan ditambahkan gerakan tangan atau kita melompat juga sambil memberi instruksi. Bagi kelompok yang salah atau ada anggota kelompoknya salah melakukan pergerakan maka kelompok tersebut harus gugur Target • Permainan terus dilanjutkan hingga didapat pemenang. yaitu yang tidak pernah melakukan kesalahan Variasi • • Untuk mendistorsi. Water Estafet March 23. Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. 34.

Kereta Terpanjang March 24. Piring Keseimbangan March 24. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan/games : 1. kemudian peserta kedua ke peserta ketiga. Mengatur strategi dan kreativitas 3. dll) 8. Peserta tiap-tiap kelompok outbound terdiri dari 8-10 orang Seluruh peserta sebaiknya menggunakan celana panjang Gunakan lokasi/tempat yang tidak becek Dilakukan serentak dan terdiri dari beberapa regu Tiap regu memiliki jumlah yang sama Tiap regu berusaha keras membuat timnya menjadi regu dengan deretan paling panjang Peserta boleh menggunakan apa saja yang saat itu dibawa sebagai penyambung (dompet. 5. tali sepatu. Menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki Aturan permainan/games outbound : 1. Melatih kesabaran 3. Tidak diperkenankan melepas baju 9.35. 2. Melatih kecermatan dalam menggunakan strategi 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. kartu. Jadi anggota kelompok harus berjajar dengan jarak 10-15 m 3. Bola harus selalu berada di dalam piring selama peserta berjalan 2. Balon (ditiup sebelum permainan dimulai) Cara permainan/games : 1. ikat pinggang. Regu pemenang adalah yang membuat deretan yang terpanjang 36. Kerjasama kelompok Alat yang harus disiapkan : 1. badan. Piring 2. Kelompok yang menang adalah kelompok yang sampai ke garis finish . Kerjasama antar anggota dan team 2. Permainan ini dilakukan secara kelompok 2. 7. Peserta pertama membawa balon dari garis start menuju ke peserta kedua. 4. 6. Peserta melakukan permainan ini secara estafet. Begitu seterusnya sampai finish Aturan : 1. 3.

Meteor Garden March 24. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. langsung dimasukkan kedalam kantong plastik yang telah disediakan Aturan : 1. Kelompok yang paling banyak menangkap bola adalah pemenangnya. Permainan meteor garden dimainkan secara kelompok. dan peserta harus dapat menangkap bola. 2. 2. Lemparan bola dilakukan dengan cepat dan tidak beraturan. tetapi harus tetap berada di garis pembatas yang berbentuk persegi 3. 5. Bola plastik sebanyak mungkin dengan berbagai ukuran Tali/ rafiah untuk daerah pembatas bagi peserta Dua kantong plastik besar untuk tempat bola Penghalang (kain) Cara permainan : 1. Meningkatkan kekompakan kelompok Kecermatan Kecepatan Bertindak cepat Bisa mengatur strategi Alat yang digunakan : 1. 4.37. Instruktur dan fasilitator melemparkan bola dari balik penghalang. 3. 4. Setelah bola ditangkap. . 3. Peserta tidak boleh keluar dari garis pembatas selama menangkap bola 2. Bola yang tidak tertangkap tidak boleh diambil peserta 3. Jumlah anggota kelompok antara 10-15 orang 2. agar peserta kesulitan menangkapnya 4.

Team yang tangannya terlepas dinyatakan gagal (diskualifikasi) 6. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan adalah : 1. Menara Manusia March 24. tangan kiri kepada teman si B. Permainan dilakukan berkelompok dengan jumlah anggota kelompok 6-10 orang 2. 5. Instruktur memerintahkan masing-masing kelompok untuk untuk membentuk lingkaran 3. Melatih kerjasama team 2.38. 39. Tim yang mampu mengurai paling cepat adalah pemenangnya.Mengurai Benang Kusut March 24. tanpa melepas tangan. Kemudian semua peserta harus bergandengan tangan dengan cara : tangan kanan kepada teman si A. 2. 4. Melatih kerjasama tim Melatih kekompakan tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Menumbuhkan sikap rela berkorban demi kesuksesan bersama Mengembangkan strategi untuk tercapainya tujuan Cara permainan : . Mengatur strategi dalam menghadapi masalah Alat yang dibutuhkan : Tidak ada Cara permainan : 1. Jadi kedua tangan tidak boleh berpegangan kepada orang yang sama 4. Meningkatkan kekompakan team 3. 5. Tugas kelompok adalah harus mengurai tangan yang asalnya tak beraturan (kusut) menjadi terurai. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.

Di sinilah serunya aktifitas ini. Seorang peserta sebagai relawan berada di tengah. Namun Anda tidak perlu campur tangan. Caranya dengan memberi perintah sesuai dengan kriteria orang tersebut. pindah ke samping kiri 3 kali. dan setiap peserta mempunyai posisi sendirisendiri dengan diberi tanda sepatu atau kertas tebal 3. 4. Permainan ini dilakukan dalam kelompok besar 2. Pindah Kursi March 24. lalu bertanya kepada peserta lain. Akibatnya mereka akan berebutan memberi perintah. “apakah kamu mencintaiku?” Para peserta lain bebas menjawab “ya” atau “tidak . Acara menjadi sedikit kacau. penerbit Andi dan penerbit Metanoia. 41. maka perintahnya begini:”Setiap orang yang jadi guru Sekolah Minggu. Biarkan mereka yang mengatur diri mereka sendiri. 5.” Peserta pelatihan yang sesuai dengan kriteria itu menghitung orang di samping kanan sampai orang kelima.” Tentu saja. Do You Love Me? March 25. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok Tugas kelompok adalah membuat menara manusia setinggi-tingginya Peserta dibebaskan membuat strategi apapun untuk membuat menara tersebut Peserta tidak diperkenankan menggunakan alat bantu apapun Waktu permainan dibatasi 10-20 menit Kelompok dengan menara tertinggi adalah pemenangnya 40. Bermain strategi 3. Seluruh peserta membentuk satu lingkaran besar. 3. Tentu saja masih ada orang yang menempati kursi itu. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini cocok dimainkan di dalam ruangan sebagai game pemecah kebekuan (ice breaking). Permainan ini dikutip dari serial “Permainan Asyik”. Misalnya dia adalah guru sekolah minggu. Setelah itu ia menghampiri kursi itu. kadangkala ada lebih dari satu orang yang sesuai dengan kriteria itu. Karena itu dia harus menyuruh penghuninya pergi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. 6. Anda mulai aktifitas ini dengan mengatakan: “Setiap orang yang me-makai sepatu berwarna coklat pindah 5 kali ke samping kanan. Melatih kejujuran Alat : Sepatu atau kertas tebal sebagai tanda Cara permainan : 1.1. Melatih menemukan kesamaan 2. 2. Cara permaiannya adalah sebagai berikut : Semua peserta diminta duduk melingkar.

sebagai pimpinan perang. Water War March 25. menggantikan relawan tersebut. Peserta outbound training dibagi dalam dua kelompok besar. 6. maka ia harus memberi alasan. Apabila mengatakan “ya”. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Kejujuran peserta Kekompakan peserta Keberanian peserta Kemampuan peserta outbound dalam mengatur strategi Ketahanan peserta dalam menghadapi situasi yang tertekan Game ini tergolong dalam kategori middle impact. Apabila peserta yang ditanya menjawab “tidak”. Masing-masing peserta outbound dibekali peluru/amunisi berupa air yang dibungkus dalam plastik gula (plastik kiloan). 8. . 2. Kelompok yang berhasil membunuh jenderal lawan adalah pemenangnya. Dalam berebut posisi. Dan relawan tersebut juga berusaha merebut barisan. Peserta harus jujur apabila menemukan kesamaan dalam dirinya 9. Peserta yang tidak mendapatkan posisi dalam lingkaran. ketahanan dan keberanian dalam memainkan games ini. Kedua kelompok besar tersebut kemudian diperintahkan untuk menunjuk seorang jenderal. Dibutuhkan kekuatan fisik. Maka seluruh peserta yang memakai sepatu hitam harus mencari posisi (tempat) lain dengan cara berpindah tempat. Game ini sangat bagus bila dimainkan malam hari. Paling cocok apabila dimainkan di Malam hari dengan area hutan yang agak luas Cara Permainan : 1. 3. 7. masing-masing peserta mendapat 10 peluru. Peserta outbound diperkenankan mengatur strategi sendiri untuk melumpuhkan lawan 6. maka seluruh peserta harus pindah tempat dari posisi awal keposisi yang lain. Peserta yang tidak mengenakan sepatu warna hitam tetap pada posisinya. Peserta yang terkena peluru air. 8. Kemudian kedua kelompok dipisahkan dengan jarak minimal 100 m. Misalnya “ karena saya mencintai orang yang memakai sepatu hitam”. dianggap mati dan harus keluar dari permainan 7.4. 4. peserta tidak boleh merebut peserta lain yang telah mendapatkan posisi 42. 5. Relawan tersebut berusaha merebut posisi dalam barisan 5.

Fasilitator mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal-hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator. bisa 15-30 menit. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. Komunikasi dan insiatif juga dapat diamati dalam games ini. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan.43. Target peserta pelatihan Pemenangnya adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. Cocok digunakan untuk pelatihan indoor maupun dalam kegiatan outdoor training Alat yang diperlukan hanyalan 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Variasi • • Sebagai variasi. tergantung jumlah sedotan yang akan diberikan kepada kelompok. Alat yang dibutuhkan: • 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang . dapat juga digunakan sedotan yang berbeda-beda warna diantara kelompokkelompok yang ada. untuk membuat bangunannya lebih indah. Cara permainan • • Berbekal sedotan yang ada. Bangun Kastil March 25. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat juga dijadikan alat “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games ini diperlukan perencanaan dan strategi serta paembagian tugas. Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. Biasanya dinamika dalam interkasi antar kelompok menjadi lebih menarik. dan mereka diijinkan untuk saling barter. Yang tidak boleh dilakukan adalah : Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain.

untuk masing-masing kelompok 2. masing-masing kelompok dua buah Tali rafiah/tambang plastik kecil Cara permainan : 1. Instruktur memerintahkan peserta outbound training untuk berdiri di masing-masing bambu yang telah disediakan 5. 6. kecerdasan. dihubungkan dengan bambu pasangannya. Kelompok yang berhasil memindahkan ring tercepar adalah pemenangnya. 3. 8. Ring yang dipindahkan tidak boleh sekaligus. Teaching point : Kekompakan team Team work/kerjasama yang bagus. Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Kesabaran Kepedulian terhadap sesama . masing-masing kelompok 10 buah Tongkat bambu berukuran 3m. artinya kelompok harus memindahkan satu demi satu ring tersebut sampai habis 7. 4. Kelompok outbound diberi waktu 10 menit untuk berdiskusi menentukan cara terbaik untuk memindahkan ring tersebut.44. 10 buah ring dimasukkan kedalam bambu. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game outbound ini termasuk dalam kategori middle games. 2 buah Bambu 3 meter didirikan dengan jarak kurang lebih 10 meter. dan kecepatan untuk memainkan games ring berpindah. Tugas kelompok adalah memindahkan ring dari satu bambu ke bambu yang lain tanpa menyentuh tali. Ujung atas bambu diikat dengan tali rafiah/tambang plastik. Ring Berpindah March 28. Dibutuhkan kekuatan. Peralatan yang dibutuhkan : Ring berdiameter 15-20 cm.

45. Mengatur strategi 3. yang jumlah kurang dari peserta outbound dalam satu kelompok Cara Permainan : 1. This Is My Chair March 28. (masing-masing peserta mendapatkan satu buah) Ember kecil Ember besar Lokasi permainan harus dekat dengan sumber air (laut. . danau. Peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak boleh minta kepada peserta lain. 46. sungai. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : Mengatur strategi Kerjasama/team work Membangun kekompakan team (team building) Alat yang dibutuhkan : Pipa air minimal ukuran 1 dim dengan panjang 1 meter. jarak kursi dengan peserta 6-10 meter 3. Pipa Air March 28. Seluruh anggota kelompok bertugas memegang pipa. 4. dengan jumlah kelompok sebaiknya 10 orang 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan games outbound ini : 1. Maka peserta tersebut harus mundur dari permainan. kolam. Masing-masing peserta outbound dibuat berkelompok dengan anggota kelompok sekitar 8-10 orang 2. kolam renang. Begitu seterusnya sampai tinggal 1 kursi dan 2 peserta 6. kecuali satu orang yang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. Peserta membentuk lingkaran dan ditengah-tengahnya diletakkan 9 kursi. Melatih konsentrasi Alat : Kursi. untuk 9 peserta. 5. Berpikir dan bergerak cepat 2. Pada akhirnya pasti terdapat 1 peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk. Selanjutnya kursi dikurangi satu. dll) Cara permainan/pelaksanaan: 1. peserta dengan berebut berusaha untuk duduk pada kursi yang telah disediakan. Permainan ini dilakukan berkelompok. Peserta tidak boleh bergerak mendahului aba-aba 8. Peserta tidak boleh mendorong peserta lain dengan keras sampai menimbulkan luka fisik 7. Setelah aba-aba (peluit atau yang lainnya).

2. 5. 47. Peserta yang tidak mendapatkan kelompok harus keluar dari permainan untuk mendapatkan hukuman ala outbound. Melatih peserta outbound training untuk memiliki komunikasi yang efektif 48. 4. 2 orang berada di dalam lingkaran. Melatih konsentrasi peserta outbound training Termasuk dalam kategori Low Impact Melatih team work yang solid dalam team Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Alat yang dibutuhkan . Cara permainan : 1. Sangat cocok sebagai ice breaking (game untuk memecah kebekuan peserta outbound). permainan dapat dilakukan yang kedua kali dengan seluruh peserta matanya tertutup. Fun dan penuh dengan keceriaan. 6. 3. Pertama-tama peserta outbound dibuat dalam suatu lingkaran besar. Peserta yang paling belakang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. Peserta yang paling depan bertugas menuangkan air ke dalam ember Peraturan : Permainan ini hanya diberikan waktu maksimal 5 menit. Kelompok dengan air terbanyak adalah pemenangnya. 2. Melatih peserta outbound training untuk cepat dalam bertindak 2. Ball Train March 28. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori fun games. 3. Games ini dapat digunakan untuk mencari kelompok secara acak Tujuan permainan : 1. sedangkan 3 orang berada di luar lingkaran. Peserta yang lain sambungmenyambung berusaha mengalirkan air ke peserta di depannya tanpa menumpahkan ait di tengah jalan 5. Mutiara Dalam Kerang March 28. 4. Untuk membuat game lebih menarik. Peserta outbound harus berusaha mengalirkan air dengan menggunakan pipa yang diletakkan di atas pundak. artinya seluruh peserta membentuk kelompok. sedangkan 5 orang berada di luar lingkaran 4. Bila instruktur berkata “5” dan “3” artinya seluruh peserta membentuk kelompok dengan 5 orang berada di dalam lingkaran. Instruktur outbound memberikan aturan permainan dalam keadaan peserta posisi lingkaran besar. kecuali yang bertugas menuang dan mengambil air. Bila instruktur berkata “2” dan “5’.3.

3. kardus mie instant. masing-masing kelompok 4 buah yang dipotong berdiameter 3 cm dan panjangnya 80 cm Cara permainan : 1. Kelompok yang sampai garis finish terlebih dahulu adalah pemenangnya 49. Pada saat berjalan. Apabila jatuh. 4. Gunting Kantong plastik TELOR Tali rafiah Kardus mie instant Bambu. kantong plastik. Peserta tidak boleh menyentuh bola dengan tangannya 6. bola tidak boleh jatuh. 4. bambu 4 buah. 2. Waktu membuat bangunan dibatasi maksimal 10 menit. harus kembali lagi dari start. Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta untuk berbaris berbanjar 1 di masing-masing kelompoknya. Peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi selama 5 menit sebelum membuat bangunan 7. Goal dari games ini adalah peserta menjatuhkan telur hingga menyentuh tanah tanpa membuat telur tersebut pecah. asalkan ketika telur digunting dan jatuh di bangunan/semacam penadah tersebut. Peserta yang telurnya tidak pecah adalah pemenangnya 8. Bola plastik (sejumlah peserta). CATATAN : Telur harus MENYENTUH TANAH 6.1. 3. 5. 4. Seluruh kelompok outbound masing-masing mendapatkan gunting. dengan jumlah kelompok sebaiknya antara 10-12 orang 2.5 m dari tanah 3. 3. . 6. Telur Sakti March 28. bagi yang ingin berhemat bola nya bisa diganti dengan Ballon. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Namanya jadi Ballon Train. 2. Peserta outbound diminta untuk membuat suatu bangunan bebas. 5. Cara permainan : 1. Antara peserta yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh bola plastik yang ditempelkan di punggung peserta yang di depan dan diperut peserta yang dibelakangnya. Permainan dilakukan berkelompok. Telur digantung dengan ketinggian kurang lebih 1. Peserta outbound berjalan menuju garis finish yang telah ditentukan oleh instruktur outbound (jaraknya kurang lebih 30 m dari start) 5. Membangun kekompakan tim Problem solving’ Melatih daya fikir peserta outbound Belajar memimpin dan belajar dipimpin Cepat mengambil keputusan yang sulit Alat dan bahan yang diperlukan : 1. 2. 7. 5. telur itu tidak pecah. 4.

4. 3. dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang 2. 2. 2. Find Your Family March 05. 5. Tujuan permainannya adalah : Melatih konsentrasi Melatih kekompakan Melatih kesabaran Melatih indra pendengar Melatih daya ingat Alat yang digunakan : Penutup mata (slayer atau yang lainnya) Tali rafiah untuk pembatas . Kelompok yang berhasil memasukkan pencil terlebih dahulu adalah pemenangnya 51. 3. Alat : 1. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Peserta harus konsentrasi mengikuti petunjuk. Sangat cocok untuk dipakai ice breaking dan untuk mencari kelompok secara acak. Peserta tidak boleh memegang tali. 3. 6. Pensil Botol Tali Penutup mata Melatih kekompakan Melatih kesabaran Kerjasama tim (team work) Melatih konsentrasi dalam dunia kerja Cara permainan : 1. 7. My Pencil March 28. Seluruh peserta matanya ditutup dengan kain penutup kecuali satu peserta. 4. Seluruh peserta berdiri membelakangi botol. Dengan arahan peserta outbound yang tidak ditutup matanya. Pencil diikat dengan tali.50. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games outbound ini termasuk kategori fun game. 4. Tali diikatkan pada pinggang peserta. masing-masing peserta mendapat satu buah tali. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. seluruh peserta berusaha memasukkan pencil ke dalam botol.

Cara permainan games 1. Setelah peserta menemukan impian mereka sendiri. Semua peserta outbound diberi secarik kertas yang bertuliskan suara binatang. Masing-masing suara binatang maksimal 10 buah kertas (tergantung jumlah kelompok yang akan dibentuk) 5. 6. Permainan ini diumpamakan peserta dalam posisi menggantung pada tali dengan kaki tidak menyentuh tanah. Sebelum permainan dimulai. misal : MEONG. Tali plastik kecil 2. Semua peserta outbound berada dalam area 3. tergantung kondisi lapangan 2. Pada saat peserta berpindah dari tali yang satu ke yang lain. PETOK. GUK.Get Our Dream March 05. Apabila peserta menemukan impian temannya. Peserta diberi carabineer 4. Peserta tidak boleh keluar arena 9. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Tali diikatkan pada pohon-pohon 2. Peserta harus tetap berjalan mencari kertas yang bertuliskan impian mereka sendiri. CIT. Melatih sikap pantang menyerah dalam menggapai impian 2. Peserta tidak bersuara selain suara yang telah ditentukan 52. maka harus dikembalikan ke tempat semula 8. sehingga mereka harus menggunakan carabineer untuk tetap bisa menggantung 5. Waktu pencarian dibatasi 8. Kerta bertuliskan impian peserta Cara permainan : 1. Kerta bertuliskan impian ditempatkan pada pohon dengan posisi kertas terbalik. arena diberi garis pembatas dulu. mereka terlebih dahulu harus mengaitkan carabineer dengan tali tersebut. Peserta outbound harus mencari keluarganya dengan cara menyuarakan suara yang telah dibaca mereka sebelumnya 7. Carabineer 3. 7. Mampu belajar dari pengalaman yang salah Alat : 1. peserta harus kembali ke posisi start dengan cara yang sama . dll 4. Semua peserta outbound diminta menutup matanya dengan slayer 6. sehingga tulisan tidak terlihat 3.

53. Two Line Bridge March 05. Changing name March 06. maka peserta dipersilahkan satu persatu untuk menyeberanginya. webbing. Lintasan sebaiknya berjarak kurang lebih 20-30 meter dengan ketinggian 6 meter dari tanah. Game high rope ini memberikan tantangan baru kepada peserta outbound training agar mereka lebih berani dalam mengambil keputusan. Peralatan yang digunakan : . 2. Melayani pelanggan (customer) dengan baik Menghilangkan struktur hirarki dalam organisasi Melatih konsentrasi kerja Cara baik untuk mengakrabkan peserta outbound dengan saling menyebutkan nama. Jangan mencobacoba untuk melakukan experiment kalau belum berpengalaman. 3. Perhatian : Games ini berbahaya. Kalau sudah siap. 54. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching Point : 1. Peralatan yang dibutuhkan : . helm. jadi harus dilakukan oleh yang ahli dan perpengalaman. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Two line bridge atau jembatan dua tali termasuk dalam kategori high impact. tim outbound training harus memasang dahulu lintasan yang akan dilalui peserta untuk melakukan two line bridge. 4. dll Sebelum permainan. carabiner.Peralatan high rope seperti : Carmantel. harness.

Setelah semua peserta memperkenalkan diri. makin sukses tim tersebut. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Kesuksesan tim diukur dari berapa banyak kesalahan yang dibuat. terus naik ke paha. peserta diminta untuk saling melempar bola dan saling menangkap bola dengan menyebut nama dan orang yang akan dituju untuk menangkap bola yang akan dilempar. 4. hingga peserta terakhir. Menunjukkan bahwa sesuatu yyyannng tadinya dianggap tidak mungkin. Menjahit Manusia March 12. peserta mulai memasukkan spidol yang diikat rafiah ke dalam bajunya. Bisa dimainkan indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (diluar ruangan). Cara permainan (games) 1. mungkin anda akan banyak mengenakan sangsi tersebut. Masingmasing kelompok diberikan spidol yang diikat dengan tali rafiah yang cukup panjang. mereka kita minta untuk memperkenalkan diri. Selamat mencoba…………………. 3. menuju ke bawah (rok atau celana) kiri. Makin sedikit. Atas perintah instruktur outbound. Peserta kedua mulai melakukan proses yang sama. Kelompok outbound yang paling pertama menyelesaikan games ini adalah pemenangnya. Peserta diminta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. Bola/yang lainnya dipakai untuk melempar Cara permainan : Permainan ini sangat bagus dipakai untuk ice breaking (game awal/game pemecah kebekuan) dalam suatu pelatihan atau kegiatan outbound. Kalau peserta belum saling mengenal. Untuk beberapa menit pertama. Peserta pelatihan outbound di bagi dalam beberapa tim. Peserta diminta instruktur untuk berbaris menyamping di masing-masing kelompok 2. kemudian ke lengan kanan. 5. dapat terwujud bila ada dorongan dan pendapat kolektif yang serempak dan kompetitif 3. Kekompakan team/tim 2. Mereka yang salah menyebutkan nama diri sendiri atau orang yang akan dituju dikenakan sangsi tertentu.1. yang jumlahnya masing-masing tim antara 7-10 orang. Menyeberang ke kaki kanan. Dengan cara : dari lengan baju sebelah kiri peserta pertama. Agar lebih menarik permainan dilanjutkan dengan menambah jumlah bolanya. Tujuan permainan : 1. Menjadi 2 atau 3 bola. ke pundak. Dalam tubuh. bahkan kalau bisa sebelum peserta sempat memperkenalkan dirinya kepada yang lain. Dimainkan pada awal pelatihan. . Ke tubuh terus keluar melalui pundak sebelah kanan. 55. misalnya dengan meminta maaf. Begitu seterusnya.

kayu tipis kering. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) training Seluruh peserta pelatihan diberikan sebuah kuis berupa pertanyaan yang berbentuk riddle (sekali dibacakan dan tidak bisa diulangi lagi). Bagaimana agar bisa cepat selesai Apakah diperlukan figur pemimpin dalam permainan ini? Apa hubungan persepsi dengan permainan ini? 56. Sampai disana ada seorang dokter dan suster yang membantu membopong anak kecil itu. Siapa yang lebih sering berulang tahun?? Seorang pria atau wanita?? 5. Seorang tamu yang baru datang di penginapan. Kelima pertanyaan itu adalah : 1. dan secarik kain yang kering. Ia menjumpai tiga buah benda untuk membantu mebuat api : kertas agak sedikit basah pinggirnya. Ketika jam berdering dan membangunkkannya. dipinggir kota pada jam 18. Sepasang mempelai yang sudah 35 tahun menikah tampak bahagia ketika di poto bersama. semua peserta harus konsentrasi penuh agar bisa menjawab pertanyaan tersebut. . Mana yang akan dinyalakan terlebih dahulu?? 2.00. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Melatih konsentrasi Melatih IQ Cara permainan : Instruktur/fasilitator menyiapkan 5 buah pertanyaan dalam bentuk riddle. Seorang ibu hanya membawa korek api untuk membuat penerangan. Ketika memasuki sebuah gudang tua di bawah tanah. Tujuan permainan : Menunjukkan pengaruh persepsi oleh pemikiran umum mengakibatkan pemikiran negatif atau bias dari kenyataan sebenarnya. Ia ingin sekali dibangunkan jam 07. Hari ini istrinya merayakan hari ualng tahunnya yang ke 53. Tiba-tiba ditikungan ada sapi menyeberang dan ia tidak bisa mengendalikan mobil sehingga bagian sebelah kiri mobil menabrak pohon. Masing-masing soal hanya butuh waktu 20 detik untuk menjawab. berapa jam ia istirahat? 4.00 pagi. langsung menuju instalasi gawat darurat. karena tidak ada lampu disana. Si anak pingsan dan luka hingga berdarah di pelipisnya.Diskusi : Apa yang muncul dibenak peserta ketika mendengar nama permainan menjahit manusia? Dimana letak hikmah dari permainan ini. Seorang ayah sedang jalan-jalan naik mobil dengan anaknya yang masih berusia 5 tahun. anakku!” mengapa dokter itu berkata demikian??? 3. Riddle July 13. peserta yang dapat menjawab pertanyaan paling banyak dengan benar adalah pemenangnya. Tiba-tiba dokter langsung berteriak keras “ Oh. Dll…… pertanyaan berbentuk riddle bisa anda kreasikan sendiri. Tidak ada pilihan. ketika dikamar melihat jam weker manual yang sudah lama.

4. 4. Apabila sudah berhasil. Kekompakan team/tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Melatih kesabaran. 2. seluruh anggota kelompok ditutup matanya. 2. Masing-masing kelompok antara 8-10 orang 3. Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok. 2.5 m. Ballon Tali tambang plastik Paku besar Tali rafiah Tongkat bambu kurang lebih 1. Ballon ditiup hingga besar. Wah sepertinya anda harus memikirkan dulu. 6. kompetisi . Peralatan yang dibutuhkan : 1. agar games menjadi lebih menarik.5 m Penutup mata Cara permainan : 1.Mau tahu jawaban dari keempat pertanyaan di atas? . Tusuk Ballon March 13. Digantung dengan tali rafiah kurang lebih setinggi 1. Paku besar diikatkan di ujung tongkat bambu. 5. 4. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk menusuk balon secara bersamaan dengan waktu tertentu 6. Tongkat bambu di set sedemikian rupa sehingga masing-masing anggota kelompok kebagian satu buah tali untuk dipegang. kalau tidak bisa menjawab. 3. 3. kecuali ketua kelompoknya. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori low games. silahkan request kuncinya ke manajemen kami di 57. Selamat mencoba Teaching point : 1. Dan games dimulai kembali 7. 5.

Tiup Balon July 14. Alat yang dibutuhkan : Balon sejumlah peserta pelatihan outbound Cara melakukan permainan : Peserta diberikan balon. Kira-kira bagaimana menurut anda reaksi peserta? Pasti akan bermacam-macam reaksinya Sambil meniup balon. game outbound berikut ini hanyalah permainan sederhana. dan seterusnya.58. Yaitu meniup balon sampai pecah.. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Anda Pernah meniup ballon? Saya yakin jawabannya adalah ya. . instruktur outbound memberi motivasi : bahwa kita harus bisa berubah… bahwa tidak ada perubahan yang tidak memerlukan pengorbanan. masing-masing satu buah.. Sebagai awalan dalam melakukan kegiatan outbound dan juga berfungsi untuk pemanasan. Anda pernah meniup balon sampai pecah? Kalau menjawab pertanyaan ini jawabannya bisa beragam Nah. Kemudian peserta diminta meniup balon tersebut sampai pecah. Nah. Sangat cocok digunakan untuk ice breaking atau pemecah kebekuan.

5. Triplek digunakan sebagai alas untuk membuat labirin mini. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain . Mini Labirin March 14.59. 5. 6. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori middle games. Tambang plastik dipakai sebagai alat untuk memegang mini labirin tersebut 4. Melatih kesabaran 2. Permainan/games dilanjutkan dengan seluruh peserta ditutup matanya. Melatih kekompakan tim 3. Teaching point : 1. Bisa dimainkan di dalam maupun diluar ruangan (indoor maupun outdoor) Peralatan yang dibutuhkan : 1. 4. 8. 3. Kemudian secara bersama-sama berusaha mengeluarkan kelereng ke lubang tertentu di dalam labirin tersebut. Peserta outbound secara berkelompok diminta untuk memegang satu buah tali yang diikatkan pada mini labirin.. 2. Gabus dipotong-potong sedemikian rupa untuk membuat sekat-sekat sebagai labirin nya 2. kecuali ketua kelompoknya. Tambang plastik Kelereng Triplek diameter 1×1 meter Gabus Tutup mata/slayer Cara permainan : 1. Peserta yang paling cepat mengeluarkan kelereng adalah pemenangnya 7. Kelereng digunakan sebagai alat yang harus dikeluarkan peserta di lubang tertentu pada mini labirin 3. Selamat mencoba ….

Bagikan satu buah balon dan seutas tali (kurang lebih 60cm) kepada masing-masing peserta outbound. yaitu memecahkan balon peserta lain sebanyak mungkin tanpa membuat balon yang ada dikakinya pecah 5. Tugas kelompok adalah berjalan dengan menggunakan tangan sampai ke garis finish. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Namanya juga caterpillar (ulet bulu). harus meninggalkan lokasi permainan dan tidak boleh menginjak balon temannya lagi 7. Tali (untuk mengikat balon) Cara Permainan : 1. Dalam permainan ini kita akan membuat sesuatu yang mirip ulet bulu. Tentunya peserta yang berada didepan tetap menyentuh tanah kakinya. Termasuk dalam kategori middle game. 4. Instruktur memerintahkan peserta untuk meniup balon masing-masing 3. Balon yang sudah ditiup kemudian diikatkan dengan tali dan diikatkan dengan salah satu kaki peserta (kanan atau kiri) 4. Bagilah peserta outbound training dalam beberapa kelompok (sebaiknya satu kelompok terdiri dari 7-12 orang). Peserta terakhir yang balonnya tidak pecah adalah pemenangnya.60. Game ini ada juga yang menyebutnya game kaki seribu. Bagaimana cara memainkannya? Baik kita mulai. 8. sehingga kaki seluruh peserta outbound tidak ada yang menyentuh tanah. dimana kedua kaki peserta diletakkan di paha temannya yang berada di depannya. Caterpillar Race April 19. Tentukan garis start dan garis finishnya terlebih dahulu. 2. . ajaklah peserta untuk berdialog. Instruktur menjelaskan kepada peserta tujuan permainannya. Permainan dimulai ketika ada aba-aba dari instruktur 6. 3. Perang Balon April 19. Penuh fun dan keceriaan di dalamnya. Bagi peserta yang balonnya meletus. 1. Setelah permainan usai. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : • • Memberikan kesegaran kepada peserta dalam meluapkan emosi Melatih kecepatan dalam bertindak Alat yang digunakan : 1. mereka dengar dan mereka lihat selama kegiatan tadi. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk berbaris dikelompoknya masing-masing dengan posisi duduk. apa yang mereka rasa. Why? Pelajaran apa yang didapat? 61. Balon (1 peserta 1 buah) 2.

3. 7. 6. 3. perlengkapan bisa ditambah. seperti celana. kemudian memakai sarung. 3. helm dilepaskan dan dipakai kan ke peserta kedua Peserta kedua berlari menuju peralatan. Helm Jaket/rompi Sarung Kaos kaki Sepatu Bagaimana cara memainkan game ini? Sederhana saja kok. 10. Melatih kecepatan dalam berfikir Melatih kekompakan tim Cepat bertindak Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Apa sih peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini? 1.5. 5. 3. Bisa menempatkan seseorang pada posisi yang tepat. kemudian melepas helm dan rompi. segera berlari menuju garis start. 2. Setelah peserta pertama tiba di garis start. Yang paling cepat adalah pemenangnya. Setiap tim mendapat perlengkapan seperti tersebut di atas. 7. 2. Masing-masing kelompok berlomba sampai garis finish. Tujuan dari permainan ini adalah : 1. ikat pinggang. Fashion Show March 20. Mula-mula peserta outbound dibagi menjadi beberapa tim. Fun dan penuh keceriaan. Mengatur strategi kelompok. 5. Apabila peserta kelompok lebih dari 5 orang. 9. maka peserta pertama segera berlari mengambil helm dan memakainya. 5. kemudian memakai rompi/jaket Peserta kedua berlari menuju start. dll . 4. Segera setelah sarung terpakai. Melatih kekompakan tim. 2. 2. Kedua peralatan tadi dipakaikan ke peserta ketiga. Begitu seterusnya sampai peserta terakhir memakai semua perlengkapan yang ada. gelang. anggota kelompok tidak boleh terputus. 4. Setelah helm dipakai. Peserta ketiga berlari menuju peralatan. 6. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. Semua perlengkapan tadi di taruh di garis yang lain (jaraknya sekitar 15 meter) Instruktur outbound bertugas memberikan aba-aba Begitu terdengar aba-aba. 4. 1. SELAMAT MENCOBA… 62. 4. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Termasuk dalam kategori low game. Pada saat berjalan. 8. berlari menuju garis start dan memakaikannya ke peserta berikutnya. 11. Tentukan dulu garis start dan garis finish nya Masing-masing tim berada di garis start. Apa manfaat dari permainan ini? 1.

kemudian dijahit ujungnya sehingga berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 2 meter. .12. Peserta harus memakai serapi mungkin 14. Tim yang sampai lebih dulu ke garis finish adalah pemenangnya. Kemudian instruktur outbound memerintahkan untuk mulai kegiatan menuju garis finish yang telah ditentukan. dengan masing-masing kelompok berjumlah sekitar 8-10 orang 2. Roda Manusia March 26. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk dalam lingkaran dengan cara terpal (roda luar) didirikan dan dikembangkan. Permainan sederhana. Peserta mengambil peralatan harus sesuai dengan urutan yang telah ditentukan oleh instruktur 13. 5. Tujuan : Tujuan dari game ini adalah untuk melatih team work Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Mengetahui kekurangan dan kelebihan diri sendiri. sedangkan bagian lainnya dipegang menggunakan tangan. 3. fun dan memerlukan team work yang cerdas. Cara Permainan : 1. 15. Kelompok tercepat adalah pemenangnya. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok. 4. Instruktur outbound menentukan dulu garis start dan garis finish nya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game roda manusia termasuk dalam kategori middle game. Selamat mencoba 63. kemudian di injak salah satu bagian. Mengatur strategi team Alat yang dibutuhkan : Peralatan yang dibutuhkan adalah anda harus membuat Ban Luar dulu. Yaitu terpal dengan lebar 1 meter dipotong memanjang (terpal bisa diganti dengan bahan lain asal bahan tersebut kuat dan tidak mudah robek.

Sangat cocok untuk pemanasan maupun pengisi waktu sela dalam kegiatan outbound training maupun dalam kegiatan pelatihan lainnya. 7.6. Alat yang digunakan : 1. Pengaturan strategi. Ada yang berhasil. Kegiatan kita kali ini adalah membuat sedotan tembus terhadap kentang. Berilah seluruh peserta outbound training masing-masing satu buah kentang dan satu buah sedotan. semoga sukses 64. baik untuk pelatihan indoor maupun outdoor. sehingga sedotannya bisa keluar dari sisi yang satu ke sisi yang lain. Instruktur outbound memberi pengarahan mengenai game kali ini. Kentang Cara permainan : Sederhana saja. Melatih kecepatan peserta outbound training untuk cepat bertindak dan tidak ragu-ragu 2. dan akan jauh lebih banyak lagi yang tidak berhasil. Tentunya akan banyak reaksi macam-macam dari peserta outbound. tim tersebut harus mulai kembali dari garis start. Selamat mencoba. Teaching point : 1. Sedotan 2. Sedotan dan Kentang March 27. Mau tahu kuncinya bagaimana supaya sedotan bisa tembus kentang. tanpa membuat sedotan tersebut patah atau tidak bengkok? Tampaknya anda harus menghubungi kami di “executive Adventure” outbound malang SUKSES SELALU BUAT ANDA . Apabila ada peserta yang terjatuh dan keluar dari roda. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game berikut ini sangat cocok untuk kegiatan ice breaking.

Seluruh masinis kembali kekelompoknya masing-masing. 66. 2. 7. Mulut tidak boleh berbicara sama sekali. 10. berdiri diposisi paling belakang barisan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. dengan cara menepuk bahu kanan untuk belok ke kanan. 3. Menepuk dua-duanya untuk jalan lurus. 2. 6. 9. 5. Melatih kekompakan team/tim Melatih kepercayaan kepada pemimpin Pengaturan strategi Menempatkan orang di tempat yang tepat Cara permainan : 1. 4. 3. Mengatur strategi Kerja yang efektif Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Percaya kepada pemimpin Ketepatan Melatih kesabaran Alat dan bahan : . 3. Impossible Castle April 18. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. Instruktur outbound mengumpulkan “masinis” kemudian diberi briefing cara permainan dan diberitahu garis finishnya. Menepuk bahu kiri untuk belok ke kiri. 4. Tiap-tiap kelompok berjumlah antara 8-10 orang Instruktur outbound menentukan garis finish terlebih dahulu Seluruh peserta outbound membuat barisan satu banjar kebelakang Seluruh mata peserta outbound ditutup oleh penutup mata/slayer. 2. 4. 6.65. Peserta outbound training di bagi dalam beberapa kelompok tim. 5. 8. Blind Train April 18. Cara berjalan adalah. Kelompok pertama yang sampai di garis finish adalah pemenangnya. Peserta yang paling belakang bertindak sebagai masinis.

6. 4. Ember (jumlah sesuai dengan jumlah kelompok outbound) Cara permainan 1. 3. Seluruh peserta outbound mulai mengangkat air menuju titik finish. Cara Permainan 1. Masing-masing pasangan diberi seutas tali pramuka dan dipegang masing-masing ujungnya. 3. 5. Tongkat pramuka sejumlah peserta. 4. 5. 2.1. 3. 7. Peserta outbound tidak boleh memegang bahan tersebut dengan tangan. 5. 4. . Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start sejumlah regu yang bertanding. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing peserta outbound mendapatkan satu buah tongkat pramuka 3. 4.12) 2. Kaleng. 9. Bola. Jumlah anggota kelompok kalau bisa genap (8. Masing-masing anggota kelompok berpasang-pasangan. 6. Tugas kelompok adalah membangun sebuah kastil dengan bahan-bahan yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. 4. 3. Bambu. Semoga sukses. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.10. Instruktur outbound menentukan titika start dan titik finish nya terlebih dahulu (jaraknya sebaiknya antara 5 sampai 10 meter). Lifting Water April 19. 2. Bangunan disusun berdiri tegak dengan urutan : 1. 2. Instruktur outbound memberi aba-aba mulai. 8. 67. Kelompok yang paling cepat mendirikan bangunan adalah pemenangnya. Kerjasama tim Kekompakan Melatih kehati-hatian Melatih kesabaran’ Mengatur strategi tim Membangun jiwa kompetisi Alat yang digunakan : 1. 5. Kotak susu. Selamat mecoba…. Alat yang digunakan untuk memindahkan barang dan membangun kastil adalah tali pramuka. Permainan dilakukan secara beregu/berkelompok dengan jumlah masing-masing kelompok sekitar 810 orang 2. 2. Tali pramuka (2 meter) sebanyak separuh dari jumlah peserta Kaleng susu Bola Kotak susu/balok kayu berukuran 20 cm Bambu bulat panjang 30 cm.

5. .com 68. Selamat mencoba. di atas triplek tersebut di beri bola ping pong. 7. Peserta yang membawa triplek tidak boleh menyentuh tali dan menjaga agar bola pingpong tidak keluar dari segitiga kertas. Dalam mengangkat ember yang berisi air. 4. 4. 4. 3. Semoga sukses selalu untuk anda Executive adventure Outbound Malang hotline : 081233342777 www. peserta hanya boleh menggunakan tongkat. 4. 2. Permainan ini dilakukan secara kelompok. Menempatkan orang pada tempatnya. Pelaksanaan. 3. Permainan diulang lagi bila ember terjatuh atau dianggap gagal. Seorang peserta outbound dari tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga. 2.Aturan main : 1. Tali sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga ditengahnya berbentuk lubang yang cukup untuk satu orang tanpa membuat orang tersebut tersentuh tali. Membangun jiwa kompetisi. Peserta tersebut pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasangi serangkaian tali. 5. Peserta yang memegang tali harus meregangkan tali supaya lingkarannya tidak menyentuh peserta yang membawa triplek. Masing-masing kelompok outbound diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola. 5. Satu Tujuan April 20. sebuah bola ping pong dan triplek yang diberi pembatas kertas segitiga. Ember bisa diangkat dengan tongkat caranya menyentuhkan ujung tongkat ke bibir ember. Masing-masing kelompok dibekali 2 rangkaian tali. yang masing-masing tali dipegang minimal oleh 3 orang. tidak boleh memakai tangan. 1. Kerja sama kelompok Melatih jiwa kepemimpinan (leadership) Melatih komunikasi yang efektif. 3.outboundmalang. 3. 6. 2. Alat : 1. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan games outbound ini : 1. Pemenang adalah kelompok yang paling dahulu sampai titik finish tanpa menjatuhkan ember. Serangkaian tali Triplek (ukuran 40cmx40cm) Bola pingpong Kertas dibentuk segitiga. 8. Masing-masing kelompok terdiri antara 7-10 orang 2.

Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan tujuan kelompok. 4. maka tim tersebut dinyatakan gugur dan harus mengulang lagi dari awal. Sebanyak 3 buah untuk masing-masing tim. Cara Permainan: 1. Tetapkan jarak tempuhnya. Permainan dilakukan dengan cara berkelompok dengan jumlah kelompok 7-10 orang. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan: 1.9. 3. Bila menyentuh tanah. kaki tidak diperbolehkan menyentuh tanah. Beri setiap kelompok 3 buah pijakan. Bila bola keluar dari pembatas ataupun peserta pemegang triplek menyentuh tali. Stepping Carpets August 25. dengan jarak yang menyesuaikan. 3. Alat : Tempat pijakan berbentuk kotak (bisa terbuat dari karpet yang dipotong ataupun dengan menggunakan karton). start dan finish. dinyatakan sebagai pemenang Kerja sama tim (team building) Menunjukkan bahwa untuk kesuksesan tim dibutuhkan pengorbanan anggota tim. Selama permainan. Debriefing : Dapatkah kelompok tersebut membawa bola dengan selamat? Bagaimana sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya. 5. Pengaturan staregi. maka kelompok tersebut harus mengulang dari awal. Tim yang berhasil sampai duluan ke finish dengan baik. . (semakin jauh semakin baik). 2. 6. 2. Tugas tim/kelompok adalah menempuh jarak sampai finish dengan menggunakan 3 buah pijakan tersebut. Bagaimana komunikasi yang tercipta selama permainan? 69. 4.

Melatih psikomotorik (kasar dan halus). Tujuan 1. 6. Kelompok yang memecahkan telur dianggap gagal/gugur. dinyatakan sebagai pemenang. . Meningkatkan kerjasama tim 2. Jumlah peserta Tidak dibatasi. Dalam menerima telur. Masing-masing tim beranggotakan 8-10 orang. Pelaksanaan : 1. Sirkuit Yang Kelebihan Beban October 11. Waktu yang dibutuhkan 15 menit. Mengidentifikasi sumber stress. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Garis besar Ini merupakan latihan yang menunjukkan kepada peserta bagaimana mengidentifikasi sumber stress. Melatih sikap kehati-hatian. telur tersebut dilemparkan kembali ke peserta berikutnya. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. 71. 4. Bagi peserta outbound dalam beberapa tim. 3. lalu melemparkannya ke peserta tim yang ada didepannya. Tiap kelompok membentuk barisan sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan jarak 5-10 meter. Setelah menerima telur. Kelompok yang berhasil memindahkan telur dari awal sampai akhir tanpa membuat telur tersebut pecah. 5. Semoga sukses selalu untuk anda.70. 2. Flying Eggs April 25. 3. Alat Telur sejumlah kelompok/tim yang ada. Begitu seterusnya sampai ke peserta terakhir. Peserta pertama menerima sebuah telur dari instruktur outbound. peserta menggunakan kaos yang dipakainya.

1983. Tekhnik apa yang kita gunakan untuk menghindari kelebihan beban? Variasi 1. Duluth MN. Tubesing. Instruksi dan petunjuk permainan : . letakkan di dalam salah satu ruang kosong pada diagram. Latihan Terstruktur Manajemen Stress. 2. 2. 72. Poin diskusi 1. 3. Dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5-7 peserta. Adakah yang merasa tertekan dengan latihan ini? Mengapa? 3. Whole Person Press. Sumber Diambil dari ‘Circuit Overland’. Prosedur 1. . STRAW CASTLE January 25. Mulailah diskusi tentang apa saja sumber stress yang utama bagi masing-masing individu. Pimpinlah diskusi tentang tekhnik manajemen stress. Setelah diagram penuh. Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan. Mintalah mereka untuk menulis sumber stress yang utama selama 3 atau 4 menit. 4.Materi yang dibutuhkan Sebuah pulpen dan kertas untuk masing-masing peserta dan sebuah diagram ‘Papan Sirkuit’ yang telah dipersiapkan untuk ditunjukkan oleh fasilitator. Berikan sebuah pulpen dan kertas bagi masing-masing peserta. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. 5. katakan kepada peserta bahwa mereka mirip dengan papan sirkuit ini. Miripkah kita dengan papan sirkuit itu? 2. tunjukkan ‘Papan Sirkuit’ dan mintalah masing-masing peserta memberitahukan salah satu sumber stress mereka. Papan sirkuit bisa kelebihan beban (rusak) jika diminta menangani terlalu banyak hal.Berbekal sedotan yang ada. Sama halnya kita akan kelebihan beban (rusak) bila diminta menangani terlalu banyak hal. Nancy Loving Tubesing dan Donald A. Setelah selesai. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Games ini dapat juga menjadikan “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games outbound ini diperlukan perencanaan dan strategi serta pembagian tugas. Fasilitator outbound mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal – hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. Alat yang diperlukan hanyalah 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang.. Setelah ini diidentifikasi.Vol. Komunikasi dan inisiatif juga dapat diamati dalam games ini.

antara 15 – 30 menit.Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain Target : Pemenangnya games ini adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda – beda warna diantara kelompok – kelompok yang ada. dan mereka diijinkan untuk saling barter.Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator outbound. Lifting Water Together January 27. 2.5 meter (tiap orang mendapat 1 buah) Ember (tiap kelompok mendapat 1 buah) Cara Permainan : 1. 5.. untuk membuat bangunannya lebih indah. orang 2. 3. Kerjasama tim Kekompakan Kehati-hatian Kesabaran Pengaturan strategi Leadership Membangun jiwa kompetisi Alat dan Bahan • • Tongkat ukuran 1. . Tool : · 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang 73. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan Variasi : . Biasanya dinamika didalam interaksi antar kelompok menjadi lebih menarik.Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi team pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. 4. Permainan ini dimainkan secara berkelompok/beregu dengan jumlah anggota antara 8-10 Masing-masing anggota kelompok outbound memegang satu buah tongkat Tetapkan titik start dan finish dengan jarak 8-10 meter Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start. Larangan : . tergantung jumlah sedotan yang akan diberkan kepada kelompok. . 3.Sebagai variasi. 4. 7. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan 1. 6.

yang merupakan jenis olah raga pacu yang menggunakan dua ekor sapi untuk membawa seorang joki. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama kelompok. Selamat mencoba Executive adventure outbound Malang selalu berusaha mencari game-game baru dalam kegiatan outbound training yang kami laksanakan. Sebagai persiapan. peserta outbound hanya diperbolehkan dengan menggunakan tongkat. 2 orang bersiap untuk menyeret karung goni dan 1 orang duduk sambil berpegang erat diatas karung goni. 2 orang bertugas menarik karapan dan 1 orang sebagai jokinya. hamparan pasir dipantai sangat cocok untuk permainan ini.5. tentunya dengan sebuah kereta yang menyerupai bajak sawah. setiap kelompok terdiri dari 3 orang. dengan strateginya. 74. yakni dengan cara menyentuh ujung tongkat ke ember.Panitia menyediakan 4 buah karung goni yang akan digunakan sebagai karapannya. Untuk membuat perlombaan antar kelompok. karena kita akan gunakan istilah karapan sapi sebagai nama dari permainan outbond. Perlengkapan yang disiapkan : Karung goni sesuai dengan jumlah kelompok. Karapan Sapi games May 13. Saran : • Lakukan permainan ini pada tempat yang rata dan kering. 3. Masing-masing kelompok berusaha mengangkat ember yang telah diisi air ke titik finish yang telah ditentukan dengan menggunakan tongkat yang ada Peraturan 1. Dalam permainan outbond karapan sapi ini. masing-masing kelompok yang bertanding mendapat 1 karung goni. Permainan ini merupakan pertandingan yang menyerupai karapan sapi. 2. tidak menggunakan dua ekor sapi. barulah setiap kelompok yang telah siap berada digaris start bergerak menyeret karung goninya menuju garis finish. Jadi jangan salah paham ya. Dalam mengangkat ember yang berisi air. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Karapan Sapi berasal dari Pulau Madura – Jawa Timur Indonesia. Aturan mainnya setiap kelompok akan bertanding secara bertahap. Permainan diulang dari titik start apabila ember jatuh. . Setelah aba-aba mulai terdengar. Pemenangnya adalah yang tercepat mencapai garis finish dan joki tidak terjatuh dari karungnya.

Pemandu mengkaitkan sebuah hulahop pada salah satu gandengan tangan yang telah membentuk lingkaran tersebut. pemandu memberi aba-aba agar semua peserta segera mengambil kertas bergambar secara bersamaan. pemandu menyediakan beberapa lembar kertas yang berisi sebuah gambar dan harus berbeda dengan yang lainnya. Intinya pemandu akan meletakan kertas bergambar ditengah-tengah para peserta agar semua peserta dapat mengambilnya secara bersamaan. pemandu mempersilahkan masing-masing kelompok untuk berdiskusi menyusun gambar menjadi sebuah cerita menarik. tentunya dengan posisi berdiri.75. pemandu memberi aba-aba kepada peserta untuk memindahkan hulahop dan sarung kepada peserta dalam lingkaran. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan ini bertujuan melatih seseorang untuk membuat sebuah opini. Peralatan yang dibutuhkan : Sebuah hulahop dan sarung. Jumlah kertas bergambar haruslah sama dengan jumlah peserta yang mewakili kelompoknya. selanjutnya peserta ini akan diberi hukuman. bergerak searah jarum jam. dan merupakan permainan kompetisi antar kelompok. membuat barisan saling berhadapan dengan kelompok lainnya. dengan formasi bergandengan tangan membuat satu lingkaran. bisa juga semua peserta membuat formasi lingkaran. Susun Cerita May 13. Setelah semua peserta mendapat kertas bergambar. pemandu mengkaitkan sebuah sarung pada salah satu gandengan tangan dengan jarak kira-kira 10 peserta. Hulahop dalam permainan ini. Sedangkan sarung adalah adalah penjahat yang berusaha berlari menghindari kejaran polisi. ingat tiap peserta harus mengambil satu lembar kertas. Polisi dan Penjahat May 13. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan diikuti oleh lebih dari 20 peserta. Tujuan Permainan : Untuk mencairkan suasana selama kegiatan. selanjutnya searah jarum jam berputar. diibaratkan sebagai polisi yang bergerak mengejar penjahat. jika peserta sudah siap. 76. tentunya tidak diperbolehkan melepas gandengan tangan. . Setelah siap. Langkah awal kelompok yang beradu. Permainan akan berakhir jika posisi hulahop dan sarung bertemu pada salah satu peserta dalam lingkaran.

semisal kita ambil contoh jika masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. Perlengkapan yang disiapkan : • • 10 topi rimba untuk diperebutkan. Letakan 10 topi rimba pada garis yang memisahkan kelompok tersebut. dimulai dari anggota yang pertama. Jika pemandu memberikan aba-aba dengan meneriakan salah satu nomor. melalui cerita yang dibawakan 77. Penilaiannya adalah berdasarkan isi cerita yang sesuai dan menarik. Kemudian dilanjutkan sesuai urutan dalam barisan tersebut. 78. Maka peserta nomor 5 harus segera berebut topi rimba nomor 5. Masing-masing dua peserta yang berhadapan dan memiliki nomor yang sama. mulai menceritakan bagian ceritanya masing-masing. Tujuan dari permainan ini adalah : • • • Membuat perlombaan antar kelompok. Kemudian gantilah nama peserta dengan sistim penomoran bilangan secara urut. begitu seterusnya sampai semua topi berhasil diperebutkan. Game Topi Rimba May 18. Kemudian kedua kelompok tersebut berdiri berhadaphadapan dengan kelompok lainnya. Caranya. Masing – masing peserta harus berkonsentrasi terhadap aba-aba pemandu. Perlengkapan yang disiapkan : Kertas dengan tema gambar sejumlah peserta. dengan jarak 10 meter. sebelumnya topi rimba telah ditandai dengan penomoran 1 sd 10. namun isi cerita harus berkaitan dengan isi cerita anggota sebelumnya. satu orang berhadapan dengan satu orang pada kelompok lainnya. Kertas untuk dengan tulisan nomo1 sd 10. Buatlah garis ditengah yang memisahkan kedua kelompok tersebut. dengan jumlah yang sama. Tali Kusut . Jadi masing-masing anggota mendapat kesempatan untuk bercerita. Ketangkasan peserta dalam berlomba. atau anda dapat mengganti dengan benda yang lain. masing – masing anggota kelompok harus berbaris membawa dan menunjukan gambar sesuai urutan cerita. untuk nomor dada. dalam hal ini 1 sd 10. Dua peserta yang berhadapan memiliki nomor yang sama. Posisikan agar kedua kelompok berdiri berhadapan dengan kelompok lain. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengajak setiap peserta untuk dapat berdiskusi dalam kelompoknya. saatnya setiap kelompok harus membawakan ceritanya kepada semua peserta lainnya. Pemenangnya adalah kelompok yang paling banyak merebut topi rimba.misalnya nomor 5.Kemudian. akan berebut 1 topi rimba yang sesuai dengan nomornya. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Semua peserta dibagi menjadi dua kelompok. Memberi kesempatan kepada peserta untuk berbicara di depan umum.

setiap beserta diberikan lembar soal yang berisi 20 pertanyaan yang sangat mudah. Dalam memindahkan kalung tali tidak boleh menggunakan tangan. Setelah kita perhatikan. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama tim. masing-masing 3 menit untuk dapat menjawab pertanyaan. Intelegensia leader sangat mengandalkan daya ingat. Untuk peserta dengan nilai tertinggi dan menduduki rangking 1 dan 2. Pada saat mencontek. Lembar kunci jawaban sebanyak 5 lembar. namun menarik ujung tali yang ditarik oleh para pemain lainnya. Penarikan ujung tali dilakukan serentak. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan permainan kompetisi individu untuk mencari ketua kelompok. setiap pemain diwajibkan menarik 1 ujung tali di tangan kanan dan 1 ujung tali di tangan kiri. Kemudian ujung-ujung tali dipertemukan jadi satu dalam pegangan tangan instruktur. satu kelompok tersebut harus merapikan hubungan tali kusut tadi menjadi sebuah formasi lingkaran yang rapi. masing-masing kelompok membuat satu garis barisan dengan berdiri. Pada akhir permainan. Dan peserta hanya boleh menulis nomor angka dalam menjawab. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kompetisi antar kelompok. Tantangannya. tentunya dengan dihitung waktu penyelesaiannya. akan ditunjuk sebagai leader dalam kelompok. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kelompok yang terdiri dari 6 orang atau lebih. Alat – alat yang dibutuhkan adalah : Stopwatch. Intelegensia Leader May 20.May 19. dengan jumlah sama dengan pemain saat itu. Dimulai dengan aba-aba. Perlengkapan yang disiapkan : Tali tampar untuk kalung sesuai jumlah kelompok. semua lembar soal yang berisi jawaban di kumpulkan dan dinilai oleh instruktur. namun urutan nomor pada lembar kunci jawaban tidak sesuai dengan urutan pertanyaan pada lembar soal. kemungkinan besar pemain tidak dapat menarik ujung tali yang sama. Dan terbentuklah formasi hubungan tali yang kusut. Dalam intelengensia leader permainan dibatasi oleh waktu. 80. Kemudian berusaha memindah kalung tali dari peserta paling kanan ke kiri barisan. dan semua peserta harus mengikuti kompetisi ini. lembar kunci jawaban berada 5 meter didepan posisi peserta. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai 10 orang peserta. Setelah mendapat 2 leader. . Pemenangnya adalah kelompok yang tercepat memindah kalung tali tersebut. Permainannya adalah. Cara bermain adalah. Pindah Kalung tali May 19. Peralatan yang disiapkan : tali rafia 79. Instruktur menyiapkan lembar kunci jawaban yang boleh dicontek oleh setiap peserta. seluruh jumlah peserta dibagi menjadi 2 kelompok. Lembar soal dengan 20 pertanyaan mudah sebanyak jumlah peserta. Menguji ketangkasan setiap peserta dalam permainan ini. instruktur menyiapkan tali rafia sepanjang 1 meter. Peserta harus beranjak melihat kunci dan harus meninggalkan lembar soal pada posisi awal.

Permainannya adalah satu peserta yang berada di luar lingkaran berusaha memegang peserta yang ada di dalam lingkaran. saya akan memberikan contoh games kreatif yang pernah saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Training for Trainer "Smart Training To Be a Smart Trainer" pada tahun 2007. Mencari ketua kelompok. Begitu juga peserta yang berada di luar lingkaran tidak boleh masuk ke dalam lingkaran. Materi o o o o Pengertian kreativetas Games yang berhubungan dengan kreativitas Teknik kreatif Beradaptasi (membaca situasi). Berlindung dalam Lingkaran May 20. namun peserta yang berada dalam lingkaran berusaha menghindar dan tidak boleh keluar dari garis lingkaran. Tema Kreativitas 2. Lesson Plan: 1. Objektive o Peserta dapat menjelaskan apa itu kreativitas o Peserta dapat berpikir kreatif o Peserta dapat mempraktekan dan mengaplikasikan kreativitas lewat permainan 4. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Buatlah sebuah garis lingkaran pada tanah tempat bermain. Aturlah agar peserta yang sedang berada dalam lingkaran dapat dijangkau oleh tangan salah satu peserta yang berada diluar garis lingkaran. Tujuan Merupakan permainan yang dapat diikuti oleh semua peserta dan hanya permainan ketangkasan untuk menghindar pegangan peserta yang ada di luar lingkaran. karena peserta yang memiliki nilai terbaik akan ditunjuk untuk memimpin kelompok. perkirakan semua peserta dapat berdiri di dalam lingkaran itu. maka peserta tersebut harus mengganti posisi sebagai peserta yang berada diluar lingkaran. Untuk pembahasan kali ini. Objek Mahasiswa 3. Jika ada peserta yang berada di dalam lingkaran terpegang tangan oleh peserta di luar lingkaran. 81.Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengasah daya ingat masing – masing peserta. Perlengkapan yang disiapkan adalah : Tali rafia dan pasak untuk membuat marka lingkaran pada tanah. motifasi. dan sebagainya. mampu menghargai pemberian orang lain sebesar apapun ---} role play ada yang berperan sebagai pengamen dan yang diamen . Permainan ini sangat menghibur 82 Permainan Kreativitas Games dapat berbentuk games kreatif.

Metode Cara dan teknik penyampaian materi training yang digunakan games dan simulasi-simulasi dilakukan setelah materi selesai disampaikan lewat games. Penyebutan kata (stimulus) makin lama makin cepat frekuensinya o Penyampaian materi Untuk meyampaikan materi dimulai dari penilaian games yang berhubungan dengan kreativitas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seorang anak untuk bisa berpikir secara kreatif pada saat situasi yang mendesak walaupun sebaiknya lebih bagus pada saat kapanpun kreativitas itu dapat dimunculkan. setelah itu dilakukan evaluasi 6. sebagai berikut: "Perhatikan jika saya menyebutkan kata (stimulus) "SEMUT" maka tangan kita membuat lingkaran "besar" dan jika saya menyebutkan kata "GAJAH" maka tangan kita membentuk lingkatan "kecil" 3. Waktu 50 menit 7. begitu juga sebaliknya kelompok selanjutnya harus mengucapkan kalimat yang terdiri dari bagian kalimat yang terdiri dari bagian kata terakhir yang telah diucapkan kelompok sebelumnya (kelompok pertama). misalnya:  Bernyanyi dengan nada yang berbeda Peserta sebelah kanan diminta menyanyikan lagu "topi saya bundar" dengan nada "burung kakak tua" dan peserta sebelah kiri menyanyikan lagu "potong bebek angsa" dengan nada "pelangi-pelangi" Tujuan: untuk melatih konsentrasi  Merangkai kata Kelompok pertama diminta untuk melanjutkan kata-kata terakhir yang telah diucapkan oleh trainer dalam sebuah kalimat.5. Jenis games baiknya yang dapat memunculkan madness dan mind storming. dan interest sehingga peserta dapat digiring menuju pembelajaran  Ice breaking: "Besar-kecil" atau bernyanyi bersama dengan lagu yang berbeda: 1. Kemudian trainer menjelaskan aturan permainan. Media Seluruh anggota badan 8. attention. Kegiatan o Opening Untuk membuat kelas fokus. Peserta berdiri menghadap trainer dan pandangan fokus pada trainer 2. dan begitu seterusnya sampai ada kelompok yang tidak bisa melanjutkan kata o Evaluasi dan summary  Simulasi untuk menerapkan materi Devinisi kreatifitas .

maka peserta dapat lebih mengakrabkan diri untuk mengenal peserta training lainnya. yang berlaku untuk apapun yang dilakukan orang 2. bakteri. dan membuat peserta menjadi lebih bergairah dan bersemangat dalam menerima pengalaman baru. kelenjar getah bening menjadi lebih aktif memproduksi zat. karena mereka adalah orang. kita diingatkan untuk juga melihat kepada rekanrekan peserta yang ada di sebelah kiri dan kanan kita.orang yang mungkin kelak di kemudian waktu bisa membantu kita (bekerja sama atau menawarkan kesempatan bisnis) karena kemiripan `hobi' tadi tersebut. Kursi sejumlah peserta Jumlah Peserta : > 25 orang Teknis : a. b. maka fasilitator bisa menambahkan input bahwa cara yang efektif untuk berpindah tempat adalah dengan berpindah ke kursi di sebelah kiri atau kanannya.1. . d. hanya melihat yang ada di depannya maka dalam permainan ini. panik dapat memaksa memunculkan kreativitas 84. Dengan bergerak dan melakukan aktifitas bersama-sama. Instruksinya adalah begitu bel atau lonceng berbunyi maka peserta harus berpindah tempat duduk. Untuk forum dengan bentuk U.. aliran darah menjadi lebih lancar. Merupakan suatu kapasitas untuk menciptakan ssesuatu yang orisinil. Fasilitator menyiapkan sebuah bel atau lonceng kecil. Seperti sifat manusia. Belajar dari resiko Belajar dari kesalahan 3. Peserta diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. b. Kreatif. Dimana Tempat Duduk Saya? Permainan ini dilakukan untuk membuat peserta training melakukan aktifitas gerak atau peregangan otot-otot atau untuk mencairkan suasana yang tegang. Durasi : 5 menit (bisa dilakukan di sela-sela acara pelatihan) Peralatan : Satu buah Bel / Lonceng kecil.000. virus. Terkadang saking sibuknya. merupakan kemampuan menggunakan seluruh lapisan otak (kanankiri. Dengan bergerak. e. depan-belakang) untuk meng-create sesuatu atau menciptakan sesuatu baik itu konsep ataupun karya yang berbeda tapi berkualitas Teknik kreatif 1. Untuk forum yang diatur seperti di alam kelas (kursi berderet menghadap ke guru) maka biasanya mereka akan berpindah ke samping kiri atau kanannya. peserta akan memilih untuk berpindah ke tempat duduk yang ada di hadapannya (jika forum diatur dalam bentuk U). Aktifitas kognitif ataupun prose berfikir yang menghasilkan gagasan yang baru dan berguna 3. Nilai yang terkandung : a. Kedua. Seni menyeruak Semakin banyak informasi yang anda miliki tentang sebuah masalah 2. Bagi yang tidak melakukan akan diberikan hukuman misalkan didenda Rp 1. karena peserta yang mengikuti training tersebut mempunyai kemiripan `hobi' dengan kita (mengikuti tema seminar atau pelatihan yang sama) sehingga bias memperluas jaringan koneksi kita. c. Kecemasan adalah kaki tangan kreatifitas dalam keadaan terdesak. Biasanya ketika berpindah tempat duduk. Hal ini penting! Mengapa? Pertama.per sekali hukuman yang nantinya uang tersebut akan dipakai untuk makan-makan bersama atau kegiatan lainnya yang disepakati bersama setelah acara pelatihan selesai.zat yang menyaring racun. Fasilitator mengumumkan kepada peserta untuk melakukan aktifitas yang diinstruksikan. kita semua hanya semata-mata mengejar harta atau kekayaan yang ada di depan mata kita (kacamata kuda) tanpa meluangkan waktu untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya.

biasanya makin seru dan menarik hasil puisinya. dapat juga dilibatkan sebagi juri. Leadership. o Setelah aba-aba dimulai. Instruksi dan petunjuk permainan Caranya. o Jika orang pertama selesai maka dia harus meletakkan spidol dan kembali ke barisan untuk kemudian anggota kelompok dibelakangnya segera maju mengambil spidol dan menuliskan kata-kata di whiteboard. dengan cara dibacakan orang-perorang apa yang dituliskan di whiteboard/flipchart. Variasi • • Kelompok bisa dikembangkan lebih banyak tergantuk jumlah peserta training. Diperlukan whiteboard atau flipchart dengan spidol yang cukup. orang pertama baru boleh bergerak mengambil spidol dan menuliskan kata-kata. Setiap anggota kelompok boleh menuliskan satu kata atau beberapa kata di whiteboard/flipchart secara bergantian dan kata-kata tersebut harus melanjutkan apa yang sudah dituliskan rekan sebelumnya. minta 2 kelompok mengambil jarak dari whiteboard dan berbaris ke belakang. kelompok harus membacakan puisinya. & High Ropes (PERTAMA di Indonesia yang dilengkapi dengan VCD Panduan) yang tersedia di Toko Buku Terkemuka di kota Bapak/Ibu atau lewat Penerbit di blog 85. bagi peserta dalam 2 kelompok dan mulailah dengan memberikan instruksi sbb: • Kelompok diminta menyusun sebuah puisi yang indah. Setelah selesai. lengkap dengan kreasi gaya dan intonasi. Puisi Berantai Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di kelas maupun di luar ruang. Tools: • • White Board / Flip Chart Spidol . o Demikian dilanjutkan hingga ke anggota kelompok terakhir.Games tersebut terdapat di Buku Laris Koleksi Games Seru : untuk Ice Breaker. Untuk memulai kompetisi membuat puisi ini. dimana proses penyusunan puisi tersebut harus dilakukan oleh seluruh anggota kelompok. Team Work. • • • Target Pemenangnya adalah kelompok yang bisa membuat puisi lebih cepat dan juga indah. termasuk juga dalam penyampaiannya. Fasilitator bertindak sebagai juri. Fungsi utamanya lebih sebagai Icebreaking ataupun acara sela dalam sebuah meeting. namun biasanya makin banyak anggota tiap kelompok. Creativity. jika ada atasan peserta ataupun observer lain.

tapi hanya sekedar sistematisnya pembahasan. pemandu hanya menyebut nama salah satu nama buah.Semoga Berguna! 86. ketika memulai melaksanakan sebuah training (latihan) terlebih dahulu dimulai suatu segmen peleburan dan pendahuluan yang kemudian dikenal dengan “Ice Breaking dan Orientasi”. Pendahuluan Sudah menjadi kebiasaan di setiap pelatihan. Metode Presentasi Sharing dengan peserta Permainan MEDIA:  Amplop  Kursi/tempat duduk  MATERI Games Rujakan  DURASI 15 menit 87. untuk menjelaskan secara detail mengenai ice breaking dan orientasi. ICE BREAKING DAN ORIENTASI A. Jika pemandu menyebut “rujakan” maka seluruh peserta harus berpindah tempat duduk. Secara sederhana kedua istilah ini tidak dapat dipisahkan secara jelas. Peserta diminta mengamati teman rahasianya sesuai dengan yang tertulis di amplop dari awal training. Main games : RUJAKAN Rule of the Game: Para pesera saling berebut kursi apabila pemandu mengucapkan kata“rujakan” atau menyebut nama salah satu buah. penulis sengaja memisahkan antara dua istilah ini. Pada tulisan yang singkat ini. Bagi peserta yang kalah akan mendapatkan hukuman yakni menggantikan posisi pemandu di depan dan member instruktruksi kepada peserta lainnya. Icebreaking ) Teknis Membagikan amplop “teman rahasia” kepada para peserta. . kemudian di akhir training diberi ungkapan ekspresi. maka peserta yang mendapat nama buah itu saja yang pindah. Namun jika . keduanya ibarat dua mata uang logam yang menyatu pada satu kesatuan arti dan mempunyai makna yang sangat signifikan terhadap kesuksesan dan tercapainya target sebuah pelatihan. Dengan kata lain tak heran bila orientasi dan ice breaking menjadi momok yang selalu dibicarakan di antara pengelola training sebagai penentu kesuksesan pelatihan di hari-hari berikutnya. Hal ini bukan dimaksudkan untuk memisahkan makna keduanya.

Menghilangkan sekat-sekat pembatas di antara peserta. Pengertian Ice Breaking adalah padanan dua kata Inggris yang mengandung makna “memecah es”. Tujuan simulasi ini adalah : . persamaan hak di antara sesama peserta. pesan berantai. metode ini merupakan metode yang paling mudah dilakukan. menanggapi atau mengamati peserta lain. pelatih mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan (ice breaking games) peserta.Tertanamnya anggapan bahwa mereka adalah satu kesatuan (solidaritas) “bila satu sakit. jabatan dan sebagainya akan menyebabkan terjadinya dinding pemisah antara peserta yang satu dengan yang lainnya. e. . yang ada hanyalah kesamaan kesempatan untuk maju. yaitu sebuah metode pengembangan sumbang saran. tujuannya adalah . yaitu memberikan kesempatan kepada peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis sehari-hari yang ditawarkan oleh pelatih. penghasilan. d. Hal ini dimungkinkan karena perbedaan status. si anu bos dan lain sebagainya. b. 2. perlakukan yang sama. diperlukan sebuah proses ice breaking. Istilah ini sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan. untuk melebur dinding-dinding penghambat tersebut. pekerjaan.Masing-masing peserta dapat menghafal nama dan beberapa identitas penting peserta lainnya. ziq-zaq dan lain-lain. mungkin setelah melakukan beberapa langkah-langkah yang salah. Ice Breaking 1. . Metode Sinetik. pelatih harus terlebih dahulu mempersiapkan bahanbahannya). Metode Banyak metode yang dapat dilakukan dalam ice breaking ini. antara lain : pentingnya kesatuan dalam suatu komunitas. tim building. pelatih melakukan terlebih dahulu ceramah pembuka yang pada hakikatnya menjelaskan tentang beberapa hal. b. dengan bertanya. Berdasarkan keputusan itu peserta diinstruksikan untuk membuka pada suatu halaman tertentu yang telah disusun secara acak. yang lain akan ikut merasakannya”. kesadaran potensi. di antaranya : a. kognitif maupun psikomotornya. Metode Studi Kasus. di antaranya adalah . Kemudian diberikan sebuah skenario yang berdasarkan keputusan yang telah dibuat dan keputusan lebih lanjut akan mengirim anda ke halaman muka atau halaman-halaman belakang dari buku. kerjasama antar kelompok dll. Menimbulkan kegairahan (motivasi) antara sesama peserta untuk melakukan aktivitas selama training berlangsung. (untuk penggunaan teknik ini. Untuk melihat potensi awal yang dimiliki masing-masing peserta baik dari segi afektif. Terciptanya kondisi yang dinamis di antara peserta d.Terciptanya keakraban di antara peserta. usia.B. c. Tujuan Tujuan dilaksanakan ice breaking ini adalah : a. sampai akhirnya peserta keluar dari lorong-lorong tersebut. dimana dalam suatu pemecahan masalah dipadukan berbagai pendapat dari berbagai disiplin ilmu sehingga memunculkan solusi yang lebih kreatif terhadap persoalan yang muncul. kemudian dipaksa untuk membuat keputusan. . Permainan ini banyak sekali bentuknya. sehingga mereka saling mengenal. Metode Ceramah. sehingga tidak ada lagi anggapan si anu pintar. si anu kaya. mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. si anu bodoh. c. Memberikan pengertian bahwa sejak hari itu mereka akan menjadi sebuah keluarga (sanak famili) sampai kapanpun. metode ini dimulai dari membaca beberapa halaman dari buku. permainan lempar kokarde. Metode Simulasi dan Permainan. 3. Terciptanya kondisi-kondisi yang equal (setarap) antara sesama peserta dalam forum training. Metode Lorong Penuh Liku. Membiasakan peserta untuk berinteraksi dengan kelompoknya yang baru.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ice Breaking 1. 4. resume. Seluruh hal-hal yang berkenaan dengan proses pelatihan (asal tidak hal-hal yang paling esensial dan rahasia dalam pelatihan tersebut) 4. b. Seorang pelatih haruslah mempunyai naluri (feeling) khusus yang kuat ketika melakukan proses ice breaking. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Orientasi . Memunculkan komitmen dan kesediaan mereka untuk mengikuti acara ini dari awal hingga akhir dengan penuh perhatian dan kesadaran diri. kedudukan panitia. sistem penilaian peserta. Metode Metode yang dapat digunakan dalam melakukan orientasi adalah ceramah dan diskusi. aspek-aspek (ranah) penilaian. Saat melakukan ice breaking. sikap. Sedang apa mereka (para peserta) dalam acara ini ? b. 2.4. Orientasi 1. seorang pelatih haruslah dipandang oleh peserta dalam pandangan yang positif. 3. tujuan. baik dari segi pendapat. (minimal beberapa orang dari peserta sudah masuk dalam memorinya) tentang potensi awal. Meluruskan motivasi awal mereka untuk mengikuti pelatihan tersebut c. Pada hakikatnya orientasi yang dilakukan pada saat pelatihan adalah berusaha menjawab tiga pertanyaan penting. Tugas-tugas terstruktur. tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan latihan yang sedang diadakan. e. Ia harus tahu saat peserta sudah lebur atau belum dan masih harus dileburkan. dll yang sangat signifikan. sifat dan interaksinya dengan peserta. Oleh karena itu seorang pelatih harus mempunyai beberapa “jurus simpanan” yang harus dikeluarkannya bila peserta sulit mengalami peleburan antara satu dengan yang lainnya. tugas dan wewenang pelatih. Ceramah dimaksudkan untuk menjelaskan kepada seluruh peserta tentang : a. sikap. Ketika peserta belum lebur namun ice breaking sudah dihentikan. Pengertian Orientasi yang dimaksudkan disini adalah suatu proses pemberian pemahaman kepada peserta. seorang pelatih harus sudah dapat mendeteksi. C. Apa yang mesti mereka lakukan ? c. Ada peserta yang mudah lebur dan ada yang sulit lebur. organisasi pelatih. Memberikan gambaran ringkas tentang hal-hal yang akan mereka temui selama mengikuti pelatihan (dengan tidak memberitahu hal-hal yang sangat rahasia/esensil). target. Menimbulkan kesan positif. karena perbedaan pendidikan. Waktu yang disediakan untuk melakukan ice breaking sangat kondisional. Memberikan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang mesti mereka lakukan selama mengikuti pelatihan tersebut d. latar belakang. karena tidak menutup kemungkinan nanti seorang pelatih akan menjadi tempat “curhat” paling dipercaya bagi peserta yang mengalami persoalan-persoalan khusus. dispensasi izin dan kriteria lulus peserta. bobot penilaian. ruangan-ruangan yang ada di tempat diselenggarakannya pelatihan yang boleh dan tidak boleh peserta masuk ke dalamnya. b. 3. c. tergantung kepada tingkat keleburan peserta. yaitu : a. sifat dan “karakteristik special” seorang peserta. Hal-hal apa saja yang akan mereka temui ? 2. Tujuan Adapun tujuan dilakukan orientasi ini adalah : a. Menghilangkan kebingungan peserta tentang apa yang sebenarnya mereka ikuti. hal ini akan menyusahkan sewaktu penyajian materi berikutnya. Apa sebenarnya pelatihan yang sedang berlangsung.

missal: Tanya : Bagaimana kabarnya pada pagi hari ini…! Jawab: Alhamdulillah. Dalam orientasilah sebaiknya motivasi awal setiap peserta diluruskan dan diarahkan. motivasi awal ini ada yang baik dan ada yang perlu diluruskan. guru kemudian berupaya memperbaiki keadaan dengan betul-betul membuat aturan main yang jelas dan tegas dengan sangsi yang tegas pula bagi pelanggarnya seperti : memberikan bola dengan tangan kanan lewat belakang. b. Setelah berjalan guru kembali menghentikan permainan dan memberikan aturan lainnya dan begitu seterusnya sampai siswa menjadi kacau dan melakukan protes kepada guru 6. mata harus ditutup. layani setiap pertanyaan yang muncul dan jelaskan apa adanya. jangan memanipulasi keadaan.a. c. Setiap peserta tentunya mempunyai motivasi masing-masing untuk mengikuti pelatihan. o o Tanya kabar ini bisa bermacam-macam. “APA KABAR ?” Prosedur : Sampaikan pada audience. luar biasa Allahu akbar…! . Setelah selesai bermain guru melakukan brainstorming dengan siswa tentang apa yang mereka rasakan dengan bermain pass the Ball?. jika peserta tidak meragukan lagi (tidak muncul lagi pertanyaan) saat itu orientasi dapat dinyatakan selesai. Waktu yang disediakan untuk orientasi tergantung kepada keadaan. guru meminta siswa untuk memainkan Pass the Ball dengan cara memberikan bola ke siswa tanpa memberikan petunjuk yang jelas 3. apa yang harus dikoreksi dari permainan tersebut. namun untuk memudahkan . menyanyikan lagu nasional sambil bermain. setelah bola mulai bergulir guru menghentikan game dengan alasan kurang menarik dan memberikan satu aturan yaitu memberikan bola dengan tangan kanan dari arah belakang 4. buat kesepakatan diawal bila kita bertanya sesuatu maka audience harus menjawab dengan kata-kata yang disepakati. kenapa dalam permainaan kita membutuhkan aturan main yang jelas dan sebagainya sampai akhirnya siswa secara tidak sengaja telah mulai membentuk opini akan pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat dan guru mengeksplor pengetahuan siswa akan norma-norma yang selama ini berlaku di masyarakat. 89. apabila bola jatuh maka akan diberikan sangsi yang disepakati bersama dan seterusnya berdasarkan masukan dari siswa itu sendiri. hendaklah diungkapkan dengan sejelas-jelasnya apa saja mengenai pelatihan yang akan mereka ikuti. d. 88. 7. Jika ada yang tidak mau menyatakan komitmennya. semua peserta dapat diikat dengan satu komitmen yang disampaikan secara lisan satu persatu bahwa mereka siap dan bersedia menjadi peserta pelatihan tersebut. permainan pun dapat dilanjutkan sampai bola kembali pada guru 8. Guru meminta siswa untuk membentuk lingkaran apabila dalam kelas kecil (tidak lebih dari 24 siswa) dimana guru menjadi bagian dari lingkaran tersebut tapi apabila kondisi kelas besar dapat dilakukan dengan cara dibentuk 4 kelompok dan masing-masing kelompok membentuk barisan 2. PASS THE BALL” Adapaun langkah-langkah yang penulis lakukan diantaranya adalah sebagai berikut : 1. apa yang dirasakan setelah aturannya menjadi jelas dan tegas. setelah berjalan guru kembali mengehentikan permainan dengan alasan yang sama kemudian menambah aturan baru dengan cara sambil bernyanyi 5. Sewaktu melaksanakan orientasi. sebaiknya peserta tersebut mengundurkan diri dari awal. Waktu akan mengakhiri orientasi.

Tanyakan kepada peserta sudah paham atau belum. aitu untuk mengenali dan melaksanakan instruksi yang diberikan. itik-itik. trainer mengucapkan ini ayam Ketika menunjukkan telunjuk trainer mengucapkan yang ini sapi Kemudian ketika menunjukkan jari tengah trainer mengucapkan kalo yg ini kerbau. “TEBAK APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur : Sampaikan instruksi permainan ini: “tebak apa yang saya katakan” Sanbil menunjukkan jempol. katakan bahwa semua jawaban salah…! Maka harus diulangi lagi. .o o Tanya : How are you today? Jawab: Excellent…. Setelah semuanya paham barulah dimulai. sehingga jawabannya pun akan benar. ayam itik itik ayam. tapi untuk mengikuti yang dikatakan trainer. katakan: ada berapa ayam? (biasanya peserta akan bingung dan terdiam di sini. Setelah cukup puas membuat peserta senang. biasanya audience akan sadar terhadap instruksinya. Karena yang disuruh bukan menghitung ayam atau itiknya. “IKUTI APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur: Pertama sampaikan peraturannya kepada audience. barulah trainer menjalankan aksinya. bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan kita. 90. misalnya: o ayam-ayam. Inti dari permainan ini adalah konsentrasi.! Atau Fantastic…! Keterangan : kata-kata yang diucapkan bisa bervariasi. Trainer bisa memilih beberapa benda atau hewan untuk disebutkan. diulang beberapa kali dengan tetap menyebutkan instruksi permainan ini. bukan untuk menghitung jumlah ayam atau itik. 91. Kalau perlu berilah contoh/praktekan sekali saja: Kata kunci kita pada permainan ini adalah instruksi : “Ikuti Apa Yang Saya Katakan” peserta disuruh mengikuti kata-kata trainer.(diulang-ulang sampai beberapa kali). Mungkin akan keluar jawaban-jawaban berupa angka-angka. praktekan sekali untuk mengetest kepahaman mereka. Setelah beberapa lama. setelah dirasa paham. kebanyakan dari mereka bahkan minta agar permainan diulang) o ikuti saja kemauan mereka.

Halo-Hai Fasilitator mengucapkan kata HALO peserta diminta menjawab HAI atau sebaliknya. dan siswa sebagai subjek dalam pembelajaran. Ice breaking dalam pembelajaran. 92. Jika jawabannya “Tidak” maka peserta diharuskan untuk menganggukkan kepalanya. Yang Menarik dari Saya… (1) Minta peserta mengenalkan dirinya. nama saya Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). 93. setelah selesai. katakan” Kalo yang ini” tetapi kita menunjuk pada jari kelingking. Ada beberapa hal yang mendukung efektivitas hasil belajar siswa diantaranya siswa belajar dalam kondisi senang. dengan seluruh kelompok membantu jika ada yang terlupakan. menggunakan media belajar menarik dan menantang. maka jawabannya adalah “ayam” dst. penyesuaian dengan konteks. maka ia akan mengikuti kata kunci tanpa memperhatikan jari mana yang kita tunjukkan. Ice Breaking dalam Pembelajaran Menurut Dryden & Vos (2000) belajar akan efektif bila proses pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang menyenangkan (joyfull learning). Caranya dapat secara integratif atau secara khusus diberikan dalam sela atau jeda dalam proses pembelajaran. Sampai terjawab dengan benar. (3) Prosesnya berlanjut sampai semuanya telah dikenalkan. atau pelatihan sangat membantu dalam membuat suasana belajar yang menyenangkan. (2) Orang berikutnya mengenalkan diri dan orang sebelum dia yang telah mengenalkan diri (misalnya nama saya Urip tukang foto dan dia Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). memberikan nama mereka dan sesuatu yang menarik tentang mereka sendiri (misalnya. Perubahan itu tidak akan secara tiba-tiba bisa dilakukan namun pastinya bertahap. perkuliahan. Ketika peserta telah memahami instruksi diatas.Peserta diminta menebak apa yang trainer katakana. guru menggunakan berbagai variasi metode dan teknik. Jawaban yang benar adalah bila trainer menyebutkan “ini”. Biasanya peserta akan bingung dan protes. Ulangi lagi dengan variasi lain. Dari permainan ini menjelaskan tentang betapa sussahnya kita merubah sebuah kebiasaan. katakana seperti contoh diatas. Variasikan dengan . BREAK THE RULE Prosedure: Ketika trainer menanyakan sesuatu dengan jawaban Iya atau Tidak maka peserta harus menjawab dengan tingkah laku yang berbeda dari biasanya Jika jawabannya “Iya” maka peserta diharuskan untuk menggelengkan kepalanya. pola induktif. Berikut beberapa contohnya: Harta benda dalam dompet/tas Minta peserta memilih dua benda yang mereka bawa di dompet atau tas mereka yang penting bagi mereka. Minta masing-masing peserta untuk menjelaskan kenapa itu penting.

penghapus. Kekuatan Memori Beri sederetan kata-kata beri waktu beberapa saat kemudian hapus tulisan dan minta mereka menyebutkan atau menuliskan lagi kata-kata tersebut. atau benda apa saja yang ada di meja pelatihan) dan minta mereka menuliskan deskripsi tentang benda tersebut minimal 50 kalimat (Kemampuan mengobservasi). buat daftar sepuluh karakteristik yang mungkin bisa diterapkan ke dalam kelompok (misalnya. Menggambar Sambil Menutup Mata Peserta berpasangan. Menonton Film Memutarkan film singkat. Menggambar Bangun Datar Peserta menggambar bangun datar dengan anggota tubuh. video clip dan meminta mereka mengapresiasinya.mengucapkannya menjadi 2 atau 3 kata. Lempar Bola Tepuk Tangan Minta peserta bertepuk tangan satu kali setiap kali fasilitator melemparkan bola/bola terlepas dari tangan fasilitator. Minta mereka membandingkan perolehan kata pertama dan yang kedua. (2) Perbanyak/copy daftar tersebut dan bagikan ke tiap peserta. Hal tersebut dapat membantu mengembalikan konsentrasi peserta. pensil. Mencari Teman dengan Suara Hewan Tulislah nama-nama hewan dalam sebuah kertas kecil dan berikan kepada peserta untuk mencari anggota kelompok dengan menyuarakan suara hewan. Lalu tampilkan lagi sederetan kata yang berbeda dan ajak peserta menyanyikannya dengan melodi lagu yang sangat akrab ditelinga mereka. (3) Berikan 10 . adalah ibu dari tiga anak). Minta mereka mengambil benang merah dari kegiatan tersebut. Dicari yang tercepat selesai gambarnya dan bagus. Menuliskan Huruf Peserta menulis huruf tetapi dengan menggunakan anggota tubuh sambil mengucapkan huruf tersebut dengan keras. Teka-Teki Memberikan teka-teki ringan dan lucu dan memberi penghargaan bagi yang bisa menjawab. Cari jawaban yang paling masuk akal atau sebaliknya. Menghitung Jumlah Segi Empat pada Papan Catur Beri peserta gambar papan catur dan minta mereka menghitung berapa jumlah segi empat yang ada dalam waktu yang sangat singkat.15 menit agar semua orang berbaur dan mencari nama sebanyak mungkin untuk mengisi tiap karateristik yang dituliskan dalam daftar. menirukan gerakan atau tanya jawab untuk membentuk kelompok. Deskripsikan Hasil Pengamatan Beri benda (pena. Memberikan hukuman bagi peserta yang salah bertepuk tangan atau tidak bertepuk tangan. salah seorang memberi instruksi kepada pasangannya untuk menggambar sesuatu dalam keadaan mata tertutup. Perlu diperhatikan bahwa nama hewan harus yang tidak sensitif dengan kultur masyarakat. Mencari Teman Mencari teman dengan cara menirukan bunyi. memiliki anak remaja. Cari saya (1) Sebelum sesi. Hapus tulisan dan minta mereka menulis/menyebutkan kata–kata yang ada dalam lagu. .

. Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar mengingat nomor urutnya masing – masing. Jika terlambat 3 detik.. barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian . baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri. peserta dikenakan hukuman ramai – ramai oleh peserta lain. Ajak peserta berkeliling ruangan sambil menyanyi “naik kereta api tut. misal : teman saya Retno. Mulai bercerita. hobi baca buku. hobi baca buku.. maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?’ Kisah Angka-Angka Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan. Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama. Game untuk Perkenalan Siapa Dia? Langkah-langkah : • • • • • Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut. Setelah yakin. Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras – keras kepada seluruh peserta lain. atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa. jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh.tut. atau tempat tinggal. Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?. Langkah-langkah : • • • • • • Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis) Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik. misal: Nama saya Retno. misalnya : saudara – saudara. hobi. demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya.. jelaskan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka. hobi main catur. jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya untuk menyahut ‘ya’!.” 94. Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya. saya Rahnat. Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri. tapi karena beberapa hal.siapa hendak turut dan seterusnya….).Kereta Api Peserta diminta berbaris berurutan dengan memegang pundak peserta yang ada di depannya.tut. latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu.

satu kertas berisi kalimat “Bersama Membangun” dan satu kertas berisi kata “Kepedulian”. misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang…. lalu pemandu berdiri di tengah. “ dsb.Saya memiliki hobby membaca. Minta peserta untuk mencari pasangannya masing – masing agar kalimat itu menjadi lengkap. Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( yang penting. Ucapkan kalimat – kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri). minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama. Bagikan kertas – kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil. kerjasama dan komunikasi . kalau peserta 20 orang. Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain.Saya lahir di kota besar . termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri. asal. dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat 95. “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik……. Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut. dst. Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi. Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta.. yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat. Berdirilah Jika ………… Langkah-langkah : • • • Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran. “. dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ). peserta mengucapkan kalimat. dsb • Setelah selesai. Jelaskan kepada peserta bentuk permainannya. misal : Bersama Membangun Kepedulian.Saya lahir di pedesaan .• • • dipersiapkan oleh delapan orang panitia ………. Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan Anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia) Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan. contoh – contoh kalimat misalnya : Saya adalah petugas lapangan . Game untuk menghangatkan. Simpulkan Mencari Jodoh Langkah-langkah : • • • • • • • • Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan .. Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas. satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri ) Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing – masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap. peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya. harus disediakan 10 kalimat.

ajukan pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan membuat patung sesuai keinginannya sendiri ? Ajukan juga pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan untuk dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? . kepala belok ke kiri. Langkah – langkah : • • • • • • Minta beberapa orang peserta untuk tampil ke depan. Minta pemahat patung untuk mulai bekerja menjadikan patung itu sesuai dengan keinginannya dengan cara membimbing posisi kepala. 2. Apabila ada peserta yang salah melaksanakan tugasnya. permainan tahap 1 selesai Permainan tahap – 2 dimulai dengan cara yang sama seperti di atas. tubuh patungnya (misal : tangan kanan ke atas. angka itu tidak disebutkan. Minta satu orang untuk menjadi pemahat patung. yaitu setiap angka ‘tujuh’ atau angka ‘kelipatan tujuh’ . Mengubah kebiasaan atau cara pandang yang sudah lama kita miliki. satu orang lainnya menjadi patung itu sendiri. angka itu tidak disebutkan. pemahat dan patung tidak boleh saling berbicara) Setelah selesai. dsb) Minta patung untuk menuruti semua posisi yang diminta oleh pemahat (selama proses. maka permainan dimulai dari awal. lutut kanan bertumpu di lantai. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat atau siswa untuk menerima hal–hal yang tidak biasa bagi mereka. kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat atau siswa hanyalah penerima informasi. gambar. informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. merupakan hal sulit. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. Langkah – langkah : • • • • • • • Minta peserta untuk berdiri mambentuk suatu lingkaran. melainkan diganti dengan tepuk tangan. cara 1 atau cara 2 ? (2) Mengapa demikian ? (3) Kira-kira. permainan selesai. tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur terus sampai dengan angka 1. berdasarkan apa yang mereka butuhkan. apa hubungannya permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita ( apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari atas dengan yang dari bawah ) ?. tangan kiri memegang kepala. melainkan diganti dengan tepuk tangan. Setelah 3-4 ronde. dengan cara yang mudah diterima mereka. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta) Pada saat menghitung. Minta peserta untuk mendiskusikan : (1) Manakah yang lebih baik banyak terjadi kesalahan. Kita menggunakan bahasa. Peraturan yang diterapkan juga sama. Menghitung Mundur Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat atau siswa. tangan. simbol. kaki. Memahat Patung Permainan ini bisa dipakai untuk menyadarkan peserta bahwa manusia tidak bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain. minta peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’. dan bukan pemberi atau sumber informasi. Sesudah 3 – 4 ronde.1. Sebenarnya. program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat atau siswa.

Salah seorang dari setiap pasangan ditutup matanya dan bertugas untuk memegang tali rapia yang mengikat pensil. sedangkan peserta lain menjadi pengamat. pasangan – pasangan tersebut berdiri membentuk lingkaran dimana di tengah – tengah lingkaran diletakkan sebuah botol. Tugaskan 8 orang peserta tersebut untuk berpasangan (menjadi 4 pasang). tanpa kerjasama akan sulit untuk mencapai tujuan bersama. Tali rapia tersebut harus bisa ditarik ke empat arah yang berbeda. Badai Berhembus (The Great Wind Blows) Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. Langkah-langkah : • Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. Setelah selesai permainan.• Kemudian diskusikan bersama peserta : Apakah manusia bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? Apakah anak – anak bisa ? Apakah orang dewasa bisa ? Bagaimana tanggapan peserta tentang permainan ini ? 3. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan. Apabila peserta belum berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. apa yang mereka amati selama proses permainan berlangsung? • • • • • • • • • • • Dari pertanyaan tersebut temukan kata kunci dari peserta : untuk dapat berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. Sebuah pensil yang diikat oleh 4 utas tali rapia. mintalah mereka untuk mencoba beberapa kali sampai berhasil. . akan dimulai dengan permainan memasukkan pensil ke dalam botol. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. berdiri di belakang yang ditutup matanya dan memberikan perintah (aba – aba) untuk memasukkan pensil tersebut ke dalam botol. Game untuk menghangatkan. dengan panjang masing – masing 2 meter. Sebelum permainan dimulai siapkan terlebih dahulu sebuah botol yang bisa dimasuki pensil. Pasangan yang tidak ditutup matanya. apa saja yang membuat hal tersebut menjadi susah? Apa yang dirasakan oleh pasangan yang matanya ditutup? Adakah interaksi atau komunikasi antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain? Tanyakan kepada para pengamat. kerjasama dan komunikasi 1. Memasukan Spidol ke Botol Langkah–langkah : • Jelaskan kepada peserta bahwa sebelum membahas modul. memerlukan kerjasama di antara mereka. tanyakan kepada peserta : Mengapa mereka memilih pasangannya masing – masing? Cukup mudahkah atau susah untuk memasukkan pensil ke dalam botol? Kalau mudah apa saja faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi mudah? Apabila susah. • Bahas bersama peserta faktor–faktor yang bisa mempengaruhi dan menghambat kerjasama. 96. Mintalah 8 orang peserta sebagai sukarelawan.

• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin. Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata). Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi. Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin. Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

2. Lempar spidol Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Langkah–langkah :
• • • •

Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing. Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali. Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”. Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks : spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerk tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ? Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

3. Sepatu Lapangan : Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Langkah – langkah :
• • • • •

Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok. Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit) Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing. Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas. Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

4. Kompak

Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Langkah–langkah :
• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang. Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masingmasing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya. Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja. Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran .

5. Bercermin Langkah–langkah :
• • • •

Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin. Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan. Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama. Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.

97. Permainan (Ice Breaking) Posted on July 25, 2009 by ketutsutawijaya
Ini adalah beberapa permainan untuk memecah kebekuaan suasana saat berada dalam pertemuan atau pelatihan. Ada banyak permainan lainnya, tapi yang berhasil saya tulis (di tengah kesibukan yang tinggi, cie..ileh.. :p) cuma 4 permainan ini. Permainan yang saya tulis di sini adalah permainan yang saya dapatkan selama proses mengikuti dan mengadakan pelatihan secara langsung, sehingga jika ada yang keberatan karena hak ciptanya tidak dituliskan di sini, saya minta maaf sekali. Permainan di bawah ini saya tuliskan secara singkat. Kalau ada waktu, mungkin akan saya tambahkan lagi 1. Perkenalan Perkenalan sebaiknya dibuat meriah dan menjadi kesan pertama yang tidak terlupakan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk membuat suasana perkenalan menjadi menarik. Di sini dijelaskan cara berkenalan yang sedikit banyak berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dimiliki semua orang yaitu menulis. Urutan prosesnya seperti di bawah ini: Mintalah setiap peserta untuk mengambil selember kertas dan sebuah balpoin Instruksikan pada peserta untuk membentuk lingkaran. Jika peserta jumlahnya sedikit posisinya adalah duduk melingkar, namun jika pesertanya banyak, lebih dari 15 orang, mintalah mereka berdiri dan membuat lingkarab besar.

Minta pada peserta untuk menulis nama panggilan (subyek) mereka di ujung kiri atas kertas yang dibawa. Ukuran tulisan sebaiknya tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran kertas dan balpoin yang digunakan. Lipat kertas sebanyak dua kali agar nama yang ditulis tidak terlihat. Besar lipatan sesuaikan dengan besar tulisan, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Lakukan pengacakan. Kertas tersebut diputar ke kanan atau ke kiri dalam lingkaran tersebut sampai si pemilik kertas tidak memegang kertas miliknya lagi, namun memegang kertas milik orang lain. Mintalah peserta menulis kata predikat di kertas yang dipegangnya. Usahakan tidak menulis di bagian lipatan namun di bawah lipatan, agar kalau kertas dibuka tulisan-tulisan yang sudah dibuat berada di halaman yang sama atau tidak berada di halaman depan dan belakang. Kata predikat yang ditulis bebas, namun jika ingin membuat suasana menjadi meriah pikirkanlah jenis-jenis predikat yang harus ditulis peserta agar nantinya dapat membentuk kalimat yang lucu. Setelah selesai menulis kata predikat, lipat lagi dan lakukan pengacakan lagi. Minta peserta munulis kata obyek. Kata obyek yang ditulis juga bebas. Bisa berupa benda-benda yang ada di sekitar atau anggota badan. Kemudian lipat dan acak lagi. Terakhir minta peserta menulis kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu. Setelah selesai, kertas tersebut dilipat menjadi gulungan kecil. Instruksikan pada peserta untuk menyerahkan gulungan kertas kecil yang dipegangnya ke teman sebelah kirinya. Lakukan terus dengan kecepatan yang terus ditingkatkan. Saling oper akan terjadi dengan cepat dan koordinasi mulai kacau karena saking cepatnya. Teriakan kata “stop!” untuk memberhentikan putaran kertas-kertas yang terjadi dan sekaligus mengagetkan peserta yang sedang asik saling lempar kertas. Bagi peserta yang memegang dua kertas atau tidak memegang kertas adalah peserta yang “bersalah” dan harus “dihukum” dengan membaca pertama kertas yang dipegangnya. Contoh kalimat yang dibaca seperti ini: “Adi menyium bokong di pasar pada pagi hari”. Perkenalan telah dimulai dengan Adi. Lanjutan seterusnya dengan kertas-kertas yang lain. Output dari sesi ini adalah mengingatkan kembali pada peserta tentang hukum SPOK yang harus dipatuhi untuk melakukan penulisan. Output lainnya adalah menyegarkan suasana ketika bekenalan satu dengan yang lain. 2. Perkenalan dan Membangun Rasa Optimis Buatlah lingkaran. Peserta diminta untuk mengambil 2 lembar kertas A4. kertas tersebut di tempel di punggung teman di sebelah kanannya. Setiap peserta membawa satu spidol. Tanyakan pada teman yang ada di sebelah kanan tersebut tentang nama panggilannya. Tulislah menurun nama panggilan tersebut di kertas yang tertempel di punggung si pemilik nama (teman yang ada di kanan). Lakukanlah permainan angin bertiup untuk mengacak peserta. Sebelumnya, fasilitator menyiapkan tempat-tempat hinggap dari masing-masing peserta. Katakan “angin bertiup ke arah orang yang memakai kacamata”. Lakukan sampai teracak. Minta peserta untuk mengamati satu sama lain selama proses berlangsung. Lakukan 1 menit. Kemudian, peserta secara acak menuliskan kesan yang ada pada TEMAN BARU-nya dengan cara menuliskan kesan tersebut sesuai nama yang tertempel di punggung. Fasilitator menyiapkan contoh isian kertas. Contohnya:

“apa yang anda harapkan dari forum ini?” Minta peserta untuk merenung 1 menit. cukup dalam hati masing-masing. bandingkan dengan kesan oleh orang lain melalui tulisan yang dibuat di punggung. sekarang minta peserta untuk melihat ke sekeliling di dalam kelas. Apakah ada kesamaan? Ajak peserta diskusi selama 2 menit. Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok. berderet satu baris dari depan ke belakang. Tulis dengan ukuran yang besar yang bisa dibaca dari arah mana saja dalam ruangan”. Tempel kertas-kertas yang sudah ditulis dan bacalah bersama. Biarkan para peserta berkreativitas sendiri. Setelah selesai. pertanyaan tidak perlu dijawab secara verbal. Kuncinya adalah peserta boleh menggunakan apa saja. Cukup instruksikan: “Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang“. Melihat semuanya. Mintalah peserta untuk merenung memikirkan tentang karakter diri atau siapa kita sebenarnya. Tapi kunci ini jangan diungkapkan ke peserta. 3. Setelah itu. tidak ada diskusi pada sesi ini. Barisan tidak boleh terputus. Terangkan juga untuk menggunakan peraturan “menulis harus huruf kapital. Gunakan SPOK. instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk barisan yang paling panjang. Tanyakan: “ruangan apa ini?”. Ulangi dua kali pertanyaan ini. kita berkenalan dengan diri sendiri. Inbound adalah cara melihat ke dalam diri sendiri. Tidak boleh lebih dari 7 kata. Fasilitator menerangkan tentang Inbound. Bagikan kertas kepada peserta untuk menuliskan Satu Kata saja yang dapat mewakili karakter dirinya sendiri. Setelah melakukan inbound. Tetap berdiri membentuk lingkaran. Setelah itu menulis di punggung masing-masing orang. Adu Panjang Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok yang maisng-masing kelompok terdiri dari 5 – 6 orang. tanyakan lagi: “apakah anda semua memiliki optimisme terhadap apa yang akan kita lakukan ini?” “seberapa besar optimisme itu?” (gunakan skala 10 untuk mengukur optimisme ini). Kemudian. kembali ke lingkaran. “kenapa kita ada di sini?”. satu sama lain harus saling berhubungan. . kemudian bagikan kertas HVS dan spidol dan mintalah mereka menulis tentang apa yang dipikirkan tersebut. khususnya barang-barang yang melekat di badannya untuk membentuk barisan yang terpanjang.B = Baik U = Udik D = Diam dan pemalu I = Idaman Minta peserta untuk membuat sekreatif mungkin. Tulis dengan huruf kapital dan berukuran besar.

Bebaskan peserta untuk menyembunyikan barang berharga tersebut di mana saja asal tersembunyi.Kemudian. Setelah kelompok terbentuk. Mencari benda berharga Mintalah peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. 5. Ada aturan dalam permainan itu. namun badan yang jatuh. Instruksikan peserta untuk memikirkan benda apa yang paling berharga yang ada pada dirinya. Lingkaran harus tetap kuat. tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun. kerjasama harus diutamakan karena mengambil barang tanpa tangan bukanlah hal yang mudah. para peserta diminta untuk memikirkan di mana tempat untuk menyembunyikan benda berharga tersebut. Cara menjatuhkan badan adalah kaki tetap tidak berpindah. bersilangan. komunikasi sangat penting untuk membangun koordinasi yang kuat. tidak mudah lepas. minta mereka untuk saling menyilangkan tangannya satu sama lain. Setelah ada ide tempat menyembunyikan langsung dengan cepat sembunyikan dan jaga hanya kita saja yang tahu tempat persembunyian itu. rahasiakan. Lombanya adalah adu kecepatan mengumpulkan barangbarang berharga yang disembunyikan oleh masing-masing orang yang berada di masing-masing kelompok. Semua orang harus menutup mulutnya rapat-rapat. . Percaya Teman Buatlah lingkaran-lingkaran kecil yang terdiri dari 5 – 6 orang. minta peserta untuk berkumpul kembali. kenapa hal itu terjadi. Kemudian. sehingga saling memunggungi. Pelajaran dari permainan ini adalah. Setelah mereka mengerti aturan ini. Satu orang yang berdiri di tengah lingkaran tersebut menutup mata dan menyilangkan tangan di depan dada. 4. Barang yang tidak boleh diambil dengan tangan juga memaksa peserta untuk bekerjasama satu dengan yang lain. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di tengah lingkaran dan menjatuhkan diri secara bebas. ajak peserta untuk berdiskusi apa yang terjadi saat proses beradu panjang berlangsung. Dalam satu lingkaran ada satu orang berdiri di tengah lingkaran. Orang-orang yang berdiri mengelilinginya harus siap sedia menyangga tubuh orang yang jatuh ke arahnya. Setelah itu. Menjatuhkan diri dengan bebas dan tidak kaku. Silangan tangan harus kuat. orang berdiri di tengah lingkaran menjatuhkan diri dengan mata tertutup dan tangan dilipat di depan dada ke arah manapun. Kedua. Ajak semua peserta untuk meyakini bahwa yang dimilikinya tersebut adalah benda yang paling berharga dan harus dilindungi sebisa mungkin. Fasilitator kemudian membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 5 orang. Lakukan bergantian. Semuanya rahasia. karena tangan harus terus berpegangan. Kemudian. Akan terjadi tarik menarik dan gerak tidak tidak terkoordinasi antar peserta yang ada di kelompokkelompok. Lalu. mintalah masing-masing kelompok kecil yang ada untuk berlomba. Cukup kita sendiri yang tahu. Barang-barang yang disembunyikan tersebut tidak boleh diambil dengan tangan. Terserah peserta untuk mengambil barang berharga miliknya dengan menggunakan apa saja. Mereka tidak berkomunikasi menyebabkan mereka harus mencari jalan lain untuk berkoordinasi agar menjadi tercepat dalam mengumpulkan barang. satu sama lain. pertama. Jangan biarkan peserta lainnya tahu tentan benda berharga kita itu. minta mereka untuk membentuk lingkaran kecil namun masing-masing orang menghadap keluar.

ujung kaki diletakkan saling bersentuhan dengan kaki masing-masing pasangan. Kemudian kedua tangan peserta saling berpegangan antar pasangan. Lama permainan Perlengkapan Instruksi : 20 – 40 menit : Peluit : 1. Setelah sukses dengan cara yang pertama. 4. tangan tidak usah berpegangan. Mereka dipersilakan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. Fasilitator menanyakan pada semua peserta. Perasaan setelah berhasil. . 3. Untuk berdiri peserta diminta menarik pegangan tangan. 3. Tapi yang paling penting dari permainan ini adalah membangun rasa kepercayaan satu sama lain bahwa kita semua bisa saling melindungi. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama dengan cara saling menekan punggung. enam. 2. jumlah anggota ditambah dari dua jadi empat. delapan dan seterusnya. sepasang peserta diminta duduk berhadapan. ICE BREAKING Teaching point : 1. Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja regu. Debriefing 1. apa yang dirasakan ketika menjatuhkan badan? Apakah ada perasaan takut atau sangat percaya dengan teman yang selalu siap melindungi? 98. : Teaching point yang dirasakan. Implikasi terhadap regu. Perencanaan strategis. 2. 4. 3. Memecah kebekuan (ice breaking) dengan saling bersentuhan fisik. 4. 2.Permainan ini dijamin menghilangkan kejenuhan dan rasa ngantuk. Kegiatan di mulai dengan sepasang anggota regu duduk bertolak belakang di tanah dengan melipatkan kedua kaki ke arah dada. Setelah sukses dengan cara kedua. Memahami bahwa kekurangan anggota regu (terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja regu. Faktor penunjang keberhasilan.