SILATURRAHIM PENDIDIKAN ANAK ISLAM SPAI KECAMATAN TRUCUK KLATEN

Sekretariat : Masjid Al Hidayah Sumber Kulon Sumber Trucuk Klaten 57467. Telp 081336347511. Email dan facebook : Rosyada_123@Yahoo.co.id, Blog Web : spaitrucuk.wordpress.com

1.Blind Leader
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak peserta outbound. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta outbound adalah tiap-tiap peserta dalam outbound training ditutup matanya, kecuali yang ditunjuk sebagai leader, mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan Leader, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Orang yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana seorang bisa tampil sebagai pemimpin (leader) dan bagaimana rasanya dipimpin orang lain. Saling percaya antar sesama divisi dalam perusahaan.

2. Pipa Bocor
March 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah. Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember/kaleng, bola pimpong. Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.

2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan ember yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaiman mengatur strategi kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan

3. Evakuasi Bambu
May 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif. Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu. 2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan 3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah : 1. 2. 3. 4. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ? Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ? Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik

4. Folding Karpets
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Jenis games ini dimainkan dengan alat bantu sebuah karpet atau terpal plastik atau kain yang ukurannya 1 meter persegi untuk 8-10 orang. Ukuran karpet dapat disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut bermain maupun tingkat kesulitan yang ingin diberikan, lebih banyak peserta maka dibutuhkan karpet yang lebih luas. Instruksi 1. Pertama, seluruh peserta diminta naik ke atas karpet dan 2. Setelah aba-aba dimulai mereka harus dapat membalik karpet tersebut 3. Kelompok harus bekerja sama dalam menemukan cara dan kemudian membalik karpet tersebut. Target Kelompok yang paling cepat membalik karpet dianggap sebagai pemenang. Larangan dan Hukuman

Trush Fall April 15. Mengembangkan sikap bekerja dengan fokus yang dalam Melatih keberanian mengambil resiko 6. Orang-orang yang berada di atas karpet tersebut tidak boleh turun ataupun menyentuh tanah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Perintahkan seseorang untuk berdiri di atas drum atau bangku menghadap ke depan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Teaching pointnya adalah : o o o o o Mengembangkan rasa percaya diri pada peserta outbound Mengembangkan rasa percaya diri pada orang lain Mengembangkan kerjasama kelompok. Jika melakukan pelanggaran tersebut maka kelompok dianggap gagal melakukan tugasnya. Human Ladder April 15. dan saling mengaitkan tangan yang satu dengan yang lainnya. Tujuannya adalah menangkap orang yang berada di atas drum pada saat peserta outbound tersebut menjatuhkan diri. Peserta lainnya berada di bawah. 2.1. 5.

2. Peserta outbound training menaiki anak tangga yang dipegang oeh temannya. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? Apa kunci keberhasilan mereka ? Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ? Apa makna dari kegiatan ini ? . Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. webbing.Tanggung jawab.Pasrah. Hell Barier April 15. Setiap pasangan memegang kayu (ukuran 1-1. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran.Menjadi peserta aktif 7. 4. kaos tangan dan helm. 2. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. 4. Debriefing : . 5.Peserta berpasangan berhadap-hadapan dan berdiri sejajar. Alat bantu dalam permainan outbound ini meliputi jaring. snappling. dan berdiri berjajar membuat seperti anak tangga. 6. 3. 5. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut 3. Ketinggian bisa bervariasi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainanoutbound ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk mencapai puncak yang diharapkan.Apa yang dirasakan saat dilewati Apakah rasa percaya kepada orang lain membuat anda mudah melewati tantangan ini? Teaching point : Trush. karmentel.Apa yang dirasakan pada saat menaiki anak tangga . Tujuan dalam games outbound ini adalah : 1. Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter.5 m). Peserta yang telah dilewati menuju ke depan untuk membuat anak tangga berikutnya. kong.

diperlukan pengorbanan Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan kelompok. seakan akan mereka berada dia atas sebuah kapal yang akan tenggelam.8. Melihat kelemahan-kelemahan diri dan menyusun langkah-langkah untuk memperbaikinya. Jadi semua peserta dibuat berpencar satu dengan lainnya. . Kemudian menuliskan semua pertanyaan berdasarkan daftar pertanyaan yang dibuat mencakup : Visi kehidupan.00. duduk/tidur menyendiri selama sekitar 2 jam antara pukul 22. Merefleksikan kualitas keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian dilakukan kembali proses seperti semula. visi pribadi.00-24. Titanic (kapal tenggelam) April 15. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dari nama game nya sudah kelihatan solo = sendirian. maka instruktur outbound menghitung satu sampai lima hitungan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua anggota tim diminta untuk berdiri di atas kain. Solo April 15. Apabila berhasil. visi keluarga dan visi organisasi. Melihat kekuatan diri yang dimiliki. Tidak ada bagian dari kaki berdiri diluar kain. Teaching point : • • • • • Membangun kebersamaan Menunjukkan untuk kesuksesan tim. Kelompok yang mampu berdiri di atas kain yang terkecil adalah pemenangnya. Setelah mereka berhasil berdiri. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah Berfikir kreatif 9. kain dilipat menjadi lebih kecil.

kong.snappling. Birthday Line Up April 15. Teaching point : • • • • • Melatih konsentrasi pada tugas. 3.Teaching point : • • • • Membangun visi kehidupan memahami kelemahan-kelemahan diri melihat diri dan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. Meningkatkan rasa percaya diri 10. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? 5. webbing dan helm. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua peserta diminta berdiri di atas papan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan outbound training permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. Berani mengambil keputusan . Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? 3. Apa kunci keberhasilan mereka ? 4. 6. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. Melatih Kepercayaan diri 6. Jembatan birma April 15.karmentel. 2. Mengembangkan cara berkomunikasi yang efektif Melatih untuk berinovasi Aplikasi praktis dalam proses pemecahan masalah Kepemimpinan bersama 11. Mereka tidak boleh berbicara dalam menyusun barisan itu. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah : 1. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran Pemaknaan dalam program outbound permainan ini adalah : 1. 5. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? 2. Kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan hari ualng tahun mereka atau berdasarkan tinggi badan. 4. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. Alat bantu dalam out bound training permainan ini meliputi bambu.

Sepertinya tidak lengkap bila tidak ada Flying fox. Cara mainnya sederhana.12. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dalam sebuah kegiatan outbound training. dll. sehingga dibutuhkan peralatan yang memadai. Helm. Harnes. Sling Baja. Game ini sendiri termasuk dalam kategori High Impact. Setiap peserta training outbound disuruh untuk meluncur dari ketinggian melalui tali/sling yang teah disediakan. Carabiner. Tujuan permainan ini adalah :   Melatih peserta untuk cepat mengambil keputusan Melatih keberanian Merubah pola piker Memberi pengalaman baru pada peserta outbound   Hal yang harus diperhatikan : Masalah keamanan  Masalah pengalaman intruktur outbound  Games ini beresiko tinggi. sehingga diharapkan untuk tidak melakukan cobacoba/bereksperimen hal yang tidak perlu  . Flying Fox April 15. Pulley. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan ini adalah : Carmantel. safety yang memadai dan juga tenaga operator maupun instruktur yang mempunyai pengalaman yang cukup untuk memainkan games ini.

2 m. Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi dalam 2 atau 3 kelompok. Escape From The Island April 15. Tali carmantel diikatkan pada sebuah pohon/penyangga setinggi 1.13. Pemenangnya adalah team yang berhasil keluar dari pulau semua terlebih dahulu.5 m. Peserta outbound diminta untuk menyeberangi pulau menuju pantai tanpa menyentuh tanah (dalam hal ini berfungsi sebagai laut). Tujuan permainan?      Melatih kekompakan team Melatih personal untuk cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Melatih kesabaran Melatih kekuatan fisik peserta outbound 14. Tali rafiah. dan dimulai lagi dari awal. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Bambu ukuran 1. Volley Ballon April 15. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Masing2 kelompok diberikan satu buah bambu. maka seluruh anggota groupnya harus kembali kedalam pulau. Apabila ada peserta outbound yang menyentuh tanah. Tali rafiah dibuat melingkari pohon membentuk seperti sebuah pulau. Kemudian dibuat garis lurus pembatas seolah-olah seperti sebuah pantai. Peralatan yang dibutuhkan diantaranya adalah : Tali Carmantel.

Team lawan bertugas menangkap balon dengan kain.Games outbound ini termasuk dalam kategori Fun game. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah : Balon yang diisi air. Teaching point : • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. kain pembatas. Hunter My Name April 15. Berfikir kreatif dan inovatif . Team dengan nilai point terbanyak adalah pemenangnya. Teaching point : • • • • Melatih kekompakan team Mengetahui kelebihan dan kekurangan teman Kerjasama Kecerdasan mengatur strategi 15. Kemudian kertas tersebut digulung dandi aduk/diacak. Pulpen. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. kemudian melempar lagi seperti semula. selain itu memiliki makna yang dalam. Masing-masing peserta diminta untuk menuliskan namanya masing-masing pada kertas kecil yang sudah disediakan. Tali rafiah dibuat berbentuk kotak seperti lapangan volley mini dan kain pembatas dibuat sebagai net. Peserta dilarang keluar lingkaran group dalam mencari nama mereka. Masing-masing peserta diminta untuk memegang ujung kain. Peserta outbound melempar balon dengan menggunakan kain pelempar yang dipegang oleh 4 orang. Cara permainannya adalah : Peserta outbound dibagi dalam dua team. tali rafiah dan kain untuk melempar balon berukuran 1×1 m. Penuh dengan keceriaan dan tawa. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah :Kertas yang di potong ukuran 10×5 cm. Kemudian instruktur outbound menyebar kertas yang berisi nama seluruh peserta outbound di lapangan/area outbound. Seluruh peserta diminta untuk mencari namanya masing2 dalam waktu yang teah ditentukan oleh instruktur outbound. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk kedalam webbing/tali yang sudah disediaka n instruktur.Cara permainan : Peserta outbound dibuat menjadi beberapa kelompok. paling ideal masing-masing team berjumlah 16 orang. Satu kain pelempar untuk 4 orang. 3 atau 4 anggota kelompok ditutup matanya. dan webbing atau tali dibuat melingkar berdiameter kurang lebih 1meter.

Buah diikat pada seutas tali kemudian digantung pada ketinggian sekitar 3meter. 4 buah. Tali atau webbing. Kelompok yang berhasil mendapatkan buah(harta karun) paling dulu adalah pemenangnya.8 m. buah jeruk. Kemudian instruktur outbound mengundi tandu untuk menentukan siapa memakai tandu siapa. penutup mata/slayer. instruktur menyuruh peserta outbound berkumpul dan menjelaskan bahwa tandu yang mereka buat belum tentu mereka yang memakainya. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Mencari Harta Karun April 15. buah lainnya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Ketua kelompok memerintahkan anak buahnya untuk menuju lokasi harta karun (buah) yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Setelah masing-masing kelompok mendapatkan tandu.16. Berfikir kreatif dan inovatif Siap memimpin dan siap dipimpin Mengetahui bahwa kita mempunyai keterbatasan . Teaching point : • • • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Setelah tandu selesai. Seluruh anggota kelompok diminta untuk membuat tandu dengan kreasinya sendiri-sendiri. kecuali ketua kelompoknya. Cara permainan. Peralatan yang dibutuhkan adalah Bambu ukuran 1. seluruh anggota kelompok memakai penutup mata/slayer. Masing-masing kelompok diberikan 4 buah bambu dan 2 buah tali. Kemudian ketua kelompok naik ke atas tandu dan diangkat oleh seluruh anggota kelompok yang memakai penutup mata.buah salak.

5 m. Seluruh peserta outbound diminta untuk memegang ujung tali. Kelompok pemenang adalah yang mencapai garis finish terlebih dahulu tanpa membuat bolanya jatuh. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Seluruh peserta menuju garis start. Time Bomb April 16. sehingga apabila bola plastik ditaruh di atas kayu. Tali rafiah Persiapan alat : Tambang plastik dipotong berukuran 1. Kelompok harus bisa menstabilkan kayu. Cara permainan/ gamesnya : Instruktur outbound membagi peserta dalam beberapa kelompok yang terdiri antara 8-10 orang. Kayu/bambu yang ujungnya diset sedemikian rupa sehingga berlubang dan bisa dipakai untuk menaruh bola c. setiap orang mendapat satu utas tali. Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk mengambil satu buah kayu yang sudah diikatkan tambang plastik dan satu buah bola plastik. Apabila bolanya jatuh. kemudian diikatkan pada kayu. kemudian bola ditaruh di atas kayu. Tambang plastik b.17. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah : a. maka game harus diulangi kembali mulai dari garis start kembali. bola tersebut tidak jatuh. Peserta mulai berjalan menuju garis finish. Bola Plastik d. Instruktur outbound menyiapkan garis start dan finish menggunakan tali rafiah. Masing-masing kayu memiliki 8-10 ujung tambang plastik. Teaching point : Kerjasama kelompok/team Melatih Konsentrasi Mengatur ritme kerja Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman .

Debriefing : Seringkali peserta tidak melakukan kerjasama antar team. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi . Setiap anggota team harus melewati sarang labalaba tersebut. Yang mereka lakukan biasanya adalah kerja intra team mereka sendiri. tanyakan mengapa mereka tidak mau bekerja sama? Tanyakan. Sarang laba-laba tersebut harus memiliki lobang yang besarnya cukup untuk setiap peserta. apa hubungan permainan ini dengan pekerjaan di tempat kerja? Konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus kembali. Kaitkan dengan manajemen kualitas kerja? Tonggak/pohon Tali Helm 19. Kalau menyentuh tali.18. semua peserta harus ulang lagi dari awal. Spider`s Web April 16. Kalau hal itu terjadi. Air Bridge (jembatan udara) April 16. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : o Sinergi antar team dan intra team o Mengembangkan komunikasi yang efektif o Mengembangkan strategi bersama o Membangun kepercayaan diri anggota team o Melatih proses pemecahan masalah o Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota o Memahamani saling ketergantungan antar sesama. Perlengkapan : • • • Cara permainan: Fasilitator harus menyiapkan sarang laba-laba diantara dua tonggak/pohon.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Perlengkapan : Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Crocodille River April 16. Separuh anggota kelompok berdiri di atas papan yang ditaruh diatas bangku. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat.Perlengkapan : - Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Seluruh anggota kelompok berada di atas papan.Tantangan terberat adalah memindahkan . Separuh anggota yang lain bertugas menggeser bangku untuk track jembatan berikutnya. Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. maka game dimulai lagi dari awal. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 20.

menarik. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Menyusun perencanaan yang strategik Mengimplementasikan perencanaan strategik Kerjasama antar kelompok kerja dalam satu sinergi Komunikasi yang efektif Leadership Kemampuan mengalokasikan sumber daya Kemampuan mengatasi ketakutan akan tenggelam Perlengkapan yang diperlukan : Instruksi : Tim anda ditugaskan untuk membangun sebuah rakit yang akan digunakan untuk menyeberangkan anggota team kesuatu tujuan dengan selamat. Tim diberi kesempatan untuk mencoba rakitnya sebelum digunakan untuk menyeberang. tanpa turun dari papan/tanpa menyentuh tanah. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. 8 buah Empat buah drum plastik Tali /webbing Tali plastik Gergaji Palu Meteran Selembar kertas manila dan spidol untuk perencanaan Pelampung Helm Dayung .5 meter. Bangun Rakit April 16. 4 buah Bambu ukuran 3 meter. Debriefing : Arahkan keluaran peserta untuk dapat mengungkapkan bagaimana perasaan masing-masing peserta dengan kegiatan tersebut (takut. melelahkan. menantang.papan dan bangku. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. membosankan) Bambu ukuran 3. Bila dalam percobaan tidak safe. maka game dimulai lagi dari awal. Tim diberi waktu 15 menit untuk merencanakan rakit. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 21. maka team harus membangun rakit ulang agar safe.

pelaksanaan serta pengawasannya) Arahkan kepada peserta tentang siapa berperan sebagai apa.4 hingga seluruh team yang ada berdiri bersama berbarengan. 22. Kemudian tantangan diubah. maka jumlahnya ditambah menjadi 2.Arahkan keluaran peserta pada bagaimana proses pembuatan/penyusunan rakit (mulai observasi. Perencanaan strategik Pergeseran paradigma kerja. perencanaan. dimulai dari 2 orang lagi dengan duduk saling membelakangi. pengorganisasian. Kemudian dilanjutkan hingga berdiri seluruh team nya. tangan tidak usah berpegangan. Mereka dipersilahkan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. Ujung kaki saling dikaitkan dan tangan berpegangan. Cara permainan : Permainan dimulai dengan sepasang anggota team duduk berhadap-hadapan.3. Peserta diminta berdiri dengan bantuan punggung temannya. Debriefing : Faktor penunjang keberhasilan? Perasaan setelah berhasil? Implikasi ke tempat kerja? . Apabila berhasil. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja Memecah kebekuan (ice Breaking) dengan saling bersentuhan fisik Memahami bahwa kekurangan anggota team ( terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja team. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama. All Stand Up April 16.

Hollahop ditaruh di ujung kanan. Kemudian insruktur outbound memerintahkan seluruh anggota kelompok berpegangan tangan sehingga membentuk garis lurus. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami perubahan lingkungan bisnis terhadap strategi organisasi. Berubahnya lingkungan bisnis menuntut perubahan strategi Menyusun perencanaan strategik Mengimplementasikan rencana yang disusun Kerjasama dalam kelompok . Kemudian tantangan di ubah dengan menggunakan tali. kemudian dengan menggunakan webbing. Tujuan : • • • • Melatih kerjasama team Mengetahui kecerdasan peserta Sebagai game pemecah kebekuan Berfikir kreatif dan inovatif 24. Hollahop Berpindah April 16. hollahop ditaruh di sebelah kanan. Kemudian peserta diminta memindahkan benda tersebut ke sisi yang berseberangan secara bersamaan. kemudian peserta outbound diminta untuk memindahkan hollahop tersebut ke sebelah kiri tanpa memutus pegangan tangan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Kategori game ini adalah termasuk low game dan biasa digunakan untuk game pemecah kebekuan (Ice Breaking). Apabila sudah maka tantangan berikutnya adalah. webbing ditaruh disebelah kiri. webbing Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok besar. Frantic Balloon April 21. tali.23. Alat : Hollahop.

Lokasi : Dilapangan terbuka kira-kira seperempat lapangan bola Perlengkapan : Balon dalam jumlah 4x jumlah peserta dan stopwatch Cara permainan : Setiap anggota diminta untuk meniup dua buah baloon dengan ukuran cukup besar. Selanjutnya orang yang diberi bola juga menyebut namanya dan memberikan kepada orang lain sambil menyebut nama orang lain. Peserta diberitahu bahwa balon akan ditambah oleh fasilitator dari waktu ke waktu. . Tolok ukur : Kesuksesan tim dinilai dari berapa banyak kesalahan menyebut nama sendiri dan nama orang lain. Ball Tossing April 21. Setelah percobaan pertama. 25. Semua peserta outbound training akan melambungkan bola tersebut ke angkasa dengan menepuknya dari bawah ke atas. Tolok ukur sukses adalah berapa banyak balon yang dapat ditangkap dan tidak pecah dalam kurun waktu 10 menit. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching point : • • • • Fokus pada pekerjaan Sensitivitas terhadap orang lain Pelayanan prima Inovasi Perlengkapan : • • • Tiga buah bola plastik Stopwatch Pluit Cara permainan : Game ini termasuk dalam kategori fun game dan ice breaking. Selanjutnya peserta diminta untuk melempar sebuah bola kepeserta lain dengan menyebutkan namanya sendiri dan nama orang yang diberi bola. Kalau dihubungkan dengan dunia kerja dan kehidupan organisasi apa arti permainan tersebut. Tim diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat perencanaan strategik. hal yang sama dilakukan secara bergantian pada peserta lainnya. Debriefing : • • • • Apa yang merupakan teaching pointnya Faktor apa yang menentukan kecepatan kerja Hal-hal yang menjengkelkan di saat kegiatan dan bagaimana mengatasi kejengkelan tersebut. tim dipersilahkan untuk mencoba lagi dan diberi waktu untuk membuat perencanaan srategik lagi. Peserta diminta untuk membentuk lingkaran dengan wajah menghadap ketengah dan berhadapan dengan peserta lain.

Aturan Main : Fasilitator outbound memberikan instruksi : • • • • • Tipe Peserta tidak boleh berbicara satu sama lain. Cairan tidak boleh tumpah. Tidak boleh memasuki area radiasi. melatih kesabaran. Botol air mineral yang diberi tali. Alat bantu yang dapat digunakan hanya berupa tali-tali yang tersedia. komunikasi yang efektif terhadap rekan kerja . bila ada seorang peserta yang menginjak maka permainan harus diulang dari awal lagi. apabila tumpah permainan diulang dari awal. TOXIC WASTE April 21. Setiap botol dibeli tali minimal 10 buah botol air mineral ditaruh tegak di atas tanah dengan tutup terbuka : Strategic Game Target : team work dalam mencapai target. inovasi-kreativitas . mengetahui kekurangan dan kelebihan rekan kerja. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Permainan ini biasa dikenal dengan sebutan “masukkan air ke dalam botol” Alat yang dibutuhkan : Permainan : Tim harus memindahkan cairan beracun dari satu container (diwakili oleh botol) ke container yang lain. disiplin. Dianggap selesai bila tali-tali yang dipergunakan kembali keluar lingkaran.Jumlah bola jatuh Debriefing : • • Menanyakan pengalaman individu dari permainan Perilaku peserta yang mendukung dan menghambat kesuksesan tim 26.

com .27. dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Peralatan yang dibutuhkan : Tali rafiah yang dipotong sepanjang 80cm. Stopwatch Persiapan : Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta outbound untuk berpasangan dua-dua. dengan saling menyilang dengan pasangannya Permainan : Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya. Kemudian setiap orang mengikatkan tali rafiah dipergelangan tangannya. Masing-masing peserta outbound training mendapatkan satu buah. Saling pengertian Mau tau kunci dari permainan ini? sepertinya anda harus menghubungi manajemen outbound malang di marketing@outboundmalang. Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan Teaching point : • • • • Problem solving Melatih kesabaran’ Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. Aturan Main : • • Tidak boleh memotong tali. ALMOST INFINITE CIRCLE April 21.

Instruksi dan petunjuk permainan • • • • • • Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran. Dari 3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan jongkok/merunduk. di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU. Tupai dan Pemburu March 21. sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak mempunyai kelompok. dan diteruskan hingga beberapa kali Pada saat berpindah. Panjangnya disesuaikan dengan jumlah group yang bermain 2. lebih baik dengan jumlah kelipatan 3 plus 1. o Jika disebut kata PEMBURU. orang yang bercerita harus ikut segera mencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong. Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita. Kedua ujung tali harus diikat dengan kuat . Misalnya 13. berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan. Variasi Untuk lebih meriah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori ice breaking. 16. 22. o Namun jika yang disebut adalah BADAI. boleh jadi tupai atau pohon dan sebaliknya. maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain. secepatnya. Pendahuluan dan Persiapan Permainan dapat dilakukan di ruangan yang cukup besar atau pun di halaman. ANGIN.Pohon tetap diam di tempat. minta mereka untuk mencari kelompok / posisi yang ada di seberangnya pada saat melakukan perpindahan. Game Arung Jeram March 22. o Jika disebut kata ANGIN. seperti pada permainan “ular naga panjangnya”. mencari tupai yang lain. kemudian secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 3 orang. Peralatan yang dibutuhkan : 1. atau 31…dst. dan jenisnya fun games. Tali besar (berdiameter 4-5 cm/seukuran tali perahu/bisa juga menggunakan webbing. 29. dengan jumlah peserta tidak terbatas. maka yang berpindah adalah pohon. jadi berpindah ke kelompok lainnya.28. maka semua harus berpindah dan berganti peran. dan BADAI. tanpa boleh melepas pegangan tangannya. Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan pelaksanaan : Kerjasama team/regu Kekompakan regu Saling membantu antara yang kuat dan yang lemah Menetapkan strategi manajemen secara tepat dan bersama-sama Menempatkan diri dengan tepat saat bertindak /saat menjalankan tugas.

Bila dalam permainan berlangsung. Cara permainan : Tiap tim/regu terdiri dari 10-15 orang Setiap tim berdiri berbaris dan berpegangan pada pinggang orang yang ada didepannya Anggota yang paling depan bertindak sebagai kepala kalajengking. Alat yang dibutuhkan untuk permainan ini : • • • Tali. • Saat berdiri kedua kaki/lutut tidak boleh ditekuk (harus tetap lurus) • Setelah dapat berdiri bersamaan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : Kerjasama antar anggota maupun tim Mengatur strategi Kekompakan dalam satu team work Mengenali kekuatan/kemampuan team nya dan kemampuan team lawan. jumlah tali disesuaikan dengan jumlah peserta. Pemenang adalah yang lebih dahulu memegang ekor lawan. kemudian berusaha duduk bersamaan kembaliDiusahakan jangan ada peserta yang jatuh 30.5m-1m. Jika jarak semakin rapat. • Setiap anggota regu berusaha berdiri secara bersamaan. sedangkan yang paling belakang bertindak sebagai ekornya.Cara permainan : • • Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur (selonjor) ke dalam lingkaran Kedua tangan tiap anggota regu memegang tali. apabila ada tim yang pegangannya lepas. Panjang tali sekitar 3 meter Tongkat/bambu yang panjangnya sekitar 2-3 meter Aneka halang rintangan Cara permainan : . Scorpion March 22. Pegangan tidak boleh lepas selama permainan berlangsung Kepala kalajengking harus berusaha memegang ekor lawan. Stik Goyang March 23. maka semakin baik. jarak anggota regu 0. maka team tersebut dinyatakan kalah Ulangi 2-3 kali sampai benar-benar ada pemenangnya 31. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • Menjalin kerjasama dan toleransi antar anggota Belajar menerima dan siap kapan pun harus bisa memberi kesempatan kepada orang lain Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan.

semakin bagus Seluruh peserta berusaha mengatur gerak bola yang meluncur di dalam bambu. Instruksi dan petunjuk permainan • • • Setiap kelompok diminta membentuk barisan ke belakang seperti kereta. 2. dengan tangan memegang bahu atau pinggang kawan yang ada di depannya.• • • • • • Tiap anggota tim berhak memegang seutas tali. 32. 3. The Opposite March 23. Tim pemenang adalah yang mencapai finish lebih dahulu tanpa membuat tongkat jatuh Apabila tongkat jatuh maka harus mulai lagi dari start. boleh disebelah kiri Letakkan tongkat di tengah tarikan utas tali. Peserta dibagi dalam 3-4 kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. sehingga bisa mencapai tujuan Bagian terakhir adalah memasukkan bola kedalam ember plastik Saat bola meluncur tidak boleh tersentuh tangan/jari Bola bergerak hanya melalui satu jalur (bambu) Bila bola jatuh. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. 4. boleh diseblah kanan. . minta mereka memeluk rekan yang ada didepannya masing-masing. Jika memungkinkan. Kemudian kita beri aba-aba untuk mereka secara bersama-sama bergerak ke kiri atau ke kanan atau ke depan ke belakang sesuai instruksi. Cara permainan : • • • • • • • Tiap anggota regu memegang 1 buah bambu yang sudah dibelah Tetapkan jarak tempuh estafet (10-15 meter).Ball Estafet March 23. Semakin jauh jaraknya. Masing-masing orang 1 buah. Alat : • • Kerjasama team Pembagian tugas (manajemen) Mengatur diri dan waktu untuk bertindak dan memberikan kesempatan Mengatur strategi bermain bersama-sama Bola kecil. maka harus dimulai dari awal (start) 33. dimana tali dalam keadaan kondisi kencang Tim menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas. masing-masing regu satu buah Bambu/pipa plastik yang telah dibelah dua. sepanjang 50cm. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.

sedangkan peserta paling belakang bertugas menuang air ke dalam botol Gelas yang telah berisi air secara estafet diberikan kepada rekan dibelakangnya melalui kepala Lubang gelas hanya boleh ditutup oleh jari tangan saja Menggunakan batas waktu tertentu Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu adalah pemenangnya . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • • Kerjasama team Mengatur cara kerja yang efektif Pembagian tugas/menempatkan personel dengan tepat Kekompakan antar anggota team Peralatan yang dibutuhkan : • • • Ember berisi air Gelas plastik yang bagian bawahnya diberi lubang Sebuah botol plastik Cara permainan • • • • • • Peserta duduk dalam posisi berbanjar Peserta outbound paling depan bertugas mengambil air. Bagi kelompok yang salah atau ada anggota kelompoknya salah melakukan pergerakan maka kelompok tersebut harus gugur Target • Permainan terus dilanjutkan hingga didapat pemenang. Minta mereka untuk tidak bersuara (yang dapat dijadikan “alat bantu komando”) pada saat melakukan gerakan. kita dapat memberi instruksi dengan ditambahkan gerakan tangan atau kita melompat juga sambil memberi instruksi. Setelah beberapa kali mencoba ke arah yang sesuai dengan instruksi. maka kemudian mereka harus melakukan gerakan yang berlawanan dengan instruksi yang diberikan. Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. tanpa boleh barisannya putus atau rusak. Water Estafet March 23. 34. yaitu yang tidak pernah melakukan kesalahan Variasi • • Untuk mendistorsi. Larangan dan hukuman • • • Barisannya tidak boleh putus atau rusak.• • Peserta harus bergerak dengan cara melompat bersama.

Kerjasama antar anggota dan team 2. ikat pinggang. 6. Peserta melakukan permainan ini secara estafet. Piring 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. dll) 8. Peserta pertama membawa balon dari garis start menuju ke peserta kedua. 3. Bola harus selalu berada di dalam piring selama peserta berjalan 2. Melatih kecermatan dalam menggunakan strategi 2. Begitu seterusnya sampai finish Aturan : 1. 4. kemudian peserta kedua ke peserta ketiga. Kerjasama kelompok Alat yang harus disiapkan : 1. Menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki Aturan permainan/games outbound : 1. tali sepatu. Regu pemenang adalah yang membuat deretan yang terpanjang 36. kartu. Balon (ditiup sebelum permainan dimulai) Cara permainan/games : 1. badan. Tidak diperkenankan melepas baju 9. Peserta tiap-tiap kelompok outbound terdiri dari 8-10 orang Seluruh peserta sebaiknya menggunakan celana panjang Gunakan lokasi/tempat yang tidak becek Dilakukan serentak dan terdiri dari beberapa regu Tiap regu memiliki jumlah yang sama Tiap regu berusaha keras membuat timnya menjadi regu dengan deretan paling panjang Peserta boleh menggunakan apa saja yang saat itu dibawa sebagai penyambung (dompet. 7. Jadi anggota kelompok harus berjajar dengan jarak 10-15 m 3.35. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan/games : 1. Kereta Terpanjang March 24. Mengatur strategi dan kreativitas 3. 2. Kelompok yang menang adalah kelompok yang sampai ke garis finish . Piring Keseimbangan March 24. 5. Permainan ini dilakukan secara kelompok 2. Melatih kesabaran 3.

Instruktur dan fasilitator melemparkan bola dari balik penghalang. Permainan meteor garden dimainkan secara kelompok. Lemparan bola dilakukan dengan cepat dan tidak beraturan. . Meteor Garden March 24. Peserta tidak boleh keluar dari garis pembatas selama menangkap bola 2. 2. Kelompok yang paling banyak menangkap bola adalah pemenangnya.37. Setelah bola ditangkap. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. 3. Bola plastik sebanyak mungkin dengan berbagai ukuran Tali/ rafiah untuk daerah pembatas bagi peserta Dua kantong plastik besar untuk tempat bola Penghalang (kain) Cara permainan : 1. Meningkatkan kekompakan kelompok Kecermatan Kecepatan Bertindak cepat Bisa mengatur strategi Alat yang digunakan : 1. Bola yang tidak tertangkap tidak boleh diambil peserta 3. 3. agar peserta kesulitan menangkapnya 4. langsung dimasukkan kedalam kantong plastik yang telah disediakan Aturan : 1. Jumlah anggota kelompok antara 10-15 orang 2. 4. 5. 4. dan peserta harus dapat menangkap bola. 2. tetapi harus tetap berada di garis pembatas yang berbentuk persegi 3.

5. Meningkatkan kekompakan team 3. Team yang tangannya terlepas dinyatakan gagal (diskualifikasi) 6. 3. tangan kiri kepada teman si B. Tugas kelompok adalah harus mengurai tangan yang asalnya tak beraturan (kusut) menjadi terurai. Permainan dilakukan berkelompok dengan jumlah anggota kelompok 6-10 orang 2.38. Instruktur memerintahkan masing-masing kelompok untuk untuk membentuk lingkaran 3. Menara Manusia March 24. tanpa melepas tangan. 39. Melatih kerjasama team 2. 5. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan adalah : 1. Tim yang mampu mengurai paling cepat adalah pemenangnya. Mengatur strategi dalam menghadapi masalah Alat yang dibutuhkan : Tidak ada Cara permainan : 1. Jadi kedua tangan tidak boleh berpegangan kepada orang yang sama 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Melatih kerjasama tim Melatih kekompakan tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Menumbuhkan sikap rela berkorban demi kesuksesan bersama Mengembangkan strategi untuk tercapainya tujuan Cara permainan : . 2. 4.Mengurai Benang Kusut March 24. Kemudian semua peserta harus bergandengan tangan dengan cara : tangan kanan kepada teman si A.

” Peserta pelatihan yang sesuai dengan kriteria itu menghitung orang di samping kanan sampai orang kelima.” Tentu saja. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok Tugas kelompok adalah membuat menara manusia setinggi-tingginya Peserta dibebaskan membuat strategi apapun untuk membuat menara tersebut Peserta tidak diperkenankan menggunakan alat bantu apapun Waktu permainan dibatasi 10-20 menit Kelompok dengan menara tertinggi adalah pemenangnya 40. Tentu saja masih ada orang yang menempati kursi itu. Anda mulai aktifitas ini dengan mengatakan: “Setiap orang yang me-makai sepatu berwarna coklat pindah 5 kali ke samping kanan. maka perintahnya begini:”Setiap orang yang jadi guru Sekolah Minggu. Namun Anda tidak perlu campur tangan. lalu bertanya kepada peserta lain. Akibatnya mereka akan berebutan memberi perintah. Permainan ini dikutip dari serial “Permainan Asyik”. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. penerbit Andi dan penerbit Metanoia. Bermain strategi 3. Setelah itu ia menghampiri kursi itu. dan setiap peserta mempunyai posisi sendirisendiri dengan diberi tanda sepatu atau kertas tebal 3. 5. Biarkan mereka yang mengatur diri mereka sendiri. 6. 4. Permainan ini dilakukan dalam kelompok besar 2. Melatih kejujuran Alat : Sepatu atau kertas tebal sebagai tanda Cara permainan : 1. “apakah kamu mencintaiku?” Para peserta lain bebas menjawab “ya” atau “tidak . 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini cocok dimainkan di dalam ruangan sebagai game pemecah kebekuan (ice breaking). Caranya dengan memberi perintah sesuai dengan kriteria orang tersebut. Seorang peserta sebagai relawan berada di tengah. Do You Love Me? March 25. kadangkala ada lebih dari satu orang yang sesuai dengan kriteria itu. Melatih menemukan kesamaan 2. Acara menjadi sedikit kacau. Karena itu dia harus menyuruh penghuninya pergi. Cara permaiannya adalah sebagai berikut : Semua peserta diminta duduk melingkar. Seluruh peserta membentuk satu lingkaran besar. 41. 3. Pindah Kursi March 24.1. Di sinilah serunya aktifitas ini. pindah ke samping kiri 3 kali. Misalnya dia adalah guru sekolah minggu.

Kelompok yang berhasil membunuh jenderal lawan adalah pemenangnya. . 8. Peserta outbound diperkenankan mengatur strategi sendiri untuk melumpuhkan lawan 6. 7. Kedua kelompok besar tersebut kemudian diperintahkan untuk menunjuk seorang jenderal. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Kejujuran peserta Kekompakan peserta Keberanian peserta Kemampuan peserta outbound dalam mengatur strategi Ketahanan peserta dalam menghadapi situasi yang tertekan Game ini tergolong dalam kategori middle impact. Apabila mengatakan “ya”. 6. Apabila peserta yang ditanya menjawab “tidak”. masing-masing peserta mendapat 10 peluru. 3. Game ini sangat bagus bila dimainkan malam hari. maka ia harus memberi alasan. 5. sebagai pimpinan perang. Misalnya “ karena saya mencintai orang yang memakai sepatu hitam”. Peserta yang terkena peluru air. 4. maka seluruh peserta harus pindah tempat dari posisi awal keposisi yang lain. Kemudian kedua kelompok dipisahkan dengan jarak minimal 100 m. ketahanan dan keberanian dalam memainkan games ini. Dalam berebut posisi. Masing-masing peserta outbound dibekali peluru/amunisi berupa air yang dibungkus dalam plastik gula (plastik kiloan). peserta tidak boleh merebut peserta lain yang telah mendapatkan posisi 42. 8. Maka seluruh peserta yang memakai sepatu hitam harus mencari posisi (tempat) lain dengan cara berpindah tempat. Peserta yang tidak mengenakan sepatu warna hitam tetap pada posisinya. Peserta yang tidak mendapatkan posisi dalam lingkaran. Peserta outbound training dibagi dalam dua kelompok besar. Dibutuhkan kekuatan fisik. 2. Dan relawan tersebut juga berusaha merebut barisan. Paling cocok apabila dimainkan di Malam hari dengan area hutan yang agak luas Cara Permainan : 1. Water War March 25. dianggap mati dan harus keluar dari permainan 7. menggantikan relawan tersebut. Relawan tersebut berusaha merebut posisi dalam barisan 5. Peserta harus jujur apabila menemukan kesamaan dalam dirinya 9.4.

dapat juga digunakan sedotan yang berbeda-beda warna diantara kelompokkelompok yang ada. Target peserta pelatihan Pemenangnya adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. Alat yang dibutuhkan: • 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang . Variasi • • Sebagai variasi. Cocok digunakan untuk pelatihan indoor maupun dalam kegiatan outdoor training Alat yang diperlukan hanyalan 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. Cara permainan • • Berbekal sedotan yang ada. tergantung jumlah sedotan yang akan diberikan kepada kelompok. Bangun Kastil March 25. bisa 15-30 menit. untuk membuat bangunannya lebih indah. Biasanya dinamika dalam interkasi antar kelompok menjadi lebih menarik. Komunikasi dan insiatif juga dapat diamati dalam games ini. dan mereka diijinkan untuk saling barter. Fasilitator mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal-hal penting untuk didiskusikan dalam debrief.43. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat juga dijadikan alat “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games ini diperlukan perencanaan dan strategi serta paembagian tugas. Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator. Yang tidak boleh dilakukan adalah : Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain.

masing-masing kelompok 10 buah Tongkat bambu berukuran 3m. 6. Kelompok yang berhasil memindahkan ring tercepar adalah pemenangnya. Tugas kelompok adalah memindahkan ring dari satu bambu ke bambu yang lain tanpa menyentuh tali. masing-masing kelompok dua buah Tali rafiah/tambang plastik kecil Cara permainan : 1. Peralatan yang dibutuhkan : Ring berdiameter 15-20 cm. Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Kesabaran Kepedulian terhadap sesama . untuk masing-masing kelompok 2. Ujung atas bambu diikat dengan tali rafiah/tambang plastik. Dibutuhkan kekuatan. Ring yang dipindahkan tidak boleh sekaligus. artinya kelompok harus memindahkan satu demi satu ring tersebut sampai habis 7. 4. dan kecepatan untuk memainkan games ring berpindah. Teaching point : Kekompakan team Team work/kerjasama yang bagus. kecerdasan. Ring Berpindah March 28. 3.44. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game outbound ini termasuk dalam kategori middle games. dihubungkan dengan bambu pasangannya. Instruktur memerintahkan peserta outbound training untuk berdiri di masing-masing bambu yang telah disediakan 5. 8. 2 buah Bambu 3 meter didirikan dengan jarak kurang lebih 10 meter. Kelompok outbound diberi waktu 10 menit untuk berdiskusi menentukan cara terbaik untuk memindahkan ring tersebut. 10 buah ring dimasukkan kedalam bambu.

Peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak boleh minta kepada peserta lain. 5. Pada akhirnya pasti terdapat 1 peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk. kolam. Peserta tidak boleh bergerak mendahului aba-aba 8. Seluruh anggota kelompok bertugas memegang pipa. jarak kursi dengan peserta 6-10 meter 3. Maka peserta tersebut harus mundur dari permainan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : Mengatur strategi Kerjasama/team work Membangun kekompakan team (team building) Alat yang dibutuhkan : Pipa air minimal ukuran 1 dim dengan panjang 1 meter. (masing-masing peserta mendapatkan satu buah) Ember kecil Ember besar Lokasi permainan harus dekat dengan sumber air (laut. danau. Peserta tidak boleh mendorong peserta lain dengan keras sampai menimbulkan luka fisik 7. sungai. Mengatur strategi 3. Begitu seterusnya sampai tinggal 1 kursi dan 2 peserta 6. Pipa Air March 28. Berpikir dan bergerak cepat 2. Setelah aba-aba (peluit atau yang lainnya). Permainan ini dilakukan berkelompok. yang jumlah kurang dari peserta outbound dalam satu kelompok Cara Permainan : 1. . Melatih konsentrasi Alat : Kursi. Masing-masing peserta outbound dibuat berkelompok dengan anggota kelompok sekitar 8-10 orang 2. dll) Cara permainan/pelaksanaan: 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan games outbound ini : 1.45. This Is My Chair March 28. kolam renang. Peserta membentuk lingkaran dan ditengah-tengahnya diletakkan 9 kursi. 46. kecuali satu orang yang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. peserta dengan berebut berusaha untuk duduk pada kursi yang telah disediakan. dengan jumlah kelompok sebaiknya 10 orang 2. untuk 9 peserta. Selanjutnya kursi dikurangi satu. 4.

permainan dapat dilakukan yang kedua kali dengan seluruh peserta matanya tertutup.3. Melatih peserta outbound training untuk cepat dalam bertindak 2. Peserta yang tidak mendapatkan kelompok harus keluar dari permainan untuk mendapatkan hukuman ala outbound. Sangat cocok sebagai ice breaking (game untuk memecah kebekuan peserta outbound). 4. Peserta outbound harus berusaha mengalirkan air dengan menggunakan pipa yang diletakkan di atas pundak. 47. Cara permainan : 1. Instruktur outbound memberikan aturan permainan dalam keadaan peserta posisi lingkaran besar. Melatih peserta outbound training untuk memiliki komunikasi yang efektif 48. Fun dan penuh dengan keceriaan. Peserta yang paling depan bertugas menuangkan air ke dalam ember Peraturan : Permainan ini hanya diberikan waktu maksimal 5 menit. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori fun games. Kelompok dengan air terbanyak adalah pemenangnya. Untuk membuat game lebih menarik. 3. 5. Peserta yang lain sambungmenyambung berusaha mengalirkan air ke peserta di depannya tanpa menumpahkan ait di tengah jalan 5. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. Ball Train March 28. 3. 4. 1. sedangkan 5 orang berada di luar lingkaran 4. 2 orang berada di dalam lingkaran. Melatih konsentrasi peserta outbound training Termasuk dalam kategori Low Impact Melatih team work yang solid dalam team Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Alat yang dibutuhkan . Peserta yang paling belakang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. 2. Bila instruktur berkata “2” dan “5’. kecuali yang bertugas menuang dan mengambil air. 2. Games ini dapat digunakan untuk mencari kelompok secara acak Tujuan permainan : 1. Mutiara Dalam Kerang March 28. artinya seluruh peserta membentuk kelompok. 6. sedangkan 3 orang berada di luar lingkaran. Bila instruktur berkata “5” dan “3” artinya seluruh peserta membentuk kelompok dengan 5 orang berada di dalam lingkaran. Pertama-tama peserta outbound dibuat dalam suatu lingkaran besar.

bola tidak boleh jatuh. 5. masing-masing kelompok 4 buah yang dipotong berdiameter 3 cm dan panjangnya 80 cm Cara permainan : 1. kardus mie instant. 4. 5. Pada saat berjalan. Antara peserta yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh bola plastik yang ditempelkan di punggung peserta yang di depan dan diperut peserta yang dibelakangnya. 3. Gunting Kantong plastik TELOR Tali rafiah Kardus mie instant Bambu.5 m dari tanah 3. Peserta outbound berjalan menuju garis finish yang telah ditentukan oleh instruktur outbound (jaraknya kurang lebih 30 m dari start) 5. Membangun kekompakan tim Problem solving’ Melatih daya fikir peserta outbound Belajar memimpin dan belajar dipimpin Cepat mengambil keputusan yang sulit Alat dan bahan yang diperlukan : 1.1. CATATAN : Telur harus MENYENTUH TANAH 6. Peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi selama 5 menit sebelum membuat bangunan 7. 2. 3. Seluruh kelompok outbound masing-masing mendapatkan gunting. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Bola plastik (sejumlah peserta). 3. 7. Peserta tidak boleh menyentuh bola dengan tangannya 6. 4. 5. Namanya jadi Ballon Train. Waktu membuat bangunan dibatasi maksimal 10 menit. asalkan ketika telur digunting dan jatuh di bangunan/semacam penadah tersebut. . bagi yang ingin berhemat bola nya bisa diganti dengan Ballon. Kelompok yang sampai garis finish terlebih dahulu adalah pemenangnya 49. Telur Sakti March 28. Telur digantung dengan ketinggian kurang lebih 1. Apabila jatuh. dengan jumlah kelompok sebaiknya antara 10-12 orang 2. Goal dari games ini adalah peserta menjatuhkan telur hingga menyentuh tanah tanpa membuat telur tersebut pecah. kantong plastik. Peserta outbound diminta untuk membuat suatu bangunan bebas. 4. 6. 4. Peserta yang telurnya tidak pecah adalah pemenangnya 8. Permainan dilakukan berkelompok. bambu 4 buah. Cara permainan : 1. telur itu tidak pecah. 2. 2. harus kembali lagi dari start. Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta untuk berbaris berbanjar 1 di masing-masing kelompoknya.

Pencil diikat dengan tali. My Pencil March 28. 4. dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang 2. Find Your Family March 05. masing-masing peserta mendapat satu buah tali. Alat : 1. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. seluruh peserta berusaha memasukkan pencil ke dalam botol.50. 4. Tali diikatkan pada pinggang peserta. 7. Pensil Botol Tali Penutup mata Melatih kekompakan Melatih kesabaran Kerjasama tim (team work) Melatih konsentrasi dalam dunia kerja Cara permainan : 1. Tujuan permainannya adalah : Melatih konsentrasi Melatih kekompakan Melatih kesabaran Melatih indra pendengar Melatih daya ingat Alat yang digunakan : Penutup mata (slayer atau yang lainnya) Tali rafiah untuk pembatas . Sangat cocok untuk dipakai ice breaking dan untuk mencari kelompok secara acak. Seluruh peserta berdiri membelakangi botol. 2. Dengan arahan peserta outbound yang tidak ditutup matanya. Seluruh peserta matanya ditutup dengan kain penutup kecuali satu peserta. 3. 6. Kelompok yang berhasil memasukkan pencil terlebih dahulu adalah pemenangnya 51. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games outbound ini termasuk kategori fun game. Peserta harus konsentrasi mengikuti petunjuk. Peserta tidak boleh memegang tali. 2. 5. 3. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. 4.

maka harus dikembalikan ke tempat semula 8. Peserta tidak boleh keluar arena 9. Carabineer 3.Cara permainan games 1. dll 4. 7.Get Our Dream March 05. Semua peserta outbound diberi secarik kertas yang bertuliskan suara binatang. Semua peserta outbound berada dalam area 3. Mampu belajar dari pengalaman yang salah Alat : 1. Peserta diberi carabineer 4. Kerta bertuliskan impian peserta Cara permainan : 1. Peserta tidak bersuara selain suara yang telah ditentukan 52. tergantung kondisi lapangan 2. Apabila peserta menemukan impian temannya. Setelah peserta menemukan impian mereka sendiri. CIT. Masing-masing suara binatang maksimal 10 buah kertas (tergantung jumlah kelompok yang akan dibentuk) 5. Tali diikatkan pada pohon-pohon 2. Kerta bertuliskan impian ditempatkan pada pohon dengan posisi kertas terbalik. Peserta harus tetap berjalan mencari kertas yang bertuliskan impian mereka sendiri. peserta harus kembali ke posisi start dengan cara yang sama . Melatih sikap pantang menyerah dalam menggapai impian 2. GUK. PETOK. Pada saat peserta berpindah dari tali yang satu ke yang lain. mereka terlebih dahulu harus mengaitkan carabineer dengan tali tersebut. Permainan ini diumpamakan peserta dalam posisi menggantung pada tali dengan kaki tidak menyentuh tanah. sehingga mereka harus menggunakan carabineer untuk tetap bisa menggantung 5. sehingga tulisan tidak terlihat 3. misal : MEONG. 6. arena diberi garis pembatas dulu. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Waktu pencarian dibatasi 8. Semua peserta outbound diminta menutup matanya dengan slayer 6. Tali plastik kecil 2. Sebelum permainan dimulai. Peserta outbound harus mencari keluarganya dengan cara menyuarakan suara yang telah dibaca mereka sebelumnya 7.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Two line bridge atau jembatan dua tali termasuk dalam kategori high impact. Lintasan sebaiknya berjarak kurang lebih 20-30 meter dengan ketinggian 6 meter dari tanah.Peralatan high rope seperti : Carmantel. Peralatan yang digunakan : . jadi harus dilakukan oleh yang ahli dan perpengalaman. Kalau sudah siap. dll Sebelum permainan.53. Perhatian : Games ini berbahaya. 3. 54. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching Point : 1. 4. Changing name March 06. webbing. 2. Jangan mencobacoba untuk melakukan experiment kalau belum berpengalaman. Two Line Bridge March 05. Game high rope ini memberikan tantangan baru kepada peserta outbound training agar mereka lebih berani dalam mengambil keputusan. maka peserta dipersilahkan satu persatu untuk menyeberanginya. carabiner. Peralatan yang dibutuhkan : . helm. Melayani pelanggan (customer) dengan baik Menghilangkan struktur hirarki dalam organisasi Melatih konsentrasi kerja Cara baik untuk mengakrabkan peserta outbound dengan saling menyebutkan nama. tim outbound training harus memasang dahulu lintasan yang akan dilalui peserta untuk melakukan two line bridge. harness.

Menjadi 2 atau 3 bola. Peserta kedua mulai melakukan proses yang sama. terus naik ke paha. menuju ke bawah (rok atau celana) kiri. 3. 55. Bola/yang lainnya dipakai untuk melempar Cara permainan : Permainan ini sangat bagus dipakai untuk ice breaking (game awal/game pemecah kebekuan) dalam suatu pelatihan atau kegiatan outbound. Kelompok outbound yang paling pertama menyelesaikan games ini adalah pemenangnya. Untuk beberapa menit pertama. 5. kemudian ke lengan kanan.1. Menyeberang ke kaki kanan. Bisa dimainkan indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (diluar ruangan). Cara permainan (games) 1. Dalam tubuh. Tujuan permainan : 1. dapat terwujud bila ada dorongan dan pendapat kolektif yang serempak dan kompetitif 3. bahkan kalau bisa sebelum peserta sempat memperkenalkan dirinya kepada yang lain. Menunjukkan bahwa sesuatu yyyannng tadinya dianggap tidak mungkin. misalnya dengan meminta maaf. Setelah semua peserta memperkenalkan diri. Begitu seterusnya. mungkin anda akan banyak mengenakan sangsi tersebut. mereka kita minta untuk memperkenalkan diri. hingga peserta terakhir. Peserta diminta instruktur untuk berbaris menyamping di masing-masing kelompok 2. Masingmasing kelompok diberikan spidol yang diikat dengan tali rafiah yang cukup panjang. Peserta diminta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. Dimainkan pada awal pelatihan. Agar lebih menarik permainan dilanjutkan dengan menambah jumlah bolanya. Makin sedikit. peserta mulai memasukkan spidol yang diikat rafiah ke dalam bajunya. peserta diminta untuk saling melempar bola dan saling menangkap bola dengan menyebut nama dan orang yang akan dituju untuk menangkap bola yang akan dilempar. 4. Selamat mencoba…………………. . Menjahit Manusia March 12. Kesuksesan tim diukur dari berapa banyak kesalahan yang dibuat. Dengan cara : dari lengan baju sebelah kiri peserta pertama. yang jumlahnya masing-masing tim antara 7-10 orang. Mereka yang salah menyebutkan nama diri sendiri atau orang yang akan dituju dikenakan sangsi tertentu. Atas perintah instruktur outbound. Kalau peserta belum saling mengenal. makin sukses tim tersebut. ke pundak. Ke tubuh terus keluar melalui pundak sebelah kanan. Peserta pelatihan outbound di bagi dalam beberapa tim. Kekompakan team/tim 2. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor).

Hari ini istrinya merayakan hari ualng tahunnya yang ke 53. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) training Seluruh peserta pelatihan diberikan sebuah kuis berupa pertanyaan yang berbentuk riddle (sekali dibacakan dan tidak bisa diulangi lagi). Melatih konsentrasi Melatih IQ Cara permainan : Instruktur/fasilitator menyiapkan 5 buah pertanyaan dalam bentuk riddle. Tujuan permainan : Menunjukkan pengaruh persepsi oleh pemikiran umum mengakibatkan pemikiran negatif atau bias dari kenyataan sebenarnya. Si anak pingsan dan luka hingga berdarah di pelipisnya. Seorang tamu yang baru datang di penginapan. Riddle July 13. Sepasang mempelai yang sudah 35 tahun menikah tampak bahagia ketika di poto bersama. Tiba-tiba ditikungan ada sapi menyeberang dan ia tidak bisa mengendalikan mobil sehingga bagian sebelah kiri mobil menabrak pohon. Ia menjumpai tiga buah benda untuk membantu mebuat api : kertas agak sedikit basah pinggirnya. berapa jam ia istirahat? 4. Seorang ayah sedang jalan-jalan naik mobil dengan anaknya yang masih berusia 5 tahun. langsung menuju instalasi gawat darurat. Kelima pertanyaan itu adalah : 1. Mana yang akan dinyalakan terlebih dahulu?? 2. . karena tidak ada lampu disana. Ketika jam berdering dan membangunkkannya. Ketika memasuki sebuah gudang tua di bawah tanah. anakku!” mengapa dokter itu berkata demikian??? 3. Masing-masing soal hanya butuh waktu 20 detik untuk menjawab. Siapa yang lebih sering berulang tahun?? Seorang pria atau wanita?? 5. kayu tipis kering. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. semua peserta harus konsentrasi penuh agar bisa menjawab pertanyaan tersebut. Bagaimana agar bisa cepat selesai Apakah diperlukan figur pemimpin dalam permainan ini? Apa hubungan persepsi dengan permainan ini? 56. Dll…… pertanyaan berbentuk riddle bisa anda kreasikan sendiri. dan secarik kain yang kering. Tiba-tiba dokter langsung berteriak keras “ Oh.Diskusi : Apa yang muncul dibenak peserta ketika mendengar nama permainan menjahit manusia? Dimana letak hikmah dari permainan ini. Tidak ada pilihan.00. Seorang ibu hanya membawa korek api untuk membuat penerangan. Sampai disana ada seorang dokter dan suster yang membantu membopong anak kecil itu. dipinggir kota pada jam 18. peserta yang dapat menjawab pertanyaan paling banyak dengan benar adalah pemenangnya. ketika dikamar melihat jam weker manual yang sudah lama.00 pagi. Ia ingin sekali dibangunkan jam 07.

Ballon Tali tambang plastik Paku besar Tali rafiah Tongkat bambu kurang lebih 1. 3.Mau tahu jawaban dari keempat pertanyaan di atas? . 2. Ballon ditiup hingga besar. 5. 4. 6. kecuali ketua kelompoknya. Dan games dimulai kembali 7. seluruh anggota kelompok ditutup matanya. silahkan request kuncinya ke manajemen kami di 57. Masing-masing kelompok antara 8-10 orang 3. 4. Peralatan yang dibutuhkan : 1. 2. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori low games. Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok. Tongkat bambu di set sedemikian rupa sehingga masing-masing anggota kelompok kebagian satu buah tali untuk dipegang.5 m Penutup mata Cara permainan : 1. Wah sepertinya anda harus memikirkan dulu. kalau tidak bisa menjawab. Tusuk Ballon March 13. Selamat mencoba Teaching point : 1. Digantung dengan tali rafiah kurang lebih setinggi 1. 4. 5. Apabila sudah berhasil. Kekompakan team/tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Melatih kesabaran. kompetisi . Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk menusuk balon secara bersamaan dengan waktu tertentu 6.5 m. 3. agar games menjadi lebih menarik. Paku besar diikatkan di ujung tongkat bambu. 2.

Alat yang dibutuhkan : Balon sejumlah peserta pelatihan outbound Cara melakukan permainan : Peserta diberikan balon. . Nah. Sebagai awalan dalam melakukan kegiatan outbound dan juga berfungsi untuk pemanasan. dan seterusnya. Kemudian peserta diminta meniup balon tersebut sampai pecah. instruktur outbound memberi motivasi : bahwa kita harus bisa berubah… bahwa tidak ada perubahan yang tidak memerlukan pengorbanan. Kira-kira bagaimana menurut anda reaksi peserta? Pasti akan bermacam-macam reaksinya Sambil meniup balon. masing-masing satu buah.58... Anda pernah meniup balon sampai pecah? Kalau menjawab pertanyaan ini jawabannya bisa beragam Nah. Sangat cocok digunakan untuk ice breaking atau pemecah kebekuan. Tiup Balon July 14. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Anda Pernah meniup ballon? Saya yakin jawabannya adalah ya. game outbound berikut ini hanyalah permainan sederhana. Yaitu meniup balon sampai pecah.

6. Melatih kesabaran 2. 3. Peserta outbound secara berkelompok diminta untuk memegang satu buah tali yang diikatkan pada mini labirin. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori middle games. 5. Triplek digunakan sebagai alas untuk membuat labirin mini.. Kelereng digunakan sebagai alat yang harus dikeluarkan peserta di lubang tertentu pada mini labirin 3. Mini Labirin March 14. Bisa dimainkan di dalam maupun diluar ruangan (indoor maupun outdoor) Peralatan yang dibutuhkan : 1. Teaching point : 1. 2. 8. Selamat mencoba …. kecuali ketua kelompoknya. Melatih kekompakan tim 3. Tambang plastik Kelereng Triplek diameter 1×1 meter Gabus Tutup mata/slayer Cara permainan : 1. Peserta yang paling cepat mengeluarkan kelereng adalah pemenangnya 7. 4. Kemudian secara bersama-sama berusaha mengeluarkan kelereng ke lubang tertentu di dalam labirin tersebut.59. 5. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain . Tambang plastik dipakai sebagai alat untuk memegang mini labirin tersebut 4. Gabus dipotong-potong sedemikian rupa untuk membuat sekat-sekat sebagai labirin nya 2. Permainan/games dilanjutkan dengan seluruh peserta ditutup matanya.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Namanya juga caterpillar (ulet bulu). Why? Pelajaran apa yang didapat? 61. Tali (untuk mengikat balon) Cara Permainan : 1.60. 2. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk berbaris dikelompoknya masing-masing dengan posisi duduk. yaitu memecahkan balon peserta lain sebanyak mungkin tanpa membuat balon yang ada dikakinya pecah 5. Setelah permainan usai. Permainan dimulai ketika ada aba-aba dari instruktur 6. Balon yang sudah ditiup kemudian diikatkan dengan tali dan diikatkan dengan salah satu kaki peserta (kanan atau kiri) 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : • • Memberikan kesegaran kepada peserta dalam meluapkan emosi Melatih kecepatan dalam bertindak Alat yang digunakan : 1. mereka dengar dan mereka lihat selama kegiatan tadi. 8. Bagaimana cara memainkannya? Baik kita mulai. dimana kedua kaki peserta diletakkan di paha temannya yang berada di depannya. 2. Bagilah peserta outbound training dalam beberapa kelompok (sebaiknya satu kelompok terdiri dari 7-12 orang). Instruktur menjelaskan kepada peserta tujuan permainannya. Termasuk dalam kategori middle game. Game ini ada juga yang menyebutnya game kaki seribu. Tentunya peserta yang berada didepan tetap menyentuh tanah kakinya. sehingga kaki seluruh peserta outbound tidak ada yang menyentuh tanah. Dalam permainan ini kita akan membuat sesuatu yang mirip ulet bulu. Perang Balon April 19. Penuh fun dan keceriaan di dalamnya. 4. Caterpillar Race April 19. Tentukan garis start dan garis finishnya terlebih dahulu. Balon (1 peserta 1 buah) 2. apa yang mereka rasa. ajaklah peserta untuk berdialog. Instruktur memerintahkan peserta untuk meniup balon masing-masing 3. Tugas kelompok adalah berjalan dengan menggunakan tangan sampai ke garis finish. 1. 3. . Peserta terakhir yang balonnya tidak pecah adalah pemenangnya. Bagikan satu buah balon dan seutas tali (kurang lebih 60cm) kepada masing-masing peserta outbound. harus meninggalkan lokasi permainan dan tidak boleh menginjak balon temannya lagi 7. Bagi peserta yang balonnya meletus.

Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. 2. helm dilepaskan dan dipakai kan ke peserta kedua Peserta kedua berlari menuju peralatan. Helm Jaket/rompi Sarung Kaos kaki Sepatu Bagaimana cara memainkan game ini? Sederhana saja kok. 11. Peserta ketiga berlari menuju peralatan. Setiap tim mendapat perlengkapan seperti tersebut di atas. 5. Tujuan dari permainan ini adalah : 1. 9. Bisa menempatkan seseorang pada posisi yang tepat. 4. 5. Pada saat berjalan. Tentukan dulu garis start dan garis finish nya Masing-masing tim berada di garis start. Melatih kecepatan dalam berfikir Melatih kekompakan tim Cepat bertindak Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Apa sih peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini? 1. 3. Apabila peserta kelompok lebih dari 5 orang. Masing-masing kelompok berlomba sampai garis finish. 5. Mengatur strategi kelompok. ikat pinggang. kemudian memakai sarung. segera berlari menuju garis start.5. 3. gelang. Setelah peserta pertama tiba di garis start. 2. maka peserta pertama segera berlari mengambil helm dan memakainya. 4. 8. berlari menuju garis start dan memakaikannya ke peserta berikutnya. seperti celana. kemudian memakai rompi/jaket Peserta kedua berlari menuju start. Mula-mula peserta outbound dibagi menjadi beberapa tim. Begitu seterusnya sampai peserta terakhir memakai semua perlengkapan yang ada. 7. perlengkapan bisa ditambah. 6. 3. Apa manfaat dari permainan ini? 1. 2. 10. Semua perlengkapan tadi di taruh di garis yang lain (jaraknya sekitar 15 meter) Instruktur outbound bertugas memberikan aba-aba Begitu terdengar aba-aba. 1. Yang paling cepat adalah pemenangnya. 7. Fashion Show March 20. kemudian melepas helm dan rompi. Fun dan penuh keceriaan. SELAMAT MENCOBA… 62. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Termasuk dalam kategori low game. 6. dll . 2. Segera setelah sarung terpakai. Melatih kekompakan tim. 4. anggota kelompok tidak boleh terputus. 3. 4. Setelah helm dipakai. Kedua peralatan tadi dipakaikan ke peserta ketiga.

kemudian di injak salah satu bagian. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game roda manusia termasuk dalam kategori middle game. Cara Permainan : 1. Kelompok tercepat adalah pemenangnya. sedangkan bagian lainnya dipegang menggunakan tangan. . 5. dengan masing-masing kelompok berjumlah sekitar 8-10 orang 2. Yaitu terpal dengan lebar 1 meter dipotong memanjang (terpal bisa diganti dengan bahan lain asal bahan tersebut kuat dan tidak mudah robek. Mengatur strategi team Alat yang dibutuhkan : Peralatan yang dibutuhkan adalah anda harus membuat Ban Luar dulu. Peserta harus memakai serapi mungkin 14. kemudian dijahit ujungnya sehingga berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 2 meter. Peserta mengambil peralatan harus sesuai dengan urutan yang telah ditentukan oleh instruktur 13. Tim yang sampai lebih dulu ke garis finish adalah pemenangnya. fun dan memerlukan team work yang cerdas. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok. 15. Tujuan : Tujuan dari game ini adalah untuk melatih team work Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Mengetahui kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Kemudian instruktur outbound memerintahkan untuk mulai kegiatan menuju garis finish yang telah ditentukan. Selamat mencoba 63. 4.12. Permainan sederhana. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk dalam lingkaran dengan cara terpal (roda luar) didirikan dan dikembangkan. 3. Instruktur outbound menentukan dulu garis start dan garis finish nya. Roda Manusia March 26.

Mau tahu kuncinya bagaimana supaya sedotan bisa tembus kentang. Teaching point : 1. Sangat cocok untuk pemanasan maupun pengisi waktu sela dalam kegiatan outbound training maupun dalam kegiatan pelatihan lainnya.6. Alat yang digunakan : 1. sehingga sedotannya bisa keluar dari sisi yang satu ke sisi yang lain. Berilah seluruh peserta outbound training masing-masing satu buah kentang dan satu buah sedotan. Sedotan 2. dan akan jauh lebih banyak lagi yang tidak berhasil. Kentang Cara permainan : Sederhana saja. Pengaturan strategi. Sedotan dan Kentang March 27. Ada yang berhasil. Tentunya akan banyak reaksi macam-macam dari peserta outbound. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game berikut ini sangat cocok untuk kegiatan ice breaking. baik untuk pelatihan indoor maupun outdoor. semoga sukses 64. tim tersebut harus mulai kembali dari garis start. 7. Kegiatan kita kali ini adalah membuat sedotan tembus terhadap kentang. Instruktur outbound memberi pengarahan mengenai game kali ini. tanpa membuat sedotan tersebut patah atau tidak bengkok? Tampaknya anda harus menghubungi kami di “executive Adventure” outbound malang SUKSES SELALU BUAT ANDA . Selamat mencoba. Melatih kecepatan peserta outbound training untuk cepat bertindak dan tidak ragu-ragu 2. Apabila ada peserta yang terjatuh dan keluar dari roda.

7. Blind Train April 18. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Mulut tidak boleh berbicara sama sekali. Peserta outbound training di bagi dalam beberapa kelompok tim. Mengatur strategi Kerja yang efektif Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Percaya kepada pemimpin Ketepatan Melatih kesabaran Alat dan bahan : . 5.65. 4. 3. 5. Menepuk dua-duanya untuk jalan lurus. Impossible Castle April 18. Seluruh masinis kembali kekelompoknya masing-masing. Kelompok pertama yang sampai di garis finish adalah pemenangnya. 2. Cara berjalan adalah. 3. 2. 3. Melatih kekompakan team/tim Melatih kepercayaan kepada pemimpin Pengaturan strategi Menempatkan orang di tempat yang tepat Cara permainan : 1. Instruktur outbound mengumpulkan “masinis” kemudian diberi briefing cara permainan dan diberitahu garis finishnya. 4. Peserta yang paling belakang bertindak sebagai masinis. 9. 8. Tiap-tiap kelompok berjumlah antara 8-10 orang Instruktur outbound menentukan garis finish terlebih dahulu Seluruh peserta outbound membuat barisan satu banjar kebelakang Seluruh mata peserta outbound ditutup oleh penutup mata/slayer. Menepuk bahu kiri untuk belok ke kiri. 10. 6. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. dengan cara menepuk bahu kanan untuk belok ke kanan. 4. berdiri diposisi paling belakang barisan. 66. 6.

Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start sejumlah regu yang bertanding. 5. Instruktur outbound menentukan titika start dan titik finish nya terlebih dahulu (jaraknya sebaiknya antara 5 sampai 10 meter). 3.12) 2. 3. Masing-masing anggota kelompok berpasang-pasangan. . 5. Kerjasama tim Kekompakan Melatih kehati-hatian Melatih kesabaran’ Mengatur strategi tim Membangun jiwa kompetisi Alat yang digunakan : 1. 8. Kaleng. 9. Kelompok yang paling cepat mendirikan bangunan adalah pemenangnya. 67. Tongkat pramuka sejumlah peserta. Masing-masing peserta outbound mendapatkan satu buah tongkat pramuka 3. Instruktur outbound memberi aba-aba mulai. Lifting Water April 19. Permainan dilakukan secara beregu/berkelompok dengan jumlah masing-masing kelompok sekitar 810 orang 2. Tali pramuka (2 meter) sebanyak separuh dari jumlah peserta Kaleng susu Bola Kotak susu/balok kayu berukuran 20 cm Bambu bulat panjang 30 cm. Kotak susu. Seluruh peserta outbound mulai mengangkat air menuju titik finish. 6. 5. 4. 2. Peserta outbound tidak boleh memegang bahan tersebut dengan tangan. 2. 3. Masing-masing pasangan diberi seutas tali pramuka dan dipegang masing-masing ujungnya. 4. Selamat mecoba…. 4. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Jumlah anggota kelompok kalau bisa genap (8. 2. 4. 2. 5. Bola. Alat yang digunakan untuk memindahkan barang dan membangun kastil adalah tali pramuka. Tugas kelompok adalah membangun sebuah kastil dengan bahan-bahan yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. 3. Bangunan disusun berdiri tegak dengan urutan : 1. Cara Permainan 1.1. 4. Semoga sukses. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. 7.10. 6. Bambu. Ember (jumlah sesuai dengan jumlah kelompok outbound) Cara permainan 1.

5. Masing-masing kelompok outbound diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola. 6. Satu Tujuan April 20. 2.com 68. sebuah bola ping pong dan triplek yang diberi pembatas kertas segitiga. Serangkaian tali Triplek (ukuran 40cmx40cm) Bola pingpong Kertas dibentuk segitiga. Peserta yang membawa triplek tidak boleh menyentuh tali dan menjaga agar bola pingpong tidak keluar dari segitiga kertas. Selamat mencoba.Aturan main : 1. Dalam mengangkat ember yang berisi air. 4. 3. Peserta tersebut pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasangi serangkaian tali. 4. Permainan ini dilakukan secara kelompok.outboundmalang. 5. tidak boleh memakai tangan. Masing-masing kelompok terdiri antara 7-10 orang 2. Kerja sama kelompok Melatih jiwa kepemimpinan (leadership) Melatih komunikasi yang efektif. Masing-masing kelompok dibekali 2 rangkaian tali. 4. peserta hanya boleh menggunakan tongkat. Alat : 1. yang masing-masing tali dipegang minimal oleh 3 orang. Menempatkan orang pada tempatnya. Semoga sukses selalu untuk anda Executive adventure Outbound Malang hotline : 081233342777 www. Tali sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga ditengahnya berbentuk lubang yang cukup untuk satu orang tanpa membuat orang tersebut tersentuh tali. 4. 3. 7. Peserta yang memegang tali harus meregangkan tali supaya lingkarannya tidak menyentuh peserta yang membawa triplek. 8. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan games outbound ini : 1. 3. Ember bisa diangkat dengan tongkat caranya menyentuhkan ujung tongkat ke bibir ember. Pelaksanaan. . Membangun jiwa kompetisi. 2. 5. Seorang peserta outbound dari tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga. di atas triplek tersebut di beri bola ping pong. 2. Pemenang adalah kelompok yang paling dahulu sampai titik finish tanpa menjatuhkan ember. Permainan diulang lagi bila ember terjatuh atau dianggap gagal. 3. 1.

maka kelompok tersebut harus mengulang dari awal. 3. Selama permainan. dengan jarak yang menyesuaikan. dinyatakan sebagai pemenang Kerja sama tim (team building) Menunjukkan bahwa untuk kesuksesan tim dibutuhkan pengorbanan anggota tim. Tim yang berhasil sampai duluan ke finish dengan baik. 4. Tetapkan jarak tempuhnya. maka tim tersebut dinyatakan gugur dan harus mengulang lagi dari awal. Stepping Carpets August 25. 5. Bagaimana komunikasi yang tercipta selama permainan? 69. Tugas tim/kelompok adalah menempuh jarak sampai finish dengan menggunakan 3 buah pijakan tersebut. Permainan dilakukan dengan cara berkelompok dengan jumlah kelompok 7-10 orang. 3. start dan finish. 2. Bila menyentuh tanah. Debriefing : Dapatkah kelompok tersebut membawa bola dengan selamat? Bagaimana sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya. (semakin jauh semakin baik). kaki tidak diperbolehkan menyentuh tanah. Bila bola keluar dari pembatas ataupun peserta pemegang triplek menyentuh tali. Pengaturan staregi. Beri setiap kelompok 3 buah pijakan. Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan tujuan kelompok. Sebanyak 3 buah untuk masing-masing tim.9. 4. Alat : Tempat pijakan berbentuk kotak (bisa terbuat dari karpet yang dipotong ataupun dengan menggunakan karton). Cara Permainan: 1. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan: 1. 6. .

Waktu yang dibutuhkan 15 menit. lalu melemparkannya ke peserta tim yang ada didepannya. Jumlah peserta Tidak dibatasi. Peserta pertama menerima sebuah telur dari instruktur outbound. Melatih sikap kehati-hatian. Semoga sukses selalu untuk anda. Sirkuit Yang Kelebihan Beban October 11. Kelompok yang berhasil memindahkan telur dari awal sampai akhir tanpa membuat telur tersebut pecah. telur tersebut dilemparkan kembali ke peserta berikutnya. Flying Eggs April 25. . 5. Setelah menerima telur. Mengidentifikasi sumber stress. 6. 4. dinyatakan sebagai pemenang. 3. Bagi peserta outbound dalam beberapa tim. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Garis besar Ini merupakan latihan yang menunjukkan kepada peserta bagaimana mengidentifikasi sumber stress. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. 3. 2. 71. Begitu seterusnya sampai ke peserta terakhir. Tiap kelompok membentuk barisan sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan jarak 5-10 meter. Masing-masing tim beranggotakan 8-10 orang. Melatih psikomotorik (kasar dan halus). peserta menggunakan kaos yang dipakainya. Dalam menerima telur.70. Pelaksanaan : 1. Kelompok yang memecahkan telur dianggap gagal/gugur. Meningkatkan kerjasama tim 2. Alat Telur sejumlah kelompok/tim yang ada. Tujuan 1.

STRAW CASTLE January 25. Komunikasi dan inisiatif juga dapat diamati dalam games ini. tunjukkan ‘Papan Sirkuit’ dan mintalah masing-masing peserta memberitahukan salah satu sumber stress mereka. Tubesing. katakan kepada peserta bahwa mereka mirip dengan papan sirkuit ini. Duluth MN. Fasilitator outbound mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal – hal penting untuk didiskusikan dalam debrief.Berbekal sedotan yang ada. Nancy Loving Tubesing dan Donald A.Materi yang dibutuhkan Sebuah pulpen dan kertas untuk masing-masing peserta dan sebuah diagram ‘Papan Sirkuit’ yang telah dipersiapkan untuk ditunjukkan oleh fasilitator. 4. Adakah yang merasa tertekan dengan latihan ini? Mengapa? 3. Poin diskusi 1. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Games ini dapat juga menjadikan “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games outbound ini diperlukan perencanaan dan strategi serta pembagian tugas. Prosedur 1. Latihan Terstruktur Manajemen Stress. Setelah ini diidentifikasi. Pimpinlah diskusi tentang tekhnik manajemen stress. 2. Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan. 3. Tekhnik apa yang kita gunakan untuk menghindari kelebihan beban? Variasi 1. Dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5-7 peserta. Sumber Diambil dari ‘Circuit Overland’.. 1983. Setelah diagram penuh. 72. Alat yang diperlukan hanyalah 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang. Miripkah kita dengan papan sirkuit itu? 2.Vol. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. 2. Mulailah diskusi tentang apa saja sumber stress yang utama bagi masing-masing individu. Setelah selesai. Whole Person Press. Berikan sebuah pulpen dan kertas bagi masing-masing peserta. . 5. Instruksi dan petunjuk permainan : . letakkan di dalam salah satu ruang kosong pada diagram. Sama halnya kita akan kelebihan beban (rusak) bila diminta menangani terlalu banyak hal. Mintalah mereka untuk menulis sumber stress yang utama selama 3 atau 4 menit. Papan sirkuit bisa kelebihan beban (rusak) jika diminta menangani terlalu banyak hal.

6.5 meter (tiap orang mendapat 1 buah) Ember (tiap kelompok mendapat 1 buah) Cara Permainan : 1. antara 15 – 30 menit. 3. 2. Kerjasama tim Kekompakan Kehati-hatian Kesabaran Pengaturan strategi Leadership Membangun jiwa kompetisi Alat dan Bahan • • Tongkat ukuran 1. Lifting Water Together January 27. Biasanya dinamika didalam interaksi antar kelompok menjadi lebih menarik. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan 1. Permainan ini dimainkan secara berkelompok/beregu dengan jumlah anggota antara 8-10 Masing-masing anggota kelompok outbound memegang satu buah tongkat Tetapkan titik start dan finish dengan jarak 8-10 meter Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start. Larangan : . 7.Sebagai variasi. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan Variasi : . 5. orang 2. tergantung jumlah sedotan yang akan diberkan kepada kelompok. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda – beda warna diantara kelompok – kelompok yang ada.Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain Target : Pemenangnya games ini adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. untuk membuat bangunannya lebih indah.Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi team pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana..Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator outbound. Tool : · 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang 73. . 3. 4. 4. . dan mereka diijinkan untuk saling barter.

Setelah aba-aba mulai terdengar. Masing-masing kelompok berusaha mengangkat ember yang telah diisi air ke titik finish yang telah ditentukan dengan menggunakan tongkat yang ada Peraturan 1. hamparan pasir dipantai sangat cocok untuk permainan ini. Permainan diulang dari titik start apabila ember jatuh. karena kita akan gunakan istilah karapan sapi sebagai nama dari permainan outbond. Dalam mengangkat ember yang berisi air. yang merupakan jenis olah raga pacu yang menggunakan dua ekor sapi untuk membawa seorang joki. Saran : • Lakukan permainan ini pada tempat yang rata dan kering. masing-masing kelompok yang bertanding mendapat 1 karung goni. Perlengkapan yang disiapkan : Karung goni sesuai dengan jumlah kelompok. Aturan mainnya setiap kelompok akan bertanding secara bertahap. Jadi jangan salah paham ya. 2 orang bersiap untuk menyeret karung goni dan 1 orang duduk sambil berpegang erat diatas karung goni. Pemenangnya adalah yang tercepat mencapai garis finish dan joki tidak terjatuh dari karungnya. tentunya dengan sebuah kereta yang menyerupai bajak sawah. Selamat mencoba Executive adventure outbound Malang selalu berusaha mencari game-game baru dalam kegiatan outbound training yang kami laksanakan. . 2. tidak menggunakan dua ekor sapi. Untuk membuat perlombaan antar kelompok. 3. dengan strateginya. 74. peserta outbound hanya diperbolehkan dengan menggunakan tongkat.5. Dalam permainan outbond karapan sapi ini. barulah setiap kelompok yang telah siap berada digaris start bergerak menyeret karung goninya menuju garis finish. Karapan Sapi games May 13. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama kelompok. Sebagai persiapan. Permainan ini merupakan pertandingan yang menyerupai karapan sapi.Panitia menyediakan 4 buah karung goni yang akan digunakan sebagai karapannya. yakni dengan cara menyentuh ujung tongkat ke ember. setiap kelompok terdiri dari 3 orang. 2 orang bertugas menarik karapan dan 1 orang sebagai jokinya. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Karapan Sapi berasal dari Pulau Madura – Jawa Timur Indonesia.

pemandu mengkaitkan sebuah sarung pada salah satu gandengan tangan dengan jarak kira-kira 10 peserta. bergerak searah jarum jam. Pemandu mengkaitkan sebuah hulahop pada salah satu gandengan tangan yang telah membentuk lingkaran tersebut. selanjutnya searah jarum jam berputar. diibaratkan sebagai polisi yang bergerak mengejar penjahat. bisa juga semua peserta membuat formasi lingkaran. selanjutnya peserta ini akan diberi hukuman. Susun Cerita May 13. tentunya tidak diperbolehkan melepas gandengan tangan. Intinya pemandu akan meletakan kertas bergambar ditengah-tengah para peserta agar semua peserta dapat mengambilnya secara bersamaan. dengan formasi bergandengan tangan membuat satu lingkaran. Setelah siap. pemandu memberi aba-aba agar semua peserta segera mengambil kertas bergambar secara bersamaan. Hulahop dalam permainan ini. pemandu mempersilahkan masing-masing kelompok untuk berdiskusi menyusun gambar menjadi sebuah cerita menarik. Polisi dan Penjahat May 13. Langkah awal kelompok yang beradu. membuat barisan saling berhadapan dengan kelompok lainnya. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan diikuti oleh lebih dari 20 peserta. tentunya dengan posisi berdiri. ingat tiap peserta harus mengambil satu lembar kertas. Jumlah kertas bergambar haruslah sama dengan jumlah peserta yang mewakili kelompoknya. pemandu menyediakan beberapa lembar kertas yang berisi sebuah gambar dan harus berbeda dengan yang lainnya. dan merupakan permainan kompetisi antar kelompok. 76. Sedangkan sarung adalah adalah penjahat yang berusaha berlari menghindari kejaran polisi. Tujuan Permainan : Untuk mencairkan suasana selama kegiatan. Peralatan yang dibutuhkan : Sebuah hulahop dan sarung. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan ini bertujuan melatih seseorang untuk membuat sebuah opini. Setelah semua peserta mendapat kertas bergambar. Permainan akan berakhir jika posisi hulahop dan sarung bertemu pada salah satu peserta dalam lingkaran. jika peserta sudah siap. pemandu memberi aba-aba kepada peserta untuk memindahkan hulahop dan sarung kepada peserta dalam lingkaran. .75.

akan berebut 1 topi rimba yang sesuai dengan nomornya. Game Topi Rimba May 18. namun isi cerita harus berkaitan dengan isi cerita anggota sebelumnya. Tali Kusut . 2011 By: yudho Category: Uncategorized Semua peserta dibagi menjadi dua kelompok. Posisikan agar kedua kelompok berdiri berhadapan dengan kelompok lain. Perlengkapan yang disiapkan : • • 10 topi rimba untuk diperebutkan.Kemudian. 78. Kertas untuk dengan tulisan nomo1 sd 10. dengan jumlah yang sama. Perlengkapan yang disiapkan : Kertas dengan tema gambar sejumlah peserta. Caranya. Letakan 10 topi rimba pada garis yang memisahkan kelompok tersebut. Masing-masing dua peserta yang berhadapan dan memiliki nomor yang sama. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengajak setiap peserta untuk dapat berdiskusi dalam kelompoknya. Pemenangnya adalah kelompok yang paling banyak merebut topi rimba. Kemudian dilanjutkan sesuai urutan dalam barisan tersebut. untuk nomor dada.misalnya nomor 5. Penilaiannya adalah berdasarkan isi cerita yang sesuai dan menarik. Ketangkasan peserta dalam berlomba. atau anda dapat mengganti dengan benda yang lain. semisal kita ambil contoh jika masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. Memberi kesempatan kepada peserta untuk berbicara di depan umum. Masing – masing peserta harus berkonsentrasi terhadap aba-aba pemandu. dimulai dari anggota yang pertama. dalam hal ini 1 sd 10. begitu seterusnya sampai semua topi berhasil diperebutkan. dengan jarak 10 meter. masing – masing anggota kelompok harus berbaris membawa dan menunjukan gambar sesuai urutan cerita. mulai menceritakan bagian ceritanya masing-masing. saatnya setiap kelompok harus membawakan ceritanya kepada semua peserta lainnya. melalui cerita yang dibawakan 77. Jadi masing-masing anggota mendapat kesempatan untuk bercerita. satu orang berhadapan dengan satu orang pada kelompok lainnya. Tujuan dari permainan ini adalah : • • • Membuat perlombaan antar kelompok. Kemudian kedua kelompok tersebut berdiri berhadaphadapan dengan kelompok lainnya. Buatlah garis ditengah yang memisahkan kedua kelompok tersebut. Dua peserta yang berhadapan memiliki nomor yang sama. Kemudian gantilah nama peserta dengan sistim penomoran bilangan secara urut. Maka peserta nomor 5 harus segera berebut topi rimba nomor 5. Jika pemandu memberikan aba-aba dengan meneriakan salah satu nomor. sebelumnya topi rimba telah ditandai dengan penomoran 1 sd 10.

80. satu kelompok tersebut harus merapikan hubungan tali kusut tadi menjadi sebuah formasi lingkaran yang rapi. Intelegensia leader sangat mengandalkan daya ingat. Lembar kunci jawaban sebanyak 5 lembar. Pada saat mencontek. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai 10 orang peserta. semua lembar soal yang berisi jawaban di kumpulkan dan dinilai oleh instruktur. Setelah mendapat 2 leader. dan semua peserta harus mengikuti kompetisi ini. Pada akhir permainan. Untuk peserta dengan nilai tertinggi dan menduduki rangking 1 dan 2. Kemudian ujung-ujung tali dipertemukan jadi satu dalam pegangan tangan instruktur. instruktur menyiapkan tali rafia sepanjang 1 meter. Lembar soal dengan 20 pertanyaan mudah sebanyak jumlah peserta. namun urutan nomor pada lembar kunci jawaban tidak sesuai dengan urutan pertanyaan pada lembar soal. Pemenangnya adalah kelompok yang tercepat memindah kalung tali tersebut. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama tim. Perlengkapan yang disiapkan : Tali tampar untuk kalung sesuai jumlah kelompok. . Alat – alat yang dibutuhkan adalah : Stopwatch. Dalam memindahkan kalung tali tidak boleh menggunakan tangan. kemungkinan besar pemain tidak dapat menarik ujung tali yang sama. Kemudian berusaha memindah kalung tali dari peserta paling kanan ke kiri barisan. Menguji ketangkasan setiap peserta dalam permainan ini. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kompetisi antar kelompok. setiap beserta diberikan lembar soal yang berisi 20 pertanyaan yang sangat mudah. seluruh jumlah peserta dibagi menjadi 2 kelompok. akan ditunjuk sebagai leader dalam kelompok. Intelegensia Leader May 20. Permainannya adalah. Peralatan yang disiapkan : tali rafia 79. masing-masing 3 menit untuk dapat menjawab pertanyaan. Dalam intelengensia leader permainan dibatasi oleh waktu.May 19. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan permainan kompetisi individu untuk mencari ketua kelompok. Pindah Kalung tali May 19. Cara bermain adalah. Dan peserta hanya boleh menulis nomor angka dalam menjawab. Dimulai dengan aba-aba. namun menarik ujung tali yang ditarik oleh para pemain lainnya. dengan jumlah sama dengan pemain saat itu. lembar kunci jawaban berada 5 meter didepan posisi peserta. Instruktur menyiapkan lembar kunci jawaban yang boleh dicontek oleh setiap peserta. Penarikan ujung tali dilakukan serentak. Setelah kita perhatikan. tentunya dengan dihitung waktu penyelesaiannya. masing-masing kelompok membuat satu garis barisan dengan berdiri. setiap pemain diwajibkan menarik 1 ujung tali di tangan kanan dan 1 ujung tali di tangan kiri. Dan terbentuklah formasi hubungan tali yang kusut. Tantangannya. Peserta harus beranjak melihat kunci dan harus meninggalkan lembar soal pada posisi awal. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kelompok yang terdiri dari 6 orang atau lebih.

Untuk pembahasan kali ini. Begitu juga peserta yang berada di luar lingkaran tidak boleh masuk ke dalam lingkaran. perkirakan semua peserta dapat berdiri di dalam lingkaran itu. mampu menghargai pemberian orang lain sebesar apapun ---} role play ada yang berperan sebagai pengamen dan yang diamen . Permainan ini sangat menghibur 82 Permainan Kreativitas Games dapat berbentuk games kreatif. karena peserta yang memiliki nilai terbaik akan ditunjuk untuk memimpin kelompok. Jika ada peserta yang berada di dalam lingkaran terpegang tangan oleh peserta di luar lingkaran. motifasi. Mencari ketua kelompok. Tema Kreativitas 2. dan sebagainya. Objek Mahasiswa 3. Lesson Plan: 1. Aturlah agar peserta yang sedang berada dalam lingkaran dapat dijangkau oleh tangan salah satu peserta yang berada diluar garis lingkaran. Perlengkapan yang disiapkan adalah : Tali rafia dan pasak untuk membuat marka lingkaran pada tanah. Materi o o o o Pengertian kreativetas Games yang berhubungan dengan kreativitas Teknik kreatif Beradaptasi (membaca situasi). maka peserta tersebut harus mengganti posisi sebagai peserta yang berada diluar lingkaran. Berlindung dalam Lingkaran May 20. Permainannya adalah satu peserta yang berada di luar lingkaran berusaha memegang peserta yang ada di dalam lingkaran. saya akan memberikan contoh games kreatif yang pernah saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Training for Trainer "Smart Training To Be a Smart Trainer" pada tahun 2007. Tujuan Merupakan permainan yang dapat diikuti oleh semua peserta dan hanya permainan ketangkasan untuk menghindar pegangan peserta yang ada di luar lingkaran.Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengasah daya ingat masing – masing peserta. Objektive o Peserta dapat menjelaskan apa itu kreativitas o Peserta dapat berpikir kreatif o Peserta dapat mempraktekan dan mengaplikasikan kreativitas lewat permainan 4. namun peserta yang berada dalam lingkaran berusaha menghindar dan tidak boleh keluar dari garis lingkaran. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Buatlah sebuah garis lingkaran pada tanah tempat bermain. 81.

dan begitu seterusnya sampai ada kelompok yang tidak bisa melanjutkan kata o Evaluasi dan summary  Simulasi untuk menerapkan materi Devinisi kreatifitas . sebagai berikut: "Perhatikan jika saya menyebutkan kata (stimulus) "SEMUT" maka tangan kita membuat lingkaran "besar" dan jika saya menyebutkan kata "GAJAH" maka tangan kita membentuk lingkatan "kecil" 3. misalnya:  Bernyanyi dengan nada yang berbeda Peserta sebelah kanan diminta menyanyikan lagu "topi saya bundar" dengan nada "burung kakak tua" dan peserta sebelah kiri menyanyikan lagu "potong bebek angsa" dengan nada "pelangi-pelangi" Tujuan: untuk melatih konsentrasi  Merangkai kata Kelompok pertama diminta untuk melanjutkan kata-kata terakhir yang telah diucapkan oleh trainer dalam sebuah kalimat. Peserta berdiri menghadap trainer dan pandangan fokus pada trainer 2. setelah itu dilakukan evaluasi 6. Jenis games baiknya yang dapat memunculkan madness dan mind storming.5. Metode Cara dan teknik penyampaian materi training yang digunakan games dan simulasi-simulasi dilakukan setelah materi selesai disampaikan lewat games. Kemudian trainer menjelaskan aturan permainan. Kegiatan o Opening Untuk membuat kelas fokus. dan interest sehingga peserta dapat digiring menuju pembelajaran  Ice breaking: "Besar-kecil" atau bernyanyi bersama dengan lagu yang berbeda: 1. Media Seluruh anggota badan 8. Penyebutan kata (stimulus) makin lama makin cepat frekuensinya o Penyampaian materi Untuk meyampaikan materi dimulai dari penilaian games yang berhubungan dengan kreativitas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seorang anak untuk bisa berpikir secara kreatif pada saat situasi yang mendesak walaupun sebaiknya lebih bagus pada saat kapanpun kreativitas itu dapat dimunculkan. attention. Waktu 50 menit 7. begitu juga sebaliknya kelompok selanjutnya harus mengucapkan kalimat yang terdiri dari bagian kalimat yang terdiri dari bagian kata terakhir yang telah diucapkan kelompok sebelumnya (kelompok pertama).

Seni menyeruak Semakin banyak informasi yang anda miliki tentang sebuah masalah 2. b. kelenjar getah bening menjadi lebih aktif memproduksi zat. Kecemasan adalah kaki tangan kreatifitas dalam keadaan terdesak. kita diingatkan untuk juga melihat kepada rekanrekan peserta yang ada di sebelah kiri dan kanan kita. Fasilitator menyiapkan sebuah bel atau lonceng kecil. Peserta diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. merupakan kemampuan menggunakan seluruh lapisan otak (kanankiri. Bagi yang tidak melakukan akan diberikan hukuman misalkan didenda Rp 1. virus. maka peserta dapat lebih mengakrabkan diri untuk mengenal peserta training lainnya. bakteri. Untuk forum yang diatur seperti di alam kelas (kursi berderet menghadap ke guru) maka biasanya mereka akan berpindah ke samping kiri atau kanannya. aliran darah menjadi lebih lancar. Kreatif. . Belajar dari resiko Belajar dari kesalahan 3. dan membuat peserta menjadi lebih bergairah dan bersemangat dalam menerima pengalaman baru.per sekali hukuman yang nantinya uang tersebut akan dipakai untuk makan-makan bersama atau kegiatan lainnya yang disepakati bersama setelah acara pelatihan selesai. Dimana Tempat Duduk Saya? Permainan ini dilakukan untuk membuat peserta training melakukan aktifitas gerak atau peregangan otot-otot atau untuk mencairkan suasana yang tegang. Durasi : 5 menit (bisa dilakukan di sela-sela acara pelatihan) Peralatan : Satu buah Bel / Lonceng kecil. Untuk forum dengan bentuk U. yang berlaku untuk apapun yang dilakukan orang 2. maka fasilitator bisa menambahkan input bahwa cara yang efektif untuk berpindah tempat adalah dengan berpindah ke kursi di sebelah kiri atau kanannya. Terkadang saking sibuknya. b. karena mereka adalah orang.000. depan-belakang) untuk meng-create sesuatu atau menciptakan sesuatu baik itu konsep ataupun karya yang berbeda tapi berkualitas Teknik kreatif 1. peserta akan memilih untuk berpindah ke tempat duduk yang ada di hadapannya (jika forum diatur dalam bentuk U). Fasilitator mengumumkan kepada peserta untuk melakukan aktifitas yang diinstruksikan. hanya melihat yang ada di depannya maka dalam permainan ini.orang yang mungkin kelak di kemudian waktu bisa membantu kita (bekerja sama atau menawarkan kesempatan bisnis) karena kemiripan `hobi' tadi tersebut. panik dapat memaksa memunculkan kreativitas 84. Aktifitas kognitif ataupun prose berfikir yang menghasilkan gagasan yang baru dan berguna 3. Hal ini penting! Mengapa? Pertama. c.1. d. Nilai yang terkandung : a. karena peserta yang mengikuti training tersebut mempunyai kemiripan `hobi' dengan kita (mengikuti tema seminar atau pelatihan yang sama) sehingga bias memperluas jaringan koneksi kita. Merupakan suatu kapasitas untuk menciptakan ssesuatu yang orisinil. Biasanya ketika berpindah tempat duduk.zat yang menyaring racun. Kursi sejumlah peserta Jumlah Peserta : > 25 orang Teknis : a. kita semua hanya semata-mata mengejar harta atau kekayaan yang ada di depan mata kita (kacamata kuda) tanpa meluangkan waktu untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya. Kedua. e.. Instruksinya adalah begitu bel atau lonceng berbunyi maka peserta harus berpindah tempat duduk. Dengan bergerak dan melakukan aktifitas bersama-sama. Dengan bergerak. Seperti sifat manusia.

orang pertama baru boleh bergerak mengambil spidol dan menuliskan kata-kata. dimana proses penyusunan puisi tersebut harus dilakukan oleh seluruh anggota kelompok. Fasilitator bertindak sebagai juri. Tools: • • White Board / Flip Chart Spidol . Creativity. o Setelah aba-aba dimulai. Instruksi dan petunjuk permainan Caranya. Leadership. Puisi Berantai Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di kelas maupun di luar ruang. biasanya makin seru dan menarik hasil puisinya.Games tersebut terdapat di Buku Laris Koleksi Games Seru : untuk Ice Breaker. Setiap anggota kelompok boleh menuliskan satu kata atau beberapa kata di whiteboard/flipchart secara bergantian dan kata-kata tersebut harus melanjutkan apa yang sudah dituliskan rekan sebelumnya. lengkap dengan kreasi gaya dan intonasi. bagi peserta dalam 2 kelompok dan mulailah dengan memberikan instruksi sbb: • Kelompok diminta menyusun sebuah puisi yang indah. Fungsi utamanya lebih sebagai Icebreaking ataupun acara sela dalam sebuah meeting. dengan cara dibacakan orang-perorang apa yang dituliskan di whiteboard/flipchart. • • • Target Pemenangnya adalah kelompok yang bisa membuat puisi lebih cepat dan juga indah. Setelah selesai. & High Ropes (PERTAMA di Indonesia yang dilengkapi dengan VCD Panduan) yang tersedia di Toko Buku Terkemuka di kota Bapak/Ibu atau lewat Penerbit di blog 85. namun biasanya makin banyak anggota tiap kelompok. dapat juga dilibatkan sebagi juri. Team Work. termasuk juga dalam penyampaiannya. o Demikian dilanjutkan hingga ke anggota kelompok terakhir. Variasi • • Kelompok bisa dikembangkan lebih banyak tergantuk jumlah peserta training. kelompok harus membacakan puisinya. Diperlukan whiteboard atau flipchart dengan spidol yang cukup. minta 2 kelompok mengambil jarak dari whiteboard dan berbaris ke belakang. o Jika orang pertama selesai maka dia harus meletakkan spidol dan kembali ke barisan untuk kemudian anggota kelompok dibelakangnya segera maju mengambil spidol dan menuliskan kata-kata di whiteboard. Untuk memulai kompetisi membuat puisi ini. jika ada atasan peserta ataupun observer lain.

Metode Presentasi Sharing dengan peserta Permainan MEDIA:  Amplop  Kursi/tempat duduk  MATERI Games Rujakan  DURASI 15 menit 87. Icebreaking ) Teknis Membagikan amplop “teman rahasia” kepada para peserta. Secara sederhana kedua istilah ini tidak dapat dipisahkan secara jelas. Hal ini bukan dimaksudkan untuk memisahkan makna keduanya. Peserta diminta mengamati teman rahasianya sesuai dengan yang tertulis di amplop dari awal training. maka peserta yang mendapat nama buah itu saja yang pindah. pemandu hanya menyebut nama salah satu nama buah.Semoga Berguna! 86. Jika pemandu menyebut “rujakan” maka seluruh peserta harus berpindah tempat duduk. keduanya ibarat dua mata uang logam yang menyatu pada satu kesatuan arti dan mempunyai makna yang sangat signifikan terhadap kesuksesan dan tercapainya target sebuah pelatihan. Namun jika . ICE BREAKING DAN ORIENTASI A. ketika memulai melaksanakan sebuah training (latihan) terlebih dahulu dimulai suatu segmen peleburan dan pendahuluan yang kemudian dikenal dengan “Ice Breaking dan Orientasi”. kemudian di akhir training diberi ungkapan ekspresi. Dengan kata lain tak heran bila orientasi dan ice breaking menjadi momok yang selalu dibicarakan di antara pengelola training sebagai penentu kesuksesan pelatihan di hari-hari berikutnya. untuk menjelaskan secara detail mengenai ice breaking dan orientasi. Main games : RUJAKAN Rule of the Game: Para pesera saling berebut kursi apabila pemandu mengucapkan kata“rujakan” atau menyebut nama salah satu buah. . tapi hanya sekedar sistematisnya pembahasan. Pendahuluan Sudah menjadi kebiasaan di setiap pelatihan. Bagi peserta yang kalah akan mendapatkan hukuman yakni menggantikan posisi pemandu di depan dan member instruktruksi kepada peserta lainnya. penulis sengaja memisahkan antara dua istilah ini. Pada tulisan yang singkat ini.

(untuk penggunaan teknik ini.B. antara lain : pentingnya kesatuan dalam suatu komunitas. Memberikan pengertian bahwa sejak hari itu mereka akan menjadi sebuah keluarga (sanak famili) sampai kapanpun. si anu kaya. kemudian dipaksa untuk membuat keputusan. pelatih melakukan terlebih dahulu ceramah pembuka yang pada hakikatnya menjelaskan tentang beberapa hal. . di antaranya adalah . penghasilan. b. metode ini merupakan metode yang paling mudah dilakukan. Terciptanya kondisi yang dinamis di antara peserta d. Istilah ini sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan. usia. Tujuan simulasi ini adalah : . Terciptanya kondisi-kondisi yang equal (setarap) antara sesama peserta dalam forum training. Hal ini dimungkinkan karena perbedaan status. persamaan hak di antara sesama peserta. Kemudian diberikan sebuah skenario yang berdasarkan keputusan yang telah dibuat dan keputusan lebih lanjut akan mengirim anda ke halaman muka atau halaman-halaman belakang dari buku. sampai akhirnya peserta keluar dari lorong-lorong tersebut. ziq-zaq dan lain-lain. c. 2. di antaranya : a. pelatih harus terlebih dahulu mempersiapkan bahanbahannya). yaitu sebuah metode pengembangan sumbang saran. si anu bos dan lain sebagainya. tujuannya adalah . mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. jabatan dan sebagainya akan menyebabkan terjadinya dinding pemisah antara peserta yang satu dengan yang lainnya. Metode Banyak metode yang dapat dilakukan dalam ice breaking ini. pekerjaan.Tertanamnya anggapan bahwa mereka adalah satu kesatuan (solidaritas) “bila satu sakit.Masing-masing peserta dapat menghafal nama dan beberapa identitas penting peserta lainnya. kesadaran potensi. untuk melebur dinding-dinding penghambat tersebut. Metode Sinetik. e. dengan bertanya. tim building. Metode Ceramah. sehingga mereka saling mengenal. b. Ice Breaking 1. . pelatih mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan (ice breaking games) peserta. dimana dalam suatu pemecahan masalah dipadukan berbagai pendapat dari berbagai disiplin ilmu sehingga memunculkan solusi yang lebih kreatif terhadap persoalan yang muncul. Menimbulkan kegairahan (motivasi) antara sesama peserta untuk melakukan aktivitas selama training berlangsung. yang ada hanyalah kesamaan kesempatan untuk maju. perlakukan yang sama. menanggapi atau mengamati peserta lain. yaitu memberikan kesempatan kepada peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis sehari-hari yang ditawarkan oleh pelatih. Pengertian Ice Breaking adalah padanan dua kata Inggris yang mengandung makna “memecah es”. Tujuan Tujuan dilaksanakan ice breaking ini adalah : a. mungkin setelah melakukan beberapa langkah-langkah yang salah. si anu bodoh. Metode Lorong Penuh Liku. c. Permainan ini banyak sekali bentuknya. kognitif maupun psikomotornya. sehingga tidak ada lagi anggapan si anu pintar.Terciptanya keakraban di antara peserta. Berdasarkan keputusan itu peserta diinstruksikan untuk membuka pada suatu halaman tertentu yang telah disusun secara acak. yang lain akan ikut merasakannya”. Metode Simulasi dan Permainan. d. pesan berantai. . Menghilangkan sekat-sekat pembatas di antara peserta. Untuk melihat potensi awal yang dimiliki masing-masing peserta baik dari segi afektif. metode ini dimulai dari membaca beberapa halaman dari buku. kerjasama antar kelompok dll. Metode Studi Kasus. permainan lempar kokarde. diperlukan sebuah proses ice breaking. Membiasakan peserta untuk berinteraksi dengan kelompoknya yang baru. 3.

baik dari segi pendapat. Sedang apa mereka (para peserta) dalam acara ini ? b. Orientasi 1. target. Memberikan gambaran ringkas tentang hal-hal yang akan mereka temui selama mengikuti pelatihan (dengan tidak memberitahu hal-hal yang sangat rahasia/esensil). aspek-aspek (ranah) penilaian. tergantung kepada tingkat keleburan peserta. ruangan-ruangan yang ada di tempat diselenggarakannya pelatihan yang boleh dan tidak boleh peserta masuk ke dalamnya. Metode Metode yang dapat digunakan dalam melakukan orientasi adalah ceramah dan diskusi. 3. Apa yang mesti mereka lakukan ? c. Seorang pelatih haruslah mempunyai naluri (feeling) khusus yang kuat ketika melakukan proses ice breaking. Ada peserta yang mudah lebur dan ada yang sulit lebur. Menghilangkan kebingungan peserta tentang apa yang sebenarnya mereka ikuti. Saat melakukan ice breaking.4. 2. Apa sebenarnya pelatihan yang sedang berlangsung. kedudukan panitia. 4. (minimal beberapa orang dari peserta sudah masuk dalam memorinya) tentang potensi awal. c. tugas dan wewenang pelatih. b. Memberikan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang mesti mereka lakukan selama mengikuti pelatihan tersebut d. tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan latihan yang sedang diadakan. organisasi pelatih. hal ini akan menyusahkan sewaktu penyajian materi berikutnya. seorang pelatih harus sudah dapat mendeteksi. sistem penilaian peserta. Pada hakikatnya orientasi yang dilakukan pada saat pelatihan adalah berusaha menjawab tiga pertanyaan penting. b. Tujuan Adapun tujuan dilakukan orientasi ini adalah : a. Ceramah dimaksudkan untuk menjelaskan kepada seluruh peserta tentang : a. sifat dan “karakteristik special” seorang peserta. dll yang sangat signifikan. C. Ia harus tahu saat peserta sudah lebur atau belum dan masih harus dileburkan. Menimbulkan kesan positif. Hal-hal apa saja yang akan mereka temui ? 2. dispensasi izin dan kriteria lulus peserta. Seluruh hal-hal yang berkenaan dengan proses pelatihan (asal tidak hal-hal yang paling esensial dan rahasia dalam pelatihan tersebut) 4. Oleh karena itu seorang pelatih harus mempunyai beberapa “jurus simpanan” yang harus dikeluarkannya bila peserta sulit mengalami peleburan antara satu dengan yang lainnya. Memunculkan komitmen dan kesediaan mereka untuk mengikuti acara ini dari awal hingga akhir dengan penuh perhatian dan kesadaran diri. karena perbedaan pendidikan. karena tidak menutup kemungkinan nanti seorang pelatih akan menjadi tempat “curhat” paling dipercaya bagi peserta yang mengalami persoalan-persoalan khusus. Pengertian Orientasi yang dimaksudkan disini adalah suatu proses pemberian pemahaman kepada peserta. latar belakang. Waktu yang disediakan untuk melakukan ice breaking sangat kondisional. resume. sifat dan interaksinya dengan peserta. seorang pelatih haruslah dipandang oleh peserta dalam pandangan yang positif. e. tujuan. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Orientasi . 3. sikap. yaitu : a. Tugas-tugas terstruktur. sikap. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ice Breaking 1. Ketika peserta belum lebur namun ice breaking sudah dihentikan. Meluruskan motivasi awal mereka untuk mengikuti pelatihan tersebut c. bobot penilaian.

Setiap peserta tentunya mempunyai motivasi masing-masing untuk mengikuti pelatihan. apabila bola jatuh maka akan diberikan sangsi yang disepakati bersama dan seterusnya berdasarkan masukan dari siswa itu sendiri. guru kemudian berupaya memperbaiki keadaan dengan betul-betul membuat aturan main yang jelas dan tegas dengan sangsi yang tegas pula bagi pelanggarnya seperti : memberikan bola dengan tangan kanan lewat belakang. semua peserta dapat diikat dengan satu komitmen yang disampaikan secara lisan satu persatu bahwa mereka siap dan bersedia menjadi peserta pelatihan tersebut. motivasi awal ini ada yang baik dan ada yang perlu diluruskan. Waktu yang disediakan untuk orientasi tergantung kepada keadaan. 89. luar biasa Allahu akbar…! . layani setiap pertanyaan yang muncul dan jelaskan apa adanya.a. 88. “APA KABAR ?” Prosedur : Sampaikan pada audience. missal: Tanya : Bagaimana kabarnya pada pagi hari ini…! Jawab: Alhamdulillah. jangan memanipulasi keadaan. PASS THE BALL” Adapaun langkah-langkah yang penulis lakukan diantaranya adalah sebagai berikut : 1. apa yang harus dikoreksi dari permainan tersebut. o o Tanya kabar ini bisa bermacam-macam. apa yang dirasakan setelah aturannya menjadi jelas dan tegas. setelah berjalan guru kembali mengehentikan permainan dengan alasan yang sama kemudian menambah aturan baru dengan cara sambil bernyanyi 5. Jika ada yang tidak mau menyatakan komitmennya. Sewaktu melaksanakan orientasi. Guru meminta siswa untuk membentuk lingkaran apabila dalam kelas kecil (tidak lebih dari 24 siswa) dimana guru menjadi bagian dari lingkaran tersebut tapi apabila kondisi kelas besar dapat dilakukan dengan cara dibentuk 4 kelompok dan masing-masing kelompok membentuk barisan 2. menyanyikan lagu nasional sambil bermain. mata harus ditutup. hendaklah diungkapkan dengan sejelas-jelasnya apa saja mengenai pelatihan yang akan mereka ikuti. namun untuk memudahkan . guru meminta siswa untuk memainkan Pass the Ball dengan cara memberikan bola ke siswa tanpa memberikan petunjuk yang jelas 3. buat kesepakatan diawal bila kita bertanya sesuatu maka audience harus menjawab dengan kata-kata yang disepakati. kenapa dalam permainaan kita membutuhkan aturan main yang jelas dan sebagainya sampai akhirnya siswa secara tidak sengaja telah mulai membentuk opini akan pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat dan guru mengeksplor pengetahuan siswa akan norma-norma yang selama ini berlaku di masyarakat. jika peserta tidak meragukan lagi (tidak muncul lagi pertanyaan) saat itu orientasi dapat dinyatakan selesai. c. setelah bola mulai bergulir guru menghentikan game dengan alasan kurang menarik dan memberikan satu aturan yaitu memberikan bola dengan tangan kanan dari arah belakang 4. b. permainan pun dapat dilanjutkan sampai bola kembali pada guru 8. Setelah selesai bermain guru melakukan brainstorming dengan siswa tentang apa yang mereka rasakan dengan bermain pass the Ball?. 7. sebaiknya peserta tersebut mengundurkan diri dari awal. Dalam orientasilah sebaiknya motivasi awal setiap peserta diluruskan dan diarahkan. Waktu akan mengakhiri orientasi. d. Setelah berjalan guru kembali menghentikan permainan dan memberikan aturan lainnya dan begitu seterusnya sampai siswa menjadi kacau dan melakukan protes kepada guru 6.

Tanyakan kepada peserta sudah paham atau belum. itik-itik. bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan kita. “IKUTI APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur: Pertama sampaikan peraturannya kepada audience. trainer mengucapkan ini ayam Ketika menunjukkan telunjuk trainer mengucapkan yang ini sapi Kemudian ketika menunjukkan jari tengah trainer mengucapkan kalo yg ini kerbau. ayam itik itik ayam. misalnya: o ayam-ayam. Inti dari permainan ini adalah konsentrasi. tapi untuk mengikuti yang dikatakan trainer. sehingga jawabannya pun akan benar.(diulang-ulang sampai beberapa kali). setelah dirasa paham. “TEBAK APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur : Sampaikan instruksi permainan ini: “tebak apa yang saya katakan” Sanbil menunjukkan jempol. Mungkin akan keluar jawaban-jawaban berupa angka-angka. praktekan sekali untuk mengetest kepahaman mereka. . Trainer bisa memilih beberapa benda atau hewan untuk disebutkan. bukan untuk menghitung jumlah ayam atau itik. Setelah beberapa lama. 90.! Atau Fantastic…! Keterangan : kata-kata yang diucapkan bisa bervariasi. Setelah semuanya paham barulah dimulai.o o Tanya : How are you today? Jawab: Excellent…. barulah trainer menjalankan aksinya. 91. biasanya audience akan sadar terhadap instruksinya. Setelah cukup puas membuat peserta senang. katakan: ada berapa ayam? (biasanya peserta akan bingung dan terdiam di sini. katakan bahwa semua jawaban salah…! Maka harus diulangi lagi. Kalau perlu berilah contoh/praktekan sekali saja: Kata kunci kita pada permainan ini adalah instruksi : “Ikuti Apa Yang Saya Katakan” peserta disuruh mengikuti kata-kata trainer. kebanyakan dari mereka bahkan minta agar permainan diulang) o ikuti saja kemauan mereka. diulang beberapa kali dengan tetap menyebutkan instruksi permainan ini. Karena yang disuruh bukan menghitung ayam atau itiknya. aitu untuk mengenali dan melaksanakan instruksi yang diberikan.

93. BREAK THE RULE Prosedure: Ketika trainer menanyakan sesuatu dengan jawaban Iya atau Tidak maka peserta harus menjawab dengan tingkah laku yang berbeda dari biasanya Jika jawabannya “Iya” maka peserta diharuskan untuk menggelengkan kepalanya. atau pelatihan sangat membantu dalam membuat suasana belajar yang menyenangkan. Ada beberapa hal yang mendukung efektivitas hasil belajar siswa diantaranya siswa belajar dalam kondisi senang. menggunakan media belajar menarik dan menantang. setelah selesai. Ketika peserta telah memahami instruksi diatas. Caranya dapat secara integratif atau secara khusus diberikan dalam sela atau jeda dalam proses pembelajaran. (3) Prosesnya berlanjut sampai semuanya telah dikenalkan. katakan” Kalo yang ini” tetapi kita menunjuk pada jari kelingking. perkuliahan. katakana seperti contoh diatas. Ulangi lagi dengan variasi lain. Dari permainan ini menjelaskan tentang betapa sussahnya kita merubah sebuah kebiasaan. Variasikan dengan . nama saya Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). 92. Minta masing-masing peserta untuk menjelaskan kenapa itu penting. Jika jawabannya “Tidak” maka peserta diharuskan untuk menganggukkan kepalanya. penyesuaian dengan konteks. Perubahan itu tidak akan secara tiba-tiba bisa dilakukan namun pastinya bertahap. Biasanya peserta akan bingung dan protes. Halo-Hai Fasilitator mengucapkan kata HALO peserta diminta menjawab HAI atau sebaliknya. guru menggunakan berbagai variasi metode dan teknik. Berikut beberapa contohnya: Harta benda dalam dompet/tas Minta peserta memilih dua benda yang mereka bawa di dompet atau tas mereka yang penting bagi mereka. (2) Orang berikutnya mengenalkan diri dan orang sebelum dia yang telah mengenalkan diri (misalnya nama saya Urip tukang foto dan dia Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). Yang Menarik dari Saya… (1) Minta peserta mengenalkan dirinya. Jawaban yang benar adalah bila trainer menyebutkan “ini”. Ice Breaking dalam Pembelajaran Menurut Dryden & Vos (2000) belajar akan efektif bila proses pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang menyenangkan (joyfull learning). Sampai terjawab dengan benar. maka ia akan mengikuti kata kunci tanpa memperhatikan jari mana yang kita tunjukkan. memberikan nama mereka dan sesuatu yang menarik tentang mereka sendiri (misalnya. Ice breaking dalam pembelajaran. dan siswa sebagai subjek dalam pembelajaran. dengan seluruh kelompok membantu jika ada yang terlupakan. maka jawabannya adalah “ayam” dst.Peserta diminta menebak apa yang trainer katakana. pola induktif.

menirukan gerakan atau tanya jawab untuk membentuk kelompok. Hal tersebut dapat membantu mengembalikan konsentrasi peserta. Hapus tulisan dan minta mereka menulis/menyebutkan kata–kata yang ada dalam lagu. Dicari yang tercepat selesai gambarnya dan bagus. (2) Perbanyak/copy daftar tersebut dan bagikan ke tiap peserta. Mencari Teman Mencari teman dengan cara menirukan bunyi. Minta mereka membandingkan perolehan kata pertama dan yang kedua. memiliki anak remaja.15 menit agar semua orang berbaur dan mencari nama sebanyak mungkin untuk mengisi tiap karateristik yang dituliskan dalam daftar. Kekuatan Memori Beri sederetan kata-kata beri waktu beberapa saat kemudian hapus tulisan dan minta mereka menyebutkan atau menuliskan lagi kata-kata tersebut. Deskripsikan Hasil Pengamatan Beri benda (pena. salah seorang memberi instruksi kepada pasangannya untuk menggambar sesuatu dalam keadaan mata tertutup. atau benda apa saja yang ada di meja pelatihan) dan minta mereka menuliskan deskripsi tentang benda tersebut minimal 50 kalimat (Kemampuan mengobservasi). . video clip dan meminta mereka mengapresiasinya. (3) Berikan 10 . Menghitung Jumlah Segi Empat pada Papan Catur Beri peserta gambar papan catur dan minta mereka menghitung berapa jumlah segi empat yang ada dalam waktu yang sangat singkat. Mencari Teman dengan Suara Hewan Tulislah nama-nama hewan dalam sebuah kertas kecil dan berikan kepada peserta untuk mencari anggota kelompok dengan menyuarakan suara hewan. Cari jawaban yang paling masuk akal atau sebaliknya. Cari saya (1) Sebelum sesi. buat daftar sepuluh karakteristik yang mungkin bisa diterapkan ke dalam kelompok (misalnya. penghapus. Menggambar Bangun Datar Peserta menggambar bangun datar dengan anggota tubuh. Memberikan hukuman bagi peserta yang salah bertepuk tangan atau tidak bertepuk tangan. Teka-Teki Memberikan teka-teki ringan dan lucu dan memberi penghargaan bagi yang bisa menjawab. Perlu diperhatikan bahwa nama hewan harus yang tidak sensitif dengan kultur masyarakat. Lempar Bola Tepuk Tangan Minta peserta bertepuk tangan satu kali setiap kali fasilitator melemparkan bola/bola terlepas dari tangan fasilitator. pensil. adalah ibu dari tiga anak). Lalu tampilkan lagi sederetan kata yang berbeda dan ajak peserta menyanyikannya dengan melodi lagu yang sangat akrab ditelinga mereka. Minta mereka mengambil benang merah dari kegiatan tersebut. Menuliskan Huruf Peserta menulis huruf tetapi dengan menggunakan anggota tubuh sambil mengucapkan huruf tersebut dengan keras. Menonton Film Memutarkan film singkat.mengucapkannya menjadi 2 atau 3 kata. Menggambar Sambil Menutup Mata Peserta berpasangan.

jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh. demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya. Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar mengingat nomor urutnya masing – masing. misal: Nama saya Retno. jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya untuk menyahut ‘ya’!.” 94..). barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian . Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras – keras kepada seluruh peserta lain. atau tempat tinggal.siapa hendak turut dan seterusnya…. misal : teman saya Retno. misalnya : saudara – saudara..tut. Langkah-langkah : • • • • • • Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis) Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik. hobi. Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?. Mulai bercerita. Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri. peserta dikenakan hukuman ramai – ramai oleh peserta lain.tut. Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama. hobi baca buku. Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya.. Jika terlambat 3 detik. baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri. tapi karena beberapa hal.Kereta Api Peserta diminta berbaris berurutan dengan memegang pundak peserta yang ada di depannya. Game untuk Perkenalan Siapa Dia? Langkah-langkah : • • • • • Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut. atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa. Setelah yakin. maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?’ Kisah Angka-Angka Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan. hobi main catur. saya Rahnat. latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu. hobi baca buku. Ajak peserta berkeliling ruangan sambil menyanyi “naik kereta api tut.. jelaskan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka.

“.Saya lahir di kota besar . dst.. yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat. dsb • Setelah selesai. misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang…. Ucapkan kalimat – kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri). dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ). Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut. Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta. asal. peserta mengucapkan kalimat. Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas.Saya memiliki hobby membaca. “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik……. Simpulkan Mencari Jodoh Langkah-langkah : • • • • • • • • Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan . Jelaskan kepada peserta bentuk permainannya. dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat 95. Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan Anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia) Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan. minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama. contoh – contoh kalimat misalnya : Saya adalah petugas lapangan .• • • dipersiapkan oleh delapan orang panitia ………. Bagikan kertas – kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil. peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya.. “ dsb.Saya lahir di pedesaan . satu kertas berisi kalimat “Bersama Membangun” dan satu kertas berisi kata “Kepedulian”. termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri. misal : Bersama Membangun Kepedulian. Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain. Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( yang penting. Minta peserta untuk mencari pasangannya masing – masing agar kalimat itu menjadi lengkap. Game untuk menghangatkan. kerjasama dan komunikasi . Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi. satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri ) Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing – masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap. Berdirilah Jika ………… Langkah-langkah : • • • Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran. kalau peserta 20 orang. lalu pemandu berdiri di tengah. harus disediakan 10 kalimat.

ajukan pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan membuat patung sesuai keinginannya sendiri ? Ajukan juga pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan untuk dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? . Setelah 3-4 ronde. Minta pemahat patung untuk mulai bekerja menjadikan patung itu sesuai dengan keinginannya dengan cara membimbing posisi kepala. 2. tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur terus sampai dengan angka 1. satu orang lainnya menjadi patung itu sendiri. Memahat Patung Permainan ini bisa dipakai untuk menyadarkan peserta bahwa manusia tidak bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain. kepala belok ke kiri. pemahat dan patung tidak boleh saling berbicara) Setelah selesai. Kita menggunakan bahasa. Menghitung Mundur Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat atau siswa. berdasarkan apa yang mereka butuhkan. tubuh patungnya (misal : tangan kanan ke atas. Peraturan yang diterapkan juga sama. tangan. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta) Pada saat menghitung. simbol. apa hubungannya permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita ( apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari atas dengan yang dari bawah ) ?. melainkan diganti dengan tepuk tangan. Sebenarnya. Sesudah 3 – 4 ronde. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat atau siswa. Mengubah kebiasaan atau cara pandang yang sudah lama kita miliki. informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. melainkan diganti dengan tepuk tangan. cara 1 atau cara 2 ? (2) Mengapa demikian ? (3) Kira-kira. yaitu setiap angka ‘tujuh’ atau angka ‘kelipatan tujuh’ . maka permainan dimulai dari awal.1. gambar. permainan tahap 1 selesai Permainan tahap – 2 dimulai dengan cara yang sama seperti di atas. dan bukan pemberi atau sumber informasi. Langkah – langkah : • • • • • • Minta beberapa orang peserta untuk tampil ke depan. merupakan hal sulit. permainan selesai. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat atau siswa untuk menerima hal–hal yang tidak biasa bagi mereka. Minta peserta untuk mendiskusikan : (1) Manakah yang lebih baik banyak terjadi kesalahan. kaki. lutut kanan bertumpu di lantai. angka itu tidak disebutkan. dengan cara yang mudah diterima mereka. Apabila ada peserta yang salah melaksanakan tugasnya. angka itu tidak disebutkan. dsb) Minta patung untuk menuruti semua posisi yang diminta oleh pemahat (selama proses. Langkah – langkah : • • • • • • • Minta peserta untuk berdiri mambentuk suatu lingkaran. Minta satu orang untuk menjadi pemahat patung. kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat atau siswa hanyalah penerima informasi. tangan kiri memegang kepala. minta peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’.

96. Tugaskan 8 orang peserta tersebut untuk berpasangan (menjadi 4 pasang). . Apabila peserta belum berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. Game untuk menghangatkan. mintalah mereka untuk mencoba beberapa kali sampai berhasil. sedangkan peserta lain menjadi pengamat. Langkah-langkah : • Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. berdiri di belakang yang ditutup matanya dan memberikan perintah (aba – aba) untuk memasukkan pensil tersebut ke dalam botol. dengan panjang masing – masing 2 meter. Sebuah pensil yang diikat oleh 4 utas tali rapia. apa saja yang membuat hal tersebut menjadi susah? Apa yang dirasakan oleh pasangan yang matanya ditutup? Adakah interaksi atau komunikasi antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain? Tanyakan kepada para pengamat. pasangan – pasangan tersebut berdiri membentuk lingkaran dimana di tengah – tengah lingkaran diletakkan sebuah botol. kerjasama dan komunikasi 1. tanyakan kepada peserta : Mengapa mereka memilih pasangannya masing – masing? Cukup mudahkah atau susah untuk memasukkan pensil ke dalam botol? Kalau mudah apa saja faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi mudah? Apabila susah. Setelah selesai permainan. • Bahas bersama peserta faktor–faktor yang bisa mempengaruhi dan menghambat kerjasama. Memasukan Spidol ke Botol Langkah–langkah : • Jelaskan kepada peserta bahwa sebelum membahas modul. Tali rapia tersebut harus bisa ditarik ke empat arah yang berbeda. tanpa kerjasama akan sulit untuk mencapai tujuan bersama. Pasangan yang tidak ditutup matanya. akan dimulai dengan permainan memasukkan pensil ke dalam botol. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. Sebelum permainan dimulai siapkan terlebih dahulu sebuah botol yang bisa dimasuki pensil. apa yang mereka amati selama proses permainan berlangsung? • • • • • • • • • • • Dari pertanyaan tersebut temukan kata kunci dari peserta : untuk dapat berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. Badai Berhembus (The Great Wind Blows) Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. memerlukan kerjasama di antara mereka.• Kemudian diskusikan bersama peserta : Apakah manusia bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? Apakah anak – anak bisa ? Apakah orang dewasa bisa ? Bagaimana tanggapan peserta tentang permainan ini ? 3. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan. Salah seorang dari setiap pasangan ditutup matanya dan bertugas untuk memegang tali rapia yang mengikat pensil. Mintalah 8 orang peserta sebagai sukarelawan.

• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin. Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata). Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi. Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin. Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

2. Lempar spidol Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Langkah–langkah :
• • • •

Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing. Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali. Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”. Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks : spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerk tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ? Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

3. Sepatu Lapangan : Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Langkah – langkah :
• • • • •

Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok. Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit) Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing. Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas. Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

4. Kompak

Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Langkah–langkah :
• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang. Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masingmasing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya. Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja. Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran .

5. Bercermin Langkah–langkah :
• • • •

Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin. Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan. Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama. Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.

97. Permainan (Ice Breaking) Posted on July 25, 2009 by ketutsutawijaya
Ini adalah beberapa permainan untuk memecah kebekuaan suasana saat berada dalam pertemuan atau pelatihan. Ada banyak permainan lainnya, tapi yang berhasil saya tulis (di tengah kesibukan yang tinggi, cie..ileh.. :p) cuma 4 permainan ini. Permainan yang saya tulis di sini adalah permainan yang saya dapatkan selama proses mengikuti dan mengadakan pelatihan secara langsung, sehingga jika ada yang keberatan karena hak ciptanya tidak dituliskan di sini, saya minta maaf sekali. Permainan di bawah ini saya tuliskan secara singkat. Kalau ada waktu, mungkin akan saya tambahkan lagi 1. Perkenalan Perkenalan sebaiknya dibuat meriah dan menjadi kesan pertama yang tidak terlupakan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk membuat suasana perkenalan menjadi menarik. Di sini dijelaskan cara berkenalan yang sedikit banyak berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dimiliki semua orang yaitu menulis. Urutan prosesnya seperti di bawah ini: Mintalah setiap peserta untuk mengambil selember kertas dan sebuah balpoin Instruksikan pada peserta untuk membentuk lingkaran. Jika peserta jumlahnya sedikit posisinya adalah duduk melingkar, namun jika pesertanya banyak, lebih dari 15 orang, mintalah mereka berdiri dan membuat lingkarab besar.

Minta pada peserta untuk menulis nama panggilan (subyek) mereka di ujung kiri atas kertas yang dibawa. Ukuran tulisan sebaiknya tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran kertas dan balpoin yang digunakan. Lipat kertas sebanyak dua kali agar nama yang ditulis tidak terlihat. Besar lipatan sesuaikan dengan besar tulisan, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Lakukan pengacakan. Kertas tersebut diputar ke kanan atau ke kiri dalam lingkaran tersebut sampai si pemilik kertas tidak memegang kertas miliknya lagi, namun memegang kertas milik orang lain. Mintalah peserta menulis kata predikat di kertas yang dipegangnya. Usahakan tidak menulis di bagian lipatan namun di bawah lipatan, agar kalau kertas dibuka tulisan-tulisan yang sudah dibuat berada di halaman yang sama atau tidak berada di halaman depan dan belakang. Kata predikat yang ditulis bebas, namun jika ingin membuat suasana menjadi meriah pikirkanlah jenis-jenis predikat yang harus ditulis peserta agar nantinya dapat membentuk kalimat yang lucu. Setelah selesai menulis kata predikat, lipat lagi dan lakukan pengacakan lagi. Minta peserta munulis kata obyek. Kata obyek yang ditulis juga bebas. Bisa berupa benda-benda yang ada di sekitar atau anggota badan. Kemudian lipat dan acak lagi. Terakhir minta peserta menulis kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu. Setelah selesai, kertas tersebut dilipat menjadi gulungan kecil. Instruksikan pada peserta untuk menyerahkan gulungan kertas kecil yang dipegangnya ke teman sebelah kirinya. Lakukan terus dengan kecepatan yang terus ditingkatkan. Saling oper akan terjadi dengan cepat dan koordinasi mulai kacau karena saking cepatnya. Teriakan kata “stop!” untuk memberhentikan putaran kertas-kertas yang terjadi dan sekaligus mengagetkan peserta yang sedang asik saling lempar kertas. Bagi peserta yang memegang dua kertas atau tidak memegang kertas adalah peserta yang “bersalah” dan harus “dihukum” dengan membaca pertama kertas yang dipegangnya. Contoh kalimat yang dibaca seperti ini: “Adi menyium bokong di pasar pada pagi hari”. Perkenalan telah dimulai dengan Adi. Lanjutan seterusnya dengan kertas-kertas yang lain. Output dari sesi ini adalah mengingatkan kembali pada peserta tentang hukum SPOK yang harus dipatuhi untuk melakukan penulisan. Output lainnya adalah menyegarkan suasana ketika bekenalan satu dengan yang lain. 2. Perkenalan dan Membangun Rasa Optimis Buatlah lingkaran. Peserta diminta untuk mengambil 2 lembar kertas A4. kertas tersebut di tempel di punggung teman di sebelah kanannya. Setiap peserta membawa satu spidol. Tanyakan pada teman yang ada di sebelah kanan tersebut tentang nama panggilannya. Tulislah menurun nama panggilan tersebut di kertas yang tertempel di punggung si pemilik nama (teman yang ada di kanan). Lakukanlah permainan angin bertiup untuk mengacak peserta. Sebelumnya, fasilitator menyiapkan tempat-tempat hinggap dari masing-masing peserta. Katakan “angin bertiup ke arah orang yang memakai kacamata”. Lakukan sampai teracak. Minta peserta untuk mengamati satu sama lain selama proses berlangsung. Lakukan 1 menit. Kemudian, peserta secara acak menuliskan kesan yang ada pada TEMAN BARU-nya dengan cara menuliskan kesan tersebut sesuai nama yang tertempel di punggung. Fasilitator menyiapkan contoh isian kertas. Contohnya:

“kenapa kita ada di sini?”. Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok. Gunakan SPOK. Barisan tidak boleh terputus. Fasilitator menerangkan tentang Inbound. kemudian bagikan kertas HVS dan spidol dan mintalah mereka menulis tentang apa yang dipikirkan tersebut. Tempel kertas-kertas yang sudah ditulis dan bacalah bersama. Tulis dengan ukuran yang besar yang bisa dibaca dari arah mana saja dalam ruangan”. Tetap berdiri membentuk lingkaran. . Kemudian. Kuncinya adalah peserta boleh menggunakan apa saja. Bagikan kertas kepada peserta untuk menuliskan Satu Kata saja yang dapat mewakili karakter dirinya sendiri. Inbound adalah cara melihat ke dalam diri sendiri. “apa yang anda harapkan dari forum ini?” Minta peserta untuk merenung 1 menit. Setelah itu menulis di punggung masing-masing orang. pertanyaan tidak perlu dijawab secara verbal. cukup dalam hati masing-masing. instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk barisan yang paling panjang. kembali ke lingkaran. Cukup instruksikan: “Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang“. Setelah melakukan inbound. Tanyakan: “ruangan apa ini?”. tidak ada diskusi pada sesi ini. Biarkan para peserta berkreativitas sendiri. Terangkan juga untuk menggunakan peraturan “menulis harus huruf kapital. Mintalah peserta untuk merenung memikirkan tentang karakter diri atau siapa kita sebenarnya. Tulis dengan huruf kapital dan berukuran besar. sekarang minta peserta untuk melihat ke sekeliling di dalam kelas. khususnya barang-barang yang melekat di badannya untuk membentuk barisan yang terpanjang. Adu Panjang Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok yang maisng-masing kelompok terdiri dari 5 – 6 orang. Melihat semuanya. kita berkenalan dengan diri sendiri. satu sama lain harus saling berhubungan. Setelah itu. Apakah ada kesamaan? Ajak peserta diskusi selama 2 menit. berderet satu baris dari depan ke belakang. Ulangi dua kali pertanyaan ini. Tidak boleh lebih dari 7 kata. bandingkan dengan kesan oleh orang lain melalui tulisan yang dibuat di punggung. 3. Setelah selesai. Tapi kunci ini jangan diungkapkan ke peserta. tanyakan lagi: “apakah anda semua memiliki optimisme terhadap apa yang akan kita lakukan ini?” “seberapa besar optimisme itu?” (gunakan skala 10 untuk mengukur optimisme ini).B = Baik U = Udik D = Diam dan pemalu I = Idaman Minta peserta untuk membuat sekreatif mungkin.

Lalu. satu sama lain. minta peserta untuk berkumpul kembali. bersilangan. Mencari benda berharga Mintalah peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. Akan terjadi tarik menarik dan gerak tidak tidak terkoordinasi antar peserta yang ada di kelompokkelompok. Percaya Teman Buatlah lingkaran-lingkaran kecil yang terdiri dari 5 – 6 orang. para peserta diminta untuk memikirkan di mana tempat untuk menyembunyikan benda berharga tersebut. Bebaskan peserta untuk menyembunyikan barang berharga tersebut di mana saja asal tersembunyi. rahasiakan. Ada aturan dalam permainan itu. Kemudian. orang berdiri di tengah lingkaran menjatuhkan diri dengan mata tertutup dan tangan dilipat di depan dada ke arah manapun. Barang yang tidak boleh diambil dengan tangan juga memaksa peserta untuk bekerjasama satu dengan yang lain. kerjasama harus diutamakan karena mengambil barang tanpa tangan bukanlah hal yang mudah. tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun. Menjatuhkan diri dengan bebas dan tidak kaku. ajak peserta untuk berdiskusi apa yang terjadi saat proses beradu panjang berlangsung. Mereka tidak berkomunikasi menyebabkan mereka harus mencari jalan lain untuk berkoordinasi agar menjadi tercepat dalam mengumpulkan barang. kenapa hal itu terjadi. 4. namun badan yang jatuh. Setelah mereka mengerti aturan ini. Lombanya adalah adu kecepatan mengumpulkan barangbarang berharga yang disembunyikan oleh masing-masing orang yang berada di masing-masing kelompok. Setelah ada ide tempat menyembunyikan langsung dengan cepat sembunyikan dan jaga hanya kita saja yang tahu tempat persembunyian itu. Setelah kelompok terbentuk. pertama. Silangan tangan harus kuat. Kemudian. Instruksikan peserta untuk memikirkan benda apa yang paling berharga yang ada pada dirinya.Kemudian. Semua orang harus menutup mulutnya rapat-rapat. Pelajaran dari permainan ini adalah. Satu orang yang berdiri di tengah lingkaran tersebut menutup mata dan menyilangkan tangan di depan dada. Ajak semua peserta untuk meyakini bahwa yang dimilikinya tersebut adalah benda yang paling berharga dan harus dilindungi sebisa mungkin. mintalah masing-masing kelompok kecil yang ada untuk berlomba. . 5. Lingkaran harus tetap kuat. sehingga saling memunggungi. minta mereka untuk saling menyilangkan tangannya satu sama lain. Terserah peserta untuk mengambil barang berharga miliknya dengan menggunakan apa saja. Fasilitator kemudian membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 5 orang. Cara menjatuhkan badan adalah kaki tetap tidak berpindah. minta mereka untuk membentuk lingkaran kecil namun masing-masing orang menghadap keluar. Orang-orang yang berdiri mengelilinginya harus siap sedia menyangga tubuh orang yang jatuh ke arahnya. Kedua. Jangan biarkan peserta lainnya tahu tentan benda berharga kita itu. Semuanya rahasia. Setelah itu. komunikasi sangat penting untuk membangun koordinasi yang kuat. karena tangan harus terus berpegangan. Barang-barang yang disembunyikan tersebut tidak boleh diambil dengan tangan. tidak mudah lepas. Cukup kita sendiri yang tahu. Dalam satu lingkaran ada satu orang berdiri di tengah lingkaran. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di tengah lingkaran dan menjatuhkan diri secara bebas. Lakukan bergantian.

Tapi yang paling penting dari permainan ini adalah membangun rasa kepercayaan satu sama lain bahwa kita semua bisa saling melindungi. 2. Lama permainan Perlengkapan Instruksi : 20 – 40 menit : Peluit : 1. Kegiatan di mulai dengan sepasang anggota regu duduk bertolak belakang di tanah dengan melipatkan kedua kaki ke arah dada. 4. Debriefing 1. ICE BREAKING Teaching point : 1. jumlah anggota ditambah dari dua jadi empat.Permainan ini dijamin menghilangkan kejenuhan dan rasa ngantuk. Fasilitator menanyakan pada semua peserta. apa yang dirasakan ketika menjatuhkan badan? Apakah ada perasaan takut atau sangat percaya dengan teman yang selalu siap melindungi? 98. ujung kaki diletakkan saling bersentuhan dengan kaki masing-masing pasangan. Memahami bahwa kekurangan anggota regu (terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja regu. 2. 3. Perencanaan strategis. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama dengan cara saling menekan punggung. . enam. tangan tidak usah berpegangan. delapan dan seterusnya. Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja regu. 3. Kemudian kedua tangan peserta saling berpegangan antar pasangan. Setelah sukses dengan cara kedua. 3. Memecah kebekuan (ice breaking) dengan saling bersentuhan fisik. sepasang peserta diminta duduk berhadapan. Perasaan setelah berhasil. 2. Faktor penunjang keberhasilan. 4. Setelah sukses dengan cara yang pertama. : Teaching point yang dirasakan. Mereka dipersilakan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. 4. Untuk berdiri peserta diminta menarik pegangan tangan. Implikasi terhadap regu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful