SILATURRAHIM PENDIDIKAN ANAK ISLAM SPAI KECAMATAN TRUCUK KLATEN

Sekretariat : Masjid Al Hidayah Sumber Kulon Sumber Trucuk Klaten 57467. Telp 081336347511. Email dan facebook : Rosyada_123@Yahoo.co.id, Blog Web : spaitrucuk.wordpress.com

1.Blind Leader
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak peserta outbound. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta outbound adalah tiap-tiap peserta dalam outbound training ditutup matanya, kecuali yang ditunjuk sebagai leader, mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan Leader, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Orang yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana seorang bisa tampil sebagai pemimpin (leader) dan bagaimana rasanya dipimpin orang lain. Saling percaya antar sesama divisi dalam perusahaan.

2. Pipa Bocor
March 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah. Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember/kaleng, bola pimpong. Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.

2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan ember yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaiman mengatur strategi kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan

3. Evakuasi Bambu
May 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif. Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu. 2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan 3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah : 1. 2. 3. 4. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ? Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ? Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik

4. Folding Karpets
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Jenis games ini dimainkan dengan alat bantu sebuah karpet atau terpal plastik atau kain yang ukurannya 1 meter persegi untuk 8-10 orang. Ukuran karpet dapat disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut bermain maupun tingkat kesulitan yang ingin diberikan, lebih banyak peserta maka dibutuhkan karpet yang lebih luas. Instruksi 1. Pertama, seluruh peserta diminta naik ke atas karpet dan 2. Setelah aba-aba dimulai mereka harus dapat membalik karpet tersebut 3. Kelompok harus bekerja sama dalam menemukan cara dan kemudian membalik karpet tersebut. Target Kelompok yang paling cepat membalik karpet dianggap sebagai pemenang. Larangan dan Hukuman

dan saling mengaitkan tangan yang satu dengan yang lainnya. Peserta lainnya berada di bawah. Orang-orang yang berada di atas karpet tersebut tidak boleh turun ataupun menyentuh tanah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Human Ladder April 15. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Perintahkan seseorang untuk berdiri di atas drum atau bangku menghadap ke depan. 2. Teaching pointnya adalah : o o o o o Mengembangkan rasa percaya diri pada peserta outbound Mengembangkan rasa percaya diri pada orang lain Mengembangkan kerjasama kelompok. Trush Fall April 15. Tujuannya adalah menangkap orang yang berada di atas drum pada saat peserta outbound tersebut menjatuhkan diri. Mengembangkan sikap bekerja dengan fokus yang dalam Melatih keberanian mengambil resiko 6.1. Jika melakukan pelanggaran tersebut maka kelompok dianggap gagal melakukan tugasnya. 5.

Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut 3. Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainanoutbound ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk mencapai puncak yang diharapkan. Setiap pasangan memegang kayu (ukuran 1-1. kaos tangan dan helm. Peserta yang telah dilewati menuju ke depan untuk membuat anak tangga berikutnya.Tanggung jawab. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? Apa kunci keberhasilan mereka ? Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ? Apa makna dari kegiatan ini ? . 5. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. 2. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran. karmentel. Ketinggian bisa bervariasi. snappling. Hell Barier April 15.Apa yang dirasakan saat dilewati Apakah rasa percaya kepada orang lain membuat anda mudah melewati tantangan ini? Teaching point : Trush. 3. Alat bantu dalam permainan outbound ini meliputi jaring. 4. Tujuan dalam games outbound ini adalah : 1. 6.5 m).Peserta berpasangan berhadap-hadapan dan berdiri sejajar. webbing. Peserta outbound training menaiki anak tangga yang dipegang oeh temannya.Menjadi peserta aktif 7. 5. 2. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Debriefing : .Apa yang dirasakan pada saat menaiki anak tangga . dan berdiri berjajar membuat seperti anak tangga. 4. kong.Pasrah.

visi pribadi. Apabila berhasil. Kelompok yang mampu berdiri di atas kain yang terkecil adalah pemenangnya. Kemudian menuliskan semua pertanyaan berdasarkan daftar pertanyaan yang dibuat mencakup : Visi kehidupan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dari nama game nya sudah kelihatan solo = sendirian. Kemudian dilakukan kembali proses seperti semula. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua anggota tim diminta untuk berdiri di atas kain. .00-24. diperlukan pengorbanan Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan kelompok. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah Berfikir kreatif 9. maka instruktur outbound menghitung satu sampai lima hitungan. Tidak ada bagian dari kaki berdiri diluar kain. Teaching point : • • • • • Membangun kebersamaan Menunjukkan untuk kesuksesan tim. Setelah mereka berhasil berdiri. visi keluarga dan visi organisasi.8. Melihat kelemahan-kelemahan diri dan menyusun langkah-langkah untuk memperbaikinya. Solo April 15. Jadi semua peserta dibuat berpencar satu dengan lainnya. seakan akan mereka berada dia atas sebuah kapal yang akan tenggelam.00. Merefleksikan kualitas keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. Titanic (kapal tenggelam) April 15. duduk/tidur menyendiri selama sekitar 2 jam antara pukul 22. Melihat kekuatan diri yang dimiliki. kain dilipat menjadi lebih kecil.

6. Kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan hari ualng tahun mereka atau berdasarkan tinggi badan. webbing dan helm. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? 3. 5.snappling. Birthday Line Up April 15. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan outbound training permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah : 1. Teaching point : • • • • • Melatih konsentrasi pada tugas. Mengembangkan cara berkomunikasi yang efektif Melatih untuk berinovasi Aplikasi praktis dalam proses pemecahan masalah Kepemimpinan bersama 11.kong. 4. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? 2. Mereka tidak boleh berbicara dalam menyusun barisan itu. Apa kunci keberhasilan mereka ? 4.karmentel. Meningkatkan rasa percaya diri 10. Jembatan birma April 15. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran Pemaknaan dalam program outbound permainan ini adalah : 1.Teaching point : • • • • Membangun visi kehidupan memahami kelemahan-kelemahan diri melihat diri dan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. Alat bantu dalam out bound training permainan ini meliputi bambu. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua peserta diminta berdiri di atas papan. Berani mengambil keputusan . Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? 5. Melatih Kepercayaan diri 6. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta.

sehingga diharapkan untuk tidak melakukan cobacoba/bereksperimen hal yang tidak perlu  . Sling Baja. Carabiner. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dalam sebuah kegiatan outbound training. Tujuan permainan ini adalah :   Melatih peserta untuk cepat mengambil keputusan Melatih keberanian Merubah pola piker Memberi pengalaman baru pada peserta outbound   Hal yang harus diperhatikan : Masalah keamanan  Masalah pengalaman intruktur outbound  Games ini beresiko tinggi. Game ini sendiri termasuk dalam kategori High Impact. Pulley. dll.12. Sepertinya tidak lengkap bila tidak ada Flying fox. Setiap peserta training outbound disuruh untuk meluncur dari ketinggian melalui tali/sling yang teah disediakan. Flying Fox April 15. Helm. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan ini adalah : Carmantel. Harnes. sehingga dibutuhkan peralatan yang memadai. safety yang memadai dan juga tenaga operator maupun instruktur yang mempunyai pengalaman yang cukup untuk memainkan games ini. Cara mainnya sederhana.

2 m. Pemenangnya adalah team yang berhasil keluar dari pulau semua terlebih dahulu. Peralatan yang dibutuhkan diantaranya adalah : Tali Carmantel. Bambu ukuran 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . dan dimulai lagi dari awal.5 m. maka seluruh anggota groupnya harus kembali kedalam pulau. Volley Ballon April 15. Tali rafiah dibuat melingkari pohon membentuk seperti sebuah pulau. Escape From The Island April 15. Masing2 kelompok diberikan satu buah bambu. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi dalam 2 atau 3 kelompok. Peserta outbound diminta untuk menyeberangi pulau menuju pantai tanpa menyentuh tanah (dalam hal ini berfungsi sebagai laut). Tali carmantel diikatkan pada sebuah pohon/penyangga setinggi 1. Tali rafiah.13. Tujuan permainan?      Melatih kekompakan team Melatih personal untuk cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Melatih kesabaran Melatih kekuatan fisik peserta outbound 14. Apabila ada peserta outbound yang menyentuh tanah. Kemudian dibuat garis lurus pembatas seolah-olah seperti sebuah pantai.

Masing-masing peserta diminta untuk memegang ujung kain. Hunter My Name April 15. kemudian melempar lagi seperti semula. Kemudian instruktur outbound menyebar kertas yang berisi nama seluruh peserta outbound di lapangan/area outbound. tali rafiah dan kain untuk melempar balon berukuran 1×1 m. Pulpen. Kemudian kertas tersebut digulung dandi aduk/diacak. Seluruh peserta diminta untuk mencari namanya masing2 dalam waktu yang teah ditentukan oleh instruktur outbound. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah :Kertas yang di potong ukuran 10×5 cm. Teaching point : • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. 3 atau 4 anggota kelompok ditutup matanya. Teaching point : • • • • Melatih kekompakan team Mengetahui kelebihan dan kekurangan teman Kerjasama Kecerdasan mengatur strategi 15. selain itu memiliki makna yang dalam. Cara permainannya adalah : Peserta outbound dibagi dalam dua team. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Satu kain pelempar untuk 4 orang. dan webbing atau tali dibuat melingkar berdiameter kurang lebih 1meter. Team lawan bertugas menangkap balon dengan kain. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah : Balon yang diisi air. Peserta dilarang keluar lingkaran group dalam mencari nama mereka. kain pembatas. Tali rafiah dibuat berbentuk kotak seperti lapangan volley mini dan kain pembatas dibuat sebagai net. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk kedalam webbing/tali yang sudah disediaka n instruktur. paling ideal masing-masing team berjumlah 16 orang. Peserta outbound melempar balon dengan menggunakan kain pelempar yang dipegang oleh 4 orang. Berfikir kreatif dan inovatif . Masing-masing peserta diminta untuk menuliskan namanya masing-masing pada kertas kecil yang sudah disediakan. Team dengan nilai point terbanyak adalah pemenangnya.Games outbound ini termasuk dalam kategori Fun game. Penuh dengan keceriaan dan tawa.Cara permainan : Peserta outbound dibuat menjadi beberapa kelompok.

buah lainnya. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. 4 buah. Teaching point : • • • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Kelompok yang berhasil mendapatkan buah(harta karun) paling dulu adalah pemenangnya.8 m. Masing-masing kelompok diberikan 4 buah bambu dan 2 buah tali.16. penutup mata/slayer. Peralatan yang dibutuhkan adalah Bambu ukuran 1. kecuali ketua kelompoknya. Buah diikat pada seutas tali kemudian digantung pada ketinggian sekitar 3meter.buah salak. Setelah masing-masing kelompok mendapatkan tandu. Kemudian instruktur outbound mengundi tandu untuk menentukan siapa memakai tandu siapa. Tali atau webbing. Ketua kelompok memerintahkan anak buahnya untuk menuju lokasi harta karun (buah) yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Kemudian ketua kelompok naik ke atas tandu dan diangkat oleh seluruh anggota kelompok yang memakai penutup mata. Berfikir kreatif dan inovatif Siap memimpin dan siap dipimpin Mengetahui bahwa kita mempunyai keterbatasan . instruktur menyuruh peserta outbound berkumpul dan menjelaskan bahwa tandu yang mereka buat belum tentu mereka yang memakainya. Setelah tandu selesai. seluruh anggota kelompok memakai penutup mata/slayer. Mencari Harta Karun April 15. Seluruh anggota kelompok diminta untuk membuat tandu dengan kreasinya sendiri-sendiri. buah jeruk. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Cara permainan.

Seluruh peserta outbound diminta untuk memegang ujung tali. Teaching point : Kerjasama kelompok/team Melatih Konsentrasi Mengatur ritme kerja Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman . Cara permainan/ gamesnya : Instruktur outbound membagi peserta dalam beberapa kelompok yang terdiri antara 8-10 orang. Seluruh peserta menuju garis start. Peserta mulai berjalan menuju garis finish. bola tersebut tidak jatuh.5 m. kemudian diikatkan pada kayu. Kayu/bambu yang ujungnya diset sedemikian rupa sehingga berlubang dan bisa dipakai untuk menaruh bola c. kemudian bola ditaruh di atas kayu. Kelompok harus bisa menstabilkan kayu. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. sehingga apabila bola plastik ditaruh di atas kayu. setiap orang mendapat satu utas tali. maka game harus diulangi kembali mulai dari garis start kembali. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah : a. Tali rafiah Persiapan alat : Tambang plastik dipotong berukuran 1. Tambang plastik b. Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk mengambil satu buah kayu yang sudah diikatkan tambang plastik dan satu buah bola plastik. Apabila bolanya jatuh. Instruktur outbound menyiapkan garis start dan finish menggunakan tali rafiah. Bola Plastik d. Time Bomb April 16. Kelompok pemenang adalah yang mencapai garis finish terlebih dahulu tanpa membuat bolanya jatuh.17. Masing-masing kayu memiliki 8-10 ujung tambang plastik.

Yang mereka lakukan biasanya adalah kerja intra team mereka sendiri. Setiap anggota team harus melewati sarang labalaba tersebut. semua peserta harus ulang lagi dari awal. Kalau menyentuh tali. Spider`s Web April 16. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi . Air Bridge (jembatan udara) April 16. Kaitkan dengan manajemen kualitas kerja? Tonggak/pohon Tali Helm 19. Perlengkapan : • • • Cara permainan: Fasilitator harus menyiapkan sarang laba-laba diantara dua tonggak/pohon. Sarang laba-laba tersebut harus memiliki lobang yang besarnya cukup untuk setiap peserta. apa hubungan permainan ini dengan pekerjaan di tempat kerja? Konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus kembali.18. Kalau hal itu terjadi. Debriefing : Seringkali peserta tidak melakukan kerjasama antar team. tanyakan mengapa mereka tidak mau bekerja sama? Tanyakan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : o Sinergi antar team dan intra team o Mengembangkan komunikasi yang efektif o Mengembangkan strategi bersama o Membangun kepercayaan diri anggota team o Melatih proses pemecahan masalah o Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota o Memahamani saling ketergantungan antar sesama.

Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. maka game dimulai lagi dari awal. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Perlengkapan : Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Crocodille River April 16. Separuh anggota yang lain bertugas menggeser bangku untuk track jembatan berikutnya. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh.Tantangan terberat adalah memindahkan . Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. Separuh anggota kelompok berdiri di atas papan yang ditaruh diatas bangku. Seluruh anggota kelompok berada di atas papan.Perlengkapan : - Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 20.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Menyusun perencanaan yang strategik Mengimplementasikan perencanaan strategik Kerjasama antar kelompok kerja dalam satu sinergi Komunikasi yang efektif Leadership Kemampuan mengalokasikan sumber daya Kemampuan mengatasi ketakutan akan tenggelam Perlengkapan yang diperlukan : Instruksi : Tim anda ditugaskan untuk membangun sebuah rakit yang akan digunakan untuk menyeberangkan anggota team kesuatu tujuan dengan selamat.papan dan bangku. maka game dimulai lagi dari awal. 4 buah Bambu ukuran 3 meter. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 21. Debriefing : Arahkan keluaran peserta untuk dapat mengungkapkan bagaimana perasaan masing-masing peserta dengan kegiatan tersebut (takut. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. tanpa turun dari papan/tanpa menyentuh tanah. melelahkan. Tim diberi waktu 15 menit untuk merencanakan rakit. menarik. Bila dalam percobaan tidak safe. 8 buah Empat buah drum plastik Tali /webbing Tali plastik Gergaji Palu Meteran Selembar kertas manila dan spidol untuk perencanaan Pelampung Helm Dayung . membosankan) Bambu ukuran 3. maka team harus membangun rakit ulang agar safe. menantang. Bangun Rakit April 16.5 meter. Tim diberi kesempatan untuk mencoba rakitnya sebelum digunakan untuk menyeberang.

Kemudian dilanjutkan hingga berdiri seluruh team nya. Peserta diminta berdiri dengan bantuan punggung temannya. Cara permainan : Permainan dimulai dengan sepasang anggota team duduk berhadap-hadapan.4 hingga seluruh team yang ada berdiri bersama berbarengan. Apabila berhasil. maka jumlahnya ditambah menjadi 2. tangan tidak usah berpegangan. All Stand Up April 16. Ujung kaki saling dikaitkan dan tangan berpegangan.Arahkan keluaran peserta pada bagaimana proses pembuatan/penyusunan rakit (mulai observasi. pelaksanaan serta pengawasannya) Arahkan kepada peserta tentang siapa berperan sebagai apa.3. Kemudian tantangan diubah. Debriefing : Faktor penunjang keberhasilan? Perasaan setelah berhasil? Implikasi ke tempat kerja? . Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama. Perencanaan strategik Pergeseran paradigma kerja. 22. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja Memecah kebekuan (ice Breaking) dengan saling bersentuhan fisik Memahami bahwa kekurangan anggota team ( terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja team. Mereka dipersilahkan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. dimulai dari 2 orang lagi dengan duduk saling membelakangi. pengorganisasian. perencanaan.

Frantic Balloon April 21. Berubahnya lingkungan bisnis menuntut perubahan strategi Menyusun perencanaan strategik Mengimplementasikan rencana yang disusun Kerjasama dalam kelompok . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami perubahan lingkungan bisnis terhadap strategi organisasi. tali. Kemudian peserta diminta memindahkan benda tersebut ke sisi yang berseberangan secara bersamaan. Alat : Hollahop. kemudian dengan menggunakan webbing. Tujuan : • • • • Melatih kerjasama team Mengetahui kecerdasan peserta Sebagai game pemecah kebekuan Berfikir kreatif dan inovatif 24. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Kategori game ini adalah termasuk low game dan biasa digunakan untuk game pemecah kebekuan (Ice Breaking). Kemudian tantangan di ubah dengan menggunakan tali.23. hollahop ditaruh di sebelah kanan. Hollahop Berpindah April 16. kemudian peserta outbound diminta untuk memindahkan hollahop tersebut ke sebelah kiri tanpa memutus pegangan tangan. webbing Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok besar. Kemudian insruktur outbound memerintahkan seluruh anggota kelompok berpegangan tangan sehingga membentuk garis lurus. Apabila sudah maka tantangan berikutnya adalah. Hollahop ditaruh di ujung kanan. webbing ditaruh disebelah kiri.

Debriefing : • • • • Apa yang merupakan teaching pointnya Faktor apa yang menentukan kecepatan kerja Hal-hal yang menjengkelkan di saat kegiatan dan bagaimana mengatasi kejengkelan tersebut. Tim diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat perencanaan strategik. Setelah percobaan pertama. Peserta diberitahu bahwa balon akan ditambah oleh fasilitator dari waktu ke waktu. Ball Tossing April 21. tim dipersilahkan untuk mencoba lagi dan diberi waktu untuk membuat perencanaan srategik lagi. 25. Selanjutnya orang yang diberi bola juga menyebut namanya dan memberikan kepada orang lain sambil menyebut nama orang lain. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching point : • • • • Fokus pada pekerjaan Sensitivitas terhadap orang lain Pelayanan prima Inovasi Perlengkapan : • • • Tiga buah bola plastik Stopwatch Pluit Cara permainan : Game ini termasuk dalam kategori fun game dan ice breaking. Peserta diminta untuk membentuk lingkaran dengan wajah menghadap ketengah dan berhadapan dengan peserta lain. Tolok ukur : Kesuksesan tim dinilai dari berapa banyak kesalahan menyebut nama sendiri dan nama orang lain. Kalau dihubungkan dengan dunia kerja dan kehidupan organisasi apa arti permainan tersebut. Selanjutnya peserta diminta untuk melempar sebuah bola kepeserta lain dengan menyebutkan namanya sendiri dan nama orang yang diberi bola.Lokasi : Dilapangan terbuka kira-kira seperempat lapangan bola Perlengkapan : Balon dalam jumlah 4x jumlah peserta dan stopwatch Cara permainan : Setiap anggota diminta untuk meniup dua buah baloon dengan ukuran cukup besar. hal yang sama dilakukan secara bergantian pada peserta lainnya. . Tolok ukur sukses adalah berapa banyak balon yang dapat ditangkap dan tidak pecah dalam kurun waktu 10 menit. Semua peserta outbound training akan melambungkan bola tersebut ke angkasa dengan menepuknya dari bawah ke atas.

Dianggap selesai bila tali-tali yang dipergunakan kembali keluar lingkaran. Alat bantu yang dapat digunakan hanya berupa tali-tali yang tersedia. komunikasi yang efektif terhadap rekan kerja . inovasi-kreativitas . bila ada seorang peserta yang menginjak maka permainan harus diulang dari awal lagi.Jumlah bola jatuh Debriefing : • • Menanyakan pengalaman individu dari permainan Perilaku peserta yang mendukung dan menghambat kesuksesan tim 26. apabila tumpah permainan diulang dari awal. Setiap botol dibeli tali minimal 10 buah botol air mineral ditaruh tegak di atas tanah dengan tutup terbuka : Strategic Game Target : team work dalam mencapai target. TOXIC WASTE April 21. melatih kesabaran. mengetahui kekurangan dan kelebihan rekan kerja. Aturan Main : Fasilitator outbound memberikan instruksi : • • • • • Tipe Peserta tidak boleh berbicara satu sama lain. Cairan tidak boleh tumpah. Botol air mineral yang diberi tali. disiplin. Tidak boleh memasuki area radiasi. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Permainan ini biasa dikenal dengan sebutan “masukkan air ke dalam botol” Alat yang dibutuhkan : Permainan : Tim harus memindahkan cairan beracun dari satu container (diwakili oleh botol) ke container yang lain.

Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan Teaching point : • • • • Problem solving Melatih kesabaran’ Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. Masing-masing peserta outbound training mendapatkan satu buah. ALMOST INFINITE CIRCLE April 21.27. Kemudian setiap orang mengikatkan tali rafiah dipergelangan tangannya. Saling pengertian Mau tau kunci dari permainan ini? sepertinya anda harus menghubungi manajemen outbound malang di marketing@outboundmalang. Aturan Main : • • Tidak boleh memotong tali. dengan saling menyilang dengan pasangannya Permainan : Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya. dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang.com . Stopwatch Persiapan : Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta outbound untuk berpasangan dua-dua. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Peralatan yang dibutuhkan : Tali rafiah yang dipotong sepanjang 80cm.

dan BADAI. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori ice breaking. Panjangnya disesuaikan dengan jumlah group yang bermain 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan pelaksanaan : Kerjasama team/regu Kekompakan regu Saling membantu antara yang kuat dan yang lemah Menetapkan strategi manajemen secara tepat dan bersama-sama Menempatkan diri dengan tepat saat bertindak /saat menjalankan tugas. tanpa boleh melepas pegangan tangannya. Peralatan yang dibutuhkan : 1.Pohon tetap diam di tempat. maka semua harus berpindah dan berganti peran. di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU. Variasi Untuk lebih meriah. secepatnya. ANGIN. Tali besar (berdiameter 4-5 cm/seukuran tali perahu/bisa juga menggunakan webbing. o Jika disebut kata ANGIN. dan jenisnya fun games. atau 31…dst. Pendahuluan dan Persiapan Permainan dapat dilakukan di ruangan yang cukup besar atau pun di halaman. maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain. seperti pada permainan “ular naga panjangnya”. Kedua ujung tali harus diikat dengan kuat . Game Arung Jeram March 22. Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita. lebih baik dengan jumlah kelipatan 3 plus 1. orang yang bercerita harus ikut segera mencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong.28. Misalnya 13. o Jika disebut kata PEMBURU. maka yang berpindah adalah pohon. mencari tupai yang lain. Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan. Instruksi dan petunjuk permainan • • • • • • Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran. Tupai dan Pemburu March 21. sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak mempunyai kelompok. o Namun jika yang disebut adalah BADAI. berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan. 22. dan diteruskan hingga beberapa kali Pada saat berpindah. minta mereka untuk mencari kelompok / posisi yang ada di seberangnya pada saat melakukan perpindahan. boleh jadi tupai atau pohon dan sebaliknya. 29. jadi berpindah ke kelompok lainnya. 16. dengan jumlah peserta tidak terbatas. Dari 3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan jongkok/merunduk. kemudian secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 3 orang.

Scorpion March 22. • Saat berdiri kedua kaki/lutut tidak boleh ditekuk (harus tetap lurus) • Setelah dapat berdiri bersamaan. Panjang tali sekitar 3 meter Tongkat/bambu yang panjangnya sekitar 2-3 meter Aneka halang rintangan Cara permainan : . apabila ada tim yang pegangannya lepas.Cara permainan : • • Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur (selonjor) ke dalam lingkaran Kedua tangan tiap anggota regu memegang tali. sedangkan yang paling belakang bertindak sebagai ekornya. jumlah tali disesuaikan dengan jumlah peserta. Jika jarak semakin rapat. maka team tersebut dinyatakan kalah Ulangi 2-3 kali sampai benar-benar ada pemenangnya 31. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : Kerjasama antar anggota maupun tim Mengatur strategi Kekompakan dalam satu team work Mengenali kekuatan/kemampuan team nya dan kemampuan team lawan. • Setiap anggota regu berusaha berdiri secara bersamaan. maka semakin baik. Cara permainan : Tiap tim/regu terdiri dari 10-15 orang Setiap tim berdiri berbaris dan berpegangan pada pinggang orang yang ada didepannya Anggota yang paling depan bertindak sebagai kepala kalajengking.5m-1m. jarak anggota regu 0. Stik Goyang March 23. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • Menjalin kerjasama dan toleransi antar anggota Belajar menerima dan siap kapan pun harus bisa memberi kesempatan kepada orang lain Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan. kemudian berusaha duduk bersamaan kembaliDiusahakan jangan ada peserta yang jatuh 30. Pegangan tidak boleh lepas selama permainan berlangsung Kepala kalajengking harus berusaha memegang ekor lawan. Alat yang dibutuhkan untuk permainan ini : • • • Tali. Bila dalam permainan berlangsung. Pemenang adalah yang lebih dahulu memegang ekor lawan.

dimana tali dalam keadaan kondisi kencang Tim menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas. masing-masing regu satu buah Bambu/pipa plastik yang telah dibelah dua. maka harus dimulai dari awal (start) 33. semakin bagus Seluruh peserta berusaha mengatur gerak bola yang meluncur di dalam bambu. The Opposite March 23. Masing-masing orang 1 buah. 3. boleh diseblah kanan. Tim pemenang adalah yang mencapai finish lebih dahulu tanpa membuat tongkat jatuh Apabila tongkat jatuh maka harus mulai lagi dari start. 32. sehingga bisa mencapai tujuan Bagian terakhir adalah memasukkan bola kedalam ember plastik Saat bola meluncur tidak boleh tersentuh tangan/jari Bola bergerak hanya melalui satu jalur (bambu) Bila bola jatuh. Semakin jauh jaraknya. Instruksi dan petunjuk permainan • • • Setiap kelompok diminta membentuk barisan ke belakang seperti kereta. 2. 4. Kemudian kita beri aba-aba untuk mereka secara bersama-sama bergerak ke kiri atau ke kanan atau ke depan ke belakang sesuai instruksi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. sepanjang 50cm. Peserta dibagi dalam 3-4 kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Alat : • • Kerjasama team Pembagian tugas (manajemen) Mengatur diri dan waktu untuk bertindak dan memberikan kesempatan Mengatur strategi bermain bersama-sama Bola kecil.Ball Estafet March 23. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. Jika memungkinkan.• • • • • • Tiap anggota tim berhak memegang seutas tali. boleh disebelah kiri Letakkan tongkat di tengah tarikan utas tali. Cara permainan : • • • • • • • Tiap anggota regu memegang 1 buah bambu yang sudah dibelah Tetapkan jarak tempuh estafet (10-15 meter). minta mereka memeluk rekan yang ada didepannya masing-masing. dengan tangan memegang bahu atau pinggang kawan yang ada di depannya. .

Setelah beberapa kali mencoba ke arah yang sesuai dengan instruksi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • • Kerjasama team Mengatur cara kerja yang efektif Pembagian tugas/menempatkan personel dengan tepat Kekompakan antar anggota team Peralatan yang dibutuhkan : • • • Ember berisi air Gelas plastik yang bagian bawahnya diberi lubang Sebuah botol plastik Cara permainan • • • • • • Peserta duduk dalam posisi berbanjar Peserta outbound paling depan bertugas mengambil air. 34. Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan.• • Peserta harus bergerak dengan cara melompat bersama. Larangan dan hukuman • • • Barisannya tidak boleh putus atau rusak. Water Estafet March 23. yaitu yang tidak pernah melakukan kesalahan Variasi • • Untuk mendistorsi. maka kemudian mereka harus melakukan gerakan yang berlawanan dengan instruksi yang diberikan. Minta mereka untuk tidak bersuara (yang dapat dijadikan “alat bantu komando”) pada saat melakukan gerakan. kita dapat memberi instruksi dengan ditambahkan gerakan tangan atau kita melompat juga sambil memberi instruksi. tanpa boleh barisannya putus atau rusak. Bagi kelompok yang salah atau ada anggota kelompoknya salah melakukan pergerakan maka kelompok tersebut harus gugur Target • Permainan terus dilanjutkan hingga didapat pemenang. sedangkan peserta paling belakang bertugas menuang air ke dalam botol Gelas yang telah berisi air secara estafet diberikan kepada rekan dibelakangnya melalui kepala Lubang gelas hanya boleh ditutup oleh jari tangan saja Menggunakan batas waktu tertentu Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu adalah pemenangnya .

Tidak diperkenankan melepas baju 9. Permainan ini dilakukan secara kelompok 2. Melatih kesabaran 3. 3. Peserta pertama membawa balon dari garis start menuju ke peserta kedua. Begitu seterusnya sampai finish Aturan : 1. kartu. 4. Jadi anggota kelompok harus berjajar dengan jarak 10-15 m 3. kemudian peserta kedua ke peserta ketiga. Piring 2. Piring Keseimbangan March 24. Kereta Terpanjang March 24. Peserta tiap-tiap kelompok outbound terdiri dari 8-10 orang Seluruh peserta sebaiknya menggunakan celana panjang Gunakan lokasi/tempat yang tidak becek Dilakukan serentak dan terdiri dari beberapa regu Tiap regu memiliki jumlah yang sama Tiap regu berusaha keras membuat timnya menjadi regu dengan deretan paling panjang Peserta boleh menggunakan apa saja yang saat itu dibawa sebagai penyambung (dompet. badan. tali sepatu. Melatih kecermatan dalam menggunakan strategi 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan/games : 1. Regu pemenang adalah yang membuat deretan yang terpanjang 36. Kerjasama kelompok Alat yang harus disiapkan : 1. Kelompok yang menang adalah kelompok yang sampai ke garis finish . 2. Menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki Aturan permainan/games outbound : 1. 7. dll) 8. 6. Bola harus selalu berada di dalam piring selama peserta berjalan 2. Balon (ditiup sebelum permainan dimulai) Cara permainan/games : 1. Kerjasama antar anggota dan team 2.35. ikat pinggang. Peserta melakukan permainan ini secara estafet. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. 5. Mengatur strategi dan kreativitas 3.

3. . Lemparan bola dilakukan dengan cepat dan tidak beraturan. 2. dan peserta harus dapat menangkap bola. Instruktur dan fasilitator melemparkan bola dari balik penghalang. agar peserta kesulitan menangkapnya 4. 4. Setelah bola ditangkap. Bola plastik sebanyak mungkin dengan berbagai ukuran Tali/ rafiah untuk daerah pembatas bagi peserta Dua kantong plastik besar untuk tempat bola Penghalang (kain) Cara permainan : 1. Meningkatkan kekompakan kelompok Kecermatan Kecepatan Bertindak cepat Bisa mengatur strategi Alat yang digunakan : 1. langsung dimasukkan kedalam kantong plastik yang telah disediakan Aturan : 1.37. Bola yang tidak tertangkap tidak boleh diambil peserta 3. Meteor Garden March 24. 5. Kelompok yang paling banyak menangkap bola adalah pemenangnya. 3. 4. Peserta tidak boleh keluar dari garis pembatas selama menangkap bola 2. Jumlah anggota kelompok antara 10-15 orang 2. Permainan meteor garden dimainkan secara kelompok. tetapi harus tetap berada di garis pembatas yang berbentuk persegi 3. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.

Mengurai Benang Kusut March 24. Mengatur strategi dalam menghadapi masalah Alat yang dibutuhkan : Tidak ada Cara permainan : 1. 2. Melatih kerjasama team 2. tanpa melepas tangan. Kemudian semua peserta harus bergandengan tangan dengan cara : tangan kanan kepada teman si A. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Menara Manusia March 24. 39. Melatih kerjasama tim Melatih kekompakan tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Menumbuhkan sikap rela berkorban demi kesuksesan bersama Mengembangkan strategi untuk tercapainya tujuan Cara permainan : . Instruktur memerintahkan masing-masing kelompok untuk untuk membentuk lingkaran 3. Tugas kelompok adalah harus mengurai tangan yang asalnya tak beraturan (kusut) menjadi terurai. 5. 3. Team yang tangannya terlepas dinyatakan gagal (diskualifikasi) 6. Jadi kedua tangan tidak boleh berpegangan kepada orang yang sama 4. Permainan dilakukan berkelompok dengan jumlah anggota kelompok 6-10 orang 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan adalah : 1. tangan kiri kepada teman si B. Tim yang mampu mengurai paling cepat adalah pemenangnya. 5. Meningkatkan kekompakan team 3.38. 4.

2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. kadangkala ada lebih dari satu orang yang sesuai dengan kriteria itu. 2. Biarkan mereka yang mengatur diri mereka sendiri. Caranya dengan memberi perintah sesuai dengan kriteria orang tersebut. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini cocok dimainkan di dalam ruangan sebagai game pemecah kebekuan (ice breaking). “apakah kamu mencintaiku?” Para peserta lain bebas menjawab “ya” atau “tidak . Akibatnya mereka akan berebutan memberi perintah. Melatih kejujuran Alat : Sepatu atau kertas tebal sebagai tanda Cara permainan : 1. Tentu saja masih ada orang yang menempati kursi itu. Seluruh peserta membentuk satu lingkaran besar. pindah ke samping kiri 3 kali.” Tentu saja. penerbit Andi dan penerbit Metanoia. Pindah Kursi March 24. Karena itu dia harus menyuruh penghuninya pergi. Namun Anda tidak perlu campur tangan. 41.” Peserta pelatihan yang sesuai dengan kriteria itu menghitung orang di samping kanan sampai orang kelima. lalu bertanya kepada peserta lain. Cara permaiannya adalah sebagai berikut : Semua peserta diminta duduk melingkar. Anda mulai aktifitas ini dengan mengatakan: “Setiap orang yang me-makai sepatu berwarna coklat pindah 5 kali ke samping kanan. 6. Bermain strategi 3. Di sinilah serunya aktifitas ini. 3. dan setiap peserta mempunyai posisi sendirisendiri dengan diberi tanda sepatu atau kertas tebal 3. Acara menjadi sedikit kacau. Permainan ini dilakukan dalam kelompok besar 2. Do You Love Me? March 25. Melatih menemukan kesamaan 2. maka perintahnya begini:”Setiap orang yang jadi guru Sekolah Minggu. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok Tugas kelompok adalah membuat menara manusia setinggi-tingginya Peserta dibebaskan membuat strategi apapun untuk membuat menara tersebut Peserta tidak diperkenankan menggunakan alat bantu apapun Waktu permainan dibatasi 10-20 menit Kelompok dengan menara tertinggi adalah pemenangnya 40. 4. 5.1. Misalnya dia adalah guru sekolah minggu. Setelah itu ia menghampiri kursi itu. Seorang peserta sebagai relawan berada di tengah. Permainan ini dikutip dari serial “Permainan Asyik”.

maka seluruh peserta harus pindah tempat dari posisi awal keposisi yang lain. 7. Peserta yang tidak mengenakan sepatu warna hitam tetap pada posisinya. 3. . Maka seluruh peserta yang memakai sepatu hitam harus mencari posisi (tempat) lain dengan cara berpindah tempat. Kemudian kedua kelompok dipisahkan dengan jarak minimal 100 m. 2. Game ini sangat bagus bila dimainkan malam hari. 6. Peserta outbound diperkenankan mengatur strategi sendiri untuk melumpuhkan lawan 6. 8. sebagai pimpinan perang. Masing-masing peserta outbound dibekali peluru/amunisi berupa air yang dibungkus dalam plastik gula (plastik kiloan). menggantikan relawan tersebut. 4. dianggap mati dan harus keluar dari permainan 7. masing-masing peserta mendapat 10 peluru. Water War March 25. Paling cocok apabila dimainkan di Malam hari dengan area hutan yang agak luas Cara Permainan : 1. Apabila mengatakan “ya”. Peserta yang terkena peluru air. Dalam berebut posisi.4. Dan relawan tersebut juga berusaha merebut barisan. maka ia harus memberi alasan. Peserta outbound training dibagi dalam dua kelompok besar. Dibutuhkan kekuatan fisik. Kelompok yang berhasil membunuh jenderal lawan adalah pemenangnya. 8. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Kejujuran peserta Kekompakan peserta Keberanian peserta Kemampuan peserta outbound dalam mengatur strategi Ketahanan peserta dalam menghadapi situasi yang tertekan Game ini tergolong dalam kategori middle impact. Peserta yang tidak mendapatkan posisi dalam lingkaran. 5. Peserta harus jujur apabila menemukan kesamaan dalam dirinya 9. Misalnya “ karena saya mencintai orang yang memakai sepatu hitam”. ketahanan dan keberanian dalam memainkan games ini. Relawan tersebut berusaha merebut posisi dalam barisan 5. Apabila peserta yang ditanya menjawab “tidak”. peserta tidak boleh merebut peserta lain yang telah mendapatkan posisi 42. Kedua kelompok besar tersebut kemudian diperintahkan untuk menunjuk seorang jenderal.

43. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. Yang tidak boleh dilakukan adalah : Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan. bisa 15-30 menit. Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator. tergantung jumlah sedotan yang akan diberikan kepada kelompok. Biasanya dinamika dalam interkasi antar kelompok menjadi lebih menarik. Cocok digunakan untuk pelatihan indoor maupun dalam kegiatan outdoor training Alat yang diperlukan hanyalan 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Alat yang dibutuhkan: • 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang . Komunikasi dan insiatif juga dapat diamati dalam games ini. untuk membuat bangunannya lebih indah. dan mereka diijinkan untuk saling barter. Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. Fasilitator mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal-hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. Bangun Kastil March 25. Target peserta pelatihan Pemenangnya adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. Variasi • • Sebagai variasi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat juga dijadikan alat “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games ini diperlukan perencanaan dan strategi serta paembagian tugas. Cara permainan • • Berbekal sedotan yang ada. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda-beda warna diantara kelompokkelompok yang ada.

artinya kelompok harus memindahkan satu demi satu ring tersebut sampai habis 7. Ujung atas bambu diikat dengan tali rafiah/tambang plastik. Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Kesabaran Kepedulian terhadap sesama . Kelompok outbound diberi waktu 10 menit untuk berdiskusi menentukan cara terbaik untuk memindahkan ring tersebut. masing-masing kelompok 10 buah Tongkat bambu berukuran 3m. 4. Kelompok yang berhasil memindahkan ring tercepar adalah pemenangnya. untuk masing-masing kelompok 2. Peralatan yang dibutuhkan : Ring berdiameter 15-20 cm.44. kecerdasan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game outbound ini termasuk dalam kategori middle games. Ring Berpindah March 28. 8. Dibutuhkan kekuatan. masing-masing kelompok dua buah Tali rafiah/tambang plastik kecil Cara permainan : 1. Teaching point : Kekompakan team Team work/kerjasama yang bagus. 6. dihubungkan dengan bambu pasangannya. 2 buah Bambu 3 meter didirikan dengan jarak kurang lebih 10 meter. Ring yang dipindahkan tidak boleh sekaligus. dan kecepatan untuk memainkan games ring berpindah. 10 buah ring dimasukkan kedalam bambu. Tugas kelompok adalah memindahkan ring dari satu bambu ke bambu yang lain tanpa menyentuh tali. 3. Instruktur memerintahkan peserta outbound training untuk berdiri di masing-masing bambu yang telah disediakan 5.

(masing-masing peserta mendapatkan satu buah) Ember kecil Ember besar Lokasi permainan harus dekat dengan sumber air (laut. Selanjutnya kursi dikurangi satu. Mengatur strategi 3. dengan jumlah kelompok sebaiknya 10 orang 2. sungai. This Is My Chair March 28. Masing-masing peserta outbound dibuat berkelompok dengan anggota kelompok sekitar 8-10 orang 2. Berpikir dan bergerak cepat 2. Melatih konsentrasi Alat : Kursi. 4. dll) Cara permainan/pelaksanaan: 1. Peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak boleh minta kepada peserta lain. kolam renang. danau. 5. peserta dengan berebut berusaha untuk duduk pada kursi yang telah disediakan. Peserta tidak boleh mendorong peserta lain dengan keras sampai menimbulkan luka fisik 7. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : Mengatur strategi Kerjasama/team work Membangun kekompakan team (team building) Alat yang dibutuhkan : Pipa air minimal ukuran 1 dim dengan panjang 1 meter. Seluruh anggota kelompok bertugas memegang pipa. 46. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan games outbound ini : 1. . kolam. Pada akhirnya pasti terdapat 1 peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk. kecuali satu orang yang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. Setelah aba-aba (peluit atau yang lainnya). Peserta membentuk lingkaran dan ditengah-tengahnya diletakkan 9 kursi. Maka peserta tersebut harus mundur dari permainan. jarak kursi dengan peserta 6-10 meter 3. Begitu seterusnya sampai tinggal 1 kursi dan 2 peserta 6.45. Pipa Air March 28. untuk 9 peserta. Permainan ini dilakukan berkelompok. Peserta tidak boleh bergerak mendahului aba-aba 8. yang jumlah kurang dari peserta outbound dalam satu kelompok Cara Permainan : 1.

4.3. 1. Fun dan penuh dengan keceriaan. Kelompok dengan air terbanyak adalah pemenangnya. Untuk membuat game lebih menarik. Mutiara Dalam Kerang March 28. Melatih konsentrasi peserta outbound training Termasuk dalam kategori Low Impact Melatih team work yang solid dalam team Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Alat yang dibutuhkan . Peserta yang paling depan bertugas menuangkan air ke dalam ember Peraturan : Permainan ini hanya diberikan waktu maksimal 5 menit. sedangkan 3 orang berada di luar lingkaran. Peserta outbound harus berusaha mengalirkan air dengan menggunakan pipa yang diletakkan di atas pundak. 3. 2. Sangat cocok sebagai ice breaking (game untuk memecah kebekuan peserta outbound). Ball Train March 28. sedangkan 5 orang berada di luar lingkaran 4. Bila instruktur berkata “2” dan “5’. 3. Peserta yang lain sambungmenyambung berusaha mengalirkan air ke peserta di depannya tanpa menumpahkan ait di tengah jalan 5. 4. 6. permainan dapat dilakukan yang kedua kali dengan seluruh peserta matanya tertutup. Instruktur outbound memberikan aturan permainan dalam keadaan peserta posisi lingkaran besar. Pertama-tama peserta outbound dibuat dalam suatu lingkaran besar. Melatih peserta outbound training untuk cepat dalam bertindak 2. kecuali yang bertugas menuang dan mengambil air. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. Peserta yang paling belakang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. 5. Melatih peserta outbound training untuk memiliki komunikasi yang efektif 48. Cara permainan : 1. 47. Games ini dapat digunakan untuk mencari kelompok secara acak Tujuan permainan : 1. Bila instruktur berkata “5” dan “3” artinya seluruh peserta membentuk kelompok dengan 5 orang berada di dalam lingkaran. artinya seluruh peserta membentuk kelompok. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori fun games. Peserta yang tidak mendapatkan kelompok harus keluar dari permainan untuk mendapatkan hukuman ala outbound. 2. 2 orang berada di dalam lingkaran.

harus kembali lagi dari start. telur itu tidak pecah. Gunting Kantong plastik TELOR Tali rafiah Kardus mie instant Bambu. 2. Apabila jatuh. dengan jumlah kelompok sebaiknya antara 10-12 orang 2. 2. 5.5 m dari tanah 3. 3. 6. 3. Bola plastik (sejumlah peserta). Telur digantung dengan ketinggian kurang lebih 1. Kelompok yang sampai garis finish terlebih dahulu adalah pemenangnya 49. 5. 4. masing-masing kelompok 4 buah yang dipotong berdiameter 3 cm dan panjangnya 80 cm Cara permainan : 1.1. 5. bola tidak boleh jatuh. Pada saat berjalan. Membangun kekompakan tim Problem solving’ Melatih daya fikir peserta outbound Belajar memimpin dan belajar dipimpin Cepat mengambil keputusan yang sulit Alat dan bahan yang diperlukan : 1. 4. 4. Waktu membuat bangunan dibatasi maksimal 10 menit. 4. Goal dari games ini adalah peserta menjatuhkan telur hingga menyentuh tanah tanpa membuat telur tersebut pecah. Peserta yang telurnya tidak pecah adalah pemenangnya 8. bagi yang ingin berhemat bola nya bisa diganti dengan Ballon. . Namanya jadi Ballon Train. kardus mie instant. Peserta tidak boleh menyentuh bola dengan tangannya 6. 7. bambu 4 buah. 2. kantong plastik. Cara permainan : 1. Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta untuk berbaris berbanjar 1 di masing-masing kelompoknya. Peserta outbound diminta untuk membuat suatu bangunan bebas. CATATAN : Telur harus MENYENTUH TANAH 6. Telur Sakti March 28. Peserta outbound berjalan menuju garis finish yang telah ditentukan oleh instruktur outbound (jaraknya kurang lebih 30 m dari start) 5. asalkan ketika telur digunting dan jatuh di bangunan/semacam penadah tersebut. Antara peserta yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh bola plastik yang ditempelkan di punggung peserta yang di depan dan diperut peserta yang dibelakangnya. Seluruh kelompok outbound masing-masing mendapatkan gunting. Peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi selama 5 menit sebelum membuat bangunan 7. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 3. Permainan dilakukan berkelompok.

2. masing-masing peserta mendapat satu buah tali. 4. Dengan arahan peserta outbound yang tidak ditutup matanya. 6. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Find Your Family March 05. 3. 5. Peserta tidak boleh memegang tali. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games outbound ini termasuk kategori fun game. 4. Tali diikatkan pada pinggang peserta. Pencil diikat dengan tali.50. 7. dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang 2. Tujuan permainannya adalah : Melatih konsentrasi Melatih kekompakan Melatih kesabaran Melatih indra pendengar Melatih daya ingat Alat yang digunakan : Penutup mata (slayer atau yang lainnya) Tali rafiah untuk pembatas . seluruh peserta berusaha memasukkan pencil ke dalam botol. Alat : 1. Seluruh peserta berdiri membelakangi botol. Peserta harus konsentrasi mengikuti petunjuk. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Pensil Botol Tali Penutup mata Melatih kekompakan Melatih kesabaran Kerjasama tim (team work) Melatih konsentrasi dalam dunia kerja Cara permainan : 1. 3. 3. 2. Kelompok yang berhasil memasukkan pencil terlebih dahulu adalah pemenangnya 51. Seluruh peserta matanya ditutup dengan kain penutup kecuali satu peserta. Sangat cocok untuk dipakai ice breaking dan untuk mencari kelompok secara acak. My Pencil March 28.

Masing-masing suara binatang maksimal 10 buah kertas (tergantung jumlah kelompok yang akan dibentuk) 5. Peserta outbound harus mencari keluarganya dengan cara menyuarakan suara yang telah dibaca mereka sebelumnya 7. misal : MEONG. Semua peserta outbound diminta menutup matanya dengan slayer 6. Tali diikatkan pada pohon-pohon 2. mereka terlebih dahulu harus mengaitkan carabineer dengan tali tersebut. maka harus dikembalikan ke tempat semula 8. Peserta diberi carabineer 4. Waktu pencarian dibatasi 8. Setelah peserta menemukan impian mereka sendiri. Kerta bertuliskan impian peserta Cara permainan : 1. tergantung kondisi lapangan 2. sehingga tulisan tidak terlihat 3. CIT. Tali plastik kecil 2. Mampu belajar dari pengalaman yang salah Alat : 1. arena diberi garis pembatas dulu. Peserta tidak bersuara selain suara yang telah ditentukan 52. Permainan ini diumpamakan peserta dalam posisi menggantung pada tali dengan kaki tidak menyentuh tanah. Apabila peserta menemukan impian temannya. Pada saat peserta berpindah dari tali yang satu ke yang lain. Melatih sikap pantang menyerah dalam menggapai impian 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 7. Semua peserta outbound diberi secarik kertas yang bertuliskan suara binatang. Carabineer 3. Sebelum permainan dimulai. GUK. Semua peserta outbound berada dalam area 3. dll 4. sehingga mereka harus menggunakan carabineer untuk tetap bisa menggantung 5.Get Our Dream March 05. peserta harus kembali ke posisi start dengan cara yang sama . PETOK.Cara permainan games 1. Peserta harus tetap berjalan mencari kertas yang bertuliskan impian mereka sendiri. Peserta tidak boleh keluar arena 9. Kerta bertuliskan impian ditempatkan pada pohon dengan posisi kertas terbalik. 6.

harness. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching Point : 1. Kalau sudah siap. Melayani pelanggan (customer) dengan baik Menghilangkan struktur hirarki dalam organisasi Melatih konsentrasi kerja Cara baik untuk mengakrabkan peserta outbound dengan saling menyebutkan nama. tim outbound training harus memasang dahulu lintasan yang akan dilalui peserta untuk melakukan two line bridge. 3. webbing. Peralatan yang dibutuhkan : . jadi harus dilakukan oleh yang ahli dan perpengalaman. 2.53. helm. Perhatian : Games ini berbahaya. Changing name March 06. dll Sebelum permainan.Peralatan high rope seperti : Carmantel. maka peserta dipersilahkan satu persatu untuk menyeberanginya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Two line bridge atau jembatan dua tali termasuk dalam kategori high impact. Peralatan yang digunakan : . Lintasan sebaiknya berjarak kurang lebih 20-30 meter dengan ketinggian 6 meter dari tanah. Jangan mencobacoba untuk melakukan experiment kalau belum berpengalaman. 54. Two Line Bridge March 05. carabiner. 4. Game high rope ini memberikan tantangan baru kepada peserta outbound training agar mereka lebih berani dalam mengambil keputusan.

Tujuan permainan : 1. Ke tubuh terus keluar melalui pundak sebelah kanan. Dimainkan pada awal pelatihan. Agar lebih menarik permainan dilanjutkan dengan menambah jumlah bolanya. Bola/yang lainnya dipakai untuk melempar Cara permainan : Permainan ini sangat bagus dipakai untuk ice breaking (game awal/game pemecah kebekuan) dalam suatu pelatihan atau kegiatan outbound. dapat terwujud bila ada dorongan dan pendapat kolektif yang serempak dan kompetitif 3. Atas perintah instruktur outbound. terus naik ke paha. ke pundak. . 55. Bisa dimainkan indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (diluar ruangan). misalnya dengan meminta maaf. peserta mulai memasukkan spidol yang diikat rafiah ke dalam bajunya. 3. yang jumlahnya masing-masing tim antara 7-10 orang. hingga peserta terakhir. Begitu seterusnya. Peserta kedua mulai melakukan proses yang sama. Menjahit Manusia March 12. mereka kita minta untuk memperkenalkan diri. Kelompok outbound yang paling pertama menyelesaikan games ini adalah pemenangnya. Cara permainan (games) 1. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). kemudian ke lengan kanan. 4. mungkin anda akan banyak mengenakan sangsi tersebut. Masingmasing kelompok diberikan spidol yang diikat dengan tali rafiah yang cukup panjang. peserta diminta untuk saling melempar bola dan saling menangkap bola dengan menyebut nama dan orang yang akan dituju untuk menangkap bola yang akan dilempar. Kekompakan team/tim 2. Menjadi 2 atau 3 bola. Kalau peserta belum saling mengenal. makin sukses tim tersebut. Peserta diminta instruktur untuk berbaris menyamping di masing-masing kelompok 2. Makin sedikit. Peserta pelatihan outbound di bagi dalam beberapa tim. Menunjukkan bahwa sesuatu yyyannng tadinya dianggap tidak mungkin. Mereka yang salah menyebutkan nama diri sendiri atau orang yang akan dituju dikenakan sangsi tertentu.1. menuju ke bawah (rok atau celana) kiri. 5. bahkan kalau bisa sebelum peserta sempat memperkenalkan dirinya kepada yang lain. Untuk beberapa menit pertama. Menyeberang ke kaki kanan. Kesuksesan tim diukur dari berapa banyak kesalahan yang dibuat. Setelah semua peserta memperkenalkan diri. Peserta diminta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. Selamat mencoba…………………. Dengan cara : dari lengan baju sebelah kiri peserta pertama. Dalam tubuh.

Ia menjumpai tiga buah benda untuk membantu mebuat api : kertas agak sedikit basah pinggirnya. Melatih konsentrasi Melatih IQ Cara permainan : Instruktur/fasilitator menyiapkan 5 buah pertanyaan dalam bentuk riddle. Riddle July 13. Seorang tamu yang baru datang di penginapan. Tiba-tiba ditikungan ada sapi menyeberang dan ia tidak bisa mengendalikan mobil sehingga bagian sebelah kiri mobil menabrak pohon. Masing-masing soal hanya butuh waktu 20 detik untuk menjawab.00. Hari ini istrinya merayakan hari ualng tahunnya yang ke 53. semua peserta harus konsentrasi penuh agar bisa menjawab pertanyaan tersebut. Bagaimana agar bisa cepat selesai Apakah diperlukan figur pemimpin dalam permainan ini? Apa hubungan persepsi dengan permainan ini? 56. Sepasang mempelai yang sudah 35 tahun menikah tampak bahagia ketika di poto bersama. Seorang ibu hanya membawa korek api untuk membuat penerangan. Siapa yang lebih sering berulang tahun?? Seorang pria atau wanita?? 5. Tidak ada pilihan. ketika dikamar melihat jam weker manual yang sudah lama.00 pagi. Ia ingin sekali dibangunkan jam 07.Diskusi : Apa yang muncul dibenak peserta ketika mendengar nama permainan menjahit manusia? Dimana letak hikmah dari permainan ini. Tujuan permainan : Menunjukkan pengaruh persepsi oleh pemikiran umum mengakibatkan pemikiran negatif atau bias dari kenyataan sebenarnya. kayu tipis kering. Si anak pingsan dan luka hingga berdarah di pelipisnya. Ketika jam berdering dan membangunkkannya. karena tidak ada lampu disana. peserta yang dapat menjawab pertanyaan paling banyak dengan benar adalah pemenangnya. Dll…… pertanyaan berbentuk riddle bisa anda kreasikan sendiri. Mana yang akan dinyalakan terlebih dahulu?? 2. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Seorang ayah sedang jalan-jalan naik mobil dengan anaknya yang masih berusia 5 tahun. anakku!” mengapa dokter itu berkata demikian??? 3. Tiba-tiba dokter langsung berteriak keras “ Oh. dipinggir kota pada jam 18. Sampai disana ada seorang dokter dan suster yang membantu membopong anak kecil itu. Kelima pertanyaan itu adalah : 1. dan secarik kain yang kering. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) training Seluruh peserta pelatihan diberikan sebuah kuis berupa pertanyaan yang berbentuk riddle (sekali dibacakan dan tidak bisa diulangi lagi). langsung menuju instalasi gawat darurat. . berapa jam ia istirahat? 4. Ketika memasuki sebuah gudang tua di bawah tanah.

2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori low games.Mau tahu jawaban dari keempat pertanyaan di atas? . Peralatan yang dibutuhkan : 1. kalau tidak bisa menjawab. Masing-masing kelompok antara 8-10 orang 3. silahkan request kuncinya ke manajemen kami di 57. Wah sepertinya anda harus memikirkan dulu. Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok. 3. 5. kompetisi . Ballon ditiup hingga besar. 2. kecuali ketua kelompoknya. agar games menjadi lebih menarik. Apabila sudah berhasil. 3.5 m. Tongkat bambu di set sedemikian rupa sehingga masing-masing anggota kelompok kebagian satu buah tali untuk dipegang. Ballon Tali tambang plastik Paku besar Tali rafiah Tongkat bambu kurang lebih 1. 2. 2. 4. Dan games dimulai kembali 7. Tusuk Ballon March 13. Paku besar diikatkan di ujung tongkat bambu. 4. seluruh anggota kelompok ditutup matanya. 4. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk menusuk balon secara bersamaan dengan waktu tertentu 6. Digantung dengan tali rafiah kurang lebih setinggi 1.5 m Penutup mata Cara permainan : 1. Kekompakan team/tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Melatih kesabaran. 5. Selamat mencoba Teaching point : 1. 6.

Anda pernah meniup balon sampai pecah? Kalau menjawab pertanyaan ini jawabannya bisa beragam Nah. Nah. Tiup Balon July 14. . masing-masing satu buah. Kemudian peserta diminta meniup balon tersebut sampai pecah. Alat yang dibutuhkan : Balon sejumlah peserta pelatihan outbound Cara melakukan permainan : Peserta diberikan balon. Sangat cocok digunakan untuk ice breaking atau pemecah kebekuan. Sebagai awalan dalam melakukan kegiatan outbound dan juga berfungsi untuk pemanasan..58. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Anda Pernah meniup ballon? Saya yakin jawabannya adalah ya. game outbound berikut ini hanyalah permainan sederhana. Yaitu meniup balon sampai pecah. dan seterusnya. instruktur outbound memberi motivasi : bahwa kita harus bisa berubah… bahwa tidak ada perubahan yang tidak memerlukan pengorbanan. Kira-kira bagaimana menurut anda reaksi peserta? Pasti akan bermacam-macam reaksinya Sambil meniup balon..

2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori middle games. 2. 8. Peserta yang paling cepat mengeluarkan kelereng adalah pemenangnya 7. 6. 5. kecuali ketua kelompoknya. Teaching point : 1. Peserta outbound secara berkelompok diminta untuk memegang satu buah tali yang diikatkan pada mini labirin. Kemudian secara bersama-sama berusaha mengeluarkan kelereng ke lubang tertentu di dalam labirin tersebut. Mini Labirin March 14. 4. Tambang plastik Kelereng Triplek diameter 1×1 meter Gabus Tutup mata/slayer Cara permainan : 1. 3.. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain . Melatih kesabaran 2. Kelereng digunakan sebagai alat yang harus dikeluarkan peserta di lubang tertentu pada mini labirin 3. Tambang plastik dipakai sebagai alat untuk memegang mini labirin tersebut 4.59. Melatih kekompakan tim 3. Permainan/games dilanjutkan dengan seluruh peserta ditutup matanya. Triplek digunakan sebagai alas untuk membuat labirin mini. Selamat mencoba …. 5. Bisa dimainkan di dalam maupun diluar ruangan (indoor maupun outdoor) Peralatan yang dibutuhkan : 1. Gabus dipotong-potong sedemikian rupa untuk membuat sekat-sekat sebagai labirin nya 2.

Tentunya peserta yang berada didepan tetap menyentuh tanah kakinya. . Setelah permainan usai. Dalam permainan ini kita akan membuat sesuatu yang mirip ulet bulu. Peserta terakhir yang balonnya tidak pecah adalah pemenangnya.60. Tali (untuk mengikat balon) Cara Permainan : 1. Game ini ada juga yang menyebutnya game kaki seribu. 1. Instruktur memerintahkan peserta untuk meniup balon masing-masing 3. Balon yang sudah ditiup kemudian diikatkan dengan tali dan diikatkan dengan salah satu kaki peserta (kanan atau kiri) 4. Bagi peserta yang balonnya meletus. 2. Tugas kelompok adalah berjalan dengan menggunakan tangan sampai ke garis finish. sehingga kaki seluruh peserta outbound tidak ada yang menyentuh tanah. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : • • Memberikan kesegaran kepada peserta dalam meluapkan emosi Melatih kecepatan dalam bertindak Alat yang digunakan : 1. 2. Bagilah peserta outbound training dalam beberapa kelompok (sebaiknya satu kelompok terdiri dari 7-12 orang). Tentukan garis start dan garis finishnya terlebih dahulu. mereka dengar dan mereka lihat selama kegiatan tadi. yaitu memecahkan balon peserta lain sebanyak mungkin tanpa membuat balon yang ada dikakinya pecah 5. Caterpillar Race April 19. 8. apa yang mereka rasa. Bagikan satu buah balon dan seutas tali (kurang lebih 60cm) kepada masing-masing peserta outbound. Permainan dimulai ketika ada aba-aba dari instruktur 6. Balon (1 peserta 1 buah) 2. Penuh fun dan keceriaan di dalamnya. Perang Balon April 19. 3. ajaklah peserta untuk berdialog. Instruktur menjelaskan kepada peserta tujuan permainannya. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk berbaris dikelompoknya masing-masing dengan posisi duduk. Bagaimana cara memainkannya? Baik kita mulai. 4. harus meninggalkan lokasi permainan dan tidak boleh menginjak balon temannya lagi 7. Why? Pelajaran apa yang didapat? 61. dimana kedua kaki peserta diletakkan di paha temannya yang berada di depannya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Namanya juga caterpillar (ulet bulu). Termasuk dalam kategori middle game.

kemudian memakai rompi/jaket Peserta kedua berlari menuju start. 11. 3. Fun dan penuh keceriaan. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Termasuk dalam kategori low game. seperti celana. Setelah helm dipakai. 4. Mula-mula peserta outbound dibagi menjadi beberapa tim. Apa manfaat dari permainan ini? 1. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. gelang. 7. Yang paling cepat adalah pemenangnya. Segera setelah sarung terpakai. Apabila peserta kelompok lebih dari 5 orang. Tujuan dari permainan ini adalah : 1. dll . Tentukan dulu garis start dan garis finish nya Masing-masing tim berada di garis start. kemudian melepas helm dan rompi. 3. berlari menuju garis start dan memakaikannya ke peserta berikutnya. Masing-masing kelompok berlomba sampai garis finish. Semua perlengkapan tadi di taruh di garis yang lain (jaraknya sekitar 15 meter) Instruktur outbound bertugas memberikan aba-aba Begitu terdengar aba-aba. Pada saat berjalan. 4.5. 2. Melatih kekompakan tim. 6. kemudian memakai sarung. Kedua peralatan tadi dipakaikan ke peserta ketiga. 4. SELAMAT MENCOBA… 62. helm dilepaskan dan dipakai kan ke peserta kedua Peserta kedua berlari menuju peralatan. Helm Jaket/rompi Sarung Kaos kaki Sepatu Bagaimana cara memainkan game ini? Sederhana saja kok. Begitu seterusnya sampai peserta terakhir memakai semua perlengkapan yang ada. 5. 3. Setiap tim mendapat perlengkapan seperti tersebut di atas. Melatih kecepatan dalam berfikir Melatih kekompakan tim Cepat bertindak Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Apa sih peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini? 1. 9. segera berlari menuju garis start. 2. perlengkapan bisa ditambah. 5. ikat pinggang. 2. 2. 6. Setelah peserta pertama tiba di garis start. Mengatur strategi kelompok. 10. Fashion Show March 20. 3. 7. 4. 1. 8. anggota kelompok tidak boleh terputus. maka peserta pertama segera berlari mengambil helm dan memakainya. 5. Bisa menempatkan seseorang pada posisi yang tepat. Peserta ketiga berlari menuju peralatan.

Tim yang sampai lebih dulu ke garis finish adalah pemenangnya. Mengatur strategi team Alat yang dibutuhkan : Peralatan yang dibutuhkan adalah anda harus membuat Ban Luar dulu. 5. kemudian dijahit ujungnya sehingga berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 2 meter. Yaitu terpal dengan lebar 1 meter dipotong memanjang (terpal bisa diganti dengan bahan lain asal bahan tersebut kuat dan tidak mudah robek. Permainan sederhana. sedangkan bagian lainnya dipegang menggunakan tangan. dengan masing-masing kelompok berjumlah sekitar 8-10 orang 2. Peserta harus memakai serapi mungkin 14. fun dan memerlukan team work yang cerdas. kemudian di injak salah satu bagian. Peserta mengambil peralatan harus sesuai dengan urutan yang telah ditentukan oleh instruktur 13. Kemudian instruktur outbound memerintahkan untuk mulai kegiatan menuju garis finish yang telah ditentukan. Kelompok tercepat adalah pemenangnya. Roda Manusia March 26. 4. . 15.12. Tujuan : Tujuan dari game ini adalah untuk melatih team work Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Mengetahui kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk dalam lingkaran dengan cara terpal (roda luar) didirikan dan dikembangkan. Instruktur outbound menentukan dulu garis start dan garis finish nya. Selamat mencoba 63. Cara Permainan : 1. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game roda manusia termasuk dalam kategori middle game. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok.

tanpa membuat sedotan tersebut patah atau tidak bengkok? Tampaknya anda harus menghubungi kami di “executive Adventure” outbound malang SUKSES SELALU BUAT ANDA . Teaching point : 1. Selamat mencoba. Berilah seluruh peserta outbound training masing-masing satu buah kentang dan satu buah sedotan. Tentunya akan banyak reaksi macam-macam dari peserta outbound. semoga sukses 64. Sangat cocok untuk pemanasan maupun pengisi waktu sela dalam kegiatan outbound training maupun dalam kegiatan pelatihan lainnya. Melatih kecepatan peserta outbound training untuk cepat bertindak dan tidak ragu-ragu 2. Sedotan 2. Apabila ada peserta yang terjatuh dan keluar dari roda. dan akan jauh lebih banyak lagi yang tidak berhasil.6. 7. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game berikut ini sangat cocok untuk kegiatan ice breaking. Ada yang berhasil. Kentang Cara permainan : Sederhana saja. Sedotan dan Kentang March 27. Alat yang digunakan : 1. baik untuk pelatihan indoor maupun outdoor. Pengaturan strategi. tim tersebut harus mulai kembali dari garis start. Kegiatan kita kali ini adalah membuat sedotan tembus terhadap kentang. sehingga sedotannya bisa keluar dari sisi yang satu ke sisi yang lain. Instruktur outbound memberi pengarahan mengenai game kali ini. Mau tahu kuncinya bagaimana supaya sedotan bisa tembus kentang.

65. 6. Mengatur strategi Kerja yang efektif Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Percaya kepada pemimpin Ketepatan Melatih kesabaran Alat dan bahan : . 3. 3. Menepuk bahu kiri untuk belok ke kiri. Melatih kekompakan team/tim Melatih kepercayaan kepada pemimpin Pengaturan strategi Menempatkan orang di tempat yang tepat Cara permainan : 1. 2. 4. 2. 4. 6. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. Menepuk dua-duanya untuk jalan lurus. 9. Impossible Castle April 18. Tiap-tiap kelompok berjumlah antara 8-10 orang Instruktur outbound menentukan garis finish terlebih dahulu Seluruh peserta outbound membuat barisan satu banjar kebelakang Seluruh mata peserta outbound ditutup oleh penutup mata/slayer. Kelompok pertama yang sampai di garis finish adalah pemenangnya. Instruktur outbound mengumpulkan “masinis” kemudian diberi briefing cara permainan dan diberitahu garis finishnya. Blind Train April 18. 3. 66. Mulut tidak boleh berbicara sama sekali. dengan cara menepuk bahu kanan untuk belok ke kanan. 8. 5. Peserta yang paling belakang bertindak sebagai masinis. 4. berdiri diposisi paling belakang barisan. Peserta outbound training di bagi dalam beberapa kelompok tim. Seluruh masinis kembali kekelompoknya masing-masing. 10. 5. 7. Cara berjalan adalah.

2.10. 5. 4. 5. Lifting Water April 19. Jumlah anggota kelompok kalau bisa genap (8. Tongkat pramuka sejumlah peserta. 3. 8. 9. 3. Semoga sukses. Tugas kelompok adalah membangun sebuah kastil dengan bahan-bahan yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Kaleng. Bangunan disusun berdiri tegak dengan urutan : 1. Cara Permainan 1. Selamat mecoba…. . 4. 2. 4. 3.1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Instruktur outbound memberi aba-aba mulai. Permainan dilakukan secara beregu/berkelompok dengan jumlah masing-masing kelompok sekitar 810 orang 2. 67. Kotak susu. 2. Bambu. 2.12) 2. Instruktur outbound menentukan titika start dan titik finish nya terlebih dahulu (jaraknya sebaiknya antara 5 sampai 10 meter). Peserta outbound tidak boleh memegang bahan tersebut dengan tangan. 6. 4. 5. Tali pramuka (2 meter) sebanyak separuh dari jumlah peserta Kaleng susu Bola Kotak susu/balok kayu berukuran 20 cm Bambu bulat panjang 30 cm. Masing-masing anggota kelompok berpasang-pasangan. Bola. Masing-masing pasangan diberi seutas tali pramuka dan dipegang masing-masing ujungnya. Alat yang digunakan untuk memindahkan barang dan membangun kastil adalah tali pramuka. 5. Ember (jumlah sesuai dengan jumlah kelompok outbound) Cara permainan 1. 7. Masing-masing peserta outbound mendapatkan satu buah tongkat pramuka 3. Kerjasama tim Kekompakan Melatih kehati-hatian Melatih kesabaran’ Mengatur strategi tim Membangun jiwa kompetisi Alat yang digunakan : 1. 4. Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start sejumlah regu yang bertanding. 3. 6. Kelompok yang paling cepat mendirikan bangunan adalah pemenangnya. Seluruh peserta outbound mulai mengangkat air menuju titik finish.

6. di atas triplek tersebut di beri bola ping pong. 8. 2. 3. Masing-masing kelompok outbound diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola. sebuah bola ping pong dan triplek yang diberi pembatas kertas segitiga. Masing-masing kelompok dibekali 2 rangkaian tali.Aturan main : 1. Alat : 1. Selamat mencoba. 2. Permainan ini dilakukan secara kelompok. 5. tidak boleh memakai tangan. Pemenang adalah kelompok yang paling dahulu sampai titik finish tanpa menjatuhkan ember. 4. 4. Kerja sama kelompok Melatih jiwa kepemimpinan (leadership) Melatih komunikasi yang efektif. peserta hanya boleh menggunakan tongkat. 4. Peserta tersebut pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasangi serangkaian tali. Peserta yang membawa triplek tidak boleh menyentuh tali dan menjaga agar bola pingpong tidak keluar dari segitiga kertas. 7.com 68. Seorang peserta outbound dari tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga. 3. 3. Permainan diulang lagi bila ember terjatuh atau dianggap gagal. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan games outbound ini : 1. 4. 2. Serangkaian tali Triplek (ukuran 40cmx40cm) Bola pingpong Kertas dibentuk segitiga. Pelaksanaan. 1. Tali sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga ditengahnya berbentuk lubang yang cukup untuk satu orang tanpa membuat orang tersebut tersentuh tali. Ember bisa diangkat dengan tongkat caranya menyentuhkan ujung tongkat ke bibir ember. Menempatkan orang pada tempatnya. Semoga sukses selalu untuk anda Executive adventure Outbound Malang hotline : 081233342777 www.outboundmalang. 5. Satu Tujuan April 20. 3. 5. Dalam mengangkat ember yang berisi air. yang masing-masing tali dipegang minimal oleh 3 orang. Peserta yang memegang tali harus meregangkan tali supaya lingkarannya tidak menyentuh peserta yang membawa triplek. . Masing-masing kelompok terdiri antara 7-10 orang 2. Membangun jiwa kompetisi.

Cara Permainan: 1. Stepping Carpets August 25. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan: 1. maka kelompok tersebut harus mengulang dari awal. Pengaturan staregi. Selama permainan. 3. 6. . 5. dengan jarak yang menyesuaikan.9. maka tim tersebut dinyatakan gugur dan harus mengulang lagi dari awal. Debriefing : Dapatkah kelompok tersebut membawa bola dengan selamat? Bagaimana sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya. 2. Tim yang berhasil sampai duluan ke finish dengan baik. Beri setiap kelompok 3 buah pijakan. Bila bola keluar dari pembatas ataupun peserta pemegang triplek menyentuh tali. Tugas tim/kelompok adalah menempuh jarak sampai finish dengan menggunakan 3 buah pijakan tersebut. start dan finish. Bila menyentuh tanah. 4. Permainan dilakukan dengan cara berkelompok dengan jumlah kelompok 7-10 orang. Bagaimana komunikasi yang tercipta selama permainan? 69. (semakin jauh semakin baik). 4. dinyatakan sebagai pemenang Kerja sama tim (team building) Menunjukkan bahwa untuk kesuksesan tim dibutuhkan pengorbanan anggota tim. Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan tujuan kelompok. 2. Alat : Tempat pijakan berbentuk kotak (bisa terbuat dari karpet yang dipotong ataupun dengan menggunakan karton). Sebanyak 3 buah untuk masing-masing tim. kaki tidak diperbolehkan menyentuh tanah. Tetapkan jarak tempuhnya.

Tiap kelompok membentuk barisan sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan jarak 5-10 meter. Melatih psikomotorik (kasar dan halus). Alat Telur sejumlah kelompok/tim yang ada. lalu melemparkannya ke peserta tim yang ada didepannya. Begitu seterusnya sampai ke peserta terakhir. 5. Melatih sikap kehati-hatian. Semoga sukses selalu untuk anda. peserta menggunakan kaos yang dipakainya. 3. 71. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. Waktu yang dibutuhkan 15 menit. Peserta pertama menerima sebuah telur dari instruktur outbound. Meningkatkan kerjasama tim 2. Dalam menerima telur. Sirkuit Yang Kelebihan Beban October 11. . 6. Pelaksanaan : 1. Setelah menerima telur. telur tersebut dilemparkan kembali ke peserta berikutnya. Mengidentifikasi sumber stress. Kelompok yang berhasil memindahkan telur dari awal sampai akhir tanpa membuat telur tersebut pecah. Jumlah peserta Tidak dibatasi. Flying Eggs April 25. Bagi peserta outbound dalam beberapa tim. Masing-masing tim beranggotakan 8-10 orang. Kelompok yang memecahkan telur dianggap gagal/gugur. Tujuan 1. dinyatakan sebagai pemenang.70. 2. 3. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Garis besar Ini merupakan latihan yang menunjukkan kepada peserta bagaimana mengidentifikasi sumber stress. 4.

Vol. Setelah selesai. 3. Miripkah kita dengan papan sirkuit itu? 2. letakkan di dalam salah satu ruang kosong pada diagram. Tekhnik apa yang kita gunakan untuk menghindari kelebihan beban? Variasi 1. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Games ini dapat juga menjadikan “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games outbound ini diperlukan perencanaan dan strategi serta pembagian tugas. 5. Tubesing. Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan. Duluth MN. Berikan sebuah pulpen dan kertas bagi masing-masing peserta. STRAW CASTLE January 25. Alat yang diperlukan hanyalah 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang. Mulailah diskusi tentang apa saja sumber stress yang utama bagi masing-masing individu. Mintalah mereka untuk menulis sumber stress yang utama selama 3 atau 4 menit. Papan sirkuit bisa kelebihan beban (rusak) jika diminta menangani terlalu banyak hal. Prosedur 1. Dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5-7 peserta. Setelah diagram penuh. Sama halnya kita akan kelebihan beban (rusak) bila diminta menangani terlalu banyak hal. Nancy Loving Tubesing dan Donald A. katakan kepada peserta bahwa mereka mirip dengan papan sirkuit ini. 1983.Berbekal sedotan yang ada.. Komunikasi dan inisiatif juga dapat diamati dalam games ini. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh. Fasilitator outbound mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal – hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. tunjukkan ‘Papan Sirkuit’ dan mintalah masing-masing peserta memberitahukan salah satu sumber stress mereka. 2. Sumber Diambil dari ‘Circuit Overland’. 4. . Latihan Terstruktur Manajemen Stress. 72. Pimpinlah diskusi tentang tekhnik manajemen stress. Setelah ini diidentifikasi. 2. Whole Person Press. Adakah yang merasa tertekan dengan latihan ini? Mengapa? 3. Instruksi dan petunjuk permainan : . Poin diskusi 1.Materi yang dibutuhkan Sebuah pulpen dan kertas untuk masing-masing peserta dan sebuah diagram ‘Papan Sirkuit’ yang telah dipersiapkan untuk ditunjukkan oleh fasilitator.

Lifting Water Together January 27. 3. . untuk membuat bangunannya lebih indah. 7. Larangan : . antara 15 – 30 menit.5 meter (tiap orang mendapat 1 buah) Ember (tiap kelompok mendapat 1 buah) Cara Permainan : 1.. 6. orang 2. Biasanya dinamika didalam interaksi antar kelompok menjadi lebih menarik. 3.Sebagai variasi. tergantung jumlah sedotan yang akan diberkan kepada kelompok.Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain Target : Pemenangnya games ini adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan Variasi : . 2.Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator outbound. 4. Tool : · 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang 73.Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi team pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. dan mereka diijinkan untuk saling barter. Kerjasama tim Kekompakan Kehati-hatian Kesabaran Pengaturan strategi Leadership Membangun jiwa kompetisi Alat dan Bahan • • Tongkat ukuran 1. . 5. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan 1. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda – beda warna diantara kelompok – kelompok yang ada. 4. Permainan ini dimainkan secara berkelompok/beregu dengan jumlah anggota antara 8-10 Masing-masing anggota kelompok outbound memegang satu buah tongkat Tetapkan titik start dan finish dengan jarak 8-10 meter Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start.

Masing-masing kelompok berusaha mengangkat ember yang telah diisi air ke titik finish yang telah ditentukan dengan menggunakan tongkat yang ada Peraturan 1. hamparan pasir dipantai sangat cocok untuk permainan ini. Aturan mainnya setiap kelompok akan bertanding secara bertahap.5. 74. Karapan Sapi games May 13. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama kelompok. Saran : • Lakukan permainan ini pada tempat yang rata dan kering. barulah setiap kelompok yang telah siap berada digaris start bergerak menyeret karung goninya menuju garis finish. Sebagai persiapan. tentunya dengan sebuah kereta yang menyerupai bajak sawah. Permainan diulang dari titik start apabila ember jatuh. 2 orang bertugas menarik karapan dan 1 orang sebagai jokinya. Jadi jangan salah paham ya. tidak menggunakan dua ekor sapi. yakni dengan cara menyentuh ujung tongkat ke ember. 2. peserta outbound hanya diperbolehkan dengan menggunakan tongkat. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Karapan Sapi berasal dari Pulau Madura – Jawa Timur Indonesia. Selamat mencoba Executive adventure outbound Malang selalu berusaha mencari game-game baru dalam kegiatan outbound training yang kami laksanakan. Dalam permainan outbond karapan sapi ini. 3. Untuk membuat perlombaan antar kelompok.Panitia menyediakan 4 buah karung goni yang akan digunakan sebagai karapannya. Perlengkapan yang disiapkan : Karung goni sesuai dengan jumlah kelompok. yang merupakan jenis olah raga pacu yang menggunakan dua ekor sapi untuk membawa seorang joki. Dalam mengangkat ember yang berisi air. . dengan strateginya. Setelah aba-aba mulai terdengar. masing-masing kelompok yang bertanding mendapat 1 karung goni. Pemenangnya adalah yang tercepat mencapai garis finish dan joki tidak terjatuh dari karungnya. 2 orang bersiap untuk menyeret karung goni dan 1 orang duduk sambil berpegang erat diatas karung goni. setiap kelompok terdiri dari 3 orang. karena kita akan gunakan istilah karapan sapi sebagai nama dari permainan outbond. Permainan ini merupakan pertandingan yang menyerupai karapan sapi.

bergerak searah jarum jam. pemandu mengkaitkan sebuah sarung pada salah satu gandengan tangan dengan jarak kira-kira 10 peserta. Sedangkan sarung adalah adalah penjahat yang berusaha berlari menghindari kejaran polisi. Susun Cerita May 13. Langkah awal kelompok yang beradu. Tujuan Permainan : Untuk mencairkan suasana selama kegiatan. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan diikuti oleh lebih dari 20 peserta. dan merupakan permainan kompetisi antar kelompok. pemandu mempersilahkan masing-masing kelompok untuk berdiskusi menyusun gambar menjadi sebuah cerita menarik. dengan formasi bergandengan tangan membuat satu lingkaran. selanjutnya searah jarum jam berputar. selanjutnya peserta ini akan diberi hukuman. Permainan akan berakhir jika posisi hulahop dan sarung bertemu pada salah satu peserta dalam lingkaran. Peralatan yang dibutuhkan : Sebuah hulahop dan sarung. pemandu memberi aba-aba kepada peserta untuk memindahkan hulahop dan sarung kepada peserta dalam lingkaran. pemandu menyediakan beberapa lembar kertas yang berisi sebuah gambar dan harus berbeda dengan yang lainnya. ingat tiap peserta harus mengambil satu lembar kertas. Setelah semua peserta mendapat kertas bergambar. Pemandu mengkaitkan sebuah hulahop pada salah satu gandengan tangan yang telah membentuk lingkaran tersebut. Intinya pemandu akan meletakan kertas bergambar ditengah-tengah para peserta agar semua peserta dapat mengambilnya secara bersamaan. tentunya dengan posisi berdiri. Polisi dan Penjahat May 13. diibaratkan sebagai polisi yang bergerak mengejar penjahat. tentunya tidak diperbolehkan melepas gandengan tangan.75. Jumlah kertas bergambar haruslah sama dengan jumlah peserta yang mewakili kelompoknya. membuat barisan saling berhadapan dengan kelompok lainnya. pemandu memberi aba-aba agar semua peserta segera mengambil kertas bergambar secara bersamaan. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan ini bertujuan melatih seseorang untuk membuat sebuah opini. Hulahop dalam permainan ini. Setelah siap. 76. bisa juga semua peserta membuat formasi lingkaran. jika peserta sudah siap. .

satu orang berhadapan dengan satu orang pada kelompok lainnya. saatnya setiap kelompok harus membawakan ceritanya kepada semua peserta lainnya. Tali Kusut . 78. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengajak setiap peserta untuk dapat berdiskusi dalam kelompoknya.misalnya nomor 5. Kemudian gantilah nama peserta dengan sistim penomoran bilangan secara urut. Jika pemandu memberikan aba-aba dengan meneriakan salah satu nomor. masing – masing anggota kelompok harus berbaris membawa dan menunjukan gambar sesuai urutan cerita. Kemudian dilanjutkan sesuai urutan dalam barisan tersebut. untuk nomor dada. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Semua peserta dibagi menjadi dua kelompok. Pemenangnya adalah kelompok yang paling banyak merebut topi rimba.Kemudian. semisal kita ambil contoh jika masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. melalui cerita yang dibawakan 77. Perlengkapan yang disiapkan : • • 10 topi rimba untuk diperebutkan. Kemudian kedua kelompok tersebut berdiri berhadaphadapan dengan kelompok lainnya. Dua peserta yang berhadapan memiliki nomor yang sama. Masing – masing peserta harus berkonsentrasi terhadap aba-aba pemandu. Caranya. dimulai dari anggota yang pertama. dengan jarak 10 meter. Ketangkasan peserta dalam berlomba. Penilaiannya adalah berdasarkan isi cerita yang sesuai dan menarik. Tujuan dari permainan ini adalah : • • • Membuat perlombaan antar kelompok. Kertas untuk dengan tulisan nomo1 sd 10. akan berebut 1 topi rimba yang sesuai dengan nomornya. Masing-masing dua peserta yang berhadapan dan memiliki nomor yang sama. mulai menceritakan bagian ceritanya masing-masing. Memberi kesempatan kepada peserta untuk berbicara di depan umum. atau anda dapat mengganti dengan benda yang lain. Game Topi Rimba May 18. Posisikan agar kedua kelompok berdiri berhadapan dengan kelompok lain. Maka peserta nomor 5 harus segera berebut topi rimba nomor 5. Jadi masing-masing anggota mendapat kesempatan untuk bercerita. Letakan 10 topi rimba pada garis yang memisahkan kelompok tersebut. begitu seterusnya sampai semua topi berhasil diperebutkan. Buatlah garis ditengah yang memisahkan kedua kelompok tersebut. namun isi cerita harus berkaitan dengan isi cerita anggota sebelumnya. dalam hal ini 1 sd 10. sebelumnya topi rimba telah ditandai dengan penomoran 1 sd 10. Perlengkapan yang disiapkan : Kertas dengan tema gambar sejumlah peserta. dengan jumlah yang sama.

2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kelompok yang terdiri dari 6 orang atau lebih. Setelah kita perhatikan. Kemudian ujung-ujung tali dipertemukan jadi satu dalam pegangan tangan instruktur. instruktur menyiapkan tali rafia sepanjang 1 meter. masing-masing kelompok membuat satu garis barisan dengan berdiri.May 19. Pindah Kalung tali May 19. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kompetisi antar kelompok. Alat – alat yang dibutuhkan adalah : Stopwatch. namun urutan nomor pada lembar kunci jawaban tidak sesuai dengan urutan pertanyaan pada lembar soal. dengan jumlah sama dengan pemain saat itu. Dalam memindahkan kalung tali tidak boleh menggunakan tangan. tentunya dengan dihitung waktu penyelesaiannya. Intelegensia leader sangat mengandalkan daya ingat. Peserta harus beranjak melihat kunci dan harus meninggalkan lembar soal pada posisi awal. Lembar kunci jawaban sebanyak 5 lembar. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai 10 orang peserta. kemungkinan besar pemain tidak dapat menarik ujung tali yang sama. masing-masing 3 menit untuk dapat menjawab pertanyaan. Dan terbentuklah formasi hubungan tali yang kusut. Setelah mendapat 2 leader. Permainannya adalah. Lembar soal dengan 20 pertanyaan mudah sebanyak jumlah peserta. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama tim. dan semua peserta harus mengikuti kompetisi ini. setiap pemain diwajibkan menarik 1 ujung tali di tangan kanan dan 1 ujung tali di tangan kiri. Tantangannya. Penarikan ujung tali dilakukan serentak. Perlengkapan yang disiapkan : Tali tampar untuk kalung sesuai jumlah kelompok. Pemenangnya adalah kelompok yang tercepat memindah kalung tali tersebut. Dan peserta hanya boleh menulis nomor angka dalam menjawab. namun menarik ujung tali yang ditarik oleh para pemain lainnya. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan permainan kompetisi individu untuk mencari ketua kelompok. akan ditunjuk sebagai leader dalam kelompok. satu kelompok tersebut harus merapikan hubungan tali kusut tadi menjadi sebuah formasi lingkaran yang rapi. setiap beserta diberikan lembar soal yang berisi 20 pertanyaan yang sangat mudah. lembar kunci jawaban berada 5 meter didepan posisi peserta. Pada akhir permainan. Intelegensia Leader May 20. Cara bermain adalah. Kemudian berusaha memindah kalung tali dari peserta paling kanan ke kiri barisan. Dalam intelengensia leader permainan dibatasi oleh waktu. Dimulai dengan aba-aba. Instruktur menyiapkan lembar kunci jawaban yang boleh dicontek oleh setiap peserta. Untuk peserta dengan nilai tertinggi dan menduduki rangking 1 dan 2. Menguji ketangkasan setiap peserta dalam permainan ini. seluruh jumlah peserta dibagi menjadi 2 kelompok. semua lembar soal yang berisi jawaban di kumpulkan dan dinilai oleh instruktur. Peralatan yang disiapkan : tali rafia 79. Pada saat mencontek. 80. .

Berlindung dalam Lingkaran May 20. Objektive o Peserta dapat menjelaskan apa itu kreativitas o Peserta dapat berpikir kreatif o Peserta dapat mempraktekan dan mengaplikasikan kreativitas lewat permainan 4. Permainan ini sangat menghibur 82 Permainan Kreativitas Games dapat berbentuk games kreatif. Tujuan Merupakan permainan yang dapat diikuti oleh semua peserta dan hanya permainan ketangkasan untuk menghindar pegangan peserta yang ada di luar lingkaran. saya akan memberikan contoh games kreatif yang pernah saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Training for Trainer "Smart Training To Be a Smart Trainer" pada tahun 2007. Materi o o o o Pengertian kreativetas Games yang berhubungan dengan kreativitas Teknik kreatif Beradaptasi (membaca situasi). 81. Aturlah agar peserta yang sedang berada dalam lingkaran dapat dijangkau oleh tangan salah satu peserta yang berada diluar garis lingkaran. maka peserta tersebut harus mengganti posisi sebagai peserta yang berada diluar lingkaran. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Buatlah sebuah garis lingkaran pada tanah tempat bermain. namun peserta yang berada dalam lingkaran berusaha menghindar dan tidak boleh keluar dari garis lingkaran. perkirakan semua peserta dapat berdiri di dalam lingkaran itu. Lesson Plan: 1. Begitu juga peserta yang berada di luar lingkaran tidak boleh masuk ke dalam lingkaran. Objek Mahasiswa 3. dan sebagainya. karena peserta yang memiliki nilai terbaik akan ditunjuk untuk memimpin kelompok. Perlengkapan yang disiapkan adalah : Tali rafia dan pasak untuk membuat marka lingkaran pada tanah. Untuk pembahasan kali ini. Jika ada peserta yang berada di dalam lingkaran terpegang tangan oleh peserta di luar lingkaran. mampu menghargai pemberian orang lain sebesar apapun ---} role play ada yang berperan sebagai pengamen dan yang diamen . Tema Kreativitas 2.Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengasah daya ingat masing – masing peserta. motifasi. Mencari ketua kelompok. Permainannya adalah satu peserta yang berada di luar lingkaran berusaha memegang peserta yang ada di dalam lingkaran.

Jenis games baiknya yang dapat memunculkan madness dan mind storming. Waktu 50 menit 7. Kegiatan o Opening Untuk membuat kelas fokus. setelah itu dilakukan evaluasi 6. Metode Cara dan teknik penyampaian materi training yang digunakan games dan simulasi-simulasi dilakukan setelah materi selesai disampaikan lewat games. dan begitu seterusnya sampai ada kelompok yang tidak bisa melanjutkan kata o Evaluasi dan summary  Simulasi untuk menerapkan materi Devinisi kreatifitas . Kemudian trainer menjelaskan aturan permainan. begitu juga sebaliknya kelompok selanjutnya harus mengucapkan kalimat yang terdiri dari bagian kalimat yang terdiri dari bagian kata terakhir yang telah diucapkan kelompok sebelumnya (kelompok pertama).5. Penyebutan kata (stimulus) makin lama makin cepat frekuensinya o Penyampaian materi Untuk meyampaikan materi dimulai dari penilaian games yang berhubungan dengan kreativitas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seorang anak untuk bisa berpikir secara kreatif pada saat situasi yang mendesak walaupun sebaiknya lebih bagus pada saat kapanpun kreativitas itu dapat dimunculkan. Peserta berdiri menghadap trainer dan pandangan fokus pada trainer 2. misalnya:  Bernyanyi dengan nada yang berbeda Peserta sebelah kanan diminta menyanyikan lagu "topi saya bundar" dengan nada "burung kakak tua" dan peserta sebelah kiri menyanyikan lagu "potong bebek angsa" dengan nada "pelangi-pelangi" Tujuan: untuk melatih konsentrasi  Merangkai kata Kelompok pertama diminta untuk melanjutkan kata-kata terakhir yang telah diucapkan oleh trainer dalam sebuah kalimat. attention. sebagai berikut: "Perhatikan jika saya menyebutkan kata (stimulus) "SEMUT" maka tangan kita membuat lingkaran "besar" dan jika saya menyebutkan kata "GAJAH" maka tangan kita membentuk lingkatan "kecil" 3. dan interest sehingga peserta dapat digiring menuju pembelajaran  Ice breaking: "Besar-kecil" atau bernyanyi bersama dengan lagu yang berbeda: 1. Media Seluruh anggota badan 8.

Dengan bergerak. kelenjar getah bening menjadi lebih aktif memproduksi zat. maka peserta dapat lebih mengakrabkan diri untuk mengenal peserta training lainnya. Kursi sejumlah peserta Jumlah Peserta : > 25 orang Teknis : a. maka fasilitator bisa menambahkan input bahwa cara yang efektif untuk berpindah tempat adalah dengan berpindah ke kursi di sebelah kiri atau kanannya. peserta akan memilih untuk berpindah ke tempat duduk yang ada di hadapannya (jika forum diatur dalam bentuk U). merupakan kemampuan menggunakan seluruh lapisan otak (kanankiri. virus. . panik dapat memaksa memunculkan kreativitas 84. aliran darah menjadi lebih lancar. depan-belakang) untuk meng-create sesuatu atau menciptakan sesuatu baik itu konsep ataupun karya yang berbeda tapi berkualitas Teknik kreatif 1. yang berlaku untuk apapun yang dilakukan orang 2. Biasanya ketika berpindah tempat duduk. hanya melihat yang ada di depannya maka dalam permainan ini. bakteri. Hal ini penting! Mengapa? Pertama. b.zat yang menyaring racun. Durasi : 5 menit (bisa dilakukan di sela-sela acara pelatihan) Peralatan : Satu buah Bel / Lonceng kecil. Dengan bergerak dan melakukan aktifitas bersama-sama.per sekali hukuman yang nantinya uang tersebut akan dipakai untuk makan-makan bersama atau kegiatan lainnya yang disepakati bersama setelah acara pelatihan selesai. karena peserta yang mengikuti training tersebut mempunyai kemiripan `hobi' dengan kita (mengikuti tema seminar atau pelatihan yang sama) sehingga bias memperluas jaringan koneksi kita.000. c. kita diingatkan untuk juga melihat kepada rekanrekan peserta yang ada di sebelah kiri dan kanan kita. b. Kreatif.1. Kecemasan adalah kaki tangan kreatifitas dalam keadaan terdesak. Aktifitas kognitif ataupun prose berfikir yang menghasilkan gagasan yang baru dan berguna 3. Fasilitator menyiapkan sebuah bel atau lonceng kecil. e. Untuk forum dengan bentuk U. d. Nilai yang terkandung : a. Dimana Tempat Duduk Saya? Permainan ini dilakukan untuk membuat peserta training melakukan aktifitas gerak atau peregangan otot-otot atau untuk mencairkan suasana yang tegang. Instruksinya adalah begitu bel atau lonceng berbunyi maka peserta harus berpindah tempat duduk. Belajar dari resiko Belajar dari kesalahan 3. Fasilitator mengumumkan kepada peserta untuk melakukan aktifitas yang diinstruksikan. Bagi yang tidak melakukan akan diberikan hukuman misalkan didenda Rp 1. Seni menyeruak Semakin banyak informasi yang anda miliki tentang sebuah masalah 2. dan membuat peserta menjadi lebih bergairah dan bersemangat dalam menerima pengalaman baru. kita semua hanya semata-mata mengejar harta atau kekayaan yang ada di depan mata kita (kacamata kuda) tanpa meluangkan waktu untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya. Peserta diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Kedua.. karena mereka adalah orang.orang yang mungkin kelak di kemudian waktu bisa membantu kita (bekerja sama atau menawarkan kesempatan bisnis) karena kemiripan `hobi' tadi tersebut. Seperti sifat manusia. Untuk forum yang diatur seperti di alam kelas (kursi berderet menghadap ke guru) maka biasanya mereka akan berpindah ke samping kiri atau kanannya. Merupakan suatu kapasitas untuk menciptakan ssesuatu yang orisinil. Terkadang saking sibuknya.

Games tersebut terdapat di Buku Laris Koleksi Games Seru : untuk Ice Breaker. o Jika orang pertama selesai maka dia harus meletakkan spidol dan kembali ke barisan untuk kemudian anggota kelompok dibelakangnya segera maju mengambil spidol dan menuliskan kata-kata di whiteboard. Team Work. Variasi • • Kelompok bisa dikembangkan lebih banyak tergantuk jumlah peserta training. dengan cara dibacakan orang-perorang apa yang dituliskan di whiteboard/flipchart. termasuk juga dalam penyampaiannya. lengkap dengan kreasi gaya dan intonasi. o Setelah aba-aba dimulai. Diperlukan whiteboard atau flipchart dengan spidol yang cukup. biasanya makin seru dan menarik hasil puisinya. Puisi Berantai Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di kelas maupun di luar ruang. dimana proses penyusunan puisi tersebut harus dilakukan oleh seluruh anggota kelompok. Fasilitator bertindak sebagai juri. minta 2 kelompok mengambil jarak dari whiteboard dan berbaris ke belakang. dapat juga dilibatkan sebagi juri. bagi peserta dalam 2 kelompok dan mulailah dengan memberikan instruksi sbb: • Kelompok diminta menyusun sebuah puisi yang indah. Leadership. kelompok harus membacakan puisinya. Untuk memulai kompetisi membuat puisi ini. namun biasanya makin banyak anggota tiap kelompok. orang pertama baru boleh bergerak mengambil spidol dan menuliskan kata-kata. jika ada atasan peserta ataupun observer lain. Instruksi dan petunjuk permainan Caranya. Setelah selesai. Setiap anggota kelompok boleh menuliskan satu kata atau beberapa kata di whiteboard/flipchart secara bergantian dan kata-kata tersebut harus melanjutkan apa yang sudah dituliskan rekan sebelumnya. • • • Target Pemenangnya adalah kelompok yang bisa membuat puisi lebih cepat dan juga indah. o Demikian dilanjutkan hingga ke anggota kelompok terakhir. & High Ropes (PERTAMA di Indonesia yang dilengkapi dengan VCD Panduan) yang tersedia di Toko Buku Terkemuka di kota Bapak/Ibu atau lewat Penerbit di blog 85. Fungsi utamanya lebih sebagai Icebreaking ataupun acara sela dalam sebuah meeting. Creativity. Tools: • • White Board / Flip Chart Spidol .

untuk menjelaskan secara detail mengenai ice breaking dan orientasi. . Namun jika . pemandu hanya menyebut nama salah satu nama buah. Secara sederhana kedua istilah ini tidak dapat dipisahkan secara jelas. Icebreaking ) Teknis Membagikan amplop “teman rahasia” kepada para peserta. Bagi peserta yang kalah akan mendapatkan hukuman yakni menggantikan posisi pemandu di depan dan member instruktruksi kepada peserta lainnya. maka peserta yang mendapat nama buah itu saja yang pindah. Peserta diminta mengamati teman rahasianya sesuai dengan yang tertulis di amplop dari awal training. tapi hanya sekedar sistematisnya pembahasan. Metode Presentasi Sharing dengan peserta Permainan MEDIA:  Amplop  Kursi/tempat duduk  MATERI Games Rujakan  DURASI 15 menit 87. kemudian di akhir training diberi ungkapan ekspresi.Semoga Berguna! 86. Pada tulisan yang singkat ini. keduanya ibarat dua mata uang logam yang menyatu pada satu kesatuan arti dan mempunyai makna yang sangat signifikan terhadap kesuksesan dan tercapainya target sebuah pelatihan. Pendahuluan Sudah menjadi kebiasaan di setiap pelatihan. ICE BREAKING DAN ORIENTASI A. Jika pemandu menyebut “rujakan” maka seluruh peserta harus berpindah tempat duduk. Main games : RUJAKAN Rule of the Game: Para pesera saling berebut kursi apabila pemandu mengucapkan kata“rujakan” atau menyebut nama salah satu buah. Dengan kata lain tak heran bila orientasi dan ice breaking menjadi momok yang selalu dibicarakan di antara pengelola training sebagai penentu kesuksesan pelatihan di hari-hari berikutnya. penulis sengaja memisahkan antara dua istilah ini. ketika memulai melaksanakan sebuah training (latihan) terlebih dahulu dimulai suatu segmen peleburan dan pendahuluan yang kemudian dikenal dengan “Ice Breaking dan Orientasi”. Hal ini bukan dimaksudkan untuk memisahkan makna keduanya.

ziq-zaq dan lain-lain. Menimbulkan kegairahan (motivasi) antara sesama peserta untuk melakukan aktivitas selama training berlangsung. b. mungkin setelah melakukan beberapa langkah-langkah yang salah. tim building. penghasilan.B. antara lain : pentingnya kesatuan dalam suatu komunitas. d. pelatih melakukan terlebih dahulu ceramah pembuka yang pada hakikatnya menjelaskan tentang beberapa hal. yaitu memberikan kesempatan kepada peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis sehari-hari yang ditawarkan oleh pelatih. Metode Studi Kasus. Pengertian Ice Breaking adalah padanan dua kata Inggris yang mengandung makna “memecah es”. sehingga mereka saling mengenal. Untuk melihat potensi awal yang dimiliki masing-masing peserta baik dari segi afektif. pelatih mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan (ice breaking games) peserta. Menghilangkan sekat-sekat pembatas di antara peserta. c. . pekerjaan. Ice Breaking 1.Tertanamnya anggapan bahwa mereka adalah satu kesatuan (solidaritas) “bila satu sakit. dengan bertanya. permainan lempar kokarde. e. Metode Banyak metode yang dapat dilakukan dalam ice breaking ini. si anu bos dan lain sebagainya. perlakukan yang sama. si anu kaya. Memberikan pengertian bahwa sejak hari itu mereka akan menjadi sebuah keluarga (sanak famili) sampai kapanpun. b. Membiasakan peserta untuk berinteraksi dengan kelompoknya yang baru. dimana dalam suatu pemecahan masalah dipadukan berbagai pendapat dari berbagai disiplin ilmu sehingga memunculkan solusi yang lebih kreatif terhadap persoalan yang muncul. kognitif maupun psikomotornya. persamaan hak di antara sesama peserta. yang lain akan ikut merasakannya”. pesan berantai. usia. Metode Lorong Penuh Liku. Berdasarkan keputusan itu peserta diinstruksikan untuk membuka pada suatu halaman tertentu yang telah disusun secara acak. si anu bodoh. sampai akhirnya peserta keluar dari lorong-lorong tersebut. Istilah ini sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan. mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. Hal ini dimungkinkan karena perbedaan status. tujuannya adalah . menanggapi atau mengamati peserta lain. kerjasama antar kelompok dll. di antaranya adalah . pelatih harus terlebih dahulu mempersiapkan bahanbahannya). 2. Metode Ceramah. sehingga tidak ada lagi anggapan si anu pintar. Terciptanya kondisi yang dinamis di antara peserta d.Terciptanya keakraban di antara peserta. Tujuan simulasi ini adalah : . kemudian dipaksa untuk membuat keputusan. metode ini dimulai dari membaca beberapa halaman dari buku. kesadaran potensi. metode ini merupakan metode yang paling mudah dilakukan. Kemudian diberikan sebuah skenario yang berdasarkan keputusan yang telah dibuat dan keputusan lebih lanjut akan mengirim anda ke halaman muka atau halaman-halaman belakang dari buku. 3. jabatan dan sebagainya akan menyebabkan terjadinya dinding pemisah antara peserta yang satu dengan yang lainnya. untuk melebur dinding-dinding penghambat tersebut. . c. Tujuan Tujuan dilaksanakan ice breaking ini adalah : a. yaitu sebuah metode pengembangan sumbang saran. yang ada hanyalah kesamaan kesempatan untuk maju. Terciptanya kondisi-kondisi yang equal (setarap) antara sesama peserta dalam forum training. . di antaranya : a. (untuk penggunaan teknik ini. Metode Simulasi dan Permainan. diperlukan sebuah proses ice breaking.Masing-masing peserta dapat menghafal nama dan beberapa identitas penting peserta lainnya. Metode Sinetik. Permainan ini banyak sekali bentuknya.

C. resume. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ice Breaking 1. aspek-aspek (ranah) penilaian. c. yaitu : a. Waktu yang disediakan untuk melakukan ice breaking sangat kondisional. Memunculkan komitmen dan kesediaan mereka untuk mengikuti acara ini dari awal hingga akhir dengan penuh perhatian dan kesadaran diri. Meluruskan motivasi awal mereka untuk mengikuti pelatihan tersebut c. Tugas-tugas terstruktur. Memberikan gambaran ringkas tentang hal-hal yang akan mereka temui selama mengikuti pelatihan (dengan tidak memberitahu hal-hal yang sangat rahasia/esensil). baik dari segi pendapat. Hal-hal apa saja yang akan mereka temui ? 2. dll yang sangat signifikan. Seluruh hal-hal yang berkenaan dengan proses pelatihan (asal tidak hal-hal yang paling esensial dan rahasia dalam pelatihan tersebut) 4. Memberikan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang mesti mereka lakukan selama mengikuti pelatihan tersebut d. Ada peserta yang mudah lebur dan ada yang sulit lebur. Ketika peserta belum lebur namun ice breaking sudah dihentikan. seorang pelatih haruslah dipandang oleh peserta dalam pandangan yang positif. e. target. tugas dan wewenang pelatih. Metode Metode yang dapat digunakan dalam melakukan orientasi adalah ceramah dan diskusi. tujuan. karena perbedaan pendidikan. Apa yang mesti mereka lakukan ? c. Saat melakukan ice breaking. organisasi pelatih. sifat dan interaksinya dengan peserta.4. latar belakang. 4. 2. Tujuan Adapun tujuan dilakukan orientasi ini adalah : a. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Orientasi . seorang pelatih harus sudah dapat mendeteksi. Sedang apa mereka (para peserta) dalam acara ini ? b. sikap. b. Ia harus tahu saat peserta sudah lebur atau belum dan masih harus dileburkan. Seorang pelatih haruslah mempunyai naluri (feeling) khusus yang kuat ketika melakukan proses ice breaking. sifat dan “karakteristik special” seorang peserta. 3. hal ini akan menyusahkan sewaktu penyajian materi berikutnya. kedudukan panitia. karena tidak menutup kemungkinan nanti seorang pelatih akan menjadi tempat “curhat” paling dipercaya bagi peserta yang mengalami persoalan-persoalan khusus. Menghilangkan kebingungan peserta tentang apa yang sebenarnya mereka ikuti. bobot penilaian. Apa sebenarnya pelatihan yang sedang berlangsung. Pada hakikatnya orientasi yang dilakukan pada saat pelatihan adalah berusaha menjawab tiga pertanyaan penting. tergantung kepada tingkat keleburan peserta. b. (minimal beberapa orang dari peserta sudah masuk dalam memorinya) tentang potensi awal. Orientasi 1. tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan latihan yang sedang diadakan. Ceramah dimaksudkan untuk menjelaskan kepada seluruh peserta tentang : a. Menimbulkan kesan positif. dispensasi izin dan kriteria lulus peserta. 3. ruangan-ruangan yang ada di tempat diselenggarakannya pelatihan yang boleh dan tidak boleh peserta masuk ke dalamnya. sikap. Pengertian Orientasi yang dimaksudkan disini adalah suatu proses pemberian pemahaman kepada peserta. Oleh karena itu seorang pelatih harus mempunyai beberapa “jurus simpanan” yang harus dikeluarkannya bila peserta sulit mengalami peleburan antara satu dengan yang lainnya. sistem penilaian peserta.

mata harus ditutup. 89. missal: Tanya : Bagaimana kabarnya pada pagi hari ini…! Jawab: Alhamdulillah. 7. setelah bola mulai bergulir guru menghentikan game dengan alasan kurang menarik dan memberikan satu aturan yaitu memberikan bola dengan tangan kanan dari arah belakang 4. c. Jika ada yang tidak mau menyatakan komitmennya. b. PASS THE BALL” Adapaun langkah-langkah yang penulis lakukan diantaranya adalah sebagai berikut : 1. “APA KABAR ?” Prosedur : Sampaikan pada audience. hendaklah diungkapkan dengan sejelas-jelasnya apa saja mengenai pelatihan yang akan mereka ikuti. guru meminta siswa untuk memainkan Pass the Ball dengan cara memberikan bola ke siswa tanpa memberikan petunjuk yang jelas 3. Setelah berjalan guru kembali menghentikan permainan dan memberikan aturan lainnya dan begitu seterusnya sampai siswa menjadi kacau dan melakukan protes kepada guru 6. Guru meminta siswa untuk membentuk lingkaran apabila dalam kelas kecil (tidak lebih dari 24 siswa) dimana guru menjadi bagian dari lingkaran tersebut tapi apabila kondisi kelas besar dapat dilakukan dengan cara dibentuk 4 kelompok dan masing-masing kelompok membentuk barisan 2. Dalam orientasilah sebaiknya motivasi awal setiap peserta diluruskan dan diarahkan. motivasi awal ini ada yang baik dan ada yang perlu diluruskan. jika peserta tidak meragukan lagi (tidak muncul lagi pertanyaan) saat itu orientasi dapat dinyatakan selesai. luar biasa Allahu akbar…! . d.a. apabila bola jatuh maka akan diberikan sangsi yang disepakati bersama dan seterusnya berdasarkan masukan dari siswa itu sendiri. buat kesepakatan diawal bila kita bertanya sesuatu maka audience harus menjawab dengan kata-kata yang disepakati. setelah berjalan guru kembali mengehentikan permainan dengan alasan yang sama kemudian menambah aturan baru dengan cara sambil bernyanyi 5. o o Tanya kabar ini bisa bermacam-macam. Sewaktu melaksanakan orientasi. jangan memanipulasi keadaan. semua peserta dapat diikat dengan satu komitmen yang disampaikan secara lisan satu persatu bahwa mereka siap dan bersedia menjadi peserta pelatihan tersebut. Setelah selesai bermain guru melakukan brainstorming dengan siswa tentang apa yang mereka rasakan dengan bermain pass the Ball?. kenapa dalam permainaan kita membutuhkan aturan main yang jelas dan sebagainya sampai akhirnya siswa secara tidak sengaja telah mulai membentuk opini akan pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat dan guru mengeksplor pengetahuan siswa akan norma-norma yang selama ini berlaku di masyarakat. menyanyikan lagu nasional sambil bermain. 88. permainan pun dapat dilanjutkan sampai bola kembali pada guru 8. apa yang dirasakan setelah aturannya menjadi jelas dan tegas. Waktu akan mengakhiri orientasi. namun untuk memudahkan . layani setiap pertanyaan yang muncul dan jelaskan apa adanya. apa yang harus dikoreksi dari permainan tersebut. Setiap peserta tentunya mempunyai motivasi masing-masing untuk mengikuti pelatihan. guru kemudian berupaya memperbaiki keadaan dengan betul-betul membuat aturan main yang jelas dan tegas dengan sangsi yang tegas pula bagi pelanggarnya seperti : memberikan bola dengan tangan kanan lewat belakang. Waktu yang disediakan untuk orientasi tergantung kepada keadaan. sebaiknya peserta tersebut mengundurkan diri dari awal.

“IKUTI APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur: Pertama sampaikan peraturannya kepada audience. misalnya: o ayam-ayam. trainer mengucapkan ini ayam Ketika menunjukkan telunjuk trainer mengucapkan yang ini sapi Kemudian ketika menunjukkan jari tengah trainer mengucapkan kalo yg ini kerbau. barulah trainer menjalankan aksinya.! Atau Fantastic…! Keterangan : kata-kata yang diucapkan bisa bervariasi. praktekan sekali untuk mengetest kepahaman mereka. Tanyakan kepada peserta sudah paham atau belum. “TEBAK APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur : Sampaikan instruksi permainan ini: “tebak apa yang saya katakan” Sanbil menunjukkan jempol. Kalau perlu berilah contoh/praktekan sekali saja: Kata kunci kita pada permainan ini adalah instruksi : “Ikuti Apa Yang Saya Katakan” peserta disuruh mengikuti kata-kata trainer. sehingga jawabannya pun akan benar. katakan bahwa semua jawaban salah…! Maka harus diulangi lagi. 91. setelah dirasa paham. bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan kita. kebanyakan dari mereka bahkan minta agar permainan diulang) o ikuti saja kemauan mereka.o o Tanya : How are you today? Jawab: Excellent…. Inti dari permainan ini adalah konsentrasi. katakan: ada berapa ayam? (biasanya peserta akan bingung dan terdiam di sini. bukan untuk menghitung jumlah ayam atau itik. Mungkin akan keluar jawaban-jawaban berupa angka-angka. Karena yang disuruh bukan menghitung ayam atau itiknya. aitu untuk mengenali dan melaksanakan instruksi yang diberikan. Setelah cukup puas membuat peserta senang.(diulang-ulang sampai beberapa kali). biasanya audience akan sadar terhadap instruksinya. itik-itik. Trainer bisa memilih beberapa benda atau hewan untuk disebutkan. diulang beberapa kali dengan tetap menyebutkan instruksi permainan ini. . tapi untuk mengikuti yang dikatakan trainer. Setelah semuanya paham barulah dimulai. ayam itik itik ayam. Setelah beberapa lama. 90.

setelah selesai. Halo-Hai Fasilitator mengucapkan kata HALO peserta diminta menjawab HAI atau sebaliknya. dan siswa sebagai subjek dalam pembelajaran. Jawaban yang benar adalah bila trainer menyebutkan “ini”. 93. katakana seperti contoh diatas. dengan seluruh kelompok membantu jika ada yang terlupakan. Dari permainan ini menjelaskan tentang betapa sussahnya kita merubah sebuah kebiasaan. BREAK THE RULE Prosedure: Ketika trainer menanyakan sesuatu dengan jawaban Iya atau Tidak maka peserta harus menjawab dengan tingkah laku yang berbeda dari biasanya Jika jawabannya “Iya” maka peserta diharuskan untuk menggelengkan kepalanya. Biasanya peserta akan bingung dan protes. katakan” Kalo yang ini” tetapi kita menunjuk pada jari kelingking. atau pelatihan sangat membantu dalam membuat suasana belajar yang menyenangkan. Perubahan itu tidak akan secara tiba-tiba bisa dilakukan namun pastinya bertahap. (3) Prosesnya berlanjut sampai semuanya telah dikenalkan. Berikut beberapa contohnya: Harta benda dalam dompet/tas Minta peserta memilih dua benda yang mereka bawa di dompet atau tas mereka yang penting bagi mereka. Yang Menarik dari Saya… (1) Minta peserta mengenalkan dirinya. Ketika peserta telah memahami instruksi diatas. Variasikan dengan .Peserta diminta menebak apa yang trainer katakana. Jika jawabannya “Tidak” maka peserta diharuskan untuk menganggukkan kepalanya. nama saya Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). Ada beberapa hal yang mendukung efektivitas hasil belajar siswa diantaranya siswa belajar dalam kondisi senang. Caranya dapat secara integratif atau secara khusus diberikan dalam sela atau jeda dalam proses pembelajaran. maka jawabannya adalah “ayam” dst. menggunakan media belajar menarik dan menantang. perkuliahan. Ulangi lagi dengan variasi lain. (2) Orang berikutnya mengenalkan diri dan orang sebelum dia yang telah mengenalkan diri (misalnya nama saya Urip tukang foto dan dia Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). Minta masing-masing peserta untuk menjelaskan kenapa itu penting. maka ia akan mengikuti kata kunci tanpa memperhatikan jari mana yang kita tunjukkan. Ice breaking dalam pembelajaran. pola induktif. 92. Ice Breaking dalam Pembelajaran Menurut Dryden & Vos (2000) belajar akan efektif bila proses pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang menyenangkan (joyfull learning). memberikan nama mereka dan sesuatu yang menarik tentang mereka sendiri (misalnya. penyesuaian dengan konteks. guru menggunakan berbagai variasi metode dan teknik. Sampai terjawab dengan benar.

Menggambar Bangun Datar Peserta menggambar bangun datar dengan anggota tubuh. Menghitung Jumlah Segi Empat pada Papan Catur Beri peserta gambar papan catur dan minta mereka menghitung berapa jumlah segi empat yang ada dalam waktu yang sangat singkat. Kekuatan Memori Beri sederetan kata-kata beri waktu beberapa saat kemudian hapus tulisan dan minta mereka menyebutkan atau menuliskan lagi kata-kata tersebut. menirukan gerakan atau tanya jawab untuk membentuk kelompok. Menuliskan Huruf Peserta menulis huruf tetapi dengan menggunakan anggota tubuh sambil mengucapkan huruf tersebut dengan keras. Lempar Bola Tepuk Tangan Minta peserta bertepuk tangan satu kali setiap kali fasilitator melemparkan bola/bola terlepas dari tangan fasilitator. Lalu tampilkan lagi sederetan kata yang berbeda dan ajak peserta menyanyikannya dengan melodi lagu yang sangat akrab ditelinga mereka. Memberikan hukuman bagi peserta yang salah bertepuk tangan atau tidak bertepuk tangan. .15 menit agar semua orang berbaur dan mencari nama sebanyak mungkin untuk mengisi tiap karateristik yang dituliskan dalam daftar. (3) Berikan 10 . Perlu diperhatikan bahwa nama hewan harus yang tidak sensitif dengan kultur masyarakat. Deskripsikan Hasil Pengamatan Beri benda (pena. salah seorang memberi instruksi kepada pasangannya untuk menggambar sesuatu dalam keadaan mata tertutup. Minta mereka membandingkan perolehan kata pertama dan yang kedua. atau benda apa saja yang ada di meja pelatihan) dan minta mereka menuliskan deskripsi tentang benda tersebut minimal 50 kalimat (Kemampuan mengobservasi). penghapus. Cari saya (1) Sebelum sesi.mengucapkannya menjadi 2 atau 3 kata. Cari jawaban yang paling masuk akal atau sebaliknya. Minta mereka mengambil benang merah dari kegiatan tersebut. Hal tersebut dapat membantu mengembalikan konsentrasi peserta. Hapus tulisan dan minta mereka menulis/menyebutkan kata–kata yang ada dalam lagu. Menggambar Sambil Menutup Mata Peserta berpasangan. video clip dan meminta mereka mengapresiasinya. (2) Perbanyak/copy daftar tersebut dan bagikan ke tiap peserta. Mencari Teman dengan Suara Hewan Tulislah nama-nama hewan dalam sebuah kertas kecil dan berikan kepada peserta untuk mencari anggota kelompok dengan menyuarakan suara hewan. pensil. Mencari Teman Mencari teman dengan cara menirukan bunyi. Teka-Teki Memberikan teka-teki ringan dan lucu dan memberi penghargaan bagi yang bisa menjawab. Dicari yang tercepat selesai gambarnya dan bagus. adalah ibu dari tiga anak). Menonton Film Memutarkan film singkat. memiliki anak remaja. buat daftar sepuluh karakteristik yang mungkin bisa diterapkan ke dalam kelompok (misalnya.

Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?. hobi.” 94. hobi baca buku.. hobi baca buku. Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri. Ajak peserta berkeliling ruangan sambil menyanyi “naik kereta api tut.. atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa. peserta dikenakan hukuman ramai – ramai oleh peserta lain. jelaskan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka. tapi karena beberapa hal. Mulai bercerita. Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama.Kereta Api Peserta diminta berbaris berurutan dengan memegang pundak peserta yang ada di depannya. maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?’ Kisah Angka-Angka Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan. misal : teman saya Retno. hobi main catur. jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh. demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya. atau tempat tinggal. Setelah yakin. baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri..).tut.siapa hendak turut dan seterusnya…. saya Rahnat. misal: Nama saya Retno. misalnya : saudara – saudara. Game untuk Perkenalan Siapa Dia? Langkah-langkah : • • • • • Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut. Jika terlambat 3 detik. barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian . Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar mengingat nomor urutnya masing – masing.. Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya. latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu. Langkah-langkah : • • • • • • Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis) Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik.tut. Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras – keras kepada seluruh peserta lain. jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya untuk menyahut ‘ya’!.

Saya lahir di pedesaan . dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat 95. Bagikan kertas – kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil. Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut. misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang…. satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri ) Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing – masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap. Berdirilah Jika ………… Langkah-langkah : • • • Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran. Minta peserta untuk mencari pasangannya masing – masing agar kalimat itu menjadi lengkap.. kerjasama dan komunikasi .Saya lahir di kota besar . Ucapkan kalimat – kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri). peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya. Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta. harus disediakan 10 kalimat. satu kertas berisi kalimat “Bersama Membangun” dan satu kertas berisi kata “Kepedulian”. Jelaskan kepada peserta bentuk permainannya. Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi. termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri. Game untuk menghangatkan. “ dsb. lalu pemandu berdiri di tengah. “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik……. minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama. asal. Simpulkan Mencari Jodoh Langkah-langkah : • • • • • • • • Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan . Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( yang penting. kalau peserta 20 orang. misal : Bersama Membangun Kepedulian. dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ). Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas. dsb • Setelah selesai.Saya memiliki hobby membaca. Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan Anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia) Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan. Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain. peserta mengucapkan kalimat. contoh – contoh kalimat misalnya : Saya adalah petugas lapangan .• • • dipersiapkan oleh delapan orang panitia ………. dst. “. yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat..

Minta satu orang untuk menjadi pemahat patung. Langkah – langkah : • • • • • • • Minta peserta untuk berdiri mambentuk suatu lingkaran. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta) Pada saat menghitung. Mengubah kebiasaan atau cara pandang yang sudah lama kita miliki.1. Apabila ada peserta yang salah melaksanakan tugasnya. kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat atau siswa hanyalah penerima informasi. informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur terus sampai dengan angka 1. tangan kiri memegang kepala. Kita menggunakan bahasa. kepala belok ke kiri. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat atau siswa. permainan selesai. merupakan hal sulit. tangan. maka permainan dimulai dari awal. Peraturan yang diterapkan juga sama. melainkan diganti dengan tepuk tangan. tubuh patungnya (misal : tangan kanan ke atas. kaki. Memahat Patung Permainan ini bisa dipakai untuk menyadarkan peserta bahwa manusia tidak bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain. Langkah – langkah : • • • • • • Minta beberapa orang peserta untuk tampil ke depan. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat atau siswa untuk menerima hal–hal yang tidak biasa bagi mereka. Setelah 3-4 ronde. satu orang lainnya menjadi patung itu sendiri. gambar. cara 1 atau cara 2 ? (2) Mengapa demikian ? (3) Kira-kira. dengan cara yang mudah diterima mereka. angka itu tidak disebutkan. Minta pemahat patung untuk mulai bekerja menjadikan patung itu sesuai dengan keinginannya dengan cara membimbing posisi kepala. yaitu setiap angka ‘tujuh’ atau angka ‘kelipatan tujuh’ . 2. melainkan diganti dengan tepuk tangan. permainan tahap 1 selesai Permainan tahap – 2 dimulai dengan cara yang sama seperti di atas. angka itu tidak disebutkan. simbol. ajukan pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan membuat patung sesuai keinginannya sendiri ? Ajukan juga pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan untuk dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? . lutut kanan bertumpu di lantai. Menghitung Mundur Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat atau siswa. pemahat dan patung tidak boleh saling berbicara) Setelah selesai. Minta peserta untuk mendiskusikan : (1) Manakah yang lebih baik banyak terjadi kesalahan. dan bukan pemberi atau sumber informasi. Sebenarnya. apa hubungannya permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita ( apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari atas dengan yang dari bawah ) ?. Sesudah 3 – 4 ronde. minta peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’. dsb) Minta patung untuk menuruti semua posisi yang diminta oleh pemahat (selama proses. berdasarkan apa yang mereka butuhkan.

apa saja yang membuat hal tersebut menjadi susah? Apa yang dirasakan oleh pasangan yang matanya ditutup? Adakah interaksi atau komunikasi antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain? Tanyakan kepada para pengamat. Pasangan yang tidak ditutup matanya. . 96. pasangan – pasangan tersebut berdiri membentuk lingkaran dimana di tengah – tengah lingkaran diletakkan sebuah botol. Game untuk menghangatkan. Badai Berhembus (The Great Wind Blows) Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. sedangkan peserta lain menjadi pengamat. akan dimulai dengan permainan memasukkan pensil ke dalam botol. Tugaskan 8 orang peserta tersebut untuk berpasangan (menjadi 4 pasang). Tali rapia tersebut harus bisa ditarik ke empat arah yang berbeda. tanpa kerjasama akan sulit untuk mencapai tujuan bersama.• Kemudian diskusikan bersama peserta : Apakah manusia bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? Apakah anak – anak bisa ? Apakah orang dewasa bisa ? Bagaimana tanggapan peserta tentang permainan ini ? 3. dengan panjang masing – masing 2 meter. berdiri di belakang yang ditutup matanya dan memberikan perintah (aba – aba) untuk memasukkan pensil tersebut ke dalam botol. Memasukan Spidol ke Botol Langkah–langkah : • Jelaskan kepada peserta bahwa sebelum membahas modul. Salah seorang dari setiap pasangan ditutup matanya dan bertugas untuk memegang tali rapia yang mengikat pensil. tanyakan kepada peserta : Mengapa mereka memilih pasangannya masing – masing? Cukup mudahkah atau susah untuk memasukkan pensil ke dalam botol? Kalau mudah apa saja faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi mudah? Apabila susah. memerlukan kerjasama di antara mereka. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan. • Bahas bersama peserta faktor–faktor yang bisa mempengaruhi dan menghambat kerjasama. Langkah-langkah : • Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. Apabila peserta belum berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. mintalah mereka untuk mencoba beberapa kali sampai berhasil. apa yang mereka amati selama proses permainan berlangsung? • • • • • • • • • • • Dari pertanyaan tersebut temukan kata kunci dari peserta : untuk dapat berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. Setelah selesai permainan. kerjasama dan komunikasi 1. Mintalah 8 orang peserta sebagai sukarelawan. Sebelum permainan dimulai siapkan terlebih dahulu sebuah botol yang bisa dimasuki pensil. Sebuah pensil yang diikat oleh 4 utas tali rapia.

• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin. Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata). Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi. Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin. Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

2. Lempar spidol Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Langkah–langkah :
• • • •

Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing. Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali. Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”. Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks : spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerk tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ? Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

3. Sepatu Lapangan : Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Langkah – langkah :
• • • • •

Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok. Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit) Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing. Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas. Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

4. Kompak

Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Langkah–langkah :
• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang. Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masingmasing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya. Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja. Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran .

5. Bercermin Langkah–langkah :
• • • •

Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin. Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan. Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama. Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.

97. Permainan (Ice Breaking) Posted on July 25, 2009 by ketutsutawijaya
Ini adalah beberapa permainan untuk memecah kebekuaan suasana saat berada dalam pertemuan atau pelatihan. Ada banyak permainan lainnya, tapi yang berhasil saya tulis (di tengah kesibukan yang tinggi, cie..ileh.. :p) cuma 4 permainan ini. Permainan yang saya tulis di sini adalah permainan yang saya dapatkan selama proses mengikuti dan mengadakan pelatihan secara langsung, sehingga jika ada yang keberatan karena hak ciptanya tidak dituliskan di sini, saya minta maaf sekali. Permainan di bawah ini saya tuliskan secara singkat. Kalau ada waktu, mungkin akan saya tambahkan lagi 1. Perkenalan Perkenalan sebaiknya dibuat meriah dan menjadi kesan pertama yang tidak terlupakan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk membuat suasana perkenalan menjadi menarik. Di sini dijelaskan cara berkenalan yang sedikit banyak berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dimiliki semua orang yaitu menulis. Urutan prosesnya seperti di bawah ini: Mintalah setiap peserta untuk mengambil selember kertas dan sebuah balpoin Instruksikan pada peserta untuk membentuk lingkaran. Jika peserta jumlahnya sedikit posisinya adalah duduk melingkar, namun jika pesertanya banyak, lebih dari 15 orang, mintalah mereka berdiri dan membuat lingkarab besar.

Minta pada peserta untuk menulis nama panggilan (subyek) mereka di ujung kiri atas kertas yang dibawa. Ukuran tulisan sebaiknya tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran kertas dan balpoin yang digunakan. Lipat kertas sebanyak dua kali agar nama yang ditulis tidak terlihat. Besar lipatan sesuaikan dengan besar tulisan, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Lakukan pengacakan. Kertas tersebut diputar ke kanan atau ke kiri dalam lingkaran tersebut sampai si pemilik kertas tidak memegang kertas miliknya lagi, namun memegang kertas milik orang lain. Mintalah peserta menulis kata predikat di kertas yang dipegangnya. Usahakan tidak menulis di bagian lipatan namun di bawah lipatan, agar kalau kertas dibuka tulisan-tulisan yang sudah dibuat berada di halaman yang sama atau tidak berada di halaman depan dan belakang. Kata predikat yang ditulis bebas, namun jika ingin membuat suasana menjadi meriah pikirkanlah jenis-jenis predikat yang harus ditulis peserta agar nantinya dapat membentuk kalimat yang lucu. Setelah selesai menulis kata predikat, lipat lagi dan lakukan pengacakan lagi. Minta peserta munulis kata obyek. Kata obyek yang ditulis juga bebas. Bisa berupa benda-benda yang ada di sekitar atau anggota badan. Kemudian lipat dan acak lagi. Terakhir minta peserta menulis kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu. Setelah selesai, kertas tersebut dilipat menjadi gulungan kecil. Instruksikan pada peserta untuk menyerahkan gulungan kertas kecil yang dipegangnya ke teman sebelah kirinya. Lakukan terus dengan kecepatan yang terus ditingkatkan. Saling oper akan terjadi dengan cepat dan koordinasi mulai kacau karena saking cepatnya. Teriakan kata “stop!” untuk memberhentikan putaran kertas-kertas yang terjadi dan sekaligus mengagetkan peserta yang sedang asik saling lempar kertas. Bagi peserta yang memegang dua kertas atau tidak memegang kertas adalah peserta yang “bersalah” dan harus “dihukum” dengan membaca pertama kertas yang dipegangnya. Contoh kalimat yang dibaca seperti ini: “Adi menyium bokong di pasar pada pagi hari”. Perkenalan telah dimulai dengan Adi. Lanjutan seterusnya dengan kertas-kertas yang lain. Output dari sesi ini adalah mengingatkan kembali pada peserta tentang hukum SPOK yang harus dipatuhi untuk melakukan penulisan. Output lainnya adalah menyegarkan suasana ketika bekenalan satu dengan yang lain. 2. Perkenalan dan Membangun Rasa Optimis Buatlah lingkaran. Peserta diminta untuk mengambil 2 lembar kertas A4. kertas tersebut di tempel di punggung teman di sebelah kanannya. Setiap peserta membawa satu spidol. Tanyakan pada teman yang ada di sebelah kanan tersebut tentang nama panggilannya. Tulislah menurun nama panggilan tersebut di kertas yang tertempel di punggung si pemilik nama (teman yang ada di kanan). Lakukanlah permainan angin bertiup untuk mengacak peserta. Sebelumnya, fasilitator menyiapkan tempat-tempat hinggap dari masing-masing peserta. Katakan “angin bertiup ke arah orang yang memakai kacamata”. Lakukan sampai teracak. Minta peserta untuk mengamati satu sama lain selama proses berlangsung. Lakukan 1 menit. Kemudian, peserta secara acak menuliskan kesan yang ada pada TEMAN BARU-nya dengan cara menuliskan kesan tersebut sesuai nama yang tertempel di punggung. Fasilitator menyiapkan contoh isian kertas. Contohnya:

Setelah melakukan inbound. instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk barisan yang paling panjang. khususnya barang-barang yang melekat di badannya untuk membentuk barisan yang terpanjang. Tempel kertas-kertas yang sudah ditulis dan bacalah bersama. “kenapa kita ada di sini?”. Tetap berdiri membentuk lingkaran. kembali ke lingkaran. satu sama lain harus saling berhubungan. Apakah ada kesamaan? Ajak peserta diskusi selama 2 menit.B = Baik U = Udik D = Diam dan pemalu I = Idaman Minta peserta untuk membuat sekreatif mungkin. cukup dalam hati masing-masing. Setelah selesai. bandingkan dengan kesan oleh orang lain melalui tulisan yang dibuat di punggung. Mintalah peserta untuk merenung memikirkan tentang karakter diri atau siapa kita sebenarnya. “apa yang anda harapkan dari forum ini?” Minta peserta untuk merenung 1 menit. Tapi kunci ini jangan diungkapkan ke peserta. pertanyaan tidak perlu dijawab secara verbal. Gunakan SPOK. Tulis dengan huruf kapital dan berukuran besar. Bagikan kertas kepada peserta untuk menuliskan Satu Kata saja yang dapat mewakili karakter dirinya sendiri. kita berkenalan dengan diri sendiri. Cukup instruksikan: “Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang“. Terangkan juga untuk menggunakan peraturan “menulis harus huruf kapital. tidak ada diskusi pada sesi ini. Barisan tidak boleh terputus. . Setelah itu. Fasilitator menerangkan tentang Inbound. Tulis dengan ukuran yang besar yang bisa dibaca dari arah mana saja dalam ruangan”. Adu Panjang Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok yang maisng-masing kelompok terdiri dari 5 – 6 orang. tanyakan lagi: “apakah anda semua memiliki optimisme terhadap apa yang akan kita lakukan ini?” “seberapa besar optimisme itu?” (gunakan skala 10 untuk mengukur optimisme ini). Kuncinya adalah peserta boleh menggunakan apa saja. Biarkan para peserta berkreativitas sendiri. kemudian bagikan kertas HVS dan spidol dan mintalah mereka menulis tentang apa yang dipikirkan tersebut. berderet satu baris dari depan ke belakang. Melihat semuanya. Ulangi dua kali pertanyaan ini. 3. Setelah itu menulis di punggung masing-masing orang. sekarang minta peserta untuk melihat ke sekeliling di dalam kelas. Kemudian. Tidak boleh lebih dari 7 kata. Tanyakan: “ruangan apa ini?”. Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok. Inbound adalah cara melihat ke dalam diri sendiri.

Barang-barang yang disembunyikan tersebut tidak boleh diambil dengan tangan. Akan terjadi tarik menarik dan gerak tidak tidak terkoordinasi antar peserta yang ada di kelompokkelompok. mintalah masing-masing kelompok kecil yang ada untuk berlomba. Kemudian. Setelah itu. minta mereka untuk membentuk lingkaran kecil namun masing-masing orang menghadap keluar. Setelah mereka mengerti aturan ini. minta mereka untuk saling menyilangkan tangannya satu sama lain. satu sama lain. Pelajaran dari permainan ini adalah. karena tangan harus terus berpegangan. minta peserta untuk berkumpul kembali. sehingga saling memunggungi. Jangan biarkan peserta lainnya tahu tentan benda berharga kita itu. Satu orang yang berdiri di tengah lingkaran tersebut menutup mata dan menyilangkan tangan di depan dada. Dalam satu lingkaran ada satu orang berdiri di tengah lingkaran. pertama. Cukup kita sendiri yang tahu. Silangan tangan harus kuat. Mencari benda berharga Mintalah peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. namun badan yang jatuh. 4. Fasilitator kemudian membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 5 orang. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di tengah lingkaran dan menjatuhkan diri secara bebas. Lalu. orang berdiri di tengah lingkaran menjatuhkan diri dengan mata tertutup dan tangan dilipat di depan dada ke arah manapun. Semuanya rahasia. Setelah kelompok terbentuk. Ada aturan dalam permainan itu. komunikasi sangat penting untuk membangun koordinasi yang kuat. kenapa hal itu terjadi. tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun. . Lombanya adalah adu kecepatan mengumpulkan barangbarang berharga yang disembunyikan oleh masing-masing orang yang berada di masing-masing kelompok. Menjatuhkan diri dengan bebas dan tidak kaku. Setelah ada ide tempat menyembunyikan langsung dengan cepat sembunyikan dan jaga hanya kita saja yang tahu tempat persembunyian itu. Ajak semua peserta untuk meyakini bahwa yang dimilikinya tersebut adalah benda yang paling berharga dan harus dilindungi sebisa mungkin. rahasiakan.Kemudian. tidak mudah lepas. Mereka tidak berkomunikasi menyebabkan mereka harus mencari jalan lain untuk berkoordinasi agar menjadi tercepat dalam mengumpulkan barang. Kemudian. Orang-orang yang berdiri mengelilinginya harus siap sedia menyangga tubuh orang yang jatuh ke arahnya. Lingkaran harus tetap kuat. Bebaskan peserta untuk menyembunyikan barang berharga tersebut di mana saja asal tersembunyi. Lakukan bergantian. Barang yang tidak boleh diambil dengan tangan juga memaksa peserta untuk bekerjasama satu dengan yang lain. Kedua. Semua orang harus menutup mulutnya rapat-rapat. Instruksikan peserta untuk memikirkan benda apa yang paling berharga yang ada pada dirinya. bersilangan. kerjasama harus diutamakan karena mengambil barang tanpa tangan bukanlah hal yang mudah. 5. ajak peserta untuk berdiskusi apa yang terjadi saat proses beradu panjang berlangsung. para peserta diminta untuk memikirkan di mana tempat untuk menyembunyikan benda berharga tersebut. Cara menjatuhkan badan adalah kaki tetap tidak berpindah. Percaya Teman Buatlah lingkaran-lingkaran kecil yang terdiri dari 5 – 6 orang. Terserah peserta untuk mengambil barang berharga miliknya dengan menggunakan apa saja.

Permainan ini dijamin menghilangkan kejenuhan dan rasa ngantuk. jumlah anggota ditambah dari dua jadi empat. 2. tangan tidak usah berpegangan. Debriefing 1. 2. Setelah sukses dengan cara kedua. Setelah sukses dengan cara yang pertama. Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja regu. Implikasi terhadap regu. : Teaching point yang dirasakan. Untuk berdiri peserta diminta menarik pegangan tangan. Kegiatan di mulai dengan sepasang anggota regu duduk bertolak belakang di tanah dengan melipatkan kedua kaki ke arah dada. 4. enam. Perencanaan strategis. Memecah kebekuan (ice breaking) dengan saling bersentuhan fisik. 3. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama dengan cara saling menekan punggung. delapan dan seterusnya. 3. Faktor penunjang keberhasilan. apa yang dirasakan ketika menjatuhkan badan? Apakah ada perasaan takut atau sangat percaya dengan teman yang selalu siap melindungi? 98. Mereka dipersilakan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. Perasaan setelah berhasil. . 2. Lama permainan Perlengkapan Instruksi : 20 – 40 menit : Peluit : 1. ujung kaki diletakkan saling bersentuhan dengan kaki masing-masing pasangan. Kemudian kedua tangan peserta saling berpegangan antar pasangan. Memahami bahwa kekurangan anggota regu (terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja regu. ICE BREAKING Teaching point : 1. Tapi yang paling penting dari permainan ini adalah membangun rasa kepercayaan satu sama lain bahwa kita semua bisa saling melindungi. 4. 3. 4. Fasilitator menanyakan pada semua peserta. sepasang peserta diminta duduk berhadapan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful