SILATURRAHIM PENDIDIKAN ANAK ISLAM SPAI KECAMATAN TRUCUK KLATEN

Sekretariat : Masjid Al Hidayah Sumber Kulon Sumber Trucuk Klaten 57467. Telp 081336347511. Email dan facebook : Rosyada_123@Yahoo.co.id, Blog Web : spaitrucuk.wordpress.com

1.Blind Leader
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak peserta outbound. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta outbound adalah tiap-tiap peserta dalam outbound training ditutup matanya, kecuali yang ditunjuk sebagai leader, mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan Leader, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Orang yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana seorang bisa tampil sebagai pemimpin (leader) dan bagaimana rasanya dipimpin orang lain. Saling percaya antar sesama divisi dalam perusahaan.

2. Pipa Bocor
March 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound

Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah. Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember/kaleng, bola pimpong. Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.

2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan ember yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaiman mengatur strategi kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan

3. Evakuasi Bambu
May 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif. Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong Prosedur dalam permainan ini adalah : 1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu. 2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan 3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan Pemaknaan dalam permainan ini adalah : 1. 2. 3. 4. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ? Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ? Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik

4. Folding Karpets
April 15, 2010 By: yudho Category: Games Outbound Jenis games ini dimainkan dengan alat bantu sebuah karpet atau terpal plastik atau kain yang ukurannya 1 meter persegi untuk 8-10 orang. Ukuran karpet dapat disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut bermain maupun tingkat kesulitan yang ingin diberikan, lebih banyak peserta maka dibutuhkan karpet yang lebih luas. Instruksi 1. Pertama, seluruh peserta diminta naik ke atas karpet dan 2. Setelah aba-aba dimulai mereka harus dapat membalik karpet tersebut 3. Kelompok harus bekerja sama dalam menemukan cara dan kemudian membalik karpet tersebut. Target Kelompok yang paling cepat membalik karpet dianggap sebagai pemenang. Larangan dan Hukuman

dan saling mengaitkan tangan yang satu dengan yang lainnya. Peserta lainnya berada di bawah. Human Ladder April 15. Tujuannya adalah menangkap orang yang berada di atas drum pada saat peserta outbound tersebut menjatuhkan diri. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Perintahkan seseorang untuk berdiri di atas drum atau bangku menghadap ke depan. 5. Teaching pointnya adalah : o o o o o Mengembangkan rasa percaya diri pada peserta outbound Mengembangkan rasa percaya diri pada orang lain Mengembangkan kerjasama kelompok. Mengembangkan sikap bekerja dengan fokus yang dalam Melatih keberanian mengambil resiko 6. Jika melakukan pelanggaran tersebut maka kelompok dianggap gagal melakukan tugasnya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Orang-orang yang berada di atas karpet tersebut tidak boleh turun ataupun menyentuh tanah. 2. Trush Fall April 15.1.

webbing. Tujuan dalam games outbound ini adalah : 1. snappling.Menjadi peserta aktif 7. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? Apa kunci keberhasilan mereka ? Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ? Apa makna dari kegiatan ini ? . Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter. Hell Barier April 15. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut 3.Apa yang dirasakan saat dilewati Apakah rasa percaya kepada orang lain membuat anda mudah melewati tantangan ini? Teaching point : Trush. 4. Peserta yang telah dilewati menuju ke depan untuk membuat anak tangga berikutnya. 3. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah : 1.Tanggung jawab. 2. Setiap pasangan memegang kayu (ukuran 1-1. Debriefing : . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainanoutbound ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk mencapai puncak yang diharapkan.5 m). karmentel. 4. Peserta outbound training menaiki anak tangga yang dipegang oeh temannya. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya.Apa yang dirasakan pada saat menaiki anak tangga . Ketinggian bisa bervariasi. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran.Peserta berpasangan berhadap-hadapan dan berdiri sejajar. Alat bantu dalam permainan outbound ini meliputi jaring. 5.Pasrah. 2. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. kong. kaos tangan dan helm. 6. 5. dan berdiri berjajar membuat seperti anak tangga.

Tidak ada bagian dari kaki berdiri diluar kain. Apabila berhasil. Kemudian menuliskan semua pertanyaan berdasarkan daftar pertanyaan yang dibuat mencakup : Visi kehidupan. seakan akan mereka berada dia atas sebuah kapal yang akan tenggelam. Jadi semua peserta dibuat berpencar satu dengan lainnya. . Melihat kekuatan diri yang dimiliki.00. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dari nama game nya sudah kelihatan solo = sendirian. duduk/tidur menyendiri selama sekitar 2 jam antara pukul 22. Melihat kelemahan-kelemahan diri dan menyusun langkah-langkah untuk memperbaikinya. diperlukan pengorbanan Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan kelompok. Merefleksikan kualitas keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. Titanic (kapal tenggelam) April 15.00-24. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua anggota tim diminta untuk berdiri di atas kain. Solo April 15. Kemudian dilakukan kembali proses seperti semula. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah Berfikir kreatif 9. Setelah mereka berhasil berdiri. kain dilipat menjadi lebih kecil. Kelompok yang mampu berdiri di atas kain yang terkecil adalah pemenangnya. Teaching point : • • • • • Membangun kebersamaan Menunjukkan untuk kesuksesan tim. maka instruktur outbound menghitung satu sampai lima hitungan. visi keluarga dan visi organisasi.8. visi pribadi.

Birthday Line Up April 15. 5.snappling. Melatih Kepercayaan diri 6. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan outbound training permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta. Teaching point : • • • • • Melatih konsentrasi pada tugas. Apa kunci keberhasilan mereka ? 4. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaikbaiknya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Semua peserta diminta berdiri di atas papan.Teaching point : • • • • Membangun visi kehidupan memahami kelemahan-kelemahan diri melihat diri dan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. Mereka tidak boleh berbicara dalam menyusun barisan itu. Kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan hari ualng tahun mereka atau berdasarkan tinggi badan. Berani mengambil keputusan . Meningkatkan rasa percaya diri 10. Jembatan birma April 15. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ? 2. Mengembangkan cara berkomunikasi yang efektif Melatih untuk berinovasi Aplikasi praktis dalam proses pemecahan masalah Kepemimpinan bersama 11. 4. webbing dan helm. 2. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ? 5. 3. Alat bantu dalam out bound training permainan ini meliputi bambu. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran Pemaknaan dalam program outbound permainan ini adalah : 1. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah : 1.karmentel. 6. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ? 3.kong.

dll. Sling Baja. Cara mainnya sederhana. Tujuan permainan ini adalah :   Melatih peserta untuk cepat mengambil keputusan Melatih keberanian Merubah pola piker Memberi pengalaman baru pada peserta outbound   Hal yang harus diperhatikan : Masalah keamanan  Masalah pengalaman intruktur outbound  Games ini beresiko tinggi. Pulley. Sepertinya tidak lengkap bila tidak ada Flying fox. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Dalam sebuah kegiatan outbound training. sehingga diharapkan untuk tidak melakukan cobacoba/bereksperimen hal yang tidak perlu  .12. Setiap peserta training outbound disuruh untuk meluncur dari ketinggian melalui tali/sling yang teah disediakan. Carabiner. sehingga dibutuhkan peralatan yang memadai. Flying Fox April 15. Game ini sendiri termasuk dalam kategori High Impact. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan ini adalah : Carmantel. safety yang memadai dan juga tenaga operator maupun instruktur yang mempunyai pengalaman yang cukup untuk memainkan games ini. Helm. Harnes.

Apabila ada peserta outbound yang menyentuh tanah. dan dimulai lagi dari awal. Tali rafiah dibuat melingkari pohon membentuk seperti sebuah pulau. Escape From The Island April 15.13. Peralatan yang dibutuhkan diantaranya adalah : Tali Carmantel. maka seluruh anggota groupnya harus kembali kedalam pulau. 2010 By: yudho Category: Games Outbound . Pemenangnya adalah team yang berhasil keluar dari pulau semua terlebih dahulu.2 m. Tali rafiah. Kemudian dibuat garis lurus pembatas seolah-olah seperti sebuah pantai. Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi dalam 2 atau 3 kelompok. Volley Ballon April 15. Peserta outbound diminta untuk menyeberangi pulau menuju pantai tanpa menyentuh tanah (dalam hal ini berfungsi sebagai laut). 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Masing2 kelompok diberikan satu buah bambu. Tali carmantel diikatkan pada sebuah pohon/penyangga setinggi 1. Tujuan permainan?      Melatih kekompakan team Melatih personal untuk cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Melatih kesabaran Melatih kekuatan fisik peserta outbound 14. Bambu ukuran 1.5 m.

kemudian melempar lagi seperti semula.Games outbound ini termasuk dalam kategori Fun game. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Kemudian kertas tersebut digulung dandi aduk/diacak. Team dengan nilai point terbanyak adalah pemenangnya. Kemudian instruktur outbound menyebar kertas yang berisi nama seluruh peserta outbound di lapangan/area outbound.Cara permainan : Peserta outbound dibuat menjadi beberapa kelompok. Pulpen. Cara permainannya adalah : Peserta outbound dibagi dalam dua team. Team lawan bertugas menangkap balon dengan kain. 3 atau 4 anggota kelompok ditutup matanya. Masing-masing peserta diminta untuk memegang ujung kain. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah :Kertas yang di potong ukuran 10×5 cm. Peserta dilarang keluar lingkaran group dalam mencari nama mereka. Teaching point : • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. dan webbing atau tali dibuat melingkar berdiameter kurang lebih 1meter. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk kedalam webbing/tali yang sudah disediaka n instruktur. paling ideal masing-masing team berjumlah 16 orang. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah : Balon yang diisi air. Teaching point : • • • • Melatih kekompakan team Mengetahui kelebihan dan kekurangan teman Kerjasama Kecerdasan mengatur strategi 15. Seluruh peserta diminta untuk mencari namanya masing2 dalam waktu yang teah ditentukan oleh instruktur outbound. Hunter My Name April 15. kain pembatas. selain itu memiliki makna yang dalam. tali rafiah dan kain untuk melempar balon berukuran 1×1 m. Penuh dengan keceriaan dan tawa. Peserta outbound melempar balon dengan menggunakan kain pelempar yang dipegang oleh 4 orang. Tali rafiah dibuat berbentuk kotak seperti lapangan volley mini dan kain pembatas dibuat sebagai net. Berfikir kreatif dan inovatif . Satu kain pelempar untuk 4 orang. Masing-masing peserta diminta untuk menuliskan namanya masing-masing pada kertas kecil yang sudah disediakan.

kecuali ketua kelompoknya. Peralatan yang dibutuhkan adalah Bambu ukuran 1. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori Middle Game. Masing-masing kelompok diberikan 4 buah bambu dan 2 buah tali. Cara permainan. Berfikir kreatif dan inovatif Siap memimpin dan siap dipimpin Mengetahui bahwa kita mempunyai keterbatasan . instruktur menyuruh peserta outbound berkumpul dan menjelaskan bahwa tandu yang mereka buat belum tentu mereka yang memakainya.16. Kemudian ketua kelompok naik ke atas tandu dan diangkat oleh seluruh anggota kelompok yang memakai penutup mata. 4 buah. Seluruh anggota kelompok diminta untuk membuat tandu dengan kreasinya sendiri-sendiri. Teaching point : • • • • • • • Melatih kekompakan group Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Cepat bertindak dan mengambil keputusan Mengetahui strategi yang baik dalam suatu permasalahan. Ketua kelompok memerintahkan anak buahnya untuk menuju lokasi harta karun (buah) yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Setelah tandu selesai.buah salak. Tali atau webbing. buah lainnya.8 m. buah jeruk. Kelompok yang berhasil mendapatkan buah(harta karun) paling dulu adalah pemenangnya. Setelah masing-masing kelompok mendapatkan tandu. penutup mata/slayer. seluruh anggota kelompok memakai penutup mata/slayer. Buah diikat pada seutas tali kemudian digantung pada ketinggian sekitar 3meter. Kemudian instruktur outbound mengundi tandu untuk menentukan siapa memakai tandu siapa. Mencari Harta Karun April 15.

Tali rafiah Persiapan alat : Tambang plastik dipotong berukuran 1. Kayu/bambu yang ujungnya diset sedemikian rupa sehingga berlubang dan bisa dipakai untuk menaruh bola c. Bola Plastik d.5 m. Seluruh peserta menuju garis start. sehingga apabila bola plastik ditaruh di atas kayu. Instruktur outbound menyiapkan garis start dan finish menggunakan tali rafiah. bola tersebut tidak jatuh. Apabila bolanya jatuh.17. kemudian bola ditaruh di atas kayu. Cara permainan/ gamesnya : Instruktur outbound membagi peserta dalam beberapa kelompok yang terdiri antara 8-10 orang. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori low game. Kelompok harus bisa menstabilkan kayu. Time Bomb April 16. Peserta mulai berjalan menuju garis finish. maka game harus diulangi kembali mulai dari garis start kembali. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah : a. kemudian diikatkan pada kayu. Seluruh peserta outbound diminta untuk memegang ujung tali. Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk mengambil satu buah kayu yang sudah diikatkan tambang plastik dan satu buah bola plastik. setiap orang mendapat satu utas tali. Tambang plastik b. Teaching point : Kerjasama kelompok/team Melatih Konsentrasi Mengatur ritme kerja Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman . Masing-masing kayu memiliki 8-10 ujung tambang plastik. Kelompok pemenang adalah yang mencapai garis finish terlebih dahulu tanpa membuat bolanya jatuh.

Yang mereka lakukan biasanya adalah kerja intra team mereka sendiri. Kalau hal itu terjadi. Debriefing : Seringkali peserta tidak melakukan kerjasama antar team. tanyakan mengapa mereka tidak mau bekerja sama? Tanyakan. apa hubungan permainan ini dengan pekerjaan di tempat kerja? Konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus kembali. Setiap anggota team harus melewati sarang labalaba tersebut.18. Perlengkapan : • • • Cara permainan: Fasilitator harus menyiapkan sarang laba-laba diantara dua tonggak/pohon. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi . Kaitkan dengan manajemen kualitas kerja? Tonggak/pohon Tali Helm 19. semua peserta harus ulang lagi dari awal. Sarang laba-laba tersebut harus memiliki lobang yang besarnya cukup untuk setiap peserta. Spider`s Web April 16. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : o Sinergi antar team dan intra team o Mengembangkan komunikasi yang efektif o Mengembangkan strategi bersama o Membangun kepercayaan diri anggota team o Melatih proses pemecahan masalah o Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota o Memahamani saling ketergantungan antar sesama. Air Bridge (jembatan udara) April 16. Kalau menyentuh tali.

Seluruh anggota kelompok berada di atas papan. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. maka game dimulai lagi dari awal. Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Separuh anggota kelompok berdiri di atas papan yang ditaruh diatas bangku. Separuh anggota yang lain bertugas menggeser bangku untuk track jembatan berikutnya. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat.Tantangan terberat adalah memindahkan . Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Cara permainan : Peserta diminta menuju lokasi yang jaraknya 30 meter dari garis start dengan dara menggeserkan jembatan yang mereka buat. Crocodille River April 16. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game ini termasuk dalam kategori middle game Teaching point : Perlengkapan : Lapangan dengan ukuran 40-40 m Tiga buah bangku/krat minuman botol/tong besar untuk masing-masing team Tiga lembar papan tebal untuk masing-masing team Stop watch Berfikir kreatif dengan paradigma baru Pemecahan masalah Peningkatan kualitas kerja Kerjasama kelompok dalam sinergi Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 20.Perlengkapan : - Komunikasi yang efektif Ketahanan menghadapi stress.

Tim diberi waktu 15 menit untuk merencanakan rakit. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Menyusun perencanaan yang strategik Mengimplementasikan perencanaan strategik Kerjasama antar kelompok kerja dalam satu sinergi Komunikasi yang efektif Leadership Kemampuan mengalokasikan sumber daya Kemampuan mengatasi ketakutan akan tenggelam Perlengkapan yang diperlukan : Instruksi : Tim anda ditugaskan untuk membangun sebuah rakit yang akan digunakan untuk menyeberangkan anggota team kesuatu tujuan dengan selamat.5 meter. melelahkan. Bangun Rakit April 16.papan dan bangku. menantang. membosankan) Bambu ukuran 3. maka team harus membangun rakit ulang agar safe. 4 buah Bambu ukuran 3 meter. 8 buah Empat buah drum plastik Tali /webbing Tali plastik Gergaji Palu Meteran Selembar kertas manila dan spidol untuk perencanaan Pelampung Helm Dayung . tanpa turun dari papan/tanpa menyentuh tanah. menarik. Debriefing : • • • Menanyakan teaching point yang diperoleh Bagaimana mereka mengatur strategi dalam pemecahan masalah Perilaku apa yang menunjang keberhasilan kelompok 21. Kelompok pemenang adalah yang bisa mencapai garis finish paling cepat. Tim diberi kesempatan untuk mencoba rakitnya sebelum digunakan untuk menyeberang. Apabila anggota kelompok ada yang terjatuh. Debriefing : Arahkan keluaran peserta untuk dapat mengungkapkan bagaimana perasaan masing-masing peserta dengan kegiatan tersebut (takut. Bila dalam percobaan tidak safe. maka game dimulai lagi dari awal.

Mereka dipersilahkan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. tangan tidak usah berpegangan. Ujung kaki saling dikaitkan dan tangan berpegangan. perencanaan.Arahkan keluaran peserta pada bagaimana proses pembuatan/penyusunan rakit (mulai observasi. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja Memecah kebekuan (ice Breaking) dengan saling bersentuhan fisik Memahami bahwa kekurangan anggota team ( terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja team. dimulai dari 2 orang lagi dengan duduk saling membelakangi. Perencanaan strategik Pergeseran paradigma kerja. Debriefing : Faktor penunjang keberhasilan? Perasaan setelah berhasil? Implikasi ke tempat kerja? . Peserta diminta berdiri dengan bantuan punggung temannya. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama. Cara permainan : Permainan dimulai dengan sepasang anggota team duduk berhadap-hadapan. maka jumlahnya ditambah menjadi 2. Kemudian dilanjutkan hingga berdiri seluruh team nya. All Stand Up April 16.4 hingga seluruh team yang ada berdiri bersama berbarengan. 22.3. pelaksanaan serta pengawasannya) Arahkan kepada peserta tentang siapa berperan sebagai apa. Apabila berhasil. Kemudian tantangan diubah. pengorganisasian.

Hollahop ditaruh di ujung kanan. webbing Cara Permainan : Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok besar. hollahop ditaruh di sebelah kanan. Frantic Balloon April 21. Hollahop Berpindah April 16. Kemudian tantangan di ubah dengan menggunakan tali. tali. Tujuan : • • • • Melatih kerjasama team Mengetahui kecerdasan peserta Sebagai game pemecah kebekuan Berfikir kreatif dan inovatif 24. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : • • • • • Memahami perubahan lingkungan bisnis terhadap strategi organisasi. Kemudian peserta diminta memindahkan benda tersebut ke sisi yang berseberangan secara bersamaan. Alat : Hollahop.23. Kemudian insruktur outbound memerintahkan seluruh anggota kelompok berpegangan tangan sehingga membentuk garis lurus. kemudian peserta outbound diminta untuk memindahkan hollahop tersebut ke sebelah kiri tanpa memutus pegangan tangan. Apabila sudah maka tantangan berikutnya adalah. webbing ditaruh disebelah kiri. Berubahnya lingkungan bisnis menuntut perubahan strategi Menyusun perencanaan strategik Mengimplementasikan rencana yang disusun Kerjasama dalam kelompok . 2010 By: yudho Category: Games Outbound Kategori game ini adalah termasuk low game dan biasa digunakan untuk game pemecah kebekuan (Ice Breaking). kemudian dengan menggunakan webbing.

Peserta diberitahu bahwa balon akan ditambah oleh fasilitator dari waktu ke waktu. Ball Tossing April 21. Tolok ukur sukses adalah berapa banyak balon yang dapat ditangkap dan tidak pecah dalam kurun waktu 10 menit. Semua peserta outbound training akan melambungkan bola tersebut ke angkasa dengan menepuknya dari bawah ke atas. Tim diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat perencanaan strategik.Lokasi : Dilapangan terbuka kira-kira seperempat lapangan bola Perlengkapan : Balon dalam jumlah 4x jumlah peserta dan stopwatch Cara permainan : Setiap anggota diminta untuk meniup dua buah baloon dengan ukuran cukup besar. hal yang sama dilakukan secara bergantian pada peserta lainnya. Selanjutnya orang yang diberi bola juga menyebut namanya dan memberikan kepada orang lain sambil menyebut nama orang lain. Tolok ukur : Kesuksesan tim dinilai dari berapa banyak kesalahan menyebut nama sendiri dan nama orang lain. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching point : • • • • Fokus pada pekerjaan Sensitivitas terhadap orang lain Pelayanan prima Inovasi Perlengkapan : • • • Tiga buah bola plastik Stopwatch Pluit Cara permainan : Game ini termasuk dalam kategori fun game dan ice breaking. Debriefing : • • • • Apa yang merupakan teaching pointnya Faktor apa yang menentukan kecepatan kerja Hal-hal yang menjengkelkan di saat kegiatan dan bagaimana mengatasi kejengkelan tersebut. Selanjutnya peserta diminta untuk melempar sebuah bola kepeserta lain dengan menyebutkan namanya sendiri dan nama orang yang diberi bola. 25. Setelah percobaan pertama. tim dipersilahkan untuk mencoba lagi dan diberi waktu untuk membuat perencanaan srategik lagi. . Kalau dihubungkan dengan dunia kerja dan kehidupan organisasi apa arti permainan tersebut. Peserta diminta untuk membentuk lingkaran dengan wajah menghadap ketengah dan berhadapan dengan peserta lain.

Alat bantu yang dapat digunakan hanya berupa tali-tali yang tersedia. Tidak boleh memasuki area radiasi.Jumlah bola jatuh Debriefing : • • Menanyakan pengalaman individu dari permainan Perilaku peserta yang mendukung dan menghambat kesuksesan tim 26. Botol air mineral yang diberi tali. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Permainan ini biasa dikenal dengan sebutan “masukkan air ke dalam botol” Alat yang dibutuhkan : Permainan : Tim harus memindahkan cairan beracun dari satu container (diwakili oleh botol) ke container yang lain. mengetahui kekurangan dan kelebihan rekan kerja. disiplin. komunikasi yang efektif terhadap rekan kerja . Setiap botol dibeli tali minimal 10 buah botol air mineral ditaruh tegak di atas tanah dengan tutup terbuka : Strategic Game Target : team work dalam mencapai target. inovasi-kreativitas . Cairan tidak boleh tumpah. Dianggap selesai bila tali-tali yang dipergunakan kembali keluar lingkaran. TOXIC WASTE April 21. apabila tumpah permainan diulang dari awal. melatih kesabaran. bila ada seorang peserta yang menginjak maka permainan harus diulang dari awal lagi. Aturan Main : Fasilitator outbound memberikan instruksi : • • • • • Tipe Peserta tidak boleh berbicara satu sama lain.

Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan Teaching point : • • • • Problem solving Melatih kesabaran’ Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Peralatan yang dibutuhkan : Tali rafiah yang dipotong sepanjang 80cm. dengan saling menyilang dengan pasangannya Permainan : Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya.27. Kemudian setiap orang mengikatkan tali rafiah dipergelangan tangannya. Masing-masing peserta outbound training mendapatkan satu buah. ALMOST INFINITE CIRCLE April 21. Stopwatch Persiapan : Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta outbound untuk berpasangan dua-dua. Saling pengertian Mau tau kunci dari permainan ini? sepertinya anda harus menghubungi manajemen outbound malang di marketing@outboundmalang. Aturan Main : • • Tidak boleh memotong tali. dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang.com .

di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU. 22. 16. Panjangnya disesuaikan dengan jumlah group yang bermain 2. orang yang bercerita harus ikut segera mencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong. lebih baik dengan jumlah kelipatan 3 plus 1. Game Arung Jeram March 22. Peralatan yang dibutuhkan : 1. o Jika disebut kata PEMBURU. maka yang berpindah adalah pohon. Tupai dan Pemburu March 21. maka semua harus berpindah dan berganti peran. Tali besar (berdiameter 4-5 cm/seukuran tali perahu/bisa juga menggunakan webbing. ANGIN. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan pelaksanaan : Kerjasama team/regu Kekompakan regu Saling membantu antara yang kuat dan yang lemah Menetapkan strategi manajemen secara tepat dan bersama-sama Menempatkan diri dengan tepat saat bertindak /saat menjalankan tugas. maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain. mencari tupai yang lain. dan jenisnya fun games. minta mereka untuk mencari kelompok / posisi yang ada di seberangnya pada saat melakukan perpindahan. atau 31…dst. secepatnya. o Jika disebut kata ANGIN. berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan. Variasi Untuk lebih meriah. seperti pada permainan “ular naga panjangnya”. o Namun jika yang disebut adalah BADAI. boleh jadi tupai atau pohon dan sebaliknya.Pohon tetap diam di tempat. dengan jumlah peserta tidak terbatas. Pendahuluan dan Persiapan Permainan dapat dilakukan di ruangan yang cukup besar atau pun di halaman. Misalnya 13. Kedua ujung tali harus diikat dengan kuat . Dari 3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan jongkok/merunduk. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori ice breaking. dan BADAI. dan diteruskan hingga beberapa kali Pada saat berpindah. tanpa boleh melepas pegangan tangannya. Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan. kemudian secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 3 orang. jadi berpindah ke kelompok lainnya. Instruksi dan petunjuk permainan • • • • • • Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran. 29. sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak mempunyai kelompok.28. Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita.

Panjang tali sekitar 3 meter Tongkat/bambu yang panjangnya sekitar 2-3 meter Aneka halang rintangan Cara permainan : .5m-1m.Cara permainan : • • Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur (selonjor) ke dalam lingkaran Kedua tangan tiap anggota regu memegang tali. Alat yang dibutuhkan untuk permainan ini : • • • Tali. Scorpion March 22. jarak anggota regu 0. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • Menjalin kerjasama dan toleransi antar anggota Belajar menerima dan siap kapan pun harus bisa memberi kesempatan kepada orang lain Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : Kerjasama antar anggota maupun tim Mengatur strategi Kekompakan dalam satu team work Mengenali kekuatan/kemampuan team nya dan kemampuan team lawan. • Setiap anggota regu berusaha berdiri secara bersamaan. Cara permainan : Tiap tim/regu terdiri dari 10-15 orang Setiap tim berdiri berbaris dan berpegangan pada pinggang orang yang ada didepannya Anggota yang paling depan bertindak sebagai kepala kalajengking. kemudian berusaha duduk bersamaan kembaliDiusahakan jangan ada peserta yang jatuh 30. Pegangan tidak boleh lepas selama permainan berlangsung Kepala kalajengking harus berusaha memegang ekor lawan. apabila ada tim yang pegangannya lepas. sedangkan yang paling belakang bertindak sebagai ekornya. jumlah tali disesuaikan dengan jumlah peserta. Bila dalam permainan berlangsung. Jika jarak semakin rapat. • Saat berdiri kedua kaki/lutut tidak boleh ditekuk (harus tetap lurus) • Setelah dapat berdiri bersamaan. maka team tersebut dinyatakan kalah Ulangi 2-3 kali sampai benar-benar ada pemenangnya 31. maka semakin baik. Stik Goyang March 23. Pemenang adalah yang lebih dahulu memegang ekor lawan.

. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. sepanjang 50cm. 3. dengan tangan memegang bahu atau pinggang kawan yang ada di depannya. boleh diseblah kanan. maka harus dimulai dari awal (start) 33. Cara permainan : • • • • • • • Tiap anggota regu memegang 1 buah bambu yang sudah dibelah Tetapkan jarak tempuh estafet (10-15 meter). Semakin jauh jaraknya. minta mereka memeluk rekan yang ada didepannya masing-masing. semakin bagus Seluruh peserta berusaha mengatur gerak bola yang meluncur di dalam bambu. masing-masing regu satu buah Bambu/pipa plastik yang telah dibelah dua. Masing-masing orang 1 buah. The Opposite March 23. Kemudian kita beri aba-aba untuk mereka secara bersama-sama bergerak ke kiri atau ke kanan atau ke depan ke belakang sesuai instruksi. Peserta dibagi dalam 3-4 kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Instruksi dan petunjuk permainan • • • Setiap kelompok diminta membentuk barisan ke belakang seperti kereta. 2. 4. Alat : • • Kerjasama team Pembagian tugas (manajemen) Mengatur diri dan waktu untuk bertindak dan memberikan kesempatan Mengatur strategi bermain bersama-sama Bola kecil. Tim pemenang adalah yang mencapai finish lebih dahulu tanpa membuat tongkat jatuh Apabila tongkat jatuh maka harus mulai lagi dari start. dimana tali dalam keadaan kondisi kencang Tim menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas. boleh disebelah kiri Letakkan tongkat di tengah tarikan utas tali. sehingga bisa mencapai tujuan Bagian terakhir adalah memasukkan bola kedalam ember plastik Saat bola meluncur tidak boleh tersentuh tangan/jari Bola bergerak hanya melalui satu jalur (bambu) Bila bola jatuh. Jika memungkinkan.Ball Estafet March 23.• • • • • • Tiap anggota tim berhak memegang seutas tali. 32.

sedangkan peserta paling belakang bertugas menuang air ke dalam botol Gelas yang telah berisi air secara estafet diberikan kepada rekan dibelakangnya melalui kepala Lubang gelas hanya boleh ditutup oleh jari tangan saja Menggunakan batas waktu tertentu Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu adalah pemenangnya . Games ini dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. maka kemudian mereka harus melakukan gerakan yang berlawanan dengan instruksi yang diberikan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : • • • • Kerjasama team Mengatur cara kerja yang efektif Pembagian tugas/menempatkan personel dengan tepat Kekompakan antar anggota team Peralatan yang dibutuhkan : • • • Ember berisi air Gelas plastik yang bagian bawahnya diberi lubang Sebuah botol plastik Cara permainan • • • • • • Peserta duduk dalam posisi berbanjar Peserta outbound paling depan bertugas mengambil air. Water Estafet March 23. Setelah beberapa kali mencoba ke arah yang sesuai dengan instruksi. Larangan dan hukuman • • • Barisannya tidak boleh putus atau rusak. Minta mereka untuk tidak bersuara (yang dapat dijadikan “alat bantu komando”) pada saat melakukan gerakan. kita dapat memberi instruksi dengan ditambahkan gerakan tangan atau kita melompat juga sambil memberi instruksi. yaitu yang tidak pernah melakukan kesalahan Variasi • • Untuk mendistorsi. tanpa boleh barisannya putus atau rusak. 34. Bagi kelompok yang salah atau ada anggota kelompoknya salah melakukan pergerakan maka kelompok tersebut harus gugur Target • Permainan terus dilanjutkan hingga didapat pemenang.• • Peserta harus bergerak dengan cara melompat bersama.

Peserta tiap-tiap kelompok outbound terdiri dari 8-10 orang Seluruh peserta sebaiknya menggunakan celana panjang Gunakan lokasi/tempat yang tidak becek Dilakukan serentak dan terdiri dari beberapa regu Tiap regu memiliki jumlah yang sama Tiap regu berusaha keras membuat timnya menjadi regu dengan deretan paling panjang Peserta boleh menggunakan apa saja yang saat itu dibawa sebagai penyambung (dompet. Peserta pertama membawa balon dari garis start menuju ke peserta kedua. ikat pinggang. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan/games : 1. Piring Keseimbangan March 24. Peserta melakukan permainan ini secara estafet. Mengatur strategi dan kreativitas 3. 7. Kerjasama kelompok Alat yang harus disiapkan : 1. 5. dll) 8. Menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki Aturan permainan/games outbound : 1. 6. Melatih kesabaran 3. Kereta Terpanjang March 24. 3. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. badan. Balon (ditiup sebelum permainan dimulai) Cara permainan/games : 1. 2. Kelompok yang menang adalah kelompok yang sampai ke garis finish . Melatih kecermatan dalam menggunakan strategi 2. Regu pemenang adalah yang membuat deretan yang terpanjang 36. Tidak diperkenankan melepas baju 9. Kerjasama antar anggota dan team 2. tali sepatu. Permainan ini dilakukan secara kelompok 2. Begitu seterusnya sampai finish Aturan : 1. kartu. Piring 2. Bola harus selalu berada di dalam piring selama peserta berjalan 2.35. kemudian peserta kedua ke peserta ketiga. Jadi anggota kelompok harus berjajar dengan jarak 10-15 m 3.

4. 3. Instruktur dan fasilitator melemparkan bola dari balik penghalang. 4. Peserta tidak boleh keluar dari garis pembatas selama menangkap bola 2. Bola plastik sebanyak mungkin dengan berbagai ukuran Tali/ rafiah untuk daerah pembatas bagi peserta Dua kantong plastik besar untuk tempat bola Penghalang (kain) Cara permainan : 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Lemparan bola dilakukan dengan cepat dan tidak beraturan. 3. Permainan meteor garden dimainkan secara kelompok. Meningkatkan kekompakan kelompok Kecermatan Kecepatan Bertindak cepat Bisa mengatur strategi Alat yang digunakan : 1. 5.37. 2. Bola yang tidak tertangkap tidak boleh diambil peserta 3. agar peserta kesulitan menangkapnya 4. langsung dimasukkan kedalam kantong plastik yang telah disediakan Aturan : 1. 2. Setelah bola ditangkap. dan peserta harus dapat menangkap bola. Jumlah anggota kelompok antara 10-15 orang 2. Kelompok yang paling banyak menangkap bola adalah pemenangnya. Meteor Garden March 24. . tetapi harus tetap berada di garis pembatas yang berbentuk persegi 3.

Jadi kedua tangan tidak boleh berpegangan kepada orang yang sama 4. 4. 2. Mengatur strategi dalam menghadapi masalah Alat yang dibutuhkan : Tidak ada Cara permainan : 1. 3. tangan kiri kepada teman si B. 5.38. Melatih kerjasama team 2. Kemudian semua peserta harus bergandengan tangan dengan cara : tangan kanan kepada teman si A. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan adalah : 1. tanpa melepas tangan. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. Menara Manusia March 24. Team yang tangannya terlepas dinyatakan gagal (diskualifikasi) 6. Meningkatkan kekompakan team 3. 5.Mengurai Benang Kusut March 24. Melatih kerjasama tim Melatih kekompakan tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Menumbuhkan sikap rela berkorban demi kesuksesan bersama Mengembangkan strategi untuk tercapainya tujuan Cara permainan : . Instruktur memerintahkan masing-masing kelompok untuk untuk membentuk lingkaran 3. Tim yang mampu mengurai paling cepat adalah pemenangnya. 39. Tugas kelompok adalah harus mengurai tangan yang asalnya tak beraturan (kusut) menjadi terurai. Permainan dilakukan berkelompok dengan jumlah anggota kelompok 6-10 orang 2.

Permainan ini dilakukan dalam kelompok besar 2. 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.” Tentu saja. Seorang peserta sebagai relawan berada di tengah. 3. penerbit Andi dan penerbit Metanoia. 6. Seluruh peserta membentuk satu lingkaran besar. Di sinilah serunya aktifitas ini. Cara permaiannya adalah sebagai berikut : Semua peserta diminta duduk melingkar. Setelah itu ia menghampiri kursi itu. kadangkala ada lebih dari satu orang yang sesuai dengan kriteria itu. lalu bertanya kepada peserta lain. Biarkan mereka yang mengatur diri mereka sendiri. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini cocok dimainkan di dalam ruangan sebagai game pemecah kebekuan (ice breaking). Tentu saja masih ada orang yang menempati kursi itu. Anda mulai aktifitas ini dengan mengatakan: “Setiap orang yang me-makai sepatu berwarna coklat pindah 5 kali ke samping kanan. maka perintahnya begini:”Setiap orang yang jadi guru Sekolah Minggu. 41. Misalnya dia adalah guru sekolah minggu. Acara menjadi sedikit kacau. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok Tugas kelompok adalah membuat menara manusia setinggi-tingginya Peserta dibebaskan membuat strategi apapun untuk membuat menara tersebut Peserta tidak diperkenankan menggunakan alat bantu apapun Waktu permainan dibatasi 10-20 menit Kelompok dengan menara tertinggi adalah pemenangnya 40. Melatih menemukan kesamaan 2. Karena itu dia harus menyuruh penghuninya pergi. Namun Anda tidak perlu campur tangan. Do You Love Me? March 25. Akibatnya mereka akan berebutan memberi perintah. pindah ke samping kiri 3 kali.” Peserta pelatihan yang sesuai dengan kriteria itu menghitung orang di samping kanan sampai orang kelima. 5.1. Caranya dengan memberi perintah sesuai dengan kriteria orang tersebut. Melatih kejujuran Alat : Sepatu atau kertas tebal sebagai tanda Cara permainan : 1. “apakah kamu mencintaiku?” Para peserta lain bebas menjawab “ya” atau “tidak . Bermain strategi 3. Pindah Kursi March 24. dan setiap peserta mempunyai posisi sendirisendiri dengan diberi tanda sepatu atau kertas tebal 3. 4. Permainan ini dikutip dari serial “Permainan Asyik”.

Water War March 25. Peserta harus jujur apabila menemukan kesamaan dalam dirinya 9. 8. Misalnya “ karena saya mencintai orang yang memakai sepatu hitam”. 8. Peserta yang terkena peluru air. Dibutuhkan kekuatan fisik. Peserta outbound training dibagi dalam dua kelompok besar. Peserta yang tidak mendapatkan posisi dalam lingkaran. Apabila mengatakan “ya”. Maka seluruh peserta yang memakai sepatu hitam harus mencari posisi (tempat) lain dengan cara berpindah tempat. maka seluruh peserta harus pindah tempat dari posisi awal keposisi yang lain. Paling cocok apabila dimainkan di Malam hari dengan area hutan yang agak luas Cara Permainan : 1.4. Peserta outbound diperkenankan mengatur strategi sendiri untuk melumpuhkan lawan 6. peserta tidak boleh merebut peserta lain yang telah mendapatkan posisi 42. Dan relawan tersebut juga berusaha merebut barisan. 4. Dalam berebut posisi. sebagai pimpinan perang. dianggap mati dan harus keluar dari permainan 7. Kelompok yang berhasil membunuh jenderal lawan adalah pemenangnya. 3. 6. Kemudian kedua kelompok dipisahkan dengan jarak minimal 100 m. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Teaching point : Kejujuran peserta Kekompakan peserta Keberanian peserta Kemampuan peserta outbound dalam mengatur strategi Ketahanan peserta dalam menghadapi situasi yang tertekan Game ini tergolong dalam kategori middle impact. . 7. 2. Game ini sangat bagus bila dimainkan malam hari. menggantikan relawan tersebut. Apabila peserta yang ditanya menjawab “tidak”. Peserta yang tidak mengenakan sepatu warna hitam tetap pada posisinya. maka ia harus memberi alasan. Relawan tersebut berusaha merebut posisi dalam barisan 5. masing-masing peserta mendapat 10 peluru. Masing-masing peserta outbound dibekali peluru/amunisi berupa air yang dibungkus dalam plastik gula (plastik kiloan). ketahanan dan keberanian dalam memainkan games ini. 5. Kedua kelompok besar tersebut kemudian diperintahkan untuk menunjuk seorang jenderal.

Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan. Target peserta pelatihan Pemenangnya adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. bisa 15-30 menit. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat juga dijadikan alat “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games ini diperlukan perencanaan dan strategi serta paembagian tugas. Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator. Alat yang dibutuhkan: • 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang . Bangun Kastil March 25. Yang tidak boleh dilakukan adalah : Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain. untuk membuat bangunannya lebih indah.43. Fasilitator mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal-hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. Komunikasi dan insiatif juga dapat diamati dalam games ini. tergantung jumlah sedotan yang akan diberikan kepada kelompok. Cara permainan • • Berbekal sedotan yang ada. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda-beda warna diantara kelompokkelompok yang ada. Cocok digunakan untuk pelatihan indoor maupun dalam kegiatan outdoor training Alat yang diperlukan hanyalan 3-5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. dan mereka diijinkan untuk saling barter. Biasanya dinamika dalam interkasi antar kelompok menjadi lebih menarik. Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. Variasi • • Sebagai variasi. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh.

masing-masing kelompok 10 buah Tongkat bambu berukuran 3m. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game outbound ini termasuk dalam kategori middle games. 4. 8. 2 buah Bambu 3 meter didirikan dengan jarak kurang lebih 10 meter. Peralatan yang dibutuhkan : Ring berdiameter 15-20 cm. 10 buah ring dimasukkan kedalam bambu. artinya kelompok harus memindahkan satu demi satu ring tersebut sampai habis 7. Kelompok outbound diberi waktu 10 menit untuk berdiskusi menentukan cara terbaik untuk memindahkan ring tersebut. Teaching point : Kekompakan team Team work/kerjasama yang bagus. untuk masing-masing kelompok 2.44. Ujung atas bambu diikat dengan tali rafiah/tambang plastik. kecerdasan. masing-masing kelompok dua buah Tali rafiah/tambang plastik kecil Cara permainan : 1. Ring yang dipindahkan tidak boleh sekaligus. Tugas kelompok adalah memindahkan ring dari satu bambu ke bambu yang lain tanpa menyentuh tali. Instruktur memerintahkan peserta outbound training untuk berdiri di masing-masing bambu yang telah disediakan 5. Ring Berpindah March 28. 3. 6. dan kecepatan untuk memainkan games ring berpindah. Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Kesabaran Kepedulian terhadap sesama . dihubungkan dengan bambu pasangannya. Dibutuhkan kekuatan. Kelompok yang berhasil memindahkan ring tercepar adalah pemenangnya.

4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan games outbound ini : 1. This Is My Chair March 28. yang jumlah kurang dari peserta outbound dalam satu kelompok Cara Permainan : 1. jarak kursi dengan peserta 6-10 meter 3. Setelah aba-aba (peluit atau yang lainnya). danau. Peserta tidak boleh mendorong peserta lain dengan keras sampai menimbulkan luka fisik 7.45. Mengatur strategi 3. peserta dengan berebut berusaha untuk duduk pada kursi yang telah disediakan. kolam. Maka peserta tersebut harus mundur dari permainan. Seluruh anggota kelompok bertugas memegang pipa. untuk 9 peserta. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : Mengatur strategi Kerjasama/team work Membangun kekompakan team (team building) Alat yang dibutuhkan : Pipa air minimal ukuran 1 dim dengan panjang 1 meter. Permainan ini dilakukan berkelompok. dengan jumlah kelompok sebaiknya 10 orang 2. dll) Cara permainan/pelaksanaan: 1. . kolam renang. sungai. Masing-masing peserta outbound dibuat berkelompok dengan anggota kelompok sekitar 8-10 orang 2. Pada akhirnya pasti terdapat 1 peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk. Peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak boleh minta kepada peserta lain. (masing-masing peserta mendapatkan satu buah) Ember kecil Ember besar Lokasi permainan harus dekat dengan sumber air (laut. Berpikir dan bergerak cepat 2. Peserta tidak boleh bergerak mendahului aba-aba 8. Begitu seterusnya sampai tinggal 1 kursi dan 2 peserta 6. kecuali satu orang yang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. Selanjutnya kursi dikurangi satu. 5. Melatih konsentrasi Alat : Kursi. Pipa Air March 28. 46. Peserta membentuk lingkaran dan ditengah-tengahnya diletakkan 9 kursi.

47. Bila instruktur berkata “5” dan “3” artinya seluruh peserta membentuk kelompok dengan 5 orang berada di dalam lingkaran. Mutiara Dalam Kerang March 28. Peserta yang paling depan bertugas menuangkan air ke dalam ember Peraturan : Permainan ini hanya diberikan waktu maksimal 5 menit. 4. 4. 2 orang berada di dalam lingkaran. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan ini adalah : 1. 3. Games ini dapat digunakan untuk mencari kelompok secara acak Tujuan permainan : 1. 5. Peserta yang lain sambungmenyambung berusaha mengalirkan air ke peserta di depannya tanpa menumpahkan ait di tengah jalan 5. Fun dan penuh dengan keceriaan. Cara permainan : 1. Melatih konsentrasi peserta outbound training Termasuk dalam kategori Low Impact Melatih team work yang solid dalam team Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Alat yang dibutuhkan . 1. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games ini termasuk dalam kategori fun games. 2. Peserta yang paling belakang bertugas menuangkan air ke dalam pipa. Bila instruktur berkata “2” dan “5’. Pertama-tama peserta outbound dibuat dalam suatu lingkaran besar. artinya seluruh peserta membentuk kelompok. Instruktur outbound memberikan aturan permainan dalam keadaan peserta posisi lingkaran besar. Kelompok dengan air terbanyak adalah pemenangnya. 3. permainan dapat dilakukan yang kedua kali dengan seluruh peserta matanya tertutup. Sangat cocok sebagai ice breaking (game untuk memecah kebekuan peserta outbound). 6. 2.3. Melatih peserta outbound training untuk cepat dalam bertindak 2. kecuali yang bertugas menuang dan mengambil air. sedangkan 5 orang berada di luar lingkaran 4. Ball Train March 28. Untuk membuat game lebih menarik. Peserta outbound harus berusaha mengalirkan air dengan menggunakan pipa yang diletakkan di atas pundak. Melatih peserta outbound training untuk memiliki komunikasi yang efektif 48. sedangkan 3 orang berada di luar lingkaran. Peserta yang tidak mendapatkan kelompok harus keluar dari permainan untuk mendapatkan hukuman ala outbound.

Antara peserta yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh bola plastik yang ditempelkan di punggung peserta yang di depan dan diperut peserta yang dibelakangnya. Peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi selama 5 menit sebelum membuat bangunan 7. Pada saat berjalan. Membangun kekompakan tim Problem solving’ Melatih daya fikir peserta outbound Belajar memimpin dan belajar dipimpin Cepat mengambil keputusan yang sulit Alat dan bahan yang diperlukan : 1. Cara permainan : 1. Peserta tidak boleh menyentuh bola dengan tangannya 6. 7. 5. Peserta yang telurnya tidak pecah adalah pemenangnya 8. CATATAN : Telur harus MENYENTUH TANAH 6. 4. 2. 3. 5. 2. 3. Bola plastik (sejumlah peserta). telur itu tidak pecah.1. Waktu membuat bangunan dibatasi maksimal 10 menit. Goal dari games ini adalah peserta menjatuhkan telur hingga menyentuh tanah tanpa membuat telur tersebut pecah. 5. 6. Namanya jadi Ballon Train. bagi yang ingin berhemat bola nya bisa diganti dengan Ballon. Seluruh kelompok outbound masing-masing mendapatkan gunting. bambu 4 buah. Telur digantung dengan ketinggian kurang lebih 1. 3. 4. 4. masing-masing kelompok 4 buah yang dipotong berdiameter 3 cm dan panjangnya 80 cm Cara permainan : 1. asalkan ketika telur digunting dan jatuh di bangunan/semacam penadah tersebut. Peserta outbound diminta untuk membuat suatu bangunan bebas. Instruktur outbound memerintahkan seluruh peserta untuk berbaris berbanjar 1 di masing-masing kelompoknya. Apabila jatuh. Kelompok yang sampai garis finish terlebih dahulu adalah pemenangnya 49. harus kembali lagi dari start. 4. Telur Sakti March 28. dengan jumlah kelompok sebaiknya antara 10-12 orang 2. kantong plastik. . Permainan dilakukan berkelompok.5 m dari tanah 3. Gunting Kantong plastik TELOR Tali rafiah Kardus mie instant Bambu. Peserta outbound berjalan menuju garis finish yang telah ditentukan oleh instruktur outbound (jaraknya kurang lebih 30 m dari start) 5. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 2. kardus mie instant. bola tidak boleh jatuh.

Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. Kelompok yang berhasil memasukkan pencil terlebih dahulu adalah pemenangnya 51. Seluruh peserta berdiri membelakangi botol. Peserta tidak boleh memegang tali. Pencil diikat dengan tali. dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang 2. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1. seluruh peserta berusaha memasukkan pencil ke dalam botol. Tali diikatkan pada pinggang peserta. 3. 2. My Pencil March 28. 6. 7. Pensil Botol Tali Penutup mata Melatih kekompakan Melatih kesabaran Kerjasama tim (team work) Melatih konsentrasi dalam dunia kerja Cara permainan : 1. Seluruh peserta matanya ditutup dengan kain penutup kecuali satu peserta. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Games outbound ini termasuk kategori fun game. Alat : 1. Tujuan permainannya adalah : Melatih konsentrasi Melatih kekompakan Melatih kesabaran Melatih indra pendengar Melatih daya ingat Alat yang digunakan : Penutup mata (slayer atau yang lainnya) Tali rafiah untuk pembatas . 2. Peserta harus konsentrasi mengikuti petunjuk. 4. Sangat cocok untuk dipakai ice breaking dan untuk mencari kelompok secara acak. Dengan arahan peserta outbound yang tidak ditutup matanya. 4. Find Your Family March 05. masing-masing peserta mendapat satu buah tali. 3. 5.50. 4. 3.

Get Our Dream March 05. Tali diikatkan pada pohon-pohon 2. dll 4. Peserta outbound harus mencari keluarganya dengan cara menyuarakan suara yang telah dibaca mereka sebelumnya 7.Cara permainan games 1. Sebelum permainan dimulai. Apabila peserta menemukan impian temannya. Masing-masing suara binatang maksimal 10 buah kertas (tergantung jumlah kelompok yang akan dibentuk) 5. Semua peserta outbound diberi secarik kertas yang bertuliskan suara binatang. arena diberi garis pembatas dulu. misal : MEONG. GUK. sehingga mereka harus menggunakan carabineer untuk tetap bisa menggantung 5. tergantung kondisi lapangan 2. Kerta bertuliskan impian ditempatkan pada pohon dengan posisi kertas terbalik. Peserta harus tetap berjalan mencari kertas yang bertuliskan impian mereka sendiri. Tali plastik kecil 2. peserta harus kembali ke posisi start dengan cara yang sama . 6. Peserta diberi carabineer 4. mereka terlebih dahulu harus mengaitkan carabineer dengan tali tersebut. Waktu pencarian dibatasi 8. maka harus dikembalikan ke tempat semula 8. Melatih sikap pantang menyerah dalam menggapai impian 2. sehingga tulisan tidak terlihat 3. Peserta tidak bersuara selain suara yang telah ditentukan 52. Setelah peserta menemukan impian mereka sendiri. Mampu belajar dari pengalaman yang salah Alat : 1. CIT. Carabineer 3. PETOK. Semua peserta outbound diminta menutup matanya dengan slayer 6. Kerta bertuliskan impian peserta Cara permainan : 1. Permainan ini diumpamakan peserta dalam posisi menggantung pada tali dengan kaki tidak menyentuh tanah. Pada saat peserta berpindah dari tali yang satu ke yang lain. 7. Semua peserta outbound berada dalam area 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. Peserta tidak boleh keluar arena 9.

4. Jangan mencobacoba untuk melakukan experiment kalau belum berpengalaman. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Teaching Point : 1.53. maka peserta dipersilahkan satu persatu untuk menyeberanginya. 2. Changing name March 06. 54. helm. Peralatan yang dibutuhkan : . tim outbound training harus memasang dahulu lintasan yang akan dilalui peserta untuk melakukan two line bridge. harness. dll Sebelum permainan.Peralatan high rope seperti : Carmantel. Lintasan sebaiknya berjarak kurang lebih 20-30 meter dengan ketinggian 6 meter dari tanah. Melayani pelanggan (customer) dengan baik Menghilangkan struktur hirarki dalam organisasi Melatih konsentrasi kerja Cara baik untuk mengakrabkan peserta outbound dengan saling menyebutkan nama. Game high rope ini memberikan tantangan baru kepada peserta outbound training agar mereka lebih berani dalam mengambil keputusan. Peralatan yang digunakan : . carabiner. jadi harus dilakukan oleh yang ahli dan perpengalaman. webbing. 3. Perhatian : Games ini berbahaya. Kalau sudah siap. Two Line Bridge March 05. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Two line bridge atau jembatan dua tali termasuk dalam kategori high impact.

Selamat mencoba…………………. Menjahit Manusia March 12. Peserta kedua mulai melakukan proses yang sama. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Dengan cara : dari lengan baju sebelah kiri peserta pertama. mereka kita minta untuk memperkenalkan diri. hingga peserta terakhir. makin sukses tim tersebut. 3. Setelah semua peserta memperkenalkan diri. menuju ke bawah (rok atau celana) kiri. dapat terwujud bila ada dorongan dan pendapat kolektif yang serempak dan kompetitif 3. bahkan kalau bisa sebelum peserta sempat memperkenalkan dirinya kepada yang lain. Cara permainan (games) 1. Untuk beberapa menit pertama. Begitu seterusnya. Ke tubuh terus keluar melalui pundak sebelah kanan. Makin sedikit. ke pundak. terus naik ke paha. . Masingmasing kelompok diberikan spidol yang diikat dengan tali rafiah yang cukup panjang. Tujuan permainan : 1. Kekompakan team/tim 2. Dimainkan pada awal pelatihan. Menyeberang ke kaki kanan.1. 55. Bola/yang lainnya dipakai untuk melempar Cara permainan : Permainan ini sangat bagus dipakai untuk ice breaking (game awal/game pemecah kebekuan) dalam suatu pelatihan atau kegiatan outbound. Menunjukkan bahwa sesuatu yyyannng tadinya dianggap tidak mungkin. Dalam tubuh. Peserta diminta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. peserta mulai memasukkan spidol yang diikat rafiah ke dalam bajunya. Peserta pelatihan outbound di bagi dalam beberapa tim. 5. yang jumlahnya masing-masing tim antara 7-10 orang. Kalau peserta belum saling mengenal. Kelompok outbound yang paling pertama menyelesaikan games ini adalah pemenangnya. misalnya dengan meminta maaf. Menjadi 2 atau 3 bola. Agar lebih menarik permainan dilanjutkan dengan menambah jumlah bolanya. Kesuksesan tim diukur dari berapa banyak kesalahan yang dibuat. mungkin anda akan banyak mengenakan sangsi tersebut. Atas perintah instruktur outbound. peserta diminta untuk saling melempar bola dan saling menangkap bola dengan menyebut nama dan orang yang akan dituju untuk menangkap bola yang akan dilempar. Mereka yang salah menyebutkan nama diri sendiri atau orang yang akan dituju dikenakan sangsi tertentu. kemudian ke lengan kanan. 4. Peserta diminta instruktur untuk berbaris menyamping di masing-masing kelompok 2. Bisa dimainkan indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (diluar ruangan).

Si anak pingsan dan luka hingga berdarah di pelipisnya. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini bisa dimainkan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) training Seluruh peserta pelatihan diberikan sebuah kuis berupa pertanyaan yang berbentuk riddle (sekali dibacakan dan tidak bisa diulangi lagi). dipinggir kota pada jam 18. Seorang ayah sedang jalan-jalan naik mobil dengan anaknya yang masih berusia 5 tahun. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. anakku!” mengapa dokter itu berkata demikian??? 3.00 pagi. Mana yang akan dinyalakan terlebih dahulu?? 2. Seorang tamu yang baru datang di penginapan. Ketika memasuki sebuah gudang tua di bawah tanah. langsung menuju instalasi gawat darurat. . Kelima pertanyaan itu adalah : 1. Seorang ibu hanya membawa korek api untuk membuat penerangan. ketika dikamar melihat jam weker manual yang sudah lama. Tiba-tiba dokter langsung berteriak keras “ Oh. Tujuan permainan : Menunjukkan pengaruh persepsi oleh pemikiran umum mengakibatkan pemikiran negatif atau bias dari kenyataan sebenarnya. Ketika jam berdering dan membangunkkannya. Hari ini istrinya merayakan hari ualng tahunnya yang ke 53. Sepasang mempelai yang sudah 35 tahun menikah tampak bahagia ketika di poto bersama. dan secarik kain yang kering. Sampai disana ada seorang dokter dan suster yang membantu membopong anak kecil itu. karena tidak ada lampu disana. Tiba-tiba ditikungan ada sapi menyeberang dan ia tidak bisa mengendalikan mobil sehingga bagian sebelah kiri mobil menabrak pohon. Tidak ada pilihan. semua peserta harus konsentrasi penuh agar bisa menjawab pertanyaan tersebut. Ia menjumpai tiga buah benda untuk membantu mebuat api : kertas agak sedikit basah pinggirnya. Masing-masing soal hanya butuh waktu 20 detik untuk menjawab. Dll…… pertanyaan berbentuk riddle bisa anda kreasikan sendiri. peserta yang dapat menjawab pertanyaan paling banyak dengan benar adalah pemenangnya. Ia ingin sekali dibangunkan jam 07. kayu tipis kering. Melatih konsentrasi Melatih IQ Cara permainan : Instruktur/fasilitator menyiapkan 5 buah pertanyaan dalam bentuk riddle. Bagaimana agar bisa cepat selesai Apakah diperlukan figur pemimpin dalam permainan ini? Apa hubungan persepsi dengan permainan ini? 56. Riddle July 13. Siapa yang lebih sering berulang tahun?? Seorang pria atau wanita?? 5.Diskusi : Apa yang muncul dibenak peserta ketika mendengar nama permainan menjahit manusia? Dimana letak hikmah dari permainan ini.00. berapa jam ia istirahat? 4.

5 m. 3. 5. Wah sepertinya anda harus memikirkan dulu. 4. Peserta outbound training dibagi menjadi beberapa kelompok. 2. 5. 4. kompetisi . Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk menusuk balon secara bersamaan dengan waktu tertentu 6. Ballon Tali tambang plastik Paku besar Tali rafiah Tongkat bambu kurang lebih 1. Selamat mencoba Teaching point : 1. 2. agar games menjadi lebih menarik.Mau tahu jawaban dari keempat pertanyaan di atas? . Tongkat bambu di set sedemikian rupa sehingga masing-masing anggota kelompok kebagian satu buah tali untuk dipegang. Masing-masing kelompok antara 8-10 orang 3. 4. Digantung dengan tali rafiah kurang lebih setinggi 1. Peralatan yang dibutuhkan : 1. Dan games dimulai kembali 7. Kekompakan team/tim Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman kita Melatih kesabaran. kalau tidak bisa menjawab. 2. Tusuk Ballon March 13. Apabila sudah berhasil.5 m Penutup mata Cara permainan : 1. kecuali ketua kelompoknya. seluruh anggota kelompok ditutup matanya. silahkan request kuncinya ke manajemen kami di 57. Ballon ditiup hingga besar. 6. Paku besar diikatkan di ujung tongkat bambu. 3. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori low games.

. game outbound berikut ini hanyalah permainan sederhana.. Nah. Sebagai awalan dalam melakukan kegiatan outbound dan juga berfungsi untuk pemanasan. Yaitu meniup balon sampai pecah. Sangat cocok digunakan untuk ice breaking atau pemecah kebekuan. Kira-kira bagaimana menurut anda reaksi peserta? Pasti akan bermacam-macam reaksinya Sambil meniup balon. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Anda Pernah meniup ballon? Saya yakin jawabannya adalah ya. Anda pernah meniup balon sampai pecah? Kalau menjawab pertanyaan ini jawabannya bisa beragam Nah. masing-masing satu buah. Tiup Balon July 14. instruktur outbound memberi motivasi : bahwa kita harus bisa berubah… bahwa tidak ada perubahan yang tidak memerlukan pengorbanan. dan seterusnya. Kemudian peserta diminta meniup balon tersebut sampai pecah.58. Alat yang dibutuhkan : Balon sejumlah peserta pelatihan outbound Cara melakukan permainan : Peserta diberikan balon. .

5. Kemudian secara bersama-sama berusaha mengeluarkan kelereng ke lubang tertentu di dalam labirin tersebut. 2. Tambang plastik dipakai sebagai alat untuk memegang mini labirin tersebut 4.. 5. Teaching point : 1. kecuali ketua kelompoknya. Tambang plastik Kelereng Triplek diameter 1×1 meter Gabus Tutup mata/slayer Cara permainan : 1. Selamat mencoba …. 3. Mini Labirin March 14. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain .59. Melatih kesabaran 2. 4. Peserta outbound secara berkelompok diminta untuk memegang satu buah tali yang diikatkan pada mini labirin. Bisa dimainkan di dalam maupun diluar ruangan (indoor maupun outdoor) Peralatan yang dibutuhkan : 1. 8. Gabus dipotong-potong sedemikian rupa untuk membuat sekat-sekat sebagai labirin nya 2. Kelereng digunakan sebagai alat yang harus dikeluarkan peserta di lubang tertentu pada mini labirin 3. Melatih kekompakan tim 3. 6. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Games ini termasuk dalam kategori middle games. Permainan/games dilanjutkan dengan seluruh peserta ditutup matanya. Triplek digunakan sebagai alas untuk membuat labirin mini. Peserta yang paling cepat mengeluarkan kelereng adalah pemenangnya 7.

60. Permainan dimulai ketika ada aba-aba dari instruktur 6. Perang Balon April 19. Tentukan garis start dan garis finishnya terlebih dahulu. Termasuk dalam kategori middle game. yaitu memecahkan balon peserta lain sebanyak mungkin tanpa membuat balon yang ada dikakinya pecah 5. Setelah permainan usai. Balon yang sudah ditiup kemudian diikatkan dengan tali dan diikatkan dengan salah satu kaki peserta (kanan atau kiri) 4. Peserta terakhir yang balonnya tidak pecah adalah pemenangnya. apa yang mereka rasa. Bagilah peserta outbound training dalam beberapa kelompok (sebaiknya satu kelompok terdiri dari 7-12 orang). 8. Bagi peserta yang balonnya meletus. . Bagaimana cara memainkannya? Baik kita mulai. ajaklah peserta untuk berdialog. mereka dengar dan mereka lihat selama kegiatan tadi. 3. Bagikan satu buah balon dan seutas tali (kurang lebih 60cm) kepada masing-masing peserta outbound. Caterpillar Race April 19. Penuh fun dan keceriaan di dalamnya. Tentunya peserta yang berada didepan tetap menyentuh tanah kakinya. dimana kedua kaki peserta diletakkan di paha temannya yang berada di depannya. 2. harus meninggalkan lokasi permainan dan tidak boleh menginjak balon temannya lagi 7. 2. 1. 4. Tugas kelompok adalah berjalan dengan menggunakan tangan sampai ke garis finish. Dalam permainan ini kita akan membuat sesuatu yang mirip ulet bulu. sehingga kaki seluruh peserta outbound tidak ada yang menyentuh tanah. Why? Pelajaran apa yang didapat? 61. Instruktur menjelaskan kepada peserta tujuan permainannya. Balon (1 peserta 1 buah) 2. Tali (untuk mengikat balon) Cara Permainan : 1. Game ini ada juga yang menyebutnya game kaki seribu. Instruktur memerintahkan peserta untuk meniup balon masing-masing 3. Instruktur outbound memerintahkan peserta untuk berbaris dikelompoknya masing-masing dengan posisi duduk. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Namanya juga caterpillar (ulet bulu). 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : • • Memberikan kesegaran kepada peserta dalam meluapkan emosi Melatih kecepatan dalam bertindak Alat yang digunakan : 1.

2010 By: yudho Category: Uncategorized Termasuk dalam kategori low game. 11. 10. Melatih kecepatan dalam berfikir Melatih kekompakan tim Cepat bertindak Mengetahui kekurangan dan kelebihan teman Apa sih peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan game ini? 1. Mula-mula peserta outbound dibagi menjadi beberapa tim. Helm Jaket/rompi Sarung Kaos kaki Sepatu Bagaimana cara memainkan game ini? Sederhana saja kok. Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain. 3. 2. seperti celana. Fashion Show March 20. 9. ikat pinggang. Setelah helm dipakai. kemudian memakai sarung. anggota kelompok tidak boleh terputus. 3. 5. kemudian memakai rompi/jaket Peserta kedua berlari menuju start. 2. 2. 4. 5. segera berlari menuju garis start. Mengatur strategi kelompok. 3. dll . Begitu seterusnya sampai peserta terakhir memakai semua perlengkapan yang ada. Peserta ketiga berlari menuju peralatan. perlengkapan bisa ditambah. Setiap tim mendapat perlengkapan seperti tersebut di atas. Semua perlengkapan tadi di taruh di garis yang lain (jaraknya sekitar 15 meter) Instruktur outbound bertugas memberikan aba-aba Begitu terdengar aba-aba.5. 1. Kedua peralatan tadi dipakaikan ke peserta ketiga. Apabila peserta kelompok lebih dari 5 orang. helm dilepaskan dan dipakai kan ke peserta kedua Peserta kedua berlari menuju peralatan. Segera setelah sarung terpakai. 6. Apa manfaat dari permainan ini? 1. 7. 7. Masing-masing kelompok berlomba sampai garis finish. 2. Tentukan dulu garis start dan garis finish nya Masing-masing tim berada di garis start. Yang paling cepat adalah pemenangnya. 3. 5. Melatih kekompakan tim. kemudian melepas helm dan rompi. berlari menuju garis start dan memakaikannya ke peserta berikutnya. Pada saat berjalan. 8. 4. SELAMAT MENCOBA… 62. gelang. 4. 6. 4. maka peserta pertama segera berlari mengambil helm dan memakainya. Tujuan dari permainan ini adalah : 1. Fun dan penuh keceriaan. Setelah peserta pertama tiba di garis start. Bisa menempatkan seseorang pada posisi yang tepat.

12. Mengatur strategi team Alat yang dibutuhkan : Peralatan yang dibutuhkan adalah anda harus membuat Ban Luar dulu. Kemudian instruktur outbound memerintahkan untuk mulai kegiatan menuju garis finish yang telah ditentukan. Peserta harus memakai serapi mungkin 14. Kelompok tercepat adalah pemenangnya. Tujuan : Tujuan dari game ini adalah untuk melatih team work Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Mengetahui kekurangan dan kelebihan diri sendiri. sedangkan bagian lainnya dipegang menggunakan tangan. Roda Manusia March 26. Permainan sederhana. Instruktur outbound menentukan dulu garis start dan garis finish nya. 3. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Yaitu terpal dengan lebar 1 meter dipotong memanjang (terpal bisa diganti dengan bahan lain asal bahan tersebut kuat dan tidak mudah robek. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Game roda manusia termasuk dalam kategori middle game. Selamat mencoba 63. fun dan memerlukan team work yang cerdas. 4. 5. 15. Tim yang sampai lebih dulu ke garis finish adalah pemenangnya. kemudian dijahit ujungnya sehingga berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 2 meter. Seluruh peserta outbound diminta untuk masuk dalam lingkaran dengan cara terpal (roda luar) didirikan dan dikembangkan. Cara Permainan : 1. Peserta mengambil peralatan harus sesuai dengan urutan yang telah ditentukan oleh instruktur 13. . kemudian di injak salah satu bagian. dengan masing-masing kelompok berjumlah sekitar 8-10 orang 2.

Kentang Cara permainan : Sederhana saja. tim tersebut harus mulai kembali dari garis start. Selamat mencoba. Teaching point : 1. tanpa membuat sedotan tersebut patah atau tidak bengkok? Tampaknya anda harus menghubungi kami di “executive Adventure” outbound malang SUKSES SELALU BUAT ANDA . Melatih kecepatan peserta outbound training untuk cepat bertindak dan tidak ragu-ragu 2. semoga sukses 64. dan akan jauh lebih banyak lagi yang tidak berhasil. sehingga sedotannya bisa keluar dari sisi yang satu ke sisi yang lain. Sedotan dan Kentang March 27. Pengaturan strategi. Mau tahu kuncinya bagaimana supaya sedotan bisa tembus kentang.6. baik untuk pelatihan indoor maupun outdoor. Berilah seluruh peserta outbound training masing-masing satu buah kentang dan satu buah sedotan. Instruktur outbound memberi pengarahan mengenai game kali ini. Sedotan 2. Sangat cocok untuk pemanasan maupun pengisi waktu sela dalam kegiatan outbound training maupun dalam kegiatan pelatihan lainnya. Kegiatan kita kali ini adalah membuat sedotan tembus terhadap kentang. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Game berikut ini sangat cocok untuk kegiatan ice breaking. 7. Tentunya akan banyak reaksi macam-macam dari peserta outbound. Alat yang digunakan : 1. Apabila ada peserta yang terjatuh dan keluar dari roda. Ada yang berhasil.

Peserta outbound training di bagi dalam beberapa kelompok tim. 3. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. 4. Seluruh masinis kembali kekelompoknya masing-masing. 2. 3. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan : 1. 66. Menepuk dua-duanya untuk jalan lurus. 6. 7. Mulut tidak boleh berbicara sama sekali. Tiap-tiap kelompok berjumlah antara 8-10 orang Instruktur outbound menentukan garis finish terlebih dahulu Seluruh peserta outbound membuat barisan satu banjar kebelakang Seluruh mata peserta outbound ditutup oleh penutup mata/slayer. Menepuk bahu kiri untuk belok ke kiri. 4. 8. 3. dengan cara menepuk bahu kanan untuk belok ke kanan. berdiri diposisi paling belakang barisan. Peserta yang paling belakang bertindak sebagai masinis. Kelompok pertama yang sampai di garis finish adalah pemenangnya. 5. 2. Instruktur outbound mengumpulkan “masinis” kemudian diberi briefing cara permainan dan diberitahu garis finishnya. Melatih kekompakan team/tim Melatih kepercayaan kepada pemimpin Pengaturan strategi Menempatkan orang di tempat yang tepat Cara permainan : 1. 10. 9. 2. Mengatur strategi Kerja yang efektif Mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain Percaya kepada pemimpin Ketepatan Melatih kesabaran Alat dan bahan : . 6. 4. Cara berjalan adalah.65. Blind Train April 18. Impossible Castle April 18. 5.

3. Masing-masing pasangan diberi seutas tali pramuka dan dipegang masing-masing ujungnya. Kaleng. Bambu. Bangunan disusun berdiri tegak dengan urutan : 1. Tali pramuka (2 meter) sebanyak separuh dari jumlah peserta Kaleng susu Bola Kotak susu/balok kayu berukuran 20 cm Bambu bulat panjang 30 cm. 5. 6. Semoga sukses. 3. Tugas kelompok adalah membangun sebuah kastil dengan bahan-bahan yang sudah ditentukan oleh instruktur outbound. Jumlah anggota kelompok kalau bisa genap (8. Instruktur outbound memberi aba-aba mulai. Selamat mecoba…. 3. 2. Ember (jumlah sesuai dengan jumlah kelompok outbound) Cara permainan 1.1. 4. 4. 2. Kotak susu. 4. 4. 67. 5. 5. 2. Lifting Water April 19. Masing-masing peserta outbound mendapatkan satu buah tongkat pramuka 3. Alat yang digunakan untuk memindahkan barang dan membangun kastil adalah tali pramuka. Cara Permainan 1. Bola.12) 2. Peserta outbound tidak boleh memegang bahan tersebut dengan tangan. Kerjasama tim Kekompakan Melatih kehati-hatian Melatih kesabaran’ Mengatur strategi tim Membangun jiwa kompetisi Alat yang digunakan : 1. 3. Kelompok yang paling cepat mendirikan bangunan adalah pemenangnya. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan permainan : 1.10. 8. Seluruh peserta outbound mulai mengangkat air menuju titik finish. . 5. Masing-masing anggota kelompok berpasang-pasangan. Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start sejumlah regu yang bertanding. 9. Tongkat pramuka sejumlah peserta. 2. Permainan dilakukan secara beregu/berkelompok dengan jumlah masing-masing kelompok sekitar 810 orang 2. 4. Peserta outbound dibagi dalam beberapa kelompok. 6. 7. Instruktur outbound menentukan titika start dan titik finish nya terlebih dahulu (jaraknya sebaiknya antara 5 sampai 10 meter).

6.Aturan main : 1. Masing-masing kelompok outbound diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola. 5. 3. 5. Ember bisa diangkat dengan tongkat caranya menyentuhkan ujung tongkat ke bibir ember.com 68. 4. di atas triplek tersebut di beri bola ping pong. 2. Seorang peserta outbound dari tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga. Dalam mengangkat ember yang berisi air. Masing-masing kelompok terdiri antara 7-10 orang 2. 1. Pelaksanaan.outboundmalang. Pemenang adalah kelompok yang paling dahulu sampai titik finish tanpa menjatuhkan ember. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan games outbound ini : 1. Serangkaian tali Triplek (ukuran 40cmx40cm) Bola pingpong Kertas dibentuk segitiga. Membangun jiwa kompetisi. Peserta tersebut pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasangi serangkaian tali. 3. Alat : 1. Permainan diulang lagi bila ember terjatuh atau dianggap gagal. Selamat mencoba. . yang masing-masing tali dipegang minimal oleh 3 orang. Permainan ini dilakukan secara kelompok. sebuah bola ping pong dan triplek yang diberi pembatas kertas segitiga. 8. Tali sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga ditengahnya berbentuk lubang yang cukup untuk satu orang tanpa membuat orang tersebut tersentuh tali. Menempatkan orang pada tempatnya. Masing-masing kelompok dibekali 2 rangkaian tali. Kerja sama kelompok Melatih jiwa kepemimpinan (leadership) Melatih komunikasi yang efektif. 4. 7. 4. 3. Peserta yang membawa triplek tidak boleh menyentuh tali dan menjaga agar bola pingpong tidak keluar dari segitiga kertas. 2. Peserta yang memegang tali harus meregangkan tali supaya lingkarannya tidak menyentuh peserta yang membawa triplek. Semoga sukses selalu untuk anda Executive adventure Outbound Malang hotline : 081233342777 www. tidak boleh memakai tangan. Satu Tujuan April 20. 5. peserta hanya boleh menggunakan tongkat. 2. 4. 3.

2. Permainan dilakukan dengan cara berkelompok dengan jumlah kelompok 7-10 orang. Tim yang berhasil sampai duluan ke finish dengan baik. 3. dinyatakan sebagai pemenang Kerja sama tim (team building) Menunjukkan bahwa untuk kesuksesan tim dibutuhkan pengorbanan anggota tim. Bila menyentuh tanah.9. maka tim tersebut dinyatakan gugur dan harus mengulang lagi dari awal. Bagaimana komunikasi yang tercipta selama permainan? 69. Alat : Tempat pijakan berbentuk kotak (bisa terbuat dari karpet yang dipotong ataupun dengan menggunakan karton). maka kelompok tersebut harus mengulang dari awal. 4. 2010 By: yudho Category: Games Outbound Tujuan Permainan: 1. Tugas tim/kelompok adalah menempuh jarak sampai finish dengan menggunakan 3 buah pijakan tersebut. Pengaturan staregi. start dan finish. (semakin jauh semakin baik). kaki tidak diperbolehkan menyentuh tanah. 6. Stepping Carpets August 25. dengan jarak yang menyesuaikan. Debriefing : Dapatkah kelompok tersebut membawa bola dengan selamat? Bagaimana sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya. Cara Permainan: 1. Tetapkan jarak tempuhnya. Sebanyak 3 buah untuk masing-masing tim. Selama permainan. 5. 2. 4. Beri setiap kelompok 3 buah pijakan. . 3. Bila bola keluar dari pembatas ataupun peserta pemegang triplek menyentuh tali. Perlunya anggota tim untuk menyatu dengan tujuan kelompok.

6. Waktu yang dibutuhkan 15 menit. Peserta pertama menerima sebuah telur dari instruktur outbound. Semoga sukses selalu untuk anda. 4. peserta menggunakan kaos yang dipakainya. 5. Meningkatkan kerjasama tim 2. Kelompok yang memecahkan telur dianggap gagal/gugur.70. Jumlah peserta Tidak dibatasi. Dalam menerima telur. Pelaksanaan : 1. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Garis besar Ini merupakan latihan yang menunjukkan kepada peserta bagaimana mengidentifikasi sumber stress. 3. Masing-masing tim beranggotakan 8-10 orang. Mengidentifikasi sumber stress. telur tersebut dilemparkan kembali ke peserta berikutnya. Alat Telur sejumlah kelompok/tim yang ada. 71. Setelah menerima telur. Melatih sikap kehati-hatian. Bagi peserta outbound dalam beberapa tim. . Tiap kelompok membentuk barisan sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan jarak 5-10 meter. Kelompok yang berhasil memindahkan telur dari awal sampai akhir tanpa membuat telur tersebut pecah. Flying Eggs April 25. lalu melemparkannya ke peserta tim yang ada didepannya. dinyatakan sebagai pemenang. 2010 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan : 1. Tujuan 1. 3. Melatih psikomotorik (kasar dan halus). Begitu seterusnya sampai ke peserta terakhir. Sirkuit Yang Kelebihan Beban October 11. 2.

tunjukkan ‘Papan Sirkuit’ dan mintalah masing-masing peserta memberitahukan salah satu sumber stress mereka. Prosedur 1. Papan sirkuit bisa kelebihan beban (rusak) jika diminta menangani terlalu banyak hal. Sumber Diambil dari ‘Circuit Overland’. Pimpinlah diskusi tentang tekhnik manajemen stress. Berikan sebuah pulpen dan kertas bagi masing-masing peserta. Komunikasi dan inisiatif juga dapat diamati dalam games ini.Materi yang dibutuhkan Sebuah pulpen dan kertas untuk masing-masing peserta dan sebuah diagram ‘Papan Sirkuit’ yang telah dipersiapkan untuk ditunjukkan oleh fasilitator. 2. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Games ini dapat juga menjadikan “LGD” (Leaderless Group Discussion) karena dalam games outbound ini diperlukan perencanaan dan strategi serta pembagian tugas. 4. 3. Setelah diagram penuh. 1983.. Mulailah diskusi tentang apa saja sumber stress yang utama bagi masing-masing individu. Tubesing. Dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5-7 peserta. Setelah ini diidentifikasi. Setelah selesai. Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan. setiap kelompok diminta membuat sebuah istana yang indah dan kokoh.Berbekal sedotan yang ada. Whole Person Press. katakan kepada peserta bahwa mereka mirip dengan papan sirkuit ini. Mintalah mereka untuk menulis sumber stress yang utama selama 3 atau 4 menit. Poin diskusi 1. Miripkah kita dengan papan sirkuit itu? 2. Latihan Terstruktur Manajemen Stress. STRAW CASTLE January 25. . Fasilitator outbound mesti cermat dalam mengobservasi dan mencatat hal – hal penting untuk didiskusikan dalam debrief. Adakah yang merasa tertekan dengan latihan ini? Mengapa? 3. Sama halnya kita akan kelebihan beban (rusak) bila diminta menangani terlalu banyak hal. 5. Tekhnik apa yang kita gunakan untuk menghindari kelebihan beban? Variasi 1. Instruksi dan petunjuk permainan : . Alat yang diperlukan hanyalah 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang. 2. Nancy Loving Tubesing dan Donald A. letakkan di dalam salah satu ruang kosong pada diagram. 72. Duluth MN.Vol.

3. 5. tergantung jumlah sedotan yang akan diberkan kepada kelompok. 7.Lama waktunya ditentukan oleh fasilitator outbound. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Tujuan Permainan 1. Lifting Water Together January 27. . Uji konstruksi dapat dilakukan untuk melihat kekokohan Variasi : . Biasanya dinamika didalam interaksi antar kelompok menjadi lebih menarik.Mereka tidak boleh menggunakan alat bantu yang lain Target : Pemenangnya games ini adalah kelompok yang dapat membuat istana paling bagus dan paling kokoh. Tool : · 3 – 5 bungkus sedotan untuk setiap kelompok yang terdiri dari 6 – 10 orang 73.5 meter (tiap orang mendapat 1 buah) Ember (tiap kelompok mendapat 1 buah) Cara Permainan : 1. Larangan : . . antara 15 – 30 menit.Jika memungkinkan sediakan hadiah bagi team pemenang agar dapat lebih memeriahkan suasana. dapat juga digunakan sedotan yang berbeda – beda warna diantara kelompok – kelompok yang ada. dan mereka diijinkan untuk saling barter. untuk membuat bangunannya lebih indah.Sebagai variasi. 3. Permainan ini dimainkan secara berkelompok/beregu dengan jumlah anggota antara 8-10 Masing-masing anggota kelompok outbound memegang satu buah tongkat Tetapkan titik start dan finish dengan jarak 8-10 meter Letakkan ember yang telah diisi dengan air (tak perlu penuh) di titik start.. 4. 4. 6. 2. orang 2. Kerjasama tim Kekompakan Kehati-hatian Kesabaran Pengaturan strategi Leadership Membangun jiwa kompetisi Alat dan Bahan • • Tongkat ukuran 1.

Selamat mencoba Executive adventure outbound Malang selalu berusaha mencari game-game baru dalam kegiatan outbound training yang kami laksanakan. masing-masing kelompok yang bertanding mendapat 1 karung goni. Untuk membuat perlombaan antar kelompok. 2. Dalam permainan outbond karapan sapi ini. setiap kelompok terdiri dari 3 orang. hamparan pasir dipantai sangat cocok untuk permainan ini. Saran : • Lakukan permainan ini pada tempat yang rata dan kering. yang merupakan jenis olah raga pacu yang menggunakan dua ekor sapi untuk membawa seorang joki. Setelah aba-aba mulai terdengar. 3. dengan strateginya. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Karapan Sapi berasal dari Pulau Madura – Jawa Timur Indonesia. Jadi jangan salah paham ya. Dalam mengangkat ember yang berisi air. Permainan diulang dari titik start apabila ember jatuh. .Panitia menyediakan 4 buah karung goni yang akan digunakan sebagai karapannya. Sebagai persiapan. 2 orang bersiap untuk menyeret karung goni dan 1 orang duduk sambil berpegang erat diatas karung goni.5. tentunya dengan sebuah kereta yang menyerupai bajak sawah. Aturan mainnya setiap kelompok akan bertanding secara bertahap. Pemenangnya adalah yang tercepat mencapai garis finish dan joki tidak terjatuh dari karungnya. peserta outbound hanya diperbolehkan dengan menggunakan tongkat. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama kelompok. Karapan Sapi games May 13. 74. 2 orang bertugas menarik karapan dan 1 orang sebagai jokinya. Masing-masing kelompok berusaha mengangkat ember yang telah diisi air ke titik finish yang telah ditentukan dengan menggunakan tongkat yang ada Peraturan 1. Permainan ini merupakan pertandingan yang menyerupai karapan sapi. Perlengkapan yang disiapkan : Karung goni sesuai dengan jumlah kelompok. tidak menggunakan dua ekor sapi. karena kita akan gunakan istilah karapan sapi sebagai nama dari permainan outbond. yakni dengan cara menyentuh ujung tongkat ke ember. barulah setiap kelompok yang telah siap berada digaris start bergerak menyeret karung goninya menuju garis finish.

pemandu menyediakan beberapa lembar kertas yang berisi sebuah gambar dan harus berbeda dengan yang lainnya. 76. diibaratkan sebagai polisi yang bergerak mengejar penjahat. pemandu memberi aba-aba agar semua peserta segera mengambil kertas bergambar secara bersamaan. tentunya dengan posisi berdiri. bergerak searah jarum jam. . Permainan akan berakhir jika posisi hulahop dan sarung bertemu pada salah satu peserta dalam lingkaran. Setelah siap. Pemandu mengkaitkan sebuah hulahop pada salah satu gandengan tangan yang telah membentuk lingkaran tersebut. bisa juga semua peserta membuat formasi lingkaran. Setelah semua peserta mendapat kertas bergambar. Peralatan yang dibutuhkan : Sebuah hulahop dan sarung. selanjutnya searah jarum jam berputar. Intinya pemandu akan meletakan kertas bergambar ditengah-tengah para peserta agar semua peserta dapat mengambilnya secara bersamaan. jika peserta sudah siap. selanjutnya peserta ini akan diberi hukuman. pemandu mengkaitkan sebuah sarung pada salah satu gandengan tangan dengan jarak kira-kira 10 peserta. Sedangkan sarung adalah adalah penjahat yang berusaha berlari menghindari kejaran polisi.75. pemandu mempersilahkan masing-masing kelompok untuk berdiskusi menyusun gambar menjadi sebuah cerita menarik. dan merupakan permainan kompetisi antar kelompok. Susun Cerita May 13. Hulahop dalam permainan ini. tentunya tidak diperbolehkan melepas gandengan tangan. Jumlah kertas bergambar haruslah sama dengan jumlah peserta yang mewakili kelompoknya. pemandu memberi aba-aba kepada peserta untuk memindahkan hulahop dan sarung kepada peserta dalam lingkaran. ingat tiap peserta harus mengambil satu lembar kertas. Polisi dan Penjahat May 13. Tujuan Permainan : Untuk mencairkan suasana selama kegiatan. dengan formasi bergandengan tangan membuat satu lingkaran. membuat barisan saling berhadapan dengan kelompok lainnya. Langkah awal kelompok yang beradu. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan diikuti oleh lebih dari 20 peserta. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Permainan ini bertujuan melatih seseorang untuk membuat sebuah opini.

Jadi masing-masing anggota mendapat kesempatan untuk bercerita. Letakan 10 topi rimba pada garis yang memisahkan kelompok tersebut. dengan jarak 10 meter. Maka peserta nomor 5 harus segera berebut topi rimba nomor 5. akan berebut 1 topi rimba yang sesuai dengan nomornya. Kemudian dilanjutkan sesuai urutan dalam barisan tersebut. namun isi cerita harus berkaitan dengan isi cerita anggota sebelumnya. Tujuan dari permainan ini adalah : • • • Membuat perlombaan antar kelompok. Dua peserta yang berhadapan memiliki nomor yang sama. Posisikan agar kedua kelompok berdiri berhadapan dengan kelompok lain. semisal kita ambil contoh jika masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. Game Topi Rimba May 18. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengajak setiap peserta untuk dapat berdiskusi dalam kelompoknya. atau anda dapat mengganti dengan benda yang lain. Tali Kusut . Buatlah garis ditengah yang memisahkan kedua kelompok tersebut. melalui cerita yang dibawakan 77. sebelumnya topi rimba telah ditandai dengan penomoran 1 sd 10. saatnya setiap kelompok harus membawakan ceritanya kepada semua peserta lainnya. begitu seterusnya sampai semua topi berhasil diperebutkan. Memberi kesempatan kepada peserta untuk berbicara di depan umum. satu orang berhadapan dengan satu orang pada kelompok lainnya. Kertas untuk dengan tulisan nomo1 sd 10. Caranya. Kemudian kedua kelompok tersebut berdiri berhadaphadapan dengan kelompok lainnya. dimulai dari anggota yang pertama. Perlengkapan yang disiapkan : • • 10 topi rimba untuk diperebutkan. Kemudian gantilah nama peserta dengan sistim penomoran bilangan secara urut.misalnya nomor 5. mulai menceritakan bagian ceritanya masing-masing. Pemenangnya adalah kelompok yang paling banyak merebut topi rimba. dengan jumlah yang sama. Perlengkapan yang disiapkan : Kertas dengan tema gambar sejumlah peserta. Jika pemandu memberikan aba-aba dengan meneriakan salah satu nomor. Masing – masing peserta harus berkonsentrasi terhadap aba-aba pemandu. Penilaiannya adalah berdasarkan isi cerita yang sesuai dan menarik. dalam hal ini 1 sd 10.Kemudian. 78. masing – masing anggota kelompok harus berbaris membawa dan menunjukan gambar sesuai urutan cerita. Ketangkasan peserta dalam berlomba. 2011 By: yudho Category: Uncategorized Semua peserta dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing dua peserta yang berhadapan dan memiliki nomor yang sama. untuk nomor dada.

80. Pindah Kalung tali May 19. Cara bermain adalah. setiap beserta diberikan lembar soal yang berisi 20 pertanyaan yang sangat mudah. setiap pemain diwajibkan menarik 1 ujung tali di tangan kanan dan 1 ujung tali di tangan kiri. lembar kunci jawaban berada 5 meter didepan posisi peserta. Intelegensia Leader May 20. Setelah kita perhatikan. Dimulai dengan aba-aba. Untuk peserta dengan nilai tertinggi dan menduduki rangking 1 dan 2. kemungkinan besar pemain tidak dapat menarik ujung tali yang sama. Penarikan ujung tali dilakukan serentak. akan ditunjuk sebagai leader dalam kelompok.May 19. Pada saat mencontek. masing-masing kelompok membuat satu garis barisan dengan berdiri. dan semua peserta harus mengikuti kompetisi ini. seluruh jumlah peserta dibagi menjadi 2 kelompok. . Setelah mendapat 2 leader. Tantangannya. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kompetisi antar kelompok. Dan terbentuklah formasi hubungan tali yang kusut. dengan jumlah sama dengan pemain saat itu. satu kelompok tersebut harus merapikan hubungan tali kusut tadi menjadi sebuah formasi lingkaran yang rapi. Perlengkapan yang disiapkan : Tali tampar untuk kalung sesuai jumlah kelompok. Instruktur menyiapkan lembar kunci jawaban yang boleh dicontek oleh setiap peserta. Kemudian berusaha memindah kalung tali dari peserta paling kanan ke kiri barisan. Dalam memindahkan kalung tali tidak boleh menggunakan tangan. Pada akhir permainan. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai 10 orang peserta. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan permainan kompetisi individu untuk mencari ketua kelompok. instruktur menyiapkan tali rafia sepanjang 1 meter. Pemenangnya adalah kelompok yang tercepat memindah kalung tali tersebut. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Merupakan jenis permainan kelompok yang terdiri dari 6 orang atau lebih. namun menarik ujung tali yang ditarik oleh para pemain lainnya. Menguji ketangkasan setiap peserta dalam permainan ini. Lembar kunci jawaban sebanyak 5 lembar. Permainannya adalah. Dalam intelengensia leader permainan dibatasi oleh waktu. masing-masing 3 menit untuk dapat menjawab pertanyaan. tentunya dengan dihitung waktu penyelesaiannya. Alat – alat yang dibutuhkan adalah : Stopwatch. Kemudian ujung-ujung tali dipertemukan jadi satu dalam pegangan tangan instruktur. Peserta harus beranjak melihat kunci dan harus meninggalkan lembar soal pada posisi awal. Tujuan dari permainan ini adalah : • • Membangun kerjasama tim. namun urutan nomor pada lembar kunci jawaban tidak sesuai dengan urutan pertanyaan pada lembar soal. Dan peserta hanya boleh menulis nomor angka dalam menjawab. Intelegensia leader sangat mengandalkan daya ingat. semua lembar soal yang berisi jawaban di kumpulkan dan dinilai oleh instruktur. Peralatan yang disiapkan : tali rafia 79. Lembar soal dengan 20 pertanyaan mudah sebanyak jumlah peserta.

karena peserta yang memiliki nilai terbaik akan ditunjuk untuk memimpin kelompok. dan sebagainya. motifasi. Perlengkapan yang disiapkan adalah : Tali rafia dan pasak untuk membuat marka lingkaran pada tanah. namun peserta yang berada dalam lingkaran berusaha menghindar dan tidak boleh keluar dari garis lingkaran. Jika ada peserta yang berada di dalam lingkaran terpegang tangan oleh peserta di luar lingkaran. Objektive o Peserta dapat menjelaskan apa itu kreativitas o Peserta dapat berpikir kreatif o Peserta dapat mempraktekan dan mengaplikasikan kreativitas lewat permainan 4. Permainan ini sangat menghibur 82 Permainan Kreativitas Games dapat berbentuk games kreatif. saya akan memberikan contoh games kreatif yang pernah saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Training for Trainer "Smart Training To Be a Smart Trainer" pada tahun 2007. 2011 By: yudho Category: Games Outbound Buatlah sebuah garis lingkaran pada tanah tempat bermain. Permainannya adalah satu peserta yang berada di luar lingkaran berusaha memegang peserta yang ada di dalam lingkaran. Lesson Plan: 1. maka peserta tersebut harus mengganti posisi sebagai peserta yang berada diluar lingkaran. Mencari ketua kelompok. perkirakan semua peserta dapat berdiri di dalam lingkaran itu. Berlindung dalam Lingkaran May 20. mampu menghargai pemberian orang lain sebesar apapun ---} role play ada yang berperan sebagai pengamen dan yang diamen . Aturlah agar peserta yang sedang berada dalam lingkaran dapat dijangkau oleh tangan salah satu peserta yang berada diluar garis lingkaran.Tujuan dari permainan ini adalah : • • Mengasah daya ingat masing – masing peserta. Objek Mahasiswa 3. Begitu juga peserta yang berada di luar lingkaran tidak boleh masuk ke dalam lingkaran. Tema Kreativitas 2. Materi o o o o Pengertian kreativetas Games yang berhubungan dengan kreativitas Teknik kreatif Beradaptasi (membaca situasi). Tujuan Merupakan permainan yang dapat diikuti oleh semua peserta dan hanya permainan ketangkasan untuk menghindar pegangan peserta yang ada di luar lingkaran. Untuk pembahasan kali ini. 81.

setelah itu dilakukan evaluasi 6. misalnya:  Bernyanyi dengan nada yang berbeda Peserta sebelah kanan diminta menyanyikan lagu "topi saya bundar" dengan nada "burung kakak tua" dan peserta sebelah kiri menyanyikan lagu "potong bebek angsa" dengan nada "pelangi-pelangi" Tujuan: untuk melatih konsentrasi  Merangkai kata Kelompok pertama diminta untuk melanjutkan kata-kata terakhir yang telah diucapkan oleh trainer dalam sebuah kalimat. attention. Penyebutan kata (stimulus) makin lama makin cepat frekuensinya o Penyampaian materi Untuk meyampaikan materi dimulai dari penilaian games yang berhubungan dengan kreativitas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seorang anak untuk bisa berpikir secara kreatif pada saat situasi yang mendesak walaupun sebaiknya lebih bagus pada saat kapanpun kreativitas itu dapat dimunculkan. Jenis games baiknya yang dapat memunculkan madness dan mind storming. Waktu 50 menit 7. Kegiatan o Opening Untuk membuat kelas fokus. Media Seluruh anggota badan 8. Peserta berdiri menghadap trainer dan pandangan fokus pada trainer 2. sebagai berikut: "Perhatikan jika saya menyebutkan kata (stimulus) "SEMUT" maka tangan kita membuat lingkaran "besar" dan jika saya menyebutkan kata "GAJAH" maka tangan kita membentuk lingkatan "kecil" 3.5. begitu juga sebaliknya kelompok selanjutnya harus mengucapkan kalimat yang terdiri dari bagian kalimat yang terdiri dari bagian kata terakhir yang telah diucapkan kelompok sebelumnya (kelompok pertama). Kemudian trainer menjelaskan aturan permainan. Metode Cara dan teknik penyampaian materi training yang digunakan games dan simulasi-simulasi dilakukan setelah materi selesai disampaikan lewat games. dan interest sehingga peserta dapat digiring menuju pembelajaran  Ice breaking: "Besar-kecil" atau bernyanyi bersama dengan lagu yang berbeda: 1. dan begitu seterusnya sampai ada kelompok yang tidak bisa melanjutkan kata o Evaluasi dan summary  Simulasi untuk menerapkan materi Devinisi kreatifitas .

e. maka peserta dapat lebih mengakrabkan diri untuk mengenal peserta training lainnya. Untuk forum dengan bentuk U. b. Nilai yang terkandung : a. Instruksinya adalah begitu bel atau lonceng berbunyi maka peserta harus berpindah tempat duduk. Fasilitator mengumumkan kepada peserta untuk melakukan aktifitas yang diinstruksikan. hanya melihat yang ada di depannya maka dalam permainan ini. Hal ini penting! Mengapa? Pertama. yang berlaku untuk apapun yang dilakukan orang 2. Seni menyeruak Semakin banyak informasi yang anda miliki tentang sebuah masalah 2. peserta akan memilih untuk berpindah ke tempat duduk yang ada di hadapannya (jika forum diatur dalam bentuk U). Kreatif. karena peserta yang mengikuti training tersebut mempunyai kemiripan `hobi' dengan kita (mengikuti tema seminar atau pelatihan yang sama) sehingga bias memperluas jaringan koneksi kita. Kursi sejumlah peserta Jumlah Peserta : > 25 orang Teknis : a. kita semua hanya semata-mata mengejar harta atau kekayaan yang ada di depan mata kita (kacamata kuda) tanpa meluangkan waktu untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya.. merupakan kemampuan menggunakan seluruh lapisan otak (kanankiri. Durasi : 5 menit (bisa dilakukan di sela-sela acara pelatihan) Peralatan : Satu buah Bel / Lonceng kecil. Aktifitas kognitif ataupun prose berfikir yang menghasilkan gagasan yang baru dan berguna 3.per sekali hukuman yang nantinya uang tersebut akan dipakai untuk makan-makan bersama atau kegiatan lainnya yang disepakati bersama setelah acara pelatihan selesai. bakteri. dan membuat peserta menjadi lebih bergairah dan bersemangat dalam menerima pengalaman baru. karena mereka adalah orang. aliran darah menjadi lebih lancar. Peserta diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. kita diingatkan untuk juga melihat kepada rekanrekan peserta yang ada di sebelah kiri dan kanan kita. Terkadang saking sibuknya. Untuk forum yang diatur seperti di alam kelas (kursi berderet menghadap ke guru) maka biasanya mereka akan berpindah ke samping kiri atau kanannya. depan-belakang) untuk meng-create sesuatu atau menciptakan sesuatu baik itu konsep ataupun karya yang berbeda tapi berkualitas Teknik kreatif 1. Dimana Tempat Duduk Saya? Permainan ini dilakukan untuk membuat peserta training melakukan aktifitas gerak atau peregangan otot-otot atau untuk mencairkan suasana yang tegang. Kedua. c. . maka fasilitator bisa menambahkan input bahwa cara yang efektif untuk berpindah tempat adalah dengan berpindah ke kursi di sebelah kiri atau kanannya. Dengan bergerak dan melakukan aktifitas bersama-sama. d. Merupakan suatu kapasitas untuk menciptakan ssesuatu yang orisinil. Dengan bergerak. Seperti sifat manusia. Bagi yang tidak melakukan akan diberikan hukuman misalkan didenda Rp 1. b.orang yang mungkin kelak di kemudian waktu bisa membantu kita (bekerja sama atau menawarkan kesempatan bisnis) karena kemiripan `hobi' tadi tersebut. virus. Kecemasan adalah kaki tangan kreatifitas dalam keadaan terdesak.000. Belajar dari resiko Belajar dari kesalahan 3. Fasilitator menyiapkan sebuah bel atau lonceng kecil. Biasanya ketika berpindah tempat duduk. kelenjar getah bening menjadi lebih aktif memproduksi zat. panik dapat memaksa memunculkan kreativitas 84.1.zat yang menyaring racun.

jika ada atasan peserta ataupun observer lain. Instruksi dan petunjuk permainan Caranya. • • • Target Pemenangnya adalah kelompok yang bisa membuat puisi lebih cepat dan juga indah. Setiap anggota kelompok boleh menuliskan satu kata atau beberapa kata di whiteboard/flipchart secara bergantian dan kata-kata tersebut harus melanjutkan apa yang sudah dituliskan rekan sebelumnya. o Jika orang pertama selesai maka dia harus meletakkan spidol dan kembali ke barisan untuk kemudian anggota kelompok dibelakangnya segera maju mengambil spidol dan menuliskan kata-kata di whiteboard. termasuk juga dalam penyampaiannya. o Setelah aba-aba dimulai. Fungsi utamanya lebih sebagai Icebreaking ataupun acara sela dalam sebuah meeting. orang pertama baru boleh bergerak mengambil spidol dan menuliskan kata-kata. lengkap dengan kreasi gaya dan intonasi. Variasi • • Kelompok bisa dikembangkan lebih banyak tergantuk jumlah peserta training. Team Work. Tools: • • White Board / Flip Chart Spidol . minta 2 kelompok mengambil jarak dari whiteboard dan berbaris ke belakang. namun biasanya makin banyak anggota tiap kelompok. dapat juga dilibatkan sebagi juri. & High Ropes (PERTAMA di Indonesia yang dilengkapi dengan VCD Panduan) yang tersedia di Toko Buku Terkemuka di kota Bapak/Ibu atau lewat Penerbit di blog 85. Untuk memulai kompetisi membuat puisi ini. bagi peserta dalam 2 kelompok dan mulailah dengan memberikan instruksi sbb: • Kelompok diminta menyusun sebuah puisi yang indah. Diperlukan whiteboard atau flipchart dengan spidol yang cukup. kelompok harus membacakan puisinya. Creativity. Leadership. dengan cara dibacakan orang-perorang apa yang dituliskan di whiteboard/flipchart. biasanya makin seru dan menarik hasil puisinya. Setelah selesai. dimana proses penyusunan puisi tersebut harus dilakukan oleh seluruh anggota kelompok. Puisi Berantai Pendahuluan dan Persiapan Games ini dapat dimainkan di kelas maupun di luar ruang. o Demikian dilanjutkan hingga ke anggota kelompok terakhir.Games tersebut terdapat di Buku Laris Koleksi Games Seru : untuk Ice Breaker. Fasilitator bertindak sebagai juri.

Semoga Berguna! 86. Namun jika . Main games : RUJAKAN Rule of the Game: Para pesera saling berebut kursi apabila pemandu mengucapkan kata“rujakan” atau menyebut nama salah satu buah. Peserta diminta mengamati teman rahasianya sesuai dengan yang tertulis di amplop dari awal training. Pada tulisan yang singkat ini. Dengan kata lain tak heran bila orientasi dan ice breaking menjadi momok yang selalu dibicarakan di antara pengelola training sebagai penentu kesuksesan pelatihan di hari-hari berikutnya. pemandu hanya menyebut nama salah satu nama buah. maka peserta yang mendapat nama buah itu saja yang pindah. Secara sederhana kedua istilah ini tidak dapat dipisahkan secara jelas. Jika pemandu menyebut “rujakan” maka seluruh peserta harus berpindah tempat duduk. Hal ini bukan dimaksudkan untuk memisahkan makna keduanya. . Pendahuluan Sudah menjadi kebiasaan di setiap pelatihan. Icebreaking ) Teknis Membagikan amplop “teman rahasia” kepada para peserta. tapi hanya sekedar sistematisnya pembahasan. keduanya ibarat dua mata uang logam yang menyatu pada satu kesatuan arti dan mempunyai makna yang sangat signifikan terhadap kesuksesan dan tercapainya target sebuah pelatihan. Metode Presentasi Sharing dengan peserta Permainan MEDIA:  Amplop  Kursi/tempat duduk  MATERI Games Rujakan  DURASI 15 menit 87. ketika memulai melaksanakan sebuah training (latihan) terlebih dahulu dimulai suatu segmen peleburan dan pendahuluan yang kemudian dikenal dengan “Ice Breaking dan Orientasi”. penulis sengaja memisahkan antara dua istilah ini. kemudian di akhir training diberi ungkapan ekspresi. ICE BREAKING DAN ORIENTASI A. Bagi peserta yang kalah akan mendapatkan hukuman yakni menggantikan posisi pemandu di depan dan member instruktruksi kepada peserta lainnya. untuk menjelaskan secara detail mengenai ice breaking dan orientasi.

Untuk melihat potensi awal yang dimiliki masing-masing peserta baik dari segi afektif. Kemudian diberikan sebuah skenario yang berdasarkan keputusan yang telah dibuat dan keputusan lebih lanjut akan mengirim anda ke halaman muka atau halaman-halaman belakang dari buku. Memberikan pengertian bahwa sejak hari itu mereka akan menjadi sebuah keluarga (sanak famili) sampai kapanpun. c.Terciptanya keakraban di antara peserta. persamaan hak di antara sesama peserta. mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. Permainan ini banyak sekali bentuknya. si anu bodoh. jabatan dan sebagainya akan menyebabkan terjadinya dinding pemisah antara peserta yang satu dengan yang lainnya. permainan lempar kokarde. kesadaran potensi. c. Metode Lorong Penuh Liku. pesan berantai. b. pelatih melakukan terlebih dahulu ceramah pembuka yang pada hakikatnya menjelaskan tentang beberapa hal. (untuk penggunaan teknik ini. . metode ini dimulai dari membaca beberapa halaman dari buku. sehingga mereka saling mengenal. Pengertian Ice Breaking adalah padanan dua kata Inggris yang mengandung makna “memecah es”.Tertanamnya anggapan bahwa mereka adalah satu kesatuan (solidaritas) “bila satu sakit. di antaranya adalah . yaitu memberikan kesempatan kepada peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis sehari-hari yang ditawarkan oleh pelatih. Menimbulkan kegairahan (motivasi) antara sesama peserta untuk melakukan aktivitas selama training berlangsung. diperlukan sebuah proses ice breaking. Membiasakan peserta untuk berinteraksi dengan kelompoknya yang baru. Hal ini dimungkinkan karena perbedaan status. Menghilangkan sekat-sekat pembatas di antara peserta. sehingga tidak ada lagi anggapan si anu pintar. sampai akhirnya peserta keluar dari lorong-lorong tersebut. yang lain akan ikut merasakannya”. Tujuan Tujuan dilaksanakan ice breaking ini adalah : a. pelatih mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan (ice breaking games) peserta. tim building. yang ada hanyalah kesamaan kesempatan untuk maju. Metode Simulasi dan Permainan. kerjasama antar kelompok dll. Metode Studi Kasus. d. dimana dalam suatu pemecahan masalah dipadukan berbagai pendapat dari berbagai disiplin ilmu sehingga memunculkan solusi yang lebih kreatif terhadap persoalan yang muncul. yaitu sebuah metode pengembangan sumbang saran.B. e. b. kognitif maupun psikomotornya. Metode Sinetik. di antaranya : a. ziq-zaq dan lain-lain. Istilah ini sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan. mungkin setelah melakukan beberapa langkah-langkah yang salah. menanggapi atau mengamati peserta lain. Terciptanya kondisi-kondisi yang equal (setarap) antara sesama peserta dalam forum training. penghasilan. metode ini merupakan metode yang paling mudah dilakukan. usia. . si anu bos dan lain sebagainya. perlakukan yang sama. 2. tujuannya adalah . dengan bertanya. untuk melebur dinding-dinding penghambat tersebut. Terciptanya kondisi yang dinamis di antara peserta d. 3. Metode Ceramah. Metode Banyak metode yang dapat dilakukan dalam ice breaking ini. . Tujuan simulasi ini adalah : . Berdasarkan keputusan itu peserta diinstruksikan untuk membuka pada suatu halaman tertentu yang telah disusun secara acak. antara lain : pentingnya kesatuan dalam suatu komunitas. kemudian dipaksa untuk membuat keputusan.Masing-masing peserta dapat menghafal nama dan beberapa identitas penting peserta lainnya. pekerjaan. pelatih harus terlebih dahulu mempersiapkan bahanbahannya). Ice Breaking 1. si anu kaya.

seorang pelatih haruslah dipandang oleh peserta dalam pandangan yang positif. Apa yang mesti mereka lakukan ? c. seorang pelatih harus sudah dapat mendeteksi. Seorang pelatih haruslah mempunyai naluri (feeling) khusus yang kuat ketika melakukan proses ice breaking. Sedang apa mereka (para peserta) dalam acara ini ? b. sikap. (minimal beberapa orang dari peserta sudah masuk dalam memorinya) tentang potensi awal. b. ruangan-ruangan yang ada di tempat diselenggarakannya pelatihan yang boleh dan tidak boleh peserta masuk ke dalamnya. tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan latihan yang sedang diadakan. kedudukan panitia. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Orientasi . e. Orientasi 1. hal ini akan menyusahkan sewaktu penyajian materi berikutnya. bobot penilaian. karena perbedaan pendidikan. Pada hakikatnya orientasi yang dilakukan pada saat pelatihan adalah berusaha menjawab tiga pertanyaan penting. Ia harus tahu saat peserta sudah lebur atau belum dan masih harus dileburkan. 2. baik dari segi pendapat. Ketika peserta belum lebur namun ice breaking sudah dihentikan. sifat dan “karakteristik special” seorang peserta. yaitu : a. tergantung kepada tingkat keleburan peserta. target. dll yang sangat signifikan. Ada peserta yang mudah lebur dan ada yang sulit lebur. Tujuan Adapun tujuan dilakukan orientasi ini adalah : a. Menghilangkan kebingungan peserta tentang apa yang sebenarnya mereka ikuti.4. 3. C. Memberikan gambaran ringkas tentang hal-hal yang akan mereka temui selama mengikuti pelatihan (dengan tidak memberitahu hal-hal yang sangat rahasia/esensil). Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ice Breaking 1. Menimbulkan kesan positif. Waktu yang disediakan untuk melakukan ice breaking sangat kondisional. 4. Oleh karena itu seorang pelatih harus mempunyai beberapa “jurus simpanan” yang harus dikeluarkannya bila peserta sulit mengalami peleburan antara satu dengan yang lainnya. sifat dan interaksinya dengan peserta. Seluruh hal-hal yang berkenaan dengan proses pelatihan (asal tidak hal-hal yang paling esensial dan rahasia dalam pelatihan tersebut) 4. karena tidak menutup kemungkinan nanti seorang pelatih akan menjadi tempat “curhat” paling dipercaya bagi peserta yang mengalami persoalan-persoalan khusus. b. Saat melakukan ice breaking. latar belakang. c. Ceramah dimaksudkan untuk menjelaskan kepada seluruh peserta tentang : a. Memberikan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang mesti mereka lakukan selama mengikuti pelatihan tersebut d. Hal-hal apa saja yang akan mereka temui ? 2. resume. Meluruskan motivasi awal mereka untuk mengikuti pelatihan tersebut c. 3. Metode Metode yang dapat digunakan dalam melakukan orientasi adalah ceramah dan diskusi. tugas dan wewenang pelatih. Pengertian Orientasi yang dimaksudkan disini adalah suatu proses pemberian pemahaman kepada peserta. tujuan. Apa sebenarnya pelatihan yang sedang berlangsung. dispensasi izin dan kriteria lulus peserta. sistem penilaian peserta. organisasi pelatih. Memunculkan komitmen dan kesediaan mereka untuk mengikuti acara ini dari awal hingga akhir dengan penuh perhatian dan kesadaran diri. aspek-aspek (ranah) penilaian. sikap. Tugas-tugas terstruktur.

buat kesepakatan diawal bila kita bertanya sesuatu maka audience harus menjawab dengan kata-kata yang disepakati. jika peserta tidak meragukan lagi (tidak muncul lagi pertanyaan) saat itu orientasi dapat dinyatakan selesai. kenapa dalam permainaan kita membutuhkan aturan main yang jelas dan sebagainya sampai akhirnya siswa secara tidak sengaja telah mulai membentuk opini akan pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat dan guru mengeksplor pengetahuan siswa akan norma-norma yang selama ini berlaku di masyarakat. 88. semua peserta dapat diikat dengan satu komitmen yang disampaikan secara lisan satu persatu bahwa mereka siap dan bersedia menjadi peserta pelatihan tersebut. Guru meminta siswa untuk membentuk lingkaran apabila dalam kelas kecil (tidak lebih dari 24 siswa) dimana guru menjadi bagian dari lingkaran tersebut tapi apabila kondisi kelas besar dapat dilakukan dengan cara dibentuk 4 kelompok dan masing-masing kelompok membentuk barisan 2. PASS THE BALL” Adapaun langkah-langkah yang penulis lakukan diantaranya adalah sebagai berikut : 1. sebaiknya peserta tersebut mengundurkan diri dari awal. Setelah berjalan guru kembali menghentikan permainan dan memberikan aturan lainnya dan begitu seterusnya sampai siswa menjadi kacau dan melakukan protes kepada guru 6. guru meminta siswa untuk memainkan Pass the Ball dengan cara memberikan bola ke siswa tanpa memberikan petunjuk yang jelas 3. luar biasa Allahu akbar…! . setelah bola mulai bergulir guru menghentikan game dengan alasan kurang menarik dan memberikan satu aturan yaitu memberikan bola dengan tangan kanan dari arah belakang 4. Sewaktu melaksanakan orientasi. Setelah selesai bermain guru melakukan brainstorming dengan siswa tentang apa yang mereka rasakan dengan bermain pass the Ball?. jangan memanipulasi keadaan. layani setiap pertanyaan yang muncul dan jelaskan apa adanya.a. b. Jika ada yang tidak mau menyatakan komitmennya. setelah berjalan guru kembali mengehentikan permainan dengan alasan yang sama kemudian menambah aturan baru dengan cara sambil bernyanyi 5. apa yang dirasakan setelah aturannya menjadi jelas dan tegas. 7. missal: Tanya : Bagaimana kabarnya pada pagi hari ini…! Jawab: Alhamdulillah. hendaklah diungkapkan dengan sejelas-jelasnya apa saja mengenai pelatihan yang akan mereka ikuti. motivasi awal ini ada yang baik dan ada yang perlu diluruskan. o o Tanya kabar ini bisa bermacam-macam. guru kemudian berupaya memperbaiki keadaan dengan betul-betul membuat aturan main yang jelas dan tegas dengan sangsi yang tegas pula bagi pelanggarnya seperti : memberikan bola dengan tangan kanan lewat belakang. c. Waktu yang disediakan untuk orientasi tergantung kepada keadaan. namun untuk memudahkan . permainan pun dapat dilanjutkan sampai bola kembali pada guru 8. apabila bola jatuh maka akan diberikan sangsi yang disepakati bersama dan seterusnya berdasarkan masukan dari siswa itu sendiri. mata harus ditutup. Dalam orientasilah sebaiknya motivasi awal setiap peserta diluruskan dan diarahkan. apa yang harus dikoreksi dari permainan tersebut. Setiap peserta tentunya mempunyai motivasi masing-masing untuk mengikuti pelatihan. menyanyikan lagu nasional sambil bermain. d. Waktu akan mengakhiri orientasi. 89. “APA KABAR ?” Prosedur : Sampaikan pada audience.

katakan bahwa semua jawaban salah…! Maka harus diulangi lagi. tapi untuk mengikuti yang dikatakan trainer. trainer mengucapkan ini ayam Ketika menunjukkan telunjuk trainer mengucapkan yang ini sapi Kemudian ketika menunjukkan jari tengah trainer mengucapkan kalo yg ini kerbau. Setelah semuanya paham barulah dimulai. 90.o o Tanya : How are you today? Jawab: Excellent…. Inti dari permainan ini adalah konsentrasi. Setelah cukup puas membuat peserta senang. Karena yang disuruh bukan menghitung ayam atau itiknya. “IKUTI APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur: Pertama sampaikan peraturannya kepada audience. Mungkin akan keluar jawaban-jawaban berupa angka-angka. bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan kita. aitu untuk mengenali dan melaksanakan instruksi yang diberikan. diulang beberapa kali dengan tetap menyebutkan instruksi permainan ini. ayam itik itik ayam. bukan untuk menghitung jumlah ayam atau itik. itik-itik. sehingga jawabannya pun akan benar. setelah dirasa paham. biasanya audience akan sadar terhadap instruksinya. Tanyakan kepada peserta sudah paham atau belum. Trainer bisa memilih beberapa benda atau hewan untuk disebutkan. katakan: ada berapa ayam? (biasanya peserta akan bingung dan terdiam di sini. praktekan sekali untuk mengetest kepahaman mereka. Kalau perlu berilah contoh/praktekan sekali saja: Kata kunci kita pada permainan ini adalah instruksi : “Ikuti Apa Yang Saya Katakan” peserta disuruh mengikuti kata-kata trainer. “TEBAK APA YANG SAYA KATAKAN” Prosedur : Sampaikan instruksi permainan ini: “tebak apa yang saya katakan” Sanbil menunjukkan jempol.! Atau Fantastic…! Keterangan : kata-kata yang diucapkan bisa bervariasi. kebanyakan dari mereka bahkan minta agar permainan diulang) o ikuti saja kemauan mereka. . misalnya: o ayam-ayam. barulah trainer menjalankan aksinya.(diulang-ulang sampai beberapa kali). 91. Setelah beberapa lama.

katakan” Kalo yang ini” tetapi kita menunjuk pada jari kelingking. Caranya dapat secara integratif atau secara khusus diberikan dalam sela atau jeda dalam proses pembelajaran. memberikan nama mereka dan sesuatu yang menarik tentang mereka sendiri (misalnya. Ice breaking dalam pembelajaran. Ulangi lagi dengan variasi lain. perkuliahan. Halo-Hai Fasilitator mengucapkan kata HALO peserta diminta menjawab HAI atau sebaliknya. 92. penyesuaian dengan konteks. BREAK THE RULE Prosedure: Ketika trainer menanyakan sesuatu dengan jawaban Iya atau Tidak maka peserta harus menjawab dengan tingkah laku yang berbeda dari biasanya Jika jawabannya “Iya” maka peserta diharuskan untuk menggelengkan kepalanya. Perubahan itu tidak akan secara tiba-tiba bisa dilakukan namun pastinya bertahap.Peserta diminta menebak apa yang trainer katakana. Jika jawabannya “Tidak” maka peserta diharuskan untuk menganggukkan kepalanya. Dari permainan ini menjelaskan tentang betapa sussahnya kita merubah sebuah kebiasaan. Ice Breaking dalam Pembelajaran Menurut Dryden & Vos (2000) belajar akan efektif bila proses pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang menyenangkan (joyfull learning). maka jawabannya adalah “ayam” dst. Ketika peserta telah memahami instruksi diatas. nama saya Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). maka ia akan mengikuti kata kunci tanpa memperhatikan jari mana yang kita tunjukkan. dan siswa sebagai subjek dalam pembelajaran. katakana seperti contoh diatas. dengan seluruh kelompok membantu jika ada yang terlupakan. pola induktif. Jawaban yang benar adalah bila trainer menyebutkan “ini”. Minta masing-masing peserta untuk menjelaskan kenapa itu penting. Biasanya peserta akan bingung dan protes. (3) Prosesnya berlanjut sampai semuanya telah dikenalkan. menggunakan media belajar menarik dan menantang. 93. guru menggunakan berbagai variasi metode dan teknik. (2) Orang berikutnya mengenalkan diri dan orang sebelum dia yang telah mengenalkan diri (misalnya nama saya Urip tukang foto dan dia Agus pernah menjadi pembalap Motor Cross). Berikut beberapa contohnya: Harta benda dalam dompet/tas Minta peserta memilih dua benda yang mereka bawa di dompet atau tas mereka yang penting bagi mereka. Variasikan dengan . Yang Menarik dari Saya… (1) Minta peserta mengenalkan dirinya. atau pelatihan sangat membantu dalam membuat suasana belajar yang menyenangkan. Ada beberapa hal yang mendukung efektivitas hasil belajar siswa diantaranya siswa belajar dalam kondisi senang. setelah selesai. Sampai terjawab dengan benar.

Kekuatan Memori Beri sederetan kata-kata beri waktu beberapa saat kemudian hapus tulisan dan minta mereka menyebutkan atau menuliskan lagi kata-kata tersebut. Menghitung Jumlah Segi Empat pada Papan Catur Beri peserta gambar papan catur dan minta mereka menghitung berapa jumlah segi empat yang ada dalam waktu yang sangat singkat. Menuliskan Huruf Peserta menulis huruf tetapi dengan menggunakan anggota tubuh sambil mengucapkan huruf tersebut dengan keras. salah seorang memberi instruksi kepada pasangannya untuk menggambar sesuatu dalam keadaan mata tertutup. Mencari Teman dengan Suara Hewan Tulislah nama-nama hewan dalam sebuah kertas kecil dan berikan kepada peserta untuk mencari anggota kelompok dengan menyuarakan suara hewan. Menggambar Sambil Menutup Mata Peserta berpasangan. Teka-Teki Memberikan teka-teki ringan dan lucu dan memberi penghargaan bagi yang bisa menjawab. pensil. Menonton Film Memutarkan film singkat. Cari saya (1) Sebelum sesi. (3) Berikan 10 . Cari jawaban yang paling masuk akal atau sebaliknya. Mencari Teman Mencari teman dengan cara menirukan bunyi. Deskripsikan Hasil Pengamatan Beri benda (pena. menirukan gerakan atau tanya jawab untuk membentuk kelompok. Lalu tampilkan lagi sederetan kata yang berbeda dan ajak peserta menyanyikannya dengan melodi lagu yang sangat akrab ditelinga mereka. adalah ibu dari tiga anak). buat daftar sepuluh karakteristik yang mungkin bisa diterapkan ke dalam kelompok (misalnya. Memberikan hukuman bagi peserta yang salah bertepuk tangan atau tidak bertepuk tangan. Hal tersebut dapat membantu mengembalikan konsentrasi peserta. video clip dan meminta mereka mengapresiasinya. Lempar Bola Tepuk Tangan Minta peserta bertepuk tangan satu kali setiap kali fasilitator melemparkan bola/bola terlepas dari tangan fasilitator. Minta mereka mengambil benang merah dari kegiatan tersebut. Perlu diperhatikan bahwa nama hewan harus yang tidak sensitif dengan kultur masyarakat. memiliki anak remaja. penghapus.15 menit agar semua orang berbaur dan mencari nama sebanyak mungkin untuk mengisi tiap karateristik yang dituliskan dalam daftar. Hapus tulisan dan minta mereka menulis/menyebutkan kata–kata yang ada dalam lagu. Minta mereka membandingkan perolehan kata pertama dan yang kedua. Dicari yang tercepat selesai gambarnya dan bagus. atau benda apa saja yang ada di meja pelatihan) dan minta mereka menuliskan deskripsi tentang benda tersebut minimal 50 kalimat (Kemampuan mengobservasi). (2) Perbanyak/copy daftar tersebut dan bagikan ke tiap peserta. Menggambar Bangun Datar Peserta menggambar bangun datar dengan anggota tubuh. .mengucapkannya menjadi 2 atau 3 kata.

maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?’ Kisah Angka-Angka Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan.. Jika terlambat 3 detik. Langkah-langkah : • • • • • • Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis) Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik.tut. Ajak peserta berkeliling ruangan sambil menyanyi “naik kereta api tut. Game untuk Perkenalan Siapa Dia? Langkah-langkah : • • • • • Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut. atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa. misalnya : saudara – saudara. jelaskan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka. Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama..Kereta Api Peserta diminta berbaris berurutan dengan memegang pundak peserta yang ada di depannya. hobi. jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya untuk menyahut ‘ya’!. peserta dikenakan hukuman ramai – ramai oleh peserta lain. latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu. misal : teman saya Retno. jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh. Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar mengingat nomor urutnya masing – masing.. hobi main catur.” 94. baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri. Setelah yakin. Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri. hobi baca buku. saya Rahnat. misal: Nama saya Retno.. tapi karena beberapa hal. Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras – keras kepada seluruh peserta lain.).tut. Mulai bercerita. demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya.siapa hendak turut dan seterusnya…. atau tempat tinggal. barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian . Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya. Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?. hobi baca buku.

Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut. Jelaskan kepada peserta bentuk permainannya. Bagikan kertas – kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil. Simpulkan Mencari Jodoh Langkah-langkah : • • • • • • • • Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan . Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta. Ucapkan kalimat – kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri). kalau peserta 20 orang. harus disediakan 10 kalimat.Saya memiliki hobby membaca.Saya lahir di kota besar . misal : Bersama Membangun Kepedulian. Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas. yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat. dst. kerjasama dan komunikasi . satu kertas berisi kalimat “Bersama Membangun” dan satu kertas berisi kata “Kepedulian”. Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi. lalu pemandu berdiri di tengah. Berdirilah Jika ………… Langkah-langkah : • • • Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran. asal. contoh – contoh kalimat misalnya : Saya adalah petugas lapangan . “ dsb.. Minta peserta untuk mencari pasangannya masing – masing agar kalimat itu menjadi lengkap. “. satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri ) Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing – masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap. misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang…. Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan Anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia) Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan. dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ). peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya. termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri. minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama. dsb • Setelah selesai. Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain.. Game untuk menghangatkan. Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( yang penting. “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik…….Saya lahir di pedesaan . peserta mengucapkan kalimat. dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat 95.• • • dipersiapkan oleh delapan orang panitia ……….

kepala belok ke kiri. angka itu tidak disebutkan. informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. dsb) Minta patung untuk menuruti semua posisi yang diminta oleh pemahat (selama proses. tubuh patungnya (misal : tangan kanan ke atas. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. Apabila ada peserta yang salah melaksanakan tugasnya. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat atau siswa untuk menerima hal–hal yang tidak biasa bagi mereka. Sesudah 3 – 4 ronde. simbol. lutut kanan bertumpu di lantai. tangan. tangan kiri memegang kepala. ajukan pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan membuat patung sesuai keinginannya sendiri ? Ajukan juga pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan untuk dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? . dan bukan pemberi atau sumber informasi. minta peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’. Setelah 3-4 ronde. Memahat Patung Permainan ini bisa dipakai untuk menyadarkan peserta bahwa manusia tidak bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain. permainan tahap 1 selesai Permainan tahap – 2 dimulai dengan cara yang sama seperti di atas. program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat atau siswa. kaki. tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur terus sampai dengan angka 1. pemahat dan patung tidak boleh saling berbicara) Setelah selesai. gambar. yaitu setiap angka ‘tujuh’ atau angka ‘kelipatan tujuh’ . apa hubungannya permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita ( apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari atas dengan yang dari bawah ) ?. angka itu tidak disebutkan. dengan cara yang mudah diterima mereka. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta) Pada saat menghitung.1. 2. merupakan hal sulit. Mengubah kebiasaan atau cara pandang yang sudah lama kita miliki. Peraturan yang diterapkan juga sama. Sebenarnya. maka permainan dimulai dari awal. permainan selesai. kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat atau siswa hanyalah penerima informasi. melainkan diganti dengan tepuk tangan. Menghitung Mundur Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat atau siswa. Kita menggunakan bahasa. satu orang lainnya menjadi patung itu sendiri. Minta peserta untuk mendiskusikan : (1) Manakah yang lebih baik banyak terjadi kesalahan. Minta satu orang untuk menjadi pemahat patung. Langkah – langkah : • • • • • • • Minta peserta untuk berdiri mambentuk suatu lingkaran. Langkah – langkah : • • • • • • Minta beberapa orang peserta untuk tampil ke depan. melainkan diganti dengan tepuk tangan. berdasarkan apa yang mereka butuhkan. Minta pemahat patung untuk mulai bekerja menjadikan patung itu sesuai dengan keinginannya dengan cara membimbing posisi kepala. cara 1 atau cara 2 ? (2) Mengapa demikian ? (3) Kira-kira.

tanyakan kepada peserta : Mengapa mereka memilih pasangannya masing – masing? Cukup mudahkah atau susah untuk memasukkan pensil ke dalam botol? Kalau mudah apa saja faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi mudah? Apabila susah. Sebuah pensil yang diikat oleh 4 utas tali rapia. Mintalah 8 orang peserta sebagai sukarelawan. Tugaskan 8 orang peserta tersebut untuk berpasangan (menjadi 4 pasang). akan dimulai dengan permainan memasukkan pensil ke dalam botol. mintalah mereka untuk mencoba beberapa kali sampai berhasil. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan.• Kemudian diskusikan bersama peserta : Apakah manusia bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? Apakah anak – anak bisa ? Apakah orang dewasa bisa ? Bagaimana tanggapan peserta tentang permainan ini ? 3. dengan panjang masing – masing 2 meter. Langkah-langkah : • Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. pasangan – pasangan tersebut berdiri membentuk lingkaran dimana di tengah – tengah lingkaran diletakkan sebuah botol. berdiri di belakang yang ditutup matanya dan memberikan perintah (aba – aba) untuk memasukkan pensil tersebut ke dalam botol. . Setelah selesai permainan. Game untuk menghangatkan. Pasangan yang tidak ditutup matanya. Tali rapia tersebut harus bisa ditarik ke empat arah yang berbeda. 96. tanpa kerjasama akan sulit untuk mencapai tujuan bersama. apa saja yang membuat hal tersebut menjadi susah? Apa yang dirasakan oleh pasangan yang matanya ditutup? Adakah interaksi atau komunikasi antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain? Tanyakan kepada para pengamat. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. Memasukan Spidol ke Botol Langkah–langkah : • Jelaskan kepada peserta bahwa sebelum membahas modul. kerjasama dan komunikasi 1. memerlukan kerjasama di antara mereka. sedangkan peserta lain menjadi pengamat. Sebelum permainan dimulai siapkan terlebih dahulu sebuah botol yang bisa dimasuki pensil. Apabila peserta belum berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. apa yang mereka amati selama proses permainan berlangsung? • • • • • • • • • • • Dari pertanyaan tersebut temukan kata kunci dari peserta : untuk dapat berhasil memasukkan pensil ke dalam botol. • Bahas bersama peserta faktor–faktor yang bisa mempengaruhi dan menghambat kerjasama. Salah seorang dari setiap pasangan ditutup matanya dan bertugas untuk memegang tali rapia yang mengikat pensil. Badai Berhembus (The Great Wind Blows) Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa.

• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin. Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata). Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi. Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin. Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

2. Lempar spidol Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Langkah–langkah :
• • • •

Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing. Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali. Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”. Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks : spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerk tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ? Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

3. Sepatu Lapangan : Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Langkah – langkah :
• • • • •

Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok. Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit) Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing. Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas. Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

4. Kompak

Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Langkah–langkah :
• • • • •

Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang. Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masingmasing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya. Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja. Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran .

5. Bercermin Langkah–langkah :
• • • •

Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin. Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan. Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama. Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.

97. Permainan (Ice Breaking) Posted on July 25, 2009 by ketutsutawijaya
Ini adalah beberapa permainan untuk memecah kebekuaan suasana saat berada dalam pertemuan atau pelatihan. Ada banyak permainan lainnya, tapi yang berhasil saya tulis (di tengah kesibukan yang tinggi, cie..ileh.. :p) cuma 4 permainan ini. Permainan yang saya tulis di sini adalah permainan yang saya dapatkan selama proses mengikuti dan mengadakan pelatihan secara langsung, sehingga jika ada yang keberatan karena hak ciptanya tidak dituliskan di sini, saya minta maaf sekali. Permainan di bawah ini saya tuliskan secara singkat. Kalau ada waktu, mungkin akan saya tambahkan lagi 1. Perkenalan Perkenalan sebaiknya dibuat meriah dan menjadi kesan pertama yang tidak terlupakan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk membuat suasana perkenalan menjadi menarik. Di sini dijelaskan cara berkenalan yang sedikit banyak berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dimiliki semua orang yaitu menulis. Urutan prosesnya seperti di bawah ini: Mintalah setiap peserta untuk mengambil selember kertas dan sebuah balpoin Instruksikan pada peserta untuk membentuk lingkaran. Jika peserta jumlahnya sedikit posisinya adalah duduk melingkar, namun jika pesertanya banyak, lebih dari 15 orang, mintalah mereka berdiri dan membuat lingkarab besar.

Minta pada peserta untuk menulis nama panggilan (subyek) mereka di ujung kiri atas kertas yang dibawa. Ukuran tulisan sebaiknya tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran kertas dan balpoin yang digunakan. Lipat kertas sebanyak dua kali agar nama yang ditulis tidak terlihat. Besar lipatan sesuaikan dengan besar tulisan, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Lakukan pengacakan. Kertas tersebut diputar ke kanan atau ke kiri dalam lingkaran tersebut sampai si pemilik kertas tidak memegang kertas miliknya lagi, namun memegang kertas milik orang lain. Mintalah peserta menulis kata predikat di kertas yang dipegangnya. Usahakan tidak menulis di bagian lipatan namun di bawah lipatan, agar kalau kertas dibuka tulisan-tulisan yang sudah dibuat berada di halaman yang sama atau tidak berada di halaman depan dan belakang. Kata predikat yang ditulis bebas, namun jika ingin membuat suasana menjadi meriah pikirkanlah jenis-jenis predikat yang harus ditulis peserta agar nantinya dapat membentuk kalimat yang lucu. Setelah selesai menulis kata predikat, lipat lagi dan lakukan pengacakan lagi. Minta peserta munulis kata obyek. Kata obyek yang ditulis juga bebas. Bisa berupa benda-benda yang ada di sekitar atau anggota badan. Kemudian lipat dan acak lagi. Terakhir minta peserta menulis kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu. Setelah selesai, kertas tersebut dilipat menjadi gulungan kecil. Instruksikan pada peserta untuk menyerahkan gulungan kertas kecil yang dipegangnya ke teman sebelah kirinya. Lakukan terus dengan kecepatan yang terus ditingkatkan. Saling oper akan terjadi dengan cepat dan koordinasi mulai kacau karena saking cepatnya. Teriakan kata “stop!” untuk memberhentikan putaran kertas-kertas yang terjadi dan sekaligus mengagetkan peserta yang sedang asik saling lempar kertas. Bagi peserta yang memegang dua kertas atau tidak memegang kertas adalah peserta yang “bersalah” dan harus “dihukum” dengan membaca pertama kertas yang dipegangnya. Contoh kalimat yang dibaca seperti ini: “Adi menyium bokong di pasar pada pagi hari”. Perkenalan telah dimulai dengan Adi. Lanjutan seterusnya dengan kertas-kertas yang lain. Output dari sesi ini adalah mengingatkan kembali pada peserta tentang hukum SPOK yang harus dipatuhi untuk melakukan penulisan. Output lainnya adalah menyegarkan suasana ketika bekenalan satu dengan yang lain. 2. Perkenalan dan Membangun Rasa Optimis Buatlah lingkaran. Peserta diminta untuk mengambil 2 lembar kertas A4. kertas tersebut di tempel di punggung teman di sebelah kanannya. Setiap peserta membawa satu spidol. Tanyakan pada teman yang ada di sebelah kanan tersebut tentang nama panggilannya. Tulislah menurun nama panggilan tersebut di kertas yang tertempel di punggung si pemilik nama (teman yang ada di kanan). Lakukanlah permainan angin bertiup untuk mengacak peserta. Sebelumnya, fasilitator menyiapkan tempat-tempat hinggap dari masing-masing peserta. Katakan “angin bertiup ke arah orang yang memakai kacamata”. Lakukan sampai teracak. Minta peserta untuk mengamati satu sama lain selama proses berlangsung. Lakukan 1 menit. Kemudian, peserta secara acak menuliskan kesan yang ada pada TEMAN BARU-nya dengan cara menuliskan kesan tersebut sesuai nama yang tertempel di punggung. Fasilitator menyiapkan contoh isian kertas. Contohnya:

B = Baik U = Udik D = Diam dan pemalu I = Idaman Minta peserta untuk membuat sekreatif mungkin. Tapi kunci ini jangan diungkapkan ke peserta. Inbound adalah cara melihat ke dalam diri sendiri. sekarang minta peserta untuk melihat ke sekeliling di dalam kelas. instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk barisan yang paling panjang. 3. Kuncinya adalah peserta boleh menggunakan apa saja. Ulangi dua kali pertanyaan ini. khususnya barang-barang yang melekat di badannya untuk membentuk barisan yang terpanjang. Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok. Setelah melakukan inbound. satu sama lain harus saling berhubungan. kembali ke lingkaran. Terangkan juga untuk menggunakan peraturan “menulis harus huruf kapital. cukup dalam hati masing-masing. Tanyakan: “ruangan apa ini?”. Bagikan kertas kepada peserta untuk menuliskan Satu Kata saja yang dapat mewakili karakter dirinya sendiri. “apa yang anda harapkan dari forum ini?” Minta peserta untuk merenung 1 menit. Barisan tidak boleh terputus. tidak ada diskusi pada sesi ini. berderet satu baris dari depan ke belakang. kita berkenalan dengan diri sendiri. Gunakan SPOK. Melihat semuanya. Biarkan para peserta berkreativitas sendiri. pertanyaan tidak perlu dijawab secara verbal. Tulis dengan huruf kapital dan berukuran besar. Setelah itu. Setelah itu menulis di punggung masing-masing orang. Tetap berdiri membentuk lingkaran. Setelah selesai. Tidak boleh lebih dari 7 kata. “kenapa kita ada di sini?”. Cukup instruksikan: “Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang“. Tempel kertas-kertas yang sudah ditulis dan bacalah bersama. Mintalah peserta untuk merenung memikirkan tentang karakter diri atau siapa kita sebenarnya. tanyakan lagi: “apakah anda semua memiliki optimisme terhadap apa yang akan kita lakukan ini?” “seberapa besar optimisme itu?” (gunakan skala 10 untuk mengukur optimisme ini). Apakah ada kesamaan? Ajak peserta diskusi selama 2 menit. . kemudian bagikan kertas HVS dan spidol dan mintalah mereka menulis tentang apa yang dipikirkan tersebut. Adu Panjang Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok yang maisng-masing kelompok terdiri dari 5 – 6 orang. Fasilitator menerangkan tentang Inbound. Kemudian. Tulis dengan ukuran yang besar yang bisa dibaca dari arah mana saja dalam ruangan”. bandingkan dengan kesan oleh orang lain melalui tulisan yang dibuat di punggung.

Cukup kita sendiri yang tahu. Pelajaran dari permainan ini adalah. Mencari benda berharga Mintalah peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. tidak mudah lepas. Ajak semua peserta untuk meyakini bahwa yang dimilikinya tersebut adalah benda yang paling berharga dan harus dilindungi sebisa mungkin. Kedua. Semua orang harus menutup mulutnya rapat-rapat. Lombanya adalah adu kecepatan mengumpulkan barangbarang berharga yang disembunyikan oleh masing-masing orang yang berada di masing-masing kelompok. Menjatuhkan diri dengan bebas dan tidak kaku. Akan terjadi tarik menarik dan gerak tidak tidak terkoordinasi antar peserta yang ada di kelompokkelompok. komunikasi sangat penting untuk membangun koordinasi yang kuat. tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun. para peserta diminta untuk memikirkan di mana tempat untuk menyembunyikan benda berharga tersebut. rahasiakan. Satu orang yang berdiri di tengah lingkaran tersebut menutup mata dan menyilangkan tangan di depan dada. ajak peserta untuk berdiskusi apa yang terjadi saat proses beradu panjang berlangsung. Lingkaran harus tetap kuat. minta mereka untuk saling menyilangkan tangannya satu sama lain. Silangan tangan harus kuat. Setelah ada ide tempat menyembunyikan langsung dengan cepat sembunyikan dan jaga hanya kita saja yang tahu tempat persembunyian itu. Percaya Teman Buatlah lingkaran-lingkaran kecil yang terdiri dari 5 – 6 orang. Lalu. bersilangan. Setelah itu. namun badan yang jatuh. Terserah peserta untuk mengambil barang berharga miliknya dengan menggunakan apa saja. satu sama lain. minta peserta untuk berkumpul kembali. Kemudian. orang berdiri di tengah lingkaran menjatuhkan diri dengan mata tertutup dan tangan dilipat di depan dada ke arah manapun. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di tengah lingkaran dan menjatuhkan diri secara bebas. kenapa hal itu terjadi. sehingga saling memunggungi. 5. Ada aturan dalam permainan itu. Cara menjatuhkan badan adalah kaki tetap tidak berpindah. pertama. Orang-orang yang berdiri mengelilinginya harus siap sedia menyangga tubuh orang yang jatuh ke arahnya. kerjasama harus diutamakan karena mengambil barang tanpa tangan bukanlah hal yang mudah. . Bebaskan peserta untuk menyembunyikan barang berharga tersebut di mana saja asal tersembunyi. Barang-barang yang disembunyikan tersebut tidak boleh diambil dengan tangan. Fasilitator kemudian membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 5 orang. Instruksikan peserta untuk memikirkan benda apa yang paling berharga yang ada pada dirinya. Jangan biarkan peserta lainnya tahu tentan benda berharga kita itu. Kemudian. Barang yang tidak boleh diambil dengan tangan juga memaksa peserta untuk bekerjasama satu dengan yang lain. mintalah masing-masing kelompok kecil yang ada untuk berlomba. Setelah mereka mengerti aturan ini. Dalam satu lingkaran ada satu orang berdiri di tengah lingkaran. Setelah kelompok terbentuk. Lakukan bergantian. 4. karena tangan harus terus berpegangan.Kemudian. Semuanya rahasia. Mereka tidak berkomunikasi menyebabkan mereka harus mencari jalan lain untuk berkoordinasi agar menjadi tercepat dalam mengumpulkan barang. minta mereka untuk membentuk lingkaran kecil namun masing-masing orang menghadap keluar.

tangan tidak usah berpegangan. . apa yang dirasakan ketika menjatuhkan badan? Apakah ada perasaan takut atau sangat percaya dengan teman yang selalu siap melindungi? 98. sepasang peserta diminta duduk berhadapan. Mereka dipersilakan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak. Perencanaan strategis. Kegiatan di mulai dengan sepasang anggota regu duduk bertolak belakang di tanah dengan melipatkan kedua kaki ke arah dada. 2. 3. Implikasi terhadap regu. Untuk berdiri peserta diminta menarik pegangan tangan. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama dengan cara saling menekan punggung. Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja regu. 2. 4. Memahami bahwa kekurangan anggota regu (terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja regu. Kemudian kedua tangan peserta saling berpegangan antar pasangan. ICE BREAKING Teaching point : 1. Perasaan setelah berhasil. Faktor penunjang keberhasilan. Tapi yang paling penting dari permainan ini adalah membangun rasa kepercayaan satu sama lain bahwa kita semua bisa saling melindungi. Memecah kebekuan (ice breaking) dengan saling bersentuhan fisik. 4. Debriefing 1. 4. 2. : Teaching point yang dirasakan. Setelah sukses dengan cara kedua. jumlah anggota ditambah dari dua jadi empat. 3. enam. ujung kaki diletakkan saling bersentuhan dengan kaki masing-masing pasangan. Lama permainan Perlengkapan Instruksi : 20 – 40 menit : Peluit : 1. Fasilitator menanyakan pada semua peserta. Setelah sukses dengan cara yang pertama.Permainan ini dijamin menghilangkan kejenuhan dan rasa ngantuk. delapan dan seterusnya. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful