Permasalahan Kependudukan dan Dampaknya terhadap Pembangunan

Peta Konsep

BAHAN AJAR IPS KELAS 8

1

Sebaliknya jika pertumbuhan penduduk rendah atau negatif (penduduknya semakin berkurang). Dalam program ini setiap keluarga dianjurkan mempunyai dua atau tiga anak saja atau merupakan keluarga kecil. Masalah Penduduk yang Bersifat Kuantitatif a. Sebagai subjek penduduk merupakan faktor pelaku proses pembangunan. Tingkat pertumbuhan penduduknya juga tinggi. tahun 1971 – 1980 sebesar 2.32% pertahun. oleh karena itu pemerintah menggalakkan peran serta sektor swasta untuk mengatasi masalah ini. ternyata negara Indonesia yang berpenduduk besar. ada negara yang penduduknya sedikit. Antara tahun 1961 – 1971 pertumbuhan penduduk sebesar 2. timbulnya pemukiman kumuh. Pertumbuhan Penduduk Cepat Secara nasional pertumbuhan penduduk Indonesia masih relatif cepat. Dengan kemampuan dana yang terbatas masalah ini cukup sulit diatasi.1 % pertahun. Dua tujuan pokok Program Keluarga Berencana yaitu: a. 2) Mempertahankan keutuhan negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain. Penduduk juga dianggap sebagai potensi karena penduduk merupakan kekuatan negara dari unsure Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat memberikan sumbangan positif bagi negara. Sebagai obyek artinya penduduk merupakan faktor yang harus dibangun atau ditingkatkan kualitas hidupnya. b. Dengan kemampuan pemerintah yang masih terbatas masalah ini sulit diatasi sehingga berakibat seperti masih banyaknya penduduk kekurangan gizi makanan. Meningkatkan kesehatan ibu dan anak untuk mencapai keluarga sejahtera BAHAN AJAR IPS KELAS 8 2 . 2) Penyediaan lapangan kerja. Jumlah Penduduk Besar Penduduk dalam suatu negara menjadi faktor terpenting dalam pelaksanaan pembangunan karena menjadi subjek dan objek pembangunan. penduduk Negara tersebut akan habis. Keluarga berencana merupakan suatu usaha untuk membatasi jumlah anak dalam keluarga. Masalah kependudukan di Indonesia adalah sebagai berikut: Penduduk suatu negara merupakan objek dan subjek pembangunan. Hal ini dikarenakan kapasitas wilayah suatu Negara terbatas. yaitu nomor 4 di dunia menghadapi masalah yang cukup rumit yaitu: 1) Pemerintah harus dapat menjamin terpenuhinya kebutuhan hidupnya.Dengan terbentuknya keluarga kecil diharapkan semua kebutuhan hidup anggota keluarga dapat terpenuhi sehingga terbentuklah keluarga sejahtera. tahun 1980 – 1990 sebesar 1.98% pertahun. sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan serta fasilitas sosial lainnya. Penduduk dianggap sebagai beban negara karena Negara harus dapat memberikan pelayanan kepada penduduknya.Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan keempat terbesar di dunia. Menurunkan angka kelahiran agar pertambahan penduduk tidak melebihi kemampuan peningkatan produksi. Jadi masalah kependudukan adalah masalah yang berhubungan dengan dinamika keadaan penduduk. sebab apa-bila semua penduduknya memiliki kualitas SDM yang baik maka justru akan memberikan kontribusi kepada negara. ini merupakan masalah. Ada negara yang tingkat pertumbuhan penduduknya tinggi ada negara yang pertumbuhannya rendah. demi kesejahteraan keluarga. Sebenarnya jumlah penduduk yang besar bukanlah suatu masalah. Selain manfaat yang diperoleh. dan periode 1990 – 2000 sebesar 1. ini juga menimbulkan masalah. Ada negara yang penduduknya besar. walaupun ada kecenderungan menurun. Sebab. 1. Begitulah permasalahan kependudukan pada sebuah negara. Apabila suatu negara pertumbuhan penduduknya sangat tinggi. b. Di lihat dari sisi yang lain.6% pertahun. penduduk merupakan beban sekaligus potensi bagi suatu negara. Manfaat jumlah penduduk yang besar: 1) Penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam.

 Tersedia berbagai jenjang dan jenis pendidikan. Pelaksanaan sensus yang pertama setelah masa kemerdekaan adalah tahun 1961. Perubahan populasi penduduk Indonesia diketahui dari hasil sensus. Tabel di samping memberi informasi hasil sensus di Indonesia tahun 1961-2000. yaitu luas lahan pertanian di Jawa semakin sempit. Tingginya angka kelahiran suatu negara tersebut disebabkan oleh:  banyaknya perkawinan usia muda (akibat tradisi dan rendahnya tingkat pendidikan).869. Akibat dari tidak meratanya penduduk. Keadaan demikian tentunya sangat tidak menguntungkan dalam melaksanakan pembangunan wilayah dan bagi peningkatan pertahanan keamanan negara. Jumlah penduduk saat itu tercatat 97. Sensus penduduk di Indonesia diatur oleh UU No.  tidak ada atau kurang berhasilnya program pembatasan kelahiran. tahun 1990 menjadi 814 jiwa dan tahun 1998 menjadi 938 jiwa per kilo meter persegi (km²). Ledakan penduduk Indonesia mulai Tabel : Hasil sensus penduduk Indonesia terlihat tahun 80-an.  Merupakan pusat kegiatan ekonomi dan industri sehingga banyak tersedia lapangan kerja. yaitu 164 juta jiwa.7 juta jiwa. Tahun 2005 mencapai 218. yaitu tahun 1980 sebesar 690 jiwa tiap-tiap kilometer persegi. Amati perubahan jumlah penduduk yang terjadi! Rata-rata angka kelahiran kasar termasuk kriteria sedang – tinggi. Jumlah penduduk saat itu tercatat 60.  Memiliki sarana komunikasi yang baik dan lancar Persebaran penduduk antara kota dan desa juga mengalami ketidakseimbangan. hasil survey antar sensus. tahun 1985 melonjak hampir tiga kali lipat. Sebaliknya banyak lahan di luar Jawa belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya sumber daya manusia. Sebagian besar tanah di luar Jawa dibiarkan begitu saja tanpa ada kegiatan pertanian. Jika pada tahun 1930 1961-2008 jumlah penduduk Indonesia masih berkisar 60.  Sebagian besar tanahnya merupakan tanah vulkanis yang subur.1 juta jiwa. antara lain karena pulau Jawa:  Sebagai pusat pemerintahan. sensus tidak diadakan karena terjadi Perang Dunia II dan banyak gangguan keamanan dalam negeri. Perpindahan penduduk dari desa ke kota di Indonesia terus mengalami peningkatan dari waktu ke BAHAN AJAR IPS KELAS 8 3 . Sensus dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali. Tahun 1940 dan 1950.7 jiwa.Ledakan penduduk (population explosion) dapat diartikan sebagai keadaan perkembangan jumlah penduduk yang berlangsung sangat cepat.512. provinsi. Pulau Jawa dan Madura yang luasnya hanya ±7% dari seluruh wilayah daratan Indonesia. Lahan bagi petani sebagian dijadikan permukiman dan industri. sementara jumlah kelahiran masih berada pada tingkat yang tinggi. Persebaran Penduduk Tidak Merata Persebaran penduduk di Indonesia tidak merata baik persebaran antarpulau.000 jiwa dan tahun 2008 mencapai 237. Tahun 2000 telah lebih dari 200 juta jiwa. kabupaten maupun antara perkotaan dan pedesaan. Ledakan penduduk terutama disebabkan oleh menurunnya jumlah kematian. Sampai dengan tahun 2008 jumlah itu terus meningkat. Sensus pertama di Indonesia dilakukan pada masa pemerintah Belanda tahun 1930. serta data lain. dihuni lebih kurang 60% penduduk Indonesia Perkembangan kepadatan penduduk di Pulau Jawa dan Madura tergolong tinggi. (Telah dipelajari dalam bab sebelumnya). 6 Tahun 1960. Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya tingkat migrasi ke pulau Jawa. Tingginya laju pertumbuhan penduduk secara alami dipengaruhi tingginya angka kelahiran. c.355 jiwa.

Upaya-upaya tersebut adalah:  Pemerataan pembangunan.  Penciptaan lapangan kerja di daerah-daerah yang jarang penduduknya dan daerah pedesaan. 2. Tingkat kesehatan penduduk Indonesia masih tergolong rendah.  Terjadinya pencemaran udara dari asap kendaraan dan industri. dan lain-lain.waktu. Sedangkan angka harapan hidup penduduk Indonesia mencapai usia rata-rata 66. Surabaya.  Pengolahan sumber daya alam. tetapi kualitas kesehatan penduduk Indonesia masih tergolong rendah.  tanah sekitar hutan menjadi tandus karena erosi.  Peningkatan taraf hidup transmigran. Penduduk yang pendapatannya tinggi dapat menikmati kualitas makanan yang memenuhi standar kesehatan. Tingkat Kesehatan Penduduk yang rendah Meskipun telah mengalami perbaikan. Pemusatan penduduk di kota-kota besar seperti Jakarta. Dampak buruk dari berkurangnya luas hutan adalah:  terjadi banjir karena peresapan air hujan oleh hutan berkurang. Terutama tingkat kesehatan penduduk di daerah-daerah terpencil. Medan dan kota-kota besar lainnya dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan hidup seperti:  Munculnya permukiman liar.  Timbulnya berbagai masalah sosial seperti perampokan.  Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.000 bayi yang lahir hidup. Untuk mengatasi persebaran penduduk yang tidak merata dilaksanakan program transmigarasi. Oleh karena dampak yang dirasakan cukup besar maka perlu ada upaya untuk meratakan penyebaran penduduk di tiap-tiap daerah. Pada tahun 2002-2003. Masalah Penduduk yang Bersifat Kualitatif a.  Pemberian penyuluhan terhadap masyarakat tentang pengelolaan lingkungan alamnya. pelacuran. Tujuan pelaksanaan transmigrasi yaitu:  Meratakan persebaran penduduk di Indonesia. Persebaran yang tidak merata berpengaruh terhadap lingkungan hidup. Selain di Jawa ketimpangan persebaran penduduk terjadi di Irian Jaya dan Kalimantan. Daerah-daerah yang padat penduduknya terjadi exploitasi sumber alam secara berlebihan sehingga terganggulah keseimbangan alam. Luas wilayah Irian Jaya 21. Sebagai contoh adalah hutan yang terus menyusut karena ditebang untuk dijadikan lahan pertanian maupun pemukiman. angka kematian bayi di Indonesia 35 bayi per 1. Pulau Kalimantan luasnya 28.  Meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.  Sungai-sungai tercemar karena dijadikan tempat pembuangan sampah baik oleh masyarakat maupun dari pabrik-pabrik industri.  terjadi kekeringan.11% dari luas Indonesia. tetapi jumlah penduduknya hanya 0. Indikator untuk melihat kualitas kesehatan penduduk adalah dengan melihat: 1) Angka Kematian 2) Angka Harapan Hidup Angka kematian yang tinggi menunjukkan tingkat kesehatan penduduk yang rendah.2 tahun (Data dinas kesehatan:2003). Kualitas kesehatan penduduk tidak dapat dilepaskan dari pendapatan penduduk. Semakin tinggi pendapatan penduduk maka pengeluaran untuk membeli pelayanan kesehatan semakin tinggi.  Meningkatkan pertahanan dan kemananan wilayah Indonesia.99% dari luas Indonesia.  Menyediakan lapangan kerja bagi transmigran. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 4 . Urbanisasi yang terus terjadi menyebabkan terjadinya pemusatan penduduk di kota yang luas wilayahnya terbatas. Angka harapan hidup yang tinggi menunjukkan tingkat kesehatan penduduk yang baik. tetapi jumlah penduduknya hanya 5% dari jumlah penduduk Indonesia.92% dari seluruh penduduk Indonesia.

bidan atau tenaga medis lain lebih aman dibandingkan dengan persalinan yang dilakukan oleh tenaga nonmedis. jumlah penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan cukup besar.Faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat kesehatan penduduk Indonesia antara lain adalah sebagai berikut. Bayi yang dilahirkan dengan penolong kelahiran pada tahun 2006 bantuan dokter. dan sebagainya). Tingkat Pendidikan yang Rendah Tingkat pendidikan bukanlah satu-satunya indikator untuk mengukur kualitas SDM penduduk suatu negara. puskesmas. Kenyataan yang terjadi di Indonesia adalah banyak orang berpendidikan tinggi (sarjana) tetapi menganggur. Mengapa banyak penduduk Indonesia yang hidup miskin? BAHAN AJAR IPS KELAS 8 5 . Orang yang tingkat pendidikannya tinggi diharapkan punya produktivitas yang tinggi.  Banyaknya gejala kurang gizi di masyarakat. Untuk mengetahui penggunaan tenaga penolong kelahiran di Indonesia. Salah satu indikasi kesehatan adalah penolong Tabel : Persentase balita berdasarkan persalinan. Banyak negara yang miskin sumber daya alam tetapi tingkat kemakmuran penduduknya tinggi.  Masih sering berjangkitnya penyakit menular. Orang yang menganggur menjadi beban bagi orang lain (keluarganya). Kualitas SDM berhubungan dengan produktivitas kerja.  Kurangnya fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit.  Kurangnya pengetahuan penduduk tentang kesehatan. Semakin tinggi kualitas SDM penduduk. coba perhatikan tabel berikut ini! b. Sebanyak 37. Tabel : Penduduk Berumur 10 tahun ke atas berdasarkan Pendidikan yang ditamatkan c. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya sumber daya alam. Sehingga pembangunan dalam bidang pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah membawa dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan penduduk. Kemakmuran berbanding lurus dengan kualitas Tabel : Pendapatan Perkapita Beberapa Negara Tahun 2003 SDM. Keadaan demikian tentu sangat memprihatinkan. Tingkat Kemakmuran yang Rendah Meskipun tidak termasuk negara miskin. klinik.5 juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan menurut standard yang ditetapkan PBB. semakin tinggi pula tingkat kemakmurannya. Tingkat pendidikan diharapkan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan.  Masih rendahnya tingkat kesehatan/sanitasi lingkungan.

 Tingkat pendidikan penduduk masih rendah. sandang. Dampak buruk ledakan jumlah penduduk Ledakan penduduk menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat terutama dalam bidang sosial ekonomi.  Sistem pengupahan pekerja masih rendah sehingga pendapatan terbatas. industri obat dan farmasi.  Lapangan kerja nonpertanian yang ada belum mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak. Pada tahun 1971.  Berkurangnya daya dukung sektor pertanian. kriminalitas meningkat. Pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat tidak sebanding dengan perkembangan ekonomi. sehingga mengurangi lapangan kerja.2%. rumah sakit. dan papan yang layak). Akibatnya sumber-sumber kebutuhan pokok tersebut tidak lagi sebanding dengan bertambahnya jumlah penduduk. Industri-industri besar yang banyak menyerap tenaga kerja. Akibatnya. antara lain: industry garmen. Hal itu berarti tingkat pendapatan rata-rata penduduk Indonesia masih rendah. dan sebagainya. tingkat pendapatan penduduk Indonesia belum merata. pengemis.  Tidak mencukupinya fasilitas sosial dan kesehatan yang ada (sekolah. Jadi. Rendahnya tingkat pendapatan penduduk Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor.  Semakin terbatasnya sumber-sumber kebutuhan pokok (pangan. penduduk Indonesia yang bekerja di sektor pertanian mencapai 64. Permasalahan Indonesia berkaitan dengan tingkat pendapatan adalah rendahnya pendapatan per kapita. Untuk mengetahui besarnya tenaga kerja Indonesia untuk bidang pekerjaan lain.  Tidak mencukupinya lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang ada. tempat rekreasi) serta berbagai fasilitas pendukung kehidupan lain.Mata pencaharian terbesar penduduk Indonesia adalah pertanian. coba amati tabel di bawah! Tabel : Penduduk berusia 15 tahun ke atas yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama tahun 2006. antara lain sebagai berikut. Jumlah masyarakat golongan ekonomi lemah masih jauh lebih banyak dibandingkan masyarakat kelompok ekonomi tinggi. terjadilah peningkatan jumlah pengangguran dan berdampak pada menurunnya kualitas social (banyak tuna wisma. Berbagai Dampak Masalah Kependudukan A. Beberapa dampak buruk ledakan jumlah penduduk adalah sebagai berikut. Berkurangnya mata pencaharian penduduk di sector pertanian berjalan seiring dengan keberhasilan pembangunan dalam bidang industry di Indonesia. industri makanan/minuman olahan. Tahun 2006 jumlah tersebut berkurang menjadi 42. dan lain-lain) BAHAN AJAR IPS KELAS 8 6 .05 %.

Wilayah berkepadatan tinggi.B. b. Masyarakat miskin di perkotaan meningkat terutama akibat bertambahnya pengangguran.9 juta). Dampak kepadatan penduduk yang tidak merata terhadap pembangunan ekonomi Pembangunan ekonomi terkait dengan peningkatan taraf hidup penduduk. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 7 . Sebagai contoh.  Menyempitnya lahan pertanian. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk rendah (pedesaan) Pembangunan ekonomi di wilayah berkepadatan rendah. Dampak kepadatan penduduk yang tidak merata terhadap pembangunan politik Kehidupan politik ternyata juga dipengaruhi oleh kepadatan penduduk.  Wilayah tertentu menjadi daerah mati.2 juta orang (dari 93. karena telah dialihfungsikan sebagai perumahan. Peningkatan pendapatan penduduk perkotaan tidak merata. dan politik.  Tingkat pencemaran meningkat karena pengelolaan lingkungan yang kurang baik (permukiman terlalu padat. Dampak buruk kepadatan penduduk yang tidak merata Tidak meratanya kepadatan penduduk di berbagai wilayah akan menimbulkan berbagai masalah. baik oleh daerah berkepadatan tinggi maupun rendah. Perhatikan dampak buruk yang diterima kedua wilayah tersebut. Sebagai contoh. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk rendah (pedesaan)  Terjadi kekurangan tenaga kerja penggarap lahan pertanian. Hal itu terutama dipengaruhi oleh tingginya tingkat pengangguran dan kurangnya lapangan kerja. ekonomi.  Terjadi masalah permukiman penduduk. Dampak kepadatan penduduk yang tidak merata terhadap kehidupan sosial masyarakat 1. melalui uraian berikut ini! a. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk tinggi (perkotaan) Pembangunan ekonomi di wilayah berkepadatan tinggi. Penyebabnya adalah kurangnya tenaga penggarap lahan atau kurangnya kegiatan ekonomi yang dilakukan penduduk selain bertani. Sebagai contoh.47 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan. pada Maret 2008. Tingkat pendapatan untuk pengusaha dan pekerja tetap relative mendukung peningkatan kesejahteranan. dapat mengalami kendala. 2.  Pembangunan berjalan lebih lambat. mencakup masalah sosial. c. Pembangunan ekonomi di wilayah perkotaan cenderung tidak merata. Dampak buruk akan diterima. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk tinggi (perkotaan)  Terjadi kelebihan tenaga kerja yang berakibat munculnya pengangguran dan meningkatnya kriminalitas. di Indonesia. penentuan wakil rakyat di DPR. 2. terutama adalah perkotaan dan daerah berkepadatan rendah biasanya adalah pedesaan. BPS mencatat bahwa sebagian besar (63. Namun mereka yang bekerja di sektor informal dan terlebihpara pengangguran. budaya. didasarkan pada jumlah penduduk. Artinya pendapatan per kapita harus meningkat dan bebas dari kemiskinanmenurun. yang berarti menambahjumlah penganggur sebesar 600 ribu orang. yaitu munculnya permukiman kumuh. catatan BPS tahun 2005 menyebutkan jumlah penduduk yang bekerja tetap dalam 6 bulan hanya bertambah 1. Bagaimana kepadatan pendudukmemberi dampak bagi pembangunan ekonomi? 1. crnderung terus terpuruk di bawah garis kemiskinan.7 juta menjadi 94. karena sebagian besar penduduknya pindah ke daerah lain (perkotaan). terutama perkotaan. terutama pedesaan dapat mengalami kendala terutama akibat kurang produktifnya wilayah itu. sehingga produktivitas pertanian menurun/ berkurang. banyak permukiman kumuh/liar). Jumlah penduduk juga menentukan layak tidaknya suatu daerah melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada).

2. kepadatan yang tinggi juga rawan terhadap tingginya tingkat perbedaan pendapat dan aspirasi dalam politik. Timbul berbagai masalah kependudukan.  kota yang dituju sudah tidak memerlukan tenaga kerja tambahan.  Terjadi ikatan yang kuat antara dua daerah. rendahnya kualitas penduduk suatu negara menghambat pembangunan.  orang beramai-ramai menjadi TKI. Muncul masalah pengangguran yang berdam pak pada meningkatnya kriminalitas. Namun. kesehatan dan tingkat pendapatan berkaitan satu sama lain dan tidak terpisahkan. juga tidak mampu menyekolahkan anaknya. imigran gelap. krisis hubungan antarnegara karena masalah keimigrasian (tenaga kerja. Dampak negative juga dapat muncul jika terjadi berbagai masalah kependudukan lain terkait dengan berlebihannya jumlah urban di suatu kota. namun dampak negatif yang muncul sangat perlu diwaspadai. Misalnya. Dampak buruk terjadinya migrasi Migrasi memengaruhi perubahan jumlah penduduk suatu wilayah. Misalnya. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk tinggi (perkotaan) Wilayah dengan jumlah penduduk tinggi relative lebih beruntung. dan sebagainya) atau masalah hubungan berbagai etnis di daerah urban. Sebaliknya seseorang berpendidikan rendah umumnya hanya bisa diterima sebagai tenaga kasar bergaji rendah. Selain memenuhi syarat untuk melaksanakan pilkada. Misalnya:  lahan pertanian terbengkalai karena tenaga produktifnya berurbanisasi. seorang tenaga profesional disyaratkan memiliki tingkat pendidikan minimal D1-S1. Selain itu. migrasi juga membawa dampak yang besar dalam kehidupan. Pembangunan suatu daerah terhambat dan produktivitas menurun karena minimnya tenaga kerja produktif. baik dampak positif maupun negatif. 2. Dampak negatif muncul terutama jika terjadi tingkat migrasi yang tidak seimbang (antara migrasi masuk dan migrasi keluar). Contoh:  banyak orang datang ke kota tanpa bekal keterampilan sehingga tidak mendapatkan pekerjaan. keterwakilan rakyat di DPR juga relatif besar.  Ketersediaan tenaga kerja di suatu daerah dan proses pembangunan berjalan lancar.  Terjadi pemerataan taraf ekonomi. Beberapa dampak negative migrasi antara lain. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 8 . Tingkat ekonomi yang rendah membuatnya tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga. D. sementara yang tinggal di desa hanya tenaga-tenaga tidak produktif sehingga terjadinya kekurangan tenaga kerja di daerah tersebut. Meskipun migrasi membawa dampak positif. Dampak rendahnya kualitas penduduk Berbagai permasalahan kualitas penduduk Indonesia di bidang pendidikan.  Terjadi transfer ilmu. memiliki potensi masalah berkaitan dengan kondisi politik suatu negara. Hal itu karena semakin sedikit jumlah penduduk maka semakin sedikit wakilnya. dan budaya. Akibatnya. Kurang terwakilinya aspirasi. Dengan demikian wilayah berkepadatan tinggi maupun rendah. sering kali berdampak pada tingkat perkembangan wilayah itu. Secara keseluruhan. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk rendah (pedesaan) Wilayah dengan jumlah penduduk sedikit. 4.  Rendahnya tingkat kesehatan seseorang membuatnya tidak produktif. sebagai berikut. Misalnya. cenderung kurang terwakili aspirasinya. C. baik dari kota ke desa ataupun dari negara lain.1. 1. orang tersebut hanya mampu hidup dengan tingkat ekonomi rendah. muncul banyak permukiman kumuh. Muncul masalah kepadatan penduduk di daerah tujuan migrasi dan berdampak pada masalah perumahan. Kurang produktifnya seseorang juga dapat menjadi penyebab menurunnya tingkat pendapatan. Dampak positif yang menguntungkan di antaranya adalah hal-hal berikut. Perhatikan ilustrasi berikut ini!  Rendahnya tingkat pendidikan seseorang mengurangi kesempatannya untuk bekerja pada bidang berpenghasilan tinggi. 3. teknologi.

baik yang bersifat regional maupun nasional. Oleh karenanya dilakukan dorongan perlahan dan penerangan hingga masyarakat mencapai tingkat kesadaran. Apakah bentuk pengendaliannya? Pertumbuhan penduduk.Negara-negara maju didukung oleh masyarakat berpendidikan tinggi. harus dilakukan berbagai penanggulangan. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 9 . dan tingginya tingkat pendapatan. yaitu dengan memberikan dukungan terhadap pengendalian jumlah penduduk. Bentuk dukungan tersebut misalnya mengatur kelahiran dan membatasi jumlah anak. serta Lingkaran Emas KB. Dorongan dan penerangan terutama bagi pasangan usia subur (usia 15-45 tahun). seseorang tentu semakin baik menyikapi kepentingan pengendalian kepadatan penduduk dalam suatu negara. Di Indonesia berbagai usaha yang dapat ditempuh melalui dua program utama yaitu program Keluarga Berencana dan pendidikan kependudukan. b. Semakin tinggi tingkat pendidikannya. Persentase pertumbuhan penduduknya lebih dari 2% dan termasuk kriteria tinggi. Kamu juga sudah dapat memikirkan apa yang dapat kamu sumbangkan sebagai warga negara terkait dengan masalah kependudukan tersebut. Gerakan Keluarga Berencana (GKB) telah mampu mendorong masyarakat untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Penanggulangan Masalah Kependudukan Agar masalah kependudukan tidak semakin parah. Penurunan angka kelahiran tersebut bertujuan untuk mengejar tercapainya keseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi sehingga terwujud suatu keluarga sejahtera. dan dua orang anak. A. Maka. Sebaliknya negara berkembang dengan kualitas penduduk rendah akan mengalami hambatan dalam kegiatan pembangunan. Untuk mengurangi permasalahan akibat kelebihan jumlah penduduk tersebut. Pada perkembangan terakhir. Negara dengan jumlah penduduk terkendali tentu memiliki taraf hidup yang lebih tinggi. Pendidikan kependudukan Pendidikan kependudukan ditempuh dengan membekali sejumlah ilmu kependudukan kepada masyarakat. ibu. landasan pelaksanaan KB adalah sukarela dan rasa tanggung jawab. perlu dilakukan pengendalian. pengetahuan dinamika penduduk yang kamu pelajari dalam subbab ini berguna bagimu untuk lebih mengetahui berbagai permasalahan kependudukan dan cara mengatasinya. usaha pengendalian terutama ditujukan kepada mereka yang masih bisa memiliki anak. dan perilaku seseorang. Tingkat pendidikan memengaruhi pengetahuan. Tujuan utama penyelenggaraan Program Keluarga Berencana (PKB) adalah:  mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan menurunkan angka kelahiran. dan masyarakat. a. anak. termasuk Indonesia. Program Keluarga Berencana (KB) Program Keluarga Berencana (PKB) berarti pengaturan kelahiran untuk mencapai sebuah keluarga ideal. keterampilan. jumlah penduduk. dan  meningkatkan kesejahteraan ibu. memiliki kesehatan dan kesejahteraan yang baik. Hal itu ditandai dengan munculnya KB Mandiri. Gerakan Keluarga Berencana juga diarahkan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan cara penurunan angka kelahiran (Ingatlah kembali uraian tentang upaya mengatasi ledakan penduduk pada bab sebelumnya). Sikap baik tentu akan tercermin dalam perilaku yang baik pula. Hal itu terjadi karena Negara berkembang ternyata memiliki pertumbuhan penduduk lebih tinggi dibandingkan negara maju. Gerakan Keluarga Berencana merupakan salah satu kegiatan pokok dalam upaya mencapai keluarga sejahtera. Lingkaran Biru KB. Jadi. Keluarga ideal terdiri atas ayah. Upaya mengatasi ledakan jumlah penduduk Permasalahan akibat ledakan jumlah penduduk terutama dialami oleh negara berkembang. Saat ini Keluarga Berencana (KB) menjadi upaya untuk mengendalikan jumlah dan pertumbuhan penduduk. dan kepadatan penduduk berhubungan erat dengan proses reproduksi manusia. Tujuan pembekalan ilmu kependudukan terutama agar terbentuk sikap baru tingkah laku reproduksi dalam masyarakat. Dalam menggalakkan PKB dilakukan kampanye Gerakan Keluarga Berencana (GKB).

Contoh: member keterampilan pada para ibu dan remaja atau merintis industri rumah tangga. bantaran sungai. Bagaimanapun.c. Penanggulangan masalah migrasi dan kepadatan penduduk yang tidak merata Kamu telah mengetahui berbagai dampak migrasi. urbanisasi harus dikurangi dan dikendalikan. Pembangunan yang dilakukan meliputi penyediaan sarana prasarana serta berbagai fasilitas (kesehatan. 2. dan poliklinik). Berbagai hal perlu dilakukan untuk menangani permasalahan akibat migrasi penduduk.  Meningkatkan produksi pangan untuk mengatasi kekurangan bahan pangan (misalnya dengan intensifikasi. masalah migrasi dan kepadatan penduduk tidak merata merupakan dua masalah yang saling berkaitan satu sama lain. pendidikan. C.  Meningkatkan jumlah fasilitas sosial dan kesehatan (rumah sakit. dan sebagainya). puskesmas. Meningkatkan kualitas penduduk Peningkatan kualitas penduduk dilakukan melalui peningkatan keterampilan penduduk. misalnya dengan melaksanakan transmigrasi umum. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 10 . Meningkatkan produktivitas lahan pertanian Peningkatan produktivitas lahan pertanian terutama di pedesaan. berbagai permasalahan juga timbul dan menjadi sangat menganggu bagi suatu daerah atau negara. Penyebaran industrialisasi Pembangunan pusat industri di daerahdaerah untuk menyerap tenaga kerja setempat. a. Berbagai usaha lain Di samping melaksanakan Gerakan Keluarga Berencana (GKB) dan pendidikan kependudukan di berbagai jenjang sekolah. dan diversifikasi pertanian). Usaha mengatasi akibat urbanisasi di kota Jika kota terlanjur penuh dengan kaum urban.  Meningkatkan jumlah lapangan kerja sehingga sebanding dengan jumlah penduduk usia kerja. Oleh karenanya. Mengimbau para urban Mengimbau para urban agar tidak memberikan iming-iming kehidupan kota (yang belum tentu enak) atau mengajak saudara. b. hal-hal khusus perlu dilaksanakan untuk membuat kota menjadi lebih nyaman. Misalnya dengan membangun perumahan rakyat yang murah atau rumah susun. hiburan.  Membangun sarana dan prasarana pendidikan yang jumlahnya sebanding dengan jumlah penduduk usia sekolah. 3. 3. 4.  Memukimkan kembali penduduk di daerah kumuh ke tempat yang layak. taman-taman kota. 1. ekstensifikasi. Berbagai usaha yang ditempuh untuk mengatasi masalah migrasi terkait erat dengan penanggulangan masalah akibat kepadatan penduduk tidak merata. dan sanak saudaranya untuk berurbanisasi. Dengan keterampilannya diharapkan mereka dapat memanfaatkan sumber daya alam atau potensi di lingkungannya dengan lebih maksimal. Berbagai usaha pendukung tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. Usaha yang dilakukan untuk menanggulangi masalah urbanisasi antara lain berikut ini. pemerintah dan pihakpihak tertentu juga menempuh berbagai usaha lain. teman. antara lain dilakukan melalui intensifikasi pertanian. Meskipun tidak sedikit dampak positif yang diberikan oleh kegiatan migrasi. Usaha pengurangan kegiatan urbanisasi Salah satu kegiatan migrasi yang membawa banyak masalah adalah urbanisasi. Melakukan pemerataan pembangunan Untuk mengurangi urbanisasi perlu dilakukan peningkatan pembangunan di pedesaan.  Mengurangi kepadatan kota. dan lain-lain). Misalnya:  Menertibkan permukiman kumuh (di pinggiran rel KA.

Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. Kualitas kesehatan dan tingkat pendapatan penduduk Indonesia pun semakin meningkat dari waktu ke waktu. bila ditunjang dengan pembangunan sumber daya manusia. Misalnya:  menurunnya tingkat kematian bayi dari tahun ke tahun. peningkatan tersebut sangat jelas terlihat. Bahkan pada masa sekarang tidak sedikit orang Indonesia yang melanjutkan ke pendidikan lanjut (S2) baik di dalam maupun luar negeri. kesehatan. Meskipun kualitas penduduk Indonesia belum setinggi di Negaranegara maju. dalam bidang pendidikan peningkatan kualitas terlihat dengan menurunnya jumlah penduduk yang buta huruf dan semakin banyaknya jumlah penduduk yang tamat sekolah SD hingga SMA. Penanggulangan rendahnya kualitas penduduk Kualitas penduduk Indonesia dapat berkembang baik. antara lain:  mencanangkan program wajib belajar 9 tahun sejak Mei 1994. dan lain-lain. dan pendapatannya.D. Pembangunan sumber daya manusia ditekankan pada terciptanya kualitas penduduk yang maju dan mandiri.  meningkatnya harapan hidup penduduk. b.  Pengembangan pertanian dengan diversifikasi dan industrialisasi pertanian sehingga dapat meningkatkan hasil setiap pekerja.  meningkatkan kualitas guru dengan mengadakan Latihan Kerja Guru (LKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).  pencegahan dan pemberantasan berbagai penyakit menular. c.  mengadakan proyek belajar jarak jauh (Universitas Terbuka).  Pelaksanaan jaminan sosial tenaga kerja.  Penerapan sistem Upah Minimum Regional (UMR) bagi perusahaan yang mempunyai pekerja.  melakukan penyempurnaan kurikulum. koran masuk desa. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 11 . juga mengadakan perpustakaan keliling.  Membuka lapangan kerja baru dan memperluas lapangan kerja.  Meningkatkan taraf pendidikan bagi penduduk.  Merangsang kemauan berwiraswasta.  mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gizi dan kebersihan lingkungan. Posyandu memberikan pelayanan kesehatan melalui ibu-ibu PKK tingkat RW/Kelurahan yang telah dibina oleh petugas kesehatan. Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA). serta media pengajaran. Upaya mengatasi rendahnya tingkat pendapatan Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi rendahnya tingkat pendapatan penduduk. Berbagai upaya yang telah disebut di atas ternyata sangat membantu terjadinya peningkatan kualitas penduduk Indonesia. terutama tingkat pendidikan. antara lain sebagai berikut. dan Rumah Sakit. dan  meningkatkan peran serta masyarakat melaui Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) sejak 1983. antara lain:  mengadakan perbaikan gizi masyarakat. serta  mengadakan program-program untuk meningkatkan minat baca dan belajar masyarakat. Upaya mengatasi rendahnya tingkat pendidikan Beberapa upaya mengatasi rendahnya tingkat pendidikan penduduk. juga Perguruan Tinggi. a. Misalnya. pembaruan metode.  membangun sarana-sarana kesehatan seperti: Puskesmas. Upaya mengatasi rendahnya tingkat kesehatan Berbagai upaya mengatasi masalah rendahnya tingkat kesehatan di Indonesia. dan lain-lain.  mencanangkan program orang tua asuh. misalnya: mendirikan perpustakaan di berbagai daerah.  memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi.  menurunnya angka kemiskinan.

Salah satu dampak negatif dari migrasi adalah adanya transfer ilmu. Gerakan Keluarga Berencana adalah salah satu program untuk mengatasi . . 5. Jumlah penduduk suatu negara dan perubahannya diketahui dari hasil . Sensus penduduk diadakan setiap . 3. 4. 5.... teknologi dan budaya. 2. Kepadatan penduduk yang tidak merata di berbagai wilayah membantu meningkatkan kesejahteraan penduduk.UJI KOMPETENSI DASAR I... 3. . Usaha mengatasi urbanisasi di kota adalah dengan meningkatkan produktivitas lahan pertanian di desa.. tahun. . II.... Badan yang berwenang mengadakan sensus penduduk di Indonesia adalah . suatu negara.. Jawablah “B” jika pernyataan BENAR dan “S” jika pernyataan SALAH! 1. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 12 . 4. Salah satu dampak kepadatan tinggi adalah pengangguran. Keadaan perkembangan jumlah penduduk yang berlangsung sangat cepat disebut . Lengkapi dengan jawaban yang tepat! 1.. Tingginya angka kematian merupakan salah satu hal yang menandakan rendahnya tingkat . . 2. 6. Kepadatan penduduk perkotaan yang berlebihan tidak berpengaruh pada pembangunan kota.

. . Jika peserta KB di Indonesia menurun 0.. Ceritakan pendapatmu mengenai artikel di atas! 2. “Akseptor KB perlu diajak dan dihargai partisipasinya. Pendirian perpustakaan adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas penduduk di bidang . Rendahnya tingkat pendapatan penduduk menjadi penyebab rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan. dan jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan! 30 JUTA PESERTA KB DILIBATKAN Untuk meningkatkan jumlah peserta baru program Keluarga Berencana. Untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan dan komitmen Tujuan Pembangunan Milenium 2015. ada tiga skenario proyeksi kependudukan Indonesia pada tahun 2015. para pakar.5 juta jiwa. dan praktisi KB di Jakarta. “Berdayakan peserta Keluarga Berencana agar mampu berwirausaha. apa sajakah langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk menaikkan kualitas penduduk Indonesia? BAHAN AJAR IPS KELAS 8 13 . peserta KB harus terus ditingkatkan dan mempermudah akses KB. menyatakan. dr Sugiri Syarif MPA. jika hanya mengandalkan Petugas Lapangan Keluarga Berencana. jika peserta KB meningkat 1 persen per tahun. Disarikan dari : Kompas. Jadi. Selasa (8/1). Kedua. berapakah prakiraan penduduk Indonesia? Apakah hal itu akan memperbaiki/mengurangi kualitas penduduk Indonesia? Jelaskan! 3. Ketiga. jika peserta KB menurun 0. Sebutkan masalah utama kependudukan di Indonesia! 2.5 persen per tahun. Menjawab Pertanyaan 1.8 juta jiwa. Membuka lapangan kerja adalah bentuk usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas penduduk di bidang .” kata mantan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prof Dr Haryono Suyono (1983-1993) dalam pertemuan dengan tokoh agama. Kepala BKKBN saat ini..4 juta jiwa. Studi Kasus Bacalah baik-baik artikel di bawah ini. “Yang mengkhawatirkan.. Sebutkan faktor yang menjadi ukuran kualitas penduduk suatu negara! 6. Indeks Pembangunan Manusia Indonesia akan meningkat. Sebutkan beberapa usaha untuk mengendalikan tingginya tingkat urbanisasi! 5. Sebab. Apa yang dimaksud dengan “silver college”? 4. Jelaskan! 7. menjamin anak-anaknya agar bisa sekolah dan menjaga kesehatannya. program Keluarga Berencana tidak hanya sebatas pembatasan angka kelahiran.7.” kata Haryono.5 persen per tahun. ada baiknya 30 juta akseptor atau peserta KB dilibatkan untuk mempromosikan program KB.Jawablah dengan singkat dan tepat 1.” papar Haryono. III. yang berusia rata-rata di atas 60 tahun harus dilibatkan. 8. “Silver college ini khusus untuk sesepuh yang rambutnya sudah berubah menjadi perak. Pertama. namun juga terkait dengan kesejahteraan keluarga dan kualitas manusia Indonesia. “Silver college” Haryono menyodorkan ide pengembangan silver college untuk mempersiapkan senior/sesepuh dan aktivis sebagai pengabdi KB dan pembangunan yang bermutu melalui pelatihan nasional dan internasional. Jumlahnya mencapai 12 juta. jumlahnya tidak memadai. . 9 Januari 2008 A. penduduk Indonesia hanya akan menjadi 237. Mengapa di daerah pedesaan yang berkepadatan rendah pembangunan terhambat atau berjalan lebih lambat? 4. dalam lima tahun terakhir kesertaan masyarakat ber-KB hanya meningkat ratarata 0. Dengan demikian. Jelaskan dampak kepadatan penduduk yang tidak merata bagi pembangunan ekonomi! IV. Masalah-masalah apa yang dialami oleh daerah yang berkepadatan tinggi? 3. jika peserta KB tetap konstan. Menurutmu.5 %. penduduk Indonesia akan bertambah menjadi 255.Untuk itu peserta program KB pada tahap awal. jumlah penduduk akan membengkak menjadi 264.

Portofolio Buatlah sebuah penelitian kecil mengenai kualitas penduduk di lingkunganmu. Apakah pekerjaan mereka saat ini sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka? d. Apa alasan utama mereka bermigrasi? b. Tingkat pendidikan e. Tulis hasil wawancara dalam sebuah tabel! 4. Berdasarkan komposisi penggolongan penduduk. Bentuklah kelompok kecil (4-5 orang)! 2. Apakah faktor dari daerah tujuan yang menarik mereka bermigrasi? 5. Alasan datang/tinggal di daerah sekarang 3. Berikut adalah langkah yang harus ditempuh. Buatlah laporan dan sajikan di depan kelas (mintalah petunjuk guru)! BAHAN AJAR IPS KELAS 8 14 . Lakukan diskusi kelompok dan buat kesimpulan hasil wawancara dengan menjawab pertanyaan berikut! a. tempat. termasuk dalam golongan apakah para anggota silver college pada umumnya? Jelaskan! B. Nama. Asal daerah d.5. 1. dan tanggal lahir b. Apakah faktor dari daerah asal yang mendorong mereka bermigrasi? e. Jenis pekerjaan f. Status perkawinan (berkeluarga/belum) c. Temuilah beberapa orang yang bersedia diwawancarai( 10 orang) dengan pertanyaan sebagai berikut! a. Jenis pekerjaan apa yang paling banyak diminati? c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful