Permasalahan Kependudukan dan Dampaknya terhadap Pembangunan

Peta Konsep

BAHAN AJAR IPS KELAS 8

1

walaupun ada kecenderungan menurun. Penduduk juga dianggap sebagai potensi karena penduduk merupakan kekuatan negara dari unsure Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat memberikan sumbangan positif bagi negara.Dengan terbentuknya keluarga kecil diharapkan semua kebutuhan hidup anggota keluarga dapat terpenuhi sehingga terbentuklah keluarga sejahtera. Dalam program ini setiap keluarga dianjurkan mempunyai dua atau tiga anak saja atau merupakan keluarga kecil. Dengan kemampuan dana yang terbatas masalah ini cukup sulit diatasi. Di lihat dari sisi yang lain. Dengan kemampuan pemerintah yang masih terbatas masalah ini sulit diatasi sehingga berakibat seperti masih banyaknya penduduk kekurangan gizi makanan. Dua tujuan pokok Program Keluarga Berencana yaitu: a. Sebagai subjek penduduk merupakan faktor pelaku proses pembangunan. penduduk Negara tersebut akan habis. Sebaliknya jika pertumbuhan penduduk rendah atau negatif (penduduknya semakin berkurang). Manfaat jumlah penduduk yang besar: 1) Penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam. Masalah kependudukan di Indonesia adalah sebagai berikut: Penduduk suatu negara merupakan objek dan subjek pembangunan.32% pertahun. b. Masalah Penduduk yang Bersifat Kuantitatif a. penduduk merupakan beban sekaligus potensi bagi suatu negara. Sebenarnya jumlah penduduk yang besar bukanlah suatu masalah. oleh karena itu pemerintah menggalakkan peran serta sektor swasta untuk mengatasi masalah ini. 1.6% pertahun. Ada negara yang tingkat pertumbuhan penduduknya tinggi ada negara yang pertumbuhannya rendah. sebab apa-bila semua penduduknya memiliki kualitas SDM yang baik maka justru akan memberikan kontribusi kepada negara. dan periode 1990 – 2000 sebesar 1. 2) Penyediaan lapangan kerja. demi kesejahteraan keluarga. Sebab. Menurunkan angka kelahiran agar pertambahan penduduk tidak melebihi kemampuan peningkatan produksi. Meningkatkan kesehatan ibu dan anak untuk mencapai keluarga sejahtera BAHAN AJAR IPS KELAS 8 2 . ada negara yang penduduknya sedikit. sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan serta fasilitas sosial lainnya. Apabila suatu negara pertumbuhan penduduknya sangat tinggi. Jadi masalah kependudukan adalah masalah yang berhubungan dengan dinamika keadaan penduduk. tahun 1980 – 1990 sebesar 1. b. timbulnya pemukiman kumuh. ini juga menimbulkan masalah. Selain manfaat yang diperoleh. ternyata negara Indonesia yang berpenduduk besar. Begitulah permasalahan kependudukan pada sebuah negara. Jumlah Penduduk Besar Penduduk dalam suatu negara menjadi faktor terpenting dalam pelaksanaan pembangunan karena menjadi subjek dan objek pembangunan.1 % pertahun. ini merupakan masalah. Pertumbuhan Penduduk Cepat Secara nasional pertumbuhan penduduk Indonesia masih relatif cepat. Antara tahun 1961 – 1971 pertumbuhan penduduk sebesar 2. Penduduk dianggap sebagai beban negara karena Negara harus dapat memberikan pelayanan kepada penduduknya. Hal ini dikarenakan kapasitas wilayah suatu Negara terbatas. yaitu nomor 4 di dunia menghadapi masalah yang cukup rumit yaitu: 1) Pemerintah harus dapat menjamin terpenuhinya kebutuhan hidupnya. Ada negara yang penduduknya besar. 2) Mempertahankan keutuhan negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain. Keluarga berencana merupakan suatu usaha untuk membatasi jumlah anak dalam keluarga.Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan keempat terbesar di dunia. tahun 1971 – 1980 sebesar 2. Sebagai obyek artinya penduduk merupakan faktor yang harus dibangun atau ditingkatkan kualitas hidupnya.98% pertahun. Tingkat pertumbuhan penduduknya juga tinggi.

Ledakan penduduk terutama disebabkan oleh menurunnya jumlah kematian.355 jiwa. Akibat dari tidak meratanya penduduk. Sebagian besar tanah di luar Jawa dibiarkan begitu saja tanpa ada kegiatan pertanian. Jumlah penduduk saat itu tercatat 60. Tahun 1940 dan 1950. 6 Tahun 1960.869. sensus tidak diadakan karena terjadi Perang Dunia II dan banyak gangguan keamanan dalam negeri. antara lain karena pulau Jawa:  Sebagai pusat pemerintahan. Pelaksanaan sensus yang pertama setelah masa kemerdekaan adalah tahun 1961. (Telah dipelajari dalam bab sebelumnya). kabupaten maupun antara perkotaan dan pedesaan. Jika pada tahun 1930 1961-2008 jumlah penduduk Indonesia masih berkisar 60.1 juta jiwa. Jumlah penduduk saat itu tercatat 97.  Memiliki sarana komunikasi yang baik dan lancar Persebaran penduduk antara kota dan desa juga mengalami ketidakseimbangan. Tabel di samping memberi informasi hasil sensus di Indonesia tahun 1961-2000. Keadaan demikian tentunya sangat tidak menguntungkan dalam melaksanakan pembangunan wilayah dan bagi peningkatan pertahanan keamanan negara. yaitu luas lahan pertanian di Jawa semakin sempit. Sebaliknya banyak lahan di luar Jawa belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya sumber daya manusia.  tidak ada atau kurang berhasilnya program pembatasan kelahiran.Ledakan penduduk (population explosion) dapat diartikan sebagai keadaan perkembangan jumlah penduduk yang berlangsung sangat cepat. Tingginya angka kelahiran suatu negara tersebut disebabkan oleh:  banyaknya perkawinan usia muda (akibat tradisi dan rendahnya tingkat pendidikan). Tahun 2000 telah lebih dari 200 juta jiwa. tahun 1990 menjadi 814 jiwa dan tahun 1998 menjadi 938 jiwa per kilo meter persegi (km²). c. Ledakan penduduk Indonesia mulai Tabel : Hasil sensus penduduk Indonesia terlihat tahun 80-an. Lahan bagi petani sebagian dijadikan permukiman dan industri. yaitu 164 juta jiwa. yaitu tahun 1980 sebesar 690 jiwa tiap-tiap kilometer persegi. Tingginya laju pertumbuhan penduduk secara alami dipengaruhi tingginya angka kelahiran.512. Pulau Jawa dan Madura yang luasnya hanya ±7% dari seluruh wilayah daratan Indonesia. tahun 1985 melonjak hampir tiga kali lipat. hasil survey antar sensus. Sensus dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali. provinsi. serta data lain. Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya tingkat migrasi ke pulau Jawa.7 jiwa. Amati perubahan jumlah penduduk yang terjadi! Rata-rata angka kelahiran kasar termasuk kriteria sedang – tinggi.  Merupakan pusat kegiatan ekonomi dan industri sehingga banyak tersedia lapangan kerja.  Sebagian besar tanahnya merupakan tanah vulkanis yang subur. Tahun 2005 mencapai 218. sementara jumlah kelahiran masih berada pada tingkat yang tinggi.  Tersedia berbagai jenjang dan jenis pendidikan. Perpindahan penduduk dari desa ke kota di Indonesia terus mengalami peningkatan dari waktu ke BAHAN AJAR IPS KELAS 8 3 . Persebaran Penduduk Tidak Merata Persebaran penduduk di Indonesia tidak merata baik persebaran antarpulau.7 juta jiwa.000 jiwa dan tahun 2008 mencapai 237. Perubahan populasi penduduk Indonesia diketahui dari hasil sensus. Sampai dengan tahun 2008 jumlah itu terus meningkat. dihuni lebih kurang 60% penduduk Indonesia Perkembangan kepadatan penduduk di Pulau Jawa dan Madura tergolong tinggi. Sensus penduduk di Indonesia diatur oleh UU No. Sensus pertama di Indonesia dilakukan pada masa pemerintah Belanda tahun 1930.

2 tahun (Data dinas kesehatan:2003).11% dari luas Indonesia. Pada tahun 2002-2003. Persebaran yang tidak merata berpengaruh terhadap lingkungan hidup. Tingkat kesehatan penduduk Indonesia masih tergolong rendah. Daerah-daerah yang padat penduduknya terjadi exploitasi sumber alam secara berlebihan sehingga terganggulah keseimbangan alam. pelacuran. Penduduk yang pendapatannya tinggi dapat menikmati kualitas makanan yang memenuhi standar kesehatan.99% dari luas Indonesia.  Timbulnya berbagai masalah sosial seperti perampokan. Terutama tingkat kesehatan penduduk di daerah-daerah terpencil. Dampak buruk dari berkurangnya luas hutan adalah:  terjadi banjir karena peresapan air hujan oleh hutan berkurang.  Meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. tetapi jumlah penduduknya hanya 0. Pulau Kalimantan luasnya 28. tetapi kualitas kesehatan penduduk Indonesia masih tergolong rendah. Medan dan kota-kota besar lainnya dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan hidup seperti:  Munculnya permukiman liar.  Pemberian penyuluhan terhadap masyarakat tentang pengelolaan lingkungan alamnya.  Penciptaan lapangan kerja di daerah-daerah yang jarang penduduknya dan daerah pedesaan.waktu. Tingkat Kesehatan Penduduk yang rendah Meskipun telah mengalami perbaikan. dan lain-lain. Urbanisasi yang terus terjadi menyebabkan terjadinya pemusatan penduduk di kota yang luas wilayahnya terbatas. Untuk mengatasi persebaran penduduk yang tidak merata dilaksanakan program transmigarasi. Angka harapan hidup yang tinggi menunjukkan tingkat kesehatan penduduk yang baik.  Sungai-sungai tercemar karena dijadikan tempat pembuangan sampah baik oleh masyarakat maupun dari pabrik-pabrik industri.  tanah sekitar hutan menjadi tandus karena erosi. Kualitas kesehatan penduduk tidak dapat dilepaskan dari pendapatan penduduk. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 4 . Surabaya. Sebagai contoh adalah hutan yang terus menyusut karena ditebang untuk dijadikan lahan pertanian maupun pemukiman. Upaya-upaya tersebut adalah:  Pemerataan pembangunan.  Terjadinya pencemaran udara dari asap kendaraan dan industri.  Menyediakan lapangan kerja bagi transmigran. Semakin tinggi pendapatan penduduk maka pengeluaran untuk membeli pelayanan kesehatan semakin tinggi. 2.  Pengolahan sumber daya alam.000 bayi yang lahir hidup. Masalah Penduduk yang Bersifat Kualitatif a. Pemusatan penduduk di kota-kota besar seperti Jakarta.  Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.92% dari seluruh penduduk Indonesia.  Peningkatan taraf hidup transmigran. Tujuan pelaksanaan transmigrasi yaitu:  Meratakan persebaran penduduk di Indonesia.  Meningkatkan pertahanan dan kemananan wilayah Indonesia. Luas wilayah Irian Jaya 21. Indikator untuk melihat kualitas kesehatan penduduk adalah dengan melihat: 1) Angka Kematian 2) Angka Harapan Hidup Angka kematian yang tinggi menunjukkan tingkat kesehatan penduduk yang rendah. Selain di Jawa ketimpangan persebaran penduduk terjadi di Irian Jaya dan Kalimantan.  terjadi kekeringan. Oleh karena dampak yang dirasakan cukup besar maka perlu ada upaya untuk meratakan penyebaran penduduk di tiap-tiap daerah. tetapi jumlah penduduknya hanya 5% dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan angka harapan hidup penduduk Indonesia mencapai usia rata-rata 66. angka kematian bayi di Indonesia 35 bayi per 1.

coba perhatikan tabel berikut ini! b. puskesmas.  Banyaknya gejala kurang gizi di masyarakat. Tabel : Penduduk Berumur 10 tahun ke atas berdasarkan Pendidikan yang ditamatkan c. Kualitas SDM berhubungan dengan produktivitas kerja. Salah satu indikasi kesehatan adalah penolong Tabel : Persentase balita berdasarkan persalinan. dan sebagainya).  Kurangnya pengetahuan penduduk tentang kesehatan.  Masih rendahnya tingkat kesehatan/sanitasi lingkungan. Keadaan demikian tentu sangat memprihatinkan. Tingkat Pendidikan yang Rendah Tingkat pendidikan bukanlah satu-satunya indikator untuk mengukur kualitas SDM penduduk suatu negara. Tingkat pendidikan diharapkan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan. jumlah penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan cukup besar. Kenyataan yang terjadi di Indonesia adalah banyak orang berpendidikan tinggi (sarjana) tetapi menganggur. Tingkat Kemakmuran yang Rendah Meskipun tidak termasuk negara miskin. semakin tinggi pula tingkat kemakmurannya. Untuk mengetahui penggunaan tenaga penolong kelahiran di Indonesia. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya sumber daya alam. Bayi yang dilahirkan dengan penolong kelahiran pada tahun 2006 bantuan dokter. Banyak negara yang miskin sumber daya alam tetapi tingkat kemakmuran penduduknya tinggi. Semakin tinggi kualitas SDM penduduk. Orang yang menganggur menjadi beban bagi orang lain (keluarganya).5 juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan menurut standard yang ditetapkan PBB. klinik. Sebanyak 37.  Kurangnya fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit. Kemakmuran berbanding lurus dengan kualitas Tabel : Pendapatan Perkapita Beberapa Negara Tahun 2003 SDM. Sehingga pembangunan dalam bidang pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah membawa dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan penduduk. Orang yang tingkat pendidikannya tinggi diharapkan punya produktivitas yang tinggi.Faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat kesehatan penduduk Indonesia antara lain adalah sebagai berikut. bidan atau tenaga medis lain lebih aman dibandingkan dengan persalinan yang dilakukan oleh tenaga nonmedis. Mengapa banyak penduduk Indonesia yang hidup miskin? BAHAN AJAR IPS KELAS 8 5 .  Masih sering berjangkitnya penyakit menular.

Pada tahun 1971.  Lapangan kerja nonpertanian yang ada belum mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak. Berbagai Dampak Masalah Kependudukan A. tempat rekreasi) serta berbagai fasilitas pendukung kehidupan lain. pengemis. dan sebagainya. antara lain sebagai berikut. Industri-industri besar yang banyak menyerap tenaga kerja.  Semakin terbatasnya sumber-sumber kebutuhan pokok (pangan. Jumlah masyarakat golongan ekonomi lemah masih jauh lebih banyak dibandingkan masyarakat kelompok ekonomi tinggi. Dampak buruk ledakan jumlah penduduk Ledakan penduduk menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat terutama dalam bidang sosial ekonomi. Akibatnya.Mata pencaharian terbesar penduduk Indonesia adalah pertanian. Untuk mengetahui besarnya tenaga kerja Indonesia untuk bidang pekerjaan lain.  Berkurangnya daya dukung sektor pertanian. dan papan yang layak). Berkurangnya mata pencaharian penduduk di sector pertanian berjalan seiring dengan keberhasilan pembangunan dalam bidang industry di Indonesia. Jadi. penduduk Indonesia yang bekerja di sektor pertanian mencapai 64. Hal itu berarti tingkat pendapatan rata-rata penduduk Indonesia masih rendah.  Sistem pengupahan pekerja masih rendah sehingga pendapatan terbatas. sehingga mengurangi lapangan kerja. terjadilah peningkatan jumlah pengangguran dan berdampak pada menurunnya kualitas social (banyak tuna wisma.  Tidak mencukupinya fasilitas sosial dan kesehatan yang ada (sekolah. Tahun 2006 jumlah tersebut berkurang menjadi 42. sandang. dan lain-lain) BAHAN AJAR IPS KELAS 8 6 . Permasalahan Indonesia berkaitan dengan tingkat pendapatan adalah rendahnya pendapatan per kapita. kriminalitas meningkat.  Tidak mencukupinya lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang ada. Pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat tidak sebanding dengan perkembangan ekonomi. Akibatnya sumber-sumber kebutuhan pokok tersebut tidak lagi sebanding dengan bertambahnya jumlah penduduk. industri makanan/minuman olahan. rumah sakit. Rendahnya tingkat pendapatan penduduk Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor. industri obat dan farmasi.  Tingkat pendidikan penduduk masih rendah. tingkat pendapatan penduduk Indonesia belum merata.2%.05 %. Beberapa dampak buruk ledakan jumlah penduduk adalah sebagai berikut. antara lain: industry garmen. coba amati tabel di bawah! Tabel : Penduduk berusia 15 tahun ke atas yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama tahun 2006.

2. karena sebagian besar penduduknya pindah ke daerah lain (perkotaan). Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk rendah (pedesaan) Pembangunan ekonomi di wilayah berkepadatan rendah. Perhatikan dampak buruk yang diterima kedua wilayah tersebut. pada Maret 2008. budaya. Jumlah penduduk juga menentukan layak tidaknya suatu daerah melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada).B. Pembangunan ekonomi di wilayah perkotaan cenderung tidak merata. Dampak kepadatan penduduk yang tidak merata terhadap pembangunan politik Kehidupan politik ternyata juga dipengaruhi oleh kepadatan penduduk. Penyebabnya adalah kurangnya tenaga penggarap lahan atau kurangnya kegiatan ekonomi yang dilakukan penduduk selain bertani. Sebagai contoh. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk tinggi (perkotaan)  Terjadi kelebihan tenaga kerja yang berakibat munculnya pengangguran dan meningkatnya kriminalitas. melalui uraian berikut ini! a. Hal itu terutama dipengaruhi oleh tingginya tingkat pengangguran dan kurangnya lapangan kerja.  Menyempitnya lahan pertanian. Dampak kepadatan penduduk yang tidak merata terhadap pembangunan ekonomi Pembangunan ekonomi terkait dengan peningkatan taraf hidup penduduk. yaitu munculnya permukiman kumuh. BPS mencatat bahwa sebagian besar (63.  Tingkat pencemaran meningkat karena pengelolaan lingkungan yang kurang baik (permukiman terlalu padat. Masyarakat miskin di perkotaan meningkat terutama akibat bertambahnya pengangguran. sehingga produktivitas pertanian menurun/ berkurang. c. terutama adalah perkotaan dan daerah berkepadatan rendah biasanya adalah pedesaan. terutama pedesaan dapat mengalami kendala terutama akibat kurang produktifnya wilayah itu. Peningkatan pendapatan penduduk perkotaan tidak merata. Wilayah berkepadatan tinggi. Dampak buruk kepadatan penduduk yang tidak merata Tidak meratanya kepadatan penduduk di berbagai wilayah akan menimbulkan berbagai masalah. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk tinggi (perkotaan) Pembangunan ekonomi di wilayah berkepadatan tinggi. Bagaimana kepadatan pendudukmemberi dampak bagi pembangunan ekonomi? 1. yang berarti menambahjumlah penganggur sebesar 600 ribu orang.7 juta menjadi 94. 2. terutama perkotaan. baik oleh daerah berkepadatan tinggi maupun rendah. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 7 . banyak permukiman kumuh/liar). di Indonesia. b. Dampak kepadatan penduduk yang tidak merata terhadap kehidupan sosial masyarakat 1.9 juta).  Terjadi masalah permukiman penduduk. ekonomi. catatan BPS tahun 2005 menyebutkan jumlah penduduk yang bekerja tetap dalam 6 bulan hanya bertambah 1. Sebagai contoh. Dampak buruk akan diterima.2 juta orang (dari 93. crnderung terus terpuruk di bawah garis kemiskinan. karena telah dialihfungsikan sebagai perumahan. penentuan wakil rakyat di DPR. Artinya pendapatan per kapita harus meningkat dan bebas dari kemiskinanmenurun. Sebagai contoh. didasarkan pada jumlah penduduk.  Wilayah tertentu menjadi daerah mati. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk rendah (pedesaan)  Terjadi kekurangan tenaga kerja penggarap lahan pertanian. dapat mengalami kendala. Tingkat pendapatan untuk pengusaha dan pekerja tetap relative mendukung peningkatan kesejahteranan.47 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan. Namun mereka yang bekerja di sektor informal dan terlebihpara pengangguran. mencakup masalah sosial. dan politik.  Pembangunan berjalan lebih lambat.

 Rendahnya tingkat kesehatan seseorang membuatnya tidak produktif. muncul banyak permukiman kumuh. kepadatan yang tinggi juga rawan terhadap tingginya tingkat perbedaan pendapat dan aspirasi dalam politik. Dampak rendahnya kualitas penduduk Berbagai permasalahan kualitas penduduk Indonesia di bidang pendidikan. Muncul masalah kepadatan penduduk di daerah tujuan migrasi dan berdampak pada masalah perumahan. Misalnya. Akibatnya. Selain memenuhi syarat untuk melaksanakan pilkada. sementara yang tinggal di desa hanya tenaga-tenaga tidak produktif sehingga terjadinya kekurangan tenaga kerja di daerah tersebut. Namun. Dampak negatif muncul terutama jika terjadi tingkat migrasi yang tidak seimbang (antara migrasi masuk dan migrasi keluar).  Terjadi transfer ilmu. Perhatikan ilustrasi berikut ini!  Rendahnya tingkat pendidikan seseorang mengurangi kesempatannya untuk bekerja pada bidang berpenghasilan tinggi. migrasi juga membawa dampak yang besar dalam kehidupan. Muncul masalah pengangguran yang berdam pak pada meningkatnya kriminalitas. Tingkat ekonomi yang rendah membuatnya tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk rendah (pedesaan) Wilayah dengan jumlah penduduk sedikit. Selain itu. juga tidak mampu menyekolahkan anaknya. 1. baik dari kota ke desa ataupun dari negara lain. Misalnya. Kurang terwakilinya aspirasi. rendahnya kualitas penduduk suatu negara menghambat pembangunan. Misalnya:  lahan pertanian terbengkalai karena tenaga produktifnya berurbanisasi. Dampak negative juga dapat muncul jika terjadi berbagai masalah kependudukan lain terkait dengan berlebihannya jumlah urban di suatu kota. Pembangunan suatu daerah terhambat dan produktivitas menurun karena minimnya tenaga kerja produktif.  Terjadi pemerataan taraf ekonomi. Misalnya. C. orang tersebut hanya mampu hidup dengan tingkat ekonomi rendah. D. kesehatan dan tingkat pendapatan berkaitan satu sama lain dan tidak terpisahkan. Dengan demikian wilayah berkepadatan tinggi maupun rendah. Hal itu karena semakin sedikit jumlah penduduk maka semakin sedikit wakilnya. Dampak buruk terjadinya migrasi Migrasi memengaruhi perubahan jumlah penduduk suatu wilayah. Contoh:  banyak orang datang ke kota tanpa bekal keterampilan sehingga tidak mendapatkan pekerjaan. Beberapa dampak negative migrasi antara lain. 4. namun dampak negatif yang muncul sangat perlu diwaspadai. Timbul berbagai masalah kependudukan.  Terjadi ikatan yang kuat antara dua daerah. Kurang produktifnya seseorang juga dapat menjadi penyebab menurunnya tingkat pendapatan. dan budaya. dan sebagainya) atau masalah hubungan berbagai etnis di daerah urban. 3. sering kali berdampak pada tingkat perkembangan wilayah itu. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 8 . krisis hubungan antarnegara karena masalah keimigrasian (tenaga kerja. Meskipun migrasi membawa dampak positif. teknologi. imigran gelap. baik dampak positif maupun negatif. Dampak positif yang menguntungkan di antaranya adalah hal-hal berikut. seorang tenaga profesional disyaratkan memiliki tingkat pendidikan minimal D1-S1. 2. Secara keseluruhan.  kota yang dituju sudah tidak memerlukan tenaga kerja tambahan. cenderung kurang terwakili aspirasinya. memiliki potensi masalah berkaitan dengan kondisi politik suatu negara. keterwakilan rakyat di DPR juga relatif besar.1. sebagai berikut. Dampak bagi daerah berkepadatan penduduk tinggi (perkotaan) Wilayah dengan jumlah penduduk tinggi relative lebih beruntung. Sebaliknya seseorang berpendidikan rendah umumnya hanya bisa diterima sebagai tenaga kasar bergaji rendah.  orang beramai-ramai menjadi TKI. 2.  Ketersediaan tenaga kerja di suatu daerah dan proses pembangunan berjalan lancar.

dan kepadatan penduduk berhubungan erat dengan proses reproduksi manusia. Kamu juga sudah dapat memikirkan apa yang dapat kamu sumbangkan sebagai warga negara terkait dengan masalah kependudukan tersebut. harus dilakukan berbagai penanggulangan. Gerakan Keluarga Berencana merupakan salah satu kegiatan pokok dalam upaya mencapai keluarga sejahtera. Sebaliknya negara berkembang dengan kualitas penduduk rendah akan mengalami hambatan dalam kegiatan pembangunan. a. Hal itu terjadi karena Negara berkembang ternyata memiliki pertumbuhan penduduk lebih tinggi dibandingkan negara maju. Tingkat pendidikan memengaruhi pengetahuan. keterampilan. Hal itu ditandai dengan munculnya KB Mandiri. baik yang bersifat regional maupun nasional. perlu dilakukan pengendalian. Jadi. dan dua orang anak.Negara-negara maju didukung oleh masyarakat berpendidikan tinggi. Pada perkembangan terakhir. dan  meningkatkan kesejahteraan ibu. Gerakan Keluarga Berencana juga diarahkan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan cara penurunan angka kelahiran (Ingatlah kembali uraian tentang upaya mengatasi ledakan penduduk pada bab sebelumnya). Oleh karenanya dilakukan dorongan perlahan dan penerangan hingga masyarakat mencapai tingkat kesadaran. Keluarga ideal terdiri atas ayah. serta Lingkaran Emas KB. Dorongan dan penerangan terutama bagi pasangan usia subur (usia 15-45 tahun). Di Indonesia berbagai usaha yang dapat ditempuh melalui dua program utama yaitu program Keluarga Berencana dan pendidikan kependudukan. Program Keluarga Berencana (KB) Program Keluarga Berencana (PKB) berarti pengaturan kelahiran untuk mencapai sebuah keluarga ideal. seseorang tentu semakin baik menyikapi kepentingan pengendalian kepadatan penduduk dalam suatu negara. memiliki kesehatan dan kesejahteraan yang baik. pengetahuan dinamika penduduk yang kamu pelajari dalam subbab ini berguna bagimu untuk lebih mengetahui berbagai permasalahan kependudukan dan cara mengatasinya. yaitu dengan memberikan dukungan terhadap pengendalian jumlah penduduk. Bentuk dukungan tersebut misalnya mengatur kelahiran dan membatasi jumlah anak. dan perilaku seseorang. A. Apakah bentuk pengendaliannya? Pertumbuhan penduduk. Saat ini Keluarga Berencana (KB) menjadi upaya untuk mengendalikan jumlah dan pertumbuhan penduduk. landasan pelaksanaan KB adalah sukarela dan rasa tanggung jawab. Dalam menggalakkan PKB dilakukan kampanye Gerakan Keluarga Berencana (GKB). Negara dengan jumlah penduduk terkendali tentu memiliki taraf hidup yang lebih tinggi. Gerakan Keluarga Berencana (GKB) telah mampu mendorong masyarakat untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Tujuan utama penyelenggaraan Program Keluarga Berencana (PKB) adalah:  mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan menurunkan angka kelahiran. Maka. anak. Penurunan angka kelahiran tersebut bertujuan untuk mengejar tercapainya keseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi sehingga terwujud suatu keluarga sejahtera. usaha pengendalian terutama ditujukan kepada mereka yang masih bisa memiliki anak. Untuk mengurangi permasalahan akibat kelebihan jumlah penduduk tersebut. termasuk Indonesia. Semakin tinggi tingkat pendidikannya. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 9 . Sikap baik tentu akan tercermin dalam perilaku yang baik pula. Lingkaran Biru KB. Tujuan pembekalan ilmu kependudukan terutama agar terbentuk sikap baru tingkah laku reproduksi dalam masyarakat. Pendidikan kependudukan Pendidikan kependudukan ditempuh dengan membekali sejumlah ilmu kependudukan kepada masyarakat. Penanggulangan Masalah Kependudukan Agar masalah kependudukan tidak semakin parah. dan masyarakat. Upaya mengatasi ledakan jumlah penduduk Permasalahan akibat ledakan jumlah penduduk terutama dialami oleh negara berkembang. ibu. b. jumlah penduduk. Persentase pertumbuhan penduduknya lebih dari 2% dan termasuk kriteria tinggi. dan tingginya tingkat pendapatan.

berbagai permasalahan juga timbul dan menjadi sangat menganggu bagi suatu daerah atau negara. Dengan keterampilannya diharapkan mereka dapat memanfaatkan sumber daya alam atau potensi di lingkungannya dengan lebih maksimal. 4. misalnya dengan melaksanakan transmigrasi umum. puskesmas. Contoh: member keterampilan pada para ibu dan remaja atau merintis industri rumah tangga. Penanggulangan masalah migrasi dan kepadatan penduduk yang tidak merata Kamu telah mengetahui berbagai dampak migrasi. dan diversifikasi pertanian). Oleh karenanya. pemerintah dan pihakpihak tertentu juga menempuh berbagai usaha lain. dan lain-lain). dan poliklinik). Usaha pengurangan kegiatan urbanisasi Salah satu kegiatan migrasi yang membawa banyak masalah adalah urbanisasi. Pembangunan yang dilakukan meliputi penyediaan sarana prasarana serta berbagai fasilitas (kesehatan. Misalnya:  Menertibkan permukiman kumuh (di pinggiran rel KA. dan sanak saudaranya untuk berurbanisasi. Berbagai usaha yang ditempuh untuk mengatasi masalah migrasi terkait erat dengan penanggulangan masalah akibat kepadatan penduduk tidak merata. hal-hal khusus perlu dilaksanakan untuk membuat kota menjadi lebih nyaman.c. Mengimbau para urban Mengimbau para urban agar tidak memberikan iming-iming kehidupan kota (yang belum tentu enak) atau mengajak saudara. 1. Meningkatkan kualitas penduduk Peningkatan kualitas penduduk dilakukan melalui peningkatan keterampilan penduduk. hiburan. 3. Berbagai usaha lain Di samping melaksanakan Gerakan Keluarga Berencana (GKB) dan pendidikan kependudukan di berbagai jenjang sekolah. bantaran sungai. Misalnya dengan membangun perumahan rakyat yang murah atau rumah susun. antara lain dilakukan melalui intensifikasi pertanian. 2. Meningkatkan produktivitas lahan pertanian Peningkatan produktivitas lahan pertanian terutama di pedesaan. masalah migrasi dan kepadatan penduduk tidak merata merupakan dua masalah yang saling berkaitan satu sama lain. b. a. Penyebaran industrialisasi Pembangunan pusat industri di daerahdaerah untuk menyerap tenaga kerja setempat.  Meningkatkan jumlah lapangan kerja sehingga sebanding dengan jumlah penduduk usia kerja. pendidikan. teman. Usaha mengatasi akibat urbanisasi di kota Jika kota terlanjur penuh dengan kaum urban. 3. Berbagai usaha pendukung tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 10 . Usaha yang dilakukan untuk menanggulangi masalah urbanisasi antara lain berikut ini.  Mengurangi kepadatan kota. C.  Membangun sarana dan prasarana pendidikan yang jumlahnya sebanding dengan jumlah penduduk usia sekolah. Meskipun tidak sedikit dampak positif yang diberikan oleh kegiatan migrasi.  Meningkatkan produksi pangan untuk mengatasi kekurangan bahan pangan (misalnya dengan intensifikasi. taman-taman kota. urbanisasi harus dikurangi dan dikendalikan. Melakukan pemerataan pembangunan Untuk mengurangi urbanisasi perlu dilakukan peningkatan pembangunan di pedesaan. Bagaimanapun. dan sebagainya). ekstensifikasi.  Memukimkan kembali penduduk di daerah kumuh ke tempat yang layak. Berbagai hal perlu dilakukan untuk menangani permasalahan akibat migrasi penduduk.  Meningkatkan jumlah fasilitas sosial dan kesehatan (rumah sakit.

b.  Meningkatkan taraf pendidikan bagi penduduk. c. dan  meningkatkan peran serta masyarakat melaui Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) sejak 1983.  menurunnya angka kemiskinan. a. Penanggulangan rendahnya kualitas penduduk Kualitas penduduk Indonesia dapat berkembang baik. pembaruan metode. terutama tingkat pendidikan.  Pengembangan pertanian dengan diversifikasi dan industrialisasi pertanian sehingga dapat meningkatkan hasil setiap pekerja. kesehatan. BAHAN AJAR IPS KELAS 8 11 .  mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gizi dan kebersihan lingkungan.  Merangsang kemauan berwiraswasta. Meskipun kualitas penduduk Indonesia belum setinggi di Negaranegara maju. misalnya: mendirikan perpustakaan di berbagai daerah. peningkatan tersebut sangat jelas terlihat. Upaya mengatasi rendahnya tingkat pendidikan Beberapa upaya mengatasi rendahnya tingkat pendidikan penduduk.  mengadakan proyek belajar jarak jauh (Universitas Terbuka).D.  pencegahan dan pemberantasan berbagai penyakit menular. bila ditunjang dengan pembangunan sumber daya manusia. serta  mengadakan program-program untuk meningkatkan minat baca dan belajar masyarakat. Berbagai upaya yang telah disebut di atas ternyata sangat membantu terjadinya peningkatan kualitas penduduk Indonesia.  memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi. dan lain-lain. antara lain:  mencanangkan program wajib belajar 9 tahun sejak Mei 1994.  meningkatnya harapan hidup penduduk. Kualitas kesehatan dan tingkat pendapatan penduduk Indonesia pun semakin meningkat dari waktu ke waktu. dan lain-lain. Pembangunan sumber daya manusia ditekankan pada terciptanya kualitas penduduk yang maju dan mandiri. Upaya mengatasi rendahnya tingkat kesehatan Berbagai upaya mengatasi masalah rendahnya tingkat kesehatan di Indonesia. antara lain sebagai berikut.  Membuka lapangan kerja baru dan memperluas lapangan kerja.  meningkatkan kualitas guru dengan mengadakan Latihan Kerja Guru (LKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). dan Rumah Sakit. koran masuk desa. Upaya mengatasi rendahnya tingkat pendapatan Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi rendahnya tingkat pendapatan penduduk.  Penerapan sistem Upah Minimum Regional (UMR) bagi perusahaan yang mempunyai pekerja.  Pelaksanaan jaminan sosial tenaga kerja.  mencanangkan program orang tua asuh. dan pendapatannya.  melakukan penyempurnaan kurikulum. juga Perguruan Tinggi. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. antara lain:  mengadakan perbaikan gizi masyarakat. dalam bidang pendidikan peningkatan kualitas terlihat dengan menurunnya jumlah penduduk yang buta huruf dan semakin banyaknya jumlah penduduk yang tamat sekolah SD hingga SMA. Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA). Posyandu memberikan pelayanan kesehatan melalui ibu-ibu PKK tingkat RW/Kelurahan yang telah dibina oleh petugas kesehatan. juga mengadakan perpustakaan keliling.  membangun sarana-sarana kesehatan seperti: Puskesmas. Misalnya. Bahkan pada masa sekarang tidak sedikit orang Indonesia yang melanjutkan ke pendidikan lanjut (S2) baik di dalam maupun luar negeri. serta media pengajaran. Misalnya:  menurunnya tingkat kematian bayi dari tahun ke tahun.

Salah satu dampak kepadatan tinggi adalah pengangguran. 5... 3. 4. Jawablah “B” jika pernyataan BENAR dan “S” jika pernyataan SALAH! 1.. teknologi dan budaya. tahun.. Sensus penduduk diadakan setiap .... Kepadatan penduduk yang tidak merata di berbagai wilayah membantu meningkatkan kesejahteraan penduduk. . BAHAN AJAR IPS KELAS 8 12 . 2.. 3. 4.UJI KOMPETENSI DASAR I. 2. Salah satu dampak negatif dari migrasi adalah adanya transfer ilmu. 6. suatu negara. Keadaan perkembangan jumlah penduduk yang berlangsung sangat cepat disebut .. Usaha mengatasi urbanisasi di kota adalah dengan meningkatkan produktivitas lahan pertanian di desa. Badan yang berwenang mengadakan sensus penduduk di Indonesia adalah . 5. Tingginya angka kematian merupakan salah satu hal yang menandakan rendahnya tingkat .. Jumlah penduduk suatu negara dan perubahannya diketahui dari hasil . . . Gerakan Keluarga Berencana adalah salah satu program untuk mengatasi . II.. Lengkapi dengan jawaban yang tepat! 1. Kepadatan penduduk perkotaan yang berlebihan tidak berpengaruh pada pembangunan kota. .

Pendirian perpustakaan adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas penduduk di bidang . menjamin anak-anaknya agar bisa sekolah dan menjaga kesehatannya. Selasa (8/1). Sebab. Untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan dan komitmen Tujuan Pembangunan Milenium 2015.4 juta jiwa.7. jika peserta KB tetap konstan. namun juga terkait dengan kesejahteraan keluarga dan kualitas manusia Indonesia. . Ceritakan pendapatmu mengenai artikel di atas! 2. dan jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan! 30 JUTA PESERTA KB DILIBATKAN Untuk meningkatkan jumlah peserta baru program Keluarga Berencana. penduduk Indonesia akan bertambah menjadi 255. para pakar.5 %. dan praktisi KB di Jakarta. Masalah-masalah apa yang dialami oleh daerah yang berkepadatan tinggi? 3. jika hanya mengandalkan Petugas Lapangan Keluarga Berencana.5 persen per tahun. Sebutkan beberapa usaha untuk mengendalikan tingginya tingkat urbanisasi! 5. Jadi.. “Akseptor KB perlu diajak dan dihargai partisipasinya.5 juta jiwa. program Keluarga Berencana tidak hanya sebatas pembatasan angka kelahiran.8 juta jiwa. berapakah prakiraan penduduk Indonesia? Apakah hal itu akan memperbaiki/mengurangi kualitas penduduk Indonesia? Jelaskan! 3.. Menurutmu.” kata mantan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prof Dr Haryono Suyono (1983-1993) dalam pertemuan dengan tokoh agama. . peserta KB harus terus ditingkatkan dan mempermudah akses KB.. 8. Jika peserta KB di Indonesia menurun 0. jika peserta KB menurun 0. penduduk Indonesia hanya akan menjadi 237. ada tiga skenario proyeksi kependudukan Indonesia pada tahun 2015.Untuk itu peserta program KB pada tahap awal. dr Sugiri Syarif MPA. “Berdayakan peserta Keluarga Berencana agar mampu berwirausaha. III. menyatakan. apa sajakah langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk menaikkan kualitas penduduk Indonesia? BAHAN AJAR IPS KELAS 8 13 . Indeks Pembangunan Manusia Indonesia akan meningkat. Rendahnya tingkat pendapatan penduduk menjadi penyebab rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan. Disarikan dari : Kompas.Jawablah dengan singkat dan tepat 1. Kedua. “Silver college ini khusus untuk sesepuh yang rambutnya sudah berubah menjadi perak. Sebutkan faktor yang menjadi ukuran kualitas penduduk suatu negara! 6. ada baiknya 30 juta akseptor atau peserta KB dilibatkan untuk mempromosikan program KB. jika peserta KB meningkat 1 persen per tahun.. Studi Kasus Bacalah baik-baik artikel di bawah ini. 9 Januari 2008 A. Menjawab Pertanyaan 1. Apa yang dimaksud dengan “silver college”? 4. Sebutkan masalah utama kependudukan di Indonesia! 2. Jelaskan dampak kepadatan penduduk yang tidak merata bagi pembangunan ekonomi! IV. Membuka lapangan kerja adalah bentuk usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas penduduk di bidang . Jumlahnya mencapai 12 juta.” papar Haryono. Dengan demikian. “Silver college” Haryono menyodorkan ide pengembangan silver college untuk mempersiapkan senior/sesepuh dan aktivis sebagai pengabdi KB dan pembangunan yang bermutu melalui pelatihan nasional dan internasional.5 persen per tahun. jumlahnya tidak memadai. Pertama. jumlah penduduk akan membengkak menjadi 264. Mengapa di daerah pedesaan yang berkepadatan rendah pembangunan terhambat atau berjalan lebih lambat? 4. Kepala BKKBN saat ini.” kata Haryono. Jelaskan! 7. “Yang mengkhawatirkan. Ketiga. yang berusia rata-rata di atas 60 tahun harus dilibatkan. dalam lima tahun terakhir kesertaan masyarakat ber-KB hanya meningkat ratarata 0.

Jenis pekerjaan f. Asal daerah d. tempat. Berikut adalah langkah yang harus ditempuh. Apakah faktor dari daerah asal yang mendorong mereka bermigrasi? e. Apakah pekerjaan mereka saat ini sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka? d. Alasan datang/tinggal di daerah sekarang 3. Temuilah beberapa orang yang bersedia diwawancarai( 10 orang) dengan pertanyaan sebagai berikut! a. Lakukan diskusi kelompok dan buat kesimpulan hasil wawancara dengan menjawab pertanyaan berikut! a. Jenis pekerjaan apa yang paling banyak diminati? c. Status perkawinan (berkeluarga/belum) c. Bentuklah kelompok kecil (4-5 orang)! 2.5. Apa alasan utama mereka bermigrasi? b. Buatlah laporan dan sajikan di depan kelas (mintalah petunjuk guru)! BAHAN AJAR IPS KELAS 8 14 . termasuk dalam golongan apakah para anggota silver college pada umumnya? Jelaskan! B. dan tanggal lahir b. Tingkat pendidikan e. Berdasarkan komposisi penggolongan penduduk. 1. Apakah faktor dari daerah tujuan yang menarik mereka bermigrasi? 5. Portofolio Buatlah sebuah penelitian kecil mengenai kualitas penduduk di lingkunganmu. Tulis hasil wawancara dalam sebuah tabel! 4. Nama.