No.14 , 1979

Cermin Dunia Kedokteran
International Standard Serial Number : 0125 — 913X Majalah triwulan diterbitkan oleh : Pusat Penelitian dan Pengembangan P.T. Kalbe Farma dan dipersembahkan secara cuma-cuma

Daftar isi
4

EDITORIAL ARTIKEL

5 11 17 19 23 26

BEBERAPAASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA CANCER OF THE THYROID PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK GANGGUAN BERJALAN PADA KRETIN ENDEMIK THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN ANTARA KEPERCAYAAN DAN KENYATAAN : Kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak TUMBUH—TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS KIRIMAN DARI PUSKESMAS PEDESAAN TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI

29 32
Hasil scanning kelenjar thyroid

34 37 39 42 45 47 48 49 50

RESENSI BUKU PENGALAMAN PRAKTEK HUMOR ILMU KEDOKTERAN CATATAN SINGKAT RUANG PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN KAMI TELAH MEMBACA UNTUK ANDA : Abstrak-abstrak UNIVERSITARIA

53

Kelenjar gondok yang pada keadaan normal demikian kecil bentuknya sehingga tak tampak, ternyata besar sekali pengaruhnya atas pertumbuhan fisik dan perkembangan intelek. Khususnya pada bayi-bayi dan anak-anak, kekurangan hormon kelenjar gondok yaitu thyroxine, yang untuk pembentukannya memerlukan elemen Iodine, cara penanggulangannya menentukan sekali bagi nasib si penderita. Makin dini dimulai pengobatannya maka makin baik nasib penderita tadi. Perlu diketahui, babwa hingga kini beberapa daerah di tanah air kita masih dikenal sebagai daerah goiter endemik dengan cretin-cretin endemiknya. Sesungguhnya pencegahan endemic goiter tidak sulit maupun mabal, yaitu dengan penambaban elemen Iodine dalam makanan/minuman sehari-hari. Salab satu cara yang telah dikenal sejak lama ialah mencampuri garam masak yang dimakan sehari-hari dengan sedikit Iodine. Akan tetapi hingga kini penyediaan dan penyebaran garam Iodine masih belum seperti yang diharapkan. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama pengertian daerah endemic goiter dapat dihapus dari perbendaharaan istilah ilmu kedokteran Indonesia.

Redaksi

4

Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

BEBERAPA ASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA

Dr. R. Djokomoeljanto Bagian Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R.S. Dr. Kariadi Semarang. Unsur Iodine diserap usus, masuk sirkulasi dan ditangkap oleh bermacam-macam kelenjar, antara lain : choroid, ciliary body, kelenjar susu, plasenta, kelenjar air ludah, mukosa lambung serta intestinum tenue dan paling banyak oleh kelenjar gondok. Hanya yang terakhir akan disinggung, sebab yang lain tidak mempunyai arti fisiologik maupun klinik. Prosesnya meliputi tujuh langkah : (1). Penangkapan iodide ("iodide trapping ") oleh folikel, yang merupakan proses aktif. (2). Organifikasi, dalam mana terjadi oksidasi iodine menempati valensi lebih tinggi yang diteruskan dengan iodinasi oleh unsur ini terhadap residu tirosil molekul thyroglobulin, untuk membentuk MIT (monoiodotyrosin) dan DIT (diiodotyrosin). (3). Proses coupling, terjadi pembauran MIT dan DIT membentuk T3 (triodotyronin) dan dua DIT membentuk T4 (thyro)dn). Keduanya masih dalam molekul thyroglobulin (TG).

SUMMARY The normal physiology of the thyroid gland is presented to enable the reader to understand its role in the somatic as well as the mental development of the whole individual from conception to adulthood. Two brain growth spurts (e g irreversible vulnerable periodes)can be identified ; one is during the 10 — 18 weeks gestation and the other more important is 25 weeks onward continued until three to four years post natal. The myelinization may continue until 18 years. Early diagnosis and treatment of hypothyroidismboth , the congenital as well as the juvenile type is imperative. The same is true for endemic cretinism, type for which mass prophylaxis is the treatment of choice since the whole community is at risk. PENDAHULUAN Kiranya tidak mungkin bagi kami mereview semua hal tentang seluk beluk penyakit gondok dalam waktu sesingkat ini. Meski demikian akan dicoba menyoroti beberapa hal yang kami anggap penting bagi dokter umum khususnya yang bekerja di daerah, di Puskesmas. Meskipun dasar ilmiah sangat penting, namun dalam pelaksanaannya pendekatan klinik akan merupakan inti dari tulisan ini. Untuk mencapai tujuan ini, maka berturut-turut akan dibahas secara singkat : • Fisiologi kelenjar gondok, • Perkembangan kelenjar gondok fetus dan pengaruhnya terhadap perkembangan somatik dan susunan saraf pusat, • Capita selecta penyakit gondok yang kami anggap relevan, serta, • Anjuran dan penutup. FISIOLOGI KELENJAR GONDOK Bahan utama bagi pembentukan hormon thyroid adalah Iodine. Ini terdapat banyak dalam bahan yang berasal dari laut (ikan laut, ganggang, dan sebagainya), atau terdapat dalam alam masuk tubuh lewat minuman serta makanan. Nasib unsur Iodine tersebut yang sudah berada dalam saluran makanan adalah sebagai berikut (CRYER 1976, EVERED 1976, MC KENZIE 1976, INGBAR 1974) :

(4).

Penyimpanan TG yang mengandung MIT, DIT, T3 dan T4 ke dalam kolloid. (5). Proteolisis. Pelepasan ikatan TG dengan hormon di atas. Pelepasan ini dipengaruhi protease enzim. Efek TSH terutama ialah memindah TG—hormon tadi dari kolloid ke sel folikel, dan baru disini dicerna oleh enzim proteolisis. (6). Deiodinasi. Sebetulnya merupakan usaha meningkatkan efektivitas dan efisiensi unsur Iodine. Dari empat iodotyrosin dan iodotyronin tadi hanya iodotyronin (T3, T4) yang secara biologik dan fisiologik aktif. Oleh karenanya MIT dan DIT dipecah lagi menjadi unsur Iodine dan gugusan tyrosil, yang kemudian kembali lagi dalam siklus hormonogenesis. (7). Pelepasan hormon : baik T4 maupun T3 dikeluarkan dari kelenjar, tetapi sebagian besar adalah T4. Hormon yang berada dalam sirkulasi diangkut oleh protein, yaitu : TBG (thyroid binding globulin), TBPA (binding prealbumin) dan albumin. Di samping yang bound ada juga yang " free " , FT4 maupun FT3, yang merupakan hormon aktif dan efektif, lagipula inilah yang efektif dalam mekanisma umpan balik dengan hipofise maupun hipotalamus. Kirakira 0,04% thyroxin dan 0,4% triiodothyronin dalam keadaan
Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

5

namun hakekatnya tidak sedemikian mudah. terutama multiplikasi neuron (neurogenesis dikatakan melulu terjadi dalam fase ini terutama. demikian juga sekresinya. HTS (human thyroid stimulator) dan H — TACS (human thyroid adenylcyclase stimulator) (Mc KENZIE 1976. 14. Di sini terdapat " preferen6 Cermin Dunia Kedokteran No. DOBBING and SANDS 1973. Apabila kadar Iodine intrathyroidal kurang (seperti pada pengobatan dengan ATD. TRH. Meskipun ada sirkulasi enterohepatik. Yang tidak dapat lewat : TSH. Proses mielinisasi berjalan bersamaan dengan kedua growth spurt di atas. meskipun kemungkinan lewat hipotalamus belum dikesampingkan. Sekarang bagaimana peranan hormon thyroid ibu terhadap anak yang dikandungnya ? Adakah transfer hormon yang berarti ? Meskipun TRH dapat lewat plasenta namun kadarnya sedemikian kecil untuk memberikan efek fisiologik pada fetus. Jelas bahwa sistem hipofise—thyroid sudah bekerja sejak minggu ke 12. CZERNICHOW 1975. thyroxin dianggap sebagai "prohormon" sedangkan T3 sebagai active-hormonnya. BALAZS 1975) : (a). yang berusaha mengatur Iodine intrathyroidal. Umpan balik ini terutama lewat hipofisis. SALO MON. Perlu diketahui zat yang dapat lewat atau tidak dapat lewat plasenta. PTU. anatomik perbandingan. Kenaikan TSH diikuti hiperplasi dan hiperfungsi kelenjar gondok. PERKEMBANGAN KELENJAR GONDOK FETUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN Perkembangan fetal thyroid dapat dibagi dalam tiga fase : tahap prekolloid (hari 47 — 72). 1976). dulu dianggap sebab utamanya ialah akibat stimulus TSH. maka itu banyak pengetahuan kita berdasarkan atas extra-polasi data binatang. (b). Berdasarkan pemeriksaan kimiawi. Sehubungan dengan ini baiklah ditinjau perkembangan susunan saraf manusia. Yang dapat lewat. lagipula TSH tak melewatinya. PAS. masih ada " autoregulation " oleh kelenjar sendiri. thiocyanat. Penelitian pada manusia memang masih sangat terbatas. 4. • Growth-spurt yang terjadi pada minggu ke 25 dan seterusnya sampai tiga sampai empat tahun post natal. Sehubungan dengan tahap/step hormonogenesis di atas. Tujuannya kiranya jelas : lebih ekonomis dan efeknya lebih kuat. yang semuanya memberikan kurangnya sekresi hormon. . DELANGE 1972). yang sebaliknya ia masih diatur oleh hipotalamus (TRH thyroid releasing hormone). 3). Bagaimanapun juga perlu ada penelitian yang lebih banyak mengenai soal ini. 3. kerusakan karena radiasi) maka kelenjar akan membuat lebih banyak T3 daripada T4. toh sebagian ada yang dikeluarkan di tinja maupun di urine. (DUSSAULT et al 1972). sedangkan pada domba malahan hanya T3 yang lewat sedangkan T4 tidak. Kadar T3 sangat rendah sebelum minggu ke 24 tetapi kemudian naik juga. Dalam minggu 10 — 12 kelenjar telah dapat menampung radioiodine dan membuat iodoprotein. Kadar free T4 naik terus sehingga mencapai kadar waktu lahir pada minggu ke 20. 5).bebas. goitrin dan progoitrin (step 1). COSTA 1972. GOSLINGS 1975). antithyroid drugs (PTU. enzimatik. maka dalam darahnya terdapat kadar T3 yang normal. sebaliknya penurunan kadarnya akan menaikkan sekresi TSH sebagai umpan baliknya. nitrat. Di samping pengaturan ini. malahan berjalan lebih lama lagi. Tetapi dikatakan juga transfer T3 jauh lebih cepat dari pada transfer T4. tetapi terkonjugasi dan diekskresikan lewat empedu. baik compensated maupun decompensated hypothyroidism). Hal ini dibuktikan dengan data yang memperlihatkan penderita athyreotic yang dibuat euthyroid dengan T4 sintetik. LATS. dimana nampaknya growth kedua lebih penting artinya dari yang pertama : • Antara minggu ke 10 — 18. Sebagai contoh : apabila ada defisiensi Iodine ringan maka reaksi tubuh pertama ialah meningkatnya uptake meskipun TSH tetap. TABUCHI et al 1974. Berdasar hal ini dan sebab lainnya. maka dapatlah diambil kesimpulan sebagai berikut (DOBBING 1975. sulfonylurea. Dengan demikian semua keadaan yang disertai kurangnya kadar hormon dalam sirkulasi akan meningkatkan TSH (pada hipothyroidi. KAREN dan KLEEMAN. Iodine dalam kadar banyak (step 2. MTU dan sebagainya). meskipun masih diteruskan postnatal di beberapa bagian lain khususnya cerebellum). Mengenai T3 dan T4 dapat disimpulkan bahwa terdapat transfer ini tetapi jumlahnya sangat sedikit pada manusia. perchlorat. sulfonamide (step 2. Nampaknya perkembangan fetus sampai minggu ke 12 praktis dapat terjadi tanpa pengaruh hormon thyroid (ingat bahwa ada beberapa laporan bayi lahir normal dari ibu yang jelashipothyroid)meskipun patogenesanya belum jelas hingga kini. Mungkin juga elemental iodine berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan (PHAROAH 1971). defisiensi Iodine. Kenaikan free hormon T3 dan T4 akan menurunkan. T3 dan T4 pada manusia dan binatang lain melewati plasenta hanya dalam jumlah yang sangat kecil. 1979 tial secretion " (PATEL 1973. Tentu saja harus diingat hendaknya konklusi yang dibuat harus cukup hati-hati. TSH sudah dapat ditemukan dalam hipofise maupun serum pada minggu ke 12. Ada dua growth — spurt yang dialami s s p manusia. sebab sukar sekali mendapat material dan apalagi membuat keadaan yang murni. (COSTA 1972. Sekarang ada bermacam-macam TSI ini (thyroid stimulating immunoglobulins) di antaranya LATS — p (protector). Perkembangan ini lebih ke sel glia. Stimulator yang berperanan di sini ialah : LATS. methimazol. Sebagian besar T4 (80%) dimetabolisir dengan cara deiodinasi diperifer dan kira-kira 50% membentuk T3. maka obat. Pengaturan aktifitas kelenjar gondok dipengaruhi oleh hormon TSH dari lobus anterior hipofisis. tahap kolloid (73 — 80) dan follikuler. antara lain : unsur Iodine. MTU. zat yang berpengaruh dalam pembentukan hormon ini dapat digolongkan menurut titik tangkap kerjanya. perjodat. thiourea. Pada permulaan kehamilan hormon ini terikat pada TBPA yang makin lama dioper oleh TBG. Seperti disinggung di atas. Pada penyakit GRAVES. Ini disebut "pre-growth-spurt". Sebagian kecil thyroxin tidak di-deiodinasikan. FISHER 1975.

dicatat dan sebagainya. pengobatan secara rasionil adalah memberi hormonthyroid (pulvus. Kalau masing-masing sel otak cerebellum mempunyai " hari jadi " sendiri-sendiri. perlu pertimbangkan tindakan bedah. CAPITA SELECTA PENYAKIT GONDOK Gondok pada anak. Sepuluh hingga 20% cold nodule biasanya maligna. sakit. maligna). dan mempunyai sifat "once-only-periods of oportunity to grow well". Ini dianggap sebagai jaminan untuk "higher mental function" anak tersebut. • Thyroiditis auto immune •Thyroiditis Riedel. DH) Succ. sintesa protein. maka dari analisa data embrio manusia dapat disimpulkan bahwa pada minggu'ke enam mulai timbul telinga dalam dan luar. • Defek yang didapat karena supresi oleh zat goitrogen (obat ataupun zat dari alam). 1970). pembentukan dendrit b. Bagi yang bukan tersangka ganas. Suatu contoh yang jelas adalah terjadinya microcephali di Jepang sekitar daerah bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Apabila ditelusur maka bayi tersebut dikandung dalam kandungan 18 minggu atau kurang. Gondok yang non-toksik ini terdapat dalam keadaan sebagai berikut (HA L L et al. MENKES 1975). Yang terpenting dari semuanya di atas ialah kenyataan bahwa sintesa protein di otak. maka kita harus memperhatikan apakah kasus ini hiper. interkoneksi tergantung atas hormon tiroid yang cukup. hubungan sinaps Glia a.(c). 1972. Est. Thyroid Deficiency Undernutrition ada kelainan spesifik yang konsisten pada cilia dan sel ganglion spiralis pada embrio ayam yang berumur sepuluh hari yang disuntik PTU dan dapat dicegah dengan memberikan thyroxin bersama PTU. tak demikian halnya dengan akibat gangguan hormon pada masa periode perkembangan tertentu (BALAZS 1972). Gondok noduler pada anak perlu diberikan perhatian besar sebab ini tidak biasa. tumor (benigna. 1974) : • Deasiensi Iodine. arborisasi dan interkoneksi (DUNN 1972. Mengenai jumlah minimum yang dibutuhkan perkembangan normal jaringan ini tak seorangpun dapat menjawab hingga kini (QUERIDO 1975). Keadaan ini pada umumnya disebabkan oleh rangsangan dari TSH atau reaksi terhadap produksi hormon yang " kurang ". thyroiditis (CRYER 1976). normo. A. desiccated atau thyroxin) sebagai supresi TSH. sedangkan sejak minggu ke sepuluh organa Corti mulai berdiferensiasi yang selesai pada minggu ke 20 (GOSLINGS et al 1975). Dengan demikian masa ini sesuai dengan perioda vulnerabel. Jumlah mielin b. difus baik hipo atau euthyroid mengarahkan pada suatu defek sintesa hormon (apabila bukan daerah endemik). Terhambatnya osifikasi epifisis merupakan gambaran khas dari defisiensi hormon ini (KRANE 1972). Ch. jangan 99m TC buru-buru bertindak tetapi periksa lagi dengan scanning sebab zat ini memberikan gambaran jelas juga pada early trapping phase yang tak terlihat pada I 131 scanning. tidak hyperthyroidi dan sebagainya (non toksik) dan bukan kekurangan hormon. kekurangan thyroid menyebabkan seluruh bagian otak depresi. Berikan mulai sedikit demi sedikit ditingkatkan dan dievaluasi kemudian. Sebelum usia remaja biasanya gondok kurang diperhatikan oleh pasien maupun keluarganya. maka bisa dibayangkan akibat yang terjadi karena gangguan luar dipengaruhi oleh jumlah yang terkena. mielinisasi. atau hipothyroid (periksalah catatan selanjutnya). (d). Apabila dengan scanning 1131 didapati cold nodule.p. keras. Pembentukan dendrit dan cabangnya akan membentuk hubungan sinaps. kurang terganggu Apabila pertumbuhan ssp ini dihubungkan dengan pertumbuhan telinga. Cermin Dunia Kedokteran No. Pembesaran yang cepat. Meskipun defisiensi thyroid menghambat pertumbuhan skelet. Sesudah memeriksa besarnya gondok. Hal ini diperkuat oleh data BARGMAN dan GARDNER (1967) yang menunjukkan bahwa 7 .s. kista. Baik gangguan hormonal maupun nutrisi dapat memberikan gangguan permanen. dikatakan bahwa pada binatang. Kelainan mental endokrin pada usia dewasa biasanya reversibel. Yang thyroxin hormone dependant ialah pertumbuhan mielin (perpanjangan rantai asam lemak). All-or-none phenomen. 1979 Berat otak Jumlah sel akhir Poriode pembentukan sel postnatal Bcsar sel Neuron kurang tetap diperpanjang (cerebellum) mengecil kurang terlambat kurang tetap kurang kurang t e t a p t e t a p normal normal kurang berubah tak ubah terganggu a. Efek defisiensi thyroid dan nutrisi terhadap perkembangan s. 14. Di daerah dimana gondok bukan endemik dan bukan Iodine sebagai sebab gondok maka terutama pada anak menjelang dewasa (adolescents) banyak mengidap ini karena Chronic lymphocytic thyroiditis (HUNG. mungkin suatu keganasan. waktu lama hambatan dan kelompok sel yang terganggu. Behaviour (innate atau adaptive) Disadur dari : Balazs. struktur mielin E n z i m (GDC. kecuali karena stimulus lama dari defisiensi lodine. namun paling penting ialah maturasinya. • Defek kongenital enzim yang dipergunakan dalam hormonogenesis. Khusus mengenai synaptogenesis dan arborisasi dendrit. Gondok yang halus membesar. Gondok tersebut dapat sebagai akibat hiperplasi. dan malahan sebagai "irreversible vulnerability". Otak lebih plastis selama masa pembentukan yang sesungguhnya jika dibandingkan dengan masa-masa sesudahnya. Kerjasama dengan GH sangat penting dalam pertumbuhan somatik ini.

Cara memisahkan secara klinis demikian : semuanya dengan kadar T 4 rendah. tidak banyak berak" demikian kata seorang ibu dengan bangganya. Adapun tanda yang sering terlihat adalah sebagai berikut (HA MILTON 1972. MAllAFERI 1974. dorsum manus dan pedis. Pengobatan segera (berarti diagnosa sedini mungkin merupakan conditio-sine-qua-non) merupakan sikap yang harus kita anut. sekunder apabila hipofise tak cukup membuat TSH dan tertier apabila kerusakan primernya dihipotalamus. ST ANBUR Y 1972). comprehensive study of 49 cretins". Indeks BILLEWICZ tadi dianggap positip hipothyroid bila nilai lebih dari + 19dan jelas euthyroid bila kurang dari -24. garis rambut rendah letaknya. Bukti bahwa terjadinya hipothyroidi selama kehamilan dapat dilihat pada foto tulang. maldevelopment). dan tidak dibuat TRH. • Goitrogen. bradycardi. Terhambatnya pertumbuhan linear dan epifisis merupakan tanda dini bagi grup ini. epifisis cuboid kaki. Sebab-sebab terjadinya kegagalan kelenjar tiroid yaitu (EVERED 1976. Amer. tidak rewel. "Anak manis. anak tersebut. "cretinism " dimaksudkan kegagalanthyroidsecara sempurna sejak lahir. maka terlihat perubahan membaik. yaitu ex juvantibus. Mengenai istilah dalam buku. MAllAFERI 1974) : respirasi berat dan bunyi (karena lidah " besar"). EVERED 1976. 96 : 131.) cukup selama perkembangan mengakibatkan kelainan saraf/mental dan skelet. Sebaliknya kita harus memikirkan kemungkinan tidak adanya kelenjar gondok di leher. pada hipofise maka tak disertai kenaikan TSH sedangkan pada primer dengan kenaikan TSH. perkembangan fisikUrutan gejala kretin dibandingkan dengan bayi normal Geja 1 (b). Pada tipe juvenil maka di samping bervariasi antara cretinism dan gejala pada dewasa. 14. EVERED 1976. (EVERED 1976). juga pada seorang anak dengan struma non toksik. Meskipun demikian terdapat juga keadaan dimana bukan kelenjar thyroid yang salah melainkan jaringan perifer resisten terhadap aksi hormon (REFETOFF et al 1 967). Spontan : • thyroiditis autoimmune • subacute thyroiditis • Riedel ' s thyroiditis • Defisiensi Iodine • Dyshormogenesis • Dysgenesis (athyreosis. Dis. letargi. mungkin memang athyreotic. Pada usia kehamilan 36 minggu terjadi osifikasi epifisis femur bawah. intra uterine dan sebagainya. Sedangkan " juvenile hypothyroidism " dimaksudkan keadaan sama pada anak dan dewasa (adolescent) (MAZ AFER I 1974. Dengan suntikan TRH maka akan didapat kenaikan TSH pada kelainan tertier dan tidak naik TSH-nya pada kelainan sekunder. leher tebal dan hidung pesek dan hiperbilirubinemia yang diperpanjang. 38 minggu epifisis tibia 8 Cermin Dunia Kedokteran No. Ingatlah bahwa proses ini merupakan proses irreversibel (SMITH et al 1957.Hipothyroidi disebut primer apabila sebab utama kerusakan kelenjar sendiri. dengan memberikan pengobatan.Antithyroid drug termasuk Iodine (yang sering ada dalam obat batuk) perlu dipikirkan (apalagi kalau anak asthmatic hingga sering minum obat batuk).H. G. yang sekarang diusulkan disebut "congenital hypothyroidism" sedangkan "cretinism " dalam istilah baru dimaksudkan ' endemic cretinism ". atas. muka sembab. Hipothyroidi dapat terjadi postnatal. Keterlambatan memberikan obat dapat berakibat gangguan perkembangan mental yang berat.Dysgenesis epifisis terdapat pula pada cretin (HAMILTON 1972. HAMILTON 1972). Makin dini diberikan pengobatan substitusi makin tertolong I. kulit agak kekuningan. J. Child. gangguan maturasi gonadal dan kadang-kadang ada gangguan mental. Malahan ada yang mengatakan seorang lahir dengan berat tiga kilo gram dan tanpa epifisis tersebut di atas dapat didiagnosa sebagai hipothyroid. Memang kerusakan somatik sedikit banyak dapat diperbaiki. Tidak adanya hormon (H. :• Operasi ) biasanya dalam rangka peng• Iradiasi ) obatan thyrotoxicosis. qProblema hipothyroidi pada anak. kulit kering dan kasar. pun terganggu. Klinis dilihat sebagai struma lingualis. HALL et al 1974) : (a). . (1958) :"Early diagnostic criteria of congenital hypothyroidism. Istilah myxedema ialah istilah yang dipakai untuk menunjukkan kasus berat dimana terlihat oedema di muka. Di CAGNO et al 1974. atau rudimenter atau pindah tempat di daerah ductus thyroglos sus. Bagi dokter diperifer dimana sebagian besar laboratorium belum memadai maka kiranya tepat sekali dipakai index diagnostik hipothyroidi BILLEWICZ. Bagi kasus congenital dan juvenile/adolescent hypothyroidism maka pengobatan harus dilaksanakan seumur hidup. kulit kering dan sebagainya dan non-pitting sifatnya. namun kerusakan cerebral ini irreversibel.Q. 1979 Letargi Konstipasi Kesulitan memberi makan/BB tak naik Kesulitan pernapasan Kulit kering Lidah tebal Suara tangis/serak Hernia umbilicalis Ikterus neonatorum memanjang 12% Lowrey. khususnya sebelum usia tiga sampai empat tahun. 40 minggu. tangis kasar. Cara 'terakhir tanpa tes yang mendalam adalah dengan metoda trial. Induced a kretin 96% 92% 83% 76% 76% 67% 67% 67% 49 100 bayi normal 0% 2% 5% 6% 1% 0% 0% 8% 0% Hipothyroidi didefinisikansebagai keadaan dimana badan men dapatkan hormonthyroid yang tidak cukup produksinya. yang sangat menyolok ialah terhambatnya pertumbuhan linear.T. et al. DJOKOMOELJANTO 1974). CRYER 1976. Pengalaman kami dengan memeriksa nadi waktu tidur sangat membantu diagnosa baik untuk hipo maupun hiperthyroidi (sleeping-pulse). hipotermi. konstipasi. kesukaran makan.

Kombinasi simptom pada 41 kasus kretin endemik Kombinasi A+ B+ C A + B A + C B + C A = B = n 26 10 2 3 % 63. retardasi mental C = kelainan neuromuskuler Dari analisa data kami. Dengan kenyataan di atas kita sangat prihatin bahwa anak-anak yang tidak mendapat pengobatan akan mengalami keterlambatan perkembangan.Relative importance of Signs and Symptoms in Hypothyroidism Symptoms of recent onset or increased in severity Diminished sweating Dry skin Cold intolerance Weight increase Constipation Hoarseness Paraesthesia Deafness Billewicz kasus kretinsedangkan pada non kretin hanya 2%(GOSLINGS et al 1975). rata-rata 136 mg sehari. refleks meninggi dan sebagainya). • Bahwa penduduk "normal " di daerah dengan gondok endemik berat ternyata "tidak normal ". 1978.4 4. (DJOKOMOELJANT01974. sebab bagaimanapun juga ia merupakan beban masyarakat. Pada nya terjadi sesudah usia dewasa. dan atau kelainan neuromotorik (gangguan bicara. dapat diambil kesimpulan bahwa tes pendengaran dapat dipakai sebagai alat membuat diagnosa kretin endemik type nervosa. kita Dari data di atas. 193. (DJOKOMOELJANTO dan QUERIDO. (1972). Quarterly J. Definisi kretin endemik kami adalah sebagai berikut : seorang yang lahir di daerah gondok endemik. metabolisme Iodine pun normal kembali. Bagi congenital hypothyroidism menurut SMITH et al. gangguan pendengaran mengenai hanya kretin endemik dan bukan pada segmen penduduk normal. jelaslah bahwa sebagai dokter tidak boleh lengah untuk membiarkan lahirnya dan tumbuhnya bayi/anak abnormal.seluruh dunia (lihat monograph : Endemic Goiter. Studi lapangan PH A R O A H di Papua Nugini (1971) menunjukkan bahwa suntikan lipiodol sebelum kehamilan mencegah 100% terjadinya kelahiran kretin endemik di sana. lebih rendah secara bermakna. pada kasus congenital ataupun juvenil hypothyroidism. dan suntikan pada permulaan kehamilan berefek memperbaiki I. Hasil studi kami mengenai ini dapat disimpulkan secara ringkas sebagai berikut : • Terdapat 35% dari kretin hipothyroid tetapi pada penduduk normal-pun terdapat 13% hipothyroidi.Absent sent +11 +7 +3 -3 -7 -2 -6 +4 +4 +5 +2 ments Coarse skin Cold skin Periorbital puffiness Pulse rate Ankle jerk Slow move- +4 +4 +15 -4 -6 -4 0 et al. 1974.9 7. menunjukkan dua atau lebih unsur di bawah ini : gangguan mental.1975. dekompensasi dan sebagainya.Absent sent +6 +3 +1 +2 -2 -6 -5 -1 -1 -6 Sign s Score Pre. dosis hingga dua tahun adalah 60 mg sehari. telah banyak dilaporkan dari fokus gondok endemik. 1957. GOSLINGS etal.). cebol.3 gangguan pendengaran Djokomoeljanto. sebab dikatakan perkembangan mielin masih diteruskan. Efek suntikan lipiodol pada intelligence quotient belum selesai kami adakan. 14. tetapi di luar negeri telah dilihat hasilnya dan nampaknya ada titik terang (FIERRO-BENITEZ et al 1972 : studi preliminer dimana ditunjukkan bahwa suntikan sesudah bulan kehamilan ke lima tidak bermanfaat. (1969) : "Statistical methods applied to the diagnosis of hypothyroidism". Kami baru melihat satu kasus yang mulai pada usia 12 tahun dan waktu ini penderitanya sedang dioperasi. Keadaan ini dapat atau tidak disertai dengan hipothyroidi. Dosis permulaan harus sedikit sebab dapat memprovosir terjadinya gangguan jantung.4 24.Q. hilangnya tanda hipothyroidi pada semuakasus baik kretin maupun non kretin. Biasaq Hiperthyroidi. antara dua sampai enam tahun adalah 60 — 180 mg dan enam sampai tujuh tahun lebih dari 180 mg sehari desiccated thyroid (Thyranon). GOSLINGS et al. Kalau kita dipancing untuk memberikan diagnosahipothyroidi karena adanya gangguan pertumbuhan. mungkin baru tahun 1981. Patogenesa terjadinya endemik kretin tak akan dibahas di sini tetapi dapat dibedakan dua macam kretin endemik. 38 : 255. maka kemampuan mental penduduk bukan kretin. tahun 1969). tidak demikian dengan endemik kretin. • Seperti dikatakan di atas. sedangkan meinurut SINGH et al. Pada masa kini pemerintah meiodir garam dengan kadar 40 ppm. Bahwasanya retardasi mental terdapat pada kasus kretin. dapat terjadi perubahan dalam besarnya gondok. Group ini perlu diperiksa dengan laboratorium lebih lanjut atau mendapatkan ex juvantibus trial. Untunglah bahwa pengobatan dengan garam beriodine ataupun suntikan lipiodol dapat mencegah semua tadi. 1975). sedangkan nilai di antaranya merupakan doubtful cases. gangguan jalan. akan dipublisir). Med. 1979 Score Pre. • Terlihat bahwa nampaknya ada preferential secretion T 3 pada kasus-kasus berat kami. DJOKOMOELJANTO. seperti kasus kami. qCretinism ( "kretin endemik"). juga cerebellum. anak sangatlah jarang. mata juling. Pada usia muda biasanya tidak sulit membuat diagnosa sebab hampir sama dengan di textbook gejala-gejalanya. gangguan pendengaran (terutama pada frekwensi tinggi dan bilateral. Pan American Health Organization Publication No. termasuk pengusaha garam rakyat. sebab hal ini terdapat pada 92% 9 . Ini dianjurkan bagi semua penduduk dan semua produsen garam. Dalam beberapa hal. Meskipun demikian belum ada hingga tahun 1974 yang melaporkan gangguan yang ada pada segmen bukan kretin di daerah endemik berat. Sebagai prinsip perlu diberitahukan bahwa mulai dengan Cermin Dunia Kedokteran No. tipe nervosa dan tipe myxoedematosa. • Dibandingkan dengan daerah kontrol.

Irreversibilitas keterlambatan ssp ini meng haruskan kami membuat diagnosa dan memberi pengobatan secepatnya dan setepatnya. Human Development and The Thyroid Gland. 1976.FIERRO BENITEZ R. SMEENK D : The effect of decompensated iodine deficiency to a population in Central Java. Plenum Press 1972. Butterworths London. 9. Adolescent Endocrino logy. Proceedings. gangguan dari luar pada pembentukan kelenjar itu sendiri ataupun pembentukan hormon. GARDNER LI : Experimental production of otic lesion with antithyroid drugs. Medical Dept. 15. SUAREZ J : Effect of lodine Correction in early fetal life on intelligence quotient. 1974. 1975. 2. Semarang. serta gondok berbising. JB Stanbury. Indonesia. Adanya kekurangan hormon. A preliminary report. Thesis. COSTA A : Embryogenesis of the ear and its central projection. Hans Huber Publ. Bern Stuttgart Vienna. 14. London. 21. 3rd ed. SC Werner and SH Ingbar. 1972. Perbedaannya pada kretin endemik ini merupakan fakta irreversibel dan hanya dapat dicegah dengan program menyeluruh. dipertahankan selama dua tahun atau lebih dan kemudian dihentikan pengobatannya.1973. FP Heald and W HUNG. Ed.PHAROAH P OD . Sebenarnya yang lewat plasenta di sini ialah LATS. dapat diambil kesimpulan bahwa hormon thyroid harus cukup selama bayi dikandung. Pitman Medical. QUERIDO A. Gambaran kliniknya : keringat . baik congenital. yaitu pemberian Iodine tetes (Lugol). BESSER M : Fundamentals of Clinical Endocrinology. JJ ERENBERG. BALAZS R : Post natal development of rat brain : effect of thyroid state. 27. J Clin Endocrinol Met 34 : 891. terutama pada masa vulnerabel memberikan gangguan perkembangan mental. North Holland Pub. RL Kroc. SimposiumAmsterdam. tachycardi. 1975. KEPUSTAKAAN 1. Ed. 14. RL Kroc. Its relation to Endemic Cretin. BALAZS R : Effects of hormones and Nutrition on Brain Development. 1971.FISHER DA : Thyroid function in the fetus. Indonesia. 8. 6. ROBARDS et al. Co. Endocrinology 90 : 1301. GOSLINGS BM. Plenum Press 1972. SMART GA. Demikian juga kretin endemik. : Prophylaxis with lipiodol injection : an experience from Central Java. RINGKASAN DAN ANJURAN Fisiologi kelenjar gondok serta perkembangan kelenjar fetal dibahas agak mendalam guna mengerti akibat yang akan terjadi apabila terjadi gangguan intrinsik. DI STEFANO III. Butterworth Co. The Thyroid. COLUMNA F : Fattori condizionanti il destino pischico dell' atiroidismo congenito.DUSSAULT JH.MAllAFERI EL : Endocrinology. JB Stanbury. 1974. RL Kroc. ANDERSON JA. DJOKOMOELJANTO R : The effect of severe iodine deficiency. 6 th Asia and Oceania Congress of Endocrinology. 16.HALL R. BARGMAN GJ. 10. 13.antithyroid drug dahulu. CRYER PE : Diagnostic endocrinology.KRANE SM : Skeletal system. •29. vasodilatasi kulit. BOEDHI-DARMOJO. Dari perkembangan susunan saraf pusat yang ternyata thyroid hormone dependent ini. 1975. 1971. 17.DJOKOMOELJANTO R. Ed. Brain Development and Thyroid Deficiency. 1976. VAN HARDEVELDT C. 305.1972. Co. Raven Press New York. ibid. HETZEL B S : synthesis in the central nervous system of developing mammals. sedangkan kasus karena defisiensi Iodine diberi Iodine. (HA L L et al. 1972. QUERIDO A : Studies on the hearing loss in a community with endemic cretinism in central Java. Singapore 1978. a North Holland Publ.EVERED DC : Disease of the thyroid gland. Perinatal thyroid Physiology and Disease. 3. JB Stanbury. CAMUS M. . Tindakan segera perlu. 25. RL Kroc. SOEPAR DJO. RAVETTO F. HAMILTON W : Clinical pediatric endocrinology.. 19. Brain Development and Thyroid Deficiency. Simposium Amsterdam 1975. exophthalmus.HARNABROOK R W. 1970. Simposium A msterdam 1975. 24. 10 7. North Holland Pub. Plenum Press. Oxford University Press. EVERED 1976) Sleeping pulse penting sekali untuk mengikuti hasil pengobatan. HENNEMANN G. 1972. 20. 1972. PTU atau neomercazol. 5. Plenum Press.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A : Severe iodine deficiency : its consequences for health. GOSLINGS BM. Human Development and the Thyroid Gland.. 26. Ed. Min Ped 1974 : 709. Brain Development and thyroid deficiency. Bagikasushipothyroidi(bukan karena defisiensi Iodine) apapun sebabnya harus diberikan hormon substitusi selama hidup. DJOKOMOELJANTO R. Ed. Cermin Dunia Kedokteran No. Simposium. Diponegoro University. 28. a review of clinical endocrinology. Biol Neonate 19 : 363. Ed. gelisah.DOBBING J and SANDS J : Vulnerability of developing brain. 1974. A FISHER A : Triiodothyronine turnover in maternal and fetal sheep. The effects of nutritional growth retardation on the timing of the brain growth spurt. HUNG W : Goiters in euthyroid adolescents. CZERNICHOW P : Development of Thyroid function and regulation in human fetus Brain Development and Thyroid Deficiency. 1974. J Clin Endocrinol Met 42 : 778. 1979 . ELBS & Pitman Medical. RAMIREZ I. Indonesia. JB Stanbury. 22. apabila relaps maka dapat dipikirkan tindakan operasi dan jangan radioactive iodine. IX. Amsterdam. Human Development and The Thyroid Gland. Relation to Endemic Cretinism. 1976. ibid. 1974. MACKENZIE JM : A reconsideration of a thyroid stimulating immunoglobulins as the cause of hyperthyroidism in Graves Disease.GOSLINGS BM : Placental transfer of thyroid hormones. a study on a population in Central Java Indonesia. DICAGNO L. kasus hipothyroidi tidak mempunyai lagi kesempatan untuk lebih baik mental performance-nya atau kelainan sarafnya. Relation to Endemic Cretinism. Ed. 4. HOBEL CJ. European Soc Clin Investigation. DUNN JT : The effect of thyroid hormones on the protein Human Development and the Thyroid Gland. Klinik perlu diketahui tanda-tanda hipothyroidi. Indonesia. DA FISHER and GN BURROW. PATEL JC. HOEDIJONO H. Umumnya ini self-limiting. Harper and Row pub. DELANGE F. 18. Dobbing J and SANDS J : The later development and brain and its vulnerability. Acta Endocrinologica 78 : 705. 1975. 11.neurologik atau somatik tergantung pada fase mana sel ssp yang paling terhambat waktu itu. juvenile atau adolescent. Relation to Endemic Cretin. Usia tiga tahun merupakan usia kritik dimana sesudah ini.Dobbing J : Normal brain development. Co. 12. 200. ERMANS AM. no. Neonatal hyperthyroidism dapat terjadi pada anak yang lahir dari ibu yang menderita Basedow (Graves) yang masih aktif. 23.

KAREN E. Clin Endocrinol Met 37 : 783. The litterature has mentioned such terms as lateral aberrant thyroid and benign metastasizing goiter. period. WHO -1974 ). vol. There are also thyroid tumors described as a typicaladenorna or hyperplastic adenomas. In this study. 1973. 1879 l1 . Proceedings 6th Asian Obstetrics and Gynegology.1976 (inclusive) have been forselected for this study. has resulted in confusion as to what constitute a cancer of the thyroid. Advances in Internal Medicine.SMITH DW.SALOMON DH. 34. without causing serious symptoms. to describe the low grade carcinomas.REFETOFF S.New YState JMed 1975 : 1045. 19 1957. * Dibawakan pada Seminar Nasional 1 Gondok dan Kretin Endemik. Moreover the close relationship of benign tumors. 18 – 20 Desember 1978. wlth out showing any tendency to invade bloodvessel or the surrounding tissue.SINGH SANT P. Stippled Epiphyses.especially from the Northern coastal area and also frofi the Central part of Central Java.1967. FELDMAN EB. J Clin Endocrinol Met 27 : 279. Goiter and Abnormality High PBI : Possible Target Organ Refractoriness to Thyroid Hormone. during a five year histologically. MATERIALS AND METHODS Data are obtained by retrospective study of all thyroid di seases. because after July 1977 a decentralisation of hos-the pathology servlces occur. A small part. 35. 22 Ed. Year Book Med Publ Chicago 1976. 1971.Serum triiodothyronine Thyroxin and TSH in Endemic Coiter : a comparison of Goitrous and non goitrous subjects in New Guinea. All are re-exmined and reclassified Histological Classification of according the International Thyroid Tumors (Hedinger & Sobin. Lancet I: 308. that ordinarily kills the patient within a few years. 32. DEWIND LT. 1011. if not properly treated. INTRODUCTION CANCER OF THE THYROID dr Tirtosugondo and dr Indrawijaya Departmen of Pathological Anatomy Diponegoro University Medical Faculty/ Kariadi Teaching Hospital Semarang When one thinks of cancer. KLEEMAN BA : Concepts of Pathogenesis of Graves Disease. 1974. DEGROOT LJ : Familial Syndrome Combining Deaf Mutism. those tumors are metastasizing carcinoms and because they may cause death. CARTER AC: Desiccated thyroid and levothyroxin in hypothyroidism — comparison in replacement therapy. Nevertheless. recoived by the Dept of Pathology. Cermin Dunia Kedokteran No. WILKINS L : The mental prognsi in hypothyroidism of infants and childhood. due to the fact that several pitals in the city of Semarang have their own pathology services. BLIZZARD RM.TABUCHI. The thyroid speciments came from several parts of the province of Central Java. Pediatrics. Stollerman. GH. 1934). 31. grossly and histologically. 1953). 30. those tumors are not included as malignant tumors Only tumors showing invasion of bloodvessel or the usual manifestationa of malignancy are conaidared to be cancer (Warren & Meissner. J. they should deserve serious consideration (Soetomo Tjokronegoro. lumpur. Semarang. which are so small or so benign in appearance that the primary tumor is not recognized. PHAROAH P 0 D. However. cancer of the thyroid gland generally does not con firm to the pattem of carcinoma elsewhere and may run an ex traordinarily course over a period of 20 or 30 years. These tumors may recur locally if not completely removed and ultimately like other benign tumors possibly may become rnalignant. to low grade malignant tumors and tho difficulty experienced by clinicians and pathologists alike in dis tinguishing adenoma from a carcinoma. 14. The yoars 1972 . SAKAMOTO M: Development of Thyroid and its response to TRH in the human Kual fetus. 33. BUTTFIELD I H. MIZUNO M. HETZEL B S: Neurological dainage to the fetus resulting from severe iodine deficiency during pregnancy. TSUYUGUCHI M. one thinks of a highly malignant tumor.

9% of all thyroid carcinomas. 45 thyroglossal ducts. pale.1 100.49 50-59 60-69 70 . TABLE I Several types of Thyroid diseases. Reticulin and PAS staining method. Anaplastic carcinoma. Sex Female Male Papillary Ca. Tumors without neoplastic papillae. Medullary Ca. .particularly the Southern area of Central Java. Therefore. but display follicular or trabecular structures. 437 nontoxic goiters. 4. We have also to keep in mind. This type contains amyloid in the stroma. if the nucleus is large. Papillary carcinoma. mostly sent their material fo the nearby located pathological laboratory in the city of Yogyakarta. unless the nodule is giving evidence of growth or functional activity.7 — 100. which show vascular invasion or true capsular infiltration are considered malignant.9 55.39 40 .7%. who does not often consult a doctor. representing 68. 3 3 11 12 5 1 35 Anaplastic Ca. No medullary carcinoma has been found in our five year record. RESULTS Out of a total of 39. 1 case of Riedel's thyroiditis. TABLE II HISTOLOGICAL CLASSIFICATION Percentage No. the figures presented certainly do not give the true incidence of thyroid cancer. The tissue sections were stained with the routine H & E staining method. 1979 2 The sex distribution (Table-III) shows an excess in the female patients with a female/male ratio approximately 3. The patients have been screened. Medullary carcinoma. but only the relative frequency as seen in the Dept of Pathology of a teach ing hospital. 3. The predominant type in our material is the papillary carcinoma. in both sexes and in all the age groups. Total Total 94 25 Type of disease Carcinoma Adenoma Nontoxic goiter (nodular/diffuse) Grave's disease Thyroglossal duct Subacute thyroiditis Riedel' s thyroiditis Hashimoto's disease Cretinism Total Male 23 21 56 3 24 1 1 — — 129 Female 96 136 381 20 21 4 — 2 1 661 Total 119 157 437 23 45 5 — 2 1 790 Percentage 15.as apart from coroner's cases. 12 Cermin Dunia Kedokteran No. of cases 82 35 2 — 119 Type 1. All papillary tumors are regarded as malignant. very few autopsies are done. without papillae are also regarded as papillary carcinomas. The relative frequency in relation to other malignant tumors during that period was estimated as 2. regardless of the presence of follicular or solid areas. firstly by the patient himself. giant cell carcinoma and other rare types.79 Total Papillary Ca. 23 12 2 Medullary Ca. it may provide us with some useful data. Follicular carcinoma.0% TABLE III SEX DISTRIBUTION of patients with THYROID CA. Totally there were 790 thyroid cases.1 % 19. are classified in this group.1 0. are classified as papillary carcinomas.6 0. 2 Hashimoto's diseases and 1 case of Cretinism.8 : 1 for all histological fypes. 2. All tumors with neoplastic papillae. Papillary carcinoma Follicular carcinoma Anaplastic carcinoma Medullary carcinoma Total 68.9% 29. 69 13 FolliAnaplascular Ca. secondly by the internists or family-doctor and lastly by the surgeon. received during the five year period. tic Ca. Only follicular tumors. 23 Grave's diseases. hypochromatic with invisible nucleolus(so called ground glass type) and the mode of growth is infiltrating into the surrounding tissue. Tumors.4 2. This group includes undifferentiated carcinoma. in relation to sex distribution 2. that the material studied are highly selective.4 1. Years 10-19 20 . Autopsy figures have not been included in this study. as well as spindle cell carcinoma. The histological classification is shown in Table-II and all thyroid carcinomas are classified into four major groups.216 surgical specimens.0 Total 82 35 2 119 TABLE IV AGE DISTRIBUTION of patients with THYROID CA. Total 6 14 21 30 25 18 5 119 2 The four majors types of carcinoma of the thyroid are : 1. round cell carcinoma.6 0. 4405 were diagnosed as malignant tumors. special cases were also stained with the Van Gieson.29 30 . 3.3 0. 14. consisting of 119 malignant subacute. Nevertheless. 4. 6 11 18 17 13 13 4 82 Follicular Ca. 157 benign tumors.9 5. 5 subacute thyroiditis cases.

Etiological factors in carcinoma of the thyroid are obscure and very controversial. (TIRTOSUGONDO et al.54 per 100. Wegelin (1928) observed. During that period. a decrease in the incidence of follicular carcinoma was accompanied by a rise in the incidence of papillary carcinoma. although the pattern has changed. Ujung Pandang 2. females 2. Autria. it is still possible that many nodules. Previously. has not been accompanied by a decrease in the mortality or morbidity from thyroid cancer. 1966). Banjarnegara and Wonogiri). especially from endemic goiter areas in Central Java should be compiled.3% out of the total of 790 thyroid specimens). our material is not large enough to draw any positive conclusion. which is an endemic goiter area. our material mostly came from patients who live in the northern part of Central Java province.. 1977). inclusive Carcinoma No. Recently the widely held believe that nodular non-toxic goiter predisposes to the development of thyroid carcinoma has been modified. Cermin Dunia Kedokteran No. areas of modest endemicity. WAHNER et al. More data. al. particularly the solitary ones. Of course. after the introduction of iodised salt.9%) Both..4% (SYARIFUDIN et al.3%) 12 (85.1974 inclusive. 1971). On the other hand. But. it is interesting to note.14. As mentioned above. Switzerland. resulting in an unchanged overall incidence (WALTHARD.. the relative frequency of thyroid carcinoma is 2. (Table-VI).35% (RIDJAB et al. (1961) have shown that the marked fall in the incidence of goiter in the U. Medan 1. also concluded that the incidence of thyroid cancer was no greater than that reported in goiter free areas.. The city Semarang is located in a non-goitrous area.2%) 23 (21. age-standardized incidence rates reported from Hawaii. Population based cancer registration is not yet established in Indonesia. PENDERGRAST et al. Wonosobo. a non-endemic goiter area.9%) 2 ( 1. 1976). between 1970 . Bandung 1. while follicular carcinomas principally occur in the older age groups. TABLE V Thyroid specimens from endemic goiter areas.55% (TOPO HARSONO. Certainly. and lastly our own figures regarding that carcinoma of the thyroid gland from patients who live in endemic-goiter areas are predominantly of the follicular type. since the First World War. Cali (Colombia) and Israel are high.0%) 105 (100. Mozambique and Yugoslavia have moderate rates and most other countries show low rates (DOLL et.S. we may suggest a possible positive correlation between follicular carcinoma and endemic goiter.12 and for both sexes 1.. and the true incidence rate of thyroid cancer is still uncertain.9% (Kusumawidjaja. received between 1972-1976. 1961). (1966) have produced evidence of an association between follicular carcinoma and nodular endemic goiter in Cali. we had calculated the age-standardized minimum incidence rate of cancer in the population of the city Semarang.000 per year.Papillary carcinomas are found in all age groups. show the following relative frequencies : Jakarta 1. Colombia and also a clear lack of correlation between papillary carcinoma and endemic goiter. are potentially cancerous from the onset.7%) Non-endemic goiter area 80 (76.Total non-toxic goiter sal duct 17 1 2 19 113 We have not been able to find any malignant transformations or changes in the nodular goiters until so far. Cancer type Papillary Follicular Anaplastic T o t a 1 Endemic goiter area 2 (14. Salatiga.. Data from other Departments of Pathology connected with teaching hospitals in several places in Indonesia. an association between endemic goiter and thyroid carcinoma was considered important. than in Vienna and Prague. where the incidence of thyroid cancer was intermediate. between 1972 and 1976 inclusive. Africa. Therefore. 1973). while Iceland. De Smet (1960) working in the Congo. In the past. show an incidence around 1% of all cancer types. 1977). Western countries with comprehensive population based cancer registries. from material received by the Dept of Pathology. an endemic goiter area. SAXEN and SAXEN (1954) reported that thyroid cancer in Finland is equally prevalent in areas with and without endemic goiter. Only 113 specimens came from areas (14. In this study. 1979 15 . that the predominant type of thyroid carcinoma from the endemic goiter areas of the follicular type. Following the introduction of iodised salt in Bern (Switzerland).6% LUSIDA et al.0%) 119 Taking into consideration. 1977). 82 35 2 14 (100. Africa. 1977). Surabaya 2. Riccabona (1973) in his survey in Tyrol. where endemic goiter is known or presumed to exist (Boyolali. of 14 Cases Adenoma Nodular/diffuse Cretin Thyroglos. the observation and conclusion of Wahner et al. particularly the association between non-toxic goiter and carcinoma. thyroid cancer has not decreased in incidence. TABLE VI Distribution of thyroid cancer types in non-endemic goiter and endemic goiter areas. (1966) and also more recently the observation of Mc Gill (1978) in Kenya.90. the age-standardized minimum incidence rate for thyroid cancer was as follows : males 0.5% (SOERIPTO et al. 19721976. that thyroid cancer was tentimes more common at autopsy in Bern. based on microscopically diagnosed cancer.7% of all malignant tumors. However. DISCUSSION Carcinoma of the thyroid gland is not common. also stated that he had not observed the evolution of endemic goiter into carcinoma. Yogyakarta 1.A. the relative frequencies of thyroid carcinoma as observed in several pathology laboratories do not differ too much.

13.9%) of all thyroid cancers (119 cases) and occurs in all age groups. Therefore.TIRTOSUGONDO. Berlin-Heideiberg (1969).S. Fasc 14. Geneve (Switzerland). 27. Khususnya Karsinoma di Bagian Patologi Anatomik F. Page 315-349. Med. 14.1976 inclusive. CHU EW. Med. Ed. ZAINAL ARIFIN.I.1974. Springer. E. 1966.al Java and fine needle aspiration biopsy for cytologic examination has been proposed as a method to improve our knowledge concerning the cancer problem in goitrous areas.SYARIFUDIN WAHID. Kariadi 1975.7% of all malignant tumors. CUELLO C.1977). Simposium Penyakit Gondok F. 2. 24. Pidato pengukuhan Guru Besar pada F.245 1973. we would like to suggest the introduction of fme needle aspiration biopsy for cytologic examination as a method to improve our knowledge in the real incidence and cancer risk factors in endemic goiter areas. MALOOF F : Needle Biopsy of the Thyroid.. HEDINGER CHR and SOBIN LH : Histological typing of Thyroid Tumour. 20. UNDIP/ R.: Cancer in Yogyakarta.INDRAWIJAYA . Intern Med. especially in connection with the cancer problem. 3. Kariadi. Semarang 1977. 19. Relative Frequencies. DOLL R MUIR CS and WATERHOUSE JAH Cancer Incidence in Five Continents. during the years 1972 . Kongres IAPI ke-V.PENDERGRAST WJ. Kariadi.I. 9. Chron. Berita Kongres IAPI ke-II 1971. M.SOERIPTO JENSEN OM and MUIR CS. 1960 . In : Endemic Goitre.VOS JJTh : Pathologisch Anatomisch Onderzoek van Kropgezwellen uit de Residentie Kediri. 1977. 87 : 265-269 1977. Disertasi gelar Doktor Ilmu Kedokteran Pada UNDIP. Springer Verlag. (Amst). 13 : 22-38 1961. VICKERY AL. Atlas of Tumor Pathology. Geneesk. 11. Trop. Geogr. 1941.TOPO HARSONO : Beberapa Aspek Epidemiologis dan Patologis Geografls daripada Kanker. selama 1960-1968. Minimum incidence rates based on microscopioally dlagnosed cancer in the Semarang-city population. Geneesk. Dr. UICC. Thyroid carcinoma accounts only 2. 1975-1976.QUERIDO A. Berlin-Heidelberg 1969. Med. Page 8-13. periode 1973-1976. 16. 81 : 515.H. The female/male ratio is approximately 3. Dr. 12. DJOKOMOELJANTO RJS and HARDEVELD C van : The Consequencies of Iodine Deficlency for Health. 10.K. A Study on a population in Central-Java. 2-3 56-66. 25. Monograph series vol. Their relation to endemic goiter.8 : 1. : Frekwensi Tumor Ganas di Ujung Pandang dan Sekitarnya. ENDANG JOEWARINI. CORREA P.I.WANG CA. Amer. J. Chr.93. USU. Dr. Papillary carcinoma is the major type (68. Washington DC. no. 1973. 8. Hedinger. Brazil. 6: 335 1954. 1973. International of Tumour no histological classification : pada Pria dan Wanita di Laboratorium Patologi Surabaya. In : Thyroid Cancer.GERSHENGORN MC. MILENMORE BK and MARCUS SC :Thyroid Carcinoma and Thyrotoxicosis in the United States. UNDIP/R. 143 : 365-368. Oost-Java. 21. Geogr. and TIRTOSUGONDO : Kelainan kelenjar Tiroid. the fine needle aspiration biopsy is a simple office procedure and certainly more applicable to meet our purpose. 14. DJOKOMOELJANTO RJS : The Effect of Severe Iodine Defflciency. 30 : 81-86.WAHNER HW. W.SOETOMO TJOKRONEGORO : Pathologisch Anatomische byzonderheden over Strumae uit de heelkundige kliniek te Batavia.RICCABONA G : Hyperthyroidism and Thyroid Cancer in an Endemic Goiter area. Indonesia.MC GILL PA : Thyroid Carcinoma in Kenya.S.WALTHARD B (1961). DJOKO SOENARTO. Manila. 7. 15. Semarang 1974. Semarang 1977. Philipines (1977).. (Crile et al. 1970-1974. tahun 19651970. LUSIDA LF. Surg Gynecol Obst 136 : 241 . and GAITAN E : Thyroid Carcinoma in Endemic Giotre Area. Kongres IAPI ke V.. 36 : 141-148 1977. KUSUMAWIDJAJA H : Penyelidikan Frekwensi Tumor Ganas di Lembaga Patologi Jakarta. SUMMARY 1. SOETOMO TJOKRONEGORO : Enkele waarnemingen omtrent het Cystadenoma Papilliferum Thyreoideae en de Strumae Papillomatosa Lateralis (Riihl). 12. N. 26. SOLIHIN. Jakarta (1976) & 3rd Asian Cancer Conference. page 200. Bandung (1973).K. Page 81 . Page 111-123. diagnosed at the Dept of Pathology Kariadi Hospital/ Diponegoro University-Medical Faculty. On the other hand. SANTOSO R. 28. 1979 . SUTOTO HJ. 11. Page 156-165. Docum. 1973.4%) is principally found in the older age groups.O. 1978. Sao Paulo.TIRTOSUGONDO and SARJADI : Beberapa Segi mengenai Tumor Ganas pada Penderita R. Berlin-Heidelberg-New York. RAMALINGASWAMI V : lodine and Thyroid Cancer in Man. CORREA P CUELLO C. 1970. Brazil. In : Report IV meeting of PAHO Technical Group on Endemic Goiter..K. KongreslAPl ke-V. N. Semarang. In contrast to the large needle biopsy. 6. 4. BUDIORO BROTOSAPUTRO and LAKSMONO WIDAGDO. MANSON TAS.K.CRILE G and HAWK W A : Aspiration biopsy of Thyroid nodules. Quotedby V. Ann. 18. Dis. Tyds. URIBE LF. J. N.S. 1953. TAMBUNAN G and SUGITO HUSODOWIJOYO: Registrasi umum Tumor Ganas pada Bagian Patologi Anatomik F. WEINTRAUB BD. Wang et al. Semarang (1970-1974). 22. and EISENBERG H : Epidemiology of Different Types of Thyroid Cancer. More adequate data should be collected from endemic goiter areas in Cent. 23. 12. Tyd.I 1934. 4. Simposium Kanker Nasfonal l. In : Report of the IV meeting of the PAHO Technical Group on Endemic Goiter. UNPAD. Mc LUNG MR. Ramalingaswami (1969). tahun 1975-1976. Colombia. 29. REFERENCES 1. SAXEN EA and SAXEN LO : Mortality from Thyroid Disease in an Endemic Goiter area. Brit J Cancer. AFIP. 5.SMET MP De : Pathological Anatomy of Endemic Goitre.WARREN S and MEISSNER WA : Tumor of the Thyroid Gland. 73 : 1411 1933. Specimens of thyroid cancer from patients living in endemic goiter areas show a preponderance of the follicular type. more adequate data should be collected from regions knows as endemic goiter areas in the province of Central Java. A possible correlation between follicular carcinoma and endemic goiter has been suggested. 1976.RIDJAB W. W. Surg. Geneesk.. : Frekwensl Relatif Tumor Ganas 16 Cermln Dunla Kedokteran No. which most surgeons believe should be done in the hospital.K. 40 : 58:68. Cali. GynecoL Obst. SIREGAR MG. WHO.Again. In : Thyroid Cancer Monograph series vol. 2. 17. 3. Trop. Tyd. Sao Paulo. and ROBBINS J: Fine Needle Aspiration Cytology in the Preoperative Diagnosis of Thyroid Nodules. follicular carcinoma (29. 1976 Gerahengorn et al. Sect 4. Springer Verlag.

9 : 1. John M. diakibatkan kelebihan hormon thyroid. Its diagnosis can sometimes be very difficult as the cardiac changes mask the underlying disease.7% sebagian besar pada umur diatas 40 tahun. Di Indonesia beberapa peneliti telah melaporkan tentang PJT. DALDIJONO (1972) pada penelitian 48 penderita yang dirawat di R. Radio active iodine therapy gives satisfactory results espe cially in elderly patients. SUTIKNO (1975) di Semarang melaporkan umur rata-rata 38. It is usually encountered in patients of advanced age together with other with heart diseases. Yang jelas pada thyrotoxicosis ditemukan adanya peninggian cardiac output disertai penggunaan oxygen berlebihan yang dapat membebankan pekerjaan jantung. DALDIJONO (1972) mendapatkan fibrillasi atrium sebanyak 18. Sebagian lain berpendapat bahwa suatu penyakit jantung lain mendahului atau bersamaan dengan PJT . Lebih sering ditemukan pada umur lanjut. cardiac enlargement with or with out decompensation are the most frequent abnormalities. PENDAHULUAN Kelainan jantung pada thyrotoxicosis mula-mula digambarkan oleh PERRY pada tahun 1825. terutama pada wanita. HELSLOOT (1976) menemukan fibrillasi atrium sebanyak 50% pada mereka dengan umur diatas 60 tahun dan hanya 15% pada mereka yang berumur kurang dari 60 tahun. jarang pada umur di bawah 40 tahun. Treatment of thyrotoxic heart disease is not different than that of thyrotoxicosis without cardiac involvment. Tampaknya umur rata-rata di Indonesia lebih rendah dari angka-angka di luar negeri. aritmi dan pembesaran jantung pada beberapa penderita thyrotoxicosis. F. Pembesaran jahtung ditemukan pada 30—50% penderita Cermin Dunia Kedokteran No. Summary Thyrotoxic heart disease as a clinical manifestation of thyrotoxicosis is hereby presented. Walaupun demikian hubungan antara hipersekresi hormon thyroid dan kelainan jantung belum begitu jelas sampai saat ini. MANIFESTASI JANTUNG Pada thyrotoxicosis makin muda umur penderita makin jelas gejala thyrotoxicosisnya. pembesaran jantung dan payah jantung. keaadaan thyrotoxicosis mempermudah atau mempercepat munculnya gejalagejala kelainan jantung. 1 4. Penyulit jantung yang sering ditemukan ialah fibrillasi atrium. SANDLER dan WILSON (SOKOLOW. Dalam hal ini gejala jantung paling sering dijumpai sebagai gejala tunggal. ekstrasistol dan blok jantung.PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC dr. Cipto Mangunkusumo mendapatkan umur ratarata 35 tahun. Insiden PJT meningkat dengan lanjutnya umur. SUTIKNO (1975) melaporkan 27 PJT dimana 40. Pemeriksaan bedah mayat pada 50 — 90% penderita di temukan adanya kelainan jantung organik. Penyakit ini ditemukan lebih banyak pada wanita dimana HAMMONDS (1960) menemukan 4 : 1. Pada mereka dengan fibrillasi atrium yang menetap.7% disertai penyakit jantung lainnya. Istilah Penyakit Jantung Thyrotoxic (PJT) mula-mula diusulkan oleh LE V I N dan ST U R G IS pada tahun 1924. Beberapa peneliti menganggap PJT adalah suatu penyakit jantung yang murni. Rendahhya umur rata-rata di Indonesia mungkin dapat dikaitkan dengan adanya Penyakit jantung rematik yang bersamaan. disebut juga masked thyrotoxicosis.2 tahun sedang TALKANDA (1975) melaporkan 49. Fibrillasi atrium yang khas biasanya bersifat paroxysmal. Disamping itu adalah suatu kenyataan bahwa PJT hampir selalu ditemukan pada umur diatas 40 tahun. Atrial fibrillation. Pada umur lanjut (terutama pada umur diatas 60 tahun) gejala thyrotoxicosis bisa berupa monosimptom tanpa adanya struma yang jelas. pada umur mana penyakit jantung koroner dan penyakit jantung hipertensi mulai ditemukan. sedang SUTIKNO (1975) 2. BARKER melaporkan umur ratarata 51.5 tahun pada 108 penderita yang diteliti (FRlEDBERG. 1969) sedang HAMMONDS (1960) melaporkan umur rata-rata 50 tahun pada 25 kasus. CAMPUS (1975) mendapatkan dua kasus dengan blok jantung. Sesuai dengan pernyataan KAPLER umur yang lebih muda biasanya ditemukan pada mereka dengan Penyakit Jantung rematik. HELSLOOT (1976) mendapatkan 80% dengan keluhan jantung pada 119 penderita berumur diatas 60 tahun dan hanya 53% pada 159 penderita yang kurang dari 60 tahun. 1979 17 .S. ternyata sebagian besar disertai penyakit jantung koroner atau hipertensi. 1972) meneliti 150 penderita PJT. Adam Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Ujung Pandang. Kelainankelainan lain yang jarang ditemukan ialah nyeri angina. bentuk ini dalam kepustakaan dilaporkan sebanyak 10-20%. angka kematian lebih kurang 20%.5 tahun (hanya pada 7 penderita). Ia menemukan tandatanda palpitasi. DALDIJONO 6 : 1.

Walaupun demikian pilihan cara pengobatan harus disesuaikan dengan usia penderita. GROSS H. 20 — 29. ARBERT S R: Treatment of heart disease in the adult.CAMPUS S. dengan bantuan tes faal thyroid diagnosa dapat ditegakkan. 1975. urine dan sebagainya. Kontrol tachycardia dan mempertahankan cardiac out put. Dalam hal adanya kecurigaan.DALDIJONO. yang kurang bereaksi pada pengobatan yang adekwat atau adanya payah jantung dengan waktu sirkulasi yang normal. Penurunan suhu tubuh untuk memperbaiki "heat exchange". RAPELLI A et al : heart block and hyperthyroidism. DJOKOMOELJANTO R. JAMA 173 : 1902 — 1906. 1972. Kontrole dari sekresi hormon thyroid Iodine untuk menghambat sekresi hormon thyroid. CORRIGAN K E. Antithyroid drug untuk menghambat sintesa hormon thyroid. HASNAM M W : Penyakit jantung Thyrold. WB Saunders. 3. Philadelphia. Mc ILROY M B: Clinical cardiology. Kontrol terhadap agitasi Reserpin (seperti diatas). 18 Cermin Dunia Kedokteran No. 1977. 2. lnfeksi Perlu diadakan pemeriksaan hapusan tenggorok. 3rd ed. Perlu kiranya dipertimbangkan kemungkinan PJT pada keadaan-keadaan dibawah ini (RUBIN. 1972. Kirakira 20% pada mereka dengan payah jantung meninggal dalam waktu satu sampai tujuh tahun. Los Altos. BOEDHI DARMOJO R: Thyroid heart disease. Propanolol (per oral 70 — 80 mg setiap enam jam. Pemberian antibiotika yang tepat. HAMMONDS (1960) mendapatkan hasil 131 yang sangat memuaskan dengan pengobatan 1 pada 25 penderita PJT. 1977). 2nd ed. Adrenergic blocking drug. 1975. Acta Med Indon III.HELSLOOT M H. Larutan Lugol (sepuluh tetes per oral tiga kali sehari). HAYDEN H S : Cardiotoxic thyroid and radio active iodine. Pengobatan bedah dianjurkan pada struma yang besar atau retrosternal. RIMKES E E R. Ned T Geneesk 120 : 47 — 53.5 — 2. 6.0—2. Phenothiazines (50 — 100 mg intra muskuler bila diperlukan). 1974) : Adanya fibrillasi atrium tanpa sebab yang jelas atau yang cepat dan kurang bereaksi dengan digitalis terutama yang bersifat paroxysmal. DIAGNOSA Diagnosa PJT tidaklah sukar terutama pada mereka dengan tanda-tanda thyrotoxicosis yang jelas. 1969. Sodium iodine (100 — 200 mg secara lambat per infus tiga kali sehari) atau. Philadelphia.FRIEDBERG ChK : Disease of the heart. Methimazole(20 — 30 mg empat kali sehari). Lea & Febiger. ISMAIL D. 8.SUTIKNO.5 mg dosis percobaan kemudian 1. 1972 . Mc Graw Hill Book Company. 1975. Pengobatan Pengobatan pada PJT tidaklah berbeda dengan pengobatan pada thyrotoxicosis tanpa kelainan jantung. Pada keadaan-keadaan tertentu memerlukan pengobatan ganda misalnya pada payah jantung atau pada fibrillasi atrium yang cepat. HURST. SANDER P C : Hyperthyreoidie op oudere leeftijd. SJAFRIL : Thyrotoxic heart disease. 1972). Lange Med Pub. Adanya tachykardi tanpa sebab yang jelas atau yang menetap walaupun payah jantung telah ditanggulangi. 1976. 7.RUBIN I L. Reserpin intra muskuler (0. Pengobatan thyroid krisis Suportif umum Cairan intra vena (3 — 4 liter / hari) Iarutan glucose 5 %. Digitalis. jarang sekali diberikan intra vena 0. Naskah Lengkap KOPAPDI III : 915 — 920. Barbiturat (oral atau parenteral 30 — 60 mg tiap enam jam). KEPUSTAKAAN 1.SOKOLOW M. 1979 9. Arch Intern Med 135 : 1091 — 1095. Pemberian Hydrocortison bila akan terjadi collaps dengan 100 mg intra vena yang dite ruskan dengan 200 — 400 mg intra vena per infus.5 mg setiap enam jam) atau.dimana kelainan tersebut bisa berdiri sendiri tetapi lebih sering bersamaan dengan payah jantung atau fibrillasi atrium. 14. 5.0 mg setiap 4 — 6 jam dibawah monitoring jantung). keadaan penyulit jantung dan fasilitas yang ada (RUBIN. HURST J W. Adanya payah jantung tanpa sebab yang jelas . Problema diagnostik justru timbul pada mereka dengan manifestasi jantung yang menonjol sehingga menutupi tanda-tanda penyakit dasar.HAMMOND E E.TALKANDA CH S. Pada umumnya pengobatan yang dianjurkan ialah pemberian obat anti thyroid seperti PTU (Propylthiouracil) dan methimazol kemudian disusul pengobatan lodine radioaktip (SOKOLOW. Propylthiouracil(200 — 300 mg empat kali sehari) atau. 10. Naskah Lengkap KOPAPDI III : 921 — 925. Der KINDEREN P J. 4. Oxygen diberikan melalui sungkup atau perkatheter. LOGUE R B : The heart arteries and vein. Calif. 1970. . 2nd ed. 1960. Penggantian kehilangan NaCl (yang keluar melalui keringat) dan KC1 (yang keluar me lalui gastro intestinal). sputum. New York.

PEMBAGIAN KLINIK Kelainan-kelainan apa saja bisa timbul pada kelenjar thyroid anak ? Teoritis semua kelainan yang ditemukan pada orang dewasa juga bisa timbul pada anak seperti struma. suatu klinik dengan fasilitas yang lebih lengkap akan dapat memberikan jawaban. SUMMARY Thyroid abnormality is the most frequent encountered endocrinopathy in children. The author's experience lies mostly in the field of sporadic congenital hypothyroidism. Yang perlu disingkirkan ialah kemungkinan adanya toksikosis. Berbagai textbook memberikan klasifikasi yang berbeda untuk hypothyroidism ini. M. Ini merupakan kelainan kelenjar thyroid yang terbanyak pada anak. Selama sepuluh tahun terakhir ini di klinik Endokrinologi Anak FKUI/RSCM. infeksi dan neoplasma. hypofungsi. Ada yang berdasarkan endemic or sporadic. Disamping itu pada anak terdapat hypofungsi sedangkan pada orang dewasa lebih banyak hyperfungsi dari kelenjar thyroid. Dengan berkurangnya hormon ini. neoplasma dan sebagainya. Gejala-gejalanya tidak banyak beda dengan pada orang dewasa. exophthalmus dan sebagainya. Sedangkan pada orang dewasa umumnya kelainan yang terjadi bersifat diperoleh (acquired). Sebaliknya terlalu banyak hormon thyroid (hyperthyroidism) yang menimbulkan gejala toksikosis. kelainan kelenjar gondok (thyroid) merupakan penyakit yang terbanyak ditemukan. Jarang pada anak. cyste. Selama periode yang sama seperti disebut diatas. Hormon thyroid harus mutlak ada dalam jumlah yang cukup untuk memungkinkan seorang anak bertumbuh dan berkembang secara normal. Sutan Assin Sub bagian Endokrinologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia R. PENDAHULUAN Diantara endocrinopathia pada anak. congenital or acquired. 1979 19 . Pembesaran kelenjar thyroid tidak jelas. Dalam garis besar untuk praktisnya kita dapat membagi kelainan thyroid sebagai berikut : • Euthyroid • Hyperthyroidism (thyrotoxicosis) • Hypothyroidism Ketiga-tiganya bisa dengan atau tanpa kelainan anatomik. terutama wanita. Biasanya mereka datang ke dokter karena alasan kosmetik. walaupun kita tidak mempunyai fasilitas yang lengkap. 60% dari semua penderita endokrin adalah kelainan fungsionil atau anatomik kelenjar thyroid. maka pertumbuhannya akan terhambat. 14. Tetapi perlu diperhatikan bahwa simple goiter ini terbanyak ditemukan pada anak yang sedang dalam proses pertumbuhan yang pesat. q Euthyroidi dengan struma. Cipto Mangunkusumo Jakarta.KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK dr. Tetapi di dalam klinik ternyata bahwa pada anak lebih banyak ditemukan akibat dari kelainan bawaan (congenital). Di dalam klinik disebut : simple goiter atau non-toxic struma. maka inteligensinya juga akan sangat rendah dan kemungkinan untuk memperbaikinya sangat kecil. yaitu : adanya penurunan berat badan. atau atas dasar etiologi Cermin Dunia Kedokteran No. Banyak dijumpai pada anak remaja. Most of these patient were considered as a Down's syndrome or as a short child with a low intelligence level.S. secara klinis menunjukkan kelainan fungsi thyroid. aktivitasnya akan berkurang dan kalau ini dimulai pada usia muda dan berlangsung lama. gelisah. Dalam hal-hal yang meragukan. Biasanya tidak disertai pembesaran dari kelenjar thyroid. The correct diagnosis of the larger part of these patient established too late. diklinik kami hanya ditemukan tiga kasus. In the last ten years we have found 40 cases of hypothyroidism which could be classified as as sporadic cretinism. maka permasalahan kelenjar thyroid pada umumnya dan pada anak khususnya cukuplah besar. In these cases hypothyroidism should also be suspected. q Thyrotoxicosis dengan atau tanpa struma. Hypothesis mengenai penyebab dari timbulnya simple goiter ini masih beraneka ragam. jarang kelihatan pada anak. tidak tahan panas. kulit yang lembab dan panas. Diagnostik dari kelainan ini biasanya tidak sukar. q Hypothyroidism.. biasanya ditangani oleh klinik spesialis. Early diagnosis and prompt treatment greatly influence the prognosis. Kalau ditambah lagi dengan akibat-akibat dari kekurangan zat iodine yang masih banyak sekali ditemukan di Indonesia. cepat tersinggung. infeksi.

obstipasi. Menurut perkiraan pada saat ini ada 12 juta penderita kelenjar gondok endemik di Indonesia. New York. (lihat gambar). scanning dan penentuun kadar hormon thyroid dalam darah. abdomen yang besar. Gambar kanan : Seorang bayi wanita berumur lima bulan de ngan hypothyroidism ( athyreosis ) Koleksi S. Juga mungkin sebagai akibat kerusakan kelenjar hypophyse (Pada anak jarang sekali). I: Endocrine and genetic diseases of childhood and adolescence. Kalau fasilitas tidak ada untuk melakukan pemeriksaanpeineriksaan tersebut dan kita mencurigai suatu hypothyroidism. B : The thyroid and its diseases. Sebetulnya kalau ada seorang anak menunjukkan sifat-sifat pendek.S : The effect of iodine deficieney. Jika ada perobahan menjurus ke perbaikan. Atas dasar ini saja kemungklnan bahwa klta sedang menghadapi seorang anak dengan congenital hypothyroidism sudah besar sekali. kita tambah pemeriksaan dengan : Hb (yang biasanya rendah). 4th ed. Congenital (cretinlsm) yang dapat berupa : • Athyreosis : kelenjar thyroid sama sekali tidak ada. 5. primary thyroid disease dan sebagainya. Kelainan bawaan (congenital) yang disebahkan oleh kekurangan zat iodine pada makanan dan minuman. maka dengan sendirinya diantara mereka tentu cukup banyak endemic cretins. Saunders Co. trauma atau penyakit autoimmune. hypothermia. Blackwell Scientific Publ. 1979 Seorang anak wanita berumur dua setengah tahun dengan sublingual thyroid. tak pernah berkeringat. DIAGNOSA Pengalaman penulis terutama terletak pada penderitapenderita dengan sporadic congenital hypothyroidism. Assin. lalu diturunkan kembali. maka diagnosis hampir paati. mula cukup dengan 10 mg sehari dan dinaikkan sampai timbul gejala-gejala dini dari hyperthyroidism. Saunders Co. Oxford. mungkin karena tidak terpikirkan ke arah cretinism.R. D : Pediatrie endocrinology. menghilangkan gejala-gejala hypothyroidism. Biasanya dengan pengobatan yang adekwat kita bisa memperbaiki pertumbuhan badannya. Selama sepuluh tahun terakhir ini klinik kami telah menemukan sekitar 40 kasus hypothyroidism yang tergolong sporadic cretinism. W. GARDNER L.J. Sekarang di klinik modern ditambah dengan pemeriksaan radio isotop seperti Iodine-uptake test. Kebanyakan dari penderlta ini dikira seorang penderita Down's syndrome atau anak pendek saja yang kebetulan bodoh.B.E. Semarang. 1974. Dosis pulvus thyroid mula 20 Cermin Dunia Kedokteran No. operasi. W. Penderitapenderlta lni biasanya juga bisu tuli (tuna rungu). Kebanyakan dari penderita ini agak terlambat ditegakkan diagnosisnya. 10th ed. maka tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan pulvus thyroid pada penderita-penderita ini dan kita mengobservasi saja. Acquired (Juvenile hypothyroidism). 2. DE GROOT L. Kelainan pada thyroid yang sebelumnya bekerja dengan baik sebagai akibat dari infeksi. Gambar kiri : KEPUSTAKAAN 1. DJOKOMOELJANTO R. 14. tetapi peningkatan kecerdasan si penderita sering agak mengecewakan. • Maldescent : lingual atau sublingual thyroid • Maldevelopment : bentuk dan fungsi kelenjar thyroid tidak sempurna. 1975. tertinggal perkembangannya. Philadelphia 1975. qSporadic hypothyroidism. Thesis. Dan (ii) Gejala-gejala hypothyroidlsm. lst ed. cholesterol yang meninggi (tidak selulu) dan bone age yang sangat tertinggal.B. mucroglossi dan sebagainya. 1969. dyshormonogenesis.seperti : dysgenests. 1975. J and STANDBURY J. HUBBLE. myxoedema. : Texthook of pediatrics. Apalagi kalau terdapat gejala-gejala lain seperti kulit kering. yang biasanya terlihat pada minggu ke dua atau ke tiga. Pada anak-anak dengan endemic cretinism kita menemukan dua kelainan yang menyolok yaitu : ( i) Kelainan nerologik sebagal akibat kerusakan susunan saraf pusat. (B). NELSON W. mental retardation dan lain-lain. ● Dyshormonogenesis : produksi hormon terganggu karena kelainan enzym. 3. . 4. bodoh dan malas. Menurut anggapan penulis sebaiknya pada waktu ini di Indonesia dibagi sebagai berikut : qEndemic cretinism. seperti Dwarfism. Philadelphia. Kalau ada fasilitas. neoplasma. muka yang sembab (myxoedema). hernia umbilicalis. kita harus sudah curlga ke arah hypothyroidism. Diagnosis dan pengobatan dini pada penderita-penderita ini sangat penting karena akan menentukan prognosisnya. 2nd ed. dapat dibagi menjadi : (A). Jonh Wiley & Sons.

qKretin Sporadik. Kita sering mendengar istilah-istilah serta pembagian-pembagian yang digunakan pada penderita kretin. • Perut buncit dan sering terdapat Hernia Umbilicalis. 14. Ini berarti bahwa selama dalam kandungan anak telah mengalami cidera dan setelah lahir anak tersebut dapat saja mempu* Dibawakan pada Seminaz Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. tetapi tak selalu menyebabkan hypothyroidisme post—natal. DEFINISI EPIDEMIOLOGI Kretin endemik adalah istilah gabungan untuk beberapa perkembangan yang abnormal. 18 — 20 Desember 1978. Syndrom kretin ini mempunyai gejala-gejala yang sangat kompleks dan bennacam-macam manifestasinya. (1974) dikatakan bahwa daMenurut DJOKOMOELJANTO lam penyelidikan-penyelidikan jarang diketemukan type terCermin Dunia Kedokteran No. q Type nervosa. yang berupa : Gangguan pertumbuhan. A prominent feature of the disease is a disturbance in coordination. The symptoms will become more complex. Cidera di dalam kandungan ini dapat menyebabkan gangguan neurologik yang lebih luas misalnya : paresis. Tonus otot yang lembek. (1974) terjadinya kretin Menurut DJOKOMOELJANTO endemik disebabkan oleh karena kekurangan lodine selama kehamilan dan saat-saat berikutnya. Semarang.GANGGUAN BERJALAN PADA * KRETIN ENDEMIK A. PENDAHULUAN Kita semua telah tahu bahwa syndrom kretin adalah suatu syndrom yang disebabkan oleh karena kekurangan Iodine dan thyroid hormon yang terjadi pada permulaan kehamilan atau kekurangan Iodine dan thyroid hormon pada umur yang sangat muda. Jadi pada penderita kretin sporadik ini yang sangat jelas dan menonjol adalah gejala-gejala hypothyroidisme. yaitu sama-sama menderita kretin. the earlier the deficiency in iodine and thyroid hormone exists. Di dalam tulisan ini akan kami ketengahkan masalah adanya kemunduran permulaan berjalan dan kesulitan berjalan pada penderita kretin endemik. yang penelitiannya kami lakukan di daerah Kismantoro (Wonogiri). Umumnya terdapat di daerah gondok endemik. q Type myxoedema. 1979 SUMMARY A study of 27 cases of cretinism is hereby reported. mata juling. Penimbunan lemak di pangkal leher. yang secara geografik kebetulan bersamaan dengan adanya gondok endemik dan disebabkan oleh laesi yang didapat sebelum atau segera sesudah kelahiran. which manifests itself as delayed and difficulty in walking. • • • • • 23 . Terdapat kerusakan pada susunan saraf pusat yang terdiri dari : • Retardasi mental • Gangguan pendengaran type perseptiv (tuli saraf) • Kerusakan batang otak • Retardasi neuromotorik. Menurut KRUPP—CHATTON (1973) dikatakan bahwa penderita kretin sporadik akan terdapat glandula thyroid yang mengalami rudimenter. gangguan waktu berjalan dan sebagainya. sehingga leher kelihatan lebih pendek. Syndrom kretin endemik dapat dikenal dari dua komponen utama ( DJOKOMOELJANTO 1974). tetapi terjadi gangguan faal dari glandula thyroid. diantaranya kretin endemik dan kretin sporadik. KRUPPsymtomatologinya ( DJOKOMOELJANTO CHATTON 1973). dan kawan-kawan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Solo nyai hormon thyroid yang cukup untuk pertumbuhan selanjutnya. Myxoedematosa. — Pada type ini yang paling menyolok adalah tanda-tanda hypothyroid. Dua macam kretin tersebut sepintas lalu sama. karena kita harus mengadakan pemeriksaan khusus serta pemeriksaan laboratorium khusus. Lebih tepat didefinisikan sebagai ekses dari kelainan-kelainan yang ditemukan pada populasi gondok yang tidak mendapat pencegahan yang cukup terhadap gondok. Ialah terdapatnya penderita-penderita kretin pada daerah yang bukan endemik goiter (daerah gondok endemik). (Symposium Penyakit Kelenjar Gondok 1975). Untuk membedakan kedua type tersebut diatas sangatlah sukar sekali. Guntur Hermawan. Rambut kering dan kasar. tetapi dari keduanya sangat banyak perbedaan-perbedaan 1974. Jadi pada penderita kretin sporadik tidak pernah terjadi kekurangan Iodine sejak mulai hidupnya.

Tanda-tanda tersebut adalah : • Retardasi mental/mental defficiensi • Tuli saraf yang bilateral (keduanya) • Tanda-tanda kelainan neurologi (kelainan susunan saraf pusat) yang berupa : mata juling. CARA PENELITIAN Untuk membedajcan dua macam type tersebut di atas terda. rigiditas dar refleks fisiologis yang meninggi/hyper refleksi. Tabel : I. dilakukan dengan questionair. 14. 1.sebut yang berdiri sendiri. 9. Umur permulaan berjalan/tahun 1 1. Sebagai pembanding. yaitu dengan diajak berbicara.52 100% Tabel V : Umur permulaan berjalan penderita kretin dan kasus normal pada daerah yang sama. 7. 10.5 6 6.51 25.72 100 % Keterangan : Kurang jelas — terdapat gangguan pada saat ia berjalan tetapi gangguan tersebut tidak tampak jelas pada saat berjalan. Penelitian tentang adanya ketulian pada penderita kretin dilakukan sangat sederhana.5 5 5. 11. 1. Apabila pada seorang penderita pat dua dari tiga tanda-tanda yang tersebut dibawah ini. 2.44 55. kita anggap menderita kretin. 12.56 100% Tabei III : Gabungan gejala-gejala yang ada pada 27 Penderita Kombinasi A+ B+ C A+B B+C A+ C Tota1: Keterangan : Jumlah 15 5 7 — 27 A = tuli B = retardasi mental C = kelainan neuromotorik % 55. 8.94 — 100% Tabel IV :Perbandingan dari ke 27 penderita kretin endemik yang dapat dan yang tak dapat berjalan No.55 18.sangatlah sukar sekali. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 13. 14.44 37.5 Total: kretin — — 4 4 5 — 4 2 2 — — — 1 — 22 normal 13 9 — — — — — — — — — — — — 22 Catatan : Pada kasus normal bila permulaan berjalan mulai 12 — 15 bulan kita anggap 1 tahun . No. reflek: patologis yang positif.48 18.5 4 4. Pada penelitian ini kami dapatkan 27 penderita kretin.5 tahun. 5. 24 Cermin Dunia Kedokteran No. Pemeriksaan ada tidaknya kemunduran mental penderita kretin dapat kita tinjau dari kontak sosial (kontak person) dengan lingkungannya yang kemudian dibandingkan dengan kasus normal di mana umur serta jenis kelaminnya sama di daerah yang sama. 4.03 14. 1979 . Satu penderita dengan umur dua tahun dan satu penderita deumur 40 tahun. 3. 1. serta kapan penderita kretir menguak endemik mulai berjalan. bila 15 — 20 bulan kita anggap 1.81 — 3. tetapi biasanya diketemukan dalam bentuk campuran. 2. Tabel VI : gangguan / kesulitan berjalan dari 22 penderita kretin endemik No.5 3 3. 2. Penderita Kretin Yang dapat berjalan Yang tak dapat berjalan Total Jumlah 22 5 27 % 81. kita cari kasus normal di mana umur serta kelaminnya sama dengan penderita kretin yang diketemukan di dalam daerah yang sama pula.5 2 2.5 7 7. Untuk menentukan umur. spastisitas. Umur/tahun 0— 9 10 — 19 20 — 29 30—39 40 — 49 Total Jum1ah 12 10 4 — 1 27 % 44. 6. Frekuensi Jenis Kelamin Kretin Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Jumlah 12 15 27 % 44. dan selebihnya sampai 24 bulan kita anggap 2 tahun. Kesulitan berjalan Kurang jelas Kaku dan terputus-putus Ju m1ah 3 19 Tabel II : Umur penderita kretin yang kami temukan sebagian besar bervariasi antara : 4 — 30 tahun.

Pada penderita kretin endemik terdapat laesi pada susunan saraf pusat. 2. Hal itu berdasarkan pada protein synthesis yang merupakan thyroid hormon dependent. sehingga pada saat berdiri dan berjalan menjadi bentuk X (seperti huruf X). Dan kekurangan hormon thyroid akan mengganggu pembentukan sel-sel saraf otak. Philadelphia 1971. maka pada waktu lain dimana keadaan telah memungkinkan juga tidak terbentuk. bahkan ada penderita yang tak dapat berjalan walaupun umurnya sudah cukup tua (lihat tabel VII). Pada penderita kretin sering terdapat paraplegia yang . Adanya kelainan tersebut disebabkan karena adanya keterlambatan penulangan/calcificasi sehingga terjadi bentuk tulang immatur. Semarang. W B Saunders & Co. Pada pembentukan sel saraf ini berlaku "all or none phenomenon" artinya : kalau waktu itu tidak terbentuk. seperti : spastisitas. (CECIL — LOEB 1971). Dengan demikian penderita kretin sukar untuk melakukan gerakan yang bagus dan tangkas pada saat berjalan. 1971. q F a k t o r k e d u a. 6. sebab kurang adanya inisiatif untuk mengikuti keadaan lingkungan di sekitarnya. KEPUSTAKAAN 1. Pada . PRIGUNA SIDARTA : Neurology Dasar. L S KNOCKE : Orthopaedic nursing. di mana sering terlihat penderita terhuyung-huyung dan akan jatuh pada saat berlari-lari. dan gangguan koordinasi gerakan serta gangguan dalam proses kesetimbangan. H K SILVER. KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972). maka kita ketahui adanya keterlambatan/kemunduran permulaan berjalan dari penderita kretin endemik (lihat tabel V). sehingga untuk dapat berjalan memerlukan latihan dalam waktu yang lebih lama. Thesis.KATHARINE F W : Kinesiology. Cermin Dunia Kedokteran No. W B Saunders & Co. 14. pemeriksaan dari 27 penderita kretin.H KEMPE C. 7th ed. 5. (MAHARMARDJONO 1970. 13th ed. q F a k t o r k e t i g a. (DUNCAN'S KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972). Sebab pada coxa para / valga dan genu valgum ini terjadi perubahan axis gerakan dari anggota bawah. HENRY HOLINSHEAD : Anatomy for surgeon volume III. 8. 7th ed. oleh karena genu kiri-kanan akan beradu satu sama lain (knee-knock). 4 5 26 Jumlah 2 2 1 Kemunduran-kemunduran serta kesulitan berjalan pada kretin endemik ini disebabkan oleh beberapa macam faktor. Perkembangan sel-sel saraf terjadi dalam beberapa "Spurt" yaitu pada minggu 14 — 20 serta dari minggu ke 30 dan seterusnya. Bentuk X ini sangat berpengaruh pada saat melakukan gerakan cepat. 3. Juga sering didapatkan adanya gangguan perkembangan pembentukan susunan saraf pusat. 10. yaitu pada saat berjalan cepat dan lari. W B Saunders. 9. dan kelainan bentuk genu. 3rd ed. ta-penderita kretin yang telah dewasa bahkan sudah tuapun masih tetap tak dapat berjalan. Faktor yang tidak kalah pentingnya Umur / tahun 2.DUNCAN : Diseases of metabolism. F J KNOCKE. sedang anggota gerak bawah kaku. 1975. Misalnya inisiatif mengikuti berjalan dan bermain-main dengan anakanak sebayanya yang normal. semua diketemukan adanya bentuk genu valgum.MAHARMARDJONO. Dengan demikian penderita kretin sangat sulit untuk mengkoordinasi gerakannya pada saat berjalan. Tabel VII : Umur dari 5 kasus kretin endemik yang tak dapat berjalan No. 7. sehingga dapat terlihat adanya malformasi dari susunan saraf pusat. terutama pada batang otak dan cerebellum ( DJOKOMOELJANTO 1974). Philadelphia 1974. 1979 25 . dengan sikap anggota atas dalam keadaan flexi. Philadelphia 1974. 3. 1960. Apabila kekurangan Iodine dan thyroid hormon ini terjadi lebih awal maka akan timbul manifestasi gejala-gejala yang lebih kompleks lagi oleh karenanya sering kita dapati penderi- yaitu adanya kelainan bentuk anatomis pada anggota bawah pada penderita kretin endemik. yaitu adanya kelainan coxa. BRAIN & WALTON 1971). Dengan adanya kelainankelainan pada susunan saraf pusat tersebut maka akan terjadi gangguan koordinasi gerakan. Faktor inipun merupakan hal yang sangat berpengaruh pada kepandaian berjalan. DONOUGH O 'BRIEN : Current pediatric Diagnosis & Treatment. 1971. 1972.DJOKOMOELJANTO : Akibat defisiensi Yodium berat. q Faktor pertama.CECIL & LOEB : Textbook of medicine. Sedangkan hal yang masih menimbulkan masalah dan pertanyaan yaitu apakah Iodine dan thyroid hormon ini berpengaruh langsung pada pertumbuhan otak / susunan saraf pusat atau tidak. Apabila penderita kretin dapat berjalan. Simposium Penyakit Kelenjar gondok. 4.disebabkan oleh karena kelainan susunan saraf pusat. kelihatan cara berjalan (gait) kaku dan khas. Hal ini sangat berpengaruh sekali bagi penderita. rigiditas. 1974. KATHARINE F WELLS 1960). (DUNCAN'S 1974. Sedang pada keadaan normal axis ini merupakan garis lurus (KNOCKE & KNOCKE 1951 . Kerusakan otak pada hypothyroidi congenital dapat dilihat pada percobaan binatang yang dalam beberapa hal dapat diproyeksikan pada manusia. sehingga terlihatlah gerakan berjalan yang kaku dan terputus-putus.THE LATE LARD BRAIN & J N WALTON : Brain's disease of the nervus system. Faktor adanya mental defficiensi / mental retardasi pada penderita kretin. Dan ada pula penderita kretin endemik yang dapat berjalan tetapi kaku dan terputus-putus (lihat tabel VI).Bila kita tinjau dari data dalam tabel di atas. 1.

The thyroid hormones act on all body cells.1/2 mm. Through a 20 gram normal thyroid gland flows 100 ml. The basic units of the thyroid gland are the secretory follicles. which in most people is connected with a third lobe. 3. small spherical sacks.THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM * Prof. thyroglobulin (mol. to fix the lodide to the tyrosine molecules of thyroglobulin. It shares this property with Salivary glands. connected through the isthmus. In amphibia they control the complex process of metamorphosis. carry three or four Iodine atoms. 1979. The blood flow to the thyroid gland is rich. A. Semazang. at the right and left. In the adult human. The thyroid hormones which are secreted. The pathway of iodine metabolism in the thyroid 26 Cermin Dunia Kedokteran No. It has two lobes. 14. to split these hormones from thyroglobulin and to send them into the blood stream. which contains 115 tyrosine molecules: it is stored in the lumen of the follicle. In the human it has a diameter of about 1/10 . blood per minute. below the thyroid cartilage. and of development also of the central nervous system.03% of the body weight! The blood flow through the thyroid gland may increase to 10 times the normal flow in situations of thyrotoxicosis or endemic goiter! * Dibawakan pada Seminar Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. to concentrate the in-organic Iodine ion (PII) when it enters the cells of the thyroid.000). The Iodide enters the follicle cells from the blood. of linear growth. 18 — 20 Desember 1978. the thyroid gland weight about 20 grams. . In mammalian vertebrates the thyroid controls a large proportion of the oxygen consumption. The specific properties of the thyroid gland are the ability: 1. The thyroid gland is only 0. to produce a specific protein. the pyramidal lobe. Querido Profesor in Internal Medicine Ryks University Leiden The thyroid gland is in higher vertebrates a highly structured gland with endocrine function. which includes the shedding of the tail of the tadpole and the outgrowth of the legs. and the hormones T 3 and T4 leave the follicle to the blood stream. 2. the gastric mucosa and the mammary gland. weight 650. and to condense these iodinated tyrosines to thyroxine (T4 ) and triiodothyronine (T 4 ) and finally 4. is situated before the trachea. or 1% of the cardiac output.

if under all circumstances the body is supplied with enough thyroid hormones and the plasma levels are normal. during the growing period of the child. of which 2/3 comes from the 4 large Iodine atoms! If the body does not receive enough lodine with the food. a moment comes that the thyroid does not receive enough Iodide to make sufficient hormone under all circumstances. Here the signal is also (with a normal thyroid. or defective enzymes) the thyroid connot make enough thyrotrophic hormone (TSH) release. during lactation. 14. It increases the size. If the supply or intake of iodine is much less. The central nervous system connot develop adequately during pregnancy which leads to mental retardation. Serum TSH-level increases but the thyroid cannot make more hormone. In order to understand what then happens. secreted by the anterior pituitary. it is under control of thyrotrophic hormone. the concentration capacity of the thyroid gland at its surface which interacts with plasma. sub-acute or chronic thyroiditis. but serum TSH is clearly increased. If the machinery of the thyroid for thyroid hormone synthesis is defect (through loss of tissue. for instance 50 ug/day. and the adolescent. that means the body will lose with urine and feces an equal amount. and we find low serum T 4 and high serum TSH-levels.The Iodine supply of the body is of paramount importance for the normal function of the thyroid gland. The TSH urges the thyroid to work harder. This characterization may only be used. is present in the thyroid gland. This is what may happen in the severely Iodine deficient individual. In that case the level of thyroid hormones in the blood is practically normal. plus the increase of the capacity to concentrate the Iodide from the plasma. It is quite clear that with a further decrease of Iodine intake. is generally enough to guarantee the gland sufficient lodide for a normal daily hormone synthesis. the skeletal system does not differentiate or mature well. and herewith the surface of the thyroid gland (goiter is the result) and it increases the avidity. However. which causes loss of hearing. How is the thyroid function regulated. this mechanism may not be successful. the Corti-organ of the inner ear does not differentiate. We then speak of a compensated lodine deficiency. The individual is with such an intake in balance. A thyroid in a organism without a pituitary does not make thyroid hormones. and how proceeds Iodide metabolism in the body outside the thyroid gland? The thyroid does not function on its own. 1979 27 . Cermin Dunia Kedokteran No.1/5 mg). regardless of its adaptation mechanisms. More than 95% of all Iodine in the body. during adolescence and during adult life. in which case the serum thyroid hormone level will drop below normal. As stated in the beginning this has many consequences for the developing fetus. in this case because there is not enough Iodine available to make the hormones. All these signs and symptoms are seen in the population of a severely Iodine deficient region! The normal daily Iodine intake should be between 100 and 200 ug per day (1 / 10 . the increase of surface and with it the increase of blood flow. and sometimes succeeds with it. it cannot make sufficient thyroid hormones. which has no disease) the low serum level of thyroid hormones. requires more basic knowledge of thyroid physiology and pathophysiology. and what is called decompensated lodine defeciency. The molecular weight of thyroxine is about 770. for the child. The result is hypothyroidism. These circumstances are : during pregnancy. These 2 measures. Until now we have not given attention to two aspects of thyroid physiology. and the body stores remain the same. through infection as an acute. the human body starts to use its adaptation mechanisms. and there is also retarded growth. about 10 mg. the result of a lack of thyroid hormones.

COMPENSATED INTAKE I 2 CLINICAL Goiter Euthyroid Adeq. and the lodide from it is conserved and comes back to the plasma. DJOKOMOELJANTO : Thyroid hormones and human mental development.A. A. HETZEL. That is the lodine reserve within the gland. This Iodide is lost with the urine. and is Iodide lost through urine and faces. response pregnancy Cretinism Suboptimal mental development BORDERLINE DECOMPENSATED DEFICIENT + DEFICIENT ++ + + + + — — ++ + +? + and – — ? ++ – — – + + 1. Grade III : Goiter endemias with an average rinary Iodine excretion 25 ug per g creatinine. Progress in Brain Research. 28. The loss with the faces is however a very small fraction. B. is degrated during that day. It was said before that if Iodine supply decreases.. 1974. Semarang. we speak of compensated Iodine deficiency. Ed. Indonesia. adequate thyroid hormone formation may be impaired. thyroid hormone supply adequate for normal mental and physical development can be anticipated. Some may involute. Corner et al. the thyroid adapts by increase of size and surface. 14. Thesis. E. BLEICHRODT and R. WHO Choonicle. just as it clears urea. In these circumstances. and contain lots of colloid. it is possible to demonstrate the increase of the Iodide concentrating capacity before goiter is present. The kidney also " clears " plasma of Iodide. In the last scheme the findings in a population with different degree of Iodine deficiency are indicated. In the next figure the three situations of lodine metabolism are indicated : the normale state the compensated state and the decompensated state. This is roughly 200 times the needed daily production! Furthermore the daily thyroxine produced. using radioactive Iodine. R : Akibat defisiensi yodium berat.I daily intake) the fetus is at risk. 3. PRETELL and A. . encapsulated adenomas develop. At this level. chloride and many other substances. ERMANS. biochemical abnormalities in the plasma will be present. with a continuous stimulus for growth to the gland. STANBURY J. They are often in the resting state. in : Matura tion of the Nervous System. The cells lining the follicles are high.S.B. and growth of children may be impaired. When the Iodine deficiency is more severe. and may be born with damage of the central nervous system (of which mental retardation is only a part). From this pool lodide goes to the thyroid gland.228. Endemic goiter and cretinism : Public health signifecance and prevention.M. 220 . 2. 1974. not yet mentioned. 1978.This group is at risk for hypothyroidism but not for overt cretinisms. The noncretinous part of the population may suffer from hypothyroidism. If this adaptation is sufficient. The thyroid has to produce about 60 80 ug T per day. DJOKOMOELJANTO. With refined methods. which can support the defence against lodine shortage over a short time of 3-6 months. and by adding concentrating capacity. The lodide in the extracellular compartment therefore receives lodide from two sides : from the food and from the breakdown of thyroxine. It is on the basis of urinary Iodine excretion that goiter endemias are classified in 3 grades : Grade I : Goiter endemias with and average urinary lodine excretion of more than 50 ug per g creatinine. There is however also an other buffer mechanism. Grade 11 : Goiter endemias with an average urinary Iodine excretion of between 25 and 50 ug per g creatinine. QUERIDO. QUERIDO A. Endemic cretinism is a serious risk in such a population. which amounts to 10 mg present in thyroglobulin. Goiter is the first physical abnormality which is seen in lodine deficiency. If the lodine deficiency is very severe (below 25 ug 28 Cermin Dunia Kedokteran No. Also a few additional data about Iodine metabolism. This is finally the histological picture of the nodular goiter as we see it. the colloid is decreased. Linear growth Adeq. other may form hemorrhagic cysts. M. After prolonged lodine deficiency. N. 1979 THE FUNCTIONAL CONSEQUENCES OF IODINE DEFICIENCY. Histologically the goitrous gland initially keeps its structure and becomes hyperplastic.A.

asal jangan dilupakan saja bahwa penyakit pisikpun diagnose dan penyembuhannya bisa diperlama oleh faktor-faktor psikologis. bahkan mendapatkan keuntungan sekunder (secondary gain) berupa perhatian. Dokter sebagai individu dengan unsur-unsur kemanusiaan juga tidak dapat membebaskan diri dari berbagai problema psikologis dalam menghadapi pasien-pasiennya. 14. Contoh yang paling umum ialah pengalaman dokter baru yang merasa tidak yakin akan ilmu dan latihan-latihan yang telah diperolehnya. Therefore practical knowledge of some psychological factors in certain medical and surgical cases mastered by the general practioner will be very useful. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap dokter waktu menghadapi pasiennya sangat dipengaruhi oleh kondisi mentalnya sendiri pada waktu itu.PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN dr Makmuri Ms Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta.penderita seolah-olah mendapatkan keuntungan dari penyakitnya. Jika kita membicarakan pendekatan psikologis dari berbagai problema Kedokteran. Finding the psychological basis of the patients complaints followed by the appropiate therapeutic measures cannot be considered a waste of time. Perlu dibina komunikasi yang lebih baik antara dokter dengan penderita (memperhatikan faktor-faktor psikologisnya) dalam menghadapi setiap kasus kedokteran. Biasanya perasaan ini akan hilang secara berangsur-angsur Cermin Dunia Kedokteran No. • Penderita penyakit pisik yang penyembuhannya diperlama oleh faktor psikis. pelayanan istimewa dari famili. yang timbulnya setiap kali penderita dihadapkan dengan beberapa problem/konflik yang menekan dan gejala-gejalanya disini justru sebagai usaha penyesuaian diri. 29 . Rupanya perawatan disini merupakan perjuangan yang terus menerus antara dokter dan penderita. sehingga pada pengalaman prakteknya dia lebih merasa cemas pada pasien pertama yang datang berobat kepadanya. bukanlah penyakit dalam arti sesungguhnya. Dengan ketiga dasar pengertian yang harus dimiliki oleh setiap dokter secara hati nurani (tidak hanya sekedar diketahui saja) dapatlah diharapkan hasil yang semaximal mungkin dalam menangani kasus-kasus kedokteran. Orang dengan penyakit pisik/organis biasanya merasa sedih memikirkan penyakitnya. sehingga secara tidak sadar sebetulnya penderita tidak ingin disembuhkan dan akibatnya hanya sedikit saja dia membantu perawatan dokter. SUMMARY With the right psychological approach many medical problems can be overcome. Dan biasanya yang terjadi adalah keadaan anxiety (= cemas) yang berusaha ditekan begitu kuat oleh dokter yang bersangkutan dengan berbagai cara defence mechanism (= daya pertahanan jiwa). Dokter harus menyadari batas-batas kemampuannya disamping harus memperlakukan pasien sebagai manusia secara keseluruhan yang harus ditolong. tidak hanya menolong penyakitnya saja. sehingga ia ingin lekas sembuh dan membantu sepenuhnya nasehat-nasehat dokter. kita harus menyadari adanya pengertian dasar bahwa : 1 Antara psyche dan pisik itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Dan perasaan cemas itu tidak lain karena takut akan kegagalan. sehingga secara tidak langsung . sehingga timbulnya side effects yang merugikan kedua belah pihak dapat diperkecil. The doctor should be aware of his own limitations and should treat the patient as a whole human being and not merely as a case of a certain disease. Marilah kita bahas masalah-masalah tersebut diatas satu persatu agar kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Jadi kelihatannya lebih mudah merawat penderita penyakit pisik yang murni. Kerapkali dirasakan lebih sukar menyembuhkan penyakit dengan latar belakang psikologis (Neurosa ataupun gangguan psikosomatik) daripada penyakit pisik yang murni. Penyakit ini justru melindungi penderita dari kesulitan-kesulitannya. sehingga setiap terjadi problema mental pada individu pasti akan mempengaruhi effektivitas dari pisik dan juga sebaliknya setiap terjadi perubahan kondisi pisik akan mempengaruhi pula kondisi mentalnya walaupun tidak selalu dapat terlihat dari luar. Maka disini dokter harus mengenal betul adanya fenomena ini yang biasanya dapat dikategorikan sebagai berikut : • Penderita dengan gejala-gejala pisik (keluhan-keluhan somatik) tapi penyebabnya adalah psikis. dimaafkan kegagalannya dan dapat menghindari tanggung jawabnya. Pada penyakit dengan latar belakang psikologis. • Penderita penyakit pisik yang gejala-gejalanya tertutup oleh berbagai keluhan somatik yang berlatar belakang psikis (dan hal ini akan menyulitkan diagnose). 1979 II III.

Maka program pendidikan dokter di masyarakat dengan bimbingan dokter-dokter Puskesmas teladan ini akan besar sekali sumbangannya untuk menghindari kejadian tersebut diatas. maka penyakit yang dideritanya se- " . dianggap terlalu membuangbuang waktu oleh dokter umum. Atau terhadap pasien wanita yang menarik. Ada dokter yang begitu cemasnya kalaukalau sampai dituduh " tidak sopan oleh pasien. Sering dikatakan bahwa untuk mencari latar belakang psi kologis dari keluhan pasien. Misalnya menanyakan tentang problem rumah tangga. dia akan mendapatkan pujian selangit dengan ucapan terima kasih dari pasien dan seluruh familinya untuk " miracle" yang telah dilakukannya. Ada lagi sikap lain dari dokter yang takut akan kegagalan ini misalnya secara sadar dia mengintimidasi pasien dan keluarganya. misalnya : Pada penyakit-penyakit akut dan trauma yang kebanyakan diderita oleh orang-orang yang masih relatip muda. Tapi sebaliknya penderita yang cemas harus menghadapi kembali problem hidupnya. 14. artinya kalau ia berhasil menyembuhkan. tapi juga bisa berupa ambisi yang berlebihan untuk bisa menyembuhkan pasiennya secara cepat. walaupun dokter sendiri merasa tidak sengaja telah berbuat demikian. sering dokter tersebut langsung mengkonsulkannya kepada gynecoloog tanpa melihat sama sekali lokalisasi yang dikonsulkan itu. takut membikin pasien marah/kecewa sehingga tidak sampai hati untuk menyampaikan hal yang sebenarnya dan meminta perawat untuk menyampaikannya. dia akan menahan pasien begitu lama. 1979 ah itu pikiran Saudara•saja". menunjukkan perasaan tidak senang kalau pasien banyak bertanya dan dia akan merasa malu untuk mengatakan "Saya belum yakin atau belum tahu diagnosenya/prognosenya". pada kasus-kasus yang sukar. hanya untuk menghindari intepretasi negatif dari pasiennya (yang sebetulnya dokter sendiri takut terhadap kemungkinan terjadinya skandal). tetapi jika pencarian latar belakang psikologis dari pasien itu bertujuan untuk mengambil sikap dan tindakan yang tepat selanjutnya. Akibatnya dia akan mudah membuat keputusan yang salah. karena semula memang telah " diramalkan" demikian. Dan kalau kebetulan ada pasien yang menyampaikan problem tersebut biasanya dokter merasa tidak senang menanggapinya. perawatan dan sikap dokter justru memperlama penyembuhan penyakit. Makin besar ambisinya ini. juga yang lebih penting dari itu untuk melatih " sikap dokter yang benar " dikemudian hari. kadang-kadang tidak membantu dalam anamnese. maka dia akan tetap juga dimengerti oleh keluarga penderita. Jelaslah keadaan semacam itu akan merugikan pasien. banyak sedikitnya akan mengganggu relasi dokter dengan pasien yang baik. Bisa berupa keragu -raguan. sudah tentu akan makin besar pula perasaan cemasnya. Apalagi kalau keluhannya bersifat gynecologis. Tapi untuk mengundang mereka bersama hampir tidak pernah dilakukan oleh dokter umum disini. membikin jarak dengan pasien supaya dirinya tetap dianggap penting. "harapannya tipis. perbedaan pendapat dalam mendidik anak-anak. dan lain-lain lagi. Hal itu mungkin benar jika yang dimaksudkan untuk melakukan psikoterapi. Umpamanya saja. Dokter merasa cemas untuk menanyakan hal-hal semacam itu kalau-kalau ada problema yang mirip dengan pengalamannya sendiri yang telah dengan susah payah berusaha dilupakan atau mirip dengan problemnya sendiri yang belum terselesaikan. tapi saya akan berusaha menyembuhkannya". Belum lagi persoalan seperti pasien yang jatuh cinta kepada dokternya (sehingga sering menimbulkan kasus simulasi). sehingga terlambat mengkonsulkan kepada Spesialist yang bersangkutan. maka pernyataan tersebut diatas sangat tidak benar. Alasan yang sering dikemukakan biasanya dengan mengatakan "saya tidak punya waktu " . Jadi program pendidikan di masyarakat ini disamping dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat proyek ini dilaksanakan. sehingga pemeriksaannya menjadi tidak teliti. Itulah sebabnya buat semua dokter umum khususnya sangat diperlukan pengetahuan praktis tentang faktor psikologis yang berpengaruh dalam berbagai keadaan medis (atau chirurgis) yang dialami oleh penderita. Sumber kecemasan lain yang sering dirasakan dokter ialah takut menangani problema pasien diluar penyakitnya (padahal tindakan ini merupakan pendekatan manusiawi yang paling berharga nilai therapeutikanya). Mereka cemas kalau menimbulkan suasana permusuhan. dengan mengatakan bahwa penyakitnya termasuk berat dan fatal. yang meskipun pertanyaan itu sebetulnya penting sekali buat menegakkan diagnose. dokter disini menghadapi problem utama berupa kesulitan untuk membuat penderita mau bekerja sama dalam terapi. dan lain-lain. sering menghindari pemeriksaan yang seharusnya dikerjakan pada pasien lain jenis (dokter pria dengan pasien wanita). takut ditahan begitu lama karena penyakitnya ataupun takut mendapatkan vonnis penyakit yang akan menghentikan/menghambat usahanya. dan lain-lain. Akibatnya ia akan bersikap kaku. persoalan-persoalan mengenai masa depan karier dokter sendiri. Hal ini ia lakukan untuk mempertahankan " kehebatannya " .tergantung kemampuan adaptasinya. begitu cepatnya memeriksa jantung dan paru penderita (pemeriksaan thorax). hanya karena takut nanti menyinggung perasaan pasien. Disini penderita yang ingin segera melanjutkan ambisi perjuangan hidupnya. "itu bidangnya psikiater" atau 30 Cermin Dunia Kedokteran No. untuk membuktikan " kebesarannya dan kemampuannya". Dan dokter juga kadang-kadang takut menjadi sumber berita buruk buat pasien. Ada juga dokter yang enggan bertanya. Tapi kalau pasien betul-betul meninggal. karena semua calon dokter telah dilatih terjun langsung di masyarakat untuk "beracting" sebagai " dokter penuh". Kadang-kadang dokter juga tahu bahwa penyakit pasien sebenarnya berlatar belakang psikologis dan tahu pula sebabnya karena konflik suami istri. jika pasien seharusnya memerlukan hal itu. Perasaan takut akan kegagalan ini ternyata menimbulkan sikap yang bermacam-macam terhadap pasiennya. problem hubungan extra-marital . Sebab banyak sekali kekeliruan diagnose. Ada lagi kecemasan dokter yang berhubungan dengan masalah-masalah sexual.

.. kepada Negara dan kepada Tuhan.. bahwa Dari penelitian-penelitian di Eropa dan Amerika didapatkan kesimpulan bahwa wanita pemakai IUD tiga sampai lima kali lebih sering menderita Pelvic Inflamatory Disease ( PID ) dibanding wanita yang tidak menggunakan IUD. 14....... 1978 Banyolan-banyolan ini telah didengar selama Muktamar Besar Ikatan Dokter Indonesia ke XVI yang telah berlangsung di Denpasar.. problem utama dokter disini adalah menanggulangi perawatan psikologisnya yaitu mencegah atau melawan depressinya... kondom itu harus dipakai suaminya.. Jadi disini dokter harus pandai membawa diri.. pengertian dan siap menolong penderita setiap saat... ekstra uterin graviditas akibat perlekatan dari organ-organ di dalam pelvic dan sebagainya. kok dimakan. sexual habit dan sebagainya Dikatakan bahwa PID lebih sering dijumpai pada wanita yang berumur di bawah 25 tahun dan belum mempu nyai anak..... kok masih hamil juga. Cermin Dunia Kedokteran No.. saya makan dulu kondomnya... + Ibu : Betul.. maka dokter disini harus bisa meyakinkan penderita... keluar pelembungannya .. Pokoknya dokter harus dapat menjadi sumber kekuatan. Marilah kita bina doctor patient relationship yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang. Percakapan didalam kamar praktek seorang dokter petugas BKKBN....... Adanya gejala-gejala seperti : gangguan dari haid..... saya sudah ikut KB.karang justru merupakan " anugerah" .. Pada penderita yang takut untuk menjalani operasi (tindakan chirurgis).. kondom dipakai. Bali 7 — 10 Desember 1978.. Bagaimana cara pakainya ? + Ibu : Setiap kali mau campur.... sehingga penderita dapat diharapkan memberikan kerja sama yang aktif dalam terapi. Dengan approach psikologis yang baik.. tidak untuk dimakan ibu.. agar kita dapat lebih meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.. Dokter : Lo....... harapan yang akan diperoleh dari operasi dan bahaya yang nyata kalau penderita menolak operasi.... memberikan keterangan dan petunjuk perawatan yang jelas.... Juga harus menunjukkan keseriusan merawat.. sekret vaginal yang abnormal. tiap kali campur dengan suami... demam.... terutama kalau merasa bahwa harapan hidupnya telah menipis.... 1979 31 . FDA Consumer Nov. Amien. dok...... yang mempunyai partner sex lebih dari satu atau yang selalu mengganti partner mereka. Sehingga penderita tidak menyembunyikan penyakitnya untuk menghindari operasi. dapatlah diatasi persoalan-persoalan kedokteran ini secara tepat. + Pasien :(seorang ibu) Dok... dan lain-lain.. baik karena ketakutan yang realistik maupun yang hanya bersifat khayalan. Tahukah anda ???????? .. Kejadian ini berhubungan pula dengan berbagai faktor lain seperti umur. untuk menghadapi problema kasus-kasus kedokteran.. Diagnosis dini serta pengobatan yang tepat sangat berguna untuk mencegah timbulnya penyulit dari PID seperti sub/infertility. Orang-orang tua ini akan mudah sekali jatuh dalam keadaan depressi. sehingga penderita selalu bersimulasi dengan keluhan-keluhannya yang seharusnya sudah hilang. tak mungkin akan hamil.. Disini dokter harus dapat memberikan sugesti yang konstruktif kepada penderita. yang kadangkadang penyelesaiannya berbeda untuk kasus yang sama.... + Ibu : Kalau begitu saya salah pakai dok : Pantas se karang kalau saya kentut. Masih banyak contoh lainnya yang memerlukan seni komunikasi tersendiri.. Dokter : Bila ibu mengikuti petunjuk-petunjuk penggunaan kondom. — Dokter : Apa betul ?... Pada penyakit-penyakit kronis yang sebagian besar diderita oleh orang-orang tua. nyeri abdomen atau pelvic serta nyeri waktu senggama pada cyclus pertama sampai ketiga sesudah pemasangan IUD merupakan tanda adanya PID. dapat memberikan kepercayaan dan sympathi pada penderita.

nampak adanya ectropion dengan discharge yang purulen. Pendahuluan Telah kita ketahui. Jenis kelamin wanita berumur 3½ tahun. Keluhan utama : Pada saat yang bersamaan. kasus ke-tiga anak wanita umur empat tahun. berumur 34 tahun datang untuk memeriksakan diri. 1979 . maka dilakukan pemeriksaan serupa pada ibu penderita. pada genitalia externa Pada pemeriksaan : (a). Urethra juga oedem . discharge tidak ada. Pada hari ke-empat. Pada hari ke-4. SUMMARY Three cases of colpitis gonorrhoea in one infant and two children are hereby reported. namely "rubbing of the penis against the vulva of his children" which is base on his " belief" that by doing so. (c). dr Sugastiasri Bagian llmu Penyakit kulit dan kelamin RS. tiga kali berturut-turut tiap hari. Kasus 3 : Pada tanggal 20 Juni 1978. dimana cara penularannya sangat diluar dugaan kami. Selanjutnya menurut pengakuan ibunya. didapatkan keadaan yang sama dengan kasus 1 dan 2 serta laboratorik ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. erythema. Pada anamnesa ditemukan adanya hubungan kelamin terakhir (coitussuspectus) dengan WTS. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus intraseluler. Penderita diberikan Penisilin prokain 900. Pada pemeriksaan klinik. tiga kali berturut-turut tiap hari. laboratorik . didapatkan : vulva . orificium urethra externa tenang. Kasus I bernama S .000 U. adalah dengan melakukan hubungan sex. Pemeriksaan klinik didapatkan. sebab sedang tidak ada pembantu. Oleh karena itu. bahwa sejak lama penyakit kelamin. keduanya mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak tiga hari yang lalu.000 U. Dr. suaminya seorang karyawan hotel di Semarang. dengan keluhan utama mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak lima hari yang lalu. Apalagi dengan meningkatnya turis dari ataupun ke beberapa negara membuat penyakit GO ini makin sulit untuk diberantas. Disini kami akan melaporkan tiga kasus kolpitis GO pada bayi (3½ bulan) dan anak wanita (3½ tahun) saudara kandung. Kariadi Semarang (b). tiga kali berturut-turut tiap hari. Jenis kelamin wanita berumur 3½ bulan. dilakukan pemeriksaan : – sediaan hapus dengan pengecatan Gram – pemeriksaan KOH untuk jamur/Candida . Kasus II bernama W . terutama gonorrhoea ( GO ). status venereologik. penderita datang kembali untuk kontrol. tiga kali berturut-turut tiap hari. anal-sex (terjadinya proctitis GO) juga terjadinya gonoblenorrhoea pada mata bayi yang baru lahir dari ibu-ibu yang menderita GO ataupun terjadinya kolpitis GO pada bayi atau anak wanita karena yang merawat sehari-harinya menderita GO adalah merupakan cara penularan lain yang dapat terjadi. ataupun dengan variasinya antara lain : oral-sex (terjadinya pharyngitis GO). umur 4 tahun. Laboratorik tidak ditemukan kuman diplokokus Gram negatip. kami melanjutkan pemeriksaan untuk menemukan "contact-persons" dan untuk ini menasehatkan agaz suaminya diperiksakan juga. status venereologik. penderita datang kembali untuk kontrol. status venereologik didapatkan oedema pada orificium urethra externum. Their own father happens to be the source of infection. Keesokan harinya. Pada pemeriksaan klinik. Terapi yang diberikan adalah Penisilin prokain 600. Kasus II : Penisilin-prokain 600. lima hari yang lalu. Pada kedua kasus ini.pemeriksaan dengan larutan 0. seorang ibu dengan membawa seorang anak wanita bernama E.ANTARA KE PE RCAYAAN DAN KENYATAAN: kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak dr Oetomo Sigit. Pada pemeriksaan klinik. Pada hari ke-empat. erythema. telah merajalela dan tersebar luas di dunia ini. Transfer of the disease is very unusual. kedua penderita datang kembali untuk kontrol. Penularan penyakit GO yang lazimnya terjadi. dengan hasil sebagai berikut : – Gram negatip diplokokus tidak dijumpai – Candida tidak dijumpai – Trichomonas : tidak dijumpai.1% NaC1 flsiologis untuk trichomonas. sesudah ditemukan Gram negatip diplokokus. sedang candida dan Trichomonas tidak ditemukan. hasil : ditemukan pada kedua penderita tersebut diatas kuman Gram negatip diplo: positip kokus Candida : negatip trichomonas : negatip Terapi yang diberikan : Kasus I : Penisilin-prokain 300. labia mayora et minora : oedem. Laporan kasus: Kasus 1 dan 2 Pada tanggal 17 Juni 1978 datang di-poflklinik kulitkelamin seorang ibu dengan membawa sekaligus dua orang anaknya (kakak-beradik) . kedua anak tersebut selama ini diasuh sendiri. datang di-polikHnik kulit-kelamin. sedangkan pada pemeriksaan laboratorik kuman Gram negatip diplokokus tidak dijumpai. his disease will be cured.000 U.000 U. erythema dan adanya discharge yang purulen. It is the duty of the doctor to provide information to the population a about the ways of infection and the dangers of venereal diseases. genitalia externa yang tenang dan discharge tidak ada. 14. Pemeriksaan klinik. status venereologik genitalia 32 Cermin Dunia Kedokteran No. tak dijumpai ectropion dan didapatkan discharge yang sero-mucoid.

Suatu kepercayaan yang "salah kaprah " dan hal ini menjadikan salah satu tugas para sejawat untuk memberikan penerangan sejelas-jelasnya kepada masyarakat luas dalam arti cara penularannya.. ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. DEHERAGODA : Diagnosis of rectal gonorrhoea by blind anorectal swabs compared with direct vision swabs taken via a proctoscope.. 48% ( 67. bahaya serta akibat dari penyakit kelamin. Bailliere Tindal. London... yang sebelumnya memang belum pernah melakukan coitus dalam arti yang sebenarnya. akhirnya diakui dengan terus terang bahwa mereka adalah sumber penularannya.. Tetapi sebaliknya ada juga kepercayaan disebagian kalangan wanita tuna susila (WTS) yang tentunya mempunyai sakit kelamin. 3..1975. Salah satu penularan yang kiranya sangat jarang terjadi dan perlu dipikirkan kepada para suami sebagai "contact-persons ".. WILLCOX R R : Importance of the so-called sexually transmitted diseases. Tahukah anda ?????? . Sebagian besar. SURIA DJANDA : Penggunaan antibiotika pada beberapa dermatosis dan pada penyakit kelamin. G.externa : tenang. 14. Jumlah penduduk Indonesia pada waktu ini telah sangat meningkat ( 141 juta -1978 ) dengan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2. 2. sedangkan laboratorik : Gram negatip diplokokus tidak dijumpai.. British Jof Venereal Diseases 5 (53) : 311. British J of Venereal Diseases 51 : 221 — 225. status venereologik didapatkan portio cervix. RAHARDJO R M : Urethral discharge. malaria dan senagainya. 1977. vagina. WEISNER P J: Personal prophylacsis for vcnercal diseases. discharge tidak ada. tujuh hari yang lalu. Simposium Antibiotika 42 — 46. Pada pemeriksaan klinik. Enam puluh prosen penduduk melek huruf.. 112.P.. yaitu dengan mengoleskan secara langsung penis penderita kepada vulva anak-nya. Terapi yang diberikan : Penisilin prokain 900. tuberkulosa. WISE R : Rational choice of antibiotics..N. tiga kali berturutturut tiap hari.. empat hari. Rekomendasi & keputusan sidang organisasi KONIKA IV. Hasil pemeriksaan suaminya. 5. discharge tidak ada... 1976. 1979 33 .... Sesudah diajukan beberapa pertanyaan dengan berbagai cara kepada mereka (kedua suami tersebut) dan diberitahu bahwa anak-anak mereka terkena penyakit kelamin dan juga sesudah didesak bahwa penyakit kelamin anak-anaknya hanya bisa terjadi karena didalam keluarga harus ada yang sakit kelamin. dengan cara : mengoleskan secara langsung penis mereka kepada vulva anak-anak mereka.4% setahun. Ringkasan Telah dilaporkan tiga kasus kolpitis-gonorhoea pada bayi dan anak wanita yang ternyata bahwa sumber penularannya adalah dari ayahnya sendiri yang kiranya sangat jarang terjadi. klinik .15 juta ( 15% ) adalah Balita. pertahunnya sekitar 120 dolar.8 juta ( 80 % ) diantaranya tinggal di pedesaan dan 62 juta ( 44% ) berumur 0—14 tahun. Angka kematian bayi rata-rata 110 0/0o sedangkan untuk anak-anak Balita angka kematian sekitar 634500 setahun.. 1958. Candida dan Trichomonas tak ditemukan.... Dengan melakukan hubungan sex tersebut. NICOL C : Venereal diseases. Pemeriksaan laboratorik tak ditemukan kuman Gram negatip diplokokus.. dilakukan sama seperti pada kasus 1 dan 2. KING A. 3rd ed. Pada pemeriksaan lanjutan. 4. tenang. Diagnose kami tegakkan atas dasar : Adanya coitus suspectus Gejala dan keluhan subyektip yang berupa waktu kencing sakit Adanya discharge yang sero-mucoid Laboratorik. 8.000 U.. Klinis. termasuk penyakit-penyakit pada saluran pencernaan. discharge tidak ada. Sedangkan 21. DARROW W W. Penyakit-penyakit tersebut menyebabkan ter ganggunya pertumbuhan anak baik fisik maupun mental dan sosial serta mengakibatkan kematian. Tidak kami lakukan biakan untuk Neisseria-gonococcus ataupun fermentasi test. 6.. suaminya juga datang untuk berobat karena sakit pada saat kencing. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus.. Angka kematian perinatal 73. MKI VIII (1) : 12 — 20.. 1975. The Practitioner 1240 (207) : 516. mencari dan mengajak berhubungan sex dengan para remaja laki-laki yang masih "ingusan".7 juta ) penduduk hidup dibawah garis kemiskinan. Dengan demikian telah ditemukan contact-persons pada kasus yang sama pada waktu yang relatip hampir bersamaan. Pada hari ke-4. maupun orificium urethra externa. 1977.. 1975. apabila didapatkan kasus-kasus kolpitis GO pada bayi dan anak wanita. 1975. KEPUSTAKAAN 1. mereka percaya bahwa penyakitnya akan sembuh. The Practitioner 1312 (219) : 449. infestasi dan infeksi. Hasil pemeriksaan ibu. Pemeriksaan laboratorik : Gram negatip diplokokus. penderita datang kembali untuk kontrol. status venereologik didapatkan orificium urethra ext oedem dengan erythema dan discharge yang seromucoid.. Diskusi Adanya discharge yang sero-mucoid pada suami-suami tersebut. Kebetulan pada saat yang sama. JAMA 223 (5) : 444 — 445. saluran pernafasan.. seorang buruh bangunan berumur 30 tahun: Pada anamnesa didapatkan hubungan kelamin terakhir ( coitus suspectus) dengan WTS. bahwa . Sampai sekarang permasalahan penyakit di lndonesia masih meliputi penyakit-penyakit kurang gizi. CATERALL R D : Advances in the treatment of sexually transmitted diseases.2 o/oo setahun dan angka kelahiran 38 o/oo setahun.. ( 30 o/oo ).... Yogyakarta 21—25 Mei 1978 Cermin Dunia Kedokteran No. yang mana penderita mempunyai kepercayaan bahwa dengan melakukan hal tersebut. 7. didapatkan orificium urethra externa yang tenang.. NITISAPUTRO. penyakitnya dapat sembuh. intra seluler dan beberapa extra-seluler.. ternyata pada anamnesa mereka telah minum sendiri kapsul tetracycline yang tentunya dosisnya tidak adequate.

Ficus carica. Kemudian dapat terjadi papels. Selain itu ada pula yang termasuk Anacardiaceae. Getah daun. Banyak orang menderita dermatitis oleh tumbuh-tumbuhan. Dari golongan ini dikenal Anacardia occidentalis (jambu monyet). Biasanya pada bagian badan yang terbuka. Ada kalanya penderita tahu dan adakalanya tidak tahu. dan sebagainya. Tumbuhan ini dapat menyebabkan dermatitis dan bulla. bila buah papaya yang dimakan masih belum matang. yang bijinya digunakan sebagai tinta : Semecarpus anacardium. yang dapat menyebabkan dermatitis dan photo-dermatitis pada kulit. so that recurrence can be prevented and the proper therapy administered. Recognition of these plants is important. Ada pula yang sedikit banyak immune terhadap allergen dari tumbuh-tumbuhan tersebut. getah. petani dan tentara yang berlatih atau bertugas dihutan-hutan. bahkan photo-sensitisasi oleh cairan buah. Anacardiaceae. graniol. terutama getahnya. bahkan bulla. bibir dan tangan. Medan SUMMARY Some plants as possible etiologic factors of dermatitis are hereby presented. Ada tumbuh-tumbuhan yang menimbulkan allergi bila bersentuhan dengan akar. linalool. tidak tertutup pakaian. Citrus. Cairan dari buah mangga ini mengandung cabol. Tumbuhan ini mempunyai rambut-rambut halus yang dapat menimbulkan dermatitis karena irritasi mechanis. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. bahwa tumbuh-tumbuhanlah yang menjadi penyebab. Magnifera indica (mangga). Tumbuh-tumbuhan yang mana yang menjadi penyebab dermatitis perlulah diketahui. Papaya. Ini berasal dari pohon Eucalyptus. Digunakan untuk massage. menurut musim. sehingga sering menyebabkan dermatitis dan atau folliculitis. yang dapat menyebabkan dermatitis disekitar mulut. Pada kulit timbul erythema pada mulanya disertai rasa gatal. Untuk diagnostik. sekitar mulut. Bila penyebabnya tidak diketahui. Kerentanan (sensitivity) seseorang terhadap tumbuh-tumbuhan berbeda-beda. tukang kebun. Kayu ini mengandung chloroxytonin yang dapat . Tumbuh-tumbuhan yang menjadi penyebab Sesungguhnya ada ratusan tumbuh-tumbuhan yang dapat menyebabkan dermatitis kontak. Kulit buahnya mengandung citral. Juga sering menyebabkan dermatitis. maka dermatitis tersebut menjadi khronis dan lama. Ada yang mempunyai kerentanan tinggi. especially those which often cause contact dermatitis in daily life. stadium pertumbuhan dan iklim. Gejala-gejala Kelainan kulit biasanya mulai terjadi pada bagian yang bersentuhan dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. camphor dan minyak salicylas methylicus. Juga mengandung enzim mucuni yang menyebabkan irritasi kulit. penebang kayu. yang berarti dengan mudah mendapat dermatitis bila berkontak dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. Pohon jati (Tecona grandis). Terutama sekali perlu dikenal tumbuh-tumbuhan yang dalam kehidupan sehari-hari sering menyebabkan dermatitis kontak. vesikel. getah daun dan batang. biji. Ini adalah sebangsa jeruk. Tumbuh-tumbuhan tersebut mempunyai derajat toksisitas yang berbeda-beda pula. Juga obat cap macan dapat menyebabkan dermatitis. PENDAHULUAN Tumbuh-tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia dapat pula menimbulkan penyakit kulit pada manusia. karena mengandung minyak kayu putih. Hal ini terutama terjadi pada orangorang yang karena pekerjaannnya ataupun kegemarannya banyak berkontak dengan tumbuh-tumbuhan.TUMBUH-TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS Dr Marwali Harahap Bagian Penyakit Kulit dan Kelamin. Mahoni. dapat dilakukan percobaan tempel (patch test) dengan jalan menggerus daun tumbuh-tumbuhan tersebut seluas satu sentimeter persegi dan menempelkan pada pung34 Cermin Dunia Kedokteran No. daun dan batang. kemungkinan vernis perabotan tersebut juga menjadi penyebab. Kayu putih. kulit batang dan buah tumbuh-tumbuhan ini mengandung anacardol yang dapat menyebabkan dermatitis. Getah buah papaya dapat menimbulkan dermatitis kontak. Juga buah langsat dapat menimbulkan dermatitis kontak sekitar mulut. 1979 gung penderita dan membukanya setelah 48 jam. Kacang atau daun gatal (Mucuna pruriens). Bila telah berupa perabotan. Pada sekitar mulut dapat terjadi pigmentasi setelah mengupas kulit buah dengan gigi. berupa dermatitis. 14. dapat pula menyebabkan dermatitis kontak. Namun hanya disebutkan disini sejumlah tumbuh-tumbuhan yang sering ditemukan menjadi penyebab. Ada pula yang menimbulkan allergi pada semua bagian tumbuh-tumbuhan tersebut. seperti pemburu.

Pada jaman modern ini pemberian obat per rectal untuk pengobatan sistemik banyak dipelajari di Eropa. KEPUSTAKAAN 1. Seperti halnya pada rumput : Melinis minutiflora dan Andropogonrufus (daun sere). Kiriman dari puskesmas pedesaan SUATU CARA PEMAKAIAN OBAT YANG SERING DILUPAKAN. Juga rumput lalang : Imperata dapat menyebabkan dermatitis. terutama di Jerman. Di Indonesia sering digunakan daun encok : Plumbagozeilanica untuk obat encok dengan cara menempelkan pada kulit. Elsevier Publishing Company. might achieve the same desired result. Ini sering menimbulkan dermatitis. kecuali kortikosteroid. Tumbuhan ini dapat juga mengiritasikan kulit dan menyebabkan gatal dan dermatitis. . Suhu badan normal atau subfebril. ROOK A. maka bulla dapat dipecahkan. Adakalanya digunakan daun jinten : Coleus emboinicus sebagai obat kulit. Dalam tulisan ini sejawat yang bekerja di Puskesmas Kalimantan Tengah yang cukup terpencil mengetengahkan sedikit pengalaman dalam menghadapi problem yang dihadapinya Redaksi. 14. London. Tumbuhan ini mengandung asam laktat dan bahanbahan sensitisasi lain yang dapat menimbulkan dermatitis. maka bagian-bagian kulit yang bersentuh dengan tumbuhtumbuhan tersebut sebaiknya dicuci dengan air dan sabun.menimbulkan dermatitis. padahal masih ada kasus-kasus serupa. Rengas (Cluta renghas). Demikian juga dengan sejawat-sejawat yang bekerja di Puskesmas di daerah-daerah terpencil dimana sarana perhubungan sangat minim sekali. Pada beberapa bayi. Serta oral diberi steroid dan antihistaminica. Dalam keadaan itu timbul ingatan akan suatu cara pemberian obat yang sering diabaikan : pemberian obat per rectal. R D G P H: Handbook of Tropical Dermatology and Vol 1. Daun-daun obat. when oral administration is not possible. Kata Pengantar Dalam keadaan yang serba kekurangan dan terpaksa kadang-kadang kita dituntut untuk menggunakan segala apa yang ada untuk dapat mengatasi masalah yang sedang kita hadapi. Kemudian dicuci. Hippocrates pun telah mengetahui bahwa penyakit asthma dapat diobati dengan pemberian obat secara rectal. the rectal route should be tried. Kemudian digosok dengan alkohol. Semuanya kami beri Kalmethazone (dexamethazone) per injeksi IM. Doctors. Tumbuhan ini termasuk golongan Anacardiaceae. karena dyspnoe tak memungkinkan pemberian obat per oral. Bila telah timbul dermatitis berupa erythema dan papel penderita diberi antihistaminica dan Hydrocortison 1 — 2% lokal. Dermatitis yang disebabkan oleh getah rengas dapat menimbulkan bulla-bulla besar. Berdasarkan pengamatan beberapa kasus itu kami ambil kesimpulan bahwa obatobat tidak berguna. who are going to work in rural areas. bronkhodilator. Blackwell Scientific Publication. However. kemeja lengan panjang dan sarung tangan. SIMON 1952. EBLING F G : Textbook of Dermatology. in emergency cases. Setelah itu dioleskan Hydrocortison cream 1 — 2% yang daya kerjanya anti-pruritik dan anti-imflamasi. Kemudian dapat diberi suntikan ACTH ataupun cortison. semua pakaian sebaiknya direndam dalam larutan calcium hipochlorit selama 45 menit. E. Setelah kembali dari lapangan. infeksi virus pada traktus respiratorius bagian atas itu — yang kami perkirakan disebabkan oleh RSV (Respiratory Syncitial Virus) — diikuti oleh komplikasi berupa bronchiolitis. Juga daun jarak dapat menimbulkan dermatitis. Juga alat-alat yang dibawa kelapangan perlu di-dekontaminasi. PEMBICARAAN Pengobatan dengan suppositoria telah dikenal sejak jaman dulu. Kasus. karena biasa digunakan sebagai obat sakit perut dengan menempelkan daun jarak dikulit perut. WILKINSON D S. NUGROHO Puskesmas Sepang Simin Kalimantan Tengah SUMMARY In rural health centers shortage of certain injectable drugs is not uncommon. Bila gejalanya akut dengan terjadinya vesikel dan bulla. In those situations. Cermin Dunia Kedokteran No. Rumput-rumput dan bambu. Volume I & II. the same drug in tablet form. PENCEGAHAN Pekerja lapangan ataupun mereka yang akan bekerja ditempat yang ada tumbuh-tumbuhan tersebut diatas yang mudah menimbulkan dermatitis. Drug absorption by the rectum depends on many factors. Biasanya disebabkan bulu-bulu halus yang menusuk pada rumput-rumput atau daun dalam batang bambu tersebut. dissolved in water and administered by rectal route. 1972. Semua kasus tertolong dengan obat yang diberikan dengan cara tersebut. sebaiknya menggunakan celana panjang. Maka kasus-kasus berikutnya hanya diberi kortikosteroid saja dan ternyata semua tertolong. New York. Suatu saat persediaan obat itu habis. kortikosteroid dan lain-lain. dr. Gejala-gejalanya antara lain sianosis dan dyspnoe hebat yang cukup gawat. TERAPI Bila segera diketahui bahwa penderita telah berkontak dengan tumbuh-tumbuhan yang dapat menimbulkan dermatitis. sejak 1500 tahun sebelum Masehi. sehingga menyebabkan dermatitis. should accustommed themselves with the rectal administration of drugs. Kasus-kasus pertama dicoba diobati dengan berbagai macam obat : antibiotika. 2. Maka selanjutnya pasien-pasien itu diberi tablet Kalmethazone yang dihancurkan dengan air dan dimasukkan ke dalam rectum. Tubuh dicuci dengan sabun dan air. sehingga menyerupai pemphigus. Sisal. — Beberapa bulan yang lalu terjadi epidemi "influenza" di daerah Sepang. Kayu yang segar dapat menimbulkan kulit berwarna coklat. 1979 37 Medical Mycology.

jelas absorpsi akan kurang sempurna karena sebagian obat akan masuk ke dalam massa feces. KEPUSTAKAAN 1. Redaksi q Dari golongan antibiotika. rectal adalah tetracycline. contohnya aminophylline. efek sistemik. pada kelainan psikiatrik. pemberian per rectal mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan pemberian per oral. Absorpsi obat dari rectum tergantung dari berbagai faktor dan tidak selalu baik. masih belum ada kesatuan pendapat mengenai perbandingan dosis per rectal dan per oral untuk mencapai efek terapeutik yang sama. 4. Faktor lain yang mempengaruhi absorpsi adalah isi rectum. Tetapi melihat hasil terapi dan membandingkannya dengan kasus-kasus sebelumnya. Philadelphia. Lea & Febiger. tetapi dalam keadaan gawat. Untuk pengobatan penyakit sistemik. sodium penicillin G • Erythromycin • Chloramphenicol (harus dilarutkan dalam pelarut organik dulu). BEAN H S : Advances in pharmaceutical sciences. pada keadaan koma. 3. dapat diambil kesimpulan bahwa kortikosteroid itu benar-benar telah diabsorpsi dan menghasilkan efek terapeutik. 11. No. pemberian per rectal harus dicoba. Academic Press. p 342 — 352. sering mengalami kekurangan obat suntik untuk kasuskasus yang gawat. tidak dapat dibuktikan dengan pasti bahwa Kalmethazone yang di berikan per rectal itu benar-benar diabsorpsi ke dalam aliran sistemik. 1960. Philadelphia. pp 347 — 351. 2. (b) obat yang mengiritasi lambung mungkin kurang mengiritasi rectum. Jadi. prochlorperazine dan lain-lain Antihistamin seperti dimenhydrinate Vasokonstriktor : ergotamine tartrate Antibiotika : • Potasium penicillin V. (c) pemberian per rectal sangat menguntungkan pada kasus-kasus yang tidak bisa. Dalam keadaan itu pemberian obat berupa tablet yang dilarutkan dalam air dan diberikan per rectal dapat menolong. ANSEL H C : Introduction to pharmaceutical dosage forms. Bila di kemudian hari semua dokter-baru harus bekerja di puskesmas pedesaan dulu. Apalagi kalau diingat bahwa pemakaian kortikosteroid per cutan pun dapat mengakibatkan efek sistemik. yang jelas tidak bisa diberikan per 38 Cermin Dunia Kedokteran No. dosisnya. Berhubung sesuatu hal yang bukan bersifat kesalahan Cermin Dunia Kedokteran. (8). dan faktorfaktor lain. q Pemberitahuan. Tetapi jumlah obat yang dapat diabsorpsi tergantung dari jenis obat. seperti pada pasien pediatrik. Beberapa macam obat diserap dengan cepat sekali dari rectum sehingga hampir menyerupai pemberian intravena. apalagi di tempat yang terpencil. Baik bentuk padat maupun bentuk cair. Kesimpulan Puskesmas di daerah pedesaan. untuk ditarik kembali. Obat-obat yang telah dibuktikan dapat diabsorpsi dengan baik Aminophylline Aspirin. Dalam kasus bronchiolitis yang dibicarakan di atas. dapat dilakukan enema dulu untuk membuang feces. karena obat ini sangat mengiritasi rectum. Dengan ini naskah tersebut dianggap belum pernah dimuat. Tentang dosis. 1969. atau tidak mau memakan obat. Faktor-faktor yang mempengaruhi absorpsi obat dari rectum Secara teoritis semua obat yang dapat diberikan per oral dapat juga diberikan per rectal. Pemberian obat untuk pengobatan penyakit/kelainan lokal tidak akan dibicarakan dalam tulisan ini. pp 364-433. Penulis tidak berhasil mengumpulkan obat-obat lain yang dapat diabsorpsi dengan baik pada pemberian per rectal. atau keduaduanya. pemberian obat yang dimaksudkan untuk pengobatan penyakit sistemik juga dapat mengakibatkan efek lokal. Lippincott & Co. 14. baru kemudian di masukkan obat. yaitu : (a) obat-obat yang dihancurkan oleh aktivitas enzim lambung atau usus halus dapat dihindarkan dari proses penghancuran tersebut . dan sebaliknya. Dalam praktek. (6). (7). Jadi.Obat yang diberikan per rectal dapat berbentuk padat (suppositoria) maupun berbentuk cairan (rectal retention fluids). 1979 . Saya tidak berhasil mencari kepustakaan untuk mendukungnya. paracetamol. maka atas permintaan dr Soeprapto As DPH sebagai penulis dan pengirim naskah "Masalah kesehatan dalam pengembangan waduk buatan yang berkaitan dengan ekologi" yang telah dimuat dalam majalah Cermin Dunia Kedokteran No. phenylbutazone Morphine dengan analognya Barbiturat Golongan phenothiazine : chlorpromazine. pemakaian obat per rectal ini mungkin perlu lebih diperhatikan dalam pendidikan mereka. keduanya dapat menimbulkan efek lokal. di mana pemberian per oral tak mungkin. London. bila diinginkan absorpsi yang cepat. pada penderita yang muntahmuntah dan lain-lain. Bila rectum terisi penuh oleh feces. (d) pada keadaan-keadaan di atas. SPROWLS J B : American Phazmacy. 1974. Tetapi ada juga obat yang penyerapannya lebih jelek dibandingkan dengan penyerapan obat per oral. Obat yang pemah dicoba diberikan per rectal dan dinyatakan diabsorpsi dengan cukup baik ialah digitalis. dosis rectal biasanya sampai dua kali lipat dosis oral. biasanya dipergunakan obat suntik yang harganya jauh lebih mahal daripada tablet yang diberikan per rectal.

meskipun penderita datang dari tempat jauh. • Membuat pasien seolah-olah "bola" dengan cara konsulmengkonsul antara kawan sendiri dari berbagai spesialisasi. menganjurkan untuk dilakukannya suatu tindakan bedah. tanpa alasan kuat. satu fihak membeberkan penyimpangan-penyimpangan tindakan dokter dari Etika Kedokteran. PENDAHULUAN Akhir-akhir ini dokter menjadi pusat sorotan dan penilaian oleh masyarakat luas. dengan tugas dan deskripsi yang sangat umum. • Last but not least. Cermin Dunia Kedokteran No. as many "deviations" form medical ethics allegedly performed by medical doctors are reported. MASALAH Marilah kita tinjau semua kesibukan yang simpang siur ini dengan kepala dingin dan hati lapang. baik dari keuangan proyek maupun dari penempatan dokter. Tidak kurang juga bahkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia sendiri ikut latah dengan pernyataan disurat kabar yang mengingatkan para dokter akan sumpahnya dan akan mengambil tindakan terhadap mereka yang jelas-jelas melanggarnya. diantaranya adalah : • Membanggakan kelebihan diri serta memburukkan Teman Sejawatnya dimuka seorang penderita. • Menggunakan alat MR untuk aborsi dengan dalih mengatur haid. Not less important is a better understanding and tolerance among the medical profession so that by assisting and conecting each other. EKG dan lain-lain alat elektronika. • Spesialis yang tidak mengijinkan dilanjutkannya terapi pada dokter ditempat tinggal penderita dan mengharuskan tetap berobat kepadanya. An appeal is hereby made to the teaching staff of medical education to be exempla ry in their dedication and discipline towards the younger doctors and medical students. meskipun hal itu tidak diperlukan. maksudnya yaitu agar penderita tersebut tetap berobat padanya. dengan anjuran pindah kerumah sakit swasta agar dapat segera ditangani sendiri. untuk tujuan komersiil. • Setelah " general check-up " . Actually the problem is a very complex one. Bila kita adakan inventarisasi dari sikap-sikap dan tindakan para dokter yang kiranya jelas menyimpang dari Etika Kedokteran. Lebih gawat lagi karena ada dokter yang sampai harus meringkuk dalam tahanan polisi karena diadukan keluarga pasiennya dan ada kalangan kedokteran yang menulis pembelaan disurat kabar sedemikian jauh menyimpangnya.. • Spesialis yang memasang tarip menyaingi dokter umum dengan maksud menguasai pasaran. tanpa indikasi tegas. backed by a positive support from the Department of Health a healthier and more respected medical world will be attained. fihak lainnya mengutarakan pandangan dan analisa yang membela atau mencarikan alasan bagi tindakan dokter yang menyimpang dari Etika Kedokteran tersebut. • Menahan penderita dirumah sakit Pemerintah tanpa diobati.. • Kerjasama dokter dengan apotik / pedagang obat / pabrik obat. • Memberi keyakinan pada pasiennya bahwa sakitnya berat dan harus berobat kepadanya secara teratur dan dalam jangka waktu lama. • Dokter umum yang mengaku spesialis karena praktek menggunakan misalnya alat Rontgen. 14. meskipun sudah ada apotik yang buka diwilayahnya. tanpa adanya keluhan dari fihak penderita. ** Ketua Tim Kehormatan Etika Kedokteran. 1979 * Ketua IDI Cabang Banyumas. Dengan kilat dibentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran di Pusat sampai ketin. Kita baca dalam surat-surat kabar. 39 . sehingga untuk pengetrapannya dapat menimbulkan berbagai macam penafsiran. tulisan-tulisan baik dari masyarakat awam maupun dari kalangan intern kesehatan/kedokteran.gkat Propinsi. IDI Cabang Banyumas. as many closely related factors interact until it manifests itself. • Spesialis yang tidak mengembalikan penderita yang dikonsulkan kepadanya. akan tetapi mengobatinya langsung seolah-olah itu pasien pribadinya.TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI dr Ibnoe I Djojosoebroto * dr R Subyakto ** SUMMARY At present society is critical towards the honourable medical profession. sampai menuduh dan membeberkan penyelewengan yang dilakukan oleh oknum dari kalangan profesi bukan kesehatan/kedokteran. • Menjual obat dikamar praktek. sikap mental pejabat dalam bentuk korupsi dan manipulasi serta pungli dari sementara dokter yang kebetulan menduduki jabatan kunci dalam pemerintahan.

Dengan sendirinya segi tabiat dan persiapan mental telah terbina dalam bentuk tatakrama dan penguasaan diri. Setiap dokter yang menyelesaikan pendidikan dokternya. mengejar 40 Cermin Dunia Kedokteran No. Anakanak pejabat tinggi sampai anak-anak kusir. membantu adik dan orang tuanya dan setelah menjadi dokter. sangat sedikit diberi pelajaran tentang Etika. bila tidak mau dikatakan nol besar. Jadi dari segi penghasilan. karena ilmunya semua pengobatannya harus ces-pleng. apakah masa dahulu tidak terdapat? atau tidak terungkap? Kita semua pasti setuju dan menghayati bahwa profesi dokter adalah suatu profesi yang luhur dan harus dijunjung tinggi martabatnya. Etika Kedokteran ini merupakan kode yang sangat ideal. Pendidikan di Fakultas Kedokteran hanyalah sebagian kecil saja dari jangka waktu pendidikan yang harus dijalaninya. belum lagi kemungkinan untuk praktek partikelir dengan tarip yang cukup tinggi. lapangan pekerjaan terbuka luas dengan gaji yang relatif besar. anak-anak pedagang besar sampai anak-anak tukang batu. Bagaimana dengan dokter masa kini ? Akibat dari Kemerdekaan dan adanya peraturan wajib belajar bagi seluruh rakyat Indonesia. sanggup melaksanakannya. selalu ramah dan banyak senyum dan last but not least memasang tarip rendah. hanya karena dokter telah bersumpah. kalau perlu lebih baik menggra- . Di Fakultas Kedokteran terutama Fakultas Kedokteran Swasta. Fasilitas pendidikan dokter tersedia dengan biaya yang relatif bisa terjangkau oleh sebagian besar rakyat Indonesia. apalagi dengan tersedianya berbagai beasiswa untuk mereka yang cerdas tapi kurang mampu. mengapa justru masa kini timbul makin banyak penyimpangan Etika Kedokteran. rata-rata kedudukan dokter paling sedikit berada dilapisan menengah atas dari masyarakat. dengan tujuan satu. maka hanya satu hal yang mendorong semua tindakan dan sikap tersebut. bila kita mau berterus terang pada diri sendiri. yang dijadikan komoditi mutlak tercapainya sekuriti dan status simbolnya dalam masyarakat. Dan dengan situasi sedemikian itu. diterjunkan kemasyarakat dengan terlebih dahulu harus mengucapkan sumpah. masa kanak-kanak dan remaja dokter masa kini tidak lagi mengenyam suasana santai dan serba stabil serta lingkungan ke-"priyayi"-an. hanya anak-anak golongan "priyayi " dan yang mempunyai tingkat kekayaan tertentu saja yang mungkin masuk Sekolah Lanjutan Atas dan Fakultas Kedokteran. dan umumnya mereka terdiri dari anak-anak orang yang cukup mampu dalam bidang materi dan tumbuh didalam lingkungan kemasyarakatan yang mempunyai nilai-nilai sopan santun yang terjaga ketat. Belum lagi para dokter lulusan Fakultas Kedokteran Swasta yang karena peraturan pemerintah harus mengeluarkan lebih banyak biaya dan frustasi karena masa pendidikan paling sedikit sepuluh tahun. Juga kontrol. Untuk itu diperlukan bukan hanya keilmuan kedokteran saja. pintu pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar sampai Fakultas Kedokteran terbuka luas bagi mereka yang mampu kecerdasannya. kecilnya gaji sebagai pegawai negeri dan sulitnya berpraktek partikelir karena hebatnya persaingan oleh banyaknya jumlah dokter dan ketidak mampuan masyarakat dalam membayar pertolongan pengobatannya. akan tetapi diperlukan juga kematangan mental dokter. Setelah lulus menjadi dokter. Untuk mengontrol dan menjaga martabat dokter pada waktu ini. selalu meluangkan waktu untuk mereka yang memerlukan pertolongan dokter. bisa dan mungkin menjadi dokter. Dalam kondisi sedemikian mereka bisa menjaga martabat dokter secara murni. yaitu menjadi dokter sehingga mampu untuk mengangkat martabat keluarganya dan juga mampu mengongkosi biaya pendidikan adik-adiknya. Meskipun sudah berkali direvisi. jelas makna yang terkandung didalam Etika Kedokteran tidak dapat sepenuhnya dihayati oleh sebagian besar dokter masa kini. diberi tunjangan khusus 200 gulden (bandingkan dengan gaji guru HIS 75 gulden!). yaitu Sumpah Dokter. Masyarakat mengharapkan dokter akan selalu memperhatikan pasien-pasiennya secara maksimal tanpa pamrih. Berbeda dengan dokter " tempo doeloe". Dengan latar belakang dan pendidikan yang berbeda dari dokter masa kini dan " tempo doeloe". masyarakat menghendaki setiap dokter menjalankan atau mempraktekkan sumpahnya secara maksimal. akan tetapi pada waktu ini berada dalam suasana dan lingkungan dengan nilai dan norma-norma kemasyarakatan yang tidak sesuai untuk itu. Jadi sejak mudanya. masih belum putus penderitaannya dalam bidang keuangan. Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran. tanpa dilandasi kematangan mental untuk membedakan mana yang pantas dan mana yang tidak pantas dilakukan oleh seorang " priyayi". Sejak kecil sudah dikonfrontir dengan kehidupan serba kurang dan kerja keras. Juga karena peraturan Pemerintah Hindia Belanda. Bila kita tinjau lebih dalam. Kedua Badan itu sendiripun hampir tidak berfungsi. sampaisampai untuk mereka yang tidak berpraktek partikelir. namun Sumpah Dokter tetap bermakna inti tekad yang terkandung dalam Sumpah Hipocrates yang sudah berumur berabadabad. namun dalam hati sanubari kita. Kita semua tahu dan menginsyafi makna luhur dan idealnya segala yang terkandung dalam Sumpah Dokter. dokter masa kini sudah berorientasi mengejar uang untuk membiayai pendidikannya. 1979 uang untuk mencapai dan mempertahaiikan kedudukannya dalam masyarakat. mencari uang guna mencapai cita-citanya dan cita-cita keluarganya. 14. Hal terakhir ini baru akan ada bila dokter tersebut telah mempunyai pendidikan dan lingkungan masa kanak-kanak dan remaja yang mantap dan terarah. adalah hampir tidak mungkin atau sangat sedikitlah dokter dalam situasi dan kondisi sekarang ini. digantungkan pada Etika Kedokteran. Dokter " tempo doeloe" relatif hanya sedikit dalam masyarakat kita. yang diharapkan oleh Pemerintah dan masyarakat dapat menjadi pegangan para dokter. tidak ada yang perlu diresahkan. Bagaimana kita dapat mengharapkan Etika Kedokteran tertanam dalam hati sanubari dokter dan tercermin dalam tindak tanduknya? Marilah kita tinjau segi ikutan lainnya. Disinilah timbul konflik dokter — masyarakat. bimbingan dan re-edukasi dari Majelis serta Dewan Kehormatan Etika Kedokteran sangat minim.Bila semua cuplikan-cuplikan tersebut diatas kita kaji. Dalam hati dokter ini muncul tekad untuk membalas jasa orangtua yang sudah begitu berat mengongkosi pendidikannya dan tekad untuk mengejar status kedudukan para dokter yang lebih senior. yaitu UANG.

diukur dengan imbalan yang mereka peroleh atau akan peroleh. para spesialis senior dan para superspesialis.. Termasuk dalam golongan ini adalah dokter-dokter generasi senior dengan praktek partikelir yang maju. Meskipun demikian cukup besar jumlahnya yang masih menunjukkan sikap mengejar materi. praktek partikelirnya umumnya tidak maju. Masyarakat menganggap dokter itu manusia super... Calon-calon spesialis akan bertekad : " Tunggulah masanya bila aku sudah selesai spesialisasi . terutama mereka yang banyak berhubungan dan bergaul erat dengan rekan-rekannya dikota besar dan memperbandingkan taraf hidup mereka dengan sebayanya di kota besar itu. Tujuan adalah mengejar jenjang karier dan kedudukan dalam bidang pelayanan kesehatan maupun kesehatan masyarakat. Berbagai cara digunakan untuk menambah penghasilan sebanyak mungkin. KELOMPOK SOSIAL DOKTER Kita tinjau kini kelompok-kelompok sosial dokter dalam masyarakat kita masa kini. anak-anaknya sekolah disekolah yang terbaik. setiap hari disodori suasana serba cukup atau mewah oleh seniorseniornya. diantaranya dengan pembentukan grup atau klinik spesialis. Golongan ini terutama terdapat dipusat- pusat pendidikan dokter.. masyarakat berpendirian bahwa dokter itu pasti kaya. Inilah profil dokter ideal dipandang dari sudut masyarakat.. baik didalam maupun diluar kedinasan. korupsi dan manipulasi uang dinas/uang proyek. karenanya mereka mencurahkan perhatian pada kedinasannya secara penuh dan tanpa pamrih. tidak membantu Sejawatnya yang muda-muda dengan memberi contoh tindak tanduk dan tingkah laku yang sesuai dengan Etika Kedokteran dan Sumpah Dokternya. Jangan pula dilupakan bahwa masyarakat kita masa kini sangat berbeda dengan masa lalu. q Golongan Santai. dengan tarip tinggi. kapling dan golf. qGolongan Frustasi.. atau setidak-tidaknya pasien jauh-jauh hari sudah mempersiapkan mental untuk tagihan tinggi. baru mulai praktek partikelir.. mobil dan rumah. Golongan ini merupakan kelas "elite " nya kalangan kedokteran. mereka disodori kenyataan dalam masyarakat bahwa dokter itu harus kaya dan mampu untuk kaya.. dari lapisan masyarakat tertinggi sampai terendah sudah mengenyam pendidikan dan lebih kritis.. Umumnya terdiri atas para spesialis di- qGolongan Karier Pegawai Negeri. Keahlian mereka punyai.. hanya bereaksi terhadap keluhan Cermin Dunia Kedokteran No. manipulasi asuransi kesehatan ataupun usaha keluarga berencana. masyarakat sekarang dari segala lapisan menuntut hak memperoleh pelayanan kesehatan yang sama. dipakai suap dan pungli bagi penerimaan atau penempatan dokter/paramedik ditempat-tempat " basah " .. Juga kalangan dokter yang sudah senior dan hidup berkecukupan (bila tidak berkelebihan!).. untuk masyarakat bawah cukup minta dan mendapat pertolongan dari mantri verpleger saja. mereka selalu melirik pada kelebihan finansiil dan materiil Golongan 1 dan berusaha untuk 41 .. mungkin lebih dari para senior ataupun profesornya. Terdiri atas dokter-dokter muda yang q Golongan Mapan. atau makan diwarung kecil.. Dalam pertemuan santai pembicaraan dalam golongan ini berkisar pada topik jumlah pasien. Bila tidak ada keuntungannya. Adalah janggal dokter naik sepeda atau becak. Termasuk mereka yang terpaksa berada dalam situasi sedemikian karena sedang spesialisasi.... dimana hanya terdapat satu — dua spesialis dalam tiap cabang ilmu kedokteran. masyarakat tidak bisa menerima bahwa seorang dokter itu tidak kaya... karena beratnya bersaing dengan seniornya. yang dapat kita golongkan dalam: mencapai status/kedudukan tersebut dalam waktu sesingkat mungkin. Anggapan masyarakat inilah yang seringkali mem-"perangkap" dokter. Mereka melaksanakan tugas kedinasannya dengan cukup gairah dan bersungguh-sungguh.. Golongan ini sangat kecil jumlahnya dan umumnya berada di kota-kota besar. Bila melihat pembagian kelompok dokter tersebut diatas. harus praktek dipinggir atau luar kota dan gang becek. 14. daerah. sehingga mereka mati-matian memuja materi dan untuk mencukupi status ini mereka mencari uang dengan segala jalan. sehingga timbul tekad dalam hati untuk mengejar gap sosio-ekonomi tersebut.. Tidak pula boleh dilupakan bahwa sebagian besar masyarakat kita waktu ini adalah kurang atau tidak mampu. tidak mungkin ngantuk atau lelah. karena kemerdekaan yang kita capai.. penghasilannya stabil dan lebih dari cukup. ". siap memberi pertolongan.. Tarip rendah karena masyarakat yang dilayaninya umumnya dari lapisan bawah.. mereka merupakan dokter yang ideal dipandang dari sudut pasien yang sanggup membayar mahal. pasiennya umumnya dari kalangan atas dan mampu. juga untuk jabatan kunci. Semua upaya. tarip. Karena terkena mutasi atau tugas dinas.. mempersiapkan diri untuk pensiun ditempat yang sama. Disamping itu semua. Terseret oleh masyarakat yang mendambakan materi. salah satu faktor mengapa tampaknya demikian banyak dan semakin banyak penyimpangan Etika Kedokteran terungkap. masa dahulu hanya lapisan atas dan menengah saja menikmati pelayanan dokter.. mempunyai kedudukan yang terpandang dalam dinas maupun dalam masyarakat.tiskan pertolongan pengobatannya... tanpa dilandasi kematangan pendidikan tatakrama dan sikap mental yang kuat. dokter tidak mungkin sakit. memamerkan kekayaan dan memperhitungkan pelayanan kesehatan yang diberikannya dengan berapa si pasien mampu membayar. Fihak Pemerintahpun tidak memberikan perhatian kepada masalah ini. sehingga setiap saat. karena tahu obat. Sebagai dokter swasta diluar dinas. pada umumnya mereka hidup santai dan tenang. Berbeda dengan masyarakat "tempo doeloe " .. berani mengeritik tingkah laku dokter dengan menulis disurat kabar. Kurangnya penghasilan tambahan diluar dinas ini banyak mendorong mereka terjangkiti penyakit jabatan. Mereka mempunyai praktek partikelir yang ramai. 1979 q Golongan Sudra.. penanganan dinas dianak tirikan. punya rumah dan mobil. terdiri atas para spesialis muda yang resah. Golongan ini pada umumnya sebagai pegawai negeri mempunyai kedudukan tinggi dan mantap. Meskipun tarip praktek partikelirnya tidak setinggi dikota besar.. kedudukan yang rendah dipemerintahan dengan gaji kecil. Dalam situasi pembinaan karier yang tidak menentu. jelas bahwa dokter masa kini sudah umum untuk berorientasi ke materi dan uang..

sehingga dokter muda dan mahasiswanya dibiarkan ditangani oleh stafnya ditingkat lebih rendah. Buku ini bersampul tebal (hard cover). 14. juga oleh kalangan luas dunia kedokteran tidak dirasakan kehadirannya. SARAN Adalah suatu langkah yang baik dan positif dari Pemerintah untuk membentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran yang terdiri atas unsur Pemerintah dan I. dicetak diatas kertas tebal mengkilat dan terdiri dari 468 halaman. saling membimbing dan saling tegur sesama kita. Volume 7 Diterbitkan oleh Raven Press. Yang penting pada akhirnya adalah pengertian dan toleransi didalam dunia kedokteran. Karena keunikan kedudukannya dalam masyarakat. sehingga menimbulkan kebencian. Panitia ini sebaiknya diteruskan sampai tingkat Cabang I. phagocytosis dan sistemsistem komplemen. disertai dukungan yang konkrit dan positif dari fihak Departemen Kesehatan. Hubungan antara kekurangan gizi (malnutrition) dan mudahnya terserang infeksi sudah diakui oleh dunia kedokteran. perlu dipikirkan pemberian santunan/gaji yang "cukup " dengan kenaikan tingkat yang terjamin. Ditingkat ini langsung dapat dilakukan bimbingan. pengarahan dan re-edukasi para dokter. seperti campak (morbili). Sandaran hukum bagi kedua Badan itupun tidak jelas deskripsinya. Bahwa ini tidak hanya disebabkan oleh faktor lingkungan sudah dapat dibuktikan oleh percobaan-percobaan yang terkontrol baik. Khusus dikalangan Fakultas Kedokteran. Tindakan lanjutan yang diperlukan adalah peraturan permainan yang jelas dan konsekwen. 1979 . ahli gizi dan ahli immunologi. Dalam buku ini diajukan penemuan-penemuan yang terakhir dalam penelitian-penelitian atas akibat malnutrition pada sistem immune melalui sel (cell mediated immune response). baik di Fakultas Kedokteran Negeri maupun Swasta. dokter anak.D. para pendidik (profesor dan stafnya) agar menjadi suri tauladan bagi para dokter muda dan mahasiswanya dalam dedikasi dan disiplin yang tinggi. KALMAN BOOK SER VICE Jl. karena pada tingkat inilah sesungguhnya terjadi persoalan yang berkaitan dengan Etika Kedokteran. disokong oleh landasan dan tindakan hukum yang tegas dan konsisten. Pesanan dapat dilakukan melalui : mohon perhatian ! ! Beritahukanlah kepada kami bila anda pindah alamat!!! Dan jangan lupa memberikan juga alamat lama anda. Baik sekali untuk dimiliki oleh mereka yang bekerja dalam lapangan kesehatan. New York. mereka tidak minta disuap dan tidak mau disuap. terutama bagi mereka yang berdinas dipelosok atau ditempat-tempat yang secara ekonomis "kering". Selain itu anak-anak dengan keadaan gizi yang kurang baik lebih mudah mendapat komplikasi yang serius setelah terserang penyakit-penyakit anak yang menular.I. Diusulkan memasukkan kuliah Etika Kedokteran dalam kurikulum Pendidikan Dokter secara luas dan intensip. Kwitang Raya No. oleh Sejawatnya sendiri. MALNUTRITION AND THE IMMUNE RESPONSE Ditulis oleh Robert M.I. dilingkungannya sendiri. sistem immuno humoral. Diusulkan pemberian tunjangan yang lebih besar dan kenaikan jenjang karier bagi mereka yang telah bertugas ditempat terpencil. lebih terhormat. Pembentukan Dewan dan Majclis Kehormatan Etika Kedokteran tidak pernah diteliti kemanfaatannya. Banyak contoh dimana staf pendidik inti lebih banyak bekerja untuk luar dinas negaranya karena rayuan gaji dan fasilitas yang lebih besar dan lebih menarik. Ini khususnya berlaku untuk penyakit-penyakit diare dan sistem pernafasan. Insya Allah kita bersama dapat membangun dunia kedokteran yang lebih sehat. khususnya dokter umum. dari tingkat Pusat dan Propinsi. Suskind Kroc Foundation Series./Dinas Kesehatan Kabupaten. 1977. lebih dari mereka yang ditempatkan dekat Pusat atau tempat-tempat "basah " Pengawasan dan bimbingan ditujukan juga terutama kepada " pejabat " untuk memberi contoh bahwa sebagai dokter yang berEtik Dokter. Etika Kedokteran sendiripun memerlukan revisi secara selektif. Publishers. 11 Jakarta 42 Cermin Dunia Kedokteran No.D. dalam suasana keakraban persaudaraan. USA.dan tanggapan masyarakat.

Tanggal 26 September. Tanggal 13 September. Tanggal 18 April. Tanggal 16 September. pagi ini ada perdarahan tiga tetes. dr A Suroso Jakarta sulfas ferrosus. 1979 . Riwayat kasus Seorang penderita laki-laki berumur 50 tahun menderita hemorrhoid sudah lebih dari sepuluh tahun. Hemorrhoid merupakan suatu gangguan khronik yang dapat menghambat kegiatan seorang penderita. Tensi 110/80. Tanggal 17 September. Penderita diberi pengobatan hemostatik per injeksi. perdarahan masih tetap. Pengobatan sama. perdarahan masih tetap. sampai-sampai perlu dirawat disebuah rumah sakit karena Hb mehurun hingga 4 g%. Hal ini berlangsung terus sampai tahun 1975. Dirumah sakit penderita ditransfusi dan disiapkan untuk operasi hemorrhoid ke empat kalinya. Akupunktue dan obat-obat sama. roboransia dan hemorrhoid tablet yang masih diteruskan. Pada waktu perawatan dirumah sakit maupun setelah lepas dazi perawatan perdarahan per anum masih terus terjadi setiap hari walaupun jumlahnya telah berkurang. tidak ada perdarahan. tidak ada perdarahan. tidak ada perdarahan. If necessary. Akupunktur dan obat-obat. parafln liquidum malam hari disamping hemorrhoid supositoria. perdarahan tetap. Tidak dilakukan akupunktur dan tidak diberikan obat apa-apa. disebabkan beberapa kesulitan teknis (bukan finansiil) penderita belum dapat konsultasi kerumah sakit. Kata Pengantar. Obat-obat yang diberikan dan akupunktur sama dengan diatas. perdarahan tetap. nadi normal. Tanggal 11 September.PENGALAMAN PRAKTEK PENGALAMAN PENGOBATAN PERDARAHAN HEMORRHOID DENGAN AKUPUNKTUR. Dibawah ini disajikan suatu pengalaman pengobatan hemorrhoid dengan cara akupunktur yang dilakukan oleh seorang dokter. 45 SUMMARY A case of chronic haemorrhoid bleeding arrested by accupuncture treatment is described. Sejak tahun 1971 penderita mulai mengeluarkan darah lagi peranum waktu defekasi. Akupunktur dan obat-obat sama. hemorrhoid kapsul dan Vitamine K tablet. roborantia. hemorrhoid kapsul ditambah Vitamine K tablet. penderita nampak pucat lagi dan mengeluh tentang vertigo pada perubahan sikap dari berbaring keduduk atau berdiri. Tanggal 15 September. Tanggal 18 September. Pada tanggal 1 April 1978 penderita berobat pada saya. Tanggal 12 Juni. tidak ada perdarahan. obat-obatan ditambah dengan hemostatik per oral. setelah penderita dirawat dirumah sakit selama klra-kira sebulan pasien kembali berobat pada saya dengan membawa surat pengantar dari rumah sakit yang menyatakan bahwa penderita telah dirawat dengan diagnosa anemia defisiensi besi karena perdarahan khronik (hemorrhoid). diare dengan perdarahan sedikit. tensi 120/80. Menurut penderita bagian bedah rumah sakit memandang tidak perlu dilakukan hemorrhoidectomia. Pasien diberikan lagi hemostatik per injeksi dan per oral. Maka dilakukanlah pengobatan akupunktur pada titik U B 33 dan 57 kiri dan kanan serta meneruskan hemorrhoid supositoria. Tanggal 10 September. Pasien telah sembuh dan diberikan pengobatan Cermin Dunia Kedokteran No. tetapi karena akupunktur merupakan dalam menghadapi salah satu pengobatan yang belum dicobanya hemorrhoidnya selama puluhan tahun itu dan karena belum ada bayangan kapan ia akan dapat pergi ke rumah sakit. dia telah menjalani operasi sebanyak tiga kali. Tanggal 13 Juni. Tanggal9 September. terjadi perdarahan banyak. Pada hari ini timbul perdarahan agak banyak. untuk kalau diperlukan menyambungnya dengan kuur ke dua sesudahnya. tidak terjadi perdarahan. Pada waktu masuk rumah sakit pasien mempunyai Hb 3 g% dan mendapat tranfusi darah. Saya anjurkan "wait and see". Selain itu penderita juga telah mengalami operasi usus buntu tahun 1952 dan suatu operasi pada bahu kanan karena trauma akibat kecelakaan mobil. masing-masing ditahun 1952 dan 1955 di Surabaya dan tahun 1967 di Jakarta. apply surgical treatment". saya obati dia dengan akupunktur untuk mencegah timbulnya kekecewaan apabila nanti pengo batan akupunktur tidak berhasil saya terangkan pula bahwa "Besides acupuncture medicinal sitz baths are indicated. Pada pemeriksaan nampak keadaan umum penderita baik. perdarahan sedikit bercampur dengan .agian Penyakit Dalam rumah sakit tempat ia dirawat dan diberikan pengobatan dengan roboransia. tusuk jarum dihentikan sementara untuk seminggu. More data are needed to show that this traditional way of treatment might be useful in the treatment of haemorrhoid bleeding. Walaupun penderita agak skeptis. pucat. tidak terjadi perdarahan Tanggal 8 September. sama. tidak ada perdarahan. Redaksi. Tanggal 19 September. vitamine B kompleks dan hemorrhoid supositoria. Tetapi berhubung keadaan keuangan tidak mencukupi. faeces. tidak ada perdarahan. Akupunktur dan obat-obat sama. 14. Untuk penyakitnya itu. Setelah sepuluh kali akupunktur ini. Akupunktur dan obat-obat sama seperti diatas. Tanggal 20 Agustus. telama kira-kira empat bulan. Tanggal 7 September. hemorrhoid supositoria. Tanggal 14 September. hemorrhoid supositoria dan hemorrhoid kapsul. Tanggal 20 dan 21 September. Hari-hari berikutnya tidak ada perdarahan sama sekali sampai tanggal 25 September. pada waktu mana ia telah menderita perdarahan per anum tiap hari jika defckasi. Akupunktur dan obat-obat yang diberikan sama. tidak ada perdarahan. Tanggal 26 April. operasi tidak jadi dijalankan. hemorrhoid supositoria. Selain dari pada itu kulit pada titik-titik akupunktur menjadi lebih peka sehingga penderita ngeri untuk ditusuk. (1). Pasien dianjurkan untuk kembali ke rumah sakit sementara pengobatan diteruskan dengan roboransia. perdarahan sedikit. Pengobatan secara moderen dengan berbagai macam obat/suntikan ataupun tindakan operasi memberi hasil yang sangat bervariasi. Dia nampak tertekan sehingga untuk membesarkan hatinya saya usulkan agar sambil menunggu kepergiannya kerumah sakit. Selain hemorrhoid internum grade III tidak dijumpai kelainan fisik lain. penderita datang ke poliklinik '. roboransia dan hemorrhoid tablet. maka iapun setuju untuk diobati dengan akupunktur. Tanggal 12 September. penderita collaps karena anemi dan dianjurkan untuk dirawat dirumah sakit. pagi terjadi perdarahan banyak. Tanggal 6 September. Pada tanggal 8 Juni.

6. bagian Akupunktur. perdarahan sedikit bercampur dengan faeces (darah tidak menetes). Pegal-pegal pada betis berkurang. (2) Sore perdarahan masih agak banyak. CEN CIU SIE CIANG I: Akademi Kedokteran Tiongkok. tidak ada perdarahan. pagi masih menetes dan sore banyak perdarahan. Akupunktur seperti tanggal 4 Oktober. Kemungkinan sebab yang lain dari perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober itu ialah karena pada kuur kedua itu tidak diberikan obat-obat seperti hemorrhoid kapsul. Akupunktur titik ekstra 24 kiri dan kanan. 1976. perdarahan masih menetes. Tanggal 5 Oktober. Rasa pegal pada daerah UB 33 dan 57 apabila ada perdarahan banyak sebenarnya ialah "tender points" yang mencerminkan adanya kelainan-kelainan pada alat-alat yang diwakili oleh titik itu. Ini dapat menerangkan timbulnya perdarahan banyak pada tanggal 10 dan 11 September yang kemudian berhenti lagi dengan dilanjutkannya akupunktur. Sayang sekali perkembangan selanjutnya tidak dapat diikuti karena pasien pindah kedaerah lain. 5. KEPUSTAKAAN 1. pagi tidak ada perdarahan. Apakah berhentinya atau berkurangnya perdarahan itu bukan karena kebetulan saja? Memang hal itu mungkin juga. Modern Med of Asia 12 (6) : 14. perubahan mana menjadikannya kurang efektip untuk ditusuki jarum (6). existing symptom lasting for posibly one or two days (4). Tanggal 31 September. Tanggal 12 Oktober. karena kulit dititiktitik yang lama masih sangat peka. Peking 1975. KISWOJO : Hubungan pribadi. Shanghai. 1977. Tanggal 1 dan 2 Oktober perdarahan sedikit. Apa sebab sekonyong-konyong timbul perdarahan banyak pada hari-hari tersebut diatas ? Diketahui bahwa salah satu efek samping akupunktur ialah "transient exacerbation of 46 Cermin Dunia Kedokteran No.Tanggal 27 September. LISOWSKI F P : Acupuncture to day. Tetapi penggunaan titik-titik secara terus menerus setiap hari untuk akupunktur akan menyebabkan perubahan-perubahan pada titik-titik itu. An outline of chinese acupuncture. pagi tidak ada perdarahan. Selain itu juga untuk menetapkan titik mana yang paling tepat untuk ditusuk. Kesimpulan Ada tanda-tanda bahwa akupunktur dapat dipakai untuk menghentikan perdarahan per anum yang disebabkan oleh hemorrhoid. malah pada. Tanggal 3 Oktober. Foreign Langguage Press. tidak ada perdarahan. Tanggal 10 Oktober. The academy of Traditional Chinese Medicine. Mudah-mudahan sejawat yang lain dapat memberikan bahan-bahan yang lebih banyak agar pengalamannya itu dapat dipakai pula oleh dokter-dokter akupunkturis lain. Tanggal 29 dan 30 September. 2. perdarahan banyak menetes. perdarahan masih banyak. 1974. Akupunktur kembali ketitik UB 33 dan 57 kiri dan kanan karena subyektip pasien merasa lebih cocok ditusuk dititik itu. Akupunktur seperti biasa. Tanggal 16 Oktober. Apakah kombinasi akupunktur dan farmakoterapeutika merupakan terapi terbaik untuk perdarahan hemorrhoid ? Sayang sekali observasi pengobatan akupunktur ini terputus. New York 1976.8. Sore banyak perdarahan sesudah penderita mengalamai stress psikis (penderita mempunyai kebiasaan defekasi dua kali sehari). Hal itu nampak pula pada kasus ini dimana pada mulanya baik saya maupun pasien sama-sama kurang yakin bahwa akupunktur ini akan berhasil. Mulai diberikan lagi hemorrhoid kapsul per oral. Perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober mungkin disebabkan karena UB 24 Du 1 bagi pasien ini tidak cocok (reaksi akupunktur terhadap seseorang sangat individuil. 4. Hong Kong.5). 1979 . Van Nostrand Reinhold Company. tidak ada perdarahan. Tanggal 6 Oktober. Karena berbagai halangan pada hari-harl ini tidak dapat dilakukan tusuk jarum. Titik-titik akupunktur diganti dengan UB 34 kiri dan kanan serta Du 1. Juga ia mengatakan bahwa memang kalau akan ada perdarahan kedua betisnya terasa pegal seperti kramp. Tetapi satu kasus saja sudah tentu tidak dapat dipakai untuk mengambil kesimpulan yang tetap dan tepat. sama seperti reaksi terhadap farmakoterapeutika)atau karena kesinambungan akupunktur pada hari-hari itu tidak dapat terpelihara. Tanggal 15 Oktober. terjadi perdazahan lebih dari lima tetes. Tanggal 4 Oktober.4. hanyalah sedikit saja. Diskusi Pendapat bahwa akupunktur hanyalah sugesti atau berdasarkan hipnose saja tidak dapat lagi dipertahankan (3. 3. Tanggal 17 Oktober. ANGGRAINI : Penerimaan akupunktur sebagai ilmu. Tetapi adalah sangat kebetulan apabila perdarahan berhenti/berkurang pada waktu tusuk jarum dimulai setelah perdarahan itu berlangsung terus menerus selama kira-kira sembilan bulan.9 Oktober.waktu ada tanda-tanda akan berhentinya perdarahan ( 16 dan 17 Oktober ). Tanggal 7. Tanggal 28 September. WARREN FRANK Z : Handbook of Medical Acupuncture. banyak perdarahan keluar dan penderita mengeluh bahwa bekas tusukan ( UB 33 dan 57 ) terasa pegal sekali. Oleh karena itu diperlukan pengumpulan data yang lebih banyak untuk menetapkan bahwa kasus yang diuraikan diatas bukan "exeption " melainkan menjadi "rule ". Tanggal 11 Oktober. akupunktur U B 33 dan 57 dan kanan. Tanggal 13 Oktober. Untuk menghindari daera-daerah yang pegal saya gunakan titik ekstra 24 dilengan bawah kiri dan kanan. Tanggal 14 Oktober. tidak ada perdarahan. Obat-obat tidak diberikan kecuali roboransia. sungguhpun kadang-kadang masih terdapat perdarahan banyak seperti pada tanggal 10 September dan 11 September serta 7 sampai 15 Oktober yang kemungkinan sebabnya akan dibahas lebih lanjut. Apakah dapat dikatakan bahwa pengobatan itu berhasil pada kasus ini? Selama pengobatan akupunktur dijalankan jelas bahwa perdarahan kalau tidak berhenti sama sekali. Akupunktur seperti tanggal 10 Oktober. tetapi berkurang. 14. perdarahan masih menetes lebih darl lima tetes. perdarahan masih menetes lebih dari lima tetes. Jauh lebih sedikit dari pada sebelum pengobatan akupunktur. Cermin Dunia Kedokteran 8 : 26. tidak ada perdarahan. Akupunktur sama. I Lin Su Ci.

C 2... (Jawab saya singkat dan tegas)... A 11.... .... – "Kenapa ?" tanya saya.......... ketika saya membantu membukakan bajunya agar stetoscope lebih leluasa menempel didadanya...! ! !" "Ya...saya menyuruh sang 'dukun" berbaring... D Puskesmas Gunung Batu Besar Kota Baru Kalimantan Selatan......... sehingga dengan spontan ia minta maaf atas perbuatan yang pernah dilakukan...... 1979 47 . D 5.... dimana sebagian dari mereka yang datang adalah atas anjuran sang " dukun " yang sudah tidak praktek lagi......... saya........... saya lihat....... C 3..... Sebab dari setiap pasien yang berobat kepadanya selalu keluar 'PAKU" dari tubuh penderita tersebut.... jangan-jangan nanti saya tidak bisa hamil lagi ... Cermin Dunia Kedokteran No...... ya itu epistaxis. tangan saya tersentuh dengan puluhan paku yang tersimpan dalam "kantong rahasia" dibagian dalam bajunya... periksa sini.. dr Budi Santoso Manado NGERI !!! Isteri kakak saya yang ingin sekali mengikuti KB bercerita begini : +"Teman saya menganjurkan saya untuk pergi " ke Ahli Kandungan A..... Dan sang "dukun" pun baru sadar bahwa kedoknya selama ini sudah terbongkar tanpa disengaja.. berfungsi sebagai "dukun " yang cukup terkenal.. B 10..... tiga bulan yang lalu saya beri suntikan Depo Provera. A 8... Sudah sejak lama saya mendapat informasi dari penduduk bahwa ada seorang laki-laki tua.....! ! ! ! karena begitu baju dibuka......... walaupun dalam hati saya agak 'gentar " juga........ D 4.. Dan selalu dikatakan bahwa benda tersebutlah yang menjadi penyebab seseorang menjadi sakit..... Ketika saya selesai mengadakan anamnesa dan mulai periksa sana .?????"... mengingat berita-berita tentang kehebatannya..HUMOR ILMU KEDOKTERAN MENSTRUASI YANG BERPINDAH Seorang pasien.... Tentunya hal ini membuat saya gembira sekali..!!!!! drg Ny W Pramudiyo Bandung Jawaban Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran : 1......... karena merupakan awal perkenalan dari sesama penolong orang sakit.. B 7....... KARENA TIDAK DISENGAJA Disebuah desa yang cukup jauh dari tempat saya bekerja...... tetapi saya tidak mau.. D 9..... A 6....... dimana belum ada tenaga kesehatan yang tinggal menetap..... saya benar-benar terkejut bukan main . 14.............. Hari ini dia datang karena jatuh tanggal suntikan ulangan dan ia mengeluh : +"Dok... + Ketika saya bertemu dengan dokter itu ditoko. Rasa "gentar " yang mencekam diri saya hilang seketika dan dengan gaya "meyakinkan " saya menasehati dia agar tidak mengulangi perbuatannya..jarinya besar-besar.. kali ini kok menstruasinya melalui hidung ?" " Ya.. Sejak itu pasien yang datang ke Puskesmas bertambah......saya rasa ini mencemaskan .... ya itu mungkin kalau pintu rahim Nyonya turut berpindah ke hidung ............. + "Dok...... Ketika saya mengadakan turney kedesa tempat tinggal " dukun " tersebut kebetulan sekali "dukun" tersebut sedang sakit buang-buang air dan minta pertolongan kepada saya.. Tidak apa-apa nanti saya beri obat "........... dr Farouq Ar TERBONGKARNYA RAHASIA ...

48 Cermin Dunia Kedokteran No. demikian anjuran MATTINGLY et al. Penderita yang tidak dirawat dirumah sakit sebaiknya tidak diberikan Sulphinpyrazone bersama-sama dengan anticoagulant. BMJ 1 : 159. Wright et al mendapatkan pada penelitian mereka bahwa penderita diabetes dengan hypertensi yang diobati dengan beta blocker : metaprolol (100 mg dua kali sehari) atau propranolol ( 80 mg dua kali sehari ) untuk satu bulan yang diikuti dengan diet dan pemberian antidiabetik oral. Akan tetapi ke dua jenis pengobatan tersebut di atas tidak mempunyai pengaruh terhadap survival rate.5. Tahun yang lalu National Academy of Science telah mengadakan simposium mengenai kontrasepsi. dimana sesudah operasi 75 penderita dapat kembali bekerja penuh seperti keadaan normal dan 59 penderita baru dapat mengerjakan pekerjaan mereka semula sesudah dua sampai enam bulan pasca operasi. BMJ 2 : 1680 — 1681. timbul kenaikan kadar gula darah yang cukup bermakna. Dan vaksin ini telah dicoba pada 36 wanita tanpa menunjukan efek samping yang berarti. J. 1979 . Vaksin tersebut merangsang pembentukan antibody terhadap gonadotropine. Salah satu penemuan tersebut ialah "Antifertility vaccin" yang sekarang sedang dicoba oleh Rockefeller Foundation. T. dimana pada simposium tersebut dibicarakan penelitian dan pengembangan metoda yang tidak membahayakan tetapi cukup efektip ( Chem/Eng News 6.22. Pharmazeutische Industrie 41 (1) : 64. Peneliti berkesimpulan bahwa coronary artery by pass tidak saja menghilangkan gejala akan tetapi juga meningkatkan kesanggupan penderita untuk dapat bekerja seperti sedia kala. 1978. Akan tetapi tidak didapatkan adanya pengaruh yang bermakna akibat uremia terhadap sekresi thyroid releasing hormone seperti yang didapatkan oleh penelitipeneliti lain. WALLWORK et al meneliti 115 penderita yang mengalami coronary artery by pass. WEISSEL meneliti kadar hormone penderitapenderita dengan kegagalan ginjal dan dari data-data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa akibat awal dari kegagalan ginjal adalah gangguan pengontrolan terhadap Growth hormone. 1979. J. M. Dengan adanya operasi "Coronary artery by pass" dewasa ini rupanya para penderita penyakit jantung coronair mulai mendapat titik terang dan kemungkinan untuk tidak menjadi invalid bagi mereka menjadi semakin besar. Dari penelitian yang dilakukannya didapatkan kesimpulan bahwa pada penderita yang mendapat pengobatan sitostatika didapatkan respons yang lebih baik terhadap lamanya remisi dibanding dengan penderita yang mendapatkan pengobatan hormonal. BMJ 2 : 1673 — 1674. Oleh sebab itu ia menganjurkan untuk tidak menggunakan beta blocker bersama-sama dengan pemberian antidiabetik oral. Berhubung banyaknya pemakaian kontrasepsi dewasa ini (di Amerika 68 — 70% wanita memakai kontrasepsi) maka rupa-rupanya para peneliti terus mencari caracara lain yang lebih baik. BMJ 2 : 1786. Daya kerja vaksin tersebut adalah delapan sampai dua belas bulan. 1979. Carcinoma mammae merupakan jenis kanker yang cukup banyak dijumpai di Indonesia. PRIESTMAN et al mencoba meneliti penderitapenderita carcinoma mammae stadium lanjut yang mendapatkan pengobatan hormonal dan yang mendapatkan pengobatan dengan sitostatika. 14. akan tetapi untuk pembentukan antibody tersebut dibutuhkan waktu beberapa bulan.Catatan singkat Telah diketahui bahwa adanya hubungan antara gangguan kelenjar thyroid dan hypophysis pada penderita yang berada dalam keadaan fase akhir kegagalan ginjal (end stage renal failure). Pada keadaan yang lebih lanjut dari kegagalan ginjal tersebut baru ditemukan gangguan hypothalamo-hypophysis. 1979. 1978. Hal ini dikemukakan sebab ia menjumpai timbulnya perdarahan gastrointestinal yang hebat pada seorang penderita yang mendapat pengobatan 200 mg Sulphinpyrazone empat kali sehari bersama-sama dengan pemberian 8 mg warfarin sehari. Acta Endocrinologica 90 : 23-32. disamping itu juga banyak ditemukan efek samping dari pemakaian kontrasepsi yang telah ada. WEISSEL et al. pada kasus dengan stadium lanjut umumnya pengobatan hanya bersifat paliatip saja. M. 1978. Dewasa ini banyak cara kontrasepsi yang dipakai diseluruh dunia. WALWORK et al. Dewasa ini beta blocker baik yang kardioselektip maupun yang bukan banyak dipakai untuk penderita hypertensi. Juga didapatkan peningkatan Prolactin pada keadaan menurunnya fungsi ginjal. 1978 ).

Cermin Dunia Kedokteran No. c. c. Euthyroidi Myxedema Carcinoma thyroid Hyperthyroidi Bukan salah satu diatas. Semuanya salah. Hypothyroidi Hyperthyroidi Hyperparathyroidi Hyperpituitarisme Bukan salah satu diatas Kadar serum iodine adalah normal Kadar serum iodine adalah rendah Kadar serum iodine meningkat Terjadi peningkatan ekskresi iodine dalam urine. Sesudah Plummer menemukan methoda Plummerisasi pada tahun 1923 maka incidence thyroid storm menurun. Jenis carcinoma thyroid yang tersering adalah : a. Pada sebagian besar penderita hyperthyroidi : a. Thyroiditis akut Myxedema Pengobatan dengan iodine Thyrotoxicosis Bukan salah satu diatas 35 2. Bukan salah satu diatas. 10. Penderita hyperthyroidi dengan kelainan jantung d. Bukan salah satu diatas. Mortalitas penderita dengan thyroid krisis adalah : a. c. Manifestasi klinik dari thyroid storm atau thyroid krisis adalah : a. e. b. Kematian biasanya timbul karena adanya kelainan jantung atau hati d. Iodinasi penderita struma dengan larutan Lugol be berapa hari sebelum dioperasi. b. Pemberian garam jodium pada penderita struma. Semua yang tersebut diatas. d. b. e. e. Carcinoma jenis papiler Carcinoma anaplastik Carcinoma folikuler Angioinvasive adenocarcinoma. b. sebab Thyroid iodine " adalah me ningkat. e.3—0. Bukan salah satu diatas. Penderita dengan recurrent exophthalmic goiter e. feces dan sebagainya tetapi kadar iodine dalam serum adalah normal. Bukan salah diatas 7. e. demam. d. d. d. Iodinasi pada penderita hypertyroidi c. b. 5. 4. Penderita usia lanjut c. Menimbulkan deposit colloid. Kehamilan b. Semuanya benar. e. 14. 1979 6. d. c. 200—400 mg sehari c. b. e.Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? Jawaban dapat dilihat pada halaman 47 1. d. Iodinasi pada penderita Kretin b. Struma dengan gejala-gejala dekompensasi jantung. 3. tachycardia atau tachyarrhytmia. c. Plummerisasi adalah : a.4 g seminggu e. 49 . Menghambat pembentukan thyroxine. c. Dosis pemakaian thiouracil untuk penderita hyperthy-roidi adalah : a. Obat-obat goiter efektip untuk pengobatan hyperthy-roid sebab : a. Memperbaiki absorpsi Iodine. Menghambat hypophyse untuk mengeluarkan thyrotropic hormone b. c. e. 1—2 g sehari b. 9. Hampir 100 % meninggal. d. Protein bound iodine dari seorang penderita didapatkan 12 mcg per 100 cc dan ekskresi dari I131 adalah 10% dalam 24 jam. Osteitis fibrosa cystica biasanya karakteristik berhubung dengan a. 11. d. Bukan salah satu diatas. Iodine radioactive up take yang bernilai lebih dari biasanya menandakan adanya : a. Thyrotoxicosis. Diagnosa kemungkinan adalah : a. b. Struma dengan kelainan mata. 8. c. 20—30 mg sehari d. 0. Semua yang tersebut diatas. Pengobatan hyperthyroidi dengan 1131 adalah kontra indikasi pada : a.

Sedang untuk perabaannya digunakan pengukur tegangan ukuran kecil yang dipasang pada jari-jari tiruan sehingga informasi mengenai tenaga pegang dari tangan dapat diteruskan oleh arus listrik baterai kembali ke indra perasa pada bagian lengan yang sudah diamputasi (pangkal amputasi). Tangan tiruan ini dilapis dengan kulit plastik yang mirip dengan kulit yang sebenarnya dan mempergunakan sinyal-sinyal listrik alamiah dari tubuh untuk mengontrol pergerakannya.ABSTRAK-ABSTRAK TANGAN TIRUAN DENGAN RASA PERABAAN SH A N N O N seorang insinyur listrik dari Queensland. tengah memperkenalkan tangan elektronik kepada masyarakat Australia. Australia bekerja sama dengan para sarjana dari Kanada telah berhasil membuat tangan tiruan yang mempunyai rasa perabaan.1978 50 Cermin Dunia Kedokteran No. Gambar kanart : Memperlihatkan komponen-komponen tangan elektronik tersebut. KPA. Sehingga otak dapat mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh tangan. 14. Frekwensi ini lambat laun menjadi berkurang kalau genggaman mengendor. Diperkirakan tangan tiruan tersebut dapat diperoleh dengan harga 2. ORTHOPAEDI Gambar kiri : Dr Shanon. sampai mencapai satu denyutan perdetik pada sentuhan yang paling halus. seperti tusukan jarum yang halus dan tidak menyakitkan. Tangan yang mempunyai bobot seberat tangan orang dewasa itu dihasilkan dari penelitian selama kurang lebih enam tahun. si perancang tangan tiruan bergambar bersama seorang instruktur kerja sosial di Universitas Queensland yang kehilangan tangannya dalam perang Korea.000 dollar Australia. memegang sesuatu dan yang paling menakjubkan adalah merasakan sesuatu yang dipegangnya. 1979 . dengan demikian pemakainya dapat merasakan adanya kontak dari denyutan listrik halus yang menyebabkan adanya perasaan pada kulit disektor pangkal amputasi tadi. Dengan mudah tangan tiruan tersebut dipasang atau dilepaskan dalam beberapa menit saja.7. Informasi ini berupa muatan-muatan listrik kecil yang bergerak pada kulit tubuh yang berubah-ubah frekwensinya sesuai dengan kekuatan pegangan. Jika genggaman tidak keras akan dirasakan sepuluh kali denyutan setiap detik. SH A N N O N memanfaatkan potensi listrik alamiah dari tubuh manusia yang dipadukan melalui sistem elektroda sehingga menghasilkan suatu tenaga Myo-elektrik yang dipakai sebagai tenaga penggerak. 13.

demikian juga dalam praktek sehari-hari.9% masih menunjukan adanya infeksi sesudah delapan minggu pengobatan. Australia telah dilakukan penelitian pemakaian aspirin yang dibandingkan dengan pemakaian aspirin dengan kombinasi phenacetin dalam bentuk APC terhadap efek samping yang terjadi pada penderita dengan rheumatoid arthirits.1978 HUBUNGAN RPN DENGAN ASPIRIN & PHENACETIN Pada klinik rheumatologi di Brisbane. VENEROLOGI RIADI HUSAIN et al.PENGOBATAN HYPERTENSI DENGAN PEMBATASAN GARAM Pembatasan pemakaian garam dapur (NaCl) sebagai "pengobatanpelengkap" pada penderita hypertensi merupakan salah satu prosedur rutin yang dilakukan dalam klinik. Juga dikatakan bahwa bila pada semua penderita hypertensi diberikan pembatasan garam kurang dari 100 mmol/hari ( 5g) .ancct 1 : 228 -. kloramfenikol.5-5 g) saja. 1979 51 . kemungkinan pengontrolan terhadap tekanan darah akan menjadi lebih baik.3% masih menunjukan adanya infeksi setelah dua minggu pengobatan dengan antibiotika yang biasa digunakan.954. 1AN FERGUSON et al. 19. IAN FERGUSON et al mendapatkan pada pemakaian aspirin dalam bentuk kombinasi dengan phenacetin (APC) yang lebih dari satu kg aspirin. Dari penderitapenderita tersebut. Rupanya N gonorrhoea yang diisolasi dari penelitian tersebut resisten terhadap penisilin. Med J Austr 1 950 -. MORGAN 1. disertai pemakainya yang sering maka strain-strain kuman yang resisten mulai timbul dimana-mana. Pada kelompok ini yang terdiri dari 31 penderita. Dikatakan sebaiknya pemakaian phenacctin harus benar-benar dibatasi mengingat efek samping yang mungkin timbul. RIADI HUSAIN et al meneliti 1061 pria subfertil di Iraq dan menemukan 171 ( 16% ) dengan Neisseria gonorrhoea yang positip tetapi tanpa gejala. ClinTrials 15(4) : 106-109. 14. MORGAN mengatakan bahwa pembatasan garam ini cukup dapat menurunkan tekanan darah diastole. Lima puluh tiga prosen dari penderita tersebut diatas menunjukan perbaikan dari kwalitas semen sesudah mendapat pengobatan. Salah satu kelompok penderita dengan tekanan darah diastole antara 95—109 mmHg hanya diberi pengobatan pembatasan garam 70—100 mmol/hari (3.230. 1977 FARMAKOLOGI Cermin Dunia Kedokteran No. Salah satu kemungkinan adalah kuman tersebut memproduksi penisilinase. Dengan tersedianya antibiotika yang cukup pada saat ini. Akan tetapi penurunan tekanan darah diastole ini tidak sebesar penderita yang diobati dengan obat antihypertensi. akan tetapi tidak selalu dapat terdeteksi di Iraq.6 mmHg. ternyata pembatasan garam dapat menurunkan tekanan darah diastole 7. Beberapa peneliti mencoba mencari jawaban sejauh mana pengaruh pembatasan garam ini terhadap tekanan darah.3 +/. Tetapi pada penderita yang memakai aspirin saja sesudah jumlah yang sama (satu Kg) RPN tidak terjadi. hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan test sensitivitas. eritromisin dan berbagai macam antibiotika lain.1. Sedang 2. 1978 ILMU PENYAKIT DALAM PENYEBAB SUBFERTILITAS PADA PRIA Gonorrhoea merupakan penyakit kelamin yang umum di jumpai dewasa ini. ditemukan adanya hubungan yang bermakna dengan terjadinya renal papillary necrosis (RPN). MORGAN dkk meneliti penderita-penderita hypertensi yang dibagi dalam empat kelompok.

Demikian juga terjadi pada in take Casava yang kronik. laporan dibawah ini mungkin menarik bagi dokterdokter yang dalam praktek sehari-harinya sering menjumpai penderita dengan psoriasis. 1978. Penduduk asli yang diteliti dibagi dalam tiga kelompok dimana kelompok I terdiri dari 66 anak wanita berumur antara 9—16 tahun dengan standard hidup yang cukup tinggi dibanding populasi seluruhnya dan mempunyai diet yang cukup baik. Kelompok ke III merupakan sisanya. Pengobatan ulkus duodeni dengan cimetidine 1 g/hari selama sebulan ternyata tidak duodeni/ventirkuli akan tetapi juga menyembuhkan saja menyembuhkan ulkus penderita psoriasis.CASAVA SEBAGAI PENYEBAB GOITER Kretin Endemik cukup banyak di jumpai dinegara kita. Diduga kemungkinan penyebab lain dari goiter endemik pada penduduk didaerah tersebut adalah diet Casava yang tinggi sehingga kadar thiocyanate yang tinggi dalam serum mempengaruhi sintesa hormone thyroid dan menimbulkan keadaan hypothyroid. Juga didapatkan korelasi antara kenaikan konsentrasi thiocyanate dengan pembesaran kelenjar thyroid. Pada pemberian overload dari Casava selama tiga hari berturut-turut nampak adanya peningkatan kadar thiocyanate serum maupun urine. berumur antara 10—30 tahun. BOURDOUX mendapatkan hasil serum thiocyanate serta urine yang meningkat pada kelompok II dan III sedangkan group I dan II tidak menunjukan peningkatan. Kelompok ini dipakai untuk penilaian am-bang inhibisi thiocyanate terhadap I thyroid up take dan mereka tidak berada dalam 131 keadaan Iodine defisiensi. tetapi terjadi remisi yang komplit setelah pemberian cimetidine kedua kalinya akibat kambuhnya ulkus yang diderita. terdiri dari laki-laki dan wanita berumur antara 15—30 tahun. Sudah diketahui bahwa thiocyanate mempunyai efek antithyroid. 1978. tidak merokok serta tidak mempunyai kelainan thyroid. terutama didaerah-daerah endemik. Kelompok ini mempunyai diet yang tradisionil ( Casava merupakan makanan pokok ). ENDOKRINO LOGI CIMETIDINE UNTUK PENDERITA PSORIASIS ? Cimetidine sebagai obat yang dipakai untuk mengobati ulkus duodeni/ventrikuli mulai banyak dipakai saat ini. 1979 . Kelompok ke II terdiri dari 386 penduduk. Ternyata terjadi juga ekskresi Iodine dalam urine yang meningkat pada golongan dengan diet Casava yang tinggi dan peningkatan ini sangat bermakna. Kelompok ke IV diambil dari 106 orang Belgia yang tinggal didaerah itu. 14. BOURDOUX meneliti 1405 penduduk Ubangi dimana prevalence goiter didaerah tersebut adalah 60—70% dari populasi sedang Kretin adalah 1—10%. DERMATOLOGI 52 Cermin Dunia Kedokteran No. Pada penghentian pemberian Casava didapatkan penurunan yang nyata dari kadar thiocyanate tersebut dalam serum maupun urine. Sudah diketahui bahwa penyebabnya adalah kekurangan Iodine . 150 pria dan 236 wanita berumur antara 0—80 tahun. Lancet 2 : 1211. Penduduk hidup dalam keadaan " subsistence level " dan Casava ( singkong ) merupakan makanan pokok mereka. Penulis yang berasal dari Italia ini melaporkan kejadian diatas dan menandaskan perlunya observasi untuk mendapatkan data-data yang lebih lengkap tentang sebab penyembuhan psoriasis yang dilaporkan diatas. Sesudah tiga bulan psoriasis yang diderita tersebut timbul lagi. Kelompok ke V terdiri dari 10 orang Belgia berumur antara 45—60 tahun dengan pembesaran kelenjar thyroid yang nontoxic. Akan tetapi penelitian BOURDOUX dan kawan-kawan di Ubangi ( Zaire ) yang merupakan suatu daerah goiter endemik di Afrika mungkin akan menggugah kita untuk lebih memikirkan bahwa Iodine bukan satu-satunya penyebab goiter tersebut. BOURDOUX et al. Kelompok ini dipakai sebagai kontrol dimana kadar thiocyanate serum dan urine mereka dipakai sebagai parameter dalam penelitian ini. J Clin Endocrinol Metab 40 (4) : 613 — 621.

gastroenterologi. yang menggantikan dr. neurologi dan sebagainya. Prof Gandasubrata. Kegiatan ini yang diadakan setiap dua tahun juga merupakan kesempatan yang baik untuk berjumpa lagi dengan temanteman lama dan mempererat tali rasa persaudaraan. diagnosa dini kanker. Abdul Cholil ketua BKKBN DKI. sedang kan untuk periode 1980 — 1982 telah terpilih dr. jabatan ketua umum IDI dipegang oleh dr. sehingga dapat dikatakan bahwa muktamar ini merupakan reuni keluarga dokter Indonesia. obat dan masyarakat. Utoyo Sukaton. Jakarta. Waktu diantaranya tentunya masih dapat dipergunakan untuk turun ke kota berbelanja. OLH KURSUS PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA 1979. eklamsi. Bersamaan dengan muktamar ini IKATAN ISTERI DOKTER INDONESIA juga mengadakan kongresnya bertempat disuatu hotel tak jauh dari Hotel Bali Beach. masalah kegawatan dalam berbagai bidang klinik. Topik yang disajikan antara lain : infark jantung akut. serta sekaligus mengendorkan otot dan syaraf yang sudah sekian lama tegang dalam memikul tugas dokter sehari-hari. dari Bagian Kesehatan Anak FKUI/ RSTM. Pada kursus tersebut disajikan 146 kertas kerja dalam bentuk simposium-simposium yang seluruhnya meliputi 22 Topik. radioterapi dan kanker.traumatologi. 1979 53 . penyakit kelamin. Penyediaan konsumsi dilakukan melaui penjualan kuponkupon makan dengan harga yang pantas di pulau turis ini dan dapat ditukarkan dengan makanan secara prasmanan pada sebuah restoran yang tak jauh lataknya dari kegiatan muktamar. Dekan FKUI sedang memberikan kata sambutan pada pembukaan KPPIK — X. infeksi saluran kencing. Dan pantai pulau Bali yang indah dengan suasana yang penuh dengan berbagai jenis kegiatan kesenian tradisionil merupakan tempat yang tepat untuk mencapai maksud tersebut. Selain penyajian naskah-naskah ilmiah dipagi hari dan siang hari. Jakarta untuk memimpin IDI. Denpasar. i mmunologi. Pada tanggal 23—27 Januari 1979 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta telah berlangsung Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran ke X ( KPPIK-X ). penyakit hati menahun. 14. Panitia penyelenggaran yang sudah berpengalaman disertai sarana-sarana pariwisata yang baik membuat muktamar di pu lau dewata ini suatu pengalaman yang menyenangkan sekali. pengobatan mikosis. Ketua Panitia Penyelenggara. Untuk periode 1978 — 1980. Simposium serta kuliah-kuliah umum tersebut diadakan serentak dalam tiga ruang yang berbeda. waktu pada malam hari di isi dengan sidang-sidang yang membicarakan organisasi IDI. penanggulangan hipertensi. obat dan penggunaannya yang rasional. 7 — 10 Desember 1978 Pertemuan ini yang dikunjungi para dokter dari sekuruh pe losok tanah air. penanggulangan luka diabetes. penyakit jantung rematik. sebagian merupakan wakil cabang-cabang IDI. dr Iwan Darmansjah bersama Prof Mahar Mardjono sedang melihat-lihat pameran farmasi sesaat sesudah pembukaan KPPIK — X. merupakan kulminasi dari segala kegiatan berorganisasi para dokter.UNIVERSITARIA MUKTAMAR IKATAN DOKTER INDONESIA KE XVI Hotel Bali Beach. diabetes dan kehamilan. Samsuddin. Nampaknya peserta kursus banyak menaruh minat pada topik-topik tertentu hal ini terbukti dimana pada saat-saat tertentu hanya ruang-ruang tertentu yang dipenuhi oleh para Cermin Dunia Kedokteran No. payah jantung.

Salemba 4 Jakarta q 54 Cermin Dunia Kedokteran No. simposium ini dihadiri oleh sekitar 320 peserta. Kalbe Farma telah menyelenggarakan Simposium penyakit-penyakit infeksi di Ujung Pandang. maka tidak mengherankan bila pertanyaan-pertanyaan yang datangnya bertubi-tubi pada pagi hari. Salemba 6 Jakarta 24 — 29 September 1979 Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi ke IV di Jakarta ( Kampus Universitas Indonesia ) Sekretariat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia JI. 14 April 1979 Pada tanggal 14 April 1979 yang lalu. 14. 60 Yogyakarta 15 — 16 Juni 1979 Seminar Nasional ke II Ikatan Ahli Radiologi Indonesia di Semarang Sekretariat : Bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R. Box 60 Yogyakarta 14 — 15 Juni 1979 Kongres Pertama Perkumpulan Andrologi Indonesia (PANDI) Dalam Rangka Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Rupanya Farmakologi juga banyak menarik perhatian para peserta mungkin hal ini berhubung membanjirnya detailer serta banyaknya obat-obat yang beredar dewasa ini. J1 dr Soetomo 16 Semarang 25 — 27 Juni 1979 Pertemuan Regional Ahli Farmakologi Asia Tenggara dan Pasifik Barat ke II di Yogyakarta Sekretariat Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Sekip Utara Yogyakarta 29 — 30 Juni 1979 Simposium Pulmonologi : Batuk khronik dan berulang pada anak di Jakarta Sekretariat Unit kerja Koordinasi Pulmonologi IDAI dan Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia J1.peserta antara lain ruang-ruang ditempat mana topik gastroenterologi. Box.S.S. Mangkuyudan.S.T. jangan-jangan mata awaklah yang mulai rabun. ada pula yang gelap gulita sehingga yang melihat menjadi bimbang. q SIMPOSIUM PENYAKIT PENYAKIT INFEKSI Ujung Pandang. "Yang wanita ini ialah Elvy Sukaesih sedangkan yang lain ialah Ayatollah Khomeini". Untunglah Panitia dengan bijaknya telah memasang paper berjudul " Pemeriksaan gonorrhoica di kalangan wanita tuna susila di Kota Madya Ujung Pandang " sebagai acara terakhir. RS kalender kegiatan ilmiah 10 — 15 Juni 1979 Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Lagi pula mereka berhasil menyelenggarakan acara dengan lancar dan mulus. Rupanya peminat terhadap buku naskah lengkap tersebut juga cukup besar sehingga seluruh buku yang dicetak oleh panitia habis terjual. Sehingga para dokter ingin lebih mengetahui perkembangan farmakologi saat ini.O. Dan hadirinpun bertepuk-tepuk memuji kebolehan pak Tini Sidin yang salah asuhan ini. Fakultas Ilmu-Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin yang bekerja sama dengan P.O. Nampaknya panitia cukup berhasil dalam menyelenggarakan KPPIK-X ini. endokrinologi. P. Suatu hal yang patut dipuji ialah keberanian Panitia untuk penyelenggaraan pertemuan ilmiah ini secara sederhana di kampus dan bukan di hotel mewah sebagaimana lazimnya. Penjelasan ini diberikan agar para hadirin tidak terbalik menafsirkannya. Mangkuyudan P. Sehingga banyak peserta yang sedianya ingin pulang lebih dahulu terpaksa membatalkan niatnya oleh karena ingin sekali mendengar pengalaman penceramah diantara anak-anak Hawa itu. cardiologi dan farmakologi dibicarakan. nephrologi dan hipertensi. Walaupun diselenggarakan secara sederhana. Topik-topik yang diajukan sebagian besar membahas malaria dan deman tifoid. Karena terdapat 26 kertas kerja yang dibahas dalam simposium yang berlangsung selama sehari saja. 1979 . Kariadi. Pada akhir dari kursus penyegar tersebut diadakan angket yang nantinya akan dipakai oleh panitia sebagai umpan balik untuk pelaksanaan KPPIK yang berikutnya. Diantara slide-slide yang ditampilkan ada sebagian yang hurufnya kabur ada yang hurufnya sebesar semut. menjelang sore makin lama semakin jarang. Dr. apalagi dengan dapat dijualnya buku naskah lengkap KPPIK-X sejak permulaan kursus berlangsung. Ada pula penceramah menampilkan gambar wanita montok dan orang tua berjanggut.