7493136-Cdk-014-Penyakit-Gondok

No.14 , 1979

Cermin Dunia Kedokteran
International Standard Serial Number : 0125 — 913X Majalah triwulan diterbitkan oleh : Pusat Penelitian dan Pengembangan P.T. Kalbe Farma dan dipersembahkan secara cuma-cuma

Daftar isi
4

EDITORIAL ARTIKEL

5 11 17 19 23 26

BEBERAPAASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA CANCER OF THE THYROID PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK GANGGUAN BERJALAN PADA KRETIN ENDEMIK THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN ANTARA KEPERCAYAAN DAN KENYATAAN : Kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak TUMBUH—TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS KIRIMAN DARI PUSKESMAS PEDESAAN TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI

29 32
Hasil scanning kelenjar thyroid

34 37 39 42 45 47 48 49 50

RESENSI BUKU PENGALAMAN PRAKTEK HUMOR ILMU KEDOKTERAN CATATAN SINGKAT RUANG PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN KAMI TELAH MEMBACA UNTUK ANDA : Abstrak-abstrak UNIVERSITARIA

53

Kelenjar gondok yang pada keadaan normal demikian kecil bentuknya sehingga tak tampak, ternyata besar sekali pengaruhnya atas pertumbuhan fisik dan perkembangan intelek. Khususnya pada bayi-bayi dan anak-anak, kekurangan hormon kelenjar gondok yaitu thyroxine, yang untuk pembentukannya memerlukan elemen Iodine, cara penanggulangannya menentukan sekali bagi nasib si penderita. Makin dini dimulai pengobatannya maka makin baik nasib penderita tadi. Perlu diketahui, babwa hingga kini beberapa daerah di tanah air kita masih dikenal sebagai daerah goiter endemik dengan cretin-cretin endemiknya. Sesungguhnya pencegahan endemic goiter tidak sulit maupun mabal, yaitu dengan penambaban elemen Iodine dalam makanan/minuman sehari-hari. Salab satu cara yang telah dikenal sejak lama ialah mencampuri garam masak yang dimakan sehari-hari dengan sedikit Iodine. Akan tetapi hingga kini penyediaan dan penyebaran garam Iodine masih belum seperti yang diharapkan. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama pengertian daerah endemic goiter dapat dihapus dari perbendaharaan istilah ilmu kedokteran Indonesia.

Redaksi

4

Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

BEBERAPA ASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA

Dr. R. Djokomoeljanto Bagian Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R.S. Dr. Kariadi Semarang. Unsur Iodine diserap usus, masuk sirkulasi dan ditangkap oleh bermacam-macam kelenjar, antara lain : choroid, ciliary body, kelenjar susu, plasenta, kelenjar air ludah, mukosa lambung serta intestinum tenue dan paling banyak oleh kelenjar gondok. Hanya yang terakhir akan disinggung, sebab yang lain tidak mempunyai arti fisiologik maupun klinik. Prosesnya meliputi tujuh langkah : (1). Penangkapan iodide ("iodide trapping ") oleh folikel, yang merupakan proses aktif. (2). Organifikasi, dalam mana terjadi oksidasi iodine menempati valensi lebih tinggi yang diteruskan dengan iodinasi oleh unsur ini terhadap residu tirosil molekul thyroglobulin, untuk membentuk MIT (monoiodotyrosin) dan DIT (diiodotyrosin). (3). Proses coupling, terjadi pembauran MIT dan DIT membentuk T3 (triodotyronin) dan dua DIT membentuk T4 (thyro)dn). Keduanya masih dalam molekul thyroglobulin (TG).

SUMMARY The normal physiology of the thyroid gland is presented to enable the reader to understand its role in the somatic as well as the mental development of the whole individual from conception to adulthood. Two brain growth spurts (e g irreversible vulnerable periodes)can be identified ; one is during the 10 — 18 weeks gestation and the other more important is 25 weeks onward continued until three to four years post natal. The myelinization may continue until 18 years. Early diagnosis and treatment of hypothyroidismboth , the congenital as well as the juvenile type is imperative. The same is true for endemic cretinism, type for which mass prophylaxis is the treatment of choice since the whole community is at risk. PENDAHULUAN Kiranya tidak mungkin bagi kami mereview semua hal tentang seluk beluk penyakit gondok dalam waktu sesingkat ini. Meski demikian akan dicoba menyoroti beberapa hal yang kami anggap penting bagi dokter umum khususnya yang bekerja di daerah, di Puskesmas. Meskipun dasar ilmiah sangat penting, namun dalam pelaksanaannya pendekatan klinik akan merupakan inti dari tulisan ini. Untuk mencapai tujuan ini, maka berturut-turut akan dibahas secara singkat : • Fisiologi kelenjar gondok, • Perkembangan kelenjar gondok fetus dan pengaruhnya terhadap perkembangan somatik dan susunan saraf pusat, • Capita selecta penyakit gondok yang kami anggap relevan, serta, • Anjuran dan penutup. FISIOLOGI KELENJAR GONDOK Bahan utama bagi pembentukan hormon thyroid adalah Iodine. Ini terdapat banyak dalam bahan yang berasal dari laut (ikan laut, ganggang, dan sebagainya), atau terdapat dalam alam masuk tubuh lewat minuman serta makanan. Nasib unsur Iodine tersebut yang sudah berada dalam saluran makanan adalah sebagai berikut (CRYER 1976, EVERED 1976, MC KENZIE 1976, INGBAR 1974) :

(4).

Penyimpanan TG yang mengandung MIT, DIT, T3 dan T4 ke dalam kolloid. (5). Proteolisis. Pelepasan ikatan TG dengan hormon di atas. Pelepasan ini dipengaruhi protease enzim. Efek TSH terutama ialah memindah TG—hormon tadi dari kolloid ke sel folikel, dan baru disini dicerna oleh enzim proteolisis. (6). Deiodinasi. Sebetulnya merupakan usaha meningkatkan efektivitas dan efisiensi unsur Iodine. Dari empat iodotyrosin dan iodotyronin tadi hanya iodotyronin (T3, T4) yang secara biologik dan fisiologik aktif. Oleh karenanya MIT dan DIT dipecah lagi menjadi unsur Iodine dan gugusan tyrosil, yang kemudian kembali lagi dalam siklus hormonogenesis. (7). Pelepasan hormon : baik T4 maupun T3 dikeluarkan dari kelenjar, tetapi sebagian besar adalah T4. Hormon yang berada dalam sirkulasi diangkut oleh protein, yaitu : TBG (thyroid binding globulin), TBPA (binding prealbumin) dan albumin. Di samping yang bound ada juga yang " free " , FT4 maupun FT3, yang merupakan hormon aktif dan efektif, lagipula inilah yang efektif dalam mekanisma umpan balik dengan hipofise maupun hipotalamus. Kirakira 0,04% thyroxin dan 0,4% triiodothyronin dalam keadaan
Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

5

TSH sudah dapat ditemukan dalam hipofise maupun serum pada minggu ke 12. Iodine dalam kadar banyak (step 2. terutama multiplikasi neuron (neurogenesis dikatakan melulu terjadi dalam fase ini terutama. DELANGE 1972). Yang dapat lewat. Sekarang bagaimana peranan hormon thyroid ibu terhadap anak yang dikandungnya ? Adakah transfer hormon yang berarti ? Meskipun TRH dapat lewat plasenta namun kadarnya sedemikian kecil untuk memberikan efek fisiologik pada fetus. 3). Stimulator yang berperanan di sini ialah : LATS. tetapi terkonjugasi dan diekskresikan lewat empedu. Dalam minggu 10 — 12 kelenjar telah dapat menampung radioiodine dan membuat iodoprotein. maka dapatlah diambil kesimpulan sebagai berikut (DOBBING 1975. yang berusaha mengatur Iodine intrathyroidal. Ada dua growth — spurt yang dialami s s p manusia. antithyroid drugs (PTU. Hal ini dibuktikan dengan data yang memperlihatkan penderita athyreotic yang dibuat euthyroid dengan T4 sintetik. MTU dan sebagainya). 3. T3 dan T4 pada manusia dan binatang lain melewati plasenta hanya dalam jumlah yang sangat kecil. meskipun kemungkinan lewat hipotalamus belum dikesampingkan. goitrin dan progoitrin (step 1). SALO MON. Di samping pengaturan ini. sedangkan pada domba malahan hanya T3 yang lewat sedangkan T4 tidak. baik compensated maupun decompensated hypothyroidism). malahan berjalan lebih lama lagi. Pengaturan aktifitas kelenjar gondok dipengaruhi oleh hormon TSH dari lobus anterior hipofisis. meskipun masih diteruskan postnatal di beberapa bagian lain khususnya cerebellum). Yang tidak dapat lewat : TSH. yang semuanya memberikan kurangnya sekresi hormon. sulfonylurea. Sebagian kecil thyroxin tidak di-deiodinasikan. zat yang berpengaruh dalam pembentukan hormon ini dapat digolongkan menurut titik tangkap kerjanya. 4. 14. LATS. Jelas bahwa sistem hipofise—thyroid sudah bekerja sejak minggu ke 12. Kenaikan TSH diikuti hiperplasi dan hiperfungsi kelenjar gondok. FISHER 1975. Penelitian pada manusia memang masih sangat terbatas. perjodat. sebab sukar sekali mendapat material dan apalagi membuat keadaan yang murni. PERKEMBANGAN KELENJAR GONDOK FETUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN Perkembangan fetal thyroid dapat dibagi dalam tiga fase : tahap prekolloid (hari 47 — 72). Kadar free T4 naik terus sehingga mencapai kadar waktu lahir pada minggu ke 20. demikian juga sekresinya. Proses mielinisasi berjalan bersamaan dengan kedua growth spurt di atas. Di sini terdapat " preferen6 Cermin Dunia Kedokteran No. anatomik perbandingan. thyroxin dianggap sebagai "prohormon" sedangkan T3 sebagai active-hormonnya. (COSTA 1972. Meskipun ada sirkulasi enterohepatik. Sekarang ada bermacam-macam TSI ini (thyroid stimulating immunoglobulins) di antaranya LATS — p (protector). Perlu diketahui zat yang dapat lewat atau tidak dapat lewat plasenta. tahap kolloid (73 — 80) dan follikuler. Sehubungan dengan tahap/step hormonogenesis di atas. 1976). methimazol. sebaliknya penurunan kadarnya akan menaikkan sekresi TSH sebagai umpan baliknya. antara lain : unsur Iodine. Apabila kadar Iodine intrathyroidal kurang (seperti pada pengobatan dengan ATD. Mengenai T3 dan T4 dapat disimpulkan bahwa terdapat transfer ini tetapi jumlahnya sangat sedikit pada manusia. CZERNICHOW 1975. BALAZS 1975) : (a). Sehubungan dengan ini baiklah ditinjau perkembangan susunan saraf manusia. PTU. (DUSSAULT et al 1972). yang sebaliknya ia masih diatur oleh hipotalamus (TRH thyroid releasing hormone). COSTA 1972. Mungkin juga elemental iodine berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan (PHAROAH 1971). thiocyanat. toh sebagian ada yang dikeluarkan di tinja maupun di urine. Bagaimanapun juga perlu ada penelitian yang lebih banyak mengenai soal ini. sulfonamide (step 2. Umpan balik ini terutama lewat hipofisis. Seperti disinggung di atas. Tujuannya kiranya jelas : lebih ekonomis dan efeknya lebih kuat. Berdasarkan pemeriksaan kimiawi. masih ada " autoregulation " oleh kelenjar sendiri. (b). MTU. Ini disebut "pre-growth-spurt". . Perkembangan ini lebih ke sel glia. Kadar T3 sangat rendah sebelum minggu ke 24 tetapi kemudian naik juga. namun hakekatnya tidak sedemikian mudah. Dengan demikian semua keadaan yang disertai kurangnya kadar hormon dalam sirkulasi akan meningkatkan TSH (pada hipothyroidi. maka dalam darahnya terdapat kadar T3 yang normal. Tetapi dikatakan juga transfer T3 jauh lebih cepat dari pada transfer T4. 5). Pada permulaan kehamilan hormon ini terikat pada TBPA yang makin lama dioper oleh TBG. Pada penyakit GRAVES. HTS (human thyroid stimulator) dan H — TACS (human thyroid adenylcyclase stimulator) (Mc KENZIE 1976. maka itu banyak pengetahuan kita berdasarkan atas extra-polasi data binatang. dimana nampaknya growth kedua lebih penting artinya dari yang pertama : • Antara minggu ke 10 — 18. DOBBING and SANDS 1973. thiourea. GOSLINGS 1975). KAREN dan KLEEMAN. PAS. Berdasar hal ini dan sebab lainnya. kerusakan karena radiasi) maka kelenjar akan membuat lebih banyak T3 daripada T4. enzimatik. Kenaikan free hormon T3 dan T4 akan menurunkan. defisiensi Iodine. Sebagian besar T4 (80%) dimetabolisir dengan cara deiodinasi diperifer dan kira-kira 50% membentuk T3. Tentu saja harus diingat hendaknya konklusi yang dibuat harus cukup hati-hati. lagipula TSH tak melewatinya. dulu dianggap sebab utamanya ialah akibat stimulus TSH. 1979 tial secretion " (PATEL 1973. Sebagai contoh : apabila ada defisiensi Iodine ringan maka reaksi tubuh pertama ialah meningkatnya uptake meskipun TSH tetap. perchlorat. nitrat. TRH. maka obat.bebas. Nampaknya perkembangan fetus sampai minggu ke 12 praktis dapat terjadi tanpa pengaruh hormon thyroid (ingat bahwa ada beberapa laporan bayi lahir normal dari ibu yang jelashipothyroid)meskipun patogenesanya belum jelas hingga kini. • Growth-spurt yang terjadi pada minggu ke 25 dan seterusnya sampai tiga sampai empat tahun post natal. TABUCHI et al 1974.

normo. maka dari analisa data embrio manusia dapat disimpulkan bahwa pada minggu'ke enam mulai timbul telinga dalam dan luar. Hal ini diperkuat oleh data BARGMAN dan GARDNER (1967) yang menunjukkan bahwa 7 . hubungan sinaps Glia a. sedangkan sejak minggu ke sepuluh organa Corti mulai berdiferensiasi yang selesai pada minggu ke 20 (GOSLINGS et al 1975). Sesudah memeriksa besarnya gondok. Gondok tersebut dapat sebagai akibat hiperplasi. tidak hyperthyroidi dan sebagainya (non toksik) dan bukan kekurangan hormon. difus baik hipo atau euthyroid mengarahkan pada suatu defek sintesa hormon (apabila bukan daerah endemik). mielinisasi. dan mempunyai sifat "once-only-periods of oportunity to grow well". Gondok yang non-toksik ini terdapat dalam keadaan sebagai berikut (HA L L et al. Pembentukan dendrit dan cabangnya akan membentuk hubungan sinaps. Efek defisiensi thyroid dan nutrisi terhadap perkembangan s. maligna). thyroiditis (CRYER 1976).p. sakit. • Thyroiditis auto immune •Thyroiditis Riedel. 14. Meskipun defisiensi thyroid menghambat pertumbuhan skelet. pembentukan dendrit b. Gondok noduler pada anak perlu diberikan perhatian besar sebab ini tidak biasa. Apabila dengan scanning 1131 didapati cold nodule. Yang terpenting dari semuanya di atas ialah kenyataan bahwa sintesa protein di otak. Apabila ditelusur maka bayi tersebut dikandung dalam kandungan 18 minggu atau kurang. pengobatan secara rasionil adalah memberi hormonthyroid (pulvus. keras. Keadaan ini pada umumnya disebabkan oleh rangsangan dari TSH atau reaksi terhadap produksi hormon yang " kurang ". sintesa protein. Berikan mulai sedikit demi sedikit ditingkatkan dan dievaluasi kemudian. Di daerah dimana gondok bukan endemik dan bukan Iodine sebagai sebab gondok maka terutama pada anak menjelang dewasa (adolescents) banyak mengidap ini karena Chronic lymphocytic thyroiditis (HUNG. (d). Yang thyroxin hormone dependant ialah pertumbuhan mielin (perpanjangan rantai asam lemak).(c). struktur mielin E n z i m (GDC. namun paling penting ialah maturasinya. Behaviour (innate atau adaptive) Disadur dari : Balazs. Cermin Dunia Kedokteran No. Pembesaran yang cepat. DH) Succ. desiccated atau thyroxin) sebagai supresi TSH. MENKES 1975). dicatat dan sebagainya. dikatakan bahwa pada binatang. arborisasi dan interkoneksi (DUNN 1972. Kerjasama dengan GH sangat penting dalam pertumbuhan somatik ini. Bagi yang bukan tersangka ganas. 1974) : • Deasiensi Iodine. kista. Est. 1979 Berat otak Jumlah sel akhir Poriode pembentukan sel postnatal Bcsar sel Neuron kurang tetap diperpanjang (cerebellum) mengecil kurang terlambat kurang tetap kurang kurang t e t a p t e t a p normal normal kurang berubah tak ubah terganggu a. Sepuluh hingga 20% cold nodule biasanya maligna. Kalau masing-masing sel otak cerebellum mempunyai " hari jadi " sendiri-sendiri.s. Khusus mengenai synaptogenesis dan arborisasi dendrit. Dengan demikian masa ini sesuai dengan perioda vulnerabel. waktu lama hambatan dan kelompok sel yang terganggu. All-or-none phenomen. tumor (benigna. maka kita harus memperhatikan apakah kasus ini hiper. Thyroid Deficiency Undernutrition ada kelainan spesifik yang konsisten pada cilia dan sel ganglion spiralis pada embrio ayam yang berumur sepuluh hari yang disuntik PTU dan dapat dicegah dengan memberikan thyroxin bersama PTU. 1970). perlu pertimbangkan tindakan bedah. Jumlah mielin b. interkoneksi tergantung atas hormon tiroid yang cukup. A. Otak lebih plastis selama masa pembentukan yang sesungguhnya jika dibandingkan dengan masa-masa sesudahnya. Mengenai jumlah minimum yang dibutuhkan perkembangan normal jaringan ini tak seorangpun dapat menjawab hingga kini (QUERIDO 1975). Ini dianggap sebagai jaminan untuk "higher mental function" anak tersebut. atau hipothyroid (periksalah catatan selanjutnya). Baik gangguan hormonal maupun nutrisi dapat memberikan gangguan permanen. jangan 99m TC buru-buru bertindak tetapi periksa lagi dengan scanning sebab zat ini memberikan gambaran jelas juga pada early trapping phase yang tak terlihat pada I 131 scanning. CAPITA SELECTA PENYAKIT GONDOK Gondok pada anak. Sebelum usia remaja biasanya gondok kurang diperhatikan oleh pasien maupun keluarganya. • Defek yang didapat karena supresi oleh zat goitrogen (obat ataupun zat dari alam). kekurangan thyroid menyebabkan seluruh bagian otak depresi. Terhambatnya osifikasi epifisis merupakan gambaran khas dari defisiensi hormon ini (KRANE 1972). 1972. mungkin suatu keganasan. Kelainan mental endokrin pada usia dewasa biasanya reversibel. kurang terganggu Apabila pertumbuhan ssp ini dihubungkan dengan pertumbuhan telinga. tak demikian halnya dengan akibat gangguan hormon pada masa periode perkembangan tertentu (BALAZS 1972). Ch. kecuali karena stimulus lama dari defisiensi lodine. • Defek kongenital enzim yang dipergunakan dalam hormonogenesis. maka bisa dibayangkan akibat yang terjadi karena gangguan luar dipengaruhi oleh jumlah yang terkena. Suatu contoh yang jelas adalah terjadinya microcephali di Jepang sekitar daerah bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Gondok yang halus membesar. dan malahan sebagai "irreversible vulnerability".

(1958) :"Early diagnostic criteria of congenital hypothyroidism. Dis. sekunder apabila hipofise tak cukup membuat TSH dan tertier apabila kerusakan primernya dihipotalamus. DJOKOMOELJANTO 1974). MAllAFERI 1974. . Pengalaman kami dengan memeriksa nadi waktu tidur sangat membantu diagnosa baik untuk hipo maupun hiperthyroidi (sleeping-pulse). Sebab-sebab terjadinya kegagalan kelenjar tiroid yaitu (EVERED 1976. mungkin memang athyreotic. Makin dini diberikan pengobatan substitusi makin tertolong I. Klinis dilihat sebagai struma lingualis. garis rambut rendah letaknya. Induced a kretin 96% 92% 83% 76% 76% 67% 67% 67% 49 100 bayi normal 0% 2% 5% 6% 1% 0% 0% 8% 0% Hipothyroidi didefinisikansebagai keadaan dimana badan men dapatkan hormonthyroid yang tidak cukup produksinya. perkembangan fisikUrutan gejala kretin dibandingkan dengan bayi normal Geja 1 (b). 38 minggu epifisis tibia 8 Cermin Dunia Kedokteran No. J. 1979 Letargi Konstipasi Kesulitan memberi makan/BB tak naik Kesulitan pernapasan Kulit kering Lidah tebal Suara tangis/serak Hernia umbilicalis Ikterus neonatorum memanjang 12% Lowrey. Bagi kasus congenital dan juvenile/adolescent hypothyroidism maka pengobatan harus dilaksanakan seumur hidup. EVERED 1976. kesukaran makan. gangguan maturasi gonadal dan kadang-kadang ada gangguan mental. qProblema hipothyroidi pada anak. Mengenai istilah dalam buku. 14. Di CAGNO et al 1974. Malahan ada yang mengatakan seorang lahir dengan berat tiga kilo gram dan tanpa epifisis tersebut di atas dapat didiagnosa sebagai hipothyroid. Bukti bahwa terjadinya hipothyroidi selama kehamilan dapat dilihat pada foto tulang. Sebaliknya kita harus memikirkan kemungkinan tidak adanya kelenjar gondok di leher.H. Amer.Antithyroid drug termasuk Iodine (yang sering ada dalam obat batuk) perlu dipikirkan (apalagi kalau anak asthmatic hingga sering minum obat batuk). maka terlihat perubahan membaik. letargi. kulit kering dan sebagainya dan non-pitting sifatnya. ST ANBUR Y 1972). Keterlambatan memberikan obat dapat berakibat gangguan perkembangan mental yang berat. epifisis cuboid kaki. dengan memberikan pengobatan. kulit kering dan kasar.Dysgenesis epifisis terdapat pula pada cretin (HAMILTON 1972.) cukup selama perkembangan mengakibatkan kelainan saraf/mental dan skelet. Cara memisahkan secara klinis demikian : semuanya dengan kadar T 4 rendah. comprehensive study of 49 cretins". EVERED 1976. "cretinism " dimaksudkan kegagalanthyroidsecara sempurna sejak lahir. Pada tipe juvenil maka di samping bervariasi antara cretinism dan gejala pada dewasa. Pada usia kehamilan 36 minggu terjadi osifikasi epifisis femur bawah. 96 : 131. CRYER 1976. muka sembab. Pengobatan segera (berarti diagnosa sedini mungkin merupakan conditio-sine-qua-non) merupakan sikap yang harus kita anut. leher tebal dan hidung pesek dan hiperbilirubinemia yang diperpanjang. 40 minggu. Memang kerusakan somatik sedikit banyak dapat diperbaiki. yang sekarang diusulkan disebut "congenital hypothyroidism" sedangkan "cretinism " dalam istilah baru dimaksudkan ' endemic cretinism ". Terhambatnya pertumbuhan linear dan epifisis merupakan tanda dini bagi grup ini. Adapun tanda yang sering terlihat adalah sebagai berikut (HA MILTON 1972. • Goitrogen. "Anak manis. yang sangat menyolok ialah terhambatnya pertumbuhan linear. pada hipofise maka tak disertai kenaikan TSH sedangkan pada primer dengan kenaikan TSH. Meskipun demikian terdapat juga keadaan dimana bukan kelenjar thyroid yang salah melainkan jaringan perifer resisten terhadap aksi hormon (REFETOFF et al 1 967). juga pada seorang anak dengan struma non toksik. HALL et al 1974) : (a). tidak banyak berak" demikian kata seorang ibu dengan bangganya. Sedangkan " juvenile hypothyroidism " dimaksudkan keadaan sama pada anak dan dewasa (adolescent) (MAZ AFER I 1974. konstipasi. Indeks BILLEWICZ tadi dianggap positip hipothyroid bila nilai lebih dari + 19dan jelas euthyroid bila kurang dari -24. et al. yaitu ex juvantibus. namun kerusakan cerebral ini irreversibel.Q. Child. :• Operasi ) biasanya dalam rangka peng• Iradiasi ) obatan thyrotoxicosis.Hipothyroidi disebut primer apabila sebab utama kerusakan kelenjar sendiri. MAllAFERI 1974) : respirasi berat dan bunyi (karena lidah " besar"). dorsum manus dan pedis. intra uterine dan sebagainya. Cara 'terakhir tanpa tes yang mendalam adalah dengan metoda trial. Tidak adanya hormon (H. maldevelopment). Bagi dokter diperifer dimana sebagian besar laboratorium belum memadai maka kiranya tepat sekali dipakai index diagnostik hipothyroidi BILLEWICZ. tangis kasar. Istilah myxedema ialah istilah yang dipakai untuk menunjukkan kasus berat dimana terlihat oedema di muka. Hipothyroidi dapat terjadi postnatal. bradycardi. kulit agak kekuningan. khususnya sebelum usia tiga sampai empat tahun. tidak rewel. pun terganggu. atau rudimenter atau pindah tempat di daerah ductus thyroglos sus. dan tidak dibuat TRH. anak tersebut. hipotermi. atas. G.T. Dengan suntikan TRH maka akan didapat kenaikan TSH pada kelainan tertier dan tidak naik TSH-nya pada kelainan sekunder. Ingatlah bahwa proses ini merupakan proses irreversibel (SMITH et al 1957. (EVERED 1976). HAMILTON 1972). Spontan : • thyroiditis autoimmune • subacute thyroiditis • Riedel ' s thyroiditis • Defisiensi Iodine • Dyshormogenesis • Dysgenesis (athyreosis.

4 4. hilangnya tanda hipothyroidi pada semuakasus baik kretin maupun non kretin. termasuk pengusaha garam rakyat. rata-rata 136 mg sehari. gangguan pendengaran (terutama pada frekwensi tinggi dan bilateral. tipe nervosa dan tipe myxoedematosa. 1978. menunjukkan dua atau lebih unsur di bawah ini : gangguan mental. dapat terjadi perubahan dalam besarnya gondok. Quarterly J. Untunglah bahwa pengobatan dengan garam beriodine ataupun suntikan lipiodol dapat mencegah semua tadi. retardasi mental C = kelainan neuromuskuler Dari analisa data kami. Patogenesa terjadinya endemik kretin tak akan dibahas di sini tetapi dapat dibedakan dua macam kretin endemik.Absent sent +11 +7 +3 -3 -7 -2 -6 +4 +4 +5 +2 ments Coarse skin Cold skin Periorbital puffiness Pulse rate Ankle jerk Slow move- +4 +4 +15 -4 -6 -4 0 et al. • Terlihat bahwa nampaknya ada preferential secretion T 3 pada kasus-kasus berat kami. Pan American Health Organization Publication No. pada kasus congenital ataupun juvenil hypothyroidism. (1969) : "Statistical methods applied to the diagnosis of hypothyroidism". gangguan jalan. jelaslah bahwa sebagai dokter tidak boleh lengah untuk membiarkan lahirnya dan tumbuhnya bayi/anak abnormal. refleks meninggi dan sebagainya). sebab bagaimanapun juga ia merupakan beban masyarakat. kita Dari data di atas. Bahwasanya retardasi mental terdapat pada kasus kretin. mungkin baru tahun 1981.Relative importance of Signs and Symptoms in Hypothyroidism Symptoms of recent onset or increased in severity Diminished sweating Dry skin Cold intolerance Weight increase Constipation Hoarseness Paraesthesia Deafness Billewicz kasus kretinsedangkan pada non kretin hanya 2%(GOSLINGS et al 1975). 1974. tahun 1969). 193.). Pada nya terjadi sesudah usia dewasa. • Dibandingkan dengan daerah kontrol. qCretinism ( "kretin endemik"). Dalam beberapa hal. Keadaan ini dapat atau tidak disertai dengan hipothyroidi. 1979 Score Pre.3 gangguan pendengaran Djokomoeljanto. antara dua sampai enam tahun adalah 60 — 180 mg dan enam sampai tujuh tahun lebih dari 180 mg sehari desiccated thyroid (Thyranon). 38 : 255. telah banyak dilaporkan dari fokus gondok endemik. Kalau kita dipancing untuk memberikan diagnosahipothyroidi karena adanya gangguan pertumbuhan. sebab hal ini terdapat pada 92% 9 . dekompensasi dan sebagainya. 1975). dan atau kelainan neuromotorik (gangguan bicara. Efek suntikan lipiodol pada intelligence quotient belum selesai kami adakan. GOSLINGS etal. anak sangatlah jarang. Studi lapangan PH A R O A H di Papua Nugini (1971) menunjukkan bahwa suntikan lipiodol sebelum kehamilan mencegah 100% terjadinya kelahiran kretin endemik di sana.4 24.Absent sent +6 +3 +1 +2 -2 -6 -5 -1 -1 -6 Sign s Score Pre. metabolisme Iodine pun normal kembali. tetapi di luar negeri telah dilihat hasilnya dan nampaknya ada titik terang (FIERRO-BENITEZ et al 1972 : studi preliminer dimana ditunjukkan bahwa suntikan sesudah bulan kehamilan ke lima tidak bermanfaat. sedangkan meinurut SINGH et al. 14. sebab dikatakan perkembangan mielin masih diteruskan. Pada usia muda biasanya tidak sulit membuat diagnosa sebab hampir sama dengan di textbook gejala-gejalanya. akan dipublisir). Group ini perlu diperiksa dengan laboratorium lebih lanjut atau mendapatkan ex juvantibus trial. Dosis permulaan harus sedikit sebab dapat memprovosir terjadinya gangguan jantung.1975.seluruh dunia (lihat monograph : Endemic Goiter.Q. lebih rendah secara bermakna. gangguan pendengaran mengenai hanya kretin endemik dan bukan pada segmen penduduk normal. • Seperti dikatakan di atas. mata juling. • Bahwa penduduk "normal " di daerah dengan gondok endemik berat ternyata "tidak normal ". 1957. seperti kasus kami. Hasil studi kami mengenai ini dapat disimpulkan secara ringkas sebagai berikut : • Terdapat 35% dari kretin hipothyroid tetapi pada penduduk normal-pun terdapat 13% hipothyroidi. Bagi congenital hypothyroidism menurut SMITH et al.9 7. maka kemampuan mental penduduk bukan kretin. Sebagai prinsip perlu diberitahukan bahwa mulai dengan Cermin Dunia Kedokteran No. Ini dianjurkan bagi semua penduduk dan semua produsen garam. (DJOKOMOELJANTO dan QUERIDO. Kami baru melihat satu kasus yang mulai pada usia 12 tahun dan waktu ini penderitanya sedang dioperasi. dan suntikan pada permulaan kehamilan berefek memperbaiki I. dapat diambil kesimpulan bahwa tes pendengaran dapat dipakai sebagai alat membuat diagnosa kretin endemik type nervosa. (DJOKOMOELJANT01974. Biasaq Hiperthyroidi. DJOKOMOELJANTO. (1972). Dengan kenyataan di atas kita sangat prihatin bahwa anak-anak yang tidak mendapat pengobatan akan mengalami keterlambatan perkembangan. tidak demikian dengan endemik kretin. Med. GOSLINGS et al. Pada masa kini pemerintah meiodir garam dengan kadar 40 ppm. dosis hingga dua tahun adalah 60 mg sehari. juga cerebellum. Definisi kretin endemik kami adalah sebagai berikut : seorang yang lahir di daerah gondok endemik. Meskipun demikian belum ada hingga tahun 1974 yang melaporkan gangguan yang ada pada segmen bukan kretin di daerah endemik berat. sedangkan nilai di antaranya merupakan doubtful cases. cebol. Kombinasi simptom pada 41 kasus kretin endemik Kombinasi A+ B+ C A + B A + C B + C A = B = n 26 10 2 3 % 63.

Relation to Endemic Cretin. vasodilatasi kulit. . Pitman Medical. 6 th Asia and Oceania Congress of Endocrinology. Relation to Endemic Cretinism. Indonesia. Adolescent Endocrino logy. SUAREZ J : Effect of lodine Correction in early fetal life on intelligence quotient. Ed. baik congenital. 5. DA FISHER and GN BURROW.HALL R. 24. 1975. RL Kroc. 2. (HA L L et al. Dobbing J and SANDS J : The later development and brain and its vulnerability. A preliminary report. Cermin Dunia Kedokteran No. BALAZS R : Post natal development of rat brain : effect of thyroid state. Perinatal thyroid Physiology and Disease. GOSLINGS BM. Umumnya ini self-limiting. CZERNICHOW P : Development of Thyroid function and regulation in human fetus Brain Development and Thyroid Deficiency. 305. HUNG W : Goiters in euthyroid adolescents. 20. Usia tiga tahun merupakan usia kritik dimana sesudah ini. 17. a study on a population in Central Java Indonesia. dapat diambil kesimpulan bahwa hormon thyroid harus cukup selama bayi dikandung. 1974. Ed. Human Development and The Thyroid Gland. Gambaran kliniknya : keringat . sedangkan kasus karena defisiensi Iodine diberi Iodine. SOEPAR DJO. 1971. Acta Endocrinologica 78 : 705. SC Werner and SH Ingbar. : Prophylaxis with lipiodol injection : an experience from Central Java. 1972. 28. 1972.FIERRO BENITEZ R. Oxford University Press.DUSSAULT JH. Plenum Press. BESSER M : Fundamentals of Clinical Endocrinology. Butterworths London. terutama pada masa vulnerabel memberikan gangguan perkembangan mental. 14. Relation to Endemic Cretinism. Brain Development and Thyroid Deficiency. Ed. FP Heald and W HUNG.. JJ ERENBERG. Biol Neonate 19 : 363. SMART GA. Irreversibilitas keterlambatan ssp ini meng haruskan kami membuat diagnosa dan memberi pengobatan secepatnya dan setepatnya. Human Development and the Thyroid Gland. 22.antithyroid drug dahulu. Indonesia. 1975. Dari perkembangan susunan saraf pusat yang ternyata thyroid hormone dependent ini. •29. Tindakan segera perlu. gangguan dari luar pada pembentukan kelenjar itu sendiri ataupun pembentukan hormon. Simposium Amsterdam 1975. Raven Press New York.. KEPUSTAKAAN 1. Endocrinology 90 : 1301. 10 7. a review of clinical endocrinology. 6. Klinik perlu diketahui tanda-tanda hipothyroidi.DJOKOMOELJANTO R. Perbedaannya pada kretin endemik ini merupakan fakta irreversibel dan hanya dapat dicegah dengan program menyeluruh. SMEENK D : The effect of decompensated iodine deficiency to a population in Central Java. ibid. J Clin Endocrinol Met 42 : 778. GOSLINGS BM. no. Min Ped 1974 : 709. PTU atau neomercazol. ROBARDS et al. kasus hipothyroidi tidak mempunyai lagi kesempatan untuk lebih baik mental performance-nya atau kelainan sarafnya. JB Stanbury. DJOKOMOELJANTO R. 1974. tachycardi. Brain Development and Thyroid Deficiency. A FISHER A : Triiodothyronine turnover in maternal and fetal sheep. RINGKASAN DAN ANJURAN Fisiologi kelenjar gondok serta perkembangan kelenjar fetal dibahas agak mendalam guna mengerti akibat yang akan terjadi apabila terjadi gangguan intrinsik. Medical Dept. 1974. a North Holland Publ. Indonesia. Neonatal hyperthyroidism dapat terjadi pada anak yang lahir dari ibu yang menderita Basedow (Graves) yang masih aktif.KRANE SM : Skeletal system. RL Kroc. 3rd ed. Butterworth Co. CAMUS M. RL Kroc. serta gondok berbising. CRYER PE : Diagnostic endocrinology. HOBEL CJ. Brain Development and thyroid deficiency.1972. London. Ed. 1970. Simposium A msterdam 1975. The Thyroid. 16. BOEDHI-DARMOJO. ELBS & Pitman Medical. Simposium. Ed. 1976. 23. dipertahankan selama dua tahun atau lebih dan kemudian dihentikan pengobatannya. 14. Bern Stuttgart Vienna. apabila relaps maka dapat dipikirkan tindakan operasi dan jangan radioactive iodine. 25.1973. 10. DJOKOMOELJANTO R : The effect of severe iodine deficiency. Semarang. North Holland Pub. ERMANS AM. Co. RAVETTO F. 1976. Plenum Press 1972. 27.EVERED DC : Disease of the thyroid gland.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A. 8. 1974. Proceedings. 21. Adanya kekurangan hormon. 1971. yaitu pemberian Iodine tetes (Lugol). 4.GOSLINGS BM : Placental transfer of thyroid hormones.neurologik atau somatik tergantung pada fase mana sel ssp yang paling terhambat waktu itu. PATEL JC.MAllAFERI EL : Endocrinology. ibid. Ed. JB Stanbury. J Clin Endocrinol Met 34 : 891. DELANGE F. VAN HARDEVELDT C. Indonesia. 12.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A : Severe iodine deficiency : its consequences for health. 1972. 3. 1975. IX. COLUMNA F : Fattori condizionanti il destino pischico dell' atiroidismo congenito. BALAZS R : Effects of hormones and Nutrition on Brain Development.FISHER DA : Thyroid function in the fetus. DI STEFANO III. HETZEL B S : synthesis in the central nervous system of developing mammals. Human Development and The Thyroid Gland. COSTA A : Embryogenesis of the ear and its central projection. 200. SimposiumAmsterdam. Harper and Row pub. European Soc Clin Investigation. GARDNER LI : Experimental production of otic lesion with antithyroid drugs.HARNABROOK R W. Its relation to Endemic Cretin. MACKENZIE JM : A reconsideration of a thyroid stimulating immunoglobulins as the cause of hyperthyroidism in Graves Disease. Sebenarnya yang lewat plasenta di sini ialah LATS. Bagikasushipothyroidi(bukan karena defisiensi Iodine) apapun sebabnya harus diberikan hormon substitusi selama hidup. gelisah. exophthalmus. 1976. Singapore 1978. 15. 13.Dobbing J : Normal brain development. North Holland Pub. DUNN JT : The effect of thyroid hormones on the protein Human Development and the Thyroid Gland. Thesis. HAMILTON W : Clinical pediatric endocrinology. juvenile atau adolescent. 1979 . DICAGNO L. 1975. JB Stanbury. RL Kroc. Demikian juga kretin endemik. HENNEMANN G. Plenum Press 1972. QUERIDO A. Co. 1972.PHAROAH P OD . 1974. 19. 18.DOBBING J and SANDS J : Vulnerability of developing brain. Amsterdam. The effects of nutritional growth retardation on the timing of the brain growth spurt. 9. HOEDIJONO H. 11. EVERED 1976) Sleeping pulse penting sekali untuk mengikuti hasil pengobatan. Diponegoro University. Plenum Press. Ed. Co. 26. ANDERSON JA. Hans Huber Publ. QUERIDO A : Studies on the hearing loss in a community with endemic cretinism in central Java. RAMIREZ I. JB Stanbury. BARGMAN GJ.

especially from the Northern coastal area and also frofi the Central part of Central Java. to low grade malignant tumors and tho difficulty experienced by clinicians and pathologists alike in dis tinguishing adenoma from a carcinoma. 30. 35. 1011. MATERIALS AND METHODS Data are obtained by retrospective study of all thyroid di seases. 1971. WHO -1974 ). The thyroid speciments came from several parts of the province of Central Java. GH. Stollerman. 1953).SINGH SANT P. lumpur. SAKAMOTO M: Development of Thyroid and its response to TRH in the human Kual fetus. period. 22 Ed. Lancet I: 308. Stippled Epiphyses. The litterature has mentioned such terms as lateral aberrant thyroid and benign metastasizing goiter. without causing serious symptoms. because after July 1977 a decentralisation of hos-the pathology servlces occur.SALOMON DH. vol. However. Advances in Internal Medicine. which are so small or so benign in appearance that the primary tumor is not recognized. WILKINS L : The mental prognsi in hypothyroidism of infants and childhood. KAREN E. to describe the low grade carcinomas. * Dibawakan pada Seminar Nasional 1 Gondok dan Kretin Endemik.Serum triiodothyronine Thyroxin and TSH in Endemic Coiter : a comparison of Goitrous and non goitrous subjects in New Guinea. INTRODUCTION CANCER OF THE THYROID dr Tirtosugondo and dr Indrawijaya Departmen of Pathological Anatomy Diponegoro University Medical Faculty/ Kariadi Teaching Hospital Semarang When one thinks of cancer. 1973. CARTER AC: Desiccated thyroid and levothyroxin in hypothyroidism — comparison in replacement therapy. J Clin Endocrinol Met 27 : 279. FELDMAN EB. they should deserve serious consideration (Soetomo Tjokronegoro. BUTTFIELD I H. Proceedings 6th Asian Obstetrics and Gynegology. during a five year histologically. 1879 l1 . BLIZZARD RM. Goiter and Abnormality High PBI : Possible Target Organ Refractoriness to Thyroid Hormone. These tumors may recur locally if not completely removed and ultimately like other benign tumors possibly may become rnalignant. MIZUNO M. DEWIND LT. Moreover the close relationship of benign tumors. due to the fact that several pitals in the city of Semarang have their own pathology services. J. All are re-exmined and reclassified Histological Classification of according the International Thyroid Tumors (Hedinger & Sobin. 31. KLEEMAN BA : Concepts of Pathogenesis of Graves Disease. grossly and histologically.REFETOFF S. PHAROAH P 0 D. cancer of the thyroid gland generally does not con firm to the pattem of carcinoma elsewhere and may run an ex traordinarily course over a period of 20 or 30 years. one thinks of a highly malignant tumor. 1974. that ordinarily kills the patient within a few years. wlth out showing any tendency to invade bloodvessel or the surrounding tissue. has resulted in confusion as to what constitute a cancer of the thyroid. There are also thyroid tumors described as a typicaladenorna or hyperplastic adenomas. Cermin Dunia Kedokteran No. Semarang.SMITH DW. if not properly treated. DEGROOT LJ : Familial Syndrome Combining Deaf Mutism. The yoars 1972 . 18 – 20 Desember 1978. 14. 19 1957. Year Book Med Publ Chicago 1976.1967. 32. TSUYUGUCHI M. those tumors are metastasizing carcinoms and because they may cause death. Pediatrics. A small part.New YState JMed 1975 : 1045. 1934). 33.1976 (inclusive) have been forselected for this study. HETZEL B S: Neurological dainage to the fetus resulting from severe iodine deficiency during pregnancy. recoived by the Dept of Pathology. Clin Endocrinol Met 37 : 783.TABUCHI. those tumors are not included as malignant tumors Only tumors showing invasion of bloodvessel or the usual manifestationa of malignancy are conaidared to be cancer (Warren & Meissner. 34. Nevertheless. In this study.

45 thyroglossal ducts.39 40 .6 0. secondly by the internists or family-doctor and lastly by the surgeon. 3. if the nucleus is large. Anaplastic carcinoma.1 100. 4405 were diagnosed as malignant tumors. 437 nontoxic goiters. round cell carcinoma. Total 6 14 21 30 25 18 5 119 2 The four majors types of carcinoma of the thyroid are : 1.7%. 2 Hashimoto's diseases and 1 case of Cretinism. This type contains amyloid in the stroma. which show vascular invasion or true capsular infiltration are considered malignant. are classified as papillary carcinomas. consisting of 119 malignant subacute.particularly the Southern area of Central Java. Follicular carcinoma. RESULTS Out of a total of 39.1 0. firstly by the patient himself. All papillary tumors are regarded as malignant. No medullary carcinoma has been found in our five year record.9% of all thyroid carcinomas. Sex Female Male Papillary Ca. 12 Cermin Dunia Kedokteran No.8 : 1 for all histological fypes. Tumors.9 55. TABLE I Several types of Thyroid diseases. 6 11 18 17 13 13 4 82 Follicular Ca. in both sexes and in all the age groups. 69 13 FolliAnaplascular Ca. are classified in this group. All tumors with neoplastic papillae. tic Ca. The tissue sections were stained with the routine H & E staining method. Totally there were 790 thyroid cases. 4. who does not often consult a doctor.6 0. Reticulin and PAS staining method.29 30 . Medullary carcinoma. Tumors without neoplastic papillae.1 % 19. 2.4 1. 23 12 2 Medullary Ca. mostly sent their material fo the nearby located pathological laboratory in the city of Yogyakarta.as apart from coroner's cases. 23 Grave's diseases.0% TABLE III SEX DISTRIBUTION of patients with THYROID CA. regardless of the presence of follicular or solid areas. pale.3 0. 5 subacute thyroiditis cases. 14.4 2. very few autopsies are done. giant cell carcinoma and other rare types. Therefore.49 50-59 60-69 70 . The relative frequency in relation to other malignant tumors during that period was estimated as 2. in relation to sex distribution 2. 3. as well as spindle cell carcinoma. This group includes undifferentiated carcinoma. the figures presented certainly do not give the true incidence of thyroid cancer. but only the relative frequency as seen in the Dept of Pathology of a teach ing hospital.216 surgical specimens. hypochromatic with invisible nucleolus(so called ground glass type) and the mode of growth is infiltrating into the surrounding tissue. Nevertheless. of cases 82 35 2 — 119 Type 1. Autopsy figures have not been included in this study. The predominant type in our material is the papillary carcinoma. 4. representing 68. Medullary Ca. . it may provide us with some useful data. 1979 2 The sex distribution (Table-III) shows an excess in the female patients with a female/male ratio approximately 3.0 Total 82 35 2 119 TABLE IV AGE DISTRIBUTION of patients with THYROID CA. The histological classification is shown in Table-II and all thyroid carcinomas are classified into four major groups. The patients have been screened. unless the nodule is giving evidence of growth or functional activity. 157 benign tumors. Papillary carcinoma. received during the five year period.79 Total Papillary Ca. TABLE II HISTOLOGICAL CLASSIFICATION Percentage No. special cases were also stained with the Van Gieson. Papillary carcinoma Follicular carcinoma Anaplastic carcinoma Medullary carcinoma Total 68.9% 29. We have also to keep in mind. 3 3 11 12 5 1 35 Anaplastic Ca. Total Total 94 25 Type of disease Carcinoma Adenoma Nontoxic goiter (nodular/diffuse) Grave's disease Thyroglossal duct Subacute thyroiditis Riedel' s thyroiditis Hashimoto's disease Cretinism Total Male 23 21 56 3 24 1 1 — — 129 Female 96 136 381 20 21 4 — 2 1 661 Total 119 157 437 23 45 5 — 2 1 790 Percentage 15. Only follicular tumors. that the material studied are highly selective.9 5. without papillae are also regarded as papillary carcinomas. 1 case of Riedel's thyroiditis. but display follicular or trabecular structures. Years 10-19 20 .7 — 100.

9% (Kusumawidjaja. especially from endemic goiter areas in Central Java should be compiled.3%) 12 (85.0%) 119 Taking into consideration. More data.. TABLE V Thyroid specimens from endemic goiter areas. Previously.4% (SYARIFUDIN et al.35% (RIDJAB et al. Etiological factors in carcinoma of the thyroid are obscure and very controversial. also stated that he had not observed the evolution of endemic goiter into carcinoma. the age-standardized minimum incidence rate for thyroid cancer was as follows : males 0. Wegelin (1928) observed. Mozambique and Yugoslavia have moderate rates and most other countries show low rates (DOLL et. the relative frequency of thyroid carcinoma is 2. De Smet (1960) working in the Congo. In the past. show an incidence around 1% of all cancer types. although the pattern has changed. Africa. Medan 1. Switzerland. Following the introduction of iodised salt in Bern (Switzerland). received between 1972-1976. 1979 15 . PENDERGRAST et al. where endemic goiter is known or presumed to exist (Boyolali.54 per 100. Therefore. particularly the association between non-toxic goiter and carcinoma. 1973). Certainly. As mentioned above.. Of course.12 and for both sexes 1. Autria.14. Riccabona (1973) in his survey in Tyrol. Recently the widely held believe that nodular non-toxic goiter predisposes to the development of thyroid carcinoma has been modified. Yogyakarta 1.7% of all malignant tumors. TABLE VI Distribution of thyroid cancer types in non-endemic goiter and endemic goiter areas.Total non-toxic goiter sal duct 17 1 2 19 113 We have not been able to find any malignant transformations or changes in the nodular goiters until so far. Population based cancer registration is not yet established in Indonesia. an endemic goiter area. where the incidence of thyroid cancer was intermediate.2%) 23 (21. But. while Iceland.7%) Non-endemic goiter area 80 (76. Surabaya 2. it is interesting to note. 1961). our material mostly came from patients who live in the northern part of Central Java province.. we may suggest a possible positive correlation between follicular carcinoma and endemic goiter.9%) 2 ( 1. resulting in an unchanged overall incidence (WALTHARD. the observation and conclusion of Wahner et al. In this study. it is still possible that many nodules. 1966). females 2. that the predominant type of thyroid carcinoma from the endemic goiter areas of the follicular type.0%) 105 (100. Bandung 1. DISCUSSION Carcinoma of the thyroid gland is not common.3% out of the total of 790 thyroid specimens). Ujung Pandang 2. 1977).90.Papillary carcinomas are found in all age groups. based on microscopically diagnosed cancer. a decrease in the incidence of follicular carcinoma was accompanied by a rise in the incidence of papillary carcinoma. Banjarnegara and Wonogiri). age-standardized incidence rates reported from Hawaii.1974 inclusive. inclusive Carcinoma No. our material is not large enough to draw any positive conclusion.A. 1977). Only 113 specimens came from areas (14. Colombia and also a clear lack of correlation between papillary carcinoma and endemic goiter. and the true incidence rate of thyroid cancer is still uncertain. that thyroid cancer was tentimes more common at autopsy in Bern. (TIRTOSUGONDO et al. Africa. 1971). Wonosobo.5% (SOERIPTO et al. which is an endemic goiter area. The city Semarang is located in a non-goitrous area. between 1970 . Cali (Colombia) and Israel are high. a non-endemic goiter area. an association between endemic goiter and thyroid carcinoma was considered important.55% (TOPO HARSONO.. On the other hand. than in Vienna and Prague.. (1961) have shown that the marked fall in the incidence of goiter in the U. During that period. show the following relative frequencies : Jakarta 1. SAXEN and SAXEN (1954) reported that thyroid cancer in Finland is equally prevalent in areas with and without endemic goiter. Cancer type Papillary Follicular Anaplastic T o t a 1 Endemic goiter area 2 (14. Western countries with comprehensive population based cancer registries. also concluded that the incidence of thyroid cancer was no greater than that reported in goiter free areas.6% LUSIDA et al. However. areas of modest endemicity. 1976). Salatiga. (1966) and also more recently the observation of Mc Gill (1978) in Kenya. we had calculated the age-standardized minimum incidence rate of cancer in the population of the city Semarang. since the First World War. 82 35 2 14 (100. after the introduction of iodised salt. has not been accompanied by a decrease in the mortality or morbidity from thyroid cancer.000 per year. the relative frequencies of thyroid carcinoma as observed in several pathology laboratories do not differ too much. Cermin Dunia Kedokteran No. while follicular carcinomas principally occur in the older age groups. particularly the solitary ones.. 1977). Data from other Departments of Pathology connected with teaching hospitals in several places in Indonesia.9%) Both. al. 1977). 19721976.S. (Table-VI). thyroid cancer has not decreased in incidence. are potentially cancerous from the onset. and lastly our own figures regarding that carcinoma of the thyroid gland from patients who live in endemic-goiter areas are predominantly of the follicular type. of 14 Cases Adenoma Nodular/diffuse Cretin Thyroglos. between 1972 and 1976 inclusive. (1966) have produced evidence of an association between follicular carcinoma and nodular endemic goiter in Cali. from material received by the Dept of Pathology. WAHNER et al.

TIRTOSUGONDO. especially in connection with the cancer problem. TAMBUNAN G and SUGITO HUSODOWIJOYO: Registrasi umum Tumor Ganas pada Bagian Patologi Anatomik F. Kongres IAPI ke-V. CORREA P. 14. : Frekwensl Relatif Tumor Ganas 16 Cermln Dunla Kedokteran No.I. BUDIORO BROTOSAPUTRO and LAKSMONO WIDAGDO.WALTHARD B (1961). and TIRTOSUGONDO : Kelainan kelenjar Tiroid. we would like to suggest the introduction of fme needle aspiration biopsy for cytologic examination as a method to improve our knowledge in the real incidence and cancer risk factors in endemic goiter areas. Kongres IAPI ke V. 25. AFIP. tahun 1975-1976.K. Colombia. Atlas of Tumor Pathology. SANTOSO R.I 1934. (Crile et al. 9. 6. 1960 ..K.SOERIPTO JENSEN OM and MUIR CS.VOS JJTh : Pathologisch Anatomisch Onderzoek van Kropgezwellen uit de Residentie Kediri. (Amst). MILENMORE BK and MARCUS SC :Thyroid Carcinoma and Thyrotoxicosis in the United States.245 1973. which most surgeons believe should be done in the hospital. Disertasi gelar Doktor Ilmu Kedokteran Pada UNDIP. Med. 13 : 22-38 1961. SAXEN EA and SAXEN LO : Mortality from Thyroid Disease in an Endemic Goiter area. 2. 1978.: Cancer in Yogyakarta. 73 : 1411 1933. SIREGAR MG.WANG CA. 1966. Chr. DOLL R MUIR CS and WATERHOUSE JAH Cancer Incidence in Five Continents. LUSIDA LF. Page 81 . URIBE LF. Springer.RICCABONA G : Hyperthyroidism and Thyroid Cancer in an Endemic Goiter area. Med. 15. Trop. : Frekwensi Tumor Ganas di Ujung Pandang dan Sekitarnya. Relative Frequencies. Geneesk. 20. Wang et al.4%) is principally found in the older age groups. A Study on a population in Central-Java. VICKERY AL.. Semarang.1977). More adequate data should be collected from endemic goiter areas in Cent. 4. Their relation to endemic goiter. Bandung (1973). 2-3 56-66. 11. 143 : 365-368. tahun 19651970. Docum. Mc LUNG MR. Manila. Papillary carcinoma is the major type (68. 21. N. Brazil. Geogr. Semarang 1977. 3. Philipines (1977). Jakarta (1976) & 3rd Asian Cancer Conference. Ed. Dis. 11.QUERIDO A. 1941. 7.SOETOMO TJOKRONEGORO : Pathologisch Anatomische byzonderheden over Strumae uit de heelkundige kliniek te Batavia. the fine needle aspiration biopsy is a simple office procedure and certainly more applicable to meet our purpose. In : Report IV meeting of PAHO Technical Group on Endemic Goiter. Sao Paulo.1974. In : Thyroid Cancer. Monograph series vol. follicular carcinoma (29. W. Fasc 14. Therefore.H. Page 111-123.WARREN S and MEISSNER WA : Tumor of the Thyroid Gland. Page 8-13. The female/male ratio is approximately 3. 18. 1977.93. Kariadi. International of Tumour no histological classification : pada Pria dan Wanita di Laboratorium Patologi Surabaya. Cali. Pidato pengukuhan Guru Besar pada F. 40 : 58:68. Surg. ZAINAL ARIFIN.GERSHENGORN MC. diagnosed at the Dept of Pathology Kariadi Hospital/ Diponegoro University-Medical Faculty.9%) of all thyroid cancers (119 cases) and occurs in all age groups. ENDANG JOEWARINI. Springer Verlag. Berlin-Heidelberg 1969. 36 : 141-148 1977.TOPO HARSONO : Beberapa Aspek Epidemiologis dan Patologis Geografls daripada Kanker. W.I.al Java and fine needle aspiration biopsy for cytologic examination has been proposed as a method to improve our knowledge concerning the cancer problem in goitrous areas.Again. 1973. Thyroid carcinoma accounts only 2.. M. UNDIP/ R. J. Simposium Kanker Nasfonal l. Semarang 1977. 26. 5. 8. N.. N. Specimens of thyroid cancer from patients living in endemic goiter areas show a preponderance of the follicular type. during the years 1972 . more adequate data should be collected from regions knows as endemic goiter areas in the province of Central Java. Semarang 1974. 3. SOETOMO TJOKRONEGORO : Enkele waarnemingen omtrent het Cystadenoma Papilliferum Thyreoideae en de Strumae Papillomatosa Lateralis (Riihl). In : Report of the IV meeting of the PAHO Technical Group on Endemic Goiter. 30 : 81-86. RAMALINGASWAMI V : lodine and Thyroid Cancer in Man. 13.PENDERGRAST WJ. 28. Sect 4. Amer. Indonesia. 23. Page 156-165.INDRAWIJAYA . 10. Tyd. 22. UNDIP/R. A possible correlation between follicular carcinoma and endemic goiter has been suggested. no. Washington DC. Tyds. Trop. 1973. SUMMARY 1. 14.SMET MP De : Pathological Anatomy of Endemic Goitre. 4. WHO. SOLIHIN. Med. Tyd. Geneesk. Brit J Cancer. Dr.MC GILL PA : Thyroid Carcinoma in Kenya. and ROBBINS J: Fine Needle Aspiration Cytology in the Preoperative Diagnosis of Thyroid Nodules. 12. Khususnya Karsinoma di Bagian Patologi Anatomik F. KongreslAPl ke-V.K. Surg Gynecol Obst 136 : 241 . Brazil. On the other hand. Sao Paulo.S. WEINTRAUB BD. Dr. Dr.I. MALOOF F : Needle Biopsy of the Thyroid.SYARIFUDIN WAHID.1976 inclusive.7% of all malignant tumors. 19.S. 1976. Oost-Java. 29. and GAITAN E : Thyroid Carcinoma in Endemic Giotre Area.S. In : Endemic Goitre. 24.O. DJOKOMOELJANTO RJS : The Effect of Severe Iodine Defflciency. Page 315-349. Kariadi 1975. E.. CHU EW. and EISENBERG H : Epidemiology of Different Types of Thyroid Cancer. 17. 27. 81 : 515. page 200. 1973. 2. Ann. Kariadi. 87 : 265-269 1977. Berlin-Heidelberg-New York. UNPAD.8 : 1. J. DJOKO SOENARTO. Geneve (Switzerland). 1970. USU. Intern Med. CORREA P CUELLO C. DJOKOMOELJANTO RJS and HARDEVELD C van : The Consequencies of Iodine Deficlency for Health. Geneesk. Semarang (1970-1974). UICC. Chron. selama 1960-1968. KUSUMAWIDJAJA H : Penyelidikan Frekwensi Tumor Ganas di Lembaga Patologi Jakarta. 1953. Ramalingaswami (1969).TIRTOSUGONDO and SARJADI : Beberapa Segi mengenai Tumor Ganas pada Penderita R. Berlin-Heideiberg (1969). 1979 . 1970-1974.RIDJAB W. 12. Simposium Penyakit Gondok F. 1976 Gerahengorn et al.WAHNER HW. Geogr. Hedinger. GynecoL Obst. In contrast to the large needle biopsy. 6: 335 1954. SUTOTO HJ. Springer Verlag. 16. CUELLO C. 12. HEDINGER CHR and SOBIN LH : Histological typing of Thyroid Tumour.CRILE G and HAWK W A : Aspiration biopsy of Thyroid nodules. In : Thyroid Cancer Monograph series vol. REFERENCES 1. Berita Kongres IAPI ke-II 1971. periode 1973-1976.K.K. MANSON TAS. Minimum incidence rates based on microscopioally dlagnosed cancer in the Semarang-city population. 1975-1976. Quotedby V.

Disamping itu adalah suatu kenyataan bahwa PJT hampir selalu ditemukan pada umur diatas 40 tahun. Sebagian lain berpendapat bahwa suatu penyakit jantung lain mendahului atau bersamaan dengan PJT . angka kematian lebih kurang 20%. 1969) sedang HAMMONDS (1960) melaporkan umur rata-rata 50 tahun pada 25 kasus. Istilah Penyakit Jantung Thyrotoxic (PJT) mula-mula diusulkan oleh LE V I N dan ST U R G IS pada tahun 1924. John M. Insiden PJT meningkat dengan lanjutnya umur.2 tahun sedang TALKANDA (1975) melaporkan 49. Summary Thyrotoxic heart disease as a clinical manifestation of thyrotoxicosis is hereby presented. Pemeriksaan bedah mayat pada 50 — 90% penderita di temukan adanya kelainan jantung organik. Kelainankelainan lain yang jarang ditemukan ialah nyeri angina. diakibatkan kelebihan hormon thyroid. keaadaan thyrotoxicosis mempermudah atau mempercepat munculnya gejalagejala kelainan jantung. Its diagnosis can sometimes be very difficult as the cardiac changes mask the underlying disease. 1979 17 . Penyakit ini ditemukan lebih banyak pada wanita dimana HAMMONDS (1960) menemukan 4 : 1. disebut juga masked thyrotoxicosis. It is usually encountered in patients of advanced age together with other with heart diseases. pembesaran jantung dan payah jantung. DALDIJONO (1972) pada penelitian 48 penderita yang dirawat di R.9 : 1. bentuk ini dalam kepustakaan dilaporkan sebanyak 10-20%. ekstrasistol dan blok jantung. Atrial fibrillation. Pada umur lanjut (terutama pada umur diatas 60 tahun) gejala thyrotoxicosis bisa berupa monosimptom tanpa adanya struma yang jelas. Beberapa peneliti menganggap PJT adalah suatu penyakit jantung yang murni. PENDAHULUAN Kelainan jantung pada thyrotoxicosis mula-mula digambarkan oleh PERRY pada tahun 1825. terutama pada wanita. SUTIKNO (1975) di Semarang melaporkan umur rata-rata 38. jarang pada umur di bawah 40 tahun. Fibrillasi atrium yang khas biasanya bersifat paroxysmal. HELSLOOT (1976) mendapatkan 80% dengan keluhan jantung pada 119 penderita berumur diatas 60 tahun dan hanya 53% pada 159 penderita yang kurang dari 60 tahun.7% disertai penyakit jantung lainnya. Walaupun demikian hubungan antara hipersekresi hormon thyroid dan kelainan jantung belum begitu jelas sampai saat ini. SUTIKNO (1975) melaporkan 27 PJT dimana 40. ternyata sebagian besar disertai penyakit jantung koroner atau hipertensi. Rendahhya umur rata-rata di Indonesia mungkin dapat dikaitkan dengan adanya Penyakit jantung rematik yang bersamaan. BARKER melaporkan umur ratarata 51. Yang jelas pada thyrotoxicosis ditemukan adanya peninggian cardiac output disertai penggunaan oxygen berlebihan yang dapat membebankan pekerjaan jantung.5 tahun (hanya pada 7 penderita). Ia menemukan tandatanda palpitasi. Adam Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Ujung Pandang.S. 1 4. Lebih sering ditemukan pada umur lanjut. Radio active iodine therapy gives satisfactory results espe cially in elderly patients. Penyulit jantung yang sering ditemukan ialah fibrillasi atrium.5 tahun pada 108 penderita yang diteliti (FRlEDBERG. Cipto Mangunkusumo mendapatkan umur ratarata 35 tahun. MANIFESTASI JANTUNG Pada thyrotoxicosis makin muda umur penderita makin jelas gejala thyrotoxicosisnya. sedang SUTIKNO (1975) 2. Di Indonesia beberapa peneliti telah melaporkan tentang PJT. Dalam hal ini gejala jantung paling sering dijumpai sebagai gejala tunggal. Tampaknya umur rata-rata di Indonesia lebih rendah dari angka-angka di luar negeri.PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC dr. aritmi dan pembesaran jantung pada beberapa penderita thyrotoxicosis. Treatment of thyrotoxic heart disease is not different than that of thyrotoxicosis without cardiac involvment. Pembesaran jahtung ditemukan pada 30—50% penderita Cermin Dunia Kedokteran No. DALDIJONO (1972) mendapatkan fibrillasi atrium sebanyak 18. Pada mereka dengan fibrillasi atrium yang menetap. SANDLER dan WILSON (SOKOLOW. CAMPUS (1975) mendapatkan dua kasus dengan blok jantung. pada umur mana penyakit jantung koroner dan penyakit jantung hipertensi mulai ditemukan.7% sebagian besar pada umur diatas 40 tahun. 1972) meneliti 150 penderita PJT. DALDIJONO 6 : 1. cardiac enlargement with or with out decompensation are the most frequent abnormalities. F. Sesuai dengan pernyataan KAPLER umur yang lebih muda biasanya ditemukan pada mereka dengan Penyakit Jantung rematik. HELSLOOT (1976) menemukan fibrillasi atrium sebanyak 50% pada mereka dengan umur diatas 60 tahun dan hanya 15% pada mereka yang berumur kurang dari 60 tahun.

0 mg setiap 4 — 6 jam dibawah monitoring jantung). 3. Lea & Febiger. RAPELLI A et al : heart block and hyperthyroidism. Penurunan suhu tubuh untuk memperbaiki "heat exchange". 1977. Kirakira 20% pada mereka dengan payah jantung meninggal dalam waktu satu sampai tujuh tahun. Pemberian antibiotika yang tepat. 1976.HAMMOND E E. Lange Med Pub. 1972 . 1974) : Adanya fibrillasi atrium tanpa sebab yang jelas atau yang cepat dan kurang bereaksi dengan digitalis terutama yang bersifat paroxysmal. LOGUE R B : The heart arteries and vein.DALDIJONO. Pengobatan bedah dianjurkan pada struma yang besar atau retrosternal. Walaupun demikian pilihan cara pengobatan harus disesuaikan dengan usia penderita. Ned T Geneesk 120 : 47 — 53. Los Altos. HAYDEN H S : Cardiotoxic thyroid and radio active iodine. Arch Intern Med 135 : 1091 — 1095. 18 Cermin Dunia Kedokteran No. 4. ISMAIL D. DIAGNOSA Diagnosa PJT tidaklah sukar terutama pada mereka dengan tanda-tanda thyrotoxicosis yang jelas. Problema diagnostik justru timbul pada mereka dengan manifestasi jantung yang menonjol sehingga menutupi tanda-tanda penyakit dasar. 2nd ed. Barbiturat (oral atau parenteral 30 — 60 mg tiap enam jam).SOKOLOW M. 2. GROSS H. Pemberian Hydrocortison bila akan terjadi collaps dengan 100 mg intra vena yang dite ruskan dengan 200 — 400 mg intra vena per infus. lnfeksi Perlu diadakan pemeriksaan hapusan tenggorok. Pengobatan thyroid krisis Suportif umum Cairan intra vena (3 — 4 liter / hari) Iarutan glucose 5 %. 1975.0—2. Adrenergic blocking drug. Pada umumnya pengobatan yang dianjurkan ialah pemberian obat anti thyroid seperti PTU (Propylthiouracil) dan methimazol kemudian disusul pengobatan lodine radioaktip (SOKOLOW. Perlu kiranya dipertimbangkan kemungkinan PJT pada keadaan-keadaan dibawah ini (RUBIN. Methimazole(20 — 30 mg empat kali sehari). 6. DJOKOMOELJANTO R. Philadelphia. WB Saunders. 14. Dalam hal adanya kecurigaan. RIMKES E E R. 8. Propanolol (per oral 70 — 80 mg setiap enam jam. Larutan Lugol (sepuluh tetes per oral tiga kali sehari). Philadelphia. Propylthiouracil(200 — 300 mg empat kali sehari) atau. 1972. 1972. Kontrol terhadap agitasi Reserpin (seperti diatas). Sodium iodine (100 — 200 mg secara lambat per infus tiga kali sehari) atau. Calif. HAMMONDS (1960) mendapatkan hasil 131 yang sangat memuaskan dengan pengobatan 1 pada 25 penderita PJT. Mc ILROY M B: Clinical cardiology. SJAFRIL : Thyrotoxic heart disease.5 — 2. 1975. 1975. sputum.RUBIN I L. 7. Adanya payah jantung tanpa sebab yang jelas . . 1969. keadaan penyulit jantung dan fasilitas yang ada (RUBIN. KEPUSTAKAAN 1. BOEDHI DARMOJO R: Thyroid heart disease. Der KINDEREN P J. Antithyroid drug untuk menghambat sintesa hormon thyroid. 1972).FRIEDBERG ChK : Disease of the heart. HURST. yang kurang bereaksi pada pengobatan yang adekwat atau adanya payah jantung dengan waktu sirkulasi yang normal. New York. Digitalis. 10. 20 — 29. Pada keadaan-keadaan tertentu memerlukan pengobatan ganda misalnya pada payah jantung atau pada fibrillasi atrium yang cepat.TALKANDA CH S. Naskah Lengkap KOPAPDI III : 915 — 920. jarang sekali diberikan intra vena 0.CAMPUS S. 3rd ed. urine dan sebagainya.5 mg dosis percobaan kemudian 1. Acta Med Indon III. 5. 2nd ed.5 mg setiap enam jam) atau. Naskah Lengkap KOPAPDI III : 921 — 925. JAMA 173 : 1902 — 1906. SANDER P C : Hyperthyreoidie op oudere leeftijd. ARBERT S R: Treatment of heart disease in the adult. 1960. HURST J W. 1970. Penggantian kehilangan NaCl (yang keluar melalui keringat) dan KC1 (yang keluar me lalui gastro intestinal). CORRIGAN K E. dengan bantuan tes faal thyroid diagnosa dapat ditegakkan. Mc Graw Hill Book Company. Reserpin intra muskuler (0. 1979 9. Phenothiazines (50 — 100 mg intra muskuler bila diperlukan). 1977). Kontrole dari sekresi hormon thyroid Iodine untuk menghambat sekresi hormon thyroid. HASNAM M W : Penyakit jantung Thyrold. Oxygen diberikan melalui sungkup atau perkatheter.HELSLOOT M H. Adanya tachykardi tanpa sebab yang jelas atau yang menetap walaupun payah jantung telah ditanggulangi.SUTIKNO. Pengobatan Pengobatan pada PJT tidaklah berbeda dengan pengobatan pada thyrotoxicosis tanpa kelainan jantung. Kontrol tachycardia dan mempertahankan cardiac out put.dimana kelainan tersebut bisa berdiri sendiri tetapi lebih sering bersamaan dengan payah jantung atau fibrillasi atrium.

cyste. Most of these patient were considered as a Down's syndrome or as a short child with a low intelligence level. Pembesaran kelenjar thyroid tidak jelas. Di dalam klinik disebut : simple goiter atau non-toxic struma. PEMBAGIAN KLINIK Kelainan-kelainan apa saja bisa timbul pada kelenjar thyroid anak ? Teoritis semua kelainan yang ditemukan pada orang dewasa juga bisa timbul pada anak seperti struma. PENDAHULUAN Diantara endocrinopathia pada anak. Disamping itu pada anak terdapat hypofungsi sedangkan pada orang dewasa lebih banyak hyperfungsi dari kelenjar thyroid. q Thyrotoxicosis dengan atau tanpa struma. jarang kelihatan pada anak. Tetapi di dalam klinik ternyata bahwa pada anak lebih banyak ditemukan akibat dari kelainan bawaan (congenital). The author's experience lies mostly in the field of sporadic congenital hypothyroidism. yaitu : adanya penurunan berat badan. Sedangkan pada orang dewasa umumnya kelainan yang terjadi bersifat diperoleh (acquired). Diagnostik dari kelainan ini biasanya tidak sukar. kelainan kelenjar gondok (thyroid) merupakan penyakit yang terbanyak ditemukan. terutama wanita. 1979 19 . Cipto Mangunkusumo Jakarta. biasanya ditangani oleh klinik spesialis. diklinik kami hanya ditemukan tiga kasus. Dalam garis besar untuk praktisnya kita dapat membagi kelainan thyroid sebagai berikut : • Euthyroid • Hyperthyroidism (thyrotoxicosis) • Hypothyroidism Ketiga-tiganya bisa dengan atau tanpa kelainan anatomik. SUMMARY Thyroid abnormality is the most frequent encountered endocrinopathy in children. Early diagnosis and prompt treatment greatly influence the prognosis. infeksi dan neoplasma.. maka inteligensinya juga akan sangat rendah dan kemungkinan untuk memperbaikinya sangat kecil. 14. hypofungsi. In these cases hypothyroidism should also be suspected. infeksi. Hypothesis mengenai penyebab dari timbulnya simple goiter ini masih beraneka ragam. gelisah. q Euthyroidi dengan struma. neoplasma dan sebagainya. exophthalmus dan sebagainya. M. suatu klinik dengan fasilitas yang lebih lengkap akan dapat memberikan jawaban. Gejala-gejalanya tidak banyak beda dengan pada orang dewasa. Ini merupakan kelainan kelenjar thyroid yang terbanyak pada anak.S. secara klinis menunjukkan kelainan fungsi thyroid. aktivitasnya akan berkurang dan kalau ini dimulai pada usia muda dan berlangsung lama. Banyak dijumpai pada anak remaja. Kalau ditambah lagi dengan akibat-akibat dari kekurangan zat iodine yang masih banyak sekali ditemukan di Indonesia. atau atas dasar etiologi Cermin Dunia Kedokteran No. Yang perlu disingkirkan ialah kemungkinan adanya toksikosis. Hormon thyroid harus mutlak ada dalam jumlah yang cukup untuk memungkinkan seorang anak bertumbuh dan berkembang secara normal. 60% dari semua penderita endokrin adalah kelainan fungsionil atau anatomik kelenjar thyroid. Jarang pada anak. Ada yang berdasarkan endemic or sporadic. Sebaliknya terlalu banyak hormon thyroid (hyperthyroidism) yang menimbulkan gejala toksikosis. Dengan berkurangnya hormon ini. Biasanya tidak disertai pembesaran dari kelenjar thyroid. Sutan Assin Sub bagian Endokrinologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia R. tidak tahan panas. kulit yang lembab dan panas. walaupun kita tidak mempunyai fasilitas yang lengkap. Selama sepuluh tahun terakhir ini di klinik Endokrinologi Anak FKUI/RSCM. Berbagai textbook memberikan klasifikasi yang berbeda untuk hypothyroidism ini. Tetapi perlu diperhatikan bahwa simple goiter ini terbanyak ditemukan pada anak yang sedang dalam proses pertumbuhan yang pesat. maka permasalahan kelenjar thyroid pada umumnya dan pada anak khususnya cukuplah besar. Dalam hal-hal yang meragukan.KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK dr. q Hypothyroidism. The correct diagnosis of the larger part of these patient established too late. Biasanya mereka datang ke dokter karena alasan kosmetik. In the last ten years we have found 40 cases of hypothyroidism which could be classified as as sporadic cretinism. congenital or acquired. cepat tersinggung. Selama periode yang sama seperti disebut diatas. maka pertumbuhannya akan terhambat.

E. muka yang sembab (myxoedema). Philadelphia 1975. Semarang. NELSON W. Selama sepuluh tahun terakhir ini klinik kami telah menemukan sekitar 40 kasus hypothyroidism yang tergolong sporadic cretinism. Dosis pulvus thyroid mula 20 Cermin Dunia Kedokteran No. Jonh Wiley & Sons. 3. Sebetulnya kalau ada seorang anak menunjukkan sifat-sifat pendek. Kalau ada fasilitas. lst ed. ● Dyshormonogenesis : produksi hormon terganggu karena kelainan enzym. scanning dan penentuun kadar hormon thyroid dalam darah. 2nd ed. mula cukup dengan 10 mg sehari dan dinaikkan sampai timbul gejala-gejala dini dari hyperthyroidism. D : Pediatrie endocrinology. B : The thyroid and its diseases. neoplasma. . maka dengan sendirinya diantara mereka tentu cukup banyak endemic cretins. 2. tertinggal perkembangannya. Kebanyakan dari penderlta ini dikira seorang penderita Down's syndrome atau anak pendek saja yang kebetulan bodoh. dapat dibagi menjadi : (A). Atas dasar ini saja kemungklnan bahwa klta sedang menghadapi seorang anak dengan congenital hypothyroidism sudah besar sekali. dyshormonogenesis. qSporadic hypothyroidism. Acquired (Juvenile hypothyroidism). 10th ed. Jika ada perobahan menjurus ke perbaikan. kita tambah pemeriksaan dengan : Hb (yang biasanya rendah). Gambar kanan : Seorang bayi wanita berumur lima bulan de ngan hypothyroidism ( athyreosis ) Koleksi S. mental retardation dan lain-lain. Philadelphia. 1969. (B). 4th ed. Congenital (cretinlsm) yang dapat berupa : • Athyreosis : kelenjar thyroid sama sekali tidak ada. Kebanyakan dari penderita ini agak terlambat ditegakkan diagnosisnya. GARDNER L. mucroglossi dan sebagainya. New York. tetapi peningkatan kecerdasan si penderita sering agak mengecewakan. 4. Juga mungkin sebagai akibat kerusakan kelenjar hypophyse (Pada anak jarang sekali). lalu diturunkan kembali. (lihat gambar). trauma atau penyakit autoimmune. yang biasanya terlihat pada minggu ke dua atau ke tiga. hypothermia. 1975. tak pernah berkeringat.seperti : dysgenests. 5. Kelainan bawaan (congenital) yang disebahkan oleh kekurangan zat iodine pada makanan dan minuman. Dan (ii) Gejala-gejala hypothyroidlsm. menghilangkan gejala-gejala hypothyroidism. Menurut anggapan penulis sebaiknya pada waktu ini di Indonesia dibagi sebagai berikut : qEndemic cretinism. Assin. maka tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan pulvus thyroid pada penderita-penderita ini dan kita mengobservasi saja. cholesterol yang meninggi (tidak selulu) dan bone age yang sangat tertinggal. 1975. Apalagi kalau terdapat gejala-gejala lain seperti kulit kering. Sekarang di klinik modern ditambah dengan pemeriksaan radio isotop seperti Iodine-uptake test. : Texthook of pediatrics. DIAGNOSA Pengalaman penulis terutama terletak pada penderitapenderita dengan sporadic congenital hypothyroidism. Diagnosis dan pengobatan dini pada penderita-penderita ini sangat penting karena akan menentukan prognosisnya.R. 14. W. myxoedema. 1974. kita harus sudah curlga ke arah hypothyroidism. Oxford. HUBBLE.J. Thesis. Gambar kiri : KEPUSTAKAAN 1. J and STANDBURY J. seperti Dwarfism. Saunders Co. maka diagnosis hampir paati. Menurut perkiraan pada saat ini ada 12 juta penderita kelenjar gondok endemik di Indonesia. Kelainan pada thyroid yang sebelumnya bekerja dengan baik sebagai akibat dari infeksi. • Maldescent : lingual atau sublingual thyroid • Maldevelopment : bentuk dan fungsi kelenjar thyroid tidak sempurna. operasi.B. Penderitapenderlta lni biasanya juga bisu tuli (tuna rungu). DE GROOT L.B. DJOKOMOELJANTO R. hernia umbilicalis. Kalau fasilitas tidak ada untuk melakukan pemeriksaanpeineriksaan tersebut dan kita mencurigai suatu hypothyroidism. bodoh dan malas.S : The effect of iodine deficieney. obstipasi. mungkin karena tidak terpikirkan ke arah cretinism. 1979 Seorang anak wanita berumur dua setengah tahun dengan sublingual thyroid. primary thyroid disease dan sebagainya. Biasanya dengan pengobatan yang adekwat kita bisa memperbaiki pertumbuhan badannya. I: Endocrine and genetic diseases of childhood and adolescence. W. Saunders Co. abdomen yang besar. Pada anak-anak dengan endemic cretinism kita menemukan dua kelainan yang menyolok yaitu : ( i) Kelainan nerologik sebagal akibat kerusakan susunan saraf pusat. Blackwell Scientific Publ.

dan kawan-kawan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Solo nyai hormon thyroid yang cukup untuk pertumbuhan selanjutnya. the earlier the deficiency in iodine and thyroid hormone exists. KRUPPsymtomatologinya ( DJOKOMOELJANTO CHATTON 1973). Semarang. Kita sering mendengar istilah-istilah serta pembagian-pembagian yang digunakan pada penderita kretin.GANGGUAN BERJALAN PADA * KRETIN ENDEMIK A. mata juling. Di dalam tulisan ini akan kami ketengahkan masalah adanya kemunduran permulaan berjalan dan kesulitan berjalan pada penderita kretin endemik. Penimbunan lemak di pangkal leher. Jadi pada penderita kretin sporadik tidak pernah terjadi kekurangan Iodine sejak mulai hidupnya. yang secara geografik kebetulan bersamaan dengan adanya gondok endemik dan disebabkan oleh laesi yang didapat sebelum atau segera sesudah kelahiran. (1974) terjadinya kretin Menurut DJOKOMOELJANTO endemik disebabkan oleh karena kekurangan lodine selama kehamilan dan saat-saat berikutnya. (1974) dikatakan bahwa daMenurut DJOKOMOELJANTO lam penyelidikan-penyelidikan jarang diketemukan type terCermin Dunia Kedokteran No. Jadi pada penderita kretin sporadik ini yang sangat jelas dan menonjol adalah gejala-gejala hypothyroidisme. Myxoedematosa. 1979 SUMMARY A study of 27 cases of cretinism is hereby reported. Syndrom kretin ini mempunyai gejala-gejala yang sangat kompleks dan bennacam-macam manifestasinya. 18 — 20 Desember 1978. yang penelitiannya kami lakukan di daerah Kismantoro (Wonogiri). sehingga leher kelihatan lebih pendek. tetapi dari keduanya sangat banyak perbedaan-perbedaan 1974. PENDAHULUAN Kita semua telah tahu bahwa syndrom kretin adalah suatu syndrom yang disebabkan oleh karena kekurangan Iodine dan thyroid hormon yang terjadi pada permulaan kehamilan atau kekurangan Iodine dan thyroid hormon pada umur yang sangat muda. Cidera di dalam kandungan ini dapat menyebabkan gangguan neurologik yang lebih luas misalnya : paresis. — Pada type ini yang paling menyolok adalah tanda-tanda hypothyroid. gangguan waktu berjalan dan sebagainya. Umumnya terdapat di daerah gondok endemik. diantaranya kretin endemik dan kretin sporadik. • Perut buncit dan sering terdapat Hernia Umbilicalis. (Symposium Penyakit Kelenjar Gondok 1975). Dua macam kretin tersebut sepintas lalu sama. Terdapat kerusakan pada susunan saraf pusat yang terdiri dari : • Retardasi mental • Gangguan pendengaran type perseptiv (tuli saraf) • Kerusakan batang otak • Retardasi neuromotorik. A prominent feature of the disease is a disturbance in coordination. Rambut kering dan kasar. Tonus otot yang lembek. tetapi tak selalu menyebabkan hypothyroidisme post—natal. q Type myxoedema. Ini berarti bahwa selama dalam kandungan anak telah mengalami cidera dan setelah lahir anak tersebut dapat saja mempu* Dibawakan pada Seminaz Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. yaitu sama-sama menderita kretin. Ialah terdapatnya penderita-penderita kretin pada daerah yang bukan endemik goiter (daerah gondok endemik). Lebih tepat didefinisikan sebagai ekses dari kelainan-kelainan yang ditemukan pada populasi gondok yang tidak mendapat pencegahan yang cukup terhadap gondok. The symptoms will become more complex. yang berupa : Gangguan pertumbuhan. Syndrom kretin endemik dapat dikenal dari dua komponen utama ( DJOKOMOELJANTO 1974). DEFINISI EPIDEMIOLOGI Kretin endemik adalah istilah gabungan untuk beberapa perkembangan yang abnormal. qKretin Sporadik. Guntur Hermawan. • • • • • 23 . 14. Untuk membedakan kedua type tersebut diatas sangatlah sukar sekali. tetapi terjadi gangguan faal dari glandula thyroid. karena kita harus mengadakan pemeriksaan khusus serta pemeriksaan laboratorium khusus. which manifests itself as delayed and difficulty in walking. Menurut KRUPP—CHATTON (1973) dikatakan bahwa penderita kretin sporadik akan terdapat glandula thyroid yang mengalami rudimenter. q Type nervosa.

72 100 % Keterangan : Kurang jelas — terdapat gangguan pada saat ia berjalan tetapi gangguan tersebut tidak tampak jelas pada saat berjalan. Penderita Kretin Yang dapat berjalan Yang tak dapat berjalan Total Jumlah 22 5 27 % 81. Untuk menentukan umur. Tabel VI : gangguan / kesulitan berjalan dari 22 penderita kretin endemik No.94 — 100% Tabel IV :Perbandingan dari ke 27 penderita kretin endemik yang dapat dan yang tak dapat berjalan No. 10.5 6 6. Apabila pada seorang penderita pat dua dari tiga tanda-tanda yang tersebut dibawah ini. 9. 14.52 100% Tabel V : Umur permulaan berjalan penderita kretin dan kasus normal pada daerah yang sama. spastisitas.sebut yang berdiri sendiri. Pemeriksaan ada tidaknya kemunduran mental penderita kretin dapat kita tinjau dari kontak sosial (kontak person) dengan lingkungannya yang kemudian dibandingkan dengan kasus normal di mana umur serta jenis kelaminnya sama di daerah yang sama. serta kapan penderita kretir menguak endemik mulai berjalan.sangatlah sukar sekali. 6.5 Total: kretin — — 4 4 5 — 4 2 2 — — — 1 — 22 normal 13 9 — — — — — — — — — — — — 22 Catatan : Pada kasus normal bila permulaan berjalan mulai 12 — 15 bulan kita anggap 1 tahun . Pada penelitian ini kami dapatkan 27 penderita kretin. reflek: patologis yang positif.5 7 7. bila 15 — 20 bulan kita anggap 1. 4. Tabel : I. 14. No.48 18. CARA PENELITIAN Untuk membedajcan dua macam type tersebut di atas terda. Umur permulaan berjalan/tahun 1 1. Sebagai pembanding. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.5 4 4. kita anggap menderita kretin.51 25. Penelitian tentang adanya ketulian pada penderita kretin dilakukan sangat sederhana. 13. 7. dilakukan dengan questionair. 2. kita cari kasus normal di mana umur serta kelaminnya sama dengan penderita kretin yang diketemukan di dalam daerah yang sama pula. 3.5 tahun.5 5 5. 24 Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu dengan diajak berbicara. rigiditas dar refleks fisiologis yang meninggi/hyper refleksi. 5. 1.5 2 2.44 55.56 100% Tabei III : Gabungan gejala-gejala yang ada pada 27 Penderita Kombinasi A+ B+ C A+B B+C A+ C Tota1: Keterangan : Jumlah 15 5 7 — 27 A = tuli B = retardasi mental C = kelainan neuromotorik % 55. tetapi biasanya diketemukan dalam bentuk campuran.5 3 3. 1979 .55 18. Umur/tahun 0— 9 10 — 19 20 — 29 30—39 40 — 49 Total Jum1ah 12 10 4 — 1 27 % 44.44 37.03 14. 2. 2. 12. Tanda-tanda tersebut adalah : • Retardasi mental/mental defficiensi • Tuli saraf yang bilateral (keduanya) • Tanda-tanda kelainan neurologi (kelainan susunan saraf pusat) yang berupa : mata juling. dan selebihnya sampai 24 bulan kita anggap 2 tahun. 11. Frekuensi Jenis Kelamin Kretin Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Jumlah 12 15 27 % 44. 8. Satu penderita dengan umur dua tahun dan satu penderita deumur 40 tahun.81 — 3. 1. Kesulitan berjalan Kurang jelas Kaku dan terputus-putus Ju m1ah 3 19 Tabel II : Umur penderita kretin yang kami temukan sebagian besar bervariasi antara : 4 — 30 tahun. 1.

Philadelphia 1974. Pada penderita kretin sering terdapat paraplegia yang . 1972. W B Saunders & Co. 6. sedang anggota gerak bawah kaku. Philadelphia 1974. Faktor adanya mental defficiensi / mental retardasi pada penderita kretin. 1. maka kita ketahui adanya keterlambatan/kemunduran permulaan berjalan dari penderita kretin endemik (lihat tabel V). Perkembangan sel-sel saraf terjadi dalam beberapa "Spurt" yaitu pada minggu 14 — 20 serta dari minggu ke 30 dan seterusnya. Apabila penderita kretin dapat berjalan. Hal ini sangat berpengaruh sekali bagi penderita. 7th ed.disebabkan oleh karena kelainan susunan saraf pusat. dan kelainan bentuk genu. pemeriksaan dari 27 penderita kretin. rigiditas. sehingga pada saat berdiri dan berjalan menjadi bentuk X (seperti huruf X). terutama pada batang otak dan cerebellum ( DJOKOMOELJANTO 1974). 3. Juga sering didapatkan adanya gangguan perkembangan pembentukan susunan saraf pusat. 5. di mana sering terlihat penderita terhuyung-huyung dan akan jatuh pada saat berlari-lari. Sedangkan hal yang masih menimbulkan masalah dan pertanyaan yaitu apakah Iodine dan thyroid hormon ini berpengaruh langsung pada pertumbuhan otak / susunan saraf pusat atau tidak. 1974. 13th ed. dengan sikap anggota atas dalam keadaan flexi.DUNCAN : Diseases of metabolism. PRIGUNA SIDARTA : Neurology Dasar. HENRY HOLINSHEAD : Anatomy for surgeon volume III. 3rd ed. sehingga dapat terlihat adanya malformasi dari susunan saraf pusat. 2. Kerusakan otak pada hypothyroidi congenital dapat dilihat pada percobaan binatang yang dalam beberapa hal dapat diproyeksikan pada manusia. Adanya kelainan tersebut disebabkan karena adanya keterlambatan penulangan/calcificasi sehingga terjadi bentuk tulang immatur.DJOKOMOELJANTO : Akibat defisiensi Yodium berat. (CECIL — LOEB 1971). 8. DONOUGH O 'BRIEN : Current pediatric Diagnosis & Treatment. Sebab pada coxa para / valga dan genu valgum ini terjadi perubahan axis gerakan dari anggota bawah. 4 5 26 Jumlah 2 2 1 Kemunduran-kemunduran serta kesulitan berjalan pada kretin endemik ini disebabkan oleh beberapa macam faktor. 7. Hal itu berdasarkan pada protein synthesis yang merupakan thyroid hormon dependent. 9. 1971. Pada penderita kretin endemik terdapat laesi pada susunan saraf pusat. W B Saunders & Co. sebab kurang adanya inisiatif untuk mengikuti keadaan lingkungan di sekitarnya. Cermin Dunia Kedokteran No. maka pada waktu lain dimana keadaan telah memungkinkan juga tidak terbentuk. q F a k t o r k e d u a. Faktor yang tidak kalah pentingnya Umur / tahun 2. 14. semua diketemukan adanya bentuk genu valgum. Faktor inipun merupakan hal yang sangat berpengaruh pada kepandaian berjalan.Bila kita tinjau dari data dalam tabel di atas. Simposium Penyakit Kelenjar gondok. oleh karena genu kiri-kanan akan beradu satu sama lain (knee-knock). Dengan demikian penderita kretin sangat sulit untuk mengkoordinasi gerakannya pada saat berjalan. Dengan demikian penderita kretin sukar untuk melakukan gerakan yang bagus dan tangkas pada saat berjalan. (MAHARMARDJONO 1970. 4. bahkan ada penderita yang tak dapat berjalan walaupun umurnya sudah cukup tua (lihat tabel VII). q F a k t o r k e t i g a. KATHARINE F WELLS 1960).MAHARMARDJONO. L S KNOCKE : Orthopaedic nursing. 1971. seperti : spastisitas. kelihatan cara berjalan (gait) kaku dan khas. KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972). sehingga terlihatlah gerakan berjalan yang kaku dan terputus-putus. 1960. 7th ed. Dengan adanya kelainankelainan pada susunan saraf pusat tersebut maka akan terjadi gangguan koordinasi gerakan. F J KNOCKE. 1979 25 . 10. Dan kekurangan hormon thyroid akan mengganggu pembentukan sel-sel saraf otak. q Faktor pertama. dan gangguan koordinasi gerakan serta gangguan dalam proses kesetimbangan. Pada pembentukan sel saraf ini berlaku "all or none phenomenon" artinya : kalau waktu itu tidak terbentuk. yaitu adanya kelainan coxa.H KEMPE C. 3. KEPUSTAKAAN 1. yaitu pada saat berjalan cepat dan lari. Thesis. BRAIN & WALTON 1971). Tabel VII : Umur dari 5 kasus kretin endemik yang tak dapat berjalan No. H K SILVER.CECIL & LOEB : Textbook of medicine. W B Saunders. Bentuk X ini sangat berpengaruh pada saat melakukan gerakan cepat. Apabila kekurangan Iodine dan thyroid hormon ini terjadi lebih awal maka akan timbul manifestasi gejala-gejala yang lebih kompleks lagi oleh karenanya sering kita dapati penderi- yaitu adanya kelainan bentuk anatomis pada anggota bawah pada penderita kretin endemik. Misalnya inisiatif mengikuti berjalan dan bermain-main dengan anakanak sebayanya yang normal.THE LATE LARD BRAIN & J N WALTON : Brain's disease of the nervus system. Dan ada pula penderita kretin endemik yang dapat berjalan tetapi kaku dan terputus-putus (lihat tabel VI).KATHARINE F W : Kinesiology. Philadelphia 1971. sehingga untuk dapat berjalan memerlukan latihan dalam waktu yang lebih lama. Semarang. 1975. Sedang pada keadaan normal axis ini merupakan garis lurus (KNOCKE & KNOCKE 1951 . (DUNCAN'S 1974. ta-penderita kretin yang telah dewasa bahkan sudah tuapun masih tetap tak dapat berjalan. (DUNCAN'S KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972). Pada .

the thyroid gland weight about 20 grams. to concentrate the in-organic Iodine ion (PII) when it enters the cells of the thyroid. thyroglobulin (mol. which contains 115 tyrosine molecules: it is stored in the lumen of the follicle. Querido Profesor in Internal Medicine Ryks University Leiden The thyroid gland is in higher vertebrates a highly structured gland with endocrine function. and of development also of the central nervous system. In the human it has a diameter of about 1/10 . In amphibia they control the complex process of metamorphosis. Through a 20 gram normal thyroid gland flows 100 ml. The thyroid hormones which are secreted. 2. In mammalian vertebrates the thyroid controls a large proportion of the oxygen consumption. The blood flow to the thyroid gland is rich. and the hormones T 3 and T4 leave the follicle to the blood stream. to produce a specific protein. is situated before the trachea. below the thyroid cartilage. weight 650. The Iodide enters the follicle cells from the blood. or 1% of the cardiac output.03% of the body weight! The blood flow through the thyroid gland may increase to 10 times the normal flow in situations of thyrotoxicosis or endemic goiter! * Dibawakan pada Seminar Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. 14. 3. the pyramidal lobe.1/2 mm. The specific properties of the thyroid gland are the ability: 1.THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM * Prof. It has two lobes. the gastric mucosa and the mammary gland. small spherical sacks. It shares this property with Salivary glands. and to condense these iodinated tyrosines to thyroxine (T4 ) and triiodothyronine (T 4 ) and finally 4. to split these hormones from thyroglobulin and to send them into the blood stream. which in most people is connected with a third lobe. to fix the lodide to the tyrosine molecules of thyroglobulin. In the adult human. blood per minute. The pathway of iodine metabolism in the thyroid 26 Cermin Dunia Kedokteran No. of linear growth. The thyroid hormones act on all body cells.000). The basic units of the thyroid gland are the secretory follicles. A. 1979. . Semazang. which includes the shedding of the tail of the tadpole and the outgrowth of the legs. carry three or four Iodine atoms. 18 — 20 Desember 1978. connected through the isthmus. The thyroid gland is only 0. at the right and left.

a moment comes that the thyroid does not receive enough Iodide to make sufficient hormone under all circumstances. Cermin Dunia Kedokteran No. during adolescence and during adult life. it is under control of thyrotrophic hormone. As stated in the beginning this has many consequences for the developing fetus. through infection as an acute. If the supply or intake of iodine is much less. or defective enzymes) the thyroid connot make enough thyrotrophic hormone (TSH) release. is generally enough to guarantee the gland sufficient lodide for a normal daily hormone synthesis. the result of a lack of thyroid hormones. 14. and we find low serum T 4 and high serum TSH-levels. and the adolescent. Until now we have not given attention to two aspects of thyroid physiology. but serum TSH is clearly increased. the increase of surface and with it the increase of blood flow. for the child. regardless of its adaptation mechanisms. It is quite clear that with a further decrease of Iodine intake. This characterization may only be used. requires more basic knowledge of thyroid physiology and pathophysiology. if under all circumstances the body is supplied with enough thyroid hormones and the plasma levels are normal. is present in the thyroid gland. The molecular weight of thyroxine is about 770. We then speak of a compensated lodine deficiency. the human body starts to use its adaptation mechanisms. and there is also retarded growth. the concentration capacity of the thyroid gland at its surface which interacts with plasma. it cannot make sufficient thyroid hormones. the skeletal system does not differentiate or mature well. about 10 mg. Serum TSH-level increases but the thyroid cannot make more hormone. the Corti-organ of the inner ear does not differentiate. secreted by the anterior pituitary. 1979 27 . during lactation. It increases the size. The central nervous system connot develop adequately during pregnancy which leads to mental retardation. and the body stores remain the same. These 2 measures.1/5 mg). The TSH urges the thyroid to work harder. for instance 50 ug/day.The Iodine supply of the body is of paramount importance for the normal function of the thyroid gland. If the machinery of the thyroid for thyroid hormone synthesis is defect (through loss of tissue. These circumstances are : during pregnancy. which has no disease) the low serum level of thyroid hormones. that means the body will lose with urine and feces an equal amount. In that case the level of thyroid hormones in the blood is practically normal. A thyroid in a organism without a pituitary does not make thyroid hormones. The result is hypothyroidism. sub-acute or chronic thyroiditis. and sometimes succeeds with it. this mechanism may not be successful. and what is called decompensated lodine defeciency. How is the thyroid function regulated. and herewith the surface of the thyroid gland (goiter is the result) and it increases the avidity. In order to understand what then happens. and how proceeds Iodide metabolism in the body outside the thyroid gland? The thyroid does not function on its own. All these signs and symptoms are seen in the population of a severely Iodine deficient region! The normal daily Iodine intake should be between 100 and 200 ug per day (1 / 10 . However. plus the increase of the capacity to concentrate the Iodide from the plasma. This is what may happen in the severely Iodine deficient individual. which causes loss of hearing. during the growing period of the child. More than 95% of all Iodine in the body. The individual is with such an intake in balance. in which case the serum thyroid hormone level will drop below normal. Here the signal is also (with a normal thyroid. in this case because there is not enough Iodine available to make the hormones. of which 2/3 comes from the 4 large Iodine atoms! If the body does not receive enough lodine with the food.

I daily intake) the fetus is at risk. E. A. and may be born with damage of the central nervous system (of which mental retardation is only a part). The cells lining the follicles are high. 2. 3. In the next figure the three situations of lodine metabolism are indicated : the normale state the compensated state and the decompensated state. response pregnancy Cretinism Suboptimal mental development BORDERLINE DECOMPENSATED DEFICIENT + DEFICIENT ++ + + + + — — ++ + +? + and – — ? ++ – — – + + 1. This is roughly 200 times the needed daily production! Furthermore the daily thyroxine produced. QUERIDO. WHO Choonicle. COMPENSATED INTAKE I 2 CLINICAL Goiter Euthyroid Adeq. This Iodide is lost with the urine. M. Histologically the goitrous gland initially keeps its structure and becomes hyperplastic. the thyroid adapts by increase of size and surface. BLEICHRODT and R.M. and by adding concentrating capacity. If the lodine deficiency is very severe (below 25 ug 28 Cermin Dunia Kedokteran No.228.This group is at risk for hypothyroidism but not for overt cretinisms. 220 . adequate thyroid hormone formation may be impaired. They are often in the resting state. and the lodide from it is conserved and comes back to the plasma. we speak of compensated Iodine deficiency. which amounts to 10 mg present in thyroglobulin.A. other may form hemorrhagic cysts. Goiter is the first physical abnormality which is seen in lodine deficiency. 28. Grade III : Goiter endemias with an average rinary Iodine excretion 25 ug per g creatinine. . 14. and growth of children may be impaired.. The thyroid has to produce about 60 80 ug T per day. using radioactive Iodine. The loss with the faces is however a very small fraction. the colloid is decreased. and is Iodide lost through urine and faces. From this pool lodide goes to the thyroid gland. chloride and many other substances. Also a few additional data about Iodine metabolism. STANBURY J. with a continuous stimulus for growth to the gland.A. With refined methods. It is on the basis of urinary Iodine excretion that goiter endemias are classified in 3 grades : Grade I : Goiter endemias with and average urinary lodine excretion of more than 50 ug per g creatinine. If this adaptation is sufficient. When the Iodine deficiency is more severe. N. After prolonged lodine deficiency. Endemic cretinism is a serious risk in such a population. The kidney also " clears " plasma of Iodide. not yet mentioned. 1974. Linear growth Adeq. The lodide in the extracellular compartment therefore receives lodide from two sides : from the food and from the breakdown of thyroxine. it is possible to demonstrate the increase of the Iodide concentrating capacity before goiter is present. There is however also an other buffer mechanism. In these circumstances. HETZEL. It was said before that if Iodine supply decreases. DJOKOMOELJANTO. Progress in Brain Research. Thesis.B. Ed. That is the lodine reserve within the gland. just as it clears urea.S. and contain lots of colloid. B. PRETELL and A. DJOKOMOELJANTO : Thyroid hormones and human mental development. is degrated during that day. which can support the defence against lodine shortage over a short time of 3-6 months. encapsulated adenomas develop. The noncretinous part of the population may suffer from hypothyroidism. 1978. 1979 THE FUNCTIONAL CONSEQUENCES OF IODINE DEFICIENCY. 1974. Semarang. in : Matura tion of the Nervous System. thyroid hormone supply adequate for normal mental and physical development can be anticipated. ERMANS. QUERIDO A. Endemic goiter and cretinism : Public health signifecance and prevention. This is finally the histological picture of the nodular goiter as we see it. In the last scheme the findings in a population with different degree of Iodine deficiency are indicated. Corner et al. R : Akibat defisiensi yodium berat. Some may involute. biochemical abnormalities in the plasma will be present. Indonesia. At this level. Grade 11 : Goiter endemias with an average urinary Iodine excretion of between 25 and 50 ug per g creatinine.

Pada penyakit dengan latar belakang psikologis. SUMMARY With the right psychological approach many medical problems can be overcome. sehingga ia ingin lekas sembuh dan membantu sepenuhnya nasehat-nasehat dokter. Dan biasanya yang terjadi adalah keadaan anxiety (= cemas) yang berusaha ditekan begitu kuat oleh dokter yang bersangkutan dengan berbagai cara defence mechanism (= daya pertahanan jiwa). Contoh yang paling umum ialah pengalaman dokter baru yang merasa tidak yakin akan ilmu dan latihan-latihan yang telah diperolehnya.penderita seolah-olah mendapatkan keuntungan dari penyakitnya. kita harus menyadari adanya pengertian dasar bahwa : 1 Antara psyche dan pisik itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. sehingga secara tidak langsung . Dokter sebagai individu dengan unsur-unsur kemanusiaan juga tidak dapat membebaskan diri dari berbagai problema psikologis dalam menghadapi pasien-pasiennya. Dengan ketiga dasar pengertian yang harus dimiliki oleh setiap dokter secara hati nurani (tidak hanya sekedar diketahui saja) dapatlah diharapkan hasil yang semaximal mungkin dalam menangani kasus-kasus kedokteran. sehingga pada pengalaman prakteknya dia lebih merasa cemas pada pasien pertama yang datang berobat kepadanya. dimaafkan kegagalannya dan dapat menghindari tanggung jawabnya. Kerapkali dirasakan lebih sukar menyembuhkan penyakit dengan latar belakang psikologis (Neurosa ataupun gangguan psikosomatik) daripada penyakit pisik yang murni. 1979 II III. Orang dengan penyakit pisik/organis biasanya merasa sedih memikirkan penyakitnya. Perlu dibina komunikasi yang lebih baik antara dokter dengan penderita (memperhatikan faktor-faktor psikologisnya) dalam menghadapi setiap kasus kedokteran. bahkan mendapatkan keuntungan sekunder (secondary gain) berupa perhatian. Biasanya perasaan ini akan hilang secara berangsur-angsur Cermin Dunia Kedokteran No. Penyakit ini justru melindungi penderita dari kesulitan-kesulitannya. sehingga setiap terjadi problema mental pada individu pasti akan mempengaruhi effektivitas dari pisik dan juga sebaliknya setiap terjadi perubahan kondisi pisik akan mempengaruhi pula kondisi mentalnya walaupun tidak selalu dapat terlihat dari luar. Dan perasaan cemas itu tidak lain karena takut akan kegagalan. 14. asal jangan dilupakan saja bahwa penyakit pisikpun diagnose dan penyembuhannya bisa diperlama oleh faktor-faktor psikologis. bukanlah penyakit dalam arti sesungguhnya. tidak hanya menolong penyakitnya saja. • Penderita penyakit pisik yang gejala-gejalanya tertutup oleh berbagai keluhan somatik yang berlatar belakang psikis (dan hal ini akan menyulitkan diagnose). Finding the psychological basis of the patients complaints followed by the appropiate therapeutic measures cannot be considered a waste of time. Dokter harus menyadari batas-batas kemampuannya disamping harus memperlakukan pasien sebagai manusia secara keseluruhan yang harus ditolong. sehingga timbulnya side effects yang merugikan kedua belah pihak dapat diperkecil. Maka disini dokter harus mengenal betul adanya fenomena ini yang biasanya dapat dikategorikan sebagai berikut : • Penderita dengan gejala-gejala pisik (keluhan-keluhan somatik) tapi penyebabnya adalah psikis. Rupanya perawatan disini merupakan perjuangan yang terus menerus antara dokter dan penderita. yang timbulnya setiap kali penderita dihadapkan dengan beberapa problem/konflik yang menekan dan gejala-gejalanya disini justru sebagai usaha penyesuaian diri. sehingga secara tidak sadar sebetulnya penderita tidak ingin disembuhkan dan akibatnya hanya sedikit saja dia membantu perawatan dokter. • Penderita penyakit pisik yang penyembuhannya diperlama oleh faktor psikis. The doctor should be aware of his own limitations and should treat the patient as a whole human being and not merely as a case of a certain disease.PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN dr Makmuri Ms Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta. pelayanan istimewa dari famili. Jadi kelihatannya lebih mudah merawat penderita penyakit pisik yang murni. Marilah kita bahas masalah-masalah tersebut diatas satu persatu agar kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap dokter waktu menghadapi pasiennya sangat dipengaruhi oleh kondisi mentalnya sendiri pada waktu itu. 29 . Therefore practical knowledge of some psychological factors in certain medical and surgical cases mastered by the general practioner will be very useful. Jika kita membicarakan pendekatan psikologis dari berbagai problema Kedokteran.

sering menghindari pemeriksaan yang seharusnya dikerjakan pada pasien lain jenis (dokter pria dengan pasien wanita). karena semua calon dokter telah dilatih terjun langsung di masyarakat untuk "beracting" sebagai " dokter penuh". sudah tentu akan makin besar pula perasaan cemasnya. Maka program pendidikan dokter di masyarakat dengan bimbingan dokter-dokter Puskesmas teladan ini akan besar sekali sumbangannya untuk menghindari kejadian tersebut diatas. Ada lagi sikap lain dari dokter yang takut akan kegagalan ini misalnya secara sadar dia mengintimidasi pasien dan keluarganya. Umpamanya saja. Atau terhadap pasien wanita yang menarik. yang meskipun pertanyaan itu sebetulnya penting sekali buat menegakkan diagnose. untuk membuktikan " kebesarannya dan kemampuannya". membikin jarak dengan pasien supaya dirinya tetap dianggap penting. "itu bidangnya psikiater" atau 30 Cermin Dunia Kedokteran No. Jadi program pendidikan di masyarakat ini disamping dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat proyek ini dilaksanakan. Hal itu mungkin benar jika yang dimaksudkan untuk melakukan psikoterapi. dia akan mendapatkan pujian selangit dengan ucapan terima kasih dari pasien dan seluruh familinya untuk " miracle" yang telah dilakukannya. dengan mengatakan bahwa penyakitnya termasuk berat dan fatal. misalnya : Pada penyakit-penyakit akut dan trauma yang kebanyakan diderita oleh orang-orang yang masih relatip muda. Dokter merasa cemas untuk menanyakan hal-hal semacam itu kalau-kalau ada problema yang mirip dengan pengalamannya sendiri yang telah dengan susah payah berusaha dilupakan atau mirip dengan problemnya sendiri yang belum terselesaikan. Mereka cemas kalau menimbulkan suasana permusuhan. tapi saya akan berusaha menyembuhkannya". Dan kalau kebetulan ada pasien yang menyampaikan problem tersebut biasanya dokter merasa tidak senang menanggapinya. Disini penderita yang ingin segera melanjutkan ambisi perjuangan hidupnya. Sering dikatakan bahwa untuk mencari latar belakang psi kologis dari keluhan pasien. Tapi untuk mengundang mereka bersama hampir tidak pernah dilakukan oleh dokter umum disini. tapi juga bisa berupa ambisi yang berlebihan untuk bisa menyembuhkan pasiennya secara cepat. takut ditahan begitu lama karena penyakitnya ataupun takut mendapatkan vonnis penyakit yang akan menghentikan/menghambat usahanya. 1979 ah itu pikiran Saudara•saja". walaupun dokter sendiri merasa tidak sengaja telah berbuat demikian. sehingga terlambat mengkonsulkan kepada Spesialist yang bersangkutan. Dan dokter juga kadang-kadang takut menjadi sumber berita buruk buat pasien. banyak sedikitnya akan mengganggu relasi dokter dengan pasien yang baik. maka penyakit yang dideritanya se- " . dan lain-lain lagi. Ada lagi kecemasan dokter yang berhubungan dengan masalah-masalah sexual. maka pernyataan tersebut diatas sangat tidak benar. Apalagi kalau keluhannya bersifat gynecologis. hanya untuk menghindari intepretasi negatif dari pasiennya (yang sebetulnya dokter sendiri takut terhadap kemungkinan terjadinya skandal). Itulah sebabnya buat semua dokter umum khususnya sangat diperlukan pengetahuan praktis tentang faktor psikologis yang berpengaruh dalam berbagai keadaan medis (atau chirurgis) yang dialami oleh penderita. Kadang-kadang dokter juga tahu bahwa penyakit pasien sebenarnya berlatar belakang psikologis dan tahu pula sebabnya karena konflik suami istri. Alasan yang sering dikemukakan biasanya dengan mengatakan "saya tidak punya waktu " . maka dia akan tetap juga dimengerti oleh keluarga penderita. Akibatnya ia akan bersikap kaku. persoalan-persoalan mengenai masa depan karier dokter sendiri. hanya karena takut nanti menyinggung perasaan pasien.tergantung kemampuan adaptasinya. perbedaan pendapat dalam mendidik anak-anak. perawatan dan sikap dokter justru memperlama penyembuhan penyakit. takut membikin pasien marah/kecewa sehingga tidak sampai hati untuk menyampaikan hal yang sebenarnya dan meminta perawat untuk menyampaikannya. pada kasus-kasus yang sukar. Tapi sebaliknya penderita yang cemas harus menghadapi kembali problem hidupnya. Tapi kalau pasien betul-betul meninggal. problem hubungan extra-marital . karena semula memang telah " diramalkan" demikian. dan lain-lain. jika pasien seharusnya memerlukan hal itu. Ada dokter yang begitu cemasnya kalaukalau sampai dituduh " tidak sopan oleh pasien. begitu cepatnya memeriksa jantung dan paru penderita (pemeriksaan thorax). Akibatnya dia akan mudah membuat keputusan yang salah. Ada juga dokter yang enggan bertanya. Makin besar ambisinya ini. kadang-kadang tidak membantu dalam anamnese. dianggap terlalu membuangbuang waktu oleh dokter umum. Sebab banyak sekali kekeliruan diagnose. sehingga pemeriksaannya menjadi tidak teliti. Sumber kecemasan lain yang sering dirasakan dokter ialah takut menangani problema pasien diluar penyakitnya (padahal tindakan ini merupakan pendekatan manusiawi yang paling berharga nilai therapeutikanya). Belum lagi persoalan seperti pasien yang jatuh cinta kepada dokternya (sehingga sering menimbulkan kasus simulasi). sering dokter tersebut langsung mengkonsulkannya kepada gynecoloog tanpa melihat sama sekali lokalisasi yang dikonsulkan itu. dokter disini menghadapi problem utama berupa kesulitan untuk membuat penderita mau bekerja sama dalam terapi. Hal ini ia lakukan untuk mempertahankan " kehebatannya " . juga yang lebih penting dari itu untuk melatih " sikap dokter yang benar " dikemudian hari. artinya kalau ia berhasil menyembuhkan. menunjukkan perasaan tidak senang kalau pasien banyak bertanya dan dia akan merasa malu untuk mengatakan "Saya belum yakin atau belum tahu diagnosenya/prognosenya". "harapannya tipis. Jelaslah keadaan semacam itu akan merugikan pasien. dan lain-lain. Perasaan takut akan kegagalan ini ternyata menimbulkan sikap yang bermacam-macam terhadap pasiennya. Bisa berupa keragu -raguan. Misalnya menanyakan tentang problem rumah tangga. dia akan menahan pasien begitu lama. tetapi jika pencarian latar belakang psikologis dari pasien itu bertujuan untuk mengambil sikap dan tindakan yang tepat selanjutnya. 14.

. Orang-orang tua ini akan mudah sekali jatuh dalam keadaan depressi. Juga harus menunjukkan keseriusan merawat..... + Ibu : Betul. dapat memberikan kepercayaan dan sympathi pada penderita..... + Ibu : Kalau begitu saya salah pakai dok : Pantas se karang kalau saya kentut..... problem utama dokter disini adalah menanggulangi perawatan psikologisnya yaitu mencegah atau melawan depressinya. dok.. nyeri abdomen atau pelvic serta nyeri waktu senggama pada cyclus pertama sampai ketiga sesudah pemasangan IUD merupakan tanda adanya PID.. bahwa Dari penelitian-penelitian di Eropa dan Amerika didapatkan kesimpulan bahwa wanita pemakai IUD tiga sampai lima kali lebih sering menderita Pelvic Inflamatory Disease ( PID ) dibanding wanita yang tidak menggunakan IUD.. Dokter : Bila ibu mengikuti petunjuk-petunjuk penggunaan kondom. tak mungkin akan hamil... Masih banyak contoh lainnya yang memerlukan seni komunikasi tersendiri...... Percakapan didalam kamar praktek seorang dokter petugas BKKBN. sehingga penderita dapat diharapkan memberikan kerja sama yang aktif dalam terapi.. pengertian dan siap menolong penderita setiap saat. 14. ekstra uterin graviditas akibat perlekatan dari organ-organ di dalam pelvic dan sebagainya. — Dokter : Apa betul ?... + Pasien :(seorang ibu) Dok..... kok masih hamil juga. untuk menghadapi problema kasus-kasus kedokteran. dapatlah diatasi persoalan-persoalan kedokteran ini secara tepat. Sehingga penderita tidak menyembunyikan penyakitnya untuk menghindari operasi... yang kadangkadang penyelesaiannya berbeda untuk kasus yang sama.. keluar pelembungannya .. 1978 Banyolan-banyolan ini telah didengar selama Muktamar Besar Ikatan Dokter Indonesia ke XVI yang telah berlangsung di Denpasar. Bali 7 — 10 Desember 1978......... Pokoknya dokter harus dapat menjadi sumber kekuatan.. Diagnosis dini serta pengobatan yang tepat sangat berguna untuk mencegah timbulnya penyulit dari PID seperti sub/infertility.... tiap kali campur dengan suami. kepada Negara dan kepada Tuhan. Pada penderita yang takut untuk menjalani operasi (tindakan chirurgis). Adanya gejala-gejala seperti : gangguan dari haid. Kejadian ini berhubungan pula dengan berbagai faktor lain seperti umur... Tahukah anda ???????? . saya sudah ikut KB. sexual habit dan sebagainya Dikatakan bahwa PID lebih sering dijumpai pada wanita yang berumur di bawah 25 tahun dan belum mempu nyai anak.. kondom dipakai.. Cermin Dunia Kedokteran No.... maka dokter disini harus bisa meyakinkan penderita. agar kita dapat lebih meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat... yang mempunyai partner sex lebih dari satu atau yang selalu mengganti partner mereka. Dengan approach psikologis yang baik. FDA Consumer Nov. saya makan dulu kondomnya.. Jadi disini dokter harus pandai membawa diri. terutama kalau merasa bahwa harapan hidupnya telah menipis. memberikan keterangan dan petunjuk perawatan yang jelas. 1979 31 ..karang justru merupakan " anugerah" . harapan yang akan diperoleh dari operasi dan bahaya yang nyata kalau penderita menolak operasi... kok dimakan. Amien... Bagaimana cara pakainya ? + Ibu : Setiap kali mau campur.. Pada penyakit-penyakit kronis yang sebagian besar diderita oleh orang-orang tua........ Marilah kita bina doctor patient relationship yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang... Disini dokter harus dapat memberikan sugesti yang konstruktif kepada penderita... baik karena ketakutan yang realistik maupun yang hanya bersifat khayalan...... dan lain-lain... tidak untuk dimakan ibu. demam.. kondom itu harus dipakai suaminya.. sekret vaginal yang abnormal.. sehingga penderita selalu bersimulasi dengan keluhan-keluhannya yang seharusnya sudah hilang. Dokter : Lo..

Keluhan utama : Pada saat yang bersamaan. his disease will be cured. Pada kedua kasus ini. 1979 . (c). Terapi yang diberikan adalah Penisilin prokain 600. SUMMARY Three cases of colpitis gonorrhoea in one infant and two children are hereby reported. Pada pemeriksaan klinik. Pemeriksaan klinik didapatkan. orificium urethra externa tenang. kedua anak tersebut selama ini diasuh sendiri. keduanya mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak tiga hari yang lalu. seorang ibu dengan membawa seorang anak wanita bernama E. namely "rubbing of the penis against the vulva of his children" which is base on his " belief" that by doing so. Oleh karena itu. genitalia externa yang tenang dan discharge tidak ada. Pada pemeriksaan klinik. Penularan penyakit GO yang lazimnya terjadi. Kasus II : Penisilin-prokain 600. labia mayora et minora : oedem. status venereologik. Jenis kelamin wanita berumur 3½ tahun.000 U. tiga kali berturut-turut tiap hari. kami melanjutkan pemeriksaan untuk menemukan "contact-persons" dan untuk ini menasehatkan agaz suaminya diperiksakan juga. suaminya seorang karyawan hotel di Semarang. maka dilakukan pemeriksaan serupa pada ibu penderita. berumur 34 tahun datang untuk memeriksakan diri. kedua penderita datang kembali untuk kontrol. adalah dengan melakukan hubungan sex. dr Sugastiasri Bagian llmu Penyakit kulit dan kelamin RS. Apalagi dengan meningkatnya turis dari ataupun ke beberapa negara membuat penyakit GO ini makin sulit untuk diberantas. umur 4 tahun. kasus ke-tiga anak wanita umur empat tahun. ataupun dengan variasinya antara lain : oral-sex (terjadinya pharyngitis GO).000 U.000 U. Transfer of the disease is very unusual. dilakukan pemeriksaan : – sediaan hapus dengan pengecatan Gram – pemeriksaan KOH untuk jamur/Candida . Selanjutnya menurut pengakuan ibunya. status venereologik genitalia 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Kasus II bernama W . Keesokan harinya. 14. Penderita diberikan Penisilin prokain 900. Pada hari ke-empat. Pada pemeriksaan klinik. didapatkan keadaan yang sama dengan kasus 1 dan 2 serta laboratorik ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. bahwa sejak lama penyakit kelamin. didapatkan : vulva . Their own father happens to be the source of infection. Pemeriksaan klinik.pemeriksaan dengan larutan 0. erythema. tiga kali berturut-turut tiap hari. Pada hari ke-4. status venereologik didapatkan oedema pada orificium urethra externum. sesudah ditemukan Gram negatip diplokokus. Pendahuluan Telah kita ketahui. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus intraseluler. Urethra juga oedem . penderita datang kembali untuk kontrol. sebab sedang tidak ada pembantu. penderita datang kembali untuk kontrol. Kasus 3 : Pada tanggal 20 Juni 1978. erythema. anal-sex (terjadinya proctitis GO) juga terjadinya gonoblenorrhoea pada mata bayi yang baru lahir dari ibu-ibu yang menderita GO ataupun terjadinya kolpitis GO pada bayi atau anak wanita karena yang merawat sehari-harinya menderita GO adalah merupakan cara penularan lain yang dapat terjadi. status venereologik. datang di-polikHnik kulit-kelamin. sedang candida dan Trichomonas tidak ditemukan. Kariadi Semarang (b). Jenis kelamin wanita berumur 3½ bulan. Kasus I bernama S . lima hari yang lalu. Laporan kasus: Kasus 1 dan 2 Pada tanggal 17 Juni 1978 datang di-poflklinik kulitkelamin seorang ibu dengan membawa sekaligus dua orang anaknya (kakak-beradik) . Pada anamnesa ditemukan adanya hubungan kelamin terakhir (coitussuspectus) dengan WTS. nampak adanya ectropion dengan discharge yang purulen. tiga kali berturut-turut tiap hari.000 U. dimana cara penularannya sangat diluar dugaan kami.1% NaC1 flsiologis untuk trichomonas.ANTARA KE PE RCAYAAN DAN KENYATAAN: kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak dr Oetomo Sigit. It is the duty of the doctor to provide information to the population a about the ways of infection and the dangers of venereal diseases. pada genitalia externa Pada pemeriksaan : (a). hasil : ditemukan pada kedua penderita tersebut diatas kuman Gram negatip diplo: positip kokus Candida : negatip trichomonas : negatip Terapi yang diberikan : Kasus I : Penisilin-prokain 300. Dr. tak dijumpai ectropion dan didapatkan discharge yang sero-mucoid. telah merajalela dan tersebar luas di dunia ini. Laboratorik tidak ditemukan kuman diplokokus Gram negatip. sedangkan pada pemeriksaan laboratorik kuman Gram negatip diplokokus tidak dijumpai. laboratorik . Pada hari ke-empat. dengan keluhan utama mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak lima hari yang lalu. terutama gonorrhoea ( GO ). erythema dan adanya discharge yang purulen. dengan hasil sebagai berikut : – Gram negatip diplokokus tidak dijumpai – Candida tidak dijumpai – Trichomonas : tidak dijumpai. discharge tidak ada. tiga kali berturut-turut tiap hari. Disini kami akan melaporkan tiga kasus kolpitis GO pada bayi (3½ bulan) dan anak wanita (3½ tahun) saudara kandung.

discharge tidak ada. mencari dan mengajak berhubungan sex dengan para remaja laki-laki yang masih "ingusan". 3rd ed.. NICOL C : Venereal diseases. G.P... 14.. Candida dan Trichomonas tak ditemukan.. 1976. Hasil pemeriksaan ibu. bahaya serta akibat dari penyakit kelamin. Simposium Antibiotika 42 — 46.4% setahun. Dengan melakukan hubungan sex tersebut. yang sebelumnya memang belum pernah melakukan coitus dalam arti yang sebenarnya. didapatkan orificium urethra externa yang tenang.1975. Tahukah anda ?????? . DARROW W W. 1977. Angka kematian bayi rata-rata 110 0/0o sedangkan untuk anak-anak Balita angka kematian sekitar 634500 setahun. Klinis. Dengan demikian telah ditemukan contact-persons pada kasus yang sama pada waktu yang relatip hampir bersamaan. NITISAPUTRO. 3. ( 30 o/oo )..15 juta ( 15% ) adalah Balita. KING A. WILLCOX R R : Importance of the so-called sexually transmitted diseases. ditemukan kuman Gram negatip diplokokus.. MKI VIII (1) : 12 — 20. Pada pemeriksaan lanjutan. WEISNER P J: Personal prophylacsis for vcnercal diseases. Pada hari ke-4. 4. ternyata pada anamnesa mereka telah minum sendiri kapsul tetracycline yang tentunya dosisnya tidak adequate. British J of Venereal Diseases 51 : 221 — 225.. DEHERAGODA : Diagnosis of rectal gonorrhoea by blind anorectal swabs compared with direct vision swabs taken via a proctoscope. Ringkasan Telah dilaporkan tiga kasus kolpitis-gonorhoea pada bayi dan anak wanita yang ternyata bahwa sumber penularannya adalah dari ayahnya sendiri yang kiranya sangat jarang terjadi. empat hari.. Enam puluh prosen penduduk melek huruf... JAMA 223 (5) : 444 — 445. WISE R : Rational choice of antibiotics. Pemeriksaan laboratorik tak ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. Diagnose kami tegakkan atas dasar : Adanya coitus suspectus Gejala dan keluhan subyektip yang berupa waktu kencing sakit Adanya discharge yang sero-mucoid Laboratorik...N.. 5.externa : tenang. KEPUSTAKAAN 1. status venereologik didapatkan portio cervix. malaria dan senagainya. Angka kematian perinatal 73... maupun orificium urethra externa... 1975. 7. suaminya juga datang untuk berobat karena sakit pada saat kencing. Rekomendasi & keputusan sidang organisasi KONIKA IV. 6. Bailliere Tindal. intra seluler dan beberapa extra-seluler..2 o/oo setahun dan angka kelahiran 38 o/oo setahun. Sampai sekarang permasalahan penyakit di lndonesia masih meliputi penyakit-penyakit kurang gizi. Diskusi Adanya discharge yang sero-mucoid pada suami-suami tersebut. 2.. The Practitioner 1240 (207) : 516. London. discharge tidak ada. seorang buruh bangunan berumur 30 tahun: Pada anamnesa didapatkan hubungan kelamin terakhir ( coitus suspectus) dengan WTS. Pada pemeriksaan klinik... tenang. 1958. Terapi yang diberikan : Penisilin prokain 900. SURIA DJANDA : Penggunaan antibiotika pada beberapa dermatosis dan pada penyakit kelamin. klinik ... Salah satu penularan yang kiranya sangat jarang terjadi dan perlu dipikirkan kepada para suami sebagai "contact-persons ". Jumlah penduduk Indonesia pada waktu ini telah sangat meningkat ( 141 juta -1978 ) dengan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2. Sedangkan 21. 8. yang mana penderita mempunyai kepercayaan bahwa dengan melakukan hal tersebut. 1975. Pemeriksaan laboratorik : Gram negatip diplokokus.7 juta ) penduduk hidup dibawah garis kemiskinan. 112.. sedangkan laboratorik : Gram negatip diplokokus tidak dijumpai. status venereologik didapatkan orificium urethra ext oedem dengan erythema dan discharge yang seromucoid. penderita datang kembali untuk kontrol... Sesudah diajukan beberapa pertanyaan dengan berbagai cara kepada mereka (kedua suami tersebut) dan diberitahu bahwa anak-anak mereka terkena penyakit kelamin dan juga sesudah didesak bahwa penyakit kelamin anak-anaknya hanya bisa terjadi karena didalam keluarga harus ada yang sakit kelamin.. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus. Tetapi sebaliknya ada juga kepercayaan disebagian kalangan wanita tuna susila (WTS) yang tentunya mempunyai sakit kelamin. Sebagian besar. 1977. Tidak kami lakukan biakan untuk Neisseria-gonococcus ataupun fermentasi test. termasuk penyakit-penyakit pada saluran pencernaan. tujuh hari yang lalu. yaitu dengan mengoleskan secara langsung penis penderita kepada vulva anak-nya. apabila didapatkan kasus-kasus kolpitis GO pada bayi dan anak wanita. The Practitioner 1312 (219) : 449.. British Jof Venereal Diseases 5 (53) : 311... Penyakit-penyakit tersebut menyebabkan ter ganggunya pertumbuhan anak baik fisik maupun mental dan sosial serta mengakibatkan kematian.. penyakitnya dapat sembuh. vagina. discharge tidak ada. 48% ( 67. Hasil pemeriksaan suaminya. pertahunnya sekitar 120 dolar. tiga kali berturutturut tiap hari. mereka percaya bahwa penyakitnya akan sembuh. Suatu kepercayaan yang "salah kaprah " dan hal ini menjadikan salah satu tugas para sejawat untuk memberikan penerangan sejelas-jelasnya kepada masyarakat luas dalam arti cara penularannya. dilakukan sama seperti pada kasus 1 dan 2. akhirnya diakui dengan terus terang bahwa mereka adalah sumber penularannya. 1975. dengan cara : mengoleskan secara langsung penis mereka kepada vulva anak-anak mereka. tuberkulosa. bahwa . infestasi dan infeksi.000 U. Yogyakarta 21—25 Mei 1978 Cermin Dunia Kedokteran No. RAHARDJO R M : Urethral discharge. 1979 33 .. Kebetulan pada saat yang sama.. saluran pernafasan..8 juta ( 80 % ) diantaranya tinggal di pedesaan dan 62 juta ( 44% ) berumur 0—14 tahun. CATERALL R D : Advances in the treatment of sexually transmitted diseases.

stadium pertumbuhan dan iklim. camphor dan minyak salicylas methylicus. yang dapat menyebabkan dermatitis dan photo-dermatitis pada kulit. Untuk diagnostik. Kerentanan (sensitivity) seseorang terhadap tumbuh-tumbuhan berbeda-beda. Kemudian dapat terjadi papels. 14. Kulit buahnya mengandung citral. especially those which often cause contact dermatitis in daily life. Namun hanya disebutkan disini sejumlah tumbuh-tumbuhan yang sering ditemukan menjadi penyebab. seperti pemburu. Tumbuh-tumbuhan yang menjadi penyebab Sesungguhnya ada ratusan tumbuh-tumbuhan yang dapat menyebabkan dermatitis kontak. kemungkinan vernis perabotan tersebut juga menjadi penyebab. Medan SUMMARY Some plants as possible etiologic factors of dermatitis are hereby presented. Ficus carica. dapat dilakukan percobaan tempel (patch test) dengan jalan menggerus daun tumbuh-tumbuhan tersebut seluas satu sentimeter persegi dan menempelkan pada pung34 Cermin Dunia Kedokteran No. yang berarti dengan mudah mendapat dermatitis bila berkontak dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. Gejala-gejala Kelainan kulit biasanya mulai terjadi pada bagian yang bersentuhan dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. Ini berasal dari pohon Eucalyptus. Bila telah berupa perabotan. sehingga sering menyebabkan dermatitis dan atau folliculitis. getah daun dan batang.TUMBUH-TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS Dr Marwali Harahap Bagian Penyakit Kulit dan Kelamin. terutama getahnya. yang dapat menyebabkan dermatitis disekitar mulut. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Selain itu ada pula yang termasuk Anacardiaceae. Recognition of these plants is important. Tumbuh-tumbuhan tersebut mempunyai derajat toksisitas yang berbeda-beda pula. penebang kayu. PENDAHULUAN Tumbuh-tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia dapat pula menimbulkan penyakit kulit pada manusia. daun dan batang. Ada yang mempunyai kerentanan tinggi. Biasanya pada bagian badan yang terbuka. tidak tertutup pakaian. dapat pula menyebabkan dermatitis kontak. Dari golongan ini dikenal Anacardia occidentalis (jambu monyet). bahwa tumbuh-tumbuhanlah yang menjadi penyebab. Banyak orang menderita dermatitis oleh tumbuh-tumbuhan. Juga buah langsat dapat menimbulkan dermatitis kontak sekitar mulut. linalool. Citrus. Anacardiaceae. dan sebagainya. tukang kebun. Ada pula yang menimbulkan allergi pada semua bagian tumbuh-tumbuhan tersebut. bibir dan tangan. so that recurrence can be prevented and the proper therapy administered. vesikel. biji. Kayu ini mengandung chloroxytonin yang dapat . Pohon jati (Tecona grandis). 1979 gung penderita dan membukanya setelah 48 jam. graniol. berupa dermatitis. Kayu putih. Tumbuhan ini mempunyai rambut-rambut halus yang dapat menimbulkan dermatitis karena irritasi mechanis. Ini adalah sebangsa jeruk. Terutama sekali perlu dikenal tumbuh-tumbuhan yang dalam kehidupan sehari-hari sering menyebabkan dermatitis kontak. maka dermatitis tersebut menjadi khronis dan lama. Bila penyebabnya tidak diketahui. Juga obat cap macan dapat menyebabkan dermatitis. Pada sekitar mulut dapat terjadi pigmentasi setelah mengupas kulit buah dengan gigi. Tumbuhan ini dapat menyebabkan dermatitis dan bulla. bila buah papaya yang dimakan masih belum matang. Ada kalanya penderita tahu dan adakalanya tidak tahu. petani dan tentara yang berlatih atau bertugas dihutan-hutan. Ada pula yang sedikit banyak immune terhadap allergen dari tumbuh-tumbuhan tersebut. karena mengandung minyak kayu putih. yang bijinya digunakan sebagai tinta : Semecarpus anacardium. Papaya. Kacang atau daun gatal (Mucuna pruriens). Juga sering menyebabkan dermatitis. getah. Tumbuh-tumbuhan yang mana yang menjadi penyebab dermatitis perlulah diketahui. Ada tumbuh-tumbuhan yang menimbulkan allergi bila bersentuhan dengan akar. Cairan dari buah mangga ini mengandung cabol. bahkan bulla. Hal ini terutama terjadi pada orangorang yang karena pekerjaannnya ataupun kegemarannya banyak berkontak dengan tumbuh-tumbuhan. Mahoni. sekitar mulut. menurut musim. bahkan photo-sensitisasi oleh cairan buah. kulit batang dan buah tumbuh-tumbuhan ini mengandung anacardol yang dapat menyebabkan dermatitis. Digunakan untuk massage. Getah daun. Getah buah papaya dapat menimbulkan dermatitis kontak. Pada kulit timbul erythema pada mulanya disertai rasa gatal. Magnifera indica (mangga). Juga mengandung enzim mucuni yang menyebabkan irritasi kulit.

sejak 1500 tahun sebelum Masehi. Kata Pengantar Dalam keadaan yang serba kekurangan dan terpaksa kadang-kadang kita dituntut untuk menggunakan segala apa yang ada untuk dapat mengatasi masalah yang sedang kita hadapi. 1972. Suatu saat persediaan obat itu habis. Serta oral diberi steroid dan antihistaminica. London. However. New York. Dermatitis yang disebabkan oleh getah rengas dapat menimbulkan bulla-bulla besar. when oral administration is not possible. — Beberapa bulan yang lalu terjadi epidemi "influenza" di daerah Sepang. Tubuh dicuci dengan sabun dan air. sehingga menyerupai pemphigus. Elsevier Publishing Company. Kemudian dicuci. KEPUSTAKAAN 1. Volume I & II. Cermin Dunia Kedokteran No. 2.menimbulkan dermatitis. kemeja lengan panjang dan sarung tangan. semua pakaian sebaiknya direndam dalam larutan calcium hipochlorit selama 45 menit. Biasanya disebabkan bulu-bulu halus yang menusuk pada rumput-rumput atau daun dalam batang bambu tersebut. bronkhodilator. Semuanya kami beri Kalmethazone (dexamethazone) per injeksi IM. TERAPI Bila segera diketahui bahwa penderita telah berkontak dengan tumbuh-tumbuhan yang dapat menimbulkan dermatitis. might achieve the same desired result. Rumput-rumput dan bambu. Kemudian dapat diberi suntikan ACTH ataupun cortison. Kasus. Bila gejalanya akut dengan terjadinya vesikel dan bulla. Dalam keadaan itu timbul ingatan akan suatu cara pemberian obat yang sering diabaikan : pemberian obat per rectal. Pada beberapa bayi. Gejala-gejalanya antara lain sianosis dan dyspnoe hebat yang cukup gawat. padahal masih ada kasus-kasus serupa. Blackwell Scientific Publication. Tumbuhan ini dapat juga mengiritasikan kulit dan menyebabkan gatal dan dermatitis. PENCEGAHAN Pekerja lapangan ataupun mereka yang akan bekerja ditempat yang ada tumbuh-tumbuhan tersebut diatas yang mudah menimbulkan dermatitis. E. Doctors. Juga alat-alat yang dibawa kelapangan perlu di-dekontaminasi. . Seperti halnya pada rumput : Melinis minutiflora dan Andropogonrufus (daun sere). Drug absorption by the rectum depends on many factors. Sisal. kecuali kortikosteroid. 14. Kiriman dari puskesmas pedesaan SUATU CARA PEMAKAIAN OBAT YANG SERING DILUPAKAN. Kasus-kasus pertama dicoba diobati dengan berbagai macam obat : antibiotika. Daun-daun obat. kortikosteroid dan lain-lain. maka bulla dapat dipecahkan. ROOK A. Tumbuhan ini termasuk golongan Anacardiaceae. Berdasarkan pengamatan beberapa kasus itu kami ambil kesimpulan bahwa obatobat tidak berguna. Juga daun jarak dapat menimbulkan dermatitis. WILKINSON D S. Hippocrates pun telah mengetahui bahwa penyakit asthma dapat diobati dengan pemberian obat secara rectal. Dalam tulisan ini sejawat yang bekerja di Puskesmas Kalimantan Tengah yang cukup terpencil mengetengahkan sedikit pengalaman dalam menghadapi problem yang dihadapinya Redaksi. Maka selanjutnya pasien-pasien itu diberi tablet Kalmethazone yang dihancurkan dengan air dan dimasukkan ke dalam rectum. SIMON 1952. Adakalanya digunakan daun jinten : Coleus emboinicus sebagai obat kulit. sebaiknya menggunakan celana panjang. who are going to work in rural areas. Tumbuhan ini mengandung asam laktat dan bahanbahan sensitisasi lain yang dapat menimbulkan dermatitis. infeksi virus pada traktus respiratorius bagian atas itu — yang kami perkirakan disebabkan oleh RSV (Respiratory Syncitial Virus) — diikuti oleh komplikasi berupa bronchiolitis. maka bagian-bagian kulit yang bersentuh dengan tumbuhtumbuhan tersebut sebaiknya dicuci dengan air dan sabun. NUGROHO Puskesmas Sepang Simin Kalimantan Tengah SUMMARY In rural health centers shortage of certain injectable drugs is not uncommon. Di Indonesia sering digunakan daun encok : Plumbagozeilanica untuk obat encok dengan cara menempelkan pada kulit. Rengas (Cluta renghas). terutama di Jerman. Pada jaman modern ini pemberian obat per rectal untuk pengobatan sistemik banyak dipelajari di Eropa. sehingga menyebabkan dermatitis. 1979 37 Medical Mycology. EBLING F G : Textbook of Dermatology. Ini sering menimbulkan dermatitis. karena biasa digunakan sebagai obat sakit perut dengan menempelkan daun jarak dikulit perut. Maka kasus-kasus berikutnya hanya diberi kortikosteroid saja dan ternyata semua tertolong. in emergency cases. Semua kasus tertolong dengan obat yang diberikan dengan cara tersebut. dissolved in water and administered by rectal route. Bila telah timbul dermatitis berupa erythema dan papel penderita diberi antihistaminica dan Hydrocortison 1 — 2% lokal. the same drug in tablet form. R D G P H: Handbook of Tropical Dermatology and Vol 1. Setelah itu dioleskan Hydrocortison cream 1 — 2% yang daya kerjanya anti-pruritik dan anti-imflamasi. Suhu badan normal atau subfebril. Juga rumput lalang : Imperata dapat menyebabkan dermatitis. In those situations. PEMBICARAAN Pengobatan dengan suppositoria telah dikenal sejak jaman dulu. should accustommed themselves with the rectal administration of drugs. Setelah kembali dari lapangan. dr. Kayu yang segar dapat menimbulkan kulit berwarna coklat. Demikian juga dengan sejawat-sejawat yang bekerja di Puskesmas di daerah-daerah terpencil dimana sarana perhubungan sangat minim sekali. the rectal route should be tried. karena dyspnoe tak memungkinkan pemberian obat per oral. Kemudian digosok dengan alkohol.

pp 347 — 351. (d) pada keadaan-keadaan di atas. 11. Obat yang pemah dicoba diberikan per rectal dan dinyatakan diabsorpsi dengan cukup baik ialah digitalis. dan sebaliknya. jelas absorpsi akan kurang sempurna karena sebagian obat akan masuk ke dalam massa feces. pemberian obat yang dimaksudkan untuk pengobatan penyakit sistemik juga dapat mengakibatkan efek lokal. Dalam praktek. Philadelphia. dosis rectal biasanya sampai dua kali lipat dosis oral. Tetapi ada juga obat yang penyerapannya lebih jelek dibandingkan dengan penyerapan obat per oral. Pemberian obat untuk pengobatan penyakit/kelainan lokal tidak akan dibicarakan dalam tulisan ini. Bila di kemudian hari semua dokter-baru harus bekerja di puskesmas pedesaan dulu. dapat diambil kesimpulan bahwa kortikosteroid itu benar-benar telah diabsorpsi dan menghasilkan efek terapeutik. pada keadaan koma. 2. phenylbutazone Morphine dengan analognya Barbiturat Golongan phenothiazine : chlorpromazine. Dalam kasus bronchiolitis yang dibicarakan di atas. Dalam keadaan itu pemberian obat berupa tablet yang dilarutkan dalam air dan diberikan per rectal dapat menolong.Obat yang diberikan per rectal dapat berbentuk padat (suppositoria) maupun berbentuk cairan (rectal retention fluids). (c) pemberian per rectal sangat menguntungkan pada kasus-kasus yang tidak bisa. Faktor lain yang mempengaruhi absorpsi adalah isi rectum. 1974. Jadi. Academic Press. Lippincott & Co. baru kemudian di masukkan obat. 1979 . apalagi di tempat yang terpencil. Lea & Febiger. contohnya aminophylline. atau keduaduanya. pada kelainan psikiatrik. rectal adalah tetracycline. Apalagi kalau diingat bahwa pemakaian kortikosteroid per cutan pun dapat mengakibatkan efek sistemik. tetapi dalam keadaan gawat. ANSEL H C : Introduction to pharmaceutical dosage forms. untuk ditarik kembali. biasanya dipergunakan obat suntik yang harganya jauh lebih mahal daripada tablet yang diberikan per rectal. Faktor-faktor yang mempengaruhi absorpsi obat dari rectum Secara teoritis semua obat yang dapat diberikan per oral dapat juga diberikan per rectal. masih belum ada kesatuan pendapat mengenai perbandingan dosis per rectal dan per oral untuk mencapai efek terapeutik yang sama. Berhubung sesuatu hal yang bukan bersifat kesalahan Cermin Dunia Kedokteran. Redaksi q Dari golongan antibiotika. Bila rectum terisi penuh oleh feces. paracetamol. pp 364-433. Tetapi melihat hasil terapi dan membandingkannya dengan kasus-kasus sebelumnya. pemberian per rectal mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan pemberian per oral. bila diinginkan absorpsi yang cepat. (b) obat yang mengiritasi lambung mungkin kurang mengiritasi rectum. KEPUSTAKAAN 1. (6). 1960. keduanya dapat menimbulkan efek lokal. yang jelas tidak bisa diberikan per 38 Cermin Dunia Kedokteran No. Dengan ini naskah tersebut dianggap belum pernah dimuat. Tentang dosis. London. Saya tidak berhasil mencari kepustakaan untuk mendukungnya. SPROWLS J B : American Phazmacy. Kesimpulan Puskesmas di daerah pedesaan. 14. Baik bentuk padat maupun bentuk cair. di mana pemberian per oral tak mungkin. q Pemberitahuan. pemberian per rectal harus dicoba. karena obat ini sangat mengiritasi rectum. Absorpsi obat dari rectum tergantung dari berbagai faktor dan tidak selalu baik. efek sistemik. Obat-obat yang telah dibuktikan dapat diabsorpsi dengan baik Aminophylline Aspirin. dan faktorfaktor lain. prochlorperazine dan lain-lain Antihistamin seperti dimenhydrinate Vasokonstriktor : ergotamine tartrate Antibiotika : • Potasium penicillin V. Jadi. atau tidak mau memakan obat. yaitu : (a) obat-obat yang dihancurkan oleh aktivitas enzim lambung atau usus halus dapat dihindarkan dari proses penghancuran tersebut . sering mengalami kekurangan obat suntik untuk kasuskasus yang gawat. Untuk pengobatan penyakit sistemik. 4. pemakaian obat per rectal ini mungkin perlu lebih diperhatikan dalam pendidikan mereka. pada penderita yang muntahmuntah dan lain-lain. tidak dapat dibuktikan dengan pasti bahwa Kalmethazone yang di berikan per rectal itu benar-benar diabsorpsi ke dalam aliran sistemik. Beberapa macam obat diserap dengan cepat sekali dari rectum sehingga hampir menyerupai pemberian intravena. 3. Penulis tidak berhasil mengumpulkan obat-obat lain yang dapat diabsorpsi dengan baik pada pemberian per rectal. BEAN H S : Advances in pharmaceutical sciences. 1969. Tetapi jumlah obat yang dapat diabsorpsi tergantung dari jenis obat. (8). sodium penicillin G • Erythromycin • Chloramphenicol (harus dilarutkan dalam pelarut organik dulu). seperti pada pasien pediatrik. Philadelphia. (7). No. dapat dilakukan enema dulu untuk membuang feces. p 342 — 352. dosisnya. maka atas permintaan dr Soeprapto As DPH sebagai penulis dan pengirim naskah "Masalah kesehatan dalam pengembangan waduk buatan yang berkaitan dengan ekologi" yang telah dimuat dalam majalah Cermin Dunia Kedokteran No.

14. dengan anjuran pindah kerumah sakit swasta agar dapat segera ditangani sendiri.. menganjurkan untuk dilakukannya suatu tindakan bedah.gkat Propinsi. diantaranya adalah : • Membanggakan kelebihan diri serta memburukkan Teman Sejawatnya dimuka seorang penderita. as many "deviations" form medical ethics allegedly performed by medical doctors are reported. • Membuat pasien seolah-olah "bola" dengan cara konsulmengkonsul antara kawan sendiri dari berbagai spesialisasi. • Kerjasama dokter dengan apotik / pedagang obat / pabrik obat. baik dari keuangan proyek maupun dari penempatan dokter. • Dokter umum yang mengaku spesialis karena praktek menggunakan misalnya alat Rontgen. • Spesialis yang tidak mengijinkan dilanjutkannya terapi pada dokter ditempat tinggal penderita dan mengharuskan tetap berobat kepadanya. An appeal is hereby made to the teaching staff of medical education to be exempla ry in their dedication and discipline towards the younger doctors and medical students. Tidak kurang juga bahkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia sendiri ikut latah dengan pernyataan disurat kabar yang mengingatkan para dokter akan sumpahnya dan akan mengambil tindakan terhadap mereka yang jelas-jelas melanggarnya. meskipun penderita datang dari tempat jauh. tanpa indikasi tegas. as many closely related factors interact until it manifests itself. Bila kita adakan inventarisasi dari sikap-sikap dan tindakan para dokter yang kiranya jelas menyimpang dari Etika Kedokteran. satu fihak membeberkan penyimpangan-penyimpangan tindakan dokter dari Etika Kedokteran. MASALAH Marilah kita tinjau semua kesibukan yang simpang siur ini dengan kepala dingin dan hati lapang. fihak lainnya mengutarakan pandangan dan analisa yang membela atau mencarikan alasan bagi tindakan dokter yang menyimpang dari Etika Kedokteran tersebut.TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI dr Ibnoe I Djojosoebroto * dr R Subyakto ** SUMMARY At present society is critical towards the honourable medical profession. IDI Cabang Banyumas. meskipun hal itu tidak diperlukan. sikap mental pejabat dalam bentuk korupsi dan manipulasi serta pungli dari sementara dokter yang kebetulan menduduki jabatan kunci dalam pemerintahan. • Menahan penderita dirumah sakit Pemerintah tanpa diobati. sampai menuduh dan membeberkan penyelewengan yang dilakukan oleh oknum dari kalangan profesi bukan kesehatan/kedokteran. ** Ketua Tim Kehormatan Etika Kedokteran. • Setelah " general check-up " . sehingga untuk pengetrapannya dapat menimbulkan berbagai macam penafsiran. 1979 * Ketua IDI Cabang Banyumas. tanpa adanya keluhan dari fihak penderita. • Menjual obat dikamar praktek. Lebih gawat lagi karena ada dokter yang sampai harus meringkuk dalam tahanan polisi karena diadukan keluarga pasiennya dan ada kalangan kedokteran yang menulis pembelaan disurat kabar sedemikian jauh menyimpangnya. Dengan kilat dibentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran di Pusat sampai ketin. PENDAHULUAN Akhir-akhir ini dokter menjadi pusat sorotan dan penilaian oleh masyarakat luas. Cermin Dunia Kedokteran No. maksudnya yaitu agar penderita tersebut tetap berobat padanya. meskipun sudah ada apotik yang buka diwilayahnya. • Memberi keyakinan pada pasiennya bahwa sakitnya berat dan harus berobat kepadanya secara teratur dan dalam jangka waktu lama. Kita baca dalam surat-surat kabar. EKG dan lain-lain alat elektronika. • Spesialis yang memasang tarip menyaingi dokter umum dengan maksud menguasai pasaran.. tanpa alasan kuat. • Last but not least. tulisan-tulisan baik dari masyarakat awam maupun dari kalangan intern kesehatan/kedokteran. dengan tugas dan deskripsi yang sangat umum. Actually the problem is a very complex one. akan tetapi mengobatinya langsung seolah-olah itu pasien pribadinya. • Spesialis yang tidak mengembalikan penderita yang dikonsulkan kepadanya. untuk tujuan komersiil. • Menggunakan alat MR untuk aborsi dengan dalih mengatur haid. 39 . backed by a positive support from the Department of Health a healthier and more respected medical world will be attained. Not less important is a better understanding and tolerance among the medical profession so that by assisting and conecting each other.

Di Fakultas Kedokteran terutama Fakultas Kedokteran Swasta. diberi tunjangan khusus 200 gulden (bandingkan dengan gaji guru HIS 75 gulden!). Disinilah timbul konflik dokter — masyarakat. apakah masa dahulu tidak terdapat? atau tidak terungkap? Kita semua pasti setuju dan menghayati bahwa profesi dokter adalah suatu profesi yang luhur dan harus dijunjung tinggi martabatnya. yaitu UANG. Juga karena peraturan Pemerintah Hindia Belanda. akan tetapi pada waktu ini berada dalam suasana dan lingkungan dengan nilai dan norma-norma kemasyarakatan yang tidak sesuai untuk itu. bimbingan dan re-edukasi dari Majelis serta Dewan Kehormatan Etika Kedokteran sangat minim. Hal terakhir ini baru akan ada bila dokter tersebut telah mempunyai pendidikan dan lingkungan masa kanak-kanak dan remaja yang mantap dan terarah. dokter masa kini sudah berorientasi mengejar uang untuk membiayai pendidikannya. bila kita mau berterus terang pada diri sendiri. Jadi dari segi penghasilan. Belum lagi para dokter lulusan Fakultas Kedokteran Swasta yang karena peraturan pemerintah harus mengeluarkan lebih banyak biaya dan frustasi karena masa pendidikan paling sedikit sepuluh tahun. Kita semua tahu dan menginsyafi makna luhur dan idealnya segala yang terkandung dalam Sumpah Dokter. adalah hampir tidak mungkin atau sangat sedikitlah dokter dalam situasi dan kondisi sekarang ini. Dokter " tempo doeloe" relatif hanya sedikit dalam masyarakat kita. yaitu Sumpah Dokter. karena ilmunya semua pengobatannya harus ces-pleng. maka hanya satu hal yang mendorong semua tindakan dan sikap tersebut. akan tetapi diperlukan juga kematangan mental dokter. Pendidikan di Fakultas Kedokteran hanyalah sebagian kecil saja dari jangka waktu pendidikan yang harus dijalaninya. jelas makna yang terkandung didalam Etika Kedokteran tidak dapat sepenuhnya dihayati oleh sebagian besar dokter masa kini. anak-anak pedagang besar sampai anak-anak tukang batu. dengan tujuan satu. hanya anak-anak golongan "priyayi " dan yang mempunyai tingkat kekayaan tertentu saja yang mungkin masuk Sekolah Lanjutan Atas dan Fakultas Kedokteran. namun dalam hati sanubari kita. Sejak kecil sudah dikonfrontir dengan kehidupan serba kurang dan kerja keras. Meskipun sudah berkali direvisi. Dengan sendirinya segi tabiat dan persiapan mental telah terbina dalam bentuk tatakrama dan penguasaan diri. yang diharapkan oleh Pemerintah dan masyarakat dapat menjadi pegangan para dokter. selalu meluangkan waktu untuk mereka yang memerlukan pertolongan dokter. Untuk mengontrol dan menjaga martabat dokter pada waktu ini. kalau perlu lebih baik menggra- . Kedua Badan itu sendiripun hampir tidak berfungsi. hanya karena dokter telah bersumpah. yaitu menjadi dokter sehingga mampu untuk mengangkat martabat keluarganya dan juga mampu mengongkosi biaya pendidikan adik-adiknya. belum lagi kemungkinan untuk praktek partikelir dengan tarip yang cukup tinggi. 1979 uang untuk mencapai dan mempertahaiikan kedudukannya dalam masyarakat. Fasilitas pendidikan dokter tersedia dengan biaya yang relatif bisa terjangkau oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Dalam kondisi sedemikian mereka bisa menjaga martabat dokter secara murni. Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran. kecilnya gaji sebagai pegawai negeri dan sulitnya berpraktek partikelir karena hebatnya persaingan oleh banyaknya jumlah dokter dan ketidak mampuan masyarakat dalam membayar pertolongan pengobatannya. Untuk itu diperlukan bukan hanya keilmuan kedokteran saja. Bila kita tinjau lebih dalam. digantungkan pada Etika Kedokteran. masyarakat menghendaki setiap dokter menjalankan atau mempraktekkan sumpahnya secara maksimal. sangat sedikit diberi pelajaran tentang Etika. bila tidak mau dikatakan nol besar. mencari uang guna mencapai cita-citanya dan cita-cita keluarganya.Bila semua cuplikan-cuplikan tersebut diatas kita kaji. Dalam hati dokter ini muncul tekad untuk membalas jasa orangtua yang sudah begitu berat mengongkosi pendidikannya dan tekad untuk mengejar status kedudukan para dokter yang lebih senior. diterjunkan kemasyarakat dengan terlebih dahulu harus mengucapkan sumpah. tidak ada yang perlu diresahkan. mengejar 40 Cermin Dunia Kedokteran No. lapangan pekerjaan terbuka luas dengan gaji yang relatif besar. masa kanak-kanak dan remaja dokter masa kini tidak lagi mengenyam suasana santai dan serba stabil serta lingkungan ke-"priyayi"-an. tanpa dilandasi kematangan mental untuk membedakan mana yang pantas dan mana yang tidak pantas dilakukan oleh seorang " priyayi". Setiap dokter yang menyelesaikan pendidikan dokternya. Anakanak pejabat tinggi sampai anak-anak kusir. mengapa justru masa kini timbul makin banyak penyimpangan Etika Kedokteran. Berbeda dengan dokter " tempo doeloe". Bagaimana dengan dokter masa kini ? Akibat dari Kemerdekaan dan adanya peraturan wajib belajar bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan dengan situasi sedemikian itu. Bagaimana kita dapat mengharapkan Etika Kedokteran tertanam dalam hati sanubari dokter dan tercermin dalam tindak tanduknya? Marilah kita tinjau segi ikutan lainnya. sampaisampai untuk mereka yang tidak berpraktek partikelir. pintu pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar sampai Fakultas Kedokteran terbuka luas bagi mereka yang mampu kecerdasannya. masih belum putus penderitaannya dalam bidang keuangan. rata-rata kedudukan dokter paling sedikit berada dilapisan menengah atas dari masyarakat. Etika Kedokteran ini merupakan kode yang sangat ideal. Setelah lulus menjadi dokter. apalagi dengan tersedianya berbagai beasiswa untuk mereka yang cerdas tapi kurang mampu. Masyarakat mengharapkan dokter akan selalu memperhatikan pasien-pasiennya secara maksimal tanpa pamrih. Juga kontrol. namun Sumpah Dokter tetap bermakna inti tekad yang terkandung dalam Sumpah Hipocrates yang sudah berumur berabadabad. dan umumnya mereka terdiri dari anak-anak orang yang cukup mampu dalam bidang materi dan tumbuh didalam lingkungan kemasyarakatan yang mempunyai nilai-nilai sopan santun yang terjaga ketat. Dengan latar belakang dan pendidikan yang berbeda dari dokter masa kini dan " tempo doeloe". selalu ramah dan banyak senyum dan last but not least memasang tarip rendah. membantu adik dan orang tuanya dan setelah menjadi dokter. yang dijadikan komoditi mutlak tercapainya sekuriti dan status simbolnya dalam masyarakat. Jadi sejak mudanya. sanggup melaksanakannya. 14. bisa dan mungkin menjadi dokter.

qGolongan Frustasi. karenanya mereka mencurahkan perhatian pada kedinasannya secara penuh dan tanpa pamrih. mereka merupakan dokter yang ideal dipandang dari sudut pasien yang sanggup membayar mahal. masyarakat tidak bisa menerima bahwa seorang dokter itu tidak kaya.. Adalah janggal dokter naik sepeda atau becak.. Golongan ini pada umumnya sebagai pegawai negeri mempunyai kedudukan tinggi dan mantap. Mereka melaksanakan tugas kedinasannya dengan cukup gairah dan bersungguh-sungguh. atau makan diwarung kecil.. sehingga timbul tekad dalam hati untuk mengejar gap sosio-ekonomi tersebut.. Masyarakat menganggap dokter itu manusia super. Karena terkena mutasi atau tugas dinas. dengan tarip tinggi.. setiap hari disodori suasana serba cukup atau mewah oleh seniorseniornya. masyarakat sekarang dari segala lapisan menuntut hak memperoleh pelayanan kesehatan yang sama. manipulasi asuransi kesehatan ataupun usaha keluarga berencana. mereka disodori kenyataan dalam masyarakat bahwa dokter itu harus kaya dan mampu untuk kaya. pada umumnya mereka hidup santai dan tenang.. Anggapan masyarakat inilah yang seringkali mem-"perangkap" dokter. tidak membantu Sejawatnya yang muda-muda dengan memberi contoh tindak tanduk dan tingkah laku yang sesuai dengan Etika Kedokteran dan Sumpah Dokternya. Keahlian mereka punyai.. Golongan ini sangat kecil jumlahnya dan umumnya berada di kota-kota besar. Jangan pula dilupakan bahwa masyarakat kita masa kini sangat berbeda dengan masa lalu. kedudukan yang rendah dipemerintahan dengan gaji kecil. tidak mungkin ngantuk atau lelah. diukur dengan imbalan yang mereka peroleh atau akan peroleh. Golongan ini merupakan kelas "elite " nya kalangan kedokteran. 1979 q Golongan Sudra. dipakai suap dan pungli bagi penerimaan atau penempatan dokter/paramedik ditempat-tempat " basah " ... untuk masyarakat bawah cukup minta dan mendapat pertolongan dari mantri verpleger saja. tanpa dilandasi kematangan pendidikan tatakrama dan sikap mental yang kuat. penanganan dinas dianak tirikan. dokter tidak mungkin sakit. daerah.. Calon-calon spesialis akan bertekad : " Tunggulah masanya bila aku sudah selesai spesialisasi . Fihak Pemerintahpun tidak memberikan perhatian kepada masalah ini. karena kemerdekaan yang kita capai. mungkin lebih dari para senior ataupun profesornya. pasiennya umumnya dari kalangan atas dan mampu. Bila tidak ada keuntungannya... Termasuk dalam golongan ini adalah dokter-dokter generasi senior dengan praktek partikelir yang maju... Umumnya terdiri atas para spesialis di- qGolongan Karier Pegawai Negeri.. Berbeda dengan masyarakat "tempo doeloe " . Meskipun tarip praktek partikelirnya tidak setinggi dikota besar. Disamping itu semua. Meskipun demikian cukup besar jumlahnya yang masih menunjukkan sikap mengejar materi.. sehingga mereka mati-matian memuja materi dan untuk mencukupi status ini mereka mencari uang dengan segala jalan.. Termasuk mereka yang terpaksa berada dalam situasi sedemikian karena sedang spesialisasi.. Juga kalangan dokter yang sudah senior dan hidup berkecukupan (bila tidak berkelebihan!). Sebagai dokter swasta diluar dinas. tarip.. 14. jelas bahwa dokter masa kini sudah umum untuk berorientasi ke materi dan uang. Dalam situasi pembinaan karier yang tidak menentu.. Tujuan adalah mengejar jenjang karier dan kedudukan dalam bidang pelayanan kesehatan maupun kesehatan masyarakat. terutama mereka yang banyak berhubungan dan bergaul erat dengan rekan-rekannya dikota besar dan memperbandingkan taraf hidup mereka dengan sebayanya di kota besar itu. Berbagai cara digunakan untuk menambah penghasilan sebanyak mungkin. masa dahulu hanya lapisan atas dan menengah saja menikmati pelayanan dokter. Golongan ini terutama terdapat dipusat- pusat pendidikan dokter. Terdiri atas dokter-dokter muda yang q Golongan Mapan. baik didalam maupun diluar kedinasan. praktek partikelirnya umumnya tidak maju. Kurangnya penghasilan tambahan diluar dinas ini banyak mendorong mereka terjangkiti penyakit jabatan. Mereka mempunyai praktek partikelir yang ramai. masyarakat berpendirian bahwa dokter itu pasti kaya. Bila melihat pembagian kelompok dokter tersebut diatas. diantaranya dengan pembentukan grup atau klinik spesialis. Tarip rendah karena masyarakat yang dilayaninya umumnya dari lapisan bawah.. KELOMPOK SOSIAL DOKTER Kita tinjau kini kelompok-kelompok sosial dokter dalam masyarakat kita masa kini. Inilah profil dokter ideal dipandang dari sudut masyarakat. salah satu faktor mengapa tampaknya demikian banyak dan semakin banyak penyimpangan Etika Kedokteran terungkap.. sehingga setiap saat. karena beratnya bersaing dengan seniornya. penghasilannya stabil dan lebih dari cukup.... q Golongan Santai. punya rumah dan mobil. karena tahu obat. dari lapisan masyarakat tertinggi sampai terendah sudah mengenyam pendidikan dan lebih kritis.. berani mengeritik tingkah laku dokter dengan menulis disurat kabar.. mereka selalu melirik pada kelebihan finansiil dan materiil Golongan 1 dan berusaha untuk 41 . baru mulai praktek partikelir. memamerkan kekayaan dan memperhitungkan pelayanan kesehatan yang diberikannya dengan berapa si pasien mampu membayar. terdiri atas para spesialis muda yang resah. korupsi dan manipulasi uang dinas/uang proyek. yang dapat kita golongkan dalam: mencapai status/kedudukan tersebut dalam waktu sesingkat mungkin. Tidak pula boleh dilupakan bahwa sebagian besar masyarakat kita waktu ini adalah kurang atau tidak mampu. mempersiapkan diri untuk pensiun ditempat yang sama. mempunyai kedudukan yang terpandang dalam dinas maupun dalam masyarakat... Terseret oleh masyarakat yang mendambakan materi. juga untuk jabatan kunci. anak-anaknya sekolah disekolah yang terbaik. dimana hanya terdapat satu — dua spesialis dalam tiap cabang ilmu kedokteran. mobil dan rumah.. para spesialis senior dan para superspesialis. hanya bereaksi terhadap keluhan Cermin Dunia Kedokteran No. Dalam pertemuan santai pembicaraan dalam golongan ini berkisar pada topik jumlah pasien. "..tiskan pertolongan pengobatannya. siap memberi pertolongan. kapling dan golf. Semua upaya. atau setidak-tidaknya pasien jauh-jauh hari sudah mempersiapkan mental untuk tagihan tinggi.. harus praktek dipinggir atau luar kota dan gang becek.

Diusulkan pemberian tunjangan yang lebih besar dan kenaikan jenjang karier bagi mereka yang telah bertugas ditempat terpencil. Panitia ini sebaiknya diteruskan sampai tingkat Cabang I. Hubungan antara kekurangan gizi (malnutrition) dan mudahnya terserang infeksi sudah diakui oleh dunia kedokteran.D. perlu dipikirkan pemberian santunan/gaji yang "cukup " dengan kenaikan tingkat yang terjamin. disertai dukungan yang konkrit dan positif dari fihak Departemen Kesehatan. Etika Kedokteran sendiripun memerlukan revisi secara selektif. phagocytosis dan sistemsistem komplemen. Sandaran hukum bagi kedua Badan itupun tidak jelas deskripsinya. Selain itu anak-anak dengan keadaan gizi yang kurang baik lebih mudah mendapat komplikasi yang serius setelah terserang penyakit-penyakit anak yang menular. dalam suasana keakraban persaudaraan. Suskind Kroc Foundation Series. baik di Fakultas Kedokteran Negeri maupun Swasta. dicetak diatas kertas tebal mengkilat dan terdiri dari 468 halaman. Yang penting pada akhirnya adalah pengertian dan toleransi didalam dunia kedokteran. 1979 . seperti campak (morbili). Ditingkat ini langsung dapat dilakukan bimbingan. para pendidik (profesor dan stafnya) agar menjadi suri tauladan bagi para dokter muda dan mahasiswanya dalam dedikasi dan disiplin yang tinggi. New York. 1977. dokter anak. Diusulkan memasukkan kuliah Etika Kedokteran dalam kurikulum Pendidikan Dokter secara luas dan intensip. 11 Jakarta 42 Cermin Dunia Kedokteran No.dan tanggapan masyarakat. sehingga menimbulkan kebencian. 14. Dalam buku ini diajukan penemuan-penemuan yang terakhir dalam penelitian-penelitian atas akibat malnutrition pada sistem immune melalui sel (cell mediated immune response). Karena keunikan kedudukannya dalam masyarakat. lebih terhormat. Baik sekali untuk dimiliki oleh mereka yang bekerja dalam lapangan kesehatan. USA. KALMAN BOOK SER VICE Jl. disokong oleh landasan dan tindakan hukum yang tegas dan konsisten. dilingkungannya sendiri. Banyak contoh dimana staf pendidik inti lebih banyak bekerja untuk luar dinas negaranya karena rayuan gaji dan fasilitas yang lebih besar dan lebih menarik. Pembentukan Dewan dan Majclis Kehormatan Etika Kedokteran tidak pernah diteliti kemanfaatannya. MALNUTRITION AND THE IMMUNE RESPONSE Ditulis oleh Robert M.I. Buku ini bersampul tebal (hard cover). SARAN Adalah suatu langkah yang baik dan positif dari Pemerintah untuk membentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran yang terdiri atas unsur Pemerintah dan I. Volume 7 Diterbitkan oleh Raven Press. Kwitang Raya No. dari tingkat Pusat dan Propinsi. mereka tidak minta disuap dan tidak mau disuap. terutama bagi mereka yang berdinas dipelosok atau ditempat-tempat yang secara ekonomis "kering". juga oleh kalangan luas dunia kedokteran tidak dirasakan kehadirannya. saling membimbing dan saling tegur sesama kita.D. oleh Sejawatnya sendiri. Ini khususnya berlaku untuk penyakit-penyakit diare dan sistem pernafasan. ahli gizi dan ahli immunologi. sehingga dokter muda dan mahasiswanya dibiarkan ditangani oleh stafnya ditingkat lebih rendah. Pesanan dapat dilakukan melalui : mohon perhatian ! ! Beritahukanlah kepada kami bila anda pindah alamat!!! Dan jangan lupa memberikan juga alamat lama anda. Khusus dikalangan Fakultas Kedokteran. sistem immuno humoral. khususnya dokter umum. karena pada tingkat inilah sesungguhnya terjadi persoalan yang berkaitan dengan Etika Kedokteran. Bahwa ini tidak hanya disebabkan oleh faktor lingkungan sudah dapat dibuktikan oleh percobaan-percobaan yang terkontrol baik. Tindakan lanjutan yang diperlukan adalah peraturan permainan yang jelas dan konsekwen.I. Insya Allah kita bersama dapat membangun dunia kedokteran yang lebih sehat./Dinas Kesehatan Kabupaten. Publishers. pengarahan dan re-edukasi para dokter. lebih dari mereka yang ditempatkan dekat Pusat atau tempat-tempat "basah " Pengawasan dan bimbingan ditujukan juga terutama kepada " pejabat " untuk memberi contoh bahwa sebagai dokter yang berEtik Dokter.

Pada waktu perawatan dirumah sakit maupun setelah lepas dazi perawatan perdarahan per anum masih terus terjadi setiap hari walaupun jumlahnya telah berkurang. Tanggal 19 September. Pada tanggal 1 April 1978 penderita berobat pada saya. parafln liquidum malam hari disamping hemorrhoid supositoria. Akupunktue dan obat-obat sama. Akupunktur dan obat-obat sama seperti diatas. perdarahan masih tetap. Tanggal 7 September. Tensi 110/80. roborantia. Hemorrhoid merupakan suatu gangguan khronik yang dapat menghambat kegiatan seorang penderita. (1). Selain hemorrhoid internum grade III tidak dijumpai kelainan fisik lain. Akupunktur dan obat-obat sama. Sejak tahun 1971 penderita mulai mengeluarkan darah lagi peranum waktu defekasi. tidak ada perdarahan. dr A Suroso Jakarta sulfas ferrosus. obat-obatan ditambah dengan hemostatik per oral. disebabkan beberapa kesulitan teknis (bukan finansiil) penderita belum dapat konsultasi kerumah sakit. Pengobatan secara moderen dengan berbagai macam obat/suntikan ataupun tindakan operasi memberi hasil yang sangat bervariasi. pagi ini ada perdarahan tiga tetes. If necessary. Saya anjurkan "wait and see". Tanggal 12 September. Kata Pengantar. Untuk penyakitnya itu. Redaksi. Tanggal9 September. Tanggal 20 Agustus. hemorrhoid kapsul ditambah Vitamine K tablet. masing-masing ditahun 1952 dan 1955 di Surabaya dan tahun 1967 di Jakarta. Obat-obat yang diberikan dan akupunktur sama dengan diatas. Menurut penderita bagian bedah rumah sakit memandang tidak perlu dilakukan hemorrhoidectomia. 45 SUMMARY A case of chronic haemorrhoid bleeding arrested by accupuncture treatment is described. Tanggal 17 September. faeces. Tanggal 20 dan 21 September. perdarahan masih tetap. Akupunktur dan obat-obat sama. Tanggal 11 September. Selain dari pada itu kulit pada titik-titik akupunktur menjadi lebih peka sehingga penderita ngeri untuk ditusuk. hemorrhoid supositoria dan hemorrhoid kapsul. Dia nampak tertekan sehingga untuk membesarkan hatinya saya usulkan agar sambil menunggu kepergiannya kerumah sakit. Tetapi berhubung keadaan keuangan tidak mencukupi. sama. Tanggal 16 September. Dibawah ini disajikan suatu pengalaman pengobatan hemorrhoid dengan cara akupunktur yang dilakukan oleh seorang dokter. sampai-sampai perlu dirawat disebuah rumah sakit karena Hb mehurun hingga 4 g%. Hari-hari berikutnya tidak ada perdarahan sama sekali sampai tanggal 25 September. Tanggal 13 September. Dirumah sakit penderita ditransfusi dan disiapkan untuk operasi hemorrhoid ke empat kalinya. tidak ada perdarahan. Pasien dianjurkan untuk kembali ke rumah sakit sementara pengobatan diteruskan dengan roboransia. operasi tidak jadi dijalankan. Pengobatan sama. telama kira-kira empat bulan.PENGALAMAN PRAKTEK PENGALAMAN PENGOBATAN PERDARAHAN HEMORRHOID DENGAN AKUPUNKTUR. Akupunktur dan obat-obat. tensi 120/80. Tidak dilakukan akupunktur dan tidak diberikan obat apa-apa. Walaupun penderita agak skeptis. Akupunktur dan obat-obat yang diberikan sama. perdarahan tetap. tusuk jarum dihentikan sementara untuk seminggu. dia telah menjalani operasi sebanyak tiga kali. Pada hari ini timbul perdarahan agak banyak. Pasien telah sembuh dan diberikan pengobatan Cermin Dunia Kedokteran No. diare dengan perdarahan sedikit. tidak terjadi perdarahan. Riwayat kasus Seorang penderita laki-laki berumur 50 tahun menderita hemorrhoid sudah lebih dari sepuluh tahun. penderita datang ke poliklinik '. untuk kalau diperlukan menyambungnya dengan kuur ke dua sesudahnya. pagi terjadi perdarahan banyak. Tanggal 12 Juni. maka iapun setuju untuk diobati dengan akupunktur. Setelah sepuluh kali akupunktur ini. setelah penderita dirawat dirumah sakit selama klra-kira sebulan pasien kembali berobat pada saya dengan membawa surat pengantar dari rumah sakit yang menyatakan bahwa penderita telah dirawat dengan diagnosa anemia defisiensi besi karena perdarahan khronik (hemorrhoid). Tanggal 6 September. pucat. perdarahan tetap. 1979 . Tanggal 10 September. Tanggal 13 Juni. 14. Tanggal 26 April. perdarahan sedikit bercampur dengan . Hal ini berlangsung terus sampai tahun 1975. Tanggal 15 September. tetapi karena akupunktur merupakan dalam menghadapi salah satu pengobatan yang belum dicobanya hemorrhoidnya selama puluhan tahun itu dan karena belum ada bayangan kapan ia akan dapat pergi ke rumah sakit. nadi normal. Selain itu penderita juga telah mengalami operasi usus buntu tahun 1952 dan suatu operasi pada bahu kanan karena trauma akibat kecelakaan mobil. apply surgical treatment". perdarahan sedikit. terjadi perdarahan banyak. penderita collaps karena anemi dan dianjurkan untuk dirawat dirumah sakit. Tanggal 14 September. hemorrhoid supositoria. Tanggal 18 September. hemorrhoid kapsul dan Vitamine K tablet. pada waktu mana ia telah menderita perdarahan per anum tiap hari jika defckasi. vitamine B kompleks dan hemorrhoid supositoria. hemorrhoid supositoria. tidak ada perdarahan. roboransia dan hemorrhoid tablet. tidak ada perdarahan. Penderita diberi pengobatan hemostatik per injeksi. tidak ada perdarahan. More data are needed to show that this traditional way of treatment might be useful in the treatment of haemorrhoid bleeding. Pada waktu masuk rumah sakit pasien mempunyai Hb 3 g% dan mendapat tranfusi darah. Pasien diberikan lagi hemostatik per injeksi dan per oral. tidak terjadi perdarahan Tanggal 8 September. Tanggal 26 September. penderita nampak pucat lagi dan mengeluh tentang vertigo pada perubahan sikap dari berbaring keduduk atau berdiri. tidak ada perdarahan. tidak ada perdarahan. Pada pemeriksaan nampak keadaan umum penderita baik. Tanggal 18 April. roboransia dan hemorrhoid tablet yang masih diteruskan. saya obati dia dengan akupunktur untuk mencegah timbulnya kekecewaan apabila nanti pengo batan akupunktur tidak berhasil saya terangkan pula bahwa "Besides acupuncture medicinal sitz baths are indicated. Maka dilakukanlah pengobatan akupunktur pada titik U B 33 dan 57 kiri dan kanan serta meneruskan hemorrhoid supositoria. Pada tanggal 8 Juni.agian Penyakit Dalam rumah sakit tempat ia dirawat dan diberikan pengobatan dengan roboransia.

Tetapi adalah sangat kebetulan apabila perdarahan berhenti/berkurang pada waktu tusuk jarum dimulai setelah perdarahan itu berlangsung terus menerus selama kira-kira sembilan bulan. tidak ada perdarahan. Jauh lebih sedikit dari pada sebelum pengobatan akupunktur. Obat-obat tidak diberikan kecuali roboransia.8. tidak ada perdarahan. Apakah dapat dikatakan bahwa pengobatan itu berhasil pada kasus ini? Selama pengobatan akupunktur dijalankan jelas bahwa perdarahan kalau tidak berhenti sama sekali. Modern Med of Asia 12 (6) : 14. Mulai diberikan lagi hemorrhoid kapsul per oral. tidak ada perdarahan. Titik-titik akupunktur diganti dengan UB 34 kiri dan kanan serta Du 1. 6. Pegal-pegal pada betis berkurang. pagi tidak ada perdarahan. Tanggal 29 dan 30 September. Akupunktur seperti tanggal 4 Oktober. KISWOJO : Hubungan pribadi. Hal itu nampak pula pada kasus ini dimana pada mulanya baik saya maupun pasien sama-sama kurang yakin bahwa akupunktur ini akan berhasil. Kesimpulan Ada tanda-tanda bahwa akupunktur dapat dipakai untuk menghentikan perdarahan per anum yang disebabkan oleh hemorrhoid. Tanggal 5 Oktober. bagian Akupunktur.4. Mudah-mudahan sejawat yang lain dapat memberikan bahan-bahan yang lebih banyak agar pengalamannya itu dapat dipakai pula oleh dokter-dokter akupunkturis lain. 1977. ANGGRAINI : Penerimaan akupunktur sebagai ilmu. Tanggal 14 Oktober. Apakah kombinasi akupunktur dan farmakoterapeutika merupakan terapi terbaik untuk perdarahan hemorrhoid ? Sayang sekali observasi pengobatan akupunktur ini terputus. Kemungkinan sebab yang lain dari perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober itu ialah karena pada kuur kedua itu tidak diberikan obat-obat seperti hemorrhoid kapsul. Tanggal 15 Oktober. 2. perdarahan masih banyak. Tanggal 13 Oktober. tidak ada perdarahan. existing symptom lasting for posibly one or two days (4). Tanggal 17 Oktober. Diskusi Pendapat bahwa akupunktur hanyalah sugesti atau berdasarkan hipnose saja tidak dapat lagi dipertahankan (3. 3. Sore banyak perdarahan sesudah penderita mengalamai stress psikis (penderita mempunyai kebiasaan defekasi dua kali sehari). sungguhpun kadang-kadang masih terdapat perdarahan banyak seperti pada tanggal 10 September dan 11 September serta 7 sampai 15 Oktober yang kemungkinan sebabnya akan dibahas lebih lanjut. 1979 . Tanggal 16 Oktober. Juga ia mengatakan bahwa memang kalau akan ada perdarahan kedua betisnya terasa pegal seperti kramp.9 Oktober. tetapi berkurang. Akupunktur sama. perdarahan masih menetes. Tanggal 11 Oktober. pagi masih menetes dan sore banyak perdarahan. Tanggal 10 Oktober. Apa sebab sekonyong-konyong timbul perdarahan banyak pada hari-hari tersebut diatas ? Diketahui bahwa salah satu efek samping akupunktur ialah "transient exacerbation of 46 Cermin Dunia Kedokteran No. 14. Tanggal 6 Oktober. Selain itu juga untuk menetapkan titik mana yang paling tepat untuk ditusuk. pagi tidak ada perdarahan. hanyalah sedikit saja. WARREN FRANK Z : Handbook of Medical Acupuncture. I Lin Su Ci. Untuk menghindari daera-daerah yang pegal saya gunakan titik ekstra 24 dilengan bawah kiri dan kanan. Tanggal 28 September. Tanggal 3 Oktober. terjadi perdazahan lebih dari lima tetes. Cermin Dunia Kedokteran 8 : 26. 1974. Akupunktur seperti tanggal 10 Oktober. Perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober mungkin disebabkan karena UB 24 Du 1 bagi pasien ini tidak cocok (reaksi akupunktur terhadap seseorang sangat individuil. Hong Kong. Akupunktur seperti biasa. banyak perdarahan keluar dan penderita mengeluh bahwa bekas tusukan ( UB 33 dan 57 ) terasa pegal sekali. LISOWSKI F P : Acupuncture to day. Shanghai. Van Nostrand Reinhold Company. Tanggal 12 Oktober. Akupunktur titik ekstra 24 kiri dan kanan. sama seperti reaksi terhadap farmakoterapeutika)atau karena kesinambungan akupunktur pada hari-hari itu tidak dapat terpelihara. perdarahan sedikit bercampur dengan faeces (darah tidak menetes). Tanggal 31 September. 5. Foreign Langguage Press.waktu ada tanda-tanda akan berhentinya perdarahan ( 16 dan 17 Oktober ). tidak ada perdarahan. Oleh karena itu diperlukan pengumpulan data yang lebih banyak untuk menetapkan bahwa kasus yang diuraikan diatas bukan "exeption " melainkan menjadi "rule ". KEPUSTAKAAN 1. CEN CIU SIE CIANG I: Akademi Kedokteran Tiongkok. Rasa pegal pada daerah UB 33 dan 57 apabila ada perdarahan banyak sebenarnya ialah "tender points" yang mencerminkan adanya kelainan-kelainan pada alat-alat yang diwakili oleh titik itu. perdarahan masih menetes lebih dari lima tetes. akupunktur U B 33 dan 57 dan kanan. perubahan mana menjadikannya kurang efektip untuk ditusuki jarum (6). Ini dapat menerangkan timbulnya perdarahan banyak pada tanggal 10 dan 11 September yang kemudian berhenti lagi dengan dilanjutkannya akupunktur. perdarahan banyak menetes. Tetapi penggunaan titik-titik secara terus menerus setiap hari untuk akupunktur akan menyebabkan perubahan-perubahan pada titik-titik itu. 4. Tanggal 7. Tetapi satu kasus saja sudah tentu tidak dapat dipakai untuk mengambil kesimpulan yang tetap dan tepat. New York 1976. perdarahan masih menetes lebih darl lima tetes.Tanggal 27 September. An outline of chinese acupuncture. (2) Sore perdarahan masih agak banyak. karena kulit dititiktitik yang lama masih sangat peka. 1976.5). Tanggal 1 dan 2 Oktober perdarahan sedikit. Tanggal 4 Oktober. malah pada. Karena berbagai halangan pada hari-harl ini tidak dapat dilakukan tusuk jarum. The academy of Traditional Chinese Medicine. Akupunktur kembali ketitik UB 33 dan 57 kiri dan kanan karena subyektip pasien merasa lebih cocok ditusuk dititik itu. Sayang sekali perkembangan selanjutnya tidak dapat diikuti karena pasien pindah kedaerah lain. Apakah berhentinya atau berkurangnya perdarahan itu bukan karena kebetulan saja? Memang hal itu mungkin juga. Peking 1975.

.. Sebab dari setiap pasien yang berobat kepadanya selalu keluar 'PAKU" dari tubuh penderita tersebut... periksa sini.... Rasa "gentar " yang mencekam diri saya hilang seketika dan dengan gaya "meyakinkan " saya menasehati dia agar tidak mengulangi perbuatannya...... Sejak itu pasien yang datang ke Puskesmas bertambah.. Sudah sejak lama saya mendapat informasi dari penduduk bahwa ada seorang laki-laki tua.. saya..... ya itu mungkin kalau pintu rahim Nyonya turut berpindah ke hidung .. Tidak apa-apa nanti saya beri obat "................ B 7. tiga bulan yang lalu saya beri suntikan Depo Provera....... D Puskesmas Gunung Batu Besar Kota Baru Kalimantan Selatan.... – "Kenapa ?" tanya saya. ...! ! !" "Ya..saya menyuruh sang 'dukun" berbaring.. walaupun dalam hati saya agak 'gentar " juga.. 1979 47 ..!!!!! drg Ny W Pramudiyo Bandung Jawaban Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran : 1... karena merupakan awal perkenalan dari sesama penolong orang sakit...... C 3...... dimana belum ada tenaga kesehatan yang tinggal menetap. tetapi saya tidak mau.jarinya besar-besar... + Ketika saya bertemu dengan dokter itu ditoko........ saya lihat.. dr Farouq Ar TERBONGKARNYA RAHASIA . ketika saya membantu membukakan bajunya agar stetoscope lebih leluasa menempel didadanya.. tangan saya tersentuh dengan puluhan paku yang tersimpan dalam "kantong rahasia" dibagian dalam bajunya. Cermin Dunia Kedokteran No.. A 11.... Ketika saya mengadakan turney kedesa tempat tinggal " dukun " tersebut kebetulan sekali "dukun" tersebut sedang sakit buang-buang air dan minta pertolongan kepada saya.... dimana sebagian dari mereka yang datang adalah atas anjuran sang " dukun " yang sudah tidak praktek lagi............. Hari ini dia datang karena jatuh tanggal suntikan ulangan dan ia mengeluh : +"Dok. ya itu epistaxis... saya benar-benar terkejut bukan main ... mengingat berita-berita tentang kehebatannya.saya rasa ini mencemaskan ...?????"....! ! ! ! karena begitu baju dibuka.. Tentunya hal ini membuat saya gembira sekali..... + "Dok. A 8. jangan-jangan nanti saya tidak bisa hamil lagi .... sehingga dengan spontan ia minta maaf atas perbuatan yang pernah dilakukan.. D 5.... Dan selalu dikatakan bahwa benda tersebutlah yang menjadi penyebab seseorang menjadi sakit................ dr Budi Santoso Manado NGERI !!! Isteri kakak saya yang ingin sekali mengikuti KB bercerita begini : +"Teman saya menganjurkan saya untuk pergi " ke Ahli Kandungan A............. (Jawab saya singkat dan tegas)... KARENA TIDAK DISENGAJA Disebuah desa yang cukup jauh dari tempat saya bekerja...... Dan sang "dukun" pun baru sadar bahwa kedoknya selama ini sudah terbongkar tanpa disengaja...... D 9..... C 2............... berfungsi sebagai "dukun " yang cukup terkenal. 14...HUMOR ILMU KEDOKTERAN MENSTRUASI YANG BERPINDAH Seorang pasien... B 10............... A 6..... D 4................. kali ini kok menstruasinya melalui hidung ?" " Ya.. Ketika saya selesai mengadakan anamnesa dan mulai periksa sana .........

akan tetapi untuk pembentukan antibody tersebut dibutuhkan waktu beberapa bulan. Penderita yang tidak dirawat dirumah sakit sebaiknya tidak diberikan Sulphinpyrazone bersama-sama dengan anticoagulant. J. Dewasa ini banyak cara kontrasepsi yang dipakai diseluruh dunia. Peneliti berkesimpulan bahwa coronary artery by pass tidak saja menghilangkan gejala akan tetapi juga meningkatkan kesanggupan penderita untuk dapat bekerja seperti sedia kala. M. Salah satu penemuan tersebut ialah "Antifertility vaccin" yang sekarang sedang dicoba oleh Rockefeller Foundation. PRIESTMAN et al mencoba meneliti penderitapenderita carcinoma mammae stadium lanjut yang mendapatkan pengobatan hormonal dan yang mendapatkan pengobatan dengan sitostatika. 1978. demikian anjuran MATTINGLY et al. timbul kenaikan kadar gula darah yang cukup bermakna. Carcinoma mammae merupakan jenis kanker yang cukup banyak dijumpai di Indonesia. BMJ 1 : 159. Akan tetapi ke dua jenis pengobatan tersebut di atas tidak mempunyai pengaruh terhadap survival rate. disamping itu juga banyak ditemukan efek samping dari pemakaian kontrasepsi yang telah ada. 1978.5. 1979. Pada keadaan yang lebih lanjut dari kegagalan ginjal tersebut baru ditemukan gangguan hypothalamo-hypophysis.22. 1979 . Dari penelitian yang dilakukannya didapatkan kesimpulan bahwa pada penderita yang mendapat pengobatan sitostatika didapatkan respons yang lebih baik terhadap lamanya remisi dibanding dengan penderita yang mendapatkan pengobatan hormonal. 1979. WEISSEL et al.Catatan singkat Telah diketahui bahwa adanya hubungan antara gangguan kelenjar thyroid dan hypophysis pada penderita yang berada dalam keadaan fase akhir kegagalan ginjal (end stage renal failure). M. 1978 ). Vaksin tersebut merangsang pembentukan antibody terhadap gonadotropine. Hal ini dikemukakan sebab ia menjumpai timbulnya perdarahan gastrointestinal yang hebat pada seorang penderita yang mendapat pengobatan 200 mg Sulphinpyrazone empat kali sehari bersama-sama dengan pemberian 8 mg warfarin sehari. T. Oleh sebab itu ia menganjurkan untuk tidak menggunakan beta blocker bersama-sama dengan pemberian antidiabetik oral. WALLWORK et al meneliti 115 penderita yang mengalami coronary artery by pass. BMJ 2 : 1786. 1979. 1978. Acta Endocrinologica 90 : 23-32. Berhubung banyaknya pemakaian kontrasepsi dewasa ini (di Amerika 68 — 70% wanita memakai kontrasepsi) maka rupa-rupanya para peneliti terus mencari caracara lain yang lebih baik. Dewasa ini beta blocker baik yang kardioselektip maupun yang bukan banyak dipakai untuk penderita hypertensi. Daya kerja vaksin tersebut adalah delapan sampai dua belas bulan. Dengan adanya operasi "Coronary artery by pass" dewasa ini rupanya para penderita penyakit jantung coronair mulai mendapat titik terang dan kemungkinan untuk tidak menjadi invalid bagi mereka menjadi semakin besar. Akan tetapi tidak didapatkan adanya pengaruh yang bermakna akibat uremia terhadap sekresi thyroid releasing hormone seperti yang didapatkan oleh penelitipeneliti lain. Dan vaksin ini telah dicoba pada 36 wanita tanpa menunjukan efek samping yang berarti. BMJ 2 : 1680 — 1681. J. Pharmazeutische Industrie 41 (1) : 64. BMJ 2 : 1673 — 1674. 48 Cermin Dunia Kedokteran No. 14. pada kasus dengan stadium lanjut umumnya pengobatan hanya bersifat paliatip saja. Wright et al mendapatkan pada penelitian mereka bahwa penderita diabetes dengan hypertensi yang diobati dengan beta blocker : metaprolol (100 mg dua kali sehari) atau propranolol ( 80 mg dua kali sehari ) untuk satu bulan yang diikuti dengan diet dan pemberian antidiabetik oral. Juga didapatkan peningkatan Prolactin pada keadaan menurunnya fungsi ginjal. dimana sesudah operasi 75 penderita dapat kembali bekerja penuh seperti keadaan normal dan 59 penderita baru dapat mengerjakan pekerjaan mereka semula sesudah dua sampai enam bulan pasca operasi. dimana pada simposium tersebut dibicarakan penelitian dan pengembangan metoda yang tidak membahayakan tetapi cukup efektip ( Chem/Eng News 6. WALWORK et al. Tahun yang lalu National Academy of Science telah mengadakan simposium mengenai kontrasepsi. WEISSEL meneliti kadar hormone penderitapenderita dengan kegagalan ginjal dan dari data-data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa akibat awal dari kegagalan ginjal adalah gangguan pengontrolan terhadap Growth hormone.

Obat-obat goiter efektip untuk pengobatan hyperthy-roid sebab : a. d. Iodine radioactive up take yang bernilai lebih dari biasanya menandakan adanya : a. Penderita usia lanjut c. Manifestasi klinik dari thyroid storm atau thyroid krisis adalah : a. Kematian biasanya timbul karena adanya kelainan jantung atau hati d. e. Cermin Dunia Kedokteran No. Kehamilan b. c. Menghambat pembentukan thyroxine. 8. Semuanya benar. d. b. Pemberian garam jodium pada penderita struma. Menghambat hypophyse untuk mengeluarkan thyrotropic hormone b. sebab Thyroid iodine " adalah me ningkat. 1979 6. e. d. Bukan salah satu diatas. b. Iodinasi pada penderita Kretin b. e. Osteitis fibrosa cystica biasanya karakteristik berhubung dengan a. Struma dengan kelainan mata. Mortalitas penderita dengan thyroid krisis adalah : a. Jenis carcinoma thyroid yang tersering adalah : a. Penderita dengan recurrent exophthalmic goiter e. Bukan salah satu diatas. c. 3. e. c. Dosis pemakaian thiouracil untuk penderita hyperthy-roidi adalah : a. Carcinoma jenis papiler Carcinoma anaplastik Carcinoma folikuler Angioinvasive adenocarcinoma. 9. Pada sebagian besar penderita hyperthyroidi : a. Sesudah Plummer menemukan methoda Plummerisasi pada tahun 1923 maka incidence thyroid storm menurun.3—0. Semuanya salah. b.Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? Jawaban dapat dilihat pada halaman 47 1. 49 . Semua yang tersebut diatas. c. tachycardia atau tachyarrhytmia. demam. b. Pengobatan hyperthyroidi dengan 1131 adalah kontra indikasi pada : a. Bukan salah diatas 7. 5. Euthyroidi Myxedema Carcinoma thyroid Hyperthyroidi Bukan salah satu diatas. d.4 g seminggu e. Memperbaiki absorpsi Iodine. d. Hampir 100 % meninggal. Penderita hyperthyroidi dengan kelainan jantung d. e. 200—400 mg sehari c. Iodinasi penderita struma dengan larutan Lugol be berapa hari sebelum dioperasi. b. Semua yang tersebut diatas. b. e. 20—30 mg sehari d. Struma dengan gejala-gejala dekompensasi jantung. c. Bukan salah satu diatas. e. c. Diagnosa kemungkinan adalah : a. e. d. 14. 10. d. Thyrotoxicosis. Plummerisasi adalah : a. Iodinasi pada penderita hypertyroidi c. 11. 0. Thyroiditis akut Myxedema Pengobatan dengan iodine Thyrotoxicosis Bukan salah satu diatas 35 2. d. Menimbulkan deposit colloid. 1—2 g sehari b. feces dan sebagainya tetapi kadar iodine dalam serum adalah normal. c. c. 4. Hypothyroidi Hyperthyroidi Hyperparathyroidi Hyperpituitarisme Bukan salah satu diatas Kadar serum iodine adalah normal Kadar serum iodine adalah rendah Kadar serum iodine meningkat Terjadi peningkatan ekskresi iodine dalam urine. b. Protein bound iodine dari seorang penderita didapatkan 12 mcg per 100 cc dan ekskresi dari I131 adalah 10% dalam 24 jam. Bukan salah satu diatas.

Australia bekerja sama dengan para sarjana dari Kanada telah berhasil membuat tangan tiruan yang mempunyai rasa perabaan. Frekwensi ini lambat laun menjadi berkurang kalau genggaman mengendor. dengan demikian pemakainya dapat merasakan adanya kontak dari denyutan listrik halus yang menyebabkan adanya perasaan pada kulit disektor pangkal amputasi tadi. Tangan tiruan ini dilapis dengan kulit plastik yang mirip dengan kulit yang sebenarnya dan mempergunakan sinyal-sinyal listrik alamiah dari tubuh untuk mengontrol pergerakannya. Informasi ini berupa muatan-muatan listrik kecil yang bergerak pada kulit tubuh yang berubah-ubah frekwensinya sesuai dengan kekuatan pegangan. 1979 . Tangan yang mempunyai bobot seberat tangan orang dewasa itu dihasilkan dari penelitian selama kurang lebih enam tahun. Diperkirakan tangan tiruan tersebut dapat diperoleh dengan harga 2.7. Sehingga otak dapat mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh tangan. sampai mencapai satu denyutan perdetik pada sentuhan yang paling halus. si perancang tangan tiruan bergambar bersama seorang instruktur kerja sosial di Universitas Queensland yang kehilangan tangannya dalam perang Korea.1978 50 Cermin Dunia Kedokteran No. KPA. ORTHOPAEDI Gambar kiri : Dr Shanon. Jika genggaman tidak keras akan dirasakan sepuluh kali denyutan setiap detik. SH A N N O N memanfaatkan potensi listrik alamiah dari tubuh manusia yang dipadukan melalui sistem elektroda sehingga menghasilkan suatu tenaga Myo-elektrik yang dipakai sebagai tenaga penggerak. memegang sesuatu dan yang paling menakjubkan adalah merasakan sesuatu yang dipegangnya. tengah memperkenalkan tangan elektronik kepada masyarakat Australia. 13. Dengan mudah tangan tiruan tersebut dipasang atau dilepaskan dalam beberapa menit saja. Sedang untuk perabaannya digunakan pengukur tegangan ukuran kecil yang dipasang pada jari-jari tiruan sehingga informasi mengenai tenaga pegang dari tangan dapat diteruskan oleh arus listrik baterai kembali ke indra perasa pada bagian lengan yang sudah diamputasi (pangkal amputasi).000 dollar Australia.ABSTRAK-ABSTRAK TANGAN TIRUAN DENGAN RASA PERABAAN SH A N N O N seorang insinyur listrik dari Queensland. Gambar kanart : Memperlihatkan komponen-komponen tangan elektronik tersebut. seperti tusukan jarum yang halus dan tidak menyakitkan. 14.

ClinTrials 15(4) : 106-109.954. 19. IAN FERGUSON et al mendapatkan pada pemakaian aspirin dalam bentuk kombinasi dengan phenacetin (APC) yang lebih dari satu kg aspirin. Dengan tersedianya antibiotika yang cukup pada saat ini. MORGAN 1. eritromisin dan berbagai macam antibiotika lain. RIADI HUSAIN et al meneliti 1061 pria subfertil di Iraq dan menemukan 171 ( 16% ) dengan Neisseria gonorrhoea yang positip tetapi tanpa gejala. disertai pemakainya yang sering maka strain-strain kuman yang resisten mulai timbul dimana-mana. Dikatakan sebaiknya pemakaian phenacctin harus benar-benar dibatasi mengingat efek samping yang mungkin timbul. Dari penderitapenderita tersebut. Australia telah dilakukan penelitian pemakaian aspirin yang dibandingkan dengan pemakaian aspirin dengan kombinasi phenacetin dalam bentuk APC terhadap efek samping yang terjadi pada penderita dengan rheumatoid arthirits. ditemukan adanya hubungan yang bermakna dengan terjadinya renal papillary necrosis (RPN). Salah satu kelompok penderita dengan tekanan darah diastole antara 95—109 mmHg hanya diberi pengobatan pembatasan garam 70—100 mmol/hari (3. ternyata pembatasan garam dapat menurunkan tekanan darah diastole 7.1.230. VENEROLOGI RIADI HUSAIN et al. Juga dikatakan bahwa bila pada semua penderita hypertensi diberikan pembatasan garam kurang dari 100 mmol/hari ( 5g) .PENGOBATAN HYPERTENSI DENGAN PEMBATASAN GARAM Pembatasan pemakaian garam dapur (NaCl) sebagai "pengobatanpelengkap" pada penderita hypertensi merupakan salah satu prosedur rutin yang dilakukan dalam klinik. akan tetapi tidak selalu dapat terdeteksi di Iraq. MORGAN mengatakan bahwa pembatasan garam ini cukup dapat menurunkan tekanan darah diastole. Pada kelompok ini yang terdiri dari 31 penderita. Tetapi pada penderita yang memakai aspirin saja sesudah jumlah yang sama (satu Kg) RPN tidak terjadi. 1979 51 .6 mmHg. 1977 FARMAKOLOGI Cermin Dunia Kedokteran No. 1AN FERGUSON et al. kemungkinan pengontrolan terhadap tekanan darah akan menjadi lebih baik. Rupanya N gonorrhoea yang diisolasi dari penelitian tersebut resisten terhadap penisilin.5-5 g) saja.9% masih menunjukan adanya infeksi sesudah delapan minggu pengobatan. Lima puluh tiga prosen dari penderita tersebut diatas menunjukan perbaikan dari kwalitas semen sesudah mendapat pengobatan. Salah satu kemungkinan adalah kuman tersebut memproduksi penisilinase.ancct 1 : 228 -.1978 HUBUNGAN RPN DENGAN ASPIRIN & PHENACETIN Pada klinik rheumatologi di Brisbane. MORGAN dkk meneliti penderita-penderita hypertensi yang dibagi dalam empat kelompok. 1978 ILMU PENYAKIT DALAM PENYEBAB SUBFERTILITAS PADA PRIA Gonorrhoea merupakan penyakit kelamin yang umum di jumpai dewasa ini. Beberapa peneliti mencoba mencari jawaban sejauh mana pengaruh pembatasan garam ini terhadap tekanan darah. 14. demikian juga dalam praktek sehari-hari. hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan test sensitivitas. kloramfenikol.3% masih menunjukan adanya infeksi setelah dua minggu pengobatan dengan antibiotika yang biasa digunakan.3 +/. Sedang 2. Med J Austr 1 950 -. Akan tetapi penurunan tekanan darah diastole ini tidak sebesar penderita yang diobati dengan obat antihypertensi.

Kelompok ke II terdiri dari 386 penduduk. Diduga kemungkinan penyebab lain dari goiter endemik pada penduduk didaerah tersebut adalah diet Casava yang tinggi sehingga kadar thiocyanate yang tinggi dalam serum mempengaruhi sintesa hormone thyroid dan menimbulkan keadaan hypothyroid. Kelompok ke V terdiri dari 10 orang Belgia berumur antara 45—60 tahun dengan pembesaran kelenjar thyroid yang nontoxic. Juga didapatkan korelasi antara kenaikan konsentrasi thiocyanate dengan pembesaran kelenjar thyroid. Kelompok ke III merupakan sisanya. Kelompok ini dipakai sebagai kontrol dimana kadar thiocyanate serum dan urine mereka dipakai sebagai parameter dalam penelitian ini. Pada pemberian overload dari Casava selama tiga hari berturut-turut nampak adanya peningkatan kadar thiocyanate serum maupun urine. 150 pria dan 236 wanita berumur antara 0—80 tahun. tidak merokok serta tidak mempunyai kelainan thyroid. Pengobatan ulkus duodeni dengan cimetidine 1 g/hari selama sebulan ternyata tidak duodeni/ventirkuli akan tetapi juga menyembuhkan saja menyembuhkan ulkus penderita psoriasis. 1979 . DERMATOLOGI 52 Cermin Dunia Kedokteran No. Demikian juga terjadi pada in take Casava yang kronik. 1978. Sudah diketahui bahwa thiocyanate mempunyai efek antithyroid. Penduduk asli yang diteliti dibagi dalam tiga kelompok dimana kelompok I terdiri dari 66 anak wanita berumur antara 9—16 tahun dengan standard hidup yang cukup tinggi dibanding populasi seluruhnya dan mempunyai diet yang cukup baik. tetapi terjadi remisi yang komplit setelah pemberian cimetidine kedua kalinya akibat kambuhnya ulkus yang diderita. terutama didaerah-daerah endemik. Kelompok ini dipakai untuk penilaian am-bang inhibisi thiocyanate terhadap I thyroid up take dan mereka tidak berada dalam 131 keadaan Iodine defisiensi. Pada penghentian pemberian Casava didapatkan penurunan yang nyata dari kadar thiocyanate tersebut dalam serum maupun urine. Ternyata terjadi juga ekskresi Iodine dalam urine yang meningkat pada golongan dengan diet Casava yang tinggi dan peningkatan ini sangat bermakna. berumur antara 10—30 tahun. 1978. ENDOKRINO LOGI CIMETIDINE UNTUK PENDERITA PSORIASIS ? Cimetidine sebagai obat yang dipakai untuk mengobati ulkus duodeni/ventrikuli mulai banyak dipakai saat ini.CASAVA SEBAGAI PENYEBAB GOITER Kretin Endemik cukup banyak di jumpai dinegara kita. Sesudah tiga bulan psoriasis yang diderita tersebut timbul lagi. Kelompok ke IV diambil dari 106 orang Belgia yang tinggal didaerah itu. Penulis yang berasal dari Italia ini melaporkan kejadian diatas dan menandaskan perlunya observasi untuk mendapatkan data-data yang lebih lengkap tentang sebab penyembuhan psoriasis yang dilaporkan diatas. laporan dibawah ini mungkin menarik bagi dokterdokter yang dalam praktek sehari-harinya sering menjumpai penderita dengan psoriasis. terdiri dari laki-laki dan wanita berumur antara 15—30 tahun. Akan tetapi penelitian BOURDOUX dan kawan-kawan di Ubangi ( Zaire ) yang merupakan suatu daerah goiter endemik di Afrika mungkin akan menggugah kita untuk lebih memikirkan bahwa Iodine bukan satu-satunya penyebab goiter tersebut. Lancet 2 : 1211. BOURDOUX et al. 14. BOURDOUX mendapatkan hasil serum thiocyanate serta urine yang meningkat pada kelompok II dan III sedangkan group I dan II tidak menunjukan peningkatan. Penduduk hidup dalam keadaan " subsistence level " dan Casava ( singkong ) merupakan makanan pokok mereka. BOURDOUX meneliti 1405 penduduk Ubangi dimana prevalence goiter didaerah tersebut adalah 60—70% dari populasi sedang Kretin adalah 1—10%. Sudah diketahui bahwa penyebabnya adalah kekurangan Iodine . J Clin Endocrinol Metab 40 (4) : 613 — 621. Kelompok ini mempunyai diet yang tradisionil ( Casava merupakan makanan pokok ).

neurologi dan sebagainya. gastroenterologi. yang menggantikan dr. infeksi saluran kencing. Samsuddin. OLH KURSUS PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA 1979. eklamsi. sedang kan untuk periode 1980 — 1982 telah terpilih dr. 14. waktu pada malam hari di isi dengan sidang-sidang yang membicarakan organisasi IDI. sehingga dapat dikatakan bahwa muktamar ini merupakan reuni keluarga dokter Indonesia. Simposium serta kuliah-kuliah umum tersebut diadakan serentak dalam tiga ruang yang berbeda. i mmunologi.traumatologi. dari Bagian Kesehatan Anak FKUI/ RSTM. penanggulangan hipertensi. obat dan masyarakat. Waktu diantaranya tentunya masih dapat dipergunakan untuk turun ke kota berbelanja.UNIVERSITARIA MUKTAMAR IKATAN DOKTER INDONESIA KE XVI Hotel Bali Beach. masalah kegawatan dalam berbagai bidang klinik. Panitia penyelenggaran yang sudah berpengalaman disertai sarana-sarana pariwisata yang baik membuat muktamar di pu lau dewata ini suatu pengalaman yang menyenangkan sekali. Pada tanggal 23—27 Januari 1979 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta telah berlangsung Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran ke X ( KPPIK-X ). obat dan penggunaannya yang rasional. Untuk periode 1978 — 1980. diabetes dan kehamilan. Dan pantai pulau Bali yang indah dengan suasana yang penuh dengan berbagai jenis kegiatan kesenian tradisionil merupakan tempat yang tepat untuk mencapai maksud tersebut. jabatan ketua umum IDI dipegang oleh dr. Denpasar. pengobatan mikosis. sebagian merupakan wakil cabang-cabang IDI. dr Iwan Darmansjah bersama Prof Mahar Mardjono sedang melihat-lihat pameran farmasi sesaat sesudah pembukaan KPPIK — X. Utoyo Sukaton. Selain penyajian naskah-naskah ilmiah dipagi hari dan siang hari. penyakit kelamin. Penyediaan konsumsi dilakukan melaui penjualan kuponkupon makan dengan harga yang pantas di pulau turis ini dan dapat ditukarkan dengan makanan secara prasmanan pada sebuah restoran yang tak jauh lataknya dari kegiatan muktamar. Jakarta untuk memimpin IDI. diagnosa dini kanker. penyakit jantung rematik. 1979 53 . Jakarta. Abdul Cholil ketua BKKBN DKI. merupakan kulminasi dari segala kegiatan berorganisasi para dokter. Bersamaan dengan muktamar ini IKATAN ISTERI DOKTER INDONESIA juga mengadakan kongresnya bertempat disuatu hotel tak jauh dari Hotel Bali Beach. penanggulangan luka diabetes. Ketua Panitia Penyelenggara. radioterapi dan kanker. 7 — 10 Desember 1978 Pertemuan ini yang dikunjungi para dokter dari sekuruh pe losok tanah air. Dekan FKUI sedang memberikan kata sambutan pada pembukaan KPPIK — X. Topik yang disajikan antara lain : infark jantung akut. Nampaknya peserta kursus banyak menaruh minat pada topik-topik tertentu hal ini terbukti dimana pada saat-saat tertentu hanya ruang-ruang tertentu yang dipenuhi oleh para Cermin Dunia Kedokteran No. Prof Gandasubrata. Kegiatan ini yang diadakan setiap dua tahun juga merupakan kesempatan yang baik untuk berjumpa lagi dengan temanteman lama dan mempererat tali rasa persaudaraan. penyakit hati menahun. Pada kursus tersebut disajikan 146 kertas kerja dalam bentuk simposium-simposium yang seluruhnya meliputi 22 Topik. payah jantung. serta sekaligus mengendorkan otot dan syaraf yang sudah sekian lama tegang dalam memikul tugas dokter sehari-hari.

Box 60 Yogyakarta 14 — 15 Juni 1979 Kongres Pertama Perkumpulan Andrologi Indonesia (PANDI) Dalam Rangka Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Walaupun diselenggarakan secara sederhana.S. menjelang sore makin lama semakin jarang. apalagi dengan dapat dijualnya buku naskah lengkap KPPIK-X sejak permulaan kursus berlangsung. "Yang wanita ini ialah Elvy Sukaesih sedangkan yang lain ialah Ayatollah Khomeini". Sehingga banyak peserta yang sedianya ingin pulang lebih dahulu terpaksa membatalkan niatnya oleh karena ingin sekali mendengar pengalaman penceramah diantara anak-anak Hawa itu. Box. 14 April 1979 Pada tanggal 14 April 1979 yang lalu. maka tidak mengherankan bila pertanyaan-pertanyaan yang datangnya bertubi-tubi pada pagi hari. Ada pula penceramah menampilkan gambar wanita montok dan orang tua berjanggut. Topik-topik yang diajukan sebagian besar membahas malaria dan deman tifoid. J1 dr Soetomo 16 Semarang 25 — 27 Juni 1979 Pertemuan Regional Ahli Farmakologi Asia Tenggara dan Pasifik Barat ke II di Yogyakarta Sekretariat Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Sekip Utara Yogyakarta 29 — 30 Juni 1979 Simposium Pulmonologi : Batuk khronik dan berulang pada anak di Jakarta Sekretariat Unit kerja Koordinasi Pulmonologi IDAI dan Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia J1. q SIMPOSIUM PENYAKIT PENYAKIT INFEKSI Ujung Pandang. nephrologi dan hipertensi. simposium ini dihadiri oleh sekitar 320 peserta.peserta antara lain ruang-ruang ditempat mana topik gastroenterologi. Lagi pula mereka berhasil menyelenggarakan acara dengan lancar dan mulus.S. Karena terdapat 26 kertas kerja yang dibahas dalam simposium yang berlangsung selama sehari saja. Fakultas Ilmu-Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin yang bekerja sama dengan P.O. 1979 . Salemba 6 Jakarta 24 — 29 September 1979 Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi ke IV di Jakarta ( Kampus Universitas Indonesia ) Sekretariat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia JI. Rupanya Farmakologi juga banyak menarik perhatian para peserta mungkin hal ini berhubung membanjirnya detailer serta banyaknya obat-obat yang beredar dewasa ini. Mangkuyudan P. Dan hadirinpun bertepuk-tepuk memuji kebolehan pak Tini Sidin yang salah asuhan ini.S. Salemba 4 Jakarta q 54 Cermin Dunia Kedokteran No. Rupanya peminat terhadap buku naskah lengkap tersebut juga cukup besar sehingga seluruh buku yang dicetak oleh panitia habis terjual. Pada akhir dari kursus penyegar tersebut diadakan angket yang nantinya akan dipakai oleh panitia sebagai umpan balik untuk pelaksanaan KPPIK yang berikutnya. 60 Yogyakarta 15 — 16 Juni 1979 Seminar Nasional ke II Ikatan Ahli Radiologi Indonesia di Semarang Sekretariat : Bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R. endokrinologi. Diantara slide-slide yang ditampilkan ada sebagian yang hurufnya kabur ada yang hurufnya sebesar semut. Dr. Suatu hal yang patut dipuji ialah keberanian Panitia untuk penyelenggaraan pertemuan ilmiah ini secara sederhana di kampus dan bukan di hotel mewah sebagaimana lazimnya. Kalbe Farma telah menyelenggarakan Simposium penyakit-penyakit infeksi di Ujung Pandang. P. RS kalender kegiatan ilmiah 10 — 15 Juni 1979 Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Kariadi. cardiologi dan farmakologi dibicarakan. 14. jangan-jangan mata awaklah yang mulai rabun. Mangkuyudan.T. ada pula yang gelap gulita sehingga yang melihat menjadi bimbang. Untunglah Panitia dengan bijaknya telah memasang paper berjudul " Pemeriksaan gonorrhoica di kalangan wanita tuna susila di Kota Madya Ujung Pandang " sebagai acara terakhir. Nampaknya panitia cukup berhasil dalam menyelenggarakan KPPIK-X ini. Sehingga para dokter ingin lebih mengetahui perkembangan farmakologi saat ini.O. Penjelasan ini diberikan agar para hadirin tidak terbalik menafsirkannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful