No.14 , 1979

Cermin Dunia Kedokteran
International Standard Serial Number : 0125 — 913X Majalah triwulan diterbitkan oleh : Pusat Penelitian dan Pengembangan P.T. Kalbe Farma dan dipersembahkan secara cuma-cuma

Daftar isi
4

EDITORIAL ARTIKEL

5 11 17 19 23 26

BEBERAPAASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA CANCER OF THE THYROID PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK GANGGUAN BERJALAN PADA KRETIN ENDEMIK THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN ANTARA KEPERCAYAAN DAN KENYATAAN : Kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak TUMBUH—TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS KIRIMAN DARI PUSKESMAS PEDESAAN TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI

29 32
Hasil scanning kelenjar thyroid

34 37 39 42 45 47 48 49 50

RESENSI BUKU PENGALAMAN PRAKTEK HUMOR ILMU KEDOKTERAN CATATAN SINGKAT RUANG PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN KAMI TELAH MEMBACA UNTUK ANDA : Abstrak-abstrak UNIVERSITARIA

53

Kelenjar gondok yang pada keadaan normal demikian kecil bentuknya sehingga tak tampak, ternyata besar sekali pengaruhnya atas pertumbuhan fisik dan perkembangan intelek. Khususnya pada bayi-bayi dan anak-anak, kekurangan hormon kelenjar gondok yaitu thyroxine, yang untuk pembentukannya memerlukan elemen Iodine, cara penanggulangannya menentukan sekali bagi nasib si penderita. Makin dini dimulai pengobatannya maka makin baik nasib penderita tadi. Perlu diketahui, babwa hingga kini beberapa daerah di tanah air kita masih dikenal sebagai daerah goiter endemik dengan cretin-cretin endemiknya. Sesungguhnya pencegahan endemic goiter tidak sulit maupun mabal, yaitu dengan penambaban elemen Iodine dalam makanan/minuman sehari-hari. Salab satu cara yang telah dikenal sejak lama ialah mencampuri garam masak yang dimakan sehari-hari dengan sedikit Iodine. Akan tetapi hingga kini penyediaan dan penyebaran garam Iodine masih belum seperti yang diharapkan. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama pengertian daerah endemic goiter dapat dihapus dari perbendaharaan istilah ilmu kedokteran Indonesia.

Redaksi

4

Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

BEBERAPA ASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA

Dr. R. Djokomoeljanto Bagian Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R.S. Dr. Kariadi Semarang. Unsur Iodine diserap usus, masuk sirkulasi dan ditangkap oleh bermacam-macam kelenjar, antara lain : choroid, ciliary body, kelenjar susu, plasenta, kelenjar air ludah, mukosa lambung serta intestinum tenue dan paling banyak oleh kelenjar gondok. Hanya yang terakhir akan disinggung, sebab yang lain tidak mempunyai arti fisiologik maupun klinik. Prosesnya meliputi tujuh langkah : (1). Penangkapan iodide ("iodide trapping ") oleh folikel, yang merupakan proses aktif. (2). Organifikasi, dalam mana terjadi oksidasi iodine menempati valensi lebih tinggi yang diteruskan dengan iodinasi oleh unsur ini terhadap residu tirosil molekul thyroglobulin, untuk membentuk MIT (monoiodotyrosin) dan DIT (diiodotyrosin). (3). Proses coupling, terjadi pembauran MIT dan DIT membentuk T3 (triodotyronin) dan dua DIT membentuk T4 (thyro)dn). Keduanya masih dalam molekul thyroglobulin (TG).

SUMMARY The normal physiology of the thyroid gland is presented to enable the reader to understand its role in the somatic as well as the mental development of the whole individual from conception to adulthood. Two brain growth spurts (e g irreversible vulnerable periodes)can be identified ; one is during the 10 — 18 weeks gestation and the other more important is 25 weeks onward continued until three to four years post natal. The myelinization may continue until 18 years. Early diagnosis and treatment of hypothyroidismboth , the congenital as well as the juvenile type is imperative. The same is true for endemic cretinism, type for which mass prophylaxis is the treatment of choice since the whole community is at risk. PENDAHULUAN Kiranya tidak mungkin bagi kami mereview semua hal tentang seluk beluk penyakit gondok dalam waktu sesingkat ini. Meski demikian akan dicoba menyoroti beberapa hal yang kami anggap penting bagi dokter umum khususnya yang bekerja di daerah, di Puskesmas. Meskipun dasar ilmiah sangat penting, namun dalam pelaksanaannya pendekatan klinik akan merupakan inti dari tulisan ini. Untuk mencapai tujuan ini, maka berturut-turut akan dibahas secara singkat : • Fisiologi kelenjar gondok, • Perkembangan kelenjar gondok fetus dan pengaruhnya terhadap perkembangan somatik dan susunan saraf pusat, • Capita selecta penyakit gondok yang kami anggap relevan, serta, • Anjuran dan penutup. FISIOLOGI KELENJAR GONDOK Bahan utama bagi pembentukan hormon thyroid adalah Iodine. Ini terdapat banyak dalam bahan yang berasal dari laut (ikan laut, ganggang, dan sebagainya), atau terdapat dalam alam masuk tubuh lewat minuman serta makanan. Nasib unsur Iodine tersebut yang sudah berada dalam saluran makanan adalah sebagai berikut (CRYER 1976, EVERED 1976, MC KENZIE 1976, INGBAR 1974) :

(4).

Penyimpanan TG yang mengandung MIT, DIT, T3 dan T4 ke dalam kolloid. (5). Proteolisis. Pelepasan ikatan TG dengan hormon di atas. Pelepasan ini dipengaruhi protease enzim. Efek TSH terutama ialah memindah TG—hormon tadi dari kolloid ke sel folikel, dan baru disini dicerna oleh enzim proteolisis. (6). Deiodinasi. Sebetulnya merupakan usaha meningkatkan efektivitas dan efisiensi unsur Iodine. Dari empat iodotyrosin dan iodotyronin tadi hanya iodotyronin (T3, T4) yang secara biologik dan fisiologik aktif. Oleh karenanya MIT dan DIT dipecah lagi menjadi unsur Iodine dan gugusan tyrosil, yang kemudian kembali lagi dalam siklus hormonogenesis. (7). Pelepasan hormon : baik T4 maupun T3 dikeluarkan dari kelenjar, tetapi sebagian besar adalah T4. Hormon yang berada dalam sirkulasi diangkut oleh protein, yaitu : TBG (thyroid binding globulin), TBPA (binding prealbumin) dan albumin. Di samping yang bound ada juga yang " free " , FT4 maupun FT3, yang merupakan hormon aktif dan efektif, lagipula inilah yang efektif dalam mekanisma umpan balik dengan hipofise maupun hipotalamus. Kirakira 0,04% thyroxin dan 0,4% triiodothyronin dalam keadaan
Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

5

Meskipun ada sirkulasi enterohepatik. CZERNICHOW 1975. Perlu diketahui zat yang dapat lewat atau tidak dapat lewat plasenta. yang sebaliknya ia masih diatur oleh hipotalamus (TRH thyroid releasing hormone). 3. TRH. meskipun masih diteruskan postnatal di beberapa bagian lain khususnya cerebellum). lagipula TSH tak melewatinya. perjodat. yang berusaha mengatur Iodine intrathyroidal. Seperti disinggung di atas. yang semuanya memberikan kurangnya sekresi hormon. antara lain : unsur Iodine. enzimatik. tetapi terkonjugasi dan diekskresikan lewat empedu. KAREN dan KLEEMAN. COSTA 1972. Tetapi dikatakan juga transfer T3 jauh lebih cepat dari pada transfer T4. Kenaikan TSH diikuti hiperplasi dan hiperfungsi kelenjar gondok. goitrin dan progoitrin (step 1). MTU. Pada permulaan kehamilan hormon ini terikat pada TBPA yang makin lama dioper oleh TBG. (b). toh sebagian ada yang dikeluarkan di tinja maupun di urine. sebab sukar sekali mendapat material dan apalagi membuat keadaan yang murni. Tentu saja harus diingat hendaknya konklusi yang dibuat harus cukup hati-hati. zat yang berpengaruh dalam pembentukan hormon ini dapat digolongkan menurut titik tangkap kerjanya. perchlorat. Apabila kadar Iodine intrathyroidal kurang (seperti pada pengobatan dengan ATD. Dengan demikian semua keadaan yang disertai kurangnya kadar hormon dalam sirkulasi akan meningkatkan TSH (pada hipothyroidi. GOSLINGS 1975). Dalam minggu 10 — 12 kelenjar telah dapat menampung radioiodine dan membuat iodoprotein. Sebagian kecil thyroxin tidak di-deiodinasikan. baik compensated maupun decompensated hypothyroidism).bebas. maka dapatlah diambil kesimpulan sebagai berikut (DOBBING 1975. thyroxin dianggap sebagai "prohormon" sedangkan T3 sebagai active-hormonnya. Berdasarkan pemeriksaan kimiawi. thiourea. Umpan balik ini terutama lewat hipofisis. masih ada " autoregulation " oleh kelenjar sendiri. thiocyanat. dimana nampaknya growth kedua lebih penting artinya dari yang pertama : • Antara minggu ke 10 — 18. 1979 tial secretion " (PATEL 1973. defisiensi Iodine. sulfonylurea. Di samping pengaturan ini. anatomik perbandingan. Yang dapat lewat. Sekarang ada bermacam-macam TSI ini (thyroid stimulating immunoglobulins) di antaranya LATS — p (protector). Ini disebut "pre-growth-spurt". PAS. Iodine dalam kadar banyak (step 2. sebaliknya penurunan kadarnya akan menaikkan sekresi TSH sebagai umpan baliknya. Perkembangan ini lebih ke sel glia. MTU dan sebagainya). demikian juga sekresinya. 14. maka obat. antithyroid drugs (PTU. (DUSSAULT et al 1972). PTU. (COSTA 1972. Kadar free T4 naik terus sehingga mencapai kadar waktu lahir pada minggu ke 20. dulu dianggap sebab utamanya ialah akibat stimulus TSH. Proses mielinisasi berjalan bersamaan dengan kedua growth spurt di atas. sedangkan pada domba malahan hanya T3 yang lewat sedangkan T4 tidak. • Growth-spurt yang terjadi pada minggu ke 25 dan seterusnya sampai tiga sampai empat tahun post natal. Berdasar hal ini dan sebab lainnya. methimazol. kerusakan karena radiasi) maka kelenjar akan membuat lebih banyak T3 daripada T4. malahan berjalan lebih lama lagi. . PERKEMBANGAN KELENJAR GONDOK FETUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN Perkembangan fetal thyroid dapat dibagi dalam tiga fase : tahap prekolloid (hari 47 — 72). 4. T3 dan T4 pada manusia dan binatang lain melewati plasenta hanya dalam jumlah yang sangat kecil. Di sini terdapat " preferen6 Cermin Dunia Kedokteran No. TSH sudah dapat ditemukan dalam hipofise maupun serum pada minggu ke 12. SALO MON. Pengaturan aktifitas kelenjar gondok dipengaruhi oleh hormon TSH dari lobus anterior hipofisis. TABUCHI et al 1974. Sebagian besar T4 (80%) dimetabolisir dengan cara deiodinasi diperifer dan kira-kira 50% membentuk T3. maka itu banyak pengetahuan kita berdasarkan atas extra-polasi data binatang. Nampaknya perkembangan fetus sampai minggu ke 12 praktis dapat terjadi tanpa pengaruh hormon thyroid (ingat bahwa ada beberapa laporan bayi lahir normal dari ibu yang jelashipothyroid)meskipun patogenesanya belum jelas hingga kini. namun hakekatnya tidak sedemikian mudah. Ada dua growth — spurt yang dialami s s p manusia. Bagaimanapun juga perlu ada penelitian yang lebih banyak mengenai soal ini. Hal ini dibuktikan dengan data yang memperlihatkan penderita athyreotic yang dibuat euthyroid dengan T4 sintetik. 3). 5). Pada penyakit GRAVES. Mungkin juga elemental iodine berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan (PHAROAH 1971). Kenaikan free hormon T3 dan T4 akan menurunkan. meskipun kemungkinan lewat hipotalamus belum dikesampingkan. HTS (human thyroid stimulator) dan H — TACS (human thyroid adenylcyclase stimulator) (Mc KENZIE 1976. terutama multiplikasi neuron (neurogenesis dikatakan melulu terjadi dalam fase ini terutama. Stimulator yang berperanan di sini ialah : LATS. Penelitian pada manusia memang masih sangat terbatas. tahap kolloid (73 — 80) dan follikuler. Sehubungan dengan tahap/step hormonogenesis di atas. DOBBING and SANDS 1973. 1976). maka dalam darahnya terdapat kadar T3 yang normal. Yang tidak dapat lewat : TSH. Sehubungan dengan ini baiklah ditinjau perkembangan susunan saraf manusia. Kadar T3 sangat rendah sebelum minggu ke 24 tetapi kemudian naik juga. nitrat. Sebagai contoh : apabila ada defisiensi Iodine ringan maka reaksi tubuh pertama ialah meningkatnya uptake meskipun TSH tetap. DELANGE 1972). Mengenai T3 dan T4 dapat disimpulkan bahwa terdapat transfer ini tetapi jumlahnya sangat sedikit pada manusia. FISHER 1975. Jelas bahwa sistem hipofise—thyroid sudah bekerja sejak minggu ke 12. LATS. sulfonamide (step 2. Tujuannya kiranya jelas : lebih ekonomis dan efeknya lebih kuat. Sekarang bagaimana peranan hormon thyroid ibu terhadap anak yang dikandungnya ? Adakah transfer hormon yang berarti ? Meskipun TRH dapat lewat plasenta namun kadarnya sedemikian kecil untuk memberikan efek fisiologik pada fetus. BALAZS 1975) : (a).

Kelainan mental endokrin pada usia dewasa biasanya reversibel. struktur mielin E n z i m (GDC. dicatat dan sebagainya. Berikan mulai sedikit demi sedikit ditingkatkan dan dievaluasi kemudian. namun paling penting ialah maturasinya. Gondok yang non-toksik ini terdapat dalam keadaan sebagai berikut (HA L L et al. MENKES 1975). kekurangan thyroid menyebabkan seluruh bagian otak depresi.p. Bagi yang bukan tersangka ganas. Kerjasama dengan GH sangat penting dalam pertumbuhan somatik ini. 1970). Mengenai jumlah minimum yang dibutuhkan perkembangan normal jaringan ini tak seorangpun dapat menjawab hingga kini (QUERIDO 1975). Behaviour (innate atau adaptive) Disadur dari : Balazs. hubungan sinaps Glia a. Gondok tersebut dapat sebagai akibat hiperplasi. mungkin suatu keganasan. pembentukan dendrit b. All-or-none phenomen. Pembentukan dendrit dan cabangnya akan membentuk hubungan sinaps. Gondok yang halus membesar. pengobatan secara rasionil adalah memberi hormonthyroid (pulvus. Baik gangguan hormonal maupun nutrisi dapat memberikan gangguan permanen. Kalau masing-masing sel otak cerebellum mempunyai " hari jadi " sendiri-sendiri. dikatakan bahwa pada binatang. Sepuluh hingga 20% cold nodule biasanya maligna. kecuali karena stimulus lama dari defisiensi lodine. arborisasi dan interkoneksi (DUNN 1972. Suatu contoh yang jelas adalah terjadinya microcephali di Jepang sekitar daerah bom atom Hiroshima dan Nagasaki. DH) Succ. Efek defisiensi thyroid dan nutrisi terhadap perkembangan s. perlu pertimbangkan tindakan bedah. • Defek kongenital enzim yang dipergunakan dalam hormonogenesis.(c). • Defek yang didapat karena supresi oleh zat goitrogen (obat ataupun zat dari alam). normo. desiccated atau thyroxin) sebagai supresi TSH. Gondok noduler pada anak perlu diberikan perhatian besar sebab ini tidak biasa. dan mempunyai sifat "once-only-periods of oportunity to grow well". Thyroid Deficiency Undernutrition ada kelainan spesifik yang konsisten pada cilia dan sel ganglion spiralis pada embrio ayam yang berumur sepuluh hari yang disuntik PTU dan dapat dicegah dengan memberikan thyroxin bersama PTU. Yang thyroxin hormone dependant ialah pertumbuhan mielin (perpanjangan rantai asam lemak). Dengan demikian masa ini sesuai dengan perioda vulnerabel. 1972. Meskipun defisiensi thyroid menghambat pertumbuhan skelet. waktu lama hambatan dan kelompok sel yang terganggu. Cermin Dunia Kedokteran No. Di daerah dimana gondok bukan endemik dan bukan Iodine sebagai sebab gondok maka terutama pada anak menjelang dewasa (adolescents) banyak mengidap ini karena Chronic lymphocytic thyroiditis (HUNG. maligna). 1979 Berat otak Jumlah sel akhir Poriode pembentukan sel postnatal Bcsar sel Neuron kurang tetap diperpanjang (cerebellum) mengecil kurang terlambat kurang tetap kurang kurang t e t a p t e t a p normal normal kurang berubah tak ubah terganggu a. Pembesaran yang cepat. • Thyroiditis auto immune •Thyroiditis Riedel. thyroiditis (CRYER 1976). Keadaan ini pada umumnya disebabkan oleh rangsangan dari TSH atau reaksi terhadap produksi hormon yang " kurang ". Terhambatnya osifikasi epifisis merupakan gambaran khas dari defisiensi hormon ini (KRANE 1972). keras. Ini dianggap sebagai jaminan untuk "higher mental function" anak tersebut. mielinisasi. Sebelum usia remaja biasanya gondok kurang diperhatikan oleh pasien maupun keluarganya. Sesudah memeriksa besarnya gondok. tidak hyperthyroidi dan sebagainya (non toksik) dan bukan kekurangan hormon. dan malahan sebagai "irreversible vulnerability". Ch. tak demikian halnya dengan akibat gangguan hormon pada masa periode perkembangan tertentu (BALAZS 1972). atau hipothyroid (periksalah catatan selanjutnya). sakit. interkoneksi tergantung atas hormon tiroid yang cukup. sintesa protein. Apabila ditelusur maka bayi tersebut dikandung dalam kandungan 18 minggu atau kurang. maka kita harus memperhatikan apakah kasus ini hiper. Khusus mengenai synaptogenesis dan arborisasi dendrit. sedangkan sejak minggu ke sepuluh organa Corti mulai berdiferensiasi yang selesai pada minggu ke 20 (GOSLINGS et al 1975). Otak lebih plastis selama masa pembentukan yang sesungguhnya jika dibandingkan dengan masa-masa sesudahnya. kista. Est. CAPITA SELECTA PENYAKIT GONDOK Gondok pada anak. A. 14. maka bisa dibayangkan akibat yang terjadi karena gangguan luar dipengaruhi oleh jumlah yang terkena. difus baik hipo atau euthyroid mengarahkan pada suatu defek sintesa hormon (apabila bukan daerah endemik). (d). Hal ini diperkuat oleh data BARGMAN dan GARDNER (1967) yang menunjukkan bahwa 7 . tumor (benigna. kurang terganggu Apabila pertumbuhan ssp ini dihubungkan dengan pertumbuhan telinga. maka dari analisa data embrio manusia dapat disimpulkan bahwa pada minggu'ke enam mulai timbul telinga dalam dan luar.s. Apabila dengan scanning 1131 didapati cold nodule. 1974) : • Deasiensi Iodine. Jumlah mielin b. jangan 99m TC buru-buru bertindak tetapi periksa lagi dengan scanning sebab zat ini memberikan gambaran jelas juga pada early trapping phase yang tak terlihat pada I 131 scanning. Yang terpenting dari semuanya di atas ialah kenyataan bahwa sintesa protein di otak.

dan tidak dibuat TRH. qProblema hipothyroidi pada anak.Antithyroid drug termasuk Iodine (yang sering ada dalam obat batuk) perlu dipikirkan (apalagi kalau anak asthmatic hingga sering minum obat batuk). tidak banyak berak" demikian kata seorang ibu dengan bangganya. 96 : 131. (1958) :"Early diagnostic criteria of congenital hypothyroidism. leher tebal dan hidung pesek dan hiperbilirubinemia yang diperpanjang. maka terlihat perubahan membaik. juga pada seorang anak dengan struma non toksik. G. :• Operasi ) biasanya dalam rangka peng• Iradiasi ) obatan thyrotoxicosis. letargi. comprehensive study of 49 cretins". Mengenai istilah dalam buku. J. sekunder apabila hipofise tak cukup membuat TSH dan tertier apabila kerusakan primernya dihipotalamus. Keterlambatan memberikan obat dapat berakibat gangguan perkembangan mental yang berat. . Sedangkan " juvenile hypothyroidism " dimaksudkan keadaan sama pada anak dan dewasa (adolescent) (MAZ AFER I 1974. Cara 'terakhir tanpa tes yang mendalam adalah dengan metoda trial. yang sangat menyolok ialah terhambatnya pertumbuhan linear. anak tersebut. MAllAFERI 1974) : respirasi berat dan bunyi (karena lidah " besar"). Bukti bahwa terjadinya hipothyroidi selama kehamilan dapat dilihat pada foto tulang. dengan memberikan pengobatan. kesukaran makan. pada hipofise maka tak disertai kenaikan TSH sedangkan pada primer dengan kenaikan TSH. Bagi kasus congenital dan juvenile/adolescent hypothyroidism maka pengobatan harus dilaksanakan seumur hidup. kulit kering dan sebagainya dan non-pitting sifatnya. Ingatlah bahwa proses ini merupakan proses irreversibel (SMITH et al 1957. Adapun tanda yang sering terlihat adalah sebagai berikut (HA MILTON 1972. tidak rewel. (EVERED 1976). muka sembab. Di CAGNO et al 1974. pun terganggu. atau rudimenter atau pindah tempat di daerah ductus thyroglos sus.Dysgenesis epifisis terdapat pula pada cretin (HAMILTON 1972. Spontan : • thyroiditis autoimmune • subacute thyroiditis • Riedel ' s thyroiditis • Defisiensi Iodine • Dyshormogenesis • Dysgenesis (athyreosis. HALL et al 1974) : (a). Cara memisahkan secara klinis demikian : semuanya dengan kadar T 4 rendah. Child. CRYER 1976. kulit kering dan kasar. kulit agak kekuningan. perkembangan fisikUrutan gejala kretin dibandingkan dengan bayi normal Geja 1 (b). yang sekarang diusulkan disebut "congenital hypothyroidism" sedangkan "cretinism " dalam istilah baru dimaksudkan ' endemic cretinism ". "Anak manis.Hipothyroidi disebut primer apabila sebab utama kerusakan kelenjar sendiri. Malahan ada yang mengatakan seorang lahir dengan berat tiga kilo gram dan tanpa epifisis tersebut di atas dapat didiagnosa sebagai hipothyroid. Istilah myxedema ialah istilah yang dipakai untuk menunjukkan kasus berat dimana terlihat oedema di muka. mungkin memang athyreotic. atas. Amer. Sebaliknya kita harus memikirkan kemungkinan tidak adanya kelenjar gondok di leher. khususnya sebelum usia tiga sampai empat tahun. Sebab-sebab terjadinya kegagalan kelenjar tiroid yaitu (EVERED 1976. Indeks BILLEWICZ tadi dianggap positip hipothyroid bila nilai lebih dari + 19dan jelas euthyroid bila kurang dari -24. maldevelopment). dorsum manus dan pedis. Bagi dokter diperifer dimana sebagian besar laboratorium belum memadai maka kiranya tepat sekali dipakai index diagnostik hipothyroidi BILLEWICZ. HAMILTON 1972). intra uterine dan sebagainya. DJOKOMOELJANTO 1974). tangis kasar. namun kerusakan cerebral ini irreversibel. ST ANBUR Y 1972). MAllAFERI 1974. 40 minggu. Pengobatan segera (berarti diagnosa sedini mungkin merupakan conditio-sine-qua-non) merupakan sikap yang harus kita anut. Tidak adanya hormon (H. Meskipun demikian terdapat juga keadaan dimana bukan kelenjar thyroid yang salah melainkan jaringan perifer resisten terhadap aksi hormon (REFETOFF et al 1 967). Pada tipe juvenil maka di samping bervariasi antara cretinism dan gejala pada dewasa. 38 minggu epifisis tibia 8 Cermin Dunia Kedokteran No. • Goitrogen.Q. Pada usia kehamilan 36 minggu terjadi osifikasi epifisis femur bawah. Hipothyroidi dapat terjadi postnatal. Makin dini diberikan pengobatan substitusi makin tertolong I. yaitu ex juvantibus. 1979 Letargi Konstipasi Kesulitan memberi makan/BB tak naik Kesulitan pernapasan Kulit kering Lidah tebal Suara tangis/serak Hernia umbilicalis Ikterus neonatorum memanjang 12% Lowrey. et al. Dis. Klinis dilihat sebagai struma lingualis. Terhambatnya pertumbuhan linear dan epifisis merupakan tanda dini bagi grup ini. garis rambut rendah letaknya. hipotermi. Induced a kretin 96% 92% 83% 76% 76% 67% 67% 67% 49 100 bayi normal 0% 2% 5% 6% 1% 0% 0% 8% 0% Hipothyroidi didefinisikansebagai keadaan dimana badan men dapatkan hormonthyroid yang tidak cukup produksinya. 14.) cukup selama perkembangan mengakibatkan kelainan saraf/mental dan skelet. EVERED 1976. Dengan suntikan TRH maka akan didapat kenaikan TSH pada kelainan tertier dan tidak naik TSH-nya pada kelainan sekunder. bradycardi. Memang kerusakan somatik sedikit banyak dapat diperbaiki.H. Pengalaman kami dengan memeriksa nadi waktu tidur sangat membantu diagnosa baik untuk hipo maupun hiperthyroidi (sleeping-pulse). EVERED 1976. gangguan maturasi gonadal dan kadang-kadang ada gangguan mental. "cretinism " dimaksudkan kegagalanthyroidsecara sempurna sejak lahir. epifisis cuboid kaki. konstipasi.T.

Kombinasi simptom pada 41 kasus kretin endemik Kombinasi A+ B+ C A + B A + C B + C A = B = n 26 10 2 3 % 63.3 gangguan pendengaran Djokomoeljanto. (DJOKOMOELJANTO dan QUERIDO. cebol. 14. 1957. 1974. dan atau kelainan neuromotorik (gangguan bicara. Pada usia muda biasanya tidak sulit membuat diagnosa sebab hampir sama dengan di textbook gejala-gejalanya. Ini dianjurkan bagi semua penduduk dan semua produsen garam. Bahwasanya retardasi mental terdapat pada kasus kretin. Untunglah bahwa pengobatan dengan garam beriodine ataupun suntikan lipiodol dapat mencegah semua tadi. dapat diambil kesimpulan bahwa tes pendengaran dapat dipakai sebagai alat membuat diagnosa kretin endemik type nervosa. maka kemampuan mental penduduk bukan kretin. Dalam beberapa hal. mungkin baru tahun 1981. hilangnya tanda hipothyroidi pada semuakasus baik kretin maupun non kretin. 1979 Score Pre. mata juling. Group ini perlu diperiksa dengan laboratorium lebih lanjut atau mendapatkan ex juvantibus trial. dosis hingga dua tahun adalah 60 mg sehari.Relative importance of Signs and Symptoms in Hypothyroidism Symptoms of recent onset or increased in severity Diminished sweating Dry skin Cold intolerance Weight increase Constipation Hoarseness Paraesthesia Deafness Billewicz kasus kretinsedangkan pada non kretin hanya 2%(GOSLINGS et al 1975). juga cerebellum. sebab bagaimanapun juga ia merupakan beban masyarakat. Dengan kenyataan di atas kita sangat prihatin bahwa anak-anak yang tidak mendapat pengobatan akan mengalami keterlambatan perkembangan. antara dua sampai enam tahun adalah 60 — 180 mg dan enam sampai tujuh tahun lebih dari 180 mg sehari desiccated thyroid (Thyranon). gangguan jalan. (DJOKOMOELJANT01974. lebih rendah secara bermakna.4 4. tetapi di luar negeri telah dilihat hasilnya dan nampaknya ada titik terang (FIERRO-BENITEZ et al 1972 : studi preliminer dimana ditunjukkan bahwa suntikan sesudah bulan kehamilan ke lima tidak bermanfaat.4 24. gangguan pendengaran mengenai hanya kretin endemik dan bukan pada segmen penduduk normal. Pada nya terjadi sesudah usia dewasa.1975. 193. menunjukkan dua atau lebih unsur di bawah ini : gangguan mental. Biasaq Hiperthyroidi. anak sangatlah jarang. dan suntikan pada permulaan kehamilan berefek memperbaiki I.Absent sent +11 +7 +3 -3 -7 -2 -6 +4 +4 +5 +2 ments Coarse skin Cold skin Periorbital puffiness Pulse rate Ankle jerk Slow move- +4 +4 +15 -4 -6 -4 0 et al. dekompensasi dan sebagainya. Dosis permulaan harus sedikit sebab dapat memprovosir terjadinya gangguan jantung. Sebagai prinsip perlu diberitahukan bahwa mulai dengan Cermin Dunia Kedokteran No. seperti kasus kami. pada kasus congenital ataupun juvenil hypothyroidism. sedangkan nilai di antaranya merupakan doubtful cases. retardasi mental C = kelainan neuromuskuler Dari analisa data kami. DJOKOMOELJANTO. metabolisme Iodine pun normal kembali. sebab dikatakan perkembangan mielin masih diteruskan. • Dibandingkan dengan daerah kontrol. Kami baru melihat satu kasus yang mulai pada usia 12 tahun dan waktu ini penderitanya sedang dioperasi. akan dipublisir). 1978. 38 : 255. Pada masa kini pemerintah meiodir garam dengan kadar 40 ppm. (1972). Meskipun demikian belum ada hingga tahun 1974 yang melaporkan gangguan yang ada pada segmen bukan kretin di daerah endemik berat. Keadaan ini dapat atau tidak disertai dengan hipothyroidi. GOSLINGS et al.9 7. Kalau kita dipancing untuk memberikan diagnosahipothyroidi karena adanya gangguan pertumbuhan. tahun 1969). sebab hal ini terdapat pada 92% 9 . Studi lapangan PH A R O A H di Papua Nugini (1971) menunjukkan bahwa suntikan lipiodol sebelum kehamilan mencegah 100% terjadinya kelahiran kretin endemik di sana. • Terlihat bahwa nampaknya ada preferential secretion T 3 pada kasus-kasus berat kami. 1975). tidak demikian dengan endemik kretin. Patogenesa terjadinya endemik kretin tak akan dibahas di sini tetapi dapat dibedakan dua macam kretin endemik. Definisi kretin endemik kami adalah sebagai berikut : seorang yang lahir di daerah gondok endemik. Quarterly J. sedangkan meinurut SINGH et al. • Seperti dikatakan di atas. Med. • Bahwa penduduk "normal " di daerah dengan gondok endemik berat ternyata "tidak normal ". Pan American Health Organization Publication No. dapat terjadi perubahan dalam besarnya gondok. gangguan pendengaran (terutama pada frekwensi tinggi dan bilateral.). rata-rata 136 mg sehari. Bagi congenital hypothyroidism menurut SMITH et al.seluruh dunia (lihat monograph : Endemic Goiter. Efek suntikan lipiodol pada intelligence quotient belum selesai kami adakan. termasuk pengusaha garam rakyat. Hasil studi kami mengenai ini dapat disimpulkan secara ringkas sebagai berikut : • Terdapat 35% dari kretin hipothyroid tetapi pada penduduk normal-pun terdapat 13% hipothyroidi. kita Dari data di atas. telah banyak dilaporkan dari fokus gondok endemik.Q. (1969) : "Statistical methods applied to the diagnosis of hypothyroidism".Absent sent +6 +3 +1 +2 -2 -6 -5 -1 -1 -6 Sign s Score Pre. jelaslah bahwa sebagai dokter tidak boleh lengah untuk membiarkan lahirnya dan tumbuhnya bayi/anak abnormal. tipe nervosa dan tipe myxoedematosa. qCretinism ( "kretin endemik"). refleks meninggi dan sebagainya). GOSLINGS etal.

terutama pada masa vulnerabel memberikan gangguan perkembangan mental. a North Holland Publ. 18. baik congenital. Diponegoro University. J Clin Endocrinol Met 34 : 891. a review of clinical endocrinology. 200. yaitu pemberian Iodine tetes (Lugol). Butterworth Co. CZERNICHOW P : Development of Thyroid function and regulation in human fetus Brain Development and Thyroid Deficiency. Plenum Press 1972. ROBARDS et al. VAN HARDEVELDT C. North Holland Pub. 305. JB Stanbury. QUERIDO A : Studies on the hearing loss in a community with endemic cretinism in central Java. Ed. RL Kroc. Perinatal thyroid Physiology and Disease. 14. Simposium A msterdam 1975. BALAZS R : Post natal development of rat brain : effect of thyroid state. JB Stanbury. EVERED 1976) Sleeping pulse penting sekali untuk mengikuti hasil pengobatan. serta gondok berbising. juvenile atau adolescent. 1974. 4. RL Kroc. Umumnya ini self-limiting. Usia tiga tahun merupakan usia kritik dimana sesudah ini.FIERRO BENITEZ R.EVERED DC : Disease of the thyroid gland. Indonesia. HENNEMANN G. RINGKASAN DAN ANJURAN Fisiologi kelenjar gondok serta perkembangan kelenjar fetal dibahas agak mendalam guna mengerti akibat yang akan terjadi apabila terjadi gangguan intrinsik. 15. 10 7. PTU atau neomercazol. BOEDHI-DARMOJO. exophthalmus. COSTA A : Embryogenesis of the ear and its central projection. SMEENK D : The effect of decompensated iodine deficiency to a population in Central Java. GOSLINGS BM. Demikian juga kretin endemik. SimposiumAmsterdam. 2.antithyroid drug dahulu. Ed. kasus hipothyroidi tidak mempunyai lagi kesempatan untuk lebih baik mental performance-nya atau kelainan sarafnya. 20. Relation to Endemic Cretinism. 1975. Proceedings. GARDNER LI : Experimental production of otic lesion with antithyroid drugs. COLUMNA F : Fattori condizionanti il destino pischico dell' atiroidismo congenito. DI STEFANO III. 6 th Asia and Oceania Congress of Endocrinology. 5. Simposium Amsterdam 1975. 11. Ed. Amsterdam. 22. 1971. DICAGNO L. 1974. SC Werner and SH Ingbar. 1971. London. DJOKOMOELJANTO R. Its relation to Endemic Cretin. ibid. BESSER M : Fundamentals of Clinical Endocrinology. Tindakan segera perlu. RAVETTO F. dapat diambil kesimpulan bahwa hormon thyroid harus cukup selama bayi dikandung. Hans Huber Publ. Ed. QUERIDO A. Butterworths London.. HUNG W : Goiters in euthyroid adolescents. DELANGE F. Ed. Irreversibilitas keterlambatan ssp ini meng haruskan kami membuat diagnosa dan memberi pengobatan secepatnya dan setepatnya. 27. A preliminary report. Medical Dept. : Prophylaxis with lipiodol injection : an experience from Central Java. The effects of nutritional growth retardation on the timing of the brain growth spurt. SMART GA. Relation to Endemic Cretinism. Klinik perlu diketahui tanda-tanda hipothyroidi. Plenum Press 1972. 1972. JB Stanbury. 1975. 9. Gambaran kliniknya : keringat .PHAROAH P OD . Human Development and The Thyroid Gland.Dobbing J : Normal brain development. The Thyroid. Brain Development and thyroid deficiency.1972. 1979 . 1976. Indonesia. Pitman Medical. RL Kroc. ELBS & Pitman Medical. Bern Stuttgart Vienna. Cermin Dunia Kedokteran No.DOBBING J and SANDS J : Vulnerability of developing brain. HETZEL B S : synthesis in the central nervous system of developing mammals. HOEDIJONO H. 1974. A FISHER A : Triiodothyronine turnover in maternal and fetal sheep. 1970. . IX.FISHER DA : Thyroid function in the fetus. 13. vasodilatasi kulit. MACKENZIE JM : A reconsideration of a thyroid stimulating immunoglobulins as the cause of hyperthyroidism in Graves Disease. SOEPAR DJO. DUNN JT : The effect of thyroid hormones on the protein Human Development and the Thyroid Gland. Adanya kekurangan hormon. HOBEL CJ.HARNABROOK R W. Acta Endocrinologica 78 : 705. 26. Perbedaannya pada kretin endemik ini merupakan fakta irreversibel dan hanya dapat dicegah dengan program menyeluruh. Human Development and the Thyroid Gland. PATEL JC. 25. BARGMAN GJ. 1976. Endocrinology 90 : 1301. CAMUS M. Plenum Press. a study on a population in Central Java Indonesia.GOSLINGS BM : Placental transfer of thyroid hormones.MAllAFERI EL : Endocrinology. Thesis.DUSSAULT JH. 16. 12. apabila relaps maka dapat dipikirkan tindakan operasi dan jangan radioactive iodine. Semarang. no. Singapore 1978. North Holland Pub. Sebenarnya yang lewat plasenta di sini ialah LATS. Raven Press New York. Co. Harper and Row pub. HAMILTON W : Clinical pediatric endocrinology. 3. Indonesia. KEPUSTAKAAN 1. JJ ERENBERG. Bagikasushipothyroidi(bukan karena defisiensi Iodine) apapun sebabnya harus diberikan hormon substitusi selama hidup. FP Heald and W HUNG. tachycardi. 1972. ibid. Min Ped 1974 : 709. BALAZS R : Effects of hormones and Nutrition on Brain Development. Indonesia. 1972. 24. ERMANS AM.neurologik atau somatik tergantung pada fase mana sel ssp yang paling terhambat waktu itu. JB Stanbury. Co. Dari perkembangan susunan saraf pusat yang ternyata thyroid hormone dependent ini. RAMIREZ I. J Clin Endocrinol Met 42 : 778. Adolescent Endocrino logy. GOSLINGS BM.. Brain Development and Thyroid Deficiency. Simposium.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A : Severe iodine deficiency : its consequences for health. 17. Human Development and The Thyroid Gland.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A. CRYER PE : Diagnostic endocrinology. (HA L L et al. 14. 23. 10. •29. Plenum Press. 8. 1974. Neonatal hyperthyroidism dapat terjadi pada anak yang lahir dari ibu yang menderita Basedow (Graves) yang masih aktif. Dobbing J and SANDS J : The later development and brain and its vulnerability. gangguan dari luar pada pembentukan kelenjar itu sendiri ataupun pembentukan hormon. 19. Oxford University Press. DJOKOMOELJANTO R : The effect of severe iodine deficiency. 1976. European Soc Clin Investigation. Ed.1973. 1974. 21. dipertahankan selama dua tahun atau lebih dan kemudian dihentikan pengobatannya. 1975. SUAREZ J : Effect of lodine Correction in early fetal life on intelligence quotient. 3rd ed. 28. 1972. 6. sedangkan kasus karena defisiensi Iodine diberi Iodine.KRANE SM : Skeletal system.DJOKOMOELJANTO R. Relation to Endemic Cretin. gelisah. ANDERSON JA. DA FISHER and GN BURROW. Co.HALL R. Ed. Biol Neonate 19 : 363. 1975. Brain Development and Thyroid Deficiency. RL Kroc.

A small part. period. BUTTFIELD I H. The yoars 1972 . 32. Stippled Epiphyses.SALOMON DH. The thyroid speciments came from several parts of the province of Central Java. Pediatrics.REFETOFF S. wlth out showing any tendency to invade bloodvessel or the surrounding tissue. to low grade malignant tumors and tho difficulty experienced by clinicians and pathologists alike in dis tinguishing adenoma from a carcinoma. CARTER AC: Desiccated thyroid and levothyroxin in hypothyroidism — comparison in replacement therapy. those tumors are metastasizing carcinoms and because they may cause death. 1953). 18 – 20 Desember 1978.SINGH SANT P. HETZEL B S: Neurological dainage to the fetus resulting from severe iodine deficiency during pregnancy.1976 (inclusive) have been forselected for this study. Moreover the close relationship of benign tumors. 1879 l1 . MATERIALS AND METHODS Data are obtained by retrospective study of all thyroid di seases. 1974. Stollerman. Proceedings 6th Asian Obstetrics and Gynegology. All are re-exmined and reclassified Histological Classification of according the International Thyroid Tumors (Hedinger & Sobin. 33. In this study. which are so small or so benign in appearance that the primary tumor is not recognized. Cermin Dunia Kedokteran No. that ordinarily kills the patient within a few years. due to the fact that several pitals in the city of Semarang have their own pathology services. 19 1957. J Clin Endocrinol Met 27 : 279. without causing serious symptoms. during a five year histologically.especially from the Northern coastal area and also frofi the Central part of Central Java. to describe the low grade carcinomas. KLEEMAN BA : Concepts of Pathogenesis of Graves Disease. BLIZZARD RM. one thinks of a highly malignant tumor. 22 Ed. DEGROOT LJ : Familial Syndrome Combining Deaf Mutism. 14.Serum triiodothyronine Thyroxin and TSH in Endemic Coiter : a comparison of Goitrous and non goitrous subjects in New Guinea. J. because after July 1977 a decentralisation of hos-the pathology servlces occur. Advances in Internal Medicine. * Dibawakan pada Seminar Nasional 1 Gondok dan Kretin Endemik. FELDMAN EB. WILKINS L : The mental prognsi in hypothyroidism of infants and childhood. recoived by the Dept of Pathology. Lancet I: 308. WHO -1974 ). MIZUNO M. PHAROAH P 0 D. grossly and histologically. they should deserve serious consideration (Soetomo Tjokronegoro. 1971. However. Semarang. cancer of the thyroid gland generally does not con firm to the pattem of carcinoma elsewhere and may run an ex traordinarily course over a period of 20 or 30 years. GH. has resulted in confusion as to what constitute a cancer of the thyroid. DEWIND LT. These tumors may recur locally if not completely removed and ultimately like other benign tumors possibly may become rnalignant.1967. 1011. Goiter and Abnormality High PBI : Possible Target Organ Refractoriness to Thyroid Hormone. those tumors are not included as malignant tumors Only tumors showing invasion of bloodvessel or the usual manifestationa of malignancy are conaidared to be cancer (Warren & Meissner. SAKAMOTO M: Development of Thyroid and its response to TRH in the human Kual fetus. INTRODUCTION CANCER OF THE THYROID dr Tirtosugondo and dr Indrawijaya Departmen of Pathological Anatomy Diponegoro University Medical Faculty/ Kariadi Teaching Hospital Semarang When one thinks of cancer. KAREN E. 31. if not properly treated. lumpur. The litterature has mentioned such terms as lateral aberrant thyroid and benign metastasizing goiter.SMITH DW. 30. vol. 35. There are also thyroid tumors described as a typicaladenorna or hyperplastic adenomas. 1973.TABUCHI. 34. 1934). TSUYUGUCHI M. Clin Endocrinol Met 37 : 783. Year Book Med Publ Chicago 1976. Nevertheless.New YState JMed 1975 : 1045.

69 13 FolliAnaplascular Ca.9 55. Years 10-19 20 . pale. 45 thyroglossal ducts. 2. 437 nontoxic goiters. 23 12 2 Medullary Ca.0% TABLE III SEX DISTRIBUTION of patients with THYROID CA.79 Total Papillary Ca. 3. TABLE I Several types of Thyroid diseases. the figures presented certainly do not give the true incidence of thyroid cancer. All papillary tumors are regarded as malignant. Total 6 14 21 30 25 18 5 119 2 The four majors types of carcinoma of the thyroid are : 1.9 5.7 — 100. The patients have been screened. which show vascular invasion or true capsular infiltration are considered malignant. as well as spindle cell carcinoma.7%. 6 11 18 17 13 13 4 82 Follicular Ca. special cases were also stained with the Van Gieson. 4. 4. 1 case of Riedel's thyroiditis. received during the five year period. unless the nodule is giving evidence of growth or functional activity.216 surgical specimens. in both sexes and in all the age groups. but display follicular or trabecular structures. in relation to sex distribution 2.29 30 . consisting of 119 malignant subacute. Sex Female Male Papillary Ca. Medullary carcinoma.4 2. 1979 2 The sex distribution (Table-III) shows an excess in the female patients with a female/male ratio approximately 3. if the nucleus is large. 3.1 % 19. round cell carcinoma. Nevertheless. 3 3 11 12 5 1 35 Anaplastic Ca. 23 Grave's diseases.1 100. The predominant type in our material is the papillary carcinoma. Total Total 94 25 Type of disease Carcinoma Adenoma Nontoxic goiter (nodular/diffuse) Grave's disease Thyroglossal duct Subacute thyroiditis Riedel' s thyroiditis Hashimoto's disease Cretinism Total Male 23 21 56 3 24 1 1 — — 129 Female 96 136 381 20 21 4 — 2 1 661 Total 119 157 437 23 45 5 — 2 1 790 Percentage 15. 2 Hashimoto's diseases and 1 case of Cretinism. firstly by the patient himself.4 1.particularly the Southern area of Central Java.9% of all thyroid carcinomas. but only the relative frequency as seen in the Dept of Pathology of a teach ing hospital. Tumors. regardless of the presence of follicular or solid areas. Therefore. Only follicular tumors. are classified in this group.3 0. that the material studied are highly selective. TABLE II HISTOLOGICAL CLASSIFICATION Percentage No. very few autopsies are done.0 Total 82 35 2 119 TABLE IV AGE DISTRIBUTION of patients with THYROID CA.6 0. . Anaplastic carcinoma. who does not often consult a doctor. 5 subacute thyroiditis cases. 12 Cermin Dunia Kedokteran No. 14. Papillary carcinoma. The histological classification is shown in Table-II and all thyroid carcinomas are classified into four major groups. hypochromatic with invisible nucleolus(so called ground glass type) and the mode of growth is infiltrating into the surrounding tissue.39 40 . Reticulin and PAS staining method.as apart from coroner's cases. This type contains amyloid in the stroma. We have also to keep in mind.9% 29.8 : 1 for all histological fypes.49 50-59 60-69 70 . mostly sent their material fo the nearby located pathological laboratory in the city of Yogyakarta. Autopsy figures have not been included in this study. This group includes undifferentiated carcinoma. without papillae are also regarded as papillary carcinomas. secondly by the internists or family-doctor and lastly by the surgeon.6 0. giant cell carcinoma and other rare types. Follicular carcinoma. representing 68. 4405 were diagnosed as malignant tumors.1 0. Totally there were 790 thyroid cases. RESULTS Out of a total of 39. Tumors without neoplastic papillae. 157 benign tumors. tic Ca. No medullary carcinoma has been found in our five year record. it may provide us with some useful data. All tumors with neoplastic papillae. are classified as papillary carcinomas. The tissue sections were stained with the routine H & E staining method. Papillary carcinoma Follicular carcinoma Anaplastic carcinoma Medullary carcinoma Total 68. The relative frequency in relation to other malignant tumors during that period was estimated as 2. of cases 82 35 2 — 119 Type 1. Medullary Ca.

During that period. (1961) have shown that the marked fall in the incidence of goiter in the U. received between 1972-1976. while follicular carcinomas principally occur in the older age groups. Cermin Dunia Kedokteran No. between 1970 . show the following relative frequencies : Jakarta 1. the relative frequency of thyroid carcinoma is 2. Banjarnegara and Wonogiri). Ujung Pandang 2.A..000 per year.2%) 23 (21. (Table-VI). while Iceland. However. The city Semarang is located in a non-goitrous area.9% (Kusumawidjaja. also stated that he had not observed the evolution of endemic goiter into carcinoma. 1979 15 .. (1966) and also more recently the observation of Mc Gill (1978) in Kenya.7% of all malignant tumors. although the pattern has changed.Total non-toxic goiter sal duct 17 1 2 19 113 We have not been able to find any malignant transformations or changes in the nodular goiters until so far. particularly the solitary ones. between 1972 and 1976 inclusive. De Smet (1960) working in the Congo. inclusive Carcinoma No. Medan 1.14. 82 35 2 14 (100. (1966) have produced evidence of an association between follicular carcinoma and nodular endemic goiter in Cali. also concluded that the incidence of thyroid cancer was no greater than that reported in goiter free areas. 1976). Of course. In this study. Africa. PENDERGRAST et al. has not been accompanied by a decrease in the mortality or morbidity from thyroid cancer. Population based cancer registration is not yet established in Indonesia. that the predominant type of thyroid carcinoma from the endemic goiter areas of the follicular type. our material mostly came from patients who live in the northern part of Central Java province. 1977). and the true incidence rate of thyroid cancer is still uncertain. Recently the widely held believe that nodular non-toxic goiter predisposes to the development of thyroid carcinoma has been modified. 19721976. our material is not large enough to draw any positive conclusion.9%) Both.0%) 119 Taking into consideration. it is interesting to note. Switzerland.. where the incidence of thyroid cancer was intermediate.54 per 100. al. (TIRTOSUGONDO et al. thyroid cancer has not decreased in incidence. Western countries with comprehensive population based cancer registries. the age-standardized minimum incidence rate for thyroid cancer was as follows : males 0. Riccabona (1973) in his survey in Tyrol. show an incidence around 1% of all cancer types. 1961).S.9%) 2 ( 1.90. Salatiga.7%) Non-endemic goiter area 80 (76.1974 inclusive. a decrease in the incidence of follicular carcinoma was accompanied by a rise in the incidence of papillary carcinoma.3% out of the total of 790 thyroid specimens). Previously. based on microscopically diagnosed cancer. 1977). it is still possible that many nodules. an association between endemic goiter and thyroid carcinoma was considered important. Mozambique and Yugoslavia have moderate rates and most other countries show low rates (DOLL et. Wegelin (1928) observed. especially from endemic goiter areas in Central Java should be compiled. resulting in an unchanged overall incidence (WALTHARD. Colombia and also a clear lack of correlation between papillary carcinoma and endemic goiter. Certainly. More data. Etiological factors in carcinoma of the thyroid are obscure and very controversial.. of 14 Cases Adenoma Nodular/diffuse Cretin Thyroglos. 1977). WAHNER et al.. TABLE VI Distribution of thyroid cancer types in non-endemic goiter and endemic goiter areas. As mentioned above. are potentially cancerous from the onset.4% (SYARIFUDIN et al. In the past.12 and for both sexes 1. Wonosobo. age-standardized incidence rates reported from Hawaii. TABLE V Thyroid specimens from endemic goiter areas. areas of modest endemicity. Cancer type Papillary Follicular Anaplastic T o t a 1 Endemic goiter area 2 (14. a non-endemic goiter area. we had calculated the age-standardized minimum incidence rate of cancer in the population of the city Semarang. SAXEN and SAXEN (1954) reported that thyroid cancer in Finland is equally prevalent in areas with and without endemic goiter. DISCUSSION Carcinoma of the thyroid gland is not common. Bandung 1. Yogyakarta 1. which is an endemic goiter area. where endemic goiter is known or presumed to exist (Boyolali. Data from other Departments of Pathology connected with teaching hospitals in several places in Indonesia. than in Vienna and Prague. Following the introduction of iodised salt in Bern (Switzerland). Cali (Colombia) and Israel are high. Only 113 specimens came from areas (14. Therefore. since the First World War. from material received by the Dept of Pathology. we may suggest a possible positive correlation between follicular carcinoma and endemic goiter. females 2. after the introduction of iodised salt. But. 1973).35% (RIDJAB et al.. Surabaya 2.0%) 105 (100. an endemic goiter area. Autria. 1977).55% (TOPO HARSONO.3%) 12 (85. On the other hand. 1966). Africa. particularly the association between non-toxic goiter and carcinoma.Papillary carcinomas are found in all age groups. and lastly our own figures regarding that carcinoma of the thyroid gland from patients who live in endemic-goiter areas are predominantly of the follicular type.6% LUSIDA et al. 1971).5% (SOERIPTO et al. the relative frequencies of thyroid carcinoma as observed in several pathology laboratories do not differ too much. the observation and conclusion of Wahner et al. that thyroid cancer was tentimes more common at autopsy in Bern.

22. KUSUMAWIDJAJA H : Penyelidikan Frekwensi Tumor Ganas di Lembaga Patologi Jakarta. Ann. J. 28. Simposium Penyakit Gondok F. Khususnya Karsinoma di Bagian Patologi Anatomik F. 1970. Brit J Cancer. 1973. CHU EW. On the other hand. 1975-1976. SOLIHIN. In : Report of the IV meeting of the PAHO Technical Group on Endemic Goiter. 18. 20. 1966. periode 1973-1976.SMET MP De : Pathological Anatomy of Endemic Goitre.I.SYARIFUDIN WAHID. Colombia.. Dr. Relative Frequencies. Berlin-Heidelberg 1969.Again.8 : 1. page 200. RAMALINGASWAMI V : lodine and Thyroid Cancer in Man.. (Crile et al. USU. Cali.93. UNDIP/R. BUDIORO BROTOSAPUTRO and LAKSMONO WIDAGDO. M. Ed. 15.: Cancer in Yogyakarta. 4. MANSON TAS. Amer. Mc LUNG MR. Page 156-165. SAXEN EA and SAXEN LO : Mortality from Thyroid Disease in an Endemic Goiter area.MC GILL PA : Thyroid Carcinoma in Kenya. Pidato pengukuhan Guru Besar pada F.9%) of all thyroid cancers (119 cases) and occurs in all age groups.TOPO HARSONO : Beberapa Aspek Epidemiologis dan Patologis Geografls daripada Kanker. 143 : 365-368. Semarang 1977. Geneesk. 1977. UICC.K. Springer Verlag. Atlas of Tumor Pathology. A possible correlation between follicular carcinoma and endemic goiter has been suggested. 3. J. N. N.4%) is principally found in the older age groups.K. Geneve (Switzerland). Papillary carcinoma is the major type (68.SOETOMO TJOKRONEGORO : Pathologisch Anatomische byzonderheden over Strumae uit de heelkundige kliniek te Batavia. Disertasi gelar Doktor Ilmu Kedokteran Pada UNDIP. ENDANG JOEWARINI. International of Tumour no histological classification : pada Pria dan Wanita di Laboratorium Patologi Surabaya. A Study on a population in Central-Java. Ramalingaswami (1969).S. 2-3 56-66. 1973. Trop. Specimens of thyroid cancer from patients living in endemic goiter areas show a preponderance of the follicular type. Trop. more adequate data should be collected from regions knows as endemic goiter areas in the province of Central Java. 3. SANTOSO R. Dr. MILENMORE BK and MARCUS SC :Thyroid Carcinoma and Thyrotoxicosis in the United States. 13. Monograph series vol. 36 : 141-148 1977. 25. 40 : 58:68. DJOKOMOELJANTO RJS and HARDEVELD C van : The Consequencies of Iodine Deficlency for Health. Tyds. WEINTRAUB BD. In : Thyroid Cancer. 29. SOETOMO TJOKRONEGORO : Enkele waarnemingen omtrent het Cystadenoma Papilliferum Thyreoideae en de Strumae Papillomatosa Lateralis (Riihl). : Frekwensi Tumor Ganas di Ujung Pandang dan Sekitarnya. especially in connection with the cancer problem. TAMBUNAN G and SUGITO HUSODOWIJOYO: Registrasi umum Tumor Ganas pada Bagian Patologi Anatomik F.S. 4. More adequate data should be collected from endemic goiter areas in Cent.245 1973. 81 : 515. Simposium Kanker Nasfonal l. W. Semarang.al Java and fine needle aspiration biopsy for cytologic examination has been proposed as a method to improve our knowledge concerning the cancer problem in goitrous areas. no. 24. Hedinger. Minimum incidence rates based on microscopioally dlagnosed cancer in the Semarang-city population. Brazil.INDRAWIJAYA . 6: 335 1954. during the years 1972 . Therefore. 1976. E.K. CORREA P CUELLO C. 21. the fine needle aspiration biopsy is a simple office procedure and certainly more applicable to meet our purpose. DOLL R MUIR CS and WATERHOUSE JAH Cancer Incidence in Five Continents. 30 : 81-86. Brazil.QUERIDO A. MALOOF F : Needle Biopsy of the Thyroid.CRILE G and HAWK W A : Aspiration biopsy of Thyroid nodules. 5. 12.1974. 12. LUSIDA LF. DJOKO SOENARTO. 12. UNDIP/ R. 6. 1979 . and ROBBINS J: Fine Needle Aspiration Cytology in the Preoperative Diagnosis of Thyroid Nodules.RICCABONA G : Hyperthyroidism and Thyroid Cancer in an Endemic Goiter area. URIBE LF. Sao Paulo. Kongres IAPI ke-V. 27. Semarang 1974.WAHNER HW.1976 inclusive. In : Thyroid Cancer Monograph series vol. UNPAD. Page 81 . 87 : 265-269 1977. Surg Gynecol Obst 136 : 241 . Med.S.VOS JJTh : Pathologisch Anatomisch Onderzoek van Kropgezwellen uit de Residentie Kediri. 1978. In : Endemic Goitre.7% of all malignant tumors. Berita Kongres IAPI ke-II 1971.1977).WARREN S and MEISSNER WA : Tumor of the Thyroid Gland.SOERIPTO JENSEN OM and MUIR CS. The female/male ratio is approximately 3. tahun 19651970. GynecoL Obst. 73 : 1411 1933. Kariadi. 23. and GAITAN E : Thyroid Carcinoma in Endemic Giotre Area. Semarang (1970-1974). Philipines (1977). SUMMARY 1.PENDERGRAST WJ. In : Report IV meeting of PAHO Technical Group on Endemic Goiter. 13 : 22-38 1961. 1960 . Med. Geogr. 2. Sao Paulo. 26. Washington DC. Geneesk. Geogr. Intern Med. diagnosed at the Dept of Pathology Kariadi Hospital/ Diponegoro University-Medical Faculty. Chron.GERSHENGORN MC. 19. Their relation to endemic goiter.. Geneesk. follicular carcinoma (29. Tyd.I. Dr. 9.. 14. W. DJOKOMOELJANTO RJS : The Effect of Severe Iodine Defflciency. In contrast to the large needle biopsy. Fasc 14.K. 11. and TIRTOSUGONDO : Kelainan kelenjar Tiroid. Wang et al. 10. tahun 1975-1976.H.I. N. VICKERY AL. CORREA P.. Springer. SUTOTO HJ.WALTHARD B (1961). Berlin-Heideiberg (1969). CUELLO C.RIDJAB W. Manila. 11. (Amst). AFIP. Berlin-Heidelberg-New York. 1976 Gerahengorn et al. 8. Oost-Java.WANG CA. Med. Page 8-13. Sect 4. 14. Page 111-123. 1970-1974. Kariadi 1975. 7.TIRTOSUGONDO and SARJADI : Beberapa Segi mengenai Tumor Ganas pada Penderita R. Springer Verlag. Quotedby V. we would like to suggest the introduction of fme needle aspiration biopsy for cytologic examination as a method to improve our knowledge in the real incidence and cancer risk factors in endemic goiter areas. : Frekwensl Relatif Tumor Ganas 16 Cermln Dunla Kedokteran No. HEDINGER CHR and SOBIN LH : Histological typing of Thyroid Tumour. 17. selama 1960-1968.O. and EISENBERG H : Epidemiology of Different Types of Thyroid Cancer. 1973. REFERENCES 1. Tyd. 1953. Kariadi. Chr. KongreslAPl ke-V.TIRTOSUGONDO.I 1934. which most surgeons believe should be done in the hospital. Bandung (1973). Jakarta (1976) & 3rd Asian Cancer Conference. Surg. 2. Indonesia. ZAINAL ARIFIN. Docum. Dis. 1941. SIREGAR MG. Page 315-349. Semarang 1977.K. 16. Thyroid carcinoma accounts only 2. WHO. Kongres IAPI ke V.

Dalam hal ini gejala jantung paling sering dijumpai sebagai gejala tunggal. angka kematian lebih kurang 20%. pada umur mana penyakit jantung koroner dan penyakit jantung hipertensi mulai ditemukan. PENDAHULUAN Kelainan jantung pada thyrotoxicosis mula-mula digambarkan oleh PERRY pada tahun 1825. Sebagian lain berpendapat bahwa suatu penyakit jantung lain mendahului atau bersamaan dengan PJT .PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC dr. Beberapa peneliti menganggap PJT adalah suatu penyakit jantung yang murni. HELSLOOT (1976) menemukan fibrillasi atrium sebanyak 50% pada mereka dengan umur diatas 60 tahun dan hanya 15% pada mereka yang berumur kurang dari 60 tahun. Pada umur lanjut (terutama pada umur diatas 60 tahun) gejala thyrotoxicosis bisa berupa monosimptom tanpa adanya struma yang jelas. CAMPUS (1975) mendapatkan dua kasus dengan blok jantung. Treatment of thyrotoxic heart disease is not different than that of thyrotoxicosis without cardiac involvment. terutama pada wanita.7% sebagian besar pada umur diatas 40 tahun. disebut juga masked thyrotoxicosis. John M. SANDLER dan WILSON (SOKOLOW.9 : 1. SUTIKNO (1975) melaporkan 27 PJT dimana 40. HELSLOOT (1976) mendapatkan 80% dengan keluhan jantung pada 119 penderita berumur diatas 60 tahun dan hanya 53% pada 159 penderita yang kurang dari 60 tahun. aritmi dan pembesaran jantung pada beberapa penderita thyrotoxicosis. Pembesaran jahtung ditemukan pada 30—50% penderita Cermin Dunia Kedokteran No. Di Indonesia beberapa peneliti telah melaporkan tentang PJT. diakibatkan kelebihan hormon thyroid. Kelainankelainan lain yang jarang ditemukan ialah nyeri angina. SUTIKNO (1975) di Semarang melaporkan umur rata-rata 38. Istilah Penyakit Jantung Thyrotoxic (PJT) mula-mula diusulkan oleh LE V I N dan ST U R G IS pada tahun 1924. pembesaran jantung dan payah jantung. DALDIJONO (1972) mendapatkan fibrillasi atrium sebanyak 18. Pada mereka dengan fibrillasi atrium yang menetap. 1 4. Disamping itu adalah suatu kenyataan bahwa PJT hampir selalu ditemukan pada umur diatas 40 tahun. MANIFESTASI JANTUNG Pada thyrotoxicosis makin muda umur penderita makin jelas gejala thyrotoxicosisnya. F. ekstrasistol dan blok jantung. It is usually encountered in patients of advanced age together with other with heart diseases. Lebih sering ditemukan pada umur lanjut. sedang SUTIKNO (1975) 2. bentuk ini dalam kepustakaan dilaporkan sebanyak 10-20%. Pemeriksaan bedah mayat pada 50 — 90% penderita di temukan adanya kelainan jantung organik. Penyulit jantung yang sering ditemukan ialah fibrillasi atrium.5 tahun pada 108 penderita yang diteliti (FRlEDBERG. Adam Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Ujung Pandang. Summary Thyrotoxic heart disease as a clinical manifestation of thyrotoxicosis is hereby presented. keaadaan thyrotoxicosis mempermudah atau mempercepat munculnya gejalagejala kelainan jantung. Fibrillasi atrium yang khas biasanya bersifat paroxysmal. Penyakit ini ditemukan lebih banyak pada wanita dimana HAMMONDS (1960) menemukan 4 : 1. Radio active iodine therapy gives satisfactory results espe cially in elderly patients. DALDIJONO 6 : 1. Insiden PJT meningkat dengan lanjutnya umur. 1969) sedang HAMMONDS (1960) melaporkan umur rata-rata 50 tahun pada 25 kasus. ternyata sebagian besar disertai penyakit jantung koroner atau hipertensi. Walaupun demikian hubungan antara hipersekresi hormon thyroid dan kelainan jantung belum begitu jelas sampai saat ini. Cipto Mangunkusumo mendapatkan umur ratarata 35 tahun. Ia menemukan tandatanda palpitasi. Rendahhya umur rata-rata di Indonesia mungkin dapat dikaitkan dengan adanya Penyakit jantung rematik yang bersamaan. DALDIJONO (1972) pada penelitian 48 penderita yang dirawat di R. BARKER melaporkan umur ratarata 51. Tampaknya umur rata-rata di Indonesia lebih rendah dari angka-angka di luar negeri. cardiac enlargement with or with out decompensation are the most frequent abnormalities. Its diagnosis can sometimes be very difficult as the cardiac changes mask the underlying disease. Yang jelas pada thyrotoxicosis ditemukan adanya peninggian cardiac output disertai penggunaan oxygen berlebihan yang dapat membebankan pekerjaan jantung. jarang pada umur di bawah 40 tahun.S. 1979 17 . Atrial fibrillation.5 tahun (hanya pada 7 penderita). 1972) meneliti 150 penderita PJT. Sesuai dengan pernyataan KAPLER umur yang lebih muda biasanya ditemukan pada mereka dengan Penyakit Jantung rematik.7% disertai penyakit jantung lainnya.2 tahun sedang TALKANDA (1975) melaporkan 49.

dimana kelainan tersebut bisa berdiri sendiri tetapi lebih sering bersamaan dengan payah jantung atau fibrillasi atrium. HAYDEN H S : Cardiotoxic thyroid and radio active iodine. sputum. SJAFRIL : Thyrotoxic heart disease. New York. WB Saunders. 6. 7. Phenothiazines (50 — 100 mg intra muskuler bila diperlukan).0—2. BOEDHI DARMOJO R: Thyroid heart disease. Oxygen diberikan melalui sungkup atau perkatheter. keadaan penyulit jantung dan fasilitas yang ada (RUBIN. Philadelphia. Pemberian Hydrocortison bila akan terjadi collaps dengan 100 mg intra vena yang dite ruskan dengan 200 — 400 mg intra vena per infus. 18 Cermin Dunia Kedokteran No. Pengobatan bedah dianjurkan pada struma yang besar atau retrosternal. 14.RUBIN I L. 1970. HURST J W. 1969. 1975. yang kurang bereaksi pada pengobatan yang adekwat atau adanya payah jantung dengan waktu sirkulasi yang normal. Los Altos. Kirakira 20% pada mereka dengan payah jantung meninggal dalam waktu satu sampai tujuh tahun. Der KINDEREN P J. jarang sekali diberikan intra vena 0.0 mg setiap 4 — 6 jam dibawah monitoring jantung). KEPUSTAKAAN 1. 1979 9. RAPELLI A et al : heart block and hyperthyroidism. ARBERT S R: Treatment of heart disease in the adult. Adrenergic blocking drug. Sodium iodine (100 — 200 mg secara lambat per infus tiga kali sehari) atau. SANDER P C : Hyperthyreoidie op oudere leeftijd. HASNAM M W : Penyakit jantung Thyrold. Dalam hal adanya kecurigaan.SUTIKNO. Calif. 1972 . GROSS H. Methimazole(20 — 30 mg empat kali sehari). Acta Med Indon III. Walaupun demikian pilihan cara pengobatan harus disesuaikan dengan usia penderita. lnfeksi Perlu diadakan pemeriksaan hapusan tenggorok. Adanya payah jantung tanpa sebab yang jelas . 1976. 5. Kontrole dari sekresi hormon thyroid Iodine untuk menghambat sekresi hormon thyroid.5 mg dosis percobaan kemudian 1. CORRIGAN K E. DJOKOMOELJANTO R. Larutan Lugol (sepuluh tetes per oral tiga kali sehari). Pengobatan thyroid krisis Suportif umum Cairan intra vena (3 — 4 liter / hari) Iarutan glucose 5 %. Naskah Lengkap KOPAPDI III : 915 — 920. Mc ILROY M B: Clinical cardiology. dengan bantuan tes faal thyroid diagnosa dapat ditegakkan.5 mg setiap enam jam) atau. Perlu kiranya dipertimbangkan kemungkinan PJT pada keadaan-keadaan dibawah ini (RUBIN. Naskah Lengkap KOPAPDI III : 921 — 925. 1974) : Adanya fibrillasi atrium tanpa sebab yang jelas atau yang cepat dan kurang bereaksi dengan digitalis terutama yang bersifat paroxysmal. ISMAIL D. JAMA 173 : 1902 — 1906. Pengobatan Pengobatan pada PJT tidaklah berbeda dengan pengobatan pada thyrotoxicosis tanpa kelainan jantung.TALKANDA CH S. Lange Med Pub. 1972. Kontrol tachycardia dan mempertahankan cardiac out put. Kontrol terhadap agitasi Reserpin (seperti diatas). .SOKOLOW M. Barbiturat (oral atau parenteral 30 — 60 mg tiap enam jam).HELSLOOT M H. Adanya tachykardi tanpa sebab yang jelas atau yang menetap walaupun payah jantung telah ditanggulangi. 1977).5 — 2.HAMMOND E E. 1975. LOGUE R B : The heart arteries and vein. 1977. Propanolol (per oral 70 — 80 mg setiap enam jam. Mc Graw Hill Book Company. 4. 2nd ed. HAMMONDS (1960) mendapatkan hasil 131 yang sangat memuaskan dengan pengobatan 1 pada 25 penderita PJT. Pemberian antibiotika yang tepat. 2.FRIEDBERG ChK : Disease of the heart. Penurunan suhu tubuh untuk memperbaiki "heat exchange". 2nd ed. 20 — 29. 1972). RIMKES E E R. Pada umumnya pengobatan yang dianjurkan ialah pemberian obat anti thyroid seperti PTU (Propylthiouracil) dan methimazol kemudian disusul pengobatan lodine radioaktip (SOKOLOW. 1975. HURST.CAMPUS S. Reserpin intra muskuler (0. Penggantian kehilangan NaCl (yang keluar melalui keringat) dan KC1 (yang keluar me lalui gastro intestinal). 10.DALDIJONO. 1972. Philadelphia. Pada keadaan-keadaan tertentu memerlukan pengobatan ganda misalnya pada payah jantung atau pada fibrillasi atrium yang cepat. Digitalis. 3rd ed. Antithyroid drug untuk menghambat sintesa hormon thyroid. Ned T Geneesk 120 : 47 — 53. Lea & Febiger. urine dan sebagainya. Arch Intern Med 135 : 1091 — 1095. 3. DIAGNOSA Diagnosa PJT tidaklah sukar terutama pada mereka dengan tanda-tanda thyrotoxicosis yang jelas. Propylthiouracil(200 — 300 mg empat kali sehari) atau. 1960. Problema diagnostik justru timbul pada mereka dengan manifestasi jantung yang menonjol sehingga menutupi tanda-tanda penyakit dasar. 8.

Ada yang berdasarkan endemic or sporadic. diklinik kami hanya ditemukan tiga kasus. jarang kelihatan pada anak. Gejala-gejalanya tidak banyak beda dengan pada orang dewasa. q Thyrotoxicosis dengan atau tanpa struma. Hypothesis mengenai penyebab dari timbulnya simple goiter ini masih beraneka ragam. hypofungsi. Pembesaran kelenjar thyroid tidak jelas. Biasanya tidak disertai pembesaran dari kelenjar thyroid. Tetapi di dalam klinik ternyata bahwa pada anak lebih banyak ditemukan akibat dari kelainan bawaan (congenital). Yang perlu disingkirkan ialah kemungkinan adanya toksikosis. gelisah. terutama wanita.. q Euthyroidi dengan struma. Selama periode yang sama seperti disebut diatas. Biasanya mereka datang ke dokter karena alasan kosmetik. 14. Dengan berkurangnya hormon ini. 1979 19 . kelainan kelenjar gondok (thyroid) merupakan penyakit yang terbanyak ditemukan.KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK dr. Most of these patient were considered as a Down's syndrome or as a short child with a low intelligence level. The author's experience lies mostly in the field of sporadic congenital hypothyroidism. secara klinis menunjukkan kelainan fungsi thyroid. Sedangkan pada orang dewasa umumnya kelainan yang terjadi bersifat diperoleh (acquired). maka pertumbuhannya akan terhambat. kulit yang lembab dan panas. neoplasma dan sebagainya. Sutan Assin Sub bagian Endokrinologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia R. PEMBAGIAN KLINIK Kelainan-kelainan apa saja bisa timbul pada kelenjar thyroid anak ? Teoritis semua kelainan yang ditemukan pada orang dewasa juga bisa timbul pada anak seperti struma. Sebaliknya terlalu banyak hormon thyroid (hyperthyroidism) yang menimbulkan gejala toksikosis. Disamping itu pada anak terdapat hypofungsi sedangkan pada orang dewasa lebih banyak hyperfungsi dari kelenjar thyroid. infeksi dan neoplasma. The correct diagnosis of the larger part of these patient established too late. Kalau ditambah lagi dengan akibat-akibat dari kekurangan zat iodine yang masih banyak sekali ditemukan di Indonesia. q Hypothyroidism. exophthalmus dan sebagainya. suatu klinik dengan fasilitas yang lebih lengkap akan dapat memberikan jawaban. tidak tahan panas. 60% dari semua penderita endokrin adalah kelainan fungsionil atau anatomik kelenjar thyroid. atau atas dasar etiologi Cermin Dunia Kedokteran No. Hormon thyroid harus mutlak ada dalam jumlah yang cukup untuk memungkinkan seorang anak bertumbuh dan berkembang secara normal. Dalam garis besar untuk praktisnya kita dapat membagi kelainan thyroid sebagai berikut : • Euthyroid • Hyperthyroidism (thyrotoxicosis) • Hypothyroidism Ketiga-tiganya bisa dengan atau tanpa kelainan anatomik. Di dalam klinik disebut : simple goiter atau non-toxic struma. biasanya ditangani oleh klinik spesialis. Berbagai textbook memberikan klasifikasi yang berbeda untuk hypothyroidism ini. maka inteligensinya juga akan sangat rendah dan kemungkinan untuk memperbaikinya sangat kecil. Early diagnosis and prompt treatment greatly influence the prognosis. Dalam hal-hal yang meragukan. Ini merupakan kelainan kelenjar thyroid yang terbanyak pada anak. In these cases hypothyroidism should also be suspected. yaitu : adanya penurunan berat badan. Tetapi perlu diperhatikan bahwa simple goiter ini terbanyak ditemukan pada anak yang sedang dalam proses pertumbuhan yang pesat. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Jarang pada anak. cyste. Banyak dijumpai pada anak remaja. congenital or acquired. walaupun kita tidak mempunyai fasilitas yang lengkap. In the last ten years we have found 40 cases of hypothyroidism which could be classified as as sporadic cretinism. SUMMARY Thyroid abnormality is the most frequent encountered endocrinopathy in children.S. maka permasalahan kelenjar thyroid pada umumnya dan pada anak khususnya cukuplah besar. Selama sepuluh tahun terakhir ini di klinik Endokrinologi Anak FKUI/RSCM. infeksi. Diagnostik dari kelainan ini biasanya tidak sukar. M. PENDAHULUAN Diantara endocrinopathia pada anak. aktivitasnya akan berkurang dan kalau ini dimulai pada usia muda dan berlangsung lama. cepat tersinggung.

cholesterol yang meninggi (tidak selulu) dan bone age yang sangat tertinggal. kita harus sudah curlga ke arah hypothyroidism. 2. 14. Kelainan pada thyroid yang sebelumnya bekerja dengan baik sebagai akibat dari infeksi. Diagnosis dan pengobatan dini pada penderita-penderita ini sangat penting karena akan menentukan prognosisnya.R. 10th ed. tertinggal perkembangannya. Sekarang di klinik modern ditambah dengan pemeriksaan radio isotop seperti Iodine-uptake test. tak pernah berkeringat. Semarang. Acquired (Juvenile hypothyroidism). Selama sepuluh tahun terakhir ini klinik kami telah menemukan sekitar 40 kasus hypothyroidism yang tergolong sporadic cretinism. Saunders Co.B. 1969. mungkin karena tidak terpikirkan ke arah cretinism. hypothermia. DJOKOMOELJANTO R. 1974. Sebetulnya kalau ada seorang anak menunjukkan sifat-sifat pendek. Dosis pulvus thyroid mula 20 Cermin Dunia Kedokteran No. 4. Apalagi kalau terdapat gejala-gejala lain seperti kulit kering. operasi. D : Pediatrie endocrinology. . Kalau ada fasilitas. Kebanyakan dari penderita ini agak terlambat ditegakkan diagnosisnya. Philadelphia. Saunders Co. Assin.S : The effect of iodine deficieney. Philadelphia 1975.J. Pada anak-anak dengan endemic cretinism kita menemukan dua kelainan yang menyolok yaitu : ( i) Kelainan nerologik sebagal akibat kerusakan susunan saraf pusat. yang biasanya terlihat pada minggu ke dua atau ke tiga. DIAGNOSA Pengalaman penulis terutama terletak pada penderitapenderita dengan sporadic congenital hypothyroidism. Thesis. muka yang sembab (myxoedema). abdomen yang besar. Juga mungkin sebagai akibat kerusakan kelenjar hypophyse (Pada anak jarang sekali). 5. (B). 1979 Seorang anak wanita berumur dua setengah tahun dengan sublingual thyroid. 2nd ed. kita tambah pemeriksaan dengan : Hb (yang biasanya rendah). 1975.E. 3. Oxford. mula cukup dengan 10 mg sehari dan dinaikkan sampai timbul gejala-gejala dini dari hyperthyroidism. maka tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan pulvus thyroid pada penderita-penderita ini dan kita mengobservasi saja.B. scanning dan penentuun kadar hormon thyroid dalam darah. ● Dyshormonogenesis : produksi hormon terganggu karena kelainan enzym. trauma atau penyakit autoimmune. 1975. Congenital (cretinlsm) yang dapat berupa : • Athyreosis : kelenjar thyroid sama sekali tidak ada. • Maldescent : lingual atau sublingual thyroid • Maldevelopment : bentuk dan fungsi kelenjar thyroid tidak sempurna. bodoh dan malas.seperti : dysgenests. myxoedema. hernia umbilicalis. primary thyroid disease dan sebagainya. maka diagnosis hampir paati. Kebanyakan dari penderlta ini dikira seorang penderita Down's syndrome atau anak pendek saja yang kebetulan bodoh. lst ed. Menurut anggapan penulis sebaiknya pada waktu ini di Indonesia dibagi sebagai berikut : qEndemic cretinism. mental retardation dan lain-lain. Menurut perkiraan pada saat ini ada 12 juta penderita kelenjar gondok endemik di Indonesia. B : The thyroid and its diseases. Blackwell Scientific Publ. NELSON W. : Texthook of pediatrics. obstipasi. 4th ed. Gambar kiri : KEPUSTAKAAN 1. Biasanya dengan pengobatan yang adekwat kita bisa memperbaiki pertumbuhan badannya. Kalau fasilitas tidak ada untuk melakukan pemeriksaanpeineriksaan tersebut dan kita mencurigai suatu hypothyroidism. DE GROOT L. Jika ada perobahan menjurus ke perbaikan. J and STANDBURY J. (lihat gambar). Gambar kanan : Seorang bayi wanita berumur lima bulan de ngan hypothyroidism ( athyreosis ) Koleksi S. maka dengan sendirinya diantara mereka tentu cukup banyak endemic cretins. menghilangkan gejala-gejala hypothyroidism. GARDNER L. mucroglossi dan sebagainya. New York. qSporadic hypothyroidism. tetapi peningkatan kecerdasan si penderita sering agak mengecewakan. HUBBLE. Jonh Wiley & Sons. W. Kelainan bawaan (congenital) yang disebahkan oleh kekurangan zat iodine pada makanan dan minuman. dapat dibagi menjadi : (A). Penderitapenderlta lni biasanya juga bisu tuli (tuna rungu). W. Atas dasar ini saja kemungklnan bahwa klta sedang menghadapi seorang anak dengan congenital hypothyroidism sudah besar sekali. seperti Dwarfism. Dan (ii) Gejala-gejala hypothyroidlsm. lalu diturunkan kembali. neoplasma. I: Endocrine and genetic diseases of childhood and adolescence. dyshormonogenesis.

(Symposium Penyakit Kelenjar Gondok 1975). KRUPPsymtomatologinya ( DJOKOMOELJANTO CHATTON 1973). Jadi pada penderita kretin sporadik tidak pernah terjadi kekurangan Iodine sejak mulai hidupnya. yang secara geografik kebetulan bersamaan dengan adanya gondok endemik dan disebabkan oleh laesi yang didapat sebelum atau segera sesudah kelahiran. PENDAHULUAN Kita semua telah tahu bahwa syndrom kretin adalah suatu syndrom yang disebabkan oleh karena kekurangan Iodine dan thyroid hormon yang terjadi pada permulaan kehamilan atau kekurangan Iodine dan thyroid hormon pada umur yang sangat muda. q Type nervosa. Di dalam tulisan ini akan kami ketengahkan masalah adanya kemunduran permulaan berjalan dan kesulitan berjalan pada penderita kretin endemik. which manifests itself as delayed and difficulty in walking. Cidera di dalam kandungan ini dapat menyebabkan gangguan neurologik yang lebih luas misalnya : paresis. diantaranya kretin endemik dan kretin sporadik. q Type myxoedema. dan kawan-kawan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Solo nyai hormon thyroid yang cukup untuk pertumbuhan selanjutnya. Penimbunan lemak di pangkal leher. Jadi pada penderita kretin sporadik ini yang sangat jelas dan menonjol adalah gejala-gejala hypothyroidisme. Untuk membedakan kedua type tersebut diatas sangatlah sukar sekali. Lebih tepat didefinisikan sebagai ekses dari kelainan-kelainan yang ditemukan pada populasi gondok yang tidak mendapat pencegahan yang cukup terhadap gondok. sehingga leher kelihatan lebih pendek. Rambut kering dan kasar. Syndrom kretin ini mempunyai gejala-gejala yang sangat kompleks dan bennacam-macam manifestasinya. 14. Kita sering mendengar istilah-istilah serta pembagian-pembagian yang digunakan pada penderita kretin. tetapi terjadi gangguan faal dari glandula thyroid. tetapi tak selalu menyebabkan hypothyroidisme post—natal. Ini berarti bahwa selama dalam kandungan anak telah mengalami cidera dan setelah lahir anak tersebut dapat saja mempu* Dibawakan pada Seminaz Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. 18 — 20 Desember 1978. karena kita harus mengadakan pemeriksaan khusus serta pemeriksaan laboratorium khusus. tetapi dari keduanya sangat banyak perbedaan-perbedaan 1974. Menurut KRUPP—CHATTON (1973) dikatakan bahwa penderita kretin sporadik akan terdapat glandula thyroid yang mengalami rudimenter.GANGGUAN BERJALAN PADA * KRETIN ENDEMIK A. gangguan waktu berjalan dan sebagainya. • • • • • 23 . • Perut buncit dan sering terdapat Hernia Umbilicalis. the earlier the deficiency in iodine and thyroid hormone exists. Myxoedematosa. Syndrom kretin endemik dapat dikenal dari dua komponen utama ( DJOKOMOELJANTO 1974). yang berupa : Gangguan pertumbuhan. (1974) dikatakan bahwa daMenurut DJOKOMOELJANTO lam penyelidikan-penyelidikan jarang diketemukan type terCermin Dunia Kedokteran No. Umumnya terdapat di daerah gondok endemik. The symptoms will become more complex. DEFINISI EPIDEMIOLOGI Kretin endemik adalah istilah gabungan untuk beberapa perkembangan yang abnormal. Ialah terdapatnya penderita-penderita kretin pada daerah yang bukan endemik goiter (daerah gondok endemik). Terdapat kerusakan pada susunan saraf pusat yang terdiri dari : • Retardasi mental • Gangguan pendengaran type perseptiv (tuli saraf) • Kerusakan batang otak • Retardasi neuromotorik. Tonus otot yang lembek. yang penelitiannya kami lakukan di daerah Kismantoro (Wonogiri). Guntur Hermawan. A prominent feature of the disease is a disturbance in coordination. yaitu sama-sama menderita kretin. — Pada type ini yang paling menyolok adalah tanda-tanda hypothyroid. 1979 SUMMARY A study of 27 cases of cretinism is hereby reported. Semarang. (1974) terjadinya kretin Menurut DJOKOMOELJANTO endemik disebabkan oleh karena kekurangan lodine selama kehamilan dan saat-saat berikutnya. mata juling. qKretin Sporadik. Dua macam kretin tersebut sepintas lalu sama.

Apabila pada seorang penderita pat dua dari tiga tanda-tanda yang tersebut dibawah ini. 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. CARA PENELITIAN Untuk membedajcan dua macam type tersebut di atas terda. 7.44 37. Tabel VI : gangguan / kesulitan berjalan dari 22 penderita kretin endemik No. yaitu dengan diajak berbicara. kita cari kasus normal di mana umur serta kelaminnya sama dengan penderita kretin yang diketemukan di dalam daerah yang sama pula. 9. 5.5 2 2.03 14. Tabel : I. Umur permulaan berjalan/tahun 1 1.5 3 3. Untuk menentukan umur. Sebagai pembanding.5 7 7.44 55. tetapi biasanya diketemukan dalam bentuk campuran. Frekuensi Jenis Kelamin Kretin Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Jumlah 12 15 27 % 44.81 — 3. Satu penderita dengan umur dua tahun dan satu penderita deumur 40 tahun. Pemeriksaan ada tidaknya kemunduran mental penderita kretin dapat kita tinjau dari kontak sosial (kontak person) dengan lingkungannya yang kemudian dibandingkan dengan kasus normal di mana umur serta jenis kelaminnya sama di daerah yang sama. Pada penelitian ini kami dapatkan 27 penderita kretin.5 5 5. 14. Kesulitan berjalan Kurang jelas Kaku dan terputus-putus Ju m1ah 3 19 Tabel II : Umur penderita kretin yang kami temukan sebagian besar bervariasi antara : 4 — 30 tahun. serta kapan penderita kretir menguak endemik mulai berjalan.94 — 100% Tabel IV :Perbandingan dari ke 27 penderita kretin endemik yang dapat dan yang tak dapat berjalan No. 24 Cermin Dunia Kedokteran No.5 tahun. Umur/tahun 0— 9 10 — 19 20 — 29 30—39 40 — 49 Total Jum1ah 12 10 4 — 1 27 % 44. 6. kita anggap menderita kretin.52 100% Tabel V : Umur permulaan berjalan penderita kretin dan kasus normal pada daerah yang sama.51 25.56 100% Tabei III : Gabungan gejala-gejala yang ada pada 27 Penderita Kombinasi A+ B+ C A+B B+C A+ C Tota1: Keterangan : Jumlah 15 5 7 — 27 A = tuli B = retardasi mental C = kelainan neuromotorik % 55.5 Total: kretin — — 4 4 5 — 4 2 2 — — — 1 — 22 normal 13 9 — — — — — — — — — — — — 22 Catatan : Pada kasus normal bila permulaan berjalan mulai 12 — 15 bulan kita anggap 1 tahun . 1979 . 2. 8. dan selebihnya sampai 24 bulan kita anggap 2 tahun. Tanda-tanda tersebut adalah : • Retardasi mental/mental defficiensi • Tuli saraf yang bilateral (keduanya) • Tanda-tanda kelainan neurologi (kelainan susunan saraf pusat) yang berupa : mata juling. 4. 3.sangatlah sukar sekali.55 18.72 100 % Keterangan : Kurang jelas — terdapat gangguan pada saat ia berjalan tetapi gangguan tersebut tidak tampak jelas pada saat berjalan. No. 11.48 18. Penelitian tentang adanya ketulian pada penderita kretin dilakukan sangat sederhana. 12. bila 15 — 20 bulan kita anggap 1. 10. 13. 14. reflek: patologis yang positif.5 4 4. 1. Penderita Kretin Yang dapat berjalan Yang tak dapat berjalan Total Jumlah 22 5 27 % 81. 1. 1.5 6 6.sebut yang berdiri sendiri. rigiditas dar refleks fisiologis yang meninggi/hyper refleksi. dilakukan dengan questionair. spastisitas. 2.

Philadelphia 1974. 10. Hal ini sangat berpengaruh sekali bagi penderita. rigiditas. Simposium Penyakit Kelenjar gondok. Kerusakan otak pada hypothyroidi congenital dapat dilihat pada percobaan binatang yang dalam beberapa hal dapat diproyeksikan pada manusia. terutama pada batang otak dan cerebellum ( DJOKOMOELJANTO 1974). kelihatan cara berjalan (gait) kaku dan khas. L S KNOCKE : Orthopaedic nursing. q F a k t o r k e t i g a. KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972). Dengan adanya kelainankelainan pada susunan saraf pusat tersebut maka akan terjadi gangguan koordinasi gerakan. 7th ed. bahkan ada penderita yang tak dapat berjalan walaupun umurnya sudah cukup tua (lihat tabel VII). Dengan demikian penderita kretin sangat sulit untuk mengkoordinasi gerakannya pada saat berjalan. Sedangkan hal yang masih menimbulkan masalah dan pertanyaan yaitu apakah Iodine dan thyroid hormon ini berpengaruh langsung pada pertumbuhan otak / susunan saraf pusat atau tidak.H KEMPE C. DONOUGH O 'BRIEN : Current pediatric Diagnosis & Treatment. 13th ed. yaitu pada saat berjalan cepat dan lari. H K SILVER. ta-penderita kretin yang telah dewasa bahkan sudah tuapun masih tetap tak dapat berjalan.DJOKOMOELJANTO : Akibat defisiensi Yodium berat. Hal itu berdasarkan pada protein synthesis yang merupakan thyroid hormon dependent. di mana sering terlihat penderita terhuyung-huyung dan akan jatuh pada saat berlari-lari. 4 5 26 Jumlah 2 2 1 Kemunduran-kemunduran serta kesulitan berjalan pada kretin endemik ini disebabkan oleh beberapa macam faktor. dan gangguan koordinasi gerakan serta gangguan dalam proses kesetimbangan. W B Saunders. Juga sering didapatkan adanya gangguan perkembangan pembentukan susunan saraf pusat. sehingga untuk dapat berjalan memerlukan latihan dalam waktu yang lebih lama. (MAHARMARDJONO 1970. Apabila kekurangan Iodine dan thyroid hormon ini terjadi lebih awal maka akan timbul manifestasi gejala-gejala yang lebih kompleks lagi oleh karenanya sering kita dapati penderi- yaitu adanya kelainan bentuk anatomis pada anggota bawah pada penderita kretin endemik. 1.Bila kita tinjau dari data dalam tabel di atas. 3. 1979 25 . KATHARINE F WELLS 1960). Faktor inipun merupakan hal yang sangat berpengaruh pada kepandaian berjalan. seperti : spastisitas. Dan ada pula penderita kretin endemik yang dapat berjalan tetapi kaku dan terputus-putus (lihat tabel VI). 1971. Perkembangan sel-sel saraf terjadi dalam beberapa "Spurt" yaitu pada minggu 14 — 20 serta dari minggu ke 30 dan seterusnya. q F a k t o r k e d u a. Pada pembentukan sel saraf ini berlaku "all or none phenomenon" artinya : kalau waktu itu tidak terbentuk. Pada . maka kita ketahui adanya keterlambatan/kemunduran permulaan berjalan dari penderita kretin endemik (lihat tabel V). 14. Thesis. Adanya kelainan tersebut disebabkan karena adanya keterlambatan penulangan/calcificasi sehingga terjadi bentuk tulang immatur. (DUNCAN'S 1974.THE LATE LARD BRAIN & J N WALTON : Brain's disease of the nervus system. sehingga pada saat berdiri dan berjalan menjadi bentuk X (seperti huruf X). 9. oleh karena genu kiri-kanan akan beradu satu sama lain (knee-knock). 1972. W B Saunders & Co. 7th ed. 1975. Faktor yang tidak kalah pentingnya Umur / tahun 2. semua diketemukan adanya bentuk genu valgum. maka pada waktu lain dimana keadaan telah memungkinkan juga tidak terbentuk. Dan kekurangan hormon thyroid akan mengganggu pembentukan sel-sel saraf otak. Dengan demikian penderita kretin sukar untuk melakukan gerakan yang bagus dan tangkas pada saat berjalan. Pada penderita kretin endemik terdapat laesi pada susunan saraf pusat. Semarang. q Faktor pertama. 4. 8. yaitu adanya kelainan coxa. HENRY HOLINSHEAD : Anatomy for surgeon volume III. 6. dengan sikap anggota atas dalam keadaan flexi. F J KNOCKE. 1974. 3rd ed.disebabkan oleh karena kelainan susunan saraf pusat.CECIL & LOEB : Textbook of medicine. Faktor adanya mental defficiensi / mental retardasi pada penderita kretin. sedang anggota gerak bawah kaku. W B Saunders & Co. Bentuk X ini sangat berpengaruh pada saat melakukan gerakan cepat.MAHARMARDJONO. sebab kurang adanya inisiatif untuk mengikuti keadaan lingkungan di sekitarnya.KATHARINE F W : Kinesiology. Apabila penderita kretin dapat berjalan. Pada penderita kretin sering terdapat paraplegia yang . 5. (DUNCAN'S KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972). BRAIN & WALTON 1971). (CECIL — LOEB 1971). Sebab pada coxa para / valga dan genu valgum ini terjadi perubahan axis gerakan dari anggota bawah. Cermin Dunia Kedokteran No. 1960. 1971. dan kelainan bentuk genu. Philadelphia 1971. sehingga terlihatlah gerakan berjalan yang kaku dan terputus-putus. Tabel VII : Umur dari 5 kasus kretin endemik yang tak dapat berjalan No. 7. pemeriksaan dari 27 penderita kretin. KEPUSTAKAAN 1. Misalnya inisiatif mengikuti berjalan dan bermain-main dengan anakanak sebayanya yang normal. PRIGUNA SIDARTA : Neurology Dasar. sehingga dapat terlihat adanya malformasi dari susunan saraf pusat. Sedang pada keadaan normal axis ini merupakan garis lurus (KNOCKE & KNOCKE 1951 . Philadelphia 1974.DUNCAN : Diseases of metabolism. 2. 3.

to split these hormones from thyroglobulin and to send them into the blood stream. which contains 115 tyrosine molecules: it is stored in the lumen of the follicle. to produce a specific protein. is situated before the trachea. In the human it has a diameter of about 1/10 .1/2 mm. The Iodide enters the follicle cells from the blood. to fix the lodide to the tyrosine molecules of thyroglobulin. 18 — 20 Desember 1978. small spherical sacks. The specific properties of the thyroid gland are the ability: 1.THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM * Prof. The thyroid hormones act on all body cells. 3. It has two lobes.03% of the body weight! The blood flow through the thyroid gland may increase to 10 times the normal flow in situations of thyrotoxicosis or endemic goiter! * Dibawakan pada Seminar Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. A. In mammalian vertebrates the thyroid controls a large proportion of the oxygen consumption. blood per minute. The pathway of iodine metabolism in the thyroid 26 Cermin Dunia Kedokteran No. which in most people is connected with a third lobe. It shares this property with Salivary glands. . which includes the shedding of the tail of the tadpole and the outgrowth of the legs. thyroglobulin (mol. the gastric mucosa and the mammary gland.000). and of development also of the central nervous system. to concentrate the in-organic Iodine ion (PII) when it enters the cells of the thyroid. the pyramidal lobe. 14. Semazang. Through a 20 gram normal thyroid gland flows 100 ml. The blood flow to the thyroid gland is rich. connected through the isthmus. Querido Profesor in Internal Medicine Ryks University Leiden The thyroid gland is in higher vertebrates a highly structured gland with endocrine function. below the thyroid cartilage. of linear growth. and to condense these iodinated tyrosines to thyroxine (T4 ) and triiodothyronine (T 4 ) and finally 4. at the right and left. In the adult human. 1979. The thyroid hormones which are secreted. The basic units of the thyroid gland are the secretory follicles. and the hormones T 3 and T4 leave the follicle to the blood stream. 2. The thyroid gland is only 0. or 1% of the cardiac output. the thyroid gland weight about 20 grams. carry three or four Iodine atoms. weight 650. In amphibia they control the complex process of metamorphosis.

Cermin Dunia Kedokteran No. is present in the thyroid gland.The Iodine supply of the body is of paramount importance for the normal function of the thyroid gland. and sometimes succeeds with it. the increase of surface and with it the increase of blood flow. and the adolescent. and the body stores remain the same. and what is called decompensated lodine defeciency. of which 2/3 comes from the 4 large Iodine atoms! If the body does not receive enough lodine with the food. If the machinery of the thyroid for thyroid hormone synthesis is defect (through loss of tissue. 1979 27 . It is quite clear that with a further decrease of Iodine intake. plus the increase of the capacity to concentrate the Iodide from the plasma. The individual is with such an intake in balance. These circumstances are : during pregnancy. In order to understand what then happens. The result is hypothyroidism. secreted by the anterior pituitary. if under all circumstances the body is supplied with enough thyroid hormones and the plasma levels are normal. which has no disease) the low serum level of thyroid hormones. is generally enough to guarantee the gland sufficient lodide for a normal daily hormone synthesis. for instance 50 ug/day. in which case the serum thyroid hormone level will drop below normal. Serum TSH-level increases but the thyroid cannot make more hormone. or defective enzymes) the thyroid connot make enough thyrotrophic hormone (TSH) release. for the child. The molecular weight of thyroxine is about 770. However. requires more basic knowledge of thyroid physiology and pathophysiology. during the growing period of the child. during lactation. This characterization may only be used. and we find low serum T 4 and high serum TSH-levels. and how proceeds Iodide metabolism in the body outside the thyroid gland? The thyroid does not function on its own. If the supply or intake of iodine is much less. but serum TSH is clearly increased. It increases the size. The TSH urges the thyroid to work harder. Until now we have not given attention to two aspects of thyroid physiology. sub-acute or chronic thyroiditis. a moment comes that the thyroid does not receive enough Iodide to make sufficient hormone under all circumstances. All these signs and symptoms are seen in the population of a severely Iodine deficient region! The normal daily Iodine intake should be between 100 and 200 ug per day (1 / 10 . The central nervous system connot develop adequately during pregnancy which leads to mental retardation. A thyroid in a organism without a pituitary does not make thyroid hormones. the skeletal system does not differentiate or mature well. which causes loss of hearing. How is the thyroid function regulated. As stated in the beginning this has many consequences for the developing fetus. it cannot make sufficient thyroid hormones. about 10 mg. We then speak of a compensated lodine deficiency. These 2 measures. the human body starts to use its adaptation mechanisms.1/5 mg). in this case because there is not enough Iodine available to make the hormones. through infection as an acute. the result of a lack of thyroid hormones. it is under control of thyrotrophic hormone. 14. that means the body will lose with urine and feces an equal amount. In that case the level of thyroid hormones in the blood is practically normal. and there is also retarded growth. and herewith the surface of the thyroid gland (goiter is the result) and it increases the avidity. this mechanism may not be successful. More than 95% of all Iodine in the body. the Corti-organ of the inner ear does not differentiate. the concentration capacity of the thyroid gland at its surface which interacts with plasma. during adolescence and during adult life. This is what may happen in the severely Iodine deficient individual. Here the signal is also (with a normal thyroid. regardless of its adaptation mechanisms.

Thesis. COMPENSATED INTAKE I 2 CLINICAL Goiter Euthyroid Adeq. In these circumstances. 14. QUERIDO A. When the Iodine deficiency is more severe. 2. The thyroid has to produce about 60 80 ug T per day. the colloid is decreased. M.. the thyroid adapts by increase of size and surface. Also a few additional data about Iodine metabolism. 1978. biochemical abnormalities in the plasma will be present. Goiter is the first physical abnormality which is seen in lodine deficiency. Grade 11 : Goiter endemias with an average urinary Iodine excretion of between 25 and 50 ug per g creatinine. The cells lining the follicles are high. with a continuous stimulus for growth to the gland. adequate thyroid hormone formation may be impaired. Histologically the goitrous gland initially keeps its structure and becomes hyperplastic. 1974. PRETELL and A. DJOKOMOELJANTO : Thyroid hormones and human mental development. QUERIDO. HETZEL. 1974. The loss with the faces is however a very small fraction. 220 . The lodide in the extracellular compartment therefore receives lodide from two sides : from the food and from the breakdown of thyroxine. If the lodine deficiency is very severe (below 25 ug 28 Cermin Dunia Kedokteran No. It is on the basis of urinary Iodine excretion that goiter endemias are classified in 3 grades : Grade I : Goiter endemias with and average urinary lodine excretion of more than 50 ug per g creatinine. In the last scheme the findings in a population with different degree of Iodine deficiency are indicated. The noncretinous part of the population may suffer from hypothyroidism. R : Akibat defisiensi yodium berat. E. Endemic goiter and cretinism : Public health signifecance and prevention. thyroid hormone supply adequate for normal mental and physical development can be anticipated. It was said before that if Iodine supply decreases. and growth of children may be impaired. After prolonged lodine deficiency. WHO Choonicle. From this pool lodide goes to the thyroid gland. which can support the defence against lodine shortage over a short time of 3-6 months.B. N.A. Semarang.228. and is Iodide lost through urine and faces. we speak of compensated Iodine deficiency. in : Matura tion of the Nervous System. Linear growth Adeq. is degrated during that day. Indonesia. That is the lodine reserve within the gland. This Iodide is lost with the urine. not yet mentioned. Grade III : Goiter endemias with an average rinary Iodine excretion 25 ug per g creatinine. With refined methods. DJOKOMOELJANTO. and the lodide from it is conserved and comes back to the plasma. If this adaptation is sufficient. This is roughly 200 times the needed daily production! Furthermore the daily thyroxine produced. ERMANS. it is possible to demonstrate the increase of the Iodide concentrating capacity before goiter is present. Corner et al. Some may involute. just as it clears urea. This is finally the histological picture of the nodular goiter as we see it. and may be born with damage of the central nervous system (of which mental retardation is only a part).A. They are often in the resting state. chloride and many other substances.S.I daily intake) the fetus is at risk.M. Endemic cretinism is a serious risk in such a population. and by adding concentrating capacity. response pregnancy Cretinism Suboptimal mental development BORDERLINE DECOMPENSATED DEFICIENT + DEFICIENT ++ + + + + — — ++ + +? + and – — ? ++ – — – + + 1. At this level. encapsulated adenomas develop. A. STANBURY J. which amounts to 10 mg present in thyroglobulin. . using radioactive Iodine. BLEICHRODT and R. There is however also an other buffer mechanism. The kidney also " clears " plasma of Iodide. B. and contain lots of colloid. In the next figure the three situations of lodine metabolism are indicated : the normale state the compensated state and the decompensated state. 28. Progress in Brain Research.This group is at risk for hypothyroidism but not for overt cretinisms. other may form hemorrhagic cysts. 3. Ed. 1979 THE FUNCTIONAL CONSEQUENCES OF IODINE DEFICIENCY.

sehingga timbulnya side effects yang merugikan kedua belah pihak dapat diperkecil. Dokter harus menyadari batas-batas kemampuannya disamping harus memperlakukan pasien sebagai manusia secara keseluruhan yang harus ditolong. bukanlah penyakit dalam arti sesungguhnya. kita harus menyadari adanya pengertian dasar bahwa : 1 Antara psyche dan pisik itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Kerapkali dirasakan lebih sukar menyembuhkan penyakit dengan latar belakang psikologis (Neurosa ataupun gangguan psikosomatik) daripada penyakit pisik yang murni. Jika kita membicarakan pendekatan psikologis dari berbagai problema Kedokteran. Orang dengan penyakit pisik/organis biasanya merasa sedih memikirkan penyakitnya. 1979 II III. Maka disini dokter harus mengenal betul adanya fenomena ini yang biasanya dapat dikategorikan sebagai berikut : • Penderita dengan gejala-gejala pisik (keluhan-keluhan somatik) tapi penyebabnya adalah psikis. Therefore practical knowledge of some psychological factors in certain medical and surgical cases mastered by the general practioner will be very useful. sehingga ia ingin lekas sembuh dan membantu sepenuhnya nasehat-nasehat dokter. bahkan mendapatkan keuntungan sekunder (secondary gain) berupa perhatian. sehingga secara tidak langsung . SUMMARY With the right psychological approach many medical problems can be overcome. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap dokter waktu menghadapi pasiennya sangat dipengaruhi oleh kondisi mentalnya sendiri pada waktu itu. Penyakit ini justru melindungi penderita dari kesulitan-kesulitannya. asal jangan dilupakan saja bahwa penyakit pisikpun diagnose dan penyembuhannya bisa diperlama oleh faktor-faktor psikologis.penderita seolah-olah mendapatkan keuntungan dari penyakitnya. Biasanya perasaan ini akan hilang secara berangsur-angsur Cermin Dunia Kedokteran No. The doctor should be aware of his own limitations and should treat the patient as a whole human being and not merely as a case of a certain disease.PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN dr Makmuri Ms Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta. sehingga setiap terjadi problema mental pada individu pasti akan mempengaruhi effektivitas dari pisik dan juga sebaliknya setiap terjadi perubahan kondisi pisik akan mempengaruhi pula kondisi mentalnya walaupun tidak selalu dapat terlihat dari luar. • Penderita penyakit pisik yang gejala-gejalanya tertutup oleh berbagai keluhan somatik yang berlatar belakang psikis (dan hal ini akan menyulitkan diagnose). tidak hanya menolong penyakitnya saja. 29 . Dan biasanya yang terjadi adalah keadaan anxiety (= cemas) yang berusaha ditekan begitu kuat oleh dokter yang bersangkutan dengan berbagai cara defence mechanism (= daya pertahanan jiwa). 14. Contoh yang paling umum ialah pengalaman dokter baru yang merasa tidak yakin akan ilmu dan latihan-latihan yang telah diperolehnya. yang timbulnya setiap kali penderita dihadapkan dengan beberapa problem/konflik yang menekan dan gejala-gejalanya disini justru sebagai usaha penyesuaian diri. sehingga secara tidak sadar sebetulnya penderita tidak ingin disembuhkan dan akibatnya hanya sedikit saja dia membantu perawatan dokter. Jadi kelihatannya lebih mudah merawat penderita penyakit pisik yang murni. pelayanan istimewa dari famili. • Penderita penyakit pisik yang penyembuhannya diperlama oleh faktor psikis. Dan perasaan cemas itu tidak lain karena takut akan kegagalan. Rupanya perawatan disini merupakan perjuangan yang terus menerus antara dokter dan penderita. sehingga pada pengalaman prakteknya dia lebih merasa cemas pada pasien pertama yang datang berobat kepadanya. Perlu dibina komunikasi yang lebih baik antara dokter dengan penderita (memperhatikan faktor-faktor psikologisnya) dalam menghadapi setiap kasus kedokteran. Dengan ketiga dasar pengertian yang harus dimiliki oleh setiap dokter secara hati nurani (tidak hanya sekedar diketahui saja) dapatlah diharapkan hasil yang semaximal mungkin dalam menangani kasus-kasus kedokteran. Pada penyakit dengan latar belakang psikologis. Marilah kita bahas masalah-masalah tersebut diatas satu persatu agar kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas. dimaafkan kegagalannya dan dapat menghindari tanggung jawabnya. Dokter sebagai individu dengan unsur-unsur kemanusiaan juga tidak dapat membebaskan diri dari berbagai problema psikologis dalam menghadapi pasien-pasiennya. Finding the psychological basis of the patients complaints followed by the appropiate therapeutic measures cannot be considered a waste of time.

Tapi sebaliknya penderita yang cemas harus menghadapi kembali problem hidupnya. Jadi program pendidikan di masyarakat ini disamping dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat proyek ini dilaksanakan. maka pernyataan tersebut diatas sangat tidak benar. artinya kalau ia berhasil menyembuhkan. Dan dokter juga kadang-kadang takut menjadi sumber berita buruk buat pasien. hanya karena takut nanti menyinggung perasaan pasien. Umpamanya saja. Misalnya menanyakan tentang problem rumah tangga. dokter disini menghadapi problem utama berupa kesulitan untuk membuat penderita mau bekerja sama dalam terapi. sering menghindari pemeriksaan yang seharusnya dikerjakan pada pasien lain jenis (dokter pria dengan pasien wanita). tapi saya akan berusaha menyembuhkannya". Dokter merasa cemas untuk menanyakan hal-hal semacam itu kalau-kalau ada problema yang mirip dengan pengalamannya sendiri yang telah dengan susah payah berusaha dilupakan atau mirip dengan problemnya sendiri yang belum terselesaikan. maka dia akan tetap juga dimengerti oleh keluarga penderita. Kadang-kadang dokter juga tahu bahwa penyakit pasien sebenarnya berlatar belakang psikologis dan tahu pula sebabnya karena konflik suami istri. hanya untuk menghindari intepretasi negatif dari pasiennya (yang sebetulnya dokter sendiri takut terhadap kemungkinan terjadinya skandal). tapi juga bisa berupa ambisi yang berlebihan untuk bisa menyembuhkan pasiennya secara cepat. Belum lagi persoalan seperti pasien yang jatuh cinta kepada dokternya (sehingga sering menimbulkan kasus simulasi). perbedaan pendapat dalam mendidik anak-anak. sudah tentu akan makin besar pula perasaan cemasnya. Disini penderita yang ingin segera melanjutkan ambisi perjuangan hidupnya. Maka program pendidikan dokter di masyarakat dengan bimbingan dokter-dokter Puskesmas teladan ini akan besar sekali sumbangannya untuk menghindari kejadian tersebut diatas. Mereka cemas kalau menimbulkan suasana permusuhan. Ada juga dokter yang enggan bertanya. "harapannya tipis. sehingga terlambat mengkonsulkan kepada Spesialist yang bersangkutan. Perasaan takut akan kegagalan ini ternyata menimbulkan sikap yang bermacam-macam terhadap pasiennya. misalnya : Pada penyakit-penyakit akut dan trauma yang kebanyakan diderita oleh orang-orang yang masih relatip muda. Itulah sebabnya buat semua dokter umum khususnya sangat diperlukan pengetahuan praktis tentang faktor psikologis yang berpengaruh dalam berbagai keadaan medis (atau chirurgis) yang dialami oleh penderita. juga yang lebih penting dari itu untuk melatih " sikap dokter yang benar " dikemudian hari. karena semua calon dokter telah dilatih terjun langsung di masyarakat untuk "beracting" sebagai " dokter penuh". Dan kalau kebetulan ada pasien yang menyampaikan problem tersebut biasanya dokter merasa tidak senang menanggapinya. maka penyakit yang dideritanya se- " . takut ditahan begitu lama karena penyakitnya ataupun takut mendapatkan vonnis penyakit yang akan menghentikan/menghambat usahanya. untuk membuktikan " kebesarannya dan kemampuannya". Akibatnya ia akan bersikap kaku. dianggap terlalu membuangbuang waktu oleh dokter umum. pada kasus-kasus yang sukar. dia akan menahan pasien begitu lama. Alasan yang sering dikemukakan biasanya dengan mengatakan "saya tidak punya waktu " . Sebab banyak sekali kekeliruan diagnose. dia akan mendapatkan pujian selangit dengan ucapan terima kasih dari pasien dan seluruh familinya untuk " miracle" yang telah dilakukannya. Atau terhadap pasien wanita yang menarik. Hal itu mungkin benar jika yang dimaksudkan untuk melakukan psikoterapi. membikin jarak dengan pasien supaya dirinya tetap dianggap penting. Bisa berupa keragu -raguan. 1979 ah itu pikiran Saudara•saja". "itu bidangnya psikiater" atau 30 Cermin Dunia Kedokteran No. Akibatnya dia akan mudah membuat keputusan yang salah. Makin besar ambisinya ini. banyak sedikitnya akan mengganggu relasi dokter dengan pasien yang baik. tetapi jika pencarian latar belakang psikologis dari pasien itu bertujuan untuk mengambil sikap dan tindakan yang tepat selanjutnya. persoalan-persoalan mengenai masa depan karier dokter sendiri. karena semula memang telah " diramalkan" demikian. Apalagi kalau keluhannya bersifat gynecologis. Hal ini ia lakukan untuk mempertahankan " kehebatannya " . perawatan dan sikap dokter justru memperlama penyembuhan penyakit. Jelaslah keadaan semacam itu akan merugikan pasien. sehingga pemeriksaannya menjadi tidak teliti. Ada lagi sikap lain dari dokter yang takut akan kegagalan ini misalnya secara sadar dia mengintimidasi pasien dan keluarganya. menunjukkan perasaan tidak senang kalau pasien banyak bertanya dan dia akan merasa malu untuk mengatakan "Saya belum yakin atau belum tahu diagnosenya/prognosenya". yang meskipun pertanyaan itu sebetulnya penting sekali buat menegakkan diagnose. jika pasien seharusnya memerlukan hal itu. dan lain-lain. kadang-kadang tidak membantu dalam anamnese. begitu cepatnya memeriksa jantung dan paru penderita (pemeriksaan thorax). sering dokter tersebut langsung mengkonsulkannya kepada gynecoloog tanpa melihat sama sekali lokalisasi yang dikonsulkan itu. walaupun dokter sendiri merasa tidak sengaja telah berbuat demikian. Ada dokter yang begitu cemasnya kalaukalau sampai dituduh " tidak sopan oleh pasien. Tapi kalau pasien betul-betul meninggal. Tapi untuk mengundang mereka bersama hampir tidak pernah dilakukan oleh dokter umum disini. Sering dikatakan bahwa untuk mencari latar belakang psi kologis dari keluhan pasien. Ada lagi kecemasan dokter yang berhubungan dengan masalah-masalah sexual. problem hubungan extra-marital . dengan mengatakan bahwa penyakitnya termasuk berat dan fatal. dan lain-lain. Sumber kecemasan lain yang sering dirasakan dokter ialah takut menangani problema pasien diluar penyakitnya (padahal tindakan ini merupakan pendekatan manusiawi yang paling berharga nilai therapeutikanya). 14.tergantung kemampuan adaptasinya. takut membikin pasien marah/kecewa sehingga tidak sampai hati untuk menyampaikan hal yang sebenarnya dan meminta perawat untuk menyampaikannya. dan lain-lain lagi.

... Diagnosis dini serta pengobatan yang tepat sangat berguna untuk mencegah timbulnya penyulit dari PID seperti sub/infertility... kondom itu harus dipakai suaminya. kepada Negara dan kepada Tuhan.. dan lain-lain.. Jadi disini dokter harus pandai membawa diri.... problem utama dokter disini adalah menanggulangi perawatan psikologisnya yaitu mencegah atau melawan depressinya..... untuk menghadapi problema kasus-kasus kedokteran... + Ibu : Betul.. + Ibu : Kalau begitu saya salah pakai dok : Pantas se karang kalau saya kentut.... maka dokter disini harus bisa meyakinkan penderita.... sehingga penderita selalu bersimulasi dengan keluhan-keluhannya yang seharusnya sudah hilang. sekret vaginal yang abnormal... Orang-orang tua ini akan mudah sekali jatuh dalam keadaan depressi.. keluar pelembungannya ... Disini dokter harus dapat memberikan sugesti yang konstruktif kepada penderita..... yang kadangkadang penyelesaiannya berbeda untuk kasus yang sama. Dokter : Lo. FDA Consumer Nov.... ekstra uterin graviditas akibat perlekatan dari organ-organ di dalam pelvic dan sebagainya... tiap kali campur dengan suami.. terutama kalau merasa bahwa harapan hidupnya telah menipis.. kondom dipakai..... tak mungkin akan hamil... Dengan approach psikologis yang baik... kok dimakan.. Cermin Dunia Kedokteran No. Bali 7 — 10 Desember 1978. dapat memberikan kepercayaan dan sympathi pada penderita.. Marilah kita bina doctor patient relationship yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang. saya makan dulu kondomnya. — Dokter : Apa betul ?. yang mempunyai partner sex lebih dari satu atau yang selalu mengganti partner mereka. sexual habit dan sebagainya Dikatakan bahwa PID lebih sering dijumpai pada wanita yang berumur di bawah 25 tahun dan belum mempu nyai anak....... dok. agar kita dapat lebih meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.. Kejadian ini berhubungan pula dengan berbagai faktor lain seperti umur... kok masih hamil juga. Pada penderita yang takut untuk menjalani operasi (tindakan chirurgis)... demam. Dokter : Bila ibu mengikuti petunjuk-petunjuk penggunaan kondom. bahwa Dari penelitian-penelitian di Eropa dan Amerika didapatkan kesimpulan bahwa wanita pemakai IUD tiga sampai lima kali lebih sering menderita Pelvic Inflamatory Disease ( PID ) dibanding wanita yang tidak menggunakan IUD. nyeri abdomen atau pelvic serta nyeri waktu senggama pada cyclus pertama sampai ketiga sesudah pemasangan IUD merupakan tanda adanya PID. dapatlah diatasi persoalan-persoalan kedokteran ini secara tepat.. Amien. Masih banyak contoh lainnya yang memerlukan seni komunikasi tersendiri.. Juga harus menunjukkan keseriusan merawat. + Pasien :(seorang ibu) Dok. 1978 Banyolan-banyolan ini telah didengar selama Muktamar Besar Ikatan Dokter Indonesia ke XVI yang telah berlangsung di Denpasar. 14.... Percakapan didalam kamar praktek seorang dokter petugas BKKBN.. 1979 31 ... pengertian dan siap menolong penderita setiap saat... Sehingga penderita tidak menyembunyikan penyakitnya untuk menghindari operasi.. memberikan keterangan dan petunjuk perawatan yang jelas....... Pada penyakit-penyakit kronis yang sebagian besar diderita oleh orang-orang tua.. Pokoknya dokter harus dapat menjadi sumber kekuatan. tidak untuk dimakan ibu.. saya sudah ikut KB. Tahukah anda ???????? .. sehingga penderita dapat diharapkan memberikan kerja sama yang aktif dalam terapi. Bagaimana cara pakainya ? + Ibu : Setiap kali mau campur.. baik karena ketakutan yang realistik maupun yang hanya bersifat khayalan. harapan yang akan diperoleh dari operasi dan bahaya yang nyata kalau penderita menolak operasi... Adanya gejala-gejala seperti : gangguan dari haid..karang justru merupakan " anugerah" .

sedang candida dan Trichomonas tidak ditemukan. suaminya seorang karyawan hotel di Semarang. sesudah ditemukan Gram negatip diplokokus. sebab sedang tidak ada pembantu.ANTARA KE PE RCAYAAN DAN KENYATAAN: kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak dr Oetomo Sigit. erythema dan adanya discharge yang purulen. penderita datang kembali untuk kontrol. Disini kami akan melaporkan tiga kasus kolpitis GO pada bayi (3½ bulan) dan anak wanita (3½ tahun) saudara kandung. Pada pemeriksaan klinik. Apalagi dengan meningkatnya turis dari ataupun ke beberapa negara membuat penyakit GO ini makin sulit untuk diberantas. Kasus I bernama S . namely "rubbing of the penis against the vulva of his children" which is base on his " belief" that by doing so.000 U. Pemeriksaan klinik. Penderita diberikan Penisilin prokain 900. tiga kali berturut-turut tiap hari. datang di-polikHnik kulit-kelamin. Kasus II bernama W . anal-sex (terjadinya proctitis GO) juga terjadinya gonoblenorrhoea pada mata bayi yang baru lahir dari ibu-ibu yang menderita GO ataupun terjadinya kolpitis GO pada bayi atau anak wanita karena yang merawat sehari-harinya menderita GO adalah merupakan cara penularan lain yang dapat terjadi. keduanya mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak tiga hari yang lalu. Urethra juga oedem . didapatkan keadaan yang sama dengan kasus 1 dan 2 serta laboratorik ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. tiga kali berturut-turut tiap hari. genitalia externa yang tenang dan discharge tidak ada. Pada anamnesa ditemukan adanya hubungan kelamin terakhir (coitussuspectus) dengan WTS. erythema. Oleh karena itu. Pendahuluan Telah kita ketahui. Their own father happens to be the source of infection. maka dilakukan pemeriksaan serupa pada ibu penderita. Dr. berumur 34 tahun datang untuk memeriksakan diri. tiga kali berturut-turut tiap hari.pemeriksaan dengan larutan 0. Kasus 3 : Pada tanggal 20 Juni 1978. tiga kali berturut-turut tiap hari. seorang ibu dengan membawa seorang anak wanita bernama E. erythema. 14.000 U. Terapi yang diberikan adalah Penisilin prokain 600. dengan keluhan utama mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak lima hari yang lalu. dimana cara penularannya sangat diluar dugaan kami. dr Sugastiasri Bagian llmu Penyakit kulit dan kelamin RS. Transfer of the disease is very unusual. kami melanjutkan pemeriksaan untuk menemukan "contact-persons" dan untuk ini menasehatkan agaz suaminya diperiksakan juga. his disease will be cured. Pada kedua kasus ini. ataupun dengan variasinya antara lain : oral-sex (terjadinya pharyngitis GO). Kariadi Semarang (b). hasil : ditemukan pada kedua penderita tersebut diatas kuman Gram negatip diplo: positip kokus Candida : negatip trichomonas : negatip Terapi yang diberikan : Kasus I : Penisilin-prokain 300. sedangkan pada pemeriksaan laboratorik kuman Gram negatip diplokokus tidak dijumpai.000 U. SUMMARY Three cases of colpitis gonorrhoea in one infant and two children are hereby reported. umur 4 tahun. Pada pemeriksaan klinik. telah merajalela dan tersebar luas di dunia ini. didapatkan : vulva . Keesokan harinya. kasus ke-tiga anak wanita umur empat tahun. status venereologik didapatkan oedema pada orificium urethra externum. dengan hasil sebagai berikut : – Gram negatip diplokokus tidak dijumpai – Candida tidak dijumpai – Trichomonas : tidak dijumpai. tak dijumpai ectropion dan didapatkan discharge yang sero-mucoid. Laporan kasus: Kasus 1 dan 2 Pada tanggal 17 Juni 1978 datang di-poflklinik kulitkelamin seorang ibu dengan membawa sekaligus dua orang anaknya (kakak-beradik) . status venereologik. labia mayora et minora : oedem. Pada hari ke-4.000 U. kedua anak tersebut selama ini diasuh sendiri. (c). lima hari yang lalu. Keluhan utama : Pada saat yang bersamaan. pada genitalia externa Pada pemeriksaan : (a). bahwa sejak lama penyakit kelamin. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus intraseluler. Selanjutnya menurut pengakuan ibunya. status venereologik. Jenis kelamin wanita berumur 3½ bulan. penderita datang kembali untuk kontrol.1% NaC1 flsiologis untuk trichomonas. Laboratorik tidak ditemukan kuman diplokokus Gram negatip. Pada hari ke-empat. 1979 . kedua penderita datang kembali untuk kontrol. orificium urethra externa tenang. Pemeriksaan klinik didapatkan. laboratorik . dilakukan pemeriksaan : – sediaan hapus dengan pengecatan Gram – pemeriksaan KOH untuk jamur/Candida . Pada hari ke-empat. Jenis kelamin wanita berumur 3½ tahun. Pada pemeriksaan klinik. It is the duty of the doctor to provide information to the population a about the ways of infection and the dangers of venereal diseases. status venereologik genitalia 32 Cermin Dunia Kedokteran No. nampak adanya ectropion dengan discharge yang purulen. terutama gonorrhoea ( GO ). adalah dengan melakukan hubungan sex. discharge tidak ada. Kasus II : Penisilin-prokain 600. Penularan penyakit GO yang lazimnya terjadi.

pertahunnya sekitar 120 dolar. DEHERAGODA : Diagnosis of rectal gonorrhoea by blind anorectal swabs compared with direct vision swabs taken via a proctoscope. mereka percaya bahwa penyakitnya akan sembuh. JAMA 223 (5) : 444 — 445. WISE R : Rational choice of antibiotics.8 juta ( 80 % ) diantaranya tinggal di pedesaan dan 62 juta ( 44% ) berumur 0—14 tahun. 1975. tenang.. Dengan demikian telah ditemukan contact-persons pada kasus yang sama pada waktu yang relatip hampir bersamaan..... bahaya serta akibat dari penyakit kelamin. 1975.. Rekomendasi & keputusan sidang organisasi KONIKA IV. dilakukan sama seperti pada kasus 1 dan 2. status venereologik didapatkan portio cervix. termasuk penyakit-penyakit pada saluran pencernaan.4% setahun. DARROW W W. yaitu dengan mengoleskan secara langsung penis penderita kepada vulva anak-nya. yang mana penderita mempunyai kepercayaan bahwa dengan melakukan hal tersebut. ternyata pada anamnesa mereka telah minum sendiri kapsul tetracycline yang tentunya dosisnya tidak adequate. saluran pernafasan. 7. intra seluler dan beberapa extra-seluler.. ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. 8.. tuberkulosa. 2. penderita datang kembali untuk kontrol... apabila didapatkan kasus-kasus kolpitis GO pada bayi dan anak wanita. Yogyakarta 21—25 Mei 1978 Cermin Dunia Kedokteran No. malaria dan senagainya. Enam puluh prosen penduduk melek huruf. yang sebelumnya memang belum pernah melakukan coitus dalam arti yang sebenarnya.. mencari dan mengajak berhubungan sex dengan para remaja laki-laki yang masih "ingusan". discharge tidak ada. The Practitioner 1240 (207) : 516. WILLCOX R R : Importance of the so-called sexually transmitted diseases. Diagnose kami tegakkan atas dasar : Adanya coitus suspectus Gejala dan keluhan subyektip yang berupa waktu kencing sakit Adanya discharge yang sero-mucoid Laboratorik..P. CATERALL R D : Advances in the treatment of sexually transmitted diseases. Pada pemeriksaan lanjutan. penyakitnya dapat sembuh. 3.. G. tiga kali berturutturut tiap hari.. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus.2 o/oo setahun dan angka kelahiran 38 o/oo setahun. KEPUSTAKAAN 1. SURIA DJANDA : Penggunaan antibiotika pada beberapa dermatosis dan pada penyakit kelamin. NITISAPUTRO.. Pada pemeriksaan klinik. Pemeriksaan laboratorik tak ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. 48% ( 67..000 U... Pada hari ke-4. Kebetulan pada saat yang sama.15 juta ( 15% ) adalah Balita. London. Tetapi sebaliknya ada juga kepercayaan disebagian kalangan wanita tuna susila (WTS) yang tentunya mempunyai sakit kelamin. Sesudah diajukan beberapa pertanyaan dengan berbagai cara kepada mereka (kedua suami tersebut) dan diberitahu bahwa anak-anak mereka terkena penyakit kelamin dan juga sesudah didesak bahwa penyakit kelamin anak-anaknya hanya bisa terjadi karena didalam keluarga harus ada yang sakit kelamin. seorang buruh bangunan berumur 30 tahun: Pada anamnesa didapatkan hubungan kelamin terakhir ( coitus suspectus) dengan WTS. tujuh hari yang lalu. 3rd ed. Klinis. Suatu kepercayaan yang "salah kaprah " dan hal ini menjadikan salah satu tugas para sejawat untuk memberikan penerangan sejelas-jelasnya kepada masyarakat luas dalam arti cara penularannya. discharge tidak ada. 4. status venereologik didapatkan orificium urethra ext oedem dengan erythema dan discharge yang seromucoid. klinik . Hasil pemeriksaan suaminya. Tidak kami lakukan biakan untuk Neisseria-gonococcus ataupun fermentasi test.. MKI VIII (1) : 12 — 20. British Jof Venereal Diseases 5 (53) : 311.. 6.. 1979 33 . Terapi yang diberikan : Penisilin prokain 900.. Ringkasan Telah dilaporkan tiga kasus kolpitis-gonorhoea pada bayi dan anak wanita yang ternyata bahwa sumber penularannya adalah dari ayahnya sendiri yang kiranya sangat jarang terjadi. Jumlah penduduk Indonesia pada waktu ini telah sangat meningkat ( 141 juta -1978 ) dengan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2... Pemeriksaan laboratorik : Gram negatip diplokokus. 14. WEISNER P J: Personal prophylacsis for vcnercal diseases. Bailliere Tindal. Hasil pemeriksaan ibu. discharge tidak ada. Penyakit-penyakit tersebut menyebabkan ter ganggunya pertumbuhan anak baik fisik maupun mental dan sosial serta mengakibatkan kematian.. 1977. Candida dan Trichomonas tak ditemukan. bahwa . KING A.. maupun orificium urethra externa. Tahukah anda ?????? . RAHARDJO R M : Urethral discharge.. Angka kematian perinatal 73. 5. suaminya juga datang untuk berobat karena sakit pada saat kencing... Sampai sekarang permasalahan penyakit di lndonesia masih meliputi penyakit-penyakit kurang gizi. 1977.7 juta ) penduduk hidup dibawah garis kemiskinan. Sebagian besar.. The Practitioner 1312 (219) : 449. Diskusi Adanya discharge yang sero-mucoid pada suami-suami tersebut. 112. 1958.N. Dengan melakukan hubungan sex tersebut. empat hari. infestasi dan infeksi. sedangkan laboratorik : Gram negatip diplokokus tidak dijumpai. Salah satu penularan yang kiranya sangat jarang terjadi dan perlu dipikirkan kepada para suami sebagai "contact-persons ". 1975...externa : tenang. ( 30 o/oo ).. dengan cara : mengoleskan secara langsung penis mereka kepada vulva anak-anak mereka. Angka kematian bayi rata-rata 110 0/0o sedangkan untuk anak-anak Balita angka kematian sekitar 634500 setahun. vagina. didapatkan orificium urethra externa yang tenang. akhirnya diakui dengan terus terang bahwa mereka adalah sumber penularannya...1975. Sedangkan 21. Simposium Antibiotika 42 — 46. NICOL C : Venereal diseases. 1976. British J of Venereal Diseases 51 : 221 — 225.

Kayu ini mengandung chloroxytonin yang dapat . Papaya. Cairan dari buah mangga ini mengandung cabol. Medan SUMMARY Some plants as possible etiologic factors of dermatitis are hereby presented. Magnifera indica (mangga). Citrus. berupa dermatitis. vesikel. 14. Juga obat cap macan dapat menyebabkan dermatitis. so that recurrence can be prevented and the proper therapy administered. Gejala-gejala Kelainan kulit biasanya mulai terjadi pada bagian yang bersentuhan dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. yang berarti dengan mudah mendapat dermatitis bila berkontak dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. seperti pemburu. Ini adalah sebangsa jeruk. Selain itu ada pula yang termasuk Anacardiaceae. tukang kebun. bahkan photo-sensitisasi oleh cairan buah. stadium pertumbuhan dan iklim. sekitar mulut. Ada kalanya penderita tahu dan adakalanya tidak tahu. getah. Dari golongan ini dikenal Anacardia occidentalis (jambu monyet). Digunakan untuk massage. especially those which often cause contact dermatitis in daily life. Tumbuhan ini dapat menyebabkan dermatitis dan bulla. Tumbuh-tumbuhan yang mana yang menjadi penyebab dermatitis perlulah diketahui. Kayu putih. PENDAHULUAN Tumbuh-tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia dapat pula menimbulkan penyakit kulit pada manusia. Ada pula yang menimbulkan allergi pada semua bagian tumbuh-tumbuhan tersebut. Tumbuh-tumbuhan tersebut mempunyai derajat toksisitas yang berbeda-beda pula. Kulit buahnya mengandung citral. Pohon jati (Tecona grandis). penebang kayu.TUMBUH-TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS Dr Marwali Harahap Bagian Penyakit Kulit dan Kelamin. Ini berasal dari pohon Eucalyptus. yang bijinya digunakan sebagai tinta : Semecarpus anacardium. Ficus carica. Recognition of these plants is important. bila buah papaya yang dimakan masih belum matang. karena mengandung minyak kayu putih. daun dan batang. Untuk diagnostik. Hal ini terutama terjadi pada orangorang yang karena pekerjaannnya ataupun kegemarannya banyak berkontak dengan tumbuh-tumbuhan. Pada kulit timbul erythema pada mulanya disertai rasa gatal. biji. Kerentanan (sensitivity) seseorang terhadap tumbuh-tumbuhan berbeda-beda. tidak tertutup pakaian. Juga buah langsat dapat menimbulkan dermatitis kontak sekitar mulut. Mahoni. Namun hanya disebutkan disini sejumlah tumbuh-tumbuhan yang sering ditemukan menjadi penyebab. Biasanya pada bagian badan yang terbuka. Ada pula yang sedikit banyak immune terhadap allergen dari tumbuh-tumbuhan tersebut. sehingga sering menyebabkan dermatitis dan atau folliculitis. Bila penyebabnya tidak diketahui. menurut musim. Terutama sekali perlu dikenal tumbuh-tumbuhan yang dalam kehidupan sehari-hari sering menyebabkan dermatitis kontak. bahkan bulla. yang dapat menyebabkan dermatitis dan photo-dermatitis pada kulit. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Juga sering menyebabkan dermatitis. camphor dan minyak salicylas methylicus. kulit batang dan buah tumbuh-tumbuhan ini mengandung anacardol yang dapat menyebabkan dermatitis. Tumbuh-tumbuhan yang menjadi penyebab Sesungguhnya ada ratusan tumbuh-tumbuhan yang dapat menyebabkan dermatitis kontak. Ada yang mempunyai kerentanan tinggi. graniol. bahwa tumbuh-tumbuhanlah yang menjadi penyebab. Getah buah papaya dapat menimbulkan dermatitis kontak. Getah daun. getah daun dan batang. yang dapat menyebabkan dermatitis disekitar mulut. Kemudian dapat terjadi papels. Juga mengandung enzim mucuni yang menyebabkan irritasi kulit. linalool. 1979 gung penderita dan membukanya setelah 48 jam. Banyak orang menderita dermatitis oleh tumbuh-tumbuhan. kemungkinan vernis perabotan tersebut juga menjadi penyebab. Pada sekitar mulut dapat terjadi pigmentasi setelah mengupas kulit buah dengan gigi. terutama getahnya. Kacang atau daun gatal (Mucuna pruriens). petani dan tentara yang berlatih atau bertugas dihutan-hutan. Bila telah berupa perabotan. dapat dilakukan percobaan tempel (patch test) dengan jalan menggerus daun tumbuh-tumbuhan tersebut seluas satu sentimeter persegi dan menempelkan pada pung34 Cermin Dunia Kedokteran No. dan sebagainya. Ada tumbuh-tumbuhan yang menimbulkan allergi bila bersentuhan dengan akar. bibir dan tangan. maka dermatitis tersebut menjadi khronis dan lama. Anacardiaceae. dapat pula menyebabkan dermatitis kontak. Tumbuhan ini mempunyai rambut-rambut halus yang dapat menimbulkan dermatitis karena irritasi mechanis.

Volume I & II. Kata Pengantar Dalam keadaan yang serba kekurangan dan terpaksa kadang-kadang kita dituntut untuk menggunakan segala apa yang ada untuk dapat mengatasi masalah yang sedang kita hadapi. might achieve the same desired result. sehingga menyerupai pemphigus. Tumbuhan ini mengandung asam laktat dan bahanbahan sensitisasi lain yang dapat menimbulkan dermatitis. Semua kasus tertolong dengan obat yang diberikan dengan cara tersebut. the rectal route should be tried. should accustommed themselves with the rectal administration of drugs. dissolved in water and administered by rectal route. Bila gejalanya akut dengan terjadinya vesikel dan bulla. Bila telah timbul dermatitis berupa erythema dan papel penderita diberi antihistaminica dan Hydrocortison 1 — 2% lokal. dr. Kasus-kasus pertama dicoba diobati dengan berbagai macam obat : antibiotika. kemeja lengan panjang dan sarung tangan. However. Suatu saat persediaan obat itu habis. R D G P H: Handbook of Tropical Dermatology and Vol 1. sejak 1500 tahun sebelum Masehi. PEMBICARAAN Pengobatan dengan suppositoria telah dikenal sejak jaman dulu. . 1972. Dermatitis yang disebabkan oleh getah rengas dapat menimbulkan bulla-bulla besar. semua pakaian sebaiknya direndam dalam larutan calcium hipochlorit selama 45 menit. maka bagian-bagian kulit yang bersentuh dengan tumbuhtumbuhan tersebut sebaiknya dicuci dengan air dan sabun. NUGROHO Puskesmas Sepang Simin Kalimantan Tengah SUMMARY In rural health centers shortage of certain injectable drugs is not uncommon. Elsevier Publishing Company. Maka selanjutnya pasien-pasien itu diberi tablet Kalmethazone yang dihancurkan dengan air dan dimasukkan ke dalam rectum. Rumput-rumput dan bambu. Dalam tulisan ini sejawat yang bekerja di Puskesmas Kalimantan Tengah yang cukup terpencil mengetengahkan sedikit pengalaman dalam menghadapi problem yang dihadapinya Redaksi. Tumbuhan ini termasuk golongan Anacardiaceae. 1979 37 Medical Mycology. WILKINSON D S. padahal masih ada kasus-kasus serupa. terutama di Jerman. Maka kasus-kasus berikutnya hanya diberi kortikosteroid saja dan ternyata semua tertolong. Berdasarkan pengamatan beberapa kasus itu kami ambil kesimpulan bahwa obatobat tidak berguna. kecuali kortikosteroid. Setelah itu dioleskan Hydrocortison cream 1 — 2% yang daya kerjanya anti-pruritik dan anti-imflamasi. Rengas (Cluta renghas). maka bulla dapat dipecahkan. Gejala-gejalanya antara lain sianosis dan dyspnoe hebat yang cukup gawat. ROOK A. karena dyspnoe tak memungkinkan pemberian obat per oral. kortikosteroid dan lain-lain. sebaiknya menggunakan celana panjang. Kemudian dicuci. who are going to work in rural areas. Demikian juga dengan sejawat-sejawat yang bekerja di Puskesmas di daerah-daerah terpencil dimana sarana perhubungan sangat minim sekali. Dalam keadaan itu timbul ingatan akan suatu cara pemberian obat yang sering diabaikan : pemberian obat per rectal. karena biasa digunakan sebagai obat sakit perut dengan menempelkan daun jarak dikulit perut. Kiriman dari puskesmas pedesaan SUATU CARA PEMAKAIAN OBAT YANG SERING DILUPAKAN. In those situations. TERAPI Bila segera diketahui bahwa penderita telah berkontak dengan tumbuh-tumbuhan yang dapat menimbulkan dermatitis. Blackwell Scientific Publication. infeksi virus pada traktus respiratorius bagian atas itu — yang kami perkirakan disebabkan oleh RSV (Respiratory Syncitial Virus) — diikuti oleh komplikasi berupa bronchiolitis. Hippocrates pun telah mengetahui bahwa penyakit asthma dapat diobati dengan pemberian obat secara rectal. SIMON 1952. Suhu badan normal atau subfebril. Setelah kembali dari lapangan. Kasus. Ini sering menimbulkan dermatitis. Kayu yang segar dapat menimbulkan kulit berwarna coklat. the same drug in tablet form. Serta oral diberi steroid dan antihistaminica. Pada beberapa bayi. Juga rumput lalang : Imperata dapat menyebabkan dermatitis. Semuanya kami beri Kalmethazone (dexamethazone) per injeksi IM.menimbulkan dermatitis. 14. Di Indonesia sering digunakan daun encok : Plumbagozeilanica untuk obat encok dengan cara menempelkan pada kulit. Kemudian digosok dengan alkohol. sehingga menyebabkan dermatitis. EBLING F G : Textbook of Dermatology. Pada jaman modern ini pemberian obat per rectal untuk pengobatan sistemik banyak dipelajari di Eropa. Tumbuhan ini dapat juga mengiritasikan kulit dan menyebabkan gatal dan dermatitis. Drug absorption by the rectum depends on many factors. bronkhodilator. Kemudian dapat diberi suntikan ACTH ataupun cortison. Sisal. Juga daun jarak dapat menimbulkan dermatitis. PENCEGAHAN Pekerja lapangan ataupun mereka yang akan bekerja ditempat yang ada tumbuh-tumbuhan tersebut diatas yang mudah menimbulkan dermatitis. New York. Juga alat-alat yang dibawa kelapangan perlu di-dekontaminasi. Doctors. when oral administration is not possible. — Beberapa bulan yang lalu terjadi epidemi "influenza" di daerah Sepang. Tubuh dicuci dengan sabun dan air. Biasanya disebabkan bulu-bulu halus yang menusuk pada rumput-rumput atau daun dalam batang bambu tersebut. Seperti halnya pada rumput : Melinis minutiflora dan Andropogonrufus (daun sere). Adakalanya digunakan daun jinten : Coleus emboinicus sebagai obat kulit. London. in emergency cases. Cermin Dunia Kedokteran No. 2. Daun-daun obat. KEPUSTAKAAN 1. E.

bila diinginkan absorpsi yang cepat. (6). atau tidak mau memakan obat. (7). dapat diambil kesimpulan bahwa kortikosteroid itu benar-benar telah diabsorpsi dan menghasilkan efek terapeutik. No. (b) obat yang mengiritasi lambung mungkin kurang mengiritasi rectum. Philadelphia. pp 347 — 351. tetapi dalam keadaan gawat. dosis rectal biasanya sampai dua kali lipat dosis oral. Tetapi jumlah obat yang dapat diabsorpsi tergantung dari jenis obat. 11. Faktor lain yang mempengaruhi absorpsi adalah isi rectum. ANSEL H C : Introduction to pharmaceutical dosage forms. Lea & Febiger. pemberian per rectal harus dicoba. pada kelainan psikiatrik. Untuk pengobatan penyakit sistemik. seperti pada pasien pediatrik. untuk ditarik kembali. Pemberian obat untuk pengobatan penyakit/kelainan lokal tidak akan dibicarakan dalam tulisan ini. 1979 . keduanya dapat menimbulkan efek lokal. karena obat ini sangat mengiritasi rectum. 3. paracetamol. Berhubung sesuatu hal yang bukan bersifat kesalahan Cermin Dunia Kedokteran. Tentang dosis. Jadi. p 342 — 352. Faktor-faktor yang mempengaruhi absorpsi obat dari rectum Secara teoritis semua obat yang dapat diberikan per oral dapat juga diberikan per rectal. Dalam keadaan itu pemberian obat berupa tablet yang dilarutkan dalam air dan diberikan per rectal dapat menolong. 2.Obat yang diberikan per rectal dapat berbentuk padat (suppositoria) maupun berbentuk cairan (rectal retention fluids). (c) pemberian per rectal sangat menguntungkan pada kasus-kasus yang tidak bisa. sering mengalami kekurangan obat suntik untuk kasuskasus yang gawat. Jadi. Tetapi melihat hasil terapi dan membandingkannya dengan kasus-kasus sebelumnya. Lippincott & Co. Obat-obat yang telah dibuktikan dapat diabsorpsi dengan baik Aminophylline Aspirin. Apalagi kalau diingat bahwa pemakaian kortikosteroid per cutan pun dapat mengakibatkan efek sistemik. di mana pemberian per oral tak mungkin. tidak dapat dibuktikan dengan pasti bahwa Kalmethazone yang di berikan per rectal itu benar-benar diabsorpsi ke dalam aliran sistemik. BEAN H S : Advances in pharmaceutical sciences. Philadelphia. KEPUSTAKAAN 1. 1974. maka atas permintaan dr Soeprapto As DPH sebagai penulis dan pengirim naskah "Masalah kesehatan dalam pengembangan waduk buatan yang berkaitan dengan ekologi" yang telah dimuat dalam majalah Cermin Dunia Kedokteran No. pemberian per rectal mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan pemberian per oral. 1969. yaitu : (a) obat-obat yang dihancurkan oleh aktivitas enzim lambung atau usus halus dapat dihindarkan dari proses penghancuran tersebut . (d) pada keadaan-keadaan di atas. phenylbutazone Morphine dengan analognya Barbiturat Golongan phenothiazine : chlorpromazine. prochlorperazine dan lain-lain Antihistamin seperti dimenhydrinate Vasokonstriktor : ergotamine tartrate Antibiotika : • Potasium penicillin V. apalagi di tempat yang terpencil. rectal adalah tetracycline. q Pemberitahuan. Academic Press. Penulis tidak berhasil mengumpulkan obat-obat lain yang dapat diabsorpsi dengan baik pada pemberian per rectal. Bila di kemudian hari semua dokter-baru harus bekerja di puskesmas pedesaan dulu. SPROWLS J B : American Phazmacy. Kesimpulan Puskesmas di daerah pedesaan. biasanya dipergunakan obat suntik yang harganya jauh lebih mahal daripada tablet yang diberikan per rectal. dosisnya. Dalam praktek. London. dan sebaliknya. 1960. yang jelas tidak bisa diberikan per 38 Cermin Dunia Kedokteran No. jelas absorpsi akan kurang sempurna karena sebagian obat akan masuk ke dalam massa feces. (8). dan faktorfaktor lain. pemberian obat yang dimaksudkan untuk pengobatan penyakit sistemik juga dapat mengakibatkan efek lokal. Dengan ini naskah tersebut dianggap belum pernah dimuat. Redaksi q Dari golongan antibiotika. Beberapa macam obat diserap dengan cepat sekali dari rectum sehingga hampir menyerupai pemberian intravena. Obat yang pemah dicoba diberikan per rectal dan dinyatakan diabsorpsi dengan cukup baik ialah digitalis. pada keadaan koma. masih belum ada kesatuan pendapat mengenai perbandingan dosis per rectal dan per oral untuk mencapai efek terapeutik yang sama. 4. baru kemudian di masukkan obat. efek sistemik. contohnya aminophylline. Dalam kasus bronchiolitis yang dibicarakan di atas. Saya tidak berhasil mencari kepustakaan untuk mendukungnya. atau keduaduanya. Tetapi ada juga obat yang penyerapannya lebih jelek dibandingkan dengan penyerapan obat per oral. 14. pp 364-433. Bila rectum terisi penuh oleh feces. pada penderita yang muntahmuntah dan lain-lain. Absorpsi obat dari rectum tergantung dari berbagai faktor dan tidak selalu baik. Baik bentuk padat maupun bentuk cair. dapat dilakukan enema dulu untuk membuang feces. sodium penicillin G • Erythromycin • Chloramphenicol (harus dilarutkan dalam pelarut organik dulu). pemakaian obat per rectal ini mungkin perlu lebih diperhatikan dalam pendidikan mereka.

meskipun sudah ada apotik yang buka diwilayahnya. IDI Cabang Banyumas. EKG dan lain-lain alat elektronika. satu fihak membeberkan penyimpangan-penyimpangan tindakan dokter dari Etika Kedokteran. • Dokter umum yang mengaku spesialis karena praktek menggunakan misalnya alat Rontgen. • Spesialis yang tidak mengijinkan dilanjutkannya terapi pada dokter ditempat tinggal penderita dan mengharuskan tetap berobat kepadanya. 1979 * Ketua IDI Cabang Banyumas. tanpa adanya keluhan dari fihak penderita. baik dari keuangan proyek maupun dari penempatan dokter. dengan tugas dan deskripsi yang sangat umum. tanpa indikasi tegas. diantaranya adalah : • Membanggakan kelebihan diri serta memburukkan Teman Sejawatnya dimuka seorang penderita. Dengan kilat dibentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran di Pusat sampai ketin. • Last but not least. tanpa alasan kuat. dengan anjuran pindah kerumah sakit swasta agar dapat segera ditangani sendiri. • Setelah " general check-up " . • Membuat pasien seolah-olah "bola" dengan cara konsulmengkonsul antara kawan sendiri dari berbagai spesialisasi. untuk tujuan komersiil.. Cermin Dunia Kedokteran No. • Menggunakan alat MR untuk aborsi dengan dalih mengatur haid. • Memberi keyakinan pada pasiennya bahwa sakitnya berat dan harus berobat kepadanya secara teratur dan dalam jangka waktu lama. menganjurkan untuk dilakukannya suatu tindakan bedah. akan tetapi mengobatinya langsung seolah-olah itu pasien pribadinya. Tidak kurang juga bahkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia sendiri ikut latah dengan pernyataan disurat kabar yang mengingatkan para dokter akan sumpahnya dan akan mengambil tindakan terhadap mereka yang jelas-jelas melanggarnya. ** Ketua Tim Kehormatan Etika Kedokteran. sampai menuduh dan membeberkan penyelewengan yang dilakukan oleh oknum dari kalangan profesi bukan kesehatan/kedokteran. backed by a positive support from the Department of Health a healthier and more respected medical world will be attained.. 14. sikap mental pejabat dalam bentuk korupsi dan manipulasi serta pungli dari sementara dokter yang kebetulan menduduki jabatan kunci dalam pemerintahan. maksudnya yaitu agar penderita tersebut tetap berobat padanya. meskipun penderita datang dari tempat jauh. as many "deviations" form medical ethics allegedly performed by medical doctors are reported. • Spesialis yang tidak mengembalikan penderita yang dikonsulkan kepadanya. Bila kita adakan inventarisasi dari sikap-sikap dan tindakan para dokter yang kiranya jelas menyimpang dari Etika Kedokteran. meskipun hal itu tidak diperlukan. PENDAHULUAN Akhir-akhir ini dokter menjadi pusat sorotan dan penilaian oleh masyarakat luas. Kita baca dalam surat-surat kabar. Not less important is a better understanding and tolerance among the medical profession so that by assisting and conecting each other.TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI dr Ibnoe I Djojosoebroto * dr R Subyakto ** SUMMARY At present society is critical towards the honourable medical profession. An appeal is hereby made to the teaching staff of medical education to be exempla ry in their dedication and discipline towards the younger doctors and medical students. sehingga untuk pengetrapannya dapat menimbulkan berbagai macam penafsiran. Actually the problem is a very complex one. fihak lainnya mengutarakan pandangan dan analisa yang membela atau mencarikan alasan bagi tindakan dokter yang menyimpang dari Etika Kedokteran tersebut. MASALAH Marilah kita tinjau semua kesibukan yang simpang siur ini dengan kepala dingin dan hati lapang. Lebih gawat lagi karena ada dokter yang sampai harus meringkuk dalam tahanan polisi karena diadukan keluarga pasiennya dan ada kalangan kedokteran yang menulis pembelaan disurat kabar sedemikian jauh menyimpangnya. • Menjual obat dikamar praktek. • Menahan penderita dirumah sakit Pemerintah tanpa diobati.gkat Propinsi. as many closely related factors interact until it manifests itself. • Kerjasama dokter dengan apotik / pedagang obat / pabrik obat. 39 . tulisan-tulisan baik dari masyarakat awam maupun dari kalangan intern kesehatan/kedokteran. • Spesialis yang memasang tarip menyaingi dokter umum dengan maksud menguasai pasaran.

yaitu UANG. selalu ramah dan banyak senyum dan last but not least memasang tarip rendah. sanggup melaksanakannya. Untuk itu diperlukan bukan hanya keilmuan kedokteran saja. mencari uang guna mencapai cita-citanya dan cita-cita keluarganya. yang diharapkan oleh Pemerintah dan masyarakat dapat menjadi pegangan para dokter. Dokter " tempo doeloe" relatif hanya sedikit dalam masyarakat kita. masih belum putus penderitaannya dalam bidang keuangan. apalagi dengan tersedianya berbagai beasiswa untuk mereka yang cerdas tapi kurang mampu. tanpa dilandasi kematangan mental untuk membedakan mana yang pantas dan mana yang tidak pantas dilakukan oleh seorang " priyayi". kecilnya gaji sebagai pegawai negeri dan sulitnya berpraktek partikelir karena hebatnya persaingan oleh banyaknya jumlah dokter dan ketidak mampuan masyarakat dalam membayar pertolongan pengobatannya. apakah masa dahulu tidak terdapat? atau tidak terungkap? Kita semua pasti setuju dan menghayati bahwa profesi dokter adalah suatu profesi yang luhur dan harus dijunjung tinggi martabatnya. Kita semua tahu dan menginsyafi makna luhur dan idealnya segala yang terkandung dalam Sumpah Dokter. diterjunkan kemasyarakat dengan terlebih dahulu harus mengucapkan sumpah. Dan dengan situasi sedemikian itu. 14. akan tetapi pada waktu ini berada dalam suasana dan lingkungan dengan nilai dan norma-norma kemasyarakatan yang tidak sesuai untuk itu. sampaisampai untuk mereka yang tidak berpraktek partikelir. Juga kontrol. Berbeda dengan dokter " tempo doeloe". jelas makna yang terkandung didalam Etika Kedokteran tidak dapat sepenuhnya dihayati oleh sebagian besar dokter masa kini. Masyarakat mengharapkan dokter akan selalu memperhatikan pasien-pasiennya secara maksimal tanpa pamrih. selalu meluangkan waktu untuk mereka yang memerlukan pertolongan dokter. Di Fakultas Kedokteran terutama Fakultas Kedokteran Swasta. Hal terakhir ini baru akan ada bila dokter tersebut telah mempunyai pendidikan dan lingkungan masa kanak-kanak dan remaja yang mantap dan terarah. mengapa justru masa kini timbul makin banyak penyimpangan Etika Kedokteran. 1979 uang untuk mencapai dan mempertahaiikan kedudukannya dalam masyarakat. karena ilmunya semua pengobatannya harus ces-pleng. hanya karena dokter telah bersumpah. Jadi dari segi penghasilan. mengejar 40 Cermin Dunia Kedokteran No. Anakanak pejabat tinggi sampai anak-anak kusir. yang dijadikan komoditi mutlak tercapainya sekuriti dan status simbolnya dalam masyarakat. dengan tujuan satu. Disinilah timbul konflik dokter — masyarakat. akan tetapi diperlukan juga kematangan mental dokter.Bila semua cuplikan-cuplikan tersebut diatas kita kaji. namun Sumpah Dokter tetap bermakna inti tekad yang terkandung dalam Sumpah Hipocrates yang sudah berumur berabadabad. anak-anak pedagang besar sampai anak-anak tukang batu. Fasilitas pendidikan dokter tersedia dengan biaya yang relatif bisa terjangkau oleh sebagian besar rakyat Indonesia. lapangan pekerjaan terbuka luas dengan gaji yang relatif besar. Setiap dokter yang menyelesaikan pendidikan dokternya. pintu pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar sampai Fakultas Kedokteran terbuka luas bagi mereka yang mampu kecerdasannya. Meskipun sudah berkali direvisi. bisa dan mungkin menjadi dokter. masa kanak-kanak dan remaja dokter masa kini tidak lagi mengenyam suasana santai dan serba stabil serta lingkungan ke-"priyayi"-an. rata-rata kedudukan dokter paling sedikit berada dilapisan menengah atas dari masyarakat. kalau perlu lebih baik menggra- . Kedua Badan itu sendiripun hampir tidak berfungsi. namun dalam hati sanubari kita. digantungkan pada Etika Kedokteran. Dengan sendirinya segi tabiat dan persiapan mental telah terbina dalam bentuk tatakrama dan penguasaan diri. adalah hampir tidak mungkin atau sangat sedikitlah dokter dalam situasi dan kondisi sekarang ini. dan umumnya mereka terdiri dari anak-anak orang yang cukup mampu dalam bidang materi dan tumbuh didalam lingkungan kemasyarakatan yang mempunyai nilai-nilai sopan santun yang terjaga ketat. yaitu menjadi dokter sehingga mampu untuk mengangkat martabat keluarganya dan juga mampu mengongkosi biaya pendidikan adik-adiknya. Etika Kedokteran ini merupakan kode yang sangat ideal. Dalam kondisi sedemikian mereka bisa menjaga martabat dokter secara murni. Sejak kecil sudah dikonfrontir dengan kehidupan serba kurang dan kerja keras. Pendidikan di Fakultas Kedokteran hanyalah sebagian kecil saja dari jangka waktu pendidikan yang harus dijalaninya. maka hanya satu hal yang mendorong semua tindakan dan sikap tersebut. bila kita mau berterus terang pada diri sendiri. bimbingan dan re-edukasi dari Majelis serta Dewan Kehormatan Etika Kedokteran sangat minim. Untuk mengontrol dan menjaga martabat dokter pada waktu ini. membantu adik dan orang tuanya dan setelah menjadi dokter. belum lagi kemungkinan untuk praktek partikelir dengan tarip yang cukup tinggi. Setelah lulus menjadi dokter. Dalam hati dokter ini muncul tekad untuk membalas jasa orangtua yang sudah begitu berat mengongkosi pendidikannya dan tekad untuk mengejar status kedudukan para dokter yang lebih senior. sangat sedikit diberi pelajaran tentang Etika. Jadi sejak mudanya. bila tidak mau dikatakan nol besar. Belum lagi para dokter lulusan Fakultas Kedokteran Swasta yang karena peraturan pemerintah harus mengeluarkan lebih banyak biaya dan frustasi karena masa pendidikan paling sedikit sepuluh tahun. Dengan latar belakang dan pendidikan yang berbeda dari dokter masa kini dan " tempo doeloe". Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran. dokter masa kini sudah berorientasi mengejar uang untuk membiayai pendidikannya. tidak ada yang perlu diresahkan. Bila kita tinjau lebih dalam. Juga karena peraturan Pemerintah Hindia Belanda. Bagaimana dengan dokter masa kini ? Akibat dari Kemerdekaan dan adanya peraturan wajib belajar bagi seluruh rakyat Indonesia. diberi tunjangan khusus 200 gulden (bandingkan dengan gaji guru HIS 75 gulden!). hanya anak-anak golongan "priyayi " dan yang mempunyai tingkat kekayaan tertentu saja yang mungkin masuk Sekolah Lanjutan Atas dan Fakultas Kedokteran. yaitu Sumpah Dokter. Bagaimana kita dapat mengharapkan Etika Kedokteran tertanam dalam hati sanubari dokter dan tercermin dalam tindak tanduknya? Marilah kita tinjau segi ikutan lainnya. masyarakat menghendaki setiap dokter menjalankan atau mempraktekkan sumpahnya secara maksimal.

pada umumnya mereka hidup santai dan tenang. tanpa dilandasi kematangan pendidikan tatakrama dan sikap mental yang kuat. tarip. Termasuk dalam golongan ini adalah dokter-dokter generasi senior dengan praktek partikelir yang maju.. mereka disodori kenyataan dalam masyarakat bahwa dokter itu harus kaya dan mampu untuk kaya. harus praktek dipinggir atau luar kota dan gang becek. tidak membantu Sejawatnya yang muda-muda dengan memberi contoh tindak tanduk dan tingkah laku yang sesuai dengan Etika Kedokteran dan Sumpah Dokternya.. q Golongan Santai. masyarakat tidak bisa menerima bahwa seorang dokter itu tidak kaya. memamerkan kekayaan dan memperhitungkan pelayanan kesehatan yang diberikannya dengan berapa si pasien mampu membayar. Masyarakat menganggap dokter itu manusia super. para spesialis senior dan para superspesialis.. Mereka melaksanakan tugas kedinasannya dengan cukup gairah dan bersungguh-sungguh.. mempersiapkan diri untuk pensiun ditempat yang sama.... untuk masyarakat bawah cukup minta dan mendapat pertolongan dari mantri verpleger saja. berani mengeritik tingkah laku dokter dengan menulis disurat kabar.tiskan pertolongan pengobatannya. Tarip rendah karena masyarakat yang dilayaninya umumnya dari lapisan bawah. punya rumah dan mobil. Bila tidak ada keuntungannya. Berbeda dengan masyarakat "tempo doeloe " . kedudukan yang rendah dipemerintahan dengan gaji kecil. Bila melihat pembagian kelompok dokter tersebut diatas.. daerah... jelas bahwa dokter masa kini sudah umum untuk berorientasi ke materi dan uang. ".. yang dapat kita golongkan dalam: mencapai status/kedudukan tersebut dalam waktu sesingkat mungkin. setiap hari disodori suasana serba cukup atau mewah oleh seniorseniornya. tidak mungkin ngantuk atau lelah. Mereka mempunyai praktek partikelir yang ramai... dari lapisan masyarakat tertinggi sampai terendah sudah mengenyam pendidikan dan lebih kritis. Tidak pula boleh dilupakan bahwa sebagian besar masyarakat kita waktu ini adalah kurang atau tidak mampu... Termasuk mereka yang terpaksa berada dalam situasi sedemikian karena sedang spesialisasi.. Terseret oleh masyarakat yang mendambakan materi.. dipakai suap dan pungli bagi penerimaan atau penempatan dokter/paramedik ditempat-tempat " basah " . siap memberi pertolongan.. Jangan pula dilupakan bahwa masyarakat kita masa kini sangat berbeda dengan masa lalu. Umumnya terdiri atas para spesialis di- qGolongan Karier Pegawai Negeri. Dalam pertemuan santai pembicaraan dalam golongan ini berkisar pada topik jumlah pasien. Juga kalangan dokter yang sudah senior dan hidup berkecukupan (bila tidak berkelebihan!). manipulasi asuransi kesehatan ataupun usaha keluarga berencana. diukur dengan imbalan yang mereka peroleh atau akan peroleh.. Golongan ini merupakan kelas "elite " nya kalangan kedokteran... dengan tarip tinggi. Karena terkena mutasi atau tugas dinas. mereka merupakan dokter yang ideal dipandang dari sudut pasien yang sanggup membayar mahal. atau setidak-tidaknya pasien jauh-jauh hari sudah mempersiapkan mental untuk tagihan tinggi. 1979 q Golongan Sudra. mereka selalu melirik pada kelebihan finansiil dan materiil Golongan 1 dan berusaha untuk 41 . Semua upaya. sehingga timbul tekad dalam hati untuk mengejar gap sosio-ekonomi tersebut. Keahlian mereka punyai. Meskipun demikian cukup besar jumlahnya yang masih menunjukkan sikap mengejar materi. Golongan ini terutama terdapat dipusat- pusat pendidikan dokter. penghasilannya stabil dan lebih dari cukup. sehingga mereka mati-matian memuja materi dan untuk mencukupi status ini mereka mencari uang dengan segala jalan. Anggapan masyarakat inilah yang seringkali mem-"perangkap" dokter. salah satu faktor mengapa tampaknya demikian banyak dan semakin banyak penyimpangan Etika Kedokteran terungkap. Calon-calon spesialis akan bertekad : " Tunggulah masanya bila aku sudah selesai spesialisasi . KELOMPOK SOSIAL DOKTER Kita tinjau kini kelompok-kelompok sosial dokter dalam masyarakat kita masa kini. diantaranya dengan pembentukan grup atau klinik spesialis.. 14. mempunyai kedudukan yang terpandang dalam dinas maupun dalam masyarakat.. Sebagai dokter swasta diluar dinas. praktek partikelirnya umumnya tidak maju.. masyarakat berpendirian bahwa dokter itu pasti kaya. Tujuan adalah mengejar jenjang karier dan kedudukan dalam bidang pelayanan kesehatan maupun kesehatan masyarakat. anak-anaknya sekolah disekolah yang terbaik... kapling dan golf. masa dahulu hanya lapisan atas dan menengah saja menikmati pelayanan dokter. Inilah profil dokter ideal dipandang dari sudut masyarakat.. hanya bereaksi terhadap keluhan Cermin Dunia Kedokteran No. Fihak Pemerintahpun tidak memberikan perhatian kepada masalah ini. Meskipun tarip praktek partikelirnya tidak setinggi dikota besar. atau makan diwarung kecil.. terdiri atas para spesialis muda yang resah. dimana hanya terdapat satu — dua spesialis dalam tiap cabang ilmu kedokteran. baik didalam maupun diluar kedinasan.. penanganan dinas dianak tirikan. terutama mereka yang banyak berhubungan dan bergaul erat dengan rekan-rekannya dikota besar dan memperbandingkan taraf hidup mereka dengan sebayanya di kota besar itu. karena beratnya bersaing dengan seniornya. dokter tidak mungkin sakit. Adalah janggal dokter naik sepeda atau becak. qGolongan Frustasi. Golongan ini sangat kecil jumlahnya dan umumnya berada di kota-kota besar. Golongan ini pada umumnya sebagai pegawai negeri mempunyai kedudukan tinggi dan mantap. Terdiri atas dokter-dokter muda yang q Golongan Mapan.. Berbagai cara digunakan untuk menambah penghasilan sebanyak mungkin. Disamping itu semua.. juga untuk jabatan kunci. karena tahu obat. mobil dan rumah. korupsi dan manipulasi uang dinas/uang proyek. masyarakat sekarang dari segala lapisan menuntut hak memperoleh pelayanan kesehatan yang sama. mungkin lebih dari para senior ataupun profesornya. Dalam situasi pembinaan karier yang tidak menentu. karena kemerdekaan yang kita capai. sehingga setiap saat. karenanya mereka mencurahkan perhatian pada kedinasannya secara penuh dan tanpa pamrih. Kurangnya penghasilan tambahan diluar dinas ini banyak mendorong mereka terjangkiti penyakit jabatan.. pasiennya umumnya dari kalangan atas dan mampu. baru mulai praktek partikelir.

Diusulkan pemberian tunjangan yang lebih besar dan kenaikan jenjang karier bagi mereka yang telah bertugas ditempat terpencil. Etika Kedokteran sendiripun memerlukan revisi secara selektif. Volume 7 Diterbitkan oleh Raven Press.dan tanggapan masyarakat. sehingga menimbulkan kebencian.D. mereka tidak minta disuap dan tidak mau disuap. khususnya dokter umum./Dinas Kesehatan Kabupaten. Sandaran hukum bagi kedua Badan itupun tidak jelas deskripsinya. karena pada tingkat inilah sesungguhnya terjadi persoalan yang berkaitan dengan Etika Kedokteran. sistem immuno humoral. lebih terhormat. perlu dipikirkan pemberian santunan/gaji yang "cukup " dengan kenaikan tingkat yang terjamin.I.D. lebih dari mereka yang ditempatkan dekat Pusat atau tempat-tempat "basah " Pengawasan dan bimbingan ditujukan juga terutama kepada " pejabat " untuk memberi contoh bahwa sebagai dokter yang berEtik Dokter. dicetak diatas kertas tebal mengkilat dan terdiri dari 468 halaman. Hubungan antara kekurangan gizi (malnutrition) dan mudahnya terserang infeksi sudah diakui oleh dunia kedokteran. Diusulkan memasukkan kuliah Etika Kedokteran dalam kurikulum Pendidikan Dokter secara luas dan intensip. 1979 . Publishers. Bahwa ini tidak hanya disebabkan oleh faktor lingkungan sudah dapat dibuktikan oleh percobaan-percobaan yang terkontrol baik. juga oleh kalangan luas dunia kedokteran tidak dirasakan kehadirannya. dilingkungannya sendiri. terutama bagi mereka yang berdinas dipelosok atau ditempat-tempat yang secara ekonomis "kering". dokter anak. sehingga dokter muda dan mahasiswanya dibiarkan ditangani oleh stafnya ditingkat lebih rendah. disertai dukungan yang konkrit dan positif dari fihak Departemen Kesehatan. Baik sekali untuk dimiliki oleh mereka yang bekerja dalam lapangan kesehatan. dari tingkat Pusat dan Propinsi. MALNUTRITION AND THE IMMUNE RESPONSE Ditulis oleh Robert M. SARAN Adalah suatu langkah yang baik dan positif dari Pemerintah untuk membentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran yang terdiri atas unsur Pemerintah dan I. Buku ini bersampul tebal (hard cover). Selain itu anak-anak dengan keadaan gizi yang kurang baik lebih mudah mendapat komplikasi yang serius setelah terserang penyakit-penyakit anak yang menular. baik di Fakultas Kedokteran Negeri maupun Swasta. New York. oleh Sejawatnya sendiri. seperti campak (morbili). 14. Tindakan lanjutan yang diperlukan adalah peraturan permainan yang jelas dan konsekwen. Ini khususnya berlaku untuk penyakit-penyakit diare dan sistem pernafasan. pengarahan dan re-edukasi para dokter. Banyak contoh dimana staf pendidik inti lebih banyak bekerja untuk luar dinas negaranya karena rayuan gaji dan fasilitas yang lebih besar dan lebih menarik. Panitia ini sebaiknya diteruskan sampai tingkat Cabang I. disokong oleh landasan dan tindakan hukum yang tegas dan konsisten. Pesanan dapat dilakukan melalui : mohon perhatian ! ! Beritahukanlah kepada kami bila anda pindah alamat!!! Dan jangan lupa memberikan juga alamat lama anda. Kwitang Raya No. Khusus dikalangan Fakultas Kedokteran. saling membimbing dan saling tegur sesama kita. Pembentukan Dewan dan Majclis Kehormatan Etika Kedokteran tidak pernah diteliti kemanfaatannya. Karena keunikan kedudukannya dalam masyarakat. 1977. phagocytosis dan sistemsistem komplemen. USA. KALMAN BOOK SER VICE Jl. Insya Allah kita bersama dapat membangun dunia kedokteran yang lebih sehat. para pendidik (profesor dan stafnya) agar menjadi suri tauladan bagi para dokter muda dan mahasiswanya dalam dedikasi dan disiplin yang tinggi. 11 Jakarta 42 Cermin Dunia Kedokteran No. Yang penting pada akhirnya adalah pengertian dan toleransi didalam dunia kedokteran.I. Suskind Kroc Foundation Series. ahli gizi dan ahli immunologi. Ditingkat ini langsung dapat dilakukan bimbingan. dalam suasana keakraban persaudaraan. Dalam buku ini diajukan penemuan-penemuan yang terakhir dalam penelitian-penelitian atas akibat malnutrition pada sistem immune melalui sel (cell mediated immune response).

Tanggal 13 September. Akupunktur dan obat-obat sama. Pasien telah sembuh dan diberikan pengobatan Cermin Dunia Kedokteran No. Tanggal 10 September. roborantia. penderita datang ke poliklinik '. Pada tanggal 8 Juni. Akupunktue dan obat-obat sama. tusuk jarum dihentikan sementara untuk seminggu. Tanggal 26 April. telama kira-kira empat bulan. obat-obatan ditambah dengan hemostatik per oral. Tanggal 18 April. perdarahan tetap. operasi tidak jadi dijalankan. Tanggal 18 September. Tanggal 20 dan 21 September. tidak ada perdarahan. Tanggal9 September. disebabkan beberapa kesulitan teknis (bukan finansiil) penderita belum dapat konsultasi kerumah sakit. tensi 120/80. Hari-hari berikutnya tidak ada perdarahan sama sekali sampai tanggal 25 September. roboransia dan hemorrhoid tablet. tidak terjadi perdarahan. sama. Hal ini berlangsung terus sampai tahun 1975. Dia nampak tertekan sehingga untuk membesarkan hatinya saya usulkan agar sambil menunggu kepergiannya kerumah sakit. tidak ada perdarahan. perdarahan sedikit. Selain itu penderita juga telah mengalami operasi usus buntu tahun 1952 dan suatu operasi pada bahu kanan karena trauma akibat kecelakaan mobil. sampai-sampai perlu dirawat disebuah rumah sakit karena Hb mehurun hingga 4 g%. maka iapun setuju untuk diobati dengan akupunktur. Setelah sepuluh kali akupunktur ini. perdarahan sedikit bercampur dengan . Tanggal 6 September. Selain hemorrhoid internum grade III tidak dijumpai kelainan fisik lain. saya obati dia dengan akupunktur untuk mencegah timbulnya kekecewaan apabila nanti pengo batan akupunktur tidak berhasil saya terangkan pula bahwa "Besides acupuncture medicinal sitz baths are indicated. tidak ada perdarahan. tidak ada perdarahan. tidak ada perdarahan. Tensi 110/80. Pasien diberikan lagi hemostatik per injeksi dan per oral. Tanggal 13 Juni. penderita nampak pucat lagi dan mengeluh tentang vertigo pada perubahan sikap dari berbaring keduduk atau berdiri. roboransia dan hemorrhoid tablet yang masih diteruskan. Sejak tahun 1971 penderita mulai mengeluarkan darah lagi peranum waktu defekasi. Kata Pengantar. terjadi perdarahan banyak. Tanggal 12 September. Tanggal 7 September. If necessary. diare dengan perdarahan sedikit. Penderita diberi pengobatan hemostatik per injeksi. faeces. pada waktu mana ia telah menderita perdarahan per anum tiap hari jika defckasi.agian Penyakit Dalam rumah sakit tempat ia dirawat dan diberikan pengobatan dengan roboransia. Tanggal 15 September. Hemorrhoid merupakan suatu gangguan khronik yang dapat menghambat kegiatan seorang penderita. Saya anjurkan "wait and see". tetapi karena akupunktur merupakan dalam menghadapi salah satu pengobatan yang belum dicobanya hemorrhoidnya selama puluhan tahun itu dan karena belum ada bayangan kapan ia akan dapat pergi ke rumah sakit. Dirumah sakit penderita ditransfusi dan disiapkan untuk operasi hemorrhoid ke empat kalinya.PENGALAMAN PRAKTEK PENGALAMAN PENGOBATAN PERDARAHAN HEMORRHOID DENGAN AKUPUNKTUR. Pada waktu perawatan dirumah sakit maupun setelah lepas dazi perawatan perdarahan per anum masih terus terjadi setiap hari walaupun jumlahnya telah berkurang. tidak terjadi perdarahan Tanggal 8 September. Akupunktur dan obat-obat sama. tidak ada perdarahan. hemorrhoid supositoria. Menurut penderita bagian bedah rumah sakit memandang tidak perlu dilakukan hemorrhoidectomia. More data are needed to show that this traditional way of treatment might be useful in the treatment of haemorrhoid bleeding. nadi normal. Pasien dianjurkan untuk kembali ke rumah sakit sementara pengobatan diteruskan dengan roboransia. Tanggal 20 Agustus. hemorrhoid supositoria. Tanggal 14 September. Tanggal 26 September. perdarahan masih tetap. 1979 . Tanggal 19 September. pucat. Pada waktu masuk rumah sakit pasien mempunyai Hb 3 g% dan mendapat tranfusi darah. Walaupun penderita agak skeptis. dr A Suroso Jakarta sulfas ferrosus. Tanggal 17 September. perdarahan masih tetap. hemorrhoid kapsul ditambah Vitamine K tablet. Dibawah ini disajikan suatu pengalaman pengobatan hemorrhoid dengan cara akupunktur yang dilakukan oleh seorang dokter. Pada hari ini timbul perdarahan agak banyak. Akupunktur dan obat-obat sama seperti diatas. Selain dari pada itu kulit pada titik-titik akupunktur menjadi lebih peka sehingga penderita ngeri untuk ditusuk. Pada tanggal 1 April 1978 penderita berobat pada saya. 14. Untuk penyakitnya itu. parafln liquidum malam hari disamping hemorrhoid supositoria. penderita collaps karena anemi dan dianjurkan untuk dirawat dirumah sakit. pagi terjadi perdarahan banyak. Pengobatan sama. Tidak dilakukan akupunktur dan tidak diberikan obat apa-apa. pagi ini ada perdarahan tiga tetes. Akupunktur dan obat-obat yang diberikan sama. Obat-obat yang diberikan dan akupunktur sama dengan diatas. Tanggal 11 September. (1). Maka dilakukanlah pengobatan akupunktur pada titik U B 33 dan 57 kiri dan kanan serta meneruskan hemorrhoid supositoria. hemorrhoid supositoria dan hemorrhoid kapsul. Pada pemeriksaan nampak keadaan umum penderita baik. untuk kalau diperlukan menyambungnya dengan kuur ke dua sesudahnya. dia telah menjalani operasi sebanyak tiga kali. tidak ada perdarahan. Tanggal 12 Juni. Akupunktur dan obat-obat. perdarahan tetap. vitamine B kompleks dan hemorrhoid supositoria. Riwayat kasus Seorang penderita laki-laki berumur 50 tahun menderita hemorrhoid sudah lebih dari sepuluh tahun. masing-masing ditahun 1952 dan 1955 di Surabaya dan tahun 1967 di Jakarta. 45 SUMMARY A case of chronic haemorrhoid bleeding arrested by accupuncture treatment is described. apply surgical treatment". Tetapi berhubung keadaan keuangan tidak mencukupi. Tanggal 16 September. setelah penderita dirawat dirumah sakit selama klra-kira sebulan pasien kembali berobat pada saya dengan membawa surat pengantar dari rumah sakit yang menyatakan bahwa penderita telah dirawat dengan diagnosa anemia defisiensi besi karena perdarahan khronik (hemorrhoid). hemorrhoid kapsul dan Vitamine K tablet. Pengobatan secara moderen dengan berbagai macam obat/suntikan ataupun tindakan operasi memberi hasil yang sangat bervariasi. Redaksi.

tetapi berkurang. Tanggal 12 Oktober. Akupunktur seperti biasa. Akupunktur sama. 1979 . Cermin Dunia Kedokteran 8 : 26. I Lin Su Ci. Akupunktur seperti tanggal 10 Oktober. Akupunktur kembali ketitik UB 33 dan 57 kiri dan kanan karena subyektip pasien merasa lebih cocok ditusuk dititik itu. Tanggal 3 Oktober. 1977. Tanggal 11 Oktober. New York 1976. Obat-obat tidak diberikan kecuali roboransia. Rasa pegal pada daerah UB 33 dan 57 apabila ada perdarahan banyak sebenarnya ialah "tender points" yang mencerminkan adanya kelainan-kelainan pada alat-alat yang diwakili oleh titik itu. Diskusi Pendapat bahwa akupunktur hanyalah sugesti atau berdasarkan hipnose saja tidak dapat lagi dipertahankan (3. perdarahan sedikit bercampur dengan faeces (darah tidak menetes). KISWOJO : Hubungan pribadi. hanyalah sedikit saja. sungguhpun kadang-kadang masih terdapat perdarahan banyak seperti pada tanggal 10 September dan 11 September serta 7 sampai 15 Oktober yang kemungkinan sebabnya akan dibahas lebih lanjut. Akupunktur seperti tanggal 4 Oktober. Tanggal 16 Oktober. Tanggal 6 Oktober. Peking 1975. Pegal-pegal pada betis berkurang. Shanghai. perdarahan masih banyak. Apakah kombinasi akupunktur dan farmakoterapeutika merupakan terapi terbaik untuk perdarahan hemorrhoid ? Sayang sekali observasi pengobatan akupunktur ini terputus. 4. The academy of Traditional Chinese Medicine. Selain itu juga untuk menetapkan titik mana yang paling tepat untuk ditusuk. Tetapi penggunaan titik-titik secara terus menerus setiap hari untuk akupunktur akan menyebabkan perubahan-perubahan pada titik-titik itu. malah pada. pagi masih menetes dan sore banyak perdarahan. akupunktur U B 33 dan 57 dan kanan. perdarahan banyak menetes. Mudah-mudahan sejawat yang lain dapat memberikan bahan-bahan yang lebih banyak agar pengalamannya itu dapat dipakai pula oleh dokter-dokter akupunkturis lain. 14. existing symptom lasting for posibly one or two days (4). perdarahan masih menetes. Titik-titik akupunktur diganti dengan UB 34 kiri dan kanan serta Du 1. tidak ada perdarahan. Tanggal 14 Oktober. terjadi perdazahan lebih dari lima tetes. (2) Sore perdarahan masih agak banyak.4. Akupunktur titik ekstra 24 kiri dan kanan. Tanggal 29 dan 30 September. 6. pagi tidak ada perdarahan. Tetapi satu kasus saja sudah tentu tidak dapat dipakai untuk mengambil kesimpulan yang tetap dan tepat. Juga ia mengatakan bahwa memang kalau akan ada perdarahan kedua betisnya terasa pegal seperti kramp. tidak ada perdarahan. Hong Kong. 1974. Tanggal 4 Oktober. Sore banyak perdarahan sesudah penderita mengalamai stress psikis (penderita mempunyai kebiasaan defekasi dua kali sehari). Foreign Langguage Press.9 Oktober. Tanggal 7. WARREN FRANK Z : Handbook of Medical Acupuncture. karena kulit dititiktitik yang lama masih sangat peka. LISOWSKI F P : Acupuncture to day. Tanggal 5 Oktober. CEN CIU SIE CIANG I: Akademi Kedokteran Tiongkok. tidak ada perdarahan. perdarahan masih menetes lebih darl lima tetes. Tanggal 13 Oktober. Jauh lebih sedikit dari pada sebelum pengobatan akupunktur. Van Nostrand Reinhold Company.5). Tanggal 15 Oktober. Oleh karena itu diperlukan pengumpulan data yang lebih banyak untuk menetapkan bahwa kasus yang diuraikan diatas bukan "exeption " melainkan menjadi "rule ". 2. Karena berbagai halangan pada hari-harl ini tidak dapat dilakukan tusuk jarum. Perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober mungkin disebabkan karena UB 24 Du 1 bagi pasien ini tidak cocok (reaksi akupunktur terhadap seseorang sangat individuil. Apa sebab sekonyong-konyong timbul perdarahan banyak pada hari-hari tersebut diatas ? Diketahui bahwa salah satu efek samping akupunktur ialah "transient exacerbation of 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Tetapi adalah sangat kebetulan apabila perdarahan berhenti/berkurang pada waktu tusuk jarum dimulai setelah perdarahan itu berlangsung terus menerus selama kira-kira sembilan bulan. Mulai diberikan lagi hemorrhoid kapsul per oral. Untuk menghindari daera-daerah yang pegal saya gunakan titik ekstra 24 dilengan bawah kiri dan kanan. Tanggal 17 Oktober. 5. tidak ada perdarahan. Kesimpulan Ada tanda-tanda bahwa akupunktur dapat dipakai untuk menghentikan perdarahan per anum yang disebabkan oleh hemorrhoid.8. perubahan mana menjadikannya kurang efektip untuk ditusuki jarum (6). Apakah berhentinya atau berkurangnya perdarahan itu bukan karena kebetulan saja? Memang hal itu mungkin juga. banyak perdarahan keluar dan penderita mengeluh bahwa bekas tusukan ( UB 33 dan 57 ) terasa pegal sekali. perdarahan masih menetes lebih dari lima tetes. Hal itu nampak pula pada kasus ini dimana pada mulanya baik saya maupun pasien sama-sama kurang yakin bahwa akupunktur ini akan berhasil. Apakah dapat dikatakan bahwa pengobatan itu berhasil pada kasus ini? Selama pengobatan akupunktur dijalankan jelas bahwa perdarahan kalau tidak berhenti sama sekali. Sayang sekali perkembangan selanjutnya tidak dapat diikuti karena pasien pindah kedaerah lain. ANGGRAINI : Penerimaan akupunktur sebagai ilmu.Tanggal 27 September. Tanggal 1 dan 2 Oktober perdarahan sedikit. Tanggal 31 September.waktu ada tanda-tanda akan berhentinya perdarahan ( 16 dan 17 Oktober ). An outline of chinese acupuncture. Kemungkinan sebab yang lain dari perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober itu ialah karena pada kuur kedua itu tidak diberikan obat-obat seperti hemorrhoid kapsul. sama seperti reaksi terhadap farmakoterapeutika)atau karena kesinambungan akupunktur pada hari-hari itu tidak dapat terpelihara. Tanggal 10 Oktober. Ini dapat menerangkan timbulnya perdarahan banyak pada tanggal 10 dan 11 September yang kemudian berhenti lagi dengan dilanjutkannya akupunktur. 3. Modern Med of Asia 12 (6) : 14. Tanggal 28 September. bagian Akupunktur. 1976. pagi tidak ada perdarahan. KEPUSTAKAAN 1. tidak ada perdarahan.

............ berfungsi sebagai "dukun " yang cukup terkenal..... D Puskesmas Gunung Batu Besar Kota Baru Kalimantan Selatan..... + Ketika saya bertemu dengan dokter itu ditoko. saya.HUMOR ILMU KEDOKTERAN MENSTRUASI YANG BERPINDAH Seorang pasien.. Tidak apa-apa nanti saya beri obat ". jangan-jangan nanti saya tidak bisa hamil lagi . Cermin Dunia Kedokteran No.. D 9..!!!!! drg Ny W Pramudiyo Bandung Jawaban Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran : 1........ Ketika saya mengadakan turney kedesa tempat tinggal " dukun " tersebut kebetulan sekali "dukun" tersebut sedang sakit buang-buang air dan minta pertolongan kepada saya.....saya rasa ini mencemaskan ....... Tentunya hal ini membuat saya gembira sekali. periksa sini.. tetapi saya tidak mau......... dimana sebagian dari mereka yang datang adalah atas anjuran sang " dukun " yang sudah tidak praktek lagi. dr Farouq Ar TERBONGKARNYA RAHASIA .. D 5. saya benar-benar terkejut bukan main . tiga bulan yang lalu saya beri suntikan Depo Provera........ Rasa "gentar " yang mencekam diri saya hilang seketika dan dengan gaya "meyakinkan " saya menasehati dia agar tidak mengulangi perbuatannya... + "Dok. mengingat berita-berita tentang kehebatannya.......... 14.. Sudah sejak lama saya mendapat informasi dari penduduk bahwa ada seorang laki-laki tua...... (Jawab saya singkat dan tegas)....... A 8.. Dan sang "dukun" pun baru sadar bahwa kedoknya selama ini sudah terbongkar tanpa disengaja.. D 4...... 1979 47 .............. karena merupakan awal perkenalan dari sesama penolong orang sakit..jarinya besar-besar........ ... Ketika saya selesai mengadakan anamnesa dan mulai periksa sana .... dr Budi Santoso Manado NGERI !!! Isteri kakak saya yang ingin sekali mengikuti KB bercerita begini : +"Teman saya menganjurkan saya untuk pergi " ke Ahli Kandungan A............! ! !" "Ya. kali ini kok menstruasinya melalui hidung ?" " Ya..... ketika saya membantu membukakan bajunya agar stetoscope lebih leluasa menempel didadanya.... C 2............ Sebab dari setiap pasien yang berobat kepadanya selalu keluar 'PAKU" dari tubuh penderita tersebut........... tangan saya tersentuh dengan puluhan paku yang tersimpan dalam "kantong rahasia" dibagian dalam bajunya.! ! ! ! karena begitu baju dibuka................. A 11.. dimana belum ada tenaga kesehatan yang tinggal menetap... saya lihat....... C 3... KARENA TIDAK DISENGAJA Disebuah desa yang cukup jauh dari tempat saya bekerja..?????". B 7..... B 10. Sejak itu pasien yang datang ke Puskesmas bertambah............ Hari ini dia datang karena jatuh tanggal suntikan ulangan dan ia mengeluh : +"Dok.........saya menyuruh sang 'dukun" berbaring.. A 6. – "Kenapa ?" tanya saya.. walaupun dalam hati saya agak 'gentar " juga... ya itu epistaxis. Dan selalu dikatakan bahwa benda tersebutlah yang menjadi penyebab seseorang menjadi sakit.. sehingga dengan spontan ia minta maaf atas perbuatan yang pernah dilakukan...... ya itu mungkin kalau pintu rahim Nyonya turut berpindah ke hidung ....

Daya kerja vaksin tersebut adalah delapan sampai dua belas bulan. Hal ini dikemukakan sebab ia menjumpai timbulnya perdarahan gastrointestinal yang hebat pada seorang penderita yang mendapat pengobatan 200 mg Sulphinpyrazone empat kali sehari bersama-sama dengan pemberian 8 mg warfarin sehari. 1979. pada kasus dengan stadium lanjut umumnya pengobatan hanya bersifat paliatip saja. Dan vaksin ini telah dicoba pada 36 wanita tanpa menunjukan efek samping yang berarti. Dengan adanya operasi "Coronary artery by pass" dewasa ini rupanya para penderita penyakit jantung coronair mulai mendapat titik terang dan kemungkinan untuk tidak menjadi invalid bagi mereka menjadi semakin besar. Penderita yang tidak dirawat dirumah sakit sebaiknya tidak diberikan Sulphinpyrazone bersama-sama dengan anticoagulant. disamping itu juga banyak ditemukan efek samping dari pemakaian kontrasepsi yang telah ada. WALLWORK et al meneliti 115 penderita yang mengalami coronary artery by pass. WEISSEL et al.Catatan singkat Telah diketahui bahwa adanya hubungan antara gangguan kelenjar thyroid dan hypophysis pada penderita yang berada dalam keadaan fase akhir kegagalan ginjal (end stage renal failure). J. PRIESTMAN et al mencoba meneliti penderitapenderita carcinoma mammae stadium lanjut yang mendapatkan pengobatan hormonal dan yang mendapatkan pengobatan dengan sitostatika. dimana sesudah operasi 75 penderita dapat kembali bekerja penuh seperti keadaan normal dan 59 penderita baru dapat mengerjakan pekerjaan mereka semula sesudah dua sampai enam bulan pasca operasi. Akan tetapi ke dua jenis pengobatan tersebut di atas tidak mempunyai pengaruh terhadap survival rate. Akan tetapi tidak didapatkan adanya pengaruh yang bermakna akibat uremia terhadap sekresi thyroid releasing hormone seperti yang didapatkan oleh penelitipeneliti lain. BMJ 2 : 1680 — 1681. Peneliti berkesimpulan bahwa coronary artery by pass tidak saja menghilangkan gejala akan tetapi juga meningkatkan kesanggupan penderita untuk dapat bekerja seperti sedia kala. Carcinoma mammae merupakan jenis kanker yang cukup banyak dijumpai di Indonesia. 1979 . BMJ 2 : 1673 — 1674. 1979. timbul kenaikan kadar gula darah yang cukup bermakna. M. 14. 1978.5. T. 1978. Oleh sebab itu ia menganjurkan untuk tidak menggunakan beta blocker bersama-sama dengan pemberian antidiabetik oral. demikian anjuran MATTINGLY et al. Dewasa ini beta blocker baik yang kardioselektip maupun yang bukan banyak dipakai untuk penderita hypertensi. Pharmazeutische Industrie 41 (1) : 64. Acta Endocrinologica 90 : 23-32. BMJ 1 : 159.22. Vaksin tersebut merangsang pembentukan antibody terhadap gonadotropine. Juga didapatkan peningkatan Prolactin pada keadaan menurunnya fungsi ginjal. akan tetapi untuk pembentukan antibody tersebut dibutuhkan waktu beberapa bulan. 1979. 1978. Pada keadaan yang lebih lanjut dari kegagalan ginjal tersebut baru ditemukan gangguan hypothalamo-hypophysis. WEISSEL meneliti kadar hormone penderitapenderita dengan kegagalan ginjal dan dari data-data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa akibat awal dari kegagalan ginjal adalah gangguan pengontrolan terhadap Growth hormone. J. BMJ 2 : 1786. Tahun yang lalu National Academy of Science telah mengadakan simposium mengenai kontrasepsi. M. 1978 ). Wright et al mendapatkan pada penelitian mereka bahwa penderita diabetes dengan hypertensi yang diobati dengan beta blocker : metaprolol (100 mg dua kali sehari) atau propranolol ( 80 mg dua kali sehari ) untuk satu bulan yang diikuti dengan diet dan pemberian antidiabetik oral. Dari penelitian yang dilakukannya didapatkan kesimpulan bahwa pada penderita yang mendapat pengobatan sitostatika didapatkan respons yang lebih baik terhadap lamanya remisi dibanding dengan penderita yang mendapatkan pengobatan hormonal. WALWORK et al. Dewasa ini banyak cara kontrasepsi yang dipakai diseluruh dunia. Berhubung banyaknya pemakaian kontrasepsi dewasa ini (di Amerika 68 — 70% wanita memakai kontrasepsi) maka rupa-rupanya para peneliti terus mencari caracara lain yang lebih baik. Salah satu penemuan tersebut ialah "Antifertility vaccin" yang sekarang sedang dicoba oleh Rockefeller Foundation. dimana pada simposium tersebut dibicarakan penelitian dan pengembangan metoda yang tidak membahayakan tetapi cukup efektip ( Chem/Eng News 6. 48 Cermin Dunia Kedokteran No.

4. Semuanya benar. sebab Thyroid iodine " adalah me ningkat. Thyrotoxicosis. 1979 6. d. c. Dosis pemakaian thiouracil untuk penderita hyperthy-roidi adalah : a. Iodinasi penderita struma dengan larutan Lugol be berapa hari sebelum dioperasi. Sesudah Plummer menemukan methoda Plummerisasi pada tahun 1923 maka incidence thyroid storm menurun. tachycardia atau tachyarrhytmia. Semua yang tersebut diatas. Penderita usia lanjut c. Menghambat pembentukan thyroxine. Bukan salah satu diatas. d. Mortalitas penderita dengan thyroid krisis adalah : a. d. Jenis carcinoma thyroid yang tersering adalah : a. Bukan salah satu diatas. e. Menghambat hypophyse untuk mengeluarkan thyrotropic hormone b.Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? Jawaban dapat dilihat pada halaman 47 1. Kehamilan b. c. Semua yang tersebut diatas. b. Pengobatan hyperthyroidi dengan 1131 adalah kontra indikasi pada : a. e. Struma dengan kelainan mata. c. Plummerisasi adalah : a. Manifestasi klinik dari thyroid storm atau thyroid krisis adalah : a. Obat-obat goiter efektip untuk pengobatan hyperthy-roid sebab : a. b. e. Euthyroidi Myxedema Carcinoma thyroid Hyperthyroidi Bukan salah satu diatas. 5. Hypothyroidi Hyperthyroidi Hyperparathyroidi Hyperpituitarisme Bukan salah satu diatas Kadar serum iodine adalah normal Kadar serum iodine adalah rendah Kadar serum iodine meningkat Terjadi peningkatan ekskresi iodine dalam urine. b. c. b. c. Cermin Dunia Kedokteran No. Bukan salah satu diatas. Bukan salah satu diatas. Memperbaiki absorpsi Iodine. e. Struma dengan gejala-gejala dekompensasi jantung. 20—30 mg sehari d. d. 10. c. Penderita hyperthyroidi dengan kelainan jantung d. Iodinasi pada penderita hypertyroidi c. 9. d. Pemberian garam jodium pada penderita struma. 14. Iodinasi pada penderita Kretin b. d. 200—400 mg sehari c. 11. 0. e. c. Kematian biasanya timbul karena adanya kelainan jantung atau hati d. Semuanya salah. 3. e.3—0. e. 1—2 g sehari b. Penderita dengan recurrent exophthalmic goiter e. Diagnosa kemungkinan adalah : a. Protein bound iodine dari seorang penderita didapatkan 12 mcg per 100 cc dan ekskresi dari I131 adalah 10% dalam 24 jam. 8. d. Thyroiditis akut Myxedema Pengobatan dengan iodine Thyrotoxicosis Bukan salah satu diatas 35 2. e. c. Menimbulkan deposit colloid. 49 . b. Carcinoma jenis papiler Carcinoma anaplastik Carcinoma folikuler Angioinvasive adenocarcinoma. b. d. Osteitis fibrosa cystica biasanya karakteristik berhubung dengan a. feces dan sebagainya tetapi kadar iodine dalam serum adalah normal.4 g seminggu e. b. Bukan salah diatas 7. demam. Pada sebagian besar penderita hyperthyroidi : a. Iodine radioactive up take yang bernilai lebih dari biasanya menandakan adanya : a. Hampir 100 % meninggal.

dengan demikian pemakainya dapat merasakan adanya kontak dari denyutan listrik halus yang menyebabkan adanya perasaan pada kulit disektor pangkal amputasi tadi.1978 50 Cermin Dunia Kedokteran No.ABSTRAK-ABSTRAK TANGAN TIRUAN DENGAN RASA PERABAAN SH A N N O N seorang insinyur listrik dari Queensland. seperti tusukan jarum yang halus dan tidak menyakitkan.7. ORTHOPAEDI Gambar kiri : Dr Shanon. Dengan mudah tangan tiruan tersebut dipasang atau dilepaskan dalam beberapa menit saja. Gambar kanart : Memperlihatkan komponen-komponen tangan elektronik tersebut. 13. Jika genggaman tidak keras akan dirasakan sepuluh kali denyutan setiap detik. Tangan yang mempunyai bobot seberat tangan orang dewasa itu dihasilkan dari penelitian selama kurang lebih enam tahun. Sedang untuk perabaannya digunakan pengukur tegangan ukuran kecil yang dipasang pada jari-jari tiruan sehingga informasi mengenai tenaga pegang dari tangan dapat diteruskan oleh arus listrik baterai kembali ke indra perasa pada bagian lengan yang sudah diamputasi (pangkal amputasi). si perancang tangan tiruan bergambar bersama seorang instruktur kerja sosial di Universitas Queensland yang kehilangan tangannya dalam perang Korea. sampai mencapai satu denyutan perdetik pada sentuhan yang paling halus. Informasi ini berupa muatan-muatan listrik kecil yang bergerak pada kulit tubuh yang berubah-ubah frekwensinya sesuai dengan kekuatan pegangan. memegang sesuatu dan yang paling menakjubkan adalah merasakan sesuatu yang dipegangnya. Diperkirakan tangan tiruan tersebut dapat diperoleh dengan harga 2. tengah memperkenalkan tangan elektronik kepada masyarakat Australia. Sehingga otak dapat mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh tangan. 1979 . SH A N N O N memanfaatkan potensi listrik alamiah dari tubuh manusia yang dipadukan melalui sistem elektroda sehingga menghasilkan suatu tenaga Myo-elektrik yang dipakai sebagai tenaga penggerak.000 dollar Australia. 14. KPA. Frekwensi ini lambat laun menjadi berkurang kalau genggaman mengendor. Tangan tiruan ini dilapis dengan kulit plastik yang mirip dengan kulit yang sebenarnya dan mempergunakan sinyal-sinyal listrik alamiah dari tubuh untuk mengontrol pergerakannya. Australia bekerja sama dengan para sarjana dari Kanada telah berhasil membuat tangan tiruan yang mempunyai rasa perabaan.

ClinTrials 15(4) : 106-109. MORGAN dkk meneliti penderita-penderita hypertensi yang dibagi dalam empat kelompok. MORGAN 1. 14. Med J Austr 1 950 -. Sedang 2. 19. akan tetapi tidak selalu dapat terdeteksi di Iraq.ancct 1 : 228 -.230.9% masih menunjukan adanya infeksi sesudah delapan minggu pengobatan. Tetapi pada penderita yang memakai aspirin saja sesudah jumlah yang sama (satu Kg) RPN tidak terjadi. 1977 FARMAKOLOGI Cermin Dunia Kedokteran No.3 +/. Beberapa peneliti mencoba mencari jawaban sejauh mana pengaruh pembatasan garam ini terhadap tekanan darah.5-5 g) saja. Dari penderitapenderita tersebut. Dikatakan sebaiknya pemakaian phenacctin harus benar-benar dibatasi mengingat efek samping yang mungkin timbul. MORGAN mengatakan bahwa pembatasan garam ini cukup dapat menurunkan tekanan darah diastole. disertai pemakainya yang sering maka strain-strain kuman yang resisten mulai timbul dimana-mana.PENGOBATAN HYPERTENSI DENGAN PEMBATASAN GARAM Pembatasan pemakaian garam dapur (NaCl) sebagai "pengobatanpelengkap" pada penderita hypertensi merupakan salah satu prosedur rutin yang dilakukan dalam klinik. Pada kelompok ini yang terdiri dari 31 penderita. kemungkinan pengontrolan terhadap tekanan darah akan menjadi lebih baik. 1978 ILMU PENYAKIT DALAM PENYEBAB SUBFERTILITAS PADA PRIA Gonorrhoea merupakan penyakit kelamin yang umum di jumpai dewasa ini.1978 HUBUNGAN RPN DENGAN ASPIRIN & PHENACETIN Pada klinik rheumatologi di Brisbane. hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan test sensitivitas.954. Australia telah dilakukan penelitian pemakaian aspirin yang dibandingkan dengan pemakaian aspirin dengan kombinasi phenacetin dalam bentuk APC terhadap efek samping yang terjadi pada penderita dengan rheumatoid arthirits. RIADI HUSAIN et al meneliti 1061 pria subfertil di Iraq dan menemukan 171 ( 16% ) dengan Neisseria gonorrhoea yang positip tetapi tanpa gejala. 1979 51 . demikian juga dalam praktek sehari-hari.3% masih menunjukan adanya infeksi setelah dua minggu pengobatan dengan antibiotika yang biasa digunakan. Dengan tersedianya antibiotika yang cukup pada saat ini. Lima puluh tiga prosen dari penderita tersebut diatas menunjukan perbaikan dari kwalitas semen sesudah mendapat pengobatan. kloramfenikol. Salah satu kelompok penderita dengan tekanan darah diastole antara 95—109 mmHg hanya diberi pengobatan pembatasan garam 70—100 mmol/hari (3. 1AN FERGUSON et al.1. ternyata pembatasan garam dapat menurunkan tekanan darah diastole 7. Rupanya N gonorrhoea yang diisolasi dari penelitian tersebut resisten terhadap penisilin. VENEROLOGI RIADI HUSAIN et al. Akan tetapi penurunan tekanan darah diastole ini tidak sebesar penderita yang diobati dengan obat antihypertensi. eritromisin dan berbagai macam antibiotika lain. Salah satu kemungkinan adalah kuman tersebut memproduksi penisilinase. IAN FERGUSON et al mendapatkan pada pemakaian aspirin dalam bentuk kombinasi dengan phenacetin (APC) yang lebih dari satu kg aspirin.6 mmHg. Juga dikatakan bahwa bila pada semua penderita hypertensi diberikan pembatasan garam kurang dari 100 mmol/hari ( 5g) . ditemukan adanya hubungan yang bermakna dengan terjadinya renal papillary necrosis (RPN).

laporan dibawah ini mungkin menarik bagi dokterdokter yang dalam praktek sehari-harinya sering menjumpai penderita dengan psoriasis. tidak merokok serta tidak mempunyai kelainan thyroid. Kelompok ini mempunyai diet yang tradisionil ( Casava merupakan makanan pokok ). Juga didapatkan korelasi antara kenaikan konsentrasi thiocyanate dengan pembesaran kelenjar thyroid. DERMATOLOGI 52 Cermin Dunia Kedokteran No. Sudah diketahui bahwa penyebabnya adalah kekurangan Iodine . Pada penghentian pemberian Casava didapatkan penurunan yang nyata dari kadar thiocyanate tersebut dalam serum maupun urine. 1979 . Kelompok ini dipakai untuk penilaian am-bang inhibisi thiocyanate terhadap I thyroid up take dan mereka tidak berada dalam 131 keadaan Iodine defisiensi. 1978. BOURDOUX meneliti 1405 penduduk Ubangi dimana prevalence goiter didaerah tersebut adalah 60—70% dari populasi sedang Kretin adalah 1—10%. Ternyata terjadi juga ekskresi Iodine dalam urine yang meningkat pada golongan dengan diet Casava yang tinggi dan peningkatan ini sangat bermakna. Pada pemberian overload dari Casava selama tiga hari berturut-turut nampak adanya peningkatan kadar thiocyanate serum maupun urine. ENDOKRINO LOGI CIMETIDINE UNTUK PENDERITA PSORIASIS ? Cimetidine sebagai obat yang dipakai untuk mengobati ulkus duodeni/ventrikuli mulai banyak dipakai saat ini. Sudah diketahui bahwa thiocyanate mempunyai efek antithyroid. terutama didaerah-daerah endemik. Pengobatan ulkus duodeni dengan cimetidine 1 g/hari selama sebulan ternyata tidak duodeni/ventirkuli akan tetapi juga menyembuhkan saja menyembuhkan ulkus penderita psoriasis. J Clin Endocrinol Metab 40 (4) : 613 — 621. tetapi terjadi remisi yang komplit setelah pemberian cimetidine kedua kalinya akibat kambuhnya ulkus yang diderita. berumur antara 10—30 tahun. Demikian juga terjadi pada in take Casava yang kronik. BOURDOUX mendapatkan hasil serum thiocyanate serta urine yang meningkat pada kelompok II dan III sedangkan group I dan II tidak menunjukan peningkatan. Penduduk asli yang diteliti dibagi dalam tiga kelompok dimana kelompok I terdiri dari 66 anak wanita berumur antara 9—16 tahun dengan standard hidup yang cukup tinggi dibanding populasi seluruhnya dan mempunyai diet yang cukup baik. Kelompok ke V terdiri dari 10 orang Belgia berumur antara 45—60 tahun dengan pembesaran kelenjar thyroid yang nontoxic. Penduduk hidup dalam keadaan " subsistence level " dan Casava ( singkong ) merupakan makanan pokok mereka. 150 pria dan 236 wanita berumur antara 0—80 tahun.CASAVA SEBAGAI PENYEBAB GOITER Kretin Endemik cukup banyak di jumpai dinegara kita. 1978. Sesudah tiga bulan psoriasis yang diderita tersebut timbul lagi. Akan tetapi penelitian BOURDOUX dan kawan-kawan di Ubangi ( Zaire ) yang merupakan suatu daerah goiter endemik di Afrika mungkin akan menggugah kita untuk lebih memikirkan bahwa Iodine bukan satu-satunya penyebab goiter tersebut. Lancet 2 : 1211. Kelompok ini dipakai sebagai kontrol dimana kadar thiocyanate serum dan urine mereka dipakai sebagai parameter dalam penelitian ini. Kelompok ke III merupakan sisanya. Penulis yang berasal dari Italia ini melaporkan kejadian diatas dan menandaskan perlunya observasi untuk mendapatkan data-data yang lebih lengkap tentang sebab penyembuhan psoriasis yang dilaporkan diatas. Kelompok ke II terdiri dari 386 penduduk. terdiri dari laki-laki dan wanita berumur antara 15—30 tahun. Diduga kemungkinan penyebab lain dari goiter endemik pada penduduk didaerah tersebut adalah diet Casava yang tinggi sehingga kadar thiocyanate yang tinggi dalam serum mempengaruhi sintesa hormone thyroid dan menimbulkan keadaan hypothyroid. BOURDOUX et al. 14. Kelompok ke IV diambil dari 106 orang Belgia yang tinggal didaerah itu.

Kegiatan ini yang diadakan setiap dua tahun juga merupakan kesempatan yang baik untuk berjumpa lagi dengan temanteman lama dan mempererat tali rasa persaudaraan.UNIVERSITARIA MUKTAMAR IKATAN DOKTER INDONESIA KE XVI Hotel Bali Beach. Dekan FKUI sedang memberikan kata sambutan pada pembukaan KPPIK — X. dr Iwan Darmansjah bersama Prof Mahar Mardjono sedang melihat-lihat pameran farmasi sesaat sesudah pembukaan KPPIK — X. penyakit jantung rematik. 7 — 10 Desember 1978 Pertemuan ini yang dikunjungi para dokter dari sekuruh pe losok tanah air. penyakit kelamin. Dan pantai pulau Bali yang indah dengan suasana yang penuh dengan berbagai jenis kegiatan kesenian tradisionil merupakan tempat yang tepat untuk mencapai maksud tersebut. Bersamaan dengan muktamar ini IKATAN ISTERI DOKTER INDONESIA juga mengadakan kongresnya bertempat disuatu hotel tak jauh dari Hotel Bali Beach. neurologi dan sebagainya. Nampaknya peserta kursus banyak menaruh minat pada topik-topik tertentu hal ini terbukti dimana pada saat-saat tertentu hanya ruang-ruang tertentu yang dipenuhi oleh para Cermin Dunia Kedokteran No. Pada kursus tersebut disajikan 146 kertas kerja dalam bentuk simposium-simposium yang seluruhnya meliputi 22 Topik. infeksi saluran kencing. Simposium serta kuliah-kuliah umum tersebut diadakan serentak dalam tiga ruang yang berbeda. obat dan penggunaannya yang rasional. diabetes dan kehamilan. 1979 53 . OLH KURSUS PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA 1979. penanggulangan luka diabetes. yang menggantikan dr. penanggulangan hipertensi. diagnosa dini kanker. pengobatan mikosis. Penyediaan konsumsi dilakukan melaui penjualan kuponkupon makan dengan harga yang pantas di pulau turis ini dan dapat ditukarkan dengan makanan secara prasmanan pada sebuah restoran yang tak jauh lataknya dari kegiatan muktamar. serta sekaligus mengendorkan otot dan syaraf yang sudah sekian lama tegang dalam memikul tugas dokter sehari-hari. radioterapi dan kanker. payah jantung. Pada tanggal 23—27 Januari 1979 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta telah berlangsung Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran ke X ( KPPIK-X ). Prof Gandasubrata. merupakan kulminasi dari segala kegiatan berorganisasi para dokter. Waktu diantaranya tentunya masih dapat dipergunakan untuk turun ke kota berbelanja. Jakarta untuk memimpin IDI. sehingga dapat dikatakan bahwa muktamar ini merupakan reuni keluarga dokter Indonesia. masalah kegawatan dalam berbagai bidang klinik. Ketua Panitia Penyelenggara. gastroenterologi. Denpasar.traumatologi. Abdul Cholil ketua BKKBN DKI. Untuk periode 1978 — 1980. obat dan masyarakat. Jakarta. sedang kan untuk periode 1980 — 1982 telah terpilih dr. waktu pada malam hari di isi dengan sidang-sidang yang membicarakan organisasi IDI. Selain penyajian naskah-naskah ilmiah dipagi hari dan siang hari. 14. Utoyo Sukaton. i mmunologi. jabatan ketua umum IDI dipegang oleh dr. sebagian merupakan wakil cabang-cabang IDI. penyakit hati menahun. Panitia penyelenggaran yang sudah berpengalaman disertai sarana-sarana pariwisata yang baik membuat muktamar di pu lau dewata ini suatu pengalaman yang menyenangkan sekali. eklamsi. Topik yang disajikan antara lain : infark jantung akut. dari Bagian Kesehatan Anak FKUI/ RSTM. Samsuddin.

Kalbe Farma telah menyelenggarakan Simposium penyakit-penyakit infeksi di Ujung Pandang. Salemba 6 Jakarta 24 — 29 September 1979 Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi ke IV di Jakarta ( Kampus Universitas Indonesia ) Sekretariat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia JI.O. Untunglah Panitia dengan bijaknya telah memasang paper berjudul " Pemeriksaan gonorrhoica di kalangan wanita tuna susila di Kota Madya Ujung Pandang " sebagai acara terakhir. nephrologi dan hipertensi. maka tidak mengherankan bila pertanyaan-pertanyaan yang datangnya bertubi-tubi pada pagi hari. Sehingga para dokter ingin lebih mengetahui perkembangan farmakologi saat ini. menjelang sore makin lama semakin jarang. apalagi dengan dapat dijualnya buku naskah lengkap KPPIK-X sejak permulaan kursus berlangsung. q SIMPOSIUM PENYAKIT PENYAKIT INFEKSI Ujung Pandang. jangan-jangan mata awaklah yang mulai rabun. ada pula yang gelap gulita sehingga yang melihat menjadi bimbang. endokrinologi. Box. "Yang wanita ini ialah Elvy Sukaesih sedangkan yang lain ialah Ayatollah Khomeini". cardiologi dan farmakologi dibicarakan. Walaupun diselenggarakan secara sederhana. Box 60 Yogyakarta 14 — 15 Juni 1979 Kongres Pertama Perkumpulan Andrologi Indonesia (PANDI) Dalam Rangka Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Lagi pula mereka berhasil menyelenggarakan acara dengan lancar dan mulus. P. Mangkuyudan. simposium ini dihadiri oleh sekitar 320 peserta. 1979 . Dr. 14. Rupanya Farmakologi juga banyak menarik perhatian para peserta mungkin hal ini berhubung membanjirnya detailer serta banyaknya obat-obat yang beredar dewasa ini.S. Suatu hal yang patut dipuji ialah keberanian Panitia untuk penyelenggaraan pertemuan ilmiah ini secara sederhana di kampus dan bukan di hotel mewah sebagaimana lazimnya. 14 April 1979 Pada tanggal 14 April 1979 yang lalu. Mangkuyudan P. RS kalender kegiatan ilmiah 10 — 15 Juni 1979 Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Dan hadirinpun bertepuk-tepuk memuji kebolehan pak Tini Sidin yang salah asuhan ini.O. Pada akhir dari kursus penyegar tersebut diadakan angket yang nantinya akan dipakai oleh panitia sebagai umpan balik untuk pelaksanaan KPPIK yang berikutnya. Ada pula penceramah menampilkan gambar wanita montok dan orang tua berjanggut. Sehingga banyak peserta yang sedianya ingin pulang lebih dahulu terpaksa membatalkan niatnya oleh karena ingin sekali mendengar pengalaman penceramah diantara anak-anak Hawa itu. Nampaknya panitia cukup berhasil dalam menyelenggarakan KPPIK-X ini. J1 dr Soetomo 16 Semarang 25 — 27 Juni 1979 Pertemuan Regional Ahli Farmakologi Asia Tenggara dan Pasifik Barat ke II di Yogyakarta Sekretariat Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Sekip Utara Yogyakarta 29 — 30 Juni 1979 Simposium Pulmonologi : Batuk khronik dan berulang pada anak di Jakarta Sekretariat Unit kerja Koordinasi Pulmonologi IDAI dan Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia J1. Topik-topik yang diajukan sebagian besar membahas malaria dan deman tifoid.S. Penjelasan ini diberikan agar para hadirin tidak terbalik menafsirkannya. Salemba 4 Jakarta q 54 Cermin Dunia Kedokteran No. Karena terdapat 26 kertas kerja yang dibahas dalam simposium yang berlangsung selama sehari saja. Rupanya peminat terhadap buku naskah lengkap tersebut juga cukup besar sehingga seluruh buku yang dicetak oleh panitia habis terjual.T. Fakultas Ilmu-Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin yang bekerja sama dengan P. Diantara slide-slide yang ditampilkan ada sebagian yang hurufnya kabur ada yang hurufnya sebesar semut. Kariadi. 60 Yogyakarta 15 — 16 Juni 1979 Seminar Nasional ke II Ikatan Ahli Radiologi Indonesia di Semarang Sekretariat : Bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R.peserta antara lain ruang-ruang ditempat mana topik gastroenterologi.S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful