No.14 , 1979

Cermin Dunia Kedokteran
International Standard Serial Number : 0125 — 913X Majalah triwulan diterbitkan oleh : Pusat Penelitian dan Pengembangan P.T. Kalbe Farma dan dipersembahkan secara cuma-cuma

Daftar isi
4

EDITORIAL ARTIKEL

5 11 17 19 23 26

BEBERAPAASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA CANCER OF THE THYROID PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK GANGGUAN BERJALAN PADA KRETIN ENDEMIK THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN ANTARA KEPERCAYAAN DAN KENYATAAN : Kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak TUMBUH—TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS KIRIMAN DARI PUSKESMAS PEDESAAN TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI

29 32
Hasil scanning kelenjar thyroid

34 37 39 42 45 47 48 49 50

RESENSI BUKU PENGALAMAN PRAKTEK HUMOR ILMU KEDOKTERAN CATATAN SINGKAT RUANG PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN KAMI TELAH MEMBACA UNTUK ANDA : Abstrak-abstrak UNIVERSITARIA

53

Kelenjar gondok yang pada keadaan normal demikian kecil bentuknya sehingga tak tampak, ternyata besar sekali pengaruhnya atas pertumbuhan fisik dan perkembangan intelek. Khususnya pada bayi-bayi dan anak-anak, kekurangan hormon kelenjar gondok yaitu thyroxine, yang untuk pembentukannya memerlukan elemen Iodine, cara penanggulangannya menentukan sekali bagi nasib si penderita. Makin dini dimulai pengobatannya maka makin baik nasib penderita tadi. Perlu diketahui, babwa hingga kini beberapa daerah di tanah air kita masih dikenal sebagai daerah goiter endemik dengan cretin-cretin endemiknya. Sesungguhnya pencegahan endemic goiter tidak sulit maupun mabal, yaitu dengan penambaban elemen Iodine dalam makanan/minuman sehari-hari. Salab satu cara yang telah dikenal sejak lama ialah mencampuri garam masak yang dimakan sehari-hari dengan sedikit Iodine. Akan tetapi hingga kini penyediaan dan penyebaran garam Iodine masih belum seperti yang diharapkan. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama pengertian daerah endemic goiter dapat dihapus dari perbendaharaan istilah ilmu kedokteran Indonesia.

Redaksi

4

Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

BEBERAPA ASPEK PENYAKIT GONDOK DI INDONESIA

Dr. R. Djokomoeljanto Bagian Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R.S. Dr. Kariadi Semarang. Unsur Iodine diserap usus, masuk sirkulasi dan ditangkap oleh bermacam-macam kelenjar, antara lain : choroid, ciliary body, kelenjar susu, plasenta, kelenjar air ludah, mukosa lambung serta intestinum tenue dan paling banyak oleh kelenjar gondok. Hanya yang terakhir akan disinggung, sebab yang lain tidak mempunyai arti fisiologik maupun klinik. Prosesnya meliputi tujuh langkah : (1). Penangkapan iodide ("iodide trapping ") oleh folikel, yang merupakan proses aktif. (2). Organifikasi, dalam mana terjadi oksidasi iodine menempati valensi lebih tinggi yang diteruskan dengan iodinasi oleh unsur ini terhadap residu tirosil molekul thyroglobulin, untuk membentuk MIT (monoiodotyrosin) dan DIT (diiodotyrosin). (3). Proses coupling, terjadi pembauran MIT dan DIT membentuk T3 (triodotyronin) dan dua DIT membentuk T4 (thyro)dn). Keduanya masih dalam molekul thyroglobulin (TG).

SUMMARY The normal physiology of the thyroid gland is presented to enable the reader to understand its role in the somatic as well as the mental development of the whole individual from conception to adulthood. Two brain growth spurts (e g irreversible vulnerable periodes)can be identified ; one is during the 10 — 18 weeks gestation and the other more important is 25 weeks onward continued until three to four years post natal. The myelinization may continue until 18 years. Early diagnosis and treatment of hypothyroidismboth , the congenital as well as the juvenile type is imperative. The same is true for endemic cretinism, type for which mass prophylaxis is the treatment of choice since the whole community is at risk. PENDAHULUAN Kiranya tidak mungkin bagi kami mereview semua hal tentang seluk beluk penyakit gondok dalam waktu sesingkat ini. Meski demikian akan dicoba menyoroti beberapa hal yang kami anggap penting bagi dokter umum khususnya yang bekerja di daerah, di Puskesmas. Meskipun dasar ilmiah sangat penting, namun dalam pelaksanaannya pendekatan klinik akan merupakan inti dari tulisan ini. Untuk mencapai tujuan ini, maka berturut-turut akan dibahas secara singkat : • Fisiologi kelenjar gondok, • Perkembangan kelenjar gondok fetus dan pengaruhnya terhadap perkembangan somatik dan susunan saraf pusat, • Capita selecta penyakit gondok yang kami anggap relevan, serta, • Anjuran dan penutup. FISIOLOGI KELENJAR GONDOK Bahan utama bagi pembentukan hormon thyroid adalah Iodine. Ini terdapat banyak dalam bahan yang berasal dari laut (ikan laut, ganggang, dan sebagainya), atau terdapat dalam alam masuk tubuh lewat minuman serta makanan. Nasib unsur Iodine tersebut yang sudah berada dalam saluran makanan adalah sebagai berikut (CRYER 1976, EVERED 1976, MC KENZIE 1976, INGBAR 1974) :

(4).

Penyimpanan TG yang mengandung MIT, DIT, T3 dan T4 ke dalam kolloid. (5). Proteolisis. Pelepasan ikatan TG dengan hormon di atas. Pelepasan ini dipengaruhi protease enzim. Efek TSH terutama ialah memindah TG—hormon tadi dari kolloid ke sel folikel, dan baru disini dicerna oleh enzim proteolisis. (6). Deiodinasi. Sebetulnya merupakan usaha meningkatkan efektivitas dan efisiensi unsur Iodine. Dari empat iodotyrosin dan iodotyronin tadi hanya iodotyronin (T3, T4) yang secara biologik dan fisiologik aktif. Oleh karenanya MIT dan DIT dipecah lagi menjadi unsur Iodine dan gugusan tyrosil, yang kemudian kembali lagi dalam siklus hormonogenesis. (7). Pelepasan hormon : baik T4 maupun T3 dikeluarkan dari kelenjar, tetapi sebagian besar adalah T4. Hormon yang berada dalam sirkulasi diangkut oleh protein, yaitu : TBG (thyroid binding globulin), TBPA (binding prealbumin) dan albumin. Di samping yang bound ada juga yang " free " , FT4 maupun FT3, yang merupakan hormon aktif dan efektif, lagipula inilah yang efektif dalam mekanisma umpan balik dengan hipofise maupun hipotalamus. Kirakira 0,04% thyroxin dan 0,4% triiodothyronin dalam keadaan
Cermin Dunia Kedokteran No. 14, 1979

5

sedangkan pada domba malahan hanya T3 yang lewat sedangkan T4 tidak. tetapi terkonjugasi dan diekskresikan lewat empedu. TABUCHI et al 1974. PAS. 1976). Sehubungan dengan ini baiklah ditinjau perkembangan susunan saraf manusia. perchlorat. TRH. Di sini terdapat " preferen6 Cermin Dunia Kedokteran No. Jelas bahwa sistem hipofise—thyroid sudah bekerja sejak minggu ke 12. Pada permulaan kehamilan hormon ini terikat pada TBPA yang makin lama dioper oleh TBG. Tentu saja harus diingat hendaknya konklusi yang dibuat harus cukup hati-hati. Dengan demikian semua keadaan yang disertai kurangnya kadar hormon dalam sirkulasi akan meningkatkan TSH (pada hipothyroidi. Proses mielinisasi berjalan bersamaan dengan kedua growth spurt di atas. sulfonamide (step 2. Kenaikan free hormon T3 dan T4 akan menurunkan. toh sebagian ada yang dikeluarkan di tinja maupun di urine. 1979 tial secretion " (PATEL 1973. Iodine dalam kadar banyak (step 2. Yang dapat lewat. MTU dan sebagainya). dimana nampaknya growth kedua lebih penting artinya dari yang pertama : • Antara minggu ke 10 — 18. 3. 3). yang semuanya memberikan kurangnya sekresi hormon. meskipun masih diteruskan postnatal di beberapa bagian lain khususnya cerebellum). nitrat. Penelitian pada manusia memang masih sangat terbatas. yang berusaha mengatur Iodine intrathyroidal. Sekarang bagaimana peranan hormon thyroid ibu terhadap anak yang dikandungnya ? Adakah transfer hormon yang berarti ? Meskipun TRH dapat lewat plasenta namun kadarnya sedemikian kecil untuk memberikan efek fisiologik pada fetus.bebas. Ada dua growth — spurt yang dialami s s p manusia. anatomik perbandingan. kerusakan karena radiasi) maka kelenjar akan membuat lebih banyak T3 daripada T4. terutama multiplikasi neuron (neurogenesis dikatakan melulu terjadi dalam fase ini terutama. 5). methimazol. maka itu banyak pengetahuan kita berdasarkan atas extra-polasi data binatang. Meskipun ada sirkulasi enterohepatik. baik compensated maupun decompensated hypothyroidism). antithyroid drugs (PTU. Sehubungan dengan tahap/step hormonogenesis di atas. masih ada " autoregulation " oleh kelenjar sendiri. Sebagian besar T4 (80%) dimetabolisir dengan cara deiodinasi diperifer dan kira-kira 50% membentuk T3. • Growth-spurt yang terjadi pada minggu ke 25 dan seterusnya sampai tiga sampai empat tahun post natal. 4. PERKEMBANGAN KELENJAR GONDOK FETUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN Perkembangan fetal thyroid dapat dibagi dalam tiga fase : tahap prekolloid (hari 47 — 72). MTU. Mengenai T3 dan T4 dapat disimpulkan bahwa terdapat transfer ini tetapi jumlahnya sangat sedikit pada manusia. COSTA 1972. perjodat. demikian juga sekresinya. T3 dan T4 pada manusia dan binatang lain melewati plasenta hanya dalam jumlah yang sangat kecil. thiourea. lagipula TSH tak melewatinya. Berdasar hal ini dan sebab lainnya. malahan berjalan lebih lama lagi. PTU. maka dalam darahnya terdapat kadar T3 yang normal. Mungkin juga elemental iodine berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan (PHAROAH 1971). meskipun kemungkinan lewat hipotalamus belum dikesampingkan. LATS. Pengaturan aktifitas kelenjar gondok dipengaruhi oleh hormon TSH dari lobus anterior hipofisis. HTS (human thyroid stimulator) dan H — TACS (human thyroid adenylcyclase stimulator) (Mc KENZIE 1976. tahap kolloid (73 — 80) dan follikuler. Di samping pengaturan ini. sebaliknya penurunan kadarnya akan menaikkan sekresi TSH sebagai umpan baliknya. defisiensi Iodine. Stimulator yang berperanan di sini ialah : LATS. Kenaikan TSH diikuti hiperplasi dan hiperfungsi kelenjar gondok. goitrin dan progoitrin (step 1). Tetapi dikatakan juga transfer T3 jauh lebih cepat dari pada transfer T4. zat yang berpengaruh dalam pembentukan hormon ini dapat digolongkan menurut titik tangkap kerjanya. dulu dianggap sebab utamanya ialah akibat stimulus TSH. Umpan balik ini terutama lewat hipofisis. namun hakekatnya tidak sedemikian mudah. DELANGE 1972). Dalam minggu 10 — 12 kelenjar telah dapat menampung radioiodine dan membuat iodoprotein. GOSLINGS 1975). CZERNICHOW 1975. Nampaknya perkembangan fetus sampai minggu ke 12 praktis dapat terjadi tanpa pengaruh hormon thyroid (ingat bahwa ada beberapa laporan bayi lahir normal dari ibu yang jelashipothyroid)meskipun patogenesanya belum jelas hingga kini. (COSTA 1972. SALO MON. Perlu diketahui zat yang dapat lewat atau tidak dapat lewat plasenta. Kadar free T4 naik terus sehingga mencapai kadar waktu lahir pada minggu ke 20. (DUSSAULT et al 1972). sulfonylurea. enzimatik. Sebagai contoh : apabila ada defisiensi Iodine ringan maka reaksi tubuh pertama ialah meningkatnya uptake meskipun TSH tetap. DOBBING and SANDS 1973. Perkembangan ini lebih ke sel glia. 14. Hal ini dibuktikan dengan data yang memperlihatkan penderita athyreotic yang dibuat euthyroid dengan T4 sintetik. yang sebaliknya ia masih diatur oleh hipotalamus (TRH thyroid releasing hormone). Sebagian kecil thyroxin tidak di-deiodinasikan. BALAZS 1975) : (a). thiocyanat. (b). Kadar T3 sangat rendah sebelum minggu ke 24 tetapi kemudian naik juga. maka obat. sebab sukar sekali mendapat material dan apalagi membuat keadaan yang murni. FISHER 1975. Tujuannya kiranya jelas : lebih ekonomis dan efeknya lebih kuat. TSH sudah dapat ditemukan dalam hipofise maupun serum pada minggu ke 12. Bagaimanapun juga perlu ada penelitian yang lebih banyak mengenai soal ini. Pada penyakit GRAVES. Yang tidak dapat lewat : TSH. Sekarang ada bermacam-macam TSI ini (thyroid stimulating immunoglobulins) di antaranya LATS — p (protector). Seperti disinggung di atas. maka dapatlah diambil kesimpulan sebagai berikut (DOBBING 1975. Ini disebut "pre-growth-spurt". . thyroxin dianggap sebagai "prohormon" sedangkan T3 sebagai active-hormonnya. Berdasarkan pemeriksaan kimiawi. KAREN dan KLEEMAN. antara lain : unsur Iodine. Apabila kadar Iodine intrathyroidal kurang (seperti pada pengobatan dengan ATD.

Berikan mulai sedikit demi sedikit ditingkatkan dan dievaluasi kemudian. pembentukan dendrit b. normo. Apabila dengan scanning 1131 didapati cold nodule. Sepuluh hingga 20% cold nodule biasanya maligna. • Defek kongenital enzim yang dipergunakan dalam hormonogenesis. maka bisa dibayangkan akibat yang terjadi karena gangguan luar dipengaruhi oleh jumlah yang terkena. A. thyroiditis (CRYER 1976). atau hipothyroid (periksalah catatan selanjutnya). maka dari analisa data embrio manusia dapat disimpulkan bahwa pada minggu'ke enam mulai timbul telinga dalam dan luar. arborisasi dan interkoneksi (DUNN 1972. sakit. desiccated atau thyroxin) sebagai supresi TSH. Dengan demikian masa ini sesuai dengan perioda vulnerabel. keras. Yang terpenting dari semuanya di atas ialah kenyataan bahwa sintesa protein di otak. DH) Succ. Behaviour (innate atau adaptive) Disadur dari : Balazs. dicatat dan sebagainya. mielinisasi. tak demikian halnya dengan akibat gangguan hormon pada masa periode perkembangan tertentu (BALAZS 1972). Keadaan ini pada umumnya disebabkan oleh rangsangan dari TSH atau reaksi terhadap produksi hormon yang " kurang ". Thyroid Deficiency Undernutrition ada kelainan spesifik yang konsisten pada cilia dan sel ganglion spiralis pada embrio ayam yang berumur sepuluh hari yang disuntik PTU dan dapat dicegah dengan memberikan thyroxin bersama PTU. difus baik hipo atau euthyroid mengarahkan pada suatu defek sintesa hormon (apabila bukan daerah endemik). Baik gangguan hormonal maupun nutrisi dapat memberikan gangguan permanen. Kerjasama dengan GH sangat penting dalam pertumbuhan somatik ini. Kelainan mental endokrin pada usia dewasa biasanya reversibel. pengobatan secara rasionil adalah memberi hormonthyroid (pulvus. kecuali karena stimulus lama dari defisiensi lodine. Hal ini diperkuat oleh data BARGMAN dan GARDNER (1967) yang menunjukkan bahwa 7 . • Defek yang didapat karena supresi oleh zat goitrogen (obat ataupun zat dari alam). tumor (benigna. Khusus mengenai synaptogenesis dan arborisasi dendrit. Jumlah mielin b. Terhambatnya osifikasi epifisis merupakan gambaran khas dari defisiensi hormon ini (KRANE 1972). Di daerah dimana gondok bukan endemik dan bukan Iodine sebagai sebab gondok maka terutama pada anak menjelang dewasa (adolescents) banyak mengidap ini karena Chronic lymphocytic thyroiditis (HUNG. Efek defisiensi thyroid dan nutrisi terhadap perkembangan s. kista. Apabila ditelusur maka bayi tersebut dikandung dalam kandungan 18 minggu atau kurang. CAPITA SELECTA PENYAKIT GONDOK Gondok pada anak. Gondok tersebut dapat sebagai akibat hiperplasi. (d). maligna). Meskipun defisiensi thyroid menghambat pertumbuhan skelet. Sebelum usia remaja biasanya gondok kurang diperhatikan oleh pasien maupun keluarganya. dikatakan bahwa pada binatang.p. jangan 99m TC buru-buru bertindak tetapi periksa lagi dengan scanning sebab zat ini memberikan gambaran jelas juga pada early trapping phase yang tak terlihat pada I 131 scanning. sedangkan sejak minggu ke sepuluh organa Corti mulai berdiferensiasi yang selesai pada minggu ke 20 (GOSLINGS et al 1975).(c). Sesudah memeriksa besarnya gondok. maka kita harus memperhatikan apakah kasus ini hiper. Cermin Dunia Kedokteran No. Kalau masing-masing sel otak cerebellum mempunyai " hari jadi " sendiri-sendiri. Ini dianggap sebagai jaminan untuk "higher mental function" anak tersebut. kekurangan thyroid menyebabkan seluruh bagian otak depresi. interkoneksi tergantung atas hormon tiroid yang cukup. Suatu contoh yang jelas adalah terjadinya microcephali di Jepang sekitar daerah bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Gondok yang non-toksik ini terdapat dalam keadaan sebagai berikut (HA L L et al. Mengenai jumlah minimum yang dibutuhkan perkembangan normal jaringan ini tak seorangpun dapat menjawab hingga kini (QUERIDO 1975). kurang terganggu Apabila pertumbuhan ssp ini dihubungkan dengan pertumbuhan telinga. MENKES 1975). Est. Pembentukan dendrit dan cabangnya akan membentuk hubungan sinaps. Yang thyroxin hormone dependant ialah pertumbuhan mielin (perpanjangan rantai asam lemak). hubungan sinaps Glia a. dan malahan sebagai "irreversible vulnerability". namun paling penting ialah maturasinya. Ch. mungkin suatu keganasan. All-or-none phenomen. sintesa protein. Pembesaran yang cepat. • Thyroiditis auto immune •Thyroiditis Riedel. Otak lebih plastis selama masa pembentukan yang sesungguhnya jika dibandingkan dengan masa-masa sesudahnya. waktu lama hambatan dan kelompok sel yang terganggu. 1970). dan mempunyai sifat "once-only-periods of oportunity to grow well". perlu pertimbangkan tindakan bedah. 1974) : • Deasiensi Iodine. Bagi yang bukan tersangka ganas. 14.s. tidak hyperthyroidi dan sebagainya (non toksik) dan bukan kekurangan hormon. Gondok noduler pada anak perlu diberikan perhatian besar sebab ini tidak biasa. struktur mielin E n z i m (GDC. 1972. 1979 Berat otak Jumlah sel akhir Poriode pembentukan sel postnatal Bcsar sel Neuron kurang tetap diperpanjang (cerebellum) mengecil kurang terlambat kurang tetap kurang kurang t e t a p t e t a p normal normal kurang berubah tak ubah terganggu a. Gondok yang halus membesar.

pun terganggu. epifisis cuboid kaki. Meskipun demikian terdapat juga keadaan dimana bukan kelenjar thyroid yang salah melainkan jaringan perifer resisten terhadap aksi hormon (REFETOFF et al 1 967). Cara 'terakhir tanpa tes yang mendalam adalah dengan metoda trial. Amer. Induced a kretin 96% 92% 83% 76% 76% 67% 67% 67% 49 100 bayi normal 0% 2% 5% 6% 1% 0% 0% 8% 0% Hipothyroidi didefinisikansebagai keadaan dimana badan men dapatkan hormonthyroid yang tidak cukup produksinya. yaitu ex juvantibus. .Antithyroid drug termasuk Iodine (yang sering ada dalam obat batuk) perlu dipikirkan (apalagi kalau anak asthmatic hingga sering minum obat batuk). kulit kering dan kasar. yang sekarang diusulkan disebut "congenital hypothyroidism" sedangkan "cretinism " dalam istilah baru dimaksudkan ' endemic cretinism ". juga pada seorang anak dengan struma non toksik.Hipothyroidi disebut primer apabila sebab utama kerusakan kelenjar sendiri. 38 minggu epifisis tibia 8 Cermin Dunia Kedokteran No. ST ANBUR Y 1972). Terhambatnya pertumbuhan linear dan epifisis merupakan tanda dini bagi grup ini. dorsum manus dan pedis. mungkin memang athyreotic. Tidak adanya hormon (H. Sebaliknya kita harus memikirkan kemungkinan tidak adanya kelenjar gondok di leher. (1958) :"Early diagnostic criteria of congenital hypothyroidism. Dengan suntikan TRH maka akan didapat kenaikan TSH pada kelainan tertier dan tidak naik TSH-nya pada kelainan sekunder. Hipothyroidi dapat terjadi postnatal. et al. letargi. Pengobatan segera (berarti diagnosa sedini mungkin merupakan conditio-sine-qua-non) merupakan sikap yang harus kita anut. "cretinism " dimaksudkan kegagalanthyroidsecara sempurna sejak lahir. maldevelopment). Di CAGNO et al 1974. G. MAllAFERI 1974.Dysgenesis epifisis terdapat pula pada cretin (HAMILTON 1972. 96 : 131. bradycardi. Ingatlah bahwa proses ini merupakan proses irreversibel (SMITH et al 1957.H. tangis kasar.T. konstipasi. :• Operasi ) biasanya dalam rangka peng• Iradiasi ) obatan thyrotoxicosis. yang sangat menyolok ialah terhambatnya pertumbuhan linear. HAMILTON 1972). 14.) cukup selama perkembangan mengakibatkan kelainan saraf/mental dan skelet. "Anak manis. kesukaran makan. • Goitrogen. dan tidak dibuat TRH. Mengenai istilah dalam buku. gangguan maturasi gonadal dan kadang-kadang ada gangguan mental.Q. atas. Spontan : • thyroiditis autoimmune • subacute thyroiditis • Riedel ' s thyroiditis • Defisiensi Iodine • Dyshormogenesis • Dysgenesis (athyreosis. Pada usia kehamilan 36 minggu terjadi osifikasi epifisis femur bawah. Bagi dokter diperifer dimana sebagian besar laboratorium belum memadai maka kiranya tepat sekali dipakai index diagnostik hipothyroidi BILLEWICZ. atau rudimenter atau pindah tempat di daerah ductus thyroglos sus. sekunder apabila hipofise tak cukup membuat TSH dan tertier apabila kerusakan primernya dihipotalamus. Child. Indeks BILLEWICZ tadi dianggap positip hipothyroid bila nilai lebih dari + 19dan jelas euthyroid bila kurang dari -24. J. tidak rewel. Memang kerusakan somatik sedikit banyak dapat diperbaiki. Pada tipe juvenil maka di samping bervariasi antara cretinism dan gejala pada dewasa. leher tebal dan hidung pesek dan hiperbilirubinemia yang diperpanjang. intra uterine dan sebagainya. HALL et al 1974) : (a). Malahan ada yang mengatakan seorang lahir dengan berat tiga kilo gram dan tanpa epifisis tersebut di atas dapat didiagnosa sebagai hipothyroid. MAllAFERI 1974) : respirasi berat dan bunyi (karena lidah " besar"). Cara memisahkan secara klinis demikian : semuanya dengan kadar T 4 rendah. tidak banyak berak" demikian kata seorang ibu dengan bangganya. Adapun tanda yang sering terlihat adalah sebagai berikut (HA MILTON 1972. garis rambut rendah letaknya. khususnya sebelum usia tiga sampai empat tahun. dengan memberikan pengobatan. Istilah myxedema ialah istilah yang dipakai untuk menunjukkan kasus berat dimana terlihat oedema di muka. 40 minggu. Dis. Bagi kasus congenital dan juvenile/adolescent hypothyroidism maka pengobatan harus dilaksanakan seumur hidup. maka terlihat perubahan membaik. Makin dini diberikan pengobatan substitusi makin tertolong I. kulit agak kekuningan. kulit kering dan sebagainya dan non-pitting sifatnya. Bukti bahwa terjadinya hipothyroidi selama kehamilan dapat dilihat pada foto tulang. perkembangan fisikUrutan gejala kretin dibandingkan dengan bayi normal Geja 1 (b). qProblema hipothyroidi pada anak. pada hipofise maka tak disertai kenaikan TSH sedangkan pada primer dengan kenaikan TSH. comprehensive study of 49 cretins". 1979 Letargi Konstipasi Kesulitan memberi makan/BB tak naik Kesulitan pernapasan Kulit kering Lidah tebal Suara tangis/serak Hernia umbilicalis Ikterus neonatorum memanjang 12% Lowrey. namun kerusakan cerebral ini irreversibel. (EVERED 1976). Keterlambatan memberikan obat dapat berakibat gangguan perkembangan mental yang berat. Klinis dilihat sebagai struma lingualis. EVERED 1976. muka sembab. Pengalaman kami dengan memeriksa nadi waktu tidur sangat membantu diagnosa baik untuk hipo maupun hiperthyroidi (sleeping-pulse). DJOKOMOELJANTO 1974). hipotermi. CRYER 1976. EVERED 1976. Sebab-sebab terjadinya kegagalan kelenjar tiroid yaitu (EVERED 1976. Sedangkan " juvenile hypothyroidism " dimaksudkan keadaan sama pada anak dan dewasa (adolescent) (MAZ AFER I 1974. anak tersebut.

38 : 255. tidak demikian dengan endemik kretin. tetapi di luar negeri telah dilihat hasilnya dan nampaknya ada titik terang (FIERRO-BENITEZ et al 1972 : studi preliminer dimana ditunjukkan bahwa suntikan sesudah bulan kehamilan ke lima tidak bermanfaat. Studi lapangan PH A R O A H di Papua Nugini (1971) menunjukkan bahwa suntikan lipiodol sebelum kehamilan mencegah 100% terjadinya kelahiran kretin endemik di sana. 14. tahun 1969). dan suntikan pada permulaan kehamilan berefek memperbaiki I. cebol.Absent sent +6 +3 +1 +2 -2 -6 -5 -1 -1 -6 Sign s Score Pre. lebih rendah secara bermakna. Definisi kretin endemik kami adalah sebagai berikut : seorang yang lahir di daerah gondok endemik. Hasil studi kami mengenai ini dapat disimpulkan secara ringkas sebagai berikut : • Terdapat 35% dari kretin hipothyroid tetapi pada penduduk normal-pun terdapat 13% hipothyroidi. Untunglah bahwa pengobatan dengan garam beriodine ataupun suntikan lipiodol dapat mencegah semua tadi. Bagi congenital hypothyroidism menurut SMITH et al. dapat terjadi perubahan dalam besarnya gondok. qCretinism ( "kretin endemik"). refleks meninggi dan sebagainya). mungkin baru tahun 1981. Biasaq Hiperthyroidi. dapat diambil kesimpulan bahwa tes pendengaran dapat dipakai sebagai alat membuat diagnosa kretin endemik type nervosa. Keadaan ini dapat atau tidak disertai dengan hipothyroidi. GOSLINGS etal. Kalau kita dipancing untuk memberikan diagnosahipothyroidi karena adanya gangguan pertumbuhan. kita Dari data di atas. Pan American Health Organization Publication No. rata-rata 136 mg sehari.Q. Ini dianjurkan bagi semua penduduk dan semua produsen garam. sebab dikatakan perkembangan mielin masih diteruskan. 1975).). 1957. termasuk pengusaha garam rakyat. (1972). pada kasus congenital ataupun juvenil hypothyroidism. Dalam beberapa hal. sedangkan nilai di antaranya merupakan doubtful cases. tipe nervosa dan tipe myxoedematosa. telah banyak dilaporkan dari fokus gondok endemik. juga cerebellum.seluruh dunia (lihat monograph : Endemic Goiter. (DJOKOMOELJANTO dan QUERIDO. gangguan pendengaran mengenai hanya kretin endemik dan bukan pada segmen penduduk normal. dekompensasi dan sebagainya. DJOKOMOELJANTO. • Bahwa penduduk "normal " di daerah dengan gondok endemik berat ternyata "tidak normal ". Kombinasi simptom pada 41 kasus kretin endemik Kombinasi A+ B+ C A + B A + C B + C A = B = n 26 10 2 3 % 63. menunjukkan dua atau lebih unsur di bawah ini : gangguan mental. 1978. sebab bagaimanapun juga ia merupakan beban masyarakat. Bahwasanya retardasi mental terdapat pada kasus kretin. sedangkan meinurut SINGH et al.Relative importance of Signs and Symptoms in Hypothyroidism Symptoms of recent onset or increased in severity Diminished sweating Dry skin Cold intolerance Weight increase Constipation Hoarseness Paraesthesia Deafness Billewicz kasus kretinsedangkan pada non kretin hanya 2%(GOSLINGS et al 1975). 193. hilangnya tanda hipothyroidi pada semuakasus baik kretin maupun non kretin. Patogenesa terjadinya endemik kretin tak akan dibahas di sini tetapi dapat dibedakan dua macam kretin endemik. Meskipun demikian belum ada hingga tahun 1974 yang melaporkan gangguan yang ada pada segmen bukan kretin di daerah endemik berat. Group ini perlu diperiksa dengan laboratorium lebih lanjut atau mendapatkan ex juvantibus trial. Sebagai prinsip perlu diberitahukan bahwa mulai dengan Cermin Dunia Kedokteran No.9 7. Pada nya terjadi sesudah usia dewasa. akan dipublisir).4 4. Pada usia muda biasanya tidak sulit membuat diagnosa sebab hampir sama dengan di textbook gejala-gejalanya. anak sangatlah jarang. • Terlihat bahwa nampaknya ada preferential secretion T 3 pada kasus-kasus berat kami. • Seperti dikatakan di atas. (1969) : "Statistical methods applied to the diagnosis of hypothyroidism".4 24. antara dua sampai enam tahun adalah 60 — 180 mg dan enam sampai tujuh tahun lebih dari 180 mg sehari desiccated thyroid (Thyranon). Efek suntikan lipiodol pada intelligence quotient belum selesai kami adakan. Pada masa kini pemerintah meiodir garam dengan kadar 40 ppm. dan atau kelainan neuromotorik (gangguan bicara. mata juling. seperti kasus kami. Dengan kenyataan di atas kita sangat prihatin bahwa anak-anak yang tidak mendapat pengobatan akan mengalami keterlambatan perkembangan. retardasi mental C = kelainan neuromuskuler Dari analisa data kami. Quarterly J. gangguan pendengaran (terutama pada frekwensi tinggi dan bilateral. GOSLINGS et al. Med. (DJOKOMOELJANT01974. maka kemampuan mental penduduk bukan kretin. Kami baru melihat satu kasus yang mulai pada usia 12 tahun dan waktu ini penderitanya sedang dioperasi. jelaslah bahwa sebagai dokter tidak boleh lengah untuk membiarkan lahirnya dan tumbuhnya bayi/anak abnormal. Dosis permulaan harus sedikit sebab dapat memprovosir terjadinya gangguan jantung. 1974. dosis hingga dua tahun adalah 60 mg sehari. sebab hal ini terdapat pada 92% 9 .Absent sent +11 +7 +3 -3 -7 -2 -6 +4 +4 +5 +2 ments Coarse skin Cold skin Periorbital puffiness Pulse rate Ankle jerk Slow move- +4 +4 +15 -4 -6 -4 0 et al. gangguan jalan.3 gangguan pendengaran Djokomoeljanto. metabolisme Iodine pun normal kembali. • Dibandingkan dengan daerah kontrol.1975. 1979 Score Pre.

Co. 305. ANDERSON JA. Perinatal thyroid Physiology and Disease. Brain Development and Thyroid Deficiency. 25. 1971. 4. IX. 15. Its relation to Endemic Cretin. HETZEL B S : synthesis in the central nervous system of developing mammals. Adanya kekurangan hormon. 1976. CRYER PE : Diagnostic endocrinology. vasodilatasi kulit. Pitman Medical. 1974.Dobbing J : Normal brain development. Plenum Press 1972. Brain Development and thyroid deficiency. BALAZS R : Post natal development of rat brain : effect of thyroid state. Harper and Row pub. gelisah. SMEENK D : The effect of decompensated iodine deficiency to a population in Central Java. 6 th Asia and Oceania Congress of Endocrinology. Bagikasushipothyroidi(bukan karena defisiensi Iodine) apapun sebabnya harus diberikan hormon substitusi selama hidup. apabila relaps maka dapat dipikirkan tindakan operasi dan jangan radioactive iodine. DA FISHER and GN BURROW. 1972.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A. A preliminary report. gangguan dari luar pada pembentukan kelenjar itu sendiri ataupun pembentukan hormon. HUNG W : Goiters in euthyroid adolescents. JB Stanbury.GOSLINGS BM : Placental transfer of thyroid hormones. : Prophylaxis with lipiodol injection : an experience from Central Java. JJ ERENBERG. SMART GA. tachycardi. Dobbing J and SANDS J : The later development and brain and its vulnerability. 2.DJOKOMOELJANTO R and QUERIDO A : Severe iodine deficiency : its consequences for health. SC Werner and SH Ingbar. 12. North Holland Pub. Usia tiga tahun merupakan usia kritik dimana sesudah ini.neurologik atau somatik tergantung pada fase mana sel ssp yang paling terhambat waktu itu. Human Development and the Thyroid Gland. Indonesia. JB Stanbury. serta gondok berbising. ibid.KRANE SM : Skeletal system. 23. Ed. (HA L L et al.FISHER DA : Thyroid function in the fetus.antithyroid drug dahulu. 9. DELANGE F. The Thyroid. kasus hipothyroidi tidak mempunyai lagi kesempatan untuk lebih baik mental performance-nya atau kelainan sarafnya. 1972. KEPUSTAKAAN 1. 1976. 14. FP Heald and W HUNG. RL Kroc. Acta Endocrinologica 78 : 705. Co. Co. baik congenital. 24. Perbedaannya pada kretin endemik ini merupakan fakta irreversibel dan hanya dapat dicegah dengan program menyeluruh. Amsterdam. JB Stanbury.DJOKOMOELJANTO R. Plenum Press 1972. 1972. CAMUS M. . yaitu pemberian Iodine tetes (Lugol). 1972. Sebenarnya yang lewat plasenta di sini ialah LATS. Plenum Press. Indonesia. SOEPAR DJO. DUNN JT : The effect of thyroid hormones on the protein Human Development and the Thyroid Gland. sedangkan kasus karena defisiensi Iodine diberi Iodine. COLUMNA F : Fattori condizionanti il destino pischico dell' atiroidismo congenito. Adolescent Endocrino logy. 6. BARGMAN GJ.DOBBING J and SANDS J : Vulnerability of developing brain. RINGKASAN DAN ANJURAN Fisiologi kelenjar gondok serta perkembangan kelenjar fetal dibahas agak mendalam guna mengerti akibat yang akan terjadi apabila terjadi gangguan intrinsik. Relation to Endemic Cretin. Neonatal hyperthyroidism dapat terjadi pada anak yang lahir dari ibu yang menderita Basedow (Graves) yang masih aktif. 1974. Brain Development and Thyroid Deficiency.HALL R. VAN HARDEVELDT C. 26. HOEDIJONO H. MACKENZIE JM : A reconsideration of a thyroid stimulating immunoglobulins as the cause of hyperthyroidism in Graves Disease. Human Development and The Thyroid Gland. RL Kroc. juvenile atau adolescent. 19. terutama pada masa vulnerabel memberikan gangguan perkembangan mental. Oxford University Press. ERMANS AM. Umumnya ini self-limiting. 21. Proceedings. a review of clinical endocrinology. BESSER M : Fundamentals of Clinical Endocrinology. Cermin Dunia Kedokteran No. a North Holland Publ. GOSLINGS BM. QUERIDO A. exophthalmus. GARDNER LI : Experimental production of otic lesion with antithyroid drugs. J Clin Endocrinol Met 34 : 891. DJOKOMOELJANTO R : The effect of severe iodine deficiency. 27. Hans Huber Publ. Endocrinology 90 : 1301. EVERED 1976) Sleeping pulse penting sekali untuk mengikuti hasil pengobatan. 11. Indonesia.PHAROAH P OD . 3. 1970. Ed. Biol Neonate 19 : 363.MAllAFERI EL : Endocrinology. The effects of nutritional growth retardation on the timing of the brain growth spurt. ELBS & Pitman Medical.HARNABROOK R W. 5. COSTA A : Embryogenesis of the ear and its central projection. QUERIDO A : Studies on the hearing loss in a community with endemic cretinism in central Java. dipertahankan selama dua tahun atau lebih dan kemudian dihentikan pengobatannya. RAMIREZ I. 200. DJOKOMOELJANTO R. Simposium A msterdam 1975. JB Stanbury. Ed. HENNEMANN G. dapat diambil kesimpulan bahwa hormon thyroid harus cukup selama bayi dikandung. London. Demikian juga kretin endemik. 10 7. Butterworths London. ROBARDS et al. 22.FIERRO BENITEZ R. Simposium Amsterdam 1975. Indonesia. 28. 1979 . PTU atau neomercazol. Ed. BOEDHI-DARMOJO. Semarang. 1975. European Soc Clin Investigation. DICAGNO L. 1975. 1975. 1974.EVERED DC : Disease of the thyroid gland. no.. Raven Press New York. 1974. Gambaran kliniknya : keringat . A FISHER A : Triiodothyronine turnover in maternal and fetal sheep. a study on a population in Central Java Indonesia. •29. 8. Medical Dept. BALAZS R : Effects of hormones and Nutrition on Brain Development. ibid. Min Ped 1974 : 709.1972. Plenum Press. Singapore 1978. 17. 16. 1971. Dari perkembangan susunan saraf pusat yang ternyata thyroid hormone dependent ini. RL Kroc. Ed. HAMILTON W : Clinical pediatric endocrinology. Ed. Thesis. RL Kroc. CZERNICHOW P : Development of Thyroid function and regulation in human fetus Brain Development and Thyroid Deficiency. Simposium. Relation to Endemic Cretinism. DI STEFANO III. 3rd ed. GOSLINGS BM. RAVETTO F. 14. 10. Human Development and The Thyroid Gland. Ed.1973. 1975. Bern Stuttgart Vienna. 1974. SUAREZ J : Effect of lodine Correction in early fetal life on intelligence quotient. 18. North Holland Pub. PATEL JC.. 13. Tindakan segera perlu. 1976. HOBEL CJ. SimposiumAmsterdam. Relation to Endemic Cretinism. 20. Butterworth Co. Diponegoro University. Klinik perlu diketahui tanda-tanda hipothyroidi.DUSSAULT JH. Irreversibilitas keterlambatan ssp ini meng haruskan kami membuat diagnosa dan memberi pengobatan secepatnya dan setepatnya. J Clin Endocrinol Met 42 : 778.

vol.SMITH DW. CARTER AC: Desiccated thyroid and levothyroxin in hypothyroidism — comparison in replacement therapy. has resulted in confusion as to what constitute a cancer of the thyroid. J.TABUCHI. The yoars 1972 .Serum triiodothyronine Thyroxin and TSH in Endemic Coiter : a comparison of Goitrous and non goitrous subjects in New Guinea. 35. 1011. if not properly treated. lumpur. Proceedings 6th Asian Obstetrics and Gynegology. These tumors may recur locally if not completely removed and ultimately like other benign tumors possibly may become rnalignant. that ordinarily kills the patient within a few years.especially from the Northern coastal area and also frofi the Central part of Central Java. Goiter and Abnormality High PBI : Possible Target Organ Refractoriness to Thyroid Hormone. A small part. Year Book Med Publ Chicago 1976. 30. because after July 1977 a decentralisation of hos-the pathology servlces occur. grossly and histologically. KLEEMAN BA : Concepts of Pathogenesis of Graves Disease. 1974. 22 Ed. Stollerman. wlth out showing any tendency to invade bloodvessel or the surrounding tissue. 19 1957. HETZEL B S: Neurological dainage to the fetus resulting from severe iodine deficiency during pregnancy. MIZUNO M. BUTTFIELD I H.New YState JMed 1975 : 1045. Stippled Epiphyses. 32. All are re-exmined and reclassified Histological Classification of according the International Thyroid Tumors (Hedinger & Sobin. they should deserve serious consideration (Soetomo Tjokronegoro. 1879 l1 . 31. Advances in Internal Medicine. Semarang. INTRODUCTION CANCER OF THE THYROID dr Tirtosugondo and dr Indrawijaya Departmen of Pathological Anatomy Diponegoro University Medical Faculty/ Kariadi Teaching Hospital Semarang When one thinks of cancer. 33. period. WHO -1974 ). Pediatrics. FELDMAN EB. recoived by the Dept of Pathology. 1953). SAKAMOTO M: Development of Thyroid and its response to TRH in the human Kual fetus. which are so small or so benign in appearance that the primary tumor is not recognized. * Dibawakan pada Seminar Nasional 1 Gondok dan Kretin Endemik. PHAROAH P 0 D. 34. Lancet I: 308. during a five year histologically. to describe the low grade carcinomas.1976 (inclusive) have been forselected for this study. those tumors are metastasizing carcinoms and because they may cause death. GH. MATERIALS AND METHODS Data are obtained by retrospective study of all thyroid di seases. Moreover the close relationship of benign tumors. DEGROOT LJ : Familial Syndrome Combining Deaf Mutism. In this study. 18 – 20 Desember 1978.SINGH SANT P. one thinks of a highly malignant tumor. The thyroid speciments came from several parts of the province of Central Java. due to the fact that several pitals in the city of Semarang have their own pathology services. 1971. 1973. BLIZZARD RM. However. Nevertheless. The litterature has mentioned such terms as lateral aberrant thyroid and benign metastasizing goiter. 14. to low grade malignant tumors and tho difficulty experienced by clinicians and pathologists alike in dis tinguishing adenoma from a carcinoma. TSUYUGUCHI M. J Clin Endocrinol Met 27 : 279. Cermin Dunia Kedokteran No. KAREN E.1967. There are also thyroid tumors described as a typicaladenorna or hyperplastic adenomas. cancer of the thyroid gland generally does not con firm to the pattem of carcinoma elsewhere and may run an ex traordinarily course over a period of 20 or 30 years. Clin Endocrinol Met 37 : 783. 1934).SALOMON DH. those tumors are not included as malignant tumors Only tumors showing invasion of bloodvessel or the usual manifestationa of malignancy are conaidared to be cancer (Warren & Meissner.REFETOFF S. DEWIND LT. WILKINS L : The mental prognsi in hypothyroidism of infants and childhood. without causing serious symptoms.

very few autopsies are done. it may provide us with some useful data.9 5. that the material studied are highly selective. Medullary carcinoma. 4405 were diagnosed as malignant tumors. The histological classification is shown in Table-II and all thyroid carcinomas are classified into four major groups.1 100. Therefore. TABLE II HISTOLOGICAL CLASSIFICATION Percentage No. Years 10-19 20 . 3.9% of all thyroid carcinomas.6 0.1 % 19.29 30 . This type contains amyloid in the stroma. Medullary Ca. 6 11 18 17 13 13 4 82 Follicular Ca. Sex Female Male Papillary Ca.4 1. Total 6 14 21 30 25 18 5 119 2 The four majors types of carcinoma of the thyroid are : 1. We have also to keep in mind.49 50-59 60-69 70 . if the nucleus is large. Papillary carcinoma. 3 3 11 12 5 1 35 Anaplastic Ca.7 — 100. 12 Cermin Dunia Kedokteran No. of cases 82 35 2 — 119 Type 1. All papillary tumors are regarded as malignant. The tissue sections were stained with the routine H & E staining method. Follicular carcinoma. Total Total 94 25 Type of disease Carcinoma Adenoma Nontoxic goiter (nodular/diffuse) Grave's disease Thyroglossal duct Subacute thyroiditis Riedel' s thyroiditis Hashimoto's disease Cretinism Total Male 23 21 56 3 24 1 1 — — 129 Female 96 136 381 20 21 4 — 2 1 661 Total 119 157 437 23 45 5 — 2 1 790 Percentage 15.1 0. mostly sent their material fo the nearby located pathological laboratory in the city of Yogyakarta. Papillary carcinoma Follicular carcinoma Anaplastic carcinoma Medullary carcinoma Total 68. Tumors. 2 Hashimoto's diseases and 1 case of Cretinism. TABLE I Several types of Thyroid diseases. 14. giant cell carcinoma and other rare types. but only the relative frequency as seen in the Dept of Pathology of a teach ing hospital. No medullary carcinoma has been found in our five year record. as well as spindle cell carcinoma. who does not often consult a doctor. pale. unless the nodule is giving evidence of growth or functional activity. 5 subacute thyroiditis cases.79 Total Papillary Ca. hypochromatic with invisible nucleolus(so called ground glass type) and the mode of growth is infiltrating into the surrounding tissue.8 : 1 for all histological fypes. without papillae are also regarded as papillary carcinomas. Tumors without neoplastic papillae.216 surgical specimens. 4. The predominant type in our material is the papillary carcinoma. The relative frequency in relation to other malignant tumors during that period was estimated as 2.particularly the Southern area of Central Java. 69 13 FolliAnaplascular Ca. Only follicular tumors.0% TABLE III SEX DISTRIBUTION of patients with THYROID CA. 157 benign tumors. 1979 2 The sex distribution (Table-III) shows an excess in the female patients with a female/male ratio approximately 3.6 0. 2. The patients have been screened.3 0. in relation to sex distribution 2. consisting of 119 malignant subacute. All tumors with neoplastic papillae. secondly by the internists or family-doctor and lastly by the surgeon. Anaplastic carcinoma. in both sexes and in all the age groups. Autopsy figures have not been included in this study.9% 29. . firstly by the patient himself.39 40 . but display follicular or trabecular structures. 1 case of Riedel's thyroiditis.0 Total 82 35 2 119 TABLE IV AGE DISTRIBUTION of patients with THYROID CA. 4. special cases were also stained with the Van Gieson. Nevertheless. are classified as papillary carcinomas.4 2. 3.9 55. 23 Grave's diseases. which show vascular invasion or true capsular infiltration are considered malignant. 45 thyroglossal ducts.7%. Totally there were 790 thyroid cases. the figures presented certainly do not give the true incidence of thyroid cancer. representing 68. Reticulin and PAS staining method. 23 12 2 Medullary Ca. are classified in this group. tic Ca. This group includes undifferentiated carcinoma.as apart from coroner's cases. RESULTS Out of a total of 39. round cell carcinoma. regardless of the presence of follicular or solid areas. received during the five year period. 437 nontoxic goiters.

has not been accompanied by a decrease in the mortality or morbidity from thyroid cancer. a decrease in the incidence of follicular carcinoma was accompanied by a rise in the incidence of papillary carcinoma.000 per year. Surabaya 2. Banjarnegara and Wonogiri). However. Certainly. Wegelin (1928) observed. age-standardized incidence rates reported from Hawaii. TABLE V Thyroid specimens from endemic goiter areas. Mozambique and Yugoslavia have moderate rates and most other countries show low rates (DOLL et. especially from endemic goiter areas in Central Java should be compiled. received between 1972-1976. Only 113 specimens came from areas (14. thyroid cancer has not decreased in incidence. 1971). our material is not large enough to draw any positive conclusion. 1961).54 per 100.9%) 2 ( 1. particularly the association between non-toxic goiter and carcinoma. of 14 Cases Adenoma Nodular/diffuse Cretin Thyroglos. 82 35 2 14 (100.3%) 12 (85.9%) Both. show the following relative frequencies : Jakarta 1. areas of modest endemicity. resulting in an unchanged overall incidence (WALTHARD. the age-standardized minimum incidence rate for thyroid cancer was as follows : males 0. SAXEN and SAXEN (1954) reported that thyroid cancer in Finland is equally prevalent in areas with and without endemic goiter. On the other hand.2%) 23 (21.9% (Kusumawidjaja. (Table-VI). between 1970 .. But. In the past. show an incidence around 1% of all cancer types. Following the introduction of iodised salt in Bern (Switzerland).0%) 119 Taking into consideration. 1979 15 .. while Iceland. As mentioned above. Salatiga. Etiological factors in carcinoma of the thyroid are obscure and very controversial. it is still possible that many nodules.7%) Non-endemic goiter area 80 (76. that thyroid cancer was tentimes more common at autopsy in Bern. During that period. inclusive Carcinoma No.3% out of the total of 790 thyroid specimens). while follicular carcinomas principally occur in the older age groups. between 1972 and 1976 inclusive.6% LUSIDA et al. Switzerland. than in Vienna and Prague.12 and for both sexes 1. (1966) and also more recently the observation of Mc Gill (1978) in Kenya. Population based cancer registration is not yet established in Indonesia.. Cancer type Papillary Follicular Anaplastic T o t a 1 Endemic goiter area 2 (14.Total non-toxic goiter sal duct 17 1 2 19 113 We have not been able to find any malignant transformations or changes in the nodular goiters until so far.4% (SYARIFUDIN et al. the observation and conclusion of Wahner et al. are potentially cancerous from the onset. since the First World War. females 2. Recently the widely held believe that nodular non-toxic goiter predisposes to the development of thyroid carcinoma has been modified. 1976). where the incidence of thyroid cancer was intermediate. we had calculated the age-standardized minimum incidence rate of cancer in the population of the city Semarang..S. Yogyakarta 1. Colombia and also a clear lack of correlation between papillary carcinoma and endemic goiter. also stated that he had not observed the evolution of endemic goiter into carcinoma.. Data from other Departments of Pathology connected with teaching hospitals in several places in Indonesia.14. 1977). Bandung 1. WAHNER et al. the relative frequencies of thyroid carcinoma as observed in several pathology laboratories do not differ too much. particularly the solitary ones. 1977). Ujung Pandang 2. a non-endemic goiter area. where endemic goiter is known or presumed to exist (Boyolali. al. Of course. based on microscopically diagnosed cancer. and lastly our own figures regarding that carcinoma of the thyroid gland from patients who live in endemic-goiter areas are predominantly of the follicular type. after the introduction of iodised salt. Wonosobo. Cermin Dunia Kedokteran No. Cali (Colombia) and Israel are high. (1961) have shown that the marked fall in the incidence of goiter in the U. TABLE VI Distribution of thyroid cancer types in non-endemic goiter and endemic goiter areas. Medan 1. although the pattern has changed. DISCUSSION Carcinoma of the thyroid gland is not common. 1973). De Smet (1960) working in the Congo. also concluded that the incidence of thyroid cancer was no greater than that reported in goiter free areas.0%) 105 (100. from material received by the Dept of Pathology. we may suggest a possible positive correlation between follicular carcinoma and endemic goiter. Autria.90.5% (SOERIPTO et al. it is interesting to note.7% of all malignant tumors.A. an association between endemic goiter and thyroid carcinoma was considered important. In this study.Papillary carcinomas are found in all age groups. 1966). which is an endemic goiter area. an endemic goiter area. (1966) have produced evidence of an association between follicular carcinoma and nodular endemic goiter in Cali. 1977). Therefore. and the true incidence rate of thyroid cancer is still uncertain. (TIRTOSUGONDO et al. The city Semarang is located in a non-goitrous area. More data. Africa. Western countries with comprehensive population based cancer registries. Previously. our material mostly came from patients who live in the northern part of Central Java province.55% (TOPO HARSONO..1974 inclusive. Riccabona (1973) in his survey in Tyrol. 1977).35% (RIDJAB et al. 19721976. PENDERGRAST et al. that the predominant type of thyroid carcinoma from the endemic goiter areas of the follicular type. the relative frequency of thyroid carcinoma is 2. Africa.

(Amst). The female/male ratio is approximately 3. In : Endemic Goitre. Sao Paulo.al Java and fine needle aspiration biopsy for cytologic examination has been proposed as a method to improve our knowledge concerning the cancer problem in goitrous areas. 13. 1953. 2-3 56-66. Docum. Geneesk.. Berlin-Heideiberg (1969). 13 : 22-38 1961. Dr. E. URIBE LF.. Simposium Kanker Nasfonal l. Relative Frequencies. 14. 16. Cali. 1976. 12. KUSUMAWIDJAJA H : Penyelidikan Frekwensi Tumor Ganas di Lembaga Patologi Jakarta. (Crile et al. 1973. 73 : 1411 1933. N. Semarang 1977. 20..: Cancer in Yogyakarta. 1973. SAXEN EA and SAXEN LO : Mortality from Thyroid Disease in an Endemic Goiter area. Geogr. 1960 . Semarang 1977. selama 1960-1968. 2. we would like to suggest the introduction of fme needle aspiration biopsy for cytologic examination as a method to improve our knowledge in the real incidence and cancer risk factors in endemic goiter areas. 5. Springer Verlag. SOETOMO TJOKRONEGORO : Enkele waarnemingen omtrent het Cystadenoma Papilliferum Thyreoideae en de Strumae Papillomatosa Lateralis (Riihl). UNPAD. 27. 23. 11. and TIRTOSUGONDO : Kelainan kelenjar Tiroid. HEDINGER CHR and SOBIN LH : Histological typing of Thyroid Tumour. Med. more adequate data should be collected from regions knows as endemic goiter areas in the province of Central Java.SYARIFUDIN WAHID.I 1934.MC GILL PA : Thyroid Carcinoma in Kenya. : Frekwensl Relatif Tumor Ganas 16 Cermln Dunla Kedokteran No. USU.K. Oost-Java. Semarang 1974. 28. Pidato pengukuhan Guru Besar pada F.GERSHENGORN MC. Geneesk. Fasc 14. which most surgeons believe should be done in the hospital. Washington DC. 17. Papillary carcinoma is the major type (68. 1978. Khususnya Karsinoma di Bagian Patologi Anatomik F. Berlin-Heidelberg 1969. Semarang. 40 : 58:68.WAHNER HW. 25. UICC. Simposium Penyakit Gondok F. MILENMORE BK and MARCUS SC :Thyroid Carcinoma and Thyrotoxicosis in the United States. Tyd.WALTHARD B (1961). and EISENBERG H : Epidemiology of Different Types of Thyroid Cancer. 4. Page 156-165. SOLIHIN. MALOOF F : Needle Biopsy of the Thyroid. Dis. Disertasi gelar Doktor Ilmu Kedokteran Pada UNDIP. 12. Manila.K. 81 : 515. M. W. 30 : 81-86. Surg Gynecol Obst 136 : 241 . Kariadi 1975.K. 24. In : Thyroid Cancer. Philipines (1977). and ROBBINS J: Fine Needle Aspiration Cytology in the Preoperative Diagnosis of Thyroid Nodules.WANG CA.I. Specimens of thyroid cancer from patients living in endemic goiter areas show a preponderance of the follicular type.4%) is principally found in the older age groups. Brazil. Monograph series vol. Amer. 19. Page 8-13. BUDIORO BROTOSAPUTRO and LAKSMONO WIDAGDO. especially in connection with the cancer problem. WHO. Trop.TIRTOSUGONDO. Geneve (Switzerland).PENDERGRAST WJ. 3. DJOKOMOELJANTO RJS and HARDEVELD C van : The Consequencies of Iodine Deficlency for Health. J. 15. A Study on a population in Central-Java.H. SIREGAR MG. UNDIP/R. Ramalingaswami (1969). Page 315-349. Page 81 .TOPO HARSONO : Beberapa Aspek Epidemiologis dan Patologis Geografls daripada Kanker. Semarang (1970-1974). Atlas of Tumor Pathology. 1970.VOS JJTh : Pathologisch Anatomisch Onderzoek van Kropgezwellen uit de Residentie Kediri. Surg.SOERIPTO JENSEN OM and MUIR CS. Berlin-Heidelberg-New York. diagnosed at the Dept of Pathology Kariadi Hospital/ Diponegoro University-Medical Faculty. Kongres IAPI ke-V. DJOKOMOELJANTO RJS : The Effect of Severe Iodine Defflciency. ENDANG JOEWARINI. 3. tahun 1975-1976. CORREA P CUELLO C. Brit J Cancer.RICCABONA G : Hyperthyroidism and Thyroid Cancer in an Endemic Goiter area. W. Indonesia. : Frekwensi Tumor Ganas di Ujung Pandang dan Sekitarnya.O. the fine needle aspiration biopsy is a simple office procedure and certainly more applicable to meet our purpose. CORREA P. 1976 Gerahengorn et al. SANTOSO R. In : Report IV meeting of PAHO Technical Group on Endemic Goiter. Kongres IAPI ke V. tahun 19651970. RAMALINGASWAMI V : lodine and Thyroid Cancer in Man. Springer.INDRAWIJAYA . CUELLO C.CRILE G and HAWK W A : Aspiration biopsy of Thyroid nodules. SUMMARY 1.7% of all malignant tumors. 14. Geneesk.. periode 1973-1976. and GAITAN E : Thyroid Carcinoma in Endemic Giotre Area. 143 : 365-368. 1977. during the years 1972 . no.S.Again. Colombia.WARREN S and MEISSNER WA : Tumor of the Thyroid Gland. 7. 1970-1974. MANSON TAS. VICKERY AL. 6.SMET MP De : Pathological Anatomy of Endemic Goitre. DOLL R MUIR CS and WATERHOUSE JAH Cancer Incidence in Five Continents. 1979 .1974. Geogr. Med. 1966. ZAINAL ARIFIN. Springer Verlag.RIDJAB W. CHU EW. KongreslAPl ke-V. Ed. Hedinger. More adequate data should be collected from endemic goiter areas in Cent. 1941. Tyd. Mc LUNG MR.I. J. In : Thyroid Cancer Monograph series vol.S. 22. Intern Med. Tyds. International of Tumour no histological classification : pada Pria dan Wanita di Laboratorium Patologi Surabaya. 11.245 1973. Trop. 8. On the other hand. N. Thyroid carcinoma accounts only 2. page 200.. Dr. Sect 4. In : Report of the IV meeting of the PAHO Technical Group on Endemic Goiter. Dr. WEINTRAUB BD.K. AFIP. N.1977). 21. 4.QUERIDO A. SUTOTO HJ. A possible correlation between follicular carcinoma and endemic goiter has been suggested. follicular carcinoma (29. 36 : 141-148 1977. In contrast to the large needle biopsy. Kariadi. Chr. 10. Sao Paulo. Med. 9. UNDIP/ R. 6: 335 1954. 1973.TIRTOSUGONDO and SARJADI : Beberapa Segi mengenai Tumor Ganas pada Penderita R. 1975-1976. Page 111-123. DJOKO SOENARTO. Therefore. Brazil. 12. GynecoL Obst. Bandung (1973). Kariadi.8 : 1. 87 : 265-269 1977. Chron. 26. Berita Kongres IAPI ke-II 1971. Wang et al. 18.93. Their relation to endemic goiter. Minimum incidence rates based on microscopioally dlagnosed cancer in the Semarang-city population. 2.K.9%) of all thyroid cancers (119 cases) and occurs in all age groups. LUSIDA LF.I. Ann. REFERENCES 1. TAMBUNAN G and SUGITO HUSODOWIJOYO: Registrasi umum Tumor Ganas pada Bagian Patologi Anatomik F. Quotedby V. 29.1976 inclusive.S.SOETOMO TJOKRONEGORO : Pathologisch Anatomische byzonderheden over Strumae uit de heelkundige kliniek te Batavia. Jakarta (1976) & 3rd Asian Cancer Conference.

1 4. MANIFESTASI JANTUNG Pada thyrotoxicosis makin muda umur penderita makin jelas gejala thyrotoxicosisnya. cardiac enlargement with or with out decompensation are the most frequent abnormalities. Sesuai dengan pernyataan KAPLER umur yang lebih muda biasanya ditemukan pada mereka dengan Penyakit Jantung rematik. Atrial fibrillation. CAMPUS (1975) mendapatkan dua kasus dengan blok jantung. Walaupun demikian hubungan antara hipersekresi hormon thyroid dan kelainan jantung belum begitu jelas sampai saat ini. John M. Di Indonesia beberapa peneliti telah melaporkan tentang PJT. Kelainankelainan lain yang jarang ditemukan ialah nyeri angina. Insiden PJT meningkat dengan lanjutnya umur. Treatment of thyrotoxic heart disease is not different than that of thyrotoxicosis without cardiac involvment. It is usually encountered in patients of advanced age together with other with heart diseases. Dalam hal ini gejala jantung paling sering dijumpai sebagai gejala tunggal. Pada umur lanjut (terutama pada umur diatas 60 tahun) gejala thyrotoxicosis bisa berupa monosimptom tanpa adanya struma yang jelas. angka kematian lebih kurang 20%. pada umur mana penyakit jantung koroner dan penyakit jantung hipertensi mulai ditemukan. Penyulit jantung yang sering ditemukan ialah fibrillasi atrium. BARKER melaporkan umur ratarata 51. Cipto Mangunkusumo mendapatkan umur ratarata 35 tahun. Yang jelas pada thyrotoxicosis ditemukan adanya peninggian cardiac output disertai penggunaan oxygen berlebihan yang dapat membebankan pekerjaan jantung. Pemeriksaan bedah mayat pada 50 — 90% penderita di temukan adanya kelainan jantung organik.S. SUTIKNO (1975) melaporkan 27 PJT dimana 40. F. ternyata sebagian besar disertai penyakit jantung koroner atau hipertensi. diakibatkan kelebihan hormon thyroid. disebut juga masked thyrotoxicosis.9 : 1. DALDIJONO (1972) mendapatkan fibrillasi atrium sebanyak 18. keaadaan thyrotoxicosis mempermudah atau mempercepat munculnya gejalagejala kelainan jantung. Istilah Penyakit Jantung Thyrotoxic (PJT) mula-mula diusulkan oleh LE V I N dan ST U R G IS pada tahun 1924. 1972) meneliti 150 penderita PJT. Its diagnosis can sometimes be very difficult as the cardiac changes mask the underlying disease.7% disertai penyakit jantung lainnya. DALDIJONO (1972) pada penelitian 48 penderita yang dirawat di R. Tampaknya umur rata-rata di Indonesia lebih rendah dari angka-angka di luar negeri. Penyakit ini ditemukan lebih banyak pada wanita dimana HAMMONDS (1960) menemukan 4 : 1. 1969) sedang HAMMONDS (1960) melaporkan umur rata-rata 50 tahun pada 25 kasus. Summary Thyrotoxic heart disease as a clinical manifestation of thyrotoxicosis is hereby presented. Sebagian lain berpendapat bahwa suatu penyakit jantung lain mendahului atau bersamaan dengan PJT . HELSLOOT (1976) menemukan fibrillasi atrium sebanyak 50% pada mereka dengan umur diatas 60 tahun dan hanya 15% pada mereka yang berumur kurang dari 60 tahun. Lebih sering ditemukan pada umur lanjut. Fibrillasi atrium yang khas biasanya bersifat paroxysmal.5 tahun (hanya pada 7 penderita). jarang pada umur di bawah 40 tahun. pembesaran jantung dan payah jantung. ekstrasistol dan blok jantung. Pembesaran jahtung ditemukan pada 30—50% penderita Cermin Dunia Kedokteran No.5 tahun pada 108 penderita yang diteliti (FRlEDBERG. DALDIJONO 6 : 1. terutama pada wanita.2 tahun sedang TALKANDA (1975) melaporkan 49. Ia menemukan tandatanda palpitasi. SANDLER dan WILSON (SOKOLOW. Disamping itu adalah suatu kenyataan bahwa PJT hampir selalu ditemukan pada umur diatas 40 tahun. HELSLOOT (1976) mendapatkan 80% dengan keluhan jantung pada 119 penderita berumur diatas 60 tahun dan hanya 53% pada 159 penderita yang kurang dari 60 tahun. PENDAHULUAN Kelainan jantung pada thyrotoxicosis mula-mula digambarkan oleh PERRY pada tahun 1825. bentuk ini dalam kepustakaan dilaporkan sebanyak 10-20%. Rendahhya umur rata-rata di Indonesia mungkin dapat dikaitkan dengan adanya Penyakit jantung rematik yang bersamaan. 1979 17 . Beberapa peneliti menganggap PJT adalah suatu penyakit jantung yang murni. sedang SUTIKNO (1975) 2.PENYAKIT JANTUNG THYROTOXIC dr. aritmi dan pembesaran jantung pada beberapa penderita thyrotoxicosis. Adam Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Ujung Pandang. Pada mereka dengan fibrillasi atrium yang menetap. SUTIKNO (1975) di Semarang melaporkan umur rata-rata 38.7% sebagian besar pada umur diatas 40 tahun. Radio active iodine therapy gives satisfactory results espe cially in elderly patients.

10. jarang sekali diberikan intra vena 0. 2nd ed.SOKOLOW M. Adanya payah jantung tanpa sebab yang jelas . Naskah Lengkap KOPAPDI III : 915 — 920. LOGUE R B : The heart arteries and vein. Antithyroid drug untuk menghambat sintesa hormon thyroid. HURST.dimana kelainan tersebut bisa berdiri sendiri tetapi lebih sering bersamaan dengan payah jantung atau fibrillasi atrium. GROSS H. 1975. Pemberian antibiotika yang tepat. Barbiturat (oral atau parenteral 30 — 60 mg tiap enam jam). Philadelphia. Perlu kiranya dipertimbangkan kemungkinan PJT pada keadaan-keadaan dibawah ini (RUBIN. Pada umumnya pengobatan yang dianjurkan ialah pemberian obat anti thyroid seperti PTU (Propylthiouracil) dan methimazol kemudian disusul pengobatan lodine radioaktip (SOKOLOW. sputum. Penggantian kehilangan NaCl (yang keluar melalui keringat) dan KC1 (yang keluar me lalui gastro intestinal). 1972). Problema diagnostik justru timbul pada mereka dengan manifestasi jantung yang menonjol sehingga menutupi tanda-tanda penyakit dasar. 1969. 2. keadaan penyulit jantung dan fasilitas yang ada (RUBIN. Digitalis. Kontrole dari sekresi hormon thyroid Iodine untuk menghambat sekresi hormon thyroid. Arch Intern Med 135 : 1091 — 1095. DIAGNOSA Diagnosa PJT tidaklah sukar terutama pada mereka dengan tanda-tanda thyrotoxicosis yang jelas. Lea & Febiger. HASNAM M W : Penyakit jantung Thyrold. 6. Calif.0—2. 3. Naskah Lengkap KOPAPDI III : 921 — 925. Oxygen diberikan melalui sungkup atau perkatheter. Propanolol (per oral 70 — 80 mg setiap enam jam. 2nd ed. urine dan sebagainya. 1975. Los Altos. Kontrol terhadap agitasi Reserpin (seperti diatas). Der KINDEREN P J.5 mg setiap enam jam) atau.SUTIKNO. 14. dengan bantuan tes faal thyroid diagnosa dapat ditegakkan. Phenothiazines (50 — 100 mg intra muskuler bila diperlukan). 7. ARBERT S R: Treatment of heart disease in the adult.DALDIJONO. Mc Graw Hill Book Company. Kontrol tachycardia dan mempertahankan cardiac out put. JAMA 173 : 1902 — 1906.5 — 2. yang kurang bereaksi pada pengobatan yang adekwat atau adanya payah jantung dengan waktu sirkulasi yang normal. 18 Cermin Dunia Kedokteran No. Larutan Lugol (sepuluh tetes per oral tiga kali sehari). 1974) : Adanya fibrillasi atrium tanpa sebab yang jelas atau yang cepat dan kurang bereaksi dengan digitalis terutama yang bersifat paroxysmal. 20 — 29. 3rd ed. KEPUSTAKAAN 1. 1976. 1972 . HAYDEN H S : Cardiotoxic thyroid and radio active iodine. 1970. 1972. 4. Lange Med Pub. RIMKES E E R. 5.5 mg dosis percobaan kemudian 1. HURST J W. New York. 1979 9.TALKANDA CH S. lnfeksi Perlu diadakan pemeriksaan hapusan tenggorok. . 1977). Pada keadaan-keadaan tertentu memerlukan pengobatan ganda misalnya pada payah jantung atau pada fibrillasi atrium yang cepat. SANDER P C : Hyperthyreoidie op oudere leeftijd. Ned T Geneesk 120 : 47 — 53. 1960. 1972. Adrenergic blocking drug. DJOKOMOELJANTO R. BOEDHI DARMOJO R: Thyroid heart disease. 1975. HAMMONDS (1960) mendapatkan hasil 131 yang sangat memuaskan dengan pengobatan 1 pada 25 penderita PJT. Acta Med Indon III.FRIEDBERG ChK : Disease of the heart. Pemberian Hydrocortison bila akan terjadi collaps dengan 100 mg intra vena yang dite ruskan dengan 200 — 400 mg intra vena per infus. SJAFRIL : Thyrotoxic heart disease. Reserpin intra muskuler (0. 8. ISMAIL D.HAMMOND E E. Pengobatan bedah dianjurkan pada struma yang besar atau retrosternal. Propylthiouracil(200 — 300 mg empat kali sehari) atau. Sodium iodine (100 — 200 mg secara lambat per infus tiga kali sehari) atau. Methimazole(20 — 30 mg empat kali sehari).0 mg setiap 4 — 6 jam dibawah monitoring jantung). CORRIGAN K E.RUBIN I L. RAPELLI A et al : heart block and hyperthyroidism. Adanya tachykardi tanpa sebab yang jelas atau yang menetap walaupun payah jantung telah ditanggulangi. Penurunan suhu tubuh untuk memperbaiki "heat exchange". Kirakira 20% pada mereka dengan payah jantung meninggal dalam waktu satu sampai tujuh tahun. Walaupun demikian pilihan cara pengobatan harus disesuaikan dengan usia penderita. Mc ILROY M B: Clinical cardiology. Pengobatan thyroid krisis Suportif umum Cairan intra vena (3 — 4 liter / hari) Iarutan glucose 5 %. Pengobatan Pengobatan pada PJT tidaklah berbeda dengan pengobatan pada thyrotoxicosis tanpa kelainan jantung. WB Saunders. 1977. Dalam hal adanya kecurigaan. Philadelphia.HELSLOOT M H.CAMPUS S.

14. walaupun kita tidak mempunyai fasilitas yang lengkap. Tetapi di dalam klinik ternyata bahwa pada anak lebih banyak ditemukan akibat dari kelainan bawaan (congenital). Biasanya tidak disertai pembesaran dari kelenjar thyroid. kelainan kelenjar gondok (thyroid) merupakan penyakit yang terbanyak ditemukan. Early diagnosis and prompt treatment greatly influence the prognosis. Selama periode yang sama seperti disebut diatas. 1979 19 . neoplasma dan sebagainya. biasanya ditangani oleh klinik spesialis. Sedangkan pada orang dewasa umumnya kelainan yang terjadi bersifat diperoleh (acquired). Hypothesis mengenai penyebab dari timbulnya simple goiter ini masih beraneka ragam. Kalau ditambah lagi dengan akibat-akibat dari kekurangan zat iodine yang masih banyak sekali ditemukan di Indonesia. Jarang pada anak. yaitu : adanya penurunan berat badan. M. Gejala-gejalanya tidak banyak beda dengan pada orang dewasa. cyste. maka pertumbuhannya akan terhambat. tidak tahan panas. secara klinis menunjukkan kelainan fungsi thyroid. Dengan berkurangnya hormon ini. gelisah.S. exophthalmus dan sebagainya. Ada yang berdasarkan endemic or sporadic. kulit yang lembab dan panas. The author's experience lies mostly in the field of sporadic congenital hypothyroidism. In these cases hypothyroidism should also be suspected.. Disamping itu pada anak terdapat hypofungsi sedangkan pada orang dewasa lebih banyak hyperfungsi dari kelenjar thyroid. Most of these patient were considered as a Down's syndrome or as a short child with a low intelligence level. Biasanya mereka datang ke dokter karena alasan kosmetik. PEMBAGIAN KLINIK Kelainan-kelainan apa saja bisa timbul pada kelenjar thyroid anak ? Teoritis semua kelainan yang ditemukan pada orang dewasa juga bisa timbul pada anak seperti struma. suatu klinik dengan fasilitas yang lebih lengkap akan dapat memberikan jawaban. q Euthyroidi dengan struma. In the last ten years we have found 40 cases of hypothyroidism which could be classified as as sporadic cretinism. hypofungsi. Ini merupakan kelainan kelenjar thyroid yang terbanyak pada anak. infeksi. Berbagai textbook memberikan klasifikasi yang berbeda untuk hypothyroidism ini. cepat tersinggung. Sutan Assin Sub bagian Endokrinologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia R. Dalam garis besar untuk praktisnya kita dapat membagi kelainan thyroid sebagai berikut : • Euthyroid • Hyperthyroidism (thyrotoxicosis) • Hypothyroidism Ketiga-tiganya bisa dengan atau tanpa kelainan anatomik. The correct diagnosis of the larger part of these patient established too late. q Thyrotoxicosis dengan atau tanpa struma. maka permasalahan kelenjar thyroid pada umumnya dan pada anak khususnya cukuplah besar. Yang perlu disingkirkan ialah kemungkinan adanya toksikosis. congenital or acquired.KELAINAN KELENJAR THYROID PADA ANAK dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Banyak dijumpai pada anak remaja. Selama sepuluh tahun terakhir ini di klinik Endokrinologi Anak FKUI/RSCM. Sebaliknya terlalu banyak hormon thyroid (hyperthyroidism) yang menimbulkan gejala toksikosis. Diagnostik dari kelainan ini biasanya tidak sukar. Hormon thyroid harus mutlak ada dalam jumlah yang cukup untuk memungkinkan seorang anak bertumbuh dan berkembang secara normal. SUMMARY Thyroid abnormality is the most frequent encountered endocrinopathy in children. Dalam hal-hal yang meragukan. jarang kelihatan pada anak. terutama wanita. Tetapi perlu diperhatikan bahwa simple goiter ini terbanyak ditemukan pada anak yang sedang dalam proses pertumbuhan yang pesat. diklinik kami hanya ditemukan tiga kasus. aktivitasnya akan berkurang dan kalau ini dimulai pada usia muda dan berlangsung lama. Di dalam klinik disebut : simple goiter atau non-toxic struma. maka inteligensinya juga akan sangat rendah dan kemungkinan untuk memperbaikinya sangat kecil. atau atas dasar etiologi Cermin Dunia Kedokteran No. infeksi dan neoplasma. 60% dari semua penderita endokrin adalah kelainan fungsionil atau anatomik kelenjar thyroid. Pembesaran kelenjar thyroid tidak jelas. q Hypothyroidism. PENDAHULUAN Diantara endocrinopathia pada anak.

mula cukup dengan 10 mg sehari dan dinaikkan sampai timbul gejala-gejala dini dari hyperthyroidism. DIAGNOSA Pengalaman penulis terutama terletak pada penderitapenderita dengan sporadic congenital hypothyroidism. • Maldescent : lingual atau sublingual thyroid • Maldevelopment : bentuk dan fungsi kelenjar thyroid tidak sempurna.E. Menurut anggapan penulis sebaiknya pada waktu ini di Indonesia dibagi sebagai berikut : qEndemic cretinism. operasi. ● Dyshormonogenesis : produksi hormon terganggu karena kelainan enzym. I: Endocrine and genetic diseases of childhood and adolescence. 4. tertinggal perkembangannya. Apalagi kalau terdapat gejala-gejala lain seperti kulit kering. Penderitapenderlta lni biasanya juga bisu tuli (tuna rungu). lalu diturunkan kembali. Kebanyakan dari penderita ini agak terlambat ditegakkan diagnosisnya. kita tambah pemeriksaan dengan : Hb (yang biasanya rendah). Pada anak-anak dengan endemic cretinism kita menemukan dua kelainan yang menyolok yaitu : ( i) Kelainan nerologik sebagal akibat kerusakan susunan saraf pusat. 2. Selama sepuluh tahun terakhir ini klinik kami telah menemukan sekitar 40 kasus hypothyroidism yang tergolong sporadic cretinism. Diagnosis dan pengobatan dini pada penderita-penderita ini sangat penting karena akan menentukan prognosisnya. Biasanya dengan pengobatan yang adekwat kita bisa memperbaiki pertumbuhan badannya. DE GROOT L. Semarang. : Texthook of pediatrics. scanning dan penentuun kadar hormon thyroid dalam darah. W. GARDNER L. Oxford. neoplasma. 5. maka tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan pulvus thyroid pada penderita-penderita ini dan kita mengobservasi saja. Saunders Co. Gambar kiri : KEPUSTAKAAN 1. 1974.B. Atas dasar ini saja kemungklnan bahwa klta sedang menghadapi seorang anak dengan congenital hypothyroidism sudah besar sekali. Kebanyakan dari penderlta ini dikira seorang penderita Down's syndrome atau anak pendek saja yang kebetulan bodoh. Philadelphia 1975. DJOKOMOELJANTO R. New York. 1975. Acquired (Juvenile hypothyroidism). J and STANDBURY J. 4th ed. 3. mental retardation dan lain-lain. NELSON W. 1979 Seorang anak wanita berumur dua setengah tahun dengan sublingual thyroid. Sebetulnya kalau ada seorang anak menunjukkan sifat-sifat pendek. Kalau ada fasilitas. Kelainan pada thyroid yang sebelumnya bekerja dengan baik sebagai akibat dari infeksi. (B). myxoedema. tak pernah berkeringat. 14.R. yang biasanya terlihat pada minggu ke dua atau ke tiga.S : The effect of iodine deficieney.B. Jonh Wiley & Sons. Saunders Co. trauma atau penyakit autoimmune. 1969. W. lst ed. HUBBLE. seperti Dwarfism. Jika ada perobahan menjurus ke perbaikan. Sekarang di klinik modern ditambah dengan pemeriksaan radio isotop seperti Iodine-uptake test. hernia umbilicalis. Kalau fasilitas tidak ada untuk melakukan pemeriksaanpeineriksaan tersebut dan kita mencurigai suatu hypothyroidism. Blackwell Scientific Publ. 1975. Juga mungkin sebagai akibat kerusakan kelenjar hypophyse (Pada anak jarang sekali). abdomen yang besar. (lihat gambar). 10th ed. maka diagnosis hampir paati. Dosis pulvus thyroid mula 20 Cermin Dunia Kedokteran No. primary thyroid disease dan sebagainya. kita harus sudah curlga ke arah hypothyroidism. hypothermia. Kelainan bawaan (congenital) yang disebahkan oleh kekurangan zat iodine pada makanan dan minuman. muka yang sembab (myxoedema).seperti : dysgenests. 2nd ed. mungkin karena tidak terpikirkan ke arah cretinism. bodoh dan malas. mucroglossi dan sebagainya. B : The thyroid and its diseases. menghilangkan gejala-gejala hypothyroidism. obstipasi. Philadelphia. Assin. Gambar kanan : Seorang bayi wanita berumur lima bulan de ngan hypothyroidism ( athyreosis ) Koleksi S. maka dengan sendirinya diantara mereka tentu cukup banyak endemic cretins. Menurut perkiraan pada saat ini ada 12 juta penderita kelenjar gondok endemik di Indonesia. Dan (ii) Gejala-gejala hypothyroidlsm.J. . Congenital (cretinlsm) yang dapat berupa : • Athyreosis : kelenjar thyroid sama sekali tidak ada. qSporadic hypothyroidism. dyshormonogenesis. tetapi peningkatan kecerdasan si penderita sering agak mengecewakan. D : Pediatrie endocrinology. cholesterol yang meninggi (tidak selulu) dan bone age yang sangat tertinggal. Thesis. dapat dibagi menjadi : (A).

dan kawan-kawan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Solo nyai hormon thyroid yang cukup untuk pertumbuhan selanjutnya. Guntur Hermawan. yaitu sama-sama menderita kretin. tetapi dari keduanya sangat banyak perbedaan-perbedaan 1974.GANGGUAN BERJALAN PADA * KRETIN ENDEMIK A. A prominent feature of the disease is a disturbance in coordination. yang penelitiannya kami lakukan di daerah Kismantoro (Wonogiri). PENDAHULUAN Kita semua telah tahu bahwa syndrom kretin adalah suatu syndrom yang disebabkan oleh karena kekurangan Iodine dan thyroid hormon yang terjadi pada permulaan kehamilan atau kekurangan Iodine dan thyroid hormon pada umur yang sangat muda. Syndrom kretin endemik dapat dikenal dari dua komponen utama ( DJOKOMOELJANTO 1974). Rambut kering dan kasar. sehingga leher kelihatan lebih pendek. gangguan waktu berjalan dan sebagainya. Penimbunan lemak di pangkal leher. mata juling. 1979 SUMMARY A study of 27 cases of cretinism is hereby reported. karena kita harus mengadakan pemeriksaan khusus serta pemeriksaan laboratorium khusus. Kita sering mendengar istilah-istilah serta pembagian-pembagian yang digunakan pada penderita kretin. tetapi tak selalu menyebabkan hypothyroidisme post—natal. DEFINISI EPIDEMIOLOGI Kretin endemik adalah istilah gabungan untuk beberapa perkembangan yang abnormal. • Perut buncit dan sering terdapat Hernia Umbilicalis. Di dalam tulisan ini akan kami ketengahkan masalah adanya kemunduran permulaan berjalan dan kesulitan berjalan pada penderita kretin endemik. Terdapat kerusakan pada susunan saraf pusat yang terdiri dari : • Retardasi mental • Gangguan pendengaran type perseptiv (tuli saraf) • Kerusakan batang otak • Retardasi neuromotorik. (1974) dikatakan bahwa daMenurut DJOKOMOELJANTO lam penyelidikan-penyelidikan jarang diketemukan type terCermin Dunia Kedokteran No. Myxoedematosa. diantaranya kretin endemik dan kretin sporadik. Jadi pada penderita kretin sporadik ini yang sangat jelas dan menonjol adalah gejala-gejala hypothyroidisme. q Type nervosa. Lebih tepat didefinisikan sebagai ekses dari kelainan-kelainan yang ditemukan pada populasi gondok yang tidak mendapat pencegahan yang cukup terhadap gondok. Cidera di dalam kandungan ini dapat menyebabkan gangguan neurologik yang lebih luas misalnya : paresis. Syndrom kretin ini mempunyai gejala-gejala yang sangat kompleks dan bennacam-macam manifestasinya. which manifests itself as delayed and difficulty in walking. Jadi pada penderita kretin sporadik tidak pernah terjadi kekurangan Iodine sejak mulai hidupnya. The symptoms will become more complex. (1974) terjadinya kretin Menurut DJOKOMOELJANTO endemik disebabkan oleh karena kekurangan lodine selama kehamilan dan saat-saat berikutnya. qKretin Sporadik. (Symposium Penyakit Kelenjar Gondok 1975). 14. Untuk membedakan kedua type tersebut diatas sangatlah sukar sekali. Umumnya terdapat di daerah gondok endemik. the earlier the deficiency in iodine and thyroid hormone exists. KRUPPsymtomatologinya ( DJOKOMOELJANTO CHATTON 1973). Semarang. tetapi terjadi gangguan faal dari glandula thyroid. 18 — 20 Desember 1978. yang berupa : Gangguan pertumbuhan. • • • • • 23 . — Pada type ini yang paling menyolok adalah tanda-tanda hypothyroid. Menurut KRUPP—CHATTON (1973) dikatakan bahwa penderita kretin sporadik akan terdapat glandula thyroid yang mengalami rudimenter. yang secara geografik kebetulan bersamaan dengan adanya gondok endemik dan disebabkan oleh laesi yang didapat sebelum atau segera sesudah kelahiran. Ini berarti bahwa selama dalam kandungan anak telah mengalami cidera dan setelah lahir anak tersebut dapat saja mempu* Dibawakan pada Seminaz Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. q Type myxoedema. Ialah terdapatnya penderita-penderita kretin pada daerah yang bukan endemik goiter (daerah gondok endemik). Dua macam kretin tersebut sepintas lalu sama. Tonus otot yang lembek.

56 100% Tabei III : Gabungan gejala-gejala yang ada pada 27 Penderita Kombinasi A+ B+ C A+B B+C A+ C Tota1: Keterangan : Jumlah 15 5 7 — 27 A = tuli B = retardasi mental C = kelainan neuromotorik % 55. Satu penderita dengan umur dua tahun dan satu penderita deumur 40 tahun. spastisitas. kita cari kasus normal di mana umur serta kelaminnya sama dengan penderita kretin yang diketemukan di dalam daerah yang sama pula. yaitu dengan diajak berbicara. Tanda-tanda tersebut adalah : • Retardasi mental/mental defficiensi • Tuli saraf yang bilateral (keduanya) • Tanda-tanda kelainan neurologi (kelainan susunan saraf pusat) yang berupa : mata juling. 14.5 2 2.5 5 5. Untuk menentukan umur. Kesulitan berjalan Kurang jelas Kaku dan terputus-putus Ju m1ah 3 19 Tabel II : Umur penderita kretin yang kami temukan sebagian besar bervariasi antara : 4 — 30 tahun. rigiditas dar refleks fisiologis yang meninggi/hyper refleksi. 11. 9. 12. Umur permulaan berjalan/tahun 1 1. Frekuensi Jenis Kelamin Kretin Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Jumlah 12 15 27 % 44. Apabila pada seorang penderita pat dua dari tiga tanda-tanda yang tersebut dibawah ini. Penelitian tentang adanya ketulian pada penderita kretin dilakukan sangat sederhana.5 3 3.sangatlah sukar sekali. No.5 7 7.55 18. Tabel VI : gangguan / kesulitan berjalan dari 22 penderita kretin endemik No. 4. Sebagai pembanding. reflek: patologis yang positif. 1. Pada penelitian ini kami dapatkan 27 penderita kretin.94 — 100% Tabel IV :Perbandingan dari ke 27 penderita kretin endemik yang dapat dan yang tak dapat berjalan No. dilakukan dengan questionair. kita anggap menderita kretin. CARA PENELITIAN Untuk membedajcan dua macam type tersebut di atas terda. 13.48 18.44 37. 14.5 6 6.44 55. 1. 1979 . dan selebihnya sampai 24 bulan kita anggap 2 tahun.72 100 % Keterangan : Kurang jelas — terdapat gangguan pada saat ia berjalan tetapi gangguan tersebut tidak tampak jelas pada saat berjalan. tetapi biasanya diketemukan dalam bentuk campuran. 2. 5. 1. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.sebut yang berdiri sendiri. 8. Tabel : I.51 25. Penderita Kretin Yang dapat berjalan Yang tak dapat berjalan Total Jumlah 22 5 27 % 81. Umur/tahun 0— 9 10 — 19 20 — 29 30—39 40 — 49 Total Jum1ah 12 10 4 — 1 27 % 44. 7.5 4 4. 24 Cermin Dunia Kedokteran No. 3. 2. 10.5 tahun.81 — 3.03 14. bila 15 — 20 bulan kita anggap 1. serta kapan penderita kretir menguak endemik mulai berjalan. 6.5 Total: kretin — — 4 4 5 — 4 2 2 — — — 1 — 22 normal 13 9 — — — — — — — — — — — — 22 Catatan : Pada kasus normal bila permulaan berjalan mulai 12 — 15 bulan kita anggap 1 tahun . Pemeriksaan ada tidaknya kemunduran mental penderita kretin dapat kita tinjau dari kontak sosial (kontak person) dengan lingkungannya yang kemudian dibandingkan dengan kasus normal di mana umur serta jenis kelaminnya sama di daerah yang sama. 2.52 100% Tabel V : Umur permulaan berjalan penderita kretin dan kasus normal pada daerah yang sama.

Bentuk X ini sangat berpengaruh pada saat melakukan gerakan cepat.DJOKOMOELJANTO : Akibat defisiensi Yodium berat. sehingga untuk dapat berjalan memerlukan latihan dalam waktu yang lebih lama. H K SILVER. 1974. terutama pada batang otak dan cerebellum ( DJOKOMOELJANTO 1974). 13th ed. Thesis. dengan sikap anggota atas dalam keadaan flexi. 1971. L S KNOCKE : Orthopaedic nursing. 4 5 26 Jumlah 2 2 1 Kemunduran-kemunduran serta kesulitan berjalan pada kretin endemik ini disebabkan oleh beberapa macam faktor. kelihatan cara berjalan (gait) kaku dan khas. DONOUGH O 'BRIEN : Current pediatric Diagnosis & Treatment.disebabkan oleh karena kelainan susunan saraf pusat. pemeriksaan dari 27 penderita kretin. 14. BRAIN & WALTON 1971). 3. 7th ed. Pada .DUNCAN : Diseases of metabolism. 8. Cermin Dunia Kedokteran No. rigiditas. Simposium Penyakit Kelenjar gondok. 1975. 7. semua diketemukan adanya bentuk genu valgum. Tabel VII : Umur dari 5 kasus kretin endemik yang tak dapat berjalan No. sebab kurang adanya inisiatif untuk mengikuti keadaan lingkungan di sekitarnya. F J KNOCKE. W B Saunders. (MAHARMARDJONO 1970. Philadelphia 1974. Dan ada pula penderita kretin endemik yang dapat berjalan tetapi kaku dan terputus-putus (lihat tabel VI). Faktor yang tidak kalah pentingnya Umur / tahun 2. 1960. sehingga pada saat berdiri dan berjalan menjadi bentuk X (seperti huruf X). 1972. Sebab pada coxa para / valga dan genu valgum ini terjadi perubahan axis gerakan dari anggota bawah. 7th ed. Sedangkan hal yang masih menimbulkan masalah dan pertanyaan yaitu apakah Iodine dan thyroid hormon ini berpengaruh langsung pada pertumbuhan otak / susunan saraf pusat atau tidak. q Faktor pertama. Dengan demikian penderita kretin sukar untuk melakukan gerakan yang bagus dan tangkas pada saat berjalan. maka pada waktu lain dimana keadaan telah memungkinkan juga tidak terbentuk. 3rd ed. Faktor inipun merupakan hal yang sangat berpengaruh pada kepandaian berjalan.KATHARINE F W : Kinesiology. sedang anggota gerak bawah kaku. sehingga terlihatlah gerakan berjalan yang kaku dan terputus-putus. 9. PRIGUNA SIDARTA : Neurology Dasar. 1. Philadelphia 1971. 6. Pada pembentukan sel saraf ini berlaku "all or none phenomenon" artinya : kalau waktu itu tidak terbentuk. bahkan ada penderita yang tak dapat berjalan walaupun umurnya sudah cukup tua (lihat tabel VII). (DUNCAN'S 1974. W B Saunders & Co. Hal itu berdasarkan pada protein synthesis yang merupakan thyroid hormon dependent. Pada penderita kretin endemik terdapat laesi pada susunan saraf pusat. oleh karena genu kiri-kanan akan beradu satu sama lain (knee-knock). q F a k t o r k e t i g a. Juga sering didapatkan adanya gangguan perkembangan pembentukan susunan saraf pusat. yaitu adanya kelainan coxa. KATHARINE F WELLS 1960). 10. seperti : spastisitas. Faktor adanya mental defficiensi / mental retardasi pada penderita kretin. q F a k t o r k e d u a. dan gangguan koordinasi gerakan serta gangguan dalam proses kesetimbangan. dan kelainan bentuk genu. Semarang. sehingga dapat terlihat adanya malformasi dari susunan saraf pusat. Adanya kelainan tersebut disebabkan karena adanya keterlambatan penulangan/calcificasi sehingga terjadi bentuk tulang immatur. (DUNCAN'S KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972).H KEMPE C. 4.CECIL & LOEB : Textbook of medicine. KEPUSTAKAAN 1. (CECIL — LOEB 1971). 1971. Sedang pada keadaan normal axis ini merupakan garis lurus (KNOCKE & KNOCKE 1951 . Perkembangan sel-sel saraf terjadi dalam beberapa "Spurt" yaitu pada minggu 14 — 20 serta dari minggu ke 30 dan seterusnya. HENRY HOLINSHEAD : Anatomy for surgeon volume III. Pada penderita kretin sering terdapat paraplegia yang . W B Saunders & Co. Misalnya inisiatif mengikuti berjalan dan bermain-main dengan anakanak sebayanya yang normal. 3. maka kita ketahui adanya keterlambatan/kemunduran permulaan berjalan dari penderita kretin endemik (lihat tabel V). Dan kekurangan hormon thyroid akan mengganggu pembentukan sel-sel saraf otak. Hal ini sangat berpengaruh sekali bagi penderita. 2. 5.MAHARMARDJONO. 1979 25 . Philadelphia 1974. Kerusakan otak pada hypothyroidi congenital dapat dilihat pada percobaan binatang yang dalam beberapa hal dapat diproyeksikan pada manusia. Dengan demikian penderita kretin sangat sulit untuk mengkoordinasi gerakannya pada saat berjalan. di mana sering terlihat penderita terhuyung-huyung dan akan jatuh pada saat berlari-lari. yaitu pada saat berjalan cepat dan lari. Apabila penderita kretin dapat berjalan. Apabila kekurangan Iodine dan thyroid hormon ini terjadi lebih awal maka akan timbul manifestasi gejala-gejala yang lebih kompleks lagi oleh karenanya sering kita dapati penderi- yaitu adanya kelainan bentuk anatomis pada anggota bawah pada penderita kretin endemik. KEMPE — SILVER — O ' BRIEN 1972).Bila kita tinjau dari data dalam tabel di atas. ta-penderita kretin yang telah dewasa bahkan sudah tuapun masih tetap tak dapat berjalan.THE LATE LARD BRAIN & J N WALTON : Brain's disease of the nervus system. Dengan adanya kelainankelainan pada susunan saraf pusat tersebut maka akan terjadi gangguan koordinasi gerakan.

In the adult human. connected through the isthmus. The pathway of iodine metabolism in the thyroid 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Through a 20 gram normal thyroid gland flows 100 ml. In amphibia they control the complex process of metamorphosis. In the human it has a diameter of about 1/10 . and to condense these iodinated tyrosines to thyroxine (T4 ) and triiodothyronine (T 4 ) and finally 4. which includes the shedding of the tail of the tadpole and the outgrowth of the legs. blood per minute. which contains 115 tyrosine molecules: it is stored in the lumen of the follicle. 3. 18 — 20 Desember 1978.000). 14. The specific properties of the thyroid gland are the ability: 1. Querido Profesor in Internal Medicine Ryks University Leiden The thyroid gland is in higher vertebrates a highly structured gland with endocrine function.THYROID PHYSIOLOGY AND IODINE METABOLISM IN RELATION TO GOITER AND CRETINISM * Prof. and of development also of the central nervous system. at the right and left. to split these hormones from thyroglobulin and to send them into the blood stream. which in most people is connected with a third lobe. thyroglobulin (mol. A. to fix the lodide to the tyrosine molecules of thyroglobulin. The blood flow to the thyroid gland is rich. weight 650. is situated before the trachea.1/2 mm. It has two lobes. or 1% of the cardiac output. below the thyroid cartilage. The thyroid hormones act on all body cells. The basic units of the thyroid gland are the secretory follicles. 1979. of linear growth. The thyroid hormones which are secreted. the pyramidal lobe. to concentrate the in-organic Iodine ion (PII) when it enters the cells of the thyroid. The thyroid gland is only 0. and the hormones T 3 and T4 leave the follicle to the blood stream. the thyroid gland weight about 20 grams. The Iodide enters the follicle cells from the blood. . In mammalian vertebrates the thyroid controls a large proportion of the oxygen consumption. 2. carry three or four Iodine atoms. It shares this property with Salivary glands. small spherical sacks. to produce a specific protein.03% of the body weight! The blood flow through the thyroid gland may increase to 10 times the normal flow in situations of thyrotoxicosis or endemic goiter! * Dibawakan pada Seminar Nasional I Gondok dan Kretin Endemik. Semazang. the gastric mucosa and the mammary gland.

the increase of surface and with it the increase of blood flow. Serum TSH-level increases but the thyroid cannot make more hormone. or defective enzymes) the thyroid connot make enough thyrotrophic hormone (TSH) release. If the supply or intake of iodine is much less. the skeletal system does not differentiate or mature well. secreted by the anterior pituitary. Here the signal is also (with a normal thyroid. through infection as an acute. 14. and the body stores remain the same. In order to understand what then happens. This characterization may only be used. In that case the level of thyroid hormones in the blood is practically normal. which has no disease) the low serum level of thyroid hormones. The molecular weight of thyroxine is about 770. More than 95% of all Iodine in the body. As stated in the beginning this has many consequences for the developing fetus. this mechanism may not be successful. for the child. plus the increase of the capacity to concentrate the Iodide from the plasma. These circumstances are : during pregnancy. if under all circumstances the body is supplied with enough thyroid hormones and the plasma levels are normal. requires more basic knowledge of thyroid physiology and pathophysiology. the result of a lack of thyroid hormones.1/5 mg). It increases the size. How is the thyroid function regulated. the concentration capacity of the thyroid gland at its surface which interacts with plasma. This is what may happen in the severely Iodine deficient individual. and how proceeds Iodide metabolism in the body outside the thyroid gland? The thyroid does not function on its own. it cannot make sufficient thyroid hormones. and the adolescent. The central nervous system connot develop adequately during pregnancy which leads to mental retardation. is generally enough to guarantee the gland sufficient lodide for a normal daily hormone synthesis. The TSH urges the thyroid to work harder. The individual is with such an intake in balance. 1979 27 . All these signs and symptoms are seen in the population of a severely Iodine deficient region! The normal daily Iodine intake should be between 100 and 200 ug per day (1 / 10 . These 2 measures. The result is hypothyroidism. during lactation. We then speak of a compensated lodine deficiency. and we find low serum T 4 and high serum TSH-levels. but serum TSH is clearly increased.The Iodine supply of the body is of paramount importance for the normal function of the thyroid gland. that means the body will lose with urine and feces an equal amount. Cermin Dunia Kedokteran No. and what is called decompensated lodine defeciency. A thyroid in a organism without a pituitary does not make thyroid hormones. in this case because there is not enough Iodine available to make the hormones. about 10 mg. Until now we have not given attention to two aspects of thyroid physiology. it is under control of thyrotrophic hormone. and sometimes succeeds with it. the human body starts to use its adaptation mechanisms. during adolescence and during adult life. However. during the growing period of the child. a moment comes that the thyroid does not receive enough Iodide to make sufficient hormone under all circumstances. It is quite clear that with a further decrease of Iodine intake. If the machinery of the thyroid for thyroid hormone synthesis is defect (through loss of tissue. sub-acute or chronic thyroiditis. and herewith the surface of the thyroid gland (goiter is the result) and it increases the avidity. regardless of its adaptation mechanisms. which causes loss of hearing. of which 2/3 comes from the 4 large Iodine atoms! If the body does not receive enough lodine with the food. in which case the serum thyroid hormone level will drop below normal. is present in the thyroid gland. and there is also retarded growth. for instance 50 ug/day. the Corti-organ of the inner ear does not differentiate.

28. 2. R : Akibat defisiensi yodium berat. which amounts to 10 mg present in thyroglobulin. Indonesia. Endemic goiter and cretinism : Public health signifecance and prevention. COMPENSATED INTAKE I 2 CLINICAL Goiter Euthyroid Adeq. with a continuous stimulus for growth to the gland. and contain lots of colloid. N.A. BLEICHRODT and R. Endemic cretinism is a serious risk in such a population. it is possible to demonstrate the increase of the Iodide concentrating capacity before goiter is present. QUERIDO A. Semarang. the thyroid adapts by increase of size and surface. At this level. thyroid hormone supply adequate for normal mental and physical development can be anticipated. Goiter is the first physical abnormality which is seen in lodine deficiency.A. DJOKOMOELJANTO : Thyroid hormones and human mental development. STANBURY J. the colloid is decreased. That is the lodine reserve within the gland. The thyroid has to produce about 60 80 ug T per day. When the Iodine deficiency is more severe. The loss with the faces is however a very small fraction. Grade 11 : Goiter endemias with an average urinary Iodine excretion of between 25 and 50 ug per g creatinine. Linear growth Adeq. 1978. adequate thyroid hormone formation may be impaired. E. encapsulated adenomas develop. This is roughly 200 times the needed daily production! Furthermore the daily thyroxine produced. 1974. Some may involute. other may form hemorrhagic cysts. and by adding concentrating capacity. in : Matura tion of the Nervous System.S. PRETELL and A.. Also a few additional data about Iodine metabolism.This group is at risk for hypothyroidism but not for overt cretinisms.B. not yet mentioned. 14. Corner et al. Progress in Brain Research. and may be born with damage of the central nervous system (of which mental retardation is only a part). Grade III : Goiter endemias with an average rinary Iodine excretion 25 ug per g creatinine. If this adaptation is sufficient. and the lodide from it is conserved and comes back to the plasma. M. chloride and many other substances. QUERIDO. 3. using radioactive Iodine. and is Iodide lost through urine and faces. is degrated during that day. The lodide in the extracellular compartment therefore receives lodide from two sides : from the food and from the breakdown of thyroxine.I daily intake) the fetus is at risk. 220 . The noncretinous part of the population may suffer from hypothyroidism. It is on the basis of urinary Iodine excretion that goiter endemias are classified in 3 grades : Grade I : Goiter endemias with and average urinary lodine excretion of more than 50 ug per g creatinine. and growth of children may be impaired. Thesis. In these circumstances. It was said before that if Iodine supply decreases. Histologically the goitrous gland initially keeps its structure and becomes hyperplastic. The kidney also " clears " plasma of Iodide. we speak of compensated Iodine deficiency. WHO Choonicle. B. ERMANS. just as it clears urea. HETZEL. DJOKOMOELJANTO. biochemical abnormalities in the plasma will be present. There is however also an other buffer mechanism. Ed. If the lodine deficiency is very severe (below 25 ug 28 Cermin Dunia Kedokteran No. From this pool lodide goes to the thyroid gland. They are often in the resting state. which can support the defence against lodine shortage over a short time of 3-6 months. This Iodide is lost with the urine. . With refined methods. This is finally the histological picture of the nodular goiter as we see it. response pregnancy Cretinism Suboptimal mental development BORDERLINE DECOMPENSATED DEFICIENT + DEFICIENT ++ + + + + — — ++ + +? + and – — ? ++ – — – + + 1. 1974. 1979 THE FUNCTIONAL CONSEQUENCES OF IODINE DEFICIENCY. In the next figure the three situations of lodine metabolism are indicated : the normale state the compensated state and the decompensated state. The cells lining the follicles are high. A.228.M. After prolonged lodine deficiency. In the last scheme the findings in a population with different degree of Iodine deficiency are indicated.

Rupanya perawatan disini merupakan perjuangan yang terus menerus antara dokter dan penderita. Penyakit ini justru melindungi penderita dari kesulitan-kesulitannya. Orang dengan penyakit pisik/organis biasanya merasa sedih memikirkan penyakitnya. 14. sehingga pada pengalaman prakteknya dia lebih merasa cemas pada pasien pertama yang datang berobat kepadanya. Perlu dibina komunikasi yang lebih baik antara dokter dengan penderita (memperhatikan faktor-faktor psikologisnya) dalam menghadapi setiap kasus kedokteran. Dengan ketiga dasar pengertian yang harus dimiliki oleh setiap dokter secara hati nurani (tidak hanya sekedar diketahui saja) dapatlah diharapkan hasil yang semaximal mungkin dalam menangani kasus-kasus kedokteran. Dokter sebagai individu dengan unsur-unsur kemanusiaan juga tidak dapat membebaskan diri dari berbagai problema psikologis dalam menghadapi pasien-pasiennya. pelayanan istimewa dari famili. sehingga setiap terjadi problema mental pada individu pasti akan mempengaruhi effektivitas dari pisik dan juga sebaliknya setiap terjadi perubahan kondisi pisik akan mempengaruhi pula kondisi mentalnya walaupun tidak selalu dapat terlihat dari luar. • Penderita penyakit pisik yang gejala-gejalanya tertutup oleh berbagai keluhan somatik yang berlatar belakang psikis (dan hal ini akan menyulitkan diagnose). sehingga timbulnya side effects yang merugikan kedua belah pihak dapat diperkecil. Marilah kita bahas masalah-masalah tersebut diatas satu persatu agar kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Dan biasanya yang terjadi adalah keadaan anxiety (= cemas) yang berusaha ditekan begitu kuat oleh dokter yang bersangkutan dengan berbagai cara defence mechanism (= daya pertahanan jiwa). 29 . The doctor should be aware of his own limitations and should treat the patient as a whole human being and not merely as a case of a certain disease. Kerapkali dirasakan lebih sukar menyembuhkan penyakit dengan latar belakang psikologis (Neurosa ataupun gangguan psikosomatik) daripada penyakit pisik yang murni. bahkan mendapatkan keuntungan sekunder (secondary gain) berupa perhatian.PENDEKATAN PSIKOLOGI PADA BEBERAPA PROBLEM KEDOKTERAN dr Makmuri Ms Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta. kita harus menyadari adanya pengertian dasar bahwa : 1 Antara psyche dan pisik itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. sehingga secara tidak sadar sebetulnya penderita tidak ingin disembuhkan dan akibatnya hanya sedikit saja dia membantu perawatan dokter. Jika kita membicarakan pendekatan psikologis dari berbagai problema Kedokteran. Jadi kelihatannya lebih mudah merawat penderita penyakit pisik yang murni. SUMMARY With the right psychological approach many medical problems can be overcome. Dokter harus menyadari batas-batas kemampuannya disamping harus memperlakukan pasien sebagai manusia secara keseluruhan yang harus ditolong. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap dokter waktu menghadapi pasiennya sangat dipengaruhi oleh kondisi mentalnya sendiri pada waktu itu. 1979 II III.penderita seolah-olah mendapatkan keuntungan dari penyakitnya. yang timbulnya setiap kali penderita dihadapkan dengan beberapa problem/konflik yang menekan dan gejala-gejalanya disini justru sebagai usaha penyesuaian diri. Contoh yang paling umum ialah pengalaman dokter baru yang merasa tidak yakin akan ilmu dan latihan-latihan yang telah diperolehnya. Dan perasaan cemas itu tidak lain karena takut akan kegagalan. tidak hanya menolong penyakitnya saja. Biasanya perasaan ini akan hilang secara berangsur-angsur Cermin Dunia Kedokteran No. Finding the psychological basis of the patients complaints followed by the appropiate therapeutic measures cannot be considered a waste of time. bukanlah penyakit dalam arti sesungguhnya. dimaafkan kegagalannya dan dapat menghindari tanggung jawabnya. asal jangan dilupakan saja bahwa penyakit pisikpun diagnose dan penyembuhannya bisa diperlama oleh faktor-faktor psikologis. Maka disini dokter harus mengenal betul adanya fenomena ini yang biasanya dapat dikategorikan sebagai berikut : • Penderita dengan gejala-gejala pisik (keluhan-keluhan somatik) tapi penyebabnya adalah psikis. Pada penyakit dengan latar belakang psikologis. sehingga ia ingin lekas sembuh dan membantu sepenuhnya nasehat-nasehat dokter. Therefore practical knowledge of some psychological factors in certain medical and surgical cases mastered by the general practioner will be very useful. sehingga secara tidak langsung . • Penderita penyakit pisik yang penyembuhannya diperlama oleh faktor psikis.

dan lain-lain. Hal ini ia lakukan untuk mempertahankan " kehebatannya " . sering menghindari pemeriksaan yang seharusnya dikerjakan pada pasien lain jenis (dokter pria dengan pasien wanita). perawatan dan sikap dokter justru memperlama penyembuhan penyakit. problem hubungan extra-marital . hanya karena takut nanti menyinggung perasaan pasien. Maka program pendidikan dokter di masyarakat dengan bimbingan dokter-dokter Puskesmas teladan ini akan besar sekali sumbangannya untuk menghindari kejadian tersebut diatas. Kadang-kadang dokter juga tahu bahwa penyakit pasien sebenarnya berlatar belakang psikologis dan tahu pula sebabnya karena konflik suami istri. Sebab banyak sekali kekeliruan diagnose. Alasan yang sering dikemukakan biasanya dengan mengatakan "saya tidak punya waktu " .tergantung kemampuan adaptasinya. maka pernyataan tersebut diatas sangat tidak benar. Sumber kecemasan lain yang sering dirasakan dokter ialah takut menangani problema pasien diluar penyakitnya (padahal tindakan ini merupakan pendekatan manusiawi yang paling berharga nilai therapeutikanya). dengan mengatakan bahwa penyakitnya termasuk berat dan fatal. jika pasien seharusnya memerlukan hal itu. Hal itu mungkin benar jika yang dimaksudkan untuk melakukan psikoterapi. Mereka cemas kalau menimbulkan suasana permusuhan. takut ditahan begitu lama karena penyakitnya ataupun takut mendapatkan vonnis penyakit yang akan menghentikan/menghambat usahanya. dan lain-lain. karena semula memang telah " diramalkan" demikian. tetapi jika pencarian latar belakang psikologis dari pasien itu bertujuan untuk mengambil sikap dan tindakan yang tepat selanjutnya. misalnya : Pada penyakit-penyakit akut dan trauma yang kebanyakan diderita oleh orang-orang yang masih relatip muda. Atau terhadap pasien wanita yang menarik. begitu cepatnya memeriksa jantung dan paru penderita (pemeriksaan thorax). tapi juga bisa berupa ambisi yang berlebihan untuk bisa menyembuhkan pasiennya secara cepat. dan lain-lain lagi. "itu bidangnya psikiater" atau 30 Cermin Dunia Kedokteran No. Dokter merasa cemas untuk menanyakan hal-hal semacam itu kalau-kalau ada problema yang mirip dengan pengalamannya sendiri yang telah dengan susah payah berusaha dilupakan atau mirip dengan problemnya sendiri yang belum terselesaikan. "harapannya tipis. Dan kalau kebetulan ada pasien yang menyampaikan problem tersebut biasanya dokter merasa tidak senang menanggapinya. artinya kalau ia berhasil menyembuhkan. yang meskipun pertanyaan itu sebetulnya penting sekali buat menegakkan diagnose. sering dokter tersebut langsung mengkonsulkannya kepada gynecoloog tanpa melihat sama sekali lokalisasi yang dikonsulkan itu. 1979 ah itu pikiran Saudara•saja". banyak sedikitnya akan mengganggu relasi dokter dengan pasien yang baik. Misalnya menanyakan tentang problem rumah tangga. Sering dikatakan bahwa untuk mencari latar belakang psi kologis dari keluhan pasien. pada kasus-kasus yang sukar. Makin besar ambisinya ini. sehingga terlambat mengkonsulkan kepada Spesialist yang bersangkutan. Jelaslah keadaan semacam itu akan merugikan pasien. juga yang lebih penting dari itu untuk melatih " sikap dokter yang benar " dikemudian hari. dianggap terlalu membuangbuang waktu oleh dokter umum. Tapi kalau pasien betul-betul meninggal. membikin jarak dengan pasien supaya dirinya tetap dianggap penting. tapi saya akan berusaha menyembuhkannya". menunjukkan perasaan tidak senang kalau pasien banyak bertanya dan dia akan merasa malu untuk mengatakan "Saya belum yakin atau belum tahu diagnosenya/prognosenya". Umpamanya saja. Perasaan takut akan kegagalan ini ternyata menimbulkan sikap yang bermacam-macam terhadap pasiennya. Ada juga dokter yang enggan bertanya. maka penyakit yang dideritanya se- " . Ada lagi kecemasan dokter yang berhubungan dengan masalah-masalah sexual. Disini penderita yang ingin segera melanjutkan ambisi perjuangan hidupnya. takut membikin pasien marah/kecewa sehingga tidak sampai hati untuk menyampaikan hal yang sebenarnya dan meminta perawat untuk menyampaikannya. karena semua calon dokter telah dilatih terjun langsung di masyarakat untuk "beracting" sebagai " dokter penuh". Tapi untuk mengundang mereka bersama hampir tidak pernah dilakukan oleh dokter umum disini. perbedaan pendapat dalam mendidik anak-anak. Tapi sebaliknya penderita yang cemas harus menghadapi kembali problem hidupnya. Itulah sebabnya buat semua dokter umum khususnya sangat diperlukan pengetahuan praktis tentang faktor psikologis yang berpengaruh dalam berbagai keadaan medis (atau chirurgis) yang dialami oleh penderita. persoalan-persoalan mengenai masa depan karier dokter sendiri. Jadi program pendidikan di masyarakat ini disamping dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat proyek ini dilaksanakan. untuk membuktikan " kebesarannya dan kemampuannya". kadang-kadang tidak membantu dalam anamnese. sehingga pemeriksaannya menjadi tidak teliti. Akibatnya ia akan bersikap kaku. Apalagi kalau keluhannya bersifat gynecologis. dia akan menahan pasien begitu lama. hanya untuk menghindari intepretasi negatif dari pasiennya (yang sebetulnya dokter sendiri takut terhadap kemungkinan terjadinya skandal). Akibatnya dia akan mudah membuat keputusan yang salah. Belum lagi persoalan seperti pasien yang jatuh cinta kepada dokternya (sehingga sering menimbulkan kasus simulasi). maka dia akan tetap juga dimengerti oleh keluarga penderita. dokter disini menghadapi problem utama berupa kesulitan untuk membuat penderita mau bekerja sama dalam terapi. 14. Bisa berupa keragu -raguan. Ada lagi sikap lain dari dokter yang takut akan kegagalan ini misalnya secara sadar dia mengintimidasi pasien dan keluarganya. dia akan mendapatkan pujian selangit dengan ucapan terima kasih dari pasien dan seluruh familinya untuk " miracle" yang telah dilakukannya. walaupun dokter sendiri merasa tidak sengaja telah berbuat demikian. Dan dokter juga kadang-kadang takut menjadi sumber berita buruk buat pasien. sudah tentu akan makin besar pula perasaan cemasnya. Ada dokter yang begitu cemasnya kalaukalau sampai dituduh " tidak sopan oleh pasien.

..... tiap kali campur dengan suami... Percakapan didalam kamar praktek seorang dokter petugas BKKBN. yang kadangkadang penyelesaiannya berbeda untuk kasus yang sama.... keluar pelembungannya . Dokter : Lo... Sehingga penderita tidak menyembunyikan penyakitnya untuk menghindari operasi.karang justru merupakan " anugerah" . dok.. Bali 7 — 10 Desember 1978.. sekret vaginal yang abnormal. FDA Consumer Nov.. nyeri abdomen atau pelvic serta nyeri waktu senggama pada cyclus pertama sampai ketiga sesudah pemasangan IUD merupakan tanda adanya PID... Juga harus menunjukkan keseriusan merawat.... Orang-orang tua ini akan mudah sekali jatuh dalam keadaan depressi. Cermin Dunia Kedokteran No. ekstra uterin graviditas akibat perlekatan dari organ-organ di dalam pelvic dan sebagainya.. Tahukah anda ???????? ...... 1979 31 . + Ibu : Betul.. Jadi disini dokter harus pandai membawa diri. kepada Negara dan kepada Tuhan. saya makan dulu kondomnya... Marilah kita bina doctor patient relationship yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang.. dan lain-lain.. Bagaimana cara pakainya ? + Ibu : Setiap kali mau campur. Masih banyak contoh lainnya yang memerlukan seni komunikasi tersendiri.. 14. problem utama dokter disini adalah menanggulangi perawatan psikologisnya yaitu mencegah atau melawan depressinya.. Dengan approach psikologis yang baik. untuk menghadapi problema kasus-kasus kedokteran. tidak untuk dimakan ibu.... Pada penderita yang takut untuk menjalani operasi (tindakan chirurgis). kok masih hamil juga... memberikan keterangan dan petunjuk perawatan yang jelas. kondom dipakai....... + Pasien :(seorang ibu) Dok... Amien..... Disini dokter harus dapat memberikan sugesti yang konstruktif kepada penderita. Adanya gejala-gejala seperti : gangguan dari haid.... dapatlah diatasi persoalan-persoalan kedokteran ini secara tepat.. bahwa Dari penelitian-penelitian di Eropa dan Amerika didapatkan kesimpulan bahwa wanita pemakai IUD tiga sampai lima kali lebih sering menderita Pelvic Inflamatory Disease ( PID ) dibanding wanita yang tidak menggunakan IUD. dapat memberikan kepercayaan dan sympathi pada penderita.. Pada penyakit-penyakit kronis yang sebagian besar diderita oleh orang-orang tua. pengertian dan siap menolong penderita setiap saat.. kok dimakan. kondom itu harus dipakai suaminya... maka dokter disini harus bisa meyakinkan penderita...... 1978 Banyolan-banyolan ini telah didengar selama Muktamar Besar Ikatan Dokter Indonesia ke XVI yang telah berlangsung di Denpasar. sexual habit dan sebagainya Dikatakan bahwa PID lebih sering dijumpai pada wanita yang berumur di bawah 25 tahun dan belum mempu nyai anak.. demam. sehingga penderita selalu bersimulasi dengan keluhan-keluhannya yang seharusnya sudah hilang. baik karena ketakutan yang realistik maupun yang hanya bersifat khayalan.. agar kita dapat lebih meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.. Pokoknya dokter harus dapat menjadi sumber kekuatan... sehingga penderita dapat diharapkan memberikan kerja sama yang aktif dalam terapi.. yang mempunyai partner sex lebih dari satu atau yang selalu mengganti partner mereka... Dokter : Bila ibu mengikuti petunjuk-petunjuk penggunaan kondom.... — Dokter : Apa betul ?... saya sudah ikut KB. Kejadian ini berhubungan pula dengan berbagai faktor lain seperti umur. tak mungkin akan hamil.... harapan yang akan diperoleh dari operasi dan bahaya yang nyata kalau penderita menolak operasi. + Ibu : Kalau begitu saya salah pakai dok : Pantas se karang kalau saya kentut... terutama kalau merasa bahwa harapan hidupnya telah menipis. Diagnosis dini serta pengobatan yang tepat sangat berguna untuk mencegah timbulnya penyulit dari PID seperti sub/infertility....

labia mayora et minora : oedem. Pada hari ke-empat. Keluhan utama : Pada saat yang bersamaan. sebab sedang tidak ada pembantu. didapatkan : vulva . telah merajalela dan tersebar luas di dunia ini. Pada pemeriksaan klinik. his disease will be cured. Disini kami akan melaporkan tiga kasus kolpitis GO pada bayi (3½ bulan) dan anak wanita (3½ tahun) saudara kandung. dr Sugastiasri Bagian llmu Penyakit kulit dan kelamin RS. kedua penderita datang kembali untuk kontrol.000 U. adalah dengan melakukan hubungan sex. hasil : ditemukan pada kedua penderita tersebut diatas kuman Gram negatip diplo: positip kokus Candida : negatip trichomonas : negatip Terapi yang diberikan : Kasus I : Penisilin-prokain 300. Kasus II : Penisilin-prokain 600. status venereologik didapatkan oedema pada orificium urethra externum. dengan keluhan utama mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak lima hari yang lalu. tiga kali berturut-turut tiap hari. umur 4 tahun. Keesokan harinya. erythema. status venereologik. penderita datang kembali untuk kontrol. Pada anamnesa ditemukan adanya hubungan kelamin terakhir (coitussuspectus) dengan WTS.1% NaC1 flsiologis untuk trichomonas. penderita datang kembali untuk kontrol. nampak adanya ectropion dengan discharge yang purulen. Pada pemeriksaan klinik. kedua anak tersebut selama ini diasuh sendiri. ataupun dengan variasinya antara lain : oral-sex (terjadinya pharyngitis GO). 1979 . status venereologik genitalia 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Dr. Laboratorik tidak ditemukan kuman diplokokus Gram negatip. laboratorik . Pemeriksaan klinik didapatkan. Selanjutnya menurut pengakuan ibunya. terutama gonorrhoea ( GO ). Urethra juga oedem .pemeriksaan dengan larutan 0. Jenis kelamin wanita berumur 3½ tahun. Oleh karena itu. Pemeriksaan klinik. Pada kedua kasus ini. sedangkan pada pemeriksaan laboratorik kuman Gram negatip diplokokus tidak dijumpai. kasus ke-tiga anak wanita umur empat tahun. kami melanjutkan pemeriksaan untuk menemukan "contact-persons" dan untuk ini menasehatkan agaz suaminya diperiksakan juga. 14. didapatkan keadaan yang sama dengan kasus 1 dan 2 serta laboratorik ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. Laporan kasus: Kasus 1 dan 2 Pada tanggal 17 Juni 1978 datang di-poflklinik kulitkelamin seorang ibu dengan membawa sekaligus dua orang anaknya (kakak-beradik) . Jenis kelamin wanita berumur 3½ bulan. Penularan penyakit GO yang lazimnya terjadi. erythema. genitalia externa yang tenang dan discharge tidak ada. tiga kali berturut-turut tiap hari. Penderita diberikan Penisilin prokain 900. sedang candida dan Trichomonas tidak ditemukan. maka dilakukan pemeriksaan serupa pada ibu penderita.000 U. Transfer of the disease is very unusual. SUMMARY Three cases of colpitis gonorrhoea in one infant and two children are hereby reported.000 U. tiga kali berturut-turut tiap hari. status venereologik. Pada hari ke-empat. Their own father happens to be the source of infection. tak dijumpai ectropion dan didapatkan discharge yang sero-mucoid. orificium urethra externa tenang. suaminya seorang karyawan hotel di Semarang. lima hari yang lalu.000 U. It is the duty of the doctor to provide information to the population a about the ways of infection and the dangers of venereal diseases. namely "rubbing of the penis against the vulva of his children" which is base on his " belief" that by doing so. Pada pemeriksaan klinik. pada genitalia externa Pada pemeriksaan : (a). Kasus 3 : Pada tanggal 20 Juni 1978. Kasus II bernama W . seorang ibu dengan membawa seorang anak wanita bernama E.ANTARA KE PE RCAYAAN DAN KENYATAAN: kolpitis gonorrhoea pada bayi dan anak dr Oetomo Sigit. Kasus I bernama S . (c). erythema dan adanya discharge yang purulen. tiga kali berturut-turut tiap hari. sesudah ditemukan Gram negatip diplokokus. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus intraseluler. dimana cara penularannya sangat diluar dugaan kami. Pendahuluan Telah kita ketahui. Terapi yang diberikan adalah Penisilin prokain 600. berumur 34 tahun datang untuk memeriksakan diri. dengan hasil sebagai berikut : – Gram negatip diplokokus tidak dijumpai – Candida tidak dijumpai – Trichomonas : tidak dijumpai. Kariadi Semarang (b). datang di-polikHnik kulit-kelamin. dilakukan pemeriksaan : – sediaan hapus dengan pengecatan Gram – pemeriksaan KOH untuk jamur/Candida . Apalagi dengan meningkatnya turis dari ataupun ke beberapa negara membuat penyakit GO ini makin sulit untuk diberantas. discharge tidak ada. bahwa sejak lama penyakit kelamin. Pada hari ke-4. keduanya mengeluarkan darah putih dari kemaluan sejak tiga hari yang lalu. anal-sex (terjadinya proctitis GO) juga terjadinya gonoblenorrhoea pada mata bayi yang baru lahir dari ibu-ibu yang menderita GO ataupun terjadinya kolpitis GO pada bayi atau anak wanita karena yang merawat sehari-harinya menderita GO adalah merupakan cara penularan lain yang dapat terjadi.

. Yogyakarta 21—25 Mei 1978 Cermin Dunia Kedokteran No. bahaya serta akibat dari penyakit kelamin. seorang buruh bangunan berumur 30 tahun: Pada anamnesa didapatkan hubungan kelamin terakhir ( coitus suspectus) dengan WTS. empat hari. Sampai sekarang permasalahan penyakit di lndonesia masih meliputi penyakit-penyakit kurang gizi. Simposium Antibiotika 42 — 46.. saluran pernafasan. Jumlah penduduk Indonesia pada waktu ini telah sangat meningkat ( 141 juta -1978 ) dengan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2. dengan cara : mengoleskan secara langsung penis mereka kepada vulva anak-anak mereka.. London.. discharge tidak ada. Pemeriksaan laboratorik didapatkan kuman Gram negatip diplokokus.. Tidak kami lakukan biakan untuk Neisseria-gonococcus ataupun fermentasi test. 112. tenang.N.1975. tiga kali berturutturut tiap hari. ( 30 o/oo ). DARROW W W. tuberkulosa. WILLCOX R R : Importance of the so-called sexually transmitted diseases. Sedangkan 21.. SURIA DJANDA : Penggunaan antibiotika pada beberapa dermatosis dan pada penyakit kelamin. The Practitioner 1240 (207) : 516.externa : tenang. infestasi dan infeksi.. vagina. sedangkan laboratorik : Gram negatip diplokokus tidak dijumpai....2 o/oo setahun dan angka kelahiran 38 o/oo setahun.4% setahun. 4. 7.. 1979 33 ... akhirnya diakui dengan terus terang bahwa mereka adalah sumber penularannya. CATERALL R D : Advances in the treatment of sexually transmitted diseases. malaria dan senagainya. mencari dan mengajak berhubungan sex dengan para remaja laki-laki yang masih "ingusan". 1975. maupun orificium urethra externa.. 5. 6. penderita datang kembali untuk kontrol. bahwa . G. yang sebelumnya memang belum pernah melakukan coitus dalam arti yang sebenarnya..000 U. Sebagian besar. Enam puluh prosen penduduk melek huruf. NITISAPUTRO.. 8. tujuh hari yang lalu.15 juta ( 15% ) adalah Balita. KING A... 3.. klinik . Diagnose kami tegakkan atas dasar : Adanya coitus suspectus Gejala dan keluhan subyektip yang berupa waktu kencing sakit Adanya discharge yang sero-mucoid Laboratorik. WEISNER P J: Personal prophylacsis for vcnercal diseases..8 juta ( 80 % ) diantaranya tinggal di pedesaan dan 62 juta ( 44% ) berumur 0—14 tahun.. yang mana penderita mempunyai kepercayaan bahwa dengan melakukan hal tersebut. suaminya juga datang untuk berobat karena sakit pada saat kencing.7 juta ) penduduk hidup dibawah garis kemiskinan. Sesudah diajukan beberapa pertanyaan dengan berbagai cara kepada mereka (kedua suami tersebut) dan diberitahu bahwa anak-anak mereka terkena penyakit kelamin dan juga sesudah didesak bahwa penyakit kelamin anak-anaknya hanya bisa terjadi karena didalam keluarga harus ada yang sakit kelamin. Pemeriksaan laboratorik tak ditemukan kuman Gram negatip diplokokus.. KEPUSTAKAAN 1. penyakitnya dapat sembuh. 2. Pemeriksaan laboratorik : Gram negatip diplokokus.. Rekomendasi & keputusan sidang organisasi KONIKA IV. status venereologik didapatkan portio cervix. British Jof Venereal Diseases 5 (53) : 311. 1977. Klinis. didapatkan orificium urethra externa yang tenang. WISE R : Rational choice of antibiotics. Diskusi Adanya discharge yang sero-mucoid pada suami-suami tersebut. 14.. Dengan demikian telah ditemukan contact-persons pada kasus yang sama pada waktu yang relatip hampir bersamaan. discharge tidak ada. ditemukan kuman Gram negatip diplokokus. discharge tidak ada. Pada hari ke-4. apabila didapatkan kasus-kasus kolpitis GO pada bayi dan anak wanita. 3rd ed. intra seluler dan beberapa extra-seluler. RAHARDJO R M : Urethral discharge.. 1975.P. Tetapi sebaliknya ada juga kepercayaan disebagian kalangan wanita tuna susila (WTS) yang tentunya mempunyai sakit kelamin. The Practitioner 1312 (219) : 449. Penyakit-penyakit tersebut menyebabkan ter ganggunya pertumbuhan anak baik fisik maupun mental dan sosial serta mengakibatkan kematian. 1976. Hasil pemeriksaan ibu. Angka kematian perinatal 73. Terapi yang diberikan : Penisilin prokain 900.. DEHERAGODA : Diagnosis of rectal gonorrhoea by blind anorectal swabs compared with direct vision swabs taken via a proctoscope. yaitu dengan mengoleskan secara langsung penis penderita kepada vulva anak-nya. 1975. termasuk penyakit-penyakit pada saluran pencernaan.... Candida dan Trichomonas tak ditemukan... 1958. Bailliere Tindal. Dengan melakukan hubungan sex tersebut. NICOL C : Venereal diseases.. dilakukan sama seperti pada kasus 1 dan 2. British J of Venereal Diseases 51 : 221 — 225. Angka kematian bayi rata-rata 110 0/0o sedangkan untuk anak-anak Balita angka kematian sekitar 634500 setahun. Ringkasan Telah dilaporkan tiga kasus kolpitis-gonorhoea pada bayi dan anak wanita yang ternyata bahwa sumber penularannya adalah dari ayahnya sendiri yang kiranya sangat jarang terjadi. Pada pemeriksaan lanjutan. Hasil pemeriksaan suaminya. MKI VIII (1) : 12 — 20. Tahukah anda ?????? .. Kebetulan pada saat yang sama. JAMA 223 (5) : 444 — 445. Salah satu penularan yang kiranya sangat jarang terjadi dan perlu dipikirkan kepada para suami sebagai "contact-persons ". ternyata pada anamnesa mereka telah minum sendiri kapsul tetracycline yang tentunya dosisnya tidak adequate. 48% ( 67. 1977. status venereologik didapatkan orificium urethra ext oedem dengan erythema dan discharge yang seromucoid. Suatu kepercayaan yang "salah kaprah " dan hal ini menjadikan salah satu tugas para sejawat untuk memberikan penerangan sejelas-jelasnya kepada masyarakat luas dalam arti cara penularannya. mereka percaya bahwa penyakitnya akan sembuh. Pada pemeriksaan klinik... pertahunnya sekitar 120 dolar.

berupa dermatitis. Ada tumbuh-tumbuhan yang menimbulkan allergi bila bersentuhan dengan akar. petani dan tentara yang berlatih atau bertugas dihutan-hutan. 1979 gung penderita dan membukanya setelah 48 jam. camphor dan minyak salicylas methylicus. Kerentanan (sensitivity) seseorang terhadap tumbuh-tumbuhan berbeda-beda. Ini adalah sebangsa jeruk. especially those which often cause contact dermatitis in daily life. Juga obat cap macan dapat menyebabkan dermatitis. Kayu putih.TUMBUH-TUMBUHAN YANG MENIMBULKAN DERMATITIS Dr Marwali Harahap Bagian Penyakit Kulit dan Kelamin. Pada sekitar mulut dapat terjadi pigmentasi setelah mengupas kulit buah dengan gigi. graniol. Pohon jati (Tecona grandis). Juga mengandung enzim mucuni yang menyebabkan irritasi kulit. Bila telah berupa perabotan. bila buah papaya yang dimakan masih belum matang. Tumbuhan ini mempunyai rambut-rambut halus yang dapat menimbulkan dermatitis karena irritasi mechanis. Tumbuhan ini dapat menyebabkan dermatitis dan bulla. Recognition of these plants is important. stadium pertumbuhan dan iklim. Juga buah langsat dapat menimbulkan dermatitis kontak sekitar mulut. Ada kalanya penderita tahu dan adakalanya tidak tahu. terutama getahnya. yang dapat menyebabkan dermatitis dan photo-dermatitis pada kulit. karena mengandung minyak kayu putih. Ini berasal dari pohon Eucalyptus. bahwa tumbuh-tumbuhanlah yang menjadi penyebab. Untuk diagnostik. sehingga sering menyebabkan dermatitis dan atau folliculitis. Anacardiaceae. bibir dan tangan. yang berarti dengan mudah mendapat dermatitis bila berkontak dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. menurut musim. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. linalool. Bila penyebabnya tidak diketahui. tidak tertutup pakaian. Kacang atau daun gatal (Mucuna pruriens). getah daun dan batang. getah. Tumbuh-tumbuhan yang mana yang menjadi penyebab dermatitis perlulah diketahui. seperti pemburu. kemungkinan vernis perabotan tersebut juga menjadi penyebab. Namun hanya disebutkan disini sejumlah tumbuh-tumbuhan yang sering ditemukan menjadi penyebab. Magnifera indica (mangga). kulit batang dan buah tumbuh-tumbuhan ini mengandung anacardol yang dapat menyebabkan dermatitis. Ada yang mempunyai kerentanan tinggi. Kayu ini mengandung chloroxytonin yang dapat . Medan SUMMARY Some plants as possible etiologic factors of dermatitis are hereby presented. 14. Mahoni. Gejala-gejala Kelainan kulit biasanya mulai terjadi pada bagian yang bersentuhan dengan tumbuh-tumbuhan tersebut. maka dermatitis tersebut menjadi khronis dan lama. yang dapat menyebabkan dermatitis disekitar mulut. Tumbuh-tumbuhan yang menjadi penyebab Sesungguhnya ada ratusan tumbuh-tumbuhan yang dapat menyebabkan dermatitis kontak. tukang kebun. Cairan dari buah mangga ini mengandung cabol. Selain itu ada pula yang termasuk Anacardiaceae. Kemudian dapat terjadi papels. Banyak orang menderita dermatitis oleh tumbuh-tumbuhan. PENDAHULUAN Tumbuh-tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia dapat pula menimbulkan penyakit kulit pada manusia. Getah buah papaya dapat menimbulkan dermatitis kontak. Juga sering menyebabkan dermatitis. Ada pula yang sedikit banyak immune terhadap allergen dari tumbuh-tumbuhan tersebut. penebang kayu. Hal ini terutama terjadi pada orangorang yang karena pekerjaannnya ataupun kegemarannya banyak berkontak dengan tumbuh-tumbuhan. sekitar mulut. dapat pula menyebabkan dermatitis kontak. Tumbuh-tumbuhan tersebut mempunyai derajat toksisitas yang berbeda-beda pula. daun dan batang. Papaya. Biasanya pada bagian badan yang terbuka. bahkan bulla. Ada pula yang menimbulkan allergi pada semua bagian tumbuh-tumbuhan tersebut. yang bijinya digunakan sebagai tinta : Semecarpus anacardium. Dari golongan ini dikenal Anacardia occidentalis (jambu monyet). Citrus. vesikel. Terutama sekali perlu dikenal tumbuh-tumbuhan yang dalam kehidupan sehari-hari sering menyebabkan dermatitis kontak. dapat dilakukan percobaan tempel (patch test) dengan jalan menggerus daun tumbuh-tumbuhan tersebut seluas satu sentimeter persegi dan menempelkan pada pung34 Cermin Dunia Kedokteran No. Kulit buahnya mengandung citral. biji. so that recurrence can be prevented and the proper therapy administered. Digunakan untuk massage. Getah daun. Ficus carica. Pada kulit timbul erythema pada mulanya disertai rasa gatal. dan sebagainya. bahkan photo-sensitisasi oleh cairan buah.

Kiriman dari puskesmas pedesaan SUATU CARA PEMAKAIAN OBAT YANG SERING DILUPAKAN. . Semua kasus tertolong dengan obat yang diberikan dengan cara tersebut. in emergency cases. Maka kasus-kasus berikutnya hanya diberi kortikosteroid saja dan ternyata semua tertolong. Drug absorption by the rectum depends on many factors. sehingga menyerupai pemphigus. Tumbuhan ini mengandung asam laktat dan bahanbahan sensitisasi lain yang dapat menimbulkan dermatitis. Rengas (Cluta renghas). maka bagian-bagian kulit yang bersentuh dengan tumbuhtumbuhan tersebut sebaiknya dicuci dengan air dan sabun. Dermatitis yang disebabkan oleh getah rengas dapat menimbulkan bulla-bulla besar. 1972. Demikian juga dengan sejawat-sejawat yang bekerja di Puskesmas di daerah-daerah terpencil dimana sarana perhubungan sangat minim sekali. sebaiknya menggunakan celana panjang. Juga rumput lalang : Imperata dapat menyebabkan dermatitis. Pada jaman modern ini pemberian obat per rectal untuk pengobatan sistemik banyak dipelajari di Eropa. London. 1979 37 Medical Mycology. terutama di Jerman. Serta oral diberi steroid dan antihistaminica. should accustommed themselves with the rectal administration of drugs. In those situations. Pada beberapa bayi. sejak 1500 tahun sebelum Masehi. NUGROHO Puskesmas Sepang Simin Kalimantan Tengah SUMMARY In rural health centers shortage of certain injectable drugs is not uncommon. SIMON 1952. Kemudian digosok dengan alkohol. Di Indonesia sering digunakan daun encok : Plumbagozeilanica untuk obat encok dengan cara menempelkan pada kulit. the same drug in tablet form. Kata Pengantar Dalam keadaan yang serba kekurangan dan terpaksa kadang-kadang kita dituntut untuk menggunakan segala apa yang ada untuk dapat mengatasi masalah yang sedang kita hadapi. who are going to work in rural areas. PENCEGAHAN Pekerja lapangan ataupun mereka yang akan bekerja ditempat yang ada tumbuh-tumbuhan tersebut diatas yang mudah menimbulkan dermatitis. WILKINSON D S. EBLING F G : Textbook of Dermatology. Suhu badan normal atau subfebril. when oral administration is not possible. Blackwell Scientific Publication. dissolved in water and administered by rectal route. Suatu saat persediaan obat itu habis. kecuali kortikosteroid.menimbulkan dermatitis. Berdasarkan pengamatan beberapa kasus itu kami ambil kesimpulan bahwa obatobat tidak berguna. bronkhodilator. TERAPI Bila segera diketahui bahwa penderita telah berkontak dengan tumbuh-tumbuhan yang dapat menimbulkan dermatitis. PEMBICARAAN Pengobatan dengan suppositoria telah dikenal sejak jaman dulu. kemeja lengan panjang dan sarung tangan. Dalam keadaan itu timbul ingatan akan suatu cara pemberian obat yang sering diabaikan : pemberian obat per rectal. might achieve the same desired result. Seperti halnya pada rumput : Melinis minutiflora dan Andropogonrufus (daun sere). 2. Juga daun jarak dapat menimbulkan dermatitis. Volume I & II. Biasanya disebabkan bulu-bulu halus yang menusuk pada rumput-rumput atau daun dalam batang bambu tersebut. Kemudian dicuci. karena biasa digunakan sebagai obat sakit perut dengan menempelkan daun jarak dikulit perut. Hippocrates pun telah mengetahui bahwa penyakit asthma dapat diobati dengan pemberian obat secara rectal. semua pakaian sebaiknya direndam dalam larutan calcium hipochlorit selama 45 menit. karena dyspnoe tak memungkinkan pemberian obat per oral. Doctors. Daun-daun obat. Kemudian dapat diberi suntikan ACTH ataupun cortison. padahal masih ada kasus-kasus serupa. 14. Kasus. Elsevier Publishing Company. dr. ROOK A. Tumbuhan ini termasuk golongan Anacardiaceae. KEPUSTAKAAN 1. However. Tubuh dicuci dengan sabun dan air. Adakalanya digunakan daun jinten : Coleus emboinicus sebagai obat kulit. Semuanya kami beri Kalmethazone (dexamethazone) per injeksi IM. New York. Maka selanjutnya pasien-pasien itu diberi tablet Kalmethazone yang dihancurkan dengan air dan dimasukkan ke dalam rectum. Sisal. Juga alat-alat yang dibawa kelapangan perlu di-dekontaminasi. Ini sering menimbulkan dermatitis. Kasus-kasus pertama dicoba diobati dengan berbagai macam obat : antibiotika. kortikosteroid dan lain-lain. the rectal route should be tried. Tumbuhan ini dapat juga mengiritasikan kulit dan menyebabkan gatal dan dermatitis. Cermin Dunia Kedokteran No. Gejala-gejalanya antara lain sianosis dan dyspnoe hebat yang cukup gawat. sehingga menyebabkan dermatitis. Rumput-rumput dan bambu. Setelah kembali dari lapangan. maka bulla dapat dipecahkan. — Beberapa bulan yang lalu terjadi epidemi "influenza" di daerah Sepang. E. Bila telah timbul dermatitis berupa erythema dan papel penderita diberi antihistaminica dan Hydrocortison 1 — 2% lokal. infeksi virus pada traktus respiratorius bagian atas itu — yang kami perkirakan disebabkan oleh RSV (Respiratory Syncitial Virus) — diikuti oleh komplikasi berupa bronchiolitis. R D G P H: Handbook of Tropical Dermatology and Vol 1. Setelah itu dioleskan Hydrocortison cream 1 — 2% yang daya kerjanya anti-pruritik dan anti-imflamasi. Bila gejalanya akut dengan terjadinya vesikel dan bulla. Kayu yang segar dapat menimbulkan kulit berwarna coklat. Dalam tulisan ini sejawat yang bekerja di Puskesmas Kalimantan Tengah yang cukup terpencil mengetengahkan sedikit pengalaman dalam menghadapi problem yang dihadapinya Redaksi.

pemberian per rectal harus dicoba. Dengan ini naskah tersebut dianggap belum pernah dimuat. maka atas permintaan dr Soeprapto As DPH sebagai penulis dan pengirim naskah "Masalah kesehatan dalam pengembangan waduk buatan yang berkaitan dengan ekologi" yang telah dimuat dalam majalah Cermin Dunia Kedokteran No. Bila di kemudian hari semua dokter-baru harus bekerja di puskesmas pedesaan dulu. Kesimpulan Puskesmas di daerah pedesaan. tidak dapat dibuktikan dengan pasti bahwa Kalmethazone yang di berikan per rectal itu benar-benar diabsorpsi ke dalam aliran sistemik. seperti pada pasien pediatrik. London. Lippincott & Co. 3. dan faktorfaktor lain. 1974. 2. 14. pemberian per rectal mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan pemberian per oral. BEAN H S : Advances in pharmaceutical sciences. Philadelphia. untuk ditarik kembali. Jadi. pada keadaan koma. dan sebaliknya. Pemberian obat untuk pengobatan penyakit/kelainan lokal tidak akan dibicarakan dalam tulisan ini. atau tidak mau memakan obat. Tetapi melihat hasil terapi dan membandingkannya dengan kasus-kasus sebelumnya. Tetapi ada juga obat yang penyerapannya lebih jelek dibandingkan dengan penyerapan obat per oral. 11. 1979 . masih belum ada kesatuan pendapat mengenai perbandingan dosis per rectal dan per oral untuk mencapai efek terapeutik yang sama. (d) pada keadaan-keadaan di atas. Absorpsi obat dari rectum tergantung dari berbagai faktor dan tidak selalu baik. bila diinginkan absorpsi yang cepat. Beberapa macam obat diserap dengan cepat sekali dari rectum sehingga hampir menyerupai pemberian intravena. Faktor lain yang mempengaruhi absorpsi adalah isi rectum. 4. dosisnya. phenylbutazone Morphine dengan analognya Barbiturat Golongan phenothiazine : chlorpromazine. Untuk pengobatan penyakit sistemik. Jadi. baru kemudian di masukkan obat. tetapi dalam keadaan gawat. Tetapi jumlah obat yang dapat diabsorpsi tergantung dari jenis obat. pada kelainan psikiatrik. ANSEL H C : Introduction to pharmaceutical dosage forms. (8). pada penderita yang muntahmuntah dan lain-lain. dosis rectal biasanya sampai dua kali lipat dosis oral. pemberian obat yang dimaksudkan untuk pengobatan penyakit sistemik juga dapat mengakibatkan efek lokal. p 342 — 352. Lea & Febiger. sodium penicillin G • Erythromycin • Chloramphenicol (harus dilarutkan dalam pelarut organik dulu). 1969. No. Dalam praktek. (6). di mana pemberian per oral tak mungkin. biasanya dipergunakan obat suntik yang harganya jauh lebih mahal daripada tablet yang diberikan per rectal. yaitu : (a) obat-obat yang dihancurkan oleh aktivitas enzim lambung atau usus halus dapat dihindarkan dari proses penghancuran tersebut . Redaksi q Dari golongan antibiotika. prochlorperazine dan lain-lain Antihistamin seperti dimenhydrinate Vasokonstriktor : ergotamine tartrate Antibiotika : • Potasium penicillin V. Tentang dosis. Dalam kasus bronchiolitis yang dibicarakan di atas. (c) pemberian per rectal sangat menguntungkan pada kasus-kasus yang tidak bisa. Philadelphia. (b) obat yang mengiritasi lambung mungkin kurang mengiritasi rectum.Obat yang diberikan per rectal dapat berbentuk padat (suppositoria) maupun berbentuk cairan (rectal retention fluids). Bila rectum terisi penuh oleh feces. rectal adalah tetracycline. pp 347 — 351. SPROWLS J B : American Phazmacy. paracetamol. Faktor-faktor yang mempengaruhi absorpsi obat dari rectum Secara teoritis semua obat yang dapat diberikan per oral dapat juga diberikan per rectal. Obat-obat yang telah dibuktikan dapat diabsorpsi dengan baik Aminophylline Aspirin. 1960. q Pemberitahuan. atau keduaduanya. KEPUSTAKAAN 1. sering mengalami kekurangan obat suntik untuk kasuskasus yang gawat. Baik bentuk padat maupun bentuk cair. Dalam keadaan itu pemberian obat berupa tablet yang dilarutkan dalam air dan diberikan per rectal dapat menolong. Penulis tidak berhasil mengumpulkan obat-obat lain yang dapat diabsorpsi dengan baik pada pemberian per rectal. Berhubung sesuatu hal yang bukan bersifat kesalahan Cermin Dunia Kedokteran. dapat diambil kesimpulan bahwa kortikosteroid itu benar-benar telah diabsorpsi dan menghasilkan efek terapeutik. Obat yang pemah dicoba diberikan per rectal dan dinyatakan diabsorpsi dengan cukup baik ialah digitalis. apalagi di tempat yang terpencil. dapat dilakukan enema dulu untuk membuang feces. (7). pp 364-433. Apalagi kalau diingat bahwa pemakaian kortikosteroid per cutan pun dapat mengakibatkan efek sistemik. contohnya aminophylline. Academic Press. Saya tidak berhasil mencari kepustakaan untuk mendukungnya. keduanya dapat menimbulkan efek lokal. pemakaian obat per rectal ini mungkin perlu lebih diperhatikan dalam pendidikan mereka. efek sistemik. jelas absorpsi akan kurang sempurna karena sebagian obat akan masuk ke dalam massa feces. yang jelas tidak bisa diberikan per 38 Cermin Dunia Kedokteran No. karena obat ini sangat mengiritasi rectum.

dengan anjuran pindah kerumah sakit swasta agar dapat segera ditangani sendiri. tanpa alasan kuat. meskipun sudah ada apotik yang buka diwilayahnya. as many "deviations" form medical ethics allegedly performed by medical doctors are reported. satu fihak membeberkan penyimpangan-penyimpangan tindakan dokter dari Etika Kedokteran. tanpa adanya keluhan dari fihak penderita. EKG dan lain-lain alat elektronika. • Spesialis yang tidak mengijinkan dilanjutkannya terapi pada dokter ditempat tinggal penderita dan mengharuskan tetap berobat kepadanya. • Kerjasama dokter dengan apotik / pedagang obat / pabrik obat. untuk tujuan komersiil. backed by a positive support from the Department of Health a healthier and more respected medical world will be attained. Bila kita adakan inventarisasi dari sikap-sikap dan tindakan para dokter yang kiranya jelas menyimpang dari Etika Kedokteran. 14. • Menjual obat dikamar praktek. • Dokter umum yang mengaku spesialis karena praktek menggunakan misalnya alat Rontgen. • Memberi keyakinan pada pasiennya bahwa sakitnya berat dan harus berobat kepadanya secara teratur dan dalam jangka waktu lama. • Last but not least. • Membuat pasien seolah-olah "bola" dengan cara konsulmengkonsul antara kawan sendiri dari berbagai spesialisasi.TINJAUAN PERAN DAN KEDUDUKAN DOKTER MASA KINI dr Ibnoe I Djojosoebroto * dr R Subyakto ** SUMMARY At present society is critical towards the honourable medical profession.gkat Propinsi. akan tetapi mengobatinya langsung seolah-olah itu pasien pribadinya.. 39 . PENDAHULUAN Akhir-akhir ini dokter menjadi pusat sorotan dan penilaian oleh masyarakat luas. menganjurkan untuk dilakukannya suatu tindakan bedah. ** Ketua Tim Kehormatan Etika Kedokteran. Actually the problem is a very complex one. baik dari keuangan proyek maupun dari penempatan dokter. • Spesialis yang memasang tarip menyaingi dokter umum dengan maksud menguasai pasaran. fihak lainnya mengutarakan pandangan dan analisa yang membela atau mencarikan alasan bagi tindakan dokter yang menyimpang dari Etika Kedokteran tersebut. Kita baca dalam surat-surat kabar. 1979 * Ketua IDI Cabang Banyumas. • Menggunakan alat MR untuk aborsi dengan dalih mengatur haid. sikap mental pejabat dalam bentuk korupsi dan manipulasi serta pungli dari sementara dokter yang kebetulan menduduki jabatan kunci dalam pemerintahan. meskipun hal itu tidak diperlukan. maksudnya yaitu agar penderita tersebut tetap berobat padanya. dengan tugas dan deskripsi yang sangat umum. Dengan kilat dibentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran di Pusat sampai ketin. • Menahan penderita dirumah sakit Pemerintah tanpa diobati. MASALAH Marilah kita tinjau semua kesibukan yang simpang siur ini dengan kepala dingin dan hati lapang. tulisan-tulisan baik dari masyarakat awam maupun dari kalangan intern kesehatan/kedokteran. meskipun penderita datang dari tempat jauh. IDI Cabang Banyumas. tanpa indikasi tegas. • Spesialis yang tidak mengembalikan penderita yang dikonsulkan kepadanya.. Lebih gawat lagi karena ada dokter yang sampai harus meringkuk dalam tahanan polisi karena diadukan keluarga pasiennya dan ada kalangan kedokteran yang menulis pembelaan disurat kabar sedemikian jauh menyimpangnya. • Setelah " general check-up " . Tidak kurang juga bahkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia sendiri ikut latah dengan pernyataan disurat kabar yang mengingatkan para dokter akan sumpahnya dan akan mengambil tindakan terhadap mereka yang jelas-jelas melanggarnya. sehingga untuk pengetrapannya dapat menimbulkan berbagai macam penafsiran. sampai menuduh dan membeberkan penyelewengan yang dilakukan oleh oknum dari kalangan profesi bukan kesehatan/kedokteran. An appeal is hereby made to the teaching staff of medical education to be exempla ry in their dedication and discipline towards the younger doctors and medical students. Not less important is a better understanding and tolerance among the medical profession so that by assisting and conecting each other. as many closely related factors interact until it manifests itself. Cermin Dunia Kedokteran No. diantaranya adalah : • Membanggakan kelebihan diri serta memburukkan Teman Sejawatnya dimuka seorang penderita.

Dengan latar belakang dan pendidikan yang berbeda dari dokter masa kini dan " tempo doeloe". jelas makna yang terkandung didalam Etika Kedokteran tidak dapat sepenuhnya dihayati oleh sebagian besar dokter masa kini. kalau perlu lebih baik menggra- . Juga kontrol. Bagaimana dengan dokter masa kini ? Akibat dari Kemerdekaan dan adanya peraturan wajib belajar bagi seluruh rakyat Indonesia. Disinilah timbul konflik dokter — masyarakat. Dan dengan situasi sedemikian itu. selalu ramah dan banyak senyum dan last but not least memasang tarip rendah. akan tetapi diperlukan juga kematangan mental dokter. Kita semua tahu dan menginsyafi makna luhur dan idealnya segala yang terkandung dalam Sumpah Dokter. Sejak kecil sudah dikonfrontir dengan kehidupan serba kurang dan kerja keras. Juga karena peraturan Pemerintah Hindia Belanda. mencari uang guna mencapai cita-citanya dan cita-cita keluarganya. yaitu menjadi dokter sehingga mampu untuk mengangkat martabat keluarganya dan juga mampu mengongkosi biaya pendidikan adik-adiknya. Untuk mengontrol dan menjaga martabat dokter pada waktu ini.Bila semua cuplikan-cuplikan tersebut diatas kita kaji. Etika Kedokteran ini merupakan kode yang sangat ideal. digantungkan pada Etika Kedokteran. akan tetapi pada waktu ini berada dalam suasana dan lingkungan dengan nilai dan norma-norma kemasyarakatan yang tidak sesuai untuk itu. dengan tujuan satu. pintu pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar sampai Fakultas Kedokteran terbuka luas bagi mereka yang mampu kecerdasannya. Jadi sejak mudanya. Anakanak pejabat tinggi sampai anak-anak kusir. yaitu Sumpah Dokter. dan umumnya mereka terdiri dari anak-anak orang yang cukup mampu dalam bidang materi dan tumbuh didalam lingkungan kemasyarakatan yang mempunyai nilai-nilai sopan santun yang terjaga ketat. Bila kita tinjau lebih dalam. Setiap dokter yang menyelesaikan pendidikan dokternya. Setelah lulus menjadi dokter. Masyarakat mengharapkan dokter akan selalu memperhatikan pasien-pasiennya secara maksimal tanpa pamrih. Dengan sendirinya segi tabiat dan persiapan mental telah terbina dalam bentuk tatakrama dan penguasaan diri. namun dalam hati sanubari kita. Jadi dari segi penghasilan. Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran. mengapa justru masa kini timbul makin banyak penyimpangan Etika Kedokteran. hanya anak-anak golongan "priyayi " dan yang mempunyai tingkat kekayaan tertentu saja yang mungkin masuk Sekolah Lanjutan Atas dan Fakultas Kedokteran. adalah hampir tidak mungkin atau sangat sedikitlah dokter dalam situasi dan kondisi sekarang ini. 14. Bagaimana kita dapat mengharapkan Etika Kedokteran tertanam dalam hati sanubari dokter dan tercermin dalam tindak tanduknya? Marilah kita tinjau segi ikutan lainnya. anak-anak pedagang besar sampai anak-anak tukang batu. masa kanak-kanak dan remaja dokter masa kini tidak lagi mengenyam suasana santai dan serba stabil serta lingkungan ke-"priyayi"-an. Dalam hati dokter ini muncul tekad untuk membalas jasa orangtua yang sudah begitu berat mengongkosi pendidikannya dan tekad untuk mengejar status kedudukan para dokter yang lebih senior. masyarakat menghendaki setiap dokter menjalankan atau mempraktekkan sumpahnya secara maksimal. bila kita mau berterus terang pada diri sendiri. diterjunkan kemasyarakat dengan terlebih dahulu harus mengucapkan sumpah. Untuk itu diperlukan bukan hanya keilmuan kedokteran saja. tanpa dilandasi kematangan mental untuk membedakan mana yang pantas dan mana yang tidak pantas dilakukan oleh seorang " priyayi". sangat sedikit diberi pelajaran tentang Etika. yaitu UANG. Fasilitas pendidikan dokter tersedia dengan biaya yang relatif bisa terjangkau oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Pendidikan di Fakultas Kedokteran hanyalah sebagian kecil saja dari jangka waktu pendidikan yang harus dijalaninya. mengejar 40 Cermin Dunia Kedokteran No. rata-rata kedudukan dokter paling sedikit berada dilapisan menengah atas dari masyarakat. Berbeda dengan dokter " tempo doeloe". yang dijadikan komoditi mutlak tercapainya sekuriti dan status simbolnya dalam masyarakat. bisa dan mungkin menjadi dokter. apakah masa dahulu tidak terdapat? atau tidak terungkap? Kita semua pasti setuju dan menghayati bahwa profesi dokter adalah suatu profesi yang luhur dan harus dijunjung tinggi martabatnya. tidak ada yang perlu diresahkan. lapangan pekerjaan terbuka luas dengan gaji yang relatif besar. diberi tunjangan khusus 200 gulden (bandingkan dengan gaji guru HIS 75 gulden!). Dokter " tempo doeloe" relatif hanya sedikit dalam masyarakat kita. yang diharapkan oleh Pemerintah dan masyarakat dapat menjadi pegangan para dokter. hanya karena dokter telah bersumpah. 1979 uang untuk mencapai dan mempertahaiikan kedudukannya dalam masyarakat. bila tidak mau dikatakan nol besar. dokter masa kini sudah berorientasi mengejar uang untuk membiayai pendidikannya. bimbingan dan re-edukasi dari Majelis serta Dewan Kehormatan Etika Kedokteran sangat minim. Dalam kondisi sedemikian mereka bisa menjaga martabat dokter secara murni. Di Fakultas Kedokteran terutama Fakultas Kedokteran Swasta. sanggup melaksanakannya. Hal terakhir ini baru akan ada bila dokter tersebut telah mempunyai pendidikan dan lingkungan masa kanak-kanak dan remaja yang mantap dan terarah. karena ilmunya semua pengobatannya harus ces-pleng. masih belum putus penderitaannya dalam bidang keuangan. maka hanya satu hal yang mendorong semua tindakan dan sikap tersebut. sampaisampai untuk mereka yang tidak berpraktek partikelir. selalu meluangkan waktu untuk mereka yang memerlukan pertolongan dokter. Meskipun sudah berkali direvisi. membantu adik dan orang tuanya dan setelah menjadi dokter. apalagi dengan tersedianya berbagai beasiswa untuk mereka yang cerdas tapi kurang mampu. kecilnya gaji sebagai pegawai negeri dan sulitnya berpraktek partikelir karena hebatnya persaingan oleh banyaknya jumlah dokter dan ketidak mampuan masyarakat dalam membayar pertolongan pengobatannya. Kedua Badan itu sendiripun hampir tidak berfungsi. belum lagi kemungkinan untuk praktek partikelir dengan tarip yang cukup tinggi. namun Sumpah Dokter tetap bermakna inti tekad yang terkandung dalam Sumpah Hipocrates yang sudah berumur berabadabad. Belum lagi para dokter lulusan Fakultas Kedokteran Swasta yang karena peraturan pemerintah harus mengeluarkan lebih banyak biaya dan frustasi karena masa pendidikan paling sedikit sepuluh tahun.

penghasilannya stabil dan lebih dari cukup. dokter tidak mungkin sakit.... Bila tidak ada keuntungannya. atau makan diwarung kecil. kedudukan yang rendah dipemerintahan dengan gaji kecil. Tujuan adalah mengejar jenjang karier dan kedudukan dalam bidang pelayanan kesehatan maupun kesehatan masyarakat.. tidak mungkin ngantuk atau lelah. Berbeda dengan masyarakat "tempo doeloe " . masyarakat sekarang dari segala lapisan menuntut hak memperoleh pelayanan kesehatan yang sama..... jelas bahwa dokter masa kini sudah umum untuk berorientasi ke materi dan uang.. qGolongan Frustasi. Terseret oleh masyarakat yang mendambakan materi. pasiennya umumnya dari kalangan atas dan mampu. masa dahulu hanya lapisan atas dan menengah saja menikmati pelayanan dokter. dimana hanya terdapat satu — dua spesialis dalam tiap cabang ilmu kedokteran. KELOMPOK SOSIAL DOKTER Kita tinjau kini kelompok-kelompok sosial dokter dalam masyarakat kita masa kini. mobil dan rumah.. dari lapisan masyarakat tertinggi sampai terendah sudah mengenyam pendidikan dan lebih kritis. Golongan ini merupakan kelas "elite " nya kalangan kedokteran... untuk masyarakat bawah cukup minta dan mendapat pertolongan dari mantri verpleger saja. siap memberi pertolongan. Keahlian mereka punyai.. baik didalam maupun diluar kedinasan. tidak membantu Sejawatnya yang muda-muda dengan memberi contoh tindak tanduk dan tingkah laku yang sesuai dengan Etika Kedokteran dan Sumpah Dokternya. dipakai suap dan pungli bagi penerimaan atau penempatan dokter/paramedik ditempat-tempat " basah " . tanpa dilandasi kematangan pendidikan tatakrama dan sikap mental yang kuat. Tarip rendah karena masyarakat yang dilayaninya umumnya dari lapisan bawah.. sehingga timbul tekad dalam hati untuk mengejar gap sosio-ekonomi tersebut.. diantaranya dengan pembentukan grup atau klinik spesialis. q Golongan Santai. Dalam situasi pembinaan karier yang tidak menentu. karena kemerdekaan yang kita capai. diukur dengan imbalan yang mereka peroleh atau akan peroleh. terutama mereka yang banyak berhubungan dan bergaul erat dengan rekan-rekannya dikota besar dan memperbandingkan taraf hidup mereka dengan sebayanya di kota besar itu. Golongan ini sangat kecil jumlahnya dan umumnya berada di kota-kota besar. mereka merupakan dokter yang ideal dipandang dari sudut pasien yang sanggup membayar mahal. dengan tarip tinggi.. sehingga setiap saat. Disamping itu semua. Adalah janggal dokter naik sepeda atau becak. korupsi dan manipulasi uang dinas/uang proyek.. Golongan ini pada umumnya sebagai pegawai negeri mempunyai kedudukan tinggi dan mantap. daerah. 1979 q Golongan Sudra. para spesialis senior dan para superspesialis. anak-anaknya sekolah disekolah yang terbaik. Juga kalangan dokter yang sudah senior dan hidup berkecukupan (bila tidak berkelebihan!). karena beratnya bersaing dengan seniornya.... penanganan dinas dianak tirikan.. sehingga mereka mati-matian memuja materi dan untuk mencukupi status ini mereka mencari uang dengan segala jalan. Meskipun tarip praktek partikelirnya tidak setinggi dikota besar... masyarakat berpendirian bahwa dokter itu pasti kaya. karenanya mereka mencurahkan perhatian pada kedinasannya secara penuh dan tanpa pamrih. mereka selalu melirik pada kelebihan finansiil dan materiil Golongan 1 dan berusaha untuk 41 . mempersiapkan diri untuk pensiun ditempat yang sama. tarip.. Masyarakat menganggap dokter itu manusia super. harus praktek dipinggir atau luar kota dan gang becek. terdiri atas para spesialis muda yang resah. praktek partikelirnya umumnya tidak maju. Semua upaya. Inilah profil dokter ideal dipandang dari sudut masyarakat. Umumnya terdiri atas para spesialis di- qGolongan Karier Pegawai Negeri. mereka disodori kenyataan dalam masyarakat bahwa dokter itu harus kaya dan mampu untuk kaya. ". Calon-calon spesialis akan bertekad : " Tunggulah masanya bila aku sudah selesai spesialisasi . masyarakat tidak bisa menerima bahwa seorang dokter itu tidak kaya. Sebagai dokter swasta diluar dinas.. mempunyai kedudukan yang terpandang dalam dinas maupun dalam masyarakat. 14. salah satu faktor mengapa tampaknya demikian banyak dan semakin banyak penyimpangan Etika Kedokteran terungkap. Fihak Pemerintahpun tidak memberikan perhatian kepada masalah ini. Anggapan masyarakat inilah yang seringkali mem-"perangkap" dokter. pada umumnya mereka hidup santai dan tenang. manipulasi asuransi kesehatan ataupun usaha keluarga berencana. Mereka melaksanakan tugas kedinasannya dengan cukup gairah dan bersungguh-sungguh.. mungkin lebih dari para senior ataupun profesornya.. Meskipun demikian cukup besar jumlahnya yang masih menunjukkan sikap mengejar materi. setiap hari disodori suasana serba cukup atau mewah oleh seniorseniornya. punya rumah dan mobil. memamerkan kekayaan dan memperhitungkan pelayanan kesehatan yang diberikannya dengan berapa si pasien mampu membayar. kapling dan golf. Karena terkena mutasi atau tugas dinas. karena tahu obat.. berani mengeritik tingkah laku dokter dengan menulis disurat kabar. Mereka mempunyai praktek partikelir yang ramai. atau setidak-tidaknya pasien jauh-jauh hari sudah mempersiapkan mental untuk tagihan tinggi.. Golongan ini terutama terdapat dipusat- pusat pendidikan dokter.. hanya bereaksi terhadap keluhan Cermin Dunia Kedokteran No. Kurangnya penghasilan tambahan diluar dinas ini banyak mendorong mereka terjangkiti penyakit jabatan. Tidak pula boleh dilupakan bahwa sebagian besar masyarakat kita waktu ini adalah kurang atau tidak mampu. baru mulai praktek partikelir. yang dapat kita golongkan dalam: mencapai status/kedudukan tersebut dalam waktu sesingkat mungkin. Berbagai cara digunakan untuk menambah penghasilan sebanyak mungkin..tiskan pertolongan pengobatannya. Jangan pula dilupakan bahwa masyarakat kita masa kini sangat berbeda dengan masa lalu. juga untuk jabatan kunci.. Termasuk mereka yang terpaksa berada dalam situasi sedemikian karena sedang spesialisasi. Terdiri atas dokter-dokter muda yang q Golongan Mapan. Bila melihat pembagian kelompok dokter tersebut diatas. Termasuk dalam golongan ini adalah dokter-dokter generasi senior dengan praktek partikelir yang maju. Dalam pertemuan santai pembicaraan dalam golongan ini berkisar pada topik jumlah pasien.

Banyak contoh dimana staf pendidik inti lebih banyak bekerja untuk luar dinas negaranya karena rayuan gaji dan fasilitas yang lebih besar dan lebih menarik. SARAN Adalah suatu langkah yang baik dan positif dari Pemerintah untuk membentuk Panitia Pertimbangan & Pembinaan Etika Kedokteran yang terdiri atas unsur Pemerintah dan I. Hubungan antara kekurangan gizi (malnutrition) dan mudahnya terserang infeksi sudah diakui oleh dunia kedokteran. Yang penting pada akhirnya adalah pengertian dan toleransi didalam dunia kedokteran./Dinas Kesehatan Kabupaten. Suskind Kroc Foundation Series. Sandaran hukum bagi kedua Badan itupun tidak jelas deskripsinya.D. Etika Kedokteran sendiripun memerlukan revisi secara selektif. phagocytosis dan sistemsistem komplemen. saling membimbing dan saling tegur sesama kita. sehingga dokter muda dan mahasiswanya dibiarkan ditangani oleh stafnya ditingkat lebih rendah. ahli gizi dan ahli immunologi. baik di Fakultas Kedokteran Negeri maupun Swasta. USA. 1979 . lebih dari mereka yang ditempatkan dekat Pusat atau tempat-tempat "basah " Pengawasan dan bimbingan ditujukan juga terutama kepada " pejabat " untuk memberi contoh bahwa sebagai dokter yang berEtik Dokter. dari tingkat Pusat dan Propinsi. dokter anak. sistem immuno humoral. Buku ini bersampul tebal (hard cover). Dalam buku ini diajukan penemuan-penemuan yang terakhir dalam penelitian-penelitian atas akibat malnutrition pada sistem immune melalui sel (cell mediated immune response). Pesanan dapat dilakukan melalui : mohon perhatian ! ! Beritahukanlah kepada kami bila anda pindah alamat!!! Dan jangan lupa memberikan juga alamat lama anda. Tindakan lanjutan yang diperlukan adalah peraturan permainan yang jelas dan konsekwen. Bahwa ini tidak hanya disebabkan oleh faktor lingkungan sudah dapat dibuktikan oleh percobaan-percobaan yang terkontrol baik. Kwitang Raya No. para pendidik (profesor dan stafnya) agar menjadi suri tauladan bagi para dokter muda dan mahasiswanya dalam dedikasi dan disiplin yang tinggi. 11 Jakarta 42 Cermin Dunia Kedokteran No. khususnya dokter umum. dicetak diatas kertas tebal mengkilat dan terdiri dari 468 halaman. seperti campak (morbili). Khusus dikalangan Fakultas Kedokteran. lebih terhormat. Selain itu anak-anak dengan keadaan gizi yang kurang baik lebih mudah mendapat komplikasi yang serius setelah terserang penyakit-penyakit anak yang menular. juga oleh kalangan luas dunia kedokteran tidak dirasakan kehadirannya. Volume 7 Diterbitkan oleh Raven Press. karena pada tingkat inilah sesungguhnya terjadi persoalan yang berkaitan dengan Etika Kedokteran. dalam suasana keakraban persaudaraan. perlu dipikirkan pemberian santunan/gaji yang "cukup " dengan kenaikan tingkat yang terjamin. KALMAN BOOK SER VICE Jl. Panitia ini sebaiknya diteruskan sampai tingkat Cabang I. terutama bagi mereka yang berdinas dipelosok atau ditempat-tempat yang secara ekonomis "kering". Insya Allah kita bersama dapat membangun dunia kedokteran yang lebih sehat. Ini khususnya berlaku untuk penyakit-penyakit diare dan sistem pernafasan. 14. Baik sekali untuk dimiliki oleh mereka yang bekerja dalam lapangan kesehatan. 1977.I.dan tanggapan masyarakat. disokong oleh landasan dan tindakan hukum yang tegas dan konsisten. disertai dukungan yang konkrit dan positif dari fihak Departemen Kesehatan. Ditingkat ini langsung dapat dilakukan bimbingan. Publishers. New York. dilingkungannya sendiri. oleh Sejawatnya sendiri.I. Karena keunikan kedudukannya dalam masyarakat. Diusulkan memasukkan kuliah Etika Kedokteran dalam kurikulum Pendidikan Dokter secara luas dan intensip. Diusulkan pemberian tunjangan yang lebih besar dan kenaikan jenjang karier bagi mereka yang telah bertugas ditempat terpencil. sehingga menimbulkan kebencian.D. pengarahan dan re-edukasi para dokter. Pembentukan Dewan dan Majclis Kehormatan Etika Kedokteran tidak pernah diteliti kemanfaatannya. MALNUTRITION AND THE IMMUNE RESPONSE Ditulis oleh Robert M. mereka tidak minta disuap dan tidak mau disuap.

Pengobatan sama. Riwayat kasus Seorang penderita laki-laki berumur 50 tahun menderita hemorrhoid sudah lebih dari sepuluh tahun. sampai-sampai perlu dirawat disebuah rumah sakit karena Hb mehurun hingga 4 g%. Selain dari pada itu kulit pada titik-titik akupunktur menjadi lebih peka sehingga penderita ngeri untuk ditusuk. faeces. Tanggal 14 September. parafln liquidum malam hari disamping hemorrhoid supositoria. Tanggal 12 September. penderita datang ke poliklinik '. hemorrhoid kapsul ditambah Vitamine K tablet. Tanggal 20 Agustus. masing-masing ditahun 1952 dan 1955 di Surabaya dan tahun 1967 di Jakarta. Tanggal 20 dan 21 September. Tanggal 19 September. perdarahan sedikit bercampur dengan .agian Penyakit Dalam rumah sakit tempat ia dirawat dan diberikan pengobatan dengan roboransia. operasi tidak jadi dijalankan. 45 SUMMARY A case of chronic haemorrhoid bleeding arrested by accupuncture treatment is described. Tanggal 26 September. tidak terjadi perdarahan. Tanggal9 September. telama kira-kira empat bulan. Pada tanggal 8 Juni. dia telah menjalani operasi sebanyak tiga kali. Saya anjurkan "wait and see". sama. diare dengan perdarahan sedikit. Tanggal 15 September. perdarahan masih tetap. tidak ada perdarahan. vitamine B kompleks dan hemorrhoid supositoria. Tanggal 18 April. Hal ini berlangsung terus sampai tahun 1975. disebabkan beberapa kesulitan teknis (bukan finansiil) penderita belum dapat konsultasi kerumah sakit. penderita collaps karena anemi dan dianjurkan untuk dirawat dirumah sakit. tidak ada perdarahan. penderita nampak pucat lagi dan mengeluh tentang vertigo pada perubahan sikap dari berbaring keduduk atau berdiri. Maka dilakukanlah pengobatan akupunktur pada titik U B 33 dan 57 kiri dan kanan serta meneruskan hemorrhoid supositoria. roborantia. Tetapi berhubung keadaan keuangan tidak mencukupi. Menurut penderita bagian bedah rumah sakit memandang tidak perlu dilakukan hemorrhoidectomia. tusuk jarum dihentikan sementara untuk seminggu. perdarahan tetap. tidak ada perdarahan. Redaksi. pucat. perdarahan tetap. Tanggal 6 September. nadi normal. Dibawah ini disajikan suatu pengalaman pengobatan hemorrhoid dengan cara akupunktur yang dilakukan oleh seorang dokter. Pasien dianjurkan untuk kembali ke rumah sakit sementara pengobatan diteruskan dengan roboransia. apply surgical treatment". tidak ada perdarahan. dr A Suroso Jakarta sulfas ferrosus. Tanggal 13 Juni. Pada hari ini timbul perdarahan agak banyak. untuk kalau diperlukan menyambungnya dengan kuur ke dua sesudahnya. Akupunktur dan obat-obat sama. Pada pemeriksaan nampak keadaan umum penderita baik. Pada tanggal 1 April 1978 penderita berobat pada saya. If necessary. tidak ada perdarahan. perdarahan sedikit. pagi terjadi perdarahan banyak. Akupunktur dan obat-obat sama seperti diatas. hemorrhoid supositoria dan hemorrhoid kapsul. Pengobatan secara moderen dengan berbagai macam obat/suntikan ataupun tindakan operasi memberi hasil yang sangat bervariasi. Tensi 110/80. Tanggal 7 September. saya obati dia dengan akupunktur untuk mencegah timbulnya kekecewaan apabila nanti pengo batan akupunktur tidak berhasil saya terangkan pula bahwa "Besides acupuncture medicinal sitz baths are indicated. perdarahan masih tetap. Tanggal 13 September. terjadi perdarahan banyak. Pada waktu perawatan dirumah sakit maupun setelah lepas dazi perawatan perdarahan per anum masih terus terjadi setiap hari walaupun jumlahnya telah berkurang. Akupunktue dan obat-obat sama. Hari-hari berikutnya tidak ada perdarahan sama sekali sampai tanggal 25 September. Penderita diberi pengobatan hemostatik per injeksi. Dirumah sakit penderita ditransfusi dan disiapkan untuk operasi hemorrhoid ke empat kalinya. obat-obatan ditambah dengan hemostatik per oral. Hemorrhoid merupakan suatu gangguan khronik yang dapat menghambat kegiatan seorang penderita. tidak ada perdarahan. tidak ada perdarahan. tidak terjadi perdarahan Tanggal 8 September. 14. Selain hemorrhoid internum grade III tidak dijumpai kelainan fisik lain. setelah penderita dirawat dirumah sakit selama klra-kira sebulan pasien kembali berobat pada saya dengan membawa surat pengantar dari rumah sakit yang menyatakan bahwa penderita telah dirawat dengan diagnosa anemia defisiensi besi karena perdarahan khronik (hemorrhoid). Setelah sepuluh kali akupunktur ini. Sejak tahun 1971 penderita mulai mengeluarkan darah lagi peranum waktu defekasi. Dia nampak tertekan sehingga untuk membesarkan hatinya saya usulkan agar sambil menunggu kepergiannya kerumah sakit. Untuk penyakitnya itu. Walaupun penderita agak skeptis. Tanggal 18 September. roboransia dan hemorrhoid tablet. 1979 . Akupunktur dan obat-obat sama. pada waktu mana ia telah menderita perdarahan per anum tiap hari jika defckasi. Tanggal 10 September. roboransia dan hemorrhoid tablet yang masih diteruskan. Tanggal 16 September. Pasien diberikan lagi hemostatik per injeksi dan per oral. hemorrhoid kapsul dan Vitamine K tablet. (1). Tidak dilakukan akupunktur dan tidak diberikan obat apa-apa. Akupunktur dan obat-obat yang diberikan sama. Obat-obat yang diberikan dan akupunktur sama dengan diatas. Tanggal 17 September. Akupunktur dan obat-obat. Kata Pengantar. tensi 120/80. hemorrhoid supositoria. Pada waktu masuk rumah sakit pasien mempunyai Hb 3 g% dan mendapat tranfusi darah. Selain itu penderita juga telah mengalami operasi usus buntu tahun 1952 dan suatu operasi pada bahu kanan karena trauma akibat kecelakaan mobil. maka iapun setuju untuk diobati dengan akupunktur. More data are needed to show that this traditional way of treatment might be useful in the treatment of haemorrhoid bleeding. Tanggal 12 Juni. pagi ini ada perdarahan tiga tetes.PENGALAMAN PRAKTEK PENGALAMAN PENGOBATAN PERDARAHAN HEMORRHOID DENGAN AKUPUNKTUR. Pasien telah sembuh dan diberikan pengobatan Cermin Dunia Kedokteran No. hemorrhoid supositoria. Tanggal 26 April. Tanggal 11 September. tetapi karena akupunktur merupakan dalam menghadapi salah satu pengobatan yang belum dicobanya hemorrhoidnya selama puluhan tahun itu dan karena belum ada bayangan kapan ia akan dapat pergi ke rumah sakit.

Tanggal 17 Oktober. tidak ada perdarahan. Tanggal 11 Oktober. akupunktur U B 33 dan 57 dan kanan.5). existing symptom lasting for posibly one or two days (4). Kesimpulan Ada tanda-tanda bahwa akupunktur dapat dipakai untuk menghentikan perdarahan per anum yang disebabkan oleh hemorrhoid. Akupunktur titik ekstra 24 kiri dan kanan. perdarahan masih banyak. Untuk menghindari daera-daerah yang pegal saya gunakan titik ekstra 24 dilengan bawah kiri dan kanan. Jauh lebih sedikit dari pada sebelum pengobatan akupunktur. 6. Tanggal 3 Oktober. Oleh karena itu diperlukan pengumpulan data yang lebih banyak untuk menetapkan bahwa kasus yang diuraikan diatas bukan "exeption " melainkan menjadi "rule ". (2) Sore perdarahan masih agak banyak.4. tidak ada perdarahan. Diskusi Pendapat bahwa akupunktur hanyalah sugesti atau berdasarkan hipnose saja tidak dapat lagi dipertahankan (3. Akupunktur seperti tanggal 4 Oktober. Tanggal 16 Oktober. sama seperti reaksi terhadap farmakoterapeutika)atau karena kesinambungan akupunktur pada hari-hari itu tidak dapat terpelihara. tidak ada perdarahan. Tanggal 4 Oktober. Tetapi adalah sangat kebetulan apabila perdarahan berhenti/berkurang pada waktu tusuk jarum dimulai setelah perdarahan itu berlangsung terus menerus selama kira-kira sembilan bulan. Tanggal 12 Oktober. Kemungkinan sebab yang lain dari perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober itu ialah karena pada kuur kedua itu tidak diberikan obat-obat seperti hemorrhoid kapsul. Ini dapat menerangkan timbulnya perdarahan banyak pada tanggal 10 dan 11 September yang kemudian berhenti lagi dengan dilanjutkannya akupunktur. Tanggal 31 September. Akupunktur kembali ketitik UB 33 dan 57 kiri dan kanan karena subyektip pasien merasa lebih cocok ditusuk dititik itu. perubahan mana menjadikannya kurang efektip untuk ditusuki jarum (6). pagi tidak ada perdarahan. 5. Titik-titik akupunktur diganti dengan UB 34 kiri dan kanan serta Du 1.9 Oktober. Hal itu nampak pula pada kasus ini dimana pada mulanya baik saya maupun pasien sama-sama kurang yakin bahwa akupunktur ini akan berhasil. Tanggal 29 dan 30 September. karena kulit dititiktitik yang lama masih sangat peka. LISOWSKI F P : Acupuncture to day. Tanggal 1 dan 2 Oktober perdarahan sedikit. Akupunktur seperti tanggal 10 Oktober. 1974. malah pada. perdarahan masih menetes lebih dari lima tetes. perdarahan masih menetes lebih darl lima tetes. Sayang sekali perkembangan selanjutnya tidak dapat diikuti karena pasien pindah kedaerah lain. ANGGRAINI : Penerimaan akupunktur sebagai ilmu. Tanggal 15 Oktober. tidak ada perdarahan. Apa sebab sekonyong-konyong timbul perdarahan banyak pada hari-hari tersebut diatas ? Diketahui bahwa salah satu efek samping akupunktur ialah "transient exacerbation of 46 Cermin Dunia Kedokteran No. KISWOJO : Hubungan pribadi. Selain itu juga untuk menetapkan titik mana yang paling tepat untuk ditusuk. Tetapi penggunaan titik-titik secara terus menerus setiap hari untuk akupunktur akan menyebabkan perubahan-perubahan pada titik-titik itu. 1977. pagi tidak ada perdarahan. Hong Kong. Sore banyak perdarahan sesudah penderita mengalamai stress psikis (penderita mempunyai kebiasaan defekasi dua kali sehari). 4. Juga ia mengatakan bahwa memang kalau akan ada perdarahan kedua betisnya terasa pegal seperti kramp. Foreign Langguage Press. Shanghai. Pegal-pegal pada betis berkurang.Tanggal 27 September. I Lin Su Ci.waktu ada tanda-tanda akan berhentinya perdarahan ( 16 dan 17 Oktober ). perdarahan sedikit bercampur dengan faeces (darah tidak menetes). Tanggal 28 September. Van Nostrand Reinhold Company. Mulai diberikan lagi hemorrhoid kapsul per oral. 1976. 2. Apakah berhentinya atau berkurangnya perdarahan itu bukan karena kebetulan saja? Memang hal itu mungkin juga. Rasa pegal pada daerah UB 33 dan 57 apabila ada perdarahan banyak sebenarnya ialah "tender points" yang mencerminkan adanya kelainan-kelainan pada alat-alat yang diwakili oleh titik itu. 1979 . Obat-obat tidak diberikan kecuali roboransia. 3. Karena berbagai halangan pada hari-harl ini tidak dapat dilakukan tusuk jarum. Modern Med of Asia 12 (6) : 14. sungguhpun kadang-kadang masih terdapat perdarahan banyak seperti pada tanggal 10 September dan 11 September serta 7 sampai 15 Oktober yang kemungkinan sebabnya akan dibahas lebih lanjut. Perdarahan sesudah tanggal 7 Oktober mungkin disebabkan karena UB 24 Du 1 bagi pasien ini tidak cocok (reaksi akupunktur terhadap seseorang sangat individuil. Tanggal 6 Oktober. Tanggal 5 Oktober. Tanggal 14 Oktober. Tanggal 13 Oktober. bagian Akupunktur. KEPUSTAKAAN 1. hanyalah sedikit saja. Tetapi satu kasus saja sudah tentu tidak dapat dipakai untuk mengambil kesimpulan yang tetap dan tepat. WARREN FRANK Z : Handbook of Medical Acupuncture. Apakah kombinasi akupunktur dan farmakoterapeutika merupakan terapi terbaik untuk perdarahan hemorrhoid ? Sayang sekali observasi pengobatan akupunktur ini terputus. terjadi perdazahan lebih dari lima tetes. CEN CIU SIE CIANG I: Akademi Kedokteran Tiongkok. Cermin Dunia Kedokteran 8 : 26. An outline of chinese acupuncture. New York 1976. pagi masih menetes dan sore banyak perdarahan. Apakah dapat dikatakan bahwa pengobatan itu berhasil pada kasus ini? Selama pengobatan akupunktur dijalankan jelas bahwa perdarahan kalau tidak berhenti sama sekali. perdarahan banyak menetes. The academy of Traditional Chinese Medicine. Akupunktur sama. Akupunktur seperti biasa. banyak perdarahan keluar dan penderita mengeluh bahwa bekas tusukan ( UB 33 dan 57 ) terasa pegal sekali. Tanggal 7. tetapi berkurang.8. Tanggal 10 Oktober. 14. Peking 1975. Mudah-mudahan sejawat yang lain dapat memberikan bahan-bahan yang lebih banyak agar pengalamannya itu dapat dipakai pula oleh dokter-dokter akupunkturis lain. perdarahan masih menetes. tidak ada perdarahan.

..........jarinya besar-besar.. 14. B 7.... Ketika saya mengadakan turney kedesa tempat tinggal " dukun " tersebut kebetulan sekali "dukun" tersebut sedang sakit buang-buang air dan minta pertolongan kepada saya..... dimana sebagian dari mereka yang datang adalah atas anjuran sang " dukun " yang sudah tidak praktek lagi.. D 5. jangan-jangan nanti saya tidak bisa hamil lagi ......... Dan sang "dukun" pun baru sadar bahwa kedoknya selama ini sudah terbongkar tanpa disengaja.... walaupun dalam hati saya agak 'gentar " juga.. kali ini kok menstruasinya melalui hidung ?" " Ya...... Sudah sejak lama saya mendapat informasi dari penduduk bahwa ada seorang laki-laki tua.. D 9... + "Dok....... Sebab dari setiap pasien yang berobat kepadanya selalu keluar 'PAKU" dari tubuh penderita tersebut. ya itu mungkin kalau pintu rahim Nyonya turut berpindah ke hidung ..... dr Budi Santoso Manado NGERI !!! Isteri kakak saya yang ingin sekali mengikuti KB bercerita begini : +"Teman saya menganjurkan saya untuk pergi " ke Ahli Kandungan A..... Tidak apa-apa nanti saya beri obat "................. Hari ini dia datang karena jatuh tanggal suntikan ulangan dan ia mengeluh : +"Dok.... ......... A 8..! ! !" "Ya. Sejak itu pasien yang datang ke Puskesmas bertambah.. C 3. periksa sini.................................. 1979 47 .. karena merupakan awal perkenalan dari sesama penolong orang sakit.....?????"..! ! ! ! karena begitu baju dibuka.. A 11.. Tentunya hal ini membuat saya gembira sekali. berfungsi sebagai "dukun " yang cukup terkenal..... KARENA TIDAK DISENGAJA Disebuah desa yang cukup jauh dari tempat saya bekerja.....!!!!! drg Ny W Pramudiyo Bandung Jawaban Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran : 1.. ketika saya membantu membukakan bajunya agar stetoscope lebih leluasa menempel didadanya....... Rasa "gentar " yang mencekam diri saya hilang seketika dan dengan gaya "meyakinkan " saya menasehati dia agar tidak mengulangi perbuatannya......... saya benar-benar terkejut bukan main .. Dan selalu dikatakan bahwa benda tersebutlah yang menjadi penyebab seseorang menjadi sakit............. saya lihat....saya rasa ini mencemaskan ..... B 10......saya menyuruh sang 'dukun" berbaring....HUMOR ILMU KEDOKTERAN MENSTRUASI YANG BERPINDAH Seorang pasien........ A 6.. tiga bulan yang lalu saya beri suntikan Depo Provera. D 4.. ya itu epistaxis.... Cermin Dunia Kedokteran No. mengingat berita-berita tentang kehebatannya. tangan saya tersentuh dengan puluhan paku yang tersimpan dalam "kantong rahasia" dibagian dalam bajunya. – "Kenapa ?" tanya saya......... dimana belum ada tenaga kesehatan yang tinggal menetap.. dr Farouq Ar TERBONGKARNYA RAHASIA . saya. (Jawab saya singkat dan tegas).. Ketika saya selesai mengadakan anamnesa dan mulai periksa sana ........ + Ketika saya bertemu dengan dokter itu ditoko..... tetapi saya tidak mau.... D Puskesmas Gunung Batu Besar Kota Baru Kalimantan Selatan..... C 2.. sehingga dengan spontan ia minta maaf atas perbuatan yang pernah dilakukan..

akan tetapi untuk pembentukan antibody tersebut dibutuhkan waktu beberapa bulan. 1979 . pada kasus dengan stadium lanjut umumnya pengobatan hanya bersifat paliatip saja. J. 1978. Penderita yang tidak dirawat dirumah sakit sebaiknya tidak diberikan Sulphinpyrazone bersama-sama dengan anticoagulant. Oleh sebab itu ia menganjurkan untuk tidak menggunakan beta blocker bersama-sama dengan pemberian antidiabetik oral. Dan vaksin ini telah dicoba pada 36 wanita tanpa menunjukan efek samping yang berarti. BMJ 2 : 1673 — 1674. Wright et al mendapatkan pada penelitian mereka bahwa penderita diabetes dengan hypertensi yang diobati dengan beta blocker : metaprolol (100 mg dua kali sehari) atau propranolol ( 80 mg dua kali sehari ) untuk satu bulan yang diikuti dengan diet dan pemberian antidiabetik oral.5. dimana pada simposium tersebut dibicarakan penelitian dan pengembangan metoda yang tidak membahayakan tetapi cukup efektip ( Chem/Eng News 6. BMJ 2 : 1680 — 1681. Berhubung banyaknya pemakaian kontrasepsi dewasa ini (di Amerika 68 — 70% wanita memakai kontrasepsi) maka rupa-rupanya para peneliti terus mencari caracara lain yang lebih baik. M. M. 1978. Vaksin tersebut merangsang pembentukan antibody terhadap gonadotropine. 14. WALLWORK et al meneliti 115 penderita yang mengalami coronary artery by pass. demikian anjuran MATTINGLY et al. Dengan adanya operasi "Coronary artery by pass" dewasa ini rupanya para penderita penyakit jantung coronair mulai mendapat titik terang dan kemungkinan untuk tidak menjadi invalid bagi mereka menjadi semakin besar. 1978. Dari penelitian yang dilakukannya didapatkan kesimpulan bahwa pada penderita yang mendapat pengobatan sitostatika didapatkan respons yang lebih baik terhadap lamanya remisi dibanding dengan penderita yang mendapatkan pengobatan hormonal. J.22. 48 Cermin Dunia Kedokteran No. Peneliti berkesimpulan bahwa coronary artery by pass tidak saja menghilangkan gejala akan tetapi juga meningkatkan kesanggupan penderita untuk dapat bekerja seperti sedia kala. Carcinoma mammae merupakan jenis kanker yang cukup banyak dijumpai di Indonesia. BMJ 2 : 1786.Catatan singkat Telah diketahui bahwa adanya hubungan antara gangguan kelenjar thyroid dan hypophysis pada penderita yang berada dalam keadaan fase akhir kegagalan ginjal (end stage renal failure). Tahun yang lalu National Academy of Science telah mengadakan simposium mengenai kontrasepsi. WEISSEL et al. PRIESTMAN et al mencoba meneliti penderitapenderita carcinoma mammae stadium lanjut yang mendapatkan pengobatan hormonal dan yang mendapatkan pengobatan dengan sitostatika. Daya kerja vaksin tersebut adalah delapan sampai dua belas bulan. timbul kenaikan kadar gula darah yang cukup bermakna. 1979. WALWORK et al. Juga didapatkan peningkatan Prolactin pada keadaan menurunnya fungsi ginjal. disamping itu juga banyak ditemukan efek samping dari pemakaian kontrasepsi yang telah ada. Acta Endocrinologica 90 : 23-32. 1979. Dewasa ini banyak cara kontrasepsi yang dipakai diseluruh dunia. Pharmazeutische Industrie 41 (1) : 64. 1979. Hal ini dikemukakan sebab ia menjumpai timbulnya perdarahan gastrointestinal yang hebat pada seorang penderita yang mendapat pengobatan 200 mg Sulphinpyrazone empat kali sehari bersama-sama dengan pemberian 8 mg warfarin sehari. Akan tetapi tidak didapatkan adanya pengaruh yang bermakna akibat uremia terhadap sekresi thyroid releasing hormone seperti yang didapatkan oleh penelitipeneliti lain. BMJ 1 : 159. Akan tetapi ke dua jenis pengobatan tersebut di atas tidak mempunyai pengaruh terhadap survival rate. T. Dewasa ini beta blocker baik yang kardioselektip maupun yang bukan banyak dipakai untuk penderita hypertensi. 1978 ). Salah satu penemuan tersebut ialah "Antifertility vaccin" yang sekarang sedang dicoba oleh Rockefeller Foundation. dimana sesudah operasi 75 penderita dapat kembali bekerja penuh seperti keadaan normal dan 59 penderita baru dapat mengerjakan pekerjaan mereka semula sesudah dua sampai enam bulan pasca operasi. Pada keadaan yang lebih lanjut dari kegagalan ginjal tersebut baru ditemukan gangguan hypothalamo-hypophysis. WEISSEL meneliti kadar hormone penderitapenderita dengan kegagalan ginjal dan dari data-data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa akibat awal dari kegagalan ginjal adalah gangguan pengontrolan terhadap Growth hormone.

c. Pengobatan hyperthyroidi dengan 1131 adalah kontra indikasi pada : a. Penderita dengan recurrent exophthalmic goiter e. Pada sebagian besar penderita hyperthyroidi : a. 1979 6.3—0. Menimbulkan deposit colloid. Euthyroidi Myxedema Carcinoma thyroid Hyperthyroidi Bukan salah satu diatas. d. sebab Thyroid iodine " adalah me ningkat. e. b. Hampir 100 % meninggal. d. 14. Penderita hyperthyroidi dengan kelainan jantung d. Penderita usia lanjut c. b. Sesudah Plummer menemukan methoda Plummerisasi pada tahun 1923 maka incidence thyroid storm menurun. d. c. Bukan salah satu diatas. Memperbaiki absorpsi Iodine. b. Bukan salah diatas 7. 4. Jenis carcinoma thyroid yang tersering adalah : a. Carcinoma jenis papiler Carcinoma anaplastik Carcinoma folikuler Angioinvasive adenocarcinoma. Bukan salah satu diatas. b. Hypothyroidi Hyperthyroidi Hyperparathyroidi Hyperpituitarisme Bukan salah satu diatas Kadar serum iodine adalah normal Kadar serum iodine adalah rendah Kadar serum iodine meningkat Terjadi peningkatan ekskresi iodine dalam urine. 49 . Plummerisasi adalah : a. c. d. e. d. Menghambat hypophyse untuk mengeluarkan thyrotropic hormone b. Manifestasi klinik dari thyroid storm atau thyroid krisis adalah : a. feces dan sebagainya tetapi kadar iodine dalam serum adalah normal. e. c. Iodinasi pada penderita Kretin b. Bukan salah satu diatas. Kehamilan b. d. c. Semua yang tersebut diatas. Bukan salah satu diatas. Kematian biasanya timbul karena adanya kelainan jantung atau hati d. Obat-obat goiter efektip untuk pengobatan hyperthy-roid sebab : a. c. 11. 9. 200—400 mg sehari c. Struma dengan kelainan mata.Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? Jawaban dapat dilihat pada halaman 47 1. Menghambat pembentukan thyroxine. demam. 0. Dosis pemakaian thiouracil untuk penderita hyperthy-roidi adalah : a. Osteitis fibrosa cystica biasanya karakteristik berhubung dengan a. b. e. e. b. Iodinasi pada penderita hypertyroidi c. Iodine radioactive up take yang bernilai lebih dari biasanya menandakan adanya : a. d. e. 3. 5. c.4 g seminggu e. c. d. Thyroiditis akut Myxedema Pengobatan dengan iodine Thyrotoxicosis Bukan salah satu diatas 35 2. Diagnosa kemungkinan adalah : a. Iodinasi penderita struma dengan larutan Lugol be berapa hari sebelum dioperasi. e. 10. b. tachycardia atau tachyarrhytmia. Mortalitas penderita dengan thyroid krisis adalah : a. Semua yang tersebut diatas. 1—2 g sehari b. Thyrotoxicosis. Semuanya benar. Struma dengan gejala-gejala dekompensasi jantung. 20—30 mg sehari d. 8. Protein bound iodine dari seorang penderita didapatkan 12 mcg per 100 cc dan ekskresi dari I131 adalah 10% dalam 24 jam. e. Cermin Dunia Kedokteran No. Pemberian garam jodium pada penderita struma. Semuanya salah.

1978 50 Cermin Dunia Kedokteran No. Tangan yang mempunyai bobot seberat tangan orang dewasa itu dihasilkan dari penelitian selama kurang lebih enam tahun. Tangan tiruan ini dilapis dengan kulit plastik yang mirip dengan kulit yang sebenarnya dan mempergunakan sinyal-sinyal listrik alamiah dari tubuh untuk mengontrol pergerakannya. si perancang tangan tiruan bergambar bersama seorang instruktur kerja sosial di Universitas Queensland yang kehilangan tangannya dalam perang Korea. Frekwensi ini lambat laun menjadi berkurang kalau genggaman mengendor.7. ORTHOPAEDI Gambar kiri : Dr Shanon. 1979 . Gambar kanart : Memperlihatkan komponen-komponen tangan elektronik tersebut. memegang sesuatu dan yang paling menakjubkan adalah merasakan sesuatu yang dipegangnya. Dengan mudah tangan tiruan tersebut dipasang atau dilepaskan dalam beberapa menit saja. 13. Jika genggaman tidak keras akan dirasakan sepuluh kali denyutan setiap detik. tengah memperkenalkan tangan elektronik kepada masyarakat Australia.ABSTRAK-ABSTRAK TANGAN TIRUAN DENGAN RASA PERABAAN SH A N N O N seorang insinyur listrik dari Queensland. Diperkirakan tangan tiruan tersebut dapat diperoleh dengan harga 2.000 dollar Australia. SH A N N O N memanfaatkan potensi listrik alamiah dari tubuh manusia yang dipadukan melalui sistem elektroda sehingga menghasilkan suatu tenaga Myo-elektrik yang dipakai sebagai tenaga penggerak. sampai mencapai satu denyutan perdetik pada sentuhan yang paling halus. dengan demikian pemakainya dapat merasakan adanya kontak dari denyutan listrik halus yang menyebabkan adanya perasaan pada kulit disektor pangkal amputasi tadi. Australia bekerja sama dengan para sarjana dari Kanada telah berhasil membuat tangan tiruan yang mempunyai rasa perabaan. KPA. 14. Sedang untuk perabaannya digunakan pengukur tegangan ukuran kecil yang dipasang pada jari-jari tiruan sehingga informasi mengenai tenaga pegang dari tangan dapat diteruskan oleh arus listrik baterai kembali ke indra perasa pada bagian lengan yang sudah diamputasi (pangkal amputasi). seperti tusukan jarum yang halus dan tidak menyakitkan. Informasi ini berupa muatan-muatan listrik kecil yang bergerak pada kulit tubuh yang berubah-ubah frekwensinya sesuai dengan kekuatan pegangan. Sehingga otak dapat mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh tangan.

Dikatakan sebaiknya pemakaian phenacctin harus benar-benar dibatasi mengingat efek samping yang mungkin timbul.230. Med J Austr 1 950 -. eritromisin dan berbagai macam antibiotika lain. 1978 ILMU PENYAKIT DALAM PENYEBAB SUBFERTILITAS PADA PRIA Gonorrhoea merupakan penyakit kelamin yang umum di jumpai dewasa ini. disertai pemakainya yang sering maka strain-strain kuman yang resisten mulai timbul dimana-mana. 1977 FARMAKOLOGI Cermin Dunia Kedokteran No. ClinTrials 15(4) : 106-109. Lima puluh tiga prosen dari penderita tersebut diatas menunjukan perbaikan dari kwalitas semen sesudah mendapat pengobatan.ancct 1 : 228 -. RIADI HUSAIN et al meneliti 1061 pria subfertil di Iraq dan menemukan 171 ( 16% ) dengan Neisseria gonorrhoea yang positip tetapi tanpa gejala. Australia telah dilakukan penelitian pemakaian aspirin yang dibandingkan dengan pemakaian aspirin dengan kombinasi phenacetin dalam bentuk APC terhadap efek samping yang terjadi pada penderita dengan rheumatoid arthirits. VENEROLOGI RIADI HUSAIN et al. 19. Juga dikatakan bahwa bila pada semua penderita hypertensi diberikan pembatasan garam kurang dari 100 mmol/hari ( 5g) . 1979 51 . ternyata pembatasan garam dapat menurunkan tekanan darah diastole 7.3% masih menunjukan adanya infeksi setelah dua minggu pengobatan dengan antibiotika yang biasa digunakan. Pada kelompok ini yang terdiri dari 31 penderita. kloramfenikol. MORGAN mengatakan bahwa pembatasan garam ini cukup dapat menurunkan tekanan darah diastole. ditemukan adanya hubungan yang bermakna dengan terjadinya renal papillary necrosis (RPN). hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan test sensitivitas. Beberapa peneliti mencoba mencari jawaban sejauh mana pengaruh pembatasan garam ini terhadap tekanan darah. MORGAN dkk meneliti penderita-penderita hypertensi yang dibagi dalam empat kelompok. Dengan tersedianya antibiotika yang cukup pada saat ini. Tetapi pada penderita yang memakai aspirin saja sesudah jumlah yang sama (satu Kg) RPN tidak terjadi. Dari penderitapenderita tersebut. Akan tetapi penurunan tekanan darah diastole ini tidak sebesar penderita yang diobati dengan obat antihypertensi.PENGOBATAN HYPERTENSI DENGAN PEMBATASAN GARAM Pembatasan pemakaian garam dapur (NaCl) sebagai "pengobatanpelengkap" pada penderita hypertensi merupakan salah satu prosedur rutin yang dilakukan dalam klinik. Sedang 2. kemungkinan pengontrolan terhadap tekanan darah akan menjadi lebih baik. Salah satu kelompok penderita dengan tekanan darah diastole antara 95—109 mmHg hanya diberi pengobatan pembatasan garam 70—100 mmol/hari (3.1.1978 HUBUNGAN RPN DENGAN ASPIRIN & PHENACETIN Pada klinik rheumatologi di Brisbane. demikian juga dalam praktek sehari-hari.954.9% masih menunjukan adanya infeksi sesudah delapan minggu pengobatan. Salah satu kemungkinan adalah kuman tersebut memproduksi penisilinase.3 +/. 1AN FERGUSON et al.6 mmHg.5-5 g) saja. 14. Rupanya N gonorrhoea yang diisolasi dari penelitian tersebut resisten terhadap penisilin. IAN FERGUSON et al mendapatkan pada pemakaian aspirin dalam bentuk kombinasi dengan phenacetin (APC) yang lebih dari satu kg aspirin. akan tetapi tidak selalu dapat terdeteksi di Iraq. MORGAN 1.

berumur antara 10—30 tahun. Kelompok ke IV diambil dari 106 orang Belgia yang tinggal didaerah itu. Juga didapatkan korelasi antara kenaikan konsentrasi thiocyanate dengan pembesaran kelenjar thyroid. 1979 . Pada penghentian pemberian Casava didapatkan penurunan yang nyata dari kadar thiocyanate tersebut dalam serum maupun urine. Sudah diketahui bahwa thiocyanate mempunyai efek antithyroid. Penulis yang berasal dari Italia ini melaporkan kejadian diatas dan menandaskan perlunya observasi untuk mendapatkan data-data yang lebih lengkap tentang sebab penyembuhan psoriasis yang dilaporkan diatas. 1978. 150 pria dan 236 wanita berumur antara 0—80 tahun. Demikian juga terjadi pada in take Casava yang kronik. BOURDOUX mendapatkan hasil serum thiocyanate serta urine yang meningkat pada kelompok II dan III sedangkan group I dan II tidak menunjukan peningkatan. Kelompok ini mempunyai diet yang tradisionil ( Casava merupakan makanan pokok ). Kelompok ini dipakai sebagai kontrol dimana kadar thiocyanate serum dan urine mereka dipakai sebagai parameter dalam penelitian ini.CASAVA SEBAGAI PENYEBAB GOITER Kretin Endemik cukup banyak di jumpai dinegara kita. terutama didaerah-daerah endemik. Kelompok ke V terdiri dari 10 orang Belgia berumur antara 45—60 tahun dengan pembesaran kelenjar thyroid yang nontoxic. 14. Kelompok ini dipakai untuk penilaian am-bang inhibisi thiocyanate terhadap I thyroid up take dan mereka tidak berada dalam 131 keadaan Iodine defisiensi. Kelompok ke III merupakan sisanya. Pada pemberian overload dari Casava selama tiga hari berturut-turut nampak adanya peningkatan kadar thiocyanate serum maupun urine. Sudah diketahui bahwa penyebabnya adalah kekurangan Iodine . BOURDOUX meneliti 1405 penduduk Ubangi dimana prevalence goiter didaerah tersebut adalah 60—70% dari populasi sedang Kretin adalah 1—10%. Ternyata terjadi juga ekskresi Iodine dalam urine yang meningkat pada golongan dengan diet Casava yang tinggi dan peningkatan ini sangat bermakna. tidak merokok serta tidak mempunyai kelainan thyroid. Akan tetapi penelitian BOURDOUX dan kawan-kawan di Ubangi ( Zaire ) yang merupakan suatu daerah goiter endemik di Afrika mungkin akan menggugah kita untuk lebih memikirkan bahwa Iodine bukan satu-satunya penyebab goiter tersebut. DERMATOLOGI 52 Cermin Dunia Kedokteran No. terdiri dari laki-laki dan wanita berumur antara 15—30 tahun. tetapi terjadi remisi yang komplit setelah pemberian cimetidine kedua kalinya akibat kambuhnya ulkus yang diderita. laporan dibawah ini mungkin menarik bagi dokterdokter yang dalam praktek sehari-harinya sering menjumpai penderita dengan psoriasis. Sesudah tiga bulan psoriasis yang diderita tersebut timbul lagi. Diduga kemungkinan penyebab lain dari goiter endemik pada penduduk didaerah tersebut adalah diet Casava yang tinggi sehingga kadar thiocyanate yang tinggi dalam serum mempengaruhi sintesa hormone thyroid dan menimbulkan keadaan hypothyroid. Pengobatan ulkus duodeni dengan cimetidine 1 g/hari selama sebulan ternyata tidak duodeni/ventirkuli akan tetapi juga menyembuhkan saja menyembuhkan ulkus penderita psoriasis. Penduduk hidup dalam keadaan " subsistence level " dan Casava ( singkong ) merupakan makanan pokok mereka. Kelompok ke II terdiri dari 386 penduduk. 1978. Penduduk asli yang diteliti dibagi dalam tiga kelompok dimana kelompok I terdiri dari 66 anak wanita berumur antara 9—16 tahun dengan standard hidup yang cukup tinggi dibanding populasi seluruhnya dan mempunyai diet yang cukup baik. ENDOKRINO LOGI CIMETIDINE UNTUK PENDERITA PSORIASIS ? Cimetidine sebagai obat yang dipakai untuk mengobati ulkus duodeni/ventrikuli mulai banyak dipakai saat ini. BOURDOUX et al. J Clin Endocrinol Metab 40 (4) : 613 — 621. Lancet 2 : 1211.

Selain penyajian naskah-naskah ilmiah dipagi hari dan siang hari. merupakan kulminasi dari segala kegiatan berorganisasi para dokter. Dekan FKUI sedang memberikan kata sambutan pada pembukaan KPPIK — X. Samsuddin. Pada tanggal 23—27 Januari 1979 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta telah berlangsung Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran ke X ( KPPIK-X ). 14. waktu pada malam hari di isi dengan sidang-sidang yang membicarakan organisasi IDI. Waktu diantaranya tentunya masih dapat dipergunakan untuk turun ke kota berbelanja. Denpasar. gastroenterologi. Kegiatan ini yang diadakan setiap dua tahun juga merupakan kesempatan yang baik untuk berjumpa lagi dengan temanteman lama dan mempererat tali rasa persaudaraan. obat dan penggunaannya yang rasional. payah jantung. penanggulangan luka diabetes. Bersamaan dengan muktamar ini IKATAN ISTERI DOKTER INDONESIA juga mengadakan kongresnya bertempat disuatu hotel tak jauh dari Hotel Bali Beach. penanggulangan hipertensi. serta sekaligus mengendorkan otot dan syaraf yang sudah sekian lama tegang dalam memikul tugas dokter sehari-hari. penyakit jantung rematik. Jakarta. masalah kegawatan dalam berbagai bidang klinik. Ketua Panitia Penyelenggara. sehingga dapat dikatakan bahwa muktamar ini merupakan reuni keluarga dokter Indonesia. Jakarta untuk memimpin IDI. sebagian merupakan wakil cabang-cabang IDI.traumatologi. OLH KURSUS PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA 1979. eklamsi. infeksi saluran kencing. diagnosa dini kanker. Abdul Cholil ketua BKKBN DKI. sedang kan untuk periode 1980 — 1982 telah terpilih dr. 7 — 10 Desember 1978 Pertemuan ini yang dikunjungi para dokter dari sekuruh pe losok tanah air. Simposium serta kuliah-kuliah umum tersebut diadakan serentak dalam tiga ruang yang berbeda. yang menggantikan dr. Untuk periode 1978 — 1980.UNIVERSITARIA MUKTAMAR IKATAN DOKTER INDONESIA KE XVI Hotel Bali Beach. radioterapi dan kanker. i mmunologi. Topik yang disajikan antara lain : infark jantung akut. Panitia penyelenggaran yang sudah berpengalaman disertai sarana-sarana pariwisata yang baik membuat muktamar di pu lau dewata ini suatu pengalaman yang menyenangkan sekali. Pada kursus tersebut disajikan 146 kertas kerja dalam bentuk simposium-simposium yang seluruhnya meliputi 22 Topik. Dan pantai pulau Bali yang indah dengan suasana yang penuh dengan berbagai jenis kegiatan kesenian tradisionil merupakan tempat yang tepat untuk mencapai maksud tersebut. dari Bagian Kesehatan Anak FKUI/ RSTM. neurologi dan sebagainya. obat dan masyarakat. 1979 53 . Nampaknya peserta kursus banyak menaruh minat pada topik-topik tertentu hal ini terbukti dimana pada saat-saat tertentu hanya ruang-ruang tertentu yang dipenuhi oleh para Cermin Dunia Kedokteran No. diabetes dan kehamilan. Utoyo Sukaton. pengobatan mikosis. penyakit hati menahun. dr Iwan Darmansjah bersama Prof Mahar Mardjono sedang melihat-lihat pameran farmasi sesaat sesudah pembukaan KPPIK — X. Penyediaan konsumsi dilakukan melaui penjualan kuponkupon makan dengan harga yang pantas di pulau turis ini dan dapat ditukarkan dengan makanan secara prasmanan pada sebuah restoran yang tak jauh lataknya dari kegiatan muktamar. Prof Gandasubrata. penyakit kelamin. jabatan ketua umum IDI dipegang oleh dr.

Mangkuyudan. 1979 . Lagi pula mereka berhasil menyelenggarakan acara dengan lancar dan mulus. Untunglah Panitia dengan bijaknya telah memasang paper berjudul " Pemeriksaan gonorrhoica di kalangan wanita tuna susila di Kota Madya Ujung Pandang " sebagai acara terakhir. apalagi dengan dapat dijualnya buku naskah lengkap KPPIK-X sejak permulaan kursus berlangsung. Rupanya peminat terhadap buku naskah lengkap tersebut juga cukup besar sehingga seluruh buku yang dicetak oleh panitia habis terjual. q SIMPOSIUM PENYAKIT PENYAKIT INFEKSI Ujung Pandang.O. Walaupun diselenggarakan secara sederhana. menjelang sore makin lama semakin jarang. Fakultas Ilmu-Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin yang bekerja sama dengan P. Pada akhir dari kursus penyegar tersebut diadakan angket yang nantinya akan dipakai oleh panitia sebagai umpan balik untuk pelaksanaan KPPIK yang berikutnya. Box 60 Yogyakarta 14 — 15 Juni 1979 Kongres Pertama Perkumpulan Andrologi Indonesia (PANDI) Dalam Rangka Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Sehingga para dokter ingin lebih mengetahui perkembangan farmakologi saat ini. nephrologi dan hipertensi. ada pula yang gelap gulita sehingga yang melihat menjadi bimbang. J1 dr Soetomo 16 Semarang 25 — 27 Juni 1979 Pertemuan Regional Ahli Farmakologi Asia Tenggara dan Pasifik Barat ke II di Yogyakarta Sekretariat Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Sekip Utara Yogyakarta 29 — 30 Juni 1979 Simposium Pulmonologi : Batuk khronik dan berulang pada anak di Jakarta Sekretariat Unit kerja Koordinasi Pulmonologi IDAI dan Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia J1. Topik-topik yang diajukan sebagian besar membahas malaria dan deman tifoid. P. 60 Yogyakarta 15 — 16 Juni 1979 Seminar Nasional ke II Ikatan Ahli Radiologi Indonesia di Semarang Sekretariat : Bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ R. Kariadi. "Yang wanita ini ialah Elvy Sukaesih sedangkan yang lain ialah Ayatollah Khomeini". jangan-jangan mata awaklah yang mulai rabun. Rupanya Farmakologi juga banyak menarik perhatian para peserta mungkin hal ini berhubung membanjirnya detailer serta banyaknya obat-obat yang beredar dewasa ini. maka tidak mengherankan bila pertanyaan-pertanyaan yang datangnya bertubi-tubi pada pagi hari. RS kalender kegiatan ilmiah 10 — 15 Juni 1979 Kongres Obstetri Ginekologi Indonesia ke IV di Yogyakarta Sekretariat Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada/ R. Salemba 6 Jakarta 24 — 29 September 1979 Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi ke IV di Jakarta ( Kampus Universitas Indonesia ) Sekretariat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia JI. Ada pula penceramah menampilkan gambar wanita montok dan orang tua berjanggut. Nampaknya panitia cukup berhasil dalam menyelenggarakan KPPIK-X ini. endokrinologi.S. Dr. 14.peserta antara lain ruang-ruang ditempat mana topik gastroenterologi. Dan hadirinpun bertepuk-tepuk memuji kebolehan pak Tini Sidin yang salah asuhan ini.S. cardiologi dan farmakologi dibicarakan. Karena terdapat 26 kertas kerja yang dibahas dalam simposium yang berlangsung selama sehari saja. Salemba 4 Jakarta q 54 Cermin Dunia Kedokteran No.O.S.T. Mangkuyudan P. Box. Penjelasan ini diberikan agar para hadirin tidak terbalik menafsirkannya. simposium ini dihadiri oleh sekitar 320 peserta. Suatu hal yang patut dipuji ialah keberanian Panitia untuk penyelenggaraan pertemuan ilmiah ini secara sederhana di kampus dan bukan di hotel mewah sebagaimana lazimnya. Diantara slide-slide yang ditampilkan ada sebagian yang hurufnya kabur ada yang hurufnya sebesar semut. Kalbe Farma telah menyelenggarakan Simposium penyakit-penyakit infeksi di Ujung Pandang. 14 April 1979 Pada tanggal 14 April 1979 yang lalu. Sehingga banyak peserta yang sedianya ingin pulang lebih dahulu terpaksa membatalkan niatnya oleh karena ingin sekali mendengar pengalaman penceramah diantara anak-anak Hawa itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful