P. 1
LONGSOR BEDE'

LONGSOR BEDE'

|Views: 10|Likes:
Published by Oktovian Sibala

More info:

Published by: Oktovian Sibala on Feb 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2014

pdf

text

original

GEOTEKNIK TAMBANG

SLOPE FAILURE AND LANDSLIDE

OKTOVIAN SIBALA’ D621 10 274

PENDAHULUAN

Geoteknik Tambang adalah suatu aplikasi dari teknologi sains kebumian termasuk didalamnya sains secara tradisional yang mendeskripsikan tentang geologi, mekanika tanah dan batuan, geohidrologi, serta hidrogeologi dalam bidang pertambangan.

Salah satunya dalam pembuatan pit penambangan. geoteknik sangat penting. . Tidak terkecuali dalam tambang terbuka.Data Geoteknik harus digunakan secara benar dengan kewaspadaan dan dengan asumsi-asumsi serta batasan-batasan yang ada untuk dapat mencapai hasil seperti yang diinginkan.

Suatu jenjang yang dibuat harus mampu menampung dan mempermudah pergerakan alat-alat mekanis pada saat aktivitas pengupasan tanah penutup dan pengambilan material tambang yang ingin diambil. maka untuk mencapai cadangan itu biasanya dibuat jenjang/bench. .Karena letak cadangan berada dilapisan bawah dari permukaan dan tertutup oleh lapisan tanah penutup.

keamanan peralatan serta kelancaran produksi.Kestabilan lereng merupakan suatu faktor yang sangat penting dalam pekerjaan penambangan karena menyangkut keselamatan pekerja. .

HAL-HAL YANG PENTING DALAM PEMBUATAN LERENG Geometri Lereng Strukur Batuan Sifat Fisik & Mekanik batuan .

GEOMETRI LERENG Geometri lereng yang perlu diketahui adalah: • Orientasi (jurus dan kemiringan) lereng • Tinggi dan kemiringan lereng • Lebar Jenjang .

STRUKTUR BATUAN Struktur batuan yang mempengaruhi kestabilan suatu lereng adalah adanya bidang-bidang lemah. yaitu: • Bidang Patahan (sesar) • Perlapisan • Rekahan .

• Kuat tekan.SIFAT FISIK DAN SIFAT MEKANIK BATUAN Sifat fisik dan mekanik batuan meliputi : • Bobot isi batuan • Porositas batuan • Kandungan air dalam batuan. kuat tarik dan kuat geser batuan • Sudut geser dalam .

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESTABILAN LERENG • • • • • • Penyebaran batuan Struktur geologi Morfologi Iklim Tingkat pelapukan Hasil kerja manusia .

yaitu • Naiknya tegangan geser (shear stress) • Menurunnya kekuatan geser (shear strenght) .LONGSOR (LANSLIDES) Pada dasarnya longsoran akan terjadi karena dua sebab.

yang disebabkan oleh gempa dan getaran lainnya .FAKTOR PENYEBAB NAIKNYA TEGANGAN GESER • Pengurangan dan pemindahan penyanggaan • Pertambahan tegangan • Gaya dinamik.

.FAKTOR PENYEBAB NAIKNYA TEGANGAN GESER • Pengangkatan atau penurunan regional yang disebabkan perubahan sudut kemiringan lereng. yang ditimbulkan oleh adanya air pada rekahanrekahan slope. • Tegangan lateral.

FAKTOR PENYEBAB TURUNNYA KEKUATAN GESER • Keadaan atau rona awal • Perubahan karena pelapukan dan reaksi kimia fisika • Perubahan gaya antar butiran karena pengaruh kandungan air dan tekanan air pori • Perubahan struktur .

FAKTOR-FAKTOR LAIN PENYEBAB LONGSOR • • • • • • Geometri lereng Sifat fisik dan mekanik tanah/batuan Struktur geologi Pengaruh air tanah Pengaruh gaya-gaya luar Kedudukan lereng terhadap bidang perlapisan batuan • Faktor waktu .

JENIS-JENIS LONGSORAN .

PLANE FAILURE WEDGE FAILURE LANDSLIDE CIRCULAR FAILURE TOPLING FAILURE .

. Longsoran ini biasanya terjadi pada lereng dengan batuan yang sudah mengalai pelapukan.LONGSORAN BUSUR (CIRCULAR FAILURE) Bidang gelincir dari longsoran ini mempunyai bentuk busur lingkaran. tanah atau batuan yang ikatan antar butirnya relatif lemah.

.LONGSORAN BIDANG (PLANE FAILURE) Longsoran ini dapat terjadi jika terdapat bidang luncur dan arah bidang luncur relatif sejajar dengan kemiringan lereng. Kemiringan lereng lebih besar dari sudut geser dalam dan terdapat bidang bebas pada kedua sisi lereng.

.LONGSORAN BAJI (WEDGE FAILURE) Bidang luncur dari longsoran jenis ini merupakan dua bidang lemah yang saling berpotongan. Arah pergerakan akan searah dengan garis perpotongan bidang lemah tersebut.

LONGSORAN GULING (TOPLING FAILURE) Longsoran guling terjadi pada jenis batuan yang keras dan pada batuan tersebut banyak terdapat bidang lemah yang relatif sejajar satu sama lain. Kondisi yang memungkinkan terjadinya longsoran ini adalah jika kemiringan lereng berlawanan arah dengan kemiringan bidang-bidang lemahnya. .

TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->