JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Disusun untuk memenuhi tugas terstruktur Pendidikan dan Kewarganegaraan Dosen Pembimbing : Muhamad Anas, M.Phil.

KELOMPOK 2 :

Erlangga Adang Danu Kurniawan Gina Nabila Andriani Rahma Nur Amalina Fenty Putri Alista Muhammad Akbar

125060101111002 125060100111010 125060100111021 125060100111023 125060100111030 125060107111018

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

Lambang ataupun simbol-simbol kenegaraan yang sebenarnya menjadi instrumen penting untuk menumbuhkan kecerdasan emosional. ketidakjujuran dan budaya nerabas. kegotongroyongan. ditambah etos juang yang tinggi melalui berbagai perlawanan untuk menemukan jati dirinya sebagai bangsa. toleransi. Pada periode-periode itu.”. ciri khas dan karakter itu dirumuskan secara simpel dalam lima prinsip yang disebut Pancasila. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dewasa ini yang kebetulan berada di era global. Visi pembangunan jangka panjang tahun 2005-2025: “Indonesia yang maju. saling menghargai dan tolong menolong antarsesama.Ketuhanan Yang Maha Esa  Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kehidupan bangsa Indonesia dewasa ini ternyata belum seperti yang dicita-citakan. anarkhisme dan ketidaksabaran. dengan berbagai nilai dan ciri khas. adil dan makmur. Kita menghadapi kondisi kehidupan dan masalah sosio kebangsaan yang meprihatinkan. Karakter dan jati diri bangsa Indonesia sebenarnya lahir dan terbentuk melalui proses sejarah yang cukup panjang. sifat dan karakter bangsa yang berbeda dengan bangsa lain. Berbagai bentuk pelanggaran masih terus terjadi. musyawarah untuk mufakat.” memerlukan landasan yang kokoh. sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. era perkembangan kerajaan-kerajaan Islam. sampai kemudian datangnya bangsa asing yang menguasai masyarakat/bangsa di wilayah Kepulauan Nusantara ini. bangsa Indonesia harus memiliki visi prospektif dan pandangan hidup yang kuat agar tidak didekte.KARAKTER BANGSA INDONESIA Bung Karno pernah berpesan kepada kita bangsa Indonesia. 2009: sampul). Peristiwa politik tahun 1998 yang telah mengakhiri kekuasaan Orde Baru dengan berbagai euforianya ternyata masih menyisakan luka mendalam di berbagai aspek kehidupan. Apabila pembangunan karakter bangsa ini tidak berhasil. pada tulisan singkat ini ingin menelaah tajuk: “Lambang Garuda Pancasila dan Pembentukan Karakter Bangsa. beratus-ratus tahun lamanya. 2010: 148). mandiri. maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa kuli (. Namun kondisi yang kondusif dan landasan yang kokoh itu kalau dikaitkan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara di lingkungan sebagian masyarakat terutama kaum remajanya.H. rentannya kemandirian dan jati diri bangsa. Pancasila inilah yang menjadi karakter dan kepribadiannya bangsa Indonesia. berbangsa dan bernegara menjadi tidak aplikatif. masyarakat telah membangun kehidupan atas dasar spiritualisme. mengembangkan motivasi dan semangat serta menggerakkan rasa cinta kepada tanah air menjadi terlupakan. Oleh para pendiri negara. bahwa tugas berat untuk mengisi kemerdekaan adalah membangun karakter bangsa. Setelah melalui proses panjang itu maka sampailah kepada saat yang berbahagia untuk menemukan jati diri sebagai bangsa setelah terjadinya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. semau gue dan tidak disiplin. dan suasana yang kondusif.  Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. sejak zaman neolitikum. Jati Diri Bangsa Indonesia yang Sesungguhnya Menurut Robert (2002:04) jati diri bangsa Indonesia yang sesungguhnya tercermin pada perilaku masyarakat Indonesia pada umumnya yang sesuai dengan nilai yang terkandung dalam pancasila. Nilai-nilai Pancasila yang merupakan kepribadian bangsa Indonesia menjadi terabaikan. dan diombangambingkan oleh kekuatan asing. terus menghiasai kehidupan bangsa kita. nilai. mempertajam nurani. korupsi. masih mengkhawatirkan. perilaku amoral dan runtuhnya budi pekerti luhur. Soemarno Soedarsono. Pancasila yang merupakan dasar negara dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. (Sardiman AM. Tindakan kekerasan dan pelanggaran HAM. . Masyarakat ini terus berjuang untuk mewujudkan sebagai bangsa merdeka. Pernyataan Bung Karno ini menunjukkan pentingnya pendidikan dan pembangunan karakter demi tegak dan kokohnya jati diri bangsa agar mampu bersaing di dunia global. Semangat kebangsaan kita turun tajam dan di mata masyarakat internasional seperti kita telah kehilangan karakter yang selama beratus-ratus tahun bahkan berabad-abad kita bangun. zaman Hindu Budha. dan ini terus berlanjut pada masa pergerakan nasional. Perilaku yang sesuai dengan nilai dalam pancasila dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang sesungguhnya yaitu: 1. Terkait dengan itu. mandiri atas dasar prinsip yang tersimpul dalam padangan dan falsafah hidup bangsa.

persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia. tanpa membeda- bedakan suku. perdamaian abadi dan keadilan sosial. keturrunan.  Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.  Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. 2. kesatuan.  Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia. kepercayaan.  Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.  Mengakui persamaan derajad. kedudukan sosial.  Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. adalah masalah yang  Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaanya masing masing  Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain. jenis kelamin.  Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. .  Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.  Berani membela kebenaran dan keadilan.  Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa  Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.  Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.  Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan Indonesia  Mampu menempatkan persatuan. 3. agama. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab  Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.  Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.  Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan. warna kulit dan sebagainya.  Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.  Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.

 Suka bekerja keras.  Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.  Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. makmur. nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.  Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.  Dengan i‟tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah. agar cita-cita luhur bangsa Indonesia ini yaitu menjadi bangsa yang adil.  Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.  Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. dan menjadi kepribadian masyarakat Indonesia.  Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain  Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah. dikembangkan.  Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan  Sebagai warga negara dan warga masyarakat.  Menghormati hak orang lain. Itulah ciri khusus bangsa Indonesia sebagai Identitas nasional yang seharusnya dimiliki.4.  Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.  Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia  Mengembangkan perbuatan yang luhur.  Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. . setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan. yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. hak dan kewajiban yang sama.  Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.  Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.  Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.  Memberikan kepercayaan pemusyawaratan. dan sejahtera dapat terwujud. kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan 5. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia.

. Selain masalah penampilan. Padahal belum tentu model pakaian itu cocok dikenakan di indonesia. Faktanya generasi muda saat ini banyak yang melampiaskan masalahmasalah yang sedang meraka hadapi seperti: ketika putus dengan pacar. fakta tentang keadaan jati diri bangsa Indonesia saat ini yang berhubungan dengan sila kedua sebagai jati diri bangsa indonesia akan dikemukakan. Hal itu terjadi karena lemahnya sistem pendidikan agama di negara ini. Sekarang ini banyak diantara pemuda indonesia yang tidak memanusiakan manusia lain sebagai mana mestinya. Maksudnya yaitu mereka tidak menganggap manusia berhakekat sebagai manusia yang mempunyai hak dan kewajiban yang harus dihargai seperti dirinya. Tanpa disadari sekarang ini moral para pemuda bangsa indonesia juga dijajah melalui beredarnya video-video porno di internet yang dapat diakses dengan mudah sehingga banyak diantara pemuda Indonesia yang melihat dan bahkan menirukan aksi dari video porno tersebut. Selain moral dan gaya hidup. kolusi. dan perasaan sama seperti dirinya.Kondisi Jati Diri Bangsa Indonesia Saat Ini Menurut Habib (2011:01) kondisi jati diri bangsa Indonesia saat ini dapat kita kaji dan kita identifikasi dengan melihat perilaku dan kepribadian masyarakat Indonesia pada umumnya yang tercermin pada tingkah laku masyarakat Indonesia sehari-hari. dan tindakan menyimpang lain. Selain itu. dan ketika pusing dengan beban-beban tugas sekolah yang mereka anggap berat. Kita lihat saja. ketaqwaan generasi muda bangsa indonesia yang mencermainkan sila pertama juga luntur seperti contoh nyatanya banyak generasi muda muslim indonesia yang tidak bisa membaca Al-qu‟an. Padahal sebenarnya jika generasi muda mempunyai ketaqwaan yang tinggi pasti tidak akan ada tindakaan –tindakan yang melanggar hukum seperi korupsi. model-model pakaian para generasi muda saat ini kebanyakan telah meniru bangsa barat yang dikenal modis dan trend masa kini. pergi ke tempat-tempat hiburan malam dan bahkan sampai ada yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Sungguh ini merupakan kerusakan moral dari jati diri bangsa yang begitu fatal. Seperti minum miunuman keras. Mereka menjadikan pihak yang kalah itu sebagai bulan-bulanan dan dianggap sebagai boneka yang dapat dimain-mainkan dan mereka siksa. merasa terasing dengan lingkungan teman. Mereka memperlakukan orang yang ia perkosa seperti mainan pemuas nafsu birahi tanpa mereka anggap sebagai manusia yang mempunyai hak. menggunakn narkoba. pelecehan seksual. Mereka mengatasi masalah-masalah tersebut cenderung dengan jalan pintas. sekarang ini banyak pemuda-pemudi muslim yang tidak memegang teguh agamanya sesuai syariah Islam. bertengkar dengan orang tua. Mereka menganggap wanita sebagai mainan yang dapat dipergunakan sesuka hati untuk memuaskan nafsu birahinya dan apabila telah bosan meraka buang sesuka hati tanpa menghargai wanita sebagai manusia yang punya hati dan perasaan. Perilaku masyarakat Indonesia pada umumnya saat ini yaitu: Banyaknya generasi muda yang saat ini telah berprilaku tidak sesuai dengan butir-butir pancasila. dan tidak jarang hal tersebut sampai kepada prilaku yang sangat memalukan yaitu berhubungan sek bebas dengan pasangan yang bukan muhrimnya. Sebagai contoh yaitu sekarang ini banyak generasi muda yang tidak bertaqwa kepada Tuhan YME. Disamping fakta-fakta tentang sila pertama di atas. sekarang ini masalah akhlak pemuda di negara Indonesia juga kian memburuk. karena mereka menganggap dirinya selalu di awasi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga mereka takut dosa dan akan selalu berbuat baik. Contohnya banyak pemuda-pemudi yang sekarang ini menjalin cinta kasih dengan pasangan yang bukan muhrimnya. Kasus lain yaitu adanya playboy dikalangan remaja Indonesia. Model pakaian tersebut nampak jelas terutama pada model pakaian cewek yang terlalu terbuka sehingga menimbulkan gairah lawan jenisnya dan mengakibatkan sekarang ini tidak jarang kita temui kasus pemerkosaan di Indonesia ini. Dalam fakta lain yang terjadi dan lebih parah yaitu adanya pemerkosaan yang dilakukan oleh para remaja Indonesia. Mereka lebih bangga mengenakan pakaian-pakaian tersebut dari pada pakaian asli budaya Indonesia. Sebagai contoh yaitu sekarang ini banyak kasus-kasus perkelahian antar pelajar yang disertai daengan penyiksaan salah satu pihak yang kalah.

bentrok antar supporter sepakbola. Hal inilah yang sekarang ini mewabah pada generasi penerus bangsa yang cenderung membentuk perpecahan. hanya 3 orang saja dan yang lainnya tinggal nitip nama. Tidak perlu jauh-jauh. pandangan hidup yang sama. Dia hanya berdiskusi dan menerima usulan dari teman-teman yang dekat/akrab dengan dia. Keadaan seperti inilah yang menjadi bibit-bibit terjadinya konflik yang lebih besar seperti konflik antar agama. Dari kasus diatas dapat kita ketahui bahwa rasa persatuan kita sebagai warga negara indonesia sudah mulai luntur dan mudah dipengaruhi atau diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut karena sebenarnya yang mengerjakan tugas kelompok dari 8 anggota kelompok.Lalu fakta-fakta lain yang terjadi dan mencerminkan terjadinya krisis jati diri pada generasi muda sesuai sila ke-3 yaitu seperti memudarnya rasa persatuan dan kesatuan yang terjadi pada generasi penerus bangsa Indonesia saat ini. Sungguh ini adalah contoh kecil yang berada pada kehidupan para pelajar sehari-hari. secara global dapat kita lihat kerusakan jati diri bangsa Indonesia saat ini yang berhubungan dengan aspek-aspek kenegaraan yaitu: Pertama. sebenarnya untuk formalitas dia telah mengadakan musyawarah namun usul dari teman-temannya yang kurang dekat dengan dia. Contoh nyata yaitu ketua dalam kelas sosiologi misalnya. Dia dalam mengambil kebijakan untuk urusan kelas seperti hendak mengadakan acara pentas seni dan lain sebagainya. Sebenarnya hal ini terjadi pada mulanya dimulai dari kasus-kasus kecil seperti diatas yang kemudian berlanjut karena kebiasaan sampai mereka bekerja pada nantinya. . dan para pemimpin hanya sebagai wakil/pelayan bagi rakyat untuk mengatur dan mengambil kebijakan dalam negara demi tercapainya kemakmuran bersama. Namun hasil dari upaya national recovery. dan apabila hal itu dibiarka saja berlanjut maka kelak ketika mereka menjadi pemimpin bangsa ini. mereka akan bertindak seperti apa yang mereka biasakan sejak dini. Dalam kelompok belajar PPKN misalnya. dan bahkan ada yang menonton video porno. Maksudnya pemimpin di negara kita ini harus bersifat demokratis baik dalam hal pemilihannya maupun ketika telah membuat keputusan/kebijakan umum yang terkait dengan masyarakat karena kekuasaan tertinggi di negara kita ini sebenarnya berada di tangan rakyat. bahkan juga bisa karena musuh yang sama. kesukaan/hobi yang sama. dia hanya mendiskusikan/memilih pengurus dalam acara tersebut secara sepihak. dan lain sebagainya. bentrok antar genk. fenomena besar krisis multidimensional yang menimpa masyarakat. Padahal ia menginginkan mendapatkan nilai yang sama. Inilah contoh kecil saja yang biasanya kita rasakan pada kelompok-kelompok kecil dikalangan remaja Indonesia saat ini. Selain itu fenomena-fenomena yang terjadi yang mencerminkan tidak tertanamkannya rasa persatuan indonesia yaitu terjadinya perpecahan disetiap kelompok sosial. berbangsa dan bernegara. pasti tidak didengar apalagi dilaksanakan. Jika hal ini terus berlanjut dapat kita lihat kelak mereka akan seperti para anggota DPR yang ketika sidang mereka ada yang tidur. tugas PPKN membuat makalah secara kelompok ketidak adilan selalu kita rasakan. Hal tersebut dapat kita lihat dari kasus-kasus bentrok antar pelajar atau mahasiswa. maupun suku. Sebagai contoh dalam kelas sosiologi terdapat sub-sub kelompok kecil yang biasanya terjadi konflik antar kelompok tersebut. Memang telah dilakukan upaya dan pendekatan untuk menyelesaikan krisis multidimensional yang mengenai kehidupan bermasyarakat. bertelpon. saat ini dapat kita lihat pada kelompok belajar kita saja sebagai faktanya. Menurut Adib (2011:01) selain kasus diatas. Sekarang ini fenomena-fenomena pemimpin yang tidak demokratis sudah banyak terjadi pada generasi muda saat ini. Padahal mereka menginginkan upah/gaji yang sama dengan anggota yang melaksanakan musyawarah dengan baik. ras. bangsa dan negara Indonesia adalah suatu fakta yang signifikan hingga sampai saat ini. Selanjutnya mengenai keadilan. terutama economic recovery belum cukup memadai dan masih jauh dari harapan seluruh rakyat Indonesia. Kelompok tersebut biasanya terbentuk karena adanya perasaan sederajat (dalam hal ekonomi). Selanjutnya fakta ke-4 yaitu mengenai kepemimpinan yang demokratis. banyak fakta-fakta mengenai ketidak adilan yang di lakukan oleh generasi muda bangsa Indonesia saat ini.

bangsa dan negara Indonesia sedang menghadapi masalah mendasar dalam memilih peminpin-peminpin bangsa dan negara yang memiliki komitmen kebangsaan yang kuat dan memiliki kualitas diri yang tinggi. yang pada akhirnya kurang berhasil membawa masyarakat. bangsa dan negara Indonesia cenderung terjebak ke dalam pertarungan luas antara budaya modern-materialistik yang datang dari luar (Barat) dengan budaya tradisional dan konservatif yang hidup di masyarakat Indonesia. sehingga bangsa dan negara Indonesia yang memiliki sumber daya alam (SDA) dan sumber dalam manusia (SDM) yang besar. Kedelapan. masyarakat. serta munculnya kerugian-kerugian lain yang lebih parah. masyarakat. bangsa dan negara Indonesia cenderung tidak bersikap tegas. bangsa dan negara Indonesia belum siap melakukan transformasi sosial sehingga belum mampu membangun masyarakat Indonesia modern yang lebih rasional. belum memiliki komitmen dalam membangun pola-pola kehidupan masyarakat sipil (civil society) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. bangsa dan negara Indonesia dapat dinyatakan mengalami krisis jatidiri yang cukup parah. bangsa dan negara Indonesia dapat dinyatakan belum memiliki tanggung jawab bersama yang kuat dalam menciptakan ketertiban dan keamanan nasional. masyarakat. dan vulgeristik Ketujuh. sehingga menimbulkan krisis moral dan akhlak yang sangat luas. bangsa dan negara mencapai tingkat keadilan. sehingga tindak kekerasan dan bahkan tindak kriminalitas menjadi fenomena yang luas dan signifikan Kesebelas. dan menghargai nilai Ipteks. Keempat. Kelima.Kedua. individualistik. sehingga telah terjadi kerusakan lingkungan hidup dan kondisi SDA. yang dapat merugikan semua pihak termasuk bangsa dan negara. Ketiga. Atau tidak mampu memiliki jati diri yang berjiwa Pancasilais yang kokoh. sehingga dalam kehidupan politik muncul etika materialisme dan vulger yaitu menghalalkan segala cara atau jalan untuk mencapai tujuan (kemenangan). yang pada akhirnya melahirkan imperialisme gaya baru. masyarakat. masyarakat. kesejahteraan dan kemakmuran yang memadai. yang pada akhirnya sulit untuk melaksanakan rule of law. regional dan lokal. hedonistik. sehingga melahirkan kehidupan bangsa dan negara yang paradoks dan permisif terhadap gaya hidup materialistik. bangsa dan negara Indonesia cenderung kehilangan semangat kemandirian dan harga dirinya sebagai dampak ketergantungan dengan bangsa dan negara asing. sehingga memberi peluang berkembangnya perilaku KKN yang tercela. KKN tidak akan dapat diberantas bilamana kualitas moral dan akhlak itu rendah. terbuka. persaingan dan perseteruan kekuasaan (power) telah kehilangan dasar-dasar moral dan akhlak. Dari uraian kasus dan fakta diatas. Hal itu dapat kita lihat dari Ideologi Pancasila sebagai salah satu ciri khas . masyarakat. Dan. Kesembilan. masyarakat. masyarakat. liberalistik. Akibatnya banyak pemimpin bangsa dan negara memiliki moral dan ahlak yang buruk atau busuk. bangsa dan negara yang keliru atau salah. dapat kita ambil kesimpulan bahwa Jati Diri Bangsa Indonesia saat ini sedang mengelami krisis. lugas. Keenam. sehingga pembangunan demokrasi masih diwarnai dengan tindak kekerasan dan konflik sosial yang berkepanjangan Kesepuluh. sehingga peminpin bangsa dan negara tidak mampu memperlihatkan kualitas diri sebagai „negarawan yang sejati‟. Bahkan cenderung membawa sebagian rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan dan serba kekurangan. bangsa dan negara Indonesia dapat dinyatakan belum memiliki komitmen yang kuat untuk membangun kehidupan berdemokrasi yang berkualitas melalui pemilu. terdapat fenomena pengelolaan masyarakat. Bahkan kondisi tersebut telah memperluas iklim KKN dan praktik money politics. dan tidak memiliki komitmen kuat dalam penegakan hukum.

Katolik. karena hukum hanya bersifat tajam bagi masyarakat yang kedudukannya rendah sementara bagi kalangan atas hukum sangat tumpul dan bahkan bisa dibeli dengan uang. dsb yang beranekaraga. tentram. Dari sila pertama ini saja sebenarnya jika diterapkan dengan baik bangsa Indonesia ini pasti akan menjadi bangsa yang damai. Hendaknya kita tidak menggunakan standar sebuah agama tertentu untuk dijadikan tolak ukur nilai moralitas bangsa Indonesia. yaitu Islam. Tidak perlu berusaha mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi berbasis agama dengan alasan bahwa ideologi Pancasila bukan ideologi beragama. aman. Katolik. Sesama umat beragama seharusnya kita saling tolong menolong. berbeda keyakinan maupun berbeda adat istiadat. Kristen. Kristen. Sebab masyarakat Indonesia akan takut terhadap dosa dan akan berhati-hati dalam bertindak dan berperilaku. Sesungguhnya tidak ada agama yang salah dan mengajarkan permusuhan. maksudnya kita harus selalu menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya. sudah tidak dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat Indonesia sebagai kepribadiannya.      Selain itu kita harus bersikap adil dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Dalam kaitannya dengan sila pertama ada nilai-nilai yang harus kita kembangkan pada diri kita yaitu:  Ideologi Pancasila merupakan dasar negara yang mengakui dan mengagungkan keberadaan agama dalam pemerintahan. Karena akan terjadi chaos dan timbul gesekan antar agama. Sebuah kesalahan fatal bila menjadikan salah satu agama sebagai standar tolak ukur benar salah dan moralitas bangsa. Sebab Ideologi Pancasila adalah ideologi beragama. kalaupun penggunaan dasar agama haruslah mengakomodir standar dari Islam. dan sejahtera. Agama yang diakui di Indonesia ada 5. Sebab apabila hal ini terjadi dapat menjadiakn keadilan bangsa kita ini menjadi lemah. Seperti harus bertakwa kepada Tuhan YME. namun dari . Budha dan Hindu. Hanya karena merasa berasal dari agama mayoritas tidak seharusnya kita merendahkan umat yang berbeda agama ataupun membuat aturan yang secara langsung dan tidak langsung memaksakan aturan agama yang dianut atau standar agama tertentu kepada pemeluk agama lainya dengan dalih moralitas. Sehingga nilai keadilan sosial harus dikembangkan dan ditegakkan di semua kalangan terutama pada kehidupan kita sehari-hari. adil. agama. Budha dan Hindu bukan berdasarkan salah satu agama entah agama mayoritas ataupun minoritas. Hal itu dapat dilakukan dengan membiasakan diri dari sekarang untuk bersikap sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila sebagai jati diri kita. Maksutnya kita harus memenusiakan orang lain tanpa pandang bulu dan bersikap adil kepada siapa saja yaitu kita tidak boleh sewenang-wenang memperlakukan orang yang lemah kemudian tunduk patuh terhadap orang yang mempunyai kekuasaan tinggi dan mempunyai uang banyak. Cara Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia Menurut Habib (2011:01) cara efektif yang bisa digunakan untuk membangun dan mengembalikan jati diri bangsa Indonesia serta menekan pengaruh buruk pihak lain baik yang berasal dari luar maupun dari dalam yang mengikis jati diri bangsa Indonesia yaitu yang pertama dimulai dari diri kita sendiri. Kemudian kia juga harus selalu bersatu sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. walaupun sebenarnya kita mempunyai kebudayaan. Tidak perlu melakukan permusuhan ataupun diskriminasi terhadap umat yang berbeda agama.bangsa Indonesia yang merupakan lndasan dalam bertindak dan berperilaku sebagai masyarakat Indonesia. Sehingga kita sebagai warga negara Indonesia tidak perlu meragukan konsistensi atas Ideologi Pancasila terhadap agama. ras.

Bukan sebaliknya. Maka dari itu. kita tinggalkan. Kemudian pengaruh kebudayaan lokal juga dapat kita saring . Kasus-kasus seperti: korupsi. masyarakat akan mempunyai rasa takut terhadap dosa sehingga mereka akan enggan berbuat salah.keberanekaragaman tersebut sebenarnya kalau disatukan dalam satu wadah besar (NKRI) bisa menjadi kekayaan besar yang saling melengkapi dan memajukan bangsa Indonesia. Kemudian dalam pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin kita juga harus memusyawarahkannya dengan demokratis dan tidak mengambil keputusan secara sepihak yang menguntungkan kelompok tertentu. Sebagai orang tua kita mendidik dan menanamkan nilai pancasila pada anak kita agar nilai Pancasila menjadi kepribadian yang melekat baik pada anak kita. Lalu kita juga harus menanamkan sikap demokrasi yang tingi. Banyak kasus-kasus korupsi di negara ini karena mensalahartikan kekuasaannya sebagai ajang untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. hal inilah yang dapat melemahkan persatuan Indonesia dan memudahkan bangsa Indonesia untuk dihancurkan. agama. sebagai pemimpin hanya untuk mencari harta sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pribadi. pencurian. Sehingga kita harus mengikis sikap primordialisme yang berlebihan terhadap budaya lokal agar kasus-kasus pertikaian antar suku. Sehingga kita tidak perlu mempersoalkan kebinekaan tersebut apalagi terlalu fanatik dan ingin menghancurkan satu sama lain. Semisal dengan mengajar nilai-nilai Pancasila di sekolah melalui mata pelajaran PPKN kepada peserta didik kita. Selanjutnya untuk mendapatkan pendidikan mengenai cara hidup berkemajemukan (bertoleransi) serta untuk meningkatkan keahlian/ketrampilan khusus. Hal ini dapat diatasi dengan menenemkan sikap toleransi melalui pendidikan di sekolah umum. agar mereka menanamkan nilai pancasila dalam kepribadiannya. Namun jika primordialisme terhadap agama yang dianut terlalu tinggi maka akan mengakibatkan perpecahan. Hal inilah yang membuat perekonomian negara Indonesia ini semakin mempuruk. Secara otomatis apabila kita telah menanamkan kuat jati diri bangsa Indonesia pada diri kita melalui cara-cara diatas. dsb dapat ditekan bahkan dihilangkan dari NKRI. Sehingga untuk meningkatkan ketakwaan agar tidak perprilaku menyimpang yaitu melalui program pendidikan Agama. Jika ke-5 sila tersebut sudah tertanam kuat pada diri sendiri selanjutnya kita harus mengajak orang-orang yang ada di sekitar kita. melalui sekolah umum. kita akan mempunyai filter dengan sendirinya untuk memilih dan memilah pengaruh kebudayaan lain yang masuk ke negara kita. yaitu apabila kita menjadi seorang pemimpin di negara Indonesia ini kita harus sadar bahwa kita ini sebenarnya sebagai wakil rakyat untuk mengatur dan mengambil kebijakan dalam rangka memajukan dan mensejahterakan bengsa Indonesia. cara efektif yang dapat dilakukan yaitu dengan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan YME. Ingat negara Indonesia sebagai negara demokrasi dengan pemerintahan tertinggi dipegang oleh rakyat. Dan yang tidak kalah pentingnya dalam pemilihan waklil rakyat sikap adil dan demokratis harus benar-benar kita junjung tinggi. jadi sebagai seorang pemimpin sebanarnya merupakan pelayan dan wakil untuk rakyat. Yang baik kita pakai dan yang buruk atau tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia. Mengajak teman-teman disekitar kita agar berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. penipuan. kolusi. Selanjutnya kita juga harus ikut menjaga dan melestarikan keutuhan NKRI dan jangan berusaha melepaskan diri dari wilayah NKRI yang terbentang luas dari Sabang sampai Merauke. Agar masyarakat Indonesia mampu menjalankan nilai-nilai pancasila dengan baik. sebaikya pemerintah mewajibkan para generasi penerus bangsa untuk mendapatkan program wajib belajar selain sekolah umum juga sekolah keagamaam seperti madrasah/pondok pesantren bagi yang muslim. dan menasetinya/menegur apabila teman-teman kita berperilaku bertentangan dengan Pancasila. pelecehan seksual. Selanjutnya kita juga harus menjunjung tinggi nilai keadilan tanpa pandang bulu dan di segala sektor bagi seluruh warga negara Indonesia. Kita harus menghindari kasus suap-menyuap. Pasti tidak akan terjadi. dsb. Karena dengan ketakwaan dan keyakinan yang tingi. agar negara kita ini benar-benar menjadi negara yang demokratis sesuai dengan nilai yang terkandung dalam panca sila sebagai kepribadian yang harus kita miliki. pembunuhan.

Sedangkan kasus tawuran yang terjadi di Lampung ini tidak sesuai dengan pancasila. karena kejadian serupa sudah pernah terjadi pada tanggal Tawuran Suku Bali Lampung 24 Januari lalu(24/1/2012).com/2012/05/22/karakter-indonesia-ku/ http://madib.id/jatidiri-and-characters/jatidiri-bangsa-indonesia/ http://hadahabib. .blog.blogspt.melalui pendidikan kewarganegaraan di sekolah umum serta kita juga harus berusaha mengikis primordialisme yang berlebihan pada diri kita. Pertikaian dipicu kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan salah seorang warga Tiga orang meninggal dunia dalam bentrokan antarwarga di Lampung Selatan Solusi : Dalam menyelesaikan masalah besar maupun kecil.html STUDI KASUS Tanggal 28 Oktober 2012 kemarin yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 2012 di Lampung Selatan Provinsi Lampung Kembali terjadi peristiwa yang menodai Makna Sumpah Pemuda Tawuran Antara Suku Bali dan Lampung Babak II. seharusnya diselesaikan dengan pemikiran matang melalui musyawarah yang sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia yang terkandung dalam nilai pancasila butir ke empat yang berisikan makna musyawarah. SUMBER : http://edukasi.ac.unair.com/2011/11/esay-jati-diri-generasi-muda-indonesia.kompasiana.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.