P. 1
Kebutuhan Dasar Balita

Kebutuhan Dasar Balita

|Views: 224|Likes:
Published by jenitadevi

More info:

Published by: jenitadevi on Feb 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/28/2015

pdf

text

original

KEBUTUHAN DASAR BALITA A. ASIH 1.

Ikatan Kasih Sayang Ikatan emosi dan kasih sayang yang erat antara ibu/orang tua sangatlah p-enting, karena berguna untuk menentukan perilaku anak di kemudian hari, merangsang perkembangan otak anak, dan merangsang perhatian anak terhadap dunia luar. 2. Sibling Rivalry Sibling Rivalry dapat diartikan sebagai persaingan antara saudara kandung. Persaingan antara saudara kandung merupakan respon yang normal seorang anak karena merasa ada ancaman gangguan yang mengganggu kestabilan hubungan keluarganya dengan adanya saudara baru. Cara beradaptasi pada tahap perkembangan ini agar tidak terjadinya sibling rivalry antara lain:     Merubah pola tidur bersama dengan anak-anak pada beberapa minggu sebelum kelahiran. Mempersiapkan keluarga dan kawan-kawan anak balitanya dengan menanyakan perasaannya terhadap kehadiran anggota baru. Mengajarkan pada orang tua untuk menerima perasaan yang ditunjukkan oleh anaknya. Memperkuat kasih-sayang terhadap anaknnya.

B. ASUH 1. Pemenuhan Nutrisi Nutrisi adalah salah satu komponen yang penting dalam menunjang keberlangsungan proses pertumbuhan dan perkembangan. Zat gizi yang mencukupi pada anak harus dimulai sejak dalam kandungan, yaitu dengan pemberian nutrisi yang cukup memadai pada ibu hamil. Setelah lahir, harus diupayakan pemberian ASI secara eksklusif, yaitu pemberian ASI saja sampai anak berumur 4-6 bulan. Sejak berumur 6 bulan, sudah waktunya anak diberikan makanan tambahan atau makanan pendamping ASI. Pemberian makanan tambahan ini penting untuk melatih kebiasaan makan yang baik dan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang mulai meningkat pada masa balita dan prasekolah, karena pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi adalah sangat pesat,

yaitu BCG. Sementara pada anak lelaki. DT. vaksinasi MMR sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya rubela pada saat hamil. Terdapat kebutuhan zat gizi yang diperlukan seperti protein. dan varisela. Apabila kebutuhan tersebut tidak atau kurang terpenuhi maka dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. yaitu MMR. Polio. Hepatitis B. nantinya vaksin MMR mencegah agar tak terserang rubela dan menulari sang istri yang mungkin sedang hamil. mumpus (gelondongan). Anak sebaiknya mendapatkan 2 kali vaksin MMR. Sedangkan yang termasuk imunisasi yang hanya dianjurkan pemerintah dapat digunakan untuk mencegah suatu kejadian yang luar biasa atau penyakit endemic atau untuk kepentingan tertentu. Ketiga vaksin ini bekerja dengan baik. baik secara kuantitatif maupun kualitatif b) Hiperaktivitas fisik/ istirahat yang kurang c) Adanya penyakit yang menyebabkan peningkatan kebutuhan nutrisi d) Stres emosi yang dapat menyebabkan menurunnya nafsu makan atau absorbsi makanan tidak adekuat.terutama pertumbuhan otak. Campak. Penting diketahui. dan akan melindungi sebagian besar anak seumur hidupnya. yaitu terjadi penumpukan kadar lemak yang berlebihan dalam sel/jaringan bahkan pada pembuluh darah. hepatitis A.  Imunisasi MMR Kebanyakan anak mendapatkan imunisasi measles (campak). TT. sedang dosis kedua dapat diberikan pada usia 4-6 tahun sebelum anak masuk SD. DPT. mineral. Penyebab status nutrisi kurang pada anak : a) Asupan nutrisi yang tidak adekuat. HiB. lemak. 2. dan Rubella (campak jerman) sekaligus dalam satu suntikan yaitu MMR. tifus. Apabila ketika terjadi wabah. rubela dapat menyebabkan kecacatan pada janin. Asupan nutrisi yang berlebihan juga berdampak buruk bagi kesehatan anak. Efek samping imunisasi MMR dapat berupa demam dan bercak kemerahan yang timbul sekitar 1-2 minggu setelah imunisasi. Konsep imunologi dan imunisasi (dasar/anjuran) Yang termasuk imunisasi wajib. akan dibahas imunisasi anjuran pemerintah. Imunisasi anjuran pemerintah. Ini diberikan sebagai pencegahan jangka pendek saja. Terutama bagi anak perempuan. Reaksi ini akan menghilang dalam . vaksin MMR dapat diberikan sebelum berusia 1 tahun. karbohidrat. Selanjutnya. nantinya tetap harus diberikan 2 dosis vaksin ini pada jadwal seperti disebutkan diatas. Dosis pertama diberikan diantara usia 12-15 bulan. vitamin dan air.

Anak sebaiknya mendapatkan 3-4 kali dosis vaksin ini. Anak yang kekebalan tubuhnya ditekan (karena mempunyai penyakit seperti kanker atau infeksi HIV. Anak yang diketahui alergi berat terhadap gelatin atau neomycin antibiotik tidak boleh diberikan imunisasi MMR. Pada vaksin suntikan dapat timbul reaksi ringan seperti demam. Yang pertama diberikan dengan suntikan (kuman mati) dan yang kedua diberikan dengan kapsul (kuman hidup dilemahkan). sakit kepala. kurang nafsu makan dan kadang bercak kemerahan. lemas. Beri jarak waktu lebihdari 24 jam dengan antibiotika terakhir. Penyakit ini menyebabkan demam tinggi. Penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi. sakit kepala. Dapat diulang tiap 5 tahun. Pada umumnya penyakit ini menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi. sakit perut.  Imunisasi Hib Vaksin Hib ini merupakan vaksin berisi kuman dimatikan. Demikian juga anak yang mempunyai reaksi alergi berat setelah vaksin MMR tidak boleh diberikan vaksin MMR ulangan. Dapat timbul demam. Anak yang baru mandapatkan transfusi atau produk darah lainnya sebaiknya menunggu beberapa bulan sebelum mendapatkan MMR. Kejang demam kadang dapat terjadi pada anak yang diberikan imunisasi MMR.  Imunisasi Tifoid Demam tifoid merupakan penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Dosis penguat diberikan pada usia antara 12 – 15 bulan. Satu dosis dapat diberikan setiap 2-3 tahun. atau pengobatan semacam steroid) sebaiknya dievaluasi oleh dokter sebelum diberikan vaksin MMR. tergantung dari produsen pembuat vaksin yang digunakan oleh dokter. Diberikan 4 dosis dengan jarak setiap 2 hari.beberapa hari. kemerahan dan nyeri pada tempat suntikan. Jika tidak diobati dapat menyebabkan kematian pada 30% penderita. Imunisasi suntikan dapat diberikan pada anak berusia 2 tahun atau lebih. dan dibuat hanya dari sebagian kuman Haemophilus influenza b. Jika terdapat kejadian serius atau tidak biasa seteah pemberian vaksin ini segera hubungi dokter. mual muntah. Imunisasi oral dapat diberikan pada saat anak berusia 6 tahun atau lebih. Anak yang telah . sakit kepala. Vaksin tifoid oral jangan diberikan bersamaan dengan antibiotika. Saat ini ada dua macam imunisasi yang dapat digunakan untuk mencegah demam tifoid.

Penyakit ini ditandai dengan gejala seperti flu.  Imunisasi Varicella Vaksin varicella merupakan vaksin yang berisi virus hidup. Diperlukan 2 dosis untuk dapat memberikan kekebalan seumur hidup. Anak yang sudah pernah sakit cacar air tidak perlu diberikan imunisasi ini. Dosis ini diberikan dengan jarak waktu minimal 6 bulan. kuning pada mata dan kulit. Di Amerika Serikat. tetapi biasanya gejalanya sangat ringan. HAV dapat ditemukan pada tinja penderita hepatitis A dan biasana menular jika diminum atau makan sesuatu yang tercemar dengan virus ini. Vaksin ini dapat mencegah cacar air 70% sampai 90% dan dapat mencegah penyakit berat sampai lebih dari 95%. Juga dapat timbul bercak kemerahan .berusia 5 tahun atau lebih tidak perlu diimunisasi dengan vaksin Hib. Anak yang tidak mendapatkan vaksin ini dapat diberikan satu dosis sampai ketika berusia 13 tahun.  Imunisasi Hepatitis A Hepatitis A adalah penyakit hati berat yang ditimbulkan oleh virus hepatitis A (HAV). Reaksi ini biasanya timbul dalam 24 jam pertama setelah suntikan dan akan menghilang dalam 2-3 hari. Vaksin Hib dapat dikombinasikan dengan vaksin DTap atau dengan vaksin hepatitis B. vaksin ini bekerja sama baiknya dan sama amannya dengan vaksin yang diberikan secara terpisah. vaksin ini digunakan dari tahun 1995. Sebagian kecil anak yang mendapatkan imunisasi ini akan mengalami kemerahan. Pada beberapa anak dapat timbul bengkak dan kemerahan pada lokasi suntikan. Varicella merupakan vaksin yang sangat aman. Bayi yang berusia kurang dari 4 minggu sebaiknya tidak diberikan imunisasi karena daya imunitas yang ditimbulkan masih belum baik. Hib merupakan imunisasi yang sangat aman. dan sangat dianjurkan bagi anak berusia 12 bulan atau lebih terutama didaerah endemis. bengkak pada lokasi suntikan atau demam. Usia diatas itu harus diberikan 2 dosis dengan jarak 4-8 minggu terpisah. Vaksin ini diharapkan dapat memberikan imunitas seumur hidup. Vaksin ini diberikan di Jepang selama 20 tahun. Vaksin ini tidak dapat menyebabkan penyakit atau meningitis akibat Hib dan biasanya tidak menyebabkan efek samping serius. mencret dan sakit perut. Imunisasi Hepatitis A dapat mencegah penyakit ini. Satu dosis vaksin varicella direkomendasikan untuk anak berusia 12-18 bulan. Sekitar 1% – 2 % anak yang mendapatkan imunisasi ini tetap menderita cacar air.

c. Pakaian Anak perlu mendapatkan pakaian yang bersih dan nyaman dipakai. Jika dirasa tidak nyaman. Dan putar musik yang lembut dan sama setiap kali dia akan mengaitkan suara musik dengan relaksasi pemijatan tadi. Hygiene diri dan lingkungan Kebersihan badan dan lingkungan yang terjaga berarti sudah mengurangi resiko tertularnya berbagai penyakit infeksi. Selain itu. d. Pijatan dilakukan pada saat anak tenang. e.dalam 1-3 minggu setelah imunisasi. tapi belum terlalu mengantuk. b. selain itu juga membantu meningkatkan motorik anak. 3. namun sangat jarang. hendaknya pakaian terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat. dan gunakan minyak murni dan lembut untuk melancarkan gerakan pemijatan. Anak dengan efeisiensi imun seperti kanker atau HIV harus dievaluasi oleh dokter terlebih dahulu sebelum diberikan imunisasi ini. letakkan anak di pangkuan. Setiap orangtua tentu menginginkan yang terbaik bagi putraputrinya. Perawatan sehari-hari a. Karena aktivitas anak lebih banyak. lingkungan yang bersih akan memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas bermain secara aman. Pastikan anak merasa hangat. Kejadian kejang demam juga pernah dilaporkan setelah imunisasi. Aktivitas  Membaca untuk anak selama 15 menit . Aktivitas olah raga dan rekreasi bagi anak balita merupakan aktivitas bermain yang menyenangkan. Hal itu dapat dicapai dengan menerapkan pola pengasuhan positif terhadap buah hati mereka. Kesegaran jasmani (olah raga dan rekreasi) Aktivitas olah raga dan rekreasi digunakan untuk melatih otot-otot tubuh dan membuang sisa metabolism. Duduklah di lantai dengan kedua telapak kaki menempel dan lutut terbuka lebar agak menekuk (berbentuk berlian). Pijat bayi Pijatan pada bayi akan membantu untuk santai. Anak yang diketahui alergi terhadap gelatin atau neomisin jangan diberikan vaksin ini. jadi kita bisa meletakkan anak di atas sebuah selimut di antara kedua tungkai kaki. dan aspek perkembangan lainnya.

2. dibandingkan mereka yang berasal dari keluarga kaya. perkembangan psikososial. jangan pelit memberikan pujian ketika anak melakukan sesuatu yang baik. Selain itu. C. Misalnya perkembangan motorik anak usia 6-8 bulan sudah harus bisa merangkak dan duduk. orangtua dapat meningkatkan kemampuan verbal dan keahlian membaca anak-anaknya. perkembangan kognitif. Setiap parameter perkembangan tersebut tersebut memiliki tahapan-tahapan sendiri sesuai perkembangan usia. Stimulasi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.  Mengadopsi sikap positif dan sering memuji Terdapat bukti signifikan bahwa positive parenting dapat membantu mengurangi tingkat stres anak-anak dan memperkuat ikatan orangtua dengan anaknya. Dengan mematikan televisi dan berbicara. Selain itu. perkembangan Motorik. Pemberian stimulus ini sudah dapat dilakukan sejak masa prenatal. Masa balita adalah masa emas (golden age) dalam rentang . ASAH 1. Stimulasi Stimulasi adalah adanya perangsangan dari lingkungan luar anak.  Bermain di lantai bersama anak selama 10 menit Bayi biasanya berusaha berinteraksi melalui ocehan dan gerak tubuh. Orang tua harus mendorongnya dengan bermain pada tingkat fisik mereka. dan setelah lahir dengan cara menetekkan bayi pada ibunya sedini mungkin. yang berupa latihan atau bermain. Anak yang banyak mendapatkan stimulasi yang terarah akan cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang mendapatkan stimulasi. yaitu di lantai. serta mempersiapkan mereka untuk bersekolah.  Bercakap-cakap dengan anak selama 20 menit tanpa televisi Anak-anak dari latar belakang miskin biasanya jauh lebih sedikit mendengarkan kata-kata yang diucapkan setiap harinya. Asah merupakan kebutuhan untuk perkembangan mental psikososial anak yang dapat dilakukan dengan pendidikan dan pelatihan. Deteksi Deteksi dini tumbuh kembang anak terdiri dari pemantauan secara cermat pertumbuhan fisik. paparan kata-kata yang berbeda sebanyak mungkin juga membantu membangun kosakata mereka.Otak anak-anak mempelajari bahasa jauh lebih mudah pada tahun-tahun awal.

.com/2012/09/29/pijat-bayi/#more-64 Suparyanto. Asuh Pada Balita Status Gizi Kurang Dan Status Gizi Normal (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Peneleh.id/.com/2012/01/tumbuhkembang-bayi-dan-balita. 2012. Perkembangan anak berlangsung dalam proses yang holistik atau menyeluruh. Diakses tanggan 12 November 2012 pada http://childrenclinic. Surabaya). DAFTAR RUJUKAN Anonim. Deteksi dan Stimulasi Kecerdasan Motorik Anak Sejak Dini. Asih.perkembangan seorang individu.blogspot. baik dari segi fisik motorik. 2010. Pada masa ini. Dewi Ratna.ac./jtptunimus-gdl-arummeiran-5087-3-bab2. emosi.html Wahyuni. 2012.blogspot.. Karena itu pemberian stimulasinya pun perlu berlangsung dalam kegiatan yang holistik. anak mengalami tumbuh kembang yang luar biasa.html Inadiar. Skripsi Perbedaan Pola Asah. Fitriana Mega. Respon Orang Tua terhadap Bayi Baru Lahir.com/2011/10/pemenuhan-gizi-pada-balita. dan Balita.html . Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://wahyuniadek.pdf Resky.com/2012/04/respon-orang-tua-terhadapbayi-baru. 2011.com/2010/10/26/deteksidan-stimulasi-kecerdasan-motorik-anak-sejak-dini/ Diah.com/2012/01/buku-ajarasuhan-neonatus-bayi-dan.blogspot. 2010. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://digilib. 2012.html Sulistina.blogspot. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://dr-suparyanto. Buku Ajar Asuhan Neonatus. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://fitrianamegaresky. 2012.wordpress.wordpress. Pemenuhan Gizi pada Balita.unimus. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://dewiratnasulistina. Tumbuh Kembang Bayi dan Balita. kognitif maupun psikososial. Pijat Bayi. Disha. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://jurnalbidandiah. Bayi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->