P. 1
FISIKA TITIK BERAT

FISIKA TITIK BERAT

|Views: 2,020|Likes:
Published by Fajar Ginanjar

More info:

Published by: Fajar Ginanjar on Feb 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2014

pdf

text

original

LAPORAN FISIKA CONTOH PENERAPAN KONSEP TITIK BERAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

LAPORAN INI DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA PELAJARAN FISIKA TAHUN PELAJARAN 2008/2009

Disusun oleh : Nama : Kelas : Fajar Ginanjar XI IPA 1

SMA NEGERI 1 WONOSOBO Jln. T. Jogonegoro. Km 2 . Wonosobo 56314

LAPORAN FISIKA CONTOH PENERAPAN KONSEP TITIK BERAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
LAPORAN INI DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA PELAJARAN FISIKA TAHUN PELAJARAN 2008/2009

Disusun oleh : Nama : Kelas : Fajar Ginanjar XI IPA 1

SMA NEGERI 1 WONOSOBO Jln. T. Jogonegoro. Km 2 . Wonosobo 56314

Tujuan Menemukan contoh aplikasi titik berat dalam kehidupan sehari-hari.

Landasan Teori Titik berat adalah suatu titik dimana resultan dari semua gaya

graritasi berarah vertikal ke bawah dari semua partikel bekerja. Titik berat sebagai suatu titik dimana resultan gaya gravitasi partikel-partikel terkonsentrasi pada titik ini. Karena itu, resultan torsi dari gaya gravitasi partikel-partikel pada titik beratnya haruslah 0. • Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari 1. Desain Kursi Sesuai Tinggi Badan Kursi di desain sesuai dengan tinggi badan sedemikian rupa sehingga stabil ketika kursi itu diduduki oleh orang yang sesuai dengan ukuran badannya. Dasar tumpuan kursi berupa empat buah kaki kursi panjangnya didesain sekitar sama dengan panjang kaki dari telapak kaki sampai ke lutut. Seseorang dalam keadaan berdiri titik berat tubuhnya berada sekitar beberapa sentimeter di atas pusar. Ketika seseorang duduk, posisi kakinya akan menekuk sesuai denagan kursi yang didudukinya sehingga titik berat tubuhnya akan berada lebih rendah dari ketika ia berdiri. Dengan demikian dalam keadaan ini kedudukan kursi dan orang yang duduk diatasnya akan seimbang. Namun apabila ketnggian kaki kursi lebih tinggi dari pada titik berat seseorang yang akan mendudukinya ketika orang tersebut dalam keadaan beriri atau tinggi kaki kursi lebih tinggi dari sekitar pusar orang tersebut ,misalnya seorang bayi yang duduk pada kursi orang dewasa maka kursi tidak setabil dan mudah untuk menggelimpang ketika diduduki. Jadi kursi didesain sesuai dengan tinggi badan orang yang akan mendudukinya.

2. Desain Pedang Samurai Pedang samurai yang digunakan oleh para ahli pedang dari jepang merupakan desain pedang yang paling bagus. Gagang pedang dibuat lebih berat dari badan pedang dan gagang pedang dibuat lebih panjang dari kebanyakan pedang sehingga titik berat yang membentuk lintasan parabola ketika diayunkan dengan berputar diudara terletak pada belakang batasan gagang pedang dengan badan pedang jika diukur dari pangkal gagang pedang. Pada daerah sekitar titik ini digunakan sebagai tempat pegangan pedang, sehingga pedang samurai dengan mudah untuk diayunkan dan digunakan. 3. Mengayunkan Tongkat Pemukul Kasti Ketika kita bermain kasti , tongkat yang kita gunakan untuk memukul bola kita ayunkan dengan sedikit berputar. Gerakan pemukul tersebut membentuk lintasan membentuk lintasan dari gerak tranlasi yang sedang dijalani dimana lintasan tersebut berbentuk parabola. Tongkat kasti ini berputar pada porosnya yaitu tepat di titik beratnya. Dan secara keseluruhan benda bergerak dalam lintasan parabola , lintasan ini merupakan lintasan dari posisi titik berat benda tersebut. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->