ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA, PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945

ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA, PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945
Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945, kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI, Bung Karno, pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa, kita punya tujuan hidup, kita punya falsafah hidup, kita punya rahasia hidup, kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self.

Bagi kita. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Bagi kita. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. satu Darstellung kita punya deepest inner self. untuk mengetahui . Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Lain bangsa. Bagi kita. 3. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. 2. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. Bagi kita. mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri. hanya mempunyai declaration of independence saja. Keduanya adalah satu. Lain bangsa lagi. 4. Pembukaan Undang. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. untuk melaksanakan kenegaraan kita. Bagi kita.Undang Dasar 1945. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Bagi kita. Dari penuturannya di atas. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. hanya mempunyai proclamation of independence saja. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia.

Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar.tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: 1. sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material. serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan. 3. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. B. untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. dan ketiga. kedua. hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci. (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh . Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama. Oleh karena itu. Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. 2. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. 2. wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945. daerah negara. baik hukum yang tertulis (Undang-Undang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. [3] Dari Penjelasan UUD 1945. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI. (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. badan perwakilan rakyat. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat. Pada Sidang Tahunan MPR 1999.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Dengan demikian. 2. dan badan penasehat[4]. dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. yaitu: 1. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. . semakin jelas didasarkan pada: 1. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan cita-cita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan Undang-Undang Dasar ini.warganya. yaitu masalah bentuk negara.

bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45. b. baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45. dan 5. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. 4. [7] a. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Hubungan Secara Material. . bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45. yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila. [6] C. Hubungan Secara Formal. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945. UUD 1945. tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. 3. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. DAN PERUNDANGUNDANGAN 1. tetap. meliputi hubungan secara formal dan secara material. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasal-pasal UUD 1945. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil). sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945.2. bahkan sebagai sumbernya.

Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. terikat oleh struktur kekuasaan secara formal. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945.Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. 1998). masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi UndangUndang Dasar. 2. Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4. apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat. [8] Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya. undang-undang. dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa. peraturan pemerintah dan lain sebagainya. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara . seperti misalnya ketetapan MPR. dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANGUNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum. penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila.

blogspot. Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa. [10] http://sertifikasiprofesi. adil dan makmur. tujuan negara. berdaulat.com/2008/05/analisis-hubungan-pancasilaproklamasi. pandangan hidup.Indonesia yang merdeka. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila.html . bersatu. yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. berdaulat. adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. bersatu. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka. Dalam ilmu politik. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan.