P. 1
Per Samaan Ku a Drat

Per Samaan Ku a Drat

|Views: 31|Likes:
Published by Hendra Surya

More info:

Published by: Hendra Surya on Feb 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2013

pdf

text

original

BAB II

FUNGSI, PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN
KUADRAT
Standar kompetensi:
2. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi, persamaan dan
pertidaksamaan kuadrat
Kompetensi Dasar:
2.1 Memahami konsep fungsi
2.2 Menggambar grafik fungsi aljabar sederhana dan fungsi kuadrat
2.3 Menggunakan sifat dan aturan tentang persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
2.4 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang berkaitan dengan
persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
2.5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan
dan/atau fungsi kuadrat
2.6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan
persamaan dan/atau fungsi kuadrat dan penafsirannya
3.1 Menyelesaikan pertidaksamaan satu variabel yang melibatkan bentuk pecahan
aljabar
3.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan
pertidaksamaan satu variabel
3.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan
pertidaksamaan satu variabel dan penafsirannya.


Jembatan: Verrazano-Narrowsbridge
Sumber: http://selebsexy.com/10-jembatan-tertinggi-di-dunia/

Bentuk parabola merupakan salah satu bentuk kurva yang sering Anda
jumpai dalam kehidupan. Salah satunya tampak pada tali menggantung
menghubungkan tiang jembatan pada gambar di atas.
Kurva parabola dapat diwakili oleh suatu fungsi yang disebut fungsi
kuadrat. Pada bab ini Anda akan mempelajari pengertian fungsi dan cara
menggambar grafiknya, termasuk grafik fungsi kuadrat.

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 2

A. Fungsi Kuadrat
1. Relasi dan Fungsi
p
q
r
s
1
2
3
4
f
A B
a
b
c
d
C
1
2
3
f
D
(ii) (i)

Fungsi merupakan relasi khusus. Suatu relasi dari himpunan A ke
himpunan B disebut fungsi jika setiap unsur (anggota) himpunan A
dipasangkan tepat satu dengan unsur himpunan B gambar (i).
Sedangkan gambar (ii) yang menunjukan relasi dari C ke D bukan fungsi
karena ada anggota himpunan A (yaitu b) tidak memiliki pasangan
dengan satu unsur himpunan B.
Jika fungsi itu diberi nama f maka fungsi tersebut dapat ditulis dengan
lambang:
f: A  B
dibaca f memetakan A ke B atau B adalah peta dari A.
Peta dari x sering ditulis f(x) dan bentuk f(x) disebut rumus untuk f.
Contoh:
1) f : x  x – 5, rumusnya ditulis f(x) = x - 5
2) f : x  x
2
– 2x + 3, rumusnya ditulis f(x) = x
2
– 2x + 3
2. Domain, Kodomain dan Range
Misalkan f sebuah fungsi yang memetakan tiap anggota A ke B (f : A  B)
maka:
- Himpunan A disebut domain
- Hinpunan B disebut kodomain
- Himpunan semua anggota B yang dipasangkan dengan tiap anggota
himpunan A atau semua anggota yang merupakan peta dari
himpunan A disebut range
Sebagai contoh, perhatikan gambar (i)
a. Domainnya ditulis Df = {p, q, r, s}
b. Kodomainnya ditulis Kf = {1, 2, 3, 4}
c. Rangenya ditulis Rf = {1, 2, 3}
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 3

Contoh 1:
Diketahui fungsi f : x  2x + 1 dengan daerah asal {x|1 ≤ x ≤ 3, xeR}
a. Carilah nilai fungsi f untuk x = 1, x = 2 dan x = 3
b. Gambarlah grafik f pada bidang cartesius
c. Tentukan wilayah hasilnya (range).
Penyelesaian
f : x  2x + 1, rumusnya f(x) = 2x + 1
a. Nilai fungsi f(x) = 2x + 1
Untuk x = 1 f(1) = 2(1) + 1 = 3
Untuk x = 2 f(2) = 2(2) + 1 = 5
Untuk x = 3 f(3) = 2(3) + 1 = 7
b. Grafik f(x) = 2x + 1
Y
X
1
2
3
4
5
6
7
O
1 2 3
y = f(x) = 2x + 1
domain

c. Berdasrkan gambar di atas, jelas bahwa daerah hasil/wilayah
hasil adalah {y|3 ≤ y ≤ 7, y eR}

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 4

Uji Kompetensi 1
Kerjakan soal-soal berikut!
1. Dari relasi-relasi pada gambar berikut ini manakah yang merupakan
fungsi

2. Daerah asal fungsi f : x  x – 3 adalah Df = {x|0 ≤ x ≤ 4, xeR}
a. Tentukan nilai fungsi f untuk x = 0, x = 1, x = 2, x = 3 dan x = 4
b. Gambarlah grafik fungsi pada bidang cartesius
c. Tentukan wilayah hasil fungsi f (Rf)
3. Diketahui fungsi f : x  (ax + b) dengan a, beB. Jika f(1) = 1 dan f(2) = -1
a. Carilah nilai a dan b
b. Hitunglah nilai f(-2), f(-1), f(0), f(3) dan f(4)
c. Gambarlah grafik tersebut pada bidang cartesius.
4. Diketahui fungsi f : x  2x + 1 dengan daerah asal Df = {-2, -1, 0, 1, 2}.
Tentukan wilayah hasilnya.

3. Beberapa Macam Fungsi Khusus
Fungsi yang termasuk fungsi khusus antara lain: fungsi konstan, fungsi
identitas, fungsi linear, fungsi kuadrat dan fungsi modulus.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 5

1) Fungsi konstan
Suatu fungsi y = f(x) dengan f(x) sama dengan sebuah konstanta
(tetapan) untuk semua nilai x dala daerah asalnya. Artinya untuk
semua nilai x dalam Df hanya berpasagan dengan sebuah nilai
dalam Rf atau dengan kata lain fungsi f memasangkan setiap
bilangan real k.
Fungsi konstan ditulis sebagai: f : x  k, dengan rumus f(x) = k,
dengan k konstanta dan xeR.
Contoh 2:
Y
­1
1
2
3
O
1 2 3
­3
X
­2
f(x) = ­3
f(x) = 2

2) Fungsi Identitas
Fungsi y = f(x) dengan f(x) = x untuk semua nilai dalam daerah
asalnya. Artinya untuk sebuah nilai x dalam Df berpasangan
dengan nilai x itu sendiri dalam Rf.
Fungsi identitas ditulis sebagai:
I : x  x atau I(x) = x, dengan I menyatakan identitas grafiknya

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 6

3) Fungsi Modulus (Fungsi Nilai Mutlak)
Fungsi y = f(x) dengan f(x) = |x| untuk semua nilai x dalam daerah
asalnya atau fungsi yang memasangkan bilangan eal dengan nilai
mutlaknya.
Bentuk |x| dibaca nilai mutlak x didefinisikan:
Untuk xeR, maka nilai mutlak x dientukan oleh aturan
¹
´
¦
s ÷
>
0 ,
0 ,
| |
x jika x
x jika x
x
Oleh karena nilai mutlak suatu bilangan real x tidak pernah
negatif, maka grafik y = f(x) = |x| tidak pernah berada di bawah
sumbu x.
Contoh 3:
f : x  |x| atau f(x) = |x|

4) Fungsi Linear
Fungsi y = f)x) dengan f(x) = ax + b, a, b eR dan a ≠ 0 untuk
semua x dala daera asalnya
Fungsi linear dikenal dengan fungsi polinom (suku banyak)
berderajat satu dengan variabel x.
Contoh 4:
f : x  x + 2 atau f(x) = x + 2

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 7

5) Fungsi Kuadrat
Fungsi y = f(x) dengan f(x) = ax
2
+ bx + c. a, b dan c eR dan a ≠ 0
untuk semua nilai x dalam daerah aalnya.
Fungsi kuadrat dikenal dengan fungsi polinom berderajat dua
dengan variabel x.
Grafik fungsi kuadrat berbenytuk parabola dan pada kesempatan
ini grafik fungsi kuadrat kita akan bahas lebih lanjut.
4. Sifat-sifat Fungsi
Telah dikenal beberapa fungsi khusus, fungsi tersebut mempunyai sifat-
sifat khas sebagi berikut:
1) Fungsi Into
Fungsi f : A  B dikatakan fungsi Into jika ada b e B yang bukan
peta dari a e A.

Contoh 5:
Misalkan A himpunan bilangan bulat dan B himpunan bilanga cacah.
f suatu fungsi dri A ke B yang disajikan denga rumus f : x  x
2
.
Apakah f suatu ungsi into?
Penyelesaian
A = {..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3 ...}
B = {0, 1, 2, 3, 4, ...}
­3
­2
­1
0
A
B
1
2
3
1
2
3
5
9
0
10
4

1. Range: Rf cB
2. Ada b e B bukan
peta dari a e A
yaitu b2
Dari diagram di samping ternyata
ada anggota B yang tidak
mempunyai prapeta dari anggota
A, sehingga f : x  x
2
adalah
fungsi into.

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 8

2) Fungsi Onto/Pada/Surjektif
Fungsi f : A  B dikatakan surjektif (onto) jika setiap anggota b e B
mempunyai prapeta di A atau Rf = B.

Contoh 6:
Misalkan A = {-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4} dan B = {-2, -1, 0, 1, 2}.
f suatu fungsi A ke B yang disajikan dengan aturan
¦
¹
¦
´
¦
genap n jika
n
ganjil n jika o
n f
,
2
,
) (
Apakah fungsi f surjektif/onto?
Penyelesaian

3) Fungsi Satu-satu/Injektif/one to one
Fungsi f : A  B dikatakan fungsi satu-satu jika setiap anggota A
yang berbeda mempunya peta berbeda di B.
a
1
a
2
a
3
a
4
b
2
b
3
b
4
A
B
b
1
f




Rf = B
1. Terlihat setiap anggota B
memunyai prapeta di A
2. Rf = B
Sehingga f : A  B adalah
fungsi surjektif

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 9

Contoh 7:
Misalkan A himpunan bilangan cacah, B himpunan bilangan bulat, f
suatu fungsi yang disajikan dengan rumus f : x  x + 1. Apakah f
suatu fungsi injektif.
Penyelesaian
A = {0, 1, 2, 3, ...}
B = {..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, ...}
.
.
.
.
.
.
.
.
.

4) Fungsi Bijektif (Korespondensi Satu-satu)
Fungsi f : A  B disebut fungsi bijektif apabila fungsi tersebut injektif
sekaligus surjektif (satu-satu dan pada).

Contoh 8:
Diketahui A = {1, 2, 3, 4, 5, ...} dan B = {2, 4, 6, 8, 10, ...}. suatu fungsi
disajikan f : x  2x. Apakah fungsi f suatu fungsi bijektif?
Penyelesaian
f
1
2
3
4
4
6
8
A
B
2
5
.
.
.
10
.
.
.

Pada diagram di samping terlihat
setiap anggota A yang berbeda
mempunyai peta di B yang
berbeda juga. Sehingga f : A  B
adalah fungsi injektif
1. Terlihat Rf = B berarti f fungsi
pada
2. Setiap anggota A yang berbeda
mempunyai peta yang berbeda
dengan anggota B, berarti f
fungsi satu-satu.
Jadi, karena f pada dan satu-satu
maka f merupakan fungsi bijektif.
di samping terlihat setiap anggota
A yang berbeda mempunyai peta di
B yang berbeda juga. Sehingga f :
A  B adalah fungsi injektif
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 10

 Note :
- Fungsi kepada B disebut pula fungsi surjektif (onto)
- Fungsi kedalam B disebut pula fungsi into

Uji Kompetensi 2
Kerjakan soal-soal berikut!
1. Diantara fungsi berikut, manakah yang merupakan fungsi into, fungsi
pada, fungsi satu-satu dan fungsi yang merupakn korespondensi satu-
satu!

2. Manakah yang merupakan fungsi into, fungsi pada, fungsi satu-satu dan
fungsi bijektif dari fungsi dengan D = {1, 2, 3, 4} yang didefinisikan
sebagai berikut:
a. R = {(1, 1), (2, 3), (3, 5), (4, 7)}; jika K = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7}
b. R = {(1, 1), (2, 2), (3, 3), (4, 1)}; jika K = {1, 2, 3}
c. R = {(1, 4), (2, 3), (3, 2), (4, 1)}; jika K = {1, 2, 3, 4}
3. Misalkan A = [-1, 1] = {x|-1 ≤ x ≤ 1, x e R}.
Apakah fungsi-fungsi berikut surjektif untuk
a. f : A  A didefinisikan f(x) = x
b. f : A  A didefinisikan f(x) = 2x - 1
c. f : A  A didefinisikan f(x) = x
2

d. f : A  A didefinisikan f(x) = x
3


Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 11

5. Grafik Fungsi Kuadrat
Fungsi kuadrat adalah fungsi dimana pangkat tertinggi dari varaibel x
pada tiap fungsi sama dengan dua.
Bentuk baku: f(x) = ax
2
+ bx + c, a ≠ 0
dengan a, b, c e R
a = koefisien x
2

b = koefisien x
c = konstanta
Grafik fungsi kuadrat berupa parabola.
a. Menggambar grafik fungsi kuadrat yang sederhana
Sebelum kita membahas cara-cara menggambar sketsa grafik fungsi
kuadrat, marilah kita ingat at kembali mengenai bentuk umum
fungsi kuadrat yaitu: f(x) = ax
2
+ bx + c (a 0), a, b, c R.
Fungsi kuadrat tersebut merupakan fungsi kuadrat dalam peubah x.
Grafik fungsi kuadrat ditulis dengan notasi y = f(x) = ax
2
+ bx + c,
dan grafik fungsi kuadrat disebut parabola.
Langkah-langkah menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat yang
sederhana:
Langkah 1:
Tentukan beberapa anggota fungsi f, yaitu koordinat titik-titik yang
terletak pada grafik fungsi f. Titik-titik ini dapat kita tentukan
dengan memilih beberapa nilai x bilangan bulat yang terletak dalam
daerah asalnya kemudian kita hitung nilai fungsi f. Titik-titik pada
fungsi f itu biasanya akan lebih mudah jika kita sajikan dengan
menggunakan tabel atau daftar.
Langkah 2:
Gambarkan koordinat titik-titik yang telah kita peroleh pada
Langkah 1 pada sebuah bidang Cartecius.
Langkah 3:
Hubungkan titik-titik yang telah digambarkan pada bidang
Cartecius pada Langkah 2 dengan menggunakan kurva mulus.
Agar Anda lebih memahami dan terampil menggambar sketsa grafik
fungsi kuadrat yang sederhana dengan menggunakan langkah-
langkah di atas, perhatikanlah beberapa contoh di bawah ini.
Contoh 9:
1. Gambarkan grafik fungsi kuadrat yang ditentukan dengan
persamaan f(x) = x
2
+ 2x, jika daerah asalnya adalah
D = {x | -4 x 2, x R}
Penyelesaian:
Grafik fungsi kuadrat f(x) = x
2
+ 2x adalah sebuah parabola dengan
persamaan: y = x
2
+ 2x.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 12

Langkah 1:
Kita buat tabel atau daftar untuk menentukan titik-titik yang
terletak pada fungsi f.
x -4 -3 -2 -1 0 1 2
y = x
2
+ 2x 8 3 0 -1 0 3 8
Langkah 2:
Gambarkan titik-titik (-4,8), (-3,3), (-2,0), (-1,-1), (0,0), (1,3), dan (2,8)
pada bidang Cartecius seperti Gambar 3-4.
Langkah 3:
Hubungkan titik-titik pada Langkah 2 tersebut dengan kurva mulus,
sehingga diperoleh grafik fungsi kuadrat f(x) = x
2
+ 2x. seperti
ditunjukkan pada Gambar di bawah ini. Grafik fungsi kuadrat ini
berbentuk parabola.

Dari grafik fungsi, dapat kita ketahui beberapa istilah sebagai
berikut:
1) Daerah Asal
Daerah asal fungsi f adalah {x | -4 x 2, x R}
2) Daerah Hasil
Daerah hasil fungsi f adalah {y | -1 y 8. y R}
3) Pembuat Nol
Untuk nilai x = 0 diperoleh f(0) = 0 dan x = -2 diperoleh f(-2) = 0.
Dalam hal ini x = 0 dan x = -2 disebut pembuat nol fungsi f, dan
pembuat nol itu merupakan akar-akar persamaan f(x) = 0.
Perhatikan bahwa grafik fungsi f memotong sumbu x di (-2,0)
dan (0,0) sehingga pembuat nol sebuah fungsi dapat ditafsirkan
sebagai absis titik potong grafik fungsi f dengan sumbu x.


Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 13

4) Persamaan Sumbu Simetri
Parabola dengan persamaan y = x
2
+ 2x mempunyai sumbu
simetri yang persamaannya adalah x = -1.
5) Koordinat Titik Balik atau Titik Puncak
Dari Gambar 3-4b, koordinat titik balik atau titik pusat parabola
adalah
P(-1, -1). Pada titik P(-1, -1), nilai ordinat y = -1 merupakan nilai
terkecil (minimum) dari fungsi f, maka titik P (-1, -1) disebut titik
balik minimum.
6) Nilai Maksimum atau Minimum Fungsi
Untuk x = -1 diperoleh f(-1) = -1. Nilai f(-1) = -1 ini disebut nilai
minimum fungsi karena nilai itu adalah nilai yang terkecil dari
fungsi f.
2. Gambarkan grafik fungsi kuadrat yang ditentukan dengan
persamaan f(x) = -x
2
+ 4x + 5, jika aderah asalnya adalah
D = {x | -2 x 6, x R}
Penyelesaian
Grafik fungsi kuadrat f(x) = -x
2
+ 4x + 5 adalah sebuah parabola
dengan persamaan: y = -x
2
+ 4x + 5.
Langkah 1:
Kita buat tabel atau daftar untuk menentukan titik-titik yang
terletak pada fungsi f.
x ... ... ... ... ... ... ... ... ...
y = -x
2
+ 4x + 5 ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Langkah 2:
Gambarkan titik-titik (..., ...), (..., ...), (..., ...), (..., ...), (..., ...), (..., ...),
(..., ...), (..., ...), dan (..., ...).
Langkah 3:
Hubungkan titik-titik pada langkah 2 tersebut dengan kurva mulus,
sehingga diperoleh grafik fungsi kuadrat f(x) = -x
2
+ 4x + 5

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 14


Dari grafik fungsi pada Gambar 3-5, dapat kita tentukan hal-hal
sebagai berikut:
1) Daerah asal fungsi f adalah {x | -2 x 6, x R}
2) Daerah hasil fungsi f adalah {y | -7 y 9. y R}
3) Pembuat nol fungsi f adalah x = -1 dan x = 5, karena f(-1) = 0
dan f(5) = 0 Persamaan sumbu simetri adalah garis x = 2.
Koordinat titik-titik maksimum adalah (2, 9)
4) Nilai maksimum fungsi f adalah 9, karena nilai itu adalah nilai
yang terbesar dari fungsi f.
b. Menggambar Sketsa Grafik Fungsi Kuadrat Secara Umum
Pada bagian a, Anda telah mempelajari cara menggambar sketsa
grafik fungsi kuadrat yang sederhana. Kali ini Anda akan
mempelajari materi tentang menggambar sketsa grafik fungsi
kuadrat secara umum. Untuk lebih jelasnya, marilah kita perhatikan
penjelasan berikut.
Misalkan suatu fungsi kuadrat ditentukan dengan persamaan f(x)=
ax + bx + c (a ≠ 0), a, b, c, eR. Grafik fungsi kuadrat itu adalah
sebuah parabola dengan persamaan y = ax
2
+ bx + c.
Untuk menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat secara umum,
dapat Anda gunakan langkah-langkah sebagai berikut:
i. titik potong grafik dengan sumbu x dan sumbu y.
ii. titik balik atau titik puncak parabola.
iii. Persamaan sumbu simetri.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 15

Untuk lebih jelasnya, marilah kita pelajari materi di bawah ini.
1. Titik Potong Grafik dengan Sumbu X dan Sumbu Y
a. Titik Potong Grafik dengan Sumbu X
Titik potong grafik dengan sumbu X diperoleh jika y = 0,
sehingga
ax
2
+ bx + c = 0 merupakan kuadrat dalam x. Akar-akar
persamaan kuadrat itu merupakan absis titik-titik potongnya
dengan sumbu x. Nilai diskriminan persamaan kuadrat
ax
2
+ bx + c = 0, yaitu D = b
2
- 4ac menentukan banyak titik
potong grafik dengan sumbu x.
1.

2.


3.
Jika D > 0, maka grafik fungsi f memotong sumbu x di
dua titik yang berlainan.
Jika D = 0, maka grafik fungsi f memotong sumbu x di
dua titik yang berimpit. Dalam hal ini, grafik fungsi f
dikatakan menyinggung sumbu x.
Jika D < 0, maka grafik fungsi f tidak memotong maupun
menyinggung sumbu x.

b. Titik Potong Grafik dengan Sumbu Y
Titik potong grafik dengan sumbu y diperoleh jika x = 0,
sehingga
y = a(0)
2
+ b(0) + c = c. Jadi, titik potong grafik dengan sumbu
y adalah (0,c)

2. Titik Balik atau Titik Puncak dan Persamaan Sumbu Simetri
Titik balik atau titik puncak suatu parabola dapat ditentukan
dengan mengubah bentuk kuadrat pada ruas kanan persamaan
parabola menjadi bentuk kuadrat sempurna. Dari bentuk kuadrat
itu selanjutnya dapat pula ditentukan sumbu simetrinya. Sebagai
contoh, perhatikan kembali parabola-parabola pada contoh 9.

Untuk parabola pada contoh 9 nomor 1
y

y

y
= x
2
+ 2x
= x
2
+ 2x + 1 - 1
= (x + 1)
2
- 1
Oleh karena itu bentuk (x+1)
2
selalu bernilai positif atau sama
dengan nol untuk x R, maka nilai terkecil (minimum) dari (x+1)
adalah 0. Dengan demikian, y = (x+1)
2
- 1 mempunyai nilai
minimum -1, dan nilai itu dicapai jika (x+1) = 0 atau x = -1.
Jadi, titik balik atau titik puncak minimum parabola y = (x+1)
2
- 1
adalah (-1,-1) dan persamaan sumbu simetrinya adalah x = -1.
Untuk parabola pada contoh 9 nomor 2 :
y

y

y

y
= -x
2
+ 4x + 5
= -(x
2
- 4x) + 5
= -(x
2
- 4x + 4) + 4 + 5
= -(x - 2)
2
+ 9
Oleh karena itu bentuk -(x-2)
2
selalu bernilai negatif atau sama
dengan nol untuk x e R, maka nilai terbesar (maksimum) dari
-(x-1)
2
adalah 0. Dengan demikian, y = -(x-2)
2
+ 9 mempunyai nilai
maksimum 9, dan nilai itu dicapai jika -(x-2) = 0 atau x = 2.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 16

Jadi, titik balik atau titik puncak maksimum parabola
y = -(x-2)
2
+ 9 adalah (2, 9) dan persamaan sumbu simetrinya
adalah x = 2.

Selanjutnya, marilah kita tinjau persamaan parabola dalam bentuk umum:
y = ax
2
+ bx +c sebagai berikut:
y = ax
2
+ bx +c

y = a(x
2
+
a
b
x) + c


y = a(x
2
+
a
b
x +
2
2
4a
b
) -
a
b
4
2
+ c

y = a(x +
a
b
2
)
2
-
a
b
4
2
+
a
ac
4
4


y = a(x +
a
b
2
)
2
-
a
ac b
4
4
2
÷


Untuk a > 0:
Maka bentuk a(x +
a
b
2
)
2
selalu bernilai positif atau sama dengan nol untuk
semua x e R, sehingga nilai terkecil (minimum) dari a(x +
a
b
2
)
2
adalah 0.
Dengan demikian, y = a(x +
a
b
2
)
2
-
a
ac b
4
4
2
÷
mempunyai nilai minimum
-
a
ac b
4
4
2
÷
, dan nilai itu dicapai jika a(x +
a
b
2
)
2
= 0 atau x +
a
b
2
= 0 atau
x = -
a
b
2
.
Jadi titik balik minimum parabola y = a(x+
a
b
2
)
2
-
a
ac b
4
4
2
÷
adalah
(-
a
b
2
, -
a
ac b
4
4
2
÷
).

Untuk a < 0:
Maka bentuk a(x +
a
b
2
)
2
selalu bernilai negatif atau sama dengan nol untuk
semua x R, sehingga nilai terbesar (maksimum) dari a(x +
a
b
2
)
2
adalah 0.
Dengan demikian, y = a(x+
a
b
2
)
2
-
a
ac b
4
4
2
÷
mempunyai nilai maksimum
-
a
ac b
4
4
2
÷
, dan nilai itu dicapai jika a(x +
a
b
2
)
2
= 0 atau x +
a
b
2
= 0 atau
x = -
a
b
2
.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 17

Jadi titik balik maksimum parabola y = a(x+
a
b
2
)
2
-
a
ac b
4
4
2
÷
adalah
(-
a
b
2
,-
a
ac b
4
4
2
÷
).
Dari penjelasan di atas, maka dapat kita ambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Parabola y = ax
2
+ bx +c (a ≠ 0), a, b, c, e R mempunyai titik balik
(-
a
b
2
, -
a
ac b
4
4
2
÷
)
(i).

(ii).
Jika a > 0, maka titik baliknya adalah titik balik minimum atau
parabola terbuka ke atas.
Jika a < 0, maka titik baliknya adalah titik balik maksimum atau
parabola terbuka ke bawah.


2. Persamaan sumbu simetri parabola y = ax
2
+ bx + c adalah garis x = -
a
b
2

Selanjutnya, berdasarkan penjelasan di atas ada beberapa kemungkinan
sketsa grafik fungsi kuadrat f(x) = ax
2
+ bx + c jika ditinjau dari nilai a dan
nilai diskriminan D = b
2
- 4ac yaitu:






- jika a > 0 maka parabola terbuka ke atas atau mempunyai titik
balik minimum
- jika a < 0 maka parabola terbuka ke bawah atau mempunyai titik
balik maksimum
- jika D > 0 maka parabola memotong sumbu x di dua titik yang
berlainan
- jika D = 0 maka parabola memotong sumbu x di dua titik yang
berimpit atau parabola menyinggung sumbu x
- jika D < 0 maka parabola tidak memotong dan tidak menyinggung
sumbu x

Secara geometris seperti diperlihatkan pada gambar bawah ini.


Untuk lebih memahami dan terampil menggambar sketsa grafik fungsi
kuadrat secara umum, marilah kita simak beberapa contoh di bawah ini.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 18

Contoh 10:
1. Gambarkan sketsa grafik fungsi kuadrat f(x) = x
2
- 4x - 5.

Penyelesaian:
Grafik fungsi kuadrat f(x) = x
2
- 4x - 5 adalah sebuah parabola dengan
persamaan y = x
2
- 4x - 5, berarti a = 1, b = -4, dan c = -5.
(i) Titik potong grafik dengan sumbu x, dan sumbu y.

a). Titik potong grafik dengan sumbu x, diperoleh jika y = 0.
Ini berarti: x
2
- 4x - 5 = 0

(x + 1)(x - 5) = 0

x + 1 = 0 atau x - 5 = 0

x = 0 - 1 atau x = 0 + 5

x = -1 atau x = 5
Jadi, titik potongnya dengan sumbu x adalah (-1,0) dan (5,0).

b). Titik potong grafik dengan sumbu y, diperoleh jika x = 0.
Ini berarti: y = (0)
2
– 4(0) - 5
y = 0-0-5
y = -5
Jadi, titik potongnya dengan sumbu y adalah (0,-5)
(ii) Koordinat titik balik
p(-
a
b
2
, -
a
ac b
4
4
2
÷
)
p(
) 1 ( 2
) 4 (÷
÷ , -
) 1 ( 4
) 5 )( 1 ( 4 ) 4 (
2
÷ ÷ ÷
)
p(
2
4
, -
4
20 16+
)

p(2,-9)

Oleh karena a = 1 > 0, maka p merupakan titik balik minimum sehingga
parabolanya terbuka ke atas
(iii) Persamaan sumbu simetri adalah x = -
a
b
2


x = -
) 1 ( 2
) 4 (÷
÷
x =
2
4

x = 2

(iv) Dari uraian di atas, maka sketsa grafik fungsi kuadrat f(x) = x
2
- 4x - 5
seperti Gambar di bawah ini.

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 19



Setelah mempelajari contoh 1 di atas, apakah Anda sudah paham? Baiklah,
agar Anda lebih paham simaklah contoh 2 di bawah ini.

2. Gambarkan sketsa grafik fungsi kuadrat f(x) = -x
2
+ 2x – 1
Penyelesaian:
Grafik fungsi kuadrat f(x) = -x
2
+ 2x - 1 adalah sebuah parabola dengan
persamaan y = -x
2
+ 2x - 1, berarti a = -1, b = 2, dan c = -1.
(i) Titik potong grafik dengan sumbu x, dan sumbu y.

a). Titik potong grafik dengan sumbu x, diperoleh jika y = 0.
Ini berarti: -x
2
+ 2x - 1 = 0 (kedua ruas dikalikan -1)

x
2
- 2x + 1 = 0

(x - ....)(x - ....) = 0

x - .... = 0 atau x - .... = 0

x = 0 + .... atau x = 0 + ....

x = .... atau x = ....
Jadi, titik potongnya dengan sumbu x adalah (...., ....) atau grafik
menyinggung sumbu x di titik (...., ....).

b). Titik potong grafik dengan sumbu y, diperoleh jika x = 0.
Ini berarti: y = -(....)
2
+ 2(....) - 1
y = .... + .... - 1
y = ....
Jadi, titik potongnya dengan sumbu y adalah (...., ....)
(ii) Koordinat titik balik
p(-
a
b
2
, -
a
ac b
4
4
2
÷
)
p(-
) .... ( 2
....
, -
) .... ( 4
) .... )( .... ( 4 ....
2
÷
)
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 20

p(-
2
....
÷
,-
4
.... ....
÷
÷
)

p(...., ....)

Oleh karena a = -1 < 0, maka p merupakan titik balik ....................
sehingga parabolanya terbuka ke ...............
(iii) Persamaan sumbu simetri adalah x = -
a
b
2


x = -
) .... ( 2
....


x = -
2
....
÷


x = ....
(iv) Dari uraian di atas, maka sketsa grafik fungsi kuadrat f(x) = -x
2
+ 2x - 1
seperti Gambar di bawah ini.



Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 21

Diskusi dengan teman sebangku!
Gambarlah grafik fungsi kuadrat berikut!
a. f(x) = x
2
– x – 2
b. f(x) = 2x – x
2

c. apakah syarat parabola terbuka ke atas dan parabola terbuka
ke bawah?

3. Menggambar Sketsa Grafik Fungsi Dengan Translasi
Selain dengan cara di atas untuk menggambar grafik fungsi
kuadrat dapat pula memanfaatkan sifat pergeseran (translasi).
Fungsi f(x) = ax
2
+ bx + c dapat dibentuk f(x) = a(x – p)
2
+ q,
dengan p = -
a
b
2
, dan q = -
a
ac b
4
4
2
÷
.
Peranan p dan q pada fungsi f(x) = a(x – p)
2
+ q:
- p adalah arah pergeseran horizontal, untuk p < 0 parabola
geser kekanan sumbu x sejauh p satuan dan p > 0 parabola
geser kekiri sumbu x sejauh p satuan.
- q adalah arah pergeseran vertikal, untuk q > 0 parabola geser
ke atas sumbu y sejauh q satuandan q < 0 parabola geser ke
bawah sumbu y sejauh q satuan.

Agar lebih jelas, lakukan kegiatan berikut!
Kegiatan 1
1. Berapakah nilai q untuk x
2

2. Isilah tabel berikut untuk nilai x yang diberikan.
x y = x
2
– 2 y = x
2
y = x
2
+ 2
-3 . . . . . . . . .
-2 . . . . . . . . .
-1 . . . . . . . . .
0 . . . . . . . . .
1 . . . . . . . . .
2 . . . . . . . . .
3 . . . . . . . . .

3. Gunakan data pada tabel di atas untuk melukis y = x
2
– 2,
y = x
2
dan y = x
2
+ 2
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 22


4. Amati ke-3 grafik tersebut dan bandingkan setiap grafik
dengan grafik y = x
2
.
Dapatkah Anda menemukan bagaimana cara memperoleh
grafik y = x
2
-2 dan y = x
2
+2
5. Jelaskan hal-hal apa saja yang tidak berubah dan yang
berubah jika kita mengubah nilai q pada grafik y = y = x
2
+ q
Kesimpulan!




Kegiatan 2
1. Isilah tabel berikut untuk nilai yang diberikan
x y = (x – 1)
2
y = x
2
y = (x + 2)
2

-3 . . . . . . . . .
-2 . . . . . . . . .
-1 . . . . . . . . .
0 . . . . . . . . .
1 . . . . . . . . .
2 . . . . . . . . .
3 . . . . . . . . .
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 23

2. Gunakan data pada tabel di atas untuk melukis y = (x – 1)
2
,
y = x
2
dan y = (x + 2)
2




3. Amati ketiga gambar denganm saksama. Dapatkah anda
menemukan cara memperoleh grafik y = (x – 1)
2
, y = x
2
dan
y = (x + 2)
2
?
Kesimpulan!





Kegiatan 3 “Menggambar grafik y = a(x – p)
2
+ q”
Gambarlah grafik y = -2(x + 4)
2
– 2, kemudian tentukan daerah
asal dan daerah hasilnya!
Penyelesaian
1. Isilah tabel di bawah ini
x y = -2x
2
x y = -2(x + 4)
2
- 2
-2
. . .
-6
. . .
-1
. . .
-5
. . .
0
. . .
-4
. . .
1
. . .
-3
. . .
2
. . .
-2 . . .
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 24

2. Gunakan data di atas untuk melukis grafik y = -2x
2
dan
y = -2(x + 4)
2
– 2



3. Amati kedua grfik di atas, dapatkahAnda menenmukan cara
memperoleh grafik y = -2(x + 4)
2
– 2 dan grafik y = -2x
2
dengan
translasi?
Kesimpulan:






6. Syarat Fungsi Kuadrat Definit Positif dan definit Negatif
Untuk memahami definit positif dan definit negatif suatu fungsi kuadrat.
Lakukan kegiatan berikut!
1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat berikut:
a. f(x) = x
2
– 8x + 12 c. h(x) = x
2
– 8x + 20
b. g(x) = x
2
– 8x + 16
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 25


2. Tentukan nilai diskriminan yaitu D = b
2
– 4ac dari masing-masing
fungsi kuadrat pada nomor 1.
3. Lakukan lagi kegiatan seperti nomor 1 dan 2 untuk fungsi kuadrat
berikut!
a. p(x) = -x
2
+ 6x – 5 c. r(x) = -x
2
+ 6x - 13
b. q(x) = -x
2
+ 6x – 9


Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 26

4. Amatilah hubungan antara nilai diskriminan (D) dan perpotongan
grafik fungsi kuadrat dengan sumbu x.
Kesimpulan apa yang Anda peroleh?
Grafik memotong sumbu x di dua titik berbeda bila ....
Grafik memotong (menyinggung) sumbu x di satu titik bila ...
Grafik tidak memotong/menyinggung sumbu x bila ....
Dari hasil kesimpulan di atas. Isilah tabel dibawah ini!
Tanda
a dan D
Bentuk grafik
Titik potong dengan
sumbu x
Jenis titik
balik
a > 0
D > 0




D = 0




D < 0




a < 0
D > 0




D = 0




D < 0




Perhatikan tabel di atas, tampak bahwa untuk x bilangan real maka.
- Khusus D < 0, grafik seluruhnya berada di atas sumbu x (terbuka ke
atas) atau grafik seluruhnya di bawah sumbu x (terbka ke bawah).
- a > 0 dan D < 0, fungsi kuadrat selalu bernilai positif disebut definit
positif (seluruh grafiknya berada di atas sumbu x).
- a < 0 dan D < 0, fungsi kuadrat selalu bernilai negatif disebut definit
negatif (seluruh grafiknya berada di bawah sumbu x)
x
x
x
x
x
x
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 27

Contoh 27:
1. Tentukan apakah fungsi kuadrat berikut ini definit positif, definit
negatif atau tidak keduanya!
a. f(x) = x
2
– 4x + 5
b. f(x) = -x
2
+ 10x – 30
c. f(x) = x
2
– 4x – 5
Penyelesaian
a.
f(x)

D


D

= x
2
– 4x + 5
a =1 > 0; b = -4 dan c = 5
= b
2
– 4ac
= (-4)
2
– 4(1)(5)
= 16 – 20
= - 4 < 0
Karena a > 0 dan D < 0 maka fungsi kuadrat f(x) = x
2
– 4x + 5
definit positif
Untuk b dan c silakan dicoba sebagai latihan!

2. Tentukan batas-batas nilai p agar fungsi f(x) = px
2
+ 4x + 1 definit
positif:
Penyelesaian

f(x)

= px
2
+ 4x + 1
a = p; b = 4 dan c = 1
Syarat definit positif:
(i) a > 0
p > 0

(ii) D < 0
b
2
– 4ac < 0
4
2
– 4(p)(1) < 0
16 – 4p < 0
4p > 16
P > 4

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 28



Batas nilai p adalah irisan dari kedua garis bilangan

Jadi agar f(x) = px
2
+ 4x + 1 definit positif maka batas nilai p adalah
p > 4
3. Tentukan batas nilai k, agar fungsi f(x) = (k-1)x
2
- 2kx + (k-2) definit
negatif!
Penyelesaian:
Fungsi kuadrat f(x) = (k-1)x
2
- 2kx + (k-2), berarti a = (k-1), b= -2k,
dan c = (k-2).
Syarat agar fungsi kuadrat f definit negatif adalah a < 0 dan D < 0.
(i)
a < 0, maka (k-1)
k-1
k
k
< 0
< 0
< 0 + 1
< 1
(ii)
D < 0, maka: b - 4ac
(-2k) - 4(k-1)(k-2)
4k - 4(k -2k-k+2)
4k - 4(k - 3k + 2)
4k - 4k + 12k - 8
12k – 8
12k
12k


< 0
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0 + 8
< 8
k <
12
8

k <
3
2



(i)
(ii)
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 29

Dengan menyatukan syarat (i) dan (ii) atau mencari irisannya, maka
batas nilai k seperti diperlihatkan pada di bawah ini.
1
(i)
3
2
(ii)
3
2
hasilnya

Berdasarkan Gambar di atas batas nilai k yang memenuhi adalah
k <
3
2
. Jadi, agar fungsi kuadrat f(x) = (k-1)x
2
- 2kx + (k-2) definit
negatif adalah k <
3
2
.

Diskusikan!
1. Selidiki masing-masing fungsi kuadrat di bawah ini, apakah definit
positif, definit negatif atau tidak kedua-duanya.
a). f(x) = 2x
2
+ 3x + 4.
b). f(x) = -x
2
+ 2x – 5.
c). f(x) = x
2
- x – 2.
2. Tentukan batas-batas nilai m, agar fungsi kuadrat f(x) = -x
2
- 8x +
m definit negatif!
3. Tentukan batas-batas nilai k, agar fungsi kuadrat:
f(x) = (k + 1)x
2
+ (2k+1)x + (k+2) definit positif.

7. Pengaruh Koefisien-koefisien a, b dan c pada Grafik Fungsi Kuadrat
Pada pembahasan sebelumnya telah kita bahas pengaruh koefisien a
terhadap bentuk grafik fungsi kuadrat, yaitu.
a. a > 0 maka grafik terbuka ke atas
b. a < 0 maka grafik terbuka ke bawah
sekarang bagaimana pengaruh b dan c? Untuk lebih jelasnya lakukan
kegiatan berikut!
1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat y = x
2
– 4x, y = x
2
+ 4x, y = -x
2
+ 8x
dan y = -x
2
- 8x pada satu bidang koordinat.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 30



2. Dengan memperhatikan grafik di atas isilah tabel berikut!
 Note!
- Parabola disebut berat kekiri jika titik puncaknya berada
disebelah kiri sumbu y
- Parabola disebut berat kekanan jika titik puncaknya berada
disebelah kanan sumbu y

No Fungsi Kuadrat
Koefisien
Tanda
a x b
Parabola berat
kekiri/kekanan
a b



3. Amati dengan seksama nilai a x b berat kekiri atau kekanan.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 31

4. Simpulkan pengaruh koefisien a x b pada grafik fungsi kuadrat
-

-

Titik potong grafik dengan sumbu y diperoleh jika x = 0 sehingga
y = a(0)
2
+ b(0) + c
y = c
titik potong grafik dengan sumbu y adalah (0, c) sedang untuk letak titik
(0, c) tergantung nilaic . pengaruh nilai c terhadap grafik fungsi kuadrat
sebagai berikut:
Pengaruh koefisien-koefisien a, b dan pada grsgik y = ax
2
+ bx + c
1. - Tanda a > 0 menyatakan parabola terbuka ke atas
- Tanda a < 0 menyatakan parabola terbuka ke bawah
2. - Tanda a x b > 0 menyatakan parabola berat kekiri (puncak
berada di sebelah kiri sumbu y)
- Tanda a x b < 0 menyatakan parabola berat kekanan (puncak
berada di sebelah kanan sumbu y)
3. - Tanda c > 0 menyatakan parabola memotong sumbu y di atas
titik (0, 0)
- Tanda c = 0 menyatakan parabola melalui titik (0, 0)
- Tanda c < 0 menyatakan parabola memotong sumbu y di bawah
titik (0, 0)
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 32


4. - Tanda D > 0 menyatakan parabola memotong sumbu x di dua
titik
- Tanda D = 0 menyatakan parabola memotong sumbu x di satu
titik (menyinggung sumbu x)
- Tanda D < 0 menyatakan parabola tidak memotong sumbu x
Contoh 12:
1. Jika parabola y = ax
2
+ bx + c, grafiknya seperti pada gambar berikut
ini maka

Penyelesaian
- Parabola terbuka ke bawah berarti a < 0
- Parabola memotong sumbu x di dua titik berarti D > 0
- Parabola berat kekanan berarti a x b < 0, karena sudah diketahui a
< 0, maka b > 0
- Parabola memotong sumbu y di atas titik O(0, 0) berarti c > 0
Jadi semua Penyelesaianan benar
2. Perhatikan gambar berikut!

grrafik dari y = 4 + 3x – x
2
ditunjukan oleh gambar!
(i) a < 0
(ii) b > 0
(iii) D > 0
(iv) c > 0
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 33

Penyelesaian
y = 4 + 3x – x
2

a = -1; b = 3 dan c = 4
a = -1 < 0 berarti parabola terbuka kebawah
a x b = -3 < 0 parabola berat kekanan
jadi yang tepat gambar b.

Uji Kompetensi 3
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat berikut!
a. f(x) = x
2
– 2x – 8 dengan Df = {x|-2 ≤ x ≤ 4}
b. f(x) = x
2
+ 4 – 9 dengan Df = {x|-1 ≤ x ≤ 5}
2. dengan menentukan titik potong denga sumbu koordinat, titik puncak
dan titik bantu lainnya, gambarlah grafik fungsi kuadrat berikut!
a. f(x) = x
2
– x – 2 c. f(x) = -x
2
+ 3
b. f(x) = x
2
– 6x – 9 d. f(x) = -2x
2
+ 4x - 5
3. dengan memAnfaatkan translasi gambarlah sketsa grafik fungsi kuadrat
berikut!
a. y = (x + 4)
2
c. y = (x – 1)
2
+ 2
b. y = x
2
– 3 d. y = -2(x – 3)
2
+ 7
4. Grafik fungsi kuadrat f(x) = (a + 3)x
2
+ (a + 1)x + a melalui titik (1, -2)
a. Carilah nilai a
b. Gambarlah grafik fungsi kuadrat
c. Gambar grafik fungsi kuadrat tersebut dalam daerah asala (Df) {x|-3
≤ x ≤ 3}, x e R}
5. Diketahui fungsi kuadrat f(x) = ax2 + bx + 5. Nilai maksimum fungsi f
dicapai untuk x = 4
a. Tentukan nilai a dan b
b. Gambarlah sketsa frafik fungsi kuadrat tersebut.

6. Fungsi kuadrat f(x) = (p + 3)x
2
– 2(p – 1)x + (p – 5). Absis titik balik grafik
adalah p
a. Tentukan niLai p dan koordinat titik balik fungsi kuadrat tersebut.
b. Gambarlah sketas grafik fungsi kuadrat tersebut.

7. Tentukan apakah bentuk berikut ini definit positif, definit negatif atau
tidak keduanya.
a. f(x) = x
2
+ 6x + 12 d. f(x) = -3x
2
+ x - 4
b. f(x) = 3x
2
+ 5 e. f(x) = -2x
2
- 2x + 1
c. f(x) = 2(x – 3)
2
-4 f. f(x) = -3(x + 1)
2

8. Tentukan nilai m agar grafik f(x) = -2x
2
+ 4x + m definit negatif
9. Tentukan nilai k agar f(x) = x
2
+ 6x + k definit positif
10. Tentukan nilai p agar grafik f(x) = (p - 1)x
2
+ 2px + (p – 3) seluruhnya
berada di bawah sumbu x
11. Tentukan nilai q yang manakah parabola y = (q – 2)x
2
– 2qx + q + 6
seluruhnya berada di atas sumbu x.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 34

8. Menyusun Fungsi Kuadrat
Telah Anda pelajari cara-cara menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat
atau parabola apabila persamaan atau rumus fungsi kuadrat tersebut
diketahui. Kali ini Anda akan mempelajari cara menentukan persamaan
fungsi kuadrat apabila sketsa grafik fungsi kuadrat tersebut diketahui
atau apabila fungsi kuadrat tersebut melalui tiga titik yang tidak segaris.
Untuk lebih jelasnya, pelajarilah materi berikut.
a. Grafik Fungsi Kuadrat Memotong Sumbu X di A (x1,0) dan B (x2,0),
serta Melalui Sebuah Titik Tertentu.
Persamaan fungsi kuadrat tersebut dapat dinyatakan sebagai:
y = f(x) = a( x – x1 ) ( x – x2 )
dengan nilai a ditentukan kemudian.
Agar Anda memahami dan terampil menggunakan rumus di atas,
perhatikan contoh-contoh di bawah ini.
Contoh 13:
1. Suatu fungsi kuadrat memotong sumbu x di A(1, 0) dan B(5, 0).
Jika fungsi kuadrat itu melalui titik (0, 10), tentukanlah
persamaan fungsi kuadrat tersebut!
Penyelesaian:

Gunakan rumus y = f (x) = a ( x – x1 ) ( x – x2 ) , sehingga
persamaan fungsi kuadrat itu dapat dinyatakan sebagai:
y = a ( x – 1 ) ( x – 5 ) ............................……….(1)

karena fungsi kuadrat melalui titik ( 0,10 ) berarti jika x = 0 ,
maka diperoleh y = 10. Selanjutnya Anda tentukan nilai a sebagai
berikut:
10 = a ( 0 – 1 ) ( 0 – 5 )
 10 = a (-1) (-5)
 10 = 5a


a =
5
10

 a = 2
Subsitusikan a = 2 ke persamaan (1), diperoleh:
y = f (x) = 2 ( x – 1 ) ( x – 5 )
 y = f (x) = 2 ( x
2
– 5x – x + 5 )
 y = f (x) = 2 ( x
2
– 6x + 5 )
 y = f (x) = 2x
2
– 12x + 10

Jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah
y = f (x) = 2x
2
– 12x + 10
2. Suatu fungsi kuadrat memotong sumbu x di A (-1,0 ) dan B (3,0).
Jika fungsi kuadrat itu melalui titik (4,-5), tentukanlah
persamaan fungsi kuadrat itu!
Penyelesaian:

Anda gunakan rumus y = f (x) = a ( x - x1 ) ( x - x2 ) , sehingga
persamaan fungsi kuadrat itu dapat dinyatakan sebagai:
y = a ( x – (-1) ) ( x – 3 )
 y = a ( x + 1 ) ( x – 3 ) …….................…..........………(1)
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 35


karena fungsi kuadrat melalui titik ( 4,-5 ) berarti jika x = 4 ,
maka diperoleh y = -5. Selanjutnya Anda tentukan nilai a sebagai
berikut:
 -5 = a ( 4 + 1 ) ( 4 – 3 )
 -5 = a (5) (1)
 -5 = 5a


a =
5
5 ÷

 a = -1
Subsitusikan a = -1 ke persamaan (1), diperoleh:
y = (-1) ( x + 1 ) ( x – 3 )
 y = -( x
2
– 3x + x – 3 )
 y = -( x
2
– 2x – 3 )
 y = -x
2
+ 2x + 3
Jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah y = f (x) = -x
2
+ 2x + 3

b. Grafik Fungsi Kuadrat Menyinggung Sumbu X di A(x1, 0) dan
Melalui Sebuah Titik Tertentu.

Persamaan fungsi kuadrat tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut:
y = f (x) = a (x – x1)
2

dengan nilai a ditentukan kemudian.
Agar Anda memahami dan terampil menggunakan rumus di atas,
perhatikan contoh-contoh di bawah ini.
Contoh 14:
1. Perhatikan gambar di bawah, diperlihatkan sketsa grafik dari
suatu fungsi kuadrat. Tentukan persamaan grafik fungsi kuadrat
tersebut!

Penyelesaian:

Berdasarkan grafik fungsi dapat ditentukan bahwa fungsi kuadrat itu
menyinggung sumbu x di titik (2,0) dan melalui titik (0,3).
Gunakan rumus y = f (x) = a ( x – x1 )
2
, sehingga persamaan fungsi
kuadrat itu dapat dinyatakan sebagai:
y = a (x – 2)
2
......................................……………….(1)

karena fungsi kuadrat melalui titik (0, 3) berarti nilai x = 0 , sehingga
diperoleh y = 3. Selanjutnya Anda tentukan nilai a sebagai berikut:

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 36

3 = a ( 0 – 2 )
2

 3 = a (-2)
2

 3 = 4a


a =
4
3

Subsitusikan a =
4
3
ke persamaan (1), diperoleh:

y =
4
3
(x – 2)
2


 y =
4
3
(x
2
– 4x

+ 4)

 y =
4
3
x
2
– 3x + 3

Jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah y = f (x) =
4
3
x
2
– 3x + 3


2. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang menyinggung sumbu x di
titik (1,0) dan melalui titik (-1, -4)
Penyelesaian:

Gunakan rumus y = f (x) = a (x – x1)
2
, sehingga persamaan fungsi
kuadrat itu dapat dinyatakan sebagai:
y = a (x – 1)
2
...................................……………….(1)

Karena fungsi kuadrat melalui titik ( -1,-4 ) berarti jika x = -1 , maka
diperoleh y = -4. Selanjutnya Anda tentukan nilai a sebagai berikut:
-4 = a (-1 – 1)
2

 -4 = a (-2)
2

 -4 = 4a
 a =
4
4 ÷

 a = -1

Subsitusikan a = -1 ke persamaan (1), diperoleh:
y = (-1) ( x – 1 )
2

 y = (-1)( x
2
– 2x + 1 )
 y = -x
2
+ 2x – 1
Jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah y = f (x) = -x
2
+ 2x – 1

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 37

c. Grafik Fungsi Kuadrat Melalui Titik Puncak atau Titik Balik
P(xp, yp), dan Melalui Sebuah Titik Tertentu.
Persamaan fungsi kuadrat tersebut dapat dinyatakan sebagai:
y = f(x) = a(x – xp)
2
+ yp
dengan nilai a ditentukan kemudian.
Agar Anda memahami dan terampil menggunakan rumus di atas,
perhatikan contoh-contoh di bawah ini.

Contoh 15:
Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang mempunyai titik puncak
atau titik balik di P (3, -1) dan melalui titik (0, 8) !
Penyelesaian:

Gunakan rumus y = f (x) = a ( x – xp )
2
+ yp, sehingga persamaan fungsi
kuadrat itu dapat dinyatakan sebagai:
y = a (x – 3)
2
+ (-1)
 y = a (x – 3)
2
- 1 .................................……….(1)

Karena fungsi kuadrat melalui titik ( 0,8 ) berarti jika x = 0 , maka
diperoleh y = 8. Selanjutnya Anda tentukan nilai a sebagai berikut:
8 = a ( 0 – 3 )
2
– 1
 8 = a (-3)
2
– 1
 8 = 9a – 1


8 + 1 = 9a
 9 = 9a
 a =
9
9

 a = 1
Subsitusikan a = 1 ke persamaan (1), diperoleh:
y = 1 . (x – 3)
2
– 1
 y = 1 .(x
2
– 6x + 9) – 1
 y = x
2
– 6x + 9 – 1
 y = x
2
– 6x + 8
Jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah y = f(x) = x
2
– 6x + 8

Contoh 16:
Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang mempunyai titik puncak
atau titik balik di P (-1, -2) dan melalui titik (-2, -4)!
Penyelesaian:

Gunakan rumus y = f (x) = a ( x – xp )
2
+ yp, sehingga persamaan fungsi
kuadrat itu dapat dinyatakan sebagai:
y = a(x – (-1))
2
+ (-2)
 y = a(x + 1)
2
- 2 ............................……….(1)

Karena fungsi kuadrat melalui titik (-2,-4) berarti jika x = -2, maka
diperoleh y = -4. Selanjutnya Anda tentukan nilai a sebagai berikut:
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 38

-4 = a(-2 + 1)
2
– 2
 -4 = a(-1)
2
– 2


-4 = a – 2
 -4 + 2 = A
 - 2 = A
 a = -2
Subsitusikan a = -2 ke persamaan (I), diperoleh:
y = -2 ( x + 1 )
2
– 2
 y = -2 ( x
2
+ 2x + 1 ) – 2
 y = -2x
2
– 4x – 2 – 2
 y = -2x
2
– 4x – 4
Jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah y = f (x) = -2x
2
– 4x -4

d. Grafik Fungsi Kuadrat Melalui Titik-titik A(x1, y1), B(x2, y2), dan
C(x3,y3)

Persamaan fungsi kuadratnya dapat dinyatakan sebagai:
y = f(x) = ax
2
+ bx + c
dengan nilai a, b, dan c ditentukan kemudian.
Agar Anda memahami dan terampil menggunakan rumus di atas,
perhatikan contoh-contoh di bawah ini.

Contoh 17:
Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang melalui titik A(0, -10),
B(1, -6), dan C(3, 8)!
Penyelesaian:
Misalkan persamaan fungsi kuadrat itu adalah : y = f (x) = ax
2
+ bx + c


Melalui titik A ( 0,-10 ) , berarti:
-10 = a(0)
2
+ b (0) + c
 -10 = 0 + 0 + c
 -10 = c
 c = -10


Melalui titik B ( 1,-6 ) , berarti:
-6 = a (1)

+ b (1) + c
 -6 = a + b + c
karena c = -10, maka:
 -6 = a + b + (-10)
 -6 = a + b – 10
 -6 +10 = a + b
 4 = a + b
 a + b = 4 .......................................………………(1)




Melalui titik C (3, 8) , berarti:
8 = a (3)

+ b (3) + c
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 39

 8 = 9a + 3b + c
karena c = -10, maka:
 8 = 9a + 3b + (-10)
 8 = 9a + 3b – 10
 8 + 10 = 9a + 3b
 18 = 9a + 3b
 9a + 3b = 18 (kedua ruas dibagi 3)
 3a + b =6 .....................................………………(2)


Eliminasi b dari persamaan (1) dan (2) , berarti:
a + b = 4
3a + b = 6
––––––––– –
-2a = -2
a =
2
2
÷
÷

a = 1

Subsitusikan a = 1 ke persamaan (1) atau (2) (pilih salah satu)
Misalkan kita pilih ke persamaan (1), maka:
a + b = 4
 a + b = 4
 b = 4 – 1
 b = 3

Subsitusikan a = 1, b = 3, dan c = -10 ke persamaan
y = f (x) = ax
2
+ bx + c , diperoleh:
y = f(x) = (1) x
2
+ (3) x + (-10)
y = f(x) = x
2
+ 3x – 10
Jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah: y = f (x) = x
2
+ 3x – 10
Uji Kompetensi 4
Kerjakan soal-soal berikut.
Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan singkat, jelas, dan benar!
1. Susunlah sebuah fungsi kuadrat yang grafiknya:
a. Melalui titik (0, 3), (2, -5), dan (-4, 13)
b. Melalui titik (-3, 0), (1, 0), dan (-2, 6)
c. Menyinggung sumbu x di (-2, 0) dan titik (2, -8)
d. Menyinggung sumbu x di (1, 0) dan titik (0, 3)

e. Melalui titik (-2, 0), (4, 0), dan (0, -16)
f. Memiliki titik puncak (-1, 1) dan melalui (-2, 4)
g.
Memiliki nilai minimum 2 untuk x = 1 dan melalui titik
(2, 3)
h.
Memiliki nilai maksimum -3 untuk x = 2 dan nilai f(-2)
= -11
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 40


2. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang mempunytai grafik seperti
gambar di bawah ini!


9. Penerapan Fungsi Kuadrat pada Masalah maksimum dan Minimum
Grafik fungsi kuadrat y = ax
2
+ bx + c berbentuk parabola dengan
koordinat titik puncak (x, y) =
|
.
|

\
|
÷ ÷
a
D
a
b
4
,
2
. Puncak parabola merupakan
titik terendah (minimum) atau titik tertinggi (maksimum).
- Untuk a < 0:
Terdapat nilai maksimum
a
D
4
÷ yang dicapai untuk
x =
a
b
2
÷
- Untuk a > 0:
Terdapat nilai minimum
a
D
4
÷ yang dicapai untuk
x =
a
b
2
÷
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya Anda sering menjumpai suatu
permasalahan yang berkaitan dengan fungsi kuadrat. Oleh karena itu
nilai ekstrim (maksimum atau minimum) berperan penting dalam
memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi kuadrat.
Nilai maksimum atau minimum diungkapkan dengan menggunakan
kata-kata yang berbeda, misalnya:
a) terbesar, terjauh, tertinggi, terpanjang, terluas, atau yang sama
artinya dengan kata-kata itu, dapat dikaitkan dengan konsep nilai
maksimum fungsi kuadrat.
b) terkecil, terdekat, terendah, terpendek, tersempit, atau yang sama
artinya dengan kata-kata itu, dapat dikaitkan dengan konsep nilai
minimum fungsi kuadrat.
Apabila dalam suatu masalah terdapat kata-kata seperti di atas, maka
hal ini merupakan petunjuk bahwa masalah tersebut dapat diselesaikan
dengan menggunakan model matematika yang berbentuk fungsi kuadrat.
Setelah diketahui bahwa karakteristik masalahnya berkaitan dengan
model matematika yang berbentuk fungsi kuadrat, langkah-langkah
pemecahan masalahnya selanjutnya adalah sebagai berikut:

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 41

1) Nyatakan besaran yang ada dalam masalah sebagai variabel
(dilambangkan dengan huruf-huruf) untuk mendapatkan
hubungan atau ekspresi matematikanya.
2) Rumuskan fungsi kuadrat yang merupakan model matematika
dari masalah.
3) Tentukan penyelesaian dari model matematika fungsi kuadrat
yang diperoleh pada langkah 2.
4) Tafsirkan hasil-hasil yang diperoleh pada langkah 3 terhadap
masalah semula.
Contoh 18:
1. Ekonomi. Biaya untuk membuat x satuan barang adalah
25 35
4
1
2
+ + x x (dalam jutaan rupiah). Sedangkan harga jual untuk x
satuan barang (50 –
2
1
x)x (dalam jutaan rupiah). Berapa banyak
satuan barang yang harus diproduksi agar diperoleh keuntungan
maksimum? Berapakah keuntungan maksimum tersebut?
Penyelesaian:
Biaya total = 25 35
4
1
2
+ + x x (dalam jutaan rupiah)
Harga jual = (50 –
2
1
x)x (dalam jutaan rupiah)
= 50x -
2
1
x
2
Keuntungan diperoleh dari selisih harga jual dan biaya total untuk x
satuan barang, sehingga
Keuntungan (K(x)) = harga jual – biaya total

= (50x -
2
1
x
2
) – ( 25 35
4
1
2
+ + x x )
= 25 35 50
4
1
2
1
2 2
÷ ÷ + ÷ ÷ x x x x
= 25 35 50
4
1
2
1
2 2
÷ ÷ + ÷ ÷ x x x x
= 25 15
4
3
2
÷ + ÷ x x


a =
4
3
÷ < 0  nilai maksimum
b = 15
c = -25




Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 42

x = 10
2
3
15
4
3
2
15
2
=
÷
=
|
.
|

\
|
÷
÷ = ÷
a
b


Jadi keuntungan masimum (K) =
a 4
ac 4 b
a 4
D
2
÷
÷ = ÷
=
, )
|
.
|

\
|
÷
÷
|
.
|

\
|
÷ ÷
÷
4
3
4
) 25 (
4
3
4 15
2

=
3
150
3
75 225
=
÷
÷
÷
= 50

atau

Subtitusi x = 10 pada
K = 25 15
4
3
2
÷ + ÷ x x
= 25 ) 10 ( 15 ) 10 (
4
3
2
÷ + ÷
= 25 150 75 ÷ + ÷ = 50

Jadi, agar diperoleh keuntungan maksimum harus diproduksi 10 satuan
barang dan keuntungan maksimumnya adalah Rp 50.000.000,00
2. Geometri.Kawat ram yang panjangnya 100 m akan digunakan untuk
memagari kandang ayam seperti gambar di bawah ini.

Kandang ayam tersebut berbentuk persegi panjang yang salah satu
sisinya adalah tembok.
Tentukan ukuran kandang tersebut agar luas kandang maksimum
dan berikan penjelasan tafsiran dari solusi masalahnya!
Penyelesaian:
•)
Anda buat sketsa kandang ayam seperti gambar berikut:


•)
Misalkan x = panjang dan y = lebar
Berdasarkan gambar di atas, keliling pagar ayam = panjang kawat
ram
 y + x + y = 100
 x + 2y = 100
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 43




2y
= 100 – x  y = 50 -
2
1
x

•)






Luas kandang ayam = panjang x lebar
 L = x . y


L = x . (50 -
2
1
x)


L = 50x –
2
1
x
2




•)

L merupakan fungsi kuadrat dalam x yaitu: L(x) = 50x –
2
1
x
2

berarti a = -
2
1
, b = 50, dan c = 0.

Agar L maksimum maka x =
a
b
2
÷

 x =
|
.
|

\
|
÷
2
1
2
50

 x =50

Untuk x = 50 maka:  y = 50 –
2
1
50
 y = 50 – 25
 y = 25
•) Penafsiran solusi masalahnya:
Agar diperoleh luas kandang maksimum maka kawat ram tersebut
harus digunakan untuk memagari kandang ayam yang berbentuk
persegi panjang dengan salah satu sisinya tembok dengan ukuran
panjang = 50 meter dan lebar = 25 meter.

Uji Kompetensi 5
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Jumlah dua buah bilangan adalah 30.
Jika hasil kali kedua bilangan itu maksimum maka tentukan bilangan-
bilangan tersebut dan jelaskan penafsiran solusi masalahnya!

2. Selisih dua buah bilangan adalah 10
Tentukan hasil kali minimum kedua bilangan itu dan jelaskan
penafsiran solusi masalahnya!

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 44

3. Sebuah peluru ditembakkan vertikal ke atas.
Tinggi peluru h (dalam meter) sebagai fungsi waktu t (dalam detik)
Dirumuskan dengan h (t) = 100t – 5t
2
.
Tentukan tinggi maksimum yang dapat dicapai peluru dan waktu yang
diperlukan serta jelaskan penafsiran solusi masalahnya!

4. Perhatikan gambar di samping.
Persegi ABCD memiliki panjang sisi
8 cm, sedangkan AK = x cm, dan
DL = 2x cm. Jika L menyatakan
luas CKL, tunjukkan bahwa :
L (x) = x – 8x + 32, kemudian
tentukan luas minimum segitiga
CKL dan jelaskan penafsiran
masalahnya !

5. Pada gambar berikut merupakan
persegi panjang yang panjangnya 8
cm dan lebarnya 4 cm. Titik-titik E, F,
G dan H terletak pada AB, BC, CD
dan AD sehingga BE = CF = DG = AH
= x cm
a. Jika L (cm
2
) menyatakan luas
daerah segi empat EFGH. Nyatakan
L dalam x
b. Tentukan luas minimum segi
empat EFGH itu


B. Persamaan Kuadrat
1. Pengertian Persamaan Kuadrat
Misalkan a,b,c Є R dan a ≠ 0 maka persamaan yang berbentuk
0
2
= + + c bx ax dinamakan persamaan kuadrat dalam peubah x.
Dalam persamaan kuadrat 0
2
= + + c bx ax , a adalah koefisien dari x
2
, b
adalah koefisien dari x dan c adalah suku tetapan.
Contoh:
1. x
2
– 4, nilai a = 1, b= 0, c = -4
2. x
2
+ 2x = 0 nilai a = 1, b =2, c = 0
3. x2 – 5x + 2 = 0 nilai a = 2, b = -5, c = 2
4. x2 + x – 2 = 0 nilai a = 1, b =2, c = -2
Berkaitan dengan nilai-nilai a, b, dan c, dikenal beberapa persamaan
kuadrat, diantaranya adalah:
(i) Jika a = 1, maka persamaan menjadi x + bx + c = 0 dan persamaan
seperti ini disebut persamaan kuadrat biasa.
(ii) Jika b = 0, maka persaman menjadi x + c = 0 dan persaman seperti
ini disebut persamaan kuadrat sempurna.
(iii) Jika c = 0, maka persamaan menjadi ax + bx = 0 dan persamaan
seperti ini disebut peramaan kuadrat tak lengkap.
Jika a, b, dan c bilangan-bilangan rasional maka ax + bx + c = 0
disebut persamaan kuadrat rasional.
A
D
B
C
E
F
G
H
4

c
m
8 cm
x
x
x
x
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 45


seringkali persamaan kuadrat tidak langsung berupa bentuk umum
tetapi dengan operasi aljabar kita dapat mengubahnya kebentuk umum.
Contoh 19:
Tuliskan persamaan kuadrat berikut ke dalam bentuk umum dan
tentukan nilai a, b dan c?
1. 3x
2
+ x = 3x – 5
2. 2(x
2
– x) = 5x(x – 2)
3. (2x + 5) (4x – 1) = 4
4. 2
2
3 4
=
÷
+
x x
dengan x ≠ 0 dan x ≠ 2
Penyelesaian
1. 3x
2
+ x = 3x – 5 3. (2x + 5) (4x – 1) = 4
 3x
2
+ x - 3x + 5 = 0  2x(4x – 1) + 5(4x – 1) = 4
 3x
2
-2x + 5 = 0  .... - 2x + 20x - ..... – 4 = 0
a = 3; b = -2 dan c = 5  .... + 18x - .... = 0
2. 2(x
2
– x) = 5x(x – 2) a = ....; b = 18; c = ....
 2x
2
- .... = 5x
2
- .... 4. 2
2
3 4
=
÷
+
x x
; x ≠ 0 dan x ≠ 2
 2x
2
- .... - 5x
2
+ .... = 0 4(x -2) + 3x = 2x(x – 2)
a = .....; b = .... dan c = .... 4x – 8 + 3x = 2x
2
- 4
 7x .... – 8 .... – 2x
2
+ .... = 0
 -2x
2
+ ..... - ..... = 0
 a = ....; b = ....; c = ....

2. Menyelesaikan Persamaan Kuadrat
Setelah Anda memahami beberapa bentuk persamaan kuadrat,
selanjutnya marilah kita pelajari cara-cara menentukan akar-akar
persamaan kuadrat. Kita masih ingat bahwa untuk menetukan akar-
akar persamaan kuadrat dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:
a. Memfaktorkan (pemfaktoran)
b. Menggunakan rumus kuadrat.
c. Melengkapkan bentuk kuadrat sempurna.
Kali ini, kita akan mempelajari cara menentukan akar-akar persamaan
kuadrat dengan cara memfaktorkan dan menggunakan rumus kuadrat.
Untuk itu, Anda pelajari baik-baik materi berikut ini.
a. Menentukan Akar-Akar Persamaan Kuadrat dengan Memfaktorkan
Jika suatu persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0 dapat difaktorkan
menjadi berbentuk P x Q = 0, maka akar-akar persamaan kuadrat
tersebut dapat ditentukan dengan cara memfaktorkan (pemfaktoran).
Contoh persamaan kuadrat yang dapat difaktorkan antara lain:
x
2
+ 3x + 2
(x+2) (x+1)


= 0
= 0
2x
2
- x - 1
(2x+1) (x-1)
= 0
= 0
P Q
Q P
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 46


Lalu bagaimana menentukan akar-akar persamaan kuadrat dengan
cara pemfaktoran?
Baiklah, untuk lebih jelasnya Anda pelajari beberapa contoh soal di
bawah ini.
Untuk lebih mudah dalam melakukan faktorisasi kita bagi persamaan
ax
2
+ bx + c = 0 menjadi dua kasus
 Kasus a = 1
x
2
+ bx + c = 0 dapat difaktokan menjadi (x + m)(x + n) = 0 dengan
m + n = b dan m . n = c
lebih mudah jika Anda menggunakan
bagan seperti pada gambar di samping!


Contoh 20:
1. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat x
2
+ 5x + 6 = 0 dengan
cara pemfaktoran!
Penyelesaian:
x
2
+ 5x + 6 = 0 (cari pasangan bilangan hasil kalinya 6 dan
berjumlah 4)

Sehingga
x
2
+ 5x + 6 = 0
(x + 3)(x + 2) = 0
x + 3 = 0 atau x + 2 = 0
x = - 3 atau x = -2
Jadi, akar-akar x
2
+ 5x + 6 = 0 adalah 2 atau 3
Hp = {2, 3}
2. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat: x
2
– x – 12 = 0 dengan
cara pemfaktoran!
Penyelesaian:
x
2
– x – 12 = 0 (cari pasangan bilangan hasil kalinya -12 dan
berjumlah -1)
Sehingga
x
2
- x - 12 = 0
(x - .....)(x + 3) = 0
x - ..... = 0 atau x + 3 = 0
x = ..... atau x = .....
Jadi, akar-akar x
2
- x - 12 = 0 adalah ... atau ...
Hp = {....., .....}

m
n
c x
_
b
3
2
6 x
+
5
.....
3
-12 x
+
-1
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 47

3. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat: x
2
– 4 = 0 dengan cara
pemfaktoran!
Penyelesaian:
x
2
– 4 = 0 (cari pasangan bilangan hasil kalinya -4 dan
berjumlah 0)
Sehingga
x
2
– 4 = 0
(x + .....)(x - .....) = 0
x + ..... = 0 atau x - ..... = 0
x = ..... atau x = .....
Jadi, akar-akar x
2
- 4 = 0 adalah ..... atau .....
Hp = {....., .....}
 Kasus a ≠ 1
ax
2
+ bx + c = , ) c bx ax
a
+ +
2
1

= , ), ) n ax m ax
a
+ +
1

ax
2
+ bx + c = 0 dapat difaktorkan menjadi
a
1
(ax + m)(ax + n) = 0
dengan m + n = b dan m . n = ac
lebih mudah jika Anda menggunakan bagan
seperti pada gambar di samping!

Contoh 21:
1. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat: 2x
2
+ 3x + 1 = 0 dengan
cara pemfaktoran!
Penyelesaian:
2x
2
+ 3x + 1 = 0 (cari pasangan bilangan hasil kalinya 2 dan
berjumlah 3)
Sehingga
2x
2
+ 3x + 1 = 0
2
1
(2x + 2)(2x + 1) = 0
2
1
. 2(x + 1)(2x + 1) = 0
(x + 1)(2x + 1) = 0
x + 1 = 0 atau 2x + 1 = 0
x = -1 atau x = -
2
1

Jadi, akar-akar x
2
- x - 12 = 0 adalah -1 atau -
2
1

Hp = {-1, -
2
1
}

.....
.....

-4 x
+
0
m
n
ac x
_
b
2
1
2 x
+
3
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 48

atau



2x
2
+ 3x + 1
2x
2
+ 2x + x + 1
= 0
= 0
Penjelasan:

disini 3x kita ubah menjadi 2x + x
karena: 2x . x = 2x
2
. 1
2x
2
= 2x
2

secara skema dapat dijelaskan sbb:

2x
2
+ 2x difaktorkan menjadi 2x(x+1)
x + 1 difaktorkan menjadi 1(x+1)



2x(x+1) + x + 1 = 0



2x(x+1) + 1(x + 1) = 0



(x + 1) (2x + 1) = 0



x+1=0 atau 2x+1=0



x = 0–1 atau 2x = 0-1



x = -1 atau 2x = -1

x = -
2
1


Jadi akar-akar persamaan kuadrat 2x
2
+ 3x + 1 = 0 adalah x1 = -1 atau
x2 = -
2
1
.
Hp = {-1, -
2
1
}.

2. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat: 7 + 19x – 6x
2
= 0 dengan
cara pemfaktoran!
Penyelesaian:
7 + 19x – 6x
2
= 0
-6x
2
+ 19x + 7 = 0
6x
2
- 19x - 7 = 0


x (-1)
Sehingga
6x
2
- 19x - 7 = 0
.....
1
(6x .......)(6x .......) = 0
.....
1
. 3(2x .......)2(3x .......) = 0
(2x .......)(3x .......)
2x ....... = 0 atau 3x ........ = 0
x = ....... atau x = .......
Jadi, akar-akar 6x
2
- 19x - 7 = 0 adalah ......
atau ......
Hp = {......, .......}
b. Menentukan Akar-Akar Persamaan Kuadrat dengan Melengkapkan
Kuadrat Sempurna
Cobalah Anda ingat kembali beberapa contoh bentuk kuadrat
sempurna, antara lain: 4 = 2
2
, 9 = 3
2
, 4x
2
= (2x)
2
, x
2
+ 2x + 1 = (x + 1)
2
,
x
2
– 4x + 4 = (x–2)
2
, dan sebagainya.
Pada prinsipnya, tiap bentuk kuadrat dapat dimanipulasi secara
aljabar menjadi bentuk kuadrat sempurna. Untuk lebih jelasnya
marilah kita perhatikan beberapa contoh pengubahan bentuk kuadrat
menjadi bentuk kuadrat sempurna di bawah ini.


.....
.....
..... x
+
-19
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 49

a. Bentuk x
2
+ 2x + 5 dapat dimanipulasi secara aljabar sebagai
berikut :
x
2
+ 2x + 5
 (x
2
+ 2x + 4) + (-4) + 5



(x + 2)
2
+ 1
Bentuk ini memuat bentuk kuadrat sempurna, yaitu : (x + 2)
2


b. Bentuk -x
2
- 6x + 10 dapat dimanipulasi secara aljabar sebagai
berikut :
-x
2
- 6x + 10
 -(x
2
+ 6x + 9) + (9) + 10



- (x + 3)
2
+ 19
Bentuk ini memuat bentuk kuadrat sempurna, yaitu : -(x + 3)
2


c. Bentuk x
2
- 8x - 1 dapat dimanipulasi secara aljabar sebagai
berikut :
x
2
- 8x - 1
 (x
2
- 8x + 16) + (-16) – 1



(x - 4)
2
+ (-17)


(x - 4)
2
- 17
Bentuk ini memuat bentuk kuadrat sempurna, yaitu : (x - 4)
2

Dari ketiga contoh tersebut di atas, proses pengubahan bentuk
kuadrat menjadi bentuk kuadrat sempurna semacam itu disebut
melengkapkan kuadrat sempurna.
Selanjutnya, kita akan menggunakan proses melengkapkan bentuk
kuadrat untuk menentukan akar-akar persamaan kuadrat. Apabila
suatu persamaan kuadrat dapat difaktorkan, maka dengan mudah
kita dapat menentukan akar-akarnya dengan pemfaktoran. Tetapi
apabila suatu persamaan kuadrat tidak dapat difaktorkan, maka
salah satu cara untuk menentukan akar-akarnya adalah dengan
melengkapkan kuadrat sempurna.

Contoh 22:
1. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat x
2
+ 4x - 1 = 0
Penyelesaian:
x
2
+ 4x - 1 = 0
 x
2
+ 4x - 1 + 1 = 0 + 1 kedua ruas ditambah 1)
 x
2
+ 4x = 1
 x
2
+ 4x + ((
2
1
.4)
2
)
=
1+((
2
1
.4)
2
)
Kedua ruas ditambah 4 yang
merupakan kuadrat dari
2
1
kali
koefisien x, yaitu ((
2
1
.4 )
2
)
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 50






=


=
1 + 4

1 + 4

 (x + 2)
2
= 5
 x + 2 = ±√5
 x = - 2 ± √5
x = -2 + √5 atau x = -2 - √5
Jadi akar-akar persamaan kuadrat x
2
+ 4x - 1 = 0 adalah
x1 = -2 + √5 atau x2 = -2 - √5
Hp = {-2 +√5 , -2 - √5}

2. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat x
2
- 6x + 4 = 0
Penyelesaian:
x
2
- 6x + 4 = 0
 x
2
- 6x + 4 + (-4) = 0 + ..... (kedua ruas ditambah -4)
 x
2
- 6x = ....

x
2
- 6x + (
2
1
(.....))
2
= ..... + (
2
1
(......))
2

(Kedua ruas ditambah .....
yang merupakan kuadrat
dari setengah kali koefisien
x, yaitu (
2
1
(......))
2

 x
2
- 6x + 3
2
= ......+ ......
.....

 ( x - 3 )
2
= ......+ ......
 x - 3 = ± ......
 x = ...... ± ......
x = ...... - ....... Atau x = ...... + ......
Jadi akar-akar persamaan kuadrat x
2
- 6x + 4 = 0
adalah

x1 = ...... - ....... Atau x2 = ...... + ......
Hp = ...... - ......., ...... + .......}

3. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat 2x
2
- 4x + 1 = 0
Penyelesaian :
2x
2
- 4x + 1 = 0

x
2
- 2x +
2
1

= 0 (kedua ruas dibagi 2)

x
2
- 2x +
2
1
+ (.....)
= 0 + (.....) (kedua ruas ditambah (.....))
 x
2
- 2x
= 2
1
÷



x
2
- 2x +
, )
2
.......
2
1
|
.
|

\
|
=
2
1
÷
+
, )
2
.......
2
1
|
.
|

\
|

(Kedua ruas ditambah ...... yang
merupakan kuadrat dari
setengah kali koefisien x, yaitu

 x
2
- 2x + (.....)
2
=
2
1
÷
+ (.....)
2

 (x - .....)
2
=
2
1
÷
+ .....
 (x - .....)
2
=
......
......

 x - .....

=
±
......
......


 x

=
..... ±
.....
......
......

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 51


x = ...... -
.....
......
......

atau
x = ..... +
.....
......
......

Jadi akar-akar persamaan kuadrat 2x
2
- 4x + 1= 0 adalah

x1 = ...... -
.....
......
......

atau
x2 = ...... +
.....
......
......


Hp = ...... -
.....
......
......
, ...... -
.....
......
......
}
c. Menentukan Akar-Akar Persamaan Kuadrat dengan Menggunakan
Rumus Kuadrat
Selain menggunakan cara pemfaktoran, untuk menentukan akar-akar
persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0 adalah dengan menggunakan
rumus kuadrat atau sering disebut rumus abc. Rumus kuadrat dapat
diturunkan dengan cara melengkapkan kuadrat sempurna sebagai
berikut:

0
2
= + + c bx ax

0
2
= +
|
.
|

\
|
+ · c x
a
b
x a
2
2
2
4
4
2 a
ac b
a
b
x
÷
= |
.
|

\
|
+ ·

0
4 4
2
2
2
2
=
|
|
.
|

\
|
÷ +
|
|
.
|

\
|
+ + · c
a
b
a
b
x
a
b
x a

ac b
a a
b
x 4
2
1
2
2
2
÷ ± = |
.
|

\
|
+ ·

0
4 2
2
2
= + ÷ |
.
|

\
|
+ · c
a
b
a
b
x a

ac b
a a
b
x 4
2
1
2
2
÷ ± ÷ = ·

c
a
b
a
b
x a ÷ = |
.
|

\
|
+ ·
4 2
2
2

a
ac b b
x
2
4
2
÷ ± ÷
= ·
Jadi, rumus akar-akar persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0, adalah
a
ac b b
x
2
4
2
2 , 1
÷ ± ÷
=

Contoh 23:
1. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan kuadrat
x
2
+ 3x +

2 = 0 dengan menggunaka rumus kuadrat
Penyelesaian:
a = 1, b = 3, c = 2

1 . 2
2 . 1 . 4 3 3
2
12
÷ ± ÷
= x

2
1 3
12
± ÷
= x
 1
2
2
2
1 3
1
÷ =
÷
=
+ ÷
= x atau 2
2
4
2
1 3
2
÷ =
÷
=
÷ ÷
= x

Jadi akar-akar persamaan kuadrat x
2
+ 3x +

2 = 0 adalah -2 atau -1
Hp = {-2, -1}
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 52

2. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan kuadrat
3x
2
- 6x +

2 = 0 dengan menggunaka rumus kuadrat
Penyelesaian:
a = 3, b = -6, c =2

(......) 2
.....) (......)(. 4 (......) ) 6 (
....
12
÷ ± ÷ ÷
= · x

......
...... ...... ......
......
...... ......
......
...... ...... ......
12
±
=
±
=
÷ ±
= · x
......
......
1
......
......
...... ...... ......
1
+ =
+
= x atau
......
......
1
......
......
...... ...... ......
2
÷ =
÷
= x
Jadi akara-akar persamaan kuadrat 3x
2
- 6x +

2 = 0 adalah
......
......
1
......
......
...... ...... ......
+ =
+
atau ......
......
1
......
......
...... ...... ......
÷ =
÷

Hp = { ......
......
1
......
......
...... ...... ......
+ =
+
, ......
......
1
......
......
...... ...... ......
÷ =
÷
}

Uji Kompetensi 6
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Tentukan akar-akar tiap persamaan kuadrat di bawah ini dengan cara
pemfaktoran.
a. x
2
+ 8x + 12 = 0 d. -4x
2
+ 5x = 0
b. -x
2
- x + 20 = 0 e. x
2
– 16 = 0
c. 2x
2
+ 7x + 3 = 0 f. x
2
– 8 = 0
2. Tentukan akar-akar tiap persamaan kuadrat di bawah ini dengan cara
melengkapkan kuadrat sempurna.
a. x
2
- 2x – 1 = 0 d. 3x
2
- 4x + 1 = 0 f. -x
2
+ 3x – 1 = 0
b. x
2
+ 3x – 1 = 0 e. -x
2
+ 6x – 6 = 0
c. 2x
2
+ 4x + 1 = 0 f. x
2
- 2x + 8 = 0
3. Dengan mengunakan rumus kuadrat carilah akar-akar persamaan
kuadrat berikut:
a. x
2
– 4x + 2 = 0 d. x
2
+ 5√2x + 10 = 0 f. x
2
– 2x + m = 0; m ≤ 1
b. 8 – 3x - 2x
2
= 0 e. x
2
– 4x + 2 = 0
c. 2x
2
+ 7x + 2 = 0 f. x
2
+ 6x + 9 = 0
4. a. Salah satu akar persamaan kuadrat x
2
+ 5x + k - 2 = 0 adalah 2.
Tentukan nilai k
b. Persamaan kuadrat x
2
+ (m + 1)x + 3m + 2 = 0 salah satu akarnya
adalah 5 tentuka nilai m dan akar yang lainya.
c. Akar-akar persamaan kuadrat x
2
– 2x – 1 = 0 adalah α dan β (α >
β). Hitunglah :
(i) α + β (ii) α.β (iii) α – β
5. Suatu kebun berbentuk persegi panjang dikelilingi pagar sepanjang 60
cm. Bila luas kebun itu 200 m
2
, tentukan panjang dan lebarnya.
6. Peluru ditembakkan verrikal ke atas dengan kecepatan 50
det
m
. Tinggi
peluru setelah t detik ditentukan dengan rumus h(t) = 50 – 5t
2
. Kapan
peluru itu mencapai 45 m?
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 53

3. Jenis-jenis Akar-akar Persamaan Kuadrat
Anda telah mempelajari cara menentukan akar-akar persamaan kuadrat
ax
2
+ bx + c = 0 (a ≠ 0) dengan menggunakan rumus kuadrat , yaitu:
a
ac b b
x
2
4
2
2 , 1
÷ ± ÷
=

Dari rumus itu tampak bahwa akar-akar persamaan kuadrat sangat
ditentukan oleh nilai b
2
– 4ac.
Bentuk b
2
–4ac disebut diskriminan (pembeda) dari persamaan kuadrat
ax
2
+bx+c=0 dan dilambangkan dengan huruf D, sehingga D = b
2
– 4ac.
Pemberian nama/istilah diskriminan D = b
2
– 4ac , dikarenakan nilai D =
b
2
- 4ac ini yang mendiskriminasikan (membedakan) jenis akar-akar
persamaan kuadrat. Jadi kegunaan diskriminan adalah untuk
menentukan jenis akar-akar persamaan kuadrat.

Untuk lebih jelasnya, lakukan kegiatan berikut!
1. Tentukan akar dari persamaan kuadrat
a. x
2
+ 5x + 6 = 0
b. x
2
- 4x + 4 = 0
c. x
2
+ x + 1 = 0
2. Dari ketiga persamaan kuadrat di atas
a) Adakah yang mempunyai dua akar yang berbeda, dua akar yang
sama atau tidak memiliki akar?
b) Tentukan nilai b
2
– 4ac, apakah nilai b
2
– 4ac ada hubungannya
dengan banyak akar dari persamaan kuadrat?
3. Perhatikan tanda dari b
2
– 4ac dai tiga persamaan kuadrat. Apakah
positif, negatif atau nol. Isi tabel di bawah ini.
Persamaan kuadrat Tanda dari b
2
– 4ac Banyak akar real
a. x
2
+ 5x + 6 = 0
b. x
2
- 4x + 4 = 0
c. x
2
+ x + 1 = 0
4. Amati tabel di atas! Apakah tanda dari b
2
– 4ac berhubungan dengan
banyaknya akar dari suatu persamaan kuadrat?

Hasil dari di atas menunjukan bahwa tanda dari “b
2
– 4ac” yang
membedakan banyaknya penyelesaian atau jenis akar suatu persamaan
kuadrat. Oleh karena itu b
2
– 4ac disebut diskriminan diberi lambang D
Jadi nilai diskriminan D= b – 4ac sangat menentukan jenis akar-akar
persamaan kuadrat ax + bx + c = 0, yaitu:
1. Jika D > 0, maka persamaan kuadrat mempunyai dua akar real yang
berlainan.
a. Jika D berbentuk kuadrat sempurna maka kedua akarnya rasional
b. Jika D tidak berbentuk kuadrat sempurna maka kedua akarnya
irasional.
2. Jika D = 0, maka persamaan kuadrat mempunyai dua akar yang
sama (kembar), real dan rasional.
3. Jika D < 0, maka persamaan kuadrat tidak mempunyai akar real atau
kedua akarnya tidak real/khayal (imajiner)
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 54

Contoh 24:
1. Tanpa harus menyelesaikan persamaan terlebih dulu, tentukan jenis akar-
akar tiap persamaan kuadrat berikut!
a. x
2
– 10x + 16 = 0
b. 3x
2
– 36 = 0
c. x
2
+ 6x + 9 = 0
d. -2x
2
+ 3x – 6 = 0
Penyelesaian:
a.







x
2
– 10x + 16 = 0, berarti a = 1, b = -10, dan c = 16.
Nilai diskriminannya adalah:
D


= b
2
– 4ac
= (-10)
2
– 4 . 1 .16
= 100 – 64
= 36
Karena D = 36>0 dan D = 36 = 6
2
berbentuk kuadrat sempurna maka
persamaan kuadrat x
2
– 10x +16 = 0 mempunyai dua akar real yang
berlainan dan rasional.
b
.
3x
2
– 36 = 0, berarti a = ....., b = ....., dan c = ......
Nilai diskriminannya adalah:
D


= b
2
– 4ac
= (......)
2
– 4 (.....)(.....)
= ..... + .....
= ......
Karena D = .........0 dan D = ....... tidak berbentuk kuadrat sempurna maka
persamaan kuadrat 3x
2
– 36 = 0 mempunyai dua akar yang berlainan dan
irasional.
c. x
2
+ 6x = 9 = 0, berarti a = ....., b = ....., dan c = ......
Nilai diskriminanya adalah:
D


= b
2
– 4ac
= (......)
2
– 4 (......) (......)
= (......) – (......)
= ......
Karena D ...... 0, maka persamaan kuadrat x
2
+ 6x + 9 = 0 mempunyai
............................................................................................................... .
d
.
-2x
2
+ 3x – 6 = 0, berarti a = ....., b = ....., dan c = ......
Nilai diskriminannya adalah:
D


= b
2
– 4ac
= (......)
2
– 4 (......) (......)
= (......) – (......)
= (......)
Karena D ........... maka persamaan kuadrat –2x
2
+ 3x – 6 = 0 ......................
.......................................................................................................................
..

2. Tentukan nilai p agar persamaan kuadrat 2x
2
– 4x + p = 0 mempunyai dua
akar yang sama (kembar)!
Penyelesaian:
2x
2
– 4x + p = 0, berarti a = 2, b = -4, dan c = p.
Nilai diskriminannya:
D = b
2
– 4ac
= (-4)
2
– 4. 2.p
= 16 – 8p
Agar persamaan kuadrat 2x
2
– 4c + p = 0 mempunyai dua akar yang sama
(kembar), maka:
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 55

D = 0


16 – 8p = 0


16 = 0 + 8p


16 = 8p


p = 16/8


p = 2
Jadi persamaan kuadrat 2x
2
– 4x + p = 0 mempunyai dua akar yang sama
(kembar) jika nilai p = 2.

3. Tunjukkan bahwa persamaan kuadrat x
2
+ (m+2)x + m = 0, dengan
meR selalu mempunyai dua akar real yang berlainan!
Penyelesaian:
x
2
+ (m+2) x + m = 0, berarti a = 1, b = (m + 2), dan c = m.
Nilai diskriminannya adalah:
D = b
2
– 4ac
= (m+2)
2
– 4.1.m
= m
2
+ 4m + 4 – 4m
= m
2
+ 4
Untuk setiap meR maka m
2
selalu positif atau m
2
> 0, sehingga nilai
D = m
2
+4 juga selalu positif atau D = m
2
+ 4 > 0. oleh karena D > 0
untuk setiap meR maka persamaan kuadrat x
2
+ (m + 2)x + m = 0 selalu
mempunyai dua akar real yang berlainan.

Uji Kompetensi 7
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Hitunglah diskriminan persamaan kuadrat berikut, kemudian tentukan jenis-
jenis akarnya
a. x
2
+ 2x – 3 = 0 e. 9t
2
+ 6t + 1 = 0
b. 5x
2
- x = 5 f. 16y
2
– 8y + 1 = 0
c. 3x
2
+ 7x + 3 = 0 g. 3t
2
+ 7 = 2t
d.
y =
2
y
+ 5
h. 4n
2
– 3n + 4 = 0
2. a. Persamaan kuadrat 2x
2
+ mx + 2 = 0 mempunyai akar kembar, tentukan
nilai m dan akar persamaan kuadrat tersebut.
b. Jika a
2
x
2
– (2a – 3)x + 1 = 0 mempunyai akar real yang berlainan maka
tentukan nilai a
c. Tentukan nilai k agar persamaan kuadrat x
2
– 5x + 2k = 0 mempunyai akar
rasional
3. Buktikan!
a. Persamaan kuadrat x
2
– (2k + 3)x + 3k = 0 mempunyai dua akar real yang
berlainan untuk sembarang nilai k eR
b. Persamaan kuadrat x
2
+ (2a – 1)x + 2a
2
+ 1 = 0 tidak mempunyai akar-akar
nyata untuk setiap nilai a

4. Jumlah dan Hasil Akar-Akar Persamaan Kuadrat
Akar-akar persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0, dimana a, b, c eR dan a
≠ 0 dapat ditentukan dengan menggunakan rumus kuadrat sebagai
berikut:
a
D b
x
2
1
+ ÷
= atau
a
D b
x
2
2
÷ ÷
=
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 56

dengan D = b
2
– 4ac
Lakukan kegiatan berikut untuk mendapatkan rumus jumlah dan hasil
kali akar-akar persamaan kuadrat
 Jumlah akar-akar persamaan kuadrat
........
..... .......
2
2 1
÷
+
+ ÷
= +
a
D b
x x
a 2
...... ...... ...... ...... ÷ ÷ +
=
a 2
......
÷ =
.....
.....
÷ =

 Hasil kali akar-akar persamaan kuadrat
|
|
.
|

\
|
÷
|
|
.
|

\
|
+ ÷
= ·
......
..... ......
2
2 1
a
D b
x x
2
4
....... (...... ) (
a
D b ÷ + ÷
=
2
4
...... .... ..... .... ..... .....
a
÷ ÷ +
=
2 2
4
4 ...... ......
4
) 4 (...... .....
a
ac
a
ac + ÷
=
÷ ÷
=
......
......
4
......
2
= =
a


 Selisih akar-akar persamaan kuadrat
|
|
.
|

\
|
÷
÷
|
|
.
|

\
|
+ ÷
= ÷
........
..... .......
2
2 1
a
D b
x x
a 2
....... ....... ....... ...... + + +
=
........
........
2
.......
= =
a

Kesimpulan:
Jika x1 dan x2 adalah akar-akar persamaan kuadrat ax
2
+ bx+ c = 0
(a ≠ 0), maka:
1. Jumlah akar-akar persamaan kuadrat adalah
.....
.....
2 1
÷ = + x x
2. Hasil kali akar-akar persamaan kudrat adalah
.....
.....
.
2 1
= x x
3. Selisih akar-akar persamaan kuadrat adalah
.....
.....
2 1
= ÷ x x
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 57

Contoh 25:
1. Jika x1 dan x2 adalah akar-akar persamaan kuadrat x
2
– 3x + 2 = 0,
maka tanpa harus menyelesaikan persamaannya terlebih dulu,
hitunglah:
a. x1 + x2 c. x1 - x2 e. x1
2
+ x2
2

b. x1 . x2 d.
2 1
1 1
x x
+
Penyelesaian:
x
2
– 3x +2 = 0, berarti a = 1, b = -3, dan c = 2.
a. 3
1
) 3 (
2 1
=
÷
÷ = ÷ = +
a
b
x x
b. 2
1
2
.
2 1
= = =
a
c
x x
c.
1
4
2
2 1
ac b
a
D
x x
÷
= = ÷
1 1 8 9
1
) 2 )( 1 ( 4 ) 3 (
2
= = ÷ =
÷ ÷
=
d. , )
2 1
2
2 1
2
2
2
1
2 x x x x x x ÷ + = +
|
.
|

\
|
÷
|
.
|

\
|
÷ =
a
c
a
b
2
2

, ) , ) 6 4 9 2 2 3
2
= ÷ = ÷ =

e.
2 1
2 1
2 1
1 2
2 1
1 1
x x
x x
x x
x x
x x
+
=
+
= +
2
3
=
÷
=
a
c
a
b

2. Akar-akar persamaan kuadrat 2x
2
+5x – 6 = 0 adalah p dan q. Tanpa
harus menyelesaikan persamaanya terlebih dulu, hitunglah nilai:
a. p + q d. p
2
+ q
2
g.
2 2
1 1
q p
+
b. p . q e.
q p
1 1
+ h. p
3
+ q
3

c. p - q f. (p – q)
2
i. p
2
q + pq
2

Penyelesaian:
2x
2
+5x – 6 = 0, berarti a = 2, b = 5, dan c = -6
a.
.....
.....
a
b
q p ÷ = ÷ = +
b. = = =
.....
.....
.
a
c
q p
c.
......
......
......
......
.....
..) (....)(... 4 .....
= =
÷
= = ÷
a
D
q p
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 58

d. , ) pq q p q p 2
2 2 2
÷ + = +
= ..............................
= ..............................
= ..............................
e.
pq
q p
q p
+
= +
1 1

= ..............................
= ..............................
f. (p – q)
2
= ..............................
= ..............................
= ..............................
g.
2 2
2 2
2 2
1 1
q p
q p
q p
+
= +
= ..............................
= ..............................
h. p
3
+ q
3
= (p + q)
3
– 3pq(p + q)
= ..............................
= ..............................
i. p
2
q + pq
2
= pq(p + q)
= .............................. = ...........
Terdapat hubungan antara nilai diskriminan (D) dan akar-akar
persamaan kuadrat.
Diskusi!
Lengkapilah tabel berikut untuk persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0
dengan akar-akar x1 dan x2.
No. Akar-akar Syarat
1. Kedua akarnya real (nyata) positif: x1
positif dan x2 positif
D .... 0
x1 + x2 .... 0
x1 . x2 ..... 0
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 59


2. Kedua akarnya real (nyata) berlawanan
tanda:
x1 positif dan x2 negatif atau
x1 negatif dan x2 positif
D .... 0
x1 . x2 ..... 0
3. Kedua akarnya real (nyata) negatif
x1 negatif dan x2 negatif
D .... 0
x1 + x2 .... 0
x1 . x2 ..... 0
4. Kedua akarnya real (nyata) saling
berlawanan:
x1 = -x2
D .... 0
x1 = -x2
x1 + x2 = ....
 b = ....
5. Kedua akarnya saling berkebalikan:
2
1
1
x
x =
D .... 0
....
....
1
2 1
2
1
= ·
= ·
=
c
x x
x
x

6. Kedua akarnya real sama (kembar)
x1 = x2
D .... 0
x1 = x2
 x1 - x2 = ...
 D = ....
7. Kedua akarnya real (nyata), salah satu
akarnya nol
x1 = 0 dan x2 ≠ 0 atau
x1 ≠ 0 dan x2 = 0
D .... 0
 c = .... dan
 x2 =
.....
.....
÷
Contoh 26:
1. Tentukan nilai m. Jika salah satu akar persamaan kuadrat x
2
– 12x -
m = 0, adalah tiga kali akar yang lain.
Penyelesaian
Misalkan akar-akar persamaa kuadrat x
2
– 12x - m = 0 adalah α dan β
Diketahui salah satu akarnya 3 kali akar yang lain
α = 3β ................. (1)
x
2
– 12x - m = 0
a = 1; b = -12 dan c = -m

α + β = 12 ................. (2)
α . β = -m ................. (3)
Subtitusi (1) pada (2):
α + β = 12
 3β + β = 12
 4β = 12
 β = 3
Subtitusi β = 3 pada (1):
α = 3β
α = 3(3) = 9

Subtitusi α = 3 dan β = 3 pada (3):
-m = α . β
 m = -αβ
 m = -(9)(3) = -27
Jadi nilai m adalah -27

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 60

2. Selisih kuadrat akar-akar persamaan kuadrat 2x
2
– 6x + (2k + 1) = 0
adalah 6. Tentukan nilai k.
Penyelesaian
Misalkan akar-akar 2x
2
– 6x + (2k + 1) = 0 adalah x1 dan x2 dengan
a = 2; b -6; dan c = 2k + 1
x1 + x2 = 3
2
) 6 (
=
÷
÷ .....................(1)
x1 . x2 =
2
) 1 2 ( + k
.....................(2)
x1 - x2 =
a
D
2
, )
2 2
2 1
2
|
|
.
|

\
|
= ÷ ·
a
D
x x
, )
2
2
2 1
a
D
x x = ÷ ·
k
k
k
k
4 7
4
16 28
4
8 16 36
2
) 1 2 )( 2 ( 4 ) 6 (
2
2
÷ =
÷
= ·
÷ ÷
= ·
+ ÷ ÷
= ·

, ) k x x 4 7
2
2 1
÷ = ÷ ·
















......................(3)
Selisih kuadrat akar-akar persamaan kuadrat adalah 6
 x1
2
- x2
2
= 6
 (x1 + x2)(x1 - x2) = 6


 3(x1 - x2) = 6
 (x1 - x2) = 2 Kedua ruas dikuadratkan
 (x1 - x2)
2
= 2
2

 (x1 - x2)
2
= 4 Subtitusi ke persamaan (3)
 7 – 4k = 4
 4k = 3


k =
4
3



3. Tentukan nilai p agar akar persamaan kuadrat (m – 1)x
2
+ (2m + 6)x +
36 = 0 memiliki dua akar yang saling berlawanan. Tentukan pula
kedua akar tersebut!
Penyelesaian
Misalkan akar-akarnya adalah α dan β
(m – 1)x
2
+ (2m + 6)x + 36 = 0 kedua akarnya berlawanan:
α = -β
0 b
0
a
b
0
= ·
= ÷ ·
= + ·  

 2m + 6 = 0
 2m = -6
 m = -3

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 61

Subtitusi m = -3 pada (m – 1)x
2
+ (2m + 6)x + 36 = 0 diperoleh:
(-3 – 1)x
2
+ (2(-3) + 6)x + 36 = 0
-4x
2
+ 36 = 0
x
2
- 9 = 0
x
2
= 9
x
2
= ±√9
x = ±3
atau x
2
- 9 = 0
(x – 3)(x + 3) = 0
x – 3 = 0 atau x + 3 = 0
x = 3 atau x = -3
Jadi, nilai m = - 3 dan akar-akarnya adalah -3 dan 3.

Uji Kompetensi 8
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Tanpa menyelesaikan persamaan, hitunglah jumlah, hasil kali dan selisih akar-
akar persamaan kuadrat berikut
a. 3x
2
- x – 6 = 0 d.
0 x ,
x
x 2 3
x
3
x =
÷
= +
b. x
2
+ 1 = 4x e. mnx
2
+ (m
2
+ n
2
)x + mn = 0
c.
0 , 1
3
2
= =
+
x
x
x


2.
Perkalian akar-akar persamaan kuadrat (p + 2) x
2
+ 5x + 2p = 0 adalah
3
2
.
Tentukan nilai p.
3.
Agar akar-akar x1 dan x2 dari persamaan kuadrat 2x
2
– 5x + m = 0
memenuhi 4x1 + 2x2 = 2. Tentukan nilai m
4.
Salah satu akar persamaan kuadrat mx
2
– 3x +
2
1
= 0 adalah dua kali akar
yang lain, maka tentukan nilai m.
5.
Jika α dan β adalah akar-akar persamaan kuadrat 2x
2
– x + 4 = 0.
Tentuka pernyataan-pernyataan berikut tanpa menyelesaikan persaman:
a.
2α + 2β
e.
α
3
+ β
3

b.
 
3 3
+

f.
2 2
1 1
 
+

c.
(α + 2)(β +2)
g.




2 2
+

d.
α
2
β + αβ
2


6. Jika p dan q akar dari persamaan kuadrat x
2
+ kx + k = 0 dan p
2
+ q
2
= 15.
Tentukan:
a. Nilai k
b. Kuadrat jumlah akar-akarnya
c. Selisih kuadrat akar-akarnya
7. Tentukan nilai p agar persamaan kuadrat (3p – 1)x
2
– 34x + 5 + p = 0 memiliki
dua akar berkebalikan dan tentukan pula akar yang berkebalikan tersebut!
8. Akar-akar x
2
– 5x – m = 0 adalah x1 dan x2. Tentukan nilai m jika x1 : x2 = 2 : 3.

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 62

5. Menyusun Persamaan Kuadrat yan Akar-akarnya Memenuhi Kondisi
Tertentu.
Di depan telah dibahas cara menyelesaikan akar-kar persamaan
kuadrat, sekarang proses kita balik, jika diketahui akar-akar maka kita
susun persamaannya.

a. Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya diketahui
1) Menggunakan perkalian faktor
Jika akar-akar perssamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0 adalah x1 dan
x2, maka:
(x – x1)(x – x2) = 0
Contoh 27:
Susunlah persamaan kuadrat yang akar-akarnya:
a. 3 dan 4 c. 1 - √5 dan 1 + √5
b. -√3 dan √3
Penyelesaian
a. 2 dan 3
Misal: x1 = 3 dan x2 = 4
Persamaan kuadrat (x – x1)(x – x2) = 0
 (x – 3)(x – 4) = 0
 x
2
– 7x + 12 = 0
Jadi persamaan kuadrat yang akar-akarnya 3 dan 4 adalah
x
2
– 7x + 12 = 0
b. -√3 dan √3
Misal: x1 = -√3 dan x2 = √3
Persamaan kuadrat (x – x1)(x – x2) = 0
 (x – (-√3))(x – √3) = 0
 (x + √3)(x – .....) = 0
 x
2
- .... = 0
Jadi persamaan kuadrat yang akar-akarnya -√3 dan √3
adalah x
2
- .... = 0
c. 1 - √5 dan 1 + √5
Misal: x1 = 1 - √5 dan x2 = 1 + √5
Persamaan kuadrat (x – x1)(x – x2) = 0
 (x – (1 - √5))(x – (1 + √5)) = 0
 x
2
– (1 - √5)x – (1 + √5)x + (1 - √5)( 1 + √5)
 x
2
– x + √5x - x - √5x + 1 – 5
 x
2
– 2x - 4 = 0
Jadi persamaan kuadrat yang akar-akarnya 1 - √5 dan 1 + √5
adalah x
2
– 2x - 4 = 0

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 63

2) Menggunakan rumus jumlah dan hasil kali
Jika x1 dan x2 adalah akar-akar dari persamaan kuadrat
ax
2
+ bx + c = 0 maka persamaan kuadrat dapat dinyatakan dengan
(x – x1)(x – x2) = 0
 x
2
– (x1 + x2)x + x1x2 = 0
Contoh 28:
Susunlah persamaan kuadrat yang akar-akarnya:
a. 3 dan 4 c. 1 - √5 dan 1 + √5
b. -√3 dan √3
Penyelesaian:
a. 3 dan 4
Misal: x1 = 3 dan x2 = 4








 x
2
– (x1 + x2)x + x1x2 = 0
 x
2
– 7x + 12
b. -√3 dan √3
Misal: x1 = -√3 dan x2 = √3








 x
2
– (x1 + x2)x + x1x2 = 0
 x
2
– ....x + (....) = 0
 x
2
– .... = 0
c. 1 - √5 dan 1 + √5
Misal: x1 = 1 - √5 dan x2 = 1 + √5








 x
2
– (x1 + x2)x + x1x2 = 0
 x
2
–(........)x + (........) = 0
 x
2
– .....x - ..... = 0

b. Menyusun Persamaan Kuadrat yang Akar-akarnya Berhubungan
dengan Akar-akar Persamaan Kuadrat Lain.
Untuk menyusun persamaan kuadrat baru yang akar-akarnya
mempunyai hubungan dengan persamaan kuadrat lain digunakan
rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat.
Contoh 29:
1. Jika x1 dan x2 adalah akar-akar persamaan kuadrat x
2
– 2x –4 = 0.
Susunlah persamaan kuadrat yang akar-akarnya
a. x1 + 2 dan x1 + 2
b.
2 1
x
1
x
1
+
dan
2
2
2
1
x x +
3
4
x1x2 =12 x
+
x1 + x2 = 7
-√3
√3
x1x2 = .... x
+
x1 + x2 = ...
........
........

x1x2 = ........

x
+
x1 + x2 = ........

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 64

Penyelesaian:
x
2
– 2x – 4 = 0 akar-akar x1 dan x2
- x1 + x2 =
2
1
) 2 (
=
÷
÷ = ÷
a
b
, dan
- x1 . x2 = 4
4
÷ =
÷
=
a
c

a. Misalkan α = x1 + 2, dan β = x2 + 2
α + β = x1 + 2 + x2 + 2
= x1 + x2 + 4
= 2 + 4 = 6
α . β = (x1 + 2)(x2 + 2)
= x1x2 + 2x1 + 2x2 + 4
= x1x2 + 2(x1 + x2) + 4
= -4 + 2(2) + 4
= 4
Persamaan kuadrat yang diminta adalah

x
2
– (α + β)x + αβ = 0
 x
2
– 6x – 4 = 0

Strategi penghapusan indeks (cara subtitusi):
Karena akar persamaan kuadrat baru (x1 + 2) dan (x2 + 2) bentuk
tersebut simetris karena, jika indeks dihapus maka akar-akar
tersebut identik

Misalkan x + 2 = a
x = a – 2 ......*)
untuk mendapatkan persamaan kuadrat baru subtitusi *) pada
x
2
– 2x – 4 = 0
x
2
– 2x – 4 = 0
 (a – 2)
2
– 2(a – 2) – 4 = 0
 a
2
– 4a + 4 – 2a + 4 – 4 = 0
 a
2
– 6a + 4 = 0
Jadi persamaan kuadrat baru yang diminta adalah x
2
– 6x + 4 = 0

b. Misalkan
2 1
x
1
x
1
+ = 
dan
2
2
2
1
x x + = 
2
1
4
2
x x
x x
x
1
x
1
2 1
2 1
2 1
÷ =
÷
=
+
= + = 

, )
12 ) 4 ( 2 ) 2 (
x x 2 x x x x
2
2 1
2
2 1
2
2
2
1
= ÷ ÷ =
÷ + = + = 

2
23
12
2
1
= + ÷ = +  

6 ) 12 (
2
1
÷ = |
.
|

\
|
÷ = +  

Persamaan kuadrat yang diminta
adalah

x
2
– (α + β)x + αβ = 0
 x
2

|
.
|

\
|
2
23
x + (-6) = 0
 x
2
-
2
23
x - 6 = 0
 2x
2
- 23x - 12 = 0

Jadi persamaan kuadrat baru yang diminta adalah
2x
2
– 23x - 12 = 0
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 65

2. Diketahui persamaan kuadrat 2x
2
– 4x – 1 = 0. Tentukan
persamaan kuadrat baru yang akar-akarnya:
a. Satu kurangnya dari akar persamaan kuadrat di atas
b. Tiga kali dari akar persamaan kuadrat di atas
c. Berlawanan dengan akar persamaan kuadrat di atas
d. Berkebalikan dengan akar persamaan kuiadrat di atas
Penyelesaian:
Misal akar 2x
2
– 4x – 1 = 0 adalah α dan β
2
2
) 4 (
=
÷
÷ = +  

2
1
2
1
÷ =
÷
=  

a. Akar persamaan kuadrat baru 1 kurangnya dari akar
persamaan kudrat lama, sehingga (α – 1) dan (β – 1)
Misalkan:
x1 = α – 1 dan x2 = β – 1
x1 + x2 = (α – 1) + (β – 1)
 x1 + x2 = (α + β) - 2
 x1 + x2 = 2 – 2 = 0

x1 . x2 = (α – 1)(β – 1)
 x1 . x2 = αβ – (α + β) + 1
 x1 . x2
=
2
1
÷
- 2 + 1
 x1 . x2
=
2
3
÷

Jadi persamaan kuadrat baru yang diminta adalah
x
2
– (x1 + x2 )x + x1x2 = 0
 x
2
– 0x +
|
.
|

\
|
÷
2
3
= 0
 x
2
-
2
3
= 0
 2x
2
– 3 = 0
b. Akar-akar persamaan kuadrat 3 kali dengan akar-akar
persamaan kudrat lama, sehingga α dan 3β
Misalkan: x1 = -α dan x2 = -β
x1 + x2 = 3α + 3β
 x1 + x2 = (α + β)
 x1 + x2 = 3(-2) = -6

x1 . x2 = (3α)(3β)
 x1 . x2 = 9(αβ)
 x1 . x2
=
2
9
2
1
9 ÷ = |
.
|

\
|
÷

Jadi persamaan kuadrat baru yang diminta adalah
x
2
– (x1 + x2 )x + x1x2 = 0
 x
2
– (-6)x +
|
.
|

\
|
÷
2
9
= 0
 x
2
+ 6x -
2
1
= 0
 2x
2
+ 12x - 9 = 0

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 66

c. Akar-akar persamaan kuadrat berlawanan dengan akar-akar
persamaan kuadrat lama, sehingga -α dan -β
Misalkan: x1 = -α dan x2 = -β
x1 + x2 = -α + (-β)
 x1 + x2 = -(α + β)
 x1 + x2 = -2

x1 . x2 = (-α)(-β)
 x1 . x2 = αβ
 x1 . x2
=
2
1
÷

Jadi persamaan kuadrat baru yang diminta adalah
x
2
– (x1 + x2 )x + x1x2 = 0
 x
2
– (-2)x +
|
.
|

\
|
÷
2
1
= 0
 x
2
+ 2x -
2
1
= 0
 2x
2
– 4x - 1 = 0

d. Akar-akar persamaan kuadrat berkebalikan dengan akar-akar
persamaan kuadrat lama, sehingga

1
dan

1

Misalkan: x1 =

1
dan x2 =

1

x1 + x2
=

1
+

1

 x1 + x2
=

  +
=
2
1
2
÷
÷
 x1 + x2 = 4

x1 . x2
=
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
 
1 1

 x1 . x2
=

1
=
2
1
1
÷

 x1 . x2 = -2
Jadi persamaan kuadrat baru yang diminta adalah
x
2
– (x1 + x2 )x + x1x2 = 0
 x
2
– 4x + (-2) = 0
 x
2
- 4x - 2= 0
Sekarang, apakah contoh 2, di atas dapat diselesaikan dengan cara
penghapusan indeks?jika ya, coba Anda kerjakan!

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 67

Uji Kompetensi 9
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Susunlah persamaan kuadrat yang akar-akarnya diketahui sebagai berikut:
a. 6 dan 9 g.
2 + √3 dan 2 - √3
b. - 3 dan 4 h.
2 2
1
÷
dan
2 2
1
+

c.
2 dan
3
2
÷
i.
-3p dan 3p
d. -3 dan -8 j. -3a dan – 7a
e.
3
1
dan
3
2


f. 2√2 dan -2√2
Dengan cara
(i) Faktor
(ii) Rumus jumlah dan hasil kali akar-akarnya
2. Persamaan kuadrat 2x
2
- 3x - 1 = 0 mempunyai akar-akar x1 dan x2. Susunlah
persamaan kuadrat yang akarnya
a. 2x1 + 3 dan 2x2 + 3
b. 3(x1 + 1) dan 3(x2 + 1)
c.
2
1
1
÷ x
dan
2
1
2
÷ x

d.
1
1
3
x
+
dan
2
1
3
x
÷

3.
Jika α dan β adalah akar-akar persamaan kuadrat 3x
2
– 2x + 1 = 0.
Susunlah persamaan kuadrat baru yang akar-akar sebagai berikut.
a. α
2
dan β
2

b.
2
1

dan
2
1


c.
 2
1
dan
 2
1

d. (α
2
+ β
2
) dan α + β
4. a. Susunlah persamaan kuadrat yang akar-akarnya tiga lebihnya dari akar-
akar persamaan kuadrat 2x
2
+ x – 2 = 0
b. Persamaan kuadrat x
2
-3px + q = 0 akarnya tiga lebihnya dari persamaan
kuadrat x
2
– px – 1 = 0. Tentukan nilai p + q!


C. Pertidaksamaan Kuadrat
1. Pertidaksamaan
Sebelum kita membahas pertdaksamaan, berikut akan dijelaskan
mengenai kalimat terbuka dan kalimat tertutup.
Kalimat terbuka adalah kalimat yang nilai kebenarannya belum bisa
ditentukan kebenarannya karena masih mengandung variabel, seperti 3x =
9, n > 6, tentukan nilai n?. Sedangkan kalimat tertutup adalah kalimat yang
nilai kebenarannya dapat dipastikan secara langsung (benar atau salah),
seperti Dompu terletak di Pulau Sumbawa, 7 + 2 = 11 dan sebagainya.

Pertidaksamaan adalah kalimat terbuka yang menggunakan tanda
ketidaksamaan, sedangkan ketidaksamaan adalah kalimat tertutup yang
mengunakan tanda ketidaksamaan. Kalimat terbuka dan kalimat tertutup
akan dibahas lebih lanjut pada semeter 2 tentang logika matematika.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 68

Tanda ketidaksamaan yang digunakan terdiri atas
“<” di baca : kurang dari
“≤”di baca : kurang dari atau sama dengan
: paling banyak
: maksimum
: tidak lebih dari
“>”di baca : lebih dari
“≥”di baca : lebih dari atau sama dengan
: paling sedikit/sedikitnya
: minimum
: tidak kurang dari

Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
1. 2x – 7 ≥ -11 merupakan pertidaksamaan linear
2. x
2
+ 6x – 4 < merupakan pertidaksamaan kuadrat
3.
0
6
7 3
>
÷
÷
x
x
merupakan pertidaksamaan pecahan (rasional)
4.
3 5 < + x
merupakan pertidaksamaan bentuk akar
5.
4 2 5 s ÷ x
merupakan pertidaksamaan nilai mutlak
6. 7 > 5 merupakan ketidaksamaan
7. 2 – 4 ≥ 6 + 90 merupakan ketidaksamaan


2. Interval (Selang) Bilangan
Penyelesaian atau solusi dari pertidaksamaan sering dikaitkan dengan
interval bilangan. Interval dapat dinyatakan dalam garis bilangan dan
himpunan. Tanda “<” dan “>” menyatakan interval tertutup dan pada garis
bilangan ditandai dengan noktah kosong . Sedangnkan tanda “≤” dan “≥”
menyatakan interval tertutup dan pada garis bilangan ditandai dengan
noktah berisi .
Berikut bentuk interval yang dinyatakan dalam garis bilangan dan
hinpunan.
Jenis
interval
Notasi himpunan
Notasi
interval
Garis bilangan
Interval
tertutup
{x|a ≤ x ≤ b, x e R} [a, b]

{x| a ≤ x, x e R} [a, ∞)

{ x|x ≤ b, x e R} (-∞, b]

Interval
terbuka
{x|a < x < b, x e R} (a, b)

{x|a < x, x e R} (a, ∞)

{ x|x < b, x e R} (-∞, b)

Interval
setengah
terbuka
{x|a < x ≤ b, x e R} (a, b]

{x|a ≤ x < b, x e R} [a, b)

Garis lurus {x|x e R} (-∞,∞)


Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 69

Uji Kompetensi 10
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Lukislah pertidaksamaan di bawah ini pada garis bilangan!
a. x ≤ 2 f. -3 ≤ x < ∞
b. x < 2 g. -2 < x < 4
c. x ≥ -1,5 h. 0 < x ≤ 6
d. x > 5,5 i. -2 < x < ∞
e. 0 < x < 4 j. -∞ < x < 8
2. Lukislah pertidaksamaan dibawah ini pada garis bilangan!
a. x ≤ -2 atau x ≥ 5 d. -∞ < x ≤ 2 atau 3 ≤ x < ∞
b. x ≤ 2 atau x > 4 e. 1 ≤ x < 2 atau 4 ≤ x x < ∞
c. 0 < x ≤ 7 atau x ≥ 11 f. -2 ≤ x ≤ 0 atau 1 < x ≤ 4
3. Lukislah interval bilangan di bawah ini pada garis bilangan!
a. (2, 6) d. (2, 6) atau (7, 9)
b. (2, 8] e. [2, 5) atau [6, 10)
c. [3, 5) f. (-∞, 5) atau (6, ∞)
4. Nyatakan daerah yang diarsir dibawah ini dalam bentuk himpunan
6
11
a.
b.
c.
3 11
d.
1 4
e.
­3 5
f.
­2 6


3. Sifat-sifat Dasar Pertidaksamaan
a. Jika pertidaksamaan ditambah atau dikurang bilangan negatif dengan
sembarang bilangan real maka tandanya tidak berubah.
a > b dan c e R maka a + c > b + c dan a – c > b - c
a < b dan c e R maka a + c < b + c dan a – c < b – c
b. Jika pertidaksamaan dikali atau dibagi dengan bilangan real positif
maka tanda peertidaksamaan tidak berubah
a > b dan c e R maka a . c > b . c dan
c
a
>
c
b

a < b dan c e R maka a . c < b . c dan
c
a
<
c
b

c. Jika pertidaksamaan dikali atau dibagoi dengan bilangan real negatif
maka tanda harus dibalik
a > b dan c e R serta c < 0 maka a . c < b . c dan
c
a
<
c
b

a < b dan c
e
R serta c < 0 maka a . c > b . c dan
c
a
>
c
b

d. Jika ruas kiri dan ruas kanan positif maka suatu pertidaksamaan
dapat dikuadratkan tanpa mengubah tanda.
Jika a > b > 0 maka a
2
> b
2
> 0
e. Jika ruas kiri dan ruas kanan negatif maka suatu pertidaksamaan
dapat dikuadratkan asalkan tandanya harus dibalik
Jika a < b < 0 maka a
2
> b
2
> 0
f. Jika 0 < a < b dan 0 < c < d maka 0 < a + c < b + d
Jika a > b > 0 dan c > d > 0 maka a. c > b . d > 0
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 70

4. Pertidaksamaan Linear
Pertidaksamaan linear dalam variabel x adalah pertidaksamaan yang
salah satu ruas atau kedua ruasnya mengandung bentuk linear dalam
variabel x.
Bentuk baku dari pertidaksamaan linear dalam variabel ada 4 macam,
yaitu:
a. ax + b < 0
b. ax + b ≤ 0
c. ax + b > 0
d. ax + b ≥ 0 dengang a ≠ 0
Cara menyelesaikan pertidaksamaan linear:
Pisahkan variabel x di ruas tersendiri dan konstanta di ruas tersendiri
pula dengan menggunakan sifat-sifat pertidaksamaan.
Contoh 30:
1. Tentukan hp pertidaksamaan berikut untuk x e R dan nyatakan
himpunan penyelesaiannya pada garis bilangan.
a. 2x + 3 > 7 c. 3x + 5 ≤ -x + 13
b. 3 – 2x ≤ - 5 d. 2x – 5 ≥ 6x + 3
Penyelesaian
a. 2x + 3 > 7
2x + 3 - 3 > 7 - 3 tambahkan -3 pada kedua ruas
2x > 4

2
2x
>
2
4
kalikan kedua ruas dengan
2
1

x > 2
Hp = {x|x > 2, x e R}


b. 3 – 2x ≤ - 5
-3 + 3 – 2x ≤ -3 + (-5) tambahkan -3 pada kedua ruas
-2x ≤ -8

2
2
÷
÷ x

2
8
÷
÷
kalikan kedua ruas dengan -
2
1

x ≥ 4
Hp = {x|x ≥ 4, x e R}

c. 3x + 5 ≤ -x + 13
3x + 5 + x ≤ -x + 13 + x tambahkan x pada kedua ruas
4x + 5 ≤ 13
4x + 5 - 5 ≤ 13 - 5 tambahkan -5 pada kedua ruas
4x ≤ 8

4
4x

4
4
kalikan kedua ruas dengan
4
1

x ≥ 1
Hp = {x|x ≥ 1, x e R}


Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 71

d. 2x – 5 ≥ 6x + 3
2x – 5 + 5 ≥ 6x + 3 + 5 tambahkan 5 pada kedua ruas
2x ≥ 6x + 8
2x – 6x ≥ 6x + 8 – 6x tambahkan -6x pada kedua ruas
-4x ≥ 8

4
4
÷
÷ x

4
8
÷
kalikan kedua ruas dengan -
4
1

x ≤ -2


2. Selesaikan pertidaksamaan berikut!
a. -3 ≤ 6x - 1 < 3
b. x + 2 ≤ 2x + 1 ≤ 3x + 7
Penyelesaian
Untuk menPenyelesaian soal ini, kita harus melakukan irisan dari 2
kondisi
a. -3 ≤ 6x - 1 ≤ 3
Kondisi (1) Kondisi (2)
 -3 ≤ 6x - 1  6x - 1 < 3
 6x - 1 ≥ -3  6x < 3 + 1
 6x ≥ -3 + 1  6x < 4
 6x ≥ -2
 x <
6
4

 x ≥
6
2 ÷
 x <
3
2

 x ≥
3
1
÷
3
1
÷

3
2

Hp diperoleh dari irisan dari kedua penyelesaian
Irisannya adalah
3
1
÷
3
2
3
2
3
1
÷

Hp = {x|
3
1
÷ ≤ x ≤
3
2
, x e R}


Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 72

b. x + 2 < 2x + 1 < 3x + 7
Kondisi (1) Kondisi (2) Kondisi (3)
 x + 2 < 2x + 1  2x + 1 < 3x + 7

 x + 2 < 3x + 7

 x – 2x +2 < 1  2x – 3x < 7- 1  x – 3x < 7 – 2
 -x + 2 < 1  -x 6  -2x < 5
 -x < 1 – 2  x > -6
 x >
2
5
÷
 -x < -1
 x > 1

Hasil irisan dari ketiga kondisi pertidaksamaan di atas, yaitu
(x > 1) ∩ (x > -6) ∩ (x >
2
5
÷ ), dalam garis bilangan:
­6
2
5
÷
1
1
Hasil irisan

Hp = {x|x > 1, x e R}


a. 2x + 3 > 7
2x + 3 – 3 > 7 - 3

Uji Kompetensi 11
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Tentukan penyelesaian untuk setiap pertidaksamaan berikut. Kemudian
tuliskan huruf-huruftersebut bada kotak penyelesaian yang sesuai. Jika
Penyelesaianan benar, huruf tersebut membentuk nama salah satu
provinsi di Indonesia.
A : 8x ≤ 104 L : -2x < 80 + 14x
B :
12
1
x ≥ 13
N : 13x - 3 ≥ -24 – 8x
E : 243 > x – 64 T : 10 – 11x ≤ 49 + 2x
G : 3 – 6x > -69 U :
5
8
x – 5 >
5
1
x +
2
1

I :
11 ≤
3
1
x – 56

K : 9 > 23 + 0,7x

1
4
5
5


Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 73

2. Carilah himpunan penyelesaian setiap pertidaksamaan berikut ini.
a. 10 ≥ 5x + 4 > 8
b. 2 > -3 – 3x ≥ -7
c. 3 ≤ 2x + 3 < 7
d. -7 < 3x -1 ≤ 5
e. 2x – 3 ≤ 4x + 5 < x + 47
f. x -3 ≤ -x – 1 < 1 – 2x

5. Pertidaksamaan Kuadrat
Bentuk baku dari pertidaksamaan kuadrat dalam variabel ada 4 macam,
yaitu:
a. 0
2
< + + c bx ax
b. 0
2
s + + c bx ax
c. 0
2
> + + c bx ax
d. 0
2
> + + c bx ax dengan a, b, c bilangan real dan . 0 = a

Cara menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat
(i) Jadikan ruas kanan = 0 (pembuat nol)
(ii) Jadikan kofisien variabel berpangkat dua bernilai positif.
(iii) Uraikan ruas kiri atas faktor-faktor linear
(iv) Tetapkan nilai-nilai nolnya (misal x1 = nilai nol terkecil dan x2 =
nilai nol terbesar, yaitu x1 < x2)
(v) Lihat tanda ketidaksamaannya
Jika 0
2
> + + c bx ax  Hp = {x|x ≤ x1 atau x ≥ x2}
Jika 0
2
s + + c bx ax  Hp = {x|x1 < x < x2}.
Penyelesaian atau himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
dalam variabel x dapat ditentukan dengan 2 cara, yaitu dengan
menggunakan:

a) Dengan sketsa grafik fungsi kuadrat
Fungsi kuadrat yang ditentukan dengan rumus 4 3 ) (
2
÷ ÷ = x x x f
grafiknya berbentuk parabbola dengan persamaan 4 3
2
÷ ÷ = x x y .
Sketsa grafik parabola 4 3
2
÷ ÷ = x x y diperlihatkan pada gambar
berikut:



Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 74



1) Parabola di atas sumbu x (y > 0) dalam selang x < -1 atau x > 4.
Jadi 0 4 3
2
> ÷ ÷ x x dalam selang x < -1 atau x > 4.
2) Parabola tepat pada sumbu x (y = 0) untuk nilai x = -1 atau x = 4.
Jadi 0 4 3
2
= ÷ ÷ x x untuk nilai x = -1 atau x = 4.

3) Parabola di bawah sumbu x (y < 0) dalam selang – 1 < x < 4.
Jadi 0 4 3
2
< ÷ ÷ x x dalam selang – 1 < x < 4.

Dengan demikian sketsa grafik fungsi kuadrat 4 3 ) (
2
÷ ÷ = x x x f
atau parabola 4 3
2
÷ ÷ = x x y dapat digunakan untuk menentukan
penyelesaian atau himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
berikut.

a. Pertidaksamaan kuadrat 0 4 3
2
> ÷ ÷ x x . Himpunan
penyelesaiannya adalah: } , 4 1 | { R x x x HP e < < ÷ =

b. Pertidaksamaan kuadrat 0 4 3
2
> ÷ ÷ x x . Himpunan
penyelesaiannya adalah: } , 4 1 | { R x x x HP e s s ÷ =


c. Pertidaksamaan kuadrat 0 4 3
2
< ÷ ÷ x x . Himpunan
penyelesaiannya adalah: } , 4 1 | { R x x atau x x HP e > ÷ < =

d. Pertidaksamaan kuadrat 0 4 3
2
< ÷ ÷ x x . Himpunan
penyelesaiannya adalah: } , 4 1 | { R x x atau x x HP e > ÷ s =


Berdasar uraian di atas dapat disimpulkan bahwa grafik fungsi
kuadrat 0 ) (
2
= + + = c bx ax x f dapat digunakan untuk menentukan
penyelesaian pertidaksamaan kuadrat 0
2
< + + c bx ax ; 0
2
s + + c bx ax ;
0
2
> + + c bx ax ; 0
2
> + + c bx ax
Contoh 31:
Dengan menggunakan sketsa grafik fungsi kuadrat , 1 2 ) (
2
+ ÷ = x x x f
carilah himpunan penyelesaian tiap pertidaksamaan berikut.
a. 0 1 2
2
< + ÷ x x
b. 0 1 2
2
s + ÷ x x
c. 0 1 2
2
> + ÷ x x
d. 0 1 2
2
> + ÷ x x



Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 75

Penyelesaian:
Sketsa grafik fungsi kuadrat , 1 2 ) (
2
+ ÷ = x x x f atau parabola
, 1 2
2
+ ÷ = x x y diperlihatkan pada gambar berikut:


a. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat 0 1 2
2
< + ÷ x x
adalah Himpunan kosong ditulis 
b. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
0 1 2
2
s + ÷ x x

adalah
} 1 | { = = x x HP

c. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat 0 1 2
2
> + ÷ x x
adalah
} 1 | { = e = x dan R x x HP

d. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat 0 1 2
2
> + ÷ x x
adalah } , 1 1 | { R x x atau x x HP e > s = dapat juga ditulis
} | { R x x HP e =

b) Dengan garis bilangan
Sebagai contoh kita akan menyelesaikan pertidaksamaan
0 4 3
2
> ÷ ÷ x x
Langkah 1
Carilah nilai-nilai nol (jika ada) dari bagian ruas kiri pertidaksamaan
0 4 3
2
= ÷ ÷ x x

0 ) 4 )( 1 ( = ÷ + · x x

1 ÷ = · x atau 4 = x
Langkah 2
Gambarlah nilai-nilai nol yang diperoleh pada langkah 1 pada garis
bilangan
Langkah 3
Tentukan tanda-tanda dalam interval untuk nilai-nilai x selain -1 dan 4.
Misalnya:
- 2 ÷ = x maka nilai dari 6 4 ) 2 ( 3 ) 2 ( 4 3
2 2
= ÷ ÷ ÷ ÷ = ÷ ÷ x x sehingga
tanda dalam interval x < -1 (+) atau >0
- 0 = x maka nilai dari 4 4 ) 0 ( 3 ) 0 ( 4 3
2 2
÷ = ÷ ÷ = ÷ ÷ x x sehingga tanda
dalam interval -1 < x < 4 (-) atau < 0
- 5 = x maka nilai dari 6 4 ) 5 ( 3 ) 5 ( 4 3
2 2
= ÷ ÷ = ÷ ÷ x x sehingga tanda
dalam interval x > 4 (+) atau > 0
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 76

atau
Nilai x ) 1 ( + x ) 4 ( ÷ x ) 4 )( 1 ( ÷ + x x
x < -1 - - +
-1 < x < 4 + - -
x > 4 + + +

Berdasar tanda-tanda interval, maka yang memenuhi pertidaksamaan
0 4 3
2
> ÷ ÷ x x adalah x < -1 atau x > 4.
Jadi himpunan penyelesainnya adalah 1 | { ÷ < = x x HP atau x > 4}
Uji Kompetensi 12
Kerjakan soal-soal berikut.
1. Dengan menggunakan sketsa grafik. Tentukan nilai x yang memenuhi
pertidaksamaan kuadrat berikut ini.
a. 36x
2
≤ 25 f. 4x
2
– 12x ≥ 0
b. x
2
> 4 g. 2x
2
> 12 – 2x
c. 16x
2
> 9 h. x
2
+ 2x ≤ 35
d. 49x
2
≥ 81 i. (2x + 1)(x – 5) ≥ 5
e. (x – 3)(x + 5) > 0 j. 2x
2
+ 2x > -7

2. Dengan menggunakan metode garis bilangan. Tentukan himpunan
penyelesaian dari pertidaksamaan berikut.
a. x
2
– x – 60 ≤ 0 f. 12x
2
+ 28x ≥ 5 k. 3x
2
+ 2x + 2 < 2x
2
+ x + 4
b. x
2
+ 4x – 12 > 0 g. 3x + 28 ≥ x
2
l. (x + 1)
2
– 5(x + 1) + 6 ≤ 0
c. x
2
+ 7x – 18 > 0 h. 7x – 10 ≤ x
2

m. 0 15
2
1
8
2
1
2
< +
|
.
|

\
| ÷
÷
|
.
|

\
| ÷ y y

d. 3x
2
+ 4x + 4 ≥ 0 i. 2x
2
< 5x – 3
e. x
2
+ 4x + 4 < 0 j. 1 – x ≥ 2x
2

3. Tinggi h meter suatu benda setelah bergerak t detik ditentukan oleh
persamaan h = 30t – 5t
2
. Tentukan interval t agar diperoleh h ≥ 20

6. Pertidaksamaan Rasional
Perhatikan bentuk-bentuk pertidaksamaan berikut.
i. 0
1
1
<
÷ x

ii. 0
2
1
s
÷
+
x
x

iii. 0
1
3 2
>
+
÷
x
x

iv. 0
2
4
2
2
>
÷ ÷
÷
x x
x

Tiap pertidaksamaan di atas memuat variabel x pada bagian penyebut
dari suatu pecahan. Pertidaksamaan dengan ciri demikian disebut
pertidaksamaan pecahan atau pertidaksamaan rasional.

Pertidaksamaan dalam variabel x adalah pertidaksamaan dalam bentuk
pecahan yang penyebutnya mengandung variabel x.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 77

Kita akan membahas dua macam pertidaksmaan rasional, yaitu
pertidaksamaan rasional bentuk linear dan pertidaksamaan rasional bentuk
kuadrat.
Bentuk umum pertidaksamaan rasional
a. Bentuk linear
0 <
+
+
d cx
b ax
, 0 >
+
+
d cx
b ax
, 0 s
+
+
d cx
b ax
dan 0 >
+
+
d cx
b ax
dengan a, b, c dan d
eR

b. Bentuk kuadrat
0
2
2
<
+ +
+ +
r qx px
c bx ax
, 0
2
2
>
+ +
+ +
r qx px
c bx ax
, 0
2
2
s
+ +
+ +
r qx px
c bx ax
dan 0
2
2
>
+ +
+ +
r qx px
c bx ax

dengan a, b, c, p, dan q eR

Cara menyelesaikan pertidaksamaan rasional.
(i) Pindahkan semua bilangan ke ruas kiri, jadikan ruas kanan = 0
(ii) Samakan penyebutnya sehingga pecahan dapat disederhanakan
(iii) Tetapkan nilai nol untuk pembilang dan penyebut.
(iv) Harus diingat bahwa penyebut pecahan tidak boleh nol
(v) Perhatikan tanda koefisien pangkat tertinggi pembilang dan
penyebut harus sama.
Tiap pertidaksamaan di atas memuat variabel x pada bagian penyebut
dari suatu pecahan. Pertidaksamaan dengan ciri demikian disebut
pertidaksamaan pecahan atau pertidaksamaan rasional.
Penyelesaian atau himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional
dapat ditentukan dengan menggunakan garis bilangan. Sebagai contoh,
penyelesaian pertidaksamaan rasional
Contoh 32:
1. Selesaikan pertidaksamaan 0
3
1
<
÷
+
x
x

Penyelesaian
Langkah 1
Nilai nol pada bagian pembilang: x +1 = 0 x = -1.
Nilai nol pada bagian penyebut: x – 3 = 0  x = 3.
Langkah 2
Nilai nol pada bagian pembilang dan penyebut ditempatkan pada
diagram garis bilangan.

Langkah 3
Tentukan tanda-tanda dalam interval untuk nilai-nilai x selain -1 dan 3.
Misal x = -2 maka nilai dari
4
1
4
1
3
1
=
÷
÷
=
÷
+
x
x
sehingga tanda dalam
interval x < -1 (+) atau > 0.
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 78

x = 0, maka nilai dari
3
1
3
1
3
1
÷ =
÷
=
÷
+
x
x
sehingga tanda dalam interval -
1<x<3 (-) atau < 0.
x = 4, maka nilai dari 5
3 4
1 4
3
1
3
1
=
÷
+
=
÷
=
÷
+
x
x
sehingga tanda dalam
interval –x > 3 (+) atau > 0.
atau
Nilai x ) 1 ( + x ) 3 ( ÷ x
3
1
÷
+
x
x

x < -1 - - +
-1 < x < 3 + - -
x > 3 + + +
Tanda-tanda interval itu ditulis dalam interval yang bersesuaian seperti
diperlihatkan gambar sbb.

Maka penyelesaian dari pertidaksamaan 0
3
1
<
÷
+
x
x
adalah -1 < x < 3 dan
himpunan penyelesaiannya adalah } 3 1 | { < < ÷ = x x HP
Contoh 33:
2. Tentukan penyelesaian dari 0
2
2
>
+
÷
x
x x
!
Penyelesaian :
Harga nol pembilang Harga nol penyebut
0
2
= ÷ x x 0 2 = + x
0 ) 1 ( = ÷ x x 2 ÷ = x
1 0
2 1
= v = x x Jadi penyelesaiannya adalah -
2 < x < 0
atau x > 1


Contoh 34:
3. Tentukan penyelesaian dari 0
6
3 4
2
2
>
÷ +
+ ÷
x x
x x

Penyelesaian:
Harga nol pada pembilang Harga nol pada penyebut
0 3 4
2
= + ÷ x x 0 6
2
= ÷ + x x
0 ) 1 )( 3 ( = ÷ ÷ · x x 0 ) 2 )( 3 ( = ÷ + · x x

3 = · x atau 1 = x 3 ÷ = · x atau x =2

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 79



Jadi himpunan penyelesaian dari 0
6
3 4
2
2
>
÷ +
+ ÷
x x
x x
adalah
3 | { ÷ < = x x HP atau 2 1 < s x atau x >3}


Uji Kompetensi 13
1. Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan berikut.
a. 1
3
s
x
f. 2
4
3
>
÷
÷
x
x

b. 3
3
2
>
÷ x
g. 1
3
5 2
s
÷
÷
x
x

c. 1
2 3
<
÷
x
x
h.
x
x
x
x
x
3 3 4 ÷
>
÷
+
d. 0
2
5
s
+
÷
x
x
i. 1
8
<
+
÷
x
x
x
e. x
x
x
>
÷2 3
j.
4
3
2
1
÷
÷
<
÷
÷
x
x
x
x

2. Tentukan himpunanpenyelesaian pertidaksamaan berikut.
a. 0
) 5 ( ) 4 (
) 3 ( ) 2 (
s
÷ ÷
÷ +
x x
x x

f. 0
9
4
2
2
>
÷
÷
x
x

b. 0
9
2
2
>
÷ x
x
g. 0
5 3
6 5
2
2
>
+ ÷
+ ÷
x x
x x

c. 6
1
3
2
>
÷
+
x
x
h. 0
5 4 3
3 2
2
2
>
÷ + ÷
÷ ÷
x x
x x

d. 0
3
8 2
2
>
÷
÷ ÷
x
x x
i. 0
6 2 4
3 5 2
2
2
<
÷ +
÷ +
x x
x x

e. 0
5
28 3
2
s
+
÷ ÷
x
x x
j. 2
1
6 5
2
+ <
÷
+ ÷
x
x
x x

7. Pertidaksamaan Bentuk Akar
Pertidaksamaan bentuk akar atau pertidaksamaan irrasional adalah
pertidaksamaan yang bentuk aljabarnya ada didalam tanda akar.
Bentuk umum:
1.
0 , 0 , , , > + > + e
¦
¦
¦
)
¦
¦
¦
`
¹
+ s +
+ < +
+ > +
+ > +
d cx b ax dan R d c b a
d cx b ax
d cx b ax
d cx b ax
d cx b ax

Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 80

2.
0 , 0 , , , , ,
2 2
2 2
2 2
2 2
2 2
> + + > + + e
¦
¦
¦
)
¦
¦
¦
`
¹
+ + s + +
+ + < + +
+ + > + +
+ + > + +
r qx px c bx ax dan R r q p c b a
r qx px c bx ax
r qx px c bx ax
r qx px c bx ax
r qx px c bx ax


Cara menyelesaikan pertidaksamaan bentuk akar
Dalam menyelesaikan pertidaksamaan bentuk akar harus diperhatikan
bentuk-bentuk pertidaksamaannya.
(i) Bentuk: a x f < ) ( dengan a > 0
dipenuhi untuk : (a) f(x) ≥ 0
(b) f(x) < a
2
Penyelesaian: irisan antara (a) dan (b)
(ii) Bentuk: ) ( ) ( x g x f <
dipenuhi untuk : (a) f(x) ≥ 0
(b) g(x) ≥ 0
(c) f(x) < g(x)
Penyelesaian: irisan antara (a), (b) dan (c)
(iii) Bentuk: ) ( ) ( x g x f <

dipenuhi untuk : (a) f(x) ≥ 0
(b) g(x) > 0
(c) f(x) < g
2
(x)
Penyelesaian: irisan antara (a), (b) dan (c)


Contoh 35:
1. Carilah himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan irasional berikut
ini.
a. 1 3 s ÷ x c. 2 4 ÷ > ÷ x
b. 4 2 1 > ÷ x
Penyelesaian
a. 1 3 s ÷ x memenuhi bentuk a x f < ) (
(i) x – 3 ≥ 0  x ≥ 3
(ii) x – 3 ≤ 1
2
 x – 3 ≤ 1
x ≤ 4
Penyelesaian: 3 ≤ x ≤ 4
Hp = {x|3 ≤ x ≤ 4}.

3
(i)
4
(ii)
4 3
Hasil irisan
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 81

b. 4 2 1 > ÷ x memenuhi bentuk a x f > ) (
(i) 1 - 2x ≥ 0  2x ≤ 1
x ≤
2
1

(ii) 1 – 2x > 4
2
 1 - 2x > 16
2x < 15
x <
2
15

x <
2
1
7
Penyelesaian: x ≤
2
1

Hp = {x|x ≤
2
1
}.
c. 2 4 ÷ > ÷ x
x – 4 ≥ 0  x ≥ 4
Karena 2 0 4 ÷ > > ÷ x untuk setiap x ≥ 4, maka dapat disimpulkan
Hp = {x|x ≥ 4}
2. Selesaikan pertidaksamaan berikut.
a. 3 1 2 + s ÷ x x
b.
2 2
8 x x > ÷
Penyelesaian
a. 3 1 2 + s ÷ x x , memenuhi bentuk ) ( ) ( x g x f s
(i) 2x – 1 ≥ 0  2x ≥ 1
x ≥
2
1

(ii) x + 3 ≥ 0  x ≥ -3
(iii) 2x – 1 ≤ x + 3
 2x - x ≤ 3 + 1
 x ≤ 4
Penyelesaian:
2
1
≤ x ≤ 4
Hp = {x|
2
1
≤ x ≤ 4}

2
1
7
2
1
2
1
(i)
(ii)
Hasil irisan
­3
(i)
2
1
4
4
2
1
(iii)
Hasil irisan
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 82

b.
2 2
8 x x > ÷ , memenuhi bentuk ) ( ) ( x g x f >
(i) 8 – x
2
≥ 0
 x
2
– 8 ≤ 0
 (x + 2√2)(x - 2√2) ≤ 0
 -2√2 ≤ x ≤ 2√2
(ii) x
2
≥ 0  x ≤ 0 atau x ≥ 0
(iii) 8 – x
2
> x
2

 2x
2
– 8 < 0
 x
2
– 4 < 0
 (x – 2)(x + 2) < 0
 -2 < x < 2

Penyelesasian: -2 < x < 2
Hp = {x|-2 < x < 2}

3. Selesaikan pertidaksamaan berikut.
a. 3 1 3 ÷ > + x x
b. 2 4
2
+ < ÷ x x
Penyelesaian
a. 3 1 3 ÷ > + x x , memenuhi bentuk ) ( ) ( x g x f >
(i) 3x + 1 ≥ 0  3x ≥ -1
x ≥
3
1
÷
(ii) 3x + 1 ≥ (x – 3)
2

 3x + 1 ≥ x
2
– 6x + 9
 X
2
– 9x + 8 ≤ 0
 (x – 8)(x – 1) ≤ 0
 1 ≤ x ≤ 8
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 83

3
1
÷
3
1
÷

*) Periksa Penyelesaianan
Untuk x =
3
1
÷ maka 3
3
1
1
3
1
3 ÷ ÷ > +
|
.
|

\
|
÷

3
1
3 1 1 ÷ > + ÷
0 ≥
3
1
3 ÷ (benar)
Penyelesaian:
3
1
÷ < x <8
Hp = {x|
3
1
÷ < x <8}
b. 2 4
2
+ < ÷ x x , memenuhi bentuk ) ( ) ( x g x f <
(i) 4 – x
2
≥ 0
 x
2
– 4 ≤ 0
 (x -2)(x + 2) ≤ 0
 -2 ≤ x ≤ 2
(ii) x + 2 > 0  x > -2
(iii) 4 – x
2
< (x + 2)
2

 4 – x
2
<x
2
+ 4x + 4
 2x
2
+ 4x > 0
 x(x + 2) > 0
 x < -2 atau x > 0
Penyelesasian: 0< x ≤ 2
Hp = {x|0< x ≤ 2}

Uji Kompetensi 14
1. Tentukan himpunan penyelesaian masing-masing pertidaksamaan
berikut ini.
a. 2 1< ÷ x d. 2 4 > ÷ x
b. 3 3 4 > ÷ x e. 1 3 s ÷ x
c. 2 6 2 < + x f. 3 6 3 > ÷ x

­2
2
(i)
­2
0 ­2
(ii)
(iii)

0
Hasil irisan
Amarhadi
Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Page | 84

2. Selesaikan setiap pertidaksamaan berikut!
a. x x 2 6 4 2 ÷ > ÷ d. 3 3 2 6 ÷ > ÷ x x
b. x x 2 1s ÷ e. 1 3 2 ÷ < + x x
c. 3 1 2 + < ÷ x x f. 8 4 1 2 + > ÷ x x
3. Tentukan himpunan penyelesaian masing-masing pertidaksamaan beriky
ini.
a.
2
2 x x > ÷ d. 2 10
2
+ s ÷ x x
b. 3 4 4
2
> + ÷ x x e. 2 4 3 2
2
< ÷ + x x
c. 3 16
2
s ÷ x f. 3 2 2 3
2
> + ÷ x x
4. Selesaikan setiap pertidaksamaan berikut ini.
a. 2
3
2 2
<
÷
÷
x
x
c. 2
1 2
3
s
÷
+
x
x

b. 1
1
1
>
÷
+
x
x
d. 2
3
1 2
>
+
÷
x
x



hidupku berlanjut tanpa buku harian karena tidak banyak orang yang bisa
kupercaya....
itulah aku!!!!

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->