KERANGKA ACUAN KERJA (KAK

)

PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN BIAYA KONSTRUKSI PENYEDIAAN AIR MINUM

TAHUN ANGGARAN 2013

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA DIREKTORAT PENGEMBANGAN AIR MINUM

1

18 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan SPAM. Kementerian Pekerjaan Umum. Peraturan Menteri PU No. maka diperlukan perencanaan dan pembangunan prasarana dan sarana SPAM.1 Maksud : Maksud dari penyelenggaraan kegiatan Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum di Lingkungan Direktorat Pengembangan Air Minum. 2. Penganggaran pembiayaan pembangunan SPAM harus didasarkan pada data harga satuan yang dapat dipercaya serta tepat perhitungan biaya konstruksi SPAM. Sebagai bentuk tanggung jawab dalam melaksanakan pengembangan SPAM. Latar Belakang Sesuai dengan amanat yang tertuang dalam UU No. Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Satker Direktorat Pengembangan Air Minum melaksanakan kegiatan Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum pada TA 2013. penyediaan air minum dilaksanakan melalui pengembangan sistem penyediaan air minum yang menjadi tugas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. dan tentunya diharapkan dapat mewujudkan SPAM yang berkualitas dan bermanfaat sesuai kebutuhan masyarakat. Sebagai instansi Pemerintah yang bertanggung jawab dalam Pengembangan SPAM di Indonesia. Direktorat Jenderal Cipta Karya ini adalah membantu para penyelenggara SPAM baik di pusat maupun di daerah dalam menghitung biaya konstruksi penyediaan air minum. 2. Perencanaan dan pembangunan SPAM membutuhkan dana yang tidak sama antar satu daerah dengan daerah yang lainnya karena perbedaan kebutuhan. Dalam melakukan perhitungan biaya konstruksi diperlukan pedoman yang diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam menentukan perkiraan besarnya alokasi biaya konstruksi pembangunan prasana dan sarana SPAM bagi penyelenggara SPAM di pusat dan daerah. Faktor lain yang memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan besarnya biaya perencanaan dan pembangunan SPAM di daerah adalah perhitungan biaya konstruksi yang menggunakan harga satuan yang berbeda dan berlaku di setiap daerah. Maksud dan Tujuan 2 . 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah No.PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN BIAYA KONSTRUKSI PENYEDIAAN AIR MINUM DI LINGKUNGAN DIREKTORAT PENGEMBANGAN AIR MINUM KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) 1. sehingga kegiatan pembangunan SPAM dapat berjalan lebih efektif dan efisien. kondisi dan desain di setiap lokasi. 16 tahun 2005 tentang Pengembangan SPAM.

000. Peraturan Pemerintah RI No.200.Kajian Harga Satuan Program (TA 2012) a. Studi-studi Terdahulu 10. 8. 1.000.2 Tujuan : Tujuan dari kegiatan Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum adalah tersusunnya pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum yang sudah mempertimbangkan aspek kelayakan harga. dengan nilai pagu Rp. Kegiatan ini dibiayai dengan sumber dana APBN Rupiah murni TA 2013 dalam DIPA Satuan Kerja Direktorat Pengembangan Air Minum.Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) yang berlaku .2. Dokumen kontrak untuk paket-paket kegiatan fisik yang sudah dilaksanakan dan/atau yang sedang berjalan . 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi b. regional wilayah.SNI / SNI DT ABK (Standar Nasional Indonesia Dokumen Teknis Analisis Biaya Konstruksi) mengenai tata cara perhitungan harga satuan atau analisa biaya konstruksi . Lokasi Kegiatan 5. Undang-Undang No. Perpres No. Permen PU 18/PRT/M/2007 tentang Penyelenggaraan SPAM 9.. 16 tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum d. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Data Dasar Standar Teknis 7. Sasaran Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum ini ditujukan untuk pembangunan SPAM melalui jaringan perpipaan dan bukan jaringan perpipaan. Kegiatan pekerjaan ini berpusat di Jakarta dan meliputi seluruh wilayah Indonesia yang menjadi wilayah kerja Direktorat Pengembangan Air Minum.(satu milyar dua ratus juta rupiah) Nama Pejabat Pembuat Komitmen: Perencanaan Teknis Satuan Kerja Direktorat Pengembangan Air Minum 4. 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah e. Sumber Pendanaan 6. Undang-Undang No.Survey dan Updating Daftar Harga Satuan SPAM TA 2010 . Referensi Hukum 3 .Masukan Teknis Renstra Bidang Air Minum Tahun 2010-2014 (TA 2012) . Direktorat Jenderal Cipta Karya. kecenderungan pasar. kondisi geografi. baik yang dikelola secara institusional maupun komunal dan individual.Kajian Penentuan Harga Satuan Konstruksi SPAM TA 2007 . Kementerian Pekerjaan Umum. 3. 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air c. dan faktor-faktor lain yang berpengaruh sesuai kaidah teknis penyusunan Engineering Estimate (EE).

Ruang lingkup area penerapan: Ruang lingkup area yang dicakup oleh kegiatan sebagaimana yang dimaksud dalam Kerangka Acuan Kerja ini berlaku untuk pelaksanaan kegiatan di lingkungan Direktorat Pengembangan Air Minum termasuk instansi dan satker terkait. Permen PU 20/PRT/M/2007 tentang Kebijakan dan Strategi Pengembangan SPAM g. Direktorat Jenderal Cipta Karya kegiatan ini adalah: A. Melakukan diskusi dengan narasumber dan pakar yang telah disepakati oleh Tim Teknis e. Permen PU 01/PRT/M/2010 tentang SPAM Bukan Jaringan Perpipaan h. dan pekerjaan lainnya yang serupa dengan bangunan gedung dapat mengadopsi dari SNI) f. pembetonan/pengecoran. kecenderungan pasar. Survei dilakukan dengan memperhatikan aspek kelayakan harga. Lingkup Kegiatan Ruang lingkup pekerjaan. kondisi geografi. Ruang lingkup kegiatan Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum di Lingkungan Direktorat Pengembangan Air Minum. Melakukan studi literatur terkait analisa dan perhitungan biaya konstruksi yang selama ini digunakan c. tenaga kerja dan produksi untuk konstruksi SPAM (untuk pekerjaan yang berupa bangunan rumah. B. Ruang lingkup kegiatan: Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum di lingkungan Direktorat Pengembangan Air Minum harus meliputi kegiatan sebagai berikut: a. Menentukan suatu metode analisa dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Konstruksi SPAM yang dapat diterapkan 4 . serta proses penyusunan program dan kegiatan tahunan bidang air minum b. dan faktor-faktor lain yang berpengaruh d. Mempelajari dan memahami kebijakan dan strategi (Jakstra) dan Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Pengembangan Air Minum sehingga diperoleh gambaran umum program dan kegiatan Direktorat Pengembangan Air Minum. Permen PU 14/PRT/M/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 11. alat. Permen PU 02/PRT/M/2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2010-2014 i. Melakukan survei pasar terhadap harga komponen-komponen yang diperlukan dalam pembangunan prasarana dan sarana SPAM. regional wilayah.f. Menentukan koefisien volume kebutuhan material.

Data Penyedia Jasa akan memfasilitasi kebutuhan data/informasi yang diperlukan untuk melengkapi penyusunan kegiatan ini. b. analisa dan survei h. Staf Pengawas Pengguna jasa akan membentuk Tim Teknis sebagai pengawas dan pengarah pelaksanaan kegiatan dalam rangka pelaksanaan jasa konsultansi. a. Fasilitas sosialisasi/workshop Penyedia Jasa akan memfasilitasi kegiatan sosialisasi/ workshop sebagaimana yang diperlukan oleh Pengguna Jasa. Penyedia Jasa harus sudah memperhitungkan biaya operasional dan seminar/workshop di Jakarta dalam penawaran 13. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. Peralatan Material. Mendesain dan mengkoordinasikan kegiatan workshop Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum 12. Penyediaan oleh penyedia jasa Penyedia jasa harus menyediakan fasilitas menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan dan harus memperhitungkan semua biaya pengeluaran yang akan dimasukkan dalam biaya penawaran yang terdiri atas: 1. 2. Telepon dan Faksimile serta surat-menyurat. Pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum a. b. c. Keluaran3 Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: a. Formulasi dan rumusan perhitungan biaya konstruksi SPAM c. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 5 . 6. Akomodasi Akomodasi bagi tenaga profesional harus disediakan oleh penyedia jasa dengan atas biaya sendiri. 4. 3. Metode analisa dan perhitungan biaya konstruksi SPAM (mulai dari unit air baku hingga unit pelayanan) sesuai dengan analisa BOW dan/atau SNI (bila ada) dan/atau ISO b. Menyeragamkan formulasi dan merumuskan perhitungan biaya konstruksi SPAM berdasarkan hasil kajian. Notebook dengan cara sewa. Fasilitas perjalanan dinas Pengguna Jasa tidak menyediakan fasilitas perjalanan dinas. 5. Komputer Desktop dengan cara sewa. Alat Tulis Kantor.oleh penyelenggara SPAM. d. Printer dengan cara sewa. sesuai dengan kaidah-kaidah teknik yang berlaku g. Persediaan komputer.

Seminar Kit. Posisi Tenaga Ahli : Ketua Tim (TA Teknik Penyehatan / Teknik Lingkungan) TA Sipil Kualifikasi Keahlian *) JML OB 16. Survey di 32 Provinsi 1. 15. 4. 17. Uang Taksi B. Spanduk. Pendidikan Pengalaman S1 Teknik Air Minum Konstruksi/Ma najemen Rekayasa Konstruksi Manajemen Proyek / Logistik Manajemen Keuangan / Manajemen Operasi Air Minum Air Minum Konstruksi/Ma najemen Rekayasa Konstruksi Manajemen proyek Manajemen 8 Tahun 7 S1 Teknik 5 Tahun 7 TA Teknik Industri S1 Teknik 5 Tahun 7 TA Manajemen TA Teknik Lingkungan Tenaga Pendukung : Asisten TA Air Minum Asisten TA Konstruksi / Manajemen Rekayasa Konstruksi Asisten TA Teknik Industri Asisten TA Manajemen Operator Komputer S1 Manajemen S1 Teknik S1 Teknik S1 Teknik S1 Teknik Industri S1 Ekonomi D3 5 Tahun 5 Tahun 2 Tahun 2 Tahun 2 Tahun 2 Tahun 2 Tahun 7 7 7 7 7 7 7 6 . penggandaan bahan. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan Personil Membantu Direktorat Pengembangan Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyusun Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum. 2.A. Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 7 (tujuh) bulan atau 210 hari kalender. Transport PP 2. Honor Narasumber. Uang saku peserta. Paket seminar fullboard meeting. Workshop di Jakarta 1. 6. 5. Uang Penginapan 3. Uang Harian 4. Honor Moderator. termasuk Pemandu Acara. 3.

Bertanggung jawab untuk merencanakan/mengelola seluruh kegiatan Tim Konsultan untuk mencapai tujuan sebagaimana yang dipersyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja baik dari sisi waktu.  Bertanggung jawab untuk melaksanakan koordinasi antara Tim Konsultan dengan Pengguna Jasa (Direktorat Pengembangan Air Minum). kualitas maupun kuantitasnya. 1 Keterangan Personil Ketua Tim. khususnya di bidang konstruksi / manajemen rekayasa konstruksi SPAM. berpengalaman di bidang konstruksi dan/atau konsultan sekurang-kurangnya selama 8 (delapan) tahun. Ketua Tim haruslah seorang sarjana (S1) Teknik lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. serta pihak pihak lain yang terkait dalam kegiatan penyusunan materi selama kegiatan berlangsung. sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang ditetapkan. Tenaga Ahli Sipil akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. Tenaga Ahli Teknik Penyehatan / Teknik Lingkungan Bidang Air Minum Ketua Tim adalah personil yang telah memiliki pengalaman dalam konstruksi dan/atau studi bidang air minum. Bertanggung jawab untuk mengkonsolidasikan hasil pekerjaan setiap personil dan melaporkannya kepada Pengguna Jasa. Tugas dan tanggung jawab Ketua Tim akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut . Bertanggung jawab atas pengendalian personil Tim Konsultan yang terlibat dalam kegiatan ini. Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Sipil akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:  Membantu Ketua Tim dalam menyusun pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum.17. Ketua Tim akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. Mengkoordinasi kegiatan pembahasan untuk memastikan tercapainya validitas dokumen yang disusun.     Tenaga Ahli Sipil Bidang Konstruksi / Manajemen Rekayasa Konstruksi Tenaga Ahli Sipil haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. memiliki pengalaman dalam bidang konstruksi / manajemen rekayasa konstruksi sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun. 7 .

memiliki pengalaman dalam bidang manajemen keuangan / manajemen operasi sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun. Tenaga Ahli Sipil melaksanakan pembahasan dengan Pengguna Jasa. Membantu Ketua Tim melaksanakan kegiatan workshop Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum. Tenaga Ahli Teknik Industri akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. Tenaga Ahli Teknik Industri melaksanakan pembahasan dengan Pengguna Jasa. Membantu Ketua Tim melaksanakan kegiatan workshop Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum. Tenaga Ahli Sipil menyusun laporan pekerjaan di bidang konstruksi / manajemen rekayasa konstruksi SPAM. 8 . Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Teknik Industri akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:  Membantu Ketua Tim dalam menyusun rencana pengendalian pelaksanaan konstruksi penyediaan air minum (termasuk biaya dan waktu). Dibawah koordinasi Ketua Tim.    Di bawah koordinasi Ketua Tim. Tenaga Ahli Teknik Industri menyusun laporan pekerjaan di bidang manajemen proyek / manajemen konstruksi SPAM. Tenaga Ahli Ekonomi akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. Tenaga Ahli Manajemen Bidang Keuangan / Manajemen Operasi Tenaga Ahli Ekonomi haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Ekonomi akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:   Membantu Ketua Tim dalam menyusun rencana harga pasar yang terkait dengan konstruksi SPAM Membantu Ketua Tim melaksanakan kegiatan workshop/sosialisasi Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum. Tenaga Ahli Teknik Industri Tenaga Ahli Teknik Industri haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara.  Dibawah koordinasi Ketua Tim. memiliki pengalaman dalam bidang manajemen proyek/logistik sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun.  Di bawah koordinasi Ketua Tim.

Tenaga Ahli Konstruksi / Manajemen Rekayasa Konstruksi akan 9 . Tenaga Ahli Teknik Industri melaksanakan pembahasan dengan Pengguna Jasa. Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Ahli Teknik Penyehatan akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:  Membantu Ketua Tim dalam menyusun pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum sesuai standar teknis yang berlaku. memiliki pengalaman dalam bidang air minum sekurangkurangnya 2 (dua) tahun. Asisten Tenaga Ahli Konstruksi/Manajemen Rekayasa Konstruksi Tenaga Ahli Konstruksi / Manajemen Rekayasa Konstruksi haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. Dibawah koordinasi Ketua Tim. memiliki pengalaman dalam bidang sumber daya air sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun. Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Air Minum adalah membantu Tenaga Ahli dalam menyusun pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum. Tenaga Ahli Manajemen melaksanakan pembahasan dengan Pengguna Jasa. Tenaga Ahli Teknik Penyehatan / Teknik Lingkungan Tenaga Ahli Teknik Penyehatan / Teknik Lingkungan haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. Di bawah koordinasi Ketua Tim.  Di bawah koordinasi Ketua Tim. Tenaga Ahli Manajemen menyusun laporan pekerjaan perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum. Tenaga Ahli Teknik Industri menyusun laporan pekerjaan di bidang manajemen proyek / manajemen konstruksi SPAM.    Asisten Tenaga Ahli Air Minum Tenaga Ahli Air Minum haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. Tenaga Ahli Air Minum akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. memiliki pengalaman dalam bidang air minum sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun. Tenaga Ahli Teknik Penyehatan / Teknik Lingkungan akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. Membantu Ketua Tim melaksanakan kegiatan workshop Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum. Dibawah koordinasi Ketua Tim.

AutoCad) dengan pengalaman selama 2 (dua) tahun. Asisten Tenaga Ahli Manajemen akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. 18. Tugas dan tanggung jawab Teknik Industri adalah membantu Tenaga Ahli dalam menyusun pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum. Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Konstruksi / Manajemen Rekayasa Konstruksi adalah membantu Tenaga Ahli dalam menyusun pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum.ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. Asisten Tenaga Ahli Teknik Industri Asisten Tenaga Ahli Teknik Industri haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. Tenaga Pendukung Operator Komputer akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. Asisten Tenaga Ahli Manajemen Asisten Tenaga Ahli Manajemen haruslah seorang sarjana teknik strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang setara. memiliki pengalaman dalam bidang air minum sekurangkurangnya 2 (dua) tahun. Tugas dan tanggung jawab Tenaga Pendukung adalah membantu Tenaga Ahli dalam pengelolaan administrasi dan pekerjaan perkantoran. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Laporan Pendahuluan Penyedia harus membuat jadwal pelaksanaan sesuai kebutuhan untuk Penyusunan Pedoman Perhitungan Biaya Konstruksi Penyediaan Air Minum Laporan Pendahuluan memuat:  Rencana Kerja Tim Kegiatan per Tenaga Ahli 19. 10 . Tenaga Pendukung Operator Komputer Tenaga Pendukung haruslah seorang lulusan SLTA/D3 sekolah negeri atau yang setara. Tugas dan tanggung jawab Teknik Industri adalah membantu Tenaga Ahli dalam menyusun pedoman perhitungan biaya konstruksi penyediaan air minum. dengan kemampuan dalam mengoperasikan komputer (minimal Microsoft Office. Asisten Tenaga Ahli Teknik Industri akan ditempatkan penuh waktu selama 7 (tujuh) bulan atau selama periode kontrak. memiliki pengalaman dalam bidang air minum sekurangkurangnya 2 (dua) tahun.

11 . Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) eksemplar termasuk 1 (satu) asli berikut file (softcopy) dalam cakram padat (compact disc). Laporan Antara Laporan Antara memuat hasil sementara pelaksanaan kegiatan. Metoda Pelaksanaan Kegiatan. 21. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari sejak SPMK diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar berikut file dalam cakram padat (compact disc). Tidak diperlukan. Pemakaian Tenaga Ahli pada kegiatan ini harus dapat memberikan manfaat dalam alih pengetahuan secara optimal melalui kemitraan dengan media diskusi secara rutin dan pembahasan secara berkala. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 210 (dua ratus sepuluh) hari kerja sejak SPMK diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar dan berikut file dalam cakram padat (compact disc). 22. 25. Rencana Mutu Kontrak: Penyedia jasa harus menyusun dan menyerahkan Rencana Mutu Kontrak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak SPMK diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar. Laporan Akhir 23. Laporan Akhir memuat seluruh hasil pelaksanaan kegiatan. Tidak diperlukan.  Jadwal Rencana Pelaksanaan Kegiatan. Produksi dalam Negeri 24. Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Persyaratan Kerjasama Pedoman Pengumpulan data Lapangan Alih Pengetahuan 26.

Jakarta. 20 Februari 2013 12 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful