Makalah Ilmu Sosial Budaya

Fisika 2010

Bab 1 Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai halhal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

1.2

Rumusan Masalah
1. Bagaimana perkembangan sosial dan kebudayaan Indonesia? 2. Faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan sosial budaya di Indonesia?

Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia

1

Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 3.4 Sistematika Penulisan Dalam penyusunan makalah ini kami menggunakan metode penulisan yaitu metode literatur atau kepustakaaan maksudnya kami menggunakan studi kepustakaan dari berbagai literatur berupa media elektronik. Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 2 . Mengetahui hal-hal sosial dan budaya Indonesia apa saja yang mengalami perkembangan 1. Menjelaskan bagaimana perkembangan sosial dan kebudayaan Indonesia? 2. Dalam hal apa saja sosial dan budaya Indonesia mengalami perkembangan? 1. Mengetahui Faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan sosial budaya di Indonesia 3.3 Tujuan Penulisan Yang menjadi tujuan dari penulisan makalah ini adalah hal-hal sebagai berikut: 1.

baik sebagai perwujudan adaptasi kelompok sosial terhadap lingkungan setempat maupun karena kecepatan perkembangannya.1 Masyarakat dan Kebudayaan Indonesia Dinamika sosial dan kebudayaan itu. Karena itulah manusia mengembangkan kebiasaan yang melembaga dalam struktur sosial dan kebudayaan mereka. 2.Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 Bab II Pembahasan Perkembangan Sosial Dan Kebudayaan Indonesia Setiap kehidupan di dunia ini tergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap lingkungannya dalam arti luas. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mengelola lingkungan dan mengolah sumberdaya secara aktif sesuai dengan seleranya. manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif. walaupun luas spektrum dan kecepatannya berbeda-beda. tidak terkecuali melanda masyarakat Indonesia. Demikian pula masyarakat dan kebudayaan Indonesia pernah berkembang dengan pesatnya Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 3 . Karena kemampuannya beradaptasi secara aktif itu pula. Di lain pihak. Akan tetapi berbeda dengan kehidupan lainnya. Manusia tidak sekedar mengandalkan hidup mereka pada kemurahan lingkungan hidupnya seperti ketika Adam dan Hawa hidup di Taman Firdaus. Dinamika sosial itu telah mewujudkan aneka ragam masyarakat dan kebudayaan dunia. manusia berhasil menempatkan diri sebagai makhluk yang tertinggi derajatnya di muka bumi dan paling luas persebarannya memenuhi dunia. kemampuan manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif itu telah membuka peluang bagi pengembangan berbagai bentuk organisasi dan kebudayaan menuju peradaban.

Ada sejumlah kekuatan yang mendorong terjadinya perkembangan sosial budaya masyarakat Indonesia. adalah kekuatan dari luar masyarakat (external factor). seperti pergantian generasi dan berbagai penemuan dan rekayasa setempat. setiap perubahan yang terjadi akan menimbulkan reaksi pro dan kontra terhadap masyarakat atau bangsa yang bersangkutan. Betapapun cepat atau lambatnya perkembangan sosial budaya yang melanda. Besar kecilnya reaksi pro dan kontra itu dapat mengancam kemapanan dan bahkan dapat pula menimbulkan disintegrasi sosial terutama dalam masyarakat majemuk dengan multi kultur seperti Indonesia. Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 4 . seperti pengaruh kontak-kontak antar budaya (culture contact) secara langsung maupun persebaran (unsur) kebudayaan serta perubahan lingkungan hidup yang pada gilirannya dapat memacu perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang harus menata kembali kehidupan mereka . Betapapun. walaupun perkembangannya dewasa ini agak tertinggal apabila dibandingkan dengan perkembangan di negeri maju lainnya. masyarakat dan kebudayaan Indonesia yang beranekaragam itu tidak pernah mengalami kemandegan sebagai perwujudan tanggapan aktif masyarakat terhadap tantangan yang timbul akibat perubahan lingkungan dalam arti luas maupun pergantian generasi. Petama. Secara kategorikal ada 2 kekuatan yang memicu perubahan sosial.Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 di masa lampau. dan factor apapun penyebabnya. adalah kekuatan dari dalam masyarakat sendiri (internal factor). Kedua.

Dalam proses perkembangan sosial budaya itu. Karena itu juga memerlukan tenaga kerja yang berketerampilan dan professional dengan orientasi senantiasa mengejar keberhasilan (achievement orientation). Akibatnya mereka yang tidak siap akan tergusur dan semakin terpuruk hidupnya. norma sosial disamping ketrampilan dan keahlian tenaga kerja dengan sikap mental yang mendukungnya. 2. Tidaklah mengherankan apabila masyarakat Indonesia yang majemuk dengan multi kulturalnya itu seolah-olah mengalami kelimbungan dalam menata kembali tatanan sosial.2. ekonomi dan teknologi yang akan keluar sebagai pemenang dalam persaingan bebas. telah memacu perkembangan tatanan sosial di segenap sektor kehidupan yang pada gilirannya telah menimbulkan berbagai reaksi pro dan kontra di kalangan masyarakat. kenyataan tersebut.1 Penerapan Teknologi Maju Penerapan teknologi maju untuk mempercepat pembangunan nasional selama 32 tahun yang lalu telah menuntut pengembangan perangkat nilai budaya. tanpa disadari. politik dan kebudayaan dewasa ini. Di lain pihak.Makalah Ilmu Sosial Budaya 2. Sedang tuntutan reformasi itu berpangkal pada kegiatan pembangunan nasional yang menerapkan teknologi maju untuk mempercepat pelaksanaannya. Penerapan teknologi maju yang mahal biayanya itu memerlukan penanaman modal yang besar (intensive capital investment). Modal yang besar itu harus dikelola secara professional (management) agar dapat mendatangkan keuntungan materi seoptimal mungkin. biasanya hanya mereka yang mempunyai berbagai keunggulan sosial-politik.2 Perkembangan Budaya dan Sosial Dewasa Ini Fisika 2010 Masyarakat Indonesia dewasa ini sedang mengalami masa pancaroba yang amat dahsyat sebagai akibat tuntutan reformasi secara menyeluruh. Tanpa disadari. norma-norma sosial dan orientasi baru. dan memperlebar serta memperdalam kesenjangan sosial yang pada gilirannya dapat menimbulkan Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 5 . penerapan teknologi maju itu menuntut acuan nilai-nilai budaya.

Ketimpangan sosial-budaya antar penduduk pedesaan dan perkotaan ini pada gilirannya juga menjadi salah satu pemicu perkembangan norma-norma sosial dan nilai-nilai budaya yang befungsi sebagai pedoman dan kerangka acuan penduduk perdesaan yang harus mampu memperluas jaringan sosial secara menguntungkan. Apa yang seringkali dilupakan orang adalah lumpuhnya pranata sosial lama sehingga penduduk seolah-olah kehilangan pedoman dalam melakukan kegiatan. Kalaupun pranata sosial itu masih ada. Pembabatan hutan secara besar.2.besaran tanpa mengenal waktu siang dan malam. Pemenuhan bahan mentah yang diperlukan telah menimbulkan tekanan pada lingkungan yang pada gilirannya mengancam kehidupan penduduk yang dilahirkan. Untuk mengejar keuntungan materi seoptimal mungkin. Seolah-olah telah terjadi kelumpuhan sosial seperti kasus lumpur panas Sidoarjo.2 Keterbatasan Lingkungan (Environment Scarcity) Penerapan teknologi maju yang mahal biayanya cenderung bersifat exploitative dan expansif dalam pelaksanaannya.Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 kecemburuan sosial yang memperbesar potensi konflik sosial. pembalakan liar Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 6 . Di samping itu penerapan teknologi maju juga cenderung tidak mengenal batas lingkungan geografik. mendorong pengusaha untuk menggunakannya secara intensif tanpa mengenal waktu. demikian juga mesin pabrik harus bekerja terus menerus dan mengoah bahan mentah menjadi barang jadi yang siap di lempar ke pasar. namun tidak berfungsi lagi dalam menata kehidupan penduduk sehari-hari. sosial dan kebudayaan maupun politik. Di mana ada sumber daya alam yang diperlukan untuk memperlancar kegiatan industri yang ditopang dengan peralatan modern. dibesarkan dan mengembangkan kehidupan di lingkungan yang di explotasi secara besar-besaran. kesana pula mesin-mesin modern didatangkan dan digunakan tanpa memperhatikan kearifan lingkungan (ecological wisdom) penduduk setempat. 2. mesin-mesin berat yang mahal harganya dan biaya perawatannya.dalam masyarakat majemuk dengan multi kulturnya.

Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 oleh orang kota. penyitaan kayu tebangan tanpa alas an hokum yang jelas. Prinsip senioritas tidak terbatas pada usia. Kelumpuhan sosial berkepanjangan dan berlanjut dengan pertikaian yang disertai kekerasan ataupun amuk. namun akibat sampingannya adalah membuka cakrawala dan keinginan tahu peserta didik.2. akan tetapi tidak disadari oleh kebanyakan orang adalah pendidikan. melainkan juga senioritas Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 7 . itu telah menimbulkan konflik sosial yang 2.2.4 Pendidikan Kekuatan perubahan yang sangat kuat. Walaupun pendidikan di manapun merupakan lembaga sosial yang terutama berfungsi untuk mempersiapkan anggotanya menjadi warga yang trampil dan bertanggung jawab dengan penanaman dan pengukuhan norma sosial dan nilai-nilai budaya yang berlaku. Oleh karena itulah pendidikan dapat menjadi kekuatan perubahan sosial yang amat besar karena menumbuhkan kreativitas peserta didik untuk mengembangkan pembaharuan (innovation). pengakuan HAM dan pengakuan kesetaraan gender serta pengukuhan “personal.3 Peraturan dan Perundang-undangan Sejumlah peraturan dan perundang-undangan diterbitkan pemerintah untuk melindungi hak dan kewajiban segenap warganegara. 2. keberhasilan pendidikan menghantar seseorang untuk meniti jenjang kerja membuka peluang bagi mobilitas sosial yang bersangkutan. Pada gilirannya mobilitas sosial untuk mempengaruhi pola-pola interaksi sosial atau struktur sosial yang berlaku. Di samping kreativitas inovatif yang membekali peserta didik. individual ownership” atas kekayaan keluarga mulai berlaku dan mempengaruhi sikap mental penduduk dengan segala akibatnya. penguasaan lahan oleh mereka yang tidak berhak. seperti UU Perkawinan monogamous.

pendidikan mempunyai fungsi ganda sebagai sarana integrasi bangsa yang menanamkan saling pengertian dan penghormatan terhadap sesama warganegara tanpa membedakan asal-usul dan latar belakang sosial-budaya. perkembangan sosial-budaya di Indonesia akan menghasilkan bencana sosial yang lebih parah. penegakan hukum diperlukan untuk menjain keadilan sosial dan demokratisasi kehidupan berbangsa dalam era reformasi yang memicu perlembangan sosial. Pendidikan sekolah juga dapat berfungsi sebagai peredam potensi konflik dalam masyarakat majemuk dengan multi kulurnya.budaya dewasa ini. Di samping pendidikan. seperti penatian datangnya ratu adil dan gerakan pensucian (purification) yang mengharamkan segala pembaharuan yang dianggap sebagai “biang” kekacauan. Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 8 . pada gilirannya menjadi kekuatan perubahan dari dalam masyarakat yang amat potensial.Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 pendidikan dan jabatan yang diberlakukan dalam menata hubungan sosial dalam masyarakat. Sesungguhnya reformasi mengandung muatan perubahan sosial-budaya yang harus diantisipasi dengan kesiapan masyarakat untuk menerima pembaharuan yang seringkali menimbulkan ketidak pastian dalam prosesnya. keagamaan. Lebih berbahaya lagi kalau gerakan sosial itu diwarnai kepercayaan keagamaan. Dengan demikian pendidikan sekolah sebagai unsur kekuatan perubahan yang diperkenalkan dari luar. kedaerahan dan rasial. kesukubangsaan. Tanpa penegakan hukum secara transparan dan akuntabel. walaupun mereka dengan lantangnya menuntut penataan kembali kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Kebanyakan orang tidak menyadari dampak sosial reformasi. Bahkan dalam masyarakat majemuk Indonesia dengan multi kulturnya. apabila diselenggarakan dengan benar dan secara berkesinambungan. karena hilangnya kepercayaan masyarakat akan mendorong mereka untuk bertindak sendiri sebagaimana nampak gejala awalnya dewasa ini.

Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 Betapa pun masyarakat harus siap menghadapi perubahan sosial budaya yang diniati dan mulai dilaksanakan dengan reformasi yang mengandung makna perkembangan ke arah perbaikan tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 9 .

seperti pergantian generasi dan berbagai penemuan dan rekayasa setempat. Kedua. Secara kategorikal ada 2 kekuatan yang memicu perubahan sosial. Petama. adalah kekuatan dari luar masyarakat (external factor). seperti pengaruh kontak-kontak antar budaya (culture contact) secara langsung maupun persebaran (unsur) kebudayaan serta perubahan lingkungan hidup yang pada gilirannya dapat memacu perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang harus menata kembali kehidupan mereka . adalah kekuatan dari dalam masyarakat sendiri (internal factor).1 Kesimpulan Pada perkembangan sosial budaya masyarakat Indonesia.Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 Bab III Penutup 3. Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 10 .

scribd.com.com. 7 Maret 2011 http://www.com. 19 Mei 2011 http://www.yahoo.wordpress.Makalah Ilmu Sosial Budaya Fisika 2010 Daftar Pustaka http://www.crayonpedia. 7 Maret2011 Perkembangan Sosial dan Kebudayaan Indonesia 11 .wikipedia.com. 19 Mei 2011 http://paknewulan.org. 19 Mei 2011 http://www.