LAPORAN KKL CANGAR TAKSONOMI TUMBUHAN RENDAH

(LUMUT, JAMUR, LICHEN)

Dosen Pengampu: Drs. Sulisetijono, M.Si Ainun Nikmati, M.Si

Oleh Kelompok 7: Zulfikar Aliy Akbar (11620031) Febri Zita N. (11620045) Maulidiah (11620055) Teguh Windi Utari (11620065) Amanatul Mubtadiah (11620078)

JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2012

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Taksonomi Tumbuhan Rendah adalah Mata kuliah khusus jurusan Biologi, Pertanian, atau jurusan Agrobiologi, mata kuliah ini menyajikan dan menerangkan karakteristik dari tumbuhan sederhana atau biasa di sebut Tumbuhan Tingkat Rendah, yang dimana mempelajari klasifikasinya, morfologinya, sampai dengan anotominya, ilmu yang di pelajari adalah Algae, lumut, fungi, dsb. Praktek di lapangan memang sangat penting sebagai media penunjang perkuliahan karena dengan itu mahasiswa dapat mengetahui dan mempelajari secara langsung di alam. Kuliah Kerja Lapangan (KKL) sangatlah penting dilakukan karena ini merupakan suatu kegiatan untuk menunjang sistem perkuliahan, selain itu diadakannya KKL juga sangat membantu untuk mahasiswa memahani topik yang di praktikumkan, dan tidak hanya didapatkan di kelas saja, selain itu juga kegiatan KKL membantu mahasiswa untuk lebih mengetahui makhluk hidup yang ada disuatu tenpat dengan mengetahui tempat hidupnya, dan bagaimana dia mendapatkan makanan, dll. Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang kedua, mahasiswa kembali melakukan KKL yang bertempat di Wana Wisata Cangar Batu Malang dengan tujuan mengidentifikasi lumut, lichen, dan jamur yang berada di hutan lindung cangar, hutan cangar termasuk dalam hutan lindung, maka dari itu diindikasikan banyak spesies tumbuhan tingkat rendah disana, mahasiswa diharapkan untuk bisa mengetahui tempat hidup, dan jenis-jenis dari jamur, lichen, dan jamur yang ada di cangar.

1.2 Tujuan
1. Mengidentifikasi jenis-jenis Jamur, Lichen, dan Lumut yang ada di kawasan cagar alam Cangar Batu-Malang Jawa Timur 2. Studi lapangan keanekaragaman jenis-jenis Jamur, Lichen, dan Lumut yang berhabitat di Hutan lindung.

Mahasiswa lebih mengenal jamur. Mahasiswa lebih mengetahui ekosistem hutan lindung dan tumbuhan yang ada didalamnya. 2. dan lichen yang ada di kawasan hutan lindung cangar. lumut dan lichen secara langsung di habitatnya. 3. Mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis jamur.1.3 Manfaat 1. lumut. .

2. . Lichen dan Lumut sebagai bahan pengamatan lanjutan.1 Waktu Penelitian Kuliah Kerja Lapangan Mata Kuliah Taksonomi Tumbuhan Rendah Tentang Jamur. Lichen. Melakukan pengamatan langsung di Kawasan Hutan Lindung Cangar. Alat Tulis Dokumentasi Kantong plastik Amplop Seperlunya Seperlunya Secukupnya Secukupnya 2. pengamatan di laksanakan pada tanggal 2 Desember 2012. dan Lumut yang ada di kawasan Hutan Lindung. 4.2 Alat dan Bahan Alat dan Bahan yang di gunakan dalam KKL Taksonomi Tumbuhan Rendah ini meliputi : 1. Malang Jawa Timur.3 Cara Kerja Cara kerja KKL Taksonomi Tumbuhan Rendah mahasiswa melakukan pengamatan di hutan lindung cangar Dengan langkah langkah : 1. 2. 4.BAB II METODOLOGI PENELITIAN 2. 3. Lichen. Mengidentifikasi Jamur. dan Lumut. dengan agenda satu kali pengamatan yaitu pada siang. Membawa sampel Jamur. 2. 3. Mengabadikan hasil temuan spesies dengan menggunakan kamera. bertempat di Wahana Wisata Pemandian Air Panas Cangar dan Hutan Lindung Cangar Kota Wisata Batu.

Jamur Bulan (Gymnopus sp) Gambar Hasil Pengamatan Gambar Literatur (Berkeley. Jamur 3. 2012) : Kingdom Fungi Division Basidiomycota Class Basidiomycetes Ordo Agaricales Family Marasmiaceae Genus Gymnopus Spesies Gymnopus sp. .1.1. 2012) Klasifikasi (Berkeley.BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1.

kebun atau di pinggir rumah. jamur kuping (Auricularia). Habitatnya banyak ditemukan tumbuh di atas sarang rayap atau pada tanah yang kandungan organic tanahnya sangat baik. berwarna putih kecoklatan. jamur agaricus (Champignon). . Jamur dapat hidup kapan saja dan di mana saja. yang ditemukan di hutan Cangar mempunyai cirri-ciri morfologi yaitu. lamella. Kehadirannya di dalam kehidupan kita juga sangat beragam.Pengamatan kami menunjukkan bahwa pada spesies Gymnopus sp. Ciri-ciri jamur bulan tudung berwarna putih kekuning-kuningan atau kecoklat-coklatan dengan batang putih bersih. Adapun macam jamur kuping yang ada dan sering dibudidayakan antara lain adalah Jamur merang (Volvariella).musim penghujan terutama angin berhembus dari barat terutama hidup pada tegalan. dan tumbuh di atas tanah yang lembab. selama tersedia substrat yang dibutuhkan dan lingkungan yang menunjang. Merupakan jamur yang belum dibudidayakan. Mereka sering juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti nama daerahnya. entah mendatangkan kerugian atau keuntungan baik secara langsung maupu tidak langsung. berbentuk basidio. jamur-jamur ini merupakan jamur pangan yang banyak dikenal. Demikian juga jamur tiram yang sering juga disebut sebagai jamur mutiara (Loveless. dan banyak lagi. Jamur dami atau jamur kantung di Jateng atau kulat im bere atau im sere di Minahasa. jamur tiram atau mutiara (Pleuterotus). 1989). Sebagai contoh jamur merang atau paddy strow mushroom dikenal juga sebagai supa pare atau jajaban di Jabar. shitake (Lentinus). Hidup pada. kulat sagu atau kulat era di Maluku. dan juga stalk. Pada jamur ini memiliki bagian-bagian jamur seperti cap. jamur bulan (Gymnopus).

berbentuk basidio. . Pada jamur ini memiliki bagian-bagian jamur seperti cap. 2012) : Kerajaan Fungi Division Basidiomycota Kelas Homobasidiomycetes Ordo Polyporales Famili Ganodermataceae Genus Ganoderma Spesies Ganoderma sp Pengamatan kami menunjukkan bahwa pada spesies Ganoderma sp.teksturnya keras tidak seperti jamur yang lain.1.2. Ganoderma sp Gambar Hasil Pengamatan Gambar Literatur (Berkeley. yang ditemukan di hutan Cangar mempunyai cirri-ciri morfologi yaitu. dan juga volva. berwarna coklat seperti kayu.3. dan tumbuh menempel pada kayu yang lapuk dan lembab. 2012) Klasifikasi (Berkeley.

tetapi lebih sering hadir."a keputihan atau jerami berwarna lembut basah selulosa menghancurkan pembusukan kayu" ketika muda. sampai dengan 3 cm tebal. mengkilap dipernis sering kasar diatur dalam kental "zona". tahunan. didistribusikan secara luas di Amerika Utara bagian timur. tapi segera tangguh ( Edmondson. menghasilkan membusuk pantat putih dari kayu batang . 1972). kadang-kadang dengan tints kebiruan ( Edmondson. Daging: Keputihan. sering khas miring menjauh dari satu sisi tutup ( Edmondson. tetapi dengan jatuh tempo kurang lebih berbentuk kipas. 1953). 1972). sama atau tidak teratur.Cap: 5-30 cm. 1972). cukup lembut ketika muda. dipernis dan berwarna seperti topi. pada awalnya tidak teratur menonjol atau memanjang. biasanya memar coklat. 3-14 cm panjang. dan dilaporkan dari Southwest ( Edmondson. tabung sampai 2 cm ( Edmondson. bengkok. dengan 4-6 kecil (hampir tak terlihat dengan mata telanjang) melingkar pori-pori per mm. dan kemudian "jaringan retak diisi dengan putih miselium "dengan" titik-titik hitam banyak di seluruh kayu "(Overholts. tumbuh sendiri atau gregariously. ketika muda sering dengan zona kuning cerah dan putih menuju margin. menjadi kecoklatan suram di usia. Ekologi: parasit pada tumbuhan runjung hidup (terutama Timur hemlock ) dan saprobik pada deadwood conifers. Stem: Kadang-kadang tidak ada. merah sampai coklat kemerahan saat dewasa. . 1972). dengan permukaan. Permukaan Pori: Putih. 1972).

. bentuknya seperti kuping. fuciformis Pengamatan kami menunjukkan bahwa pada spesies T.3. Tremella fuciformis Gambar Hasil Pengamatan Gambar Literatur (Berkeley. dan tumbuh menempel pada kayu yang lapuk dan lembab. lamella.1. Pada jamur ini memiliki bagian-bagian jamur seperti cap. dan stalk yang pendek. 2012) Klasifikasi (Berkeley.teksturnya lunak. berwarna putih bening. berbentuk basidio. berlendir.3. 2012): Kerajaan Fungi Division Basidiomycota Kelas Heterobasidiomycetes Ordo Tremellales Family Tremellaceae Genus Tremella Species T. fuciformis yang ditemukan di hutan Cangar mempunyai cirri-ciri morfologi yaitu.

jamur kuping kurang menarik bila dihidangkan sebagai bahan makanan.Jamur kuping putih (Tremella fuciformis) adalah salah satu spesies dari kelas Heterobasidiomycetes (jelly fungi) dengan tubuh buah seperti berbentuk rumbai-rumbai tidak beraturan. ringan dan berjumlah banyak. Agrobisnis jamur memiliki prospek cerah untuk dikembangkan ke skala agroindustri dikarenakan agroindustri ini tidak menggunakan lahan yang tidak terlalu luas. waktu tanam dari bibit hingga pemanenean sangat singkat. 2004). serpihan kayu. tauco jamur. Selain aman dikonsumsi. harga jual jamur tinggi. Siklus hidup jamur kuping seperti halnya jamur tiram maupun shiitake meliputi. 1991). Jamur kuping telah dijadikan sebagai bahan berbagai masakan seperti Sayur kimlo. Namun jamur kuping sudah dikenal dekat sebagai bahan makanan yang memiliki khasiat sebagai obat dan penawar racun (Aslan. . 2004). dan berkhasiat sebagai obat dan penawar racun yang dihasilkan dari lendir jamur kuping (Aslan. tubuh buah sudah tua menghasilkan spora yang berbentuk kecil. Dari segi gastronomik ataupun organoleptik (rasa. 2004). berwarna putih dan sangat bening seperti agaragar (Latifah. maka Spora tersebut akan berkecambah membentuk miselia (Latifah. bersifat non kolesterol. kemudian direndam dengan air dalam waktu relatif singkat akan kembali seperti bentuk dan ukuran segarnya. 1991). sukiyaki. Selanjutnya spora tersebut jatuh pada tempat yang sesuai dengan persyaratan hisupnya seperti kayu mati atau bahan berselulosa dan dalam kondisi lembab. dan aspek nilia gizi tinggi untuk kesehatan dan pengobatan. dan bakmi jamur dengan rasa yang lezat dan tekstur lunak yang terasa segar dan kering (Latifah. aroma dan penampilan). Jamur kuping merupakan salah satu konsumsi jamur yang memiliki sifat saat dikeringkan lama. bekatul. bahan baku untuk penanaman jamur dalam bentuk limbah seperti serbuk gergaji. nasi goreng jamur.

Pleurotus ostreatus Gambar Hasil Pengamatan Gambar Literatur (Berkeley. 1991).4. Untuk mengurangi panas dalam. 3. ketebalan.Lendir yang dihasilkan jamur kuping selama dimasak dapat menjadi pengental. Jamur kuping yang mempunyai bentuk tubuh buah kecil (sering disebut jamur kuping tikus) digemari oleh konsumen karena waranya lebih muda. 1991). Jamur kuping selain untuk ramuan makanan juga unuk pengobatan. mengurangi rasa sakit pada kulit akibat luka bakar (Aslan. 2012) . dan rasanya sesuai dengan selera. dan warnanya. Jamur kuping yang tubuh buahnya melebar (jamur kuping gajah) rasanya sedikit kenyal atau alot sehingga kurang disenangi karena harus diiris kecil-kecil bila akan dimasak (Aslan.1. Jamur kuping dapat dibedakan berdasarkan bentuk. Lendir jamur kuping dapat menonaktifkan atau menetralkan kolesterol.

Jejak spora putih sampai ungu muda atau abuabu keunguan. tetapi lunak pada bagian yang berdekatan dengan tangkai. Malang ini menunjukkan secara morfologi. bentuk seperti tiram. bau dan rasa tidak merangsang. tetapi tidak lengket.Klasifikasi (Berkeley. panjang 0. gemuk. atau cokelat tua (kadang-kadang kekuningan pada jamur dewasa. warna bervariasi dari putih sampai abu-abu. HabitatJamur tiram tumbuh soliter. permukaan licin. koko. umumnya berambut atau berbulu kapas paling sedikit di dasar. padat. tetapi umumnya membentuk massa menyerupai susunan papan pada batang kayu.2. Di alam. jamur tiram banyak dijumpai tumbuh pada tumpukan limbah biji kopi (Karmana. dan tidak di pusat atau lateral (tetapi kadang-kadang di pusat).0 cm. . Daging tebal. lebar. berwarna putih. licin. nonamiloid. Bilah cukup berdekatan.54. kuat. Tudung mempunyai diameter 4-15 cm atau lebih. agak berminyak ketika lembab. kokoh. cembung kemudian menjadi rata atau kadang-kadang membentuk corong. 2012): Kingdom Fungi Devisi Mycota Kelas Basidiomycetes Ordo Agaricales Family Tricholomataceae Genus Pleurotus Spesies Pleurotus ostreatus Hasil pengamatan dari jamur Pleurotus ostreatus yang kami temukan di batang pohon yang telah tumbang. cokelat. bentuk lonjong sampai jorong. Cadar tidak ada. warna putih atau keabuan dan sering kali berubah menjadi kekuningan ketika dewasa. berukuran 7-9 x 3-4 mikron. Tangkai tidak ada atau jika ada biasanya pendek. 1987). di Hutan Lindung Cangar. kering.

Tubuh buah jamur tiram memiliki tangkai yang tumbuh menyamping (bahasa Latin: pleurotus) dan bentuknya seperti tiram (ostreatus) sehingga jamur tiram mempunyai nama binomial Pleurotus ostreatus . jamur tiram juga memiliki spora berbentuk batang berukuran 8-11×3-4μm serta miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat (Latifah. Selain itu. Bagian tudung dari jamur tersebut berubah warna dari hitam. coklat.1.2. dengan permukaan yang hampir licin. 2004). hingga putih. abu-abu.2. Marchantia polymorpha Gambar hasil Pengamatan Gambar Literatur (Berkeley. 2012) Klasifikasi (Berkeley. diameter 5-20 cm yang bertepi tudung mulus sedikit berlekuk. 3. 2012): Kingdom Plantae Devisio Marchantiophyta Classis Marchantiopsida Ordo Marchantiales Familia Marchantiaceae Genus Marchantia Spesies Marchantia polymorpha . Lumut 3.

dan daun. Lumut hati (Marchantia polymorpha) ini kami temukan menempel pada dinding selokan dan pada batu yang lingkungannya sangat lembab di Pemandian Air Panas Cangar. terutama di daerah yang lembab. 1987). yaitu tumbuhan jantan. Tubuhnya memiliki struktur yang menyerupai akar. Reproduksi seksual pada Marchantia melibatkan dua jenis tumbuhan. Bentuk tubuhnya berupa lembaran mirip bentuk hati dan banyak lekukan. atau dinding tua yang lembab. kurang lebih 1 cm lebarnya. berdaging. Lumut hati banyak ditemukan menempel di bebatuan. tanah.Pengamatan kami menunjukkan bahwa pada spesies Lumut hati (Marchantia polymorpha) secara makrokopis menunjukkan bahwa morfologi dari lumut hati ini yaitu talus berbentuk seperti pita. dan mempunyai suatu rusuk tengah yang tidak begitu menonjol. 1987). Permukaan atas talus mempunyai lapisan kutikula sehingga hampir mungkin di lalui air. yang mengandung reseptakel anteridium dan tumbuhan betina yang mengandung reseptakel arkegonium. Pada sisi bawah terdapat sisik-sisik perut dan rizoid-rizoid yang bersifat fototrop negatif. Dulu digunakan sebagai bahan obat penyakit hati. menggarpu. sedangkan pada Anteredium (jantan) bentuk paying torehnya dangkal. agak tebal. Gametangium didukung oleh suatu cabang talus yang tumbuh tegak. Sisa-sisa jaringan talus berupa sel-sel yang tidak mengandung klorofil dan berguna sebagai tempat penimbunan zat makanan cadangan. (hepar) (Karmana. bercabang-cabang. Beberapa hasil pengamatan menyatakan bahwa tumbuhan ini sering tumbuh di daerah-daerah rusak akibat terbakar. Hal ini menyebabkan banyak yang menganggap kelompok lumut hati merupakan kelompok peralihan dari tumbuhan Thallophyta menuju Cormophyta (Karmana. tumbuhan yang tersebar luas pada hutan yang lembab dan ternaung. . Terlihat bahwa pada Arkegonium ( betina) bentuk paying torehnya dalam. batang.

3. Terdapat rizhoid yang berbentuk benang-benang yang menyerupai akar. Polytricum sp. Terlihat jelas pada bagian atas talus terdapat kapsula yang merupakan tempat spora. Pengamatan kami menunjukkan bahwa pada spesies Lumut daun (Polytrichum sp. Membentuk koloni yang luas dan membentuk benang.2. Daun kecil memanjang seperti pisau. . Lumut daun ini kami temukan pada dinding tangga. Gambar Hasil Pengamatan Gambar Literatur (Berkeley. tanah dan bebatuan dengan lingkungan yang lembat di lokasi Pemandian Air Panas Cangar. batang pohon. 2012): Kingdom Plantae Devisio Bryophyta Classis Bryopsida Ordo Polytricales Familia Polytrichaceae Genus Polytrichum Spesies Polytrichum sp.) secara makrokopis menunjukkan bahwa morfologi dari lumut daun ini yaitu berupa talus dan mempunyai tangkai sporangium bersifat elastis.2. Batang tegak dan tidak bercabang. 2012) Klasifikasi (Berkeley.

dan daun. Lumut daun hidup berkelompok. generatif dengan arkegonium yang menghasilkan ovum dan anteridium yang menghasilkan sperma.Lumut Daun (Bryopsida) disebut juga Lumut Sejati. Lumut Tanduk (Anthoceratopsida) Gambar hasil Pengamatan Gambar Literatur (Berkeley. 2003). Tubuhnya mempunyai struktur yg mirip batang.Contoh lumut daun adalah Polytrichum merupakan lumut berumah satu (Campbel.Bentuk tubuhnya berupa tumbuhan kecil dengan bagian seperti akar (rizoid). lumut daun merupakan kelompok lumut terbanyak dibandingkan dengan lumut lainnya. Fase dominannya adalah fase gametofit. Akarnya belum berupa akar.3. dan hidup tergantung pada gametofit. berumur pendek. 3. batang. 1972).2. tetapi tidak mempunyai sel atau jaringan dan fungsi seperti pada tumbuhan tingkat tinggi (Edmondson. masih berupa rhizoid. daun. membentuk hamparan tebal seperti beludru. Mempunyai struktur seperti akar (rizoid) dan struktur spt daun. dan akar. Sporofit pada umumnya lebih kecil. Reproduksi vegetatif dengan spora. 2012) . yaitu sekitar 10 ribu spesies.

Berdasarkan analisis asam nukleat. Reproduksi seperti lumut hati (Edmondson. Sporofitnya berupa kapsul memanjang. Ciri-ciri Lumut Tanduk tubuhnya mirip lumut hati. Hidup di tepi sungai. Gametofitnya berupa talus yg lebar dan tipis dgn tepi yg berlekuk. atau sepanjang selokan.sp Pengamatan kami menunjukkan bahwa pada spesies Lumut tanduk (Antheceroptopsida. 1972). ternyata lumut ini berkerabatan paling dekat dengan tumbuhan berpembuluh dibanding dari kelas lain pada tumbuhan lumut. ttpi berbeda pd sporofitnya. danau. Namun Sporofitnya berupa kapsul memanjang.sp) secara makrokopis menunjukkan bahwa morfologi dari lumut tanduk ini yaitu berupa talus.Contoh lumut tanduk adalah anthoceros laevis (Karmana. Mempunyai gametofit lumut hati. Lumut daun ini kami temukan pada bebatuan dengan lingkungan yang lembab di lokasi Pemandian Air Panas Cangar. lebih besar dari kebanyakan tumbuhan lumut. masing – masing mempunyai kloroplas tunggal yang berukuran besar.Klasifikasi (Berkeley. Rhizoid berada . 1987). Sel Lumut Tanduk hanya memiliki satu Kloroplas. Lumut Tanduk memiliki bentuk tubuh seperti Lumut Hati yaitu berupa Talus. 2012): Kingdom Plantae Divisio Antheceroptophyta Classis : Antheceroptopsida Ordo Antheceroptoceales Family Antheceroptoceae Genus Antheceroptopsida Spesies Antheceroptopsida. perbedaannya adalah terletak pada sporofit lumut ini mempunyai kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk dari gametofit. Lumut tanduk terdiri dari 100 spesies antara lain anthoceros sp.

2012) Klasifikasi (Berkeley.2003).1 Xanthoparmelia cumberladia Gambar pengamatan Gambar literatur (Dereila. dan kulit beberapa pohon di taman hutan rakyat R. dengan permukaan yang licin namun berbubuk.1 Crustose 3. thalusnya berwarna abuabu. Oleh sebab itu dimasukkan ke jenis . Habitatnya didaerah yg mempunyai kelembaban tinggi (Campbel.3. melekat erat keseluruhan pada substrat.pada bagian ventral.1. 3.3. Nampak seperti diselimuti spora. Soeryo Cangar.3 Lichen 3. 2012): Kingdom fungi Divisi Ascomycota Class Ascomycetes Family Parmaliaceae Genus Xanthoparmelia Spesies Xanthoparmelia cumberlandia Pembahasan Kami menemukan lichen jenis ini menempel pada batuan.

1. Terjadi kesamaan antara literature diatas dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi di lapangan.1. dari jaringan lichen lainnya. 2002).2012) . Jenis ini sulit unutuk mencabutnya tanpa merusak substratnya (Yurnaliza.2. tipis dan selalu melekat kepada permukaan baru. 4. lichen ini sulit untuk di ambil tanpa benar-benar merusak substratnya. Dengan penampakan thalus yang demikian. kulit pohon. yang juga menutupi substrat.1 Peltigera membranacea Gambar pengamatan Gambar literatur (Dereila.2 Foliose 4. sulisetijono (2009) berpendapat bahwa Crustose merupakan jenis lichen ynag menempel mengeras seperti kulit.lichen crustose. Mereka sangat tipis. Thalusnya lembut dan terus tumbuh bisa ditunjukkan dengan retakan atau memecah yang tidak beraturan. datar. Crustose merupakan lichen ynag memiliki ukuran thalus yang kecil. atau tanah.

2012) Klasifikasi (Berkeley. 2012): Kingdom fungi Divisi Ascomycota Kelas Lecanoromycetes Ordo Peltigerales Family Peltigeraceae Genus Peltigera Species Peltigera membranacea 3. 2012): Kingdom fungi Divisi ascomycota Classis Lecanoromycetes Ordo Peltigerales Family Lobariaceae Genus Lobaria Species Lobaria. pulmonaria .3.2.2 Lobaria pulmonaria Gambar pengamatan Gambar literature (Dereila.Klasifikasi (Berkeley.

3.3 Parmelia sulcata Gambar pengamatan Gambar literatur (Dereila.3.4 Platismatia herrei Gambar pengamatan Gambar literatur (Dereila.3.2012) .2012) Klasifikasi Kingdom fungi Divisi Ascomycota Classis Lecanoromycetes Ordo Lecanorales Family Parmeliaceae Genus Parmelia Species Parmelia sulcata 3.2.2.

Bagian permukaan atas dan bawah berbeda.hifa yang menonjol kea rah substrat untuk mengkokohkan thalusnya (Fauzi. dari beberapa literature yang kami peroleh menyatakan bahwa lichen dengan bentuk Foliose memiliki thalus seperti daun yang menempel. hitam kecoklatan terdiri dari hifa. parmelia. Sedangkan jenis yang lainnya berwarna abu-abu kehijauan. Yaitu memiliki warna abu-abu atau kehijauan. pada Peltigera membranacea thalusnya berwarna hitam dan terkadang muncul semacam buah berwarna orange pada ujungnya. Rizhines ini juga berfungsi sebagai alat untuk mengabsorbsi makanan. . Thalusnya datar. Lichens ini melekat pada bahu ranting dengan rhizines. lebar. banyak lekukan seperti daun yang mengkerut berputar.Klasifikasi (Berkeley. Contoh: Xanthoria. (2000) Lichen foliose memiliki struktur seperti daun yang tersusun dari lobus-lobus. Licheb ini relative lebiih longgar melekat pada substratnya. Phycia. Pehlgeta. Pulmonaria Nampak seperti lembarean daun berwarna hijau. pada bagian korteks terdapat rambut-rambut yaitu suatu berkas yang mampat.2011). Sedang pada Lobaria. Karakteristik Parmelia sp. Terlihat seperti lembaran daun. 2012): Kingdom fungi Divisi Ascomycota Classis Lecanoromycetes Ordo Lecanorales Family Parmeliaceae Genus Platismatia Species Platismatia herrei Pembahasan Beberapa lichen yang telah teridentifikadi di atas nampak memiliki thalus yang mana sebagiannya menjungkat keudara. Sabariah.

3. serta beberapa tumbuhan tingkat tinggi. Beberapa jenis lichen berbentuk Foliose dimanfaatkan untuk mewarna alamu. dan ranting-ranting. lumut kerak ini termasuk dalam kelas Ascolichenes. seperti anggrek dan paku-pakuan.3.1 Usnea subdifloridana Gambar pengamatan Gambar literatur ` (Dereila.2004). Untuk parmelia jenis ini.2012) . kulit pohon.3. dan beberapa dapat mengeluarkan racun.3 Fructicose 3. sehingga jika terjadi kontak akan mengakibatkan gatal-gatal dan dermatitis pada kulit. dan thallusnya berupa Foliose (Selamet. hidup bersama dengan organism lain seperti jamur dan lumut. Parmelia. Lumut kerak ini tipe tubuh buahnya adalah Apothecium yang terletak di tepi thalusnya. Bentuknya hamper bulat.Lichen-lichen Foliose. 3. bagian tengahnya berwarna hijau keputihan lalu agak kepinggir lagi berwarna abu-abu. Habitatnya biasanya terdapat pepohonan atau bebatuan. yang teridentifikasi ini mayoritas kami temukan di batang-batang pohon. Lumut kerak ini merupakan simbiosis antara Cholophyceae (Alga Hijau) dengan Ascomycetes.

Cabangnya samping tidak menyempit dimana meraka menempel pada batang (mereka berada di beberapa spesies). 2004). 2004). daun-daunan atau cabang (Selamet. 2004). seperti asma. Thallus tumbuh tegak atau menggatnung pada batu. Beberapa specimen dapat terdiri dari hanya satu batang dan cabang samping. Batang dan cabang yang tercakup dalam patch dari soredia atau isidia.Pembahasan Beradasarkan pengamatan kami. Membuat Usnea sulit untuk diidentifikasi (Selamet. Ini berbeda dari berbagai jenis (lebat dengan batang sederhana). Usnea subdifloridana memiliki thalus yang menggatnung. Lichen dengan bentuk foliose ini berfungsi selain sebagai indicator pencemaran lingkungan. hanya pada bagian rizoidny ynag menempel pada substrat. sedangkan bagian yang lain menjuntai kebawah. . juga sering digunakan sebagai obat beberapa penyakit. dan juga hepatitis(Selamet. Disebut Fructicose karena fisiknya nampak seperti semak kecil. Thallusnya berupa semak dan memiliki banyak cabang dengan bentuk seperti pita. biasanya menggerombol nampak seperti semak-semak yang bercabang dan tumbuh muncul pada permukaan kulit pohon.

Saran Kuliah kerja lapangan ini butuh keseriusan dan kekompakan dengan kelompok . Yang kami amati pada hutan Cangar ini khususnya adalah spesies jamur. Lumut ditinjau dari struktur tubuhnya. Platismatia herrei. Parmelia sulcata. Lichen adalah gabungan fungi dan alga sehingga secara morfologi dan fisiologi merupakan satu kesatuan. Contoh jamur yang kami temukan adalah Jamur Bulan (Gymnopus sp). namun yang dapat di identifikasi oleh kelompok kami adalah Xanthoparmelia cumberlandia.2. Habitat hamper semua tumbuhan lumut adalah pada tempat lembab dan teduh. Usnea subdifloridana. Lobaria pulmonaria. merupakan tumbuhan talus. lichen. Kebanyakan semua spesies lichen ini kami temukan di batang pohon yang masih hidup maupun yang sudah tumbang. Bryopsida. Antheceroptopsida.BAB IV PENUTUP 4. Pleurotus ostreatus. Peligera membnacea. Jamur hidup sebagai saprofit atau parasit. Spesies yang kami temukan banyak. fuciformis.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan kami dapat disimpulkan bahwa di lokasi Pemandian Air Panas Cangar banyak bermacam-macam spesies tumbuhan. ada yang dalam air namun kebanyakan berada di daratan. Di hutan Cangar ini kami banyak menemukan tumbuhan lumut yang tergolong kelas Marchantiopsida. 4. Semua spesies jamur yang kami temukan di hutan Cangar tergolong kelas Basidiomycota. T. Ganoderma sp. dan lumut.

barkeley/ htmldiakses 8 Desember 2012 http://www. 2004. Kesehatan Lingkungan. Sukiman. Jakarta: Erlangga Edmondson.2003.Freshwater Biology. 2012.com http://www. Eva. Klasifikasi. http://www. Malang: UIN Press Tjitrisoepomo. Taksonomi Tumbuhan. Yogyakarta: Kanisius Campbel.dereila.Prinsip-prinsipBiologiTumbuhanuntuk Daerah Tropik 2. Biologi 2.biolib. 2006.blogspot. Karakteristik.DAFTAR PUSTAKA Aslan. Lichens. 1989. Bandung: Grafindo Selamet. dan Kegunaan. cagar alam pengandaran.Biologi . Gembong. Lichen identification. A. Bandung: Ganeca Exact Latifah. Fungi.czdiakses 8 Desember 2012 . Penelelitian jamur dan lumut.McGraw-Hill Book Company. L. http://fauzihamzahmuhammad.ucmp. 2010.1972 . Yogyakarta: UGM Press Yurnaliza. Muhammad. 2004.net.com Fauzi. 1991.1987. 2011. Biologi Jilid 3.iddiakses 8 Desember 2012 http://www. Bandung: UGM Press Sulisetijono. Biologi. Sumurat Jail. Sumatera Utara: USU Dereila. Bandung: RemajaRosdakarya Loveless. BudidayaJamur. New York Karmana.R. M. Jakarta: PT Gramedia Sabariah. 2000.iptek. 2009.