Rencana „Deep Tunnel Jakarta‟: Apakah Memang Solusi yang Terbaik, untuk Meredam Banjir Jakarta?

HL | 28 December 2012 | 10:13 Dibaca: 2004 Komentar: 39 9 bermanfaat

By Christie Damayanti

Deep Tunnel yang akan membelah bumi Jakarta, merupakan salah satu solusi untuk pencegahan banjir. Ide cantik dan berteknologi tinggi. Konsep ini banyak terdapat di negara maju. Semisal di Chicago dan di New York. Deep Tunnel disana dipakai benar2 untuk saluran air bawah tanah. Terowongan itu besar sekali bahkan bisa mendirikan bangunan bertingkat 3. Dan karena salurannya bersih serta warga New York sangat disiplin memelihara kebersihan, justru Deep Tunnel disana banyak dimanfaatkan oleh tuna wisma New York untuk tempat tinggal. Walau itu bukan untuk tempat tinggal, tetapi tuna wisma di New York ( mungkin ) ‟sebanyak‟ tuna wisma di Jakarta.

Dananya sekitar $3 billion. tetapi Chicago tetap sangat concern dengan limbah2 kota.Reklamasi air di Chicago Chicago sudah lama mempunyai masalah dengan air dan limbah yang meluar ke Danau Michigan. bekerja sama dengan Perancis. dimana danau ini merupakan sumber air minum kota. „Water Tunnel‟ di New York Deep Tunnel yang lebih besar lagi di Amerika adalah di bawah kota New York dengan dana mencapai $6 billion! Proyek ini sangat besar! Dibagi beberapa tahan dan yang pertama disahkan tahun 1954. tim peneliti deep tunnel Chicago memprediksi bajhwa sistim ini mulai tidak mencukup karena sekarang curah hujan memang terlalu tinggi karena global warming ….chicagotibune.. Yang kedua . Walau proyek ini sudah selesai. Jadi tahun 1970-an Chicago membangun Chicago Deep Tunnel.com Jika deep tunnel jadi terbangun di Jakarta. mereka membangun „amazing deep tunnel‟ sepanjang 109 miles dengan kedalaman ratusan meter dibawah kota Chicago dan berdimensi puluhan diameter. article. sampah rumah tangga dan sampah alam. Lebih dari 30 tahun. Limbah2 ini termasuk limbah manusia. mampukah Jakarta untuk mendiplinkan warganya untuk menjaga kebersihan? Tidak membuang sampah sembarangan? MCK2 ilegal di daerah2 ’slum’ di Jakarta? Dan berita buruknya sekarang ini.

aku melihat asap mengepul keluar dari lubang2 dari jalanan. karena foito itu „bercerita‟ tentang „kehidupan tuna wisma‟ disana …. Dan ketika itu juga aku membuka majalah tentang terowongan disana dengan foto2 yang jelas dan nembuat aku sangat tertarik. salah?? . mengapa Jakarta tidak seperti itu? Ini pikiranku waktu itu lho. Terowongan membentang di kota New York berada di kedalaman 800 meter ini terbangun selama 65 tahun! Dan seperti kota Chicago.. dan aku semakin cari tahu. Apakah konsep pikirku sejak anak2. dan beliau bercerita tentang sebuah terowongan besar di sepanjang kota New York. dan akhirnya konsep pikirku berkembang bukan hanya gorong2 kota tetapi sampai tentang urban planning. Aku bertanya kepada papaku tentang asap itu dan apakah itu berbahaya. deep tunnel bukan sekedar untuk saluran air saja. aku sungguh sudah mengamati tentang gorong2 ini. aku sangat ingin tahu tentang itu dan aku mulai mencari tahu. dan semua lubang keluar asap. dimana seorang laki2 di New York hanya keluar pada malam hari karena wajahnya sangat buruk dan dia tinggal di terowongan tersebut. Musim dingin disana. Dulu sebagai anak2.tahun 1970 dengan pipa sepanjang sekitar 60 mil dan rencana ketiga akan dibuka tahun 2020. tetapi warga New York harus mampu mendisipilkan diri untuk menjaga kebersihan. Setelah itu aku sudah berpikir. Ketika itu ada film anak2 tentang „beauty and the beast‟.com Ketika pertama kali aku ke New York ( aku masih kecil ). mengapa Jakarta tidak mencontoh seperti itu. tradeslive. berjalan2 disekitar hotel tempat kami menginap.

membyang sampah sembarangan! Sering aku . Masalah besar yang harus kita pikirkan adalah tentang karakter warga Jakarta khususnya. apakah para peneliti sudah menghitung debet air di jakarta? Karena air yang ada di Jakarta bukan hanya dari hujan yang sekarang curah hujannya semakin tinggi saja. Jangankan warga2 di daerah ‟slum‟ Jakarta. pekerjaan manusia tidak bisa mengalahkan siklus alam. air akan terhambat jika sampah atau limbah menumpuk. harus SEGERA dituntaskan! Karena semuanya akan sia2. Bahwa kita sangat tidak berdisiplin untuk menjaga kebersihan. Banyak sebenarnya yang bisa dipetik untuk Jakarta yang lebih baik. sehingga konsep ini dipandang baik. dan warga Indonesia umumnya. ahli air. Sehingga konsep normalisasi sungai2 dari Bogor ke Jakarta. aku agak termenung ketika mulai menyadari bahwa kota Jakarta yang aku cintai ini.com Rencana „Deep Tunnel Jakarta‟ ini menurut aku seharusnya sudah di teliti oleh banyak ahli2 ( termasuk ahli konstruksi. Dengan membangun apapun dan dengan desain secanggih bagaimanapun. ahli lingkungan dan sebagainya ). salah satunya aliran air. tidak berusaha untuk melihat.Rencana „Deep Tunnel‟ Jakarta Konsepnya memang bagus dan cukup brillian. mengamati dan mengambil contoh2 yang baik dari kota2 lain di seluruh dunia. bebasbanjir2025.. dengan selebar 16 meter di sepanjang koridor jalan MT Haryono hingga Pluit. Sejak dulu sebagai urban planner dan mengamati banyak kota di dunia. aku sering melihat warga Jakarta yang notobene „kaya‟ dan berpendidikan tinggi. Salah satunya tentang gorong2 kota …. Tetapi seperti yang aku baca disebuah koran ibukota. tetapi ada aliran air besar dari Bogor. termasuk pendislinkan warga Bogor dan Jakarta. Bahwa dimana aliran air sama saja.

Dan walaupun Deep Tunnel Jakarta jadi terbangun. membuang tissue bahkan sampah di jalan raya! Termasuk mahasiswa2 yang notebene generasi muda berpendidikan tinngi. Tetapi Tidak Peduli dengan Penyerapan dan Jakarta Bebas Banjir? Berusahalah untuk Mengelola ‘Ruang Terbuka Hijau!’). Tetapi jika disiplin warga hanya „tinggal di tempat saja‟. walau di Amerika sudah dibangun puluhan tahun yang lalu.. atau setidaknya Jakarta bisa diajak maju??? Konsep Deep Tunnel merupakan konsep teknologi maju. yang dengan seenaknya saja melempar botol plastik atau kaleng minuman ringan sambil menendangnya …. Mengapa Baru Sekarang dalam Pencegahan Banjir di Jakarta?. sehingga kita hanya melihat peta Jakarta secara 2 dimensi saja …… . Untuk pemda Jakarta. karena kita tidak punya peta konsur Jakarta. seperti di tulisan2ku ( lihat tulisankuPengendalian Banjir? Tidak Cukup Hanya Membuat Drainage Saja. bisa dipelajari..melihat dari kaca mobil di depan mobilku. Memprihatinkan! Bagaimana Indonesia. secara peta kontur Jakarta sama sekali tidak ada. Slogan ‘Jakarta Bebas Banjir’. apakah sedikit solusi tentang cerita kontur Jakarta di tulisanku dibawah ini. dan karena Tuhan sudah menciptakan alam dengan sangat sempurna …. akan sangat disayangkan bahwa Indonesia atau Jakarta hanya merupakan „tempat sampah‟ dari hasil teknologi yang hanya bisa di „kais2′ oleh sebagian kecil warga yang peduli dengan kebersihan dan lingkungnnya. sehingga konsep air mengalir di Jakarta tidak terekam? Air dengan bebas mengalir tanpa bisa dikendalikan. RTH dan lingkungan tetap harus terus di galakkan karena siklus alam tidak akan terbantahkan.

semua penyebab banjir tersebut sudah diketahui. Sepertinya.Banjir di Jakarta. Penyebab Serta (Sedikit) Saran Mengatasinya REP | 24 November 2010 | 13:10 Dibaca: 2758 Komentar: 12 1 inspiratif By Christie Damayanti Dengan banyaknya pengalaman menghadapi bencana banjir bertahun-tahun. sehingga selama ini selalu menjadi fokus perhatian semua fphak untuk berusaha mengatasinya. Sayangnya selama ini hal tersebut belum pernah tersentuh sebagai bagian penting dari upaya untuk mengatasi banjir. di luar semua penyebab yang sepertinya sudah diketahui tersebut. beberapa kesimpulan sebagai penyebabnya sudah terdeteksi. Namun. di mana hal tersebut juga sudah terjadi pada zaman penjajahan Belanda yang ditandai dengan sudah dibangunnya Banjir Kanal Barat (BKB) dan adanya rencana pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT) oleh pemerintah Belanda. . masih tertinggal penyebab mendasar lain yang tidak bisa diabaikan perannya karena menjadi faktor penyulit dalam usaha mengatasi banjir.

Sudah saling difahami bahwa bencana banjir Jakarta adalah akibat dari adanya banjir kiriman dari Bogor melalui 13 sungai yang membelahnya. padahal merupakan faktor penyulit penting yang ikut menentukan dalam usaha mengatasi banjir kota Jakarta. A. untuk memberikan gambaran menyeluruh. Penyebab banjir yang sudah diketahui. 6) Sudah kurang sesuainya lagi demensi ukuran gorong-gorong dan atau saluran kota yang sudah tidak seimbang lagi dengan kebutuhan kota. 1. A. 2) Belum tuntasnya pelebaran profil sungai dengan pembongkaran gubug-gubug liar di sepanjang DAS tersebut di atas. . 5) Tertutupnya lobang-lobang/saluran-saluran drainage kota. 1. namun usaha tersebut hasilnya belum pernah memuaskan kita semua karena banyaknya kendala yang belum bisa diatasi tuntas. A. Penyebab banjir lain (“baru”) yang belum diperankan. Berlimpahnya air melalui 13 sungai tersebut juga sudah difahami. yaitu karena adanya penggundulan hutan yang terjadi di hulu sungai di wilayah Bogor di Selatan Jakarta. 7) Ketidak sesuaian kemiringan saluran drainage kota dikarenakan sudahberubahnya secara tak terkendali kemiringan permukaan tanah Jkt. A. untuk kemudian kami tambah lagi dengan adanya penyebab lain/baru yang selama ini belum pernah diperankan. 3) Adanya pembuangan sampah sembarangan oleh penduduk yang tidak disiplin. 9) Adanya tambahan pasang naik air laut maupun banjir ROB. sehingga peranannya tidak bisa diabaikan. 8) Sebagian wilayah DKI Jakarta berada di bawah muka air laut. Sudah bertahun-tahun Pemda DKI Jakarta berusaha mengatasi “semua” penyebab banjir tersebut di atas. Kondisi tersebut di atas diperparah oleh : 1)Terjadinya penyempitan profil sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai) dikarenakan banyaknya gubug-gubug liar yang menjorok ke arah dalam profil sungai. Belum selesainya pembangunan BKT karena sulitnya pembebasan tanah. terutamanya adalah menyangkut masalah biaya yang sangat terbatas. secara singkat kami kemukakan “semua” penyebab banjir yang sudah kita ketahui bersama. 4) Terjadinya tambahan hujan lokal yang cukup deras. 2. atau mungkin malah harus menjadi fokus perhatian utama juga.Dalam tulisan kami ini.

7) Oleh karena itu. Jadi. yang pasti juga sudah akan mengurangi banjir secara signifikan. 2) Banjir jenis ini yang penyebabnya adalah hujan dalam kota akan tetap sulit ditanggulangi sepanjang tetap ada timbun-menimbun yang dilakukan para developer yang sepertinya tidak terkendali. 3) Para developer yang menimbun suatu lokasi/kawasan dan tentu juga yang memberikan ijin penimbunan (maaf!). 5) Jadi. kiranya peta dasar duademensi yang dipakai sebagai landasan oleh perencana kota melaksanakan tugas merencanakan kota bisa dilengkapi dengan “peta garis tinggi (peta kontur)”. tampaknya kota Jakarta tetap akan selalu kewalahan menghadapi banjir. . hanya bisa disusun bila didasarkan pada peta garis tinggi (kontur) yang dikombinasikan dengan peta dasar dua demensi. pada kesempatan ini kami mengusulkan. sepertinya “tidak peduli” dengan dampak terjadinya banjir pada lokasi lain yang keberadaannya lalu menjadi lebih rendah. 6) Sebagaimana diketahui. ditambah peninggian jalan yang dilakukan secara tambal sulam oleh pemerintah sendiri demi mengatasi banjir pada ruas jalan tertentu yang menimbulkan banjir di tempat lain.Untuk memahami masalah penyebab banjir yang lain (“baru”). padahal tidak ada banjir kiriman dari Bogor. peraturan daerah yang antara lain akan berperan sebagai pengendali terkait dengan timbun-menimbun suatu lokasi/kawasan. contohnya adalah yang sering terjadi setiap ada hujan dalam kota. 4) Proses timbun-menimbun suatu kawasan/lokasi akan terus terjadi sepanjang ijin penimbunan terus diberikan oleh pemerintah. sehingga bila peraturan daerah itu telah dimiliki maka tanpa ragu pemerintah bisa memberikan ijin atau menolaknya dengan tegas dan mantap. tetapi dalam menghadapi hujan dalam kota sendiri. dan hal tersebut sulit dicegah bila pemerintah tidak memiliki landasan peraturan daerah yang orientasipenyusunannya berlandaskan pada teknik perencanaan kota berwawasan tiga demensi dengan memperhatikan peta kontur. yang selama ini belum pernah tersentuh peranannya sebagai faktor/alat/sarana untuk ikut menanggulangi bencana banjir Jakarta. selama ini pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas perencanaan kota hanya mendasarkannya pada peta dasar dua demensi saja yang menganggap wilayah Jakarta itu datar-datar saja. yaitu peta yang secara komprehensip mencantumkan data-data peil ketinggian seluruh bagian permukaan tanah Jakarta. sebagai berikut : 1) Seandainya semua penyebab banjir tersebut pada butir A di atas pada akhirnya bisa diatasi. perlu ditinjau keadaan Jakarta dalam kurun waktu usia Master Plan DKI Jakarta yang dimulai sejak tahun 1965 sampai saat ini. usaha menyelesaikan masalah tetapi menimbulkan masalah di tempat lain.

di mana kemudian akan bisa diturunkan atau dielaborasikan dengan pembuatan beberapa rencana induk turunannya. saluran-saluran. Rencana Induk Ketinggian Muka Tanah di DKI Jakarta (RIKMT) 2. kami laporkan adanya contoh “tidak bagus” di dalam kawasan perkaplingan ex Kompleks Gudang Peluru. akan bisa direncanakan Master Plan Kota Jakarta (MsPKJ) yang lebih sesuai dengan kenyataan fisik kontur kota. Rencana Induk Saluran Drainage & Air Kotor kota (RISD&AK) 9) Jadi. maka dengan mantap tanpa keraguan Pemda DKI akan mudah mengatur fisik kota melalui pemberian atau penolakan permohonan ijin terkait dengan peninggian lokasi/kawasan bagian-bagian kota. dengan tersedianya MsPKJ. bahkan dikhawatirkan bahwa wilayah elit Menteng (sebagai contoh) yang sebelumnya tidak pernah banjir pada suatu saat akan menjadi wilayah rendah dan akan menjadi langganan banjir. 10) Namun. RIKMT. yaitu : 1. seakan-akan kegiatan-kegiatan tersebut tak terbendung.8) Dengan melengkapi peta garis tinggi/kontur di samping peta dasar dua demensiseperti yang sudah dipakai selama ini. . di mana semuanya berpola pada rencana yang terintegrasi secara tiga demensi sesuai dengan kenyataan kontur kota Jakarta. maka sebagai akibatnya di lapangan mudah disaksikan banyaknya kegiatan menimbun/meninggikan lokasi/kawasan demi ego si pengembang “menghindari banjir” di atas lokasi miliknya. maupun jalan-jalan kendaraan. Tebet. di kedua ujung jalan tersebut posisinya tinggi (istilah teknisnya disebut punggung) dan di tengahnya lebih rendah (istilah teknisnya disebut lembah) sehingga air hujan serta air buangan rumah tangga yang ada di sepanjang Jl. di mana perencanaannya sudah didasarkan pada peta garis tinggi/kontur. yang pengembangannya dilakukan sekitar tahun 1970-an. 11) Akibat dari kenyataan timbun-menimbun apabila tidak terkendali. serta RIJS&AK tersebut di atas. 12) Terkait dengan uraian di atas. sebagai berikut: 13) 1. di mana kemungkinan juga bisa ditemui di tempat lain. karena pada saat sekarang ini sudah terlanjur menjadi kenyataan dan kebiasaan yang hanya menggunakan peta datar dua demensi sebagai peta dasar perencanaan kota yang sudah berlangsung lama sekali. Terdapat Jalan Gudang Peluru Selatan I. yang membentang dari utara ke selatan sepanjang + 600 m. Jakarta Selatan.Gudang PeluruI tersebut melalui selokan di kiri-kanan jalan itu pasti akan mengalir menuju ke posisi yang lebih rendah (lembah) di pertengahan jalan. suatu lingkungan yang tadinya tidak banjir akan bisa menjadi wilayah rendah sehingga lalu mengalami banjir.

Gudang Peluru-I ( sketsa). Membuat Rencana Induk Ketinggian Muka Tanah (RIKMT). yaitu pembuatan jalan melintang pada Jl. .Gudang Peluru-I ini ditempatkan pada punggung di kedua ujung jalan Jl. Tahap – I : Membuat peta garis tinggi/kontur keadaan Jakarta saat ini. 3.2. sehingga saluran yang kemudian dibuat di kiri-kanannya akan menjadi lanjutan dari saluran air di sepanjang Jl.GPludang Peluru I (lembah). Namun. karena pada saat perencanaan hanya didasarkan pada peta dasar dua demensi yang menganggap keseluruhan permukaan tanah datar. suka atau tidak suka sebaiknya dimulai secara bertahap. si perencana tentu tidak mengetahui kondisi perbedaan tinggi muka tanah pada jalan tersebut. sedangkan tahapan-tahapan yang kami usulkan adalah sebagai berikut : 1. sehingga hasil perencanaannya adalah seperti yang ada pada saat ini. tidak seperti sekarang ini dengan cara membuat gorong-gorong besar di bawah perkaplingan perumahan menuju Kali Ciliwung.Gudang Peluru-I menuju ke Kali Ciliwung di sebelah Timur Kompleks. yang pasti juga bisa dilihat pada peta kontur (kalau saat itu dilengkapi peta kontur). yang pasti merugikan/mengganggu pemilik kapling/rumah tsb. penempatan jalan melintang tersebut lebih tepat bila ditempatkan melintang pada posisi di tengah Jl. Memperbaiki suatu perencanaan kota yang sudah direalisasikan di lapangan bertahun-tahun sejak awal Masterplan tahun 1965 tentu sangat sulit. Bila perencana saat itu melihat ke lapangan. yang mencantumkan kenyataan peil permukaan tanah Jakarta. namun karena masalah penggunaan peta dasar yang lengkap itu sangat mendasar. A. Saran langkah yang sebaiknya ditempuh.

4. seyogyanya di review lagi dengan RIKMT sedemikina rupa sehingga hasilnya bisa memberikan solusi yang lebih tepat atas berbagai masalah yang timbul terkait berbagai aspek. Terhadap Masterplan Jakarta yang sudah berbentuk Perda selama ini. Membuat Rencana Induk Saluran Drainage & Air Kotor (RISD&AK). Jadi.dengan pemotretan indera jauh satelit / foto udara. selama pembuatan RIKMT tidak diijinkan untuk melakukan timbun-mrnimbun suatu lokasi/kawasan. sehingga demensi/ukuran saluran juga bisa direncanakan dengan baik. dan perencana kota tinggal menghitung perkiraan debit air di masingmasing jaringan saluran yang relevan posisinya. yaitu para City Planners dengan latar belakang pendidikan berbagai macam ilmu mikro yang relevan setelah minimal memperoleh . sedangkan arah aliran berpola pada ketinggian muka tanah di mana data-data ketinggiannya sudah dicantumkan dalam RIKMT. Tahap – IV : Konsep RIKMT dijadikan Perda sesuai prosedur yang berlaku. terdiri dari berbagai disiplin ilmu yang bisa memberikan kontribusi wawasan berbagai ilmu perkotaan. lalu disosialisasikan kepada masyarakat umum maupunprofessional untuk memperoleh masukan penyempurnaan. karena semua rencana ketinggian muka tanah sudah ditetapkan. disarankan dilakukan oleh suatu Tim Ahli multi disiplin. 3. termasuk relevansinya dengan masalah banjir. Pengaruh RIKMT terhadap Masterplan eksisting. Tahap – III : Membuat konsep RIKMT bersama para ahli multi disiplin ilmu. 2. Tahap – II : Menerbitkan SK Gubernur yang menetapkan status quo keadaan lapangan selama sedang dilakukan perencanaan Rencana Induk Ketinggian Muka Tanah Jakarta (RIKMT). Dengan mendasarkannya pada RIKMT tersebut di atas bisa dibuat RISD&AK dengan lebih mudah. Untuk menyusun rencana-rencana induk dan review masterplan yang ada tersebut di atas. Tim Penyusun Rencana-Rencana Induk.

pendidikan tambahan Pasca Sarjana di bidang City Planning (S-2). dengan tugas/kegiatan memberikan atau menolak ijin penimbunan/peninggian suatu area/kawasan. A. Geologist Planners. Implementasi Rencana Induk Ketinggian Muka Tanah (RIKMT). 2. Traffic Engineer Planners. Dengan dimilikinya RIKMT. Regional Planners perlu dilibatkan karena Jakarta berkait dengan Jadebotabek. Demography Planners. karena pada seluruh lokasi di Jakarta sudah ditetapkan rencana ketinggian muka tanahnya di dalam RIKMT. Civil Engineer Planners. 1. ada baiknya bila juga dilengkapi dengan keahlian Tunnel Enginering Planners. Earthquake Engineering Planners. Legal Planners. dan sebagainya. Regional Planners. Mengingat Jakarta sedang akan membangun sub-way untuk transportasi massal. Dinas ini bertugas menjaga dan memelihara konsistensi ketinggian muka tanah yang sudah ditetapkan dalam RIKMT tersebut. Economics Planners. Jadi dengan sarana RIKMT tersebut peninggian tanah tidak bisa dilakukan sembarangan seperti sekarang ini yang hanya dilihat parsial di sekitarnya. Geotechnical Planners. lokasi lainnya mungkin harus ditimbun/ditinggikan. antara lain Architect Planners. tidak menyeluruh seluruh Jakarta. juga untuk penggalian tanah. bahkan juga dimungkinkan untuk membangun polder penampung air bila diperlukan sesuai yang dituntut dalam RISD&AK . atau yg lainnya lagi dipertahankan seperti apa adanya. maka keinginan masyarakat dan para pengembang untuk mengamankan lokasinya dari banjir dengan cara menimbun/meninggikan tanah bisa dikendalikan dengan mantap tanpa ragu. Tampaknya mengenai penjagaan dan pemeliharaan permukaan tanah yang ditetapkan dalam RIKMT ini perlu dilakukan oleh suatu instansi tersendiri setingkat Dinas. Industrial Planners. Bisa terjadi bahwa pada suatu lokasi tertentu yang ditetapkan dalam RIKMT justru harus diperdalam dengan menggali.

A. termasuk cukup atau tidaknya ukuran/demensi saluran tersebut. "Salah satu permasalahan utama yang tengah dihadapi Jakarta adalah banjir. Suharto Prodjowijono Bukan Joko Widodo namanya bila tidak membuat terobosan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh Jakarta walaupun masih sebatas wacana namun lontaran ide dan gagasannya cukup membuat banyak kalangan terkejut termasuk salah satunya keinginan untuk mewujudkan "deep tunnel" di Jakarta seperti yang pernah diwacanakan oleh Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso. 1. Keuntungan Peta Garis Tinggi/Kontur melengkapi Peta Dasar dua demensi. Dapat dibuat Rencana Induk Ketinggian Muka Tanah (RIKMT). sehingga antisipasi terhadap dampak banjir yang ditimbulkannya bisa dilakukan bersamaan dengan peninggian tsb. 1. 4. Masalah ini harus cepat diselesaikan. 3. Suatu keinginan peninggian peil permukaan jalan yang ada dapat dikaji dengan mantap melalui RIKMT tersebut di atas. A. sehingga penimbunan tanah oleh masyarakat yang mengakibatkan banjir bisa lebih dikendalikan dengan mantap tanpa ragu. Nara Sumber : Ir. Kalau perlu dapat dibuat polder penampung air bila dalam RISD&AK memang ditetapkan demikian. wilayah kota Jakarta bisa direncanakan dengan baik. Bisa dibuat Rencana Induk Saluran Drainage & Air Kotor (RISD&AK) untuk memastikan berfungsi atau tidaknya saluran air yang ada. Deep tunnel ini merupakan salah satu . A. Pengaturan kemiringan tanah yang berarti pengaturan mengalirnya air di 2.

proyek ini nantinya tidak hanya menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI. Awal Januari 2013 mendatang baru ada kepastian mengenai pelaksanaan proyek deep tunnel itu. deep tunnel ini memiliki diameter hingga 16 meter. 10 Juni 2003 dan terakhir pada 10 Juni 2007. terkait masalah pendanaan. 11 Juni 2002. Jokowi mengungkapkan sampai saat ini rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan. Daerah yang dilintasi Sungai Klang mempunyai luas 1." katanya. Sebelumnya pada 2007 sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kuala Lumpur dalam pada abad ke-21 ini setidaknya telah mengalami enam kali peristiwa banjir yang cukup besar yaitu 30 April 2000. termasuk kebutuhan anggaran sebesar Rp16 triliun. dan akan dibangun di sepanjang Jalan MT Haryono sampai Pluit. Sutiyoso sudah mewacanakan hal tersebut. Joko Widodo mengaku akan menggandeng sejumlah investor untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan proyek tersebut. Sementara itu. kata dia. Ibukota Malaysia. tetapi saya juga akan mencari investor untuk turut serta dalam proyek ini. Malaysia untuk melihat secara langsung deep tunnel milik "negara jiran" itu yang akhirnya mampu mengatasi Kuala Lumpur dari ancaman banjir tahunan sama halnya seperti Jakarta. proyek itu tidak akan mengganggu arus lalu lintas. "Jadi. Sungai Klang yang panjangnya kira-kira 120 km berawal dari Banjaran Titiwangsa dan mengalir melintasi Selangor dan Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur. Jakarta Utara. Pemerintah Malaysia mempersiapkan tiga proyek untuk mengatasi banjir di ibukota . Kuala Lumpur terletak di pertemuan Sungai Gombak dan Sungai Klang di daerah penampang Sungai Klang. "Rencananya. 29 Oktober 2001." ujarnya. Impian adanya deep tunnel di Jakarta sebetulnya bukan barang baru di Jakarta. Sejumlah kejadian banjir besar tersebut termasuk yang selalu mereka ingat yaitu banjir pada 1971 membuat pemerintah Malaysia berpikir harus segera mengambil langkah yang konkrit untuk mengatasi permasalahan itu." kata Gubernur DKI Joko Widodo saat melakukan peninjauan saluran air di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Rabu (26/12) lalu. Mantan Pangdam Jaya itu bahkan sudah melakukan kunjungan ke Kuala Lumpur. karena memang butuh dana yang sangat banyak.288 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai 3. karena menggunakan alat bor di bawah tanah.75 juta orang. Jokowi juga memastikan dalam pelaksanaannya nanti. Kemungkinan.terobosan untuk menyelesaikan masalah itu. Ia menargetkan pengerjaan proyek tersebut dapat diselesaikan dalam waktu empat hingga lima tahun ke depan. 26 April 2001.

Komponen yang ketiga adalah kolam penampungan seluas 22 hektar di kawasan Taman Desa dengan kapasitas penampungan 1. Di kolam itu terdapat juga fasilitas pemilahan sampah agar tidak masuk ke terowongan bahwa tanah dan difungsikan tingkat bawah terowongan bawah tanah.8 kilomter.2 kilometer. Komponen yang kedua adalah terowongan bawah tanah sepanjang 9. Bila kemudian ketinggian air sudah diatas 150 meter kubik per detik. Diawali dari kawasan pertemuan sungai Klang dan sungai Ampang tak jauh dari Jalan Ampang dan berakhir di pertemuan antara sungai Kerayong dan sungai Klang tak jauh dari jalan bebas hambatan Kuala Lumpur-Seremban. SMART dimulai pada 1 Januari 2003 dan selesai pada Juni 2007. Proyek kedua adalah sodetan Sungai Gombak sepanjang 3.8 meter sepanjang kira-kira 9.7 km yang berawal dari Kampung Berembang. Proyek yang ketiga adalah pengembangan pekerjaan yang terkait dengan SMART di kawasan Sungai Kerayong sepanjang 1. Tingkat pertama untuk aliran air dan dua tingkat sisanya untuk lalu lintas bebas hambatan.4 juta kubik. Saat ini fasilitas itu sudah beroperasi. Bila ketinggian air sungai Klang lebih dari 30 meter kubik per detik. baik untuk pengaturan air bila sungai Klang meluber juga operasional jalan bebas hambatan. Terowongan itu memiliki diameter 12 meter yang terdiri atas tiga tingkat. Meski terletak di dua kawasan terpisah yaitu masing-masing di kawasan Tun Razak untuk pengendali lalu lintas dan Kampung Berembang untuk pengendali banjir.7 kilometer sebagai tempat lintasan air yang disodet tersebut dimana tiga kilometer diantaranya digunakan bagi jalan bebas hambatan. Proyek pertama adalah pembangunan Stormwater Management And Road Tunnel (SMART) . Ampang disebelah hulu menuju ke arah selatan dan berakhir di Taman Desa. maka terowongan ditutup total untuk kendaraan dan sepenuhnya dialiri oleh air agar . maka akan dibuka pintu-pintu air ke kolam penyangga. keduanya berbagi data secara online.negara yang merdeka pada 8 Agustus 1962 tersebut. Pola Kerja pencegahan banjir Untuk memastikan sistem itu berjalan dengan baik. SMART terdiri atas terowongan sodetan banjir ( flood bypass) dengan diameter 11. Setengah dari terowongan tersebut sekitar tiga meter akan menggabungkan pengendalian banjir dengan jalan raya.375 kilometer dan juga sodetan sungai Keroh sepanjang 2.000 kubik. SMART memiliki dua pusat pengendali yaitu pusat pengendali jalan bebas hambatan dan pusat pengendali-perkiraan banjir. Pada intinya SMART terdiri atas tiga komponen penting yaitu Kolam penyangga seluas 10 hektare di kawasan Kampung Berembang yang mampu menampung air hingga 600.

Kini semua ada ditangan Gubernur Joko Widodo untuk mewujudkan hal tersebut. seperti diakui salah seorang konsultan proyek tersebut asal Australia. Mereka menyimpan data curah hujan dan juga intensitas aliran air sungai Klang dan sekitarnya selama beberapa tahun terakhir. Pada akhirnya dari kolam penampungan itu.limpasan air sungai Klang tidak meluber ke kota Kuala Lumpur. Tanah Abang dan Bandara Soekarno-Hatta. memperbaiki sanitasi lingkungan dan limbah cair. Satu hal yang menarik. untuk sarana jalan tol dapat dimulai dari BalekambangManggarai dengan akses keluar melalui pintu di Roxy. Diperlukan waktu antara dua hingga empat hari untuk kembali mengoperasikan jalur bebas hambatan setelah ditutup akibat digunakan untuk saluran air. ide untuk pengaturan air tersebut sebagai pencegahan banjir salah satunya diambil dari bendungan yang ada di Indonesia yaitu di Sibolga dan Pekanbaru. pusat pengendali banjir juga mempunyai kemampuan memprediksi kemungkinan banjir akibat kenaikan curah hujan. air dialirkan ke laut. tidak memerlukan pembebasan tanah dan dapat dimanfaatkan untuk jalan tol. Bangunan tersebut memiiki kegunaan untuk mengendalikan puncak banjir. tempat pengolahan limbah dan saluran jaringan utilitas seperti kabel telepon dan listrik.(ant/ ap) . Cerita Jakarta Untuk deep tunnel di Jakarta sendiri. Pusat dan Timur. Selain harus memastikan kebersihan dengan disinfektan. David. Area pusat menjadi prioritas pembangunan yaitu ditempatkan di bawah sepanjang sungai Ciliwung dan Kanal Banjir Barat mulai MT Haryono melalui kanal banjir barat yang memiliki panjang 22 kilometer dengan diameter 12 meter. Sutiyoso saat itu memperkirakan pembangunan terowongan multifungsi itu berbiaya Rp16. kemudian disalurkan hingga kolam penampungan.3 triliun. Dalam rencana saat itu. Aplikasi terowongan tersebut membagi Jakarta menjadi tiga area yaitu Barat. mengurangi pemompaan air tanah. Selain mengendalikan air bila terjadi banjir. juga membersihkan jalan. Setelah air limpasan sungai Klang dialirkan melalui terowongan itu. Saat itu proses pembangunan terowongan multifungsi Jakarta sendiri diharapkan akan dimulai pada 2010 dan selesai pada 2015. Terowongan bawah tanah tersebut. memiliki tiga fungsi yaitu dapat digunakan sebagai jaringan transportasi yaitu sebagai jalan tol bagi kendaraan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful