P. 1
BUDAYA KERJA

BUDAYA KERJA

|Views: 99|Likes:
Paparan Mengenai Budaya Kerja di lingkungan Organisasi. Paparan ini sangat bermanfaat bagi Anda yang berkecimpung di dunia kerja dan ingin mengetahui suasana dalam budaya kerja.
Paparan Mengenai Budaya Kerja di lingkungan Organisasi. Paparan ini sangat bermanfaat bagi Anda yang berkecimpung di dunia kerja dan ingin mengetahui suasana dalam budaya kerja.

More info:

Published by: Silvany Dianita Sitorus on Feb 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

07/06/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

Mudah dikomunikasikan dan dapat diingat yang memadukan organisasi tersebut dan janjinya pada pelanggan 9. Indra Noer WIDYAISWARA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI JAKARTA 2011 BUDAYA KERJA ORGANISASI PEMERINTAH Tujuan Pembelajaran Umum (TPU): Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip budaya kerja Organisasi pemerintah Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK): Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta dapat: 1. Cara pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah dan mufakat Nilai-nilai Instrumental Sistem kerja Disiplin Efektif Efisien Cepat Pasti Sopan Ramah Penolong Indah Nyaman Lingk. sehingga dapat menyelesaikannya lebih cepat dan lebih baik Alex S. menimbang makna yang paling berguna.Mengajak pegawai berunding 10. Ketrampilan atau keahlian merupakan suatu modal kerja atau acuan. manfaat.diraih ataudiperoleh pada masa yg akan datang. ahli kecantikan.Berbeda dapat diingat.Kredibel namun tidak meungkung/menguasai kompetensi-kompetensi yang diperlukan organisasi 11. Berprestasi dan efisien Seseorang disebut kerja unggul kalau dapat menyelesaikan suatu tugas lebih cepat dengan hasil diatas rata-rata pekerjaan orang lain Kerja berprestasi akan mencerminkan sikap dan perilaku : Membuat yang terbaik Mencapai hasil yang lebih baik kuantitas maupun kualitas Efisiensi : Ratio antara hasil yang dicapai lebih besar dari pada biaya yang digunakan. “ zero defect”.Memiliki keinginan yang menonjol 3. kredibel dan atraktif Visi Organisasi : merupakan visi bersama yang berasal dari visi-visi pribadi organisasi Visi pribadi : merupakan gambaran /cita-cita seseorang yang timbul dari dari perhatiannya yang mendalam thd sesuatu yang diyakin. pengembangan) Kegagalan ( kerusakan. inovatif.T = Kerja Tradisional Prinsip-Budaya Kerja Fungsi Kerja Pekerja adalah sumberdaya manusia merupakan aset utama organisasi Pekerja mempunyai fungsi mengelola suatu rangkaian aktivitas dan sumberdaya yang tersedia agar berfungsi secara efektif dan efisien kearah tujuan yang ingin dicapai Fungsi-fungsi pekerja Memahami tujuan pekerjaan Merangkai aktivitas dan sumberdaya Melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab Pekerja Setiap pegawai yang diberikan suatu tugas atau pekerjaan harus bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan dimaksud Setiap pekerjaan yang diberikan wajib dilaksanakan Keberhasilan pelaksanaan tugas menjadi tanggung jawab yang menerima pekerjaan Hakikat Kerja Pada hakikatnya kerja merupakan aktivitas yang dapat memberikan makna. teratur. cara pandang) tentang sesuatu yang ingin dicapai. kelemahan. Contoh : dokter.Penerapan Budaya kerja Organisasi Pemerintah PENGERTIAN Kerja: Suatu aktivitas yang dilakukan seseorang yang diharapkan dapat memberikan suatu manfaat nilai tertentu yang lebih baik. sebagai pencerminan kepatuhan terhadap disiplin kerja. atau menunjukkan kualitas kerja yang memenuhi standar profesi tertentu. keinginan. Warna Budaya Kerja Kerja keras Ulet Disiplin Produktif Tanggung jawab Motivasi Manfaat Kreatif Dinamik Konsukuen Konsisten Responsive Mandiri Semangat Teliti/cermat Rajin Dedikasi Menurut Budhi Paramita Budaya kerja dapat dibagi : Sikap terhadap pekerjaan Lebih suka bekerja dari pada kegiatan yg lain seperti bersantai. ketentuan sesuai peraturan perundang.Menjelaskan cara kerja yang berkualitas 6. standar bertindak. mandiri.Memliki Integritas ( “sens of purpose”) 2. pendapat dan tindakan yang terwujud sebagai suatu “kerja” atau “bekerja”. pemain bola dan lain-lain Ukuran profesi itu dilihat dari cara proses penyelesaian dan tanggung jawabnya terhadap tingkat kualitas hasil Kualitas Kehidupan Kerja Membangun suatu kebiasaan kerja aparatur yang berkualitas merupakan pencerminan perpaduan sikap dan perilaku atas adanya manfaat suatu pengetahuan dan keahlian serta keinginan kuat dalam memperbaiki. buruh. perbaikan. memuaskan kebutuhan yang diharapkan seseorang.Memberikan kesempatan untuk maju 7. kerja. keterbukaan. produksi dan pelayanan suatu produk yang berkualitas dalam arti optimal. ekonomi dan memuaskan Budaya kerja adalah salah satu komponen kualitas manusia yang sangat melekat dengan identitas bangsa dan menjadi tolok ukur dasar dalam pembangunan Budaya kerja dapat ikut menentukan integritas bangsa dan menjadi penyumbang utama dalam menjamin kesinambungan kehidupan bangsa Budaya kerja sangat erat kaitannya dengan nilai-nilai yang dimilikinya. Kalau biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu output semakin kecil. ahli pahat/pelukis. Prinsip Budaya kerja Unsur dasar budaya kerja : Mata rantai proses dimana setiap kegiatan berkaitan dengan proses lainnya Kekuatan rantai proses secara terpadu tergantung pada rangkaian terlemah pada proses individual. keterbukaan.Menjelaskan budaya kerja dalam organisasi 4. menggetarkan.Gaji yang cukup 2. Misi adalah sesuatu yang harus diemban dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah sesuai yang telah ditetapkan agar tujuan organisasi dapat terlaksana. prosedur. Kerja Nilai-nilai Budaya Peningka tan Mutu Tantangan Mengukur kualitas produk: Kesesuaian dengan mutu yang diminta oleh pelanggan Setiap orang dalam organisasi mempunyai sifat peran sebagai pemasok pelanggan baik yang berorientasi internal maupun eksternal.Harus bermakna dan relevan membuat perbedaan yang jelas bagi person dan atau kehidupan pekerjaan 4. melainkan juga menyegarkan. Misi : Muatu pengaturan komprehensif dan singkat mengenai tujuan organisasi. kurang waktu) Kegagalan eksternal ( penggantian jaminan.Perlu diciptakan suasana santai 4. budaya dan kemampuan dan kecakapan yang dimiliki. Tertib kerja : Tertib jam masuk kerja Tertib melakukan kerja sesuai jadwal Tertib mengikuti acara. hakim. kepercayaan. paling benar atau mana yang paling besar nilainya Unsur-Unsur Falsafah Implementasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam organisasi menuntut adanya perubahan cara komunikasi. teliti. maka organisasi dapat menghemat biaya secara efisien Budaya Jujur: Setiap pegawai harus membudayakan kejujuran.T B.Menjelaskan tujuan dan manfaat budaya kerja 3. koordinasi dan kemitraan Tujuan Budaya Kerja Merubah sikap dan perilaku SDM untuk mencapai produktivitas kerja yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan Manfaat Budaya Kerja Menjamin hasil kerja yang lebih berkualitas Membuka seluruh jaringan kerja. Dalam Budaya Kerja kualitas tercermin karakteristik berikut: Perilaku pegawai pada semua level konsisten dengan moto Organisasi Memberdayakan pegawai sejak dini dalam berbagai aktivitas Pegawai dan manajemen pada semua level memiliki komitmen kualitas Sumberdaya yang diperlukan tersedia cukup dan dalam kondisi siap mendukung perbaikan kualitas Hubungan antar pegawai dan antar unit merupakan hubungan pemasok dan pelanggan Kemampuan pegawai pada semua level dikembangkan sesuai spesific kualitas dibidang masing-masing Langkah-langkah membudayakan kerja : Mengindentifikasi pelanggan dan kebutuhannya Menyiapkan bahan dan sarana kerja yang tepat Memproses pelaksanaan kerja yang benar Penyerahan hasil kerja dengan tepat dan lengkap Kerja Unggul. tidak hanya mengarahkan anggota-anggotanya ke arah yang sama. kegotong royongan. perencanaan. cermat. sehingga tertanam kepercayaan dan semangat kerja sama yang tinggi serta disiplin BK K. yang tadinya secara vertikal dari atas kebawah menjadi lebih ke horizontal dan berpartisipatif. mencari penyebab.Didasari oleh nilai-nilai. Budaya Kerja Organisasi Adalah manajemen yang meliputi pengembangan. dlsb Total Quality Government ( TQG): Mempertemukan tuntutan masyarakat dan kemampuan pemerintah Mekenisme kerja yang berorientasi pada pasar Mengaktualisasikan misi lebih penting dari pada mengatur Fokus kerja pada hasil/ keluaran (barang/jasa) bukan masukan Upaya kualitas lebih banyak mencegah dari pada memperbaiki/mengobati Mengutamakan kerja partisipatif/gotong royong Melakukan kerjasama. kemauan. kekeluargaan Cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan dari luar (faktor external) Tidak membuat laporan yang salah dan palsu Kepuasan kerja meningkat Pergaulan lebih akrab Disiplin meningkat Mengurangi Pemborosan Tingkat absensi menurun Ingin terus belajar Ingin memberikan terbaik untuk organisasi Nilai-Nilai Budaya dalam Organisasi Segala sesuatu yang bermanfaat. kehilangan pelanggan. Merasa terpaksa utk bekerja Perilaku pada waktu bekerja Rajin. Maka Budaya kerja berupaya merubah budaya komunikasi tradisional menjadi perilaku manajemen modern. berdedikasi. dan berhasil dengan baik sesuai Visi. melalui suatu pekerjaan yang dilakukan diharapkan dapat terpenuhi. tetapi juga dipengaruhi pula oleh semangat kerja.Mudah diterjemahkan menjadi spesifik 5. setiap manusia mengharapkan pekerjaan yang layak sesuai dengan kemampuannya Setiap manusia mengharapkan potensinya berkembang dengan cepat. dan baru. Menurut Sabdra Vandermerwe(1996): Kalau visi mengartikulasikan keinginan suatu organisasi. kerusakan.Memperhatikan kebutuhan rohani 3. kebiasaan dan kekuatan pendorong yang membudaya dalam suatu kehidupan suatu kelompok masyarakat atau organisasi yang kemudian tercermin dalam perilaku. dan udaya kerja. “zero Discrepencies” Mencegah pemborosan agar mutu menjadi lebih baik perlu dilihat dari aspek pembiayaan meliputi : Penilaian ( inspeksi. nilai. kekuatan Budaya Kerja Merupakan falsafah yang didasari oleh pandangan hidup sebagai nilai-nilai yang menjadi sifat. bidan. efektif. dengan mana anggota. mereka diberi pelatihan dan peralatan tehnik untuk pemecahan masalah sehingga mereka mampu mencegah kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi. keperluan manusia yang mengandung nilai Manusia mempelajari. Menutup-nutupi kekurangan. kelalaian atau kesalahan akan berakibat fatal Budaya tertib : Setiap pegawai hendaknya membudayakan atau membiasakan kerja yang tertib. berbuat melekukan sesuatu untuk mendukung keyakinan dalam meraih sesuatu yang diinginkan Keinginan : merupakan dorongan. DJOKO WIDODO MM dan Drs.Bertahan lama serta dapat diperpanjang 6.T B. adaptif terhadap berbagai perubahan yang berkaitan dengan perkembangan yang dialami Produktivitas Kerja: Secara umum arti dari produktivitas adalah kemampuan memproduksi sejumlah produk dalam kurun waktu tertentu dengan sejumlah tenaga kerja yang digunakan Dalam pengertian tsb ada 3 akspek dimensi : Tenaga yang digunakan Waktu Jumlah produk Semangat Kerja Keberhasilan suatu produktifitas seseorang atau sekelompok pegawai tidak hanya ditentukan oleh sikap. penambah wawasan. tehnisi elektronik. mempengaruhi perubahan paradigma( cara pikir. bahkan kehidupan akhirat Kerja merupakan bagian dalam kehidupan manusia. Pengetahuan merupakan informasi pembuka pintu otak. Daya adalah potensi atau kemampuan. kerja ulang. DISAMPAIKAN OLEH : Drs. bagi kehidupan sehari-hari. terpuaskan kebutuhan tertentu Kepuasan kerja adalah tingkat perasaan seseorang atas hasil pekerjaan yang dilakukan dengan segala kondisi yang dihadapi dalam menyelesaikan pekerjaan yang dimaksud CARA KERJA BERKUALITAS Bekerja secara Profesional: Pekerja yang memiliki keahlian. kreatif. koreksi. berguna dalam memenuhi kebutuhan. bertindak. bertanggung jawab.K Keterangan: B.Penempatan pegawai sesuai dengan keahliannya 6. Budi berarti akal atau pikiran . keluhan dan perbaikan Mutu terletak pada sumbernya Mutu dapat diraih melalui cara perbaikan yang berkesinambunganDiperlukan kerja sama melalui kelompok tertentu.K = Budaya kerja K.Sederhana 7.Mengupayakan pegawai agar mempunyai loyalitas 9. anggotanya dapat mengacu 8. petinju. terutama falsafah bangsa yang mampu mendorong prestasi kerja setinggi-setingginya. program.Menjelaskan wawasan tugas organisasi pemerintah 7. Kesalahan dalam suatu proses akan mempengaruhi pada kualitas produk akhir Setiap organisasi memiliki berbagai metode dan aneka ragam proses kerja baik yang bersifat administratif maupun yang manufaktur Tujuan fundamental budaya kerja untuk membangun SDM seutuhnya. Niti semito (1982) mengemukakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi semangat kerja pegawai : 1. 2. kemauan. Orientasi pada pencegahan lebih baik dari pada memperbaiki kesalahan: “ do it right at the first time”. melakukan sesuatu. Menurut Impres no 7/1999 tentang AKIP. cita-cita.Menjelaskan prinsip-prinsip kerja 5.K K. kehendak. dan memberi 10.Harga diri pegawai perlu diperhatuikan 5. pengujian dan tugas lain) Pencegahan ( latihan.Menarik bersama-sama sumberdaya dari berbagai bagian organisasi 12. undangan yang berlaku Tertib mengikuti Upacara 5 T dari Tertib Keja Teliti bekerja Taat Peraturan Tata den dengan rapi Tempat kerja yang bersih Tampil prima WAWASAN TUGAS ORGANISASI PEMERINTAH Merupakan pemahaman tentang wawasan/ pandangan kondisi terhadap lingkungan kerjayang mempengaruhi organisasi/unit kerja baik internal/eksternal Visi: Gambaran masa depan suatu organisasi yang realistik. kalau misi apa yang harus dilakukan oleh organisasi tersebut Beberapa ciri misi yang baik menurut Sandra Vandermerwe 1996 : 1.Menjelaskan pengertian budaya.Fasilitas kerja menyenangkan Kepuasan Kerja : Manusia bekerja karena mereka ingin mendapat kepuasan tertentu.Perasaan aman dalam menghadapi masa depan 8. atau sub program.Misi yang menciptakan pasar harus mengaitkan kemanusiaan dan fungsi analiotas. paling baik. paling penting. lebih memuaskankehidupannya dari pada keadaan sebelumnya Budaya : Berasal dari dua suku kata budi dan daya. arsitek.atau sekelompok orang

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->