P. 1
spektrometer 1

spektrometer 1

|Views: 39|Likes:
Published by ritong_a

More info:

Published by: ritong_a on Feb 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2013

pdf

text

original

Sections

  • Difraksi Fraunhofer
  • Difraksi celah majemuk
  • Difraksi Fresnel
  • Difraksi celah tunggal
  • Difraksi celah ganda
  • Praktikum Spektrometer (Mengukur panjang gelombang dari sumber cahaya)

Gelombang elektromagnetik

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak ada medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi,

amplitude/amplitude, kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu. Frekuensi tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah frekuensinya, dan semakin pendek suatu gelombang semakin tinggi frekuensinya. Energi elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua masa di alam semesta pada level yang berbedabeda. Semakin tinggi level energi dalam suatu sumber energi, semakin rendah panjang gelombang dari energi yang dihasilkan, dan semakin tinggi frekuensinya. Perbedaan karakteristik energi gelombang digunakan untuk mengelompokkan energi elektromagnetik. Ciri-ciri gelombang elektromagnetik : Dari uraian tersebut diatas dapat disimpulkan beberapa ciri gelombang elektromagnetik adalah sebagai berikut: 1. Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat yang bersamaan, sehingga kedua medan memiliki harga maksimum dan minimum pada saat yang sama dan pada tempat yang sama. 2. Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus terhadap arah rambat gelombang. 3. Dari ciri no 2 diperoleh bahwa gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal. 4. Seperti halnya gelombang pada umumnya, gelombang elektromagnetik mengalami peristiwa pemantulan, pembiasan, interferensi, dan difraksi. Juga mengalami peristiwa polarisasi karena termasuk gelombang transversal.

5.

Cepat rambat gelombang elektromagnetik hanya bergantung pada sifat-sifat listrik dan magnetik medium yang ditempuhnya. Cahaya yang tampak oleh mata bukan semata jenis yang memungkinkan radiasi

elektromagnetik. Pendapat James Clerk Maxwell menunjukkan bahwa gelombang elektromagnetik lain, berbeda dengan cahaya yang tampak oleh mata dalam dia punya panjang gelombang dan frekuensi, bisa saja ada. Kesimpulan teoritis ini secara mengagumkan diperkuat oleh Heinrich Hertz, yang sanggup menghasilkan dan menemui kedua gelombang yang tampak oleh mata yang diramalkan oleh Maxwell itu. Beberapa tahun kemudian Guglielmo Marconi memperagakan bahwa gelombang yang tak terlihat mata itu dapat digunakan buat komunikasi tanpa kawat sehingga menjelmalah apa yang namanya radio itu. Kini, kita gunakan juga buat televisi, sinar X, sinar gamma, sinar infra, sinar ultraviolet adalah contoh-contoh dari radiasi elektromagnetik. Semuanya bisa dipelajari lewat hasil pemikiran Maxwell.

SUMBER GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

1. 2. 3. 4.

Osilasi listrik. Sinar matahari  menghasilkan sinar infra merah. Lampu merkuri  menghasilkan ultra violet. Penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam  menghasilkan sinar X (digunakan untuk rontgen).

Inti atom yang tidak stabil menghasilkan sinar gamma.

SPEKTRUM GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK Susunan semua bentuk gelombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinya disebut spektrum elektromagnetik. Gambar spectrum elektromagnetik di bawah disusun berdasarkan panjang gelombang (diukur dalam satuan _m) mencakup kisaran energi yang sangat rendah, dengan panjang gelombang tinggi dan frekuensi rendah, seperti gelombang radio sampai ke energi yang sangat tinggi, dengan panjang gelombang rendah dan frekuensi tinggi seperti radiasi X-ray dan Gamma Ray.

Contoh spektrum elektromagnetik

Gelombang Radio Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena pula. Kamu tidak dapat mendengar radio secara langsung, tetapi penerima radio akan mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.

Gelombang mikro Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis. Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Karena cepat rambat glombang elektromagnetik c = 3 X 108 m/s, maka dengan mengamati selang waktu antara pemancaran dengan penerimaan.

Sinar Inframerah Sinar inframerah meliputi daerah frekuensi 1011Hz sampai 1014 Hz atau daerah panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm. jika kamu memeriksa spektrum yang dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan detektor yang dihubungkan pada miliampermeter, maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung spektrum merah. Sinar yang tidak dilihat tetapi dapat dideteksi di atas spektrum merah itu disebut radiasi inframerah.

Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar karena benda diipanaskan. Jadi setiap benda panas pasti memancarkan sinar inframerah. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda.

Cahaya tampak

Panjang gelombang radar berkisar antara 0.lapisan ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di bumi. Panjang gelombang tampak nervariasi tergantung warnanya mulai dari panjang gelombang kira-kira 4 x 10-7 m untuk cahaya violet (ungu) sampai 7x 10-7 m untuk cahaya merah. Penggunaan paling banyak adalah komunikasi. yang menyebabkan efek yang serius jika diserap oleh jaringan tubuh. membuat peta 3D permukaan bumi. kayu tebal beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm. Radio Radio energi adalah bentuk level energi elektromagnetik terendah. Sinar X Sinar X mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz . Daya tembus paling besar. pergerakan es di daerah kutub dan memonitor lingkungan. Contoh penerapan gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari : i. panjang gelombangnya sangat pendek yaitu 10 cm sampai 10 cm.Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. untuk meneliti luar angkasa dan sistem radar.8 – 100 cm. dengan kisaran panjang gelombang dari ribuan kilometer sampai kurang dari satu meter. meskipun seperti itu tapi sinar X mempunyai daya tembus kuat. Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi. mengukur curah hujan. Sinar ultraviolet Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai 1016 Hz atau dalam daerah panjang gelombagn 10-8 m 10-7 m. a. gelombang ini dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. dapat menembus buku tebal. badai. Radar berguna untuk mempelajari pola cuaca. Sinar Gamma Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. Kegunaan cahaya salah satunya adlah penggunaan laser dalam serat optik pada bidang telekomunikasi dan kedokteran. .

Penggunaannya terutama dalam bidang komunikasi dan pengiriman informasi melalui ruang terbuka. a. Pada sistem PJ aktif. Ultraviolet Sinar UV diperlukan dalam asimilasi tumbuhan dan dapat membunuh kumankuman penyakit kulit. radang sendi dan kanker. Akan tetapi penggunaan sinar X harus hati-hati sebab jaringan sel-sel manusia dapat rusak akibat penggunaan sinar X yang terlalu lama. memasak. e. a. Radiasi inframerah dapat juga digunakan dalam alarm pencuri. dan sistem PJ aktif.i.3 – 300 cm. kandungan air di awan dan intensitas hujan. Sinar X Sinar X ini biasa digunakan dalam bidang kedokteran untuk memotret kedudukan tulang dalam badan terutama untuk menentukan tulang yang patah. Microwave Panjang gelombang radiasi microwave berkisar antara 0. sehingga kita dapat menyalakan TV dari jarak jauh dengan menggunakan remote control. yang mengukur radiasi microwave yang dipancarkan dari Spektrum elektromagnetik Energi elektromagnetik atmosfer bumi untuk mengukur penguapan. i. pulsa microwave ditembakkan kepada sebuah target dan refleksinya diukur untuk mempelajari karakteristik target. d. Infrared Kondisi-kondisi kesehatan dapat didiagnosis dengan menyelidiki pancaran inframerah dari tubuh. Remote control berkomunikasi dengan TV melalui radiasi sinar inframerah yang dihasilkan oleh LED ( Light Emiting Diode ) yang terdapat dalam unit. Seorang pencuri tanpa sepengetahuannya akan menghalangi sinar dan menyembunyikan alarm. Foto inframerah khusus disebut termogram digunakan untuk mendeteksi masalah sirkulasi darah. Sebagai contoh aplikasi adalah Tropical Rainfall Measuring Mission’s (TRMM) Microwave Imager (TMI). .

Biasanya dalam mendeskripsikan energi spektrum elektromagnetik dinyatakan dalam elektronvolt untuk foton berenergi tinggi (di atas 100 eV). frekuensi. dapat disimpulkan bahwa begitu besar peranan gelombang elektromagnetik yang bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari. Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan dalam panjang gelombang. yaitu 300 MmHz * Energi dari foton adalah 4.24 µeVm Spektrum elektromagnetik dapat dibagi dalam beberapa daerah yang terentang dari sinar gamma gelombang pendek berenergi tinggi sampai pada gelombang mikro dan gelombang radio dengan panjang gelombang sangat panjang.1µeV/GHz * Panjang gelombang dikalikan dengan energy per foton adalah 1. Spektrum ini secara langsung berkaitan : * Panjang gelombang dikalikan dengan frekuensi ialah kecepatan cahaya: 300 Mm/s. dalam panjang gelombang untuk energi menengah. atau tenaga per foton.1 feV per Hz. tanpa kita sadari keberadaannya.com/pesan-dan-kesanmengikuti-pree-test-fisika/gelombang-elektromagnetik/ .wordpress.5 mm).III. Ultra ungu dimanfaatkan untuk pengenalan unsur suatu bahan dengan teknik spektroskopi. Istilah “spektrum optik” juga masih digunakan secara luas dalam merujuk spektrum elektromagnetik. Infra Merah Dihasilkan dari getaran atom dalam bahan dan dimanfaatkan untuk mempelajari struktur molekul Sinar tampak mempunyai panjang gelombang 3990 Aº – 7800 Aº. Sumber : http://brigittalala.digunakan sebagai pemancar dan penerima gelombang. Dan beberapa contoh spektrum elektromagnetik seperti : Radar (Radio Detection And Ranging). yaitu 4. KESIMPULAN Dari pembahasan di atas. dan dalam frekuensi untuk energi rendah (? = 0. walaupun sebenarnya hanya mencakup sebagian rentang panjang gelombang saja (320 – 700 nm)[1]. Spektrum elektromagnetik adalah rentang semua radiasi elektromagnetik yang mungkin. Pembagian ini sebenarnya tidak begitu tegas dan tumbuh dari penggunaan praktis yang secara historis berasal dari berbagai macam metode deteksi.

Bidang studi cahaya dikenal dengan sebutan optika. merupakan area riset yang penting pada fisika modern. Kedua medan ini secara kontinu saling menciptakan seiring gelombang cahaya yang merambat menembus ruang dan bergetar dalam waktu. Kedua definisi di atas adalah sifat yang ditunjukkan cahaya secara bersamaan sehingga disebut "dualisme gelombang-partikel". hanya kecepatan gelombang yang bergantung pada jenis mediumnya. cahaya adalah radiasi elektromagnetik.f .[4] Frekuensi gelombang cahaya ditentukan oleh periode osilasi yang merupakan panjang gelombang tersebut. and speed that depend on how it was emitted and on the medium through which it travels. baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak.[1] Pada bidang fisika. Pada era sebelum optika kuantum-mekanik.Cahaya Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm. seyogyanya tidak berubah saat merambat melalui berbagai medium. wavelength. Persamaan yang digunakan: v=\lambda\. cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang tercipta dari medan magnet dan osilasi medan listrik. Cahaya mempunyai 4 besaran dalam optika klasik: * Intensitas * Frekuensi atau panjang gelombang * Polarisasi * Fasa dengan sifat optik geometris: * Refleksi * Refraksi dan sifat optik fisis: * Interferensi * Difraksi * Dispersi * Polarisasi Optika klasik Light propagates through space as a wave with amplitude. frequency. Paket cahaya yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna. [2][3] Cahaya adalah paket partikel yang disebut foton.

menyebutkan akibat pemantulan baur bagi penglihatan.html Hukum Pemantulan Cahaya Pada akhir kegiatan.menyebutkan akibat pemantulan teratur bagi penglihatan. bernilai n=1 dalam ruang hampa dan n>1 di dalam medium.dimana: * v adalah kecepatan gelombang * λ adalah panjang gelombang * f adalah frekuensi Pada frekuensi yang konstan.[6] * v adalah kecepatan gelombang cahaya pada medium tertentu * n adalah index of refraction atau indeks bias. Uraian Pernahkah Anda bertanya. mengapa kita dapat melihat benda-benda? Ya.3 hingga 1.html . diharapkan Anda dapat : menyebutkan sifat cahaya yang memungkinkan manusia normal dapat melihat bendabenda.blogspot.792.mendefinisikan pemantulan teratur dengan benar. gejala melihat erat kaitannya dengan keberadaan cahaya atau sinar.458 meter/detik. mendefinisikan pemantulan baur dengan benar. entah karena benda itu memantulkan cahaya yang datang kepadanya lalu mengenai mata kita.com/2010/07/hukum-pemantulan-cahaya. jawabnya karena ada cahaya dari benda ke mata kita. perubahan kecepatan gelombang cahaya akan berpengaruh pada panjang gelombangnya. Medium yang lebih padat seperti kaca dan air mempunyai indeks bias sekitar 1. Jadi.4 Sumber : http://cahya-teknologikita.com/2009/12/1-di-dalam-medium. entah cahaya itu memang berasal dari benda tersebut.5.[5] Rasio antara kecepatan gelombang cahaya pada ruang hampa dan kecepatan gelombang cahaya pada suatu medium disebut index of refraction dengan persamaan: n=\frac {c} {v} di mana: * c adalah kecepatan gelombang cahaya pada ruang hampa berupa konstanta fisika bernilai 299. Sumber : http://ajis-fisika.menyebutkan Hukum Pemantulan dengan benar dan menentukan besar sudut yang dibentuk oleh sinar datang dan sinar pantul bila sudut datang sinar pada permukaan cermin diketahui. Indeks bias berlian berkisar antara 2.blogspot.

jawabnya karena ada cahaya dari benda ke mata kita.com/2010/07/hukum-pemantulan-cahaya. entah karena benda itu memantulkan cahaya yang datang kepadanya lalu mengenai mata kita.menyebutkan Hukum Pemantulan dengan benar dan menentukan besar sudut yang dibentuk oleh sinar datang dan sinar pantul bila sudut datang sinar pada permukaan cermin diketahui.mendefinisikan pemantulan teratur dengan benar. diharapkan Anda dapat : menyebutkan sifat cahaya yang memungkinkan manusia normal dapat melihat bendabenda.menyebutkan akibat pemantulan teratur bagi penglihatan.html Interferensi dan difraksi Difraksi dan Interferensi Difraksi Prinsip Huygens.Pada akhir kegiatan. mendefinisikan pemantulan baur dengan benar. Uraian Pernahkah Anda bertanya.menyebutkan akibat pemantulan baur bagi penglihatan. entah cahaya itu memang berasal dari benda tersebut. Jadi.blogspot. Sumber : http://ajis-fisika. . gejala melihat erat kaitannya dengan keberadaan cahaya atau sinar. mengapa kita dapat melihat benda-benda? Ya.

Hal ini bisa diterangkan oleh prinsip Huygens. penyebaran gelombang semakin besar. Pada animasi pada gambar sebelah kanan atas terlihat adanya pola gelap dan terang. hal itu disebabkan wavelet-wavelet baru yang terbentuk di dalam celah sempit . Fraksi gelombang putih terjadi pada perpotongan antara garis-garis putih. karena adanya halangan. Fraksi gelombang hitam terjadi pada perpotongan garis-garis berwarna hitam. Difraksi pada dua celah berjarak d.Difraksi Difraksi cahaya diterangkangkan oleh prinsip Huygens. Fraksi-fraksi gelombang terpisah sejauh sudut θ dan dirunut dengan urutan n. Difraksi adalah penyebaran gelombang. contohnya cahaya. Semakin kecil halangan.

[1] Francesco Maria Grimaldi pada tahun 1665 dan didefinisikan sebagai hamburan fraksi gelombang cahaya ke arah yang berbeda-beda. Fresnel mendefinisikan difraksi dari eksperimen celah ganda Young sebagai interferensi gelombang[12] dengan persamaan: mλ = dsinθ dimana d adalah jarak antara dua sumber muka gelombang.[6] Thomas Young pada tahun 1803 dan sebagai fenomena interferensi gelombang cahaya. Istilah yang digunakan saat itu mengambil bahasa Latin diffringere yang berarti to break into pieces.tersebut saling berinterferensi satu sama lain.[8] Augustin Jean Fresnel pada tahun 1815[9] dan tahun 1818[10].[13]. menjelaskan proses perambatan gelombang cahaya yang terjadi pada difraksi Fresnel jika celah difraksi disoroti dengan sinar dari jarak jauh. Untuk menganalisa atau mensimulasikan pola-pola tersebut. Dari jarak tegak lurus antara celah pada bidang halangan dan bidang pengamatan serta dengan mengetahui besaran panjang gelombang sinar insiden. θ adalah sudut yang dibentuk antara fraksi muka gelombang urutan ke-m dengan sumbu normal muka gelombang fraksi mula-mula yang mempunyai urutan maksimum m = 0.    Richard C. dapat digunakan Transformasi Fourier atau disebut juga dengan Fourier Optik. dan menghasilkan perhitungan matematis yang membenarkan teori gelombang cahaya yang dikemukakan sebelumnya oleh Christiaan Huygens[11] pada tahun 1690 hingga teori partikel Newton mendapatkan banyak sanggahan. Dari percobaan yang mengamati pola interferensi pada dua celah kecil yang berdekatan. Joseph von Fraunhofer dengan mengamati bentuk gelombang difraksi yang perubahan ukuran akibat jauhnya bidang pengamatan. dalam monographnya yang berjudul Light[14]. sebagai inflexion dari partikel cahaya yang sekarang dikenal sebagai cincin Newton. Difraksi cahaya berturut-turut dipelajari antara lain oleh:      Isaac Newton dan Robert Hooke pada tahun 1660. Francis Weston Sears pada tahun 1948 untuk menentukan pola difraksi dengan menggunakan pendekatan matematis Fresnel[17].[7] Thomas Young menyimpulkan bahwa kedua celah tersebut lebih merupakan dua sumber gelombang yang berbeda daripada partikel (en:corpuscles). Daftar isi Difraksi Fresnel .[15][16] Difraksi Fraunhofer kemudian dikenal sebagai far-field diffraction.[2][3][4] James Gregory pada tahun 1673 dengan mengamati pola difraksi pada bulu burung[5] yang kemudian didefinisikan sebagai diffraction grating. MacLaurin pada tahun 1909. yaitu difraksi yang terjadi dengan nilai m relatif kecil. sejumlah area yang disebut zona Fresnel (en:Fresnel zone) atau half-period elements dapat dihitung. Difraksi Fresnel kemudian dikenal sebagai near-field diffraction.

Difraksi Fraunhofer Dalam teori difraksi skalar (en:scalar diffraction theory). Difraksi Fresnel adalah pola gelombang pada titik (x. dan is the satuan imajiner. Difraksi celah tunggal .y.z) dengan persamaan: dimana: . Difraksi Fraunhofer adalah pola gelombang yang terjadi pada jarak jauh (en:far field) menurut persamaan integral difraksi Fresnel sebagai berikut: [18] Persamaan di atas menunjukkan bahwa pola gelombang pada difraksi Fresnel yang skalar menjadi planar pada difraksi Fraunhofer akibat jauhnya bidang pengamatan dari bidang halangan.Geometri difraksi dengan sistem koordinat antara celah pada bidang halangan dan citra pada bidang pengamatan.

Pendekatan numerik dari pola difraksi pada sebuah celah dengan lebar empat kali panjang gelombang planar insidennya. x′ akan bernilai dari . difraksi yang terjadi pada arah radial r dapat dihitung dengan persamaan: dengan asumsi sumbu koordinaat tepat berada di tengah celah. Secara umum. pada sebuah gelombang planar kompleks yang monokromatik dengan panjang gelombang &lambda yang melewati celah tunggal dengan lebar d yang terletak pada bidang x′-y′. Grafik dan citra dari sebuah difraksi celah tunggal Sebuah celah panjang dengan lebar infinitesimal akan mendifraksi sinar cahaya insiden menjadi deretan gelombang circular. dan muka gelombang yang lepas dari celah tersebut akan berupa gelombang silinder dengan intensitas yang uniform.

Deduksi persamaan dari pengamatan jarak antara tiap sumber titik destruktif adalah: Minima pertama yang terjadi pada sudut &theta minimum adalah: Difraksi jarak jauh untuk pengamatan ini dapat dihitung berdasarkan persamaan integral difraksi Fraunhofer menjadi: dimana fungsi sinc berupa sinc(x) = sin(px)/(px) if x ? 0. maka akan terlihat minima dan maksima pada cahaya difraksi tersebut. dan y′ dari 0 hingga Jarak r dari celah berupa: . Difraksi celah ganda . Cahaya difraksi pada sudut tertentu adalah hasil interferensi dari setiap sumber titik dan jika fasa relatif dari interferensi ini bervariasi lebih dari 2π.hingga . and sinc(0) = 1. cahaya dari sumber titik pada ujung atas celah akan berinterferensi destruktif dengan sumber titik yang berada di tengah celah. Maksima dan minima adalah hasil interferensi gelombang konstruktif dan destruktif pada interferensi maksimal. Difraksi Fresnel/difraksi jarak pendek yang terjadi pada celah dengan lebar empat kali panjang gelombang. Jarak antara dua sumber titik tersebut adalah λ / 2. Sebuah celah dengan lebar melebihi panjang gelombang akan mempunyai banyak sumber titik (en:point source) yang tersebar merata sepanjang lebar celah.

[20][21] Pita cahaya yang terang pada bidang pengamatan terjadi karena interferensi konstruktif. dan membentuk maksima. saat puncak gelombang (en:crest) berinterferensi dengan puncak gelombang yang lain.Sketsa interferensi Thomas Young pada difraksi celah ganda yang diamati pada gelombang air. x adalah jarak antara pita cahaya dan central maximum (disebut juga fringe distance) . jarak antara titik A dan B pada diagram di samping kanan n is the order of maximum observed (central maximum is n = 0). eksperimen celah ganda yang dilakukan oleh Thomas Young menunjukkan sifat yang tidak terpisahkan dari cahaya sebagai gelombang dan partikel. Pita cahaya yang gelap terjadi saat puncak gelombang berinterferensi dengan landasan gelombang (en:trough) dan menjadi minima.[19] Pada mekanika kuantum. cahaya ditemukan terserap sebagai partikel diskrit yang disebut foton. pada bidang pengamatan. Sebuah sumber cahaya koheren yang menyinari bidang halangan dengan dua celah akan membentuk pola interferensi gelombang berupa pita cahaya yang terang dan gelap pada bidang pengamatan. Interferensi konstruktif terjadi saat: dimana λ adalah panjang gelombang cahaya a adalah jarak antar celah. walaupun demikian.

[22] Persamaan matematika yang lebih rinci dari interferensi celah ganda dalam konteks mekanika kuantum dijelaskan pada dualitas Englert-Greenberger. Difraksi celah majemuk Difraksi celah ganda (atas) dan difraksi celah 5 dari sinar laser Difraksi sinar laser pada celah majemuk Pola difraksi dari sinar laser dengan panjang gelombang 633 nm laser melalui 150 celah .pada bidang pengamatan L adalah jarak antara celah dengan titik tengah bidang pengamatan Persamaan ini adalah pendekatan untuk kondisi tertentu.

Diagram dari difraksi dengan jarak antar celah setara setengah panjang gelombang yang menyebabkan interferensi destruktif Difraksi celah majemuk (en:Diffraction grating) secara matematis dapat dilihat sebagai interferensi banyak titik sumber cahaya, pada kondisi yang paling sederhana, yaitu yang terjadi pada dua celah dengan pendekatan Fraunhofer, perbedaan jarak antara dua celah dapat dilihat pada bidang pengamatan sebagai berikut:

Dengan perhitungan maksima:

dimana adalah urutan maksima adalah panjang gelombang adalah jarak antar celah and Dan persamaan minima: . Pada sinar insiden yang membentuk sudut θi terhadap bidang halangan, perhitungan maksima menjadi: adalah sudut terjadinya interferensi konstruktif

Cahaya yang terdifraksi dari celah majemuk dapat dihitung dengan penjumlahan difraksi yang terjadi pada setiap celah berupa konvolusi dari pola difraksi dan interferensi. Diposkan oleh rizki aryadi di 03:47

Sumber : http://rizkiaryadi.blogspot.com/2010/12/difraksi-daninterferensi.html

Spektrometer
Spektroskopi merupakan alat analisis cahaya yang dihasilkan suatu objek yang sangat berguna dalam bidang fisika.Spektroskopi menggunakan prinsip difraksi dan interferensi untuk memisahkan cahaya yang dihasilkan suatu objek menjadi garisgaris warna berbeda yang dikenal dengan Spektrum .Alat ukur yang digunakan disebut Spektrometer.Spektrometer adalah suatu alat optik yang digunakan untuk mengukur cahaya secara spesifik pada spektrum elektromagnetik .Dengan mengukur panjang gelombang spektrum secara tepat dapat dipelajari sifat alamiah dari sumber cahaya..Saat ini Spektrometer yang ada dalam dunia pendidikan canggih namun rumit penggunaannya dan mahal harganya.Untuk mengatasi hal tersebut dirancang spektrometer sederhana namun memiliki prinsip kerja tidak jauh berbeda dengan spektrometer yang ada saat ini.( memiliki prinsip kerja yang sama dengan spektrometer yang ada saat ini). Sumber: http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdlkahfisabar-34473

Gambar 1

Cahaya dipantulkan oleh benda ke segala arah. Kita dapat melihat seekor kucing karena sebagian cahaya yang dipantulkan oleh kucing mengenai mata. (gambar boleh dimodifikasi, tambah mata dan wajah) Ada pendapat yang mengatakan, terdapat perbedaan antara cahaya dan sinar. Cahaya berkaitan dengan gejala melihat (cahaya tampak), sedangkan istilah sinar meliputi cahaya tampak dan cahaya tak tampak seperti sinar X dan sinar gamma. Dalam uraian ini, keduanya dapat digunakan untuk menyatakan maksud yang sama, yaitu meliputi cahaya tampak dan cahaya tak tampak. Apakah Cahaya itu? Cahaya menurut Newton (1642-1727) terdiri dari partikel-partilkel ringan berukuran sangat kecil yang dipancarkan oleh sumbernya ke segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sementara menurut Huygens (1629-1695), cahaya adalah gelombang seperti bunyi. Perbedaan antara keduanya hanya pada frekuewensi dan panjang gelombang saja. Dua pendapat di atas sepertinya saling bertentangan. Sebab tak mungkin cahaya bersifat partikel sekaligus sebagai partikel. Pasti salah satunya benar atau keduaduanya salah, yang pasti masing-masing pendapat di atas memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada zaman Newton dan Huygens hidup, orang-orang beranggapan bahwa gelombang yang merambat pasti membutuhkan medium. Padahal ruang antara bintang-bintang dan planet-planet merupakan ruang hampa (vakum) sehingga menimbulkan pertanyaan apakah yang menjadi medium rambat cahaya matahari sampai ke bumi jika cahaya merupakan gelombang seperti yang dikatakan Huygens. Inilah kritik orang terhadap pendapat Huygens. Kritik ini dijawab oleh Huygens dengan memperkenalkan zat hipotetik (dugaan) bernama eter. Zat ini sangat ringan, tembus pandang dan memenuhi seluruh alam semesta. Eter membuat cahaya yang berasal dari bintang-bintang sampai ke bumi. Dalam dunia ilmu pengetahuan kebenaran akan sangat di tentukan oleh uji eksperimen. Pendapat yang tidak tahan uji eksperimen akan ditolak oleh para ilmuwan sebagai teori yang benar. Sebaiknya pendapat yang didukung oleh hasil-hasil eksperimen dan meramalkan gejala-gejala alam. Walaupun keberadaan eter belum dapat dipastikan di dekade awal Abad 20, berbagai eksperimen yang dilakukan oleh para ilmuwan seperti Thomas Young (1773-1829) dan Agustin Fresnell (1788-1827) berhasil membuktikan bahwa cahaya dapat melentur (difraksi) dan berinterferensi. Gejala alam yang khas merupakan sifat dasar gelombang bukan partikel. Percobaan yang dilakukan oleh Jeans Leon Foulcoult (1819-1868) menyimpulkan bahwa cepat rambat cahaya dalam air lebih rendah dibandingkan kecepatannya di udara. Padahal Newton denganteori emisi partikelnya meramalkan kebaikannya. Selanjutnya Maxwell (1831-1874) mengemukakan pendapatnya bahwa cahaya dibangkitkan oleh gejala kelistrikkan dan kemagnetan sehingga tergolong gelombang elektomagnetik. Sesuatu yang yang berbeda dengan gelombang bunyi yang tergolong gelombang mekanik. Gelombang elekromagnetik dapat merambat dengan atau tanpa medium dan kecepatan rambatnyapun amat tinggi

Kebenaran pendapat Maxwell tak terbantahkan ketika Hertz (1857-1894) berhasil membuktikan secara eksperimental yang disusun dengan penemuan-penemuan berbagai gelombang yang tergolong gelombang elekromagnetik seperti sinar x. Di sisi lain pendapat Newton tentang cahaya menjadi partikel tiba-tiba menjadi polpuler kembali setelah lebih dari 300 tahun tenggelam di bawah populeritas pendapat Huygens. Optika dibedakan atas optika geometri dan optika fisik . Dengan teori ini. Apa yang di ceritakan diatas akan anda pelajari lebih jauh dalam modul modul pembelajaran fisika selanjutnya khususnya bila Anda mengambil jurusan IPA.bila dibandingkan dengan gelombang bunyi. Hal ini di sebut sebagai dualisme cahaya. bagaimana pengukurannya dan bagaimana sifat-sifat cahaya dikenal dengan nama Optika . Gagasan Planck ini kemudian berkembang menjadi teori baru dalam fisika yang disebut teori Kuantum. Modul ini hanya membahas optika geometri sebab optika fisik baru akan dipelajari di kelas tiga jurusan IPA. Planck menyimpulkan bahwa cahaya di pancarkan dalam bentuk-bentuk partikel kecil yang disebut kuanta. sebaliknya cahaya selalu bergerak. Gelombang elekromagnetik merambat dengan kecepatan 300. Ciri utama dari gelombang adalah bahwa ia tak pernah diam. Dua fisikawan pemenang hadiah Nobel Max Plack (1858-1947) dan Albert Einstein mengemukan teori mereka tentang foton Berdasarkan hasil penelitian tentang sifat-sifat termodinamika radiasi benda hitam. Sedangkan pada optika fisik cahaya dipelajari dengan menggunakan alat-alat yang ukurannya relatif sama atau lebih kecil dibanding panjang gelombang cahaya sendiri. Jadi dalam kondisi tertentu cahaya menunjukkan sifat sebagai gelombang dan dalam kondisi lain menunjukkan sifat sebagai partikel. gelombang mikro RADAR dan sebagainya. Benda-benda yang sangat panas seperti matahari . sinar gamma. bagaiamana perambatannya. Berkas cahaya Di kelas satu telah dijelaskan bahwa cahaya adalah gelombang. Optika geometrik Cabang fisika yang mempelajari cahaya yang meliputi bagaimana terjadinya cahaya.000 km/s. Pada optika geometri – seperti telah dikatakan pada pendahuluan modul ini – dipelajari sifat-sifat cahaya dengan menggunakan alat-alat yang ukurannya relatif lebih besar dibandingkan dengan panjang gelombang cahaya. Dari sini kita kemudian mengenal kata optik yang berkaitan dengan kacamata sebagai alat bantu penglihatan. Einstein berhasil menjelaskan peristiwa yang dikenal dengan nama efek foto listrik. Dewasa ini pandangan bahwa cahaya merupakan gelombang elektomagnetik umum diterima oleh kalangan ilmuwan. tepatnya gelombang elektromagnetik. walaupun hasil eksperimen Michelson dan Morley di tahun 1905 gagal membuktikan keberadaan eter seperti yang di sangkakan keberadaan oleh Huygen dan Maxwell. yakni pemancaran elekton dari permukaan logam karena lagam tersebut di sinari cahaya.

Mereka merupakan sumber cahaya. Begitu juga cahaya lilin atau cahaya pada layar televisi yang dibangkitkan oleh tumbukan antara elektron berkecepatan tinggi dengan zat yang dapat berfluoresensi (berpendar) yang terdapat pada layar televisi. sedangkan berkas cahaya terdiri dari beberapa garis berarah seperti pada Gambar 3. ia hanya memantulkan cahaya yang diterimanya dari matahari. Oleh karenanya cahaya yang merambat digambarkan sebagai garis lurus berarah yang disebut sinar cahaya . cahaya dipantulkan membentuk suatu pola yang teratur. Benda seperti bulan bukanlah sumber cahaya. Gambar 3 Cahaya merambat dalam garis lurus yang disebut sinar cahaya sedangkan berkas cahaya digambarkan dengan beberapa garis berarah Pemantulan Biasa dan Pemantulan Baur Pada permukaan benda yang rata seperti cermin datar. Sinar-sinar sejajar yang datang pada permukaan cermin dipantulkan sebagai sinar-sinar sejajar pula. Akibatnya cermin dapat . Jadi selain dipancarkan cahaya dapat dipantulkan. Berkas cahaya bisa paralel.dan filamen lampu listrik memancarkan cahaya mereka sendiri. Manakah benda yang merupakan sumber cahaya dan manakah benda yang merupakan pemantul cahaya? Cahaya merambat lurus seperti yang dapat kita lihat pada cahaya yang keluar dari sebuah lampu teater di ruangan yang gelap atau Laser yang melintasi asap atau debu. Gambar 2 Benda-benda di dalam sebuah ruangan. divergen (menyebar) atau konvergen (mengumpul).

. Gambar 5 memperlihatkan bagaimana sinar-sinar yang datang ke permukaan kayu dipantulkan ke berbagai arah sehingga kita dapat melihat kayu ini pada posisi A. Pemantulan semacam ini disebut pemantulan teratur atau pemantulan biasa . Gambar 5 Pemantulan baur pada permukaan bidang yang tidak rata Akibat pemantulan baur ini kita dapat melihat benda dari berbagai arah. Misalnya pada kain atau kertas yang disinari lampu sorot di dalam ruang gelap kita dapat melihat apa yang ada pada kain atau kertas tersebut dari berbagai arah. pada saat cahaya mengenai suatu permukaan yang tidak rata. B dan C. Gambar 4 Pemantulan biasa pada cermin membentuk bayangan benda Pemantulan Baur Berbeda dengan benda yang memiliki permukaan rata. namun sinar-sinar pantulnya tidak. Perhatikan bahwa sinar-sinar yang datang ke permukaan kayu merupakan sinar-sinar yang sejajar. maka sinar-sinar sejajar yang datang pada permukaan tersebut dipantulkan tidak sebagai sinar-sinar sejajar. Pemantulan seperti ini disebut pemantulan baur .membentuk bayangan benda. Pemantulan baur yang dilakukan oleh partikel-partikel debu di udara yang berperan dalam mengurangi kesilauan sinar matahari.

Pada saat jalanan kering di malam yang gelap sinar lampu mobil akan dipantulkan ke segala arah oleh permukaan jalanan yang tidak rata ke segala arah termasuk ke mata pengemudi sehingga jalanan terlihat terang (Gambar 6. Pengukuran sudut datang dan sudut pantul dimulai dari garis ini. Garis yang tegak lurus bidang pantul disebut garis normal . cahaya akan dipantulkan seperti pada Gambar 7. Sudut datang (i) adalah sudut yang dibentuk oleh garis normal (1) dan sinar datang (2).b. Hukum Pemantulan Cahaya Pada saat sinar mendatangi permukaan cermin datar. Gambar 7 . sedangkan sudut pantul (r) adalah sudut yang dibentuk oleh garis normal (1) dan sinar pantul (3).Gambar 6 Pemantulan cahaya lampu mobil di malam hari (a) jalanan kering dan kasar (b) jalanan basah karena hujan. yakni ke arah depan jalanan sehingga pengemudi mengalami kesulitan karena tidak dapat melihat jalanan di depannya dengan baik seperti diperlihatkan Gambar 6. Pemantulan baur juga sangat membantu pengemudi mobil saat malam hari yang gelap. Namun saat jalanan basah karena hujan.a). permukaan jalanan menjadi rata sehingga sinar lampu mobil hanya dipantulkan ke arah tentu saja.

Kedua. Jadi sudut datang adalah c.Pemantulan cahaya: Sudut datang sama dengan sudut pantul. Hal yang perlu Anda pahami adalah pertama. sedangkan sudut pantul dibentuk oleh garis normal (1) dan sinar pantul (3) dan besarnya sama dengan sudut datang. garis normal dan sinar pantul terletak pada satu bidang yang sama serta sudut datang sama dengan sudut pantul. Pemantulan teratur terjadi pada permukaan yang rata seperti pada cermin. Pemantulan baur dihasilkan oleh permukaan pantul yang tidak rata (kasar). proses melihat pada manusia erat kaitannya dengan gejala pemantulan cahaya. Sudut datang adalah sudut yang dibentuk oleh sinar datang dan garis normal. Dua pernyataan di atas dikenal sebagai hukum pemantulan cahaya . Berdasarkan pengamatan dan pengukuran didapatkan bahwa: sinar datang. dan besar sudut datang (i) sama dengan besar sudut pantul (r). sinar pantul dan garis normal terletak pada bidang yang sama. Ketiga. pada peristiwa pemantulan biasa sinar datang. ada dua jenis pantulan cahaya yaitu pemantulan baur dan pemantulan biasa. Pada gambar sudut pantul adalah b. pemantulan baur memungkinkan kita melihat benda yang disinari dari berbagai arah. Sekadar untuk mendapat gambaran awal tentang peristiwa pemantulan cahaya. Contoh lain dan uraian lebih mendalam tentang pemantulan cahaya ini akan dibahas pada kegiatan selanjutnya. sementara pemantulan biasa menyebabkan terbentuknya bayangan benda yang hanya dapat dilihat pada arah tertentu saja. Contoh: Pada gambar di bawah sudut manakah yang merupakan sudut datang dan yang manakah sudut pantul? Penyelesaian: Garis (2) pada gambar di atas melukiskan sinar datang ke permukaan cermin sedangkan garis (1) adalah garis normal. Diposkan oleh AZIZ FISIKA di 04:40 . uraian di atas dirasa cukup memadai.

Difraksi .Interferensi dan difraksi Difraksi dan Interferensi Difraksi Prinsip Huygens.

hal itu disebabkan wavelet-wavelet baru yang terbentuk di dalam celah sempit tersebut saling berinterferensi satu sama lain. dapat digunakan Transformasi Fourier atau disebut juga dengan Fourier Optik. Difraksi adalah penyebaran gelombang. penyebaran gelombang semakin besar.Difraksi cahaya diterangkangkan oleh prinsip Huygens.[1] Francesco Maria Grimaldi pada tahun 1665 dan didefinisikan sebagai hamburan fraksi gelombang cahaya ke arah yang berbeda-beda. Difraksi pada dua celah berjarak d.[6] Thomas Young pada tahun 1803 dan sebagai fenomena interferensi gelombang cahaya. Difraksi cahaya berturut-turut dipelajari antara lain oleh:      Isaac Newton dan Robert Hooke pada tahun 1660. contohnya cahaya. Istilah yang digunakan saat itu mengambil bahasa Latin diffringere yang berarti to break into pieces. karena adanya halangan. Fraksi gelombang putih terjadi pada perpotongan antara garis-garis putih. sebagai inflexion dari partikel cahaya yang sekarang dikenal sebagai cincin Newton. Fraksi-fraksi gelombang terpisah sejauh sudut θ dan dirunut dengan urutan n. Dari percobaan yang mengamati pola interferensi pada dua celah kecil yang berdekatan. Hal ini bisa diterangkan oleh prinsip Huygens. Fraksi gelombang hitam terjadi pada perpotongan garis-garis berwarna hitam.[2][3][4] James Gregory pada tahun 1673 dengan mengamati pola difraksi pada bulu burung[5] yang kemudian didefinisikan sebagai diffraction grating.[8] Augustin Jean Fresnel pada tahun 1815[9] dan tahun 1818[10]. Untuk menganalisa atau mensimulasikan pola-pola tersebut.[7] Thomas Young menyimpulkan bahwa kedua celah tersebut lebih merupakan dua sumber gelombang yang berbeda daripada partikel (en:corpuscles). Semakin kecil halangan. Pada animasi pada gambar sebelah kanan atas terlihat adanya pola gelap dan terang. dan menghasilkan perhitungan matematis yang membenarkan teori gelombang cahaya yang dikemukakan .

yaitu difraksi yang terjadi dengan nilai m relatif kecil. Fresnel mendefinisikan difraksi dari eksperimen celah ganda Young sebagai interferensi gelombang[12] dengan persamaan: mλ = dsinθ dimana d adalah jarak antara dua sumber muka gelombang. Francis Weston Sears pada tahun 1948 untuk menentukan pola difraksi dengan menggunakan pendekatan matematis Fresnel[17]. dalam monographnya yang berjudul Light[14]. Dari jarak tegak lurus antara celah pada bidang halangan dan bidang pengamatan serta dengan mengetahui besaran panjang gelombang sinar insiden.sebelumnya oleh Christiaan Huygens[11] pada tahun 1690 hingga teori partikel Newton mendapatkan banyak sanggahan. Difraksi Fresnel kemudian dikenal sebagai near-field diffraction.    Richard C.z) dengan persamaan: .y. MacLaurin pada tahun 1909. Daftar isi Difraksi Fresnel Geometri difraksi dengan sistem koordinat antara celah pada bidang halangan dan citra pada bidang pengamatan. Joseph von Fraunhofer dengan mengamati bentuk gelombang difraksi yang perubahan ukuran akibat jauhnya bidang pengamatan. menjelaskan proses perambatan gelombang cahaya yang terjadi pada difraksi Fresnel jika celah difraksi disoroti dengan sinar dari jarak jauh. Difraksi Fresnel adalah pola gelombang pada titik (x.[15][16] Difraksi Fraunhofer kemudian dikenal sebagai far-field diffraction.[13]. sejumlah area yang disebut zona Fresnel (en:Fresnel zone) atau half-period elements dapat dihitung. θ adalah sudut yang dibentuk antara fraksi muka gelombang urutan ke-m dengan sumbu normal muka gelombang fraksi mulamula yang mempunyai urutan maksimum m = 0.

Difraksi Fraunhofer Dalam teori difraksi skalar (en:scalar diffraction theory). . dan is the satuan imajiner.dimana: . Difraksi Fraunhofer adalah pola gelombang yang terjadi pada jarak jauh (en:far field) menurut persamaan integral difraksi Fresnel sebagai berikut: [18] Persamaan di atas menunjukkan bahwa pola gelombang pada difraksi Fresnel yang skalar menjadi planar pada difraksi Fraunhofer akibat jauhnya bidang pengamatan dari bidang halangan. Difraksi celah tunggal Pendekatan numerik dari pola difraksi pada sebuah celah dengan lebar empat kali panjang gelombang planar insidennya.

Secara umum. pada sebuah gelombang planar kompleks yang monokromatik dengan panjang gelombang &lambda yang melewati celah tunggal dengan lebar d yang terletak pada bidang x′-y′. maka akan terlihat minima dan maksima pada cahaya difraksi tersebut. Cahaya difraksi pada sudut tertentu adalah hasil interferensi dari setiap sumber titik dan jika fasa relatif dari interferensi ini bervariasi lebih dari 2π. x′ akan bernilai dari hingga . dan muka gelombang yang lepas dari celah tersebut akan berupa gelombang silinder dengan intensitas yang uniform. difraksi yang terjadi pada arah radial r dapat dihitung dengan persamaan: dengan asumsi sumbu koordinaat tepat berada di tengah celah. cahaya dari sumber titik pada ujung atas celah akan berinterferensi destruktif . dan y′ dari 0 hingga Jarak r dari celah berupa: . Difraksi Fresnel/difraksi jarak pendek yang terjadi pada celah dengan lebar empat kali panjang gelombang. Sebuah celah dengan lebar melebihi panjang gelombang akan mempunyai banyak sumber titik (en:point source) yang tersebar merata sepanjang lebar celah.Grafik dan citra dari sebuah difraksi celah tunggal Sebuah celah panjang dengan lebar infinitesimal akan mendifraksi sinar cahaya insiden menjadi deretan gelombang circular. Maksima dan minima adalah hasil interferensi gelombang konstruktif dan destruktif pada interferensi maksimal.

Sebuah sumber cahaya koheren yang menyinari bidang halangan dengan dua celah akan membentuk pola interferensi gelombang berupa pita cahaya yang terang dan gelap pada bidang pengamatan. Difraksi celah ganda Sketsa interferensi Thomas Young pada difraksi celah ganda yang diamati pada gelombang air.[19] Pada mekanika kuantum. pada bidang pengamatan.dengan sumber titik yang berada di tengah celah. and sinc(0) = 1. walaupun demikian. eksperimen celah ganda yang dilakukan oleh Thomas Young menunjukkan sifat yang tidak terpisahkan dari cahaya sebagai gelombang dan partikel. saat . cahaya ditemukan terserap sebagai partikel diskrit yang disebut foton. Deduksi persamaan dari pengamatan jarak antara tiap sumber titik destruktif adalah: Minima pertama yang terjadi pada sudut &theta minimum adalah: Difraksi jarak jauh untuk pengamatan ini dapat dihitung berdasarkan persamaan integral difraksi Fraunhofer menjadi: dimana fungsi sinc berupa sinc(x) = sin(px)/(px) if x ? 0.[20][21] Pita cahaya yang terang pada bidang pengamatan terjadi karena interferensi konstruktif. Jarak antara dua sumber titik tersebut adalah λ / 2.

puncak gelombang (en:crest) berinterferensi dengan puncak gelombang yang lain. Interferensi konstruktif terjadi saat: dimana λ adalah panjang gelombang cahaya a adalah jarak antar celah. x adalah jarak antara pita cahaya dan central maximum (disebut juga fringe distance) pada bidang pengamatan L adalah jarak antara celah dengan titik tengah bidang pengamatan Persamaan ini adalah pendekatan untuk kondisi tertentu. Difraksi celah majemuk Difraksi celah ganda (atas) dan difraksi celah 5 dari sinar laser Difraksi sinar laser pada celah majemuk . Pita cahaya yang gelap terjadi saat puncak gelombang berinterferensi dengan landasan gelombang (en:trough) dan menjadi minima.[22] Persamaan matematika yang lebih rinci dari interferensi celah ganda dalam konteks mekanika kuantum dijelaskan pada dualitas Englert-Greenberger. jarak antara titik A dan B pada diagram di samping kanan n is the order of maximum observed (central maximum is n = 0). dan membentuk maksima.

yaitu yang terjadi pada dua celah dengan pendekatan Fraunhofer. pada kondisi yang paling sederhana.Pola difraksi dari sinar laser dengan panjang gelombang 633 nm laser melalui 150 celah Diagram dari difraksi dengan jarak antar celah setara setengah panjang gelombang yang menyebabkan interferensi destruktif Difraksi celah majemuk (en:Diffraction grating) secara matematis dapat dilihat sebagai interferensi banyak titik sumber cahaya. perbedaan jarak antara dua celah dapat dilihat pada bidang pengamatan sebagai berikut: Dengan perhitungan maksima: dimana adalah urutan maksima adalah panjang gelombang .

perhitungan maksima menjadi: adalah sudut terjadinya interferensi konstruktif Cahaya yang terdifraksi dari celah majemuk dapat dihitung dengan penjumlahan difraksi yang terjadi pada setiap celah berupa konvolusi dari pola difraksi dan interferensi.id/gdl..Saat ini Spektrometer yang ada dalam dunia pendidikan canggih namun rumit penggunaannya dan mahal harganya.com/2010/12/difraksi-daninterferensi. Sumber: http://digilib.Dengan mengukur panjang gelombang spektrum secara tepat dapat dipelajari sifat alamiah dari sumber cahaya.Untuk mengatasi hal tersebut dirancang spektrometer sederhana namun memiliki prinsip kerja tidak jauh berbeda dengan spektrometer yang ada saat ini.Spektrometer adalah suatu alat optik yang digunakan untuk mengukur cahaya secara spesifik pada spektrum elektromagnetik .Spektroskopi menggunakan prinsip difraksi dan interferensi untuk memisahkan cahaya yang dihasilkan suatu objek menjadi garis-garis warna berbeda yang dikenal dengan Spektrum . Pada sinar insiden yang membentuk sudut θi terhadap bidang halangan.( memiliki prinsip kerja yang sama dengan spektrometer yang ada saat ini). Diposkan oleh rizki aryadi di 03:47 Sumber : http://rizkiaryadi.blogspot.adalah jarak antar celah and Dan persamaan minima: .html Spektrometer Spektroskopi merupakan alat analisis cahaya yang dihasilkan suatu objek yang sangat berguna dalam bidang fisika.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdlkahfisabar-34473 .itb.ac.Alat ukur yang digunakan disebut Spektrometer.

Sebab tak mungkin cahaya bersifat partikel sekaligus sebagai partikel. Padahal ruang antara bintang-bintang dan planet-planet merupakan ruang hampa (vakum) sehingga menimbulkan pertanyaan apakah yang menjadi medium rambat cahaya matahari sampai ke bumi jika cahaya merupakan gelombang seperti yang dikatakan Huygens. cahaya adalah gelombang seperti bunyi. . Dalam uraian ini. tembus pandang dan memenuhi seluruh alam semesta. Sementara menurut Huygens (1629-1695). Kritik ini dijawab oleh Huygens dengan memperkenalkan zat hipotetik (dugaan) bernama eter. Inilah kritik orang terhadap pendapat Huygens. terdapat perbedaan antara cahaya dan sinar. tambah mata dan wajah) Ada pendapat yang mengatakan. Eter membuat cahaya yang berasal dari bintang-bintang sampai ke bumi. Dalam dunia ilmu pengetahuan kebenaran akan sangat di tentukan oleh uji eksperimen.Gambar 1 Cahaya dipantulkan oleh benda ke segala arah. sedangkan istilah sinar meliputi cahaya tampak dan cahaya tak tampak seperti sinar X dan sinar gamma. Apakah Cahaya itu? Cahaya menurut Newton (1642-1727) terdiri dari partikel-partilkel ringan berukuran sangat kecil yang dipancarkan oleh sumbernya ke segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi. keduanya dapat digunakan untuk menyatakan maksud yang sama. Kita dapat melihat seekor kucing karena sebagian cahaya yang dipantulkan oleh kucing mengenai mata. Dua pendapat di atas sepertinya saling bertentangan. Pasti salah satunya benar atau kedua-duanya salah. (gambar boleh dimodifikasi. yang pasti masing-masing pendapat di atas memiliki kelebihan dan kekurangan. Zat ini sangat ringan. yaitu meliputi cahaya tampak dan cahaya tak tampak. orang-orang beranggapan bahwa gelombang yang merambat pasti membutuhkan medium. Perbedaan antara keduanya hanya pada frekuewensi dan panjang gelombang saja. Cahaya berkaitan dengan gejala melihat (cahaya tampak). Pada zaman Newton dan Huygens hidup.

Gagasan Planck ini kemudian berkembang menjadi teori baru dalam fisika yang disebut teori Kuantum. Dewasa ini pandangan bahwa cahaya merupakan gelombang elektomagnetik umum diterima oleh kalangan ilmuwan. Walaupun keberadaan eter belum dapat dipastikan di dekade awal Abad 20. Einstein berhasil menjelaskan peristiwa yang dikenal dengan nama efek foto listrik. Kebenaran pendapat Maxwell tak terbantahkan ketika Hertz (1857-1894) berhasil membuktikan secara eksperimental yang disusun dengan penemuan-penemuan berbagai gelombang yang tergolong gelombang elekromagnetik seperti sinar x.Pendapat yang tidak tahan uji eksperimen akan ditolak oleh para ilmuwan sebagai teori yang benar. bagaiamana perambatannya. Optika geometrik Cabang fisika yang mempelajari cahaya yang meliputi bagaimana terjadinya cahaya.000 km/s. Planck menyimpulkan bahwa cahaya di pancarkan dalam bentuk-bentuk partikel kecil yang disebut kuanta. Sesuatu yang yang berbeda dengan gelombang bunyi yang tergolong gelombang mekanik. gelombang mikro RADAR dan sebagainya. Gelombang elekromagnetik merambat dengan kecepatan 300. Jadi dalam kondisi tertentu cahaya menunjukkan sifat sebagai gelombang dan dalam kondisi lain menunjukkan sifat sebagai partikel. berbagai eksperimen yang dilakukan oleh para ilmuwan seperti Thomas Young (1773-1829) dan Agustin Fresnell (1788-1827) berhasil membuktikan bahwa cahaya dapat melentur (difraksi) dan berinterferensi. Di sisi lain pendapat Newton tentang cahaya menjadi partikel tiba-tiba menjadi polpuler kembali setelah lebih dari 300 tahun tenggelam di bawah populeritas pendapat Huygens. Dari sini kita kemudian mengenal kata optik yang berkaitan dengan kacamata sebagai alat bantu penglihatan. Hal ini di sebut sebagai dualisme cahaya. bagaimana pengukurannya dan bagaimana sifat-sifat cahaya dikenal dengan nama Optika . Dua fisikawan pemenang hadiah Nobel Max Plack (1858-1947) dan Albert Einstein mengemukan teori mereka tentang foton Berdasarkan hasil penelitian tentang sifat-sifat termodinamika radiasi benda hitam.modul pembelajaran fisika selanjutnya khususnya bila Anda mengambil jurusan IPA. yakni pemancaran elekton dari permukaan logam karena lagam tersebut di sinari cahaya. Percobaan yang dilakukan oleh Jeans Leon Foulcoult (1819-1868) menyimpulkan bahwa cepat rambat cahaya dalam air lebih rendah dibandingkan kecepatannya di udara. sinar gamma. Gelombang elekromagnetik dapat merambat dengan atau tanpa medium dan kecepatan rambatnyapun amat tinggi bila dibandingkan dengan gelombang bunyi. Padahal Newton denganteori emisi partikelnya meramalkan kebaikannya. Sebaiknya pendapat yang didukung oleh hasil-hasil eksperimen dan meramalkan gejala-gejala alam. Gejala alam yang khas merupakan sifat dasar gelombang bukan partikel. Optika dibedakan atas optika . Selanjutnya Maxwell (1831-1874) mengemukakan pendapatnya bahwa cahaya dibangkitkan oleh gejala kelistrikkan dan kemagnetan sehingga tergolong gelombang elektomagnetik. walaupun hasil eksperimen Michelson dan Morley di tahun 1905 gagal membuktikan keberadaan eter seperti yang di sangkakan keberadaan oleh Huygen dan Maxwell. Dengan teori ini. Apa yang di ceritakan diatas akan anda pelajari lebih jauh dalam modul .

Benda-benda yang sangat panas seperti matahari dan filamen lampu listrik memancarkan cahaya mereka sendiri. Begitu juga cahaya lilin atau cahaya pada layar televisi yang dibangkitkan oleh tumbukan antara elektron berkecepatan tinggi dengan zat yang dapat berfluoresensi (berpendar) yang terdapat pada layar televisi. Benda seperti bulan bukanlah sumber cahaya. Ciri utama dari gelombang adalah bahwa ia tak pernah diam. Oleh karenanya cahaya yang merambat digambarkan sebagai garis lurus berarah yang disebut sinar cahaya . sebaliknya cahaya selalu bergerak. Berkas cahaya bisa paralel. Sedangkan pada optika fisik cahaya dipelajari dengan menggunakan alat-alat yang ukurannya relatif sama atau lebih kecil dibanding panjang gelombang cahaya sendiri. Manakah benda yang merupakan sumber cahaya dan manakah benda yang merupakan pemantul cahaya? Cahaya merambat lurus seperti yang dapat kita lihat pada cahaya yang keluar dari sebuah lampu teater di ruangan yang gelap atau Laser yang melintasi asap atau debu. Gambar 2 Benda-benda di dalam sebuah ruangan. Pada optika geometri – seperti telah dikatakan pada pendahuluan modul ini – dipelajari sifat-sifat cahaya dengan menggunakan alat-alat yang ukurannya relatif lebih besar dibandingkan dengan panjang gelombang cahaya. Mereka merupakan sumber cahaya.geometri dan optika fisik . divergen (menyebar) atau konvergen (mengumpul). ia hanya memantulkan cahaya yang diterimanya dari matahari. Berkas cahaya Di kelas satu telah dijelaskan bahwa cahaya adalah gelombang. Modul ini hanya membahas optika geometri sebab optika fisik baru akan dipelajari di kelas tiga jurusan IPA. . tepatnya gelombang elektromagnetik. sedangkan berkas cahaya terdiri dari beberapa garis berarah seperti pada Gambar 3. Jadi selain dipancarkan cahaya dapat dipantulkan.

Pemantulan seperti ini disebut pemantulan baur . cahaya dipantulkan membentuk suatu pola yang teratur.Gambar 3 Cahaya merambat dalam garis lurus yang disebut sinar cahaya sedangkan berkas cahaya digambarkan dengan beberapa garis berarah Pemantulan Biasa dan Pemantulan Baur Pada permukaan benda yang rata seperti cermin datar. Pemantulan semacam ini disebut pemantulan teratur atau pemantulan biasa . . B dan C. Sinar-sinar sejajar yang datang pada permukaan cermin dipantulkan sebagai sinar-sinar sejajar pula. Akibatnya cermin dapat membentuk bayangan benda. namun sinar-sinar pantulnya tidak. pada saat cahaya mengenai suatu permukaan yang tidak rata. Gambar 4 Pemantulan biasa pada cermin membentuk bayangan benda Pemantulan Baur Berbeda dengan benda yang memiliki permukaan rata. Gambar 5 memperlihatkan bagaimana sinarsinar yang datang ke permukaan kayu dipantulkan ke berbagai arah sehingga kita dapat melihat kayu ini pada posisi A. Perhatikan bahwa sinar-sinar yang datang ke permukaan kayu merupakan sinar-sinar yang sejajar. maka sinar-sinar sejajar yang datang pada permukaan tersebut dipantulkan tidak sebagai sinar-sinar sejajar.

cahaya akan dipantulkan seperti pada Gambar 7. yakni ke arah depan jalanan sehingga pengemudi mengalami kesulitan karena tidak dapat melihat jalanan di depannya dengan baik seperti diperlihatkan Gambar 6. Misalnya pada kain atau kertas yang disinari lampu sorot di dalam ruang gelap kita dapat melihat apa yang ada pada kain atau kertas tersebut dari berbagai arah. Pemantulan baur juga sangat membantu pengemudi mobil saat malam hari yang gelap.Gambar 5 Pemantulan baur pada permukaan bidang yang tidak rata Akibat pemantulan baur ini kita dapat melihat benda dari berbagai arah. permukaan jalanan menjadi rata sehingga sinar lampu mobil hanya dipantulkan ke arah tentu saja. Pada saat jalanan kering di malam yang gelap sinar lampu mobil akan dipantulkan ke segala arah oleh permukaan jalanan yang tidak rata ke segala arah termasuk ke mata pengemudi sehingga jalanan terlihat terang (Gambar 6. Namun saat jalanan basah karena hujan. Garis yang tegak lurus bidang pantul disebut garis normal . Pengukuran .a). Hukum Pemantulan Cahaya Pada saat sinar mendatangi permukaan cermin datar.b. Gambar 6 Pemantulan cahaya lampu mobil di malam hari (a) jalanan kering dan kasar (b) jalanan basah karena hujan. Pemantulan baur yang dilakukan oleh partikel-partikel debu di udara yang berperan dalam mengurangi kesilauan sinar matahari.

Pada gambar sudut pantul adalah b. sedangkan sudut pantul dibentuk oleh garis normal (1) dan sinar pantul (3) dan besarnya sama dengan sudut datang. Dua pernyataan di atas dikenal sebagai hukum pemantulan cahaya . sinar pantul dan garis normal terletak pada bidang yang sama. dan besar sudut datang (i) sama dengan besar sudut pantul (r). Berdasarkan pengamatan dan pengukuran didapatkan bahwa: sinar datang. Sudut datang adalah sudut yang dibentuk oleh sinar datang dan garis normal.sudut datang dan sudut pantul dimulai dari garis ini. Contoh: Pada gambar di bawah sudut manakah yang merupakan sudut datang dan yang manakah sudut pantul? Penyelesaian: Garis (2) pada gambar di atas melukiskan sinar datang ke permukaan cermin sedangkan garis (1) adalah garis normal. Jadi sudut datang adalah c. Gambar 7 Pemantulan cahaya: Sudut datang sama dengan sudut pantul. Sekadar untuk mendapat gambaran awal tentang peristiwa . Contoh lain dan uraian lebih mendalam tentang pemantulan cahaya ini akan dibahas pada kegiatan selanjutnya. sedangkan sudut pantul (r) adalah sudut yang dibentuk oleh garis normal (1) dan sinar pantul (3). Sudut datang (i) adalah sudut yang dibentuk oleh garis normal (1) dan sinar datang (2).

uraian di atas dirasa cukup memadai. ada dua jenis pantulan cahaya yaitu pemantulan baur dan pemantulan biasa. garis normal dan sinar pantul terletak pada satu bidang yang sama serta sudut datang sama dengan sudut pantul. Diposkan oleh AZIZ FISIKA di 04:40 Praktikum Spektrometer (Mengukur panjang gelombang dari sumber cahaya) Posted by blogfisikaku pada Juni 15. Sumber cahaya dari Argon (Lampu Argon) 3. 2011 Tujuan : Menentukan panjang gelombang dari sumber cahaya yaitu gas argon Alat & Bahan : 1. Kedua.pemantulan cahaya. proses melihat pada manusia erat kaitannya dengan gejala pemantulan cahaya. Ketiga. Hal yang perlu Anda pahami adalah pertama. Pemantulan teratur terjadi pada permukaan yang rata seperti pada cermin. pada peristiwa pemantulan biasa sinar datang. Mengatur skala busur tepat pada 0 derajat 4. Meletakkan kisi diantara teleskop dan kolimator 5. Melihat warna sinar yang tampak dari teleskop . sementara pemantulan biasa menyebabkan terbentuknya bayangan benda yang hanya dapat dilihat pada arah tertentu saja. Menyusun alat kerja sebagai berikut : 2. Kisi Langkah Kerja : 1. Spectrometer 2. Pemantulan baur dihasilkan oleh permukaan pantul yang tidak rata (kasar). Mengatur posisi teleskop sehingga sinar yang keluar dari kolimator (celah) dapat diamati dengan jelas dan terletak pada garis lurus vertikal kemudian menyalakan lampu argon 3. pemantulan baur memungkinkan kita melihat benda yang disinari dari berbagai arah.

6. Menentukan warna tepat pada garis vertikal yang terlihat pada teleskop dengan cara menggeser-geserkan teleskop 7. Menghitung sudut pada skala sebagai untuk cahaya pada orde pertama (n=1) 8. Mengetahui langkah 7-8 untuk warna cahaya berikutnya Download : Hasil Praktikum Spektrometer (Mengukur panjang gelombang dari sumber cahaya) Share this:      Twitter Facebook More PRAKTIKUM FISIKA SPEKTROMETER PRISMA LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR II PERCOBAAN P10 (SPEKTROMETER PRISMA ) .

Pendahuluan .1007121485 JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU 2011 Percobaan P10 Spektrometer Prisma I.OLEH RAFLY NIM.

Perkembangan teori ini mencapai puncaknya setelah Maxwell menemukan teory Unified tentang penjalaran gelombang elektromagnetik. Dispersi atau penguraian warna terjadi didalam prisma karena kecepatan gelombang cahaya didalam prisma berbeda untuk setiap panjang gelombang. Sebuah prisma IV. Sumber cahaya dan pemegangnya 3. . Teori Ilmuwan Newton telah menjelaskan adanya sifat pemantulan dan pembiasan dari cahaya yang percobaannya pernah dilakukan pada tahun 1620-an. Fenomena ini membuat newton percaya bahwa cahaya putih merupakan campuran dari komponen-komponen warna. Spectrometer adalah alat optic yang digunakan untuk mengamati dan mengukur sudut deviasi cahaya datang karena pembiasan dan dispersi. . Spectrometer prisma 2. Menjelaskan bagaimana menentukan indeks bias sebuah prisma III. Akan tetapi. Tahun 1803. Tujuan Setelah melakukan percobaan ini. menjelaskan bahwa cahay seperti halnya charakter. diharapkan kita mampu : 1. Percobaan ini mendukung adanya sifat bahwa cahaya adalah merupakan gelombang. maka cahaya putih itu akan diuraikan atau di despersikan menjadi spectrum warna. II. maka pada celah tersebut seolah olah akan bertindak sebagai sumber yang baru. Thomas Young memperlihatkan adanya peristiwa interferensi cahaya. Dengan menggunaka hukum Snellius. Christian Huygens dengan percobaannya. kecepatan cahaya c adalah sama untuk setiap panjang gelombang atau warna cahaya. Alat-alat yang diperlukan 1. Keadaan ini yang dikenal sebagai prinsip Huygens. artinya kecepatan cahaya biru sama dengan kecepatan cahaya infra merah. jika sebuah berkas cahaya putih jatuh pada sebuah permukaan prisma kaca dengan membentuk sudut terhadap permukaan tersebut kemudian melewati prisma tersebut. Menerangkan tentang disperse cahaya dalam medium dispersif 2.Dalam ruang hampa (vakum). dimana cahaya yang dilewatkan pada celah sempit . indeks bias dari kaca prisma untuk panjang gelombang tertentu atau warna tertentu dapat ditentukan. Menggambarkan pengoperasian spectrometer 3.

Perhatikan kedua segitiga (ΔADC dan ΔADB). Karena kecepatan jalar cahaya di kedua medium berbeda. maka dalam waktu t adalah V1 t. Untuk cahaya yang diteruskan ke medium kedua. sedangkan untuk mediaum 2. Untuk di medium 1 . maka diperoleh : n1 Sin θ1 = n2 Sin θ2. kaca. dimana V1 t = BD dan V2 t = AC. misalkan air. Hukum pembiasan Snellius dapat diperoleh langsung dari prinsip Huygens. Peristiwa pembiasan ini disebabkan oleh perbedaan kecepatan jalr cahaya di udara dan di medium lain. maka dalam waktu yang sama jarak antara muka gelombang yang satu dengan yang berikutnya pada kedua medium akan berbeda. peristiwa ini disebut pembiasan atau refraksi Jika kita melihat benda yang berada didalam air maka benda akan kelihatan lebih dekat. adalah V2 t. hal ini karena peristiwa pembiasan (refraksi). Dari kedua segi tiga ini diperoleh : Sin θ1 = V1 t / AD. . Dari sumber ini cahaya memancar ke segala arah dengan muka gelombangnya berbentuk bola. akan mengalami pembelokan arah jalar. Sehingga karena V1 = c/n1 da V2 = c/n2. Prinsip ini dapat dikonstruksikan dengan menggunakan prinsip Huygens.Cahaya memancarkan sinarnya berasal dari sumber titik. dan Sin θ2 = V2 t / AD. Kulit bola berada pada satu muka gelombang.

Jika t = periode gelombang. (prinsip Huygens).. 1/2 λ bilangan genap x 1/2 λ . Hal ini nampak pada gambar P10. maka frekwuensinya tidak berubah.Gambar P10. yangmempunyai dua celah kecil. Seperi halnya untuk gelombang yang lain. sedangkan interferensi yang melemahkan akan menghasilkan pola gelap. Kedua sumber gelombang ini akan berinteferensi. maka V1 T = λ1. Interferensi yang menguatkan menghasilkan pola terang. dan V2 T = λ2. Interferensi menguatkan diperoleh jika terdapat berbedaan antara lintasan optik dari kedua sumber Untuk interferensi maksimum atau menguatkan : d = ( 2 n ) x .1. Penjalaran cahaya pada medium yang berbeda. dst. Salah satu sifat gelombang adalah dapat mengalami peristiwa interferensi. cahaya dapat mengalami interferensi. Jika cahaya didatangkan pada penghalang. tetapi panjang gelombangnya berubah. Pola interferensi ini terlihat dalam pola garis gelap-terang-gelap-terang. Interferensi akan saling menguatkan dan saling melemahkan. bahwa ketika cahaya merambat dari satu medium ke medium lain. maka kedua celah ini akan bertindak sebagai sumber gelombang . Perlu diketahui ..1.

Gambar P10. menuju mata atau detektor dapat menimbulkan pola gelap. dengan bagian kelengkungannya menghadap ke bawah seperti nampah pada gambar P10. Interferensi cahaya dapat terjadi dari bermacam cara.teranggelap-terang.2 Interferensi dua celah..Untuk interferensi minimum atau melemahkan : d = (2 n +1 ) 1/2 λ bilangan ganjil x 1/2 λ Gambar : P10. diantaranya terjadi akibat lepisan tipis misalnya Cincin Newton. . Cincin Newton terjadi jika cahaya datang pada sistem lensa cembung yang ditempatkan mendatar. tidak hanya terjadi seperti kasus diatas. Pola interferensi . peristiwa interferensi Cincin Newton Kedua sinart yang sejajar.3. Hal ini disebabkan oleh beda jarak tempuh lintasan optis dari kedua sinar tersebut.3.

Cahaya polychromatis adalah cahaya yang mempunyai bermacam-macam panjang gelombang. Cahaya putih merupakan campuran dari semua panjang gelombang cahaya tampak. Pada sore hari. panjang gelombang yang berbeda ini dibelokkan dengan derajat yangberbeda pula. yang timbul di alam. kemudian diteruskan ke kisi untuk kemudian ditangkap oleh teleskope yang posisinya dapat digerakkan. dan d harak antara garis-gartis pada kisi. dan jika terjadi hujan di belahan barat kita. Pada posisi teleskope tertentu yaitu pada sudut θ. Kolimator ini merupakan focus lensa. Gambar P10. maka cahaya yang keluar mengalami peristiwa penguraian atau lebih dikenal sebagai peristiwa dispersi. Spektrometer adalah alat yang dipakai untuk mengukur panjang gelombang cahaya dengan akurat yaitu dengan menggunakan kisi difraksi. Spektrum dispersinya nampak pada gambar P10. maka hubungan panjang gelombang cahaya memenuhi persamaan : θ=λ md Sin dimana m adalah bilangan bulat yang merepresentasikan orde. Alat ini juga dapat dipakai untuk menentukan ada tidaknya jenis-jenis molekul tertentu pada specimen lanoratorium dimana analisa kimia tidak dapat dipakai. Ketika cahaya ini jatuh pada sisi prisma. Jika cahaya ini didatangkan pada sisi prisma. Dengan mengukur nilai θ. Contoh yang sering dijumpai dalam peristiwa dispersi adalah pelangi. maka cahaya ungu akan dibelokkan paling jauh dan merah akan dibelokkan paling dekat. maka akan nampak pelangi di langit bagian timur kita. . maka akibat adanya perbedaan indeks bias dari masing-masing panjang gelombang. Prinsip kerja dari Spektrometer adalah. cahaya di datangkan lewat celah sempit yang disebut kolimator. atau prisma untuk memisahkan panjang gelombang cahaya yang berbeda. Spektrum Dispersi. matahari berada di sebelah barat kita.4. sesuai dengan hukum Snellius. Cahaya yang sejajar. merupakan posisi yang sesuai dengan terjadinya pola terang (pola maksimum).4. maka nilai panjang gelombang (λ) dari cahaya dapat diukur. karena indeks bias yang lebih besar untuk panjang gelombang yang lebih pendek. sehingga cahaya yang diteruskan akan bersifat sejajar.

Fungsi lain dari polaroid dalah dapat dipakai untuk menentukan apakah cahaya terpolarisasi. Alat yang dapat dipakai untuk menghasilkan cahaya terpolarisasi bidang dari cahaya yang tidak terpolasrisasi karena hanya komponen cahaya yang paralel dengan sumbu yang ditransmisikan disebut Polaroid. berkas pantulan terpolarisasi telah terpolarisasi lebih dahulu pada bidang yang sejajar permukaan. Polarisai juga dapat terjadi dari peristipa pantulan. Karena cahaya adalah gelombang elektromagnetik dimana mempunyai arah getar yang tegak lurus arah penjalaran. yang nilainya memenuhi persamaan : Sudut ini etrjadi jika θp + θr = 90o. Ketika cahaya datang pad apermukaan non logam pada sembarang sudut (asal tidak tegak lurus). apa bidang polarisasinya. Dalam teorinya Maxwelkl meramalkan bahwa peristiwa polarisasi cahaya menghasilkan arah getar yang diambil sebagai vektor medan listrik. Ini berarti komponen yang tegak lurus bidang permukaan telah diserap atau ditransmisikan.. maka tan θ = n1 . Besarnya polarisasi pada berkas pantulan bergantung pada sudut datang cahaya. dimana n1 adalah indeks bias materi dimana cahaya datang.Peristiwa pengkutuban arah getar dari gelombang disebut polarisasi. (untuk udara). Jika indeks bias diluar materi n = 1. dan n2 adalah indeks bias diluar materi. Hal ini telah diterangkan oleh Teori maxwell mengenai cahaya sebagai gelombang elektromagnetik . Sudut ini yang disebut sudut polarisasi. maka cahaya dapat mengalami polarisasi.

Sudut poalrisasi θP disebut sudut Brewster dan persamaan diatas disebut hukum Brewster. .

Laporan Praktikum Fisika Dasar II Semester Genap 2010/2011 Lembaran Data 1. Pengukuran Sudut Prisma A Pembacaan Skala Untuk Masing-Masing Bayangan : A. Pengukuran Sudut Deviasi Minimum Spectrum (urutan) dari warna Pembacaan Sudut Deviasi . Tanpa prisma Arah Pembacaan Kanan Kiri Pembacaan 312 133 B. Dengan prisma Arah Pembacaan Kanan Kiri Pembacaan 322 143 Perhitungan 2A : 20 Sudut Prisma A : 10 2.

574 .712 -5.Merah Kuning Hijau Biru Ungu 319 317 316 315 313 309 307 306 305 313 Indeks Bias Untuk Cahaya Merah Kuning Hijau Biru Ungu n -5.741 -5.689 -5.655 -5.

PERHITUNGAN 1. Pengukuran Sudut Prisma A A. Dengan prisma Arah Pembacaan Kanan Kiri Perhitungan 2A: Pembacaan 322 143 . Tanpa prisma Arah Pembacaan Kanan Kiri Pembacaan 312 133 B.

Sudut Prisma A : 2. Pengukuran Sudut Deviasi Minimum Spectrum (urutan) dari warna Pembacaan Sudut Deviasi ( ) Merah Kuning Hijau Biru Ungu 319 317 316 315 313 .

Indeks Bias Cahaya .

.

.

Buktikan bahwa sudut antara dua posisi teleskop untuk bayangan celah yang dipantulkan adalah 2A (langkah 3-5)? Jawab: Karena tidak menggunakan langkah seperti yang telah dijelaskan pada soal. 2.ANALISA DAN PERTANYAAN Percobaan P10 1. sehingga jawaban dari pertanyaan nomor 1 ini tidak dapat di isi sebab dtanya tidak ada. Berapa kecepatan cahaya kuning berdasarkan hasil percobaan tersebut? Jawab: .

3. Barapakah jangkauan (batas) indeks bias dari prisma yang anda gunakan untuk panjang gelombang cahaya tampak (dari merah sampai ungu)? Jawab: Jangkauan (batas) indeks bias dari prisma yang kita gunakan untuk panjang gelombang cahaya tampak (dari merah sampai ungu) yaitu sebesar .

Saya dapat menyimpulkan bahwa: 1.Laporan Praktikum Fisika Dasar II Semester Genap 2010/2011 KESIMPULAN DARI PERCOBAAN ( Sertakan kesimpulan anda tentang percobaan tersebut dan nyatakan yang anda hadapi dalam melakukan percobaan). 2. Jika cahaya ini didatangkan pada sisi prisma. Spektrum Dispersi. Cahaya putih merupakan campuran dari semua panjang gelombang cahaya tampak. maka cahaya yang keluar mengalami peristiwa penguraian atau lebih dikenal sebagai peristiwa dispersi. Spektrum dispersinya nampak pada gambar P10. Ketika cahaya ini jatuh pada sisi prisma. Setelah melakukan percobaan Spektrometer Prisma. KESULITAN : . panjang gelombang yang berbeda ini dibelokkan dengan derajat yangberbeda pula. Spektrometer adalah alat yang dipakai untuk mengukur panjang gelombang cahaya dengan akurat yaitu dengan menggunakan kisi difraksi. maka akibat adanya perbedaan indeks bias dari masingmasing panjang gelombang. sesuai dengan hukum Snellius.4. Cahaya polychromatis adalah cahaya yang mempunyai bermacam-macam panjang gelombang. maka cahaya ungu akan dibelokkan paling jauh dan merah akan dibelokkan paling dekat. karena indeks bias yang lebih besar untuk panjang gelombang yang lebih pendek. 3. atau prisma untuk memisahkan panjang gelombang cahaya yang berbeda. Gambar P10.4.

REFERENSI : Anonim.blogdetik. 2010.- Sulit membaca skala pada Spektometer Prisma. Diakses pada 30 Maret 2011 pukul 15:27 WIB. CAHAYA : OPTIK GEOMETRIK. sehingga sulit menetapkan titik warna.com/files/2010/03/24_sifat-gel-cahaya. Banyaknya gangguan bayangan.pdf. Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Fisika-FMIPA Universitas Riau 2011. BAB 24. http://ftpitp09. Penuntun Praktikum Fisika Dasar II. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->