BUTIR-BUTIR PENYEMPURNAAN SK-KD MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA HINDU KELAS : VII/1 LAMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR

1 2 Kepemimpinan 1. Memahami 1.1 Menguraikan ajaran pengertian kepemimpina pemimpin dan n Hindu kepemimpinan 1.2 Menjelaskan ajaran kepemimpinan dalam Asta Bratha 1.3 Menunjukkan contoh-contoh kepemimpinan dalam Asta Bratha Sradha 2. Meyakini 2.1.Menguraikan ajaran kemahakuasaa Asta Aiswarya. n Sang Hyang 2.2.Menyebutkan Widhi bagian-bagian Asta (Tuhan) Tattwa 2. Memahami Panca Sraddha 2.1. Menjelaskan hubungan Brahman dengan atman 2.3.Menjelaskan hubungan Istilah Sraddha sebagai aspek, diganti dengan istilah Tattwa, karena Tattwa mengandung pengertian yang lebih luas STANDAR KOMPETENSI 3 BARU KOMPETENSI DASAR 4 ARGUMENTASI PENYEMPURNAAN 5 Aspek Kepemimpinan digabung ke dalam aspek Kitab Suci, karena kepemimpinan menurut Hindu dari aspek keilmuannya berkaitan erat dengan Nitisastra, Dandaniti, Artasastra sebagai bagian dari ajaran Veda. KOMENTAR/SARAN 6

Kitab Suci : 1.1. Menguraikan sifat – 1. Memahami sifat Weda Sruti Weda Sruti sebagai sumber 1.2. Mengklasifikasikan kitab – kitab yang ajaran agama tergolong Weda Hindu Sruti

1

Pendidikan Agama Hindu

sebagai Asta Aiswarya

Aiswarya. 2.3. Menguraikan arti dan makna bagianbagian Asta Aiswarya. 2.4. Menunjukkan contoh-contoh Kemahakusaan Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai Asta Aiswarya.

Karmaphala dengan dari Sraddha Punarbhawa. 3.1.Menjelaskan Punarbhawa dengan Moksa.

Susila 3. Memahami Ajaran Tri Mala. 3.1. Menjelaskan pengertian Ajaran Tri Mala . 3.2. .Menghindari prilaku Tri Mala. Aspek Susila, yang dimunculkan dalam kelas ini, disesuaikan dengan tingkat pembobotan dan pemerataan ajaran.

2

Pendidikan Agama Hindu

yang terkait dengan Pemunculan Standar petilasan orang suci Kompetensi dan Hindu Kompetensi Dasar 3. •Aspek Budaya digabung ke dalam aspek Acara. Memahami hari-hari suci keagamaan Hindu 3. 3. Menjelaskan Ista tentang Tempat Suci Dewata yang dipuja dalam aspek Acara .Hari Suci 3. Menyebutkan • -Aspek Hari Suci digabung tempat-tempat suci ke dalam aspek Acara. Menguraikan makna hari suci keagamaan Hindu Menjelaskan nilai teologis hari suci Acara 3. Memahami keberadaan tempat suci Hindu yang terkait dengan napak tilas orang orang suci Hindu 3. 3. Membuat laporan pelaksanaan harihari suci keagamaan 3 Pendidikan Agama Hindu ..4.2.3. Suci. pada tempat suci terkait dengan berkaitan dengan petilasan Orang pemerataan materi.1.2.1 Menyebutkan rangkaian pelaksanaan hari suci keagamaan Hindu 3.

berkaitan dengan aspek pemerataan CATATAN PENTING Susila 5. Menjelaskan pengertian Veda Smrti. Memahami Weda Smrti 1. 4 Pendidikan Agama Hindu . Menjelaskan isi pokok masing-masing bagian Veda Smrti.1.2. Memahami Sad Ripu 5.3 Menjelaskan masingdihindari masing bagian Sad Ripu 5.KELAS STANDAR KOMPETENSI : VII/2 LAMA KOMPETENSI DASAR STANDAR KOMPETENSI BARU KOMPETENSI DASAR ARGUMENT ASI PENYEMPU RNAAN Aspek Susila diganti dengan apek Kitab Suci di kelas/semester ini.2 Menyebutkan bagiansebagai aspek bagian Sad Ripu diri yang harus 5.1 Menguraikan pengertian Sad Ripu Kitab Suci 1. 1.

5 Pendidikan Agama Hindu .4 Menunjukkan contohcontoh perilaku Sad Ripu yang harus dihindari 5.4 Menjelaskan dampak negatif adanya Sad Ripu dan pembobotan ajaran.5.

6. Mengidentifikasi istilah lain dari Brahman. Susila : 3. Memahami ajaran Brahma Widya 2. 6.2.3.Tempat Suci 6.1. Hal ini berkaitan dengan pemerataan dan pembobotan ajaran.1. Menjelaskan pengertian Brahma Widya 2.Menjelaskan pengertian Tri Guna Pemunculan aspek Susila pada kelas/semester ini disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan pembobotan ajaran.2.1. Menyebutkan jenis-jenis tempat suci menurut fungsinya Menguraikan ciriciri khusus jenis-jenis tempat suci Menggambar tempat suci Tattwa 2. Memahami pengelompok kan tempat suci 6. 6 Pendidikan Agama Hindu . Aspek Tempat Suci diganti dengan apek Tattwa di kelas/semester ini. Memahami Ajaran Tri Guna 3.

1. Menjelaskan pengertian Samskara agama Hindu. 7 Pendidikan Agama Hindu .Acara.Memahami Samskara agama Hindu 4. 4.

KELAS : VIII/1 STANDAR KOMPETENSI Kitab Suci 1.1. Memahami ajaran Astangga Yoga BARU KOMPETENSI DASAR ARGUMENTASI PENYEMPURNAAN CATATAN PENTING LAMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. 8 Pendidikan Agama Hindu .Mdenjelaskan pengertian Astangga Yoga Pemunculan materi Kitab Suci pada kelas/semester ini disesuiakan dengan tingkat kebutuhan dan pembobotan.

Memahami hubungan Bhuana Agung dan Bhuana Alit 2.1 Mengungkapkan teori masuknya agama Hindu ke Indonesia Menyebutkan kerajaan-kerajaan Hindu yang terkenal dan peninggalannya Mengidentifikasi ciri-ciri kehinduan kerajaan Hindu Tattwa 2.1.1 Menguraikan hubungan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit Menjelaskan dampak ketidakselarasan hubungan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit Melakukan upaya-upaya penyeimbangan 2.3 9 Pendidikan Agama Hindu . Memahami ajaran Atma tattva 1.Sradha 1. •Perubahan perumusan SK dan KD berkaitan dengan penyesuaian kompetensi yang dibangun pada kelas/semester ini. Aspek Alam Semesta (lama) digabung pada aspek Tattwa (baru). Alam Semesta 2. mengandung pengertian yang lebih luas.3 •Perubahan istilah Sraddha 2.2 2. Menjelaskan menjadi Tattwa disebabkan pengertian Atma karena istilah Tattwa sebagai sumberr hidup. Meyakini manifestasi Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai penguasa penjuru alam 1.2 1.

Pemunculan aspek Susila dan perumusan SK dan KD (baru).1. merupakan perbaikan yang mengarah pada perubahan start materi pelajaran yang harus dipelajari pada kelas/semester ini. Brahmana.1. Memahami Dewa Yajňa dan Bhuta Yajňa 4.hubungan Bhuana Agung dan Bhuana Alit Susila : 3. Memahami agama Hindu ke sejarah Indonesia masuknya agama Hindu 1.1. Memahami perkembangan sejarah agama Hindu di India 5. dan Upanisad. Menjelaskan pengertian Dewa Yajňa dan Bhuta Yajňa.Menjelaskan sejarah perkembangan agama Hindu pada jaman Weda.di kelas/semester.2 Menyebutkan kerajaan-kerajaan ke Indonesia Hindu yang Sejarah Agama Hindu 5. Perubahan perumusan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dari lama ke baru. 10 Pendidikan Agama Hindu .Memahami Swadharma dan Paradharma. disesuaikan dengan tingkat pemerataan dan pembobotan ajaran. Acara : 4.di kelas/semester ini. Menjelaskan pengertian Swadharma dan Paradharma.1 Mengungkapkan Hindu teori masuknya 1. disesuaikan dengan tingkat pemerataan dan pembobotan ajaran. Pemunculan aspek Acara dan perumusan SK dan KD (baru). 3. Sejarah Agama 1.

2.Upa nisad ) .Braahmana.terkenal dan peninggalannya 1. 11 Pendidikan Agama Hindu .3 Mengidentifikasi ciri-ciri kehinduan kerajaan Hindu 5. Menjelaskan perkembangan agama Hindu pada jaman Itihasa 5. Menjelaskan hakekat Sejarah Perkembangan Agama Hindu di India ( Weda.3.

Menejelaskan pengertian Tri Puurusa 2.1.3 Menguraikan kodifikasi Weda 1.2. Memahami Tri Purusa.KELAS : VIII/2 STANDAR KOMPETENSI Kitab Suci 1. 12 Pendidikan Agama Hindu . Menyebutkan beberapa contoh buku Purana 1. Mengidentifikasi kitab kitab Purana 1.4.Menunjukkan kitab Purana yang terkait dengan pelaksanaan Hari Siwa Ratri Perubahan perumusan SK dan KD dari rumusan lama kepada yang baru. 2. berkaitan dengan penekanan pada aspek pemahaman sebuah kitab Purana Tattwa 2.1 Menyebutkan para Rsi penerima wahyu dan pengkodifikasi Weda 4. Mengidentifikasi Pemunculan aspek Tattwa pada kelas/semester ini.2 Menjelaskan sifatsifat Weda 4.3. berkaitan dengan aspek kebutuhan dan pembobotan ajaran. Memahami Weda sebagai kitab suci 4. Memahami Ajaran Purana BARU KOMPETENSI DASAR ARGUMENTASI PENYEMPURNAAN CATATAN PENTING LAMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Kitab Suci 4.2. Menjelaskan pengertian Purana 1.1.

3.3 Menjelaskan masing-masing bagian Sad Atatayi 5.1. berkaitan dengan pemahaman ajaran yang harus dibangun pada kelas/semester ini. Memahami 5.2 Menyebutkan dihindari bagian-bagian Sad Atatayi 5.4 Menunjukkan contoh-contoh perilaku Sad Atatayi yang harus dihindari 5.2. Menyebutkan sloka sloka yang berkaitan dengan keutamaan manusia dalam Kitab Sarasamuscaya Perubahan SK dan KD dari perumusan lama kepada yang baru. Menjelaskanfungsifungsi Tri Puurusa Susila 5.1 Menguraikan Sad Atatayi pengertian Sad sebagai aspek Atatayi diri yang harus 5. Menjelaskan hakekat manusia sebagai makhluk individu dan sosial 3.5 Menjelaskan dampak negatif dari Sad Atatayi 5.6 Melakukan upayaupaya untuk Susila 3. Memahami manusia sebagai makhluk Ciptaan Brahman (Wasudewa kutumbakham ) 3. Menjelaskan hakekat manusia sebagai makhluk utama 3. 13 Pendidikan Agama Hindu .sifat-sifat dan kedudukan Tri Puurusa 2.3.

• Aspek Yajňa digabung ke aspek Acara. Acara (baru).4 Menghormati orang suci 4. kompetensi yang harus dibangun pada kelas/semester ini. Memahami keberadaan orang suci Acara 6.1 Menguraikan 4. Memahami syarat-syarat orang ajaran Homa suci Yajňa dalam agama Hindu 6.menghindari pengaruh Sad Atatayi dalam diri Orang Suci 6. Menjelaskan • Aspek Orang Suci (lama) pengertian Homa digabung ke dalam Aspek Yajňa.1. Yajňa 7. Mejelaskasn Tata cara berkaitan dengan aspek Acara pelaksanaan Homa disesuaikan dengan tingkat Yajňa. •Perumusan KD dan SK yang 4.3. 4.2 Menyebutkan ciriciri orang suci 6.3 Menguraikan kedudukan dan fungsi orang suci 6. Menyebutkan saranasarana Homa Yajňa.1 Menguraikan 14 Pendidikan Agama Hindu .2.

Memahami latar belakang timbulnya Yajňa pengertian Tri Rna 7.4 Melaksanakan ajaran Yajňa yang berkaitan dengan Tri Rna KELAS : IX/1 15 Pendidikan Agama Hindu .2 Menyebutkan bagian-bagian Tri Rna serta contohnya masingmasing 7.3 Menjelaskan hubungan antara Tri Rna dengan Yajňa 7.7.

2.1. ARGUMENTASI PENYEMPURNAA N Kitab Suci adalah SK dan KD nya sudah tersebar sesuai tingkaan dan semester sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai CATATAN PENTING 16 Pendidikan Agama Hindu . Memahami Ajaran Kepemimpinan Hindu 1.3.LAMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR BARU STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Kitab Suci 1. Menjelaskan tentang Asta Brata 1. Menjelaskan pengertian Kepemimpinan Hindu 1. Menjelaskan tentang Catur kotamaning Nrepati.

Dewa dan Bhatara dengan Sang Hyang Widhi (Tuhan) 1. diseuaikan dengan tingkat kebutuhan ajaran yang harus dibangun pada kelas/semester ini.2.1 Menjelaskan pengertian Asta Aiswarya. 2. Perubahan aspek dari aspek Yajňa (lama) kepada aspek Tattwa (baru). 2.3 Menguraikan hubungan Awatara.1 Menguraikan dan Bhatara pengertian Awatara.Sradha 1. Menyebutkan bagian-bagian Asta Aiswarya. Dewa dan Bhatara 1.2. Menjukkan contoh-contoh Asta Aiswarya.4 Menceritakan turunnya Awatara dalam Purana Tattwa 2. Dewa 1. Memahami ajaran Asta Aiswarya. 2. Memahami Awatara.2 Menguraikan perbedaan antara Awatara dengan Dewa dan Bhatara 1. 17 Pendidikan Agama Hindu .

lama kurang jelas.3 Menjelaskan masingmasing bagian Sapta Timira 2. 3. 18 Pendidikan Agama Hindu . Memahami Sapta Timira sebagai aspek diri yang harus dihindari 2.2. Menjelaskan bagiankarena rumusan bagian Sapta Timira. Menjelaskan •Perubahan perumusan pengertian Sapta SK dari yang lama Timira.3.4 Menunjukkan contohcontoh perilaku Sapta Timira yang harus dihindari 2.1 Menguraikan pengertian Sapta Timira 2. Memahami ajaran sapta Timira yang harus dikendalikan 3. kepada yang baru 3.Susila 2.5 Melakukan upayaupaya untuk menghindari dampak negatif Sapta Timira Susila 3.2 Menyebutkan bagianbagian Sapta Timira 2. • Perubahan rumusan KD dari yang lama kepada yang baru karena rumusan yang kurang simpel. Menghindari sifatsifat Sapta Timira.1.

4. Menyebutkan bagian-bagian Nawa Vida Bhakti. 4.2.3 Mengambil hikmah dari kejayaan dan keruntuhan kerajaan Hindu di Indonesia Acara : 4.1. Mempraktekkan ajaran Nawa Vida Bhakti dalam kehidupan seharihari. Pemunculan aspek Acara pada kelas dan semester ini.2 Menjelaskan sebabsebab keruntuhan kerajaan Hindu di Indonesia 3.Sejarah Agama Hindu 3.3. 19 Pendidikan Agama Hindu . karena adanya penekanan dan pembobotan ajaran yang harus dibangun ke dalam bentuk kompetensi. Mengetahui keberadaan 3.1 Menguraikan puncak kerajaan-kerajaan Hindu di kejayaan dan Indonesia runtuhnya kerajaan Hindu di Indonesia 3. 4. Menjelaskan pengertian Nawa Vida Bhakti. Memahami ajaran Nawa Vida Bhakti.

Menjelaskan pengertian Perubahan aspek dari Itihasa aspek Budaya (lama) BARU KOMPETENSI DASAR ARGUMENTASI PENYEMPURNAAN CATATAN PENTING Budaya 4.Memahami ajaran 1.KELAS STANDAR KOMPETENSI : IX/2 LAMA KOMPETENSI DASAR STANDAR KOMPETENSI Kitab Suci 1.1. Memahami 4.1 Mendemonstrasikan sloka dalam 20 Pendidikan Agama Hindu .

21 Pendidikan Agama Hindu .2 Mendemonstrasikan palawakya dalam Sarasamuscaya Itihasa 1. diseuaikan dengan tingkat kebutuhan ajaran yang harus dibangun pada kelas/semester ini.Melafalkan beberapa sloka Itihasa dalam kehidupan sehari hari kepada aspek Kitab Suci (baru).3.Dharma Gita dalam Bhagawad Gita dan Sarasamuscaya Bhagawad Gita 4. Mengkalsifikasikan kitab kitab Itihasa 1.2.

4 Mempraktekkan Yadnya dalam kehidupan seharihari Tattwa.1 Menjelaskan Pengertian Purusa dan Prakerti 5.2 Menjelaskan tingkatan pelaksanaan Yajňa 5. 5. Mengkalsifikasikan kitab kitab Itihasa 2.3. Memahami hakikat Yajňa 5.2 Mendemonstrasikan Gita dan palawakya dalam Sarasamuscay Sarasamuscaya a Kitab Suci 2.Memahami ajaran Itihasa 2.2.3 Menjelaskan syaratsyarat pelaksanaan Yajňa 5. Menjelaskan pengertian Itihasa 2.Budaya 4. diseuaikan dengan tingkat kebutuhan ajaran yang harus dibangun pada kelas/semester ini.Melafalkan beberapa sloka Itihasa dalam kehidupan sehari hari Perubahan aspek dari aspek Budaya (lama) kepada aspek Kitab Suci (baru).1.1 Menyebutkan sumber dan dasar hukum Yajňa 5. Yajňa 5.2 Menguraikan perbedaan Purusa dan Prakerti 5. Memahami 4.3 Menjelaskan Korelasi antara Purusa dan Prakerti 22 Pendidikan Agama Hindu . Memahami ajaran Purusa dan Prakerti 5.1 Mendemonstrasikan Dharma Gita sloka dalam dalam Bhagawad Gita Bhagawad 4.

2. Menjelaskan jenisjenis Rsi dan Pitra Yajňa. Menjelaskan pengertian Rsi Yajňa dan Pitra Yajňa.1.1 Menguraikan hakikat hari-hari suci keagamaan 6.Hari Suci 6.1.2. Menjelaskan hakikat dan tujuan perayaan hari-hari suci keagamaan 6.. Melaksanakan Rsi Yajňa dan pitra Yajňa dalam kehidupan. 5. Menjelaskan ajaran Panca Yama dan Panca Nyama Brata 4. Acara 5. 5. Memahami Rsi Yajňa dan Pitra Yajňa. Memahami ajaran Panca Yama dan Panca Niyama Brata sebagai tuntunan hidup.2 Menjelaskan tujuan hari-hari suci keagamaan 6. diseuaikan dengan tingkat kebutuhan ajaran yang harus dibangun pada kelas/semester ini.3.3. Menjelaskan bagianbagian Panca Yama dan Panca Nyama Brata 4. . Menerapkan ajaran Panca Yama dan Panca Nyama Brata dalam kehidupan sehari – hari Perubahan aspek dari aspek Hari Suci (lama) kepada aspek Susila (baru). 5. 4. 23 Pendidikan Agama Hindu .3 Menjelaskan pengaruh dari hari suci keagamaan terhadap peningkatan Sradha dan Bhakti kepada Sang Hyang Widhi (Tuhan) Susila 4. karena adanya penekanan dan pembobotan ajaran yang harus dibangun ke dalam bentuk kompetensi atau tujuan. Pemunculan aspek Acara pada kelas dan semester ini.