P. 1
Nilai Sekarang Dalam Pengukuran Akuntansi

Nilai Sekarang Dalam Pengukuran Akuntansi

|Views: 528|Likes:
Published by Agung Prabowo Aji
Nilai Sekarang Dalam Pengukuran Akuntansi
Nilai Sekarang Dalam Pengukuran Akuntansi

More info:

Published by: Agung Prabowo Aji on Feb 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2015

pdf

text

original

Nilai Sekarang dalam Pengukuran Akuntansi Rerangka pengukuran dan pengakuan sebagaimana dimuat dalam SFAC No.

5 telah dikembangkan dan dilengkapi dengan SFAC No. 7 tentang penggunaan informasi aliran kas dan nilai sekarang dalam pengukuran akuntansi. Sebagai komponen rerangka konseptual, SFAC no. 7 memberi pedoman yang berisi:
1. Tujuan nilai sekarang dalam pengukuran akuntansi. 2. Prinsip-prinsip umum (general Principles) yang melandasi penggunaan nilai sekarang, terutama bila jumlah rupiah (amounts) aliran kas masa datang, saat terjadinya (timing), atau keduanya tidak pasti.

Pengertian Dasar Untuk memahami konsep-konsep dalam komponen rerangka konseptual ini, perlu dipahami beberapa pengertian dasar yang terkandung dalam rerangka ini.

Saat Pengukuran Ditinjau dari saat pengukuran, terdapat dua saat penting yaitu pengukuran pada saat pengakuan mula-mula (at initial recognition) dan pada berbagai saat atau periode sesudah pengakuan mula-mula yang disebut dengan pengukuran baru mulai (fresh start). Pengukuran saat pengakuan mula-mula adalah pengukuran pada saat suatu elemen atau pos timbul dan dicatat pertama kali akibat transaksi, kejadian, atau keadaan. Penentuan dan pencatatan jumlah rupiah yang melekat pada suatu mesin pada saat diperoleh merupakan contoh pengukuran ini. Sedangkan pengukuran baru mulai adalah pengukuran dalam periodeperiode setelah pengakuan mula-mula untuk menenetukan jumlah rupiah bawaan (carying value) baru yang tidak berkaitan dengan jumlah-jumlah rupiah sebelumnya (misalnya kos historis atau atribut pengukuran lain yang telah tercatat dalam sistem akuntansi). Penentuan Aliran Kas Masa Datang Pengukuran atribut suatu pos atau elemen saat ini dapat didasarkan atas aliran kas masa datang. Aliran kas masa datang umumnya harus diestimasi. Ada beberapa dasar penentuan jumlah rupiah kas masa datang. Taksiran atau Estimat Terbaik (Best Estimate) adalah jumlah rupiah tunggal yang paling boleh jadi (most-likely) dalam suatu kisar/rentang beberapa jumlah rupiah estimasian yang mungkin terjadi. Dalam statistika, jumlah rupiah ini merupakan modus suatu distribusi variabel. Aliran Kas Estimasian (Estimated Cash Flow) adalah jumlah rupiah tunggal yang akan diterima atau dibayar di masa datang. Penerimaan atau pembayaran dalam aliran kas estimasian dapat terdiri atas beberapa jumlah rupiah tunggal. Aliran Kas Harapan (expected Cash Flow) adalah gunggung (sum) beberapa jumlah rupiah berbobot probabilitas (probability-weighted amounts) dalam suatu kisar rupiah estimasian yang mungkin terjadi. Dalam statistika, angka ini merupakan mean atau rata-rata berbobot.

Faktor-faktor lain termasuk likuiditas dan ketaksempurnaan pasar. Tujuan nilai sekarang dalam pengukuran pada saat pengkuan mula-mula dan saat baru mulai adalah untuk mengestimasikan nilai wajar. Nilai sekarang akan mampu membedakan beberapa aliran kas yang tampak sama besarnya. yaitu bukan dari penjualan paksaan atau likuidasi. (SFAC No. Nilai sekarang dapat menangkap perbedaan ekonomik antaraliran kas kalau unsur-unsur berikut dipertimbangkan. Nilai sekarang (Present value) adalah pengukur sekarang aliran kas masuk atau keluar masa datang. dalam beberapa kasus yang kompleks. 23): 1. Jumlah rupiah ini lebih terandalkan dan lebih efisien ditentukan daripada jumlah rupiah pengukuran yang menggunakan aliran kas masa datang. Nilai waktu yang ditunjukkan dengan oleh bunga bebas resiko. Pengukur ini adalah aliran kas masa datang didiskun pada tingkat bunga tertentu selama beberapa periode antara sekarang dan saat tibanya aliran kas estimasian. 3. Pengukuran atas dasar nilai sekarang aliran kas masa datang akan menghasilkan informasi yang lebih berpaut daripada pengukuran yang didasarkan atas aliran kas yang tidak didiskon. 5. Pengukuran akuntansi umumnya didasarkan pada jumlah rupiah bentukan pasar yang teramati (observablemarketplace-determined amount) seperti kas yang diterima/dibayardalam jual-beli suatu aset. Tujuan Nilai Sekarang dalam Pengukuran Tujuan penggunaan nilai sekarang dalam pengukuran akuntansi adalah untuk menangkap/merefleksi sedapat mungkin perbedaan ekonomik antara sehimpunan aliran kas masa datang dan untuk mengestiamsi niali wajar. serangkaian aliran kas masa datang yang tiba pada saat berbeda. Suatu estimate aliran kas masa datang atau. yang semuanya didiskun dengan tingkat bunga yang sama. . Nilai wajar (Fair Value) adalah jumlah rupiah yang disepakati untuk suatu objek dalam suatu transaksi antara pihak-pihak yang berkehendak bebas tanpa tekanan atau keterpaksaan. 2.Nilai Sekarang Aliran Kas Masa Datang Menggunakan nilai sekarang dan aliran kas masa datang dalam pengukuran memerlukan pemahaman tentang dua pengertian dasar berikut. 7prg. Nilai Sekarang Harapan (Expected Present Value) adalah gunggung beberapa nilai sekarang berbobot probabilitas suatu kisar aliran kas estimasian yang mungkin terjadi. Harapan-harapan tentang variasi yang m ungkin terjadi dalam jumlah dan saat tibanya aliran kas tersebut. Harga atau nilai penanggungan risiko atau ketidakpastian yang melekat pada aset atau kewajiban. 4. Niali wajar suatu aset (atau kewajiban) dapat dibeli (atau terjadi/disepakati) atau dijual (atau dilunasi) dalam suatu transaksi antara pihak berkehendak.

Rerangka Konseptual (termasuk standar yang diturunkannya) dapat dipandang sebagai produk teknologi. atau maksimum. Dalam . Pengembangan praktik mestinyatidak sekedar mentransfer produk. 4. aliran kas estimasian dan tingkat bunga harus merefleksi asumsi-asumsi tentang kejadian dan ketidakpastian masa datang yang dipertimbangkan dalam memutuskan apakah memperoleh atau tidak suatu transaksi tunai yang bebas. FASB berargumen bahwa ketiga pengukuran tersebut tidak cukup lengkap atau penuh menangkap kelima unsur diatas. Tingkat bunga yang digunakan untuk mendiskon aliran kas harus merefleksi asumsi-asumsi yang konsisten dengan asumsi-asumi yang melekat pada aliran kas estimasian agar pengaruh asumsi tidak berganda atau malahan terabaikan. Prinsip-Prinsip Umum Prinsip-prinsip umum yang menjadi pedoman penerapan nilai sekarang dalam mengukur aset dan kewajiban adalah : 1. Sedapat-dapatnya. Dengan memahami teknologi penalaran dan perekayasaaan akuntansi. RK yang dikembangkan untuk tiap negara dapat sama atau berbeda bahkan harus berbeda dengan model yang dijadikan acuan. Aliran kas estimasian dan tingkat bunga harus merefleksi kisar munculan yang mungkin terjadi (possible outcomes) daripada jumlah rupiah tunggal paling boleh jadi. Karena konteks lingkungan yang berbeda. Jadi. minimum. dan akumulasi kos(cost-accumulation) atau akrual kos (cost-accrual). rerangka konseptual (RK) versi FASB di ata mempunyai manfaat sebagai sumber acuan untuk mengembangkan hal yang sama untuk lingkungan(negara) yang lain.Nilai wajar menjadi sasaran pengukuran dengan nilai sekarang karena pengukuran nilai wajar menangkap secara penuh kelima unsur diatas. Dengan kata lain . FASB juga membahas pengukuran alternatif yaitu : Pengukuran nilai terpakai (value-in-use) atau specifik-entitas (entity-specific). 3. 2. penyelesaian efektif (effective-settlement). bila tidak terdapat harga pasar. Dalam hal inilah harus dibedakan antara transfer teknologi dan transfer produk. Transfer Teknologi Bila akuntansi dipandang sebagai teknologi. Manfaat dan Keterbatasan Model Sebagai suatu model. proses penalaran di balik RK FASB dapat dijadikan basis untk mengembangkan RK dengan memasukkan karakteristik lingkungan (parameter) diterapkannya model tersebut. Aliran kas estimasian dan tingkat bunga harus bebas dari bias dan faktor yang tidak berkaitan dengan aset atau kewajiban yang bersangkutan. nilai sekarang dapat digunakan untuk menetukan nilai wajar. orang akan dapat menciptakan produk (raktikum akuntansi) yang paling sesuai dengan lingkungan penerapannya.

a. Karena bersifat deduktif-normatif. Australian Accounting Research foundation (AARF) International Accounting Standards Committee (IASC) Canadian Institute of Chartered Accountants (CICA) Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) (UK) Accounting Standards board (UK ASB) Dokumen Kebijakan RK merupakan dokumen kebijakan atau politis. Di Indonesia sudah berkembang organisasi-organisasi syariah yang bergerak dalam bidang bisnis dan nonbisnis. Berbagai organisasi profesi dan badan pemerintah yang berusaha untuk mengembangkan rerangka untuk negaranya masing-masing. b. d. Validitas RK harus diuji atas dasar keefektifannya sebagai alat dan bukan atas dasar kriteriakebenaran atau dasar kriteria kebenaran atau validitas ilmiah. Organisasi profesi tersebut adalah : 1. Pengaruh RK FASB Dalam kenyataanya. proses perekayasaan dan penalaran itu sendiri bebas nilai adalah konteks lingkungan dan parameter yang dipertimbangkan dalam proses penalaran. bukan merupakan teori ilmiah. 5. c. Oleh karena itu. e. 3.beberapa hal transfer produk sering terpaksa harus dilakukan tetapi dalam banyak hal hasilnya tidak begitu menggembirakan. proses penyusunannya melibatkan perdebatan atau argumen yang keputusan akhirnya dalam beberapa kasus melibatkan pemungutan suara. . RK FASB penuh dengan muatan nilai-nilai yang dianut dalm konteks lingkungan Amerika (value-laden). RK FASB mempunyai pengaruh (dampak) yang besar dalam memicu dam melandasi pengembangan RK di beberapa negara lain pada periode pengembangan atau pada periode setelah RK FASB selesai. 4. 2. Proses penalaran dalam penyusunan RK FASB dapat dijadikan model untuk mengembangkan RK untuk organisasi tersebut tentu saja dengan memasukkan parameterparameter yang berpaut/relevan. Sebagai dokumen kebijakan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->