BAB I PENDAHULUAN Gumi Sasak merupakan sebuah tempat bagi orang-orang Sasak menggantungkan harapan dan kehidupannya

. Di tanah tersebut, orang-orang Sasak melakukan serangkaian proses kehidupan dari generasi ke generasi dan melahirkan bagian-bagian penting yang harus diketahui oleh generasi mudanya. Kesuburan tanahnya mampu menopang kehidupan orang-orang Sasak karena sumber air yang mengalir dari gunung Rinjani secara terus-menerus, sehingga menjadi berkah tersendiri bagi orang-orang Sasak. Dari beberapa catatan dan informasi, asal-usul suku Sasak yang mendiami pulau Lombok adalah ras Mongoloid di Asia Tenggara. Penemuan situs sejarah yang paling penting untuk mengetahui kehidupan prasejarah di Gumi Sasak adalah penemuan benda-benda arkeologis di Gunung Piring, Truwai, kecamatan Pujut kabupaten Lombok Tengah. Adapun yang ditemukan adalah periuk utuh, kereweng, kerangka manusia, sisa kulit kerang, arang, fragmen logam dan binatang. Sumber informasi sejarah lainnya diperoleh dari cerita-cerita rakyat, babad lontar dan peninggalan berupa makam maupun masjid. Pada saat ini pulau Lombok didiami oleh percampuran antara suku Sasak dengan suku-suku dari Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara. Sebagian kecil lainnya terdapat masyarakat keturunan China dan Arab. Pada tahap selanjutnya, seiring dengan adanya berbagai macam pengaruh dari luar, muncul sebuah aliran kepercayaan yang disebut Boda. Boda bukanlah agama Budha tetapi bertumpu padaa anasir Animisme, Dinamisme, Panteisme, dan Antropomorfisme. Oleh sebab itu, pemujaan dan penyembahan roh-roh leluhur dan berbagai dewa lokal lainnya merupakan fokus utama dari praktek keagamaan Sasak-Boda. Sementara agama Budha dan Hindu menjadi anutan nenek moyang suku Sasak setelah mereka berada di bawah kekuasaan Sriwijaya dan Majapahit. Pada saat itu kerajaan Sriwijaya dan Majapahit memiliki pengaruh kekuasaan yang meliputi seluruh wilayah nusantara.
Gumi Sasak Dalam Sejarah

1

Sebagian besar penduduk Gumi Sasak adalah pemeluk agama Islam, sisanya penganut agama Hindu, Budha dan sebagian kecil beragama Kristen. Kehidupan antar umat beragama berjalan rukun dan damai. Kegairahan umat Islam dalam menjalankan kehidupan beragama terlihat dalam membangun tempat peribadatan, sehingga hampir di seluruh tempat di pulau Lombok terdapat masjid. Itulah sebabnya pulau Lombok dikenal juga sebagai Pulau Seribu Masjid. Sebelum penyebaran agama Islam datang ke pulau Lombok, masyarakat Lombok percaya akan adanya roh-roh nenek moyang, kepercayaan ini disebut animisme. Selain itu, masyarakat juga percaya bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib, kepercayaan ini disebut dinamisme. Agama Islam berkembang dengan cepat di Gumi Sasak karena menggunakan pendekatan tasawuf dalam penyebarannya. Ajaran Islam tasawuf menjadi suatu ketertarikan utama bagi masyarakat suku Sasak karena pada umumnya ajaran ini mengajarkan dimensi mendalam dalam pemahaman ketuhanan dan keagamaan. Ajaran Tasawuf ini pulalah yang kemudian menjadi acuan umum dalam membentuk sikap dan tindakan (perilaku) masyarakat Sasak. Di sisi lain pemahaman yang belum mendalam dan adanya pengaruh Hindu memunculkan Islam Wetu Telu. Islam Wetu Telu merupakan sinkretisme (gabungan) dari ajaran Islam dan Hindu. Di dalam babad dan lontar, disebutkan beberapa kerajaan yang pernah ada di pulau Lombok. Diantaranya adalah: kerajaan Desa Lae', Suwung, Pamatan, Selaparang, Lombok, Mumbul, Pemokong, Bayan, Sokong, Langko, Penjanggik, Parwa, Kedaro, Karangasem Lombok (Singasari) dan Mataram. Beberapa kerajaan lainnya meliputi desa-desa (wilayah) kecil yang disebut Kedatuan. Di masa lalu, kehidupan masyarakat suku Sasak berada di bawah tekanan kaum penjajah (kerajan Bali, Belanda dan Jepang) dalam waktu yang sangat lama. Hal yang patut disyukuri kemudian adalah diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Dalam prosesnya, negara baru Republik Indonesia terus mengalami berbagai, perubahan bentuk negara, hingga akhirnya kembali lagi ke dalam bentuk Negara Kesatuan
Gumi Sasak Dalam Sejarah

2

Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 15 Agustus 1950. Kedua peristiwa itu merupakan tonggak penting dimana masyarakat Sasak mampu berdiri sebagai manusia-manusia merdeka seperti anak bangsa lainnya.

Gumi Sasak Dalam Sejarah

3

Pada masa tersebut mungkin orang belum mengenal huruf atau budaya baca-tulis sehingga tidak ada keterangan-keterangan yang ditinggalkan secara tertulis. babad lontar.BAB II GUMI SASAK PADA MASA PRASEJARAH A. Sumber-sumber yang menjadi informasi adalah penemuan benda-benda arkeologis seperti penemuan tengkorak. Berbagai penemuan-penemuan yang diperoleh oleh masyarakat belum mendapatkan jawaban karena memang belum dilakukannya penelitian dengan menggunakan teknologi tingkat tinggi seperti radioisotop. Kehidupan nenek moyang Gumi Sasak pada zaman prasejarah sangat menarik untuk dipelajari serta memiliki ciri khas yang berbeda dengan suku-suku lainnya di Indonesia. tulang-belulang manusia purba. akan tetapi sebagian besar peristiwa-peristiwa tersebut tidak dicatat atau ditulis. Gumi Sasak Dalam Sejarah 4 . Masa itu disebut dengan zaman prasejarah. Sedangkan masa setelah manusia mengenal tulisan sehingga berbagai peristiwa dapat tercatat. disebut sebagai zaman sejarah. Sampai saat ini. sumber informasi yang dapat dijadikan sebagai kajian tentang perjalanan orang-orang Sasak sejak eksisnya di pulau Lombok adalah melalui cerita-cerita rakyat. alat-alat dan senjata sederhana serta jejak jejak yang ditinggalkan pada lingkungan alam (geologis). Kekhasan tersebut dapat dilihat dari struktur dan model budaya yang kini berkembang. ZAMAN PRASEJARAH PENGHUNI GUMI SASAK. DAN ASAL-MUASAL Banyak peristiwaperistiwa penting yang terjadi di masa lalu hingga hari ini.

tersebar di sebagain besar wilayah Indonesia terutama Indonesia yang terletak di bagian barat dan selatan antara lain Sumatera. 2. arang. dan Lombok..barang-barang peninggalan masa lalu. guru besar di Universitas Hawai. desa Truwai kecamatan Pujut. tersebar di wilayah Indonesia bagian timur terutama Irian Jaya dan pulau-pulau sekitamya. yaitu ras Mongoloid dan ras Austromelanesoid.. kereweng. Ras Mongoloid. fragmen logam dan binatang. penduduk di Pulau Pallawan-Filipina. Gumi Sasak Dalam Sejarah 5 . pulau Lombok bagian selatan telah dihuni oleh. Adapun penyebaran kedua ras tersebut: 1. Terdapat dua ras homo sapiens di Indonesia. Sukarto dan Prof. Penemuan-penemuan di Gunung Piring. dan penduduk di Malielo-Sumba. Dari penemuan benda-benda purbakala di Lombok Selatan dapat disimpulkan bahwa kira-kira pada akhir zaman perunggu. Bali. kerangka manusia.sekelompok manusia yang sama kebudayaannya dengan penduduk di Gua Tabon Vietnam Selatan. juga ditemukan arca Budha Awalokiteswara. Menurut Drs. dan hasil penemuan artefak/bukti arkeologis lainnya. Solheim. Adapun penemuan-penemuan tersebut berupa periuk utuh. Selain penemuan arkeologis tersebut. Sementara cerita-cerita rakyat dan babad lontar ini secara keilmuan belum bisa dijadikan sebagai acuan ilmiah untuk mengetahui tentang kebenaran sebuah peristiwa dalam sejarah. Umum diketahui bahwa manusia purba di Indonesia merupakan jenis homo sapiens. M. penduduk di Gilimanuk Bali. Ras Austromelanesoid. kebudayaan di Gunung Piring itu termasuk ke dalam Shan Huyn Kalanny Tradition.Lombok Selatan oleh Proyek Penggalian dan Penelitian Purbakala Jakarta pada tahun 1976 sedikit banyak memberikan gambaran tentang tata-cara hidup serta sumber bahan makanan masyarakat suku Sasak masa larnpau. khusus sub ras Melayu-Indonesia. sisa kulit kerang. Penemuan-penemuan tersebut memberi sinyalemen bahwa masyarakat suku Sasak masa lampau telah menjalin hubungan yang intens dengan dunia luar. nekara dan batu nisan yang berhuruf China dan Arab. M. Jawa.

Dijelaskan sebagai berikut: 1. Pemukiman di daerah pedalaman. Klasifikasi pemukiman masyarakat Sasak zaman prasejarah terdiri dari pemukiman di daerah pantai dan pemukiman di daerah pedalaman. termasuk peninggalan berupa jejak geologis yang dapat diamati pada bentangan alam. Jawa. Kalimantan. alat penangkap cumi-cumi dan adanya sisa kerang. 2. Jawa. Bali. KEHIDUPAN ZAMAN PRASEJARAH DI GUMI SASAK Salah satu petunjuk tentang kehidupan masa lampau adalah adanya berbagai peninggalan. Lokasi Belongas.Nenek moyang suku bangsa Indonesia menyusuri lembahlembah sungai di Vietnam dan Thailand sampai di Semenanjung Malaya. Sumatera. Nusa Tenggara termasuk Lombok sampai ke Flores dan Sulawesi Selatan. Kemudian pada tahap selanjutnya nenek moyang suku Sasak bermukim (bertempat tinggal) secara berkelompok. Adapun kemudian penduduk pendatang nusantara berasal dari Bali. Bukti tentang kelileradaannya adanya alat yang ditemukan seperti jaring (kerakat). Sekaroh dan lokasi sekitarnya merupakan wilayah berbatu kapur yang kini kurang subur dan ditumbuhi semak-semak lantana. maka penghuni suku di pulau Lombok berasal dari Asia Tenggara. Pemukiman di daerah pesisir pantai. Nenek moyang suku Sasak pada awalnya hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mengumpulkan bahan makanan dari hewan dan tumbuhan. mendarat di Sumatera. Sulawesi Selatan. Ketidaksuburan ini disebabkan oleh kebiftsaan nenek moyang suku Sasak pada masa meramu yang biasa hidup berpindah-pindah. Nenek moyarig kita yang tinggal di pesisir pantai mengambil makanan dari pantai dan laut. Maluku dan Nusa Tenggara Timur. B. Gumi Sasak Dalam Sejarah 6 . Hidupnya sudah lebih teratur dan membentuk pola-pola kepemimpinan di tempat tinggalnya. Kalimantan Barat. Berdasarkan penjelasan di atas. Kemudian dengan menggunakan perahu bercadik mereka datang ke nusantara.

Oleh sebab itu. Hal ini terbukti dengan adanya penemuan nekara di desa Pringgabaya pada tahun 1999. dianggap suci dan dipuja pada waktu mengadakan kegiatan upacara. Salah satu alat upacara yang dipergunakan oleh nenpk moyang orang Sasak adalah nekara. bentuknya seperti dandang terbalik dan dijadikan sebagai benda pusaka. Gumi Sasak Dalam Sejarah 7 . Selain itu. C.Nenek moyang kita yang tinggal di daerah pedalaman (hutan) melqgambil bahan makanannya dari hutan maupun sungai-sungai yang ada di dalam hutan. jaring. Nekara yaitu semacam tambur besar. mereka menyembah dan memuja roh-roh agar tidak terjadi bencana alam. Adapun jenis alat yang telah ditemukan dan kini disimpan di Museum NTB yaitu alat-alat berburu seperti tombak. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa nekara tersebut rusak pada saat penggalian materi batu di wilayah tersebut. di bukit-bukit yang tinggi tersebutlah roh nenek moyang bersemayam. mereka percaya bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib. serta kodong ipin yang digunakan untuk menangkap udang dan kodong lindung yang dipergunakan untuk menangkap belut. Dengan demikian nenek moyang orang Sasak (Lombok) percaya bahwa setiap benda memiliki roh yang disebut kepercayaan animisme. SISTEM KEPERCAYAAN Kehidupan menetap menimbulkan ikatan antara manusia dengan alam sekitarnya. Bukti nenek moyang orang Sasak percaya adanya roh-roh nenek moyang adalah penemuan situs penguburan di Gunung Piring yang berada di daerah perbukitan. Menurut mereka.

Bebai. yaitu sebangsa dewi yang hidup di Madya antara awang-awang. Bidadari. sebenarnya bukanlah makhluk halus melainkan Gumi Sasak Dalam Sejarah 8 . Boda merupakan anasir atau unsur dari berbagai kepercayaan. Itulah sebabnya pada saat-saat itu.. yang percaya bahwa segala sesuatu mempunyai roh. Tempat tinggalnya di hutan.sama halnya dengan bake. Sela'. anak-anak dilarang bermain-main. yaitu masih mempercayai adanya kekuatan makhluk supernatural. hanya perbedaannya belata makan orang.Seiring dengan semakin banyaknya pengaruh dari luar. juga sebangsa hantu yang sangat jahat membuat manusia sakit. 5. Makhluk tersebut antara lain: 1. 2. 6. kemudian dinamisme. 3. serta politeisme yang percaya terhadap banyak Tuhan. masih bertahan hingga pertengahan abad ke 20 ini. yaitu raja dewa-dewa yang menurunkan raja-raja Lombok. Bebai dipelihara oleh selak. Pengaruh sinkretisme di dalam kepercayaan Boda ini. 7. 4. Untuk menemukannya dipukulkan parang buntung. Betara Guru. Bebodo'. tidak semua orang dapat melihatnya. sejenis makhluk halus yang kecil. juga antropomorfisme yang melakukan pengenaan ciri-ciri manusia pada binatang atau benda mati. batu-batu besar dan pohon kayu yang rindang. yaitu sebangsa hantu yang berkeliaran bila magrib tiba. Bake'. la suka menyembunyikan anak kecil yang diberi makan ulat. maka integrasi kepercayaan lokal dengan luar menimbulkan adanya sinkretisme dalam ajaran-ajaran yang telah dianut sehingga muncul sistem kepe.rcayaan yang disebut Boda. yang percaya bahwa setiap makhluk memiliki kekuatan gaib. Yaitu unsur dari animisme. Belata'. terutama pada malam Jum'at.

ia dapat menjadi sesuatu sesuai kehendaknya. kekuatannya lebih besar dan lebih hebat dalam menghancurkan kekuatan lawan.manusia biasa. Ada juga orang menjadi sela' karena keturunan. Sela' Bunga. Seorang dapat menjadi sela disebabkan memiliki ilmu sejenis sihir. Oleh sebab itu. maka ia menjadi sela'. hidupnya di angkasa dan selalu mencari musuh di malam hari. Gumi Sasak Dalam Sejarah 9 . Umumnya memakan bangkai dan kotoran manusia. demikian juga orang yang beristrikan sela'. Sela' bunga tidak memakan makanan yang kotor seperti halnya sela' beleq. Jenis sela' ada dua yaitu: a. Sela' Beleq. b.

Penemuan lain seperti. Nenek moyang orang Sasak melakukan hubungan dengan dunia luar sehingga berbagai peralatan semakin berkembang dengan adanya sating tukarmenukar barang. yang biasa dipergunakan sebagai perhiasan pada masyarakat desa Bayan. menunjukkan adanya hubungan masyarakat gumi Sasak dengan China. Penemuan batu nisan yang bertuliskan huruf China dan Arab di Pringgabaya masih belum menunjukkan jawaban yang pasti Gumi Sasak Dalam Sejarah 10 . Sedangkan buli-buli berasal dari masa Dinasti Yuan abad XIII M dan XIV M. Benda-benda dari hasil temuan tersebut merupakan kekayaan budaya material yang dapat menggambarkan tentang aktivitas dan kreativitas kehidupan masa lalu. Hal ini sangatlah beralasan karena bangsa China telah menguasai jalur perdagangan laut. mulai dari barang-barang untuk melengkapi kebutuhan hidup sehari-hari hingga perhiasan. Selain itu. Perdagangan lewat jalur laut memungkinkan terjadinya arus dagang dalam jumlah besar sehingga barang-barang yang berasal dari China juga banyak ditemukan di Gumi Sasak. masyarakat Gumi Sasak telah mulai mengenal kehidupan secara teratur. ditemukan juga kedudeng. Piring porselin tersebut diperkirakan berasal dari abad XII M sampai dengan abad XIII M pada masa Dinasti Sung. piring porselin dan buli-buli.BAB III ZAMAN KUNO GUMI SASAK Pada periode akhir zaman prasejarah.

maka muncullah kerajaan Majapahit. Teng-che. kecamatan Pringgabaya. Ma-li (Bali) Niu-lun (Lombok). Keempat patung Budha tersebut kini disimpan di Museum Nasional Jakarta. Peng-ya-i (Banggai. Pohu-yuan. Hsi-ning. Pengaruh Agama Budha telah dapat diketahui sejak awal keberadaan kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia seperi Kutai. Ma-teng (Medang). Dua di antara patung tersebut dikenal sebagai Tara dan Awalokiteswara.tentang hubungan China dengan Islam di Gumi Sasak karena belum adanya kajian secara khusus tentang hal tersebut. Batas Suchi-ton (Sriwijaya). Ketika kerajaan Sriwijaya berkuasa. PENGARUH HINDU-BUDHA Dalam kehidupan yang lebih teratur. desa Sesait. kekuasaan Sriwijaya meliputi: Sin-to (Sunda). Ta-kang. Wa-nu-ku (Maluku) Bukti konkrit adanya pengaruh agama Budha di Gumi Sasak adalah: 1. Lombok Timur. Kalimantan). Ti-wu (Timor). nenek moyang kita menerima berbagai pengaruh baik yang berasal dari pengaruh agama Budha maupun pengaruh dari agama Hindu. Tan jung-wu-lo (Tanjung Pura. Tarumanegara dan Sriwijaya. Sulawesi). Genta yang ditemukan terbuat dari perunggu. yang berbatasan dengan Yong-ya-lu (Jenggala). Penemuan sebuah genta di Pendua. Huanma-chu. Disamping kekuasaan Yong-ya-lu juga Ta-ban (Tumapel). A. bentuknya menyerupai stupa dengan tangkai bagian atas diberi hias wajra berujung lima. 2. Wajra adalah tanda dewa Indra atau tanda pendeta Budha. adalah Suito. satu diantaranya mirip dengan patung Budha yang terdapat di candi Borobudur berasal dari abad IX M danX M. Temuan empat buah arca Budha dari perunggu pada tahun 1960 di Lombok Timur tepatnya di Batu Pandang. kecamatan Gangga Lombok Barat. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan Gumi Sasak Dalam Sejarah 11 . pulau Lombok (Gumi Sasak) disebutkan sebagai wilayah kekuasaannya. Setelah runtuhnya kerajaan Sriwijaya. Menurut Dr. Adapun wilayah. Soekmono.

Temuan Arca Siwa Mahadewa Tahun 1950. Sebagai wilayah kekuasaan Majapahit. diantaranya adalah: serangan dari Colomandala di India. 1. Sumatera. Hal itu dibuktikan melalui: 1. Lombok Timur. Sesudah gurun maka sampailah kita ke daerah pulau Lombok Mirah Sasak yang utama". Beberapa tahun pindah Gumi Sasak Dalam Sejarah 12 . Nama pulau Lombok disebutnya dalam Sarga XIII dan XIV dengan perincian sebagai berikut: "Jawa. Sulawesi dan Irian Jaya.keruntuhan Sriwijaya. Menurut babad Lombok kerajaan tertua di Lombok terletak di desa Lae' diperkirakan di sekitar Sambelia. Arca tersebut bergaya Jawa-Tengahan abad IX M. serta adanya ekspedisi Pamalayu tahun 1275 M. Raden Mas Mulia kawin dengan putri Dewa Agung Putu Alit dari Klungkung bernama Dewi Mas Ayu Supraba. Semenanjung Malaya. munculnya Kertanegara sebagai raja Singasari yang bercita-cita menyatukan nusantara. Maluku. di Batu Pandang. Kalimantan. Kerajaan Majapahit Merupakan kerajaan yang bercorak Hindu terbesar dan memiliki pengaruh sangat luas di nusantara. B. Keberadaan pulau Lombok (Gumi Sasak) sendiri tertulis dalam kitab Negara Kertagama karya Mpu Prapanca pada zaman kerajaan Majapahit. Nusa Tenggara. maka pengaruh agama Hindu berkembang juga di Gumi Sasak. KERAJAAN TERTUA GUMI SASAK Kerajaan-kerajaan yang pernah berkuasa di Pulau Lombok pada masa lampau adalah sebagai berikut: . Desa Sapit Kecamatan Pringgabaya. Mas Mulia berangkat menuju Lombok disertai 17 keluarga dan menetap di Pujut. Dari Bali. 2. Adanya tradisi (lisan?) masyarakat Pujut yang menyatakan bahwa asal usul nenek moyang mereka berasal dari Majapahit melalui Raden Mas Mulia. daerah kekuasaan di Semenanjung Malaya melepaskan diri.

Gumi Sasak Dalam Sejarah 13 . penduduk kerajaan ini terpencar-pencar antara lain ada yang ke Batudendeng kemudian Suwung yang terletak di sebelah utara Perigi. Ketika meletusnya gunung Rinjani. Sumber lain mengatak°an. Gadjah Mada sendiri datang ke Lombok yang saat itu dikenal dengan nama Selapawis.bahwa setelah kerajaan Lombok dihancurkan oleh tentara Majapahit. Sumber yang lain lagi mengatakan bahwa pada abad ke XIII M disebutkan kerajaan Perigi yang dibangun oleh sekelompok transmigran dari Jawa di bawah pimpinan Prabu Inopati. Kedatangan Gadjah Mada ke Lombok ditulis dalam sebuah memori yang disebut Bencangah Pinan.berhasil ditaklukkan. 2. Rajanya bernama Batara Indra. diantaranya adalah kerajaan Mumbul yang berpusat di Labuhan Lombok.dan membangun negeri baru yang disebut Pamatan di kecamatan Aikmel. Setelah. Ketika Majapahit mengirimkan ekspedisinya ke pulau Bali tahun 1343 M diteruskan ke Lombok di bawah pimpinan Empu Nala untuk menaklukkan Selaparang. Raden Maspahit melarikan diri ke dalam hutan. muncul kerajaan-kerajaan kecil di pulau Lombok. 3. dan sekembalinya tentara itu Raden Maspahit membangun kerajaan baru yang bernama Batu Parang yang kemudian terkenal dengan nama Selaparang. Setelah itu lahirlah kerajaan Lombok yang dipimpin oleh Raden Maspahit. Sejak kehancuran Selaparang Hindu.

Kira-kira pada abad IX M sampai abad ke XI M di Lombok berdiri satu kerajaan bernama kerajaan Sasak (diketahui dari kentongan perunggu di Punjungan Tabanan). merupakan kerajaan yang terletak di Belongas. saat ini masih tersimpan di Penujak. rajanya bernama Ratu Maspanji berasal dari Jawa. 5. Gumi Sasak Dalam Sejarah 14 . Peninggalan kerajaan ini ialah pakaian kerajaan yang disimpan oleh Amaq Darminah di Belongas. Kentongan tersebut merupakan peringatan kemenangan Negara Sasak atas Bali yang kira-kira dibuat setelah jaman Anak Wungsu (1077 M). Kerajaan Kedaro. Kerajaan ini berakhir ketika terjadi serangan dari kerajaan Langko yang dipimpin oleh Patih Singarepa dan Patih Singaulung.4. Demikian pula alat-alat upacara seperti gong. kemudian pindah ke Pengantap dengan nama kerajaan Samarkaton. Mengenai bentuk dan susunan pemerintah kerajaan ini tidak diketahui dengan pasti.

8. 2. Hal ini dibuktikan dengan adanya silsilahpara bangsawan dan juga hasil sastra digubah dalam bahasa Jawa Madya dan berhuruf Jejawan (huruf sasak) ". Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa: Sasak diartikan buluh bambu atau kayu yang dirakit menjadi satu. De Roo De La Faille: "Sasak berasal dari pengulangan tembasaq (kain putih) yaitu saqsaq sehingga menjadi Sasak dan kerajaan Sasak berada di sebelah barat daya ". Dr. Tongtong itu ditulis setelah Anak Wungsu. Ditjen Kebudayaan Provinsi Bali: "Di Pujungan Tabanan Bali terdapatsebuah tongtong perunggu yang dikeramatkan bertuliskan "Sasak dana prihan. Adapun arti Sasak dan Lombok dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Dr Van Teeuw dan P. Jadi Orang Sasak adalah orang yang meninggalkan negerinya dengan menggunakan rakit sebagai kendaraannya. C. Goris: "Sasak berasal dari bahasa Sansekerta (Sak = pergi dan Saka = asal). Dalam babad Sangupati: "Lombok terkenal dengan nama Pulau Meneng (sepi) ".H. 3.12 M. 5. karena zaman dahulu ditumbuhi hutan belantara yang sangat rapat. srih javanira ". 7. 6.BAB IV ASAL-USUL NAMA SASAK LOMBOK A. sekitar abad ke. 4. ASAL NAMA SASAK DAN LOMBOK Sasak dan Lombok memiliki arti yang beraneka ragam. Kitab Negarakertagama (Decawanana): Sasak dan Lombok dijelaskan bahwa Lombok Barat disebut Lombok Mirah dan Lombok Timur disebut Sasak Adi. Sumber lisan: Sasak. Orang yang pergi: tersebut dimaksudkan adalah orang Jawa. Gumi Sasak Dalam Sejarah 15 . Steven van der Hagen: "Pada tahun 1603 di Labuan Lombok banyak beras yang murah dan hampir setiap hari dikirim ke Bali sehingga pelabuhan Lombok dipopulerkan menjadi Lombok".

Segi keyakinan dan bermasyarakat. mamben deye. "aninya orang yang b. Cukup dengan menambahkan kata "timur" atau "barat". Dalam suatu memoar tentang kedatangan Gadjah Mada di Lombok. cukup dinamakan dengan "Dasan Bagik" (bagik = asam). Jadi Selapawis berarti batu yang ditaklukan. d. Taat kepada pemerintah. 2. maka dusun yang dicarikan nama itu. Adapun sikap-sikap yang dimaksudkah dalam hidup beragama yaitu: a. Dengan demikian. Kerajaan ini semula bernama Watu Parang kemudian berubah menjadi Selaparang. antara lain: 1. Bahasa sasak sangat sederhana. Segi Bahasa. Suku Sasak bersandar pada Sa'sa' Lombo'. Keduanya terjalin menjadi satu yang berasal dari kata Sa'sa'Loombo. Sasak Lombok berarti satunya lurus atau "satu-satunya kelurusan". B. dan lombo' artinya lurus. pulau Lombok terkenal dengan nama Selaparang. dan "utara" atau "selatan". Taat kepada Tuhan. sebagai sesuatu yang diyakini. Kata sa' artinya satu. waktu itu pulau Lombok disebut Selapawis (bahasa kawi: sela berarti batu dan pawis berarti ditaklukan). Contoh. Gumi Sasak Dalam Sejarah 16 . Selanjutnya dijelaskan arti dan makna Sasak Lombok ditinjau dari beberapa segi. mamben lauq. c. Hal ini berpengaruh positif dalam hidup dan kehidupannya. SASAK DAN LOMBOK SEBUAH SATU KESATUAN Sasak dan Lombok mempunyai kaitan yang erat sehingga tidak dapat dipisahkan. paling banyak hanya terdiri dari dua suku kata. misalnya pohon asam. Penyerahan diri kepada Tuhan (Tauhid).Sampai akhir abad ke-19. Kemudian apabila di tempaf itu berdiri sebuah pohon. Taat kepada orang tua.

c. Pemimpinnya tidak mementingkan istana yang megah. Mereka beranggapan bahwa orang yang lebih tua dan patut lebih dihormati itu tidak akan membohonginya. Datu dan. lenge pete lenge tedait". Adanya ajaran-ajaran taat kepada Tuhan. Dari penjelasan tersebut di atas maka dapat disimpulkan nama suku dan pulau ini berasal dari Sa'sa'Lombo' menjadi "Sasak Lombok" yang artinya satu-satunya kelurusan. lebih banyak diserahkan pada para kyai dan pemangkunya. Kalaupun ada yang kemudian temyata menipunya. Hal tersebut merupakan salah Gumi Sasak Dalam Sejarah 17 . Itulah yang menjadi dasar bagi masyarakat "Waktu Telu" pada masa transisinya. bagus pete bagus tedait. Dalam hal ini nampak kelemahan bagi mereka yang bulat-bulat menyerahkan persoalannya kepada seorang pemimpin. Yang penting rakyatnya dapat makan. bahwa untuk menjalankan syari'at agama. yang shalat hanya para mubalig.Suku sasak sangat teguh memegang apa yang diajarkan kejujuran sebelumnya begitupula dalam hidup bermasyarakat seperti: a. maka yang lainnya harus ikut pendapat atau saran tersebut. b. mereka juga tidak akan memberikan reaksi yang berlebihan. ia pete id dait.secara murni dan apa adanya. pemban adalah sosok pemimpin yang mengayomi. mengemong rakyatnya. Orang sasak sangat taat dalam menjalankan ajaran agamanya. Penduduk Lombok sangat taat kepada orang tua (ibu bapak atau orang yang lebih dewasa). Segi ketaatan kepada pemerintah. taat kepada Rasul dan taat kepada pemerintah. Sifat-sifat tersebut tercermin dalam sifat datu dan pemban pada masa lampau. Hal ini terbukti pada masyarakat yang dinamakan "Islam Wetu Telu". Jika orang tua telah memiliki pendapat atau saran. Kejujuran atau kesederhanaan. merupakan ajaran yang harus dijalankan. karena mereka sangat taat dengan ajaran yang sudah diterimanya dari guru yang pertama tadi. 3. Palingpaling mereka akan menggerutu dan dalam bahasa sasak mengatakan: "la penje ia penjahit. Penyebaran Islam pada tingkat permulaan.

datu atau pemban tidak ditemukan di Gumi Sasak. Dengan demikian orang Sasak Lombok adalah orang-orang yang menjunjung tinggi nilainilai kejujuran (kelurusan).satu alasan yang kuat mengapa bangunan istana raja. Gumi Sasak Dalam Sejarah 18 .

seperti Roman Yusuf dan Serat Menak. kemudian banyak diantara mereka yang bertempat tinggal dan menetap. sampai sekarang masih dapat kita lihat bekas-bekasnya seperti perkampungan Bugis di Labuan Lombok. Mula-mula kedatangan mereka untuk berdagang.pul4u Jawa. pesisir timur pulau Lombok.an. GUMI SASAK SEBAGAI PUSAT PERDAGANGAN Sejak abad ke-13 M. Palembang. sedangkan yang tidak cocok ditinggalkan. Banten. Gumi Sasak Dalam Sejarah 19 . Ketika perdagangan rwnpah-rempah berkembang pesat pada abad ke-14 M. bahkan mendirikan perkampungan-perkampung. selat Madura. Labuan Lombok banyak dikunjungi para pedagang yang berasal dari Jawa. di Bali dan Lomkok sudah berkembahg perdagangan sarung yang diangkut oleh kapal-kapal dari Gresik. Pedagangpadagang muslim telah melakukan pelayaran dan perdagangan di sepanjang pantai utara. terjadilah inkulturasi dalam berbagai bidang seperti budaya dan agamq: yang dianggap baik dan cocok diterima. Sadar atau tidak. pulau-pulau Sunda Kecil hingga ke Maluku. Melalui saluran perdagangan tersebut terbawa pubt kitab-kitab kesusasteraan yang bernafaskan Islam. Dengan demikian agama Islam mulai memasuki Lombok. Kemudian terjadilah hubungan yang intens antara para pendatang dengan masyarakat suku Sasak. Dari hubungan tersebut timbul rasa saling menghormati dan menghargai. Bukti konkritnya adalah. Selain itu jugalmereka membawa al Qur'an untuk mengaji di tempatnya masing-masing. Gresik dan Sulawesi.BAB V MASUKNYA AGAMA ISLAM A.

setelah pasukan Pangeran Prapen mendarat dan turun dari kapal. Pada waktu itu sudah ada pedagang-pedagang muslim yang bermukim dan berniaga di Lombok kemudian mereka menyebarkan agamanya. dengan sukarela raja Lombok memeluk agama Islam. Mereka yang ditugaskan itu antara lain: Lembok Mangkurat dengan pasukannya dikirim ke Banjar. Keruntuhan kerajaan Majapahit sendiri lebih disebabkan. oleh peberapa faktor. Tidore dan Seram. Datu Bandan dikirim ke Selayar. antara lain: tindakan Gadjah Mada yang memborong segala kekuasaan dan tidak mendidik kader-kadernya. namun setelah pangeran Prapen menjelaskan maksudnya yaitu untuk Gumi Sasak Dalam Sejarah 20 . MASUK DAN BERKEMBAhFGNYA AGAMA ISLAM Agama Islam masuk di bumi Selaparang tidak lama setelah runtuhnya kerajaan Majapahit. Menurut Faille. Pendapat lain menyebutkan bahwa awal mulanya raja Lombok menolak kedatangan Islam. Tetapi rakyatnya tetap menolak sehirigga terjadi peperangan yang dimenangkan oleh pihak Islam.B. Lombok dan Sumbawa. Makassar. Bukti yang paling eksplisit menjelaskan kedatangan Islam di Lombok adalah babad Lombok yang menjelaskan bahwa Sunan Ratu Giri memerintahkan raja-raja Jawa Timur dan Palembang untuk menyebarkan Islam ke Indonesia bagian utara. penyerangan Girindrawardana dari Medang Kemulan. Pangeran Perapen mengirim anak laki-lakinya untuk berlayar menyiarkan Islam ke Bali. adanya perang Paregreg sehingga menimbulkan kelemahan di kalangan pemerintahan pusat. serta mulai masuk dan berkembangnya Islam di nusantara.

SUNAN PRAPEN KEMBALI KE LOMBOK Sesuai dengan misi yang diemban dari Ratu Sunan Giri. Kedua. Jayalengkara berhasil menangkap raja. ulama dan wali yang dianggap memberi manfaat yang nyata bagi kehidupan masyarakat. Masjid pun segera dibarpgun sedangkan Pura. karena terjadinya kekosongan pegangan rohani rakyat akibat kemunduran Majapahit. Sokong dan Sasak (Lombok Utara). Setelah berhasil mengislamkan raja Lombok. agama Islam dianggap demokratis. Sarwadadi. lalu dibawa: menghadap ke Pangeran Perapen. Keempat. sebagian lagi masuk Islam dengan cara kekerasan seperti di Parigi dan Sarwadadi. ajaran Islam bukan merupakan ajaran yang asing lagi karena sudah lebih dahulu bercampur dengan anasir India. kecuali Pajarakan dan Pengantap. karena intensi kegiatan para guru agama. Meru. Dalam peperangan itu. Dompu Gumi Sasak Dalam Sejarah 21 . Sunan Perapen dengan pasukannya mengislamkan kedatuan-kedatuan lainnya seperti Pejanggik.menyampaikan misi suci dengan cara damai maka beliaupun diterima dengan baik. raja Lombok terdesak dan melarikan diri. tetapi karena hasutan rakyatnya kemudian raja Lombok ingkar janji dan mempersiapkan pasukan sehingga terjadilah peperangan. dan Sanggah dimusnahkan. Beliau kemudian diampuni dan mengucapkark dua kalimah syahadat serta dikhitan. Sunan Prapen melanjutkan'penyebaran Islam ke Sumbawa. Tetapi malang. Hal ini terbukti dengan adanya peningalan arkeologis seperti masjid-masjid tua. Penyebarannya berjalan secara damai karena melalui pereragangan dan perkawinan. Parwa. Perkembangan Islam yang sedemikian cepat ini disebabkan beberapa faktor: Periama. makam-makam kuno dan sebagainya. diislamkan dan dikhitan. Ketiga. Kecuali kaum wanita. Langko. sebagian mereka masuk Islam dengan sukarela. Bayan. Setelah itu beberapa tahun kemudian seluruh Lombok memeluk agama Islam. penghitanannya ditunda atas permintaan Syahbandar Lombok. Pada beberapa kedatuan-kedatuan lainnya. Babi. Seluruh rakyat. C. maka setelah mengislamkan kerajaan-kerajaan lainnya di pulau Lombok. Kelima.

Dalam penyerangan ini penduduk Lombok terpecah menjadi tiga bagian. Pembawanya adalah seorang Gumi Sasak Dalam Sejarah 22 .dan Bima. D. Sepeninggal Sunan Perapen. penyebaran agama Islam juga masuk melalui pantai utara Bayan dan dari arah barat sekitar Tanjung. Rencana Sunan Perapen untuk mengislamkan pulau Bali terpaksa ditunda karena mendapat perlawanan dari Dewa Agung Gelgel yaitu Dewa Agung Batu Renggong yang pada pertengahan abad ke-16 M berusaha membendung penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh orang-orang Jawa dari arah barat maupun orangorang Makassar dari arah timur. Penyebaran Islam di Bayan Sekitar abad ke16 M. pengaruh kerajaan Gelgel di bagian barat pulau Lombok lebih besar. PENYEBARAN AGAMA ISLAM DI BEBERAPA TEMPAT 1. sehingga Sunan Prapen mendarat di pantai timur (Labuan Lombok). (3) kelompok yang hanya takluk di bawah kekuasaan Sunan Perapen dikenal sebagai penganut Wetu Telu. yaitu. Sunan Prapen kembali lagi dan mendarat di Lombok melalui Sugian untuk menyerang penduduk yang masih kafir. (2) kelompok yang takluk dan masuk Islam dikenal sebagai Waktu Lima. mereka dikenal sebagai Orang Boda. keadaan agama Islam di Lombok sangat menyedihkan karena kaum wanitanya menolak memeluk agama yang baru itu. Oleh sebab itu. Hal ini sangatlah beralasan karena masih kuatnya pengaruh agama sebelumnya dan juga adanya pengaruh kekuasaan Karangasem di Bali sebagai kerajaan yang kuat dan tangguh. Akibat timbulnya permasalahan ini kemudian. (1) kelompok yang melarikan diri dan mengungsi ke gunung-gunung lalu masuk hutan.

Beliau mengawini Denda Bulan yang melahirkan seorang anak bernama Zulkarnaen. Nama lain Wali Nyatok adalah Sayid Ali atau Sayid Abdurrahman. Gaoz Abdul Razak mendarat di Lombok bagian utara. Beberapa pendapat tentang Pangeran Sangupati sebagai berikut: Gumi Sasak Dalam Sejarah 23 . Islam di Pujut Salah satu bukti yang paling konkrit penyebaran Islam di daerah Pujut adalah masjid kuno Rembitan. Sayang sekali pada batu nisannya tidak ada inskripsi yang menyebut nama tokoh tersebut. Keturunan inilah yang menjadi cikal bakal raja-raja Selaparang. Rasyid dengan gelar sufinya Gaoz Abdul Razak. Masjid di Rembitan sering dikaitkan dengan tokohn Wali Nyatok. Secara kronologis diperkirakan dibangun sekitar abad ke-16 M. Dalam tradisi lisan. Makamnya torletak di kampung Kuranji. Bangunan ini merupakan prototipe masjid-masjid tua. Ia kawin dengan putri dari kerajaan Parwa sehinggga menimbulkan kekecewaan raja Goa. raja Goa menduduki Lombok pada tahun 1640 M. Selanjutnya. Salah satu tokoh legendaris lainnya dalam penyebaran agama Islam adalah Pangeran Sangupati. sebuah desa pantai di barat daya Lombok. Sunan Pengging. 2. Kemudian Gaoz Abdul Razak mengawini lagi Denda Islamiyah yang melahirkan Denda Qomariah yang populer dengan sebutan Dewi Anjani. meskipun dari segi tipologi nisan tersebut tergolong tua.syeikh dari Arab Saudi bernama Nurul. Salah satu bukti yang dapat dijadikan sebagai kajian tentang awal penyebaran agama Islam adalah masjid kuno Bayan Beleq. Wali Nyatok dikenal sebagai penyebar agama Islam di Lombok bagian selatan dan sekitarnya. Sunan Pengging yang dikenal sebagai Pangeran Mangkubumi lari ke Bayan. Tokoh legendaris penyebar agama Islam di daerah ini adalah Wali Nyatok. la pun menetap dan berdakwah Kompleks Masjid Bayan Bsieq di sana. di daerah Bayan. pengikut Sunan Kalijaga datang ke Lombok pada tahun 1640 M untuk menyiarkan agama Islam (sufi).

lolon waru sedin langan.a. Lampanan Wayang. Banyak diantara lontar tersebut yang dimulai dengan lafal "Bismillah" tapi selanjutnya memberikan ajaran yang jelas jelas berdasarkan filsafat Hindu dan Budha. unsur animisme dan antropomorfisme (Boda). MUNCULNYA ISLAM WETU TELU Islam Wetu Telu (atau juga Waktu Telu) adalah sistem kepercayaan sinkretik hasil saling-silang ajaran Islam. Dalam sebuah upacara di Pura (odalan) misalnya. Pangeran Sangupati berasal dari Jawa yang sengaja berkelana untuk menyebarkan agama Islam dan memiliki nama asli di Jawa: Aji Datu Semu. Selain tokoh-tokoh tersebut ada juga yang disebut-sebut sebagai penyebar agama Islam di Lombok yaitu Al-Fadal. sedangkan di Sumbawa dikenal dengan nama Tuan Semeru. Pangeran Sangupati adalah putra Selaparang yang dianggap Waliyullah. Pangeran Sangupati adalah tokoh agama Hindu yang menyebarkan agama Hindu di kalangan umat Islam karena Islam yang dianut oleh para penduduk masih sangat lemah. Sinkretisme ini juga terjadi pada orang-orang Bali yang tinggal di Lombok. Oleh karena itu. berpakaian bahkan dalam kegiatan keagamaan. E. Silaq lumbar kaji ngiring. c. b. adeq aru rawuh ring Pure. Tasawuf dan Fiqh. terdapat tembang "Turun Taun" yang biasanya ditembangkan oleh orang-orang tua etnis Bali dilombok seperti: "Miaq sunggar siq galih belimbing. 2002. Gumi Sasak Dalam Sejarah 24 . mungkin ada benarnya juga ketika Vogellaesang mengatakan bahwa Islam Waktu Telu adalah agama Majapahit (Hindu dan Budha) yang sudah dibalut dengan ajaran Islam. maka beliau menyebarkan agama Islam Waktu Telu (Wetu Telu) suatu bentuk peralihan dari agama Boda tua ke agama Waktu Lima dan dia dikenal dengan nama Pedanda Wau Rauh. baik dalam hal bahasa. Tawalinuddin Haris. Hindu. Ia mengarang kitab Jatiswara. menyarakan sinkretisme semacam itu tercermin pula pada sejumlah lontar yang ditemuKan di Lombok. Prembonan.

Dominasi ajaran Hindu Majapahit yang telah berakar kuat di masyarakat. maka ikatan dan anyaman yang telah dibuat tersebut dibuka kembali. b. Barung Birak. 2. Masyarakat yang berziarah di Loang Balok Lombok Barat misalnya. Kedatangan Islam pada saat kuatnya kepercayaan tradisional seperti animisme. Nangka Rempek. Keenganan dan ketidakma. Selanjutnya kemunculan Islam Waktu Telu disebabkan oleh hal-hal berikut: 1. Akar-Akar. Semokan dan Lendang Jeliti. Anyar. komunitas Islam Wetu Telu masih terdapat di kawasan Tanjung dan beberapa desa di kecamatan Bayan seperti Loloan. antropomorlisme atau yang disebut Boda. Para muballigh yang menyampaikan ajaran agama Islam terburu meninggalkan tempat tugasnya untuk menyebarkan agama Islam ke tempat lain seperti Sumbawa. Jeruk Manis. rasional dan aktual. Sikap toleran para mubaligh terhadap kepercayaan lokal tradisional ini menimbulkan persepsi tersendiri di kalangan masyarakat Sasak bahwa sejatinya ajaran Islam tidak berbeda dengan kepercayaan leluhumya. dinamisme. Metode Dakwah yang sangat toleran dengan komitmen untuk tidak merusak adat istiadat setempat. biasanya menggantungkan harapan pada sesuatu (benda) dengan cara mengikat dan menganyam secara sederhana akar dari pohon beringin. Dengan rincian: a. Sedangkan dusundusunnya memusat di Senaru. kepercayaan bahwa suatu benda memiliki fungsi magis masih tersisa sampai sekarang. Bahkan Gumi Sasak Dalam Sejarah 25 .mpuan menafsir-kembangkan ajaran Islam dengan lebih sistematis. apabila tidak dibuka biasanya dianggap bisa mendatangkan kesialan dalam hidupnya. dan Bima. dan Mumbul Sari. Dompu. Bahkan sisasisq. Akibat dari proses Islamisasi yang belum tuntas sebagai penyebab utama munculnya Islam Waktu Telu. c. Dasan Tutul. Jika harapannya telah tercapai. sementara para murid yang diserahi tugas melanjutkan pengajaran agama Islam belum tuntas atau belum cukup memiliki wawasan keilmuan tentang Islam yang mendalam.Sampai saat ini. d.

Terdapat juga seorang "misionaris"bemamaDanhyang Nirartha. 4. Hal ini sangatlah beralasan karena Islam khas Jawa bawaari Sunan Prapen adalah ajaran Islam bercita rasa sufisme-mistisisme yang sudah tentu sangat tpleran pada ajaran nenek moyang. Hindu. Menghalang-halangi umat Islam yang berangkat naik haji. c. Para tokoh masyarakat dan agama diadu domba melalui polapola sistematis seperti wanita Sasak yang kawin dengan lakilaki Hindu dipaksa untuk pindah ke agama suami atau mencampuradukkan keyakinannya. yang terpenting. Kenyataan ini seringkali menimbulkan kerancuan dan secara simultan menyuburkan berkembangnya Islam Waktu Telu.aktif beru~aha menyebarkan Hindu berdasar mandat dari raja Bali. Hal inilah yang memicu munculnya ajaran Wetu Telu. Mobilisasi judi di setiap desa. Secara umum kebijakan politik keagamaan para penguasa HinduBali di Lombok memang cukup menghambat proses-proses pembinaan keagamaan umat Islam.terjadi perundingan antara Sunan Prapen dengan para pemuka di Bayan yang melahirkan kesepakatan bahwa masyarakat akan memeluk agama Islam dengan syarat mereka tetap dibiarkan mempertahankan adat budaya nenek moyang beserta segala institusi sosialnya. dan aliran kepercayaan tradisional (Boda) di masyarakat islam Sasak. ia mencoba meramu antar unsur dalam ajaran Islam. a. Dalam praktiknya. seorang pendeta berkasta Brahmana yang. b. Penyebaran agama Hindu juga secara aktif dilangsungkan menyusul stmakin pudarnya keislamanpadamasyarakat Sasak. Gumi Sasak Dalam Sejarah 26 . 3. secara substantif ajaran tersebut mampu mengantar manusia berhubungan dengan Tuhannya. HA-hal tersebut diantaranya adalah.

Sedangkan yang berasal dari Lombok antara lain: Hall Rais dari sekarbela. T. Beliau Gumi Sasak Dalam Sejarah 27 . T. Mustafa dan Haji Amin di Sesela. Setelah 15 tahun ia kembali ke kampung halamannya untuk memberikan berbagai ilmu yang telah diperolehnya dari Mekah. Haji Dana dari Palembang.G.G. Haji Nawawi dari Lampung dan Haji Abdurrahman dari Kedah Malaysia. Umar Kelayu belajar ilmu-ilmu agama di pulau Lombok dan di tanah suci Mekah.H. TOKOH-TOKOH ISLAM PADA MASA PENJAJAHAN 1. Umar kembali berangkat haji pada tanggal 8 Rabiul Akhir 1349 H. Umar yang termasuk ulama besar banyak berasal dari luar Lombok antara lain: Haji Abdul Fatta dari Pontianak.G.F.H.G. Ibrahim dari Tanjung Luar dan T. Sidik dari Karang Kelok. Selain T. Haji As'ari dari Sekarbela.H.G. Neneknya bernama Kyai Nurul Huda yang meninggal sewaktu shalat subuh dalam keadaan sujud. cerdas dan shaleh.H. Tuan Guru Haji Umar (Kelayu) Beliau terlahir pada tahun 1200 Hijriyah. T. Haji Mohammad Saleh dari Bengkel.G. dan Syekh Zaenuddin Sumbawa sedangkan pelajaran sufi diperoleh pada seorang ulama di Madinah. kemudian ke Sekarbela pada T. Umar diperintahkan ke Mekah untuk naik Haji oleh ayahnya dan berangkat dari Labuhan Haji. Haji Abdul Hamid dari Pejeruk Ampenan.G. Umar masih terdapat ulama-ulama terkemuka lainnya dan menjadi sahabatnya antara lain: T. Umar sangat tekun memberikan bimbingan pengajian dari satu rumah ke rumah yang lain.H. Beliau juga rajin mengaji kepada orang alim.H. Murid-murid T.H. Syekh Abdul Karim.H.G.G. Pada usia 14 tahun T. Orang tuanya bernama Kyai Ratna yang terkenal karena sangat pemurah terhadap fakir miskin dan para musafir.H. Haji Abdul Karim dari Praya. Muhammad dari Mertok. DiMekah beliau berguru tentang hadits pada Syekh Mustafa Afifi.H. Haji Syarafuddin dari Pancor dan Haji Badarul Islam dari Pancor. Haji Malin dari Pagutan. T.G. Secara garis besarnya dapat dijelaskan sebagai berikut: pada awal mulanya beliau belajar membaca al Qur'an di Tanjung.

Beliau merupakan putra bungsu dari delapan bersaudara pasangan Hambali Gumi Sasak Dalam Sejarah 28 .H.G.H. Seorang ulama Islam yang tidak kurang jasanya dalam pembinaan dan pengembangan Islam di Gumi Sasak adalah T. Karang Kelok dan lain-lain. Mesanggoh Gerung.G.G. Ali Batu (Sakra) T. 2.H.G. Lopan. 3. Sakra. Beliau terkenal sangat wara'dan tak kenal menyerah dalam mengembangkan ajaran ushul fiqh di kalangan umat"Islam. Pada saat itu banyak terdapat orang-orang Bali yang berdomisili di Kotaraja.G. Muhammad Saleh (Lopan) Awal abad ke XX M dikenal sebagai era kebangkitan Islam. tetapi beliau tanpa takut dan pantang mundur tetap memberikan pengajian-pengajian baik yang bersifat khusus maupun umum.G. Ali Batu berasal dari Sakra. M. T.G. T.G. 4. Badarul Islam adalah salah satu tokoh yang sangat kharismatik.G. T. Beliau banyak memberikan pengajian-pengajian dan murid-muridnya pun banyak yang berasal dari berbagai tempat di Gumi Sasak.H. T. beliau juga banyak memimpin peperangan-peperangan antara orang-orang Sasak melawan kekuasaan Bali. Beliau juga mengembangkan ajaran sufi di Padamara. Selain beliau aktif dalam memberikan pengajian-pengajian. 6. Mustafa adalah seorang tokoh penyebar agama di masa penjajahan Belanda. 5. Beliau sangat gigih memberikan pengajian-pengajian dan terkenal sangat alim.H. T.H. Shaleh Hambali (Bengkel) Nama kecil beliau adalah Muhammad Shaleh. Badarul Islam (Pancor) T. Mustafa (Kotaraja) T. Muhammad Saleh alias T.H.G.meninggal dunia di kampung Nispalul dan dimakainkan di Mu'alla Mekah. Beliau meninggal saat peperangan tersebut.

Syekh Alawi Maliki Al Makki. Syekh Hamdan Al Maghrabi. Umar dari Sumbawa. Beberapa karya beliau seperti: Ta'lim Al Shibyan Bi Ghayat Al Bayan berisi tentang tauhid.G. Syekh Muhammad Arsyad. T.H. Abdul Ghani dari Bali. Syekh Shaleh Bafadal. Beliau mengaji dengan teratur dan tekun pada salah seorang guru al-Qur'an yang ahli tajwid bernama Ramli alias Guru Sumbawa di desa kelahirannya di Bengkel.dan Halimah.H. Umar dari Kelayu.H. Syekh Said Al Hadrawi Makki. ibundanya tercinta menyusul ayahandanya dan beliaupun menjadi yatim piatu. Abdul Hamid dari Pagutan. Selain belajar pada ulama di Mekah beliau juga belajar pada ulama yang berasal dari Indonesia seperti T. tasawuf dan ilmu-ilmu agama yang lainnya.G.G. dan T. Yahya dari Jerowaru.G. tafsir.G. Utsman dari Serawak. Kitab Bintang Perniagaan (fiqh) ditulis tahun 1376 Hijriyah dicetak di Surabaya. T. fiqh. tasawuf ditulis tahun 1354 Hijriyah dicetak di Surabaya. Setelah itu beliau melanjutkan pendidikannya ke Mekah al-Mukarromah sejak tahun 1912 M sampai dengan 1921 M.H.H.H. Abdurrahman dari Bali. dan Syekh Ali Umairah Al Fayumi Al Mishra.G.H. terjemahan Gumi Sasak Dalam Sejarah 29 . T.G. T. Syekh Abdusatar Hindi. Muhammad Irsyad dari Sumbawa. Ketika beliau berumur 6 bulan. KH Muchtar dari Bogor.G.G. Syekh Hasan Bin Syekh Said Al Yamani.H. Kitab Cempaka Mulia Perhiasan Manusia (tulisan tangan) bersumber dari kitab Bidayat Al Hidayah karya Imam Al Ghazali (Wasiat Al Mustafa. Ketika beliau masih dalam kandungan berumur 6 bulan. KH Misbah dari Banten. ayahnya dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa. T. Kisah hidup beliau hampir mirip dengan kelahiran Rasulullah.H. T. Semasa di Mekah beliau berguru pada ulama fiqh. Utsman dari Pontianak. T. Asy'ari dari Sekarbela. Adapun guru-guru beliau di Mekah adalah: Syekh Said Al Yamani.H. Tuan Guru Haji Muhammad Shaleh Hambali mulai belajar mengaji pada usia 7 tahun. Muhammad Shaleh dilahirkan pada hari Jum'at tanggal 7 Ramadhan bertepatan dengan tahun 1893 Masehi.G. T.

Beliau suka berbelanja membeli barangbarang kebutuhan bangunan madrasah.M. Sebelum wafat beliau berwasiat kepada keluarga dan segenap santrinya.  Belajarlah pada guru yang beraliran Ahlussunnah wal-Jama'ah. anak yatim piatu.M. desa Jerowaru kabupaten Lombok Timur. Kemudian Mawa'id AZ Shalihiyah.G. Kitab Intan Berlian Perhiasan Laki Perempuan berisi tentang fiqh keluarga ditulis tahun 1371 Hijriyah diterbitkan di Surabaya. Shaleh Hambali wafat pada hari Sabtu tanggal 15 Jumadhil Akhir bertepatan dengan tanggal 7 September 1968 Masehi pukul 07. Julukan Gumi Sasak Dalam Sejarah 30 . Manzalul Al Amrad tentang puasa. semata-mata mengharap ridhaAllah. harta itu dinafkah untuk kepentingan agama. Shaleh Hambali tak pernah pergi karena ilmu dan amalnya terus mengalir dilestarikan oleh generasi berikutnya. Beberapa lainnya. T. kekayaan yang dimiliki tidak membuat bel iau lupa daratan. Ishaq Hafid): "Datok adalah orang yang zuhud pada dunia. pergi ke sawah. bersih. Beberapa kepribadian beliau yang menunjukkan atas kesufiannya dapat dijelaskan sebagaimana penuturan murid beliau (T.wasiat dari Musthafa Rasulullah kepada Sayyidina Ali) berupa tulisan tangan. santri-santri yang kehabisan bekal.H. T. sebuah kitab hadits ditulis tahun 1364 H dicetak di Surabaya.H.lidak tertipu oleh harta benda.G. yang terurai dalam sebuah lintasan kalimat indah dan bermakna:  Peliharalah persatuan dan kesatuan di antara sesamamu. beliau belanjakan untuk fakir miskin. suka memakai minyak wangi dan memakai pakaian putih".H. T.G.00 Wita. sebagian menjadi tanah wakaf milik pesantren. Hidayat Al Athfal tentang tajwid Al Qur'an atau nasehat kepada anak.G. Ayahnya seorang yang diberikan nama populer Guru Yahya atau Guru Yahye. orang tua jompo. Muhammad Mutawalli Yahya A1 Kalimi (Jerowaru) Nama kecil Tuan Guru Haji Muhammad Mutawalli Yahya Al Kalimi adalah Imran. hidup beliau begitu sederhana. qana'ah. Dilahirkan pada tahun 1921 M di kampung Direk.  Peliharalah Yayasan Perguruan Darul Qur'an dan usahakanlah agar berkembang lebih baik.H. 7. dan Al-Lu'lu'A1¬Mantsur tentang hadits.

serta membangun panti sosial.guru diberikan kepada ayahandanya kar&a ia tekun. Pondok Pesantren Darul Aitam dll. ushul fiqh. Imran dikenal sebagai orang yang tekun. beliau berkiprah melakukan pembinaan keluarga dalam membangun sumber daya manusia. seperti membuka majlis taklim. Sedangkan dalam bidang politik beliau juga mengikuti berbagai organisasi politik seperti Masyumi dan Golkar. Beliau juga dianggap mampu mengubah pola pikir masyarakat yang menganut paham animisme. Pada saat belajar di Lombok Barat inilah Imran mulai bersentuhan dengan kitab-kitab klasik yang membahas nahwu. beliau juga membuat jalan raya. Bersama masyarakat. dan fiqh. saleh dan cerdas. Setelah beliau pulang dari tanah suci. Tuan Guru Haji Muhammad Mutawalli Yahya A1 Kalimi juga berkiprah dalam berbagai bidang. Dalam bidang sosial beliau juga banyak berkiprah. beliau berangkat ke Mekah al-Mukarromah. Dalam bidang ekonomi beliau juga membangun pasar rakyat. Sedangkan ibundanya bernama Inaq Nasar. Pengembaraannya dalam menuntut ilmu berawal dari pendidikan keluarga kemudian disekolahkan di sekolah Belanda Yolk School pada tahun 1927 M sampai dengan 1930 M. dinamisme dan pengikut ajaran Islam Waktu Telu yang masih berkembang luas di masyarakat. Gumi Sasak Dalam Sejarah 31 . Tuan Guru Haji Muhammad Mutawalli Yahya Al Kalimi wafat pada tanggal 4 Rajab 1403 H (4 April 1984 M) di Jerowaru. membuka lembaga pendidikan dasar seperti Lembaga Pendidikan Nahdlatul Awam. Setelah menyelesaikan sekolah rakyat ia melanjutkan studi di Kediri Lombok Barat pada salah seorang Tuan Guru yang terkenal akan kesolehan dan keilmuannya yaitu Tuan Guru Haji Lalu Abdul Hafidz. sharaf. aktif dan rajin menjadi guru ngaji. baik dari kalangan pemerintahan maupun para alim ulama serta masyarakat umum. dan dimakamkan di dekat kediaman beliau. jembatan. tauhid. Kemudian sekitar tahun 1945 M. Lautan manusia berbondong-bondong membanjiri pemakamanbeliau. membuka lahan pertanian. terutama dalam pengembangan dunia pendidikan.

T. Gumi Sasak Dalam Sejarah 32 .H. ternyata beliau juga mendapatkan tentangan dari para ulama Islam lainnya.8. T. Nama kecil beliau adalah Muhammad Saggaf.H.G. Mata pelajaran umum seperti membaca dan menulis aksara latin dianggap sebagai sesuatu yang asing.H Muhammad Zainuddin Abdul Majid dilahirkan di Kampung Bermi Pancor. perkembangan Nahdlatul Wathan sangat lambat karena mendapatkan halangan dan tantangan dari berbagai pihak. Abdul Madjid dan dikenal dengan sebutan "Guru Mu'minah" yang kesohor sebagai orang terpandang.G.G. Ulama-ulama tua sangat anti terhadap pengaruh kebudayaan Eropa. beliau pemah memimpin pasukan dari pihak Raden Rarang menyerang bala kerajaan Karangasem Bali yang saat itu menguasai pulau Lombok. Dalam usahanya mengembangkan Islam. Nama tersebut diberikan oleh ayahandanya yang bernama T. Beliau terkenal dengan nama Maulana Syekh atau Tuan Guru Pancor. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid (Pancor) Pada tahun 1937 M didirikan sebuah lembaga pendidikan Islam bernama Nahdlatul Wathan (NW) yang dikelola secara modem. saudagar besar dan kaya. serta pemurah. Sampai dengan kedatangan tentara Jepang di Gumi Sasak. Para ulama tersebut beranggapan bahwa sistem pendidikan yang beliau kembangkan dianggap bid'ah.K.G. Muhammad Zainuddin Abdul Majid dari Pancor Lombok Timur. Lombok Timur pada tanggal 17 Rabi'ul Awal 1316 H (1898 M).K. Pendirinya adalah T.K.H. Guru Mu'minah termasuk seorang pejuang yang sangat pemberani.

sharaf dan ilmu-ilmu keislaman lainnya pada T. Begitu mendalam kasih sayang orang tuanya kepada pendidikan beliau. kecamatan Masbagik. Setelah tumbuh dewasa T.K. Abdul Madjid pada masa itu mendorong putera "Saggaf' kelak menjadi ulama mujahid yang menegakkan panji-panji Islam di negeri ini.H. Selain belajar di Mekah.H. dari berbagai pulau di Indonesia seperti Jawa. Kelahiranputera yang satu ini sangat menggembirakan hati kedua orang tuanya.H.H. Sumatera dan lain-lain. Abdullah bin Amaq Dulaji. Syarafuddin Pancor dan T. Muhammad Zainuddin Abdul Majid banyak memberikan pengajian-pengajian di seluruh pulau Lombok. Untuk mewujudkan cita-cita sang ayah agar putera kesayangannya kelak menjadi ulama besar.G. beliau juga banyak berguru pada ulama-ulama besar yang berasal.G. Kerasnya didikan orang tua berdampak positif Gumi Sasak Dalam Sejarah 33 .Situasi perjuangan dan semangat jihad T. sampai-sampai ayahandanya pun ikut bermukim di tanah suci Mekah. Sebagai santri beliau juga belajar nahwu. Nama tersebut diberikan oleh orangtuanya. Pada usia 8 tahun beliau masuk Sekolah Rakyat dan melanjutkan pendidikannya ke Ibtidaiyah. T.G. Sejak masih kecil beliau banyak belajar membaca al-Qur'an dan mempelajari dasar-dasar agama dari orang tuanya. kabupaten Lombok Timur pada tahun 1907 M. Raodah. beliau banyak belajar al-Qur'an dan dasar-dasar agama pada ayahnya. mereka berharap kelak anaknya akan sangat berguna dalam membina dan mengembangkan ajaran agama Islam. Sejak umur 5 tahun. Mahsun (Masbagik) T. maka ayahanda Saggaf membawanya ke tanah suci Mekah untuk melanjutkan pelajaran dan mendalami ilmu-ilmu keislaman. bahkan sampai keluar daerah.H. 9. Pada usia 8 tahun beliau masuk Sekolah Rakyat 4 tahun di Selong dan 4 tahun kemudian berhasil menamatkan sekolahnya dengan prestasi yang sangat gemilang. Mahsun dilahirkan di desa Danger. Nama kecil beliau adalah Ahmad. Mukhtar dan Hj.H.G.G. H.G.

Sayid Saleh (Pringgasela).H. Untuk lebih meningkatkan pemahamannya terhadap ilmu-ilmu agama beliau pun kemudian belajar ke Mekah dan menempuh pendidikan selama 4 tahun terhitung sejak tahun 1936 M sampai dengan 1940 M. kejujuran. T.G. Lembaga pendidikan yang berdiri berkat jdsa-jasa beliau adalah Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ummah (Yadinu) dan Al Ijtihad di Danger.G. Muhammad). Faesal saudara dari T.G. Badarul Islam (Pancor).H. Pada saat penyerangan tersebut. Gumi Sasak Dalam Sejarah 34 . Mahsun termasuk salah satu tokoh pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam pasukan Banteng Hitam. gugurlah pahlawan-pahlawan yang sangat kita banggakan antara lain: T. T.H.G. fiqh. Beliau memimpin Masbagik saat penyerangan Belanda di kota Selong.H.G.G.H. bergabung dengan pasukan dari Lendang Nangka (H.G.terhadap Ahmad sehingga pada masa kanak-kanak Ahmad telah memperlihatkan keberanian. dan lainlain. Zaenuddin Abdul Majid (Pancor). Muhammad. Saleh Hambali (Bengkel) dan T.H. Setelah pulang dari Mekah beliau banyak memberikan pembinaan dan pengembangan agama Islam kepada masyarakat hampir di berbagai tempat di seluruh Lombok Timur.H. Kedua lembaga pendidikan tersebut sampai sekarang masih eksis. pada ulama-ulama ternama seperti T. dan bakat kepemimpinan. Jumhur Hakim) dan pasukan dari Pringgasela (T. Setelah cukup dewasa ia banyak belajar tauhid.

Batu Dendeng. Tempit. Kedaro. Sokong dan Bayan dan beberapa desa kecil lainnya: Pujut. kerajaan Lombok. Demung Mumbul diperkirakan datang ke Lombok pada akhir abad ke XIII M atau awal abad ke XIV M sewaktu di Jawa terjadi pergolakan di kerajaan Majapahit. Empu Nala sendiri kemudian memiliki keturanan-keturunan yang banyak memegang tampuk pimpinan sebagai raja di pulau Lombok. Kuripan. Menjelang runtuhnya Majapahit. Sela berarti batu dan Pawis berarti ditaklukan. raja Kediri yang terbunuh oleh Ken Arok pada tahun 1220 M (dua tahun setelah peristiwa itu Ken Arok mengangkat dirinya menjadi raja Singasari di dekat Malang. Pejanggik. Demung Mumbul Gumi Sasak Dalam Sejarah 35 . konon ia merupakan keturunan dari Tunggul Ametung. Selaparang. Jawa Timur). muncul kerajaan-kerajaan yang lebih kecil. Parwa.BAB VI KERAJAAN SELAPARANG A. Daerah ini kemudian dikenal dengan nama Selapawis. Salah satunya ditulis dalam sebuah memoar yang disebut Bencangah Pinan. Kedatangan mahapatih Majapahit ini dapat dibuktikan dengan adanya beberapa prasasti. Prabu Turunan adalah adik dari Pangeran Kaesari. Rajanya Demung Mumbul atau Batara Mumbul atau Prabu Turunan. diantaranya kerajaan Mumbul yang berpusat di Labuhan Lombok. Jadi Selapawis berarti daerah (berbatu?) yang ditaklukan. Langko. seperti kerajaan Selaparang. BERDIRINYA SELAPARANG DAN MUMBUL Ketika Majapahit mengirimkan ekspedisi penaklukan ke pulau Bali tahun 1343 M. Sejak kehancuran Selaparang Hindu di pulau Lombok. bermunculan kerajaankerajaan kecil di pulau Lombok. Setelah ditaklukkan oleh Empu Nala. Gadjah Mada sendiri akhirnya datang ke Selaparang. Meskipun kerajaan Selaparang merupakan kerajaan yang berdiri sendiri akan tetapi masih bernaung di bawah kerajaan Majapahit. Kentawang. ekspedisi tersebut diteruskan ke pulau Lombok di bawah pimpinan Empu Nala. Tujuannya adalah untuk menaklukkan daerah.

akan tetapi pemberontakan tersebut dapat aipatahkan. Di kerajaan Lombok terjadi pemberontakan yang dipimpin oleh Demung Brangbantuh karena menuntut balas aws kematian adiknya Patih Sandubaya. baik itu kapal para pedagang maupi:n kapal musuh yang akan menyerang ke Selaparang sehingga memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dari serangan musuh. Prabu Anom mempunyai anak bernama Gumi Sasak Dalam Sejarah 36 . Pada saat pemcrintahan Sunan Dalem tahun 1505-1545 M. Dengan demikian silsilah raja di Labuhan Lombok dapat digambarkan sebagai berikut: Kaesari Prabu Tunggul Ametung Demung Mwubul Prabu Indrajaya Raden Mas Panji Anom Raden Mas Panji Tilar Negara Raden Mas Panji Setelah mangkatnya Demung Mumbul maka naiklah puteranya yang bernama Pangeran Indrajaya (versi lain menyebutkan nama raja di Labuan Lombok Prabu Rangkesari). Di masa inilah awal masuknya Islam di pulau Lombok. Beliau juga dikenal dengan nama Prabu Anom. Setelah Prabu Indrajaya meninggal posisinya diganti oleh puteranya yang bernama Raden Mas Panji Anom. kerajaan Mumbul (Labuan Lombok) dipindahkan ke Selaparang atas nasehat Patih Banda 'fuda dan Patih Singa Yuda. Pemindahan pusat kerajaan ke Selaparang tersebut lebih didasarkan atas alasan keamanan. Daerah Selaparang terletak di dataran yang tinggi sehingga memudahkan untuk mengamati kapal yang datang dari sebelah utara maupun sebelah barat.mendirikan kota di teluk Labuan Lombok bersama para pengiringnya dan dimakamkan di sebuah bukit (sekarang Gunung Kayangan).

Dari sumber Makassar (Kronik Goa dan Tallo) menyebutkan bahwa seorang anak laki-laki raja Selaparang "Mas Pamayan" menjadi Raja di Sumbawa yang dilantik pada tangga130 November 1648 M. Gumi Sasak Dalam Sejarah 37 . sebelah selatan berbatasan dengan Kokok Belimbing. Pejabat yang mengurusi masalah pertahanan dan keamanan disebut Dipati. Kentawang merupakan kerajaan-kerajaan kecil yang merdeka. DAERAH KEKUASAAN SELAPARANG Setelah runtuhnya kerajaan Majapahit. dan Pejanggik mengakui Selaparang sebagai induk atau kakaknya. Dalam babad Lombok disebutkan batas-batas wilayah kekuasaan Selaparang meliputi: sebelah utara berbatasan dengan Sokong dan Bayan. C. Pejanggik. Hubungan di antara mereka penuh dengan persaudaraan. Langko. Apabila situasi membutuhkan pertahanan. B. kerajaan-kerajaan kecil di pulau Lombok seperti kerajaan Selaparang. Dengan demikian. Parwa. Kedaro. Kedaro. Raden Mas Panji Tilar Negara diseberangkan ke Alas-Sumbawa. Tempit. Langko. Sarwadadi. tak ada gesekan sehingga mereka tidak membutuhkan tentara reguler yang dipersenjatai. Batu Dendeng.Raden Mas Panji. Bayan. Kuripan. sebelah barat berbatasan dengan Tegal Sampopo ke arah utara sampai Denek Mingkar (sebelah barat daerah ini ditemukan Sari Kuning) sedangkan batas timur tidak disebutkan. Sokong dan Bayan dan beberapa desa kecil seperti Pujut. Dengan demikian wilayah Selaparang pada waktu itu meliputi sebagian besar Lombok Timur. maka rakyat siap bangkit membela negara. Disebutkan pula bahwa Lombok dan Sumbawa berada di bawah kekuasaan seorang raja di Lombok. HUBUNGAN SELAPARANG KERAJAAN LAIN DENGAN KERAJAAN- Kerajaan-kerajaan kecil lainnya seperti Sokong. hidup rukun dan damai.

maka proses Islamisasi pun berjalan semakin mantap. Raden Subangsa kawin lagi dengan Putri Selaparang di Sumbawa dan melahirkan Raden Banten. Selaparang juga melakukan hubungan dengan kerajaan-kerajaan lain di luar pulau Lombok seperti dengan beberapa kerajaan di Kalimantan. Sebagai kerajaan yang kuat. Pemban Parwa. Hal ini rupanya menjadi hambatan bagi ekspansi sosial-ekonomi kerajaan Gelgel di Bali. Sejak keberhasilan Goa merebut Lombok dari Bali pada tahun 1640 M. ANCAMAN DARI KARANGASEM KERAJAAN GELGEL DAN Setelah masuknya agama Islam. Pemban Pejanggik. Selanjutnya tahun 1618 M kerajaan Goa menaklukkan kerajaan-kerajaan di Sumbawa Barat yang kemudian dipersatukan dengan kerajaan Selaparang. masing-masing kerajaan meningkatkan hubungan melalui perkawinan antara kedua belah pihak (kerajaan Selaparang dan kerajaan Gowa). rajanya disebut Datu seperti Datu Bayan. Kuripan. kerajaan Selaparang mengalami kemajuan yang cukup pesat. Setelah istrinya meninggal. Dalam Hikayat Banjarmasin disebutkan bahwa seorang bangsawan Banjar bernama Raden Subangsa pergi ke Selaparang mengawini seorang putri raja. Hal ini dapat diketahui dari namanama gelar seperti Pemban Selaparang. Pujut dan lain-lainnya. Kemudian pada tahun 1530 M. Sokong. Walaupun tidak begitu lama mengajarkan sinkretisme ini.persekutuan hukum masyarakat yang tertinggi di Lombok telah ada sejak tahun 1543 M. Pada tahun 1520 M. Dalam usaha mengembangkan pengaruhnya di Lombok. Gelgel mencoba melakukan penyerangan tetapi tidak berhasil. ajarannya telah dapat mempengaruhi beberapa Gumi Sasak Dalam Sejarah 38 . Dari perkawinan tersebut lahir Raden Mataram. Langko. Gelgel melakukan usaha secara damai dengan mengirimkan utusan yang dipimpin oleh Danhyiang Nirartha sambil memasukkan paham baru berupa sinkretisme Hindu-Islam. D. Sedangkan kerajaan kecil lainnya yang bersifat otonom.

Sejurus kemudian VOC mengusir kekuasaan Goa dari Lombok dan Sumbawa. pasukan Arya Sudarsana berhasil didesak sampai Suradadi. Maka kerajaan¬kerajaan di Bali pun kembali mencurahkan perhatiannya ke pulau Lombok dengan mengirim ekspedisi tahun 1667 M dan 1668 M. Dalam peperangan tersebut. Siren Rumbuk. Strateginya yaitu dengan mengirimkan utusan berupa pasukan pendahulu yang beragama Islam yang dipimpin oleh Patih Arya Sudarsana (beragama Islam). E. tetapi Arya Sudarsana tidak berhasil ditangkap.pemimpin di Lombok yang belum lama masuk Islam. Pada tahun 1673 M Belanda memindahkan Gumi Sasak Dalam Sejarah 39 . Gelgel membuat pangkalan militer di Pagutan dan Pagesangan yang dikoordinasi oleh kerajaan Karangasem. tepatnya di daerah Reban Talat. Jantuk. Tetapi kedua invasi tersebut dapat dipukul mundur oleh Selaparang dengan bantuan dari prajurit Sumbawa. Ditandatanganinya Perjanjian Bongaya di Klungkung Bali tahun 1667 M menyebabkan pulau Lombok dan Sumbawa dinyatakan lepas dari pengaruh Goa dan Tallo. KERUNTUHAN SELAPARANG Kekalahan Gowa oleh Belanda memaksa Gowa menandatangani "Perjanjian Bongaya" pada tanggal 18 November 1667 M. Sebagian Bekas prajurit Sumbawa itu kemudian menetap di Lombok dan menjadi cikal-bakal atau nenek moyang dari penduduk desa Rempung. Moyot dan yang lainnya. Keberhasilan Selaparang menghambat laju masuknya kerajaan Gelgel salah satunya juga karena mendapatkan perlindungan dari kerajaan Gowa di Makassar. Pada tahun 1690 M. Koang Berora. Dalam peperangan inipun kerajaan Selaparang mendapatkan bantuan dari kerajaan Sumbawa dibawah pimpinan Amasa Samawa (1723-1725 M). Kekalahan yang dialami oleh Gelgel tidak membuatnya berputus asa. Kembang Kerang Daya. Patih Arya Sudarsana berhasil menyusup ke Selaparang sehingga terjadi konflik antar kedua-belah pihak. Para penduduk tersebut sebagian besar berbahasa Taliwang hingga saat ini.

Ketidaksetujuan Selaparang terhadap VOC yang menempatkan regent dan pengawas ini telah menyebabkan terjadinya pemberontakan Selaparang pada tanggal 16 Maret 1675 M.000 sampai 15. Hal ini diketahui dari berita-berita tahun 1673 M dan 1680 M tentang pertanggungjawaban raja Sumbawa atas daerah Lombok. akhirnya kerajaan Selaparang mengalami kemunduran. maka VOC menempatkan regent dan pengawas. dan Arya Boesing. Sumbawa mendandatangani perjanjian dengan VOC yang isinya bahwa Sumbawa harus melepaskan Selaparang. VOC di bawah Kapten Holsteiner menangkapi para pemimpin Selaparang. Setelah Selaparang lepas dari kekuasaan Sumbawa. Sejak saat itu maka tamatlah riwayat kerajaan Selaparang. Mereka masing-masing adalah: Raden Abdi Wirasentana. Kemudian pada tahun 1674 M.pusat kerajaan dari pulau Lombok ke Sumbawa untuk memusatkan kekuatan. Sejak kedatangan VOC ke Lombok hingga tahun 1691 M.000 batang kayu sepang dalam jangka waktu 3 tahun. Raden Kawisangir Koesing. Gumi Sasak Dalam Sejarah 40 . Pada tahun 1740 M terjadi peperangan di Tanaq Beaq yang dimenangkan oleh pihak Karangasem. Untuk memadamkan pemberontakan tersebut. Karangasem Bali bersama Arya Banjar Getas berperang melawan raja-raja di Lombok. Mereka dihukum denda dengan membayar 5.

Dalam naskah Kotaragama yang berisi tentang peraturan-peraturan yang berlaku di kerajaan Surya Alam (kerajaan yang dimaksudkan adalah Selaparang) tarcantum bahwa sifat seorang raja harus selalu berpedoman pada syariat agama Islam. antara satu desa. Raden Mas Panji diseberangkan ke Alas dan dititip kepada salah seorang Demung Alas yang menjadi sahabatnya. bersedekah (sosial). Raja Prabu Anom pun menangis sedih karena sangat sayangnya kepada sang putra mahkota. (putra mahkota). Gumi Sasak Dalam Sejarah 41 . memberi pengayoman. Siapapun yang bersalah harus dihukum sesuai dengan ketentuan hukum Islam meskipun pada anaknya sendiri. BERDIRINYA KEDATUAN LANGKO 1. serta dukuh yang lainnya. Sekembalinya Patih Singarepa menjalankan tugas kemudian disampaikan kepada sang raja bahwa prosesi telah dilaksanakan sebagaimana petunjuk yang dititahkan. tidak ingkar (disiplin). hukum Islam dijalankan secara murni. hidup dalam nuansa persaudaraan. rakyatnya hidup tenang dan damai. tetapi sang patih tidak kuasa dan tiada mampu menjalankannya. Hukum harus ditegakkan. maka raja memanggil seluruh pembesar kerajaan untuk memutuskan hukuman. Selaparang mencapai puncak kejayaannya. Prabu Anom memberikan hukuman mati kepada putra mahkota tercinta. secara tidak sengaja permaisuri raja bersenggolan dengan Raden Mas Panji (Ntra mahkota). Prosesi hukuman mati kepada putra mahkota dipercayakan kepada Patih Singarepa. Raden Mas Panji kemudian memukul kaki ibu tirinya dan peristiwa itu menyebabkan kematian sang permaisuri. Suatu ketika. Akhirnya oleh Patih Singarepa. Itulah sebabnya bergelar Raden Mas Panji Tilar Negara (Tilar Negara artinya meninggalkan negaranya). Prabu Anom Menjatuhkan Hukuman Mati Pada pertengahan abad ke XVI M. di halaman.BAB VII KEDATUAN LANGKO A. menuntut ilmu pengetahuan. saat sedang berjalan. dukuh dengan desa.

Patih Singarepa menyampaikan bahwa sebelum meninggal baginda mewasiatkan Raden Mas Pamekel sebagai pemegang tahta kerajaan. Raden Terunajaya pun meninggalkan Pedukuhan Tembeng dan membuat pemukiman di hutan Lengkukun. Setelah wafatnya Prabu Anom kemudian Patih Singarepa meminta kembali Raden Mas Panji Tilar Negara untuk kembali ke Selaparang. Raden Mas Panji menerima keputusan dengan ikhlas dan merelakan adiknya menduduki tahta kerajaan. Sedangkan pemimpin pedukuhan digantikan oleh Raden Pringganala. Dalam perkawinannya itu.2. Pedukuhan Tembeng. Suatu hari Raden Terunajaya menasehati kakaknya supaya mau ikut mengumpulkan senjata. Pemukiman tersebut kemudian berubah menjadi pedukuhan yang disebut Pedukuhan Tembeng. Di pemukiman tersebut beliau beserta para pengikutnya membangun masjid dan pasar. akan tetapi ditolak sehingga menimbulkan perselisihan antara keduanya. Raden Mas Panji Tilar Negara dikawinkan dengan puteri Patih Singarepa. Setelah sampai di Lombok. Raden Mas Panji Tilar Negara tidak ke Selaparang supaya adiknya mendapatkan ketenangan dalam memimpin kerajaan. Raden Pringganala kemudian mengusir Raden Terunajaya dari Tembeng. Gumi Sasak Dalam Sejarah 42 . Pemukiman inilah yang kemudian berubah menjadi Kedatuan Langko dengan Raden Terunajaya sebagai pemimpinnya. Mengetahui kejadian itu. Raden Mas Panji memperoleh dua orang putera. Ketika Raden Mas Panji Tilar Negara meninggal dunia. yaitu Raden Pringganala dan Raden Terunajaya. Patih Singarepa dengan setia mendampingi Pangeran Raden Mas Panji Tilar Negara. la kemudian membuat pemukiman di Hutan Saba di atas Gunung Tembeng (sebelah selatan Kopang sekarang). Penduduknya hidup dengan tenang dan damai. beliau dimakamkan di daerah Tembeng. sementara Radon Terunajaya sangat gemar mengumpulkan berbagai macam senjata. Setelah dewasa kedua putra tersebut memiliki sifat dan kegemaran yang bertolak belakang: Raden Pringganala sangat gemar mengumpulkan dan memelihara berbagai jenis burung.

Pada tengah malam semua pasukan harus segera diberangkatkan agar tiba di pintu gerbang Tembeng. Sementara itu diberitakan juga bahwa sang kakak Raden Pringganala di Praubanyar juga sudah mempunyai 4 (empat) orang putri yang masing-masing bernama: Denda Suparta. Denda Supadan dan Denda Supayang. Strategi ini dilakukan karena Raden Terunajaya memang tidak menginginkan adanya korban jiwa. Kedatuan Langko di bawah pimpinan Patih Singarepa dan Patih Singaulung juga menaklukan Kedaro (kerajaan Kedaro). RadenAjiwayah dan RadenAjiundak. Teknik penyerangan diserahkan sepenuhnya ke Patih Singarepa. Masingmasing bernama: Raden Putra. Mereka pun mendirikan perkampungan Praubanyar di Lombok Timur sekarang. kerbau. RadenNatadiraja. Raden Pringganala pun menyerah. Selain menaklukan pedukuhan Tembeng. BERKEMBANGNYA KEDATUAN LANGKO Raden Terunajaya berniat hendak memberikan pelajaran kepada kakaknya akan arti pentingnya persenjataan. Beliau beserta para pengikutnya yang setia disarankan untuk pergi dari Tembeng dan mencari pemukiman baru. tombak. maka Kedatuan Langko semakin luas dan meningkat menjadi kerajaan. Raden Terunajaya mempunyai empat orang putera yang semuanya laki-laki. Raden Terunajaya menjadi rajanya dan bergelar Prabu Langko. Denda Suparah. orang dewasa sebagai pembawa hewan piaraan seperti sapi. MENYAMBUNG TALI PERSAUDARAAN Setelah menguasai Tembeng. anak-anak. kuda dan lain-lain. Pedukuhan Tembeng dikuasai tanpa adanya perlawanan yang berarti. kambing.B. Gumi Sasak Dalam Sejarah 43 . C. panah dan sebagainya. Maka disusunlah rencana penyerangan ke pedukuhan Tembeng. Strategi yang digunakan sangat sederhana yaitu mengumpulkan semua wanita. Hal ini juga sebagai rasa hormat dan sayang masih sangat mendalam kepada kakaknya. Sebagai lapisan terakhir adalah pasukan bersenjata lengkap dengan bedil.

Raden Natawijaya beristri Denda Suparah. D. Anjuran tersebut diterima dengan lapang dada.Raden Ajiundak beristrikan Denda Supayang. Gumi Sasak Dalam Sejarah 44 .Patih Singarepa menyarankan agar menyambung kembali persaudaraan yang lama terputus dengan jalan mengawinkan keempat putra Raden Terunajaya dengan keempat putri dari Raden Pringganala. . .Raden Ajiwayah beristri Denda Supadan. Kemudian raja ini mempunyai anak bernama Raden Suryanata. Pada masa kekuasaan Raden Ajiundak pemerintahan semakin mundur sehingga penyerangan Karangasem yang bergabung dengan Arya Banjar Getas tidak dapat ditangkal. Akhirnya bertautlah persaudaraan Kerajaan Langko dan Praubanyar. KERUNTUHAN KEDATUAN LANGKO Raden Ajiwayah diangkat sebagai putra mahkota dan menggantikan Raden Terunajaya sebagai Prabu Langko. Keempat pasangan tersebut adalah: . .Raden Putra beristri Denda Suparta. Akhirnya kerajaan Langko pun menyerah kalah. Raden Terunajaya dan Path Singarepa meninggal dan dimakamkan di Langko.

Deneq Mas Komala Sempopo. BERDIRINYA PEJANGGIK Selain kerajaan Selaparang yang memiliki jangkauan kekuasaan relatif luas di Gumi Sasak. Di sisi lain. Gumi Sasak Dalam Sejarah 45 . Kemudian Deneq Mas Unda Putih pada generasi keenam dan dilanjutkan oleh Deneq Mas Bekem Buta Intan Komala Sari pada generasi ketujuh. Berbeda dengan Selaparang yang merupakan daerah pesisir. Daerah kekuasaan Pejanggik meliputi pantai barat sampai pantai timur pulau Lombok. Sejak itulah tercatat bahwa kerajaan Pejanggik mulai mengalami perkembangan. akan tetapi kondisinya lebih tenang dan penuh dengan kewibawaan. Maka kerajaan Pejanggik pun melepaskan diri dari Selaparang. Dari keturunan Deneq Mas Komala Dewa Sempopo inilah pada generasi kelima menurunkan Deneq Mas Komala Sari.BAB VIII KERAJAAN PEJANGGIK A. terdapat pula kerajaan Pejanggik. dari Belongas hingga Tanjung Ringgit. Berdirinya kerajaan Pejanggik bermula dan menyepinya Deneq Mas Putra Pengendengan Segara Katon ke daerah Rambitan. Kakak Deneq Mas Bekem Buta Intan Komala Sari yang bernama Pemban Mas Aji Komala dilantik sebagai raja muda dan mewakili Gowa di Sumbawa pada tangga130 November 1648 M. Kerajaan Pejanggik yang terletak di daerah pedalaman memang cenderung statis. yang kemudian menurunkan raja-raja Pejanggik. Beliau didampingi oleh putranya. maka Pejanggik merupakan kerajaan yang berada di wilayah pedalaman. berdirinya kerajaan Pejanggik lebih disebabkan karena kerajaan Selaparang yang dianggap mampu mengayominya ternyata tidak mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan wilayah sekitar.

B. Beliau kawin dengan putri Raden Mas Pamekel (Raja Selaparang) bernama Putri Mas Sekar Kencana Mulya. BERKEMBANGNYA PEJANGGIK Kerajaan Pejanggik mengalami perkembangan yang semakin pesat setelah bertahtanya Pemban Mas Meraja Sakti. Hal ini membuat raja muda Raja Mas Kerta Jagat yang merupakan pengganti selanjutnya di kerajaan Selaparang semakin tersinggung. Kelayu. la pun mendapat gelar tanirihan yaitu "Surengrana" dan "Dipati Patinglanga". Tempit dan Pujut. Langko. Secara bertahap. Suradadi. strategi-strategi yang digunakan oleh Arya Banjar Getas adalah sebagai -berikut: 1. Padamara. Mengisolir Selaparang dengan mendekati kerajaan-kerajaan keluarga Bayan. Dewa Mas Pakel sebagai raja di Selaparang menyadari kekeliruannya selama ini yang terlalu banyak memperhatikan Sumbawa dan melupakan Pejanggik yang merupakan saudaranya. Semua. 3. Kerajaan lainnya dijadikan kedemungan dengan gelar kerajaan seperti Datu Langko. Bayan. 2. baru kemudian masuk ke Selaparang. Bergabungnya Arya Banjar Getas membuat Pejanggik semakin kuat. Kalijaga. itu juga merupakan basil kepiawaian Arya Bonjar Getas dalam menjalankan tugas-tugasnya dalam peperangan. Datu Sokong. Selanjutnya raja Selaparang menyerahkan berbagai benda pusaka dalem ke Pejanggik yang merupakan pertanda bahwa Pejanggik menjadi penerus misi pemersatu di Gumi Sasak. Menggerogoti kerajaan Selaparang dengan menguasai wilayah seperti Kopang. Dasan Lekong. Masbagik. Tanjung. Melakukan konsolidasi ke dalam Pejanggik. Sokong. Sedangkan raja Pejanggik sendiri memakai gelar yang sama dengan kerajaan Selaparang yaitu Pemban. Pancor. Tetapi hal ini justra menyebabkan semakin renggangnya hubungan antara Selaparang-Pejanggik. Datu Pujut dan lain-lainnya. Gumi Sasak Dalam Sejarah 46 . Kerajaan Pejanggik pun mempersatukan kerajaan-kerajaan kecil lainnya seperti Langko. Rarang.

Arya Banjar Getas melakukan sebuah strategi konsolidasi dengan menyerahkan keris sebanyak 33 buah kepada raja Pejanggik. Bila ditinjau dari segi kekuasaan. Putri Kentawang. kerajaan Pejanggik sangat solid. Nampaknya beliau lebih banyak berperan sebagai seorang ayah yang baik ketimbang seorang raja yang mampu membawa Pejanggik menjadi kerajaan yang maju. Laporan tersebut ditanggapi positif sehingga Putri Kentawang diserahkan kepada Arya Banjar Getas. Ternyata ia sangat tertarik. Pemban Mas Meraja Kusuma berhasrat melamar putri dari kerajaan Kentawang. dengan patih Arya Sudarsana yang datang membawa 33 keris sebagai tanda setia dan siap mengabdi untuk kebesaran Pejanggik. KERUNTUHAN PEJANGGIK Pada generasi ke sembilan. Keberhasilan Arya Banjar Getas melakukan berbagai gerakan tersebut langkah demi langkah disebut Politik Rerepeq. Untuk mendapatkan Putri Kentawang. lalu mengarak berkeliling dan menyerahkannya kepada para prakanggo untuk kemudian ditukar dengan keris pusaka masingmasing. tahta dilanjutkan oleh Pemban Mas Komala Kusuma. Penukaran tersebut merupakan suatu bentuk kesetiaan dan loyalitas tunggal kepada raja Pejanggik. Proses melamar Putri Kentawang tersebut dipercayakan kepada Arya Banjar Getas. Arya Banjar Getas temyata juga memiliki keinginan yang mendalam. Pemban Mas Meraja Kusuma Gumi Sasak Dalam Sejarah 47 . raja Pejanggik sempat melihat Putri Kentawang. kagum dan jatuh cinta. Arya Banjar Getas melaporkan bahwa Putri Kentawang tidak cocok bersanding dengan raja. C. Oleh karena itu. Melihat kecantikan Putri Kentawang. Setelah terjadi perkawinan AryaBanjar Getas dengan. Pemban Mas Komala Kusuma memang banyak memperingatkan putranya (Meraja Kusuma) atas ancaman Selaparang karena terlalu kagum dan terpesona. untuk mempersuntingnya. akan tetapi langkah-langkah yang ditempuh oleh Arya Banjar Getas dianggap merombak tatanan hubungan yang sudah merupakan budaya turun-menurun.

Sepulang dari menjalankan misi. sehingga Pejanggik dapat dikalahkan. Dalam pemberontakan tersebut Arya Banjar Getas meminta bantuan kerajaan Karangasem Bali. Kemudian berkembang menjadi perselisihan dan pemberontakan pada tahun 1692 M. Dengan kepergian Arya Banjar Getas. Arya Banjar Getas. Raja Pejanggik ditawan dan diasingkan. dan Bayan. Arya Banjar Getas marah besar. Sedangkan para bangsawan banyak yang melarikan diri ke Sumbawa. Langko.mengutus Arya Banjar Getas menjalankan sebuah misi. Sokong. SetelahAnakAgung Karangasem bersekutu denganArya Banjar Gems. hampir saja raja Pejanggik menodai Putri Kentawang. Penyerangan Karangasem bukan hanya ke Pejanggik tetapi terus dilanjutkan ke kerajaan Parwa. Mendengar hal tersebut. Akhirnya pada tahun 1740 M seluruh pulau Lombok dapat ditaklukkan. Gumi Sasak Dalam Sejarah 48 . kemudian meninggal dunia di Ujung Karangasem. kejadian tersebut dilaporkan Putri kentawang kepada suaminya. Semua kerajaan menyerah tanpa perlawanan yang berarti. satu persatu kedemungan se-Lombok digempur.

Sebelum politik Repepeq sampai ke Bayan. Versi lain menyebutkan bahwa Arya Banjar Getas berasal dari Bali bagian utara. Arya Banjar Getas pun disingkirkan dari Sokong. la kemudian banyak membantu Pejanggik dalam melebarkan sayap kekuasaannya dengan menggunakan politik Rerepeq. Akhirnya Arya Banjar Getas juga disingkirkan dari Selaparang. Di Wanasaba ia sakit. BERDIRINYA KEDATUAN ARYA BANJAR GETAS Kerajaan Selaparang bersama Amasa Samawa berhasil mengusir Arya Banjar Getas sampai di Pagutan. Kemudian Arya Banjar Getas bergerak ke timur hingga sampai di Wanasaba (itulah sebabnya di Wanasaba ada sebuah desa bernama Banjar Getas). A. raja Pejanggik justru mengambil kebijakan untuk membersihkan wilayahnya dari pengaruh Pagesangan dan Pagutan. Petelik Datu Bali". Arya Banjar Getas ditugaskan untuk membuat patung. akan tetapi patung yang dibuat menimbulkan kecurigaan Datu Sokong. Hal Gumi Sasak Dalam Sejarah 49 . Oleh sebab itu sering disebut dengan ungkapan pendek "Dengan Bali Selam. kemudian ia pun bernazar jika ia sembuh kelak maka ia akan menghadap ke raja Selaparang. Politik Rerepeq yang dijalankan terus berlanjut hingga ke Mambalan dan Sokong. Di kerajaan Selaparang ia pun juga menemukan nasib yang kurang baik karena dituduh berbuat yang tidak senonoh dengan putri raja. Kerajaan KarangAsem Bali yang memang ingin menguasai kerajaan-kerajaan di Lombok mendarat di Pantai Padang Reak. Hal itulah yang membuat Selaparang benci terhadap Pejanggik karena menerima Arya Banjar Getas sebagai patih. Mula-mula mereka singgah di kerajaan Sokong Tanjung di Lombok Barat sekarang.BAB IX KEDATUAN ARYA BANJAR GETAS Arya Banjar Getas datang ke pulau Lombok dari Jawa Timur dengan membawa pengiringnya. Dari Pagutan Arya Banjar Getas bergabung dengan kerajaan Pejanggik.

Isi perjanjian tersebut adalah. Selama pernerintahannya. Arya Banjar Getas membagi wilayah kekuasaan kepada putra-putrinya maupun menantunya yaitu: 1. 2. BERKEMBANGNYA GETAS KEDATUAN ARYA BANJAR Langkah awal yang dilakukan Arya Banjar Getas adalah mengkonsolidasikan kekuasaannya ke wilayah-wilayah kedemungan yang semula dikuasai raja Pejanggik dan dijadikan sebagai pemegang kekuasaan di daerahnya dengan sebutan "Perkanggo" (penguasa). Sedangkan Arya Banjar Getas mendirikan kerajaannya di Memelaq dan menguasai wilayah Batu Kliang. Batas antara kedua bagian tersebut adalah Sungai Pandan. pasar serta pelaksanaan syariat Islam secara murni. Kemenangan Arya Banjar Getas dan Karangasem dalam peperangan di Tanaq Beaq menyebabkan hubungan keduanya semakin baik. untuk bagian barat dimiliki dan dikuasai oleh Karangasem sedangkan bagian sebelah timur dimiliki dan dikuasai oleh Arya Banjar Getas. Puyung serta Praya. kemudian dipindah ke Mataram. B. dan Belongas. Raja Karangasem menempatkan wakilnya I Wayan Tegeh dengan ibu kota Tanjung Karang. rakyatnya tidak dipunguti pajak. Pelambik. Raden Juruh diberi kekuasaan untuk memerintah di Batukliang. Hubungan baik tersebut dituangkan dalam sebuah sumpah bahwa mereka akan selalu bergandengan tangan secara damai turuntemurun.ini dimanfaatkan oleh Arya Banjar Getas dengan meminta bantuan Karang Asem untuk menyerang Pejanggik dan Selaparang. Kemudian kebijakan Arya Banjar Getas adalah membangun masjid. Sweta Penanteng Aik. Kemudian keduanya membuat perjanjian yang dikenal dengan "Perjanjian Timur dan Barat Juring". Dende Wirachandra dikawinkan dengan Panji Langko dan diberi wilayah kekuasaan meliputi Mujur. Gumi Sasak Dalam Sejarah 50 . Ganti hingga ke laut sebelah timur. Ranggagata. Marong.

2. Pemberontakan Datu Bayan dan Datu Buluran. Karangasem ingkar janji terhadap sumpah yang pernah dilakukan. 3.Akan tetapi. putra-putra penggantinya kurang memiliki kemampuan dalam menata kerajaan. Perang ini dilanjutkan oleh pembantu-pembantunya sampai tahun 1725 M. Raden Ronton memindahkan ibu kota ke hutan Berora yang berubah menj adi Praya. Banyak kekacauan terjadi sehingga tidak berkesempatan untuk membangun dan menata wilayah kekuasaannya sebagaimana mestinya. Gumi Sasak Dalam Sejarah 51 . Ketika Arya Banjar Getas meninggal. 2. kerjasama Arya Banjar Getas dengan Karangasem Bali tidak mendapatkan restu dari datu-datu di daerah Lombok. Keberhasilan Arya Banjar Getas dalam menangkal setiap serangan dari luar memang lebih dikarenakan bantuan Gusti Ketut Karangasem. antara lain: 1. dalam pemerintahannya banyak datu-datu yang melakukan pemberontakan. yang juga dapat dipatahkan dan sebagian rakyatnya diboyong ke Sekarbela. Oleh sebab itu. Kedua raja ini menyerbu Pringgabaya namun serangan itu dapat ditahan dan keduanya tewas dalam pertempuran tersebut. 4. Banyak wilayah kekuasaan Arya Banjar Getas yang diambil alih. Pemberontakan Datu Semong Moh Jalaluddin. KERUNTUHAN KEDATUAN ARYA BANJAR GETAS Adapun penyebab keruntuhan Kerajaan Arya Banjar Getas adalah: 1. Sedangkan yang menjadi raja selanjutnya adalah: 1. 3. Pemberontakan Datu Kadinding tetapi juga dapat dipatahkan. Dasan Agung dan Rembiga. Raden Ronton. raja Sumbawa. Pemberontakan Selaparang. Datu Semong tewas karena pengkhianatan saudaranya. Dalam kepemimpinannya. 2. Raden Lombok. C.

Raden Lombok memperistri puteri raja Sokong Prawira. Karangasem memaksa rakyat membayar upeti sehingga timbullah Perang Praya pertama. Dari perkawinan tersebut lahir seorang putera bernama Dene' Bangli. Gumi Sasak Dalam Sejarah 52 . Dene' Bangli diganti oleh puteranya bernama Raden Mumbul. Setelah Raden Mumbul meninggal maka ia digantikan Raden Wiratmaja. Beliau disebut Raden Hang Ketangga. Raden Wiratmaja Pada masa pemerintahan Raden Wiratmaja daerahnya banyak mendapatkan tekanan dari Karangasem. Pada masa pemerintahan Deneq Bangli terjadi pemberontakan Demung Selaparang yang dibantu oleh komplotan bajak laut. Dengan demikian. 4. Untuk menumpas pemberontakan itu diperintahkanlah paman Deneq Bangli untuk mengejar komplotan bajak laut itu sampai ke Sumbawa. Raden Mumbul Raden Mumbul gugur dalam suatu perang tanding dengan Demung Bone Mamben memperebutkan seekor kuda belang panji. Peperangan Praya I ini merupakan titik awal berakhirnya kerajaan Arya Banjar Getas tepatnya pada tahun 1841 M. Kerajaan Karangasem Lombok Bagian Barat membentuk kerajaan Mataram dan kerajaan Singasari. paman Deneq Bangli menderita sakit kemudian meninggal dunia di Ketangga. 3. sesampai di Labuan Lombok. . Dalam pengejaran ini. Pada era inilah terjadi migrasi besar-besaran orang-orang Bali ke pulau Lombok. kerajaan Karangasem berhasil menjadi kerajaan terkemuka di Bali. pada akhir abad ke-18 sampai permulaan abad ke 19 M.

Pemban Penganten Purwadadi sebagai putra mahkota pada generasi ke XI. la bertugas menyelamatkan apa saja yang masih diselamatkan dan harus menyingkir ke Sumbawa sebagai penerus generasi mendatang agar pada saatnya nanti dapat merebut kembali tongkat kekuasaannya yang hilang. Beliau menetap dan membuka pemukiman baru sebagai perintis imigran Lombok di pulau Sumbawa bagian barat dan mendirikan desa Jelenga di wilayah kecamatan Jereweh sekarang. beliau sendiri bersumpah tidak akan menginjakkan kakinya di pulau Lombok. Mereka mengetahui bahwa dendam Pejanggik lebih besar kepada Banjar Getas daripada Karangasem sendiri. la tidak berani membantah perintah ayahnya yang marah. Beliau diiringi oleh sebagian pengawalnya. dan saudara dari selir. dan secara khusus dilindungi oleh benteng Petak Purwadadi yang kuat. Rade Nune Ratmaja Tember. sebagian lagi menyusul ke Sumbawa. Pemban Mas Komala Kusuma. Sedang Pemban Mas Meraja Kusuma mendapatkan hukuman moral tidak diperkenankan ikut puputan sabil oleh ayahandanya. Merasa telah dilecehkan. LATAR BELAKANG Terjadi perang Puputan Sabil antara Pejanggik dengan pihak Karangasem.BAB X KERAJAAN SAKRA A. la dinobatkan sebagai raja dalam pengasingan didampingi oleh adiknya. Tetapi beliau mempersiapkan generasi penerusnya. Setelah kerajaan Purwadadi sebagai benteng terakhir Pejanggik dapat dihancurkan oleh Karangasem dan Banjar Getas. Deneq Laki Mas Orpa. pihak Karangasem merasa curiga atas perkembangan Banjar Getas. Merasa sudah mapan. para prajurit melarikan diri ke hutan-hutan sekitarnya. Maka mereka pun mengirimkan utusan untuk mempersilahkan Pemban Penganten Purwadadi kembali ke Lombok dengan syarat mau menjalin hubungan baik dengan Karangasem dan Gumi Sasak Dalam Sejarah 53 .

Mereka mengambil tempat di Gawah Pengkalik Tanaq. Pada mulanya Pemban Penganten Purwadadi menolak rencana tersebut. dengan cepat daerah Sakra pun berkembang. BERKEMBANGNYA SAKRA Didukung oleh para demung yang di zaman Pejanggik dulu merasa kecewa tetapi akhirnya merasa prihatin karena kehilangan pemimpin. Pemban Penganten Purwadadi. Sebelum kembali ke Lombok. Raden Dirangsa menemani ayahnya di Mudung Korleko. Sedangkan dari hasil perkawinan di Lombok. mempunyai seorang putri hasil perkawinannya dengan bangsawan Sumbawa. Pemban Ilang Mudung telah kawin dengan seorang putri bangsawan Sumbawa. Adikadiknya yang memperkuat Sakra terdiri dari Raden Gde Angir. Beberapa tahun kemudian Pemban Penganten Purwadadi memerintahkan adiknya Deneq Laki Mas Orpa menyusul pulang ke Lombok. Sedangkan Deneq Mas Orpa. Akan tetapi. menempati sisi selatan yakni di daerah Pijot yang dianggap lebih mudah untuk menjalin hubungan ke Sumbawa. termasuk ibu tirinya dengan membawa serta Raden Nuna Ratmaja Tember yang masih kecil sebagai lambang dan wakil sementara. B. Terakhir baru putra Pemban Penganten sendiri. Perkawinan tersebut melahirkan dua orang putra yakni Lalu Jelenga dan Lalu Centung yang tetap tinggal di Sumbawa menemani ibu beserta kakeknya yang sudah sepuh. beliau belum berputra. mengetahui mulai adanya persaingan antara Banjar Getas dengan Karangasem. Pemban Ilang Mudung yang juga menjaga dan menempati pesisir timur. di seberang kali utara Purwadadi. Raden Nuna Gde Lancung dan Raden Pagutan.bila suatu saat diperlukan bersedia untuk bersama-sama menghadapi Banjar Getas. Tempat inilah yang dianggap sebagai cikal bakal berdirinya kerajaan baru yang sekitar tahun 1870 M diberi nama Sakra. putri itu bernama putri Gumi Sasak Dalam Sejarah 54 . maka secara diam-diam beliau mengirimkan para pengiringnya.

la ditugaskan di wilayah Ganti yang berbatasan dengan Banjar Getas. yakni kerajaan-kerajaan di Bali. Hal itu dilakukan juga atas perasaan kecewanya akibat ketegangan antara orang tuanya. bahkan Lombok pada umumnya. Sebagai keturunan seorang pengembara. Pagutan dan Singasari yang dianggap lebih tua. Dompu. Perkawinan tersebut menghasilkan seorang putra bernama Dewa Mas Panji Komala yang nantinya dalam usia yang sangat muda. sejak muda Dewa Mas Panji Komala sudah memisahkan diri dan tinggal di Beleka. Mereka resah dan sangat mengkhawatirkan kondisi Karangasem yang sedang dilanda persoalan internal antar puri dan berpotensi terjadi perang saudara antara Mataram. Manggarai. putri dari Deneq Laki Mas Opra dengan Karaeng Manajai. Perkawinan antara Pemban Bini ringgit dengan Karaeng Manajai dari Goa ternyata cukup meresahkan para musuh bebeyutannya. Pada tahun 1800 M datanglah rombongan dari Gowa di bawah pimpinan Karaeng Manajai. Di Lombok. Dari Labuan Lombok beliau kemudian berlayar menuju Labuan Tanjung Luar menemui Deneq Laki Mas Orpa. Karaeng Manajai kembali dulu menyelesaikan urusannya di Goa. Seorang lagi putri hasil perkawinan Karaeng Manajai dan Pemban Bini Ringgit bernama Denda Bini Nyanti.Bini Ringgit yang nantinya cukup memberikan peranan dalam sejarah Sakra. Oleh karena itulah pihak Karangasem segera mendekati Sakra serta menuntut perlakuan yang sama melalui perkawinan Gumi Sasak Dalam Sejarah 55 . Barulah pada tahun 1805 M ia kembali untuk menetap di Lombok dan kawin dengan Pemban Bini Ringgit. Sumbawa dan Lombok. merasa dilecehkan atas pernikahan Karaeng Manajai dengan seorang gadis dari Gelanggang bernama La Bunga. Bima. beliau menemukan Selaparang yang sudah runtuh dan menyaksikan jejak jejak kerajaan Pejanggik yang masih mempunyai hubungan darah dengan Selaparang. Terjadilah kesepakatan perkawinan yang berbau politik antara Pemban Bini Ringgit. Ibunda Dewa Mas Panji Komala. Sebelum perkawinan itu dilangsungkan. menapaktilasi dan menilik keadaan bekas wilayah kekuasaan Gowa. Pagesangan. memimpin perlawanan pertama Sakra terhadap kekuasaan Karangasem. Pemban Bini Ringgit.

diharapkan akan memberi dukungan. Raja Karangasem kemudian menyatakan akan datang sendiri dengan segala kehormatan dan kebesarannya. Disamping itu. bila perlu meminta bantuan Sumbawa dan Goa untuk mencapai tujuan itu. siapa tahu melalui perkawinan bisa ditaklukkan tanpa kekerasan. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. sekaranglah waktu yang tepat memanfaatkan tidakrukunnya puri Singasari dengan para saudaranya. jika Karangasem benar-benar dilanda perang saudara. terutama di kalangan orang-orang muda. Mereka yang moderat dari kalangan para tetua. Gowa dan orang-orang pesisir pantai. digempur dengan kekerasan. Bahkan untuk bisa menarik dukungan Sumbawa. Menyikapi rencana raja Karangasem tersebut. muncul sikap militansi yang justru dluukung oleh Pemban Bini Ringgit yang kecewa terhadap suaminya. diam-diam Sakra mempersiapkan diri menghubungi berbagai pihak yang . Apabila memang sudah waktunya untuk merebut kembali tongkat yang hilang bisa dengan mudah merebutnya dari pihak karangasem yang terancam perang saudara. Sakra. Dewa Mas Panji Komala diangkat menjadi raja. Gerakan dimulai dengan membersihkan wilayah timur. Tetapi pihak Sakra justru hanya mengirimkan puluhan gadis dari kalangan orang biasa saja untuk dipilih. Demikianlah. para pemimpin beserta anak¬istrinya Gumi Sasak Dalam Sejarah 56 . berpendapat sebaiknya tawaran raja Karangasem tersebut diterima dengan sikap politis juga. terjadilah silang-pendapat dan pengelompokan. ia menyebut suaminya orang luar yang tidak tahu perasaan rakyat dan kawula bala yang setia dan siap mati membela kehormatan kerajaan Sakra penerus Pejanggik. Di lain piha lk-. terutama Karaeng Manajai sendiri. sebagai lambang pemersatu sekaligus sebagai senopati perang. Bahkan karena kejengkelannya tersetut. Dalam usianya yang sangat muda. semuanya pun lantas ditolak dan dikembalikan. Desadesa yang bersikap setengah hati dalam memberikan dukungan. Dewa Mas Panji Komala bersama ibu dan adiknya ditarik masuk .politik. sekitar 16 tahun. Menurut Pemban Bini Ringgit. Agaknya yang diincarnya adalah Dende Bini Nyanti.

Dewa Mas Panji Komala mempunyai kharisma yang sangat kuat. namun cenderung nekat tanpa perhitungan. Beberapa kali Gumi Sasak Dalam Sejarah 57 . silahkan dia datang. akan tetapi Kopang dibuat sebagai benteng pertahanan yang sangat kuat.disandera dan dibawa ke Sakra. pihak Sakra tidak akan pilih bulu untuk menghancurkan saudara-saudara kerajaan Karangasem yang ada. Karangasem bergerak cepat. Gangguan-gangguan itu merupakan strategi yang tepat agar Sakra terus sibuk. berwibawa dan pemberani. Desa-desa yang telah dibebaskan tidak diduduki. Memang benar. Meskipun kaget. begitupula tempat tinggal ibu suri Pemban Bini Ringgit bersama sang raja Dewa Mas Panji Komala. terutama di dalam pengambilan keputusan. kita tunggu disini saja". sehingga Raden Bendesa di Kopang tidak dapat berkutik. para pasukan Sakra malah kembali pulang. Jika benar-benar menang. Pihak Karangasem menduduki Mendana. Meskipun Mendana. Konsolidasi kekuatan hanyalah berbentuk mengumpulkan orang sebanyak-banyaknya bertumpuk di desa Sakra tanpa gerakan lanjutan. Mujur dan Kopang. sibuk berpesta pora mabuk-mabukan. sementara Karangasem mempersiapkan diri untuk serangan balik yang mematikan. Mereka berhasil meredam dan menunda perselisihan sesama mereka. Karangasem yang masuk mengganggu desadesa yang telah dibersihkan. Mujur dan wilayah selatan berhasil dibersihkan kembali. Pusat desa memang ditata. Terlalu muda sebagai pemimpin dan tanpa wawasan serta strategi perang yang mapan memang sangat berpengaruh terhadap kualitas kepemimpinan Dewa Mas Panji Komala. Terpaksalah yang tua-tua bergerak sendiri dengan kekuatan terbatas mengusir kelompokkelompok kecil prajurit. dilengkapi petak jonggah yang kuat. Puri yang ada sebelumnya diperbaiki. Nasihat yang tua-tua karena terlanjur bergerak haruslah terus menyerang tidak digubris bahkan dijawab: "Kalau memang benar Bali itu jantan. Sebaliknya di pihak Sakra malah merasa puas. Bebasnya wilayah timur dan terkumpulnya kekuatan yang besar membuat mereka puas dan merasa diri telah menang. dan ketika gagal menembus Kopang.

hingga saat itu pun tiba. Karangasem memerlukan persiapan sekitar tiga tahun untuk dapat melawan Sakra sambil melancarkan serangan-serangan kecil ke wilayah Sakra. Maka tidak mudah mengalahkan Sakra dengan kekuatan konvensional. Dengan demikian Karangasem benar-benar mempersipakan diri. merupakan pedaleman tunggal dan tidak memiliki pedaleman lain di bawahnya. maka pangkalan di Kopang dipindahkan ke Masbagik. Berbagai perlengkapan senjata seperti bedil dan kapal (dengan nama Sri Cakra dan Sri Mataram) dibeli dari Singapura. Meskipun Pe Siraga Perkanggo Surabaya yang perkasa itu melakukan perlawanan yang gagah berani. Setelah itu menaklukan Penede Gandor. Selain itu. mereka pun memasuki wilayah Surabaya. Padamara.A Gde Karangasem. akan tetapi memiliki ketangguhan yang lebih dibandingkan Pejanggik. Sakra sangat solid. untuk menambah kekuatan didatangkan pasukan dari Karangasem dan Kelungkung. Tiap desa yang dilalui penduduknya dipaksa menjadi tameng. Satu demi satu desa diserang oleh Karangasem yang dilengkapi senjata bedil. Suradadi. Seolah-olah hanya kekuatan kecil itu yang dimiliki Karangasem. melainkan mengggelar strategi Sapit Urang untuk mengepung Sakra. tetapi mereka tidak tahu bahwa pihak Karangasem sedang mempersiapkan diri dengan prajurit yang lebih teratur dan profesional serta dilengkapi dengan taktik dan strategi yang cukup jitu.serangan besar yang dicoba Karangasem memang selalu dapat dipatahkan. mereka tidak langsung menusuk ke jantung pertahanan Sakra. Gumi Sasak Dalam Sejarah 58 . Setelah melalui Rarang. C. Sebagai prajurit profesional. KERUNTUHAN SAKRA (SAKRA BEDAH) Karangasem menyadari. kendati pun Sakra yang semula hanya daerah kecil di wilayah kekuasaannya. Keadaan itu memaksa Pe Siraga masuk Sakra. akan tetapi tidak berdaya menghadapi pasukan yang lengkap bersenjata bedil. oleh karena itu wilayahnya sqngat utuh. Serangan balik dilancarkan oleh Raja Muda Mataram A.

Sedangkan di sebelah utara berderet bukit-bukit sebagai benteng alam. Pengepungan yang berbulan-bulan tanpa serangan besar-besaran benar-benar menyebabkan prajurit Sakra menjadi frustasi.A. Begitupula dengan pasukan induk di sebelah utara. sisi selatan dan barat. dan ditertawakan sebagai orang kaya yang membuang-buang mesiu. Pada pertempuran tersebut. Akhirnya prajurit Sakra tak punya pilihan lain kecuali keluar mengamuk tanpa aturan melawan prajurit-prajurit Sasak sendiri yang dipergunakan sebagai tameng hidup oleh prajurit Bali.Lokasi desa Sakra memang dipilih dengan pertahanan dikelilingi oleh kali yang dalam di sebelah timur. Ganti. dan Raden Bentabonter juga mengalami nasib yang sama. Gde Karangasem menerapkan strategi Gelar Perang Garuda Ngelayang. Setelah banyak prajurit-prajurit tangguh Sakra yang tewas. A. Raden Nuna Gede Lancung beserta saudaranya gugur di sisi barat. berkemah para prajurit Pagutan dan Pagesangan. meskipun mampu merobohkan begitu banyak prajurit-prajurit Bali akan tetapi juga mengalami nasib yang sama. Pasukan dari Kelungkung setelah menyapu Mujur. Barulah kemudian pasukan induk menduduki bukit-bukit di sebelah utara untuk perang urat saraf di malam hari dengan menggelar pesta dan mendatangkan penari Joget. mereka juga ditugaskan untuk terus menerus membuat gangguan dengan serbuan setiap hari. dan Beleka maju terus melalui Jerowaru dan Mendana. Lalu berhenti berkemah di sebelah barat sebelah kali Palung yang dalam. Orang Sakra yang tidak mengerti strategi perang merasa tak habis pikir ketika siang dan malam pihak Bali terus menerus menembakkan bedilnya. Di sebelah timur tepatnya di bukit Selong. Para prajurit tameng yang terdiri dari orang-orang Sasak. Sementara di sebelah timur yang dipertahankan oleh Raden Benta. barulah prajurit-prajurit Bali maju dan memasuki Sakra dengan Gumi Sasak Dalam Sejarah 59 . Pipian Langit. Raden Mombek. Sementara orang Bali sendiri berada pada barisan belakang mempergunakan senjata lengkap. Mereka tak mengerti strategi perang urat saraf sementara bantuan yang diharapkan dari Goa dan Sumbawa tak kunjung datang karena kurang koordinasi.

Kerajaan Sakra dianggap runtuh dan hanya berumur 50 tahun. kecuali para kanak-kanak yang sebelumnya telah diungsikan ke Korleko. Setelah kekalahannya. Pemban Bini Ringgit karena sudah sepuh dan tua gagal puputan sabil. Perang ini disebut "Peresak". akan tetapi Karaeng Manajai menemukan putranya sudah tewas. pihak Sakra kemudian menjalin dan membina hubungan baik dengan erajaan Karangasem. Raden Bini Ringgit meminta bantuan pada suaminya untuk menyelamatkan anaknya yang masih bertempur di dalam desa. Seluruh bangsawan Sakra mati. Gumi Sasak Dalam Sejarah 60 . Puri yang hanya tinggal dan dipertahankan oleh Pe' Siraga juga jebol dan diratakan dengan tanah. dengan mudah ia ditangkap dan ditahan sebagai sandra yang sangat berharga di Taman Kelepug (Mayura) dan didampingi oleh anak tirinya. Perang Sakra ini berlangsung pada tahun 1824-1828 M meluluhlantakkan Sakra. terhitung sejak 1780 M hingga dengan 1828 M.membawa perlengkapan senjata lengkap. Pe Siraga sendiri tewas sementara Raden Bini Ringgit menyiapkan pusakanya dan untuk pertama kalinya meminta ampun kepada suaminya sebelum puputan sabil.

dengan rajanya bernama Anak Agung Ketut Rai. Sebenamya sejak semula Bali ingin menempati pulau Lombok bagian barat dengan mengirim rakyatnya secara besar-besaran. Pedanda Gde Ketut Subali sebagai pimpinan agama. BERDIRINYA KARANGASEM BALI DI LOMBOK Permintaan bantuan dariArya B anjar Getas memuluskan Karangasem untuk menanamkan pengaruhnya di Lombok. Gumi Sasak Dalam Sejarah 61 . Berdirinya kerajaan Singasari (Karangasem Sasak) karena orang-orang Bali sudah semakin banyak di Lombok. dan kerajaan Sengkongo. Kemenangan yang diperoleh di Tanak Beaq dan adanya perjanjian Timur Juring dan Barat Juring berarti kerajaan Karangasem Bali memiliki posisi yang semakin mantap di Lombok. dengan rajanya bernama Keluarga Raja dan Para Bangsawan Anak Agung Bagus Jelantik.Sumber : Pulau Lombok dalam Sejarah rajaan Pagesangan.Akhirnya.BAB XI KERAJAAN KARANGASEM BALI DI PULAU LOMBOK A. vorang orang Bali di wilayah kekuasaannya mendirikan beberapa buah desa yang merupakan kerajaan kerajaan kecil seperti kerajaan Singasari (Karangasem Sasak) dengan rajanya Anak Agung Ngurah Made Karang (1720 M). kerajaan Pagutan. dan Mas Poleng sebagai pengurus masalahmasalah pembangunan dan pertanian. dengan rajanya bernama Anak Agung Nyoman Karang. rombongan orang-orang Bali datang ke Lombok yang dipimpin oleh tiga serangkai yaitu I Gusti Ketut Karangasem adik raja Karangasem sebagai pimpinan rombongan. ke. dengan rajanya bernama Anak Agung Wayan Sidemen. kerajaan Mataram. Pada waktu Karangasem berkuasa penuh atas Lombok.

untuk urusan ke bawah diserahkan kepada para punggawa. Singasari menaklukan Sekongo'padatahun 1803 M.B. II. lerowaru. Singasari mengangap dirinya lebih mampu sehingga kerajaan yang lainnya tidak dibiarkan maju. Sakra. Anak Agung Bagus Karangasem dan yang bungsu bemama Agung Ayu Putri yang dikawinkan dengan anak Raja Mataram. Hal ini dianggapnya sebagai penghalang. dan III). Kerajaan Singasari bertindak sebagai ketua di dalam sebuah pemerintahan federasi. sehingga secara diam-diam Kediri menyusun kekuatan dan mempengaruhi Rincung Lilin. diangkatlah Dewa Cokorda yang didampingi oleh patihnya Gusti Gde Dangin. sedangkan Kuripan terpencil sendirian. Pada masa inilah terjadi gelombang perpindahan orang Bali ke Lombok secara besar-besaran. Untuk memperkuat persatuan ini raja Singasari mendirikan Pura Meru di Singasari pada tahun 1774 M. Sedangkan untuk menarik pajak kepada rakyat Sasak diserahkan kepada petugas berasal dari suku Sasak. dan Gumi Sasak Dalam Sejarah 62 .Raja Singasari mempunyai empat orang anak. C. Sebagai pengganti Raja Singasari. yang sulung bemama Dewa Cokorda. BERKEMBANGNYA KARANGASEM BALI DI LOMBOK Kerajaan Karangasem bali menunjuk wakilnya di Lombok yaitu kerajaan Singasari (Karangasem Sasak). kemudian Anak Agung Bagus Oka. Adapun pemerintah kerajaan Singasari (1740-1838 M) berturut-turut diperintah oleh tiga raja dengan gelar yang sama yaitu I Gusti Made Karangasem (I. Sekongo' sebagai kota pelabuhan banyak dikunjungi pedagang irar. Untuk menambah kas perbendaharan dan kekuasaannya. Pagesangan biasanya berposisi sebagai Patih sedangkan Kediri dan Sekongo dilebur menjadi bagian dari Pagutan. Hubungan antara kerajaan-kerajaan berdasarkan asas kekeluargaan untuk mencapai kemakmuran dan kepentingan bersama. PERLAWANAN KEDIRI Kesewenang-wenangan Singasari telah memancing amarah Kediri. Penujak. Dalam menjalankan pemerintahannya.

sejak lama Mas Panji Komala menantikan saat yang tepat untuk mernaklumkan perang terhadap kekuasaan Bali (Singasari. Pagesangan dan Pagutan. dan barat. Raja Sakra mengumumkan perang melawan Singasari (kerajaan Karangasem Sasak). Timbullah saling curiga yang kemudian berlanjut menjadi perselisihan. Ada beberapa hal yang menyebabkan perlawanan Sakra yaitu: Pertama. Sura Tresna muncul dari utara dan mengangkat senjata. Rakyat Kediri yang tidak mau berperang pindah ke Pasengan. Pasukan Kediri dipimpin oleh Sura Tresna dan Walamuka. la rela mati demi membela kehormatan dan kemerdekaan negerinya. Pada 1804 M Singasari mengirim ekspedisi ke Kediri. Kedua. sedangkan pasukan Singasari di bawah pimpinan Wiryalunglungan dan Purusa Pakasutan. Rencana pemberontakan ini dibocorkan oleh I Raspa. Pagesangan. sebagian besar bangsawan Sakra gelisah karena anak gadisnya akan diperistrikan raja-raja di Mataram. seorang perkanggo merangkap telik (mata-mata). D. Ketiga. pergi menuju Lombok dan mendirikan keraton di Gunung Sari pada tahun 1824 M. Gumi Sasak Dalam Sejarah 63 . Gusti Gde Ngurah Lanang. Pasukan Singasari terdesak mundur sampai ke sungai Babak tetapi setelah datangnya balabantuan dari Mataram. I Raspa adalah voorang kawula Kediri sebagai pemegang gadai sawah Gde Banawi dari kaula Singasari. melakukan korupsi dan sangat takut kalau rahasianya terbuka. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pemimpin Sasak dari Sakra yaitu Mas Panji Komala. Setelah Kediri habis terbakar. PERLAWANAN SAKRA Didudukinya kerajaan Karangasem oleh Buleleng menyebabkan raja Karangasem I. Hal ini menimbulkan kecurigaan pada pihak Mataram dan Pagutan karena menganggap Raja Karangasem tersebut akan menempatkan seluruh Lombok di bawah kekuasaannya. Kediri mendapat serangan arah utara. selatan. Raden Suryajaya.Kopang. Pada tahun 1826 M. Mataram. dan Pagutan). Akhirnya Kediri dapat dikalahkan.

Dewa Mas Panji Komala memproklamirkan diri terbebas dari Karangasem. dan orang-orang yang membantunya. Akhimya perselisihan yang terjadi segera dihentikan untuk bersatu melawan kerajaan Sakra. Seperti telah dikisahkan sebelumnya. Pagutan dan Pagesangan terdengar oleh Singasari. anak-anaknya memihak kepada ibunya. Karaeng Manajai dibekali sebuah keris pusaka dan sebuah cincin. Penolakan tersebut tidak menghalangi keinginan Dewa Mas Panji Komala untuk tetap berperang melawan Singasari.Permakluman tersebut ditolak oleh Karaeng Manajai (ayah dari Mas Panji Komala). Oleh sebab itu. Akhirnya Karaeng Manajai dikawinkan dengan Dene Bini Ringgit (Putri Dewa Laki Orpa. Pemban Mas Hang Pijot). Bala bantuan dari pulau Bali didatangkan. Kopang. Mataram. Inilah yang menjadi latar belakang mengapa nasehat Karaeng Manajai tidak diindahkan oleh Mas Panji Komala yang berakhir dengan kehancuran Sakra. Batukliang. Rencana penyerangan Sakra ke Singasari. Rarang. Ternyata keris dan cincin tersebut sangat cocok dimiliki. lahirlah dua orang anak bernama Dewa Mas Panji Komala dan Dene' Binti Nyanti. Gumi Sasak Dalam Sejarah 64 . desa-desa. Karaeng Manajai kawin lagi dengan orang Mate'naling yang bernama Bunga sehingga hubungan dengan Dene' Bini Ringgit semakin renggang. Dari perkawinan tersebut. Karaeng Manajai menghadap kepada dua orang bersaudara Meraja Kusuma dan Dewa Laki Orpa dan mengeluarkan pusaka tersebut. salah seorang putra raja Goa bemama Karaeng Manajai diperintahkan untuk mencari jodoh dari kalangan keluarganya yang ada di Lombok. bahwa apabila kerajaan Sakra dapat dikalahkan maka daerah Lombok akan dibagi-bagi kepada kerajaan-kerajaan. raja Singasari berjanji. Pada saat itu. dan Praya. Penolakan tersebut karena memang sebelumnya Mas Panji Komala lebih berpihak kepada ibunya. Dewa Mas Panji Komala terlahir sebagai penentang kekuasaan Bali di Gumi Sasak. Raden Suryajaya menggerakkan bala bantuan dengan mangajak dan mengintimidasi desa-desa Suradadi. Sesampai di Lombok.

(2) Pagesangan diberikan desa-desa Suradadi. (3) Pagutan diberikan desa-desa seperti Batujai. Pasukan Sakra terpukul mundur dan Kopang dijadikan lautan api oleh Singasari. Pemban Aji berusaha untuk membuka kepungan musuh dengan melakukan serangan ke desa-desa tetapi tidak berhasil dan terdesak. Di sisi lain. dan Batutulis. Dewa Mas Panji Komala menyerukan jihad fisabilillah. Bantuan terpaksa mendarat di Labuan Lombok akan tetapi didesak mundur sampai Sumbawa. ternyata perselisihan lama kembali tersulut yang mengakibatkan terjadinya perpecahan antar mereka sendiri. (4) Sedangkan sisanya adalah wilayah kekuasaaan Singasari. Bantuan dari Karaeng Manajai. Suralaga. dan desa Surabaya. Sakra terkepung dari segala arah. setelah peperangan usai. Semua prajuritnya menjadi pengecut dan tidak berani menghadapi musuh. Dengan adanya kemenangan yang gemilang ini membuat Dewa Mas Panji Komala mabuk kemenangan dan membuat suatu kekeliruan. Sakra dapat dikalahkan. Dewa Mas Panji Komala menghilang dan ibunya Dene' Bini Ringgit ditangkap dan ditawan di Taman Kelepung Singasari (Taman Mayura). Batukliang.Pada tahun 1826 M pecahlah pertempuran antara Sakra dengan Karangasem Lombok di Kopang. Pada saat yang sangat kritis. sehingga pada penyerangan berikutnya. Kembang Kuning. RUNTUHNYA SINGASARI Setelah perang Sakra. Setelah itu pasukan Singasari beserta sekutunya bergerak ke pusat pertahanan Sakra. Raja Abubakar dan Raja Menjeli dari Sulawesi tak kunjung datang karena tertahan oleh banyaknya penjagaan di masing-masing pelabuhan. kemudian mengundurkan diri ke Patondang. E. ketikakerajaan Gunung Sari dipersatukan dengan Gumi Sasak Dalam Sejarah 65 . maka daerah kekuasaan dibagi dengan perincian berikut: (1) Mataram diberikan desa-desa yang berada di sebelah timur sungai Babak. Sesuai dengan janji yang diikrarkan oleh raja. Pasukan Singasari dan sekutunya akhirnya dapat dihalau mundur sampai ke Masbagik.

Kemudian Karangasem Bali juga mendatangkan 6. Sedangkan pihak Singasari dibantu oleh Lange (pedagang Denmark) dan seorang pedagang dari Skotlandia. Kebencian Pagesangan kepada Singasari karena hampir semua keluarga Raja Pagesangan tewas. 3. Secara umum dapat dikatakan bahwa. selalu merusak serta merampas daerah kerajaan Mataram dengan membuat hutan perburuan baru yang mempersulit rakyat Mataram mencari kayu dan alang-alang. Mereka juga didukung oleh Kapten King. Sakra dan lain-lain untuk menggempur Singasari. Kemudian. Kerajaan Mataram tidak dapat menerima keputusan tersebut. pedagang Inggris dan nakhoda kapal yang bernama Ismail. raja Mataram memaklumkan perang kepada Singasari. Mataram berada dalam keadaan kritis setelah tewasnya Raja Sepuh I Gusti Karangasem III di Rumak. Praya.kerajaan Mataram oleh kerajaan Singasari. Pemerintahannya juga kurang adil sehingga menyebabkan Kopang dan Praya lebih dekat dengan pihak Mataram daripada Singasari. maka pada tahun 1838 M. Maklumat tersebut ikut mempengaruhi desa Batukliang. Tindakan sewenang-wenang serta adanya gejala untuk menghapus kerajaan-kerajaan kecil menyebabkan pihak Mataram mulai mendekati dan mempengaruhi desa Kopang. penyebab keruntuhan kerajaan Singasari sebagai berikut: 1. Selanjutnya kerajaan Mataram dibantu oleh kerajaan Pagesangan dan Pagutan. seluruh penghuni Singasari melakukan puputan Gumi Sasak Dalam Sejarah 66 . Hanya seorang yang dapat lolos dan melarikan diri ke teluk di Sumbawa. Praya dan Sakra. Kopang. Pada saat itulah Sakra bergabung dengan Kuripan membantu Mataram dalam menggempur Singasari. Tindakan Dewa Cokorda yang kurang baik seperti: perbuatan yang tidak senonoh dengan saudara kandungnya sendiri. Batukliang. Ketika terjadi perebutan wilayah antara Penujak (termasuk wilayah Singasari) dengan desa Kateng (termasuk wilayah Mataram). Masing-masing kerajaan tersebut merasa paling baik. Kerajaan Singasari dikepung dari segala jurusan.000 pasukan untuk membantu Mataram. 2. Dalam peperangan tersebut.

di Sweta. Dalam peperangan ini, istana Singasari dibakar dan semua keluarga raja tewas kecuali dua orang anaknya yang masih kecil, seorang perempuan dan laki-laki, mereka kemudian dibawa ke Karangasem Bali. Sedangkan Gusti Gde Dangkin, Patih Singasari, tewas di Pamotan. Kerajaan Singasari menyerah kalah terhadap kerajaan Mataram pada tahun 1839 M.

Gumi Sasak Dalam Sejarah

67

BAB XII KERAJAAN MATARAM A. BERDIRINYA MATARAM Kekalahan Singasari telah mengangkat derajat kerajaan Mataram. Orang-orang yang membantu Mataram diberi hak otonom serta diangkat menjadi pejabat, seperti Gusti Wanasari, Gusti Gde Wanasara, Sang Wahayan Lebah yang diangkat menjadi Punggawa dan.Sang Bonaha yang diangkat menjadi Patih. Pada tahun 1839 M Sang Bonaha dipengaruhi oleh Lange sehingga berbalik melawan Mataram. Sementara untuk membunuh sang Bonaha sangatlah sulit karena ia konon sakti mandraguna. Namun raja tidak kehilangan akal, ia mengancam bangsawan Batujai dan akan diturunkan kastanya jika dalam waktu 3 bulan tidak mampu membunuh Sang Bonaha. Sehari sebelum ancaman berakhir Mamiq Salim berhasil membunuh Sang Bonaha yang A. A. Ketut Karangasem dikatakan sakti mandraguna. Dari kalangan orang Sasak, Dene' Batu Laki dan Dene' Laki Galiran dari Kuripan diberikan hak otonomi di bagian sebelah timur sungai Babak dan sungai Belimbing. Begitupula Kopang, Mantang, Rarang, Praya diberi hak otonomi tanpa membayar pajak ke Mataram.

Gumi Sasak Dalam Sejarah

68

B. BERKEMBANGNYA MATARAM Kerajaan Mataram sebagai penguasa tunggal di pulau Lombok berturut-turut diperintah oleh tiga raja. Raja yang pertama Anak Agung Ketut Karangasem IV (1838-1850 M), yang mengkonsolidasikan Mataram sebagai kerajaan tunggal yang bercorak sentralistik dan represif. Raja kedua adalah Anak Agung Made Karangasem (1850-1872 M), di bawah raja inilah dilakukan renovasi atas Taman Kelepug menjadi Taman Mayura. Dibangun pula Pura Meru, Tamaiq Suranadi, Lingsar, dan dirintisnya pembangunan Taman Narmada yang diberi ukir kawi dan selesai tahun 1866 M. Kemudian Cakranegara (negara yang sudah bulat bersatu) ditata sebagai pusat pemerintahan. Raja terakhir yang paling bungsu adalah Anak Agung Gede Ngurah Karangasem (1872-1894 M), yang dinobatkan sebagai raja dalam usia 70 tahun lebih. Raja Mataram mengawini Dende Aminah dan namanya diganti manjadi Dende Nawangsasih (Nawang artinya tahu, Sasih artinya bulan). Perkawinan tersebut konon berdasarkan petunjuk gaib. Dende Aminah alias Dende Nawangsasih terkenal sangat taat menjalankan agamanya, dia sangat berpengaruh kepada suaminya, sehingga diizinkan untuk mendirikan sebuah masjid yang dibangun dekat Taman Mayura. Dia diperkenankan juga mendatangkan seorang guru agama. Gurunya bernama Guru Baok alias Haji Moh. Yasin dari Kelayu. Dende Aminah memiliki penasehat spiritual dari Arab bernama Sayid Abdullah. Dari perkawinan dengan raja Mataram ini kemudian lahir seorang anak bernama Gapul atau Imam Sumantri yang terkenal sebagai Datu Pangeran. Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaannya, karena dengan mudahnya memerintah orang Sasak untuk ngayah membangun berbagai tempat peribadatan tetapi banyak pula perkanggo Sasak menjadi kaya raya. Pada saat ini, Mataram mengubah nama Singasari menjadi Cakranegara (negara yang bulat). Orang Islam bebas beribadah bahkan di Ampenan dibangun sebuah masjid. Selain itu, didatangkan pula guru qur'an dan hadits.
Gumi Sasak Dalam Sejarah

69

Mataram menjadi penguasa seluruh Lombok, termasuk mempersatukan kerajaan-kerajaan yang dulu dibagi-bagikan, yaitu, kerajaan Pagesangan, Pagutan dan Kediri. Kemudian keraton baru dibangun di tempat bekas keraton kerajaan Singasari, dan dinamakan Puri Ukir Kawi yang dihuni oleh A.A. Gde Ngurah Karang Asem dibantu oleh seorang anaknya yaitu A.A. Made Karangasem, sedang Puri Mataram dihuni oleh anaknya yang lain yaitu A.A. Ketut Karangasem, sang putera mahkota calon pengganti ayahnya. C. SISTEM PEMERINTAHAN MATARAM Pada awalnya, susunan pemerintahan Mataram adalah sebagai berikut: Berbagai ketentuan yang berlaku: 1. Punggawa atau perkanggo diangkat dan diberhentikan oleh raja, berdasarkan keturunan disamping kecerdasan dan keberaniannya. 2. Pemekel dan keliang diangkat perkanggo oleh penggawa, berdasarkan keturunan dan wibawa di dalam masyarakat dan atas nasihat pemuka masyarakat. 3. Penghasilan perkanggo atau penggawa berasal dari pemberian izin tanah yang tidak terbatas kepada rakyat yang dikerjakan secara gotong royong atau sebagai penggarap. 4. Bagi perbengkel dan keliang mempunyai tanah pecatu, yang dapat dibedakan atas pecatu pusaka dan pecatu mider. 5. Soal perselisihan antara wilayah masing-masing punggawa, perkanggo, perbekel, dan keliang, diberikan wewenang untuk menyelesaikannya sendiri. Jika tidak dapat diselesaikan sendiri maka harus diajukan ke struktur yang lebih tinggi. 6. Perkanggo dan punggawa diberikan wewenang untuk mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan pada wilayah masingmasing. 7. Perkanggo juga diberikan wewenang dan diwajibkan untuk mengumpulkan upeti/ membayar pajak bentuk natura. Rakyat yang diwajibkan membayar upeti hanyalah golongan yang memiliki tanah. Untuk pekerjaan pembuatan, perbaikan ataupun
Gumi Sasak Dalam Sejarah

70

Praya. Mataram beranggapan bahwa pemberian otonomi itu pada akhirnya akan menimbulkan malapetaka bagi pemerintahan Mataram. Keberanian Pagutan menolak lamaran tersebut karena dijanjikan bantuan oleh Kuripan. Gusti Ketut Putra dengan beberapa orang keluarganya tewas. Gumi Sasak Dalam Sejarah 71 . Rakyat disuruh membangun berbagai tempat ibadah. Pada tahun 1839 M. Hingga perang usai. akhirnya peperangan pun tak dapat dihindari. Apabila terjadi peperangan melawan Mataram. Akhirnya Mataram mencabut hak otonomi yang diberikan kepada seluruh desa-desa termasuk Kuripan. jalan¬jalan. rumah-rumah para raja maupun orang Bali. pihak kuripan bersedia membantu Pagutan. Kerajaan Mataram merasa dilecehkan oleh peristiwa tersebut. Rarang dan lain-lainnya. bantuan dari Raja Kuripan Dene' Laki Batu tidak kunjung datang. Akan tetapi lamaran tersebut ditolak oleh pihak Pagutan. E. D.pemeliharaan jalan. PENGHANCURAN KEKUASAAN SASAK Peristiwa peperangan tersebut sangat disesalkan oleh Mataram. Ngayah adalah sejenis kerja rodi. rakyat Sasak jugalah yang diwajibkan melakukan ngayah. PERANG MATARAM-PAGUTAN Salah seorang putra raja Mataram yang sudah dewasa dilamarkan seorang putri bernama Ayu Bulan dari Pagutan. Kopang. jembatan. Mantang. Raja Pagutan. Semua itu terjadi karena ulah Kuripan. Selain itu juga sering kali diikutkan berperang membela/membantu kerajaan bila diperlukan.

masing-masing Dende Rada dan Dende Sumekar yang selanjutnya dibawa ke Mataram. Kuripan diundang oleh Mataram akan tetapi Dene' Laki Batu dan Dene' Batu Galiran membawa para patih dan punggawa. tetapi setiap kedatangannya selalu membawa pengiring yang sangat banyak dan bersenjata lengkap.Mataram menjadi sangat hati-hati karena ia menyadari betul apabila kekuatan Sasak bersatu di bawah kekuatan Islam maka bisa menimbulkan malapetaka bagi Mataram. Kerajaan Mataram merobek-merobek (melanggar) perjanjian antaraArya Banjar Getas dengan I Gusti Ketut Karangasem. b. sedangkan anak laki-laki Dene' Laki Batu menghilang. Praya sudah tidak tahan lagi memelihara persahabatan dengan Mataram. Dalam pertemuan tersebut pihak Mataram menyerahkan wilayah sebelah timur sungai Belimbing menjadi bagian dari kekuasaan Kuripan. Setelah pulang mereka sepakat untuk menolak permintaan tersebut. Berkali-kali Raden Wiracandra ke Mataram. Gumi Sasak Dalam Sejarah 72 . sedangkan wilayah sebelah barat sungai itu akan dikurangi. Satu persatu kerajaan Sasak ditaklukan. Daerah kekuasaan Banjar Getas sejak lama telah digerogoti sedikit demi sedikit dengan mendirikan desa-desa otonom dibawah perintah langsung dari Mataram. Wilayah Kuripan diperintah langsung oleh kedua putri Dene' Laki Batu. Pertama diawali dari Kuripan. Beberapa hal yang menjadi sebab perang Praya I ini antara lain: a. Praya sudah menyadari bahwa malapetaka bagi dirinya hanya menunggu giliran saja. 2. Kemudian Mataram melakukan upaya adu-domba. Pada undangan yang kedua Dene' Laki Batu dan Dene' Laki Galiran dapat dibunuh pada tahun 1840 M. Perang Praya I ‡ Penaklukan selanjutnya diarahkan ke Praya yang dipimpin oleh Raden Wiracandra. Kuripan minta waktu untuk berpikir. Peperangan Kuripan Siasat tersebut kemudian mulai dijalankan. 1.

Para putriputri Raden Wiracandra dan tawanan yang lain dan sebagian lagi dibuang ke Bali dan Tanjung (Lombok Utara). Semuanya gugur di medan perang. Politik Gumi Sasak Dalam Sejarah 73 . sehingga menimbulkan bencana kelaparan. maka Praya menyerang Batukliang dan Kopang. Penujak. Pada peperangan tersebut. adalah dengan melamar putri Raden Wiracandra yang ditolak oleh Praya. Usaha terakhir Mataram untuk menaklukkan Praya secara halus. d. beberapa dari mereka ada pula yang dibunuh. Suradadi. Sedangkan di Praya diangkat seorang pimpinan dari keturunan Banjar Getas bernama Mamiq Sapian. Hancurnya kerajaan Praya menambah martabat Kopang dan Batukliang. Maka untuk menyerang Praya. raja Mataram menghasut desa-desa tetangganya untuk memusuhi Praya.c. Raden Tunggul. Dalam usahanya untuk menguasai seluruh Lombok. Sejak itu Praya berada di bawah kekuasaan Anak Agung Gde Ngurah. seolah-olah Kopang dan Batukliang itu menjadi musuh utama bagi Praya. Beberapa orang pasukan yang keluar untuk mencari makanan dibunuh oleh para musuh. terutama anak-anak dan wanita. Kedua desa itu mendapat bantuan dari Mataram di bawah pimpinan Ratu Gde Wanasara yang didampingi oleh I Made Rai dan Gusti Made Kaler. Raden Wiracandra tewas. maka raja Mataram memerintahkan supaya Praya ditunggu di perbatasan Praya dan Batukliang. Untuk menghindari korban yang lebih banyak. Pasukan rakyat yang fanatik. Hampir setengah tahun lamanya terjadi perang tiada berkesudahan. raja Karangasem. Kerajaan Mataram selalu menjalankan politik adu domba antara para pemimpin Sasak. Wilayah Praya dikepung oleh pasukan Batukliang. Jonggat Puyung. Raden Wiracandra difitnah akan menyerang Mataram. Mereka bertekad untuk perang fisabilillah. Hal ini tidak menyenangkan raja Mataram. dan Sakra. Kopang dan Mataram serta diperkuat pasukan dari Batujai. dibawah pimpinan Haji Umar menjalani perang fisabilillah. Hal itu menyebabkan Raden Wiracandra dan pembantunya gelisah. Akibat hasutan Mataram itu. putra dari Raden Wiracandra dapat meloloskan diri dan pergi ke Bugis. Rarang.

Lima bulan setelah Kopang. ia pun tewas. yang penting tujuannya tercapai dengan mudah dan cepat. Mereka tidak dapat bersatu akibat politik Mataram yang sangat cerdik. sehingga ia tidak lagi membedakan kawan atau lawan. Jenazahnya dimakamkan oleh para pengiringnya di Pemenang. Hal ini sangat menggelisahkan para pemimpin Sasak. Beberapa tahun setelah perang Praya pertama. Perang Kalijaga a. AnakAgung Gde Ngurah Karangasem berfikir bagaimana cara agar dua golongan yang berbeda agama bisa berdamai. Ketika Jero Wirasari berangkat bersama para pengiringnya. Raja memerintahkannya untuk ke Pemenang (Lombok Utara) dan tanpa disadari kemudian dikeroyok dan dibunuh oleh pasukan Mataram di bawah pimpinan Gusti Ketut Ning.pecah-belah terus dijalankan. Melihat Radennya dibunuh. Raden Sumintang diminta datang ke Mataram. maka Mataram mengirim pasukan di bawah pimpinan Gusti Made Sangka untuk menangkap Raden Sumintang dalam keadaan hidup atau mati. Raden Sumintang menyerahkan diri di Aik Gering kepada pasukan yang akan menangkapnya. Jero Wirasari pimpinan Kopang. Para bangsawan dan pembantunnya melarang beliau datang ke Mataram untuk memenuhi surat panggilan dari Anak Agung Mataram itu. Atas petunjuk gaib dalam pertapaan di Gumi Sasak Dalam Sejarah 74 . Sejak saat itu Kopang mengalami kemunduran. para pengiringnya bernama Tati' Engkis tidak dapat menahan diri lalu mengamuk. tiba giliran Batukliang menuai masalah. 3. Setelah tiga kali surat diterima dan tidak dihiraukan juga. Rencana Raja Mataram untuk menguasai desa demi desa semakin menjadi jadi. Disitulah beliau dibunuh oleh Gusti Made Sangka. ia didakwa dan difitnah akan memberontak ke Mataram. Tetapi baru dapat menewaskan seorang musuh. Satu-persatu sekutunya dihancurkan. Jenazah Raden Sumintang dimakamkan di Batukliang. Sebab-Sebab Terjadinya Sebelum dilantik menjadi raja. dipanggil ke Mataram. Agar Batukliang tidak bernasib seperti Praya.

Raden Amir dan Raden Kardiyu tersadar. mereka dituduh memberontak. Dea Guru dan Dea Meraja menolak lamaran itu karena sudah dijanjikan bantuan oleh Raja Amir dari Desa Mamben dan Raden Kardiyu dari Korleko bila nantinya diserang oleh Mataram. Kemudian mereka diikat dan dibawa ke Sema (Kuburan Bali) untuk menjalani hukuman mati. Baliau adalah saudara dari Dea Meraja. Anak Agung Gde Ngurah berkirim surat kepada Dea Guru dan Dea Mraja untuk datang ke Mataram. Ternyata mereka tidak mempan senjata. b. "Pecah dan Kuasai". tetapi undangan itu ditolak. Namun serangan itu dapat ditahan oleh Kalijaga. Perlawanan Kalijaga Atas berbagai pertimbangan. karena datang ke Mataram berarti mati. akhirnya surat pemanggilan tersebut dipenuhi. Dende Aminah dipercaya sebagai pemegang Wahyu Kedaton Selaparang. mereka diterima oleh Patih Gusti Wanasara. Maka diutuslah Raden Kardiyu dim Raden Amir ke Mataram. Rajapun mengampuni keduanya dengan syarat agar supaya mereka berdua bersedia menangkap Dea Raja dan Dea Guru dalam keadaan hidup atau mati. bahwa mereka harus berpihak kepada Kalijaga.Batu Bolong. Mereka berencana menyerang kedudukan Mataram di Pringgasela dengan beberapa strategi: Gumi Sasak Dalam Sejarah 75 . Penolakan surat tersebut sangat menyakitkan hati raja. ia bermimpi saat itu kejatuhan bulan di Kalijaga. seorang pemuka Islam yang terkenal shaleh. pemimpin desa Kalijaga. Maka siasat lamapun dijalankan. Sesampainya di Mataram. Anak Agung Gede Ngurah Karangasem bersama Gusti Gde Wanasara kemudian melamar Dende Aminah dari Desa Kalijaga Lombok Timur. Meskipun tanpa bukti. Dende Aminah merupakan putri dari Dea Guru. Mamben dan Korleko pun menyerang Kalijaga. Akhirnya mereka pun berbalik melawan Mataram. Gusti Wanara melaporkan kejadian yang sangat aneh ini kepada Raja. Demikianlah.

Dende Aminah dan beberapa orang pengiringnya bersembunyi di dalam sebuah goa di hutan Bungus Bawi. Ketika peperangan berlangsung. Pun Kebian dan Raden Nuna Darmasih.eh Raden Amir. Menghapus prasasti dan Gumi Sasak Dalam Sejarah 76 . F. Anak Agung membuat peraturanperaturan sebagai berikut: 1. 2. namun musuh dapat menemukannya. .Dari Barat Daya dipimpin oleh Dea Mraja dibantu oleh Raden Kardiyu. sehingga mereka dapat dibunuh. Amaq Kedian. Dea Meraja dan puterinya Raden Muna Darmasih melarikan diri naik perahu ke Bima. Pe Sriyaman yang membela Mataram memukul mundur pasukan.. Mamiq Putra. dan Pe Rumah. Untuk memantapkan dan menegakkan kekuasaannya. 3. Papuq Lokah. Setiap desa mengangkat para pemuka desa untuk memungut upeti dan pajak. Raden Kardiyu. Pe Sumping. RadenAmir dan Raden Kardiyu ingat janjinya sehingga berbalik melawan Kalijaga. MATARAM MENEGAKKAN KEKUASAAN Sistem pemerintahari yang digunakan pada masa itu adalah pemberian hak otonomi terbatas kepada desa di wilayah Timur Juring. Kalijaga untuk kemudian membakar Kalijaga.Dari Arah Timur dipimpin oleh Dea Guru dibantu ol. . Mamiq Lisah. Raden Amir. Mamiq Mesir. tetapi mereka mendapat pengawasan langsung dari seorang Bali. sedangkan Dea Guru bersama putrinya. Menghapus gelar "Raden" bagi orang Sasak. Peraturan tentang pertanahan. Mamiq-Dalu.

4. Belanda menggelar pasukannya dan memindahkan markasnya di tanah lapang di muka Pura Meru agar Gumi Sasak Dalam Sejarah 77 . 5. akan tetapi kemudian meminta menunda jawaban. parapemuka Sasakmemintapemerintah Hindia-Belanda untuk ikut campur dalam menangarii perang Lombok. akan tetapi menemui jalan buntu. Belanda mendaratkan pasukannya di Ampenan. Belanda berupaya untuk mempertemukan orang Sasak dan Mataram. Pemerasan tenaga kerja untuk pengabdian kepada raja. Maka man tidak mau. Setelah itu. Belanda pun sangat perlu untuk ikut campur menyelesaikan perang Lombok. Pembagianhartapeninggalandidasarkanpatriarkat(dalam pengertian bahwa jika seseorang meninggal dengan tidak mempunyai anak laki-laki. Memperluas perjudian sabung ayam. maka harta peninggalannya itu menjadi hak milik raja). Liefrinck melaporkan keadaan yang sesungguhnya. 7. Setelah menerima permintaan bantuan persenjataan bagi rakyat Sasak. Pemberian gelar "Jero" bagi pimpinan Sasak. Dalam peninjauannya di Pulau Lombok itu. pemerintah Belanda mengirimkan utusannya untuk melihat secara langsung keadaan orang-orang Sasak. yaitu terjadi berbagai penderitaan seperti terjadinya bencana kelaparan dan wabah penyakit yang menimpa orang-orang Sasak. G. 6. sangat berpengaruh atas pemerintahan dan kekuasaan Bali di Lombok. Pada mulanya Mataram menolak permintaan tersebut. utusan pemerintah Belanda tersebut. Pihak Mataram selalu mengulur-ulur waktu.silsilah bagi orang Sasak. ultimatum tersebut harus diterima. Akhirnya Belanda mengeluarkan ultimatum yang memberatkan Mataram. Melihat gelagat tersebut. Laporan dari Liefrinck. Laporan ini ditanggapi dengan sangat teliti oleh pemerintah Belanda di Batavia. RUNTUHNYA KERAJAAN MATARA Atas kondisi tersebut.

pembicaraan berjalan cepat dan lancar. 2. 4. Bab berikutnya) Gumi Sasak Dalam Sejarah 78 . salah satunya Jenderal Belanda adalah Jenderal Van Ham. Keadaan ini menyebabkan banyak pasukan Belanda meninggal. Mereka justru meninggalkan tempat perundingan dan memulai peperangan. Mataram akan melindungi kepentingan perdagangan Belanda. akan dijelaskan pada Perang Lombok. 3. Belanda memaksa pihak Mataram untuk menandatangani surat perjanjian yang disaksikan oleh pemuka-pemuka Sasak. akhirnya para pemuka Sasak menyepakati untuk datang ke Mataram dengan mengirim dua orang utusan. Jenderal Van Ham menemui para pemuka Sasak tersebut di Sisik Labuhan Haji. dan meminta mereka agar datang ke Cakranegara. Menurut Brandes. naskah ini diketahui sebagai satu-satunya naskah yang berisi gambaran paling lengkap tentang kerajaan Majapahit. Belanda mengirim ekspedisi yang sempurna dan melakukan penyerangan terhadap Mataram dari berbagai penjuru. Mataram tidak lagi melakukan hak adat tawan karang. Sebagai imbalan-Mataram diberi hak otonomi penuh oleh Belanda dalam melaksanakan pemerintahan di Lombok. 5. Setelah mendapat penjelasan secara langsung dari Panglima pasukan. Mataram tidak lagi kontak atau melakukan perjanjian dengan bangsa kulit putih lainnya. Mataram kemudian dapat ditaklukkan. Serangan Pada tahun 1894 M tersebut berhasil menghancurkan dan membakar puri hingga hampir rata dengan tanah. Kedatangan utusan Sasak tersebut justru meninggalkan permasalahan baru. Akan tetapi pemuka-pemuka Sasak menolak undangan tersebut. Peristiwa penting yang terjadi pada waktu itu ialah ditemukannya keropak(naskah lontar) Desawarnama yang kemudian terkenal dengan nama Negarakertagama. (Secara umum sebab-sebab kekalahan Mataram. Adapun isi perjanjian antara Mataram dan Belanda yang tertanggal 7 Juni 1843 M sebagai berikut: 1. Pada tahap selanjutnya. Mataram mengakui kedaulatan Belanda atas pulau Lombok.

3. telah membawa kesengsaraan dan penderitaan bagi rakyat Sasak. karena di sisi lain mereka juga Gumi Sasak Dalam Sejarah 79 . peperangan demi peperangan dilakukan oleh orang Sasak untuk menyerang orang Bali tetapi tidak pernah berhasil karena tidak ada persatuan. Peperangan Kopang dengan gugurnya seorang pahlawan Sasak Mamiq Mustiasih. (3) menghapus prasasti dan silsilah bagi orang Sasak. (5) pembagian harta. Peperangan Sakra yang dipimpin oleh Mamiq Nursasih dan Tuan Guru Haji Ali. peninggalan. Sebelumnya. 4. (4) memperluas perjudian sabung ayam. Adapun peraturan tersebut di antaranya: (1) peraturan tentang pertanahan. 2. Peristiwa-peristiwa tersebut mengakibatkan kekuasaan Bali di Lombok semakin melemah. (2) menghapus gelar "Raden" bagi orang Sasak. Peperangan Batukliang dengan gugurnya pemuka desa Batukliang Jero Ginawang. adik dari Mamiq Mustiaji. LATAR BELAKANG PERANG LOMBOK Dikeluarkannya berbagai peraturan oleh kerajaan Mataram yang bertujuan untuk memantapkan dan menegakkan kekuasaannya. (6) pemberian gelar "Jero" bagi pimpinan Sasak. Peperangan Praya I. yang dipelopori oleh keturunan Arya Banjar. (7) pemerasan tenaga kerja untuk pengabdian kepada raja. Peperangan tersebut adalah: 1.BAB XIII PERANG LOMBOK A.

B.disibukkan dengan mengirim bala bantuan ke Karangasem Bali yang sedang berperang dengan kerajaan Klungkung. PERLAWANAN PRAYA Pada tanggal 8 Agustus 1891 M (2 Muharram 1309 H) Mataram Guru Bangkol (Guru Ismail) bergerak menuju medan pertempuran di Pakukeling dekat Kediri. Lalu Lukman. Dari sebab tersebut. Haji Yasin. pasukan Guru Bangkol berhadapan dengan pasukan A. Amaq Semain. maka diputuskan untuk mengangkat senjata. meskipun dikepung selama berminggu-minggu oleh pasukan Bali beserta bantuan pasukan Sasak. ditolak oleh raja Mataram. mereka tetap tidak mampu menguasai Praya. (2) dendam sej ak Perang Praya I. Mami. lalu diganti dengan yang lain. Jika sudah lelah melayani musuh. akan tetapi Praya telah dikosongkan. Pada pertempuran tersebut pasukan Bali dengan persenjataan yang lengkap dapat menghalau Guru Bangkol sampai ke Praya (H. ketika Guru Bangkol meminta keadilan. Amaq Gewar. Selama berminggu-minggu orang Bali mengepung masjid Praya. Kota Praya tetap dikepung. Semua pasukan mengungsi ke desa-desa di sekitamya. Orang-orang Bali tidak berani maju dan selalu mengandalkan orang-orang Sasak yang masih setia kepada mereka untuk menjadi pemuka dalam pertempuran. kecuali: Guru Bangkol. (3) terbunuhnya seorang ulama bernama Guru yang oleh perbekel Bali di Praya tanpa kesalahan yang nyata. 2007). yang paling menyakitkan adalah sebab yang ketiga.A. Made Karangasem. Adapun sebab-sebab pemberontakan Praya adalah: (1) pemerintahan Mataram semakin sewenang-wenang. Mami' Diraja. Sebuah keanehan terjadi. Sebenarnya Gumi Sasak Dalam Sejarah 80 . Sapian. dan seorang lagi. Amaq Tombok yang tetap mempertahankan masjid Praya. putra sulung Anak Agung Gde Ngurah Karangasem. namun tidak dapat juga direbut. Pasukan Bali melanjutkan penyerangan. namun ketujuh orang yang menjaga masjid berganti-ganti untuk memerangi musuh yang mengepung masjid. Pertempuran di Pakukeling.

Akhirnya secara berangsur-angsur. Tetapi mereka dapat meloloskan diri pulang kembali ke Kopang. Sakra. ia mengeluarkan ancaman: jika pemberontakan Praya selesai. dan semua pemuka Sasak akan dimusnahkan. Karena kesal. Mamiq Mustiaji dari Kopang dan Mamiq Mustiasih beserta dua orang pengikutnya yang bernama Haji Husen alias Guru Imam dan Jero Ginawa alias Mamiq Ramelah. PERSATUAN SASAK Kegagalan-kegagalan yang selama ini dialami oleh rakyat Sasak ternyata karena memang belum adanya persatuan. Memanggil Mamiq Ardita yaitu keluarga dari Guru Bangkol dengan tuduhan yang dibuat-buat kemudian disingkirkan. 2. semua Guru. Batukliang. Hal ini menimbulkan kecurigaan Anak Agung Made terhadap kesetiaan pasukan Sasak yang membantunya. 3. yang setia membantu Anak Agung Made dalam menyerang Praya. Tuan Guru Haji Ali dari Sakra. Kopang. Memanggil Mamiq Wirata (Jero Buru) keluarga Mamiq Ginawang karena tidak lagi dianggap setia kepada raja Bali. 4. Ancaman tersebut secara berturut-turut dilakukan terhadap: 1. sehingga semuanya tampak bergoyang dahsyat. rakyat yang telah mengungsi kembali memasuki kota untuk mempertahankan kota Praya. C. tetapi beliau mampu meloloskan diri pulang ke Sakra. Sedangkan yang lainnya akan diseberangkan ke Bali dan ditempatkan di lereng-lereng gunung dan hutan di Bali. Melalui Gumi Sasak Dalam Sejarah 81 . Praya. lalu dibawa ke Cakranegara dan semuannya dibunuh. maka semua Haji.strategi yang dipergunakan oleh tujuh pahlawan tersebut adalah dengan membuat sebuah bubungan yang digerak-gerakkan oleh orang-orang bersenjata.

Sebuah pecanangan direbut oleh pasukan Kopang yang dipimpin oleh Haji Abas. 4. Rarang dan Kopang. 3. lalu dibawa ke Kopang sebagai bukti. Penyerangan pasukan Bali di Praya ditangani oleh pasukan Sakra di bawah pimpinan Tuan Guru Haji Ali.. Di desa Sintung tersebut Pewanga Anak Agung dan pengiringnya diserang sampai kocarkacir. tepatnya di desa Peku Keling dekat Kediri.perundingan di Kopang akhirnya mereka mau bersatu untuk menata dan menyusun strategi serta melakukan perlawanan secara menyeluruh terhadap kekuasaan Bali. Aturan penyerangan ditetapkan sebagai berikut: 1. bukan saja di kota Praya. di desa Sintung. Tuan Guru Haji Ali Batu dari Sakra sebagai panglima perang. Setelah berhasil merebut Puyung. Anak Agung berhasil meloloskan diri ke Narmada. Guru Bangkol dari Praya. Para pemuka Sasak yang mengadakan pertemuan di desa Kopang dan sekaligus bertanggungjawab atas wilayahnya antara lain: 1. Beliau lalu dibawa kembali ke Sakra. Kemudian para pemuka Sasak mengalihkan perhatian Anak Agung memperluas medan perang. Semua orang Bali ditugaskan oleh Anak Agung menjadi pengamat dan pengawas Gumi Sasak Dalam Sejarah 82 . Tetapi Anak Agung dapat meloloskan diri. Raden Wiranom dari Pringgabaya. Raden Melaya Kusuma dari Masbagik.‡ 6. 2. Penyerangan ke Pringgarata dilakukan oleh pasukan Masbagik. 5. Mamiq Mustiaji dari Kopang. Tuan Guru Haji Ali terluka. Dalam musyawarah tersebut diputuskan untuk membantu Praya dan mengangkat. Mamiq Ginawang*dari Batuliang. Pertempuran pun berkecamuk di sebelah barat Pringgarata. 2. Mamiq Nursasih dari Sakra.

meninggalkan desa itu. Rarang. Mamic Ginawang dari Batukliang. karena terbukti bahwa pihak Mataram melakukan kontak dengar Inggris di Singapura untuk pembelian senjata dalam melawan orang-orang Sasak. Gumi Sasak Dalam Sejarah 83 . Mamiq Noersasih dari Sakra. Menguasai desa demi desa hingga jauh masuk ke Timur Juring. namun masing-masing pihak tetap dalam keadaan waspada. Sedangkan di sebelah utara.200 orang dibawah pimpinan Gusti Jelantik. Suradadi hingga ke Kotaraja dengan sasaran akhir Masbagik dan Pringgabaya. Pihak Bali di Lombok kemudian mendatangkan sebanyak 1. Pasukan inilah yang balik menyerang dengar. Adapun sura tersebut ditandatangani pada tanggal 9 Desember 1891 M oleh ketujuh pemuka Sasak yaitu Djero Mudtiadji.di setiap desa. adik dari Mamiq Mustiaji gugur. D. MEMINTA BANTUAN Dalam pertemuan pemuka-pemuka Sasak di Kopang tanggal 9 Desember 1891 M (bulan ketujuh Jumadil Awal 1309 H) juga memutuskan untuk minta bantuan persenjataan ke Belanda yang ada di Bali. putra dari Raja Karangasem Bali. prajurit Mataram memporak-porandakan Mantang. sehingga terjadi kekurangan bahan makanan dan kelaparan pun terjadi dimana-mana. Serangan juga diarahkari sampai ke Mujur dengan sasaran akhir Sakra. Akibat serangan pasukan Bali ini. Guru Bangkol dari Praya. Mamiq Wiranom dari Pringgabaya dan Raden Malaya Koesoema dari Masbagik. Dengan luasnya wilayah yang terlibat sehingga peperangan ini disebut Perang Lombok Pada masa ini penderitaan panjang dialami oleh masyarakat Sasak. Semua orang dibunuh. seorang pahlawan Sasak yang bernama Mamiq Mustiasih. namun haru~. Raden Ratmawa dari Rarang. kecuali beberapa penduduk desa yang karena hubungan baik dibiarkan tetap hidup. dari Kopang. Sawah ladang terbengkalai. Kopang. Setelah itu pertempuran agak mereda. kecuali Praya yang sulit dijebol.

Tetapi ditolak oleh Mataram. 4. 6. 5. Padahal perjanjian 7 Juni 1843 M menyatakan bahwa "pulau Selaparang adalah milik dan kepunyaan Gubernemen Belanda". kontrolir Liefrinck bermaksud datang ke Mataram. Kontrolir Liefrinck kemudian mengambil inisiatif dengan mendarat lewat Labuhan Haji (sebuah pantai di sebelah selatan Lombok Timur). Sibuk menghadapi perang Aceh dan takut kepada Inggris. 2. . Tahun 1891 M Mataram mengirim bantuan ke Bali untuk membantu Karangasem melawan Klungkung tanpa pemberitahuan Gubernur Jenderal. Anjuran Belanda supaya Mataram tidak mengimpor senjata dengan menggunakan kapal laut tidak dihiraukan. Sementara pelanggaran-pelanggaran pihak Mataram dibiarkan seperti: 1. Mei 1982 M residen Bali dan Lombok datang ke Lombok meminta keterangan tentang pengaduan orang Sasak ditolak oleh raja. Aktivitas penyerangan dari rakyat Sasak sudah berkurang dan hanya bertahan di pos masing-masing. Di Lombok rakyat Sasak terancam kelaparan. Akan tetapi pihak Belanda di bawah pimpinan GGMC. tetapi ditolak oleh raja. Kemudian kembali lagi Belanda ikut campur tahun 1893 M yang diwakili oleh Hordijk untuk mendamaikan rakyat Sasak dengan Mataram. Pijnacker Hordijk tidak dapat berbuat apa-apa. Februari 1892 M. Raja Mataram berusaha agar Inggris turut campur ke dalam masalah kontrak tahun 1843 M. Pemberontakan 2 Agustus 1891 M tidak dilaporkan oleh Mataram kepada Belanda. 3. 2. Gumi Sasak Dalam Sejarah 84 .Surat tersebut semakin memperkuat alasan Belanda untuk ikut campur menyelesaikar permasalahan di Lombok. Hal itu disebabkan oleh beberapa hal: 1. kemudian melaporkan bahwa: 1. Kali ini Raad van Indie marah dan menempuh jalan kekerasan. 2.

Gubernur Jenderal memutuskan untuk ikut campur yang tidak dapat ditunda lagi. Made bertekad sehabis perang akan membunuh semua pemimpin Sasak terkemuka dengan keluarganya serta para haji agar tidak ada yang menganjurkan pemberontakan. Made. Orang-orang Sasak meminta orang-orang Bali dipulangkan ke negerinya. Pos-pos rakyat di Praya setiap hari mendapat serangan dari Mataram sementara rakyat kelaparan. Penerimaan campur tangan dalam keadaan yang rumit di Lombok. Upaya perundingan yang diprakarsai oleh Belanda untuk mempertemukan orang Sasak dengan Mataram berakhir buntu. Kemudian pada tanggal 9 Juni 1894 M residen menyerahkan tuntutan yang bunyinya: Gumi Sasak Dalam Sejarah 85 .A. 6.A. E. Raja Mataram minta maaf dan menyatakan penyesalannya atas perbuatan raja yang tidak senonoh kepada Gubernur Jenderal. 5. 4. Berdasarkan laporan dari J. Pemimpin-pemimpin dan rakyat Sasak telah bertekad tidak akan menyerah terhadap Mataram. Pada tanggal 22 Mei 1894 M.3. Made pasti akan dilaksanakan. 2.H. terbukti dengan pemanggilan dua orang pemuka Sasak dibunuh oleh A. Gubernur Jenderal mengirim surat kepada menteri koloni Bergsma bahwa Belanda akan campur tangan untuk memperbaiki nasib rakyat Sasak.A. Di pihak A. Liefrinck. Gubernur Jenderal di Betawi memerintahkan residen di Singaraj a untuk datang sendiri ke Mataram membawa surat tuntutan (ultimatum) yang keberangkatannya terjadi pada tanggal 27 Mei 1894 M. Menurut Liefrinck rencana A. Akan tetapi sebelum menggunakan kekerasan Gubernur Jenderal Van Der Wijck memerintahkan residen Bali dan Lombok untuk menuntut Mataram sebagai berikut: 1. Raja Mataram akan menuruti perintah Gubernur Jenderal dengan tepat 3. TUNTUTAN BELANDA Mengetahui laporan tersebut.

sedangkan serdadunya terdiri dari orang Jawa. sesuai dengan kehendak Gubernur Jenderal. Peletakan jabatan raja yang sudah tua digantikan oleh penggantinya yang sah. 7. Pada tanggal 11 Juni 1894 M. Tuntutan-tuntutan tersebut di atas harus dijawab oleh raja dalam waktu 3 hari. 2. residen berangkat meninggalkan Lombok dan kembali ke Singaraja dengan tidak membawa hasil apapun.1. 3. 4. TERBUNUHNYA ANAK AGUNG MADE Dalam keadaan siap gempur tersebut. karena pada tanggal 13 Juni 1894 M. 5. Pembayaran semua ongkos ekspedisi. di mana Lombok termasuk bagian dari kekuasaannya. Anak Agung Made diminta untuk bertanggungjawab dan bersedia untuk diasingkan ke pulau lain. F. raja meminta penundaan jawaban dalam waktu yang tidak terbatas. Kesediaan untuk melaksanakan penandatanganan kontrak politik yang baru. Permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas sikap yang kurang pantas yang selalu diambil terhadap Gubernemen dan petugaspetugasnya. Menggunakan perantara residen untuk mengakhiri kekacauan di Lombok dan berjanji akan tunduk dibawah peraturan yang dikehendaki oleh residen. pasukan Belanda diturunkan dari kapal ke pantai sebelah utara Ampenan. 6. para perwira kebanyakan terdiri dari orang-orang Belanda. Belanda kemudian mengirimkan pasukan untuk memerangi kerajaan Mataram di Lombok. Belanda mengirimkan kapal perang-dengan pasukan bersenjata lengkap di bawah pimpinan Jenderal Van Ham. Sedangkan para pemimpinnya menghadap raja dengan Gumi Sasak Dalam Sejarah 86 . Dalam bulan agustus 1894 M. di sekitar Pondok Prasi. demi kepentingan tugas. Ambon dan Manado. Jaminan terhormat. Permintan ini ditolak pihak Belanda. Pihak Mataram harus mengikuti segala "perintah dari Gubernur Jenderal sebagai pelaksana dari pemerintah atas seluruh Hindia Belanda. agar pemerintah kerajaan (Vorsten Bestuur) selalu ditaati pihak Mataram.

Pasukan Belanda yang diturunkan dari kapal membuat perkemahan di sebelah barat Karang Jangkong dan sebagian menduduki posisi di tanah lapang di muka Pura Meru yang berhadapan dengan Puri Ukir Kawi di Cakranegara.pihak kerajaan takluk dan menandatangani surat penyerakan. meskipun pelakunya anggota keluarga raja. maka raja terpaksa menyetujui untuk berdamai. Gumi Sasak Dalam Sejarah 87 . tidak rela diserahkan ke Belanda. Cool tahun 1896 M. Di masyarakat beredar beberapa spekulasi tentang kejadian yang menyebabkan tewasnya anak raja yang saat itu menjadi incaran Belanda tersebut. maka menurut hukum kerajaan mereka harus dihukum mati. karena ia adalah seorang kasta ksatria. Berikut akan diuraikan secara garis besar beberapa versi tersebut: 1. Melihat kekuatan pihak Belanda yang tidak mungkin terkalahkan. Menurut Belanda dalam buku "Lombok Expeditie" tulisan W. Anak Agung Made Karangasem. dengan syarat diantaranya bahwa pihak Belanda masih mengakui kedaulatan kerajaan Mataram atas Pulau Lombok. bahwa Anak Agung Made tewas karena terbunuh dengan keris. 2.permintaan supaya. maka kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan upacara peringatan yang juga dihadiri oleh pemuka-pemuka Sasak yang dilangsungkan pada tangga126 Agustus 1894 M. Kerajaan Mataram dibebankan ganti rugi sebesar 1 juta Gulden. maka lebih baik mati. sedangkan penyerahan Anak Agung Made Karang Asem tidak terlaksana karena ketika terjadi pergolakan politik itu ia meninggal dunia. Anak Agung Made telah melakukan Gamia Gamana (melakukan hubungan badan dengan salah satu anggota keluarganya). Dengan demikian terjadilah perdamaian itu. 3. Berita tentang kematian Anak Agung Made sendiri mengandung teka-teki sampai kini. la diduga bunuh diri.

yang terlalu memburu harta. Orang-orang Sasak yang membantu Bali tergetar hatinya uan runtuh moralnya ketika mendengar kumandang jihad fisabilillah. 2. Ketut Karangasem merasa malu. SEBAB KEKALAHAN MATARAM 1. tidak berdaya. A. A. Sejak terjadi peperangan antara Mataram-Sasak. A.A. Jasa jasa baik Belanda untuk menawarkan perdamaian ditolak oleh Mataram. 6. kerajaan Mataram tidak pemah mendapat bantuan secara tulus dari para pendukungnya. Sedangkan putra mahkota. Di sisi lain. di Bali sendiri terjadi perang antar kerajaan. Orang Sasak keberatan dikirim berperang melawan Klungkung Bali. Gde Ngurah Karangasem tidak mampu mengendalikan salah seorang anaknya.A.G. Made. Ketut Karangasem. 8. Dalam beberapa peperangan yang mendatangkan malapetaka.A. Made dan A. 3. hal itu menurunkan moral pihak Mataram. padahal pihak Mataram menggunakan berbagai persenjataan modem. 5. pihak Mataram selalu meminta bantuan dari Bali. 4. A. Pada akhir pemerintahan raja tua. Mulai tumbuh kesadaran di kalangan orang Sasak akan pentingnya makna persatuan. Kenyataan bahwa ketika perang di Praya selama tiga bulan melawan tujuh orang saja mereka tidak mampu menang.A. Akibatnya banyak orang Sasak yang berbalik haluan dan membangun Sasak bersatu.A. 7. Gumi Sasak Dalam Sejarah 88 .

mungkin mereka sudah lupa. Terdapat beberapa hal yang membuat Belanda memiliki kesimpulan demikian: 1. Pasukan bantuan tersebut berasal dari kalangan Sasak. akan tetapi orangorang Sasak gagal untuk membebaskan diri dari kekuasaan Bali. Raja Mataram memberi bantuan pasukan kepada raja Mengwi untuk melawan Gianyar. Sebaliknya. Orang-orang Bali yang yang berada di bagian barat pulau Lombok menjalankan kekuasaan secara mutlak atas orang-orang Shsak yang beragama Islam. karena akan terus-menerus terjadi peperangan. 4. Gumi Sasak Dalam Sejarah 89 . karena terlalu lama dijajah oleh Bali (selama 150 tahun). INTERVENSI BELANDA Sesudah kerajaan Bali ditaklukkan oleh Belanda tahun 1894 M. Orang-orang Bali tidaklah begitu berani menghadapi dan berada di tengah-tengah orang Sasak sehingga menggunakan perwakilan orang-orang Sasak dari kalangan Punggawa. Orang-orang Bali memberikan hukuman berat kepada orangbrang Sasak.BAB XIV LOMBOK PADA MASA BELANDA A. 2. Jika orang Sasak diserahi untuk memerintah sendiri (zelfbestuur). jika diserahkan kepada orang Bali maka hal itu lebih tidak mungkin. terjadi persoalan tentang status dan kedudukan pulau Lombok dalam konteks pemerintahan. Hukuman tersebut menyebabkan terjadinya pemberontakan pada tahun 1854 dan 1856 M. Maka untuk sementara waktu wilayah Lombok ditempatkan di bawah pemerintahan langsung pihak Belanda (Onder Rechtsteeks Bestuurgebied). Tetapi masyar4kat perlu dididik dahulu supaya matang. 3. dan pada waktunya nanti akan diberikan kekuasaan untuk memerintah dirinya sendiri.

Melihat gelagat tersebut kemudian Belanda menurunkan pasukannya dan mendarat di Ampenan. Maka tidak ada pilihan lain bagi Belanda selain terlibat langsung dan menegur pihak Mataram. Belanda merasa perlu ikut campur menangani permasalahan tersebut untuk menghindari korban yang lebih banyak. bahkan memberikan izin untuk mendirikan bengkel perkapalan di Labuhan Tering tanpa izin dari pihak Belanda. Akhimya Belanda mengeluarkan ultimatum yang memberatkan Mataram.Oleh sebab itu. Sebenarnya pihak Belanda sudah mencoba mempertemukan tokoh-tokoh Sasak dan pihak Mataram. akan tetapi menemui jalan buntu. maka pihak belanda merasa perlu untuk turun tangan. Pihak keraj aan selalu mengulur-ulur waktu. akan tetapi pihak Mataram meminta penundaan jawaban. ditambah lagi dengan kesewenang . Menurut pihak Belanda bahwa meskipun surat tersebut Pertempuran al Karang Tumbuk Sumber: Pulau Lombok dalam Sejarah berasal dari kaum miskin dan bodoh tetapi mereka adalah para pemuka-pemuka Sasak. Sebenarnya alasan tersebut cukup mengada-ada. akan tetapi karena kerajaan Mataram (Gusti Ngurah Ketut Karangasem) melanggar perjanjian yang telah disepakati dengan Belanda pada tanggal 7 Juni 1843 yang isinya menyatakan bahwa Pulau Selaparang adalah milik dan kepunyaan Gubernemen Belanda. Hal itu juga diperkuat oleh hasil laporan dari observasi Liefrinck yang tiba di pulau Lombok pada tanggal 3 Maret 1894 M yang memeriksa keadaan suku Sasak di pulau Lombok.wenangan raja Mataram terhadap masyarakat Sasak seperti berita dari surat yang ditulis tanggal 9 Desember 1891 M. Pihak Mataram juga memberikan hak monopoli kepada orang Inggris. maka mau tidak mau ultimatum tersebut Gumi Sasak Dalam Sejarah 90 .

B. Adapun isi perjanjian antara Mataram dan Belanda yang tertanggal 7 Juni 1843 M sebagai berikut: 1. masuk ke mulut singa". Mereka berpendapat bahwa. Setelah berkobamya pertempuran antara Belanda dengan Mataram. yang sebelumnya berpatroli di Batukliang. Tetapi kedua orang utusan tersebut membuat ulah dengan meninggalkan tempat perundingan. Mataram akan melindungi kepentingan perdagangan Belanda. Mataram mengakui kedaulatan Belanda atas pulau Lombok. Kemudian pada malam tanggal 26 Agustus 1894 M. Kemudian keduanya menembak ke dalam puri. Tembakan itu menimbulkan reaksi dan terjadilah baku tembak yang semakin gencar. UTUSAN SASAK KE CAKRANEGARA Untuk penandatanganan perjanjian tersebut harus disaksikan oleh pemuka-pemuka Sasak.harus diterima. Untuk kelancaran dan berjalannya pembicaraan Belanda memindahkan sebagian pasukannya di tanah lapang dekat Pura Meru. Mataram tidak lagi kontak atau melakukan perjanjian dengan bangsa kulit putih lainnya. 3. kedua utusan Sasak datang dan ditempatkan di markas tentara Belanda. mereka meninggalkan kota melalui desa Lingsar. Sebagai imbalan Mataram diberi hak otonomi penuh oleh Belanda dalam melaksanakan pemerintahan di Lombok. Di Batukliang mereka bertemu dengan pasukan Overste Van Lawick Van Baps. Untuk memberitahu orang Sasak. adalah sama saja. Mendengar penolakan tersebut akhimya panglima pasukan sendiri datang ke Sisik Labuhan Haji sambil memberikan penjelasan dan para pemuka Sasak menyepakati dengan mengirim utusan sebanyak 2 orang. Jenderal Van Ham diutus menemui mereka di Sisik agar datang ke Cakranegara akan tetapi pemuka-pemuka Sasak menolak undangan tersebut. Para utusan Gumi Sasak Dalam Sejarah 91 . 4. 5. "lepas dari mulut buaya. 2. Mataram tidak lagi melakukan hak adat tawan karang.

Di bawah tembakan yang gencar itu. Pada saat keluar itulah Jenderal Van Ham tertembak di bagian perut dan dada. Pada penyerangan tersebut Belanda memiliki kekuatan sebanyak 400 orang. pihak Mataram menyerang bivak-bivak sebagai sasaran yang empuk karena tidak penghalang. Mereka ditembaki dari lubang-lubang pekarangan sekitarnya.itulah yang memberitahu bahwa di Cakranegara telah terjadi pertempuran antara Belanda dengan Mataram. Demikianlah. setelah peperangan agak reda.  Kapten Kamerman memimpin garis utara.00 wita. Karang Tumbuk. C.  Kapten Fuhr Hop memimpin garis barat dan selatan dibantu oleh kompi Maluku. rombongan tandu membawa Jenderal Van Ham tiba di Pura Karang Jangi:c Disitulah Jenderal Van Ham menghembuskan nafasnya terakhir. karena kedua utusan tersebut menembakkan senapan. Kemudian terjadi saling tembak-menembak yang menyebabkan seorang bintara terluka parah.15 WITA terjadi peperangan antara Belanda dengan Mataram. Sweta dihadang pasukan kerajaan. Sedangkan Gumi Sasak Dalam Sejarah 92 . bantuan yang diharapkan tidak kunjung datang. ketika memasuki Cakranegara. TEWASNYA JENDERAL VAN HAM Pukul 23. jenderal kompi Van Lawick yang memberi bantuan. Pukul 24. Sebanyak 16 prajurit meninggal dan 2 orang terluka parah. Siapa yang menembak sampai sekarang masih menjadi tekateki. Perwira Kesehatan Yanssen penuh kesibukan Sementara tembakan terus-menerus dan bertubitubi.

Jenderal Vetter sampai di Ampenan. Hal ini bertujuan untuk lebih leluasa menembaki dengan tujuan menduduki Mataram. Banyak sekali korban mati ditinggalkan dan yang terluka ditandu.pasukan Blegvelt yang berpatroli ke Praya dan Sukarara pada tanggal 26 Agustus menerima berita lalu kembali ke Mataram. Angkatan laut Belanda pun mulai menembaki Mataram danArong-Arong (Dasan Agung) sehingga orang Bali terusir.00. Jenderal Vetter menerima jawaban bahwa ekspedisi dal : disempurnakan. Begitupula setelah memasuki Cakranegara mereka menerima tembakan demi tembakan dari kiri-kanan jalan. Sementara itu menyerahnya Datu Pangeran Ketut Karangasem bersama lima belas orang yang beragama Islam tidak menyurutkan guru Bangkol untuk menyerang Mataram. PENYEMPURNAAN KEKUATAN BELANDA Pada tanggal 27 Agustus 1894 M. Dalam kegelapan malam. Dengan demikian. mereka berbelok ke arah Mataram dengan meninggalkan banyak korban. D. tetapi permintaan maaf tersebut ditolak. Kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui telegram kepada Gubernemen Jenderal di Betawi pada tanggal 28 Agustus 1894 M. Dalam waktu lima hari tepatnya tanggal 31 Agustus 1894 M. Gumi Sasak Dalam Sejarah 93 . Raja Mataram mulai menarik simpati orang-orang Sasak dengan memberikan janji muluk dan iming-iming hadiah uang. Sebelum penembakan dilakukan mereka melakukan observasi penyisiran terhadap orang-orang Bali yang memiliki tembok-tembok yang sangat untuk melindungi mereka dan orang-orang Sasak terutama di sekitar Kekalik dan Tepi Sungai. Sementara itu pihak raja Mataram mencoba berdamai dan memohon maaf. seluruh pantai utara dan barat Lombok dikuasai oleh pihak Belanda. sekitar puku120. Sementara orang Sasak di Lombok Timur dan Lombok Tengah dipersenjatai untuk menyerang Mataram. gerakan lebih ofensif mulai dilakukan.

Gusti Luki anak almarhum A. Pada tanggal 17 September 1894 M. satu demi satu stelling Bali direbut kembali. RUNTUHNYA KERAJAAN BALI DI LOMBOK Beberapa kronologi peristiwa: 1. Pagesangan dikuasai dan dijadikan pos. Panglima Vetter memimpin seluruh operasi. Dasan Agung. beberapa desa seperti Kekalik. Made tewas. Pada tanggal 12 dan 13 September 1894 M: a. Rembiga dapat diduduki tanpa adanya perlawanan.E. berturut-turut. Pagutan dan Pagesangan ditembaki dari arah kekalik. Pukulan tong-tong memanggil semua orang Bali untuk ikut serta bertempur. 2. Untuk membersihkan medan di sekitarnya dilakukan oleh sekitar 100 orang hukuman untuk membuat jalan dari Kekalik ke Sekarbela dengan tujuan pengangkutan material berat pada esok harinya.A. Dalam waktu yang singkat kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran yang sengit. b. operasi dari kampungkekampung terus dilaksanakan yang didahului dengan tembakan artileri. Pada tanggal 14 September 1894 M. Dalam pertempuran ini. Pagesangan dan Pesinggihan dari Arong-Arong Tembakan balasan pun terjadi dari arah Pagesangan sehingga dari pihak Belanda dua orang tewas dan tujuh orang luka-luka. 4. Gumi Sasak Dalam Sejarah 94 . Pada tanggal 5 September 1894 M. Belanda mendesak Mataram. Kemudian setelah dibantu pasukan Sasak. 3. Dari Cakra segera datang pasukan Bali yang kuat.

Ida Nyoman Kosong dapat ditangkap kemudian diserahkan kepada Jenderal Vetter. Terlebih dahulu tembok yang menjadi penghalang dihancurkan dengan granat.5. Namun bagaimanapun kuatnya pertahanan pihak Bali. dan sebagainya. Mataram ditembaki terus-menerus. termasuk puri (kediaman) raja dan putra mahkota. pasukan Mataram mencoba merebut Pagutan tetapi dapat dicegah oleh rakyat Sasak. sehingga menurunkan semangat juang pihak Bali. adalah ditemukan kitab Negara Kertagama karya Mpu Prapanca oleh Dr J. Dalam waktu yang singkat ketiga puri tersebut sudah berada kobaran api. Pada tanggal 19 dan 20 September 1894 M. dinamit. 6. Adapun sampai jatuhnya Mataram. yang berakhir sampai tengah malam. Mereka bersikukuh mempertahankan setiap jengkal wilayahnya. Perlawanan dari pihak Bali tidaklah kecil.L. linggis. yang luka-luka 4 orang.A. Mulamula diambil stelling di Pajarakan. Kemudian. terutama tempat-tempat di sekeliling puri istana kediaman Anak Agung Ketut Karangasem yang merupakan calon pengganti raja yang sudah lanjut usia. bahkan bekas pemimpin desa. Pihak pasukan Bali pun terpaksa meninggalkan segala-galanya dan terdesak mundur dari semuafront pertempuran. seperti mesiu. kota Mataram dapat dikuasai dan diduduki akibat persenjataan yang tidak berimbang. dari kampung Kamasan di sebelah utara. Kemudian menuju ke arah timur-laut. Tembok-tembok dibongkar dengan segala macam alat. Brandes tepatnya di sekitar halaman istana Cakranegara. Pada tangga127 dan 28 September 1894 M berturut-turut dilakukan manuver ke timur-laut Mataram untuk mengalihkan perhitungan musuh. kemudian Gumi Sasak Dalam Sejarah 95 . jumlah kerugian di pihak Belanda: satu orang perwira (letnan dua infanteri) berikut 13 anak buahnya dan 3 orang hukuman. Dengan kekuatan satu setengah batalyon dibawah pimpinan Jenderal Sugov menuju ke Rembiga. Salah satu peristiwa penting yang terjadi pada saat penghancuran kerajaan Mataram. Kota Mataram yang megah itupun hancur lebur. kampung Kamasan diserang dari kampung Monjok. Demikianlah tempat-tempat para pembesar Bali dihancurkan.

Di sana raja tua ingin melihat putranya tetapi dicegah karena tubuh Anak Agung Ketut terlalu hancur akibat tembakan. Dengan demikian. lima pimpinan Bali yang terkenal. 123. Adapun sistem pemerintahan Belanda pada waktu itu sebagai berikut: 1. terutama dalam soal keamanan dan penertiban wilayah. Hal ini terbukti jika ada dari kerajaan itu yang bertindak bertentangan dengan kehendak Belanda maka mereka akan dicap indisipliner. Stbl. Para raja di Mataram sangat keberatan atas tindakan Belanda karena bertentangan dengan perjanjian persahabatan tahun 1843 M. Pada tanggal 10 Oktober barulah proses penyerangan selesai. Pertempuran merebut Mataram sengit sekali. yang dikepalai oleh seorang residen yang berkedudukan di Singaraja sebagai ibu kota keresidenan. juga putra mahkota (Anak Agung Ketut Karangasem) beliau gugur waktu mempertahankan Puri bersama anak buahnya. No. dengan Ibu Kota Buleleng (Singaraja). F.dua orang letnan dua beserta 50 anak buahnya. pemerintah Belanda mendirikan keresidenan Bali dan Lombok. Beberapa pengikut putra mahkota yang setia telah mengangkut jenazah ke Cakranegara pada tengah malam. sedangkan afdeling Lombok dikepalai oleh seorang Assisten Residen yang berkedudukan di Mataram sebagai ibu kotanya. SISTEM PEMERINTAHAN Pada tahun 1882 M berdasarkan Ind. Maka sejak itu. kedaulatan Mataram sudah tidak penuh lagi. Di pihak Bali. jumlah korban ditaksir lebih dari 300 orang meninggal. Tetapi Belanda tidak pernah menghiraukannya karena Belanda menganggap pulau Lombok adalah wilayah kekuasaannya. Gumi Sasak Dalam Sejarah 96 . Sejak itu pulalah pihak Belanda sibuk mengatur segala sesuatu menurut kehendaknya. Adapun kerugian dari pihak Bali. secara nyata dimulailah penjajahan pulau Lombok oleh Belanda. Pulau Lombok diberi kedudukan sebagai bagian (afdeling) dari keresidenan Bali dan Lombok.

Batukliang. dan (3) Lombok Timur dengan ibu kota Selong. Sakra. Sedangkan untuk tiga punggawa itu dijadikan satu yaitu penggawa Cakranegara yang mengepalai seluruh orang Bali yang berada di pulau Lombok. Cakranegara Selatan dan Pungggawa Pemenang. yang dikepalai oleh seorang distrik dan bagi orang-orang Bali diangkat seorang yang berkedudukan sebagai punggawa dari orang Bali. yaitu Ampenan Barat dan Ampenan Timur. Lombok Barat: untuk kedistrikan Ampenan dibagi menjadi 2. Pringgabaya. Masing-masing dikepalai seorang Belanda dengan kedudukan controleur. 2. Golongan Bali.2. Lombok Tengah terdiri atas: Praya. Pembagian wilayah kedistrikan di Lombok Timur terdiri atas: Masbagik. sedangkan daerah utama yaitu Tanjung ditempatkan seorang gezaghebber (semacam penguasa perang). tetapi kemudian dirubah menjadi 3 wilayah: (1) Lombok Barat dengan ibu kota Mataram. (2) Lombok Tengah dengan ibu kota Praya. 5. Sedangkan di Lombok Barat terdiri atas: Ampenan. tetapi berdasarkan wilayah teritorial dengan batas-batas tertentu. 4. rupanya untuk memberikan kepuasan kepada mereka. Lombok Timur: untuk kedistrikan Rarang dibagi 2 yaitu Rarang Timur dan Rarang Barat. yaitu wilayah Lombok Timur dengan ibu kota Sisik (Labuan Haji) dan wilayah Lombok Barat dengan ibu kota Ampenan. 3. kemudian dijadikan 3 punggawaan yaitu punggawa Cakranegara Utara. Rarang. Pulau Lombok pada mulanya dijadikan dua wilayah (Order Afdeling). rakyat Bali dijadikan 9 wilayah yang masing-masing dikepalai oleh seorang patih. sebagai berikut: 1. Jonggat. maka beberapa peraturan ikut berubah. Gumi Sasak Dalam Sejarah 97 . Pembagian kedistrikan bagi orang Sasak tidak lagi didasarkan pembagian geneologis. sedangkan untuk kepenggawaan masih diatur menurut penduduk yang terdiri dari orang-orang Bali (geneologis). Dengan adanya perkembangan ini. Gerung. Tiap-tiap wilayah dibagi menjadi beberapa kedistrikan. Kopang. Bayan. Tanjung. 3.

PENDIDIKAN RAKYAT Pada zaman pemerintahan Belanda. Praya dan Selong masing-masing sebanyak 1 buah. 2. Sekolah Gubernemen di Mataram. G. Kopang masingmasing 1 buah. sosial dan budaya. untuk golongan Arab juga India yang diistilahkan dengan orang timur asing diangkat juga seorang kepala. Oleh karena itu pemerintah jajahan mengarahkan pembinaan pendidikan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pribumi. 3. Perusahaanperusahaan yang ada di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat sehinggga membutuhkan tenaga kerja yang terdidik dan memiliki keterampilan tertentu. Di samping itu penduduk pribumi juga mulai bangkit semangat dan kesadarannya un memperbaiki status sosialnya sebagai warganegara kelas dua melalui pendidikan. ekonomi. Sekolah Desa di Mantang hanya sebuah. Bagi penduduk golongan minoritas sebagai orang-orang China. secara umum di seluruh dunia terjadi perubahan dan pembaharuan secara menyeluruh terhadap aspek politik.4. 5. Pada tahun 1923 M baru dibangun sekolah "Hollands Inlandse School (HIS)" di Gumi Sasak Dalam Sejarah 98 . Sekolah Subsidi dibangun di Pringgabaya. Dalam hal ini pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting. Masbagik. China diangkat seorang kepala yang disebut Kapten der Chinezen. Sesudah 18 tahun Belanda menguasai Lombok sekitar 1912 M. demi kepentingan kaum pemilik modal Eropa (Belanda). Labuhan Haji. Arab dan India serta orang asing lainnya. sekolah yang dibangun hanya 8 buah Yaitu: 1.

Golongan Sasak diketuai oleh controleur dan seorang wakil ketua beberapa anggotanya yang diangkat dari orang-orang Sasak. Raad Sasak dan Raad Kerta. Pengadilan asli dari tiap-tiap golongan juga diadakan pada tiaptiap wilayah: a. 3. Di tiap-tiap kedistrikan diadakan peradilan yang lebih rendah disebut "Raad Distrik" (distrik gerechts) dengan batasan kekuasaan lebih sedikit. H. Gumi Sasak Dalam Sejarah 99 . Untuk menilai segala keputusan dari masing-masing Raad (Peradilan asli) diadakan badan penguji yang dinamakan "Revisie Kommissie" yang diketuai oleh Assisten Residen dengan beberapa orang anggotanya yang merupakan wewenang tertinggi bagi peradilan asli itu. Sampai tahun 1942 M tidak ada sekolah menengah (SMP) yang dibangun sebagai sekolah Mayor Sumber : Lombok dalam Sejarah lanjutan Sekolah Rakyat. Ketidaklengkapan laporan sering dijadikan alasan untuk menutup kegiatan pendidikan di kalangan masyarakat tertentu. Untuk golongan Sasak dinamakan "Raad Sasak". PERADILAN Peradilan diatur menurut golongan. Laporan-laporan mengenai kurikulum dan keadaan sekolah pun harus dilaporkan secara berkala. Untuk golongan Bali dinamakan "Raad van Justitie". 2. Adapun golongan tersebut sebagai berikut: 1. sehingga hal tersebut dapat menjadi faktor penghambat karena rakyat belum menguasai administrasi dengan matang. Peradilan dilaksanakan berdasarkan adat dan pasuar. Golongan Bali diketuai oleh controleur dan seorang wakil ketua beberapa anggotanya yang diangkat dari orang-orang Bali. akan tetapi harus mendapatkan izin dari pemerintah Belanda. 4. b.Mataram dan beberapa tahun kemudian dibangun Schakel School di Selong. Penyelenggaraan pendidikan oleh masyarakat secara swadaya juga diperbolehkan.

Sebagian besar rakyat merasa kehormatannya dicampakkan. B. PEMBERONTAKAN SESELA Meletusnya perlawanan rakyat di Sesela disebabkan oleh. rakyat Sasak bertekad perang fisabilillah. Demi membela kebenaran dan keadilan. Jero Rawit. lebih-lebih pemerintahannya zalim dan tidak adil. (2) adanya ketidakadilan dari sisi penegakan hukum. sehingga terjadi perlawanan dimana-mana. Sikap tidak puas itu memuncak. meletusnya perlawanan rakyat di Gandor dipicu oleh sesuatu yang sederhana. Sebab menurut ajaran agama Islam. (1) adanya kewajiban membayar pajak yang sangat memberatkan rakyat. sehingga seorang controleur Belanda tewas dan controleur lainnya luka-luka. pemerintah Belanda dianggap kafir dan tidak boleh diikuti. (3) sikap angkuh dan tidak sopan penguasa (Belanda) yang merendahkan harga diri masyarakat Sasak. Oleh sebab itu. Masyarakat mengadakan judi sabung ayam tanpa ijin. pemimpin Apitaik menderita malu karena saudaranya yang laki-laki dipenjarakan oleh pemerintah Gumi Sasak Dalam Sejarah 100 . rakyat Sesela di bawah pimpinan Amaq Nurisah kemudian mengadakan penyerangan ke pihak Belanda. Akan tetapi pihak Belanda segera mendatangkan bala bantuan. Dari sudut pandang rakyat desa Sesela adalah wajar dan wajib hukumnya melawan Belanda.BAB XV PERLAWANAN TERHADAP PEMERINTAHAN BELANDA Munculnya kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh pihak Belanda membuat rakyat semakin merasa tidak puas. Amaq Nursiah tewas dan seluruh perlawanan akhirnya dapat lumpuhkan. Perlawanan dan pemberontakan itu antara lain adalah: A. PEMBERONTAKAN DESA GANDOR (LOMBOK TIMUR) Sebenarnya.

Bantuan yang sama juga diminta pada Lalu Talip. ia meminta bantuan kepada Mamiq Mustiasih. Hukuman itu dirasakan kurang adil dan sangat menyinggung kehormatan dirinya. PEMBERONTAKAN MEMELAK (LOMBOK TENGAH) Pimpinan perlawanan rakyat Memelak ini adalah Lalu Talip atau Mamiq Ocet Talip. C. Dalam pertempuran terakhir. Mamiq Talip merasa berjasa dalam menumpas kerajaan Mataram. Pertempuran berlangsung beberapa hari. Pasukan pemberontak di bawah pimpinan Mamiq Mustiasih terdesak mundur dan bertahan di Gandor. tetapi justru tidak mendapat kedudukan. Untuk mencapai maksudnya itu. Haji Dollah. Jero Rawit memilih mati atau memberikan malu yang seimbang kepada Belanda yang ada di Sisik (Lombok Timur). Pasukan pemberontak pun kacau-balau. pemimpin Teros. Mamiq Mustiasih sendiri dapat meloloskan diri ke Memelak. Perlawanan itu sendiri dipicu oleh sikap Mamiq Sapian sebagai kepala Distrik Praya yang tidak menghargai jasa jasa pimpinan perang Praya dalam usaha menghancurkan kerajaan Mataram. Ketiganya merupakan pimpinan Perang Praya ketika terjadi serbuan pasukan kerajaan Mataram. Gandor dibumihanguskan oleh Belanda. pimpinan desa Gandor. Haji Ali. di sana beliau bergabung dengan Mamiq Talip. markas tentara Belanda di Sisik diserang dari barat. menghadapi ribuan Gumi Sasak Dalam Sejarah 101 . Pada waktu itu mereka hanya bertujuh. pemimpin Memelak.Belanda. yang kebetulan sedang sakit hati karena merasa kecewa atas kebijakan Belanda tentang pengaturan dan penempatan personalia di Praya. sisanya yang lain dipindahkan ke hutan Selong. Jero Rawit dan pengikutnya ditangkap dan dibuang ke Banyuwangi (Jawa Timur). Hutan Selong dibuka pada tahun 1896 M dan kemudian menjadi ibu kota Onder Afdeling Lombok Timur tempat kedudukan controleur. Karena itu bantuan yang diminta oleh Jero Rawit segera dipenuhi dengan mengirim pasukan ke Gandor di bawah pimpinan Mamiq Badil. dan Jero Nursayang. Oleh sebab itu. Maka pada malam jumat tanggal 1 Muharam 1318 Hijriah.

Pada penyerangan yang kedua. Pertempuran terjadi di Lendang Marang. Ketika para pejuang Memelak terdesak. Pemerintah Belanda sebenarnya menyayangkan sikap tiga pemimpin di atas dan masih berharap mereka man bekerja sama untuk tidak membuat huru-hara. Memelak diserbu secara terbatas. Belanda menyerbu Memelak. Tetapi ketika Mataram telah hancur. ia akhimya tewas dan para pengikutnya dapat ditangkap dan dipenjarakan. Rakyat Memelak dipimpin oleh Mamiq Badil. Keberanian dan kegigihan mereka membentuk gelombang kekuatan yang dahsyat dan membangkitkan semangat masyarakat Sasak untuk melawan kekuatan Mataram di semua fron sampai akhirnya Mataram hanya bersifat defensif saja di daerah sekitar Mataram. Gumi Sasak Dalam Sejarah 102 . pihak Belanda meminta damai yang diterima oleh Lalu Talip dan kawan-kawannya dengan syarat ketiganya akan diperlakukan dengan baik sesuai dengan jasa-jasanya dalam manghancurkan kerajaan Mataram. ia pun mengangkat senjata. Memelak kemudian mengambil sikap defensif. Ketika Belanda hendak memaksanya dengan kekerasan. Pemberontakan Pringgabaya I Meletusnya perlawanan rakyat Pringgabaya I ini dipicu oleh sikap bapak Darwasih. yang merasa enggan untuk membayar pajak karena dirasa kurang adil dan terlalu membebani rakyat. Cakranegara dan Ampenan. PEMBERONTAKAN PRINGGABAYA 1. Tetapi malang. tetapi ketiganya tidak mau menyerah bahkan pasukan penyerbu sempat terpukul mundur. seorang pemuka masyarakat di Pringgabaya Lombok Timur. D.tentara Mataram dan bertahan mati-matian di dalam masjid Praya. Itulah sebabnya mereka membangkang terhadap pemerintah Belanda dan bertekad untuk melakukan perang fisabilillah. Di bawah pimpinan controleur Englendberg. Mamiq Badil dapat meloloskan diri dari usaha penangkapan. mereka hanya dijadikan penonton saja. Sementara pasukan mataram dilengkapi persenjataan modem.

tetapi beliau malah ditangkap dan dipenjarakan di Selong. Guru Kepak dan murid-muridnya bermaksud untuk berdamai dengan kepala distrik. Sumatera dan pulau Timor. Ketika terjadi penyerbuan terhadap daerah Tuban oleh pihak Belanda. Setelah itu. Perlawanan justru tertuju pada pemerintah Belanda yang membela dan melindungi kepala distrik. Perang Bukit bermula dari pertentangan antara Guru Kepak seorang pemuka agama di Pringgabaya dengan kepala Distrik Pringgabaya. Gumi Sasak Dalam Sejarah 103 . Pemberontakan Tuban dipimpin oleh Mamiq Purwata dan Lalu Pujut. Sebelum pemberontakan mi meletus. Batujai dan Praya) dan Lombok Barat (Gerung). Pemberontakan ini dipimpin oleh Guru Kepak dan Pengantin Ratnayu. Tetapi karena senjata yang digunakan massa rakyat sangat sederhana. Terjadi perkelahian antar kedua pengikut pun tidak dapat dihindari. Pengantin Ratnayu memimpin murid-murid yang lain tampil membela gurunya. seorang murid Guru Kepak yang setia.2. E. Keduanya sangat berpengaruh di kalangan masyarakat Tuban. pemberontakan ini dapat dipadamkan dengan cepat. Pemberontakan Pringgabaya II Pada tahun 1903 pecah pemberontakan Pringgabaya II yang kemudian dikenal dengan nama Perang Bukit. kedua pemimpin tersebut dapat menghindar dari upaya penangkapan. perlawanan itu meluas ke wilayah Lombok Tengah (Tuban. sempat tercium oleh Belanda dan akhirnya Tuban pun diserbu. anak dan isteri dari Mamiq Purwata ditangkap dan dibawa ke Praya. Guru Kepak merasa tersinggung kehormatannya karena tindakan kepala distrik yang dirasakan kurang senonoh terhadap salah seorang keluarga sang Guru. Tetapi sebagai gantinya. Dalam tempo yang singkat. Para pemimpin dan pengikutnya yang dipandang berbahaya dibuang ke Jawa. PEMBERONTAKAN TUBAN (LOMBOK TENGAH) Pemberontakan di Lombok Tengah sebenarnya merupakan kelanjutan dari Perang Bukit.

Namun beliau dapat meloloskan diri dengan melompati pagar penjara. F.Ketika pasukan yang membawa anak dan isteri Mamiq Purwata berangkat ke Praya memasulci desa Kawo. Pertempuran kembali terjadi di Ripapah. Jenazahnya dimakamkan di Sanggeng. Tetapi akhirnya beliau tewas tertembus peluru. Sirawi. Satu-persatu temannya ditangkap dan ada juga yang tewas dalam pertempuran di Bagik Polak. Pasukan Belanda yang akan menangkapnya menjadi ragu untuk mendekat. Mamiq Utan dari Batujai. Sedangkan Guru Saleh dibuang ke Jambi. maka pada hari Jum' at beliau menampakkan diri pada musuh yang memburunya. namun mereka tetap gigih melakukan perlawanan. Adapun Mamiq Purwata yang keluarganya ditawan. Akhirnya. Dalam pertempuran itu Lalu Pujut tertangkap dan dipenjarakan. Sebagian lagi dibuang ke Deli (Sumatera). Beliau duduk di atas sebuah batu besar di Desa Tolotolot menghadap kiblat sambil berzikir. beliau bimbang antara menyerahkan diri atau memilih mati syahid. mereka disergap oleh pasukan di bawah pimpinan Lalu Pujut. Papu' Ayu. Beliau mengenakan pakaian yang serba putih dengan keris di tangan. Namun keberanian mereka untuk Gumi Sasak Dalam Sejarah 104 . demi keselamatan keluarganya. Sejak itu pasukan pemberontak tercerai-berai. Mamiq Purwata sendiri mengembara dan bersembunyi dari kampung ke kampung di desa Pujut. Tidak banyak catatan yang bisa diperoleh dari peristiwa ini. Lalu Pujut. PEMBERONTAKAN BATU GERANTING (BAYAN) Pemberontakan Batu Geranting dipimpin oleh Raden Ratsasih dan Raden Ratsayang. Mamiq Padma. Tetapi akhirnya Lalu Pujut dapat ditangkap kembali di daerah Bangket Parak. di pemakaman leluhurnya. Mamiq Migarsih dan Prapen tewas di desa Penarukan. Di Rebonge (Pejanggik) beliau berhasil mengumpulkan pengikut-pengikutnya. Lalu Antring dari Pringgabaya dan Syukur dibuang ke pulau Timor. Mereka yang tertangkap dan diadili lalu dibuang ke luar daerah.

membangkang pajak telah menyebabkan Belanda murka. rakyat Sasak begitu kelelahan setelah sebelumnya berperang melawan pihak Bali. Mereka tidak lagi menganggap remeh rakyat Sasak. Hal itu membuat masyarakat kurang mampu mengorganisir diri untuk sebuah peperangan. Ditambah lagi dengan minimnya persenjataan. Merekapun disergap dan dibuang ke Jawa. Rakyat Sasak berani membela kebenaran dan sanggup mengorbankan nyawanya demi kehormatannya. Ini juga membuktikan bahwa masyarakat Sasak ternyata sangat mampu berfikir tentang baik dan buruknya suatu kebijakan yang diambil pemerintah. Secara umum Belanda tidak terlalu kesulitan dalam menghadapi pemberontakan rakyat Sasak. Gumi Sasak Dalam Sejarah 105 . Maklum saja. Namun sikap melawan orang-orang Sasak telah membawa dampak tersendiri bagi Belanda.

Rapat tersebut berlangsung di bekas kantor Controleur Belanda. ternyata juga takut kepada orang kulit berwarna. khususnya Belanda. Hal ini juga membangkitkan harga diri pada setiap pemimpin rakyat. Pada mulanya. Kekuatan tentara Gumi Sasak Dalam Sejarah 106 . Jepang mendarat tanpa perlawanan sedikit pun dari Belanda. Keadaan ini memberikan kesadaran kepada para penduduk bahwa orang Eropa. Hal ini disambut gembira dan rasa optimisme yang mendalam. peralihan pemerintahan dari Hindia Belanda ke tangan Jepang disambut lega terutama oleh pemimpin-pemimpin pergerakan kemerdekaan di daerah Lombok. ZAMAN PENDUDUKAN JEPANG Pada tangggal 18 Mei 1942. Seorang pemimpin Angkatan Darat yang berpangkat kapten menjelaskan bahwa maksud perang Asia Timur Raya adalah untuk membebaskan rakyat dari penindasan bangsa barat.BAB XVI LOMBOK PADA MASA PENDUDUKAN JEPAN A. Sejak itu pemerintahan Belanda berakhir di pulau Lombok. Angkatan Laut Jepang dengan dilindungi pesawatpesawat tempur mendarat di Ampenan. karena rakyat memiliki harapan besar untuk kebebasan dan kemerdekaan. Tanggal 12 Mei 1942 angkatan darat Jepang mendarat pula di Labuhan Haji (Lombok Timur). Di kota Selong (Lombok Timur) Jepang mengadakan rapat yang dihadiri oleh pemuda dan pimpinan rakyat.

Seringkali pemerintah Jepang keluar-masuk kampung mengambil hewan ternak secara paksa. B. Pemuda yang berumur 14-22 tahun dikerahkan menjadi Seinendan. keris dan pedang dikumpulkan untuk perbekalan perang Asia Timur Raya. Lombok Tengah.Jepang yang berada di Lombok seluruhnya bermarkas di Mataram (Lombok Barat). Pemuda yang berumur 23-35 tahun dikerahkan menjadi Keibodan. rakyat langsung mengalami berbagai penderitaan yang amat sangat. Pucuk pimpinan tertinggi untuk daerah Lombok disebut Ken Kan Rikan. SISTEM PEMERINTAHAN Pada masa pendudukan Jepang. C. Pemuda yang berumur 18-25 tahun dikerahkan menjadi Heiho. Untuk keperluan pertahanan dan keamanan pada tahun 1943 ditetapkan bahwa: 1. Urusan Bahan Makanan dan Urusan Pemotongan Hewan. Sebagian besar hasil pertanian dan harta benda rakyat seperti emas. Masing-masing diperintah oleh seorang yang berpangkat Bun Ken Kanrikan. 2. 3. pulau Lombok tetap terbagi atas 3 daerah: Lombok Timur. dan Lombok Barat. Kepolisian. perak. Para petani diwajibkan Gumi Sasak Dalam Sejarah 107 . Jabatan-jabatan yang penting lainnya juga segera diadakan seperti. Jabatan distrik dirubah menjadi Gunco dan Kepala Desa menjadi Sun Co. PENDERITAAN RAKYAT Segera setelah Jepang berkuasa. Pemerintahan dijalankan dengan tangan besi.

tetapi ada juga yang dilepaskan kembali setelah badannya hancur luluh akibat penyiksaan. pihak Jepang menangkap beberapa warga Sesait yang tidak bersalah dan menyiksanya hingga mati. Obatobatan sangat sulit didapat. Lendang Marang. Pintal atau tenunan rakyat yang dijumpai akan disita. padi menumpuk sampai tumbuh melebat di kantor desa karena tak sempat ditumbuk. Penjahat-penjahat langsung digantung atau dipukuli. Jika rakyat sakit. Adapun lokasi pembangunannya tersebar di beberapa wilayah: Lembar. gunung-gunung dan hutan belantara. pihak Jepang mengambil gadisgadis pribumi dengan paksa dan dijadikan Geisha (pelacur) untuk memuaskan nafsu bejat tentara Jepang. Di Sesait (kecamatan Bayan) rakyat tidak tahan dengan sikap Jepang tersebut dan melampiaskan kemarahannya dengan mengeroyok hingga tewas seorang pegawai perkebunan kapas berkebangsaan Jepang pada tahun 1944. Bagi rakyat yang tidak mengumpulkan padi dihadapkan ke muka Kenpetai (POMAD) dan Toketai (POMAL) yang keganasannya sangat terkenal. Rakyat hanya boleh memintal dan menenun untuk Jepang dengan sistem bagi hasil yang sangat tidak adil. Rambang. Mereka-meraka yang dicurigai segera ditangkap dan dihukum tanpa proses pengadilan. Bangko-Bangko. Akibatnya rakyat terancam kelaparan dan tidak memiliki pakaian. Banyak yang mati. Pada masa pendudukan Jepang rakyat juga dikerahkan menjadi Romusha (pekerja paksa) untuk membangun bentengbenteng pertahanan dan tempat persembunyian di pantai-pantai. Sebagai balasan. Kemudian bila rakyat menyerahkan padinya tidak lancar.menanam jarak dan bahan untuk membuat pakaian. Satu bagian untuk rakyat. Maka tak heran jika banyak orang yang sakitnya bertambah parah dan berakhir dengan kematian. dan dua bagian untuk Jepang. Tanjung Ringgit. di tengah-tengah rakyat yang kelaparan. maka lumbung-lumbung digeledah. Banyak diantara para pekerja itu Gumi Sasak Dalam Sejarah 108 . Labuan Lombok dan Gili Terawangan. Pangadilan sudah tidak berfungsi lagi. Dan yang sangat memilukan. Sangat ironis. maka cukup dibawa ke dukun.

PENDIDIKAN UNTUK KEPENTINGAN PERANG ASIA TIMUR RAYA Ketika Jepang berkuasa. Mereka juga menekankan bangsa Jepang Gumi Sasak Dalam Sejarah 109 . Begitu juga pengajian-pengajian yang diselenggarakan oleh perkumpulan tarekat tidak aktif lagi. tetapi juga di bidang kerohanian. dan Pelindung Asia. D. Jepang berupaya keras meyakinkan para guru beserta anak didiknya bahwa Jepang adalah Cahaya Asia. Kebencian rakyat terhadap Jepang pun semakin besar. Pemimpin Asia. Kurikulum pendidikan yang diberikan seluruhnya untuk kepentingan Perang Asia Timur Raya. Penghapusan diskriminasi dalam bidang pendidikan (penyamarataan semua golongan). Hal itu dapat dilihat dalam sistem pengajaran yang ada sebagai berikut: 1. banyak sekolah didirikan. 2. Sekolah rendah era Belanda (HIS) diganti menjadi Sekolah Rakyat 6 tahun (SR). Untung saja perguruan Islam Nahdlatul Wathan di Pancor Lombok Timur tidak ditutup. Perguruan itu dapat berjalan terus dibawah pengawasan kurikulum yang ketat dari pihak Jepang.tewas terserang malaria dan dibiarkan mati kelaparan. Banyak pengajian-pengajian dibubarkan dan dianggap terlarang. Tekanan yang dirasakan oleh rakyat tidak hanya di bidang sosial dan ekonomi. Hal ini berbeda dengan sistem pendidikan Belanda yang masih mengakui adanya stratifikasi atau status sosial tertentu dalam bidang pendidikan. Aktivitas yang biasa diadakan di masjid-masjid dan pesantren banyak yang terhenti. Pembinaan mental dan ideologi (indoktrinasi) guru-guru dengan konsep Hakko Iciu (Kemakmuran Bersama di Asia Timur Raya). Setiap orang berharap agar Jepang kalah oleh sekutu.

mengucapkan sumpah atau janji dalam bahasa Jepang. tetapipihakJepang sebenarnya lebihmenekankan disiplin dan semangat kepatuhan daripada kecerdasan pikiran. dibuka Syoto Syihan Gakko (Sekolah Guru 2 Tahun) dan Goto Syihangakko (Sekolah Guru 4 Tahun). yang ditanyakan bukanlah perkembangan kecerdasan anak. 5. melakukan taiso (senam) setiap hari. 3. Pengajaran bahasa Jepang (kesusastraan) juga diadakan di setiap tingkatan sekolah. Bahasa daerah dan bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah. Setiap orang Indonesia bebas memasuki lembaga pendidikan yang ada. sedangkan orang asia terbatas pada sekolah-sekolah yang ada. Pada waktu akan memulai dan mengakhiri pelajaran. pihak Jepang juga memberlakukan pendisiplinan tubuh seperti. Sepertinya hal-hal tersebut sungguhmulia. Dengan dalih memberantas rasa rendah diri. dan menanamkan disiplin yang sangat tinggi. perkumpulan Chung Hua Chung Hui diizinkan membuka sekolah China. kemudian bahasa Jepang diajarkan di kelas 4. tiap anak-anak yang masuk kelas harus berbaris di muka pintu kelas. Gumi Sasak Dalam Sejarah 110 . Hal itu lebih merupakan brain washing (cuci otak) daripada pengajaran yang benar. Untuk memenuhi kebutuhan akan guru-guru di Mataram. bushido (ksatria). hanya sayang alat-alat pelajaran hampir tidak ada. Mutu pelajaran sangat rendah. Jika ada inspeksi ke sekolah-sekolah. tetapi lagu-lagu dan cerita Jepang apa saja telah diketahui anak-anak. anak-anak sekolah harus dicukur bersih kepalanya (gundul). anak-anak harus seikire (hormat ke arah istana Jepang) untuk menghormati kaisar Tenno lalu menyanyikan lagu kebangsaan Jepang (Kimigayo).adalah saudara tua Indonesia. rasa berbakti kepada pemimpin dan orang tua. 4. Indoktrinasi dalam bentuk penanaman sikap-sikap tertentu seperti seisyin (semangat). jiwa budak. sikap dan mental anak-anak didik. Gaji guru sangat rendah dan diberikan dalam bentuk natura dan in natura.

Flores. Sumbawa. harus berisikan propaganda untuk memenangkan Perang Asia Timur Raya. dan Gerung. Sementara belum ada kapal pengangkut di Lembar. maka mereka pun berkumpul di Selong. Maka komunikasi masyarakat Lombok dengan dunia luar hampir terputus sama sekali. Di Lombok Timur tentara Jepang terkonsentrasi di daerah Lendang Marang Kota Raja. Kopang. Pada bulan Januari 1945 terjadi upaya perpindahan secara besar-besaran tentara Jepang dari Timor. Selama pendudukan. hal itu lebih ditujukan untuk propaganda bagi kemenangan perang Asia Timur Raya. E. Lembar dan lain-lain. Hal itu seperti menandakan adanya kekalahan tentara Jepang. Apapun bentuknya. apalagi perkembangan kreativitas. Ketika pesawat-pesawat sekutu bertubi-tubi menghantam tempat pertahanan Jepang yang strategis seperti pelabuhan Ampenan. politik isolasi juga dijalankan secara ketat oleh pemerintahan Jepang. Media-media komunikasi massa seperti radio dan surat kabar banyak disensor atau disegel.Aktivitas kesenian rakyat juga sangat kurang. Selain itu permintaan tenaga buruh untuk membantu dalam upaya pemindahan tentara ini cukup merepotkan rakyat. pasti akan terkalahkan. PENYERAHAN TENTARA JEPANG. dan pulau Lombok ke Jawa melalui pelabuhan Lembar. rakyat bertanya-tanya dan berharap-harap cemas tentang apa yang terjadi. rakyat Lombok hanya mengetahui apa yang disampaikan oleh pihak Jepang dan sama sekali tidak paham dengan apa yang terjadi di dunia luar. Gumi Sasak Dalam Sejarah 111 . seni suara maupun drama. cepat atau lambat. Media massa hanya digunakan untuk propaganda Jepang semata. Hal itu dimaksudkan untuk membatasi ruang gerak dan informasi masyarakat. Selama itu. Narmada. Kalaulah ada. Dan yang paling menyibukkan adalah menjamin suplai bagi tentara Jepang tersebut karena jumlahnya yang sangat besar. Adanya aktivitas untuk membuat lubang-lubang persembunyian dan menurunnya semangat juang tentara Jepang semakin meyakinkan bahwa pihak Jepang.

Kemudian dilakukan serah terima pemerintahan dari Ken Kang Rikan kepada Raden Nuna Nuraksa. Gumi Sasak Dalam Sejarah 112 .Penyerahan Jepang sendiri baru dapat diketahui di pulau Lombok melalui pengumuman Ken Kang Rikan pada tanggal 26 September 1945.

Lalu Srinata. Mereka adalah: Mamiq Fadelah. Ir.7 Agustus 1945. Badan-badan perjuangan rakyat selalu mempertahankan kemerdekaan Indonesia seperti Komite Nasional Indonesia (KNI) dan Badan Keamanan Rakyat (BKR).BAB XVII LOMBOK SETELAH MASA KEMERDEKAAN Pada tanggal 1. sehingga tidak dapat disangkal bahwa pemerintah Republik Indonesia mendapat dukungan dari rakyat. Berita tentang Kemerdekaan Indonesia dibawa ke Lombok oleh para anggota Syuki Gi In yang kembali dari Singaraja setelah bersidang. Indonesia berhasil mengkonsolidasi kedaulatannya. proklamasi itu disambut dengan dukungan pemuda dan masyarakat. Di seluruh Indonesia. pemerintah Jepang menyerahkan kekuasan kepada Pemerintah Indonesia. Selain itu. Go Sin Cong dan I Nengah Mekra. Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. kemerdekaan Indonesia mendapat pengakuan dan mendapat dukungan dari rakyat. Kemudian di Sunda Kecil penyerahan kekuasaan dilakukan oleh Kaigun Minseibu kepada Gubernur Sunda Kecil di Singaraja pada tanggal 8 Oktober 1945. Lalu Abdurrahman. Pada tanggal 15 Oktober 1945. Gumi Sasak Dalam Sejarah 113 . bendera merah putih dikibarkan dan pekik merdeka berkumandang dengan tangan terkepal teracung sebagai salam. Setelah itu. terutama pulau Jawa.

'maka pemerintah mengadakan rapatrapat yang dihadiri oleh wakil-wakil pemuda dan pemuka rakyat sehingga terbentuklah badan-badan dan laskar perjuangan seperti Komite Nasional Indonesia (KNI). diputuskan bahwa Thailand. rupanya pemerintahan Belanda masih memimpikan kembali menguasai Indonesia. 2. Adapun untuk daerah Lombok ditetapkan: 1. I. Adapun tugas sekutu terdiri dari: 1.Gusti Ketut . Indo China. Raden Nuna Nuraksa menjabat kepala daerah Lombok Timur. tetapi Belanda tidak mengetahui perkembangan selanjutnya setelah penjajahan Jepang. Kemudian menetapkan struktur dari organis pemerintahan untuk wilayah yang dibawahinya yaitu Bali. 3. Sumbawa dan Daer Nusa Tenggara lainnya. KONFERENSI POSTDAM Setelah Jepang bertekuk lutut.A. Mami' Fadelah sebagai kepala pemerintah Lombok Timur. PEMBENTUKAN BADAN-BADAN ORGANISASI Berdasarkan Instruksi Presiden tanggal 22 September 1945 ditetapkan Gubernur unr. Membebaskan secepat mungkin tahanan perang. B. 2. 3. Lombok. Hasil konferensi Postdam bulan Juni 1945. Lalu Srinata sebagai kepala pemerintah. 4. Malaya dan Hindia Belanda akan termasuk dalam satu wilayah komando Inggris yang diberi nama South East Asia Command (SEAC) di bawah pimpinan Laksamana Inggris Lord Louis Mounbatten dan bermarkas besar di Singapura. Sebagai tindak lanjut. Badan Keamanan Rakyat (BKR) Gumi Sasak Dalam Sejarah 114 . I Gusti Bagus Ngurah sebagai kepala pemerintah Lombok Barat. Menciptakan ketertiban hukum dan keamanan sehingga dapat diwujudkan penyerahan kekuasaan yang tertib dari penguasa militer kepada pemerintah sipil yaitu kepada penguasa yang sah berkuasa di wilayah itu. Melucuti tentara Jepang yang telah menyerah dan mengirimkan ke pelabuhan agar secepat mungkin diberangkatkan ke Jepang. Puja.: Sunda Kecil yaitu Mr.Lombok Tengah.

RAPAT DI DASAN TENGA Pada tanggal 5 Desember 1945 seluruh utusan pimpinan badan perjuangan di Lombok mengadakan rapat kebulatan tekad. Lalu Usman dan Lalu Alwi sebagai wakil dari pemerintahan. C. serta Haji Hidjaz. 2. Ketua KNI Lombok Hasmo Suwignyo Sukardi dari BKR. antara lain: 1. Rapat tersebut bertempat di Dasan Tenga (Kampung Besar) desa Montong Gamang Kedistrikan Kopang. Hal ini dianggap bertentangan oleh Jepang karena tidak sesuai dengan instruk pihak sekutu. segala sesuatunnya dipertanggungjawabkan kepada Anggota Perang Indonesia. Akan tetapi rakyat menentang. Hingga kedatangan pihak sekutu ke bagian Indonesia Timur. Seluruhnya hadir kurang lebih 150 orang. 4. Inang dari Polisi Lombok Tengah. Lombok Nengeri dan R. Sumantri dari BBI Lombok. Pihak Jepang harus tetap memelihara keamanan hingga terbentuk pemerintahan yang sah. 3.dan lainnya. keadaan pun semakin memanas. Jumadil dari Pemuda. Tokoh-tokoh lainnya dari Lombok Timur seperti: a. Jemuhur Hakim (Ketua Organisasi Pemuda Pejuang bernama Garuda Hitam yang saat itu terkenal di Lombok utamanya di Lombok Timur) b. Gumi Sasak Dalam Sejarah 115 . Kalangan pemuda pun tidak ketinggalan membentuk badan-badan perjuangan seperti Angkatan Pemuda Indonesia.

Adapun keputusan yang diambil dalam rapat itu: 1. Tetapi pihak Jepang tidak mau menyerah dengan sukarela. ada juga yang gagal sebagai diuraikan kelanjutannya kemudian. Pertempuran berakhir dengan meninggalkan banyak korban di pihak rakyat. dan Amaq Mu'adah. Pemimpin rapat oleh Haji Hidjaz. d. Berita kekalahan tentara Jepang dalam perang dunia merupakan kesempatan bagi pemuda untuk merebut senjata dari tangan tentara Jepang. Perlawanan di Wanasaba Keadaan di pulau Lombok tidaklah berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Perlawanan di Labuhan Haji Percobaan penyerbuan rakyat terhadap markas Jepang dialihkan ke Labuahan Haji. Di Wanasaba Lombok Timur. Amaq Zohrah. dalam keadaa bagaimanapun. 2. Amaq Sapinah. Gumi Sasak Dalam Sejarah 116 . Melihat hal tersebut di atas. Menolak menyerahkan kekuasaan pemerintah kembali kepada Jepang. Untuk menghadapi segala kemungkinan. D. 2.c. terjadi usaha perampasan sejata yang dilakukan oleh massa rakyat. Ada yang berhasil. PERLAWANAN TERHADAP JEPANG 1. yaitu Haji Tohir. Haji Syamsudin. Juga dicampuri NICA dan pihak pemuda pun tetap berusaha untuk mengambil alih senjata dari pihak Jepang di Lombok Timur. Enam orang diketahui gugur di tempat. rupanya pihak Jepang mulai kelabakan dan sejak saat itu mulai pertentangan dengan menteror persatuan kekompakan pimpinan pemerintahan melalui agen-agen dan mata-matanya. Seorang mengalami luka berat yaitu Haji Sirajud. Persenjataan mesin yang masih lengkap itu langsung diarahkan ke kerumunan massa. Keamanan rapat tersebut dipertanggungjawabkan kepada Lalu Tegeg alias Lalu Wiraraja. maka konsolidasi organisasi pada semua kekuatan harus ditingkatkan.

5 buah pistol. 3. Seorang dapat ditewaskan olehlAmaq Riman. seorang pimpinan tentara Belanda. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia. Lenek. Persenjataan tersebut disimpan untuk persiapan manghadapi NICA. Akhirnya pada tanggal 18 Maret-1946 angkatan bersenjata Australia di bawah pimpinan Peter Kam mendarat di Ampenan dengan tugas sebagai tercantum dalam Konferensi Postdam untuk membebaskan para tawanan dan melucuti tentara Jepang.Y. Perlawanan di Kopang Di Kopang (Lombok Tengah). Dalam rapat itu tidak tercapai kesepakatan apapun. Sukaraja. H. Penyaong. E. termasuk pulau Lombok. Lalu untuk membereskan wilayah timur besar diserahkan kepada angkatan perang Australia yang dijadwalkan di Morotae: Setiap pulau di Indonesia bagian timur pun didarati oleh Angkatan Perang Australia. Rempung. terjadi pembalasan dendam terhadap tentara Jepang yang bermarkas di Jelojok. Penyerbuan itu di bawah pimpinan Sahid Saleh pada malam rabu Januari 1946. sempat mengungsi ke Australia.tujuan utamanya adalah untuk merebut senjata. Van Mook. Beberapa hari sebelum kedatangan angkatan perang Australia di Ampenan. Kelayu. . Terjadi silang-pendapat antara pemerintah dan tokoh-tokoh Gumi Sasak Dalam Sejarah 117 . Kurang-lebih 1000 orang terlibat dalam: penyerbuan ke markas tentara Jepang di Labuhan Haji. BELANDA KEMBALI MENDUDUKI LOMBOK Rupanya kerajaan Inggris tidak cukup personil untuk melaksanakan tugasnya sebagai tersebut di atas. Pringgasela. Tanjung Teros Dan Labuhan Haji dikerahkan. Pancor. Pertempuran berhasil tanpa meninggalkan korban serta dapat merampas tiga pucuk karaben. Seluruh kekuatan dari Selong. Dengan memboncengi tentara Australia merekapun ikut mendarat di pulau Lombok: Sebab sewaktu dahulu perang berkecamuk. dan 17 peti peluru. diadakan rapat untuk menentukan sikap rakyat terhadap kedatangan tersebut.

I Ketut Nurija. Pihak pemerintah dan para tetua sebenarnya tidak meragukan semangat para pemuda. Sementara itu. f. Pada malam harinya. Daftar orang-orang yang ditangkap adalah sebagai berikut: 1. Mamiq Rifa'ah. b. dengan menggunakan tahanan yang sudah dibebaskan. ketua KNI Lombok Timur. angkatan perang Australia menangkapi para pejuang dan pemimpin di seluruh Lombok. Para pemuda menyatakan akan menempuh jalannya sendiri. Di Lombok Timur: a. lalu dibuang ke tengah laut. Para tahanan tentara Jepang kemudian dikembalikan ke negaranya. Mamiq Fadelah. Selanjutnya mereka digiring dan dipenjara di Mataram. staf pemerintah Lombok Timu 2. Dr. tetapi keadaannya benar-benar tidak seimbang. Hasmo Soewigyo. dan merasa sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang terkesan ragu-ragu.pemuda. Maka mereka memilih cara berunding. Mas Asmo. e. sebagai kepala pemerintahan Lombok Timur. I Gusti Mudra. Ir. ketua BKR Lombok Timur. d. KNI Lombok Timur. Para pemuda semangat menyala-nyala ingin menghadapi tentara Australia dengan senjata. Setelah terkumpul maka senjata-senjata hasil sitaan itu dikumpulkan. pasukan Australia tidak mendapat perlawanan sedikit pun ketika membebaskan tawanan dan melucuti senjata jepang. Gumi Sasak Dalam Sejarah 118 . c. R. Di Lombok Barat: a. Oleh karena itu terjadilah pertentangan yang sengit akibat perbedaan pendapat tersebut. Mujiman.B. ketua KNI daerah Lombok. ketua BKR Lombok Timur.

Berdasarkan atas perkembangan tersebut di atas. Mataram. D. Pengumuman pertama oleh pemerintah Belanda yang mengatasnamakan NICA sebagai berikut: 1. 3. Dilarang menggunakan salam merdeka. Dilarang mengibarkan bendera merah°putih. ketua BPI daerah Lombok. Suhardi. pada keesokan harinya pada tanggal 27 Maret 1946 pasukan Belanda mendarat melalui pelabuhan Lembar dengan memakai kedok NICA (Nedherlandans Indie Civil Administration). Tuan Lapre. 3. Saleh Sungkar. Pemerintah sipil Belanda dari sekutu di bawah pimpinan semua bekas pegawai zaman kolonial yang dulu yaitu: 1. Dilarang menggunakan lencana merah. Barang siapa memiliki senjata api. KNI daerah Lombok. Setelah Angkatan Perang Australia meriinggalkan pulau Lombok. Rupanya sudah terjadi kemufakatan antara Australia dan Belanda. tetapi secara de facto yang bertugas adalah Belanda (NICA).R. Pemerintah Belanda kembali menanamkan pengaruhnya di wilayahnya itu dengan penempatan corps NICA yang ditugaskan oleh tentara Australia. ketua BKR daerah Lombok. Van baal. Tuan Y. Tuan Lapre menjabat sebagaiAssisten Resident. Made Putu Wirja. 2. dan Praya. Sumantri. pemerintah Belanda berhasil wengadakan konsolidasi kedudukan politiknya di wilayah Indonesia Timur. bekas Controleur Lombok Barat. bekas Controleur LombokTimur. bekas Controleur LombokTengah. f. d. Walaupun Australia secara langsung bgrtanggungjawab atas pemerintahan. Setelah selesai tugasnya. 4. e. 2. segera diserahkan kepada yang berwajib (NICA). termasuk pulau Lombok yang tentunya Gumi Sasak Dalam Sejarah b. Segera setelah pendaratan. 119 . mereka lalu menduduki tempattempat yang strategis seperti kota Selong. Kumenit sekretaris KNI daerah Lombok.putih. c. maka angkatan perang Australia bertolak meninggalkan pelabuhan Ampenan pada tanggal 26 Maret 1946. ketua PUIL daerah Lombok. Tuan Cindner.

Chief Co NICA mempunyai wewenang penuh membawahi semua petugas NICA untuk seluruh wilayah Timur. Oleh karena itu mereka membiarkan saja gerakan para pemuda yang masih memiliki semangat menyala-nyala mempertahankan kemerdekaan. sekalipun dengan nama lain yaitu Chief Co NICA atau to NICA dan NICA. setelah berakhirnya Perang Pasifik dengan singkat mengembalikan fungsi aparat pemerintahnya yang terkenal sebagai Corps Bimmemland Bestuur (BB) di wilayah Indonesia Timur. Belanda menempatkan seorang berpangkat Chief Commanding Officer NICA (Chief Co NICA) di Morotai untuk mendampangi panglima tertinggi tentara Australia. Gumi Sasak Dalam Sejarah 120 . KNI daerah Lombok yang baru dibebaskan dari tahanan NICA bersama R. para pejuang yang terdiri dari: KIN. Dengan adanya pengumuman pemerintah NICA pada tanggal 5 April 1946. Pemerintah Belanda. sebab kekuatan Belanda di kota Mataram masih terlalu kuat.karena Belanda di bawah tentara NICA. Untuk wilayah Sunda Kecil yang berstatus provinsi berada pada posisi yang sangat sulit. kecuali Bali dan Kalimantan. Rapat rahasia diadakan di rumah bapak Hasmo Soewigya. Bukan minta ampun. Hal itu merupakan pilihan logis. pemerintah Belanda mencapai keuntungan yang luar biasa sehingga kondisi dan keadaan politik di Indonesia Timur berbeda dengan keadaan di Jawa.B. Rencana penyerangan itu ditunda pada tanggal 7 Juni 1946 dengan persiapan yang lebih matang. Pada tanggal 2 Juni 1946 para pemuda pejuang merencanakan untuk menyerang markas tentara Gadjah Merah Selong. Mujiman. BKR dan para pemuda pejuang lainnya mengadakan rapat rahasia dan bermufakat untuk membangun laskar bersenjata menghadapi musuh. Oleh karena itu. Namun penyerangan mi dibatalkan karena terjadi kebocoran informasi.mempengaruhi perkembangan politik pemerintahan. Karena kita kekurangan atau kekosongan pemimpin. rapat juga menganjurkan supaya keluarga Mamiq Fadelah dan Mamiq Rifa'ah mendatangi Assistant Resident Lapre. tetapi mengusahakan supaya kedua orang itu bisa dibebaskan. Dengan kebijaksanaan panglima tentara Australia di Indonseia Timur.

Lombok Tengah ditunjuk Lalu Wirantanus. Di setiap daerah didirikan sebuah dewan yang anggotanya ditunjuk oleh kepala daerah atas persetujuan Assitant Resident dan Controleur dengan hak dan tugas memberikan nasihat kepada kepala daerah tentang segala tindakan yang akan dijalankan. Di setiap wilayah dibentukpemerintahan sendiri yang disebut kepalapemerintahan setempat (Hoofd VanPlaatselijk Bestuur) disingkat HPB. selanjutnya dibentuk tata pemerintahan dan parlemen. Di pulau Lombok.H. juga termasuk Indonesia bagian timur. Sementara itu. Presiden pertama NIT dijabat oleh Cokorde de Raka Sukawi. Untuk daerah Lombok Timur. yang menghasilkan berdirinya Negara Indonesia Timur (NIT). Selanjutnya pada tanggal 9 Juni 1946. maka sejak itu berakhirlah kekuasaan Republik Indonesia di Lombok. Dengan terbentuknya Negara Indonesia Timur pada tanggal 24 Desember 1946 yang beribu kota di Makassar. Penyerbuan itu sendiri berjalan sangat cepat.Pada malam yang sudah ditentukan.Y Van Mook. Dengan tertangkapnya sebagian besar pemimpin. Kemudian dilanjutkan dengan konferensi Denpasar pada tanggal 7-24 Desember 1946. Penyerbuan dilakukan meskipun dengan persenjataan yang tidak seimbang. Tiga orang laskar gugur dalam peristiwa itu. kira-kira hanya setengah jam. yang menjabat sebagai kepala daerah pada saat itu adalah Raden Nusa Nuraksa. Gumi Sasak Dalam Sejarah 121 . dan untuk Lombok Barat ditunjuk Lalu Darwisah. para laskar sudah berkumpul dan menyebar di sekeliling markas Gadjah Merah Selong. kabinet pertama dipimpin oleh Perdana Menteri Najamudin Daeng Malewa yang dilantik pada tanggal 19 Januari 1947. ditunjuk Lalu Mahnep. Dalam konferensi itu juga diputuskan bahwa Negara Indonesia harus berbentuk negara serikat yang terdiri dari negara-negara bagian. Pada tanggal 16 Juni 1946 diadakan konferensi di Malino atas prakarsa Dr. diadakan penangkapan di seluruh pulau Lombok. Belanda berusaha memperkecil daerah Republik Indonesia dengan mendirikan negara-negara boneka di Sumatera dan Jawa.

Setelah beberapa malam diinapkan di penjara Terungku di Makassar lalu diangkut kembali ke Ambon Maluku. termasuk H. apalagi setelah beberapa negara bagian di Sumatra dan Jawa membubarkan diri dan bergabung dengan Republik Indonesia. maka dalam perundingan. RI tidak bisa diabaikan begitu saja. pemerintahnya ada yang merangkap sebagai anggota parlemen dan senat. Selanjutnya pada tanggal 4 April 1949. Gumi Sasak Dalam Sejarah 122 . beberapa orang dibebaskan. strategi perjuangan bergeser dari perjuangan bersenjata ke perjuangan diplomatik. diangkut ke Makassar bersama 79 orang tahanan dari Bali. Dari pemerintah Republik kita tetap mendengar berita tentang berbagai perundingan dengan pihak Belanda. PERJUANGAN DI BIDANG POLITIK Setelah Konferensi Denpasar yang membentuk Negara Indonesia Timur (NTT). Oleh karena itu.G. apalagi sokongan dari negara lain banyak membantu dan memihak kepada Republik Indonesia. H. dan sebagian lagi pada tanggal 26 Juni 1947 diangkut ke Denpasar dan disekap di penjara Pekambingan dengan para pejuang lainnya sebanyak kurang lebih 1. Kelaparan pun terjadi dimana-mana. dilakukan penangkapan oleh NICA terhadap kurang lebih 300 orang.000 orang. Sejak tanggal 19 Juni 1946. Ketut Puja. ada yang disekap dan dipenjara di Selong.F.L. tahanan yang dari Lombok. termasuk pulau Lombok. Jemuhur Hakim bersama Gubernur Sunda Kecil Mr. ada yang langsung dibawa ke penjara Mataram. Setelah beberapa bulan. Kesempatan itu tidak dibiarkan oleh pemerintah NIT karena di dalam parlemen banyak pula anggotanya yang beralih ke Republik Indonesia. Jemuhur Hakim. Rupanya setelah penangkapan besar-besaran itu. sampai saat penyerahan kedaulatan. NIT yang terdiri dari 13 daerah bagian. Rakyat diperas habis-habisan. sehingga banyak rakyat yang memakai karung goni sebagai pakaian. banyak sekali personalia yang diserahi sebagai anggota-anggota parlemen dan senat. terutama sandang pangan. pihak NICA dapat menguasai pemerintahan sepenuhnya sampai ke desa-desa.

Hal ini diperkuat dengan terbentuknya DPRD daerah Lombok. apalagi setelah Anak Agung Gde Agung menjadi pemimpin kabinet. Sehingga setelah kembali ke Lombok dari menghadiri sidang tersebut beliau dipecat sebagai kepala daerah Lombok. meskipun masih adanya anggapan sebagai bentukan (boneka) NICA. beliau berbicara dalam sidang parlemen dengan sangat berapi-api dan oleh NICA dianggap terlalu condong ke Republik. Sedang anggota-anggota yang lain yaitu Lalu Srinata. Lalu Mahnep. Untuk di desa ditunjuk beberapa orang pedagang. Dengan terbentuknya Negara Indonesia Timur (NIT) mendapat sambutan yang sangat positif terutama dari Negara Republik Indonesia di Yogyakarta. Lalu Wirantanus dan Lalu Abdurrahaman. posisinya diganti oleh Mamiq Mustiarep. Ketika Redan Nana Nuraksa menjabat sebagai Kepala Daerah Lombok. yang didasarkan atas basil Konferensi Denpasar dari tanggal 7. termasuk daerah Lombok. Agar supaya bisa merata. yang disamakan kedudukannya di dalam 13 daerah bagian di dalam Negara Indonesia Timur (NIT). masyarakat pun mulai berani mengemukakan pendapatnya di dalam DPRD. sedangkan penjualannya diatur oleh pamong dengan memakai karcis dan jumlah yang sudah ditentukan. bahkan status Lombok yang berdasar Undang-Undang Belanda dimasukkan ke dalam pemerintahan langsung (Onder Rechtsteek Bestuur) yang sudah mendapat status Neo Zelffiestuur dengan UU No. 44/1947. Kemudian sebagai lanjutan dari Konferensi Malino yang berlaku dari tanggal 16-25 Juli 1946. Maka sejak itu pulau Lombok Merupakan daerah yang bernaung di dalam Negara Indonesia Timur. Negara Indonesia Timur (NIT) terdiri dari 13 bagian. karena dapat memperlihatkan Gumi Sasak Dalam Sejarah 123 . Dengan terbentuknya Negara Indonesia Timur (NIT) pada tangga124 Desember 1946. maka masyarakat Lombok mempunyai pegangan ke arah kehidupan yang normal.24 Dessember 1946.Siasat NICA untuk menarik simpati rakyat sangat berhasil dengan mendatangkan barang-barang seperti tekstil secara besarbesaran. maka sistem distribusinya diatur sedemikian rupa untuk setiap kedistrikan.

Untuk mewujudkan dengan segera cita-cita rakyat Indonesia. 4. Di dalam keadaan sekarang pemerintah republik dan rakyatnya dapat bekerja sama dengan pemerintah nasional rakyat NIT. Kontingen dari Lombok mendapatkan sambutan yang sangat memuaskan sesuai dengan pembicaraan antara Perdana Menteri Amir Syrifuddin dengan Perdana Menteri Anak Agung Gde Agung.bahwa Negara Indonesia Timur ini bukan semata-mata ditimbulkan oleh kemauan Belanda. Maka pada tanggal 22 Januari 1948. rakyat dan pemerintah nasional harus giat bekerja untuk menyempurnakan cita-cita yang pertama-tama penyempurnaan sarana-sarana kenegaraan dan negara sendiri mewujudkan sebuah tanah air yang makmur dan aman. bahkan dengan perjuangan para anggota parlemennya yang progresif untuk menuju ke pembentukan Negara Indonesia Serikat (RIS). Gumi Sasak Dalam Sejarah 124 . Latoeharhary (dulunya diangkat oleh pemerintah RI sebagai Gubernur Maluku) berkunjung kepada Perdana Menteri Anak Agung Gde Agung di penginapannya di Hotel Des Indes di Jakarta untuk menyampaikan pengakuan resmi Pemerintah Republik Indonesia terhadap pemerintah Negara Indonesia Timur (NIT). 3. Sehubungan dengan pemerintah republik mengakui NIT sebagai Negara Bagian RIS. Baik di Republik maupun di Indonesia Timur. 2. Adapun surat pengakuan itu seperti kutipan berikut: 1. dua utusan resmi dari Pemerintah Republik Indonesia yaitu: Mr. Hal itu dibuktikan juga dalam pengiriman delegasi kepada pemerintah Republik di Jakarta. Pada saat ini gerakan Nasional telah sedemikian majunya sehingga NIT telah mampu membentuk negaranya sendiri dengan sarana-sarana kenegaraan untuk meneruskan citacitanya menuju sebuah NIS yang berdaulat dan demokratis. Hermani dan Mr.

G. Yogyakarta. akibat dari pengumuman perdana menteri Moh. sehingga dalam waktu singkat telah terbentuk cabang-cabang dari kurang lebih 33 buah partai politik atau sebanyak partai yang sudah ada di pusat. para pemimpin partai justru saling menghujat dan memecah belah masyarakat. Hatta dengan peraturan No. partai Masyumi dan lain-lain.5. maka lampu hijau telah menyala bagi pemerintah Negara Indonesia Timur untuk lebih memperdekat dan mempererat hubungan pemerintah NIT dengan pemerintah RI di Yogyakarta. Apalagi dengan adanya partai PKI (partai Komunis Indonesia) yang selalu menjadi biang keladi pemicu terjadinya perpecahan tersebut. Republik mengusulkan kepada pemerintah dan republik NIT untuk bekerja sama mewujudkan cita-cita bersama rakyat seluruh Indonesia. Gumi Sasak Dalam Sejarah 125 . kepala daerah Lombok dijabat oleh Mamiq Mustiarep yang memang sejak pelantikannya beliau sudah sakit-sakitan dan setelah meninggal dunia digantikan oleh Lalu Abdurrahman. X yang memperbolehkan pembentukkan partai-partai politik. lalu PNI (Partai Nasional Indonesia). LAHIRNYA PARTAI POLITIK Sementara itu di Lombok. Pada tahun 1950. maka di pulau Lombok berdiri cabang-cabang partai-partai politik yang dimulai oleh partai PIR. 19 Januari 1948 Atas nama Pemerintah RI Syahboedin Latif Menteri Penerangan RI" Dengan adanya pengakuan resmi dari pemerintah RI terhadap Negara Indonesia Timur sebagai salah satu bagian dari Negara Indonesia Serikat (NIS) yang merdeka dan berdaulat. Rupanya karena rakyat belum mengerti benar tentang kerja kepartaian.

Kemudian terdengar berita bahwa yang melakukan penculikan dan pembunuhan itu adalah oknum tentara. mereka disambut oleh puluhan ribu rakyat. (2) Lalu Darwisah. Pada hari kedatangan di pelabuhan Ampenan. mengirim surat kepada gubernur Sunda Kecil di Singaraja untuk menerangkan bahwa dengan adanya sambutan oleh rakyat tersebut dianggap sangat berbahaya bagi keamanan di Lombok. lalu jenazah tersebut dipindahkan ke makam Bintaro Ampenan. Beberapa hari kemudian para bekas tahanan itu ditangkap kembali dan dibawa ke Singaraja. Apa yang dilakukan pemerintah. adalah penahanan politik bukan penahanan kriminal. yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya pembunuhan itu. (4) Lalu Srinata. (3) Mamiq Fadelah. maka oleh kepala daerah Lombok. Berselang beberapa lama kemudian. oleh pemerintah dipulangkan ke Lombok. Aparat kemudian mencurigai keterlibatan beberapa pejabat daerah lainnya. keadaan di Lombok belum stabil. tulang-belulang almarhum Saleh Sungkar ditemukan terkubur di sebuah hutan di Lombok Timur. Sementera itu. diantaranya seorang sersan Gumi Sasak Dalam Sejarah 126 . dan (5) Lalu Miraja. Mamiq Rifa'ah (dari partai Masyumi). Lalu Abdurrahman sebagai Kepala Daerah Lombok mendapat serangan jantung kemudian meninggal dunia dan digantikan oleh Mamiq Rifa'ah. Atas kejadian itu. Para tersangka diasingkan ke Bali dan ditempatkan di tangsi polisi di Gianyar. Gubernur pada waktu itu Sarmin Reksodipuro (Gubernur Sunda Kecil dengan Ibu kota Singaraja).Sesudah penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada Negara Indonesia Serikat (NIS) dan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. ditangkaplah 5 orang pejabat yaitu (1) Lalu Abdurrahman (pada waktu itu menjabat sebagai Kepala Daerah Lombok). Mamiq Rifa'ah meminta supaya keempat tahanan yang sudah dibebaskan agar kembali ditahan. yang rupanya lebih dahulu mendengar akan kedatangan mereka. Terjadi penculikan atas diri seorang pemimpin partai politik umat Islam yaitu POIL (Partai Oemat Islam Lombok) yang bernama Saleh Sungkar. Melihat situasi yang demikian pada waktu itu. Pada tahun itu juga keempat tahanan yang masih ada di Gianyar dinyatakan tidak bersalah.

Piagam konstitusi ditandatangani pada tanggal 14 Desember 1949 di Pegangsaan Timur 56. bersatu dalam ikatan Indonesia Serikat. Van Mour Seveen sedangkan dari UNCI (United Nation Comission For Indonesia) hadir Chris Ahley sebagai peninjau. Leimena. Roem. Soemardi. Daerah bagian Negara RIS sebanyak 16 Negara Bagian yang secara mandiri menentukan nasibnya sendiri-sendiri. Dr. Moh Hatta menyusun anggota yang akan menghadapi Belanda pada Konferensi Meja Bundar. Pada tanggal 23 Agustus 1949 Konferensi Meja Bundar dibuka di Den Haag. Adapun Mr. Soekarno. Prof. Ir. Soepomo. Mr. Dr. H.an Republik Indonesia yang akan ditandatangani tanggal 27 Desember 1949 yang diserahkan kepada RIS. Soekiman. Abdul Karim Pringgodigdo.bernama Hasyim Tanaya dengan seorang kawannya. Gumi Sasak Dalam Sejarah 127 . maka pada tanggal 2 November 1949 tercapailah persetujuan KMB.B. Soekarno terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia. Kolonel T. Juanda. Kemudian tanggal 15 Desember 1959 diadakan pemilihan presiden RIS dengan calon tunggal Ir. Simatupang dan Mr. Hatta sebagai perdana menteri RIS. MrAli Sastroamijoyo. Pada tanggal 17 Desember 1949 dilantik Ir. Drs. Setelah pelantikan. sedangkan dari BEO diwakili Sultan Hamid. Soejono Hadinoto. Hatta sebagai ketua dan anggota-anggotanya adalah Mr. Keanggotaan Negara Republik Indonesia Serikat mengakui kedaulatan dari Belanda pada tanggal 27 Desember 1949. Moh. Soemitro Djoyo Hadikusuma. Soekarno sebagai presiden dan Drs. MENUJU NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA Terbentuknya konstituante akibat perubahan dari Republik Indonesia Serikat (RIS) menjadi Republik Indonesia. Dr. J. Selanjutnya pada tanggal 16 Desember 1949 Ir. Mr. Setelah melalui perundingan yang alot. Moh. Delegasi Belanda diketuai oleh Mr. Hasilnya Belanda mengakui kedaulit. Moh. Diberitakan juga bahwa peristiwa itu pernah diadili pada pengadilan Militer di Bali. Dr.

Pada akhirnya tanggal 15 Agustus 1950. RIS bukanlah bentuk negara yang diinginkan oleh rakyat Indonesia karena cita-citanya adalah Negara Kesatuan. Presiden RIS membacakan piagam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintah Indonesia menganjurkan untuk mengadakan perundingan antara Negara Indonesia Timur dan Negara Sumatera Timur. Assaat.Setelah terbentuknya Negara RIS muncul keberatan dari berbagai pihak yang menyatakan bahwa RIS adalah bentukan Belanda. Pada hari itu juga Ir. Soekamo kembali ke Yogyakarta untuk menerima jabatan Presiden Republik Indonesia dari pemangku sementara Mr. Penggabungan negara bagian ke Republik Indonesia adalah Negara Madura kemudian menyusul negara-negara yang lain hingga tinggal Negara Indonesia Timur dan Negara Sumatera Timur yang masih disebut RIS. Dengan demikian tamatlah riwayat Republik Indonesia Serikat berganti menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan cita-cita Proklamasi kemerdekaan Indonesia. Gumi Sasak Dalam Sejarah 128 . Kemudian tanggal 14 Agustus 1950 parlemen dan senat RIS mengesahkan UUDS Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada tanggal 19 Mei 1950 tercapailah persetujuan yang dituangkan dalam suatu "Piagam Persetujuan" yang intinya kedua pemerintah sepakat untuk membentuk negara kesatuan. Selanjutnya RIS dan pemerintah Indonesia.

Makam ini terkenal juga dengan sebutan makam keramat raja Selaparang. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya peziarah pada waktu-waktu tertentu. makam Selaparang termasuk dalam klasifikasi monumen mati disebut dead monument. Oleh karena itu.BAB XVIII PENINGGALAN ISLAM DI GUMI SASAK Peninggalan-peninggalan sejarah Islam di Lombok cukup banyak. banyak Gumi Sasak Dalam Sejarah 129 . Adapun peninggalan dan kepurbakalaan Islam antara lain: A. Makam Selaparang memiliki fungsi sosial yang cukup penting sebagai tempat berziarah. yang bagi masyarakat sudah sangat populer tetapi belum dikenal secara luas karena kegiatan penelitian yang dilakukan masih sangat terbatas. Dari Mataram ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat berjarak lebih kurang 60 kilometer. desa Selaparang. dapat dijangkau dengan segala jenis kendaraan termasuk jenis bus. Kira-kira berjarak 4 kilometer di sebelah barat laut ibu kota kecamatan Pringgabaya. kabupaten Lombok Timur. Makam Selaparang termasuk sebuah monumen peninggalan sejarah dan purbakala yang pada saat ditemukan dan dicatat sebagai peninggalan sejarah dan purbakala sudah tidak dipergunakan lagi sebagaimana fungsinya semula yaitu sebagai tempat pemakaman. kecamatan Pringgabaya. MAKAM SELAPARANG Makam ini terletak di sebuah kampung yang bernama Peresak. terutama pada musim menjelang keberangkatan jamaah haji ke Mekah.

untuk menyebarkan agama Islam. Di dalam kompleks Makam Keramat Selaparang ada sebuah batu nisan yang bertuliskan huruf arab dan huruf-huruf yang merupakan peralihan huruf Jawa kuno ke huruf Bali. Dengan demikian.telihat bentuk makam dan batu nisannya. Babad Lombok menyebutkan bahwa ajaran agama Islam masuk ke Lombok dibawa oleh Sunan Prapen Putra Sunan Ratu Giri. Keduanya dipercaya makam-makam raja Selaparang. Selaparang. karena belum adanya sumber-sumber tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. dan sebagainya. Masyarakat suku Sasak di Lombok sangat percaya bahwa makam kuno Selaparang adalah tempat makam rajaraja Selaparang Islam. Di desa Selaparang terdapat pemakaman kuno. Peristiwa tersebut terjadi pada masa pemerintahan Sunan Dalem atau pada masa pemerintahan Batu Renggong dari Kerajaan Gelgel. seperti Sokong. Inskripsi ini Gumi Sasak Dalam Sejarah 130 .yang memerlukan berziarah ke makam ini terlebih dahulu. Bayan. nama Selaparang masih lestari sampai sekarang sebagai nama sebuah desa tempat makam Selaparang itu berada. Sayang saja kita belum mengetahui secara pasti siapa nama-nama tokoh yang dimakamkan di tempat itu. Selaparang merupakan sebuah kerajaan yang sangat dikenal baik di Lombok maupun luar Lombok. Selaparang adalah sebuah kerajaan Islam tertua di Lombok. maka dapat dianggap nama Selaparang telah muncul pada pertengahan abad ke 16 M. Hal ini didasarkan pada sejumlah lontar yang menyebutkan pembagian pulau Lombok menjadi beberapa daerah kecil yang diperintahkan oleh seorang datu. Tradisi ini masih berlanjut sampat sekarang. Mungkin saja seorang raja atau tokoh penyiar Agama. masingmasing dikenal Makam Keramat Selaparang dan Makam Tanjung. mungkin sekali kalau yang dimakamkan itu tokoh-tokoh yang berpengaruh pada masa itu. bersamaan dengan pengiriman Datoq Bandan (Datuq Ri Bandan) ke Makassar dan Selayar. Persekutuan masyarakat hukum yang tertinggi di Lombok telah ada sejak tahun 1543 M.

salah seorang keturunan Prabu Brawijaya dari Majapahit. Angka tahun ini dihubungkan dengan kematian raja Selaparang yang pada 6 tahun sebelumnya (1723 M).terdiri atas lima baris. Banten dan Madura yang berasal dari abad ke 16 dan 17 M. Gumi Sasak Dalam Sejarah 131 . Akan tetapi. maka usia peninggalan berupa makam keramat raja ini tidak terlalu tua kira-kira 2 atau 3 abad yang lampau. berperang mengusir orangorang Sumbawa dengan bantuan orang-orang Bali yang pada akhir abad ke-17 berhasil menanamkan kekuasaannya atas sebagian pulau Lombok. dari sudut arkeologi peninggalan Islam termasuk peninggalan yang tua. Stutterheim. Oleh karena itu. Sebelum berdirinya kerajaan Selaparang Islam. Kerajaan inilah yang dihancurkan oleh pasukan Majapahit di bawah pimpinan Senopati Nala.F. inskripsi tersebut adalah sebuah candra sengkala yang bernilai angka tahun 1142 Hijriah atau 1729 M. bertuliskan: Baris Kesatu : la ilaha ilallah Baris Kedua : wa muhammadun rasul Baris Ketiga : ulla (dan) maesan Baris Keempat : gagawean Baris kelima : parayuga Menurut W. Melihat namanya bukanlah seorang raja atau datu melainkan seorang tokoh penyebar agama. terpahat dalam relief yang timbul (sekarang sudah aus dan rusak). Memperhatikan tipologinya. Kalau kita berpegang pada angka tahun tersebut. bagian terbesarbatunisanyang ada di kompleks pemakaman Selaparang mengingatkan kita kepada bentuk batu yang terdapat di Aceh. batu nisan yang berangka tahun itu adalah makam Ki Gading atau Penghulu Gading. Perlu disadari bahwa angka tahun tersebut tidak dapat menentukan umur dari makam tersebut karena sangat mungkin bahwa makam-makam yang terdapat di dalamnya berasal dari masa yang berbeda-beda. telah ada kerajaan Selaparang Hindu yang didirikan oleh Ratu Mas Pahit.

mudah dijangkau dengan berbagai jenis kendaraan. Bayan adalah kota kecamatan yang terletak di ujung utara pulau Lombok. dan sudah dikenal dunia luar sejak beberapa abad yang lalu.B. Secara geografis desa Bayan terletak pada 8°15 LS dan 116°2C BT dengan ketinggian 278 meter di atas permukaan laut. Tanah di sekitar wilayah desa pada dasarnya subur. Masjid Bayan beleq terletak di atas sebidang tanah dengan topografi yang tidak rata. MASJID KUNO BAYAN BELEQ Bangunan masjid kuno Bayan Beleq terletak di desa Bayan kecamatan Bayan. Dari ibu kota Provinsi berjarak 80 km. namun karena jangkauan irigasi teknis yang belum merata sebagian wilayah desa ini pada musim kemarau tampak kering. Desa Bayan dengan luas wilayah 8700 ha merupakan daerah perbukitan dengan latar kaki gunung Rinjani di sebelah selatan. Kondisi alam yang membelakangi gunung dengan hutan lindungnya. Lokasi bangunan masjid kuno ini tepat di tepi jalan raya lingkar utara pulau Lombok. Di dekatnya terdapat beberapa Gumi Sasak Dalam Sejarah 132 . Bangunan intinya terletak pada bagian permukaan tanah yang paling tinggi. menghadap ke laut lepas serta didukung adanya sumber air yang relatif memadai merupakan gambaran wilayah yang ideal untuk dikembangkan. Oleh karena itu. Dinamakan demikian sesuai dengan lokasi keberadaannya yaitu di dusun Bayan Beleq (bahasa Sasak: Beleq artinya besar). Alam sekitarnya berupa lahan persawahan. Bayan pun berkembang menjadi daerah kantong pemusatan penduduk terbesar di pulau Lombok bagian utara. ladang atau tegalan dan hutan di bagian selatan. kabupaten Lombok Barat.

terbuat dari bambu (disebut santek) pada bagian puncaknya terdapat hiasan "mahkota" 4. Perbedaan bahan dinding ini bermakna simbolis bahwa tempat kedudukan "imam" (pemimpin) tidak sama dengan "makmum" (pengikut atau rakyat). luas bangunan dan yang menjadi ciri khasnya dapat dijabarkan sebagai berikut: 1.buah makam. Keempat tiang itu berasal dari empat desa (dusun) antara lain: a. Tiang sebelah timur laut untuk Lebai.60 m. Tiang utamanya (saka guru) ada empat buah terbuat dari kayu nangka. Bentuk denah bangunan masjid bujur sangkar. Tinggi tiang keliling rata-rata 1.25 m dan tiang mihrab 80 cm. d. Tiang sebelah barat daya dari desa Semokon. Tiang sebelah barat laut untuk Mangku Bayan Timur. Berbeda tempat kedudukan tetapi bersambung tidak terpisahkan. c. Tiang sebelah tenggara untuk Mihrab. Khusus dinding bagian mihrab terbuat dari papan kayu suren berjumlah 18 bilah. panjang sisinya 8. Tiang sebelah barat laut dari desa Senaru. berbentuk bulat (silinder) dengan garis tengah 23 cm. ukuran tinggi dinding bangunan hanya 125 cm. yang dimakamkan di tempat tersebut adalah para tokoh penyebar agama Islam di Bayan. b. jauh di bawah ukuran Gumi Sasak Dalam Sejarah 133 . 3. Tiang-tiang ini selain berfungsi sebagai penahan atap pertama juga berfungsi sebagai tempat menempelkan dinding dibuat dari bambu yang dibelah dengan cara ditumbuk disebut "Pagar Rancak". menurut riwayat. Tiang sebelah barat daya untuk Penghulu 2. Menurut keterangan para pemangku adat. c. Tiang keliling berjumlah 28 buah. Penjelasan tentang bentuk. Memperhatikan ukuran denah. Tiang sebelah tenggara dari desa Sajang. kita dapat membayangkan bentuk bangunan itu. b. tinggi 4. tiang utama ini diperuntukkan bagi para pemangku masjid yaitu: a. d. termasuk dua buah tiang mihrab. Tiang sebelah timur laut dari desa Tereng. sembilok.90 m. tinggi tiang utama dan tinggi tiang keliling. Atap berbentuk tumpang.

ayam. dan rusa. Hiasan ini melambangkan jumlah bilangan bulan (12). Yang dirnakamkan disini adalah orang Bayan asli yang pertamakali masuk Islam. 8.70 m. Pada bagian atas mimbar terdapat hiasan berbentuk naga. Makam-makam tersebut dikeramatkan oleh penduduk setempat karena ketokohan dari orang-orang yang dimakamkan. Gumi Sasak Dalam Sejarah 134 . sedangkan burung sebagai hewan yang terbang di udara. dan banyaknya hari (7). maksudnya kehidupan di alam sesudah mati (akhirat). Ikan ialah binatang air. Disamping bangunan masjid di kompleks ini juga terdapat enam buah makam yang cukup sederhana. melambangkan dunia "atas". Makam Anyar. dan 7. terletak di sebelah barat-laut masjid berukuran 7. Makam Karangsalah. Hal ini mengandung makna perlambang. Keenam buah makam tersebut antara lain: 1.60 m x 6 m. 5. Disamping itu terdapat juga hiasan berbentuk pohon. terletak di sebelah selatan masjid berukuran 3. Makna perlambang yang ada di balik itu adalah manusia hendaknya selalu menjaga keseimbangan antara tujuan hidup di dunia dan di akhirat. telur. 3. terletak di sebelah timur-laut masjid berukuran 3.tinggi rata-rata manusia normal.80 m x 2. Dengan demikian setiap orang yang hendak masuk ke dalam bangunan tidak mungkin berjalan dengan langkah tegap tetapi harus menunduk. Adanya ragam hias dengan motif makhluk hidup pada mimbar masjid di Bayan Beleq menunjukkan betapa kuatnya pe rigaruh tradisi pra-Islam yang masih mewarnainya. Pada bagian "badan naga" terdapat hiasan (gambar) tiga buah bintang. Pada bagian "blandar" atas terdapat sebuah "jait" yaitu tempat untuk menaruh hiasan-hiasan terbuat dari kayu berbentuk ikan dan burung. melambangkan dunia bawah. 2. 6.60 m. windu (8). Makam Plawangan. hampir tidak pernah ditemukan motif atau ragam hias makhluk hidup yang digambarkan secara jelas. masing-masing bersegi 12.60 m x 2. Di dalam seni rupa Islam pada umumnya. maksudnya kehidupan duniawi.

Masjid Gunung pujut berukuran 8. terletak di sebelah utara masjid.80 m.20 m x 3. Ajaran agama Islam masuk di pulau Lombok pada awal abad ke 16 M. Makam Reek. kitab fiqh. Makam Sesait. Makam Titi Mas Penghulu. Tiang penyangga utama (saka guru) ada empat buah.65 m.40 m x 6. Kompleks bangunan masjid Pujut termasuk pedewa sebagai sarana kegiatan ritual bagi penganut ajaran Wetu telu sendiri secara formal sudah tidak ada karena aktivitas ritualnya sudah tidak ada lagi sehingga pedewa tersebut sudah tidak difungsikan lagi dan diklasifikasikan sebagai monumen mati disebut Dead Monument. berukuran 3. terletak di sebelah selatan masjid. terletak di sebelah utara masjid berukuran 10. 6.4. terbuat dari bambu (bedeg) atapnya terbuat dari alangalang.6 m. suluq. MASJID KUNO GUNUNG PUJUT Bangunan masjid kuno ini terletak di sebuah bukit (Gunung Pujut) di desa Sengkol. Dilihat dari dua kalimah syahadatnya. kabupaten Lombok Tengah. dan lontar yang menjadi pedoman pemeluk agama Islam di Lombok. Gumi Sasak Dalam Sejarah 135 . Yang dimakamkan disini adalah orang yang pertamakali menyebarkan agama Islam di Bayen. jelas bahwa agama Islam di pulau Lombok masuk dari pulau Jawa. 5.20 m. kecamatan pujut.9 m x 2. makam tokoh penyebar Islam yang kemudian. didukung oleh tiang keliling sebanyak 28 buah yang sekaligus berfungsi sebagai tempat menempelnya dinding (bedeg bambu).6 x 8. C. berukuran 8.

Masjid Pujut adalah prototipe masjid kuno di Lombok. Mas Mulia kawin dengan Putri Dewa Agung Putu Alit bernama Dewi Mas Ayu Supraba. Bentuk masjid seperti ini berasal dari masa awal berkembangnya agama Islam di Lombok. Oleh sebab itu. menyebut nama roh-roh yang dimintai pertolongan. diperkirakan awal abad ke 17 M. dilihat dari sudut ajarannya. Dari Bali. Hindu dan Islam. Upacara-upacara yang berkaitan dengan pemujaan roh nenek moyang seperti ³nyelamat desa´ dan ³nyaur sesangi´ bertempat di pedewa dipimpin oleh pemangku.Bangunan Masjid atau Pedewa yang didirikan di atas perbukitan merupakan bangunan yang bernilai sakral tradisi zaman prasejarah (tradisi megalit) yang kemudian berlanjut ke zaman Hindu dan Islam. Mereka inilah yang kemudian menjadi cikal bakal penduduk asli desa Pujut sekarang. Gumi Sasak Dalam Sejarah 136 . Mas Mulia disertai 17 keluarga berangkat menuju Lombok dan menetap di Pujut. Pemangku mengucapkan lafal-lafal kalimat mantera. Di Klungkung Bali. Masjid tersebut digunakan oleh sekelompok penganut Islam Wetu Telu. Adanya sinkretisme ini. Pemangku dipercaya mampu bertindak sebagai medium penghubung antara manusia dengan roh nenek moyang sekaligus memimpin upacara yang berkenaan dengan hal tersebut. tepatnya dari Mas Mulia. tampak pada tradisi masyarakat Pujut tentang asal-usul nenek moyangnya yang dikatakan berasal dari Majapahit. maka Wetu Telu adalah perpaduan antara sistem kepercayaan animisme. juga menyebut nama dewa-dewa yang dikenal dalam agama Hindu yaitu Batara Wisnu dan Batara Guru. dinamisme. Upacara yang berhubungan dengan agama Islam bertempat di masjid dipimpin oleh Kyai.

Secara fisik baik prototipe maupun bahan dasar masjid sama dengan masjid kuno yang ada di Gunung Pujut. 4. Hanya ada bangunan inti tanpa serambi. MASJID KUNO REMBITAN Masjid kuno Rembitan terletak di desa Rembitan. yang didukung oleh empat buah tiang utama dan beberapa tiang keliling. Mihrab pada dinding barat tidak menunjukkan arah kiblat yang tepat.5 m dengan garis tengah bagian atas 5 m dan bagian bawah (dasar) 3 m. yaitu sejenis akar gantung pada tumbuhan hutan. Bila penduduk melakukan renovasi jenis bahan maupun jumlah bilangannya masih tetap dipertahankan. Gumi Sasak Dalam Sejarah 137 . Tali pengikat atap (alang-alang) menggunakan "male".60 m. dengan ciri khas bagian bawah menjurai kira-kira 1 m dari pondasi (bataran). Bangunannya terletak di tengah-tengah perkampungan penduduk. Bentuk atap tumpang. kecamatan Pujut.80 m x 7. Masjid kuno Rembitan menunjukkan beberapa ciri-ciri sehingga memberikan gambaran tentang kekunoannya. antara lain: 1. Hal demikian terdapat pada masjid-masjid kuno di berbagai tempat di Indonesia. Bangunan masjid kuno Rembitan berukuran 7. Masjid kuno ini kendati terletak di perbukitan tetapi masih ada bangunan berupa rumah-rumah penduduk pada bagian yang lebih tinggi. Hal yang sangat tergolong khas adalah tali-temalinya menggunakan bahan ijuk dan tali saot. 2. Pondasi atau lantai bangunan tersebut dari tanah. karena berkaitan dengan sistem kepercayaan mereka. dindingnya dari bambu ("bedeg"). Atap dari alang dan ijuk. Bangunan masjid tersebut nyaris tidak memiliki halaman. Di sebelahnya terdapat sebuah kolam dalamnya 2. 3.D. kabupaten Lombok Tengah.

Tradisi ini didasari oleh suatu konsepsi pemikiran bahwa tempat yang tinggi (seperti di bukit) adalah tempat yang suci dan di situlah tempat bermukimnya roh-roh nenek moyang dan para dewa.Adanya persamaan bentuk dengan masjid yang lainnya di Pujut menunjukkan bahwa masjid tersebut dibangun pada masa yang bersamaan. Tradisi pemakaman di atas bukit merupakan trdisi sejak zaman Hindu hingga masuknya agama Islam. Cerita tradisi yang masih hidup di kalangan penduduk desa Rembitan dan sekitarnya mengatakan bahwa masjid ini dibangun pada sekitar abad ke-16 M. berjajar arah timur-barat. Makam yang paling utama terletak di sebelah kanan atau deret ketiga dari selatan yang sebenarnya tepat berada di tengah-tengah (puncak) bukit. Makam Seriwa dikenal sebagai tempat makam para raja Pejanggik. Pada ujung barat deretan ini terdapat sebuah makam yang diberi cungkup. kirakira 2 km di sebelah timur desa Rembitan. E. Bangunan masjid kuno tersebut sering dikaitkan dengan nama seorang tokoh penyebar agama Islam yaitu Wali Nyatok yang makamnya terdapat di bukit Nyatok. Di atas bukit Seriwa terdapat tiga deretan makam. Gumi Sasak Dalam Sejarah 138 . Dengan memakamkan di tempat yang tinggi berarti suatu penghormatan kepada yang sudah meninggal. MAKAM SERIWA PEJANGGIK Makam Seriwa terletak di sebuah perbukitan kecil dusun Seriwa desa Pejanggik kecamatan Praya kabupaten Lombok Tengah. Makam inilah yang paling dikeramatkan dan dikenal dengan Makam Datu pejanggik yaitu Pemban Aji.

Tiga buah bangunan berbentuk Meru berderet utara-selatan. di dalamnya terletak bangunan inti pura berupa bangunan-bangunan yang bersifat sakral dalam bentuk Meru. Letaknya bersebelahan jalan dengan kompleks Taman Mayura. Yang terbesar dan tertinggi berada di tengah.50 m. Kelompok bangunan pura ini terletak pada satu lokasi yang dikelilingi pagar dan terdiri atas empat bagian yaitu: 1. Pura Meru terletak di sebelah selatan jalan. ukuran dasar 5 x 5 m.50 x 42. Dari Mataram hanya sekitar 2 kilometer. Bangunan-bangunan lainnya berbentuk padmasari. Tinggi bangunan 18. karena antara keduanya merupakan satu kesatuan di dalam konsepsi tata letak pusat pemerintahan Cakranegara pada waktu itu.26 m. kecamatan Cakranegara. sedangkan Taman Mayura di sebelah utara jalan. bersusun sebelas. Antara keduanya mempunyai keterkaitan fungsi dan hubungan histori:. Kedua bangunan Meru Gumi Sasak Dalam Sejarah 139 . kotamadya Mataram. beratap ijuk. Halaman Jero Pura/Jeroan (Utama Mandala) Berukuran 42. PURA MIRU CAKRANEGARA Terletak di wilayah kelurahan Cakranegara Timur. bale (balai) dan sanggar-sanggar kecil sebanyak 29 buah.BAB XIX PENINGGALAN HINDU DI GUMI SASAK A.

Gumi Sasak Dalam Sejarah 140 . Pada sisi (dinding) sebelah selatan juga terdapat sebuah pintu keluar (pintu samping).yang di sampingnya sama besar. di kanan-kiri Kori Agung terdapat dua buah bangunan berbentuk "panggungan" disebut Bale Gong. ketiga Meru itu beratap ijuk. tanpa diplester). bukan pintu utama tetapi justru pintu lain ini yang lebih banyak digunakan oleh pengunjung sehiari-hari. Ketika dilakukan pemugaran pada masa penjajahan Belanda. beratap seng.3 m. Pada bagian halaman ini permukaan tanah lebih rendah kurang lebih 90 cm daripada bagian halaman pura lain. 3. Pintu utamanya berada di tengah dengan ukuran yang lebih besar. beratap genteng. Di sudut utara dan selatan juga terdapat pintu dengan ukuran lebih kecil. Halaman Jaba Tengah atau Madya Mandala Berukuran 42. Pintu utama terletak pada sisi barat (tengah) disebut Kori Agung. tebal lebih-kurang 80 cm. 4. Pintu-pintu ini menghubungkan halaman Jero Pura dengan halaman Jaba Tengah. Bentuk dan ukuran keduanya sama.04 m persegi. Luas masing-masing 47. Bale Gong juga berfungsi sebagai tempat gamelan yang digunakan dalam rangkaian upacara.50 x 42. terbuat dari bata merah (bata gosok.3 x 4. Halaman Jabaan Halaman ini terletak di bagian paling luar (ujung barat). ukuran dasar 4. kedua Meru yang bersusun sembilan atapnya diganti dengan genteng. Pada dinding sebelah barat terdapat tiga buah pintu yang letaknya sejajar dengan pintu-pintu yang menuju halaman jeroan. Lokasi ini berfungsi sebagai tempat orang mempersiapkan sajen dan segala sesuatu yang berhubungan dengan upacara. Bagian ini dikelilingi pagar yang tingginya 3-4 m. ditempatkan secara simetris. Pada saat dibangun pertamakali. Pintu utama masuk pura te letak di sisi utara bagian ini berbentuk gapura "candi bentar". Halaman Jaba Pesan dan Nista Mandala Pada dinding sebelah utara terdapat sebuah pintu masuk. 2.50 m di sebelah timur. tinggi lebih kurang 4 m. Tinggi bangunan 15 m. bersusun sembilan.

panitia Pura (dahulu dilaksanakan oleh istana). Pujawali dan menghias sanggar masing-masing. Di sini jelas keterkaitan fungsi antara Pura Meru dengan Taman Mayura. barulah diadakan upacara persembahyangan Pujawali yang secara keseluruhan memerlukan waktu tiga hari.itu di lombok terdapat beberapa buah kerajaan kecil dari orang-orang Bali. terutama pada waktu. Upacara pembersihan ini dilakukan di pancuran air yang.Antara halaman Jabal Pesan dengan Jabaan tidak terdapat pagar/dinding pembatas sehingga keduanya terkesan menjadi satu halaman dengan panjang 70 m dan lebar 42. terletak di Pura Kelepug. Untuk Meru yang tiga buah itu. Sekali dalam setahun diadakan upacara Pujawali atau Usadha. tempat "kulkul" (kentongan) disebut Bale Kulkul. Hal ini disebut "nyuciang" atau "melelasti". Pura Meru berfungsi sebagai tempat persembahyangan bagi pemeluk agama Hindu Dharma. sajen dibuat oleh. Di samping sebagai sarana kegiatan ritual keagamaan. Upacara Pujawali biasanya dimulai pada sekitar pukul 10.50 m. bila kita kaji latar belakang dibangunnya pura ini. maka segala alat sanggah itu dibawa ke kampung. yaitu upacara besar pada bulan purnama bulan ke-4 menurut perhitungan kalender Bali. upacara dan pikulannya (disebut jempana) harus dibersihkan secara simbolis dengan upacara. Gumi Sasak Dalam Sejarah 141 . ke pemaksaan masing-masing. Di sudut barat laut halaman ini terdapat sebuah bangunan kecil dengan lantai yang ditinggikan. Pada hari itu semua banjar atau kampung sebanyak 29 kampung membawa alat dari pura pemaksanya masing-masing dan di Pura Meru melakukan upacara ritual. biasanya jatuh pada bulan September-Oktober. secara politis berfungsi sebagai sarana pemersatu bagi orang-orang Bali yang di Lombok. Kulkul ini berfungsi sebagai alat komunikasi untuk memanggil orang agar berkumpul. Semua alat. Taman Mayura. Pada sore harinya.00.

masyarakat umum mengenalnya dengan sebutan Pura Lingsar saja. Kemaliq merupakan sarana kegiatan ritual bagi warga masyarakat Wetu Telu yang pada umumnya dari suku Sasak. (3) halarnan bencingah bagian bawah depan kemaliq. (2) halaman taman bagian atas di depan pura. Adapun fungsi masing-masing antara lain: 1. Di dalamnya terdapat dua jenis sarana kegiatan ritual keagamaan dari dua kelompok masyarakat dengan latar belakang sejarah dan suku yang berbeda. Akan tetapi dalam tulisan ini disebut Taman Lingsar saja. Sebagaimana telah dijelaskan bahwa dalam kompleks taman ini terdapat pura dan kemaliq.B. Di dalam taman ini terdapat dua buah bangunan pura yang penting yaitu Pura Ulon dan Pura Gaduh. 2. Kompleks bangunan ini dibedakan menjadi beberapa bagian atau kelompok bangunan yaitu: ( 1) kompleks kolam kembar bagian paling depan. Pura merupakan sarana kegiatan ritual bagi pemeluk agama Hindu. Pura Ulon Merupakan bangunan pertama di Lingsar terletak di sebelah timur kompleks Taman Lingsar sedangkan Pura Gaduh terletak di dalam kompleks taman. TAMAN LINGSAR Di Desa Lingsar terdapat sebuah taman peninggalan sejarah dan purbakala yang cukup terkenal. Gumi Sasak Dalam Sejarah 142 . (5) kelompok bangunan kemaliq dengan pesiraman di dalam pagar. (4) kelompok bangunan pura di depan pagar. (6) telaga ageng di sebelah selatan. (7) pancuran sembilan yaitu tempat pemandian laki-laki. pada umumnya bagi masyarakat Bali. Di antara keduanya menamakan peninggalan bersejarah ini dengan sebutan yang berbeda menurut kepentingan masing-masing.

sejarah dan purbakala dengan ciri yang khas dan unik. Di tinjau dari segi usia dan keberadaannya. Dengan demikian kelompok masyarakat yang melakukan pemujaan di tempat ini menjadi bertambah. Latar belakang sej arah dari Taman Lingsar tidak dapat dipisahkan dari Taman Mayura. pura di taman Lingsar ini termasuk bangunan pura yang tertua di Pulau Lombok. Pada tembok pembatas tersebut terdapat dua buah pintu penghubung. Dalam perkembangan selanjutnya. sehingga semakin banyak pula pihak yang menaruh perhatian. dan Taman Narmada. Yang boleh dipaksakan oleh raja Bali pada waktu itu hanyalah bahwa semua orang harus menyampaikan terima kasih kepada Tuhan menurut caranya masing-masing. Dibangun pada masa awal kedatangan orang Bali di Lombok dengan maksud untuk menetap yaitu pada akhir abad ke 17 M. Suatu bentuk kebhinekatunggalikaan yang sangat unik. dan panteisme. sedangkan kemaliq sebenarnya sudah ada sebelum orang Bali datang di Lombok sebagai tempat pemujaan bagi penganut Wetu Telu. Sebagai sebuah obyek peninggalan.Kedua kompleks bangunan ini letaknya bersebelahan. Ajaran Wetu Telu pada dasarnya merupakan perpaduan antara agama Hindu (Adwanta). Secara visual tampak dari luar sebagai sebuah bangunan. Raja Anak Gumi Sasak Dalam Sejarah 143 . Pura Meru di Cakranegara. agama Islam (sufisme). Di lihat dari sisi kultur Taman Lingsar memiliki keunikan tersendiri sehingga keberadaannya menarik banyak pihak-pihak yang merasa berkepentingan. Antara keduanya dibatasi oleh pagar tembok. Mereka pada umumnya penganut ajaran agama Budha Kong Fu Tse. Berdasarkan prinsip tersebut. sarana rekreasi dan fungsi sosial bagi masyarakat sekitarnya. menempati sisi sebelah timur kompleks taman. Pura Suranadi di Suranadi. kemaliq tidak hanya digunakan sebagai tempat pemujaan bagi orang-orang suku Sasak saja tetapi banyak juga warga keturunan China yang berkunjung kemari. Agama Hindu yang di bawa oleh orang-orang Bali pada waktu itu tidak boleh dipaksakan kepada orang lain. Taman Lingsar ini berfungsi sebagai tempat ritual keagamaan.

Perang Topat diselenggarakan pada bulan keenam menurut perhitungan kalender Bali atau bulan ketujuh menurut kalender Sasak. suhu udara 18 Gumi Sasak Dalam Sejarah 144 . maka dua buah bangunan sarana kegiatan ritual keagamaan tersebut berada dalam satu kompleks. Ketika Belanda datang berkuasa urusan pemerintahan dan pengadilan diambil alih sedangkan urusan keagamaan tetap dipegang oleh raja. Pada hari yang sama mereka mengadakan kegiatan ritual di tempat masing-masing (Pura dan Kemaliq) sesuai dengan cara masingmasing.Agung Made Karangasem pada akhir abad ke-19 M membangun Taman Lingsar. Kegiatan upacara ini dihadiri oleh warga "Subak Ancar". Terletak pada ketinggian 256 meter di atas permukaan laut. C. Dan kini. Perang topat dilaksanakan sebagai wujud kegembiraan dan rasa terima kasih kepada Yang Maha Kuasa dengan mengembalikan hasil tanam (berupa ketupat) ke asalnya (tanah di Lingsar) biasanya ketupat-ketupat tersebut dipercaya sebagai pupuk (sasak: bubus lowong) agar benih padi yang akan ditanam dapat berhasil dengan baik. Di dalam sistem pemerintahan Bali pada waktu itu. Oleh sebab itu. PURA SURANADI Pura. Biasanya pada bulan November/Desember. Lontar tentang silsilah raja tersebut dibaca setiap tanggal 12 Rabiul-Awal tahun Hijriyah. kedua bangunan tersebut boleh digunakan kapan saja menurut keperluan masing-masing. Pada umumnya upacara tersebut diadakan sebelum menanam padi. Suranadi terletak di dusun Suranadi. Sekali dalam setahun diadakan upacara bersama yaitu Perang Topat. Orang sasak penganut ajaran Wetu Telu pada umumnya percaya bahwa di Lingsar itu Raden Mas Sumilir dari kerajaan Medayin (dekat Bertais sekarang) sering mengunjungi tempat tersebut untuk meminta kesuburan hujan. Pengadilan dan agama. raja memegang pemerintahan. pengelolaan kompleks itu berada pada satu institusi yaitu Krama Pura Lingsar. desa Selat kecamatan Narmada kabupaten Lombok Barat berjarak 15 km dari pusat kota Mataram ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. tetapi sudah masuk musim penghujan.

Ketiga bangunan pura tersebut terletak dalam satu kompleks karena pada setiap upacara ritual yang dilaksanakan terangkai dalam satu kesatuan. Dari Mataram dapat dijangkau melalui dua jalur yaitu melalui jalan raya narmada maupun dari Lingsar. Airnya dianggap suci dan dipercaya sebagai syarat kelengkapan dalam menjalankan upacara keagamaan. Baik untuk keperluan upacara sehari-hari maupun untuk upacara-upacara yang bersifat khusus. Di dalamnya terdapat dua buah sumber air yaitu sumber air "pengentas" dan sumber air "toya tabah". Di dalam pura terdapat lima sumber air yang disebut "Petirtan". Pada sisi selatan dan timur berbatasan dengan pagar hotel Suranadi. Pura Ulon/Pura Gaduh. Pada tahun 1976. dengan bambu dan terdapat sarana penunjang sebagaimana yang terdapat pada Pura Ulon. 3. Terletak beberapa puluh meter arah barat daya dari Pura Ulon/Pura Gaduh dan merupakan bangunan yang terkecil dan paling sederhana dari ketiga pura yang ada.sampai dengan 5 derajat celcius. Ketiga buah bangunan tersebut adalah: 1. Pura Pengentas. (3) mata air Pelukatan. pagarnya masih berupa pagar darurat. Di Suranadi terdapat tiga buah bangunan pura. Kini bangunan pura ini telah berpagar tembok dan di depan pintu halaman pura terdapat jalan tembus ke utara menuju jalan raya Suranadi. (2) mata air Pebersihan. masingmasing diberi nama sesuai dengan fungsi sumber air yang ada di dalamnya. Pura Ulon/Pura Gaduh terletak di ujung timur laut terletak pada bagian yang paling ting gi berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung di belakangnya dan ruas jalaa menuju lapangan golf Golong di depannya 2. Terletak kurang lebih 300 m dari arah barat daya Pura Ulon/Pura Gaduh. dan (5) mata air Pengentas. Pura Pebersihan. Air dari kelima mata air yang terletak di Pura Suranadi dinamakan "panca tirta" (lima macam air) yang terdiri dari (1) mata air Toya Tabah. Gumi Sasak Dalam Sejarah 145 . (4) mata air Tirta.

Kelompok bangunan yang bersifat profan. berupa kelompok bangunan pura (Pura Kelasa) dan Kelebutan (air awet muda). atau Bale Agung. sebab jika musim kemarau tiba. Dengan demikian. kelompok bangunan yang bersifat profan tidak lagi dimanfaatkan sebagai taman raja. Secara garis besar Taman Narmada terbagi menjadi dua kelompok yaitu: 1. dan Bale Tajuk yang kini telah tiada (di sebelah barat/atas Telaga Ageng). sedangkan luas bangunan yang ada berjumlah 1249 m persegi. istana raja "Puri Ukir Kawi" di Cakranegara ditinggalkan oleh raja untuk beristirahat di Taman Narmada. maksudnya. kecamatan Narmada kabupaten tingkat II Lombok Barat. Secara keseluruhan disebut dengan nama Taman Narmada. yaitu Bale Mukedas. Bale Mukedas. sudah tidak dimanfaatkan lagi sebagaimana fungsinya Gumi Sasak Dalam Sejarah 146 . Kelompok bangunan yang bersifat sakral (disucikan) yaitu kelompok bangunan yang ada di sebelah timur. kelompok bangunan ini digolongkan sebagai Dead Monument. Kedua kelompok bangunan itu menyatu menjadi satu kompleks taman. berada di bagian barat. 2. setelah masuknya kolonial Belanda.250 m persegi. Bale Terang. Sejak berakhirnya kerajaan Mataram pada tahun 1894 M. Fungsi utama taman ini adalah sebagai tempat peristirahatan dan pemujaan bagi umat beragama Hindu karena di dalamnya terdapat juga bangunan pura yang dikenal dengan Istana Musim Kemarau. TAMAN NARMADA Taman ini terletak di desa Lembuak.D. Luas taman keseluruhan 60.

Situs Taman Mayura berbentuk empat persegi panjang. Pada halaman sebelah utara terdapat sebuah bangunan (gedung) yang pernah digunakan sebagai kantor Assisten Resident. E. Sebagai taman raja. di kompleks taman ini juga terdapat rumah tempat tinggal raja dalam arti ditempati oleh raja bila sedang beristirahat di taman. terakhir kali gedung ini digunakan sebagai kantor Krama Pura.semula. Fungsinya sebagai taman raja praktis berakhir bersamaan dengan berakhirnya kerajaan Mataram setelah kalah perang melawan Gumi Sasak Dalam Sejarah 147 . kecamatan Cakranegara. Di tengah telaga terdapat sebuah bangunan terbuka bernama Bale Kambang. kotamadya Mataram. pada masa pemerintahan Belanda pernah digunakan sebagai kantor Assisten Resident. Bangunan (gedung) yang terletak di halaman bagian utara. Taman Mayura adalah taman yang dibangun oleh raja sebagai kelengkapan bangunan puri (istana) raja. Akan tetapi kelompok bangunan yang bersifat sakral hingga kini masih digunakan sebagai tempat/sarana kegiatan ritual keagamaan (Hindu). TAMAN MAYURA CAKRANEGARA Taman Mayura Cakranegara terletak di wilayah kelurahan CakranegaraTimur. Letaknya di tempat yang sekarang berdiri bangunan Pura Padmasana. kemudian menjadi kantor Distrik Cakranegara. Di sekitar kolam terdapat empat buah bangunan terbuka. Dengan demikian taman ini berfungsi sebagai taman raja. Oleh karena itu kelompok bangunan sakral ini tergolong Living Monument atau manumen yang masih hidup.

Antara tahun 1894 sampai dengan 1992 status tamari ini tidak jelas karena eksistensi kerajaan Mataram sebagai pemilik sudah tidak ada. Kemudian Belanda yang memegang kendali pemerintahan. Taman Mayura bersifat profan murni. Dari rangkaian peristiwa tersebut diambil kesimpulan bahwa sampai dengan runtuhnya kerajaan Mataram. Pada tahun 1922/1923 Punggawa Cakranegara membangun Pura Kelepug di sebelah timur telaga dengan 33 buah pancuran berbentuk kepala naga.Belanda pada tahun 1894 M. telah dibangun sebuah pura yang lebih besar bernama Padmasana yang pembangunannya selesai pada tahun 1980. logisnya taman ini menjadi milik pemerintah Belanda pada waktu itu. Gumi Sasak Dalam Sejarah 148 . Karena raja kalah perang melawan Belanda. Bahkan sebelah utara Pura Kelepug di sudut timur laut kompleks taman. Oleh masyarakat pemeluk agama Hindu pura ini tetap digunakan sebagai sarana kegiatan ritual keagamaan hingga kini.

Gumi Sasak Dalam Sejarah 149 . raden ida dani para pengelingsir). bulat kata dalam mufakat ". seperti pepatah yang mengatakan "bulat air dalam pembuluh. Dalam kebersamaan itu harus dihiasi dengan tingkah laku. Tidak diperlukan suatu proses upacara adat. Penerapan pola ini berlaku pada semua suasana. kiai penghulu. misalnya bagaimana kita bersikap dalam suasana duduk. maka harus menunjukkan hormat pada yang lebih tua dan sebagai orang yang lebih tua kita harus sayang kepada orang yang lebih muda dengan menunjukkan kearifan dan kebijaksanaan dengan sentuhan mendidik. seberapa jauh kebijaksanaan orang tua (orang yang lebih dihormati) terhadap anak-anak. budi pekerti. adat dan tata krama sebagai seorang penerima tamu. sekalipun terdapat perbedaan dalam dialek bahasa dan budaya tapi tidak memperbesar perbedaan-perbedaan itu namun menjunjung tinggi azas kebersamaan dan persatuan. makan atau berjalan bersama. terutama dalam menghargai nilai-nilai budaya adat yang dimulai dengan menghormati dan menghargai sesama umat manusia dari seluruh lapisan masyarakat yang paling bawah (panjak pirak. Suku sasak sangat disegani oleh siapapun karena sifat-sifatnya yang arif. penekanan pada penerapan sopan santun dan etika dalam bersikap dan berbahasa sesuai dengan tingkat dari hubungan kekeluargaan dan tingkat status sosial (prinsip sopan santun tata krama). Sebagai implementasi dan penjabaran dari adat (cara yang telah disepakati oleh ida dani para penglingsir pemangku adat) tempo dulu suatu pola pelaksanaan adat. jajar karang.BAB XX TATA BUDAYA ADAT SASAK Suku sasak dikenal sebagai suku yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan sopan santun. Untuk penerapannya dibuatlah awiq-awiq. bagaimana hal ini dapat dicerminkan dalam sopan santun berbahasa dan bersikap berdasarkan posisi dan tingkat keberadaan suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Suku Sasak. Jika kita sebagai anak. bagaimana kita saling menghargai. golongan yang lebih rendah. baik terhadap sukunya maupun terhadap suku lain yang datang dari luar daerah.

mereka harus memperhatikan garis keturunan. Masyarakat Sasak bisa menghitung keturunannya tujuh keturunan ke atas dan tujuh keturunan ke bawah. Gumi Sasak Dalam Sejarah 150 . GARIS KETURUNAN DAN STRATIFIKASI SOSIAL Pada umumnya. Orang Sasak melihat garis keturunan dari pihak orang tua laki-laki atau patrilineal. Pada masyarakat tradisional (zaman kerajaan) yang menempati status sosial tertinggi adalah golongan bangsawan (Raden). Adapun garis keturunan tersebut adalah seperti terlihat pada tabel berikut: . Begitupula harus diperhatikan stratifikasi soal masyarakat. Sedangkan pada masyarakat Sasak yang sudah modern. pelaksanaan tata budaya adat Sasak sering dikaitkan dengan garis keturunan.A. sikap yang harus dilakukan oleh orang Sasak. Penghulu). golongan keempat adalah golongan orang-orang yang menghambakan dirinya atau suruhan (Panjak Pirak). status sosial masyarakatnya berdasarkan pekerjaan dan tingkat pendidikan. golongan kedua adalah masyarakat golongan ulama (Kyai. golongan ketiga adalah masyarakat biasa yang terdiri dari petani dan pedagang (Jajar Karang). Untuk mengetahui tindakan.

B. ADAT MENERIMA TAMU 1. Menerima Tamu Biasa. Penerimaan tamu yang berasal dari orang-orang biasa, maka begitu tamu telah memberikan tanda ia telah datang, apakah dengan mengetuk pintu atau dengan cara memberikan salam (memarek) tuan rumah, dalam situasi ini segera mengambil sikap sebagai tuan rumah yang baik. Tuan rumah segera mempersilahkan masuk untuk duduk, tamu tidak boleh angkat bicara sebelum ada permintaan dari tuan rumah sebagai ungkapan hormat, tuan rumah mengatur sirih dan perlengkapannya dalam penginang (wadah), atau rokok dengan tatakan (lantar). Falsafahnya: bahwa keanekaragamannya isi penginang kalau semuanya dicampur dan dimakan akan menghasilkan citra rdsa nikmat dan hangat artinya manusia dalam berbagai perbedaan akan lebih indah jika ada kebersamaan dalam berbuat baik dalam keadaan susah dan senang, mempererat dan menghangatkan, tali kasih dan silaturrahmi diantara mereka. Setelah itu baru tuan rumah merespon apa maksud kedatangan tamu tersebut (perekan) dengan pembuka bicara, "Apa kabar saudara" (napi kabar sanak"), selanjutnya tamu menyampaikan maksud kedatangannya. Setiap ucapan selaras dengan gerakan anggota badan misalnya mempersilahkan dengan jempol yang dipapah dengan tangan kiri di bawah, disini kita harus hati-hati jangan sampai salah cara (sisip) dan jangan sampai tingkah laku membuat tuan rumah marah atau kecewa (menggah).
Gumi Sasak Dalam Sejarah

151

2. Menerima Tamu Pemerintah (Datu) Tamu dari pemerintah ada dua versi yaitu tamu yang tidak memahami bahasa dan adat Sasak dan tamu yang memahami adat Sasak. Tamu yang memahami dan mengerti bahasa dan tata krama suku sasak, maka ungkapan hormat upacara penyambutan, ditunjukkan dengan bahasa dan etika. Misalnya, sebagai penerima tamu pada tahap awal kita harus menyusun tata cara penyambutan secara adat sasak dengan mempersiapkan sarana yang diperlukan seperti: a. Sirih, pinang, kapur sirih yang berada dalam satu wadah, (penginang). b. Payung agung berwarna, cerah yang memakai renda. Mempunyai falsafah yang menunjukkan betapa agung dan byaksananya tamu yang akan dipayungi oleh kebesaran dan tanggungjawabnya sebagai pemerintah dalam mengayomi rakyatnya secara adil. c. Selendang penghormatan, yang akah dikalungkan pada tamu dari tenunan ash Sasak. Falsafahnya: ³dengan segala kekurangan dan kelebihan kami (tuan rumah) sebagai rakyat akan mempersembahkan pengabdian apa adanya." d. Pasukan keamanan dengan senjata (keris/kelewang). Falsafahnya: berarti kami rela berkorban jiwa dan raga untuk membela pemerintah dan tanah air (datu dait gumi paer). Pasukan ini harus menggunakan pakaian adat dengan menggunakan penutup kapala (sapuq), kain pengikat pinggang (dodot) tempat menyelipkan keris. Hati-hati dalam penyelipan keris karena kalau di depan berarti menantang, apalagi kalau dibuka berarti perintah untuk menyerang, maka untuk penyambutan tamu harus diletakkan di belakang. e. Kesenian sasak seperti jidur, gendang beleq, kemong, suling, preret dan lain-lain. Falsafahnya: melambangkan kebahagiaan dan kemenangan yang diraihnya (gending Asmaradhana) dengan tarian kebahagiaan (egelan gagk mandiq).

Gumi Sasak Dalam Sejarah

152

f. Pasukan penyambut laki-laki dan perempuan (Terune Dedare). Falsafahnya: berarti keakraban, keramahtamahan dan kebahagiaan karena didatangi oleh pemerintah (datu) . Adapun tata cara dan format penyambutannya adalah: a. Sebelum tamu mendekati peristirahatan (pelungguhan) tamu disambut oleh barisan payung agung dengan pakaian penerima tamu utama, baju berwarna cerah yang dililiti kain tenun cerah sampai dada, penutup kepala dan kain batik, tidak boleh menggunakan alas kaki. b. Selanjutnya barisan laki-laki dan perempuan menemani agar tamu merasa tidak risih. c. Barisan keamanan (ksatria) memberikan rasa aman pada tamu. Pasukan ini tetap berjalan tegap menjaga berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Pasukan berpakaian hitam dari penutup kepala sampai bawah (kain) dengan bunga yang disunting di telinga. d. Barisan paling belakang adalah kesenian. Begitu tamu sampai di tempat peristirahatan (duduk) disambut dengan pengalungan selendang sebagai ucapan selamat datang oleh tiga putri sebagai pendamping. Perlengkapan penginang disuguhkan, baru kemudian tamu dipersilahkan duduk (melinggih).

Gumi Sasak Dalam Sejarah

153

berarti bayi dan ari-arinya adalah adik-kakak. UPACARA KELAHIRAN 1. dapat diuraikan sebagai berikut: A. ari-arinya diperlakukan sama dengan sang bayi. Untuk mengetahui seluk beluk kegiatan upacara dimaksud. kapur sirih dan rokok tradisional. sebagaimana halnya yang dilakukan wanita Sasak apabila melahirkan. Semua kelengkapan tadi'ditata dalam rondon.BAB XXI UPACARA ADAT LINGKARAN HIDUP Upacara kegiatan mi berkaitan dengan lingkaran (daur) hidup manusia yang perlu diupacarakan agar mendatangkan berbagai keberkahan dalam menjalankan kehidupan. Bretes Upacarabretes dilakukan setelah usiakandurigan tujuh bulan dengan maksud memberikan keselamatan kepada calon ibu dan bayinya. Melahirkan Anak Setelah itu mengadakan sesaji atau selamatan melalui upacara tertentu yang berkaitan dengan aktivitas kehidupan mereka seharihari. karena menurut mereka ari-ari adalah saudara sang bayi yang oleh orang-orang Sasak disebut adik-kakak. pinang. Setelah bayi lahir. Gumi Sasak Dalam Sejarah 154 . upacara kematian. 2. Sebagai batu nisannya dipergunakan bambu kecil berlubang yang diletakkan berdampingan dengan lekesan daun sirih yang sudah digulung dan diikat dengan benang putih. Setelah ari-ari dibersihkan kemudian dimasukkan ke dalam periuk atau tempurung kelapa setengah tua yang sudah dibuang airnya kemudian ditanam di wilayah penirisan yang diberi tanda dengan gundukan tanah seperti kuburan. maka suaminya segera mencari belian (dukun beranak) yang mengetahui seluk-beluk melahirkan tersebut. Rondon tersebut dari daun pisang yang berbentuk segi empat menyerupai kotak. Adapun upacara-upacara tersebut yaitu upacara kelahiran. upacara perkawinan.

c. Bertepatan dengan ini juga diadakan pemberian nama pada si bayi. Setelah selesai memboreh lalu dukun menyiapkan bara api yang terbuat dari sabut kelapa yang ditaburi dengan kemenyan dari daun lemundi (sejenis tumbuhan perdu). si Gumi Sasak Dalam Sejarah 155 . Setelah dukun beranak atau belian selesai berdo'a baru api disiram dengan air bunga rampe (medak api). meminum air bekas cuci tangan yang disertai dengan mantra dan sebagainya agar mempercepat kelahiran sang bayi. Untuk bayi perempuan diturunkan bilamana terdapat alat nyesek (menenun) dan untuk bayi laki-laki diturunkan bilamana terdapat tenggele/bajak (alat pertanian). b. untuk itu diadakan upacara seperti menginjak ubunubun. 3. Mem-boreh sang ibu dengan boreh yang sudah diramu atau dihaluskan dan diberi doa oleh dukun beranak. Hal ini dilakukan apabila tali pusar sang bayi sudah kering dan terlepas dari pusarnya. Kemudian sang ibu menyembe' dan menjam jam (mendo'akan si bayi menurut kehendak sang ibu). misalnya kasar terhadap suami atau ibunya. Umunmya di beberapa tempat. Di beberapa tempat di Lombok selairi upacara molang malik dikenal juga upacara pedaq api yang pada hakikatnya bertujuan sama. apabila calon ibu kesulitan dalam melahirkan maka belian atau dukun beranak menafsirkan bahwa tingkah laku sang ibu sebelum hamil.Dalam melahirkan. Molang Malik. d. Pada saat bayi berumur tujuh hari diadakan upacara molang malik (membuang sial). Pada saat itu juga diadakan upacara turun tanah (turun giumi) dengan menurunkan bayi tersebut sebanyak tujuh kali ke atas tanah. e. Ibu bayi menggunakan kain secara bekemben (kain sampai batas dada) sambil menggendong bayinya dan berdiri di atas bara api dan kemudian dukun memberinya do'a/mantra. Prosesi pelaksanaan pedaq api adalah: a. Pada kesempatan itulah sang bayi diberi nama dan diperbolehkan keluar rumah: Belian (dukun beranak) mengoleskan sepah sirih di atas dada dan dahi sang bayi maupun ibunya. diperkirakan dalam usia tersebut pusar bayi telah gugur.

tokoh masyarakat. Biasanya seorang laki-laki atau ayahnya menggendong bayi tersebut sambil berjalan berkeliling di hadapan orang-orang yang sedang membacakan selakaran serta masing-masing yang hadir memotong sedikit rambut sang bayi dengan gunting yang direndam dalam air bunga. 4.bayi yang melangsungkan upacara pedaq api digendong memakai umbaq (lempot). Dalam hal ini cukup mengantar sesaji (andang-andang) dan sabuk katiq (sejenis umbaq tepi berukuran kecil dengan bentuk masih bersambung). Namun jika tidak mampu cukup pergi ke dukun beranak yang telah membantu kelahirannya. Gumi Sasak Dalam Sejarah 156 . rambut yang dibawa dari dalam kandungan disebut bulu panas. Seringkali terkadang pelaksanaan bekuris agak mundur karena terkait dengan finansial. sedangkan jika laki-laki maka yang dipakai adalah umbaq milik ibunya. dan tokoh adat untuk membacakan selakaran yang terdiri dari untain doa dan Shalawat Nabi. Ngurisang. Bila bayinya perempuan maka yang dipakai adalah umbaq yang dipakai milik ayah. Pada upacara ini pihak keluarga mengundang para tokoh agama. Selain itu air bekas siraman pusar bisa dijadikan obat apabila si anak sakit mata. Upacara ini sangat penting artinya bagi sebuah keluarga. Sabuk ketiq di Sembalun disebut lempot puset sedangkan di Getap disebut sabuk kuning. Pada upacara ini dikenakan sabuk pemalik yakni alat yang dipergunakan untuk menggendong si bayi: Sabuk pemaliq dianggap keramat karena proses pembuatan dan penyimpanannya berdoa. maka harus dihilangkan. doa atau upacara sederhana yang disebut ngurisang. Untuk itu masyarakat Sasak melakukan selamatan. pusar si bayi yang sudah jatuh disimpan dan dibungkus dengan kain putih dan kemudian dimasukkan ke dalam tabung perak atau kuningan untuk dijadikan azimat. Bagi orang Sasak Lombok. Upacara ngurisang biasanya diadakan secara besar-besaran dan diikuti dengan upacara bekekah yaitu memotong hewan qurban disebut begawe kekah.

Nyunatang Nyunatang (Khitanan) selain merupakan acara adat. Tenun umbaq kombong dibuat oleh ibu atau nenek yang dipandang memiliki kemampuan secara spiritual dan tidak dalam keadaan kotor. Jika terdapat ikatan pada rumbainya maka umbaq tersebut dipergunakan pada upacara Ngayu-Ayu di Sembalun. Pada Gumi Sasak Dalam Sejarah 157 . b. Jika tidak memiliki kemampuan dapat mendatangkan bencana bagi si penenuji 5. Menjelang Nyunatang.Beberapa kelompok masyarakat ada yang melaksanakan upacara ngurisang di pedewaq atau kemaliq (ritual waktu telu) disebut begawe rasul. namun dalam praktiknya anak-anak yang berumur empat tahun pun dikhitan.yang selalu dipestakan disebut begawe. juga merupakan acara keagamaan dalam hal ini terkenal dengan nama "nyunatang". Dalam nyunatang terjadi pertalian antara nilainilai agama Islam dengan tradisi lama yang berkembang dalam suku Sasak. biasanya diiringi dengan. Pada umumnya suku Sasak memeluk agama Islam yang dalam ajarannya diperintahkan bagi anak laki-laki 'untuk dikhitan (nyunatang). Dalam upacara nyunatang ada beberapa hal yang hatus dilakukan: a. Upacara adat nyunatang adalah salah satu upacara yang sangat periting bagi masyarakat Sasak . Anak laki-laki yang akan dikhitan biasanya berumur lima tahun atau tujuh tahun. Pelaksanaan Penyunatan. Proses penyiraman dan pemandian. Sebelum upacara ngurisang dimulai terlebih dahulu dibuatkan umbaq kombong yaitu umbaq yang rumbainya tidak terdapat ikatan kepeng bolong (uang logam China). sehingga diadakan pada bulan maulid nabi besar Muhammad SAW. Dalam prosesi begawe ini banyak sekali dilalui berbagai macam acara seperti pergi membersihkan beras ke mata air yang diiringi dengan bunyi-bunyian musik tradisional gendang beleq atau gamelan. dilangsungkan pada tengah malam. Sehari sebelum peldksanaan nyunatang terlebih dahlilu diambilkan air kemaliq untuk disiramkan ke ujung kemaluan yang akan dipotong. bunyi-bunyian.

untuk mengurangi pendarahan pada bekas sunatan. Di Bayan. ditaburi bulu kucing yang dicampur dengan kuning telur. Setelah disunat segera didbati. supaya lekas kering ditaburi dengan batu karang yang telah ditumbuk halus. Seorang pemuda (terune) dapat memperoleh seorang istri berdasarkan adat dengan dua cara yaitu: pertama. Bagi anak-anak di Bayan yang akan dikhitan diharuskan memakai kereng yang khusus ditenun pada bulan Rabiul Awal. Setelah salah satu cara sudah dilakukan. untuk keperluan nyunatang dibuatkan pepaosan yaitu balai yang dihias sebagai tempat duduk undangan yang melambangkan derajat upacara resmi. dengan cara merariq (melarikan si gadis). diyakini sangat tepat upacara nyunatang dirangkaikan dengan peringatan akhir kelahiran nabi. maka keluarga pria akan melakukan tata cara perkawinan sesuai dengan adat Sasak. Kemudian. Adapun prosesi secara lengkap adalah sebagai berikut: Gumi Sasak Dalam Sejarah 158 .ke fempat penyunatan (sepekat). upacara nyunatang dilaksanakan pada hari Kamis sebagai puncak acara dalam bulan maulid. B. Anak yang akan dikhitan dibawa. Kegiatan ini bermakna 'simbolis : atas pengakuan. Hal ini dikaitkan dengan kelahiran seorang rasul pembawa agama Islam. Oleh karena itu. dengan soloh (meminang kepada keluarga si gadis).keesokan harinya untuk menyenangkan anak yang akan disunat maka anak tersebut diarak dengan praja (kuda/singa kayu) yang diiringi dengan musik dan rombongan yang berpakaian adat. sedangkan petugas yang disuruh membuat pepaosan adalah seorang nyaka dan mantri yang didatangkan dari berbagai kampung. pembentukan dan pembinaan dalam fase awal untuk menjadi seorang muslim. UPACARA PERKAWINAN Adat perkawinan pada masyarakat Lombok dikaitkan dengan upacara sorong serah aji krama. Untuk menghias tempat pepaosan sering digunakan kereng kemaliq (kain 'yang disucikan). kedua.

Dalam acara sorong serah ini kedua belah pihak. Aji berarti nilai dan kerama berarti cara atau adat. Ajikrama disebut juga sorong serah yaitu suatu pernyataan persetujuan kedua belah pihak baik dari pihak perempuan maupun dari pihak laki-laki (take and give). 2. Mesejati: mengandung arti bahwa dari pihak laki-laki mengutus beberapa orang tokoh masyarakat setempat atau tokoh adat untuk melaporkan kepada kepala desa atau keliang (kepala dusun) untuk mempermaklumkan mengenai perkawinan tersebut tentang jati diri calon pengantin laki-laki dan selanjutnya melapor kepada pihak keluarga perempuan. 4. 5. Ajikrama (Sorong Serah): berasal dari kata "aji" dan "kerama". Menjemput Wali: menjemput wali adalah menjemput wali dari pihak perempuan bisa langsung pada saat selabar atau beberapa hari setelah selabar dan hal ini tergantung kesepakatan dua belah pihak (kapisuka). bahkan kadangkadang acara selabar ini dirangkaikan dengan permintaan wali sekaligus. Selabar: mengandung maksud untuk mempermak-lumkan kepada pihak keluarga calon pengantin perempuan yang ditindaklanjuti oleh pembicaraan adat istiadatnya meliputi aji kerama yang terdiri dari nilai-nilai 3366-100 dengan dasar penilaian uang atau kepeng bolong atau kepeng jamak. yaitu pihak lakiGumi Sasak Dalam Sejarah 159 . 3. Mengambil Janji: dalam pelaksanaan pengambilan janji ini adalah membicarakan seputar sorong serah dan aji krama sesuai dengan adat istiadat yang berlaku di dalam desa atau kampung asal calon mempelai perempuan. Berarti ajikrama artinya nilai adat.1.

Gumi Sasak Dalam Sejarah 160 . d. Lampak Lemah: lampak artinya telapak. c. Pada zaman dahulu semasih ada perbudakan masih berlaku akan tetapi sekarang ini hanya sebagai perlengkapan saja. Macam-macama harta benda yang dibawa penyorong adalah: a. dan sebilah kulit bambu yang tajam lalu diikat sehelai kain yang cukup untuk jadi selendang. lampak lemah ini berupa uang memiliki makna sebagai penghapus bekas telapak kaki di atas tanah yang pernah dilewati oleh calon mempelai wanita sewaktu ia melarikan dirinya meninggalkan orang tua dan keluarganya. Sesirah. berupa barang atau logarn mulia seperti gelang emas. e. Olen-Olen berupa sebuah peti yang didalamnya diisi dengan bermacam-macam kain atau sarung tenunan tetapi sekarang sering dipakai koper. Dengan demikian. Hal ini merupakan bentuk penegasan pada hari itu. Keberadaan benda tersebut memiliki makna persiapan untuk menantikan kelahiran seorang bayi yang dihasilkan dari perkawinan tersebut.laki mengirim rombongan yang terdiri dari 20 sampai 30 orang mendatangi keluarga pihak perempuan dengan membawa harta benda yang dinamakan gegawan. Salin Dedeng atau tedung arat berupa sebuah ceraken di atasnya diletakkan sebuah buluh yang diruncingkan tetapi sekarang sering dipergunakan semprong lampu. Simbol ini berarti untuk membedakan antara orang bebas dengan budak. b. dan lemah artinya tanah. Rombongan ini disebut penyorong sedangkan keluarga pihak perempuan yang akan menerima disebut penanggap. berupa uang yang terdiri dari seikat benang bolong yang dipergunakan sesudah semua pembicaraan selesai dengan kata sepakat. Pemegat berarti pemutus. Benda ini memiliki simbol sebagai pelengkap mungkin terjadi kekurangan akibat dari pembicaraan dalam acara sorong serah secara keseluruhan. telah resmi perkawinan menurut adat antara kedua mempelai.

Memandikan Gumi Sasak Dalam Sejarah 161 . 2.6. Nyongkolan: dalam pelaksanaan nyongkolan keluarga pihak lakilaki disertai oleh kedua mempelai mengunjungi pihak keluarga perempuan yang diiringi oleh kerabat dan handai taulan dengan mempergunakan pakaian adat diiringi gamelan bahkan gendang beleq. Tradisi belangar bertujuan untuk menghibur teman. Upacara adat nyiwaq yang dilaksanakan sebelum acara penguburan meliputi beberapa tahapan yaitu: 1. Belangar Masyarakat Sasak Lombok pada umumnya menganut agama Islam sehingga setiap ada yang meninggal maka proses awal yang` dilakukan adalah memukul beduk dengan irama pukulan yang panjang sebagai pemberitahun kepada masyarakat bahwa ada salah seorang warga yang meninggal. UPACARA KENATIAN Dalam siklus kehidupan manusia. Kedatang masyarakat ke tempat acara kematian tersebut disebut langar (Melayat). Masyarakat meyakini kehidupan lain setelahkematian: Di beberapa kelompok masyarakat dilakukan persiapan bagi si mati. C. Salah satu peristiwa yang harus dilakukan adalah penguburan. setelah itu maka masyarakat berdatangan baik dari desa setempat atau desa-desa yang lain yang masih dinyatakan ada hubungan famili. peristiwa kematian merupakan akhir kehidupan seseorarig di dunia. kerabat persahabatan dan handai taulan. merapikan atau mengawetkan mayat. Balik Lampak: merupakan salah satu tradisi untuk berkunjung ke rumah orang tua perempuan secara khusus bersama kedua orang tua pihak laki-laki. sahabat yang ditinggalkan mati oleh keluarganya dengan membawa beras seadanya guna membantu meringankan beban si empunya musibah. 7. Penguburan meliputi perawatan mayat termasuk membersihkan.

µNelung dan Mitu¶ Upacara irri dilakukan keluarga untuk doa keselamatan arwah yang meninggal dengan dapat diterima disisi Allah Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan tabah mcurmina kenyataan dan cobaan. Gumi Sasak Dalam Sejarah 162 . b. Adapun yang memandikan itu bisanya tokoh agama setempat karena ada kaitannya dengan niat dan tata krama kemudian dilanjutkan dengan membungkus j enazah dengan kain putih yang tidak dij ahit yang dirangkaikan dengan acara perpisahan dengan keluarga. karib dan handai taulan yang dipandu oleh keluarga yang meninggal selanjutnya dilanjutkan ke masjiduntuk dishalatkan.Dalam pelaksanaanya. Betukaq (Penguburan) Adapun upacara-upacara yang dilaksanakan sebelum penguburan meliputi beberapa persiapan yaitu: a. 3. Di ruang tempat orang yang meninggal dibakar kemenyan dan dipasangi langit-langit dengan menggunakan kain putih (selempuri) dan kain tersebut baru boleh dibuka setelah hari kesembilan meninggalnya orang tersebut. demikian sebaliknya apabila yang meninggal perempuan maka yang memandikannya adalah perempuan. Kayu biasanya disiapkan pada hari nelung (hari ketiga) dan mitu' (hari ketujuh) dengan cara perebak kayu (merebang pohon). Mengumpulkan kayu bakar. Pada hari tersebut (jelo mate) diadakan unjuran sebagai penyusuran bumi (panghormatan bagi yang meninggal dan akan dimasukkan ke dalam kubur). Setelah seseorang dinyatakan meninggal maka orang tersebut dihadapkan ke kiblat. Selanjutnya dilanjutkan dengan upacara nyiwaq dan begawe dengan persiapan sebagai berikut: a. Perlakuan pada orang yang meningggal tidak dibedakan meskipun dari segi usia yang meninggal itu baru berumur sehari. untuk itu perlu penyernbelihan hewan sebagai tumbal. apabila yang meninggal laki-laki maka yang memandikannya adalah laki-laki. dari masjid diberangkatkan ke kuburan.

Pembuatan tetaring atau terop dan penyerahannya ini dilakukan pada hari mitu'. masih sangat terpengaruh dengan masa pra-Islam. Masyarakat di Bayan. Dulang Talet Mesan (Penempatan Batu Nisan) dimaksudkan sebagai dulang yang diisi dengan nasi putih. adapun maksudnya simbol hak milik dari orang yang meninggal semasa hidupnya harus diserahkan secara sukarela kepada orang yang berhak mendapatkannya. segala sesuatu ditempatkan atau dilaksanakan di sebelah utara Berugaq Agung sedangkan kalau begawe yang berhubungan dengan kehidupan disebut Gawe Urip. prosesi dilakukan sebaliknya. f. Pembuatan tetaring terbuat dari daun kelapa yang dianyam dan digunakan sebagai tempat para undangan (temue) duduk bersila. Setelah berakhirnya upacara ini selesailah upacara nyiwaq. c. Dulang inggas dingari ini harus disajikan tengah malam kesembilan hari meninggal dengan maksud bahwa pemberitahuan bahwa besok hari diadakan upacara sembilan hari. Pemberian informasi kepada warga desa bahwa ada yang meninggal. Kemudian semua keluarga dan undangan. Rangkaian upacara kematian di Bayan yaitu (1) hari pertama disebut nepong tanaq atau nyusur tanaq. lank berupa burung merpati dan beberapa jenis jajan untuk dipergunakan sebelum nisan dipasang oleh Kyai yang memimpin do'a kemudian dulang ini dibagikan kepada orang yang ikut serta pada saat itu. disajikan kepada Penghulu atau Kyai yang menyatakan orang tersebut meninggal dunia. Dulang Inggas Dingari. Penyerahan bahan-bahan begawe. penentuan arah penempatan sesuatu saat upacara (begawe) akan berbeda tata-cara pelaksanaannya. Pembuatan Tetaring. Kemudian inan gawe menyerahkan alat-alat upacara. dan keluarga yang ditinggalkan mengikhlaskan kepergiannya. dipimpin oleh Kyai melakukan do'a selamatan untuk arwah yang meninggal agar diterima Tuhan Yang Maha Esa. Dalam melaksanakan upacara-upacara (begawe) misalnya. e.b. Gumi Sasak Dalam Sejarah 163 . Penyerahan dari epen gawe (yang punya gawe) kepada inaq gawe. Kalau begawe yang berhubungan dengan kematian disebut gawe pati. Dulang penamat. d.

(9) hari kesembilan disebut Nyangang disertai dengan perebaq jangkih Gumi Sasak Dalam Sejarah 164 . (7) hari ketujuh bukang lemaq dengan rangkaian membaca al-Qur'an. (4) hari keempat menyiramkan aiq wangi ke kuburan. (5) hari kelima melaksanakan bukang daiq artinya mulai membaca al-Qur'an. (8) hari kedelapan tidak ada acara ritual yang dilaksanakan.(2) hari kedua tidak add kegiatan yang bersifat ritual. (6) hari keenam melanjutkan membaca alQur'an. (3) hari ketiga disebut nelung penyiapan aiq wangi dan dimasukkan kepeng (uang) bolong untuk dido'akan.

d. selayaknya kita menyampaikan rasa syukur melalui upacara untuk mendapatkan keberkahan. UPACARA BERTANI 1. Acara penanaman bibit dengan do'a dan harapan agar buah padi yang ditanam putih seperti perak dan kuning seperti emas.BAB XXII UPACARA ADAT UNTUK LINGKUNGAN HIDUP Alam sebagai tempat hidup manusia menyediakan berbagai sumber daya untuk menopang hidup dan kehidupan umat manusia. hal ini dimaksudkan supaya bibit tetap terpelihara dengan baik dan tidak dimakan hama. Jika musim hujan diperkirakan akan tiba para petani mempersiapkan diri menurunkan bibit dengan menyiapkan daun bikan. c. Acara gotong royong sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pekasih (petugas pengatur air). Mempersiapkan bibit yang terbaik dari hasil panen tahun lalu yang ditempatkan pada bagian bawah lumbung. Gumi Sasak Dalam Sejarah 165 . sejenis rumput. b. perempuan. A. bibit dicabut untuk ditanam secara bergotong royong. Baru kemudian bibit dihamparkan sebagai bibit. tua muda. Dalan budaya Sasak sebelum menanam padi di sawah sebagai bahan makanan pokok mempersiapkan beberapa hal: a. Oleh sebab itu. Bercocok Tanam Masyarakat Lombok Timur sejak dahulu kala bermatapencaharian dari bercocok tanam (petani). segala perlakuan terhadap alam perlu diperhitungkan dan dipertimbangkan. Setelah tiba wakunya untuk ditanam. selanjutnya air merendam perak dan emas dicampur dengan air rendaman empit (kerak nasi). laki. Sebelum dan setelah kita mengambil manfaat dari alam. daun jeringo yang akan digunakan sebagai bubus.

Ancak diisi dengan nasi sebatok (seperiuk kecil) dengan dialasi dengan dedaunan. Terpenuhinya kebutuhan lahiriah memberikan dampak terhadap kebutuhan bathiniah. Menyiapkam ancak. rasa cinta dan kekaguman. yaitu. mengambarkan kehidupan muda-mudi. Setelah selesai barulah pemimpin adat memberikan do'a. B. tembakau dan rokok tradisional. lingkungan dan sesama manusia. apapun wujud. Pimpinan adat mulai panen dengan membuat inan pade (induk padi) yang diletakkan atas ancak. Perlengkapan dibawa ke sawah untuk dipasang atau digantung di tempat saluran air pertama yang masuk ke sawah. Prosesinya adalah: a. anyaman dari bambu yang berbentuk segi empat yang digunakan sebagai pengganti nare (dulang). Sebagai contoh Gumi Sasak Dalam Sejarah 166 . Panen (Upacara Tong-Tong Suit) Upacara ini dilakukan apabila tanaman di sawah sudah waktunya dipanen. buah penang. e. Pada saat ini tidak jarang terjadi perjanjian merari' (kawin) antara pemuda-pemudi. Di atas nasi diletakkan lekoq lekes yang terdiri dari daun sirih. UPACARA NGAYU-AYU Upacara Ngayu-ayu adalah sejenis upacara penghormatan kepada alam.lahiriah dan bathiniah. cara dan media yang dipergunakan pada hakekatnya tidak lepas hubungannya dengan pencipta. Dua kebutuhan manusia yang bersifat mendasar adalah kebutuhan. b. d. c. Panen diawali oleh pemilik sawah yang diiringi terune dedare (pemuda-pemudi) sambil bekekayaq' (pantun khas Lombok) secara spontan yang menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. f.2. Kodrat manusia adalah mengambil berbagai keperluan hidupnya dari alarn untuk kelangsungan hidupnya. Setelah itu panen bisa dilaksanakan. Ancak ibuatkan onger-onger dengan daun kelapa yang diikat daun padi. Pemilik sawah kemudian mencari pemimpin adat untuk mengadakan upacara.

dan 25 bulan Rajab di desa Sembalun Lombok Timur. tahun Ehe. dan papan akan dapat memberikan ketenangan jiwa dan memiliki rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. datanglah dua orarlg yaitu Raden Harya Pati dan Raden Harya Mangujaya yang membawa perubahan kepada tujuh orang tersebut. Dengan harapan itulah upacara Ngayu-Ayu dilaksanakan setiap tanggal 5. Dalam keadaan yang demikian. pangan. Krama Desa. Perputaran tahun disebut tahun penitian sedangkan penyebutan nama bulan memakai nama Hijriyah. 15. dan tahun Jumahir. Ngayu-Ayu berasal dari kata Rahayu artinya. Perhitungan tahun windu dimulai dengan tahun Alif. mergka percaya bahwa pada zaman dahulu. Latar belakang kegiatan ini. Sembalun didiami oleh tujuh pasangan suami istri yang hidup secara primitif tanpa mengenal peradaban. dan pendatang melanjutkan ajarannya dengan memberikan empat macam pegangan hidup yaitu: 1. Upacara Ngayu-Ayu bermula dari keyakinan mAsyarakat penduduk ash Sembalun terhadap Tuhan Sang Penciptq dan kewajiban daripada hamba yang harus menyembah. tahun Wawu. tahun Be. Mereka belum mengenal pakaian dan bertani. Upacara Ngayu-Ayu dilaksanakan oleh seorang Kyai."satu pelajaran yang dibprikan oleh kedua pendatang tersebut diawali dengan pertanyaan:  Maukah kalian menjadi manusia yang beradab dan berpakaian?  Maukah kalian hidup di atas tanah ini sebagai manusia selayaknya?  Maukah kalian sebagai manusia yang` menyembah Tuhan sebagai penciptamu? Ketujuhnya menjawab setuju. tahun Jimawal.memohon keselamatan. 2. tahun Je. Gumi Sasak Dalam Sejarah 167 .terpenuhinya kebutuhan sandang. Salah. Kitab al-Qur'an sebagai pedoman adat dan agama. tahun'Da1. Pemangku. Adat dan Agama sebagai pegangan hidup. Perhitungan tahun diperhitungkan dengan tahun Sasak yang berputar delapan tahun sekali atau disebut windu.

Lemparan kedua pada tanggal 15 dengan mengucap tanggal lima belas. Di akhir wejangannya kedua orang tersebut memperingati bahwa pada waktu yang akan datang kalian menghadapi peperangan tetapi kalian akan mendapatkan pertolongan. Dalam peperangan tersebut. Senjata untuk bertani dan membela diri. Lemparan pertama pada tanggal 5 dengan mengucap tanggal lima. 4. 3. dengan mudah mengalahkan iblis dengan melemparkan ketupat sebanyak tiga kali: 1. Peperangan tersebut adalah: 1. Pada saat itu pula mereka diberi sebuah tempat yang dikenal dengan Sembalun. Raden Patih Jorong. Raden Ketip. Satu ikat padi merah sebagai makanan. Perang panah beracun. orang Sembalun dibantu oleh Raden Ketip. Ketiga penolong itu. Perang ketupat yaitu perang melawan iblis. Perang bala'.3. 3. Lemparan ketiga pada tangga125 dengan mengucap tanggal dua lima. Setelah selesai peperangan. Ketika lemparan ketiga dilakukan. Raden Sayid Hamzah. Raden Sayid Gumi Sasak Dalam Sejarah 168 . 2. 2. maka tentara iblis hilang tanpa bekas.

Kamu harus mengambil air setiap kali panen padi sebagai tanda kemenangan terhadap iblis.Hamzah. Gumi Sasak Dalam Sejarah 169 . Inilah yang disebut sebagai upacara Ngayu-Ayu. dan Raden Patih Jorong berpesan kepada penduduk tanah Sembalun sebagai berikut: 1. Setiap tiga tahun sekali kamu harus memotong kerbau sebagai rasa syukur atas kemenangan menghadapi peperangan. 2. Kedua pesan tersebut dilaksanakan dalam upacara peringatan Perang Ketupat yang diperingati setiap tiga tahun sekali oleh masyarakat Sembalun Bumbung sampai sekarang.

Tiang rumah mi terbuat dari bahan kayu jot.BAB XXIII KESENIAN TRADISIONAL Kesenian masyarakat di Gumi Sasak dilakukan untuk memberikan rasa keindahan yang diciptakan oleh anggota masyarakat yang hasilnya milik bersama. biasanya bertiang delapan atau dua betas dengan bubungan sepanjang dua meter pada bagian atas yang disebut semoko (bantek). Dari sekian jenis bangunan tempat tinggal tersebut bale jajar-lah yang banyak dipergunakan baik di kota maupun di desa terutama di pedusunanpedusunan. kelapa. Bale jajar. Adapun jenis jenis bangunan tradisional itu seperti bale jajar. dalam kegiatan sehari-hari. RUMAH TRADISIONAL Orang Lombok mengenal beberapa jenis bengunan tradisional yang dijadikan sebagi tempat tinggal sekaligus tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan adat maupun spiritual keagamaan balk untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan masyarakat. kelapa. bungus (kuranji). ‡ A. bale beleq. dan lain-lain yang dianggap kuat dan bisa bertahan lama yang berfungsi sebagai penopang atau Gumi Sasak Dalam Sejarah 170 . Adanya suatu bentuk kesenian merupakan wujud bahwa masyarakat suku Sasak memiliki nilai rasa tentang keindahan yang dituangkan dalam berbagai bentuk seperti dalam pembuatan rumah. nangka. Rumah ini hanya mempunyai satu pintu di bagian depan dan aslinya jarang ada yang berjendela serta terbagi atas tiga buah ruangan. bele kodong dan gunung rata.

Secara umum pakaian itu dibedakan menjadi dua macam yaitu pakaian yang dikenakan oleh kaum pria dan wanita. kain tersebut biasanya mempergunakan kain tenun asli Lombok Timur. masyarakat banyak beralih ke atap genting. mencari hari. Tinggi biasanya dua meter dengan anak tangga lima susun yang terbuat dari tanah. Sedangkan atap terbuat dari ilalang yang diambil di padang rumput yang biasanya terdapat di lereng bukitbukit di Lombok Timur. Menentukan hari dan bulan baik ini dimaksudkan sebagai penangkal sial. Adapun yang dijadikan asesorisnya adalah sebilah keris nenek moyang yang diselipkan di punggung. Masyarakat Lombok sebelum mendirikan tempat tinggal atau bangunan. seng maupun asbes. B. sedangkan atap yang terbuat dari daun kelapa disebut atap bobok.menggambarkan kekuatan. Dinding rumah adat Lombok Timur pada umumnya dibuat sendiri oleh pemilik rumah dari bahan bambu. Perhitungan bulan yang dipakai sebagai pedoman adalah bulan atas (Hijriyah). tanggal dan bulan tertentu yang dianggap baik. karena perkembangan zaman. Pakaian adat biasanya dipergunakan pada acara-acara adat penobatan. Sedangkan pakaiannya berupa lengan panjang. Untuk penguat (tali) dan paku terbuat dari bambu tali. Di bagian dalam rumah ada ruangan yang disebut sesangkoq yang berfungsi sebagai tempat penerima tamu dan persemayaman jenazah keluarga sebelum dimandikan. Atap dari ilalang disebut atap re. celana panjang yang dilapisi di bagiam luar dengan memakai sarung kain sebatas dengkul. Pakaian adat pria berupa tutup kepala dengan motif-motif tertentu yang dikenal dengan nama sapuq. Gumi Sasak Dalam Sejarah 171 . Tetapi saat ini. PAKAIAN DAERAH Pakaian adat/khas Lombok Timur sama dengan pakaian adat yang dipergunakan masyarakat Sasak lainnya di pulau Lombok.

dan tiga buah seruling sebagai pembawa melodi. sehingga musik gengong selalu dimainkan secara berpasangan. Secara etimologis kata genggong berasal dari kata "geng" (suara tinggi) disebut genggong lanang. Disebut barong tengkok karena salah satu alatnya (reong) diletakkan pada bentuk barong yang dibawa dengan tengkokkan. satu buah gendang dan sebuah petuk. Alat musik ini dapat dipadukan dengan alat musik lainnya untuk mengiringi lagu tradisional. Musik genggong orkestra dapat dimainkan dengan alat musik yang lain secara bersamaan seperti petuq. Barong lanang/wadon yang berfungsi sebagai tempat reong sebuah gong. 4. Gumi Sasak Dalam Sejarah 172 . rincik dan lain-lain. 3. sedangkan Gambus juga alat musik petik dengan menggunakan dawai sebagai sumber suara (bunyi) yang digunakan untuk mengiringi lagu-lagu tradisional. dan "gong"(suara Rendah) disebut wadon. 2. Rebana Burdah dipadukan dengan syair-syair pujian terhadap Allah SWT dan riwayat nabi Muhammad SAW yang dipetik dari kitab karya sastra Arab "aL-Barzanzi". MUSIK DAERAH Jenis alat-alat musik tradisional Lombok Timur antara lain: 1. Sering dipakai untuk mengiringi tari rudat dan lagu-lagu tradisional. Mandolin dan Gambus Mandolin merupakan sebuah alat musik petik tradisional yang mempunyai senar dan dimainkan seperti biola. Dapat dimainkan secara bersama-sama atau tersendiri. Rebana Burdah Sebuah bentuk alat musik akulturasi kebudayaan bangsa Arab dengan etnis Sasak.C. Barong Tengkok Merupakan salah satu jenis okestra Lombok. Genggong Alat musik ini termasuk dalam jenis alat musik tiup yang terbuat dari pelepah daun enau. seruling. terdiri dari kerenceng enam pasang.

Kemudian peralatan yang lainnya adalah (1) sebuah gendang kodeq (gendang kecil). (2) dua buah reong yang terdiri dari reong mama dan reong nina berfungsi sebagai pembawa melodi. 6. Dulu alat ini terdiri dari tengkok dan rincik dan dalam perkembangannya ditambah dengan mandolin. disebut juga "copek". gendang dan seruling. Disebut gendang beleq karena salah satu alat musiknya adalah gendang beleq (gendang besar). (6) Gumi Sasak Dalam Sejarah 173 . Gendang mama (laki-laki). Gendang nine (perempuan) Keduanya berfungsi sebagai pembawa dinamika. Rebana Gending Rebana merupakan sebuah bentuk alat musik okestra yang merupakan hasil pengembangan kreasi seni dari rebana lima oktaf oleh Amaq Sarah pada tahun 1956. Gendang Beleq.5. Sejenis alat musik pukul khas Lombok Timur. disebut gula gending karena alat ini dipakai untuk mejajakan sejenis makanan yang terbuat dari gula putih. Alat Musik Gula Gending. tempat gula (tangkok) dipukul berirama sebagai musik. Okestra ini terdiri atas 2 buah yaitu: a. cara membunyikannya dengan tangan. 7. (5) sebuah petuk sebagai alat ritmis. (3) sebuah perebak beleq yang berfungsi sebagai alat ritmis. b. berfungsi sebagai alat ritmis. Untuk menarik pembeli. (4) delapan buah perebak kodeq.

Pada waktu dimainkan pembawa gendang beleq akan memainkannya sambil menari. Cilokaq. copek dan lelontek. hanya pada bagian pertunya tidak berpinggang. Gendang beleq dapat dimainkan dengan berjalan atau duduk. masing-masing satu senar. suling dan pereret yang berfungsi sebagai pembawa melodi. dan (9) dua buah bendera merah atau kuning yang disebut lelontek. khitanan atau hari-hari besar nasional dan daerah. Gambus terbuat dari kayu gerupuk dan kulit' kambing sebagai resonatornya. Berangsur-angsur Gumi Sasak Dalam Sejarah 174 . Gendang beleq ini dulu dimainkan kalau ada pesta-pesta kerajaan. Alat gesek. Dengan gambus ini orang membawakan lagu-lagu untuk pengisi waktu senggang dan pelepas lelah. Orkestra ini datang ke tempat pesta dengan ditanggap (diupah). demikian juga pembawa petuk. Kalau perlu datu (raja) ikut berperang. d. Fungsi okestra ini adalah sebagai hiburan pada acara perkawinan. masing-masing berfungsi sebagai pembawa irama. biola ada dua buah berfungsi sebagai pembawa melodi. Alat petik. di sini patung agung akan digunakan. Alat tiup. Musik ini terdiri dari berinacam-macam alat yakni: a. Sekarang fungsi payung ini ditiru dalam upacara perkawinan. gambus ada dua buah masing-masing berfungsi sebagai melodi dan akord. 8. Bentuknya menyerupai gitar. Alat pukul. sedangkan copek jadi prajuritnya. Senarnya terdiri dari empat nada. gendang ada tiga buah. Rerincik digunakan sebagai alat ritmis. pembawa dinamika dan tempo. Selain itu dapat juga berfungsi sebagai pemberi semangat dalam gotong royong. c.sebuah gong besar sebagai alat ritmis. sedangkan kalau perang berfungsi sebagai komandan perang. b. juga sebagai gong. berbeda dengan duduk yang tidak mempunyai aturan. (8) sebuah gong oncer sebagai alat ritmis. Komposisi berjalan mempunyai aturan tertentu. (7) sebuah gong penyentak sebagai alat ritmis.

Lombok Timur. la berusaha memasukkan teknik musik keroncong dan lagu-lagu lain ke dalam cilokaq. Dalam membawakannya dapat berisi nasehat-nasehat. Cilokaq yang ada di Sakra sekarang ini merupakan kelanjutan dari cilokaq yang lahir di desa Lengkoq. Kayak Padamara.gu-lagu yang dibawakan. Ngesek Kumambang Pitue. Sekarang musik cilokaq sudah direkam dan diperjualbelikan di pulau Lombok dan di daerah lain. Kayak saat memotong padi disebut kayaq mataq. Pemban Selaparang. Pada tahun 1948 di sebuah desa yang bernama Lengkoq Kali. Namun pendapat yang mengatakan cilokaq berasal dari kata seloka. kecamatan Sakra. Pengeli-Eling. Jeruk Manis. Kayak Turun Tangis. Kayak Mare. Kayak Nyati. percintaan atau ekspresi jiwa lainnya. Kayak Pekosong. Kayak Jor. Biasanya orang-orang pedesaan melagukan sambil menanam atau memotong padi di sawah. Pada tahun 1968 cilokaq lebih dikenal setelah mendapat bimbingan dari seorang pemusik keroncong bernama Lalu Sinarep. Nama cilokaq diambil dari salah satu nama atau judul lagu yang digemari pada saat itu. Kayak Sakra. Kayak merupakan kesenian yang sangat populer di kalangan masyarakat pedesaan di pulau Lombok. karena syair-syair yang dinamakan merupakan seloka. Kayaq yang susunan nadanya non-diatonis. misalkan kayak Padamara adalah kayak dari desa Pademara. kayaq memiliki ciri tersendiri. namun bagi yang sudah biasa mendengarnya dapat membedakannya. Do Gendang. antara lain: Kayak Mataq. cilokak dipagelarkan sebagi musik okestra. lebih mendekati kenyataan. Pagelaran tersebut dipimpin oleh Mami' Srinatih (alm).Kali 30 tahun yang lalu. dan selanjutnya dianggap sebagai pecinta musik cilokaq. Gumi Sasak Dalam Sejarah 175 . Sandaran. Nama kayak ada yang diberikan menurut tempat lahirnya. Kayak mataq merupakan kayak gubahan baru yang terdiri atas empat baris. Lagu-lagu yang dimainkan oleh cilokaq ini umumnya disebut kayak. melodi dan ritmis la. Pada masing-masing desa.gambus ditambahkan dan dikombinasikan dengan alat-alat lain sebagai pelengkap irama. Kayak Bayemara. Begur Gati-Gati.

tari gagak mandi termasuk juga tari hiburan yqng dapat dipertunjukkan kapan saja baik siang maupun malam hari. (4) Njontak. Pakaian penari termasuk sederhana terdiri dari sapuq. kemben.Gelung Perade. Ide menciptakan tarian ini karena seringnya pencipta menyaksikan burung gagak sedang mandi. Gumi Sasak Dalam Sejarah 176 . Tari ini merupakan tari tunggal. Amaq Teme. seorang petani dari desa Lenek. (6) Bekerap. Diciptakan sekitar tahun 1956 oleh Amaq Raya (50 tahun). mula-mula terbang lalu turun ke tanah dan mandi. Lagu Tanjung Luar. (5) Nyisik. Terbang lagi dan turun lagi. lambo (selendang kain) dan gelang kana (gelang bahu). menggeser kaki tanpa mengangkatnya dari tanah. mengibaskan sayap untuk menjatuhkan air yang melekat dari badan. bapang. Tari ini berasal dari desa Lenek kecamatan Aikmel. Lagu Anton-Anton. Musim Ujan. Tarian Gagak Mandiq Sebuah tari kreasi baru yang sudah dipengaruhi unsur Bali. Penarinya dapat seorang laki-laki atau seorang perempuan yang diiringi gending gagak mandiq dengan irama 2/4. gerakkan meloncat. D. gerakkan mandi yang dilakukan sambil duduk. Tari ini mengungkapkan bagaimana seekor burung gagak yang sedang mandi. (berenang) sebagai pembuka tangan direntangkan di depan badan kemudian digerakkan ke samping kiri dan kanan. Lagu Daeng. Lombok Timur. (2) Nyereksek. gerakan terbang. Gending Lampak. Setembe. kecamatan Aikmel Lombok Timur. Nama-nama gerak yang digunakan adalah (1) Ngatang. TARIAN DAERAH 1. (3) Ngunga. (7) Nyebar. Sembarang Kelor. gerakkan menggaruk° badan. Lagu yang memakai nada diatonis: Genjak. baik gerakan maupun instrumennya. Pementasan memerlukan waktu sekitar 5 menit.

Tari Gandrung Gandrung adalah sebuah tarian yang sudah lama berkembang dan dikenal oleh masyarakat Sasak. Menurut seorang sumber. Pada saat ia akan menyentuhkan kipasnya atau melemparnya kalau tidak bisa dijangkau dengan sentuhan kepada penonton yang dikehendakinya. Tarian kemudian berlanjut dengan pergantian penari yang berlangsung setelah penari menyentuh tangan salah seorang pengganti yang dikehendakinya dari tepi arena. Dalam perkembangan selanjutnya. tarian ini sudah dikenal sejak zaman raja Airlangga di Jawa Timur.2. diantaranya sekaligus sebagai calon penari (pengibing). la menari sambil sesekali melirik ke arah penonton terutama pada barisan depan. Seorang maju dengan santai untuk menari dalam suasana kerakyatan (dalam kraton suasana serba protokoler dan resmi). Pola tariannya pada kala itu tampak luar biasa karena tidak mengikuti pola gerak serta iringan lagu yang sesuai dengan patokan yang lazim. Konon tarian ini lahir pada saat dimana tersedia perangkat gamelan yang baru selesai digunakan dalam sebuah upacara resmi. Para . Gandrungan: pada bagian kedua ini penari bergerak agak lincah mengitari arena dengan kipas di tangan. Tari gandrung dilakukan pada sebuah arena yang dikelilingi penonton. Ini disebut "nenepek".prajurit keraton melihat kesempatan untuk bergembira dah mencoba memainkan alat tersebut seadanya. Pada dasarnya tari gandrung terdiri atas tiga bagian yaitu: a. Tetapi seorang gandrung pada saat ini di setiap penampilannya selalu memperkenalkan dengan kata "tiang lanang" dan seterusnya dengan cara menyanyi yang disebut "besandaran" atau "bedede' (merayu). bagaikan burung elang mencari mangsa. b. pemeran (penari gandrung yang biasanya disebut "gandrung" saja) dilakukan oleh seorang wanita yang menjadi penari utama. Yang terkena "tepekan" Gumi Sasak Dalam Sejarah 177 . Bapangan: pada bagian ini si penari menggambarkan sedang memperkenalkan diri kepada calon penari maupun penonton dengan mengitari arena sampai selesainya gending pengiring yang disebut gending bapangan. Tidak jelas kapan terjadinya pergantian ini.

Sering pula si pengibing berbuat nakal dengan menyentuh bagian tubuh penari utama. Dahulu di tengah arena diletakkan obor bambu setinggi satu setengah meter (sekarang digunakan lampu petromak yang sering diletakkan di luar arena). Untuk menghindari hal itu ia dilengkapi dengan "senjata". Ngibing merupakan keterampilan tersendiri dari setiap penonton yang siap ambil bagian dalam pergelaran gandrung. Perianom: bagian ketiga ini merupakan bagian perpanjangan dari bagian kedua.untuk menjadi pasangan "ngibing" (menari). Ini disebut dengan nama "bekeleongan " atau sesekali saling "kejitin" (main mata) dengan berbatasan obor. Antara si penari gandrung dengan si pengibing berkejar-kejaran mengelilingi obor tersebut. Kalau pengibing tidak segera menghindar akan kena tusukan benda tajam tersebut. Yang berperan adalah redep dan suling dibantu suara gendang. Berikut contoh liriknya: Kertas kuning jadi layangan Tiup angin berkibar-kibar Putih kuning rambutnya panjang Seperti bulan bersanding bintang Baru kulihat kapal ku datang Gumi Sasak Dalam Sejarah 178 . Gending pengiring tidak menggunakan seluruh instrumen okestra gandrung. Penari gandrung digambarkan sebagai bunga seperti dikatakan pada lirik yang dinyanyikan sebelum bangkit menari: Tiang lanang beli bagus Beli bagus bau rauh Kasunane tarik bebunga Sedangkan pengibing seolah kumbang yang merindukan bunga. melengkapi tariannya dengan nyanyian yang disebut "besanderan". Sekarang liriknya tidak lagi dalam bahasa daerah tetapi dalam bahasa Indonesia. yaitu ujung runcing dari gempolan yang merupakan bagian dari hiasan kepala yang disebut gelungan. bahkan ada yang mencoba beradu pipi. c.(sentuhan kipas) segera maju.

terompong. redep. jegogan. petuk. Gandrung tersebar pada beberapa desa di pulau Lombok antara lain Gerung dan Lenek di Lombok Timur. dan suling. gender. Instrumen gandrung dalam bentuk okestra terdiri dari pemugah. Tetapi dewasa ini bergeser fungsinya menjadi hiburan rakyat dalam rangkaian hari-hari besar nasional atau jenis keramaian lainnya yang menghadirkan orang banyak. rincik. saron. Gandrung "ditanggep" orang untuk pesta perkawinan dan sunatan.Talinya putih menjadi benang Baru ku lihat pacarku datang Hatiku sedih menjadi senang Tari gandrung benar-benar merupakan tari rakyat pada arena terbuka yang dilingkari penonton dan fungsinya semata-mata untuk hiburan. calung. Gumi Sasak Dalam Sejarah 179 .

Permainan yang dilakukan biasanya ada pihak yang kalah dan ada pihak yang menang. BAGE'AN Permainan ini dengan menggunakan biji asam. Permainan tradisional suku Sasak yang dilakukan oleh orang-orang dewasa. begitupula dengan kekalahan tidak mengajak anak untuk selalu rendah diri. Untuk memulai pertandingan kedua belah pihak melakukan undian. Gumi Sasak Dalam Sejarah 180 . Permainan tradisional yang dilakukan oleh anak memberikan dampak yang sangat positif dalam kehidupan anak. oleh anak-anak atau oleh orang-orang dewasa di kalangan suku sebagai berikut: A. Pihak yang menang akan melakukan pukulan ke seluruh biji asam yang terdapat dalam lubang silinder. takabur tetapi tetap merendah dalam kejayaan. dengan biji asam yang lebih besar sebagai katu'. Dengan kemenangan tidak mengajak anak untuk sombong. Jika katu' dapat mengeluarkan biji asam dalam silinder sedangkan katu' tertinggal di dalam silinder.BAB XXIV PERMAINAN TRADISIONAL Permainan tradisional adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menyenangkan hati dengan atau tanpa alat-alat yang berasal dari lingkungan di sekitarnya. tetapi dengan ikhlas menerima kenyataan karena hidup memang ada yang kalah dan ada yang menang. permainan dapat mengembangkan sikap mental menuju ke arah kedewasaan. maka seluruh asam yang ada dalam silinder boleh diambil. Permainan tradisional sangat perlu dilakukan sebagai upaya mengembangkan potensi dan kreativitas.yang bermain tnengeluarkan biji asam yang sama jumlahnya. Dua belah pihak. kemudian dimasukkan ke dalam lubang yang sudah dibuat berbentuk silinder dengan kedalaman sesuai keinginan atau jumlah biji asam yang dikeluarkan. akan tetapi lebih banyak dilakukan oleh anak-anak. mereka diaj arkan untuk menerima kenyataan hidup. Permainan tradisional yang banyak dilakukan.

Pakaian pemain dilengkapi sapuq (penutup kepala) dan kain panjang. C. setelah selesai panen di malam hari saat bulan purnama. Alat yang menangkis. Sesuai dengan perkembangan zaman maka perisaian dalam permainannya memakai rotan yang ujungnya diberi campuran aspal dan pecahan beling yang ditumbuk halus disebut penjalin. 2. Permainan ini bisa dilakukan secara perorangan atau berkelompok.B. menepis atau melindungi diri dari pukulan penjalin. Untuk memulai melakukan permainan biasa diadakan dengan urutan sebagai berikut: 1. Ende terbuat dari kulit sapi atau kerbau. Pengundian: untuk menentukan siapakah yang memulai permainan terlebih dahulu. PERISAIAN Adalah salah satu seni bela diri yang menjadi warisan nenek moyang suku Sasak. MAIN KAYU (TEK-TEKAN) Permainan ini menggunakan alat dari kayu yang sudah dibersihkan kulitnya kemudian salah satu bagian kayu lebih panjang berukuran kira=kira 35 cm sedangkan satu bagian lagi lebih pendek kira-kira 12 cm. pihak yang menang: melakukan permainan dengan cara mengungkit kayu yang lebih pendek sekeras-kerasnya ke arah lawan. Perisaian pada zaman dahulu dilaksanakan. Pengungkitan: a. Pada awalnya perisaian dilakukan hanya untuk menguji kemampuan ilmu seseorang yang dalam prakteknya menggunakan pedang. disebut ende. Seorang pemain dinyatakan kalah apabila sudah keluar darah dari kepala yang disebut bocor atau dinyatakan kalah angka oleh juri. Gumi Sasak Dalam Sejarah 181 . Perisaian dilakukan oleh dua orang laki-laki yang diadu oleh pengembar dan seorang juri yang akan memberikan nilai.

Belanjakan memadukan bela diri gulat. jika kayu yang panjang kena.b. yudo dan pencak silat. 4. mampu menangkap kayu yang telah diungkit berarti pihak yang menang menjadi kalah. Pemukulan Kayu Pihak yang menang melakukan pemukulan sekeras-kerasnya terhadap kayu yang lebih pendek untuk ditangkap oleh pihak yang kalah (lawan). BELANJAKAN Belanjakan adalah seni bela diri khas masyarakat Lombok. Tetapi jika tidak mampu ditangkap. Jika pihak yang kalah. permainan berlanjut. permainan dapat dimenangkan. Pada zaman dahulu diadakan untuk mengisi waktu setelah panen yang dilakukan pada malam hari dan diberi lampu penerang obor. tetapi jika tidak kena berarti permainan berlanjut ke tahap berikutnya. D. Gumi Sasak Dalam Sejarah 182 . 3. akan tetapi jika pihak pengungkit tidak mampu ditangkap kayunya oleh pihak yang kalah. jika kena berarti permainan terhenti tetapi bila tidak kena. maka pihak yang kalah harus melempar kayu yang panjang. pihak yang kalah: melakukan penangkapan terhadap kayu yang telah diungkit oleh pihak yang menang tadi. Sanksi Sanksi akan diterima oleh pihak yang kalah sesuai dengan kesepakatan yang telah ditentukan. jika dapat ditangkap oleh pihak yang kalah berarti permainan pihak yang menang menjadi kalah. maka pihak yang kalah melakukan pelemparan ke kayu yang lebih panjang.

E.. Jadi Besilo'an berarti kebakaran. Dengan menggunakan alat bantu berupa kayu atau lidi ataupun jari tangan sendiri setiap pemain mengeruk tumpukan tersebut sambil menyanyikan "keduk keke lendang bajo. KEDUK KEKE Permainan ini dilakukan dengan cara satu lawan satu. bantingan dan tepisan. F. Permainan ini dilakukan dengan berkelompok. Belanjakan sangat besar persamaannya dengan sumo baik secara teknik maupun pakaian. Bedanya adalah sumo menggunakan dorongan dan bantingan. masing-masing terdiri dari 4 orang. Pakaian ini mirip dengan pakaian pesumo Jepang. Kelompok yang dijaga berada dalam garis. BESILO'AN Besilo'an adalah salah satu permainan rakyat yang berkembang khususnya dikalangan anak-anak suku Sasak. Tidak diperbolehkan melakukan hantaman dengan tangan. Peserta minimal dua orang dan maksimal empat orang.Belanjakan adalah adu fisik antara dua orang laki-laki yang menggunakan teknik tendangan. Demikian sebaliknya. sai ngepe ie Gumi Sasak Dalam Sejarah 183 . apabila ada salah satu anggota yang tertangkap maka kelompok yang dijaga mengganti kelompok yang menjaga. Untuk belanjakan pemain dilengkapi dengan pakaian yang disebut bekancut.Besilo'an berasal dari kata silo' atau julat yang berarti terbakar. Permainan dilakukan dengan cara menentukan terlebih dahulu yang akan dijaga ataupun menjaga. Apabila dia berhasil keluar dari garis penjagaan dan berbalik kembali ke tempat dimulainya permainan dan anggota kelompok yang lain tidak tertangkap maka permainan berakhir atau silo'. Lidik/kayu ditancapkan ke gundukan tanah atau pasir yang berada di tengahtengah pemain. Anggota yang dijaga berusaha menerebos keluar sementara yang lain menghalangi. .

Permainan ini minimal dilakukan tiga orang yang salah satunya akan diundi untuk memimpin jalannya permainan. kemudian Gumi Sasak Dalam Sejarah 184 . Misalnya: .kado". Dengan membawa kerikil pemimpin memulai permainan dengan jalan menepuk tangan peserta lainnya yang berada di atas punggung yang kalah sambil menyanyikan "Jumpring cet-ecet kribu dondong.Melati Jawabnya : Loq (nama orang) minta kembang Jepun.jatuh di tangan salah seorang anak maka anak itu harus meminta atau menyebutkan nama salah satu bunga. Peserta mengulurkan tangan ke depan kemudian pemimpin memulai permainan dengan menunjuk tangan peserta sambil menyanyikan "cipuci puci enjang-enjang bidaderi.. . CIPUCI-PUCI Cipuci puci adalah permainan anak-anak yang berumur 5-11 tahun. Bapaknya Presiden. Yang kalah harus telungkup sambil menutup mata di tanah. begitu kalimaf ini diselesaikan batu-batu yang tadi dipegang diletakkan dalam genggaman salah seorang peserta. apabila salah seorang menjatuhkan lidi/kayu maka dia dianggap kalah. G.Duren (durian) Jawabnya : Laq (nama orang) minta kembang duren.njelelet kamu minta kembang ape ".. H. aji pire telo' sopok". njelepong. Jika kata apa .. Bapaknya boleh diganti sesuai keinginan pemimpin. JUMPRINGAN Permainan ini bisa dilakukan oleh lima orang anak yang diawali dengan ompimping (salah satu cara mengundi). Bapaknya Bupati Keterangan: Laq untuk perempuan dan Loq untuk laki-laki. Sedangkan yangg menang akan memimpin permainan.

semuanya mengucapkan "aleem-aleem "secara berulang-ulang. Yang telungkup bangkit dan harus menebak pada siapa batu diletakkan. Apabila ia tidak bisa menebak maka ia harus telungkup kembali, sebaliknya tebakannya benar maka anak yang ditebak dianggap kalah dan harus telungkup menggantikan temannya. I. BEGASINGAN Alat-alat yang digunakan adalah kayu yang dibentuk bulat dengan ukuran 5-15 cm yang disebut gasing. Kemudian tali yang dibuat dari sejenis rumput yang dianyam sedemikian rupa untuk digunakan sebagai alat pemutar gasing yang disebut alit. Jenis pertandingan dalam permainan ini ada dua macam yaitu: lamanya perputaran gasing, dan mengadu gasing yang satu dengan gasing yang berputar untuk kemudian ditentukan lama berputarnya. Permainan ini dapat dilakukan secara perorangan maupun berkelompok. Selain permainan-permainan tadi, masih banyak lagi jenis permainan yang ada seperti beledokan, bekalengan, miu'an, beseropan dan lain-lain. Setiap permainan tradisional yang dilakukan oleh anak-anak atau orang-orang Sasak disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan di daerah setempat sehingga memiliki pola dan ragam yang sangat bervariasi, akan tetapi hal tersebut harus tetap dipublikasikan sebagai salah satu wujud sosialisasi kekayaan budaya lokal.

Gumi Sasak Dalam Sejarah

185

Gumi Sasak Dalam Sejarah

186

DAFTAR PUSTAKA

Ali Bin Dahlan, H.M. Buku Pintar Suku Bangsa Sasak. Selong: Yayasan Pemban Selaparang, 2005 Aminuddin Moh. Drs,H., SH, dkk. Profil Kabupaten Lombok Timur. Selong: Badan Informasi dan Komunikasi Daerah Kabupaten Lombok Timur, 2002 Dahlan. Fahrurrozi, MA. Sejarah Perjuangan dan pergerakan Dakwah Islamiyah: Tuan Guru Haji Muhammad Mutawalli di Pulau Lombok. Jakarta: Sentra Media, 2006. Primadewi. B.W. Aktifitas Sosial Religius Masyarakat Situs Gunung Piring. Mataram: Buletin Museum: Media Informasi dan Budaya NTB, 1994. _______ .Al Qur'an Tulis Tangan. Mataram: Buletin Museum: Media Informasi dan Budaya NTB, 1997 _______ .Eksploitasi Sumber Daya Alam Sebagai Reaksi Adaptif Masyarakat Kuno. Mataram: Buletin Museum: Media Informasi dan Budaya NTB, 1994 _______ .Lempot Kombong Umbaq Sebagai Benda Upacara Adat di Lombok. Mataram: Museum Negeri Prop NTB, 2002 _______ .Tata Upacara Kematian di Kecamatan Bayan. Mataram: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jendral Kebudayaan, Museum Negeri Nusa Tenggara Barat, 1997 Handayani, Usri Indah, Dra., H. Peninggalan Sejarah dan Kepurbakalaan Nusa Tenggara Barat. Mataram: Museum Negeri Prop NTB, 2004 Herman, V.,J., Drs. Peranan Museum dalam Melestarikan Warisan Budaya. Mataram: Buletin Museum: Media Informasi dan Budaya NTB, 1998 187 Gumi Sasak Dalam Sejarah

Melestarikan Hubungan Harmonis Antara Etnis Sasak dan Bali di Lombok. Sejarah Nasional dan Umum 1 Untuk SLTP: Kelas 1.. Pulau Lombok dalam Sejarah: Di Tinjau dari Aspek Budaya. Jakarta: Langkah Baru Jaya Mandiri. Lombok: Petunjuk Wisata Lengkap. 2004 _______. 2004 Notosusanto. Jakarta: Balai Pustaka. Martono. dkk. Masuk dan Berkembangnya Agariza Islam di Lombok: Buletin Kajian Data Arkeologis dan Sejarah. 1978 Tim Penyusun. SH. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Yusuf. Drs. Fawaizul. dkk. Merawat Tradisi: Modal Sosial Komunitas Wetu Telu. 1997 Lukman. 2006 Gumi Sasak Dalam Sejarah 188 . Dr. Sejarah Nasional Indonesia. No: O1/Th. Mataram: Lembaga Kajian Islam dan Masyarakat (LKIM). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1999 Mandia.. Drs. dkk. H. New York: Academic Press.Lelampak Lendong Kaok. Lalu. ---. Kilas Balik: 100 Tahun Pendidikan di Lombok Timur. 1994 Maksum.. Sciffer. HS.. H.H. 2004 H. Behavioral Archaeology. Selong: Kanjian. Selong: Kanjian. 1976 Morissan. BA. Mengkomunikasikan Lontar Babad di Era Modernisasi. Membangun Resistensi. Drs. I Gde. Nugroho.Hs. Mataram: Museum Negeri NTB.. 1997 Michael B. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. No: O1/Th. ---.l/FebMaret/2002 Makri. 2007 Musippudin. Ilmu Pengetahuan Sosial. ---. Tawalinuddin Haris. Madrasah: Sejarah & Perkembangannya.. Jakarta: Tiga Serangkai.l/Feb-Maret/2002 Umam.

Dra. Mataram: Proyek Penelitian dan Pencatatan Daerah. Gumi Sasak Dalam Sejarah 189 . Alit. Mataram: Museum Negeri Propinsi Nusa Tenggara Barat. Lalu. Kiprah Dakwah dan Pemikiran Tasawuf T. 2001 Zahroni. Lombok Barat.----_______. 1977 Syaraswati. Mataram: Yayasan Perguruan Darul Qur'an" Bengkel. dkk.H.l/FebMaret/2002 Widiastuti. O1/Th. Mentertawai Sendiri: Orang Sasak dalam Perjalanan Sejarah Lombok.. G. Katalog Koleksi. 2004 Prayitno. Anwar Muchtar: sebagai nara sumber sejarah perjuangan T. dkk. Ir. BA. _______.H. Mahsun Masbagik. Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.. Katalog Permanen Tetap. Mataram: Museum Negeri Nusa Tenggara Barat. Akhmad. Mataram: Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat 1998/1999 Jelenga. 2004 .M Shaleh Hambali. R. ---. ---. 2006 Ustad H.Wacana. Pakaian Tradisional Daerah Nusa Tenggara Barat. Selong: Buletin Kanjian No.Tata Budaya Adat Sasak Lombok. Joko.G.Lepas dari Mulut Buaya Masuk ke Mulut Singa. H. Drs.