ANALGETIKA

dr. Agung Biworo, M.Kes

Dinorfin berikatan dengan reseptor κ Obat analgetik opioid : morfin. κ (kappa). metadon. meperidin (petidin). dan δ (delta) Enkefalin dan endorfin berikatan dengan reseptor µ dan δ. nalorfin. dezosin. nalbufin. fentanil. butorfanol.Analgetika dikelompokkan menjadi 2 : Analgetika opioid NSAID/Non-Steroidal Antiinflamatory Drugs (OAINS/Obat Antiinflamasi Non-Steroid) Analgetika opioid Mengurangi nyeri dan menimbulkan euforia dengan berikatan pada reseptor opioid di otak. yaitu reseptor µ (mu). buprenorfin. dan pentazosin .

injeksi IM. Diberikan secara per oral. dan menyebabkan mengantuk/tidur (efek sedatif) walau ada nyeri. mengurangi respon psikologis terhadap nyeri (menimbulkan euforia). . Diindikasikan untuk nyeri berat yang tak bisa dikurangi dengan analgetika non-opioid atau obat analgetik opioid lain yang lebih lemah efeknya. dan per rektal. durasinya rata-rata 4-6 jam. IV.- - - Morfin Efek analgetik : dengan mengurangi persepsi nyeri di otak (meningkatkan ambang nyeri). SC.

dan SC Dieliminasi dari tubuh lebih lambat dari morfin (waktu paruhnya 25 jam) dan gejala withdrawal-nya tak sehebat morfin. injeksi IM. tetapi tidak begitu menimbulkan efek sedatif. tetapi terjadi dalam jangka waktu lebih lama.Metadon - - - Mempunyai efek analgetik mirip morfin. dan juga digunakan untuk mengobati ketergantungan heroin. Diberikan secara per oral. Diindikasikan untuk analgetik pada nyeri hebat. .

- - Meperidin (petidin) Menimbulkan efek analgetik. - . hanya 2-4 jam. efek depresi nafas dan efek samping lain seperti morfin. tetapi durasi kerjanya lebih singkat. Diindikasikan untuk obat praoperatif pada waktu anestesi dan untuk analgetik pada persalinan. dengan efek analgetik 80x lebih kuat dari morfin. Fentanil Merupakan opioid sintetik. efek sedatif. kecuali konstipasi. dengan waktu paruh hanya 4 jam dan dapat digunakan sebagai obat praoperatif saat anestesi. tetapi depresi nafas lebih jarang terjadi. Efek analgetiknya muncul lebih cepat daripada morfin. Diberikan secara injeksi IV. efek euforia.

Nalmefen aktivitas farmakologis yang sama dengan naltrekson. Naltrekson diberikan per oral. onsetnya cepat. . dengan durasi kerja 1-4 jam. tetapi mempunyai durasi yang lebih lama. lebih kuat dari nalokson dan durasinya lebih lama.Beberapa antagonis untuk opioid : Nalokson hanya diberikan secara injeksi IV.

Derivat pirazolon. misalnya asam mefenamat Derivat asam fenilasetat. misalnya aspirin Derivat paraaminofenol. . misalnya fenilbutazon dan oksifenbutazon Derivat oksikam. ketoprofen. naproksen.Analgetik non-opioid atau NSAID/OAINS Obat AINS dikelompokkan sebagai berikut: Derivat asam salisilat. misalnya indometasin. Derivat asam fenamat. misalnya parasetamol Derivat asam propionat. misalnya piroksikam dan meloksikam. misalnya ibuprofen. Derivat asam asetat indol. misalnya diklofenak.

Efek samping utama : perpanjangan masa perdarahan. anitipiretik. Diindikasikan pada demam.- - - Aspirin (asam asetilsalisilat atau asetosal) Mempunyai efek analgetik. dan antiinflamasi. Aspirin juga digunakan untuk pencegahan terjadinya trombus (bekuan darah) pada pembuluh darah koroner jantung dan pembuluh darah otak . hepatotoksik (dosis besar) dan iritasi lambung. nyeri otot dan sendi (artritis rematoid). nyeri tidak spesifik seperti sakit kepala.

namun efek antiinflamasinya memerlukan dosis lebih besar. - - . yang harus diberikan dalam 24 jam sejak intake parasetamol. seperti sakit kepala dan iritasi lambung ringan. Parasetamol mempunyai efek analgetik dan antipiretik. Intoksikasi akut parasetamol adalah N-asetilsistein. antipiretik. Efek sampingnya ringan. dan antiinflamasi.- Asetaminofen (parasetamol) Merupakan penghambat prostaglandin yang lemah. Ibuprofen Mempunyai efek analgetik. tetapi kemampuan antiinflamasinya sangat lemah.

tetapi lebih toksik. Indometasin Mempunyai efek antipiretik. osteoartritis. antiinflamasi dan analgetik sebanding dengan aspirin. Diklofenak Diberikan untuk antiinflamasi dan bisa diberikan untuk terapi simtomatik jangka panjang untuk artritis rematoid.- Asam mefenamat Mempunyai efek analgetik dan antiinflamasi. tetapi tidak memberikan efek antipiretik. dan spondilitis ankilosa. - - .

sehingga bisa digunakan pada artritis gout. Piroksikam Hanya diindikasikan untuk inflamasi sendi.- Fenilbutazon Hanya digunakan untuk antiinflamasi dan mempunyai efek meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin. - .

Pada keadaan akut : kolkisin. Kolkisin Merupakan obat antiinflamasi khusus untuk gout. allopurinol dan sulfinpirazon. dan indometasin. .Mengurangi kadar asam urat : probenesid. tetapi tidak mempengaruhi kadar asam urat dan diindikasikan sebagai terapi pada gout akut dan profilaksis pada keadaan kronis.Kelompok obat gout . fenilbutazon. .

Allopurinol Mampu menurunkan kadar asam urat dengan cara menghambat tahap terakhir pada biosintesis asam urat dan biasa digunakan untuk mengobati gout kronik. - - . Sulfinpirazon Menghambat reabsorbsi asam urat di ginjal.- Probenesid Menghambat reabsorpsi asam urat di ginjal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful