P. 1
ALTERNATIF MATRIKS

ALTERNATIF MATRIKS

|Views: 72|Likes:
Published by Fira Rahmadania

More info:

Published by: Fira Rahmadania on Feb 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2013

pdf

text

original

ALTERNATIF MATRIKS

Matrix Data Analysis (Analisis Data Matrix) Analisis Data Matrix adalah teknik analisis multivariant yang disebut „Principal Component Analysis‟. Teknik ini mengkuantifikasi dan menyusun data yang disajikan dalam Diagram Matrix, untuk menemukan lebih banyak indikator umum yang akan membedakan dan memberi kejelasan jumlah besar kompleks informasi saling terkait. Ini akan membantu kita untuk memvisualisasikan dengan baik dan mendapatkan wawasan tentang situasi. Ciri Analisis Data Matrik Ciri utama Analisis Data Matrik antara lain Keterkaitan antar faktor dalam diagram matriks dihitung secara statistik sehingga didapatkan tingkat keterkaitan secara kuantitatif.Hampir sama dengan diagram matrik, bagaimana keterkaitan itu didorong dengan menggunakan alat-alat statistik. Penggunaan Analisis Data Matrix Analisis Data Matrix terutama digunakan untuk:    menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi sejumlah item yang berbeda, untuk menentukan hubungan umum. menentukan apakah atau tidak item logis yang sama juga memiliki efek faktor yang sama. menemukan kelompok-kelompok barang secara logis berbeda yang memiliki efek faktor yang sama.

Bentuk Analisis Data Matrix Dalam situasi yang komplek dimana terdapat banyak set item yang harus dibandingkan, maka hal yang akan menjadi kesulitan tersendiri adalah menentukan bagaimana hubungan antara satu faktor dengan faktor lain yang berbeda. Secara khusus, Analisis Data Matrix dapat berguna untuk menemukan kelompok-kelompok barang yang memiliki perilaku serupa. Misalnya, sabun cuci mungkin memiliki efisiensi yang berbeda untuk mencapai 'kelembutan' dan 'penghapusan noda' dalam pakaian yang terbuat dari akrilik, wol poliester, dan campuran berbagai serat. Jika pengaruh yang sama ditemukan dalam kelompok serat, kemudian dilakukan perubahan bahan dengan bahan bubuk maka dapat mempengaruhi seluruh kelompok dengan cara yang sama.

Membuat catatan mengenai semuanya:      Membutuhkan lebih banyak informasi Penyelesaian yang baru Dapat digabungkan atau dihilangkan Akan menemukan oposisi Terasa menjanjikan atau menggelisahkan Alternatif Berbobot Alternatif yang mungkin didaftarkan.dievaluasi tanpa prasangka. tanpa memikirkan apakah menarik atau tidak Mempertimbangkan semua kriteria Saat suatu penyelesaian yang cocok dapat menyelesaikan masalah. Sekali Anda mendaftarkan atau mengartukan alternatif. Teknik-teknik di dalam mempertimbangkan alternatif (pilihan): . bagaimana pun bodohnya. termasuk proses penemuan yang sangat memuaskan. itu mungkin tidak akan berfungsi kalau sumber tidak tersedia.ALTERNATIF MATRIKS DALAM PEMECAHAN MASALAH Periksa masalah Anda dengan cara lain. akan membuka berbagai kemungkinan. kalau orang-orang tidak menerimanya. Rembuk pendapat atau mencatat alternatif secara cepat. dan temukan perspektif baru yang tidak Anda pikirkan sebelumnya. atau itu menyebabkan masalah baru.

melintasi jalur-jalur di dalam matriks dan harga setiap alternatif berlawanan satu dengan yang lain. Berikan alternatif harga lebih dengan skor 1 Jika alternatif mempunyai nilai kurang Berikan harga alternatif lebih rendah dengan skor 0 dari pada yang lain Tambahkan skor untuk setiap baris/alternatif. Di dalam matriks. skor tertinggi adalah harga alternatif tertinggi tergantung pada kriteria yang Anda gunakan.Analitik Tingkatan Matriks berdasarkan Thomas Saaty Daftarkan alternatif-alternatif ke dalam lajur-lajur dan baris-baris sebagaimana tergambar di dalam matriks. Dimulai dengan Alternatif A. skor Alternatif C yang tertinggi. Matriks SFF: Kecocokan. Jika suatu alternatif berdasarkan pertimbangan mempunyai nilai lebih dari pada yang lain. Kemungkinan&Kelenturan Kecocokan Alternatif A Alternatif B Alternatif C Alternatif D Harga setiap alternatif dengan skala 1-3 Kemungkinan Kelenturan Total . dengan demikian itu adalah alternatif dengan harga tertinggi.

atau perasaan terdalam di dalam memutuskan suatu bagian kegiatan.  . Pilih alternatif terbaik  Jangan mempertimbangkan setiap alternatif sebagai ?penyelesaian sempurna? Kalau ada kemungkinan yang tidak menyebabkan masalah pada langkah pertama. prioritaskan alternatifalternatif Anda. atau terbuka terhadap kemungkinan baru? Alternatif itu sendiri. apakah etis atau praktis. Apakah tepat atau penting di dalam skala? Suatu jawaban yang memadai? Terlalu ekstrim?  Kemungkinan:mengacu pada Berapa banyak sumber yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah? (misalnya..Kecocokan (keserasian): mengacu pada alternatif itu sendiri... and your alternatives. dan alternatif Anda. bandingkan. Jumlah keseluruhan suatu skor setiap alternatif. Consider compromise when you have a full grasp of the problem.  Pertimbangkan intuisi Anda. apakah memberikan hasil) Bagaimana kemungkinan menyelesaikan masalah?  Kelenturan: mengacu pada kemampuan Anda menanggapi akibat yang tidak disengaja.  Kembali ke kepercayaan Anda sebagai orang luar: Apakah Anda kehilangan sesuatu ? Apakah ia (laki-laki/perempuan) melihat suatu masalah di dalam penyelesaian Anda?  Kompromi (persetujuan bersama) Pertimbangan kompromi jika Anda mempunyai pegangan yang meyakinkan tentang masalah.. Persaingan penyelesaian dapat memberi suatu penyelesaian hibrida. apakah Anda dapat mengontrol hasil awal.

apakah menerima atau menolak dari suatu gagasan usaha. ·Menentukan prioritas investasi. Tujuan Analisis Kelayakan Tujuan analisis kelayakan usaha antara lain sebagai berikut : ·Mengetahui tingkat keuntungan terhadap alternatif investasi. pendapatan. b. cara melakukan pemasaran dan cara memperlakukan lingkungan organisasi. aspek finansial dan aspek lingkungan serta aspek legal. dan langkah-langkah yang perlu dilakukan disamping kebijakan yang diperlukan. juga penetapan jumlah sampling dalam penelitian : .Feasibility Study (Analisa Kelayakan) Analisis Kelayakan Usaha atau disebut juga feasibility study adalah kegiatan untuk menilai sejauh mana manfaat yang dapat diperoleh dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha. sehingga dapat dihindari investasi yang hanya memboroskan sumber daya. yaitu : a. Pengertian layak dalam penelitan ini adalah kemungkinan dari gagasan suatu usaha yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat dalam arti finansial maupun sosial benefit. menentukan produk atau jasa yang dilayani dan program-program yang sesuai untuk melayani pasar yang ada dan meminta setiap jajaran organisasi untuk berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. akses dan kualifikasi untuk penawaran pasar tertentu. ·Mengadakan penilaian terhadap alternatif investasi. aspek teknis dan operasional. Berikut teori dalam pemilihan populasi. Pasar potensial adalah sekumpulan konsumen yang menyatakan tingkat minat yang memadai terhadap penawaran pasar. Dalam aspek ini dibahas mengenai peluang pasar. pengeluaran biaya. mendefinisikan dan mengukur besarnya kebutuhan pasar tersebut. hanya aspek yang benarbenar dibutuhkan saja yang perlu dianalisis untuk dibahas lebih lanjut. penetapan pasar. Analisis aspek pasar merupakan variabel pertama dan utama yang perlu dikaji dalam pembahasan studi kelayakan karena bilamana tidak ada pasar pada unit usaha yang dikaji maka keputusan investasi perlu ditinjau kembali. Analisis Aspek Pasar Pemasaran merupakan suatu fungsi bisnis yang mengidentifikasi kebutuhan pasar. Dalam kenyataannya tidak semua aspek harus diteliti. Tahap-tahap Analisis Kelayakan Usaha Analisis kelayakan usaha mencakup beberapa aspek antara lain: aspek pasar. Dalam menentukan pasar tersebut maka akan dilakukan survei terhadap populasi yang telah ditentukan. Pasar sasaran (pasar terlayani) adalah bagian dari pasar tersedia yang akan dimasuki oleh perusahaan berdasarkan pada kesiapan dan kebijakan perusahaan. baik dalam penanaman investasi. c. Dalam penentuan pasar ada beberapa kriteria pasar yang harus diukur untuk mempermudah penentuan pasar sasaran. Dengan adanya analisis kelayakan ini diharapkan resiko kegagalan dalam memasarkan produk dapat dihindari. Hasil analisis ini digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Analisis kelayakan usaha yang disusun merupakan pedoman kerja. Pasar tersedia adalah sekumpulan konsumen yang mempunyai minat. metode sampling. cara produksi.

3. karena tidak diketahui dan dikenal populasi yang sebenarnya. Terdiri dari Convenience Sampling. diperoleh dengan teknik perhitungan melalui suatu rumusan matematis. Sampel anggota populasi diharapkan mewakili karakteristik dan sifat anggota populasi.000 maka sampel yang diambil seharusnya berkisar antara 200-1000. 5. Probability Sampling. Teknologi harus mudah untuk diterapkan. dan biaya maka dilakukan teknik sampling yang disebabkan banyaknya objek yang harus diteliti. Jenis teknologi yang digunakan harus dapat menghasilkan standar mutu yang sesuai dengan keinginan pasar. Memilih Populasi Survei Survei digunakan untuk memprediksi permintaan sebagai dasar untuk membuat keputusan finansial. Systematic Sampling. Sampel minimal adalah 30. Quota Sampling. Untuk populasi sekitar 5. dan Snowball Sampling. sehingga akan diperoleh suatu kesimpulan dengan tingkat kepercayaaan tertentu yang merupakan suatu kesimpulan dari objek populasi secara keseluruhan. c. b. Beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam jenis teknologi antara lain : 1. Proportionate Stratified Random Sampling. Jika populasi lebih dari 500. dimana setiap unsur dalam populasi memiliki kemungkinan dipilih yang sama besarnya. Terdiri dari Simple Random Sampling. Ukuran Sampling Ukuran sampel yang digunakan didasarkan pada jumlah minimum ukuran sampel yang diperlukan.000 sampel. Teori yang dikemukakan oleh Gervitz dalam bukunya “Developing New Product with TQM. serta ukuran sampel dalam suatu penelitian akan mempengaruhi valid atau tidaknya suatu penelitian tersebut. 2. Teknologi harus sesuai dengan persyaratan yang diperlukan untuk mencapai skala produksi yang ekonomis. halaman 92” yaitu responden yang dibutuhkan sebagai sampel untuk suatu kuisioner ditentukan dari populasi sebenarnya sebagai berikut : 1. 4. Disproportionate Stratified Random Sampling. Dalam memilih populasi survei dengan tingkat akurasi dan representasi tertentu dari fakta keseluruhan dengan pertimbangan teknik. maka sampel yang diambil berkisar antara 10 persen dari populasi. Cluster Sampling. 2. 4. Multistage Sampling. Non Probability Sampling. Pilihan jenis teknologi yang diusulkan sering dipengaruhi oleh kemungkinan pengadaan . 3. 2. yaitu : 1. Untuk populasi yang lebih besar dari 10. Mengkaji implementasi sistem teknis layanan Personal Info Services pada Flexi berdasarkan kondisi real. waktu. Judgment Sampling. ukuran sampelnya sebaiknya antara 100-500. dimana setiap unsur dalam populasi tidak memiliki kemungkinan yang sama besar. Aspek Teknis dan Operasional Analisis aspek teknis dan operasional antara lain menentukan jenis teknologi pada produk dan jasa yang dikaji. jika ukuran sampel kurang dari 30 maka biasanya terlalu kecil untuk menggambarkan kesimpulan yang diambil.a. Metode Sampling Dalam garis besarnya terdapat dua macam metode sampling.

7. dan manfaat yang lebih besar dari produk yang ada saat ini bagi pelanggan. Suatu proyek dikatakan layak secara ekonomis jika nilai NPV positif (lebih besar dari nol). Ada beberapa metode yang biasa dipertimbangkan dalam penilaian suatu investasi : 1. Mengkaji pengimplementasian sistem teknis Personal Info pada Flexi berdasarkan kondisi saat ini. Perlu juga meninjau pengalaman penerapan teknologi yang bersangkutan oleh pihak lain di tempat lain. 2. Hal ini dimaksudkan sebagai bahan kajian pertimbangan tersendiri bagi pihak manajemen perusahaan dalam mengambil langkah strategi terhadap penyelenggaraan bisnis layanan Personal Info Services pada Flexi. pengadaan bahan baku. Pemilihan teknologi hendaknya dikaitkan dengan memperhatikan jumlah dana yang diperlukan untuk pembelian mesin serta peralatan yang dibutuhkan. Jika terjadi sebaliknya. 6.Telkom perlu melakukan pengkajian lebih mengenai aspek-aspek pendapatan dan biaya yang diperlukan dalam pengimplementasiannya.Untuk mengambil suatu keputusan dalam memilih suatu investasi diperlukan perhitungan dan analisis yang tepat untuk menilai dan menentukan investasi yang menguntungkan ditinjau dari segi ekonomis. baik dalam kualitas maupun kuantitas akan membatasi perencanaan proyek.tenaga ahli. 8. Pengkajian aspek teknis dalam studi kelayakan bisnis ini diperlukan untuk : 1. Aspek Finansial Aspek finansial sangat memegang peranan penting dalam melakukan studi kelayakan bisnis layanan Personal Info Services pada Flexi. dikaitkan dengan kualitas yang lebih baik. dan bahan penunjang yang diperlukan untuk penerapannya. Seringkali keterbatasan pengadaan salah satu bahan baku. Dengan mempergunakan rumus PW (Present Worth). maka rencana investasi tersebut dianggap tidak layak untuk direalisasikan. 2. Memperolah produk dan jasa dengan kebutuhan pasar. Pada penelitian ini tentunya lokasi tempat diluncurkannya layanan Personal Info Services pada Flexi sementara difokuskan di wilayah Bandung dan perencanaan tenaga kerja disini yaitu berapa jumlah pegawai dari pegawai yang telah ada yang dialokasikan sebagai pelaksana dan penanggung jawab program investasi layanan Personal Info pada Flexi. Suatu rencana investasi dikatakan layak jika memiliki nilai IRR lebih besar dari tingkat suku bunga bank yang berlaku (Minimum Attractive Rate of Return / MARR ). Internal Rate of Return (IRR) Perhitungan tingkat suku bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan kas bersih di masa mendatang. PT. serta berpengaruh pada biaya. sehingga dapat diketahui apakah teknologi tersebut telah dapat disetarakan dengan baik. perencanaan tenaga kerja. Perencanaan lokasi. Net Present Value (NPV) Metode ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. dan jika sebaliknya maka proyek ditolak karena dinilai tidak menguntungkan. .

faktor sosial-ekonomi penduduk. Gambaran pengkajian ini mencakup juga kajian kebijaksanaan makro pengembangan wilayah Provinsi Riau. melihat kecenderungan perkembangan pelayanan. METODE PENDEKATAN STUDY Metode pendekatan Feasibility Study Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru ini adalah : 1). prasarana. kenyamanan dan ketepatan jadwal perjalanan serta variasi tujuan perjalanan. Melakukan identifikasi faktor-faktor pendukung di Bandar udara. Pengembangan selanjutnya baik berupa konseptual maupun teknis pembangunan adalah diluar dari study ini sehingga untuk sampai ke hal tersebut study ini hanya akan merekomendasikan saja. arahan pengembangan sektor-sektor strategis. 3). internasional). b. kebijaksanaan makro sistem transportasi terpadu. Meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah Provinsi dalam melaksanakan pembangunan daerah melalui pendekatan pengembangan wilayah dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang tersedia. pelayanan. kajian ekonomi makro dan kajian kecenderungan perkembangan kegiatan penerbangan (supply and demand) sebagai salah satu yang mendasari perlunya pengembangan Bandara Udara Sultan Syarif Kasim II ini. Hasil akhir yang diharapkan dari study ini adalah berbagai rekomendasi alternatif pengembangan Bandara Sultan Syarif Kasim II berdasarkan hasil kajian dari faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja bandara tersebut.CONTOH FEASIBILITY ANALYSIS FEASIBILITY STUDY PENGEMBANGAN BANDARA SSK II DI PEKANBARU Feasibility Study Pengembangan Bandara Udara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru ini adalah merupakan bagian dari pengembangan pembangunan di Provinsi Riau yang tujuannya adalah a. Menguraikan kondisi Provinsi Riau yang melatar-belakangi permasalahan kebutuhan moda transportasi angkutan udara meliputi : Kebijaksanaan pembangunan sistem transportasi terpadu Keadaan perkembangan ekonomi Kondisi angkutan udara saat ini. regional. Hasil yang diharapkan dari studi ini adalah berupa gambaran yang cukup lengkap mengenai kondisi dan kinerja Bandara Sultan Syarif Kasim II. tingkat pelayanan serta skala pelayanan penerbangan (lokal. Perumusan tersebut sebagai bahan perumusan alternatif pengembangan bandara baik aspek fisik. 4). Menilai kelayakan keberadaan Bandara Sultan Syarif Kasim II dalam rangka peningkatan kinerja bandara sebagai salah satu asset yang dimiliki Pemerintah Daerah Provinsi Riau. 2). Pengkajian ini dimaksudkan untuk melihat potensi dan kecenderungan perkembangan kebutuhan (demand) serta ketersediaan pelayanan (supply) angkutan udara. fasilitas dan tingkat pelayanan serta faktor-faktor keamanan. tingkat aksesibilitas dan kebutuhan (demand) serta faktor-faktor pendukung lainnya. . Merumuskan berbagai indikator perkembangan dan kecenderungan perkembangan berdasarkan analisis supply dan demand. pengelolaan maupun kelembagaan. potensi dan permasalahan serta kendala pengembangan dan solusi pengembangannya. Pengkajian terhadap kondisi bandara. berupa data dan pengkajian yang disusun secara sistimatis.

hendaknya prinsip-prinsip pendekatan dan metode serta teknis analisis dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Tim Teknis. air limbah dan sebagainya). Survey keadaan sistem perangkutan di Provinsi Riau meliputi tinjauan : dan fungsi angkutan. Hasil yang diharapkan adalah uraian. hidrologi/sumber air kondisi jalan dan sanitasi. Kegiatan Analisis Merupakan penilaian terhadap berbagai keadaan yang dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip pendekatan dan metode serta teknis analisis study yang dapat dipertanggung jawabkan baik secara ilmiah maupun secara praktis. data angka atau peta mengenai keadaan wilayah. -lintas barang dan penumpang serta keterkaitan dengan aspek transportasi bagi produk dan masyarakat Riau. . kondisi bangunan/lingkungan. Hasil yang diharapkan ialah tersusunnya data-data yang mencakup : h.pokok pekerjaan dan hasil yang diharapkan antara lain : Di dalam keseluruhan analisis pada prinsipnya terdapat empat jenis penilaian umum. topografi/kemiringan tanah geologi/daya dukung tanah. Stage Holder. Berhubung kegiatan analisis ini merupakan salah satu kunci keberhasilan penyusunan study. Dalam tahap analisis. berupa pengkajian data/informasi dan literatur yang telah ada yang berkaitan dengan Study Pengembangan Bandara yang hasilnya dapat berupa asumsi dan hipotesa mengenai perspektif kondisi bandara. ew untuk melengkapi survey tersebut di atas dan untuk memperoleh data/informasi yang lebih rinci. kondisi bangunan. berupa pengumpulan dan atau perekaman data dari instansi-instansi.5). 2. jaringan utilitas (listrik. yaitu : sekarang dan kemungkinan-kemungkinannya di masa depan. maka sebelum langkah kegiatan ini dimulai. air bersih. keadaan Kawasan Study secara keseluruhan dan wilayah di sekitarnya. panjang dan lebar jalan menurut fungsinya. saluran pengeringan. pokok . Persiapan dasar. Mempersiapkan instrumen survey berupa : -peta dasar bagi kawasan study quesionaire) Kegiatan Survei Survey data instansional. TAHAPAN PEKERJAAN Persiapan Survei 1. Disamping itu perlu ditambahkan data mengenai penggunaan bangunan. Rekomendasi Pengembangan dengan berbagai alternatif pengembangan dan pelaksanaan program-program pembangunan. Survey lapangan. untuk menguji data instansional dan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. jenis dan kondisi perkerasan.

Laporan Akhir Sementara (Draft Final Report). diserahkan pada akhir bulan pertama dari masa pelaksanaan pekerjaan sebanyak 10 (sepuluh) exemplar. Isi dari laporan ini adalah hasil kompilasi data serta hasil analisis sesuai dengan tujuan dan sasaran perencanaan. diserahkan sebanyak 15 (lima belas) exemplar pada akhir bulan kelima dari masa pelaksanaan pekerjaan. adalah bentuk akhir dari keseluruhan rangkaian pelaksanaan pekerjaan study dan merupakan penyempurnaan dari Draft Laporan Akhir sesuai dengan catatan dalam berita acara pembahasan.    PENUTUP  Konsultan Perencana setelah manerima pengarahan penugasan dan semua bahan masukan. . juga dimasukkan methodologi serta pendekatan teknis pelaksanaan pekerjaan. sebanyak 10 (sepuluh) exemplar diserahkan pada akhir masa pelaksanaan pekerjaan. Ringkasan Laporan Akhir (Excutive Summary). yang diperlukan di masa depan. hendaknya memeriksa dan memproses semua bahan yang ada serta mencari bahan masukan lain yang dibutuhkan untuk pekerjaan perencanaan ini. SISTEM PELAPORAN DAN DISKUSI Sebagai Kontrol dan pertanggung jawaban dari pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi Feasibility Study Pengembangan Bandara Sutan Syarif Kasim II di Pekanbaru ini adalah adanya pelaporan yang diberikan secara bertahap sesuai dengan tahapan penyelesaian pekerjaan.-sistem atau antar fungsi dan pengaruhnya.konsep pengembangan serta rekomendasi dan konsep pengembangan obyek khusus. Beberapa tahapan pelaporan yang diserahkan adalah:  Laporan Pendahuluan (Inception Report). Isi laporan ini adalah hasil akhir dari seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan pekerjaan termasuk rancangan awal tentang rumusan kebijaksanaan dasar study. Laporan Akhir (Final Report). Isi dari laporan ini adalah uraian ringkas mengenai rencana awal pelaksanaan pekerjaan berdasarkan sebagian dari data primer dan sekunder yang sudah diperoleh. rumusan kebijaksanaan dasar yang dijabarkan dalam bentuk rekomendasi dan konsep . diserahkan pada akhir bulan ke-empat dari masa pelaksanaan pekerjaan sebanyak 10 (sepuluh) exemplar.  Laporan Tengah (Interim Report). JADWAL WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Jadwal Waktu penyelesaian Pekerjaan Feasibility Study Kelayakan Pengembangan Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Kerja. dan merupakan ringkasan dari Laporan Akhir yang disajikan secara komunikatif dalam tampilan yang menarik. Laporan ini diserahkan sebanyak 10 (sepuluh) exemplar pada akhir masa pelaksanaan pekerjaan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->