PRAKTIKUM IV

Topik Tujuan Hari/ Tanggal Tempat I. ALAT DAN BAHAN Alat :         Mikroskop Kaca benda Kaca penutup Gelas kimia Kain planel/ tissue Pipet tetes Silet atau pisau Pensil : Alga lanjutan tumbuhan lain. : : Kamis, 31 Maret 2005 Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin.

: Untuk mengamati simbiosis antara alga pada

Bahan :    Salvinia sp Pechtia sp Bintil akar pakis haji

II. CARA KERJA 1. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. 2. Mengiris akar pakis haji pada bagian berbintil, kemudian meletakkan bagian berbintil tersebut pada kaca benda setelah itu menekan bintil akar pakis haji dengan menggunakan pensil sampai hancur lalu memberi air secukupnya.

Setiap selnya sudah memiliki plastida dan inti sel. TEORI DASAR Alga termasuk dalam divisio Thallophyta karena tubuhnya belum dapat dibedakan. pigmen dalam plastida dari sel yang vegetatif dan macam cadangan makanan. Meletakkan preparat di bawah mikroskop dan mengamatinya. kemudian meletakkan pada kaca benda lalu digilas dengan pensil bulat. lalu diberi sedikit air kemudian ditutup dengan kaca penutup. Sedangkan yang melekat pada suatu benda yang ada di dalam air misal kayu. Dengan adanya derivat klorofil maka tumbuhan alga berasimilasi sehingga bersifat autotrof. Disamping klorofil alga juga dapat mengandung pigmen lain yang berbeda-beda tergantung dari divisionya dan pigmen-pigmen ini terkandung dalam plastida. Alga ada yang tersusun dari satu sel dan ada juga yang tersusun dari banyak sel. 5. Untuk Salvinia sp dan Pechtia sp. 4. Mengambil ujung akar secukupnya. Diantara tumbuhan alga yang dalam daur hidupnya memperlihatkan pergiliran keturunan (metagenesis). Dalam plastida terdapat zat-zat warna derivat klorofil. Menggambar semua hasil pengamatan yang telah dilakukan. Alga selalu menempati habitat yang lembab atau basah. Jenis alga yang hidup di air terutama tubuhnya terdiri atas satu sel dan dapat bergerak aktif yang merupakan penyusun plankton/fitoplankton. Jenis alga yang bergerak aktif dilengkapi dengan alat untuk bergerak yaitu berupa bulu cambuk atau flagel. batu maka disebut bentos. Gametofit lebih kecil daripada saprofitnya terdapat pada alga pirang (Laminaria cloustoni) dan gametofit lebih besar dari saprofitnya pada alga Cutleria mulfida. batang maupun daun. Klasifikasinya antara lain didasarkan pada morfologi sel-sel reproduksi. III.3. Gametofit dan saprofit ada yang hidup . Bila keturunan yang haploid (gametofit) dibandingkan dengan keturunan yang diploid (saprofit) dapat ditemukan hal-hal berikut gametofit sama bentuk dan ukurannya dengan saprofit misalnya pada ganggang hijau Cladophora glamerata. mana bagian akar.

bebas satu sama lain seperti terdapat pada Cladophora. HASIL PENGAMATAN 1. 20) Keterangan: 1. Beberapa Anabaena sp menurut literature (Suroso A.Y. 3. Menurut hasil pengamatan menggunakan mikroskop dengan perbesaran 10 x 10 Keterangan: 1. IV. 4. Anabaena azolae Anabaena desikacharyensis Anabaena hallansis Anabaena sphaerica 5. Heterokista Akinet Sel vegetatif Sel membelah diri 2. 1992. 7. 8. dan ada juga yang menumpang pada saprofit atau sebaliknya. 2. Gambar Anabaena sp pada bintil akar pakis haji (Cycas rumphii). . Gambar Oscillatoria sp pada Salvinia sp dan Pechtia sp. a. 6. Heterokista b.

19) Keterangan: 1. Hormogonium Ujung tumpul Ujung runcing Ujung rata . Hormogonium Necridia (sel Gambar pada Gambar pada b. Oscillatoria acuminata Oscillatoria foreani Oscillatoria probocidea Oscillatoria princeps Necridia (sel mati) 6.Y. Salvinia sp 3. 3. 9. Pechtia sp 2. 1992.a. 8. mati) 4. 5. Menurut hasil pengamatan menggunakan mikroskop dengan perbesaran 10 x 10 Keterangan : 1. Beberapa Oscillatoria sp menurut literature (Suroso A. 2. 7. 4.

Anabaena sp mempunyai warna tubuh biru ini berarti tumbuhan ini mengandung beberapa pigmen namun pada Cyanophyta tidak memiliki plastida namun pigmen yang dikandungnya tersebar di dalam sitoplasma dan pigmen tersebut adalah klorofil a.V. Heterokista pada Anabaena sp adalah satu sel yang khusus dibentuk pada filamen dan berfungsi sebagai alat pemutus benang untuk melakukan fragmentasi dan pembentukan benang baru. Anabaena sp pada bintil akar pakis haji (Cycas rumphii). ditemukan adanya alga yang bersimbiosis yaitu Anabaena sp. fikoritrin. yaitu sel yang berdinding tebal. fikosianin. Anabaena sp juga dapat berkembang biak dengan pembentukan akinet. 1992: Kingdom Divisio Classis Ordo Sub ordo Familia Genus Species : Plantae : Cyanophyta : Cyanophyceae : Hormogenales : Nostocales : Nostocaleae : Anabaena : Anabaena sp Pada bintil akar pakis haji. Ciri-ciri dari Anabaena cycadae yaitu : − − − − sel-selnya bulat dan tiap sel dibalut lendir berada dalam sel-sel tersendiri mempunyai struktur tubuh yang prokariotik. ANALISA DATA 1. belum memiliki inti sejati.Y. karoten dan xantofil. Heterokista pada Anabaena sp terdapat pada bagian tengah atau ujung benangnya. mengandung banyak . Hidup bersimbiosis dengan tumbuhan paku air dan dapat mengikat nitrogen dari udara. alga biru ini menyuburkan tanah pertanian. Klasifikasi menurut Suroso A. Koloni bentuk benang terdiri atas sel-sel bulat dan meiliki sel khusus heterokista dengan sedikit lapisan.

2. Alga dibagi berdasarkan warna atau pigmen yang dikandungnya dan terbagi atas beberapa divisio yaitu Cyanophyta (alga biru). 2. Chlorophyta (alga hijau) dan yang lainnya. 1992: Kingdom Divisio Classis Ordo Sub ordo Familia Genus Species : Plantae : Cyanophyta : Cyanophyceae : Hormogenales : Oscillatoriales : Oscillatoriae : Oscillatoria : Oscillatoria sp Oscillatoria sp yang diambil dari kata oscilla yaitu bergetar. ada yang merah. Untuk Cyanophyta talusnya tidak selalu berwarna kebiru-biruan. yang mudah patah. Oscillatoria foreani yaitu Oscillatoria yang benang koloninya kecil. KESIMPULAN 1. biru dan sebagainya. Oscillatoria probocidea ujung koloninya seperti belalai. Berkembang biak dengan membentuk hormogonium yaitu sederetan sel dalam trikom yang dibatasi oleh siklus lendir. . kuning. VI. Oscillatoria sp terdiri atas berbagai jenis yaitu Oscillatoria acuminata merupakan salah satu jenis Oscillatoria yang sel ujungnya meruncing. Hormogonia ini akan tumbuh menjadi filamen baru.makanan cadangan dan lebih besar dari sel vegetatif yang nantinya akan membentuk benang baru. Oscillatoria princeps ujung koloninya berbentuk kepala. Klasifikasi menurut Suroso A.Y. berbentuk benang tebal terdiri atas sel-sel pipih dan dapat bergerak dengan cara bergetar. Oscillatoria sp pada Salvinia sp dan Pechtia sp. Oscillatoria sp memiliki warna hijau kebiru-biruan dan banyak ditemukan di pancuran air dan pinggir kolam.

non filamen. Dan pada Cyanophyta terdapat bermacam-macam pigmen yaitu klorofil a. Alga dapat berupa filamen. ada yang tahan hidup di salju. PARAF NILAI . di daerah kutub. fikosianin. tempat-tempat lembab. Kebanyakan ganggang biru hidup di air tawar. uniseluler atau berkoloni. sebagian kecil di air laut. Pengantar Cryptogamae. Suroso Adi.3. 4. Cyanophyta termasuk monera (yang juga prokarion) karena intinya tidak memiliki selaput inti sehingga masih digolongkan sebagai tumbuhan primitif. Yulianto. 5. DAFTAR PUSTAKA Birsyam. 1992. Botani Tumbuhan rendah. Bandung: Tarsito. 1992. karoten dan xantofil. VII. Inge. Bandung: FMIPA ITB. fikoritrin.