P. 1
kimia

kimia

|Views: 306|Likes:
Published by ceeropy
belajar kimia
belajar kimia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: ceeropy on Feb 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2014

pdf

text

original

Jenis-jenis Reaksi Kimia

Pada dasarnya reaksi kimia yang terjadi itu bermacam-macam jenisnya, maka untuk memudahkan dalam mempelajarinya kita dapat mengelompokkan berdasarkan bagaimana cara atom tersusun kembali pada hasil reaksi kimia. Beberapa jenis-jenis reaksi kimia tersebut adalah: Reaksi pembakaran Reaksi kombinasi Reaksi penguraian Reaksi penggantian Reaksi metatesis A. Reaksi Pembakaran Merupakan reaksi antara suatu zat dengan oksigen menghasilkan zat yang jenisnya baru dan panas. Reaksi pembakaran juga dapat menimbulkan api, ledakan, atau hanya menimbulkan pendar. Pembakaran bahan bakar pada umumnya menghasilkan gas karbon dioksida, uap air dan sejumlah energi. Contoh misalnya pembakaran bahan bakar di mesin kendaraan bermotor. Pentana dibakar menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air

a. b. c. d. e.

B. Reaksi Kombinasi Reaksi kombinasi sering disebut juga dengan reaksi reduksi-oksidasi atau reaksi redoks yang merupakan unsur bebas. Dalam reaksi oksidasi dapat dijumpai ketika dua atau lebih reaktan menjadi zat baru.

Contoh reaksi penggabungan misalnya pada reaksi antara besi dengan belerang (sulfur) yang menghasilkan senyawa besi sulfida dan seng dengan belerang dipanaskan menjadi seng sulfida.

Reaksi Oksidasi juga berlangsung pada proses respirasi yaitu proses oksidasi glukosa dalam tubuh makhluk hidup. Reaksi Reduksi terjadi ketika suatu zat kehilangan oksigen. Reaksi ini biasanya digunakan untuk mengekstrak logam dari bijihnya.

C. Reaksi Penguraian Dalam reaksi penguraian yang terjadi adalah kebalikan dari reaksi penggabungan. Dimana suatu zat terurai menjadi dua atau lebih zat baru.

Contoh reaksi penguraian misalnya pada proses elektrolisis air menjadi gas hidrogen dan gas oksigen dengan menggunakan listrik, reaksinya sebagai berikut:

D. Reaksi Penggantian Reaksi penggantian dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu reaksi penggantian tunggal dan reaksi penggantian rangkap. 1. Reaksi penggantian tunggal terjadi apabila sebuah unsur menggantikan kedudukan unsur lain dalam suatu reaksi kimia, contoh

Misalnya pada reaksi antara kawat tembaga yang dicelupkan ke dalam larutan perak nitrat. Karena tembaga lebih aktif dari pada perak, maka tembaga mengganti kedudukan perak membentuk larutan tembaga (II) nitrat yang berwarna biru.

2. Reaksi penggantian rangkap dapat terjadi pada penggantian ion antar atom atau senyawa misalnya pada proses reaksi antara asam klorida (HCl) dengan natrium hidroksida (NaOH) akan menghasilkan garam dapur (NaCl) dan air (H2O).

E. Reaksi Metatesis, terdiri dari:  reaksi pengendapan; suatu proses reaksi yang membentuk endapan, seperti pada reaksi antara timbal (II) nitrat dan kalium iodida menghasilkan endapan berwarna kuning timbal (II) iodida dan larutan kalium nitrat

reaksi netralisasi; adalah merupakan reaksi antara asam dan basa yang menghasilkan garam dan air

reaksi pembentukan gas; adalah reaksi kimia yang pada produknya dihasilkan gas misalnya : o pada proses fermentasi yang melibatkan mikroorganisme, yaitu ragi. Pada pembuatan roti, ragi yang ditambahkan pada adonan akan menyebabkan adonan roti mengembang. Karena terbentuknya gas karbon dioksida ketika soda kue (NaHCO3) ditambahkan ke adonan dan proses pemanggangan mengakibatkan sel ragi mati, maka proses fermentasi berhenti. o logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk besi (II) klorida (FeCl2) dan gas hidrogen (H2)

KOMPONEN SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL MOBIL

0 komentar 1. Baterai
Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkannya dalam bentuk listrik. Fungsi baterai adalah sebagai penyedia listrik pada sistem kelistrikan pada kendaraan.

Konstruksi Berdasarkan konstruksi baterai dibedakan menjadi 2 macam yaitu : 1. Konstruksi Comound Baterai ini sel-selnya berdiri sendiri-sendiri dan antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar (connector) diluar case. 2. Konstruksi Solid Baterai ini antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar di dalam case. Terminal yang kelihatan hanya dua buah hasil hubungan seri dari sel-selnya. Tipe Baterai Ada 2 macam tipe baterai yaitu : 1. Baterai Tipe Basah (Wet Type)

Baterai tipe basah (wet type) terdiri dari elemen-elemen yang telah diisi penuh dengan muatan listrik (full charged) dan dalam penyimpanannya telah diisi dengan elektrolit. Baterai ini tidak bisa dipertahankan tetap dalam kondisi full charge. Sehingga harus diisi (charge) secara periodik. Selama baterai tidak digunakan dalam penyimpanan, akan terjadi reaksi kimia secara lambat yang menyebabkan berkurangnya kapasitas baterai. Reaksi ini disebut “self Discharge”. 2. Baterai Tipe kering (Dry Type)

Pada dasarnya baterai ini sama seperti dengan baterai tipe basah. Kemudian plat-plat tersebut dirangkai dalam case baterai.Baterai tipe kering (Dry Type) terdiri dari plat-plat (positip & negatip) yang telah diisi penuh dengan muatan listrik. Vent plug Vent plug terdapat pada tutup disetiap sel. Elemen-elemen bateraij ini diisi secara khusus dengan cara memberikan arus DC pada plat yang direndamkan ke dalam larutan elektrolit lemah. cukup diisi elektrolit dan langsung bisa digunakan tanpa discharge kembali. Fungsi yang lebih penting lagi adalah agar tersedia saluran (lubang). Fungsinya adalah untuk mencegah masuknya debu dan kotoran kedalam sel. Setelah plat-plat itu terisi penuh dengan muatan listrik. tetapi dalam penyimpanannya tidak diisi dengan elektrolit. Jadi keluar pabrik dalam kondisi kering. Plat Negatip Plat negatip terbuat dari material Pb (spongy lead) yang berwarna kelabu. Plat Positip Plat positip terbuat dari material PbO2 (lead peroxide) yang berwarna coklat tua 2. kemudian diangkat dari larutan elektrolit lalu dicuci dengan air dan dikeringkan. Sehingga biala baterai tersebut akan dipakai. . Plat Positip Dan Plat Negatip 1. Untuk membebaskan gas dan kemungkinan terbentuknya lagi asam sulfat yang terkandung di dalam uap asam yang terbentuk pada saat pengisian baterai.

b. Larutan elektrolit dapat membeku pada temperature tertentu.Discharge rate.. maka harus ditambah dengan air aki (air suling).. sedangkan elektrolit kembali terbentuk menjadi H2 SO4.280. Apabila temperatur larutan elektrolit berubah.270 pada 80 derajat F (27 derajat C).835 dan air (H2O) yang berat jenisnya 1 dengan komposisi tertentu. plat positip kembali menjadi Pb O2 dan plat negatipnya Pb. Larutan Elektrolit Hasil campuran 36 % Asam Sulfat dan 64 % air akan menghasilkan elektrolit yang berat jenisnya 1. Oleh karena itu kalau menyimpan baterai boleh ditempat sedingin mungkin asalkan tidak sampai larutan elektronitnya membeku. maka tahanan dalam baterai akan naik. Hal ini tidak hanya disebabkan berkurangnya asam sulfat (yang semestinya untuk mempertahankan kecepatan reaksi kimia antara plat-plat dan elektrolit). Reaksi Kimia Baterai pada saat discharging maupun recharging akan terjadi reaksi kimia Reaksi Kimia Pada Saat Discharging Yang dimaksud discharging adalah penggunaan isi (kapasitas) baterai. Pada kondisi standart (20 derajat celcius). Perubahan berat jenis elektrolit tergantung oleh : .. maka standart berat jenis elektrolit baterai dapat dicari dengan rumus : S 20 = St + 0.Reaksi kimia yang terjadi ialah : Pb O2 + 2 H2 SO4 Pb SO4 + 2 H2 O + Pb SO4 Pada ahir discharging. Saat Recharging . . Saat Discharging Ketika baterai dipakai dengan arus besar. . Larutan elektrolit ini terdiri dari pencampuran antara Asam Sulfat (H2SO4) yang berat jenisnya 1. Terminal Voltage Terminal voltage adalah batas tegangan baterai yang diijinkan pada saat discharging dan recharging.. yang terbuat dari polyvynil chloride (PVC) yang berpori-pori. plat positip dan plat negatip akan menjadi Pb SO4 dan elektrolitnya akan menjadi H2 O. a.Jumlah dari asam sulfat yang terkandung dalam elektrolit. . dipasang separator. Reaksi kimia yang terjadi ialah : Pb SO4 + 2 H2 O + Pb SO4 Pb O2 + 2 H2 SO4 Ahir dari proses recharging ini. tetapi juga akibat polarisasi baterai itu.Untuk mencegah plat positip dan plat negatip bersinggungan. Bila jumlah elektrolit di dalam baterai berkurang.Charge rate.0007 (t – 20) Dimana : S20 = Berat jenis pada temperatur 20 derajat celcius St = Berat jenis pada temperature pengukuran t = Temperatur elektrolit Berat jenis elektrolit akan turun pada saat baterai dipakai (discharge). maka baterai harus diisi kembali (charging). sebagia contoh digunakan untuk memutar engine waktu start.200. bila berat jenis elektrolit turun mencapai 1. Reaksi Kimia Pada Saat Recharging Recharging adalah proses pengisian baterai. Elektrolit (H2SO4) Standard berat jenis (specific gravity) elektrolit baterai pada temperatur standart (20 derajat celcius) adalah 1.Temperature.

ketika recharging apabila sudah mencapai terminal voltage. ditambah 0. Hal ini juga berarti “Self Discharge” akan bertambah cepat jika suhu lebih tinggi. Hal ini disebabkan. Jadi untuk menyatakan kapasitas baterai. Karena kapasitas baterai tergantung dari kuat arus pelepasan. Jadi penyimpanan baterai pada suhu rendah lebih efektif dalam memperkecil kecepatan “Self Discharge”. maka recharging dihentikan. Self Discharge Suatu baterai yang telah diisi elektrolit. Reaksi kimia yang terjadi dalam baterai akan lebih cepat dengan kenaikan suhu elektrolit. Hubungan singkat antara plat positip dan plat negatip melalui endapan dari material aktif 3. Jika suhu dan konsentrasi elektrolit tidak merata disekitar plat positip dan negatip akan terjadi reaksi elektrokimia local. Jadi jika ingin membandingkan kapasitas baterai perlu disamakan dahulu laju arus pelepasan muatan listriknya. dikurangi 0. Hal-hal seperti di atas ini yang menyebabkan muatan baterai akan berkurang meskipun tidak dipakai.Pada saat recharging ( arus pengisian kurang lebih seper sepuluh dari arus discharging ratarata ) maka akan menghasilkan naiknya perbedaan potensial antara positip dan negatip. pada suhu 49 derajat C didapatkan pembacaan berat jenis elektrolit 1. Kapasitas Baterai Kapasitas baterai adalah jumlah listrik yang dapat dihasilkan dengan melepaskan arus tetap. . Misalnya suatu baterai mempunyai kapasitas 100 AH untuk laju arus 20 jam. Pada saat recharging tersebut. Alat untuk mengukur berat jenis elektrolit disebut “Hydrometer” dan dilengkapi dengan thermometer untuk mengetahui temperatur elektrolit. akan timbul gelembung-gelembung karena peristiwa elektrolisa (penguraian) H2O. Sebagai contoh. Untuk menentukan pembacaan berat jenis yang benar adalah sebagi berikut : .Bila suhu di atas 20 derajat C (68 derajat F). Tapi tidak berarti mampu melepaskan muatan sebesar 10 ampere selama 10 jam. Ini berarti baterai tersebut sanggup melepaskan muatan sebesar 5 ampere selama 20 jam. karena akan menimbulkan reaksi local. Hydrometer dikalibrasi untuk mengukur berat jenis elektrolit pada temperature standar (JIS) 20 derajat celcius (68 derajat F). Salah satu cara yang paling sederhana dan lebih dipercaya adalah dengan mengukur berat jenis dari larutan elektrolit. setelah baterai diisi elektrolit. Faktor lain yang mempercepat “Self Discharge” adalah bila elektrolit atau air suling yang diisikan ke dalam baterai mengandung material-material yang tidak diinginkan. Gelembung-gelembung tersebut dapat menyebabkan umur baterai pendek. Besarnya ditentukan dengan mengalikan besar arus pelepasan dengan waktu pelepasan dan dinyatakan dalam AH (Ampere Hour). Dimana pengukuran ini suhu elektrolitnya 29 derajat celcius di atas standar yang ditetapkan .0007 tiap kenaikan 1 derajat C. Kehilangan muatan listrik yang tersimpan tanpa pemakaian melalui rangakaian luar disebut “Self Discharge” Sebab-sebab self discharge sebagai berikut : 1. Plat negatip beraksi langsung dengan asam sulfat dari elektrolit membentuk timbal sulfat (Pb SO4) 2. Oleh karena itu. Sifat seperti ini tidak dapat dihindarkan pada semua baterai. meskipun baterai tersebut dipakai atau tidak.2597. perlu ditentukan laju arus pelepasan. Pengetesan Baterai Kondisi dari sebuah baterai ditunjukan oleh berat jenis larutan elektronitnya. maka baterai mulai mengalami suatu reaksi kimia. jika didiamkan (tidak dipakai) akan kehilangan muatan listriknya.0007 tiap penurunan 1 derajat C. sampai dicapai voltage ahir.Bila suhu di bawah 20 derajat C (68 derajat F).

AC. air aki berfungsi untuk membantu mendinginkan sel-sel aki. Karena. Selalu bekerja di udara terbuka atau tempat yang mempunyai ventilasi besar pada saat Anda bekerja dengan Aki. Tiap 3 bulan sekali. Baterai yang tidak dipakai harus disimpan di tempat yang kering. Bila berada di bawah low level segera tambahkan. Setelah diisi dengan air khusus pengisi aki. Pakailah bahan garmen untuk melindungi wajah. bahkan rokok. tangan dan tubuh Anda. harap matikan dahulu komponen-komponen kelistrikannya. mohon agar dicek kondisi pengisian kelistrikan mobil tersebut. Asam Sulfat juga dapat menyebabkan ledakan pada beberapa kasus. karena bias mempercepat reaksi kimia (self discharge) 2. Kepala aki yang dicopot tersebut agar dibungkus dengan kain.28 Jadi pembacaan yang benar setelah dikoreksi dengan temperature adalah 1. Bila air aki berkurang. Secara berkala juga harap memeriksa terminal di aki (positif maupun negatif). baru nyalakan mobil Anda. Peringatan Keselamatan: Asam Sulfat sangat berbahaya. yaitu minimal 1 bulan sekali. Segera tambahkan air aki sesuai dengan takarannya. untuk menjaga agar terminal negatif tersebut tidak bersentuhan dengan body mobil. dan pelindung wajah. 3. sejuk dan tidak kena sinar matahari langsung. Mestinya air aki selalu terjaga di antara tanda low level dan upper level (biasa tertera pada sisi aki). sebelum mobil dihidupkan di pagi hari. lindungi diri Anda dengan kaca mata pelindung. Baterai yang diterima lebih dahulu sebaiknya didahulukan pemakaiannya. copot terminal negatif pada aki Anda. untuk menjaga baterai tetap full charge dan tidak cepat rusak. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat penyimpanan baterai : 1. Memeriksa secara berkala kondisi air aki (bila Anda memakai aki basah).2597 + 0. perhatikan dengan tindakan-tindakan pencegahan di bawah ini: 1. 6. misalnya lampu luar. Untuk baterai tipe basah. radio/tape. Sumber Api dapat menyebabkan Aki meledak. Jika indikatornya menyatakan kekurangan air. 4.28 Perawatan Baterai Berikut ini beberapa tips untuk merawat baterai mobil : 1.2597 + 0. CD. . 3.yaitu 20 derajat JIS. charger handphone. sel-sel di dalam aki bisa menjadi berubah bentuk (melengkung). Jika mobil tidak akan digunakan dalam jangka waktu yang lama.0203 = 1. Selain hal-hal di atas. 5. dan lainnya. Saat bekerja dengan Aki dan Elektrolit. diamkan beberapa saat. Korosi dapat dibersihkan dengan menyiramkan air panas pada kedua terminalnya.0007 (49 – 20) = 1. Pastikan tempat sekitar Anda bebas dari sumber api ataupun percikan api. Sehingga pembacaan berat jenis yang sebenarnya dihitung dengan rumus sebagai berikut : S20 = St + 0. jika Anda berkunjung ke bengkel. dapat menyebabkan kulit dan mata teriritasi dan terbakar. 2. 2.0007 (t – 20) = 1. maksimal pada garis upper level. perlu adanya pengisian secara periodi. Cek apakah terjadi korosi atau tidak. Jika hendak mematikan mobil.

tape dan lain-lainnya. Hubungan kontak untuk masing-masing posisi adalah sebagai berikut: Hubungan terminal Pada Kunci Kontak . Kunci Kontak Kunci kontak berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan listrik pada rangkaian atau mematikan dan menghidupkan sistem. dan menghubungkannya paling akhir pada saat pemasangan Aki. ON dan START. ACC. pindahkan barang-barang yang mengandung metal yang ada pada tangan ataupun lengan (jam tangan). Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Selalu pastikan tutup pengisian Elektrolit tertutup erat dan tepat. ] 2. 8. Sebelum menggunakan alat yang dapat menghantarkan listrik (konduktor). 6. Jika kunci kontak tersebut memiliki 4 terminal maka terminal yang ke 4 yaitu terminal ACC yang dihubungkan ke accesoris kendaraan. 7. 4. Matikan semua kelistrikan sebelum memutuskan koneksi arus listrik. 5.3. seperti: radio. Kunci kontak memiliki 4 posisi yaitu: OFF. atau penyetruman mesin. terminal ST dihubungkan ke selenoid starter. Jangan pernah bersentuhan dengan Aki pada saat pengisian aliran listrik (charging). Selalu putuskan hubungan kabel negatif terlebih dahulu pada saat pelepasan Aki. pengetesan. Kunci kontak pada kendaraan memiliki 3 atau lebih terminal. Terminal IG dihubungkan ke (+) koil pengapian dan beban lain yang membutuhkan. Terminal utama pada kontak adalah terminal B atau AM dihubungkan ke baterai.

Koil yang baik adalah koil yang mampu menghasilkan tegangan listrik relatif besar dan stabil pada hampir seluruh putaran mesin. kurva tidak boleh menukik terlalu tajam. sehingga busi mampu meletikkan pijaran bunga api. maka busi dapat menghasilkan pijaran api yang juga lebih besar. Arus listrik yang besar ini disalurkan ke busi. Distributor . Karena itu setelah menghasilkan tegangan maksimal pada putaran mesin tertentu. tegangan besar bukan satu. Yang biasa disebut sebagai "koil racing". Namun yang harus diingat adalah. Apabila koil standar ratarata menghasilkan tegangan antara 12 ribu hingga 15 ribu volt. sehingga busi mampu meletikkan pijaran bunga api.3. maka koil racing bisa menghasilkan tegangan antara 60 ribu hingga 90 ribu volt. yaitu menaikkan tegangan listrik dari aki yang cuma 12 volt. menjadi ribuan volt. menjadi ribuan volt. Padahal pada RPM tinggi justru dibutuhkan pembakaran yang baik. Koil Pengapian Fungsi Koil fungsi koil pada sistem pengapian kendaraan sangat sederhana. yaitu menaikkan tegangan listrik dari aki yang cuma 12 volt. 4. Hasilnya adalah pembakaran yang lebih sempurna. Arus listrik yang besar ini disalurkan ke busi. dengan tegangan listrik yang lebih besar itu. Fungsi Koil fungsi koil pada sistem pengapian kendaraan sangat sederhana. Tentu saja. menunjukkan kinerja yang buruk pada putaran (RPM) tinggi. Kurva yang menukik terlalu banyak. adalah koil yang mampu menghasilkan tegangan listrik jauh lebih besar ketimbang koil standar.satunya faktor penentu kualitas koil.

Bagian pemutus / arus . Pada bagian ini terdiri daria.induksiterjadi pada saat breaker point I putus atau terbuka Lihat gambar . camlobe ( nok ) Fungsinya adalah untuk mengungkit breaker point agar dapat memutus dan menghubungkan arus listrik pada kumparan primer coil Lihat gambar . breaker point (contact point / point ) Fungsinya adalah untuk memutuskan arus listrik dan menghubungkannya dari kumparan primer coil ke massa agar terjadi induksi pada kumparan sekunder coil .22 uf Condenser kabel warna biru kapasitasnya 0. b. 1.pada kendaraan Toyota .25 uf . Kemampuan dari suatu kondensor dapat di tunjukkan dengan berapa besar kapasitasnya. C kondensor Fungsinya adalah untuk menghilangkan /mencegah terjadinya loncatan api atau bunga api listrik pada breaker point.kapasitas kondenser di ukur dalam (uf ) mikro farad.Fungsi distributor dapat di bagi dalam 4 bagian .condenser yang di pergunakan ada 3 macam . Condenser kabel warna hijau kapasitasnya 0.15 uf Condenser kabel warna kuning kapasitasnya 0.

2.bagian ini terdiri dari tutup distributor dan rotor Lihat gambar .Terbakarnya breaker point sering juga di akibatkan oleh condenser yang tidak sesuai dengan kapasitasnya atau kapasitasnya tidak normal.yang akan bekerja atas dasar kevakuman yang terjadi di dalam intake manifold. Bagian ini terdiri dari breaker plate vakum advancer .bagian ini terdiri dari Governor weight dan governor spring ( pegas governor ) Gambar di bawah ini menunjukkan kontruksi dari Governor Advancer 4. Bagian Vakum Advancer Bagian ini berfungsi untuk memundurkan atau memajukan saat pengapian pada saat beban mesin bertanmbah atau berkurang. 3. . Bagian Distributor Bagian ini berfungsi membagi – bagikan ( mendistribusikan )arus tegangan tinggi yang di hasilkan / di bangkitkan oleh kumparan sekunder pada ignition coil ke busi pada tiap –tiap silinder sesuai dengan urutan pengapian . Bagian Governor Advancer Bagian ini berfungsi untuk memajukan saat pengapian sesuai dengan pertambahan mesin .

Busi tersambung ke tegangan yang besarnya ribuan Volt yang dihasilkan oleh koil pengapian (ignition coil). yang memerlukan busi untuk memercikkan campuran antara bensin dan udara.5. Hak paten untuk busi diberikan secara terpisah kepada Nikola Tesla. Pada bagian tengah busi terdapat elektroda yang dihubungkan dengan kabel ke koil pengapian (ignition coil) di luar busi. Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. membentuk suatu celah percikan di dalam silinder. dan dengan ground pada bagian bawah busi. Percikan busi berupa percikan elektrik. mengkompresi campuran bensin dan udara sampai terjadi percikan dengan sendirinya (jadi tidak memerlukan busi). dan Robert Bosch. Richard Simms. yang tanpa percikan. Arus tidak dapat mengalir karena bensin dan udara yang ada di celah merupakan isolator. Cara Kerja Busi: Mesin pembakaran internal dapat dibagi menjadi mesin dengan percikan. namun semakin besar beda . dan mesin kompresi (mesin Diesel). Karl Benz juga merupakan salah satu yang dianggap sebagai perancang busi. Tegangan listrik dari koil pengapian menghasilkan beda tegangan antara elektroda di bagian tengah busi dengan yang di bagian samping. Busi Busi (dari bahasa Belanda bougie) adalah suatu suku cadang yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada ruang bakar.

dan dengan mengalirnya elektron.000 volt sampai 30. sel galvani terdiri dari beberapa bagian. dan tempat berlangsungnya reaksi reduksi disebut katoda(electrode positif). 6.000 K. arus elektron dapat mengalir. yang pada prinsipnya mirip dengan halilintar atau petir mini. Kabel Tegangan Tinggi Sel volta Sel Volta adalah rangkaian sel yang dapat menghasilkan arus listrik. Pada saat tegangan melebihi kekuatan dielektrik daripada gas yang ada. Setelah ini terjadi. Rangkaian Sel Galvani/Sel Volta Contoh rangkaian sel galvani. yaitu: . sampai 60. Sel volta terdiri atas elektroda tempat berlangsungnya reaksi oksidasi disebut anoda(electrode negative). Kabel Tegangan Tinggi Kabel tegangan tinggi berfungsi untuk menyalurkan arus listrik tegangan tinggi hasil induksi sekunder koil ke busi. gas-gas tersebut mengalami proses ionisasi dan yang tadinya bersifat insulator. berubah menjadi konduktor. seperti ledakan kecil. suhu di celah percikan busi naik drastis. Suhu yang sangat tinggi ini membuat gas yang terionisasi untuk memuai dengan cepat. Inilah percikan busi.000 volt. struktur gas di antara kedua elektroda tersebut berubah. Dalam sel tersebut terjadi perubahan dari reaksi redoks menghasilkan arus listrik.tegangan. karena arus yang mengalir tegangannya sangat tinggi maka isolatornya sangat tebal. Kabel tegangan tinggi terdiri dari tembaga yang diisolasi dengan karet silikon. Tegangan yang dialirkan sebesar 15.

anoda. mudah dioksidasi sukar direduksi Sel Volta dalam kehidupan sehari – hari : 1. yang bertindak sebagai anoda adalah elektroda Zn/seng (zink electrode). 3. sedangkan massa logam Cu bertambah. Terdiri dari katode yang berasal dari karbon(grafit) dan anode logam zink. Zn(s) → Zn2+(aq) + 2ePada katoda. mudah direduksi sukar dioksidasi Makin ke kiri. tempat terjadinya reaksi oksidasi. untuk menjaga kenetralan muatan listrik pada larutan. serbuk karbon dan NH4Cl. elektroda negatif. logam Zn melepaskan elektron dan menjadi Zn2+ yang larut. Elektrolit yang dipakai berupa pasta campuran MnO2. Cu2+(aq) + 2e. jembatan garam (salt bridge). tempat terjadinya reaksi reduksi. 2. katoda. pada gambar. voltmeter.1. untuk menentukan besarnya potensial sel. yang bertindak sebagai katoda adalah elektroda Cu/tembaga (copper electrode). Sel Aki . pada gambar. elektroda positif. Persamaan reaksinya : Katode : 2MnO2 + 2H+ + 2e ” Mn2O3 + H2O Anode : Zn ” Zn2+ + 2e Reaksi sel : 2MnO2 + 2H+ + Zn ” Mn2O3 + H2O + Zn2 2. Proses dalam Sel Galvani Pada anoda. ion Cu2+ menangkap elektron dan mengendap menjadi logam Cu.→ Cu(s) hal ini dapat diketahui dari berkurangnya massa logam Zn setelah reksi. 4. Sel Kering (Sel Leclanche) Dikenal sebagai batu baterai. Reaksi total yang terjadi pada sel galvani adalah: Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) Makin ke kanan.

Anodenya terbuat dari logam timbal (Pb) dan katodenya terbuat dari logam timbal yang dilapisi PbO2.34 V 4. Sel Bahan Bakar Sel Bahan bakar merupakan sel Galvani dengan pereaksi – pereaksinya (oksigen dan hidrogen) dialirkan secara kontinyu ke dalam elektrode berpori.” PbSO4 + 2e Katode : PbO2 + SO42-+ 4H++ 2e ” PbSO4 + 2H2O Reaksi sel : Pb + 2SO4 2. Sel ini terdiri atas anode dari nikel. Reaksi yang terjadi : Anoda : Zn(s) + 2OH-(l) ” Zn(OH)2(s) + 2e Katoda : Ag2O(s) + H2O(l) + 2e ” 2Ag(s) + 2OH-(aq) Reaksi Sel : Zn(s) + Ag2O(s) + H2O(l) ” Zn(OH)2(s) + 2Ag(s) Potensial sel yang dihasilkan adalah 1. Reaksi yang terjadi : Anode : 2H2(g) + 4OH-(aq) → 4H2O(l) + 4e Katode : O2(g) + 2H2O(l) + 4e → 4OH-(aq) Reaksi sel : 2H2(g) + O2 → 2H2O(l) BATERAI Bagian-bagian baterai: .Sel aki disebut juga sebagai sel penyimpan.+ PbO2 + 4H+ ” 2PbSO4 + 2H2O Reaksi Pengisian aki : 2PbSO4 + 2H2O ” Pb + 2SO4 2. katode dari nikel oksida dan elektrolit KOH. karena dapat berfungsi penyimpan listrik dan pada setiap saat dapat dikeluarkan .yH2O + Cd(OH)2 5.xH2O + Cd + 2H2O → 2Ni(OH)2. Reaksinya dapat balik : NiO(OH).+ PbO2 + 4H+ 3. Anodenya terbuat dari Cd dan katodenya berupa Ni2O3 (pasta).Reaksi penggunaan aki : Anode : Pb + SO4 2. Beda potensial yang dihasilkan sebesar 1. Sel Nikel Cadmium (Nikad) Sel Nikad merupakan sel kering yang dapat diisi kembali (rechargable).29 V. Sel Perak Oksida Sel ini banyak digunakan untuk alroji. kalkulator dan alat elektronik.

memperlihatkan perbandingan 3 jenis baterai yang menjadi perhatian saat ini. Yaitu.32 V.32V c) Baterai Litium-ion . Sedangkan baterai nikel-metal hydride. Reaksi utama yang terjadi pada beberapa baterai (Chemistry Today 2009. voltase : (teori 1.↔ NiII(OH)2 + M ↔ Larutan elektrolit : KOH.0 V) b) Baterai Nickel-Metal hydride Katoda Anoda Reaksi keseluruhan NiII(OH)2 + OH↔ NiIIIOOH + H2O + eMH + OHNiIIIOOH + MH M + H2O + e. namun pada kenyataannya hanya menghasilkan dibawah 1.Prinsip kerja dari baterai Litium-ion Pada table 1.0 V. ketiga jenis baterai ini sama-sama memanfaatkan reaksi redoks (reduksi dan oksidasi) pada kedua elektroda untuk menghasilkan listrik. menggunakan material penyimpan hydrogen sebagai anoda. kenyataannya ~1. voltase : 1. pg 20) a) Fuel cells Katoda Anoda Reaksi keseluruhan H2O 2H+ + 2eH2O ↔ ↔ ↔ 2H+ +1/2O2 + 2eH2 H2 +1/2O2 Elektroda : C/Pt . baterai nikel-metal hydride dan baterai litium-ion. dan nikel hidroksida sebagai katoda.23 V. 463. Terlihat pada table. Fuel cells memanfaatkan reaksi antara hydrogen dan oksigen untuk menghasilkan listrik. secara teoritis 1. Baterai ini mampu menghasilkan 1. Tabel 1. Voltase yang dihasilkan. fuel cells.23 V.

Baterai litium ion sendiri terdiri atas anoda. Susunan struktur dari baterai litium-ion bisa dilihat di gambar 1. karena masuknya elektron dan ion litium dari anoda. dengan perubahan) Berikut ini cara menghitung nilai teori dari kepadatan energi yang dihasilkan oleh baterai litium ion. elektrolit. . h=hours).Katoda Anoda Reaksi keseluruhan LiCOIIIO2 Li+ +eLiCOIIIO2 ↔ ↔ ↔ CoIVO2 + Li+ + eLi Li + CoO2 Larutan elektrolit : LiPF6 (larutan karbonat). Pada bagian dalam baterai. Dan di katoda. Litium Cobalt Oxide (LiCoO2). maka dari 1 kg logam litium dapat menghasil kapasitas energi per 1 kg massa sebesar (Coulumb/second = Ampere) : Bila dikalikan dengan potensial standar litium (3 V). paling ringan (berat atom:6. sehingga bila dipakai untuk anoda dapat menghasilkan kapasitas energi yang tinggi. Struktur Baterai Litium-ion (Chemistry Today 2009.94 g). Proses penghasilan listrik pada baterai litium-ion sebagai berikut: Jika anoda dan katoda dihubungkan. berkebalikan dengan proses ini. yaitu bagian material aktif (tempat masuk-keluarnya ion litium) dan bagian pengumpul elektron (collector current). Jika menggunakan logam litium pada anoda. Sedangkan proses recharging/pengisian ulang. dan katoda. pg 21. menjadi 11583 W h/kg (W=Watt. 2 kali lipat dari yang dihasilkan baterai nickel-metal hydride. Baterai litium menggunakan komposit berstruktur layer. separator. maka elektron mengalir dari anoda menuju katoda. Sedangkan bila menggunakan senyawa karbon sebagai anoda. bilangan oksidasi kobalt berubah dari 4 menjadi 3. bersamaan dengan itu listrik pun mengalir. dan material karbon (dimana litium disisipkan diantara lapisan karbon) sebagai anoda.0 V). Gambar 1. kenapa litium yang sangat menjanjikan untuk anoda? Litium memiliki nilai potensial standar paling negatif (-3. voltase : 3. untuk kemudian ion tersebut berpindah menuju katoda melalui elektrolit.70V Diantara ketiga jenis baterai ini. Pada katoda dan anoda umumnya terdiri atas 2 bagian. Dari berbagai banyak jenis logam. baterai litium-ion lah yang menghasilkan voltase tertinggi. terjadi proses pelepasan ion litium pada anoda. maka setiap 1 kg anoda secara teori memiliki kepadatan energi 339 A h/kg. dan dianggap satu unit grafit ( 6 atom karbon) mampu menampung 1 atom litium. 463. sebagai katoda.

Sama halnya dengan anoda. kapasitas energi pada katoda bisa dihitung dengan cara yang sama.Dapat digunakan di daerah-daerah di mana listrik tidak tersedia. Zn. Seperti Li4Ti5O12/C. Namun hal ini dapat dicegah dengan menambahkan zat adiktif seperti vinylene carbonate ke dalam larutan elektrolit [1]. namun bisa dipakai 500 kali siklus dengan kepadatan energy 142 Ah/kg dan menghasilkan potensial yang tinggi 1. anoda terdiri dari 2 bagian yaitu bagian pengumpul elektron dan material aktif. dan Ti) dilaporkan dapat meningkatkan siklus pemakaian anoda [2-3]. Untuk LiCoO2. . adalah terjadi irreversible capacity. Kekurangan .Baterai dapat digunakan hanya untuk waktu yang terbatas. walaupun hanya memiliki kepadatan energy 145 Ah/kg pada suhu 5C. Walaupun memiliki kepadatan energy yang tinggi. namun menggunakan material karbon (LiC6).Beberapa peralatan (peralatan listrik tinggi mengkonsumsi) menjadi lebih berat bila menggunakan baterai. material ini memiliki siklus pemakaian yang sedikit (tidak bisa dipakai berulang-ulang) akibat dari perubahan volume material yang signifikan dan terjadinya perubahan fase. . . Ditambah dengan keamanan material ini yang tinggi. Untuk bagian pengumpul elektron biasanya menggunakan lapisan film tembaga. maka ketika digunakan besar kapasitas/energi yang dilepas tidak sama ketika proses pengisian. Sedangkan Li4. material berbahan dasar silikon dan Sn merupakan kandidat besar untuk menjadi material anoda masa depan. nilai teori dari kepadatan energi dapat dihitung. Li4.4Si dilaporkan memiliki kepadatan energy 4140 A h/kg. sehingga menghalangi pelepasan ion litium. bahkan baterai isi ulang dapat diisi ulang sejumlah kali. material ini bukan tidak mungkin dipakai sebagai anoda baterai litium-ion untuk mobil masa depan. Kepadatan energinya dari material ini berkisar 339~372 A h/kg. harganya pun murah. Keuntungan . Dengan mengetahui berat molekul dari material elektroda (disebut juga material aktif) dan setiap molekulnya berapa banyak elektron yang keluar masuk. Sedangkan pada bagian material aktif. jika baterai dialiri listrik dari luar untuk pertama kalinya dari keadaan kosong. . Karakteristik masing-masing bagian baterai litium ion Anoda Seperti yang sudah dijelaskan diawal. . Hal ini dikarenakan. secara teori memiliki kepadatan energy 137 Ah/kg. Dengan memadukan silikonkarbon. Selain material karbon. selain stabil (tidak mudah larut). tidak menggunakan logam litium secara langsung.Kebanyakan hal yang berjalan pada baterai portables. Hal ini dikarenakan terbentuknya gas pada anoda. Sn.Tidak perlu dihubungkan ke sistem listrik yang lebih baik dalam beberapa kasus. Yaitu.5 V [4]. Material LiC6 adalah grafit dimana disetiap layer/lapisan disisipkan logam litium. sulitnya mengkontrol reaksi litium pada permukaan elektroda bila memakai logam litium secara langsung.4Sn memeliki kepadatan energy 992 A h/kg. Kunci dari pengembangan anoda ini adalah tidak hanya pada kepadatan energi yang tinggi namun juga siklus pemakaian (cyclability). Namun salah satu kelemahan utama pada material karbon ini. atau komposit silikon (campuran dengan Cu. 8 kali lipat lebih tinggi dibanding LiC6.Dapat dengan mudah diganti.

Beberapa baterai yang berbahaya dan dapat menyebabkan kebakaran. Akumulator Gambar dan bagian . Anoda berubah menjadi katoda dan katoda berubah menjadi anoda Aki harus segera di cas ulang ( recharge ) agar potensi energi kimia naik kembali dan PbSO4 yang sedang „ngaso‟ tadi segera terurai kembali menjadi Pb sebagai material aktif kembali . reaksi pada masing-masing elektroda berbalik arah... ledakan. polusi kimia.Beberapa jenis baterai perlu dipelihara dan diperiksa secara berkala. . dll ..bagiannya Cara kerja akumulator Berikut adalah reaksi kimia didalam sel ketika pembebanan ( discharge ): Pada anoda : Pb + HSO4– ? PbSO4 + H+ + 2e– Pada katoda : PbO2 + 3H+ + HSO4– + 2e– ? PbSO4 + 2H2O Overall reaksi : Pb + PbO2 +2H2SO4? 2PbSO4 + 2H2O Ketika cas aki.

Secara fisik aki ini terdiri dari dua kumpulan pelat yang yang dimasukkan pada larutan asam sulfat encer (H2S04). Elemen primer terdiri dan elemen basah dan elemen kering.G accu zuur naik kembali. Dalam sebuah aki berlangsung proses elektrokimia yang reversibel (bolak-balik) dengan efisiensi yang tinggi. Dikenal dua jenis elemen yang merupakan sumber arus searah (DC) dari proses kimiawi. Volta mendapatkan pasangan logam tembaga (Cu) dan seng (Zn) dapat membangkitkan ggl yang lebih besar dibandingkan pasangan logam lainnya (kelak disebut elemen Volta). pada saat aki dipakai . seorang ilmuwan fisika mengetahui. sedangkan untuk motor ada tiga jenis yaitu. terjadi aliran arus listrik dari pelat timbal dioksidanya. elektrode timbal melepaskan banyak elektron. Elemen sekunder ini lebih dikenal dengan aki. Sedangkan saat diisi atau dimuati. Beberapa minggu kemudian akan mengkristal permanen dan tidak akan pernah dapat terurai oleh proses recharge. gaya gerak listrik (ggl) dapat dibangkitkan dua logam yang berbeda dan dipisahkan larutan elektrolit. Selain itu juga dapat ditemukan pula aki yang khusus untuk menyalakan tape atau radio dengan tegangan juga yang dapat diatur dengan rentang 3. Proses kimia yang terjadi pada aki dapat dibagi menjadi dua bagian penting. Elemen sekunder harus diberi muatan terlebih dahulu sebelum digunakan. yaitu dengan cara mengalirkan arus listrik melaluinya (secara umum dikenal dengan istilah 'disetrum'). yaitu elemen primer dan elemen sekunder. terjadi proses tenaga listrik menjadi tenaga kimia (charging). Jika sebagian PbSO4 yang „ngaso‟ tidak terurai saat recharge karena berbagai faktor. Allesandro Volta. Setelah beberapa lama dipakai. dari total kerusakan aki diakui 80% kerusakan sebagai akibat proses sulfonasi diatas yang membentuk kristal sulfat. Jenis aki yang umum digunakan adalah accumulator timbal. Hal itu disebabkan. akhirnya kedua elektrode tertutup oleh timbal sulfat . 6. dan ketika pertama kali dimuati maka akan terbentuk lapisan timbal dioksida (Pb02) pada pelat positif. dengan tegangan 12 Volt. Keadaan tersebut disebut . Contoh elemen primer adalah batu baterai (dry cells). yaitu selama digunakan dan dimuati kembali atau 'disetrum'. maka elemen primer tidak dapat dimuati kembali dan memerlukan penggantian bahan pereaksinya (elemen kering). Reaksi Kimia di Balik Kotak Aki Aki untuk mobil biasanya mempunyai tegangan sebesar 12 Volt. Kedua belah pelat terbuat dari timbal (Pb). kedual elektrode beraksi dengan larutan asam sulfat. tidak seperti elemen primer. dan 12 Volt. Yang dimaksud dengan proses elektrokimia reversibel yaitu di dalam aki saat dipakai berlangsung proses pengubahan kimia menjadi tenaga listrik (discharging). maka dia akan mengeras sebagai kristal sulfat ( PbSO4 ) nemplok pada plat aki. Maka jika muatannya habis. Sehingga dilihat dari sisi ekonomis elemen primer dapat dikatakan cukup boros. Letak pelat positif dan negatif sangat berdekatan tetapi dibuat untuk tidak saling menyentuh dengan adanya lapisan pemisah yang berfungsi sebagai isolator (bahan penyekat). Akibatnya. .bergabung dengan plat aki dan SO4 bergabung dengan accu zuur sehingga kadar S. 9 volt dan ada juga yang bertegangan 6 Volt. Larutan elektrolit itu ditempatkan pada wadah atau bejana aki yang terbuat dari bahan ebonit atau gelas. Menurut riset. Prinsip kerja aki. akinya soak / mati. 9. Pada reaksi tersebut. Akibatnya diantara keduanya tidak ada lagi beda potensial. Tentu saja aki jenis ini dapat dimuati kembali (recharge) apabila muatannya telah berkurang atau habis. kedua elektrodenya perlahan-lahan aka menjadi timbal sulfat. elemen sekunder dapat dimuati kembali berulang kali. Akan tetapi. Reaksi kimia pada elemen primer yang menyebabkan elektron mengalir dari elektroda negatif (katoda) ke elektroda positif (anoda) tidak dapat dibalik arahnya. Hal ini menjadi prinsip dasar bagi pembuatan dan penggunaan elemen sekunder.

Reaksi kimia Pada saat aki digunakan. . Karena itu kedua kutub aki timbal dan timbal peroksida mampu mempertahankan perbedaan potensial antara kedua kutub secara stabil. sekalipun arus yang melalui rangkaian cukup besar. Metodenya adalah dengan mengukur tegangan jepit (Volt) antara kedua kutub dari aki yang dibandingkan per satuan waktu (30 menit). Penelitian tersebut dilakukan untuk aki 12 Volt. ada beberapa tips yang dapat dicoba untuk lebih memperlama umur aki. mengingat harganya cukup mahal. Dari proses ini terjadi pengambilan elektron dari timbal dioksida (sehingga menjadi positif) dan memberikan elektron itu pada timbal murni (sehingga menjadi negatif). sehingga ggl totalnya adalah 12 Volt. Tiap ion S04 yang berada dekat lempeng Pb akan bersatu dengan satu atom timbal murni (Pb) menjadi timbal sulfat (PbS04) sambil melepaskan dua elektron. Contohnya untuk aki dengan kapasitas arus 45 AH. Proses tersebut terjadi secara simultan. tiap molekul asam sulfat (H2S04) pecah menjadi dua ion hidrogen yang bermuatan positif (2H+) dan ion sulfat yang bermuatan negatif (S04-). Sebuah aki mobil terdiri dari enam buah aki yang disusun secara seri. reaksi secara kimia dinyatakan sebagai berikut : Pb02 + Pb + 2H2S04 -----> 2PbS04 + 2H20 Di atas ditunjukkan terbentuknya timbal sulfat selama penggunaan (discharging). tiap molekul air terurai dan tiap pasang ion hidrogen yang dekat dengan lempeng negatif bersatu dengan ion S04 pada lempeng negatif membentuk molekul asam sulfat. maka aki tersebut dapat mencatu arus 45 Ampere selama 1 jam atau 1 Ampere selama 45 jam. Kondisi aki dapat dikembalikan pada keadaan semula dengan memberikan arus listrik yang arahnya berlawanan dengan arus yang terjadi saat discharging. Ternyata aki yang kutubnya terbuat dari timbal dan timbal peroksida dan dicelupkan dalam cairan asam sulfat (yang banyak dipakai) cukup baik hasilnya dalam mempertahankan beda potensial. Menghemat aki Bila mana aki yang setelah kurang lebih satu tahun kita pakai mulai rewel alias 'zwak'. Penelitian tersebut dilakukan baik saat aki sedang di discharging maupun saat charging. Pada proses ini. Sedangkan ion oksigen yang bebas bersatu dengan tiap atom Pb pada lempeng positif membentuk Pb02. dan hasilnya antara tegangan jepit diplot terhadap perubahan waktu. Pada aki kendaraan bermotor arus yang terdapat di dalamnya dinamakan dengan kapasitas aki yang disebut Ampere-Hour/AH (Ampere-jam). yang mengakibatkan adanya beda potensial listrik di antara dua kutub tersebut. Accu mencatu arus untuk menyalakan mesin (motor dan mobil dengan menghidupkan dinamo stater) dan komponen listrik lain dalam mobil. sehingga tahanan antara kutub sangat lemah untuk pemakaian praktis. Sementara proses kimia selama pengisian aki (charging) terjadi setelah aki melemah (tidak dapat memasok arus listrik pada saat kendaraan hendak dihidupkan). 9 Volt dan 6 Volt (meliputi aki mobil dan motor). Pada saat mobil berjalan aki dimuati (diisi) kembali sebuah dinamo (disebut dinamo jalan) yang dijalankan dari putaran mesin mobil atau motor. Penulis sempat melakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik aki dan hasilnya telah diseminarkan beberapa waktu yang lalu. mengambil dua elektron dan bersatu dengan satu atom oksigen membentuk molekul air (H2O). Keadaan ini akan mengurangi reaktivitas dari cairan elektrolit karena asamnya menjadi lemah (encer). Pengamatan ini dilakukan selama kurang lebih lima sampai enam jam untuk tiap jenis aki. Sedang sepasang ion hidrogen tadi akan ditarik lempeng timbal dioksida (PbO2). Reaksi kimia yang terjadi adalah : 2PbS04 + 2H20 ----> PbO2 + Pb + 2H2S02 Aki kendaraan Besar ggl yang dihasilkan satu sel aki adalah 2 Volt.

Kita juga harus ingat. membantu dalam reaksi antara ammonia dan udara membentuk nitrogen monooksida dan air Vanadium oksida. sehingga pada aki tak ada arus yang benar-benar mengalir. buang seluruh cairan asam sulfat yang tersisa dalam aki. membantu reaksi pembentukan belerang trioksida dari . Dan sebelum terjadi dua hal di atas. perawatan dan pengecekan terhadap tinggi permukaan air aki harus diperhatikan. Beberapa reaksi kimia dapat terjadi dalam waktu yang singkat namun sebagian reaksi kimia lainnya membutuhkan waktu yang lama. Dalam tubuh makhluk hidup katalisator dalam disebut enzim. aki dapat bertahan selama satu sampai tiga bulan. Contoh katalis adalah:    Besi. mungkin sudah saatnya kita perlu membeli aki baru. Suhu Semakin tinggi suhu dalam proses reaksi kimia makin cepat partikel pereaksi bergerak. Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Reaksi Kimia Berlangsungnya proses reaksi kimia tentu membutuhkan waktu. tetapi dihasilkan kembali pada akhir reaksi. Dan selain itu juga massa jenis air aki juga harus diukur dengan hidrometer secara berkala.Sebelum 'disetrum' ulang. dan isi dengan cairan accu zuur. Reaktan A dan B dibantu enzim Y menghasilkan produk reaksi berupa AB dan enzim Y yang dihasilkan kembali pada akhir reaksi. Dan sebaiknya jangan menyalakan perlengkapan yang memerlukan arus (radio atau tape) saat mobil sedang tidak dijalankan. Atau dapat juga setelah mobil atau motor diparkir. Katalisator Katalisator adalah senyawa yang dapat mempercepat reaksi. Bila ternyata ketiga cara di atas tidak maksimal. membantu dalam reaksi pembuatan ammonia dari gas nitrogen dan hidrogen (pembuatan pupuk) Platina. semua barang memiliki umur ekonomis. maka dengan bertambahnya suhu reaksi kimia semakin cepat berlangsung. Lalu dibilas dengan air murni sebanyak empat kali. lepaskan salah satu kabel pada kutub positif aki. Dalam prosesnya katalis ikut relibat dalam reaksi kimia. sehingga tumbukan antar partikel pun semakin sering terjadi. Senyawa yang memperlambat reaksi disebut inhibitor. Beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan reaksi: A. artinya setelah jangka waktu tertentu digunakan. Pada pemakaian normal. Setelah itu dapat 'disetrum'. barang tersebut secara perlahan-lahan akan berkurang kemampuannya dan rusak. B. Semakin tinggi suhu maka energi partikel pereaksi pun semakin bertambah.

Contoh: Reaksi antara logam magnesium dengan asam klorida pekat dan asam klorida encer. D.belerang dioksida dan oksigen C. Luas Permukaan Ukuran materi atau luas permukaan sentuh sangat mempengaruhi kecepatan reaksi. Tentu luas permukaan zat tersebut akan lebih banyak ketika zat tersebut dalam bentuk serbuk bukan? Maka semakin besar luas permukaan (partikel) semakin banyak pula partikel saling bertumbukan. E. begitu sebaliknya. Sifat Zat Sifat zat pereaksi akan menentukan kecepatan berlangsungnya reaksi. Pada reaksi antara logam magnesium dengan asam klorida pekat. gelombang gas dihasilkan lebih banyak dan cepat dibandingkan reaksi dengan asam klorida encer. Semakin banyak partikel penyusunnya semakin tinggi konsentrasi zat tersebut. bandingkan ketika sebuah zat dibiarkan menjadi satu bagian padat dan zat yang sama dalam bentuk serbuk. Konsentrasi Pereaksi Konsentrasi suatu zat ditandai dengan seberapa besar kepekatan ataupun jumlah partikel penyusun zat tersebut. Contoh: Semakin tinggi konsentrasi partikel gula berarti semakin manis gula tersebut semakin pekat suatu larutan akan semakin cepat bereaksi karena jumlah partikelnya semakin cepat bereaksi karena jumlah partikelnya yang banyak. Untuk mengetahui seberapa besar luas permukaan. Secara sederhana konsentrasi zat menunjukkan tingkat kepekatan dari zat tersebut. .

TUJUAN PERCOBAAN Membuat beberapa persenyawaan logam aluminium Mengidentifikasi sifat-sifat fisika dan kimia persenyawaan logam aluminium Membandingkan sifat-sifat beberapa persenyawaan logam aluminium dan persenyawaan logam Mg C. tahun 1825. Reaksi antar senyawa ion. yang tertinggi di antara logam non fero. Aluminium ialah logam paling berlimpah. Oestred. C. dan pertama kali direduksi sebagai logam oleh H. Sebagai tambahan terhadap. M. Reaksi pada logam aluminium dan senyawanya PERCOBAAN V A. biasanya berjalan relatif lambat karena dalam proses reaksi diperlukan energi untuk memisahkan ikatan-ikatan kovalen dari molekul-molekul zat yang bereaksi. dan nomor atomnya 13. Contoh: Reaksi ini berlangsung dengan cepat 2. Mg. Paul Heroult di Perancis dan C. secara satu persatu atau bersama-sama. Reaksi antara senyawa kovalen. koefisien pemuaian rendah. Secara industri tahun 1886. Penggunaan aluminium sebagai logam setiap tahunnya adalah para urutan yang kedua setelah besi dan baja. DASAR TEORI Aluminium ialah salah satu unsur kimia golongan IIIA. (Surdia. 2005) Pemakaian dan Sifat-sifat Aluminium . Sampai sekarang proses Heroult Hall masih dipakai untuk memproduksi aluminium. dan sebagainya. kekuatan mekaniknya yang sangat meningkat dengan penambahan Cu. T.1. Mn. umumnya berlangsung lebih cepat hal ini disebabkan adanya gaya tarik antar ion-ion yang memilki muatan berlawanan dari zat yang sedang bereaksi. Aluminium merupakan logam ringan mempunyai ketahanan korosi yang baik dan hantaran listrik yang baik dan sifat-sifat yang baik lainnya sebagai sifat logam. Contoh: Reaksi ini berlangsung relatif lambat Reaksi dapat dipercepat apabila diberikan energi tambahan misalnya dibantu cahaya matahari. Zn. Lambang aluminium ialah Al. JUDUL ”REAKSI PADA LOGAM ALUMINIUM DAN SENYAWANYA” B. Si. Hall di Amerika Serikat secara terpisah telah memperoleh logam aluminium dari alumina dengan cara elektrolisa dari garamnya yang terfusi. Aluminium di temukan oleh Sir Humphrey Davy dalam tahun 1809 sebagai suatu unsur.

karena la itu tegangan tariknya menjadi turun oleh panas yang timbul. tetapi dapat di las. Ketahan korosi berubah menurut kemurnian. Titik cair aluminium 660 ºC dan titik didihnya 1800 ºC.85 % berat.5% dan sisanya terdiri dari unsur besi. Aluminium yang tipis sekarang dapat menggantikan kertas perak ( yang dipakai antara lain dipakai pada kondensator). M. tetapi masa jenisnya kira-kira sepertiganya sehingga memungkinkan untuk memperluas penampangnya. Tetapi apabila aluminium dibuat paduan maka kekuatannya dapat melebihi kekuatan baja.99%.25 x tahanan jenis tembaga. Hantaran listrik Al. Dalam hal ini dipergunakan Al dengan kemurnian 99. Untuk menambah kekuatan biasanya dibuat dengan logam campuran. harganya 6 x > dari harga baja.56 atau 1/3 berat jenis tembaga). Dari bentuk ingot aluminium (balok aluminium) dapat dibuat aluminium paduan (aluminium . Sifat tahan tarik maksimum dalam keadaan dingin 17 – 20 kg/mm2.A.99%. 2005) Paduan Aluminium (alloy) Aluminium berasal dari bijih aluminium alam. Barang-barang dari aluminium dapat terlapis oleh oksida aluminium dalam udara terbuka sehingga melindungi bagian bawahnya dari zat asam dan mencegah oksidasi lebih lanjut. Oleh karena itu dapat dipergunakan untuk kabel tenaga dan dalam berbagai bentuk umpamanya sebagai lembaran tipis (foil). T. Untuk bahan penghantar kemurniannya mencapai 99. Oleh karena itu hantaran tegangan Aluminium dengan sambungan patri atau las harus diberi jepitan.Aluminium adalah logam yang sangat ringan (berat jenis aluminium 2. Bauksit diolah dalam dapur listrik yang menghasilkan ingot aluminium. silikon dan tembaga. Sayangnya. (Surdia. Aluminium lebih menguntungkan dibanding tembaga bila dipakai untuk hantaran yang tidak memerlukan penyekat (misal hantaran transmisi di atas tanah) sebab daya hantar panas/daya hantar listriknya kira-kira 60% daya hantar listrik tembaga sehingga untuk mendapatkan tahanan yang sama dengan tembaga (yang panjang dan penampangnya sama) dibutuhkan penampung 60% lebih besar) Namun demikian beratnya sangat ringan dibanding tenbaga (1/3 berat tembaga) sehingga cocok untuk dipakai hantaran transmisi di atas tanah. Untuk reflektor yang memerlukan reflektifitas yang tinggi juga untuk kondensor elektronik dipergunakan aluminium dengan kemurnian 99. Untuk tegangan yang panjang dipakai kabel aluminium (berapa kawat yang dipilin) dengan kawat baja sebagai intinya. Tahanan jenis 25 x 10-8 atau 1. 1994) Aluminium Murni Al didapat dalam keadaan cair dengan elektrolisa. Dengan mengelektrolisa kembali dapat dicapai kemurnian 99. ketahanan ini diperbaiki dengan proses anodisasi.0 % atau diatasnya dapat dipergunakan di udara tahan dalam bertahun-tahun.0%. aluminium paduan ini mempunyai sebuah high strength aluminium. Lapisan ini merupakan tahan yang sangat tinggi. Bila dibandingkan dengan baja maka Al 1/3 berat baja. yang dijumpai sebagai tambang bauksit yang mengandung kandungan utama aluminium oksida. ½ x kekuatan baja. pada umumnya untuk kemurnian 99. Aluminium murni sangat lemah dan lunak (tembaga lebih kuat dibanding aluminium). kirakira 65 % dari hantaran listrik tembaga. Aluminium juga biasa dipakai untuk chasis pesawat radio. Aluminium tidak dipakai untuk patri. Oleh sebab Aluminium hanya dapat dipakai untuk lebar tegangan yang pendek. umumnya mencapai kemurnian 99. Aluminium alloy (paduan aluminium) ini mempunyai sifat: • Mudah dibentuk • Tahan gempa (untuk kontruksi rangka untuk pemasangan kaca) • Tahan pengaruh lengkung. ( Sumanto.

Agar aluminium lebih tahan terhadap karat perlu dilakukan finishing lebih lanjut dengan melakukan anodisasi/anodixing. Arus listrik yang mengalir akan mengangkat kriolit menjadi cair oleh panas yang terjadi karena arus listrik yang mengangkat dalam cairan kriolit tersebut adalah sebagai bahan pelarut untuk oksidasi Aluminium. bentuk siku. Proses cair itu sebenarnya lama sekali dan perlu arus listrik yang besar (10. Berbentuk profil. Keuntungan penggunaan aluminium foil 3 lapis : • Lebih kuat. 2002) Pembuatan Aluminium Biasanya tanah aluminium bersama soda dicairkan di bawah tekanan pada suhu 160 ºC Celsius. Berbentuk pelat (sheet) untuk penutup lantai/atap ada dua jenis flat sheet.000 – 30. Untuk jenis ini dalam perdagangan ada dua jenis yaitu : 1) Aluminium foil tanpa penguat. Semua komponen bagian yang telah dianodisasi menjadi tahan terhadap pengaratan. hanya satu lapis dan mudah robek. dan diatasnya terdapat batang-batang arang yang dicelupkan ke dalam campuran tersebut. bentuk C dll c. bentuk H. 2) Jenis ini terdiri dari 3 lapis tersusun sebagai berikut. memantulkan panas hingga 95 % • Pemasangan diatas tidak perlu menggunakan penguat tambahan dari plywood. Bentuk lembaran sangat tipis (aluminium foil). dalam mana terjadi suatu persenyawaan Aluminium. lapisan ini dapat dipertebal dengan proses anodisasi. berbentuk empat persegi (square pipes) b. Finising Aluminium dan Pembuatan Aluminium Aluminium tahan karat karena di udara membentuk paduan aluminium oksida hasil reaksi antara O2 di udara dengan permukaan logam aluminiuim. Lapisan aluminium oksida yang terbentuk lunak dan berpori-pori. bentuk U. dan kemudian sodanya ditarik sehingga berubah menjadi oksida aluminium yang masih mempunyai titik cair tinggi (2200 ºCelsius). karena itu perlu proses sealing (penutupan pori-pori) dan membentuk lapisan aluminium oksida yang keras. untuk pelapis penahan panas yang dipasang di bawah genteng. Oleh karena itu pembuatan aluminium hanya dilakukan di negara- . lembaran plastik busa dan lembaran penguat. Pipa. Proses cair itu terjadi dalam sebuah dapur listrik yang terdiri atas sebuah bak baja plat. bentuk I. Aluminium (titik cair 660 ºC ) dipisahkan oleh arus listrik itu ke dasar dan diambil. dalam bentuk bulat (pipes). terjadi proses kristalisasi dan hasil ini disebut sebagai anodixed aluminium. (Wargadinata.A. corugated sheet d. Lapisan aluminium ini berisi oksida yang cukup kedap udara dan tidak dapat tertembus dan ini menghambat terjadinya pengkaratan. antara lain. Lapisan oksida aluminium terbentuk secara alami amat tipis ini membuat daya tahan meningkat. Dengan cara menempatkan aluminium ke dalam larutan elektrolite (larutan yang mudah meneruskan arus listrik) yang kemudian dialiri arus listrik. tidak mudah robek • Tahan panas. yang terbentuk dari beberapa layer lumber dan veneer yang dilem secara bersamaan baik secara pengeleman panas (hot glueting) maupun pengeleman dingin (cold glueting) yang sering disebut juga sebagai kayu lapis atau multiplex. Plywood adalah salah satu jenis produk fabrikasi dari material kayu. aluminium foil. Untuk jenis ini sebelum dipasang aluminiunm foil harus dipasang plywood terlebih dahulu.alloy) berbagai produk aluminium seperti : a.000 A). Titik cair turun menjadi sebesar 1000 ºCelsius kalau dicampur kriolit. S. di bagian dalam di lapisi dengan arang murni.

http://id.chem-is-try. obat dan rokok. antiperspirant. Metoda ini ditemukan oleh Hall di AS pada tahun 1886 dan pada saat yang bersamaan oleh Heroult di Perancis. tutup botol susu dsb. dan lain-lain. Aluminium juga merupakan pengejaan yang dipakai di Amerika sampai tahun 1925 ketika American Chemical Society memutuskan untuk menggantikannya dengan aluminum. pada tahun 1787. 3) Daya hantar listrik dua kali lebih besar dari Cu maka Al digunakan sebagai kabel tiang listrik. wajan .id/bitstream/123456789/20254/4/Chapter%20II. Aluminium digunakan dalam banyak hal. menebak bahwa ini adalah oksida logam yang belum ditemukan. namun merupakan elemen yang berjumlah sekitar 8% dari permukaan bumi dan paling berlimpah ketiga.negara yang listriknya murah. http://www. bijih alami yang ditemukan di Greenland sekarang ini tidak lagi digunakan untuk memproduksi aluminium secara komersil.wikipedia. Ditemukan di rumah sebagai panci. Orang-orang Yunani dan Romawi kuno menggunakan aluminium sebagai cairan penutup pori-pori dan bahan penajam proses pewarnaan. ditarik menjadi kawat dan diekstrusi menjadi batangan dengan bermacam-macam penampang. asap tembakau. peralatan masak. dalam bentuk aluminium foil dan digunakan sebagai pembungkus makanan. Tahan korosi. tahan korosi . Juga secara luas digunakan dalam bingkai jendela dan badan pesawat terbang. Cu .usu. http://repository. yaitu kerapatan muatan yang besar. Cryolite. kaleng. Mg ) untuk pembuatan badan pesawat. walau aluminium tidak murni telah berhasil dipersiapkan oleh Oersted dua tahun sebelumnya. Terang dan kuat. Aluminium juga digunakan untuk melapisi lampu mobil dan compact disks. Pada 1807. Untuk selanjutnya pengejaan yang terakhir yang digunakan di publikasi-publikasi mereka. penggunaan aluminium foil. Logam aluminum ini memiliki sifat-sifat sebagai berikiut : 1) Ringan . antasida. Kebanyakan darinya digunakan dalam kabel bertegangan tinggi. knalpot mobil. walau pada akhirnya setuju untuk menggantinya dengan aluminium. dan tidak beracun sehingga banyak digunakan untuk alat rumah tangga seperti panic . Davy memberikan proposal untuk menamakan logam ini aluminum (walau belum ditemukan saat itu). aluminium dan kalsium fluorida. Aluminium terdapat dalam penggunaan aditif makanan. keramik . 5) Aluminium sebagai zat reduktor untuk oksida MnO2 dan Cr2O3. Pada tahun 1761 de Morveau mengajukan nama alumine untuk basa alum dan Lavoisier. 4) Paduan Al dengan logam ini menghasilkan logam yang kuat seperti duralium ( campuram al. 2) Reflektif . buffered aspirin. Aluminium merupakan konduktor listrik yang baik. Metoda untuk mengambil logam aluminium adalah dengan cara mengelektrolisis alumina yang terlarut dalam cryolite.ac. air minum. astringents. botol minuman ringan. Dapat ditempa menjadi lembaran.org/tabel_periodik/alumunium/ . Aluminium merupakan logam yang berwarna putih perak dan tergolong ringan yang mempunyai massa jenis 2. dan kembang api. Wohler yang biasanya disebut sebagai ilmuwan yang berhasil mengisolasi logam ini pada 1827. Penggantinya adalah cariran buatan yang merupakan campuran natrium.7 grcm-3. Nama yang terakhir ini sama dengan nama banyak unsur lainnya yang berakhir dengan “ium”.org/wiki/Aluminium Ilmu kimia aluminium sangat ditentukan oleh muatan yang besar dan jari-jari yang kecil dari ion Al3+ . Merupakan konduktor yang baik juga buat panas. semprotan hidung.pdf Aluminium bukan merupakan jenis logam berat.

Sifat Aluminium Hidroksida Percobaan-a Percobaan-b . HCl encer.dipanaskam 2. ALAT DAN BAHAN Pipet Tetes Sendok Pembakar Bunsen Rak Tabung Reaksi Gelas Kimia Tabung Reaksi Gelas Ukur Cawan Penguapan Kertas Saring Adapun bahan-bahan yang digunakan antara lain: keping aluminium.Disaring . PROSEDUR KERJA 1.Dimasukan sekeping logam Al selama 3 menit .Ditambahkan NaOH berlebih Percobaan-c . H2O. Reaksi Al Dengan Asam • Percobaan-a • Percobaan-b . NaOH encer.Mengulangi percobaan dengan menggunakan asam nitrat encer dingin dengan menggunakan asam nitrat pekat . HNO3 encer. HCL pekat.D.Diamati perubahannya . Reaksi Al Dengan Larutan NaOH 3.Logam Al diambil dan dicuci dengan air .Ditambahkan laruatn NaOH .Dimasukan dalam tabung reaksi . metil violet. serbuk magnesium. E. HNO3 pekat.Dimasukan kedalam tabung reaksi .

Sifat Aluminium Hidroksida Percobaan-a Perlakuan Pengamatan Garam Al dimasukan dalam tabung reaksi Ditambahkan HNO3 pekat Larutan tetap bening Percobaan-b Perlakuan Pengamatan 2 ml larutan garam Al dimasukan dalam tabung reaksi Ditambahkan NaOH Terbentuk endapan Endapan dibagi 2 Endapan 1 + NaOH berlebih Endapan larut Endapan 2 + HCl Endapan larut . Reaksi Al Dengan Asam • Percobaan-a Perlakuan Pengamatan Mencampurkan 5 ml HCl encer + keping logam Al Dipanaskan Logam Al tidak terjadi perubahan Perlakuan Pengamatan Mencampurkan 5 ml HCl encer + serbuk Mg Dipanaskan Terjadi gelembung gas • Percobaan-b Perlakuan Pengamatan 1 ml HNO3 pekat dimasukan kedalam tabung reaksi Dimasukan logam Al ± 3 menit Larutan bening Mengambil logam Al & dicuci dengan air dingin Logam Al tidak terjadi perubahan 1 ml HNO3 pekat dingin dimasukan kedalam tabung reaksi Dimasukan logam Al ± 3 menit Mengambil logam Al & dicuci dengan air dingin Logam Al tidak terjadi perubahan 1 ml HNO3 pekat dimasukan kedalam tabung reaksi Dimasukan logam Al Dipanaskan Terbentuk gas dan larutan berwarna kekuningan Mengambil logam Al & dicuci dengan air Logam Al tidak terjadi perubahan 2..Dicuci dengan air dingin .Diamati filtrat yang diperoleh F. Reaksi Al Dengan Larutan NaOH Perlakuan Pengamatan 5 ml larutan NaOH encer + logam Al dalam tabung reaksi Dipanaskan Logam Al tidak terjadi perubahan Perlakuan Pengamatan 5 ml larutan NaOH encer + serbuk Mg dalam tabung reaksi Larutan keruh Dipanaskan Larutan bening 3.Endapan diatas kertas saring dituangi dengan larutan metilviolet . HASIL PENGAMATAN 1.

sehingganya banyak digunakan sebagai material teknik. Aluminium komersil selalu mengandung ketidak murnian ± 0. Aluminium sendiri banyak digunakan sebagai peralatan dapur. drawing. dan unsur-unsur lainnya untuk membentuk sifat-sifat yang menguntungkan. Dapat deforming dengan cara: rolling. dapat dituang (dicor) dengan cara penuangan apapun. Reaksi Aluminium Dengan Asam Percobaan-a Dalam eksperimen yang pertama ini yaitu reaksi aluminium dengan asam. Kemudian setalah 5 menit tidak terjadi reaksi. Lapisan ini membuat Al tahan korosi tetapi sekaligus sukar dilas. silicon. Peleburan / reduksi alumina dengan elektrolisis. Karena sifat-sifat penting yang dimiliki aluminium. sedangkan besi ± 8. forging. Lapisan ini digunakan untuk memproteksi kaca teleskop dan kegunaan lainnya.Penghantar listrik dan panas yang baik .7 gr/cm³. Kekuatan dan kekerasan aluminium tidak begitu tinggi dengan pemaduan dan heat treatment dapat ditingkatkan kekuatan dan kekerasannya. karena perbedaan melting point (titik lebur). kita akan melakukan eksperimen tentang “ reaksi pada logam aluminium dan senyawanya”. Pengolahan Aluminium dan bauskit meliputi dua tahap : a. Pemurnian bauskit untuk memperoleh Aluminium murni. Tetapi dapat dicampur dengan tembaga. tembaga dan magnesium. maka kita adakan . Campuran logam aluminium ini penting kegunaannya dalam konstruksi pesawat modern dan roket. Lapisan ini menjaga logam dibawahnya dari proses oksidasi sehingga tidak menurunkan nilai logam yang dilapisi.8% biasanya berupa besi. extrusi dll. tetapi ia digunakan sebagai bahan transmisi karena ringan. Adapun sifat-sifat penting itu adalah: . kuat dan ringan diperlukan.Tahan korosi . silikon. magnesium. namun pada saat dicampurkan tidak terjadi reaksi. PEMBAHASAN Dalam percobaan kali ini. Logam ini jika diuapkan di vakum membentuk lapisan yang memiliki reflektivitas tinggi untuk cahaya yang tampak dan radiasi panas.1 gr/ cm³) .Percobaan-b Perlakuan Pengamatan Garam Al + NaOH encer Terbentuk endapan Disaring Residu dicuci dengan air dingin Ditambahkan metilviolet Filtrate berwarna orange G. b.Berat jenisnya ringan (hanya 2. Alauminum sendiri merupakan logam paling berlimpah. Sifat lain yang menguntungkan dari aluminium adalah sangat mudah difabrikasi. mangan. dimana langkah awal yang kami lakukan adalah reaksi dengan asam klorida.Hall di amerika serikat dan Paul heroult tahun 1886. bahan konstruksi bangunan dan ribuan aplikasi lainnya dimanana logam yang mudah dibuat. Aluminium murni sangat lunak dan tidak kuat. Aluminium umumnya melebur pada temperature ± 600 ºC dan aluminium oksida melebur pada temperature 2000 ºC.Mudah di fabrikasi/di bentuk . serta menjadi bentuk yang rumit sekalipun. Hal pertama yang kami lakukan adalah mencampurkan 5 ml larutan asam klorida encer dengan kepingan logam aluminium kedalam tabung reaksi . Walau konduktivitas listriknya hanya 60% dari tembaga.Kekuatannya rendah tetapi pemaduan (alloying) kekuatannya bisa ditingkatkan Sifat tahan korosi dari aluminium diperoleh karena terbentuknya lapisan aluminium oksida (Al2O3) pada permukaan aluminium. Aluminium di buat menurut proses Hall – beroult yang di kemukakan oleh Charles M.

Adapun langkah-langkah pada percobaan kedua ini pun sama dengan percobaan pertama. Selanjutnya dalam tabung reaksi tersebut ditambahkan sekeping logam Al. Hanya keduanya memiliki kecepatan reaksi yang berbeda . Setelah dibiarkan selama 3 menit. Adapun reaksi yang terjadi: 2Al + 2HNO3 2AlNO3 + H2 Reaksi Aluminium Dengan NaOH Eksperimen kedua yang kami lakukan adalah reaksi dengan larutan Natrium Hidroksida ( NaOH ). Hal ini dikarenakan pada logam Al terdapat laipsan oksida yang melindungi logamnya seperti yang sudah dijelaskan diatas sehingga ketika diadakan pemanasan lapisan oksida. Percobaan-b Dalam eksperimen yang kedua ini kita tetap mereaksikan Al dengan asam. Dalam reaksi larutan NaOH dengan keping aluminum tidak terjadi reaksi yang berarti. logam aluminium kita ganti dengan magnesium . Pada reaksi yang terjadi pada Al + HCl berlangsung lambat dengan reaksi sebagai berikut : 2Al + HCl 2AlCl3 + 3H2 Selain mereaksikan HCl dengan Al pada percobaan kali ini.pemanasan campuran tersebut. Dengan persamaan reaksinya yaitu : 3NaOH + Al Al(OH)3 + 3Na Sedangkan dalam pencampuran antara larutan NaOH dengan kepung magnesium reaksi yang terjadi berlangsung lambat atau tidak terjadi reaksi begitu dipanaskan . Pada saat menggunakan HNO3 encer dingin. juga tidak terjadi reaksi hanya saja larutannya yang tadinya keruh menjadi bening. Langkah awal yang kita lakukan adalah memasukan 1 ml HNO3 pekat kedalam tabung reaksi. hanya saja kita ganti HCl dengan menggunakan HNO3 pekat. tetapi waktu dipnaskan juga tidak terjadi reaksi antara Aluminium denagn HCl. Prosedur selanjutnya. dan pada saat itu larutan bening. aluminium dengan magnesium tidak dapat bereaksi ( tidak dapat larut dalam asam klorida encer ). sedangkan untuk logam Al-nya tidak terjadi perubahan. Al lambat beraksi dengan HCl . kita mengulani percobaan yang sama hanya saja kita ganti HNO3 pekat dengan HNO3 encer dingin dan dengan menggunkan HNO3 pekat. Adapun reaksi yang terjadi antara magnesium dengan asam klorida yaitu sebagai berikut : 2HCl + Mg AgCl2 + H2 Dalam eksperimen ini. Dimana eksperimen kedua ini sama dengan percobaan yang pertama kami lakukan yaitu reaksi dengan HCl. Pada saat pencuian tidak terjadi perubahan pada logam Al. sedangkan Mg sangat cepat beraksi dengan HCl dan kecepatan reaksi tersebut dapat dilihat pada saat proses pemanasan. Hanya saja ketika pemanasan dengan HNO3 pekat terbentuk gas dan larutanya berubah menjadi kekuning-kuningan. logam Al diambil dan dicuci dengan air. Hanya saja pada eksperimen kedua ini larutan asam klorida kita ganti dengan larutan natrium hidroksida. Hanya saja terjadi perubahan larutan menjadi keruh . Namun pada pencampuran Magnesium dengan asam klorida reaksi yang terjadi sangat berlangsung cepat jika dibandingkan reaksi antara Aluminium dengan asam klorida. logam Al tidak juga terjadi perubahan. dimana langkah-langkahnya sama seperti pada reaksi logam Al HCl .Dengan persamaan reaksi : 2NaOH + Mg Mg(OH)2 + 2Na .

Pada saat larutan ditambahkan NaOH akan terbentuk endapan. kita juga masih mencampurkan larutan garam Al dengan NaOH encer. Endapan 1 kita tambahkan NaOH berlebih dan endapannya larut. karena larutan ini memberikan konsentrasi OH. dan selanjutnya kita tambahkan beberapa tetes HNO3 pekat. Hanya saja. Reaksi yangterjadi adalah: 2Al + HCl 2AlCl3 + 3H2 Percobaan-c Pada percobaan terakhir ini.(aq) + H2O HCO3(aq) + OHJika garam aluminium dilarutkan dalam air . Selanjutnya residu yang kita dapat kita cuci dengan menggunakan air dingin. dan endapan tersebut kita bagi menjadi 2 bagian. air yang bebas berfungsi sebagai basa dan dapat di peroleh kesetimbangan sebagai berikiut : [Al(H2O6]3+ + H2O [ Al(H2O)5(OH)]2+ + H3O+ Dalam basa yang kuat seperti NaOH terjadi reaksi : [Al(H3O6]3+ + 3OH (aq) [ Al(H2O)3(OH)3] (s) + 3H2O(l) Dalam larutan NaOH yang berlebih : [ Al(H2O)3(OH)3](s) + OH-(aq) [ Al(H2O)2(OH)4] (aq) + 3H2O Sifat Aluminium Hidroksida Dalam eksperimen berikut ini kita akan melakukan percobaan tentang sifat aluminium hidroksida. endapan yang terbentuk kita saring dengan menggunakan kertas saring. Setelah penambahan tersebut larutan tetap dalam keadaan bening. ion Al3+ segara membentuk [Al(H2O)6]3+ yang biasa ditulis Al3+ . Percobaan-a Langkah awal yang kita ambil adalah memasukan 2 ml larutan garam Al kedalam tabung reaksi.Di dalam larutan air . maka semakin bening pula larutannya. Karena hal ini disebabkan larutan yang mampu mengendap adalah Al(OH)2. 2Al + 2HNO3 2AlNO3 + H2 Percobaan-b Percobaan kedua ini sama seperti untuk percobaan pertama. Setelah itu ditambahkan beberapa tetes metil violet dan dalam seketika filtrat berwarna orange. Sedangkan Natrium Karbonat merupakan senyawa-senyawa yang bersifat korosi dengan persamaan reaksi : CO32. .Perlu diketahui bahwa aluminium tidak boleh dicuci dengan soda kue ( Natrium Karbonat ). Selanjutnya untuk endapannya kita pisahkan dengan filtratnya. Persamaan reaksinya yaitu: [ Al(H2O)3(OH)3](s) + OH-(aq) [ Al(H2O)2(OH)4] (aq) + 3H2O Selanjutnya utuk endapan yang kedua kita tambahkan dengan HCl dan endapanya juga larut. hanya saja larutan ammonia kita ganti dengan NaOH.yang cukup tinggi sebagai akibat dari hidrolisis . Reaksi yang terjadi adalah.semakin banyak HNO3 yang ditambahkan.

Magnesium terbakar dalam uap air nyala putih yang khas membentuk Magnesium oksida dan hidrogen. d. Gorontalo: Jurusan Pendidikan Kimia.H. Selanjutnya Mg dapat beraksi cepat dengan HCl meskipun tanpa melalui proses pemanasan . . Pengolahan aluminium dan bauskit meliputi 2 tahap yaitu : . Sedangkan Mg dengan NaOH reaksi yang terjadi berlangsung lambat . N. Pada peraksi Al dengan NaOH reaksinya berlangsung dengan cepat yang ditandai adanya gelembung dan gas keluar. Unted .Pemurnian bauskit untuk memperoleh Aluminium murni. Magnesium merupakam logam yang ringan .2Al + HCl 2AlCl3 + 3H2 2HCl + Mg AgCl2 + H2 e. Earnshaw. Oxford. . c.Paduan Al dengan logam ini menghasilkan logam yang kuat seperti duralium ( campuram al. Reaksi: ∞ 2NaOH + Mg Mg(OH)2 + 2Na ∞ 3NaOH + Al Al(OH)3 + 3Na DAFTAR PUSTAKA Team Teaching. dan tidak beracun sehingga banyak digunakan untuk alat rumah tangga seperti panic . reaksi yang terjadi sangat cepat. Cu .Reflektif . obat dan rokok. Chemistry Of The Elements. b.Aluminium sebagai zat reduktor untuk oksida MnO2 dan Cr2O3. Dalam pencampuran / peraksi antara Al dengan HCl reaksi sangat berlangsung lambat jika dibandingkan Mg dengan HCl . Pergamon Press.7 grcm-3. tetapi terbakar dalam uap air. . A. tahan korosi .N. putih keperak-perakan .Greenwood. Hal ini di karenakan pada Al terdapat lapisan oksida yang melindungi logamnya sehingga ketika di bakar lapisan oksida tersebut akan habis. Penuntun Praktikum Kimia Anorganik .Peleburan / reduksi alumina dengan elektrolisis. Reaksi :.Daya hantar listrik dua kali lebih besar dari Cu maka Al digunakan sebagai kabel tiang listrik. dalam bentuk aluminium foil dan digunakan sebagai pembungkus makanan . Mg ) untuk pembuatan badan pesawat. Aluminium merupakan logam yang berwarna putih perak dan tergolong ringan yang mempunyai massa jenis 2. wajan . . dan lain-lain. KESIMPULAN Dari hasil percobaan / eksperimen yang kami lakukan dapat di tarik suatu kesimpulan sebagai berikut : a. dan cukup kuat. .Logam aluminum ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut : .Ringan . Dalam pencampuran / pereaksi antara Al dengan NaOH dan Mg dengan NaOh terbalik dengan yang Al dengan HCl dan Mg dengan HCl dalam cepat lambatnya reaksi. 2009. Magnesium mengalami reaksi yang sangat lambat dengan air dingin .

chem-is-try.id/bitstream/123456789/20254/4/Chapter%20II.usu. http://id. perak dan emas disebut logam koin karena dipakai sejak lama sebagai uang dalam bentuk lempengan (koin). Deposit bijih tembaga yang banyak ditemukan di AS. Di lain pihak jika Cu+ dijaga sangat rendah (seperti pada zat yang sedikit larut atau ion kompleks mantap). New York. yaitu jika kita mencoba membuat (Cu+) cukup banyak pada larutan air. Pada 650 °C.org/wiki/Magnesium http://id. Wiley . Tembaga tidak larut dalam asam yang bukan pengoksidasi tetapi tembaga teroksidasi oleh HNO3 sehingga tembaga larut dalam HNO3. 1984. dan Kanada. P.12-15. sehingga tidak berubah dalam waktu yang lama. Untuk menilai pada keadaan bagaimana mereka ditemukan.5H2O” B.H Rigby : eds . Tembaga merupakan salah satu logam yang terdapat cukup banyak dalam keadaan bebas.) Pp. yaitu kehilangan empat molekul airnya pada 110 °C dan kelima-lima molekul air pada 150 °C.ac. tembaga (II) sulfat mengurai menjadi tembaga (II) oksida (CuO). sehingga tidak berubah dalam waktu yang lama. maka dipakai sebagai kabel listrik.wikipedia. Cu2+ sangat kecil dan tembaga (I) menjadi mantap. JUDUL : “PEMBUATAN CUSO4. perak dan emas disebut logam koin karena dipakai sejak lama sebagai uang dalam bentuk lempengan (koin).2003 . Disproporsionasi akan menajdi sempurna. sulfur dioksida (SO2) dan oksigen (O2). DASAR TEORI Dalam suatu Sistem Periodik Unsur (SPU). Zaire. Kimia Anorganik II . Yogyakarta: Jurusan Kimia UNY. azurite. TUJUAN : 1. J.Tembaga kadang-kadang ditemukan secara alami. Hal ini bukan berarti larutan senyawa Cu(I) tidak mungkin terbentuk.pdf Pembuatan CuSo4. Tembaga. chalcopyrite. Tembaga (Cu) merupakan salah satu logam yang paling ringan dan paling aktif. Hal ini disebabkan oleh logam ini tidak reaktif.Kingdom . Cu2+ akan berada pada jumlah banyak (sebab konsentrasinya harus sekitar dua juta dikalikan pangkat dua dari Cu¬¬+. sulfur dioksida (SO2) dan oksigen (O2) . Tembaga adalah unsur kimia yang diberi lambang Cu (Latin: cuprum) dalam suatu Sistem Periodik Unsur (SPU) tembaga termasuk dalam golongan 11dan menempati posisi dengan nomor atom (NA) 29 dan mempunyai bobot atom (BA) 63. yaitu kehilangan empat molekul airnya pada 110 °C dan kelima-lima molekul air pada 150 °C. ( H.wikipedia. Tembaga adalah logam berdaya hantar listrik tinggi. In : Handbook Of Reagents For Organic Synthesis : Acidic And Basic Reagents . malachite.galatsis . Memahami proses pembentukan Kristal C. Zambia. Bijih-bijih .546. Chile. Bentuk pentahidrat yang lazim terhidratnya.org/wiki/Aluminium http://www. Cu+ mengalami disproporsionasi secara spontan pada keadaan standar (baku).J . Tembaga tidak larut dalam asam yang bukan pengoksidasi tetapi tembaga teroksidasi oleh HNO3 sehingga tembaga larut dalam HNO3 [1]. seperti yang ditemukan dalam mineral-mineral seperti cuprite. Kristian H. Pada 650 °C. Bentuk pentahidrat yang lazim terhidratnya. tembaga (Cu) termasuk ke dalam golongan 11. maka dipakai sebagai kabel listrik. Peru. dan bornite. Reich . Membuat dan mengenal sifat kristal Tembaga (II) Sulfat 2. Sugiyarto. Hal ini disebabkan oleh logam ini tidak reaktif. tembaga (II) sulfat mengurai menjadi tembaga (II) oksida (CuO).5H2O A. Tembaga. Tembaga adalah logam berdaya hantar listrik tinggi.org/tabel_periodik/alumunium/ http://repository.

Cu2+ sangat kecil dan tembaga (I) menjadi mantap . yaitu jika kita mencoba membuat (Cu+) cukup banyak pada larutan air. dan elektrolisis. Senyawa ini juga digunakan dalam penyepuhan dan pewarnaan tekstil serta sebagai bahan pengawet kayu. Tembaga dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dari komponen listrik. Unsur Cu yang berlebih dapat merusak hati dan memacu sirosis. Bentuk anhidratnya digunakan untuk mendeteksi air dalam jumlah kelumit. Tembaga berperan khususnya dalam beberapa kegiatan seperti enzim pernapasan sebagai tirosinase dan silokron oksidasi.5H2O triklini. Pentahidratnya kehilangan 4 molekul air pada 1100 C dan yang ke lima pada 1500C membentuk senyawa anhidrat berwarna putih. CuOH. karena potensial elektroda standarnya positif (+0. cuprite (Cu2O). oxida-oxidanya. Hal ini bukan berarti larutan senyawa Cu(I) tidak mungkin terbentuk. dan karbonat. Disproporsionasi akan menajdi sempurna. Pada skala industri. Pentahidrat ini dibuat dengan mereaksikan tembaga (II) oksida atau tembaga (II) karbonat dengan H2SO4 encer. Batas konsentrasi dari unsur ini yang mempengaruhi pada air berkisar antara 1 – 5 mg/l merupakan konsentrasi tertinggi. tembaga banyak digunakan dalam industri cat. Tembaga (II) sulfat mempunyai banyak kegunaan di bidang industri diantaranya untuk mebuat campuran Bordeaux (sejenis fungisida) dan senyawa tembaga lainnya. ia melebur pada 1038oC. alat rumah tangga.tembaga yang penting adalah sulfida. senyawa ini dibuat dengan memompa udara melaluicampuran tembaga panas dengan H2SO4 encer. Cu+ mengalami disproporsionasi secara spontan pada keadaan standar (baku). Tembaga juga dapat dipadu dengan logam lain hingga terbentuk logam paduan seperti perunggu atau monel. leaching. Tembaga sulfat juga dikenal sebagai vitriol biru . sebagai pencegah pertumbuhan lumut. Ini dapat terjadi ketika tembaga menumpuk dalam tubuh akibat penggunaan alat masak tembaga. koin. meskipun dengan adanya oksigen tembaga bisa larut sedikit. Tembaga (II) sulfat merupakan padatan kristal biru. Di alam. Cu2+ akan berada pada jumlah banyak (sebab konsentrasinya harus sekitar dua juta dikalikan pangkat dua dari Cu¬¬+. tembaga terdapat dalam bentuk bebas maupun dalam bentuk senyawa-senyawa. baterai elektroda. industri fungisida serta dapat digunakan sebagai katalis. tembaga diambil dengan cara smelting. Cu (Tembaga) merupakan salah satu unsur logam transisi yang berwarna cokelat kemerahan dan merupakan konduktor panas dan listrik yang sangat baik. Dalam industri. CuSO4. kedudukan kelima dan keenam dari oktahedral ditempati oleh atom oksigen dari anion sulfat. Untuk menilai pada keadaan bagaimana mereka ditemukan. yang lunak. dan liat. chalcosite (Cu2S). dapat ditempa. larutannya dipanaskan hingga jenuh dan pentahidrat yang biru mengkristal jika didinginkan. turunan senyawa-senyawa karbonat banyak digunakan sebagai pigmen dan pewarna kuningan. Dari mereka. maka tembaga tidak larut dalam asam klorida dan asam sulfat encer. dan malasite (Cu2(OH)2CO3). Tembaga (Cu) mempunyai sistim kristal kubik. hingga komponen biomedik. Tembaga merupakan suatu unsur yang sangat penting dan berguna untuk metabolisme.34 untuk pasangan Cu/Cu2+). Dalam badan perairan laut tembaga dapat ditemukan dalam bentuk persenyawaan ion seperti CuCO3. Tembga adalah logam merah muda. dan terdapat dalam bentuk biji tembaga seperti (CuFeS2). Di lain pihak jika Cu+ dijaga sangat rendah (seperti pada zat yang sedikit larut atau ion kompleks mantap). Tembaga (Cu) merupakan salah satu logam yang paling ringan dan paling aktif. Tembaga bersifat racun. sedangkan molekul air kelima terikat oleh ikatan hidrogen Salah satu sifat dari logam tembaga yaitu tembaga tidak larut dalam asam yang bukan . setiap ion tembaga (II) dikelilingi oleh empat molekul air pada setiap sudut segi empat. Dalam bentuk pentahidrat. secara fisik berwarna kuning dan apabila dilihat dengan menggunakan mikroskop bijih akan berwarna pink kecoklatan sampai keabuan.

3H2O dan monohidrat. Cu digunakan buat kabel/kawat/peralatan listrik.10-7. baik dalam bentuk hidrat. adalah 500 μg dalam batas konsentrasi 1 dalam 104. Mereka beracun dan mengion yang berwarna gelap (biru gelap) yang terbentuk dengan larutan amonia berlebihan. Senyawa-senyawa Cu (I) berwarna putih kecuali oksidasinya merah. warna ini benarbenar khas hanya untuk ion tetraakuokuprat (II) [Cu(H2O)4]2+ saja. Jika larutan ini ditambah amonia akan menghasilkan ion Cu(NH3)42+ yang berwarna biru pekat. Sedangkan senyawa Cu (II) hidratnaya biru dan anhidratnya abu-abu. Air terdapat dalam berbandingan tertentu. Misalnya hidrat tembaga sulfat mengandung 36. Senyawa CuCl2. CuSO4. Misalnya hidrat tembaga sulfat berbentuk kristal trikilin berwaerna biru. Garam-garam tembaga (II) anhidrat. Tembaga [II] sulfida dioksida dalam dalam udara 2CuS + 2O2 CuSO4 Senyawa tembaga dalam konsentrasi tinggi merupakan racun bagi kebenyakan benda hidup. b. hitam. Tentukan sulfat biasanya dibuat secara komersial dengan dua cara: a. padat. Banyak senyawa bergabung dengan air memebentuk hidrat. Tembaga ioksidasi dalam larutan yang mengandung H2SO4 2Cu + H2SO4 + O2 2CuSO4 + H2O b. Cu2I2 sukar larut dalam air dengan Ksp masing-masing 1. Sedangkan tembaga sulfat anhidrat berbentuk kristal monoklin berwarna putih.10-12. dan 1. Cu2Br2.10-9. Senyawa-senyawa Cu (II) lebih stabil dalam larutan. CuSO4. Sifat fisis hidrat berbeda dari sulfat anhidrat. CuO.07% air. Mereka mudah dioksidasi menjadi senyawa tembaga (II). yang masing-masing stabil dalam suasana tertentu.pengoksidasi tetapi tembaga teroksidasi oleh HNO3 sehingga tembaga larut dalam HNO3. trihidrat CuSO4. Suatu zat padat berbentuk lebih dari satu macam hidrat. Senyawa Cu2O dan Cu2S dapat dibuat langsung dari unsurnya pada suhu tinggi. perunggu kuningan. 3Cu(s)¬ + 8H+(aq) + 2NO3-(aq) 3Cu2+(aq)¬ + 2NO(g) + 4H2O Logam tembaga dibuat dari tembaga sulfida (Cu2S) yang dioksidasi dengan oksigen. air bergabung secara kimiawi. monel. Bila dalam keadaan basah dibiarkan terkena udara. Cu2S + 2O2 2CuO + SO2 2CuO + Cu2S SO2 + 4Cu Garam tembaga dalam larutan berwarna biru pucat. karena membentuk ion Cu(H2O)42+. tembaga (II) sulfida cenderung teroksidasi menjadi tembaga (II) sulfat. dan karenanya menjadi dapat larut dalam air. meskipun hampir semua hidrat mudah melepaskan air bila dipanaskan. Larutan amonia bila ditambahkan dalam jumlah yang sangat sedikit terbentuk endapan biru suatu garam basa (tembaga sulfat basa). Dengan senyawa ini.9. Batas terlihatnya warna ion kompleks tetraakuokuprat(II) (yaitu. 5H2O. warna ion tembaga (II) dalam larutan air). dalam logam-logam paduan. Tembaga sulfat dapat membentuk tiga macam hidrat yaitu penta hidrat. Banyak sekali panas yang dilepaskan pada proses ini . maupun dalam larutan air. Garam-garam tembaga (II) umumnya berwarna biru. 5. H2O. yang dapat diturunkan dari tembaga(II) oksida. Secara umum garam tembaga (I) tidak larut dalam air dan tidak berwarna. perilakunya mirip perilaku senyawa perak (I). perak nikel untuk ketel dan lain-lain . berwarna putih (atau sedikit kuning). Fakta yang membuktikan bahwa hidrat itu adalah senyawa bukan campuran ialah: a. . perak jerman. seperti tembaga (II) sulfat anhidrat CuSO4. Kedua senyawa ini cenderung nonstoikiometrik karena dapat pula sebagian membentuk CuO dan CuS .

Tingkatan: untuk siswa. Kegunaan Tempat untuk percobaan. dalam poengetikan listrik [electrotyping] dalam beberapamacam bakteri. Kertas Saring D. Dasar bundar. tingkatan untuk percobaan siswa. CuSO4. proses difusi osmosis. Senyawa ini biasanya digunakan sebagai elektrolik dalam pemurnian tembaga secara elektrolisis.5H2O sering disebut birufitriol. Berskala teratur dan permanen warna putih. Di beberapa daerah di Australia. Kegunaan Pengocok larutan. Gelas ukur 100 ml Gelas dengan penutup. Kapasitas: 100 ml. ALAT DAN BAHAN Alat yang digunakan Beker gelas 1000 ml Bahan: gelas borosilikat. Tembaga sulfat penta hidrat. Kegunaan Untuk mengukur volume larutan Neraca analisis : digunakan untuk menimbang padatan kimia. Volume : 1000 ml.Oleh karena itu senyawa tembaga digunakan dalam insektisida dan fungisida. meskipun untuk mengatasi kelainan hanya diperlukan sangat sedikit tembaga. dengan ujung bulat dan ujung yang lain pipih. Namun adalah sangat menarik bahwa di dekat daerah yang tanahnya tidak mengandung tembaga terdapat penyakit dan kelainan pada tumbuhan-tumbuhan. Panjang 15 cm. dalam percetakan cap kain mori atau balacu dan sebagai bubur bordeaux untuk memusnakan jamur tanaman. PROSEDUR KERJA . Batang pengaduk Batang gelas. anemia dan kerusakan pada wol. Corong spatula pipet penangas Kertas Saring Bahan yang digunakan H2SO4 Pekat HNO3 pekat Keping tembaga E. yang tanahnya tidak mengandung tembaga ditemukan penyakit pada domba yang mengakibatkan pengaruh pad asistem syaraf.

55 g/mol Ditanya : Rendemen = ….Menimbang . .Mengaduk sehingga semua tembaga larut.Memasukkan 1 gram keeping tem. .Larutannya bening .Memasukan dalam gelas kimia.Kristal larut kembali .Memanaskan larutan .Mendinginkan dalam dexikator selama 7 hari. .Menambahkan 1. F.Didinginkan .Menimbang .\ . dan terdapat uap cokelat .baga . .? . .Filtratnya didinginkan .Larutan H2SO4 larut dalam air.Menyaring larutan .Mencuci dengan aquades berulang kali.Terbentuk Kristal yang berwarna biru dan menyerupai jarum ..7 ml H2SO4 pekat. . . Perhitungan Diketahui : m Cu = 1 gram m kristal = gram BM CuSO4.Tembaga larut dalam larutan dan warna larutan menjadi biru.Menambahkan 1 gram Cu dan manambahkan 2.5 mL HNO3 pekat. HASIL PENGAMATAN Perlakuan Hasil Pengamatan .Terbentuk filtrat dan residu .Menambahkan 2.Memanaskan ± 15 menit.Menyaring .10 mL air + 1.Gas yang terbentuk berwarna coklat .5H2O = 249.55 g/mol BA Cu = 63.Melarutkan dengan air panas .5 mL HNO3 pekat .Berat Kristal G.Melarutkan kembali dengan air panas.Terbentuk Kristal berwarna biru . ..7 mL H2SO4 pekat .

baik pada gas SO2 maupun pada ion SO42. Tembaga juga diperlukan dalam proses pertumbuhan sel darah merah yang masih muda.+ 5H2O → CuSO4. Sedangkan tujuan dari penambahan asam nitrat pekat adalah untuk mengaktifkan tembaga agar ia dapat bereaksi dengan asam sulfat. yang selanjutnya menambahkan 1.+ SO2 + 2H2O Dalam reaksi diatas. dan merupakan konduktor yang bagus untuk aliran elektron (kedua setelah perak dalam hal ini). maka dalam proses ini diperlukan pengadukan sampai seluruh tembaga larut.Jawab : Reaksi : Cu2+ + SO42. kita dapat menarik kesimpulan bahwa asam sulfat bersifat sebagai oksidator. asam nitrat juga merupakan oksidator pada reaksi diatas dengan mengoksidasi logam tembaga sehingga tembaga mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2 sebagaimana pada reaksi dengan asam sulfat diatas.55 gram/mol = 3. yang kemudian pada akhirnya akan terbentuk kristal tembaga (II) sulfat. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut: 3Cu + 8HNO3 → 3Cu(NO3)2 + 2NO + 4 H2O 3Cu + 8HNO3 → 3Cu2+ + 6NO3. Dalam eksperimen modul ini.5H2O x BM CuSO4.Tembaga adalah suatu komponen dari berbagai enzim yang diperlukan untukmenghasilkan energi. Karena pada percobaan ini diperlukan waktu yang tidak sedikit dari reaksi antara tembaga dan asam nitrat pekat.5H2O = 0. Prosedur awal yang kita lakukan adalah memasukkan 10 mL aquades ke dalam gelas kimia. Setelah itu dilanjutkan dengan menambahkan dengan ± 1 gram tembaga sehingga terbentuk campuran larutan dari ketiga zat tersebut. Dari penambahan asam nitrat pekat ini menyebabkan tembaga melarut dan larutan menjadi berwarna biru keruh serta terdapat uap berwarna coklat.atau tembaga (II) sulfat.Tembaga mempunyai beberapa fungsi dalam pembentukan klorofil.5H2O Mol Cu = 1 / 63. Logam tembaga mengalami oksidasi yang ditandai dengan naiknya bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2. walau unsur ini tidak terkandung dalam klorofil. . Persamaan reaksinya yang terjadi adalah sebagai berikut : Cu + H2SO4 → CuSO4 + SO2 + 2 H2O atau Cu + 2H2SO4 Cu2+ + SO42.0157 mol mol CuSO4. anti oksidasi dan sintesa hormon adrenalin serta untuk pembentukan jaringan ikat. Dengan demikian. Uap ini terbentuk sebagai akibat tembaga yang direaksikan dengan asam nitrat pekat. Unsur ini sangat mudah dibentuk.+ 2NO + 4 H2O Sama halnya dengan penambahan asam sulfat.7 mL asam sulfat pekat.0157 mol Massa CuSO4.5H2O = mol CuSO4. bila kekurangan sel darah merah yang dihasilkan akan berkurang. Adapaun tujuan dari Penambahan asam sulfat tersebut agar terbentuknya garam CuSO4.55 = 0. asam sulfat mengalami reduksi dimana belerang mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +6 menjadi +4. akan dilakukan percobaan pembuatan tembaga (II) sulfat. Selanjutnya kita menambahkan campuran larutan tersebut dengan 2.917 gram Rendemen = / 3. lunak. Dimana zat yang dioksidasi adalah logam tembaga.917 × 100% =% H.5 mL asam nitrat pekat.0157 mol x 249. PEMBAHASAN Tembaga merupakan suatu logam yang memiliki warna kemerah-merahan.5H2O = mol Cu = 0.

5H2O adalah sebesar %. Dari hasil penimbangan didapatkan massa kristal CuSO4.5H2O Setelah didinginkan dan. maka dilakukan proses pencucian dan di larutkan kembali dengan air panas. Untuk mendapatkan kristal yang murni. Persamaan reaksi yang secara lengkapnya adalah sebagai berikut: Cu+ 3H2O + H2SO4+2HNO3 → CuSO4+5H2O+2NO2 Dari proses pemanasan yang dilakukan. Selain itu. diperoleh larutan berwarna biru tua dengan endapan (yang mengandung zat pengotor) berwarna biru muda. kepingan tembaga yang kita pakai harus dipotong sekecil mungkin. Kristal yang terbentuk inilah yang dinamakan tembaga (II) sulfat. tujuan dari pemanasan ini adalah untuk memperbesar hasil kali dari ion-ionnya dan memperkecil harga hasil kali kelarutannya (Ksp). kristal CuSO4. Proses pemanasan ini sendiri kita hentikan ketika gas sudah berwarna coklat muda. Proses penyaringan sendiri tidak dilakukan ketika larutan pada keadaan dingin. sehingga hal ini dapat membentuk endapan kristal. Setelah itu. massa kristal CuSO4. proses pembuatan CuSO4.5H2O diperlukan waktu 5 hari sampai terbentuknya kristal. Dari hasil proses penyaringan. Dalam proses penambahan asam nitrat pekat tersebut menyebabkan logam tembaga melarut dan larutannya menjadi berwarna biru keruh serta terdapat uap berwarna coklat tua. terbentuk larutan berwarna biru tua. I. Tujuannya agar pembentukan kristal yang tidak diharapkan (kristal yang masih mengandung zat pengotor) dapat terhindar. karena kita lakukan pengadukan sampai tembaga bener-benar larut. diperoleh kristal berwarna biru serta bentuknya sendiri menyerupai jarum. tetapi pada saat larutan tersebut masih panas.5H2O yang diperoleh dari percobaan ini adalah sebesar gram dan rendemen dari kristal CuSO4.5H2O dapat dilakukan dengan mereaksikan logam tembaga dengan asam sulfat pekat dan asam nitrat pekat serta dengan air.5H2O merupakan kristal yang berwarna biru.5H2O sebesar gram dan dari hasil perhitungan diperoleh rendemen kristal tersebut sebesar %. maka asam nitrat mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +5 menjadi +2 pada senyawa NO. campuran dipanaskan dengan tujuan untuk mempercepat proses reaksi. Untuk memisahkan antara filtrat dengan endapan (zat pengotor) maka dilakukan penyaringan. .5H2O+ 2NO2 Prosedur akhir yaitu kita lakukan penimbangan.Karena berssifat oksidator. Persamaan reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut: Cu2++3H2O+H2SO4+2HNO3→CuSO4. Uap ini terbentuk sebagai akibat dari tembaga yang direaksikan dengan asam nitrat pekat. Prosedur selanjutnya didinginkan kembali dalam eksikator selama 5 hari sehingga nantinya diperoleh zat yang diinginkan yang bebas dari zat pengotor. filtrat yang telah disaring didinginkan didalam eksikator untuk mendapatkan kristal dari tembaga (II) sulfat. Persamaan reaksi yang berlangsung adalah sebagai berikut: Cu(NO3)2 + H2SO4 → CuSO4 + 2HNO3 CuSO4 + 5H2O → CuSO4. Prosedur selanjutnya setelah penambahan beberapa senyawa diatas. Dalam proses ini kita lakukan pengadukan sedikit lebih lama. sehingga kristal larut kembali. Sehingganya pada percobaan ini. KESIMPULAN Pembuatan kristal CuSO4.

Edisi Keenam.DAFTAR PUSTAKA Keenan. pembawa muatannya adalah electron-elektron 2. . Jilid 3.html Listrik A. 2010. Energi diperoleh dari berbagai macam bentuk energi asal yangkemudian diubah menjadi energi listrik. Jakarta.Pembuatan_CuSO4. B. Baterai yang rill sering dianggap sebagai bateraiideal dengan gaya gerak listrik yang dihubungkan dengan hambatan. pembawa muatannya adalah ion positif dan electron 3. Arus Listrik Arus listrik adalah aliran-aliran partikel listrik yang bermuatan positif didalam suatu pengantar.5H2«Annisanfushie‟s_Weblog. Sumber Arus Searah dari Proses Kimiawi Sumber arus searah disebut juga sebagai sumber tegangan searah sebab arus yamng ditimbulkanoleh suatu tegangan. Akibatnya muatan listrik dikenai suatu gaya. PT. Jilid 2. alih bahasa Suminar Ahmadi. Analisis Organik Kualitatif Makro Dan Semimakro. Logam. Shevla. Sumber arus berfungsi sebagai sumber energi untuk mengalirkan muatanmelalui peralatan listrik.Pada kenyataannya setiap baterai tidak hanya menimbulkan beda potensial.Pergerakan muatan ini terjadi pada bahan yang disebut konduktor. Larutan. Identification and Correction of Copper Deficiency of Rhododendron Simsi „George Lindley Taber‟ Cuttings. Jakarta. Dickey.google. yaitu gaya gerak listrik (ggl) sehinggatimbullah listrik.gas atau larutan. Kalman Media Pustaka. 1990. D. 1972.yaitu pada: 1. G. Wood. Gorontalo : UNG http://www. 1992. sedangkan yang membawa muatannya sendiri tergantung pada jenis konduktor. 1987.Jakarta. Modul Praktikum Kimia Anorganik. Erlangga. Penerbit Erlangga 4. pembawa muatannya adalah ion positif dan negatif Muatan listrik dapat mengalir di dalam suatu rangkaian apabila ada sumber energi sebagai pompa. http://www. Kimia Untuk Universitas. Ralph H. akan tetapi sekaligusmengandung suatu hambatan karena kelajuan reaksi kimia yang berlangsung di dalam bateraimembatasi jumlah arus yang akan dihasilkan. Kleinfelter. Konduktor bisa berupa logam. Team teaching praktikum kimia Anorganik. R.com_Diakses_29_november_2010 Petrucci. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern. Gas.

yaitu hanya dapat bekerja dalam waktu yang pendek sehingga tidak cocok untuk kehidupan sehari-hari. 3. Elemen Daniell Elemen ini dibuat oleh John Daniell pada tahun 1835. elemen Leclanche berubah menjadi elemen kering (baterai) yang lebihmudah dipakai. Elemen Leclanche basah dan kering (baterai) Elemen basah ini ditemukan oleh Leclanche tahun 1886.Sebuah elemen sederhana dapat dibuat berdasarkan prinsip diatas. yanitu dengan mencelupkanbatang tembaga (Cu) dan batang seng (Zn) kedalam larutan asam sulfat (H2SO4) encer. Elemen Volta mempunyaikelemahan.C. larutan ammoniumklorida sebagai elektrolit. Elemen Volta (elemen Galvani) Luigi Galvani (1737. Elemen Weston . 1.Ketika ion-ion seng masuk kedalam larutan ammonium klorida . reaksi kimia yang menyebabkan electron mengalir dari elektroda negatif (katoda) ke elektroda positif (anoda) tidak dapat dibalik arahnya.elektroda dilindungi oleh suatu bahan kimia yang disebut depolarisator. 4.setiap logam mempunyai potensial kontak yang berbeda. dan depolarisator mangan dioksida bercampur dengan sebuk karbondalam bejana berpori. molekul-molekul asam sulfat akan terurai menjadi ion-ion hydrogen yangbermuatan positif dan ion-ion sulfat yang bermuatan negative. maka kaki katak itu akan bergerak. Beda potensial antaraanoda dan katoda adalah 1 volt.Pada perkembangannya. Perbedaan potensial logam dari larutan dinamakan potensial kontak. Jadi. batang seng sebagai elektroda negatif. 2. Volta menyimpulkanperistiwa ini sebagai gejala listrik yang timbul karena kedua logam yang dihubungkan olehlarutan yang ada dalam kaki katak. Dalam laritan. batang seng akan mejadinegative terhadap larutan logam. Ammonium klorida memberikan ion NH4+ menembus bejanaberpori menuju batang karbon dan memberikan muatan positifnya pada batang karbon. tepung ataugetah. Pada elemen Daniellyang digunakan adalah tembaga sulfat (CuSO4) yang dipisahkan dengan elektrolit asam sulfatencer oleh bejana berpori.Bila sebatang logam dimasukkan ke dalam larutan elektrolit. Ternyata. Elemen ini terdiri dari bejana kaa berisikarbon sebagai elektroda positif. batang logam menjadi negatif sedangkan larutan menjadi bermuatan positif atau potensial larutan menjadi lebih tinggi daripadapotensial logam. Dengan demikian elemen initidak dapat dimuati kembali jika muatannya habis. ion-ion masih dapat pergi dari elektroda ke elektroda lain melaluidepolarisator.1798) menemukan bahwa bila kaki katak yang baru mati dikaitkan padatembaga kemudian disentuh pisau besi. untuk mencegah terjadinya polarisasi. Batangtembaga menjadi kutub positif atau anoda dan batang seng menjadi katoda. Elemen primer ialah elemen elektrokimiayang memerlukan pergantian bahan-bahan pereaksi setelah memberikan sejumlah energi listrik kepada rangkaian luar. Sebenarnya elemen kering diperoleh hanyadengan mengganti elektrolit larutanammonium klorida menjadi campuran pasta ammonium klorida dengan serbuk kayu. Elemen Primer Pada elemen primer.

seiring semakin banyaknya alatkomunikasi dan alat elektronik lainnya yang bersifat portable (mudah dibawa dan dipindah-pindahkan). Baterai isi ulangSaat ini. yaitu disusun berurutan dengan kutub positif-negatif dengan berselang-seling. Cara Kerja Elemen Elemen dibagi dua. NH4Cl sebagai larutan elektrolit dan MnO2 sebagaidepolarisator. Elemen kering dibuat pertama kali pada tahun 1866. Dalam subbab ini kamu akan . Misalnya 3 buah baterai mempunyai tegangan 1.Sebagai depolarisator digunakan campuran merkurosulfat dan kadmiumsulfat berbentuk pasta. Pada elemen kering. Adapun pasangan paralel adalah jika masing-masing kutub baterai yang sama saling dihubungkan. Sel Kering Sudah kita ketahui bahwa arus listrik mengalir jika ada beda potensial antara dua titik dalam rangkaian tertutup. maka batang arang sebagai anoda. Untuk menambahtegangan listrik baterai dapat disusun secara seri. Sehingga arus listrik pada elemen kering dapat mengalir lebih lama sebab tidak ada gelembunggelembung gas. misalnya komputer laptop.Elemen primer adalah elemen yang terdiri dari satu sel atau yang tidak dapat difungsikan lagi jika sudahhabis terpakai sedangkan elemen sekunder adalah elemen yang terdiri dari beberapa sel atau dapatdipakai kembali walaupun energinya sudah habis. elemen volta (baterai) F. Kegunaan dispolarisator yaitu dapat meniadakan polarisasi. Karena batang arang memiliki potensial lebihtinggi daripada Zn. Untuk menimbulkan beda potensial antara dua titik dalam suatu rangkaian listrik selalu diperlukan sumber arus listrik seperti baterai. Oleh sebab itu aliran baterai dinamakan Direct Current (DC). yang memakai bahan nikel hidroksida serta kadmium sebagai elektrodanya. yaitu elemen primer. Akan tetapi. dengan cara diisi kembali energinya dengan cara dicas (charge). tegangan listrik yang didapat bertambah. kimiawanPerancis oleh George Leclanche.Arus listrik pada baterai mengalir searah dan terjadi bila kutub positif dihubungkan dengan kutub negatif.5 volt yangdisusun seri akan mempunyai tegangan 4. Karena elemen ini menggunakan larutan elektrolit berbentuk pasta yang kering makadisebut elemen kering.kamera digital. Personal Digital Assistant (PDA). elemen volta.tetapi arus yang mengalir akan menjadi lebih besar. pemakaian baterai isi ulang semakin meluas. dan kamera genggam.contohnya accu. baterai isi ulang juga ada yangmenggunakan bahan litium sebagai elektrodanya.dan kalium hidroksida sebagai elektrolit. Elemen kering ini terdiri atas Zn yang berbentuk bejana danlogam dalam Zn ini dilapisi karbon (batang arang). contohnya sel kering (baterai). Elemen sekunder. D. sedangkan Zn sebagai katoda. Hablur-hablur kadmiumsulfatditambahkan untuk menjaga supaya larutan tetap jenuh.Elemen ini menggunakan air raksa sebagai anoda dan amalgama cadmium sebagai katoda. Umumnya jenis baterai yang digunakan adalah nikel-kadmium (Ni-Cd). Elemen Kering (Baterai) Elemen kering atau baterai adalah sumber tegangan yang dapat lebih lama mengalirkan aruslistrik daripada elemen Volta. telepon genggam.Sebagai elektrolit digunakan larutan jenuh cadmium sulfat. Di bagiandalam elemen kering ini terdapat campuran antara salmiak atau amonium klorida (NH4Cl)serbuk arang dan batu kawi atau mangan dioksida (MnO2). E. Susunan seperti ini sering kita jumpai pada alat-alat listrik sederhana seperti senter dan walkman. Contoh elemen primer adalah sel kering. Campuran ini berbentuk pasta yangkering.5 volt. sehingga mempunyai daya tahan yang lama.

Jika dirangkai sampai 4 buah baterai maka beda potensialnya tetap yaitu 9V. Elemen Seri Pada susunan seri. 2. Ini karena reaksi kimia dalam sel dapat dibalikkan arahnya.maka lampu pijar akan menyala. G. seperti elemen volta danelemen kering (Baterai).Sel ini disebut dengan sel kering (dry cell) karena sel ini tidak mengandung cairan. Susunanini dapat memperbesar tegangan dengan arus kecil. Elemen Paralel Pada susunan parallel. Berikut adalah perbandingan antara rangkaian listrikdengan 1 baterai dan 3 baterai dirangkai seri dengan sebuah lampu dan switch.sebuah lampu dan skalar. tegangan yang dihasilkan sama dengan salah satu tegangan masingmasing. paling umum ditemuidipasaran biasanya sel karbon-seng. pada lempeng seng akan menghasilkan gas-gas hidrogen berupagelembung-gelembung dan pada lempeng tembaga dihasilkan endapan yang menempel dan menutupilempeng tembaga. artinya sel ini dapat dimuati ulang ketika muatannyahabis. energi listrikdiubah menjadi energi kimia. Susunan Elemen Elemen bisa disusun secara seri dan paralel dengan tujuan tertentu. Pada saat terjadi aliran arus. Lampu pijar hanya berpijar sebentar kemudian meredup dan padam. tegangan yang dihasilkan merupakan jumlah dari tegangan masingmasing. yang menyebabkan terhambatnya arus sehingga lampu menjadi padam. untukmemahami cara kerja elemen volta perhatikanlah animasi berikut. Elemen Sekunder Akumulator (aki):Akumulator termasuk ke dalam jenis sel sekunder. Pada sel kering arus listrik timbul akibat tegangan seng (Zn) lebih besar dari tegangan batang karbon (C) sehingga arus akan mengalir dari karbon ke seng melaluipenghantar luar. Elemen Volta Allessandro Volta menemukan bahwa pasangan logam tertentu dapat membangkitkan gaya gerak listrik. .Jika pelat tembaga dan pelat seng dihubungkan dengan kawat tembaga melalui sebuah lampu pijar kecil. Susunan ini dapat memperbesar arus dengan tegangan kecil.mempelajari beberapa macam sumber arus listrik.Mengapa terjadi demikian? Padamnya lampu pada peristiwa tersebut dinamakan polarisasi (pengkutuban) pada salah satu lempengelemen.Gaya gerak listrik inilah yang menyebabkan arus listrik mengalir dalam suatu rangkaian. 1. Dua buah baterai yang dirangkai parallel. Beda potensial kedua baterai yang dirangkai paralel adalah 9 V. Pemasangan secara paraleldiharapkan bisa memperbesar arus yang bisa disediakan sedangkan pemasangan secara seridiharapkan untuk memperbesar tegangan GGL. Jadi sewaktu sel dimuati. Bagaimana nyalalampu? 2. 1.seng bertindak sebagai kutub negatif dan karbon bertindak sebagai kutub positif. energi kimia diubah menjadi energi listrik. dan sewaktu sel bekerja.

Litium juga memiliki tempat yang penting dalam fisika nuklir . Lithium dan senyawa-senyawanya mempunyai beberapa aplikasi komersial. efek neurologi dariion lithium Li+ membuat garam lithium sangat berguna sebagai obat penstabilan suasana hati. meliputi keramik dan gelas tahan panas. Aplikasi Lithium Sebagai konduktor aplikasi dari lithium yang paling terkenal adalah baterai lithium. Meski begitu. Baterai Lithium-Ion Hampir semua orang mengenal baterai Lithium-ion atau sering disingkat dengan “Li-ion”. logam lithium biasanya disimpan dengan dilapisiminyak . yangdigunakan dalam bidang elektronika. lithium sangat reaktif dan ter korosidengan cepat dan menjadi hitamdi udaralembab. Sekelumit lithium terdapat dalam samudera dan pada beberapa organisme walaupun unsur ini tidak berguna pada fungsi biologis manusia. Unsur ini termasuk dalamlogam alkalidengan warna putih perak. Oleh karena itu. lithium (kebanyakan7Li) adalah salah satu dari sedikit unsur yang disintesis dalam kejadian. namun oleh karena reaktivitasnya yang sangat tinggi membuat unsur ini hanya bisa ditemukan di alam dalamkeadaan bersenyawa dengan unsur lain. Keunggulan lain dari Li-ion adalah kemampuannya menyimpan energi lebih lama bilatidak digunakan. namun juga bisa didapatkan dariair asin dan lempung. sedangkan Li-ion justru sebaliknya. Selain Li-ion juga ada yang disebut baterai Lithium.H. logam lithium didapatkan dengan elektrolisis dari campuran lithium klorida dankalium klorida. Perbedaaan lain dari kedua baterai yang sma-sama disebut lithium itu adalah materi dasarnya. Dentuman Besar walaupun kelimpahannya sudah jauh berkurang. Lithium ditemukan di beberapamineral pegmatit.Sebab-sebab menghilangnya lithium dan proses pembentukan lithium yang baru menjadi topik penting dalamastronomi. Baterai Lithium Mengenal Lithium Lithium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambing Li dan nomor atom 3. Walaupun demikian. sedangkan Li-ion campuran lithium yang jauh lebih stabil dan dapat diisi ulang beberapa ratus kali. sedangkan jenis lain akan habis lebih cepat. Jenis yang terakhir tersebut umumnya tidak bisa diisi ulang atau hanya sekali pakai habis. Lithium adalah unsur ke-33 paling melimpah di bumi. Lithium menggunakan logam murni. litium adalah logam paling ringan sekaligus unsur dengan densitas paling kecil. Menurut teorinya. bukan berarti . dan baterai litium. Sepertilogam-logam alkali lainnya. Pada skala komersial. Dalam keadaanstandar .

Berat dan energi yang dihasilkannya sangat efisien. Adapunkatoda biasanya salah satu dari 3 bahan berikut.     Bisa diisi ulang dengan cepat. Baterai ini dianggap paling pas untuk sumber daya mobillistrik murnidan hibrida (motor bakar dan listrik). spinel yaitu lithium manganese oxide. Densitas penyimpanan lebih banyak dan juga lebih daya. harga baterai ini awalnya sangat mahal. seperti NiMH (Nickel Metal Hydride)dan NiCad (Nickel Cadmium) serta timah hitam (lead) yaitu. nama baterai Li-ion juga makin akrab dengan kita. kemampuan kerja makin baik pula. Dengan makin banyaknya perusahaan otomotif menawarkan kendaraan bertenaga listrik danhibrida (ramah lingkungan). Masalah utama baterai ini adalah keamanan: mudah terbakar ataumeledak. membawa harapan baru bagi pengembangan baterai Li-ion. lapisan oksida yaitu lithium cobalt oxide danlithium iron phosphate. Tidak punya efek memori sehingga bisa diisi kapan saja. Yang paling sering digunakan sebagai anoda adalah grafit. Daya tarik Li-ion dibandingkan dengan yang lainnya. K omponen Utama Li-Ion Tiga komponen utama Li-ion adalah anoda. Itu terutama bila penanganannya kurang baik. Tak hanya harganya diperkirakan akan jauh lebih murah karena diproduksi secaramassal.Li-iontidak punya kelemahan. katoda. Baterai Li-Ion Kunci masa Depan Mobil Listrik Semakin gencarnya pengembangan mobil hibrida dan listrik. baik mobil atau motor. dan elektrolit yang dibuat dari berbagai macam bahan. Akibatnya. . dan titanium disulfide (TiS2) yang materi asli Li-ion.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->