P. 1
Contoh soal

Contoh soal

|Views: 14|Likes:
Published by Seprina Renata
soal matematika
soal matematika

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Seprina Renata on Feb 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2014

pdf

text

original

Contoh

:

Jika
a. 81 b. 162 c. 324 d. 648 e. 864 Jawab:

, dan

= 8k + 4 maka

= …

langkah pertama tentukan nilai r. = 3k / k = 3 Selanjutnya, tentukan nilai k. = 3 = 9k = 8k + 4 k = 4 Oleh karena = k maka = 4, dengan demikian,

Rumus Jumlah n Suku Pertama dari Deret Geometri

Misalkan merupakan deret geometri, dengan suku pertama adan rasio r, maka jumlah n suku pertama ( ) dari deret tersebut adalah atau

b. Jadi. rumus jumlah n suku pertama. rumus umum jumlah n suku pertama deret tersebut adalah 2.Contoh : Diketahui deret 4 + 12 + 36 + 108 … Tentukan: a.372. jumlah 7 suku pertamanya Jawab: 4 + 12 + 36 + 108 … Dari deret tersebut diketahui a = 4 dan r = 12/4 = 3 1. jumlah 7 suku pertamanya adalah 4. Contoh 2 : Lambangkan proporsi berikut dan tentukan nilai kebenarannya “4 bukan bilangan komposit dan – 1 = 0 tidak punya solusi jika dan hanya jika jumlah ukuran sudut segitiga adalah “ Jawab : Misalkan : p : 4 adalah bilangan komposit . Jumlah 7 suku pertama = 2(2187 – 1) = 4372 Jadi.

Jawab : . Proposisi ini bernilai benar. Contoh 1 : 1.p : 4 bukan bilangan komposit q : “ – 1 = 0″ tidak punya solusi. Contoh 2 : Simbolkan proposisi berikut dan tentukan nilai kebenarannya. jika pada kenyataannya setidaknya satu diantara kedua kalimat. “anak itu pintar” atau “saya bodoh”. Demikian halnya dengan proposisi kedua. jika minimal salah satu dari kedua proposisi “Ahmad berbadan besar” atau „Ahmad tidak bertenaga” benilai benar. Pernyataan ini bernilai benar. q) r dan nilai Contoh 2 : Misalkan diberikan proporsi bersyarat “jika segitiga ABC sama sisi maka segitiga ABC sama kaki”. Tentukan konvers. Jawab : 1. “8 habis dibagi 4 atau ahmad seorang mahasiswa”. Anak itu pintar atau saya yang biodioh Ali berbadan besar atau Ia berambut keriting Proposisi pertama. invers dan kontapositif dari proporsi bersyarat tersebut. merupakan proposisi majemuk yang dibentuk oleh dua proposisi sederhana yaitu Anak itu pintar dan saya bodoh. 2. Konvers : jika segitiga ABC sama kaki maka segitiga ABC sama sisi Invers : jika segitiga ABC tidak sama sisi maka segitiga ABC tidak sama kaki Kontraposiitf : jika segitiga ABC tidak sama kaki maka segitiga ABC tidak sama sisi 3. dan r : jumlah ukuran sudut segitiga adalah Sehingga lambing dari proporsi diatas adalah ( p kebenarannya adalah salah. dibentuk oleh dua proposisi. 2. yaitu Ahmad badannya besar dan Ahmad berambut keriting.

jika anak itu pintatr (B) dan Anak itu sombong (B). Anak itu pintar tetapi ia sombong. Pernyataan ini bernilai benar. 2. karena 3 + 1 = 4 adalah benar. Bagian yang sering menjadi masalah bagi mahasiswa adalah proses simbolisasi dari masalah ke dalah formulasi logioka simbolik. Benar. merupakan proposisi majemuk yang dibentuk oleh dua proposisi sederhana yaitu Anak itu pintar dan Anak itu sombong. 3. karena 2 bilangan genap. tidak tergantung pada kenyataan apakah Ahmad seorang mahasiswa atau bukan. 3 2 atau 2 bilangan genap 3 < 2 atau 2 bilangan genap 3 + 1 = 4 atau 2 bilangan ganjil 5 bilangan komposit atau 2 x 5 = 7 Benar. Lambang untuk proposisi yang diberikan adalah p q. karena kedua proposisi pembentuknya bernilai benar. dibentuk oleh dua proposisi. Proposisi ini bernilai benar. 2. 4. Salah. 4. karena 5 bukan bilangan komposit dan 2 x 5 7. Walaupun badannya besar.Proposisi tersebut terdiri dari dua proposisi sederhana. Benar. Proposisi pertama. Jawab : 1. Contoh 2 : . jika Ahmad badannya besar (B) dan Ahmad tidak bertenaga (B). Nilai kebenaran dari proposisi “8 habis dibagi 4 atau ahmad seorang mahasiswa ” adalah benar. Demikian halnya dengan proposisi kedua. Ahmad tidak bertenaga. 3. 2. Karena 8 habis dibagi 4 maka proposisi majemuk tersebut bernilai benar. Salah satu cara yang mungkin dapat membantu adalah memecahkan proposisi yang kompleks ke dalam proposisi-proposisi sederhana kemudian lakukan pencatatan berdasarkan proposisi-proposisi sederhana tersebut. Contoh 1: 1. yaitu (i) p : 8 habis dibagi 4 dan (ii) q : Ahmad seorang mahasiswa. yaitu Ahmad badannya besar dan Ahmad tidak bertenaga. Contoh 3 : Tentukan nilai kebenaran dari proposisis-proposisi berikut : 1.

karena 3 tidak lebih kecikl dari 2 Salah. 2. Nilai kebenaran dari proposisi ini bergantung pada hasil observasi. 4. 3 2 dan 2 bilangan genap 3 < 2 dan 2 bilangan genap 1 + 3 = 4 dan 2 bilangan ganjil 5 bilangan komposit dan 2 x 5 = 7 Benar. 3. dan proposisi p qbernialai salah. yaitu (i) p : Hari sedang hujan dan (ii) q : Ahmad tetap latihan. Contoh 3 : Tentukannilai kebenaran dari proposisi-proposisi berikut : 1. karena 5 bukan bilangan komposit dan 2 x 5 7 . 3. Ahmad tetap saja latihan”. Jawab : 1. karean 2 bukan biulangan ganjil Salah. “Meskipun hari sedang hujan. jika minimal salah satu dari proposisi p dan q bernilai salah. karena kedua proposisi pembentuknya bernilai benar Salah. Jika kenyataannya hari sedang hujan dan Ahmad tetap latihan benar maka proposisi p q berniali benar. Lambang untuk proposisi yang diberikan adalah p q. 2. Jawab : Proposisi tersebut terdiri dari dua proposisi sederhana.Simbolkan proposisi berikut dengan nilai kebenarannya. 4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->