BAB I PENDAHULUAN Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal tempat berlangsungnya kegiatan belajar, mengajar, pengembangan kreativitas

, dan pendidikan untuk membentuk kepribadian, kecakapan, dan keterampilan bagi siswa sesuai dengan tujuan pendidikan. Terlaksana dan tercapainya tujuan pendidikan perlu adanya tata tertib yang mendukung dan kondusif, sehingga dapat menciptakan suasana lingkungan pendidikan yang terarah dan tertib. Sekolah yang tertib, aman, dan teratur merupakan syarat agar siswa dapat belajar secara optimal. Kondisi semacam ini dapat terjadi jika disiplin di sekolah berjalan dengan baik. Kedisiplinan siswa dapat tumbuh dan berkembang jika situasi dan kondisi sekolah mendukungnya. Yang dimaksud dengan tata tertib siswa adalah peraturan yang mengatur aktivitas belajar dan pengembangan kreativitas siswa di lingkungan SMA Negeri 4 Bandung. BAB II TUJUAN Tujuan dibuatnya tata tertib siswa di sekolah agar siswa :
Membiasakan diri hidup tertib waktu, tertib kegiatan belajar, tertib keseragaman berpakaian, tertib sikap dan berperilaku, dan tertib berorganisasi (OSIS). Memahami hak dan kewajiban siswa serta larangan-larangan dan jenis sanksinya. Membudayakan sikap hidup berdisiplin, sopan santun, berperilaku jujur dalam beraktivitas dan pengembangan kreativitas. Terciptanya lingkungan sekolah yang

kondusif. BAB III TERTIB WAKTU Pasal 1 Siswa wajib hadir di sekolah setiap hari efektif belajar 10 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Waktu KBM dimulai pukul 07.30 s.d. 13.15. Pasal 2 a. Siswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit, wajib lapor kepada guru petugas piket dan baru diizinkan masuk kelas pada jam pelajaran berikutnya setelah diberi sanksi akademis dari guru petugas piket. b Siswa yang terlambat hadir 3 kali atau lebih dalam satu semester akan mendapat sanksi khusus sesuai kebijakan sekolah dan

BAB IV TERTIB KEGIATAN BELAJAR Pasal 1 Setiap hari kegiatan belajar diawali dan diakhiri dengan do’a bersama secara khusyu dan khidmat. wajib memberi tahu kepada guru kelas. .dikonfirmasikan kepada orang tua/wali siswa melalui pengiriman surat secara resmi dari sekolah. Pasal 3 Siswa yang berhalangan hadir wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis atau melalui telepon yang disertai surat susulan yang sah dari orang tua/wali Apabila 3 hari tidak masuk sekolah tanpa ada alasan yang jelas maka akan mendapat sanksi akademis. Pasal 4 Siswa yang karena sesuatu hal tidak dapat mengikuti kegiatan belajar sampai selesai waktu KBM. wali kelas. Jika tidak demikian maka akan mendapat sanksi akademis dari sekolah. Pasal 2 Siswa wajib mengikuti kegiatan belajar yang diatur oleh sekolah secara sungguh-sungguh dengan bimbingan guru mata pelajaran masingmasing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan untuk meningkatkan prestasi dan nama baik sekolah. diizinkan untuk istirahat di UKS atau pulang setelah mendapat izin dari guru yang mengajar pada saat itu dan guru petugas piket dengan membawa surat pengantar dari sekolah yang harus dikembalikan kepada petugas piket setelah ditandatangani orang tua/wali. Pasal 6 Siswa tidak diperkenankan pulang untuk mengambil tugas/PR yang tertinggal di rumah. dan seluruh siswa tetap berada di dalam kelas dengan tertib dan tidak mengganggu ketenangan kelas lain. agar tidak mengganggu kegiatan yang sudah diprogramkan sekolah. Pasal 5 Siswa yang sakit dan tidak dapat mengikuti kegiatan belajar sampai akhir waktu KBM. guru mata pelajaran belum hadir atau tidak hadir. maka ketua kelas wajib melaporkan kepada guru piket untuk mendapat petunjuk atau tugas. Pasal 7 Siswa tidak dibenarkan berada di lingkungan sekolah setelah jam belajar intra kurikuler selesai tanpa ada kegiatan yang jelas. bahkan dapat dikembalikan kepada orang tuanya setelah ada musyawarah dengan orang tua /walinya. Pasal 3 Apabila 10 menit setelah jadwal KBM. dan guru piket dengan membawa surat pemberitahuan dari orang tua /wali (surat atau telepon).

makan dan minum di kantin sekolah atau di luar sekolah atau di dalam kelas selama KBM berlangsung. maka siswa tersebut harus bertanggung jawab dan wajib mengganti atau memperbaikinya. BAB V TERTIB KESERAGAMAN BERPAKAIAN Pasal 1 Siswa wajib berpakaian seragam dengan ketentuan sebagai berikut : • Kemeja putih dengan satu saku di dada sebelah kiri dan atribut SMA N. mendapatkan pelajaran.2 Pangururan yang lengkap. memelihara seluruh fasilitas yang ada di sekolah dan melaksanakan tata tertib sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di SMA Negeri 2 Pangururan Pasal 6 Apabila ada fasilitas belajar yang hilang atau rusak karena kelalaian atau kecerobohan siswa. Pasal 10 Siswa dilarang main sepak bola di lapangan upacara.Pasal 4 Apabila ada kegiatan belajar di luar kelas di lingkungan sekolah siswa wajib menjaga ketertiban dan ketenangan lingkungan sekolah serta tidak mengganggu kelas lain. menerima hasilnya dan berkewajiban membayar SPP. DSP tepat pada waktunya. Pasal 9 Apabila siswa hendak ke toilet untuk buang air kecil atau besar ketika jam pelajaran sedang berlangsung harus minta izin terlebih dahulu kepada Ibu atau Bapak guru yang sedang mengajar di kelas itu. kecuali pada waktu pelajaran penjaskes setelah mendapat izin dari guru penjaskes atau kepala sekolah . mengikuti ulangan/tes/remedial/ujian sekolah/ujian nasional. Pasal 11 Siswa yang melanggar tata tertib sekolah akan mendapat sanksi yang sesuai dengan kebijakan sekolah dan selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada orang tuanya. Pasal 7 Siswa tidak dibenarkan jajan. • Untuk siswa putra celana panjang berwarna abu-abu dengan ukuran lingkaran bagian bawah minimal 20 cm dan untuk siswa . Pasal 8 Siswa tidak diperkenankan ke luar dari lokasi sekolah selama KBM berlangsung kecuali ada izin khusus dari sekolah. Pasal 5 Setiap siswa berhak memanfaatkan seluruh fasilitas belajar yang ada di lingkungan sekolah.

100) • Jika pada hari tertentu ada pelajaran Agama Islam. samping kiri maupun samping kanan. Tidak diperkenankan memakai kalung. 2. dan berjenggot.4.putri rok berwarna abu-abu dengan ukuran panjang minimal 10 cm di bawah lutut.3. Tidak diperkenankan berjambang.5. siswi diwajibkan menggunakan pakaian muslim (sesuai SK Dirjen No. bagian samping tidak menyentuh telinga.6.2. Baju dimasukkan ke dalam celana/rok sehingga sabuk dapat terlihat dari depan. agar tidak terurai menutupi muka dan mengganggu konsentrasi belajar 3. Tidak diperkenankan menggunakan cat rambut selain warna aslinya . Panjang rambut bagian depan tidak menyentuh alis. 3. dan bagian belakang tidak menyentuh krah baju. Tidak dperkenankan menggunakan perhiasan yang mewah dan bersolek yang berlebihan. Wajib melengkapi atribut meliputi : 2. • Setiap hari jum’at siswa siswi memakai baju batik yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.7. giwang atau sejenisnya yang tidak sesuai dengan kepribadian seorang siswa disekolah. 3. berkumis. gelang. di antaranya : 1. Badge OSIS. • Pemakaian celana panjang dan rok harus menutupi pusar atau pinggang. 2. 4) Memakai sabuk berwarna hitam yang sopan. 3) Memakai sepatu berwarna hitam dan bertali hitam serta berkaos kaki warna putih di atas mata kaki.1. khusus untuk siswi diwajibkan menggunakan pakaian muslim (sesuai SK Dirjen No. Rambut yang panjang melebihi bahu harus diikat atau dikepang. dipasang pada saku sebelah kiri. Pasal 3 Khusus untuk pelajar putra : 3. Nama lengkap siswa yang bersangkutan di tempel dan dijahit pada pakaian di dada sebelah kanan.3.1. Tanda lokasi SMA Negeri 2 Pangururan ditempel dan dijahit pada lengan kemeja sebelah kanan. 3. 2. Tidak diperkenankan memelihara kuku yang panjang dan menggunakan cat kuku 3. belakang.100) Pasal 2 Ketentuan seragam anak sekolah yang telah ditetapkan Departemen Pendidikan Nasional. berlogo SMA Negeri 2 Pangururan yang sudah ditentukan sekolah. Khusus untuk pelajar putri : 3.2.

kecuali kondisi kesehatan yang mengharuskan memakainya dengan terlebih dahulu mendapat izin dari guru pengajar dan guru piket yang didasari surat keterangan dokter atau dari orang tua/wali.Pasal 4 Pada saat pelaksanaan upacara bendera hari senin atau hari nasional. dan sesama siswa. • Membawa senjata tajam atau barang lain yang tidak ada hubungan dengan kegiatan belajar. Pasal 3 Siswa wajib membina dan menjaga hubungan baik antar sesama warga sekolah yang bersifat kekeluargaan dan tidak saling menyakiti. karyawan. Pasal 4 . dan wajib memakai topi SMA Negeri 2 Pangururan . dan acara khusus wajib menggunakan pakaian yang telah ditentukan bidang masing-masing. BAB VI TERTIB SIKAP DAN PERILAKU Pasal 1 Siswa tidak diperkenankan : • Merokok di dalam lingkungan sekolah • Merokok di luar lingkungan sekolah selama berpakaian seragam . renang. siswa dilarang memakai jaket dan sejenisnya sehingga menutupi atribut seragam. Pasal 5 Pada saat olah raga. • Membawa dan meminum minuman keras atau obat terlarang lainnya didalam maupun di luar lingkungan sekolah. tetapi wajib melaporkan kepada pihak sekolah untuk diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. atribut kelengkapan upacara bendera. dan jika terjadi perselisihan paham antar siswa tidak dibenarkan main hakim sendiri atau melibatkan orang lain. atau pihak luar sekolah. Pasal 2 Siswa wajib berkelakuan sopan dan santun dalam menggunakan katakata (tdak boleh menggunakan kata-kata kotor dan kasar) sehingga dapat menyinggung pribadi orang lain. Pasal 7 Selama di lingkungan sekolah. kegiatan ekstra kurikuler. Pasal 6 Siswa dilarang menambah atribut kelengkapan seragam sekolah di luar ketentuan yang berlaku. • Mengaktifkan handphone dan walkman atau sejenisnya selama kegiatan belajar berlangsung. Wajib menghormati guru. wajib menggunakan pakaian seragam sekolah. praktikum. • Jajan ke kantin selama pergantian jam pelajaran.

Pasal 3 . baik di dalam maupun di luar sekolah. Pasal 8 Siswa dilarang membawa peralatan/barang lain yang tidak ada hubungannya dengan sarana kegiatan belajar. Pasal 5 Siswa wajib menyimpan motor atau kendaraan lain ditempat parkir yang telah ditentukan. Pasal 10 Siswa membiasakan diri mengucapkan salam jika bertemu/berpapasan dengan Kepala sekolah. setiap siswa wajib menjadi anggota dan mendukung kegiatan OSIS secara aktif dan turut berpartisipasi terhadap semua program kerjanya. tembok. dan lain-lain. dan tidak menghidupkan mesin motor di dalam lingkungan sekolah.3 Tidak menulis/mengotori meja. 4. 4.kawan-kawan atau anggota keluarga di dalam maupun diluar sekolah. Jika terjadi kehilangan tanggung jawab sendiri. para guru. dengan cara : 4. 4. kursi belajar.1 Tidak gaduh /ribut dalam kelas sehingga mengganggu ketenangan kelas lain. Pasal 9 Siswa dilarang berkumpul atau bergerombol di sekitar luar lingkungan sekolah sesudah pulang sekolah. ketertiban. kerindangan. Pasal 6 Siswa tidak diperkenankan membawa uang dalam jumlah yang berlebihan/banyak. kekeluargaan. memakai kunci ganda. BAB VII TERTIB BERORGANISASI Pasal 1 Di sekolah hanya ada satu organisasi siswa yaitu OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). tamu .Siswa wajib menciptakan suasana keamanan.4 Tidak merusak tanaman dan kelengkapan taman lainnya.. dan kesehatan atau 7 K dilingkungan sekolah. kebersihan. Pasal 2 Siswa dilarang menjadi anggota atau pengurus organisasi lain di luar OSIS yang disinyalir meresahkan masyarakat seperti geng motor dan sejenisnya. keindahan.2 Membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. 4. Pasal 7 Siswa wajib memelihara ketahanan dan keamanan sekolah dari ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam sekolah dengan tidak bertindak sendiri dan sewenang-wenang.5 Tidak mengambil uang dan barang milik orang lain tanpa izin pemiliknya. karyawan. WC.

BAB VIII JENIS PELANGGARAN DAN SANKSINYA Pasal 1 Akibat pelanggaran tata tertib sekolah ini. Teguran lisan dari guru.Lebih dari 3 kali Siswa dizinkan masuk kelas setelah istirahat atau pada jam ke 5 setelah diberikan pembinaan. 3. Dikembalikan kepada orang tua/wali dengan surat pemberitahuan terlebih dahulu.Pelaksanaan kegiatan OSIS diusahakan tidak mengganggu kegiatan belajar intra kurikuler kecuali atas izin sekolah . wali kelas . Pasal 3 Jenis-jenis pelanggaran dan sanksi/hukuman yang bisa diberikan/dikenakan kepada siswa antara lain sebagai berikut : N Jenis-jenis Pelanggaran Jenis-jenis sanksinya o 1 Siswa terlambat tanpa alasan Siswa tidak diperkenankan yang tepat dengan mengikuti satu mata ketentuan : pelajaran pertama (1 atau 2 jam) dan kepadanya lebih dari 10 menit diberikan pembinaan.BK atau kepala sekolah Peringatan tertulis dari sekolah. 4. Orang tua akan dipanggil untuk dikonsultasikan . Pasal 4 Semua kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di luar jam pelajaran harus mendapat izin dari orang tua/wali yang bersangkutan. yang disampaikan kepada orang tua/wali siswa. 2. Jika masih terlambat lagi dipulangkan dan diskor 3 . Skorsing (dilarang mengikuti kegiatan belajar untuk waktu tertentu) dari sekolah. Pasal 2 Akibat pelanggaran tata tertib sekolah yang lebih dari satu kali dan atau pelanggaran berat. maka dapat dikenakan sanksi akademis dan sanksi administrasi yang ditetapkan oleh pihak sekolah berupa : 1. . Siswa diizinkan masuk kembali lebih dari 1 jam (45 pada jam mata pelajaran menit) berikutnya. maka siswa dapat dikenakan sanksi/hukuman akademis yang ditetapkan oleh pihak sekolah. Jika masih terlambat juga maka diharuskan membuat surat pernyataan tidak akan terlambat lagi.

Jika masih terlambat juga setelah diskor maka dikembalikan kepada orang tuanya Siswa ditegur dan dicatat dalam buku kasus siswa dengan keterangan alfa Jika masih melanggar orang tuanya dipanggil untuk dikonsultasikan Siswa ditegur dan dicatat dalam buku kasus siswa . Jika 2 (dua) kali melanggar orang tuanya dipanggil untuk dikonsultasikan. Jika rambutnya dicat dipulangkan untuk dikembalikan ke warna aslinya. 2 Tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas 3 Baju seragam sekolah : atribut tidak lengkap baju yang dikeluarkan memakai sabuk yang tidak sesuai aturan memakai jaket/sweter 4 Bagi siswa putri rok pendek/ketat/tidak sesuai aturan Bagi siswa putra celana panjang bagian bawah kurang dari 20 cm/ tidak sesuai dengan aturan 5 Sepatu tidak sesuai dengan ketentuan .N o Jenis-jenis Pelanggaran Jenis-jenis sanksinya hari. Diambil sementara oleh sekolah dan baru boleh diambil kembali oleh orang tua siswa 6 Rambut panjang bercat / jelly / model di luar ketentuan sebagai siswa 7 - Memakai perhiasan berlebihan dan laki-laki memakai anting . jika 2 kali masih melanggar (jaket dan sabuk) diambil oleh sekolah dan orang tua dipanggil untuk dikonsultasikan. Ditegur oleh pihak sekolah Dipotong rambutnya di sekolah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.Dipulangkan untuk mengganti pakaian. Sepatu dilepas dan tidak memakai sandal di lingkungan sekolah Jika 2 kali melanggar orang tuanya dipanggil untuk dikonsultasikan.

Apabila masih melanggar sekolah atau atribut SMAN 4 dikembalikan pada orang tuanya Bandung 1 Memarkir kendaraan Ditegur dan dicatat.Mengaktifkan HP. Jika tidak ada perubahan sikap diskors 1 minggu. 1 Menjadi anggota / membentuk Siswa dipanggil dan dicatat.Diskor untuk belajar di rumah 1 rokok/merokok di lingkungan selama 3 hari dan orang tuanya sekolah / di luar lingkungan dipanggil untuk dikonsultasikan sekolah memakai seragam . walk man dan sejenisnya pada saat KBM berlangsung 8 Bolos/Kabur selama KBM berlangsung Ditegur dan dicatat oleh sekolah Jika 2 kali melanggar orang tuanya di panggil untuk dikonsultasikan Jika masih bolos harus membuat perjanian/pernyataan di atas kertas bermaterai. .N o Jenis-jenis Pelanggaran Jenis-jenis sanksinya ybs. Tidak mengikuti upacara memperingati hari besar Jika 2 kali melanggar orang tuanya dipanggil untuk dikonsultasikan. 9 Tidak mengikuti upacara bendera hari senin Ditegur dan dicatat. . 0 gank apa saja orang tuanya dipanggil untuk dikonsultasikan. 2 seenaknya / tidak sesuai Jika 2 kali melanggar tidak aturan diizinkan membawa motor ke sekolah 1 Merusak/mengotori fasilitas/ 3 sarana sekolah Mengganti/mengembalikan fasilitas yang rusak / membersihkan fasilitas yang kotor. 1 Siswa membawa . Siswa di tegur dan diberikan tugas membuat makalah.

Apabila masih melanggar dikembalikan pada orang tuanya Diskor untuk belajar di rumah selama 3 hari dan orang tuanya dipanggil untuk dikonsultasikan. atau melakukan ancaman/teror 1 Melakukan cemoohanDiskor untuk belajar di rumah 6 terhadap guru.Diskor untuk belajar di rumah 7 sekolah dan atau selama 3 hari dan orang tuanya melakukan dipanggil untuk dikonsultasikan.N o Jenis-jenis Pelanggaran Jenis-jenis sanksinya Apabila masih melanggar dikembalikan pada orang tuanya. dihayati. 1 Terlibat dalam penggunaan 8 obat-obat terlarang Dikembalikan pada orang (NARKOBA). karyawan danselama 3 hari dan orang tuanya tamu dipanggil untuk dikonsultasikan. 1 Melakukan perbuatan tidak 4 senonoh Membawa buku. Diskor untuk belajar di rumah selama 3 hari dan orang tuanya dipanggil untuk dikonsultasikan. tuanya tanpa dikonsultasikan mengedarkan dan atau terlebih dahulu. akan diatur secara khusus melalui keputusan Kepala Sekolah. membawa. penyerangan terhadap. Berpacaran di lingkungan sekolah 1 Melakukan perbuatan yang 5 membahayakan orang lain : menyulut petasan. memalak.majalah. dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi demi terwujudnya kepentingan bersama dalam mencapai tujuan pendidikan di SMA Negeri 2 Pangururan Ditetapkan di : Pangururan Tanggal : Juni 2010 . Aturan / tata tertib ini dibuat untuk dipahami. menggunakan Dilimpahkan kepada pihak yang berwajib.Apabila masih melanggar orang lain dikembalikan pada orang tuanya. 1 Berkelahi di lingkungan. BAB IX PENUTUP Hal-hal yang belum tercantum dalam aturan / tata tertib ini. VCD porno dll.

19591220 198603 1 007 .Resman Simbolon. NIP.MM.Kepala SMA Negeri 2 Pangururan Drs.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful