Strategi Keunggulan Bersaing Melalui Pendekatan Diferensiasi Produk

Strategi Keunggulan Bersaing melalui Pendekatan Diferensiasi Produk, Kualitas dan Citra Posted by admin Strategi Keunggulan Bersaing

Keunggulan bersaing menurut Porter (1986) adalah kemampuan suatu perusahaan untuk meraih keuntungan ekonomis di atas laba yang mampu diraih oleh pesaing di pasar dalam industri yang sama. Perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif senantiasa memiliki kemampuan dalam memahami perubahan struktur pasar dan mampu memilih strategi pemasaran yang efektif. Studi yang dilakukan Porter selanjutnya menetapkan strategi generik yang diklasifikasikan dalam tiga kategori, yaitu cost leadership, diferensiasi, dan focus. Pilihan tiap-tiap perusahaan terhadap strategi generik di atas akan bergantung kepada analisis lingkungan usaha untuk menentukan peluang dan ancaman. Menurut Tjiptono (2001), strategi pemasaran yang dapat dipilih oleh perusahaan yang menerapkan strategi produk diferensiasi agar senantiasa memiliki keunggulan bersaing di pasar dapat dilakukan dengan melakukan pilihan terhadap strategi berikut ini. a. Diferensiasi Produk Kreativitas yang tinggi dalam menciptakan keunikan produk yang lebih menarik, sejuk, aman, nyaman, menyenangkan, karyawan yang ramah, terampil, berwawasan, dan mampu mewujudkan dalam keseharian sehingga lebih diminati oleh konsumen dibandingkan dengan produk pesaing lainnya. b. Diferensiasi Kualitas Pelayanan Kreativitas yang tinggi mengharmonisasikan unsur-unsur marketing mix : product, place, price, promotion, people, packaging, programming patnership sehingga kualitas jasa yang dirasakan oleh konsumen melebihi harapan. c. Diferensiasi Citra Citra identik dengan atribut adalah sebuah karakteristik, yang khusus atau pembeda dari penampilan seseorang atau benda. Diferensiasi citra adalah bauran yang tepat dari elemen pencitraan, yang menciptakan citra sebuah merek. Proses pencitraan harus membangun, memaksimalkan, memanfaatkan, dan mengekploitasikan kekuatan dan kelemahan setiap elemen citra untuk memastikan bahwa merek itu memiliki prospek yang baik secara terus- menerus (Zyman, S, 2000 : 95). Pendekatan Diferensiasi Produk terhadap Keunggulan Bersaing Pemilihan produk di antara banyaknya tawaran yang ada di pasar selalu didasarkan pada adanya perbedaan, baik secara implicit maupun eksplisit. Literatur Psikologi merujuk kepada fakta bahwa perbedaan mencolok yang terkait dengan suatu produk akan merangsang daya ingat karena perbedaan tersebut akan diapresiasikan secara intelektual (Trout, J, 1999 : 14). Perusahaan jasa perlu melakukan diferensiasi melalui inovasi yang bersifat pre-emptive dalam jangka panjang. Preemptive di sini maksudnya adalah implementasi suatu strategi yang baru bagi suatu bisnis tertentu. Karena merupakan yang pertama, maka dapat menghasilkan keterampilan atau aset yang dapat merintangi, mencegah, atau menghalangi para pesaing untuk melakukan duplikasi atau membuat tandingannya (Macmillan dalam Aaker, 1992) dalam Tjiptono (2001 : 145--146).

Perusahaan jasa dapat mendeferensiasikan dirinya melalui citra di mata pelanggan, misalnya melalui simbolsimbol dan merek yang digunakan. Selain itu, perusahaan dapat melakukan diferensiasi produk dalam penyampaian jasa (service delivery) melalui tiga aspek yang juga dikenal sebagai 3P dalam pemasaran jasa, yaitu: 1. orang (people) 2 lingkungan fisik (physical environment) 3. proses (process) Keunggulan bersaing yang berkesinambungan adalah kemampuan suatu perusahaan untuk enciptakan suatu produk yang pada saat pesaing berusaha untuk menirunya akan selalu mengalami kegagalan secara signifikan. Pada saat perusahaan menerapkan strategi tersebut dan perusahaan pesaing tidak secara berkesinambungan menerapkannya serta perusahaan lain tidak mampu meniru keunggulan strategi tersebut maka perusahaan tersebut dikatakan memiliki keunggulan bersaing yang berkesinambungan (Hit, Ireland dan Hoskisson, 1996 : 5). Di samping factor keunikan produk, perusahaan yang memiliki keunggulan bersaing juga menerapkan strategi marketing mix yang meliputi harga yang mampu bersaing, tempat atau lokasi strategis, dan promosi yang memadai. Simpulan yang dapat ditarik dari konsep keunggulan bersaing melalui diferensiasi produk adalah bagaimana perusahaan dapat menciptakan produk unik yang memberikan tingkat keuntungan di atas rata-rata yang mampu diraih oleh industri melalui kombinasi manusia, lingkungan, dan proses. Pendekatan Diferensiasi Kualitas Pelayanan terhadap Keunggulan Bersaing Menurut Tjiptono (2001), cara lain untuk melakukan diferensiasi adalah secara konsisten memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik daripada para pesaing. Hal ini dapat dicapai dengan memenuhi atau bahkan melampaui kualitas jasa yang diharapkan para pelanggan. Kualitas jasa sendiri dipengaruhi oleh dua variabel, yaitu jasa yang dirasakan (perceived service) dan jasa yang diharapkan (expexted service). Bila jasa yang dirasakan lebih kecil daripada yang diharapkan, maka para pelanggan menjadi tidak tertarik lagi pada penyedia jasa yang bersangkutan. Bila yang terjadi adalah sebaliknya (perceived >expexted), maka ada kemungkinan para pelanggan akan menggunakan penyedia jasa itu lagi. Pendekatan Diferensiasi Citra terhadap Keunggulan Bersaing Para pemasar yang tidak menciptakan hubungan antara penciptaan citra dan penjualan produk sering kali tidak melakukan pekerjaan yang baik. Menurut Sergio Zyman (2000), banyak perusahaan yang sukses dalam menjual produk karena produk mereka memiliki citra jelas yang menentukan posisi mereka di titik yang secara potensial menarik dalam pilihan konsumen yang begitu banyak.Menurut Trout, J. (2000), kebanyakan perusahaan yang sukses adalah mereka-mereka yang “memiliki kata” yang menempati tempat spesial dalam benak konsumen. Berbagai konsep yang berkembang saat ini menyiratkan bahwa pentingnya citra sebagai sarana atau alat untuk meraih keunggulan bersaing di pasar. Begitu perusahaan telah secara jelas mendefinisikan citranya kepada pelanggan, maka langkah berikutnya adalah mengkomunikasikan citra tersebut agar elemen ini menjadi sumber keunggulan

bersaing yang Anda miliki dalam jangka panjang (Robert Grede, 2002 : 81). Melalui investasi pada proses pencitraan yang dilakukan secara terus-menerus, perusahaan akan menikmati tingkat pengembalian pasar dalam konsep pemasaran, yang lebih tinggi daripada yang dapat diraih oleh pesaing dalam industri yang sama. at 8:08 PM Labels: Manajemen Pemasaran Newer Post Older PostHome Meraih Keunggulan Bersaing dengan manajemen operasi Posted on October 8, 2010 by Mursyid Hasanbasri 1 Comment Leave a comment strategi operasi
 

Meraih Keunggulan Bersaing dengan manajemen operasi Riset tentang Strategi Manajemen Operasi

Pernah ada masa kita mengenal era keunggulan komparatif, yaitu era dimana suatu negara unggul terhadap negara lain karena memiliki kekayaan terutama alam yang tidak dimiliki negara lain. Indonesia semestinya termasuk ke dalam negara yang memiliki kekayaan yang berlimpah untuk dapat mengungguli negara-negara yang miskin kekayaan alam. Tetapi fakta menunjukkan bahwa era itu sudah berlalu. Yang terjadi saat ini justru sebaliknya, bahwa justru negara yang maju adalah mereka yang tidak lebih kaya (kalau tidak disebut miskin kekayaan alam) tapi mampu mewujudkan mimpinya lewat negara-negara lain. Ini yang sekarang kita namakan dengan era keunggulan bersaing. Memiliki keunggulan bersaing artinya kita memiliki keunggulan baik satu atau beberapa bidang sehingga kita mampu memenangkan persaingan. Ada beberapa pandangan mengenai keunggulan bersaing. Satu dari pandangan tersebut yang saya yakini cukup komprehensif adalah ada 3 area dimana kita dapat menggali keunggulan bersaing kita yaitu kualitas dan keunikan produk, biaya, dan bagaimana kita merespon kebutuhan pelanggan. 1. Kualitas dan keunikan produk. Suatu perusahaan dapat unggul terhadap kompetitornya kalau memiliki produk (barang dan jasa) yang berkualitas. Selama perusahaan dapat menyediakan kualitas produk yang melebihi kompetitornya maka perusahaan ini dikatakan memiliki keunggulan bersaing. Jika ternyata dalam hal kualitas perusahaan sudah disamai oleh banyak kompetitornya, maka memberikan sesuatu yang berbeda juga dapat mengantarkan perusahaan menjadi pemimpin dalam bisnis. Secara singkat, strategi pertama ini memfokuskan diri untuk menjadi LEBIH BAIK, atau paling tidak BERBEDA dengan kompetitor. 2. Biaya. Kalau dulu orang harus mengorbankan harga untuk mendapatkan kualitas produk atau respon yang cepat, saat ini trade-off semacam itu sudah tidak berlaku lagi. Perkembangan teknologi memungkinkan orang untuk berpindah kurva bisnis, dimana penurunan biaya juga dapat diraih sambil meningkatkan respon kepada pelanggan ataupun meningkatkan kualitas produk.

kecepatan komunikasi dengan pelanggan dan pemasok. Mendapatkan dan mempertahankan bakat global Membangun misi dan strategi : Sebuah usaha manajemen operasi yang efektif harus mempunyai sebuah misi. Semakin cepat kita merespon kebutuhan pelanggan. Menyediakan barang dan jasa yang lebih baik 4. atau semakin banyak solusi yang kita tawarkan kepada pelanggan akan membawa kita memenangkan persaingan. memiliki ketiganya bukan sesuatu yang mustahil. sehingga ia tahu bagaimana cara untuk bisa mencapai misi tersebut. Disini akan coba kita bahas. Membangun misi dan strategi : . Area ketiga dimana kita dapat meraih keunggulan bersaing adalah bagaimana kita merespon kebutuhan pelanggan. 3. Dengan pasar yang menjadi tidak terbatas. kantor yang menjadi virtual dengan karyawan minimum. Pertama adalah kecepatan merespon. sehingga ia tahu ke mana arah tujuannya dan sebuah strategi. Respon. Manajemen Operasi Global Kamis. Pada strategi yang mana pun. Maka dalam strategi ini kita akan fokus untuk menjadi LEBIH CEPAT atau LEBIH FLEKSIBEL. Memperbaiki rantai pasokan 3. 14 Juli 2011 Strategi Operasi di Lingkungan Global Strategi Operasi di Lingkungan Global Salah satu kunci keberhasilan perusahaan agar berhasil dalam persaingan adalah berusaha untuk bisa bersaing dengan perusahaan lainnya dengan strategi yang baik. manajemen operasi memiliki peran yang penting karena ketiganya memang sudah menjadi isu sentral dalam manajemen operasi. Menarik pangsa pasar baru 5. Belajar untuk memperbaiki operasi 6. itu semua memungkinkan kita beroperasi dengan LEBIH MURAH. Nah sekarang tinggal kita lihat dimana perusahaan atau organisasi kita memiliki kekuatan dalam 3 area itu. yang kedua adalah variasi produk yang kita tawarkan kepada pelanggan. apa saja sih yang harus diperhatikan oleh perusahaan untuk dapat bersaing? Pandangan global mengenai operasi : Ada banyak alasan mengapa sebuah operasi bisnis domestik memutuskan untuk berkembang menjadi internasional. diantaranya : 1. Dalam hal ini ada 2 hal yang perlu diperhatikan. Memiliki satu area menjadi keharusan.Tengoklah betapa teknologi internet telah mengubah cara berbisnis dengan sangat signifikan. Mengurangi biaya 2.

Misi organisasi sebagaimana tujuannya – apa yang akan disumbangkan ke masyarakat/ pelanggan 2. menetralkan ancaman. Kepemimpinan biaya 3. Bersaing pada biaya 3. Pemeliharaan Permasalahan dalam strategi operasi : Perubahan strategi terjadi karena dua alasan : 1. Perusahaan mencapai misinya dalam tiga jalan : 1. Misi menyatakan alasan adanya suatu organisasi Saat misi ditetapkan. Strategi juga menjadi dinamis karena adanya perubahan lingkungan . dan menghindari kelemahan. Persediaan 9. Idenya adalah menciptakan nilai pelanggan dengan cara yang efisien dan langgeng . Pemilihan lokasi 5. Mencapai keunggulan bersaing melalui operasi : 1. Respons yang cepat Tiga strategi yang ada masing-masing memberikan peluang bagi para manajer operasi untuk meraih keunggulan bersaing. Pernyataan misi menghasilkan batasan dan fokus organisasi. Perancangan tata letak 6. Mutu 3. Bersaing pada pembedaan 2. juga konsep dalam menjalankan perusahaan 3. Manajemen rantai pasokan (supply chain) 8.1. Bersaing pada respons Sepuluh keputusan strategis manajemen operasi : 1. Strategi adalah rencana tindak organisasi untuk mencapai misinya. Strategi ini memanfaatkan peluang dan kekuatan. Strategi menjadi dinamis karena peubahan dalam organisasi 2. Sumber daya manusia dan rancangan pekerjaan 7. Setiap wilayah fungsional mempunyai strategi untuk mencapai misinya dan membantu organisasi mencapai misi keseluruhan. Penjadwalan 10. Perancangan proses dan kapasitas 4. Perancangan barang dan jasa 2. Keunggulan bersaing (competitive advantage) berarti menciptakan sistem yang mempunyai keunggulan yang unik atas pesaing lainnya. strategi dan penerapannya dapat dimulai. Perbedaan/ pembedaan 2.

Membangun dan mengisi organisasi 3. Mengidentifikasi faktor penentu keberhasilan (CSF) 2. Mengurangi biaya. sering kali dapat diperbaiki dengan menempatkan fasilitas di negara di mana sumber daya tertentu itu berada. Sedangkan strategi operasi adalah : suatu strategi fungsional yang harus berpedoman pada strategi bisnis agar dapat menghasilkan suatu pola yang konsisten dalam keputusan-keputusan operasi. dibutuhkan pemahaman yang lebih baik akan budaya setempat. menyediakan waralaba 3. membagi kewenangan dengan memberikan otonomi yang cukup berarti pada setiap bisnis. kenyamanan. mereka mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal mereka. Strategi : mendirikan perusahaan cabang. Strategi globalisasi memberikan efisiensi dan nilai tambah pada barang dan jasa yang ditawarkan. 3. Strategi global. mempunyai tingkat sentralisasi yang tinggi. sistem transformasi dan memberikan keunggulan bersaingan. variasi. Strategi multidomestik. tetapi juga menambah rumit pekerjaan manajer operasi. sehingga perusahaan dapat mengkhususkan barang dan . dan tarif yang lebih rendah dapat membantu menurunkan biaya. customization. Banyak standar baru pada lingkungan global seperti kualitas. juga peluang dan ancaman yang ada di lingkungan mereka Dikenal sebagai analisis SWOT Permasalahan yang biasa timbul dalam strategi operasi : 1. Strategi internasional.Pengembangan dan penerapan strategi : Saat perusahaan memahami permasalahan yang ada dalam mengembangkan strategi yang efektif . Memperbaiki rantai pasokan. dimana kantor pusat mengkoordinasikan organisasi untuk mencari standar dan pembelajaran diantara pabrik. 2. Memadukan manajemen operasi dengan aktiitas lain Pilihan strategi operasi global : 1. pajak. Pertumbuhan yang cepat pada pasar dan perdagangan dunia mengakibatkan banyak organisasi harus memperluas operasinya secara global. menggunakan ekspor dan lisensi untuk memasuki pasar global. Ada beberapa alasan mengapa suatu operasi bisnis domestik berkembang menjadi operasi bisnis internasional. Menguntungkan. dimana tingkat tanggapan lokal rendah dan pengurangan biaya sedikit 2. sehingga dapat menghasilkan skala ekonomis Strategi Manajemen Operasi di Lingkungan Global Manajer Operasi pada saat ini harus mempunyai strategi untuk menghadapi persaingan global. Menyediakan barang dan jasa lebih baik. lokasi di tempat lain atau asing dengan upah pekerja. yaitu : 1. ketepatan waktu dan biaya yang harus diperhatikan. Tugas manajer operasi adalah menerapkan startegi manajemen operasional yang dapat meningkatkan produktivitas.

organisasi global dapat menark dan mempertahankan karyawan yang baik. pemasok. Sementara itu bank umum yang telah memiliki unit usaha syariah adalah 19 bank. dan hingga tahun 2007 sudah terdapat 3 institusi bank syariah di Indonesia yaitu Bank Muamalat Indonesia. yaitu bank syariah dan bank konvensional. bisa kita bayangkan bagaimana kita sulitnya menyimpan dan mengirimkan uang. Keberadaan Bank Syariah di Indonesia telah di atur dalam UU No. memperoleh tambahan modal usaha atau melakukan transaksi perdagangan Internasional secara efektif dan aman. 6. Bank Syariah Mandiri dan Bank Mega Syariah.Sistem syariah juga telah digunakan oleh Bank Perkreditan Rakyat. Saat ini banyak orang memperbincangkan tentang perbankan syariah.07 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional Serupa Namun Berbeda antara Bank Syariah dan Bank Konvensional. dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkaan taraf hidup rakyat banyak”. Sebenarnya apa definisi dari Bank syariah itu? Bagaimana cara kerja Bank Syariah? Dan apa bedanya Bank Syariah dengan Bank Umum yang banyak berkembang di masyarakat saat ini atau yang sering disebut juga dengan Bank Konvensional? Disini akan dibahas sekilas satu per satu tentang perbankan syariah. perusahaan dapat melayani diri mereka sendiri dan pelanggan dengan baik. Diposkan oleh Fitri Cynthia Devi di 08. dll). operasi internasional membutuhkan interaksi dengan pelanggan asing. 5. Menurut UU RI No. dan pesaing bisnis lain. Di Indonesia perbankan syariah dipelopori oleh Bank Muamalat Indonesia.7 Tahun 1992 Bab I pasal 1 ayat 1. Menarik pangsa pasar baru. Mendapatkan dan mempertahankan bakat global. tanpa Bank. “Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan. dengan menawarkan peluang kerja yang lebih baik. 4. saat ini telah berkembang 104 BPR Syariah. Bank merupakan salah satu urat nadi perekonomian sebuah negara. yang merupakan salah satu perangkat ekonomi syariah. Bank di Indonesia terbagi menjadi dua. Belajar untuk memperbaiki operasi. usaha media yang tidak islami.10 tahun .jasanya untuk memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan budaya tempat pemasaran. bila mereka selalu bersikap terbuka terhadap ide-ide baru. Usaha pembentukan sistemperbankan syariah ini didasari oleh larangan dalam agama islam untuk memungut maupun meminjam dengan bunga atau yang disebut dengan riba serta larangan investasi untuk usahausaha yang dikategorikan haram (usaha yang berkaitan dengan produksi makanan/minuman haram. maka perusahaan internasional harus mempelajari peluang barang dan jasa baru. dimana hal ini tidak dijamin oleh sistem perbankan konvensional. Perbankan syariah atauPerbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. diantaranya merupakan bank besar seperti Bank Negara Indonesia (Persero) dan Bank Rakyat Indonesia (Persero).

Bank Konvensional adalah Bank Umum yang melaksanakan kegiatan usahanya secara konvensional. usaha yang dibiayai dan lingkungan kerja. laporan keuangan dan sebagainya. sesungguhnya setiap amalan itu bergantung dari niatnya. yakni ada persamaan dalam hal sisi teknis penerimaan uang. Bank Syariah menghadapi resiko yang terjadi secara bersama antara bank dan nasabah. yang merupakan kunci utama yang membedakan antara bank syariah dan bank konvensional. Nuansa yang diciptakan untuk lebih bernuansa islami. Sedangkan pada Bank Konvensional. DPS ini ditetapkan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setiap tahunnya. mengenai perbedaannya. Perbedaan utama yang paling mencolok antara Bank Syariah dan Bank Konvensional yakni pembagian keuntungan. maka MUI membentuk sebuah lembaga otonom untuk lebih fokus pada ekonomi syariah dengan membentuk Dewan Syariah Nasional. justru menerapkan sistem bagi hasil dari keuntungan jasa atas transaksi riil. DPS biasanya ditempatkan pada posisi setingkat dengan dewan komisaris. lebih sejuk dan lebih islami. Semenjak tahun 1997. Antara pendapatan bunga dengan beban bunga dimungkinkan terjadi negative spread (selisih negatif) dalam sistem Bank Konvensional. Hal ini karena kontrak yang dilakukan bank sebagai mediator penabung dengan peminjam dilakukan dengan penetapan bunga. DPS ini bertugas untuk mengawasi operasional bank dan produk-produknya agar sesuai dengan garisgaris syariah. dan demi menjaga agar para DPS di setiap bank benar-benar tetap konsisten pada garis-garis syariah. resiko yang dialami bank tidak ada kaitannya dengan resiko debitur dan sebaliknya. Perbedaan selanjutnya yaitu dalam hal struktur organisasi bank. tidak mengenal negative spread (selisih negatif). Selanjutnya keuntungan bank adalah selisih . antara lain meliputi aspek akad dan legalitas. Tidak ada unsurriba’ dalam bank syariah ini. Nuansa yang dirasakan memang berbeda. beretika dan bertingkahlaku dari para karyawannya. Perbedaannya untuk aqad-aqad yang berlangsung pada bank syariah ini hanya aqad yang halal. maka bank harus menjamin pengembalian pokok beserta bunganya. “innamal a’malu bin niat”. proposal. seiring dengan pesatnya perkembangan bank syariah di Indonesia.7 tahun 1992 tentang Perbankan. Dalam bank syariah ada keharusan untuk memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam struktur organisasinya. Kemudian perbedaan lainnya adalah pada lingkungan kerja BankSyariah. Yang pertama tentang akad dan legalitas. persamaan dalam hal mekanisme transfer. teknologi komputer yang digunakan maupun dalam hal syarat-syarat umum untuk mendapat pembiayaan seperti KTP. Selanjutnya. jual beli atau sewa – menyewa. Pertama – tama akan kita bahas tentang persamaan dari kedua bank tersebut.1998 tentang Perubahan UU No. seperti bagi hasil. Sementara itu. NPWP. Mulai dari cara berpakaian. Dalam hal persamaan ini semua kegiatan yang dijalankanpada Bank Syariah itu sama persis dengan yang dijalankan pada Bank Konvensional. Penanganan resiko usaha. struktur organisasi. pasti ketika kita memasuki kantor bank tersebut ada nuansa tersendiri. Dalam sistem Bank Syariah. Sekali-sekali cobalah kunjungi Bank Syariah. Bank Konvensional sepenuhnya menerapkan sistem bunga atau riba. Karena nasabah telah mempercayakan dananya. dan nyaris tidak ada bedanya. Dan dalam hal ini bergantung dari aqadnya.

Sebagaimana disebutkan dalam butir 13 Pasal 1 UUPI memberikan batasan pengertian prinsip syariah sebagai aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara Bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan/atau pembiayaan kegiatan usaha. Saat ini banyak istilah yang diberikan untuk menyebut entitas Bank Islam selain istilah Bank Islam itu sendiri. Penabung tak memperoleh imbalan dan tak bertanggung jawab jika terjadi kerugian. Sehingga berapapun pendapatan bank. Jika pendapatan BankSyariah naik maka makin besar pula jumlah bagi hasil yang didapat nasabah. nasabah hanya mendapatkan keuntungan sebesar bunga yang dijanjikan saja. yakni Undang-undang No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. Diposkan oleh Fitri Cynthia Devi di 08. Namun bagi hasil yang dimaksud adalah bukan membagi keuntungan atau kerugian atas pemanfaatan dana tersebut. pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musharakah). Demikian juga pihak bank tak ikut merasakan untung rugi usaha tersebut. dan Bank Syari‟ah (Shari’a Bank). prinsip jual beli barang dengan . yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah. membedakan bank berdasarkan kegiatan usahanya menjadi dua. Sekilas perbedaan itu memperlihatkan di Bank Syariah nasabah mendapatkan keuntungan bagi hasil yang jumlahnya tergantung pendapatan bank. Sebagaimana akan dibahas kemudian. Dari perbandingan itu terlihat bahwa dengan sistem riba pada BankKonvensional penabung akan menerima bunga sebesar ketentuan bank. Keuntungan dan kerugian dana nasabah yang dioperasikan sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab dari bank. Hal yang sama tak berlaku di Bank Syariah.00 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Sejarah Hukum Perbankan Syariah Pendahuluan Secara umum pengertian Bank Islam (Islamic Bank) adalah bank yang pengoperasiannya disesuaikan dengan prinsip syariat Islam. Dana masyarakat yang disimpan di bank disalurkan kepada para peminjam untuk mendapatkan keuntungan Hasil keuntungan akan dibagi antara pihak penabung dan pihak bank sesuai perjanjian yang disepakati. 10 Tahun 1998 (selanjutnya untuk kepentingan tulisan ini disingkat UUPI). Namun pembagian bunga tak terkait dengan pendapatan bank itu sendiri. atau yang secara lengkap disebut “Bank Berdasarkan Prinsip Syariah”. Ketentuan ini juga berlaku jika bank mendapatkan keuntungan sedikit. di Indonesia secara teknis yuridis penyebutan Bank Islam mempergunakan istilah resmi “Bank Syariah”. pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah). Undang-undang Perbankan Indonesia.bunga antara bunga tabungan dengan bunga pinjaman. atau kegiatan lainnya yang dinyatakan sesuai dengan Syariah. Bukan berarti penabung gigit jari tapi mereka mendapat bonus sesuai kesepakatan. yakni Bank Tanpa Bunga (Interest-Free Bank). Bank Tanpa Riba (Lariba Bank). Jadi para penabung mendapatkan keuntungan dari bunga tanpa keterlibatan langsung dalam usaha. antara lain.

Abdul Aziz Ahmad El Nagar. seperti pembiayaan dengan prinsip murabahah (jual beli). Fungsi Bank Syariah secara garis besar tidak berbeda dengan bank konvensional. Tulisan ini dibuat dengan tujuan utama untuk memberi pengantar bagi sejarah perkembangan Bank Islam di Indonesia dengan pembahasan pokok menyangkut perkembangan teoritis. Bila bank konvensional mendasarkan keuntungannya dari pengambilan bunga. Uraian yang lebih terperinci mengenai gagasan pendahuluan mengenai perbankan Islam ditulis oleh ulama besar Pakistan. maka bab sebelumnya akan membahas perkembangan perbankan Islam secara umum di luar Indonesia dan secara internasional. Myt-Ghamr Bank dianggap berhasil memadukan manajemen perbankan Jerman dengan prinsip muamalah Islam dengan . atau dengan adanya pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak Bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina). Disamping dilibatkannya Hukum Islam dan pembebasan transaksi dari mekanisme bunga (interest free). yakni sebagai lembaga intermediasi (intermediary institution) yang mengerahkan dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana-dana tersebut kepada masyarakat yang membutuhkannya dalam bentuk fasilitas pembiayaan.memperoleh keuntungan (murabahah). dengan gagasan mengenai perbankan yang berdasarkan bagi hasil. Naiem Siddiqi (1948) dan Mahmud Ahmad (1952). baik berupa jasa (fee-base income) maupun mark-up atau profit margin. Didirikan di Mesir pada tahun 1963. Secara kelembagaan yang merupakan Bank Islam pertama adalah Myt-Ghamr Bank. dengan bantuan permodalan dari Raja Faisal Arab Saudi dan merupakan binaan dari Prof. Hal ini berkenaan dengan sifat dasar transaksi Bank Syariah yang merupakan investasi dan jual beli serta sangat beragamnya pelaksanaan pembiayaan yang dapat dilakukan Bank Syariah. kelembagaan dan hukum positif mengenai Perbankan Islam. Konsep teoritis mengenai Bank Islam muncul pertama kali pada tahun 1940-an. serta bagi hasil (loss and profit sharing). Namun mengingat perbankan Islam bukan merupakan fenomena khas Indonesia serta perkembangannya tidak mungkin terjadi tanpa pengaruh dunia luar. atau pembiayaan barang modal berdasarkan prinsip sewa murni tanpa pilihan (ijarah). yakni Abul A‟la Al-Mawdudi (1961) serta Muhammad Hamidullah (1944-1962) . pembentukan Bank Islam mula-mula banyak menimbulkan keraguan. Perkembangan Perbankan Islam Melihat gagasannya yang ingin membebaskan diri dari mekanisme bunga. Hal tersebut muncul mengingat anggapan bahwa sistem perbankan bebas bunga adalah sesuatu yang mustahil dan tidak lazim. maka Bank Syariah dari apa yang disebut sebagai imbalan. ijarah (sewa) atau ijarah wa iqtina (sewa beli) dan lain-lain. Perbedaan pokoknya terletak dalam jenis keuntungan yang diambil bank dari transaksi-transaksi yang dilakukannya. sehingga timbul pula pertanyaan tentang bagaimana nantinya Bank Islam tersebut akan membiayai operasinya. Dr. Berkenaan dengan ini dapat disebutkan pemikiran-pemikiran dari penulis antara lain Anwar Qureshi (1946). posisi unik lainnya dari Bank Syariah dibandingkan dengan bank konvensional adalah diperbolehkannya Bank Syariah melakukan kegiatan-kegiatan usaha yang bersifat multifinance dan perdagangan (trading).

Kuwait Finance House. Namun karena persoalan politik.menerjemahkannya dalam produk-produk bank yang sesuai untuk daerah pedesaan yang sebagian besar orientasinya adalah industri pertanian . perkembangan perbankan Islam pertama kali diprakarsai oleh Mesir. bulan Mei 1972. Pada Sidang Menteri Keuangan OKI di Jeddah tahun 1975 berhasil disetujui rancangan pendirian Islamic Development Bank (IDB) dengan modal awal 2 milyar dinar dan beranggotakan semua negara anggota OKI . Bangladesh dan Turki. Bahkan sebagai tambahan diusulkan pula pembentukan badan-badan khusus yang disebut Badan Investasi dan Pembangunan Negara-negara Islam (Investment and Development Body of Islamic Countries). Pada tahun 1977 berdiri dua bank Islam dengan nama Faysal Islamic Bank di Mesir dan Sudan. Dubai Islamic Bank. negara-negara Teluk. Pada Sidang Menteri Luar Negeri OKI di Benghazi. komite ahli yang mewakili negara-negara Islam penghasil minyak bertemu di Jeddah untuk membicarakan pendirian Bank Islam. Mesir mengajukan proposal berupa studi tentang pendirian Bank Islam Internasional untuk Perdagangan dan Pembangunan (International Islamic Bank for Trade and Development) dan proposal pendirian Federasi Bank Islam (Federation of Islamic Banks) . Bahrain Islamic Bank dan Islamic International Bank for Finance and Development. Jordan Islamic Bank for Finance and Investment. Iran. atau lembaga investasi dengan bentuk international holding companies. Sejak saat itu mendekati awal dekade 1980-an. Dan pada tahun itu pula pemerintah Kuwait mendirikan Kuwait Finance House . Malaysia. seperti Faysal Islamic Bank (Mesir dan Sudan). Islamic Investment . serta pembentukan perwakilanperwakilan khusus yaitu Asosiasi Bank-bank Islam (Association of Islamic Banks) sebagai badan konsultatif masalah-masalah ekonomi dan perbankan Islam . seperti Daar Al-Maal Al-Islami (Geneva). Pada Sidang Menteri Luar Negeri Negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Karachi Pakistan bulan Desember 1970. Bank-bank Islam bermunculan di Mesir. Secara internasional. Secara garis besar lembaga-lembaga perbankan Islam yang bermunculan itu dapat dikategorikan ke dalam dua jenis. yakni sebagai Bank Islam Komersial (Islamic Commercial Bank). Rancangan pendirian bank tersebut. berupa anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dibahas pada pertemuan kedua. Kemudian pada tahun 1971 di Mesir berhasil didirikan kembali Bank Islam dengan nama Nasser Social Bank. hanya tujuannya lebih bersifat sosial daripada komersil. pada tahun 1967 Bank Islam Myt-Ghamr ditutup . Inti usulan yang diajukan dalam proposal tersebut adalah bahwa sistem keuangan bedasarkan bunga harus digantikan dengan suatu sistem kerjasama dengan skema bagi hasil keuntungan maupun kerugian. dan Sidang menyetujui rencana pendirian Bank Islam Internasional dan Federasi Bank Islam. Bank Islam pertama yang bersifat swasta adalah Dubai Islamic Bank. Proposal tersebut diterima. Bulan Juli 1973. Libya bulan Maret 1973. Pakistan. Sudan. yang didirikan tahun 1975 oleh sekelompok usahawan muslim dari berbagai negara. usulan sebagaimana disebutkan di atas kembali diagendakan. Islamic Investment Company of the Gulf.

Kelahiran Bank Islam di Indonesia relatif terlambat dibandingkan dengan negara-negara lain sesama anggota OKI. gagasan perbankan Islam dipraktekkan dalam skala yang relatif terbatas di antaranya di Bandung (Bait At-Tamwil Salman ITB) dan di Jakarta (Koperasi Ridho Gusti). M Dawam Rahardjo. KH Hasan Basri. Jalan keluarnya secara sepintas disebutkan dengan transaksi pembiayaan berdasarkan tiga modus. Perbankan Islam di Indonesia Rintisan praktek perbankan Islam di Indonesia dimulai pada awal periode 1980-an. Bank Syariah Mandiri yang merupakan konversi dari Bank Susila Bakti (BSB). melalui diskusi-diskusi bertemakan bank Islam sebagai pilar ekonomi Islam. berdiri pada tanggal 1 Nopember 1991.126.382.-. Kelompok kerja dimaksud disebut Tim Perbankan MUI dengan diberi tugas untuk melakukan pendekatan dan konsultasi dengan semua pihak yang terkait. tercatat di Bank . serta pendirian lima cabang baru berupa cabang syariah dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Selanjutnya sampai diundangkannya Undang-undang No. Sampai bulan September 1999. anak perusahaan Bank Mandiri. Sejak tanggal 1 Mei 1992. Tokoh-tokoh yang terlibat dalam pengkajian tersebut. Bahrain Islamic Investment Bank (Manama) dan Islamic Investment House (Amman). sekaligus berusaha menjawab tantangan bagi kebutuhan pembiayaan guna pengembangan usaha dan ekonomi masyarakat.000.Sebagai hasil kerja Tim Perbankan MUI tersebut adalah berdirinya PT Bank Muamalat Indonesia (BMI). Islamic Investment Company (Sudan). BMI telah memiliki lebih dari 45 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. untuk menyebut beberapa. yakni Bank IFI membuka cabang Syariah pada tanggal 28 Juni 1999. Hal tersebut merupakan ironi. namun tidak diimplementasikan di dalam negeri. BMI merupakan satusatunya bank umum yang mendasarkan kegiatan usahanya atas syariat Islam di Indonesia. Pada tanggal 18 – 20 Agustus tahun tersebut. BMI resmi beroperasi dengan modal awal sebesar Rp 106. yang sesuai akte pendiriannya. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-undang No. yang pada waktu itu sebagai Ketua MUI memberikan jawaban bahwa kondisi keterlambatan pendirian Bank Islam di Indonesia karena political-will belum mendukung. Per bulan Februari 2000. dalam beberapa kali sidang OKI cukup aktif memperjuangkan realisasi konsep bank Islam. Sebagai gambaran. Baru setelah itu berdiri beberapa Bank Islam lain. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Prakarsa lebih khusus mengenai pendirian Bank Islam di Indonesia baru dilakukan tahun 1990. Hasil lokakarya tersebut kemudian dibahas lebih mendalam pada Musyawarah Nasional IV MUI di Jakarta 22 – 25 Agustus 1990. dan M Amien Azis.Company (Bahama). Jawa Barat. Bogor. yang menghasilkan amanat bagi pembentukan kelompok kerja pendirian bank Islam di Indonesia. di antaranya adalah Karnaen A Perwataatmadja. yakni mudlarabah. M Dawam Rahardjo dalam tulisannya pernah mengajukan rekomendasi Bank Syari‟at Islam sebagai konsep alternatif untuk menghindari larangan riba. musyarakah dan murabahah. Sebagai uji coba. mengingat pemerintah RI yang diwakili Menteri Keuangan Ali Wardana. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyelenggarakan lokakarya bunga bank dan perbankan di Cisarua. AM Saefuddin.

namun hanya menyebutkan: “menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah. yakni: Bank Niaga. belum mendapatkan dukungan secara wajar berkenaan dengan praktek traksaksionalnya. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa eksistensi Bank Islam yang telah diakui secara hukum positif di Indonesia. Larangan melakukan kegiatan usaha yang tidak berdasarkan prinsip bagi hasil (maksudnya kegiatan usaha berdasarkan perhitungan bunga) bagi Bank Umum atau Bank Perkreditan Rakyat yang kegiatan usahanya semata-mata berdasarkan prinsip bagi hasil. 72 Tahun 1992 tentang Bank Berdasarkan Prinsip Bagi Hasil. Melihat ketentuan-ketentuan yang ada dalam PP No. BPD Jabar dan BPD Aceh. Bank BTN. Hukum Perbankan Islam Sebagaimana telah dikemukakan. perkembangan Bank Islam bahkan lebih kemudian. Pada saat berlakunya UU No. Pasal 6 huruf m beserta penjelasannya tidak mempergunakan sama sekali istilah Bank Islam atau Bank Syariah sebagaimana dipergunakan kemudian sebagai istilah resmi dalam UUPI. Dalam penjelasan ayat tersebut ditetapkan bahwa yang dimaksud dengan prinsip bagi hasil adalah prinsip muamalat berdasarkan Syari‟at dalam melakukan kegiatan usaha bank. dimana pembentukannya dilakukan oleh bank berdasarkan hasil konsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). keleluasaan untuk mempraktekkan gagasan perbankan berdasarkan syariat Islam terbuka seluas-luasnya.Indonesia bank-bank yang sudah mengajukan permohonan membuka cabang syariah. Kesimpulan bahwa “bank berdasarkan prinsip bagi hasil” merupakan istilah bagi Bank Islam atau Bank Syariah baru dapat ditarik dari Penjelasan Pasal 1 ayat (1) PP No. 2. Hal ini dapat . Pembatasan hanya diberikan dalam hal : 1. selain ketiga PP tersebut di atas tidak ada lagi peraturan perundangan yang berkenaan dengan Bank Islam. Kewajiban memiliki Dewan Pengawas Syariah yang bertugas melakukan pengawasan atas produk perbankan baik dana maupun pembiayaan agar berjalan sesuai dengan prinsip Syari‟at. Bank Mega. Bank BRI. Eksistensi Bank Islam secara hukum positif dimungkinkan pertama kali melalui Pasal 6 huruf m Undang-undang No. Bank Bukopin. Di Indonesia kenyataannya baik secara teoritis maupun kelembagaan. Begitu pula Bank Umum atau BPR yang kegiatan usahanya tidak berdasarkan prinsip bagi hasil dilarang melakukan kegiatan usaha yang berdasarkan prinsip bagi hasil." Di dalam Pasal 5 ayat (3) PP No. terutama berkenaan dengan jenis transaksi yang dapat dilakukan. 7 Tahun 1992. 71 Tahun 1992 tentang Bank Perkreditan Rakyat hanya menyebutkan frasa “Bank Perkreditan Rakyat yang akan melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip bagi hasil” yang dalam penjelasannya disebut “Bank Perkreditan Rakyat yang berdasarkan bagi hasil”. 72 Tahun 1992. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. 70 Tahun 1992 tentang Bank Umum pun hanya disebutkan frasa “Bank Umum yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil” dan di penjelasannya disebut “Bank berdasarkan prinsip bagi hasil”. Begitu pula dalam Pasal 6 ayat (2) PP No. secara teoritis Bank Islam baru dirintis sejak tahun 1940an dan secara kelembagaan baru dapat dibentuk pada tahun 1960-an.

… Jika selama ini peranan Hukum Islam di Indonesia terbatas hanya pada bidang hukum keluarga. Dalam Undang-undang tersebut. angka 13 . Undang-undang tersebut memperkenalkan “sistem bagi hasil” yang tidak dikenal dalam Undang-undang tentang Pokok Perbankan No. SH merupakan salah satu tonggak sejarah yang sangat penting khususnya di dalam kehidupan umat Islam dan pada umumnya bagi perkembangan Hukum Nasional. peranan Hukum Islam sudah memasuki dunia hukum ekonomi (bisnis).dilihat misalnya dari tidak seimbangnya jumlah dana yang mampu dikumpulkan dibandingkan dengan penyalurannya di masyarakat. Pemerintah. atau antar-bank. jasa dan lain-lain di kalangan umat Islam di Indonesia. namun sebagaimana disebutkan oleh Prof. Dalam makalahnya yang berjudul “Peranan BAMUI Dalam Pembangunan Hukum Nasional” beliau mengatakan sebagai berikut : “Undang-undang Perbankan No. 14 Tahun 1967. tetapi sejak tahun 1992. sebagaimana ditetapkan dalam angka 3 jo. industri. Tidak mengherankan bilamana dalam Laporan Keuangan BMI pada masa tersebut dapat ditemukan satu pos anggaran atau account yang diberi istilah sebagai “Pendapatan Non Halal”. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-undang No. namun untuk penyalurannya masih sangat terbatas. 7 Tahun 1992 membawa era baru dalam sejarah perkembangan hukum ekonomi di Indonesia. baik instrumen investasi di Bank Indonesia. Dr. melalui Surat Keputusan Majelis Ulama Indonesia No. Bagi BMI tidak ada kesulitan untuk mengumpulkan dana berupa tabungan dan investasi dari masyarakat. Mariam Darus Badrulzaman.” Pada tahun 1998 eksistensi Bank Islam lebih dikukuhkan dengan dikeluarkannya Undangundang No. Perkembangan lain yang patut dicatat berkaitan dengan perbankan syariah pada saat berlakunya Undang-undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan adalah berdirinya Badan Arbitrase Muamalat Indonesia (BAMUI). Perkembangan kemudian berkenaan dengan BAMUI. Meskipun pada saat berlakunya Undang-undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Kep-09/MUI/XII/2003 tanggal 24 Desember 2003 menetapkan di antaranya perubahan nama BAMUI menjadi Badan Arbitrase Syari‟ah Nasional (BASYARNAS) dan mengubah bentuk badan hukumnya yang semula merupakan Yayasan menjadi „badan‟ yang berada di bawah MUI dan merupakan perangkat organisasi MUI. 7 Tahun 1992 perkembangan perbankan syariah masih sangat terbatas. yakni pendapatan yang didapat dari transaksi yang bersifat perbankan konvensional. keuangan. BAMUI berdiri secara resmi tanggal 21 Oktober 1993 dengan pemrakarsa MUI dengan tujuan menyelesaikan kemungkinan terjadinya sengketa muamalat dalam hubungan perdagangan. Dengan demikian dalam transaksi-transaksi atau perjanjian-perjanjian bidang perbankan syariah lembaga BAMUI dapat menjadi salah satu choice of forum bagi para pihak untuk menyelesaikan perselisihan atau sengketa yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan transaksi atau perjanjian tersebut. mengingat belum adanya instrumen investasi yang berdasarkan prinsip syariah yang diatur secara pasti. Dengan adanya sistem bagi hasil itu maka Perbankan dapat melepaskan diri dari usahausaha yang mempergunakan sistem “bunga”.

2/7/PBI/2000 tentang Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah Dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah . 2. 32/33/KEP/DIR tentang Bank Umum. 2/9/PBI/2000 tentang Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) . 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia (UUBI). Peraturan Bank Indonesia No. yang dikeluarkan dalam rangka menyediakan sarana penanaman dana atau pengelolaan dana antarbank berdasarkan prinsip syariah. Peraturan Bank Indonesia No. yakni : 1. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.Pasal 1 Undang-undang No. Dipandang dari sudut lain. yang mengatur mengenai kewajiban pemeliharaan giro wajib minimum bank umum yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 10 Tahun 1998. Kemudian Pasal 11 ayat (1) UUBI juga memberikan kewenangan kepada Bank Indonesia untuk mengatasi kesulitan pendanaan jangka pendek suatu Bank dengan memberikan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah untuk jangka waktu paling lama 90 (sembilan puluh) hari. dengan demikian UUBI sebagai undangundang bank sentral yang baru secara hukum positif telah mengakui dan memberikan tempat bagi penerapan prinsip-prinsip syariah bagi Bank Indonesia dalam melakukan tugas dan kewenangannya. Pada tanggal 12 Mei 1999. 2/8/PBI/2000 tentang Pasar Uang Antar Bank Berdasarkan Prinsip Syariah. yakni : 1. pada tanggal 23 Februari 2000 Bank Indonesia secara sekaligus mengeluarkan tiga Peraturan Bank Indonesia. 2. 32/36/KEP/DIR tentang Bank Perkreditan Rakyat Berdasarkan Prinsip Syariah. . Pasal 10 ayat (2) UUBI memberikan kewenangan kepada Bank Indonesia untuk menggunakan cara-cara berdasarkan prinsip syariah dalam melakukan pengendalian moneter. Selanjutnya berkenaan dengan operasional dan instrumen yang dapat dipergunakan Bank Syariah. Berkenaan dengan peraturan-peraturan Bank Indonesia di atas. Peraturan Bank Indonesia No. sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang No. yakni sertifikat yang diterbitkan Bank Indonesia sebagai bukti penitipan dana berjangka pendek dengan prinsip Wadiah yang merupakan piranti dalam pelaksanaan pengendalian moneter semacam Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dalam praktek perbankan konvensional. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. Direksi Bank Indonesia mengeluarkan tiga buah Surat Keputusan sebagai pengaturan lebih lanjut Bank Syariah sebagaimana telah dikukuhkan melalui Undang-undang No. 32/34/KEP/DIR tentang Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah . penyebutan terhadap entitas perbankan Islam secara tegas diberikan dengan istilah Bank Syari‟ah atau Bank Berdasarkan Prinsip Syari‟ah. khususnya Bab XI mengenai Perubahan Kegiatan Usaha dan Pembukaan Kantor Cabang Syariah. dan 3. relevan dikemukakan dalam hal ini mengenai tugas Bank Indonesia dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter berdasarkan prinsip syariah. 10 Tahun 1998. dan 3.

Bank Syariah juga wajib mengikuti semua fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN). yakni satu-satunya dewan yang mempunyai kewenangan mengeluarkan fatwa atas jenisjenis kegiatan. gadai serta berbagai fatwa penunjang transaksi dan akad lembaga keuangan syariah. pasar modal. melingkupi fatwa mengenai produk perbankan syariah. yakni sebagai berikut: No. serta mengawasi penerapan fatwa dimaksud oleh lembaga-lembaga keuangan syariah di Indonesia. Sampai saat ini DSN telah memfatwakan sebanyak 43 fatwa. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 NOMOR FATWA 01/DSNMUI/IV/2000 02/DSNMUI/IV/2000 03/DSNMUI/IV/2000 04/DSNMUI/IV/2000 05/DSNMUI/IV/2000 06/DSNMUI/IV/2000 07/DSNMUI/IV/2000 08/DSNMUI/IV/2000 09/DSNMUI/IV/2000 10/DSNMUI/IV/2000 11/DSNMUI/IV/2000 12/DSNMUI/IV/2000 TENTANG Giro Tabungan Deposito Murabahah Jual Beli Salam Jual Beli Istishna Pembiayaan Mudharabah (Qiradh) Pembiayaan Musyarakah Pembiayaan Ijarah Wakalah Kafalah Hawalah . lembaga keuangan non-bank seperti asuransi.Disamping peraturan-peraturan tersebut di atas. produk dan jasa keuangan syariah. terhadap jenis kegiatan. produk dan jasa keuangan syariah.

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 13/DSNMUI/IX/2000 14/DSNMUI/IX/2000 15/DSNMUI/IX/2000 16/DSNMUI/IX/2000 17/DSNMUI/IX/2000 18/DSNMUI/IX/2000 19/DSNMUI/IX/2000 20/DSNMUI/IX/2000 21/DSNMUI/X/2001 22/DSNMUI/III/2002 23/DSNMUI/III/2002 24/DSNMUI/III/2002 25/DSNMUI/III/2002 26/DSNMUI/III/2002 27/DSNMUI/III/2002 28/DSNMUI/III/2002 Uang Muka dalam Murabahah Sistem Distribusi Hasil Usaha dalam LKS Prinsip Distribusi Hasil Usaha dalam LKS Diskon dalam Murabahah Sanksi atas Nasabah Mampu yang Menunda-nunda Pembayaran Pencadangan Penghapusan Aktiva Produktif dalam LKS Al-Qardh Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksa Dana Syariah Pedoman Umum Asuransi Syari‟ah Jual Beli Istishna Paralel Potongan Pelunasan Dalam Murabahah Safe Deposit Box Rahn Rahn Emas Al-Ijarah al-Muntahiya bi al-Tamlik Jual Beli Mata Uang (al-Sharf) .

29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 29/DSNMUI/VI/2002 30/DSNMUI/VI/2002 31/DSNMUI/VI/2002 32/DSNMUI/IX/2002 33/DSNMUI/IX/2002 34/DSNMUI/IX/2002 35/DSNMUI/IX/2002 36/DSNMUI/X/2002 37/DSNMUI/X/2002 38/DSNMUI/X/2002 39/DSNMUI/X/2002 40/DSNMUI/X/2003 41/DSNMUI/III/2004 42/DSNMUI/V/2004 43/DSNMUI/VIII/2004 Pembiayaan Pengurusan Haji LKS Pembiayaan Rekening Koran Syari‟ah Pengalihan Utang Obligasi Syari‟ah Obligasi Syari‟ah Mudharabah L/C Impor Syari‟ah L/C Ekspor Syari‟ah Sertifikat Wadi‟ah Bank Indonesia Pasar Bank Antarbank Berdasarkan Prinsip Syariah Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank (Sertifikat IMA) Asuransi Haji Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di bidang Pasar Modal Obligasi Syariah Ijarah Syariah Charge Card Ganti Rugi (Ta‟widh) Penutup Keberadaan perbankan Islam atau yang pada perkembangan mutakhir disebut sebagai Bank Syariah di Indonesia telah diakui sejak diberlakukannya Undang-undang No. 7 Tahun 1992 .

Bank Syariah Bagi Bankir & Praktisi Keuangan.net 1. dan lebih dikukuhkan dengan diundangkannya Undang-undang No. 1994. hal... 126. MSc.. 12.inlawnesia.net -perhimpunan pembelajar hukum Indonesia. hal. 2. hal. Jakarta. MSc. Sutan Remy Sjahdeini. 11. Ibid. 60. Perbankan Islam dan Kedudukannya Dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia.. 1999. SH. Prof. hal. 1994. Ensiklopedi Hukum Islam. 58 – 59.. Jakarta. hal. 614.. hal. 6/7/PBI/2004 tentang Sertifikat Wadi‟ah Bank Indonesia. 7 tahun 1992 beserta beberapa Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia (PBI) sebagaimana telah dibahas di muka. Berkenaan dengan transaksi dan instrumen keuangan Bank Syariah juga telah dikeluarkan beberapa Peraturan Bank Indonesia dan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN). VI. hal. 58. 15. 64 – 65. Telah dicabut dan diganti dengan PBI No.net | email: puf@inlawnesia. training.. 4. Ibid.. bergerak di bidang riset. 4. SH. 5. Jakarta. Hukum UGM. Dr. Ichtiar Baru Van Hove. Ibid. 196.. . 59. Ibid. Dilema BMI di Tengah Tuntutan Umat..tentang Perbankan. End Note *) Peri Umar Farouk. Jakarta. 14. Grafiti. organizing & publishing. Agus Wahid. Jakarta. 7. hal. Bank Indonesia dan Tazkia Institute. 6/24/PBI/2004 tentang Bank Umum Yang Melaksanakan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah 13. 6/21/PBI/2004 tentang Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syari‟ah. 1999. Bekerja sebagai konsultan acess to justice di sebuah lembaga internasional. Ensiklopedia Al-Qur‟an : Tafsir Sosial Berdasarkan Konsepkonsep Kunci. 10. Telah dicabut dan diganti dengan PBI No. Contact: www. Dr. 1996. 3.. 9. Dosen Hukum Perbankan Syariah & Takaful di UMY. Muhammad Syafi‟i Antonio. Prof. 6. Paramadina. Telah dicabut dan diganti dengan PBI No. 1997. hal. 6/17/PBI/2004 tentang Bank Perkreditan Rakyat Berdasarkan Prinsip Syari‟ah. BAMUI dan BMI. Pernah bekerja sebagai internal corporate lawyer di WIKA & BNI (ahli hukum di tim pembentukan cabangcabang syariah pertama dan trainer bidang hukum ekonomi bisnis). hal. Sedang mengembangkan inlawnesia. Peranan BAMUI Dalam Pembangunan Hukum Nasional (artikel dalam buku “Arbitrase Islam Di Indonesia”). Telah dicabut dan diganti dengan PBI No. Perkembangan Lembaga Keuangan Islam (artikel dalam buku “Arbitrase Islam Di Indonesia”). hal. Ulumul Qur‟an No. Miriam Darus Badrulzaman. 5. 1995. Jakarta. Muhammad Syafi‟i Antonio. M Dawam Rahardjo. 68 – 69. 4 Vol. Jakarta. 8. BAMUI dan BMI. sedang menyelesaikan S2 Magister Hukum di Fak. Prof. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-undang No.

Tingkat pertumbuhan yang tinggi ini sejalan dengan tingkat persaingan antar restoran yang juga semakin tinggi. Visi Perusahaan : ” Mewujudkan Restoran Sate Pancoran sebagai Indonesian Satay Garden yang bernuansa tradisional namun berwawasan internasional ”. Restoran Sate Pancoran mempunyai strategi bisnis sendiri yang sesuai dengan visi dan misinya. Dengan kenyataan banyaknya restoran yang terus mengikuti kedinamisan perubahan pasar. dalam usaha untuk mempertahankan identitasnya sebagai restoran tradisional. Restoran Sate Pancoran kurang fleksibel dalam menyikapi perubahan lingkungan. Restoran ini masih memakai teknologi manual disaat perkembangan teknologi peralatan masak semakin maju dan masih mengandalkan sumber daya internal untuk pengembangan bisnis disaat restoran lain semakin ekspansif dengan mengadopsi format bisnis waralaba.588 restoran dan kafe pada 2001 menjadi 2. Telekomunikasi dan Transportasi Maret 19. namun juga pelayanan dan kenyamanan suasana serta pembentukan identitas yang kuat. Misi Perusahaan :     Mengutamakan kualitas dalam hal apapun yang dilakukan (pelayanan) dan disajikan (makanan). Dalam menyikapi persaingan industri restoran yang semakin tinggi. Strategi yang diterapkan restoran tidak bisa lagi hanya mengandalkan kualitas makanan dan minuman. maka dilakukanlah penelitian ini untuk merumuskan strategi bisnis yang dapat diterapkan sampai beberapa tahun ke depan. 2010 1. Perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan RESTORAN SATE PANCORAN Dalam dua tahun terakhir ini. Dari 1. industri restoran berkembang sangat pesat.050 pada Mei 2003. Menumbuhkan ketrampilan dan pengetahuan karyawan guna mencapai performa operasional yang maksimal. Mengembangkan usaha di beberapa tempat yang strategis untuk menjadi restoran terbaik di Indonesia.Manajemen Strategik Visi Misi dan Strategi Perusahaan yang Bergerak dalam Bidang Makanan. Namun. Mengembangkan inovasi-inovasi baik dalam produk maupun pelayanan dengan tetap pada koridor tradisional. Strategi Perusahaan : .

Bambang Rahcmadi Msc MBA diwajibkan mengikuti training selama 1 tahun di Australia. H. Sampai saat ini restoran McDonald‟s Indonesia telah berjumlah 109 restoran dengan jumlah karyawan seluruhnya mencapai sekitar 8000 orang yang sebagian besar lulusan SLTA. Mc Donald merupakan pemimpin pasar (market leader) baik secara domestik. Dalam masa training tesebut beliau melakukan semua pekerjaan di restoran McDonald‟s dari yang paling sederhana termasuk membersihkan toilet sampai ke tingkat managerial.000 pesaing. Sebelum membuka restorannya yang pertama di Sarinah Thamrin Jakarta. yang terdiri dari melakukan penyegaran terhadap brand image. Visi Perusahaan : ” To be the world’s best quick service restaurant experience ” (Menjadi restoran cepat saji yang paling berpengalaman. Pengembangan Karyawan yang tersusun atas strategi-strategi peningkatan keterampilan dan kemampuan karyawan dan pengembangan sistem reward. Rahcmadi Msc MBAadalah warga negara Indonesia pertama yang berhasil mendapatkan hak master franchise dari McDonald‟s Corporation dengan mengalahkan 13. Perkembangan McDonald‟s Indonesia dalam 10 tahun ini dinilai sangat cepat.Strategi yang tepat untuk diterapkan adalah strategi bertahan dan memelihara. McDONALD’S INDONESIA Restoran McDonald‟s hadir di Indonesia pada tahun 1991 dan merupakan negara ke 70 dari McDonald‟s seluruh dunia. paling cepat melayani dan terbaik di seluruh dunia). Termasuk dalam strategi ini adalah meningkatkan kualitas produk dan layanan. H. maupun internasional. kemudian menerapkan semuanya di Indonesia.    Penetrasi pasar. Misi Perusahaan : “ Memahami tentang misi kami dan bagaimana menjadikannya menjadi kenyataan pada restoran McDonald‟s ”. Bambang N. restoran McDonald‟s di Sarinah Thamrin Jakarta beroperasi dengan mempekerjakan 460 crew dan 26 manager. penerapan format bisnis waralaba. mengembangkan menu sehat. Tepat pada 22 Februari 1991. . terus melakukan modifikasi dan pencarian varianvarian sate. Amerika Serikat. Malaysia dan Singapura. Sampai sekarang beliau bertindak sebagai Presiden Direktur McDonald‟s Indonesia. dan menciptakan suasana makan yang menyenangkan. Pengembangan produk. Strategi Perusahaan :  Strengths o Mc Donald mempunyai a strong global presence dengan kompetiror domestik terdekat yang hanya berukuran separuhnya. melakukan promosi-promosi aktif dan mengembangkan pola kemitraan.

o Mengembangkan secara terus menerus pangsa pasar terutama untuk generasi muda dan kelompok yang telah berumur. o Adanya tekanan dari beberapa pihak mengenai makanan cepat saji dengan masalah obesitas. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. Tbk. o 1. . o Perusahaan dapat melakukan penjualan online sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan dan juga menambah feature-feature dalam pelayanan. TELEKOMUNIKASI INDONESIA. makanan cepat saji merupakan makanan yang kurang sehat. Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik. Threat o Industri makanan cepat saji merupakan sektor yang sangat kompetitif sehingga persaingan juga semakin ketat. Opportunities o Menciptakan produk baru. Tbk. o Teknik pemsaran atau periklanan yang hanya diutamakan pada anakanak. TELKOM berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoComm terkemuka dikawasan Asia Tenggara.   Kesuksesan dalam periklanannya. Visi perusahaan : “ To become a leading InfoComm player in the region “. Perusahaan yang bergerak dalam bidang telekomunikasi PT. jasa telepon bergerak (cellular). o Bagi konsumen yang sadar akan gizi. jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless). Weakness o Harga yang kurang kompetitif. seperti adanya kata “ I’m Loving It ” dalam setiap pemasarannya. seperti menggunakan pesan singkat untuk mengantarkan pesanan khusus. data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi. Meneruskan untuk menggunakan teknologi untuk mempengaruhi strategi pendapatan. o Tempat penjualan yang bersih dan adanya tempat bermain untuk anakanak mempunyai daya tarik tersendiri. o Adanya sistem delivery order yang mudah digunakan oleh konsumennya yaitu dengan menelpon 14045. sehingga dapat mengurangi kemampuan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan. TELKOM (yang selanjutnya disebut juga Perseroan atau Perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line). (TELKOM) PT Telekomunikasi Indonesia.

Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara dalam bentuk Perseroan Terbatas. Pada bulan Oktober 1994. Visi Perusahaan :    Mempertahankan kepemimpinan pasar dalam jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Strategi Perusahaan : TELKOM terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya. Saham-saham tersebut diperdagangkan baik di Bursa Efek Jakarta maupun New York Stock Exchange. serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis. Tahun 1969. Indosat ditugaskan pemerintah Indonesia untuk membangun. Menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia. TBK PT. Tahun 1980. Indonesian Satellite Corporation (Indosat) didirikan pada tahun 1967 sebagai anak perusahaan yang dimiliki secara penuh oleh International Telephone and Telegraph Corporation (ITT). seluruh kepemilikan Perumtel pada kabel bawah laut internasional dan gerbang serta operator internasionalnya di Jakarta ditransfer ke Indosat dan Indosat mentransfer aset tertentu yang berhubungan dengan telekomunikasi domestik ke Perumtel. mentransfer. dalam rangka memisahkan secara efektif jaringan telekomunikasi domestik dan internasional. Setelah transfer.Misi Perusahaan :   TELKOM memberikan layanan “ One Stop Infocomm Service with Excellent Quality and Comparative Price and to be The Role Model as the Best Managed Indonesian Comporation ” dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik berupa kemudahan. menghubungkan Indonesia secara langsung ke hampir 252 negara dan tujuan di seluruh dunia. TELKOM mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul. produk dan jaringan berkualitas dengan harga kompetitif. Untuk mewujudkan komitmennya tersebut. PT INDONESIAN (INDOSAT) SATELLITE CORPORATION. Pada waktu itu. Memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas dunia. dan mengoperasikan selama 20 tahun sebuah stasiun bumi Intelsat di Indonesia untuk mengakses penggunaan kapasitas Intelsat di satelit Indian Ocean Region (IOR). Pemerintah Indonesia mentransfer kepemilikan fasilitas Indosat kepada Indosat. . Indosat memulai operasi komersialnya dan telah menjadi penyedia utama jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Bisnis utama Indosat adalah menyediakan jasa switched dan non-switched telekomunikasi internasional. penggunaan teknologi yang kompetitif. TELKOM bermitra dengan perusahaan-perusahaan global yang terbaik di bidangnya. Tahun 1982. Indosat menyelesaikan initial global public offering saham-sahamnya. ITT menjual Indosat kepada pemerintah Indonesia. dan menjadi satu-satunya penyedia jasa telekomunikasi internasional di Indonesia.

kekuatan manajemen dan budaya perusahaan. dan krisis ekonomi yang melanda Indonesia. dan bisnis telekomunikasi global yang cukup menjanjikan. kualitas produk dan jasa.Misi Perusahaan :    Menyediakan jasa terbaik pada konsumen. serta citra perusahaan yang baik. Perusahaan yang bergerak dalam bidang transporatasi PT. teknologi yang mutakhir pada peralatannya.  Oppurtunities Peluang bagi Indosat antara lain: besarnya pasar domestik yang belum tergarap. rangkaian produk dan jasa yang luas. Strategi Perusahaan :  Strength Kekuatan Indosat antara lain terdapat pada: hak duopoli yang dimilikinya. 1. perluasan usaha baru yang melingkupi bisnis inti yang cukup menguntungkan. rentannya likuiditas perusahaan akibat besarnya kewajiban yang dimilikinya. Memberikan hasil terbaik kepada pemegang saham. kompetisi global yang memasuki pasar domestik.  Weakness Kelemahan Indosat antara lain terdapat pada: kurangnya kebiasaan bersaing secara ketat akibat kenikmatan hak duopoli yang dimilikinya. Mempertahankan dan meningkatkan citra terbaik perusahaan.  Threat Ancaman bagi Indosat antara lain: masuknya pendatang baru terutama dari luar negeri sehubungan akan berakhirnya hak duopoli. pengalaman mengelola bisnis telekomunikasi internasional. GARUDA INDONESIA Visi Perusahaan : „Perusahaan Penerbangan Pilihan Utama di Indonesia dan Berdaya Saing di Internasional‟ Misi Perusahaan :  Melaksanakan usaha jasa angkutan udara yang memberikan kepuasan kepada pengguna jasa yang terpadu dengan industri lainnya melalui pengelolaan secara . dan diversifikasi yang berlebihan seperti pada perusahaan anak dan afiliasi yang kurang menguntungkan.

perorangan. maka Garuda Indonesia diklasifikasikan ke dalam perusahaan related diversified firm yaitu perusahaan yang beroperasi di bidang industri yang mirip dan mereka berhubungan satu sama lain melalui operating synergies. . melalui praktek bisnis dan model organisasi terbaik untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi stakeholders dan kelestarian lingkungan berdasarkan 4 pilar utama : keselamatan.  profesional dan didukung oleh sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi tinggi. Memiliki bisnis unit yang mendukung produk inti untuk meningkatkan keuntungan serta menghasilkan pendapatan tambahan dari usaha unit pendukung tersebut. ketepatan waktu. Misi Perusahaan : Menyelenggarakan bisnis perkeretaapian dan bisnis usaha penunjangnya. Jadi bisa dibilang Garuda menggunakan pola Aviation Business Model untuk mengembangkan usahanya. Berikut ini adalah Bussiness Unit Level Strategy yang diterapkan oleh BU maupun anak perusahaan Garuda. pelayanan dan kenyamanan. wisatawan dan kargo termasuk penerbangan borongan. Usaha utama Garuda adalah jasa penerbangan.  Bussiness Unit Level Fokus dari strategi yang diterapkan pada level bisnis unit ini adalah bagaimana menciptakan dan menjaga keunggulan kompetitif di setiap industri yang dimasukinya. Strategi Perusahaan :  Corporate Level Berbicara mengenai di dalam bisnis apa perusahaan akan berpartisipasi dan pembagian sumber daya ke masing-masing bisnis unit. Ciri bisnis unit adalah dapat mengambil keputusan dan memiliki strateginya sendiri-sendiri tapi tujuan utamanya tetap sama dengan perusahaan induknya. KERETA API INDONESIA (PERSERO) Visi Perusahaan : Menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada pelayanan pelanggan dan memenuhi harapan stakeholders. Operating synergies ini dapat berupa : kemampuan untuk membagi sumber daya kemampuan untuk membagi core competency (sesuatu yang membuat suatu perusahaan sukses dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi customer). PT. Berdasarkan corporate level strateginya. dan business unitnya pun sejalan dengan kegiatan utama perusahaan. Menghasilkan keuntungan dengan jaringan domestik yang kuat untuk terus meningkatkan pangsa pasar domestik dan internasional bagi usahawan.

penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya. PT KAI membagi segmen pasar ke dalam beberapa tingkatan. 4.F Stoner. karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus. Untuk memenuhinya. Menurut Mary Parker Follet. Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian.pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Oey Liang Lee. management style yang diterapkan adalah “Jazz Leadership”. Terry. Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakantindakan perencanaan. Pengertian Manajemen Strategik Februari 25. kepemimpinan.penyusunan. positioning produk dan penentuan segmen pasar. . Sehingga manajemen dapat diartikan bagaimana cara manajer (orangnya) mengatur. Strategi yang diterapkan dan target pasar yang dibidik adalah menciptakan nilai dengan memperhatikan variabel psikografi dan variabel perilaku. 2010 Apa yang anda ketahui tentang manajemen. membimbing dan memimpin semua orang yang menjadi pembantunya agar usaha yang sedang digarap dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengertian Manajemen menurut beberapa ahli yaitu : 1. dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. 3.Strategi PT KAI : Kebutuhan dan keinginan masyarakat atas pelayanan transportasi dewasa ini semakin tinggi dan memuntut pelayanan lebih baik. Menurut Drs. strategik dan manajemen strategik ? Pengertian Manajemen Istilah manajemen berasal dari kata management (bahasa Inggris). Manajemen adalah suatu proses perencanaan. pengorganisasian. Sedangkan untuk memenangkan persaingan dari para kompetitor ditempuh penetapan target pasar. Menurut James A. turunan dari kata “ to manage” yang artinya mengurus atau tata laksana atau ketata laksanaan. pengorganisasian. 2. Manajemen adalah suatu seni. Agar PT KAI menjadi besar diterapkan efisiensi dan efektivitas anggaran. Menurut R.

seperti perencanaan. strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. Dengan demikian. penggerakan dan pengendalian atau pengawasan. Pengertian Manajemen Strategik Manajemen strategis merupakan proses atau rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar dan menyeluruh. Menurut Horold Koontz dan Cyril O‟donnel. yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya”. Menurut Lawrence A. serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. yang dibuat oleh . Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies). Pengertian strategi secara umum dan khusus sebagai berikut : Pengertian Umum Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi. Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan. namun demikian pengertian manajemen itu sendiri secara umum yang bisa kita jadikan pegangan adalah “Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan. disertai penetapan cara melaksanakannya.5. Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain 6. disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Pengertian strategi menurut Glueck dan Jauch adalah Rencana yang disatukan. pengorganisasian. yang umumnya adalah “kemenangan”. Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. Pengertian Khusus Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terusmenerus. Sebenarnya ada banyak versi mengenai definisi manajemen. strategos. yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi. luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan. Pengertian Strategik Strategi adalah rencana jangka panjang dengan diikuti tindakan-tindakan yang ditujukan untuk mencapai tujuan tertentu. Asal kata “strategi” adalah turunan dari kata dalam bahasa Yunani. Appley.

2. Komunikasi yang . Dari pengertian-pengertian yang cukup luas tersebut menunjukkan bahwa manajemen strategik merupakan suatu sistem yang sebagai satu kesatuan memiliki berbagai komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi dan bergerak secara serentak (bersama-sama) kearah yang sama pula. agar memungkinkan organisasi berinteraksi secara efektif (disebut misi). yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. yakni : 1. untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu. Para manajer juga harus memastikan pimpinan senior mengambil tindakan yang perlu berdasarkan umpan balik dari karyawan untuk memastikan perusahaan tetap kompetitif. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. dengan diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan (disebut strategis) dan berbagai sasaran (tujuan operasional) organsasi. Adapun keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang manajer. ide. Kemampuan hardskill dan softkill apa saja yang harus di perlukan oleh seorang manajer ? Manajer memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kepuasan dan komitmen karyawan. dan ditetapkan sebagai keputusan pimpinan tertinggi (keputusan yang bersifat mendasar dan prinsipil). Pengertian Manajemen Strategik menurut beberapa ahli yaitu : 1. Menurut Pearch dan Robinson (1997) dikatakan bahwa manajemen strategik adalah kumpulan dan tindakan yang menghasilkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana-rencana yang dirancang untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi. keterampilan konsepsional juga merupakan keterampilan untuk membuat rencana kerja. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill) Manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain. dan gagasan demi kemajuan organisasi. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Menurut Nawawi adalah perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategi) yang berorientasi pada jangkauan masa depan yang jauh (disebut visi). 2. Para manajer dituntut untuk bisa membantu karyawan memahami strategi organisasi secara keseluruhan dan bagaimana pekerjaan mereka mempengaruhi keberhasilan perusahaan.pimpinan dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran di dalam suatu organisasi. dalam usaha menghasilkan sesuatu (perencanaan operaional untuk menghasilkan barang dan atau jasa serta pelayanan) yang berkualitas. Ketrampilan konseptual (conceptional skill) Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep.

manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar. maupun bawah. Pertama. akuntansi dan lain-lain. seperti komputer. Keterampilan teknis (technical skill) Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu. misalnya menggunakan program komputer. 2. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer. Dan terakhir. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer. Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Berikut yang dapat saya simpulkan. 3. yaitu: 1. Ricky W. bersahabat. Keterampilan membuat keputusan Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. adalah : Hardskill : mempunyai kemampuan dalam menganalisis dan menggunakan berbagai alat yang ada. membuat kursi. dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Keterampilan manajemen waktu Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. . manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Softskill : mempunyai kemampuan dalam suatu organisasi dalam memanage para karyawan. memperbaiki mesin. Kedua. kemampuan hardskill dan softskill yang diperlukan oleh seorang manajer. Dengan komunikasi yang persuasif.persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. baik pada tingkatan manajemen atas. Selain tiga keterampilan dasar di atas. Keterampilan berkomunikasi diperlukan. menengah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful